<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>amin-rais &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/amin-rais/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "amin-rais"</description>
	<pubDate>Mon, 20 May 2013 17:52:37 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Selamatkan Indonesia]]></title>
<link>http://annidaasni.wordpress.com/2012/08/26/selamatkan-indonesia/</link>
<pubDate>Sun, 26 Aug 2012 02:22:57 +0000</pubDate>
<dc:creator>annidaasni</dc:creator>
<guid>http://annidaasni.wordpress.com/2012/08/26/selamatkan-indonesia/</guid>
<description><![CDATA[Category: Books Genre: Reference Author: amien rais Resensi Buku Risalah Amien: Jangan Biarkan Korpo]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="70">Category:</td>
<td>Books</td>
</tr>
<tr>
<td width="90">Genre:</td>
<td>Reference</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td>Author:</td>
<td>amien rais</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<div id="item_body">Resensi Buku</p>
<p>Risalah Amien: Jangan Biarkan Korporat Menjajah Negri</p>
<p>Judul buku : Agenda Mendesak Bangsa: Selamatkan Indonesia!<br />
Pengarang : M. Amien Rais<br />
Penerbit : PPSK Press<br />
Tebal : xvii+298 halaman<br />
Harga : Rp. 56.000</p>
<p>Ironis, Indonesia yang dikatakan gemah ripah loh jinawi dan negara rangking empat terbesar di dunia masih memiliki angka kemiskinan sebesar 39,05 juta atau 109 juta orang versi Bank Dunia, 12 juta orang pengangguran, dan angka 4,1 juta dalam hal gizi buruk anak. Potret keironisan bangsa tidak sampai disitu, masih ada rahasia umum bangsa tentang kerusakan parah infrastruktur jalan dan 72 persen kerusakan hutan Indonesia, penanaman modal yang pro asing, dan penjualan berbagai BUMN.<br />
Anehnya semakin bertambah tua negeri ini semakin membengkak angka ironis tersebut. Ahli ekonomi memperkirakan angka pengangguran di Indonesia melonjak naik 10,83 persen dan angka kemiskinan melejit naik 4,26 persen pada tahun 2008 setelah penerapan kebijakan pemerintah dalam hal bahan bakar minyak,<br />
Sebenarnya ada apa dengan Indonesia, negara “kita”. Pasti terdapat kesalahan fatal di setiap sistem, di setiap elemen pemegang amanah, dan di setiap pola pikir kita. Sayangnya, rakyat Indonesia terlalu terlena terhadap kekayaan alam, terlalu ter-ninabobo terhadap “bantuan” pihak asing kemudian menjadi tidak sadar bahwa kita sekarang sedang terjajah. Terjajah mental dan finansial. Sayang, kita masih belum sadar.<br />
Amien Rais secara gamblang memaparkan imperialisme gaya baru di Indonesia dalam bukunya yang bertajuk selamatkan Indonesia. Neoimperialisme yang dilakukan oleh para korporat, perusahaan asing penanam modal di Indonesia sangat merugikan bangsa Indonesia. Bodohnya, Indonesia –baca, rakyat dan pemerintah- memberikan celah yang besar dalam penjualan aset Negara. Produksi minyak nasional sebesar sekitar 1 juta barrel/hari sekarang ini sudah didominasi oleh korporasi asing. Disamping itu muatan laut Indonesia sebesar 46,8 persen dikuasai oleh kapal berbendera asing, lebih dari 50 persen perbankan nasional dikuasai asing, bahkan kerja sama pertahanan dengan pihak asing telah merugikan Indonesia.<br />
Dalam buku yang terbagi menjadi tujuh bab ini, Amien Rais memotret berbagai permasalahan besar bangsa Indonesia secara gamblang serta mengoreksi berbagai kebijakan masa lalu dan masa kini yang merugikan bangsa.<br />
Pemaparan Amien sangat tegas, lugas dan terpercaya. Ketegasan Amien terlihat ketika beliau tidak segan melontarkan kritiknya pada pemerintah, Argumen Amien juga sangat rasional karena didukung oleh bukti-bukti yang tidak diragukan lagi kebenarannya. Kiprah Amien dalam kancah politik nasional maupun internasional membuat materi dalam buku ini tersaji secara optimal.<br />
Buku yang dipersembahkan bagi pemuda, mahasiswa Indonesia, zu’ama, ulama dan kaum pembela kebenaran ini tidak sekedar memaparkan pandangan kritis Amien terhadap permasalahan di Indonesia, namun memberikan solusi terhadap tiap persoalan yang ada. Buku ini ditulis berdasarkan realita, sumber terpercaya dan pakar politik yang handal. Membaca buku ini membuat kita sadar akan kekayaan Indonesia yang harus diperjuangkan. Nasionalisme kita tertantang ketika menyadari penjajahan negri di tangan para korporat. Bung Karno pernah mengajarkan, for a fighting nation there is no journey end. Bagi para pejuang tidak ada stasiun akhir. Sudah saatnya kita melaksanakan agenda mendesak bangsa yakni Selamatkan Indonesia!</p>
<p>well friends, enjoy thz book right.. you must have it..!!<a href="http://annidaasni.wordpress.com/2012/08/26/selamatkan-indonesia/c/" rel="attachment wp-att-244"><img class="aligncenter size-full wp-image-244" title="c" src="http://annidaasni.files.wordpress.com/2012/08/c.jpg?w=300&#038;h=214" alt="" width="300" height="214" /></a></div>
		<div id="geo-post-243" class="geo geo-post" style="display: none">
			<span class="latitude">-7.696005</span>
			<span class="longitude">110.345825</span>
		</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[SAIFUL BACHRI, NORMAN KAMARU, ANGELINA SONDAKH, &amp; SBY]]></title>
<link>http://fakhru.wordpress.com/2012/03/08/saiful-bachri-norman-kamaru-angelina-sondakh-sby/</link>
<pubDate>Thu, 08 Mar 2012 04:04:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>fakhru</dc:creator>
<guid>http://fakhru.wordpress.com/2012/03/08/saiful-bachri-norman-kamaru-angelina-sondakh-sby/</guid>
<description><![CDATA[Ada yang belum kenal? Hampir semua dari kita mengenalnya berkat pemberitaan di media, khususnya inte]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Ada yang belum kenal?</p>
<p>Hampir semua dari kita mengenalnya berkat pemberitaan di media, khususnya internet dan televisi.</p>
<p><strong><a href="http://fakhru.files.wordpress.com/2012/03/saiful.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-496" title="saiful" src="http://fakhru.files.wordpress.com/2012/03/saiful.jpg?w=230&#038;h=230" alt="" width="230" height="230" /></a></strong></p>
<p><strong>Saiful Bachri</strong>, <em>bintang anyar</em> baru-baru ini dikenal sebagai “<em>polteng</em>” alias polisi ganteng. Banyak cewek-cewek mengidolakan atau paling tidak nge-<em>fans</em> dengan Saiful. Bahkan ibu-ibu yang “sudah cukup umur” pun ikut-ikutan berfoto ria bersamanya. Awalnya mungkin tak disengaja dan tak disadari. Namun kini, si ganteng ini pun menyadari juga <em>kalo</em> dia punya potensi di mukanya. <em>Hahaa&#8230;.</em></p>
<p><strong>Norman Kamaru</strong>. Hampir sama dengan Saiful. Mantan polisi asal Makasar ini menjadi <em>bintang</em> berkat “<em>Chaiya-chaiya</em>”nya yang lucu dan membuat penasaran para cewek untuk nge-<em>fans</em> padanya. Lagi-lagi ibu-ibu pun tak mau ketinggalan untuk selalu mengikuti perkembangan berita <em>sang bintang</em> ini.</p>
<div id="attachment_497" class="wp-caption alignnone" style="width: 230px"><a href="http://fakhru.files.wordpress.com/2012/03/220px-angelina_sondakh__upload-wikimedia-org.jpg"><img class="size-full wp-image-497" title="220px-Angelina_sondakh__upload.wikimedia.org" src="http://fakhru.files.wordpress.com/2012/03/220px-angelina_sondakh__upload-wikimedia-org.jpg?w=220&#038;h=330" alt="" width="220" height="330" /></a><p class="wp-caption-text"><a href="http://upload.wikimedia.org" rel="nofollow">http://upload.wikimedia.org</a></p></div>
<p><strong>Angelina Sondakh</strong>. <em>Bintang</em> yang lahir dari pemilihan Puteri Indonesia ini pun telah dikenal masyarakat luas. Dia berhasil menjadi pemenang, konon karena kecerdasan dan kecantikannya. Sekarang, mantan bidadari Adjie Masaid ini sepertinya “ingin mengulangi ketenarannya” menjadi <em>bintang</em> lagi. Sayangnya langkah yang diambil kali ini kok ya lewat korupsi <em>yaa</em>? <em>Hmmm&#8230;.</em> <em>Angie oh Angie&#8230;. Kasihan dikau, sekarang siapa yang mendampingimu? Mau aku dampingi? Hahahaaa&#8230;.</em></p>
