<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>banyumas &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/banyumas/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "banyumas"</description>
	<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 10:47:07 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Kera Cikakak]]></title>
<link>http://maskurmambangblog.wordpress.com/2009/12/28/kera-cikakak/</link>
<pubDate>Mon, 28 Dec 2009 23:39:41 +0000</pubDate>
<dc:creator>maskurmambang</dc:creator>
<guid>http://maskurmambangblog.wordpress.com/2009/12/28/kera-cikakak/</guid>
<description><![CDATA[Hari Jumat tanggal 25 Desember sehabis shalat Jumat, saya dan keluarga bersilaturahmi ke Cikakak. Pe]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Hari Jumat tanggal 25 Desember sehabis shalat Jumat, saya dan keluarga bersilaturahmi ke Cikakak. Pe]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Melancong Jejak-jejak Sunda di Banyumas]]></title>
<link>http://luhkito.wordpress.com/2009/12/25/melancong-jejak-jejak-sunda-di-banyumas/</link>
<pubDate>Fri, 25 Dec 2009 00:16:54 +0000</pubDate>
<dc:creator>luhkito</dc:creator>
<guid>http://luhkito.wordpress.com/2009/12/25/melancong-jejak-jejak-sunda-di-banyumas/</guid>
<description><![CDATA[BAGI penduduk Jawa Barat, kalau berwisata ke timur, jangan hanya ke sekitar Yogyakarta. Jauh sebelum]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>BAGI penduduk Jawa Barat, kalau berwisata ke timur, jangan hanya ke sekitar Yogyakarta. Jauh sebelumnya, menyimpanglah ke Kabupaten Banyumas. Di wilayah dengan ibu kota Purwokerto ini, kita akan menikmati jejak-jejak kesundaan di Jawa Tengah yang masih terekam pada nama-nama geografinya.<br />
Salah satu kawasan yang kita tuju adalah daerah Batu raden yang berada pada lereng selatan Gunung Slamet (berketinggian 3.428 m dpl) atau gunung api kedua tertinggi di Pulau Jawa setelah Gunung Semeru (3.676 m) di Jawa Timur.<br />
Menuju Baturaden dari Purwokerto, kita hanya menempuh kurang dari setengah jam perjalanan dengan mobil ke arah utara. Pemandangan alam yang menawan dan udara sejuk alam pegunungan pada ketinggian 800-900 m langsung menyambut kedatangan kita.<br />
Daerah Baturaden, Purwokerto Utara, seperti Lembang berpuluh tahun yang lalu, sejuk, bersih, dan asri. Tidak seperti Lembang sekarang yang sudah “tercemar” oleh maraknya kawasan-kawasan resor, deretan vila, dan real estat yang terdapat di mana-mana, daerah Baturaden masih tetap bersuasana pedesaan di lereng gunung yang apik.<br />
Kawasan wisata alamnya merupakan primadona untuk Kabupaten Banyumas di Jawa Tengah bagian barat. Seperti halnya lokasi wisata alam lereng-lereng gunung api, selain pemandangan alam yang memesona, mata air panas dan sungai-sungai pegunungan dengan air jernih, adalah objek yang banyak menarik pengunjung.<br />
<a href="http://luhkito.wordpress.com/files/2009/12/slamet.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-12" title="Slamet" src="http://luhkito.wordpress.com/files/2009/12/slamet.jpg?w=300" alt="" width="300" height="98" /></a><br />
G. Slamet +3428 m gunung api kedua tertinggi di Jawa setelah G. Semeru</p>
<p><!--more-selanjutnya-->Sungai-sungai pegunungan ini mengalir belum terlalu jauh dari sumbernya di lereng Gunung Slamet. Alirannya di Baturaden membentuk jeram dan air terjun ketika melalui batuan keras berjenis basalt atau andesit.<br />
Seperti di Maribaya, Lembang, batuan basalt di Baturaden membentuk retakan-retakan kolom (columnar joint) yang tegak teratur. Kondisi itu terjadi ketika magma basalt hasil letusan Gunung Slamet yang meleleh sebagai lava batuan pijar, kemudian mendingin dan membeku menjadi batu. Saat pendinginan batuan itu, retakan-terakan kolom berbentuk poligonal segi enam terjadi secara alamiah. Analoginya seperti lumpur basah yang mengering.<br />
Tapi ada hal lain yang juga menarik, terutama bagi pengunjung yang berasal dari Jawa Barat, yaitu air terjun di Baturaden ini dikenal sebagai Curug Gumawang. Di kawasan air terjun ini, terjadi musibah ketika putusnya sling jembatan gantung, pada liburan Lebaran 25 Oktober 2006 lalu.<br />
Curug adalah bahasa Sunda yang berarti air terjun, sedangkan dalam bahasa Jawa mestinya grojogan. Begitu pula kata gumawang yang menurut Kamus Umum Basa Sunda (LBSS, 1995), berarti bersinar atau berkilap. Jadi rupanya, walaupun secara administratif Baturaden ada di Provinsi Jawa Tengah, beberapa nama geografisnya tetap mempertahankan nama Sunda.<br />
Penamaan Sunda pada lokasi-lokasi geografis di Banyumas, bukan hanya Curug Gumawang, tetapi juga nama-nama geografis lain di sekitarnya, misalnya Curug Ceheng. Makin ke arah barat dari Purwokerto, nama-nama Sunda semakin kentara.<br />
Antara Purwokerto dan Kota Kecamatan Ajibarang di sebelah baratnya, terdapat Kecamatan Cilongok. Jika kita amati nama-nama geografis pada peta topografi di sekitar Cilongok-Ajibarang, kita akan dapati nama-nama tempat seperti Ciroyom, Cideng, Cikembulan, Rancamaya, Rancah, Bojongkadu, Bojongsari, Pasirmalang, Pasirluhur, Curug Cipendok, dan masih banyak lagi. Jelas nama-nama itu tidak akan dijumpai di dalam kosakata Bahasa Jawa karena “ci” berarti air atau sungai, “ranca” rawa, “bojong” tanjung atau bagian tanah yang menjorok ke perairan, “pasir” bukit, dan “curug” air terjun. Seluruhnya merupakan awalan nama-nama tempat yang sangat umum dijumpai di Tatar Sunda.<br />
Kota Kecamatan Ajibarang terletak di kaki barat daya Gunung Slamet. Jika ditarik garis lurus ke selatan, akan menyambung dengan Wangon dan hingga pantai selatan ke Cilacap.<br />
Sedangkan jika ditarik ke utara, Ajibarang menyambung ke Bumiayu di lereng barat Gunung Slamet, dan ke Brebes di jalur pantai utara.<br />
Antara Ajibarang dan Cilacap mengalir Kali Tajum dan bermuara ke Samudra Hindia. Sementara antara Bumiayu dan Brebes mengalir Kali Pemali yang berhulu di lereng barat daya Gunung Slamet, utara Ajibarang, dan bermuara ke Laut Jawa.<br />
Kali Pemali-Tajum yang kalau disambung menjadi garis utara-selatan inilah sebenarnya dua sungai yang memisahkan secara geografis Sunda di barat dan Jawa di timur.<br />
Pada zaman ketika Kerajaan Pajajaran masih berjaya hingga abad ke-17, batas paling timur Kerajaan Sunda (Pajajaran) adalah Kali Pemali di utara dan diperkirakan Kali Tajum di selatan. Hal ini juga tercatat dengan baik oleh pangeran pengelana dari istana Pakuan (Bogor), Bujangga Manik, yang mengelana keliling Jawa Bali di abad ke-15.<br />
Ia mencatat Kali Pemali (Cipamali, menurut catatannya) sebagai “tungtung Sunda” atau ujung ( Kerajaan) Sunda. Maka tidaklah mengherankan kalau banyak masyarakat Brebes di Kabupaten Tegal masih asyik berbahasa Sunda, walaupun secara administratif berada di wilayah Provinsi Jawa Tengah.<br />
Di jalur selatan, hingga Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, pengaruh Sunda masih sangat terasa. Banyak penduduk Majenang masih menggunakan bahasa ibu bahasa Sunda.<br />
Namun demikian, pencampuran kedua budaya tidak dapat dihindari. Selain itu, sudah pasti pengaruh Jawa akan sangat kuat terhadap masyarakat yang tadinya berbahasa Sunda, terutama di kota-kota. Namun di desa-desa dan kampung-kampung terpencil sebelah barat aliran Kali Pemali-Tajum, masyarakatnya bertahan dengan budaya masing-masing.<br />
Begitulah pengalaman yang menarik dari berwisata di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah. Jadi ketika kita bepergian dengan kendaraan ke arah Jawa Tengah melalui jalur selatan, saat melewati Sungai Citanduy sebagai batas provinsi, kita belum benar-benar berada di tanah Jawa.<br />
Karena hingga ke sekitar Majenang, Cimanggu, Wangon, Ajibarang bahkan Purwokerto, kita sebenarnya masih berada pada daerah-daerah yang masih terpengaruh Tatar Sunda.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA["...Jangan Mencuri Diumur 55 Tahun..."]]></title>
<link>http://toelank.wordpress.com/2009/11/25/jangan-mencuri-diumur-55-tahun/</link>
<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 06:19:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>toelank</dc:creator>
<guid>http://toelank.wordpress.com/2009/11/25/jangan-mencuri-diumur-55-tahun/</guid>
<description><![CDATA[Beberapa waktu yang lalu saya menonton sebuah berita yang membuat miris yaitu pemberitaan mengenai s]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Beberapa waktu yang lalu saya menonton sebuah berita yang membuat miris yaitu pemberitaan mengenai s]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Senja Datang Lagi]]></title>
