<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>10base5 &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/10base5/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "10base5"</description>
	<pubDate>Wed, 30 Dec 2009 22:33:14 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[10base2 &amp; 10base5]]></title>
<link>http://nupista.wordpress.com/2009/11/01/10base2-10base5/</link>
<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 20:26:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>adika</dc:creator>
<guid>http://nupista.wordpress.com/2009/11/01/10base2-10base5/</guid>
<description><![CDATA[10Base2 adalah sebuah jenis standar yang digunakan untuk mengimplementasikan jaringan berbasis tekno]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>10Base2</strong> adalah sebuah jenis <a title="SI" href="http://id.wikipedia.org/wiki/SI">standar</a> yang digunakan untuk mengimplementasikan <a title="Jaringan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jaringan">jaringan</a> berbasis teknologi <em><a title="Ethernet" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ethernet">Ethernet</a></em>. 10Base2 juga disebut sebagai <strong>Thinnet</strong> atau <strong>Thin Coax</strong> karena teknologi jaringan ini menggunakan <a title="Kabel koaksial" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabel_koaksial">kabel koaksial</a> (<em>coaxial</em>) tipis untuk menghubungkan komputer-komputer untuk membangun sebuah jaringan.</p>
<p>Secara teoritis, standar ini mendukung <a title="Bandwidth" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bandwidth">bandwidth</a> hingga 10 Mbit/detik, tapi dalam implementasinya, hanya berkisar antara 4 Mbit/detik hingga 6 Mbit/detik, dikarenakan banyaknya kolisi yang terjadi di dalam jaringan. Jaringan 10Base2 dibangun berdasrkan spesifikasi <a title="IEEE 802.3" href="http://id.wikipedia.org/wiki/IEEE_802.3">IEEE 802.3</a> yang dkembangkan oleh <a title="Project 802 (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Project_802&#38;action=edit&#38;redlink=1">Project 802</a>.</p>
<div id="attachment_86" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><img class="size-thumbnail wp-image-86" title="10base2_cable" src="http://nupista.wordpress.com/files/2009/11/10base2_cable1.png?w=150" alt="10base2_cable" width="150" height="102" /><p class="wp-caption-text">kabel 10base2</p></div>
<p>Komputer-komputer dalam jaringan 10Base2 dihubungkan dengan menggunakan <a title="Topologi bus" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_bus">topologi bus</a>, sehingga setiap komputer akan dihubungkan secara langsung dengan satu buah <a title="Kabel" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabel">kabel</a> panjang. Panjang maksimum segmen jaringan 10Base2 adalah 185 meter. Jika memang jarak lebih besar daripada 185 <a title="Meter" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Meter">meter</a>, maka dua segmen tersebut harus dihubungkan dengan menggunakan <strong><a title="Repeater (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Repeater&#38;action=edit&#38;redlink=1">repeater</a></strong>. Sebuah segmen jaringan 10Base2 disarankan agar tidak menggunakan lebih dari 30 komputer, sebab jarak minimum antara komputer haruslah 50 cm (½ meter).</p>
<div id="attachment_89" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><img class="size-thumbnail wp-image-89" title="10base2" src="http://nupista.wordpress.com/files/2009/11/10base2.gif?w=150" alt="jaringan 10base2" width="150" height="68" /><p class="wp-caption-text">jaringan 10base2</p></div>
<p>Setiap komputer dihubungkan dengan kabel dengan menggunakan <a title="Konektor BNC (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Konektor_BNC&#38;action=edit&#38;redlink=1">konektor BNC</a>. Pada ujung kabel, haruslah menggunakan <strong>BNC terminator</strong> yang diberi <a title="Impedansi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Impedansi">impedansi</a> sebesar 50 <a title="Ohm" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ohm">ohm</a>. Karena, jika tidak diberi terminator sinyal akan membalik dan mengakibatkan komunikasi jaringan menjadi tidak mungkin terjadi.</p>
<p>Nama 10Base2 datang dari komponen-komponen berikut:</p>
<ul>
<li>Kecepatan maksimum jaringan (<strong>10</strong> Mbit/detik)</li>
<li>Metode transmisi sinyal jaringan (<strong>Base</strong>band)</li>
<li>Panjang maksimum sebuah segmen (185 meter, tapi dibulatkan menjadi <strong>2</strong>00, dengan angka 0 dibuang).</li>
</ul>
<p>Jaringan 10Base2 saat ini tidak diimplementasikan lagi karena memiliki dua permasalahan, yakni:</p>
<ol><!--more-->
<p>&#160;</p>
<li>Karena kecepatan maksimum yang dimiliki jaringan 10Base2 adalah terbatas pada 10 Mbit/detik, jaringan akan terasa sangat lambat, khususnya pada jaringan yang banyak menggunakan <em><a title="Bandwidth" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bandwidth">bandwidth</a></em>.</li>
<li>Jaringan 10Base2 menggunakan sebuah kabel <em>linear</em> panjang yang digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer. Satu saja ada koneksi yang mengalami kerusakan (atau longgar), dapat menyebabkan keseluruhan jaringan menjadi terputus, dan untuk menelusuri kerusakanya, setiap segmen kabel dan koneksi ke setiap <a title="Komputer" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Komputer">komputer</a> harus dicek.</li>
