<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>about-live &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/about-live/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "about-live"</description>
	<pubDate>Fri, 24 May 2013 10:06:53 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Live Was Stole and You Will Never Know]]></title>
<link>http://luneriviera.wordpress.com/2012/08/06/live-was-stole-and-you-will-never-know-10/</link>
<pubDate>Mon, 06 Aug 2012 13:35:18 +0000</pubDate>
<dc:creator>luneriviera</dc:creator>
<guid>http://luneriviera.wordpress.com/2012/08/06/live-was-stole-and-you-will-never-know-10/</guid>
<description><![CDATA[Yesterday i got shocking news  from my father our ex household ,mrs eti was death because heart atta]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Yesterday i got shocking news  from my father</strong></p>
<p><strong>our ex household ,mrs eti was death because heart attack</strong></p>
<p><strong>i was blank for seconds, i couldnt even have properly reaction</strong></p>
<p><strong>no tears but defitenely i couldnt find any words to say</strong></p>
<p><strong>all memories  about her just jumped around one by one</strong></p>
<p><strong>it was too fast (?!)</strong></p>
<p><strong>i need my father to lead me said &#8220;innalillahi wa innalillahi rajiun&#8221;</strong></p>
<p><strong>rethink about it, its actually reminder</strong></p>
<p><strong> me or you will never know God&#8217;s plan</strong></p>
<p><strong>maybe He will take ppl that used to share or laugh with you faster</strong></p>
<p><strong>or He even can take you first</strong></p>
<p><strong>so all we can do is only prepare</strong></p>
<p><strong>prepare that probably this is our last day</strong></p>
<p><strong> Do it any compulsory  as best as you can</strong></p>
<p><strong>so when God decide to take you , you wont have any&#8221; loan&#8221; to anybody</strong></p>
<p><strong>and off course do a lot of deeds that God ask (for whatsoever religion you have)</strong></p>
<p><strong>last thing never forget to gracefull</strong></p>
<p><strong> Live is a bless, you know it, you feel it<br />
</strong></p>
<p><strong>but  to remind if live was stole and you will never know</strong></p>
<p><strong>so prepare </strong></p>
<p><strong>bye </strong></p>
<p><strong>- L-</strong></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[LIVE]]></title>
<link>http://olivernys1973.wordpress.com/2011/11/29/live/</link>
<pubDate>Tue, 29 Nov 2011 02:57:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>olivernys1973</dc:creator>
<guid>http://olivernys1973.wordpress.com/2011/11/29/live/</guid>
<description><![CDATA[What is LlVE?]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>What is LlVE?</p>
<p><a href="http://olivernys1973.files.wordpress.com/2011/11/iphone-4-gallery-005.jpg"><img style="background-image:none;padding-left:0;padding-right:0;display:inline;padding-top:0;border-width:0;" title="iPhone 4 Gallery 005" border="0" alt="iPhone 4 Gallery 005" src="http://olivernys1973.files.wordpress.com/2011/11/iphone-4-gallery-005_thumb.jpg?w=201&#038;h=300" width="201" height="300" /></a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Jangan Baca Jika Kamu Tidak Mencintai Ibumu !]]></title>
<link>http://tobechange.wordpress.com/2011/09/09/jangan-baca-jika-kamu-tidak-mencintai-ibumu/</link>
<pubDate>Fri, 09 Sep 2011 03:58:46 +0000</pubDate>
<dc:creator>Belajar Hidup Benar DihadapanNYA</dc:creator>
<guid>http://tobechange.wordpress.com/2011/09/09/jangan-baca-jika-kamu-tidak-mencintai-ibumu/</guid>
