<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>dzuhur &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/dzuhur/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "dzuhur"</description>
	<pubDate>Sun, 29 Nov 2009 14:03:50 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[sholat dzuhur 8 rakaat ...]]></title>
<link>http://4rdysama.wordpress.com/2009/11/03/sholat-dzuhur-8-rakaat/</link>
<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 05:32:57 +0000</pubDate>
<dc:creator>pake_y</dc:creator>
<guid>http://4rdysama.wordpress.com/2009/11/03/sholat-dzuhur-8-rakaat/</guid>
<description><![CDATA[Tadi shubuh tuh gua baru tidur habis semalaman ngutak-ngatik blog ini plus surfing sana-sini. Karena]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Tadi shubuh tuh gua baru tidur habis semalaman ngutak-ngatik blog ini plus surfing sana-sini. Karena]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Anekdot dari Syaikh Albani]]></title>
<link>http://denfatur.wordpress.com/2009/10/18/anekdot-dari-syaikh-albani/</link>
<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 14:31:44 +0000</pubDate>
<dc:creator>denfatur</dc:creator>
<guid>http://denfatur.wordpress.com/2009/10/18/anekdot-dari-syaikh-albani/</guid>
<description><![CDATA[Ada seorang mufti (ulama yang biasa memberikan fatwa) yang hendak bepergian. Maka beliau meminta ana]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Ada seorang mufti (ulama yang biasa memberikan fatwa) yang hendak bepergian. Maka beliau meminta ana]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Menyia-nyiakan sholat]]></title>
<link>http://renunganislam.wordpress.com/2009/04/24/menyia-nyiakan-sholat/</link>
<pubDate>Fri, 24 Apr 2009 01:51:10 +0000</pubDate>
<dc:creator>admins123</dc:creator>
<guid>http://renunganislam.wordpress.com/2009/04/24/menyia-nyiakan-sholat/</guid>
<description><![CDATA[Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsu, maka kelak mereka akan menemui kesesatan.&#8221; (QS. Maryam : 59). Menurut Sa&#8217;id bin Musayyab, menyia-nyiakan shalat ialah tidak segera shalat dzuhur hingga datang shalat ashar, tidak segera shalat ashar hingga datang shalat maghrib, tidak segera shalat maghrib sehingga datang waktu isya, tidak segera shalat isya sampai datang waktu subuh dan tidak segera shalat subuh sampai terbit matahari.</p>
<p>Menyaia-nyiakan shalat berarti juga melambatkan waktu shalatnya. Sa&#8217;ad bin Abi Waqqas mengatakan, &#8220;Saya bertanya kepada Rasulullah SAW tentang orang yang menyia-nyiakan shalat, maka Nabi SAW menjawab, &#8216;maksudnya orang yang melambatkannya.&#8221; (HR. Al Bazaar). Banyak hal yang membuat orang menyia-nyiakan shalat. Diantaranya karena disibukkan oleh harta dan anak-anak. Allah SWT berfirman, &#8220;Wahai orang-orang yang beriman janganlah harta dan anak-anakmu itu dapat melalaikan kamu dari ingat kepada Allah SWT. Barangsiapa yang berbuat demikian, maka mereka itu kelak akan merugi.&#8221; (QS. Al Munafiqun : 63).</p>
<p>Lebih tegas lagi Allah SWT berfirman, &#8220;Apakah yang menyebabkan kamu masuk ke dalam saqar (neraka).&#8221; Mereka menjawab: &#8220;Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat. Dan kami tidak pula memberi makan orang miskin. Dan kami (senang) membicarakan yang batil bersama orang-orang yang membicarakannya. Dan kami mendustakan hari pembalasan, hingga datang kepada kami hari kematian.&#8221; Maka tidak berguna lagi bagi mereka syafaat.&#8221; (QS. Al Muddatstir : 42-48)</p>
<p><a href="http://warnetgue.com">Ingin tambah sukses ?? Ayo gabung peluang usaha warnet, balik modal dalam satu tahun,  garansi modal kembali !!!</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Jangan lupa sholat, sahabat...]]></title>
<link>http://tuansufi.wordpress.com/2009/01/26/jangan-lupa-sholat-sahabat/</link>
<pubDate>Mon, 26 Jan 2009 21:56:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>tuansufi</dc:creator>
<guid>http://tuansufi.wordpress.com/2009/01/26/jangan-lupa-sholat-sahabat/</guid>
<description><![CDATA[Banyaknya kegiatan, atau mencoba berdisiplin waktu kala bertransportasi di jalan-jalan perancis, ser]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Banyaknya kegiatan, atau mencoba berdisiplin waktu kala bertransportasi di jalan-jalan perancis, ser]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Dari New Orleans Ke Kendal]]></title>
<link>http://yiskandar.wordpress.com/2008/02/04/dari-new-orleans-ke-kendal-6/</link>
<pubDate>Mon, 04 Feb 2008 13:27:12 +0000</pubDate>
<dc:creator>madurejo</dc:creator>
<guid>http://yiskandar.wordpress.com/2008/02/04/dari-new-orleans-ke-kendal-6/</guid>
<description><![CDATA[(3).   Jika Waktu Dzuhur Begitu Panjang Penerbangan New Orleans ke Dallas &#8211; Ft.Worth selama sa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><h2>(3).   Jika Waktu Dzuhur Begitu Panjang</h2>
<p>Penerbangan New Orleans ke Dallas &#8211; Ft.Worth selama satu setengah jam dengan pesawat American Airlines (AA) berjalan lancar. Hari itu juga disambung dengan penerbangan lanjutan AA menuju Tokyo. Di perjalanan, sambil membayangkan persiapan pemakaman ibu saya, sambil terus mengirimkan doa, sambil saya berpikir apakah ada cara lain untuk mendapatkan penerbangan tercepat menuju kampung halaman. Jelas, bermalam di Tokyo bukan pilihan yang tepat (meskipun bunyi tiketnya demikian) di saat seperti itu.</p>
<p>Perjalanan selama 16 jam menuju Tokyo dengan menyeberangi Samudra Pasifik, sepertinya kurang dari 4 jam. Berangkat dari Dallas jam 11:30 siang, tiba di Tokyo jam 15:15 sore. Di sepanjang perjalanan, setiap kali saya memperhatikan petunjuk waktu setempat (saat dimana posisi pesawat berada), hanya berkisaran di seputar jam 1, 2 atau 3 siang. Tidak mengalami sore, malam dan pagi. Dari Dallas hari Minggu, tiba di Tokyo hari Senin, karena perjalanan menyeberangi Samudra Pasifik adalah perjalanan melewati garis batas penanggalan internasional.</p>
<p>Tapi sebagai seorang muslim, saya &#8220;untung&#8221;. Selama perjalanan 16 jam, bahkan hari telah berganti, saya hanya berkewajiban sholat satu kali saja, yaitu Dzuhur yang waktunya <i>suuuaangat</i> panjang. <i>Lha</i> waktu-waktu sholat yang lain kemana? Ya, <i>embuh</i>&#8230;.. Wong nyatanya begitu, berangkat dari Dallas menjelang waktu Dzuhur, tiba di Tokyo sesudah bedug Ashar. Penjelasan yang paling masuk akal adalah barangkali karena pesawatnya bergerak ke arah barat bersamaan dengan &#8220;bergeraknya&#8221; matahari, sehingga waktunya seperti siang terus.- (Bersambung)</p>
<p>Yusuf Iskandar</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