<link>http://renjanatuju.wordpress.com/2009/11/25/senja-datang-lagi/</link>
<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 04:34:46 +0000</pubDate>
<dc:creator>atre</dc:creator>
<guid>http://renjanatuju.wordpress.com/2009/11/25/senja-datang-lagi/</guid>
<description><![CDATA[Lelaki beraroma senja itu datang lagi. Di tengah malam, dia malah teriak-teriak, membuat mimpi saya ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Lelaki beraroma senja itu datang lagi. Di tengah malam, dia malah teriak-teriak, membuat mimpi saya ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tragedi Hukum : Antara Minah dan Anggodo, Beda Banget!]]></title>
<link>http://duniamerdeka.wordpress.com/2009/11/22/tragedi-hukum-antara-minah-dan-anggodo-beda-banget/</link>
<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 03:46:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>Viva La Revolvere</dc:creator>
<guid>http://duniamerdeka.wordpress.com/2009/11/22/tragedi-hukum-antara-minah-dan-anggodo-beda-banget/</guid>
<description><![CDATA[Politik, Sastra &amp; Budaya, Social dan lain-lain Tragedi Hukum Antara Minah dan Anggodo, Beda Bang]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://duniamerdeka.wordpress.com/category/politik/">Politik</a>, <a href="http://duniamerdeka.wordpress.com/category/sastra-budaya/">Sastra &#38; Budaya</a>, <a href="http://duniamerdeka.wordpress.com/category/social/">Social</a> <a href="http://duniamerdeka.wordpress.com/category/dan-lain-lain/">dan lain-lain</a></p>
<p>Tragedi Hukum<br />
<a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/11/21/16391369/Antara.Minah.dan.Anggodo..Beda.Banget">Antara Minah dan Anggodo, Beda Banget!</a></p>
<p>JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Sekretaris Fraksi PDI-P, Jacobus Majong Padang, mengaku miris atas terjadinya ketimpangan hukum yang kini sedang dipertontonkan oleh pemerintahan SBY-Boediono. Politisi yang kerap disapa Kobu ini berujar, kaum Marhaen—sebutan kaum proletar—kini seakan makin diproklamasikan tertindas, belum merdeka.</p>
<p>&#8220;Yang dipertontonkan jelas sekali, perlakuan hukum yang tidak adil. Contoh konkret nenek Minah di Banyumas, Jawa Tengah. Dia dihukum 1,5 bulan karena mencuri 3 buah kakao di kebun. Meski sudah berusaha meminta maaf, aparat tetap menegakkan hukum. Dalih, menegakkan hukum adil bagi yang melanggar hukum,&#8221; kata Kobu, Sabtu (21/11).<!--more--></p>
<p>Menurut Kobu, aparat hukum dalam kasus hukum yang dihadapi Minah berusaha menegakkan hukum seakan demi keadilan. Hal ini seakan kontras dengan apa yang terjadi, baik terhadap dugaan penyuapan yang dilakukan Anggodo Widjojo, maupun kasus skandal aliran dana Bank Century sebesar Rp 6,7 triliun.</p>
<p>&#8220;Terkesan, aparat penegak hukum ingin menutupi adanya pencurian uang negara sebesar Rp 6,7 triliun di Bank Century. Keadilan sangat mahal di negeri ini. Kaum Marhaen memang belum merdeka. Pemerintah jangan pertontonkan ketimpangan hukum,&#8221; kata Kobu lirih.</p>
<p>Editor: made<br />
Sumber : Persda Network</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bakal Paguyuban Blogger Banyumas]]></title>
<link>http://pojokpradna.wordpress.com/2009/11/21/paguyuban-blogger-banyumas/</link>
<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 23:59:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>Pradna</dc:creator>
<guid>http://pojokpradna.wordpress.com/2009/11/21/paguyuban-blogger-banyumas/</guid>
<description><![CDATA[Sebagai pendatang di Purwokerto, mengenal dan bernaung di bawah payung komunitas blogger adalah hal ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Sebagai pendatang di Purwokerto, mengenal dan bernaung di bawah payung komunitas blogger adalah hal yang menyenangkan. Sayang sampai saat ini, <a href="http://pradna.cahbag.us/2009/11/senandung-cinta-dari-rumah-kayu.html" target="_blank">Pradna Cahbagus</a> belum juga mendapat kejelasan apakah ada komunitas blogger Banyumas yang masih eksis.</p>
<p>Akhirnya sambil menunggu kabar menggembirakan itu datang, saya mencoba menghubungi 1 persatu blogger Banyumas yang saya tahu. Pertama, ada <a href="http://endarfitrianto.blogspot.com/2009/11/sejenak-menikmati-opera-handbody.html" target="_blank">Kang Endar </a>yang baru kenal sebentar beliau dah meninggalkan Purwokerto (nepok_jidat). Kemudian, berkenalan dengan <a href="http://babeh.net/teks-ym-tidak-bisa-muncul/" target="_blank">Kang Luki</a> dari <span style="text-decoration:line-through;">Korea</span> Kroya, Cilacap. Dilanjut pada acara <a href="http://pojokpradna.wordpress.com/2009/08/02/seminar-linux-for-education-2009/" target="_blank">Seminar Linux</a> di Fakultas Pertanian Unsoed, saya berkenalan dengan blogger super-sibuk, mas <a href="http://nurichsan.com/sok-sibuk-chapter-2.html" target="_blank">Nur Ichsan</a>.<br />
<!--more--><br />
Lama berselang, saya kemudian berkenalan dengan <a href="http://estiko.info/kekurangan-flock-di-linux/" target="_blank">mas Estiko</a>, penguasa <a href="http://mediaqu.com/2009/08/kontes-review-mediaqu/" target="_blank">mediaqu dot com</a> yang terkenal itu. Ternyata beliau juga warga mBanyumasan. Tapi, baru kesampaian kopi-<span style="text-decoration:line-through;">dangdut</span> darat hari Sabtu malam, tanggal 14 November 2009 di Café 27 (Pitulikur).</p>
<p>Waktu itu baru saja saya datang dari Wates. Saya lupa, kalau uang di dompet dah menguap sepanjang perjalanan. Untunglah, mas Estiko baik hati mentraktir saya itje-lemon-tea (dari Sunda, <em>nya</em>?). Worship dah pokoknya.<br />
Ehm&#8230;euh, kalo mo ntraktir lagi, bilang ya mas&#8230;biar saya bisa pesen yg lebih mahalan <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:center;">
<div id="attachment_484" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://pojokpradna.wordpress.com/files/2009/11/27_scale.jpg"><img class="size-medium wp-image-484 " title="Cafe 27" src="http://pojokpradna.wordpress.com/files/2009/11/27_scale.jpg?w=300" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">ki-ka : Pradna, Estiko</p></div>
<p>Karena keterbatasan waktu, dan bisingnya live-show di kafe itu (baca : tidak biasanya saya melihat live-show selain lagu-lagu bang Haji <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  ), pertemuan itu cuma berlangsung sebentar.</p>
<p>Seperti biasa, saya selalu <a href="http://pradna.jogloabang.com/menyisipkan-gambar-html.php" target="_blank">haus dengan ilmu.</a> Sedangkan mas Estiko bagaikan sumur ilmu pengetahuan soal blog. Begitu besar keinginan saya untuk menimba pengetahuan itu, sebanyak kapasitas otak saya yang terbatas. Maka, tak menunggu lama saya bikin janji audiensi dengan beliau. Sebagai seorang <a href="http://saifuna.blogmalhikdua.com/2009/10/21/pesan-santri-untuk-pak-sby-dan-budiono/" target="_blank">santri</a>, tentu sayalah yang berkewajiban <em>sowan</em> (mengunjungi) rumah sang guru.</p>
<p>Jadilah, hari Kamis pagi, tanggal 19 November 2009 saya meluncur ke rumah mas Estiko di bilangan Wijahan, Kemranjen, Banyumas (pake <em>bilangan </em>Wijahan, biar kayak di nJakarta <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  ).Sedianya, saya mengajak mas Nur Ichsan. Tapi tampaknya kepadatan acara beliau memang luar biasa. Sehingga tidak memungkinkan untuk ikut kali ini.</p>
<p>Tak berapa lama saya tiba di depan kantor Pos Wijahan, Kemranjen. Saya sudah ditunggu mas Estiko dan mas <a href="http://amri.mediaqu.com/seandainya-blog-itu-tidak-ada/" target="_blank">Amri MF</a>, salah satu <em>founder</em> mediaqu dot com juga. Betapa merasa terhormatnya saya.</p>
<p>Begitu dipandu, saya terkesima dengan pintu gerbang desa Wijahan. Langsung saya mengabadikannya :</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://pojokpradna.wordpress.com/files/2009/11/panorama_scale.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-485" title="Wijahan_Gate" src="http://pojokpradna.wordpress.com/files/2009/11/panorama_scale.jpg?w=300" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Dengan kamera-saku pinjaman, tentulah panorama ini tidak tertangkap maksimal&#8230;(enaknya seperti ini, kalau memakai kamera pro dan hasilnya tidak maksimal, tentulah saya yg disalahkan <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />  ).</p>