<description><![CDATA[Ketika ibu saya berkunjung, Ia mengajak saya untuk Berbelanja bersamanya karena dia membutuhkan sebu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika ibu saya berkunjung, Ia mengajak saya untuk Berbelanja bersamanya karena dia membutuhkan sebuah Gaun yang baru.Saya sebenarnya tidak suka pergi berbelanja bersama dengan orang lain,Dan saya bukanlah orang yang sabar,tetapi walaupun demikian kami berangkat juga ke pusat perbelanjaan tersebut&#8230;</p>
<p>Kami mengunjungi setiap toko yang menyediakan gaun Wanita,Dan ibu saya mencoba gaun demi gaun Dan Mengembalikan semuanya.</p>
<p>Seiring Hari yang berlalu, Saya mulai lelah Dan ibu saya mulai frustasi. Akhirnya pada toko terakhir yang kami kunjungi,Ibu Saya mencoba satu stel gaun biru yang cantik terdiri dari tiga helai. Pada blusnya terdapat sejenis tali di bagian tepi lehernya, dan karena ketidaksabaran saya,Maka untuk kali ini saya ikut masuk Dan berdiri bersama ibu saya dalam ruang ganti pakaian,Saya melihat bagaimana ia mencoba pakaian tersebut, DanDengan susah mencoba untuk mengikat talinya.Ternyata tangan-tangannya sudah mulai dilumpuhkan oleh Penyakit radang sendi dan sebab itu dia tidak dapat melakukannya,seketika ketidaksabaran saya digantikan Oleh suatu rasa kasihan yang dalam kepadanya&#8230;</p>
<p>Saya Berbalik pergi dan mencoba menyembunyikan air mata yang keluar tanpa saya sadari.Setelah saya Mendapatkan ketenangan lagi, saya kembali masuk keKamar ganti untuk mengikatkan tali gaun tersebut. Pakaian ini begitu indah, Dan dia membelinya.</p>
<p>Perjalanan belanja kami telah berakhir,Tetapi Kejadian tersebut terukir Dan tidak dapat terlupakan Dari ingatan saya.</p>
<p>Sepanjang sisa Hari itu, pikiran Saya tetap saja kembali pada saat berada di dalam Ruang ganti pakaian tersebut Dan terbayang tangan ibu Saya yang sedang berusaha mengikat tali blusnya. Kedua Tangan yang penuh dengan kasih, yang pernah menyuapi Saya, memandikan saya,memakaikan baju, membelai Dan Memeluk saya, Dan terlebih dari semuanya,berdoa untuk Saya, sekarang tangan itu telah menyentuh hati saya Dengan cara yang paling membekas dalam hati saya.Kemudian pada sore harinya, saya pergi ke kamar ibu Saya,mengambil tangannya, menciumnya &#8230; Dan yang Membuatnya terkejut, memberitahukannya bahwa bagi saya Kedua tangan tersebut adalah tangan yang paling indah Di dunia ini.Saya sangat bersyukur bahwa Tuhan telah Membuat saya dapat melihat dengan Mata baru,Betapa Bernilai Dan berharganya kasih sayang yang penuh Pengorbanan dari seorang ibu. Saya hanya dapat berdoa Bahwa suatu Hari kelak tangan saya Dan hati saya akan Memiliki keindahannya tersendiri.</p>
<p>Dunia ini memiliki Banyak keajaiban, segala ciptaan Tuhan yang begitu Agung,tetapi tak satu pun yang dapat menanding Keindahan tangan Ibu&#8230;</p>
<p>Note : Berbahagialah yang masih memiliki Ibu.Dan Lakukanlah yang Terbaik untuknya..</p>
<p>With Love to All Mother….</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[PEREMPUAN]]></title>
<link>http://tobechange.wordpress.com/2011/09/09/perempuan/</link>
<pubDate>Fri, 09 Sep 2011 03:45:54 +0000</pubDate>
<dc:creator>Belajar Hidup Benar DihadapanNYA</dc:creator>
<guid>http://tobechange.wordpress.com/2011/09/09/perempuan/</guid>
<description><![CDATA[&#8220;Ketika Tuhan menciptakan perempuan, DIA lembur pada hari ke-enam&#8221;&#8230; Malaikat datan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Ketika Tuhan menciptakan perempuan, DIA lembur pada hari ke-enam&#8221;&#8230;</p>
<p>Malaikat datang dan bertanya,<br />
”Mengapa begitu lama, Tuhan?”</p>
<p>Tuhan menjawab:<br />
“Sudahkan engkau lihat semua detail yang saya buat untuk menciptakan mereka?&#8221;</p>
<p>“ Dua tangan ini harus bisa dibersihkan, tetapi bahannya bukan dari plastik. Setidaknya terdiri dari 200 bagian yang bisa digerakkan dan berfungsi baik untuk segala jenis makanan. Mampu menjaga banyak anak saat yang bersamaan. Punya pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan… dan semua dilakukannya cukup dengan dua tangan ini ”</p>
