<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>buku-anak &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/buku-anak/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "buku-anak"</description>
	<pubDate>Wed, 02 Dec 2009 03:30:57 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Pelajaran Fiqih untuk Anak Islam ]]></title>
<link>http://penerbithas.wordpress.com/2009/10/30/pelajaran-fiqih-untuk-anak-islam/</link>
<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 10:36:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>mediaqu</dc:creator>
<guid>http://penerbithas.wordpress.com/2009/10/30/pelajaran-fiqih-untuk-anak-islam/</guid>
<description><![CDATA[Buku ini disusun khusus untuk anak-anak karena masih minimnya buku-buku pelajaran fiqih untuk mereka]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'>
<p>Buku ini disusun khusus untuk anak-anak karena masih minimnya buku-buku pelajaran fiqih untuk mereka. Kebanyakan materi-materi fiqih yang ada diperuntukkan untuk dewasa. Sehingga anak-anak mengalami kesulitan dalam memahami pelajaran fiqih. Padahal, agama Islam sangat memperhatikan sekali tentang pendidikan anak. Rasulullah shalallahu&#8217;alaihi wa sallam bersabda:<br />
مُرُوْا أَوْلَادَكُمْ بِالصَّلّاةِ وَ هُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِيْنَ وَ اضْرِبُوْهُمْ عَلَيْهَا وَ هُمْ أَبْنَاءُ عَشْرِ سِنِيْنَ<br />
“Perintahkanlah anak-anak kalian untuk sholat ketika berumur 7 tahun, dan pukullah mereka (apabila belum mau mengerjakan sholat) ketika berumur 10 tahun.”<!--more--><br />
Rasulullah r memerintahkan untuk mengajari anak-anak kita sholat bahkan Rasulullah membolehkan kita untuk memukul mereka pada umur 10 tahun jika mereka belum melaksanakan sholat. Hal ini membuktikan bahwa mengajari anak-anak tentang perkara agama; baik itu yang terkait dengan masalah aqidah, ibadah, akhlak, mu’amalah adalah perkara yang sangat penting. Dan perkara inilah yang akan membawa kebahagiaan dan keselamatan di dunia dan akhirat.<br />
Buku ini cocok untuk para orang tua yang menginginkan anak-anaknya selamat dunia dan akhirat sebagai bahan bacaan dan bahan pelajaran fiqih untuk bekal mereka mengamalkan agama ini sesuai tuntunan Rosulullah</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kami Anak-anak Bom Atom]]></title>
<link>http://paskalina.wordpress.com/2009/10/29/kami-anak-anak-bom-atom/</link>
<pubDate>Thu, 29 Oct 2009 05:44:02 +0000</pubDate>
<dc:creator>paskalina</dc:creator>
<guid>http://paskalina.wordpress.com/2009/10/29/kami-anak-anak-bom-atom/</guid>
<description><![CDATA[BUKU INI BERISI 29 KISAH SEJATI YANG DITULIS OLEH ANAL-ANAK KORBAN BOM ATOM HIROSHIMA, JEPANG. ANAK-]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignnone size-medium wp-image-335" title="kami anak-anak bom atom" src="http://paskalina.wordpress.com/files/2009/10/kami-anak-anak-bom-atom.jpg?w=200" alt="kami anak-anak bom atom" width="128" height="193" /></p>
<p><span style="color:#339966;"><strong>BUKU INI BERISI 29 KISAH SEJATI YANG DITULIS OLEH ANAL-ANAK KORBAN BOM ATOM HIROSHIMA, JEPANG.</strong></span></p>
<p><strong><span style="color:#339966;">ANAK-ANAK INI MENYAKSIKAN KEDAHSYATAN BOM ATOM MEMBAKAR DAN MEMPORAKPORANDAKAN RUMAH, SEKOLAH, DAN TEMPAT BERMAIN MEREKA.</span></strong></p>
<p>&#160;</p>
<p><a title="Review Kami Anak-anak Bom Atom" href="http://cantingbening.wordpress.com/2009/10/29/kami-anak-anak-bom-atom/" target="_blank"><span style="color:#ff0000;"><strong>Klik untuk BACA REVIEWNYA</strong></span></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[KARENA ANAK TAK LUPUT DARI KESEDIHAN]]></title>
<link>http://oktawiguna.wordpress.com/2009/09/24/karena-anak-tak-luput-dari-kesedihan/</link>
<pubDate>Thu, 24 Sep 2009 11:18:57 +0000</pubDate>
<dc:creator>oktawiguna</dc:creator>
<guid>http://oktawiguna.wordpress.com/2009/09/24/karena-anak-tak-luput-dari-kesedihan/</guid>
<description><![CDATA[oleh: Okta Wiguna Burung-burung terbang pulang ke sarang. Saatnya burung-burung itu bertemu sang ind]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img src="http://gramedia.com/buku_images/IGGO0837big.jpg" alt="" /></p>
<p>oleh: Okta Wiguna</p>
<p></em>Burung-burung terbang pulang ke sarang. Saatnya burung-burung itu bertemu sang induk di sarang mereka yang nyaman di pohon. Pipi tidak seberuntung burung-burung itu, sebab tadi pagi bundanya meninggal dunia. Di mana Bunda sekarang? Ke mana Bunda pergi? Bolehkah Pipi ikut bersama Bunda?<em></p>
<p>Itulah isi benak Pipi, anak perempuan yang menjadi tokoh utama dalam buku cerita bergambar Kerlip Bintang di Langit karya Clara Ng. Buku tersebut adalah satu dari lima buku dalam seri Bagai Bumi Berhenti Berputar, yang mengangkat berbagai peristiwa dan masalah menyedihkan dalam kehidupan seorang anak, seperti sakit, kematian, dan perceraian.</p>
<p>Sementara sebelumnya Clara banyak menulis fabel yang ditujukan kepada pembaca balita dengan tema kehidupan sehari-hari, kali ini ia menyusun buku yang diarahkan kepada anak berusia sekolah dasar. Tema ceritanya mungkin tak diminati oleh penulis lain dan acap kali dihindari para orang tua.<!--more--></p>
<p>Clara, yang jadi langganan penghargaan kategori buku anak Adikarya Ikatan Penerbit Indonesia, memaparkan berbagai hal yang mungkin dialami dan dirasakan anak yang kebetulan menghadapi masalah yang membuatnya sedih. Misalnya, dalam Jangan Lupa Aku Mencintaimu, Clara mengisahkan soal perceraian, dari pertengkaran orang tua yang kadang harus disaksikan anak hingga perasaan bersalah anak karena berpikir merekalah penyebab perceraian.</p>
<p><img src="http://gramedia.com/buku_images/IHOL2134big.jpg" alt="" /></p>
<p>Clara bisa memetakan dengan detail berbagai sendi pikiran anak terkait dengan hal-hal tersebut setelah menjalankan riset dengan mewawancarai kenalannya yang pernah merasakan pengalaman pahit itu. Ia menelusuri semua yang mereka lihat dan rasakan sebelum mengisahkannya kembali tanpa kelewat rumit atau bertele-tele. Sebuah pekerjaan yang tak mudah karena harus menuangkan satu masalah yang kompleks, seperti kematian, dalam kalimat-kalimat singkat pada buku yang tebalnya sekitar 20 halaman ini.</p>
<p>Meski ceritanya memilukan hati, bukan berarti buku ini gelap dan menakutkan. Sebaliknya, Muhammad Taufiq memberikan ilustrasi dengan warna-warna cerah. Bahkan ilustrator yang juga meraih penghargaan Adikarya Ikapi ini kadang menyelipkan gambar-gambar lucu.</p>
<p>Dari lima buku dalam serial ini, yang idenya lumayan segar dan penggarapannya matang adalah Pohon Harapan. Clara cukup jeli melihat kanker sebagai masalah yang bisa menimpa anggota keluarga tanpa pandang usia, dengan efek samping pengobatan yang tak mudah dicerna oleh anak.</p>
<p>Clara ingin anak lebih siap mental dalam menghadapi persoalan tersebut. Ia memilih kanker tersebut terjadi pada adik tokoh utama ceritanya, yang diceritakan harus bolak-balik ke rumah sakit dan rambutnya rontok akibat pengobatan itu.</p>
<p>Clara menambahkan pula kesepian yang dialami tokoh utama karena perhatian orang tuanya lebih tertuju kepada adiknya. Dalam kondisi sedih itu, buku tersebut mengajak anak tak putus asa dengan menanam pohon harapan tempat menggantungkan surat-surat doa kesembuhan bagi sang adik.</p>
<p>Namun, tak semua solusi yang ditawarkan serial ini masuk akal. Misalnya saja dalam Kerlip Bintang di Langit, si penulis menawarkan bintang sebagai celah langit tempat orang tua yang meninggal mengintip ke dunia, dan anak bisa berkomunikasi dengan mereka lewat mengarahkan cahaya senter ke langit.</p>
<p><img src="http://gramedia.com/buku_images/IHOL1901big.jpg" alt="" /></p>
<p>Menurut Clara, solusi sederhana itu lebih baik ketimbang sama sekali tak memberikan jawaban kepada pertanyaan anak atas masalah-masalah itu. Clara ingin bukunya ini membantu anak-anak jika peristiwa yang menyedihkan menimpa mereka, dan juga bisa berempati seandainya hal yang sama terjadi pada orang di sekitar mereka. ”Anak-anak tak terhindarkan dari peristiwa-peristiwa yang menyedihkan, dan mereka butuh penjelasan yang bisa membantu mereka menghadapinya,” kata Clara kepada Tempo, beberapa pekan yang lalu.</p>
<p>Sebagian mungkin berpendapat anak belum waktunya menerima bacaan berisi konsep-konsep yang berat, seperti penyakit ganas, kematian, dan perceraian. Jim Trelease, penulis yang mengampanyekan kebiasaan mendongeng kepada anak, berpendapat buku cerita anak yang penuh kegetiran seperti ini justru positif bagi anak.</p>
<p>“Cerita ini mengakui di hadapan anak hal-hal yang berusaha ditutupi atau dihindari oleh sebagian orang tua dan guru,” tulis Trelease dalam bukunya Read Aloud Handbook. ”Buku yang demikian itu menawarkan harapan dan mendorong anak agar berani menghadapi dunia.”</p>
<p>Menurut Trelease, dari pengalaman sehari-harinya anak secara alami bisa merasakan bahwa dunia pada dasarnya dingin dan kejam, kapan saja bisa memangsanya. “Mengirim seorang anak ke dalam dunia semacam itu tanpa persiapan adalah satu kejahatan,” kata Trelease.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Buku Keduaku, Jilbab Pertama]]></title>
<link>http://duniamyto.wordpress.com/2009/09/18/buku-keduaku-jilbab-pertama/</link>
<pubDate>Fri, 18 Sep 2009 04:48:36 +0000</pubDate>
<dc:creator>duniamyto</dc:creator>
<guid>http://duniamyto.wordpress.com/2009/09/18/buku-keduaku-jilbab-pertama/</guid>
<description><![CDATA[buku anak Jilbab Pertama   Buku anak jilbab pertama bercerita tentang petualangan KODA, murid taman ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div class="wp-caption aligncenter" style="width: 224px"><img title="buku anak Jilbab Pertama" src="http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs018.snc1/2640_1060258679107_1605128825_30178592_82855_n.jpg" alt="buku anak Jilbab Pertama" width="214" height="331" /><p class="wp-caption-text">buku anak Jilbab Pertama</p></div>
<p> </p>
<p>Buku anak jilbab pertama bercerita tentang petualangan KODA, murid taman kanak-kanak.</p>
<p> </p>
<p>Isi buku :</p>
<p>1.   jilbab pertama</p>
<p>2.   gigi palsu nenek joana</p>
<p>3.   kue untuk Kak Anya</p>
<p>4.   juli tersenyum</p>
<p>5.   peta harta karun</p>
