<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>astronom &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/astronom/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "astronom"</description>
	<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 14:36:35 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Resmi: NASA Umumkan Ada Air di Bulan]]></title>
<link>http://scbsradiolombok.wordpress.com/2009/11/14/resmi-nasa-umumkan-ada-air-di-bulan/</link>
<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 05:38:55 +0000</pubDate>
<dc:creator>Hana</dc:creator>
<guid>http://scbsradiolombok.wordpress.com/2009/11/14/resmi-nasa-umumkan-ada-air-di-bulan/</guid>
<description><![CDATA[Wow, ternyata ada air dibulan. Kabar gembira ini diumumkan hari ini secara resmi oleh NASA. Jumlah a]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Wow, ternyata ada air dibulan. Kabar gembira ini diumumkan hari ini secara resmi oleh NASA. Jumlah a]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Astronom Indonesia Temukan 8 Planet Asing]]></title>
<link>http://noego08.wordpress.com/2009/11/12/astronom-indonesia-temukan-8-planet-asing/</link>
<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 04:56:30 +0000</pubDate>
<dc:creator>noego08</dc:creator>
<guid>http://noego08.wordpress.com/2009/11/12/astronom-indonesia-temukan-8-planet-asing/</guid>
<description><![CDATA[Astronom asal Indonesia yang bekerja di Max Planck Institute for Astronomy Jerman, Johny Setiawan, m]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft size-full wp-image-682" title="johny" src="http://noego08.wordpress.com/files/2009/11/johny.jpg" alt="johny" width="298" height="225" /></p>
<p>Astronom asal Indonesia yang bekerja di Max Planck Institute for Astronomy Jerman, Johny Setiawan, menemukan delapan planet di tata surya. Tiga di antaranya adalah planet yang dinamai HD 47536c, HD 110014b, dan HD 110014c, akan dipublikasikan tahun depan dalam jurnal astronomi. Lima lainnya telah teridentifikasi, tapi makalahnya masih dalam penyusunan.</p>
<p>Hal ini diungkapkan Johny Setiawan di sela acara 2008 Asian Science Camp di Sanur, Bali, Rabu (6/8). Pertemuan ini dihadiri para siswa peraih medali olimpiade fisika dan kimia internasional dari Indonesia dan negara Asia lainnya. Mereka berkesempatan mendengarkan presentasi dan berdialog dengan lima peraih Nobel dan ilmuwan dunia.</p>
<p><!--more-->Kegiatan ini berlangsung hingga Sabtu mendatang. Para peraih Nobel itu adalah Yuan Tseh Lee (Nobel Kimia, 1986), Richard Robert Ernst (Nobel Kimia, 1991), Douglas Osheroff (Nobel Fisika, 1996), Masatoshi Koshiba (Nobel Fisika, 2002), dan David Gross (Nobel Fisika, 2004).</p>
<p>Johny mempresentasikan makalah berjudul <em>Astronomy: A Culture, Science, and Philosophy for the Humanity</em> dan <em>Search for Life in Other Solar Systems</em>. Sebagai ilmuwan postdoctoral di Departemen Planet dan Formasi Bintang Max Planck Institute for Astronomy (MPIA) sejak tahun 2003, Johny meneliti planet extrasolar (di luar sistem matahari) yang mengelilingi bintang muda dan evolusi bintang serta stelar atmosfer atau pulsasi dan aktivitas khromosferik.</p>
<p>Menurut Johny, satu-satunya ilmuwan non-Jerman di antara tiga peneliti planet lainnya di MPIA, sekarang ini dengan adanya teleskop modern bukan hal sulit untuk menemukan bintang-bintang yang bertebaran di jagat raya ini.</p>
<p>Dengan teropong optik yang dipadukan sistem komputer, benda langit yang memancarkan cahaya itu dapat teridentifikasi. Yang sulit adalah melihat adanya planet-planet yang mengitari bintang-bintang yang jaraknya dari bumi ribuan tahun cahaya.</p>
<p>Planet, yang hanya memantulkan cahaya dari bintang induknya, penampakannya 10 juta kali lebih redup daripada bintang atau matahari yang dikitarinya.</p>
<p>Namun, dengan adanya pergerakan radial bintang karena dipengaruhi gaya tarik-menarik dengan planet yang mengitarinya, keberadaan planet dapat diketahui secara tidak langsung. Pergerakan radial itu dapat dilihat dengan alat spektrograf yang berfungsi mengurai cahaya bintang menjadi komponen cahaya.</p>
<p>Seperti halnya cahaya matahari yang dapat diurai menjadi warna-warna pelangi, garis-garis spektrum cahaya itu dijadikan kunci untuk mengetahui keberadaan planet. Bila pada garis spektrum itu terjadi osilasi atau pergerakan pendar ke kiri atau kanan itu adalah indikasi ada planet yang mengitarinya. &#8220;Bila garis spektrum ke arah biru berarti planet bergerak mendekati posisi pengamatan, bila ke warna merah berarti menjauh,&#8221; kata Johny.</p>
<p>Johny yang menamatkan S-1 dan S-3-nya di Freiburg, Jerman, melaksanakan penelitian itu dalam proyek Seram (Search for Exoplanet with Radial-velocity at MPIA) menggunakan teleskop berdiameter 2,2 meter. Ia juga melaksanakan proyek penelitian Exoplanet Search with PRIMA (Phase-Referenced Imaging and Micro-arcsecond Astrometry).</p>
<p><strong>Publikasi temuan<br />
</strong><br />
Planet HD 47536c dipastikan keberadaannya pada Mei 2008 dan akan mulai dipublikasikan dalam jurnal Astronomy and Astrophysic. Planet ini berada dalam satu tata surya dengan planet yang ditemukan 9 tahun lalu, yaitu HD 47536b (Henry dan Draper, nama astronom AS yang menyusun katalog perbintangan). Angka-angka itu menunjukkan satu posisi tertentu di jagat raya, sedangkan huruf kecil b dan c artinya planet pertama dan kedua. Bintang induk sendiri diberi tanda huruf besar A.</p>
<p>Pada penelitian sebelumnya keberadaan planet kedua itu, kata Johny yang biasa bekerja mulai pukul 18.00 hingga 07.00, tak terdeteksi karena masa edarnya 1.600 hari. Sedangkan planet pertama 400 hari. Menurut dia, tidak tertutup kemungkinan dalam tata surya itu ditemukan planet lain.</p>
<p>Sejak bergabung di MPIA tahun 2003, Johny yang akan berusia 34 tahun pada 16 Agustus nanti juga telah menemukan Planet HD 11977b (2005) dengan masa edar 700 hari, HD 70573b (2007) dengan masa edar 900 hari, dan TW HYDRAEb (2008) beredar 3,5 hari.</p>
<p>Dua planet yang akan dipublikasikan tahun depan adalah HD 110014b &#38; c yang masing-masing bermasa edar 135 hari dan 850 hari</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Astronom Temukan Kerangka Semesta]]></title>
<link>http://ruangangkasa.wordpress.com/2009/11/04/astronom-temukan-kerangka-semesta/</link>
<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 23:22:10 +0000</pubDate>
<dc:creator>Admin</dc:creator>
<guid>http://ruangangkasa.wordpress.com/2009/11/04/astronom-temukan-kerangka-semesta/</guid>
<description><![CDATA[Posted by Zaidan (istimewa) Para astronom di Chili dan Jepang untuk pertama kalinya berhasil melihat]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div>Posted by <a title="Posts by admin" href="http://my.jawakids.com/zaidan/?author=1">Zaidan</a></div>
<div><img src="http://inilah.com/data/berita/foto/176552.jpg" alt="" width="390" height="583" /></div>
<div style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">(<em>istimewa</em>)</span></div>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;"><strong> <em>Para astronom di Chili dan Jepang untuk pertama kalinya berhasil melihat jaringan kosmik dari galaksi yang memperkuat alam semesta sekitar tujuh miliar tahun cahaya dari bumi.</em></strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">Dilihat melalui teleskop paling kuat, penemuan itu merupakan pengamatan pertama dari struktur galaksi di kejauhan alam semesta, dan memberikan wawasan lebih lanjut jaringan kosmis dan bagaimana terbentuk,” kata Observatorium Selatan Eropa (ESO).</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">Perakitan galaksi jutaan tahun cahaya menujukkan kerangka alam semesta,” katanya..</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;"><a href="http://my.jawakids.com/zaidan/?p=25"><strong><em>Continue reading&#8230;</em></strong></a><br />
</span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Iran menjuarai Olimpiade Internasional Astronomi &amp; Astrofisika ke-3]]></title>
<link>http://dzulfikar.wordpress.com/2009/10/28/iran-menjuarai-olimpiade-internasional-astronomi-astrofisika-ke-3/</link>
<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 08:55:06 +0000</pubDate>
<dc:creator>dzulfikar</dc:creator>
<guid>http://dzulfikar.wordpress.com/2009/10/28/iran-menjuarai-olimpiade-internasional-astronomi-astrofisika-ke-3/</guid>
<description><![CDATA[By  :  dzulfikar Mahasiswa Iran berhasil menjuarai  Olimpiade Internasional Astronomi dan Astrofisik]]></description>
<content:encoded><![CDATA[By  :  dzulfikar Mahasiswa Iran berhasil menjuarai  Olimpiade Internasional Astronomi dan Astrofisik]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[32 Planet Baru Ditemukan]]></title>
