<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>bko &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/bko/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "bko"</description>
	<pubDate>Wed, 10 Feb 2010 15:42:46 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Sentra Industri Jamu Lesu]]></title>
<link>http://jamusukoharjo.wordpress.com/2009/11/17/sentra-industri-jamu-lesu/</link>
<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 10:25:55 +0000</pubDate>
<dc:creator>Bu Moer</dc:creator>
<guid>http://jamusukoharjo.wordpress.com/2009/11/17/sentra-industri-jamu-lesu/</guid>
<description><![CDATA[SENTRA industri jamu tradisional Sukoharjo, Jawa Tengah, terpuruk sejak Badan Pengawas dan Obat Maka]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>SENTRA industri jamu tradisional Sukoharjo, Jawa Tengah, terpuruk sejak Badan Pengawas dan Obat Makanan (POM) mengumumkan 54 jamu mengandung bahan kimia berbahaya.</p>
<p>Ketua Koperasi Jamu Indonesia (Kojai) Sukoharjo Suwarsi Murtejo mengatakan para perajin jamu menjadi korban dari pengumuman itu. ‘’Padahal 70 perajin jamu anggota Kojai tidak berani mencampur obat kimia ke dalam ramuan jamu. Saya pastikan itu,’’ kata Suwarsih di Sukoharjo, Jumat (13/6). Jumlah omzet dari penjualan jamu di sejumlah toko jamu seduh yang ada di sejumlah pasar menurun.</p>
<p>Begitu pula masyarakat di Kecamatan Tawangsari dan Nguter, dua tempat yang dekat dengan lokasi para perajin jamu, takut mengonsumsi jamu. “Menurut Totok, salah satu pedagang jamu seduh mengaku pendapatannya menurun dari Rp900 ribu per hari kini hanya Rp200 ribu setelah Badan POM mengumumkan merek jamu kimia berbahaya. (WJ/H-3, pada <a title="jamu lesu" href="http://www.mediaindonesia.com/data/pdf/pagi/2008-06/2008-06-15_6.pdf" target="_blank">MediaIndonesia</a>)</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Industri Kecil Jamu ]]></title>
<link>http://jamusukoharjo.wordpress.com/2009/11/17/industri-kecil-jamu/</link>
<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 10:11:34 +0000</pubDate>
<dc:creator>Bu Moer</dc:creator>
<guid>http://jamusukoharjo.wordpress.com/2009/11/17/industri-kecil-jamu/</guid>
<description><![CDATA[Sudah Jatuh Tertimpa Tangga Pula&#8230;Jumat, 13 Juni 2008 | 11:20 WIB Oleh: Sri Rejeki Sukmawati (3]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div><strong>Sudah Jatuh Tertimpa Tangga Pula&#8230;</strong>Jumat, 13 Juni 2008 &#124; 11:20 WIB</p>
<p><strong>Oleh: Sri Rejeki</strong></p>
<p>Sukmawati (34) meraih tubuh Risya (3) yang tengah mengantuk lalu menggendongnya. Sejurus kemudian, anak bungsunya itu terlelap. Siang itu, suasana kios jamunya di Pasar Nguter, Sukoharjo, tidak ramai sehingga ia bisa leluasa mengurus Risya.</p>
<p>&#8220;Sudah dua bulan ini sejak menjelang harga BBM naik, penjualan jamu lesu. Namun, pengiriman ke luar Jawa masih stabil,&#8221; jelasnya, Kamis (12/6).</p>
<p>Penurunan penjualan lebih dari 50 persen. &#8220;Daya beli masyarakat menurun. Mereka mengutamakan uangnya untuk beli makan. Beli jamu jadi nomor sekian,&#8221; kata Sukmawati yang memproduksi 30 macam jamu dengan label &#8220;Bintang Mas&#8221;.</p>
<p>Meski harga BBM naik, Sukmawati tidak menaikkan harga jual karena ia baru saja menaikkan harga. &#8220;Kertas, plastik pembungkus, dan sebagian bahan baku naik terus harganya. Terpaksa harga jamu saya naikkan. Kalau sekarang dinaikkan lagi, takut tambah lesu penjualan,&#8221; jelas Sukmawati.</p>
<p><strong>Kondisi ini terjadi merata</strong></p>
<p>Ketua Koperasi Jamu Indonesia (Kojai) Sukoharjo Suwarsi Moertedjo mengungkapkan, kelesuan mulai terasa sejak setengah tahun lalu. &#8220;Turunnya 75-85 persen,&#8221; katanya.</p>
