<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>cinderamata &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/cinderamata/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "cinderamata"</description>
	<pubDate>Mon, 07 Dec 2009 21:36:34 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[KUJANG PAJAJARAN]]></title>
<link>http://wahyukujang.wordpress.com/2009/11/06/kujang-pajajaran/</link>
<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 03:59:47 +0000</pubDate>
<dc:creator>wahyukujang</dc:creator>
<guid>http://wahyukujang.wordpress.com/2009/11/06/kujang-pajajaran/</guid>
<description><![CDATA[KUJANG merupakan ikon Kota Bogor. Dulu, kujang dipakai sebagai senjata oleh Keluarga Besar Kerajaan ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft size-medium wp-image-11" title="1" src="http://wahyukujang.wordpress.com/files/2009/11/1.jpg?w=300" alt="1" width="300" height="208" />KUJANG merupakan ikon Kota Bogor. Dulu, kujang dipakai sebagai senjata oleh Keluarga Besar Kerajaan Padjadjaran. Untuk terus mengenalkan sekaligus melestarikan ikon tersebut, Wahyu Affandi Suradinata (55), sudah lama menggeluti bengkel pembuatan barang warisan Sunda tersebut.<!--more--></p>
<p>Kp. Parung Banteng RT 04/01 Kel. Katulampa Kec. Bogor Timur merupakan bengkel penyelesaian pembuatan kujang. Wahyu yang profesi sehari-harinya mengajar di beberapa SMK ternama di Kota Bogor mengaku menekuni usaha sampingan membuat senjata kujang sejak 1994.</p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-13" title="7" src="http://wahyukujang.wordpress.com/files/2009/11/7.jpg?w=300" alt="7" width="300" height="196" /></p>
<p>Awal menekuni usaha ini, seperti dituturkan Wahyu, dimulai ketika dirinya sedang berada Sukawayana kawasan pantai selatan Cisoslok kab.Sukabumi. Saat tengah tertidur di salah satu gubuk, dia bermimpi bertemu dengan seseorang yang menyuruhnya mengambil bunga yang tertinggal pada sebuah batu ditepi sungai. Ketika mendatangi sungai itu, Wahyu menemukan benda yang tertancap di sebuah batu. Ternyata barang tersebut adalah kujang.</p>
<p>Dari situlah, Wahyu mencoba-coba bertanya kepada salah seorang pupuhu budayawan Sunda bernama Anis Jatisunda. Anis menyuruh menyimpan, dan kalau bisa, membuat duplikat barang langka tersebut.</p>
<p>Pada 1994, dengan segala keterbatasan, Wahyu akhirnya mampu membuat kujang untuk dipublikasikan ke khalayak. Hingga saat ini, usahanya bisa dibilang cukup maju. Pesanan pun mengalir. Bahkan, jika ada tamu negara yang mampir ke Kota Bogor, Wali Kota Bogor Diani Budiarto menjadikan kujang sebagai cendera mata. Seperti saat pejabat Hongaria datang saat mengikrarkan gong perdamaian dunia beberapa waktu lalu.</p>
<p>Sayangnya, kerja kerasnya mengukir kujang dari baja konvensional lantas banyak yang meniru. Wahyu mencontohkan, di daerah Sukabumi dan Bandung sudah ada yang menjiplak karyanya. &#8220;Tapi untungnya, mereka tidak paham betul dengan kujang, sehingga banyak perbedaan,&#8221; ujar Wahyu saat ditemui di bengkelnya, Kamis (8/1).</p>
<p>Usaha yang ditekuni bapak enam anak ini memang beda dari yang lainnya. Wahyu memahami betul budaya Sunda, sehingga ia mampu mengkreasi enam jenis kujang yang berbeda-beda. Di bengkelnya, terdapat enam jenis kujang, yakni kujang kuntul, siung, bangkong, jago, badak, dan naga.</p>
<p>&#8220;Keenam jenis kujang tersebut berbeda-beda. Bahkan, mata yang terdapat pada lempengan pun bervariasi. Kalau kujang ciung matanya ganjil mulai dari satu, tiga, lima, tujuh, dan sembilan. Kalau kujang kuntul matanya genap,&#8221; katanya.</p>
<p>Kujang yang tidak sembarangan dijual adalah kujang yang mempunyai mata 7 dan 9. Alasannya, dulu kujang tersebut dipakai oleh putra mahkota kerajaan dan raja. &#8220;Memang cuma dibor, tapi memiliki makna berbeda, sebab kujang dengan mata 7 hanya dipakai putra mahkota. Jadi kalau ada yang memesan harus saya liat dulu sejarah orang tersebut, apakah ada keturunan atau bukan,&#8221; ujarnya. (PK-5)</p>
<p>Sumber: Pikiran Rakyat</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Seni Ukir]]></title>
<link>http://kebudayaanpadang.wordpress.com/2009/10/22/seni-ukir/</link>
<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 14:30:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>kebudayaanpadang</dc:creator>
<guid>http://kebudayaanpadang.wordpress.com/2009/10/22/seni-ukir/</guid>
<description><![CDATA[Ukiran di Minangkabau adalah lambang – lambang etika dan estetika yang digunakan untuk membentuk jiw]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Ukiran di Minangkabau adalah lambang – lambang etika dan estetika yang digunakan untuk membentuk jiwa masyarakat sesuai dengan falsafahnya yaitu adat basandi Syarak – Syarak basandi Kitabbullah, dan alam takambang jadi guru. Pada umumnya ukiran – ukiran itu digunakan untuk bangunan – bangunan besar fasilitas umum seperti: Masjid, Rumah Gadang dan Balai Adat, dipasang pada dinding, pintu tiang dan atap.</p>
<p>Motif ukiran itu kebanyakan adalah: tumbuh – tumbuhan, binatang, panorama alam yang indah, mempunyai sifat – sifat terpuji, menghasilkan sesuatu yang sangat berguna bagi kehidupan, yang sehari – hari dipergunakan oleh manusia.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Cinderamata]]></title>
