<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>enggak-penting &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/enggak-penting/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "enggak-penting"</description>
	<pubDate>Wed, 19 Jun 2013 13:29:07 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Rugi Galau]]></title>
<link>http://tirsnine.wordpress.com/2013/04/02/rugi-galau/</link>
<pubDate>Tue, 02 Apr 2013 07:36:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>tirsnine</dc:creator>
<guid>http://tirsnine.wordpress.com/2013/04/02/rugi-galau/</guid>
<description><![CDATA[Kayaknya galau udah mendarah daging di dalam tubuh manusia. Ia menyerang segala kalangan, menggerogo]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Kayaknya galau udah mendarah daging di dalam tubuh manusia. Ia menyerang segala kalangan, menggerogo]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Lagi-lagi Blog Baru]]></title>
<link>http://tirsnine.wordpress.com/2013/03/28/lagi-lagi-blog-baru/</link>
<pubDate>Thu, 28 Mar 2013 08:13:44 +0000</pubDate>
<dc:creator>tirsnine</dc:creator>
<guid>http://tirsnine.wordpress.com/2013/03/28/lagi-lagi-blog-baru/</guid>
<description><![CDATA[Hmm.. Udah lama banget gua gak ngeblog. Kurang lebih 3 bulanan. Gua bukan udah gak suka blog, tapi e]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Hmm.. Udah lama banget gua gak ngeblog. Kurang lebih 3 bulanan. Gua bukan udah gak suka blog, tapi e]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Annyeong haseyo ]]></title>
<link>http://ppanyhwanggie.wordpress.com/2013/03/07/cuma-first-post-gak-penting-sekian/</link>
<pubDate>Thu, 07 Mar 2013 12:37:11 +0000</pubDate>
<dc:creator>audiajulia</dc:creator>
<guid>http://ppanyhwanggie.wordpress.com/2013/03/07/cuma-first-post-gak-penting-sekian/</guid>
<description><![CDATA[Annyeong haseyo! Assalamu&#8217;alaikum! Perkenalan: Nama? Udah ada. Kelas? Udah ada. No absen? Nomo]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><em>Annyeong haseyo! Assalamu&#8217;alaikum! <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </em></p>
<p>Perkenalan:</p>
<p>Nama? Udah ada.</p>
<p>Kelas? Udah ada.</p>
<p>No absen? <a title="Nomor punggungnya orang ini" href="http://twitter.com/Guaje7Villa" target="_blank">Nomor punggungnya orang ini</a></p>
<p>Bias? Udah ada.</p>
<p>Sekolah? Privasi ._.v</p>
<p>Yang lainnya? Males.</p>
<p>OKE SEKIAAAN <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>*mengheningkan cipta dimula*</p>
<p>*forever alone*</p>
<p>*baru nyadar* -.-v<!--more--></p>
<p>&#160;</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[SELAMAT TINGGAL BELAHAN JIWAKU]]></title>
<link>http://abindut.wordpress.com/2009/07/16/selamat-tinggal-belahan-jiwaku/</link>
<pubDate>Wed, 15 Jul 2009 17:25:28 +0000</pubDate>
<dc:creator>abindut</dc:creator>
<guid>http://abindut.wordpress.com/2009/07/16/selamat-tinggal-belahan-jiwaku/</guid>
<description><![CDATA[Mungkin aku hanya bisa berkata maaf… maaf dan maaf…  Kata inilah yang kini sering kuucapkan, buat be]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Mungkin aku hanya bisa berkata maaf… maaf dan maaf…  Kata inilah yang kini sering kuucapkan, buat belahan jiwaku yang memang harus aku tinggalkan. Bukan… bukan karena aku tidak lagi menyayangimu, tapi justru sebaliknya aku sangat sayang sekali padamu. Aku terpaksa meninggalkanmu, aku terpaksa menjauhi dan aku terpaksa tidak lagi mengajakmu. Walaupun hati ini merasa tidak rela untuk melepaskanmu. Tapi sekali lagi keadaan yang membuat aku harus melakukan hal ini, aku harus meninggalkanmu demi kebaikan mu dan diriku, demi kebaikan kita berdua.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku tak pernah meragukan kesetianmu. Kau telah membuktikan itu semua. Kau selalu menemaniku kemanapun aku pergi. Kau tak pernah protes saat aku ajak berjalan jauh ditengah terik matahari. Kau tak pernah mengeluh saat ku ajak berdesak-desakan di KRL Jakarta – Depok. Kau hanya diam saat ku ajak menerobos banjir yang menggenangi Jakarta beberapa tahun lalu. Dan kau tak pernah merasa minder saat kau harus menemaniku ketempat-tempat dimana kau tak pernah dianggap oleh sekelilingmu. Sekali lagi, aku tak pernah meragukan ketulusanmu. Sudah cukup bukti yang menggambarkan  kesetiaanmu dan pengorbananmu untuk ku. Dan aku tak kan pernah sanggup menguraikan satu perasatu bukti pengabdianmu pada diriku. Kau telah membuatku percaya diri saat kita berjalan bersama.</p>