<p>6.   kucing pencuri</p>
<p> </p>
<p>Beli buku anak Jilbab Pertama di <a title="beli buku anak jilbab pertama" href="http://www.leksikabooks.com/shop.html?page=shop.product_details&#38;product_id=9560&#38;category_id=34&#38;flypage=flypage-ask.tpl">LeksikaBooks.com</a> atau <a href="http://www.leksikabooks.com/shop.html?page=shop.product_details&#38;product_id=9560&#38;category_id=34&#38;flypage=flypage-ask.tpl">klik disini</a></p>
<p> </p>
<p><strong>Review singkat :</strong></p>
<p>Pengalaman Doka, sepupu koda ketika memakai jilbab pertamanya.</p>
<p>Keunikan-keunikan dunia anak lima tahun, dimulai saat Koda dan teman-teman sekelas menemukan peta harta karun dan mengungkap teka teki dengan bantuan anak SD yang dipanggil profesor di kompleks tempat tinggal mereka.<br />
Belum lagi, ketika kucing pencuri datang dan menghilangkan benda-benda kesayangan di kelas. Semua panik dan ingin menangkap si kucing nakal.</p>
<p>Koda sayang sekali dengan nenek dan Kak Anya. Demi bisa membeli hadiah, Koda rela bekerja dan menabung.</p>
<p> </p>
<p>Ditunggu komentar dan review-nya ya, teman-teman. Terima kasih <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p><a></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pelajaran Pertama tentang Bumi]]></title>
<link>http://krismariana.wordpress.com/2009/08/19/pelajaran-pertama-tentang-bumi/</link>
<pubDate>Wed, 19 Aug 2009 02:24:38 +0000</pubDate>
<dc:creator>krismariana</dc:creator>
<guid>http://krismariana.wordpress.com/2009/08/19/pelajaran-pertama-tentang-bumi/</guid>
<description><![CDATA[Judul: Aku Suka Belajar &#8230; Bumi Ide cerita: DongaScience Teks: Fourth Dimension Ilustrasi: Lee ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><em><img class="alignleft size-medium wp-image-25" title="EduComics-BUMI" src="http://krismariana.wordpress.com/files/2009/08/educomics-bumi.jpg?w=216" alt="EduComics-BUMI" width="216" height="300" />Judul: Aku Suka Belajar &#8230; Bumi</em></p>
<p><em>Ide cerita: DongaScience</em></p>
<p><em>Teks: Fourth Dimension</em></p>
<p><em>Ilustrasi: Lee Hangseon</em></p>
<p><em>Penerbit: PT Bhuana Ilmu Populer, Jakarta, 2009</em></p>
<p><em>Ukuran: 20,5 x 29 cm</em></p>
<p><em>Tebal: 65 halaman<br />
</em></p>
<p>Ini buku anak-anak pertama yang kuterjemahkan untuk BIP (PT. Bhuana Ilmu Populer). Pertama kali melihat buku asli yang dikirimkan kepadaku, aku langsung jatuh cinta melihat gambar-gambarnya yang lucu.  Soalnya pada dasarnya aku suka gambar-gambar kartun sih <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Buku ini memperkenalkan serba-serbi bumi kepada anak-anak. Dalam mengemas informasi dan pengetahuan tentang bumi, para penulis buku ini memadukannya dengan cerita fiksi. Kali ini tokohnya bernama<strong> Mimi</strong> (Master), <strong>Bobo</strong>, dan <strong>Kera Sakti</strong>.  Mimi dan Bobo adalah tamu yang datang dari asteroid dan hendak mengunjungi bumi. Namun, tak lama ketika mereka menginjakkan kaki di bumi, Kera Sakti menangkap mereka karena menganggap mereka siluman.  Akhirnya, karena terbukti tidak membahayakan, Kera Sakti melepaskan Mimi dan Bobo lalu mereka berpetualang bersama dengan naik Awan Ajaib.  Yipieee &#8230; mari kita berpetualang!</p>
<p>Dari perjalanan petualangan mereka inilah berbagai informasi dan pengetahuan tentang bumi diperkenalkan kepada anak-anak. Saat petualangan itu, Mimi, Bobo, dan Kera Sakti belajar tentang rotasi dan revolusi bumi, hukum gravitasi, daratan dan lautan di bumi, dasar laut, terjadinya gunung, kutub utara dan kutub selatan, dan masih banyak lagi. Masuknya unsur fiksi di dalam buku ini kurasa membuat anak-anak bisa belajar tanpa beban&#8211;sehingga pengetahuan yang mereka serap tidak mudah terlupa. Selain itu yang menarik adalah gambar-gambar yang ditampilkan di buku ini sangat membantu anak-anak lebih memahami apa yang sedang mereka pelajari. Misalnya, di halaman 24 digambarkan tentang Pangaea, yaitu kondisi daratan di zaman Paleozoikum, saat benua di bumi belum terpisah-pisah seperti sekarang ini. Dan juga dipaparkan juga gambar tiga jenis gunung berdasarkan umurnya (halaman 29).</p>
<p>Diterbitkan pertama kali dalam bahasa Korea dan diterbitkan dalam bahasa Indonesia oleh PT Bhuana Ilmu Populer, buku ini ditulis oleh <strong>Fourth Dimension </strong>(Nam Chunja, Yi Seunghi, Kim Eunyeoung), yaitu sekelompok penulis yang mengembangkan tulisan edukasi yang menarik bagi anak-anak. Buku komik sains mereka direkomendasikan oleh Menteri Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi. Ilustrasi buku ini dikerjakan oleh <strong>Lee Hangseon</strong>, seorang seniman yang suka menggambar ilustrasi, komik, dan animasi. Buku ini bisa dibaca untuk anak-anak mulai usia 5 atau 6 tahun.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[SERI CERITA BERIMA]]></title>
<link>http://pojokanak.wordpress.com/2009/08/07/seri-cerita-berima/</link>
<pubDate>Fri, 07 Aug 2009 07:55:26 +0000</pubDate>
<dc:creator>pojokanak</dc:creator>
<guid>http://pojokanak.wordpress.com/2009/08/07/seri-cerita-berima/</guid>
<description><![CDATA[Cerita berima merupakan cerita yang memiliki rima. Keunikan rima ini yang membuat anak-anak tertarik]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Cerita berima merupakan cerita yang memiliki rima. Keunikan rima ini yang membuat anak-anak tertarik untuk membaca lagi dan lagi karena setiap bait teksnya terdapat alunan irama. Sebab dalam cerita Berima ada unsur phonological awareness, di mana anak-anak akan lebih mengingat sesuatu apabila disuguhkan dengan bunyi-bunyi yang menarik. Sekaligus memperkenalkan sastra sederhana pada anak. Ilustrasi dan ceritanya yang menarik akan membawa anak Anda kepada dunia imajinasi yang menyenangkan. Dengan mengangkat sisi-sisi moral kehidupan, mengajarkan etika yang baik dalam bergaul. Ditambah lagi, disajikan dalam dua bahasa yang akan meningkatkan wawasan bahasa anak Anda. Jadi, tunggu apalagi, begitu banyak manfaat yang dapat diambil dari buku ini untuk anak Anda.</p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-74" title="cerima" src="http://pojokanak.wordpress.com/files/2009/08/cerima.jpg?w=300" alt="cerima" width="300" height="118" /></p>
<p><strong>Rp 13.000/Buku</strong></p>
<p>Judul-judul Seri Cerita Berima</p>
<ol>
<li>Sisil si Pensil</li>
<li>Bill si Bukit</li>
<li>Gertie&#8217;s Perfect Party</li>
<li>Jane dan Hujan</li>
<li>Bob the Top</li>
<li>Sepeda Merah Mike</li>
<li>Penyihir di Tepi Pantai</li>
</ol>
<p>Tersedia Edisi Box &#8211; Rp 91.000/set</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[SERI SOS (Survival fOr kids), BUKU TIPS KESELAMATAN UNTUK ANAK]]></title>
<link>http://pojokanak.wordpress.com/2009/08/04/seri-sos-survival-for-kids-buku-tips-keselamatan-untuk-anak/</link>
<pubDate>Tue, 04 Aug 2009 06:42:09 +0000</pubDate>
<dc:creator>pojokanak</dc:creator>
<guid>http://pojokanak.wordpress.com/2009/08/04/seri-sos-survival-for-kids-buku-tips-keselamatan-untuk-anak/</guid>
<description><![CDATA[SOS….! SOS….! &#8230;..Aksi kriminal terhadap anak-anak semakin banyak. Faktanya, data tahun 2006-20]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>SOS….! SOS….!</p>
<p>&#8230;..Aksi kriminal terhadap anak-anak semakin banyak. Faktanya, data tahun 2006-2007 dari Komisi Nasional Perlindungan Anak menyatakan bahwa terjadi 177 kasus penculikan anak. Belum lagi ditambah data tahun 2008. Bayangkan, bisa saja anak anda adalah target penculikan berikutnya. Belum lagi kasus bulliying. Bentuk kekerasan ini bisa fisik, psikis, maupun verbal yang dialami oleh anak-anak di sekolah. Ratna Juwita seorang Psikolog dan Manajer SDM fakultas Psikologi UI, menemukan dari semua kasus kriminal pada anak, 70, 65% adalah kasus Bullying. Karena banyak para korban tidak mau melapor, maka jumlah pastinya pun sulit diprediksi.</p>
<p>Dan masih banyak lagi kasus-kasus BERBAHAYA yang dapat menimpa buah hati Anda.</p>
<p>Tapi jangan panik&#8230;SOS adalah solusinya.</p>
<p>Buku Survival For Kids (SOS) ini menyajikan tuntunan-tuntunan pada anak ketika berada dalam situasi-situasi berbahaya, sehingga menciptakan pertahanan diri anak. Disertai dengan penceritaan dan ilustrasi yang santai dan menarik membuat anak-anak terus mengingat tips-tips yang ada dalam buku cerita ini, tanpa membangkitkan rasa panik dan ketakutan. Dengan begitu, sikap waspada dalam diri anak akan tumbuh untuk menyembuhkan kegusaran Anda.</p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-43" title="campur" src="http://pojokanak.wordpress.com/files/2009/08/campur1.jpg?w=300" alt="campur" width="344" height="159" /></p>
<p><strong>Rp 18.000/buku</strong></p>
<p>Judul &#8211; judul seri SOS</p>
<ol>
<li>Di Rumah Tanpa Ayah dan Ibu (Stay Without Father and Mother)</li>
<li>Terkunci di Kamar (Being Locked)</li>
<li>Terluka Saat Bermain (Being Injured)</li>
<li>Cegah Penculikan (Stop Kidnapping!)</li>
<li>Tersesat di Jalan (Lost On The Track)</li>
<li>Menyeberang Jalan (Cross The Street)</li>
<li>Pulang Sekolah Sendiri (On The Way Home)</li>
<li>Cegah Bullying (Stop Bullying)</li>
<li>Gempa Bumi (Earthquake Is Coming)</li>
<li>Ketika Banjir Datang (When The Flood Is Coming)</li>
<li>Mencegah Kebakaran (To Prevent Fire Burning)</li>
<li>Hati-Hati Terhadap Tanah Longsor (Be Careful With Landslide)</li>
<li>Tersesat di Mall (Lost In Mall)</li>
<li>Tersesat di Pasar Tradisional (Lost In Traditional Market)</li>
<li>Tersesat di Hutan (Lost In The Forest)</li>
<li>Aman di Kolam Renang (Safe At The Swimming Pool</li>
</ol>
<p>Untuk Edisi Box, satu box berisi 8 judul  buku, Rp 144.000</p>
<p>Dua Bahasa (Indonesia &#8211; Inggris)</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[K 20'M (kampanye 20 menit membaca)]]></title>
<link>http://pojokanak.wordpress.com/2009/08/04/k-20m-kampanye-20-menit-membaca/</link>
<pubDate>Tue, 04 Aug 2009 03:26:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>pojokanak</dc:creator>
<guid>http://pojokanak.wordpress.com/2009/08/04/k-20m-kampanye-20-menit-membaca/</guid>
<description><![CDATA[20 MENIT MEMBACAKAN CERITA UNTUK MASA DEPAN ANAK BUNDA, Ayo bacakan dongeng untuk buah hati kita, da]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>20 MENIT MEMBACAKAN CERITA UNTUK MASA DEPAN ANAK</strong></p>
