<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>cara-penggunaan &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/cara-penggunaan/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "cara-penggunaan"</description>
	<pubDate>Sun, 19 May 2013 19:01:30 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Gimana sih Cara Menggunakan Obat Mata yang Benar?]]></title>
<link>http://sienvisgirl.wordpress.com/2013/04/02/gimana-sih-cara-menggunakan-obat-mata-yang-benar/</link>
<pubDate>Tue, 02 Apr 2013 16:11:54 +0000</pubDate>
<dc:creator>aminocte</dc:creator>
<guid>http://sienvisgirl.wordpress.com/2013/04/02/gimana-sih-cara-menggunakan-obat-mata-yang-benar/</guid>
<description><![CDATA[Siapa yang tidak pernah sakit mata ayo ngacung…. Sepertinya tidak ada, ya? Walaupun bukan sakit mata]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><a href="http://sienvisgirl.files.wordpress.com/2013/04/clip_image002.jpg"><img style="border-bottom:0;border-left:0;margin:0 auto;display:block;float:none;border-top:0;border-right:0;" title="clip_image002" border="0" alt="clip_image002" src="http://sienvisgirl.files.wordpress.com/2013/04/clip_image002_thumb.jpg?w=224&#038;h=194" width="224" height="194"></a>Siapa yang tidak pernah sakit mata ayo <em>ngacung….</em></p>
<p align="justify">Sepertinya tidak ada, ya? Walaupun bukan sakit mata yang parah sehingga menyebabkan penderitanya <em>belekan</em> dalam jumlah banyak dan jangka waktu yang lama, setidaknya pernah mengalami mata perih, gatal, dan merah akibat iritasi mata, ‘kan? Nah, kalau dirasa mengganggu, biasanya barang yang langsung dicari adalah obat tetes mata yang dijual bebas di apotek. Lain halnya bila sepasang jendela dunia ini sudah mengalami infeksi yang cukup berat, terkadang dokter meresepkan salep mata untuk mengobatinya.</p>
<p><!--more-->
<p align="justify">Di iklan-iklan televisi, sang bintang iklan biasanya langsung menggunakan obat tetes mata dengan cara meneteskannya pada bola mata, yang sebenarnya tidak tepat. Penggunaan satu jenis obat tetes mata untuk dipakai bersama juga tak jarang terjadi. Tak banyak yang tahu bahwa hal tersebut dapat menyebabkan penularan penyakit. Mungkin di antara kita ada yang masih menyimpan obat tetes mata yang dibeli beberapa bulan lalu dengan alasan belum melewati tanggal kadaluarsa. Padahal, dalam jangka waktu lebih dari 1 bulan, obat mata tidak terjamin lagi sterilitasnya.</p>
<p align="justify">Jadi, bagaimana seharusnya?</p>
<p align="justify">Berikut adalah petunjuk penggunaan obat tetes mata dan obat salep mata yang benar. Informasi ini saya ambil dari buku Panduan Penggunaan Obat Bebas dan Obat Terbatas yang dikeluarkan oleh Departemen Kesehatan tahun 2006 dan dari salah satu situs <em>online</em>.</p>
<ul>
<li>
<div align="justify"><font color="#800000">Untuk mencegah kontaminasi (pencemaran), ujung wadah obat tetes mata <strong>jangan terkena permukaan benda lain</strong> (termasuk mata) dan <strong>wadah harus tetap tertutup rapat sesudah dipakai</strong>.</font></div>
</li>
<li>
<div align="justify"><font color="#800000">Cara pemakaian obat tetes mata atau obat salep mata : Mula-mula <strong>cucilah tangan</strong> Anda. Tengadahkanlah kepala, <strong>tarik kelopak mata bagian bawah</strong>. Teteskan/oleskan obat dan perlahan-lahan <strong>tutup mata </strong>Anda. <strong>Jangan berkedip</strong>. <strong>Biarkan mata tertutup</strong> selama 1 sampai 2 menit.</font></div>
</li>
</ul>