<p>Masih dipusingkan dengan lesunya penjualan, kini ditambah lagi dengan ditemukannya kasus jamu yang dicampur bahan kimia obat keras. Badan Pengawas Obat dan Makanan beberapa hari lalu mengumumkan 54 merek obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat keras. Sebagian besar berasal dari Cilacap.</p>
<p>Sukmawati bercerita, saat kasus serupa terjadi beberapa tahun lalu, produk jamu lain yang benar-benar murni berbahan tradisional terkena imbas negatif. &#8220;Kasus ini merusak citra jamu. Pelanggan saya yang biasanya minta kiriman sebulan sekali, jadi 2-3 bulan sekali. Volumenya juga berkurang 20 persen. Itu terus berlangsung sampai sekarang karena orang jadi takut minum jamu,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Bahkan, tambah Sukmawati, pesanan jamu dari Brunei Darussalam lewat seorang agen di Samarinda, Kalimantan Timur, langsung berhenti total sejak terungkapnya kandungan bahan kimia obat keras dalam jamu.</p>
<p>Kondisi ini seperti bunyi pepatah &#8220;sudah jatuh tertimpa tangga&#8221;. &#8220;Tahun ini memang lebih menurun dari tahun-tahun sebelumnya. Saya sendiri melakukan inovasi membuat jamu lain yang belum ada untuk mempertahankan turn over,&#8221; kata pemilik usaha Jamu Leo Effendi Julian.</p>
<p>Ditambahkannya, jamu dari Cilacap atau cilacapan memang banyak dicari orang. Jamu-jamu yang murni tradisional sering menjadi pilihan kedua. &#8220;Mungkin karena cilacapan dinilai dengan cepat menyembuhkan sakit. Padahal, jamu memang tidak menyembuhkan seketika seperti obat, melainkan harus diminum rutin agar khasiatnya dirasakan,&#8221; sebutnya.</p>
<p>Seorang penjual jamu, Marikem, mengakui, menjual cilacapan yang digemari konsumen memang menggiurkan karena meningkatkan penjualan. &#8220;Dulu saya pernah menjual jamu cilacapan, sekarang tidak lagi karensa pemasoknya sudah tidak pernah mengirim. Kalau masih mengirim, mungkin saya masih menjual. Namanya juga pedagang. Maunya jualan yang laku,&#8221; kata Marikem terus terang.</p>
<p>Di sentra industri kecil jamu di Nguter diberlakukan aturan ketat, terutama bagi anggota Kojai. Ada surat perjanjian yang ditandatangani setiap anggota untuk tidak mencampur jamu dengan bahan berbahaya. Hampir seluruh perajin jamu di Nguter bergabung dengan Kojai karena koperasi ini menawarkan pemberian rekomendasi bagi anggotanya yang ingin mengurus perizinan produk.</p>
<p>&#8220;Bila melanggar dan berurusan dengan polisi, kami tidak akan membantu,&#8221; jelas Suwarsi Moertedjo.</p>
<p>Setiap calon anggota baru diteliti betul latar belakangnya agar Kojai tidak kecolongan. &#8220;Kalau tempat produksinya mengontrak dan orang itu berasal dari Cilacap atau Banyumas, saya tidak menerimanya sebagai anggota,&#8221; katanya.</p>
<p>Dengan begitu, sepanjang pengamatannya tidak ada perajin jamu di Nguter yang berani mencampur produknya dengan bahan kimia. <a title="jamu bko" href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/06/13/11203942/.sudah.jatuh.tertimpa.tangga.pula..." target="_blank">Kompas</a></p>
</div>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Jamu Berbahaya Masih Beredar Luas di Masyarakat]]></title>
<link>http://jamusukoharjo.wordpress.com/2009/11/17/jamu-berbahaya-masih-beredar-luas-di-masyarakat/</link>
<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 10:02:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>Bu Moer</dc:creator>
<guid>http://jamusukoharjo.wordpress.com/2009/11/17/jamu-berbahaya-masih-beredar-luas-di-masyarakat/</guid>
<description><![CDATA[Semarang &#8211; Selain ramuan pelangsing yang menewaskan Ana Suryaningsih dan Aji Purnomo di Sleman]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Semarang &#8211; Selain ramuan pelangsing yang menewaskan Ana Suryaningsih dan Aji Purnomo di Sleman, Selasa (27/3) lalu, masih ada produk jamu yang berbahaya beredar di masyarakat. Hati-hati!</p>