<p><strong>SBY</strong>. Rasanya yang satu ini tidak perlu dibahas <em>deh</em>&#8230; sudah tahu semuanya kan? Tapi <em>gak papa ding</em>, sekedar mengingatkan saja. Dulu, salah satu penyebab beliau terpilih menjadi presiden adalah karena SBY menjadi <em>bintang</em> di kalangan cewek-cewek dan ibu-ibu di antara calon-calon yang lain. Kenapa? Ya, gantenglah. Saya masih ingat ada yang mengatakan,”Kapan lagi kita punya presiden ganteng?” dan para tim sukses menyadari bahwa hal ini bisa didesain untuk menjadikan SBY <em>bintang</em>.</p>
<p><em>Sahabat Griya</em>, <strong><em>Bintang!</em></strong></p>
<p>Entah disengaja atau tidak, disadari atau tidak, yang pasti Tuhan telah sengaja memberikan potensi kepada makhluk-makhluk-Nya itu, dengan potensi yang berbeda-beda.</p>
<p>Kebetulan saja mereka yang dibahas di sini adalah karena ganteng atau cantik. Tapi, tidak melulu harus seperti itu. Siapa yang bilang Albert Einstein, Ibnu Sina, dan al-Khawarizmi ganteng? Paling-paling cuma ibu dan istrinya. Siapa yang bilang Dian Sastro, Mashanda, Siti Nurhaliza, Ashanty, Syahrini, Asti Ananta, Inneke Koesherawaty, dan Ayu Ting Ting cantik? <em>Kalo</em> ini memang iya. Siapa yang bilang Mpok Nuri, Mpok Atik, Oprah Winfrey, Hellen Keller, dan Siti Walidah cantik? Ya mungkin cuma ibu dan suaminya. Siapa yang bilang Andi F. Noya, Habibie, Sule, Azis Gagap, Nelson Mandela, Gusdur, Amin Rais, dan Kyai Haji Ahmad Dahlan ganteng? Ya ibu dan istrinya. Siapa juga yang bilang Tukul Arwana ganteng? Ibu dan istrinya pun mungkin tidak mau mengakuinya. <em>Hahahaaa&#8230; ora lho mas Tukul&#8230;.</em> <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Wajah ganteng atau cantik, otak yang encer, kelucuan, kewibawaan, prestasi, atau yang lainnya bisa menjadikan diri-diri makhluk ciptaan Tuhan ini unggul. Asal <em>diasah, diasih, dan diasuh.</em></p>
<p>Saya sendiri juga tidak terlalu ganteng mungkin, <em>yah</em> paling tidak ibu dan istri saya, juga beberapa cewek yang saya tolak mengakuinya. <em>Hehehee&#8230;.</em> lha kalo cuma itu kenapa ikut dibahas di sini mas? Ya bebas lah, terserah saya, <em>wong</em> yang nulis saya. <em>Wkwkwk&#8230;.</em> <em>sory</em> bukan itu maksudnya. Saya menjadi <em>bintang</em> dikarenakan desain-desain saya, mudah-mudahan <em>Sahabat Griya</em> mengakuinya. <em>Hihihi&#8230; piss&#8230;.</em> J</p>
<p>Nah, saatnya sahabat-sahabat Griya juga menemukan potensi yang akan menjadikan sahabat semua <em>bintang</em> yang baru. Namun yang paling penting, tidak sekedar <em>bintang – bintang</em> an. Bersama-sama kita berusaha menjadi <em>bintang</em> yang memberi manfaat untuk sesama makhluk Tuhan. Menjadi <em>bintang</em> yang berkah dan diridhai-Nya. Menjadi <em>bintang</em> di dunia dan akhirat. <em>Aamiin&#8230;.</em></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Positioning]]></title>
<link>http://counteranalysis.wordpress.com/2010/04/15/positioning/</link>
<pubDate>Thu, 15 Apr 2010 18:01:38 +0000</pubDate>
<dc:creator>robbymilana</dc:creator>
<guid>http://counteranalysis.wordpress.com/2010/04/15/positioning/</guid>
<description><![CDATA[Saat sedang mampir di warung rokok, ada seorang ibu yg juga sedang berbelanja. Ibu itu bilang,]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Saat sedang mampir di warung rokok, ada seorang ibu yg juga sedang berbelanja. Ibu itu bilang,]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Amin Rais: 'The Sangkuni' the Most Opportunistic &amp; Most Inconsistent Politician in Indonesia.]]></title>
<link>http://wartafeminis.com/2009/05/12/amin-rais-the-sangkuni-the-most-opportunistic-most-inconsistent-politician-in-indonesia/</link>
<pubDate>Tue, 12 May 2009 10:32:49 +0000</pubDate>
<dc:creator>wartafeminis</dc:creator>
<guid>http://wartafeminis.com/2009/05/12/amin-rais-the-sangkuni-the-most-opportunistic-most-inconsistent-politician-in-indonesia/</guid>
<description><![CDATA[In Legislative Election April 2009, I had the opportunity to enter &#8216;real politics battle]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>In Legislative Election April 2009, I had the opportunity to enter &#8216;real politics battle&#8217; as a candidate. Coincidently I was posted to joint the contest in Surakarta (Solo), Central Java. I was lucky to learnt about Javanese culture and believe from a native Solo, who happen to be a hostorian, and a young man who has been award as Putro Solo 2005 (similar to A Solo Mr/Ms pageant).</p>
<p>My interest in Indonesia culture such a traditional dance, Wayang, and daily mores and value was feed a lot through living for 3 months (back and forth Jakarta &#8211; Solo).</p>
<p>Though mostly learnt about Javanese culture, I had a chance to compare with other culture too, which I found that there are different people from different cultural banckground who live in Solo. When in Solo I had a time to visit and bought Wayang from the creator/handcrafter. And I knew that Indonesian president was guide by Goddes of Durga, Betari Durga symbol of rage and destroyer, a friend of evil. I do not know yet who Wayang characterized or mimicry with SBY. But his God, is Godess Durga, and they knew from his date birth. No wonder since he was elected as president, hundred thousands of Indonesian people have died. You might call it superstitious/ klenik, but it happened since the President SBY, more people suffer, and death tolls were casualties or calamity cause by natural disasters or human tragedy.</p>
<p>For every human, there will be Wayang as your shadow follow or character and God who protect and guide you. Most Wayang shadow in you, have relation with God who guide you. God/Godess is mostly sighting of your destiny and Wayang mostly for your character in real life.</p>
<p>I like Wayang, especially Wayang Purwa, Indonesian Wayang which unlike in India, India Wayang do not have Punakawan/comical character for satire and criticized their junjungan/superior. The Punakawan (Semar, Petruk, Gareng and Bagong) are representative of the People. Punawakan speak in Java Ngoko (common language), only when they talked with their superior, they use Java Kromo Inggil. And their humour are the most funny in all scenes whether in Wayang Kulit or Puppet Wayang and Wayang Orang (Wayang Theater).</p>
<p>When the Punakawan angry or in huge rage, no one can control them, even God. There are stories when elites or king do not act wisely as they should, the Punakawan can became a king and unbeatable as Petruk is a King, and only Gareng can beat Petruk.<br />
And when elites do not act as they should to its people, Semar create kingdom in heaven, even Gods cannot dare to beat him. Semar itself, is creature where genderless (he might change to be a man mimicry of God Ismaya), but in Punakawan he look like both female and male (with big breast and huge ass).</p>
<p>The main character of Wayang has always been Pandawa family of brothers:Yudistira, Bima, Arjuna, Nakula&#38;Sadewa and Kurawa a family of 99 brothers and a female of sons and a daughter of Destarata and Gandhari. And Duryudono is the oldest in the Kurawa family. A family of two clans, and other characters of who are related to both families. Most character in those families have always been link with God and Goddess. Prime/Main/ Major Goddes and Middle God/Goddes and Lower God/Goddess. Punakawan marah</p>