<p style="text-align:justify;">Ya… aku ingat, ketika kau menemaniku mendaki gunung bersama sahabat-sahabatku. Aku hampir saja kehilanganmu, karena waktu itu aku sempat tergelincir. Aku ingat saat aku harus menunggu jadwal penerbanganku yang didelay dengan seenaknya oleh maskapai tertentu, yang membuatku begitu bosan, kau dengan setia bersamaku. Aku ingat saat sahabatku merasa tak nyaman karena aku mengajakmu ikut bersamaku. Aku ingat, betapa beraninya kau menemaniku untuk menemui kakaku di asrama militer tempat beliau menjalani pendidikannya. Dan aku juga ingat, kau acuhkan beberapa pasang mata provost yang menantapmu dengan sinis, saat kita berdua melewati mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">Dulu memang aku begitu membelamu, melindungi dari tangan-tangan usil yang ingin memisahkan kita. Aku rela dikeluarkan dari ruang kelas saat dosenku memintaku untuk tidak mengajakmu serta saat kuliah. Aku tak takut saat kakakku marah melihat mu bersamaku waktu aku menjenguknya di asrama militer. Aku juga tak peduli saat ku mendengar gunjingan-gunjingan orang, saat mereka melihat ku bersama mu di hotel berbintang itu. Dan aku rela berdebat dengan sahabat-sahabatku ketika mereka keberatan untuk mengajak mu ikut bersama kami.</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi tidak untuk hari ini dan seterusnya. Cukup sudah kebersamaan kita sampai disini. Aku tak bisa membohongi hatiku sejak kejadian itu saat kita berada di Palembang beberapa waktu lalu, aku merasa kau tak pantas lagi untuk mendampingiku, kemanapun aku pergi. Itu kulakukan karena aku ingin menjauhimu. Maaf jika aku terkesan mencampakkanmu, aku tahu kamu pasti sakit hati dengan perlakuanku ini, tapi itulah kenyataan yang harus kau terima, kita tak mungkin bersama lagi karena</p>
<p style="text-align:justify;">kondisi dan keadaan ini. Belajarlah untuk menerima kenyataan. Ingat kebersamaan kita ini hanya bersifat sementara, cepat atau lambat kita memang harus berpisah. Dan kita harus bisa menerima itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Cobalah kau merenung, dan berkaca agar kamu bisa berpikir jernih.Coba kau tanyakan pada hati nuranimu, apakah kamu masih pantas untuk menemaniku. Apakah aku salah jika aku meninggalkamu. Lihat.. lihatlah kondisimu sekarang,  kau sudah tak layak untuk bersanding denganku.  </p>
<p style="text-align:center;"><img class="size-full wp-image-267 aligncenter" title="Image(124)" src="http://abindut.files.wordpress.com/2009/07/image124.jpg?w=450&#038;h=337" alt="Image(124)" width="450" height="337" />Aku tak mau terluka karena keadaanmu sekarang. Maaf kan aku, kalau kini aku sudah menemukan penggantimu. Dia lah kelak yang akan menemaniku kemana aku pergi. Sekali lagi aku hanya bisa bilang maaf, aku harus melakukan hal ini. Dan untuk kesekian kalinya ku bilang ini karena kondisi dan keadaan yang memaksaku untuk melakukannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Yakinlah padaku bahwa kamu takan tergantikan dihatiku. Kenangan-kenangan indah saat bersama denganmu takan pernah bisa aku lupakan. Kenangan-kenangan itu akan selalu selalu terpatri didasar relung hatiku ini. Walau kini aku telah menemukan penggantimu, tapi kau tetap memiliki kisah tersendiri yang akan mewarnai kehidupanku. Selamat tinggal belahan jiwaku, terima kasih atas kesediaanmu yang selalu menemaniku dengan sabar dan tak pernah mengeluh kemanapun aku pergi. Maafkan aku, jika aku harus meninggalkanmu.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[DUH SENANGNYA....]]></title>
<link>http://abindut.wordpress.com/2009/04/14/duh-senangnya/</link>
<pubDate>Tue, 14 Apr 2009 00:10:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>abindut</dc:creator>
<guid>http://abindut.wordpress.com/2009/04/14/duh-senangnya/</guid>
<description><![CDATA[Wah hari ini aku senang banget, lagi Boring nunggu untuk boarding ke Semarang, iseng-iseng buka note]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Wah hari ini aku senang banget, lagi Boring nunggu untuk boarding ke Semarang, iseng-iseng buka note bookku, eh enggak tau nya dapat hotspot gratisan. hik..hik&#8230;hik&#8230; langsung dapet ide untuk nulis ini, (Narsis.com). Aku baru tau kalau ternyata di ruang tunggu bandara Soekarno Hatta itu ada hotspot gratisan dari XL, seperti dapet durian runtuh he..he&#8230;he.. (wah ternyata si endut katro banget ya) Udah gitu akses datanya lumayan cepet lagi. enggak seperti Im2 yang terkadang harus bisa bersabar ria untuk dapat mengakses datanya&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Kok enggak dari kemarin ya, taunya kalau di kawasan bandara ini ada hotspot gratisan, kan lumayan bisa hemat pulsa IM2 ku&#8230; hik..hik..hik.. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> . Tapi sayangnya hari ini teman-teman ku kok enggak ada yang ol apa masih kepagian kali ya, ya maklumlah aku ada di ruang tunggu sejak jam 6 pagi&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Oke deh&#8230; sepertinya aku harus mengakhiri tulisan ini, berhubung bosku udah datang enggak enakan ngacangin&#8230; he..he&#8230;he..</p>
<p style="text-align:justify;">Jakarta, 14 April 2009</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Enggak penting]]></title>
<link>http://photoshoparea.wordpress.com/2008/10/09/enggak-penting/</link>
<pubDate>Thu, 09 Oct 2008 05:28:16 +0000</pubDate>
<dc:creator>Stefanus Christofer</dc:creator>
<guid>http://photoshoparea.wordpress.com/2008/10/09/enggak-penting/</guid>