<p>Setelah menyerap ilmu, menikmati makan siang dan hidangan yang melimpah ruah. Saatnya berfoto di halaman rumah yang sangat asri :</p>
<p style="text-align:center;">
<div id="attachment_486" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://pojokpradna.wordpress.com/files/2009/11/yard_scale.jpg"><img class="size-medium wp-image-486 " title="Di bawah Pohon Durian" src="http://pojokpradna.wordpress.com/files/2009/11/yard_scale.jpg?w=300" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">ki-ka : Pradna, Estiko, Amri MF</p></div>
<p>Acara kopdar ini berlanjut ke rumah Kang Luki yang sedang hiatus dari blogosphere. Tujuan utamanya, jelas&#8230;membajak hotspot di rumah Kang Luki <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Tak kalah dengan blogger-blogger dari <a href="http://tugupahlawan.com/3117/undangan-ultah-tpc-ke-2-untuk-semua-komunitas-blogger/" target="_blank">Tugupahlawan.com</a> dan blogger mBekasi, para pemuja karaoke. Kami pun tak kalah, menyewa setudio musik <span style="text-decoration:line-through;">selama 3 menit </span>buat foto-foto <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<div id="attachment_487" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://pojokpradna.wordpress.com/files/2009/11/kuarto_scale.jpg"><img class="size-medium wp-image-487" title="SO-NE-TA" src="http://pojokpradna.wordpress.com/files/2009/11/kuarto_scale.jpg?w=300" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">ki-ka : Kang Luki, Pradna, Amri, Estiko</p></div>
<p>TER-LHA-LHU&#8230;</p>
<p>Dari kopdar kali ini, semakin mengkristal keinginan untuk memiliki komunitas blogger mBanyumasan. Sementara sih, memakai nama Paguyuban Blogger Banyumas <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Jadi, bagi saudar-saudara yang tinggal , yang pernah tinggal, yang punya kenangan di mBanyumas (Banyumas, Purwokerto, Purbalingga, Cilacap).</p>
<p>Atau ada yang mengetahui telah ada komunitas-aktif blogger Banyumas,</p>
<p>Mohon hubungi saya (Pradna) di rafeillo@gmail.com</p>
<p>Terima Kasih.</p>
<p>&#160;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[“Elegi Minah dan Tiga Buah Kakao di Meja Hijau…” Kasus Hukum yang Aneh]]></title>
<link>http://alidabdul.wordpress.com/2009/11/20/elegi-minah-dan-tiga-buah-kakao-di-meja-hijau-kasus-hukum-yang-aneh/</link>
<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 06:48:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>alid abdul</dc:creator>
<guid>http://alidabdul.wordpress.com/2009/11/20/elegi-minah-dan-tiga-buah-kakao-di-meja-hijau-kasus-hukum-yang-aneh/</guid>
<description><![CDATA[Pagi ini headline surat kabar nasional Kompas berbeda dari biasanya yang selama ini tiap hari foto d]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Pagi ini headline surat kabar nasional Kompas berbeda dari biasanya yang selama ini tiap hari foto d]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Selain Banyumas, Gejolak Raskin Terjadi di Daerah Lain]]></title>
<link>http://infojalurselatan.wordpress.com/2009/11/09/gejolak-raskin-terjadi-di-daerah-lain/</link>
<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 00:12:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>ijs</dc:creator>
<guid>http://infojalurselatan.wordpress.com/2009/11/09/gejolak-raskin-terjadi-di-daerah-lain/</guid>
<description><![CDATA[SUARA MERDEKA CETAK &#8211; Gejolak Raskin Terjadi di Daerah Lain.]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2009/11/09/87234/Gejolak.Raskin.Terjadi.di.Daerah.Lain.">SUARA MERDEKA CETAK &#8211; Gejolak Raskin Terjadi di Daerah Lain</a>.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[MULEGH AROMATIC]]></title>
<link>http://duniabanyumas.wordpress.com/2009/11/07/mulegh-aromatic/</link>
<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 02:16:06 +0000</pubDate>
<dc:creator>duniabanyumas</dc:creator>
<guid>http://duniabanyumas.wordpress.com/2009/11/07/mulegh-aromatic/</guid>
<description><![CDATA[NEED PARFUME  ? serve: QUALITY AND THE PROFESSIONAL AND FREE FROM Methanol Aromatic MULEGH IS THE AN]]></description>
<content:encoded><![CDATA[NEED PARFUME  ? serve: QUALITY AND THE PROFESSIONAL AND FREE FROM Methanol Aromatic MULEGH IS THE AN]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Talud Ambrol, Jalan Rawalo-Margasana Amblas]]></title>
<link>http://infojalurselatan.wordpress.com/2009/11/06/talud-ambrol-jalan-rawalo-margasana-amblas/</link>
<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 00:25:57 +0000</pubDate>
<dc:creator>ijs</dc:creator>
<guid>http://infojalurselatan.wordpress.com/2009/11/06/talud-ambrol-jalan-rawalo-margasana-amblas/</guid>
<description><![CDATA[SUARA MERDEKA CETAK-Talud Ambrol, Jalan Pun Amblas.]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2009/11/06/86965/Talud.Ambrol..Jalan.Pun.Amblas..">SUARA MERDEKA CETAK-Talud Ambrol, Jalan Pun Amblas</a>.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ratusan Guru Wiyata Bakti Banyumas Demo, Tuntut Usut Rekayasa Pengangkatan CPNS]]></title>
<link>http://infojalurselatan.wordpress.com/2009/11/04/ratusan-guru-wiyata-bakti-banyumas-demo-tuntut-usut-rekayasa-pengangkatan-cpns/</link>
<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 23:39:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>ijs</dc:creator>
<guid>http://infojalurselatan.wordpress.com/2009/11/04/ratusan-guru-wiyata-bakti-banyumas-demo-tuntut-usut-rekayasa-pengangkatan-cpns/</guid>
<description><![CDATA[SUARA MERDEKA CETAK &#8211; Ratusan Guru Wiyata Bakti Demo.]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2009/11/04/86624/Ratusan.Guru.Wiyata.Bakti.Demo">SUARA MERDEKA CETAK &#8211; Ratusan Guru Wiyata Bakti Demo</a>.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Giliran Warga Cilongok Terjangkit Chikungunya]]></title>
<link>http://infojalurselatan.wordpress.com/2009/11/03/giliran-warga-cilongok-terjangkit-chikungunya/</link>
<pubDate>Mon, 02 Nov 2009 18:03:46 +0000</pubDate>
<dc:creator>ijs</dc:creator>
<guid>http://infojalurselatan.wordpress.com/2009/11/03/giliran-warga-cilongok-terjangkit-chikungunya/</guid>
<description><![CDATA[SUARA MERDEKA CETAK &#8211; Giliran Warga Cilongok Terjangkit Chikungunya.]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2009/11/03/86443/Giliran.Warga.Cilongok.Terjangkit.Chikungunya">SUARA MERDEKA CETAK &#8211; Giliran Warga Cilongok Terjangkit Chikungunya</a>.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[DAFTAR LOKASI ATM (ANJUNGAN TUNAI MANDIRI) BANK - BANK DI KABUPATEN BANYUMAS ]]></title>
<link>http://mazmufid.wordpress.com/2009/10/31/daftar-lokasi-atm-anjungan-tunai-mandiri-bank-bank-di-kabupaten-banyumas/</link>
<pubDate>Sat, 31 Oct 2009 07:27:39 +0000</pubDate>
<dc:creator>Mufid Al-Majnun</dc:creator>
<guid>http://mazmufid.wordpress.com/2009/10/31/daftar-lokasi-atm-anjungan-tunai-mandiri-bank-bank-di-kabupaten-banyumas/</guid>
<description><![CDATA[Lokasi ATM Bank Mandiri JL.JEND.SUDIRMAN NO.463 , PURWOKERTO JL. PERINTIS KEMERDEKAAN NO. 7, PURWOKE]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Lokasi ATM  Bank Mandiri</p>
<p>JL.JEND.SUDIRMAN NO.463 , PURWOKERTO</p>
<p>JL. PERINTIS KEMERDEKAAN NO. 7, PURWOKERTO</p>
<p>JL. OVERSITE ISDIMANNO 11, PURWOKERTO</p>
<p>JL. JEND. SUDIRMAN , PURWOKERTO</p>
<p>JL.JEND.SUDIRMAN NO.463 , PURWOKERTO</p>
<p>JL. PROF. DR. HR .BUNYAMIN NO 708, PURWOKERTO</p>
<p>JL. JEND SUDIRMAN NO 28 , PURWOKERTO</p>
<p>JL DR GUMBRENG NO 1, PURWOKERTO</p>
<p>Lokasi ATM Bank Negara Indonesia (BNI)</p>
<p>Lokasi</p>
<p>Alamat</p>
<p>SOKARAJA</p>
<p>Jl. Jend. Sudirman 114 &#8211; Sokaraja</p>
<p>Cpm_Psr_Wage</p>
<p>Jl. DI Panjaitan No.17 Purwokerto</p>
<p>Cab_Purwokerto_1</p>
<p>Jl. Jend. Sudirman No.137</p>
<p>Kampus_Univ_Soedirman</p>
<p>Jl. Prof. Dr.H.Boenjamin</p>
<p>Cab_Purwokerto_2</p>
<p>Jl. Jend. Sudirman No.137</p>
<p>Pusat_Grosir_Moro</p>
<p>Jl. Perintis Kemerdekaan Komp.Moro Grosir</p>
<p>Toserba_Matahari_PWO</p>
<p>Jl. Jend. Sudirman Pertok. Matahari</p>
<p>Cpm_Unsoed_2</p>
<p>Jl. Prof H. Boenyamin</p>
<p>Lokasi ATM Bank Rakyat Indonesia</p>
<p>Jl. Jend Sudirman No. 57 Purwokerto</p>
<p>Lokasi ATM Bank Danamon</p>
<p>Lokasi A T M</p>
<p>Alamat</p>
<p>LAPANGAN GOLF PURWOKERTO</p>
<p>JL.HR BUNYAMIN</p>
<p>MORO GROSIR PURWOKERTO</p>
<p>KOMP. LAP. GOLF PWKT</p>
<p>PURWOKERTO 2</p>
<p>JL. JEND. SUDIRMAN NO.183</p>
<p>PURWOKERTO DI PANJAITAN</p>