<p>The most famous epic in Wayang story is Bharatayudha (Family War). In this war there are main characters of whom as most influential character, Dorna (guru/priest), Bisma (guru), Sangkuni (uncle), Karna, Baladewa, Srikandi (wife of Arjuna), Kunti.(mother of Pandawa),Gatotkaca (son of Bima), Abimanyu (son of Arjuna), Sembadra (wife of Arjuna the opposite character of Srikandi), Drupadi (wife of Yudistira).</p>
<p>Sometimes in April, I had time to went to Museum of Lodya Pusaka, where you could see the Javanese kingdom costumes, furniture, and equipment for ceremonial or ritual events. And in part of the museum, there was a person who can give a sight of who is your Wayang mimicry or guide, through your date birth. In Lodya Pusaka you might go and ask what is the Wayang character who follow you and your beside character. They are Bapak.Winarso kallinggo and Mbah Hadi.</p>
<p>And in Indonesia politic, Amin Rais is known for his ambiguity, opportunistic person every surge in Indonesia politics. He is not a shame of speaking and commented of inconsistency sentences either in substance or not.</p>
<p>To be continue…</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Prediksi pasangan SBY; Hidayat nur wahid - Amin rais ?! ]]></title>
<link>http://prediksi.wordpress.com/2009/04/24/hidayat-nurwahid-adalah-pasangan-terbaik-sby/</link>
<pubDate>Fri, 24 Apr 2009 01:28:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>PREdiksi</dc:creator>
<guid>http://prediksi.wordpress.com/2009/04/24/hidayat-nurwahid-adalah-pasangan-terbaik-sby/</guid>
<description><![CDATA[Dari perhitungan Numeric ada dua nama politikus besar yang bila disandingkan dengan SBY akan mengasi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://www.dakwatuna.com/wp-content/uploads/2008/01/keluarga-hidayat-nur-wahid.jpg" alt="http://www.dakwatuna.com/wp-content/uploads/2008/01/keluarga-hidayat-nur-wahid.jpg" width="450" height="400" /></p>
<p style="text-align:justify;">Dari perhitungan Numeric ada dua nama politikus besar yang bila disandingkan dengan <span style="color:#000000;">SBY</span> akan mengasilkan efek hubungan mutualisme politik yang menguntukan bagi kedua belah pihak khususnya, dan bagi Bangsa pada umunnya. Kedua nama itu adalah <span style="color:#888888;">Hidayat Nur wahid </span>dari Partai Keadilan Sejahtera dan <span style="color:#888888;">Amin Rais</span> dari Partai Amanat Nasional. Nama Amin Rais walau pun baik dari perhitungan numeric namun dari sisi politik pengaruhnya kini terasa mulai memudar. Berbeda bila SBY memilih Nurwahid sebagai pasangannya sebab baik dari padangan politik yang nampak posisi tawar dan pengaruh Nurwahid sebagai petinggi di PKS jauh lebih baik bila dibandingkan dengan Amin Rais, begitu juga dari perhitungan Numerik keduanya, bila disandingkan.akan menghasilkan energi positif bagi kedua belah pihak.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#800000;"><span style="color:#000000;">Ini hanya Prediksi semata, karena hanya Allah saja Yang maha benar atas segala perintah-Nya.</span><br style="color:#888888;" /></span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Prabowo Lebih Jelas...]]></title>
<link>http://sufimatre.wordpress.com/2009/04/02/prabowo-lebih-jelas/</link>
<pubDate>Thu, 02 Apr 2009 05:13:45 +0000</pubDate>
<dc:creator>sufimatre</dc:creator>
<guid>http://sufimatre.wordpress.com/2009/04/02/prabowo-lebih-jelas/</guid>
<description><![CDATA[Siapa Calon Presiden pilihan anda? Bagi saya, Megawati, jelas bukan pilihan.. selain banyak dikelili]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-medium wp-image-59" title="prabowo2" src="http://sufimatre.files.wordpress.com/2009/04/prabowo2.jpg?w=300&#038;h=200" alt="prabowo2" width="300" height="200" /></p>
<p>Siapa Calon Presiden pilihan anda?</p>
<p>Bagi saya,</p>
<p><strong>Megawati</strong>, jelas bukan pilihan.. selain banyak dikelilingi orang-orang yang gak jelas, Mega sendiri tidak jelas ideologi dan perjuangannya, 3 Tahun masa pemerintahannya nyaris tidak meninggalkan jejak indah kecuali penjualan dan obral besar2an aset negara&#8230;</p>
<p><strong>SBY, </strong>cukup simpatik, cukup berhasil, tapi kurang berani  mengambil resiko. Pemimpin model SBY ideal untuk sebuah negara yang sudah mapan dengan kultur <em>civil society</em> yang kuat dan dominan. Untuk RI yang sedang sakit dan sering dikhianati, SBY kurang memberikan harapan. Terlalu lamban, mungkin perubahannya akan dirasakan dalam 10-15 Tahun kedepan&#8230;</p>
<p><strong>Gus Dur, </strong>disamping keterbatasan fisik, secara <em>de facto</em> dukungan <em>real</em> elit sudah pudar seiring munculnya generasi muda yang lebih energik dan membawa harapan baru. Era Gus Dur sudah berlalu, meskipun pemikirannya masih akan banyak didengar&#8230;</p>
<p><strong>Amin Rais, </strong>hampir mirip denan Gus Dur, era Amin Rais sudah berakhir. Pak Amin lebih cocok jadi tokoh penyeimbang ditengah tarik menarik banyak kepentingan. Pengaruhnya masih cukup besar, terutama di PAN dan Muhamadiyah, jadi pemikiran Pak Amin masih diperhitungkan. Tapi tidak untuk jadi Presiden&#8230;</p>
<p><strong>Wiranto, </strong>Tokoh Orba yang nyaris tidak memberikan alternatif harapan. Hanura hanya akan jadi partai menengah yang akan punya suara cukup, tapi tidak akan cukup untuk mendorong dia maju ke bursa Capres. Bye bye Jenderal!</p>
<p><strong>JK, </strong>alias Jusuf Kalla dengan kendaraan Golkar-nya cukup punya tenaga. Sayang Visi JK kalah jauh dengan kompetitor lainnya. Kultur Golkar yang belum berubah, sulit mengandalkan harapan perubahan kepadanya. Suara Golkar akan cukup terkoreksi banyak oleh menggelembungnya Demokrat, dan tergerus juga oleh kehadiran Hanura dan Gerindra. JK kemungkinan kembali hanya akan maju sebagai calon wakil presiden&#8230;</p>
<p><strong>Sultan Hamengkubuono X, </strong>hanya cocok jadi Wakil Presiden. Lemahnya dukungan partai dan masa pendukung yang terkonsentrasi di Jawa (Jogja) tidak cukup untuk modal maju di pilpres. Belum terbayang siapa dan dari partai apa yang akan melamar Sultan, kemungkinan terbesar sih dari PDIP.</p>
<p><strong>Tokoh PKS, </strong>kenapa saya tidak sebut nama, karena PKS tidak punya tokoh dominan, siapapun bisa maju. Dua tokoh populer saat ini Hidyat Nur Wahid dan Tifatul Sembiring punya kans yang sama besar. Hidayat diuntungkan dengan popularitas yang lebih dan track record yang mulus. Sementara Tifatul punya pembawaan dan karakter yang lebih &#8216;keras&#8217; dan &#8216;muda&#8217;  Sangat cocok untuk menutupi kelemahan PKS yang terlalu &#8216;santun&#8217;&#8230; Kans tokoh PKS ini sangat mungkin menjadi mitra dan rekan koalisi yang sangat serius dan diminati banyak pihak. Prediksi saya PKS akan masuk partai dengan perolehan suara 3 besar setelah PDIP dan Golkar..</p>
<p><strong>Rizal Ramli, Sutiyoso dan Tokoh2 lain, </strong>hanya akan jadi penggembira. Mereka tidak cukup punya modal. Rizal bagus di Visi tapi tak punya dukungan real dan kendaraan politik. Sutiyoso lebih tragis, dia hanya mengandalkan <em>sweet memories</em> saat menjabat Gubernur DKI, akses ke partai lemah, visi nyaris tak terdengar..</p>
<p><strong>Prabowo Subianto, </strong>kuda hitam. Jenderal terbuang, tokoh kontroversi, banyak musuh juga banyak kawan. Mendengar namanya pertama kali sekitar awal 90-an, sebagai prajurit briliant. Orang elit militer dan masuk klan Suharto menjadikannya mudah menapak dan dikenali. Namanya tenggelam seiring hancurnya rezim&#8230; namun yang unik, Prabowo menjadi tokoh yang disingkirkan dua kekuatan sekaligus. Golongan pro reformasi menjadikannya tokoh antagonis pelaku penculikan aktifis, sedangkan tokoh Orba anti reformasi (termasuk keluarga Soeharto sendiri) menjadikannya tokoh antagonis sebagai pelaku makar dan perencana kudeta. Prabowo terbuang.</p>
