<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>briket &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/briket/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "briket"</description>
	<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 10:12:40 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[How to handle and manage litter (Pemanfaatan Sampah)]]></title>
<link>http://muslimshare.wordpress.com/2009/05/23/113/</link>
<pubDate>Sat, 23 May 2009 06:54:17 +0000</pubDate>
<dc:creator>muslimshare</dc:creator>
<guid>http://muslimshare.wordpress.com/2009/05/23/113/</guid>
<description><![CDATA[There are five way to handle litter or rubbish become another product that have added value. 1. Komp]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:left;">There are five way to handle litter or rubbish become another product that have added value.</p>
<p>1.	Kompos<br />
2.	Liquid Fertilizer<br />
3.	Briket<br />
4.	Biogas<br />
5.	Batako</p>
<p style="text-align:left;">Sampah sering kita jumpai di berbagai tempat. Umumnya didominasi oleh sampah organik. Daun, ranting tergolong samapah organic yang mudah terdekomposisi dan busuk sehingga bisa dimanfaatkan untuk membuat pupuk organik dan bahan bakar bio.</p>
<p>Yuk kita pelajari, gimana sih bikin pupuk dan bahan bakar dari sampah organik.</p>
<p>1.	Kompos<br />
Bahan dan alat :<br />
-	50-100 gram belerang per 1 kg tanah<br />
-	Ayakan pasir<br />
-	Sekop atau cangkul</p>
<p style="text-align:left;">Cara membuat :<br />
1.)	Pilihlah tumpukan sampah yang didominasi oleh sampah organik dab telah mengalami penimbunan yang cukup lama. Timbunan sampah yang telah matang ini akan membentuk lapisan tanah di bawah permukaannya. Tanah tersebut berwarna agak kehitaman . Bisa kita bilang tanah hitam ini adalah humus alami So, sebelumnya kita harus menimbun sampah terlebih dahulu supaya mendapatkan humus alami<br />
2.)	Gali dan pisahkan tanah tersebut dari sampahsampah lain yang tidak lapuk, seperti gelas, plastic, mika, atau kaca.<br />
3.)	Jemur tanah hingga  kering selama beberapa hari, lalu ayak sehingga membentuk tanah remah.<br />
4.)	Tambahkan 50-100 gram belerang setip satu kilogram tanah. (Belerangnya nih bisa kita dapetin di toko bangunan).<br />
5.)	Aduk merata kompos dan belerang<br />
6.)	Pupuk kompos siap dipakai dan dikemas sesuai keperluan. (Jadi deh…..)<br />
<img class="aligncenter size-full wp-image-114" title="kompos+cibiru1" src="http://muslimshare.wordpress.com/files/2009/05/komposcibiru1.jpg" alt="kompos+cibiru1" width="269" height="246" /></p>
<p style="text-align:left;"><!--more-->Gimana? Ga’ terlalu sulit kan bikin kompos. Daripada sampah di deket rumah kita berserakan. Lebih baik dimanfaatkan jadi kompos. Mudah, bermanfaat, dan ramah lingkungan. Kita juga bisa bikin bisnis pupuk kompos. Bahan baku mudah didapat. Manfaatnya luar biasa.. hehe..</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Updated Pricelist]]></title>
<link>http://spawijayakusuma.wordpress.com/2009/04/24/updated-pricelist/</link>
<pubDate>Fri, 24 Apr 2009 08:46:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>wijayakusuma13</dc:creator>
<guid>http://spawijayakusuma.wordpress.com/2009/04/24/updated-pricelist/</guid>
<description><![CDATA[UPDATED PRICELIST!!!! Silahkan download di kotak berwarna hijau di kanan bawah. Apabila tidak bisa m]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:center;">UPDATED PRICELIST!!!!</p>
<p style="text-align:center;">Silahkan download di kotak berwarna hijau di kanan bawah.</p>