<link>http://kebudayaanpadang.wordpress.com/2009/10/22/cinderamata/</link>
<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 14:12:29 +0000</pubDate>
<dc:creator>kebudayaanpadang</dc:creator>
<guid>http://kebudayaanpadang.wordpress.com/2009/10/22/cinderamata/</guid>
<description><![CDATA[Ingin mencari suvenir khas Sumatera Barat saat berkunjung ke Ranah Minang itu? Cobalah datang ke Sil]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Ingin mencari suvenir khas Sumatera Barat saat berkunjung ke Ranah Minang itu? Cobalah datang ke <strong>Silungkang Art Center di jalan Imam Bonjol No.15 D/E, Padang</strong>, Sumatera Barat. Di sini Anda bisa menemukan aneka jenis barang kerajinan khas Sumbar dengan mudah.</p>
<p>Silungkang Art Center dirintis Devi Melmusi sepuluh tahun silam. Dara asli Silungkang, Sumatera Barat ini memang telah lama akrab dengan barang-barang kerajinan khas Sumbar. Itulah sebabnya Devi menamakan tokonya sebagai pusat seni alias art center.</p>
<p>Barang kerajinan di Silungkang Art Center adalah hasil karya pengrajin-pengrajin mitra binaan Devi. ”Semua cinderamata dagangan kami berasal dari hasil karya pengrajin-pengrajin daerah. Mulai dari Padang, Silungkang, Pariaman, Payakumbuh, Solok, Sulit Air, dan Bukit Tinggi,” ungkap Devi.</p>
<p>Koleksi Silungkang Art Center yang paling diminati pembeli ialah songket dan kebaya. Meski begitu, penganan khas seperti keripik balado, kipang Balingka, dan kerupuk cancang juga laris terjual.</p>
<p>Tak hanya itu, pernak-pernik ragam asesoris pun banyak dicari pelanggan. Sebut saja tas anyaman, gantungan kunci, sarung ponsel, tempat kosmetik, dan dompet. Selain itu masih ada sendal datuk, sepatu dan sandal bordir, serta sepatu dan sandal dari bahan songket yang tak kalah laris.</p>
<p>Kualitas barang-barang Silungkang Art Center terkenal cukup baik. Seluruh barang khas Sumbar ini dijual dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan toko lain.</p>
<p>Bahkan Devi berani mengatakan tokonya lebih murah dibandingkan dengan harga yang dipasang pedagang di Pasar Atas, Bukit Tinggi. ”Soalnya kami kan mendapatkan barang langsung dari pengrajin,” ujar Devi memberi alasan.</p>
<p>Songket dijual mulai dari Rp 100 ribu sampai Rp 3 juta-an. Lalu, kebaya dijual Rp 65 ribu sampai Rp 1 juta. Sedangkan asesoris bisa diperoleh dengan harga Rp 500 sampai Rp 20 ribu.</p>
<p>Toko ini dibuka mulai pukul 08.00 WIB dan tutup pukul 20.00 WIB. Umumnya, wisatawan lokal akrab dengan toko ini. ”Jika Anda tinggal cukup lama di Padang, Anda bisa memesan pakaian berdisain khusus di toko kami,” ucap Devi seraya berpromosi.</p>
<p><a href="http://thomy265.wordpress.com/2008/01/09/silungkang-art-center-cinderamata-khas-sumbar/">http://thomy265.wordpress.com/2008/01/09/silungkang-art-center-cinderamata-khas-sumbar/</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Lomba Cendera Mata Khas Depok]]></title>
<link>http://dkcom.wordpress.com/2009/07/10/lomba-cendera-mata-khas-depok/</link>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2009 10:53:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>Dito</dc:creator>
<guid>http://dkcom.wordpress.com/2009/07/10/lomba-cendera-mata-khas-depok/</guid>
<description><![CDATA[Setelah pada 2007 Lomba Desain Batik Khas Depok digelar, tahun ini Dewan Kerajinan Nasional Tingkat ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:center;"><img class="size-full wp-image-119 aligncenter" style="margin-top:10px;margin-bottom:10px;" title="Situs DEKRANAS Jawa Barat" src="http://temporary.depokita.com/wp-content/uploads/2009/07/dekranasda-jabar.jpg" alt="Situs DEKRANAS Jawa Barat" width="384" height="288" /></p>
<p style="text-align:left;">Setelah pada 2007 Lomba Desain Batik Khas Depok digelar, tahun ini <span id=":166" dir="ltr">Dewan Kerajinan Nasional Tingkat Daerah (</span>DEKRANASDA) Kota Depok kembali mengadakan kompetisi desain, yaitu Lomba Desain Cendera Mata Khas Depok.  Lomba ini sudah dimulai sejak 18 Mei 2009  dengan batas akhir pengiriman karya desain tanggal 18 Juli 2009. Berikut ini persyaratan untuk mengikuti lomba.</p>
<p>Tema:  <strong>Cendera Mata Khas Depok</strong></p>
<ol>
<li>Warga Depok (KTP Depok).</li>
<li>Hasil karya dalam bentuk 3 dimensi.</li>
<li>Peserta boleh membuat lebih dari 1 (satu) karya dan karya tersebut belum pernah dilombakan.</li>
<li>Materi bahan bebas, seperti kayu, besi, kain, keramik, dan sebagainya.</li>
<li>Cendera mata mencerminkan seni dan budaya.</li>
<li>Karya lomba disertai keterangan bahan, teknik pembuatan, dan uraian seperlunya.</li>
<li>Pemenang Lomba Cendera Mata akan diumumkan pada tanggal 15 Agustus 2009 di Koran Monitor Depok.</li>
<li>Semua hasil karya menjadi milik panitia lomba.</li>
<li>Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.</li>
</ol>
<p>Lomba ini memperebutkan total hadiah senilai Rp25 juta dengan rincian sebagai berikut.</p>
<ul>
<li>Juara I: Rp10.000.000 + Piala</li>
<li>Juara II: Rp6.000.000 + Piala</li>
