<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>customer-alert &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/customer-alert/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "customer-alert"</description>
	<pubDate>Wed, 10 Feb 2010 13:53:24 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Meletakkan HP di Pinggang Dapat Merapuhkan Tulang dan Menganggu Kesuburan]]></title>
<link>http://healindonesia.wordpress.com/2009/11/19/meletakkan-hp-di-pinggang-dapat-merapuhkan-tulang-dan-menganggu-kesuburan/</link>
<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 23:29:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>Awan</dc:creator>
<guid>http://healindonesia.wordpress.com/2009/11/19/meletakkan-hp-di-pinggang-dapat-merapuhkan-tulang-dan-menganggu-kesuburan/</guid>
<description><![CDATA[Para peneliti menemukan bahwa meletakkan HP di area pinggang dapat merapuhkan tulang pelvis Anda. Me]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-5631" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/11/815t_2.jpg?w=256" alt="" width="154" height="180" />Para peneliti menemukan bahwa meletakkan HP di area pinggang dapat merapuhkan tulang pelvis Anda. Menggunakan teknik X-Ray dalam mendiagnosa dan memonitor para pasien osteoporosis, para peneliti mendapati berkurangnya kepadatan tulang pelvis pada 150 pria yang selalu meletakkan HP mereka di ikat pinggang.<!--more--></p>
<p style="text-align:justify;">Mereka membawa HP rata-rata 15 jam sehari dan telah memakai HP selama kurang lebih 6 tahun. Dari hasil penelitian tersebut, para peneliti menemukan adanya pengurangan kepadatan tulang di bagian pinggang tempat HP diletakkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Disamping bahaya radiasi HP terhadap kepadatan tulang pelvis, perlu diwaspadai pula bahayanya pada organ lain yang dekat atau berada di area pelvis, seperti misalnya ginjal, hati, usus, testis, pankreas, dan lain-lain. Telah didapati juga bahwa radiasi HP sanggup menurunkan kualitas ketahanan sperma.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk bisa mengetahui detail bahaya radiasi HP bagi kesehatan Anda, silahkan klik beberapa link jurnal ilmiah di bawah ini:</p>
<p><a href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2009/11/19/A-Cell-Phone-on-Your-Hip-Weakens-Your-Bones.aspx">http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2009/11/19/A-Cell-Phone-on-Your-Hip-Weakens-Your-Bones.aspx</a></p>
<p><a href="http://www.webmd.com/news/20091027/cell-phone-on-hip-may-weaken-bone">http://www.webmd.com/news/20091027/cell-phone-on-hip-may-weaken-bone</a></p>
<p><a href="http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/19816295?itool=EntrezSystem2.PEntrez.Pubmed.Pubmed_ResultsPanel.Pubmed_RVDocSum&#38;ordinalpos=1">http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/19816295?itool=EntrezSystem2.PEntrez.Pubmed.Pubmed_ResultsPanel.Pubmed_RVDocSum&#38;ordinalpos=1</a></p>
<p><a href="http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/19816295?itool=EntrezSystem2.PEntrez.Pubmed.Pubmed_ResultsPanel.Pubmed_RVDocSum&#38;ordinalpos=1">http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/19816295?itool=EntrezSystem2.PEntrez.Pubmed.Pubmed_ResultsPanel.Pubmed_RVDocSum&#38;ordinalpos=1</a></p>
<p><a href="http://www.ncbi.nlm.nih.gov/sites/entrez?orig_db=PubMed&#38;db=pubmed&#38;cmd=Search&#38;term=%22Surgical%20neurology%22%5bJour%5d%20AND%20205%5bpage%5d%20AND%202009%5bpdat">http://www.ncbi.nlm.nih.gov/sites/entrez?orig_db=PubMed&#38;db=pubmed&#38;cmd=Search&#38;term=%22Surgical%20neurology%22[Jour]%20AND%20205[page]%20AND%202009[pdat</a>]</p>
<p><a href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2008/08/12/cancer-institute-warns-of-cell-phone-risks.aspx">http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2008/08/12/cancer-institute-warns-of-cell-phone-risks.aspx</a></p>
<p><a href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2004/04/21/cell-phones-part-twelve.aspx">http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2004/04/21/cell-phones-part-twelve.aspx</a></p>
<p><a href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2005/01/08/cellular-phones.aspx">http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2005/01/08/cellular-phones.aspx</a></p>
<p><a href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2007/11/27/how-cell-phones-may-cause-autism.aspx">http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2007/11/27/how-cell-phones-may-cause-autism.aspx</a></p>
<p><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p><strong><span style="color:#339966;">Artikel Terkait:</span></strong></p>
<p><strong><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/11/08/radiasi-hp-mampu-menghancurkan-koloni-lebah/">Radiasi HP Mampu Menghancurkan Koloni Lebah</a></strong></p>
<p><strong><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/01/11/institusi-penelitian-kanker-memperingatkan-akan-bahaya-hp/">Institusi Penelitian Kanker Memperingatkan Akan Bahaya HP</a></strong></p>
<p><strong><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/11/04/kenapa-kita-tidak-bisa-menggunakan-hp-di-dalam-pesawat/">Kenapa Kita Tidak Bisa Menggunakan HP di Dalam Pesawat?</a></strong></p>
<p><strong><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/09/05/penggunaan-telepon-selular-selama-kehamilan-berpotensi-merusak-janin/">Penggunaan Telepon Selular Selama Kehamilan Berpotensi Merusak Janin</a></strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Radiasi HP Mampu Menghancurkan Koloni Lebah]]></title>
<link>http://healindonesia.wordpress.com/2009/11/08/radiasi-hp-mampu-menghancurkan-koloni-lebah/</link>
<pubDate>Sun, 08 Nov 2009 23:52:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>Awan</dc:creator>
<guid>http://healindonesia.wordpress.com/2009/11/08/radiasi-hp-mampu-menghancurkan-koloni-lebah/</guid>
<description><![CDATA[Beberapa penelitian akhir-akhir ini telah menemukan adanya kehancuran koloni lebah yang diakibatkan ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><img class="size-medium wp-image-5606 alignleft" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/11/11-7bee.jpg?w=214" alt="" width="128" height="180" />Beberapa penelitian akhir-akhir ini telah menemukan adanya kehancuran koloni lebah yang diakibatkan oleh karena radiasi gelombang mikro HP dan menara pemancarnya. Penelitian-penelitian tersebut mendapatkan bahwa para lebah pekerja gagal kembali lagi ke sarangnya ketika keahlian navigasi alami mereka diganggu oleh gelombang mikro HP. Ketika HP diletakkan di dekat sarang lebah, sarang lebah ini pun “tertinggal mati total” dalam kurun waktu 5-10 hari karena pekerja lebah tdak bisa kembali lagi ke sarangnya.<!--more--></p>
<p style="text-align:justify;">Parasit, hewan liar, atau lebah lain yang biasanya akan “menjarah” madu dan pollen yang ada pada koloni yang ditinggalkan, justru tidak mau melakukannya pada koloni tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut penelitian yang dilakukan di Landau University, ketika HP diletakan dekat sarang lebah, radiasi yang ada (900-1.800 Mhz) cukup membuat lebah pekerja tidak bisa menemukan kembali sarangnya. Para ilmuwan menemukan bahwa radiasi HP mampu mengganggu jalur komunikasi resonansi antara lebah dengan sarangnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Keahlian navigasi alami lebah pekerja bergantung pada medan magnet bumi. Gelombang electromagnet yang terpancar dari HP dan menara pemancarnya, mengganggu keseimbangan medan magnet bumi, sehingga mengakibatkan hilangnya kemampuan navigasi alami lebah.</p>
<p style="text-align:justify;">Disamping itu, ditemukan bahwa radiasi HP ternyata juga bisa mengakibatkan kerusakan sistem saraf lebah sehingga mereka tidak sanggup lagi untuk terbang.</p>
<p style="text-align:justify;">Fenomena ini telah mengakibatkan keseimbangan alam di dunia pertanian menjadi terganggu dimana dengan makin banyaknya koloni lebah yang hancur, makin menurun pula tingkat panen yang ada. Lebah adalah hewan yang sangat berperan aktif dalam proses penyerbukan tanaman di seluruh dunia. Jadi ancaman akan terganggunya keseimbangan alam, tidak hanya terjadi pada pertanian formal saja, tapi juga pada ekosistem secara global. Hal ini bisa meningkatkan resiko kita akan krisis pangan.</p>
<p style="text-align:justify;">Yang perlu menjadi pertimbangan lainnya adalah jika radiasi HP bia mempengaruhi syaraf dan jalur komunikasi alami lebah, bagaimana efeknya dengan kesehatan kita semua?</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Link referensi:</p>
<p><a href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2009/11/07/Honeybees-Face-Towering-Threat-From-Cell-Phones.aspx">http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2009/11/07/Honeybees-Face-Towering-Threat-From-Cell-Phones.aspx</a></p>
<p><a href="http://www.dailypioneer.com/203392/Honeybees-face-towering-threat-from-mobiles.html">http://www.dailypioneer.com/203392/Honeybees-face-towering-threat-from-mobiles.html</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Seri Berpikir Holistik: Saya ‘Alergi’ dengan Produk MLM]]></title>
<link>http://healindonesia.wordpress.com/2009/11/04/seri-berpikir-holistik-saya-%e2%80%98alergi%e2%80%99-dengan-produk-mlm/</link>
<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 13:38:45 +0000</pubDate>
<dc:creator>Awan</dc:creator>
<guid>http://healindonesia.wordpress.com/2009/11/04/seri-berpikir-holistik-saya-%e2%80%98alergi%e2%80%99-dengan-produk-mlm/</guid>
<description><![CDATA[Kebanyakan masyarakat tidak menyadari bahwa beberapa produk kesehatan yang dijual oleh perusahaan ML]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-5594" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/11/mlm.jpg?w=214" alt="" width="150" height="210" />Kebanyakan masyarakat tidak menyadari bahwa beberapa produk kesehatan yang dijual oleh perusahaan MLM sangat berkhasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit maut “yang divonis tidak bisa sembuh” seperti misalnya diabetes, gangren, gagal ginjal, kanker stadium lanjut, AIDS, dan autis. Oleh karena ketidaktahuan, banyak orang bahkan “menganggap rendah” pengobatan cara MLM dan lebih memilih obat-obatan kimia dan operasi yang penuh dengan efek samping tersebut. Di artikel ini saya akan “meluruskan” pandangan yang salah ini dan ketahuilah bahwa pandangan seperti ini sama saja dengan tindakan diskriminasi subyektif.<!--more--></p>
<p><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;">Jangan Remehkan Produk Kesehatan MLM</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Ada beberapa orang yang ketika sakit, kemudian ditawarkan produk kesehatan MLM oleh seorang teman, orang tersebut langsung menolaknya ketika mengetahui bahwa itu adalah produk dari perusahaan MLM. Benarkah sikap penolakan seperti ini, seolah-olah orang tersebut “alergi” dengan produk MLM? Baik, mari saya ajak Anda untuk merenungkan pernyataan-pernyataan di bawah ini:</p>
<ul>
<li>Sejauh suatu pengobatan itu menawarkan SOLUSI kesembuhan tanpa berlawanan dengan norma agama atau moralitas, berarti pengobatan tersebut adalah BAIK dan HALAL.</li>
<li>Pengobatan yang benar adalah pengobatan yang dimaksudkan untuk MENYEMBUHKAN, bukannya sekedar MERAWAT.</li>
<li>BISNIS pengobatan yang menawarkan solusi kesehatan sejauh tidak bertentangan norma agama atau moralitas adalah bisnis BAIK dan HALAL.</li>
<li>WASPADAILAH bisnis pengobatan yang SERING berkata “TIDAK BISA SEMBUH” dan “HARUS OPERASI”.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Saya sendiri merasa “menyesal” kenapa kok tidak dari dulu saya mengenal kehebatan produk kesehatan MLM. Selama 6 tahun mempraktekkan pengobatan holistik, saya baru mengenal kehebatan produk kesehatan MLM 1,5 tahun yang lalu. Andaikata saya mengenalnya sejak saya praktek, tentu lebih banyak lagi orang yang bisa saya selamatkan dari kematian.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada awal praktek, saya hanya memanfaatkan suplemen yang dijual di apotek atau toko obat resmi, tapi kurang menyadari akan manfaat produk atau suplemen MLM. Saya mulai melirik suplemen MLM ketika banyak pasien yang membutuhkan solusi pengobatan yang lebih praktis dan lebih murah.</p>
<p style="text-align:justify;">Lebih praktis dalam artian pasien tidak perlu lagi mencari bahan-bahan pengobatan sendiri, tidak perlu mengupas, merebus, meramu atau tindakan mengolah lainnya. Lebih murah dalam artian harga suplemen tersebut lebih murah daripada obat sintetis dan lebih murah daripada suplemen berkualitas tinggi yang dijual bebas (non-MLM). Tanpa saya sadari sebelumnya, ternyata BEBERAPA (tidak semua) suplemen MLM memenuhi kedua hal yang pasien butuhkan tadi. Jadi saya pun menjual produk kesehatan MLM untuk memenuhi kebutuhan pasien akan pengobatan berkualitas tinggi, yang lebih praktis dan lebih murah. Banyak dari masyarakat tidak menyadari bahwa BEBERAPA suplemen MLM harganya lebih murah jika dibandingkan dengan membelinya di apotek atau toko obat, apalagi jika menjadi anggota, harganya bisa jauh lebih murah lagi.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika saya mulai “berkenalan” dengan berbagai perusahaan MLM, banyak “mujizat” saya temui dimana produk-produk kesehatan mereka telah berulang-ulang berhasil menyembuhkan banyak penderita diabetes, gangren, kanker stadium lanjut, stroke, batu ginjal, gagal ginjal, AIDS, dan penyakit maut lainnya tanpa harus operasi serta obat-obatan kimia. Dan hebatnya, produk mereka memang dirancang untuk menyembuhkan, bukan sekedar untuk merawat. Produk yang sekedar merawat akan membuat Anda tergantung seumur hidup terhadap produk tersebut, dan tentu saja, ini bertentangan dengan prinsip holistik.</p>
<p style="text-align:justify;">Anda mungkin belum menyadari beberapa jenis suplemen (tidak semua), sangat berkhasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit serius dan maut, jauh lebih unggul dibandingkan operasi dan obat-obatan kimia. Tidak semua suplemen hanya sekedar sebagai makanan pelengkap atau penunjang pengobatan saja. Untuk mendapatkan info lebih detail mengenai kehebatan suplemen dibandingkan operasi dan obat-obatan kimia, silahkan membaca artikel saya yang berjudul “Terapi Suplemen, Harapan Pasien Pengganti Obat-Obatan Kimia” di link:</p>
<p><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/07/26/terapi-suplemen-harapan-pasien-pengganti-obat-obatan-kimia/">http://healindonesia.wordpress.com/2009/07/26/terapi-suplemen-harapan-pasien-pengganti-obat-obatan-kimia/</a></p>
<p style="text-align:justify;">Cobalah Anda renungkan pertanyaan ini: Jika Anda bandingkan dengan pengobatan medis konvensional, SERINGKAH (bukan berarti tidak pernah) Anda melihat “mujizat” kesembuhan para pasien yang berhasil sembuh dari kasus-kasus penyakit tak tersembuhkan? Sebagai praktisi kesehatan yang mengamati dua jenis pengobatan (medis konvensional dan holistik), jawaban pribadi saya adalah “TIDAK”.</p>
<p><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Alasan Kenapa Banyak Orang “Alergi” dengan Produk MLM</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Banyak orang sepertinya “alergi” dengan produk-produk MLM saya rasa adalah karena beberapa hal berikut ini:</p>
<ul>
<li>Mereka bertemu dengan distributor MLM yang bertindak sebagai sales, bukannya sebagai konsultan.</li>
<li>Mereka pernah bergabung di bisnis MLM, tapi gagal menjalankan bisnisnya.</li>
<li>Mereka tidak mendapatkan hasil kesembuhan yang diinginkan dari produk MLM.</li>
<li>Sekedar mengikuti pandangan orang lain bahwa bisnis MLM itu rendah atau hina, jadi produknya pun juga rendah atau hina.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Tidak bisa disalahkan kenapa banyak orang jadi “alergi” dengan produk MLM, jika ternyata alasannya adalah mereka bertemu dengan distributor MLM yang bertindak sekedar sebagai seorang sales, bukannya sebagai distributor. Bagi sales dan konsultan, memang produk yang dijual dan bisnis yang dijalankan bisa saja sama, tapi hati dan semangatnya berbeda.</p>
<p style="text-align:justify;">Seorang sales biasanya (tidak selalu) menjual sesuatu sekedar untuk mencari keuntungan bagi diri sendiri, sedangkan seorang konsultan menjual sesuatu untuk kepentingan customer dan diri sendiri. Dari sini bisa dilihat bahwa bisnis sales adalah bisnis yang fokus utamanya membantu meningkatkan pendapatan pribadi sedangkan bisnis konsultan adalah bisnis yang fokus utamanya membantu orang lain keluar dari permasalahan mereka dan juga membantu meningkatkan pendapatan pribadi.</p>
<p style="text-align:justify;">Distributor MLM yang bertindak sebagai sales, biasanya tidak begitu memahami produk kesehatan yang dia jual, apalagi mengenai penyakit, perasaan, dan kondisi pasien. Tapi lain halnya distributor MLM yang bertindak sebagai konsultan, ia benar-benar memahami produk kesehatan yang dijual, dan juga paham mengenai penyakit, perasaan, dan kondisi pasien. Bagi konsultan, menolong pasien adalah nomer satu.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi saran saya bagi para distributor MLM supaya tidak menambah “alergi” masyarakat terhadap MLM, jalanilah bisnis MLM dengan bertindak sebagai konsultan, bukan sebagai sales.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika seseorang “alergi” terhadap hal-hal berbau MLM ternyata adalah oleh karena orang tersebut dulu pernah menjalankan bisnis MLM, tapi gagal (bahkan berulangkali gagal), ini merupakan penyakit traumatis yang perlu diluruskan juga. Perlu disadari bahwa SEMUA bisnis memiliki resiko untuk gagal, apalagi jika dijalankan dengan setengah hati (tidak serius). Bisnis restaurant, retail, asuransi, pengobatan, penulis, motivator, dan lain-lain, banyak yang sukses, tapi juga banyak yang gagal. Bisnis MLM juga BANYAK memiliki orang-orang yang berhasil, tapi juga memilki banyak yang gagal. Namun yang perlu direnungkan adalah “jangan mencap suatu bisnis merupakan bisnis yang jelek hanya karena kegagalan Anda sendiri yang memang kurang tekun dan tidak serius menjalankannya. Bisnis yang dijalankan dengan kurang tekun dan setengah hati, SUDAH PASTI akan membawa Anda kepada kegagalan!”</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk alasan mengapa seseorang “alergi” terhadap produk MLM adalah karena tidak mendapatkan kesembuhan yang diharapkan, pertanyaan-pertanyaan berikut perlu direnungkan:</p>
<ul>
<li>Apakah ketika Anda berdoa kepada Tuhan, Tuhan SUDAH PASTI selalu mengabulkan harapan Anda? Ketika Tuhan menjawab “Tidak” apakah Anda kemudian langsung “alergi” kepada Tuhan?</li>
<li>Apakah tiap kali minum obat yang diresepkan dokter, obat tersebut SUDAH PASTI menyembuhkan Anda? Ketika Anda tidak sembuh, apakah kemudian Anda langsung “alergi” kepada dokter atau obatnya?</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Memang produk MLM tidak selalu manjur, BEGITU JUGA dengan produk non-MLM lainnya. Tapi perlu juga diperhitungkan beberapa faktor kenapa seseorang tidak sembuh setelah memakai produk MLM, yaitu mungkin Tuhan punya rencana lain dengan sakit yang diderita, mungkin dosisnya tidak tepat, mungkin salah memakai produk, atau mungkin karena tidak mengikuti anjuran aturan pakainya.</p>
<p style="text-align:justify;">Sedangkan untuk alasan karena sekedar mengikuti pandangan orang lain bahwa bisnis MLM itu rendah atau hina, jadi produknya pun juga rendah atau hina – dengan tegas saya katakan bahwa pandangan seperti ini adalah pandangan yang mendiskriminasi sesuatu secara subyektif. Ini adalah pandangan yang tidak adil karena menilai sesuatu TANPA ALASAN YANG JELAS, apalagi merendahkan atau menghinanya. Bisnis yang memang pantas dihina adalah bisnis menipu dan mencuri. Memang ada juga bisnis MLM yang “menipu” masyarakat, tapi jangan lupa juga bahwa bisnis non-MLM yang mencuri dan menipu JUGA ADA dan justru JAUH lebih banyak.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Praktek Dokter Meresepkan Obat Kimia dan Praktisi Holistik Meresepkan Suplemen MLM</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Saya menemui banyak orang tidak suka ketika ada praktisi kesehatan yang meresepkan produk MLM ke mereka, tapi mereka justru sangat MENGHARAPKAN diberi resep obat kimia oleh para dokter konvensional. Sikap seperti ini sebenarnya juga tidak baik karena sebenarnya praktek dokter meresepkan obat dan praktisi holistik meresepkan suplemen MLM memiliki banyak kesamaan, yaitu:</p>
<ul>
<li>Sama-sama menjual produk kesehatan.</li>
<li>Sama-sama memberikan tarif tertentu.</li>
<li>Sama-sama mewakili perusahaan tertentu.</li>
<li>Sama-sama memiliki ikatan kuat dengan perusahaan tertentu.</li>
<li>Sama-sama mencari makan atau keuntungan pribadi dari menjual produk kesehatan.</li>
<li>Sama-sama mendapatkan bonus tambahan dari penjualan produk.</li>
<li>Sama-sama menawarkan merek tertentu.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Apalagi jika kita melihat perbedaannya, seharusnya kita bisa bersikap sebaliknya:</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="319" valign="top">
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#0000ff;">Dokter Meresepkan Obat Kimia</span></strong></p>
</td>
<td width="319" valign="top">
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#0000ff;">Praktisi Holistik Meresepkan Suplemen MLM</span></strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="319" valign="top">Yang diresepkan ditunjang uji ilmiah, tapi kurang   ditunjang kesaksian KESEMBUHAN pasien.</td>
<td width="319" valign="top">Yang direseokan ditunjang uji ilmiah + ditunjang banyak   kesaksian KESEMBUHAN pasien.<span style="color:#ff0000;">(Inilah yang selalu tidak diperhatikan oleh   masyarakat bahwa selain uji ilmiah, seharusnya ada bukti nyata dari kesaksian   para pasien yang berhasil sembuh karena uji ilmiah bisa dimanipulasi,   sedangkan kesaksian para pasien adalah validasi NYATA dari kemanjuran suatu   pengobatan)</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="319" valign="top">Yang diresepkan uji ilmiahnya lebih banyak dilakukan di   dalam laboratorium.</td>
<td width="319" valign="top">Yang diresepkan uji ilmiahnya dilakukan di dalam   laboratorium dan di lapangan.<span style="color:#ff0000;">(Perlu Anda sadari realita bahwa manusia tidak   tinggal di dalam laboratorium, jadi diperlukan uji ilmiah di lapangan untuk   menentukan validitas kebenaran suatu pengobatan. Habitat asli manusia bukan   di dalam lab tapi di alam bebas yang “penuh warna”).</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="319" valign="top">Yang   diresepkan lebih cenderung menekan gejala.</td>
<td width="319" valign="top">Yang   diresepkan mengatasi akar penyakit dan gajalanya.</td>
</tr>
<tr>
<td width="319" valign="top">Yang   diresepkan BANYAK memiliki efek samping.</td>
<td width="319" valign="top">Yang   diresepkan hampir tidak ada efek samping, apalagi yang membahayakan nyawa.</td>
</tr>
<tr>
<td width="319" valign="top">Yang   diresepkan adalah obat yang mencemari lingkungan.</td>
<td width="319" valign="top">Yang   diresepkan adalah suplemen yang tidak mencemari lingkungan.</td>
</tr>
<tr>
<td width="319" valign="top">Pengobatan   tidak aman dikonsumsi dalam jangka panjang, apalagi untuk seumur hidup.</td>
<td width="319" valign="top">Pengobatan   aman dikonsumsi dalam jangka panjang, bahkan untuk seumur hidup.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><span style="color:#ffffff;"> .</span></p>
<p style="text-align:justify;">Dilihat dari beberapa keunggulan produk kesehatan MLM dibandingkan obat kimia medis konvensional, maka tidaklah heran jika saya menyebut bahwa terapi suplemen adalah harapan pasien pengganti obat-obatan kimia. Kesamaan-kesamaan dan perbandingan-perbandingan di atas, bukan sekedar isapan jempol saya belaka, tapi adalah realita yang bisa Anda buktikan sendiri. Kenapa Anda atau masyarakat kebanyakan tidak menyadarinya adalah karena:</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Realita ini memang sengaja ditutup-tutupi oleh pihak tertentu yang finansialnya SUPER KUAT dan tidak mau kehilangan penghasilan SUPER BESAR dari menjual obat-obatan yang sekedar merawat serta membuat orang bergantung atasnya.</li>
<li>Kampanye brilian dari pihak tertentu untuk mengkondisikan atau mem-“brainwash” masyarakat bahwa HANYA obat kimia yang dipatenkan saja yang LAYAK diberikan ke pasien. Ini membuat masyarakat merendahkan atau meremehkan pengobatan alternatif.</li>
<li>Di Indonesia tidak banyak aktivis, dokter, praktisi kesehatan, atau organisasi yang BERANI blak-blakan menegor/mengkritik apa yang salah di dunia medis sehingga informasi berharga ini jadi seolah-olah “terbungkam”. Tahukah Anda bahwa para dokter yang mempraktekkan pengobatan selain yang distandarkan di dalam sekolah kedokteran akan disebut sebagai “Terkun”. Kepanjangan Terkun adalah Dokter Dukun, yaitu istilah untuk menghina atau mengejek para dokter yang mempraktekkan pengobatan lain selain medis konvensional. Mereka mendalami pengobatan alternatif ataupun holistik, termasuk juga menjual produk MLM, adalah karena mereka MENYADARI bahwa pengobatan medis konvensional dan obat kimia TIDAK BANYAK membantu pasien untuk bisa SEMBUH TOTAL, apalagi untuk kasus-kasus yang sering divonis sebagai penyakit tak tersembuhkan.</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;"> .</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Apakah Produk Kesehatan MLM itu Produk yang Sempurna?</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sekali-kali tidak! Produk kesehatan MLM bukanlah produk kesehatan sempurna yang dalam arti tidak ada cacat atau kekurangannya. Tapi yang pasti adalah KEBANYAKAN (tidak semua) produk kesehatan MLM jauh LEBIH BAIK dibandingkan produk medis konvensional.</p>
<p style="text-align:justify;">Cara membuktikan keunggulan inipun juga mudah, yaitu dengan metode Perbandingan Sebelum dan Sesudah. Metode ini melihat perbandingan ketika pertama kali seseorang dirawat dengan memakai produk medis konvensional, kemudian  dirawat dengan produk MLM. Dari sana Anda akan meihat bahwa SEBAGIAN BESAR (tidak semua) pasien akan memperlihatkan perbaikan drastis bahkan bisa sembuh dari penyakit mereka setelah memakai produk MLM dibandingkan ketika mereka dirawat dengan produk medis konvensional.</p>
<p style="text-align:justify;">Cobalah Anda BERULANGKALI berkunjung ke berbagai pertemuan MLM, tanpa harus membeli produknya. Bukalah mata hati Anda dan Anda akan melihat berbagai keajaiban kesehatan dimana penderita diabetes yang divonis tidak bisa sembuh, setelah memakai produk MLM, mereka akhirnya bisa sembuh total. Penderita gangren (kaki dengan luka yang membusuk dan menyebar) yang distandarkan oleh dokternya harus amputasi kaki, pada akhirnya tidak jadi amputasi karena luka kakinya hilang dan ia bisa berjalan kembali seperti orang normal. Penderita stroke yang sudah lama tidak bisa bergerak dengan normal, walaupun sudah mendatangi berbagai rumah sakit, akhirnya bisa bergerak dengan bebas layaknya orang normal setelah memakai produk MLM. Pasien gagal ginjal, yang sudah pasti secara medis konvensional tidak bisa sembuh dan harus cuci darah, ginjalnya pun akhirnya bisa berfungsi lagi sehingga tidak perlu cuci darah setelah dengan rutin mengonsumsi produk MLM. Pasien-pasien kanker stadium lanjut, yang sudah divonis “tinggal menunggu waktu saja”, itupun juga bisa sembuh total dengan produk MLM, tanpa operasi dan obat-obatan kimia.</p>
<p style="text-align:justify;">Bagi Anda orang medis konvensional yang mungkin masih “angkuh” tidak percaya dengan tulisan saya ini, kenapa tidak Anda “menguji” saja orang-orang MLM di luar sana? Uji mereka untuk menghadapi kasus-kasus maut yang Anda sendiri tidak bisa tangani. Berikanlah pasien-pasien “tak tertolong” Anda ke mereka, dan Anda bisa dibuat terheran-heran olehnya karena akan melihat “mujizat”yang tak terbantahkan di depan mata Anda sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Anda akan melihat KEMUNGKINAN (bukan kepastian) kesembuhan dari pasien-pasien “tak tertolong” Anda adalah 50-100% ketika dirawat dengan produk MLM, jauh lebih baik jika dibandingkan dengan produk medis konvensional yang adalah 0% (karena sudah memvonis tidak bisa sembuh dan tinggal menunggu waktu saja).</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi bagi pasien yang sudah divonis tidak bisa sembuh dan “tinggal menunggu waktu saja”, carilah distributor MLM di sekitar Anda. Dan bagi para dokter medis konvensional yang ingin bisa menangani kasus-kasus “maut tak tersembuhkan”, RENDAH HATILAH untuk mau belajar dari perusahaan MLM dan RENDAH HATILAH untuk mau memakai produk mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi yang perlu ditekankan adalah datangilah distributor MLM yang bertindak sebagai konsultan, bukan sebagai sales! Terlebih lagi jika Anda bisa mendapatkan distributor MLM yang menguasai sains holistik modern dan menggabungkan ilmunya dengan produk MLM berkualitas tinggi, kemungkinan Anda untuk mendapatkan kesembuhan akan makin besar.</p>
<p style="text-align:justify;">Sekarang, apa Anda masih alergi dengan produk MLM?</p>
<p><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p><strong>Dt. Awan (Andreas Hermawan), 04 November 2009</strong></p>
<p><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p><strong><span style="color:#339966;">Artikel Terkait:</span></strong></p>
<p><strong><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/08/15/seri-berpikir-holistik-perbedaan-pengobatan-itu-indah-tapi-kesalahan-pengobatan-adalah-bencana/">Seri Berpikir Holistik: Perbedaan Pengobatan Itu Indah, Tapi Kesalahan Pengobatan Adalah Bencana</a></strong></p>
<p><strong><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/07/26/terapi-suplemen-harapan-pasien-pengganti-obat-obatan-kimia/">Seri Berpikir Holistik: Terapi Suplemen, Harapan Pasien Pengganti Obat-Obatan Kimia</a></strong></p>
<p><strong><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/07/26/perbandingan-pengobatan-medis-konvensional-dengan-pengobatan-holistik/">Perbandingan Pengobatan Medis Konvensional dengan Pengobatan Holistik</a></strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Benarkah Gagal Ginjal Bisa Sembuh Tanpa Operasi Serta Cuci Darah?]]></title>
<link>http://healindonesia.wordpress.com/2009/10/14/benarkah-gagal-ginjal-bisa-sembuh-tanpa-operasi-serta-cuci-darah/</link>
<pubDate>Wed, 14 Oct 2009 03:56:14 +0000</pubDate>
<dc:creator>Awan</dc:creator>
<guid>http://healindonesia.wordpress.com/2009/10/14/benarkah-gagal-ginjal-bisa-sembuh-tanpa-operasi-serta-cuci-darah/</guid>
<description><![CDATA[Kebanyakan masyarakat dan ahli medis tidak mengetahui bahwa kasus gagal ginjal sebenarnya bisa sembu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-5586" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/10/pasien-gagal-ginjal1.jpg?w=128" alt="" width="128" height="94" />Kebanyakan masyarakat dan ahli medis tidak mengetahui bahwa kasus gagal ginjal sebenarnya bisa sembuh TOTAL tanpa harus operasi atau cuci darah. Pengobatan holistik baik tradisional maupun modern telah berkali-kali berhasil “menaklukkan” kasus-kasus maut seperti ini dan bisa dibuktikan dengan mudah di rumah pasien, yang berarti tidak harus dibuktikan di suatu klinik atau rumah sakit. Dan hebatnya lagi, dengan sedikit panduan dari pakar holistik, pasien juga bisa dilatih untuk menyembuhkan dirinya sendiri.<!--more--></p>
<p style="text-align:justify;">Holistik diambil dari kata whole (menyeluruh) atau dari pandangan holisme (dari bahasa Yunani ὅλος holos, yang artinya semua, keseluruhan, total). Holistik adalah suatu pandangan bahwa semuanya di sistem alam semesta ini (sistem fisik, biologis, kimia, sosial, ekonomi, mental, bahasa, dll) tidak bisa ditentukan atau dijelaskan secara bagian-bagian terpisah saja, tapi dijelaskan secara keseluruhan.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi ilmu pengobatan holistik adalah suatu pengobatan yang memandang kesehatan maupun pengobatan secara keseluruhan dari aspek hidup manusia serta keseluruhan sistem alam semesta.</p>
<p style="text-align:justify;">Sedangkan ilmu medis konvensional adalah pengobatan yang memandang tubuh manusia secara terpisah-pisah, lebih condong memperhatikan gejala daripada “akar penyakit”serta mengobati secara fisiologis, tidak secara keseluruhan.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">PENYEBAB GAGAL GINJAL</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Penyakit gagal ginjal adalah suatu penyakit dimana fungsi organ ginjal mengalami penurunan hingga akhirnya tidak lagi mampu bekerja sama sekali dalam hal penyaringan pembuangan elektrolit tubuh, menjaga keseimbangan cairan dan zat kimia tubuh, seperti sodium dan kalium didalam darah atau produksi urine.</p>
<p style="text-align:justify;">Faktor yang paling kuat menjadi penyebab kegagalan fungsi ginjal adalah efek samping dari obat-obatan dan pola makan yang salah. Dari faktor obat-obatan, diperlukan kewaspadaan dari semua orang untuk membaca mengenai aturan pakai dan efek samping di kemasan atau brosur suatu obat. Jangan sampai oleh karena ketidaktepatan pengobatan, seseorang yang ingin sembuh dari suatu penyakit malah menderita gagal ginjal.</p>
<p style="text-align:justify;">Bagi orang sehat maupun sakit, muda dan tua, memperhatikan pola makan juga penentu besar supaya tidak menderita gagal ginjal. Kebiasaan yang salah seperti misalnya:</p>
<ul>
<li>sering mengonsumsi makanan dan minuman yang banyak mengandung sodium atau natrium tapi tidak diimbangi dengan banyak minum air;</li>
<li>konsumsi gula berlebihan tapi tidak diimbangi dengan banyak minum air;</li>
<li>sering mengonsumsi minyak trans yang banyak sehingga menyebabkan gangguan penyumbatan pada dinding usus;</li>
<li>sering mengonsumsi aspartame / pemanis buatan;</li>
<li>rutin minum <em>soft drink</em>;</li>
<li>sering mengonsumsi penyedap rasa buatan (MSG) yang banyak;</li>
<li>dll.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">TANDA DAN GEJALA PENYAKIT GAGAL GINJAL</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Adapun tanda dan gejala terjadinya gagal ginjal yang dialami penderita secara akut antara lain: Bengkak mata, kaki, nyeri pinggang hebat, kencing sakit, demam, kencing sedikit, kencing merah /darah, sering kencing. Kelainan Urin: Protein, Darah / Eritrosit, Sel Darah Putih / Leukosit, Bakteri.</p>
<p style="text-align:justify;">Sedangkan tanda dan gejala yang mungkin timbul oleh adanya gagal ginjal kronik antara lain: Lemas, tidak ada tenaga, tidak nafsu makan, mual, muntah, bengkak, kencing berkurang, gatal, sesak napas, dan pucat. Kelainan urin: Protein, Eritrosit, Leukosit. Kelainan hasil pemeriksaan laboratorium lain: kreatinin darah naik, Hb turun, Urin: protein selalu positif.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">PENCANGKOKAN GINJAL</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Pencangkokan ginjal pada prinsipnya adalah memindahkan ginjal sehat ke penderita gagal ginjal. Ginjal baru ini akan diletakkan di rongga ileum kemudian menyambungkan pembuluh darah ginjal baru dengan pasien, baru kemudian dengan (saluran kencing) ureter. Berhasilnya pencangkokan ginjal baru ditandai dengan keluarnya air seni dari ginjal tersebut. Ginjal yang gagal biasanya tidak perlu diambil tapi bila menyebabkan infeksi maka ginjal tersebut perlu diangkat. Untuk operasi pengangkatan ginjal tersebut diperlukan waktu 2-3 jam.</p>
<p style="text-align:justify;">Ada 3 jenis donor cangkok ginjal</p>
<ul>
<li>Donor keluarga.</li>
<li>Donor non keluarga.</li>
<li>Donor dari orang yang telah meninggal.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Untuk melakukan cangkok ginjal diperlukan dana sekitar Rp.300 juta.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">MENCARI INFORMASI LEWAT INTERNET</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Anda bisa memakai fasilitas internet untuk mendapatkan informasi bagaimana menyembuhkan gagal ginjal tanpa operasi dan cuci darah. Caranya mudah, yaitu dengan memanfaatkan fasilitas Search Engine Google atau Yahoo. Pada kolom Search, ketik kata “sembuh gagal ginjal” kemudian tekan tombol ENTER, maka Anda akan mendapatkan berbagai informasi tentang kesembuhan dari gagal ginjal.</p>
<p style="text-align:justify;">Salah satu contoh informasi di internet tentang kesembuhan gagal ginjal secara alami adalah sebagai berikut:</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;"><strong><span style="color:#339966;">KEAJAIBAN TERAPI HERBAL SEMBUHKAN GAGAL GINJAL, Sembuh Tak Sampai Satu Bulan </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;"><span style="color:#339966;">Suami isteri warga Lamajang itu ciut nyali setelah mengetahui anaknya yang berusia 4 tahun divonis gagal ginjal. Sudah banyak dokter di berbagai kota di Jawa Timur dihubungi, tapi semuanya ‘angkat tangan’. Bahkan ada yang mengatakan langsung, penyakit anaknya sulit disembuhkan. Menyerahkah suami isteri tersebut? Tidak!</span></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;"><span style="color:#339966;">ORANG TUA tua mana pun sedih melihat penderitaan anaknya. Begitu pun pasangan Tri Yayuk dan Bambang Sugiono, warga Surabaya. Penyakit Catur Putri Handayani, putri bungsunya, dari hari ke hari tak menunjukkan perbaikan. Meski usianya baru 4 tahun, bobot tubuh Adek, begitu Catur Putri Handayani biasa dipanggil, mencapai 50 kg. Dia divonis gagal ginjal akut. Bahkan dari hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan bahwa gadis cilik itu positif mengidap penyakit ginjal, kolesterol dan lever. Setelah semua dokter yang pernah dihubungi ‘angkat tangan’, Bambang dan Yayuk lalu membawanya ke seorang ahli pengobatan tradisional bernama Soehanas di Lumajang.</span></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;"><span style="color:#339966;">Bahkan saking cintanya pada si bungsu, Bambang dan Yayuk menawarkan rumah sebagai pengganti biaya pengobatan Adek kepada Soehanas. Setelah memeriksa Adek, awalnya Soehanas memberi racikan berbahan daun kumis kucing, daun ngokilo, daun dewa, rimpang daun dewa, daun pegagan, lempuyang serta air perasan mengkudu. Kepada Bambang, Soehanas menyarankan agar Adek tidak mengonsumsi ikan, garam dan makanan berlemak.</span></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;"><span style="color:#339966;">Racikan selanjutnya berupa 15 lb daun kumis kucing, 3 lb daun ngokilo, 4 lb daun dewa, 1 jr rimpang daun dewa, pegagan, 3 iris lempuyang, 20 lb pegagan, 2 sdt daun meniran. Seluruh bahan direbus dengan 3,5 gelas air bersih hingga menjadi 2 gelas. Hasil rebusannya diminum pagi dan sore masing-masing sebanyak satu gelas.</span></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;"><span style="color:#339966;">Tengah malam setelah minum jamu racikan Soehanas, Adek mengalami buang air besar yang aneh. Kotorannya berupa cairan hijau, namun tak berbau. Yayuk sempat pingsan melihatnya, sebab cairan itu keluar terus menerus setiap 5 menit. Malam itu, Bambang terpaksa merawat dua orang. Setelah sang isteri siuman, keduanya lalu tak henti-hentinya memanjatkan doa untuk kesembuhan anaknya. Pagi berikutnya mereka menghubungi Soehanas. Menurut herbalis ini, hal itu akan berlangsung terus menerus sampai cairan yang tertahan pada dubur Adek bisa keluar. Pada hari kedua, kejadian yang sama terulang, tapi Bambang dan Yayuk sudah tak begitu khawatir, lebih lagi setelah perut Adek yang semula buncit mulai menyusut. “Saya perhatikan lingkar perutnya berkurang 2 cm per 5 menit. bahkan kemudian, Adek bisa berjalan,” ungkap Bambang di Trubus (Agst 2003).</span></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;"><span style="color:#339966;">Cairan yang keluar selanjutnya berwarna kuning dalam rentang 5 menit sekali. Kejadian ini berlangsung selama sekitar satu minggu. Namun Adek masih kesulitan buang air kecil. Soehanas kemudian memberi racikan 7 lb sambang darah, 8 gr ayapana (Cleopatra sp) kering, 7 gr daun meniran basah. Ketiga bahan ini direbus dengan 200 cc air selama 25 menit. Hasilnya diminum sekali pada sore hari. Pada minggu kedua bukan kotoran lagi yang keluar, namun setiap lima menit Adek buang air kecil. Hal ini berlangsung selama 1 minggu. Semakin hari bobot Adek berkurang dan akhirnya sembuh. Trubus selanjutnya mengungkap, ramuan berbahan tanaman efektif mengatasi gangguan ginjal. Selain tidak memiliki efek samping, dia bersifat konstruktif dan rehabilitatif. Kombinasinya befungsi ganda. Ramuan yang digunakan untuk Adek bersifat antiradang. Selain itu, pegagan yang digunakan bersifat antitoksin, yakni membersihkan racun pada darah. Sedang air mengkudu berfungsi melancarkan peredaran darah dan mengaktifkan enzim kekebalan tubuh. Menurut Soehanas, herbalis asal Lumajang, ayapana dalam ramuan itu bersifat diuretik. “Sama seperti meniran dan kumis kucing yang berfungsi sebagai peluruh air seni,” katanya.</span></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;"><span style="color:#339966;">Sumber: </span><a href="http://keluargamustafa.wordpress.com/2008/07/02/herbal-untuk-gagal-ginjal/">http://keluargamustafa.wordpress.com/2008/07/02/herbal-untuk-gagal-ginjal/</a></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;">Dari contoh kasus Adek tadi, resep ramuan yang ada tidak bisa sembarangan diberikan oleh sembarang pasien tanpa anjuran pakar herbalist. Jadi saya tidak menyarankan Anda langsung menerapkan resep untuk Adek di atas, tanpa bantuan pakar herbalist, kecuali Anda sendiri menguasai ilmu herbal.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika Anda mencari-cari informasi di internet mengenai penyembuhan alami untuk gagal ginjal, Anda juga akan menemukan berbagai kesaksian dari pengobatan yang memakai diet tertentu dan cara Multilevel Marketing (MLM). Pengobatan cara MLM juga tidak bisa Anda remehkan karena sudah banyak kasus penyakit maut termasuk gagal ginjal berhasil disembuhkan.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">BEBERAPA TERAPI ATAU METODE ALAMI UNTUK MENYEMBUHKAN GAGAL GINJAL</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Ada lebih dari 5 terapi atau metode penyembuhan yang bisa digunakan untuk menyembuhkan gagal ginjal, tanpa harus operasi/cangkok ginjal, tanpa obat-obatan kimia, dan tanpa cuci darah. Anda bisa memakai metode secara supranatural atau non-supranatural, secara biologis atau energy psychology, MLM atau non-MLM, herbal atau juga bisa dengan sekedar mengatur pola makan dan diet tertentu.</p>
<p style="text-align:justify;">Secara supranatural, gagal ginjal bisa sembuh dengan menggunakan doa, prana, meditasi pernapasan, reiki, sufi, ci-kung, dan lain-lain. Diluar pertimbangan keyakinan agama, teknik-teknik supranatural tersebut memang benar-benar bisa menyembuhkan gagal ginjal. Saya hanya membeberkan fakta yang ada saja. Nah, sekarang tergantung dari keyakinan, apakah Anda akan memakai beberapa teknik supranatural atau tidak adalah terserah Anda.</p>
<p style="text-align:justify;">Secara energy pshycology: teknik visualisasi, hipnosis, quantum healing, dan lain-lain juga bisa digunakan. Terapi suplemen, baik dari MLM atau non-MLM, terapi bumbu dapur, dan mengganti pola makan yang sehat, telah berkali-kali saya saksikan sangat efektif dan cepat dalam menyembuhkan pasien gagal ginjal.</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi yang penting dari semua metode di atas adalah kita tahu “trik”-nya.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">METODE SAYA DALAM MENYEMBUHKAN GAGAL GINJAL</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dalam menangani kasus gagal ginjal, saya menerapkan berbagai metode pengobatan baik secara energi, psikologi, diet, terapi minyak kelapa, terapi minyak ikan, terapi lebah, terapi garam, terapi jus, terapi tanah liat, dan lain-lain.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">Beralih ke Diet Sehat</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Ada banyak makanan dan minuman yang baik untuk ginjal dan mempercepat prose penyembuhan yaitu spirulina, lemon, parselei, seledri, bawang putih, bawang merah, kubis, apel, cranberry, blueberry, raspberry, strawberry, buah cherry, anggur merah, putih telur, ikan, minyak kelapa, minyak zaitun, minyak ikan, dandelion, jahe, kecambah kedelai, asparagus, brokoli, dan wortel.</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa makanan dan minuman yang HARUS dihindari selama 3 bulan terapi adalah kopi, softdrink (termasuk diet coke), teh, susu, pisang, alpukat, kentang, jeruk, snack yang banyak mengandung zat aditif (diganti dengan kue basah tradisional), kue tart, gorengan (kecuali gorengan buatan sendiri yang digoreng dengan minyak kelapa), donat, junk food, garam meja, manis-manis (kecuali dari stevia, madu, dan gula merah), pemanis buatan, segala macam mie (kecuali buatan sendiri yang tanpa zat aditif), minyak trans, minyak kedelai, minyak jagung, daging babi, makanan kaleng, dan keju.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk menikmati daging, pasien lebih baik mengonsumsi daging ayam kampung, bekicot, dan ikan selama terapi penyembuhan.</p>
<p style="text-align:justify;">Ganti segala penyedap rasa sintetis dengan bawang putih, bawang merah, ketumbar, sedikit gula pasir, garam laut asli, kemiri, cabai besar, dan rempah-rempah lainnya. Masing-masing bumbu dapur sebenarnya memiliki khasiat tersendiri bagi kesehatan, apalagi jika digabung. Lain lagi halnya dengan penyedap rasa sintetis, ia malah membuat kerja ginjal makin berat dan tidak baik untuk saraf.</p>
<p style="text-align:justify;">Seperti ungkapan Hippocrates 2400 tahun yang lalu, “Hendaklah makanan menjadi obatmu dan obat menjadi makananmu.”</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">Terapi Garam Laut Asli</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Berikan terapi garam kepada pasien. Mungkin Anda bertanya-tanya, bukankah garam dilarang untuk kasus gagal ginjal. Ya memang benar, tapi larangan itu adalah untuk garam jenis garam meja (garam Yodium).</p>
<p style="text-align:justify;">Permasalahan dengan garam bukanlah pada garam itu sendiri tapi pada kondisi garam yang kita makan. Garam meja keseharian kita tidaklah sama dengan garam laut tradisional yang tidak diproses oleh teknologi tinggi. Garam yang diperjualbelikan dipasaran saat ini hanya merupakan sodium klorida dan bukanlah garam ‘asli’. Oleh karena perkembangan industri, garam alami kita telah “dibersihkan secara kimiawi” dan elemen yang diambil hanyalah sodium dan klorida (dan ditambahkan 1-2 unsur lain).</p>
<p style="text-align:justify;">Perusahan-perusahan besar memanaskan garam mereka dalam tempat pengeringan dengan suhu mencapai 1200 derajat Fahrenheit, sehingga merubah struktur kimiawi garam dan dimana nantinya berpengaruh terhadap kesehatan tubuh kita. Garam meja yang kita pakai untuk memasak pada umumnya hanya memiliki 2 atau 3 elemen mineral. Air laut memiliki 84 elemen mineral. Untuk supaya tubuh kita tetap sehat, kita memerlukan semua elemen tersebut. Ketika kita mengonsumsi garam meja, kita kekurangan 81 elemen yang berarti akan membuat kita makin lama makin lemah, tidak seimbang dan gampang sakit.</p>
<p style="text-align:justify;">Garam sangat penting bagi ginjal untuk membersihkan kelebihan keasaman dan mengeluarkan keasaman ke dalam kemih. Tanpa cukupnya garam dalam tubuh, tubuh akan menjadi semakin asam. Jadi mengganti garam meja dengan garam laut asli adalah tindakan penting dalam proses penyembuhan gagal ginjal. Tapi perlu diingat bahwa dengan adanya terapi garam, pasien perlu juga mencukupi kebutuhan minum air sebanyak minimal 5 gelas sehari. Perlu diingat juga bahwa terapi garam dan air ini perlu pengawasan dari praktisi holistik yang profesional.</p>
<p style="text-align:justify;">Detail informasi tentang manfaat garam laut asli bisa Anda klik di link:</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/06/19/terapi-garam-untuk-atasi-hipertensi-dan-penyakit-degeneratif/">http://healindonesia.wordpress.com/2009/06/19/terapi-garam-untuk-atasi-hipertensi-dan-penyakit-degeneratif/</a></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">Terapi Minyak Kelapa</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Terapkan terapi minyak kelapa murni dimana pasien mengganti semua minyak untuk memasak dengan minyak kelapa murni. Minyak kelapa yang dibuat sendiri sangat baik untuk kesehatan, dalam artian berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit. Tubuh kita setiap hari memerlukan kolesterol untuk menghasilkan hormon-hormon (sebagai bahan dasarnya), termasuk hormon yang membantu proses penyembuhan. Tapi tentu saja yang dibutuhkan adalah kolesterol yang baik. Tanpa kolesterol, tubuh kita tidak bisa menghasilkan hormon dan akan menyebabkan timbulnya kelainan, penyakit, bahkan kematian.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk membantu menghasilkan hormon, meningkatkan metabolisme, dan membersihkan usus yang kotor, gantilah minyak goreng trans, minyak kelapa sawit, minyak jagung, dan juga mentega dengan minyak kelapa murni. Anda bisa membeli minyak kelapa murni ini di pasar tradisional atau supermarket terdekat. Atau jika tidak digunakan untuk memasak, pasien bisa mengonsumsi minyak kelapa murni dengan dosis 3&#215;2 sendok makan pe hari sebelum makan.</p>
<p style="text-align:justify;">Artikel saya tentang minyak kelapa bisa Anda klik di:</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/03/01/jika-anda-sayang-keluarga-segeralah-ganti-minyak-goreng-anda-dengan-minyak-kelapa/">http://healindonesia.wordpress.com/2009/03/01/jika-anda-sayang-keluarga-segeralah-ganti-minyak-goreng-anda-dengan-minyak-kelapa/</a></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">Terapi Tanah Liat</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Tanah liat telah dikenal dan diteliti sebagai bahan yang baik untuk kesehatan kita, baik itu digunakan secara eksternal maupun secara internal. Penggunaan tanah liat dengan cara mengonsumsinya secara oral untuk kesehatan telah dipraktekkan sejak dahulu kala oleh orang-orang Indian di pegunungan tinggi Andes, penduduk asli Mexico, oleh suku  di Afrika Tengah dan suku Aborigin di Australia.</p>
<p style="text-align:justify;">Oleh karena tanah liat mengandung lebih dari 57 mineral yang penting untuk kita, maka tanah liat bisa kita gunakan sebagai suplemen dalam keseharian. Mineral-mineral tersebut akan membantu proses pencernaan kita dan membantu hormon-hormon, vitamin dan enzim untuk berfungsi dengan baik. Ketika kita konsumsi, tanah liat akan membersihkan saluran pencernaan dari logam-logam berbahaya, bakteri merugikan, racun dan bahan-bahan kimia.</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa manfaat dari terapi tanah liat adalah untuk luka luar, colitis, diare, hemoroid, luka pada perut, masalah pada perut, jerawat, gondok, osteoporosis, anemia, kecantikan, membersihkan organ dalam (termasuk ginjal), anti parasit, membersihkan racun, dan anti radiasi. Anda bisa menggunakan tanah liat sebagai terapi dengan cara mengoleskannya pada bagian yang sakit, memakan/meminumnya, atau berendam dalam bak air yang bercampur dengan tanah liat. Apabila Anda berendam selama 30 menit dalam larutan tanah liat, logam-logam beracun dalam tubuh Anda akan ditarik keluar dan diserap oleh tanah liat tersebut. Beberapa pasien saya menggunakan terapi ini secara internal maupun eksternal, dan mendapatkan hasil yang luar biasa darinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Detail informasi mengenai terapi tanah liat bisa Anda baca dua artikel saya berjudul “Lumpur Berkhasiat” serta “Terapi Tanah Liat, Dikonsumsi untuk Membersihkan dan Menyembuhkan” di link:</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/08/02/lumpur-berkhasiat/">http://healindonesia.wordpress.com/2009/08/02/lumpur-berkhasiat/</a></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/09/29/terapi-tanah-liat-dikonsumsi-untuk-membersihkan-dan-menyembuhkan/">http://healindonesia.wordpress.com/2008/09/29/terapi-tanah-liat-dikonsumsi-untuk-membersihkan-dan-menyembuhkan/</a></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">Terapi Suplemen</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Para praktisi holistik modern walaupun tidak mengandalkan obat-obatan kimia, tapi juga punya media penyembuh lainnya yang PRAKTIS yaitu SUPLEMEN. Jadi suplemen itu bisa dipakai untuk MENYEMBUHKAN, bukan sekedar sebagai makanan pelengkap atau sekedar menjaga tubuh supaya tetap sehat belaka.</p>
<p style="text-align:justify;">Adalah tidak benar dengan adanya pandangan bahwa suplemen tidak bisa dipakai untuk menyembuhkan penyakit. Suplemen mampu bekerja seperti herbal dan pengobatan alami lainnya, yaitu membantu proses penyembuhan yang dilakukan oleh tubuh, atau biasa disebut <em>“body self-healing”.</em> Inilah yang dinamakan dengan penyembuhan melalui terapi suplemen, karena suplemen membantu tubuh dalam menyembuhkan diri sendiri dengan cara menyediakan nutrisi atau komponen tertentu yang diperlukan tubuh untuk proses penyembuhan.</p>
<p style="text-align:justify;">Disamping mengatur pola makan, terapi minyak kelapa, terapi garam, dan terapi tanah liat, saya memakai gabungan beberapa suplemen, yaitu: suplemen minyak ikan, madu, propolis, royal jelly, VCO (Virgin Coconut Oil). Anda bisa mendapatkan suplemen ini di toko obat atau distributor MLM.</p>
<p style="text-align:justify;">Detail info mengenai kehebatan terapi suplemen bisa Anda klik di link:</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/07/26/terapi-suplemen-harapan-pasien-pengganti-obat-obatan-kimia/">http://healindonesia.wordpress.com/2009/07/26/terapi-suplemen-harapan-pasien-pengganti-obat-obatan-kimia/</a></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">MENGGABUNGKAN BERBAGAI METODE MENINGKATKAN KEEFEKTIFAN DAN KECEPATAN PROSES PENYEMBUHAN</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Jika Anda perhatikan bahwa dalam artikel ini saya tidak mencantum obat-obatan kimia, itu adalah karena obat-obatan kimia tidak terbukti manjur bisa MENYEMBUHKAN kasus gagal ginjal. Sedangkan hal-hal yang disepelekan oleh kebanyakan orang seperti misalnya makanan tertentu, bumbu dapur, dan suplemen justru jika digabungkan malah sanggup menyembuhkan pasien gagal ginjal dengan dengan CEPAT. Jika sudah sembuh, cuci darah tidak akan diperlukan lagi.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari pengalaman saya sendiri, menggabungkan beberapa terapi atau metode pengobatan alami jauh lebih efektif dan jauh lebih cepat jika dibandingkan hanya memakai satu atau dua terapi, seperti misalnya hanya terapi diet, hanya terapi air, terapi energi, atau hanya sekedar terapi suplemen. Penerapan hanya 1-2 terapi memang berpotensi untuk mendatangkan kesembuhan, tapi hasil positifnya biasanya baru terlihat dalam hitungan mingguan. Tapi dengan menggabungkan lebih dari 4 terapi, hasil positif bisa terlihat dalam hitungan hari (bahkan bisa dalam sehari!).</p>
<p style="text-align:justify;">Perlu diketahui juga bahwa pengobatan gagal ginjal secara alami yang hanya menggunakan 1-2 metode, terkadang tidak membuahkan hasil. Inilah yang bisa mengakibatkan pasien jadi merasa bahwa pengobatan alternatif juga sama saja, yaitu tidak manjur. Walaupun demikian, komitmen dan semangat pasien untuk sembuh juga jadi faktor utama. Jangan menyalahkan metode pengobatannya jika ternyata pasien ternyata tidak komitmen dan tidak bersemangat untuk bisa sembuh. Tuhan bisa saja akan MEMBERKATI SETENGAH-SETENGAH kepada orang yang BERKOMITMEN SETENGAH-SETENGAH juga. Apalagi dengan yang tidak ada komitmen dan semangat, dalam hal ini pasien tidak bisa mengharapkan hal yang “muluk-muluk” untuk sembuh.</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi perlu diingat bahwa pengabungan beberapa teknik ini harus berdasarkan saran dan pengawasan praktisi holistik profesional. Jangan mencobanya sendiri jika Anda belum memahami pengobatan holistik.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">KRITIKAN UNTUK STANDAR PENGOBATAN MEDIS KONVENSIONAL</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Perlu Anda ketahui bahwa yang mengkritik pengobatan medis konvensional bukan hanya saya, tapi juga banyak praktisi holistik modern lainnya termasuk para “terkun” (kependekan dari “Dokter Dukun”, yaitu dokter yang dulunya murni medis konvensional tapi akhirnya berbalik ke alternatif atau holistik. Ini adalah istilah ejekan dari dokter medis murni yang tidak senang dengan sikap rekannya yang belajar teknik pengobatan alternatif). Justru saya melakukan hal ini karena terinspirasi dari para praktisi dan ilmuwan holistik modern bertaraf internasional yang BERJUANG DEMI PERUBAHAN POSITIF DI DUNIA KESEHATAN. Mereka adalah Sir William Osler, Arthur Schopenhauer, Thomas Alva Edison, dr. Joseph Mercola, Gary Null, David Bruce Fife, Dr. Hiromi Shinya, Stevan Lanka, Dr. Robert Giraldo, dan masih banyak lagi lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Contoh beberapa masukan, kritikan atau tegoran dari ilmuwan dan dokter holistik terkemuka terhadap pengobatan medis konvensional yang salah (tidak semuanya salah):</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Salah satu TUGAS UTAMA seorang dokter adalah mendidik masyarakat untuk TIDAK MENGAMBIL obat kimia”</em></p>
<p align="right">Sir William Osler</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Semua kebenaran melalui tiga tahapan. Pertama, ia dicela. Kedua, ditentang habis-habisan. Ketiga, ia diterima sebagaimana benar adanya.”</em></p>
<p align="right">Arthur Schopenhauer</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Dokter masa depan TIDAK LAGI MEMBERI OBAT, namun akan menempatkan kepentingan pasiennya dalam rangka bimbingan kemanusiaan, bimbingan pengaturan pola makan, dan mengenai penyebab serta pencegahan penyakit.”</em></p>
<p align="right">Thomas Alva Edison</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;">Dalam dunia pengobatan terdapat berbagai macam aliran, apalagi alternatif. Aliran-aliran ini memiliki cara atau teknik pengobatan yang berbeda-beda, misal akupuntur memakai jarum, apitherapy memakai sengat lebah dan madu, naturopathy memakai herbal, ananopathy memanfaatkan Hukum Alam, allopathy (medis konvensional) memakai obat-obatan kimia dan operasi, reiki memakai energy Qi, dan sebagainya. Semua perbedaan cara pengobatan ini adalah indah karena tidak semua orang sudah pasti cocok dengan satu jenis pengobatan saja.</p>
<p style="text-align:justify;">Apa yang saya, para ilmuwan, dan para praktisi holistik kritik di pengobatan medis konvensional HANYALAH pada kesalahan-kesalahan sains dan teknik pengobatannya yang mengakibatkan malapetaka. Mengapa kami tidak mengkritik perbedaan pengobatan lainnya seperti akupuntur, reiki, naturopathy, uropathy, dan lain-lain? Karena mereka hanya menunjukkan perbedaan dalam pengobatan, bukannya kesalahan-kesalahan dalam pengobatan yang akan mengakibatkan malapetaka pada pasien.</p>
<p style="text-align:justify;">Perbedaan cara penyembuhan itu indah, tapi KESALAHAN cara penyembuhan HARUS dikoreksi. Perbedaan bisnis pengobatan itu baik, tapi KESALAHAN bisnis yang menambah masalah pasien HARUS dikoreksi. Itulah yang biasa dilakukan oleh KPK, BPOM, Badan Peradilan, dan Healindonesia. Bahkan Healindonesia tidak sekedar mengkoreksi, tapi juga fokus memberikan solusi.</p>
<p style="text-align:justify;">Kata-kata kami yang “jujur” dan tidak ditutup-tutupi ini mungkin “membakar jenggot” pihak-pihak tertentu, tapi kami percaya bahwa suatu organisasi atau komunitas YANG BAIK pasti memiliki hati dan jiwa yang besar untuk menerima dengan positif semua kritikan dan koreksi yang ada. Apalagi jika organisasi atau komunitas tersebut ternyata dalam standar ilmu dan prakteknya memiliki banyak kesalahan yang bisa membahayakan nyawa banyak orang, ia harus dengan kerendahan hati dan berjiwa besar MAU BERUBAH setelah dikoreksi.</p>
<p style="text-align:justify;">Contoh metode pengobatan medis konvensional yang HARUS dikritik dan diganti adalah dalam kasus gagal ginjal, dimana standar utama metodenya adalah operasi cangkok ginjal dan cuci darah. Mengapa harus dikritik dan diganti adalah karena beberapa hal berikut ini:</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>TERBUKTI TIDAK EFEKTIF dalam menyembuhkan gagal ginjal, sedangkan metode holistik telah terbukti efektif.</li>
<li>Sudah tahu terbukti tidak manjur tapi tetap TIDAK MAU RENDAH HATI BELAJAR dari yang telah terbukti berhasil menyembuhkan gagal ginjal.</li>
<li>Sudah tidak efektif dalam menyembuhkan, biayanya juga sangat “mencekik leher” pasien dan keluarganya, yaitu sekitar Rp 300 juta untuk cangkok ginjal dan sekitar Rp 800 ribu – Rp 1 juta untuk sekali cuci darah (pasien bisa cuci darah 2 kali seminggu untuk seumur hidupnya). Bisakah Anda menghitung berapa keuntungan yang didapat dari satu pasien gagal ginjal jika menerima pengobatan seumur hidupnya (cuci darah harus seumur hidup karena tidak bisa sembuh)? Keuntungan BESAR selalu dipihak medis konvensional sedangkan kerugian selalu ada di pihak pasien dan keluarganya (padahal ada pengobatan holistik yang lebih murah dan bisa menyembuhkan, tanpa operasi dan tanpa cuci darah seumur hidup).</li>