<p style="text-align:center;">Apabila tidak bisa melakukan downloading, dengan senang hati kami mengirimkan pada anda.</p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;">Jangan ragu-ragu untuk kontak kami&#8230;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mesin Pencetak Briket]]></title>
<link>http://teknologimurah.wordpress.com/2009/02/18/mesin-pencetak-briket/</link>
<pubDate>Wed, 18 Feb 2009 02:35:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>hsonawan</dc:creator>
<guid>http://teknologimurah.wordpress.com/2009/02/18/mesin-pencetak-briket/</guid>
<description><![CDATA[Mesin berbasis mekanisme engkol-piston ini diciptakan untuk mencetak briket berbentuk silindrik berd]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Mesin berbasis mekanisme engkol-piston ini diciptakan untuk mencetak briket berbentuk silindrik berdiameter dan tebal 4 cm. Produktivitasnya yang 1.000 pcs/jam dihasilkan oleh integrasi kerja motor listrik 2 hp dan sistem transmisi puli-sabuk, sproket-rantai dan rodagigi.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-7" title="pencetak briket horisontal" src="http://teknologimurah.wordpress.com/files/2009/02/pencetak-horisontal1.jpg" alt="pencetak briket horisontal" width="450" height="465" /></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bisnis...! Briket Arang Kelapa]]></title>
<link>http://produkkelapa.wordpress.com/2009/02/13/bisnis-briket-arang-kelapa/</link>
<pubDate>Fri, 13 Feb 2009 03:16:07 +0000</pubDate>
<dc:creator>Abidanish</dc:creator>
<guid>http://produkkelapa.wordpress.com/2009/02/13/bisnis-briket-arang-kelapa/</guid>
<description><![CDATA[Minyak Tanah Sulit, jangan khawatir. Manfaatkan sumber daya yang ada. Jika disekeliling kita ada tem]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Minyak Tanah Sulit, jangan khawatir. Manfaatkan sumber daya yang ada. Jika disekeliling kita ada tempurung, buatlah arang briket. Kalau gak ada, silahkan pesan disini&#8230;!</p>
<p>Kalori Briket tempurung sangat bagus, cocok untuk memasak dengan pembakaran yang kontinu, seperti di restoran ikan bakar, ayam bakar, barbaque, pabrik roti dll.</p>
<p><span style="color:#008000;"><strong>Harga Arang Briket</strong></span></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="392">
<tbody>
<tr>
<td width="83" valign="bottom">Jumlah</td>
<td width="96" valign="bottom">1 &#8211; 99 kg</td>
<td width="122" valign="bottom">100 &#8211; 2999 kg</td>
<td width="91" valign="bottom">3 &#8211; 5 ton</td>
</tr>
<tr>
<td width="83" valign="bottom">Harga, Rp</td>
<td width="96" valign="bottom">3500 / kg</td>
<td width="122" valign="bottom">3150 / kg</td>
<td width="91" valign="bottom">3000 / kg</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Yang berminat jadi agen atau konsumen hubungi SAYA di</p>
<p>Via Email      : <a href="mailto:mansur_mash@yahoo.com">mansur_mash@yahoo.com</a></p>
<p>Hp               : 081328042283</p>
<p>Office          : CV Pusat Pengolahan Kelapa Terpadu Yogyakarta</p>
<p>Jl. Nitikan Baru No 9 Yogyakarta</p>
<p><span style="color:#008000;"><strong>Aplikasi Pembayaran Via</strong></span></p>
<p>Rek BCA an : Mansur Mashuri</p>
<p>BCA KCP Katamso Yogyakarta</p>
<p>No Rek : 445-0961-391</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Nyiur Kelapa Melambai]]></title>
<link>http://produkkelapa.wordpress.com/2008/12/17/nyiur-kelapa-melambai/</link>
<pubDate>Wed, 17 Dec 2008 04:41:41 +0000</pubDate>
<dc:creator>Abidanish</dc:creator>
<guid>http://produkkelapa.wordpress.com/2008/12/17/nyiur-kelapa-melambai/</guid>
<description><![CDATA[NYIUR KELAPA MELAMBAI, MENAWAN INDAH UNTUK DIKEMBANGKAN Kawan, tahu gak kalau Saat ini Indonesia dik]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>NYIUR KELAPA MELAMBAI,<br />
MENAWAN INDAH UNTUK DIKEMBANGKAN</p>