<li>Juara III: Rp4.000.000 + Piala</li>
<li>Nominasi 10 Besar: @ Rp500.000 + Piagam Penghargaan</li>
</ul>
<p>Hasil karya bisa diserahkan dari tanggal 18 Mei 2009 sampai  18 Juli 2009 pukul 09.00-15.00 WIB di Sekretariat DEKRANASDA Kota Depok, Jalan Margonda Raya No. 54.  Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi Bambang Adrijanto di nomor telepon 021-986 64227 atau 0817-882472.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Haji dan Cinderamata]]></title>
<link>http://pyoon.wordpress.com/2009/06/17/haji-dan-cinderamata/</link>
<pubDate>Wed, 17 Jun 2009 03:22:30 +0000</pubDate>
<dc:creator>pyoon</dc:creator>
<guid>http://pyoon.wordpress.com/2009/06/17/haji-dan-cinderamata/</guid>
<description><![CDATA[Kilasan berita ini berisi kutipan-kutipan yang menggelitik bagi pemirsa televisi, khususnya tentang ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Kilasan berita ini berisi kutipan-kutipan yang menggelitik bagi pemirsa televisi, khususnya tentang ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Cinderamata seharga 5 Milyar ]]></title>
<link>http://semadiputra.wordpress.com/2009/06/13/cinderamata-seharga-5-milyar/</link>
<pubDate>Sat, 13 Jun 2009 01:21:39 +0000</pubDate>
<dc:creator>Gde Semadi Putra</dc:creator>
<guid>http://semadiputra.wordpress.com/2009/06/13/cinderamata-seharga-5-milyar/</guid>
<description><![CDATA[DPR RI kembali menjadi berita!!, kabarnya para anggota dewan yang masa jabatannya akan segera berakh]]></description>
<content:encoded><![CDATA[DPR RI kembali menjadi berita!!, kabarnya para anggota dewan yang masa jabatannya akan segera berakh]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mengenang Semarang dengan Kaos Gambpang Sembarangan]]></title>
<link>http://simpang5.wordpress.com/2009/06/12/mengenang-semarang-dengan-kaos-gambpang-sembarangan/</link>
<pubDate>Fri, 12 Jun 2009 07:51:36 +0000</pubDate>
<dc:creator>simpang5</dc:creator>
<guid>http://simpang5.wordpress.com/2009/06/12/mengenang-semarang-dengan-kaos-gambpang-sembarangan/</guid>
<description><![CDATA[Kaos bisa memiliki banyak makna, jika didesain dan menampilkan tulisan yang khas. Inilah yang membua]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft" src="http://farm4.static.flickr.com/3357/3618331259_31c226b94a_o.jpg" alt="" width="200" height="150" />Kaos bisa memiliki banyak makna, jika didesain dan menampilkan tulisan yang khas. Inilah yang membuat beberapa wilayah di Indonesia indentik dengan produk kaos tertentu,  seperti Bali dengan Joger ataupun Yogyakarta dengan Dagadu. Di Semarang, meski belum sebesar Joger dan Dagadu, Anda bisa mendapatkan kaos yang sangat khas dan keren di Gambpang Sembarangan. <!--more--></p>
<p>Koas Gambpang Sembarangan mengambil konsep desain dengan menampilkan tempat atau gedung bersejarah di Semarang. “Awalnya ini adalah karya ilmiah dari pemilik Gambpang Sembarangan di bidang arsitektu, tepatnya kawasan Tugu Muda. Kebetulan di Semarang belum ada kaos yang khas menampilkan arsitektur bangunan bersejarah, maka muncullah ide untuk bikin Gambpang Sembarangan. Tidak hanya desain tapi juga ada teks sejarah dari bangunan tersebut,” papar Veronika, pengelola Gambpang Sembarangan saat ditemui di Factory Outletnya di Ruko Jl. Tri Lomba Juang No 8 Semarang.</p>
<p>Bergerak di bisnis kaos khas juga membutuhkan waktu supaya produk bisa dikenal masyarakat luas. Pada tahun pertama Gambpang Sembarangan, lebih memfokuskan diri pada produksi, promosi dan pembentukan brand. Untuk tahun kedua ini Gambpang Sembarangan mulai menargetkan untuk memperoleh keuntungan.</p>
<p>“Kami akan meningkatkan produksi pada tahun kedua ini. Beberapa desain baru akan kami produksi untuk memperkaya desain yang telah ada. Selama ini kami hanya ada stock sekitar 500 – 1.000 kaos, ini tentu kurang mendukung jika pengunjung wisata rombongan mampir ke outlet kami. Tahun kedua kami akan total mengembangkan outlet, termasuk tentunya mengajak kerjasama instansi dan lembaga terkait,” tambah Veronika.</p>
<p>Koas bertema Lawang Sewu menjadi kaos yang paling diminati di Gambpang Sembarangan. Ini tidak mengherankan karena Lawang Sewu memiliki popularitas lebih dibanding dengan tempat wisata lain. Tentu kaos tema lain juga tidak kalah peminatnya, seperti Tugu Muda, Gereja Katredal, Museum Mandala Bhakti, Sam Po Kong, Gereja Blenduk, Stasion Tawang, atau Masjid Agung.</p>
<p>“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan masyarakat, pemerintah kota, dan lembaga lainnya, karena dengan dukungan dan kerjasamanya kami bisa terus berkembang. Kami juga minta maaf karena kami menyadari pilihan desain yang tersedia masih kurang banyak, dan di tahun kedua ini kami akan meningkatkannya. Di tahun kedua ini kami juga akan membuat inovasi baru dengan memadukan kaos oblong dan kain batik,” ungkap Veronika.</p>
<blockquote><p><strong>Gambpang Sembarangan</strong><br />
Jl. Mugas Dalam 1 No 7 Semarang<br />
Ruko Tri Lomba Juang Jl. Tri Lomba Juang No 8 Semarang<br />
Telp. 024 704 64292 / 024 8451856</p></blockquote>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Cincin itu Terbuat dari Emas]]></title>
