<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>bergaul &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/bergaul/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "bergaul"</description>
	<pubDate>Thu, 23 May 2013 08:08:21 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Dua Buku Terbaru Sinyo]]></title>
<link>http://sinyoegie.wordpress.com/2012/05/05/dua-buku-terbaru-sinyo/</link>
<pubDate>Sat, 05 May 2012 04:56:26 +0000</pubDate>
<dc:creator>sinyoegie</dc:creator>
<guid>http://sinyoegie.wordpress.com/2012/05/05/dua-buku-terbaru-sinyo/</guid>
<description><![CDATA[Alhamdulillah semoga bermanfaat untuk umat &nbsp;]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Alhamdulillah semoga bermanfaat untuk umat &nbsp;]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Washoya-Nasihat Guru pada Muridnya]]></title>
<link>http://mycampuzdiary.wordpress.com/2012/04/26/washoya-nasihat-guru-pada-muridnya/</link>
<pubDate>Thu, 26 Apr 2012 10:11:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>blackjyn</dc:creator>
<guid>http://mycampuzdiary.wordpress.com/2012/04/26/washoya-nasihat-guru-pada-muridnya/</guid>
<description><![CDATA[Sesungguhnya seorang guru itu adalah ayah, orang tua yang mengurusi ruhaniah sang murid sebagai anak]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Sesungguhnya seorang guru itu adalah ayah, orang tua yang mengurusi ruhaniah sang murid sebagai anak]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[!!!]]></title>
<link>http://amilus.wordpress.com/2012/03/26/826/</link>
<pubDate>Mon, 26 Mar 2012 09:11:23 +0000</pubDate>
<dc:creator>amilus</dc:creator>
<guid>http://amilus.wordpress.com/2012/03/26/826/</guid>
<description><![CDATA[Kalo kata aa Gym ituh yah, setelah rujuk sama teteh ninih kemaren nih, bahwa seyogyanya kita hidup i]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Kalo kata aa Gym ituh yah, setelah rujuk sama teteh ninih kemaren nih, bahwa seyogyanya kita hidup itu harus jujur, ngga boleh hanya sekedar memperhatikan pandangan dan omongan terhadap kita. Kita ngga akan mungkin bisa memenuhi semua yang orang-orang inginkan, bisa jadi malah mendapat celaan dan cemoohan dari mereka. Seharusnyalah kita punya suatu pedoman hidup yang ngga akan bisa membuat kita sombong saat disanjung orang, dan tetap tegar  saat dicemooh orang.</p>
<p>ah ah,&#8230;</p>
<p>jadi keliatan wise-nya luharrrbiyassah kalo saya ngomongnya gitu&#8230; * eh, itu omongannya aa Gym deng..</p>
<p>but, but..</p>
<p>se-yakin-yakin-nya anda sama pedoman hidup anda sendiri, tetep ada batas untuk relasi dengan orang lain kan? Saya itu ngga lagi ngomongin agama. Ngga terlalu tertarik sih untuk menyinggung yang SARA-SARA gitu.</p>
<p>Hal kecil dan sepele, itu ya mungkin sama aturan SOP perusahaan, atau bahkan cuma aturan internal team kerja di kantor.</p>
<p>Se-bener-benernya seseorang, sudah sesuai aturan, tapi kalo ngga aturan dalam tatacara bergaulnya, ya males banget kan nanggepinnya. Respect banget sama rekan-rekan kerja yang tetap humble, down to earth, ngga bossy dan ngga semata-mata ngasih tanda pentung-pentung itu di emailnya. Tanda seru maksudnya :p . Walaupun dia di posisi yang benarrrr <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Jadi kemana2 ceritanya. Padahal saya cuman lagi ngingetin diri saya sendiri, next time jangan ada cerita orang lain engap ngeliat isi email yang saya kirimkan, seperti saya yang engap ngeliat isi email salah satu rekan kerja saya kemarin <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Padahal case bisa kelar tanpa rentetan yang lebih panjang, tapi gara2 awal &#8220;pentung-pentung&#8221; yang bikin engap banyak orang, jadinya masalah melebar kemana-mana. Ada kalanya mending suatu masalah itu diobrolin lisan saja, ga perlu pake email blow up ke banyak orang. Apalagi kalo sebenernya cuma sama team yang berdekatan saja. Kejelekan email itu adalah, pas ngetiknya&#8230; orang cenderung pengen segera neken tombol &#8216;send&#8217; . Dan kalo udah di send, padahal datanya belom lengkap, jadi rada susah nge-revisinya &#8230; (*emg saya, yang udah biasa banget ngirim revisi report untuk boss saya :p) .</p>
<p>*dan yang jelas, sering2lah mengetik kata, mohon-tolong-please-thanks-terimakasih-:) tanpa tanda  !!!  (apalagi jumlahnya lebih dari 3 biji) , bahkan berlaku untuk email yang ditujukan ke subordinat, subcon ataupun sub-sub yang lain.. **kecuali emang subcon-nya yang keterlaluan <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Manusia Itu Unik Lho….]]></title>
<link>http://maulsyahidah.wordpress.com/2011/11/13/manusia-itu-unik-lho%e2%80%a6/</link>
<pubDate>Sun, 13 Nov 2011 16:18:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>maulsyahidah</dc:creator>
<guid>http://maulsyahidah.wordpress.com/2011/11/13/manusia-itu-unik-lho%e2%80%a6/</guid>
<description><![CDATA[doaremon Hai kawan, pernah gak sih kita jengkel banget dengan seseorang? Atau pengennya ketawa ngiki]]></description>
<content:encoded><![CDATA[doaremon Hai kawan, pernah gak sih kita jengkel banget dengan seseorang? Atau pengennya ketawa ngiki]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Berhati-hati dalam bergaul]]></title>
<link>http://krisnadiikhwan.wordpress.com/2011/09/06/berhati-hati-dalam-bergaul/</link>
<pubDate>Tue, 06 Sep 2011 12:10:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>krisnadiikhwan</dc:creator>
<guid>http://krisnadiikhwan.wordpress.com/2011/09/06/berhati-hati-dalam-bergaul/</guid>
<description><![CDATA[Rasulullah SAW bersabda : &#8220;Kawan pendamping yang sholeh ibarat penjual minyak wangi. Bila dia]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Rasulullah SAW bersabda : &#8220;Kawan pendamping yang sholeh ibarat penjual minyak wangi. Bila dia tidak memberimu minyak wangi, kamu akan mencium keharumannya. Sedangkan kawan pendamping yang buruk ibarat tukang pandai besi. Bila kamu tidak terjilat apinya, kamu akan terkena asapnya.&#8221;</p>
<p>(HR. Bukhari)</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Karaktermu dan Golongan Darahmu]]></title>
<link>http://karidakanaya.wordpress.com/2011/06/27/karaktermu-dan-golongan-darahmu/</link>
<pubDate>Mon, 27 Jun 2011 01:51:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>karidakanaya</dc:creator>
<guid>http://karidakanaya.wordpress.com/2011/06/27/karaktermu-dan-golongan-darahmu/</guid>
<description><![CDATA[Golongan darah A, B, AB dan O ternyata menentukan karakter. Katanya golongan darah ditentukan oleh p]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Golongan darah A, B, AB dan O ternyata menentukan karakter. Katanya golongan darah ditentukan oleh protein-protein tertentu yang membangun sel di tubuh kita dan oleh karenanya menentukan psikologis kita. Bahkan di Jepang, ramalan tentang seseorang lebih ditentukan oleh golongan darah daripada zodiak atau shio.</p>
<p><a href="http://karidakanaya.files.wordpress.com/2011/05/golongan-darah-21.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-27" title="blood type" src="http://karidakanaya.files.wordpress.com/2011/05/golongan-darah-21.jpg?w=300&#038;h=247" alt="blood type" width="300" height="247" /></a></p>
<p>Golongan Darah A (sifat secara umum: terorganisir, konsisten, jiwa kerja-sama tinggi, tapi selalu cemas, perfeksionis)</p>
<p>Biasanya orang yang bergolongan darah A ini berkepala dingin, serius, sabar dan kalem atau cool. Mempunyai karakter yang tegas, bisa di andalkan dan dipercaya namun keras kepala. Sebelum melakukan sesuatu mereka memikirkannya terlebih dahulu. Dan merencanakan segala sesuatunya secara matang. Mereka mengerjakan segalanya dengan sungguh-sungguh dan secara konsisten. Mereka berusaha membuat diri mereka se wajar dan ideal mungkin. Mereke bisa kelihatan menyendiri dan jauh dari orang-orang. mereka mencoba menekan perasaan mereka dan karena sering melakukannya mereka terlihat tegar. Meskipun sebenarnya mereka mempunya sisi yang lembek seperti gugup dan lain sebagainya. Mereka cenderung keras terhadap orang-orang yang tidak sependapat. Makanya mereka cenderung berada di sekitar orang-orang yang ber’temperamen’ sama.</p>
<p>B ( Santai, easy going, bebas, dan paling menikmati hidup)</p>
<p>Orang yang bergolongan darah B ini cenderung penasaran dan tertarik terhadap segalanya. Mereka juga cenderung mempunyai terlalu banyak kegemaran dan hobby. Kalau sedang suka dengan sesuatu biasanya mereka menggebu-gebu namun cepat juga bosan. Tapi biasanya mereka bisa memilih mana yang lebih penting dari sekian banyak hal yang di kerjakannya. Mereka cenderung ingin menjadi nomor satu dalam berbagai hal ketimbang hanya dianggap rata-rata. Dan biasanya mereka cenderung melalaikan sesuatu jika terfokus dengan kesibukan yang lain. Dengan kata lain, mereka tidak bisa mengerjakan sesuatu secara berbarengan. Mereka dari luar terlihat cemerlang, riang, bersemangat dan antusias. Namun sebenarnya hal itu semua sama sekali berbeda dengan yang ada didalam diri mereka. Mereka bisa dikatakan sebagai orang yang tidak ingin bergaul dengan banyak orang.</p>
<p><!--more--></p>
