<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>excelcomindo &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/excelcomindo/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "excelcomindo"</description>
	<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 04:03:36 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Ada yang Seksi di Futsal XL]]></title>
<link>http://tvinilah.wordpress.com/2009/11/07/ada-yang-seksi-di-futsal-xl/</link>
<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 08:51:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>tvinilah</dc:creator>
<guid>http://tvinilah.wordpress.com/2009/11/07/ada-yang-seksi-di-futsal-xl/</guid>
<description><![CDATA[PT Excelcomindo Pratama Tbk, provider Telekomunikasi selular XL, Sabtu (24/10), menggelar turnamen T]]></description>
<content:encoded><![CDATA[PT Excelcomindo Pratama Tbk, provider Telekomunikasi selular XL, Sabtu (24/10), menggelar turnamen T]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Cek *123# XL MuRAh MEriah]]></title>
<link>http://mozesonmarketing.wordpress.com/2009/10/24/cek-123-xl-murah-meriah/</link>
<pubDate>Sat, 24 Oct 2009 12:47:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>sangmane</dc:creator>
<guid>http://mozesonmarketing.wordpress.com/2009/10/24/cek-123-xl-murah-meriah/</guid>
<description><![CDATA[Bagi anda pengguna XL, silahkan cek di *123# dan dapatkan beragam fitur murah dari XL : Internet Har]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Bagi anda pengguna XL, silahkan cek di *123# dan dapatkan beragam fitur murah dari XL :</p>
<p>Internet Harian hanya dengan Rp 2000</p>
<p>SMS Murah : 500 SMS hanya dengan Rp 5000 per minggu</p>
<p>Nelpon Murah</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ponsel Pintar : HTC Hero Beredar ]]></title>
<link>http://udinmduro.wordpress.com/2009/10/14/ponsel-pintar-htc-hero-beredar/</link>
<pubDate>Tue, 13 Oct 2009 22:50:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>udinmduro</dc:creator>
<guid>http://udinmduro.wordpress.com/2009/10/14/ponsel-pintar-htc-hero-beredar/</guid>
<description><![CDATA[Sprint Nextel, salah satu operator telekomunikasi terbesar di Amerika Serikat, mengukuhkan dirinya s]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Sprint Nextel, salah satu operator telekomunikasi terbesar di Amerika Serikat, mengukuhkan dirinya s]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Five Ps on Marketing]]></title>
<link>http://mozesonmarketing.wordpress.com/2009/09/25/five-ps-on-marketing/</link>
<pubDate>Fri, 25 Sep 2009 13:06:02 +0000</pubDate>
<dc:creator>sangmane</dc:creator>
<guid>http://mozesonmarketing.wordpress.com/2009/09/25/five-ps-on-marketing/</guid>
<description><![CDATA[Dalam dunia Marketing, istilah 5P atau Five Ps sangat terkenal. Kelima komponen yang dimaksuda adala]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Dalam dunia Marketing, istilah 5P atau Five Ps sangat terkenal.</p>
<p>Kelima komponen yang dimaksuda adalah:</p>
<p>1. Price, yaitu harga barang atau jasa yang anda jual.</p>
<p>2. Product, bagaimana kualitas dari produk ya ng dijual</p>
<p>3. Place, tempat menjual produk</p>
<p>4.  Promotion, cara mempromosikan produk</p>
<p>5. People, orang yang terlibat dalam memberikan nilai tambah terhadap produk</p>
<ul>
<li><strong><span style="text-decoration:underline;">P</span>roduct</strong> &#8211; The products or services offered to your customers/clients.</li>
<li><strong><span style="text-decoration:underline;">P</span>rice</strong> &#8211; The strategies you use with regard to pricing your products or services with the goal of making a desired profit margin.</li>
<li><strong><span style="text-decoration:underline;">P</span>lace (Distribution)</strong> &#8211; How you get your products or services to your target market.</li>
<li><strong><span style="text-decoration:underline;">P</span>romotion</strong> &#8211; How you communicate the features and benefits and endorse your products or services to your customers or clients.</li>
<li><strong><span style="text-decoration:underline;">P</span>eople</strong> &#8211; The value your people bring to your business by providing service to your customers and clients.</li>
</ul>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Comparing Blackberry Services : TELKOMSEL, Indosat, dan XL]]></title>
<link>http://mozesonmarketing.wordpress.com/2009/09/16/comparing-blackberry-services-telkomsel-indosat-dan-xl/</link>
<pubDate>Wed, 16 Sep 2009 12:27:15 +0000</pubDate>
<dc:creator>sangmane</dc:creator>
<guid>http://mozesonmarketing.wordpress.com/2009/09/16/comparing-blackberry-services-telkomsel-indosat-dan-xl/</guid>
<description><![CDATA[XL - Blackberry One]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div id="attachment_22" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://nyambungterus.com"><img class="size-medium wp-image-22" title="XL - Blackberry One" src="http://mozesonmarketing.wordpress.com/files/2009/09/xl-blackberry-one.jpg?w=300" alt="XL - Blackberry One" width="300" height="241" /></a><p class="wp-caption-text">XL - Blackberry One</p></div>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pertumbuhan Industri Telekomunikasi 2009 Melambat]]></title>
<link>http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/27/pertumbuhan-industri-telekomunikasi-2009-melambat/</link>
<pubDate>Wed, 27 May 2009 06:48:08 +0000</pubDate>
<dc:creator>informationmedia</dc:creator>
<guid>http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/27/pertumbuhan-industri-telekomunikasi-2009-melambat/</guid>
<description><![CDATA[Selasa, 17-Maret-2009, 19:12:56                                                  Jakarta, Kominfo Ne]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Selasa, 17-Maret-2009, 19:12:56                                               </p>