<link>http://katakdankodokbersaudara.wordpress.com/2009/06/10/cincin-itu-terbuat-dari-emas/</link>
<pubDate>Wed, 10 Jun 2009 08:55:36 +0000</pubDate>
<dc:creator>roy saputra</dc:creator>
<guid>http://katakdankodokbersaudara.wordpress.com/2009/06/10/cincin-itu-terbuat-dari-emas/</guid>
<description><![CDATA[*foto dan berita disarikan dari detik.com &#8212; Baru-baru ini marak sebuah berita yang mengabarkan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><em>*foto dan berita disarikan dari detik.com</em></p>
<p>&#8212;</p>
<p>Baru-baru ini marak sebuah berita yang mengabarkan bahwa DPR menganggarkan Rp 1.9 milyar untuk membelikan setiap anggotanya sebuah cinderamata.</p>
<p>&#8220;Dulu pernah dibahas, berupa cincin emas,&#8221; kata anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI dari FPKS, Abdul Hakim.</p>
<p>Menurut berita yang gua dapat, masing-masing anggota akan mendapat cincin emas seberat 10 gram dengan harga Rp 3.500.000. Dan menurut berita yang sama, cinderamata seperti ini memang ada setiap masa jabatan.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1037" title="kebanjiran" src="http://katakdankodokbersaudara.wordpress.com/files/2009/06/banjir3.jpg" alt="kebanjiran" width="425" height="305" /></p>
<p style="text-align:center;">Tapi, keluarga ini masih belum hidup layak, Pak.<br />
Rumah mereka masih kebanjiran, Bu.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1038" title="kepanasan" src="http://katakdankodokbersaudara.wordpress.com/files/2009/06/20.jpg" alt="kepanasan" width="425" height="283" /></p>
<p style="text-align:center;">Tapi, mereka masih belum bisa sekolah yang layak, Pak.<br />
Sekolah mereka masih rata dengan tanah, Bu.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-1039" title="kemiskinan" src="http://katakdankodokbersaudara.wordpress.com/files/2009/06/miskin-1.jpg" alt="kemiskinan" width="425" height="282" /></p>
<p style="text-align:center;">Tapi, adik kita ini masih susah cari air bersih, Pak.<br />
Gizi buruk masih menjangkiti mereka, Bu.</p>
<p>Ampun, Pak, Bu. Saya janji deh ga nakal lagi. Tapi boleh ya, kalian bersimpati sedikit? Atas apa yang terjadi kepada rakyat yang seharusnya terwakili olehmu.</p>
<p>&#8212;</p>
<p><em></em> Berikut ini adalah potongan <a href="http://www.detiknews.com/read/2009/06/08/104758/1143955/158/alvin-lie-cinderamata-bagi-anggota-dpr-rutin-diberikan">wawancara</a> detik.com dengan salah seorang anggota DPR, Alvin Lie.</p>
<p><strong>Sebagian masyarakat menolak program ini lantaran dianggap menghambur-hamburkan uang rakyat?</strong></p>
<p><em>Semua ada alokasinya. Kalau semuanya ditolak, kita nggak perlu ada pengawasan terhadap presiden. Toh selama ini kita juga terus melaksanakan kewajiban kita meskipun memang ada kekurangan.</em></p>
<p><em>Anggaran untuk seorang presiden saja 1 tahun Rp 200 miliar untuk semua kepentingan presiden seperti perjalanan dinas dan sebagainya. Itu cuma untuk satu orang saja. Jadi masyarakat juga perlu tahu. Kalau selalu tidak perlu begini begitu, anggarannya dibagikan ke rakyat, ya kita juga gak usah bikin UU, gak usah bayar pakar untuk proses bikin UU.</em></p>
<p><strong>Tapi kinerja DPR kan selama ini dianggap buruk, jadi tak pantas mendapatkan cinderamata seperti itu?</strong></p>
<p><em>Ini  masalah apresiasi saja. Kalau kinerja Dewan tidak bagus memang harus diperbaiki. Tapi kita tidak tinggal diam. Direksi BUMN yang merugi saja dapat bonus gede. Menteri yang kinerjanya tidak jelas dapat cinderamata. Bahkan tidak diketahui oleh publik.</em></p>
<p>&#8212;</p>
<p>Ooooo. Jadi ini hanya masalah sirik toh?</p>
<p>Beneran deh, gua ga ngerti jalan pikiran mereka. Katanya mereka dewan terhormat. Katanya mereka wakil rakyat.</p>
<p>Cincin itu terbuat dari logam yang mulia.<br />
Tapi hatimu tidak.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ketika CINCIN Dibiayai Negara]]></title>
<link>http://kicaukata.wordpress.com/2009/06/10/ketika-cincin-dibiayai-negara-rp-19-m-bayangpun/</link>
<pubDate>Wed, 10 Jun 2009 01:55:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>just azzam</dc:creator>
<guid>http://kicaukata.wordpress.com/2009/06/10/ketika-cincin-dibiayai-negara-rp-19-m-bayangpun/</guid>
<description><![CDATA[Ketua DPR: Cincin Emas Anggota DPR Rutin Tiap Periode. Sungguh miris melihat tingkah anggota dewan (]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><strong>Ketua DPR: Cincin Emas Anggota DPR Rutin Tiap Periode.</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-54" title="kompleks-mpr-dpr" src="http://kicaukata.wordpress.com/files/2009/06/5595kompleks-mpr-dpr.png?w=300" alt="kompleks-mpr-dpr" width="300" height="258" /></p>
<p style="text-align:justify;">Sungguh miris melihat tingkah anggota dewan (katanya) terhormat itu. Mereka baru-baru ini diberitakan meminta agar diberi <a href="http://berita.liputan6.com/politik/200906/232760/Miliaran.Rupiah.Cincin.Anggota.DPR" target="_blank">cinderamata</a> menjelang masa baktinya, berupa<a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/06/09/12012993/cincin.rp.19.miliar.untuk.anggota.dpr" target="_blank"> <span style="color:#ff6600;"><strong>CINCIN</strong></span></a> berlapis emas 24 karat seberat 10 gram. Konon total nilainya mencapai 1,9 Milyar. Bayangpun!</p>