<p>&#8220;Banyak produsen yang menggunakan obat-obat keras yang membahayakan konsumen. Sampai sekarang produknya masih beredar,&#8221; kata Kabid Industri dan Perdagangan GP Jamu Jateng, Stefanus Handayo Saputro, ketika ditemui di kantornya, Jalan Dr Cipto Semarang, Kamis (29/3/2007).</p>
<p>Stefanus menjelaskan, obat-obat keras yang digunakan sebagai campuran jamu sangat mudah didapatkan, sehingga wajar jika sampai sekarang produk berbahaya masih beredar luas di tengah masyarakat. &#8220;Di Pasar Pramuka Jakarta, misalnya. Banyak obat-obat keras dijual bebas. Obat-obat itu biasanya dibuat campuran jamu,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Lelaki asli Kartosuro, Sukoharjo itu mengaku tak bisa merinci jumlah produsen jamu tak berlabel di Jateng. Namun dari data GP Jamu, produsen jamu kelas kecil itu berkisar antara 200 &#8211; 300 pabrik dan tersebar di seluruh Jateng.</p>
<p>Sementara, anggota GP Jamu berjumlah 241, termasuk 14 pabrik besar seperti PT Nyonya Meener, PT Jamu Jago, PT Simona, PT Sido Muncul, dan lain-lain. Untuk pabrik kecil biasanya mereka mendaftar sebagai koperasi yang membawahi beberapa produsen. &#8220;Terhadap anggota, kami selalu melakukan pembinaan. Tapi kami tidak bisa apa-apa saat dihadapkan dengan produsen jamu tak berlabel dan tak terdaftar di Depkes,&#8221; paparnya.  (try/djo)  [ 29/05/2009, 14:21 WIB <a title="jamu bko" href="http://www.detiknews.com/read/2007/03/29/145843/760580/10/jamu-berbahaya-masih-beredar-luas-di-masyarakat" target="_blank">detik.com</a>]</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[[BKO] boot.kernel.org: Arrancar Linux sobre HTTP]]></title>
<link>http://indalitux.wordpress.com/2009/09/25/boot-kernel-orgbko-arrancar-linux-sobre-http/</link>
<pubDate>Fri, 25 Sep 2009 08:14:08 +0000</pubDate>
<dc:creator>enramos.com</dc:creator>
<guid>http://indalitux.wordpress.com/2009/09/25/boot-kernel-orgbko-arrancar-linux-sobre-http/</guid>
<description><![CDATA[Ha salido hoy la noticia de que desde el sitio principal donde se distribuye el kernel de Linux kern]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Ha salido hoy la noticia de que desde el sitio principal donde se distribuye el kernel de Linux <a href="http://kernel.org">kernel.org</a> (The Linux Kernel Archives) ha publicado una herramienta para arrancar distribuciones de Linux directamente desde Internet: <a href="http://boot.kernel.org/">BKO</a>.</p>
<blockquote><p><em>Our objective is to let users boot their machines with bare minimal requirements on their side,      and we will handle most of the problem that you may face in booting. All that user needs is Internet      connectivity and a small program (gpxe) to boot the machine. This gpxe program provides network booting facility.      You can download these program from our site (available at <a href="http://boot.kernel.org/#download">Downloads</a> section).        Also, you can find a list of distributions and tools that can be booted with BKO <a href="http://boot.kernel.org/#bootList">here</a>.      Your small 56KB gpxe program can boot any of these options! </em></p></blockquote>
<p>Lo que traducido sería algo así como <em>&#8220;Nuestro objetivo es permitir a los usuarios arrancar sus máquinas con los mínimos requisitos, y nosotros nos encargaremos de la mayoría de los problemas que usted puede enfrentar en el arranque. Todo lo que el usuario necesita es conexión a Internet y un pequeño programa (gPXE) para arrancar la máquina. Este programa proporciona gPXE facilidad de arranque en red. Usted puede descargar estos programas en nuestro sitio (disponible en la sección &#8220;Descargas&#8221;). También, usted puede encontrar una lista de distribuciones y herramientas que se puede arrancar con BKO. Su pequeño programa gPXE de 56KB puede iniciar cualquiera de estas opciones!&#8221;</em></p>