<p>Kini dia kembali dengan semangat yang jauh lebih militan dari kompetitor manapun. Luka yang dalam selama masa pengasingan memberinya banyak waktu untuk mengumpulkan energi dan membuat strategi. Dia datang dengan  visi yang segar dan &#8216;rada&#8217; sosialis. Dengan bantuan &#8216;kapital&#8217; besar, telah mampu memikat hati banyak media dan masyarakat.  Beberapa Polling menempatkan namanya masuk empat besar jauh mengalahkan Wiranto sebagai seteru utamanya.</p>
<p>Sebagai satu-satunya Tokoh Orba yang di tolak masuk Amerika Serikat pasca reformasi, Prabowo punya modal besar untuk menjadi satu-satunya pemimpin RI (pasca Bung Karno) yang bisa  mengambil posisi <em>vis a vis</em> dengan Amerika. Prabowo bisa menjadi model Hugo Chavez untuk wilayah Asia, dia adalah tokoh yang paling mungkin mengambil peran Soekarno dibanding Megawati sendiri.</p>
<p>Posisinya yang kontroversi memberinya nilai minus. Kehadiran Prabowo diakui atau tidak akan membawa ketidakseimbangan di tubuh Militer RI, dia akan kesulitan mengambil dukungan dari kelompok <em>Status Quo, </em>dan<em> </em>jika Amerika tidak berkehendak dengan kehadirannya, Prabowo juga harus melawan sang <em>invisible hand.</em></p>
<p>Saya punya mimpi&#8230; Indonesia akan punya citra baru, bermartabat, punya sikap yang  jelas ditengah2 dunia yang munafik jika:</p>
<p><span style="color:#000000;"><strong>Prabowo presidennya dan dari PKS </strong></span><span style="color:#000000;"><strong>wakilnya&#8230;</strong></span></p>
<p><em>Yang paling kebakaran jenggot tentu saja Gedung Putih dan antek-anteknya diseluruh dunia.<br />
</em></p>
<p>Selamat datang Jenderal!</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Arisan Ciganjur]]></title>
<link>http://coretanpinggir.com/2009/01/31/arisan-ciganjur/</link>
<pubDate>Sat, 31 Jan 2009 08:06:32 +0000</pubDate>
<dc:creator>coretanpinggir</dc:creator>
<guid>http://coretanpinggir.com/2009/01/31/arisan-ciganjur/</guid>
<description><![CDATA[Arisan?&#8230; ha&#8230;ha..ha&#8230; katanya tokoh-tokoh ini memang mau kumpul-kumpul lagi. Tapi ki]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://coretanpinggir.files.wordpress.com/2009/01/arisan-ciganjur.jpg" target="_blank"><img class="aligncenter size-full wp-image-732" title="arisan-ciganjur" src="http://coretanpinggir.files.wordpress.com/2009/01/arisan-ciganjur.jpg?w=460&#038;h=611" alt="arisan-ciganjur" width="460" height="611" /></a></p>
<h3 style="text-align:justify;">Arisan?&#8230; ha&#8230;ha..ha&#8230; katanya tokoh-tokoh ini memang mau kumpul-kumpul lagi. Tapi kira-kira apa komentar tokoh yang duduk paling kanan ini ya? Sengaja aku kosongin balon kata-katanya, silakan beri komentar tentang apa  yang mungkin terlontar dari sang tokoh ini. Pasti sesuatu yang penuh kejutan&#8230; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </h3>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pemerintah Menyerah, Kita Semua Pengecut, Maka Biarlah Sidoarjo Tenggelam…]]></title>
<link>http://ayomerdeka.wordpress.com/2008/09/15/pemerintah-menyerah-kita-semua-pengecut-maka-biarlah-sidoarjo-tenggelam%e2%80%a6/</link>
<pubDate>Mon, 15 Sep 2008 15:32:36 +0000</pubDate>
<dc:creator>Robert Manurung</dc:creator>
<guid>http://ayomerdeka.wordpress.com/2008/09/15/pemerintah-menyerah-kita-semua-pengecut-maka-biarlah-sidoarjo-tenggelam%e2%80%a6/</guid>
<description><![CDATA[Ironisnya, rakyat kita gampang sekali dihasut dan diadu domba untuk saling menyakiti : FPI menyerang]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Ironisnya, rakyat kita gampang sekali dihasut dan diadu domba untuk saling menyakiti : FPI menyerang]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kandidat Presiden]]></title>
<link>http://rizkysatrio.wordpress.com/2008/08/29/kandidat-presiden/</link>
<pubDate>Fri, 29 Aug 2008 05:11:30 +0000</pubDate>
<dc:creator>Rizky</dc:creator>
<guid>http://rizkysatrio.wordpress.com/2008/08/29/kandidat-presiden/</guid>
<description><![CDATA[Banyaknya para politik bersuara ingin menjadi presiden RI, mulai dari Wiranto, Megawati, Amin Rais,]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Banyaknya para politik bersuara ingin menjadi presiden RI, mulai dari Wiranto, Megawati, Amin Rais, Soetrisno Bahir, Prabowo, dll. Pantaskah mereka menjadi pemimpin negara yang kaya ini?</p>
<p>Kandidat presiden yang seperti apa yang kalian dambakan, mengapa anda mengharapkaaspirasin beliau menjadi pemimpin negeri ini, yakinkah anda bila mereka menjadi presiden aspirasi anda akan di penuhinya?</p>
<p>Keinginan seperti apa yang anda mau terhadap masa depan bangsa ini?</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mempertanyakan Kembali Kemerdekaan Indonesia]]></title>
<link>http://klubhausbuku.wordpress.com/2008/08/16/mempertanyakan-kembali-kemerdekaan-indonesia/</link>
<pubDate>Sat, 16 Aug 2008 04:24:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>opungregar</dc:creator>
<guid>http://klubhausbuku.wordpress.com/2008/08/16/mempertanyakan-kembali-kemerdekaan-indonesia/</guid>
<description><![CDATA[Oleh M.Iqbal Dawami Tahukah Anda bahwa produksi minyak nasional Indonesia sebesar satu juta barrel p]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal">Oleh M.Iqbal Dawami</p>
<p class="MsoNormal">Tahukah Anda bahwa produksi minyak nasional Indonesia sebesar satu juta barrel per hari sekarang ini sudah didominasi oleh korporasi asing? Tahukah Anda muatan laut Indonesia sebesar 46,8% dikuasai oleh kapal berbendera asing? Dan tahukah Anda 50% perbankan nasional juga dikuasai oleh asing? Serta yang tak kalah penting juga, tahukah Anda telekomunikasi yang ada di negara kita juga dikendalikan oleh asing? Di antaranya Indosat dimiliki Temasek Singapura, saham Telkom 35% dikuasai asing, sedang XL 98%. Masih banyak lagi data-data penting tentang aset-aset Indonesia bernasib seperti di atas yang akan Anda ketahui manakala Anda membaca buku Agenda Mendesak Bangsa;Selamatkan Indonesia! karya M.Amien Rais.<!--more--></p>
<p>Amien Rais, tokoh nasional yang tidak asing lagi di telinga kita, tak habis pikir<br />
mengapa rakyat Indonesia masih terus saja miskin, terbelakang dan tercecer dari bangsa-bangsa lain. Padahal reformasi sudah bergulir. Di antara sekian<br />
permasalahan bangsa, ekonomi adalah porsi terbesar yang menjadi kegelisahan<br />
Amien Rais. Mesti ada yang salah, pikir dia. Negara Indonesia yang sangat kaya<br />
dengan Sumber Daya Alam (SDA), mestinya cukup menghidupi rakyatnya. <span lang="FI">Tapi,<br />
keadaan sebaliknya. Rakyat Indonesia semakin hari semakin banyak yang miskin.</span></p>
<p>Kenyataan membuktikan bahwa ternyata SDA kita digunakan sebagian besar bukan untuk kita, melainkan untuk negara-negara lain. Ya, kekayaan alam kita dikuras dan dijarah oleh korporasi asing. <span lang="SV">Bahkan tidak hanya itu, sektor-sektor vital ekonomi lainnya seperti perbankan dan industri juga dikuasai orang asing. Inilah model penjajahan akhir abad 20 dan 21.</span></p>
<p>Disadari atau tidak, kenyataan membuktikan bahwa Indonesia sedang dijajah sebagaimana yang pernah dialami puluhan tahun lalu. Sejarah telah berulang di tanah Indonesia. Hanya bentuk atau format saja yang berbeda. Jika dahulu pendudukan fisik dan militer Belanda menyebabkan bangsa Indonesia kehilangan kemerdekaan, kemandirian dan kedaulatan politik, ekonomi, sosial, hukum, dan pertahanan. Maka sekarang, pendudukan secara ekonomi oleh para korporator dari negara-negara Barat. Hasilnya sama, Indonesia masih tetap kehilangan kemandiriannya. Bangsa kita masih tetap tergantung dan menggantungkan diri pada kekuatan asing.</p>