<li>Tidak mengobati dengan PRINSIP UTAMA KASIH YANG MENEMPATKAN KEPENTINGAN PASIEN DIATAS KEPENTINGAN BISNIS. Sudah tahu metode tidak manjur tersebut SANGAT MAHAL BIAYANYA, masih tetap saja “MEMAKSA” menstandarkannya dan tidak mau “RENDAH HATI” memakai pengobatan manjur yang lebih murah. Semua orang butuh makan, termasuk dokter, perawat, tabib, apoteker, distributor MLM, praktisi holistik, dan lain-lain. Dan mendapatkan nafkah dari pengobatan adalah sah-sah saja, tapi saya percaya, bisnis pengobatan yang dilakukan seperti ini bukanlah bisnis yang halal lagi KARENA sudah terbukti tidak manjur, ternyata masih tetap dipaksakan dengan biaya sangat mahal untuk seumur hidup pasien.</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">EVIDENCE BASED SCIENCE HOLISTIK MODERN</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin ada yang beralasan, kenapa medis konvensional tidak bisa mengikuti pengobatan holistik adalah karena pengobatannya tidak didukung oleh <em>“evidence based science”</em> (ilmu pengetahuan berbasis bukti ilmiah). Untuk alasan satu ini saya katakan adalah SALAH BESAR. Justru yang tidak banyak orang ketahui adalah EBS (Evidence Based Science) dari pengobatan holistik jauh lebih lengkap dibandingkan EBS pengobatan medis konvensional.</p>
<p style="text-align:justify;">Banyak orang tidak mengerti arti sejati dari EBS dan menganggap bahwa EBS didasari pada bukti-bukti penelitian laboratorium dan lapangan belaka. Ini adalah pengetahuan yang kurang lengkap. EBS sejati dari suatu pengobatan adalah pengetahuan ilmiah pengobatan yang didukung oleh:</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Bukti penelitian laboratorium.</li>
<li>Bukti penelitian lapangan.</li>
<li>Bukti sejarah (waktu yang membuktikan).</li>
<li>Bukti kesembuhan pasien.</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Pengobatan holistik modern telah memiliki sains yang dilengkapi dengan semua bukti di atas sedangkan pengobatan medis konvensional kebanyakan hanya dilengkapi dengan bukti-bukti penelitian laboratorium dan lapangan, kurang (atau bahkan dalam banyak kasus “tidak ada”) bukti sejarah dan bukti kesembuhan pasien.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk menilai suatu pengobatan itu manjur atau tidak manjur, benar atau salah, adalah mengikuti bukti-bukti dari urutan no 4 ke no 1, bukannya no. 1 ke no 4. Kenapa demikian? Karena penelitian laboratorium dan lapangan masih dengan mudah dimanipulasi sedangkan bukti kesembuhan pasien dan bukti sejarah adalah validasi kuat yang sangat susah dimanipulasi. Apa Anda rela menyerahkan hidup Anda pada pengobatan yang ada bukti penelitian laboratoriumnya, tapi tidak ada bukti kesembuhan pasiennya? Ini sama saja dengan sains “omong doang” karena tidak ada bukti kesembuhan pasien sama sekali.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika ada sains pengobatan holistik modern yang telah lengkap dengan keempat bukti di atas, untuk apa Anda menyerahkan hidup dan masa depan pada sains pengobatan medis konvensional yang tidak lengkap?</p>
<p style="text-align:justify;">Apa bukti jika sains pengobatan holistik modern adalah lengkap EBS-nya? Gampang, carilah bukti-buktinya di internet, buku-buku, para praktisi holistik, organisasi holistik, dan perusahaan-perusahaan MLM, maka Anda temukan “sejuta bukti-bukti mujizat” yang tidak akan dapat di medis konvensional.</p>
<p style="text-align:justify;">Artikel tentang pengobatan gagal ginjal ini lumayan panjang dan pasti dalam beberapa hal tidak begitu saja dengan mudah dimengerti dan dipraktekkan. Bagi Anda yang masih kurang jelas dan ingin tahu lebih lagi tentang bagaimana menyembuhkan gagal ginjal, silahkan hubungi saya via facebook atau email <a href="mailto:awan717@gmail.com">awan717@gmail.com</a></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">ANDA BISA MEMBUAT PERBEDAAN</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Saya bukan figur pemerintah atau orang yang memiliki pengaruh dalam membuat undang-undang atau memerintah rakyat. Tapi saya tahu bagaimana caranya membawa perubahan positif untuk bangsa ini, yaitu dengan cara membagi dan mengajarkan sains yang benar kepada masyarakat. Jika masyarakat tahu mana yang sehat dan mana yang tidak sehat, mana teknik pengobatan yang benar dan mana yang tidak benar, maka masyarakat akan terhindar dari kasus-kasus malpraktek serta memiliki kehidupan yang sehat dan bahagia.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika tidak ada orang yang mau PEDULI dan BERANI memberitahukan apa yang salah, masyarakat akan menjadi korbannya. Sama seperti jika KPK tidak melakukan tugasnya mencari koruptor, BPOM tidak mengawasi keamanan peredaran obat dan makanan, serta kepolisian tidak menjaga keamanan rakyat, maka bangsa kita akan dipenuhi dengan ketidakadilan, kemiskinan, ketidakaturan, dan bencana.</p>
<p style="text-align:justify;">Jangan biarkan artikel ini stop sampai di Anda saja. Gerakkan jari Anda dan sebarkan artikel ini ke orang-orang yang Anda kenal, untuk bersama-sama kita sembuhkan Indonesia dari gagal ginjal.</p>
<p style="text-align:justify;">Siapa tahu, Anda telah menyelamatkan nyawa seseorang karena informasi ini sampai ke orang yang membutuhkannya!</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>Dt. Awan (Andreas Hermawan)</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;">Artikel ini bisa Anda download di link: <a href="http://www.box.net/shared/x7j8pr1kq8">http://www.box.net/shared/x7j8pr1kq8</a></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">Artikel Terkait:</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/07/26/terapi-suplemen-harapan-pasien-pengganti-obat-obatan-kimia/"><span style="color:#0000ff;">Terapi Suplemen, Harapan Pasien Pengganti Obat-Obatan Kimia</span></a></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/07/26/perbandingan-pengobatan-medis-konvensional-dengan-pengobatan-holistik/"><span style="color:#0000ff;">Perbandingan Pengobatan Medis Konvensional dengan Pengobatan Holistik</span></a></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/06/28/sains-medis-konvensional-yang-salah-harus-dikoreksi-dan-diganti/"><span style="color:#0000ff;">Sains Medis Konvensional yang Salah Harus Dikoreksi dan Diganti</span></a></strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Seri Berpikir Holistik: Obat Pencegah Flu Babi Lebih Membawa Kerugian Daripada Manfaatnya]]></title>
<link>http://healindonesia.wordpress.com/2009/08/23/seri-berpikir-holistik-obat-pencegah-flu-babi-lebih-membawa-kerugian-daripada-manfaatnya/</link>
<pubDate>Sun, 23 Aug 2009 02:15:56 +0000</pubDate>
<dc:creator>Awan</dc:creator>
<guid>http://healindonesia.wordpress.com/2009/08/23/seri-berpikir-holistik-obat-pencegah-flu-babi-lebih-membawa-kerugian-daripada-manfaatnya/</guid>
<description><![CDATA[Jurnal The Times Online dari Inggris tanggal 31 Juli 2009 melaporkan bahwa lebih dari setengah anak-]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-5521" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/08/8-18flu.jpg?w=128" alt="" width="128" height="85" />Jurnal <em>The Times Online</em> dari Inggris tanggal 31 Juli 2009 melaporkan bahwa lebih dari setengah anak-anak yang mengambil obat flu Tamiflu (untuk mencegah flu burung dan babi) mengalami efek samping seperti mual dan mimpi buruk. Hal ini menunjukkan solusi yang tidak tepat dari permasalahan kesehatan yang sebenarnya bisa diatasi dengan cara yang sederhana.<!--more--></p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa penelitian terhadap 103 anak telah menunjukkan bahwa 51-53 persen menunjukkan adanya efek samping dari Tamiflu. Efek samping paling sering adalah mual (29%), kemudian sakit perut atau kram perut (20%), lalu susah tidur (12%). Hampir 1 dari 5 anak memiliki efek samping “neuropsychiatric” seperti misalnya tidak mampu berpikir jernih, mimpi buruk, dan “bersikap aneh”.</p>
<p style="text-align:justify;">Peter Holden, seorang pakar flu babi dari the British Medical Association mengatakan bahwa Tamiflu telah disalahgunakan dan tidak perlu diberikan kepada siapapun yang hanya menunjukkan gejala (flu) ringan. Bahkan, Holden menekankan bahwa pada orang yang bukan dalam kelompok beresiko, virus flu babi “biasanya hanya menunjukkan gejala ringan dan tidak memerlukan Tamiflu.”</p>
<p style="text-align:justify;">Dr. Joseph Mercola, salah satu dokter holistik modern terkemuka menganjurkan bahwa sebelum Anda memilih suatu pengobatan untuk diri sendiri atau untuk anak Anda, adalah bijaksana untuk memeriksa perbandingan antara kerugian dan manfaat suatu pengobatan. Dalam kasus flu babi, kebanyakan gejala yang timbul adalah ringan bahkan bisa sembuh sendiri. Memilih Tamiflu sebagai pengobatan, justru pada lebih dari separuh anak, telah menyebabkan efek samping mulai dari mual sampai kepada efek <em>neuropsychiatric</em>, seperti misalnya tidak sanggup berpikir jernih.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Tamiflu BUKAN Obat yang Aman, Bahkan Tidak Efektif </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Lebih lanjut Dr. Mercola menjelaskan bahwa tidaklah masalah jika Anda mengambil suatu obat flu seperti misalnya Tamiflu, jika obat tersebut hanya beresiko sakit perut sedikit dan BENAR-BENAR manjur/efektif dalam mengenyahkan flu, tapi pada kenyataannya itu tidak terjadi pada Tamiflu.</p>
<p style="text-align:justify;">Tamiflu adalah bagian dari suatu kelompok obat anti-influenza yang disebut sebagai penghambat neuraminidase, yang bekerja dengan cara menghambat enzim virus yang membantu virus influenza menyerang sel-sel saluran pernapasan Anda.</p>
<p style="text-align:justify;">Efek samping serius dari obat jenis ini adalah kejang-kejang, delirium atau delusi (emosi tidak stabil atau berlebih disertai halusinasi), bahkan telah mengakibatkan <a href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2005/11/22/tamiflu-implicated-in-childrens-deaths.aspx"><span style="color:#3366ff;">14 remaja dan anak-anak meninggal dunia</span></a>. Jepang telah melarang pemberian Tamiflu terhadap anak-anak di tahun 2007 oleh karena resiko yang cukup serius tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi baru akhir-akhir ini FDA (BPOM-nya Amerika) mulai memperhatikan laporan-laporan dari sikap abnormal dan <a href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2008/03/15/tamiflu-s-effects-on-your-brain.aspx"><span style="color:#3366ff;">efek samping mengganggu otak lainnya yang terjadi pada lebih dari 1800 anak</span></a> yang mengambil Tamiflu.</p>
<p style="text-align:justify;">Lebih jauh lagi perlu diperhatikan adalah Tamiflu pada umumnya justru memunculkan efek samping yang MENYERUPAI gejala flu yang seharusnya ia enyahkan, yaitu:</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Mual</li>
<li>Muntah</li>
<li>Diare</li>
<li>Pusing</li>
<li>Sakit kepala</li>
<li>Letih lesu</li>
<li>Batuk</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Melihat fakta-fakta di atas, Dr. Mercola tidak setuju jika Tamiflu merupakan obat yang aman dan efektif untuk digunakan. Bahkan berdasarkan data resmi yang ada, ketika Tamiflu digunakan sesuai anjuran (dua kali sehari selama lima hari), ia <a href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2008/06/21/rebel-scientist-battles-dangerous-vaccines-and-antibiotics.aspx"><span style="color:#3366ff;">hanya dapat mengurangi gejala flu Anda selama 1 – 1,5 hari saja!</span></a></p>
<p style="text-align:justify;">Lebih jelas lagi Dr. Mercola menyimpulkan: jika Anda mengambil Tamiflu, itu berarti Anda mengambil obat yang beresiko bisa membunuh Anda, obat yang telah dilarang di Jepang, yang penuh dengan efek samping mirip dengan flu itu sendiri, yang harganya lebih dari $100, dan ternyata hanya mampu mengurangi gejala flu selama 36 jam saja!</p>
<p style="text-align:justify;">Skenario ini memang terlihat tidak menguntungkan Anda, tapi ini sangat menguntungkan perusahaan pembuat Tamiflu. <span style="color:#3366ff;"> </span><a href="http://www.ft.com/cms/s/f7ca6e42-3f1d-11de-ae4f-00144feabdc0,dwp_uuid=6a23b396-a51c-11dd-b4f5-000077b07658,print=yes.html"><span style="color:#3366ff;">Laporan dari The Financial Times</span></a> menyebutkan bahwa pemerintah di seluruh dunia telah mempersiapkan 220 juta obat flu sebagai tindakan penanggulangan akan pandemic dimasa depan, dimana ini semua telah menghabiskan $7 miliar.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Filosofi KISS (Keep It Simple Stupid) dalam Pengobatan</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dalam teknik pengobatan, kita hendaknya mencari teknik terbaik untuk memecahkan setiap masalah kesehatan yang terjadi. Tetapi, saat menghadapi suatu masalah seringkali kita terkecoh, sehingga walaupun masalah tersebut terpecahkan, tetapi pemecahan yang ada bukanlah suatu pemecahan yang efisien dan justru malah terlalu rumit.</p>
<p style="text-align:justify;">Teknik pengobatan medis konvensional telah lalai memperhatikan “unsur kesederhanaan” dalam sains-nya, sehingga pemecahan masalah yang ditawarkan sangatlah rumit, bahkan tidak efektif, seperti diperlihatkan pada kasus Tamiflu untuk mengatasi flu burung dan flu babi.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk lebih memahami apa artinya “unsur kesederhanaan” dalam sains pengobatan, mari kita coba lihat dalam dua kasus di bawah ini:</p>
<p style="text-align:justify;">(1) Kasus kotak sabun yang kosong terjadi di salah satu perusahaan kosmetik yang terbesar di Jepang. Perusahaan tersebut menerima keluhan dari pelanggan yang mengatakan bahwa ia telah membeli kotak sabun yang kosong. Dengan segera para pimpinan perusahaan menceritakan masalah tersebut ke bagian pengepakan yang bertugas untuk memindahkan semua kotak sabun yang telah dipak ke departemen pengiriman. Karena suatu alasan, ada satu kotak sabun yang terluput dan mencapai bagian pengepakan dalam keadaan kosong. Tim manajemen meminta para teknisi untuk memecahkan masalah tersebut. Dengan segera, para teknisi bekerja keras untuk membuat sebuah mesin sinar X dengan monitor resolusi tinggi yang dioperasikan oleh dua orang untuk melihat semua kotak sabun yang melewati sinar tersebut dan memastikan bahwa kotak tersebut tidak kosong. Tak diragukan lagi, mereka bekerja keras dan cepat tetapi biaya yang dikeluarkan pun tidak sedikit. Tetapi saat ada seorang karyawan di sebuah perusahaan kecil dihadapkan pada permasalahan yang sama, ia tidak berpikir tentang hal-hal yang rumit, tetapi ia muncul dengan solusi yang berbeda. Ia membeli sebuah kipas angin listrik untuk industri yang memiliki tenaga cukup besar dan mengarahkannya ke garis pengepakan. Ia menyalakan kipas angin tersebut, dan setiap ada kotak sabun yang melewati kipas angin tersebut, kipas tersebut meniup kotak sabun yang kosong keluar dari jalur pengepakan.</p>
<p style="text-align:justify;">(2) Pada saat NASA mulai mengirimkan astronot ke luar angkasa, mereka menemukan bahwa pulpen mereka tidak bisa berfungsi di gravitasi nol, karena tinta pulpen tersebut tidak dapat mengalir ke mata pena. Untuk memecahkan masalah tersebut, mereka menghabiskan waktu satu dekade dan 12 juta dolar! Mereka mengembangkan sebuah pulpen yang dapat berfungsi pada keadaan-keadaan seperti gravitasi nol, terbalik, dalam air, dalam berbagai permukaan termasuk kristal dan dalam derajat temperatur mulai dari di bawah titik beku sampai lebih dari 300 derajat Celcius. Dan apakah yang dilakukan para orang Rusia? Mereka menggunakan pensil!</p>
<p style="text-align:justify;">Filosofi KISS <em>(Keep It Simple Stupid),</em> yaitu selalu mencari solusi yang sederhana, sehingga bahkan orang bodoh sekalipun dapat melakukannya. Seperti yang telah saya katakan sebelumya, teknik pengobatan medis konvensional telah lalai memperhatikan “unsur kesederhanaan” dalam sains-nya, sehingga pemecahan masalah yang ditawarkan sangatlah rumit, bahkan dalam banyak kasus menunjukkan tidak efektif.</p>
<p style="text-align:justify;">Lain halnya dengan pengobatan holistik (baik tradisional maupun modern), unsur kesederhanaan sangat terlihat didalam teknik pengobatannya. Para paktisi atau pemikir holistik memiliki prinsip: “JANGAN SUKA MEMPERUMIT MASALAH DAN SEDERHANAKAN  APA YANG BISA DISEDERHANAKAN” atau istilahnya adalah KISS (Keep It Simple Stupid).</p>
<p style="text-align:justify;">Sebenarnya Tuhan telah mengarunikan kepada kita alam sebagai solusi praktis, aman, murah, dan efektif dalam mengobati SEMUA jenis penyakit. Untuk menaklukkan atau menyembuhkan segala jenis flu, kita hanya perlu memanfaatkan rahasia kekayaan alam seperti misalnya:</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Bawang putih.</li>
<li>Terapi jus.</li>
<li>Minyak kelapa murni.</li>
<li>Cuka apel.</li>
<li>Propolis (dari sarang lebah yang berkhasiat sebagai antivirus alami).</li>
<li>Terapi matahari.</li>
<li>Terapi garam mineral</li>
<li>Dan istirahat yang cukup.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Unsur-unsur alam yang saya sebutkan di atas sangat praktis, aman, murah, dan efektif untuk menyembuhkan segala jenis flu, termasuk flu burung dan flu babi. Anda tidak perlu berusaha MEMBUAT SENDIRI obat diluar alam ciptaan Tuhan untuk menaklukkan influenza. Tindakan berusaha membuat sendiri obat diluar alam ciptaan Tuhan seringkali tidak disadari merupakan tindakan TIDAK BERSYUKUR akan karunia Tuhan.</p>
<p style="text-align:justify;">Lebih jauh lagi, bisa juga merupakan keangkuhan tersamar yang ditunjukkan dalam tindakan, seolah-olah berkata, “Tuhan, aku lebih percaya dengan buatanku sendiri daripada buatanMu!” Memang lidah tidak mengucapkannya, tapi tindakanlah yang menunjukkan keangkuhan ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Kita juga perlu menyadari bahwa pengobatan alami akan membuat kita makin kagum akan kehebatan karya-Nya, meningkatkan rasa syukur padaNya, membuat kita makin mengandalkan Dia, dan kita jadi sering mengingat Dia dikala kita sakit. Pengobatan alami akan membantu kita untuk lebih dekat dengan Sang Pencipta.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika ada yang berpendapat bahwa pengobatan alami tidak bisa dipercaya karena kurang penelitian atau <em>evidence based science</em>, saya katakan ini adalah pendapat yang salah besar. Jika Anda melakukan pencarian pada Search Engine Google, akan Anda dapati beribu-ribu jurnal ilmiah yang mempublikasikan bukti-bukti ilmiah dari pengobatan alami. Saat ini, rak-rak toko buku juga telah dipenuhi dengan buku-buku kesehatan alami yang menunjukkan banyak bukti ilmiah, termasuk yang unsur-unsur alam yang saya sebutkan di atas.</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi perlu Anda sadari juga bahwa dalam pengobatan alami, dukungan tidak hanya dari penelitian saja, tapi juga banyak didukung oleh kesaksian kesembuhan dari para pasien. Bukti NYATA bahwa suatu pengobatan itu efektif atau tidak adalah dari prosentase kesembuhan atau perbaikan kesehatan pasien, bukan dari kehebatan teori atau penelitiannya yang bisa dimanipulasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi, dalam usaha memecahkan permasalah kesehatan, jangan pernah melupakan Tuhan dan unsur kesederhanaan.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>Dt Awan (Andreas Hermawan)</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em><span style="color:#ffffff;">.</span></em></strong></p>
<p>Link referensi:</p>
<p><a href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2009/08/22/Half-of-Kids-Given-Flu-Drug-Have-Side-Effects.aspx">http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2009/08/22/Half-of-Kids-Given-Flu-Drug-Have-Side-Effects.aspx</a></p>
<p><a href="http://www.timesonline.co.uk/tol/news/uk/health/Swine_flu/article6734056.ece">http://www.timesonline.co.uk/tol/news/uk/health/Swine_flu/article6734056.ece</a></p>
<p><a href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2005/11/22/tamiflu-implicated-in-childrens-deaths.aspx">http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2005/11/22/tamiflu-implicated-in-childrens-deaths.aspx</a></p>
<p><a href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2008/03/15/tamiflu-s-effects-on-your-brain.aspx">http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2008/03/15/tamiflu-s-effects-on-your-brain.aspx</a></p>
<p><a href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2008/06/21/rebel-scientist-battles-dangerous-vaccines-and-antibiotics.aspx">http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2008/06/21/rebel-scientist-battles-dangerous-vaccines-and-antibiotics.aspx</a></p>
<p><a href="http://www.ft.com/cms/s/f7ca6e42-3f1d-11de-ae4f-00144feabdc0,dwp_uuid=6a23b396-a51c-11dd-b4f5-000077b07658,print=yes.html">http://www.ft.com/cms/s/f7ca6e42-3f1d-11de-ae4f-00144feabdc0,dwp_uuid=6a23b396-a51c-11dd-b4f5-000077b07658,print=yes.html</a></p>
<p><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p><strong><span style="color:#339966;">Artikel Terkait:</span></strong></p>
<p><strong><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/25/rutin-minum-obat-kimia-membuat-tubuh-dan-penyakit-makin-resisten/"><span style="color:#3366ff;">Rutin Minum Obat Kimia Membuat Tubuh dan Penyakit Makin Resisten!</span></a></strong></p>
<p><strong><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/06/19/kejanggalan-dalam-peringatan-flu-babi-yang-naik-tingkat/"><span style="color:#3366ff;">Kejanggalan dalam Peringatan Flu Babi yang Naik Tingkat</span></a></strong></p>
<p><strong><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/06/flu-babi-nyata-atau-bohongan/"><span style="color:#3366ff;">Flu Babi; Nyata atau Bohongan?</span></a></strong></p>
<p><strong><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/11/15/jangan-sampai-tertipu-isu-flu-burung-itu-bohongan/"><span style="color:#3366ff;">Jangan Sampai Tertipu; Flu Burung Itu Bohongan!</span></a></strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Jangan Terlalu Sering Minum Air Dingin]]></title>
<link>http://healindonesia.wordpress.com/2009/08/13/jangan-terlalu-sering-minum-air-dingin/</link>
<pubDate>Thu, 13 Aug 2009 00:29:23 +0000</pubDate>
<dc:creator>Awan</dc:creator>
<guid>http://healindonesia.wordpress.com/2009/08/13/jangan-terlalu-sering-minum-air-dingin/</guid>
<description><![CDATA[Dr. Hiromi Shinya, salah seorang dokter holistik modern yang terkenal dikalangan para gastroenterolo]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-5483" title="Ice-Water" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/08/ice-water.jpg?w=128" alt="Ice-Water" width="128" height="88" />Dr. Hiromi Shinya, salah seorang dokter holistik modern yang terkenal dikalangan para gastroenterologist dan ahli bedah seluruh dunia, menganjurkan kita untuk tidak terlalu sering minum air dingin. Mengapa demikian? Ketika air dingin dikonsumsi, tubuh berusaha menghangatkan air itu secepat mungkin, dengan menggunakan berbagai cara untuk menaikkan suhunya agar setingkat dengan suhu tubuh. Bahkan, minum air dan menstimulasi saraf simpatetik adalah satu bagian dari sistem yang memproduksi energi untuk meningkatkan suhu tubuh Anda.<!--more--></div>
<p style="text-align:justify;">Namun, ingatlah bahwa jika Anda mencoba untuk meningkatkan konsumsi energi dengan cara meminum air yang terlalu dingin, seperti air es, hasilnya akan menimbulkan efek sebaliknya. Ini terjadi karena air yang terlalu dingin mendinginkan tubuh dengan seketika sehingga menyebabkan diare dan berbagai masalah fisik lain.</p>
<p style="text-align:justify;">Shinya melanjutkan, bahwa akhir-akhir ini, terjadi peningkatan jumlah orang, terutama orang-orang muda, yang memiliki &#8220;sindrom suhu tubuh rendah&#8221;, yakni rata-rata suhu tubuh seseorang sekitar 35°C. Suhu tubuh yang rendah ini dapat menyebabkan berbagai efek yang berbahaya. Suhu tubuh normal seseorang yang sehat adalah sekitar 37°C, tetapi begitu suhu ini menurun, kecepatan metabolisme pun menurun hingga sekitar 50%. Terlebih lagi, suhu tubuh saat sel-sel kanker dapat lebih mudah berkembang biak adalah sekitar 35°C. Hal ini disebabkan aktivitas enzim menjadi lebih lambat sehingga mengurangi fungsi kekebalan tubuh. Enzim bekerja lebih aktif pada suhu tubuh yang lebih tinggi. Manusia menderita demam karena sesungguhnya tubuh mereka berusaha untuk meningkatkan fungsi kekebalan mereka. Oleh karenanya, kecuali pada musim panas, lebih aman untuk meminum air yang memiliki suhu sekitar 20°C.</p>
<p>Sumber: <em>Buku “The Miracle of Enzyme” halaman 188 – 189, oleh Dr. Hiromi Shinya, MD.</em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Seri Berpikir Holistik: Memahami Prinsip Penyembuhan dari Perumpamaan Tentang Petani]]></title>
<link>http://healindonesia.wordpress.com/2009/07/27/memahami-prinsip-penyembuhan-dari-perumpamaan-tentang-petani/</link>
<pubDate>Mon, 27 Jul 2009 04:56:39 +0000</pubDate>
<dc:creator>Awan</dc:creator>
<guid>http://healindonesia.wordpress.com/2009/07/27/memahami-prinsip-penyembuhan-dari-perumpamaan-tentang-petani/</guid>
<description><![CDATA[Artikel ini saya tulis untuk membantu Anda memahami prinsip-prinsip dasar penyembuhan dengan cara ya]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-5423" title="Petani" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/07/image_009455.jpg?w=118" alt="Petani" width="118" height="96" />Artikel ini saya tulis untuk membantu Anda memahami prinsip-prinsip dasar penyembuhan dengan cara yang sangat sederhana, yaitu belajar dari petani. Perumpamaan ini akan menjawab beberapa pertanyaan mendasar seperti misalnya apa itu penyembuhan, mengapa harus holisik, mengapa harus alami, dan berapa banyak yang gagal dan berhasil di suatu pengobatan. Jadi dengan memahami perumpamaan ini akan membantu Anda untuk bisa jadi “penyembuh sejati.”<!--more--></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Apa Itu Penyembuhan?</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Seperti kita ketahui bahwa untuk bisa panen jagung diperlukan beberapa pihak yang bekerja melakukan bagian atau perannya masing-masing. Misal: Ada yang menabur benih, ada yang memberi pupuk, ada yang menyiram, dan ada yang memanen. Tapi untuk pertumbuhan, hanya bisa dilakukan oleh Tuhan.</p>
<p style="text-align:justify;">Sama dengan penyembuhan, dokter atau praktisi kesehatan adalah petani yang menabur, memberi pupuk, menyiram, dan yang memanen. Panen adalah kesembuhan seorang pasien. Sedangkan pertumbuhan adalah proses alami dari suatu kesembuhan, dan untuk yang satu ini hanya bisa dilakukan dalam “karunia” / seijin Tuhan.</p>
<p style="text-align:justify;">Kita lihat bahwa tujuan dari kegiatan bertani jagung (menabur, memberi pupuk, menyiram, dan memanen) adalah panen jagung. Berarti tujuan dari kegiatan suatu pengobatan tertentu seharusnya adalah kesembuhan seorang pasien, bukan sekedar merawatnya. Saya tekankan sekali lagi, KESEMBUHAN, BUKAN SEKEDAR MERAWAT. Merawat itu artinya sekedar  diproses pertengahan, tidak sampai tuntas atau selesai.</p>
<p style="text-align:justify;">Proses ini bisa saja sekedar di tahap menabur, memberi pupuk, atau menyiram saja. Paling tidak menyenangkan adalah jika terus menerus macet di pemberian pupuk artinya tak henti-hentinya memberi obat entah sampai berapa banyak uang yang dihabiskan untuk membeli obat/pupuk ini. Tapi bahaya dari sekedar merawat ini cukup fatal, yaitu rusaknya jagung yang ditanam. Kebanyakan pupuk akan membunuh jagung tersebut. Artinya, kebanyakan obat akan membunuh pasien Karena si petani/dokter hanya bertujuan memupuk/merawat saja.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi seorang petani/dokter sejati harus melakukan semua bagiannya dengan lengkap dengan tujuan utama panen jagung/kesembuhan pasien.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Dokter Sejati adalah Rekan Kerja Tuhan untuk Memberkati dan Menyembuhkan Umatnya</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Tuhan ingin memberkati umatnya dengan panen-panen, supaya panen itu akhirnya bisa membuat umatnya kenyang, ekonomi mereka tercukupi, dan bisa terus melangsungkan hidup sambil bersyukur kepada-Nya.</p>
<p style="text-align:justify;">Artinya, Tuhan ingin memberkati umatnya dengan kesembuhan dari suatu penyakit, supaya dengan kesehatan tersebut umatnya bisa bekerja, makan minum, bersosialisasi, dan menikmati sambil bersyukur kepada-Nya.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi dokter sejati adalah rekan kerja Tuhan untuk memberkati dan menyembuhkan umat-Nya.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Mengapa Harus Holistik?</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Untuk bisa bertani  sampai panen, petani harus memahami dan memperhatikan banyak hal, tidak hanya satu hal saja. Misal, ia harus memahami tentang cuaca, sifat tanah, hama, pupuk, sifat tanaman yang ditanam, modal uang yang diperlukan, manajemen waktu bertani, peralatan yang tepat, siapa yang bisa diajak bekerjasama, sifat angin, cara menabur, cara menyiram, cara memupuk, cara memanen, bagaimana bersukur, berdoa untuk panennya, dan lain-lain.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi untuk bisa sukses dalam bertani sampai bisa panen, petani sejati harus memahami semua unsur ini karena semuanya adalah elemen-elemen bertani yang tidak bisa dipisahkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Holistik bukan berasal dari kata <em>holy</em> atau kudus, yang memberikan kesan bahwa penyembuhan holistik adalah penyembuhan supranatural. Artinya bukan itu. holistik diambil dari kata <em>whole </em>(menyeluruh) atau dari pandangan holisme (dari bahasa Yunani ὅλος <em>holos,</em> yang artinya semua, keseluruhan, total) yaitu suatu pandangan bahwa semuanya di sistem alam semesta ini (sistem fisik, biologis, kimia, sosial, ekonomi, mental, bahasa, dll) tidak bisa ditentukan atau dijelaskan secara bagian-bagian terpisah saja, tapi dijelaskan secara keseluruhan.</p>
<p style="text-align:justify;">Itu berarti jika seorang dokter ingin sukses dalam MENYEMBUHKAN (bukan sekedar merawat) pasiennya, ia tidak boleh hanya memperhatikan satu atau dua hal saja seperti misalnya hanya memperhatikan gejalanya sehingga hanya mengobati gejala bukannya mencari akar penyakit sehingga mengobati akar penyakit tersebut. Dokter sejati juga tidak boleh hanya memperhatikan fisik saja, tapi juga harus memperhatikan kebiasaan makan dan hidup pasien sehingga bisa didiagnosa apa penyebab dari suatu penyakit dan bagaimana menyembuhkannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Inilah prinsip penyembuhan holistik dimana keberhasilan dan kegagalan sangat ditentukan olehnya.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Mengapa Harus Tetap Alami?</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Petani yang hebat adalah petani yang bisa menggabungkan teknologi dengan alam. Dia bisa memakai traktor untuk membajak, memakai mesin penuai, mesin penyiram, dan mesin penabur. Tapi dia harus ingat bahwa ladang adalah alam jadi tidak boleh lupa dengan unsur alam dan Hukumnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Banyak hal bisa dilakukan dengan mesin, tapi ada juga beberapa hal yang tidak bisa bahkan tidak boleh dilakukan oleh mesin, seperti misalnya keaslian biji atau benih, keaslian unsur nutrisi bagi tanaman, keaslian dan kemurnian air, bersyukur dan berdoa untuk panen, mencurahkan perasaan dan perhatian ke tanaman, dan lain sebagainya.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi petani harus bisa menggabungkan teknologi mesin dengan alam, serta tahu batasan-batasan keduanya. Selain itu, untuk bisa menikmati hasil panen asli/alami, petani tidak boleh melepaskan unsur alami.</p>
<p style="text-align:justify;">Teknik penyembuhan terbaik adalah yang bisa menggabungkan teknologi dan alam, serta tahu batasan-batasan keduanya. Selain itu, untuk bisa menikmati hasil kesembuhan asli/alami, dokter tidak boleh melepaskan unsur alami.</p>
<p style="text-align:justify;">Dokter/praktisi holistik modern juga memakai peralatan medis dan laboratorium, tapi sangat jarang bahkan bisa tidak pernah memakai obat-obatan kimia. Dokter/praktisi holistik modern juga memakai tindakan operasi medis, karena tidak semua dokter holistik menguasai ilmu pembedahan supranatural (ya benar, ilmu pembedahan supranatural ini ada dan tanpa mengeluarkan darah!).</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi dokter holistik modern sangat mengandalkan pengobatan alami dan terapi alami karena pasien adalah bagian dari alam, bukan mesin, dan untuk mendapatkan kesembuhan alami, keaslian alam harus tetap diutamakan. Pasien tentu akan lebih memilih memiliki jantung asli untuk sehat dibandingkan jantung yang perlu alat pemacu jantung. Pasien tentu akan lebih bahagia jika masih memilki kedua ginjal yang sehat dan asli miliknya sendiri, dibandingkan ginjal cangkokan tapi masih memiliki efek samping dari cangkokan tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Pestisida, Pupuk dan Benih Buatan, bisa Merusak Lingkungan dan Tanaman Itu Sendiri</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Iya benar! Pestisida, pupuk dan benih buatan, bisa merusak lingkungan dan tanaman itu sendiri! Itulah akibatnya jika suatu pengobatan sangat menekankan dan mengandalkan unsur-unsur tidak alami. Supaya Anda bisa lebih paham, saya ajak Anda untuk menyimak artikel berikut:</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">PRODUKSI IKAN DI GARUT TURUN AKIBAT OBAT KIMIA</span></strong></p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;"><span style="color:#339966;">Selain maraknya serangan hama tikus akibat pengubahfungsian lahan sawah dan tak seragamnya pola tanam padi, sejumlah petani ikan di Desa Simpangsari dan Pakuwon Kec. Cisurupan, Kab. Garut juga mengeluhkan menurunnya produksi pembesaran maupun pembenihan ikan dalam beberapa tahun terakhir. Terutama sejak banyak lahan persawahan diubahfungsikan menjadi lahan pertanian palawija atau sayuran.</span></p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;"><span style="color:#339966;">Para petani ikan menduga, menurunnya produksi ikan itu karena adanya penurunan kualitas air akibat tercemar pupuk dan obat-obatan kimia yang dipergunakan petani yang sudah berlebihan. Ditambah pencemaran belerang dari kawah Gunung Papandayan yang terbawa aliran sungai sejak gunung tersebut meletus pada 2002.</span></p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;"><span style="color:#339966;">Menurut mantan Kepala Desa Simpangsari, H. Uju, Kamis (11/5), sejak lama daerah Simpangsari dan sekitarnya terkenal sebagai sentra perikanan, terutama mina padi. Artinya, sambil menunggu bibit tanaman padi tumbuh dewasa, petani bisa sekaligus menanam ikan pada lahan sawahnya. Dengan pola tersebut, petani bisa memperoleh keuntungan panen padi dan ikan.</span></p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;"><span style="color:#339966;">Beberapa tahun lamanya, petani di sana bisa menikmati ikan-ikan yang dibudidayakan dengan pola mina padi itu berukuran besar-besar dan sehat. Hanya dalam waktu kurang dari tiga bulan, benih ikan mas yang tadinya berukuran sebesar jari, bisa tumbuh sebesar telapak tangan orang dewasa.</span></p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;"> .</span></p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">Tingkat Kematian</span></strong></p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;"><span style="color:#339966;">Tetapi, tutur Uju, sejak banyak penduduk menggadaikan atau menyewakan lahan sawah miliknya untuk dijadikan lahan perkebunan palawija atau sayuran, pertumbuhan ikan mina padi tersebut sangat lamban. Tingkat kematian ikan juga cukup tinggi karena mudah terkena penyakit. Belum lagi hama tikus yang malah kian marak bila sawah digunakan untuk mina padi.</span></p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;"><span style="color:#339966;">“Pembenihan ikan yang biasanya menghasilkan 10 kg dengan ukuran sedang dari satu ekor induk ikan mas, sekarang paling-paling hanya 4 kg. Seringkali hanya 1 kg,” keluh Uju.</span></p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;"><span style="color:#339966;">Uju menduga, kondisi seperti itu terjadi terkait kualitas air sudah menurun karena tercemar pupuk dan obat-obatan kimia dari lahan palawija dan sayuran. Hal ini diperparah dengan pencemaran zat beracun, seperti belerang dari kawah Gunung Papandayan yang terbawa aliran Sungai Ciparugpug. Selain Desa Simpangsari, desa lainnya yang terlintasi aliran Sungai Ciparugpug antara lain Desa Pakuwon, Pangauban, dan Cipaganti.</span></p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">Mati Mendadak</span></strong></p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;"><span style="color:#339966;">Hal senada dikemukakan Asep Jamjam (26), warga Kp. Rancabolang Simpangsari disertai Ketua BPD Pakuwon Komarudin. Menurut Asep, pencemaran air terlihat, terutama di saat hujan turun. Saat itu, banyak ikan mati mendadak atau menjadi borok-borok tak lama kemudian.</span></p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;"><span style="color:#339966;">Petugas Puskesmas Simpangsari, H. Ade Suryana mengakui kemungkinan penurunan kualitas air di Desa Simpangsari maupun Pakuwon dan sekitarnya akibat pencemaran pupuk dan obat-obatan kimia sudah parah.</span></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong><span style="color:#339966;">Sumber:</span> <a href="http://www.garutkab.go.id/pub/news/detail/1179-produksi-ikan-di-garut-turun-akibat-obat-kimia.html">GARUTKAB.GO.ID, 15/05/2006</a></strong></p>
<p><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;">Artikel di atas adalah salah satu contoh akibat penggunaan teknologi yang “melewati batas”. Begitu juga dengan standarisasi medis konvensional yang mengandalkan obat-obatan kimia dan operasi, keduanya jika tidak memakai prinsip holistik akan merusak tubuh pasien dan juga mencemari lingkungan.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;"> .</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Seberapa Besar Tingkat Keberhasilan dan Kegagalan Holistik?</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Ada beberapa orang bertanya bila sesuatu penyakit diobati dengan cara holistik,berapa banyak yang sembuh dan berapa banyak yang mati. Pertanyaan ini memang perlu jawaban karena mengetahui perbandingan dari keberhasilan dan kegagalan suatu pengobatan adalah sangat penting.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk bisa menjawab pertanyaan ini dengan tepat, benar, tapi sederhana karena bisa dibuktikan sendiri, kita perlu sadari bahwa mengapa seseorang menanyakan pertanyaan ini sebenarnya adalah untuk memastikan keamanan dari pengobatan holistik jika dibandingkan medis konvensional.</p>
<p style="text-align:justify;">Pertanyaan ini hanya bisa dilakukan dengan cara survey formal untuk melihat prosentase keberhasilan dan kegagalan dari pengobatan medis konvensional dan pengobatan holistik. Tapi sekarang perlu kita sadari, mampukan Anda atau pemerintah melakukan survey tersebut dalam jangka waktu dekat (kurang dari satu bulan), padahal setiap hari ada orang-orang sekarat di sekitar kita dan butuh pengobatan yang tepat sesegera mungkin. Jadi Anda perlu “ALAT UKUR LAIN” atau mengganti metode untuk bisa menilai mana yang lebih efektif dan aman, pengobatan medis konvensional atau pengobatan holistik?</p>
<p style="text-align:justify;">Ada banyak cara untuk bisa mengukur perbedaan berat badan antara 2 orang, yaitu dengan cara menimbang ditimbangan biasa, menimbang ditimbangan elektrik, dengan cara merendam mereka dibak air dan melihat mana yang lebih banyak menumpahkan air bak, atau dengan cara menggendong satu-satu sehingga tahu mana yang lebih berat diantara keduanya. Semua metode pengukuran tesebut benar dan tepat untuk sekedar membandingkan mana yang lebih berat di antara keduanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Nah, sama juga jika kita ingin mengetahui mana yang lebih efektif dan aman, pengobatan medis konvensional atau pengobatan holistik, itu bisa dilakukan dengan banyak cara atau metode. Metode perbandingan yang bisa dipakai bisa dengan cara:</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Mengetahui perbandingan “kuantitas akurat” dari berapa banyak yang berhasil dan gagal.</li>
<li>Mengetahui perbandingan “keunggulan dan kekurangan”.</li>
<li>Mengetahui perbandingan “dampak yang ditimbulkan”.</li>
<li>Mengetahui perbandingan “dari mengalami dan mempraktekkannya” sendiri (jadi merasakan keduanya, bukan salah satu).</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Dari keempat metode di atas, manakah yang lebih sederhana, cepat diketahui jawabannya, dan mudah dilakukan sendiri? Tentu saja metode selain 1 dan 4. Tapi yang paling susah adalah nomer satu. Pemerintah sendiri akan susah dan perlu banyak dana untuk bisa mengadakan survey yang menjawab metode nomer satu.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika Anda merenungkan perumpaman petani di atas, seharusnya ini sudah membantu Anda untuk bisa menentukan pengobatan mana yang lebih efektif. Ini adalah bentuk metode 2 dan 3.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika Anda masih mengalami kesulitan untuk mengetahui mana yang lebih efektif dan aman, silahkan baca artikel saya yang lain:</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/07/26/terapi-suplemen-harapan-pasien-pengganti-obat-obatan-kimia/">Terapi Suplemen, Harapan Pasien Pengganti Obat-Obatan Kimia</a></li>
<li><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/07/26/perbandingan-pengobatan-medis-konvensional-dengan-pengobatan-holistik/">Perbandingan Pengobatan Medis Konvensional dengan Pengobatan Holistik</a></li>
<li><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/29/perbedaan-dokter-yang-setia-kepada-medis-konvensional-dengan-dokter-yang-%e2%80%9cmurtad%e2%80%9d/">Perbedaan Dokter yang Setia kepada Medis Konvensional dengan Dokter yang “Murtad”</a></li>
<li><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/09/29/waspadalah-obat-obatan-mencemari-air-kita/">Waspadalah, Obat-obatan Mencemari Air Kita!</a></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Perlu diingat bahwa di dunia ini tidak ada yang sempurna, jadi yang bisa kita harapkan adalah pengobatan yang LEBIH baik, bukannya pengobatan yang SEMPURNA. Jika ada yang lebih baik, untuk apa Anda mempertaruhkan masa depan dan nyawa Anda pada pengobatan yang kurang baik?</p>
<p style="text-align:justify;">Menutup  artikel ini saya kutip beberapa pernyataan dari tokoh-tokoh ternama yang memiliki pemikiran holistik, untuk bisa dijadikan renungan bersama.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Semua kebenaran melalui tiga tahapan. Pertama, ia dicela. Kedua, ditentang habis-habisan. Ketiga, ia diterima sebagaimana benar adanya.”</em></p>
<p style="text-align:right;">Arthur Schopenhauer</p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Yang terpenting adalah jangan berhenti untuk mempertanyakan segala sesuatu.”</em></p>
<p style="text-align:right;">Albert Einstein.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Salah satu tugas utama seorang dokter adalah mendidik masyarakat untuk tidak mengambil obat kimia”</em></p>
<p style="text-align:right;">Sir William Osler (1848 – 1919)</p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Dokter masa depan tidak lagi memberi obat, namun akan menempatkan kepentingan pasiennya dalam rangka bimbingan kemanusiaan, bimbingan pengaturan pola makan, dan mengenai penyebab serta pencegahan penyakit.”</em></p>
<p style="text-align:right;">Thomas Alva Edison</p>
<p style="text-align:right;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;"><img style="float:left;display:inline;margin:0 7px 2px 0;padding:4px;" title="Logo HIOS" src="http://healindonesia.files.wordpress.com/2009/06/logo-hios2.jpg?w=154&#038;h=168#38;h=168" alt="Klik utk menuju ke HIOS." width="154" height="168" /><a style="text-decoration:none;color:#006a80;border-bottom-width:1px;border-bottom-style:solid;border-bottom-color:#cfe2e5;" title="Klik utk lihat detail." href="http://hios.co.nr/" target="_blank"><span style="color:#0000ff;">HIOS (Healindonesia Online School) – belajar sains holistik modern secara online!</span></a></span><span style="color:#0000ff;"> </span></strong>Saya mengajak Anda untuk memperlengkapi diri dengan sains holistik modern yang sangat mudah dipelajari demi masa depan Anda dan keluarga tercinta. Pengetahuan ini sangat mudah dan sederhana, tapi sangat efektif dalam menaklukkan berbagai penyakit “serius” tanpa obat-obatan kimia dan operasi. Jangan biarkan ketidaktahuan dalam hal kesehatan merusak masa depan Anda. Oleh karena itu, saya mengajak Anda untuk belajar sains holistik modern di <strong>HIOS (Healindonesia Online School)</strong>, yaitu tempat dimana Anda bisa belajar sains holistik modern secara online. Sistem pembelajaran tidak memakai periode waktu, jadi Anda bisa memulai pelajaran kapanpun Anda ada waktu. Untuk informasi selengkapnya, kunjungi HIOS di <span style="color:#0000ff;"><a style="text-decoration:none;color:#006a80;border-bottom-width:1px;border-bottom-style:solid;border-bottom-color:#cfe2e5;" href="http://hios.co.nr/"><span style="color:#339966;"><span style="text-decoration:none;"><strong><em>http://hios.co.nr</em></strong></span></span></a></span></p>
<p style="text-align:justify;">
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Seri Berpikir Holistik: Terapi Suplemen, Harapan Pasien Pengganti Obat-Obatan Kimia]]></title>
<link>http://healindonesia.wordpress.com/2009/07/26/terapi-suplemen-harapan-pasien-pengganti-obat-obatan-kimia/</link>
<pubDate>Sun, 26 Jul 2009 15:45:12 +0000</pubDate>
<dc:creator>Awan</dc:creator>
<guid>http://healindonesia.wordpress.com/2009/07/26/terapi-suplemen-harapan-pasien-pengganti-obat-obatan-kimia/</guid>
<description><![CDATA[Para praktisi holistik modern walaupun tidak mengandalkan obat-obatan kimia, tapi juga punya media p]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-5418" title="suplemen" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/07/suplemen.jpg?w=128" alt="suplemen" width="128" height="85" />Para praktisi holistik modern walaupun tidak mengandalkan obat-obatan kimia, tapi juga punya media penyembuh lainnya yang PRAKTIS yaitu SUPLEMEN. Jadi suplemen itu bisa dipakai untuk MENYEMBUHKAN, bukan sekedar sebagai makanan pelengkap atau sekedar menjaga tubuh supaya tetap sehat belaka.<!--more--></p>
<p style="text-align:justify;">Adalah tidak benar dengan adanya pandangan bahwa suplemen tidak bisa dipakai untuk menyembuhkan penyakit. Suplemen mampu bekerja seperti herbal dan pengobatan alami lainnya, yaitu membantu proses penyembuhan yang dilakukan oleh tubuh, atau biasa disebut <em>“body self-healing”.</em> Inilah yang dinamakan dengan penyembuhan melalui terapi suplemen, karena suplemen membantu tubuh dalam menyembuhkan diri sendiri dengan cara menyediakan nutrisi atau komponen tertentu yang diperlukan tubuh selama dan untuk proses penyembuhan.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Antara Suplemen Natural dan Suplemen Sintetis</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Anda perlu tahu bahwa suplemen itu ada dua jenis yaitu natural dan sintetis. Suplemen natural adalah hasil ekstraksi langsung dari sumber makanan yang mengandung unsur-unsur zat alami, seperti jaringan tubuh hewan, tumbuh-tumbuhan, madu, tanah liat, dan garam. Sedangkan yang sintetis umumnya merupakan rekayasa kimiawi dalam laboratorium.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam praktek pengobatan, saya menyarankan Anda untuk memilih suplemen natural karena suplemen jenis ini mudah diserap oleh tubuh dan tidak perlu banyak enzim mineral untuk mencernanya. Dalam banyak kasus, suplemen natural jauh lebih efektif dan menyembuhkan dibandingkan sintetis.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Bagaimana Suplemen Bisa Dipakai untuk Menyembuhkan</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Karena suplemen adalah makanan pelengkap, ia membantu tubuh dalam menyediakan nutrisi atau komponen-komponen tertentu yang dibutuhkan tubuh dalam menyembuhkan dirinya sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Contoh, ketika seseorang menderita influenza, kandungan asam laurat dalam suplemen minyak kelapa murni diperlukan oleh tubuh sebagai komponen yang bisa dipakai sebagai antivirus alami. Selain itu, kandungan vitamin dan enzim pada minyak kelapa murni juga menjadi bahan dasar pembentukan sel-sel baru, pengganti sel-sel yang rusak akibat sakit.</p>
<p style="text-align:justify;">Contoh lainnya adalah suplemen madu yang adalah makanan pelengkap yang juga dianjurkan oleh Sang Pencipta di semua Kitab Suci, untuk dipakai dalam menyembuhkan berbagai penyakit. Madu kaya akan hydrogen peroksida yang merupakan zat aktif pembunuh bakteri merugikan. Madu juga kaya akan vitamin C, asam organik, fenol, dan flavonoid, yang sangat baik sebagai antioksidan penangkal radikal bebas.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam proses penyembuhan luka, mengoleskan madu adalah tindakan yang tepat karena madu memiliki sifat higroskopis yang tinggi (dapat menyerap kelembaban dari udara). Ketika dioleskan pada luka, madu menarik kandungan air pada luka sehingga luka cepat kering serta mengurangi pertumbuhan bakteri.</p>
<p style="text-align:justify;">Madu juga dapat mempercepat proses penyembuhan karena madu dapat mengurangi pembengkakan, memiliki aktivitas antibakteri, serta membantu melindungi luka. Penutup luka yang menggunakan madu lebih efisien karena khasiatnya bertahan lebih lama.</p>
<p style="text-align:justify;">Madu membantu menghambat pertumbuhan jamur dan bakteri yang menyebabkan infeksi pada luka serta infeksi setelah operasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Nah, dari kedua contoh di atas Anda pasti sudah cukup paham akan cara kerja suplemen dalam membantu proses penyembuhan tubuh. Dan hebatnya adalah suplemen sangat aman dikonsumsi karena tidak memiliki efek samping seperti yang dimiliki obat-obatan kimia.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Perbedaan Antara Efek Samping dengan Proses Penyembuhan</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dalam suatu pengobatan, kita perlu memahami perbedaan antara efek samping dengan proses penyembuhan, karena seringkali keduanya memiliki gejala yang serupa di awalnya, tapi berbeda di akhir prosesnya. Efek samping adalah suatu reaksi tubuh yang menolak terhadap pengobatan yang diberikan, dan ini biasanya diakibatkan oleh karena pengobatan sintetis atau kimia dimana unsur tidak alami ini dianggap asing dan berbahaya oleh tubuh.</p>
<p style="text-align:justify;">Sedangkan proses penyembuhan adalah suatu reaksi yang muncul sebagai akibat tubuh sedang memanfaatkan pengobatan untuk menyembuhkan diri sendiri. Proses penyembuhan secara garis besar digolongkan menjadi 3, yaitu:</p>
<p style="text-align:justify;">1. Proses penyesuaian tubuh, dimana tubuh menyesuaikan sistem metabolisme untuk bisa memanfaatkan pengobatan yang diberikan. Reaksi yang mungkin muncul berbeda-beda pada tiap individu, misal: pusing, mual, sakit perut.</p>
<p style="text-align:justify;">2. Proses detoksifikasi, dimana tubuh mengeluarkan racun atau zat-zat berbahaya dari dalam tubuh ketika/setelah menerima pengobatan. Reaksi yang mungkin muncul: batuk-batuk, pilek, demam, gatal-gatal, borok, banyak mengeluarkan keringat, sering buang air kecil dan besar.</p>
<p style="text-align:justify;">3. Proses regenerasi, dimana setelah menerima pengobatan, tubuh menganti sel-sel lama dengan  sel-sel baru untuk memperbaiki sel, jaringan atau organ yang telah rusak. Reaksi yang mungkin muncul: rasa sakit pada bagian tubuh tertentu, kulit pecah-pecah, badan lemas, demam, dll.</p>
<p style="text-align:justify;">Proses penyembuhan yang terkadang menimbulkan reaksi tidak nyaman di atas, harus dialami oleh tubuh supaya tubuh bisa mengalami kesembuhan. Jika Anda merasakan reaksi tidak mengenakkan setelah mengonsumsi suplemen, dan kemudian Anda menghentikan terapi suplemen tersebut, itu sama saja dengan menghentikan proses penyembuhan.</p>
<p style="text-align:justify;">Suatu reaksi bisa dkatakan merupakan suatu efek samping (tubuh menolak pengobatan yang diberikan) apabila setelah melewati 3 hari, kondisi penderita MAKIN BERTAMBAH PARAH pada saat pengobatan diteruskan. Reaksi-reaksi negatif ini biasanya terlihat langsung pada saat penderita mengonsumsi obat-obatan kimia yang tidak cocok dengan tubuh.</p>
<p style="text-align:justify;">Lain halnya dengan reaksi “tidak nyaman” pada proses penyembuhan, tubuh akan merasa tidak nyaman pada awalnya, tapi kemudian tubuh menjadi makin membaik dan akhirnya sembuh total ketika meneruskan pengobatan yang diberikan. Reaksi-reaksi tidak nyaman ini TERKADANG (tidak selalu) muncul pada orang yang belum pernah atau belum biasa mengonsumsi suplemen yang memiliki kandungan gizi sangat tinggi.</p>
<p style="text-align:justify;">Ingat! Jika Anda mengalami reaksi tidak nyaman seperti ini, kemudian menghentikan terapi suplemen, itu sama saja dengan menghentikan proses penyembuhan. Jadi teruskan terapi suplemen Anda supaya Anda bisa SEMBUH TOTAL. Tapi jika Anda tidak tahan dengan reaksi tidak nyaman yang ada, Anda bisa mengurangi setengah dari dosis sebelumnya.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Kita Perlu Mengganti Obat-obatan Kimia dengan Suplemen</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#ffffff;">.</span><a href="http://healindonesia.files.wordpress.com/2009/06/thomas-alva-edison1.jpg"><br />
</a></em><em>“Dokter masa depan tidak lagi memberi obat, namun akan menempatkan kepentingan pasiennya dalam rangka bimbingan kemanusiaan, bimbingan pengaturan pola makan, dan mengenai penyebab serta pencegahan penyakit.”</em>
</p>
<p align="right">Thomas Alva Edison</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Salah satu tugas utama seorang dokter adalah mendidik masyarakat untuk tidak mengambil obat kimia”</em></p>
<p align="right">Sir William Osler</p>
<p style="text-align:justify;">Apa Anda sudah membaca pernyataan kedua tokoh ternama di atas? Mereka adalah pemikir holistik dan mengetahui “rahasia” sains kesehatan yang tidak banyak diketahui oleh banyak orang. Hanya orang-orang dengan pemikiran terbuka saja yang mengetahui rahasia ini dan saya bermaksud berbagi rahasia itu kepada Anda dan semua orang lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Pernyataan-pernyataan di atas merupakan idealisme mereka akan dokter yang baik/sejati. Mereka menentang PENGANDALAN pemberian obat, yang dalam hal ini adalah obat kimia.</p>
<p style="text-align:justify;">Kenapa mereka menentang PENGANDALAN obat-obatan kimia, ini bisa dimengerti jika kita bisa melihat perbandingan antara obat kimia dengan pengobatan alami. Supaya sesuai dengan judul artikel ini, saya berikan contoh perbandingan obat-obatan kimia dengan suplemen.</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="94%">
<tbody>
<tr>
<td width="48%">
<p align="center"><strong><span style="color:#ff0000;">Obat-obatan Kimia</span></strong></p>
</td>
<td width="51%">
<p align="center"><strong><span style="color:#ff0000;">Suplemen</span></strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="48%" valign="top">Modern dan memakai teknologi canggih.</td>
<td width="51%" valign="top">Modern dan memakai teknologi canggih.</td>
</tr>
<tr>
<td width="48%" valign="top">Ditunjang uji ilmiah, tapi kurang ditunjang   kesaksian KESEMBUHAN pasien.</td>
<td width="51%" valign="top">Ditunjang uji ilmiah + ditunjang banyak kesaksian   KESEMBUHAN pasien.</p>
<p><span style="color:#ff0000;">(Inilah yang selalu tidak diperhatikan   oleh masyarakat bahwa selain uji ilmiah, seharusnya ada bukti nyata dari   kesaksian para pasien yang berhasil sembuh karena uji ilmiah bisa   dimanipulasi, sedangkan kesaksian para pasien adalah validasi NYATA dari   kemanjuran suatu pengobatan)</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="48%" valign="top">Uji ilmiah lebih banyak dilakukan di dalam   laboratorium.</td>
<td width="51%" valign="top">Uji ilmiah dilakukan di dalam laboratorium dan di   lapangan.</p>
<p><span style="color:#ff0000;">(Perlu Anda sadari realita bahwa   manusia tidak tinggal di dalam laboratorium, jadi diperlukan uji ilmiah di   lapangan untuk menentukan validitas kebenaran suatu pengobatan. Habitat asli   manusia bukan di dalam lab tapi di lingkungan bebas yang “penuh warna”).</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="48%" valign="top">Lebih cenderung menekan gejala.</td>
<td width="51%" valign="top">Mengatasi akar penyakit dan gajalanya.</td>
</tr>
<tr>
<td width="48%" valign="top">Sintetis atau tidak alami.</td>
<td width="51%" valign="top">Ada yang sintetis, alami, dan gabungan dari   keduanya.</td>
</tr>
<tr>
<td width="48%" valign="top">BANYAK memiliki efek samping.</td>
<td width="51%" valign="top">Hampir tidak ada efek samping, apalagi yang   membahayakan nyawa.</td>
</tr>
<tr>
<td width="48%" valign="top">Hasil yang terlihat dalam mengurangi atau   menghilangkan gejala penyakit cepat.</td>
<td width="51%" valign="top">Hasil yang terlihat dalam mengurangi atau   menghilangkan gejala penyakit juga cepat bahkan dalam beberapa kasus bisa   lebih cepat lagi.</td>
</tr>
<tr>
<td width="48%" valign="top">Mencemari lingkungan.</td>
<td width="51%" valign="top">Tidak mencemari lingkungan.</td>
</tr>
<tr>
<td width="48%" valign="top">Pengobatan tidak aman dikonsumsi dalam jangka   panjang, apalagi untuk seumur hidup.</td>
<td width="51%" valign="top">Pengobatan aman dikonsumsi dalam jangka panjang,   apalagi untuk seumur hidup.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;">Nah dari melihat perbandingan di atas, Anda akan bisa memahami mengapa Thomas Alva Edison dan Sir William Osler menentang kita untuk MENGANDALKAN dan BERHARAP pada penggunaan obat-obatan kimia, yaitu karena jauh kurang efektif dan SERINGKALI cenderung membahayakan. Dalam pemikiran mereka yang brilian, mereka bisa melihat banyak sekali kelemahan obat-obatan kimia dibandingkan dengan pengobatan alami.</p>
<p style="text-align:justify;">Yang menyatakan untuk tidak mengandalkan dan menggunakan obat-obatan kimia, tidak hanya mereka berdua. Banyak dokter-dokter yang dulunya mengandalkan obat pun akhirnya berbalik menentang penggunaannya setelah “kenal” dan “jatuh cinta” dengan pengobatan holistik. Contoh pernyataan-pernyataan dari para dokter yang telah berbalik haluan ke holistik adalah sebagai berikut:</p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Penyebab kebanyakan penyakit adalah pada obatan-obatan kimia beracun yang para dokter berikan dan yakini akan membawa kesembuhan.”</em></p>
<p align="right">- Charles E. Page, M.D.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Obat-obatan kimia bisa dikatakan tidak begitu penting karena sifatnya hanya menekan gejala penyakit.”</em></p>
<p align="right">- Hans Kusche, M.D.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Jika semua obat-obatan kimia diseluruh dunia dibuang ke laut, ini akan berakibat buruk bagi ikan-ikan tapi baik bagi manusia.”</em></p>
<p align="right">- O.W. Holmes, (Prof. of Med. Harvard University)</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Pengobatan obat-obatan kimia meliputi tindakan pemberdayaan, bertindak seperti pengobatan bagi penyakit, tapi justru menghasilkan penyakit pada orang sehat.Materia medica</em><em> </em><em>sebenarnya hanya sekedar mengenai obat-obatan atau bahan dan larutan kimia yang dalam satu kata disebut dengan racun. Semua ini tidak cocok dengan tubuh vital dan menghasilkan penyakit ketika diberikan kepada makhluk hidup. Semuanya beracun.”</em></p>
<p align="right">- R.T. TraIl, M.D., dalam ceramah dua setengah jamnya kepada para anggota kongres dan para dokter, dikemukakan di the Smithsonian Institute, Washington D.C.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Tiap obat meningkatkan dan membuat komplikasi kondisi pasien.”</em></p>
<p align="right">- Robert Henderson, M.D.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Obat-obatan tidak pernah menyembuhkan penyakit. Mereka hanya menekan tanda bahaya alami tubuh ketika muncul masalah kesehatan. Racun kimia apapun yang dimasukkan dalam tubuh manusia harus segera dibereskan walaupun ia mengurangi gejala. Rasa sakit mungkin hilang, tapi tanpa disadari pasien malah makin parah kondisinya.”</em></p>
<p align="right">- Daniel. H. Kress, M.D.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Bagian terbesar dari semua penyakit kronis disebabkan dari obat-obatan kimia beracun yang menekan gejala-gejala penyakit akut.”</em></p>
