<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>bacaan-moslem-tentang-yesus-isa-kristen &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/bacaan-moslem-tentang-yesus-isa-kristen/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "bacaan-moslem-tentang-yesus-isa-kristen"</description>
	<pubDate>Fri, 24 May 2013 20:58:13 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Video: Bayi Tanpa Ayah Lahir di Sulsel.. Apakah Dia Tuhan?]]></title>
<link>http://yesusmanusia.wordpress.com/2008/01/04/video-bayi-tanpa-ayah-lahir-di-sulsel-apakah-dia-tuhan/</link>
<pubDate>Fri, 04 Jan 2008 11:05:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>yesusmanusia</dc:creator>
<guid>http://yesusmanusia.wordpress.com/2008/01/04/video-bayi-tanpa-ayah-lahir-di-sulsel-apakah-dia-tuhan/</guid>
<description><![CDATA[Kemaren ketemu teman, dia cerita, 3-4 hari yang lalu, dengar ada liputan di TV kalau ada anak lahir]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Kemaren ketemu teman, dia cerita, 3-4 hari yang lalu, dengar ada liputan di TV kalau ada anak lahir tanpa Ayah di Sulsel. Waktu itu dia sedang masuk kesalahsatu minimart, tiba2 para karyawan disitu heboh.. setelah diperhatikan, ternyata mereka sedang melihat TV yang lagi menyiarkan berita kelahiran tersebut.</p>
<p>Baru saja saya googling, ternyata beritanya sudah ada dari awal desember. Saya menemukannya di media internet, blog, forum diskusi dan &#8230; ternyata ada di YouTube</p>
<p>Jangan lupa baca komentar2 yang ada ya.. Seru kan.. banyak pendapat dengan sudut pandang yang berbeda. Ada yang membantahnya dan bilang kalau itu anak haram, ada yang bilang itu adalah kebesaran Tuhan, dan lain-lain..</p>
<p><!--more-->Terbayang gak sih waktu Yesus lahir padahal dia tidak punya Ayah seorang manusia? Pasti banyak yang nyangka anak haram.. Nanti saya postingkan tulisan Ben Witherington III dan James D. Tabor  mengenai hal ini..</p>
<p>Lalu kebayang gak keributannya kalau bayi itu (Yesus) diumumkan sebagai Tuhan? Entah yang mengumumkannya bayi itu (Yesus)  sendiri atau orang tuanya..</p>
<p>Aneh kan, kalau tiba2 semua orang pada saat itu, yaitu pada saat bayi itu (Yesus) lahir,  langsung mempercayainya sebagai Tuhan.  Aneh kan, penulis Injil tidak melaporkan   dalam Injil yang mereka tulis tentang kehebohan dan keributan yang terjadi karena ada seorang manusia mengaku/diakui sebagai Tuhan?</p>
<p>Eniwey, ini berita di media internetnya:</p>
<ol>
<li>4 Desember 2007,  <a href="http://www.fajar.co.id/picer.php?newsid=291" target="_blank">&#8220;Melahirkan, tapi Kasmira Mengaku Tak Pernah Hamil&#8221;,  Fajar Online</a></li>
<li>5 Desember 2007, <a href="http://www.fajar.co.id/news.php?newsid=48000" target="_blank">&#8220;Bayi Ajaib Ada, RSU Barru Gaduh&#8221;, Fajar Online</a></li>
<li>5 Desember 2007, <a href="http://www.fajar.co.id/news.php?newsid=47994" target="_blank">&#8220;Kasmira dan Keluarganya Dievakuasi Paksa&#8221;, Fajar Online</a></li>
<li>7 Desember 2007, <a href="http://www.fajar.co.id/picer.php?newsid=294" target="_blank">&#8220;Satu Kampung Bungkam, Kompak Mengaku Tak Tahu&#8221;, Fajar Online</a></li>
<li>9 Desember 2007, <a href="http://www.fajar.co.id/news.php?newsid=48297" target="_blank">&#8220;Pemerintah Tanggung Biaya Perawatan Kasmira&#8221;, Fajar Online</a></li>
</ol>
<p>Ternyata berita-berita tersebut sudah dikutip di beberapa blog, diantaranya yang saya dapatkan:</p>
<ol>
<li>11 Desember 2007, <a href="http://fathimiyah.blogspot.com/2007/12/kasmira-dan-keluarganya-dievakuasi.html" target="_blank">Kasmira dan Keluarganya Dievakuasi Paksa disini</a></li>
<li>11 Desember 2007, <a href="http://fathimiyah.blogspot.com/2007/12/kelahiran-bayi-ajaib-tanda-kekuasaan_11.html" target="_blank">&#8220;Kelahiran bayi ajaib; tanda kekuasaan Allah&#8221; disini.</a></li>
<li>3 Desember 2007, <a href="http://transtool.wordpress.com/2007/12/03/heboh-%E2%80%9Cbayi-ajaib%E2%80%9D-di-pulau-pannikian-barru/" target="_blank">&#8220;Heboh &#8220;Bayi Ajaib&#8221; di pulau Pannikian, Barru&#8221;</a></li>
</ol>
<p>Di grup milis ketemu juga:</p>
<ol>
<li>7 Desember 2007, <a href="http://groups.google.co.id/group/myquran/browse_thread/thread/95e7cc2d6d4216f" target="_blank">disini</a></li>
</ol>
<p>Tapi yang asyik ternyata ada di YouTube.. Terimakasih buat yang bikin video dan nyimpen di YouTube.. Ini gambar videonya<span class='embed-youtube' style='text-align:center; display: block;'><iframe class='youtube-player' type='text/html' width='640' height='390' src='http://www.youtube.com/embed/tbx4LoVGh1I?version=3&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;showinfo=1&#038;iv_load_policy=1&#038;wmode=transparent' frameborder='0'></iframe></span></p>
<p>Bagaimana pendapat Anda tentang bayi ajaib itu?</p>
<p>Tulisan terkait:</p>
<ol>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/18/tuhan-telah-lahir-ke-dunia/" title="Ah masak sih?" target="_blank">Tuhan telah lahir ke dunia</a></li>
</ol>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[(sambungan ke-2) Apakah Maria berhubungan suami-isteri dengan Yusuf, setelah melahirkan Yesus..?]]></title>
<link>http://yesusmanusia.wordpress.com/2008/01/04/sambungan-ke-2-apakah-maria-berhubungan-suami-isteri-dengan-yusuf-setelah-melahirkan-yesus/</link>
<pubDate>Fri, 04 Jan 2008 02:50:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>yesusmanusia</dc:creator>
<guid>http://yesusmanusia.wordpress.com/2008/01/04/sambungan-ke-2-apakah-maria-berhubungan-suami-isteri-dengan-yusuf-setelah-melahirkan-yesus/</guid>
<description><![CDATA[Postingan ini masih terkait dengan pemahaman keperawanan Maria, ibunda Yesus yang dianggap sebagai T]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Postingan ini masih terkait dengan pemahaman keperawanan Maria,  ibunda Yesus yang dianggap sebagai Tuhan..</p>
<p>Masih terkait dengan keperawanan Maria, postingan kali ini akan menyajikan tulisan James D. Tabor di bukunya Dinasti Yesus halaman 93:</p>
<blockquote><p><!--more-->[...] Pengajaran tentang &#8220;keperawanan kekal&#8221; sama sekali tidak kita temukan di dalam Perjanjian Baru, dan bukan merupakan bagian dari kredo-kredo (atau syahadat-syahadat) Kristen perdana. Penyebutan resmi dari ide ini baru muncul di tahun 374 M, dari seorang teolog Kristiani bernama Epifanius. (3)<br />
Mayoritas tulisan Kristen perdana sebelum bagian akhir dari abad IV M mengasumsikan begitu saja bahwa saudara dan saudari Yesus adalah anak biologis dari Yusuf dan Maria (4)</p></blockquote>
<blockquote><p>Pada akhir abad IV M, gereja mulai menangani masalah kehidupan seksual Maria dengan memanfaatkan dua alternatif penjelasan. Yang pertama bahwa makna saudara-saudari bukanlah &#8220;saudara-saudari secara harfiah, yaitu yang dilahirkan dari Ibu yang sama, tetapi sebagai istilah umum bermakna sepupu. Ini adalah penjelasan standar yang diterima di wilayah Barat dan dipromosikan oleh orang-orang Gereja Katolik Roma. (5)<br />
Di wilayah Timur, orang kristen berbahasa Yunani memilih sebuah penjelasan lain, bahwa adik-adik itu adalah anak-anak Yusuf, namun dari perkawinan sebelumnya, dan tidak punya hubungan darah apa pun dengan Yesus ataupun Ibu-Nya. (6)<br />
Tentu saja, keberatan para teolog Gereja Barat terhadap pandangan Gereja Timur didasari oleh tendensi mereka, sebagai buah dari pandangan asketisisme, yang cenderung menjadikan Yusuf sebagai seorang perjaka pula seumur hidupnya. Hanya dengan demikianlah Keluarga Kudus, termasuk Yesus, dapat sungguh-sungguh dan sepenuhnya menjadi &#8220;kudus&#8221;. Setelah berabad-abad berselang, orang-orang Kristen terutama di wilayah barat Eropa makin kesulitan untuk membayangkan Maria dan Yusuf sebagai insan-inan yang memiliki dimensi seksualitas, dan bahkan sebagai orang-orang yang memiliki kehidupan &#8220;ragawi&#8221; layaknya manusia biasa. Karena mereka menjadi &#8220;orang-orang kudus&#8221; yang bersemayam di surga, muncul masalah-masalah yang ditimbulkan oleh penekanan pada masa lalu duniwi yang berpotensi merendahkan seperti itu.</p>
<p>__________<br />
Catatan kaki:</p>
<p>(3)Ide bahwa Maria tetap perawan ini diteguhkan oleh Konsili Konstantinopel kedua pada tahun  553 M dan Konsili Lateran pada tahun 649. Walaupun ide ini telah ditegaskan sebagai ajaran dogma katolik, ajaran ini sendiri tidak pernah dinyatakan sebagai ajaran yang infalibel (tidak mungkin salah) oleh Gereja Katolik Roma.</p>
<p>(4)Kesimpulan ini dikenal dengan istilah pandangan Helvidian, mengikuti nama Helvidius, seorang penulis Kristen dari abad IV M yang hendak disanggah oleh Hieronimus. Eusebius, sejarawan gereja dari awal abad IVM, kerap mengutip sumber-sumber awal dan menyebutkan tentang adik-adik Yesus &#8220;menurut daging&#8221;, artinya memahami mereka sebagai anak-anak kandung dari Maria dan Yusuf. Lihat Eusebius, Church History, 2.23; 3.19</p>
<p>(5)Pandangan ini dikenal sebagai pandangan Hieronimian, sebagai penghormatan atas Hieronomius (Eusebius Hieronomius, berbeda dengan Eusebius dari Kaisarea), teolog Kristen dari abad V M yang menjadi pendukung utamanya.</p>
<p>(6)Pandangan ini dikenal sebagai pandangan Epifanian sebagai penghormatan atas Epifanius. Pemikiran seperti ini telah mengemuka bahkan sejak abad II M melalui Protoevangelium Yakobus</p></blockquote>
<p>Jadi kelihatannya pemahaman teologisnya terus bergerak.. Cuma kenapa sampai mengabaikan fakta bahwa Yesus itu memang punya saudara kandung gitu lho.. Mungkin ya karena itu, Yesusnya jadi Tuhan maka keluarganya kan yach harus suci dan kudus juga kali ya? kesannya muaksa banget gak tuh?</p>
<p>Bagaimana pendapat Anda?</p>
<p>Tulisan terkait:</p>
<ol>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2008/01/04/sambungan-ke-2-apakah-maria-berhubungan-suami-isteri-dengan-yusuf-setelah-melahirkan-yesus/" title="Kalau emang udah suami istri, ya boleh aja toh ya?" target="_blank">(sambungan ke-2) Apakah Maria berhubungan suami-isteri dengan Yusuf, setelah melahirkan Yesus..?</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2008/01/03/sambungan-ke-1-apakah-maria-berhubungan-suami-isteri-dengan-yusuf-setelah-melahirkan-yesus/" title="Kalau emang udah suami istri, ya boleh aja toh ya?" target="_blank">(sambungan ke-1) Apakah Maria berhubungan suami-isteri dengan Yusuf, setelah melahirkan Yesus..?</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2008/01/02/apakah-maria-berhubungan-suami-isteri-dengan-yusuf-setelah-melahirkan-yesus/" title="Kalau emang udah suami istri, ya boleh aja toh ya?" target="_blank">Apakah Maria berhubungan suami-isteri dengan Yusuf, setelah melahirkan Yesus..?</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2008/01/04/saudara-kandung-yesus/" title="Apa iya Yesus punya saudara kandung?" target="_blank">Saudara kandung Yesus&#8230;</a></li>
</ol>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Saudara kandung Yesus]]></title>
<link>http://yesusmanusia.wordpress.com/2008/01/04/saudara-kandung-yesus/</link>
<pubDate>Fri, 04 Jan 2008 02:48:28 +0000</pubDate>
<dc:creator>yesusmanusia</dc:creator>
<guid>http://yesusmanusia.wordpress.com/2008/01/04/saudara-kandung-yesus/</guid>
<description><![CDATA[Sama seperti halnya fakta bahwa Yesus pernah disunat, mungkin sebagian besar kita juga tidak menyada]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Sama seperti halnya fakta bahwa Yesus pernah disunat, mungkin sebagian besar kita juga tidak menyadari kalau Yesus memiliki saudara sekandung, yaitu seibu.. Ibu Yesus dan saudara kandungnya adalah Maria.</p>
<p>Ben Witherington III pada bukunya “Apa yang Telah Mereka Lakukan pada Yesus? Bantahan terhadap Teori-teori Aneh dan Sejarah “Ngawur” tentang Yesus” (2007) halaman 184 kalimat terakhir paragraf kedua:</p>
<blockquote><p><!--more-->Maria pun menjalani peran sebagaimana lazimnya seorang ibu Yahudi &#8212; melahirkan dan membesarkan banyak anak, dimana Yesus adalah yang tertua.</p></blockquote>
<p>Coba kita pindah ke halaman 144 paragraf terakhir:</p>
<blockquote><p>Kadang, apa yang tidak dikatakan dalam sebuah kisah sama bermaknanya dengan yang dikatakan, dan tampaknya inilah yang terjadi dalam Lukas 2:41-52. Perhatikan bahwa dalam bagian ini tak sekalipun disebutkan tentang anak-anak Yusuf dan Maria lainnya, bahkan setelah Yesus berumur 12 tahun. Teofilus niscaya tidak berkesimpulan bahwa mereka sudah memiliki anak lain jika satu-satunya sumber yang ia miliki hanyalah Injil-injil kanonis.</p></blockquote>
<p>Kalau kita telusuri perjanjian baru, maka kita akan temukan beberapa ayat yang memang mendukung perkataan Ben Witherington tersebut..</p>
<blockquote><p>Markus 6:3<br />
Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita?&#8221; Lalu mereka kecewa dan menolak Dia.</p>
<p>Matius 13:55<br />
Bukankah Ia ini anak tukang kayu? Bukankah ibu-Nya bernama Maria dan saudara-saudara-Nya: Yakobus, Yusuf, Simon dan Yudas?</p>
<p>Gal 1:19<br />
Tetapi aku tidak melihat seorangpun dari rasul-rasul yang lain, kecuali <span>Yakobus</span>, saudara Tuhan Yesus</p>
<p>Yudas 1:1<br />
Dari Yudas, hamba Yesus Kristus dan saudara Yakobus, kepada mereka, yang terpanggil, yang dikasihi dalam Allah Bapa, dan yang dipelihara untuk Yesus Kristus.</p></blockquote>
<p>Sekarang kita lihat penjelasan James D. Tabor pada bukunya Dinasti Yesus halaman 91 paragraf pertama:</p>
<blockquote><p>Injil Markus, Injil paling awal yang kita miliki, menyatakan bahwa Yesus mempunyai empat saudara laki-laki dan paling tidak dua saudara perempuan. Injil ini bahkan merinci nama saudara-saudara-Nya itu: Yakobus, Yoses, Yudas, dan Simon. Markus menyinggung adanya saudara-saudara perempuan tanpa menyebutkan nama mereka, namun tradisi kristen awal menyatakan ada dua orang, yaitu Maria dan Salome (Mrk. 6:3). (1)<br />
Matius, yang mengikuti Markus, sumbernya, juga merinci daftar nama yang sama, walaupun ia menggunakan bentuk penuh &#8220;Yusuf&#8221; bukan &#8220;Yoses&#8221;, bentuk panggilan dari nama yang sama, seperti &#8220;Yosie&#8221;. Matius juga menempatkan nama Simon sebelum Yudas (Mat:13:55) [...]</p></blockquote>
<p>Jadi Yesus itu, walau berbeda ayah, adalah kakak sulung bagi adik-adiknya.</p>
<p>Bagaimana pendapat Anda?</p>
<p>Tulisan terkait:</p>
<ol>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2008/01/04/sambungan-ke-2-apakah-maria-berhubungan-suami-isteri-dengan-yusuf-setelah-melahirkan-yesus/" title="Kalau emang udah suami istri, ya boleh aja toh ya?" target="_blank">(sambungan ke-2) Apakah Maria berhubungan suami-isteri dengan Yusuf, setelah melahirkan Yesus..?</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2008/01/03/sambungan-ke-1-apakah-maria-berhubungan-suami-isteri-dengan-yusuf-setelah-melahirkan-yesus/" title="Kalau emang udah suami istri, ya boleh aja toh ya?" target="_blank">(sambungan ke-1) Apakah Maria berhubungan suami-isteri dengan Yusuf, setelah melahirkan Yesus..?</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2008/01/02/apakah-maria-berhubungan-suami-isteri-dengan-yusuf-setelah-melahirkan-yesus/" title="Kalau emang udah suami istri, ya boleh aja toh ya?" target="_blank">Apakah Maria berhubungan suami-isteri dengan Yusuf, setelah melahirkan Yesus..?</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2008/01/04/saudara-kandung-yesus/" title="Apa iya Yesus punya saudara kandung?" target="_blank">Saudara kandung Yesus&#8230;</a></li>
</ol>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Good marketing - Pendekatan tipikal agar orang meyakini Yesus itu adalah Tuhan..]]></title>
<link>http://yesusmanusia.wordpress.com/2008/01/03/good-marketing-pendekatan-tipikal-agar-orang-meyakini-yesus-itu-adalah-tuhan/</link>
<pubDate>Thu, 03 Jan 2008 04:17:52 +0000</pubDate>
<dc:creator>yesusmanusia</dc:creator>
<guid>http://yesusmanusia.wordpress.com/2008/01/03/good-marketing-pendekatan-tipikal-agar-orang-meyakini-yesus-itu-adalah-tuhan/</guid>
<description><![CDATA[Ada salah satu buku yang saya beli yang cukup menarik perhatian saya yaitu: Cintailah Aku! Belajar d]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Ada salah satu buku yang saya beli yang cukup menarik perhatian saya yaitu: Cintailah Aku! Belajar dari Ajaran Inspirator terbitan Kanisius. Kenapa ? kertasnya bagus&#8230; cetakannya bagus.. berwarna.. dilengkapi dengan gambar2 ilustrasi yang menarik.. Cara penulisannya mudah difahami..</p>
<p>Tapi ada yang lebih menarik perhatian saya, yaitu tulisan di sampul belakang sebelah luar buku ini:</p>
<blockquote><p><!--more-->Yesus &#8230; tokoh paling kontroversial sepanjang masa. &#8230; <u>Hakikat-Nya sering dipertanyakan dan diperdebatkan</u>. <u>Namun, setiap orang pasti mengakui kebenaran ajaran-Nya</u>. Dari ajaran inilah kita akan mengenal Yesus lebih dalam, dan dalam iman menerima-Nya sebagai Tuhan.</p></blockquote>
<blockquote><p>Anda tertarik mengenal Yesus? Pelajari isi ajaran-Nya yang selalu inspiratif sehingga Anda pun mampu mencintai Dia sebagai Tuhan yang menyelamatkan!</p></blockquote>
<p>Marketing yang bagus kan?.. Maksudnya kira2 seperti ini: Udahlah tidak usah meributkan hakikat ketuhanan Yesus, karena setiap orang sudah mengakui kebenaran ajarannya..(?) Oleh karena itu, kenalilah Yesus lebih melalui ajarannya dan dalam iman menerima-Nya sebagai Tuhan.</p>
<p>Jadi target utamanya adalah menumbuhkan kesadaran keimanan sesorang secara perlahan untuk akhirnya bisa mempercayai bahwa Yesus itu Tuhan tanpa harus bersusah payah menerangkan soal hakikat ketuhanannya alias tidak memperdulikan lagi soal hakikat ketuhanannya.</p>
<p>Kalau sudah beriman, kan gampang, tinggal kasih tahu ayat-ayat di Injil yang bilang bahwa ada Tuhan Bapa, Roh Kudus, Yesus maka itu sudah lebih dari cukup.</p>
<p>Kalau agak ragu, maka diceritakan lagi betapa Yesus itu Kasih dan seterusnya sehingga iman nya menguat lagi..</p>
<p>Jadi, jarang kita temui perdebatan mengenai kenapa Yesus yang manusia itu bisa disebut Tuhan pada level sebelum beriman.. Yang kita sering temukan adalah membuat supaya orang beriman dengan cara lain kemudian tinggal kasih ayat tentang trinitas..</p>
<p>Sebagian besar orang yang bukan pemuja Yesus sebagai Tuhan tidak bisa didekati dengan pendekatan tipikal ini.. dan sulit menerima hakikat Yesus sebagai Tuhan.. dan tidak ada usaha untuk membuktikan ketuhanan Yesus dengan menggunakan &#8216;logika polos&#8217; tanpa menggunakan ayat-ayat Alkitab.</p>
<p>Bagaimana pendapat Anda?</p>
<p>Tulisan terkait:</p>
<ol>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/18/tuhan-telah-lahir-ke-dunia/" title="Apa iya?" target="_blank">Tuhan telah lahir ke dunia</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/21/adakah-bukti-yang-menunjukkan-yesus-itu-tuhan/" title="Ada, tapi di Injil dan mesti beriman dulu kalau injil itu benar.." target="_blank">Adakah bukti yang menunjukkan Yesus itu Tuhan?</a></li>
</ol>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[(sambungan ke-1) Apakah Maria berhubungan suami-isteri dengan Yusuf, setelah melahirkan Yesus..?]]></title>
<link>http://yesusmanusia.wordpress.com/2008/01/03/sambungan-ke-1-apakah-maria-berhubungan-suami-isteri-dengan-yusuf-setelah-melahirkan-yesus/</link>
<pubDate>Thu, 03 Jan 2008 02:02:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>yesusmanusia</dc:creator>
<guid>http://yesusmanusia.wordpress.com/2008/01/03/sambungan-ke-1-apakah-maria-berhubungan-suami-isteri-dengan-yusuf-setelah-melahirkan-yesus/</guid>
<description><![CDATA[Sebagian teman yang saya kenal masih berkeyakinan bahwa Maria itu perawan lho! Coba kita baca bahasa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagian teman yang saya kenal masih berkeyakinan bahwa Maria itu perawan lho!</p>
<p>Coba kita baca bahasan Ben Witherington III di bukunya “Apa yang Telah Mereka Lakukan pada Yesus? Bantahan terhadap Teori-teori Aneh dan Sejarah “Ngawur” tentang Yesus” (2007) halaman 184:</p>
<blockquote><p><!--more--></p></blockquote>
<blockquote><p>[...] Ide bahwa Maria menjadi perawan abadi dan Yusuf menjalani kehidupan aksetis baru muncul saat Protevangelium Yakobus dituliskan, yaitu menjelang berakhirnya abad kedua (dan jauh setelah gerakan aksetis mlai bergerak dalam kekristenan).<br />
Ide-ide ini mencerminkan perubahan cara pandang terhadap seksualitas manusia, yang berlangsung ketika keKristenan tidak lagi berstatus sekte sempalan dari Yudaisme. Maksudnya, ketika keKristenan beralih wujud menjadi sebuah entitas non-Yahudi. [...]</p></blockquote>
<p>Jadi, kalau boleh saya menafsirkan tulisan itu, ide Maria menjadi perawan abadi dan Yusuf tidak melakukan hubungan seksual itu baru muncul  pada saat berakhirnya abad kedua. Ide itu tidak muncul pada saat kristen masih jadi sempalan dari Yudaisme, tapi pada saat sudah lepas mandiri menjadi entitas non-Yahudi yang merupakan cikal bakal kekristenan sekarang.</p>
<p>Sekarang kita baca tulisan lanjutannya:</p>
<blockquote><p>[...] Jika kita menempatkan Maria dalam konteks Yudaisme purba, kita akan melihat bahwa ide-ide dari era kemudian ini tidak mencerminkan situasi historis dalam kehidupan Maria. Sebaliknya ide-ide ini mencerminkan ekspresi kesalehan gereja abad kedua yang sedang bertumbuh; sebuah kesalehan yang terus berkembang melalui jalur yang sama hingga abad pertengahan.</p></blockquote>
<p>Sekali lagi, kalo boleh menyimpulkan, Maria menurut persepsi iman kristen sekarang tidak akan sama dengan Maria dalam konteks Yudaisme purba.. Saya jadi terheran-heran:</p>
<ul>
<li> kenapa dibiarkan tidak sama? kenapa ketidaksamaan itu dipelihara?</li>
<li>Apakah untuk mendorong agar iman umat kristen semakin kuat, diperlukan perubahan pemahaman tentang Maria yang tadinya melakukan hubungan suami istri dengan Yusuf suaminya menjadi Maria yang perawan?</li>
</ul>
<p>Nah, kalimat berikutnya kelihatannya menjadi pembenaran yaitu perubahan persepsi Maria menjadi tetap perawan justru menggambarkan ekspresi kesalehan gereja abad kedua yang sedang bertumbuh.. owalah.. kok sepertinya justifikasinya gak nyambung ya?</p>
<p>Kesan saya: karena sudah terlanjur menganggap seorang manusia itu adalah Tuhan maka status orang tuanya juga seharusnya, menurut iman, suci dan kudus juga..<br />
Jadi malah repot kan.. yang Maria dianggap perawan lah.. yang Yusuf dianggap melakukan hidup tanpa berhubungan seks lah dengan Maria.. padahal mereka punya anak lain selain yesus.. jadi heboh..</p>
<p>Bagaimana pendapat Anda?</p>
<p>Tulisan terkait:</p>
<ol>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2008/01/04/sambungan-ke-2-apakah-maria-berhubungan-suami-isteri-dengan-yusuf-setelah-melahirkan-yesus/" title="Kalau emang udah suami istri, ya boleh aja toh ya?" target="_blank">(sambungan ke-2) Apakah Maria berhubungan suami-isteri dengan Yusuf, setelah melahirkan Yesus..?</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2008/01/03/sambungan-ke-1-apakah-maria-berhubungan-suami-isteri-dengan-yusuf-setelah-melahirkan-yesus/" title="Kalau emang udah suami istri, ya boleh aja toh ya?" target="_blank">(sambungan ke-1) Apakah Maria berhubungan suami-isteri dengan Yusuf, setelah melahirkan Yesus..?</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2008/01/02/apakah-maria-berhubungan-suami-isteri-dengan-yusuf-setelah-melahirkan-yesus/" title="Kalau emang udah suami istri, ya boleh aja toh ya?" target="_blank">Apakah Maria berhubungan suami-isteri dengan Yusuf, setelah melahirkan Yesus..?</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2008/01/04/saudara-kandung-yesus/" title="Apa iya Yesus punya saudara kandung?" target="_blank">Saudara kandung Yesus&#8230;</a></li>
</ol>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Beli buku lagi.. bisa dibaca semua gak ya?]]></title>
<link>http://yesusmanusia.wordpress.com/2008/01/03/beli-buku-lagi-bisa-dibaca-semua-gak-ya/</link>
<pubDate>Thu, 03 Jan 2008 00:57:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>yesusmanusia</dc:creator>
<guid>http://yesusmanusia.wordpress.com/2008/01/03/beli-buku-lagi-bisa-dibaca-semua-gak-ya/</guid>
<description><![CDATA[Kalau Anda suka membaca, jangan sampai ketinggalan, datang ke toko buku Gramedia karena ada discount]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau Anda suka membaca, jangan sampai ketinggalan, datang ke toko buku Gramedia karena ada discount 30% untuk hampir semua barang termasuk buku tentunya..<br />
Jangan telat! karena hanya sampai dengan jumat 4 Januari 2007.</p>
<p>Kalau tidak salah, yang discount cuma di toko buku Gramedia yang di Bintaro dengan yang di Matraman.</p>
<p>Ini buku  yang sudah saya beli: <!--more--></p>
<ol>
<li>Bagaimana Memilih Paus, oleh Libertus Jehani, penerbit Sinondang Media, Jakarta Mei 2005 &#8211; 85 halaman</li>
<li>Ensiklopedi Perjanjian Baru, oleh Xavier Leon &#8211; Dufour, penerbit Kanisius</li>
<li>Kasus Besar Yang Keliru, Ternyata Yesus Malaikat &#8211; oleh Frans Donald, penerbit Borobudur Indonesia Publishing</li>
<li>Menjawab Doktrin Tritunggal &#8211; Perihal ke-allah-an Yesus, oleh Frans Donald, penerbit Borobudur Indonesia Publishing</li>
<li>Mimbar, Altar dan Pasar sebuah Trilogi oleh Kokoh Prihatanto, penerbit Lamalera</li>
<li>The True Gospel of Christ, oleh Elijah Syekh, penerbit Citra</li>
<li>Cintailah Aku &#8211; Belajar dari Ajaran Inspirator, Editor: Dr. Renu Rita Silvano, OCV, STD dan Dr. Fio Mascarenhas, SJ, DMIN, penerbit Kanisius</li>