<p>Ketidakmandirian dalam bidang ekonomi, kata Amien, sebetulnya akan berimbas pada bidang politik, diplomatik, pertahanan dan militer kita. Hampir setiap kebijakan domestik dan kebijakan luar negeri Indonesia selalu terpengaruhi untuk mengikuti aturan yang mereka buat. Hematnya, kepentingan asing selalu melemahkan kepentingan nasional bangsa kita sendiri. Indonesia telah terseret menjadi sekadar subordinat atau agen setia bagi kepentingan asing (hlm.2).</p>
<p>Harus diakui, kekuatan-kekuatan asing dalam bidang ekonomi yang terjalin dalam korporasi-korporasinya memang telah mendikte bukan saja perekonomian nasional—seperti perdagangan, perbankan, penanaman modal, kepelayaran, dan kepelabuhan, kehutanan, perkebunan, pertambangan migas dan non-migas, dan lain-lain—tetapi juga pada kebijakan politik dan pertahanan. Lantas, masihkah Indonesia pantas sudah disebut merdeka?</p>
<p>Kita memang sudah merdeka lebih dari enam dasawarsa. Kemerdekaan yang telah kita lewati lebih dari 62 tahun, mestinya kaum elite indonesia sudah berhasil membawa Indonesia ke tahapan yang betul-betul merdeka. <span lang="FI">Tapi, kekayaan alam kita masih tak bisa kita nikmati, dan mencukupi kehidupan kita. Padahal, di dalam UUD 1945 pasal 33 ayat 3 sangat jelas dinyatakan, “Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat”. Kenyataannya ternyata tidak demikian. Hampir semua aset negara, sahamnya, telah dikuasai oleh pihak asing. Selain itu, ada pula yang sudah dijual. Kontrak Karya Pertambangan (KKP) dan Kontrak Production Sharing (KPS), misalnya, telah merugikan Indonesia dan menguntungkan investor.</span></p>
<p>Melihat hal demikian, secara otomatis Indonesia tak bisa mengontrol dan mengendalikan kekayaan alamnya sendiri, karena sudah “diberikan” pada pihak asing. Akibatnya, hasil kekayaan alam kita tidak akan kita nikmati karena telah dibawa ke luar negeri. Maka, hampir dipastikan Indonesia tetap negara yang rakyatnya terus miskin. Kita hanya bisa “menonton” kekayaan alam kita yang terus diperas dan dibawa ke luar negeri. Jika keadaan seperti itu terus, dan mencapai 90 %, maka berapa lama negara kita akan mampu bertahan secara ekonomi? Lalu, seberapa bebas keputusan politik bisa diambil oleh para pemimpinnya?</p>
<p><span lang="SV">Buku Agenda-Mendesak Bangsa;Selamatkan Indonesia! ini begitu runut menjelaskan sebab-sebab mengapa SDA Indonesia dikuasai oleh pihak asing, serta mengapa pemerintah bertekuk lutut pada mereka. </span><span lang="FI">Korporatokrasi adalah kata kuncinya. Korporatokrasi yaitu sistem kekuasaan yang dikontrol oleh berbagai korporasi besar, bank-bank internasional dan pemerintahan  (hlm.81).</span></p>
<p>Melalui korporatokrasi inilah Indonesia didikte dan bahkan “dibeli” pemerintahnya untuk meloloskan keinginan-keinginan mereka. VOC adalah korporasi pertama di dunia yang berhasil menjajah dan menjarah Indonesia. <span lang="SV">Sedang saat ini, perannya diganti oleh korporasi-korporasi yang berasal dari Amerika. Nampaknya, sejarah telah berulang dengan wajah baru.</span></p>
<p>Korporatokrasi bercokol di Indonesia bermula sejak zaman orde baru. IMF, World Bank, dan WTO adalah instansi korporatokrasi tersebut. Korporasi-korporasi asing itu terus mencengkram seiring dengan pergantian pemerintahan. Tak terkecuali pada pasca reformasi juga. Beberapa di bawah BUMN di tahun ini, yang hendak diprivatisasi seolah-olah akan memberi angin segar kembali kepada pihak-pihak asing lagi. Komite privatisasi perusahaan BUMN telah membuat daftar 44 BUMN yang akan dijual (hlm.226-227).</p>
<p>Buku ini diperkaya dengan lampiran, dari penulisnya sendiri, maupun yang lainnya. Lampiran tersebut telah memperkuat dan melegitimasi data-data yang dikemukakan dalam bahasan buku ini. Ketuta LIPI adalah salah satu dari lampiran tersebut.<br />
<!--[if !supportLineBreakNewLine]--><br />
<!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Buku karya Amien Rais ini telah menemukan relevansinya di saat bangsa Indonesia hendak merayakan kemerdekaannya. Membaca realitas SDA bangsa Indonesia yang dikuasai oleh pihak asing, sebagaimana dipaparkan dalam buku ini, serta kenyataan yang ada di tengah-tengah rakyat miskin, kita mestinya bertanya kembali, apakah benar Indonesia sudah merdeka?</span></p>
<p>M.IQBAL DAWAMI, Blogger Buku di HTTP:// <a href="http://resensor.blogspot.com/" target="_blank"><span lang="SV">resensor.blogspot.com</span></a><span lang="SV">, tinggal di Yogyakarta</span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Quo Vadis Amien Rais?]]></title>
<link>http://hepyes.wordpress.com/2008/07/10/quo-vadis-amien-rais/</link>
<pubDate>Thu, 10 Jul 2008 02:23:47 +0000</pubDate>
<dc:creator>admin</dc:creator>
<guid>http://hepyes.wordpress.com/2008/07/10/quo-vadis-amien-rais/</guid>
<description><![CDATA[Pernyataan Amien Rais dalam wawancara dengan majalah Tempo 4 Mei 2008 bertajuk : Ahmadiyah Punya Hak]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Pernyataan Amien Rais dalam wawancara dengan majalah Tempo 4 Mei 2008 bertajuk : Ahmadiyah Punya Hak Hidup untuk ke sekian kalinya membuat saya terperangah. Dengan semangat membela Ahmadiyah Amien  berkata, ”Saya mencium ada kelompok siluman yang melakukan semacam operasi intelijen untuk memperkeruh suasana, menghancurkan ketenangan masyarakat.” Tuduhan ini bukan alang-kepalang daya pressure nya, karena diketahui bersama komponen umat Islam terbesar, atau Islam mainstream di negeri inilah yang justru berada di balik protes-protes keras pembubaran Ahmadiyah. Wabil-khusus tentu saja MUI (Majlis Ulama Indonesia) yang telah dua kali mengeluarkan fatwa tegas bahwa Ahmadiyah adalah aliran sesat dan menyesatkan <!--more--></p>
<p>Amien menyetarakan protes-protes Ahmadiyah itu dengan konflik Islam-Kristen di Ambon. Kata Amien, “Sebelumnya tidak pernah ada konflik Islam-Kristen di sana, tiba-tiba muncul.” Amien sama sekali tidak menyebut akar masalah inti konflik horizontal Islam-Kristen Ambon itu, jelas-jelas terjadi karena dimulai pertamakali dengan peristiwa penyerangan pihak Kristen terhadap kelompok Islam. Umat Islam yang baru  merayakan Idul Fitri , tiba-tiba diserbu, dibantai secara membabi-buta. Ketika konflik berlarut-larut, umat Islam semakin tersudut, dan terus-menerus dibantai, datanglah bala bantuan dari Laskar Jihad pimpinan Ust Jafar Umar Thalib. Posisi pun berubah, umat Islam bahkan banyak memenangkan peperangan dalam berbagai front yang ada di Ambon dan sekitarnya.</p>
<p>Dalam posisi umat Islam di atas angin, Amien Rais sepulang dari kunjungan ke AS (1999), tiba-tiba membuat pernyataan yang amat mengejutkan, yakni: Mengundang Pasukan Asing semacam Pasukan Perdamaian PBB agar masuk ke Ambon. Ide Ketua Muhammadiyah (ketika itu) sungguh aneh. Pulang dari Amerika Serikat mendadak-sontak mempunyai pemikiran yang sarat anasir aspirasi di luar Islam. Bisa dibayangkan jika benar-benar pasukan asing didatangkan ke Ambon, bisa jadi sampai hari ini konflik di Ambon  akan terus berkobar.</p>
<p>Sikap Amien Rais yang sering kontroversial dalam setiap pernyataannya itu memang sangat menarik perhatian pers juga publik yang membacanya. Tulisan-tulisan Amien Rais yang merinci masalah Tambang di Busang juga Freeport, (1997), dielu-elukan masyarakat khususnya umat Islam. Dengan angka-angka yang amat gamblang Amien Rais membongkar ketidakadilan kontrak-karya di Busang dan Freeport. Amien menyebutkan lokasi tambang emas Freeport kini menjadi kubangan raksasa berupa danau. Seluruh isinya, gunung emas sudah pindah ke Amerika Serikat. Sikap kritis Amien yang pro rakyat dan sebaliknya dengan berani menghantam rezim Soeharto, telah melambungkan nama  Amien Rais menjadi pahlawan baru.</p>