<p align="right">- Henry Lindlahr, M.D.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Tiap dokter senior tahu bahwa kebanyakan penyakit tidak begitu terbantu dengan obat-obatan kimia.”</em></p>
<p align="right">- Richard C. Cabot, M.D. (Mass. Gen. Hospital)</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Obat-obatan kimia hanyalah pereda, karena dibalik penyakit ada penyebabnya. Dan untuk penyebab inilah obat-obatan kimia tak pernah bisa menjangkaunya.”</em></p>
<p align="right">- Wier Mitchel, M.D.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Orang yang minum obat perlu pulih dua kali. Sekali untuk pulih dari penyakit dan satu lagi dari obat kimia itu sendiri.”</em></p>
<p align="right">- Sir William Osler, M.D.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Praktek medis tidak memiliki filosofi atau akal sehat yang patut untuk direkomendasikan. Ketika sakit, tubuh sudah penuh dengan racun. Dengan minum obat-obatan kimia, tubuh makin penuh dengan racun, sehingga membuat kondisi makin susah untuk disembuhkan.”</em></p>
<p align="right">- Elmer Lee, M.D., Past Vice President, Academy of Medicine.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Perhitungan kami menunjukkan kira-kira empat setengah juta orang per tahun masuk rumah sakit diakibatkan karena efek samping obat. Lebih jauh lagi, rata-rata pasien rumah sakit memiliki sebanyak 30% kemungkinan, – tergantung berapa lama ia dirawat inap – , akan kembali lagi karena efek samping obat.”</em></p>
<p align="right">- Milton Silverman, M.D. (Professor of Pharmacology, University of California)</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Untuk apa seorang pasien yang karena sakit kemudian menelan racun, atau menelan sesuatu yang bisa membuat orang sehat jadi tambah sakit.”</em></p>
<p align="right">- L.F. Kebler, M.D.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Perlunya mengajarkan umat manusia untuk tidak mengambil obat-obatan kimia merupakan tugas semua pihak yang tahu efek tidak menentu dan merusak dari pengobatan medis. Dan tidaklah lama lagi masa dimana sistem pengobatan medis akan ditinggalkan.”</em></p>
<p align="right">- Charles Armbruster, M. D.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Kita cenderung berpikir bahwa penyalahgunaan obat selalu di populasi pria dan dalam bentuk narkoba seperti heroin, kokain, dan mariyuana. Akan mengejutkan Anda jika tahu bahwa sebenarnya telah ada masalah yang jauh lebih besar lagi dibandingkan dugaan Anda karena telah ada jutaan wanita yang BERGANTUNG dengan obat-obatan kimia yang diresepkan oleh dokter.”</em></p>
<p align="right">- Robert Mendelsohn, M.D</p>
<p style="text-align:justify;">Pernyataan-pernyataan di atas perlu kita pertimbangkan, karena mereka adalah para dokter yang SANGAT TAHU APA ITU OBAT-OBATAN KIMIA.</p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin Anda masih bingung dan belum bisa membedakan antara dokter medis konvensional dan dokter holistik. Untuk membantu Anda memahaminya, silahkan baca artikel saya “<a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/29/perbedaan-dokter-yang-setia-kepada-medis-konvensional-dengan-dokter-yang-%e2%80%9cmurtad%e2%80%9d/">Perbedaan Dokter yang Setia kepada Medis Konvensional dengan Dokter yang ‘Murtad</a>’”di link:</p>
<p style="text-align:left;"><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/29/perbedaan-dokter-yang-setia-kepada-medis-konvensional-dengan-dokter-yang-%e2%80%9cmurtad%e2%80%9d/">http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/29/perbedaan-dokter-yang-setia-kepada-medis-konvensional-dengan-dokter-yang-%e2%80%9cmurtad%e2%80%9d/</a></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Bisa Dibuktikan dengan Mata Kepala dan Pengalaman Sendiri</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Saya selalu menemukan “REALITA MENYEMBUHKAN” dari terapi suplemen dalam kasus-kasus penyakit yang saya alami sendiri, terlebih dalam kasus-kasus para pasien saya.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika Anda butuh bukti lain, silahkan Anda datang ke acara pertemuan MLM yang menjual suplemen kesehatan, maka Anda akan menemukan BANYAKNYA KESAKSIAN sebagai bukti bahwa konsumen mereka bisa SEMBUH hanya karena SUPLEMEN, tanpa obat-obatan kimia dan operasi. REALITA ini mematahkan PERNYATAAN para ahli medis yang menyatakan bahwa suplemen itu tidak bisa menyembuhkan (ingat juga pengertian cara kerja menyembuhkan suplemen dari yang sudah saya jelaskan di atas).</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam kesaksian-kesaksian tersebut ada banyak disebutkan bahwa mereka sebelumnya mendapatkan pengobatan medis konvensional tapi tidak sembuh-sembuh juga. Inilah bukti REALITA bahwa suplemen BISA JAUH MELEBIHI OBAT-OBATAN KIMIA DAN PERALATAN OPERASI, DENGAN TINGKAT EFEKTIFITAS TINGGI, AMAN TANPA EFEK SAMPING, ALAMI, CEPAT, DAN MURAH.</p>
<p style="text-align:justify;">Atau Anda masih belum paham dan percaya juga? Cara yang paling gampang adalah membuktikannya dengan pengalaman Anda sendiri. Saya tidak akan memaksa Anda untuk mempercayai para pemikir holistik seperti saya, Thomas Alva Edison, William Osler, dan para dokter holistik di atas. Tapi setidaknya kami telah memberikan peringatan kepada Anda untuk mewaspadai pengobatan konvensional.</p>
<p style="text-align:justify;">Pola pikir ilmuwan dan peneliti sejati adalah pola pikir yang terbuka <em>(open minded) </em>dan obyektif. Untuk bisa menemukan kebenaran dari suatu sains, Anda harus memliki kedua pola pikir ini terlebih dahulu, baru melanjutkan ke langkah selanjutnya yaitu meneliti dan menyelidiki sesuatu.</p>
<p style="text-align:justify;">Tuhan telah berkarya sedemikian rupa dalam hidup saya sehingga saya bisa memiliki pola pikir yang terbuka dan obyektif. Ini semua adalah karunia Tuhan sehingga saya yang dulunya adalah pasien yang telah divonis tidak bisa sembuh dari beberapa penyakit, akhirnya malah jadi dokter holistik yang diberikan keahlian untuk menaklukkan berbagai jenis penyakit serius dan maut! (termasuk penyakit saya sendiri)</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai seorang pasien dan dokter holistik, saya telah membuktikan kebenaran dan kedahsyatan sains holistik modern. Sekarang terserah Anda bagaimana Anda bisa menemukan kebenarannya. Tapi saran saya adalah praktekkan sendiri sains holistik modern (jangan hanya tahu sains konvensional) dan Anda akan tahu jawabannya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Apa Ini Berarti Kita Tidak Memerlukan Obat?</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Ini tergantung situasi dan diri kita sendiri. Jika Anda awam akan kesehatan, Anda masih memerlukan obat-obatan kimia tersebut. Obat-obatan medis telah mempengaruhi seluruh dunia dan adalah mustahil untuk bisa lepas 100% darinya. Tapi ada yang bisa kita lakukan bersama-sama secara pribadi, yaitu berangsur-angsur “<em>back to God’s design</em>” (kembali ke rancangan Tuhan), memakai alam lebih banyak dibandingkan medis dan mulai berkata tidak pada obat-obatan kimia.</p>
<p style="text-align:justify;">Lakukanlah ini mulai dari diri sendiri dan saat ini juga. Percayalah pada alam ciptaan Tuhan dan rancanganNya, maka kita akan menciptakan dunia yang lebih baik untuk diri sendiri dan anak-cucu kita.</p>
<p style="text-align:justify;">Anda mungkin bertanya-tanya, bagaimana jika AIDS tanpa obat ARV, kanker tanpa kemoterapi, diabetes tanpa insulin dan obat-obatannya, infeksi tanpa antibiotik, dan masih banyak lagi lainnya?</p>
<p style="text-align:justify;">Jangan khawatir, Tuhan telah menyediakan obat alami untuk mengatasi semua jenis penyakit di dunia ini termasuk AIDS. Holistik modern bisa jadi jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tadi, bahkan dengan proses penyembuhan yang singkat dan aman. Jika Anda butuh media yang bisa mengajarkan Anda sains holistik modern secara online, silahkan kunjungi situs ajarnya di <strong>HIOS (Healindonesia Online School)</strong> dengan link <a href="http://hios.co.nr/">http://hios.co.nr</a></p>
<p style="text-align:justify;">Kini Anda sudah tahu rahasia kecil dari kedahsyatan terapi suplemen, yaitu alami, murah, dan praktis, tapi jauh lebih efektif dibandingkan obat-obatan kimia medis konvensional.</p>
<p style="text-align:justify;">Silahkan Anda memilih yang mana karena hidup atau nasib Anda ditentukan oleh Tuhan dan Anda sendiri, bukan ditentukan oleh dokter Anda, saya, atau siapapun juga.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em><span style="color:#339966;">Dt. Awan (Andreas Hermawan)</span></em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">Artikel Terkait:</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;"><a style="text-decoration:none;" href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/07/27/memahami-prinsip-penyembuhan-dari-perumpamaan-tentang-petani/"><span style="color:#0000ff;">Memahami Prinsip Penyembuhan dari Perumpamaan Tentang Petani</span></a></span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;"><a style="text-decoration:none;" href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/07/26/perbandingan-pengobatan-medis-konvensional-dengan-pengobatan-holistik/"><span style="color:#0000ff;">Perbandingan Pengobatan Medis Konvensional dengan Pengobatan Holistik</span></a></span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;"><a style="text-decoration:none;border-bottom-width:1px;border-bottom-style:solid;border-bottom-color:#cfe2e5;" href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/29/perbedaan-dokter-yang-setia-kepada-medis-konvensional-dengan-dokter-yang-%e2%80%9cmurtad%e2%80%9d/"><span style="color:#0000ff;">Perbedaan Dokter yang Setia kepada Medis Konvensional dengan Dokter yang “Murtad”</span></a></span></strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Perbandingan Pengobatan Medis Konvensional dengan Pengobatan Holistik]]></title>
<link>http://healindonesia.wordpress.com/2009/07/26/perbandingan-pengobatan-medis-konvensional-dengan-pengobatan-holistik/</link>
<pubDate>Sun, 26 Jul 2009 03:00:28 +0000</pubDate>
<dc:creator>Awan</dc:creator>
<guid>http://healindonesia.wordpress.com/2009/07/26/perbandingan-pengobatan-medis-konvensional-dengan-pengobatan-holistik/</guid>
<description><![CDATA[Andalan praktisi medis konvensional adalah obat-obatan kimia, itu berarti KEKUATAN mereka terletak p]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-5413" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/07/12-4vitamind.jpg?w=64" alt="" width="64" height="96" />Andalan praktisi medis konvensional adalah obat-obatan kimia, itu berarti KEKUATAN mereka terletak pada obat-obatan tersebut. Coba bayangkan apa yang terjadi jika semua obat-obatan kimia dan peralatan operasi di dunia ini tidak ada, apa yang terjadi pada mereka? Bisakah mereka mengatasi sakit penyakit tanpa obat-obatan dan peralatan operasi?<!--more--></p>
<p style="text-align:justify;">Jawabannya sudah pasti tidak bisa. Inilah yang semua orang tidak perhatikan dan tidak sadari bahwa para dokter medis konvensional tidak akan berkutik melawan penyakit tanpa obat-obatan kimia dan peralatan operasi.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Tanpa Perlu Obat-Obatan Kimia dan Operasi</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Lain halnya dengan pengobatan holistik (baik yang tradisional maupun modern), kami tidak perlu obat-obatan kimia maupun peralatan operasi untuk mengatasi segala penyakit yang ada bahkan yang maut seperti misalnya kanker stadium 4, diabetes, stroke, penyakit jantung, gagal ginjal, hepatitis, AIDS, lupus, dan lain-lainnya (silahkan Anda sebutkan nama-nama penyakit yang Anda pernah dengar sebelumnya).</p>
<p style="text-align:justify;">Ya benar… tidak perlu. Saya berkata benar dan ini merupakan REALITA bukan teori belaka.</p>
<p>Untuk mempermudah Anda memahaminya, simaklah dengan seksama tabel perbandingan berikut:</p>
<p align="center"><strong><span style="color:#339966;">Tabel Perbandingan Pengobatan Medis Konvensional </span></strong></p>
<p align="center"><strong><span style="color:#339966;">dengan Pengobatan Holistik Modern</span></strong></p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="74%">
<tbody>
<tr>
<td>
<p align="center"><strong>Pengobatan Medis Konvensional</strong></p>
</td>
<td>
<p align="center"><strong>Pengobatan Holistik Modern</strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="44%" valign="top">Modern dan memakai teknologi canggih.</td>
<td valign="top">Modern dan memakai teknologi canggih.</td>
</tr>
<tr>
<td width="44%" valign="top">Ditunjang uji ilmiah, tapi kurang ditunjang   kesaksian KESEMBUHAN pasien.</td>
<td valign="top">Ditunjang uji ilmiah + ditunjang banyak kesaksian   KESEMBUHAN pasien.<span style="color:#ff0000;">(Inilah yang selalu tidak diperhatikan   oleh masyarakat bahwa selain uji ilmiah, seharusnya ada bukti nyata dari   kesaksian para pasien yang berhasil sembuh karena uji ilmiah bisa   dimanipulasi, sedangkan realita tidak bisa dimanipulasi)</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="44%" valign="top">Uji ilmiah lebih banyak dilakukan di dalam   laboratorium.</td>
<td valign="top">Uji ilmiah dilakukan di dalam laboratorium dan di   lapangan.<span style="color:#ff0000;">(Perlu Anda sadari realita bahwa   manusia tidak tinggal di dalam laboratorium, jadi diperlukan uji ilmiah di   lapangan untuk menentukan validitas kebenaran suatu pengobatan. Habitat asli   manusia bukan di dalam lab tapi di lingkungan bebas yang “penuh warna”).</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="44%" valign="top">Mengandalkan obat-obatan kimia dan operasi.</td>
<td valign="top">Tidak mengandalkan obat-obatan kimia dan operasi.</td>
</tr>
<tr>
<td width="44%" valign="top">Memandang penyakit dan kondisi manusia secara   terpisah.</td>
<td valign="top">Memandang penyakit dan kondisi manusia secara   menyeluruh.</td>
</tr>
<tr>
<td width="44%" valign="top">Lebih cenderung menekan gejala.</td>
<td valign="top">Mengatasi akar penyakit dan gajalanya.</td>
</tr>
<tr>
<td width="44%" valign="top">Sintetis atau tidak alami.</td>
<td valign="top">Alami.</td>
</tr>
<tr>
<td width="44%" valign="top">BANYAK memiliki efek samping.</td>
<td valign="top">Bukan efek samping, tapi reaksi awal atau proses   penyembuhan.</td>
</tr>
<tr>
<td width="44%" valign="top">Mahal.</td>
<td valign="top">Murah bahkan bisa gratis.</td>
</tr>
<tr>
<td width="44%" valign="top">Hasil yang terlihat dalam mengurangi atau   menghilangkan gejala penyakit cepat.</td>
<td valign="top">Hasil yang terlihat dalam mengurangi atau   menghilangkan gejala penyakit juga cepat bahkan DALAM KEBANYAKAN KASUS bisa   lebih cepat lagi.</td>
</tr>
<tr>
<td width="44%" valign="top">Mencemari lingkungan.</td>
<td valign="top">Tidak mencemari lingkungan.</td>
</tr>
<tr>
<td width="44%" valign="top">Pengobatan tidak aman dikonsumsi dalam jangka   panjang, apalagi untuk seumur hidup.</td>
<td valign="top">Pengobatan aman dikonsumsi dalam jangka panjang,   apalagi untuk seumur hidup.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align:justify;">Sebagai bukti dari kehebatan holistik tradisional, coba Anda nyalakan TV Anda di Minggu pagi dan tonton acara “Sehat Ala Gus Muh” di TransTV. Para pasien yang berobat di sana akan memberikan kesaksian bahwa dulu sebelumnya mereka pernah mendapatkan pengobatan medis konvensional tapi tidak sembuh-sembuh juga. Tapi setelah mendapatkan terapi ala Gus Muh, mereka pun sembuh secara alami, singkat, dan murah tanpa operasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Hal yang sama juga dialami oleh para pasien-pasien di acara “Sehat Bersama Akar Pinang” di Trans7.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk bukti holistik modern, bisa Anda baca buku <em>“The Miracle of Enzime”</em> karya Dr. Hiromi Shinya (salah satu dokter holistik modern), yang mengobati pasien-pasiennya jauh lebih efektif dengan makanan.</p>
<p style="text-align:justify;">Bukti-bukti lainnya yang adalah REALITA, bisa Anda temukan di rak-rak toko buku pengobatan alternatif yang menyodorkan kesaksian-kesaksian mereka yang sembuh dengan cara holistik (ditambah pernyataan para pasien bahwa sebelumnya mereka pernah mendapat perawatan medis tapi tidak sembuh-sembuh juga).</p>
<p style="text-align:justify;">Bagi Anda yang “melek” internet, saya sarankan Anda juga mencari bukti via fasilitas <em>Search Engine</em> Google atau Yahoo. Di internet Anda akan mendapatkan BERJUTA-JUTA bukti kehebatan dan keefektifan sains holistik, ditambah dengan tunjangan bukti-bukti ilmiah. Ini semua adalah REALITA bukan sekedar pernyataan belaka. Inipun saya alami dalam kasus-kasus penyakit yang saya alami sendiri dan juga pasien-pasien saya.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em><span style="color:#ff0000;">Evidence Based Science </span></em></strong><strong><span style="color:#ff0000;">Pengobatan Holistik</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Seringkali kalangan medis konvensional memberikan pernyataan kepada masyarakat bahwa pengobatan holistik itu kurang/tidak memiliki bukti uji penelitian ilmiah <em>(evidence based science)</em>. Pernyataan ini adalah salah besar karena pengobatan holistik, apalagi yang modern, memiliki banyak uji penelitian ilmiah bahkan LEBIH VALID dibandingkan penelitian medis konvensional. Kenapa saya mengatakan lebih valid dibandingkan penelitian medis konvensional? Karena 2 hal berikut ini:</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Penelitian medis konvensional lebih banyak dilakukan di laboratorium dan sedikit dilakukan di lapangan, sedangkan holistik menerapkan sebaliknya. Manusia dan makhluk hidup yang diteliti, habitat aslinya bukan di laboratorium yang statis, tapi di lingkungan bebas/asli yang “penuh warna”. Jadi kadar penelitian yang cenderung lebih banyak di laboratorium adalah kesalahan fatal dari suatu teknik penelitian.</li>
<li>Hasil penelitian medis konvensional KURANG didukung oleh kesaksian dari para pasien, sedangkan hasil penelitian holistik BANYAK didukung oleh kesaksian para pasien. Ini adalah salah satu faktor yang masyarakat harus waspadai karena uji penelitian ilmiah sangat mudah dimanipulasi, sedangkan kesaksian hidup dari para pasien adalah bukti NYATA akan kemanjuran suatu pengobatan. Masih maukah Anda menyerahkan nyawa Anda pada suatu pengobatan yang tidak didukung dengan bukti nyata kesaksian para pasien?</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Salah satu contoh uji ilmiah yang mendukung holistik adalah penelitian tentang khasiat jahe dalam memerangi kanker, seperti yang terpapar pada artikel berikut:</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">Jahe Menyebabkan Sel Kanker Rahim Mati</span></strong></p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;"><span style="color:#339966;">Jahe biasanya dikenal bermanfaat untuk mengurangi rasa mual dan mengendalikan peradangan. Namun para peneliti di University of Michigan Comprehensive Cancer Center menyelidiki manfaat baru dari jahe yaitu untuk mengobati kanker rahim.</span></p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;"><span style="color:#339966;">Dalam studi laboratorium, para peneliti menemukan jahe bisa menyebabkan sel kanker rahim mati. Lebih lanjut lagi, cara sel kanker tersebut mati memperlihatkan bahwa jahe bisa menghindarkan masalah umum sel kanker rahim yang biasanya makin kebal terhadap perawatan secara konvensional.</span></p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;"><span style="color:#339966;">Para peneliti mulai memperkenalkan hasil temuan mereka di dalam suatu sesi pertemuan tahunan American Association for Cancer Research.</span></p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;"><span style="color:#339966;">Para peneliti menggunakan bubuk jahe, serupa dengan dijual pada toko-toko sembako, sebagai standar penelitian mereka. Bubuk jahe telah dilarutkan dalam air dan diberikan pada sel kanker rahim. Jahe memicu kematian sel di semua bentuk sel kanker rahim yang diuji.</span></p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;"><span style="color:#339966;">Lebih dari itu, para peneliti menemukan bahwa jahe menyebabkan dua jenis kematian sel. Satu jenis, dikenal sebagai apoptosis, suatu proses yang menyebabkan sel kanker melakukan tindakan bunuh diri. Jenis kematian sel lainnya disebut autophagy, menyebabkan sel memakan atau menyerang diri sendiri (sesama sel kanker).</span></p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;"><span style="color:#339966;">“Kebanyakan rahim para pasien kanker mengembangkan penyakit yang sering kumat karena reaksi penolakan alami terhadap pemberian kemoterapi baku akan apoptosis. Jika jahe dapat menyebabkan kematian sel autophagic sebagai tambahan terhadap apoptosis, ini bisa digunakan sebagai pengganti perawatan kemoterapi konvensional,” kata pengarang studi J. Rebecca Liu, M.D., Profesor Asisten obstetrics and gynecology di U-M Medical School dan anggota dari U-M Comprehensive Cancer Center.</span></p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;"><span style="color:#339966;">Hasil studi ini baru awal, dan para peneliti merencanakan untuk menguji apakah mereka dapat memperoleh hasil serupa pada hewan percobaan. Penelitian pada jahe sebagai perawatan potensial untuk kanker rahim juga memperlihatkan jahe tidak memiliki efek samping dan mudah dikemas dalam bentuk kapsul.</span></p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;"><span style="color:#339966;">Jahe efektif dalam mengendalikan peradangan apalagi peradangan yang menyebabkan berkembangnya sel kanker rahim. Dengan menghentikan reaksi peradangan, para peneliti menduga, jahe juga akan menghentikan sel kanker untuk bertumbuh.</span></p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;"><span style="color:#339966;">“Dalam berbagai bentuk sel kanker rahim, kami menemukan bahwa jahe menyebabkan kematian sel kanker serupa atau lebih baik dibandingkan obat kemoterapi yang biasanya diterapkan untuk merawat sel kanker rahim,” ujar Jennifer Rhode, M.D., seorang gynecologic oncology di U-M Medical School.</span></p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;"><span style="color:#339966;">Laboratorium Liu juga meneliti efek-efek yang terjadi pada kanker rahim oleh karena resveratrol, yaitu suatu zat yang ada pada anggur merah, dan curcumin, bahan aktif dalam golongan rempah-rempah. Sebagai tambahan, para peneliti di U-M Comprehensive Cancer Centerjuga menyelidiki jahe untuk mengendalikan rasa mual dari efek kemoterapi dan juga untuk mencegah kanker usus.</span></p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;"><span style="color:#339966;">“Pasien menggunakan produk-produk alami baik sebagai pengganti atau digunakan bersamaan dengan kemoterapi, dan kita tidak mengetahui jika mereka manjur atau bagaimana mereka manjur. Kita tidak mengetahui bagaimana produk-produk ini berinteraksi dengan kemoterapi atau perawatan kanker lainnya. Tidak ada data klinis yang baik,” ujar Liu. Oleh karena itulah penelitian ini diadakan.</span></p>
<p style="padding-left:30px;"><a href="http://www.medicalnewstoday.com/articles/41021.php"><strong>medicalnewstoday.com, 9 April 2006</strong></a></p>
<p><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Website Holistik Paling Banyak Dikunjungi oleh Para “Netter” di Seluruh Dunia</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Untuk melihat artikel-artikel lainnya yang memuat kehebatan penyembuhan holistik dan laporan-laporan uji ilmiahnya, Anda bisa mengaksesnya di internet.</p>
<p style="text-align:justify;">Berikut adalah 25 website kesehatan holistik paling banyak dikunjungi oleh para “netter” di seluruh dunia berdasarkan kategori Alexa.com. Anda bisa mengaksesnya untuk membuktikan sendiri kata-kata saya bahwa holistik memiliki standar ilmiah lebih tinggi dibandingkan medis konvensional. Di sini Anda akan menemukan banyak <em>“evidence based science” </em>yang jauh lebih valid/kredibel (karena didukung dengan “kesaksian” yang baik) dibandingkan medis konvensional.</p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="90%">
<tbody>
<tr>
<td>
<p align="center"><strong>Website   Holistik Paling Banyak Dikunjungi</strong></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="79%">
<tbody>
<tr>
<td></td>
<td>
<p align="center"><strong>Nama Website</strong></p>
</td>
<td>
<p align="center"><strong>URL</strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>1.</strong></td>
<td width="42%"><strong>Dr. Mercola</strong></td>
<td><a href="http://www.mercola.com/" target="_blank"><strong>www.mercola.com</strong></a></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>2.</strong></td>
<td width="42%"><strong>Prevention</strong></td>
<td><a href="http://www.prevention.com/" target="_blank"><strong>www.prevention.com</strong></a></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>3.</strong></td>
<td width="42%"><strong>Mothering</strong></td>
<td><a href="http://www.mothering.com/" target="_blank"><strong>www.mothering.com</strong></a></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>4.</strong></td>
<td width="42%"><strong>Health A to Z</strong></td>
<td><a href="http://www.healthatoz.com/" target="_blank"><strong>www.healthatoz.com</strong></a></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>5.</strong></td>
<td width="42%"><strong>Dr. Weil</strong></td>
<td><a href="http://www.drweil.com/" target="_blank"><strong>www.drweil.com</strong></a></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>6.</strong></td>
<td width="42%"><strong>LEF</strong></td>
<td><a href="http://www.lef.org/" target="_blank"><strong>www.lef.org</strong></a></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>7.</strong></td>
<td width="42%"><strong>Gary Craig’s   EFT</strong></td>
<td><a href="http://www.emofree.com/" target="_blank"><strong>www.emofree.com</strong></a></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>8.</strong></td>
<td width="42%"><strong>Weston A.   Price Foundation</strong></td>
<td><a href="http://www.westonaprice.org/" target="_blank"><strong>www.westonaprice.org</strong></a></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>9.</strong></td>
<td width="42%"><strong>Dr. Chopra</strong></td>
<td><a href="http://www.chopra.com/" target="_blank"><strong>www.chopra.com</strong></a></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>10.</strong></td>
<td width="42%"><strong>Chet Day</strong></td>
<td><a href="http://www.chetday.com/" target="_blank"><strong>www.chetday.com</strong></a></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>11.</strong></td>
<td width="42%"><strong>HSI Baltimore</strong></td>
<td><a href="http://www.hsibaltimore.com/" target="_blank"><strong>www.hsibaltimore.com</strong></a></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>12.</strong></td>
<td width="42%"><strong>Health World   Online</strong></td>
<td><a href="http://www.healthy.net/" target="_blank"><strong>www.healthy.net</strong></a></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>13.</strong></td>
<td width="42%"><strong>Dr. Mirkin</strong></td>
<td><a href="http://www.drmirkin.com/" target="_blank"><strong>www.drmirkin.com</strong></a></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>14.</strong></td>
<td width="42%"><strong>Seek Wellness</strong></td>
<td><a href="http://www.seekwellness.com/" target="_blank"><strong>www.seekwellness.com</strong></a></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>15.</strong></td>
<td width="42%"><strong>Shirley’s   Wellness Cafe</strong></td>
<td><a href="http://www.shirleys-wellness-cafe.com/" target="_blank"><strong>www.shirleys-wellness-cafe.com</strong></a></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>16.</strong></td>
<td width="42%"><strong>ChiroWeb</strong></td>
<td><a href="http://www.chiroweb.com/" target="_blank"><strong>www.chiroweb.com</strong></a></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>17.</strong></td>
<td width="42%"><strong>True Star   Health</strong></td>
<td><a href="http://www.truestarhealth.com/" target="_blank"><strong>www.truestarhealth.com</strong></a></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>18.</strong></td>
<td width="42%"><strong>Dr. Whitaker</strong></td>
<td><a href="http://www.drwhitaker.com/" target="_blank"><strong>www.drwhitaker.com</strong></a></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>19.</strong></td>
<td width="42%"><strong>Consumer Lab</strong></td>
<td><a href="http://www.consumerlab.com/" target="_blank"><strong>www.consumerlab.com</strong></a></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>20.</strong></td>
<td width="42%"><strong>Dr. D’Adamo</strong></td>
<td><a href="http://www.dadamo.com/" target="_blank"><strong>www.dadamo.com</strong></a></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>21.</strong></td>
<td width="42%"><strong>Dr. Stoll</strong></td>
<td><a href="http://www.askwaltstollmd.com/" target="_blank"><strong>www.askwaltstollmd.com</strong></a></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>22.</strong></td>
<td width="42%"><strong>Gary Null</strong></td>
<td><a href="http://www.garynull.com/" target="_blank"><strong>www.garynull.com</strong></a></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>23.</strong></td>
<td width="42%"><strong>Holistic   Healing</strong></td>
<td><a href="http://www.holisticmed.com/" target="_blank"><strong>www.holisticmed.com</strong></a></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>24.</strong></td>
<td width="42%"><strong>Whole Health   MD</strong></td>
<td><a href="http://www.wholehealthmd.com/" target="_blank"><strong>www.wholehealthmd.com</strong></a></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>25.</strong></td>
<td width="42%"><strong>Charming   Health</strong></td>
<td><a href="http://www.charminghealth.com/" target="_blank"><strong>www.charminghealth.com</strong></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align:justify;">Sekali lagi saya tekankan, ini adalah REALITA bukan sekedar PERNYATAAN ATAU TEORI BELAKA. Sekarang pengobatan manakah yang Anda pilih jadi prioritas kesehatan Anda?</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#339966;"><em><strong>Dt. Awan (Andreas Hermawan)</strong></em></span></p>
<p style="line-height:1.4;text-align:justify;margin:0 0 1em;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="line-height:1.4;text-align:justify;margin:0 0 1em;"><strong><span style="color:#339966;">Artikel Terkait:</span></strong></p>
<p style="line-height:1.4;text-align:justify;margin:0 0 1em;"><strong><span style="color:#339966;"><a style="text-decoration:none;color:#006a80;border-bottom-width:1px;border-bottom-style:solid;border-bottom-color:#cfe2e5;" href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/07/27/memahami-prinsip-penyembuhan-dari-perumpamaan-tentang-petani/"><span style="color:#0000ff;">Memahami Prinsip Penyembuhan dari Perumpamaan Tentang Petani</span></a></span></strong></p>
<p style="line-height:1.4;text-align:justify;margin:0 0 1em;"><strong><a style="text-decoration:none;color:#a8001c;border-bottom-width:1px;border-bottom-style:solid;border-bottom-color:#cfe2e5;" href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/29/perbedaan-dokter-yang-setia-kepada-medis-konvensional-dengan-dokter-yang-%e2%80%9cmurtad%e2%80%9d/"><span style="color:#0000ff;">Perbedaan Dokter yang Setia kepada Medis Konvensional dengan Dokter yang “Murtad”</span></a></strong></p>
<p style="line-height:1.4;text-align:justify;margin:0 0 1em;"><strong><span style="color:#0000ff;"><a style="text-decoration:none;" href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/07/26/terapi-suplemen-harapan-pasien-pengganti-obat-obatan-kimia/"><span style="color:#0000ff;">Terapi Suplemen, Harapan Pasien Pengganti Obat-Obatan Kimia</span></a></span></strong></p>
<p><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;"><img style="float:left;display:inline;margin:0 7px 2px 0;padding:4px;" title="Logo HIOS" src="http://healindonesia.files.wordpress.com/2009/06/logo-hios2.jpg?w=154&#038;h=168#38;h=168" alt="Klik utk menuju ke HIOS." width="154" height="168" /><a style="text-decoration:none;color:#006a80;border-bottom-width:1px;border-bottom-style:solid;border-bottom-color:#cfe2e5;" title="Klik utk lihat detail." href="http://hios.co.nr/" target="_blank"><span style="color:#0000ff;">HIOS (Healindonesia Online School) – belajar sains holistik modern secara online!</span></a></span><span style="color:#0000ff;"> </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;"> </span></strong>Saya mengajak Anda untuk memperlengkapi diri dengan sains holistik modern yang sangat mudah dipelajari demi masa depan Anda dan keluarga tercinta. Pengetahuan ini sangat mudah dan sederhana, tapi sangat efektif dalam menaklukkan berbagai penyakit “serius” tanpa obat-obatan kimia dan operasi. Jangan biarkan ketidaktahuan dalam hal kesehatan merusak masa depan Anda. Oleh karena itu, saya mengajak Anda untuk belajar sains holistik modern di <strong>HIOS (Healindonesia Online School)</strong>, yaitu tempat dimana Anda bisa belajar sains holistik modern secara online. Sistem pembelajaran tidak memakai periode waktu, jadi Anda bisa memulai pelajaran kapanpun Anda ada waktu. Untuk informasi selengkapnya, kunjungi HIOS di <a style="text-decoration:none;color:#006a80;border-bottom-width:1px;border-bottom-style:solid;border-bottom-color:#cfe2e5;" href="http://hios.co.nr/"><strong><span style="color:#0000ff;">http://hios.co.nr</span></strong></a></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="line-height:1.4;text-align:justify;margin:0 0 1em;"><span style="color:#339966;"><strong><em><br />
</em></strong></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bah, Healindonesia Cuma Situs Jualan Obat Aja!]]></title>
<link>http://healindonesia.wordpress.com/2009/07/15/bah-healindonesia-cuma-situs-jualan-obat-aja/</link>
<pubDate>Wed, 15 Jul 2009 14:09:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>Awan</dc:creator>
<guid>http://healindonesia.wordpress.com/2009/07/15/bah-healindonesia-cuma-situs-jualan-obat-aja/</guid>
<description><![CDATA[Beberapa pengunjung situs Healindonesia berkomentar bahwa saya membangun situs ini hanya sekedar unt]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-5385" title="Beli Sekarang" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/07/buy_now.jpg?w=128" alt="Beli Sekarang" width="128" height="95" />Beberapa pengunjung situs Healindonesia berkomentar bahwa saya membangun situs ini hanya sekedar untuk jualan dan cari keuntungan untuk diri sendiri. Mereka memandang penjualan produk-produk di HI (Healindonesia) seperti suatu hal yang rendah dan menjijikkan bak pengemis. Mau lihat komentar-komentar negatif mereka? Saya persilahkan Anda untuk melihatnya (saya berikan contoh 2 komentar) yang memang mempermalukan saya pribadi.<!--more--></p>
<p><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;">KOMENTAR-KOMENTAR NEGATIF</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#008000;">Komentar 1</span></strong></p>
<p style="text-align:left;">Anda bisa melihat komentar ini di link: <a title="Klik utk lihat komentar." href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/11/18/sembuh-dari-diabetes-dan-tidak-jadi-amputasi-kaki/#comment" target="_blank">http://healindonesia.wordpress.com/2008/11/18/sembuh-dari-diabetes-dan-tidak-jadi-amputasi-kaki/#comments</a></p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Dari: nunualone</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">hanya coment ni artikel tidak lebih hanya artikel untuk kepentingan komersiil!!!&#8230;</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">berapa banyak pasien yang sembuh dari konsumsi dari produk anda?</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">dan berapabanyak produk yang anda jual gagal terhadap pasien yang mengkonsumsi anda.,!!</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">ko tidak berani mempublikasikan tidak seperti para penelitian yang dilakukan para ilmuwan konvensional yang selalu ada uji kefektifan tiap obat yang diberikan kepada pasien!!</p>
<p><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p>Jawaban saya:</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Mas Nunu,</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Utk comment2 Mas lainnya di Healindonesia sy tdk bermasalah secara pribadi. Tapi utk yang satu ini saya terus terang merasa tersinggung. Kenapa demikian?</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Ini alasan saya:</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Apa salahnya jika jualan sesuatu yg memang bertujuan utk membantu dan menyembuhkan org? Komentar Anda terkesan sangat jijik dg promosi suatu produk dan sepertinya menjual sesuatu adl dosa. Saya adl praktisi holistic dan juga seorg marketer. Pelayanan saya adl menyembuhkan org, bukan merawat atau menjual penyakit. Dan jika Anda berpikiran NEGATIF dg motivasi saya dlm mempublish artikel2 sy yg kontroversial dan beberapa ada yg mempromosikan produk2 tertentu, Anda salah BESAR.</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">FYI… saya lebih senang berjualan suplemen tanpa publish sesuatu yg kontroversial dibandingkan membuat weblog yg blak-blakkan menentang medis konvensional krn ini sama saja cari mati. Anda tahu kasus meninggalnya Munir, aktivis HAM yg mati krn perjuangannya membela kepentingan org banyak dan ia membahayakan “org2 kuat”?</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Nah, sy menaruh posisi sy sendiri di posisi Munir dan perjuangan sy utk “menyembuhkan” Indonesia ini sangat beresiko krn berhubungan dg konspirasi besar di Indonesia ini. Jika motivasi sy murni hanya utk cari keuntungan pribadi saja, saya tdk akan berjualan lewat weblog HI yg kontroversial ini. Paling aman adl jualan lewat jalur yg umum atau diterima semua org saja.</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Tapi saya juga manusia yg perlu makan minum dan kebutuhan fisik lainnya. Terlebih lagi perjuangan yg BERBAHAYA buat keselamatan sy ini butuh biaya. Biar tdk mati konyol, sy perlu dana utk perjuangan saya. Selain dari donasi, sy juga dapat dari penjualan suplemen. Jika Mas menganggap salah motivasi penjualan2 dan promo2 yg saya lakukan ini, sungguh saya benar2 merasa terhina.</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Ingat poin2 ini:</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">1. Saya mempertaruhkan nyawa saya di weblog ini. Jadi, MURNI berbisnis lewat jalur ini adl suatu kekonyolan.</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">2. Promo sesuatu yg halal, resmi, dan untuk tujuan memnyembuhkan dan membantu org adl baik, bukan jahat. Lain halnya jika sy menjual penyakit dan sekedar merawat saja.</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Pertanyaan2 Anda konyol dan tdk logis. Berapa bnyk pasien yg sembuh saya tentu saja saya tdk tahu krn ini adl produk yg dijual oleh praktisi lainnya dan kita tdk bs memantau semua pasien yg ada. Berapa banyak yg gagal juga sudah pasti tdk akan bs dijawab krn alasannya jg sama dg yg pertama.</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Tapi yg bs saya jawab dan jamin adl produk2 di artikel ini JAUH LEBIH BAGUS DAN MANJUR DIBANDINGKAN produknya medis konvensional.</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Tidak berani publikasi apanya Mas? Nama produk atau mereknya gitu? Ini semua adl produknya High Dessert. Saya tdk sebut langsung krn weblog ini secara utama tdk ditujukan utk berjualan, tp menyebarkan kebenaran. Jualan hanyalah sampingan utk mendukung perjuangan saya, sama spt halnya suatu bazaar diadakan utk menggalang dana demi kepentingan sosial.</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Seblm Mas Nunu membalas komentar sy ini, sy sarankan Mas belajar dulu ttg holistic dan belajar dg “Open Minded” dan pikiran obyektif. Selama ini Mas masih memakai pola pikir sepihak, blm open minded, blm obyektif, dan belum matang krn sdh dibiasakan spt itu dari sekolah kedokteran Anda. Jangan sampai Mas terlihat “hijau” disini.</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Maaf kata2 saya keras dan tegas krn utk komentar Mas yg satu ini sdh tdk bs sy tolerir karena penghinaan pribadi dan penghinaan utk misi dan visi saya dlm “menyembuhkan” Indonesia. Saya mempertaruhkan nyawa saya dan susah2 membuang waktu saya melayani org sakit adalah demi Indonesia termasuk Anda. Sudah seharusnya Anda berhati-hati memberi komentar dan menghargai perjuangan baik seseorg yg nyawanya sendiri adl taruhannya.</p>
<p style="padding-left:30px;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="padding-left:30px;">Regrds,</p>
<p style="padding-left:30px;">Dt. Awan (Andreas Hermawan)</p>
<p><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#008000;">Komentar 2</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Suatu hari saya mengirimkan email ke beberapa orang yang pernah mengunjungi HI untuk menjual buku saya “Menjual HIV/AIDS.” Isi email saya adalah sebagai berikut:</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;">Dear all,</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;">Ada buku kontroversial di Indonesia yang menyatakan HIV bukan penyebab AIDS yg hendak sy share. Buku ini mengungkapkan rahasia:</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;">- HIV bukanlah penyebab AIDS!</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;">- HIV itu tidak ada! Gambar-gambar mikroskop elektron dari HIV yang ada sekarang adalah manipulasi komputer dan manipulasi kultur laboratorium.</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;">- Jika HIV itu ada, ia tidak lebih ganas dibandingkan flu biasa!</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;">- Test HIV selama ini tidak akurat! Jika Anda baru saja flu, demam, cacar, atau sedang hamil? Anda akan mendapatkan hasil test HIV yang positif padahal Anda tidak mengidap HIV.</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;">- Yang membunuh Odha bukanlah HIV, tapi ARV/obat AIDS itu sendiri!</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;">- Odha yang menolak ARV justru JAUH lebih sehat dan lebih menikmati hidup dibandingkan yang memakai ARV!</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;">- Holistik modern bisa menyembuhkan AIDS!</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;">- Dan hebatnya? Anda akan tahu, bagaimana menyembuhkan AIDS secara alami dan tanpa efek samping! Ya benar sekali? MENYEMBUHKAN? bukan SEKEDAR MERAWAT!!!</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;">Buku ini dipenuhi dengan sains holistik modern yang kontroversial. Bersumber dari para ilmuwan Terkemuka, para dokter holistik, dan para ahli AIDS denialist kelas dunia yang akan membeberkan rahasia terlarang? kepada Anda secara gamblang.</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;">Rahasia kontroversial ini tidak akan Anda dapatkan di toko-toko, sekolah kedokteran, dan media massa manapun di seluruh Indonesia.</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;">Anda tentu tidak akan melewatkan rahasia yang mencengangkan dan pertama kali dipublikasikan via buku di Indonesia ini!!!</p>
<p style="padding-left:30px;">Detail info dan pemesanan, silahkan klik di <a style="text-decoration:none;" href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/07/13/buku-kontroversial-di-indonesia-yang-menyatakan-hiv-bukan-penyebab-aids/" target="_blank">http://healindonesia.wordpress.com/2009/07/13/buku-kontroversial-di-indonesia-yang-menyatakan-hiv-bukan-penyebab-aids/</a></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;"><strong><span style="color:#ff0000;">Jangan tunggu sampai stock habis, baru Anda memesan buku ini!</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;"><strong><span style="color:#ff0000;">Segeralah memesan buku ini karena PERSEDIAAN TERBATAS DAN PENAWARAN INI DIBATASI SAMPAI TANGGAL 20 JULI 2009!</span></strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;">Salam Healindonesia!</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;"><strong><em>Dt. Awan (Andreas Hermawan)</em></strong></p>
<p><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p>Kemudian, salah satu penerima email di atas me-reply saya seperti ini:</p>
<p style="padding-left:30px;">Dari: Mrs. X</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Wah wah sepertinya Hiperbol banget sih??, masa para Dpkter mengada-ada, saya dan suami disini pernah tes HIV juga dan kalo emang negative ya hasilya negativ koq.</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Jangan tunggu sampai stock habis, baru Anda memesan buku ini!</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Segeralah memesan buku ini karena PERSEDIAAN TERBATAS DAN PENAWARAN INI DIBATASI SAMPAI TANGGAL 20 JULI 2009!</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Kalimat diatas hanya pantas yang untuk sebuah produk penjualan&#8230;</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">ini sepertinya hanya IKLAN MENJUAL PRODUK SEMATA..!!???</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">kalo ingin berbagi ilmu kenapa harus seperti itu..</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">dari kasus susu and banyak lagi&#8230;hhmm???</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Terimakasih TAPI saya pribadi tidak termakan isu ini&#8230;..!</p>
<p style="padding-left:30px;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p>Nah,  saya pun menjawab sebagai berikut:</p>
<p><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Hallo Ibu. X,</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Jangan terlalu polos dg dunia sekitar Bu. Itu karena Ibu belum sampai masuk kedalam suatu jaringan konspirasi dan bukan aktifis yg memang khusus handle masalah ini jadi Ibu tdk tahu dg yang Ibu sendiri katakan. Ibu juga tdk menguasai sains kesehatan khan?</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Kalimat yg Ibu maksudkan memang tujuannya adl promosi dan memang iklan menjual produk. Dan saya rasa itu halal dilakukan karena sy menjual sesuatu sebagai solusi , bukan menjual masalah atau penyakit. Apa Ibu pernah membuat bazaar utk penggalangan dana seblmnya? Ibu tahu khan tujuan membuat bazaar itu adl utk menggalang dana, yg dipakai utk menolong org?</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Nah, semua penjualan yg ada di Healindonesia, adl utk mendukung operasional Healindonesia dlm menyelamatkan bnyk org. Tidak ada perjuangan yg tdk butuh uang. Semuanya butuh dana. Lagipula, tdk ada yg membiayai gerakan ini kecuali dr kantong sy sendiri yg sy dpt dari hasil penjualan di Healindonesia. Termasuk menjual buku ini.</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Coba Ibu sendiri pikir, mana ada seorg dosen atau guru yg BERNIAT berbagi ilmu, tapi tdk digaji. Mana ada seorg guru les yg BERNIAT berbagi ilmu, tdk mau dibayar. Terus kalau tdk ada penghasilan, darimana mereka bs hidup?! Mengemis? Sama jg dg saya, sy perlu uang…tapi bukan utk perut saya sendiri,… tapi utk perjuangan sy dlm menyelamatkan bnyk org.</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Dlm perjuangan ini sy telah meninggalkan bnyk kenyamanan dan masa muda yg …sebenarnya sy bs fave fun aja mumpung masih muda. Tapi demi kebaikan org2 yg tidak sy kenal, demi bangsa saya,… saya berkorban dan meninggalkan semuanya.</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Saya sungguh sedih dg sikap dan respon Ibu. X… dan merasa dilecehkan, seolah-olah penjualan sy (yg sama dg mengadakan bazaar) adl hal yg menjijikkan, menipu, dan haram. Padahal sy tdk mengemis, tdk menjual masalah dan penyakit. Sy merasa perjuangan sy ini tdk Ibu hargai.</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Coba Ibu bayangkan… bukankah Ibu. X juga bekerja cari uang DEMI anak Ibu (atau mungkin suami yg bekerja). Nah, apa tindakn mencari uang halal DEMI anak dan keluarga ini adl tindakan yg rendah dan menjijikkan? Itulah yg saya lakukan demi bangsa ini, berjualan menggalang dana… bukan mengemis.</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Saya harap Ibu bs mengerti apa yg saya maksudkan dan tidak akan bersikap negative lagi thd aktivis lainnya. Merekalah pahlawan dan perjuangannya jgn sampai tdk kita hargai bak pengemis yg minta uang. Cukup saya saja yg Ibu sakiti hatinya, jgn org lain.</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Maaf dg kata2 sy yg pasti tdk enak dihati, tapi ini adalah curahan hati saya, demi kebaikan Ibu sendiri juga.</p>
<p style="padding-left:30px;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="padding-left:30px;">Tuhan memberkati,</p>
<p style="padding-left:30px;">Dt. Awan (Andreas Hermawan)</p>
<p><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;">Dua komentar negatif di atas saya pakai sebagai contoh, tentu saja tanpa menyebutkan identitas asli mereka. Untuk semua komentar negatif dari orang-orang yang telah salah paham dengan saya, saya telah memaafkannya. Toh itu karena mereka tidak mengenal saya pribadi dan tidak tahu dengan apa yang mereka sendiri katakan. Saya sendiri juga bukan orang yang sempurna dan bisa memahami orang lain.</p>
<p><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">KEBERHASILAN PERJUANGAN HEALINDONESIA ADA DI TANGAN ANDA</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Nah, dari contoh 2 komentar dan tanggapan saya di atas, Anda sekarang sudah tahu mengapa saya menjual produk-produk di Healindonesia dan itu tidak perlu saya perjelas lagi panjang lebar. Dari tanggapan-tanggapan saya di atas Anda juga tahu bahwa keberhasilan perjuangan saya ini, juga SANGAT BERGANTUNG dari respon Anda. Tanpa dukungan Anda, baik materi maupun non-materi, saya tidak akan berhasil membangun dan memyembuhkan Indonesia.</p>
<p style="text-align:justify;">Andalah kekuatan saya. Tanpa dukungan Anda semua, saya tidak bisa menyembuhkan bangsa ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Hati saya sangat bersukacita ketika menerima komentar-komentar positif untuk artikel-artikel dan juga email promo yang  menjual produk-produk tertentu. Saya juga bersyukur ketika ada pasien yang mau membeli resep atau produk-produk di HI.</p>
<p style="text-align:justify;">Tuhan memberkati saya lewat Anda. Semua respon positif inilah yang menjadi kekuatan dan penghiburan ditengah-tengah pergumulan saya menolong orang-orang yang tidak pernah saya kenal sebelumnya, termasuk untuk Anda.</p>
<p><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">SADARLAH BAHWA DUNIA KITA BUKANLAH SURGA</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignright size-medium wp-image-5386" title="Penderitaan" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/07/ham.jpg?w=300" alt="Penderitaan" width="210" height="174" />Tidak semua orang adalah baik di dunia ini, termasuk pejabat pemerintah, tokoh panutan, pemuka agama, dan lainnya. Anda tentu sering mendengar dan mungkin juga berjumpa dengan guru cabul, dokter aborsi, kepala sekolah cabul, dan pejabat pemerintah korupsi.</p>
<p style="text-align:justify;">Tidak jarang Anda mendengar suami-suami yang menganiaya istri dan anaknya, seorang Ibu yang membunuh anaknya sendiri, seorang kakek yang memperkosa cucunya, dan masih banyak lagi lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi jika kami para praktisi holistik berkata&#8230;. &#8220;Hati-hati dengan dokter Anda!&#8221; Ini bukanlah hiperbola atau omong kosong kami karena masalah persaingan bisnis. Bukan! Kami berkata demikian karena HATI NURANI KAMI YANG TIDAK TAHAN dengan &#8220;kejahatan tersamar&#8221; ini. Sama seperti BPOM yang mengadakan razia dan melarang penjualan daging gelonggongan dan jamu berbahaya, kami juga memberikan peringatan kepada Anda mengenai &#8220;kejahatan tersamar&#8221; di sekitar kita.</p>
<p style="text-align:justify;">Banyak dari masyarakat tidak menyadari bahwa konspirasi dan bisnis di dunia medis konvensional itu ada. Banyak orang tidak percaya bahwa sains medis konvensional telah dipenuhi dengan “konflik kepentingan” sehingga melahirkan standar dan praktek kesehatan yang “error.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk membuktikan kebenaran “gugatan” saya terhadap sains medis konvensional ini sangat gampang, bisa dibuktikan dalam pengalaman Anda sendiri, dan juga dibuktikan dari hasil uji test lab. Saya bahkan akan dengan senang hati jika ada yang menantang saya dengan kompetisi “LIFE” untuk membuktikan mana pengobatan yang lebih unggul dan ramah lingkungan; medis konvensional atau holistik modern.</p>
<p style="text-align:justify;">Rekan saya pernah mengajak semua organisasi resmi AIDS di Jakarta untuk membuktikan kebenaran sains pengobatan kami, tapi tahukah Anda respon organisasi AIDS tersebut? Negatif. Sampai sekarang tidak ada yang berani menerima ajakan tersebut karena dalam hati mereka sudah tahu pasti hasil akhirnya, yaitu pengobatan holistik modern itu jauh lebih unggul, aman tanpa efek samping, tidak merusak lingkungan dan murah. Mereka (organisasi-organisasi ini) takut kehilangan “pelanggan”, jika pelanggan menyadari bahwa pengobatan mereka sebenarnya tidak aman dan bersifat candu.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk mengetahui kumpulan tulisan kontroversial saya, silahkan Anda klik link di bawah ini: (Saya sarankan Anda membaca tiap tulisan saya dengan seksama dan pikiran terbuka, jangan dengan tergesa-gesa dan pikiran tertutup)</p>
<ul>
<li>Info tentang kemungkinan bahaya produk tertentu &#62;&#62; <a href="http://healindonesia.wordpress.com/tag/customer-alert/">http://healindonesia.wordpress.com/tag/customer-alert/</a></li>
<li>Info tentang kontroversi di dunia medis konvensional &#62;&#62; <a href="http://healindonesia.wordpress.com/tag/kontroversial/">http://healindonesia.wordpress.com/tag/kontroversial/</a></li>
<li>Info tentang kasus-kasus malpraktek &#62;&#62; <a style="text-decoration:none;" href="http://healindonesia.wordpress.com/tag/malpraktek/">http://healindonesia.wordpress.com/tag/malpraktek/</a></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Tulisan-tulisan saya di HI memang blak-blakan dalam membuka dan mengoreksi kesalahan-kesalahan medis konvensional. Tapi saya tidak bermaksud menjelek-jelekkannya. Saya bermaksud untuk berbicara apa yang benar untuk melindungi banyak orang. Apa yang baik akan saya katakan baik, dan apa yang jelek akan saya katakan jelek pula. Berbeda dari itu sama saja dengan berdusta.</p>
<p style="text-align:justify;">Coba bayangkan apa jadinya jika Anda tidak mengetahui sains yang benar tentang kesehatan dan pengobatan? Anda akan jadi korban malpraktek dan korban bisnis “merawat atau menjual penyakit”. Itulah sebabnya mengapa kasus-kasus malpraktek makin marak dan orang jadi mengandalkan obat-obatan kimia yang penuh dengan efek samping dan tidak ramah lingkungan tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Kata-kata saya yang “jujur” dan tidak ditutup-tutupi ini mungkin “membakar jenggot” pihak-pihak tertentu, tapi saya percaya bahwa suatu organisasi atau komunitas yang baik pasti memiliki hati dan jiwa yang besar untuk menerima dengan positif semua kritikan dan koreksi yang ada. Apalagi jika organisasi atau komunitas tersebut ternyata dalam standar ilmu dan prakteknya memiliki banyak kesalahan yang bisa membahayakan nyawa banyak orang, ia harus dengan kerendahan hati dan berjiwa besar MAU BERUBAH setelah dikoreksi.</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan adanya Healindonesia besar harapan saya supaya makin banyak orang yang bisa saya lindungi, selamatkan, dan tingkatkan kualitas hidupnya. Impian saya untuk melindungi tanah air dan generasi mendatang dari pencemaran obat-obatan kimia pun akan terwujud dengan makin banyaknya orang yang tahu akan sains holistik modern.</p>
<p style="text-align:justify;">Orang tak berpendidikan pun bisa tahu apa yang terjadi jika lebih dari 200 juta penduduk mengonsumsi obatan-obatan kimia kemudian membuangnya ke air dan tanah sekitar kita. Itu sama saja meracuni lingkungan, diri sendiri, dan anak cucu kita! Harus ada yang sadar dan peduli dengan “ancaman bahaya” ini. Kita tidak perlu menoleh atau menunjuk ke arah lain karena orang yang peduli dan sadar itu tidak lain SEHARUSNYA adalah DIRI KITA SENDIRI.</p>
<p style="text-align:justify;">Perubahan harus dimulai dari diri sendiri dan menularkannya ke orang lain!</p>
<p style="text-align:justify;">Saya percaya bukanlah kebetulan Tuhan membawa Anda berkunjung ke Healindonesia dan dibaliknya pastilah ada rencana yang mulia, untuk diri Anda sendiri dan untuk orang-orang di sekitar Anda.</p>
<p style="text-align:justify;">Mari bersama-sama kita sembuhkan Indonesia!</p>
<p><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p>Salam Healindonesia!</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>Dt. Awan (Andreas Hermawan)</em></strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Buku Kontroversial di Indonesia yang Menyatakan HIV Bukan Penyebab AIDS]]></title>
<link>http://healindonesia.wordpress.com/2009/07/13/buku-kontroversial-di-indonesia-yang-menyatakan-hiv-bukan-penyebab-aids/</link>
<pubDate>Mon, 13 Jul 2009 23:14:36 +0000</pubDate>
<dc:creator>Awan</dc:creator>
<guid>http://healindonesia.wordpress.com/2009/07/13/buku-kontroversial-di-indonesia-yang-menyatakan-hiv-bukan-penyebab-aids/</guid>
<description><![CDATA[Mengapa para ilmuwan, para ahli, dan pengusaha pro AIDS bersikukuh dengan pandangan bahwa AIDS tidak]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/01/cover-menjual-hiv-aids-2.jpg?w=300" alt="" width="210" height="202" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Mengapa para ilmuwan, para ahli, dan pengusaha pro AIDS bersikukuh dengan pandangan bahwa AIDS tidak bisa disembuhkan? Mengapa mereka menutup mata ketika melihat para praktisi holistik modern berulangkali berhasil menyembuhkan para penderita AIDS? Pasti ada sesuatu dibalik semua ini!</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Buku <strong><span style="color:#ff0000;">“Menjual HIV/AIDS”</span></strong><strong> </strong>akan menjawab pertanyaan di atas dan lebih dari itu… buku ini akan mengungkapkan rahasia:</p>
<ul>
<li><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/10/18/hiv-bukan-penyebab-aids/" target="_blank">HIV bukanlah penyebab AIDS!</a><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/10/18/hiv-bukan-penyebab-aids/" target="_blank"><br />
</a></li>
<li><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/12/15/dr-stefan-lanka-membongkar-%e2%80%9cpenipuan-hiv%e2%80%9d/" target="_blank">HIV itu tidak ada! Gambar-gambar mikroskop elektron dari HIV yang ada sekarang adalah manipulasi komputer dan manipulasi kultur laboratorium.</a></li>
<li><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/10/31/realitas-akan-resiko-aids/" target="_blank">Jika HIV itu ada, ia tidak lebih ganas dibandingkan flu biasa!</a></li>
<li><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/10/03/apakah-test-hivaids-sekarang-ini-akurat/" target="_blank">Test HIV selama ini tidak akurat! Jika Anda baru saja flu, demam, cacar, atau sedang hamil… Anda akan mendapatkan hasil test HIV yang positif padahal Anda tidak mengidap HIV.</a></li>
<li><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/10/03/efek-samping-dari-obat-aids-%e2%80%9ctidak-berbeda%e2%80%9d-dari-aids-itu-sendiri/" target="_blank">Yang membunuh Odha bukanlah HIV, tapi ARV/obat AIDS itu sendiri!</a></li>
<li><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/12/15/kesaksian-dari-%e2%80%9caids-survivor%e2%80%9d-tanpa-arv/" target="_blank">Odha yang menolak ARV justru JAUH lebih sehat dan lebih menikmati hidup dibandingkan yang memakai ARV!</a></li>
<li><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/12/07/hati-hati-arv-bukanlah-terapi-yang-meningkatkan-kualitas-hidup/" target="_blank">Holistik modern bisa menyembuhkan AIDS!</a></li>
<li><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/09/06/minyak-kelapa-dan-urin-obat-alternatif-untuk-hivaids/" target="_blank">Dan hebatnya… Anda akan tahu, bagaimana menyembuhkan AIDS secara alami dan tanpa efek samping! Ya benar sekali… MENYEMBUHKAN… bukan SEKEDAR MERAWAT!!!</a></li>
</ul>
<p><em><span style="color:#339966;">(Note: Klik huruf berwarna biru di atas untuk melihat contoh artikel yang menjelaskan tiap poin)<!--more--><br />