<li>Misquoting Jesus &#8211; Kesalahan Penyalinan Dalam Kitab Suci Perjanjian Baru, oeh Bart D. Ehrman, penerbit Gramedia</li>
<li>Ensiklopedi Orang Kudus, oleh A. Heuken SJ dengan bantuan staf Yayasan CLC, penerbit Yayasan Cipta Loka Caraka</li>
<li>Yesus bukan orang kristen? Rekonstruksi singkat, akurat, dan seimbang tentang hidup Yesus historis, oleh Albert Nolan OP, penerbit Kanisius</li>
<li>Kala Yesus jadi Tuhan &#8211; Pergulatan untuk Menegaskan Kekristenan pada Masa Akhir Romawi, oleh Richard E. Rubenstein, penerbit Serambi.</li>
</ol>
<p>Padahal buku yang saya beli selama liur panjang akhir tahun kemarin (2007) masih belum dibaca semua&#8230; Yah gak apa-apa lah.. mumpung discount.. <img src="http://yesusmanusia.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif" class="wp-smiley" /></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Apakah Maria berhubungan suami-isteri dengan Yusuf, setelah melahirkan Yesus..?]]></title>
<link>http://yesusmanusia.wordpress.com/2008/01/02/apakah-maria-berhubungan-suami-isteri-dengan-yusuf-setelah-melahirkan-yesus/</link>
<pubDate>Wed, 02 Jan 2008 06:25:02 +0000</pubDate>
<dc:creator>yesusmanusia</dc:creator>
<guid>http://yesusmanusia.wordpress.com/2008/01/02/apakah-maria-berhubungan-suami-isteri-dengan-yusuf-setelah-melahirkan-yesus/</guid>
<description><![CDATA[Mengingat Maria adalah Ibunya Tuhan (Yesus), maka terkadang kita berharap bahwa Maria tidak melakuka]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Mengingat Maria adalah Ibunya Tuhan (Yesus), maka terkadang kita berharap bahwa Maria tidak melakukan hubungan suami istri dengan manusia sama sekali, bahkan sekalipun itu suaminya yang syah.</p>
<p>Tapi coba kita lihat Matius 1:18 yang menurut <a href="http://sabdaweb.sabda.org/bible/chapter/?b=40&#38;c=1&#38;v=18&#38;version=tb&#38;altver%5B%5D=tb&#38;altver%5B%5D=bis&#38;altver%5B%5D=fayh&#38;altver%5B%5D=drft_wbtc&#38;altver%5B%5D=tl&#38;altver%5B%5D=ksi&#38;altver%5B%5D=drft_sb&#38;altver%5B%5D=baba&#38;altver%5B%5D=kl_1863&#38;altver%5B%5D=kl_1870&#38;altver%5B%5D=drft_ldk&#38;altver%5B%5D=ende&#38;view=column&#38;page=chapter&#38;lang=indonesia&#38;theme=clearsky" target="_blank">Alkitab Terjemahan Baru</a> berbunyi sebagai berikut:</p>
<blockquote><p><!--more-->Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, <i>sebelum mereka hidup sebagai suami isteri.</i></p></blockquote>
<p>Berikut saya kutipkan bahasan Ben Witherington III pada bukunya &#8220;Apa yang Telah Mereka Lakukan pada Yesus? Bantahan terhadap Teori-teori Aneh dan Sejarah “Ngawur” tentang Yesus” (2007) halaman 149 paragraf kedua:</p>
<blockquote><p>Frasa Yunani kedua yang menarik perhatian kita dalam 1:18, yang digunakan untuk menjelaskan hubungan Maria dan Yusuf saat Yesus mulai dikandung, adalah <i>prin e sunelthein</i>, yang biasanya diterjemahkan menjadi &#8220;sebelum mereka hidup sebagai suami isteri&#8221; atau &#8220;sebelum mereka menikah atau sehidup seatap&#8221;. (112)<br />
Jika yang dimaksud adalah makna pertama, ayat ini mengisyaratkan bahwa Maria dan Yusuf melakukan hubungan suami isteri setelah Yesus dilahirkan. Jika yang dimaksud adalah makna terakhir, nas ini hanya ingin menyatakan bahwa Maria sudah hamil sebelum menikah. Walau begitu, masih ada pilihan ketiga, yaitu pernikahan dan penggenapannya secara fisik melalui hubungan suami isteri. Sulit membayangkan bahwa seorang Yahudi (atau seorang yahudi Kristen seperti sang penulis Injil) akan memisahkan kedua hal ini, yang terkait dengan komitmen dua orang untuk menikah. Kelihatannya frasa ini ditulis untuk mengisyaratkan bahwa, setelah menikah, mereka melakukan hubungan suami isteri. Dan memang, selanjutnya dalam Injil ini terdapat beberapa ayat yang menyiratkan bahwa Maria dan Yusuf masih memiliki anak-anak yang lain (113)</p></blockquote>
<p>Lalu kita coba lihat Matius  1:24-25 menurut <a href="http://sabdaweb.sabda.org/bible/chapter/?b=40&#38;c=1&#38;v=18&#38;version=tb&#38;altver%5B%5D=tb&#38;altver%5B%5D=bis&#38;altver%5B%5D=fayh&#38;altver%5B%5D=drft_wbtc&#38;altver%5B%5D=tl&#38;altver%5B%5D=ksi&#38;altver%5B%5D=drft_sb&#38;altver%5B%5D=baba&#38;altver%5B%5D=kl_1863&#38;altver%5B%5D=kl_1870&#38;altver%5B%5D=drft_ldk&#38;altver%5B%5D=ende&#38;view=column&#38;page=chapter&#38;lang=indonesia&#38;theme=clearsky" target="_blank">Alkitab Terjemahan Baru</a></p>
<blockquote><p>Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya,</p>
<p>tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus.</p></blockquote>
<p>Sekarang kita lihat kembali ke buku  &#8220;Apa yang Telah Mereka Lakukan pada Yesus? Bantahan terhadap Teori-teori Aneh dan Sejarah “Ngawur” tentang Yesus” (2007) halaman 150 paragraf terakhir sd halaman 150:</p>
<blockquote><p>Nas ini menyatakan lebih lanjut bahwa Yusuf mengambil Maria sebagai istrinya, &#8220;Tapi tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki&#8221;. Perkataan ini telah mengakibatkan kontroversi yang tidak berujung, terutama di kalangan Katolik Roma.</p>
<p>Ayat 25 difokuskan kepada fakta tentang keperawanan Maria sebelum ia melahirkan Yesus. Tapi, mengingat kata kerja disini menggunakan keterangan waktu <i>imperfect</i>, nas inipun berfokus kepada periode ketika Yusuf tidak melakukan hubungan seksual dengan maria &#8212; yaitu sebelum Yesus dilahirkan. Keterangan waktu kata kerja imperfect ini kemungkinan menyiratkan terjadinya hubungan seksual di antara Yusuf dan Maria, yaitu Yusuf hanya berpantang melakukan hubungan seksual selama waktu tertentu (berlawanan dengan keterangan waktu kata kerja <i>aorist</i>, yang mengindikasikan sebuah tindakan yang terjadi pada pada titik tertentu, biasanya dimasa lampau) (115)</p>
<p>Status perawan Maria setelah ia melahirkan Yesus kemungkinan disanggah ayat ini. (116) [...]</p></blockquote>
<p>Jadi, rasanya, sudah sepantasnya lah kalau Maria melakukan hubungan suami -isteri dengan suaminya Yusuf..</p>
<p>Sebagian tradisi kristen meyakini Maria tetap perawan sebelum dan setelah melahirkan Yesus.. artinya tidak pernah berhubungan badan dengan manusia..</p>
<p>Yah itulah repotnya kalau manusia dijadikan Tuhan, akhirnya jadi berkepentingan untuk menjaga status ibunya yang sebetulnya notabene juga manusia..</p>
<p>Gimana pendapat Anda?</p>
<p>Tulisan terkait:</p>
<ol>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2008/01/04/sambungan-ke-2-apakah-maria-berhubungan-suami-isteri-dengan-yusuf-setelah-melahirkan-yesus/" title="Kalau emang udah suami istri, ya boleh aja toh ya?" target="_blank">(sambungan ke-2) Apakah Maria berhubungan suami-isteri dengan Yusuf, setelah melahirkan Yesus..?</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2008/01/03/sambungan-ke-1-apakah-maria-berhubungan-suami-isteri-dengan-yusuf-setelah-melahirkan-yesus/" title="Kalau emang udah suami istri, ya boleh aja toh ya?" target="_blank">(sambungan ke-1) Apakah Maria berhubungan suami-isteri dengan Yusuf, setelah melahirkan Yesus..?</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2008/01/02/apakah-maria-berhubungan-suami-isteri-dengan-yusuf-setelah-melahirkan-yesus/" title="Kalau emang udah suami istri, ya boleh aja toh ya?" target="_blank">Apakah Maria berhubungan suami-isteri dengan Yusuf, setelah melahirkan Yesus..?</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2008/01/04/saudara-kandung-yesus/" title="Apa iya Yesus punya saudara kandung?" target="_blank">Saudara kandung Yesus&#8230;</a></li>
</ol>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[(sambungan ke-1) Yesus disunat!]]></title>
<link>http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/31/sambungan-ke-1-yesus-disunat/</link>
<pubDate>Mon, 31 Dec 2007 02:44:16 +0000</pubDate>
<dc:creator>yesusmanusia</dc:creator>
<guid>http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/31/sambungan-ke-1-yesus-disunat/</guid>
<description><![CDATA[Pada posting sebelumnya, saya telah menuliskan tentang wawancara imajiner dengan Yesus. Mungkin seba]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Pada <a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/30/yesus-disunat/" target="_blank">posting sebelumnya</a>, saya telah menuliskan tentang wawancara imajiner dengan Yesus.</p>
<p>Mungkin sebagian dari Anda terkejut kalau Yesus disunat. Atau minimal tidak menyadarinya. Saya termasuk orang yang terkejut ketika mengetahui fakta bahwa Yesus telah disunat.</p>
<p><!--more--></p>
<p>Pada dasarnya, Yesus itu seorang yahudi dan sunat memang sudah jadi tradisi mereka sejak lama. Salah satu rujukannya bisa lihat di:</p>
<blockquote><p>Kisah Para Rasul 7:8<br />
Lalu Allah memberikan kepadanya perjanjian <span>sunat</span>; dan demikianlah Abraham memperanakkan Ishak, lalu menyunatkannya pada hari yang kedelapan; dan Ishak memperanakkan Yakub, dan Yakub memperanakkan kedua belas bapa leluhur kita.</p></blockquote>
<p>Berikut kutipan dari buku &#8220;Apa yang Telah Mereka Lakukan pada Yesus? Bantahan terhadap Teori-teori Aneh dan Sejarah “Ngawur” tentang Yesus” (2007) karangan Ben Witherington III pada halaman</p>
<blockquote><p>Dalam ayat 21, Maria dan Yusuf digambarkan sebagai orang Yahudi yang saleh, yang menyerahkan Yesus untuk disunat sewaktu berumur delapan hari. [...]</p></blockquote>
<p>James D. Tabor dalam bukunya Dinasti Yesus juga menuliskan secara sekilas tentang Yesus disunat pada halaman 134:</p>
<blockquote><p>[...] Yesus telah disunat, merayakan perayaan Paskah Yahudi, membaca Alkitab dalam bahasa Ibrani, dan menghormati hari hari sabtu sebagai hari sabat. [...]</p></blockquote>
<p>Injil Lukas 2:21 yang dirujuk untuk mendukung bahwa Yesus disunat berbunyi:</p>
<blockquote><p>Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya.</p></blockquote>
<p>Jadi, yang harus kita ingat adalah bahwa Yesus adalah seorang manusia yahudi yang saleh dan telah disunat pada usia 8 hari.</p>
<p>Pada perkembangannya sampai sekarang, sunat bukanlah tradisi katolik/kristen. Bahasannya akan saya posting kemudian..</p>
<p>Tulisan terkait:</p>
<ol>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/30/yesus-disunat/" target="_blank">Yesus disunat! </a></li>
</ol>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Yesus disunat!]]></title>
<link>http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/30/yesus-disunat/</link>
<pubDate>Sun, 30 Dec 2007 06:03:05 +0000</pubDate>
<dc:creator>yesusmanusia</dc:creator>
<guid>http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/30/yesus-disunat/</guid>
<description><![CDATA[Seperti halnya kelaziman umat yahudi, maka Yesuspun pada usianya yang ke 8 hari juga disunat. Sebelu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Seperti halnya kelaziman umat yahudi, maka Yesuspun pada usianya yang ke 8 hari juga disunat. Sebelum ritual penyunatan tersebut dimulai, berikut petikkan wawancara dari salah satu media langsung dengan Yesus..</p>
<blockquote><p><!--more-->Media: Wah senangnya bisa hadir disini untuk menyaksikan acara sunat Tuhan. Terimakasih atas undangannya Tuhan.</p></blockquote>
<blockquote><p>Yesus: Sama-sama.. terimakasih juga atas kedatangannya..</p>
<p>Media: Bagaimana perasaan Tuhan menjelang detik-detik penyunatan?</p>
<p>Yesus: Wah stres juga sedikit nih.. perut jadi mules kalau membayangkan sunat nanti..</p>
<p>Media: Tuhan, apa perlu Tuhan pakai sunat segala?</p>
<p>Yesus: Sebetulnya kalau mau ikut kata hati sendiri, saya lebih baik gak usah sunat. Karena kan, kebaikan seseorang tidak ditentukan oleh apakah dia telah di sunat atau belum.. Tapi karena dulu saya juga yang memerintahkan kepada nabi-nabi Israel supaya bersunat agar bangsa yahudi berbeda dengan bangsa lain,  yaaah terpaksa saya juga harus mau disunat.. Soalnya kan saya sekarang posisinya sedang menjelma menjadi orang yahudi..</p>
<p>Media: O gitu, kalau dulu Tuhan lahir dari orang jawa maka gak perlu dong di sunat?</p>
<p>Yesus: Tepat sekali.. Kamu tambah pinter aja..</p>
<p>Media: Yah ini kan berkat dari Tuhan.. Nanti penyunatannya pakai sinar laser atau cara tradisional, Tuhan?</p>
<p>Yesus: Terserah dan semampunya orang tua saya.. Kamu kan tau sendiri kondisi ekonomi orang tua saya..</p>
<p>Media: Iya sih.. Saya cuma bertanya-tanya aja karena Tuhan &#8216;bercampur&#8217; dengan unsur manusia, takut sunatnya tidak berhasil kalau pakai cara tradisional..</p>
<p>Yesus: Ya enggak lah, daging saya kan daging manusia biasa.. Oke gitu dulu wawancaranya ya.. Saya sudah mau di sunat nih..</p>
<p>Media: Baik Tuhan.. Terimakasih atas wawancaranya..</p></blockquote>
<p>Tulisan terkait:</p>
<ol>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/31/sambungan-ke-1-yesus-disunat/" target="_blank">(sambungan ke-1) Yesus disunat!</a></li>