<p> </p>
<p>Jakarta, Kominfo Newsroom -â€“ Industri komunikasi Indonesia pada tahun 2009 diperkirakan akan tumbuh minimal sebesar tiga persen. Tahun 2008 lalu industri komunikasi menyerap Rp 76 trilliun.</p>
<p>Direk tur Utama PT Excelcomindo Pratama (XL), Hasnul Suhaimi mengatakan, tahun 2009 diharapkan setidaknya bisa tumbuh sebesar Rp 3 triliun sehingga menjadi Rp 79 triliun.</p>
<p>&#8221;Renc ana dari pemerintah, dalam hal ini Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo), tahun ini pertumbuhan nilai industri komunikasi di Indonesia akan mencapai Rp 84 triliun (planned),&#8221; ujar Hasnul di Jakarta, Selasa (17/3).</p>
<p>Namun, lanjut Hasnul, para provider operator optimistis di angka Rp 82 triliun dan pesimis berada di angka Rp 79 trilliun.</p>
<p>Walau pun akan terjadi kenaikan nilai, ia menilai pertumbuhan industri komunikasi cenderung melambat. &#8221;Target optimistis sebesar Rp 84 triliun pun diperkirakan bakal sulit tercapai.&#8221;</p>
<p>Men urut dia, hal ini terjadi karena pada saat krisis, para operator cenderung mengambil kebijakan low price, karena persaingan. Oleh sebab itu, pendapatan perusahaan pun akan turun.</p>
<p>&#8221;Dengan memberikan High Quality Low Price maka terjadi traffic yang tinggi dan cost yang juga tinggi, hal ini membuat pertumbuhan melambat. Maka dari itu, harus dilakukan efisiensi maksimal sehingga investasi dan pendapatan tetap ada dan mencukupi,&#8221; tambahnya. (T.Dw/ysoel)</p>
<p> </p>
<p>Source: <a href="http://www.endonesia.com/mod.php?mod=publisher&#38;op=viewarticle&#38;cid=46&#38;artid=3036">http://www.endonesia.com/mod.php?mod=publisher&#38;op=viewarticle&#38;cid=46&#38;artid=3036</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Excel Batal Jual 7.000 Menara]]></title>
<link>http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/25/excel-batal-jual-7-000-menara/</link>
<pubDate>Mon, 25 May 2009 12:07:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>informationmedia</dc:creator>
<guid>http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/25/excel-batal-jual-7-000-menara/</guid>
<description><![CDATA[Page 1 of 1 Arinto Tri Wibowo, Nerisa Excel Batal Jual 7.000 Menara RABU, 11 FEBRUARI 2009, 11:13 WI]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Page 1 of 1</p>
<p><strong>Arinto Tri Wibowo, Nerisa</strong></p>
<p><strong>Excel Batal Jual 7.000 Menara</strong></p>
<p>RABU, 11 FEBRUARI 2009, 11:13 WIB</p>
<p><strong>VIVAnews </strong>- PT Excelcomindo Pratama Tbk (EXCL) bermaksud membatalkan rencana penjualan 7.000</p>
<p>menara telekomunikasi yang diusung perseroan sejak 2008. Pembatalan tersebut dilakukan karena</p>
<p>harga penawaran dari peserta lelang tidak sesuai dengan target perusahaan.</p>
<p>&#8220;Harga penawaran penjualan menara tidak mencapai target yang diharapkan, karena calon pembeli</p>
<p>sulit memperoleh pendanaan akibat krisis global,&#8221; kata Sekretaris Perusahaan Excelcomindo Pratama,</p>
<p>Ike Andiani, dalam penjelasan tertulis perseroan yang dipublikasikan PT Bursa Efek Indonesia (BEI),</p>
<p>Rabu 11 Februari 2009.</p>
<p>Sebelumnya, dana hasil penjualan menara dialokasikan untuk mencukupi belanja modal (capital</p>
<p>expenditure/capex ) 2009. Excelcomindo awalnya juga menargetkan lelang itu rampung pada awal</p>
<p>2009.</p>
<p>Hingga saat ini, masih ada enam peserta lelang yang ikut berpartisipasi. Peserta lelang tersebut</p>
<p>merupakan perusahaan investasi dan konstruksi.</p>
<p>Direktur Utama Excelcomindo Pratama, Hasnul Suhaimi, sempat mengakui, pihaknya tengah</p>
<p>mempertimbangkan penutupan tender penjualan menara itu. Perseroan akan mengecek tiap bank</p>
<p>yang akan bekerja sama dengan pemenang tender.</p>
<p>Perusahaan telekomunikasi ini berharap bisa menjual menara BTS di atas kisaran harga US$ 635-808</p>
<p>juta atau Rp 5,7-7,3 triliun dengan kurs Rp 9.000/US$. Target tersebut merupakan kisaran wajar hasil</p>
<p>penilaian tim penilai independen PT Ujatek Baru sebesar US$ 90,73 ribu hingga US$ 115,4 ribu per</p>
<p>menara.</p>
<p>Saat dikonfirmasi, Senior Vice President Corporate Finance and Treasury Excelcomindo, Johnson Chan,</p>
<p>mengungkapkan, pihaknya sebenarnya tetap berniat menjual menara BTS. “Namun, Excelcomindo</p>
<p>masih menunggu saat yang tepat,” kata dia saat dihubungi di Jakarta, Selasa 10 Februari 2009.</p>
<p>Johnson menambahkan, perseroan juga masih mengkaji rencana penawaran umum terbatas (rights</p>
<p>issue) yang diharapkan terealisasi pada kuartal II-2009.</p>
<p>Sementara itu, PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) yang juga sedang menegosiasikan rencana penjualan</p>
<p>300-500 menara base transceiver station (BTS) masih melanjutkan proses lelang. Perseroan berharap</p>
<p>bisa merampungkan lelang pada akhir Februari 2009.</p>
<p>“Rencana penjualan kami tetap jalan karena menara yang akan dilepas jumlahnya tidak sebanyak milik</p>
<p>Excel,” kata Direktur Corporate Services Bakrie Telecom, Rakhmat Junaidi saat dihubungi VIVAnews,</p>
<p>kemarin.</p>
<p><strong>www.vivanews.com</strong></p>
<p>http://bisnis.vivanews.com/news/read/29118-excel_batal_jual_7_000_menara</p>
<p>Dipublikasikan : Rabu, 11 Februari 2009, 11:13 WIB</p>
<p>©VIVAnews.com</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[XL - BTS &amp; CAPEX]]></title>
<link>http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/25/xl-bts-capex/</link>
<pubDate>Mon, 25 May 2009 12:04:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>informationmedia</dc:creator>
<guid>http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/25/xl-bts-capex/</guid>