<p>Kawan, tahu gak kalau Saat ini Indonesia dikenal memiliki luas perkebunan kelapa terbesar di dunia yakni 3,712 juta Ha, sebagian besar merupakan perkebunan rakyat (96,6%) sisanya  milik negara (0,7%) dan swasta (2,7%). melihat potensi produksi sebesar 15 milyar butir pertahun ternyata baru hanya dimanfaatkan   sebesar  7,5 milyar butir pertahun atau sekitar 50% dari potensi produksi.  Padahal masih banyak potensi kelapa yang belum dimanfaatkan karena berbagai kendala terutama teknologi, permodalan, dan daya serap pasar yang belum merata.<br />
Selain sebagai salah satu sumber minyak nabati, tanaman kelapa  juga sebagai sumber pendapatan bagi keluarga petani, sebagai sumber devisa negara, penyedia lapangan kerja,   pemicu dan pemacu pertumbuhan sentra-sentra ekonomi baru, serta sebagai pendorong tumbuh dan berkembangnya industri hilir berbasis minyak kelapa dan produk ikutannya di Indonesia.<br />
Alternative pengolahan kelapa dapat dilakukan secara terpadu, telah banyak melakukan riset aplikasi dan model-model pengembangan pengolahan kelapa secara terpadu di masyarakat. Berbagai produk yang telah dikembangkan diantaranya : Virgin Coconut Oil (VCO), minyak goreng sehat, biodiesel pengganti solar, bioethanol pengganti bensin, briket arang, asap cair sebagai bahan pengawet alami, natadecoco, aneka produk kerajinan dari sabut kelapa, dan aneka produk kosmetik dari VCO.<br />
Semua produk tersebut dapat diproses dengan mudah oleh masyarakat dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.<br />
 Potensi kelapa yang sangat besar dan tersebar diberbagai daerah sangat memungkinkan dikembangkan berbasis masyarakat untuk meningkatkan perekonomian daerah dan memberikan efek pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat.<br />
Pusat Pengolahan Kelapa Terpadu  yang memiliki pengalaman dalam bidang riset dan pengembangan produk kelapa berbasis masyarakat dapat membantu pemerintah daerah yang berminat untuk mengembangkan program  yang ada dalam proposal ini. </p>
<p>JENIS PRODUK YANG DIHASILKAN</p>
<p>1.	Produk Utama:<br />
Produk utama yang dihasilkan dari buah kelapa adalah Virgin Coconut Oil (VCO), yaitu minyak kelapa yang diperoleh melalui proses emulsi, sehingga dihasilkan minyak kelapa yang bening dan berkhasiat  Virgin Coconut Oil, mengandung asam laurat yang sangat tinggi (42%-53%), secara alami asam laurat yang tinggi hanya terdapat di Air Susu Ibu dan Minyak Kelapa. Asam Laurat sangat berperan dalam membantu tubuh meningkatkan imunitas, dan meningkatkan metabolisme, minyak kelapa murni ini bahkan digunakan dalam therapy penyembuhan penyakit. Dari Produk utama ini dihasilkan beberapa produk turunan:<br />
a. Minyak Goreng Sehat<br />
Minyak Goreng Sehat diproses dari VCO, penggunaan  VCO sebagai bahan baku, menyebabkan minyak goreng tahan terhadap panas sehingga penggunaannya sebagai minyak goreng bisa dua kali lebih lama bila dibandingkan dengan minyak goreng pada umumnya.<br />
b. Kosmetik<br />
Dalam proses pembuatan Kosmetik hampir 80% produk-produk kosmetik dan toilet (Cream Perawatan Wajah, Lotion, dan aneka sabun)lainnya menggunakan bahan dasar Minyak, VCO merupakan bahan dasar yang paling baik yang dapat digunakan sebagai pembuatan Kosmetik.</p>
<p>c.	Cocodiesel/Biodiesel (pengganti solar)<br />
Cocodiesel/Biodiesel kelapa memiliki kandungan oksigen yang lebih tinggi, bila dibandingkan dengan Minyak Solar fosil, selain itu pemerosesan minyak kelapa menjadi Cocodiesel/Biodiesel tidak terlalu rumit bahkan dapat dibuat dengan alat yang sangat sederhana sehingga dapat diproduksi oleh masyarakat yang berada di pedalaman dan jauh dari kota, mereka dapat memenuhi energinya sendiri dengan memanfaatkan buah kelapa yang tumbuh di pedalaman.</p>