<p>Por ahora existe la posibilidad de arrancar <a href="http://www.debian.org/">Debian Live</a>, <a href="http://www.ubuntu.com/">Ubuntu</a>, <a href="http://www.damnsmalllinux.org/">Damn Small Linux</a>, <a href="http://www.knoppix.org/">Knoppix</a> y <a href="http://fedoraproject.org/">Fedora Live</a>.</p>
<p>A continuación dejo el tutorial que voy a seguir para probar esta nueva utilidad que seguro dará mucho de que hablar.</p>
<div style="text-align:right;"><em><a href="http://www.howtoforge.com/boot-linux-over-http-with-boot.kernel.org-bko">Boot Linux Over HTTP With boot.kernel.org (BKO) &#124; HowtoForge &#8211; Linux Howtos and Tutorials</a><br />
</em></div>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Inscriptions rentrée 2009]]></title>
<link>http://bidarteko.com/2009/09/12/inscriptions-rentree-2009/</link>
<pubDate>Sat, 12 Sep 2009 08:11:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>BKO</dc:creator>
<guid>http://bidarteko.com/2009/09/12/inscriptions-rentree-2009/</guid>
<description><![CDATA[Nous recevons ces jours-ci de nombreuses demandes d&#8217;inscription. Malheureusement tous les cour]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Nous recevons ces jours-ci de nombreuses demandes d&#8217;inscription. Malheureusement tous les cour]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Changement horaire]]></title>
<link>http://bidarteko.com/2009/09/03/changement-horaire/</link>
<pubDate>Thu, 03 Sep 2009 20:27:54 +0000</pubDate>
<dc:creator>BKO</dc:creator>
<guid>http://bidarteko.com/2009/09/03/changement-horaire/</guid>
<description><![CDATA[En raison de la Lagunen Artean, le cours adulte du dimanche 6 septembre est programmé la veille, le ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[En raison de la Lagunen Artean, le cours adulte du dimanche 6 septembre est programmé la veille, le ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Cocorico !]]></title>
<link>http://bidarteko.com/2009/09/01/cocorico/</link>
<pubDate>Tue, 01 Sep 2009 20:44:12 +0000</pubDate>
<dc:creator>BKO</dc:creator>
<guid>http://bidarteko.com/2009/09/01/cocorico/</guid>
<description><![CDATA[La Fédé profite des résultats historiques des jeunes aux Championnats du Monde ISA 2009 du mois d]]></description>
<content:encoded><![CDATA[La Fédé profite des résultats historiques des jeunes aux Championnats du Monde ISA 2009 du mois d]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Jogja Taksi Motor Merupakan Penyempurnaan Ojek Yang Menyerap Banyak Tenaga Kerja]]></title>
<link>http://jogjataksimotor.wordpress.com/2009/06/20/jogja-taksi-motor-merupakan-penyempurnaan-ojek-yang-menyerap-banyak-tenaga-kerja/</link>
<pubDate>Sat, 20 Jun 2009 17:46:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>Jogja Taksi Motor</dc:creator>
<guid>http://jogjataksimotor.wordpress.com/2009/06/20/jogja-taksi-motor-merupakan-penyempurnaan-ojek-yang-menyerap-banyak-tenaga-kerja/</guid>
<description><![CDATA[AMAN, CEPAT, TERPERCAYA Apa bedanya Jogja Taksi Motor dengan ojek? Itu adalah pertanyaan yang setiap]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" title="Logo Jogja Taksi Motor" src="http://profile.ak.facebook.com/object3/1568/7/n88919868389_6164.jpg" alt="" width="200" height="169" /></p>
<h2 style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff0000;">AMAN, CEPAT, TERPERCAYA</span></strong></h2>
<p style="text-align:center;"><strong>Apa bedanya Jogja Taksi Motor dengan ojek?</strong></p>
<p style="text-align:left;">Itu adalah pertanyaan yang setiap saat ditanyakan oleh mayoritas orang yang menggunakan layanan kami untuk pertama kalinya. Secara fisik ojek dan Jogja Taksi Motor tidaklah memiliki perbedaan yang signifikan, perbedaan yang paling terlihat hanyalah bahwa Jogja Taksi Motor menggunakan warna yang seragam yaitu kuning dengan tulisan berwarna biru bertuliskan &#8220;JOGJA TAKSI MOTOR 0274-6526521 &#38; 0274-3015900&#8243;.</p>