<p>Golongan Darah O ( berjiwa besar, supel, gak mau ngalah, alergi pada yg detil.)</p>
<p>Orang yang bergolongan darah O, mereka ini biasanya berperan dalam menciptakan gairah untuk suatu grup. Dan berperan dalam menciptakan suatu keharmonisan diantara para anggota grup tersebut. Figur mereka terlihat sebagai orang yang menerima dan melaksakan sesuatu dengan tenang. Mereka pandai menutupi sesuatu sehingga mereka kelihatan selalu riang, damai dan tidak punya masalah sama sekali. Tapi kalau tidak tahan, mereka pasti akan mencari tempat atau orang untuk curhat (tempat mengadu). Mereka biasanya pemurah (baik hati), senang berbuat kebajikan. Mereka dermawan dan tidak segan-segan mengeluarkan uang untuk orang lain. Mereka biasanya di cintai oleh semua orang. Tapi mereka sebenarnya keras kepala juga, dan secara rahasia mempunyai pendapatnya sendiri tentang berbagai hal. Dilain pihak, mereka sangat fleksibel dan sangat mudah menerima hal-hal yang baru. Mereka cenderung mudah di pengaruhi oleh orang lain dan oleh apa yang mereka lihat dari TV. Mereka terlihat berkepala dingin dan terpercaya tapi mereka sering tergelincir dan membuat kesalahan yang besar karena kurang berhati-hati. Tapi hal itu yang menyebabkan orang yang bergolongan darah O ini di cintai.</p>
<p>Golongan Darah AB ( unik, suka hal aneh, banyak akal, berkepribadian ganda.)</p>
<p>Orang yang bergolongan darah AB ini mempunyai perasaan yang sensitif, lembut. Mereka penuh perhatian dengan perasaan orang lain dan selalu menghadapi orang lain dengan kepedulian serta kehati-hatian. Disamping itu mereka keras dengan diri mereka sendiri juga dengan orang-orang yang dekat dengannya. Mereka jadi cenderung kelihatan mempunyai dua kepribadian. Mereka sering menjadi orang yang sentimen dan memikirkan sesuatu terlalu dalam. Mereka mempunyai banyak teman, tapi mereka membutuhkan waktu untuk menyendiri untuk memikirkan persoalan-persoalan mereka.</p>
<p>So, what your blood type?</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Introvert vs ekstrovert]]></title>
<link>http://karidakanaya.wordpress.com/2011/05/25/introvert-vs-ekstrovert/</link>
<pubDate>Wed, 25 May 2011 06:54:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>karidakanaya</dc:creator>
<guid>http://karidakanaya.wordpress.com/2011/05/25/introvert-vs-ekstrovert/</guid>
<description><![CDATA[Kepribadian ini merupakan dua sikap dasar manusia.. Pengklasifikasian sikap dasar ini bisa diketahui]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;"><a href="http://karidakanaya.files.wordpress.com/2011/05/ekstr.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-13" title="ekstrovert or introvert" src="http://karidakanaya.files.wordpress.com/2011/05/ekstr.jpg?w=79&#038;h=79" alt="personality" width="79" height="79" /></a>Kepribadian ini merupakan dua sikap dasar manusia..</p>
<p style="text-align:left;">Pengklasifikasian sikap dasar ini bisa diketahui melalui tes-tes psikologis seperti MBTI (Myers-Briggs Type Indicator), tetapi kita pun  bisa mengetahui sikap dasar seseorang melalui pengamatan. Dalam MBTI, pengategorian ekstrovert dan introvert  ini didasarkan pada sumber energi seseorang.</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">Seorang <strong>introvert</strong> hidup dalam dunia dalam diri mereka sendiri bersama dengan bias, khayalan, mimpi, dan persepsi individual mereka.   Introvert berarti mengarahkan energi psikis ke dalam diri dengan orientasi kepada subjek (Jung dalam Feist &#38; Feist, 2006). Mereka. Mereka tentu saja menerima dan memersepsi dunia eksternal, tetapi mereka melakukannya secara selektif dan dengan pandangan subjektif mereka. Introvert ini dapat diartikan mendapatkan energi dari dalam diri.</p>
<div style="text-align:left;"> Seorang introvert tidak harus pendiam atau pemalu, walaupun memang faktanya di lapangan seorang introvert memang rata-rata pendiam. Namun seorang introvert pun kadangkala menjadi bawel jika berada di lingkungan teman-temannya. Ia hidup dalam pikirannya sendiri, sehingga jika ia sendirian, ia akan merasa <em>recharged </em>dan lelah jika berada di keramaian.</div>
<div style="text-align:left;">Karena itulah seorang introvert disebut sebagai orang yang sumber energinya berasal dari dalam diri.   Dalam keseharian, seorang introvert memang lebih banyak menghabiskan waktu sendirian. Jika pergi berbelanja, ia lebih suka berdua atau bertiga dan bersama teman yang ia kenal baik, lalu berpencar dalam memilih barang. Ia tidak terlalu suka jika temannya terlalu banyak berkomentar mengenai barang yang sedang ia pilih. Jika jalan-jalan, ia juga lebih suka untuk mencari tempat memancing, pemandangan alam yang indah, berbelanja bersama beberapa orang saja (atau sendirian), dan mencari tempat-tempat bersejarah. Bahkan, seorang introvert bisa saja menghabiskan waktu liburannya di luar kota hanya dengan tidur-tiduran.</div>
<div style="text-align:left;"><!--more--></div>
<div style="text-align:left;"><strong>Ekstrovert</strong> mengarahkan energi psikis ke luar dan berorientasi kepada objek dan jauh dari subjektif (Jung dalam Feist &#38; Feist, 2006). Mereka lebih dipengaruhi oleh sekeliling mereka daripada dunia dalam diri mereka. Sumber energi mereka dari luar diri, karena itu mereka akan merasa <em>recharged </em>jika berada di keramaian dan justru lelah jika sendirian. Walaupun faktanya di lapangan orang ekstrovert selalu bawel, namun bawel tidak selalu menjadi indikator seseorang adalah ekstrovert. Namun seorang ekstrovert jika berbicara akan seolah tanpa berpikir dahulu dan kencang sehingga bisa terdengar dari ujung ruangan.</div>
<div style="text-align:left;">Dalam keseharian, seorang ekstrovert lebih banyak menghabiskan waktu bersama orang-orang. Ia senang berbelanja ramai-ramai dan bahkan sebenarnya yang ia nikmati adalah kebersamaan itu alih-alih menikmati kegiatan belanja. Jika lelah, ia akan mencari keramaian sebagai hiburan. Seorang ekstrovert akan senang sekali bila bisa menjadi pusat perhatian. Namun, seorang ekstrovert pun memerlukan waktu juga untuk menyendiri sekali-kali.</div>
<div style="text-align:left;">Dari penjelasan singkat mengenai introvert dan ekstrovert itu sebenarnya sudah cukup untuk membantu kita dalam mengamati sikap seseorang. Jika kita mengenal teman kita yang berbicara kencang dan seolah tanpa dipikir, bisa kita prediksikan ia adalah seorang ekstrovert. Jika ada teman kita yang berpikir dulu sebelum memulai berbicara dan jarang berada di keramaian, bisa kita prediksikan bahwa ia adalah seorang introvert.</div>
<p style="text-align:left;">Aplikasi dari teori ini, kita dapat melihat potensi diri melalui kategori ekstrovert-introvert. Seorang ekstrovert tentu berpotensi dalam pekerjaan yang bersifat ’ramai’ seperti MC, selebritis, <em>sales,</em> dan lain-lain; sedangkan seorang introvert berpotensi dalam pekerjaan yang bersifat ’tenang’ seperti akuntan, programmer dan sebagainya. Meskipun demikian, seorang introvert dapat belajar untuk sukses sebagai MC dan seorang ekstrovert juga dapat belajar untuk sukses sebagai akuntan. Potensi ini hanyalah bawaan dari lahir, sedangkan manusia dapat belajar untuk mencapai harapan yang ia inginkan.</p>
<p style="text-align:left;">You can try personality test at <a href="http://similarminds.com/jung.html" rel="nofollow">http://similarminds.com/jung.html</a></p>
<p style="text-align:left;">So, which one are you?</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Jurus Jitu Berhati Mulia Bersama Rasulullah]]></title>
<link>http://azmifajriusman.wordpress.com/2011/04/23/jurus-jitu-berhati-mulia-bersama-rasulullah/</link>
<pubDate>Sat, 23 Apr 2011 02:18:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>azmifajriusman</dc:creator>
<guid>http://azmifajriusman.wordpress.com/2011/04/23/jurus-jitu-berhati-mulia-bersama-rasulullah/</guid>
<description><![CDATA[1. Baca kisah Rasulullah setiap hari minimal 15 menit Sebagai Umat muslim, kita wajib mengetahui ris]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">1. Baca kisah Rasulullah setiap hari minimal 15 menit<br />
Sebagai Umat muslim, kita wajib mengetahui risalah (kisah) Rasulullah. Agar kita bangga akan keislaman kita. Dengan membaca sirah maka kita akan mengenal Rasulullah. Menunjukkan rasa cinta kita atas perjuangan dan pengorbananya yang tidak sedikit. Ingatlah bahwa, mencintai Rasulullah berarti juga mencintai Allah. Biografi yang bernilai tinggi dan menjadi salah satu pedoman kita dalam menegakkan Agama. Dengan membaca sirah kita juga dapat mempelajari strategi Dakwah Rasulullah, mempelajari hukum-hukum dalam islam dan dapat memperkuat keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Ketika rasa cinta itu tumbuh dalam hati kita, kita tidak akan lupa untuk selalu mengingat beliau,bersalawat atas nama beliau. Selain sebagai pengingat akan Rasulullah, salawat juga sangat besar manfaatnya bagi kita, salah satunya adalah wajah akan bersinar ketika meninggal dunia. Seperti kisah berikut :<br />
