<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>abunawas &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/abunawas/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "abunawas"</description>
	<pubDate>Sun, 29 Nov 2009 15:06:56 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Pooh is Crazier than Eeyore: T-R-I-J-I dan Satu Tahun Cahaya di Negeri Seribu Satu Malam...]]></title>
<link>http://zerolimitslife.wordpress.com/2009/11/25/pooh-is-crazier-than-eeyore-semua-bukan-apa-apa-hingga-abunawas-pun-tak-perlu-bertindak-apa-apa-dan-sungguh-ini-tak-ada-maksud-apa-apa/</link>
<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 23:26:57 +0000</pubDate>
<dc:creator>zerolimitslife</dc:creator>
<guid>http://zerolimitslife.wordpress.com/2009/11/25/pooh-is-crazier-than-eeyore-semua-bukan-apa-apa-hingga-abunawas-pun-tak-perlu-bertindak-apa-apa-dan-sungguh-ini-tak-ada-maksud-apa-apa/</guid>
<description><![CDATA[Ada acara menarik yang ditayangkan oleh semua televisi di Arden Wood kemarin malam. Apakah itu sinet]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Ada acara menarik yang ditayangkan oleh semua televisi di <em>Arden Wood</em> kemarin malam. Apakah itu sinetron yang menguras air mata atau mengajak orang hidup di awang awang? Bukan. Apakah itu film <em>box office</em> bertabur bintang Hollywood atau Bollywood? Juga bukan. Lantas apa? Yah, tak lain tak bukan adalah <em>breaking news</em> yang menampilkan sang jagawana berpidato menyatakan sikapnya atas kasus cicak dan buaya yang belum menampakkan tanda tanda berkesudahan hingga kini. Mirip bola salju yang terus menggelinding dengan gumpalan yang makin hari makin membesar, perseteruan tersebut kian menyeret semakin banyak korban plus menyerempet sekian banyak nama termasuk sang jagawana sendiri. Publik pun merasa resah, gerah sekaligus geram menanti sang orang nomer satu merespon rekomendasi dari tim yang dibentuknya sendiri. Perlu hampir seminggu menunggu apa yang bakal jadi sikap orang lapis pertama di <em>Arden Wood</em> itu. Karenanya, saat kemarin malam ia berpidato di depan tivi, semua memilih menyaksikannya, termasuk Kenza, Pooh dan teman temannya yang lain. Kebetulan Ken memang sendirian di rumah karena kedua orang tuanya tengah ada urusan di kota. Mencari teman, Ken mengundang kawan kawannya dari <em>Hundred Acre Wood</em> untuk bertandang dan menginap di rumahnya.<em> As he wish, they were there</em>: menonton bareng di ruang keluarga sambil menyanding aneka cemilan dan minuman favorit masing masing. Kunyah ini kunyah itu, reriungan akrab itu sesekali bertepuk tangan meriah, sesekali bilang <em>huuu.</em>.<em> </em>dengan mimik menyeringai dan geleng geleng kepala. Christopher Robin yang asyik mengunyah <em>popcorn</em> cuma bergumam, <em>silly old opera</em>!</p>
<p><!--more--></p>
<p>&#8216;Hahaa&#8230;itu komentar favoritmu ya Christopher,&#8217; kata Kanga sang kanguru.</p>
<p>&#8216;Ya. Habis mau apa lagi? Sudah ditunggu tunggu sekian lama kok ternyata yang dibicarakan sang jagawana tetap saja tak jelas dan tegas. Kalau aku jadi penduduk<em> Arden Wood</em> pastilah bukan cuma kesal, tapi juga jengkel,&#8217; balas Christopher sambil melirik Ken.</p>
<p>&#8216;Yah, adanya sang nomer satu seperti itu dan sebaiknya diterima saja, bukan?&#8217; kata Pooh.</p>