<p>BUNDA, Ayo bacakan dongeng untuk buah hati kita, dan jadilah bagian dari kampanye 20 menit membaca setiap hari.</p>
<p>Bunda, begitu banyak manfaat yang dapat kita peroleh dengan membiasakan membacakan cerita/dongeng hanya 20 menit setiap hari pada buah hati kita lho.</p>
<p>Nicole niamic dalam The Benefit of Reading to Your Children  mengatakan, jika orang tua membacakan buku cerita kepada anaknya sejak dini, mereka sebenarnya telah mengenalkan anak pada dunia lain yang mengasyikkan. Kebiasaan ini bahkan akan menentukan kesuksesan akademik mereka di kemudian hari. Anak usia dua tahun yang setiap hari sering dibacakan buku, cenderung berpreatasi lebih baik ketika duduk di TK atau di SD. Mereka juga memiliki kemampuan belajar dan berkomunikasi 2-3 kali lebih baik dibanding anak yang dibacakan buku beberapa kali saja dalam seminggu.</p>
<p>Nah, untuk mendukung gerakan K 20&#8242;M ini, kami menawarkan buku-buku anak berkualitas untuk bunda dan buah hati bunda.</p>
<p>Selain itu, agar kegiatan membacakan cerita/dongeng ini lebih efektif, bunda juga perlu membaca buku &#8221; READ ALOUD HAND BOOK <strong>-by Jim Trelease&#8221;</strong></p>
<p><strong>Ayo  bunda, pilih bukunya di PRODUK dan bacakan cerita untuk buah hati kita.<br />
</strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[My Prayer (Shalatku)]]></title>
<link>http://kiosbunda.wordpress.com/2009/08/01/my-prayer/</link>
<pubDate>Sat, 01 Aug 2009 00:25:55 +0000</pubDate>
<dc:creator>kiosbunda</dc:creator>
<guid>http://kiosbunda.wordpress.com/2009/08/01/my-prayer/</guid>
<description><![CDATA[My Prayer / Shalatku My Prayer (Shalatku) Board book untuk anak muslim. Berisi pengenalan awal tenta]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><h2 style="text-align:center;"><strong>My Prayer / Shalatku</strong></h2>
<div id="attachment_309" class="wp-caption aligncenter" style="width: 100px"><img class="size-full wp-image-309" title="My Prayer (Shalatku)" src="http://kiosbunda.wordpress.com/files/2009/08/shalatku_s1.jpg" alt="My Prayer (Shalatku)" width="90" height="80" /><p class="wp-caption-text">My Prayer (Shalatku)</p></div>
<p style="text-align:justify;">Board book untuk anak muslim. Berisi pengenalan awal tentang ketauhidan dan akhlak mulia serta pengenalan waktu-waktu shalat wajib. Ditulis dalam dua bahasa yaitu Indonesia dan Inggris. Board book tidak mudah robek sehingga sangat cocok untuk anak usia 3 &#8211; 10 tahun.</p>
<p><strong>Ukuran 10 x 10 cm, board book, 11 lembar.<br />
<span style="color:#ff0000;"> Harga : Rp. 12.500,- (Belum termasuk ongkos kirim)</span></strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[KARENA ANAK TAK LUPUT DARI KESEDIHAN]]></title>
<link>http://duniabuku.wordpress.com/2009/07/28/karena-anak-tak-luput-dari-kesedihan/</link>
<pubDate>Tue, 28 Jul 2009 11:21:32 +0000</pubDate>
<dc:creator>oktawiguna</dc:creator>
<guid>http://duniabuku.wordpress.com/2009/07/28/karena-anak-tak-luput-dari-kesedihan/</guid>
<description><![CDATA[oleh: Okta Wiguna Burung-burung terbang pulang ke sarang. Saatnya burung-burung itu bertemu sang ind]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img src="http://gramedia.com/buku_images/IGGO0837big.jpg" alt="" /></p>
<p>oleh: Okta Wiguna</p>
<p></em>Burung-burung terbang pulang ke sarang. Saatnya burung-burung itu bertemu sang induk di sarang mereka yang nyaman di pohon. Pipi tidak seberuntung burung-burung itu, sebab tadi pagi bundanya meninggal dunia. Di mana Bunda sekarang? Ke mana Bunda pergi? Bolehkah Pipi ikut bersama Bunda?<em></p>
<p>Itulah isi benak Pipi, anak perempuan yang menjadi tokoh utama dalam buku cerita bergambar Kerlip Bintang di Langit karya Clara Ng. Buku tersebut adalah satu dari lima buku dalam seri Bagai Bumi Berhenti Berputar, yang mengangkat berbagai peristiwa dan masalah menyedihkan dalam kehidupan seorang anak, seperti sakit, kematian, dan perceraian.</p>
<p>Sementara sebelumnya Clara banyak menulis fabel yang ditujukan kepada pembaca balita dengan tema kehidupan sehari-hari, kali ini ia menyusun buku yang diarahkan kepada anak berusia sekolah dasar. Tema ceritanya mungkin tak diminati oleh penulis lain dan acap kali dihindari para orang tua.<!--more--></p>
<p>Clara, yang jadi langganan penghargaan kategori buku anak Adikarya Ikatan Penerbit Indonesia, memaparkan berbagai hal yang mungkin dialami dan dirasakan anak yang kebetulan menghadapi masalah yang membuatnya sedih. Misalnya, dalam Jangan Lupa Aku Mencintaimu, Clara mengisahkan soal perceraian, dari pertengkaran orang tua yang kadang harus disaksikan anak hingga perasaan bersalah anak karena berpikir merekalah penyebab perceraian.</p>
<p><img src="http://gramedia.com/buku_images/IHOL2134big.jpg" alt="" /></p>
<p>Clara bisa memetakan dengan detail berbagai sendi pikiran anak terkait dengan hal-hal tersebut setelah menjalankan riset dengan mewawancarai kenalannya yang pernah merasakan pengalaman pahit itu. Ia menelusuri semua yang mereka lihat dan rasakan sebelum mengisahkannya kembali tanpa kelewat rumit atau bertele-tele. Sebuah pekerjaan yang tak mudah karena harus menuangkan satu masalah yang kompleks, seperti kematian, dalam kalimat-kalimat singkat pada buku yang tebalnya sekitar 20 halaman ini.</p>
<p>Meski ceritanya memilukan hati, bukan berarti buku ini gelap dan menakutkan. Sebaliknya, Muhammad Taufiq memberikan ilustrasi dengan warna-warna cerah. Bahkan ilustrator yang juga meraih penghargaan Adikarya Ikapi ini kadang menyelipkan gambar-gambar lucu.</p>
<p>Dari lima buku dalam serial ini, yang idenya lumayan segar dan penggarapannya matang adalah Pohon Harapan. Clara cukup jeli melihat kanker sebagai masalah yang bisa menimpa anggota keluarga tanpa pandang usia, dengan efek samping pengobatan yang tak mudah dicerna oleh anak.</p>
<p>Clara ingin anak lebih siap mental dalam menghadapi persoalan tersebut. Ia memilih kanker tersebut terjadi pada adik tokoh utama ceritanya, yang diceritakan harus bolak-balik ke rumah sakit dan rambutnya rontok akibat pengobatan itu.</p>
<p>Clara menambahkan pula kesepian yang dialami tokoh utama karena perhatian orang tuanya lebih tertuju kepada adiknya. Dalam kondisi sedih itu, buku tersebut mengajak anak tak putus asa dengan menanam pohon harapan tempat menggantungkan surat-surat doa kesembuhan bagi sang adik.</p>
<p>Namun, tak semua solusi yang ditawarkan serial ini masuk akal. Misalnya saja dalam Kerlip Bintang di Langit, si penulis menawarkan bintang sebagai celah langit tempat orang tua yang meninggal mengintip ke dunia, dan anak bisa berkomunikasi dengan mereka lewat mengarahkan cahaya senter ke langit.</p>
<p><img src="http://gramedia.com/buku_images/IHOL1901big.jpg" alt="" /></p>
<p>Menurut Clara, solusi sederhana itu lebih baik ketimbang sama sekali tak memberikan jawaban kepada pertanyaan anak atas masalah-masalah itu. Clara ingin bukunya ini membantu anak-anak jika peristiwa yang menyedihkan menimpa mereka, dan juga bisa berempati seandainya hal yang sama terjadi pada orang di sekitar mereka. ”Anak-anak tak terhindarkan dari peristiwa-peristiwa yang menyedihkan, dan mereka butuh penjelasan yang bisa membantu mereka menghadapinya,” kata Clara kepada Tempo, beberapa pekan yang lalu.</p>
<p>Sebagian mungkin berpendapat anak belum waktunya menerima bacaan berisi konsep-konsep yang berat, seperti penyakit ganas, kematian, dan perceraian. Jim Trelease, penulis yang mengampanyekan kebiasaan mendongeng kepada anak, berpendapat buku cerita anak yang penuh kegetiran seperti ini justru positif bagi anak.</p>
<p>“Cerita ini mengakui di hadapan anak hal-hal yang berusaha ditutupi atau dihindari oleh sebagian orang tua dan guru,” tulis Trelease dalam bukunya Read Aloud Handbook. ”Buku yang demikian itu menawarkan harapan dan mendorong anak agar berani menghadapi dunia.”</p>
<p>Menurut Trelease, dari pengalaman sehari-harinya anak secara alami bisa merasakan bahwa dunia pada dasarnya dingin dan kejam, kapan saja bisa memangsanya. “Mengirim seorang anak ke dalam dunia semacam itu tanpa persiapan adalah satu kejahatan,” kata Trelease.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tips Merawat Buku Novel]]></title>
<link>http://backrest.wordpress.com/2009/07/15/tips-merawat-buku-novel/</link>
<pubDate>Wed, 15 Jul 2009 03:01:07 +0000</pubDate>
<dc:creator>ompong6</dc:creator>
<guid>http://backrest.wordpress.com/2009/07/15/tips-merawat-buku-novel/</guid>
<description><![CDATA[Pastikan tempat buku tidak lembab dan memiliki sirkulasi udara yang memadai. Untuk mendapatkan udara]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong><br />
</strong><br />
Pastikan tempat buku tidak lembab dan memiliki sirkulasi udara yang memadai. Untuk mendapatkan udara yang cukup, tempat buku harus memiliki jendela atau lubang keluar-masuk udara secara cukup, agar kerapihan dan keindahan <a href="http://id.88db.com/id/Services/Post_Detail.page/Buy_Sell/Special_Offer/?PostID=267571">desain agenda</a> tetap terjaga</p>
<p>Usahakan letak <a href="http://id.88db.com/id/Services/Post_Detail.page/Buy_Sell/Special_Offer/?PostID=267571">cover agenda</a> dan <a href="http://id.88db.com/id/Services/Post_Detail.page/Buy_Sell/Special_Offer/?PostID=267571">desain cover</a> buku tidak berdekatan dengan lantai. Artinya tempat buku jangan di bagian paling bawah lemari cthny <a href="http://id.88db.com/id/Services/Post_Detail.page/Buy_Sell/Special_Offer/?PostID=267571">jual cover</a> dan <a href="http://id.88db.com/id/Services/Post_Detail.page/Buy_Sell/Special_Offer/?PostID=267571">jual agenda</a>. Pilihlah tempat yang memungkinkan buku enak dilihat dan mudah dijangkau. Pilihan bisa di bagian tengah atau atas<br />
Posisi <a href="http://id.88db.com/id/Services/Post_Detail.page/Buy_Sell/Special_Offer/?PostID=267571">cover agenda</a> dan <a href="http://id.88db.com/id/Services/Post_Detail.page/Buy_Sell/Special_Offer/?PostID=267571">desain cover</a> sebaiknya berdiri dan berjajar ke samping. Posisi ini memungkinkan udara masuk ke sela-sela buku lewat celah lembaran. Jika posisi buku bertumpuk dikhawatirkan udara tidak bisa masuk dan mempercepat kelembaban</p>