Abdul Wahid bin Zayd bercerita, ‘Suatu kali aku keluar rumah menuju Baytullah al-Haram untuk melaksanakan haji. Di tengah jalan aku ditemani oleh seseorang yang seakan-akan tidak mau berdiri dan duduk, tidak mau datang dan pergi, tidak mau makan dan minum, tidak mau tidur, kecuali ia banyak membaca shalawat kepada Nabi. Lalu aku bertanya kepadanya mengapa ia banyak membaca shalawat.<br />
Ia menjawab, ‘Aku akan menceritakan kepadamu sebuah kisah ajaib. Suatu hari aku pergi menuju Mekkah bersama ayahku. Dalam perjalanan, kami singgah di suatu kampung. Pada saat itulah, aku tertidur. Dalam tidurku aku mendengar suara yang berkata kepadaku, ‘Wahai Fulan, bangunlah. Sesungguhnya Allah sudah mematikan ayahmu dalam keadaan wajahnya hitam legam’. Seketika itu juga aku terbangun, dan aku lihat ayahku sedang berbaring dalam keadaan tertutup wajahnya. Lalu aku singkap kain yang menutupi wajah ayahku, dan aku dapatkan ayahku sudah meninggal dan wajahnya hitam legam. Aku begitu sedih dengan kejadian itu, sehingga aku kembali tertidur. Pada saat tidur itu, aku bermimpi melihat 4 malaikat yang berwajah hitam di dekat kepala ayahku, dan 4 malaikat berwajah hitam di dekat kaki ayahku. Di tangan malaikat-malaikat tersebut ada tongkat-besi yang diambil dari neraka untuk menyiksa ayahku. Pada saat aku memperhatikan apa yang akan dilakukan malaikat-malaikat tersebut kepada ayahku, maka datanglah seorang laki-laki yang dari wajahnya memancar cahaya.<br />
Laki-laki itu mendatangi para malaikat tersebut sambil berkata, ‘Tinggalkan dia’. Maka malaikat-malaikat tersebut meninggalkan ayahku sampai aku tidak lagi melihat 4 malaikat itu. Lalu laki-laki itu mendatangi ayahku dan mengusap wajah ayahku dengan tangannya. Maka, wajah ayahku menjadi sangat putih, melebihi putihnya salju, dan wajah ayahku menjadi bersinar.<br />
Lalu laki-laki itu mendatangiku dan berkata, ‘Allah sudah memutihkan wajah ayahmu dan menghilangkan hitam dari wajahnya’.<br />
Aku bertanya kepadanya, ‘Siapakah engkau? Semoga Allah membalas perbuatanmu dengan kebaikan’.<br />
Laki-laki itu berkata, ‘Aku adalah Muhammad Rasulullah’. Aku berkata kepadanya, ‘Wahai Rasulullah, apa sebabnya engkau mendatangi ayahku?’<br />
Rasulullah menjawab, ‘Semasa hidupnya, ayahmu memang sering melakukan kesalahan. Meskipun demikian, ayahmu banyak membaca shalawat kepadaku. Ketika ia sedang dicabut nyawanya, ia minta tolong kepada Allah dengan perantaraanku. Aku adalah penolong bagi siapa saja yang banyak membaca shalawat kepadaku’.<br />
Setelah itu, aku terbangun dari tidurku. Lalu aku membuka kain yang menutup wajah ayahku, dan aku lihat wajah ayahku menjadi putih. Aku segera mengurus kematiannya dan menguburkannya. Sejak saat itu, aku tidak pernah lepas dari membaca shalawat kepada Nabi’. Rasulullah juga menyebutkan kelebihan dari bersalawat kepadanya. Beliau bersabda “Sesungguhnya hari terbaikmu adalah Jumat. Oleh karena itu, perbanyaklah shalawat kepadaku pada hari itu, karena shalawatmu itu akan naik (sampai) kepadaku. Para sahabat bertanya, ‘Wahai Rasulullah, bagaimana bisa shalawat kami sampai kepadamu ketika engkau sudah dikebumikan?’. Rasul menjawab, ‘Sesungguhnya Allah mengharamkan bumi untuk memakan jasad para Nabi.’<br />
(Hadits shahih, riwayat Abu Dawud, al-Bayhaqi, dan al-Hakim)</p>
<p style="text-align:justify;">2. Contoh Sikap dan Tindak-tanduk Rasulullah Sepenuh hati<br />
Ketika kita sudah mengenal Rasulullah, Mencintai dan mengidolakannya, maka tidak akan sulit untuk meneladani segala apa yang dilakukan olehnya. Mengamalkan amalan yang dikerjakannya. Mengamalkan sunnah-sunnahnya. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan beliau kepada umatnya adalah shalat tahajud. Sebagaimana yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah r.a Rasulullah saw bersabda :”Tuhan kita turun setiap malam ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir, dan berfirman – siapa yang berdoa kepada-Ku pasti Aku kabulkan, siapa yang memohon kepada-Ku pasti aku beri, dan siapa yang memohon ampun kepada-Ku,<br />
pasti Aku ampuni !” (HR. al-jama’ah).<br />
Allah juga berfirman dalam Alquran yang artinya “Dan dari sebahagian malam hendaklah engkau bangun (tahajud), sebagai<br />
amalan tambahan untukmu. Semoga Tuhanmu mengangkat (derajatmu) ke<br />
tempat terpuji”.(QS:Alisra’: 79).<br />
Banyak yang menulis kisah bagaimana segala amalan, perbuatan dan cara beliau bersikap. Tinggal kitanya mau apa tidak mengamalkan dan mengikuti segala amalan tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">3. Bergaul dengan para Ulama<br />
“Jika ingin melihat seseorang itu baik atau tidak, Lihatlah siapa teman bergaulnya”. Kita di dunia tidak dapat hidup sendiri. Pengaruh dari seorang teman sangatlah besar bagi kita. Juga pengaruh dari lingkungan. Maka carilah teman yang dapat membawa kamu ke arah yang lebih baik dari sebelumnya. Dan pilihlah lingkungan yang baik, aman dan kental ajaran agamanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Selamat mencoba…</p>
<p style="text-align:justify;">Azmi Fajri Usman<br />
Maestro Motivator</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[HIDUP YANG DIPULIHKAN]]></title>
<link>http://gpsdiungarandotcom.wordpress.com/2011/02/04/hidup-yang-dipulihkan/</link>
<pubDate>Sat, 05 Feb 2011 04:23:56 +0000</pubDate>
<dc:creator>Lukisan Moses</dc:creator>
<guid>http://gpsdiungarandotcom.wordpress.com/2011/02/04/hidup-yang-dipulihkan/</guid>
<description><![CDATA[Khotbah Hari/ tgl: Minggu, 7 November 2010 Pembicara: Pdt. Otniel Nats: Yohanes 21:15-17 Judul: Hidu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class="mceTemp">
<dl class="wp-caption alignnone">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://gpsdiungarandotcom.files.wordpress.com/2011/02/nothr003.jpg"><img class="size-medium wp-image-40" title="Mengutamakan TUHAN &#38; Dipulihkan" src="http://gpsdiungarandotcom.files.wordpress.com/2011/02/nothr003.jpg?w=300&#038;h=274" alt="Mengutamakan TUHAN &#38; Dipulihkan" width="300" height="274" /></a></dt>
</dl>
</div>
<p><strong>Khotbah Hari/ tgl: </strong><strong>Minggu, 7 November 2010</strong></p>
<p><strong>Pembicara: </strong><strong>Pdt. Otniel</strong></p>
<p><strong>Nats: </strong><strong>Yohanes 21:15-17</strong></p>
<p><strong>Judul: </strong><strong>Hidup yang Dipulihkan</strong></p>
<p>Tuhan ingin kita menjadi pelaku firman, bukan hanya pendengar. Petrus banyak bicara, tapi attitude nya kurang baik. Dalam ayat – ayat tersebut, Tuhan memanggilnya sebagai Simon (artinya alang – alang), tapi disebutkan bahwa Petrus yang menjawab (Petrus: batu karang). Banyak orang yang tidak bisa dipulihkan karena tidak mau buka hati. Jika ada masalah, itu wajar. Tapi Tuhan tidak akan meninggalkan kita, seberat apapun masalah terasa bagi kita.</p>
<p>Bagaimana caranya supaya kita bisa dipulihkan?</p>
<p>1.    <strong>Utamakan Tuhan, maksudnya utamakan kehendak Allah, hidup sesuai kehendak Tuhan. </strong>Kita dapat kasih karunia, anugerah Allah. Kita hidup dalam kasih karunia, artinya kita hidup sesuai gaya hidup Allah. Tuhan sudah turun ke dunia sebagai manusia, untuk memberi teladan.</p>
<p>2.    <strong>Selaraskan diri dengan Firman Tuhan, hidup dengan pola yang benar, yaitu firman Tuhan.</strong> Teruslah berusaha agar iman bertumbuh. Buka pintu hati supaya Tuhan bisa kuasai hidup kita. Lakukan dan taati firmanNya. Minyak urapan, kolam Bethesda hanya media untuk menyalurkan kuasa Allah. Tuhan beri kita akal supaya bisa bertindak sesuai rencanaNya. Jangan menghakimi orang lain, supaya tidak dihakimi. Tuhan hanya melihat hati kita, apakah kita melakukan firmanNya atau tidak.</p>
<p>3.   <strong> Berdamai dengan diri sendiri.</strong> Semua orang mempunyai masa lalu yang buruk, tapi Tuhan sudah mengampuni dan menebus kita. Tidak perlu tenggelam dalam rasa bersalah. Bertobat, hidup benar, Tuhan akan berkati. Saat kita terima Dia sebagai juruselamat, segala kutuk sudah diputuskan, kita hidup sebagai anak Terang dan merdeka.</p>
<p>-          Milikilah keyakinan iman, bahwa tidak ada yang bisa pisahkan kita dari kasih Kristus (Roma 8:31-39).</p>
<p>-          Karena iman, maka Rahab, yang dianggap perempuan kotor, diselamatkan (Ibrani 11:31). Siapapun yang percaya dan beriman pasti diselamatkan.</p>
<p>4.    <strong>Miliki pergaulan dengan saudara seiman, komunitas yang mendukung.</strong> Kuatkan iman supaya tidak terpengaruh dunia. Pergaulan kita akan menentukan hidup kita. Bergaullah dengan orang yang memotivasi. Jadilah pemberi pengaruh, bukan yang terpengaruh. Setialah beribadah, supaya dapat pemulihan total dalam semua aspek kehidupan kita. Amin, Tuhan Yesus memberkati.</p>
		<div id="geo-post-39" class="geo geo-post" style="display: none">
			<span class="latitude">-7.132577</span>
			<span class="longitude">110.407631</span>
		</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tips Bergaul Ketika Musim Natal Tiba]]></title>
<link>http://yandrimahaldyz.wordpress.com/2010/12/23/tips-bergaul-ketika-musim-natal-tiba/</link>
<pubDate>Thu, 23 Dec 2010 11:37:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>Yandri Mahaldy Z</dc:creator>