<p>&#8216;Betul itu. Mungkin sudah nasibmu, Ken, punya pemimpin yang bertipe seperti itu,&#8217; tambah Rabbit sambil membayangkan dalam benaknya betapa sang jagawana sangat mirip karakternya dengan teman Spongebob yang bernama Patrick, salah satu warga Bikini Bottom yang rada aneh dan tak mau dipaksa paksa melakukan sesuatu yang bukan maunya.</p>
<p>&#8216;Hhmm&#8230;ya. Toh kudengar katanya si Tri&#8230; siapa itu si petinggi buaya yang namanya banyak disebut sebut dalam rekaman percakapan yang diputar di mahkamah kitab juga sudah ditendang dari kursinya,&#8217; kata Tigger sambil asyik mengguncang-guncangkan botol minuman sebelum membuka dan mulai meneguknya.</p>
<p>&#8216;Ya, si tri&#8230;T-R-I-J-I kan maksudmu? Dia kan yang dicopot?&#8217; balas Piglet sambil meneguk teh hangat kesukaannya.</p>
<p>&#8216;Oh&#8230;ampun deh kalian ini! Masak menyebut nama saja salah. Dia bukan T-R-I-J-I, Piglet. Yang kau maksudkan pastilah D-U-A-J-I. Bersama mutasi puluhan pejabat di lingkungannya, ia akhirnya terlempar dari kekuasaannya sebagai orang nomer tiga di jajaran petinggi buaya,&#8217; jelas Owl yang baru saja baca koran.</p>
<p>&#8216;Ya, Owl benar. Kudengar di radio juga begitu. Mungkin ini sebagai respon buaya atas apa yang dipidatokan jagawana, ya?&#8217; kata Ken.</p>
<p>&#8216;Yah, apa artinya pergantian itu? Kurasa sih tak kan berpengaruh banyak. <em>Wong</em> yang ganti kan juga pastilah sesama buaya juga,&#8217; kata Piglet lagi.</p>
<p>&#8216;Wah, kau jangan keburu sinis begitu, Piglet. Wajah baru bisa jadi juga nuansa baru. Pastilah sang buaya telah belajar banyak dari kasusnya itu,&#8217; tegas Kanga.</p>
<p>&#8216;Ya. Kita tunggu aja kelanjutan dari opera sabun ini,&#8217; kata Eeyore si keledai.</p>
<p>&#8216;Wah, tumben kau Eeyore tak skeptis,&#8217; balas Christopher Robin menggoda Eeyore.</p>
<p>&#8216;Tak ada salahnya kurasa sesekali bersikap mau tahu,&#8217; ujar sang keledai membela diri dan menambahkan meskipun sang 3G, Triji, eh maksudnya Duaji sudah dicopot, bukan berarti nama buaya sudah tak lagi coreng moreng.</p>
<p>&#8216;Artinya si Triji itu lolos kan dari hukuman? Buktinya ia cuma digeser ke posisi yang sifatnya<em> nonjob</em>,&#8217; kata Ken.</p>
<p>&#8216;<em>Who knows?</em> Mungkin  saja ia lolos dari pengadilan dunia tapi yang jelas ia tak akan bisa berkelit di akhirat kelak,&#8217; jawab Pooh.</p>
<p>&#8216;Iya,<em> wong</em> nyatanya ada nenek nenek memungut tiga biji kakao aja dianggap mencuri dan diadili di muka pengadilan. Masak ini yang udah sebegitu jelas cuma digeser dari jabatannya. Apa itu adil?&#8217; kata Piglet mencoba membandingkan.</p>
<p>&#8216;Sudahlah teman teman. Kita jangan ikut ikutan menghakimi. Toh, kan memang<em> justice may be blind</em>,&#8217; balas Owl mencoba menengahi diskusi kawan kawannya itu.</p>
<p>&#8216;Ya. Itu benar. Tapi kurasa, <em>justice</em> juga harus tetap bisa melihat dalam gelap,&#8217; tandas Piglet sambil menuangkan lagi teh hangat ke cangkirnya.</p>
<p>&#8216;Setuju, Piglet. Memang harus begitu.  Jadi, kita sabar saja menunggu kemana episode baru akan mengalir,&#8217; kata Ken yang baru saja kembali dari dapur mengambil tambahan <em>popcorn</em>.</p>
<p>&#8216;Betul itu. Masih banyak yang harus kita tunggu. Kita belum tahu<em> apa yang bakal dilakukan cicak setelah ini</em>, <em>akan diapakan sang cukong</em> yang katanya diperas dan yang <em>lebih penting lagi</em>, <em>kemana sebenarnya aliran dana </em>senilai hampir tujuh triliun uang daun itu menyebar. Apa betul semuanya masuk ke <em>Bank Cemari</em> atau malah ada satu dua atau justru sekian banyak <em>nyangkut </em>di tempat tempat gelap,&#8217; papar Rabbit sambil mengunyah wortel hasil panen kebunnya.</p>