<p align="justify"><a href="http://sienvisgirl.files.wordpress.com/2013/04/clip_image00211.jpg"><img style="border-bottom:0;border-left:0;display:inline;border-top:0;border-right:0;" title="clip_image002[11]" border="0" alt="clip_image002[11]" src="http://sienvisgirl.files.wordpress.com/2013/04/clip_image00211_thumb.jpg?w=204&#038;h=170" width="204" height="170"></a><a href="http://sienvisgirl.files.wordpress.com/2013/04/clip_image00213.jpg"><img style="border-bottom:0;border-left:0;display:inline;border-top:0;border-right:0;" title="clip_image002[13]" border="0" alt="clip_image002[13]" src="http://sienvisgirl.files.wordpress.com/2013/04/clip_image00213_thumb.jpg?w=204&#038;h=164" width="204" height="164"></a></p>
<ul>
<li>
<div align="justify"><font color="#800000">Setelah menggunakan obat tetes mata atau obat salep mata,<strong> cucilah tangan</strong> anda kembali untuk membersihkan sisa obat.</font></div>
</li>
<li>
<div align="justify"><font color="#800000">Obat tetes mata dan obat salep mata yang telah terbuka dan dipakai <strong>jangan disimpan lebih dari 30 hari</strong> untuk digunakan lagi, karena kemungkinan sudah tidak bebas kuman atau rusak.</font></div>
</li>
<li>
<div align="justify"><font color="#800000">Untuk menghindari infeksi, <strong>jangan gunakan</strong> obat tetes mata atau obat salep mata pada <strong>lebih dari satu orang</strong>/secara bergantian.</font></div>
</li>
<li>
<div align="justify"><font color="#800000">Bila menggunakan obat tetes mata dan salep mata, gunakanlah <strong>obat tetes mata</strong> terlebih dahulu, <strong>5 menit</strong> kemudian baru oleskan <strong>salep mata</strong>.</font></div>
</li>
<p align="justify">&#160;
<p align="justify">Sekian tips kali ini, semoga bermanfaat. Dan jangan lupa, minta apoteker untuk menjelaskan informasi obat kepada Anda.</p>
</ul>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[]]></title>
<link>http://roofizulkifli.wordpress.com/2013/01/15/20/</link>
<pubDate>Mon, 14 Jan 2013 17:59:02 +0000</pubDate>
<dc:creator>ROOFI</dc:creator>
<guid>http://roofizulkifli.wordpress.com/2013/01/15/20/</guid>
<description><![CDATA[]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://roofizulkifli.files.wordpress.com/2012/01/fif-taman-bunga-matahari1.jpg"><img src="http://roofizulkifli.files.wordpress.com/2012/01/fif-taman-bunga-matahari1.jpg?w=300&#038;h=198" alt="fif-taman-bunga-matahari1.jpg" width="300" height="198" class="alignleft size-medium wp-image-58" /></a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[ACTIVATOR SIM CARDS Alat Untuk Aktifasi Kartu Perdana]]></title>
<link>http://roofizulkifli.wordpress.com/2013/01/10/activator-sim-cards-alat-untuk-aktifasi-kartu-perdana/</link>
<pubDate>Thu, 10 Jan 2013 16:33:23 +0000</pubDate>
<dc:creator>ROOFI</dc:creator>
<guid>http://roofizulkifli.wordpress.com/2013/01/10/activator-sim-cards-alat-untuk-aktifasi-kartu-perdana/</guid>
<description><![CDATA[ACTIVATOR SIM CARDS Alat Untuk Aktifasi Kartu Perdana Dengan bantuan alat ini, maka kartu perdana bi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>ACTIVATOR SIM CARDS<br />
Alat Untuk Aktifasi Kartu Perdana<a href="http://roofizulkifli.files.wordpress.com/2013/01/aktifator-21.jpg"><img class="size-full wp-image-114 alignright" alt="AKTIFATOR 2" src="http://roofizulkifli.files.wordpress.com/2013/01/aktifator-21.jpg?w=266&#038;h=201" width="266" height="201" /></a></p>
<p>Dengan bantuan alat ini, maka kartu perdana bisa diaktifkan tanpa mematahkan/melepas chip sim card. Cocok untuk konter yang jualan kartu perdana dalam kondisi aktif. Penampilan kartu tetap seperti baru (belum diaktifkan) Juga lebih aman karena jika dilepas, seringkali SIM card geser-geser dan malah bisa hilang.</p>
<p>&#160;</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Cara Penggunaan Produk]]></title>
<link>http://moebilin.wordpress.com/2012/06/11/cara-penggunaan/</link>
<pubDate>Mon, 11 Jun 2012 11:44:09 +0000</pubDate>
<dc:creator>moebilin</dc:creator>
<guid>http://moebilin.wordpress.com/2012/06/11/cara-penggunaan/</guid>
