<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>ada-ada-saja &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/ada-ada-saja/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "ada-ada-saja"</description>
	<pubDate>Sun, 03 Jan 2010 16:05:02 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Selamat Tahun Baru 2010]]></title>
<link>http://mdhonline.wordpress.com/2009/12/31/selamat-tahun-baru-2010/</link>
<pubDate>Thu, 31 Dec 2009 09:21:39 +0000</pubDate>
<dc:creator>mdh354</dc:creator>
<guid>http://mdhonline.wordpress.com/2009/12/31/selamat-tahun-baru-2010/</guid>
<description><![CDATA[selamat tahun baru 2010 Kawanetters semua&#8230; di penghujung tahun 2009 ini marilah kita introspek]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:center;">
<div id="attachment_145" class="wp-caption aligncenter" style="width: 478px"><a href="http://mdhonline.wordpress.com/files/2009/12/selamat-tahun-baru.jpg"><img class="size-full wp-image-145" title="selamat tahun baru 2010" src="http://mdhonline.wordpress.com/files/2009/12/selamat-tahun-baru.jpg" alt="selamat tahun baru 2010" width="468" height="263" /></a><p class="wp-caption-text">selamat tahun baru 2010</p></div>
<p>Kawanetters semua&#8230; di penghujung tahun 2009 ini marilah kita introspeksi diri, barangkali ada kesalahan, kekurangan, atau kegagalan yang telah kita perbuat, Mari kita buat itu semua sebagai cambuk bagi kita untuk memperbaiki diri di tahun depan dan Semoga semua yang kita cita-citakan di tahun 2010 dapat dikabulkan oleh Yang Maha Kuasa. Amin.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sparebots : Seni Komponen Elektronika]]></title>
<link>http://alhakim.wordpress.com/2009/12/02/sparebots-seni-komponen-elektronika/</link>
<pubDate>Wed, 02 Dec 2009 05:17:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>alhakim</dc:creator>
<guid>http://alhakim.wordpress.com/2009/12/02/sparebots-seni-komponen-elektronika/</guid>
<description><![CDATA[Ketika komponen elektronika seperti resistor, IC, dioda, transistor dan kapasitor berada ditangan se]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Ketika komponen elektronika seperti resistor, IC, dioda, transistor dan kapasitor berada ditangan se]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Walah Dia Sehari Bisa Orgasme Sampai 300 kali.]]></title>
<link>http://darupurwitapo.wordpress.com/2009/11/18/walah-dia-sehari-bisa-orgasme-sampai-300-kali/</link>
<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 03:56:14 +0000</pubDate>
<dc:creator>Pandawa Lima</dc:creator>
<guid>http://darupurwitapo.wordpress.com/2009/11/18/walah-dia-sehari-bisa-orgasme-sampai-300-kali/</guid>
<description><![CDATA[&nbsp; — Ibu seorang anak ini menderita penyakit aneh. Kalau kebanyakan wanita sulit mendapatkan org]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>&#160;</p>
<p><a href="http://darupurwitapo.wordpress.com/files/2009/11/1153484p.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1820" title="1153484p" src="http://darupurwitapo.wordpress.com/files/2009/11/1153484p.jpg" alt="" width="298" height="225" /></a></p>
<p><strong>— </strong>Ibu seorang anak ini menderita penyakit aneh. Kalau kebanyakan wanita sulit mendapatkan orgasme, Michele Thompson kebalikannya, ia bisa mendapatkan orgasme 300 kali dalam sehari. Kelainan Michele (43) dalam dunia medis disebut dengan <em>persistent sexual arousal syndrome</em> (PSAS).</p>
<p>Problem ini tentu menyulitkan baginya karena ia dapat mengalami orgasme kapan saja dan di mana saja. Namun, ia kini berbahagia karena bisa menemukan pasangan hidupnya, Andrew Carr (32), yang merupakan tetangganya sendiri.</p>
<p>“Andrew telah mengubah hidupku. Saya tak lagi mencari penyembuhan untuk masalah orgasme.” Karena ia selalu menginginkan seks dan ia mendapatkannya dari Andrew, maka mereka dapat memadu cinta 10 kali dalam sehari.</p>
<p>Karena masalah ini, ia harus keluar dari pekerjaannya di pabrik biskuit karena mesin yang ia operasikan sering mati. “Saya tahu bahwa saya bisa orgasme sedemikian banyak saat wanita lain tidak pernah mendapatkannya. Namun, kondisi ini menghancurkan kehidupan cinta saya.”</p>
<p>Pacar pertama Michelle tak tahan setelah beberapa bulan. Beberapa tahun kemudian, beberapa pria juga menyerah karena kebutuhannya soal seks dan mengatakan bahwa ia seorang pria, bukan mesin seks. Ia pacaran lima tahun dengan pria, dan pada saat putus, sang pacar mengatakan ia kelelahan. Ia pergi sebagai seorang pria yang kalah.</p>