<description><![CDATA[  Desain layout cover majalah]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p> </p>
<p><span style="font-family:Tahoma;"><a href="http://photoshoparea.files.wordpress.com/2008/10/juventusnews1.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-334" title="juventusnews1" src="http://photoshoparea.files.wordpress.com/2008/10/juventusnews1.jpg?w=400&#038;h=507" alt="" width="400" height="507" /></a></span></p>
<p><span style="font-family:Tahoma;"></span></p>
<p align="right"><span style="font-size:x-small;font-family:Tahoma;">Desain layout cover majalah</span></p>
<p><a href="http://photoshoparea.files.wordpress.com/2008/10/juventusnews.jpg"></a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Buncah]]></title>
<link>http://obot.wordpress.com/2007/12/21/buncah/</link>
<pubDate>Thu, 20 Dec 2007 18:23:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>obot</dc:creator>
<guid>http://obot.wordpress.com/2007/12/21/buncah/</guid>
<description><![CDATA[Kalau buncis itu kacang, maka buncah adalah perasaan gua saat ini. Buncah, karena ada yang sesak dal]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau buncis itu kacang, maka buncah adalah perasaan gua saat ini. Buncah, karena ada yang sesak dalam diri. Energi yang sesak, mendesak, meledak-ledak. Masa <span class="Apple-style-span" style="font-style:italic;">ajeb-ajeb</span> yang baru usai masih belum menyalurkan seluruh energi. Masih belum &#8220;turun&#8221;, masih <span class="Apple-style-span" style="font-style:italic;">jaim</span>, masih ingat daratan. Tapi cukuplah untuk mengembalikan memori masa muda hehe..</p>
<p> Sebetulnya sih, gua percaya muda itu urusan<span class="Apple-style-span" style="font-style:italic;"> state of mind</span>. Berapa banyak elu lihat orang muda yang menyia-nyiakan kebeliaannya, sementara yang renta malah tegar bersemangat. Tapi semangat di perempatan hidup sepertinya belum cukup. Perlu pikiran jangka panjang, dan mungkin juga peruntungan. Perlu juga menentukan mau menapaki jalan sambil merangkak, berlari, atau berputar-putar.</p>
<p>Yang terakhir itu, meskipun bukan pilihan, kayaknya sedang gua jalani. Agak menyebalkan, serasa disorientasi. Apa gua pakai peta yang salah? Sepertinya sih gua sedang berjalan terus ke Utara. Mungkin pengaruh romatisme yang bikin gue terus <span style="font-style:italic;" class="Apple-style-span">ngalor</span>. Tapi apa perlu <span style="font-style:italic;" class="Apple-style-span">ngidul</span> hanya karena alasan pragmatis. Hmm, tambah runyam ini tulisan. <span style="font-style:italic;" class="Apple-style-span">Cogito ergo doleo</span>. Gua tambah <span style="font-style:italic;" class="Apple-style-span">quote</span> yang enggak nyambung sekalian deh, hehe</p>
<blockquote class="webkit-indent-blockquote"><p><span style="font-style:italic;" class="Apple-style-span">&#8220;Any man who is under 30, and is not a liberal has no heart; and any man who is over 30, and is not a conservative, has no brains&#8221;</span> &#8211;Sir Winston Churchill    </p></blockquote>
<p> Biar tambah kacau, mari kita menyanyi.. Hear me in the harmony-nya Harry Connick, Jr. <span style="font-family:Verdana;font-size:13px;line-height:normal;" class="Apple-style-span">The city don&#8217;t even matter, I could be anywhere, I don&#8217;t care, There&#8217;s a whole lotta hard workin people That could take my place, And it&#8217;s easy to leave, When nobody knows your face, Just close your eyes, You can hear me in the harmony</span><span style="font-family:Verdana;font-size:13px;line-height:normal;" class="Apple-style-span">I came up in New Orleans, Fixin what I could find, To peace my mind, I gave what I had to the winners, Just to get along, But it&#8217;s really hard to sing, When nobody hears your song, Just close your eyes, You can hear me in the harmony</span><span style="font-family:Verdana;font-size:13px;line-height:normal;" class="Apple-style-span">I thought I learned from getting burned, I bought a suit of armor and a silver cane, I found a little man who&#8217;d be proud of me, But he had to get up early, And I had to get back to my pain</span><span style="font-family:Verdana;font-size:13px;line-height:normal;" class="Apple-style-span">I guess I&#8217;ll keep on livin, One day they&#8217;ll ask for me, I&#8217;ll be free, And if there&#8217;s a heaven, I&#8217;ll be ready for my life to begin, But I wonder if I call, If they&#8217;re gonna let me in, Open your eyes, You can hear me in the harmony</span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[horosgeek]]></title>
<link>http://obot.wordpress.com/2007/01/21/horosgeek/</link>
<pubDate>Sun, 21 Jan 2007 02:16:16 +0000</pubDate>
<dc:creator>obot</dc:creator>
<guid>http://obot.wordpress.com/2007/01/21/horosgeek/</guid>