<description><![CDATA[Cara Penggunaan Produk Moebilin : Larutkan Moebilin dalam air sesuai kebutuhan Siramkan pada bahan b]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Cara Penggunaan Produk Moebilin :</p>
<ul>
<li>Larutkan Moebilin dalam air sesuai kebutuhan</li>
<li>Siramkan pada bahan baku pupuk yang telah disiapkan sambil diaduk merata sampai kondisi kelembaban 30% (jika dikepal adonan mekar)</li>
<li>Tutup bahan dengan karung/plastik/terpal atau penutup lain</li>
<li>Setelah 24 jam, bolak balik bahan untuk mengeluarkan panas</li>
<li>setelah 7 hari pupuk organik siap digunakan</li>
</ul>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Cara Memakai Loe Luffa corset]]></title>
<link>http://loeluffacorset.wordpress.com/2011/08/26/cara-memakai-loe-luffa-corset/</link>
<pubDate>Fri, 26 Aug 2011 10:22:02 +0000</pubDate>
<dc:creator>google189</dc:creator>
<guid>http://loeluffacorset.wordpress.com/2011/08/26/cara-memakai-loe-luffa-corset/</guid>
<description><![CDATA[penggunaan Loe luffa Cara Penggunaan: - Pakai celana terlebih dahulu. Tarik sampai di bawah payudara]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_22" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><a href="http://loeluffacorset.files.wordpress.com/2011/08/howtowear.jpg"><img src="http://loeluffacorset.files.wordpress.com/2011/08/howtowear.jpg?w=300&#038;h=143" alt="cara pakai" title="howtowear" width="300" height="143" class="size-medium wp-image-22" /></a><p class="wp-caption-text">penggunaan Loe luffa</p></div>
<p>Cara Penggunaan:</p>
<p>- Pakai celana terlebih dahulu. Tarik sampai di bawah payudara. Tekuk 1 lipatan (supaya tidak menggulung saat dipakai).</p>
<p>Untuk orang yang gemuk, kemungkinan tidak bisa ditarik sampai bawah payudara, cukup sampai perut.</p>
<p>- Pakai atasan dari bawah. Naikan tali bahu dan rapikan.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ikan]]></title>
<link>http://foodwithozone.wordpress.com/2011/05/26/ikan/</link>
<pubDate>Thu, 26 May 2011 10:44:23 +0000</pubDate>
<dc:creator>dianasilaswara</dc:creator>
<guid>http://foodwithozone.wordpress.com/2011/05/26/ikan/</guid>
<description><![CDATA[Bahan : ikan yang telah dibersihkan terlebih dahulu (utk ukuran 10 ikan selar) Cara kerja :  Ikan ya]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://foodwithozone.files.wordpress.com/2011/05/fish.gif"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-139" title="fish" src="http://foodwithozone.files.wordpress.com/2011/05/fish.gif?w=150&#038;h=144" alt="" width="150" height="144" /></a>Bahan :</p>
<p>ikan yang telah dibersihkan terlebih dahulu (utk ukuran 10 ikan selar)</p>
<p>Cara kerja :</p>
<ol>
<li> Ikan yang telah bersih direndam dalam wadah yang tidak terlalu besar (secukupnya saja) agar proses peng-ozon-an dapat maksimal</li>
<li>Siapkan alat ozone dengan menggunakan tambahan selang dan bandul ozone yang telah tersedia.</li>
<li>Putar timer untuk 20 menit proses ozonisasi, dan alat dimasukkan kedalam rendaman ikan (usahakan bandul ada di bagian bawah rendaman ikan)</li>
<li>Pindahkan lokasi bandul min 5 menit untuk setiap 1/4 bagian agar prosesnya merata.</li>
<li>Setelah 20 menit selesai proses ozone, zat-zat hormon yang dikeluarkan diangkat, kemudian ikan dibilas bersih dan dapat langsung diolah atau disimpan di lemari pendingin.</li>
<li>Alat ozone dapat dibersihkan dengan cara :</li>
</ol>
<ul>
<li>selang –&#62; dicuci bersih seperti biasa (jangan menggunakan air panas)</li>
<li>bandul ozone –&#62; setelah dicuci bersih, direndam dengan air panas dari dispenser / termos selama 2 menit agar kuman2 yang tersisa mati.</li>
</ul>
<p>** Pencucian dapat menggunakan sabun cuci piring cair</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ayam]]></title>
<link>http://foodwithozone.wordpress.com/2011/05/26/ayam/</link>