<description><![CDATA[XL 300 bts dibangun 2009 (200 nya ada di jabodetabek) Capex 2009: 650 juta dolar]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>XL 300 bts dibangun 2009 (200 nya ada di jabodetabek) Capex 2009: 650 juta dolar</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Marketing Expense Q1 2009 OLO]]></title>
<link>http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/25/marketing-expense-q1-2009-olo/</link>
<pubDate>Mon, 25 May 2009 11:26:50 +0000</pubDate>
<dc:creator>informationmedia</dc:creator>
<guid>http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/25/marketing-expense-q1-2009-olo/</guid>
<description><![CDATA[Marketing Expense Q1 2009 OLO Telkomsel -          Marketing Expenses Rp. 222 billion -          Mar]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>Marketing Expense Q1 2009 OLO</strong></p>
<p>Telkomsel</p>
<p>-          Marketing Expenses Rp. 222 billion</p>
<p>-          Marketing expenses declined 2% YoY to Rp. 0.22 trillion, mainly due to lower sponsorship expense.</p>
<p>Bakrie Telkom:</p>
<p>-          Sales and Marketing expense for Q1: Rp Rp 49,299 miliar</p>
<p>PT. Excelcomindo</p>
<p>-          Sales Commision and Marketing Expense: Rp 231 millyar</p>
<p>Axis</p>
<p>-          (Rp 78,921 miliar)</p>
<p>Esia</p>
<p>-          49,299 miliar</p>
<p>HCPT</p>
<p>-          Rp 70,527 miliar</p>
<p>Mobile 8</p>
<p>-          Rp. 36.830 milliar</p>
<p> </p>
<p>Sekedar mengingatkan, besaran belanja iklan itu belum menunjukkan angka sebenarnya karena survei pengamatan langsung eksposure iklan (gross rate card) di tiga jenis media, yakni 102 jenis koran, 19 stasiun televisi, dan 163 jenis majalah tanpa menghitung diskon, promo, dan iklan baris.</p>
<p> </p>
<p>(Sumber: Belanja iklan di media;  AC Nielson semester 1 2009)</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Press release Q1 Excelcomindo]]></title>
<link>http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/19/press-release-q1-excelcomindo/</link>
<pubDate>Tue, 19 May 2009 18:18:50 +0000</pubDate>
<dc:creator>telcoindustry</dc:creator>
<guid>http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/19/press-release-q1-excelcomindo/</guid>
<description><![CDATA[XL Rugi Rp 306 M pada Kuartal I Sindo/ Rabu, 13 Mei 2009 Presiden Direktur XL Hasnul Suhaimi menjela]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>XL Rugi Rp 306 M pada Kuartal I</strong></p>
<p><em>Sindo/ Rabu, 13 Mei 2009</em></p>
<p>Presiden Direktur XL Hasnul Suhaimi menjelaskan, rugi bersih XL disebabkan depresiasi rupiah terhadap  dolar Amerika Serikat (AS) dan bertambahnya utang berbunga yang menimbulkan kerugian selisih kurs sekitar Rp 643 miliar, serta beban bunga pinjanan Rp 383 Miliar. &#8220;Tanpa pengaruh selisih kurs yang belum terealisasi, normalized net income XL, adalah Rp14 miliar,&#8221;ujarnya di Jakarta kemarin</p>
<p>Menurut Hasnul, jika nilai tukar rupiah stabil pada harga Rp10.500 per dolarAS, perseroan akan mencatatkan keuntungan. &#8220;Kalau stabil pada Rp10.500, sampai Juni ini untung kursnya bisa sampai Rp400 miliar, sedangkan sampai akhir tahun bisamencapai Rp700milia6&#8243;katanya.</p>
<p>Meski mengalami kerugian XL, berhasil meningkatkan pendapatan usahanya sebesar Rp10% menjadi Rp2,9 triliun pada kuartal I/ 2009 dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp2,6 triliun. &#8220;Pertumbuhan pendapatan ini ditunjang oleh kenaikan pendapatan percakapan seiring dengan kenaikan total outgoing minutes sebesar 263% dan kenaikan pendapatan bisnis penyewaan menara sebesar 682%, jelas Hasnul</p>
<p>Mengenai jumlah pelanggan, lanjut Hasnul, jika dibandingkan dengan kuartal I/2008 terjadi kenaikan 39% dari 18,4 juta menjadi 24,9 juta. Namun, dibandingkan dengan kuartal IV/2008 yang mencapai 26 juta pelanggan, terjadi sedikit penurunan. &#8220;Tetapi jumlah  pelanggan prepaid (prabayar) naik 2%,&#8221;ujarnya.</p>
<p>Lebih jauh Hasnul mengatakan, untuk memenuhi belanja modal perseroan sebesar USD600 juta tahun ini, pemegang saham mayoritas telah berkomitrnen member suntikan dana Rp300 niliar 600 miliar, &#8220;Kita harapkan suntikan dana dapat terealisasi pada semester dua tahun ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut Hasnul, suntikan dana ke perusahaan tersebut bisa dilakukan dengan dua cara, yakni melalui mekanisme penawarah saham terbatas (right issue) atau penerbitan mandatory convertible bond ( MCB ). Namun jika ternyata suntikan dana tersebut tidak dapat direalisasikan tahun ini, perseroan akan menjajaki pinjaman dari Bank local senilai  USD100-150 juta tahun ini. Rencana tersebut akan dilakukan untuk membayar utang perseroan yang jatuh tempo tahun ini.</p>
<p>Direktur Keuangan XL Wim Timmermans menambahkan total utang perseroan yang jatuh tempo tahun ini sebesar USD130 juta. Sebagian dari total utang tersebut sudah dibayarkan hingga kuartal pertama tahun ini. Sisanya akan dibayarkan per bulan nulai Juli 2009. Di antaranya adalah kewajiban utang kepada Bank Mandiri sebesar Rp 400 miliar dan Export Credit Agency (EKN) dari Swedia sebesar USD 30 juta. Pengamat pasar modal David MJ Ferdinandus mengatakan, pada dasarnya telekomunikasi merupakan sektor yang dinamis. Namun, karena tingginya kebutuhan terhadap dolar AS, perusahaan telekomunikasi harus menanggung rugi kurs yang besar saat rupiah terdepresiasi, &#8220;Dari sisi industry  sebenarnya bagus, tetapi memang semuanya sedang mengalami tekanan kurs, lontarnya</p>
<p>David menjelaskan dengan banyaknya operator telekomunikasi yang berdampak pada ketatnya persaingan, dibutuhkan inovasi dari operator untuk tetap bisa bertahan. &#8220;Kalau tidak ada inovasi operator kecil bisa gulung tikar,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Seperti diketahui, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) dan PT BakieTelecomTbk (Btel) sebelumnya juga mengumumkan penurunan laba bersih di kuartal I/ 2009 akibat tertekan oleh rugi kurs. Laba bersihTelkom merosot 23,4% (year on year YoY) dari Rp3,2 triliun menjadi Rp2,5 triliun. Sementara laba bersih BTEL anjlok 79,1% dari Rp27,4 miliar menjadi Rp5,7 miliar.</p>