<description><![CDATA[Dari blognya why, dia menemukan lowongan pekerjaan dengan syarat yang paling aneh pernah gua temukan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Dari blognya <a href="http://redhanded.hobix.com/inspect/iVeReadYourHoroscopeAndYouReNoHacker.html">why</a>, dia menemukan lowongan pekerjaan dengan syarat yang paling aneh pernah gua temukan. Horoskop! Yang melamar harus berhoroskop aquarius, gemini, leo, libra, atau sagitarius <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Yang janggal itu adalah setiap tahun batas horoskop itu sebenarnya berubah. Jadi di halaman <a href="http://http://jobs.rubynow.com/jobs/show/847">iklan lowongannya</a> misalnya dibilang lahir antara 23 September sampai 22 Oktober. Gua yakin itu maksudnya ingin pelamar yang horoskopnya libra. Tapi masalahnya yang lahir 23 September belum tentu libra. Karena batas libranya enggak selalu jam 12 malam, bisa  23 September jam 8 pagi, bisa jam 5 pagi dst.. tergantung tahun lahirnya lah. Kerjaan yang aneh&#8230; (<em>dah ga musim ya ngomong xxx yang aneh</em>? <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> )</p>
<p>Pagi ini berjumpalitan mengimpor tulisan dari <a href="http://obot.f2o.org" rel="nofollow">http://obot.f2o.org</a> ke sini. Mau coba akses ke server f2o tapi <em>timeout</em> melulu. Boro-boro mau upgrade wp-nya atau instal plugin, akses juga sulit. Mending migrasi aja sekalian.. Akhirnya bisa akses impor database dan bisa bikin <em>dump</em>. Ya sudah deh. Nah, sekarang pertanyaannya adalah bagaimana ekspor dari situ ke wordpress.com? Fasilitas impor wp.com cuma dari blogspot/livejournal/wordpress lain. Nggak bisa dari <em>dump</em> database. Akhirnya setup instalasi wordpress baru (server lokal), <em>restore</em> hasil dump tadi ke instalasi baru, instal plugin ekspor di wp baru, baru deh ekspor lagi ke wp.com. Sisanya tinggal ngunggah gambar-gambar dan benerin tag/categories. Nanti saja deh. Paling sempatnya baru bulan depan <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Poligini]]></title>
<link>http://obot.wordpress.com/2006/12/02/poligini/</link>
<pubDate>Sat, 02 Dec 2006 14:26:20 +0000</pubDate>
<dc:creator>obot</dc:creator>
<guid>http://obot.wordpress.com/2006/12/02/poligini/</guid>
<description><![CDATA[Hehehe.. tentu ini terinspirasi dari Aa Gym yang baru saja mengklarifikasi dirinya kawin (eh, nikah]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><em>Hehehe.. tentu ini terinspirasi dari Aa Gym yang baru saja <a href="http://www.detiknews.com/indexfr.php?url=http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/12/tgl/02/time/171531/idnews/715454/idkanal/10" title="detik.com" target="_blank">mengklarifikasi dirinya kawin (eh, nikah ya?) lagi</a>.</em></p>
<p>Tapi saya enggak mau menggunjing tentang dai kondang itu sih. Cuma mau meninjau perilaku kawin di dunia hewan. Ternyata.. kasus poligini (satu jantan banyak betina) ini umum sekali ditemukan pada keluarga hewan menyusu alias mamalia.. termasuk pada kera bipedal berbudi luhur (dan bisa menahan nafsu? <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  ).</p>
<p>Lain halnya di keluarga burung. Umumnya burung melakukan praktik monogami dan kedua induknya berpartisipasi dalam pengasuhan anak. Kenapa? Karena kesintasan (<em>survival</em>) anak burung bergantung pada ketersedian makanan yang disediakan oleh induknya. Terutama untuk jenis burung yang anaknya lahir tak berdaya (belum berbulu, enggak bisa berdiri tegak. Kalau anak gajah kan bisa langsung berjalan). Dengan mengasuh anak berdua, kelangsungan hidup anak mereka lebih terjamin <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Nah, andaikan si anak sudah bisa sedikit mandiri, dan si anak bisa bertahan dengan asupan makanan dari satu induk saja, biasanya yang meneruskan pengasuhan adalah induk betinanya. Si jantan melenggang entah ke mana. <strong>Dasar lelaki!</strong> <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kejadian kaburnya si lelaki ini ternyata bukan cuma ada di buku, karena pernah saya amati juga pada burung Serak (<em>Tyto alba</em>) atau secara umum biasa disebut sebagai burung hantu. Setelah si anak sudah cukup besar, bulunya sudah tumbuh hampir sempurna, yang masih setia memberi makan atau menunggui sarang adalah emaknya.</p>
<p>Tapi ada juga sih burung yang poligini. Biasanya terjadi kalau jumlah makanan tersedia banyak sehingga si jantan bisa <em>ngider</em> tanpa harus khawatir anaknya bakal kelaparan dan mati. Betinanya tetap sulit cari TTM karena harus mengurusi telur. Jadi enggak heran kalau pasangan hewan yang sederhana dan tidak berlimpah harta, eh, makanan biasanya enggak mau banyak tingkah supaya anaknya tetap sintas.</p>