<p>2.	Produk Sampingan<br />
Pengolahan kelapa menjadi minyak meninggalkan limbah antara lain : Sabut Kelapa, Tempurung Kelapa, &#38; air kelapa.<br />
a.	Sabut kelapa dapat diproses sebagai barang kerajinan atau dipacking dalam ukuran tertentu untuk diekspor sebagai bahan pembuat Jock Mobil atau dapat dijadikan kasur serat sabut kelapa, atau dibuat jaring sabut kelapa (cocomesh) untuk menahan erosi pada lahan kritis, dari sabut juga dihasilkan cocodust yang dapat digunakan sebagai medium tanaman hias atau sayur-sayuran.<br />
b.	 Tempurung Kelapa dapat diolah menjadi:<br />
i.	Briket ArangTempurung<br />
Briket Arang tempurung merupakan hasil sampingan dari pembuatan asap cair yang berbahan tempurung kelapa, arang tempurung ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif yang dapat digunakan sebagai pengganti minyak tanah. </p>
<p>ii.	Arang Aktif<br />
iii.	Kerajinan<br />
iv.	 Asap Cair<br />
Asap Cair (Liquid smoke) merupakan hasil pirollisis dari batok kelapa, melalui proses lebih lanjut asap cair dapat dimanfaatkan sebagai bahan pengawet alami yang dapat digunakan dalam industri ikan, tahu dan mie. Selain itu Asap Cair dapat digunkan sebagai pengganti Asam Semut pada proses penggumpalan karet, penggunaan asap cair dalam proses tersebut akan menurunkan biaya produksi karet dan kualitas karet menjadi lebih baik. Asap Cair juga dapat digunakan sebagai pengawet kayu terutama untuk memberikan Coating terhadap mebel kayu terutama dari serangan bubuk kayu dan jamur. Asap Cair juga dapat digunakan sebagai bahan tambahan dalam proses penyamakan kulit, dari uji aplikasi yang dilakukan terbukti asap cair dapat mempertahankan keawetan kulit yang telah disamak.<br />
c.	Air Kelapa</p>
<p>Air kelapa diolah menjadi Nata De coco, Nata Decoco merupakan hasil sampingan yang diproses dari air kelapa yang merupakan limbah, nata decoco adalah hasil fermentasi dari air kelapa, biasanya dijadikan campuran dalam hidangan penutup makan, dapat juga sebagai minuman berserat.</p>
<p>3.	Pengolahan Nira Kelapa.<br />
Selain Buah Kelapa yang dapat diproses menjadi bermacam-macam produk bernilai ekonomi tinggi, Produk lain yang tak kalah pentingnya dari Kelapa Adalah Nira. Nira merupakan Cairan Dengan kadar Gula Tinngi yang disadap dari Bunga Kelapa (Mayang). Produk yang dapat dikembangkan dari nira antara lain adalah: </p>
<p>a.	Bioethanol (pengganti bensin &#38; kompor gas)<br />
Bioethanol dapat dibuat dari nira kelapa. Hasil sadapan nira kelapa setelah melalui proses fermentasi dapat diolah menjadi Bioethanol, dan Bioethanol ini dapat digunakan sebagai pengganti bensin setelah mengalami proses pemurnian, cara pembuatannya yang mudah sehingga dapat dibuat dipedalaman atau tempat-tempat terpencil di daerah. Selain itu Bioethanol atau yang lebih dikenal dengan nama Alkohol merupakan produk yang di butuhkan dalam Industri Kimia, Makanan, Rokok, Kedokteran, Kosmetika dan lain-lain</p>
<p>b.	Gula Kelapa<br />
Gula Kelapa dibeberapa daerah diproses lagi menjadi beberapa produk antara lain sebagai gula semut, sirup, bahan baku kecap, bumbu masak dan lain-lain.</p>
<p>4.	Pengolahan Kayu Kelapa<br />
Pengolahan kayu menjadi beberapa Kearjinan &#38; Mebel</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[JUAL GARAM]]></title>
<link>http://japtrading.wordpress.com/2008/09/14/jual-garam/</link>
<pubDate>Sun, 14 Sep 2008 09:17:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>abdun</dc:creator>
<guid>http://japtrading.wordpress.com/2008/09/14/jual-garam/</guid>