<p>Direktur Keuangan BTEL JastiroAbi mengatakan, untuk mencegah rugi kurs yang lebih besar, perseroan melakukan lindung nilai (hedging) atas utang Credit Suisse sebesar USD 145  juta. &#8220;Perseroan mengambil keputusan hadging setelah mengalami kerugian kurs sebesar Rp14,2 miliaf. Padahal pada periode sebelumnya perseroan mengalami keuntungan kurs Rp25,9 miliar,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Jastiro menambahkan, pada kuartal I/2009 perseroan sebenarnya berhasil meningkatkan pendapatan bersih sebesar 48,9% dari Rp 441,8 miliar menjadi Rp 658,2 miliar, adapun laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amorfisasi naik 59,7 % dari Rp l47,5 miliar menjadi Rp235,6 miliar. &#8220;Kalau tidak ada kerugian kurs, kinerja kita mungkin lebih baik,  Pungkasnya</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[XL Tambah 2000 BTS]]></title>
<link>http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/19/xl-tambah-2000-bts-2/</link>
<pubDate>Tue, 19 May 2009 17:53:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>telcoindustry</dc:creator>
<guid>http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/19/xl-tambah-2000-bts-2/</guid>
<description><![CDATA[XL Tambah 2000 BTS Kamis, 19/03/2009 18:34 WIB Jakarta &#8211; Excelcomindo Pratama (XL) pada 2009 i]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><span style="font-size:16.5pt;line-height:130%;font-family:&#34;color:#0033cc;">XL Tambah 2000 BTS </span><span style="font-size:7.5pt;line-height:130%;color:#333333;"><br />
</span><span style="font-size:6.5pt;line-height:130%;color:#333333;">Kamis, 19/03/2009 18:34 WIB </span></p>
<p><span style="font-size:6.5pt;line-height:130%;color:#333333;"><a rel="attachment wp-att-1009" href="http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/19/xl-tambah-2000-bts-2/menara-2/"><img class="alignnone size-full wp-image-1009" title="menara" src="http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/files/2009/05/menara1.jpg" alt="menara" width="150" height="150" /></a></span><a rel="attachment wp-att-1009" href="http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/19/xl-tambah-2000-bts-2/menara-2/"><strong><span style="font-size:7.5pt;color:#333333;">Jakarta</span></strong><span style="font-size:7.5pt;color:#333333;"> &#8211; Excelcomindo Pratama (XL) pada 2009 ini akan membangun tambahan 2000 </span><em><span style="font-size:7.5pt;color:#333333;">base transceiver station</span></em><span style="font-size:7.5pt;color:#333333;"> (BTS) untuk memperkuat infrastruktur telekomunikasinya.</p>
<p>&#8220;Pembangunan akan dialokasikan dari dana capital expenditure tahun ini yang berkisar US$ 600-700 juta,&#8221; jelas Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi usai RUPSLB, di Grha XL, Jakarta, Kamis (19/3/2009).</p>
<p>XL sebelumnya telah memiliki 16.729 BTS. Sekitar 1500 unit diantaranya, merupakan node B sebagai infrastruktur penunjang layanan generasi ketiga (3G).</p>
<p>Menurut Hasnul, tambahan 2000 unit</span><em><span style="font-size:7.5pt;color:#333333;"> base station</span></em><span style="font-size:7.5pt;color:#333333;"> itu diharapkan dapat menunjang pertumbuhan pelanggan yang ditargetkan mencapai 30 juta nomor tahun ini.</p>
<p>&#8220;Kami targetkan penambahan 4 juta pelanggan. Saat ini pelanggan seluler kami telah lebih dari 26 juta,&#8221; tandas pria minang yang kembali dipercaya untuk memimpin operator itu hingga 2011.</span></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Indosat, XL dan Mobile-8 Raih Call Center Award 2009]]></title>
<link>http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/19/indosat-xl-dan-mobile-8-raih-call-center-award-2009/</link>
<pubDate>Tue, 19 May 2009 05:07:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>informationmedia</dc:creator>
<guid>http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/19/indosat-xl-dan-mobile-8-raih-call-center-award-2009/</guid>
<description><![CDATA[Call Center Indosat kembali berhasil meraih penghargaan Call Center Award 2009 untuk kategori sektor]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Call Center Indosat kembali berhasil meraih penghargaan Call Center Award 2009 untuk kategori sektor Telekomunikasi, dari Carre-Center for Customer Satisfaction &#38; Loyalty (Carre-CCSL). Sementara dua operator telekomunikasi PT Mobile-8 Telecom Tbk (Mobile-8) dan PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) berhasil merengkuh Call Center Award 2009 untuk kategori industri telekomunikasi.</p>
<p>Call Center Award 2009 yang telah memasuki tahun ke-5, merupakan ajang pemberian penghargaan tahunan yang diberikan oleh Carre-CSSL, sebuah lembaga konsultasi dan studi kepuasan serta loyalitas pelanggan, kepada call center perusahaan dari berbagai industri, termasuk industri telekomunikasi. Penghargaan ini merupakan bentuk penghargaan bagi perusahaan yang menghargai dengan baik pelanggannya.</p>
<p>Penilaian dalam penghargaan ini dilakukan terhadap kinerja atau performansi call center yang didasarkan pada 3 dimensi, antara lain access, system dan procedure, serta people. Dengan metodologi penilaian CCSEI, dilakukan penilaian terhadap kinerja call center perusahaan sepanjang semester II 2008, dimulai dari Juli &#8211; Desember 2008. Adapun pengukurannya berdasarkan actual experience dengan menggunakan mysteri caller terstandar Carre-CCSL.</p>