<link>http://dedekusn.wordpress.com/2009/10/26/32-planet-baru-ditemukan/</link>
<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 09:47:41 +0000</pubDate>
<dc:creator>dedekusn</dc:creator>
<guid>http://dedekusn.wordpress.com/2009/10/26/32-planet-baru-ditemukan/</guid>
<description><![CDATA[Para astronom Eropa mengklaim telah menemukan 32 planet baru, semuanya mengorbit diluar tata surya –]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Para astronom Eropa mengklaim telah menemukan 32 planet baru, semuanya mengorbit diluar tata surya –]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ilmuwan Eropa Temukan 32 Planet Baru]]></title>
<link>http://antaratv.wordpress.com/2009/10/20/ilmuwan-eropa-temukan-32-planet-baru/</link>
<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 02:33:30 +0000</pubDate>
<dc:creator>jinrepublik</dc:creator>
<guid>http://antaratv.wordpress.com/2009/10/20/ilmuwan-eropa-temukan-32-planet-baru/</guid>
<description><![CDATA[Astronom-astronom Eropa mengumumkan telah menemukan 32 planet baru yang mengorbit sejumlah bintang d]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Astronom-astronom Eropa mengumumkan telah menemukan 32 planet baru yang mengorbit sejumlah bintang d]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[BUKAN HANYA BUMI YANG MENGALAMI ...]]></title>
<link>http://hagemman.wordpress.com/2009/09/28/bukan-hanya-bumi-yang-mengalami/</link>
<pubDate>Mon, 28 Sep 2009 06:13:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>hagemman</dc:creator>
<guid>http://hagemman.wordpress.com/2009/09/28/bukan-hanya-bumi-yang-mengalami/</guid>
<description><![CDATA[Dalam 100 tahun terakhir, temperatur global di planet Bumi meningkat 0,6 derajat Celsius. Yang mence]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-2928" title="bukan hanya bumi yg mengalami 01" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/09/bukan-hanya-bumi-yg-mengalami-01.jpg?w=148" alt="bukan hanya bumi yg mengalami 01" width="148" height="150" />Dalam 100 tahun terakhir, temperatur global di planet Bumi meningkat 0,6 derajat Celsius. Yang mencengangkan, kondisi senada – pemanasan – ternyata juga terjadi di planet-planet lain dalam sistem Tata Surya dalam waktu yang hampir bersamaam.</p>
<p>Temuan ini merupakan hasil pengamatan yang dilakukan para ilmuwan : astronom dan astrofisikawan, selama dua dasawarsa terakhir pada planet-planet tetangga Bumi yang ada di orbit Matahari, sumber energi utama kehidupan di Bumi.</p>
<p>Neptunus, planet intersolar terjauh dengan jarak rata-rata 4.450 juta kilometer dari Matahari, adalah salah satu yang mengalami turbulensi iklim ini. Dari hasil fotometri rutin oleh Observatorium Lowell di Amerika Serikatm sejak 1980 hingga sekarang Neptunus makin terlihat cemerlang.</p>
<p>Dari hasil pemantauan inframerah, seperti diungkapkan HB Hammel dan GW Lockwood, permukaan planet berwarna biru itu terus memanas dalam kurun waktu dua dasawarsa terakhir. Fotometri menunjukkan kenaikan signifikan. Dari sebelumnya 7,97 magnitude (mag) pada 1950 menjadi 7,81 mag pada tahun 2004. Semakin rendah angka magnitude, semakin cemerlang planet yang diamati.</p>
<p>Gejala yang sama terjadi di Triton, satelit alamiah terbesar yang mengelilingi Neptunus. Terhitung sejak 1989, suhu di permukaan Triton memanas signifikan hingga 5 persen dari skala temperatur absolut planet ini – setara kenaikan 22 derajat Fahrenheit.</p>
<p><!--more-->Berdasarkan pemantauan wahana Voyager pada 1989, Triton memiliki suhu dingin ekstrem, yaitu rata-rata minus 392 – 389 derajat Fahrenheit (minus 200 – 198 derajat Celsius). Namun, tren pemanasan ini mengakibatkan sebagian permukaan Triton yang terdiri dari nitrogen beku berubah menjadi gas. Ini membuat atmosfernya yang terkenal tipis menjadi kian tebal.</p>
<p>Seperti dikutip dari jurnal Nature, James L Elliot, astronom dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) mengungkapkan, perubahan iklim di salah satu bulan Neptunus ini terjadi sekali dalam beberapa ratus tahun akibat perubahan absorpsi energi solar di kutub-kutub es Triton.</p>
<p><strong><img class="aligncenter size-full wp-image-2930" title="bukan hanya bumi yg mengalami 02" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/09/bukan-hanya-bumi-yg-mengalami-02.jpg" alt="bukan hanya bumi yg mengalami 02" width="500" height="347" /></strong></p>
<p><strong>Badai raksasa di Yupiter</strong></p>
<p>Tren perubahan iklim juga terjadi di Yupiter, planet terbesar tata surya. Science Daily, Mei 2008 ; melaporkan, dalam dua tahun terakhir sebelum laporan dirilis, terjadi peningkatan aktifitas badai raksasa di atmosfer Yupiter. Teleskop Hubble menangkap citra yang menunjukkan terbentuknya titik merah (red spot) baru di planet ini.</p>
<p>Badai besar berukuran hingga 0,5 miliar mil ini kemudian disebut ilmuwan sebagai “Red Spot Jr”. Badai yng tergolong langka ini terbentuk dari hasil penggabungan tiga badai oval berwarna putih pada kurun waktu 1998 – 2000. Hal serupa pernah terjadi seabad lalu, yaitu ketika terbentuk “Great Red Spot” berukuran dua kali Bumi.</p>
<p>Menurut Philip S Marcus, profesor dinamika fluida dari University of California, Berkeley, Yupiter mengalami perubahan iklim, yaitu suhu permukaan meningkat sebesar 10 derajat Celsius. Kawasan ekuator menghangat, sementara wilayah di dekat kutub selatan semakin dingin. “ Aktifitas awan di sana dalam dua setengah tahun terakhir menunjukkan hal yang dramatis, sesuatu yang tidak lazim telah terjadi, “ ujar Phillip.</p>
<p>Saat belum ada penjelasan yang utuh dan menyeluruh soal benang merah terjadinya perubahan iklim di planet-planet intersolar ini, astronom juga mengungkapkan, planet kerdil (Pluto) mengalami tren perubahan iklim senada.Apalagi, Pluto yang dicoret statusnya sebagai planet terletak sangat jauh dari Matahari, yaitu 6 miliar kilometer atau sekitar 40,5 satuan astronomi atau sekitar 40 kali jarak Matahari – Bumi. Tekanan atmosfer Pluto diketahui meningkat tiga kali sejak akhir 1980-an. Diperkirakan, suhu permukaan rata-rata 2 derajat Celsius.</p>
<p>Padahal, tidak ada aktifitas manusia yang menimbulkan efek rumah kaca di sana. Lantas, apa penyebab perubahan temperatur di sejumlah planet dan obyek tata surya ini dalam waktu yang hampir bersamaan ?</p>
<p><strong>Matahari disalahkan</strong></p>
<p>Mencoba memberikan benang merah, Habibullo Abdussamatov, Kepala Bidang Penelitian Luar Angkasa di Observatorium Astronomi St Petersburg, Rusia, mengklaim, aktifitas Matahari-lah yang memengaruhi perubahan temperatur di Bumi dan sejumlah planet.</p>
<p>“ Efek rumah kaca yang ditimbulkan manusia berkontribusi pada pemanasan di Bumi dalam beberapa tahun terakhir. Tetapi, itu tidak bisa menyamai dampak akibat meningkatnya iradiasi Matahari, “ tuturnya.</p>
<p>Abdussamatov merujuk kepada pengalaman di Mars untuk memperkuat dalilnya yangkontroverial ini. Puluhan tahun terakhir ini permukaan Mars diketahui memanas dengan sangat cepat, yaitu empat kali dari laju pemanasan global di Bumi.</p>
<p>Mars, seperti halnya Bumi diketahui pernah mengalami zaman es. Namun, lapisan es yang menyimpan karbon dioksida (CO2) dalam jumlah besar di wilayah dekat kutub selatan Mars telah mencair sangat cepat. Dari 1970 hingga 1990 tercatat, temperatur udara di Mars meningkat 0,65 derajat Celsius.</p>
<p>Hammel dan Loclwood juga ikut memperkuat koneksi faktor iradiasi Matahari dengan gejala perubahan iklim di Neptunus. Menurut mereka, koefisien relevansi antara tingkat iradiasi Matahari dan angka kecemerlangan Neptunus mencapai 0,90 atau nyaris sempurna.</p>
<p>Korelasi ini ikut dihubungkan dengan gejala anomali perubahan temperatur di Bumi. Data yang mereka peroleh menunjukkan, variasi perubahan tradiasi Matahari ternyata berbanding lurus pula dengan tren kenaikan suhu di Bumi.</p>
<p>Perubahan energi yang dipancarkan Matahari termasuk beragam variasinya, baik ultraviolet, kosmik, dan inframerah, sangat berkorelasi dengan perubahan temperatur di tiap planet, termasuk Bumi.</p>
<p>Dampak di tiap planet ditentukan faktor lokal, yaitu variasi kemiringan orbit, albedo (kemampuan merefleksikan kembali radiasi sinar ke atmosfer), dan aktifitas geologis seperti erupsi gunung berapi. Aktifitas manusia, yaitu efek rumah kaca, termasuk faktor lokal ini.</p>
<p>Meskipun demikian, mayoritas peneliti menolak anggapan sesuai uraian di atas.</p>
<p>Michael Mann, meteorolog dari Penn State, Amerika Serikat, menuturkan, perubahan aktifitas Matahari dan segala variasinya hanya memengaruhi 0,1 – 1 persen iklim di Bumi. Tak cukup kuat untuk memicu perubahan iklim dramatis di Bumi.</p>
<p>Apalagi, tingkat ekaktifan Matahari memiliki periode tiap 11 tahun dan saat ini masih dalam fase nonaktif. Sangat jarang terlihat bintik Matahari, salah satu indikator turunnya keaktifan Matahari, akhir-akhir ini.</p>