<p>Saya sendiri sejak awal sangat bersahabat dan bersimpati kepada Amien Rais. Karena itu tatkala Amien Rais semakin melambung namanya karena sikap kristisnya kepada rezim Soeharto, hal ini telah membuat rezim Soeharto berang dan merekayasa agar Amien Rais dicopot jabatannya sebagai Ketua Dewan Pakar ICMI. Habibie pun ikut menekan Amien agar mundur. Di sini, saya membela posisi Amien Rais dan menulis  duduknya masalah secara gamblang di Harian Kompas, “Amien Rais dan Masa Depan ICMI” (Kompas 24 Februari 1997). Tetapi bersamaan waktu yang terus berjalan dengan jatuhnya rezim Soeharto, sepak-terjang Amien Rais terus bermunculan yang “aneh” buat saya. Karena sikapnya dalam konflik Islam-Kristen Ambon, ingin mendatangkan pasukan asing, semacam Pasukan Perdamaian PBB itu, Adian Husaini menulis buku berjudul: Amien Rais  dan Amerika Serikat, yang sarat kritik pedas. Buku yang amat gamblang membedah penampilan Amien Rais yang justru konsisten “mengabdi” kepada kepentingan asing ini tidak pernah dijawab oleh Amien Rais.</p>
<p>Sikap Amien Rais di hari-hari “Musim Semi” umat Islam demam membentuk partai politik Islam, pasca lengsernya Presiden Soeharto, sekitar Juni-Juli 1998, kembali pilihan dan sikap Amien Rais, menjadi tanda tanya besar, buat saya. Ketika itu saya bersama-sama tokoh-tokoh Islam lainnya sibuk pula mempersiapkan partai Islam penerus Masyumi  yang kemudian menjadi Partai Bulan Bintang sekarang. Susunan pengurus DPP  (sementara) sudah sepakat ditentukan melalui rapat-rapat di kediaman Bapak HM Cholil Badawi dan DR.Anwar Haryono SH. Ketua Umum pun disepakati akan duduk Yusril Ihza Mahendra. Namun tatkala Amien Rais bertandang ke rumah Pak Anwar Haryono, Juli 1998 ditawarkanlah agar Amien Rais mau duduk sebagai Ketua Umum Partai Bulan Bintang. Amien Rais pun dengan mantap menyanggupi tawaran itu. Sdr.Yusril pun (saat itu sedang berada di Banyuwangi Ja-tim) langsung ditelepon dan siap posisinya digantikan Amien Rais dan Yusril hanya duduk sebagai Sekjen. Adegan mengharukan pun tercipta. Semua yang hadir larut dalam tangis dan saling peluk, dimana Amien Rais pun memeluk dan dipeluk Anwar Haryono yang hanya bisa duduk di kursi roda karena mengidap stroke. Semua orang menjadi lega dan ditutup dengan doa bersama untuk kesuksesan partai yang diharapkan menjadi partai penerus Masyumi itu. Apalagi Anwar Haryono dikenal sebagai juru bicara Masyumi setelah partai ini dipaksa bubar oleh rejim Soekarno pada 1960. Amien Rais pun pamit segera pulang karena hari itu hari Jumat dan harus segera melaksanakan shalat Jumat di kantor pusat PP Muhammadiyah Menteng Raya 62 Jakarta.</p>
<p>Kejadian yang amat dramatis terjadi hanya beberapa jam saja setelah adegan peluk-pelukan mengharukan di rumah Bp Anwar Haryono. Amien Rais tiba-tiba muncul di layar televisi seusai shalat Jumat di kantor PP Muhammadiyah. Ketika wartawan menanyakan, apakah Pak Amien mantap akan memimpin Partai Bulan Bintang ? Amien menjawab,”Saya akan mendirikan partai lain yang lebih terbuka.Bagi saya partai seperti Partai Bulan Bintang, ibarat baju akan &#8216;kesesakan&#8217; jika saya pakai”. Pernyataan ini kini dicatat sejarah menjadi pendirian seorang Amien Rais. Ia kemudian memprakarsai berdirinya PAN (Partai Amanat Nasional) bersama-sama Goenawan Mohammad, Albert Hasibuan dll. Platform partai pun dikabarkan disiapkan orang-orang Goenawan Mohammad, walau boss Kelompok Tempo ini tak lama setelah PAN berdiri justru meninggalkan PAN.</p>
<p>Bela Ahmadiyah</p>
<p>Kembali ke pernyataan Amien Rais soal Ahmadiyah di awal artikel ini. Seharusnya saya tidak perlu terkejut karena sudah memiliki catatan historis tentang Amien Rais. Komentarnya terhadap FUI (Forum Umat Islam) memang menyakitkan. FUI dituduh sebagai organisasi siluman. Padahal FUI ini merupakan gabungan lebih 50 Ormas Islam termasuk Muhammadiyah berada di dalamnya. Saya tahu Amien tahu persis personel di tubuh FUI tak lain justru para sahabatnya sendiri yang pada 2004 lalu justru mendukungnya maju menjadi Capres. Di tengah keragu-raguan dan track-record Amien yang kelabu itu, toh Amien Rais tetap dijagokan seluruh komponan politik Islam, khususnya PKS juga tokoh-tokoh Islam, misalnya KH.Abdul Rasyid Abdullah Syafii (Tokoh ulama Betawi kharismatis yang kini menjadi pimpinan FUI).  Walau demikian menjadi gamblang pula, protret Amien Rais yang hari ini bisa tampak  sangat melawan Amerika Serikat, namun nanti sore dia sangat membela kepentingan Paman Sam. Kata ungkapan Jawa : “Isuk Dele Sore Tempe” (Pagi masih berupa Kedelai dan sore hari sudah berubah menjadi Tempe).</p>
<p>Saya teringat pada sebuah diskusi di Universitas Tri Sakti awal 1980-an sepulang Amien Rais dan Nurcholish Madjid dari studi di Chicago University. Sikap Nurcholish yang cenderung ingin mencari selamat itu disindir Amien Rais dengan menyitir anekdot Kyai, Ular dan Kodok Cerita Amien Rais disambut gelak tawa yang meledak karena sikap kyai yang sangat plin-plan itu dilekatkan ke tubuh Nurcholish Madjid dengan sangat jitu. Kini saya  memastikan bahwa sikap kyai seperti itu ternyata juga melekat di tubuh Amien Rais.</p>
<p>Sebagai mubaligh yang hampir setiap hari menghampiri umat dan masyarakat luas di tingkat grass-roots, saya kini acapkali disergap pertanyaan jamaah yang awam. Bagaimana kabar Pak Amien Rais?  Menurut rakyat awam, kehancuran bangsa Indonesia saat ini mutlak menjadi tanggungjawab Amien Rais. Sikapnya yang jelas-jelas Plin-Plan bahkan membawakan agenda asing (seperti sikapnya masalah Ahmadiyah), kini terbuka dengan senyata-nyatanya.</p>
<p>Kini menjadi pertanyaan besar Ada apa sebenarnya Amien Rais dengan Ahmadiyah ? Sebuah dokumen awal reformasi niscaya bisa membantu kita. Amien Rais saat menjabat sebagai Ketua MPR-RI, pada 22 April 2000 pernah menerima kunjungan Kholifah Ahmadiyah Mirza Thahir Ahmad. Kunjungan pemimpin Ahmadiyah ini diatur oleh Dawam Rahardjo, dalam kapasitas sebagai salah satu pimpinan Muhammadiyah. Mirza Thahir sempat berkunjung ke berbagai kota di Jawa dan mengumumkan pencanangan Indonesia (menjadi) Pusat Ahmadiyah di-Dunia.Di Yogya Mirza juga mengumumkan hendak membuka Perkampungan Islam Internasional dengan lahan seluas 500 hektar bekerjasama dengan Sri Sultan Hamengkubuwono. Ketika itu, foto Amien Rais saat menerima kunjungan cicit Mirza Ghulam Ahmad ini dimuat hampir seluruh media massa baik cetak dan elektronik. Kunjungan ini pun diprotes oleh Kelompok Khatamunnubuwah dari Pakistan yang sengaja mengirimkan 50 orang utusannya ke Indonesia untuk memprotes PP Muhammadiyah yang telah menjalin kerjasama dengan Ahmadiyah/ Mirza Thahir Ahmad. Dari balik cerita ini bisa diduga mengepa Amien Rais begitu membela Ahmadiyah. Quo Vadis Amien Rais. Umat Islam niscaya tidak akan mendukungnya lagi, Wallahu’alam bissawab.</p>
<p>source:<a href="http://www.suara-islam.com/content/view/90/40/">www.suara-islam.com</a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Astaga!! Inikah Wajah Antek-Antek Amerika dan Zionis di Indonesia???]]></title>
<link>http://ihwansalafy.wordpress.com/2008/06/23/astaga-inikah-wajah-antek-antek-amerika-dan-zionis-di-indonesia/</link>
<pubDate>Mon, 23 Jun 2008 05:57:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>Ibnu Abdul Muis</dc:creator>
<guid>http://ihwansalafy.wordpress.com/2008/06/23/astaga-inikah-wajah-antek-antek-amerika-dan-zionis-di-indonesia/</guid>
<description><![CDATA[Astaga!! Inikah Wajah Antek-Antek Amerika dan Zionis di Indonesia??? Masih ingat dengan Insiden Mona]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Astaga!! Inikah Wajah Antek-Antek Amerika dan Zionis di Indonesia??? Masih ingat dengan Insiden Mona]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pak Amin Rais: Hendarman mundur, akan ditulis tinta emas]]></title>