</ol>
<p>Wawancara imajiner lainnya:</p>
<ol>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/18/tuhan-telah-lahir-ke-dunia/">Tuhan telah lahir ke dunia!!!</a></li>
</ol>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Video "Did Jesus Die?" 6 of 6]]></title>
<link>http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-6-of-6/</link>
<pubDate>Sat, 29 Dec 2007 15:39:28 +0000</pubDate>
<dc:creator>yesusmanusia</dc:creator>
<guid>http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-6-of-6/</guid>
<description><![CDATA[Ini potongan seri berikutnya.. Kalau ada waktu saya mau buatkan tulisan percakapan pada potongan fil]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Ini potongan seri berikutnya.. Kalau ada waktu saya mau buatkan tulisan percakapan pada potongan film ini.. Atau Anda mau membantu?</p>
<p>Seri #6/6</p>
<p><!--more--><span class='embed-youtube' style='text-align:center; display: block;'><iframe class='youtube-player' type='text/html' width='640' height='390' src='http://www.youtube.com/embed/NmGcDH4ixQk?version=3&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;showinfo=1&#038;iv_load_policy=1&#038;wmode=transparent' frameborder='0'></iframe></span></p>
<p>Tulisan terkait:</p>
<ol>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die/" target="_blank">Video &#8220;Did Jesus Die?&#8221; 1 of 6</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-2-of-6/" target="_blank">Video &#8220;Did Jesus Die?&#8221; 2 of 6</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-3-of-6/" target="_blank">Video &#8220;Did Jesus Die?&#8221; 3 of 6</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-4-of-6/" target="_blank">Video &#8220;Did Jesus Die?&#8221; 4 of 6</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-5-of-6/" target="_blank">Video &#8220;Did Jesus Die?&#8221; 5 of 6</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-6-of-6/" target="_blank">Video &#8220;Did Jesus Die?&#8221; 6 of 6</a></li>
</ol>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Video "Did Jesus Die?" 5 of 6]]></title>
<link>http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-5-of-6/</link>
<pubDate>Sat, 29 Dec 2007 15:37:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>yesusmanusia</dc:creator>
<guid>http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-5-of-6/</guid>
<description><![CDATA[Ini potongan seri berikutnya.. Kalau ada waktu saya mau buatkan tulisan percakapan pada potongan fil]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Ini potongan seri berikutnya.. Kalau ada waktu saya mau buatkan tulisan percakapan pada potongan film ini.. Atau Anda mau membantu?</p>
<p>Seri #5/6</p>
<p><!--more--><span class='embed-youtube' style='text-align:center; display: block;'><iframe class='youtube-player' type='text/html' width='640' height='390' src='http://www.youtube.com/embed/BIEwxd0KObw?version=3&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;showinfo=1&#038;iv_load_policy=1&#038;wmode=transparent' frameborder='0'></iframe></span></p>
<p>Tulisan terkait:</p>
<ol>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die/" target="_blank">Video &#8220;Did Jesus Die?&#8221; 1 of 6</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-2-of-6/" target="_blank">Video &#8220;Did Jesus Die?&#8221; 2 of 6</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-3-of-6/" target="_blank">Video &#8220;Did Jesus Die?&#8221; 3 of 6</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-4-of-6/" target="_blank">Video &#8220;Did Jesus Die?&#8221; 4 of 6</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-5-of-6/" target="_blank">Video &#8220;Did Jesus Die?&#8221; 5 of 6</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-6-of-6/" target="_blank">Video &#8220;Did Jesus Die?&#8221; 6 of 6</a></li>
</ol>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Video "Did Jesus Die?" 4 of 6]]></title>
<link>http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-4-of-6/</link>
<pubDate>Sat, 29 Dec 2007 15:30:11 +0000</pubDate>
<dc:creator>yesusmanusia</dc:creator>
<guid>http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-4-of-6/</guid>
<description><![CDATA[Ini potongan seri berikutnya.. Kalau ada waktu saya mau buatkan tulisan percakapan pada potongan fil]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Ini potongan seri berikutnya.. Kalau ada waktu saya mau buatkan tulisan percakapan pada potongan film ini.. Atau Anda mau membantu?</p>
<p>Seri #4/6</p>
<p><!--more--><span class='embed-youtube' style='text-align:center; display: block;'><iframe class='youtube-player' type='text/html' width='640' height='390' src='http://www.youtube.com/embed/1k8xld21MHQ?version=3&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;showinfo=1&#038;iv_load_policy=1&#038;wmode=transparent' frameborder='0'></iframe></span></p>
<p>Tulisan terkait:</p>
<ol>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die/" target="_blank">Video &#8220;Did Jesus Die?&#8221; 1 of 6</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-2-of-6/" target="_blank">Video &#8220;Did Jesus Die?&#8221; 2 of 6</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-3-of-6/" target="_blank">Video &#8220;Did Jesus Die?&#8221; 3 of 6</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-4-of-6/" target="_blank">Video &#8220;Did Jesus Die?&#8221; 4 of 6</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-5-of-6/" target="_blank">Video &#8220;Did Jesus Die?&#8221; 5 of 6</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-6-of-6/" target="_blank">Video &#8220;Did Jesus Die?&#8221; 6 of 6</a></li>
</ol>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Video "Did Jesus Die?" 3 of 6]]></title>
<link>http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-3-of-6/</link>
<pubDate>Sat, 29 Dec 2007 15:27:49 +0000</pubDate>
<dc:creator>yesusmanusia</dc:creator>
<guid>http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-3-of-6/</guid>
<description><![CDATA[Ini potongan seri berikutnya.. Kalau ada waktu saya mau buatkan tulisan percakapan pada potongan fil]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Ini potongan seri berikutnya.. Kalau ada waktu saya mau buatkan tulisan percakapan pada potongan film ini.. Atau Anda mau membantu?</p>
<p>Seri #3/6</p>
<p><!--more--><span class='embed-youtube' style='text-align:center; display: block;'><iframe class='youtube-player' type='text/html' width='640' height='390' src='http://www.youtube.com/embed/pfHQacTOO88?version=3&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;showinfo=1&#038;iv_load_policy=1&#038;wmode=transparent' frameborder='0'></iframe></span></p>
<p>Tulisan terkait:</p>
<ol>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die/" target="_blank">Video &#8220;Did Jesus Die?&#8221; 1 of 6</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-2-of-6/" target="_blank">Video &#8220;Did Jesus Die?&#8221; 2 of 6</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-3-of-6/" target="_blank">Video &#8220;Did Jesus Die?&#8221; 3 of 6</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-4-of-6/" target="_blank">Video &#8220;Did Jesus Die?&#8221; 4 of 6</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-5-of-6/" target="_blank">Video &#8220;Did Jesus Die?&#8221; 5 of 6</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-6-of-6/" target="_blank">Video &#8220;Did Jesus Die?&#8221; 6 of 6</a></li>
</ol>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Video "Did Jesus Die?" 2 of 6]]></title>
<link>http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-2-of-6/</link>
<pubDate>Sat, 29 Dec 2007 15:26:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>yesusmanusia</dc:creator>
<guid>http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-2-of-6/</guid>
<description><![CDATA[Ini potongan seri berikutnya.. Kalau ada waktu saya mau buatkan tulisan percakapan pada potongan fil]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Ini potongan seri berikutnya.. Kalau ada waktu saya mau buatkan tulisan percakapan pada potongan film ini.. Atau Anda mau membantu?</p>
<p>Seri #2/6</p>
<p><!--more--><span class='embed-youtube' style='text-align:center; display: block;'><iframe class='youtube-player' type='text/html' width='640' height='390' src='http://www.youtube.com/embed/5i6OLeo0YYE?version=3&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;showinfo=1&#038;iv_load_policy=1&#038;wmode=transparent' frameborder='0'></iframe></span></p>
<p>Tulisan terkait:</p>
<ol>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die/" target="_blank">Video &#8220;Did Jesus Die?&#8221; 1 of 6</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-2-of-6/" target="_blank">Video &#8220;Did Jesus Die?&#8221; 2 of 6</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-3-of-6/" target="_blank">Video &#8220;Did Jesus Die?&#8221; 3 of 6</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-4-of-6/" target="_blank">Video &#8220;Did Jesus Die?&#8221; 4 of 6</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-5-of-6/" target="_blank">Video &#8220;Did Jesus Die?&#8221; 5 of 6</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-6-of-6/" target="_blank">Video &#8220;Did Jesus Die?&#8221; 6 of 6</a></li>
</ol>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Video "Did Jesus Die?" 1 of 6]]></title>
<link>http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die/</link>
<pubDate>Sat, 29 Dec 2007 05:58:45 +0000</pubDate>
<dc:creator>yesusmanusia</dc:creator>
<guid>http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die/</guid>
<description><![CDATA[Ini ada video Did Jesus Die? di youtube.. berseri dari nomor 1 sampai dengan 6.. Kelihatannya dari B]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Ini ada video Did Jesus Die? di youtube.. berseri dari nomor 1 sampai dengan 6.. Kelihatannya dari BBC.. Bagus buat diskusi untuk menambah wawasan..</p>
<p>Mau baca keterangan ringkas tentang film dokumentasi itu? coba <a href="http://www.bbc.co.uk/bbcfour/documentaries/features/did-jesus-die.shtml">klik disini</a>. Kalau mau langsung baca interview dengan directornya, coba <a href="http://www.bbc.co.uk/bbcfour/documentaries/features/did-jesus-die-interview.shtml">klik disini.</a></p>
<p>Oh ya, agar browsingnya tidak lelet maka saya buatkan postingan terpisah untuk setiap potongan filmnya..</p>
<p><!--more-->Seri #1/6</p>
<span class='embed-youtube' style='text-align:center; display: block;'><iframe class='youtube-player' type='text/html' width='640' height='390' src='http://www.youtube.com/embed/EXfklw6MbdA?version=3&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;showinfo=1&#038;iv_load_policy=1&#038;wmode=transparent' frameborder='0'></iframe></span>
<p>Tulisan terkait:</p>
<ol>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die/" target="_blank">Video &#8220;Did Jesus Die?&#8221; 1 of 6</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-2-of-6/" target="_blank">Video &#8220;Did Jesus Die?&#8221; 2 of 6</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-3-of-6/" target="_blank">Video &#8220;Did Jesus Die?&#8221; 3 of 6</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-4-of-6/" target="_blank">Video &#8220;Did Jesus Die?&#8221; 4 of 6</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-5-of-6/" target="_blank">Video &#8220;Did Jesus Die?&#8221; 5 of 6</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/29/video-did-jesus-die-6-of-6/" target="_blank">Video &#8220;Did Jesus Die?&#8221; 6 of 6</a></li>
</ol>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[(sambungan ke-2) Dosa Adam dan Eva…]]></title>
<link>http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/28/sambungan-ke-2-dosa-adam-dan-eva%e2%80%a6/</link>
<pubDate>Fri, 28 Dec 2007 00:55:38 +0000</pubDate>
<dc:creator>yesusmanusia</dc:creator>
<guid>http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/28/sambungan-ke-2-dosa-adam-dan-eva%e2%80%a6/</guid>
<description><![CDATA[Ben Witherington III, masih pada bukunya &#8220;Apa yang Telah Mereka Lakukan pada Yesus? Bantahan t]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Ben Witherington III, masih pada bukunya &#8220;Apa yang Telah Mereka Lakukan pada Yesus? Bantahan terhadap Teori-teori Aneh dan Sejarah &#8220;Ngawur&#8221; tentang Yesus&#8221; (2007), menjelaskan Maria  berdasarkan ayat-ayat yang ada dalam Perjanjian Baru..</p>
<p>Ini adalah kutipannya dari halaman 179</p>
<blockquote><p>Nas 1 Timotius 2:1-15 adalah teks yang sarat dengan bahaya dan telah menjadi pokok perdebatan yang tidak habis-habisnya (146)</p>