<p>“ Mereka yang tidak bisa menerima eksistensi faktor antropologis (aktifitas manusia) terhadap perubahan iklim, terus mencoba mengarahkannya ke aktifitas Matahari, “ ucap Mann.</p>
<p>Sumber  :</p>
<p>Bukan Hanya Bumi yang Mengalami …, Yulvianus Harjono &#124; Kompas, 24.08.2009</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[The Astronomer’s Dream / Visul astronomului ]]></title>
<link>http://animest2009.wordpress.com/2009/09/23/the-astronomer%e2%80%99s-dream-visul-astronomului/</link>
<pubDate>Wed, 23 Sep 2009 13:14:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>animest2009</dc:creator>
<guid>http://animest2009.wordpress.com/2009/09/23/the-astronomer%e2%80%99s-dream-visul-astronomului/</guid>
<description><![CDATA[Canada, 2009, 11’30 Director/Regia: Malcolm Sutherland Script/Scenariul: Malcolm Sutherland Producti]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignnone size-full wp-image-127" title="the-astronomer-s-dream-300x168" src="http://animest2009.wordpress.com/files/2009/09/the-astronomer-s-dream-300x168.jpg" alt="the-astronomer-s-dream-300x168" width="378" height="202" /></p>
<p>Canada, 2009, 11’30</p>
<p>Director/Regia: Malcolm Sutherland<br />
Script/Scenariul: Malcolm Sutherland<br />
Production/Produs de: Malcolm Sutherland (Montreal)<br />
Animation/Animaţia: Malcolm Sutherland<br />
Technique/Tehnica: 2D (drawing on tablet)</p>
<p>No dialogue/Fără dialog</p>
<p>When a hungry astronomer falls asleep while working on a problem, he discovers a solution not in outer space, but in the surreal food-chain of his subconscious mind.</p>
<p>Un astronom flămând adoarme în timp ce lucrează la o problemă, ocazie de a descoperi o soluţie nu în spaţiu, ci în lanţul trofic suprarealist din propriul subconştient.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Wie sich manche Menschen doch irren konnten… #3]]></title>
<link>http://steffen030.wordpress.com/2009/09/19/wie-sich-manche-menschen-doch-irren-konnten%e2%80%a6-3/</link>
<pubDate>Sat, 19 Sep 2009 15:12:55 +0000</pubDate>
<dc:creator>steffen030</dc:creator>
<guid>http://steffen030.wordpress.com/2009/09/19/wie-sich-manche-menschen-doch-irren-konnten%e2%80%a6-3/</guid>
<description><![CDATA[&#8220;Es wird noch Generationen dauern, bis der Mensch auf dem Mond landet.&#8221; Harold Spencer, ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[&#8220;Es wird noch Generationen dauern, bis der Mensch auf dem Mond landet.&#8221; Harold Spencer, ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Badai Terpanjang Muncul di Planet Saturnus]]></title>
<link>http://kabariberita.wordpress.com/2009/09/16/badai-terpanjang-muncul-di-planet-saturnus/</link>
<pubDate>Wed, 16 Sep 2009 02:56:38 +0000</pubDate>
<dc:creator>kabariberita</dc:creator>
<guid>http://kabariberita.wordpress.com/2009/09/16/badai-terpanjang-muncul-di-planet-saturnus/</guid>
<description><![CDATA[Topan yang muncul di Planet Saturnus pada Januari lalu telah menyebabkan badai petir terpanjang pada]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Topan yang muncul di Planet Saturnus pada Januari lalu telah menyebabkan badai petir terpanjang pada]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ambisi China-AS Ciptakan Teleskop Terbesar di Dunia]]></title>
<link>http://antiinfo.wordpress.com/2009/08/31/china-as-ciptakan-teleskop-terbesar-di-dunia/</link>
<pubDate>Mon, 31 Aug 2009 07:38:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>Miftahgeek</dc:creator>
<guid>http://antiinfo.wordpress.com/2009/08/31/china-as-ciptakan-teleskop-terbesar-di-dunia/</guid>
<description><![CDATA[Pengetahuan manusia yang semakin maju, ditambah dengan keperluan yang manusia butuhkan, dibumbui den]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Pengetahuan manusia yang semakin maju, ditambah dengan keperluan yang manusia butuhkan, dibumbui den]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Perseidet mberrijne ne Toke!!!]]></title>
<link>http://funkyfish.wordpress.com/2009/08/12/perseidet-mberrijne-ne-toke/</link>
<pubDate>Wed, 12 Aug 2009 14:33:08 +0000</pubDate>
<dc:creator>Funky Fish Production</dc:creator>
<guid>http://funkyfish.wordpress.com/2009/08/12/perseidet-mberrijne-ne-toke/</guid>
<description><![CDATA[Amatoret e astronomise po pergatiten sonte per nje shfaqje psektakolare nderkohe qe shiu i meteoreve]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft" title="Perseidet" src="http://newsimg.bbc.co.uk/media/images/46189000/gif/_46189152_perseids_466.gif" alt="Perseidet" width="466" height="250" /></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Amatoret e astronomise po pergatiten sonte per nje shfaqje psektakolare nderkohe qe shiu i meteoreve Perseide arrin kulmin e tij.</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Nuk nevojiten pajisje te vecanta per te pare shiun i cili ndodh kur Toka kalon neper nje linje pluhuri dhe mbetjesh nga kometa Swift-Tuttle.</p>
<p style="outline-width:0;outline-style:initial;outline-color:initial;font-size:13px;text-align:justify;margin:0;padding:0 0 10px;">Astronomet keshillohen te shtrihen mbi carcafe dhe batanije, ose te marrin nje karrige perkulese per te shijuar pamjen optimale.</p>
<p style="outline-width:0;outline-style:initial;outline-color:initial;font-size:13px;text-align:justify;margin:0;padding:0 0 10px;">Artikulli i plote gjendet te<strong> <a href="http://news.bbc.co.uk/2/hi/science/nature/8197303.stm" target="_blank">/BBC/</a></strong> ndersa artikulli i Wikipedias gjendet <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Perseids" target="_blank"><strong>ketu</strong></a>.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Jurnal de eclipsă]]></title>
<link>http://verdebicolor.wordpress.com/2009/07/23/amintiri-de-la-eclipsa/</link>
<pubDate>Thu, 23 Jul 2009 08:20:07 +0000</pubDate>
<dc:creator>autor</dc:creator>
<guid>http://verdebicolor.wordpress.com/2009/07/23/amintiri-de-la-eclipsa/</guid>
<description><![CDATA[Citeşte şi: Lipsă de informare sau lipsă de bun simţ ? &#8220;Desi am fost in banda totalitatii, des]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Citeşte şi: Lipsă de informare sau lipsă de bun simţ ? &#8220;Desi am fost in banda totalitatii, des]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[20 Temmuz 2009 | HaberVaktim]]></title>
<link>http://thehanginggardens.wordpress.com/2009/07/20/20-temmuz-2009-habervaktim/</link>
<pubDate>Mon, 20 Jul 2009 13:42:04 +0000</pubDate>
<dc:creator>Emre Yerlikhan</dc:creator>
<guid>http://thehanginggardens.wordpress.com/2009/07/20/20-temmuz-2009-habervaktim/</guid>
<description><![CDATA[HaberVaktim, en doğru haber konusundaki iddiasını bir kez daha gözler önüne sürüp, bilimselliğe yepy]]></description>
<content:encoded><![CDATA[HaberVaktim, en doğru haber konusundaki iddiasını bir kez daha gözler önüne sürüp, bilimselliğe yepy]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kesaksian Astronom Mengenai Daur Ulang Bintang]]></title>
<link>http://lelosusilo.wordpress.com/2009/07/20/kesaksian-astronom-mengenai-daur-ulang-bintang/</link>
<pubDate>Mon, 20 Jul 2009 05:02:32 +0000</pubDate>
<dc:creator>lelosusilo</dc:creator>
<guid>http://lelosusilo.wordpress.com/2009/07/20/kesaksian-astronom-mengenai-daur-ulang-bintang/</guid>
<description><![CDATA[Gambar rekaan artis yang menunjukkan bintang neutron seukuran sebuah kota yang terletak di pusat cak]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div class="wp-caption alignleft" style="width: 236px"><img src="http://erabaru.or.id/images/stories/iptek/bintang_daur_ulang.jpg" alt="" width="226" height="182" /><p class="wp-caption-text">Gambar rekaan artis yang menunjukkan bintang neutron seukuran sebuah kota yang terletak di pusat cakram plasma panas yang ditarik dari bintang merah pasangannya. Bintang neutron berputar makin lama makin cepat (ratusan kali perdetik) memancarkan sinar partikel yang amat kuat dan denyutan X-ray. (W. FEIMER/GSFC/NASA)</p></div>
<p style="text-align:justify;">Untuk kali pertama, ilmuwan dapat menyaksikan kelahiran kembali sebuah pulsar yang berputar lambat menjadi pulsar supercepat dengan pertambahan usia yang tak terhingga.</p>
<p style="text-align:justify;">Kebanyakan pulsar berputar relatif lambat dengan kecepatan 10 putaran perdetik atau kurang. Tapi pada pulsar yang satu ini, kecepatan putarnya melonjak menjadi 592 putaran perdetik dengan bantuan &#8220;bintang pendamping&#8221; yang mengorbitnya yang juga membuang sebagian isi materinya ke pulsar tersebut, sehingga membuat pulsar berputar semakin cepat.</p>