</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Jika Anda adalah seorang Odha, buku ini WAJIB Anda miliki supaya Anda bisa terbebas dari HIV/AIDS. Melalui sains holistik modern, Anda akan tahu bagaimana menyembuhkan AIDS!</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Atau walaupun Anda tidak tergolong dalam kelompok beresiko… yaitu Anda bukan pemakai narkoba, tidak bergonta-ganti pasangan, anti free-sex, dan tidak men-tattoo diri…, Anda HARUS memiliki buku ini. Kenapa demikian? Karena epidemi “dusta” AIDS ini tidak memandang bulu. Perlengkapi diri Anda dan orang yang Anda kasihi dengan sains yang benar supaya terlindungi dari dusta HIV/AIDS.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">HIV/AIDS adalah epidemi yang sebenarnya hanyalah suatu rekayasa yang akan merusak masa depan Anda, suami/istri Anda, dan yang lebih jahat lagi… merusak masa depan anak-anak Anda yang lemah dan polos!</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Semua Odha setelah pertama kali mendengar bahwa mereka positif HIV, segalanya jadi terasa seperti kiamat! Mereka jadi tidak bersemangat untuk bekerja, bergaul, tidak enak makan, depresi berkepanjangan, dan paling parah… tidak bersemangat untuk melanjutkan hidup.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Tentu Anda tidak ingin mengalaminya, dan juga tidak ingin hal ini dialami oleh suami/istri Anda. Apalagi anak-anak Anda yang polos dan belum tahu apa-apa.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Di bawah ini adalah kesaksian dari Odha yang tetap sehat walaupun tanpa ARV. Mereka adalah saksi hidup bahwa ARV bukanlah obat yang HARUS dikonsumsi oleh Odha dan <a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/12/07/hati-hati-arv-bukanlah-terapi-yang-meningkatkan-kualitas-hidup/">ARV bukanlah obat yang meningkatkan kualitas hidup Odha</a>. Justru tanpa ARV kondisi mereka makin baik dan normal.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="color:#ff0000;">Kesaksian 1</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="padding-left:30px;text-align:justify;">Nama saya Chad dan saya ditest positif bulan July lalu. Saya sangat ketakutan selama seminggu sampai saya menemukan informasi berharga ini yang mengkonfirmasikan kecurigaan saya bahwa HIV tidak menyebabkan AIDS. Saya baru saja bertemu dengan dokter naturopathy (red: dokter holistik) kemarin dan setelah 6 bulan positif, dia mengatakan kalau saya saat ini lebih sehat berkat diet dan olah raga, serta pencarian spiritual 3 bulan lalu. Buku sangat bagus yang saya baca adalah ”Inventing the AIDS Virus” karya Deusberg. Ia adalah seorang virologist dari “The Other Side of AIDS”. Buku yang benar-benar bagus. Saya juga mendapat email respon balik dari dia menyampaikan rasa terima kasihnya dan mengijinkan saya untuk meng-emailnya kapan pun saya butuh dukungan. Sungguh berkesan! Jadi, inilah saya, berumur 28 tahun, masih muda dan kuat dan ingin seperti ini selalu.</p>
<p class="MsoNormal" style="padding-left:30px;text-align:right;"><em>Chad W.</em></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="color:#ff0000;">Kesaksian 2</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="padding-left:30px;text-align:justify;">Saya telah berhenti dari ARV beberapa tahun yang lalu dan kesehatan saya terus naik sangat banyak! Lebih baik lagi, dokter saya sangat heran dimana sebelumnya ia mengatakan bahwa saya akan mati karena CD4 saya turun jadi 124. Tapi itu normal bagi saya dan setelah beberapa bulan, CD4 saya mulai naik. Dokter tidak akan melihat saya lagi sejak saat itu.</p>
<p class="MsoNormal" style="padding-left:30px;text-align:right;"><em>Denis</em></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="color:#ff0000;">Kesaksian 3</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="padding-left:30px;text-align:justify;">Nama saya Norman Sartor. Saya dulu didiagnosa dengan gejala AIDS di bulan Desember 1995 dimana CD4 saya adalah 51. Pada saat itu tidak ada test viral load dan di bulan Februari 1996, saya mulai memakai AZT, satu-satunya perawatan resmi dari Health Canada. Kemudian selama Lebih dari 10 tahun, saya mendapat ARV yang meliputi AZT, 3TC, Saquinavir, Zerit, Norvir, Viracept, Sustiva, Fuzeon, Viread and Kaletra.</p>
<p class="MsoNormal" style="padding-left:30px;text-align:justify;">Celexa, Septra, Marinol, Bactrum, Losec, Teveten, Pariet, Crestor, Lipitor, Welbutrin, Prozac, Hydrochlorothiazide dan Lorazepam, diresepkan ke saya untuk mengatasi efek samping yang ada yaitu berat badan turun, sariawan, keringat dingin di malam hari, jamur kuku, lipoatrophy, ruam saraf, dan anemia. Gejala fisik dan psikologis lainnya juga muncul.</p>
<p class="MsoNormal" style="padding-left:30px;text-align:justify;">Dengan Fuzeon, saya selalu mendapat suntikan 2 kali sehari, dan sesudah 10 tahun memakai ARV dan obat untuk lipoatrophy, lemak tubuh saya bertambah. Berulang-ulang muncul gejala ISR seperti kulit merah, pembengkakan, dan kulit mengeras. Saya berpartisipasi dalam uji klinis di bulan May 2005 yang disponsori oleh Canadian Immunodeficiency Research Collaborative untuk mengevaluasi penggunaan alat suntik Biojector® CO2 dibandingkan penggunaan jarum hypodermic standar. Lagi-lagi gejala ISR tetap muncul. Obat yang dipakai bersamaan dengan Fuzeon adalah Kaletra, Viread dan 3TC.</p>
<p class="MsoNormal" style="padding-left:30px;text-align:justify;">Setelah bertahun-tahun meneliti HIV/AIDS, nutrisi, dan satu dekade memakai ARV, pil-pil, serum, jarum suntik dan tembakan CO2, dan di atas semua itu, yaitu mengalami berbagai efek samping obat-obatan, kecuali kematian, saya pun akhirnya berhenti dari obat-obatan pada tanggal 16 Mei 2006. Mulai dari Agustus 2006 sampai dengan Januari 2007, terdapat penurunan 49% untuk viral load dan peningkatan 38% untuk sel CD4. Saat ini saya sudah</p>
<p class="MsoNormal" style="padding-left:30px;text-align:justify;">lebih dari 1 tahun tanpa obat-obatan dan selama 1 tahun tersebut bisa menghemat $50.000 untuk biaya pengobatan karena hanya untuk Fuzeon saja bisa menghabiskan $2.650/bulan.</p>
<p class="MsoNormal" style="padding-left:30px;text-align:justify;">Saya pun beralih ke suplemen bulanan yaitu Selenium, NAC, Tryptophan dan L-Glutamine dengan biaya $100-$120. Hasil positif yang saya capai bukanlah suatu hal yang unik karena banyak Odha berhasil hidup normal tanpa obat-obatan.</p>
<p class="MsoNormal" style="padding-left:30px;text-align:justify;">Pengukuran viral load dan CD4, penandaan test darah yang digunakan untuk akses kesehatan dan penentuan terapi, tidak dirancang untuk orang yang sehat. Dalam 1 dekade memakai terapi ARV dan obat-obatan kimia lainnya, saya tidak dalam keadaan sehat. Saya mengalami tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol tinggi, fungsi hati yang tidak normal, serangan osteoarthritis, duodenitis, peripheral neuropathy, nocturia, lipoatrophy, serta hepatitis B yang berkembang ke grade 2. Sekarang kebanyakan efek samping telah mereda dan baru pertama kali ini selama 10 tahun, hati saya berfungsi dengan normal. (Setelah berhenti dari ARV dan obat-obatan kimia) hepatitis B saya sekarang jadi kondisi pre-existing dan tetap terkontrol dengan pola makan yang benar.</p>
<p class="MsoNormal" style="padding-left:30px;text-align:justify;">Ada banyak pendekatan yang lebih manusiawi dalam mengatasi HIV/AIDS dengan cara merawat kita dibandingkan merawat penyakitnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="padding-left:30px;text-align:right;"><em>Norman S.</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Buku ini dipenuhi dengan sains holistik modern yang kontroversial. Bersumber dari para ilmuwan terkemuka, para dokter holistik, dan para ahli AIDS denialist kelas dunia yang akan membeberkan “rahasia terlarang” kepada Anda secara gamblang.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Buku ini lebih lengkap dibandingkan versi ebook sebelumnya karena telah mengalami banyak revisi dan penambahan informasi. Jadi bagi Anda yang telah memiliki ebook-nya, membeli buku ini akan menambah pengetahuan yang telah Anda dapat dari versi sebelumnya.</p>
<p><img class="alignright" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/01/cover-menjual-hiv-aids-1.jpg?w=253" alt="cover-menjual-hiv-aids-1" width="202" height="239" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">“Menjual HIV/AIDS” </span></strong><span style="color:#ff0000;"> </span>adalah buku yang dikhawatirkan oleh para pengusaha pro AIDS untuk disebarluaskan!!!</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Anda pasti setuju bahwa siapapun tidak suka dan tidak ingin ditipu. Ketika membaca buku ini, Anda akan mengelengkan kepala dan merasa geram, kesal, sedih… serta heran karena ternyata semua slogan-slogan AIDS yang Anda terima selama ini adalah kebohongan!</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Disamping itu, ketika membacanya… Anda pun akan mengangguk-anggukkan kepala, tersenyum, dan merasa semangat karena Anda telah mengetahui “kebenaran yang membebaskan dan melindungi Anda!”</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">“Menjual HIV/AIDS”</span></strong> adalah buku pertama kali di Indonesia yang berani mengungkapkan “sisi lain” dari AIDS, mengungkapkan “rahasia terlarang” bahwa HIV/AIDS ternyata merupakan suatu kebohongan, suatu proyek rekayasa, dan suatu BISNIS MAHA BESAR!</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Rahasia kontroversial ini tidak akan Anda dapatkan di toko-toko, sekolah kedokteran, dan media massa manapun di seluruh Indonesia. <strong>Anda bisa membuktikan kebenaran buku ini dari pengalaman pribadi dan hasil uji test lab.</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Buku <strong><span style="color:#ff0000;">“Menjual HIV/AIDS” </span><span style="color:#ff0000;"><span style="font-weight:normal;">bisa Anda dapatkan dengan harga</span></span></strong><strong><span style="color:#ff0000;"> Rp.94.000,-</span></strong></p>
<p style="line-height:1.4;text-align:justify;margin:0 0 1em;"><span style="color:#ff0000;">Note: Harga belum termasuk ongkos kirim (kecuali daerah Bali, Jawa, dan Madura). Total harga akan kami informasikan setelah pemesanan Anda.</span></p>
<p style="line-height:1.4;text-align:justify;margin:0 0 1em;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="line-height:1.4;text-align:justify;margin:0 0 1em;"><strong><span style="color:#000000;">Cara Pemesanan:</span></strong></p>
<p style="line-height:1.4;text-align:justify;margin:0 0 1em;">1. Klik <strong> “Form Pemesanan Buku” </strong>di bawah ini dan lengkapi dengan data:</p>
<ul style="list-style-type:disc;list-style-position:initial;list-style-image:initial;text-align:justify;margin:0 0 1em 2em;padding:0;">
<li>Nama lengkap Anda (sesuai dengan nama dalam rekening bank supaya mempermudah pengecekan adanya pentransferan dari Anda).</li>
<li>Alamat email Anda.</li>
<li>No HP dan alamat pengiriman buku (pastikan Anda mengisinya dengan benar).</li>
<li>Buku yang dipesan.</li>
<li>Total pemesanan buku.</li>
</ul>
<p style="line-height:1.4;text-align:justify;margin:0 0 1em;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="line-height:1.4;text-align:center;margin:0 0 1em;"><strong><a style="text-decoration:none;color:#006a80;border-bottom-width:1px;border-bottom-style:solid;border-bottom-color:#cfe2e5;" title="Klik utk memesan buku." href="http://spreadsheets.google.com/viewform?formkey=dHpJZ2o5Uk44VWVxczV6RFdjeDU3Ync6MA.." target="_blank"><span style="color:#0000ff;">Form Pemesanan Buku</span></a></strong></p>
<p style="line-height:1.4;text-align:center;margin:0 0 1em;"><a style="text-decoration:none;color:#006a80;border-bottom-width:1px;border-bottom-style:solid;border-bottom-color:#cfe2e5;" title="Klik utk memesan buku." href="http://spreadsheets.google.com/viewform?formkey=dHpJZ2o5Uk44VWVxczV6RFdjeDU3Ync6MA.." target="_blank"><span style="color:#ff0000;">(klik untuk memesan)</span></a></p>
<p style="line-height:1.4;text-align:center;margin:0 0 1em;"><strong><span style="color:#ffffff;">..</span></strong></p>
<p style="line-height:1.4;text-align:justify;margin:0 0 1em;">2. Setelah memesan, tunggu konfirmasi dari kami apakah persediaan buku masih ada.</p>
<p style="line-height:1.4;text-align:justify;margin:0 0 1em;">3. Setelah mendapat konfirmasi dari kami via SMS dan email (pastikan Anda mengisi data alamat email dan no HP Anda dengan benar), segera transfer Rp.94.000 ke <strong>Rekening Bank BCA</strong> <strong>a/n Andreas Hermawan Arifandi dengan nomer rekening: 7680110209. Batas waktu transfer pembelian buku adalah 2×24 jam. Lewat dari batas waktu, pemesan Anda dianggap batal.</strong></p>
<p style="line-height:1.4;text-align:justify;margin:0 0 1em;"><span style="color:#ff0000;">Note: Harga belum termasuk ongkos kirim (kecuali daerah Bali, Jawa, dan Madura). Total harga akan kami informasikan setelah pemesanan Anda.</span></p>
<p style="line-height:1.4;text-align:justify;margin:0 0 1em;"><span style="color:#000000;">4. Konfirmasikan pentransferan yang telah Anda lakukan via email <a href="mailto:healindonesia@gmail.com" target="_blank">healindonesia@gmail.com</a> atau sms ke +62 8174 745 269.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Jadi, tunggu apalagi…? <strong><span style="color:#000000;">SEGERA AMBIL KESEMPATAN INI dan dapatkan informasi AIDS kontroversial yang pertama di Indonesia</span><span style="color:#000000;">!!!</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="color:#ffffff;"><span style="text-decoration:underline;">.</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#339966;"><em>Hasil penjualan buku ini akan dipakai dalam menunjang operasional Healindonesia dalam menyembuhkan lebih banyak orang dan memerangi AIDS secara alternatif.</em></span><strong><em> </em></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#000000;"><span style="font-weight:normal;">Contact person: </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><em><span style="color:#339966;">Dt. Awan (Andreas Hermawan)</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-weight:normal;"><span style="color:#000000;">Email:</span></span> <a href="mailto:healindonesia@gmail.com">healindonesia@gmail.com</a></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#000000;"><span style="font-weight:normal;">Hotline: +62 361 7969 834 / +62 8174 745 269</span></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Susu Mentah Lebih Sehat Dibandingkan Susu Olahan]]></title>
<link>http://healindonesia.wordpress.com/2009/07/12/susu-mentah-lebih-sehat-dibandingkan-susu-olahan/</link>
<pubDate>Sun, 12 Jul 2009 05:12:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>Awan</dc:creator>
<guid>http://healindonesia.wordpress.com/2009/07/12/susu-mentah-lebih-sehat-dibandingkan-susu-olahan/</guid>
<description><![CDATA[Sebelum diproses, susu mengandung banyak unsur yang baik, namun alangkah bijaksana jika bayi, anak-a]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-5324" title="Susu Segar" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/07/fresh-milk.jpg?w=65" alt="Susu Segar" width="65" height="96" />Sebelum diproses, susu mengandung banyak unsur yang baik, namun alangkah bijaksana jika bayi, anak-anak, dan wanita hamil tidak mengonsumsi susu sapi yang diproses dengan jenis pasteurisasi apapun, karena proses pemanasan pasteurisasi akan benar-benar merubah struktur protein menjadi suatu komponen yang tidak sehat dan menyebabkan berbagai penyakit.<!--more--></p>
<p style="text-align:justify;">Menurut Dr. Joseph Mercola (salah satu dokter holistik modern terkemuka di dunia), susu sapi olahan atau terpastuerisasi merupakan salah satu makanan pemicu alergi di Amerika Serikat. Susu olahan berhubungan dengan beberapa gejala dan penyakit seperti:</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Diare, kram dan perut kembung.</li>
<li>Osteoporosis</li>
<li>Arthritis</li>
<li>Sakit jantung.</li>
<li>Kanker.</li>
<li>Infeksi telinga dan kolik pada bayi dan anak-anak.</li>
<li>Diabetes tipe 1.</li>
<li>Rheumatoid arthritis</li>
<li>Kemandulan.</li>
<li>Leukemia.</li>
<li>Autisme.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Susu sapi yang menyehatkan adalah susu sapi mentah, bukan susu sapi olahan/pasteurisasi. Susu sapi mentah mengandung banyak nutrisi penting bagi tubuh kita , mengandung bakteri menguntungkan seperti misalnya lactobacillus acidolphilus, mengandung banyak vitamin dan enzyme, apalagi kalsium.</p>
<p style="text-align:justify;">Susu mentah tidak akan menyebabkan berbagai gejala dan penyakit di atas, bahkan bagi orang-orang yang memiliki alergi susu sapi olahan, lebih sanggup beradaptasi dengan susu sapi mentah. Namun ada juga yang alergi susu sapi, benar-benar tidak sanggup mentolerir walaupun yang mentah dan itu adalah karena masalah jenis sapi A1 atau A2 pada penelitian Dr. Thomas Cowan.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Jenis Turunan Sapi Juga Mempengaruhi Kualitas Susu</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Peneliti makanan terkemuka Dr. Dr. Thomas Cowan telah terlibat dalam aspek medis susu sapi sepanjang karirnya. Cowan yakin bahwa sebagian besar penyakit di Amerika berhubungan dengan bagaimana kita memanfaatkan dan mengolah susu sapi.</p>
<p style="text-align:justify;">Semua protein merupakan bentuk rantai panjang dari berbagai asam amino. Beta kasein adalah suatu rangkaian 299 asam amino. Sapi yang memproduksi protein ini dalam susunya dengan prolin di urutan ke 67 disebut dengan sapi jenis A2. Sapi jenis ini adalah turunan tertua dari semua sapi yang ada (misal, sapi dari Asia, Jersey, dan Afrika). Tapi rata-rata sejak 5000 tahun yang lalu, asam amino prolin ini mengalami mutasi, berubah menjadi histidin. Sapi-sapi yang memiliki mutasi dari beta kasein disebut sebagai sapi jenis A1, termasuk turunan sapi Holstein.</p>
<p style="text-align:justify;">Proline memiliki ikatan kuat terhadap protein kecil yang disebut BCM 7, yang membuatnya tetap ada dalam susu. Dengan demikian, BCM 7 tidak akan ditemukan di urin, darah, atau saluran cerna pada sapi jenis A2. Di lain pihak, histidin, protein yang bermutasi, menempel pada BCM 7, sehingga dapat dengan mudah ditemukan di saluran cerna hewan dan manusia yang minum sapi jenis A1.</p>
<p style="text-align:justify;">BCM 7 telah diteliti dapat menyebabkan kerusakan neurologis pada hewan dan manusia, terutama pada kasus autis dan schizophrenia. BCM 7 mengganggu respon imunitas dan didapati bahwa menyuntikkan BCM 7 pada hewan percobaan memicu diabetes tipe 1. Buku karya Dr. Keith Woodford, <em>“The Devil in the Milk”</em> memberikan hasil penelitian yang menunjukkan hubungan langsung antara populasi yang minum susu sapi jenis A1 dengan insiden penyakit autoimun, sakit jantung, diabetes tipe 1, autisme, dan schizophrenia.</p>
<p style="text-align:justify;">Cowan menyatakan, dengan mengubah kebiasaan minum susu sapi mentah dari sisi jenis sapi akan memberikan dampak yang sangat berbeda bagi kesehatan Anda.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Apa Perbedaan Sapi Jenis A1 dan A2? </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Tipe protein pada susu berbeda-beda tergantung dari jenis turunan sapi dan jenis hewan tersebut (sapi, kambing, domba, dll).</p>
<p style="text-align:justify;">Salah satu protein terbesar susu sapi adalah kasein, dan yang dominan dari kasein ini adalah beta-kasein. Dalam turunan sapi yang tertua, seperti misalnya sapi Asia, Jersey, dan Afrika (disebut dengan sapi A2), beta-kaseinnya mengandung asam amino yang disebut dengan prolin.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam turunan sapi yang terbaru seperti misalnya sapi Holstein (sapi A1), asam amino prolin yang dikandungnya telah bermutasi menjadi asam amino histidin.</p>
<p style="text-align:justify;">Hal ini penting karena beta-kasein juga mengandung asam amino BCM 7, dimana BCM 7 ini merupakan komponen yang selalu menimbulkan efek negatif bagi kesehatan. Prolin yang ada pada sapi A2 memiliki ikatan yang kuat dengan BCM 7, sehingga tidak ikut terkandung dalam susu. Namun, pada sapi jenis A1 (jenis terbaru), memiliki ikatan lemah pada BCM 7, sehingga BCM 7 ikut terkandung ke dalam susu dan masuk ke dalam manusia yang meminumnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi boleh dikatakan, dengan meminum susu sapi jenis A1, Anda akan terpapar BCM 7, yaitu komponen yang berhubungan dengan:</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Kerusakan neurologis, termasuk <a href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2008/01/02/milk-linked-to-autism.aspx">perubahan autistik dan schizophrenik</a></li>
<li>Diabetes tipe 1.</li>
<li>Gangguan respon imunitas.</li>
<li>Penyakit autoimun.</li>
<li>Sakit jantung.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Sapi jenis A1 umum dijumpai di Amerika, New Zealand, Australia, dan Eropa. Tapi perlu diingat bahwa, susu sapi jenis A2-pun akan memiliki efek negatif bagi kesehatan ketika susu tersebut telah dipastuerisasi dan dihomogenisasi.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Susu yang Dijual di Toko Adalah Lemak Teroksidasi</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sebelum diproses, susu mengandung banyak unsur yang baik. Contohnya, susu mengandung banyak jenis enzim, misalnya enzim yang menguraikan laktosa; lipase, yang menguraikan lemak; dan protease, enzim yang menguraikan protein. Susu dalam wujudnya yang alami juga mengandung laktoferin, yang dikenal memiliki efek antioksidan, anti-peradangan, antivirus, dan pengatur imunitas tubuh. Namun perlu Anda ketahui bahwa, <strong>kandungan nutrisi yang tertulis pada kemasan susu formula adalah kandungan sebelum diolah (homogenisasi dan pasturisasi)!</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Susu yang dijual di toko-toko telah kehilangan banyak nutrisi melalui proses pengolahannya. Proses pengolahan susu secara modern adalah sebagai berikut. Pertama-tama, mesin pengisap dihubungkan dengan puting susu sapi untuk memerah susu, yang kemudian disimpan sementara dalam sebuah tangki. Susu segar yang dikumpulkan dari setiap peternakan kemudian dipindahkan ke tangki yang lebib besar lagi, tempat susu itu kemudian diaduk dan dihomogenisasi. Yang sebenarnya terhomogenisasi adalah butiran-butiran lemak yang ditemukan dalam susu segar.</p>
<p style="text-align:justify;">Susu segar terdiri dari sekitar 4% lemak, tetapi sebagian besar lemak tersebut terdiri dari partikel-partikel lemak yang berbentuk. butiran-butiran kecil. Semakin besar partikel lemak, semakin mudah mereka terapung. Jika susu segar dibiarkan, lemak akan menjadi sebuah lapisan krim di permukaan.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebuah mesin yang disebut mesin homogenisasi digunakan, dan secara mekanis partikel-partikel lemak pun dipecah menjadi lebih kecil. Hasil akhirnya adalah susu homogen. Namun, pada saat homogenisasi berlangsung, lemak susu yang terdapat dalam susu segar berikatan dengan oksigen sehingga mengubahnya menjadi lemak terhidrogenisasi (lemak teroksidasi). Seperti halnya semua lemak terhidrogenisasi, lemak dalam susu homogen buruk bagi tubuh.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Pasteurisasi Merusak Enzim Pada Susu</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Namun, proses pengolahan susu belum selesai sampai di situ. Sebelum dipasarkan, susu homogen dipasteurisasi dengan panas untuk menekan berkembang biaknya berbagai kuman dan bakteri.</p>
<p style="text-align:justify;">Ada 4 cara dasar pasteurisasi bagi susu, yaitu:</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><em>Pasteurisasi suhu rendah berkelanjutan (LTLT = low temperature long fr’me/suhu rendah waktu lama)</em>. Pasteurisasi dengan memanaskan hingga 62,2°-65°C selama 30 menit. Cara ini biasanya disebut metode pasteurisasi suhu rendah.</li>
<li><em>Pasteurisasi suhu tinggi berkelanjutan (HTLT = high temperature long t/me/suhu tinggi waktu lama).</em> Pasteurisasi dengan memanaskan hingga lebih dari 75°C selama lebih dari 15 menit.</li>
<li><em>Metode suhu tinggi waktu singkat (HTST = high temperature short time].</em>Pasteurisasi pada suhu lebih dari 72°C selama lebih dari 15 detik. Cara ini adalah metode pasteurisasi yang paling banyak digunakan di seluruh dunia.</li>
<li><em>Pasteurisasi suhu sangat tinggi waktu singkat (UHT = ultra high temperature).</em>Pasteurisasi dengan memanaskan hingga 120°-130°C selama 2 detik (atau hingga 1 50°C selama 1 detik).</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Metode yang paling banyak digunakan di dunia adalah proses pasteurisasi suhu tinggi waktu singkat dan suhu sangat tinggi waktu singkat. Enzim sensitif terhadap panas dan mulai terurai pada suhu 48°C. Pada suhu 115°C, enzim sudah hancur seluruhnya. Oleh ka-      rena itu, terlepas dari lama waktu yang digunakan dalam pemrosesan, pada saat suhu mencapai 130°C, enzim telah hampir seluruhnya rusak.</p>
<p style="text-align:justify;">Terlebih lagi, jumlah lemak yang teroksidasi meningkat lebih banyak lagi pada suhu sangat tinggi dan suhu tinggi mengubah kualitas protein yang terdapat dalam susu. Sama halnya seperti kuning telur yang lama direbus mudah pecah, perubahan yang serupa pun terjadi pada protein susu. Laktoferin, yang sensitif terhadap panas, juga rusak.</p>
<p style="text-align:justify;">Oleh karena telah dihomogenisasi dan dipasteurisasi, susu yang dijual di supermaket-supermaket di seluruh dunia tidak baik bagi Anda.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam usaha pasteurisasi mencegah keasaman susu, susu yang asam justru sangat baik untuk kesehatan dan mudah untuk dicerna. Tapi justru dengan proses pasteurisasi,  bakteri menguntungkan jadi hilang sehingga meningkatkan bakteri merugikan di dalam perut kita. Itulah sebabnya tidak jarang orang-orang mengalami masalah pencernaan sesudah minum susu olahan.</p>
<p style="text-align:justify;">Mitos yang beredar di masyarakat adalah bahwa tuberculosis pada anak disebabkan oleh kuman berbahaya pada susu mentah. Inilah yang menjadi landasan kuat untuk diadakannya pasteurisasi. Namun para ilmuwan telah menguji dan meneliti ribuan sampel susu, juga telah bereksperimen pada ratusan hewan, untuk mencari tahu tentang penyebab tuberculosis pada susu. Dari penelitian tersebut didapati bahwa susu mentah itu sebenarnya BERSIH, lebih berkualitas dibandingkan susu olahan, dan tidak mengakibatkan tuberculosis.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam suatu penelitian selama 5 tahun mengenai penyebaran tuberculosis melalui susu, didapati bahwa selama 5 tahun tersebut, 70 anak rutin diberikan susu mentah dan hanya ada 1 kasus tuberculosis muncul. Sedangkan ketika diberikan susu olahan, muncul 14 kasus tuberculosis pada mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain menghancurkan sebagian vitamin A, vitamin B Kompleks, vitamin C dan bakteri menguntungkan pada susu, pasteurisasi juga merubah komponen gula pada susu, yaitu laktosa, menjadi beta-laktosa. Beta-laktosa ini lebih cepat larut dan dengan demikian cepat diserap ke dalam sistem yang membuat anak jadi lapar lagi.</p>
<p style="text-align:justify;">Proses pasteurisasi menjadikan kalsium yang terkandung pada susu susah untuk dicerna. Hal ini menyebabkan kelainan tulang pada anak (rickets), gigi rusak, dan syaraf pun bermasalah karena kalsium sangat diperlukan bagi pertumbuhan anak.</p>
<p style="text-align:justify;">Pasteurisasi juga menghancurkan 20% iodine dalam susu, sehingga mengakibatkan sembelit.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Kekurangan Susu Mentah</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Walaupun susu mentah memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan kita, ia juga memiliki beberapa kelemahan yaitu hanya bisa bertahan beberapa jam saja dengan suhu ruangan. Dan walaupun disimpan dilemari pendingin, ia hanya bertahan 1-2 hari saja. Sistem pendistribusian di Indonesia tidak memungkinkan susu mentah untuk bisa didistribusikan dengan baik ke konsumen dan dinikmati tepat pada waktunya tanpa kadaluarsa. Selain itu, untuk bisa mendapatkan susu mentah yang hygienis hampir mustahil untuk dilakukan di Indonesia. Lain halnya dengan kondisi di Amerika dan negara maju lainnya, yang memiliki akses susu mentah yang hygienis. Jika Anda mengenal peternak yang bisa memberikan akses susu mentah hygienis, silahkan mengonsumsi susu mentah. Tapi bagi yang tidak memiliki akses seperti ini, saya anjurkan untuk Anda tidak terlalu mengandalkan susu sebagai minuman yang “HARUS DIMINUM”. Ini termasuk susu bayi formula. Susu olahan memiliki dampak negatif jika dikonsumsi terus menerus, jadi saya anjurkan Anda memiliki <strong>pengganti susu seperti misalnya banyak mengkonsumsi sayur mayur, atau mengonsumsi produk perlebahan bee pollen dan madu murni (madu tidak dianjurkan untuk bayi di bawah 1 tahun).</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Jangan Berikan Susu Olahan kepada Orang Sakit!</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Mengetahui kebenaran tentang susu mentah dan olahan, saya tidak pernah menganjurkan atau memberikan susu pada pasien-pasien saya. Pernah saya memiliki pasien balita berusia 2 tahun yang menderita pneumonia dan malnutrisi, dimana bayi ini seringkali keluar masuk rumah sakit tapi tidak kunjung sembuh juga. Ibu bayi ini tidak bisa mengeluarkan ASI dan sebagai pengganti ASI, saya tidak memberikan susu olahan pada bayinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Yang saya berikan adalah madu murni, minyak ikan dan larutan garam laut asli. Makanan sehari-hari untuk anak inipun saya sesuaikan dengan usia, kondisi penyakit, dan golongan darahnya. Dalam waktu satu bulan, ia pun bisa sembuh dari pneumonia dan masalah malnutrisinya!</p>
<p style="text-align:justify;">Selain itu, bayi inipun mulai bisa berjalan dan lincah, dibandingkan sebelumnya ia hanya bisa berjalan dengan kedua tangan sambil menyeret pantatnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Di rumah sakit, standar medis konvensional menganjurkan  bayi ini untuk diinfus, diberi suntikan yang menyakitkan, dan juga diberi obat-obatan kimia yang mahal dan berefek samping, ternyata tidak mampu memulihkan kesehatannya. Namun dengan penerapan holistik modern yang benar akan manfaat alam ciptaan Tuhan, bayi ini bisa pulih dari segala permasalahan kesehatan dia.</p>
<p style="text-align:justify;">Standar medis konvensional yang juga menganjurkan pemberian susu pada pasien diabetes adalah salah satu kesalahan fatal medis lainnya, dimana pasien bukannya sembuh, kondisinya kian hari makin menurun dan akhirnya meninggal. Praktek memberi susu olahan pada pasien yang opname di rumah sakit  adalah standar medis yang salah kaprah, tidak ilmiah dan memperhambat kesembuhan pasien.</p>
<p style="text-align:justify;">Marilah kita belajar dari sejarah dunia dan rancangan Tuhan akan ciptaanNya. Benarkah Tuhan merancangkan manusia dan makhluk mamalia lainnya harus mengkonsumsi susu olahan? Jika ya, itu berarti dari awal penciptaan, semua makhluk mamalia harus minum susu olahan atau pasteurisasi. Toh, para ahli medis konvensional berteori bahwa susu asli-murni mentah tidak baik buat kesehatan dan susu olahan bebas dari bakteri dan bergizi tinggi?!</p>
<p style="text-align:justify;">Benarkah Tuhan juga merancangkan semua mamalia yang telah dewasa harus minum susu supaya sehat? Tentu saja tidak. Anak sapi dewasa saja tidak minum susu induk sapinya, dan tidak pernah sapi itu menderita osteoporosis.</p>
<p style="text-align:justify;">Gunakanlah Hukum Alam yang Tuhan sudah standarkan maka terciptalah keajaiban bagi kesehatan Anda!</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Bijak dalam Menyikapi Apa yang Perlu Dikonsumsi</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Bayi di atas 2 tahun dan wanita hamil, tidak diharuskan untuk minum susu. Adalah mitos dan strategi bisnis belaka yang mengharuskan kita minum susu sesudah lewat usia 2 tahun untuk selalu sehat. Ratusan penelitian, fakta sejarah, dan realita kesehatan pasien menjadi bukti atas pernyataan ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Hanya karena sebuah komponen yang ditemukan dalam makanan membantu satu bagian tubuh berfungsi dengan baik, tidak berarti bahwa komponen tersebut baik bagi seluruh tubuh. Saat memilih makanan dan minuman, pertimbangkanlah semuanya secara keseluruhan. ANDA TIDAK DAPAT MEMUTUSKAN APAKAH SUATU MAKANAN BAIK ATAU BURUK HANYA DENGAN MELIHAT DARI SATU BAHAN YANG TERKANDUNG DALAM MAKANAN TERSEBUT. Contoh: susu sapi mengandung kalsium yang cukup tinggi, tapi <a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/11/22/hati-hati-susu-olahan-tidak-baik-untuk-kesehatan/">ternyata susu sapi lebih cocok untuk anak sapi bukannya manusia dan LEBIH BANYAK membahayakan kesehatan dibandingkan manfaatnya.</a></p>
<p style="text-align:justify;">Hukum yang sama juga berlaku yaitu ANDA TIDAK DAPAT MEMUTUSKAN APAKAH SUATU MAKANAN BAIK ATAU BURUK HANYA DENGAN MELIHAT DARI SATU MANFAAT YANG DIMILIKI MAKANAN TERSEBUT. Contoh: kopi baik untuk menghilangkan rasa kantuk dan menenangkan pikiran, tapi kopi JAUH LEBIH banyak membawa kerugian yang <a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/15/kenali-delapan-dampak-negatif-kafein-bagi-kesehatan-anda/">menghambat produksi melatonin, mengganggu pertumbuhan janin, memperburuk kondisi diabetes, dan meningkatkan resiko serangan jantung.</a></p>
<p style="text-align:justify;">Di jaman sekarang, tidak ada makanan yang 100% sempurna. Semuanya memiliki kelebihan dan kelemahan. Tapi sebagai bahan pertimbangan, nilailah prosentase baik dan buruk dari apa yang Anda konsumsi. <strong>Jika suatu makanan lebih banyak membawa kerugian dibandingkan keuntungan, adalah bijaksana jika Anda tidak mengonsumsinya</strong>.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008000;">Referensi:</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em><span style="color:#008000;">Hiromi Shinya, The Miracle of Enzyme: Self-Healing Program. Bandung: Qanita. (2009)</span></em></strong><strong><em> </em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://thebovine.wordpress.com/2009/03/20/the-devil-in-the-milk-dr-thomas-cowan-on-how-a2-milk-is-the-answer-to-the-mystery-of-why-even-raw-milk-sometimes-does-not-seem-to-be-enough-of-an-improvement-over-store-bought/">http://thebovine.wordpress.com/2009/03/20/the-devil-in-the-milk-dr-thomas-cowan-on-how-a2-milk-is-the-answer-to-the-mystery-of-why-even-raw-milk-sometimes-does-not-seem-to-be-enough-of-an-improvement-over-store-bought/</a></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2009/07/09/The-Devil-in-the-Milk.aspx">http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2009/07/09/The-Devil-in-the-Milk.aspx</a></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2003/03/26/pasteurized-milk-part-one.aspx">http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2003/03/26/pasteurized-milk-part-one.aspx</a></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2003/03/29/pasteurized-milk-part-two.aspx">http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2003/03/29/pasteurized-milk-part-two.aspx</a></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#008000;">Artikel Terkait:</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/11/22/hati-hati-susu-olahan-tidak-baik-untuk-kesehatan/">Hati-hati, Susu Olahan Tidak Baik untuk Kesehatan!</a></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/01/18/osteoporosis-bukanlah-penyakit-kekurangan-kalsium/">Osteoporosis Bukanlah Penyakit Kekurangan Kalsium!</a></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/15/susu-olahan-menyebabkan-asma-peradangan-dan-osteoporosis/">Susu Olahan Menyebabkan Asma, Peradangan, dan Osteoporosis</a></strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sabun Antibakteri Dapat Membahayakan Kesehatan Anda]]></title>
<link>http://healindonesia.wordpress.com/2009/07/02/sabun-antibakteri-dapat-membahayakan-kesehatan-anda/</link>
<pubDate>Thu, 02 Jul 2009 07:09:47 +0000</pubDate>
<dc:creator>Awan</dc:creator>
<guid>http://healindonesia.wordpress.com/2009/07/02/sabun-antibakteri-dapat-membahayakan-kesehatan-anda/</guid>
<description><![CDATA[Sudah jadi pandangan umum bahwa sabun antibakteri itu baik untuk kesehatan dan oleh karenanya, sabun]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><a href="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/07/1-16soap.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-5081" title="1.16soap" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/07/1-16soap.jpg?w=120" alt="1.16soap" width="120" height="96" /></a>Sudah jadi pandangan umum bahwa sabun antibakteri itu baik untuk kesehatan dan oleh karenanya, sabun jenis ini lebih mahal dibandingkan sabun biasa. Anda akan selalu menjumpai sabun antibakteri di rumah sakit dan klinik kesehatan. Tapi sayang, jauh dari yang diketahui oleh masyarakat, bahkan oleh para dokter, sabun antibakteri sebenarnya tidak baik untuk kesehatan. Anda pasti mengernyitkan dahi dengan informasi ini. Mari saya ajak Anda untuk memahaminya lebih dalam lagi.<!--more--></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Zat Aktif Triclosan, Si Pembunuh Terselubung</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Komposisi aktif di kebanyakan produk antibakteri adalah triclosan, yakni materi antibakteri untuk membunuh bakteri dan menghalangi pertumbuhannya. Tapi yang tragis adalah, triclosan tidak hanya membunuh bakteri, tapi juga <a href="http://www.ncbi.nlm.nih.gov/entrez/query.fcgi?cmd=Retrieve&#38;db=PubMed&#38;list_uids=9584909&#38;dopt=Abstract" target="_blank">membunuh sel manusia</a>. Triclosan pertama kali diperkenalkan ke konsumen di tahun 1995 dan sekarang ini telah menjamur.</p>
<p style="text-align:justify;">Nama lain dari triclosan adalah 2,4,4&#8242;-trichloro-2&#8242;-hydroxydiphenyl ether; 5-chloro-(2,4-dichlorophenoxy)phenol; trichloro-2&#8242;-hydroxydiphenyl ether; CH-3565; Lexol 300; Irgasan DP 300.</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa laporan menunjukkan bahwa triclosan ketika bercampur dengan klorin dalam air keran akan membentuk gas kloroform, dimana <em>United States Environmental Protection Agency</em> menggolongkannya sebagai salah satu zat penyebab kanker. Sebagai hasilnya triclosan menjadi salah satu peringatan dalam pencegahan kanker di Inggris.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/07/triclosan.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-5082" title="Triclosan" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/07/triclosan.jpg?w=289" alt="Triclosan" width="289" height="300" /></a>Triclosan ketika bercampur dengan klorin pada air keran juga menghasilkan 2,4-dichlorophenol. Zat ini berubah menjadi <a title="Polychlorinated dibenzodioxins" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Polychlorinated_dibenzodioxins">dioxin</a> (menyebabkan kanker) ketika terpapar sinar ultraviolet (baik dari matahari atau sumber lainnya). Walaupun hanya menghasilkan sedikit dioksin, tapi hal ini tetap mengkhawatirkan karena beberapa jenis dioksin sangat beracun dan berpotensi <a title="Endocrine disruptor" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Endocrine_disruptor">mengganggu endokrin atau hormon</a>. Zat-zat berbahaya ini diketahui lamban dikeluarkan dari tubuh, yang berarti zat-zat dioksin ini akan berakumulasi/menumpuk dalam tubuh Anda sampai pada level yang membahayakan.</p>
<p style="text-align:justify;">Suatu penelitian tahun 2006 menyimpulkan bahwa dosis kecil triclosan dapat <a title="Endocrine disruptor" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Endocrine_disruptor">mengganggu endokrin</a> kodok Amerika Utara. Triclosan memblokir metabolisme hormon tiroid, karena ia secara kimiawi meniru hormon tiroid dan terikat pada sisi reseptor hormon, kemudian memblokirnya sehingga hormon alami tidak bisa diproduksi.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam suatu penelitian lainnya, yang telah dipublikasikan di jurnal <em>Environmental Health Perspectives</em> oleh Isaac Pessah, PhD, memperlihatkan akan bagaimana triclosan bisa mempengaruhi otak. Dalam penelitian Pessah  ditemukan bahwa triclosan menempelkan diri ke molekul reseptor khusus di permukaan sel. Hal ini menyebabkan naiknya tingkat kalsium dalam sel.  Sel yang memiliki kalsium berlebih akan berespon berlebihan, sehingga respon berlebih ini bisa membakar sirkuit syaraf pada otak, yang dapat menyebabkan ketidakseimbangan dalam perkembangan mental. Beberapa orang memiliki genetika yang sensitif terhadap triclosan, sehingga mereka jadi lebih mudah rusak kesehatannya ketika terpapar zat ini.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Komponen Antibakteri Tidak Memberikan Perlindungan yang Kita Harapkan</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/07/triclosan_1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-5083" title="triclosan_1" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/07/triclosan_1.jpg?w=300" alt="triclosan_1" width="300" height="226" /></a>Komponen antibakteri sudah umum kita jumpai bukan hanya di sabun, tapi juga deterjen <em>laundry, shampoo</em>, odol, <em>body wash</em>, sabun cuci, dan produk pembersih rumah tangga lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Produk-produk ini dipakai oleh konsumen karena telah diiklankan sebagai solusi yang efektif dan PERLU untuk kesehatan. Namun banyak para ilmuwan khawatir bahwa penggunaan komponen antibakteri yang meluas ini akan menyebabkan munculnya banyak “bakteri super” yang resisten (kebal) terhadap antibiotic dan pengobatan lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam penelitian lapangan pada rumah-rumah yang memakai produk-produk antibakteri, didapati bahwa produk-produk ini hanya memberikan sedikit perlindungan terhadap berbagai kuman.</p>
<p style="text-align:justify;">Penelitian yang di publikasikan di <a href="http://www.ncbi.nlm.nih.gov/entrez/query.fcgi?cmd=Retrieve&#38;db=PubMed&#38;list_uids=14996673&#38;dopt=Abstract" target="_blank">Jurnal Annals of Internal Medicine tanggal 2 Maret 2004</a>, menginformasikan bahwa orang-orang yang memakai sabun dan pembersih antibakteri menderita batuk-batuk, pilek, radang tenggorokan, demam, muntah, diare, dan gejala lain yang frekuensinya SAMA DENGAN yang tidak memakai komponen antibakteri.</p>
<p style="text-align:justify;">Para peneliti mengemukakan bahwa gejala-gejala yang dialami oleh partisipan penelitian kebanyakan diakibatkan oleh karena virus, dimana sabun antibakteri tidak sanggup mengatasinya. Dan untuk gejala muntah dan diare, yang dimungkinkan oleh karena bakteri, orang-orang yang memakai sabun biasa ternyata tidak memiliki resiko lebih besar daripada mereka yang memakai sabun antibakteri.</p>
<p style="text-align:justify;">Lebih jauh lagi, sekarang telah dikenal adanya “hygiene hypothesis”, yaitu hipotesa dengan teori bahwa anak-anak perlu terpapar beberapa bakteri di awal hidupnya untuk memperkuat sistem imun mereka. Anak-anak yang tidak terpapar pada beberapa bakteri umum, oleh karena menggunakan sabun antibakteri, <a href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2000/06/10/hygeine-asthma.aspx">cenderung menderita alergi dan asma.</a></p>
<p style="text-align:justify;">Dr. Stuart Levy of Tufts University, seorang ahli mikrobiologi memperingatkan akan resiko munculnya “kuman super” oleh karena pemakaian sabun antibakteri. Dalam suatu konferensi internasional di Atlanta, Juli 2000, ia mengemukakan beberapa komentar menarik, yaitu:</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>&#8220;Memberikan      sabun antibakteri pada apa yang kita sentuh dan mengambil pengobatan      antibiotik pada awal gejala flu akan merusak keseimbangan alami mikroorganisme      di dalam dan sekitar kita, yang kemudian memunculkan “kuman super”.</li>
<li>Pembersih      lama seperti sabun (biasa) dan air hangat, alkohol, pembersih klorin, dan      hydrogen peroksida sudah cukup untuk kebanyakan kebutuhan.</li>
<li>Pembersih      antibakteri keras diperlukan hanya ketika seseorang di dalam rumahnya      benar-benar sangat sakit atau memiliki sistem imun yang rendah.</li>
<li>Penelitian      yang dilakukan oleh orang Itali menemukan bahwa terpapar bakteri adalah penting      demi perkembangan sistem imun bayi.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Dr. Levy menyatakan, bayi harus terpapar oleh kuman di awal hidupnya supaya antibodinya berkembang dalam melawan berbagai infeksi.</p>
<p style="text-align:justify;">Bahkan <a href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2000/06/17/anti-bacterial-soap.aspx">American Medical Association (AMA) tidak merekomendasikan produk-produk antibakteri ini.</a> Jadi sebenarnya yang Anda butuhkan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan hanya sabun biasa saja. Komponen antibakteri hanya akan menambah resiko munculnya bakteri super yang kebal obat, mengandung racun triclosan, memperlemah sistem imun, dan  mencemari lingkungan kita. Ini sama saja seperti membeli sabun dengan harga yang lebih mahal hanya untuk meracuni diri sendiri, membeli penyakit, dan merusak lingkungan.</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi perlu diperhatikan dalam <em>“hygiene hypothesis</em>” ini adalah, sang bayi harus mendapat ASI juga, karena ASI-lah yang memperlengkapi sistem imun bayi untuk bisa menciptakan antibodi dalam melawan infeksi. Bagi orangtua yang tidak meberikan bayinya ASI, dalam beberapa kasus mereka perlu mewaspadai akan resiko paparan bakteri ini.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><em>Note: Yang saya maksudkan dengan komponen antibakteri dalam artikel ini adalah komponen sintetis. Komponen antibakteri alami sangat saya anjurkan karena tidak berbahaya buat kesehatan, tidak memunculkan &#8220;kuman super&#8221;, tidak mencemari lingkungan, efektif, dan benar-benar dibutuhkan oleh tubuh kita. Contoh antibakteri alami: propolis dan asam laurat.</em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Apa yang Selama Ini Anda Percaya Benar Ternyata Justru Mencelakakan Anda</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Artikel ini adalah salah satu contoh bahwa apa yang seringkali Anda dengar dan percaya aman, sebenarnya adalah kebohongan dan bisa menghancurkan masa depan Anda dan keluarga Anda tercinta. Contoh lain yang masyarakat tidak ketahui bahkan oleh dokter itu sendiri adalah:</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/01/08/mamografi-bukanlah-pendeteksi-kanker-payudara-yang-baik-dan-dapat-menyebabkan-kanker/">Mammogram      yang dipakai untuk mendeteksi kanker payudara justru meningkatkan resiko      kanker itu sendiri,</a></li>
<li><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/15/susu-olahan-menyebabkan-asma-peradangan-dan-osteoporosis/">Susu      formula jika rutin dikonsumsi akan menyebabkan asma, alergi, peradangan,      dan osteoporosis.</a></li>
<li><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/06/07/sisi-negatif-kedelai-yang-tidak-diketahui-banyak-orang/">Susu      kedelai tidak baik untuk kesehatan tiroid dan hormon</a>.</li>
<li><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/06/27/sinar-matahari-yang-sehat-adalah-siang-bukan-pagi/">Sinar      matahari yang baik adalah siang hari, bukan pagi</a>.</li>
<li><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/06/19/terapi-garam-untuk-atasi-hipertensi-dan-penyakit-degeneratif/">Jika      ingin sehat, ganti garam yodium Anda dengan garam laut tradisional asli.</a></li>
<li><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/12/06/kemoterapi-lebih-membawa-kerugian-dibandingkan-kesembuhan/">Kemoterapi      lebih merugikan kesehatan dibandingkan memulihkan kesehatan</a>.</li>
<li><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/11/18/sembuh-dari-diabetes-dan-tidak-jadi-amputasi-kaki/">Diabetes      bisa disembuhkan tanpa obat-obatan kimia dan insulin</a>.</li>
<li><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/09/26/diabetes-bukanlah-penyakit-gula-darah/">Diabetes      bukan penyakit gula darah</a>.</li>
<li><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/06/03/kesaksian-batu-ginjal-timbulkan-rasa-nyeri-saat-kencing/">Batu      ginjal tidak perlu dioperasi</a>.</li>
<li><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/04/08/kesaksian-atasi-keguguran-dapatkan-buah-hati/">Kanker      atau tumor bisa sembuh tanpa obat-obatan kimia dan operasi</a>.</li>
<li><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/12/15/kesaksian-dari-%e2%80%9caids-survivor%e2%80%9d-tanpa-arv/">AIDS      bisa disembuhkan</a>.</li>
<li><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/10/18/hiv-bukan-penyebab-aids/">HIV      bukanlah penyebab AIDS</a>.</li>
<li><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/12/07/hati-hati-arv-bukanlah-terapi-yang-meningkatkan-kualitas-hidup/">ARV      lebih merusak kesehatan Odha (Orang dengan HIV/AIDS) dibandingkan membuat      hidup mereka jadi lebih baik</a>.</li>
<li><a href="http://www.naturalnews.com/Report_HPV_Vaccine_1.html">HPV tidak      menyebabkan kanker serviks</a>.</li>
<li><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/01/18/ilmuwan-terkemuka-memperingatkan-akan-bahaya-vaksin-hpv/">Vaksin      HPV tidak melindungi wanita dari kanker serviks</a>.</li>
<li><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/06/19/kejanggalan-dalam-peringatan-flu-babi-yang-naik-tingkat/">Flu      babi</a> dan <a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/11/15/jangan-sampai-tertipu-isu-flu-burung-itu-bohongan/">burung      selama ini adalah <em>hoax</em></a><em> </em>(bohongan).</li>
<li>Dan masih banyak lagi lainnya.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Kalau Anda tidak percaya dengan semua ini, saya masih bisa memakluminya karena Anda mungkin awam terhadap sains kesehatan dan tidak terjun langsung dalam dunia kesehatan holistik modern. Namun sebagai praktisi yang mendalami sains kesehatan dan yang telah memiliki pengalaman nyata dalam menghadapi berbagai kasus penyakit serta konspirasi, saya merasa berkewajiban untuk membagikannya kepada masyarakat untuk melindungi semua orang.</p>
<p style="text-align:justify;">Artikel-artikel saya di Healindonesia, akan membantu Anda menyadari bahwa APA YANG SELAMA INI ANDA PERCAYA BENAR TERNYATA JUSTRU MENCELAKAKAN ANDA!</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Ketidaktahuan Akan Menghancurkan Hidup Anda dan Keluarga</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/07/2004-11-14-merck.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-5084" title="2004.11.14.merck" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/07/2004-11-14-merck.jpg" alt="2004.11.14.merck" width="184" height="203" /></a>Kepala keluarga yang jatuh sakit karena diabetes, kanker, dan stroke tidak akan bisa memenuhi kebutuhan istri dan anak-anaknya. Seorang mahasiswa yang sakit-sakitan akan terganggu prestasi belajarnya. Seorang anak yang menderita epilepsi tidak akan bisa menikmati masa mudanya seperti anak normal lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Seberapapun besarnya kekayaan yang Anda miliki tidak akan bisa Anda nikmati jika Anda terkena stroke atau kanker. Kehormatan dan kedudukan besar yang Anda miliki juga tidak akan bisa Anda nikmati setelah terkena komplikasi diabetes, gagal ginjal, dan sakit jantung.</p>
<p style="text-align:justify;">Anda tidak bisa menghidupi keluarga dengan kesehatan buruk. Anda tidak bisa menjadi pusat kebahagiaan dan berkat jika terus-menerus dikalahkan oleh penyakit.</p>
<p style="text-align:justify;">Memiliki asuransi mungkin menyelamatkan ekonomi Anda, tapi tidak menyelamatkan organ Anda yang telah diangkat, dioperasi, dan diamputasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Lihatlah betapa kesehatan itu penting. Masa depan Anda bisa rusak, termasuk masa depan keluarga Anda… hanya karena ketidaktahuan tentang sains kesehatan yang sebenarnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Itulah sebabnya sebagai aktifis saya tidak hanya membantu kesembuhan fisik pasien, tapi berusaha menyebarkan sains holistik modern kepada masyarakat. Sekedar menyembuhkan pasien secara fisik hanya akan memyelamatkan beberapa nyawa. Tapi menyebarkan dan mengajarkan sains holistik modern akan bisa menyelamatkan jutaan nyawa.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya mengajak Anda untuk memperlengkapi diri dengan sains holistik modern yang sangat mudah dipelajari demi masa depan Anda dan keluarga tercinta. Pengetahuan ini sangat mudah dan sederhana, tapi jauh lebih efektif dibandingkan medis konvensional. Jangan biarkan ketidaktahuan merusak masa depan Anda. Oleh karena itu, saya mengajak Anda untuk belajar sains holistik modern di <strong>HIOS (Healindonesia Online School)</strong>, yaitu tempat dimana Anda bisa belajar sains holistik modern secara online. Sistem pembelajaran tidak memakai periode waktu, jadi Anda bisa memulai pelajaran kapanpun ada waktu. Untuk informasi selengkapnya, kunjungi HIOS di <a href="http://hios.co.nr/"><strong>http://hios.co.nr</strong></a></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p>Referensi:</p>
<p><a href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2004/03/20/antibacterial-soaps-part-two.aspx">http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2004/03/20/antibacterial-soaps-part-two.aspx</a></p>
<p><a href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2000/07/23/anti-bacterials.aspx">http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2000/07/23/anti-bacterials.aspx</a></p>
<p><a href="http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/14996673?dopt=Abstract">http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/14996673?dopt=Abstract</a></p>
<p><a href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2000/06/17/anti-bacterial-soap.aspx">http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2000/06/17/anti-bacterial-soap.aspx</a></p>
<p><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Triclosan">http://en.wikipedia.org/wiki/Triclosan</a></p>
<p><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p><strong><span style="color:#339966;">Artikel Terkait:</span></strong></p>
<p><strong><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/10/22/bakteri-%E2%80%9Cbersahabat%E2%80%9D-baik-untuk-melawan-diabetes-tipe-1/">Bakteri “Bersahabat” Baik untuk Melawan Diabetes Tipe 1</a></strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Seri Berpikir Holistik: Sains Medis Konvensional yang Salah Harus Dikoreksi dan Diganti]]></title>
<link>http://healindonesia.wordpress.com/2009/06/28/sains-medis-konvensional-yang-salah-harus-dikoreksi-dan-diganti/</link>
<pubDate>Sun, 28 Jun 2009 13:46:36 +0000</pubDate>
<dc:creator>Awan</dc:creator>
<guid>http://healindonesia.wordpress.com/2009/06/28/sains-medis-konvensional-yang-salah-harus-dikoreksi-dan-diganti/</guid>
<description><![CDATA[Bayangkan apa jadinya jika Anda tidak mengetahui sains yang benar tentang kesehatan dan pengobatan? ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><a href="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/06/sains.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-5026" title="sains" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/06/sains.jpg?w=96" alt="sains" width="96" height="96" /></a>Bayangkan apa jadinya jika Anda tidak mengetahui sains yang benar tentang kesehatan dan pengobatan? Tahukah Anda bahwa <a title="Klik utk lihat detail." href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/15/susu-olahan-menyebabkan-asma-peradangan-dan-osteoporosis/" target="_blank">susu formula</a> dan <a title="Klik utk lihat detail." href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/06/07/sisi-negatif-kedelai-yang-tidak-diketahui-banyak-orang/" target="_blank">susu kedelai jika RUTIN dikonsumsi tidak baik untuk kesehatan?</a> Tahukah Anda bahwa <a title="Klik utk lihat detail." href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/06/27/sinar-matahari-yang-sehat-adalah-siang-bukan-pagi/" target="_blank">sinar matahari yang baik adalah di siang hari, bukan pagi?</a> Tahukah Anda bahwa semua penyakit Anda bisa diatasi bahkan bisa sembuh tanpa obat-obatan kimia dan operasi? Ketika Anda tidak memiliki pengetahuan kesehatan yang benar, Anda akan jadi <a title="Klik utk lihat detail." href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/06/18/tunggu-giliran-anda-berikutnya-malpraktek-di-rumah-sakit-juga-dialami-artis-dan-dokter-senior/" target="_blank">korban malpraktek dan korban bisnis “merawat atau menjual penyakit”.</a> Ketidaktahuan masyarakat membuat kasus-kasus malpraktek makin marak serta masyarakat jadi mengandalkan obat-obatan kimia yang penuh dengan efek samping dan <a title="Klik utk lihat detail." href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/09/29/waspadalah-obat-obatan-mencemari-air-kita/" target="_blank">tidak ramah lingkungan tersebut</a>.<!--more--></p>
<p style="text-align:justify;">Anda pasti tahu apa yang terjadi jika lebih dari 200 juta penduduk mengonsumsi obatan-obatan kimia kemudian membuangnya ke air dan tanah disekitarnya. Itu sama saja meracuni lingkungan, diri sendiri, dan anak cucu kita! Harus ada yang sadar dan peduli dengan “ancaman bahaya” ini. Kita tidak perlu menoleh atau menunjuk ke arah lain karena orang yang peduli dan sadar itu tidak lain SEHARUSNYA adalah DIRI KITA SENDIRI.</p>
<p style="text-align:justify;">Perubahan harus dimulai dari diri sendiri dan menularkannya ke orang lain!</p>
<p style="text-align:justify;">Saya percaya bukanlah kebetulan Tuhan mengijinkan penyakit menimpa Anda atau orang yang Anda kasihi. Bukanlah kebetulan Tuhan membawa Anda membaca tulisan ini dan mengetahui ada HIOS. Saya percaya pastilah ada rencana yang mulia dari Tuhan, untuk diri Anda sendiri dan untuk orang-orang di sekitar Anda.</p>
<p><span style="color:#ffffff;"> .</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Perbedaan Pengobatan Medis Konvensional dan Pengobatan Holistik Modern</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Andalan dokter medis konvensional adalah obat-obatan kimia itu berarti KEKUATAN mereka terletak pada obat-obatan tersebut. Coba bayangkan apa yang terjadi jika semua obat-obatan kimia dan peralatan operasi di dunia ini tidak ada, apa yang terjadi pada mereka? Bisakah mereka mengatasi sakit penyakit tanpa obat-obatan dan peralatan operasi?</p>
<p style="text-align:justify;">Yang saya maksudkan adalah dokter yang MURNI medis konvensional, bukan dokter yang belajar alternatif.</p>
<p style="text-align:justify;">Jawabannya sudah PASTI TIDAK BISA. Inilah yang semua orang tidak perhatikan dan tidak sadari bahwa para dokter medis konvensional tidak akan berkutik melawan penyakit TANPA obat-obatan kimia dan peralatan operasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Lain halnya dengan praktisi holistik (baik yang tradisional maupun modern), kami tidak perlu obat-obatan kimia maupun peralatan operasi untuk mengatasi penyakit yang ada bahkan yang maut seperti misalnya kanker stadium 4, diabetes, stroke, penyakit jantung, gagal ginjal, hepatitis, AIDS, lupus, dan lain-lainnya (silahkan Anda sebutkan nama-nama penyakit yang Anda pernah dengar sebelumnya).</p>
<p style="text-align:justify;">Ya benar… tidak perlu. Saya berkata benar dan ini merupakan REALITA bukan teori belaka.</p>
<p><span style="color:#ffffff;"> .</span></p>
<p><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong><span style="color:#339966;">REALITA Perbedaan Pengobatan Medis Konvensional dengan Pengobatan Holistik Modern</span></strong></p>
<p align="center"><strong><span style="color:#339966;">(REALITA, bukan sekedar PERNYATAAN perbandingan!)</span></strong></p>
<p><span style="color:#ffffff;"> .</span></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="319" valign="top">
<p align="center"><strong>Pengobatan   Medis Konvensional</strong></p>
</td>
<td width="319" valign="top">
<p align="center"><strong>Pengobatan   Holistik Modern</strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="319" valign="top">Modern dan memakai teknologi   canggih.</td>
<td width="319" valign="top">Modern dan memakai teknologi   canggih.</p>
<p><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="319" valign="top">Ditunjang uji ilmiah, tapi kurang   ditunjang kesaksian KESEMBUHAN pasien.</td>
<td width="319" valign="top">Ditunjang uji ilmiah + ditunjang   banyak kesaksian KESEMBUHAN pasien.</p>
<p><span style="color:#ff0000;">(Inilah yang selalu   tidak diperhatikan oleh masyarakat bahwa selain uji ilmiah, seharusnya ada   bukti nyata dari kesaksian para pasien yang berhasil sembuh karena uji ilmiah   bisa dimanipulasi, sedangkan realita tidak bisa dimanipulasi)</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"><br />
</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="319" valign="top">Uji ilmiah lebih banyak dilakukan   di dalam laboratorium.</td>
<td width="319" valign="top">Uji ilmiah dilakukan di dalam   laboratorium dan di lapangan.</p>