<p style="text-align:left;"><img class="alignnone" title="jtm jejer" src="http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs119.snc1/4743_1015976655513_1708003791_29513_5817208_n.jpg" alt="" width="430" height="241" /></p>
<p style="text-align:left;">Lalu apa yang membedakan JTM (Jogja Taksi Motor) dengan ojek-ojek pada umumnya???</p>
<p style="text-align:left;">JTM (Jogja Taksi Motor) merupakan penyempurnaan dari ojek, dari segi legalitas, branding, image, management support, pelayanan, dan keseragaman tarif. Semua dikemas dengan sebaik-baiknya dengan tujuan memenuhi semua kebutuhan penumpang tanpa harus merasa khawatir akan resiko mahalnya tarif dan kurang aman berkendara dengan angkutan-angkutan liar (tidak terorganisir dibawah aturan perusahaan yang profesional).</p>
<p style="text-align:left;">Berikut akan saya kutip satu artikel yang sekiranya bisa membantu pemahaman pembaca akan pentingnya perusahaan yang legal dalam sebuah bisnis penyedia jasa angkutan roda dua (diambil dari <a href="http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/05/tgl/02/time/000345/idnews/586109/idkanal/10" target="_blank">http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/05/tgl/02/time/000345/idnews/586109/idkanal/10</a>):</p>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#888888;">Tukang Ojek Gadungan Nyaris Perkosa Seorang Gadis </span></h3>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#888888;"> <strong>M Hanafi Holle</strong> &#8211; detikNews</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#888888;"><strong>Ambon</strong> &#8211; Macam-macam saja tingkah pemuda bejad ini. SK (32) berpura-pura jadi tukang ojek saat akan memperkosa Santi (22). Tukang ojek gadungan ini pun akhirnya babak belur dikeroyok massa. Awalnya peristiwa ini terjadi saat, Senin (1/5/2006). Santi yang baru saja bertandang dari rekannya di Kelurahan Waihaong Kecamatan Nusaniwe Ambon hendak pulang ke rumahnya di dusun Gunung Malintang, desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau Ambon. Dikarenakan ingin cepat pulang, Santi pun menggunakan jasa ojek. Kebetulan saja, salah satu sepeda motor melintas di depannya. Serta merta Santi memberikan isyarat kepada pengendara sepeda motor tersebut. Melihat wajah manis Santi, pemuda yang berlagak tukang ojek itu menghentikan sepeda motornya. Santi kemudian menyampaikan tujuannya. Sesaat kemudian sepeda motor melaju. Namun ketika sampai di pertigaan Jalan Rijali dan Jalan Tulukabessy, Santi kaget. Soalnya jalan yang dilaluinya bukan jalan menuju ke rumahnya. &#8220;Bang (pengendera motor) mengapa ambil jalan ini,&#8221; tanya Santi. &#8220;Jalan ini lebih cepat sampai,&#8221; jawab SK. Tanpa mencurigai niat jahat SK, Santi diam saja. Motor yang dikendarai keduanya terus melaju. Nafsu pemuda tanggung ini sudah hingga ke ubun-ubun. Dengan alasan motor rusak, SK kemudian menghentikan sepeda motornya. Saat itulah, SK kemudian menarik tangan Santi dengan paksa ke rerumputan di Jalan Ina Tuny, Karang Panjang, Kecamatan Sirimau. &#8220;Saya kaget saat tangan saya ditarik kuat. Dia (pelaku) lalu memeluk saya untuk dibawa ke rerumputan untuk memperkosa. Saya meronta dan berteriak minta tolong sambil berlari menghindar,&#8221; tutur Santi kepada wartawan di Mapolres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, saat melaporkan kejadian yang dialaminya. Saat berlari itulah, sebuah mobil melintas. Santi sempat mencoba menghentikan laju mobil itu. Sayang, sang sopir terus melaju. &#8220;Saya takut, jangan-jangan terjadi apa-apa pada saya,&#8221; ujar Ode Munarfa, sang sopir mobil jurusan STAIN Ambon. Kendati tidak berhenti, Munarfa ternyata melaju kencang memanggil rekan-rekannya untuk menolong Santi yang terus berlari. Munarfa dan 5 orang rekannya kemudian melaju kencang untuk menolong Santi. Sampai di TKP, Munarfa dan rekannya menemukan Santi yang terus berlari ke arah mobil mereka. &#8220;Saat itu saya lihat korban terus berlari. Dan pelaku iku terus. Akhirnya saya dan rekan-rekan kemudian menghajar pelaku hingga babak belur,&#8221; cerita Munarfa. Pelaku kemudian secara bersama-sama dibawa ke pos TNI BKO yang berlokasi di STAIN, Jalan Dr Tarmiji Taher, Ambon. Pelaku kemudian di antar ke Polres Pulau Ambon. Santi pun selamat dari terjangan pemuda yang tengah haus seks itu.</span></p>