<p>Taburlah kamper di sela-sela <a href="http://id.88db.com/id/Services/Post_Detail.page/Buy_Sell/Special_Offer/?PostID=267571">agenda</a> atau di pojok-pojok lemari. Fungsi kamper untuk mengusir ngengat dan mengurangi bau tak sedap</p>
<p>Lakukan rotasi posisi buku setiap dua pekan sekali. Jika memungkinkan keluarkanlah buku-buku dari lemari dan letakan selama sehari di luar lemari. Bisa di atas meja atau di ruang terbuka yang tidak lembab, agar <a href="http://id.88db.com/id/Services/Post_Detail.page/Buy_Sell/Special_Offer/?PostID=267571">desain agenda</a> buka tetap terjaga</p>
<p>Khusus buku atau <a href="http://id.88db.com/id/Services/Post_Detail.page/Buy_Sell/Special_Offer/?PostID=267571">agenda</a>langka berusia di atas 100 tahun yang lengket antar satu halaman dengan halaman lain tidak perlu dipaksa memisahkannya. Ada cara tersendiri. Rendamlah kertas yang lengket itu ke dalam air selama setengah jam. Lalu angkat dan angin-anginkan di tempat sejuk. Jangan sekali-kali menjemur di bawah terik matahari agar kertas tidak bergelombang setelah kering<br />
Dukung kampanye <a href="http://bikin.web.id/kontes-seo/stop-dreaming-start-action.html">stop dreaming start action</a></p>
<p>http://www.gp-ansor.org</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Buku Anak: Seri Anak Cerdas ]]></title>
<link>http://bukufariq.wordpress.com/2009/06/24/buku-anak-seri-anak-cerdas/</link>
<pubDate>Wed, 24 Jun 2009 01:59:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>Fariq Sutikno</dc:creator>
<guid>http://bukufariq.wordpress.com/2009/06/24/buku-anak-seri-anak-cerdas/</guid>
<description><![CDATA[==mohon maaf, stok buku habis== Penuhi Rasa Ingin Tahu Balita Anda tentang Dunia Sekitarnya, melalui]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>==mohon maaf, stok buku habis==</p>
<p><strong>Penuhi Rasa Ingin Tahu Balita Anda tentang Dunia Sekitarnya, melalui Seri Anak Cerdas</strong></p>
<p>Seri Anak Cerdas bertujuan memenuhi rasa ingin tahu anak tentang dunia sekitarnya dalam kemasan ruh islami.</p>
<p>- Membantu menjawab berbagai pertanyaan anak tentang dunia sekitar mereka.<br />
- Dikemas dalam gambar lucu dan sangat komunikatif<br />
- Selalu ada ruh Islami yang disampaikan di balik segala keajaiban alam<br />
- Disampaikan dalam bahasa yang ringan tanpa kesan menggurui<br />
- Dibuat ringkas, padat, dialogis, dan tematis<br />
- Anak-anak bisa mulai dari halaman mana saja yang mereka sukai.<br />
- Cocok untuk usia 5-7 tahun. [kurang dari 5 tahun juga bisa, tapi dibacakan orang tua nya]</p>
<p>Satu Paket terdiri dari 12 buku + puzzle menarik.</p>
<div id="attachment_3" class="wp-caption aligncenter" style="width: 150px"><img class="size-full wp-image-3" title="ac box" src="http://bukufariq.wordpress.com/files/2009/06/ac-box.jpg" alt="Paket Seri Anak Cerdas (Box)" width="140" height="140" /><p class="wp-caption-text">Paket Seri Anak Cerdas (Box)</p></div>
<p>Harga paket: <strong><span style="text-decoration:line-through;">Rp.141.000</span></strong><br />
<strong>Harga diskon 95.000 </strong><br />
<strong>HEMAT 46.000 (33%)</strong></p>
<p>Berminat?<br />
hubungi:  fariq.sutikno @ gmail.com<br />
sms: 0817.46.83.46 (bundafariq)</p>
<p><strong>Seri Anak Cerdas 1: Tubuhku</strong></p>
<p>Ada apa dengan tubuh kita, ya?<br />
Mengapa gigi kita bisa berlubang?<br />
Mengapa keringat kita asin?<br />
Mengapa tubuh kita gemetar bila kedinginan?<br />
Oh, oh, tenang teman-teman! Semuanya ada jawabannya di buku ini kok!<br />
Nah, tunggu apa lagi? Yo Baca!!<br />
<img class="aligncenter size-full wp-image-5" title="ac 1 tubuhku" src="http://bukufariq.wordpress.com/files/2009/06/ac-1-tubuhku.jpg" alt="ac 1 tubuhku" width="140" height="136" /></p>
<p><strong>Seri Anak Cerdas 2: Hewan Ciptaan Alam</strong></p>
<p>Hal keren pertama: ternyata hampir semua mamalia dan reptil bisa berenang, kecuali &#8230;<br />
Hal keren kedua: walau suka melompat, tetapi bukan begitu cara katak menangkap mangsa, tetapi dengan &#8230;<br />
Mau tahu banyak hal keren yang lain tentang hewan?<br />
Wah gampang, baca saja buku ini, teman-teman&#8230;</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-6" title="ac 2 hewan" src="http://bukufariq.wordpress.com/files/2009/06/ac-2-hewan.jpg" alt="ac 2 hewan" width="140" height="138" /></p>
<p><strong>3. Mengenal Alam</strong></p>
<p>Teman-teman, membaca buku ini akan membuat kita makin sayang pada alam.<br />
Bagaimana tidak?<br />
Kita akan diajak berkenalan dengan bulan, matahari, bintang, pelangi, gunutr, laut, dan lainnya.<br />
Subhanallah, ternyata alam memang sangat seru dan menakjubkan!<br />
Jadi, tunggu apa lagi? Segera baca buku ini!</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-7" title="ac 3 alam" src="http://bukufariq.wordpress.com/files/2009/06/ac-3-alam.jpg" alt="ac 3 alam" width="140" height="139" /></p>
<p><strong>4. Mengenal Tumbuhan</strong></p>
<p>Kok tumbuhan dianggap keren, sih?<br />
Wah, baca dong buku ini biar mengerti!<br />
Bagaimana tidak keren, ada tumbuhan yang tumbuhnya sangat cepat sampai bisa setinggi seorang anak!<br />
Ada juga tumbuhan yang begitu besar sampai bisa dilewati mobil!<br />
Nah, di buku ini akan kalian temui banyak tumbuhan keren lainnya!</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-8" title="ac 4 tumb" src="http://bukufariq.wordpress.com/files/2009/06/ac-4-tumb.jpg" alt="ac 4 tumb" width="140" height="139" /></p>
<p><strong>5. Bumiku</strong></p>
<p>Ho, ho, teman-teman!<br />
Ternyata cantik itu bukan hanya milik para putri dalam dongeng, lho!<br />
Bumi yang kita diami juga sebetulnya amat cantik.<br />
Bayangkan betapa cantiknya bumi saat pergantian musim&#8230;<br />
Betapa cantiknya bumi saat kita susuri sungai terpanjang di dunia atau saat kita layari danau terbesar di dunia.<br />
Bila kalian masih ingin tahu kecantikan bumi yang lain, ayo baca buku ini!</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-9" title="ac 5 bumiku" src="http://bukufariq.wordpress.com/files/2009/06/ac-5-bumiku.jpg" alt="ac 5 bumiku" width="140" height="142" /></p>
<p><strong>6. Keliling Dunia</strong></p>
<p>Teman-teman sayang, kita tahu dunia ini amat luas.<br />
Pasti sangat mengasyikkan bila kita bisa keliling dunia, ya kan?<br />
Nah, tidak usah menunggu sampai kamu dewasa!<br />
Sekarang pun kalian bisa keliling dunia bersama buku ini.<br />
Lihatlah Taj Mahal, Piramida, Tembok Besar Cina, dan hal-hal lain.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-10" title="ac 6 keliling" src="http://bukufariq.wordpress.com/files/2009/06/ac-6-keliling.jpg" alt="ac 6 keliling" width="140" height="139" /></p>
<p><strong>7. Alat Transportasi</strong></p>
<p>Wow, teman-teman!<br />
Pasti seru dan asyik mengetahui berbagai kendaraan yang ada di dunia ini.<br />
Mulai dari kuda sampai roket.<br />
Selain itu buku ini juga mengenalkan berbagai kendaraan lucu yang mungkin belum kamu ketahui.<br />
Misalnya kucing salju atau perahu rawa.<br />
Nah, pasti penasaran kan?</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-11" title="ac 7 trans" src="http://bukufariq.wordpress.com/files/2009/06/ac-7-trans.jpg" alt="ac 7 trans" width="140" height="140" /></p>
<p><strong>8. Alam Semesta</strong></p>
<p>Teman-teman, benda-benda langit itu tidak hanya Matahari, Bulan, dan Bintang Lho!<br />
Wah, masih banyak benda-benda langit yang lain.<br />
Misalnya komet, berbagai planet, dan rasi-rasi bintang.<br />
Bila kalian ingin tahu dan mengenal mereka, gampang kok.<br />
Baca saja buku ini!<br />
Dijamin deh, kalian akan jadi anak pintar yang tahu berbagai hal tentang langit.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-12" title="ac 8 alam" src="http://bukufariq.wordpress.com/files/2009/06/ac-8-alam.jpg" alt="ac 8 alam" width="140" height="139" /></p>
<p><strong>9. Mengenal Serangga</strong></p>
<p>Serangga, siapa yang tidak mengenal mereka?<br />
Serangga seperti nyamuk memang bisa sangat menjengkelkan/<br />
Tetapi, banyak kok serangga-serangga lucu yang asyik sekali diajak berkenalan bahkan kamu pelihara.<br />
Ayo, teman-teman! Buka buku ini dan liat ada serangga apa saja di dalamnya.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-13" title="ac 9 serangga" src="http://bukufariq.wordpress.com/files/2009/06/ac-9-serangga.jpg" alt="ac 9 serangga" width="140" height="141" /></p>
<p><strong>10.Bunga yang Indah<br />
</strong><br />
Ssst, teman-teman!<br />
Bunga-bunga indah di sekitar kita ternyata punya banyak rahasia, lho.<br />
Misalnya, ada beberapa bunga yang dijadikan lambang keluarga di berbagai negara di Eropa.<br />
Atau dari mana asal nama bunga Narcissus.<br />
Ternyata, bunga-bunga di gurun, daerah bersalju, atau pegunungan pun punya warna khusus.<br />
Subhanallah. Pokoknya begitu indah dan keren, deh!</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-14" title="ac 10 bunga" src="http://bukufariq.wordpress.com/files/2009/06/ac-10-bunga.jpg" alt="ac 10 bunga" width="140" height="136" /></p>
<p><strong>11.Mengenal Burung</strong></p>
<p>Nah, kalian pasti baru tahu tentang burung semut, kan?<br />
Lucunya, walau dinamakan burung semut, burung yang suka mengikuti barisan semut ini, sama sekali tidak suka makan semut.<br />
Lho, jadi apa yang mereka makan?<br />
He&#8230;he&#8230; jawabannya ada di buku ini.<br />
Kalian akan mengetahui puluhan jenis burung lain yang tidak kalah uniknya.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-15" title="ac 11 burung" src="http://bukufariq.wordpress.com/files/2009/06/ac-11-burung.jpg" alt="ac 11 burung" width="140" height="136" /></p>
<p><strong>12.Mengenal Ikan</strong></p>
<p>Subhanallah, Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala menciptakan ikan dengan segala keajaibannya.<br />
Misalnya, ada lho jenis ikan hiu yang ompong.<br />
Hehehehe&#8230;, bagaimana cara dia makan, ya?<br />
Ada juga Stone Fish yang sulit terlihat dan memiliki sengat beracun.<br />
Apakah racun Stone Fish bisa membunuh manusia?<br />