<p><!--more-->Di sini, saya hanya tertarik pada bagian kesimpulannya, &#8220;Karena Adam yang pertama dijadikan, kemudian barulah Hawa. <i>Lagipula bukan Adam yang tergoda, melainkan perempuan itulah yang tergoda dan jatuh kedalam dosa.</i> Tapi perempuan itu akan diselamatkan karena melahirkan anak, asal ia bertekun dalam iman dan kasih dan pengudusan dengan segala kesederhanaan&#8221; (ay. 13-15) [...]</p></blockquote>
<p>Jadi, <b>yang tergoda dan jatuh ke dalam dosa itu Hawa bukan Adam!!</b><br />
Terus terang saja saya baru tahu soal ini&#8230;</p>
<p>Berikut kutipan paragraf berikutnya:</p>
<blockquote><p>Supaya  memahami penggunaan kisah Adam dan Hawa di sini, kita perlu mengetahui beberapa faktor penting yang tidak disebutkan secara langsung dalam 1 Timotius. Pertama-tama, menurut Kejadian 2:16-17, hanya Adam yang menerima larangan tidak boleh memakan buah dari pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat. Pada bagian ini, tidak ada keterangan bahwa Allah memberikan larangan itu kepada Hawa; bahkan, ia masih belum diciptakan saat itu. Kita hanya bisa berasumsi bahwa Adam-lah yang memberitahukan larangan itu kepada Hawa, dan kelihatannya Adam tidak melakukan tugasnya dengan baik.</p>
<p>Ini menuntun kita kepada pokok berikutnya &#8212; bahwa Adam adalah yang pertama dalam penciptaan, tapi Hawa adalah yang pertama dalam Kejatuhan ke dalam dosa. Bahkan, teks ini mengatakan bahwa, walau Adam tidak &#8220;tertipu&#8221; (epatethe), Hawa &#8220;sungguh-sungguh tertipu&#8221; (exapatetheisa). Bahkan, karena sedemikian tergoda, Hawa &#8220;menjadi (atau masuk) ke dalam status pelanggaran&#8221; [...]</p></blockquote>
<p>Sekarang saya jadi penasaran, dosa yang manakah yang ditebus melalui penyaliban Yesus (yang dianggap sebagai Tuhan) ? Apakah dosa Hawa ini atau dosa yang lain?</p>
<p>Anda punya bahan tammbahan yang mudah dibaca?</p>
<p>&#8212;</p>
<p>Tulisan terkait:</p>
<ol>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/22/dosa-adam-dan-eva/" target="_blank">Dosa Adam dan Eva&#8230;</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/27/sambungan-ke-1-dosa-adam-dan-eva/" target="_blank">(sambungan ke-1) Dosa Adam dan Eva&#8230;</a></li>
</ol>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[(sambungan ke-1) Dosa Adam dan Eva...]]></title>
<link>http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/27/sambungan-ke-1-dosa-adam-dan-eva/</link>
<pubDate>Thu, 27 Dec 2007 05:10:57 +0000</pubDate>
<dc:creator>yesusmanusia</dc:creator>
<guid>http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/27/sambungan-ke-1-dosa-adam-dan-eva/</guid>
<description><![CDATA[Pada tulisan sebelumnya, saya sempat menuliskan: Pertanyaan berikutnya adalah apakah Adam &amp; Eve]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Pada <a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/22/dosa-adam-dan-eva/#more-9" title="Dosa Adam dan Eva..">tulisan sebelumnya</a>, saya sempat  menuliskan:</p>
<blockquote><p>Pertanyaan berikutnya adalah apakah Adam &#38; Eve tidak diturunkan ke Bumi jika tidak melakukan perbuatan terlarang tersebut? Untuk menjawab ini sangat tergantung pada kepercayaan apa yang anda yakini. Sangat relatif..</p></blockquote>
<p>Dengan membandingkan antara usia bumi dan alam semesta dengan usia manusia tertua yang ditemukan kelihatannya usia bumi dan alam semesta jauh lebih tua dibandingkan dengan manusia pertama yang ada di bumi.</p>
<p><!--more-->Untuk usia bumi dan alam semesta, Anda dapat membaca misalnya <a href="http://www.talkorigins.org/faqs/faq-age-of-earth.html">di sini</a>. Berikut kutipannya:</p>
<blockquote><p>The generally accepted age for the Earth and the rest of the solar system is about 4.55 billion years (plus or minus about 1%). This value is derived from several different lines of evidence.</p>
<p>Unfortunately, the age cannot be computed directly from material that is solely from the Earth. There is evidence that energy from the Earth&#8217;s accumulation caused the surface to be molten. Further, the processes of erosion and crustal recycling have apparently destroyed all of the earliest surface.</p>
<p>The oldest rocks which have been found so far (on the Earth) date to about 3.8 to 3.9 billion years ago (by several radiometric dating methods). Some of these rocks are sedimentary, and include minerals which are themselves as old as 4.1 to 4.2 billion years. Rocks of this age are relatively rare, however rocks that are at least 3.5 billion years in age have been found on North America, Greenland, Australia, Africa, and Asia.</p>
<p>While these values do not compute an age for the Earth, they do establish a lower limit (the Earth must be at least as old as any formation on it). This lower limit is at least concordant with the independently derived figure of 4.55 billion years for the Earth&#8217;s actual age.</p>
<p>The most direct means for calculating the Earth&#8217;s age is a Pb/Pb isochron age, derived from samples of the Earth and meteorites. This involves measurement of three isotopes of lead (Pb-206, Pb-207, and either Pb-208 or Pb-204). A plot is constructed of Pb-206/Pb-204 versus Pb-207/Pb-204.</p>
<p>If the solar system formed from a common pool of matter, which was uniformly distributed in terms of Pb isotope ratios, then the initial plots for all objects from that pool of matter would fall on a single point.</p>
<p>Over time, the amounts of Pb-206 and Pb-207 will change in some samples, as these isotopes are decay end-products of uranium decay (U-238 decays to Pb-206, and U-235 decays to Pb-207). This causes the data points to separate from each other. The higher the uranium-to-lead ratio of a rock, the more the Pb-206/Pb-204 and Pb-207/Pb-204 values will change with time.</p>
<p>[...]</p></blockquote>
<p>Usia manusia dapat dibaca <a href="http://www.sciencedaily.com/releases/2005/02/050223142230.htm">disini</a>. Berikut kutipannya:</p>
<blockquote><p>New Clues Add 40,000 Years To Age Of Human Species</p>
<p><span class="date">ScienceDaily (Feb. 24, 2005)</span> — Nearly 40 years after an historic anthropology expedition to Ethiopia&#8217;s Lake Turkana basin, researchers have uncovered evidence suggesting human bones found at that time are roughly 195,000 years old. The researchers believe the findings may bolster the &#8220;Out-of-Africa&#8221; hypothesis that suggests we all trace to an ancient line that first evolved in Africa and then displaced other hominids as recently as 50,000 years ago.</p>
<p>Ian McDougall of Australian National University (ANU), Frank Brown of the University of Utah and John Fleagle of Stony Brook University, report their findings in the Feb. 17 issue of the journal Nature.</p>
<p>The fossils, from near the town of Kibish, are far more ancient than researchers originally suspected and nearly 40,000 years older than skulls from Herto, Ethiopia, the previous record holders.</p>
<p>The Kibish hominids&#8211;dubbed Omo I and Omo II&#8211;were once entombed in sediments on opposite sides of the Omo River in southern Ethiopia. By applying modern radiometric dating techniques and a careful study of sediments and fossils, the researchers linked the Omo hominids, true Homo sapiens, to a single period in time.</p>
<p>&#8220;Some have considered Omo I to be more &#8216;modern&#8217; in appearance,&#8221; says Mark Weiss, the NSF officer who oversaw this research. &#8220;It&#8217;s fascinating that we can now see that these two rather different individuals were living at the same time and in the same region,&#8221; he adds.</p>
<p>The researchers also discovered the fossil-rich strata can be linked to sapropels, sediment layers found in the eastern Mediterranean, which, along with ice cores, tree rings and annual lake deposits, are part of the geological record scientists study for indications of climate change. The team believes the Africa-Mediterranean correlation ties both regions to moister climates long ago, yielding another method to understand climate history in that part of the world.</p>
<p>&#8220;The correlation between the Kibish deposits and the Mediterranean sapropels not only helps us resolve an anthropological mystery, but it provides a whole new perspective on the history of the Turkana Basin, a setting that has provided so much important evidence regarding human evolution,&#8221; says Brown.</p>
<p>[...]</p></blockquote>
<p>Sekalipun ilmu pengetahuan terus berkembang, kelihatannya tidak akan mungkin usia manusia sama dengan usia bumi/alam semesta ini.. Kenapa? karena situasi bumi pada masa-masa awal terciptanya bumi atau alam semesta ini pastilah belum layak dan belum bisa dihuni oleh manusia.</p>
<p>Jadi, kelihatannya pada saat Adam diciptakan Tuhan, bumi dan alam semesta ini sedang mengalami proses penciptaannya.. artinya memang sudah menjadi rencana Tuhan untuk menurunkan Adam &#38; Eve sebagai nenek moyang manusia ke bumi tanpa harus menunggu kejadian &#8216;buah terlarang&#8217; tersebut..</p>
<p>Bagaimana pendapat Anda?</p>
<p>&#8212;</p>
<p>Tulisan terkait:</p>
<ol>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/22/dosa-adam-dan-eva/" target="_blank">Dosa Adam dan Eva&#8230;</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/28/sambungan-ke-2-dosa-adam-dan-eva%e2%80%a6/" target="_blank">(Sambungan ke-2) Dosa Adam &#38; Eva&#8230;</a></li>
</ol>
<p>Tambahan:</p>
<ol>
<li>Tanggal 31 Desember 2007</li>
</ol>
<blockquote><p>Baca juga info tentang Kumbang Macan dari pantai timur Amerika Utara sudah ada sejak 300 juta tahun yang lalu di Koran Tempo Jumat 28 Desember 2007 seperti terlihat pada gambar berikut:<a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/28/sambungan-ke-2-dosa-adam-dan-eva%e2%80%a6/koran-tempo-jumat-28-desember-2007-2/" rel="attachment wp-att-31" title="Koran Tempo, Jumat 28 Desember 2007"><img src="http://yesusmanusia.files.wordpress.com/2007/12/scan3.jpg" alt="Koran Tempo, Jumat 28 Desember 2007" /></a></p></blockquote>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[(Sambungan ke-1) Silsilah Yesus menurut Injil Matius..]]></title>
<link>http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/27/sambungan-ke-1-silsilah-yesus-menurut-injil-matius/</link>
<pubDate>Thu, 27 Dec 2007 04:38:18 +0000</pubDate>
<dc:creator>yesusmanusia</dc:creator>
<guid>http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/27/sambungan-ke-1-silsilah-yesus-menurut-injil-matius/</guid>
<description><![CDATA[Tulisan ini masih mendiskusikan masalah silsilah Yesus menurut Injil Matius.. Sekarang kita akan ber]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan ini masih mendiskusikan masalah silsilah Yesus menurut Injil Matius.. Sekarang kita akan berdiskusi tentang pencantuman nama perempuan dalam silsilah Yesus dari sang &#8216;ayah&#8217;.</p>
<p>Berikut kutipan dari buku &#8220;Apa yang Telah Mereka Lakukan pada Yesus?&#8221; (2007) karangan Ben Witherington III pada paragraf terakhir halaman 146 yang dilanjutkan sampai dengan awal halaman 147:</p>
<blockquote><p><!--more-->Para wanita biasanya memang tidak dimunculkan dalam silsilah yang patrilineal kecuali ayah seseorang dalam silsilah itu tidak diketahui, atau terdapat garis keturunan bercabang di mana dua orang istri menghasilkan dua deret keturunan lelaki yang berbeda, atau jika para wanita itu adalah tokoh terkenal atau terkait dengan tokoh terkenal (seperti dalam Injil Matius). Silsilah dalam Injil Matius ini menyebutkan <i><b>lima wanita luar biasa &#8212; Tamar, Rahab, Rut, Batsyeba, dan Maria</b></i>. Salah satu kesimpulan masuk akal yang mengelompokkan kelima wanita ini menjadi satu adalah bahwa, seperti Maria, wanita yang lain <i><b>memiliki masa lalu tak lazim</b></i>, tapi tetap dipakai sebagai perantara bagi rencana Allah dalam menghadirkan para raja Israel (107)</p></blockquote>
<p>Disana penulis menuliskan bahwa pada silsilah Yesus melalui &#8216;ayah&#8217;nya dicantumkan 4 nama perempuan selain nama Maria sendiri. Penulis menyebut kelima wanita tersebut sebagai &#8220;wanita luar biasa&#8221;  dan &#8220;memiliki masa lalu tak lazim&#8221; tanpa menjelaskan secara rinci apa maksudnya.</p>
<p>Berikut kutipan mengenai silsilah Yesus melalui &#8216;ayah&#8217;nya pada paragraf pertama halaman 61 buku Dinasti Yesus (2007) karangan James D. Tabor:</p>
<blockquote><p>Silsilah Yahudi standar mana pun pada waktu itu selalu didasarkan pada garis keturunan pria, yang menjadi bagian paling penting dari semuanya. Siapa ayah seseorang merupakan faktor signifikan di dalam dunia kultural di mana Yesus dilahirkan. Akan tetapi, didalam silsilah ini kita menemukan penyebutan empat orang perempuan , yang dikaitkan  dengan empat dari empat puluh nama laki-laki yang disebutkan.Penyebutan ini benar-benar diluar kebiasaan dan sama sekali tidak terduga. Matius mencatat bahwa:</p>