</ol>
<p>Karena dua masalah di atas, 10Base2 telah ditinggalkan dan penggunaan <a title="Teknologi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi">teknologi</a> jaringan berpindah ke standar <a title="10BaseT" href="http://id.wikipedia.org/wiki/10BaseT">10BaseT</a> (untuk kecepatan lambat), <a title="Fast Ethernet" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Fast_Ethernet">Fast Ethernet</a>, atau <a title="Gigabit Ethernet" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gigabit_Ethernet">Gigabit Ethernet</a> untuk kecepatan yang lebih tinggi.</p>
<p><strong> </strong></p>
<div id="attachment_87" class="wp-caption alignleft" style="width: 140px"><strong><strong><img class="size-full wp-image-87" title="10base5_s" src="http://nupista.wordpress.com/files/2009/11/10base5_s.jpg" alt="kabel 10base5" width="130" height="95" /></strong></strong><p class="wp-caption-text">kabel 10base5</p></div>
<p><strong>10Base5</strong> adalah sebuah standar implementasi pertama jaringan <a title="Ethernet" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ethernet">Ethernet</a>. Standar ini sering juga disebut sebagai <strong>ThickNet</strong> karena memang jaringan ini menggunakan sebuah <a title="Kabel koaksial" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabel_koaksial">kabel koaksial</a> (<em>coaxial</em>) tebal untuk menghubungkan komputer-komputer dalam membangun sebuah jaringan. Nama lainnya adalah <strong>Standard Ethernet</strong>, karena memang jenis ini merupakan implementasi jaringan Ethernet pertama kali.</p>
<p>10Base5 mendukung bandwidth maksimum hingga 10 Mbit/detik, meski dalam jaringan bandwidth yang dapat dicapainya hanya berkisar 4 Mbit/detik hingga 6 Mbit/detik karena banyaknya kolisi dalam jaringan yang mengurangi kecepatannya. 10Base5 dibuat berdasarkan spesifikasi <a title="IEEE 802.3" href="http://id.wikipedia.org/wiki/IEEE_802.3">IEEE 802.3</a> yang dibuat oleh <a title="Project 802 (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Project_802&#38;action=edit&#38;redlink=1">Project 802</a>.</p>
<div id="attachment_88" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><img class="size-thumbnail wp-image-88" title="10base5" src="http://nupista.wordpress.com/files/2009/11/10base5.gif?w=150" alt="jaringan 10base5" width="150" height="77" /><p class="wp-caption-text">jaringan 10base5</p></div>
<p>Jaringan 10Base5 dihubungkan dengan menggunakan <a title="Topologi bus" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_bus">topologi bus</a>, karena ia menggunakan sebuah kabel koaksial tebal yang panjang. Panjang maksimum sebuah segmen jaringan 10Base5 adalah 500 meter. Jika jarak jaringan melebihi 500 meter, maka dua segmen tersebut harus disatukan dengan menggunakan repeater.</p>
<p>Sebuah segmen jaringan 10Base5 sebaiknya tidak memiliki 100 komputer yang tergabung ke dalamnya. Berbeda dengan 10Base2 yang menghubungkan komputer secara langsung dengan kabel, pada jaringan 10Base5 terdapat sebuah transceiver yang dihubungkan ke kabel ThickNet, dengan menggunakan konektor yang dapat melubangi kabel yang disebut sebagai <em>vampire tap</em>.</p>
<p>Jaringan 10Base5 sering digunakan sebagai backbone dalam sebuah jaringan yang besar. Dalam konfigurasi yang biasa, transceiver dalam backbone ThickNet dapat dihubungkan dengan repeater, yang kemudian dapat menggabungkan segmen-segmen <a title="10Base2" href="http://id.wikipedia.org/wiki/10Base2">ThinNet</a> yang lebih kecil ke <em><a title="Backbone (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Backbone&#38;action=edit&#38;redlink=1">backbone</a></em> ThickNet. Dengan cara seperti ini, sebuah kombinasi antara standar 10Base5 dan 10Base2 dapat mendukung jumlah komputer yang cukup besar.</p>
<p>Nama 10Base5 dibuat dari komponen-komponen berikut:</p>
<ul>
<li>Kecepatan maksimum jaringan (<strong>10</strong> Mbit/detik).</li>
<li>Metode transmisi jaringan (<a title="Baseband" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Baseband"><strong>base</strong>band</a>)</li>
<li>Panjang segmen maksimal (<strong>5</strong>00 meter, dengan pembuangan angka 0)</li>
</ul>
<p>Jaringan 10Base5 merupakan teknologi jaringan yang kuno dan tidak diimplentasikan lagi pada jaringan komputer saat ini, meski beberapa perusahaan mungkin mempertahankannya. Kompleksitas dan keterbatasan bandwidth yang hanya mencapai 10 Mbit/detik menyebabkan jaringan ini &#8220;pensiun&#8221;. Penggantinya adalah 10BaseT yang lebih sederhana, <a title="Fast Ethernet" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Fast_Ethernet">Fast Ethernet</a> untuk kecepatan yang lebih tinggi, <a title="Gigabit Ethernet" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gigabit_Ethernet">Gigabit Ethernet</a> atau <a title="FDDI" href="http://id.wikipedia.org/wiki/FDDI">Fiber Distributed Data Interface (FDDI)</a> jika hendak membuat backbone.</p>
<p>sumber : <span style="text-decoration:underline;">http://wikipedia.com/</span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