<p>&#8216;Maksudmu, <em>Bank Cemari </em>itu cuma korban atau sengaja dikorbankan dan ada pihak yang bermain di air keruh?&#8217; tanya Pooh.</p>
<p>&#8216;Lho, kan selama ini memang itu sudah jadi rahasia umum. Kecurigaan publik memang di situ letaknya. Okelah mungkin bank itu harus disuntikkan dana. Cuma yang jadi masalah kan apa memang sebesar itu dana yang diperlukan untuk mengganti uang nasabah?Itu kan cuma bank kecil saja. Apa jangan jangan ada yang di-<em>mark-up</em>?&#8217; tanya Piglet.</p>
<p>&#8216;Gak tahulah aku. Itu gelap dan ruwet seperti benang kusut,&#8217; kata Pooh.</p>
<p>&#8216;Ya. Aku juga tak tahu. Meskipun katanya sudah ada hasil audit kantor pemeriksa uang daun yang menyebutkan telah terjadi berbagai pelanggaran dalam upaya menyelamatkan <em>Bank Cemari</em>, cuma yang tersisa sekarang memang kemana aliran itu. Dan kudengar, yang bisa mengakses  informasi itu hanya satu dua jajaran petinggi yang memang sudah ditentukan oleh undang-undang,&#8217; kata Ken.</p>
<p>&#8216;Tenang saja. Nanti cepat atau lambat juga akan terkuak. Kan di <em>Arden </em>itu modelnya selalu saja ada bocoran data ini itu, entah dari siapa. Kita tunggu saja apa akan ada bocoran seperti itu lagi seperti yang kemarin dilakukan seorang ekonom yang  mantan anggota parlemen,&#8217; tegas Christopher Robin.</p>
<p>&#8216;Setuju. Kita tunggu saja. Toh buat kita, apapun nanti yang akan tersingkap tak akan berpengaruh apa apa ke <em>Hundred Acre Wood</em>. Justru kalau mau jujur, kita malah mau tahu akan seberapa lama kasus cicak dan buaya bisa terselesaikan,&#8217; kata Owl yang tak mau terperangkap dalam debat kusir soal aliran dana maupun perkara tendang menendang petinggi cicak, buaya ataupun gorila.</p>
<p>&#8216;Aku tahu. Sebenarnya tak kan terlalu lama waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan semua ketegangan itu. Cuma perlu <em>satu tahun</em> saja, kok,&#8217; kata Ken.</p>
<p>&#8216;Apa kau bilang. Cuma butuh satu tahun saja?&#8217; tanya Christoper penuh keraguan.</p>
<p>&#8216;Ya, cuma selama setahun saja dan setelah masa itu terlampaui maka <em>Arden Wood </em>akan berubah jadi hutan yang aman dan damai selamanya,&#8217; kata Ken.</p>
<p>&#8216;Maksudmu satu tahun itu kan  satu kali dua belas bulan atau 365 hari dari sekarang?&#8217; tanya Owl penasaran.</p>
<p>&#8216;Hhmm.. <em>gimana</em> ya menjawabnya? Aku bingung memilih kata kata,&#8217; balas Ken.</p>
<p>&#8216;Sini aku bantu. Memang cuma butuh satu tahun saja membereskan itu semua. Tapi kurasa bukan dua belas bulan seperti dimaksudkan oleh Owl,&#8217; balas Eeyore.</p>
<p>&#8216;Lantas satu tahun apa?&#8217; tanya yang lain serempak.</p>
<p>&#8216;Yah, mungkin cuma butuh <strong><em>satu tahun cahaya</em></strong> untuk merampungkan itu semua!&#8217; kata Eeyore enteng.</p>
<p>Kenza, Christopher, Pooh, Tigger, Rabbit, Kanga dan Piglet serempak menoleh kepada sang keledai.</p>
<p>&#8216;Gila kau ya? Itu kan berarti perlu ribuan tahun lagi menunggu<em> Arden </em>jadi hutan dambaan setiap kepala?&#8217; tanya mereka bersamaan.</p>
<p>&#8216;Mau bagaimana lagi. Kurasa memang begitu,&#8217; jawab Eeyore.</p>
<p>&#8216;Ah, tak akan selama itu. Aku yakin cuma butuh satu malam saja kok untuk membereskan semuanya!,&#8217; tegas Pooh.</p>