<p>Michelle kemudian kencan lewat internet. Namun setelah ia menceritakan kondisinya, mereka kabur, takut bahwa mereka tidak punya cukup stamina.</p>
<p>Kemudian di bulan Mei, ia ketemu Andrew, duda yang bekerja pada industri pembersih yang tinggal dekat rumahnya di Nelson, Lancs.</p>
<p>Awalnya, saya takut ia akan seperti pria lainnya. Akan tetapi, saat saya mengatakan masalah saya, ia tersenyum dan mengatakan ia akan membakarku telebih dahulu. “Saya dapat melakukannya 24 jam sehari dan Andrew juga. Saya secara teratur lari menyeberang jalan ke rumahnya. Kami setidaknya bercinta 10 kali sehari,” kata Michelle.</p>
<p>Michelle kini bahagia, dan merencanakan hidup bersama Andrew. “Saya mencari seseorang seperti Andrew sejak lama dan akhirnya saya sekarang seperti di surga.”</p>
<p>Masalah seperti Michelle juga dialami Sarah Carmen (24). Ia dapat mengalami orgasme dari bermacam getaran mulai getaran rel kereta api, pengering rambut, mesin fotokopi. Kalau Michelle dapat 300 orgasme, Sarah hanya mendapatkan 200 orgasme sehari.</p>
<p>Sebagai contoh, saat ia diwawancarai selama 40 menit, ia mengalami lima kali orgasme. Sama halnya Michelle, ia menderita PSAS, yang menyebabkan aliran darahnya meningkat pada organ seksual.</p>
<p>Sarah, asal London, menderita PSAS setelah diberi obat antidepresi pada usia 19 tahun. Ia yakin bahwa pil itulah yang menjadi penyebab. “Dalam beberapa minggu, saya mulai gampang terangsang dan mendapatkan orgasme tanpa henti,” kata gadis cantik ini. Teman kencan saya akan teperanjat karena dalam satu jam saya mendapatkan banyak sekali orgasme.</p>
<p>Ia dan pacarnya kemudian berpisah, dan partner barunya berusaha keras memenuhi kebutuhan seksnya. “Sering saya menggunakan diri sendiri untuk mendapatkan orgasme sebanyak mungkin agar saya berhenti demi mendapat kedamaian.”</p>
<p>Sarah bekerja sebagai seorang ahli kecantikan yang bekerja di salon yang penuh dengan pengering rambut dan peralatan perawatan kulit yang dapat menyebabkan masalah. “Jika saya mulai batuk dan turun ke lantai bawah, maka rekan-rekan saya tahu bahwa itu saatnya mereka memberi klien saya majalah atau secangkir teh. “Saya terkadang ingin hidup normal. Pelanggan lama saya dapat mengerti, tetapi sulit menerangkan hal itu kepada klien baru.” <strong>(sumber:kompas.com)</strong></p>
<p>&#160;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tiang Penyangga]]></title>
<link>http://halamanputih.wordpress.com/2009/11/12/tiang-penyangga/</link>
<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 04:29:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>Mufti AM</dc:creator>
<guid>http://halamanputih.wordpress.com/2009/11/12/tiang-penyangga/</guid>
<description><![CDATA[Umumnya setiap bangunan mempunyai tiang yang fungsinya sebagai penyangga. Pada bangunan jaman dahulu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;">Umumnya setiap bangunan mempunyai tiang yang fungsinya sebagai penyangga. Pada bangunan jaman dahulu akan selalu dipasang tiang sebagai penyangganya. Kita lihat saja bangunan kraton, Joglo Jawa dan bangunan kuno lainnya, baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Dapat kita lihat, tiang berdiri untuk menyangga yang di sebagian daerah lain dapat berfungsi sebagai pondasi.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;">Bangunan lama biasanya bertiang kayu besar atau tiang kayu kecil. Ada bangunan yang tiangnya dibuat menggunakan kayu pohon – biasanya kayu jati &#8211; yang utuh sehingga tampak terlihat kokoh. Bangunan modern ada yang masih memperlihatkan tiang penyangganya yang terbuat dari beton  sehingga terkesan artistik dan klasik.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;">Meski tidak semua bangunan ada tiangnya, namun hampir semua bangunan dibuat menggunakan tiang penyangga. Pada bangunan modern, tiang memang tidak selalu tampak terlihat. Tiang bangunan dalam hal ini sudah digantikan dengan beton cor yang menjadi satu dengan tembok. Demikian pula pondasinya dibuat sedemikian rupa sehingga mampu menyangga dinding bangunan.