<p style="text-align:justify;">Ah, dimana ke<span style="color:#ff0000;">peka</span>an anggota DPR itu? Dimana letak <span style="color:#ff0000;">malu</span> mereka? Dimana rasa<span style="color:#ff0000;"> empati </span>mereka? Di sisi lain, jangankan untuk membeli perhiasan, untuk makan buat esok hari saja masih banyak rakyat yang bingung. Sungguh terlalu! Katanya, pemberian cinderamata ini sudah dilakukan secara turun temurun dari dulu. Sudah tradisi. Lantas, bilamana tradisi itu buruk dan mubazir, apa mesti diikuti juga? Mbok yao, tradisi-tradisi yang buruk itu dihilangkan atau diganti dengan sesuatu yang lebih bijak/baik.</p>
<p style="text-align:justify;"><!--more-->Terkait dengan <a href="http://news.okezone.com/read/2009/06/09/1/227714/1/ngabalin-saya-tidak-bisa-pakai-cincin-emas" target="_blank"><span style="color:#ff6600;"><strong>CINCIN</strong></span></a> berlapis emas ini, Islam telah melarang emas dan sutera dikenakan oleh laki-laki. Sebagaimana yang diriwayatkan dari Abu Daud, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengambil sutera kemudian meletakkannya di tangan kanannya dan mengambil emas kemudian meletakkannya di tangan kirinya kemudian bersabda, “Sesungguhnya dua barang ini haram bagi laki-laki dari umatku.”</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika membaca salah satu komentar dari status <a href="http://facebook.com" target="_blank"><em>facebook</em></a> ‘<a href="http://www.facebook.com/people/Suara-Anda-Metrotv/1098196783" target="_blank">suara anda</a>’ <a href="http://www.metrotvnews.com/" target="_blank">Metro TV</a>, ada yang berpendapat, “Seharusnya <a href="http://id.news.yahoo.com/dtik/20090609/tpl-anggota-dpr-lama-dapat-cincin-rp-1-9-b28636a.html" target="_blank">cinderamata </a>buatt mereka jangan <a href="http://news.okezone.com/read/2009/06/08/1/227292/1/cinderamata-cincin-dpr-tak-perlu-dihapus" target="_blank"><span style="color:#ff6600;">cincin</span></a> tapi CERMIN, supaya mereka semua bisa berkaca, mereka telah berbuat apa untuk rakyat selama masa jabatan kemarin??!” Menarik. Bisa jadi mereka memang jarang bercermin. Tapi jangan sampai, setelah dikasih cermin kemudian malah melakukan tindakan seperti yang digambarkan dalam peribahasa, “Buruk rupa cermin dibelah.” Yang berarti, marah kepada orang yang menunjukkan kesalahan kita sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Terkadang, sikap kritis itu diperlukan. Dalam budaya Jawa, dikenal budaya ‘<em>ewuh pakewuh</em>’ a.k.a sungkan. Dalam batas normal, budaya <em>ewuh pakewuh</em> ini akan meningkatkan kualitas hubungan seseorang dan semakin meningkatkan tali silaturahmi dalam kumpulan atau organisasi. Namun, porsi yang berlebihan dari <em>ewuh pakewuh</em> ini terhadap tegaknya suatu kebenaran dan keadilan justru akan menghambat bergulirnya roda organisasi dan pencapaian tujuan yang telah dicapai bersama.</p>
<p style="text-align:justify;">Di lain pihak, seseorang yang sudah terlalu banyak menerima pemberian (kebaikan) orang lain, akan sulit untuk menegur si pemberi tersebut ketika yang bersangkutan melakukan kesalahan. Mungkin juga dapat terjadi seseorang sulit memberi masukan pada orang lain (mungkin atasannya sekalipun) yang sudah sangat senior dengan segudang kompetensi yang dimiliki. Ketika ‘<em>ewuh pukewuh</em>’ dirasa sangat berlebihan, maka akan memicu seseorang untuk “<em>Yes Man</em>” atau Asal Bapak Senang (ABS).</p>
<p style="text-align:justify;">Sedangkan Rasulullah menerjemahkan makna kesetiaan, persaudaraan, kebersamaan diantara kaum beriman dalam sabdanya, “<strong>Mukmin adalah cermin bagi saudaranya</strong>.”</p>
<p style="text-align:justify;">Cermin. Banyak sifat khas dari cermin. <span style="color:#0000ff;"> </span></p>
<ol>
<li><span style="color:#0000ff;">Cermin sifatnya halus</span>, tidak kasar dalam menyampaikan informasi apapun dari orang yang ada di hadapannya. Artinya, seorang mukmin harus lemah lembut, halus, tidak kasar dalam menyampaikan nasihat atau teguran kepada saudaranya.</li>
<li><span style="color:#0000ff;">Cermin juga pandai menyimpan rahasia</span>. Tidak menyampaikan informasi apapun kepada orang lain kecuali orang yang ada di hadapannya. Artinya seorang mukmin juga tidak menceritakan aib saudaranya kepada orang lain.</li>
<li>Selain itu <span style="color:#0000ff;">cermin tidak pilih kasih</span>. Artinya, cermin tidak peduli siapapun yang ada di hadapannya, ia tetap akan menyampaikan informasi apa adanya kepada siapapun. Berarti seorang mukmin tidak boleh pilih kasih dalam memberi nasihat. Tidak pandang status sosial, keturunan, pangkat, dan semacamnya.</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Sungguh miris, bilamana usulan cinderamata <strong>CINCIN</strong> ini disetujui nantinya. Bukankah wakil rakyat seharusnya merakyat? Padahal saat pemilihan anggota legislatif, yang mereka gadang-gadang dalam kampanye mereka adalah kata <strong>RAKYAT</strong>. Rasanya gak afdhal bila para caleg kelewat menyebu kata ini dalam setiap kampanyenya. Rasa takut menyelimuti jika mereka disebut tidak <strong>pro</strong> <strong>rakyat</strong>.</p>