<p>JL.DI.Panjaitan No.9</p>
<p>WANGON</p>
<p>JL. RY UTARA KOMP RUKO NO. 5</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kabupaten Banyumas]]></title>
<link>http://kursitonerosuke.wordpress.com/2009/10/31/kabupaten-banyumas/</link>
<pubDate>Sat, 31 Oct 2009 02:54:28 +0000</pubDate>
<dc:creator>kursitonerosuke</dc:creator>
<guid>http://kursitonerosuke.wordpress.com/2009/10/31/kabupaten-banyumas/</guid>
<description><![CDATA[Kabupaten Banyumas adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Ibukotanya adalah Purwokerto. Ka]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Kabupaten Banyumas adalah sebuah <a title="Kabupaten" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten">kabupaten</a> di <a title="Provinsi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Provinsi">Provinsi</a> <a title="Jawa Tengah" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa_Tengah">Jawa Tengah</a>. Ibukotanya adalah <strong>Purwokerto</strong>. Kabupaten ini berbatasan dengan <a title="Kabupaten Brebes" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Brebes">Kabupaten Brebes</a> di utara; <a title="Kabupaten Purbalingga" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Purbalingga">Kabupaten Purbalingga</a>, <a title="Kabupaten Banjarnegara" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Banjarnegara">Kabupaten Banjarnegara</a>, dan <a title="Kabupaten Kebumen" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Kebumen">Kabupaten Kebumen</a> di timur, serta <a title="Kabupaten Cilacap" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Cilacap">Kabupaten Cilacap</a> di sebelah selatan dan barat. <a title="Gunung Slamet" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gunung_Slamet">Gunung Slamet</a>, gunung tertinggi di Jawa Tengah terdapat di ujung utara wilayah kabupaten ini.</p>
<p>Kabupaten Banyumas merupakan bagian dari wilayah budaya <a title="Banyumasan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Banyumasan">Banyumasan</a>, yang berkembang di bagian barat Jawa Tengah. Bahasa yang dituturkan adalah <em><a title="Bahasa Banyumasan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Banyumasan">bahasa Banyumasan</a></em>, yakni salah satu dialek <a title="Bahasa Jawa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Jawa">bahasa Jawa</a> yang cukup berbeda dengan <a title="Dialek" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dialek">dialek</a> standar bahasa Jawa (&#8220;dialek Mataraman&#8221;) dan dijuluki &#8220;bahasa ngapak&#8221; karena ciri khas bunyi /k/ yang dibaca penuh pada akhir kata (berbeda dengan dialek Mataraman yang dibaca sebagai glottal stop [ʔ]).</p>
<table id="toc">
<tbody>
<tr>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<h2>Geografi</h2>
<p>Batas-batas Kabupaten Banyumas adalah :</p>
<ul>
<li>Sebelah <a title="Utara" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Utara">utara</a>: <a title="Gunung Slamet" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gunung_Slamet">Gunung Slamet</a>, <a title="Kabupaten Tegal" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Tegal">Kabupaten Tegal</a> dan <a title="Kabupaten Pemalang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Pemalang">Kabupaten Pemalang</a>.</li>
<li>Sebelah <a title="Selatan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Selatan">selatan</a>: <a title="Kabupaten Cilacap" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Cilacap">Kabupaten Cilacap</a></li>
<li>Sebelah <a title="Barat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Barat">barat</a>: <a title="Kabupaten Cilacap" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Cilacap">Kabupaten Cilacap</a> dan <a title="Kabupaten Brebes" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Brebes">Kabupaten Brebes</a></li>
<li>Sebelah <a title="Timur" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Timur">timur</a>: <a title="Kabupaten Purbalingga" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Purbalingga">Kabupaten Purbalingga</a>, <a title="Kabupaten Kebumen" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Kebumen">Kabupaten Kebumen</a> dan <a title="Kabupaten Banjarnegara" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Banjarnegara">Kabupaten Banjarnegara</a>.</li>
</ul>
<p>Luas wilayah Kabupaten Banyumas sekitar 1.327,60 km2 atau setara dengan 132.759,56 ha, dengan keadaan wilayah antara daratan dan pegunungan dengan struktur pegunungan terdiri dari sebagian lembah <a title="Sungai Serayu" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sungai_Serayu">Sungai Serayu</a> untuk tanah pertanian, sebagian dataran tinggi untuk pemukiman dan pekarangan, dan sebagian pegunungan untuk perkebunan dan hutan tropis terletak di lereng Gunung Slamet sebelah selatan.</p>
<p>Bumi dan kekayaan Kabupaten Banyumas masih tergolong potensial karena terdapat <a title="Gunung Slamet" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gunung_Slamet">pegunungan Slamet</a> dengan ketinggian puncak dari permukaan air laut sekitar 3.400M dan masih aktif.</p>
<p>Keadaan cuaca dan iklim di Kabupaten Banyumas memiliki iklim tropis basah. Karena terletak di antara lereng pegunungan jauh dari pesisir pantai maka pengaruh angin laut tidak begitu tampak. Namun dengan adanya dataran rendah yang seimbang dengan pantai selatan angin hampir nampak bersimpangan antara pegunungan dengan lembah dengan tekanan rata-rata antara 1.001 mbs, dengan suhu udara berkisar antara 21,4° C &#8211; 30,9° C.</p>
<h2>Pembagian Administratif</h2>
<p>Kabupaten Banyumas terdiri atas 27 <a title="Kecamatan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kecamatan">kecamatan</a>, yang dibagi lagi atas sejumlah 301 <a title="Desa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Desa">desa</a> dan 30 <a title="Kelurahan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kelurahan">kelurahan</a>.</p>
<p>Ibukota Kabupaten Banyumas adalah Purwokerto, dimana meliputi kecamatan Purwokerto Barat, Purwokerto Timur, Purwokerto Selatan, dan Purwokerto Utara. Purwokerto dulunya merupakan <a title="Kota Administratif" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Administratif">Kota Administratif</a>, namun sejak diberlakukannya Undang-undang Nomor 22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah, tidak dikenal adanya kota administratif, dan Purwokerto kembali menjadi bagian dari wilayah Kabupaten Banyumas.</p>
<p>Diantara kota-kota kecamatan yang cukup signifikan di Kabupaten Banyumas adalah: <a title="Banyumas, Banyumas" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Banyumas,_Banyumas">Banyumas</a>, <a title="Ajibarang, Banyumas" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ajibarang,_Banyumas">Ajibarang</a>, <a title="Wangon, Banyumas" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wangon,_Banyumas">Wangon</a>, <a title="Sokaraja, Banyumas" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sokaraja,_Banyumas">Sokaraja</a>, dan <a title="Buntu, Banyumas" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Buntu,_Banyumas">Buntu</a>.</p>
<h2>Kepala Pemerintahan</h2>
<ol>
<li>R. Djoko Kahiman, Adipati Warga Utama II (1582-1583)</li>
<li>R. Ngabehi Merta Sura (1583-1600)</li>
<li>R. Ngabehi Merta Sura II, Ngabehi Kalidethuk (1601 &#8211; 1620)</li>
<li>R. Adipati Mertayuda I, Ngabehi Bawang (1620 &#8211; 1650)</li>
<li>R. Tumenggung Mertayuda II, R.T Seda Masjid/RT. Yudanegara I (1650-1705)</li>
<li>R. Tumenggung Suradipura (1705 &#8211; 1707)</li>
<li>R. Tumenggung Yudanegara II, RT. Seda Pendapa (1745)</li>
<li>R. Tumenggung Reksa Praja (1749)</li>
<li>R. Tumenggung Yudanegara III (1755) kemudian diangkat menjadi Patih Sultan Yogyakarta dan bergelar Danureja I</li>
<li>R. Tumenggung Yudanegara IV (1780)</li>
<li>R. Tumenggung Tejakusuma, Tumenggung Keong (1788)</li>
<li>R. Tumenggung Yudanegara V (1816)</li>
<li>Kasepuhan : R. Adipati Cokronegara (1816 &#8211; 1830) Kanoman : R. Adipati Broto Diningrat (RT. Martadireja)</li>
<li>RT. Martadireja II (1832 &#8211; 1882) kemudian pindah ke Purwokerto (Ajibarang)</li>
<li>R. Adipati Cokronegara I (1832 &#8211; 1864)</li>
<li>R. Adipati Cokronegara II (1864 &#8211; 1879)</li>
<li>Kanjeng Pangeran Arya Martadiredja III (1879 &#8211; 1913)</li>
<li>KPAA Ganda Subrata (1913 &#8211; 1933)</li>
<li>RAA. Sujiman Gandasubrata (1933 &#8211; 1950)</li>