<link>http://imamshofi.wordpress.com/2008/06/20/pak-amin-rais-hendarman-mundur-akan-ditulis-tinta-emas/</link>
<pubDate>Fri, 20 Jun 2008 02:48:28 +0000</pubDate>
<dc:creator>Imam Shofi</dc:creator>
<guid>http://imamshofi.wordpress.com/2008/06/20/pak-amin-rais-hendarman-mundur-akan-ditulis-tinta-emas/</guid>
<description><![CDATA[Hmm&#8230;kurang tau, kenapa tiba-tiba aku seneng mengikuti berita-berita politik terutama masalah m]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Hmm&#8230;kurang tau, kenapa tiba-tiba aku seneng mengikuti berita-berita politik terutama masalah m]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Meneguhkan Kembali Keindonesiaan Kita]]></title>
<link>http://ayomerdeka.wordpress.com/2008/05/28/meneguhkan-kembali-keindonesiaan-kita/</link>
<pubDate>Wed, 28 May 2008 12:50:54 +0000</pubDate>
<dc:creator>Robert Manurung</dc:creator>
<guid>http://ayomerdeka.wordpress.com/2008/05/28/meneguhkan-kembali-keindonesiaan-kita/</guid>
<description><![CDATA[Oleh : Willy Hangguman (Suara Pembaruan) SATU ABAD lalu, tepatnya 20 Mei 1908, di sebuah ruang kelas]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Oleh : Willy Hangguman (Suara Pembaruan) SATU ABAD lalu, tepatnya 20 Mei 1908, di sebuah ruang kelas]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Indonesia Oh Indonesia part.2]]></title>
<link>http://butcherfly2608.wordpress.com/2008/05/27/indonesia-oh-indonesia-part2/</link>
<pubDate>Tue, 27 May 2008 08:50:16 +0000</pubDate>
<dc:creator>nonasheila</dc:creator>
<guid>http://butcherfly2608.wordpress.com/2008/05/27/indonesia-oh-indonesia-part2/</guid>
<description><![CDATA[Huff&#8230; BBM dah naik. Sekarang yang lagi ribut ributnya adalah masalah pembagian BLT. Kisruhnya]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Huff&#8230; BBM dah naik. Sekarang yang lagi ribut ributnya adalah masalah pembagian BLT. Kisruhnya]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bush = Predator]]></title>
<link>http://majalayaku.wordpress.com/2008/01/06/bush-predator/</link>
<pubDate>Sun, 06 Jan 2008 04:59:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>majalaya</dc:creator>
<guid>http://majalayaku.wordpress.com/2008/01/06/bush-predator/</guid>
<description><![CDATA[Bush = Nekat = Predator Oleh : Ahmad Syafii Maarif Tampaknya seorang penguasa, atau lebih pantas dis]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><font color="#000000">Bush = Nekat = Predator </font></span></b></p>
<p><font color="#000000"><span style="font-size:7pt;font-family:Verdana;">Oleh : Ahmad Syafii Maarif </span></font></p>
<p><font color="#000000"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><font color="#000000">Tampaknya seorang penguasa, atau lebih pantas disebut kaisar tipe abad tengah, seperti Presiden Bush, sulit sekali membuka telinga untuk mendengar seruan kebenaran. Dulu alasan utama untuk menyerang Irak tahun 2003 adalah karena katanya Saddam Hussein menyimpan senjata pemusnah massal, tetapi ternyata tuduhan itu hanyalah sebuah isapan jempol. </font></span></font></p>
<p><font color="#000000"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><font color="#000000">Kemudian setelah Irak hancur, mata pedangnya diarahkan kepada Iran karena negara ini dituduh sedang mengembangkan persenjataan nuklir. Dr Muhammad Al Baradei, direktur jenderal IAEA sudah berkali-kali mengatakan bahwa pengembangan nuklir Iran semata-mata bertujuan damai, sama sekali tidak punya dimensi persenjataan atau militer. Tetapi, telinga Bush dan pendukungnya kelompok neo-konservatif Amerika tetap saja tertutup. Ambisi untuk menyerang Iran terus saja diagendakan, sementara Israel yang sudah lama punya senjata nuklir dibela sampai ke ujung langit. Tidak peduli apa kata dunia, pokoknya Israel tidak boleh diganggu. </font></span></font><font color="#000000"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><font color="#000000"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><font color="#000000">Semetara itu, negara-negara Arab karena virus perpecahan yang terus menggerogoti mereka telah lama lumpuh menghadapi agresi Israel dengan dukungan penuh Amerika. Kemerdekaan Palestina yang dulu pernah dikatakan Bush akan terjadi tahun 2005, semakin tidak jelas saja. Ironisnya lagi, perseteruan Hammas dan Fatah sebagai wabah internal Palestina telah semakin melemahkan posisi bangsa yang menderita ini dalam upaya mendapatkan kemerdekaannya. </font></span></font></span></font><font color="#000000"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><font color="#000000"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><font color="#000000">Bahwa Iran ingin menjadi yang dipertuan di kawasan Asia Barat, memang tidak dapat disangkal. Inilah sebenarnya yang dicemaskan Amerika karena akan sangat mengganggu dominasi imperialistiknya di bumi yang kaya minyak ini. Sebab itu harus dicari segala akal agar Iran tidak tampil sebagai negara terkuat di wilayah ini. Dalam pada itu, untuk menghadapi Iran, negara-negara Arab tertentu sesungguhnya lebih memercayai Amerika sebagai pelindung. </font></span></p>
<p></font></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><font color="#000000">Dengan demikian pertanyaan tentang di mana peran dan posisi Alquran di kalangan negara-negara Muslim itu menjadi tidak relevan. Baik negara-negara Arab maupun Iran telah berabad-abad memiliki tafsiran sendiri terhadap Kitab Suci ini dengan akar teo-politik yang sulit didamaikan. Pertanyaan itu baru relevan jika semuanya mau membebaskan diri dari subjektivisme historis dan kepentingan duniawi. </font></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><font color="#000000"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><font color="#000000">Tetapi, siapa yang mau memulai terobosan strategis itu? Di sinilah terletaknya masalah pelik itu. Kembali ke isu nuklir Iran. Hari-hari ini Bush tengah menghadapi tantangan yang sangat serius, justru datang dari Badan Pertimbangan Intelijen Nasional Amerika (NEI) sendiri, bukan lagi dari IAEA yang dipimpin Al Baradei itu, seorang Muslim asal Mesir. NEI dalam laporannya setebal 100 halaman baru saja membeberkan bahwa Iran telah menghentikan program senjata nuklirnya sejak tahun 2003. Dengan fakta ini habislah alasan untuk menyudutkan Iran dengan segala macam sanksi PBB hasil rekayasa Amerika. </font></span></font></span></font><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><font color="#000000"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><font color="#000000">Tetapi, untuk kepentingan neo-imperialismenya, Amerika pasti akan tetap nekat sampai Iran hancur pula. Maka, julukan yang dipasangkan penulis Perancis Emmanuel Todd terhadap Amerika sekarang sebagai predator, bukan lagi protektor (pelindung), sangat beralasan dan tepat sekali. Dalam kaitannya dengan Amerika sekarang, watak predator itu tampak dalam nafsu untuk memangsa siapa atau apa saja yang dipandang sebagai perintang bagi terwujudnya sebuah ambisi besar mengangkangi dunia. Sebuah ambisi utopis yang sudah sangat kesiangan, tetapi Bush tetap saja nekat untuk memburunya. Inilah sumber malapetaka global itu. <i><span style="font-family:Arial;">Quo vadis</span></i> Amerika?</font></span></p>
<p></font></span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Berjuang Membangun Umat dan Bangsa]]></title>
<link>http://majalayaku.wordpress.com/2008/01/06/berjuang-membangun-umat-dan-bangsa/</link>
<pubDate>Sun, 06 Jan 2008 04:57:04 +0000</pubDate>