<p><span style="color:#ff0000;">(Perlu Anda sadari   realita bahwa manusia tidak tinggal di dalam laboratorium, jadi diperlukan   uji ilmiah di lapangan untuk menentukan validitas kebenaran suatu pengobatan.   Habitat asli manusia bukan di dalam lab tapi di lingkungan bebas yang “penuh   warna”).</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"><br />
</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="319" valign="top">Mengandalkan obat-obatan kimia dan   operasi.</td>
<td width="319" valign="top">Tidak mengandalkan obat-obatan   kimia dan operasi.</p>
<p><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="319" valign="top">Memandang penyakit dan kondisi   manusia secara terpisah.</td>
<td width="319" valign="top">Memandang penyakit dan kondisi   manusia secara menyeluruh.</p>
<p><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="319" valign="top">Lebih cenderung menekan gejala.</td>
<td width="319" valign="top">Mengatasi akar penyakit dan   gajalanya.</p>
<p><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="319" valign="top">Sintetis atau tidak alami.</td>
<td width="319" valign="top">Alami.</p>
<p><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="319" valign="top">BANYAK memiliki efek samping.</td>
<td width="319" valign="top">Bukan efek samping, tapi reaksi   awal atau proses penyembuhan.</p>
<p><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="319" valign="top">Mahal.</td>
<td width="319" valign="top">Murah bahkan bisa gratis.</p>
<p><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="319" valign="top">Hasil yang terlihat dalam   mengurangi atau menghilangkan gejala penyakit cepat.</td>
<td width="319" valign="top">Hasil yang terlihat dalam   mengurangi atau menghilangkan gejala penyakit juga cepat bahkan DALAM   KEBANYAKAN KASUS bisa lebih cepat lagi.</p>
<p><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="319" valign="top">Mencemari lingkungan.</td>
<td width="319" valign="top">Tidak mencemari lingkungan.</p>
<p><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="319" valign="top">Pengobatan tidak aman dikonsumsi   dalam jangka panjang, apalagi untuk seumur hidup.</td>
<td width="319" valign="top">Pengobatan aman dikonsumsi dalam   jangka panjang, apalagi untuk seumur hidup.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><span style="color:#ffffff;"> .</span></p>
<p style="text-align:justify;">Banyak orang termasuk dokter sendiri mengira bahwa sains medis konvensional sama dengan sains ilmiah. Ini adalah pandangan yang keliru dan ada perbedaan besar antara keduanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk mengetahui perbedaan antara sains ilmiah dengan sains medis konvensional, silahkan Anda klik:</p>
<p><a style="text-decoration:none;" href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/29/sains-holistik-modern-jauh-lebih-unggul-dibandingkan-medis-konvensional/">http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/29/sains-holistik-modern-jauh-lebih-unggul-dibandingkan-medis-konvensional/</a></p>
<p style="text-align:justify;">Disamping itu Anda juga perlu tahu perbedaan antara dokter medis konvensional dengan dokter holistik modern. Info detailnya bisa Anda klik di link:</p>
<p><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/29/perbedaan-dokter-yang-setia-kepada-medis-konvensional-dengan-dokter-yang-%E2%80%9Cmurtad%E2%80%9D/">http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/29/perbedaan-dokter-yang-setia-kepada-medis-konvensional-dengan-dokter-yang-“murtad”/</a></p>
<p><span style="color:#ffffff;"> .</span></p>
<p style="text-align:justify;">Silahkan Anda renungkan pernyataan-pernyataan dari para pemikir holistik terkemuka berikut:</p>
<p style="text-align:justify;"><em><a href="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/06/osler.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-5027" title="osler" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/06/osler.jpg?w=80" alt="osler" width="80" height="96" /></a>&#8220;Salah satu tugas utama seorang dokter adalah mendidik masyarakat untuk tidak mengambil obat kimia&#8221;</em></p>
<p align="right">Sir William Osler (1848 &#8211; 1919)</p>
<p align="right"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p align="right"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p><em><a href="http://sites.google.com/site/hiossite/Home/Arthur%20Schopenhauer.jpg?attredirects=0"></a></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><a href="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/06/arthur-schopenhauer.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-5028" title="Arthur Schopenhauer" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/06/arthur-schopenhauer.jpg?w=80" alt="Arthur Schopenhauer" width="80" height="96" /></a>&#8220;Semua kebenaran melalui tiga tahapan. Pertama, ia dicela. Kedua, ditentang habis-habisan. Ketiga, ia diterima sebagaimana benar adanya.&#8221;</em></p>
<p align="right">Arthur Schopenhauer</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><em><a href="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/06/albert-einstein.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-5029" title="Albert Einstein" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/06/albert-einstein.jpg?w=65" alt="Albert Einstein" width="65" height="96" /></a>&#8220;Yang terpenting adalah jangan berhenti untuk mempertanyakan segala sesuatu.&#8221;</em></p>
<p align="right">Albert Einstein</p>
<p align="right"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p><em><span style="color:#ffffff;"><a href="http://sites.google.com/site/hiossite/Home/Thomas%20Alva%20Edison.jpg?attredirects=0"></a></span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">..</span></p>
<p style="text-align:justify;"><em><a href="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/06/thomas-alva-edison1.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-5030" title="Thomas Alva Edison" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/06/thomas-alva-edison1.jpg?w=92" alt="Thomas Alva Edison" width="74" height="77" /></a>“Dokter masa depan tidak lagi memberi obat, namun akan menempatkan kepentingan pasiennya dalam rangka bimbingan kemanusiaan, bimbingan pengaturan pola makan, dan mengenai penyebab serta pencegahan penyakit.”</em></p>
<p align="right">Thomas Alva Edison</p>
<p><span style="color:#ffffff;"> .</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Solusi dari “Malapetakan Tersamar” adalah Mengganti Yang Salah dengan Yang Baru</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;"> .</span></p>
<p style="text-align:justify;">Setelah Anda melihat tabel perbandingan di atas, sekarang Anda bisa melihat bahwa jika semua masyarakat Indonesia terus memakai pengobatan medis konvensional, yang akan terjadi adalah:</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Kita mewariskan racun obat-obatan kimia pada diri sendiri, anak-cucu, dan lingkungan hidup kita. Berton-ton obat yang kita buang ke air dan tanah kita tiap tahunnya adalah bom waktu bagi kita semua.</li>
<li>Kita memberikan racun kimia pada diri sendiri dan keluarga di saat sekarang juga.</li>
<li>Kita membiarkan diri sendiri dan keluarga kita ke pengobatan yang penuh dengan RESIKO EFEK SAMPING.</li>
<li>Kasus malpraktek makin meningkat. Standar dan sainsnya saja sudah banyak kesalahan, jadi tidak menjamin prakteknya akan cenderung benar dan menyembuhkan Anda.</li>
<li>Membuat kita malas dan tidak mengambil tanggung jawab kesehatan pribadi.</li>
<li>Membiarkan nasib kita ditentukan oleh dokter karena kita percaya begitu saja vonis dokter yang BIASANYA menyatakan penyakit kita tidak bisa sembuh. Ingat! Yang menentukan nasib Anda adalah Tuhan dan diri sendiri, bukan dokter Anda, kecuali Anda membiarkannya demikian!</li>
<li>Kita jadi mengandalkan obat-obatan kimia bukannya alam ciptaan Tuhan.</li>
<li>Masyarakat akan terperangkap dalam sains yang salah yang membuat kita jadi terus-menerus mengonsumsi dan mengandalkan obat-obatan kimia yang beracun.</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Saya katakan “tersamar” karena kesalahan-kesalahan medis konvensional ini memang TIDAK TERLIHAT dengan jelas, bahkan ditutup-tutupi. Kenapa saya sebut juga “malapetaka” adalah karena kesalahan-kesalahan tersebut mengancam kesejahteraan dan nyawa orang lain, apalagi dalam kondisi tersamar membuat kesalahan-kesalahan ini tidak disadari banyak orang. “Malapetaka tersamar” ini harus segera dihapuskan, dan solusinya adalah <strong>menggantikan yang salah dengan yang benar</strong>.</p>
<p style="text-align:justify;">Kita harus mengganti sains medis konvensional yang salah, dengan sains holistik modern. Yang perlu diganti hanya yang salah saja, yang sudah benar tidak perlu. Kita juga harus mengganti standar dan praktek medis konvensional yang salah, dengan standar dan praktek holistik modern.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika komunitas medis konvensional ingin tetap dipakai dan “benar-benar menyembuhkan” masyarakat, mereka harus MAU RENDAH HATI BELAJAR DARI HOLISTIK MODERN.</p>
<p style="text-align:justify;">Kata-kata saya yang “jujur” dan tidak ditutup-tutupi ini mungkin “membakar jenggot” pihak-pihak tertentu, tapi saya percaya bahwa suatu organisasi atau komunitas yang baik pasti memiliki hati dan jiwa yang besar untuk menerima dengan positif semua kritikan dan koreksi yang ada. Apalagi jika organisasi atau komunitas tersebut ternyata dalam standar ilmu dan prakteknya memiliki banyak kesalahan yang bisa membahayakan nyawa banyak orang, ia harus dengan kerendahan hati dan berjiwa besar MAU BERUBAH setelah dikoreksi.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;"> .</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Bergabung di Ananopath Club adalah SALAH SATU Solusi Membawa Perubahan Nyata di Indonesia</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Kita semua tahu bahwa jika masyarakat sakit, masyarakat PASTI ATAU BIASANYA pergi ke dokter dan rumah sakit medis konvensional. Tapi setelah Anda baca penjelasan saya tentang “malapetaka tersamar”, pergi ke dokter dan rumah sakit medis konvensional bukanlah solusi yang tepat dan aman untuk kesehatan Anda.</p>
<p style="text-align:justify;">Ananopath Club adalah pengganti yang “tidak aman” dan sains yang salah tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Ananopath Club (ANC) adalah suatu komunitas jaringan para Ananopath (praktisi Ananopathy) yang telah lulus di HIOS. Apabila Anda mengikuti pelajaran dan telah lulus minimal di Kelas Dasar HIOS, maka Anda bisa tergabung dalam jaringan Ananopath Club (ANC) ini.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;"> .</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Siapa Saja Anggota ANC?</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Anggota ANC adalah para Ananopath, yaitu para praktisi holistik modern Ananopathy. Seperti apakah para Ananopath ini? Mereka adalah orang-orang yang:</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Merupakan “Malaikat tanpa Sayap” yang peduli dengan sesama dan “Agen Pembawa Perubahan” di daerahnya.</li>
<li>Menyembuhkan (bukan sekedar merawat) berbagai penyakit maut seperti kanker, diabetes, stroke, gagal ginjal, termasuk AIDS tanpa obat-obatan kimia dan operasi.</li>
<li>Memiliki pengetahuan sains holistik modern.</li>
<li>Menyembuhkan secara alami tanpa efek samping dan jauh lebih cepat dibandingkan medis konvensional.</li>
<li>Mengajarkan Anda untuk mengambil tanggung jawab kesehatan pribadi.</li>
<li>Menjalankan bisnis menolong orang dan menyembuhkan penyakit, bukannya bisnis merawat penyakit.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;"> .</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Bagaimana Caranya Bergabung di ANC?</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/06/logo-hios2.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-5031" title="logo hios2" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/06/logo-hios2.jpg?w=88" alt="logo hios2" width="88" height="96" /></a>Oleh karena ANC adalah komunitas dari para praktisi Ananopathy, itu berarti Anda harus menguasai sains holistik modern Ananopathy. Untuk itu, Anda harus belajar dulu di <strong>HIOS (Healindonesia Online School)</strong>, minimal lulus di Kelas Dasar-nya.</p>
<p style="text-align:justify;">Apa saja yang akan Anda dapat dengan belajar di HIOS:</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Bagaimana merubah nasi campur bisa berkhasiat untuk      menyembuhkan kanker. (perhatikan, Anda tidak perlu obat-obatan kimia untuk      menyembuhkan kanker!)</li>
<li>Rahasia awet muda, susah sakit, dan panjang umur.</li>
<li>Rahasia menyembuhkan hampir semua jenis penyakit dari      flu sampai dengan AIDS dan penyakit degeneratif pembawa maut, seperti      diabetes, sakit jantung, stroke, dan kanker.</li>
<li>Rahasia menyembuhkan berbagai penyakit lebih cepat,      efektif dan cerdik dibandingkan praktisi medis profesional.</li>
<li>Bagaimana menyembuhkan penyakit akut dan kronis hanya      dengan makanan sehari-hari, matahari, air, dan bumbu-bumbu dapur.</li>
<li>Bagaimana menyembuhkan berbagai penyakit dengan cara      alami, praktis, cepat, murah, aman tanpa obat-obatan dan operasi.</li>
<li>Bagaimana menjadi &#8220;Agen Pembawa Perubahan&#8221;      yang membawa perubahan lebih baik untuk diri sendiri dan sekitar Anda.</li>
<li>Bisnis menyembuhkan dan menolong orang di holistik      modern ananopathy.</li>
<li>Membedakan mana sains palsu dan mana sains asli.</li>
<li>Merubah seseorang dari pasien menjadi dokter sejati.</li>
<li>Pengembangan diri yang meningkatkan kesehatan fisik,      jiwa, dan spiritual Anda.</li>
<li>Dan masih banyak lagi lainnya.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Dengan adanya sekolah holitik HIOS, besar harapan saya supaya makin banyak orang yang bisa saya lindungi, selamatkan, dan tingkatkan kualitas hidupnya. Impian saya untuk melindungi tanah air dan generasi mendatang dari pencemaran obat-obatan kimia pun akan terwujud dengan makin banyaknya orang yang tahu akan sains holistik modern.</p>
<p style="text-align:justify;">Besar harapan saya Anda menjadi “Malaikat Tanpa Sayap” dan “Agen Pembawa Perubahan” yang dipakai Tuhan untuk menolong serta menyembuhkan orang sakit di sekitar Anda. Anda tertantang dengan tawaran ini dan ingin dipakai Tuhan untuk membuat perubahan di daerah Anda? Jika Ya, segera daftarkan diri Anda untuk belajar di HIOS!</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk mendaftar, kunjungi HIOS di <a href="http://hios.co.nr/">http://hios.co.nr</a></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;"> .</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>[Dt. Awan – Healindonesia]</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;"> .</span></p>
<p><strong><span style="color:#339966;">Artikel Terkait:</span></strong></p>
<p><strong><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/29/perbedaan-dokter-yang-setia-kepada-medis-konvensional-dengan-dokter-yang-%e2%80%9cmurtad%e2%80%9d/">Perbedaan Dokter yang Setia kepada Medis Konvensional dengan Dokter yang “Murtad”</a></strong><strong> </strong></p>
<p><strong><a title="Permanent Link to Sains Holistik Modern Jauh Lebih Unggul Dibandingkan Medis Konvensional" href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/29/sains-holistik-modern-jauh-lebih-unggul-dibandingkan-medis-konvensional/">Sains Holistik Modern Jauh Lebih Unggul Dibandingkan Medis Konvensional</a></strong></p>
<p><strong><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/06/18/tunggu-giliran-anda-berikutnya-malpraktek-di-rumah-sakit-juga-dialami-artis-dan-dokter-senior/">Tunggu Giliran Anda Berikutnya, Malpraktek Di Rumah Sakit Juga Dialami Artis dan Dokter Senior</a></strong><strong> </strong><strong> </strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sinar Matahari yang Sehat adalah Siang Bukan Pagi]]></title>
<link>http://healindonesia.wordpress.com/2009/06/27/sinar-matahari-yang-sehat-adalah-siang-bukan-pagi/</link>
<pubDate>Sat, 27 Jun 2009 14:24:56 +0000</pubDate>
<dc:creator>Awan</dc:creator>
<guid>http://healindonesia.wordpress.com/2009/06/27/sinar-matahari-yang-sehat-adalah-siang-bukan-pagi/</guid>
<description><![CDATA[Media massa dan sekolah kedokteran mengajarkan kepada Anda bahwa sinar matahari di siang hari adalah]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><a href="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/06/2004-07-20-sun_cancer.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-5021" title="2004.07.20.sun_cancer" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/06/2004-07-20-sun_cancer.jpg?w=128" alt="2004.07.20.sun_cancer" width="128" height="87" /></a>Media massa dan sekolah kedokteran mengajarkan kepada Anda bahwa sinar matahari di siang hari adalah tidak baik untuk kesehatan, dan berjemur yang sehat adalah di pagi atau sore hari. Tapi tahukah Anda bahwa penelitian sains holistic modern justru menyatakan hal yang beda? Sains holistik modern menyatakan bahwa sinar matahari yang baik untuk kesehatan adalah di siang hari dan justru sinar matahari di pagi dan sore harilah yang tidak baik untuk kesehatan!<!--more--></p>
<p style="text-align:justify;">Sinar matahari atau ultraviolet terbagi menjadi 3 macam, yaitu UVA (ultraviolet A), UVB (ultraviolet B), dan UVC (ultraviolet C). Tapi yang paling utama adalah UVA dan UVB. Sinar UVA dan UVC adalah jenis sinar matahari yang bisa menembus kaca dan awan tipis serta merupakan sinar penyebab mutasi sel kanker. UVB adalah jenis sinar matahari yang tidak bisa menembus kaca tapi merupakan sinar yang membantu pembentukan vitamin D dalam tubuh kita walaupun membuat kulit jadi lebih gelap.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Pembunuh yang Sebenarnya adalah UVA </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dr. Dianne Godar dari Food and Drug Administration (FDA) atau BPOM-nya Amerika, telah mengadakan penelitian yang mengindikasikan bahwa UVA kemungkinan bertanggung jawab sebagai penyebab epidemi melanoma (sejenis kanker kulit). Ini lain halnya dengan UVB yang memang membuat kulit kita tambah gelap tapi justru membantu proses pembentukan vitamin D dalam tubuh kita.</p>
<p style="text-align:justify;">UVA sanggup menembus kaca jendela, yang berarti Anda tetap terkena sinar ini ketika Anda di dalam ruangan atau di mobil. Justru UVB yang Anda butuhkan di situasi tertutup seperti ini tidak bisa menembus kaca bening apapun.</p>
<p style="text-align:justify;">UVB dalam penelitian terlihat memilki efek melindungi kita dari melanoma. Dr. Godar mengemukakan bahwa kejadian melanoma berat lebih banyak dialami oleh pekerja di dalam ruangan, bukan di luar ruangan.</p>
<p style="text-align:justify;">Rendahnya kadar vitamin D-lah yang meningkatkan resiko terhadap melanoma sedangkan kulit makin gelap karena terkena sinar matahari (UVB) mengurangi resiko terkena melanoma. Para pasien yang memaparkan diri sendiri ke UVB hidup lebih lama dibandingkan mereka yang tidak.</p>
<p style="text-align:justify;">Baik UVA maupun UVB, keduanya menyebabkan kulit jadi lebih gelap, tapi yang paling “menggelapkan” adalah UVB (sinar baik). UVA menembus lebih ke dalam lagi di bagian kulit kita ketimbang UVB dan inilah yang memungkinkan timbulnya penuaan, kerut, dan kanker kulit.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span><br />
<strong><span style="color:#ff0000;">Mengapa Cukup Terpapar Sinar Matahari Dapat Mengurangi Resiko Anda Terkena Kanker</span></strong>
</p>
<p style="text-align:justify;">Terpapar sinar matahari yang cukup sebenarnya dapat membantu melindungi kita terhadap kanker. Dan REALITA memperlihatkan bahwa melanoma berkurang pada orang-orang yang sering terkena sinar matahari, tapi malah meningkat pada yang memakai <em>sunscreen</em>.</p>
<p style="text-align:justify;">Masyarakat dan komunitas medis konvensional tidak menyadari bahwa paparan sinar matahari yang CUKUP (tidak berlebihan) membantu terbentuknya vitamin D dalam kulit dan vitamin D inilah yang mengatur modulasi genetika kulit yang melindungi kita dari abnormalitas akibat paparan sinar matahari.</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi tahukah Anda bahwa sinar matahari tidak hanya melindungi kita dari kanker kulit melanoma, tapi juga <a href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2004/03/31/cancer-sunlight.aspx">16 jenis kanker lainnya</a>, termasuk kanker pankreas, paru, payudara, rahim, prostat, dan kanker usus!</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ffffff;">.</span><br />
<span style="color:#ff0000;"> Jika Anda memakai Sunscreen (Tabir Surya), Anda menghilangkan Manfaat Sinar Matahari </span></strong>
</p>
<p style="text-align:justify;">Jika Anda selalu “sembunyi” dari sinar matahari bahkan selalu memakai sunblock atau sunscreen ketika Anda keluar di siang hari, kulit Anda tidak akan menghasilkan vitamin D dari paparan sinar matahari dan itu berarti Anda kurang perlindungan terhadap kanker.</p>
<p style="text-align:justify;">Disamping itu, sunscreen hanya menghalangi UVB, sinar penyebab kulit gelap, sedangkan UVA (penyebab kanker tapi tidak menggelapkan kulit) tetap menembus kulit Anda. Sampai sekarang tidak ada sunscreen yang sanggup memblokir UVA dengan kadar yang tinggi.</p>
<p style="text-align:justify;">Sinar UVA cukup konstan menyinari bumi sepanjang hari, tapi UVB yang baik untuk kesehatan kita sangat sedikit di pagi dan sore hari. Di siang harilah UVB terpancar sangat banyak.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi jika Anda memutuskan untuk memakai sunscreen, pakailah yang bisa menahan UVA dan UVB tapi tidak mengandung <em>titanium dioxide</em> dan <em>zinc oxide</em>. Sungguh tragis, dua kandungan beracun ini telah digunakan di seluruh dunia selama 75 tahun sebagai <a href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2008/07/01/four-out-of-five-sunscreens-may-be-hazardous-to-your-health.aspx?source=nl">sunscreen yang aman.</a></p>
<p style="text-align:justify;">Tapi perlu diingat bahwa Anda tetap perlu terkena sinar matahari untuk beberapa saat untuk mencukupi kebutuhan vitamin D Anda.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong> <span style="color:#ffffff;">.</span> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Kapankah Waktu Terbaik untuk “Berjemur”? </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Waktu terbaik untuk mendapatkan manfaat UVB untuk menghasilkan vitamin D adalah <a href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2008/09/04/when-should-you-go-out-in-the-sun.aspx">SESIANG MUNGKIN</a>. Itu berarti antara jam 10 pagi sampai dengan 2 siang. Anda tidak perlu berlama-lama berjemur atau terpapar sinar matahari di jam-jam ini. Hanya perlu kira-kira 20 menit. Beberapa orang yang sensitif terkadang hanya perlu 10 menit terpapar sinar matahari. Makin gelap kulit Anda, makin lama pula Anda perlu terpapar sinar matahari.</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi ingat, jangan TERLALU LAMA terkena sinar matahari di siang hari, karena paparan BERLEBIH juga akan membakar kulit Anda!</p>
<p style="text-align:justify;">Pada saat pagi dan sore hari, UVB tidak banyak terpancar sedangkan sinar “yang menguasai” di pagi dan sore hari adalah UVA, “si pembawa kanker”.</p>
<p style="text-align:justify;">Anda kaget dengan informasi ini? Ya memang benar ini bertolak belakang dengan semua pemberitaan media massa dan medis konvensional. Tapi inilah kebenarannya.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;"> .</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Hati-Hati dengan Sains Palsu!</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Untuk membantu Anda mengetahui mana sains yang benar, Anda perlu melihat kepada sejarah dan fakta keseharian.</p>
<p style="text-align:justify;">Coba Anda perhatikan para petani dan orang-orang desa (benar-benar desa, bukan subkota). Mereka adalah orang-orang yang SERING dan SELALU terkena sinar matahari, tapi Anda lihat bahwa mereka justru adalah orang-orang dengan fisik kuat dan sehat. Kulit mereka lebih gelap dibandingkan orang kota, tapi mereka tidak menderita kanker kulit.</p>
<p style="text-align:justify;">Ingat, REALITANYA adalah mereka SERING dan SELALU terkena sinar matahari bahkan DI SIANG HARI, bukan hanya di pagi dan sore hari!</p>
<p style="text-align:justify;">Hati-hati terhadap uji ilmiah yang TIDAK didukung oleh realita sejarah dan fakta keseharian!</p>
<p style="text-align:justify;">Inilah yang sering tidak kita sadari akan PERSYARATAN sains yang asli, yaitu UJI ILMIAH HARUS DIDUKUNG OLEH SEJARAH DAN FAKTA KESEHARIAN.  Seringkali komunitas medis konvensional membanggakan diri bahwa sains mereka telah didukung oleh banyak uji ilmiah. Sains mereka memang banyak uji ilmiahnya tapi sayang, LEBIH BANYAK (tidak semua) MERUPAKAN UJI ILMIAH DI LABORATORIUM, BUKANNYA DI LAPANGAN. Disamping itu, kebenaran uji ilmiah mereka kebanyakan (tidak semua) tidak didukung oleh realita sejarah dan fakta keseharian. Ingat, uji ilmiah bisa dimanipulasi dan bisa sering terjadi kesalahan karena “human error”, sedangkan realita sejarah dan fakta keseharian tidak bisa dimanipulasi!</p>
<p style="text-align:justify;">Inilah PERBEDAAN BESAR antara sains medis konvensional dengan sains holistik modern. Untuk mempermudah Anda membandingkannya, perhatikanlah tabel perbedaan di bawah ini.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;"> .</span></p>
<table style="text-align:justify;" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="319" valign="top">
<p align="center"><strong>SAINS MEDIS   KONVENSIONAL</strong></p>
</td>
<td width="319" valign="top">
<p align="center"><strong>SAINS HOLISTIK   MODERN</strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="319" valign="top">Ditunjang uji   ilmiah, tapi kurang ditunjang realita sejarah dan fakta keseharian.</td>
<td width="319" valign="top">Ditunjang uji   ilmiah + ditunjang banyak realita sejarah dan fakta keseharian.</p>
<p>(Inilah yang   selalu tidak diperhatikan oleh masyarakat bahwa selain uji ilmiah, seharusnya   ada BUKTI NYATA dari realita sejarah dan fakta keseharian karena UJI ILMIAH   BISA DIMANIPULASI, SEDANGKAN REALITA TIDAK BISA DIMANIPULASI)</td>
</tr>
<tr>
<td width="319" valign="top">Uji ilmiah   lebih banyak dilakukan di dalam laboratorium.</td>
<td width="319" valign="top">Uji ilmiah   dilakukan di dalam laboratorium dan di lapangan.</p>
<p>(Perlu Anda   sadari bahwa sains sejati itu menyelidiki ALAM ASLI bukan  alam buatan, apalagi untuk kesehatan manusia.   Manusia tidak tinggal di dalam laboratorium, jadi diperlukan uji ilmiah di   lapangan untuk menentukan validitas kebenaran suatu ilmu kesehatan manusia.   Habitat asli manusia bukan di dalam lab tapi di lingkungan bebas yang “penuh   warna”).</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;"> .</span></p>
<p style="text-align:justify;">Jika Anda butuh bukti jurnal medis lainnya tentang uji ilmiah holistik modern yang kontroversial ini (tapi didukung oleh realita sejarah dan fakta keseharian), silahkan Anda mencari dan menyelidikinya via internet. Akan Anda temukan banyak jurnal-jurnal medis yang melaporkan informasi kontroversial ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya bantu Anda dengan memberikan beberapa contoh link:</p>
<p style="text-align:left;"><a href="http://www.contracostatimes.com/mld/cctimes/living/health/9224364.htm?1c%20">http://www.contracostatimes.com/mld/cctimes/living/health/9224364.htm?1c%20</a></p>
<p style="text-align:left;"><a href="http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/18410803?ordinalpos=8&#38;itool=EntrezSystem2.PEntrez.Pubmed.Pubmed_ResultsPanel.Pubmed_RVDocSum">http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/18410803?ordinalpos=8&#38;itool=EntrezSystem2.PEntrez.Pubmed.Pubmed_ResultsPanel.Pubmed_RVDocSum</a></p>
<p style="text-align:left;"><a href="http://healthlink.mcw.edu/article/964647970.html">http://healthlink.mcw.edu/article/964647970.html</a></p>
<p style="text-align:left;"><a href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2005/02/19/sun-skin.aspx">http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2005/02/19/sun-skin.aspx</a></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;"> .</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">HIOS Membantu Mata Anda Melihat yang Tersamar</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Kami para praktisi holistik modern menerapkan “Terapi Matahari” pada para pasien kami. Terkadang suplementasi vitamin D pada minyak ikan masih kurang, jadi kami terkadang menganjurkan terapi matahari pada mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">Begitu banyak sains-sains palsu di sekitar Anda, tapi masyarakat tidak bisa melihatnya karena kurangnya pengetahuan. Anda perlu “mata ketiga” untuk bisa melihat yang tersamar, yaitu informasi-informasi yang sebenarnya kebohongan atau konspirasi saja. Informasi-informasi dan sains-sains palsu tersebut diantaranya seperti susu sapi dibutuhkan untuk kesehatan, rutin minum susu kedelai baik untuk kesehatan, diabetes tidak bisa disembuhkan secara total, kita harus makan tepat waktu, HIV penyebab AIDS, HPV penyebab kanker serviks, dan lain sebagainya.</p>
<p style="text-align:justify;">Anda pasti heran dengan contoh-contoh yang saya sebutkan di atas, tapi… ya benar… saya tidak mengada-ada. Kebanyakan apa yang Anda yakini selama ini sebenarnya adalah SALAH!</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk melindungi Anda dan keluarga dari sains atau informasi-informasi yang menyesatkan dan membahayakan kesehatan Anda, saya sarankan Anda proaktif untuk mempelajari sains holistik modern sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Sains holistik modern itu sendiri mudah untuk dipelajari dan untuk membantu Anda belajar sains holistik ini, saya membuka <strong>HIOS (Healindonesia Online School)</strong>, dimana Anda bisa belajar sains holistik modern secara online. Di HIOS-lah Anda akan memiliki mata ketiga untuk bisa melihat “yang tersamar”. Tapi bukan hanya itu saja, Anda juga akan diperlengkapi sains yang membuat Anda bisa menyembuhkan berbagai penyakit SERIUS SERTA MEMATIKAN tanpa obat-obatan dan operasi. Untuk detail info dan pendaftaran ke sekolah online ini, silahkan klik: <a href="http://hios.co.nr/">http://hios.co.nr</a></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>Dt. Awan &#8211; Healindonesia</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span><br />
Link referensi:
</p>
<p style="text-align:left;"><a href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2009/03/31/The-Real-Killer-in-Sunlight--UVA.aspx">http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2009/03/31/The-Real-Killer-in-Sunlight&#8211;UVA.aspx</a></p>
<p style="text-align:left;"><a href="http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/19155143">http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/19155143</a></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;"> .</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">Artikel Terkait:</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><a title="Permanent Link to Sains Holistik Modern Jauh Lebih Unggul Dibandingkan Medis Konvensional" href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/29/sains-holistik-modern-jauh-lebih-unggul-dibandingkan-medis-konvensional/">Sains Holistik Modern Jauh Lebih Unggul Dibandingkan Medis Konvensional</a></strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/01/31/kenapa-anda-tidak-bisa-mempercayai-kebanyakan-penelitian-ilmiah-kesehatan/">Kenapa Anda Tidak Bisa Mempercayai Kebanyakan Penelitian Ilmiah Kesehatan?</a></strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Terapi Garam untuk Atasi Hipertensi dan Penyakit Degeneratif]]></title>
<link>http://healindonesia.wordpress.com/2009/06/19/terapi-garam-untuk-atasi-hipertensi-dan-penyakit-degeneratif/</link>
<pubDate>Fri, 19 Jun 2009 11:55:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>Awan</dc:creator>
<guid>http://healindonesia.wordpress.com/2009/06/19/terapi-garam-untuk-atasi-hipertensi-dan-penyakit-degeneratif/</guid>
<description><![CDATA[Seringkali kita mendengar media massa dan para dokter menganjurkan kita semua untuk membatasi asupan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-4964" title="garam laut asli2" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/06/garam-laut-asli2.jpg?w=100" alt="garam laut asli2" width="100" height="96" />Seringkali kita mendengar media massa dan para dokter menganjurkan kita semua untuk membatasi asupan garam. Terlebih lagi para penderita hipertensi sudah pasti akan dilarang untuk mengonsumsi garam ketika sedang sakit. Tapi kami para praktisi holistik modern justru menganjurkan garam bagi para penderita hipertensi dan penyakit degeneratif seperti kanker, stroke, sakit jantung, dan diabetes. Anda heran dan bingung? Mari saya ajak Anda menyimak &#8220;rahasia&#8221;-nya.<!--more--></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">“Garam” Yang Menyehatkan</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Permasalahan dengan garam bukanlah pada garam itu sendiri tapi pada <strong><em>kondisi</em> </strong>garam yang kita makan! <em>Garam meja </em>keseharian kita tidaklah sama dengan garam laut tradisional yang tidak diproses oleh teknologi tinggi. Garam yang diperjualbelikan dipasaran saat ini hanya merupakan <em>sodium klorida </em>dan bukanlah garam ‘asli’. Oleh karena perkembangan industri, garam alami kita telah “dibersihkan secara kimiawi” dan elemen yang diambil hanyalah sodium dan klorida.</p>
<p style="text-align:justify;">Perusahan-perusahan besar memanaskan garam mereka dalam tempat pengeringan dengan suhu mencapai 1200 derajat Fahrenheit, sehingga merubah struktur kimiawi garam dan dimana nantinya berpengaruh terhadap kesehatan tubuh kita. Garam meja yang kita pakai untuk memasak pada umumnya hanya memiliki 2 atau 3 elemen mineral. Air laut memiliki 84 unsur mineral. Untuk supaya tubuh kita tetap sehat, kita memerlukan semua unsur tersebut. Ketika kita mengonsumsi garam meja, kita kekurangan 81 unsur mineral yang berarti akan membuat kita makin lama makin lemah, tidak seimbang dan gampang sakit.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebuah penelitian selama 8 tahun di New York terhadap pemberian garam asli bagi penderita hipertensi menemukan bahwa mereka yang mendapat diet rendah garam memiliki kemungkinan 4 kali lebih besar akan serangan jantung dibandingkan dengan mereka yang mendapatkan diet garam normal. Hal ini sangat bertentangan dengan kepercayaan yang ada tentang garam dan hipertensi. Dr. Jeffrey R. Cutler mendokumentasikan bahwa tidak ada keuntungan bagi kesehatan kita jika kita mengambil diet rendah garam (garam asli yang tidak dimurnikan oleh pabrik modern).</p>
<p style="text-align:justify;">Garam adalah bahan vital bagi kesehatan hidup semua makhluk, terutama manusia, dan terutama orang yang mengalami asma, alergi, dan penyakit autoimun.</p>
<p style="text-align:justify;">Garam adalah “obat” yang telah digunakan oleh para penyembuh disepanjang jaman. Pada budaya tertentu, garam bernilai setara dengan emas, dan bahkan beratnya ditukar dengan berat yang sama dari emas. Di negara-negara gurun pasir, orang tahu bahwa asupan garam adalah jaminan ketahanan hidup mereka. Bagi orang-orang ini, tambang garam sinonim dengan tambang emas.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah bertahun-tahun nama garam dibuat buruk oleh profesional kesehatan yang tidak paham serta burung beo media massanya, peran penting garam sebagai pelengkap diet mulai diakui dan dikenali kembali.</p>
<p style="text-align:justify;">Air, garam, dan kalium bersama-sama mengatur kandungan air dalam tubuh. Air mengatur kandungan air di dalam sel-sel dengan memasuki semua sel yang bisa dicapainya. Air harus tiba di sana untuk membersihkan dan menarik sampah racun dari metabolisme sel. Sekali air memasuki sel, kandungan ka­lium dari sel akan menahannya di sana—sejauh tersedia kalium di dalam sel. Bahkan dalam dunia tanaman, kalium di dalam buahlah yang memberinya kekerasan dengan menahan air di dalam buah.</p>
<p style="text-align:justify;">Makanan harian kita mengandung banyak kalium dari sumber alami buah dan sayuran, tetapi tidak mengandung garam dari sumber alaminya. Inilah sebabnya kita perlu menambahkan garam ke diet harian kita. <em>Catatan: Jangan menggunakan terlalu banyak kalium sebagai suplemen diet. Kalium bisa menimbulkan masalah.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Bagaimana Garam Mempengaruhi Cairan Tubuh Kita</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Garam memaksa sejumlah air menemaninya di luar sel-sel (retensi osmosis air oleh garam). Garam menyeimbangkan jumlah air yang ditahan di luar sel-sel.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada dasarnya, ada dua “lautan” air di dalam tubuh: Yang pertama ditahan di dalam sel tubuh, dan yang lainnya di tahan di luar sel tubuh. Kesehatan yang baik akan tergantung pada keseimbangan yang halus antara volume kedua lautan ini. Keseimbangan ini dicapai melalui asupan air yang teratur, buah dan sayur yang kaya akan kalium serta juga mengandung vitamin-vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh, dan garam.</p>
<p style="text-align:justify;">Lebih dipilih garam laut yang kasar, yang mengandung beberapa mineral lain yang dibutuhkan tubuh. Ketika tidak tersedia air untuk memasuki sel-sel dengan bebas, air disaring dari “lautan” asin di luar sel dan disuntikkan ke dalam sel-sel yang telah bekerja terlalu keras meskipun kekurangan air. Cara sekunder dan darurat untuk memasok air ke sel-sel yang penting tadi (yang otomatis dilakukan oleh tubuh) adalah alasan mengapa pada dehidrasi yang parah kita menahan air dan mengalami edema (Edema adalah pembengkakan dibagian tubuh tertentu oleh karen berakumlasinya cairan di ruang jaringan sel).<strong> </strong> —agar lebih banyak air yang tersedia untuk ditarik, disaring, dan di­suntikkan ke dalam sel-sel.</p>
<p style="text-align:justify;">Rancangan tubuh kita adalah sedemikian rupa, sehingga dalam keadaan darurat luasnya lautan air di luar sel diperluas agar lebih banyak air yang dicadangkan untuk disaring dan disuntikkan ke dalam sel-sel vital. Untuk mencapai ini, otak memerintahkan peningkatan penahanan garam dan air oleh ginjal. Perintah otak inilah yang membuat kita mendapatkan edema ketika kita tidak cukup minum air.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika kekurangan air dalam tubuh mencapai tingkat yang lebih kritis, dan pengiriman air melalu suntikan ke dalam sel-sel menjadi rute utama pasokan ke semakin banyak sel, diper-lukan peningkatan tekanan suntikan. Peningkatan tekanan yang dibutuhkan untuk menyuntikkan air ke dalam sel-sel tersebut diberi nama &#8220;hipertensi&#8221;, atau tekan­an darah tinggi.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada awalnya, proses penyaringan dan penyuntikan air ke dalam sel-sel lebih efisien di malam hari ketika tubuh berada dalam posisi horizontal (posisi tidur). Pada posisi ini, kumpulan air, yang selama siang hari terutama bertahan di tungkai kaki, tidak harus melawan daya gravitasi untuk memasuki peredaran darah.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika pengandalan pada proses hidrasi darurat ini berlangsung cukup lama, paru-paru mulai terendam air di malam hari, dan pernapasan menjadi sulit. Orang itu membutuhkan lebih banyak bantal untuk tidur dalam posisi duduk. Kondisi ini dikenal sebagai asma kardiak, dan ini adalah konsekuensi dari dehidrasi. Tetapi, dalam kondisi ini Anda tidak boleh membebani sistem dengan minum terlalu banyak air pada saat awal. Peningkatan asupan air harus dilakukan perlahan-lahan dan tersebar—sampai produksi kemih mulai meningkat dengan kecepatan yang sama dengan Anda meminum air.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika kita minum cukup air untuk menghasilkan kemih yang tidak jernih, kita juga mengeluarkan banyak garam yang tadinya ditahan. Beginilah kita menyingkirkan cairan edema dari tubuh. Bukan dengan diuretika (<em>Diuretik adalah</em> obat yang dapat menambah kecepatan pembentukan urin), tetapi dengan lebih ba­nyak air! Air adalah diuretika alami terbaik yang pernah ada.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada orang yang mengalami edema yang meluas dan kadang-kadang jantungnya berdetak tidak berirama atau cepat oleh sedikit aktivitas, peningkatan asupan air harus bertahap dan tersebar, tetapi air tidak boleh dipuasakan dari tubuh.</p>
<p style="text-align:justify;">Asupan garam harus dibatasi selama dua atau tiga hari karena tubuh masih berada dalam modus menahan garam. Sekali edema telah lenyap, garam harus kembali ditambahkan ke diet. Jika terdapat denyut jantung yang tidak teratur, atau denyut nadinya cepat dan keras tetapi tidak terdapat edema, peningkatan air, garam, dan mineral lain, seperti magnesium, kalsium, dan beberapa kalium akan meredakan masalah.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Garam: Beberapa Keajaiban yang Tersembunyi</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Garam (garam laut asli, bukan garam meja) memiliki banyak fungsi penting daripada sekadar mengatur kandungan air dalam tubuh. Batmanghelidj, MD mengungkapkan beberapa fungsi garam yang lebih vital di dalam tubuh:</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Garam adalah antihistamin alami yang kuat. Garam dapat digunakan untuk meredakan asma. Letakkan di atas lidah setelah minum satu atau dua gelas air. Garam efektif sebagai obat hirup tanpa efek racun. Anda harus minum satu atau dua gelas air sebelum menempatkan garam pada lidah. Jenis penggunaan garam seperti ini hanya untuk ke-<br />
adaan darurat. Normalnya, Anda harus menambahkannya pada makanan atau air sebelum diminum.</li>
<li>Garam adalah unsur antistres yang kuat bagi tubuh.</li>
<li>Garam sangat penting untuk menarik kelebihan keasaman di dalam sel-sel, terutama pada sel-sel otak. Jika Anda tidak mau menderita penyakit Alzheimer, jangan melakukan diet bebas garam dan jangan biarkan mereka memberi obat diuretika untuk waktu yang lama!</li>
<li>Garam sangat penting bagi ginjal untuk membersihkan kelebihan keasaman dan mengeluarkan keasaman ke dalam kemih. Tanpa cukupnya garam dalam tubuh, tubuh<br />
akan menjadi semakin asam.</li>
<li>Garam penting dalam perawatan gangguan emosional dan afektif. Litium adalah pengganti garam yang digunakan dalam perawatan depresi.</li>
<li>Garam penting bagi pemeliharaan kadar serotonin dan melatonin di otak. Ketika air dan garam melakukan kewajiban antioksidan alaminya dan membersihkan sampah racun<br />
dari tubuh, asam-asam amino esensial, seperti triptofan dan tirosin, tidak akan dikorbankan sebagai antioksidan kimia. Dalam tubuh yang terhidrasi dengan baik, triptofan<br />
dicadangkan dan dapat memasuki jaringan otak, lalu digunakan untuk memproduksi serotonin, melatonis, dan triptamin—transmiter-transmiter saraf antidepresan yang esensial.</li>
<li>Menurut Batmanghelidj, garam vital bagi pencegahan dan perawatan kanker. Sel-sel kanker dimatikan oleh oksigen; sel kanker adalah organisme anaerobik. Sel ini harus tinggal di lingkungan yang rendah oksigen. Ketika tubuh terhidrasi de­ngan baik dan garam memperbesar volume darah yang beredar ke semua bagian tubuh, oksigen dan sel-sel imun yang aktif dan termotivasi di dalam darah akan mencapai jaringan kanker dan menghancurkannya. Dehidrasi (kekurangan air dan garam) menurunkan sistem imun dan aktivitas sel-sel pelawan penyakit dalam tubuh.</li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Garam vital untuk mempertahankan kebugaran dan kekuatan otot. Kurangnya kendali kemih dan kebocoran kemih juga dapat merupakan konsekuensi dari asupan ga­ram yang rendah. Surat berikut dari Dottlee Reid, usia enam puluhan, akan memperjelas soal ini. Surat ini mengungkapkan bagaimana asupan garam membantunya mengatasi masalah lutut serta kebocoran kemih yang terus-menerus. Batmanghelidj memilih untuk menerbitkan surat ini untuk membagikan kabar gembira kepada jutaan orang lanjut usia—yang mungkin menggunakan diuretika—bahwa asup­an garam yang memadai mungkin dapat menyelamatkan mereka dari keadaan yang memalukan karena harus selalu mengenakan pembalut.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;"><em>Dokter Batmanghelidj yang baik:</em></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;"><em>Pada tanggal 25 juni 1999 saya terpaksa pulang dari tempat ker</em><em>ja saya karena nyeri lutut saya menjadi tidak tertahankan. (Ini </em><em>adalah sebuah luka lama, ditimbulkan oleh seorang kiropraktor bertahun-tahun yang lalu dan akhir-akhir ini terluka. kembali.) Saya banyak berbaring di tempat tidur karena terlalu sakit untuk berjalan.</em></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;"><em>Saya mempunyai buku dan kaset Anda (Your Body&#8217;s Many Cries for Water). Pada tanggal 3 Juli 1999, saya memutuskan </em><em>untuk mencoba berjalan mengitari blok perumahan. Saya berhasil, dan pada tanggal 4 Juli saya berjalan enam blok ke gereja. Pada 5 Juli, saya mengemudikan mobil selama tujuh jam, dan hanya berhenti dua kali untuk pergi ke toilet. Kandung kemih saya sangat lemah dan saya membawa pakaian cadangan karena saya yakin bahwa saya akan membutuhkannya. Saya tiba di tempat tujuan tanpa membasahi pakaian, dan untuk pertama kalinya dalam hidup, saya tidak lelah dan bahkan bisa berjalan kaki sebelum tidur.</em></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;"><em> </em></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;"><em>Saya sangat kurus dan makanan yang bisa saya makan sangat </em><em>lah terbatas. Tiba-tiba saja saya menemukan bahwa saya makan </em><em>makanan yang selama bertahun-tahun tidak bisa saya makan</em>— <em>buah peach, semangka, tamat, nanas, dan bahkan makanan ma-</em><em>nis</em>—<em>dan saya menikmatinya tanpa efek samping.</em></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;"><em><span style="font-style:normal;"><em>Selama </em>bertahun-tahun <em>saya tidak minum apa pun kecuali air, tetapi saya telah menghentikan garam. Kesalahan besar! Otot-otot saya benar-benar menjerit, begitu pula banyak bagian tubuh lain. Saya masih mengalami masalah dengan olahraga, tetapi sudah belajar mendengarkan tubuh saya sendiri dan berharap suatu hari nanti saya tidak lagi mengalami masalah gas, kembung, peredaran darah, dan alergi. Saya dapat mengatakan dengan jujur bahwa di sebagian besar hari, saya merasa lebih baik dibandingkan keadaan saya selama bertahun-tahun, dan saya tidak pernah bisa cukup berterima kasih untuk bantuan Anda.</em></span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em> </em></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Garam (garam laut asli, bukan garam meja) dapat sangat efektif untuk menstabilkan denyut jantung yang tidak teratur, dan berlawanan dengan pemahaman yang keliru bahwa garam menyebabkan tekanan darah tinggi karena sebenarnya esensial bagi pengaturan tekanan darah—bersamaan dengan air dan mineral, seperti telah disebutkankan sebelumnya. Tentu saja proporsi sangat penting. Pada beberapa orang, diet yang rendah garam dengan asupan air yang tinggi sebenarnya dapat menaikkan tekanan darah. Logikanya sederhana, jika Anda minum air dan ti­dak makan garam, air tidak akan tinggal secara memadai di peredaraan darah untuk tetap mengisi semua pembuluh darah. Pada beberapa orang, ini akan menyebabkan pingsan. Pada orang lainnya, ini akan menyebabkan penciutan arteri sampai ke titik peningkatan tekanan darah yang bisa terukur. Satu atau dua gelas air dan beberapa garam—sejumput garam laut asli di lidah—akan segera dan efisien menenangkan jantung berdebar, dan dalam jangka panjang, akan mengurangi tekanan darah.</li>
<li>Garam vital bagi pengaturan tidur. Garam adalah hahan penghipnotis alami. Jika Anda minum segelas air, kemudian menempatkan beberapa butir garam di lidah dan membiarkannya di sana, Anda akan jatuh ke dalam tidur alami yang dalam. Jangan menaruh garam di lidah, kecuali Anda juga minum air. Penggunaan garam secara terpisah dan berulang dapat menimbulkan mimisan. Asupan air yang rutin dan penambahan sejumlah garam dalam diet akan mengatur pola tidur.</li>
<li>Garam adalah unsur vital bagi penderita diabetes. Garam membantu menyeimbangkan kadar gula dalam darah dan mengurangi kebutuhan insulin pada mereka yang harus menyuntikkannya untuk mengatur kadar gula darah me­reka. Air dan garam dapat mengurangi keluasan kerusakan sekunder pada mata dan pembuluh darah yang terkait dengan diabetes.</li>
<li>Garam vital bagi pembangunan energi hidroelektrik dalam semua sel tubuh. Garam digunakan oleh sel-sel untuk membangun energi lokal pada tempat-tempat yang membutuhkan energi.</li>
<li>Garam vital bagi komunikasi dan pemrosesan informasi oleh sel-sel saraf selama sel-sel otak bekerja, sejak pembuahan sampai kematian.</li>
<li>Garam vital bagi penyerapan partikel makanan melalui saluran usus.</li>
<li>Garam vital bagi pembersihan sumbat lendir dan lendir yang lengket pada paru-paru, terutama pada penderita asma, emfisema, dan kista fibrosis.</li>
<li>Garam di lidah dapat membantu batuk kering yang membandel.</li>
<li>Garam vital untuk penjernihan kerak dan sumbatan si­nus.</li>
<li>Garam dapat membantu pencegahan <em>gout</em> (asam urat) dan gout-artritis.</li>
<li>Garam esensial bagi pencegahan kram otot.</li>
<li>Garam vital dalam mencegah produksi ludah yang berlebihan sampai mengalir ke luar dari mulut selama tidur. Kebutuhan untuk terus-menerus membersihkan kelebihan ludah menandakan kekurangan garam. Osteoporosis bisa diakibatkan oleh kekurangan garam dan air di tubuh.</li>
<li>Garam mutlak perlu untuk mengeraskan struktur tulang.</li>
<li>Garam dapat membantu memelihara kepercayaan diri dan citra diri yang positif—hasil kepribadian yang dikendalikan oleh serotonin dan melatonin.</li>
<li>Garam dapat membantu memelihara libido.</li>
<li>Garam dapat membantu mengurangi dagu berlipat. Ketika tubuh kekurangan garam, ini berarti tubuh sangat kekurangan air. Kelenjar ludah merasakan kekurangan air dan merasa wajib untuk memproduksi lebih banyak ludah untuk melumas tindakan mengunyah dan menelan serta memasok air ke lambung yang dibutuhkan untuk memecah makanan. Peredaran darah ke kelenjar ludah akan bertambah, dan pembuluh-pembuluh darah menjadi &#8220;bocor&#8221; memasok air ke kelenjar untuk pembuatan ludah. Kebocoran ini tumpah ke area-area di luar kelenjar sendiri, dan menyebabkan ketebalan di bawah dagu dan pipi serta ke dalam pipi sendiri.</li>
<li>Garam dapat membantu mencegah varises vena dan &#8220;vena laba-laba&#8221; di tungkai dan paha.</li>
<li>Garam   laut  mengandung  sekitar  delapan  puluh empat   unsur mineral yang dibutuhkan tubuh. Beberapa dari unsur ini dibutuhkan dalam jumlah yang sangat kecil. Garam laut yang belum dihaluskan adalah pilihan yang lebih baik dibandingkan jenis garam lainnya yang tersedia di pasaran. Garam meja biasa yang dibeli di pasar swalayan telah kehilangan unsur-unsur yang menemaninya dan bisa me­ngandung unsur tambahan seperti aluminium silikat agar tidak menggumpal dan tetap berpori. Aluminium adalah bahan yang sangat beracun bagi sistem saraf. Aluminium telah diduga sebagai salah satu penyebab utama dari pe-<br />
nyakit Alzheimer.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Sebaik garam bagi penderita asma, seburuk itu pula kele­bihan kalium. Terlalu banyak jus jeruk, terlalu banyak kalium dapat memicu serangan asma, terutama jika terlalu banyak minuman atau terlalu banyak pisang digunakan sebelum olahraga. Kalium dapat menimbulkan serangan asma yang diinduksi oleh olahraga. Untuk mencegah serangan seperti ini, asupan beberapa garam sebelum olahraga dapat meningkatkan kapasitas paru-paru untuk pertukaran udara. Garam juga mengurangi keringat yang berlebihan.</p>
<p style="text-align:justify;">Adalah bijaksana untuk menambah garam ke jus jeruk un­tuk menyeimbangkan tindakan natrium dan kalium dalam memelihara volume air yang dibutuhkan di dalam dan di luar sel. Pada beberapa budaya, garam ditambahkan ke melon dan buah lain untuk menekankan rasa manisnya. Buah-buah ini terutama mengandung kalium. Dengan menambahkan garam se­belum dimakan, dicapai keseimbangan antara asupan natrium dan kalium. Hal yang sama perlu dilakukan pada jus lain.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai aturan yang baik, Anda membutuhkan sekitar 3 sampai 4 gram garam per hari untuk setiap sepuluh gelas air yang Anda minum. Tiga gram adalah sekitar setengah sendok teh. Penghitungan yang lebih mudah adalah seperempat sen­dok teh garam untuk setiap liter air. Contoh gambar dari bentuk garam laut asli yang sehat bagi kesehatan Anda adalah seperti di bawah ini:</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="aligncenter size-full wp-image-4965" title="garam laut asli" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/06/garam-laut-asli.jpg" alt="garam laut asli" width="435" height="367" /></p>
<p style="text-align:justify;"><img class="aligncenter size-full wp-image-4966" title="garam laut asli3" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/06/garam-laut-asli3.jpg" alt="garam laut asli3" width="500" height="346" /></p>
<p style="text-align:justify;">Disarankan Anda memakai terapi garam ini di sepanjang hari. Jika Anda berolahraga dan bekeringat, Anda membutuhkan lebih banyak garam. Pada cuaca panas, ketika Anda kehilangan air dari permukaan kulit tanpa Anda sadari, Anda membutuhkan lebih banyak garam. Pada cuaca seperti ini, garam dapat membuat perbedaan besar antara ketahanan hidup serta kesehatan yang baik dan keletihan karena panas serta kematian.</p>
<p style="text-align:justify;">Peringatan! Pada saat yang sama, Anda tidak boleh meng­gunakan garam <strong>secara berlebihan</strong>. Anda harus mengamati perbandingan kebutuhan garam dan air pada tubuh. Selalu pastikan bahwa Anda minum cukup air untuk mencuci kelebihan garam ke luar dari tubuh.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika berat tubuh Anda menaik mendadak dalam satu hari, padahal Anda tidak terlalu banyak makan, artinya Anda telah terlalu banyak menggunakan garam. Hentikan asupan garam selama satu hari dan minumlah banyak air untuk meningkatkan keluarnya kemih dan melenyapkan pembengkakan.</p>
<p style="text-align:justify;">Garam meja memang tidak baik untuk kesehatan. Ini hanya baik untuk rasa dalam masakan. Itulah sebabnya ikan laut dalam akuarium akan mati jika kita beri garam meja dalam air akuarium, namun tidak jika kita beri garam laut tradisional asli yang proses pengerjaannya hanya lewat proses penjemuran. Kebutuhan tubuh kita akan garam sama juga dengan ikan-ikan laut tersebut. Berhati-hatilah dengan label “Garam laut asli” untuk garam meja yang Anda beli dari supermarket atau toko-toko karena memang garam meja berasal dari garam laut, namun telah diproses sedemikian rupa menjadi garam yang “kehilangan komponen pelengkap” sehingga tidak baik untuk kesehatan jika kita mengonsumsinya banyak-banyak.</p>
<p style="text-align:justify;">Anda bisa mendapatkan garam laut tradisional asli ini di pasar-pasar tradisional di desa atau kota Anda. Supermarket, mall, dan toko-toko lainnya hanya menjual garam meja yang tidak sehat bagi Anda dan keluarga Anda. Dari awal Tuhan menciptakan garam tidak untuk mengalami proses pabrikasi berlebihan seperti ini. Tuhan ingin kita bisa menikmatinya seperti apa adanya dan sains modern telah membuktikan kebenarannya.</p>
<p style="line-height:1.4;text-align:justify;margin:0 0 1em;">Banyak masyarakat tidak memahami sains kesehatan yang benar sehingga menjadi korban iklan dan doktrinasi “bisnis merawat dan menjual penyakit&#8221; dari medis konvensional. Untuk memerangi hal ini, saya membuka <strong>HIOS (Healindonesia Online School)</strong>, dimana masyarakat awam bisa belajar sains holistik modern secara online. Temukan rahasia sains kesehatan yang benar serta solusi dari semua permasalahan kesehatan Anda dengan mempelajari sains holistik modern di <strong><a style="text-decoration:none;color:#006a80;border-bottom-width:1px;border-bottom-style:solid;border-bottom-color:#cfe2e5;" title="Klik utk menuju ke HIOS." href="http://hios.co.nr/" target="_blank">http://hios.co.nr</a></strong> .</p>
<p style="line-height:1.4;text-align:justify;margin:0 0 1em;">Artikel ini merupakan bagian dari materi pelajaran di HIOS. Anda akan menemukan RAHASIA dari sains-sains holistik modern lainnya yang mencengangkan dan yang sebelumnya tidak Anda sangka ketika belajar di HIOS. Sains atau pengetahuan seperti ini tidak akan bisa Anda dapatkan di sekolah kedokteran medis konvensional walaupun Anda rela membayar mahal untuknya.</p>
<p style="line-height:1.4;text-align:justify;margin:0 0 1em;">Para dokter dan ahli gizi medis konvensional tidak mengetahui sains dan REALITA ini. Jadi mudah dibayangkan apa jadinya jika Anda MENGUASAI sains holistik modern dari HIOS&#8230; itu artinya pengetahuan Anda melebihi mereka. HIOS tidak hanya membeberkan rahasia teorinya, tapi juga rahasia REALITA-nya.</p>
<p style="line-height:1.4;text-align:justify;margin:0 0 1em;">Pengetahuan lengkap akan sains kesehatan yang sejati tidak hanya akan membuat Anda &#8220;sekedar tahu&#8221; saja, tapi juga akan menyelamatkan diri Anda dan keluarga dari perangkap malpraktek serta konspirasi bisnis perusahaan farmasi dan medis konvensional. Menguasai sains holistik modern juga akan membantu Anda untuk bisa awet muda, susah sakit, dan panjang umur. Di HIOS Anda akan berubah, dari yang awalnya adalah pasien, kemudian menjadi &#8220;dokter sejati&#8221;.</p>
<p style="line-height:1.4;text-align:justify;margin:0 0 1em;">Sekali lagi saya tekankan, temukan rahasia sains kesehatan yang benar serta solusi dari semua permasalahan kesehatan Anda dengan mempelajari sains holistik modern di <strong><a style="text-decoration:none;color:#006a80;border-bottom-width:1px;border-bottom-style:solid;border-bottom-color:#cfe2e5;" title="Klik utk menuju ke HIOS." href="http://hios.co.nr/" target="_blank">HIOS (Healindonesia Online School)</a></strong> !</p>
<p style="line-height:1.4;margin:0 0 1em;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;">Referensi:</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Buku “Air, untuk Menjaga Kesehatan dan Menyembuhkan Penyakit” oleh F. Batmanghelidj, MD. Halaman 243-255).</li>
<li><a href="http://www.shirleys-wellness-cafe.com/salt.htm">http://www.shirleys-wellness-cafe.com/salt.htm</a></li>
</ul>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tunggu Giliran Anda Berikutnya, Malpraktek Di Rumah Sakit Juga Dialami Artis dan Dokter Senior]]></title>
<link>http://healindonesia.wordpress.com/2009/06/18/tunggu-giliran-anda-berikutnya-malpraktek-di-rumah-sakit-juga-dialami-artis-dan-dokter-senior/</link>
<pubDate>Thu, 18 Jun 2009 02:27:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>Awan</dc:creator>
<guid>http://healindonesia.wordpress.com/2009/06/18/tunggu-giliran-anda-berikutnya-malpraktek-di-rumah-sakit-juga-dialami-artis-dan-dokter-senior/</guid>
<description><![CDATA[Kini media massa makin sering mengabarkan berita kasus-kasus malpraktek. Masyarakat sekarang mulai d]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-4938" title="rmh skt" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/06/rmh-skt.jpg?w=128" alt="rmh skt" width="128" height="85" />Kini media massa makin sering mengabarkan berita kasus-kasus malpraktek. Masyarakat sekarang mulai dilanda kekhawatiran akan keselamatan nyawa mereka jika memasrahkan diri menjalani rawat inap di rumah sakit. Kewaspadaan kita akan standar dan kualitas layanan kesehatan di rumah sakit HARUS kita tingkatkan karena dokter senior dan artis pun juga tidak bisa lepas dari kasus malpraktek.<!--more--></p>
<p style="text-align:justify;">Tidak peduli status apa yang Anda miliki maupun seberapa banyak uang Anda, semua bukanlah jadi jaminan dimana kasus malpraktek tidak akan menimpa Anda. Coba kita simak berita-berita unik berikut ini.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;"><strong><span style="color:#339966;">Ketika Dokter Menjadi Korban Malpraktek</span></strong><br />
HukumOnline.com, 29 Mei 2008