<p><span style="color:#888888;"><span style="color:#000000;">=======================================================================================</span></span></p>
<p><span style="color:#888888;"><span style="color:#000000;">Dari contoh kejadian diatas bisa disimpulkan bahwa hal tersebut akan dapat diminimalisir dengan adanya satu identitas pengemudi yang jelas dan dikelola dengan profesional oleh manajemen berbadan hukum yang legal. Selain daripada masalah kenyamanan dan keamanan, dari segi harga JTM juga menerapkan sistem yang membuat tarif pelayanannya menjadi lebih murah dari yang lainnya. Berikut daftar harga yang diterapkan oleh manajemen JTM:</span></span></p>
<ul>
<li><span style="color:#888888;"><span style="color:#000000;">0 -   3 km = Rp   5.000,-</span></span></li>
<li><span style="color:#888888;"><span style="color:#000000;">0 -   5 km = Rp 10.000,-</span></span></li>
<li><span style="color:#888888;"><span style="color:#000000;">0 &#8211; 10 km = Rp 15.000,-</span></span></li>
<li><span style="color:#888888;"><span style="color:#000000;">0 &#8211; 15 km = Rp 20.000,-</span></span></li>
<li><span style="color:#888888;"><span style="color:#000000;">dst</span></span></li>
</ul>
<p>Selain daripada harga baku diatas, apabila penumpang ingin menggunakan konsep berlangganan dalam menggunakan jasa JTM maka penumpang berhak untuk mendapatkan harga khusus yang akan ditentukan sesuai kesepakatan antara si penumpang dengan Transporter JTM.</p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;"><strong>Beberapa layanan yang diberikan JTM antara lain:</strong></span></p>
<ul>
<li>Antar jemput anak sekolah.</li>
<li>Antar jemput berbelanja.</li>
<li>Antar jemput ke kantor.</li>
<li>Jasa pengiriman barang (yang bisa terbawa sepeda motor, biasanya berupa surat-surat penting, undangan, dan barang-barang yang tidak terlalu berat dan memakan tempat)</li>
<li>Konvoi dalam rangka promo suatu produk dari sponsor.</li>
<li>dll</li>
</ul>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;"><strong>Beberapa klien dan instansi yang saat ini sudah bekerja sama dengan JTM antara lain adalah:</strong></span></p>
<ol>
<li>KOPEGTEL, dalam hal ini JTM bertugas mengirimkan surat tagihan telepon ke seluruh wilayah DIY (rata-rata 5000 surat perbulan).</li>
<li>Bakso Pak Narto, dalam hal ini JTM berfungsi sebagai pengantar layanan delivery order dari Bakso Pak Narto ke seluruh wilayah Jogja dan sekitarnya.</li>
<li>Bakso Hot &#38; Nyoss, sama dengan kerjasama yang dilakukan dengan bakso Pak Narto.</li>
<li>Meda Ulem, pengantaran undangan pernikahan yg diproduksi oleh Meda Ulem Advertising.</li>
</ol>
<p>Saat ini JTM sudah mengoperasikan 30 unit armada taksi motor, berkantor pusat di jalan Dr.Sutomo 118 (Bawah Jembatan Layang Lempuyangan Jogjakarta). Tidak bisa dipungkiri bahwa dengan adanya JTM ini maka banyak tenaga kerja yang tersalurkan, dari yang semula adalah pengangguran bisa menjadi produktif kembali. Dari yang sebelumnya berprofesi sebagai penarik ojek liar beberapa juga bergabung dengan manajemen JTM untuk menjalankan armadanya. Diharapkan kedepannya JTM bisa makin menambah armadanya seiring dengan meningkatnya kebutuhan warga Jogja dan sekitarnya akan jasa angkutan roda dua yang dikelola manajemen berbadan hukum.</p>
<p>Bagi Anda yang ingin menggunakan jasa layanan JTM bisa langsung menghubungi hotline:</p>