<blockquote><p>Yehuda memperanakkan Peres dan Zerah dari <i>Tamar</i> (Mat. 1:3)<br />
Salmon memperanakkan Boaz dari <i>Raham</i> (ay. 5)<br />
Boaz memperanakkan Obed dari <i>Rut</i> (ay. 5)<br />
Daud memperanakkan Salomo dari <i>istri Uriya</i> (ay. 6)</p></blockquote>
</blockquote>
<p>Dari kedua kutipan tersebut, terlihat bahwa kedua penulis sepakat bahwa pencantuman nama perempuan dalam silsilah Yahudi yang patrilineal adalah tidak lazim.</p>
<p>Nah sekarang kita coba lihat analisa James D. Tabor tentang perempuan-perempuan yang dicantumkan dalam silsilah tersebut yang oleh Ben Witherington III disebut &#8220;wanita luar biasa&#8221;  dan &#8220;memiliki masa lalu tak lazim&#8221; tanpa penjelasan detil.</p>
<p>Masih pada halaman 61 buku Dinasti Yesus (2007) saya kutipkan:</p>
<blockquote><p>Semua yang dicetak miring adalah nama perempuan, atau dalam kasus istri Uria, menunjuk kepada seorang wanita yang tidak disebutkan namanya. Yang lebih mengejutkan lagi adalah fakta bahwa empat nama tersebut adalah orang asing dengan reputasi seksual yang menimbulkan skandal, seperti termuat dalam Perjanjian Lama. (3)<br />
Perempuan pertama, <i>Tamar</i>, adalah seorang janda yang berhasrat kuat untuk memperoleh seorang anak, dan secara sengaja membuat dirinya hamil dengan menyamar sebagai seorang pelacur pinggir jalan dan memikat bapak mertuanya sendiri.<br />
<i>Rahab </i>adalah seorang pelayan penginapan atau &#8220;pelacur&#8221;.<br />
<i>Rut </i>adalah seorang wanita Moab, status yang sebenarnya cukup buruk karena orang Israel dilarang untuk berelasi dalam bentuk apa pun dengan orang Moab, karena reputasi mereka sebagai orang yang kerap melancarkan godaan seksual. Akan tetapi, Rut menyelinap ke tempat tidur Boa, calon suaminya, setelah membuatnya mabuk pada suatu malam, dengan maksud membuat sang laki-laki mau menikahinya.<br />
<i> Istri Uria</i>, yang namanya bahkan tidak disebutkan di sini karena rasa malu yang ditimbulkan semua itu, adalah Batsyeba yang terkenal itu. Ia menjalin sebuah hubungan gelap dengan Raja Daud sehingga hamil, dan dengan demikian mencemari ketenarannya dengan rasa malu untuk selama-lamanya.</p></blockquote>
<p>Catatan kaki (3) diatas berbunyi sebagai berikut:</p>
<blockquote><p>Kisah-kisah ini termuat di dalam Kejadian 38, Yosua 2, Rut 3, dan 2 Samuel 11.</p></blockquote>
<p>Nah, penjelasan James D. Tabor itu membuat kita bertanya-tanya apakah benar keempat perempuan tersebut memiliki reputasi seksual seperti yang diuraikan tersebut diatas? Ben Witherington III tidak memberikan penjelasan detil tentang keempat wanita tersebut. Padahal Dia menulis pada halaman 9 buku &#8220;Apa yang Telah Mereka Lakukan pada Yesus&#8221; sebagai berikut:</p>
<blockquote><p>Menurut saya, hanya buku &#8220;penyingkapan&#8221; terakhir yang layak diulas secara mendalam, karena buku tersebut memang menyajikan sebuah teori tentang Yesus dan asal mula kekristenan &#8212; yang berusaha mengolah data historis, arkeologis, dan sastrawi yang kongkret dari abad pertama Masehi &#8212; yang berhubungan dengan pembahasan ini. Karena itu, kita akan mengulas buku itu secara mendalam di lampiran penelitian ini. [...]</p></blockquote>
<p>Yang dimaksud buku &#8220;penyingkapan&#8221; terakhir diatas adalah buku James D. Tabor, The Yesus Dynasty.</p>
<p>Apakah Anda memiliki bahan bacaan tambahan untuk membahas keempat perempuan tersebut?</p>
<p>Tulisan terkait:</p>
<ol>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/26/silsilah-yesus-menurut-injil-matius/" target="_blank">Silsilah Yesus menurut Injil Matius&#8230;</a></li>
</ol>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Silsilah Yesus menurut Injil Matius...]]></title>
<link>http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/26/silsilah-yesus-menurut-injil-matius/</link>
<pubDate>Wed, 26 Dec 2007 03:08:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>yesusmanusia</dc:creator>
<guid>http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/26/silsilah-yesus-menurut-injil-matius/</guid>
<description><![CDATA[Satu lagi buku yang sedang saya baca adalah: Apa yang Telah Mereka Lakukan pada Yesus? Bantahan terh]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Satu lagi buku yang sedang saya baca adalah: <span style="font-weight:bold;">Apa yang Telah Mereka Lakukan pada Yesus? Bantahan terhadap Teori-teori Aneh dan Sejarah &#8220;Ngawur&#8221; tentang Yesus</span> karangan Ben Witherington III terbitan Gramedia 2007 dialih bahasakan oleh James Pantou. Judul aslinya adalah: What Have They Done with Yesus? Beyond Strange Theories and Bad History- Why We Can Trust the Bible..</p>
<p>Ben Witherington III adalah Profesor Perjanjian Baru di Asbury Theological Seminary. Sudah menulis lebih dari 30 buku dan telah dua kali memenangkan anugerah tahunan majalah Christianity Today untuk buku kajian biblika terbaik.</p>
<p>Beli dan baca deh.. pasti menarik..</p>
<p>Berikut kutipan yang saya ambil dari halaman 146:</p>
<p style="margin-left:40px;font-weight:bold;"><!--more-->Bunda Maria dalam Injil Matius</p>
<p style="margin-left:40px;">[...] Matius 1 memberikan silsilah patriarkat yang penuh dengan kata &#8220;memperanakkan&#8221; dan unik &#8211; dimana Maria muncul sebagai isteri Yusuf. Benar-benar sebuah silsilah yang menyimpang di bagian akhir! Tapi, penyimpangan  yang diperlukan: Yesus hanya mungkin dicantumkan ke dalam silsilah ini bila Maria diikutsertakan.</p>
<p>Maksud tulisan itu adalah bahwa adalah suatu keanehan bahwa silsilah Yesus ditampilkan pada Injil Matius melalui garis Yususf ayahnya, padahal Yesus kan tidak ber-Ayah.. Jika ditelusuri maka akan terlihat bahwa Yusuf itu keturunan Raja Daud.</p>
<p>Tapi terus kita lihat justifikasi penulis di halaman 149 pada kalimat-kalimat akhir paragraf pertama:</p>
<p style="margin-left:40px;">Kadang orang mengira Yesus berstatus Anak Daud hanya karenaYusuf mengadopsinya sebagai anak. Sebaliknya, penulis Injil ini justru melihat Yesus sebagai Anak Daud sebagaimana halnya Salomo &#8211; bukan sekadar karena hubungan adoptif dan fiktif, tapi juga karena Ia dipenuhi Hikmat dari Allah, dan dengan demikian keturunan raja seperti Salomo <span style="font-style:italic;">karena apa yang telah diberikan Allah kepada-Nya</span>.</p>
<p>Komentar saya, susah juga kalo pembelaannya dilarikan ke keyakinan <span style="font-style:italic;">&#8220;karena apa yang telah diberikan Allah kepada-Nya&#8221;</span></p>
<p>Yang jelas, kalau kita yakin Yesus itu lahir bukan melalui proses hubungan laki-laki dan perempuan maka kita gak akan pernah bisa bilang bahwa Yesus itu keturunan Raja Daud dengan mengacu ke silsilah Yusuf sebagai &#8216;ayah&#8217;nya..</p>
<p>Kalau saya boleh menafsirkan, penulisan silsilah Yesus melalui Yusuf ayahnya bertujuan untuk membuktikan bahwa Yusuf itu saleh, keturunan Raja Daud, sehingga Yusuf gak mungkin berbohong dengan mengatakan bahwa: Yesus itu anak kandungnya atau ada seorang pria sebelum dia yang telah membuat Maria hamil.</p>
<p>Bagaimana pendapat Anda?</p>
<p>&#8212;</p>
<p>Jika Anda tidak memiliki Alkitab tapi ingin mengetahui silsilah detil Yesus menurut Injil Matius, coba klik <a href="http://septian.wordpress.com/2007/11/24/matius-11-17/" target="_blank">disini</a></p>
<p>Tulisan terkait:</p>
<ol>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/27/sambungan-ke-1-silsilah-yesus-menurut-injil-matius/">(Sambungan ke-1) Silsilah Yesus menurut Injil Matius&#8230;</a></li>
</ol>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[(Sambungan ke-1) Tambahan nas / ayat pada Injil Markus tentang penampakkan diri Yesus]]></title>
<link>http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/24/sambungan-tambahan-nas-pada-injil-markus-tentang-penampakkan-diri-yesus/</link>
<pubDate>Mon, 24 Dec 2007 04:59:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>yesusmanusia</dc:creator>
<guid>http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/24/sambungan-tambahan-nas-pada-injil-markus-tentang-penampakkan-diri-yesus/</guid>
<description><![CDATA[Ini adalah kutipan catatan kaki yang ada di kutipan tulisan sebelumnya.. Pada tulisan sebelumnya, sa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Ini adalah kutipan catatan kaki yang ada di <a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/24/tambahan-nas-pada-injil-markus-tentang-penampakkan-diri-yesus/" target="_blank">kutipan tulisan sebelumnya..</a></p>
<p>Pada tulisan sebelumnya, saya mengkutip tulisan dari buku The Yesus Dynasty, dimana didalamnya terdapat nomor catatan kaki 12 dan 13.</p>
<p>Berikut uraian catatan kakinya:</p>
<blockquote><p><!--more-->(12)</p></blockquote>
<blockquote><p>Bagian akhir yang ditambahkan ini tidak muncul di dalam dua manuskrip salinan tertua yang kita miliki, yaitu Kodeks Sinaitikus dan Kodeks Vatikanus, yang berasal dari awal abad IV M. Teks ini juga tidak terdapat dalam sekitar seratus manuskrip salinan terjemahan bahasa Armenisa, versi terjemahan Bahasa Latin lama, dan terjemahan Injil berbahasa Siria yang ditemukan di Sinai.</p>
<p>(13)</p>
<p>Alkitab terjemahan bahasa Inggris King James Version, yang diterjemahkan pada tahun 1611 sebelum pemunculan manuskrip-manuskrip salinan yang lebih tua umurnya, mengikutsertakan bagian akhir ini. Ini menyebabkan bagian akhir Markus tersebut sedemikian populer dan dihormati di kalangan pembaca berbahasa Inggris. Versi terjemahan bahasa Inggris yang paling populer saat ini, Alkitab New Internal Version, juga memasukkan bagian akhir ini, namun memisahkannya dengan satu baris kosong setelah Markus 16:8 dan memberikan catatan bagi para pembaca: &#8220;Manuskrip-manuskrip salinan awal yang paling reliabel serta saksi-saksi purba lainnya tidak memuat Markus 16:9-20.&#8221; Praktik ini diikuti oleh kebanyakan terjemahan lainnya. Bagian akhir tambahan Markus ini tetap dimasukkan ke dalam edisi cetak, namun dengan memberikan catatan yang menyatakan bahwa bagian ini kemungkinan bukan bagian dari teks Injil aslinya</p></blockquote>
<p>Apakah Anda tidak tertarik membuka Alkitab yang Anda miliki? Mungkin Anda tertarik juga untuk melihat dan membandingkannya dengan Alkitab paling lama yang Anda miliki?</p>
<p>&#8212;</p>
<p>Tulisan terkait:</p>
<ol>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/24/tambahan-nas-pada-injil-markus-tentang-penampakkan-diri-yesus/">Tambahan nas / ayat pada Injil Markus tentang penampakkan diri Yesus</a></li>
</ol>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tambahan nas / ayat pada Injil Markus tentang penampakkan diri Yesus]]></title>
<link>http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/24/tambahan-nas-pada-injil-markus-tentang-penampakkan-diri-yesus/</link>
<pubDate>Mon, 24 Dec 2007 04:21:29 +0000</pubDate>
<dc:creator>yesusmanusia</dc:creator>
<guid>http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/24/tambahan-nas-pada-injil-markus-tentang-penampakkan-diri-yesus/</guid>
<description><![CDATA[Senang juga rasanya pas liburan panjang dari Idul Adha &#8211; Natal &#8211; Tahun Baru 2008 dapet b]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Senang juga rasanya pas liburan panjang dari Idul Adha &#8211; Natal &#8211; Tahun Baru 2008 dapet beberapa buku bacaan yang menarik. Salah satunya Dinasti Yesus (The Yesus Dynasty) Karangan James D. Tabor yang diterbitkan tahun 2007 oleh Gramedia dan diterjemahkan oleh Deshi Ramadhani Dosen Tafsir Kitab Suci Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Jakarta.</p>
<p>James D. Tabor adalah Ketua Jurusan Studi Keagamaan di Universitas North Carolina di Charlotte Amerika Serikat. Ia meraih gelar Ph.D. dalam bisang studi biblika di Universitas Chicago, dan menjadi pakar Naskah-naskah Laut Mati serta asal-muasal kekristenan.</p>
<p>Buku ini berusaha merekonstruksi kehidupan manusia bernama Yesus yang sesungguhnya hingga wafat di  tiang salib..</p>
<p>Berikut saya kutip dari Halaman 287 tentang adanya tambahan ayat pada Injil Markus tentang penampakkan diri Yesus:</p>
<p><!--more--><b>Penampakkan diri Yesus</b></p>