<p>Balik lagi ke mamalia, betinanya lebih sengsara lagi. Selain harus mengandung sekian lama, anaknya mesti menyusu pula pada dirinya. Jelaslah selama si betina mengandung dan menyusui itu sang jantan bebas <em>kelayapan.</em> <strong>Dasar lelaki!</strong> <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Jelaslah benang merah di dunia burung dan mamalia adalah upaya mereka menghasilkan keturunan dengan baik. Kalau bisa diurus sendiri, ya sendiri. Kalau tidak bisa, ya berdua. Sekarang bagaimana dengan bayi manusia? Biarpun belum beranak, saya yakin bahwa keberadaan figur orangtua (ibu <strong>dan</strong> bapak) sangat penting bagi perkembangan anak. Tidakkah penting mensejahterakan anak? Mengurus satu anak di jaman yang pelik ini tentu membutuhkan alokasi waktu yang lebih besar dari masa sebelumnya. Jadi kalau ada <em>Homo sapiens</em> di masa ini ingin poligami, eh, poligini (poligami itu bisa poligini atau poliandri), mungkin mereka memiliki strategi hebat dalam manajemen waktu atau anak super yang bisa hidup dengan interaksi orangtua-anak minimal. <em>Bless them and their child!</em></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pick yourself up]]></title>
<link>http://obot.wordpress.com/2005/12/04/pick-yourself-up/</link>
<pubDate>Sun, 04 Dec 2005 08:40:08 +0000</pubDate>
<dc:creator>obot</dc:creator>
<guid>http://obot.wordpress.com/2005/12/04/pick-yourself-up/</guid>
<description><![CDATA[When you read this.. God willing.. I&#8217;ll be at Baluran National Park. Actually, I&#8217;m not i]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>When you read this.. God willing.. I&#8217;ll be at Baluran National Park. Actually, I&#8217;m not in the mood to write anything. When you can&#8217;t write, can&#8217;t think, can&#8217;t do anything,   sing! So sing along with me and the beautiful Mrs Krall..</p>
<p>&#8220;Pick Yourself Up&#8221;</p>
<p>Nothings impossible I have found<br />
For when my chin is on the ground<br />
I pick myself up, dust myself off, start all over again</p>
<p>Don&#8217;t lose your confidence if you slip<br />
Be grateful for a pleasant trip<br />
And pick yourself up, dust yourself off and start all over again</p>
<p>Work like a soul inspired till the battle of the day is won<br />
You may be sick and tired but you&#8217;ll be a man my son<br />
Don&#8217;t you remember the famous man who had to fall to rise again?<br />
They picked themselves up, dust themselves off and started all over again</p>
<p>@};-</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[tentang obot]]></title>
<link>http://obot.wordpress.com/about/</link>
<pubDate>Tue, 22 Nov 2005 02:36:39 +0000</pubDate>
<dc:creator>obot</dc:creator>
<guid>http://obot.wordpress.com/about/</guid>
<description><![CDATA[Obot adalah nama yang aneh. Memang! Obot dididik untuk menjadi biolog/ekolog tapi karena dia hobi be]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Obot adalah nama yang aneh. Memang! <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Obot dididik untuk menjadi biolog/ekolog tapi karena dia hobi belajar dia juga bisa menamam anggrek, ngoprek komputer, fotografi, memasak (paling tidak, belum ada yang mati makan hasil masakannya. kalau yang manyun sih banyak. hehe), dll. Mencari obot mudah saja, jika anda menemukan orang aneh yang membawa-bawa daun dari hutan, itulah dia!</p>
<p>Obot sudah bikin weblog sejak dahulu kala. Tapi sayangnya dia bukan penulis yang rajin. Tulisan di wordpress.com ini diniatkan sebagai weblog dengan bahasa Indonesia yang indah dan tepat (walaupun tidak selalu berhasil). Tulisan obot yang lebih santai dan gauwl (gitu lo) bisa dilihat di <a href="http://obot.blogspot.com" rel="nofollow">http://obot.blogspot.com</a> . Sebenarnya obot juga punya weblog lain. Silakan cari sendiri.</p>
<p>Obot bergabung di agregator weblog <a href="http://planet.biophilia.or.id">http://planet.biophilia.or.id</a> bersama pencinta kehidupan (naturalis) lainnya. Dia juga sering nongkrong di warung kopi hayati (<a href="http://forum.biophilia.or.id">http://forum.biophilia.or.id</a>). Dia terobsesi mengikuti banyak <em>mailing list</em> tapi jarang membaca apalagi membalas, karena dia adalah <em>lurker</em> profesional.</p>
<p>Oiya, ikuti perjalanan obot dan juga tulisan baru di blog ini lewat halaman jaiku di <a href="http://obot.jaiku.com/">http://obot.jaiku.com</a> . Add me as a contact too <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Obot. Sudahlah, bot. Stop!</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Polusi]]></title>
<link>http://obot.wordpress.com/2005/06/25/polusi/</link>
<pubDate>Sat, 25 Jun 2005 06:51:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>obot</dc:creator>
<guid>http://obot.wordpress.com/2005/06/25/polusi/</guid>
<description><![CDATA[Polusi Solusi Bosan rasanya baca berita hari ini, polusi di Bandung mengkhawatirkan rasanya sudah ja]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Polusi Solusi</p>
<p>Bosan rasanya baca berita hari ini, <a href="http://www.kompas.com/kompas-cetak/0506/25/daerah/1838908.htm" title="Kompas.com: Kemacetan dan Polusi di Bandung Sudah Sangat Mengkhawatirkan">polusi di Bandung mengkhawatirkan</a> rasanya sudah jadi wacana sejak <abbr title="Sekolah Menengah Atas">SMA</abbr> belum menjadi <abbr title="Sekolah Menengah Umum">SMU</abbr>. Masalah ini lumrah saja karena **daya dukung** Bandung memang tidak cukup untuk jadi pengungsian akhir minggu warga Jakarta. Kota yang sedianya adalah kota peristirahatan kecil, malah jadi salah satu kota terpadat di Indonesia. Tapi siapa pula yang sudi menampik gelimang rupiah dari ibukota?</p>