<h2 style="text-align:center;"><span style="color:#0000ff;">0274-6526521</span></h2>
<h2 style="text-align:center;"><span style="color:#000000;">&#38;</span></h2>
<h2 style="text-align:center;"><span style="color:#0000ff;">0274-3015900</span></h2>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff0000;">===Bersama kami Anda akan tenang dalam melepas kepergian orang-orang yang Anda sayangi===</span></strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ranking ITCNet Construtoras Brasil - Nossos clientes ]]></title>
<link>http://jonasfederighi.wordpress.com/2009/04/01/ranking-itcnet-construtoras-brasil-nossos-clientes/</link>
<pubDate>Wed, 01 Apr 2009 21:22:44 +0000</pubDate>
<dc:creator>jonasfederighi</dc:creator>
<guid>http://jonasfederighi.wordpress.com/2009/04/01/ranking-itcnet-construtoras-brasil-nossos-clientes/</guid>
<description><![CDATA[ranking ITC.NET V Ranking ITCnet 2008 &#8211; as 100 Maiores da Construção. O ITCnet apresentou dia ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[ranking ITC.NET V Ranking ITCnet 2008 &#8211; as 100 Maiores da Construção. O ITCnet apresentou dia ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kinderopvang]]></title>
<link>http://franklammens.wordpress.com/2009/03/31/kinderopvang/</link>
<pubDate>Mon, 30 Mar 2009 23:12:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>Frank Lammens</dc:creator>
<guid>http://franklammens.wordpress.com/2009/03/31/kinderopvang/</guid>
<description><![CDATA[Ik heb het genoegen om namens Groen!Sociaal Rotselaar in de gemeentelijke adviesraad Lokaal Overleg ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Ik heb het genoegen om namens Groen!Sociaal Rotselaar in de gemeentelijke adviesraad Lokaal Overleg Kinderopvang mee te kunnen debatteren.  De buitenschoolse kinderopvang heeft in Rotselaar een immens groot probleem: het is te populair en de overbezetting op sommige locaties nauwelijks te overzien.  Na 2 jaar palaveren is er vanavond een voorstel, het resultaat van speciaal opgezette werkgroep binnen het LOk, gepresenteerd waarbij eindelijk gestreefd wordt naar de beste oplossing voor elk kind dat opvang nodig heeft.  Ondanks de stap in de goede richting werd het opnieuw pijnlijk duidelijk dat ook hier de oplossingen uit het verleden niet langer een antwoord bieden op het probleem van vandaag.</p>
<p>Tijdens de komende verkiezingscampagnes gaan de beloftes van de verschillende partijen omtrent kinderopvang weer niet te tellen zijn: meer kinderopvangplaatsen, gratis buitenschoolse kinderopvang, enz&#8230; .  Stuk voor stuk lapmiddelen die de oorzaak van het probleem niet wegnemen, integendeel zelfs.  </p>
<p>Groen! gelooft in andere oplossingen: bijvoorbeeld de keuze voor een voltijdse job met een 32-urenweek zodat je werk en privé beter op mekaar kan afstemmen, maar ook de invoering van de onthaaste schooldag brengt een meer structurele oplossing voor, onder andere, de kinderopvangproblematiek.  Dit soort drastische ingrepen zijn echt noodzakelijk want met de zoveelste belofte over gratis kinderopvang of een zoveelste gratis onderwijs-verhaal geraken we geen stap vooruit!  En de toekomst wil nu echt wel vooruit!</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[C'est propre !]]></title>
<link>http://bidarteko.com/2009/03/22/cest-propre/</link>
<pubDate>Sun, 22 Mar 2009 22:48:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>BKO</dc:creator>
<guid>http://bidarteko.com/2009/03/22/cest-propre/</guid>
<description><![CDATA[Un très grand merci à la soixantaine de personnes qui se sont déplacées samedi pour nettoyer la plag]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Un très grand merci à la soixantaine de personnes qui se sont déplacées samedi pour nettoyer la plag]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