<li>R. Moh. Kabul Purwodireja (1950 &#8211; 1953)</li>
<li>RE. Budiman (1953 &#8211; 1957)</li>
<li>M. Mirun Prawiradireja (30 Januari 1957 s/d 15 Desember 1957)</li>
<li>R. Bayu Nuntoro (15 Desember 1957 &#8211; 1960)</li>
<li>R. Subagyo (1960 &#8211; 1966)</li>
<li>Letkol Inf. Soekarno Agung (1966 -1971)</li>
<li>Kol. Inf. Pudjadi Jaring Bandayuda (1971 &#8211; 1978)</li>
<li>Kol. Inf. RG. Rudjito (1978 &#8211; 1988)</li>
<li>Kol. Inf. Djoko Sudantoko, S.Sos. (1988 &#8211; 1998)</li>
<li>Kol. Art. HM. Aris Setiono, SH, S.IP (1998 &#8211; 2008)</li>
<li>Drs.H.Mardjoko (2008 &#8211; <em>sekarang</em>)</li>
</ol>
<h2>Transportasi</h2>
<p>Kabupaten Banyumas dilalui jalan negara yang menghubungkan kota <a title="Kabupaten Tegal" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Tegal">Tegal</a>-<a title="Kota Purwokerto" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Purwokerto">Purwokerto</a>, Purwokerto-<a title="Kabupaten Temanggung" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Temanggung">Temangggung</a>-<a title="Magelang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Magelang">Magelang</a>/<a title="Semarang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Semarang">Semarang</a>, serta jalan lintas selatan <a title="Bandung" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bandung">Bandung</a>-<a title="Yogyakarta" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Yogyakarta">Yogyakarta</a>-<a title="Surabaya" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Surabaya">Surabaya</a>. Wangon merupakan persimpangan jalur Yogyakarta-Bandung dan Tegal-Cilacap.</p>
<p>Angkutan umum bis antarkota diantaranya jurusan Jakarta, Tegal/Cirebon, Bandung, Semarang, Yogyakarta/Solo.</p>
<p>Kabupaten ini juga terdapat jalur <a title="Kereta api" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kereta_api">kereta api</a> lintas selatan Jakarta-Cirebon-Purwokerto-Yogyakarta-Surabaya. <a title="Stasiun Purwokerto" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Stasiun_Purwokerto">Stasiun Purwokerto</a> merupakan stasiun paling besar di wilayah Jawa Tengah bagian barat. Di antara kereta api yang melintasi Purwokerto adalah: <a title="Kereta api Bima" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kereta_api_Bima">Bima</a> (<a title="Stasiun Jakarta Kota" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Stasiun_Jakarta_Kota">Jakarta Kota</a>-<a title="Stasiun Surabaya Gubeng" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Stasiun_Surabaya_Gubeng">Surabaya Gubeng</a>), <a title="Kereta api Argo Lawu" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kereta_api_Argo_Lawu">Argo Lawu</a> (<a title="Stasiun Gambir" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Stasiun_Gambir">Jakarta Gambir</a>-<a title="Stasiun Solo Balapan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Stasiun_Solo_Balapan">Solo Balapan</a>), <a title="Kereta api Senja Utama Yogyakarta (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kereta_api_Senja_Utama_Yogyakarta&#38;action=edit&#38;redlink=1">Senja Utama</a> dan <a title="Kereta api Fajar Utama Yogyakarta (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kereta_api_Fajar_Utama_Yogyakarta&#38;action=edit&#38;redlink=1">Fajar Utama</a> (<a title="Stasiun Pasar Senen" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Stasiun_Pasar_Senen">Pasar Senen</a>-<a title="Stasiun Yogyakarta" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Stasiun_Yogyakarta">Yogyakarta</a>), <a title="Kereta api Logawa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kereta_api_Logawa">Logawa</a> (<a title="Stasiun Purwokerto" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Stasiun_Purwokerto">Purwokerto</a>-<a title="Stasiun Jember" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Stasiun_Jember">Jember</a>), dan <a title="Kereta api Purwojaya" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kereta_api_Purwojaya">Purwojaya</a> (Jakarta Gambir-<a title="Stasiun Cilacap (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Stasiun_Cilacap&#38;action=edit&#38;redlink=1">Cilacap</a>).</p>
<h2>Media</h2>
<p>Banyumas memiliki stasiun televisi lokal <a title="BMS TV" href="http://id.wikipedia.org/wiki/BMS_TV">Banyumas Televisi</a>, waktu on air adalah 12.00 sampai 23.00. Acaranya lebih banyak produksi sendiri dan hasil karya rumah produksi lokal dengan muatan gaya banyumasan yang kental, pada jam-jam tertentu juga merelay stasiun televisi <a title="Global TV" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Global_TV">Global TV</a> atau <a title="MetroTV" href="http://id.wikipedia.org/wiki/MetroTV">MetroTV</a>. Sedangkan surat kabar yang terbit di Banyumas antara lain <a title="Radar Banyumas (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Radar_Banyumas&#38;action=edit&#38;redlink=1">Radar Banyumas</a>, yang masih satu grup dengan <strong>Jawa Pos</strong> Surabaya. Sejak Mei 2006 lalu di Banyumas juga sudah terbit media lokal baru yang lebih mBanyumasi, yakni KORAN RAKYAT yang dikelola oleh pengusaha lokal.</p>
<h2>Pendidikan</h2>
<p>Kabupaten Banyumas memiliki perguruan tinggi negeri <a title="Universitas Jenderal Soedirman" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Universitas_Jenderal_Soedirman">Universitas Jenderal Soedirman</a> dan <a title="STAIN Purwokerto (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=STAIN_Purwokerto&#38;action=edit&#38;redlink=1">STAIN Purwokerto</a>, yang berada di kota Purwokerto. Selain itu ada pula universitas swasta yakni <a title="Universitas Muhammadiyah Purwokerto" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Universitas_Muhammadiyah_Purwokerto">Universitas Muhammadiyah Purwokerto</a> dan [[Universitas Wijaya Kusuma] juga [STMIK Widya Utama Purwokerto].</p>
<h2>Budaya</h2>
<p>Budaya <a title="Banyumasan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Banyumasan">Banyumasan</a> memiliki ciri khas tersendiri yang berbeda dengan wilayah lain di Jawa Tengah, walaupun akarnya masih merupakan budaya <a title="Jawa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa">Jawa</a>.</p>
<p>Diantara seni pertunjukan yang terdapat di Banyumas antara lain:</p>
<ul>
<li><em><a title="Wayang kulit gagrag Banyumas" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wayang_kulit_gagrag_Banyumas">Wayang kulit gagrag Banyumas</a></em>, yaitu kesenian <a title="Wayang kulit" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wayang_kulit">wayang kulit</a> khas Banyumasan. Terdapat dua <em>gagrak</em> (gaya), yakni <em>Gragak Kidul Gunung</em> dan <em>Gragak Lor Gunung</em>. Kekhasan wayang kulit gragak Banyumasan adalah nafas kerakyatannya yang begitu kental dalam pertunjukannya.</li>
<li><em><a title="Begalan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Begalan&#38;action=edit&#38;redlink=1">Begalan</a></em>, adalah seni tutur tradisional yang pada upacara <a title="Pernikahan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pernikahan">pernikahan</a>. Kesenian ini menggunakan peralatan dapur yang memiliki makna simbolis berisi falsafah Jawa bagi pengantin dalam berumah tangga nantinya.</li>
</ul>
<p>Kesenian musik tradisional Banyumas juga memiliki kekhasan tersendiri dibanding dengan kesenian musik Jawa lainnya, diantaranya:</p>
<ul>