<p>Bekerja sama dengan majalah Marketing. Melalui metodologi penilaian Call Center Service Excellence Index (CCSEI), unutk sektor telekomunikasi, Indosat berhasil meraih urutan nilai tertinggi yaitu 83,761, menyusul kemudian beberapa operator telekomunikasi lainnya.</p>
<p>Penghargaan Call Center Award 2009 ini merupakan penghargaan ketiga yang diperoleh Indosat memasuki tahun 2009, sebelumnya 2 penghargaan juga diberikan kepada Indosat, yaitu Forsel Award 2008 dan Top Brand Award 2009.</p>
<p>Sementara penghargaan yang diterima Mobile-8 juga pantas didapatkan, sebab, perusahaan yang menanungi Fren dan Hepi, melakukan penerapan sistem dan teknologi berbasis internet protocol, yang memungkinkan call center Mobile-8 dapat menerima 5 ribu sambungan telepon dari pelanggan secara bersamaan.</p>
<p>Di saat yang bersamaan, PT Axcelcomindo Pratama Tbk (XL) juga meraih penghargaan yang sama, &#8220;Seiring dengan peningkatan jumlah pelanggan maka XL juga terus berupaya untuk meningkatkan kualitas layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan mobilitas pelanggan. Fasilitas ini bukan diadakan untuk main-main atau sekadar basa-basi, namun sangat serius kami bangun,&#8221; kata Ferry, Ferry Febriandani, Head of Contact Management XL.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[XL Tambah 2000 BTS]]></title>
<link>http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/19/xl-tambah-2000-bts/</link>
<pubDate>Tue, 19 May 2009 03:21:01 +0000</pubDate>
<dc:creator>informationmedia</dc:creator>
<guid>http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/19/xl-tambah-2000-bts/</guid>
<description><![CDATA[Kamis, 19/03/2009 18:34 WIB Achmad Rouzni Noor II &#8211; detikinet     Jakarta &#8211; Excelcomindo]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Kamis, 19/03/2009 18:34 WIB <strong></strong></p>
<p><strong>Achmad Rouzni Noor II</strong> &#8211; detikinet</p>
<p> </p>
<p> </p>
<p><strong>Jakarta</strong> &#8211; Excelcomindo Pratama (XL) pada 2009 ini akan membangun tambahan 2000 <em>base transceiver station</em> (BTS) untuk memperkuat infrastruktur telekomunikasinya.</p>
<p>&#8220;Pembangunan akan dialokasikan dari dana capital expenditure tahun ini yang berkisar US$ 600-700 juta,&#8221; jelas Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi usai RUPSLB, di Grha XL, Jakarta, Kamis (19/3/2009).</p>
<p>XL sebelumnya telah memiliki 16.729 BTS. Sekitar 1500 unit diantaranya, merupakan node B sebagai infrastruktur penunjang layanan generasi ketiga (3G).</p>
<p>Menurut Hasnul, tambahan 2000 unit<em> base station</em> itu diharapkan dapat menunjang pertumbuhan pelanggan yang ditargetkan mencapai 30 juta nomor tahun ini.</p>
<p>&#8220;Kami targetkan penambahan 4 juta pelanggan. Saat ini pelanggan seluler kami telah lebih dari 26 juta,&#8221; tandas pria minang yang kembali dipercaya untuk memimpin operator itu hingga 2011.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Press release Q1 Excelcomindo : XL Rugi Rp 306 M pada Kuartal I]]></title>
<link>http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/19/press-release-q1-excelcomindo-xl-rugi-rp-306-m-pada-kuartal-i/</link>
<pubDate>Tue, 19 May 2009 03:15:11 +0000</pubDate>
<dc:creator>informationmedia</dc:creator>
<guid>http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/19/press-release-q1-excelcomindo-xl-rugi-rp-306-m-pada-kuartal-i/</guid>
<description><![CDATA[Sindo/ Rabu, 13 Mei 2009 Presiden Direktur XL Hasnul Suhaimi menjelaskan, rugi bersih XL disebabkan ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><em>Sindo/ Rabu, 13 Mei 2009</em></p>
<p>Presiden Direktur XL Hasnul Suhaimi menjelaskan, rugi bersih XL disebabkan depresiasi rupiah terhadap  dolar Amerika Serikat (AS) dan bertambahnya utang berbunga yang menimbulkan kerugian selisih kurs sekitar Rp 643 miliar, serta beban bunga pinjanan Rp 383 Miliar. &#8220;Tanpa pengaruh selisih kurs yang belum terealisasi, normalized net income XL, adalah Rp14 miliar,&#8221;ujarnya di Jakarta kemarin</p>
<p>Menurut Hasnul, jika nilai tukar rupiah stabil pada harga Rp10.500 per dolarAS, perseroan akan mencatatkan keuntungan. &#8220;Kalau stabil pada Rp10.500, sampai Juni ini untung kursnya bisa sampai Rp400 miliar, sedangkan sampai akhir tahun bisamencapai Rp700milia6&#8243;katanya.</p>
<p>Meski mengalami kerugian XL, berhasil meningkatkan pendapatan usahanya sebesar Rp10% menjadi Rp2,9 triliun pada kuartal I/ 2009 dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp2,6 triliun. &#8220;Pertumbuhan pendapatan ini ditunjang oleh kenaikan pendapatan percakapan seiring dengan kenaikan total outgoing minutes sebesar 263% dan kenaikan pendapatan bisnis penyewaan menara sebesar 682%, jelas Hasnul</p>
<p>Mengenai jumlah pelanggan, lanjut Hasnul, jika dibandingkan dengan kuartal I/2008 terjadi kenaikan 39% dari 18,4 juta menjadi 24,9 juta. Namun, dibandingkan dengan kuartal IV/2008 yang mencapai 26 juta pelanggan, terjadi sedikit penurunan. &#8220;Tetapi jumlah  pelanggan prepaid (prabayar) naik 2%,&#8221;ujarnya.</p>
<p>Lebih jauh Hasnul mengatakan, untuk memenuhi belanja modal perseroan sebesar USD600 juta tahun ini, pemegang saham mayoritas telah berkomitrnen member suntikan dana Rp300 niliar 600 miliar, &#8220;Kita harapkan suntikan dana dapat terealisasi pada semester dua tahun ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut Hasnul, suntikan dana ke perusahaan tersebut bisa dilakukan dengan dua cara, yakni melalui mekanisme penawarah saham terbatas (right issue) atau penerbitan mandatory convertible bond ( MCB ). Namun jika ternyata suntikan dana tersebut tidak dapat direalisasikan tahun ini, perseroan akan menjajaki pinjaman dari Bank local senilai  USD100-150 juta tahun ini. Rencana tersebut akan dilakukan untuk membayar utang perseroan yang jatuh tempo tahun ini.</p>