Semua jawaban itu bisa ditemukan di buku ini bersama jawaban-jawaban yang lain.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-16" title="ac 12 ikan" src="http://bukufariq.wordpress.com/files/2009/06/ac-12-ikan.jpg" alt="ac 12 ikan" width="140" height="138" /></p>
<p><strong>+ Bonus: puzzle</strong><br />
<img class="aligncenter size-full wp-image-17" title="ac puzzle" src="http://bukufariq.wordpress.com/files/2009/06/ac-puzzle.jpg" alt="ac puzzle" width="140" height="137" /></p>
<p>Cerita    : Kak Eka Wardhana<br />
Ilustrasi : Kak Nurul Ihsan<br />
Penerbit  : Syaamil Cipta Media &#8211; Bandung<br />
Cetakan IV: Juli 2007<br />
Ukuran:<br />
Full colour, kertas kalender (art paper?)<br />
halaman   : 24 halaman/buku</p>
<p><strong>Harga paket: <span style="text-decoration:line-through;">Rp.141.000</span><br />
Harga diskon 95.000<br />
HEMAT 46.000 (33%) s.d. 15 Juli 2009<br />
</strong></p>
<p>=== MAAF, STOK BUKU SUDAH HABIS ===</p>
<p>Berminat?<br />
hubungi:  fariq.sutikno @ gmail.com<br />
sms: 0817.46.83.46 (bundafariq)</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mewarnai Dongeng~Mawar Kasih Sayang]]></title>
<link>http://paskalina.wordpress.com/2009/06/12/mewarnai-dongengmawar-kasih-sayang/</link>
<pubDate>Fri, 12 Jun 2009 03:22:32 +0000</pubDate>
<dc:creator>paskalina</dc:creator>
<guid>http://paskalina.wordpress.com/2009/06/12/mewarnai-dongengmawar-kasih-sayang/</guid>
<description><![CDATA[Judul Buku : Mewarnai Dongeng~Mawar Kasih Sayang Penulis : Renny Yaniar Penerbit : Gramedia Tahun te]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft size-medium wp-image-323" title="mawar kasih sayang" src="http://paskalina.wordpress.com/files/2009/06/mawar-kasih-sayang1.jpg?w=210" alt="mawar kasih sayang" width="174" height="249" />Judul Buku :  <em>Mewarnai Dongeng~Mawar Kasih Sayang</em></p>
<p>Penulis :  Renny Yaniar</p>
<p>Penerbit :  Gramedia</p>
<p>Tahun terbit :  2008</p>
<p>Jenis  :  Dongeng Anak</p>
<p>Tebal :  24 halaman</p>
<p>ISBN :  978-979-22-3702-3</p>
<p>Kegiatan mewarnai merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan anak. Kegiatan ini tidak saja dapat mengisi waktu kosong anak, tetapi juga sebagai aktualisasi diri anak dalam bidang seni. Melalui kegiatan mewarnai anak bisa belajar membeda-bedakan warna yang satu dengan warna yang lain. Anak juga menjadi terlatih untuk memadu-madukan warna. Kemampuan  memadukan warna ini akan membantu si anak dalam  berkreasi seiring dengan perkembangan usia mereka.</p>
<p>Media apa yang bisa Anda gunakan untuk mengajak anak melakukan kegiatan mewarnai? Buku mewarnai tentunya bisa menjadi pilihan untuk mengajak anak berkreasi dengan warna.</p>
<p>Dalam buku <em>Mewarnai Dongeng: Mawar Kasih Sayang</em>, anak tidak saja melakukan kegiatan mewarnai, tetapi juga kegiatan membaca dongeng. Sebelum orang tua membimbing anak untuk mewarnai, orang tua bisa membacakan dongengnya terlebih dahulu. Dalam dongeng terkandung pesan-pesan moral yang juga dapat bermanfaat untuk kehidupan moral anak.</p>
<p>Tunggu apa lagi, lakukan dua kegiatan yang menyenangkan bersama anak Anda bersama buku ini.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Buku Dongeng untuk Balita]]></title>
<link>http://cantingbening.wordpress.com/2009/06/08/buna-si-ikan-buntal/</link>
<pubDate>Mon, 08 Jun 2009 03:07:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>paskalina</dc:creator>
<guid>http://cantingbening.wordpress.com/2009/06/08/buna-si-ikan-buntal/</guid>
<description><![CDATA[Judul Buku : Buna Si Ikan Buntal Penulis : Renny Yaniar Penerbit : Dar!mizan Tahun terbit : Cet. 4, ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Judul Buku : Buna Si Ikan Buntal Penulis : Renny Yaniar Penerbit : Dar!mizan Tahun terbit : Cet. 4, ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Buku-buku Renny Yaniar]]></title>
<link>http://paskalina.wordpress.com/2009/06/03/buku-buku-renny-yaniar/</link>
<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 07:31:39 +0000</pubDate>
<dc:creator>paskalina</dc:creator>
<guid>http://paskalina.wordpress.com/2009/06/03/buku-buku-renny-yaniar/</guid>
<description><![CDATA[Buku-buku kiriman dari Mbak Renny Yaniar Klik gambarnya dan baca resensinya]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><span style="color:#33cccc;"><strong>Buku-buku kiriman dari Mbak Renny Yaniar</strong></span></p>
<p style="text-align:right;"><span style="color:#ff99cc;"><strong><span style="color:#800080;"><em>Klik gambarnya dan baca resensinya</em></span><br />
</strong></span></p>
<p><a title="Resensinya" href="http://cantingbening.wordpress.com/2009/06/08/buna-si-ikan-buntal/" target="_self"><img class="alignnone size-medium wp-image-310" title="Buna si Buntal" src="http://paskalina.wordpress.com/files/2009/06/buna-si-buntal.jpg?w=300" alt="Buna si Buntal" width="193" height="171" /></a> <img class="alignnone size-medium wp-image-311" title="Ayo, cintai lingkunganmu" src="http://paskalina.wordpress.com/files/2009/06/ayo-cintai-lingkunganmu.jpg?w=233" alt="Ayo, cintai lingkunganmu" width="178" height="230" /></p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-312" title="candra kirana dan inu kertapati" src="http://paskalina.wordpress.com/files/2009/06/candra-kirana-dan-inu-kertapati.jpg?w=212" alt="candra kirana dan inu kertapati" width="165" height="234" /> <a title="Book Review" href="http://cantingbening.wordpress.com/2009/11/03/book-review-memilih-putra-mahkota/" target="_blank"><img class="alignnone size-medium wp-image-314" title="memilih putra mahkota" src="http://paskalina.wordpress.com/files/2009/06/memilih-putra-mahkota.jpg?w=210" alt="memilih putra mahkota" width="162" height="232" /></a> <a title="Resensi Mawar Kasih Sayang" href="http://paskalina.wordpress.com/2009/06/12/mewarnai-dongengmawar-kasih-sayang/" target="_self"><img class="alignnone size-medium wp-image-315" title="mawar kasih sayang" src="http://paskalina.wordpress.com/files/2009/06/mawar-kasih-sayang.jpg?w=210" alt="mawar kasih sayang" width="162" height="232" /></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[CLARA NG: KEGELISAHAN BERBUAH PENGHARGAAN]]></title>
<link>http://duniabuku.wordpress.com/2009/05/25/clara-ng-kegelisahan-berbuah-penghargaan/</link>
<pubDate>Mon, 25 May 2009 09:16:15 +0000</pubDate>
<dc:creator>oktawiguna</dc:creator>
<guid>http://duniabuku.wordpress.com/2009/05/25/clara-ng-kegelisahan-berbuah-penghargaan/</guid>
<description><![CDATA[oleh: Okta Wiguna Tujuh tahun sudah Clara Regina Juana menggeluti profesi penulis kisah-kisah fiksi.]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img src="http://duniabuku.wordpress.com/files/2009/05/clara.jpg" alt="clara" title="clara" width="250" height="356" class="alignleft size-full wp-image-702" /></p>
<p>oleh: Okta Wiguna</p>
<p>Tujuh tahun sudah Clara Regina Juana menggeluti profesi penulis kisah-kisah fiksi. Masyarakat pencinta fiksi lebih mengenal perempuan kelahiran Jakarta, 35 tahun lalu, ini dengan nama penanya: Clara Ng. Nama belakangnya itu diambil dari nama sang suami: Nicholas Ng Hock Hooi.</p>
<p>Putri pasangan Willy Atmadjuana dan Sri Angela ini sudah menulis 10 novel. Itu belum termasuk kumpulan cerpen dan cerita lepasnya, yang dimuat di pelbagai media massa.</p>
<p>Sejak tiga tahun lalu, Clara merambah dunia buku anak, yang boleh dibilang tak banyak dijamah para penulis. Dan sejak itu pula dia menjadi langganan peraih penghargaan kategori cerita dalam buku anak pada Adikarya Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi), yang digelar setahun sekali.<br />
Jumat lalu, saya mengikuti keseharian pengarang yang pembawaannya ceria tapi mendadak bisa bicara serius dan tegas ini. <!--more--></p>
<p>09.30<br />
Rumah Clara Ng<br />
Tanjung Duren, Jakarta Barat</p>
<p>Clara menyambut Tempo dari balik pagar hijau rumahnya, yang membatasi taman berumput dihiasi jalan semen bertabur batu-batu kecil dan patung-patung hewan berwarna-warni. Ia langsung mengajak Tempo masuk dan mengobrol di ruang kerjanya, yang dipenuhi buku.<br />
Deretan buku tertata rapi di rak dan bertumpuk di atas meja kerjanya. &#8220;Saya lagi baca The Pillars, yang ditulis Ken Follet,&#8221; katanya sembari menarik satu buku dari rak.</p>
<p>Sejak kecil Clara suka membaca. Kegemarannya itu berkat kebiasaan ibunya yang membacakan cerita, terutama menjelang tidur. Clara tak membatasi bacaannya. Tak mengherankan jika roman seperti Gone with the Wind bersanding dengan Bram Stoker&#8217;s Dracula dan Godfather karya Mario Puzo. Ada pula novel-novel Pramoedya Ananta Toer dan ensiklopedia masjid dunia.</p>
<p>Tapi, dari sekian banyak buku itu, hanya kamus dan Tesaurus Bahasa Indonesia yang wajib berada di meja kerjanya setiap saat. Plus sebuah komputer jinjing yang terhubung dengan Internet.</p>
<p>Clara menuturkan, dia tak pernah membayangkan menjadi penulis meski sejak SMA suka merangkai cerita-cerita fiksi. Pada 1992, selepas SMA Bunda Hati Kudus, Jakarta Barat, ia berniat melanjutkan kuliah jurnalistik.</p>
<p>Awalnya ia memilih Australia. Tapi batal karena sistem pendidikan di Negeri Kanguru itu mengharuskan Clara mengulang tahun terakhirnya di SMA sebelum kuliah. &#8220;Aduh, males banget,&#8221; ujar Clara, yang kemudian memilih kuliah jurnalistik di Ohio State University, Amerika Serikat.<br />
Tapi, di Ohio, Clara juga menemui sedikit masalah. Kurikulum di jurusan yang dimasukinya tengah dibenahi. Atas anjuran penasihat akademiknya, Clara akhirnya mengambil jurusan interpersonal communication.</p>
<p>Lulus kuliah, Clara sempat dua tahun bekerja sebagai staf sumber daya manusia di sebuah perusahaan di Negeri Abang Sam. Bidang kerja itu dilanjutkannya di sebuah perusahaan shipping multinasional saat dia kembali ke Tanah Air.</p>
<p>Tak lama berselang, Clara bertemu dengan Nicholas. Meski tak sekantor, Nicholas rajin bertandang ke tempat kerja Clara. Lewat pertemuan-pertemuan rutin itulah terjalin percintaan hingga akhirnya mereka menikah pada 2000.</p>
<p>Namun, sekitar setahun setelah menikah, Clara jatuh sakit. Karena harus menjalani pengobatan, ia kemudian mengundurkan diri dari pekerjaannya. Waktu yang sangat luang diisi Clara dengan menulis cerita. Hingga akhirnya dia menerbitkan novel perdananya, Setahun Tujuh Musim, secara swadaya.</p>