<description><![CDATA[Kami adalah sebuah perusahan yang memproduksi dan menjual aneka jenis garam, seperti garam keperluan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Kami adalah sebuah perusahan yang memproduksi dan menjual aneka jenis garam, seperti garam keperluan industri (Krosok biasa dan putih), garam bubuk non yodium (halus), dan garam konsumsi beryodium.</p>
<p>Garam yang kami produksi adalah garam lokal yang berasala dari dareah Jepara dan Juwana serta Madura yang sudah terkenal memiliki kadar garam yang paling tinggi dan warna yang putih bersih.</p>
<p><a href="http://japtrading.files.wordpress.com/2008/09/garam0225.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-8" title="garam0225" src="http://japtrading.wordpress.com/files/2008/09/garam0225.jpg" alt="" width="244" height="219" /></a></p>
<p><strong>Spesifikasi Produk:</strong></p>
<p><strong>1. Garam Industri Krosok Biasa</strong><strong>.</strong></p>
<p>- Kadar garam tinggi.</p>
<p>- Warna putih biasa.</p>
<p>- Butiran besar.</p>
<p><strong>2. Garam Industri Krosok Putih.</strong></p>
<p>- Kadar garam tinggi.</p>
<p>- Warna putih bersih.</p>
<p>- Butiran lebih kecil.</p>
<p><strong>3. Garam Briket Beryodium </strong><strong>(SNI dan Dep.Kes).</strong></p>
<p>- Kadar garam tinggi.</p>
<p>- Warna putih bersih.</p>
<p>- Butiran halus padat.</p>
<p>- Mengandung yodium sesuai anjuran Dep Kes.</p>
<p><strong>4. Garam Halus (bubuk) Beryodium (SNI dan Dep.Kes).</strong></p>
<p>- Kadar garam tinggi.</p>
<p>- Warna putih bersih.</p>
<p>- Butiran halus.</p>
<p>- Mengandung yodium sesuai anjuran Dep Kes.</p>
<p><strong>5. Garam Halus (bubuk) Non-yodium.</strong></p>
<p>- Kadar garam tinggi.</p>
<p>- Warna putih bersih.</p>
<p>- Butiran halus.</p>
<p><strong>Packing :</strong></p>
<p>- Untuk garam krosok kami menggunakan sak/ plastik berukuran 50 Kg.</p>
<p>- Untuk garam halus kami menggunakan kemasan plastik berukuran 5 Kg &#8211; 10 Kg atau sesuai permintaan pelanggan.</p>
<p>- Untuk garam briket beriodium kami menggunakan plastik dengan ukuran 1 Kg &#8211; 1.5 Kg.</p>
<p><strong>Harga :</strong></p>
<p>Karena harga yang fluktuatif, maka kami tidak bisa mencantumkan daftar harga dalam web ini. Jadi bagi anda yang berminat untuk membeli produk dari kami silahkan hubungi di:</p>
<p>Hp            :0813 1646 0404.</p>
<p>E-mail     : abdun.nasir@kui.co.id</p>
<p><strong><img class="alignnone size-full wp-image-23" title="images011" src="http://japtrading.wordpress.com/files/2008/09/images011.jpg" alt="images011" width="81" height="81" /><br />
</strong></p>
<p><strong>JAP TRADING</strong></p>
<p>General Supplier and Distributor.</p>
<p>- &#8211; - &#8211; - &#8211; - &#8211; - &#8211; - &#8211; - &#8211; - &#8211; - &#8211; - &#8211; - &#8211; - &#8211; - &#8211; - &#8211; - -</p>
<p><strong>PT. AGUNG SAMUDERA<br />
</strong></p>
<p>PERUSAHAAN GARAM<strong><br />
</strong></p>
<p>Jepara &#8211; Jawa Tengah.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Briket (ekološko čisto gorivo za loženje)]]></title>
<link>http://agdeima.wordpress.com/2008/04/30/briket-ekolosko-cisto-gorivo-za-lozenje/</link>
<pubDate>Wed, 30 Apr 2008 20:15:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>mustrabecka</dc:creator>
<guid>http://agdeima.wordpress.com/2008/04/30/briket-ekolosko-cisto-gorivo-za-lozenje/</guid>
<description><![CDATA[Neke od prednosti upotrebe ekoloških briketa nad drugim vrstama ogreva: - vrlo visoka kalorijska vre]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img src="http://www.q8.dk/q8/privat/braende_og_briketter/70155.jpg" alt="briket" /></p>
<p>Neke od prednosti upotrebe ekoloških briketa nad drugim vrstama ogreva:<br />
- vrlo visoka kalorijska vrednost cca 5000 cal<br />