<p style="text-align:justify;">Penemuan ini ditemukan saat tim internasional astrofisik dari AS, Kanada, Australia, Belanda, dan Puerto Rico, yang dipimpin oleh mahasiswi PhD Anne Archibald, dan Profesor Victoria Kaspi dari McGill University di Montreal, Kanada, sedang melakukan survei besar-besaran radio luar angkasa.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Kami tahu bahwa pulsar yang normal umumnya berdenyut dalam spektrum radio selama satu hingga sepuluh juta tahun, tapi pada akhirnya denyutan tersebut semakin melambat,&#8221; jelas Profesor Kaspi dalam sebuah pernyataan. <!--more--></p>
<p style="text-align:justify;">Tapi beberapa dari pulsar ini mengalami &#8220;daur ulang&#8221; dan berubah menjadi pulsar berkecepatan milidetik. Bahkan kecepatan putar mereka bisa menjadi sangat cepat dan tiada berhenti. Bagaimana caranya alam menciptakan semua ini?</p>
<p style="text-align:justify;">Pulsar yang, dinamakan PSR J1023+0038 ini, adalah bintang neutron super padat, yang terbentuk dari inti bintang padat yang meledak. Pulsar ini berjarak 4.000 tahun cahaya dari bumi dan memiliki ukuran sebesar sebuah kota.</p>
<p style="text-align:justify;">Sudah sejak lama para ahli astronomi dibuat kebingungan mengenai asal mula pulsar milidetik. Pada awalnya muncul dugaan bahwa ketika materi dari bintang pendamping jatuh ke dalam medan gravitasi pulsar, akan membentuk piringan datar berputar di sekitar bintang neutron, namun proses ini belum pernah terlihat.</p>
<p style="text-align:justify;">Sekitar 10 tahun lalu, sebuah tim lain pernah menemukan cakram materi berputar di sekitar PSR J1023+0038, yang pada saat itu hanyalah sebuah pulsar biasa. Cakram tersebut pada akhirnya hilang, seiring dengan munculnya pulsar milidetik. Penelitian ini telah dipublikasikan online di jurnal Science. (Epochtimes/pls)</p>
<p style="text-align:justify;">Sumber : <a href="http://erabaru.or.id/featured-news/48-hot-update/3235-kesaksian-astronom-mengenai-daur-ulang-bintang.html">erabaru.or.id </a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[DITEMUKAN SUPERNOVA TERTUA]]></title>
<link>http://hagemman.wordpress.com/2009/07/12/ditemukan-supernova-tertua/</link>
<pubDate>Sun, 12 Jul 2009 03:02:44 +0000</pubDate>
<dc:creator>hagemman</dc:creator>
<guid>http://hagemman.wordpress.com/2009/07/12/ditemukan-supernova-tertua/</guid>
<description><![CDATA[Para astronom mengklaim menemukan ledakan bintang (supernova) terjauh yang pernah terdeteksi, sebuah]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1342" title="supernova" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/07/supernova.jpg?w=150" alt="supernova" width="150" height="131" />Para astronom mengklaim menemukan ledakan bintang (supernova) terjauh yang pernah terdeteksi, sebuah serpihan bintang raksasa yang terbentuk 11 miliar tahun silam. Mengacu pada keyakinan bahwa alam semesta terbentuk 13,7 milliar tahun silam, maka supernova itu merupakan salah satu fenomena ledakan bintang pertama pada masa awal-awal penciptaan. Sedangkan ledakan bintang tertua yang tercatat sebelumnya terjadi sekitar 6 milliar tahun lalu.</p>
<p>Temuan terbaru ledakan bintang tersebut dimungkinkan melalui teknik baru, yang memungkinkan para akhli kosmologi (cabang ilmu astronomi yang menyelidiki asal-usul alam semesta) mendeteksi ledakan bintang bermiliar tahun silam. Namun, tidak dijelaskan teknik baru semacam apa yang diterapkan.</p>
<p>Yang jelas, bekas ledakan bintang tersebut terdeteksi setelah para astronom membandingkan banyak gambar yang diambil beberapa tahun lalu dari bagian-bagian langit. Metode perbandingan melalui banyak gambar tersebut memudahkan astronom melihat obyek jagat raya yang berubah cahaya terangnya dari waktu ke waktu. Masalahnya, ledakan bintang diikuti dengan cahaya yang sangat terang, hingga berjuta-juta kali terangnya dibandingkan dengan terang semula. Saking terangnya, fenomena tersebut dikabarkan dapat terlihat dari galaksi yang super jauh. Supernova sekaligus menandai tamatnya usia bintang yang bersangkutan karena kehabisan bahan bakar.</p>
<p><!--more-->Ketika meledak, bintang mengirimkan gelombang kejut yang bergema di sekitar galaksi. Ledakan itu mendistribusikan berbagai elemen yang lebih berat darpada oksigen, seperti besi, kalsium,d an silikon, serta memperkaya awan-awan molekuler yang selama berabad lamanya bersama membentuk sistem-sistem bintang baru.</p>
<p>Sumber : Kompas &#124; AFP, 10.07.2009</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Skychart (Cartes du Ciel) – explore and map the skies]]></title>
<link>http://lmpeiris.wordpress.com/2009/07/08/skychart-cartes-du-ciel-%e2%80%93-explore-and-map-the-skies/</link>
<pubDate>Wed, 08 Jul 2009 09:05:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>Malshan Peiris</dc:creator>
<guid>http://lmpeiris.wordpress.com/2009/07/08/skychart-cartes-du-ciel-%e2%80%93-explore-and-map-the-skies/</guid>
<description><![CDATA[When I was little, I always happened to wonder about the millions of stars which light up the night ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 		A:link { so-language: zxx } --></p>
<p style="margin-bottom:0;"><strong><span style="font-weight:normal;">When I was little, I always happened to wonder about the millions of stars which light up the night sky. I needed to be a astronomer some day, and I wanted to buy a telescope. Anyway, I couldn&#8217;t have enough time to do it. Anyways, for the people who are armature astronomers, the skychart is an excellent program. </span></strong></p>
<p style="margin-bottom:0;"><strong><span style="font-weight:normal;"></p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 460px"><a href="http://farm3.static.flickr.com/2607/3700076249_98933c93c9_o.png" target="_blank"><img class=" " title="skychart1" src="http://farm3.static.flickr.com/2607/3700076249_cc385bc0f5.jpg" alt="Skychart 3 alpha running on my fedora 11" width="450" height="360" /></a><p class="wp-caption-text">Skychart 3 alpha running on my fedora 11</p></div>
<p></span></strong></p>
<p style="margin-bottom:0;"><strong> <span style="font-weight:normal;">It renders sky of any time of the day, at any location of earth (or anywhere), at any angle using the supplied data with the program. As you can see in the screen shot above, you can rotate, select,zoom any star object in the map to gain information about it. The Field of Vision (FOV) can be changed, deciding the angle you want to look at (the pane to the right). The standard markers like equatorial coordinates, galactic coordinates etc&#8230; are on the left pane. Did I tell you that this program can show sky from 3000BC to 3000AD?</span></strong></p>
<p style="margin-bottom:0;"><strong> <span style="font-weight:normal;">As you know, the galaxies contain huge amount of star objects so it&#8217;s not possible to render everything in the data files. Program settings allow to change what you want to see&#8230; it could be galaxies, nebula or even asteroids. Powerful search functions enable to find desired object in seconds. The core of the program is built with freepascal and the GUI is built with lazarus. </span></strong></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><strong>The professional approach</strong></span></strong></p>
<p style="margin-bottom:0;"><strong> <span style="font-weight:normal;">Without just looking at the map, skychart has the ability to edit them, label objects and build a map from the scratch.  It can conect with SQL databases and standard astronomy catalogue sites like </span></strong><strong><a href="http://cdsweb.u-strasbg.fr/cats/Cats.htx">CDS</a></strong><strong><span style="font-weight:normal;"> or </span></strong><strong><a href="http://adc.gsfc.nasa.gov/">ADC</a></strong><strong><span style="font-weight:normal;">. It uses catgen to convert these to a format which is readable by skychart. You can add a telescope (manual or automatic) to the program, and process the data directly from it. (These data can be sent to SQL databases too). </span></strong></p>
<p style="margin-bottom:0;"><strong> <span style="font-weight:normal;">Additionally, program can predict a whole astronomical calendar.. eclipses, twilight, sun-rise, comets etc&#8230; </span></strong></p>
<p style="margin-bottom:0;"><strong><span style="font-weight:normal;">A fascinating feature is the night vision mode. This is heavily required when you looking at the stars from naked eye. (You loose sensitivity in dark if you see a bright light for some seconds). <a href="http://www.ap-i.net/skychart/start" target="_blank">You can visit their homepage for more details from this link. </a><br />