<p>Sejak itu langkah Clara tak terbendung. Lewat perkenalannya dengan seorang manajer penerbit Gramedia Pustaka Utama, novel-novel selanjutnya berturut-turut diterbitkan. Clara memang cukup produktif, hingga hampir tak ada jeda lama antarbukunya.</p>
<p>&#8220;Menulis itu bagi saya adalah panggilan,&#8221; katanya. &#8220;Berhenti atau tidak berhenti kerja pasti saya akan menulis, karena saya percaya orang yang punya bakat seni pasti akan terpanggil oleh bakatnya.&#8221;</p>
<p>Dan bagi Clara, menulis senantiasa mendatangkan pengalaman yang menyenangkan. Sebab, setiap proses penulisan sebuah novel pasti memberinya banyak pengetahuan baru yang acap tak terduga.</p>
<p>11.00<br />
Gandhi Memorial International School<br />
Kemayoran, Jakarta Pusat</p>
<p>Clara memacu Honda CRV perak melewati jalan tol menuju sekolah putri sulungnya, Elysa, di Gandhi Memorial International School, Kemayoran. Sebetulnya ada sopir yang bisa mengurus antar-jemput, tapi ibu dua anak ini memilih melakukannya sendiri. &#8220;Urusan sekolah ini waktunya singkat, sebentar lagi mereka sudah malu ditunggui sama emaknya di sekolah,&#8221; ujarnya seraya tertawa.</p>
<p>Pertimbangan memilih sekolah internasional itu karena sang suami dan kedua anaknya masih berkewarganegaraan Malaysia. Pemerintah negeri jiran itu tak mengizinkan dwikewarganegaraan. Dan Clara menjadi penjamin setiap kali mengurus izin tinggal bagi keluarganya.</p>
<p>Yang juga menjadi pertimbangan memilih sekolah itu, suami Clara menyukai sistem kurikulumnya. Sekolah itu tak hanya mempedulikan soal akademis, tapi juga menyalurkan bakat seni siswanya lewat pentas menyanyi, tarian, dan teater, yang digelar secara rutin. Clara tak mau buah hatinya tak bisa menyalurkan kesukaan menulis dan bermain teater seperti dia sekolah dulu.</p>
<p>Clara gelisah melihat tak cukup banyak perhatian yang diberikan buat anak. Dia mencontohkan, penyanyi dan pencipta lagu jumlahnya banyak, tapi sedikit yang mau menggubah lagu anak, sehingga anak-anak terpaksa ikut bernyanyi lagu dewasa, yang temanya jelas tak cocok.<br />
Kegelisahan lain Clara adalah minimnya buku anak. Clara melihat para orang tua lebih suka memberikan buku mewarnai, yang membuat anaknya sibuk sendiri dan tak banyak merecoki mereka. &#8220;Sedangkan buku cerita justru mengharuskan orang tua menemani anak saat membacanya,&#8221; kata Clara, yang selalu mendorong orang tua membacakan cerita bagi anaknya.</p>
<p>Itulah yang memantapkan langkah Clara menulis buku anak. Tapi tak mudah meyakinkan penerbit, yang ragu karena tingginya biaya produksi buku anak yang penuh warna dengan kertas cukup luks.</p>
<p>Toh, Clara tak patah arang. Ia terus berusaha dan berhasil meyakinkan penerbit. Buku anak karyanya, Gaya Rambut Pascal, meraih juara kedua penghargaan Adikarya Ikapi 2006. Lantas setahun kemudian, Melukis Cinta dari seri Sejuta Warna Pelangi menjadi juara pertama penghargaan yang sama. Ini berlanjut pada 2008, Yayasan Adikarya Ikapi memilihnya menjadi pemenang ketiga kategori cerita dalam buku anak untuk Jangan Bilang Siapa-siapa.</p>
<p>Sukses Clara itu membuatnya sering diundang menjadi pembicara seminar sampai diminta membacakan buku anaknya kepada siswa sekolah dasar. Tahun ini Clara juga diundang menjadi pembicara dalam perhelatan dunia literatur internasional di Bali, Ubud Writers Festival, yang kerap mendatangkan penulis kondang dari pelbagai negara.</p>
<p>Kini, selain terus menulis serial cerita anak, Clara tengah menggarap antologi cerpen anak bersama beberapa penulis anak. Lalu ia juga sedang menyiapkan buku fiksi fantasi anak.</p>
<p>14.40<br />
Restoran Pizza Hut<br />
Mal Ciputra, Jakarta Barat</p>
<p>Setelah menjemput dan mengantar anaknya pulang sekolah, Clara mengajak makan siang di restoran Pizza Hut, Mal Ciputra. Clara memesan teh rasa stroberi dan pizza dengan topping daging sapi. Menurut dia, daging jenis ini hanya dia makan di luar rumah karena suami dan kedua anaknya tak makan daging sapi, yang menjadi tradisi keluarga besar Ng.</p>
<p>Clara mengaku lebih sering makan di luar dan di sela antar-jemput anaknya. Dan ia jarang makan dengan porsi besar. Meski demikian, jika disuguhi makanan favoritnya, yakni sushi, dia langsung ngiler.</p>
<p>Menurut Clara, biasanya jam makan siang dimanfaatkan sebagai waktu istirahat sejenak dari menulis. Terkadang ia juga bertemu dengan teman-teman. &#8220;Penulis memang mesti hidup dalam kesendiriannya karena saat menulis memang cuma sendirian,&#8221; katanya. &#8220;Tapi bukan berarti saya tidak bergaul.&#8221;</p>
<p>16.20<br />
Rumah Clara</p>
<p>Saban hari Clara selalu bangun sekitar pukul lima pagi dan menyiapkan keperluan anak dan suaminya. Setelah itu, harinya diisi dengan bolak-balik ke sekolah anaknya. Dan setiap kali sampai di rumah, ruang kerja yang bersebelahan dengan ruang tamu menjadi tempat pertama yang dituju Clara. Dari ruangan itulah karya-karyanya mengalir.</p>
<p>Clara selalu menyempatkan diri menulis atau melakukan riset di ruang kerjanya itu, meski hanya satu atau dua jam. Kalaupun ia harus meninggalkan rumah, tulisannya itu dikirimkan ke e-mail-nya, lantas diteruskan lewat BlackBerry-nya. Setiap naskah bukunya rata-rata dirampungkan empat bulan.</p>
<p>Rutinitas menulis hanya berhenti pada Sabtu dan Minggu. Clara tak pernah mengambil masa rihat terlalu lama. &#8220;Kepala saya ini penuh dengan ide cerita dan tokoh yang berteriak-teriak minta ditulis,&#8221; ujar perempuan berkacamata yang tak harus menulis di tempat sepi atau pas larut malam ini.</p>
<p>Dan kalau penulis pingin sejahtera serta hidup dari karyanya, tutur Clara, kuncinya adalah konsistensi menulis. &#8220;Penulis bisa menikmati pendapatan setingkat manajer perusahaan besar asalkan terus berkarya.&#8221;</p>
<p>Selain konsisten, penulis harus punya idealisme yang bersanding dengan pertimbangan bisnis. Menurut dia, penulis mesti bisa juga menjadikan namanya semacam brand yang menjual.</p>
<p>Terakhir, yang cukup penting adalah aspek hiburan. Itu berarti sebuah buku mesti menyenangkan penulis dan pembacanya. Clara berusaha, saat orang membaca bukunya, mereka tak cuma menerima pesan cerita, tapi juga mendapatkan relaksasi.</p>
<p>Menurut Clara, idealisme, bisnis, dan hiburan adalah rumus segitiganya dalam menulis. Dengan rumusnya itu, buku-bukunya terbilang bestseller. Uniknya, suaminya justru bukan termasuk penikmat bukunya. &#8220;Suami saya, yang akuntan, orangnya lurus. Dia tidak suka baca buku fiksi,&#8221; ujarnya. Tapi saban ada resensi buku Clara di surat kabar dan majalah, Nicholas selalu membaca ulasan-ulasan tersebut.</p>
<p>Saat ini Clara tak punya target jumlah menulis buku dalam setahun. Dia juga tak membatasi diri dengan genre, meski berfokus pada drama keluarga, yang lebih kena dengan ide-idenya. Dia juga tak berambisi menjadi penulis bestseller internasional dengan karya diterjemahkan ke pelbagai bahasa. &#8220;Saya mau fokus ke Indonesia dulu,&#8221; katanya.</p>
<p>Meski sibuk menulis, Clara selalu berusaha mengakhiri aktivitasnya pada pukul enam petang. Dia menutup harinya dengan kumpul bersama keluarga. Malam itu, suaminya pulang agak larut, sehingga Clara makan malam hanya bersama kedua anaknya.</p>
<p>Seusai makan, mereka menonton televisi. Saya pamit meninggalkan Clara asyik berbincang dengan kedua anaknya, yang fasih berbahasa Inggris.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Buku ENSIKLOPEDI MUHAMMAD]]></title>
<link>http://hallobalita.wordpress.com/2009/05/14/bukuensiklopedi-muhammad/</link>
<pubDate>Thu, 14 May 2009 18:10:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>wigiana</dc:creator>
<guid>http://hallobalita.wordpress.com/2009/05/14/bukuensiklopedi-muhammad/</guid>
<description><![CDATA[&nbsp; &nbsp; Harga Buku Ensiklopedi Muhammad : Rp. 2.450.000 Harga Kredit : Angsuran 1 Bulan : UM/ ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><h2 style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">
<p>&#160;</p>
<p>&#160;</p>
<p></span></h2>
<p>Harga Buku <strong>Ensiklopedi Muhammad</strong> : Rp. 2.450.000</p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;"><span style="color:#000000;">Harga Kredit :</span></p>
<p>Angsuran 1 Bulan : UM/ Angs : Rp. 1.225.000, Jumlah : Rp. 2.450.000</p>
<p>Angsuran 2 Bulan : UM/Angs : Rp. 842.000, Jumlah Rp. 2.526.000</p>
<p>Angsuran 12 Bulan :UM : Rp. 613.000, Angs : Rp. 190.000, Jumlah Rp. 2.893.000</p>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">Pesan Sekarang Juga</span><span style="color:#339966;"> </span></h3>
<h2 style="text-align:center;"><span style="color:#339966;">Ensiklopedi Muhammad</span></h2>
<p><span style="color:#000000;">Hub : wigiana (02270909731 ), email : Kafa09@gmail.com</span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[MANFAAT BUKU HALLO BALITA BUAT ANAK]]></title>
<link>http://hallobalita.wordpress.com/2009/05/14/hallo-balita/</link>
<pubDate>Thu, 14 May 2009 02:49:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>wigiana</dc:creator>
<guid>http://hallobalita.wordpress.com/2009/05/14/hallo-balita/</guid>
<description><![CDATA[HALLO BALITA Rasa ingin membeli sebuah buku terbitan pelangi sangat menggebu pada diri saya, walaupu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><h2><span style="color:#ff0000;">HALLO BALITA</span></h2>
<p>Rasa ingin membeli sebuah buku terbitan pelangi sangat menggebu pada diri saya, walaupun kayla,putri kami masih berusia 6 bulan, tapi hasrat itu ada. Akhirnya aku membeli buku <strong>hallo balita</strong> terbitan <strong>mizan pelangi</strong>.</p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-39" title="hb1" src="http://hallobalita.wordpress.com/files/2009/05/hb1.jpg" alt="hb1" width="55" height="50" />Sekarang anak kami,kayla, sudah berumur 3 tahun, dia merupakan anak yang pintar, selama 3 tahun itu kami sering membacakannya <strong>buku hallo balita</strong>, alhamdulilah materi apa yang dibacakan, sering menjadikan acuan bagi anak kami dalam bertindak.</p>

<h3></h3>
<h3></h3>
<h3></h3>