<p>Malaikat itu takjub&#8230;.</p>
<p>“Hanya dengan dua tangan ?&#8230;. Impossible!“<br />
Dan itu model standard ?! “Sudahlah TUHAN, cukup dulu untuk hari ini, besok kita lanjutkan lagi untuk menyempurnakannya“.</p>
<p>“Oh.. Tidak, SAYA akan menyelesaikan ciptaan ini, karena ini adalah ciptaan favorit SAYA”&#8230;</p>
<p>“O ya… ??? &#8220;</p>
<p>&#8221; Dia juga akan mampu menyembuhkan dirinya sendiri, dan bisa bekerja 18 jam sehari”&#8230;.</p>
<p>Malaikat mendekat dan mengamati bentuk Perempuan , ciptaan TUHAN itu.</p>
<p>“Tapi ENGKAU membuatnya begitu lembut TUHAN ?”</p>
<p>“Yah.. SAYA membuatnya lembut. Tapi engkau belum bisa bayangkan kekuatan yang SAYA berikan agar dia dapat mengatasi banyak hal yang luar biasa.“</p>
<p>“Dia bisa berpikir?”, tanya malaikat.</p>
<p>Tuhan menjawab:<br />
“Tidak hanya berpikir, dia mampu bernegosiasi. &#8220;</p>
<p>Malaikat itu menyentuh dagunya&#8230;.<br />
“TUHAN, ENGKAU buat ciptaan ini kelihatan begitu lelah dan rapuh ! Seolah terlalu banyak beban baginya.”</p>
<p>“Itu bukan lelah atau rapuh&#8230;.itu air mata”, koreksi TUHAN.</p>
<p>“Untuk apa?”, tanya malaikat.</p>
<p>TUHAN melanjutkan:<br />
“Air mata adalah salah satu cara dia mengekspresikan kegembiraan, kegalauan, cinta, kesepian, penderitaan dan kebanggaan.”</p>
<p>“Luar biasa, ENGKAU jenius TUHAN” kata malaikat.</p>
<p>“ENGKAU memikirkan segala sesuatunya, perempuan &#8211; ciptaanMU ini akan sungguh menakjubkan! &#8220;</p>
<p>Ya mestii…!<br />
Perempuan ini akan mempunyai kekuatan mempesona laki-laki&#8230;<br />
Dia dapat mengatasi beban bahkan melebihi laki-laki&#8230;<br />
Dia mampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri&#8230;<br />
Dia mampu tersenyum bahkan saat hatinya terluka&#8230;<br />
Mampu menyanyi saat menangis, menangis saat terharu, bahkan tertawa saat ketakutan&#8230;<br />
Dia berkorban demi orang yang dicintainya&#8230;<br />
Mampu berdiri melawan ketidakadilan&#8230;<br />
Dia tidak menolak kalau melihat yang lebih baik&#8230;<br />
Dia menerjunkan dirinya untuk keluarganya&#8230;<br />
Dia membawa temannya yang sakit untuk berobat&#8230;<br />
Cintanya tanpa syarat&#8230;<br />
Dia menangis saat melihat anaknya adalah pemenang&#8230;<br />
Dia girang dan bersorak saat melihat kawannya tertawa &#8230;<br />
Dia begitu bahagia mendengar kelahiran&#8230;<br />
Hatinya begitu sedih mendengar berita sakit dan kematian&#8230;<br />
Tetapi dia selalu punya kekuatan untuk mengatasi hidup&#8230;<br />
Dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka&#8230;</p>
<p>Hanya ada satu hal yang kurang dari perempuan :<br />
DIA LUPA BETAPA BERHARGANYA DIA&#8230;&#8230;..</p>
<p>Dan yang harus diperhatikan olehnya :<br />
PELIHARALAH KEKUDUSANMU&#8230;&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[T I M E]]></title>
<link>http://tobechange.wordpress.com/2011/09/09/t-i-m-e/</link>
<pubDate>Fri, 09 Sep 2011 03:42:12 +0000</pubDate>
<dc:creator>Belajar Hidup Benar DihadapanNYA</dc:creator>
<guid>http://tobechange.wordpress.com/2011/09/09/t-i-m-e/</guid>
<description><![CDATA[Ambillah waktu untuk berfikir&#8230;itu adalah sumber kekuatan. Ambillah waktu untuk bermain&#8230;i]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Ambillah waktu untuk berfikir&#8230;itu adalah sumber kekuatan.</p>
<p>Ambillah waktu untuk bermain&#8230;itu rahasia dari masa muda yang abadi.</p>
<p>Ambillah waktu untuk membaca&#8230;itu adalah sumber kebijaksanaan.</p>
<p>Ambillah waktu untuk berdoa&#8230;itu adalah kekuatan terbesar di bumi.</p>
<p>Ambillah waktu untuk mencintai dan dicintai..itu hak istimewa yang diberikan Tuhan.</p>
<p>Ambillah waktu untuk bersahabat&#8230;itu adalah jalan menuju kebahagiaan.</p>