<guid>http://yandrimahaldyz.wordpress.com/2010/12/23/tips-bergaul-ketika-musim-natal-tiba/</guid>
<description><![CDATA[Setiap menjelang Natal, sebagian Muslim ada yang merasa dipojokkan tuduhan &#8220;tidak toleran]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Setiap menjelang Natal, sebagian Muslim ada yang merasa dipojokkan tuduhan &#8220;tidak toleran]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[ONE MINUTE INSIGHT ]]></title>
<link>http://rincikembang.wordpress.com/2010/10/13/one-minute-insight/</link>
<pubDate>Wed, 13 Oct 2010 07:36:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>rincikembang</dc:creator>
<guid>http://rincikembang.wordpress.com/2010/10/13/one-minute-insight/</guid>
<description><![CDATA[Building a Strong Foundation : Mingle with people you admire and learn from them. Make a note of the]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Building a Strong Foundation :</p>
<ol>
<li>Mingle with people you admire and learn from them.</li>
<li>Make a note of the wisdom books you read, hear and see, then the essence of it into the &#8220;One Minute Wisdom.</li>
<li>The good life based on strong values and firm, such as integrity, compassion, honesty and useful work.</li>
<li>For a victory no need for cheating.</li>
<li>What is true is more important than who is right.</li>
</ol>
<p>Membangun Fondasi yang Kokoh :</p>
<ol>
<li>Bergaulah dengan orang-orang yang Anda kagumi dan belajarlah dari mereka.</li>
<li>Buat buku catatan mengenai kebijaksanaan yang Anda baca, dengar, dan lihat, lalu intisarikan ke dalam &#8220;Hikmah Satu Menit&#8221;.</li>
<li>Kehidupan yang baik dilandasi oleh nilai-nilai yang kuat dan teguh, seperti integritas, kasih sayang, kejujuran dan karya yang bermanfaat.</li>
<li>Untuk sebuah kemenangan tidak perlu adanya kecurangan.</li>
<li>Apa yang benar lebih penting daripada siapa yang benar.</li>
</ol>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[LADYFACE  (Pergaulan)]]></title>
<link>http://selfyparkit.wordpress.com/2010/08/02/ladyface-pergaulan/</link>
<pubDate>Mon, 02 Aug 2010 12:04:15 +0000</pubDate>
<dc:creator>Selfy Parkit</dc:creator>
<guid>http://selfyparkit.wordpress.com/2010/08/02/ladyface-pergaulan/</guid>
<description><![CDATA[Pada suatu ketika, Raja Benares mempunyai seekor gajah jantan kerajaan yang baik, sabar dan jinak. B]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong>Pada suatu ketika, Raja Benares mempunyai seekor gajah jantan kerajaan yang baik, sabar dan jinak. Bersamaan dengan wataknya yang baik, dia juga memiliki wajah yang lemah-lembut. Sehingga dikenal dengan nama ‘Ladyface’.</p>
<p>Pada suatu malam, segerombolan pencuri mengadakan pertemuan tepat di depan kandang gajah. Di dalam kegelapan, mereka membicarakan tentang rencana mereka untuk merampok warga. Mereka membicarakan tentang pemukulan dan pembunuhan, serta menyombong bahwa mereka sudah tidak memiliki kebaikan jadi mereka tidak punya rasa kasihan terhadap korban mereka. Mereka menggunakan bahasa pasaran yang kasar untuk menakuti orang-orang dan untuk membuktikan betapa kuatnya mereka.</p>
<p>Karena malam itu sangat sunyi, Ladyface tidak melakukan apa pun tetapi hanya mendengarkan semua rencana jahat dan perkataan kejam yang kasar. ia mendengarkan dengan seksama dan, seperti yang dilakukan gajah-gajah, ia menggingat semuanya. Karena dilatih untuk patuh dan menghormati manusia, ia berpikir bahwa orang-orang ini juga harus dipatuhi dan dihormati, seperti guru-guru.</p>
<p>Setelah hal ini berlangsung dalam beberapa malam, Ladyface memutuskan bahwa hal yang benar untuk dilakukan adalah menjadi kasar dan kejam. Hal ini biasanya terjadi pada seseorang yang bergaul dengan mereka yang sifat dasar pemikirannya rendah dan kasar. Tetapi hal ini dapat terjadi khususnya pada seorang lemah lembut yang berharap untuk menyenangkan orang lain.</p>
<p>‘Mahout’ adalah pangilan orang India terhadap pelatih spesial dan perawat terutama sekali seekor gajah. Mereka biasanya sangat dekat. Pada pagi dini hari, Mahout Ladyface datang untuk mengunjunginya seperti biasa. Gajah itu, Pikirannya dipenuhi dengan pembicaraan perampok semalam, tiba-tiba menyerang pelatihnya. ia mengangkatnya dengan belalai, meremasnya, dan menghempaskannya ke lantai, membunuhnya dalam waktu singkat. Kemudian, ia mengangkat dua orang pengunjung, bergantian, dan membunuhnya juga dengan ganas.</p>
<p>Kabar ini cepat menyebar ke seluruh kota bahwa Ladyface yang dikagumi telah berubah mendadak menjadi gila dan menjadi pembunuh manusia yang ditakuti. Orang-orang datang kepada raja untuk meminta bantuan.</p>
<p>Hal ini terjadi ketika raja mempunyai seorang menteri pintar yang dikenal dapat memahami binatang. Jadi raja memanggilnya dan memerintahkannya untuk pergi dan mencari tahu penyakit atau kondisi lain apa yang menyebabkan gajah kesukaannya berubah menjadi sangat gila.</p>
<p>Menteri itu adalah Bodhisatta – makhluk yang tercerahkan. Sesampainya di kandang gajah, dia berbicara lembut dengan kata yang menyejukan kepada Ladyface, dan membuatnya tenang. Dia memeriksa Ladyface dan mengetahui bahwa kesehatan fisik Ladyface dalam keadaan prima. Ketika dia berbicara ramah kepada Ladyface, dia memperhatikan bahwa gajah itu menggerakan telinganya dan memberi perhatian lebih. Hal ini hampir seperti ketika binatang malang telah kelaparan bunyi dari kata-kata yang lembut. Maka menteri mengetahui bahwa gajah ini pastinya telah mendengar kata-kata kasar atau melihat perbuatan kejam dari mereka yang ia salah nilai sebagai guru.</p>
<p>Dia bertanya kepada penjaga gajah, “Apakah kamu melihat siapa saja yang berkeliaran di kandang gajah, saat malam hari atau kapan pun?” “Ya, menteri,” jawab mereka, “Beberapa minggu terakhir sekelompok perampok mengadakan pertemuan di sini. Kami takut melakukan apa pun, karena mereka mempunyai karakter yang kejam. Ladyface dapat mendengar setiap perkataan mereka.”</p>
<p>Kemudian menteri kembali menemui raja. Dia berkata, “Raja, gajah kesayangan Anda, Ladyface, dalam keadaan sehat fisik. Aku menemukan bahwa karena mendengarkan perkataan kasar dan kejam dari para perampok selama bermalam-malam, ia sudah belajar menjadi kasar dan kejam. Pergaulan yang tidak baik sering mengarahkan kepada pikiran dan tindakan yang tidak baik.”</p>
<p>Raja bertanya, “Apa yang harus dilakukan?” Menteri berkata, “Baiklah Raja, sekarang kita harus membalik proses tersebut. Kita harus mengirim orang-orang bijak dan para bhikkhu, yang mempunyai pemikiran bijak, hanya untuk menghabiskan beberapa malam di luar kandang gajah. Di sana mereka harus berbicara tentang nilai-nilai kebajikan dan kesabaran, membangkitkan perasaan kasih sayang, cinta kasih, dan tidak menyakiti.”</p>
<p>Kemudian hal tersebut dilakukan. Selama beberapa malam, orang-orang bijaksana berbicara tentang nilai-nilai kebajikan. Mereka hanya menggunakan bahasa yang lembut baik dan sopan, untuk menciptakan kedamaian dan kenyamanan kepada setiap orang.</p>
<p>Setelah mendengar percakapan baik ini selama beberapa malam, Ladyface si gajah jantan bahkan menjadi lebih damai dan menyenangkan daripada sebelumnya!</p>
<p><a href="http://selfyparkit.files.wordpress.com/2010/08/ladyface.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-506" title="ladyface" src="http://selfyparkit.files.wordpress.com/2010/08/ladyface.gif?w=400&#038;h=287" alt="" width="400" height="287" /></a></p>
<p>Melihat perubahan total tersebut, menteri melaporkannya kepada raja, dengan berkata “Raja, Ladyface sekarang bahkan menjadi lebih tak berbahaya dan ramah daripada sebelumnya. Sekarang dia sama lembutnya seperti seekor domba!”</p>
<p>Raja berkata, “Hal yang sungguh menakjubkan bahwa seekor gajah gila yang kasar semacam itu dapat diubah dari bergaul dengan orang-orang bijaksana dan para bhikkhu.” Raja terkagum-kagum bahwa menterinya nampaknya mampu membaca pikiran seekor gajah. Sehingga ia memberikannya hadiah yang sesuai.</p>
<p><strong><a href="http://selfyparkit.files.wordpress.com/2010/08/untitled.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-507" title="UNTITLED" src="http://selfyparkit.files.wordpress.com/2010/08/untitled.jpg?w=150&#038;h=122" alt="" width="150" height="122" /></a>Pesan moral: </strong>Seperti halnya perkataan kasar memengaruhi dengan kekejaman, begitu juga kata-kata baik menyembuhkan dengan tanpa melukai</p>
<p><strong><em>Diterjemahkan oleh Novita Hianto, editor Selfy Parkit.</em></strong></p>
<p><strong><em>Sumber: Prince Goodspeaker – Buddhist Tales for Young and Old Volume 1, Stories 1-50</em></strong></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kotoran Hati]]></title>
<link>http://hadidot.wordpress.com/2010/07/21/kotoran-hati/</link>
<pubDate>Tue, 20 Jul 2010 17:13:45 +0000</pubDate>
<dc:creator>didot</dc:creator>
<guid>http://hadidot.wordpress.com/2010/07/21/kotoran-hati/</guid>