<p style="text-align:justify;">Padahal, yang diinginkan oleh rakyat tidaklah <em>neko-neko</em>. Rakyat tidak membutuhkan belas kasihan dari pemimpin maupun para wakil rakyat di senayan. Yang rakyat inginkan adalah para pemimpin maupun wakil rakyat menjalankan tugas dengan amanah, baik, dan benar. Sehingga mereka tidak merasa sia-sia menjatuhkan dukungan.</p>
<p style="text-align:justify;">Sayangnya, yang terjadi malah sebaliknya. Rakyat hanya dijadikan eksploitasi. Mendekati <em>wong cilik</em> saat dibutuhkan. Lalu mencampakkannya saat kepentingan mereka telah tercapai. Jangankan peduli nasib rakyat, mendengarkannya pun tak sudi. Tutup telinga dan tutup mata. Persis pepatah, habis manis sepah dibuang.</p>
<p style="text-align:justify;">Semoga mereka sadar. Semoga saja. Tapi kapan sadarnya? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_rolleyes.gif' alt=':roll:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#999999;">Referensi:</span></p>
<ul>
<li><span style="color:#999999;">Nasihat Ruhani, Muhammad Nursani</span></li>
<li><span style="color:#999999;">Setengah Isi Setengah Kosong, Parlindungan Marpaung</span></li>
<li><span style="color:#999999;">Sabili edisi Juni 2009<br />
</span></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Cinderamata Untuk Wakil Rakyatku&hellip;]]></title>
<link>http://snhadi.wordpress.com/2009/06/09/cenderamata-untuk-wakil-rakyatku/</link>
<pubDate>Tue, 09 Jun 2009 00:03:06 +0000</pubDate>
<dc:creator>snhadi</dc:creator>
<guid>http://snhadi.wordpress.com/2009/06/09/cenderamata-untuk-wakil-rakyatku/</guid>
<description><![CDATA[Menjelang berakhirnya masa bakti anggota DPR periode 2004-2009 banyak hal yang menurut saya perlu di]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://snhadi.files.wordpress.com/2009/06/10112008781.jpg"><img style="border-right:0;border-top:0;display:inline;margin-left:0;border-left:0;margin-right:0;border-bottom:0;" title="10112008781" src="http://snhadi.files.wordpress.com/2009/06/10112008781_thumb.jpg?w=220&#038;h=166" border="0" alt="10112008781" width="220" height="166" align="left" /></a> Menjelang berakhirnya masa bakti anggota DPR periode 2004-2009 banyak hal yang menurut saya perlu dikritisi. Salah satunya adalah kinerja wakil rakyat ini. Sebagai rakyat yang ikut memilih mereka tentu saya ingin melihat wakil rakyat saya bekerja maksimal, bekerja tanpa lelah dan tidak bermalas-malasan demi menyelesaikan tugas dan kewajibannya.</p>
<p>Sebaliknya jika sikap malas dan terkesan jarang masuk rapat dengan banyak alasan misalnya demi urusan partai, tentu saya sangat kecewa. Bagaimana mungkin aspirasi rakyat akan bisa terwujud ketika wakilnya yang duduk di parlemen menyuarakannya dengan setengah hati.</p>
<p>Anggaran 3 milyar yang disiapkan untuk cinderamata cincin anggota dewan periode ini bagi saya wajar-wajar saja sepanjang mereka mampu menunjukkan kinerja yang baik. Tetapi jika kemudian fakta menunjukkan bahwa anggota DPR kita masih berhutang banyak Rancangan Undang Undang (ada sekitar 38 RUU), maka adalah sangat kurang etis jika kemudian mereka sudah membicarakan masalah cinderamata.<br />
<!--moreRead more....--></p>
<p>Mungkin dengan usulan pemberian cinderamata ini, banyak anggota DPR yang merespon baik, apalagi kita tahu bahwa banyak dari anggota dewan saat ini yang tidak terpilih lagi di periode mendatang. Mungkin mereka berpikir anggap saja ini sebagai kenang-kenangan untuk anak cucu bahwa orang tua atau kakek neneknya pernah menjadi pejabat negeri ini.Tetapi kemudian, jika ternyata mereka masih memiliki hutang RUU pada rakyat, apa tidak merasa malu?</p>
<p>Tetapi tentu sebagai rakyat biasa, saya hanya berpikiran positif, mudah-mudahan dengan adanya wacana pemberian cinderamata ini, anggota DPR kita akan lebih giat bekerja di akhir-akhir masa jabatannya. Mudah-mudahan dengan demikian hutang 38 RUU ini bisa dilunasi. Ayo pak buktikan kalian bisa!</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Anggota DPR Mau Dapat Cincin Emas Seharga Rp 9 Juta?]]></title>
<link>http://mishbahulmunir.wordpress.com/2009/06/08/anggota-dpr-mau-dapat-cincin-emas-seharga-rp-9-juta/</link>
<pubDate>Mon, 08 Jun 2009 07:58:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>Mishbahul Munir</dc:creator>
<guid>http://mishbahulmunir.wordpress.com/2009/06/08/anggota-dpr-mau-dapat-cincin-emas-seharga-rp-9-juta/</guid>
<description><![CDATA[Nah, hari ini ada berita mengejutkan lagi nih. Katanya di akhir masa jabatan anggota DPR periode 200]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Nah, hari ini ada berita mengejutkan lagi nih. Katanya di akhir masa jabatan anggota DPR periode 2004-209 bakal bagi-bagi cincin emas seharga Rp 9.044.000. Total yang dianggarkan untuk 550 anggota DPR RI adalah sekitar Rp 4.974.200.000.</p>
<p>Wah, enak betul ya jadi anggota DPR. Hampir kebanyakan mereka kecapean dan tidur di Gedung DPR ketika ngantor karena banyaknya kerjaan. Maksudnya kerjaan atau proyek pribadi, tapi istirahatnya di Ruang Kantor Istimewa Kompleks Senayan plus kadang-kadang ditemenin &#8216;tukang pijit&#8217;. Yah, semoga saja sih saya salah memiliki pendapat seperti ini. Dan, saya yakin juga tidak semuanya berperilaku seperti itu.</p>