<p>Direktur Keuangan XL Wim Timmermans menambahkan total utang perseroan yang jatuh tempo tahun ini sebesar USD130 juta. Sebagian dari total utang tersebut sudah dibayarkan hingga kuartal pertama tahun ini. Sisanya akan dibayarkan per bulan nulai Juli 2009. Di antaranya adalah kewajiban utang kepada Bank Mandiri sebesar Rp 400 miliar dan Export Credit Agency (EKN) dari Swedia sebesar USD 30 juta. Pengamat pasar modal David MJ Ferdinandus mengatakan, pada dasarnya telekomunikasi merupakan sektor yang dinamis. Namun, karena tingginya kebutuhan terhadap dolar AS, perusahaan telekomunikasi harus menanggung rugi kurs yang besar saat rupiah terdepresiasi, &#8220;Dari sisi industry  sebenarnya bagus, tetapi memang semuanya sedang mengalami tekanan kurs, lontarnya</p>
<p>David menjelaskan dengan banyaknya operator telekomunikasi yang berdampak pada ketatnya persaingan, dibutuhkan inovasi dari operator untuk tetap bisa bertahan. &#8220;Kalau tidak ada inovasi operator kecil bisa gulung tikar,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Seperti diketahui, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) dan PT BakieTelecomTbk (Btel) sebelumnya juga mengumumkan penurunan laba bersih di kuartal I/ 2009 akibat tertekan oleh rugi kurs. Laba bersihTelkom merosot 23,4% (year on year YoY) dari Rp3,2 triliun menjadi Rp2,5 triliun. Sementara laba bersih BTEL anjlok 79,1% dari Rp27,4 miliar menjadi Rp5,7 miliar.</p>
<p>Direktur Keuangan BTEL JastiroAbi mengatakan, untuk mencegah rugi kurs yang lebih besar, perseroan melakukan lindung nilai (hedging) atas utang Credit Suisse sebesar USD 145  juta. &#8220;Perseroan mengambil keputusan hadging setelah mengalami kerugian kurs sebesar Rp14,2 miliaf. Padahal pada periode sebelumnya perseroan mengalami keuntungan kurs Rp25,9 miliar,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Jastiro menambahkan, pada kuartal I/2009 perseroan sebenarnya berhasil meningkatkan pendapatan bersih sebesar 48,9% dari Rp 441,8 miliar menjadi Rp 658,2 miliar, adapun laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amorfisasi naik 59,7 % dari Rp l47,5 miliar menjadi Rp235,6 miliar. &#8220;Kalau tidak ada kerugian kurs, kinerja kita mungkin lebih baik,  Pungkasnya</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[1,2 Juta Nomor Pelanggan XL Hangus]]></title>
<link>http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/19/12-juta-nomor-pelanggan-xl-hangus/</link>
<pubDate>Tue, 19 May 2009 03:13:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>informationmedia</dc:creator>
<guid>http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/19/12-juta-nomor-pelanggan-xl-hangus/</guid>
<description><![CDATA[Selasa, 12/05/2009 18:00 WIB &#8211; Jakarta &#8211; Excelcomindo Pratama (XL) menghanguskan 1,2 jut]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><em>Selasa, 12/05/2009 18:00 WIB &#8211; </em><br />
Jakarta &#8211; Excelcomindo Pratama (XL) menghanguskan 1,2 juta nomor pelanggan selulernya di sepanjang kuartal I-2009. Dari 26,1 juta pelanggan menjadi 24,9 juta.</p>
<p> </p>
<p>Presiden Direktur XL Hasnul Suhaimi menjelaskan, penghapusan nomor tersebut merupakan bagian dari strategi manajemen untuk menyeleksi pelanggan yang dimilikinya.</p>
<p>&#8220;Nomor yang kami hanguskan adalah pelanggan tipe calling card yang mendominasi hampir 35 persen dari penjualan kartu perdana XL,&#8221; katanya dalam jumpa pers RUPS XL di Menara Prima, Selasa (12/5/2009).</p>
<p>Pelanggan tipe calling card adalah yang menjadikan kartu perdana layaknya kartu panggil dimana hanya ingin menikmati bonus tanpa ingin melakukan isi ulang pulsa. </p>
<p>&#8220;Untuk mengurangi tipe pelanggan seperti ini terpaksa XL menurunkan suplai kartu perdana di pasar. Jika suplai berkurang, diharapkan pelanggan calling card berubah menjadi pelanggan setia yang berkualitas,&#8221; kata Hasnul.</p>
<p>Meski XL harus kehilangan 1,2 juta pelanggannya, namun di sisi lain operator ini sejatinya mengalami peningkatan 39% dari 18,4 juta pelanggan kuartal I-2008 menjadi 24,9 juta di kuartal I-2009.</p>
<p>Kemudian, di sisi pelanggan prabayar produktif (prepaid revenue generating subscriber base/RGB), XL juga mencatat pertumbuhan 34% dari 15,9 juta menjadi 21,3 juta di rentang waktu yang sama.</p>
<p>Pun, pertumbuhan pelanggan produktif turut memberi kontribusi pendapatan usaha 10% menjadi Rp 2,962 miliar. Hal ini didorong oleh kenaikan pendapatan percakapan seiring pertumbuhan total outgoing minutes (MoU) 263% menjadi 19,9 miliar menit. ( rou / faw )</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[3 Bulan, Pelanggan XL Menyusut 1,1 Juta]]></title>
<link>http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/13/3-bulan-pelanggan-xl-menyusut-11-juta/</link>
<pubDate>Wed, 13 May 2009 06:35:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>telcoindustry</dc:creator>
<guid>http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/13/3-bulan-pelanggan-xl-menyusut-11-juta/</guid>
<description><![CDATA[3 Bulan, Pelanggan XL Menyusut 1,1 Juta Widi Agustian &#8211; Okezone JAKARTA &#8211; Jumlah pelangg]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>3 Bulan, Pelanggan XL Menyusut 1,1 Juta</strong></p>
<h5>Widi Agustian &#8211; Okezone</h5>
<p><a rel="attachment wp-att-959" href="http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/13/3-bulan-pelanggan-xl-menyusut-11-juta/xl-3/"><img class="alignnone size-full wp-image-959" title="xl.3" src="http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/files/2009/05/xl-3.jpg" alt="xl.3" width="255" height="254" /></a></p>