</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;"><em>Lantaran keliru dalam menjalankan metode TUNA –Trans Urethal Needle Ablation– RS Omni Medical Center digugat oleh Salman, dokter senior yang berobat ke RS tersebut. Selain ganti rugi Rp35 juta, Salman juga meminta rekam medis penyakitnya.</em></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;">Lazimnya yang menjadi korban malpraktek adalah pasien. Kali ini, justru seorang dokter senior yang menjadi korban malpraktek. Jangan kaget dulu. Dokter yang menjadi korban ini memang sedang pindah posisi sebagai pasien. Namanya, dokter Salman. Pria yang pernah berpraktek di Rumah Sakit (RS) Harapan Kita ini terpaksa menggugat rekan seprofesinya karena dianggap melakukan malpraktek.</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;">Syahdan, Salman mengidap penyakit pembesaran prostat jinak dengan gejala sangat ringan. Pria berusia 74 tahun ini pun mendatangi RS Omni Medical Center untuk mengobati penyakitnya dengan metode Trans Urethal Needle Ablation (TUNA). <a href="http://64.203.71.11/ver1/Kesehatan/0705/31/232948.htm">Metode TUNA</a> merupakan terapi yang diperkenalkan di Indonesia sejak 2004. Cara kerjanya adalah menusuk prostat dengan jarum yang diberi energi gelombang radio sehingga menghasilkan energi panas yang mengarah langsung ke prostat.</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;">Tertarik dengan keampuhan metode TUNA melalui iklan di media massa, Salman berminat untuk menjajalnya. Singkat cerita, Salman mulai cari info soal metode TUNA itu di RS Omni Medical Center. Di tempat itu, ia ditangani oleh dokter Johan R. Wibowo. Belakangan, bukan kesembuhan yang ia terima, tapi malah kesakitan yang luar biasa. Salman mengaku mengalami pendarahan hebat, susah kencing, dan kencing berdarah.</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;">Merasa dirugikan, Salman lantas menempuh jalur hukum. Melalui pengacaranya Virza Roy Hizzal, Salman mendaftarkan gugatan perbuatan melawan hukum ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur. Ia menggugat dokter Johan, PT Sarana Meditama Metropolitan (pemilik RS Omni Medical Center) dan Soekendro (Presdir RS Omni Medical Center). Para tergugat, kata Salman, telah lalai dan melakukan kesalahan dalam menjalankan metode TUNA.</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;">Dalam gugatannya, Salman meminta para tergugat mengganti kerugian materil yang dialaminya sebesar Rp35 juta. Sedangkan kerugian immateril sebesar Rp300 juta.</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;">Selain meminta ganti rugi, Salman meminta haknya yang lain, yakni fotocopy rekam medis (<em>medical record</em>). Virza mencatat ada dua hal penting terkait kehadiran rekam medis itu. Pertama, isi rekam medis sangat penting bagi penggugat untuk mengetahui informasi penyakit yang dideritannya demi keberlangsungan proses perawatan atau pengobatan atas diri penggugat.</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;"><img class="aligncenter size-full wp-image-4942" title="hukum rekam medis" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/06/hukum-rekam-medis.jpg" alt="hukum rekam medis" width="500" height="245" /></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;">Dan kedua, isi rekam medis juga diperlukan untuk kepentingan proses pemeriksaan perkara maupun pembuktian dalam perkara. “Rekam medis ini sangat penting,” jelas Virza ketika ditemui hukumonline di PN Jakarta Timur, Rabu (28/5). Untuk itu, Virza memohon Majelis Hakim agar bisa menghadirkan bukti tersebut, sebagai tindakan pendahuluan.</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;">Namun, Majelis menolak permintaan tersebut. Apalagi, perkara ini baru sidang awal. “Permintaan itu sudah masuk substansi perkara,” ujar Ketua Majelis Hakim Firdaus seraya mempersilahkan para pihak untuk melewati tahap mediasi terlebih dahulu.</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;">Sementara itu, Kuasa Hukum RS Omni Medical Centre, Susi Tan, menolak berkomentar tentang kasus yang menimpa kliennya. Ia berdalih, perkara ini masih proses mediasi. “Ini kan belum masuk pokok perkara. Masih mediasi. Nantilah,” elaknya ketika dicegat hukumonline.</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;"><strong><span style="color:#339966;">Pernah Dilaporkan ke Polisi</span></strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;">Ternyata, gugatan ini bukan yang pertama. Tahun lalu, Salman pernah melaporkan dokter Johan ke Polres Jakarta Timur. “Kami laporkan karena ada unsur penipuan dan kelalaian,” ujar Salman. Laporan itu sendiri kabarnya mandeg di Kepolisian. “Kasus itu katanya di SP3 (Surat Perintah Pemberhentian Penyidikan,-red),” ungkap Virza.</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;">Meski mendapat kabar bahwa kasus tersebut telah di SP3, namun Salman sendiri mengaku belum menerima surat tersebut. Akibatnya, Salman kesulitan dalam mengajukan permohonan praperadilan. Apalagi, Salman menduga ada “permainan” dalam penghentian kasus ini. “Makanya kami adukan penyidiknya ke Propam,” tegas Salman.</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;">Dihubungi secara terpisah, Dedy Kurniadi, Penasehat Hukum dokter Johan, menjelaskan penyidik Polres Jakarta Timur tidak menemui unsur pidana apapun dalam kasus itu. “Memang tak ada malpraktek berdasarkan penyidikan,” ujarnya melalui telepon.</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;">Ia menegaskan polisi tidak sembarangan dalam mengeluarkan SP3. Tetapi, setelah melewati pemeriksaan beberapa saksi dan ahli. Ahli yang dihadirkan berasal dari Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran (MKDK) Indonesia.</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;">Diceritakan Dedy, kala itu MKDK berpendapat, jika seseorang diobati lalu ada efek pendarahan yang lebih dari yang diduga sebelumnya bukan berarti sebagai kelalaian. “Karena daya tahan tubuh masing-masing orang kan berbeda. Kesimpulannya tak ada yang memberatkan dokter Johan,” jelasnya.</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;">Yang jelas, Salman sudah telanjur tak percaya dengan penjaga kode etik korpsnya itu. Makanya, gugatan perbuatan melawan hukum merupakan langkah selanjutnya yang diambil oleh dokter senior ini. <em>(Ali)</em></p>
<p style="text-align:left;padding-left:60px;">Sumber: <a href="http://www.hukumonline.com/detail.asp?id=19357&#38;cl=Berita">http://www.hukumonline.com/detail.asp?id=19357&#38;cl=Berita</a></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;"><span style="color:#ffffff;"> .</span></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;"><strong><span style="color:#339966;">Luna Maya Pernah Jadi Korban Malpraktek</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;"><strong>Boleh.com, 04 Juni 2009</strong></p>
<p style="padding-left:60px;"><img class="size-medium wp-image-4939 alignleft" title="luna maya" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/06/luna-maya.jpg?w=300" alt="luna maya" width="240" height="150" /></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;">Kekeliruan diagnosa penyakit atau biasa yang disebut malpraktek bukanlah hal baru di Indonesia. Salah satu korbannya adalah aktris asal pulau dewata, Luna Maya. Ditemui dalam acara World Food Programme pada kamis (4/6) siang di Plaza FX Jakarta, Luna sempat bercerita tentang malpraktek yang pernah dialaminya.</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;">Ketika itu, tepatnya di tahun 2002, Luna merasakan sakit di sekitar perutnya. Namun pada awalnya ia menyangka kalau sakitnya disebabkan oleh sakit bulanan yang kerap dideritanya. Waktu terus berjalan, namun rasa sakit yang dirasakan Luna kian bertambah parah, segera berobat ke rumah sakit adalah pilihan yang paling tepat bagi Luna ketika itu.</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;">“Aku datang ke salah satu rumah sakit, dan aku didiagnosa sakit maag. Kemudian aku diberikan obat maag yang harganya sekitar 350 ribu,” ujar Luna. Namun tidak disangka olehnya, pasca mengkonsumsi obat tersebut, sakitnya justru semakin parah.”Waktu itu aku udah ngga kuat jadi aku langsung minta masuk UGD dan dirawat,” kisah Luna yang juga seorang duta World Food Programme Indonesia.</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;">Saat itu ia meminta dokter yang menangani adalah dokter yang sama ketika memeriksa dirinya. Namun sayangnya, untuk menunggu dokter yang sama ia harus menunggu hingga keesokan paginya.”Itupun aku harus nunggu lagi, karena dokternya lagi jogging pagi,” ungkap Luna.”Karena udah ngga kuat akhirnya aku diperiksa sama dokter lain,” lanjut Luna.</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;">Alangkah terkejutnya Luna ketika mengetahui kalau hasil diagnosa dari dokter yang berbeda ia dinyatakan menderita usus buntu dan harus segera di operasi.”Nah bayangin aja kalo aku ngga cepet-cepet periksa, usus buntunya bisa pecah di perut dan jadi bahaya,” cerita Luna.</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;">Berdasarkan pengalamannya tersebut Luna menganjurkan masyarakat dapat memilih dengan cermat rumah sakit atau dokter yang baik.”Ngga usah sampai ke luar negeri, karena tidak semua rumah sakit atau dokter dalam negeri itu buruk,” ungkap Luna dengan bijak. <strong>(Haco/jwr/bl)</strong></p>
<p style="text-align:left;padding-left:60px;">Sumber: <a href="http://www.boleh.net.id/?mn=dtnews&#38;s=lifes&#38;id=148">http://www.boleh.net.id/?mn=dtnews&#38;s=lifes&#38;id=148</a></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;"><span style="color:#ffffff;"> .</span></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;"><span style="color:#ffffff;"> .</span></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;"><strong><span style="color:#339966;">Korban Malpraktek RS OMNI Merasa Diteror</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;"><strong>TEMPO <em>Interaktif</em></strong><strong>, 11 Juni 2009</strong></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;"><strong>Jakarta</strong>: Ibu bayi kembar yang diduga menjadi korban malpraktek RS OMNI Alam Sutra, Tangerang, mengaku merasa diteror pihak manajemen RS OMNI. “Mereka berkali-kali menelpon saya. Saya merasa terganggu,” kata Juliana, ibu dari bayi kembar bernama Jared dan Jayden itu, lewat telepon, hari ini.</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;">Menurut Juliana, dia melahirkan prematur di rumah sakit RS OMNI pada 26 Mei 2008. Saat itu usia kandungannya baru 33 minggu. Petugas medis memasukan anaknya ke dalam inkubator. Beberapa hari setelah itu, salah satu putranya didagnosi menderita kebutaan. “Yang mengalami kebutaan Jared, sedangkan Jayden silender dua setengah,” kata Juliana.</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;">Untuk mengobati anaknya, Juliana terbang ke Australia. Dokter di sana mengatakan kerusakan mata anaknya sudah stadium 4. Kerusakan itu diduga akibat penanganan bayi lahir prematur yang tidak benar. “Menurut dokter, anak saya over oksigen,” kata Juliana lagi.</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;">Setelah sebulan di Australia, Juliana dan bayinya kembali ke tanah air. Berbekal pemeriksaan dokter-dokter di Australia, dia mendatangi RS OMNI untuk meminta catatan medis bayinya selama ditangani rumah sakit itu. “Tapi mereka selalu menghindar,” katanya.</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;">Dua bulan lalu, pihak rumah sakit meminta bertemu dengan Juliana dan suaminya. Dalam pertemuan itu manajemen memberi penjelasan tentang kondisi Jared dan Jayden selama dalam perawatan. “Tetapi kami tetap meminta catatan medis itu dan mereka juga tetap menghindar,” katanya.</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;">Karena merasa disepelekan, Juliana kemudian menyerahkan kasus ini ke pengacara O.C. Kaligis. Dua hari kemudian, dugaan malpraktek ini dilaporkan ke Polda Metro Jaya. “Setelah OMNI tahu kasus ini saya serahkan ke Pak OC, mereka berkali-kali menelpon saya. Saya merasa tidak nyaman dan terteror,” katanya.</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:60px;">Juliana mengatakan, sebenaranya dia dan suaminya hanya menuntut permintaan maaf dari manjemen RS. OMNI. Namun karena tidak pernah ada itikad baik dari manajemen, mereka akhirnya memilih jalur hukum. <strong>(Suseno)</strong></p>
<p style="text-align:left;padding-left:60px;"><strong>Sumber: <a href="http://www.tempointeraktif.com/hg/layanan_publik/2009/06/11/brk,20090611-181376,id.html">http://www.tempointeraktif.com/hg/layanan_publik/2009/06/11/brk,20090611-181376,id.html</a></strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong><span style="color:#ffffff;">.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Anda sendiri tahu bahwa berita-berita kasus malpraktek yang HEBOH selain di atas ada banyak seperti misalnya kasus <a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/09/10/malpraktek-rs-omni-alam-sutra/">Prita Mulyasari</a>, <a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/10/30/ramai-ramai-menggugat-dokter/">Ana Kusmanto</a>, <a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/09/10/diduga-malpraktek-rahmawati-meninggal-pascaoperasi/">Rahmawati</a>, <a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/09/07/rs-siloam-diduga-lakukan-mal-praktek/">Ade Irma Efendy</a>, <a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/09/07/hari-ini-lbh-adukan-pelaku-malpraktek-ke-polda/">Adya Vitri Harisusanti</a>, <a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/09/07/dokter-rs-medistra-dilaporkan-ke-polisi/">Dherens Kusmanto</a>, <a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/09/06/pasien-menggugat-rumah-sakit-bintaro/">Irwanto</a>, <a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/09/05/baku-tuding-malapraktek/">Dody Sudrajat</a>, <a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/09/05/dugaan-mal-praktek-polisi-panggil-perawat-rs-siloam/">Ade Irma Effendi</a>, <a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/09/05/diduga-korban-malpraktek-sekujur-tubuh-fatullah-melepuh/">Fatullah</a>, <a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/09/05/dokter-%e2%80%9dkejar-setoran%e2%80%9d-memicu-malpraktek/">Murnawati</a>, dan masih banyak lagi lainnya. <a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/09/06/malpraktek-dokter-kasus-hivaids/">Malpraktek pada kasus-kasus HIV/AIDS</a> pun marak terjadi. Ini adalah REALITA bahwa banyak <a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/12/29/sumpah-dokter-sering-tidak-diamalkan-oleh-dokter-yang-mengucapkannya/">dokter medis tidak mengamalkan sumpah yang mereka sendiri ucapkan</a>. Sudah jadi rahasia umum bahwa <a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/09/05/dokter-%e2%80%9dkejar-setoran%e2%80%9d-memicu-malpraktek/">dokter-dokter yang mengejar setoran telah memicu kejadian-kejadian malpraktek</a> di sekitar kita.</p>
<p style="text-align:justify;">Keluarga, dan teman-teman saya sendiri pernah menjadi korban malpraktek. Sepertinya tinggal giliran Anda atau keluarga Anda yang menjadi korban berikutnya. Atau mungkin sudah?! Terus siapakah yang dipersalahkan dalam hal ini?</p>
<p style="text-align:justify;">Banyak orang tidak tahu bahwa ilmu pengobatan itu mudah dipelajari dan TIDAK HARUS mengikuti pendidikan formal untuk memahami kesehatan dan teknik penyembuhannya. Banyak orang tidak tahu bahwa untuk sembuh pasien TIDAK HARUS diberikan obat atau operasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Banyak pasien juga frustasi dengan penyakit atau kondisi mereka yang tak kunjung sembuh, walaupun sudah berobat kemana-mana. Pasien tidak tahu bahwa mereka bisa mengubah &#8220;nasib&#8221; mereka, yaitu dari seorang pasien, berubah menjadi seorang DOKTER SEJATI.</p>
<p style="text-align:justify;">Oleh karena ketidaktahuan, sudah banyak masyarakat telah menjadi korban malpraktek. Mereka tidak tahu banyak tentang obat-obatan kimia, sistem dan standar pengobatan di medis konvensional, serta bagaimana mewaspadai perawatan yang diterima selama di rumah sakit.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://hios.co.nr"><img class="alignleft size-full wp-image-4903" title="Klik utk menuju ke HIOS." src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/06/logo-hios3.jpg" alt="logo hios3" width="150" height="163" /></a>Melihat kondisi masyarakat seperti ini, saya membuka <strong><a href="http://hios.co.nr/">HIOS (Healindonesia Online School)</a></strong> dengan <strong>visi utama yaitu membuat masyarakat awam untuk bisa bangkit dan berubah dari pasien menjadi &#8220;Dokter Sejati&#8221;, menjadi &#8220;Agen Pembawa Perubahan&#8221; serta menjadi &#8220;Jawaban Doa&#8221; bagi banyak orang. </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Di HIOS, Anda bisa belajar sains holistik modern secara online. Temukanlah solusi dari semua permasalahan kesehatan Anda dengan BELAJAR SENDIRI ilmu pengobatan holistik modern di <a title="Klik utk menuju ke HIOS." href="http://hios.co.nr/" target="_blank"><strong>http://hios.co.nr</strong></a> .</p>
<p style="text-align:justify;">Seperti ungkapan bijak Thomas Alva Edison, &#8220;<em>“Dokter masa depan tidak lagi memberi obat, namun akan menempatkan kepentingan pasiennya dalam rangka bimbingan kemanusiaan, bimbingan pengaturan pola makan, dan mengenai penyebab serta pencegahan penyakit.&#8221;</em>; inilah era dimana semua orang, terlebih pasien bisa menjadi dokter sejati!!!</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">Artikel Terkait:</span></strong></p>
<p><a title="Permanent Link to Dokter ”Kejar Setoran” Memicu Malpraktek" href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/09/05/dokter-%e2%80%9dkejar-setoran%e2%80%9d-memicu-malpraktek/"><strong>Dokter ”Kejar Setoran” Memicu Malpraktek</strong></a></p>
<p><a title="Permanent Link to Penggunaan Obat Menyebabkan 700.000 Warga Amerika Dirawat di UGD per Tahunnya" href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/01/17/penggunaan-obat-menyebabkan-700000-warga-amerika-dirawat-di-ugd-per-tahunnya/"><strong>Penggunaan Obat Menyebabkan 700.000 Warga Amerika Dirawat di UGD per Tahunnya</strong></a></p>
<p><a title="Permanent Link to Sumpah Dokter Sering tidak Diamalkan oleh Dokter yang Mengucapkannya" href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/12/29/sumpah-dokter-sering-tidak-diamalkan-oleh-dokter-yang-mengucapkannya/"><strong>Sumpah Dokter Sering tidak Diamalkan oleh Dokter yang Mengucapkannya</strong></a></p>
<p><a title="Permanent Link to Tips Menghindari Malpraktek Dokter" href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/09/10/tips-menghindari-malpraktek-dokter/"><strong>Tips Menghindari Malpraktek Dokter</strong></a></p>
<p><a title="Permanent Link to Para Dokter Merupakan Penyebab Kematian Utama ke 3 di Amerika Serikat – 250 Ribu Jiwa Meninggal per Tahunnya" href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/09/10/para-dokter-merupakan-penyebab-kematian-utama-ke-3-di-amerika-serikat-%e2%80%93-250-ribu-jiwa-meninggal-per-tahunnya/"><strong>Para Dokter Merupakan Penyebab Kematian Utama ke 3 di Amerika Serikat – 250 Ribu Jiwa Meninggal per Tahunnya</strong></a></p>
<p><strong> </strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sisi Negatif Kedelai yang Tidak Diketahui Banyak Orang]]></title>
<link>http://healindonesia.wordpress.com/2009/06/07/sisi-negatif-kedelai-yang-tidak-diketahui-banyak-orang/</link>
<pubDate>Sun, 07 Jun 2009 03:00:06 +0000</pubDate>
<dc:creator>Awan</dc:creator>
<guid>http://healindonesia.wordpress.com/2009/06/07/sisi-negatif-kedelai-yang-tidak-diketahui-banyak-orang/</guid>
<description><![CDATA[Ratusan uji ilmiah telah menghubungkan kedelai dengan malnutrisi, gangguan pencernaan, gangguan tiro]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-4890" title="200px-Soybeanvarieties" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/06/200px-soybeanvarieties.jpg?w=198" alt="200px-Soybeanvarieties" width="95" height="144" />Ratusan uji ilmiah telah menghubungkan kedelai dengan malnutrisi, gangguan pencernaan, gangguan tiroid, penurunan fungsi otak, gangguan reproduksi, mental, sistem imun, asma, diabetes, penyakit jantung dan kanker. Berlawanan dengan kepercayaan umum jaman sekarang bahwa kedelai adalah makanan yang menyehatkan, banyak bukti ilmiah telah memperlihatkan sisi negatif dari kedelai.<!--more--></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Beresiko Memperparah Kanker</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sering diberitakan bahwa kedelai sangat bermanfaat untuk memerangi kanker. Kebenaran akan berita ini adalah ya dan tidak. “YA” MEMANG BERMANFAAT JIKA PRODUK KEDELAI TELAH TERFERMENTASI, “TIDAK” BERMANFAAT JIKA PRODUK TERSEBUT ADALAH NON-FERMENTASI.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://www.soyonlineservice.co.nz/articles/soycancerwarning.htm">Para pasien kanker telah diperingatkan oleh Cancer Council NSW untuk menghindari makanan yang berbahan dasar kedelai karena kedelai non-fermentasi akan mempercepat pertumbuhan kanker</a>.</p>
<p style="text-align:justify;">Hasil suatu penelitian di tahun 1996, melaporkan bahwa wanita yang rutin mengonsumsi kedelai mengalami epithelial hyperplasia, yaitu suatu kondisi yang menandai kanker. Penelitian lanjutan yang dilakukan setahun kemudian, membuktikan bahwa genistein (salah satu jenis isoflavon) terbukti dapat menstimulasi kanker payudara. Karena itu, wanita yang berisiko dan pernah menderita kanker payudara sebaiknya waspada bila ingin mengonsumsi produk kedelai. Pilihan yang tepat adalah produk kedelai terfermentasi.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Mengganggu Hormon, Menyebabkan Ketidakstabilan Emosi dan Alergi</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sudah umum diketahui bahwa kedelai mengandung komponen “serupa” estrogen (hormon wanita). Banyak wanita yang mengalami pasca menopause menggunakan produk kedelai untuk membantu masalah kewanitaan mereka karena ketidakseimbangan hormon mereka. Kedelai sangat efektif dalam mensuplai hormone-hormon yang diperlukan.</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi yang perlu kita pertanyakan adalah jika kedelai dapat menyediakan hormon yang cukup untuk wanita paruh baya, apa jadinya jika RUTIN DIBERIKAN KEPADA BAYI? Apa jadinya jika kedelai yang dipenuhi hormon “serupa” hormon wanita ini RUTIN DIBERIKAN KE PRIA? Begitu juga apa jadinya jika RUTIN DIBERIKAN kepada para wanita muda yang MASIH CUKUP hormon estrogennya?</p>
<p style="text-align:justify;">Penelitian mengenai dampak produk-produk kedelai bagi manusia telah berkembang selama lebih dari 40 tahun (penelitian dimulai tahun 60-an). Selama beberapa dekade ini, telah dilakukan banyak penelitian dari dampaknya terhadap serangga, tikus, burung, sampai dengan manusia. Dari penelitian-penelitian tersebut, didapati banyak efek negatif dari kedelai non-fermentasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Burung yang diberi makan kedelai memperlihatkan “PENDEWASAAN DINI” di usia 2 bulan, dimana seharusnya mulai dewasa di usia 18 bulan. Ini mengakibatkan burung-burung ini menua terlalu dini dan dengan demikian cepat mati di usia muda. Tapi bukan hanya itu saja, pada burung-burung ini juga menunjukkan adanya masalah tiroid, kemandulan, dan pertumbuhan tumor.</p>
<p style="text-align:justify;">Phytoestrogen (komponen yang dikandung kedelai) dalam banyak penelitian TELAH KUAT DISIMPULKAN beresiko mengakibatkan  gangguan tiroid, gangguan sikap dan kanker. Theodore Kay dari Kyoto University Faculty of Medicine menekankan di tahun 1988 bahwa &#8220;pembesaran tiroid pada tikus dan manusia, terutama anak-anak, yang rutin diberikan kedelai telah diketahui selama setengah abad.”</p>
<p style="text-align:justify;">Dua peneliti dari FDA (BPOM-nya Amerika), yaitu Daniel Doerge dan Daniel Sheehan, memprotes kebijakan FDA  itu sendiri yang mengijinkan klaim aman kedelai bagi kesehatan jantung. Dalam surat protesnya, mereka mengkhawatirkan akan keselamatan publik dimana komponen kedelai yang dipakai sebagai estrogenik (terapi hormon) dan obat-obatan goitrogenik (pengobatan untuk tiroid) diberikan label peringatan untuk berhati-hati bila memakainya, tapi kenapa produk-produk kedelai lainnya tidak.</p>
<p style="text-align:justify;">Bukan sekedar permasalahan hormon saja, telah ditemukan adanya hubungan antara masalah perilaku anak-anak dengan produk kedelai. Produk kedelai yang diformulasikan bagi anak-anak mengandung tingkat mangan 50 kali lebih tinggi dibandingkan ASI. Dari sini menunjukkan bahwa tingkat mangan yang terlalu tinggi dalam susu formula kedelai adalah beracun bagi otak bayi. Penelitian ini menjawab salah satu kemungkinan dari naiknya tingkat penderita ADHD dan perilaku kasar yang ada selama ini. Mangan merupakan mineral dasar yang dibutuhkan oleh tubuh kita, tapi jika berlebihan akan mengakibatkan “sindrom keracuan mangan”.</p>
<p style="text-align:justify;">Alergi juga menjadi kekhawatiran berikutnya. Kedelai adalah salah satu makanan penyebab alergi terkuat di jaman modern ini. Dari beberapa penelitian melaporkan bahwa kedelai mengandung setidaknya 30 protein penyebab alergi. Apakah anak Anda menderita asma? Jika “Ya”, mungkin inilah saatnya Anda mengevaluasi kembali pola makan anak Anda.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Kandungan Berbahaya pada Produk Kedelai Non-Fermentasi</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Produk kedelai terbagi menjadi 2 jenis, yaitu produk yang terfermentasi dan yang non-fermentasi. Produk terfermentasi adalah produk kedelai yang aman dan sangat baik buat kesehatan. Diantaranya adalah tempe, kecap, miso, natto dan kecambah kedelai. Tapi lain halnya dengan produk NON-FERMENTASI seperti misalnya tahu dan susu kedelai, karena produk ini masih banyak memiliki kandungan zat-zat berbahaya seperti:</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">A) Goitrogen</span></strong><strong> </strong>– Ini adalah komponen yang mengganggu fungsi tiroid, dengan demikian menyebabkan hypotiroid pada individu yang sensitif dan juga beresiko menyebabkan kanker tiroid.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika kita mengkonsumsi produk kedelai non-fermentasi sekali-dua kali, belum tentu langsung mengalami efeknya. Ada takaran tertentu baru kita akan terpengaruh. Berapakah takaran yang membahayakan kesehatan? Ini tergantung usia.</p>
<p style="text-align:justify;">Berdasarkan Soy Online Service, bayi seharusnya tidak mengonsumsi kedelai sama sekali. Bagi orang dewasa, hanya dengan 30 mg isoflavone (termasuk komponen goitrogen) per hari cukup mengganggu fungsi tiroid. Takaran isoflavon yang perlu diwaspadai ini ada pada 5-8 ons susu kedelai.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">B) Asam Phytic</span></strong><strong><span style="color:#339966;"> </span></strong>– Kedelai mengandung asam Phytic, yaitu asam yang dapat menghalangi penyerapan mineral seperti misalnya zat besi, kalsium, tembaga, dan terutama seng dalam saluran pencernaan.</p>
<p style="text-align:justify;">Seng dibutuhkan untuk perkembangan dan berfungsinya otak serta sistem syaraf. Ia berperan penting dalam mengendalikan mekanisme kadar gula darah dan dengan demikian melindungi dari diabetes. Ia juga diperlukan untuk menjaga kesuburan.</p>
<p style="text-align:justify;">Seng adalah komponen kunci dalam berbagai enzim vital dan berperan banyak dalam sistem imun. Asam Phytic dalam kedelai tidaklah banyak dan bagi pria terkadang dibutuhkan. Jadi kandungan asam ini tidak perlu dikhawatirkan, kecuali bagi wanita yang sedang menstruasi dan juga bagi anak-anak.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada proses fermentasi kandungan asam phytic ini jauh berkurang sampai pada level aman untuk segala umur.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">C) Penghambat Trypsin</span></strong><strong> </strong>– Komponen negatif ini mengurangi kemampuan Anda mencerna protein. Memberi bayi dan anak Anda produk kedelai yang non-fermentasi secara teratur akan mengganggu pertumbuhannya. Kacang-kacangan lain yang memiliki kandungan penghambat trypsin yang tinggi adalah <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Trypsin_inhibitor" target="_blank">kacang lima.</a></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">D) Nitrat</span></strong> – Adalah komponen yang bersifat karsinogen (penyebab kanker), terbentuk pada saat pengeringan, dan zat beracun lysinoalanin terbentuk selama proses alkalin. Berbagai macam zat aditif buatan, terutama <a href="http://www.funpcgame.com/health/Sudden-cardiac-death.htm" target="_blank">MSG</a> (zat aditif yang merusak sel syaraf) telah ditambahkan pada produk kedelai untuk menyamarkan “aroma kacang”nya yang kuat dan memberikan rasa mirip daging.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">E) Phytoestroge</span><span style="color:#339966;">n</span></strong><strong> </strong>– Biasanya dipakai untuk membantu mengurangi efek produksi estrogen yang rendah dalam tubuh, kini ditemukan sebagai faktor penyebab kanker payudara dan leukemia pada anak.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">F) Aluminum</span></strong><strong> </strong>– Dari beberapa penelitian telah diketahui adanya hubungan antara keberadaan aluminium dengan penyakit Alzheimer. Tapi tahukah Anda bahwa susu kedelai mengandung aluminium 11 kali (1100 persen) lebih banyak dibandingkan susu formula biasa?!</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">G) Mangan</span></strong><strong> </strong>– Produk formula<strong> </strong>kedelai<strong> </strong>memiliki kandungan mangan berlebih bagi tubuh kita. Mangan dalam tingkat kecil sangat kita butuhkan untuk membantu sel tubuh kita mengumpulkan energi. Tapi jika berlebih, mangan bisa menyebabkan kerusakan otak seperti pada penyakit Parkinson.  Tingkat kandungan mangan di tiap susu bayi berbeda-beda, yaitu:</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>ASI mengandung 4-6 mcg/L.</li>
<li>Susu formula bayi biasa (dari sapi) mengandung 30-50 mcg/L.</li>
<li>Susu formula kedelai mengandung 200-300 mcg/L!!!</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">H) Terlalu Banyak Omega-6</span></strong>. Produk kedelai non-fermentasi mengandung kandungan Omega-6 yang lebih banyak dibandingkan Omega-3. Ketidakseimbangan rasio antara Omega-3 dengan Omega-6 akan membuat kita rentan terkena penyakit kanker, diabetes, penyakit jantung, arthritis, asma, hiperaktif, dan depresi.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Dampak Bagi Anak Laki-Laki </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Pubertas dini (yang disebabkan oleh produk kedelai) bisa meningkatkan resiko anak laki-laki menderita kanker testicular di saat menjelang dewasa, karena telah terpapar berbagai hormone seks terus menerus,” ujar Marcia Herman-Giddens , peneliti dari  University of North Carolina.  Ketidaknormalan pada saluran kencing mereka juga ditemukan dan beberapa penelitian akhir-akhir ini telah menemukan adanya beberapa cacat lahir lahir pada ibu-ibu vegetarian yang sering mengonsumsi kedelai.</p>
<p style="text-align:justify;">Bagi orang dewasa, tubuh telah diperlengkapi dengan sempurna untuk menetralisir efek negatif kedelai non-fermentasi. Tapi lain halnya dengan bayi yang sistem endokrinnya masih belum sempurna. Suatu penelitian menyebutkan bahwa ketika Anda memberi produk kedelai non-fermentasi pada bayi tiap harinya, itu sama saja memberikannya sesuatu yang SETARA DENGAN 5 KALI PIL KB DALAM SEHARI (BAGI ORANG DEWASA)!</p>
<p style="text-align:justify;">Sistem endokrin bayi belum mampu mengatasi kandungan isoflavon berlebih yang ada pada produk kedelai non-fermentasi. Kandungan berlebih isoflavon memiliki sifat feminisasi, yang akan MENGAKIBATKAN UKURAN KELAMIN BAYI LAKI-LAKI JADI LEBIH KECIL DAN KECENDERUNGAN GENETIKA YANG MENGARAH KE HOMOSEKSUALITAS. <a href="http://www.worldnetdaily.com/news/article.asp?ARTICLE_ID=53327">Beberapa ahli mempersalahkan pengkonsumsian susu formula bayi sebagai salah satu faktor kecenderungan genetika anak laki-laki menjadi seperti perempuan</a>. Anda tentu tidak ingin anak Anda memiliki kelainan yang satu ini bukan?</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Dampak Bagi Anak Perempuan </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Produk formula kedelai mengandung tingkat hormon sebanyak 240 kali lebih tinggi diandingkan ASI!</p>
<p style="text-align:justify;">Para endokrinologis anak-anak di tahun 1982 telah melaporkan hasil penelitian mereka yang mendapati adanya perkembangan payudara pada anak-anak perempuan dibawah delapan tahun. Dalam penelitian pertama yang melibatkan 130 anak perempuan, 68% menunjukkan  adanya perkembangan payudara sebelum mereka berusia 18 bulan! Para peneliti mendapatkan adanya hubungan antara ketidaknormalan ini dengan konsumsi produk-produk kedelai.</p>
<p style="text-align:justify;">Anak-anak perempuan yang memasuki masa pubertas akan beresiko besar menderita kanker payudara dan juga kista rahim jika mengalami gangguan tiroid karena rutin mengonsumsi produk kedelai non-fermentasi.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Dampak Bagi Wanita Muda</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin Anda terkejut jika saya mengatakan bahwa komponen phytoestrogen pada kedelai bisa meningkatkan resiko kanker payudara. Dr. Claude Hughes, direktur dari Women&#8217;s Health Center di Cedar-Sinai Medical Center, Los Angeles mengemukakan pendapat tentang komponen kimiawi pada kedelai,”Ia (phytoestrogen) dapat  mempercepat pembelahan sel-sel yang sudah menjadi kanker dari mengandalkan estrogen untuk pertumbuhan mereka (sel-sel kanker).”</p>
<p style="text-align:justify;">Chanfeng Wang dan Mindy S. Kurzer, yang menulis “Phytoestrogen Concentration Determines Effects of DNA Synthesis in Human Breast Cancer Cells” mengatakan, &#8220;Data kami memperlihatkan adanya kemungkinan bahwa dalam kadar tertentu pada manusia, phytoestrogen, flavonoid dan lignan justru menstimulasi, bukannya menghambat, pertumbuhan tumor-tumor yang mengandalkan estrogen.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Disamping itu juga didapati bahwa dua gelas susu kedelai sehari dalam satu bulan penuh, mengandung cukup komponen kimiawi yang dapat mengganggu siklus menstruasi wanita. Umum diketahui bahwa para wanita yang memakai pil-pil kontrasepsi lebih sering mudah marah-marah seiring adanya gangguan hormonal. Hanya dengan 100 gr dari produk kedelai, mengandung komponen estrogenik yang sama dengan satu pil kontrasepsi.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Dampak Bagi Pria Dewasa</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Apa dampak phytoestrogen bagi pria? Para peneliti percaya bahwa kecenderungan menurunnya kesuburan pria bisa jadi dikarenakan adanya pemberian estrogen dari luar, termasuk phytoestrogen kedelai.  Terdapat bukti kuat yang menunjukkan bahwa phytoestrogen kedelai menghambat enzim yang dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan hormone testoteron (hormone pria).</p>
<p style="text-align:justify;">Penelitian terhadap pejantan hewan-hewan juga telah banyak dilakukan, baik dari belalang sampai dengan cheetah. Dari penelitian-penelitian tersebut didapati bahwa kedelai mengakibatkan para pejantan ini kurang percaya diri, kurang agresif, hasrat seksual menurun, dan jumlah sperma  pun berkurang.</p>
<p style="text-align:justify;">Dampaknya pada manusia terlihat lebih lambat daripada pada hewan. Tapi tetap saja berdampak negatif jika kedelai secara rutin diberikan pada pria.</p>
<p style="text-align:justify;">Penelitian terlama akan dampak produk kedelai  dimulai di tahun 1965 dengan partisipan 8.006 pria Jepang-Amerika. Dalam penelitian ini mempertanyakan tentang 27 makanan dan minuman mereka. Setelah dimonitor dan diteliti bertahun-tahun lamanya, studi/penelitian ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pemberian tahu dengan “penuaan otak dini”, bahkan berhubungan dengan penyakit Alzheimer. Dr. Lon White, peneliti dalam Honolulu Heart Program ini mengungkapkan bahwa dari 27 makanan yang diteliti, tahu-lah yang menunjukkan hasil konsisten berdampak negatif bagi otak pria-pria ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Lon White, akhirnya menyatakan, “Yang perlu ditekankan adalah ini semua (phytoestrogen ) bukanlah nutrisi. Mereka semua tergolong obat. Mereka memiliki beberapa manfaat dan juga beberapa kerugian.”</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Bukankah Sejarah Asia Membuktikan Kedelai Baik untuk Kesehatan?</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Pernyataan ini sebagian ada benarnya juga karena kedelai memang memiliki kandungan nutrisi yang banyak dan baik untuk kesehatan. Tapi ingat bahwa produk-produk kedelai baru bisa dikatakan 100% aman jika diproses secara fermentasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Terus apa yang salah? Untuk mengetahuinya, mari simak penjelasan berikut.</p>
<p style="text-align:justify;">Informasi yang mempromosikan produk kedelai selalu diarahkan pada kebiasaan makan orang Asia dan catatan sejarah kesehatan kita (orang Asia). Namun sayangnya, informasi ini kurang kritis dalam memberikan detail informasi akan kondisi bagaimana kedelai ditanam, karena hal ini mempengaruhi struktur kimia kedelai yang cenderung bertindak sebagai antiestrogen. Tekanan lingkungan, jamur, dan faktor lingkungan kedelai lainnya (termasuk fermentasi atau non-fermentasi) sangat mempengaruhi kandungan phytokimia kedelai yang berdampak pada kesehatan.</p>
<p style="text-align:justify;">Detail bagaimana orang Asia menggunakan atau mengonsumsi kedelai kurang diperjelas. Normalnya, jauh sebelum masa-masa kedelai digombor-gemborkan sebagai produk yang sehat, pengkonsumsian kedelai bagi orang Asia masih tergolong sedikit dan biasanya dikombinasikan dengan sumber protein lain seperti daging sapi, babi, ayam, ikan, susu, dan telur. Gabungan dari protein hewan ini mempengaruhi struktur kimiawi makanan lain di dalam pencernaan kita.</p>
<p style="text-align:justify;">Disamping itu, banyak produk-produk kedelai sebelum era modernisasi dikonsumsi dalam bentuk terfermentasi seperti misalnya tempe, kecap, dan kecambah. Proses fermentasi ini mengubah struktur kimia berbahaya kedelai menjadi hilang atau berkurang drastis.</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi jika dilihat dalam jaman sekarang, didapati bahwa tingkat penyakit Alzheimer lebih tinggi di orang-orang Asia dibandingkan di masyarakat negara lain.  Perlu diingat juga bahwa dulu (mungkin juga sampai sekarang) kita sebagai orang Asia menganggap tempe-tahu adalah makanan murahan dan tidak mengonsumsinya sebagai menu utama kita. Kita dulu lebih banyak mengonsumsi nasi, sayur, telur dan daging daripada produk-produk kedelai.</p>
<p style="text-align:justify;">Seberapa banyakkah kedelai dikonsumsi oleh orang Asia SEBELUM MASA MODERNISASI? Sebenarnya tidak banyak, berbeda dengan klaim yang perusahaan sering nyatakan, kedelai sebenarnya tidak begitu banyak dikonsumsi oleh orang Asia SEBELUM MASA MODERNISASI. Studi historis menunjukkan bahwa orang Asia mengonsumsi kedelai ketika ada masalah finansial atau ketika adanya kekurangan sumber makanan lain. Dan disamping itu, banyak dari kedelai yang ada diproses secara fermentasi untuk menghilangkan efek racun kedelai.</p>
<p style="text-align:justify;">Lain halnya dengan jaman sekarang, pemanfaatan kedelai lebih dipengaruhi oleh karena faktor keuntungan ekonomi dibandingkan karena faktor kesehatan. Amerika, Jepang, Indonesia, dan negara lainnya telah “membombardir” masyarakat dengan produk-produk kedelai. Tapi lain halnya dengan Switzerland, Inggris, Australia dan New Zealand, peringatan publik yang tegas telah diberikan kepada masyarakatnya untuk secara medis mewaspadai dan memonitor penggunaan kedelai bagi bayi dan wanita hamil.</p>
<p style="text-align:justify;">Banyak dari para vegetarian di Amerika, Eropa, dan Australia mengonsumsi sekitar 220 gram tahu dan beberapa gelas susu kedelai per hari, dua atau tiga kali dalam seminggu. Tapi porsi ini sebenarnya berlebihan dibandingkan konsumsi orang Asia sebelum masa modernisasi. Orang Asia jaman dulu biasanya mengonsumsi kedelai dalam porsi kecil menyertai makanan lainnya. Kedelai juga bukan sumber protein utama orang Asia jaman dulu, termasuk susu kedelai.</p>
<p style="text-align:justify;">Berdasarkan penelitian KC Chang, editor dari Food in Chinese Culture, total konsumsi kalori dari kedelai bagi orang Cina di tahun 1930 hanya 1,5%, jauh lebih sedikit dibandingkan dengan konsumsi daging babi sebanyak 65%.</p>
<p style="text-align:justify;">Pernah mendengar promosi bahwa susu formula kedelai adalah aman karena bayi-bayi orang Asia telah mengonsumsinya selama berabad-abad? Pernyataan promosi ini juga salah, apalagi klaim bahwa susu kedelai lebih baik dibandingkan ASI. Yang benar adalah sejarah orang Asia JAMAN DULU menunjukkan bahwa bayi-bayi mereka sangat jarang diberikan susu kedelai.</p>
<p style="text-align:justify;">Ernest Tso dalam tulisannya di Chinese Journal of Physiology <strong>tahun 1928</strong>, mengungkapkan bahwa susu kedelai dibeberapa daerah merupakan minuman penduduk asli di pagi hari, tapi sangat sedikit digunakan sebagai bagian dari menu utama bagi anak-anak.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam tulisannya di tahun 1930, Dr RA Guy dari Department of Public Health di Peiping Union Medical College menyatakan bahwa susu kedelai tidak pernah secara umum diberikan kepada anak-anak mereka di Peiping. Minuman ini juga tidak dibuat sendiri di tiap rumah, melainkan dijual oleh pedagang keliling, dalam bentuk tidak kental dan panas, tapi diminum oleh orang-orang tua sebagai pengganti teh. Sebaliknya, susu kedelai pada masa itu dianggap tidak praktis dan susah untuk dipersiapkan bagi bayi-bayi mereka. Jadi, praktek pemberian susu kedelai bagi bayi-bayi orang Asia di jaman dulu adalah tidak umum. (Guy RA. Chinese Med J. 1936; 50:434-442).</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Pengaruh Kedelai Buatan (GMO) Bagi Kualitas Kedelai</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Lebih jauh lagi, kebanyakan kedelai jaman sekarang ditanam di lahan pertanian yang penuh dengan pestisida dan herbisida, dan banyak juga merupakan kedelai buatan (<em>Genetically Modified</em>). Menimbang faktor kedelai buatan, apakah ini berarti kedelai lokal aman dan tidak mengandung komponen kimia yang berbahaya buat kesehatan? Tidak juga. Kedelai asli maupun buatan (GMO) juga memiliki komponen kimia berbahaya jika tidak difermentasi, tapi GMO makin memperparah kondisi yang ada.</p>
<p style="text-align:justify;">Ada yang berpendapat bahwa penelitian-penelitian yang menunjukkan hasil negatif kedelai adalah karena penelitian tersebut lebih banyak meneliti kedelai-kedelai buatan, bukannya kedelai asli seperti kebanyakan di Asia atau Indonesia. Tapi ini juga salah karena penelitian ilmiah mengenai dampak kedelai bagi kesehatan, telah dilakukan di TAHUN 60-AN DI BERBAGAI NEGARA EROPA DAN ASIA. Penelitian-penelitian ini juga menunjukkan dampak negatif kedelai yang pada masa itu masih alami, bukan GMO. Kedelai buatan atau GMO, baru ada di tahun 1995, diperkenalkan pertama kali oleh Perusahaan Monsanto.  Selain itu, di tahun 1997, hanya ada sekitar 8% kedelai buatan diproduksi di Amerika Serikat, tapi menjadi meningkat tajam di tahun 2006, yaitu 89%.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Apakah Tahu Aman?</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Ada yang berpendapat bahwa tahu merupakan produk yang aman. Untuk hal ini saya berpendapat bisa “Ya”, bisa juga “Tidak”. “Ya” – aman, jika Anda tidak berlebihan atau RUTIN mengonsumsinya. “Tidak” aman, jika Anda melakukan sebaliknya. Kenapa demikian? Karena sepengetahuan saya, tahu merupakan produk kedelai non-fermentasi. Itu berarti tahu juga memiliki komponen kimia berbahaya (aluminium, mangan, phytoestrogen, dll) yang masih banyak. Begitu juga dengan susu kedelai.Tapi jika ada yang tahu bagaimana membuat tahu dan susu kedelai secara fermentasi, ini adalah kabar gembira dan saya harap Anda bisa membagikan rahasianya kepada saya.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Tapi Saya Merasakan Manfaat Kedelai Bagi Kesehatan Saya</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Iya memang benar tidak bisa dipungkiri bahwa produk kedelai, termasuk yang non-fermentasi, bisa membawa dampak positif bagi beberapa orang. Tapi yang perlu dipertimbangkan adalah kedelai non-fermentasi (termasuk susu kedelai), jika RUTIN Anda konsumsi, SUATU HARI nanti akan membawa efek negatif bagi kesehatan Anda. Sesuai dengan yang dijelaskan di atas, kedelai non-fermentasi lebih cocok dikatakan sebagai obat serupa herbal dan bukan sebagai sumber nutrisi dalam keseharian kita. Anda harus bijaksana memanfaatkan produk-produk kedelai dilihat dari kebutuhan, proses, frekuensi, dan porsinya bagi Anda.</p>
<p style="text-align:justify;">Hanya karena sebuah komponen yang ditemukan dalam makanan membantu satu bagian tubuh berfungsi dengan baik, tidak berarti bahwa komponen tersebut baik bagi seluruh tubuh. Saat memilih makanan dan minuman, pertimbangkanlah semuanya secara keseluruhan. ANDA TIDAK DAPAT MEMUTUSKAN APAKAH SUATU MAKANAN BAIK ATAU BURUK HANYA DENGAN MELIHAT DARI SATU BAHAN YANG TERKANDUNG DALAM MAKANAN TERSEBUT. Contoh: susu sapi mengandung kalsium yang cukup tinggi, tapi <a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/11/22/hati-hati-susu-olahan-tidak-baik-untuk-kesehatan/">ternyata susu sapi lebih cocok untuk anak sapi bukannya manusia dan LEBIH BANYAK membahayakan kesehatan dibandingkan manfaatnya.</a></p>
<p style="text-align:justify;">Hukum yang sama juga berlaku yaitu ANDA TIDAK DAPAT MEMUTUSKAN APAKAH SUATU MAKANAN BAIK ATAU BURUK HANYA DENGAN MELIHAT DARI SATU MANFAAT YANG DIMILIKI MAKANAN TERSEBUT. Contoh: kopi baik untuk menghilangkan rasa kantuk dan menenangkan pikiran, tapi kopi JAUH LEBIH banyak membawa kerugian yang <a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/15/kenali-delapan-dampak-negatif-kafein-bagi-kesehatan-anda/">menghambat produksi melatonin, mengganggu pertumbuhan janin, memperburuk kondisi diabetes, dan meningkatkan resiko serangan jantung.</a></p>
<p style="text-align:justify;">Di jaman sekarang, tidak ada makanan yang 100% sempurna. Semuanya memiliki kelebihan dan kelemahan. Tapi sebagai bahan pertimbangan, nilailah prosentase baik dan buruk dari apa yang Anda konsumsi. <strong>Jika suatu makanan lebih banyak membawa kerugian dibandingkan keuntungan, adalah bijaksana jika Anda tidak mengonsumsinya (atau mengurangi pengkonsumsiannya)</strong>.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari semua informasi yang ada mengenai manfaat kedelai, FAKTOR UANG SANGAT MENENTUKAN DI SINI, BUKAN FAKTOR KESEHATAN. Produk-produk kedelai lebih tepatnya bersifat sebagai obat, sama seperti herbal, dan bukan sebagai sumber nutrisi makanan keseharian kita.</p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin Anda tidak setuju dengan tulisan saya, tapi daripada bertanya dan berdebat panjang lebar dengan saya, saya sarankan Anda untuk melakukan penyelidikan sendiri. Jangan percaya begitu saja terhadap informasi yang pro maupun kontra terhadap produk-produk kedelai. Cari tahu dan selidikilah kebenarannya sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam penyelidikan mengenai dampak kedelai, saya mendapati LEBIH BANYAK hasil uji ilmiah yang kontra-kedelai dibandingkan yang pro-kedelai. Dan uji ilmiah ini adalah FAKTA DAN PENELITIAN ILMIAH YANG TIDAK DIMANIPULASI. Lagipula, para peneliti yang kontra-kedelai toh TIDAK MENDAPATKAN KEUNTUNGAN MATERI dari penelitian-penelitian mereka yang “melawan arus”. Jadi pertimbangan akan “conflict of interest” adalah tidak mungkin dalam kasus kontra-kedelai yang selalu memberitakan fakta-fakta negatif dari produk kedelai.</p>
<p style="text-align:justify;">Informasi-informasi kontra-kedelai ini akan banyak Anda temui secara INTERNATIONAL, bukan nasional. Manfaatkan fasilitas internet dan Anda akan mendapati bahwa informasi kontra-kedelai jumlahnya sangat banyak dan mudah ditemukan.</p>
<p style="text-align:justify;">Di sini saya tidak melarang Anda untuk mengonsumsi kedelai… Tidak. Saya hanya memperingatkan Anda terhadap PENGKONSUMSIAN PRODUK KEDELAI YANG TIDAK TEPAT. Pilihlah produk kedelai yang terfermentasi seperti misalnya tempe, kecap, miso, natto dan kecambah kedelai. Mereka adalah produk-produk kedelai terfermentasi yang baik untuk kesehatan.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;">Referensi:</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2004/01/21/soy-part-eight.aspx?aid=CD12">http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2004/01/21/soy-part-eight.aspx?aid=CD12</a></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2000/01/09/truth-about-soy.aspx">http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2000/01/09/truth-about-soy.aspx</a></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Soybean">http://en.wikipedia.org/wiki/Soybean</a></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://reliableanswers.com/med/soy.asp">http://reliableanswers.com/med/soy.asp</a></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://www.shirleys-wellness-cafe.com/soy.htm">http://www.shirleys-wellness-cafe.com/soy.htm</a></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://www.worldnetdaily.com/news/article.asp?ARTICLE_ID=53327">http://www.worldnetdaily.com/news/article.asp?ARTICLE_ID=53327</a></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">Artikel Terkait:</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/02/05/bahaya-susu-formula-kedelai-bagi-anak-anda/">Bahaya Susu Formula Kedelai Bagi Anak Anda</a></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;"><br />
</span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Perbedaan Dokter yang Setia kepada Medis Konvensional dengan Dokter yang “Murtad”]]></title>
<link>http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/29/perbedaan-dokter-yang-setia-kepada-medis-konvensional-dengan-dokter-yang-%e2%80%9cmurtad%e2%80%9d/</link>
<pubDate>Fri, 29 May 2009 01:01:41 +0000</pubDate>
<dc:creator>Awan</dc:creator>
<guid>http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/29/perbedaan-dokter-yang-setia-kepada-medis-konvensional-dengan-dokter-yang-%e2%80%9cmurtad%e2%80%9d/</guid>
<description><![CDATA[Banyak orang belum mengerti dan belum bisa membedakan mana dokter konvensional dan mana dokter holis]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-4812" title="edison-in-lab" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/05/edison-in-lab.jpg?w=89" alt="edison-in-lab" width="89" height="95" />Banyak orang belum mengerti dan belum bisa membedakan mana dokter konvensional dan mana dokter holistik; mana ilmu medis konvensional dan mana yang ilmu holistik. Ketidaktahuan ini menyebabkan beberapa orang “mengernyitkan dahi” ketika saya secara blak-blakkan “mengkoreksi” kesalahan-kesalahan bahkan kejahatan di dunia medis konvensional. Para dokter holistik modern dan sains holitik yang sudah benar jalurnya dikira sebagai bagian dari medis konvensional, padahal bukan. Ketidaktahuan inilah yang secara TIDAK SADAR akan membawa Anda kepada MALAPETAKA bahkan KEMATIAN.<!--more--></p>
<p style="text-align:justify;">Kok bisa membawa malapetaka bahkan kematian? Baiklah coba Anda simak penjelasan saya berikut ini…</p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin Anda bingung dengan judul artikel ini, apa maksud saya dengan dokter yang setia kepada medis konvensional dan apa maksudnya dengan dokter yang murtad?! Yang saya maksudkan dengan “murtad” di sini adalah dokter medis konvensional yang menolak ilmu dan standar utama medis konvensional, kemudian memilih memakai ilmu dan standar holistik dalam praktek pengobatan mereka. Jadi para dokter ini memakai CARA BERBEDA DAN MENYIMPANG DARI STANDAR MEDIS.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika Anda perhatikan ada seseorang dengan gelar dokter dan dibelakangnya ada singkatan MD, PhD, atau Prof Dr tapi menentang ilmu medis konvensional dan atau memakai ilmu alternatif, itu berarti mereka adalah dari aliran holistik, bukan medis konvensional (atau disebut juga aliran allopathy). Mereka yang bergelar MD mungkin dulunya adalah seorang medis konvensional murni, tapi kemudian beralih ke holistik setelah melihat “ketidakmampuan” allopathy dalam MENYEMBUHKAN berbagai penyakit.</p>
<p style="text-align:justify;">Contoh para dokter holistik modern berkelas internasional yang dulunya merupakan dokter medis konvensional adalah Dr. Hiromi Shinya; Dr. Joseph Mercola, DO; Etienne de Harven, MD; Peter H. Duesberg, Ph.D; F. Batmanghelidj, MD; Charles Thomas, PhD; Dr. Stefan Lanka; Dr. Leonard Horowitz; Dr. Alan Cantwell, MD; Dr. Mohammed Al-Bayati,  Ph.D., D.A.B.T., D.A.B.V.T.; Gary Null, Ph.D; dan masih banyak lagi lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Perbedaan Ilmu Pengobatan Holistik dengan Ilmu Medis Konvensional</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Istilah holistik bukan diambil dari kata holy (suci), yang terkesan bahwa penyembuhan holistik adalah penyembuhan supranatural. Bukan…, holistik diambil dari kata whole (menyeluruh) atau dari pandangan holisme (dari bahasa Yunani ὅλος holos, yang artinya semua, keseluruhan, total). Holistik  adalah suatu pandangan bahwa semuanya di sistem alam semesta ini (sistem fisik, biologis, kimia, sosial, ekonomi, mental, bahasa, dll) tidak bisa ditentukan atau dijelaskan secara bagian-bagian terpisah saja, tapi dijelaskan secara keseluruhan. [1]</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi ilmu pengobatan holistik adalah suatu pengobatan yang memandang kesehatan maupun pengobatan secara keseluruhan dari aspek hidup manusia serta keseluruhan sistem alam semesta.</p>
<p style="text-align:justify;">Sedangkan ilmu medis konvensional adalah pengobatan yang memandang  tubuh manusia secara terpisah-pisah, lebih condong memperhatikan gejala daripada “akar penyakit”serta mengobati secara fisiologis, tidak secara keseluruhan.</p>
<p style="text-align:justify;">ilmu medis konvensional juga disebut sebagai pengobatan allopathic atau allopathy (berasal dari Bahasa Yunani ἄλλος, állos, lain, berbeda, + πάϑος, páthos, menderita). Istilah ini diungkapkan pertama kali oleh <a title="Samuel Hahnemann" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Samuel_Hahnemann">Samuel Hahnemann</a>, pendiri pengobatan <a title="Homeopathy" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Homeopathy">homeopathy</a> (salah satu disiplin ilmu holistik modern). Allopathy ditujukan pada pengobatan standar di awal abad 19 sampai sekarang, atau biasa disebut sebagai pengobatan medis konvensional, pengobatan Barat (Western medicine), biomedicine, <a title="Evidence-based medicine" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Evidence-based_medicine">scientific medicine</a>, atau pengobatan modern. [2]</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;">Disiplin ilmu holistik terbagi menjadi dua, yaitu:</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">1.       Holistik Tradisional</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Suatu teknik penyembuhan yang memanfaatkan alam dengan prinsip holisme, berawal sejak ribuan tahun lalu. Biasa disebut sebagai penyembuhan/pengobatan alternatif atau pengobatan tradisional. Yang termasuk holistik tradisional adalah akupuntur, akupresur, herbal, ayurveda, uropathy, pranic healing, apitherapy, dan lain-lain. Gelar para praktisinya bermacam-macam. Ada yang disebut sebagai tabib, sin-se, dukun, dan lain-lain.</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi di jaman sebelum adanya aliran allopathy (medis konvensional), gelar dokter adalah milik dari para praktisi holistik tradisional ini. Gelar dokter itupun akhirnya diambil alih oleh praktisi allopathy karena kelihaian “marketing” yang mereka miliki dan menggeser paradigma masyarakat untuk lebih mempercayai allopathy dibandingkan holistik tradisional. Sebagai penggantinya, sebutan alternatif justru diberikan kepada pengobatan/penyembuhan holistik “awal” atau asli dari Tuhan ini. [4]</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">2.       Holistik Modern</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Suatu teknik penyembuhan yang menggabungkan penyembuhan tradisional/kuno dengan teknologi dan sains modern yang memanfaatkan alam dengan prinsip holisme. Holistic modern berawal sekitar 200 tahun yang lalu dengan adanya homeopathy.</p>
<p style="text-align:justify;">Yang termasuk holistik modern adalah homeopathy, osteopathy, ananopathy, psikologi hipnotis, naturopathy modern, dan sebagainya. Gelar para praktisinya bermacam-macam sesuai dengan aliran/disiplin ilmunya. Untuk homeopathy, praktisinya disebut sebagai homeopath. Osteopathy, praktisinya disebut sebagai osteopath atau DO (Doctor of Osteopathy) di belakang nama. Naturopathy, praktisinya disebut sebagai naturopathy atau DN (Doctor of Naturopathy) di belakang nama. Saya pribadi dari aliran/disiplin ilmu ananopathy, praktisinya disebut sebagai ananopath (syukur bukan psikopat) atau Dt (Danton) di awal nama. [4]</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Pendapat Dokter “Murtad” Mengenai Medis Konvensional</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Para dokter medis yang “murtad” berpendapat bahwa kelemahan dari sistem ilmu medis konvensional (sistem kedokteran Barat) yang fatal adalah ilmu ini terbagi-bagi dalam berbagai spesialisasi. Spesialisasi ini yang membuatnya jadi kehilangan perhatian pada satu fakta bahwa tubuh dan pikiran adalah 2 hal yang berfungsi secara bersama-sama dalam satu sistem yang menyatu.</p>
<p style="text-align:justify;">Karena itu seorang ahli dokter kandungan mendekati masalah secara berbeda dengan ahli penyakit dalam atau dokter ahli bedah tulang atau dokter ahli jiwa. Inilah prinsip holistik yang dianut oleh para dokter murtad tersebut, sehingga mereka tidak lagi memakai standarisasi medis konvensional yang terspesialisasi, lebih condong memperhatikan gejala saja dan lebih bersifat merawat ketimbang menyembuhkan.</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignright size-medium wp-image-4810" title="batmanghelidj_MD" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/05/batmanghelidj_md.jpg?w=213" alt="batmanghelidj_MD" width="128" height="180" />F. Batmanghelidj, MD, (salah seorang dokter “murtad”) mengemukakan, praktik kedokteran klinis yang masih berlaku sekarang ini didasarkan pada penerapan kimiawi farmakologis pada tubuh manusia. Di sekolah-sekolah kedokteran, lebih dari enam ratus tujuh jam dialokasikan pada penggunaan produk-produk farmasi. Hanya beberapa jam saja yang dialokasikan pada petunjuk diet dan makanan. Sepertinya, pada sebagain besar kondisi penyakit, para pendidik kedokteran berusaha memaksakan pengertian laboratoris kimia ke dalam tubuh manusia [3].</p>
<p style="text-align:justify;">Lebih lanjut Batmanghelidj berkata:</p>
<p style="text-align:justify;">“Masalahnya, produk-produk farmasi atau kimia tidak menyembuhkan sebagian besar penyakit. Lagipula, produk-produk ini (obat-obatan kimia) belum tentu aman untuk penggunaan jangka panjang. Produk tersebut hanya menutup dan membuat diam wujud lahir penyakit untuk sementara waktu.</p>
<p style="text-align:justify;">Terlepas dari seberapa ilmiah, canggih, dan menariknya, tampaknya pembenaran penggunaan produk kimia ini sering kali tidak menghilangkan gejala medis, kecuali penggunaan antibiotika untuk infeksi. Orang-orang bertekanan darah tinggi, yang memulai perawatan dengan diuretika atau bahan kimia lainnya, bukanlah disembuhkan. Mereka divonis harus melakukan perawatan selama hidup. Bahkan, mereka sering kali harus menambah diuretika dan jenis obat lain pada saat yang sama.</p>
<p style="text-align:justify;">Orang-orang yang menderita rematoid artritis tidak disembuhkan secara permanen oleh semua analgesik yang ada di pasaran. Mereka harus menggunakan obat analgesik seumur hidup mereka yang penuh dengan rasa nyeri.</p>
<p style="text-align:justify;">Tidak ada penderita diabetes yang disem­buhkan; tidak ada penderita miastenia gravis yang disembuh­kan; tidak ada penderita distrofi muskuler yang disembuhkan. Meskipun ada penelitian yang luas, bagaimana mungkin tidak ditemukan penyembuhan bagi setiap kondisi yang banyak terjadi, misalnya &#8220;panas perut&#8221;, dispepsia, nyeri punggung, rema­toid artritis, migrain, atau asma?” [3]</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><img class="size-thumbnail wp-image-4811 alignleft" title="hiromi_shinya" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/05/hiromi_shinya.jpg?w=91" alt="hiromi_shinya" width="91" height="96" />Dr. Hiromi Shinya, salah seorang dokter holistik modern yang terkenal dikalangan para gastroenterologist dan ahli bedah seluruh dunia, mengemukakan keluhannya:</p>