<blockquote><p>Tiga dari empat Injil Perjanjian Baru melaporkan &#8220;penampakkan diri&#8221; Yesus untuk mendukung pemahaman bahwa Ia telah dibangkitkan dari antara orang mati: Injil Matius, Lukas, dan Yohanes. Akan tetapi, bagaimana dengan Markus? Di sini kita menemukan salah satu fakta yang paling sering diabaikan dan disepelekan dari kisah kita ini. Walaupun ini mengejutkan, naskah-naskah salinan awal dari Injil Markus sama sekali tidak melaporkan adanya penampakkan diri dari Yesus yang telah bangkit! Markus, sumber injil kita yang paling awal, mengakhiri kisahnya tentang Yesus dengan sebuah makam yang kosong. Titik. Sebenarnya, Injil Markus pada mulanya diakhiri dengan ayat-ayat berikut: &#8220;Lalu mereka [dua Maria dan Salome diatas] keluar dan lari meninggalkan kubur itu, sebab gentar dan dahsyat menimpa mereka. Mereka tidak mengatakan apa-apa kepada siapapun juga karena takut&#8221; (Mrk. 16:8). Saya mengatakan &#8220;pada mulanya&#8221; , karena akhir yang singkat, yang &#8220;tidak lengkap&#8221; seperti itu tentu saja tidak boleh dibiarkan. Orang-orang Kristen  mula-mula pasti merasa resah ketika membaca akhir seperti ini. Kekristenan dibangun di atas pemahaman bahwa Yesus menampakkan diri kepada berbagai individu dan kelompok orang setelah Ia mati. Bagaimana mungkin Markus tidak mencatat apa pun tentang ini!</p>
<p>Inilah yang sebenarnya terjadi: beberapa penyalin manuskrip yang saleh membuat bagian akhir yang baru ketika mereka menyalin Injil ini pada abad IV M, sekitar tiga ratus tahun setelah teks aslinya ditulis! Bagian akhir yang dikarang kemudian ini kini menjadi Markus 16:9-20, namun nas ini sama sekali tidak muncul di dalam salinan-salinan Injil Markus yang lebih tua dan dapat diandalkan. <a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/24/sambungan-tambahan-nas-pada-injil-markus-tentang-penampakkan-diri-yesus/">(12)</a><br />
Bagian ini bahkan tidak lebih dari semacam gado-gado berbagai catatan penampakan diri Yesus  yang dilaporkan Matius, Lukas, dan Yohanes. Bagian ini sama sekali tidak memuat bahan independen  yang dapat kita perlakukan sebagai khas Markus, serta gaya bahasa Yunani yang mengemuka di sana pun jelas-jelas  bukan gaya bahasa Markus. Klemens dari Aleksandria dan Origense, dua orang sarjana Kristen mula-mula yang hidup pada abad III M bahkan sama sekali tidak tahu akan keberadaan dari bagian akhir yang &#8220;lebih panjang&#8221; ini.  Pada masa mereka nas ini sama sekali belum muncul. Eusebius dan Hieronimus, para penulis Kristen yang hidup pada abad IV M menyadari keberadaan nas ini namun memberikan catatan bahwa nas ini tidak muncul di dalam hampir semua manuskrip Perjanjian Baru berbahasa Yunani yang mereka ketahui. Ada dua versi nas akhir &#8220;hasil karangan&#8221; lain yang disebarluaskan pada waktu itu sebagai alternatif yang lebih pendek bagi bagian akhir yang muncul sebelumnya. Kondisi ini menunjukkan kepada kita bahwa tidak seorangpun bisa menerima bahwa Markus mengakhiri Injilnya seperti itu; ini terlalu mengejutkan sekaligus problematis bagi iman Kristen.</p>
<p>Terjemahan-terjemahan modern Perjanjian Baru dalam bahasa Inggris menangani masalah dari zaman purba ini dengan berbagai cara. <a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/24/sambungan-tambahan-nas-pada-injil-markus-tentang-penampakkan-diri-yesus/">(13)</a><br />
Kebanyakan dari mereka masih menempatkan nas ini ke dalam teks utama namun menambahkan sebuah catatan kaki yang menunjukkan bahwa dalam manuskrip-manuskrip awal yang keakuratannya dapat diandalkan, Markus mengakhiri Injil ini pada 16:8. Saya ragu bahwa catatan kaki ini pun diperhatikan oleh rata-rata pembaca, sehingga tidak banyak orang menaruh perhatian terhadap akhir pendek yang mengejutkan seperti ini. Terjemahan-terjemahan lainnya mencetak 16:9-20 dalam tanda kurung ganda yang dilengkapi catatan. Versi awal dari Revised Standard Version (RSV) yang diterbitkan pada 1946 menimbulkan kehebohan ketika mereka menempatkan bagian akhir yang tidak asli itu dalam cetakan kecil di dalam sebuah catatan kaki dan terpisah dari teks utama. Yindakan ini memunculkan kegemparan luar biasa sehingga edisi-edisi selanjutnya dari RSV kembali menempatkan akhir tambahan tersebut bersama-sama dengan teks utama, plus sebuah catatan kaki.</p>
<p>Teks awal Markus ini menyampaikan kepada kita bahwa, pada sekitar tahun 70 M, penulisnya tidak menganggap laporan-laporan tentang penampakkan Yesus kepada berbagai individu dan kelompok setelah kebangkitan-Nya sebagai sesuatu yang perlu dimasukkan ke dalam kisah &#8220;Injil&#8221;. Kalau begit, bagaimana laporan-laporan seperti ini dapat muncul?&#8221;</p></blockquote>
<p>Dari kutipan diatas, ternyata harus diakui bahwa telah terjadi perubahan pada Injil. Contoh diatas adalah untuk kasus penambahan ayat. Mungkin ada lagi kasus-kasus lain yang menambahkan atau bahkan mengurangi ayat.. Wah mesti rajin baca buku nih.. Seru juga ya..</p>
<p>Bagaimana pendapat Anda?</p>
<p>&#8212;</p>
<p>Tulisan terkait:</p>
<ol>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/24/sambungan-tambahan-nas-pada-injil-markus-tentang-penampakkan-diri-yesus/">(Sambungan ke-1)  Tambahan nas / ayat pada Injil Markus tentang penampakkan</a> diri Yesus</li>
</ol>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Dosa Adam dan Eva..]]></title>
<link>http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/22/dosa-adam-dan-eva/</link>
<pubDate>Sat, 22 Dec 2007 04:02:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>yesusmanusia</dc:creator>
<guid>http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/22/dosa-adam-dan-eva/</guid>
<description><![CDATA[Sebelum membaca tulisan ini, sebaiknya Anda membaca terlebih dulu tulisan saya sebelumnya yaitu: Seb]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelum membaca tulisan ini, sebaiknya Anda membaca terlebih dulu tulisan saya sebelumnya yaitu: <a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/18/sebab-akibat-baik-tidak-baik-pahala-dosa-reward-punishment/" target="_blank">Sebab &#38; Akibat, baik &#38; tidak baik, pahala &#38; dosa, reward &#38; punishment</a></p>
<p>Manusia memiliki emosi dan berbagai macam nafsu. Memiliki juga naruni, perasaan dan akal fikiran. Kesemuanya itu jika berinteraksi dengan hal lain dalam kehidupan akan menimbulkan kecenderungan pada manusia untuk melakukan perbuatan positif/negatif, atau perbuatan melawan/mengikuti Tuhan.</p>
<p>Jika kita percaya bahwa Tuhan menciptakan manusia pertama yang bernama Adam yang kemudian diikuti penciptaan Eve sebagai pasangannya maka kita pasti juga percaya bahwa sebagaimana manusia pada umumnya, Adam dan Eve ini juga memiliki naruni, perasaan, akal fikiran dan juga emosi dan berbagai macam nafsu..</p>
<p><!--more-->Tergodanya Adam dan Eva sehingga memakan buah yang terlarang adalah suatu konsekuensi logis seorang manusia yang tidak berhasil mengelola emosi dan nafsunya sehingga akal fikiran dan perasaan justru menjustifikasi perwujudan emosi dan nafsu yang tidak tepat itu, yakni dengan mengambil buah terlarang..</p>
<p>Setan, sebagai ciptaan Tuhan yang tidak menyukai manusia, berhasil menggoda emosi dan nafsu Adam &#38; Eve untuk melakukan perbuatan yang justru dilarang Tuhan dengan memberikan justifikasi2 yang seolah-olah masuk akal dan mengkamuflase perasaan dan menutupi nurani Adam &#38; Eve..</p>
<p>Tidak ada yang luar biasa dari kejadian itu.. Itu adalah cerita klasik yang terjadi berulang-ulang sampai saat ini dan mungkin sampai saat kehidupan seluruh umat manusia berakhir..  Kenapa klasik? Karena manusia memang diberikan emosi dan nafsu yang seringkali gagal dikendalikan sehingga berulang kali manusia melakukan perbuatan yang negatif atau malah bertentangan dengan keinginan Tuhan sendiri.. Hal itu terjadi pada siapapun termasuk saya, anda dan manusia lainnya..</p>
<p>Maka tak heran banyak Agama memberikan pengajaran kepada kita yang bertujuan untuk pengendalian diri.. dan ternyata kebanyakan kita seringkali gagal mengendalikannya..</p>
<p>Kembali ke pokok masalah, perbuatan dosa Adam &#38; Eve itu adalah contoh paling awal tentang bagaimana kita harus bergelut terus menerus untuk mengendalikan nafsu dan emosi kita. Perbuatan itu juga menjadi contoh bagaimana kita harus selalu waspada terhadap Setan yang selalu berusaha menjerumuskan kita umat manusia untuk melakukan hal-hal yang tidak disukai oleh Tuhan..</p>
<p>Bagaimana jika Setan tidak menggoda Adam &#38; Eve, apakah buah terlarang itu tidak akan mereka sentuh? Dengan hanya menggunakan rasio, kelihatannya akan banyak spekulasi tentang itu. Tapi jika kita sepakat bahwa manusia mempunyai kecenderungan positif dan negatif karena memiliki emosi &#38; nafsu maka pastinya manusia dapat melakukan perbuatan yang tidak disukai Tuhan tanpa perlu &#8216;pertolongan&#8217; Setan.. termasuk Adam &#38; Eve..</p>
<p>Pertanyaan berikutnya adalah apakah Adam &#38; Eve tidak diturunkan ke Bumi jika tidak melakukan perbuatan terlarang tersebut? Untuk menjawab ini sangat tergantung pada kepercayaan apa yang anda yakini. Sangat relatif.. Tapi yang sangat pasti adalah bahwa perbuatan dosa yang dilakukan Adam &#38; Eve adalah perbuatan yang dapat dilakukan siapapun yang tidak berhasil mengendalikan emosi dan nafsunya.</p>
<p>Dalam hal tersebut diatas, topik yang lebih penting adalah perbuatan dosanya dan peringatan kepada manusia untuk mengendalikan dirinya bukan pada bentuk hukumannya yaitu &#8216;diturunkan ke bumi&#8217;..</p>
<p>Oleh karena itu, sungguh tidak masuk akal jika kesalahan Adam &#38; Eve itu diwariskan kepada semua manusia sesudah mereka.. Sangat mengada-ada.. Dibutuhkan ketertutupan logika dan justifikasi yang dipaksakan..</p>
<p>Kesalahan Adam &#38; Eve yang diwariskan tersebut cuma dijadikan salah satu justifikasi perlunya Tuhan menyelamatkan umat manusia.. Dan hal itu menjadi kelihatan sempurna, karena kematian Yesus yang dianggap Tuhan pada tiang salib diyakini menjadi penebusan dosa..</p>
<p>&#8212;</p>
<p>Tulisan terkait:</p>
<ol>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/27/sambungan-ke-1-dosa-adam-dan-eva/">(Sambungan ke-1) Dosa Adam dan Eva&#8230;</a></li>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/28/sambungan-ke-2-dosa-adam-dan-eva%e2%80%a6/">(Sambungan ke-2) Dosa Adam dan Eva&#8230;</a></li>
</ol>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Adakah bukti yang menunjukkan Yesus itu Tuhan?]]></title>
<link>http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/21/adakah-bukti-yang-menunjukkan-yesus-itu-tuhan/</link>
<pubDate>Fri, 21 Dec 2007 04:57:41 +0000</pubDate>
<dc:creator>yesusmanusia</dc:creator>
<guid>http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/21/adakah-bukti-yang-menunjukkan-yesus-itu-tuhan/</guid>
<description><![CDATA[Kita semua telah mengetahui bahwa yesus adalah seorang manusia yang dilahirkan dari seorang manusia]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Kita semua telah mengetahui bahwa yesus adalah seorang manusia yang dilahirkan dari seorang manusia lainnya. Semua ciri-ciri atau tanda-tanda bahwa dia adalah seorang manusia ada pada Yesus. Semua kelebihan yang dimiliki Yesus adalah &#8216;nilai tambah&#8217; yang diberikan Tuhan kepada Yesus sang manusia seperti: lahir tanpa melalui proses pembuahan atau tanpa memiliki Ayah biologis serta mampu menghidupkan orang mati.</p>
<p><!--more-->Jika Anda termasuk orang yang percaya bahwa terdapat manusia pertama yang bernama Adam, maka Anda sepakat bahwa Adam juga dilahirkan tanpa proses pembuahan dan bahkan tanpa sel telur sama sekali alias tidak beribu dan tidak berbapak.</p>
<p>Kemudian jika kita perhatikan kehidupan ini, ternyata ada beberapa jenis mahluk hidup yang bisa melahirkan anaknya tanpa melalui proses pembuahan juga.. Dan itu adalah rutinitas mereka dalam memiliki anak.</p>
<p>Singkatnya, tidak memiliki Ayah bukanlah suatu mukjizat yang luar biasa..</p>
<p>Kemudian, apakah kemampuan menghidupkan orang mati bisa jadi sebab sehingga Anda menganggap Yesus manusia itu Tuhan? Wah ketinggian tuh..</p>
<p>Bagi para pemuja Yesus sebagai Tuhan, tentu saja tersedia banyak ayat di Alkitab yang dapat mereka sajikan dengan segala kreatifitas penafsirannya..  Tapi mengambil bukti bahwa Yesus itu Tuhan dari Alkitab ternyata membutuhkan iman terlebih dulu, yaitu meyakini bahwa Yesus itu Tuhan. Jadi anda tidak bisa menggunakan Alkitab untuk mencari bukti bahwa Yesus itu Tuhan..</p>
<p>Yang Anda butuhkan adalah pembuktian pada level dimana Anda dalam kondisi belum meyakini bahwa Yesus itu Tuhan. Jika pada level ini terbukti bahwa Yesus itu memang Tuhan, maka anda bisa percaya pada injil yang menjelaskan bahwa Yesus itu Tuhan. Injil yang lain<span style="text-decoration:line-through;">, seperti injil Barnabas,</span> atau tulisan-tulisan lain yang bertentangan dapat anda abaikan.</p>
<p>Kembali lagi ke pokok permasalahan, dapatkah anda menunjukkan bukti bahwa Yesus yang jelas-jelas manusia itu adalah Tuhan?</p>