</span></strong></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 460px"><a href="http://farm4.static.flickr.com/3424/3700076251_301fa8fe86_o.png" target="_blank"><img class=" " title="skychart3" src="http://farm4.static.flickr.com/3424/3700076251_25057bbf42.jpg" alt="Skychart running on night vision mode " width="450" height="360" /></a><p class="wp-caption-text">Skychart running on night vision mode </p></div>
<p style="margin-bottom:0;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><strong>Installing</strong></span></strong></p>
<p style="margin-bottom:0;"><strong><strong>Binaries</strong></strong></p>
<p style="margin-bottom:0;"><strong><span style="font-weight:normal;">For Fedora,suse, mandriva people type in terminal as root</span></strong></p>
<p style="margin-bottom:0;"><strong><em><strong>yum install skychart</strong></em></strong></p>
<p style="margin-bottom:0;"><strong><span style="font-weight:normal;">For ubuntu,mint,debian use</span></strong></p>
<p style="margin-bottom:0;"><strong><em><strong>sudo apt-get skychart</strong></em></strong></p>
<p style="margin-bottom:0;"><strong><span style="font-weight:normal;">Or you can go to <a href="http://sourceforge.net/projects/skychart/files/" target="_blank">sourforge download page to download what is best for you</a>.</span></strong></p>
<p style="margin-bottom:0;"><strong><strong>source</strong></strong></p>
<p style="margin-bottom:0;"><strong><span style="font-weight:normal;">Anyways, the Version 3 was released late, so you may get beta versions with above method. The source code for the latest version<a href="http://sourceforge.net/projects/skychart/files/1-%20cdc-skychart/skychart-3.0.1.6.src.tgz" target="_blank"> can be downloaded from this link. </a></span></strong></p>
<p style="margin-bottom:0;">
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Para Astronom Menemukan Sistem Dengan Lima Planet]]></title>
<link>http://candisewu.wordpress.com/2009/06/21/para-astronom-menemukan-sistem-dengan-lima-planet/</link>
<pubDate>Sun, 21 Jun 2009 00:42:12 +0000</pubDate>
<dc:creator>candisewu</dc:creator>
<guid>http://candisewu.wordpress.com/2009/06/21/para-astronom-menemukan-sistem-dengan-lima-planet/</guid>
<description><![CDATA[Para ilmuwan NASA menyampaikan, mereka telah menemukan planet ke-5 yang mengorbit pada sebuah bintan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img height="182" alt="Image" src="http://candisewu.files.wordpress.com/2009/06/image-218.jpg?w=240&#038;h=182" width="240" align="left" />Para ilmuwan NASA menyampaikan, mereka telah menemukan planet ke-5 yang mengorbit pada sebuah bintang di luar sistem tata surya kita, dan menurut mereka, dengan adanya penemuan tersebut, menunjukkan pada kita bahwa diluar sana, terdapat banyak sistem tata surya, seperti juga kita, lengkap dengan planet-nya.</p>
<p>Planet baru tersebut, jauh lebih besar daripada bumi, tetapi jarak terhadap “matahari”nya kurang lebih sama dengan jarak bumi ke matahari. Bintang tersebut dikenal dengan nama 55 Cancri, Seperti yang disampaikan para astronom hari selasa.</p>
<p>Empat planet telah terlihat mengelilingi sebuah bintang, tetapi penemuan pertama kali menandai (seperti juga ke lima planet yang telah ditemukan mengorbit ke sebuah sistem tata surya di luar sistem kita) dengan delapan planet di dalamnya, kata Debra Fischer, seorang astronom dari universitas San Fransisco.</p>
<p><!--more-->
<p>Secara angan-angan, kehidupan dapat hidup di permukaan bulan, yang mungkin saja sedang mengorbit planet baru tetapi penelitian seperti pada bulan ini, terlalu kecil bila dideteksi menggunakan metoda saat ini, kata para astronom.</p>
<p>“Bintang tersebut sangat mirip dengan matahari kita. Dia memiliki massa yang sama dan berumur kurang lebih sama dengan matahari kita,” Fischer menambahkan pada reporter.</p>
<p>“Itu adalah sistem yang tercipta lengkap dengan planet-planet.”</p>
<p>Para peneliti butuh 18 tahun, dengan sangat hati-hati dan teliti melakukan studi untuk menemukan lima planet, yang mereka temukan dengan mengukur gerakan kecil di orbit bintang. Planet pertama yang ditemukan, butuh 14 tahun untuk menempuh satu kali putaran.</p>
<p>Mereka mengatakan 55 Cancri berjarak 41 tahun cahaya di konstelasi Cancer, dimana satu tahun cahaya adalah jarak yang diperlukan cahaya dalam 1 tahun- kira-kira 5.8 triliun mil.</p>
<p>Planet yang baru-baru ini ditemukan memiliki massa kurang lebih 45 kali Bumi dan mungkin menyerupai besar Saturnus, kata para astronom.</p>
<p>Melindungi kehidupan?</p>
<p>Ini adalah planet ke empat dari bintangnya dan memerlukan waktu 260 hari dalam sekali orbit -mirip dengan waktu orbit Venus.</p>
<p>“Akan terasa lebih hangat daripada bumi, tapi tidak telalu hangat,” kata Jonathan Lunine, seorang peneliti planet di Universitas Arizona.</p>
<p>Planet tersebut 72 miliar mil dari “matahari”nya, lebih dekat dibanding Bumi yang 93 miliar mil, tetapi bintang mereka lebih dingin di banding matahari kita.</p>
<p>“Kalaupun memang ada bulan yang mengelilingi planet baru ini, dia akan memiliki permukaan yang berkarang sehingga air diatasnya (secara prinsip) dapat membuat air melimbah ke danau dan samudera.</p>
<p>Tetapi, bulan itu semestinya memiliki air dengan jumlah yang sangat banyak, katanya. Tentu saja karena air adalah kunci kehidupan.</p>
<p>“Penemuan yang baru pertama kali ditemukan tentang sistem lima planet ini menyadarkan saya,” tambah Marcy. “Kita sekarang mengetahui bahwa matahari kita beserta planet-planetnya bukanlah hal yang luar biasa.”</p>
<p>Marcy dan astronom lainnya sangat percaya bahwa banyak bintang yang menjadi pusat dari sistem tata surya seperti sistem kita. Tetapi objek kecil seperti planet-planet sangat sulit untuk dideteksi.</p>
<p>Para ilmuwan juga menyetujui, teknologi yang memungkinkan para ilmuwan untuk mendeteksi planet sekecil bumi telah berlalu.</p>
<p>Para peneliti telah melihat  2000 bintang di sekitarnya menggunakan Lick Observatory dekat San Jose, California, dan W.M. Keck Observatory di Mauna Kea, Hawaii.</p>
<p>Mereka telah mengirimkan ilustrasi planet-planet tersebut di internet di http://www.nasa.gov/audience/formedia/telecon-20071106/.</p>
<p>Empat planet yang yang berjarak lebih dalam dari 55 Cancri, semuanya lebih dekat ke bintangnya daripada bumi ke matahari. Planet terdekat kira-kira seukuran dengan Uranus, berotasi mengelilingi bintangnya hanya dibawah 3 hari dengan jarak 3.5 mil.</p>
<p>http://en.epochtimes.com/news/7-11-6/61699.html*</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ledakan Supernova Paling Dahsyat !]]></title>
<link>http://candisewu.wordpress.com/2009/06/21/ledakan-supernova-paling-dahsyat/</link>
<pubDate>Sun, 21 Jun 2009 00:38:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>candisewu</dc:creator>
<guid>http://candisewu.wordpress.com/2009/06/21/ledakan-supernova-paling-dahsyat/</guid>
<description><![CDATA[Astronom dunia dari berbagai negara dalam melanjutkan pelacakan dan pengamatan ledakan sinar gamma d]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img height="85" alt="Image" src="http://candisewu.files.wordpress.com/2009/06/image-217.jpg?w=240&#038;h=85" width="240" align="left" />Astronom dunia dari berbagai negara dalam melanjutkan pelacakan dan pengamatan ledakan sinar gamma di angkasa, masih belum bisa secara tuntas dan jelas menyelidiki karakter ledakan sinar gamma, namun sebuah hipotesis yang paling memungkinkan di antaranya adalah, bahwa ledakan sinar terjadi oleh karena menyemburkan percikan energi pada saat bintang maharaksasa yang jatuh menyusut menjadi lubang hitam.</p>
<p>Pada tanggal 29 Maret lalu, dalam waktu pengamatan secara keseluruhan, astronom mencatat ledakan sinar gamma yang paling dahsyat, bintang tetap yang jatuh menyusut menjadi lubang hitam terjadi di lokasi yang berjarak 2 miliar tahun cahaya dari bumi, ini merupakan satu kali kesuksesan yang paling besar, sebab astronom menganggap, bahwa ingin mendekati jarak 3 miliar tahun cahaya dalam mencatat ledakan gamma kemungkinannya sangat kecil. Baru-baru ini kekuatan peledakan kali ini lebih dari 100 kali lipat dibandingkan dengan semua peledakan yang diamati semula, dalam beberapa menit mulai peledakan, sekali peledakan kekuatan sinar gamma melampaui semua kekuatan pancaran bintang tetap dalam bimasakti, maka dalam hal ini astronom berpendapat bahwa kekuatan peledakan sinar gamma kali ini semestinya termasuk dalam golongan supernova.</p>
<p><!--more-->
<p>Teleskop angkasa Hete-2 paling awal mencatat peledakan sinar gamma, Hete-2 mengirim kembali ke bumi informasi yang berhubungan dengan peledakan sinar gamma, dan setiap observatorium di bumi melakukan pengamatan gabungan. Dua buah teleskop otomatis Rotse melacak dan telah mengamati peledakan yang paling sempurna, salah satu Rotse dipasang pada observatorium She Phu Lin, Sin Nan Wei El Se Si Ting Ke, Australia, dan satunya lagi dipasang pada observatorium Tai Wei she Pau, benua Texas, AS.</p>