<li><em><a title="Calung" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Calung">Calung</a></em>, adalah alat musik yang terbuat dari potongan bambu yang diletakkan melintang dan dimainkan dengan cara dipukul. Perangkat musik khas Banyumas yang terbuat dari bambu wulung mirip dengan gamelan Jawa, terdiri atas <a title="Gambang barung (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gambang_barung&#38;action=edit&#38;redlink=1">gambang barung</a>, <a title="Gambang penerus (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gambang_penerus&#38;action=edit&#38;redlink=1">gambang penerus</a>, <a title="Dhendhem (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dhendhem&#38;action=edit&#38;redlink=1">dhendhem</a>, <a title="Kenong (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kenong&#38;action=edit&#38;redlink=1">kenong</a>, <a title="Gong" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gong">gong</a> dan <a title="Kendang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kendang">kendang</a>. Selain itu ada juga <em>Gong Sebul</em> dinamakan demikian karena bunyi yang dikeluarkan mirip <a title="Gong" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gong">gong</a> tetapi dimainkan dengan cara ditiup (<a title="Bahasa Jawa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Jawa">Bahasa Jawa</a>: <em>disebul</em>), alat ini juga terbuat dari bambu dengan ukuran yang besar. Dalam penyajiannya calung diiringi vokalis yang lazim disebut <a title="Sinden" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sinden">sinden</a>. Aransemen musikal yang disajikan berupa gending-gending Banyumasan, <a title="Gending (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gending&#38;action=edit&#38;redlink=1">gending</a> gaya <a title="Banyumasan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Banyumasan">Banyumasan</a>, <a title="Surakarta" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Surakarta">Surakarta</a>-<a title="Yogyakarta" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Yogyakarta">Yogyakarta</a> dan sering pula disajikan lagu-lagu pop yang diaransemen ulang.</li>
<li><em>Kenthongan</em> (sebagian menyebut <em>tek-tek</em>), adalah alat musik yang terbuat dari bambu. <em>Kenthong</em> adalah alat utamanya, berupa potongan bambu yang diberi lubang memanjang disisinya dan dimainkan dengan cara dipukul dengan tongkat kayu pendek. Kenthongan dimainkan dalam kelompok yang terdiri dari sekitar 20 orang dan dilengkapi dengan <a title="Bedug" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bedug">bedug</a>, <a title="Seruling" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Seruling">seruling</a>, kecrek dan dipimpin oleh mayoret. Dalam satu grup kenthongan, Kenthong yang dipakai ada beberapa macam sehingga menghasilkan bunyi yang selaras.</li>
<li><em>Salawatan Jawa</em>, yakni salah satu seni musik bernafaskan <a title="Islam" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Islam">Islam</a> dengan perangkat musik berupa terbang jawa. Dalam pertunjukan kesenian ini menyajikan lagu-lagu yang diambil dari kitab <a title="Barzanji" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Barzanji">Barzanji</a>.</li>
<li><em>bongkel</em>, yakni peralatan musik tradisional sejenis <a title="Angklung" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Angklung">angklung</a>, namun terdiri empat bilah berlaras <a title="Slendro" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Slendro">slendro</a>.</li>
</ul>
<p>Sejumlah tarian khas Banyumasan antara lain:</p>
<ul>
<li><em>lengger</em>, merupakan tarian yang dimainkan oleh dua orang perempuan atau lebih. Di tengah-tengah pertunjukkan hadir seorang penari laki-laki disebut <em>badhud</em> (badut/bodor). Tarian ini umumnya dilakukan di atas panggung dan diiringi oleh alat musik calung.</li>
<li><em>sintren</em>, adalah tarian yang dimainkan oleh laki-laki yang mengenakan baju perempuan. Tarian ini biasanya melekat pada kesenian <em>ebeg</em>. Di tengah-tengah pertunjukan biasanya pemain ditindih dengan lesung dan dimasukan ke dalam kurungan, dimana dalam kurungan itu ia berdandan secara wanita dan menari bersama pemain yang lain.</li>
<li><em>aksimuda</em>, yakni kesenian bernafaskan <a title="Islam" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Islam">Islam</a> berupa silat yang digabung dengan tari-tarian.</li>
<li><em>angguk</em>, yakni kesenian tari-tarian bernafaskan Islam. Kesenian ini dilakukan oleh delapan pemain, dimana pada akhir pertunjukan pemain tidak sadarkan diri.</li>
<li><em>aplang</em> atau <em>daeng</em>, yakni kesenian yang serupa dengan angguk, dengan pemain remaja putri.</li>
<li><em>buncis</em>, yaitu paduan antara kesenian musik dan tarian yang dimainkan oleh delapan orang. Kesenian ini diiringi alat musik angklung.</li>
<li><em>ebeg</em>, adalah kuda lumping khas Banyumas. Pertunjukan ini diiringi oleh gamelan yang disebut <em>bendhe</em>.</li>
</ul>
<p>Makanan khas Banyumas diantaranya adalah:</p>
<ul>
<li><a title="Keripik tempe (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Keripik_tempe&#38;action=edit&#38;redlink=1">keripik tempe</a>,</li>
<li><a title="Mendoan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mendoan">mendoan</a> <a title="Tempe" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tempe">tempe</a>,</li>
<li><a title="Sate" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sate">sate</a> bebek Tambak,</li>
<li><a title="Soto Sokaraja" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Soto_Sokaraja">Soto Sokaraja</a>, dage, dan</li>
<li><a title="Getuk goreng" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Getuk_goreng">getuk goreng</a> <a title="Sokaraja" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sokaraja">sokaraja</a>.</li>
</ul>
<p>Banyumas juga menghasilkan batik, meskipun tidak setenar Solo, Yogyakarta dan Pekalongan. Batik Banyumas mempunyai keunikan karena kedua sisi muka dan belakang mempunyai kualitas yang hampir sama. Batik banyumas yang sekarang ini cukup terkenal adalah Batik produksi Pak Sugito dari Sokaraja.</p>
<h2>Tempat wisata</h2>
<p>Banyumas memiliki beberapa tempat wisata andalan, kebanyakan berupa keindahan alam seperti gua, air terjun dan wana wisata.</p>
<ul>
<li><a title="Baturaden" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Baturaden">Baturaden</a></li>
<li><a title="Pancuran Pitu" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pancuran_Pitu">Pancuran Pitu</a></li>
<li><a title="Curug Cipendok" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Curug_Cipendok">Curug Cipendok</a></li>
<li><a title="Masjid Saka Tunggal" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Masjid_Saka_Tunggal">Masjid Saka Tunggal</a></li>
<li><a title="Bumi Perkemahan Kendalisada (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bumi_Perkemahan_Kendalisada&#38;action=edit&#38;redlink=1">Bumi Perkemahan Kendalisada</a></li>
<li><a title="Telaga Sunyi (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Telaga_Sunyi&#38;action=edit&#38;redlink=1">Telaga Sunyi</a></li>
<li><a title="Mata Air Panas Kalibacin (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mata_Air_Panas_Kalibacin&#38;action=edit&#38;redlink=1">Mata Air Panas Kalibacin</a></li>
<li><a title="Bendung Gerak Serayu (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bendung_Gerak_Serayu&#38;action=edit&#38;redlink=1">Bendung Gerak Serayu</a></li>
<li><a title="Wahana Wisata Lembah Combong (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Wahana_Wisata_Lembah_Combong&#38;action=edit&#38;redlink=1">Wahana Wisata Lembah Combong</a></li>
<li><a title="Combong Valley Paint Ball and War Games (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Combong_Valley_Paint_Ball_and_War_Games&#38;action=edit&#38;redlink=1">Combong Valley Paint Ball and War Games</a></li>
</ul>
<h2>Tokoh terkenal</h2>
<ul>
<li><a title="Jenderal Soedirman" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jenderal_Soedirman">Jenderal Soedirman</a>, jenderal besar pertama di Indonesia. Legenda dalam dunia militer Indonesia, pakar perang gerilya dan terkenal gigih dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.</li>
<li><a title="Gatot Subroto" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gatot_Subroto">Jenderal Gatot Subroto</a>, wakil kepala staf Angkatan Darat dan penggagas AKABRI (Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia)</li>
<li><a title="Ahmad Tohari" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ahmad_Tohari">Ahmad Tohari</a>, sastrawan yang dikenal melalui trilogi <em><a title="Ronggeng Dukuh Paruk" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ronggeng_Dukuh_Paruk">Ronggeng Dukuh Paruk</a></em> dan telah memperoleh penghargaan dari dalam dan luar negeri.</li>
<li><a title="S. Bagyo (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=S._Bagyo&#38;action=edit&#38;redlink=1">S. Bagyo</a>, pelawak yang terkenal pada tahun &#8216;80an, membintangi berbagai judul film dan sering tampil dalam acara lawak di <a title="TVRI" href="http://id.wikipedia.org/wiki/TVRI">TVRI</a>.</li>
<li>Sugino Siswocarito, dalang Banyumasan.</li>
<li>Sugito Siswocarito, dalang Banyumasan.</li>
<li><a title="Mayangsari" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mayangsari">Mayangsari</a>, artis penyanyi.</li>