<description><![CDATA[Hati jika diibaratkan seperti rumah kaca,maka kotoran2 yg menempel di kaca adalah maksiat yg membuat]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Hati jika diibaratkan seperti rumah kaca,maka kotoran2 yg menempel di kaca adalah maksiat yg membuat sinar Ilahi tidak bisa masuk ke dalamnya .<!--more--><a href="http://hadidot.files.wordpress.com/2010/07/wanita-menyapu-hati.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1855" title="wanita menyapu hati" src="http://hadidot.files.wordpress.com/2010/07/wanita-menyapu-hati.jpg?w=113&#038;h=168" alt="" width="113" height="168" /></a></p>
<p>adapun kotoran2 hati  antara lain adalah  sbb :</p>
<ul>
<li><strong>1. Banyak makan.</strong></li>
</ul>
<p>Perut yang selalu kenyang akan mematikan sensitifitas rasa kita, kita jadi penuh syahwat,tidak peka. bahkan dalam hadits disebutkan bahwa setan masuk lewat lambung,yang mana ini jelas berasal dari perut yg terlalu kenyang. karena itu pesan yg sering kita dengar adalah : makanlah sebelum lapar dan berhentilah makan sebelum kenyang.  adapun  pesan lainnya dalam hadits adalah untuk mengisi sepertiga dengan makanan,sepertiga dengan minuman dan sepertiga lagi dengan udara.</p>
<p><em>“Tidak ada bejana yang diisi oleh manusia yang lebih buruk dari perutnya, cukuplah baginya memakan beberapa suapan sekedar dapat menegakkan tulang punggungnya (memberikan tenaga), maka jika tidak mau, maka ia dapat memenuhi perutnya dengan sepertiga makanan, sepertiga minuman dan sepertiga lagi untuk bernafasnya.”</em> (HR. Ahad, Ibnu Majah)</p>
<ul>
<li><strong>2. </strong><strong>Banyak tertawa</strong></li>
</ul>
<p>Banyak tertawa jelas tidak baik untuk hati kita,hati yg bersih adalah hati yg basah oleh karena zikir mengingat Allah dan kematian. apakah ada diantara kita yg akan banyak tertawa jika mengingat kematian?</p>
<p>&#8220;Janganlah kamu banyak tertawa, karena banyak tertawa itu mematikan hati&#8221; HR. Turmizi.</p>
<p>Dari Ibnu Umar , Rasulullah  Bersabda: &#8220;Jangan banyak berbicara selain dari mengingat (dzikir) kepada Alloh. Sebab banyak bicara selain dari menyebut nama Alloh (dzikrulloh) mengeraskan hati. Dan sesungguhnya orang yang jauh dari Alloh Ta&#8217;ala ialah orang yang berhati keras.&#8221; (HR Tirmidzi)</p>
<p>Allah swt berfirman, “Maka hendaklah mereka sedikit tertawa dan banyak menangis sebagai pembalasan dari apa yang selalu mereka kerjakan.” (QS. At-Taubah:82).</p>
<p>pernah dikisahkan rasul menegur sekelompok pemuda yg tertawa dijalan, Dalam salah satu haditsnya Rasulullah SAW bersabda, “Seandainya kamu mengetahui apa yang aku ketahui, niscaya kamu akan sedikit tertawa, ….” (HR.Abu Dzar ra).</p>
<ul>
<li><strong>3. Banyak memandang.</strong></li>
</ul>
<p>hati adalah tempat keinginan ,dan masuknya keinginan2 adalah setelah melihat barang2 dan apapun yg menarik hati kita,termasuk juga syahwat. maka jangan terlalu banyak memandang,apalagi melihat sesuatu,tundukkanlah pandanganmu.</p>
<p>Pandangan itu adalah panah beracun di antara panah iblis, siapa yang meninggalkannya karena takut kepadaKu maka akan Aku gantikan dengan keimanan, yang ia dapatkan manisnya di dalam hatinya (HR ath-Thabrani dan al-Hakim)</p>
<p>Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya.’ yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. (An-Nuur:30).</p>
<p>”Hai Ali! Jangan sampai pandangan yang satu mengikuti pandangan lainnya. Kamu hanya boleh pada pandangan pertama, adapun yang berikutnya tidak boleh”. (HR Ahmad, Abu Daud dan Turmidzi).</p>
<p>”Dua mata itu bisa berzina, dan zinanya ialah melihat.” (HR Al-Bukhari)</p>
<p>Firman Allah dalam surat An-Nur : 31 &#8220;Katakanlah kepada wanita yang beriman : &#8220;Hendaklah mereka menahan pandangannya&#8221;</p>
<p>Rasulullah bersabda: “Semua mata kelak akan menangis dihari kiamat, kecuali mata yang ditundukkan dari pandangan yang haram, mata yang terjaga ketika jihad fi sabilillah dan mata yang darinya menetes air mata sekalipun sebesar kepala lalat karena takut kepada Allah.” (Hadits marfu’ diriwayatkan oleh Ibnu Abi Dunya dari Abu Hurairah ra.)</p>
<ul>
<li><strong>4. Banyak bicara.</strong></li>
</ul>
<p>Allah memberikan manusia dua telinga dan satu alasan tentu saja dengan sebuah pelajaran penting disana,bahwa kita harus lebih banyak mendengar ketimbang banyak berbicara.  seperti kita ketahui bersama : diam itu adalah emas,namun juga bukan diam  saja saat tahu kebenaran dan saat harus membagi ilmu sesuai kebutuhan,karena diam adalah emas ,namun berkata benar juga adalah berlian. jadikanlah diammu sebagai emas dan kata2mu sebagai berlian.</p>
<p>Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya seorang hamba berbicara dengan satu  kalimat yg dibenci oleh Allah yg dia tdk merenungi maka dia terjatuh dlm  neraka Jahannam.” (Al Hadist)</p>
<p>&#8220;Biasakanlah berkata benar, karena benar itu menuntun kepada kebaikan  dan kebaikan itu menuntun ke surga. Hendaklah seseorang itu selalu  berkata benar dan berusaha supaya tetap benar, sehingga dicatat di sisi  Allah sebagai orang as-siddiq (amat benar) (HR. Bukhari Muslim)</p>
<p>Dari Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullah SAW bersabda, &#8220;Barang siapa  beriman kepada Allah dan Hari Akhir, hendaklah ia berkata baik atau  diam; barang siapa beriman kepada Allah dan Hari Akhir, hendaklah ia  menghormati tetangganya; barang siapa beriman kepada Allah dan Hari  Akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya&#8221; (HR. Bukhari Muslim)</p>
<p>&#8220;Barang siapa banyak bicara, niscaya banyak kesalahannya; barang siapa  banyak kesalahannya, niscaya akan banyak dosanya; dan barang siapa  banyak dosanya, maka neraka menjadi lebih utama baginya&#8221; (HR. Abu  Nu&#8217;aim)</p>
<ul>
<li><strong>5. Banyak bergaul.</strong></li>
</ul>
<p>tidak semua pergaulan membawa kepada kebaikan,meskipun menyenangkan punya teman banyak. banyak dari pergaulan merusak hati,karena pemikiran2 yg salah.</p>
<p><em>“Perumpamaan teman yang soleh dan teman yang buruk adalah ibarat penjual minyak wangi dan peniup tungku. Penjual minyak wangi bisa memberimu tanpa kita harus membeli, atau (paling tidak) engkau akan mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan peniup tungku bisa membakar pakaianmu atau engkau akan mencium bau busuk darinya.”</em> (HR. Bukhari dan Muslim)</p>
<p>&#8220;Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar(jujur).&#8221; (QS. At Taubah: 119).</p>
<p>Ali bin Abi Thalib ra berkata, “Hati-hatilah kalian dalam memilih teman, sesungguhnya teman adalah bekal di dunia dan akhirat.”</p>
<ul>
<li><strong>5. Banyak tidur</strong></li>
</ul>
<p>tidur juga sama seperti makan, haruslah dibatasi,karena terlalu memanjakan nafsu pada dasarnya mematikan kekuatan jiwa,saat fisik dilemahkan maka jiwa akan lebih dominan. efeknya kita jadi kuat bangun malam buat sholat tahajud.</p>
<p>Di dunia mereka sedikit sekali tidur diwaktu malam, Dan selalu memohonkan ampunan diwaktu pagi sebelum fajar. (adz-Dzaariyaat:17-18)</p>
<p>Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya dan mereka selalu berdoa kepada Rabbnya dengan  penuh rasa takut dan harap, serta mereka menafkahkan apa apa rezeki yang Kami  berikan (As-Sajdah:16)</p>
<blockquote><p><strong>”Barangsiapa banyak makan, banyak minum, banyak tidur, niscaya banyak pula ruginya”</strong></p></blockquote>
<p><em><br />
</em></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tujuh Kesalahan Cara Wanita Bergaul]]></title>
<link>http://phillowjunkies.wordpress.com/2010/06/17/tujuh-kesalahan-cara-wanita-bergaul/</link>
<pubDate>Thu, 17 Jun 2010 00:14:49 +0000</pubDate>
<dc:creator>phillowjunkies</dc:creator>
<guid>http://phillowjunkies.wordpress.com/2010/06/17/tujuh-kesalahan-cara-wanita-bergaul/</guid>
<description><![CDATA[Pada dasarnya wanita ingin dikagumi dalam suatu acara, terutama oleh kaum pria. Termasuk keinginanny]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Pada dasarnya wanita ingin dikagumi dalam suatu acara, terutama oleh kaum pria. Termasuk keinginannya agar bisa diterima, dihargai, bahkan disukai dalam pergaulan dengan semua orang. Untuk menjadi wanita yang disukai dalam pergaulan memang tidaklah terlalu mudah. Hal tersebut sangat bergantung pada kepribadian kita, sikap, dan penampilan kita dalam menghadapi kelompok orang. Watak setiap orang tidaklah sama dan mungkin kita belum tahu apa keinginan dan maksud orang yang bergaul dengan kita. Namun bagaimana pun kita harus bersikap wajar, luwes, terbuka, serta menghargai orang lain agar bisa diterima dalam pergaulan. <!--more--></p>
<p>Sebaliknya ada tujuh hal yang tidak disukai pada wanita dalam pergaulan, yaitu:</p>
<p>1. Keliru tampil beda.<br />
Seorang wanita ingin menjadi primadona dalam suatu acara dengan mengenakan busana dan aksesori meriah serta tata rias muka yang cemerlang. Tentu ini dengan maksud agar tampil beda.Tujuannya jelas supaya semua mata, terutama kaum pria menyorot dirinya. Namun keberaniannya tampil beda itu justru mengundang pandangan aneh para tamu lainnya. Ia tidak mempertimbangkan apa dan bagaimana acara yang akan dihadiri. Untuk ke resepsi, boleh saja tampil demikian, namun sebaiknya dipertimbangkan pula siapa saja yang akan hadir, tempat resepsi, dan acara resepsi tersebut.</p>
<p>2. Menyibukkan diri.<br />