<p>Informasi yang diperoleh sangat penting bagi astronom, sebab ledakan sinar gamma merupakan salah satu penelitian gejala bumi yang paling sedikit, sering kali ledakan mereka terjadi di angkasa yang berjarak sangat jauh dari bumi, dan waktu berlangsungnya hanya dalam beberapa detik, serta untuk memprediksi munculnya mereka nyaris tidak memungkinkan. Dikarenakan mampu dengan cepat berhaluan dan mengarah pada wilayah antariksa tertentu oleh teleskop pengamat otomatis, sehingga membuat penyelidikan ledakan sinar gamma (tidak hanya terhadap ledakan sinar gamma) menjadi lebih efektif. (erabaru.or.id)*</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Keanehan Bintang Mahatetap "Raksasa"]]></title>
<link>http://candisewu.wordpress.com/2009/06/21/keanehan-bintang-mahatetap-raksasa/</link>
<pubDate>Sun, 21 Jun 2009 00:34:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>candisewu</dc:creator>
<guid>http://candisewu.wordpress.com/2009/06/21/keanehan-bintang-mahatetap-raksasa/</guid>
<description><![CDATA[Gambar yang dipotret teleskop angkasa Hubble menunjukkan, bahwa cahaya bintang tetap tersebut adalah]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img height="239" alt="Image" src="http://candisewu.files.wordpress.com/2009/06/image-216.jpg?w=240&#038;h=239" width="240" align="left" />Gambar yang dipotret teleskop angkasa Hubble menunjukkan, bahwa cahaya bintang tetap tersebut adalah refleksi dari gumpalan gas debu sekelilingnya, dan melalui gumpalan gas tersebut kemudian membentuk seperti suatu &#8220;gaung cahaya&#8221; yang bisa dilihat dari bumi, dengan menggunakan teleskop atau teleskop ganda dapat mengamatinya.</p>
<p>Sinar cahaya ini semakin bertambah besar, sebab cahaya telah sampai pada lapisan materi baru, dan menurut dugaan bahwa lapisan materi baru kira-kira pada 20 ribu tahun cahaya lalu mulai menyembur ke sekeliling ruang bintang tetap. Bintang tetap sendiri tiba-tiba bertambah besar hingga pada tingkat yang sedemikian, seakan-akan ia berada di pusat sistem tata surya kita, dan tepiannya telah mencapai orbit Jupiter.</p>
<p><!--more-->
<p>Yang paling membuat orang merasa heran adalah, ini bukan ledakan nova atau supernova, pada saat nova atau supernova meledak, lapisan luar bintang tetap akan menyemburkan percikan ke sekeliling ruang, dan memunculkan nukleus bintangnya yang panas membara. Saat mengembang hingga sangat raksasa, permukaan luar bintang tetap masih lebih dingin, total keseluruhan hanya 2.000 C , berarti lebih rendah 1/3 dari suhu permukaan matahari.</p>
<p>Saat astronom melihat foto yang diambil teleskop Hubble, pada awalnya mereka tidak berani percaya dengan penglihatan matanya, sebab kapan pun belum pernah menyaksikan bahwa bintang tetap bisa berubah sedemikian cepat. Astronom berpendapat, bahwa bintang tetap pernah menyemburkan percikan ke sekeliling ruang dengan sejumlah besar materiilnya, setelah itu ia mulai memuai sendiri, dan debu di sekeliling adalah hasil percikannya. Astronom telah mengetahui, bahwa bintang tetap ini mempunyai bintang pengiring, yaitu sebuah bintang tetap lainnya, namun saat ini sebab pembentukannya masih belum diketahui secara jelas. (erabaru.or.id)</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kumpulan 10 Misteri Besar Alam Semesta]]></title>
<link>http://altahida.wordpress.com/2009/05/26/kumpulan-10-misteri-besar-alam-semesta/</link>
<pubDate>Tue, 26 May 2009 15:57:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>altahida</dc:creator>
<guid>http://altahida.wordpress.com/2009/05/26/kumpulan-10-misteri-besar-alam-semesta/</guid>
<description><![CDATA[10. Antimateri Seperti sisi jahat Superman, Bizzaro, partikel (materi normal) juga mempunyai versi y]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>10. Antimateri</strong></p>
<p><img title="sprite-6" src="http://priendah.files.wordpress.com/2008/05/sprite-6.jpg?w=300&#038;h=132#38;h=132" alt="sprite-6" width="300" height="132" /></p>
<p><span lang="SV">Seperti sisi jahat Superman, Bizzaro, partikel (materi normal) juga mempunyai versi yang berlawanan dengan dirinya sendiri yang disebut antimateri. Sebagai contoh, sebuah elektron memiliki muatan negatif, namun antimaterinya positron memiliki muatan positif. Materi dan antimateri akan saling membinasakan ketika mereka bertabrakan dan massa mereka akan dikonversi ke dalam energi melalui persamaan Einstein E=mc2. </span>Beberapa desain pesawat luar angkasa menggabungkan mesin antimateri.<!--more--><strong>9. Radiasi Kosmik Latarbelakang</strong><!--[if gte vml 1]&#62;  &#60;![endif]--><!--[if !vml]--><br />
<!--[if gte vml 1]&#62;  &#60;![endif]--><!--[if !vml]--></p>
<p><img title="sprite-71" src="http://priendah.files.wordpress.com/2008/05/sprite-71.jpg?w=300&#038;h=150#38;h=150" alt="sprite-71" width="300" height="150" /></p>
<p>Radiasi ini disebut juga Cosmic Microwave Background (CMB) yang merupakan sisa radiasi yang terjadi saat Big Bang melahirkan alam semesta. <span lang="SV">Pertama kali dideteksi pada dekade 1960 sebagai noise radio yang nampak tersebar di seluruh penjuru alam semesta. CBM dianggap sebagai bukti terpenting dari kebenaran teori Big Bang. </span>Pengukuran yang akurat oleh proyek WMAP menunjukkan bahwa temperatur CMB adalah -455 derajat Fahrenheit (-270 Celsius).</p>
<p><strong><span lang="SV">8.Ekstrasolar Planet (Exoplanet)</span></strong></p>
<p><span lang="SV"><img title="sprite-8" src="http://priendah.files.wordpress.com/2008/05/sprite-8.jpg?w=300&#038;h=233#38;h=233" alt="sprite-8" width="300" height="233" /><br />
</span></p>
<p><span lang="SV">Hingga awal 1990an, kita hanya mengenal planet di tatasurya kita sendiri. Namun, saat ini astronom telah mengidentifikasi lebih dari 200 ekstrasolar planet yang berada di luar tata surya kita. Pencarian bumi kedua tampaknya belum berhasil hingga kini. Para astronom umumnya percaya bahwa dibutuhkan teknologi yang lebih baik untuk menemukan beberapa dunia seperti di bumi.</span></p>
<p><strong>7. Neutrino</strong></p>
<p><span lang="SV">Neutrino merupakan partikel elementer yang tak bermassa dan tak bermuatan yang dapat menembus permukaan logam. Beberapa neutrino sedang menembus tubuhmu saat membaca tulisan ini. Partikel “phantom” ini diproduksi di dalam inti bintang dan ledakan <span>supernova</span>. Detektor diletakkan di bawah permukaan bumi, di bawah permukaan laut, atau ke dalam bongkahan besar es sebagai bagian dari IceCube, sebuah proyek khusus untuk mendeteksi keberadaan neutrino.</span></p>
<p><strong>6. Mini </strong><span><strong>Black Hole</strong></span></p>
<p><img title="sprite-10" src="http://priendah.files.wordpress.com/2008/05/sprite-10.jpg?w=300&#038;h=232#38;h=232" alt="sprite-10" width="300" height="232" /></p>
<p><span lang="SV">Jika teori gravitasi “braneworld” yang baru dan radikal terbukti benar, maka ribuan mini <span>black holes</span> tersebar di tata surya kita, masing-masing berukuran sebesar inti atomik. </span>Tidak seperti <span>black hole</span> pada umumnya, mini <span>black hole</span> ini merupakan sisa peninggalan Big Bang dan mempengaruhi ruang dan waktu dengan cara yang berbeda.</p>
<p><strong>5. Energi Vakum</strong></p>
<p><img title="sprite-11" src="http://priendah.files.wordpress.com/2008/05/sprite-11.jpg?w=300&#038;h=204#38;h=204" alt="sprite-11" width="300" height="204" /></p>
<p>Fisika Kuantum menjelaskan kepada kita bahwa kebalikan dari penampakan, ruang kosong adalah gelembung buatan dari partikel subatomik “virtual” yang secara konstan diciptakan dan dihancurkan. <span lang="SV">Partikel-partikel yang menempati tiap sentimeter kubik ruang angkasa dengan energi tertentu, berdasarkan teori relativitas umum, memproduksi gaya antigravitasi yang membuat ruang angkasa semakin mengembang. Sampai sekarang tidak ada yang benar-benar tahu penyebab ekspansi alam semesta.</span></p>
<p><strong>4. Gelombang Gravitasi (Gravity Waves)</strong></p>
<p><img title="sprite-12" src="http://priendah.files.wordpress.com/2008/05/sprite-12.jpg?w=298&#038;h=300#38;h=300" alt="sprite-12" width="298" height="300" /></p>
<p><span lang="SV">Gelombang gravitasi merupakan distorsi struktur ruang-waktu yang diprediksi oleh teori relativitas umum <span>Albert Einstein</span>. Gelombangnya menjalar dalam kecepatan cahaya, tetapi cukup lemah sehingga para ilmuwan berharap dapat mendeteksinya hanya melalui kejadian kosmik kolosal, seperti bersatunya dua <span>black hole</span> seperti pada gambar di atas. LIGO dan LISA merupakan dua detektor yang didesain untuk mengamati gelombang yang sukar dipahami ini.</span></p>
<p><strong>3. Materi Gelap (</strong><span><strong>Dark Matter</strong></span><strong>)</strong></p>