<li><a title="Pangki Suwito (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pangki_Suwito&#38;action=edit&#38;redlink=1">Pangki Suwito</a>, artis film.</li>
<li>Bambang Set, sastrawan.</li>
<li>Dharmadi, sastrawan.</li>
<li>Edhie Romadon, dramawan</li>
<li><a title="Darto Helm" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Darto_Helm">Darto Helm</a>, pelawak yang terkenal pada era &#8216;80an bersama dengan S. Bagyo</li>
<li><a title="Soesilo Sudarman" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Soesilo_Sudarman">Soesilo Sudarman</a>, mantan menteri di era Orde Baru.</li>
<li><a title="Koes Hendratmo (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Koes_Hendratmo&#38;action=edit&#38;redlink=1">Koes Hendratmo</a>, presenter.</li>
<li><a title="Soeparjo Roestam (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Soeparjo_Roestam&#38;action=edit&#38;redlink=1">Soeparjo Roestam</a>, mantan menteri di era Orde Baru</li>
<li>Purnomo, pelari tercepat di Asia di tahun 80-an</li>
</ul>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Misterius, Penyebab Hawa Panas di SMP 1 Jatilawang]]></title>
<link>http://infojalurselatan.wordpress.com/2009/10/30/misterius-penyebab-hawa-panas-di-smp-1-jatilawang/</link>
<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 01:38:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>ijs</dc:creator>
<guid>http://infojalurselatan.wordpress.com/2009/10/30/misterius-penyebab-hawa-panas-di-smp-1-jatilawang/</guid>
<description><![CDATA[SUARA MERDEKA CETAK &#8211; Misterius, Penyebab Hawa Panas.]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2009/10/30/85994/Misterius..Penyebab.Hawa.Panas.">SUARA MERDEKA CETAK &#8211; Misterius, Penyebab Hawa Panas</a>.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[2.188 Pelanggar Ditilang, Lupa Light On Ditegur]]></title>
<link>http://infojalurselatan.wordpress.com/2009/10/30/2-188-pelanggar-ditilang-lupa-light-on-ditegur/</link>
<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 01:37:18 +0000</pubDate>
<dc:creator>ijs</dc:creator>
<guid>http://infojalurselatan.wordpress.com/2009/10/30/2-188-pelanggar-ditilang-lupa-light-on-ditegur/</guid>
<description><![CDATA[SUARA MERDEKA CETAK &#8211; 2.188 Pelanggar Ditilang, Lupa Light On Ditegur.]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2009/10/30/85992/.2.188.Pelanggar.Ditilang..Lupa.Light.On.Ditegur">SUARA MERDEKA CETAK &#8211; 2.188 Pelanggar Ditilang, Lupa Light On Ditegur</a>.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hawa Panas Muncul di SMPN 1 Jatilawang]]></title>
<link>http://infojalurselatan.wordpress.com/2009/10/30/hawa-panas-muncul-di-smpn-1-jatilawang/</link>
<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 01:35:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>ijs</dc:creator>
<guid>http://infojalurselatan.wordpress.com/2009/10/30/hawa-panas-muncul-di-smpn-1-jatilawang/</guid>
<description><![CDATA[SUARA MERDEKA CETAK &#8211; Hawa Panas Muncul di SMPN 1.]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2009/10/29/85824/Hawa.Panas.Muncul.di.SMPN.1">SUARA MERDEKA CETAK &#8211; Hawa Panas Muncul di SMPN 1</a>.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[PENGADAAN CPNSD TAHUN 2009  JAWA TENGAH &amp; DIY]]></title>
<link>http://berita19.wordpress.com/2009/10/27/pengadaan-cpnsd-tahun-2009-jawa-tengah-diy/</link>
<pubDate>Tue, 27 Oct 2009 05:18:44 +0000</pubDate>
<dc:creator>berita19</dc:creator>
<guid>http://berita19.wordpress.com/2009/10/27/pengadaan-cpnsd-tahun-2009-jawa-tengah-diy/</guid>
<description><![CDATA[PENGADAAN CPNSD TAHUN 2009 FASILITASI PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH ( ONLINE ) Ketatnya Kompetisi ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>PENGADAAN CPNSD TAHUN 2009 FASILITASI PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH ( ONLINE )</strong></p>
<p><strong>Ketatnya Kompetisi Seleksi CPNS sudah dimulai. Tentukan Pilihanmu..!!!<br />
Klik di Kabupaten / Kota mana yang kamu Minati dan dapatkan beritanya.<br />
Selamat berkompetisi..<br />
Good Luck..!!!</strong></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/7088737/6403DEMAK.pdf.html">1. Pemerintah Kab. Demak</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/7091581/6419Magelang.pdf.html">2. Pemerintah Kab. Magelang</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/7088762/6404Grobogan.pdf.html">3. Pemerintah Kab. Grobogan</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/7091614/6420Temanggung.pdf.html">4. Pemerintah Kab. Temanggung</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/7088810/6406Batang.pdf.html">5. Pemerintah Kab. Batang</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/7091635/6422PURWOREJO.pdf.html">6. Pemerintah Kab. Purworejo</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/7088847/6407KABTEGAL.pdf.html">7. Pemerintah Kab. Tegal</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/7091639/6423KEBUMEN.pdf.html">8. Pemerintah Kab. Kebumen</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/7088885/6408BREBES.pdf.html">9. Pemerintah Kab. Brebes</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/7091704/6425BOYOLALI.pdf.html">10.Pemerintah Kab. Boyolali</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/7088924/6409Pati.pdf.html">11.Pemerintah Kab. Pati</a></p>
<p>12.Pemerintah Kab. Wonogiri<br />
   <a href="http://www.ziddu.com/download/7083363/lampiranpengumumancpnswonogiri.pdf.html"> ( lembar pengumuman 1 )</a><br />
   <a href="http://www.ziddu.com/download/7082201/pengumumancpns2009.pdf.html"> ( lembar pengumuman 2 )</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/7088970/6410KUDUS.pdf.html">13.Pemerintah Kab. Kudus</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/7091703/6472Salatiga.pdf.html">14.Pemerintah Kota Salatiga</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/7091137/6412JEPARA.pdf.html">15.Pemerintah Kab. Jepara</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/7091727/6473KotaPekalongan.pdf.html">16.Pemerintah Kota Pekalongan</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/7091091/6414BLORA.pdf.html">17.Pemerintah Kab. Blora</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/7089097/6474KotaTegal.pdf.html">18.Pemerintah Kota Tegal</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/7091564/6415Banyumas.pdf.html">19.Pemerintah Kab. Banyumas</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/7091729/6475KotaMagelang.pdf.html">20.Pemerintah Kota Magelang</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/7091282/6416Cilacap.pdf.html">21.Pemerintah Kab. Cilacap</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/7091560/6417Purbalingga.pdf.html">22.Pemerintah Kab. Purbalingga</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/7092047/n6471nKotaSEMARANG.pdf.html">23. Pem Prov Semarang</a></p>
<p><strong>PENGADAAN CPNSD TAHUN 2009 SECARA MANDIRI OLEH MASING-MASING KABUPATEN / KOTA </strong></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/7091812/n6476nSURAKARTA.pdf.html">1. Pemerintah Kota Surakarta</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/7092093/n6421nwonosobo.pdf.html">2. Pemerintah Kab. Wonosobo</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/7091840/n6401nKABSEMARANG.pdf.html">3. Pemerintah Kab. Semarang</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/7092107/n6424nKlaten.pdf.html">4. Pemerintah Kab. Klaten</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/7091847/n6402nKendal.pdf.html">5. Pemerintah Kab. Kendal</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/7091957/PENGUMUMANCPNSD2009KAB.SRAGEN.doc.html">6. Pemerintah Kab. Sragen</a></p>
<p>7. Pemerintah Kab. Pekalongan<br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/7091958/SukoharjoCPNS.rar.html"><br />
8. Pemerintah Kab. Sukoharjo<br />
</a><br />
9. Pemerintah Kab. Pemalang</p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/7092029/CPNS-2009-Karanganyar.zip.html">10.Pemerintah Kab. Karanganyar</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/7092065/n6413nRembang.pdf.html">11.Pemerintah Kab. Rembang</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/7092047/n6471nKotaSEMARANG.pdf.html">12.Pemerintah Kota Semarang</a></p>
<p>13.Pemerintah Kab. Banjarnegara</p>