<p>Namun, khusus yang soal bagi-bagi oleh-oleh akhir jabatan dengan cincin emas seharga Rp 9 Juta itu kok kayaknya berlebihan sih. Tapi, mustinya ada alasan logis deh untuk program bagian rumah tangga DPR itu. Apa pendapat teman-teman semua? <strong><em>&#8211;Munir&#8211;</em></strong></p>
<p>Mau tau berita lengkapnya, silahkan simak berikut ini:<!--more--></p>
<blockquote>
<h1 class="clr">Anggota DPR Dikabarkan Akan &#8216;Dioleh-olehi&#8217; Cinderamata Rp 5 M</h1>
<p><cite class="auth">detikcom &#8211; <span>Senin, Juni 8</span></cite></p>
<p>Di penghujung masa jabatan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2004-2009, publik dikejutkan oleh rencana pemberian cinderamata untuk 550 anggota. Tidak tanggung-tanggung, DPR telah menganggarkan kurang lebih Rp 5 Miliar.</p>
<p>Hal ini diketahui dari surat (<em>soft copy</em>) pengumuman lelang yang bocor ke media, Minggu (8/6/2009). Dalam surat berkop &#8216;Bagian Perlengkapan-Biro Umum, Sekretariat Jenderal DPR RI&#8217; dengan No. 521111/MUM/ARTK.110/03/ROUM/VI/2009 itu, tertulis nilai pagu anggaran sebesar <strong>Rp 4.974.200.000,-</strong></p>
<p>Layaknya pengumuman lelang, dalam surat juga tertulis beberapa persyaratan bagi perusahaan yang ingin mengikuti proses tender. Yakni, Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), seritikat jaminan kualitas, serta Akte Pendirian Perusahaan dan perubahannya.</p>
<p>Saat dikonfirmasi, Sekretaris Jenderal DPR RI, Nining Indra Saleh belum bisa memberi keterangan terkait hal tersebut.</p>
<p>&#8220;Besok saja deh dijelasin. Itu kan ada bagian-bagiannya,&#8221; singkat Nining yang langsung memutus telepon detikcom Minggu (7/6/2009) malam.</p>
<p>Anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR dari FPKS, Abdul Hakim mengatakan, pengadaan cinderamata memang telah dianggarkan dalam APBN 2009.</p>
<p>&#8220;Itu pernah dirapatkan antara pimpinan BURT dan pimpinan DPR, dan (memang) dianggarkan saat pengesahan anggaran (APBN 2009) Oktober 2008,&#8221; katanya.</p>
<p>Namun demikian, Abdul tidak mengetahui persis apa keputusan akhir soal pengadaan cenderamata tersebut.</p>
<p>&#8220;Saat itu belum ada keputusan akhir,&#8221; pungkasnya.</p>
</blockquote>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ditemukan, Virus Komputer Paling Berbahaya Saat ini...]]></title>
<link>http://oleh2pangandaran.wordpress.com/?p=265</link>
<pubDate>Fri, 20 Feb 2009 03:35:56 +0000</pubDate>
<dc:creator>Juli Juhendi</dc:creator>
<guid>http://oleh2pangandaran.wordpress.com/?p=265</guid>
<description><![CDATA[Baru buka blog pagi ini&#8230;eh,ternyata ada info penting&#8230;sekalian berbagi informasi, ada ber]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Baru buka blog pagi ini&#8230;eh,ternyata ada info penting&#8230;sekalian berbagi informasi, ada ber]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tips dan Trik Windows]]></title>
<link>http://oleh2pangandaran.wordpress.com/?p=254</link>
<pubDate>Thu, 19 Feb 2009 00:02:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>Juli Juhendi</dc:creator>
<guid>http://oleh2pangandaran.wordpress.com/?p=254</guid>
<description><![CDATA[Windows menyimpan banyak rahasia dan tidak semua orang mengetahui.rahasia tersebut.  Oleh karena itu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Windows menyimpan banyak rahasia dan tidak semua orang mengetahui.rahasia tersebut.  Oleh karena itu]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[38 Tips Untuk Website Anda]]></title>
<link>http://oleh2pangandaran.wordpress.com/?p=233</link>
<pubDate>Wed, 18 Feb 2009 17:24:15 +0000</pubDate>
<dc:creator>Juli Juhendi</dc:creator>
<guid>http://oleh2pangandaran.wordpress.com/?p=233</guid>
<description><![CDATA[1. Website harus memiliki Satu tujuan yang jelas Saat Anda merencanakan sebuah website, Anda harus m]]></description>
<content:encoded><![CDATA[1. Website harus memiliki Satu tujuan yang jelas Saat Anda merencanakan sebuah website, Anda harus m]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Dokumen Kabupaten Pangandaran Belum Dikirim ke Provinsi?]]></title>
<link>http://oleh2pangandaran.wordpress.com/?p=205</link>
<pubDate>Sun, 15 Feb 2009 22:00:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>Juli Juhendi</dc:creator>
<guid>http://oleh2pangandaran.wordpress.com/?p=205</guid>
<description><![CDATA[Pemerintah Kabupaten Ciamis belum mengirim surat persetujuan pembentukan Kabupaten Pangandaran menja]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Pemerintah Kabupaten Ciamis belum mengirim surat persetujuan pembentukan Kabupaten Pangandaran menja]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[DPRD Ciamis akhirnya menyetujui pembentukan Kabupaten]]></title>
<link>http://oleh2pangandaran.wordpress.com/?p=162</link>
<pubDate>Wed, 11 Feb 2009 09:33:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>Juli Juhendi</dc:creator>
<guid>http://oleh2pangandaran.wordpress.com/?p=162</guid>