<p><img title="sprite-13" src="http://priendah.files.wordpress.com/2008/05/sprite-13.jpg?w=298&#038;h=300#38;h=300" alt="sprite-13" width="298" height="300" /></p>
<p><span lang="SV">Para ilmuwan berpendapat bahwa materi gelap (<span>dark matter</span>) merupakan penyusun terbesar alam semesta, namun tidak dapat dilihat dan dideteksi secara langsung oleh teknologi saat ini. Kandidatnya bervariasi mulai dari neotrino berat hingga invisible <span>black hole</span>. Jika <span>dark matter</span> benar-benar ada, kita masih harus membutuhkan pengetahuan yang lebih baik tentang gravitasi untuk menjelaskan fenomena ini.</span></p>
<p><strong>2. Quasar</strong></p>
<p><img title="sprite-14" src="http://priendah.files.wordpress.com/2008/05/sprite-14.jpg?w=300&#038;h=228#38;h=228" alt="sprite-14" width="300" height="228" /></p>
<p><span lang="SV">Quasar tampak berkilau di tepian alam semesta yang dapat kita lihat. Benda ini melepaskan energi yang setara dengan energi ratusan galaksi yang digabungkan. Bisa jadi quasar merupakan <span>black hole</span> yang sangat besar sekali di dalam jantung galaksi jauh. Gambar ini adalah quasar 3C 273, yang dipotret pada 1979.</span></p>
<p><strong><span lang="SV">1.Tabrakan Antar Galaksi</span></strong></p>
<p><span lang="SV"><img title="sprite-15" src="http://priendah.files.wordpress.com/2008/05/sprite-15.jpg?w=300&#038;h=236#38;h=236" alt="sprite-15" width="300" height="236" /><br />
</span></p>
<p><span style="font-size:12pt;font-family:&#34;" lang="SV">Ternyata galaksi pun dapat saling “memakan” satu sama lain. Yang lebih mengejutkan adalah galaksi Andromeda sedang bergerak mendekati <span>galaksi Bima Sakti</span> kita. Gambar di atas merupakan simulasi tabrakan Andromeda dan galaksi kita , yang akan terjadi dalam waktu sekitar 3 milyar tahun.</span></p>
<p><span style="font-size:12pt;font-family:&#34;" lang="SV">sumber : </span>http://priendah.wordpress.com</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ut på tur - reisetid: 13 milliarder år]]></title>
<link>http://sunde.wordpress.com/2009/04/26/ut-pa-tur-reisetid-13-milliarder-ar/</link>
<pubDate>Sun, 26 Apr 2009 10:26:12 +0000</pubDate>
<dc:creator>sunde</dc:creator>
<guid>http://sunde.wordpress.com/2009/04/26/ut-pa-tur-reisetid-13-milliarder-ar/</guid>
<description><![CDATA[ Dette er det desidert fjerneste objektet som noen sinne er observert, sier Andreas O. Jaunsen – ast]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-2534" title="stale-hovedbilde-med-caps13" src="http://sunde.wordpress.com/files/2009/04/stale-hovedbilde-med-caps13.jpg?w=67" alt="stale-hovedbilde-med-caps13" width="67" height="90" /> <span style="color:#000000;">Dette er det desidert fjerneste objektet som noen sinne er observert, sier Andreas O. Jaunsen – astronom og daglig leder for Astronomiåret 2009 i Norge. &#8211; </span><a href="http://www.aftenposten.no/viten/article3045725.ece"><span style="color:#000000;">Lyset forlot stjernen da universet bare var noen hundre millioner år gammelt og har siden vært på vei mot oss her på Jorden.</span></a><span style="color:#000000;"> Stjernen må også ha vært en av de aller første i universet, og oppdagelsen er derfor av flere grunner banebrytende. Avstanden sprenger alle tidligere rekorder for galakser, kvasarer og gammaglimt, sier Jaunsen. Gammaglimt er de mest energirike fenomener vi kjenner til i universet og er knyttet til massive stjerners død. Når slike stjerner har brent opp sitt drivstoff – gass – følger kollaps av kjernen umiddelbart.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Dette er helt ubegripelig. Lysets hastighet er vel 300.000 kilometer i sekundet. Den er så langt borte at den eksplosjonen og det lyset den har sendt ut - ser vi først  nå,  13. milliarder år senere. Tenk litt på den du &#8211; ikke helt enkelt å se for seg hvor langt unna denne er. Vi kommer neppe til å reise dit med det første. </span></p>
<p><span style="color:#000000;">Tenk på den matpakke vi må ha med da ? Om vi lar tankene fare og tenker oss at det finnes liv på andre planeter, kan det jo tenkes at disse ligger &#8211; tja si 400 års reisetid fremover i tid ? Hvordan skal vi planlegge en slik tur ? Vi gjør som vi pleier når vi skal til syden eller på fjellet &#8211; legger fram klær til alle tenkelige anledninger, pakker litt ekte kaffe(for det finner du ikke i syden), 2-3 par sko, solbriller, penger og noen gode bøker. Kanskje dvd-spilleren, litt musikk, toalettsaker og undertøy. 3 kofferter på 2 voksne og 1 barn &#8211; overvekt på etpar kilo -ikke uvanlig.</span></p>
<p><span style="color:#000000;"> Nå er jo utfordringen noe større da &#8211; hvor mye kaffi bør vi ha med når reisetiden er 400 år. Må ha med bleier og &#8211; vi må formere oss, hvordan skal vi hindre innavl ? Tenker vi er rimelig stupide når vi endelig kommer fram &#8211; mange generasjoner senere. Bør vel ha med den bærbare pc da &#8211; så man får twitret litt og hørt hvordan saker og ting utvikler seg hjemme. </span></p>
<p><span style="color:#000000;">13 milliarder år blir jo da et perspektiv som veldig få ser for seg. Tenk deg noe så slitsomt å være på tur bare i noen år, om ikke 400 år eller 13 milliarder. Nei, tror ikke jeg melder meg på der. Ha en fin dag.</span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><a href="http://www.nasa.gov/news/index.html"><span style="color:#000000;"><img class="alignleft size-medium wp-image-2537" title="gamma1" src="http://sunde.wordpress.com/files/2009/04/gamma1.jpg?w=160" alt="gamma1" width="160" height="72" /></span></a></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Al-Zarqali: Astronom Legendaris dari Andalusia]]></title>
<link>http://alfaris100500.wordpress.com/2009/04/15/al-zarqali-astronom-legendaris-dari-andalusia/</link>
<pubDate>Wed, 15 Apr 2009 01:42:02 +0000</pubDate>
<dc:creator>alfaris100500</dc:creator>
<guid>http://alfaris100500.wordpress.com/2009/04/15/al-zarqali-astronom-legendaris-dari-andalusia/</guid>
<description><![CDATA[Arzachel. Begitulah masyarakat Barat biasa menyebut al-Zarqali, seorang astronom Muslim legendaris d]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Arzachel. Begitulah masyarakat Barat biasa menyebut al-Zarqali, seorang astronom Muslim legendaris dari Andalusia. Kontribusinya bagi pengembangan astronomi modern sungguh sangat besar. Ia tak hanya menciptakan peralatan astronomi berteknologi, namun juga sederet terori penting.</p>
<p>Tak heran jika kemudian, masyarakat astronomi modern mengabadikan namanya di salah satu kawah bulan. Ia tercatat sebagai satu dari 24 ilmuwan Muslim yang diakui dunia sains modern. Al-Zarqali merupakan salah satu ilmuwan yang lahir dari era kejayaan Islam di Spanyol Muslim alias Andalusia. Sejatinya, ia bernama lengkap Abu Ishaq Ibrahim Ibnu Yahya al-Zarqali. Di dunia Islam, ia juga dikenal dengan nama al-Zarqalluh atau al-Zarqallah. Dia terlahir di Toledo, Andalusia pada tahun 1029 M. Al-Zarqali tumbuh besar ketika kejayaam peradaban Islam di Andalusia berada di tubir kehancuran.<br />
<!--more--><br />
Saat itu, Andalusia diserang pasukan Kristen dari berbagai penjuru. Pada akhir abad ke-11 M, pusat peradaban Islam di Eropa itu nyaris jatuh dikuasai pasukan Kristen. Untunglah, pasukan tentara Dinasti Murabbitun dari Maroko berhasil mematahkan serangan pasukan musuh.</p>
<p>Setelah kekuasaan Dinasti Murabbitun berakhir, peradaban Islam di Andalusia masih sempat bersinar selama dua abad hingga pertengahan abad ke-13 M. Jauh sebelum al-Zarqali menjelma menjadi seorang ilmuwan terpandang di Andalusia, peradaban Islam di wilayah itu telah memiliki sederet saintis fenomenal seperti: Ibnu Firnas (wafat 887), penemu presawat terbang; al-Zahrawi (936-1013 M), seorang dokter bedah; al-Dinawari seorang ahli botani; serta al-Majriti (wafat 1007 M) yang juga seorang ilmuwan serbabisa.</p>
<p>Ilmu pengetahuan berkembang pesat di Andalusia, karena mendapat dukungan dari para penguasa. Pada masa kekuasaan Khalifah al-Hakam II, Andalusia memiliki sekitar 70 perpustakaan umum. Tak hanya sains yang berkembang, kota-kota di Andalusia pun menjelma menjadi metropolitan terkemuka.</p>
<p>&#8221;Saat itu, Andalusia merupakan kota yang paling berperadaban di Eropa.&#8221; ujar T Burckhardt (1972) dalam bukunya Moorish Culture in Spain. Perkembangan ilmu astronomi di era Kekhalifahan Umayyah Spanyol mencapai puncaknya pada abad ke-11 dan 12 M. Ibnu Haitham menjadi salah seorang astronom asal Andalusia yang pertama kali mengubah konfigurasi Ptolemeus.</p>