Seorang wanita sering terlihat sibuk mondar-mandir dalam suatu acara, sehingga mau tak mau menarik perhatian. Mungkin benar ia memang berkepentingan dalam acara itu, misalnya sebagai anggota panitia, namun gerakannya tampak berlebihan.</p>
<p>3. Suka mengatur.<br />
Bukan anggota panitia, tetapi ia suka mengatur segala sesuatunya. Ia ingin memberi kesan dirinya orang penting,padahal orang yang melihat tingkah lakunya merasa bosan. Wanita model begitu bukannya dihargai melainkan malah sering dicemooh dalam hati atau dipandang dengan sinis.</p>
<p>4. Usil.<br />
Biasanya dalam suatu acara, kita melihat ada wanita yang usil berkasak-kusuk atau berbisik-bisik pada yang lain. Ia ngrasani busana atau aksesori yang dikenakan orang lain atau menyebarkan gosip tentang hubungan seseorang. Ia tidak menyadari, sebenarnya tingkah-lakunya menjengkelkan, bahkan bisa membuat marah orang yang menjadi sasaran keusilannya. Hubungan mereka dapat menjai buruk.</p>
<p>5. Sok tahu.<br />
Wanita cenderung berusaha menarik perhatian orang dengan mendominasi pembicaraan. Terkadang nimbrung dalam topik yang sebenarnya kurang dipahami dengan gaya seolah-olah tahu betul dan menguasai masalah. Mungkin orang-orang yang mendengarnya akan diam saja atau sekedar mengiyakan demi sopan-santun. Namun dalam hati, mereka tertawa geli dan mengejeknya sebagai wanita yang sok tahu</p>
<p>6. Perilaku berlebihan.<br />
Mungkin Anda pernah melihat dalam suatu acara, seorang wanita berusaha menarik perhatian dengan sikap yang dibuat-buat, seperti cara berjalan, gaya bicara, atau tertawa cekikikan.Maksudnya tentu supaya dikagumi, namun ia lupa tingkah lakunya yang tak wajar itu justru mengundang kesan buruk terhadap dirinya. Orang menganggapnya aneh, mencibir, bahkan mungkin menjadi muak.Sikap demikian bisa menjadi bumerang bagi wanita tersebut. Misalnya dengan cara berjalannya yang baru, tiba-tiba ia terjatuh karena sedang memakai long dress dan sepatu berhak tinggi. Ia menjadi bahan tertawaan.</p>
<p>7. Cara berbicara yang jelek.<br />
Suara wanita,identik dengan suara yang empuk, renyah,enak didengar. Namun ada juga wanita yang kurang beruntung karena memiliki suara cenderung tinggi, cemerlang, melengking mirip berteriak,atau seperti sedang marah. Dapat pula dalam berbicara ia begitu bersemangat, dengan gaya menggebu-gebu menerangkan sesuatu sampai ngotot,sehingga kelihatan urat lehernya. Ia tidak menyadari sikap itu justru merusak penampilan dan citranya secara keseluruhan. Pria suka mendengar suara yang lembut namun tegas, dan sikap yang anggun. Wanita perlu menjaga volume suara supaya tetap tenang dan mantap.</p>
<p>diambil dari website Dharma Wanita Persatuan, semoga bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tips Dalam Bergaul, agar kita menjadi pribadi yang ber-aura positif]]></title>
<link>http://yuddie.wordpress.com/2009/11/10/tips-dalam-bergaul-agar-kita-menjadi-pribadi-yang-ber-aura-positif/</link>
<pubDate>Tue, 10 Nov 2009 07:38:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>yuddie</dc:creator>
<guid>http://yuddie.wordpress.com/2009/11/10/tips-dalam-bergaul-agar-kita-menjadi-pribadi-yang-ber-aura-positif/</guid>
<description><![CDATA[Tips Dalam Bergaul, agar kita menjadi pribadi yang ber-aura positif 1. Tunjukkan kepedulian Kepeduli]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Tips Dalam Bergaul, agar kita menjadi pribadi yang ber-aura positif</p>
<p>1. Tunjukkan kepedulian</p>
<p>Kepedulian itu bentuknya bermacam-macam, misalnya,showing interest (menunjukkan ketertarikan) pada kehidupan orang lain. Anda dapat memulainya dengan pembicaraan tentang apa yang penting menurut orang lain. Yang Anda butuhkan di sini adalah kerendahan hati untuk mengerti dan memahami orang lain. Juga wawasan yang berkaitan dengan beberapa topik utama di lingkungnan Anda. Untuk selanjutnya, bentuk kepedulian ini bisa Anda tingkatkan, misalnya, dengan melibatkan diri Anda pada aktivitas bersama dengan orang lain, memainkan peranan yang bermanfaat bagi orang lain, memberi bantuan kepada orang yang membutuhkannya dan seterusnya. Intinya, jangan sampai kita menyalahkan model kepribadian yang kita miliki seiring dengan serangkaian kesulitan bergaul yang kita alami sementara kita sendiri jarang menunjukkan ketertarikan pada topik atau hal yang menarik buat orang lain.</p>
<p>2. Belajar untuk mengetahui</p>
<p>Anda perlu meningkatkan kemampuan Anda dalam pergaulan (learning to know) yaitu; kemampuan berpikir kritis, berpikir runtut dalam menyelesaikan masalah, mengambil keputusan, memahami konsekuensi, dan seterusnya. Anda mesti punya rasa ingin tahu yang besar tentang orang, situasi dan cara membangun relasi yang baik. Kalau Anda inginkan sebuah relasi yang baik dan berjalan dua arah, Anda harus tahu konteks orang. Harus mengerti situasi orang.</p>
<p>3. Latih kemampuan berkomunikasi</p>
<p>Melatih kemampuan berkomunikasi dengan orang lain dapat dimulai dari hal-hal yang kecil. Meskipun itu hanya dimulai dengan sebuah basa-basi seperti melempar senyuman atau bertanya kepada orang lain terlebih dahulu mengenai kabar atau pekerjaan. Kalau ada feedback, maka akan membuat Anda terdorong untuk lebih berani berkomunikasi lebih lanjut dengan orang lain.</p>
<p>4. Fokus pada dialog</p>
<p>Jika Anda terlalu memikirkan diri sendiri dan terlalu membuat penilaian atas orang lain pada saat pembicaraan berlangsung, ini bisa mengganggu suasana. Karena itu, fokuslah pada suasana dan pembicaraan. Jika tidak, Anda bisa dibilang tidak menghormati orang dan berniat tak baik pada mereka. Kata Martin Buber, dalam I and Thou, relasi yang baik adalah relasi dialogis. Orang tidak menghadapi orang sebagai benda yang mesti dinilai, kata salah satu filsuf besar itu, tetapi sebagai &#8220;orang&#8221; dan subjek yang mesti didengarkan dan dihormati. Itu berarti Anda mesti mendengarkan baik-baik omongan orang itu. Kalau Anda mendengarkannya baik-baik, Anda bisa menjawab atau memberikan sikap yang tepat.</p>
<p>5. Ketahui waktu untuk diam dan bicara</p>
<p>Anda harus tahu kapan waktu untuk bicara dan diam. Diam di sini untuk belajar mengetahui orang lain dan mengamati dulu mengenai sesuatu. Menjadi pendengar yang baik dapat membuat Anda mengetahui kapan waktu yang tepat untuk berbicara. Sehingga orang lain dapat lebih menghargai Anda.</p>
<p>6. Hati-hati berkomentar</p>
<p>Simak dengan baik ketika orang lain sedang mengajak Anda berbicara. Jika hendak berkomentar, jangan mengeluarkan pernyataan yang akan membuat orang lain merasa tidak nyaman. Pastikan bahwa komentar kita memang berisi.</p>
<p>7. Hormati privacy orang lain</p>
<p>Setiap orang itu biasanya memiliki tiga wilayah kehidupan. Pertama adalah wilayah publik (diketahui secara umum, misalnya tinggal di mana, sekolah di mana, dan seterusnya). Kedua, wilayah privat (diketahui hanya oleh orang terdekat, seperti, pacarnya siapa, musuhnya siapa, dan seterusnya). Ketiga, wilayah pribadi (tidak ingin diketahui oleh siapapun dirinya atau suami istrinya). Untuk kepentingan relasi atau pergaulan, akan lebih bagus kalau kita memfokuskan diri untuk mengetahui hal-hal yang memang orang lain merasa nyaman untuk diketahui (wilayah publik) dan melupakan apa saja yang membuat orang lain merasa tidak nyaman bila diketahui (wilayah pribadi).</p>
<p>8. Belajar dari orang lain</p>
<p>Pergaulan itu erat kaitannya dengan seni (the art) atau permainan (playing the game) tentang bagaimana menjalin hubungan dengan orang lain. Karena seni, maka gayanya pun berbeda-beda. Dan ini tidak ada kaitannya dengan apakah Anda tipe orang yang banyak ngomong atau sedikitngomong. Mereka yang telah berhasil menjaga hubungan sampai bertahun-tahun, umumnya, sudah memiliki kematangan emosi. Ini bukan berarti mereka tidak pernah masuk atau terlibat dalam konflik, gap,berbeda pendapat, dan lain-lain, tetapi karena mereka sudah tahu bagaimana bermain-main dengan emosi. Karena itu, ada hal-hal yang ditanggapi dengan ketawa, dengan biasa-biasa, dengan humor, dan lain-lain. Kalau Anda kesulitan mencari contoh, lihatlah bagaimana orangtua Anda yang telah bertahun-tahun mempertahankan hubungan keluarga. Secara umum bisa Anda lihat bahwa kecanggihan mereka dalam memainkan emosi terletak pada kemampuan mereka untuk tidak &#8220;mengekstrimkan&#8221; sesuatu yang berpotensi mengacaukan keadaan atau hubungan. Untuk mencapai kemampuan ini memang perlu latihan dan ini tidak terkait langsung dengan umur tetapi terkait dengan pengalaman hidup (life experiencing).</p>
<p>9. Optimalkan prestasi</p>
<p>Semakin banyak hal positif yang bisa Anda realisasikan dari diri Anda, semakin dapat pula Anda mengaktualisasikan diri. Semakin bisa Anda menunjukkan kemampuan atau potensi Anda, semakin terbuka relasi yang baik dan mutual. Ingat, Anda dihargai bukan karena Anda punya banyak harta dan uang, tetapi karena Anda punya kemampuan untuk berpikir kritis, untuk mencari jalan keluar dari himpitan masalah dan untuk bersikap bijaksana. Karena itu, menurut teori kesehatan mental, orang yang sedang depresi (punya perasaan negatif terhadap diri sendiri, orang lain, dan lingkungan sekitar) tidak bisa membangun hubungan dengan orang lain secara positif dan konstruktif.</p>