<h3><span style="color:#0000ff;">Dapatkan Buku <span style="color:#ff0000;">Hallo Balita</span> </span>Untuk Dalam Kota Bandung <span style="color:#00ff00;">Rp.1.340.000</span></h3>
<h3>(<span style="color:#ff0000;">10%</span> discount untuk membeli secara tunai) .</h3>
<p>Di luar kota + Ongkos Kirim</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[ENSIKLOPEDI MUHAMMAD]]></title>
<link>http://hallobalita.wordpress.com/2009/05/04/ensiklopedi-muhammad/</link>
<pubDate>Mon, 04 May 2009 18:51:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>wigiana</dc:creator>
<guid>http://hallobalita.wordpress.com/2009/05/04/ensiklopedi-muhammad/</guid>
<description><![CDATA[Dapatkan segera buku ENSIKLOPEDI MUHAMMAD Saw, terbitan Pelangi Mizan. ENSIKLOPEDI MUHAMMAD Saw Jika]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><h2><span style="color:#00800;"><span style="color:#ff0000;">Dapatkan segera buku <strong>ENSIKLOPEDI MUHAMMAD</strong> Saw, terbitan Pelangi</span> Mizan.</span></h2>
<h3><span style="color:#008000;">ENSIKLOPEDI MUHAMMAD Saw </span></h3>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-23" title="cover-em" src="http://hallobalita.wordpress.com/files/2009/05/cover-em.jpg" alt="cover-em" width="188" height="250" />Jika Anda benar Umat <strong>Muhammad</strong> Sejauh mana Anda Mengenalnya ?</p>
<p>Dapatkan buku <strong>ensiklopedi Muhammad</strong> Saw, terbitan Pelangi Mizan. Buku ensiklopedi Muhammad Saw, terbitan Pelangi Mizan disajikan secara kronologis dan tematis, diperkaya dengan fakta dan data actual, peta, table bagan, timeline, illustrasi, dll.</p>
<p>Keistimewaan Ensiklopedi Muhammad Saw ;</p>
<p>1. <strong>Ensiklopedi Muhammad</strong>, merupakan satu-satunya buku yang mengupas pribadi Nabi Muhammad Saw, dari sepuluh aspek status dan profesi terpenting manusia dalam hidup : sebagai nabi, pribadi mulia, pedagang, suami dan ayah, pendidik, pecinta ilmu, negarawan, pemimpin militer, pejuang kemanusiaan, dan hakim.</p>
<p>2. <strong>Ensiklopedi Muhammad</strong>, ditulis oleh cendekiawan terkemuka Pakisatan, Afzalurrahman, Beliau sudah dikenal oleh public pembaca di Indonesia di era 90-an lewat bukunya, “ Muhammad Sebagai Seorang Pedagang”.</p>
<p>3. <strong>Ensiklopedi Muhammad</strong>, Merujuk pada kitab-kitab karya ulama klasik : kitab hadist sittah, sirah dan tafsir mu’tabarah.</p>
<p>4. <strong>Ensiklopedi Muhammad</strong>, diperkaya dengan kontribusi sekian banyak artikel dan tulisan-tulisan ulama terkemuka dunia Islam sejak jaman klasik hingga modern.</p>
<p>5. <strong>Ensiklopedi Muhammad</strong>, disunting dan diperkaya oleh redaksi Pelangi Mizan sehingga menjadi lebih ringkas, padat, informative.</p>
<p><strong>Buku Ensklopedi Muhammad</strong> terdiri dari 10 jilid /hard cover/ @ 100 – 150 halaman / Full Collor<br />
<strong></strong></p>
<p><span style="color:#008000;">Pesan segera buku terbatas </span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[I Love My Alquran]]></title>
<link>http://hallobalita.wordpress.com/2009/05/04/i-love-my-alquran/</link>
<pubDate>Mon, 04 May 2009 18:36:49 +0000</pubDate>
<dc:creator>wigiana</dc:creator>
<guid>http://hallobalita.wordpress.com/2009/05/04/i-love-my-alquran/</guid>
<description><![CDATA[I Love My Al-Quran, yang diterbitkan oleh Pelangi Mizan, ingin membantu para orangtua di zaman sekar]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><strong>I Love My Al-Quran</strong>, yang diterbitkan oleh Pelangi Mizan, ingin membantu para orangtua di zaman sekarang dalam membawa putra-putri mereka, sejak dini, ke dalam naungan Al-Quran.<strong> I Love My Al-Quran</strong> dirancang untuk dapat diakses dengan sangat mudah dan menyenangkan oleh anak-anak. <strong>I Love My Al-Quran</strong> dilengkapi dengan pelbagai sarana yang membuat Al-Quran tidak sekadar dibaca (atau dihafal), melainkan dihayati dan dimaknai sehingga nilai-nilai yang dikandung Al-Quran dapat meresap di hati dan menggerakkan nalar anak-anak.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-15" title="foto-ilma" src="http://hallobalita.wordpress.com/files/2009/05/foto-ilma.jpeg" alt="foto-ilma" width="124" height="50" /></p>
<p style="text-align:justify;">Pengenalan Al-Quran kepada anak-anak merupakan bagian penting dari upaya mendekatkan umat pada sumber ajaran agama yang dipeluknya. Apalagi saat moralitas keagamaan cenderung terkikis. Tentu saja pengenalan Al-Quran kepada anak-anak mesti disesuaikan dengan tingkat nalar dan pikiran mereka, sehingga memerlukan pendekatan dan metode tersendiri. Salah satu metode tersebut ditawarkan oleh penerbit Pelangi Mizan, sebagaimana terlihat dalam <strong>I Love My Al-Quran</strong>. setidaknya dengan buku ini dapat merangsang anak-anak untuk mempelajari Al-Quran secara lebih menarik dan menyenangkan.</p>
<p style="text-align:center;">( <em><strong><span style="color:#008000;">KH. A. Hasyim Muzadi, Ketua Umum PB Nadhatul Ulama</span></strong></em>)</p>
<p style="text-align:justify;">Buku <strong>I Love My Al-Quran</strong> yang diterbitkan Pelangi Mizan merupakan sebuah inovasi. Usaha kreatif untuk mendekatkan keluarga muslim pada kitab sucinya.</p>
<p style="text-align:center;">(<span style="color:#008000;"><em><strong> Prof. Dr. Dien Syamsudin, Ketua Umum PP Muhamadiyah</strong></em></span>)</p>
<p style="text-align:justify;">Buku <strong>I Love My Al-Quran</strong> merupakan salah satu dari sedikit sajian yang akan mendorong para pembacanya bergerak bersama menyambut kelahiran generasi &#8221; The Living Quran&#8221; baru. Buku ini tentunya baru merupakan kunci pembuka sikap untuk memasuki dunia yang lebih mencintai Al-Quran.</p>
<p style="text-align:center;">( <span style="color:#008000;"><em><strong>K.H. Dr. Miftah Faridl,  Ulama</strong></em></span>)</p>
<p style="text-align:justify;">Pelangi mizan telah menerbitkan sebuah buku yang sangat bermanfaat bagi keluarga muslim yang berjudul <strong>I love My Al-Quran</strong> Dapatkan 9 Manfaat yang akan anda peroleh dari buku ini :</p>
<ol>
<li><strong>I Love My AlQuran</strong>, Mendorong anak untuk lebih mencintai Al-Quran dengan cara yang lebih menyenangkan.</li>
<li>Tafsir dan terjemahan <strong>I Love My Al-Quran</strong> dipenuhi dekoratif yang beraneka warna.</li>
<li><strong>I Love My Al-Quran</strong> mengajarkan anak-anak mengenai hukum tajwid, agar anak-anak dapat membaca Al-Quran secara baik.</li>
<li>Hukum Tajwid diperkenalkan secara bertahap dengan sistem warna yang diterapkan langsung di mushaf<strong> Al-Quran</strong>, dibeberapa halaman Jilid Pertama.</li>
<li>Disetiap halaman, anak-anak diperkenalkan dengan kosa kata Al- Quran secar bertahap.</li>
<li><strong>I Love My Al-Quran</strong>, memberikan  wawasan  dengan membaca informasi tambahan berkaitan dengan ayat yang dibaca. informasi tersebut berupa peta, atau peristiwa sejarah,  pengetahuan ilmiah</li>
<li><strong>I Love My AlQuran</strong>, Anak-anak dapat mengetahui korelasi satu ayat dengan ayat lainnya</li>
<li><strong>I Love My Al-Quran</strong>, memudahkan anak-anak menghafal kandungan ayat dalam 16 surat pendek secara cepat dan menyenangkan melalui CD lagu-lagu yang dilengkapi dengan buku lagu</li>
<li><strong>I Love My AlQuran</strong>, Anak-anak dapat mengenal dan menghafal 114 nama surah beserta data seputar surah, arti nama surah, jumlah ayat, serta makkiyah-madaniyyah-nya melalui permainan ular tangga yang mengasyikan</li>
</ol>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Cerita anak: Anak dalam Cermin]]></title>
<link>http://paskalina.wordpress.com/2009/04/30/cerita-anak-anak-dalam-cermin/</link>
<pubDate>Thu, 30 Apr 2009 08:08:09 +0000</pubDate>
<dc:creator>paskalina</dc:creator>
<guid>http://paskalina.wordpress.com/2009/04/30/cerita-anak-anak-dalam-cermin/</guid>
<description><![CDATA[Sumber: Blyton, Enid. 2007. Anak dalam Cermin dan Cerita-cerita lain. Jakarta: Gramedia Anak dalam C]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US"><strong>Sumber:</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US"><strong><img class="alignnone size-medium wp-image-296" title="anak-dalam-cermin" src="http://paskalina.wordpress.com/files/2009/04/anak-dalam-cermin.jpg?w=210" alt="anak-dalam-cermin" width="146" height="209" /><br />
</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US">Blyton, Enid. 2007. <em>Anak dalam Cermin dan Cerita-cerita lain</em>. Jakarta: Gramedia</span></p>
<h2 style="text-align:center;"><strong>Anak dalam Cermin</strong></h2>
<p><span lang="EN-US">Ronnie mempunyai sifat yang aneh. Kalau teman-temannya datang ke rumahnya, Ronnie tak pernah membiarkan mereka bermain-main dengan mainannya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US">“Apakah benar kau ini, Ronnie!” ucap ibu Ronnie pada suatu hari. “Bukankah kau ingin bermain-main dengan maian Harry kalau kau kebetulan sedang bermain di rumahnya? Juga kalau sedang di rumah Angela—kau ingin meminjam balok susunnya, bukan? Mengapa kau tak memperbolehkan teman-temanmu bermain dengan mainanmu?&#8221;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US">“Ah,” sahut Ronnie, “aku tak senang jika mainanku dipakai anak lain.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US">“Mudah-mudahan saja kau tak berteman dengan anak yang seperti kau—tak mau meminjamkan mainannya kepadamu!” ujar Ibu pula. “Kalau tidak begitu, kau takkan tahu betapa buruknya sifatmu itu. Kita harus mau membagi apa yang kita miliki bila keadaan memungkinkan.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US">Ada satu hal yang paling digemari Ronnie—ia sangat suka bercermin! Di kamar ibunya ada sebuah cermin berukuran sangat besar—tingginya sama dengan tinggi ruangan! Ronnie senang sekali berdiri di depannya sambil mengamat-amati segala sesuatu yang terpantul di situ.</span></p>