<p>Maka sudah saatnya Bandung bertanya pada diri sendiri. Mau jadi apa Bandung? Jadi *Mexico City van Java* atau mau jadi kota nyaman bermartabat? Rupiah memang tak perlu ditampik karena kita pun ingin kota yang berkembang dengan fasilitas umum baik dari pajak yang didapat. Siapa yang tidak ingin membayangkan dari Kopo ke Ledeng atau Cibeureum ke Cibiru menaiki kereta api bawah yang nyaman dan cepat? Siapa pula yang tidak ingin membayangkan adanya jalur trem antara alun-alun dan gasibu? </p>
<p><del>Kalau saya jadi Pa Dada, maka teh Keu  adalah anak saya. Lho?</del> Kalau saya jadi walikota Bandung, gagasan *ngaco* saya adalah membuat lapangan parkir bertingkat di gerbang kota. Untuk apa? Untuk menampung kendaraan dari luar kota pada akhir minggu. Kalau mereka ingin kendaraan dengan pelat luar Bandung masuk kota hari Jumat-Sabtu-Minggu, per kendaraan harus membayar bea masuk, katakanlah, Rp. 199.900,- saja. Tapi kalau ingin parkir, cukuplah membayar Rp. 49.000,- saja. Dari lapangan parkir raksasa tersebut &#8211;perusahaan Jepang mesti digandeng untuk hal ini, setahu saya mereka jagonya *nyimpen* kendaraan parkiran karena lahan di Jepun sempit&#8211; disediakan bus ulang-alik ke pusat kota, daerah wisata, dan pusat-pusat belanja.</p>
<p>Kendaraan asal Bandung adalah sumber masalah lain. Kendaraan yang tidak lolos uji emisi harus segera dibusek. Ini masalah komitmen. Karena sampai sekarang kita masih harus menghisap udara kotor dari bensin bertimbal &#8211;yang membuat kecerdasan anak-anak (*and sadly, me*) melorot sekian poin, maka hanya kendaraan yang lolos uji emisi yang boleh melaju. Oh, ya.. dan juga **emisi suara**! Selera musik saya mungkin tidak lazim, tapi saya paham betul suara yang dihasilkan knalpot bocor itu tidak syahdu di telinga. Harus dipikirkan pula cara untuk menjadikan sepeda menjadi alat transportasi utama.</p>
<p>Kalau angsa bertelur emas bisa bertelur sebutir sehari, jangan paksa ia bertelur 2 butir sehari. Bisa-bisa mati sebelum waktunya.. tidakkah lebih baik menjaga **keberlanjutan** dengan menjaga **daya dukung**? Saya tidak ingin kota ini *betulan* menjadi Mexico City van Java (maaf untuk walikota Mexico City) melainkan kembali jadi Parijs van Java.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Lover&#8217;s Concerto]]></title>
<link>http://obot.wordpress.com/2005/04/14/lovers-concerto/</link>
<pubDate>Thu, 14 Apr 2005 10:31:17 +0000</pubDate>
<dc:creator>obot</dc:creator>
<guid>http://obot.wordpress.com/2005/04/14/lovers-concerto/</guid>
<description><![CDATA[**Lover&#8217;s Concerto** Written by The Toys (Denny Randell/Sandy Linzert) How gentle is the rain]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>**Lover&#8217;s Concerto**<br />
Written by The Toys<br />
(Denny Randell/Sandy Linzert)       </p>
<p><em><br />
  How gentle is the rain<br />
  That falls softly on the meadow<br />
  Birds high above in the trees<br />
  Serenade the flowers with their melodies oh oh oh</em>  </p>
<p><em>  See there beyond the hill<br />
  The bright color of the rainbow<br />
  Some magic from above<br />
  Made this day for us<br />
  Just to fall in love  </em></p>
<p>  <em>Now I belong to you<br />
  From this day until forever<br />
  Just love me tenderly<br />
  And I&#8217;ll give to you every part of me oh oh oh   </em></p>
<p> <em> Don&#8217;t ever make me cry<br />
  Through long lonely nights without love<br />
  Be always true to me<br />
  Kept it stay in your heart eternally   </em></p>
<p> <em> Someday we shall return<br />
  to this place upon the meadow<br />
  We&#8217;ll walk out in the rain<br />
  Hear the bird&#8217;s above sing once again oh oh oh   </em><br />
  *<br />
 <em> You&#8217;ll hold me in your arms<br />
  And say once again, you love me<br />
  And if your love is true<br />
  Everything will be just as wonderful<br />
</em></p>
<p>Tahun 60-an silam, banyak band/penyanyi yang sontak-<del>muncul</del>tenar-segera-tenggelam alias *one hit wonder*. Konon salah satunya adalah The Toys ini. Aku sendiri belum pernah mendengar lagu versi aslinya, yang sekarang selalu terngiang di kepala adalah yang didéndangkan (*meni déndang, rama ef-em pisan.. geboy, ndah!* =)) ) oleh Sarah Vaughn&#8230; </p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[apa yang kau inginkan?]]></title>
<link>http://obot.wordpress.com/2004/09/09/apa-yang-kau-inginkan/</link>
<pubDate>Thu, 09 Sep 2004 06:13:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>obot</dc:creator>
<guid>http://obot.wordpress.com/2004/09/09/apa-yang-kau-inginkan/</guid>