<p><strong>DIY dan sekitarnya</strong></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/7048782/PengumumanCPNSKabupatenSlemanYogyakarta2009.pdf.html">1. KABUPATEN SLEMAN</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/7044686/cpns2009_yogya.rar.html">2. PEMPROV DIY</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/7044191/cpns2009_bantul.rar.html">3. KABUPATEN BANTUL </a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/7045319/cpns2009_kulonprogo.pdf.html">4. KABUPATEN KULONPROGO</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/7044750/cpns2009_gunungkidul.rar.html">5. KABUPATEN GUNUNGKIDUL</a></p>
<p><strong>DOWNLOAD JUGA CONTOH SOAL UNTUK UJIAN CPNS 2009</strong> <a href="http://www.ziddu.com/download/7056706/kisi2soalcpns.pdf.html">DISINI</a> </p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Gara-gara Dendam, 5 Warga Ajibarang Luka Bakar Disiram Bensin]]></title>
<link>http://infojalurselatan.wordpress.com/2009/10/27/suara-merdeka-cetak-disiram-bensin-5-orang-luka-bakar/</link>
<pubDate>Tue, 27 Oct 2009 00:10:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>ijs</dc:creator>
<guid>http://infojalurselatan.wordpress.com/2009/10/27/suara-merdeka-cetak-disiram-bensin-5-orang-luka-bakar/</guid>
<description><![CDATA[SUARA MERDEKA CETAK &#8211; Disiram Bensin, 5 Orang Luka Bakar.]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href='http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2009/10/27/85537/Disiram.Bensin..5.Orang.Luka.Bakar'>SUARA MERDEKA CETAK &#8211; Disiram Bensin, 5 Orang Luka Bakar</a>.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Download Lengkap Pengumuman CPNSD Jawa Tengah Disini]]></title>
<link>http://scbsradiolombok.wordpress.com/2009/10/27/download-lengkap-pengumuman-cpnsd-jawa-tengah-disini/</link>
<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 21:34:44 +0000</pubDate>
<dc:creator>Hana</dc:creator>
<guid>http://scbsradiolombok.wordpress.com/2009/10/27/download-lengkap-pengumuman-cpnsd-jawa-tengah-disini/</guid>
<description><![CDATA[Koleksi lengkap sumber pengumuman penerimaan CPNSD Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2009. Downl]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Koleksi lengkap sumber pengumuman penerimaan CPNSD Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2009. Downl]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Download Info Pengadaan CPNSD Pemerintah Kab. Banyumas 2009]]></title>
<link>http://scbsradiolombok.wordpress.com/2009/10/26/download-info-pengadaan-cpnsd-pemerintah-kab-banyumas-2009/</link>
<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 12:58:29 +0000</pubDate>
<dc:creator>Hana</dc:creator>
<guid>http://scbsradiolombok.wordpress.com/2009/10/26/download-info-pengadaan-cpnsd-pemerintah-kab-banyumas-2009/</guid>
<description><![CDATA[Bersama ini diberitahukan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyumas akan menyelenggarakan seleksi Pengadaa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Bersama ini diberitahukan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyumas akan menyelenggarakan seleksi Pengadaa]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[26 Hektare Padi Ludes Dimakan Tikus]]></title>
<link>http://infojalurselatan.wordpress.com/2009/10/23/26-hektare-padi-ludes-dimakan-tikus/</link>
<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 01:07:39 +0000</pubDate>
<dc:creator>ijs</dc:creator>
<guid>http://infojalurselatan.wordpress.com/2009/10/23/26-hektare-padi-ludes-dimakan-tikus/</guid>
<description><![CDATA[BANYUMAS -Sawah seluas 26 hektare di Desa Margasana Kecamatan Jatilawang gagal panen. Saat ini tanam]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>BANYUMAS -Sawah seluas 26 hektare di Desa Margasana Kecamatan Jatilawang gagal panen. Saat ini tanaman padi dibiarkan begitu saja oleh penggarap. Bahkan beberapa petak sawah telah dipanen untuk pakan sapi.</p>
<p>Sawah tersebut adalah &#8216;bengkok&#8217; milik perangkat desa. Dari 26 hektare, sawah digarap 10 orang perangkat Desa Margasana.</p>
<p>Saat ini mereka hanya bisa mengelus dada melihat sawah garapannya tak lagi bisa diharapkan. Sebab tidak satu kilogram pun mereka bisa mendapatkan hasil panen.</p>
<p>Dalam hitungan rata-rata, setiap penggarap menghabiskan dana sekitar Rp 3,5 juta. Dana itu digunakan untuk mengolah tanah hingga membeli pupuk.</p>
<p>&#8220;Itu cuma rata-rata. Pada riilnya, bahkan bisa lebih besar dana yang kami keluarkan,&#8221; ungkap Kasi Keuangan yang juga penggarap, Kholidin.</p>
<p>Pada awal penggarapan, semua sudah dipikirkan matang. Bahkan semua hal telah dirembug dengan perangkat.</p>
<p>&#8220;Kami bahkan berani tidak mengikuti anjuran dari pemkab untuk menanam kedelai. Padahal kami mendapat bantuan benih dari Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan,&#8221; lanjutnya.<br />
Dapat Dukungan Benih kedelai didistribusikan semuanya kepada petani. Perangkat berinisiatif melakukan ujicoba menanam padi untuk kali ketiga dalam setahun. &#8220;Ini memang ujicoba. Sebelumnya area persawahan tersebut hanya ditanami padi dua kali dalam setahun.&#8221;</p>
<p>Inisiatif itu ternyata mendapat dukungan dari Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Margo Mulyo, Karso. Menurut Ketua Gapoktan Desa Margasana tersebut, kondisi saat ini sangat mungkin bisa menanam padi hingga tiga kali setahun.</p>
<p>&#8220;Kebutuhan air saat ini sudah bisa terpenuhi. Air Sungai Tajum telah bisa untuk mengaliri sawah. Jadi secara matematis sebenarnya bisa panen,&#8221; katanya.</p>
<p>Tetapi kenyataan berujar lain. Tanaman padi pada saat belum berbuah tampak subur dan tidak ada tanda-tanda terserang hama. Begitu tanaman sudah mulai berisi, tikus mulai menyerang.(bu-33) </p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Polisi Gagal Tangkap Pembalak Liar Hutan Banyumas Timur]]></title>
<link>http://infojalurselatan.wordpress.com/2009/10/18/polisi-gagal-tangkap-pembalak-liar-hutan-banyumas-timur/</link>
<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 15:51:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>ijs</dc:creator>
<guid>http://infojalurselatan.wordpress.com/2009/10/18/polisi-gagal-tangkap-pembalak-liar-hutan-banyumas-timur/</guid>
<description><![CDATA[SUARA MERDEKA CETAK &#8211; Polisi Gagal Tangkap Pembalak Liar Shared via AddThis]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2009/10/19/84524/Polisi.Gagal.Tangkap.Pembalak.Liar">SUARA MERDEKA CETAK &#8211; Polisi Gagal Tangkap Pembalak Liar</a></p>
<p>Shared via <a href="http://addthis.com">AddThis</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mantu]]></title>
<link>http://ahsanfile.wordpress.com/2009/10/16/mantu/</link>
<pubDate>Fri, 16 Oct 2009 07:17:36 +0000</pubDate>
<dc:creator>ahsanfile</dc:creator>
<guid>http://ahsanfile.wordpress.com/2009/10/16/mantu/</guid>
<description><![CDATA[Ini istilah bagi orang jawa ketika anaknya akan menikah. Tetapi adah sedikit perbedaan arti dengan d]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Ini istilah bagi orang jawa ketika anaknya akan menikah. Tetapi adah sedikit perbedaan arti dengan daerah lain ketika istilah mantu digunakan di Banyumas</p>
<p>Mantu sebagai kata benda adalah sama dengan menantu yaitu orang yang menikah dengan anak dari orang yang memanggilnya mantu. Misalnya A mantu dari B artinya A menikah dengan anaknya B.</p>
<p>Dalam bahasa banyumas mantu lebih khusus lagi yaitu dari sisi orang tua mempelai perempuan. Jadi istilah mantu adalah lebih tepatnya proses menikahkan anak putrinya dengan seorang pemuda. Menikahkan di sini bukan dalam arti memaksa anak perempuannya menikah, tetapi melakukan resepsi pernikahan anak perempuannya.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pengumuman Hasil Penilaian Portofolio Guru Tahap 3 Kab. Banyumas]]></title>
<link>http://sunarto.wordpress.com/2009/10/10/pengumuman-hasil-penilaian-portofolio-guru-tahap-3-kab-banyumas/</link>
<pubDate>Sat, 10 Oct 2009 02:30:15 +0000</pubDate>
<dc:creator>sunarto</dc:creator>
<guid>http://sunarto.wordpress.com/2009/10/10/pengumuman-hasil-penilaian-portofolio-guru-tahap-3-kab-banyumas/</guid>
<description><![CDATA[Sekedar forward hasil pengumuman Portofolio tahap 3 Rayon UMP Purwokerto, terlampir pengumumam-plpg-]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Sekedar forward hasil pengumuman Portofolio tahap 3 Rayon UMP Purwokerto, terlampir pengumumam-plpg-]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