<p><!--more--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US">Bukan dirinya sendiri yang diamat-amati anak itu, tetapi kamar lain di balik cermin itu. Kamar itu mirip benar dengan kamar ibunya. Meja rias, tempat tidur, jendela, dan pintunya sama dengan yang terdapat di kamar ibunya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US">Bila pintu kamar itu dibuka, Ronnie melihat ada kamar anak-anak yang mirip dengan kamarnya sendiri. Tetapi, walaupun kelihatan mirip, rasanya sedikit berbeda. Betapa ingin Ronnie melihat kamar anak-anak yang Nampak sedikit di cermin itu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US">Pada suatu hari angan-angan Ronnie terkabul! Ketika Ronnie sedang bersandar pada cermin kesayangannya, tiba-tiba cermin itu seperti terbuka dan Ronnie jatuh ke belakangnya! Ronnie sangat terkejut. Cepat ia berdiri sambil tertawa gembira.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US">“Nah, sekarang aku bisa melihat kamar anak-anak yang sering kulihat di belakang cermin!” ujarnya sambil berlari ke pintu menuju kamar anak-anak yang terlihat di cermin. Ronnie sudah berada di balik cermin sekarang. Hatinya berdebar-debar menantikan apa yang akan dilihatnya di kamar anak-anak itu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US">Ternyata, kamar anak itu persis dengan kamarnya sendiri. Di situ terdapat sebuah lemari penuh berisi mainan, sebuah kuda goyang, dan sekotak balok susun. Di atas kursi, ada monyet-monyetan sedang duduk. Monyet <span> </span>itu mirip benar dengan monyet-monyetannya. Sedang di atas bangku, duduk sebuah boneka beruang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US">Tetapi, meskipun sangat mirip dengan mainannya, kelihatannya mainan-mainan yang berada di situ agak berbeda. Ronnie ingin mencoba kuda goyangnnya—sama cepatkan gerakannya dengan kepunyaannya?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US">Ronnie beranjak hendak naik ke punggung kuda itu. Tetapi, tiba-tiba saja seorang anak berlari-lari masuk. Anak itu berwajah mirip sekali dengan Ronnie. Mereka betul-betul seperti anak kembar.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US">“Sedang apa kau di kamarku?” seru anak itu. “Pergi! Jangan naiki kuda goyangku!”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US">“Oh—kukira ini kudaku,” sahut Ronnie. Hatinya jengkel pada anak yang pelit itu. “Apa salahnya sih, kalau aku mencoba naik kudamu sekali saja?”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US">“Itu bukan kudamu. Itu kudaku!” seru anak tadi sambil menyeret Ronnie turun dari punggung kudanya. “Aku tak mau kudaku ditunggangi orang lain. Pergi kau!”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US">Betapa jahatnya anak ini, piker Ronnie. Ia tinggalkan kuda goyang tadi, dan pergi mendekati lemari mainan. Tampak olehnya ada sebuah lok kereta api bermesin putar di situ. Mirip dengan kepunyaannya. <span> </span>Ronnie ingin mencoba apakah lok kereta api yang inibisa berjalan mengelilingi kamar seperti kepunyaannya. Diputarnya kuncinya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US">Tetapi, anak tadi merebutnya. “Jangan bermain dengan lok keretaku. Sudah kukatakan, aku tak senang mainanku dipakai orang lain.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US">“Apa salahnya sih kalau dipinjam sebentar?” kata Ronnie marah. “Sikapmu sama sekali tidak sopan. Aku takkan merusak mainanmu.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US">Kemudian Ronnie memegang boneka beruang dan menggendongnya. Ah, betapa mirip dengan boneka beruangnya sendiri! Lehernya pun berpita biru lusuh seperti boneka beruangnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US">Tetapi anak yang satu lagi tak suka melihat Ronnie membelai-belai boneka beruangnya. Ditariknya boneka itu. “Boneka beruangku tak suka digendong orang lain,” katanya. “Berikan dia kepadaku.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US">“Oh, kau benar-benar lucu,” Ronnie berkata sambil mempertahankan boneka beruang yang sedang dipegangnya dari rebutan anak tadi. “Aku ingin menggendongnya.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US">“Jangan,” cegah anak tadi sambil menarik boneka beruangnya dari tangan Ronnie dengan sekuat-kuatnya. Terdengar suara barang sobek—ternyata, sebuah kaki bone itu terlepas! Melihat hal ini anak tadi menjad marah dan menghentak-hentakkan kakinya seperti yang biasa dilakukan Ronnie.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US">“Oh, lihatlah! Dasar kau anak bandel! Kaulepaskan kaki boneka beruangku!”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US">“Bukan aku yang melepaskannya! Kau sendiri!” seru Ronnie. Hatinya sedih melihat boneka beruang yang kakinya tinggal satu itu. “Baiklah—gendonglah olehmu boneka beruang ini, kalau memang itu maumu. Aku akan melihat-lihat buku. Siapa tahu kau punya buku yang belum kumiliki di rumah.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US">Ronnie meraih sebuah buku bergambar—tetapi anak tadi dengan segera merebutnya hingga dua buah halaman buku itu terlepas. “Jangan lihat bukuku. Oh, gara-gara kau dua halaman bukuku jadi terlepas.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US">Ronnie marah sekali. Dipukulnya anak laki-laki itu. Sama marahnya, anak itu mengambil tongkat dan berlari mengejar Ronnie. Ronnie ketakutan dan segera berlari menjauhinya. Ia berlari ke luar, menuju ke kamar yang menyerupai kamar ibunya. Anak tadi masih mengejarnya dengan membawa tongkat sambil berteriak-teriak dengan marahnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US">Ronnie berlari ke cermin yang berkilau-kilauan di dinding. Ah, betapa inginnya ia menerobos cermin itu supaya cepat jauh dari anak yang pelit, egois, dan pemarah itu. Ronnie melompat ke arah cermin—dan, tiba-tiba saja Ronnie mendapatkan dirinya berada di kamar ibunya, sendirian.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US">Tepat pada saat itu ibunya masuk. Beliau melihat Ronnie mengacungkan tinjunya kepada anak laki-laki yang nampaknya berada di balik cermin. Smbil mengacungkan tinjunya, Ronnie berteriak-teriak marah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US">“Ronnie! Mengapa kau berteriak-teriak begitu? Tak tahukah kau bahwa anak yang kaumarahi di cermin itu tak lain adalah dirimu sendiri?” ucap ibunya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US">“Dia bukan aku,” sahut Ronnie. “Dia jahat dan pelit! Aku mengunjungi kamarnya melewati cermin ini, Bu—tapi dia tak memperbolehkanku memegang mainannya sama sekali. Naik kuda-kudaannya pun aku tak boleh!”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US">“Kalau begitu dia persis kau,” kata ibunya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US">“Ketika lok kereta apinya kupegang, ia marah-marah dan merebutnya. Begitu juga ketika aku melihat-lihat bukunya dan menggendong boneka beruangnya,” tambah Ronnie.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US">“Ya, persis kau!” ujar Ibu sambil tertawa. “Bukankah ibu pernah mengatakan semoga kau bertemu dengan orang yang sifatnya seperti kau, Ronnie? Nah, sekarang kau tahu betapa jeleknya sifatmu. Kau bertemu dengan dirimu sendiri di cermin itu! Sukakah kau kepadanya?”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US">“Sungguh anak yang di cermin itu diriku sendiri?” tanya Ronnie.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US">“Wajahnya memang mirip denganku. Tapi aku tak suka kepadanya. Dia sama sekali tak mau meminjamkan barang yang dimilikinya.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US">“Kau pun begitu kalau teman-temanmu datang ke sini!” kata Ibu Ronnie. “Hai, jangan menangis, Ronnie! Ibu kira kau baru bermimpi, Nak.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US">Tapi, ternyata bukan mimpi! Sebab, ketika Ronnie masuk ke kamarnya sendiri, didapatinya boneka beruangnya berkaki tinggal satu. Di lantai ditemuinya sobekan buku yang dua lembar tadi. Aneh, bukan?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US">Bagaimana pendapatmu—apakah sejak saat itu Ronnie akan mau meminjamkan mainannya kepada teman-temannya yang datang ke rumahnya?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US"><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US"> </span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ayo Sholat!]]></title>
<link>http://pernikmoslem.wordpress.com/2009/04/16/ayo-sholat/</link>
<pubDate>Thu, 16 Apr 2009 14:12:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>yoga</dc:creator>
<guid>http://pernikmoslem.wordpress.com/2009/04/16/ayo-sholat/</guid>
<description><![CDATA[Harga: Rp 20.000,- Pengarang: Abu Umar Urwah al-Bankawy Penerbit: DARUL ILMI Berat: 0,2 kg Deskripsi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignnone" src="http://sarana-hidayah.com/images/products/117_1.jpg" alt="" width="147" height="206" /><br />
Harga: <strong>Rp 20.000,-</strong><br />
Pengarang: <strong>Abu Umar Urwah al-Bankawy</strong><br />
Penerbit: DARUL ILMI<br />
Berat: 0,2 kg</p>
<p><strong>Deskripsi:</strong><br />
Mengikuti sunnah Nabi shollallahu &#8216;alaihi wa sallam dalam segala perkara merupakan hal penting yang harus ditanamkan kepada anak anak sejak dini. Karena itulah buku ini hadir di tengah para pembaca. Mari kita ajarkan sholat kepada mereka sholat yang sesuai tuntunan Nabi shollallahu &#8216;alaihi wa sallam. Disampaikan dengan bahasa yang akrab dan mudah dicerna. Tak lupa ilustrasi menarik tentang tata cara/ gerakan sholat semoga memudahkan anak memahami isi buku ini. Semoga buku ini bisa menjembatani anak-anak kita untuk dapat melakukan sholat yang sesuai dengan sunnah/ tuntunan Rosulullah shollallahu &#8216;alaihi wa sallam&#8230; Amiin.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Where The Wild Things Are - Film Monster Anak2 Yang Terlalu Dewasa?]]></title>
<link>http://rawkusbixhu.wordpress.com/2009/03/17/where-the-wild-things-are-film-monster-anak2-yang-terlalu-dewasa/</link>
<pubDate>Tue, 17 Mar 2009 08:26:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>rawkusbixhu</dc:creator>
<guid>http://rawkusbixhu.wordpress.com/2009/03/17/where-the-wild-things-are-film-monster-anak2-yang-terlalu-dewasa/</guid>
<description><![CDATA[Trailer film ini akan dirilis bersama film Monsters vs Aliens di US sono, yang artinya jadwal rilis ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Trailer film ini akan dirilis bersama film Monsters vs Aliens di US sono, yang artinya jadwal rilis ]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