<p>Ambillah waktu untuk tertawa&#8230;itu adalah musik yang menggetarkan jiwa.</p>
<p>Ambillah waktu untuk memberi&#8230;itu adalah hari yang sangat singkat untuk kepentingan diri sendiri.</p>
<p>Ambillah waktu untuk bekerja&#8230;itu adalah nilai keberhasilan.</p>
<p>Ambillah waktu untuk berdoa &#38; beramal&#8230;itu adalah kunci menuju surga.</p>
<p>(Pepatah Tua Dari Irlandia)</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mengingat Hidup Tidak Selamanya]]></title>
<link>http://blueblessing.wordpress.com/2009/02/16/mengingat-hidup-tidak-selamanya/</link>
<pubDate>Mon, 16 Feb 2009 05:17:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>blueblessing</dc:creator>
<guid>http://blueblessing.wordpress.com/2009/02/16/mengingat-hidup-tidak-selamanya/</guid>
<description><![CDATA[Memandang hidup dari sudut pandang kematian benar-benar memberikan cara baru bagi saya dalam menjala]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-medium wp-image-7 alignleft" title="halo semua" src="http://blueblessing.files.wordpress.com/2009/02/cimg4055.jpg?w=225&#038;h=300" alt="halo semua" width="225" height="300" /></p>
<p>Memandang hidup dari sudut pandang kematian benar-benar memberikan cara baru bagi saya dalam menjalaninya. Seminggu yang lalu saya menonton salah satu episode Oprah Winfrey di Hallmark dengan bintang tamu seorang wanita pengidap kanker yang hidupnya divonis tinggal beberapa tahun lagi, dan seorang profesor dan ayah yang terkena kanker dan divonis hidupnya tinggal tiga bulan lagi.<br />
Satu hal yang menarik adalah kedua orang ini justru baru benar-benar mengalami hidup ketika diberitahu bahwa mereka akan mati. Saya mulai berpikir ulang mengenai hidup saya. Siang ini bangun dari tidur siang, saya menikmati waktu santai dengan minum kopi dan membaca buku karangan Joh Izzo yang berjudul “Temukan Lima Rahasia Sebelum Mati”. Saya menghentikan membaca ketika sampai pada Rahasia yang Kedua yaitu ‘Hidup tanpa Penyesalan’.<br />
Ketika membaca bab ini saya mulai bertanya pada diri saya sendiri, seandainya hidup saya tinggal enam bulan lagi, maka apa yang aka saya lakukan dalam sisa umur saya tersebut? Pertanyaan sederhana ini mengantarkan saya pada perubahan tiba-tiba terhadap cara pandang saya pada kehidupan. Pada saat saya sedang menonton Travel &#38; Living di discovery channel pagi ini, Ibu saya menelepon ke HP saya dan minta dikirim sejumlah uang untuk membantu membiayai beberapa kebutuhan (usaha ibu saya sedang mengalami peningkatan dan ia mengalokasikan biaya kuliah adek saya untuk mengembangkan usahanya, sehingga ia butuh dana dari tempat lain untuk menggantikan dana yan terpakai ). Dulu saya sering merasa terganggu dengan perubahan tiba-tiba seperti ini, karena cashflow bulanan saya juga ikut berubah. Tapi siang ini saya merasa tidak terbebani sama sekali, terutama  ketika saya menyadari seandainya memang hidup saya tinggal enam bulan lagi (atau bahkan bisa jadi kurang dari itu) maka ada hal-hal yang lebih penting bagi saya untuk diutamakan, salah satunya adalah hubungan saya dengan orang lain.<br />
Akhir-akhir ini saya kembali menyadari bahwa selama ini, meskipun saya mengetahui bahwa saya akan mati suatu saat nanti, tapi tanpa disadari saya masih menjalani semuanya dengan pendekatan bahwa ‘saya akan hidup selamnya’. Dengan pendekatan bahwa ‘saya akan hidup selamanya’ yang saya rasakan adalah kecemasan akan masa depan, cemas jika tidak berhasil meraih sukses dalam hidup (dengan pikiran sempit tentang kesuksesan yg sebagian besar didominasi oleh finansial), cemas jika hal-hal buruk terjadi dalam hidup saya, cemas ketika melihat teman-teman lain mendapatkan pekerjaan di Bank-bank besar dengan seragam ‘menyilaukan’, dan bentuk-bentuk kecemasan lainnya. Bahkan satu hal yang saya sadari bahwa selama ini saya juga seringkali cemas mencoba sesuatu yang baru karena saya takut akan gagal  ketika melakukannya.<br />