<p>10. Utarakan hal-hal yang lebih teknis</p>
<p>Bangun komunikasi dengan mengutarakan hal-hal yang lebih teknis. Namun sebaiknya fokus pembicaraan harus jelas, obrolan tanpa arah akan membuat lawan bicara Anda bingung.</p>
<p>Nah, gimana friend, siap mencobanya…?!</p>
<p>&#160;</p>
<p>yuddie123@gmail.com</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[DUDUK BERSAMA ORANG-ORANG MUNAFIK ATAU FASIK UNTUK BERAMAH TAMAH]]></title>
<link>http://muhamadilyas.wordpress.com/2009/10/20/duduk-bersama-orang-orang-munafik-atau-fasik-untuk-beramahtamah/</link>
<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 02:10:11 +0000</pubDate>
<dc:creator>ELSUNNAH&trade;</dc:creator>
<guid>http://muhamadilyas.wordpress.com/2009/10/20/duduk-bersama-orang-orang-munafik-atau-fasik-untuk-beramahtamah/</guid>
<description><![CDATA[Banyak orang yang lemah imannya, bergaul dengan sebagian orang fasik dan ahli maksiat, bahkan mungki]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak orang yang lemah imannya, bergaul<strong> </strong>dengan sebagian orang fasik dan ahli maksiat, bahkan<strong> </strong>mungkin ia bergaul pula dengan sebagian orang yang<strong> </strong>menghina syari&#8217;at Islam, melecehkan Islam dan para<strong> </strong>penganutnya.<strong> </strong></p>
<p>Tidak diragukan lagi, perbuatan semacam itu adalah haram dan membuat cacat akidah, Allah Subhanahu wata’ala berfirman:</p>
<blockquote><p><em>“Dan apabila kamu melihat orang-orang</em> <em>memperolok-olokkan ayat-ayat Kami, maka</em> <em>tinggalkanlah mereka sehingga mereka membicarakan</em> <em>pembicaraan yang lain, dan jika syaitan menjadikan</em> <em>kamu lupa (akan larangan ini), maka janganlah kamu</em> <em>duduk bersama orang-orang yang zhalim itu sesudah</em> <em>teringat (akan larangan itu)&#8221;. </em>(Q.S; Al An’am: 68).</p></blockquote>
<p>Karenanya, jika keadaan mereka sebagaimana yang disebutkan oleh ayat di atas, betapapun hubungan kekerabatan, keramahan dan manisnya mulut mereka, kita dilarang duduk-duduk bersama mereka, kecuali bagi orang yang ingin berdakwah kepada mereka, membantah kebathilan atau mengingkari mereka, maka hal itu dibolehkan.</p>
<p>Adapun bila hanya dengan diam, atau malah rela dengan keadaan mereka maka hukumnya haram. Allah Subhanahu wata’ala berfirman:</p>
<blockquote><p><em>“Jika sekiranya kamu ridha kepada mereka maka</em> <em>sesungguhnya Allah</em> <em>tidak ridha kepada orang-orang</em> <em>yang fasik”. </em>(Q.S; At Taubah: 96).</p></blockquote>
<p>Sumber:</p>
<p>Bab 5 Duduk-duduk bersama Orang  Munafik atau Fasik untuk Beramah Tamah, Kitab ”Dosa-dosa yang Dianggap Biasa” Karya Syeikh Muhammad Bin Shaleh Al Munajjid</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Seni menata hati dalam bergaul]]></title>
<link>http://varajauza.wordpress.com/2009/09/28/seni-menata-hati-dalam-bergaul/</link>
<pubDate>Mon, 28 Sep 2009 04:51:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>Utari</dc:creator>
<guid>http://varajauza.wordpress.com/2009/09/28/seni-menata-hati-dalam-bergaul/</guid>
<description><![CDATA[Pergaulan yang asli adalah pergaulan dari hati ke hati yang penuh keikhlasan, yang insya Allah akan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Pergaulan yang asli adalah pergaulan dari hati ke hati yang penuh keikhlasan, yang insya Allah akan]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Gara-Gara FACBOOK Istri Di Bunuh Suami]]></title>
<link>http://ehkangagus.com/2009/09/25/gara-gara-facbook-istri-di-bunuh-suami/</link>
<pubDate>Fri, 25 Sep 2009 03:27:06 +0000</pubDate>
<dc:creator>Kang Agus</dc:creator>
<guid>http://ehkangagus.com/2009/09/25/gara-gara-facbook-istri-di-bunuh-suami/</guid>
<description><![CDATA[Beberapa waktu lalu muncul kasus pria membunuh istrinya karena sang istri mengubah status di Faceboo]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#000000;"><img class="alignleft" src="http://www.d60pc.com/wp-content/uploads/2009/09/facebook.jpg" alt="" width="200" height="75" />Beberapa waktu lalu muncul kasus pria membunuh istrinya karena sang istri mengubah status di</span> <a style="color:#1359ae;text-decoration:none;" title="Facebook" href="http://d60pc.com/tag/facebook" target="_blank"><span style="color:#0000ff;"><strong>Facebook</strong></span></a> <span style="color:#000000;">menjadi single. Kasus lain, meski tak seekstrim itu, bisa muncul kapan saja hanya karena situs jejaring semacam Facebook.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Lantas bagaimana meminimalisir hal ini terjadi ? Beberapa<strong> ‘etika’ Facebook</strong> yang dikutip detikINET dari Msnbc berikut mungkin berguna bagi Anda.<!--more--><br />
</span></p>
<p><span style="color:#000000;"><strong>1. Status hubungan Anda adalah keputusan bersama pasangan</strong></span></p>
<p><span style="color:#000000;">Jangan pernah mengubah-ubah status hubungan Anda jika tidak didasari kesepakatan bersama antara Anda dan pasangan. Banyak kasus buruk terjadi akibat seseorang merubah statusnya secara sepihak. Jangan lupa, teman-teman Anda atau teman pasangan Anda bisa mengetahui hal ini dengan cepat.</span></p>
<p><span style="color:#000000;"><strong>2. Berteman dengan teman dari sahabat Anda pun ada etikanya</strong></span></p>
<p><span style="color:#000000;">Ketika ingin berteman dengan teman sahabat Anda di Facebook, jangan lupakan keberadaan teman Anda yang di sini berperan sebagai ‘penghubung’. Katakan dari siapa Anda mengetahui profil mereka. Anda tak mau dicurigai sebagai sales bukan?</span></p>
<p><span style="color:#000000;"><strong>3. Siapkan diri ketika berteman dengan seseorang yang pernah berkencan dengan Anda<br />
</strong><br />
Sebelum Anda melakukannya, lebih baik Anda siap mental dulu. Beberapa status yang dia tulis bisa jadi membuat Anda cemburu. Dibutuhkan kedewasaan untuk melakukan hal ini. Namun jika Anda tidak ambil pusing, lakukan saja.</span></p>
<p><span style="color:#000000;"><strong>4. Jangan banjiri profil dengan foto, video, dan komentar yang berkaitan dengan gagalnya hubungan Anda</strong></span></p>
<p><span style="color:#000000;">Hal itu sepertinya tidak pantas dilakukan di Facebook. Jika Anda ingin minta simpati, teleponlah teman Anda, jangan bertanya pada orang-orang di dunia maya, apalagi di Facebook yang diakses banyak orang. Anda malah bisa dipermalukan.</span></p>
<p><span style="color:#000000;"><strong>5. Jangan curhat dan buka rahasia di Facebook</strong></span></p>
<p><span style="color:#000000;">Jika Anda ingin curhat dan sejenisnya, lebih baik Anda tidak melakukannya di Facebook. Gunakan saja e-mail, telepon atau lakukan saat sedang makan bersama teman Anda misalnya. Masih banyak fasilitas lain bukan? Anda tentu tidak ingin rahasia Anda diumbar oleh orang yang tidak bertanggungjawab.</span></p>
<p><span style="color:#000000;"><strong>6. Kenali Perbedaan antara Wall dan Message</strong></span></p>
<p><span style="color:#000000;">Suatu pernyataan yang menyangkut hubungan pribadi Anda sebaiknya tidak usah terlalu diekspos. Kalimat seperti “I luv u soo much baaabyy.. I Can’t wait too see 2neit”, mungkin akan lebih cocok jika ditulis di message.</span></p>
<p><span style="color:#000000;"><strong>7. Jangan sekali-kali membuat profil Palsu</strong></span></p>
<p><span style="color:#000000;">Mungkin terlintas di benak Anda untuk membuat akun palsu mantan pacar yang telah menyakiti Anda. Kemudian, Anda posting hal-hal buruk tentangnya. Tentu saja, jangan pernah benar-benar melakukan hal ini. Jika aksi Anda ketahuan, orang-orang malah bisa memberi cap negatif pada Anda.</span></p>
<blockquote>
<p style="color:#333333;text-align:justify;margin:0;padding:0 0 15px;"><span style="color:#000000;">Intinya adalah jangan umbar banyak informasi tentang diri Anda apalagi yang bersifat pribadi. Anda tak akan pernah tahu apa saja yang bisa terjadi ke depannya. Ingat, dunia maya meski menyenangkan tetap penuh dengan risiko dan juga orang-orang jahat, terkadang suka aneh juga melihat fenomena orang macem-macem mau makan juga tulis di facebook mau mandi tulis di facebook mau ke rumah sakit tulis di facebook mau shoping tulis di facebook kalau punya utang ogah ahhh maluuu <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' />  ..weeleh..gitu aja kok repot mendingan blogging aja coy..tuangin semua aspirasi dan unek kamu di blog atau di situs kesayangan kamu..</span></p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Rumusan bergaul dengan orang lain]]></title>
<link>http://ariefbudiardianto.wordpress.com/2009/08/08/rumusan-bergaul-dengan-orang-lain/</link>
<pubDate>Sat, 08 Aug 2009 10:47:57 +0000</pubDate>
<dc:creator>ariefbudiardianto</dc:creator>
<guid>http://ariefbudiardianto.wordpress.com/2009/08/08/rumusan-bergaul-dengan-orang-lain/</guid>
<description><![CDATA[Pada suatu ketika Jendral George C. Marshal menawarkan hal di bawah ini  sebagai satu rumusan pentin]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Pada suatu ketika Jendral George C. Marshal menawarkan hal di bawah ini  sebagai satu rumusan penting untuk bergaul dengan orang:</p>