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;">Istana negara merupakan salah satu contoh bangunan bertiang. Kita dapat melihat tiangnya dari luar pagar istana. Demikian pula gedung putih di Amerika Serikat,t iangnya nampak sekali dapat disaksikan dari luar. Kalau kita berkunjung ke Keraton Yogyakarta, di pagelarannya akan kita jumpai sejumlah tiang untuk menyangga pagelaran tersebut. Belum lagi yang di bangunan utamanya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;">Tiang yang sering disebut juga pilar, atau orang Jawa sering menyebutnya dengan “cagak” ternyata tak hanya dipergunakan sebagai penyangga bangunan saja. Kapal-kapal tempo dulu juga mempergunakan tiang untuk mengembangkan layarnya. Tanpa tiang, maka layar tak akan terkembang sehingga kapal pun tak akan bisa berlayar dengan baik. Lain dengan kapal api atau kapal bermesin yang sudah memakai bahan bakar untuk menjalankannya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;">Selain itu semua, tiang pun banyak berdiri di sepanjang jalan baik di kota ataupun di desa. Tiang listrik, tiang telepon, tiang lampu, tiang rambu lalu lintas sampai “tiang  sae” atau yang &#8220;mboten sae&#8221; (Jawa, sae =  baik) dapat kita jumpai hampir dimanapun kita berada. Tiang banyak bertebaran di mana saja dan rata-rata terbuat dari besi fungsinya sebagai penyangga seperti kabel PLN atau telkom.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;">Dalam sebuah hadits, sholat dikatakan sebagai tiangnya agama. Sedang dalam kehidupan keluarga ibu adalah tiangnya rumah tangga. Lalu dalam kehidupan bernegara ada ungkapan yang mengatakan bahwa wanita adalah tiang negara. Maka tiang menjadi sangat penting bukan saja sebagai penyangga sebuah bangunan maupun kapal layar, apalagi kabel listrik atau kabel telepon. Lebih dari itu tiang memiliki peran yang tidak bisa diabaikan dalam kehidupan beragama, berkeluarga dan bernegara.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;">Kalau tiangnya lemah atau ambruk maka sesuatu yang disangganya juga akan runtuh. Bahkan manusia pun mempunyai tiang yang khas dan unik untuk menyangga sesuatu yang dimilikinya. Misalnya saja kepala, tiangnya bukanlah leher atau tengkuk. Tiang penyangga kepala adalah mata.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;">Bayangkan kalau mata sudah lelah, capai dan mengantuk pasti akan berpengaruh pada kepala. Saat mengantuk pasti kepala akan terasa berat. Orang yang sedang terkantuk-kantuk pasti kepalanya akan tertunduk sampai jatuh, secara pelan-pelan atau mendadak. Pada saat orang tertidur, badannya pun tak akan mungkin tegak lagi.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;">Hal itu dapat kita lihat pada saat orang sedang jumatan mendengarkan khutbah. Banyak yang terkantuk-kantuk hingga jatuh tertidur. Juga pada sidang umum MPR, banyak yang tertidur karena tiang penyangganya lemah. Kalau mata sudah tak mau lagi diajak melek, kepala pun akan segera pasrah dan ambruk.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;">Bukan hanya kepala saja yang ada penyangganya. Kaum lelaki juga punya, namanya &#8220;pilar tunggal&#8221; yang dapat berdiri kokoh kalau fungsinya maksimal. Coba kalau pilarnya lemah atau letoy, pasti fungsinya berkurang bahkan mungkin tidak bisa digunakan. Jika sudah demikian, maka banyak yang memanfaatkan obat-obatan untuk mengambalikan lagi fungsi tiangnya. Selain itu, melakukan servis pilar tunggal ke ahlinya sehingga &#8220;pilar tunggal menyangga langit&#8221; dapat berdiri tegak lagi. Sayangnya, sekarang Mak Erot sudah tiada lagi.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;">Tiang atau pilar atau yang orang Jawa bilang “cagak” ini ternyata juga dimiliki oleh kaum perempuan. Tapi jaman sekarang fungsi cagaknya sudah berkurang karena pengaruh modernisasi. Jaman dulu sering dipakai oleh para abdi dalem perempuan yang memakai kemben (kain jarik).  Kemben merupakan selembar kain yang secara keseluruhan menutupi dada dan membiarkan pundak terbuka.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;">Kemben sebagai busana tradisional yang biasa digunakan oleh abdi dalem perempuan ini pun perlu dikasih cagak agar tidak melorot. Biasanya kain dililitkan atau digulung lalu berakhir (dislempitkan) di daerah dada perempuan, pas di tengahnya. Seperti kaum perempuan yang mandi pakai kain  itu lho&#8230;<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;">Nah, sekarang Anda sudah tahu  yang mana “cagak kemben” atau &#8220;pilar tunggal menyangga langit&#8221;&#8230;???</span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