Ketika mencoba memandang hidup saya dengan pendekatan kematian, menyadari betul bahwa kita semua akan mati, dan saya sangat mendambakan dapat menutup mata dengan perasaan puas, meninggalkan dunia dengan senyuman karena tahu bahwa apa yang seharusnya menjadi tuga saya di sunia telah saya selesaikan dengan baik, saya mulai merasakan sesuatu yang berbeda. Saya mulai kembali merasakan pentingnya menemukan identitas diri saya, karea dari situ saya akan mengenali panggilan jiwa saya dan tahu apa yang harus saya lakukan dalam hidup ini.Saya mulai dengan tegas berani mengatkan pada diri saya sendiri bahwa “Tidak ! saya tidak pernah benar-benar menginginkan kerja di bank atau BUMN kecuali hanya karena masalah gengsi”, dan “Ya ! selama ini saya benar-benar ingin menjadi seorang psikolog klinis memiliki tempat koseling dan terapi yang nyaman, dengan sofa-sofa putih dan ruangan yang menyejukan, saya selalu senang bekerja dengan memakai stelan sweater, kemeja, dan kardigan tanpa perlu memasukkan baju saya terlalu formal, saya suka membaca novel, minum kopi dan sangat ingin memiliki peprustakaan yang dapat dijadikan tempat kumpul-kumpul dan membicarakan tentang buku bersama teman-teman, saya sangat ingin menjadi konselor yang baik, menyukai aktivitas membantu orang lain, dan topik-topik healing”.<br />
Saya mulai kembali membuka mimpi-mimpi lama saya dan menyadari setelah naskah saya berhasil diterima dan diterbitkan tahun lalu, saya memiliki potensi sebagai seorang penulis. Saya ingin mengembangkan bakat saya melalui ini, dan membantu orang lain melalui buku-buku yang saya tulis.<br />
Sabtu malam di akhir januari kemarin, saya menonton salah satu episode Oprah yang mengangkat tema &#8216;Cheers For You&#8217;. Pada epsiode ini, Oprah mengejutka orang-orang yang dianggap telah banyak berjasa dalam hidup dengan kejutan-kejutan menarik. Salah satu tamu yang mendapat kesempatan ini adalah seorang Ibu tua yang membuat saya begitu tersentuh. Selama bertahun-tahun ibu ini telah menyelamatkan ratusan bayi yang dibuang oleh ibunya, atau dari gadis-gadis yang hamil muda di luar nikah, untuk dipeihara dan selanjutnya dicarikan keluarga baru yang bersedia mengadopsinya, dengan begitu Ibu asli dari sang bayi juga masih dapat bertemu dengan anaknya. Wanita ini melakukan seluruh pekerjaannya tanpamendapat upah sepeserpun. Pada episode Oprah ini, wanita tersebut dikejutkan oleh kehadiran seluruh anak yang pernah diselamtkannya dan keluarga-keluarga baru yang mengadopsi anak-anak tersebut. Kita dapat memebedakan wajah orang-orang yang merasa puas dengan hidupnya dan mereka yang tidak. Saya yakin nyaris 100 % (dan saya berdoa semoga demikian) wanita tersebut akan meninggalkan hidupnya dengan perasaan bahagia dan tenang karena ia telah menemukan panggilannya dan  mengerjakan misinya di dunia dengan sangat baik.<br />
Hidup bisa jadi sangat singkat, namun yang terpenting mungkin bagaimana kita menjalaninya. Sehingga ketika kita mati nanti (dan itu bisa jadi tidak lama lagi) kita dapat meninggalkannya dengan senyum kepuasan dan kalimat &#8220;ya saya telah menyelesaikannya dengan baik&#8221;. Mari berhenti menipu diri bahwa kita akan hidup selamanya, mari mulai mencari dan menemukan panggilan diri kita yang sebenarnya, mari menjalaninya dengan sepenuh hati dan perasaan bahagia. Kita tidak akan membawa harta, gelar akademis, dan jabatan kita di kantor ke liang kubur kita. Mari kita mulai memenuhi panggilan hidup kita yang dengannya kita akan menjadi lebih berguna secara maksimal bagi sesama, sehingga doa orang-orang yang kita warnai hidupnya dapat senantiasa menyertai kehidupan kita setelah mati.<br />
Terima kasih semuanya</p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