<p>&#8216;Tapi ada syaratnya. <em>Arden Wood</em> harus dipindahkan dulu ke negeri seribu satu malam,&#8217; katanya lagi.</p>
<p>Yang mendengarnya cuma terbelalak sambil melengos dan memilih tak menjawab. Meskipun begitu, sebenarnya mereka sama sama membatin, <em>&#8216;Ternyata Pooh lebih gila dibandingkan Eeyore. Siapa pula yang mau memindahkan Arden Wood ke kawasan negeri seribu satu malam. Tapi kalaupun itu sungguh kejadian, maka sudah pasti Abunawaslah yang bakal jadi jagawana di sana</em>!&#8217;</p>
<p>Entah bagaimana, tanpa diberi aba aba, tiba tiba semua berbalik dan gegap gempita memeluk Pooh. Ya, mereka serta merta menyadari betapa cara termudah menyelesaikan semua perkara di <em>Arden Wood</em> ternyata simpel dan sama sekali tak perlu ribet: <em>pindahkan hutan itu ke negeri seribu satu malam dan biarkan Abunawas yang pandir  tapi cemerlang itu bekerja</em>.</p>
<p>Dan sesama pandir dilarang saling mendahului.Eh, maksudnya, di negeri yang berisikan orang orang pandir maka semua kelakuan cicak buaya dan bank kecil yang kolaps sungguh bukan apa apa atau malah kalaupun apa apa juga tak perlu direspon kelewat tegang hingga sang Abunawas pun pastilah tak perlu bertindak apa apa!</p>
<p>Cuma, jauh di lubuk hati Kenza dan kawan kawan, sejatinya, tetap ada satu hal yang diyakini bersama: <em>Arden Wood</em> <em>tak akan</em> pernah dipindahkan ke negeri seribu satu malam.<em> So</em>, sungguh ide Pooh cuma ide pandir belaka yang akan <em>sama</em> gilanya bila menganggap bahwa kekisruhan cicak dan buaya versus <em>Bank Cemari</em> masih akan berlangsung lama! Yang jelas opera sabun itu <strong><em>tak perlu berlarut larut dan baru beres dalam satu tahun cahaya tapi juga tak bakal kelar dalam tempo semalam saja</em></strong>&#8230;</p>
<p>Betul kan? Bukan apa apa, pemerintahan baru kan belum berjalan seratus hari. Ketimbang ruwet berseteru, apa bukan lebih baik ribet bersicepat meningkatkan kesejahteraan rakyat hingga tak ada lagi orang yang hidup hanya dengan sepuluh ribu sehari. <em>Is that clear enough</em>?<em> I hope you are with me&#8230;<br />
</em></p>
<p>Maafkan saya, saya menyesal, saya mengasihimu, terima kasih.</p>
<p><em>Peace beyond all understanding</em>.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Cerita Berawalan J]]></title>
<link>http://reeleks.wordpress.com/2009/10/07/cerita-berawalan-j/</link>
<pubDate>Wed, 07 Oct 2009 05:51:44 +0000</pubDate>
<dc:creator>reeleks</dc:creator>
<guid>http://reeleks.wordpress.com/2009/10/07/cerita-berawalan-j/</guid>
<description><![CDATA[Abunawas dikasih assignment dari Sultan Baghdad membuat satu cerita seratus kata tapi setiap kata me]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Abunawas dikasih assignment dari Sultan Baghdad membuat satu cerita seratus kata tapi setiap kata mesti dimulai dengan huruf &#8216;J&#8217;. Terperanjat Abunawas, tapi setelah berfikir, diapun mulai bercerita:</p>
<p>Jeng Juleha janda judes, jelek jerawatan, jari jempolnya jorok. Jeng Juleha jajal jualan jamu jarak jauh Jogya-Jakarta. Jamu jagoannya: jamu jahe.<br />
&#8220;Jamu-jamuuu&#8230;, jamu jahe-jamu jaheee&#8230;!&#8221; Juleha jerit-jerit jajakan jamunya, jelajahi jalanan. Jariknya jatuh, Juleha jatuh jumpalitan.</p>