<description><![CDATA[kepanikan? balas dendam? provokasi? Kemenangan teroris adalah kepanikan massa dan paparan media. **M]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><em>kepanikan? balas dendam? provokasi? </em></p>
<p>Kemenangan teroris adalah kepanikan massa dan paparan media. **Maka saya berjanji**, tidak akan menonton siaran berita dalam waktu seminggu. Saya akan *menyingkirkan godaan* menemui wajah Najwa Shihab, Prita Laura, Fifi Aleyda Yahya, dkk. setiap pergantian jam <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=':wink:' class='wp-smiley' />   Saya juga tidak akan terprovokasi untuk mengutuk, mensyukuri apalagi mendukung pelaku. Karena memang tiada gunanya. <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_mad.gif' alt=':mad:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Belum lama kita kehilangan Munir.. Saya khawatir, kejadian ini akan menyingkirkan Munir *&#8212;the real indonesian hero* dari memori kita. Tentunya tanpa mengecilkan arti kehilangan nyawa dari bom ini, saya khawatir bahwa kita lebih peduli pada kejadian *luar biasa* macam ini dan dengan cepat melupakan saudara<sup>2</sup> kita yang mempertaruhkan (dan kehilangan) nyawa di seluruh pelosok negeri dan segala penjuru dunia&#8230; </p>
<p>Apakah kita harus selalu melihat sesuatu dahsyat untuk dapat lebih peduli? Lalu kita buang kemana para pejuang<sup>2</sup> tak dikenal itu? Bahkan Munir, *&#8212;the real indonesian hero* rasa<sup>2</sup>nya tidak mendapat tempat di mata pemerintah..</p>
<p><em>Hanya bendera setengah tiang dan sepucuk doa yang dapat kupersemban untukmu, Cak Munir..</em></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[rant: dirgahayu hedonesia]]></title>
<link>http://obot.wordpress.com/2004/08/19/rant-dirgahayu-hedonesia/</link>
<pubDate>Wed, 30 Nov -0001 00:00:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>obot</dc:creator>
<guid>http://obot.wordpress.com/2004/08/19/rant-dirgahayu-hedonesia/</guid>
<description><![CDATA[{if you happen to visit this page. well, it&#8217;s a rant! you&#8217;ve been warned} I&#8217;ve jus]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p> {if you happen to visit this page. well, it&#8217;s a rant! you&#8217;ve been warned}<br />
<!--more--><br />
I&#8217;ve just read an interesting <a href="http://www.thejakartapost.com/detailheadlines.asp?fileid=20040819.A01&#38;irec=3" target="_blank">interview with PAT</a> about the &#8216;independence&#8217;. Some interesting view:</p>
<blockquote><p>Indonesians have a consumptive mentality.</p></blockquote>
<p>Hidup Hedonesia! =/</p>
<blockquote><p>We swallow everything, including the name of Indonesia.</p></blockquote>
<p> Sebagai budayawan, sepertinya PAT prihatin betul kebiasaan menelan bulat-bulat itu. Yah, kita lihat saja.. kebudayaan asli digadaikan pada Amerika <strong>dan</strong> Arab. Serta dalam porsi lebih kecil, pada budaya-budaya lain yang sering tidak kita ambil pusing tapi pelan-pelan mengerosi jatidiri kita.</p>
<blockquote><p><span style="color:rgb(255, 0, 0);">How does that happen?</span><br />
Because we are not productive. Only productive people can have a strong character. We do not have a character, because character is developed by a productive working habit. &#8230;</p></blockquote>
<p>Ya itulah, karakter masyarakat nusantara yang dulunya telah berbudaya luhur rela digadai karena selain memang biasa menerima budaya asing, sekalian mengamankan kapling di &#8230;<br />
Aku dulu pernah nonton siaran teve Malaysia. Rasanya banyak sekali muatan positif yang dipancarkan melalui layar kaca di Malaysia. Bahkan untuk hal-hal kecil seperti <em>senyum</em>. Bandingkan dengan mbah Harto yang mendominasi teve kita dengan informasi yang dihaluskan. Kelaparan dibilang rawan pangan =/ mbah.. mbah.. kapan mati? hush.. biar gimana dia manusia juga sih.</p>
<blockquote><p><span style="color:rgb(255, 0, 0);">Our nation often prides itself on being a religious nation. Why is this not reflected in daily life?</span><br />
Religion is about relations between human beings and God &#8212; and not with the world. Don&#8217;t forget, many people commit corruption, and some of it (the money) is donated to build worship buildings.</p></blockquote>
<p>As opportunistic as an Indonesian could be, religion is a way to save their butt from the hellfire. yes, it&#8217;s sarcasm. I wonder why would we keep on sending people to mecca if quite big amount of ONH corrupted by the official. one person&#8217;s money to hajj could buy many good books. please don&#8217;t preach me that morality is more important than education since good manner is (also) a result of education! to admit it,hedonesia&#8217;s education (mostly) sucks nowaday. so let&#8217;s improve it!</p>
<blockquote><p><span style="color:rgb(255, 0, 0);">How about gender issues?</span><br />