<p style="text-align:justify;">“Saya sangat terpukul. Saya seorang dokter, tetapi tidak dapat menyembuhkan istri saya yang muda dan cantik ataupun menghilangkan penderitaan putra dan putri saya. Di sekolah kedokteran, saya tidak pernah mempelajari apa pun yang dapat memberi tahu saya apa yang menyebabkan mereka sakit. Saya berkonsultasi dengan dokter-dokter lain, dokter-dokter terbaik yang saya kenal, tetapi tak ada yang dapat membantu saya. Menjadi seorang ahli bedah yang ahli maupun memberi obat untuk gejala-gejala penyakit tidaklah cukup. Saya ingin tahu <strong><span style="font-weight:normal;">apa yang menyebabkan penyakit.”</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dr. Shinya, menjabat sebagai Profesor Klinis Pembedahan di Albert Einstein College of Medicine, New York City dan sebagai Kepala Unit Endoskopi Bedah di Beth Israel Medical Centre. Sebagai seorang dokter dengan prestasi yang gemilang di komunitas medis, ia melihat banyak kesalahan-kesalahan dalam standarisasi ilmu pengobatan medis konvensional dan kemudian setelah ia mengadakan banyak pengamatan dan beribu uji klinis pada pasien-pasiennya, ia pun beralih ke metode holistik karena telah mendapati kebenaran dibalik pengobatan holistik.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Pernyataan Para Dokter Murtad Mengenai Obat-Obatan Kimia</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Pernyataan-pernyataan berikut ini perlu kita pertimbangkan, karena mereka adalah para dokter yang SANGAT TAHU APA ITU OBAT-OBATAN KIMIA:</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Penyebab kebanyakan penyakit adalah pada obatan-obatan kimia beracun yang para dokter berikan dan yakini akan membawa kesembuhan.”</em></p>
<p align="right">- Charles E. Page, M.D.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Obat-obatan kimia bisa dikatakan tidak begitu penting karena sifatnya hanya menekan gejala penyakit.”</em></p>
<p align="right">- Hans Kusche, M.D.</p>
<p><em>&#8220;Jika semua obat-obatan kimia diseluruh dunia dibuang ke laut, ini akan berakibat buruk bagi ikan-ikan tapi baik bagi manusia.”</em></p>
<p align="right">- O.W. Holmes, (Prof. of Med. Harvard University)</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Pengobatan obat-obatan kimia meliputi tindakan pemberdayaan, bertindak seperti pengobatan bagi penyakit, tapi justru menghasilkan penyakit pada orang sehat. </em><em>Materia medica</em><em> sebenarnya hanya sekedar mengenai obat-obatan atau bahan dan larutan kimia yang dalam satu kata disebut dengan racun. Semua ini tidak cocok dengan tubuh vital dan menghasilkan penyakit ketika diberikan kepada makhluk hidup. Semuanya beracun.”</em></p>
<p style="text-align:right;">- R.T. TraIl, M.D., dalam ceramah dua setengah jamnya kepada para anggota kongres dan para dokter, dikemukakan di the Smithsonian Institute, Washington D.C.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Tiap obat meningkatkan dan membuat komplikasi kondisi pasien.”</em></p>
<p align="right">- Robert Henderson, M.D.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Obat-obatan tidak pernah menyembuhkan penyakit. Mereka hanya menekan tanda bahaya alami tubuh ketika muncul masalah kesehatan. Racun kimia apapun yang dimasukkan dalam tubuh manusia harus segera dibereskan walaupun ia mengurangi gejala. Rasa sakit mungkin hilang, tapi tanpa disadari pasien malah makin parah kondisinya.”</em></p>
<p align="right">- Daniel. H. Kress, M.D.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Bagian terbesar dari semua penyakit kronis disebabkan dari obat-obatan kimia beracun yang menekan gejala-gejala penyakit akut.”</em></p>
<p align="right">- Henry Lindlahr, M.D.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Tiap dokter senior tahu bahwa kebanyakan penyakit tidak begitu terbantu dengan obat-obatan kimia.&#8221;</em></p>
<p align="right">- Richard C. Cabot, M.D. (Mass. Gen. Hospital)</p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Obat-obatan kimia hanyalah pereda, karena dibalik penyakit ada penyebabnya. Dan untuk penyebab inilah obat-obatan kimia tak pernah bisa menjangkaunya.”</em></p>
<p align="right">- Wier Mitchel, M.D.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Orang yang minum obat perlu pulih dua kali. Sekali untuk pulih dari penyakit dan satu lagi dari obat kimia itu sendiri.”</em></p>
<p align="right">- William Osler, M.D.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Praktek medis tidak memiliki filosofi atau akal sehat yang patut untuk direkomendasikan. Ketika sakit, tubuh sudah penuh dengan racun. Dengan minum obat-obatan kimia, tubuh makin penuh dengan racun, sehingga membuat kondisi makin susah untuk disembuhkan.”</em></p>
<p align="right">- Elmer Lee, M.D., Past Vice President, Academy of Medicine.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Perhitungan kami menunjukkan kira-kira empat setengah juta orang per tahun masuk rumah sakit diakibatkan karena efek samping obat. Lebih jauh lagi, rata-rata pasien rumah sakit memiliki sebanyak 30% kemungkinan, &#8211; tergantung berapa lama ia dirawat inap &#8211; , akan kembali lagi karena efek samping obat.”</em></p>
<p style="text-align:right;">- Milton Silverman, M.D. (Professor of Pharmacology, University of California)</p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Untuk apa seorang pasien yang karena sakit kemudian menelan racun, atau menelan sesuatu yang bisa membuat orang sehat jadi tambah sakit.”</em></p>
<p align="right">- L.F. Kebler, M.D.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Perlunya mengajarkan umat manusia untuk tidak mengambil obat-obatan kimia merupakan tugas semua pihak yang tahu efek tidak menentu dan merusak dari pengobatan medis. Dan tidaklah lama lagi masa dimana sistem pengobatan medis akan ditinggalkan.”</em></p>
<p align="right">- Charles Armbruster, M. D.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Kita cenderung berpikir bahwa penyalahgunaan obat selalu di populasi pria dan dalam bentuk narkoba seperti heroin, kokain, dan mariyuana. Akan mengejutkan Anda jika tahu bahwa sebenarnya telah ada masalah yang jauh lebih besar lagi dibandingkan dugaan Anda karena telah ada jutaan wanita yang BERGANTUNG dengan obat-obatan kimia yang diresepkan oleh dokter.”</em></p>
<p align="right">- Robert Mendelsohn, M.D</p>
<p style="text-align:justify;">Semoga dari penjelasan-penjelasan di atas, Anda bisa memilih pengobatan yang tepat bagi Anda dan keluarga yang Anda cintai. Sebagai penutup, saya kutip perkataan Thomas Alva Edison sebagai berikut: <em>“Dokter masa depan tidak lagi memberi obat, namun akan menempatkan kepentingan pasiennya dalam rangka bimbingan kemanusiaan, bimbingan pengaturan pola makan, dan mengenai penyebab serta pencegahan penyakit.”</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#ffffff;">.</span></em></p>
<p>Referensi:</p>
<p>[1] <em><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Holism">http://en.wikipedia.org/wiki/Holism</a></em></p>
<p>[2] <em><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Allopathic_medicine">http://en.wikipedia.org/wiki/Allopathic_medicine</a></em></p>
<p>[3] Buku “Air untuk Menjaga Kesehatan &#38; Menyembuhkan Penyakit”, hal 13-14, karya F. Batmanghelidj, MD. Ia adalah seorang dokter “murtad” yang ahli dalam terapi air.</p>
<p>[4] <a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/02/16/sejarah-holistik-ciptaan-tuhan-versus-ciptaan-manusia/">http://healindonesia.wordpress.com/2009/02/16/sejarah-holistik-ciptaan-tuhan-versus-ciptaan-manusia/</a></p>
<p><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p><strong><span style="color:#008000;">Artikel Terkait:</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#008000;"><a title="Permanent Link to Sains Holistik Modern Jauh Lebih Unggul Dibandingkan Medis Konvensional" rel="bookmark" href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/29/sains-holistik-modern-jauh-lebih-unggul-dibandingkan-medis-konvensional/">Sains Holistik Modern Jauh Lebih Unggul Dibandingkan Medis Konvensional</a></span></strong></p>
<p><strong><a title="Permanent Link to Bagaimana Perusahaan Obat Medis Konvensional Mencuci Otak Masyarakat?!" href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/04/22/bagaimana-perusahaan-obat-medis-konvensional-mencuci-otak-masyarakat/">Bagaimana Perusahaan Obat Medis Konvensional Mencuci Otak Masyarakat?!</a></strong></p>
<p><strong><a title="Permanent Link to Bagaimana Perusahaan Obat “Memberi Hadiah” dan “Mendidik” Para Dokter" href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/03/07/bagaimana-perusahaan-obat-%e2%80%9cmemberi-hadiah%e2%80%9d-dan-%e2%80%9cmendidik%e2%80%9d-para-dokter/">Bagaimana Perusahaan Obat “Memberi Hadiah” dan “Mendidik” Para Dokter</a></strong></p>
<p><a title="Permanent Link to Para Dokter Merupakan Penyebab Kematian Utama ke 3 di Amerika Serikat – 250 Ribu Jiwa Meninggal per Tahunnya" href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/09/10/para-dokter-merupakan-penyebab-kematian-utama-ke-3-di-amerika-serikat-%e2%80%93-250-ribu-jiwa-meninggal-per-tahunnya/"><strong>Para Dokter Merupakan Penyebab Kematian Utama ke 3 di Amerika Serikat – 250 Ribu Jiwa Meninggal per Tahunnya</strong></a></p>
<p><strong><a title="Permanent Link to Obat Bronkhitis Sebabkan Serangan Jantung" href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/12/12/obat-bronkhitis-sebabkan-serangan-jantung/">Obat Bronkhitis Sebabkan Serangan Jantung</a></strong><strong> </strong></p>
<p><strong><span style="color:#ffffff;">.</span></strong></p>
<p style="line-height:1.4;text-align:justify;margin:0 0 1em;">
<p style="line-height:1.4;margin:0 0 1em;" align="justify"><strong><span style="color:#ff0000;"><img style="float:left;display:inline;margin:0 7px 2px 0;padding:4px;" title="Logo HIOS" src="http://healindonesia.files.wordpress.com/2009/06/logo-hios2.jpg?w=154&#038;h=168#38;h=168" alt="Klik utk menuju ke HIOS." width="154" height="168" /><a style="text-decoration:none;color:#006a80;border-bottom-width:1px;border-bottom-style:solid;border-bottom-color:#cfe2e5;" title="Klik utk lihat detail." href="http://hios.co.nr/" target="_blank"><span style="color:#0000ff;">HIOS (Healindonesia Online School) – belajar sains holistik modern secara online!</span></a></span><span style="color:#0000ff;"> </span></strong>Saya mengajak Anda untuk memperlengkapi diri dengan sains holistik modern yang sangat mudah dipelajari demi masa depan Anda dan keluarga tercinta. Pengetahuan ini sangat mudah dan sederhana, tapi jauh lebih efektif dibandingkan medis konvensional. Jangan biarkan ketidaktahuan merusak masa depan Anda. Oleh karena itu, saya mengajak Anda untuk belajar sains holistik modern di <strong>HIOS (Healindonesia Online School)</strong>, yaitu tempat dimana Anda bisa belajar sains holistik modern secara online. Sistem pembelajaran tidak memakai periode waktu, jadi Anda bisa memulai pelajaran kapanpun ada waktu. Untuk informasi selengkapnya, kunjungi HIOS di <a style="text-decoration:none;color:#006a80;border-bottom-width:1px;border-bottom-style:solid;border-bottom-color:#cfe2e5;" href="http://hios.co.nr/"><strong><span style="color:#0000ff;">http://hios.co.nr</span></strong></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sains Holistik Modern Jauh Lebih Unggul Dibandingkan Medis Konvensional]]></title>
<link>http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/29/sains-holistik-modern-jauh-lebih-unggul-dibandingkan-medis-konvensional/</link>
<pubDate>Fri, 29 May 2009 00:28:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>Awan</dc:creator>
<guid>http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/29/sains-holistik-modern-jauh-lebih-unggul-dibandingkan-medis-konvensional/</guid>
<description><![CDATA[Dalam artikel ini Anda akan mendapatkan pemahaman dasar perbedaan antara sains holistik modern denga]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-4806" title="5.30fruithealth" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/05/5-30fruithealth.jpg?w=115" alt="5.30fruithealth" width="115" height="96" />Dalam artikel ini Anda akan mendapatkan pemahaman dasar perbedaan antara sains holistik modern dengan sains medis konvensional. Mengetahui perbedaan ini saya percaya akan membantu Anda untuk MEMILIH pengobatan mana yang terbaik untuk diri sendiri dan untuk orang-orang yang Anda kasihi, karena salah memilih bisa mengakibatkan malapetaka bahkan kematian dipihak Anda.<!--more--></p>
<p style="text-align:justify;">Sebelum melangkah lebih jauh lagi, ingin saya jelaskan bahwa artikel ini bukanlah media yang saya pakai untuk menjelek-jelekkan pihak tertentu,…bukan, tapi sebagai media untuk mengungkapkan FAKTA. Apa yang baik akan saya katakan baik, dan apa yang jelek akan saya katakan jelek. Lain dari itu adalah dusta.</p>
<p style="text-align:justify;">Tulisan-tulisan saya memang kontroversial dan SANGAT POLOS APA ADANYA sehingga terkadang “membakar jenggot” beberapa pihak. Tapi saya menulis tidak untuk menyenangkan hati SEMUA ORANG. Saya menulis UNTUK MELINDUNGI dan BERBAGI FAKTA KEBENARAN ke semua orang.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ffffff;"> .</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Sains Medis Konvensional Tidak Sama dengan Sains Ilmiah</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Banyak orang termasuk dokter sendiri mengira bahwa sains medis konvensional sama dengan sains ilmiah. Ini adalah pandangan yang keliru dan ada perbedaan besar antara keduanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Sains medis konvensional lebih banyak diprakarsai dari penelitian perusahaan farmasi, lebih subyektif dan lebih fokus pada hal-hal materi (nampak dan berwujud). Untuk lebih jelasnya, mari kita simak jurnal kesehatan berikut ini:</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;"><strong><span style="color:#008000;">Apakah Dokter Anda telah DISUAP oleh Perusahaan Obat?</span></strong></p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;"><span style="color:#008000;">Berdasarkan hasil survey nasional di Amerika, yang menyelidiki para dokter mengenai hubungan keuangan dan praktek mereka dengan perusahaan obat, didapati akan adanya campur tangan mulai dari peluncuran obat gratis sampai dengan tarif konsultasi dan perkuliahan.</span></p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;"><span style="color:#008000;">Survey nasional tersebut dilakukan pada lebih dari 3000 dokter  seperti misalnya anesthesiologis, kardiologis, dokter keluarga, dokter bedah umum, internis dan dokter anak. Lebih dari separuh dokter menjawab survey tersebut.  Sekitar 94 persen mengakui adanya hubungan dengan perusahaan obat, serta 80 persen dari mereka biasanya menerima contoh suplemen atau obat dengan gratis.</span></p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;"><span style="color:#008000;">Namun dalam penelitian juga diketahui bahwa walaupun dengan “hadiah-hadiah” tidak mahal pun, ini dapat “mempengaruhi” tingkah laku seseorang.</span></p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;"><span style="color:#008000;">Sebagai tambahan, lebih dari sepertiga dokter yang merespon survey tersebut telah menerima bayaran dari perusahaan obat untuk pergi ke pertemuan-pertemuan penting atau menghadiri kelas-kelas pendidikan medis. Para dokter keluarga mengakui kalau mereka bertemu dengan representatif perusahaan obat sekitar 16 kali dalam sebulan. Untuk golongan kardiologis, mereka dua kali lipat melebihi para dokter keluarga dalam menerima bayaran langsung dari perusahaan obat.</span></p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;"><span style="color:#008000;">Para dokter yang biasanya menerima bayaran dari perusahaan obat adalah dokter pria, punya posisi dalam pendidikan medis, atau yang punya sedikit pasien tanpa asuransi kesehatan.</span></p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;"><strong><em><span style="color:#008000;">Sumber: </span></em></strong></p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;"><a href="http://content.nejm.org/cgi/content/full/356/17/1742" target="_blank"><strong>New England Journal of Medicine, Vol. 356, No. 17, April 26, 2007: 1742-1750</strong></a><strong> </strong></p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;"><a href="http://www.usatoday.com/news/health/2007-04-25-docinfluence_N.htm?csp=34" target="_blank"><strong>USA Today April 26, 2007</strong></a></p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;"><a href="http://www.washingtonpost.com/wp-dyn/content/article/2007/04/28/AR2007042800896.html" target="_blank"><strong>Washington Post April 29, 2007</strong></a></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;">Kebanyakan ilmu yang diajarkan di sekolah kedokteran adalah ilmu yang berasal dari penelitian perusahaan obat besar, bukan dari mayoritas hasil murni penelitian ilmuwan “murni”. Jika suatu pengetahuan tidak menguntungkan perusahaan tersebut, maka perusahaan tidak mendanai penyebaran pengetahuan tersebut. Jadi, ilmu tersebut tidak murni, tapi telah dicemari dengan unsur bisnis.</p>
<p style="text-align:justify;">Andalan medis konvensional adalah obat, bukan pengetahuan ilmiah tentang alam ciptaan Tuhan yang lebih sempurna. Oleh karena itu Anda akan mendapati bahwa mata perkuliahan dokter konvensional dipenuhi dengan ilmu obat dan teknik-teknik buatan manusia, dan sangat sedikit materi yang mempelajari alam dan bagaimana memanfaatkan alam untuk kesehatan manusia.</p>
<p style="text-align:justify;">Lain halnya dengan sains ilmiah, ia tidak diprakarsai dari penelitian perusahaan farmasi, bersifat obyektif dan tidak sekedar fokus pada hal-hal materi. Ilmu-ilmu dari sains ilmiah ini dihasilkan dari penelitian para ilmuwan “murni” yang tidak dibayar oleh suatu perusahaan farmasi. Para ilmuwan ini melakukan penelitian karena “kecintaan dan kehausan” mereka akan pengetahuan. Uji ilmiah mereka lebih obyektif karena tidak didasari oleh unsur bisnis.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk bisa melihat perbedaannya, mari kita lihat 2 contoh kasus berikut:</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ffffff;"> .</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#008000;">Contoh 1</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Para dokter dan ahli gizi konvensional akan menganjurkan pasien diabetes untuk mengkonsumsi kentang, susu, buah manis, bahkan pemanis buatan aspartame dalam menu keseharian pasien diabetes. Ini adalah resep sarat karbohidrat yang fatal dan hanya akan memperparah diabetes pasien, baik itu diabetes tipe 1 maupun tipe 2. Selain itu, jika ada ganggren atau luka besar pada kaki penderita diabetes, rumah sakit akan mengambil keputusan untuk mengamputasi kaki pasien karena TIDAK MAMPU MEMULIHKAN kondisi tersebut. Inilah yang DISTANDARKAN oleh medis konvensional.</p>
<p style="text-align:justify;">Berbeda dengan standar medis konvensional, sains ilmiah tidak menganjurkan kentang, susu, buah manis dan pemanis buatan aspartame untuk dikonsumsi pasien diabetes. Dari hasil banyak penelitian yang obyektif, telah didapati bahwa semua hal tadi akan memperparah kondisi diabetes. Dan hebatnya, walaupun ada ganggren atau luka besar pada kaki penderita diabetes, sains ilmiah modern memiliki solusi yang bisa memulihkan kondisi tersebut tanpa harus mengamputasi kaki.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ffffff;"> .</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#008000;">Contoh 2</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Untuk mendeteksi kanker payudara, medis konvensional sampai sekarang masih menggunakan mammografi. Padahal mammografi sangat tidak akurat dan meningkatkan resiko seseorang menderita kanker payudara setelah diskrining.</p>
<p style="text-align:justify;">Praktek skrining mammografi itu sendiri mengakibatkan resiko kumulatif kanker payudara, terutama bagi wanita yang berada pada masa premenopause.</p>
<p style="text-align:justify;">Yang lebih parah lagi, diagnosa positif yang salah sering terjadi sebesar 89%, yang mengakibatkan banyak wanita mendapatkan mastectomy (operasi pengangkatan payudara) yang sebenarnya tidak diperlukan dan membahayakan, ditambah dengan radiasi atau kemoterapi. Nah, mammografi inilah yang DISTANDARKAN oleh medis konvensional.</p>
<p style="text-align:justify;">Sains ilmiah sejak tahun 1960-an, telah menemukan metode skrining yang JAUH aman dan lebih baik, yaitu termografi. Skrining termografi sangatlah sederhana. Ia mengukur panas radiasi infra merah dari tubuh Anda dan menerjemahkan informasi ini ke dalam bentuk gambar. Sirkulasi darah Anda yang normal berada dalam kendali sistem syaraf autonomik yang mengatur fungsi tubuh Anda.</p>
<p style="text-align:justify;">Termografi tidak memakai peralatan mekanik yang menekan atau radiasi ionisasi, dan dapat mendeteksi tanda-tanda kanker payudara sebelum ia berkembang 10 tahun lebih awal dibandingkan mammografi atau pemeriksaan fisik!</p>
<p style="text-align:justify;">Mammografi tidak bisa mendeteksi suatu tumor kecuali sampai tumor itu telah lama tumbuh dan berukuran tertentu. Tapi lain halnya dengan termografi dimana ia sanggup mendeteksi kemungkinan akan adanya kanker payudara jauh lebih awal.</p>
<p style="text-align:justify;">Ia bahkan bisa mendeteksi potensi adanya kanker <em>sebelum</em><em> </em>satu pun tumor terbentuk karena ia dapat menggambarkan tahapan awal angiogenesis, yaitu formasi suatu penyaluran langsung darah ke sel kanker, yang merupakan langkah penting sebelum formasi tersebut berkembang tumbuh menjadi seukuran tumor.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Apa yang Distandarkan Medis Konvensional Berbeda dengan Sains Modern</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Untuk bisa melihat perbedaan antara sains medis konvensional dengan sains ilmiah adalah APA YANG DISTANDARKAN. Itulah kuncinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Itulah sebabnya Anda akan menemukan kenapa di rumah sakit dan sekolah kedokteran, standar yang dipraktekkan berbeda dengan ilmu pengetahuan lainnya. Dan juga karena unsur bisnis, standar medis menolak pengobatan alami yang murah apalagi gratis.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika Anda mendapatkan seorang dokter, klinik, atau rumah sakit yang menerapkan akupuntur, terapi suplemen alami, terapi sayur, dan pengobatan alternatif lainnya, itu berarti mereka TIDAK MENGIKUTI STANDAR MEDIS KONVENSIONAL, karena standar medis konvensional tidak menyarankan terapi-terapi alternatif.</p>
<p style="text-align:justify;">Pengobatan seperti terapi bawang putih,  terapi matahari, terapi garam laut, terapi minyak ikan, dan terapi alami/alternatif lainnya tidak akan MENJADI STANDAR medis konvensional, bukannya karena semua terapi tersebut kurang uji ilmiah, tapi karena kurang komersil bagi perusahaan farmasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Semua terapi alami yang saya sebutkan di atas sebenarnya telah melewati BANYAK uji ilmiah dan LOLOS untuk digunakan sebagai pengobatan yang LEBIH EFEKTIF, LEBIH AMAN dan LEBIH MURAH dibandingkan pengobatan kimia medis konvensional. Jadi adalah kebohongan jika seseorang mengatakan bahwa pengobatan alami atau yang biasa disebut sebagai alternatif belum terbukti secara ilmiah. Sebagai bukti, lihat saja toko-toko buku di kota Anda dan juga jelajahilah internet, maka akan Anda dapatkan beribu-ribu penelitian ilmiah tentang kehebatan terapi alami yang menyembuhkan segala penyakit. Ini pun bukan sekedar teori belaka, faktanya pun bisa Anda dapatkan di sekitar kita dan di seluruh dunia.</p>
<p style="text-align:justify;">Contoh lain sains ilmiah dalam kesehatan yang TIDAK DISTANDARKAN DALAM MEDIS KONVENSIONAL: sains peran leptin dalam penyembuhan kasus diabetes, sains energy psychology, sains akupuntur (ya benar, ini sudah ada penelitian ilmiahnya), sains quantum-physic, dan lain-lain. Semua sains ini sebenarnya telah terbukti LEBIH EFEKTIF, LEBIH AMAN dan LEBIH MURAH dibandingkan pengobatan kimia medis konvensional.</p>
<p style="text-align:justify;">Berbeda dengan medis konvensional, holistik modern yang memiliki banyak aliran, DASAR DAN STANDAR sainsnya CENDERUNG sama dengan sains ilmiah, dan dengan demikian jauh lebih maju dibandingkan medis konvensional (ingat contoh 1 dan 2 di atas).</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Demi Masa Depan Anda dan Keluarga, Sains Pengobatan Mana yang Anda Pilih?</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Mengapa  holistik modern menentang medis konvensional? Apa karena kepentingan bisnis? Bukan. Holistik modern menentang medis konvensional bukan karena kepentingan atau persaingan bisnis, tapi karena hati nurani dan kebenaran.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai gambaran, Anda tahu bahwa demi membela kesehatan masyarakat, BPOM bekerja keras membasmi penjualan daging mengandung formalin dan daging kadaluarsa. Kenapa harus dibasmi? Karena bisnis ini jika dibiarkan akan merugikan kesehatan banyak orang dan memakan korban jiwa.</p>
<p style="text-align:justify;">Nah, sama dengan tindakan BPOM ini, holistik modern dengan terang-terangan menentang praktek dan standar medis konvensional yang SALAH dan membahayakan jiwa banyak orang. Holistik modern tidak akan menentang medis konvensional, jika hanya karena masalah perbedaan cara berbisnis dan teknik menyembuhkan yang tidak membahayakan nyawa. Tapi pada kenyataannya, standard dan praktek medis konvensional benar-benar BERBAHAYA DAN BERESIKO TINGGI.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya tidak memfitnah dan sisi negatif dari medis konvensional telah banyak diberitakan di seluruh dunia seperti misalnya jurnal berikut ini:</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;"><strong><span style="color:#008000;">Penggunaan Obat Menyebabkan 700.000 Warga Amerika Dirawat di UGD per Tahunnya</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;"><span style="color:#008000;">Suatu penelitian mempelajari dokumentasi kejadian akibat kontraindikasi obat, yang dilaporkan oleh 63 rumah sakit di Amerika di antara tahun 2004 dan 2005. Selama masa penelitian, semua rumah sakit tersebut melaporkan adanya kunjungan gawat darurat hampir berjumlah 21.300 kunjungan.</span></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;"><span style="color:#008000;">Itu berarti jika secara keseluruhan semua rumah sakit yang ada di Amerika Serikat digabungkan, itu berarti ada lebih dari 700.000 orang, terutama yang berusia 65 tahun ke atas, telah mengunjungi Ruang Unit Gawat Darurat (UGD) tiap tahunnya oleh karena kontraindikasi obat.</span></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;"><span style="color:#008000;">Para manula ternyata 7 kali lebih sering dirawat rumah sakit dibandingkan yang masih muda, dan perbandingannya dua kali lebih sering dirawat di UGD.</span></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;"><span style="color:#008000;">Kriteria obat-obatan yang masuk dalam penelitian tersebut adalah termasuk obat yang diresepkan, obat pelengkap, vaksin, vitamin, suplemen harian, dan produk herbal. Kontraindikasi obat termasuk reaksi alergi, beberapa efek samping, overdosis, pingsan dan leher terasa tercekik.</span></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;"><span style="color:#008000;">Kejadian oleh karena kontraindikasi obat kebanyakan oleh karena overdosis dan reaksi alergi. Faktor kematian yang berhubungan karena obat, usaha untuk bunuh diri, penyalahgunaan obat, dan penarikan diri dari obat, tidak dimasukkan sebagai bahan pertimbangan dalam penelitian ini.</span></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;"><span style="color:#008000;">Kebanyakan pasien dirawat dengan cepat sehingga dengan segera bisa pulang tanpa harus rawat inap. Tapi rata-rata 117.000 pasien per tahunnya perlu rawat inap oleh karena kontraindikasi obat. Dalam hal ini kebanyakan berasal dari kasus-kasus pemakaian obat yang perlu pemonitoran untuk menghindari akumulasi racun, yaitu:</span></p>
<ul>
<li><span style="color:#008000;">Insulin.<br />
</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Obat penghilang rasa sakit yang mengandung opioid.<br />
</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Obat anti penggumpalan darah.<br />
</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Amoxicillin.<br />
</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Antihistamin dan anti masuk angin.<br />
</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Khusus manula berusia 65 ke atas, kunjungan ke UGD berhubungan dengan :<br />
</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Coumadin, obat untuk mencegah penggumpalan darah.<br />
</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Digoxin, obat untuk membantu jantung lemah bekerja lebih efisien.</span></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;"><span style="color:#008000;"><span style="color:#ffffff;">.</span> </span></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;"><strong><span style="color:#008000;"><em>Sumber:</em></span></strong></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;"><strong>· </strong><a href="http://jama.ama-assn.org/cgi/content/short/296/15/1858" target="_blank"><em><strong>Journal of the American Medical Association October 18, 2006; 296(15): 1858-1866</strong></em></a></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;"><strong>· </strong><a href="http://www.webmd.com/content/article/128/117147?src=RSS_PUBLIC" target="_blank"><em><strong>WebMD October 17, 2006</strong></em></a></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;">Coba Anda renungkan pertanyaan-pertanyaan saya berikut ini:</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Apakah Anda rela menyerahkan istri Anda pada skrining      mammografi beresiko tinggi (ingat contoh 2 di atas), padahal ada teknologi      skrining termografi dari holistik modern yang sangat maju dan aman untuk      deteksi kanker payudara?</li>
<li>Apakah Anda rela membiarkan keluarga Anda yang menderita      diabetes diamputasi kakinya (ingat contoh 1 di atas) padahal ada sains      ilmiah dari holistik modern yang dapat memulihkan kaki pasien diabetes      dengan alami, murah, dan efektif tanpa amputasi?</li>
<li>Apakah Anda rela menjadikan anak Anda tempat pembuangan racun      obat kimia pas ketika dia sakit padahal ada sains ilmiah dari holistik modern yang memanfaatkan alam secara LEBIH EFEKTIF, AMAN, DAN LEBIH MURAH?      Ingat, semua pengobatan alami telah TERBUKTI SECARA ILMIAH DAN TAK      TERBANTAHKAN LAGI!</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;">Dalam ilmu matematika, jika kita telah salah menghitung dari awal, maka hasil perhitungan berikutnya juga akan salah. Itulah yang terjadi pada dunia medis konvensional, kesalahan telah dibuat dari sejak awal dan jutaan jiwa melayang sia-sia karena PENERAPAN PENGETAHUAN YANG SALAH ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya mencintai bangsa Indonesia dan saya tahu, kesalahan dunia medis konvensional sekarang ini telah mengakibatkan melayangnya jutaan jiwa di antara saudara-saudari kita tercinta. Hati nurani saya tidak bisa tinggal diam dengan kenyataan ini dan oleh karena itulah saya membuat weblog <a href="http://healindonesia.wordpress.com/">Healindonesia</a> yang kontroversial.</p>
<p style="text-align:justify;">Sekarang, sudah jelaskah Anda melihat perbedaan antara holistik modern dengan medis konvensional dan tahu konsekuensi jika SALAH MEMILIH pengobatan yang BENAR?</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#ff0000;">Note: Jika Anda masih belum percaya dengan penjelasan saya ini karena dengan pertimbangan saya adalah dari pihak holistik, silahkan Anda membaca pernyataan-pernyataan dari para dokter &#8220;murtad&#8221; di artikel:</span></em><span style="color:#ff0000;"> </span><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/29/perbedaan-dokter-yang-setia-kepada-medis-konvensional-dengan-dokter-yang-%e2%80%9cmurtad%e2%80%9d/"><span style="color:#0000ff;"><strong>Perbedaan Dokter yang Setia kepada Medis Konvensional dengan Dokter yang “Murtad”</strong></span></a></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="color:#ffffff;">.</span></strong></span></p>
<p><strong><span style="color:#339966;">Artikel Terkait:</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#339966;"><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/29/perbedaan-dokter-yang-setia-kepada-medis-konvensional-dengan-dokter-yang-%e2%80%9cmurtad%e2%80%9d/">Perbedaan Dokter yang Setia kepada Medis Konvensional dengan Dokter yang “Murtad”</a></span></strong></p>
<p><strong><a title="Permanent Link to Kenapa Anda Tidak Bisa Mempercayai Kebanyakan Penelitian Ilmiah Kesehatan?" href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/01/31/kenapa-anda-tidak-bisa-mempercayai-kebanyakan-penelitian-ilmiah-kesehatan/">Kenapa Anda Tidak Bisa Mempercayai Kebanyakan Penelitian Ilmiah Kesehatan?</a></strong><strong> </strong></p>
<p><strong><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/02/16/sejarah-holistik-ciptaan-tuhan-versus-ciptaan-manusia/">Sejarah Holistik – Ciptaan Tuhan Versus Ciptaan Manusia</a></strong></p>
<p><a title="Permanent Link to Para Dokter Merupakan Penyebab Kematian Utama ke 3 di Amerika Serikat – 250 Ribu Jiwa Meninggal per Tahunnya" href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/09/10/para-dokter-merupakan-penyebab-kematian-utama-ke-3-di-amerika-serikat-%e2%80%93-250-ribu-jiwa-meninggal-per-tahunnya/"><strong>Para Dokter Merupakan Penyebab Kematian Utama ke 3 di Amerika Serikat – 250 Ribu Jiwa Meninggal per Tahunnya</strong></a></p>
<p><strong><a title="Permanent Link to Obat Bronkhitis Sebabkan Serangan Jantung" href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/12/12/obat-bronkhitis-sebabkan-serangan-jantung/">Obat Bronkhitis Sebabkan Serangan Jantung</a></strong><strong> </strong><strong> </strong></p>
<p><strong><span style="color:#ffffff;">.</span></strong></p>
<p style="line-height:1.4;text-align:justify;margin:0 0 1em;"><a style="text-decoration:none;color:#006a80;border-bottom-width:1px;border-bottom-style:solid;border-bottom-color:#cfe2e5;" title="Klik utk lihat detail." href="http://hios.co.nr/" target="_blank"><img style="float:right;display:inline;border:1px solid #006a80;margin:0 0 2px 7px;padding:4px;" title="Klik utk menuju ke HIOS." src="http://healindonesia.files.wordpress.com/2009/06/logo-hios3.jpg?w=88&#038;h=96#38;h=96&#38;h=96" alt="logo hios3" width="88" height="96" /></a></p>
<p style="line-height:1.4;margin:0 0 1em;" align="justify">Saya mengajak Anda untuk memperlengkapi diri dengan sains holistik modern yang sangat mudah dipelajari demi masa depan Anda dan keluarga tercinta. Pengetahuan ini sangat mudah dan sederhana, tapi jauh lebih efektif dibandingkan medis konvensional. Jangan biarkan ketidaktahuan merusak masa depan Anda. Oleh karena itu, saya mengajak Anda untuk belajar sians holistik modern di <strong>HIOS (Healindonesia Online School)</strong>, yaitu tempat dimana Anda bisa belajar sains holistik modern secara online. Sistem pembelajaran tidak memakai periode waktu, jadi Anda bisa memulai pelajaran kapanpun ada waktu. Untuk informasi selengkapnya, kunjungi HIOS di <a style="text-decoration:none;color:#006a80;border-bottom-width:1px;border-bottom-style:solid;border-bottom-color:#cfe2e5;" href="http://hios.co.nr/"><strong>http://hios.co.nr</strong></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Rutin Minum Obat Kimia Membuat Tubuh dan Penyakit Makin Resisten!]]></title>
<link>http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/25/rutin-minum-obat-kimia-membuat-tubuh-dan-penyakit-makin-resisten/</link>
<pubDate>Mon, 25 May 2009 01:25:10 +0000</pubDate>
<dc:creator>Awan</dc:creator>
<guid>http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/25/rutin-minum-obat-kimia-membuat-tubuh-dan-penyakit-makin-resisten/</guid>
<description><![CDATA[Banyak praktisi kesehatan terlebih masyarakat awam, tidak mengetahui FAKTA bahwa makin rutin kita me]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-4798" title="2004.07.01.thehand" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/05/2004-07-01-thehand.jpg?w=90" alt="2004.07.01.thehand" width="90" height="96" />Banyak praktisi kesehatan terlebih masyarakat awam, tidak mengetahui FAKTA bahwa makin rutin kita memakai obat-obatan kimia, makin resisten (menolak dan kebal) pula tubuh dan penyakit MELAWAN pengobatan yang diberikan. Jika pengobatan kimia ini diteruskan, ini akan mengakibatkan kerusakan yang cukup fatal bahkan kematian! ARV yang jadi andalan para Odha pun juga demikian.<!--more--></p>
<p style="text-align:justify;">Hal ini dengan sederhana bisa kita pelajari dari sejarah atau fakta keseharian di sekitar kita. Coba Anda perhatikan bahwa seseorang yang sudah terbiasa meminum obat flu (misal: Sanaflu, Fludan, Inzana, dll) setiap kali terserang influensa, dosis yang diminum lama-kelamaan semakin meningkat. Ini bukan menandakan virus flunya yang makin kebal, tapi suatu petunjuk bahwa tubuhnya makin resisten.</p>
<p style="text-align:justify;">Contoh lain, khusus untuk mengobati penyakit akibat infeksi bakteri, para dokter medis konvensional akan memberikan antibiotik sintetis pada pasien. Pemakaian rutin antibiotik ini pun tetap saja membuat bakteri makin resisten. Pasien lama-kelamaan akan menaikkan dosis antibiotiknya.</p>
<p style="text-align:justify;">Antibiotik sintetis yang diberikan dengan tujuan mematikan bakteri penyebab penyakit ternyata juga mematikan bakteri lainnya yang SANGAT kita butuhkan untuk bisa tetap sehat. Jika bakteri penyebab penyakit ini masih tersisa, bakteri ini akan resisten juga terhadap pengobatan kimia yang diberikan. Jika pasien tetap diberikan antibiotik sintetis secara rutin, bukan hanya resistensi bakteri saja yang akan terjadi, tapi efek samping juga makin banyak bermunculan karena “bakteri menguntungkan” telah banyak dimatikan oleh antibiotik ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Hukum Alam telah menetapkan bahwa tiap organisme memiliki kecenderungan untuk bertahan hidup. Virus, bakteri, jamur, dan mikroba lainnya telah ditetapkan dalam Hukum Alam untuk bisa BERADAPTASI dan bertahan hidup. Adaptasi mikroba inilah yang menyebabkan mereka bisa bermutasi dan resisten.</p>
<p style="text-align:justify;">Salah satu ciri Hukum Alam adalah segala mikroba telah dirancang untuk BERADAPTASI dan bertahan hidup dari “racun” atau “serangan” sintetis (buatan manusia). Ciri Hukum Alam berikutnya adalah segala mikroba memiliki “penghancur” alaminya tersendiri dimana mikroba tersebut TIDAK AKAN PERNAH bisa beradaptasi dan bertahan hidup. Hukum Alam ini sudah merupakan bagian dari rancangan Tuhan dan jika kita bijaksana, kita tinggal memanfaatkannya saja.</p>
<p style="text-align:justify;">Itulah sebabnya mengapa segala cara tidak alami dari manusia untuk membasmi penyakit selalu mendapatkan penolakan baik dari tubuh kita sendiri (berupa efek samping) dan juga penyakit yang kita ingin basmi. Lain halnya jika kita memakai herbal atau terapi alami lainnya untuk memusnahkan penyakit, pengobatan alami tersebut mengandung “zat pembunuh alami” bagi mikroba tertentu. Dan yang harus Anda sadari adalah zat pembunuh alami ini telah dirancang oleh Tuhan dalam KemahabijaksanaanNya untuk bisa membunuh mikroba-mikroba tertentu tanpa menimbulkan resistensi.</p>
<p style="text-align:justify;">Sama seperti Kucing adalah pemangsa alami hama tikus, dan tikus TIDAK BERDAYA melawan kucing, kandungan alami dalam pengobatan alami, seperti misalnya <a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/11/06/kehebatan-terapi-lebah-dalam-menyembuhkan-berbagai-penyakit/">propolis lebah memiliki kandungan polifenol yang tinggi</a>, sangat efektif dalam membasmi berbagai virus dan bakteri, dengan aman dan mikroba tersebut tak berdaya untuk bisa “melawan balik” atau resisten. Ini sudah menjadi Hukum Alam dari Tuhan yang Maha bijaksana, yang telah merancangkan jauh-jauh hari di awal penciptaan bumi.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi, jika Anda ingin mendapatkan pengobatan yang tubuh dan penyakit kita sendiri tidak akan resisten, pakailah pengobatan alami ciptaan Tuhan. Tuhan telah mempersiapkan musuh dan pembunuh alami bagi mikoba-mikroba penyebab penyakit. Apa Anda meragukan hikmatNya dengan cara meragukan rancangan dan ciptaan Tuhan ini?</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">ARV Jika Diminum Rutin,  Tubuh dan Penyakit Akan Tetap Resisten</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Salah satu DUSTA BESAR medis konvensional adalah Odha wajib minum ARV supaya virus tidak resisten. Saya sungguh prihatin dengan para Odha yang tidak memiliki pengetahuan cukup tentang sains kesehatan. Mereka menerima “doktrin” ini begitu saja karena mereka SEDANG DILANDA KEKHAWATIRAN YANG LUAR BIASA. Perasaan inilah yang membuat para Odha tidak bisa berpikir rasional dan mau menerima begitu saja apa yang dikatakan oleh dokter medis konvensional tanpa ada keraguan sedikitpun dan tanpa berusaha menyelidikinya.</p>
<p style="text-align:justify;">ARV jika diminum rutin, tubuh dan penyakit akan tetap resisten terhadapnya. Jika Anda ingin bukti dari pernyataan kontroversial saya ini, silahkan perhatikan saja para Odha pemakai ARV disekitar Anda. Cepat atau lambat, mereka menaikkan dosis ARV atau mengganti jenis ARV supaya tidak memperlihatkan gejala oportunistik berlebih.</p>
<p style="text-align:justify;">Lain halnya bagi para Odha yang menolak ARV dari sejak awal, kemudian memakai pengobatan alami secara rutin, mereka justru memperlihatkan kondisi yang MAKIN SEHAT SECARA PASTI (dan bisa dibuktikan secara lab) tanpa harus menaikkan dosis pengobatan!</p>
<p style="text-align:justify;">Anda bisa menemukan cerita-cerita nyata dari para Odha yang mengalami kesembuhan dari AIDS tanpa  ARV di artikel-artikel Healindonesia:</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/12/15/kesaksian-dari-%e2%80%9caids-survivor%e2%80%9d-tanpa-arv/">Kesaksian dari “AIDS Survivor” Tanpa ARV</a></li>
<li><a title="Permanent Link to Kesaksian dari “AIDS Survivor” Tanpa ARV, Seri 02" href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/12/30/kesaksian-dari-%e2%80%9caids-survivor%e2%80%9d-tanpa-arv-seri-02/">Kesaksian dari “AIDS Survivor” Tanpa ARV, Seri 02</a></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Disamping itu, yang perlu Odha sadari adalah yang membunuh para almarhum Odha adalah ARV itu sendiri, dan bukan HIV-nya! Kenapa bisa demikian? Karena HIV itu sendiri tidak pernah ada! Bayangkan saja, apa yang terjadi jika Anda sebenarnya hanya terinfeksi penyakit biasa (misal sakit perut, influenza, lymphadenitis, pneumonia, dll) tapi diberikan OBAT KERAS yang PENUH DENGAN EFEK SAMPING MEMATIKAN? Tentu saja cepat atau lambat, obat keras itulah yang akan membunuh Anda, bukan penyakit Anda! Itulah yang terjadi dengan para almarhum Odha yang rutin memakai ARV!</p>
<p style="text-align:justify;">Info lebih detail yang menjelaskan bahwa HIV itu sendiri sebenarnya tidak ada, bisa Anda dapatkan di artikel:</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/10/18/hiv-bukan-penyebab-aids/">HIV Bukan Penyebab AIDS?</a></li>
<li><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/02/16/isolasi-hiv-selama-ini-adalah-manipulasi/" target="_self">Isolasi HIV Selama Ini Adalah Manipulasi</a></li>
<li><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/12/15/dr-stefan-lanka-membongkar-%e2%80%9cpenipuan-hiv%e2%80%9d/">Dr. Stefan Lanka Membongkar “Penipuan HIV”</a></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Sedangkan info mengenai dampak ARV yang cenderung berbahaya daripada bermanfaat, bisa Anda dapat di artikel:</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><a title="Permanent Link to Efek Samping Dari Obat AIDS “Tidak Berbeda” dari AIDS Itu Sendiri" href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/10/03/efek-samping-dari-obat-aids-%e2%80%9ctidak-berbeda%e2%80%9d-dari-aids-itu-sendiri/">Efek Samping Dari Obat AIDS “Tidak Berbeda” dari AIDS Itu Sendiri</a></li>
<li><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/12/07/hati-hati-arv-bukanlah-terapi-yang-meningkatkan-kualitas-hidup/">Hati-Hati! ARV Bukanlah Terapi yang Meningkatkan Kualitas Hidup</a></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Contoh usaha perusahaan obat ARV dalam memanipulasi berita dan berusaha membohongi para Odha untuk supaya takut melepaskan ARV bisa Anda lihat di artikel:</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/01/28/christine-maggiore-penyangkal-aids-meninggal-karena-hiv-atau-pneumonia/">Christine Maggiore Penyangkal AIDS, Meninggal Karena HIV atau Pneumonia?</a></li>
<li><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/03/jangan-stop-arv-karena-virusnya-ngumpet/">Jangan Stop ARV karena Virusnya “Ngumpet”</a></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">ARV harus Odha konsumsi SEUMUR HIDUP dan tetap TIDAK MENYEMBUHKAN Odha, sedangkan pengobatan alami hanya dikonsumsi sampai mereka sembuh.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi, saya tekankan kepada para Odha: TINGGALKAN ARV DAN MULAILAH PENGOBATAN ALAMI CIPTAAN TUHAN SEBELUM TERLAMBAT!!!</p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin para Odha masih belum yakin akan pernyataan-pernyataan saya di atas dan butuh bukti bahwa pengobatan alami lebih baik dibandingkan ARV. Jika memang masih belum yakin, saya sarankan para Odha untuk menghubungi dan mendapatkan terapi dari rekan saya, Bapak Agus Sunandar di:</p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#339966;">YASAR – NURMA FOUNDATION</span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#339966;">Jln. KH. Hasyim Ashari No. 44, </span><strong><span style="color:#339966;">Kec. Pinang</span></strong><span style="color:#339966;"> </span><strong><span style="color:#339966;">15145, Tangerang – Jakarta</span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#339966;">Telp. &#38; Fax. No. : +62 21 554 5065, GSM No.   088 1882 7289, </span><strong><span style="color:#339966;">Email :</span></strong><strong><a href="mailto:yasar.nurma@yahoo.co.id">yasar.nurma@yahoo.co.id</a></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Beliau adalah ahli herbalis yang kompeten dalam menangani kasus-kasus HIV/AIDS dan bisa dibuktikan secara NYATA serta dengan tes laboratorium.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Obat-Obatan Kimia Adalah Obat yang Merusak Alam</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Coba Anda bayangkan, apa yang akan terjadi jika semua penduduk Indonesia yang lebih dari 200 juta jiwa ini memakai obat-obatan kimia, setelah itu membuangnya di air dan tanah kita? Mudah ditebak: berton-ton racun kimia ini akan mencemari  air dan tanah Indonesia, mengacaukan ekosistem, merusak tanaman, mengganggu kehidupan hewan, dan yang pasti&#8230; kita meracuni diri sendiri dan anak-cucu kita!</p>
<p style="text-align:justify;">Oleh karena itu, saya tidak heran jika di media massa sering diberitakan adanya hewan maupun manusia yang lahir dengan kelainan genetis, lemah sering sakit-sakitan, atau cacat. Hal-hal seperti ini juga erat hubungannya dengan pencemaran lingkungan yang mempengaruhi genetika semua mahluk hidup.</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut pendapat saya, kebiasaan lebih senang memakai pengobatan kimia dibandingkan pengobatan alami ciptaan Tuhan, adalah tindakan yang “TANPA SADAR” merendahkan Maha Karya Tuhan dalam  alam ciptaanNya. Tuhan dengan KemahabijaksanaanNya telah mempersiapkan alam untuk menyembuhkan SEGALA penyakit yang ada, yang siap kita pakai secara murah bahkan ada yg cuma-cuma. Namun dengan kesombongan akan “kepintaran” manusia, kita secara “bawah sadar” berkata kepada Sang Maha Bijaksana, ”Tuhan,… cara dan buatan kami (standar pengobatan manusia dan obat-obatan kimia) lebih manjur daripada cara dan buatanMu (Hukum Alam dan obat alami), Jadi saya lebih memilih obat kimia ini dech… Sorry ya Tuhan…”.</p>
<p style="text-align:justify;">Produsen obat-obatan kimia medis konvensional berkata, “Tapi bukankah produk-produk kami mengolah alam karena juga berasal dari alam?”</p>
<p style="text-align:justify;">Ya memang benar obat-obat kimia medis konvensional berasal dari alam. Bahkan segala yang ada di sekitar adalah dari alam, seperti misalnya mobil, jam tangan, radio, racun serangga, kosmetik, dan sebagainya.</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi permasalahannya adalah benarkah memproduksi obat-obatan kimia adalah tindakan mengolah alam? Tidak. Yang benar adalah merusak alam. Contoh pengobatan yang mengolah alam adalah suplemen atau obat herbal. Pembuatan obat herbal merupakan tindakan mengolah alam. Perbedaannya sungguh besar karena pembuatan herbal tidak merusak “rancangan” Tuhan atas materi asal yang dijadikan obat herbal. Unsur alam yang ada telah memiliki fungsi atau manfaat yang telah ditentukan Tuhan sebelumnya dan tinggal kita yang memanfaatkan alam tersebut sesuai dengan yang “dimaksudkan” Tuhan untuk kebaikan kita.</p>
<p style="text-align:justify;">Contoh mengolah alam dalam pengobatan alami adalah pemanfaatan khasiat kelapa dengan membuat suplemen Virgin Coconut Oil, pemanfaatan khasiat omega-3 pada minyak ikan dengan ekstrak minyak ikan, pembuatan suplemen klorofil, pembuatan ekstrak bawang putih, herbal dari bumbu-bumbu dapur, jamu asli, dan sebagainya.</p>
<p style="text-align:justify;">Lain halnya dengan obat-obatan yang dibuat oleh manusia dengan cara pemisahan unsur molekul dari molekul aslinya (yang sebenarnya “menyeimbangkan”), sehingga “rancangan awal Tuhan” atas molekul tersebut jadi hilang.</p>
<p style="text-align:justify;">Contoh merusak alam dari molekul asli yang sebenarnya untuk “menyeimbangkan” adalah pembuatan garam meja yang digembar-gemborkan mengandung yodium yang baik untuk kesehatan ternyata adalah garam berbahaya yang telah dipecah dari unsur garam aslinya. <a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/08/07/%E2%80%9Cgaram%E2%80%9D-yang-menyehatkan/">Garam yodium malah terbukti menyebabkan hipertensi sedangkan garam laut asli yang “kita jauhi” ternyata diciptakan oleh Tuhan untuk penyedap rasa yang nikmat dan baik untuk meyembuhkan berbagai masalah kesehatan.</a></p>
<p style="text-align:justify;">Tindakan seperti ini sama saja dengan mengulangi sejarah awal kejatuhan manusia oleh Adam dan Hawa, ketika manusia ingin menjadi seperti Tuhan. Sekali lagi saya tekankan, tindakan menggantikan alam ciptaan Tuhan dengan obat-obatan kimia dan lebih percaya pada cara manusia, sama saja dengan berkata (dalam tindakan, bukan dalam kata-kata), “Tuhan, saya lebih percaya dengan cara saya sendiri dibandingkan caramu dan ciptaanmu. Caramu kuno Tuhan.”</p>
<p style="text-align:justify;">Jika ada yang berpendapat bahwa pengobatan alami tidak bisa dipercaya karena kurang penelitian, saya katakan ini adalah pendapat yang salah besar. Jika Anda melakukan pencarian pada Search Engine Google, akan Anda dapati beribu-ribu jurnal ilmiah yang mempublikasikan bukti-bukti ilmiah dari pengobatan alami. Bukti-bukti dan fakta sejarah telah ada di depan mata kita!</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">Artikel Terkait:</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><a title="Permanent Link to Mana Lebih Baik, Suplemen MLM atau Obat Kimia Medis Konvensional?" rel="bookmark" href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/04/23/mana-lebih-baik-suplemen-mlm-atau-obat-kimia-medis-konvensional/"><strong>Mana Lebih Baik, Suplemen MLM atau Obat Kimia Medis Konvensional?</strong></a></p>
<p style="text-align:justify;"><a title="Permanent Link to Bagaimana Perusahaan Obat Medis Konvensional Mencuci Otak Masyarakat?!" rel="bookmark" href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/04/22/bagaimana-perusahaan-obat-medis-konvensional-mencuci-otak-masyarakat/"><strong>Bagaimana Perusahaan Obat Medis Konvensional Mencuci Otak Masyarakat?!</strong></a></p>
<p style="text-align:justify;"><a title="Permanent Link to Severn Suzuki, Gadis 12 Tahun yang Memukau Dunia" rel="bookmark" href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/02/10/severn-suzuki-gadis-12-tahun-yang-memukau-dunia/"><strong>Severn Suzuki, Gadis 12 Tahun yang Memukau Dunia</strong></a></p>
<p style="text-align:justify;"><a title="Permanent Link to Waspadalah, Obat-obatan Mencemari Air Kita!" rel="bookmark" href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/09/29/waspadalah-obat-obatan-mencemari-air-kita/"><strong>Waspadalah, Obat-obatan Mencemari Air Kita!</strong></a></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ffffff;">.</span></strong></p>
<h2><a title="Klik utk lihat detail." href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/01/29/rahasia-terlarang-%E2%80%93-%E2%80%9Cmenjual-hivaids%E2%80%9D/" target="_self"><span style="color:#ff0000;">&#8220;Menjual HIV/AIDS&#8221;</span></a></h2>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-weight:normal;"> </span></div>
<div style="text-align:justify;">
<div style="text-align:justify;"><img class="alignleft" src="http://healindonesia.files.wordpress.com/2009/01/cover-menjual-hiv-aids-2.jpg?w=167&#038;h=162#38;h=202" alt="" width="167" height="162" />Artikel di atas adalah bagian dari ebook &#8220;Menjual HIV/AIDS&#8221;, pertama di Indonesia yang mengungkap sisi kontroversial AIDS, membeberkan rahasia terlarang bahwa AIDS merupakan BISNIS MAHA BESAR. Ebook ini mengungkapkan rahasia:</div>
<div style="text-align:justify;">
<ul>
<li>HIV bukanlah penyebab AIDS!</li>
<li>HIV itu tidak ada! Gambar-gambar mikroskop elektron dari HIV yang ada sekarang adalah manipulasi komputer dan manipulasi kultur laboratorium.</li>
<li>Jika HIV itu ada, ia tidak lebih ganas dibandingkan flu biasa!</li>
<li>Test HIV selama ini tidak akurat! Jika Anda baru saja flu, demam, cacar, atau sedang hamil… Anda akan mendapatkan hasil test HIV yang positif padahal Anda tidak mengidap HIV.</li>
<li>Yang membunuh Odha bukanlah HIV, tapi ARV/obat AIDS itu sendiri!</li>
<li>Odha yang menolak ARV justru JAUH lebih sehat dan lebih menikmati hidup dibandingkan yang memakai ARV!</li>
<li>Holistik modern bisa menyembuhkan AIDS!</li>
<li>Dan hebatnya… Anda akan tahu, bagaimana menyembuhkan AIDS secara alami dan tanpa efek samping! Ya benar sekali… MENYEMBUHKAN… bukan SEKEDAR MERAWAT!!!</li>
</ul>
</div>
<div style="text-align:justify;">Ebook ini dipenuhi dengan sains holistik modern yang kontroversial. Bersumber dari para ilmuwan terkemuka, para dokter holistik, dan para ahli AIDS denialist kelas dunia yang akan membeberkan “rahasia terlarang” kepada Anda secara gamblang.</div>
<div style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></div>
<div style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></div>
<div style="text-align:justify;">Detail info dan pemesanan, silahkan klik <a title="Klik utk lihat detail." href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/01/29/rahasia-terlarang-%E2%80%93-%E2%80%9Cmenjual-hivaids%E2%80%9D/" target="_self"><strong><span style="color:#0000ff;">DI SINI</span></strong></a>.</div>
</div>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#0000ff;"><strong> </strong></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kenali Delapan Dampak Negatif Kafein Bagi Kesehatan Anda]]></title>
<link>http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/15/kenali-delapan-dampak-negatif-kafein-bagi-kesehatan-anda/</link>
<pubDate>Fri, 15 May 2009 04:16:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>Awan</dc:creator>
<guid>http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/15/kenali-delapan-dampak-negatif-kafein-bagi-kesehatan-anda/</guid>
<description><![CDATA[Secangkir kopi mengandung sekitar 80 miligram kafein, dan satu cangkir teh atau satu soda mengandung]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-4726" title="kopi" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/05/kopi.jpg" alt="kopi" width="116" height="116" />Secangkir kopi mengandung sekitar 80 miligram kafein, dan satu cangkir teh atau satu soda mengandung sekitar 50 miligram kafein. Cokelat juga mengandung kafein dan teobromin, yang berperan seperti kafein. Semua jenis minuman ini sudah umum bagi semua lapisan masyarakat. Namun, demi kesehatan kita yang sangat berharga, kita semua perlu untuk mengetahui fakta-fakta tentang kafein, sehingga kita bisa mengampil keputusan yang bijaksana dalam mengonsumsinya.<!--more--></p>
<p style="text-align:justify;">F. Batmanghelidj, MD, salah seorang dokter holistk modern yang ahli dalam pengobatan terapi air, mengungkapkan delapan dampak negatif kafein bagi kesehatan:</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Kafein      mendehidrasi tubuh lebih jauh lagi. Anda membuang lebih banyak air kemih      daripada volume air yang terkandung di dalam minuman.</li>
<li>Kafein      menghambat produksi melatonin di otak. Dr. Kenneth Wright Jr. menemukan      efek penghambatan melatonin dari kafein pada tahun 1994. Efek penghambatan      kafein pada produksi melatonin oleh kelenjar pineal di otak kelihatannya      berlangsung selama enam sampai sembilan jam. Melatonin mengatur fungsi tubuh selama tidur dan membantu untuk tidur. Jadi, penghambatan melatonin adalah salah satu alasan mengapa kopi menyebabkan hilangnya rasa kantuk.</li>
<li>Asupan      kafein secara teratur pada perempuan hamil dapat meningkatkan risiko      melahirkan bayi dengan berat lahir rendah. Bahkan dapat menyebabkan      keguguran spontan atau kerusakan pada janin.</li>
<li>Kafein      menghambat enzim-enzim yang digunakan dalam pembentukan memori, dan pada      akhirnya menyebabkan hilangnya memori. Telah ditunjukkan bahwa kafein menghambat      enzim fosfodiesterase, yang terlibat dalam proses pembelajaran dan      perkembangan memori.</li>
<li>Kafein      dapat beracun bagi sel-sel otak. Beberapa tanaman menggunakan kafein sebagai      pertahanan terhadap serangga. Keracunan kafein pada serangga mengurangi      kecerdikan serta kemampuan alaminya untuk bertahan terhadap pemangsa      serangga. Serangga itu lupa cara mengamuflase dan menjadi korban yang      mudah bagi pemangsanya. Inilah cara tanaman kopi menyingkirkan serangga      pengganggunya. Orang lanjut usia dan anak-anak tidak boleh mengonsumsi kafein. Kafein dapat memengaruhi fungsi normal otak mereka, dan kecerdasan mereka untuk bertahan hidup bisa menjadi tumpul.</li>
<li>Orang      yang mengonsumsi lima sampai enam cangkir kopi sehari memiliki risiko dua      kali lebih besar terhadap serangan jantung.</li>
<li>Kafein      dapat merusak DNA dan menyebabkan DNA menjadi abnormal dengan menghambat      mekanisme perbaikan DNA. Kafein telah menunjukkan diri sebagai penyebab      abnormalitas genetika pada hewan dan tanaman.</li>
<li>Kafein      menyerang cadangan energi sel-sel otak dan menurunkan ambang kendalinya  sedemikian  rupa,        sehingga sel-sel menghabiskan terlalu banyak cadangan energinya. Tanpa memilah, kafein &#8220;menyalakan&#8221; banyak fungsi yang menghabiskan energi sampai ke titik kelelahan. Ketika sel-sel otak yang telah dipengaruhi oleh kafein menghadapi suatu situasi baru yang menuntut kerja sama penuh, sel tersebut sudah kekurangan energi. Ini menciptakan penundaan respons otak. Inilah penyebab keletihan dan mudah marah setelah konsumsi kafein yang berlebihan. Kafein bisa menyebabkan gangguan kekurangan perhatian pada orang muda yang mengonsumsi terlalu banyak soda. Kafein bercampur air merangsang ginjal dan menyebabkan lebih banyak air dikeluarkan dari tubuh daripada air yang diminum. Ini menghabiskan cadangan energi sel-sel otak.</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Bahaya Kafein dan Pemanis Buatan Pada Soft Drink</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Soda-soda yang mengandung kafein dengan pemanis buatan lebih berbahaya daripada minuman yang mengandung gula alami. Pemanis buatan adalah bahan kimia yang keras yang mengelabui sel-sel otak dengan berpura-pura sebagai gula.</p>
<p style="text-align:justify;">Rasa manis normalnya diterjemahkan sebagai masuknya energi ke dalam tubuh. Pemanis buatan, melalui indra pengecap, memprogram otak untuk bertindak seakan-akan ada banyak gula untuk dikonsumsi, telah memasuki tubuh dan akan segera mencapai otak melalui peredaran darah. Karena terdapat pengendalian yang ketat pada kadar gula di darah, otak memperhitungkan hasil dari rasa manis dan menginstruksikan serta memprogram hati untuk tidak memproduksi gula dari bahan mentah lain, tetapi mulai menyimpan gula.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika gula yang dijanjikan melalui indra pengecap tidak bisa ditemukan, otak dan hati segera memunculkan rasa lapar untuk mencari makanan dan mewujudkan janji akan energi. Hasilnya adalah keadaan cemas terhadap makanan. Telah ditunjukkan bahwa orang-orang yang mengonsumsi pemanis buatan mencari makanan, dan makan lebih banyak dari normal setelah sembilan puluh menit masuknya pemanis buatan. Ini adalah sebagian sebab mengapa lebih dari 37 persen populasi mengalami obesitas.</p>