<p>Jeng Juleha jerit-jerit: &#8220;Jarikku jatuh, jarikku jatuh&#8230;&#8221; Juleha jengkel, jualan jamunya jungkir-jungkiran, jadi jemu juga. Juleha jumpa Jack, jejaka Jawa jomblo, juragan jengkol, jantan, juara judo. Jantungnya Jeng Juleha janda judes jadi jedag-jedug. Juleha janji jera jualan jamu, jadi julietnya Jack.</p>
<p>Johny justru jadi jelous Juleha jadi juliet-nya Jack. Johny juga jejaka jomblo, jalang, juga jangkung. Julukannya, Johny Jago Joget. &#8220;Jieehhh, Jack jejaka Jawa, Jum?&#8221; joke-nya johny. Jakunnya jadi jungkat-jungkit jelalatan jenguk Juleha. &#8220;Jangan jealous, John&#8230;&#8221; jawab Juleha.</p>
<p>Jumat, Johny jambret, jagoannya jembatan Joglo jarinya jawil-jawil jerawatnya Juleha. Juleha jerit-jerit: &#8220;Jack, Jack, Johny jahil, jawil-jawil!!!&#8221; Jack jumping-in jalan, jembatan juga jemuran. Jack jegal Johny, Jebreeet&#8230;, Jack jotos Johny. Jidatnya Johny jenong, jadi Jontor juga jendol&#8230; jeleekk. &#8220;John, jangan jahilin Juleha&#8230;!&#8221; jerit Jack&#8230;Jantungnya Johny jedot-jedotan, &#8220;Janji, Jack, janji&#8230; Johnny jera&#8230;&#8221; jawab Johny.</p>
<p>Juni, Jack jadikan Johny join jualan jajanan jejer Juleha. Jhony jadi jongosnya Jack-Juleha, jagain jongko, jualan jus jengkol jajanan jurumudi jurusan Jogja-Jombang, julukannya Jus Jengkol Johny &#8220;jolly-jolly jumper.&#8221;</p>
<p>Jumpalagi, jek&#8230;!!! jangan joba-joba jikin jerita jayak jini jagi ja&#8230;!!! jusah&#8230;!!!</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[draining of the sea]]></title>
<link>http://tedisobandi.wordpress.com/2009/08/03/draining-of-the-sea/</link>
<pubDate>Mon, 03 Aug 2009 04:47:28 +0000</pubDate>
<dc:creator>tedisobandi</dc:creator>
<guid>http://tedisobandi.wordpress.com/2009/08/03/draining-of-the-sea/</guid>
<description><![CDATA[Two days after Abunawas wrapped the sun, he was called to the palace again. He said, &#8220;Abu, you]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Two days after Abunawas wrapped the sun, he was called to the palace again. He said, &#8220;Abu, you]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[the sun in the pail]]></title>
<link>http://tedisobandi.wordpress.com/2009/08/03/the-sun-in-the-pail-3/</link>
<pubDate>Mon, 03 Aug 2009 04:43:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>tedisobandi</dc:creator>
<guid>http://tedisobandi.wordpress.com/2009/08/03/the-sun-in-the-pail-3/</guid>
<description><![CDATA[The king gave another impossible task again to abunawas that day.he said, “abu,in this summer, the s]]></description>
<content:encoded><![CDATA[The king gave another impossible task again to abunawas that day.he said, “abu,in this summer, the s]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[supernatural power]]></title>
<link>http://tedisobandi.wordpress.com/2009/08/03/supernatural-power/</link>
<pubDate>Mon, 03 Aug 2009 04:40:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>tedisobandi</dc:creator>
<guid>http://tedisobandi.wordpress.com/2009/08/03/supernatural-power/</guid>
<description><![CDATA[ONe day King Aron called Abunawas to the palace. He asked, &#8220;Have you ever heard the story of a]]></description>
<content:encoded><![CDATA[ONe day King Aron called Abunawas to the palace. He asked, &#8220;Have you ever heard the story of a]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[moving the mosque]]></title>
<link>http://tedisobandi.wordpress.com/2009/08/03/moving-the-mosque/</link>
<pubDate>Mon, 03 Aug 2009 04:35:36 +0000</pubDate>