<p>1. Dengarkanlah kisah orang lain</p>
<p>2. Dengarkanlah seluruh kisah orang lain</p>
<p>3. Pertama kali dengarkanlah kisah orang lain</p>
<p>dari ketiga rumusan tersebut jelas bahwa mendengarkan adalah kunci sukses dalam berteman. Namun sedikit sekali dari kita yang menyadari hal tersebut sehingga tidak jarang orang tersebut malah gagal dalam hal pertemanan.</p>
<p>semoga artikel ini bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[KUALITAS HUBUNGAN]]></title>
<link>http://2bebless4u.wordpress.com/2009/06/30/kualitas-hubungan/</link>
<pubDate>Tue, 30 Jun 2009 07:14:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>2bebless4u</dc:creator>
<guid>http://2bebless4u.wordpress.com/2009/06/30/kualitas-hubungan/</guid>
<description><![CDATA[“Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.” (1 Kor 15:33) PENDAHULU]]></description>
<content:encoded><![CDATA[“Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.” (1 Kor 15:33) PENDAHULU]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bergaul dengan Orang-orang Soleh]]></title>
<link>http://syafiiakrom.wordpress.com/2009/06/18/bergaul-dengan-orang-orang-soleh/</link>
<pubDate>Thu, 18 Jun 2009 09:11:34 +0000</pubDate>
<dc:creator>syafiiakrom</dc:creator>
<guid>http://syafiiakrom.wordpress.com/2009/06/18/bergaul-dengan-orang-orang-soleh/</guid>
<description><![CDATA[Oleh: H. Yasir Maqosid, Lc (Pengasuh Pondok Pesantren Syafi&#8217;i Akrom, Jenggot Pekalongan Selata]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Oleh: H. Yasir Maqosid, Lc (Pengasuh Pondok Pesantren Syafi&#8217;i Akrom, Jenggot Pekalongan Selata]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Investasi Bebas Krisis : Teman]]></title>
<link>http://osamaliki.wordpress.com/2009/05/24/investasi-bebas-krisis-teman/</link>
<pubDate>Sun, 24 May 2009 03:12:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>pasarsapi</dc:creator>
<guid>http://osamaliki.wordpress.com/2009/05/24/investasi-bebas-krisis-teman/</guid>
<description><![CDATA[Gonjang-gonjing pasar saham dunia yang berimbas ke perekonomian Indonesia membuat banyak investor me]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Gonjang-gonjing pasar saham dunia yang berimbas ke perekonomian Indonesia membuat banyak investor mendadak mengalami kerugian luar biasa. Sebelumnya saham sebagai sebuah investasi yang memberikan keuntungan luar biasa dan dalam waktu relatif cepat menjadi incaran baik investor kecil maupun kelas kakap. Keruntuhan yang begitu besar tak pelak membuat kita bertanya-tanya sebenarnya investasi jenis apa yang menguntungkan dan kecil resiko kerugiannya?</p>
<p>Hukumnya hidup di dunia adalah segala sesuatu ada resiko baik kecil ataupun besar, semakin besar resiko semakin banyak keuntungannya. Tidak mau menanggung resiko ya jangan hidup. Begitulah pepatah sadis yang sulit kita hindari. Tapi kita masih bisa memilih, dari segala macam resiko pilihlah resiko yang paling mungkin kita tanggung. Besar kecilnya resiko sangat subyektif dan saya lebih suka menggunakan ukuran resiko yang paling mungkin kita tangung. Ada resiko yang sudah given, sudah tidak bisa diapa-apakan lagi ya sudah terima dan jalani ndak usah dipikirkan lagi karena hanya membuang energi. Tetapi ada resiko yang pilihannya ada di tangan kita,  mau kita hadapi atau dihindari.</p>
<p>Ada sebuah investasi yang berlaku untuk sepanjang masa, resiko masih bisa kita tanggung dan manfaatnya luar biasa, bebas krisis lagi! Pertemanan. Sebuah investasi yang bisa memberikan manfaat psikologis maupun ekonomis.  Hidup di dunia harus seimbang baik sisi fisik maupun bathin. Pertemanan memberikan keduanya.</p>
<p>Saya sangat bersyukur karena dikarunia teman yang lengkap dari berbagai jenis. Sejak saya memutuskan untuk bergaul dengan siapa saja, saya banyak menemukan hal baru. Inilah daftar teman saya :</p>
<p>1. Teman ber ha-ha hi-hi, yaitu tempat saya tertawa, guyon tanpa memikirkan hal lain dengan guyonan yang membumi, melepas segala embel-embel dan atribut. Mentertawakan kesedihan, mentertawakan dunia membuat hidup terasa jauh lebih mudah untuk dijalani. Pergaulan ini terapi untuk me-r<em>echarge</em> baterei diri, menggeser sedikit arah pandangan sehingga tidak berkosentrasi pada kesulitan dan beban saja.</p>
<p>2. Teman berbagi, yaitu teman curhat tempat saya menumpahkan segala unek-unek membosankan dan itu-itu saja ha ha ha. Kadangkala suka geli sendiri habis curhat, <em>cemen</em> banget deh rasanya. Tetapi selalu kelegaan berasa setelah semua dikeluarkan dan saya tidak malu mengungkapkannya. Biasanya duduk ngopi, atau nongkrong ditempat nyaman dan mulailah dagangan curhatan digelar. Kepada sahabat-sahabat saya, terimakasih atas kesediaannya menampung curhatan gak bermutu dan keputusasaan yang berlebihan.</p>
<p>3. Teman sekampung yang sama-sama merantau, dengan mereka kami suka mengingat masa lalu yang wagu dan enak untuk ditertawakan. Merasa senasib dan seperjuangan. Dengan mereka saya merasa mendapat ruang untuk menjadi diri sendiri secara utuh dan mengingatkan saya betapa masa kecil kami sangat bahagia. Tempat saya ingin kembali suatu saat nanti, kampung halaman.</p>
<p>4. Teman girly, ini nih teman jenis baru. Saya baru memperolehnya. Ibu-ibu yang hobi nyalon dan shopping serta berbagi cerita soal remeh temeh kerumahtanggan. Teman-teman lama saya pernah bilang &#8220;<em>apa ndak capek berteman dengan mereka</em>?&#8221; Pada awalnya saya sangat kagok dengan lingkungan yang bukan saya banget karena tidak tahu topik apa yang mesti dibawakan. Ternyata oh ternyata asyiik juga bergaul dengan mereka. Saya banyak mendapatkan informasi yang tidak pernah saya dapat dipergaulan sebelumnya. Dari mereka saya seringkali mendapat sudut pandang yang berbeda tentang sebuah persoalan. Mereka juga membuat saya bersemangat untuk memperbaiki (walaupun sedikit, ehm..) penampilan saya yang selama ini amburadul dan seadanya banget. Sebagai seorang yang bekerja diurusan komunikasi, info-info dari ibu-ibu sosialita ini bisa menjadi data yang berguna. Kadangkala ide-ide bisnis juga  keluar dari mereka. Hidup terasa ringaaaaan.</p>
<p>5. Selanjutnya teman sepuh, baik dari segi usianya yang sepuh atau pemikirannya yang bijaksana. Dengan mereka saya bisa berdiskusi tentang berbagai hal, kehidupan, politik, bisnis dan hal-hal lain, pokoknya ilmu kehidupan secara gratisan deh! Kepada mereka saya sering bertanya dan belajar. Karena hidup adalah proses yang tidak berhenti untuk memperbaiki diri. Kepada mereka saya sandarkan kegelisahaan saya.</p>
<p>Berbagai jenis teman dan bergaulan, membuat saya tidak larut dalam pergaulan yang itu-itu saja. Memberikan sudut pandang dari berbagai sisi membuat lebih bijak dalam melihat masalah. Konflik yang terjadi antar teman pasti ada, tetapi justru konflik itu memberikan pembelajaran dan tantangan untuk bisa menyelesaikan dengan baik. Berteman dengan banyak orang dapat memperkaya diri, tetapi jangan kemudian mudah mengikuti arus. Tetap dimana pun kapan pun jadilah diri sendiri. Buatlah diri ini nyaman, dan menjalaninya tanpa beban. Ketulusan dalam berteman menjadi kunci untuk masuk dilingkungan manapun. Hargai diri sendiri, tetapi jangan merendahkan orang lain.</p>
<p>Dulu saya sering kesulitan berada di lingkungan baru, suka kagok. Tetapi ketika ada suatu keadaan yang memaksa saya untuk seringkali berada di lingkungan baru membuat ke-<em>kagok</em>-an saya berangsur-angsur berkurang.&#8221; Apa ndak makan hati berteman dengan orang-orang yang sangat tidak aku?&#8221; Justru karena selama ini saya selalu merasa bahwa saya tidak cocok dengan A, saya lebih sesuai dengan B menyuburkan keangkuhan diri saya, menempatkan diri pada suatu kelas tertentu. Saya ingin menggerus ego saya, menurunkan ke-aku-an saya yang seringkali begitu tinggi saya tempatkan sehingga menghambat proses pengembangan diri. Disini saya belajar tentang sebuah keikhlasan, mengurangi tuntutan. Bukan hal yang mudah memang, dan bukan berarti sekarang saya sudah jadi makhluk yang penyabar. Tetapi proses menuju itu sedang saya jalani terus menerus dan tidak akan berhenti. Karena kebijaksanaan dan keikhlasan bukan sebuah tujuan. Lingkungan pergaulan dan pertemanan yang bermacam-macam tempat saya melatih dan menempa untuk menjadi manusia yang lebih baik.</p>
<p>Apakah saya hanya mendapatkan kebahagiaan psikologis? Ketika sebuah pertemanan dijalankan dengan tanpa beban, memberi dan menerima tanpa diperhitungkan, keuntungan ekonomis pun mengalir dengan sendirinya. Saya banyak memperoleh info tentang pekerjaan, tentang bisnis dan serta peluang untuk mendapatkan proyek. Saya juga selalu mendapat suntikan semangat baru, pengetahuan baru tanpa capek-capek belajar. Jaringan pertemanan memudahkan pekerjaan saya, banyak teman-teman yang membantu kelancaraan usaha. Sering diajak jalan-jalan dan makan-makan gratis,  itu juga keuntungan ekonomis  bukan?</p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