All the problems we are facing are caused by the failure of men to educate their family members. And it is women who must bear the (cost of that) failure. I think women should lead the family now. It is true that now our President is a woman. But our social structure is still different. Our society is dominated by men. When women dominate the society, perhaps it will be difficult for women to find their &#8230; (bursts into laughter)</p></blockquote>
<p>How true. Jaman gini aja masih pada pengen punya banyak bini. And using religious excuses too. Shame on our prophet. Rasul did polygamy to save the womans and (insya allah) not to indulge his sexual satisfaction. Ngaca atuh kang!</p>
<p>hey, i should stop before i become unproductive <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<div align="right"><span style="font-family:courier new;">Angkatan muda Indonesia, tunjukkanlah keberanian<br />
untuk menumpas kebusukan!!<br />
&#8211;Pramoedya Ananta Toer</span> </div>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[]]></title>
<link>http://obot.wordpress.com/2003/12/26/26/</link>
<pubDate>Wed, 30 Nov -0001 00:00:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>obot</dc:creator>
<guid>http://obot.wordpress.com/2003/12/26/26/</guid>
<description><![CDATA[i supposed to be in the road today. but the flu&#8217;s really killin&#8217; me. And to make things]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p> <img align="right" src="http://biophilia.f2o.org/images/route66-slide.jpg" />
<p>i supposed to be in the road today. but the flu&#8217;s really killin&#8217; me. And to make things worse i can&#8217;t concentrate to study either. i hate this virus. in computer world i could use linux (i do!) to avoid being infected, but what should i do with my body? well&#8230; i hope vitamin might helps..</p>
<p>in a &#8220;perfect&#8221; world according to my ego.. mestinya gue lagi di cibodas.. menyiapkan segalanya buat TA ntar.. tapi mungkin ini adalah kesempatan gue siap2 ujian <strong>ekologi komunitas</strong> selasa depan. moga2 soal <em>modelling</em> ga banyak keluar <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[]]></title>
<link>http://obot.wordpress.com/2004/01/19/30/</link>
<pubDate>Wed, 30 Nov -0001 00:00:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>obot</dc:creator>
<guid>http://obot.wordpress.com/2004/01/19/30/</guid>
<description><![CDATA[Today i&#8217;ve only stayed for no more than an hour in campus . Yet, there&#8217;s so much importa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p> Today i&#8217;ve only stayed for no more than an hour in campus . Yet, there&#8217;s so much important occasions. First, &#8216;di&#8217; asked me about the progress of the owls. Surprise! I&#8217;ve only just realized that he&#8217;s concerned about the study. I could understand that it&#8217;s not easy to find someone willing to owling, so maybe he puts up some hope on me. well.. i should work harder now!
<p>then, &#8216;es&#8217; offered me a chance to be her research assistant on a biodiversity assesment project. Cool!! how can you resist such a sweet opportunity. and later she asked me for some picture of scientist on action. thank god i have some. <br />In fact, i&#8217;m stocking much of it. I think i should start writing those &#8216;scientist in action&#8217; story with a lot of catchy picture <em>a la</em> hayunhaha, but off course to &#8216;fight&#8217; hayunhaha&#8217;s disinformation. It&#8217;s so sad to see people use their brain less and less because of hayunhaha. ulil albab my ass.. :p</p>
<p>i then collect my work to &#8216;lf&#8217;. it&#8217;s so relieving that this project is finally finished. I must admit i&#8217;m not satisfied with the result, but what can i say.. that dikti people is silly to put up such a nice title for their project but in reality they just want a showcase. sigh&#8230; </p>
<p>and lastly, though sadly, i got B for population ecology. I knew it from the beginning. yet it&#8217;s so hard to accept. I can not think and concentrate at the exam. there was so much unfortunate coincidence during the exam. Well, there&#8217;s no need to blame my situation. BUT GODDDDD&#8230; i wish i could have straight a for this semester.</p>
<p><img src="http://www.elvish.org/gwaith/legolas.jpg" /></p>
<p>Stop the grieve! now. the end of semester party is celebrated with watching &#8216;return of the king&#8217;. antrinya panjaaang. padahal sudah datang 90 menit lebih awal. Dasar lagi liburan&#8230; penuh deh sama anak2 ABG yang dandan <em>abis</em>. Sangat kontras dengan gue yang uzur dan berantakan heheh. tapi kan setidaknya rambutnya kaya elves hahahaha. Filmnya sih biasa2 saja.. lebih seru yang kedua.. plotnya mudah ditebak. Tapi untungnya adegannya seru. Dan setiap Legolas muncul, ribut deh anak2 ABG itu histeris. Terus setiap ada pertempuran yang seru, penonton pun ngasih applause. Jarang2 kan.. Gak asiknya film ini banyak adegan yang terlalu &#8216;lama&#8217;. jadi kaya sinetron :p The verdict is: 5.5 out of 10 (pedit ye gue&#8230;) </p>
<pre>legolas pic from www.elvis.org</pre>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