<dc:creator>tedisobandi</dc:creator>
<guid>http://tedisobandi.wordpress.com/2009/08/03/moving-the-mosque/</guid>
<description><![CDATA[One day King Aaron spoke in front of his people. &#8220;After having friday frayer tomorrow afternoo]]></description>
<content:encoded><![CDATA[One day King Aaron spoke in front of his people. &#8220;After having friday frayer tomorrow afternoo]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Harun Al-rasid and the damsel]]></title>
<link>http://tedisobandi.wordpress.com/2009/08/03/harun-al-rasid-and-the-damsel/</link>
<pubDate>Mon, 03 Aug 2009 04:27:26 +0000</pubDate>
<dc:creator>tedisobandi</dc:creator>
<guid>http://tedisobandi.wordpress.com/2009/08/03/harun-al-rasid-and-the-damsel/</guid>
<description><![CDATA[The Caliph, Commander of the Faithful, Harun al-Rashid, being one night exceedingly restless and tho]]></description>
<content:encoded><![CDATA[The Caliph, Commander of the Faithful, Harun al-Rashid, being one night exceedingly restless and tho]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[The sun in the pail]]></title>
<link>http://tedisobandi.wordpress.com/2009/08/03/the-sun-in-the-pail-2/</link>
<pubDate>Mon, 03 Aug 2009 03:48:39 +0000</pubDate>
<dc:creator>tedisobandi</dc:creator>
<guid>http://tedisobandi.wordpress.com/2009/08/03/the-sun-in-the-pail-2/</guid>
<description><![CDATA[The sun in the pail The king gave another impossible task again to abunawas that day.he said, ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[The sun in the pail The king gave another impossible task again to abunawas that day.he said, ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[The King and the Poor Man]]></title>
<link>http://tedisobandi.wordpress.com/2009/08/03/the-king-and-the-poor-man-2/</link>
<pubDate>Mon, 03 Aug 2009 03:45:46 +0000</pubDate>
<dc:creator>tedisobandi</dc:creator>
<guid>http://tedisobandi.wordpress.com/2009/08/03/the-king-and-the-poor-man-2/</guid>
<description><![CDATA[There was a king who decided to take a tour of his country. As he passed by different places, everyo]]></description>
<content:encoded><![CDATA[There was a king who decided to take a tour of his country. As he passed by different places, everyo]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tembang The Steps]]></title>
<link>http://sukolaras.wordpress.com/2009/07/13/tembang-the-steps/</link>
<pubDate>Mon, 13 Jul 2009 06:54:38 +0000</pubDate>
<dc:creator>sukolaras</dc:creator>
<guid>http://sukolaras.wordpress.com/2009/07/13/tembang-the-steps/</guid>
<description><![CDATA[The Steps hadir dengan beberapa lagu jadulnya, dengan format MP3 dan RM (Real Media). Lagu dalam for]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a style="text-decoration:none;" href="http://sukolaras.wordpress.com/files/2009/07/steps3.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-3164" title="steps3" src="http://sukolaras.wordpress.com/files/2009/07/steps3.jpg" alt="steps3" width="183" height="184" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">The Steps hadir dengan beberapa lagu jadulnya, dengan format MP3 dan RM (Real Media).</p>
<p style="text-align:justify;">Lagu dalam format mp3.</p>
<ol>
<li><a href="http://kewlshare.com/dl/27cc84b952dc/SerulingDiLembahSunyi.mp3.html"><span style="color:#0000ff;">Seruling Di Lembah Sunyi</span></a></li>