<p style="text-align:justify;">Soda-soda diet yang mengandung kafein mengandung bencana ganda bagi tubuh karena kafein menyebabkan banyak komplikasi sementara pemanis buatan memiliki efek kimiawi yang buruk. Soda-soda diet yang telah dihilangkan kafein-nya juga sangatlah berbahaya dalam program-program diet, terutama jika pemanis buatannya adalah aspartam. Aspartam telah dikaitkan dengan meningkatnya insiden tumor otak dan kejang.</p>
<p style="text-align:justify;">Apakah dari penjelasan di atas itu berarti saya menganjurkan untuk kita semua STOP TOTAL dari mengonsumsi kopi, soft drink dan minuman lainnya yang mengandung kafein? Tidak. Saya hanya menganjurkan untuk supaya kita mengambil keputusan yang bijak demi kesehatan kita karena menghindari kafein secara TOTAL merupakan tindakan yang mustahil. Saya pribadi berusaha menghindari SEBISA MUNGKIN (kecuali ditawarkan oleh tuan rumah ketika bertamu), bukannya memanjakan diri dengan kafein, tanpa adanya PENGENDALIAN DIRI.</p>
<p style="text-align:justify;">Antara minuman enak berkafein dan air, mana yang Anda pilih?</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>Sumber: Buku “Air, untuk Menjaga Kesehatan dan Menyembuhkan Penyakit” halaman 229 – 232, karya F. Batmanghelidj, MD.</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em><span style="color:#ffffff;">.</span></em></strong></p>
<p style="line-height:1.4;margin:0 0 1em;"><img style="float:right;display:inline;border:1px solid #006a80;margin:0 0 2px 7px;padding:4px;" title="Klik utk menuju ke HIOS." src="http://healindonesia.files.wordpress.com/2009/06/logo-hios3.jpg?w=88&#038;h=96#38;h=96&#38;h=96" alt="logo hios3" width="88" height="96" /></p>
<p style="line-height:1.4;margin:0 0 1em;" align="justify">Oleh karena begitu banyak masyarakat yang buta mengenai kesehatan sehingga menjadi korban malpraktek atau korban dari pola makan dan hidup sendiri yang tidak sehat, saya membuka <strong>HIOS (Healindonesia Online School)</strong>, dimana masyarakat awam bisa belajar sains holistik modern secara online. Temukan solusi dari semua permasalahan kesehatan Anda dengan belajar sendiri ilmu pengobatan holistik modern di<strong> </strong><a style="text-decoration:none;color:#006a80;border-bottom-width:1px;border-bottom-style:solid;border-bottom-color:#cfe2e5;" title="Klik utk menuju ke HIOS." href="http://hios.co.nr/" target="_blank"><strong>http://hios.co.nr</strong></a><strong> </strong>.</p>
<p style="line-height:1.4;margin:0 0 1em;" align="justify"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-style:normal;"><span style="color:#339966;">Artikel Terkait:</span></span></em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-style:normal;"><a title="Permanent Link to Minum Kopi Ketika Hamil Akan Membahayakan Kesehatan Janin" rel="bookmark" href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/01/26/minum-kopi-ketika-hamil-akan-membahayakan-kesehatan-janin/">MINUM KOPI KETIKA HAMIL AKAN MEMBAHAYAKAN KESEHATAN JANIN</a></span></em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-style:normal;"><a title="Permanent Link to Minum Kopi Ketika Hamil Akan Membahayakan Kesehatan Janin" rel="bookmark" href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/01/26/minum-kopi-ketika-hamil-akan-membahayakan-kesehatan-janin/"></a><a title="Permanent Link to Awas, “Diet Soda” Lebih Merusak Dibanding yang Reguler!" rel="bookmark" href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/01/21/awas-%e2%80%9cdiet-soda%e2%80%9d-lebih-merusak-dibanding-yang-reguler/">AWAS, “DIET SODA” LEBIH MERUSAK DIBANDING YANG REGULER!</a></span></em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-style:normal;"><a title="Permanent Link to Awas, “Diet Soda” Lebih Merusak Dibanding yang Reguler!" rel="bookmark" href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/01/21/awas-%e2%80%9cdiet-soda%e2%80%9d-lebih-merusak-dibanding-yang-reguler/"></a><a title="Permanent Link to Kafein dapat Memperburuk Kondisi Diabetes" rel="bookmark" href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/01/13/kafein-dapat-memperburuk-kondisi-diabetes/">KAFEIN DAPAT MEMPERBURUK KONDISI DIABETES</a></span></em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em> </em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em> </em></strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Susu Olahan Menyebabkan Asma, Peradangan, dan Osteoporosis]]></title>
<link>http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/15/susu-olahan-menyebabkan-asma-peradangan-dan-osteoporosis/</link>
<pubDate>Fri, 15 May 2009 03:17:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>Awan</dc:creator>
<guid>http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/15/susu-olahan-menyebabkan-asma-peradangan-dan-osteoporosis/</guid>
<description><![CDATA[Media massa dan lembaga kesehatan konvensional selalu menekankan bahwa minum susu adalah baik untuk ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-4722" title="milk2" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/05/milk2.jpg" alt="milk2" width="120" height="116" />Media massa dan lembaga kesehatan konvensional selalu menekankan bahwa minum susu adalah baik untuk kesehatan. Tapi tahukah Anda bahwa susu olahan justru menyebabkan asma, alergi, peradangan, dan osteoporosis? Dr. Hiromi Shinya, salah seorang dokter holistik modern yang terkenal dikalangan para gastroenterologist dan ahli bedah seluruh dunia, membeberkan “rahasia” ini kepada kita.<!--more--></p>
<p style="text-align:justify;">Dr. Shinya, menjabat sebagai Profesor Klinis Pembedahan di Albert Einstein College of Medicine, New York City dan sebagai Kepala Unit Endoskopi Bedah di Beth Israel Medical Centre. Sebagai seorang dokter dengan prestasi yang gemilang di komunitas medis, ia melihat banyak kesalahan-kesalahan dalam standarisasi ilmu pengobatan medis konvensional dan kemudian setelah ia mengadakan banyak pengamatan dan beribu uji klinis pada pasien-pasiennya, ia pun beralih ke metode holistik karena telah mendapati kebenaran dibalik pengobatan secara holistik.</p>
<p style="text-align:justify;">Dr. Shinya mengungkapkan, kesalahan yang sering terlihat di rumah sakit yaitu pasien seringkali diberikan susu dalam diet mereka selama rawat inap. Nutrisi utama yang ditemukan dalam susu adalah protein, lemak, glukosa, kalsium, dan vitamin. Susu memang sangat populer karena mengandung banyak kalsium dan dianggap dapat mencegah osteoporosis.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun sesungguhnya, tidak ada makanan lain yang lebih sulit dicerna daripada susu. Kasein, yang membentuk kira-kira 80% dari protein yang terdapat dalam susu, langsung menggumpal menjadi satu begitu memasuki lambung sehingga mencernanya menjadi sangat sulit. Terlebih lagi, dalam susu yang dijual di toko, komponen tersebut telah dihomogenisasi. Homogenisasi berarti meratakan kadar lemak dalam susu dengan cara mengaduknya. Homogenisasi adalah hal yang buruk karena saat susu diaduk, udara ikut tercampur di dalamnya dan mengubah komponen lemak dalam susu itu menjadi zat lemak teroksidasi—yaitu lemak dalam keadaan oksidasi lanjut. Dengan kata lain, susu homogen menghasilkan radikal bebas dan memberikan pengaruh yang sangat buruk bagi tubuh.</p>
<p style="text-align:justify;">Susu yang mengandung lemak teroksidasi kemudian dipasteurisasi dalam suhu tinggi di atas 100°C. Enzim sangatlah sensitif terhadap panas, dan mulai hancur pada suhu 93,3°C. Dengan kata lain, susu yang dijual di toko bukan saja tidak mengandung enzim-enzim yang berharga, lemaknya juga telah teroksidasi dan kualitas proteinnya berubah akibat suhu yang tinggi. Dapat dikatakan, susu adalah jenis makanan yang terburuk.</p>
<p style="text-align:justify;">Hidup tidak dapat ditopang dengan makanan yang tidak mengandung enzim.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Susu Menyebabkan Peradangan dan Alergi</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dr. Hiromi Shinya pertama kali mengetahui betapa buruknya efek susu bagi tubuh lebih dari 35 tahun lalu, ketika anak-anaknya sendiri menderita dermatitis atopic (radang kulit parah ) pada usia enam atau tujuh bulan.</p>
<p style="text-align:justify;">Sang ibu sudah menuruti segala instruksi yang diberikan oleh dokter anak, tetapi betapapun banyaknya perawatan yang mereka terima, radang kulit anak-anak sama sekali tidak membaik. Lalu, pada usia sekitar tiga atau empat tahun, anak laki-laki dr. Shinya mulai mengalami diare parah. Dan pada akhirnya, dia bahkan mulai mengeluarkan darah bersama kotorannya. Setelah memeriksanya dengan endoskop, ia menemukan bahwa si balita menunjukkan tanda-tanda awal kolitis ulserativa (radang parah dengan tukak di dalam usus besar).</p>
<p style="text-align:justify;">Oleh karena tahu bahwa kolitis ulserativa berhubungan erat dengan makanan seseorang, Dr. Shinya pun memfokuskan pada jenis makanan yang biasa dimakan oleli anak-anaknya. Ternyata, tepat pada saat anak-anaknya mulai menderita dermatitis atopik, istrinya telah berhenti menyusui dan mulai memberi mereka susu di bawah arahan dokter anak. Mereka pun menyingkirkan semua susu dan produk susu dari makanan anak-anak sejak saat itu. Tentu saja setelah itu, kotoran berdarah dan diare, bahkan dermatitis atopik, semuanya menghilang.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah mengalami hal ini, saat menanyakan kepada pasien-pasien Dr. Shinya tentang sejarah kebiasaan makan mereka, ia mulai mengumpulkan daftar lengkap berapa banyak susu dan produk susu yang mereka konsumsi. Menurut data klinisnya, terdapat kemungkinan besar terbentuknya kecenderungan timbulnya alergi dari mengonsumsi susu dan produk-produk susu. Hal ini sesuai dengan penelitian mengenai alergi baru-baru ini yang melaporkan bahwa jika wanita hamil minum susu, anak-anak mereka cenderung lebih mudah terjangkit dermatitis atopik    .</p>
<p style="text-align:justify;">Selama 30 tahun terakhir di Jepang, jumlah pasien penderita dermatitis atopik dan alergi pollen meningkat secara drastis. Jumlahnya pada saat ini mungkin hampir sebanyak satu dari setiap lima orang. Begitu banyak teori yang berusaha menjelaskan mengapa terjadi peningkatan yang begitu cepat dalam jumlah orang yang menderita alergi, tetapi Dr. Shinya percaya bahwa penyebab paling utama adalah diperkenalkannya susu dalam menu makan siang di sekolah pada awal era 1960-an.</p>
<p style="text-align:justify;">Susu, yang mengandung banyak zat lemak teroksidasi, mengacaukan lingkungan dalam usus, meningkatkan jumlah bakteri jahat dan menghancurkan keseimbangan flora bakteri dalam usus kita. Sebagai akibatnya, racun-racun seperti radikal bebas, hidrogen sulfida, dan amonia diproduksi dalam usus. Penelitian mengenai proses apa saja yang dialami racun-racun ini dan penyakit-penyakit jenis apa saja yang dapat timbul masih berlangsung. Namun, beberapa hasil penelitian melaporkan babwa susu tidak banya menyebabkan berbagai alergi, tetapi juga dihubungkan dengan diabetes pada anak-anak (lihat <a href="http://www.sciencenews.org/sn_arc99/6_26_99/fob2.htm">http://www.sciencenews.org/sn_arc99/6_26_99/fob2.htm</a>).</p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Minum Susu Terlalu Banyak Menyebabkan Osteoporosis</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dr. Shinya menyatakan, satu kesalahpahaman umum yang terbesar mengenai susu adalah bahwa susu membantu mencegah osteoporosis. Oleb karena jumlah kalsium dalam tubuh kita berkurang seiring dengan usia, kita diberi tahu untuk minum susu yang banyak untuk mencegab osteoporosis. Namun, ini adalah sebuah kesalahan besar. Minum susu terlalu banyak sebenarnya menyebabkan osteoporosis.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada umumnya, dipercaya bahwa kalsium dalam susu lebih mudah diserap daripada kalsium dalam makanan-makanan lain seperti ikan kecil, tetapi hal ini tidak sepenuhnya benar.</p>
<p style="text-align:justify;">Kadar kalsium dalam darah manusia biasanya terpatok pada 9-10 mg. Namun, saat minum susu, konsentrasi kalsium dalam darah Anda tiba-tiba meningkat. Walaupun sepintas lalu hal ini mungkin terlihat seperti banyak kalsium telah terserap, peningkatan jumlah kalsium dalam darah ini memiliki sisi buruk. Ketika konsentrasi kalsium dalam darah tiba-tiba meningkat, tubuh berusaha untuk mengembalikan keadaan abnormal ini menjadi normal kembali dengan membuang kalsium dari ginjal melalui urin. Dengan kata lain, jika Anda mencoba untuk minum susu dengan harapan mendapatkan kalsium, hasilnya sungguh ironis, yaitu menurunnya jumlah kalsium dalam tubuh Anda secara keseluruhan. Dari empat negara susu besar—Amerika, Swedia, Denmark, dan Finlandia—di negara yang banyak sekali mengonsumsi susu setiap harinya, ditemukan banyak kasus retak tulang panggul dan osteoporosis.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebaliknya, ikan-ikan kecil dan rumput laut, yang selama berabad-abad dimakan oleh bangsa Jepang dan pada awalnya dianggap rendah kalsium, mengandung kalsium yang tidak terlalu cepat diserap yang meningkatkan jumlah konsentrasi kalsium dalam darah. Terlebih lagi, hampir tidak ada kasus osteoporosis di Jepang selama masa rakyat Jepang tidak minum susu.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Susu yang Dijual di Toko Adalah Lemak Teroksidasi</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Setelah minyak, jenis makanan yang paling mudah teroksidasi adalab susu yang dibeli di toko. Sebelum diproses, susu mengandung banyak unsur yang baik. Contohnya, susu mengandung banyak jenis enzim, misalnya enzim yang menguraikan laktosa; lipase, yang menguraikan lemak; dan protease, enzim yang menguraikan protein. Susu dalam wujudnya yang alami juga mengandung laktoferin, yang dikenal memiliki efek antioksidan, anti-peradangan, antivirus, dan pengatur imunitas tubuh.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun, susu yang dijual di toko-toko telah kehilangan seluruh sifat baik ini melalui proses pengolahannya. Proses pengolahan susu secara modern adalah sebagai berikut. Pertama-tama, mesin pengisap dihubungkan dengan puting susu sapi untuk memerah susu, yang kemudian disimpan sementara dalam sebuah tangki. Susu segar yang dikumpulkan dari setiap peternakan kemudian dipindahkan ke tangki yang lebib besar lagi, tempat susu itu kemudian diaduk dan dihomogenisasi. Yang sebenarnya terhomogenisasi adalah butiran-butiran lemak yang ditemukan dalam susu segar.</p>
<p style="text-align:justify;">Susu segar terdiri dari sekitar 4% lemak, tetapi sebagian besar lemak tersebut terdiri dari partikel-partikel lemak yang berbentuk. butiran-butiran kecil. Semakin besar partikel lemak, semakin mudah mereka terapung. Jika susu segar dibiarkan, lemak akan menjadi sebuah lapisan krim di permukaan.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebuah mesin yang disebut mesin homogenisasi digunakan, dan secara mekanis partikel-partikel lemak pun dipecah menjadi lebih kecil. Hasil akhirnya adalah susu homogen. Namun, pada saat homogenisasi berlangsung, lemak susu yang terdapat dalam susu segar berikatan dengan oksigen sehingga mengubahnya menjadi lemak terhidrogenisasi (lemak teroksidasi).</p>
<p style="text-align:justify;">Lemak terhidrogenisasi berarti lemak yang telah terlalu banyak teroksidasi, atau dapat dikatakan telah “berkarat”. Seperti halnya semua lemak terhidrogenisasi, lemak dalam susu homogen buruk bagi tubuh.</p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Pasteurisasi Merusak Enzim Pada Susu</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Namun, proses pengolahan susu belum selesai sampai di situ. Sebelum dipasarkan, susu homogen harus dipasteurisasi dengan panas untuk menekan berkembang biaknya berbagai kuman dan bakteri.</p>
<p style="text-align:justify;">Ada 4 cara dasar pasteurisasi bagi susu, yaitu:</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><em>Pasteurisasi suhu      rendah berkelanjutan (LTLT = low temperature long fr&#8217;me/suhu rendah waktu      lama)</em>. Pasteurisasi dengan memanaskan hingga 62,2°-65°C      selama 30 menit. Cara ini biasanya disebut metode pasteurisasi suhu      rendah.</li>
<li><em>Pasteurisasi suhu      tinggi berkelanjutan (HTLT = high temperature long t/me/suhu tinggi waktu      lama).</em> Pasteurisasi dengan memanaskan hingga      lebih dari 75°C selama lebih dari 15 menit.</li>
<li><em>Metode suhu tinggi      waktu singkat (HTST = high temperature short time]. </em>Pasteurisasi      pada suhu lebih dari 72°C selama lebih dari 15 detik. Cara ini adalah      metode pasteurisasi yang paling banyak digunakan di seluruh dunia.</li>
<li><em>Pasteurisasi suhu      sangat tinggi waktu singkat (UHT = ultra high temperature).</em> Pasteurisasi dengan memanaskan hingga 120°-130°C selama 2 detik (atau      hingga 1 50°C selama 1 detik).</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Metode yang paling banyak digunakan di dunia adalah proses pasteurisasi suhu tinggi waktu singkat dan suhu sangat tinggi waktu singkat. Enzim sensitif terhadap panas dan mulai terurai pada suhu 48°C. Pada suhu 115°C, enzim sudah hancur seluruhnya. Oleh ka-      rena itu, terlepas dari lama waktu yang digunakan dalam pemrosesan, pada saat suhu mencapai 130°C, enzim telah hampir seluruhnya rusak.</p>
<p style="text-align:justify;">Terlebih lagi, jumlah lemak yang teroksidasi meningkat lebih banyak lagi pada suhu sangat tinggi dan suhu tinggi mengubah kualitas protein yang terdapat dalam susu. Sama halnya seperti kuning telur yang lama direbus mudah pecah, perubahan yang serupa pun terjadi pada protein susu. Laktoferin, yang sensitif terhadap panas, juga rusak.</p>
<p style="text-align:justify;">Oleh karena telah dihomogenisasi dan dipasteurisasi, susu yang dijual di supermaket-supermaket di seluruh dunia tidak baik bagi Anda.</p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Susu Sapi pada Dasarnya Memang untuk Anak Sapi</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dr. Shinya berpendapat bahwa nutrisi yang terdapat dalam susu cocok untuk anak sapi yang tengah berkembang. Yang penting bagi pertumbuhan anak sapi belum tentu berguna bagi rnanusia. Terlebih lagi, dalam dunia alami, hewan yang minum susu hanyalah bayi yang baru lahir. Tidak ada mamalia yang minum susu setelah dewasa (kecuali Homo sapiens). Inilah cara kerja alam. Hanya manusia yang dengan sengaja mengambil susu dari spesies lain, mengoksidasi, dan meminumnya. Ini bertentangan dengan hukum alam.</p>
<p style="text-align:justify;">Di Jepang dan Amerika Serikat, anak-anak didorong untuk minum susu saat makan siang di sekolah karena susu yang kaya nutrisi dianggap baik untuk anak-anak yang tengah tumbuh. Namun, siapa pun yang menganggap bahwa susu sapi dan air susu ibu manusia adalah sama, tentunya sangat salah.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika Anda mendata berbagai nutrisi yang ditemukan baik dalam susu sapi maupun dalam AS1, keduanya memang sangat serupa. Nutrisi seperti protein, lemak, laktosa, zat besi, kalsium, fosfor, natrium, kalium, dan vitamin, ditemukan dalam keduanya. Namun, kualitas dan jumlah nutrisi ini sangat berbeda.</p>
<p style="text-align:justify;">Komponen protein utama yang ditemukan dalam susu sapi disebut kasein. Kasein adalah protein yang sangat sulit dicerna dalam sistem pencernaan manusia. Sebagai tambahan, susu sapi juga mengandung bahan antioksidan laktoferin, yang memperkuat fungsi sistem kekebalan tubuh. Namun, laktoferin yang terdapat dalam ASI adalah 0,15% sementara yang terdapat dalam susu sapi hanya 0,01%.     </p>
<p style="text-align:justify;">Tampaknya, bayi-bayi yang baru lahir dari spesies yang berbeda membutuhkan jumlah dan rasio nutrisi yang berbeda pula.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan bagaimana dengan orang dewasa?    </p>
<p style="text-align:justify;">Laktoferin menjadi contohnya. Laktoferin dalam susu sapi terurai dalam asam lambung, maka bahkan jika Anda meminum susu segar yang belum diproses menggunakan suhu tinggi, laktoferin di dalamnya akan terurai dalam lambung. Begitu pula halnya dengan laktoferin yang terdapat dalam ASI. Seorang bayi manusia yang baru lahir dapat menyerap laktoferin dari ASI dengan baik karena lambungnya masih belum berkembang sempurna, dan karena sekresi asam lambungnya hanya sedikit, laktoferin pun tidak terurai. Dengan kata lain, ASI manusia memang tidak dimaksudkan untuk dikonsumsi oleh manusia dewasa.</p>
<p style="text-align:justify;">Susu sapi, walaupun sebagai susu segar yang masih mentah, bukanlah makanan yang cocok bagi manusia. Kita mengubah susu segar, yang pada dasarnya memang tidak baik bagi kita, menjadi makanan buruk dengan cara homogenisasi dan pasteurisasi pada suhu tinggi. Kemudian, kita memaksa anak-anak kita untuk meminumnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Satu masalah lain adalah orang-orang dari kebanyakan kelompok etnis tidak memiliki cukup banyak enzim laktase untuk menguraikan laktosa. Kebanyakan orang memiliki cukup banyak enzim ini pada saat masih bayi, tetapi kemudian berkurang seiring dengan usia.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada saat orang-orang ini minum susu, mereka mengalami berbagai gejala seperti perut bergemuruh atau diare, yang merupakan hasil ketidakmampuan tubuh mereka mencerna laktosa. Orang-orang yang benar-benar tidak memiliki laktase atau jumlali enzimnya benar-benar rendah disebut tidak tahan laktosa. Hanya sedikit orang yang benar-benar tidak tahan laktosa, tetapi sekitar 90% dari bangsa Asia; 75°/o dari bangsa Hispanik, Indian Amerika, dan kulit hitam Amerika, begitu pula 60% orang dari berbagai kebudayaan di Mediterania dan 15% masyarakat keturunan Eropa Utara tidak memiliki cukup banyak enzim ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Laktosa adalah zat gula yang hanya terdapat dalam susu mamalia. Susu hanya untuk diminum oleh bayi-bayi yang baru lahir. Walaupun banyak orang dewasa yang kekurangan laktase, pada saat baru dilahirkan, semua bayi yang sehat memiliki cukup banyak enzim tersebut untuk kebutuhan mereka. Terlebih lagi, kadar laktosa dalam ASI adalah sekitar 7%, sementara dalam susu sapi hanya 4,5%.</p>
<p style="text-align:justify;">Oleh karena manusia pada saat bayi mampu minum ASI yang kaya akan laktosa tetapi berakhir dengan menghilangnya enzim tersebut setelah dewasa, Dr. Shinya yakin inilah cara alam untuk mengatakan bahwa susu bukan untuk diminum oleh orang dewasa.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika memang sangat menyukai rasa susu, sangat disarankan Anda membatasi seringnya mengonsumsi susu, berusaha untuk minum susu yang tidak dihomogenisasi, dan dipasteurisasi pada suhu rendah. Anak-anak dan orang dewasa yang tidak menyukai susu tidak boleh dipaksa untuk meminumnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Singkatnya, minum susu tidak bermanfaat baik bagi tubuh.</p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;"><em><strong>Sumber: Buku “The Miracle of Enzyme” halaman 97 – 102 dan 127 &#8211; 133, oleh Dr. Hiromi Shinya, MD.</strong></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><strong> </strong></em></p>
<p style="text-align:justify;"><strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">Artikel Terkait:</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><a title="Permanent Link to Osteoporosis Bukanlah Penyakit Kekurangan Kalsium!" rel="bookmark" href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/01/18/osteoporosis-bukanlah-penyakit-kekurangan-kalsium/">OSTEOPOROSIS BUKANLAH PENYAKIT KEKURANGAN KALSIUM!</a></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><a title="Permanent Link to Osteoporosis Bukanlah Penyakit Kekurangan Kalsium!" rel="bookmark" href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/01/18/osteoporosis-bukanlah-penyakit-kekurangan-kalsium/"></a><a title="Permanent Link to Hati-hati, Susu Olahan Tidak Baik untuk Kesehatan!" rel="bookmark" href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/11/22/hati-hati-susu-olahan-tidak-baik-untuk-kesehatan/">HATI-HATI, SUSU OLAHAN TIDAK BAIK UNTUK KESEHATAN!</a></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><a title="Permanent Link to Osteoporosis Bukanlah Penyakit Kekurangan Kalsium!" rel="bookmark" href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/01/18/osteoporosis-bukanlah-penyakit-kekurangan-kalsium/"></a></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><em><strong></strong></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><strong></strong></em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Flu Babi; Nyata atau Bohongan?]]></title>
<link>http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/06/flu-babi-nyata-atau-bohongan/</link>
<pubDate>Wed, 06 May 2009 09:08:14 +0000</pubDate>
<dc:creator>Awan</dc:creator>
<guid>http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/06/flu-babi-nyata-atau-bohongan/</guid>
<description><![CDATA[Wabah Flu Babi saat ini menjadi salah satu topik terpanas di seluruh dunia. Dengan begitu gencarnya ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-4599" title="shakenbake" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/05/shakenbake.jpg?w=128" alt="shakenbake" width="128" height="96" />Wabah Flu Babi saat ini menjadi salah satu topik terpanas di seluruh dunia. Dengan begitu gencarnya media massa memberitakan kata-kata WABAH dan BENCANA, ketakutan telah melanda masyarakat dengan begitu luar biasa. Pemerintah Mesir telah <a title="Klik utk baca detail artikel." href="http://www.time.com/time/health/article/0,8599,1894703,00.html?cnn=yes" target="_blank"><span style="color:#0000ff;">memerintahkan untuk menghabisi 300.000 babi</span></a> di negaranya, walapun belum ada laporan adanya wabah flu babi di negara mereka. Tidak kalah buruknya, kota Mexico yang terdiri dari 20 juta penduduk, telah <a title="Klik utk baca detail artikel." href="http://www.cnn.com/2009/HEALTH/05/05/swine.flu.main/index.html" target="_blank"><span style="color:#0000ff;">terisolisir seolah-olah ada bencana nuklir di dalamnya</span></a>. Pertanyaannya adalah apakah flu babi ini nyata atau hanya sekedar hoax (bohongan/konspirasi)?<!--more--></p>
<p style="text-align:justify;">Untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari kita simak apa yang disampaikan oleh dr. Joseph Mercola, salah satu dokter holistik modern terkemuka di seluruh dunia.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><strong>Ini Bukanlah Kepanikan Akan Flu Babi yang Pertama</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Mercola memprediksi bahwa dimasa depan, kita akan makin sering dihadapkan pada kepanikan akan wabah flu dan juga kepanikan akan wabah lainnya. Tapi kunci untuk bisa mengatasi ini semua adalah TETAP TENANG, karena ini bukanlah kepanikan atas wabah flu babi yang pertama. Pemberitaan wabah yang terakhir kali adalah di tahun 1976 dan menghasilkan kampanye pemberian vaksin flu secara massal di Amerika.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan tahukah Anda apa yang terjadi berikutnya? Dengan adanya pemberian vaksin besar-besaran, yang terjadi malah adanya tuntutan sebesar USD 1,3 miliar dari para korban yang mengalami KELUMPUHAN sebagai efek samping dari vaksin tersebut. Vaksin tersebut juga dituduh telah mengakibatkan 25 kematian.</p>
<p style="text-align:justify;">Beratus-ratus orang mengalami kelumpuhan Guillain-Barré Syndrome setelah mereka mendapatkan suntikan vaksin flu babi.</p>
<p style="text-align:justify;">Terus bagaimana dengan prediksi kematian dari akibat flu babi itu sendiri? Prediksi kematian yang menakutkan tersebut tidak pernah terjadi.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><strong>Lebih Banyak Orang Meninggal Karena Vaksinnya Dibandingkan Karena Flu Itu Sendiri!</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Itulah yang terjadi pada kasus flu babi di Amerika tahun 1976. Untuk <a title="Klik utk baca detail artikel." href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2006/08/26/states-still-reserving-vaccines-for-an-imaginary-pandemic.aspx" target="_blank"><span style="color:#0000ff;">memplokamirkan secara nasional maupun internasional mengenai pandemi</span></a> (wabah yang meluas) seharusnya dilakukan dengan hati-hati. Tindakan tergesa-gesa akan mengakibatkan kerusakan yang begitu dahsyat.</p>
<p style="text-align:justify;">Coba kita perbandingkan dengan penyakit lainnya, yaitu malaria, penyakit ini telah membunuh 3.000 orang PER HARINYA, dan ini &#8220;layak untuk disebut sebagai wabah yang mengkhawatirkan&#8221;. Tapi yang aneh adalah tidak adanya pembuatan &#8220;vaksin-vaksinan&#8221; yang menghabiskan miliaran dolar dalam waktu yang sangat singkat untuk mengatasi penyakit ini!</p>
<p style="text-align:justify;">Bahkan<a title="Klik utk baca detail artikel." href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2009/04/29/Swine-Flu.aspx#_edn3" target="_blank"> <span style="color:#0000ff;">salah satu media massa Australia</span></a> pernah memberikan pernyataan bahwa wabah flu babi yang ringan pun akan dapat mengakibatkan kematian 1,4 juta orang dan dapat menurunkan pertumbuhan ekonomi sebanyak $ 5 triliun! Tapi inipun tidak terjadi dan SANGAT JAUH dari perkiraan.</p>
<p style="text-align:justify;">Dr. Mercola terheran-heran dengan semua fakta ini dan teringat kembali dengan kasus flu burung sebelumnya (yang dia yakini juga merupakan hoax), dimana <a title="Klik utk baca detail artikel." href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2005/10/25/avian-flu-epidemic-is-a-hoax.aspx" target="_blank"><span style="color:#0000ff;">Presiden Bush pernah berkata bahwa 2 juta orang Amerika akan mati sebagai akibat dari flu burung</span></a>.</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut Mercola, di tahun <a title="Klik utk baca detail artikel." href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2005/11/15/finally-medical-journal-admits-the-truth-about-bird-flu.aspx" target="_blank"><span style="color:#0000ff;">2005</span></a>, <a title="Klik utk baca detail artikel." href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2006/05/27/what-happened-to-that-imaginary-avian-flu-epidemic.aspx" target="_blank"><span style="color:#0000ff;">2006</span></a>, dan kembali lagi terjadi di tahun <a title="Klik utk baca detail artikel." href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2008/02/14/i-was-right-about-the-bird-flu-hoax.aspx" target="_blank"><span style="color:#0000ff;">2008</span></a>, kepanikan massa yang terjadi adalah konspirasi pihak tertentu yang <a title="Klik utk baca detail artikel." href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2006/09/12/rumsfeld-to-profit-from-bird-flu-hoax.aspx" target="_blank"><span style="color:#0000ff;">sengaja menciptakan histeria massa demi keuntungan finansial beberapa pihak</span></a>.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><strong>Apa Itu Flu Babi?</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Menurut medis konvensional, flu babi merupakan penyakit saluran pernapasan yang menular, disebabkan oleh sejenis virus influenza yang menjangkiti babi. Disebutkan bahwa jenis saat ini yaitu A(H1N1) adalah variasi baru dari virus H1N1, yang dapat menyebabkan wabah flu musiman pada manusia. Dikabarkan juga mengandung materi genetik dari flu burung dan babi biasa.</p>
<p style="text-align:justify;">Gejala flu babi meliputi:</p>
<ul>
<li>Demam tinggi.</li>
<li>Batuk.</li>
<li>Pilek dan atau radang tenggorokan.</li>
<li>Sakit persendian.</li>
<li>Sakit kepala berat.</li>
<li>Muntah-muntah dan atau diare.</li>
<li>Lesu.</li>
<li>Tidak nafsu makan.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Yang menarik adalah, versi seperti ini sebelumnya tidak pernah terlihat pada manusia atau juga hewan.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><strong>Penyebaran Flu Babi Akhir-Akhir Ini</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Pada tanggal 5 Mei 2009, 21 negara telah dilaporkan memiliki kasus infeksi A(H1N1) sebanyak 1.124 dan hanya terjadi 26 kematian di SELURUH dunia akibat penyakit ini (tidak seberapa jika dibandingkan dengan kasus malaria serta tidak sesuai dengan prediksi). Dan sampai tanggal 29 April 2009, <strong>SEMUA</strong> kematian terjadi pada orang-orang yang terlahir di Mexico.</p>
<p style="text-align:justify;">Kenapa Mexico?  Karena kota ini terlalu padat, miskin nutrisi dan tingkat kesehatan yang rendah, semua faktor ini membuat Mexico rentan terhadap semua infeksi dan mengakibatkan kematian.</p>
<p style="text-align:justify;">Yang aneh adalah tidak adanya laporan lengkap akan status atau keadaan orang-orang yang meninggal ini. Apakah mereka orang-orang sudah tua? Apakah mereka memang sedang mengalami penyakit kronis? Apa usia mereka di bawah 5 tahun? Atau mungkin mereka meninggal karena demam pada umumnya atau tergelincir dan jatuh? Semua ini adalah pertanyaan penting yang tidak pernah terjawab!</p>
<p style="text-align:justify;">Angka kefatalan flu babi, yang baru dugaan dan terkonfirmasi di seluruh dunia terus berubah tergantung sumbernya. Anda bisa memantaunya dengan <a title="Klik utk memantau." href="http://maps.google.com/maps/ms?ie=UTF8&#38;hl=en&#38;t=p&#38;msa=0&#38;msid=106484775090296685271.0004681a37b713f6b5950&#38;ll=32.639375,-110.390625&#38;spn=15.738151,25.488281&#38;z=5" target="_blank"><span style="color:#0000ff;">Google Maps&#8217; Swine Flu Tracker</span></a>.</p>
<p>Tapi secara FORMAL, hasil <a title="Klik utk lihat detail info." href="http://www.who.int/csr/don/2009_05_05/en/index.html" target="_blank"><span style="color:#0000ff;">pantauan WHO mengenai wabah flu babi di seluruh dunia</span></a> adalah sebagai berikut:</p>
<table style="margin-left:160px;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td style="font-weight:bold;">Negara</td>
<td style="font-weight:bold;text-align:center;">Kasus</td>
<td style="font-weight:bold;text-align:center;">Kematian</td>
</tr>
<tr>
<td>Mexico</td>
<td style="text-align:center;" align="right" valign="top">590</td>
<td style="text-align:center;">25</td>
</tr>
<tr>
<td>United States</td>
<td style="text-align:center;">286</td>
<td style="text-align:center;">1<span style="color:#ff0000;">*</span></td>
</tr>
<tr>
<td>Canada</td>
<td style="text-align:center;">140</td>
<td style="text-align:center;">0</td>
</tr>
<tr>
<td>Spain</td>
<td style="text-align:center;">54</td>
<td style="text-align:center;">0</td>
</tr>
<tr>
<td>United Kingdom</td>
<td style="text-align:center;">18</td>
<td style="text-align:center;">0</td>
</tr>
<tr>
<td>Germany</td>
<td style="text-align:center;">8</td>
<td style="text-align:center;">0</td>
</tr>
<tr>
<td>New Zealand</td>
<td style="text-align:center;">6</td>
<td style="text-align:center;">0</td>
</tr>
<tr>
<td>France</td>
<td style="text-align:center;">4</td>
<td style="text-align:center;">0</td>
</tr>
<tr>
<td>Israel</td>
<td style="text-align:center;">4</td>
<td style="text-align:center;">0</td>
</tr>
<tr>
<td>El Salvador</td>
<td style="text-align:center;">2</td>
<td style="text-align:center;">0</td>
</tr>
<tr>
<td>Italy</td>
<td style="text-align:center;">2</td>
<td style="text-align:center;">0</td>
</tr>
<tr>
<td>Austria</td>
<td style="text-align:center;">1</td>
<td style="text-align:center;">0</td>
</tr>
<tr>
<td>China</td>
<td style="text-align:center;">1</td>
<td style="text-align:center;">0</td>
</tr>
<tr>
<td>Costa Rica</td>
<td style="text-align:center;">1</td>
<td style="text-align:center;">0</td>
</tr>
<tr>
<td>Colombia</td>
<td style="text-align:center;">1</td>
<td style="text-align:center;">0</td>
</tr>
<tr>
<td>Denmark</td>
<td style="text-align:center;">1</td>
<td style="text-align:center;">0</td>
</tr>
<tr>
<td>Ireland</td>
<td style="text-align:center;">1</td>
<td style="text-align:center;">0</td>
</tr>
<tr>
<td>Korea</td>
<td style="text-align:center;">1</td>
<td style="text-align:center;">0</td>
</tr>
<tr>
<td>Netherlands</td>
<td style="text-align:center;">1</td>
<td style="text-align:center;">0</td>
</tr>
<tr>
<td>Portugal</td>
<td align="center" valign="middle">1</td>
<td align="center" valign="middle">0</td>
</tr>
<tr>
<td>Switzerland</td>
<td style="text-align:center;">1</td>
<td style="text-align:center;" align="center" valign="middle">0</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="margin-left:40px;"><span style="color:#ff0000;">* </span>Amerika Serikat telah mengkonfirmasikan 286 kasus, dengan adanya SATU kematian. Tapi kematian tersebut BUKAN berasal dari warga Amerika! Tanggal  <a href="http://www.cnn.com/2009/HEALTH/04/29/swine.flu/index.html"><span style="color:#0000ff;">29 April, CNN melaporkan adanya flu babi pertama yang fatal di USA</span>,</a> namun yang meninggal tersebut ternyata balita yang keluarganya sedang menyeberang dari Mexico ke Texas.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><strong>Flu Babi adalah Virus yang Lemah</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Dr. Mercola menyatakan bahwa flu babi adalah virus yang lemah. Adalah penting untuk diperhatikan yaitu <span style="color:#339966;"><em>hampir semua kasus-kasus baru dilaporkan hanya memiliki gejala-gejala ringan</em></span>. Bukti ilmiah juga telah menyatakan bahwa virus ini TIDAKLAH sehebat yang ditakuti semua orang.</p>
<p style="text-align:justify;"><a title="Klik utk baca detail artikel." href="http://www.wired.com/wiredscience/2009/05/swinefluglimpse/" target="_blank"><span style="color:#0000ff;">Wired Magazine edisi 4 Mei 2009 melaporkan</span> </a> bahwa para ilmuwan Lawrence Livermore National Laboratory tidak menemukan persamaan antara flu babi dan wabah-wabah lainnya yang pernah terjadi secara luas dan mengakibatkan malapetaka.</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi perlu dipertanyakan juga darimanakah asalnya virus jenis baru ini, apalagi ia tidak bisa menular lewat mengonsumsi produk-produk babi dan tidak pernah terlihat sebelumnya pada babi, tapi malah juga mengandung materi genetik flu burung? Bahkan dikatakan bahwa virus ini hanya berespon atau hanya bisa dibasmi dengan vaksin Tamiflu? Apakah ini semua adalah kebenaran?</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><strong>Ketakutan Anda akan Membuat Beberapa Pihak Menjadi Luar Biasa Kaya</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><a title="Klik utk baca detail artikel." href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2006/02/04/flu-drugs-dont-work.aspx" target="_blank"><span style="color:#0000ff;">Tamiflu</span></a> (oseltamivir phosphate) pada awalnya dipakai untuk merawat influensa A dan B pada anak-anak usia 1 tahun atau lebih.  Ia juga pernah dipakai sebagai tindakan pencegahan influenza pada orang-orang dengan usia 13 tahun ke atas. Tamiflu adalah bagian dari golongan obat-obatan anti-influenza yang disebut sebagai penghambat neuraminidase, yang bekerja dengan cara memblokir enzim virus yang membantu virus bisa menginfasi sel-sel sehat dalam saluran pernapasan Anda.</p>
<p style="text-align:justify;">Berdasarkan media <a title="Klik utk baca detail info." href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2009/04/29/Swine-Flu.aspx#_edn10" target="_blank"><span style="color:#0000ff;">Associated Press</span></a> , setidaknya diperkirakan adanya kenaikan penjualan Tamiflu sampai $388 juta dalam waktu dekat. Dan ini adalah perkiraan tanpa perlu ada wabah mematikan.</p>
<p style="text-align:justify;">Lebih dari setengah lusin perusahaan obat, termasuk Gilead Sciences Inc., Roche, GlaxoSmithKline dan perusahan-perusahaan lainnya yang bergerak di bidang mendeteksi dan merawat flu, telah mengalami kenaikan saham tinggi hanya dalam hitungan hari dan akan terus meroket jika flu babi tetap berlanjut.</p>
<p style="text-align:justify;">Yang perlu diwaspadai adalah kepanikan massa ini juga mengakibatkan pemerintah bisa mengambil langkah yang mengijinkan pihak-pihak lembaga kesehatan tertentu untuk membuat uji coba tanpa jajak pendapat kepada anak-anak. Hal ini bisa membahayakan nyawa mereka. Apalagi ditambah kerugian ekonomi di kalangan para peternak babi serta produsen makanan dari babi.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><strong>Tamiflu Penuh dengan Efek Samping, Termasuk Kematian dan Hanya Mengurangi Gejala Maksimum 36 Jam</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Dr. Mercola mengajak semua orang untuk menyadari bahwa Tamiflu BUKANLAH obat yang aman. Beberapa efek samping serius termasuk kejang-kejang, delusi, serta kematian atas <a title="Klik utk baca detail info." href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2005/11/22/tamiflu-implicated-in-childrens-deaths.aspx" target="_blank"><span style="color:#0000ff;">14 anak-anak di Jepang</span></a>, sehingga negara ini melarang Tamiflu bagi anak-anak di tahun 2007.</p>
<p style="text-align:justify;">Efek samping tambahan dari Tamiflu:</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Mual.</li>
<li>Muntah-muntah.</li>
<li>Diare.</li>
<li>Sakit kepala.</li>
<li>Pusing.</li>
<li>Letih lesu.</li>
<li>Batuk.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Disamping itu, Tamiflu telah dilaporkan tidak efektif dalam melawan wabah flu musiman, terlebih lagi untuk <a title="Klik utk baca detail info." href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2006/02/04/flu-drugs-dont-work.aspx" target="_blank"><span style="color:#0000ff;">melawan suatu epidemi</span></a>.</p>
<p style="text-align:justify;">Mercola juga mengatakan bahwa beberapa pasien dengan influenza berada dalam RESIKO LEBIH TINGGI terhadap infeksi bakteri sekunder setelah menerima Tamiflu. Infeksi sekunder inilah yang telah menjadi penyebab kematian besar-besaran di pandemi 1918.</p>
<p style="text-align:justify;">Tambahan ketidakefektifan dari Tamiflu adalah ketika ia dipakai sesuai anjuran (2 kali dalam 5 hari), ia <a title="Klik utk baca detail info." href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2008/06/21/rebel-scientist-battles-dangerous-vaccines-and-antibiotics.aspx" target="_blank"><span style="color:#0000ff;">hanya mampu mengurangi gejala influenza Anda selama 1 &#8211; 1,5 hari saja</span></a>.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi untuk apa seseorang mau mempertaruhkan kesehatannya dengan memakai pengobatan yang beresiko membunuh Anda, dilarang di Jepang, penuh dengan efek samping yang serupa dengan flu itu sendiri, mahal harganya ($100), dan ternyata hanya mampu mengurangi GEJALA (bukan penyakitnya) dalam waktu 36 saja? Hal ini tidaklah masuk diakal.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"><strong>Tapi Bagaimana dengan Fakta Orang-Orang yang Meninggal Karena Flu Babi?</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Flu babi dan flu burung yang menjadi epidemi, sebenarnya hanyalah flu biasa yang tidak SEGAWAT flu biasa lainnya. Korban-korban meninggal yang dikabarkan postitif akibat flu babi dan flu burung, sebenarnya adalah karena AKIBAT OBAT ITU SENDIRI! Coba Anda bayangkan apa jadinya jika Anda sebenarnya hanya sakit biasa, tapi diberi obat kimia yang mengandung merkuri dan unsur KERAS lainnya? Kondisi Anda dalam waktu singkat akan makin parah, dipenuhi dengan berbagai gejala negatif yang meresahkan, dan pada akhirnya&#8230; ketika tubuh Anda tidak kuat lagi menahan racun obat kimia ini, Anda pun meninggal!</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><strong>Terus Bagaimana Caranya Mengatasi Epidemi Ini?</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Dari penjelasan dr. Mercola di atas, kami para praktisi holistik modern meyakini bahwa epidemi flu burung dan flu babi sebenarnya hanya hoax atau konspirasi saja. Inilah yang dinamakan BISNIS MENJUAL DAN MERAWAT PENYAKIT.</p>
<p style="text-align:justify;">Kami yakin bahwa yang terjadi sebenarnya hanya flu biasa dan adanya kasus malnutrisi termasuk juga kasus malpraktek. Kamipun tidak takut jika harus berhadapan langsung dengan para pasien positif flu babi dan flu burung tanpa harus memakai masker.</p>
<p style="text-align:justify;">Nah, solusi mencegah dan mengatasi infeksi segala epidemi flu ini adalah sederhana, dan yang pasti Tamiflu serta obat-obatan kimia lainnya bukanlah jawabannya. Yang perlu Anda perhatikan adalah:</p>
<p style="text-align:justify;">- Optimalkan kebutuhan vitamin D dan enzim Anda. Vitamin D bisa Anda dapat dari terik matahari dan  suplemen minyak ikan. Enzim lainnya bisa Anda dapat dari Bee Pollen (makanan sempurna kedua setelah ASI), madu murni, sayur mayur organik, Visgin Cocounut Oil, bawang putih mentah, dan makanan sehat lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">- Miliki tidur dan istrirahat yang cukup. Banyak hormon-hormon penting dihasilkan pada saat kita tidur malam. Proses detoksifikasi (pengeluaran racun) beberapa organ juga berlangsung disaat kita tidur. Jadi mudah dibayangkan apa jadinya jika kita kurang tidur malam? Ya, kita jadi tidak sehat. Istirahat juga membantu tubuh kita untuk memulihkan sistem imun yang telah menurun karena kerasnya aktifitas harian kita.</p>
<p style="text-align:justify;">- Minum air secukupnya. Jangan sampai tubuh Anda mengalami dehidrasi karena tubuh Anda sangat memerlukan air untuk proses regenerasi, transportasi makanan antar sel, detoksifikasi, dan lain sebagainya.</p>
<p style="text-align:justify;">- Hindari stress. Anda tentu tahu bahwa banyak dari penyakit yang ada sebenarnya dipicu dari pikiran kita. Stress juga mampu menurunkan sistem imun sehingga kita rentan terhadap infeksi bakteri atau virus.</p>
<p style="text-align:justify;">- Bijaksanalah mengonsumsi yang manis-manis. Tahukah Anda bahwa <a title="Klik utk baca detail artikel." href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/08/07/76-cara-gula-dapat-merusak-kesehatan-anda/" target="_blank"><span style="color:#0000ff;">gula memiliki 76 efek negatif dalam tubuh kita</span></a>. Mengurangi atau menghindari konsumsi manis-manis adalah tindakan bijaksana dalam mengatasi banyak penyakit. Hati-hati dengan gula pasir yang terlihat sangat putih bersih, karena gula seperti ini mengalami pemutihan dan dan pemurnian secara kimia sehingga struktur kimiawinya tidak baik untuk tubuh kita. Pemanis yang relatif aman dan sehat adalah dari daun stevia, madu, dan gula merah.</p>
<p style="text-align:justify;">- Hindari pemanis buatan, kafein, soft drink, dan junk food. Pemanis buatan seperti <a title="Klik utk aca detail info." href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/10/04/bahaya-pemanis-buatan-aspartame-tak-kalah-dengan-formalin/" target="_blank"><span style="color:#0000ff;">aspartame</span></a> memiliki dampak tidak baik bagi syaraf dan metabolisme Anda. Begitu juga dengan kafein, <a title="Klik utk baca detail info." href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/01/21/awas-" target="_blank"><span style="color:#0000ff;">soft drink</span></a>, dan junk food.</p>
<p style="text-align:justify;">- Olah raga.  Olahraga adalah salah satu cara yang baik untuk detoksifikasi dan meningkatkan sistem imun kita.</p>
<p style="text-align:justify;">- Jangan panik. Ya benar. Jika Anda panik, Anda tidak akan bisa berpikir rasional dan akhirnya tergesa-gesa untuk mengambil langkah yang tidak bijaksana.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;">Dari beberapa penjelasan di atas, apakah sudah cukup Anda pahami dan menilai apakah flu babi ini nyata atau sekedar bohongan? Penilaian ini terserah Anda, tapi saya pribadi sebagai praktisi holistik modern, menilainya sebagai hoax atau bohongan belaka.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffffff;"><strong><img style="float:right;display:inline;margin:0 0 2px 7px;padding:4px;" title="logo hios3" src="http://healindonesia.files.wordpress.com/2009/06/logo-hios3.jpg?w=88&#038;h=96#38;h=96" alt="logo hios3" width="88" height="96" /><span style="color:#000000;"><span style="font-weight:normal;">Banyak masyarakat tidak memahami sains kesehatan yang benar sehingga menjadi korban malpraktek dan konspirasi “bisnis merawat dan menjual penyakit dari medis konvensional. Untuk memerangi hal ini, saya membuka </span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-weight:normal;">HIOS (Healindonesia Online School)</span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-weight:normal;">, dimana masyarakat awam bisa belajar sains holistik modern secara online. Temukan rahasia sains kesehatan yang benar serta solusi dari semua permasalahan kesehatan Anda dengan belajar ilmu pengobatan holistik modern di</span></span> </strong><strong><a style="text-decoration:none;color:#006a80;border-bottom-width:1px;border-bottom-style:solid;border-bottom-color:#cfe2e5;" title="Klik utk menuju ke HIOS." href="http://hios.co.nr/" target="_blank">http://hios.co.nr</a></strong> ..</span></p>
<p>Link referensi:</p>
<p><a href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2009/05/05/Swine-Flu-Update.aspx" target="_blank">http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2009/05/05/Swine-Flu-Update.aspx</a></p>
<p><a href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2009/04/29/Swine-Flu.aspx" target="_blank">http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2009/04/29/Swine-Flu.aspx</a></p>
<p><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p><strong><span style="color:#339966;">Artikel Terkait:</span></strong></p>
<p><a title="Permanent Link to Jangan Sampai Tertipu; Flu Burung Itu Bohongan!" rel="bookmark" href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/11/15/jangan-sampai-tertipu-isu-flu-burung-itu-bohongan/" target="_self"><strong>Jangan Sampai Tertipu; Flu Burung Itu Bohongan!</strong></a></p>
<p><strong><a style="text-decoration:none;color:#006a80;" href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/06/19/kejanggalan-dalam-peringatan-flu-babi-yang-naik-tingkat/">Kejanggalan dalam Peringatan Flu Babi yang Naik Tingkat</a></strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Soft Drink Berbahaya; Mitos atau Fakta?]]></title>
<link>http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/05/soft-drink-berbahaya-mitos-atau-fakta/</link>
<pubDate>Tue, 05 May 2009 03:50:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>Awan</dc:creator>
<guid>http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/05/soft-drink-berbahaya-mitos-atau-fakta/</guid>
<description><![CDATA[Cukup banyak orang-orang meragukan pernyataan bahwa soft drink seperti Coca-Cola, Pepsi, dan lain-la]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-4585" title="softdrink" src="http://healindonesia.wordpress.com/files/2009/05/softdrink.jpg" alt="softdrink" width="90" height="135" />Cukup banyak orang-orang meragukan pernyataan bahwa soft drink seperti Coca-Cola, Pepsi, dan lain-lain  itu berbahaya bagi kesehatan. Mereka meragukannya karena mungkin sampai sekarang ini BELUM (bukan berarti tidak akan) melihat atau merasakan efek negatif soft drink bagi tubuh mereka sendiri. Untuk mengetahui kebenarannya, mari kita simak beberapa hal berikut.</p>
<p style="text-align:justify;"><!--more--></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Artikel di Conectiqe.com; Cola Merapuhkan Tulang</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sebuah penelitan yang dilakukan Dr. Kathereine L. Tucker, dari Universitas Tufts di Boston menyimpulkan bahwa perempuan yang mengkonsumsi minuman cola setiap hari memiliki kepadatan mineral tulang (Bone Mineral Density, BMD) rendah di bagian pinggul, dibandingkan dengan perempuan yang hanya minum cola sekali dalam satu bulan.</p>
<p style="text-align:justify;">Penelitian yang melibatkan 2500 responden orang dewasa tersebut, sebelumnya sudah dilakukan untuk gadis remaja yang memiliki kecenderungan tinggi mengkonsumsi soft drink, dan ditemukan gadis yang banyak mengkonsumsi minuman cola memiliki BMD yang relatif rendah.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemudian para peneliti mengukur BMD di tulang belakang dan titik pada pinggul terhadap 1.423 perempuan dan 1.125 laki-laki yang menjadi responden penelitian penyakit osteoporosis. Meskipun tidak menemukan keterkaitan secara langsung antara soft drink dengan BMD, para peneliti menemukan bahwa perempuan yang mengonsumsi cola lebih sering mengalami penuruan BMD secara drastis. Dan, cola mengandung phosphonic acid yang menghalangi penyerapan kalisum oleh tulang dan meningkatkan pengeluaran mineral.</p>
<p style="text-align:justify;">Masih ingin minum cola? Pikir sekali lagi….<em></em></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><a href="http://www.conectique.com/cetak/?article_id=4365" target="_blank">Sumber: conectique.com</a> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Email tentang Kegunaan Coca-Cola dan Pepsi</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Telah tersebar dimana-mana bahwa Coca-Cola bisa kita pakai untuk membersihkan toilet, membersihkan karburator mobil, menghilangkan titik-titik karat dari bumper chrome mobil, membersihkan korosi dari terminal aki mobil, melonggarkan baut yang berkarat menghilangkan noda-noda lemak pada pakaian, dan juga membersihkan kabut pada kaca depan mobil. Keasaman dan kandungan kimia pada Coca-Cola disebutkan dalam email tersebut seolah-olah sama saja dengan larutan pembersih kimia. Jadi diambillah kesimpulan bahwa meminum Coca-Cola adalah tindakan berbahaya bagi sistem pencernaan kita.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam email itu juga disebutkan bahwa PH rata-rata dari soft drink, antara lain Coca-Cola &#38; Pepsi adalah 3,4. Tingkat keasaman ini cukup kuat untuk melarutkan gigi dan tulang! Tubuh kita berhenti menumbuhkan tulang pada usia sekitar 30th. Setelah itu tulang akan larut setiap tahun melalui urin tergantung dari tingkat keasaman makanan yang masuk. Semua Kalsium yang larut berkumpul di dalam arteri, urat nadi, kulit, urat daging dan organ, yang mempengaruhi fungsi ginjal dalam membantu pembentukan batu ginjal. Soft drinks tidak punya nilai gizi (dalam hal vitamin dan mineral). Mereka punya kandungan gula lebih tinggi, lebih asam, dan banyak zat aditif seperti pengawet dan pewarna.</p>
<p style="text-align:justify;">Disebutkan juga bahwa ada seseorang menaruh gigi patah di dalam botol pepsi, dan dalam 10 hari gigi tersebut melarut! Gigi dan tulang adalah satu-satunya organ manusia tetap utuh selama tahunan setelah manusia mati. Bayangkan apa yang minuman tersebut pasti lakukan pada usus dan lapisan perut kita yang halus!</p>
<p style="text-align:justify;">Nah, pernyataan-pernyataan negatif mengenai soft drink ini apakah hanya mitos atau fakta?</p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><strong>Untuk Mengetahui Mitos atau Fakta, Kenapa Tidak Bereksperimen Sendiri?</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;line-height:1.4;margin:0 0 1em;">Ada beberapa pengunjung HI (Healindonesia) yang meragukan artikel-artikel saya yang negatif tentang soft drink dan meminta saya untuk melakukan eksperimen sendiri. Sebenarnya saya agak malas untuk membuktikannya sendiri lewat eksperimen pribadi karena DARI LOGIKA ilmu pengetahuan sudah sangat jelas bahwa soft drink memang berbahaya bagi kesehatan kita. Disamping itu, saya belum memiliki lab sendiri dengan fasilitas yang lengkap terlebih lagi jadwal saya sangat padat.</p>
<p style="text-align:justify;line-height:1.4;margin:0 0 1em;">Tapi akhirnya saya menyerah juga dan mau menuruti keinginan mereka untuk supaya saya melakukan eksperimen sendiri. Eksperimen-eksperiman yang saya lakukan sangatlah sederhana dan jika Anda masih tidak puas dan tidak percaya dengan kesimpulan ekperimen pribadi saya, silahkan Anda mencobanya sendiri di rumah.</p>
<p style="text-align:justify;line-height:1.4;margin:0 0 1em;">Untuk membuktikan apakah benar keasaman dan kandungan kimia pada Coca-Cola sama saja dengan larutan pembersih kimia, yang berarti berbahaya bagi sistem pencernaan jika kita meminumnya, saya mencoba membersihkan lantai dan kamar mandi saya dengan Coca-Cola. Dan memang benar, hasilnya cukup bersih sama dengan jika saya memakai larutan kimia pembersih lantai!</p>
<p style="text-align:justify;line-height:1.4;margin:0 0 1em;">Saya mencoba melakukan ekperimen sederhana untuk mengetahui efek Coca-Cola pada tulang dan gigi, apakah benar ia bisa melarutkan keduanya dengan sangat cepat. Saya kesulitan untuk menemukan DENGAN CEPAT tulang dan gigi manusia, jadi saya cari alternatif PRAKTIS-nya dengan memakai tulang ayam, kerangka kadal, dan tengkorak cicak karena struktur molekul atau kimiawinya sama. </p>
<p style="text-align:justify;line-height:1.4;margin:0 0 1em;">Pada eksperimen pertama saya memakai tulang ayam yang sudah DIGORENG (sehabis makan ayam, saya teringat untuk melakukan eksperimen). Saya masukkan tulang ayam goreng ini ke dalam botol yang berisi Coca-Cola. Sampai sekarang, yaitu kurang lebih 4 bulan,  tulang tersebut tidak larut-larut juga.</p>
<p style="text-align:justify;line-height:1.4;margin:0 0 1em;">Eksperimen kedua saya memakai kerangka kadal UTUH yang saya temukan dipinggir jalan, kering TERKENA SINAR MATAHARI. Saya masukkan kerangka kadal kering ini ke dalam botol berisi Coca-Cola. Dalam waktu 2 minggu, kerangka ini larut sepenuhnya.</p>
<p style="text-align:justify;line-height:1.4;margin:0 0 1em;">Eksperimen ketiga saya memakai tengkorak cicak yang dengan hati pilu saya terpaksa membunuh satu cicak dan menguliti kulit dan dagingnya supaya bisa melakukan eksperimen ini (oh, cicak maafkan saya). Setelah saya kuliti, tengkorak ini langsung (tanpa harus dikeringkan di bawah sinar matahari dan tanpa digoreng) saya masukkan ke dalam botol berisi Coca-Cola. Hanya dalam waktu 4 hari, tengkorak ini larut sepenuhnya.</p>
<p style="text-align:justify;line-height:1.4;margin:0 0 1em;">Nah, apa yang saya pelajari di sini adalah apa yang dikatakan oleh artikel di atas adalah suatu kebenaran, yaitu Coca-Cola memang melarutkan tulang dan gigi dengan cepat. Tapi tingkat pelarutan ini tergantung dari KEADAAN tulang atau gigi tersebut. Apabila keduanya masih dalam keadaan segar, yaitu tidak dikeringkan di bawah sinar matahari dan tidak digoreng, hanya diperlukan waktu beberapa hari saja bagi Coca-Cola untuk  melarutkannya. Jika keduanya telah dikeringkan oleh sinar matahari, struktur molekul atau kimiawinya berubah, sehingga perlu waktu 2 minggu bagi Coca-Cola untuk melarutkannya. Jika tulang atau gigi berada dalam keadaan telah digoreng, keduanya tidak dapat dilarutkan oleh Coca-Cola.  Bukankah tulang kita YANG MASIH HIDUP ini berada dalam keadaan segar (tidak dikeringkan dan tidak digoreng)?!</p>
<p style="text-align:justify;line-height:1.4;margin:0 0 1em;">Pelajaran tambahan dari eksperimen sederhana ini adalah makin matang atau kering makanan yang kita makan, makin susah pula tubuh kita untuk bisa mencerna makanan tersebut. Diperlukan banyak enzim untuk bisa mencerna makanan yang digoreng dibandingkan makanan setengah matang, apalagi yang masih segar tanpa dimasak.</p>
<p style="text-align:justify;line-height:1.4;margin:0 0 1em;">Jika Anda masih belum percaya dengan kesimpulan saya ini, silahkan melakukan eksperimen sendiri. Mengadakan eksperimen sendiri cukup adalah kegiatan yang menarik, menantang, dan menyenangkan untuk dilakukan. [Awan]</p>
<p style="text-align:justify;line-height:1.4;margin:0 0 1em;"> </p>
<p style="text-align:justify;line-height:1.4;margin:0 0 1em;"><strong><span style="color:#339966;">Artikel Terkait:</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;line-height:1.4;margin:0 0 1em;"><strong><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/08/11/kegunaan-coca-cola-pepsi/" target="_self">Kegunaan Coca Cola &#38; Pepsi</a></strong></p>
<p style="text-align:justify;line-height:1.4;margin:0 0 1em;"><strong><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/08/11/kegunaan-coca-cola-pepsi/" target="_self"></a><a title="Permanent Link to Cola Merapuhkan Tulang" rel="bookmark" href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/11/09/cola-merapuhkan-tulang/">Cola Merapuhkan Tulang</a></strong></p>
<p style="text-align:justify;line-height:1.4;margin:0 0 1em;"><a href="http://healindonesia.wordpress.com/2008/08/11/kegunaan-coca-cola-pepsi/" target="_self"><strong></strong></a></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><a href="http://www.conectique.com/cetak/?article_id=4365" target="_blank"></a></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><a href="http://www.conectique.com/cetak/?article_id=4365" target="_blank"></a></strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