<description><![CDATA[perahu nelayan pantai pangandaran Pangandaran menjadi daerah otonom baru sebagai pemekaran wilayah C]]></description>
<content:encoded><![CDATA[perahu nelayan pantai pangandaran Pangandaran menjadi daerah otonom baru sebagai pemekaran wilayah C]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tips Belanja di Lombok]]></title>
<link>http://robbicahyadi.wordpress.com/2008/12/28/tips-belanja-di-lombok/</link>
<pubDate>Sun, 28 Dec 2008 04:52:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>robbicahyadi</dc:creator>
<guid>http://robbicahyadi.wordpress.com/2008/12/28/tips-belanja-di-lombok/</guid>
<description><![CDATA[Tahun lalu saya ada tugas ke Lombok. Mumpung lagi di Lombok, waktu itu saya putuskan untuk keliling ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Tahun lalu saya ada tugas ke Lombok. Mumpung lagi di Lombok, waktu itu saya putuskan untuk keliling ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kerang Bali]]></title>
<link>http://kerangbali.wordpress.com/2008/12/13/kerang-bali/</link>
<pubDate>Sat, 13 Dec 2008 17:48:16 +0000</pubDate>
<dc:creator>kerangbali</dc:creator>
<guid>http://kerangbali.wordpress.com/2008/12/13/kerang-bali/</guid>
<description><![CDATA[Kami berjualan produk kerang yang berasal dari Bali. Bisa untuk cinderamata atau souvenir. Produk te]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Kami berjualan produk kerang yang berasal dari Bali. Bisa untuk cinderamata atau souvenir. Produk tersebut ada yang berbentuk gelang, gantungan kunci, kalung dan lain-lain.<br />
Produk kerang ini di jual dengan harga cukup terjangkau untuk semua jenis yaitu Rp. 15.000,- (lima belas ribu rupiah) saja.<br />
Barangnya boleh dilihat dulu di alamat friendster : kerang_bali@yahoo.com<br />
atau ke http://profiles.friendster.com/85567265</p>
<p>dijamin bagus dan cantik. Terimakasih.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Souvenir Pernikahan A La YD2ELX]]></title>
<link>http://yb3td.wordpress.com/2008/10/05/souvenir-pernikahan-a-la-yd2elx/</link>
<pubDate>Sun, 05 Oct 2008 10:42:38 +0000</pubDate>
<dc:creator>yb3td</dc:creator>
<guid>http://yb3td.wordpress.com/2008/10/05/souvenir-pernikahan-a-la-yd2elx/</guid>
<description><![CDATA[Not quitely related to radio amateurs, tapi berhubung yang minta tolong konco lawas, ya ngga masalah]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;">Not quitely related to radio amateurs, tapi berhubung yang minta tolong konco lawas, ya ngga masalah saya bantuin promosi toko souvenir dan pernak-pernik pernikahan atau perkawinan miliknya. Toh Arif sendiri juga punya callsign, jadi yaaaaa bolehlah ditarik benang merah antara promosi toko souvenir pernikahan dengan blog tentang amatir radio.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi begini, setelah sukses mempromosikan usaha kawan saya itu, YD2ELX di <a href="http://yb3td.wordpress.com/2008/09/14/yd2elx-ahli-reparasi-radio/">blog saya yang lain</a> tentang jasa memperbaiki radio komunikasi yang rusak, Arif juga punya toko souvenir perkawinan. Alamatnya ada di Jl. M. Yamin 688A, Karang Klesem, Purwokerto. Di toko YD2ELX ini tersedia komplit souvenir-souvenir pernikahan untuk cindera mata tamu-tamu di perkawinan anda. Nggak cuma cindera mata, juga ada undangan (bahkan dengan design-design mempesona) sampe ke wedding organizer segala. Nggak jelas nih, apakah selain bisa mereparasi radio-radio komunikasi yang rusak juga sebagai dukun manten juga. Tapi jasa itu memang tersedia di sana. Jadi bagi anda para calon pengantin yang bahkan ngga mau ribet, tinggal dateng aja ke sana. Order, bayar dan nanti malemnya tinggal mancal aja (ihik&#8230; ihik, jadi inget waktu nikahan dulu).</p>
<p style="text-align:justify;">Lokasi toko memang ada di Purwokerto, tapi rasanya ngga masalah bagi anda yang tinggal bukan di Purwokerto. Disamping bisa dikirim via paket, mereka juga kalo ambil barang bisa sampe ke Jakarta, Semarang, Yogya bahkan Solo dan Karang Pucung. Siapa tau anda berada di jalur lintasan itu, maka bisa sekalian dibawa. Saya rasa sih luar pulau juga bisa.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya ngga bisa kasih foto-foto macam-macam souvenir, cindera mata dan pernak-pernik yang ada. Rasanya sih paling gampang kalo anda liat-liat di web-web lain dulu untuk cari inspirasi, lalu anda ordernya di tempat Arif. Order online juga bisa. Tinggal transfer ke bank. Barang pasti dikirim. Saya verified deh, Arif bukan sekedar phising kok. Memang betul usaha dia. Kalo anda juga amatir radio yang suka muncul di 80m, pasti tau ya YC2BSS Kek Dirno. Nah, Kek Dirno ini kalo nggak sehari aja kontak ama Arif, badan tuh pasti gatel-gatel. Tanya aja ama Kek Dirno kalo pengin tau lebih jauh.</p>
<p style="text-align:justify;">Arif bisa dihubungi di 08886694245 atau telepon rumah di (0281) 625286. Jadi kalo anda butuh souvenir perkawinan, dateng aja ke Arif. Atau kalo ngga mau repot dengan detail perkawinan, hubungi mereka. Malemnya tinggal &#8220;mancal&#8221; aja. Beres kan.</p>
<p>Selamat Menikah.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