<li><a href="http://kewlshare.com/dl/c1e843ee6b18/BandarDjakarta.mp3.html"><span style="color:#0000ff;">Bandar Djakarta</span></a> (Inst)</li>
<li><a href="http://kewlshare.com/dl/9511b74ba43c/Mutiara.mp3.html"><span style="color:#0000ff;">Mutiara</span></a></li>
<li><a href="http://kewlshare.com/dl/587a07037687/Panggajo.mp3.html"><span style="color:#0000ff;">Panggajo</span></a></li>
<li><a href="http://kewlshare.com/dl/1985c01cea26/Abunawas.mp3.html"><span style="color:#0000ff;">Abunawas</span></a></li>
<li><a href="http://kewlshare.com/dl/66bfa1782057/KitjirKitjir.mp3.html"><span style="color:#0000ff;">Kitjir Kitjir</span></a> (Inst)</li>
<li><a href="http://kewlshare.com/dl/07b4ce19c1b1/RasaSayang.mp3.html"><span style="color:#0000ff;">Rasa Sayang</span></a> (Inst)</li>
<li><a href="http://kewlshare.com/dl/6c05ee41c4b6/TandjungPerak.mp3.html"><span style="color:#3366ff;">Tandjung Perak</span></a></li>
</ol>
<p>Untuk format RM tentunya lebih cepat dalam melakukan downloadnya, dan untuk memutarnya harus sudah terpasang Real Player.</p>
<ul>
<li><a href="http://kewlshare.com/dl/0b24d24b37fe/The_Steps_._Abunawas.rm.html">Abunawas</a></li>
<li><a href="http://kewlshare.com/dl/3ce2a29e69d4/The_Steps_._BandarDjakarta.rm.html">Bandar Djakarta</a></li>
<li><a href="http://kewlshare.com/dl/079a42888831/The_Steps_._KitjirKitjir.rm.html">Kitjir Kitjir</a></li>
<li><a href="http://kewlshare.com/dl/0d426eb19a00/The_Steps_._Mutiara.rm.html">Mutiara</a></li>
<li><a href="http://kewlshare.com/dl/f6b5ff16aee2/The_Steps_._Panggajo.rm.html">Panggajo</a></li>
<li><a href="http://kewlshare.com/dl/fa82e95ee564/The_Steps_._RasaSayang.rm.html">Rasa Sayang</a></li>
<li><a href="http://kewlshare.com/dl/d45358d28559/The_Steps_._SerulingDiLembahSunyi.rm.html">Seruling Di Lembah Sunyi</a></li>
</ul>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ten Oppressors]]></title>
<link>http://tedisobandi.wordpress.com/2009/06/21/ten-oppressors/</link>
<pubDate>Sun, 21 Jun 2009 03:24:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>tedisobandi</dc:creator>
<guid>http://tedisobandi.wordpress.com/2009/06/21/ten-oppressors/</guid>
<description><![CDATA[Imam as-Samarqandi Tanbeeh al-Ghafileen © 2003 Darul Ishaat Sufyan ath-Thauri, may Allah have mercy ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Imam as-Samarqandi Tanbeeh al-Ghafileen © 2003 Darul Ishaat Sufyan ath-Thauri, may Allah have mercy ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Five Things Cause Five Others]]></title>
<link>http://tedisobandi.wordpress.com/2009/06/21/five-things-cause-five-others/</link>
<pubDate>Sun, 21 Jun 2009 03:22:15 +0000</pubDate>
<dc:creator>tedisobandi</dc:creator>
<guid>http://tedisobandi.wordpress.com/2009/06/21/five-things-cause-five-others/</guid>
<description><![CDATA[Imam as-Samarqandi Tanbeeh al-Ghafileen © 2003 Darul Ishaat Abu Hurayrah, radhiallahu `anhu said, ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Imam as-Samarqandi Tanbeeh al-Ghafileen © 2003 Darul Ishaat Abu Hurayrah, radhiallahu `anhu said, ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[10 Signs of Scrupulous Piety (al-Wara`)]]></title>
<link>http://tedisobandi.wordpress.com/2009/06/21/10-signs-of-scrupulous-piety-al-wara/</link>
<pubDate>Sun, 21 Jun 2009 03:20:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>tedisobandi</dc:creator>
<guid>http://tedisobandi.wordpress.com/2009/06/21/10-signs-of-scrupulous-piety-al-wara/</guid>