<pubDate>Thu, 26 May 2011 01:46:50 +0000</pubDate>
<dc:creator>dianasilaswara</dc:creator>
<guid>http://foodwithozone.wordpress.com/2011/05/26/ayam/</guid>
<description><![CDATA[Bahan : 1 ekor ayam yang telah dibersihkan terlebih dahulu Cara kerja :  Ayam yang telah bersih dire]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://foodwithozone.files.wordpress.com/2011/05/chicken-picture11.gif"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-123" title="chicken-picture1" src="http://foodwithozone.files.wordpress.com/2011/05/chicken-picture11.gif?w=150&#038;h=150" alt="" width="150" height="150" /></a>Bahan :</p>
<p>1 ekor ayam yang telah dibersihkan terlebih dahulu</p>
<p>Cara kerja :</p>
<ol>
<li> Ayam yang telah bersih direndam dalam wadah yang tidak terlalu besar (secukupnya saja) agar proses peng-ozon-an dapat maksimal</li>
<li>Siapkan alat ozone dengan menggunakan tambahan selang dan bandul ozone yang telah tersedia.</li>
<li>Putar timer untuk 25 menit proses ozonisasi, dan alat dimasukkan kedalam rendaman ayam (usahakan bandul ada di bagian bawah rendaman ayam)</li>
<li>Pindahkan lokasi bandul min 3 &#8211; 4 menit agar prosesnya merata, kecuali untuk daerah paha dan sayap harus agak lama (sekitar 6 &#8211; 7 menit) karena hormon yang terkandung dalam bagian tubuh tersebut lebih banyak jumlahnya daripada bagian tubuh lainnya.</li>
<li>Setelah 25 menit selesai proses ozone, zat-zat hormon yang dikeluarkan diangkat, kemudian ayam di bilas bersih dan dapat langsung diolah atau disimpan di lemari pendingin.</li>
<li>Alat ozone dapat dibersihkan dengan cara :</li>
</ol>
<ul>
<li>selang &#8211;&#62; dicuci bersih seperti biasa (jangan menggunakan air panas)</li>
<li>bandul ozone &#8211;&#62; setelah dicuci bersih, direndam dengan air panas dari dispenser / termos selama 2 menit agar kuman2 yang tersisa mati.</li>
</ul>
<p>** Pencucian dapat menggunakan sabun cuci piring cair</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Cara Penggunaan Zippy]]></title>
<link>http://stickzipper.wordpress.com/2010/09/20/hello-world/</link>
<pubDate>Mon, 20 Sep 2010 08:08:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>stickzipper</dc:creator>
<guid>http://stickzipper.wordpress.com/2010/09/20/hello-world/</guid>
<description><![CDATA[1.      Tekuk kemasan plastik (seperti gambar 1) 2.      Arahkan kepala Zippy yang berwarna kuning k]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a href="http://stickzipper.files.wordpress.com/2010/09/cara-penggunaan1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-83" title="cara penggunaan1" src="http://stickzipper.files.wordpress.com/2010/09/cara-penggunaan1.jpg?w=350&#038;h=100" alt="" width="350" height="100" /></a></p>
<p style="text-align:left;">1.      Tekuk kemasan plastik (seperti gambar 1)</p>
<p style="text-align:left;">2.      Arahkan kepala Zippy yang berwarna kuning kedalam kemasan plastik</p>
<p style="text-align:left;">yang ditekuk</p>
<p style="text-align:left;">3.      Sesuai dengan arah plastik yang ditekut tariklah zippy mengarah ke</p>
<p style="text-align:left;">depan</p>
<p><a href="http://stickzipper.files.wordpress.com/2010/09/cara-penggunaan2.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-84" title="cara penggunaan2" src="http://stickzipper.files.wordpress.com/2010/09/cara-penggunaan2.jpg?w=300&#038;h=92" alt="" width="300" height="92" /></a></p>
<p><a href="http://stickzipper.files.wordpress.com/2010/09/cara-penggunaan2.jpg"></a>4.      Zippy lurus mengarah kedepan</p>
<p>5.      Zippy dengan aman mengezip seluruh plastik (penutup plastik tidak</p>
<p>boleh lebih panjang dari Zippy)</p>
<p>6.    Untuk  membukanya, tarik Zippy berlawanan arah.</p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