- odsustvo štetnih gasova pri sagorevanju<br />
- neznatan ostatak nakon sagorevanja<br />
- mogu se koristi u svim pećima, roštiljima, kaminima itd.<br />
- ekonomski isplativo gorivo (zamenjuje 3-4 metra kubna tvrdog drveta)<br />
- nije potreban pripremni rad za grejnu sezonu<br />
- nema prašine, ostataka, cepanja, piljenja itd.</p>
<p>Za više informacija pogledajte sajt fabrike briketa <a href="http://www.briket.rs">VAROTECH</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Berkunjung Ke Bumi Raflesia]]></title>
<link>http://yiskandar.wordpress.com/2008/03/07/berkunjung-ke-bumi-raflesia-5/</link>
<pubDate>Fri, 07 Mar 2008 13:38:44 +0000</pubDate>
<dc:creator>madurejo</dc:creator>
<guid>http://yiskandar.wordpress.com/2008/03/07/berkunjung-ke-bumi-raflesia-5/</guid>
<description><![CDATA[(2).  Ladang Emas Hitam Di Taba Penanjung Di tengah teriknya siang, kami (saya dan beberapa teman) p]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><h2>(2).  Ladang Emas Hitam Di Taba Penanjung</h2>
<p>Di tengah teriknya siang, kami (saya dan beberapa teman) pergi meninggalkan kota Bengkulu menuju ke arah timur. Mengikuti jalan raya yang menuju kota Curup dan Lubuklinggau. Kira-kira tiba di kilometer 20, di desa Taba Lagan lalu <em>nyempal </em>membelok menuju arah tenggara. Masih melalui jalan aspal beberapa kilometer sampai ke desa Lagan Bungin, lalu disambung dengan jalan desa. Lebih tepat disebut jalan tambang yang berupa tanah dan batu yang dipadatkan di tengah perkampungan. Disebut jalan tambang, karena jalan yang cukup lebar untuk dua buah truk bersimpangan ini sebenarnya dibuat sebagai sarana pengangkutan hasil tambang batubara dari lokasi penambangan menuju pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu.</p>
<p>Perjalanan masih dilanjutkan menyusuri jalan tambang hingga sejauh kira-kira 18 km menuju ke arah perbukitan. <em>Lha wong</em> namanya jalan perbukitan, ya tentu saja naik-turun dan <em>belak-belok</em> membelah kawasan pinggiran hutan yang tampak sudah terbuka dirambah orang dan di sana-sini masih dijumpai kawasan rumah-rumah penduduk. Rumah penduduk yang tampak sangat sederhana, sekedar berbentuk rumah panggung dari bahan kayu. Akhirnya sampai ke lokasi dimana banyak diusahakan penambangan batubara, terkadang suka disebut dengan si emas hitam. Di siang yang terik dan berdebu itu akhirnya saya tiba di ladang emas hitam di pinggiran sebelah barat Bukit Barisan, tepatnya di daerah Taba Penanjung, Bengkulu.</p>
<p>Batubara atau si emas hitam ini memang banyak diketemukan di Sumatera. Di sepanjang lereng barat dan timur Bukit Barisan yang membentang selatan-utara membelah pulau Sumatera, banyak memiliki potensi cadangan endapan batubara. Kecamatan Taba Penanjung hanyalah satu dari sekian banyak daerah di Sumatera yang kaya akan batubara. Di sana ada banyak perusahaan tambang yang kini terus menggali batubara untuk diangkut keluar pulau, baik untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri mupun luar negeri, tergantung kecocokan spesifikasinya antara persediaan dan permintaan.</p>
<p>Untuk sekedar menyebut contoh, kalau kita ingat pelajaran Ilmu Bumi sewaktu sekolah dulu. Pak guru akan bertanya : &#8220;Batubara banyak dihasilkan di&#8230;..?&#8221;. Pak guru pun menjawab sendiri : &#8220;Ombilin&#8221;, karena murid-muridnya susah mengingat nama tempat yang berada di propinsi Sumatera Barat itu. Sejarah panjang tentang industri tambang batubara di Indonesia memang tidak bisa lepas dari nama itu.</p>