<p>Tulisan terkait:</p>
<ol>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/18/tuhan-telah-lahir-ke-dunia/">Tuhan telah lahir ke dunia!!!</a></li>
</ol>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sebab &amp; akibat, baik &amp; tidak baik, pahala &amp; dosa, reward &amp; punishment]]></title>
<link>http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/18/sebab-akibat-baik-tidak-baik-pahala-dosa-reward-punishment/</link>
<pubDate>Tue, 18 Dec 2007 03:51:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>yesusmanusia</dc:creator>
<guid>http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/18/sebab-akibat-baik-tidak-baik-pahala-dosa-reward-punishment/</guid>
<description><![CDATA[Manusia adalah ciptaan Tuhan yang spesifik. Memiliki emosi dan berbagai macam nafsu. Memiliki juga n]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Manusia adalah ciptaan Tuhan yang spesifik. Memiliki emosi dan berbagai macam nafsu. Memiliki juga naruni, perasaan dan akal fikiran.</p>
<p>Kesemuanya itu jika berinteraksi dengan hal lain dalam kehidupan maka akan menimbulkan <b>kecenderungan</b> untuk berbuat baik dan tidak baik. Misal tertarik melihat makanan lezat, membelinya, mengambilnya karena tidak punya uang dan sedang lapar sekali, atau tidak berdaya mengalami kelaparan karena makanan lezat tersebut tersimpan aman.</p>
<p>Merealisasikan kecenderungan itu dapat berbentuk berbagai macam perbuatan yang disukai atau tidak disukai Tuhan, malah bisa jadi perbuatan yang diperintahkan Tuhan untuk dilakukan atau perbuatan yang dilarang Tuhan untuk dilakukan.</p>
<p><!--more-->Perbuatan yang tidak baik dapat ditafsirkan sebagai perbuatan yang tidak disukai atau malah dilarang Tuhan dan sebaliknya.</p>
<p>Tentu saja jika Anda melakukan perbuatan yang tidak baik, maka posisi Anda menjadi jauh atau terpisah dari Tuhan. Itu konsekuensi yang masuk akal karena perbuatan yang tidak baik difahami sebagai perbuatan yang tidak disukai atau malah dilarang Tuhan.</p>
<p>Tentu juga suatu konsekuensi yang masuk akal, kalau kemudian Tuhan menyikapi orang-orang yang melakukan perbuatan yang tidak diinginkanNya dengan memberikan perlakuan tertentu, misal Tuhan menjadi tidak menyukai orang tersebut, memberikan hukuman dalam bentuk tertentu atau bahkan mengirimkan orang tersebut ke suatu tempat khusus yang tidak menyenangkan yang bernama neraka, atau apapun namanya, nanti setelah orang tersebut mati.</p>
<p>Sikap Tuhan terhadap orang yang melakukan perbuatan yang dilarang olehNya tentu saja tidak bertentangan dengan sifat kasih yang Tuhan miliki.  Sikap Tuhan tersebut adalah hal yang wajar dan konsekuensi logis atas orang yang melakukan tindakan yang tidak disukaiNya.</p>
<p>Tuhan tentu juga akan menyikapi siapapun juga yang nyata-nyata memang tidak melakukan perbuatan yang dilarangNya dan apalagi jika orang tersebut melakukan perbuatan yang diinginkan Tuhan. Dan itu juga konsekuensi yang logis yang patut diterima oleh orang-orang tersebut. Bentuknya bisa beragam, misal Tuhan memberikan reward tertentu, atau malah meletakkan kita disuatu tempat yang menyenangkan dan membahagiakan kita setelah kita mati.</p>
<p>Lalu apakah Tuhan tidak memberikan kasihNya kepada orang yang melakukan perbuatan yang tidak diinginkanNya? tentu saja masih.. Tuhan memberikan berbagai macam bentuk tanda dan peluang yang memungkinkan orang tersebut sadar dan menghentikan perbuatan yang tidak disukaiNya.</p>
<p>Adil tidak harus dan tidak bertentangan dengan kasih. Jika Tuhan berlaku adil tidak berarti Tuhan tidak kasih. Memberikan kesempatan untuk kembali ke jalanNya adalah bentuk kasih yang diberikan Tuhan kepada orang-orang yang melakukan perbuatan yang Dia larang.</p>
<p>Bagaimana jika orang tersebut gagal melihat dan mengambil semua peluang tersebut untuk kembali kepada Tuhan? Tentu saja selama orang tersebut masih hidup maka tanpa letih dan bosan, Tuhan akan selalu memberikan tanda-tanda dan peluang kepada orang tersebut untuk kembali kepadaNya. Dan akan menjadi konsekuensi logis jika Tuhan akhirnya memberikan punishment kepada orang tersebut jika tidak kembali kepadaNya sampai saat dia mati.</p>
<p>Apakah orang yang melakukan perbuatan yang tidak disukai Tuhan membutuhkan penolong? tentu saja iya.. Siapa penolongnya? tentu saja Tuhan menjadi penolong orang tersebut dengan selalu memberikan tanda2 dan peluang2 langsung dan tidak langsung agar orang tersebut kembali kepada Tuhan. Kita semua juga dapat menjadi penolong orang tersebut. Tentu saja kita tidak bisa memaksakan pertolongan kita kepada orang tersebut baik dengan cara keras atau cara halus. Karena sebenarnya penolong utamanya adalah diri mereka sendiri.. bukan siapapun bahkan juga bukan Tuhan..</p>
<p>Apakah dengan dengan begitu, Tuhan tidak bersifat kasih? Tentu saja tidak, kemampuan manusia untuk bebas menentukan pilihan /sikap adalah karunia yang diberikan  Tuhan karena sifat kasihNya tersebut.</p>
<p>Tuhan akan senang sekali kalau manusia dapat menggunakan kebebasannya untuk memilih, tentu saja untuk memilih Tuhan..</p>
<p>Apakah pengampunan Tuhan pada orang yang tidak meminta ampun dan pertobatan atas semua perbuatan yang dilarangNya adalah bentuk kasih dari Tuhan? Tentu saja tidak.. Itu adalah bentuk ketidakadilan.. Tuhan pastilah Maha Kasih dan Maha Adil. Sifat kasih dan adil memiliki areanya sendiri-sendiri..</p>
<p>Apakah reward dan punishment yang kita terima dari Tuhan dapat kita limpahkan ke orang lain? kita wariskan ke anak cucu kita? kita perjualbelikan ke orang lain? Tentu saja tidak..</p>
<p>Apakah punishment itu adalah suatu kutukan yang akan mengenai anak keturunan orang yang melakukan perbuatan yang tidak disukai oleh Tuhan? Tentu saja tidak. Punishment itu akan hilang dan berganti reward jika orang yang melakukan perbuatan yang dilarang Tuhan mengakui dan meminta ampun, lalu menghentikan perbuatan negatif tersebut dan bahkan menggantikannya dengan perbuatan yang positif.. tentu saja harus dilakukan sebelum orang tersebut mati..</p>
<p>Bagaimana pendapat Anda?</p>
<p>Tulisan terkait:</p>
<ol>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/22/dosa-adam-dan-eva/" target="_blank">Dosa Adam dan Eva..<br />
</a></li>
</ol>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tuhan telah lahir ke dunia!!!]]></title>
<link>http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/18/tuhan-telah-lahir-ke-dunia/</link>
<pubDate>Tue, 18 Dec 2007 01:02:30 +0000</pubDate>
<dc:creator>yesusmanusia</dc:creator>
<guid>http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/18/tuhan-telah-lahir-ke-dunia/</guid>
<description><![CDATA[Bayangkan suatu ketika Anda membaca berita dari koran, majalah , tabloid atau mendengarnya dari radi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Bayangkan suatu ketika Anda membaca berita dari koran, majalah , tabloid atau mendengarnya dari radio atau melihat di televisi nasional bahwa:</p>
<p>&#8220;Telah lahir Tuhan di rumah suatu keluarga yang dikenal sangat taat beragama  dengan sehat walafiat!! Ketika diwawancarai ternyata Tuhan yang baru lahir, sungguh luar biasa, sudah dapat berbicara. Berikut kutipan wawancaranya:&#8221;</p>
<blockquote><p><!--more--><span>Media: Selamat pagi Tuhan&#8230;</span></p></blockquote>
<blockquote><p><span>Tuhan: Selamat pagi juga..</span></p></blockquote>
<blockquote><p><span>Media: Tuhan, sebagai manusia saya ingin mengkonfirmasi maksud dan tujuan kelahiran Tuhan dalam bentuk manusia seperti kami-kami ini?</span></p></blockquote>
<blockquote><p><span>Tuhan:  Saya ingin menyelamatkan kalian semua umat manusia. Saya sengaja datang melalui proses kelahiran seorang anak manusia biasa supaya kalian semua mengetahui bahwa saya merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kalian dan supaya kalian mengetahui bahwa saya mengerti akan penderitaan semua anak manusia..</span></p></blockquote>
<blockquote><p><span>Media: O begitu.., wah kami ucapkan terimakasih banyak karena Engkau, walau sebagai Tuhan, mau ikut merasakan penderitaan kami..</span></p></blockquote>
<blockquote><p><span>Media: Kalau boleh tahu nih Tuhan, kira-kira sampai kapan Tuhan berada bersama kami di dunia ini?</span></p></blockquote>
<blockquote><p><span>Tuhan: Sampai nanti saatnya ketika saya akan melakukan penebusan dosa semua umat manusia termasuk kamu..</span></p></blockquote>
<blockquote><p><span>Media: apakah itu termasuk umat manusia terdahulu?</span></p></blockquote>
<blockquote><p><span>Tuhan: Pasti!</span></p></blockquote>
<blockquote><p><span>Media: apakah termasuk juga umat manusia berikutnya yang belum lahir?</span></p></blockquote>
<blockquote><p><span>Tuhan: Tentu saja..</span></p></blockquote>
<blockquote><p><span>Media: Waaduh terimakasih banyak Tuhan..</span></p></blockquote>
<blockquote><p><span>Media: Oh iya Tuhan, omong-omong nanti rencananya apakah Tuhan juga  mau sekolah kindergarten? kira-kira mau pilih sekolah yang mana?</span></p></blockquote>
<blockquote><p><span>Tuhan: Kalau soal sekolah, saya akan diskusikan dulu dengan ibu saya dulu. Prinsipnya saya akan mengikuti saran Ibu saya. Dan kalau kamu tanya kenapa saya mau masuk sekolah, maka itu bagian dari tujuan kedatangan saya ke bumi ini untuk menunjukkan kepada kamu semua umat manusia betapa saya memiliki empati yang sangat besar atas susah senangnya kehidupan kamu.</span></p></blockquote>
<blockquote><p><span>Tuhan: Untuk sementara wawancara ini sampai disini dulu ya.. terimakasih banyak atas wawancaranya. semoga kabar kedatangan saya ini dapat disebarluaskan ke sebanyak-banyaknya umat manusia. Ini penting, karena mereka akan saya selamatkan.</span></p></blockquote>
<blockquote><p><span>Tuhan: Kebetulan saya haus sekali, jadi saya mau minum susu Ibu dulu..</span></p>
<p>Media: Baik Tuhan.. Semoga cepet besar, gak nyusahin ibu dan sehat selalu..</p></blockquote>
<p><span>Sebagai manusia normal, apa yang anda fikirkan ketika mendengar kabar bahwa Tuhan telah lahir ke dunia? Mungkin bervariasi ya..  Namun saya ramalkan pasti akan banyak orang tidak percaya karena terdapat perbedaan yang besar antara definisi Tuhan dan definisi Manusia.. geto..</span></p>
<p><span>Bayangkan juga kalau Anda hidup pada saat yesus dilahirkan.. Apakah Anda langsung percaya bahwa itu pasti Tuhan? Pasti kebanyakan dari kita tidak akan percaya.. Kenapa?</span></p>
<p><span>Karena bayi itu memiliki semua ciri-ciri seorang manusia.. tumbuh melalui proses kehamilan, dilahirkan dari seorang manusia, memiliki panca indra, memiliki otak dan hati, akal dan perasaan bahkan emosi dan nafsu.. dan tentu saja semua ciri-ciri seorang manusia..</span></p>
<p><span>Coba betapa anehnya ketika kita menceritakan kondisi bayi tersebut dengan kalimat-kalimat seperti berikut:</span></p>
<blockquote><p><span>&#8220;Eh diam ya.. jangan berisik.. </span><span>Tuhan lagi rewel tuh.. dari tadi gak bisa bobo.. padahal udah disusui..&#8221;</span></p></blockquote>
<blockquote><p><span>&#8220;Coba cepetan cariin popok nya.. Tuhan pup tuh.. sekalian tissue basahnya.. biar gak bau..&#8221;</span></p></blockquote>
<blockquote><p><span>dan banyak lagi.. Anda bisa menambahkan sebanyak-banyaknya..</span></p></blockquote>
<p><span>Lalu, pertanyaan berikutnya mana ciri-ciri Tuhannya? Orang yang percaya bahwa Yesus itu adalah Tuhan mungkin akan menjawab: &#8220;Dia bisa menghidupkan manusia yang sudah mati!&#8221;</span></p>
<p><span>Sekalipun dia bisa menghidupkan manusia, namun karena dia memiliki ciri-ciri yang tidak terbantahkan sebagai manusia seutuhnya maka paling-paling kita cuma bisa bilang:</span></p>
<blockquote><p><span>&#8220;Wah kekuatan sihirnya luar biasa!&#8221; </span></p></blockquote>
<blockquote><p><span>&#8220;Pasti dia diberi kuasa seperti itu oleh Tuhan deh..&#8221;</span></p></blockquote>
<p><span>Jadi sangat berlebihan sekali kalau kita mengabaikan kemanusiaan Yesus, lalu karena dia bisa menghidupkan orang mati maka kita anggap dia Tuhan.. </span>gak  make sense kan?</p>
<p class="MsoNormal">Apakah Anda termasuk orang yang meyakini bahwa Yesus itu 100% Tuhan? Dalam proporsi tertentu ada unsur manusia dan Tuhannya? Atau 100% manusia?</p>
<p class="MsoNormal">Bagaimana pendapat Anda?</p>
<p class="MsoNormal">Tulisan terkait:</p>
<ol>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/21/adakah-bukti-yang-menunjukkan-yesus-itu-tuhan/" target="_blank">Adakah bukti yang menunjukkan Yesus itu Tuhan?</a></li>
</ol>
<p>Wawancara imaginer lainnya:</p>
<ol>
<li><a href="http://yesusmanusia.wordpress.com/2007/12/30/yesus-disunat/">Yesus disunat! </a></li>
</ol>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