<description><![CDATA[Imam as-Samarqandi Tanbeeh al-Ghafileen 2:518-519 Translated by Islaam.com The sign of scrupulous pi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Imam as-Samarqandi Tanbeeh al-Ghafileen 2:518-519 Translated by Islaam.com The sign of scrupulous pi]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Biography of Imam al- Bukhari(rah)]]></title>
<link>http://tedisobandi.wordpress.com/2009/06/20/biography-of-imam-al-bukharirah/</link>
<pubDate>Sat, 20 Jun 2009 13:57:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>tedisobandi</dc:creator>
<guid>http://tedisobandi.wordpress.com/2009/06/20/biography-of-imam-al-bukharirah/</guid>
<description><![CDATA[IMAM Abu Abdullah Muhammad bin Ismaeel bin al-Mughirah al-Bukhari was born on 13th of Shawwal 194 AH]]></description>
<content:encoded><![CDATA[IMAM Abu Abdullah Muhammad bin Ismaeel bin al-Mughirah al-Bukhari was born on 13th of Shawwal 194 AH]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Allah Will Protect Me]]></title>
<link>http://tedisobandi.wordpress.com/2009/06/20/allah-will-protect-me/</link>
<pubDate>Sat, 20 Jun 2009 09:57:41 +0000</pubDate>
<dc:creator>tedisobandi</dc:creator>
<guid>http://tedisobandi.wordpress.com/2009/06/20/allah-will-protect-me/</guid>
<description><![CDATA[Once Prophet Muhammad (peace be upon him) was taking rest under a tree when he was returning from an]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Once Prophet Muhammad (peace be upon him) was taking rest under a tree when he was returning from an]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[The Boy and the Dog]]></title>
<link>http://tedisobandi.wordpress.com/2009/06/20/the-boy-and-the-dog/</link>
<pubDate>Sat, 20 Jun 2009 09:54:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>tedisobandi</dc:creator>
<guid>http://tedisobandi.wordpress.com/2009/06/20/the-boy-and-the-dog/</guid>
<description><![CDATA[Once Abdullah Bin Jafar (ra) was passing through a forest when he went by an orchard where an Abyssi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Once Abdullah Bin Jafar (ra) was passing through a forest when he went by an orchard where an Abyssi]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Anything for Allah]]></title>
<link>http://tedisobandi.wordpress.com/2009/06/20/anything-for-allah/</link>
<pubDate>Sat, 20 Jun 2009 09:52:45 +0000</pubDate>
<dc:creator>tedisobandi</dc:creator>
<guid>http://tedisobandi.wordpress.com/2009/06/20/anything-for-allah/</guid>
<description><![CDATA[Khabaab (Radiallaho Anho) is one of those fortunate persons who offered themselves for sacrifice and]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Khabaab (Radiallaho Anho) is one of those fortunate persons who offered themselves for sacrifice and]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Enemy Becomes a Friend]]></title>
<link>http://tedisobandi.wordpress.com/2009/06/20/enemy-becomes-a-friend/</link>
<pubDate>Sat, 20 Jun 2009 09:49:16 +0000</pubDate>
<dc:creator>tedisobandi</dc:creator>
<guid>http://tedisobandi.wordpress.com/2009/06/20/enemy-becomes-a-friend/</guid>
<description><![CDATA[In the sixth year after the hijrah, the Prophet, peace be upon him, decided to expand the scope of h]]></description>
<content:encoded><![CDATA[In the sixth year after the hijrah, the Prophet, peace be upon him, decided to expand the scope of h]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