<p>Potensi batubara di Sumatera memang sangat besar, tidak kalah dari yang ada di Kalimantan yang akhir-akhir ini lebih populer namanya sebagai penghasil batubara. Namun karena ketersediaan sarana pengangkutan di Sumatera umumnya sangat terbatas, sehingga para investor masih pikir-pikir kalau mau mengusahakan penambangan batubara di Sumatera. Hitung-hitungan <em>njelimet</em> mesti dilakukan dengan teliti menyangkut pengangkutan batubara dari lokasinya yang jauh di pedalaman menuju pelabuhan terdekat yang mempunyai fasilitas pengisian ke tongkang atau kapal.</p>
<p>Di Sumatera Selatan sarana pengangkutannya menggunakan sepur Babaranjang (batubara rangkaian panjang). Sedang di lokasi lain umumnya masih memanfaatkan sarana jalan darat sebagai jalan angkut. Tentu saja kapasitas produksinya tidak bisa maksimal karena terkait dengan pertimbangan kepadatan lalulintas umum akibat truk pengangkut batubara yang <em>midar-mider</em> melalui jalan umum. Sementara di Kalimantan meskipun sarana jalan umum masih terbatas, tetapi lebih diuntungkan dengan banyaknya sungai-sungai yang layak dimanfaatkan sebagai sarana pengangkutan.</p>
<p>***</p>
<p>Rasanya belum lama saya mendengar tentang agenda besar pemerintah untuk menjadikan batubara sebagai sumber energi alternatif. Maksudnya alternatif selain minyak. Sejak jamannya bapak presiden HMS hingga pak SBY, semangat untuk memasyarakatkan batubara (atau boleh juga kalau mau dipelesetkan menjadi membatukan dan membarakan masyarakat) sepertinya gebu-menggebu. Harap maklum, potensi cadangan batubara di bumi Indonesia ini memang tergolong <em>buesar</em>. Selama ini belum didayagunakan secara optimal.</p>
<p>Istilah briket batubara digaung-gaungkan sampai ke pelosok desa, bahkan sampai ke masyarakat yang tidak tahu apa itu batubara. Pelaku bisnis pun serta-merta berlomba menangkap peluang. Tapi kini, entah kenapa semangat itu sepertinya memudar. Briket batubara dan anglonya telanjur diproduksi. Tapi semua orang keburu lupa hal-ihwal batubara, dan akhirnya kembali mencari kayu bakar dan mengantri minyak tanah meski harganya selangit.</p>
<p>Kalau soal polusi, tentu bukan monopoli batubara. Minyak dan gas pun menimbulkan polusi yang membahayakan kesehatan manusia. Malah bisa menyebabkan kematian ketika terhirup hidung&#8230;&#8230;.., kalau menghirupnya seperti kucing <em>ngembus-embus</em> ikan asin. Asal penanganan dan pengelolaannya benar menurut kaidah ilmu dan teknologi, tentunya dampak apapun akan dapat direduksi atau dikendalikan.</p>
<p>Sejauh ini baru sektor industri besar yang banyak memanfaatkan sumber alam ini, belum memasyarakat ke sektor rumah tangga. Perlu &#8220;aba-aba&#8221; pemerintah lagi&#8230;&#8230;. Kalau ternyata &#8220;aba-aba&#8221; itu tidak pernah muncul lagi, ladang emas hitam akan tetap dieksploitasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat luar negeri.</p>
<p>***</p>
<p>Salah satu dapurnya perusahaan tambang yang sempat saya kunjungi ternyata memanfaatkan batubara untuk memasak. Tentu bukan karena &#8220;aba-aba&#8221; yang pernah <em>digembar dan digemborkan</em> pemerintah, melainkan karena disana batubara <em>pating tlecek</em> (berserakan) tidak dimanfaatkan. <em>Lha wong</em> namanya juga lokasi tambang batubara&#8230;..</p>
<p>Apa keunggulan benda ini? Antara lain, lebih panas sehingga waktu untuk memasaknya lebih cepat, dan akibatnya ya tentu lebih hemat. Kalaupun untuk memperoleh batubaranya harus membeli, maka harganya masih relatif lebih murah dibandingkan dengan harga minyak dan gas untuk digunakan dengan tujuan yang sama. <em>Lha</em> kalau demikian, kenapa pemerintah setengah hati mengkampanyekan penggunaan batubara sebagai sumber energi alternatif? <em>Wah, yo embuh&#8230;&#8230;..</em></p>
<p>Bengkulu, 28 Juni 2006<br />
Yusuf Iskandar</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