<p>Pada akhir abad ke-11 M, al-Zarqali alias Arzachel menjadi astronom kebanggaan peradaban Muslim di Andalusia. Ia menemukan bahwa orbit planet itu adalah edaran eliptik bukan edaran sirkular. Selain itu, ada pula astronom lainnya seperti Ibnu Bajjah serta Nur Ed-Din Al Betrugi alias Alpetragius yang mengusulkan model-model planet baru.<br />
Kehidupan al-Zarqali</p>
<p>Barron Carra de Vaux (1921) dalam bukunya bertajuk Les Penseurs de l&#8217;Islam menyebut al-Zarqali dengan panggilan &#8216;al-Nekkach&#8217; � pemahat logam. Sebelum dikenal sebagai seorang astronom, al-Zarqali memulai karirnya sebagai seorang mekanik dan pembuat kerajinan dari logam. Kemahirannya sebagai seorang mekanik membuatnya dipercaya untuk menjadi pegawai Ibnu Said di Toledo.</p>
<p>Pada 1060 M, al-Zarqali membuat peralatan observatorium astronomi yang didedikasikan untuk Yahya Ibnu Abi Mansur. Awalnya, al-Zarqali memang menciptakan peralatan untuk para ilmuwan lain. Karya ciptanya yang luar biasa akhirnya mengundang ketertarikan dari ilmuwan lain.</p>
<p>&#8221;Para ilmuwan lain akhirnya mengakui kehebatan intelektualitas al-Zarqali,&#8221; papar Barron carra de Vaux. Al-Zarqali terbilang unik. Dia adalah seorang saintis Muslim legendaris yang tak pernah belajar secara formal. Bahkan, pada awalnya, al-Zarqali nyaris tak pernah membaca bahkan memegang buku sekalipun.</p>
<p>Kalangan ilmuwan yang kagum dengan karya-karya al-Zarqali kemudian mendorongnya untuk belajar. Mereka memberinya banyak buku. Al-Zarqali pun kemudian belajar secara otodidak. &#8221; Dua tahun kemudian, tepatnya pada 1062 M, dia menjadi anggota kumpulan para ilmuwan di Andalusia,&#8221; Juan Vernet dalam Dictionary of Scientific Biography.</p>
<p>Setelah mensejajarkan dirinya dengan para ilmuwan lainnya, al-Zarqali tak lagi menciptakan peralatan untuk saintis lain. Sang saintis mulai menciptakan penemuannya sendiri. Bahkan, al-Zarqali pun mengajarkan ilmu otoddak yang dikuasainya. Sejak saat itulah, dia dikenal sebagai ilmuwan terkemuka di Andalusia.</p>
<p>Salah satu penemuan al-Zarqali yang paling fenomenal adalah pembuatan jam di Toledo. Jam yang diciptakannya itu masih bisa digunakan hingga tahun 1135 M. Penemuannya itu menarik perhatian Raja Alphonso IV. Secara khusus Raja Alphonso mencari tahu bagaiama jam yang diciptakan al-Zarqali itu bekerja.</p>
<p>Atrolobe<br />
Selain berhasil menciptakan jam air yang sangat mengagumkan, al-Zarqali juga mampu membuat astrolab paling canggih dan akurat. Atrolab yang ciptakannya tergolong paling bagus di antara astrolab lain yang dibuat sebelumnya serta pada masa itu. Astrolab itu bisa digunakan untuk beragam keperluan.</p>
<p>Astrolab ciptaannya bisa digunakan untuk mengamati siklus zodiak. Selain itu juga bisa didesain secara khusus untuk mengukur garis lintang dan memproyeksikan letak ekuator. Teknologi astrolab yang dibuatnya juga bisa menentukan jam atau waktu.</p>
<p>Al-Zarqali begitu populer di dunia Barat. Selama berabad-abad, karyanya yang fenomenal, yakni Tabel Toledo begitu dikagumi Masyarakat Kristen Barat. Hasil buha pikirnya itu begitu berpengaruh bagi masyarakat Barat. Karyanya itu kemudian diterjemhakan ke dalam bahasa Latin oleh Gerard of Cremona. Karyanya al-Zarqali itu mampu bertahan selama lebih dari dua abad.</p>
<p>Pengaruh al-Zarqali yang begitu kuat itu membuat table-table astronomi lainnya di Eropa didasarkan pada hasil pengukuran al-Zarqali. Tabel Marseilles yang didasarkan pada Tabel Toledan buatan al-Zarqali juga diadaptasi ke meridian London, Paris dan Pisa.</p>
<p>Raymond dari Marseilles merupakan salah seorang yang pertama kali mengadaptasi tabel al-Zarqali di Eropa yakni kota Marseilles. Leopold dari Austria, juga tercatat sebagai astronom Austria yang juga terpengaruh dengan pemikiran al-Zarqali. Tak cuma itu, Tablas Alfonsinas yang dibuat Alfonso juga didasarkan pada hasil kerja al-Zarqali.</p>
<p>Al-Zarqali tutup usia pada tahun 1087 M. Meski begitu, buah pikir dan karya-karyanya telah memberi inspirasi bagi ilmuwan lain terutama di Eropa. Peradaban Islam masa kini sudah seharusnya menumbuhkan kembali semangat dan perjuangan hidup seorang al-Zarqali. N heri ruslan</p>
<p>Kontribusi Sang Astronom<br />
Selain berhasil menemukan fakta bahawa orbit planet itu adalah edaran eliptik bukan edaran sirkular, al-Zarqali juga mampu mengoreksi data geografis yang dibuat Ptolemeus. Secara khusus, dia mengoreksi panjang Laut Mediterania. Al-Zarqali juga mampu menemukan sejumlah fakta penting terkait rahasia langit, seperti planet, bintang, bulan dan matahari.</p>
<p>Penemuan-penemuan yang diciptakannya ditulis dalam kitab berjudul al-Safiha al-Zarqaliya alias Azafea. Dalam risalah itu tercatat sejumlah penemuannya seperti, astrolab universal, tabel 29 bintang serta yang lainnya. Al-Zarqali dikenal sebagai seorang ilmuwan yang mampu menggabungkan kemampuan teknik dengan teoritik.</p>
<p>Dalam catatannya, al-Zarqali mengungkapkan adanya observatorium juga dibangun peradaban Islam di Toledo serta Cordoba. Observatorium yang dibangun di bawah kekuasaan Dinasti Umayyah Spanyol itu diyakini keduanya telah menggunakan peralatan astronomi yang tercanggih di zamannya. Beberapa diantaranya merupakan ciptaan al-Zarqali.</p>
<p>Ia juga tercatat telah menemukan salah satu peralatan komputer analog di era kejayaan Islam. Arzachel, demikian orang Barat biasa menyebut Al-Zarqali, berhasil menemukan Equatorium alat penghitung bintang. Peralatan komputer analog lainnya yang dikembangkan A-Zarqali bernama Saphaea. Inilah astrolabe pertama universal latitude-independent. Astrolabe itu tak bergantung pada garis lintang pengamatnya dan bisa digunakan di manapun di seluruh dunia. hri/RioL</p>
<p>LINK<br />
- Ab� Isḥ�q Ibr�h�m ibn Yaḥy� al-Naqq�sh al-Zarq�l� (1029�1087)<br />
- http://www.muslimheritage.com/topics/default.cfm?articleID=729<br />
- http://www.islamicspain.tv/Arts-and-Science/The-Culture-of-Al-Andalus/index.html<br />
- http://www.toledoaldia.com/alcazarIV_toledo.htm</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Penemuan : Planet Yang Mirip Sekali Dengan Bumi Kita]]></title>
<link>http://altahida.wordpress.com/2009/03/26/penemuan-planet-yang-mirip-sekali-dengan-bumi-kita/</link>
<pubDate>Thu, 26 Mar 2009 11:38:46 +0000</pubDate>
<dc:creator>altahida</dc:creator>
<guid>http://altahida.wordpress.com/2009/03/26/penemuan-planet-yang-mirip-sekali-dengan-bumi-kita/</guid>
<description><![CDATA[Planet pertama yang bisa dihuni dalam ukuran dan kondisi yang sama dengan Bumi, telah ditemukan dala]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Planet pertama yang bisa dihuni dalam ukuran dan kondisi yang sama dengan Bumi, telah ditemukan dalam satu sistem tata surya luar, sehingga kembali memunculkan kemungkinan adanya kehidupan di planet-planet lain, ungkap para ilmuwan.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://i41.tinypic.com/idhao3.jpg" alt="http://i41.tinypic.com/idhao3.jpg" width="500" /></p>
<p>Planet yang belum diberi nama itu besarnya satu setengah kali Bumi dan lima kali lebih pejal, ungkap tim astronom Eropa di Observatorium Selatan Eropa di Garching, Jerman.<!--more-->“Kami sudah menaksir bahwa suhu rata-rata super-Bumi ini antara 0 hingga 40 derajat Celsius, karena itu air dalam keadaan cair,” kata Stephane Udry dari Observatorium Jenewa.</p>
<p>“Model-model memberi perkiraan bahwa planet itu kemungkinan berbatu-batu seperti Bumi kita atau ditutupi samudera.” katanya kepada DPA.</p>
<p>Planet itu terletak di sekitar bintang yang disebut Gliese 581, sekitar 20,5 tahun cahaya dari sistem tata surya Bumi dan termasuk 100 bintang terdekat dari Matahari.</p>
<p>Walau planet itu lebih dekat kepada bintangnya dibandingkan dengan jarak Bumi ke Matahari, kedua planet sama mempunyai kondisi serupa karena Gliese 581, yang disebut “kurcaci merah”, ukurannya lebih kecil dan lebih dingin.</p>
<p>Satu tahun planet tersebut sama dengan 13 hari di Bumi.</p>
<p>“Kurcaci-kurcaci merah, cocok untuk mencari planet-panet sejenis karena mereka memancarkan cahaya lebih sedikit, dan mereka juga punya jarak yang lebih dekat ke zona yang bisa dihuni, dibanding matahari kita,” kata Xavier Bonfils dari Universitas Lisabon.</p>
<p>Lebih dari 200 “eksoplanets” &#8211; planet di luar tata surya Matahari, ditemukan dalam 12 tahun terakhir. Kebanyakan adalah gas padat yang sangat besar mirip Jupiter.</p>
<p>Xavier Delfosse dari Universitas Grenoble di Prancis mengatakan planet temuan baru itu dapat dihuni dan pasti menjadi sasaran bagi misi luar angkasa mencari mahluk luar angkasa di masa depan.</p>
<p>“Air dalam bentuk cair sangat penting bagi kehidupan,” katanya. ”Bagai peta harta karun, orang akan menandai planet ini dengan tanda X.”</p>
<p><a href="http://rudeboydream.blogspot.com/2009/03/next-generation-bumi-ke-2.html" target="_blank">sumber</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