<dc:creator>majalaya</dc:creator>
<guid>http://majalayaku.wordpress.com/2008/01/06/berjuang-membangun-umat-dan-bangsa/</guid>
<description><![CDATA[Berjuang Membangun Umat dan Bangsa M. Amien Rais Assalamu&#8217;alaikum Wr. Wb. Takbir, Tasbih, Tahm]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><b><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Berjuang Membangun Umat dan Bangsa</span></b></p>
<p class="Style"><b><span style="font-family:'Trebuchet MS';">M. Amien Rais</span></b></p>
<p class="Style"><i><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Assalamu&#8217;alaikum Wr. Wb. </span></i></p>
<p class="Style"><i><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Takbir, Tasbih, Tahmid dan Tahlil Hamdalah </span></i></p>
<p class="Style"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Saudara-saudara kaum Muslimin dan muslimat yang berbahagia. Mariiah kita bersama bersyukur pada Allah Yang Maha Esa, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah dan barokah Nya pada kita semua. Juga marilah kita senantiasa bertaqwa pada Allah dengan selalu memperteguh iman kita, memperbanyak amal shalih kita dan meningkatkan ihsan kita. </span></p>
<p class="Style"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Sebagai umat dan bangsa, kita perlu menangkap ajaran Islam untuk memulihkan semangat dan kesanggupan berkurban kita. </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Mengorbankan sesuatu dengan ikhlas untuk kebaikan bersama kadangkala terasa berat. Akan tetapi sejatinya, kehidupan tanpa pengorbanan adalah kehidupan yang kosong dan hampa. </span></p>
<p class="Style"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Sedangkan hidup yang disertai dengan pengurbanan untuk kebaikan bersama, hakekatnya justru menjadikan hidup lebih bersemangat, bergairah dan penuh vitalitas. Malah al-Qur&#8217;an sendiri mengajari kita supaya memilih jalan yang mendaki, jalan yang menuntut pengurbanan. Namun di ujung jalan yang mendaki itu terbentang kebahagiaan dunia dan akherat </span></p>
<p class="Style"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Allah berfirman : </span></p>
<p class="Style"><i><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Kami telah menunjukkan kepada manusia dua jalan. </span></i><i><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Maka pilihlah jalan yang mendaki lagi sukar. Tahukah kamu, apa jalan yang mendaki lagi sukar itu? Melepaskan sahaya dari perbudakan. </span></i><i><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Atau memberi makan tatkala terjadi masa kelaparan. Kepada anak yatim yang masih menjadi kerabat. Atau orang miskin yang sangat papa. </span></i><span style="font-family:'Trebuchet MS';">(al-Qur&#8217;an: AI-Salad 10-16) </span></p>
<p class="Style"><i><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Allahu Akbar walillahil hamd. </span></i></p>
<p class="Style"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Saudara-saudaraku, memang pada jaman kita tidak ada lagi lembaga perbudakan. Namun sebagian rakyat kita yang termasuk <i>lowest class </i>atau <i>under class </i>masih berjumlah puluhan juta. Sekarang ini rakyat kita yang kehidupannya sehari dibawah 1 dolar masih berjumlah sekitar 38 juta. Sedangkan yang hidup dibawah 2 dolar sehari lebih dari 100 juta. Sementara TKl/TKW kita yang bekerja di manca negara seringkali diperlakukan seperti hamba sahaya. </span></p>
<p class="Style"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Potret bangsa kita sampai kini masih buram, belum menampakkan sinar terang yang menjanjikan. Tatkala negara-negara di kawasan lain sudah menapak ke tahapan sejahtera dan mantap secara sosial, politik dan ekonomi, Indonesia masih terhuyung-huyung mencoba berdiri dan berjalan dengan langkah gontai memasuki masa depan. </span></p>
<p class="Style"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Di kawasan ASEAN saja, negara kita kini termasuk yang paling sengsara, dilihat dari <i>human development index </i>dan <i>educational index. </i>Pencapaian IImu pengetahuan dan teknologi, kemajuan ekonomi, stabilitas sosial, dan kemampuan hankam kita kini jauh tertinggal di belakang, bahkan dibandingkan dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Untung masih ada Myanmar dan Timor Leste yang masih menemani Indonesia dalam keterbelakangan multi­dimensional. </span></p>
<p class="Style"><i><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Allahu Akbar </span></i><span style="font-family:'Trebuchet MS';">3x <i>walilllahil hamd. </i></span></p>
<p class="Style"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Apa sesungguhnya yang hilang dalam hidup dan kehidupan kita? Dari sudut pandang al-Qur&#8217;an, kazanah kehidupan yang hilang itu adalah semangat dan kesanggupan berkurban kita. Ternyata untuk menggapai surga <i>jannatun­naiem</i> diperlukan ketahanan mental, semangat kuat dan kesanggupan berkurban untuk membangun masa depan yang lebih cerah dan cemerlang. </span></p>
<p class="Style"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Allah berfirman: <i>&#8221; Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu cobaan sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan ( dengan bermacam-macam cobaan ) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya : &#8220;Bilakah datang pertolongan Allah?&#8221; Ingatlah, pertolongan Allah itu amat dekat</i> (al-Qur&#8217;an: al-Baqarah </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">214 ) </span></p>
<p class="Style"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Juga firman Nya: <i>&#8221; Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad/berjuang dl antaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar.</i> (al-Qur&#8217;an: &#8216;Ali Imran 142) </span></p>
<p class="Style"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Saudara-saudaraku yang berbahagia: </span></p>
<p class="Style"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Seandainya pemerintah kita dan segenap anak bangsa berjuang dan berkorban dalam arti luas secara bersama-sama, niscaya masalah-masalah besar kita akan dapat kita tanggulangi, tahap demi tahap. Allah tidak akan membebani kita, kecuali sesuai dengan kemampuan kita masing-masing. Yang penting mari kita berikan dan kita korbankan apa yang kita miliki untuk kebaikan bersama. Paling tidak di lingkungan yang paling kecil, di RT/RW kita, di tempat kerja kita, dimana pun kita berada, kita infakkan sebagian rejeki kita untuk kebaikan dan perbaikan kehidupan kita bersama. </span></p>
<p class="Style"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Akhirnya kita do&#8217;akan semoga para hujjaj yang baru saja selesai menunaikan ibadah haji mendapat haji yang mabrur dan maqbul. Mereka insya Allah menjadi hamba-hamba Allah yang betambah-tambah pengabdiannya untuk masyarakat, bangsa dan negara demi mencapai ridla Allah SWT. </span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Belajar Dari Kemelut Di Depan Gawangnya Freeport  (II)]]></title>
<link>http://madurejo.wordpress.com/2007/12/19/belajar-dari-kemelut-di-depan-gawangnya-freeport-bag-2/</link>
<pubDate>Wed, 19 Dec 2007 04:55:12 +0000</pubDate>
<dc:creator>Yusuf Iskandar</dc:creator>
<guid>http://madurejo.wordpress.com/2007/12/19/belajar-dari-kemelut-di-depan-gawangnya-freeport-bag-2/</guid>
<description><![CDATA[( 3 ) Saya rada terhenyak membaca tulisan berjudul &#8220;Bongkar Kejahatan Freeport&#8221; yang ber]]></description>
<content:encoded><![CDATA[( 3 ) Saya rada terhenyak membaca tulisan berjudul &#8220;Bongkar Kejahatan Freeport&#8221; yang ber]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