<p><strong>JAKARTA</strong><strong> &#8211; Jumlah pelanggan XL meningkat 39 persen dari 18,4 juta di Q1 2008 menjadi 24,9 juta di Q1 2009. Jumlah ini menyusut hingga 4,2 persen, jika dibandingkan kuartal IV tahun 2008.</strong></p>
<p><strong>Pada kuartal terakhir tahun 2008 itu, jumlah pelanggan XL sempat mencapai angka 26 juta pelanggan. Sayangnya, proses pakai-buang yang sangat digemari masyarakat kali ini meningkat di wilayah layanan XL sehingga jumlah pelanggan mereka pada awal tahun ini, atau 3 bulan setelah akhir tahun 2008, menurun hingga 1,1 juta pelanggan.</strong></p>
<p><strong>Namun, dalam keterangan yang diberikan usai Rapat Umum Pemegang Saham XL di Menara Prima, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (12/5/2009), jumlah pelanggan prepaid revenue generating subscriber base (prepaid RGB) XL mengalami peningkatan 34 persen dari 15,9 juta pelanggan di Q1 2008 menjadi 21,3 juta di Q1 2009.</strong></p>
<p><strong>Dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, walaupun jumlah per kuartal 1 2008 sedikit lebih rendah dibanding akhir tahun 2008 namun jumlah pelanggan prepaid RGB justru meningkat 2 persen dibanding kuartal sebelumnya yang 20,9 juta Q1 2008.</strong></p>
<p><strong>Sepanjang Q1 2009, XL telah menambah 503 BTS (2G-3G) secara nasional sehingga secara keseluruhan pada akhir kuartal 1 2009 terdapat 17.232 BTS.</strong></p>
<p><strong>Untuk outgoing minutes yang diraih XL mencapai 19,9 miliar menit. Trafik ini naik 26,3 persen dibanding Q1 2008.</strong></p>
<p><strong>XL telah mempersiapkan peningkatan kualitas layanannya. Bahkan jika jaringan yang ada sudah mencapai 80 persen maka XL akan meningkatkan kembali layanannya.</strong></p>
<p><strong>Sekadar informasi, XL mengalami rugi bersih sekira Rp306 miliar dikarenakan oleh depresiasi rupiah terhadap dolar Amerika dan bertambahnya utang berbunga yang menimbulkan kerugian selisih kurs sekira Rp643 miliar serta beban bunga pinjaman sebesar Rp383 miliar.</strong></p>
<p><strong>Padahal, tanpa adanya pengaruh selisih kurs yang belum terealisasi, normalized net income XL adalah sebesar Rp14 miliar. Dengan demikian, perseroan menjadi sangat tergantung terhadap nilai tukar rupiah terhadap dolar.</strong></p>
<p><strong>XL pun memiliki banyak utang dalam mata uang dolar Amerika. Kendati rupiah sudah berada dalam kisaran Rp10.500 per USD, perseroan baru akan mendapatkan keuntungan jika nilai rupiah adalah sebesar Rp9.000-10.000 per USD. (srn) </strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[PROMO XL BlackBerry Store]]></title>
<link>http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/13/promo-xl-blackberry-store/</link>
<pubDate>Wed, 13 May 2009 05:21:14 +0000</pubDate>
<dc:creator>telcoindustry</dc:creator>
<guid>http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/13/promo-xl-blackberry-store/</guid>
<description><![CDATA[]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a rel="attachment wp-att-949" href="http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/13/promo-xl-blackberry-store/xl-1/"><img class="alignnone size-full wp-image-949" title="xl.1" src="http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/files/2009/05/xl-1.jpg" alt="xl.1" width="497" height="176" /> </a></p>
<p><a rel="attachment wp-att-950" href="http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/13/promo-xl-blackberry-store/xl-2/"><img class="alignnone size-full wp-image-950" title="xl.2" src="http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/files/2009/05/xl-2.jpg" alt="xl.2" width="497" height="290" /></a><a rel="attachment wp-att-949" href="http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/13/promo-xl-blackberry-store/xl-1/"></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bisnis Sewa Menara XL Melambung 682% ]]></title>
<link>http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/13/bisnis-sewa-menara-xl-melambung-682/</link>
<pubDate>Wed, 13 May 2009 05:03:17 +0000</pubDate>
<dc:creator>telcoindustry</dc:creator>
<guid>http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/13/bisnis-sewa-menara-xl-melambung-682/</guid>
<description><![CDATA[Bisnis Sewa Menara XL Melambung 682% Achmad Rouzni Noor II – detikinet Jakarta &#8211; Jasa sewa men]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Bisnis Sewa Menara XL Melambung 682%<br />
<strong>Achmad Rouzni Noor II</strong> – detikinet</p>
<p><strong>Jakarta</strong> &#8211; Jasa sewa menara ternyata memang bisnis basah. XL saja bisa meraih Rp 142 miliar, atau meningkat 682% dari tahun lalu, dari bisnis yang tadinya cuma jadi sampingan untuk operator.</p>
<p>Operator yang total punya 7000 menara ini berhasil menambah jumlah titik unit lokasi yang disewakan. Dari 1.344 titik unit di kuartal pertama tahun lalu, meningkat 159% menjadi 3.478 titik unit di Q1-2009.</p>
<p>&#8220;Dari situ, pendapatan sewa menara juga meningkat 682% dari Rp 18 miliar di Q1-2008 menjadi Rp 142 miliar di Q1-2009,&#8221; seperti dikutip Presdir Excelcomindo Pratama (XL), Hasnul Suhaimi, dalam keterangannya, Rabu (13/5/2009).</p>
<p>Pertumbuhan pendapatan dari sewa menara juga dikatakan turut berkontribusi terhadap 10% pertumbuhan pendapatan usaha XL kuartal ini yang mencapai Rp 2,926 triliun.</p>
<p>XL sendiri menyewakan menaranya kepada sesama operator seperti Hutchison CP Telecommunication (Three), Natrindo Telepon Seluler (Axis), Bakrie Telecom (Esia Wifone), dan Sampoerna Telekomunikasi Indonesia (Ceria).</p>
<p>Selain untuk disewakan, menara tersebut juga digunakan sebagai infrastruktur dasar untuk menunjang jaringan BTS 2G dan 3G. Saat ini XL memiliki total 17.232 BTS dengan penambahan 503 unit BTS di sepanjang kuartal I-2009.</p>
<p><strong>( rou / wsh )</strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[info churn XL 2009]]></title>
<link>http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/13/info-churn-xl-2009/</link>
<pubDate>Wed, 13 May 2009 04:30:12 +0000</pubDate>
<dc:creator>telcoindustry</dc:creator>
<guid>http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/13/info-churn-xl-2009/</guid>
<description><![CDATA[1,2 Juta Nomor Pelanggan XL Hangus Selasa, 12/05/2009 18:00 WIB &#8211; Jakarta &#8211; Excelcomindo]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>1,2 Juta Nomor Pelanggan XL Hangus</strong></p>
<p><em>Selasa, 12/05/2009 18:00 WIB &#8211; </em><br />
Jakarta &#8211; Excelcomindo Pratama (XL) menghanguskan 1,2 juta nomor pelanggan selulernya di sepanjang kuartal I-2009. Dari 26,1 juta pelanggan menjadi 24,9 juta.</p>
<p>Presiden Direktur XL Hasnul Suhaimi menjelaskan, penghapusan nomor tersebut merupakan bagian dari strategi manajemen untuk menyeleksi pelanggan yang dimilikinya.</p>
<p>&#8220;Nomor yang kami hanguskan adalah pelanggan tipe calling card yang mendominasi hampir 35 persen dari penjualan kartu perdana XL,&#8221; katanya dalam jumpa pers RUPS XL di Menara Prima, Selasa (12/5/2009).</p>
<p>Pelanggan tipe calling card adalah yang menjadikan kartu perdana layaknya kartu panggil dimana hanya ingin menikmati bonus tanpa ingin melakukan isi ulang pulsa.</p>
<p>&#8220;Untuk mengurangi tipe pelanggan seperti ini terpaksa XL menurunkan suplai kartu perdana di pasar. Jika suplai berkurang, diharapkan pelanggan calling card berubah menjadi pelanggan setia yang berkualitas,&#8221; kata Hasnul.</p>
<p>Meski XL harus kehilangan 1,2 juta pelanggannya, namun di sisi lain operator ini sejatinya mengalami peningkatan 39% dari 18,4 juta pelanggan kuartal I-2008 menjadi 24,9 juta di kuartal I-2009.</p>
<p>Kemudian, di sisi pelanggan prabayar produktif (prepaid revenue generating subscriber base/RGB), XL juga mencatat pertumbuhan 34% dari 15,9 juta menjadi 21,3 juta di rentang waktu yang sama.</p>
<p>Pun, pertumbuhan pelanggan produktif turut memberi kontribusi pendapatan usaha 10% menjadi Rp 2,962 miliar. Hal ini didorong oleh kenaikan pendapatan percakapan seiring pertumbuhan total outgoing minutes (MoU) 263% menjadi 19,9 miliar menit. ( rou / faw )</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Data requirement]]></title>
<link>http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/13/data-requirement/</link>
<pubDate>Wed, 13 May 2009 04:01:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>telcoindustry</dc:creator>
<guid>http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/13/data-requirement/</guid>
<description><![CDATA[]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a rel="attachment wp-att-923" href="http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/13/data-requirement/dw/"><img class="alignnone size-full wp-image-923" title="dw" src="http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/files/2009/05/dw.jpg" alt="dw" width="497" height="802" /></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[ARPU and High Churn Market Environment, Indonesia Mobile Operators]]></title>
<link>http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/13/arpu-and-high-churn-market-environment-indonesia-mobile-operators/</link>
<pubDate>Wed, 13 May 2009 03:38:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>telcoindustry</dc:creator>
<guid>http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/13/arpu-and-high-churn-market-environment-indonesia-mobile-operators/</guid>
<description><![CDATA[Despite a Low-ARPU and High Churn Market Environment, Indonesia Mobile Operators&#8230; Wed Nov 5, 2]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Despite a Low-ARPU and High Churn Market Environment, Indonesia Mobile Operators&#8230;</p>
<p>Wed Nov 5, 2008 11:00pm EST</p>
<p>Despite a Low-ARPU and High Churn Market Environment, Indonesia Mobile Operators Continue to be Some of the Most Profitable in the World</p>
<p>DUBLIN, Ireland&#8211;(Business Wire)&#8211;</p>
<p>Research and Markets</p>
<p>(http://www.researchandmarkets.com/research/b66e5e/4q_2008_indonesia)</p>
<p>has announced the addition of IE Market Research Corp.&#8217;s new report</p>
<p>&#8220;4Q 2008 Indonesia Mobile Operator Forecast, 2008 &#8211; 2010&#8243; to their</p>
<p>offering.</p>
<p><strong> &#8220;At 11.0%, Indonesia has by far the highest level of churn among</strong></p>
<p><strong>the 200+ mobile operators we cover,&#8221; said Wency Yee, Research</strong></p>
<p><strong>Associate. &#8220;ARPU in 2Q08 was USD5.64, among the lowest in the world</strong></p>
<p><strong>and ARPU declines accelerated to 22.1% YoY in 2Q08, compared to -15.7%</strong></p>
<p><strong>in 1Q08. </strong></p>
<p>This makes Indonesia&#8217;s mobile operator environment one of the</p>
<p>most challenging in the world, with operators caught in a low-ARPU,</p>
<p>high churn market environment,&#8221; said Ms. Yee.</p>
<p>&#8220;However, despite this environment, EBITDA margins among</p>
<p>Indonesian mobile operators are some of the highest in the world with</p>
<p>reported EBITDA margins at 56.0% in 2Q08,&#8221; said Ms. Yee. &#8220;We are</p>
<p>forecasting an average industry-wide EBITDA margin of 63.8% in 2010,</p>
<p>partly due to an expected ARPU recovery and partly due to the fact</p>
<p>that data (in the form of SMS) forms an important part of revenue at</p>
<p>Indonesian mobile operators,&#8221; said Ms. Yee.</p>
<p>This Indonesia Mobile Operator Forecast covers up to 65 financial</p>
<p>and operational metrics on wireless operators in Indonesia. Notable</p>
<p>highlights of the 4Q08 Indonesia Mobile Operator Forecast include:</p>
<p>- <strong>During the forecast period from 2008 to 2010, we expect the</strong></p>
<p><strong>subscriber base in Indonesia to increase from the current 116.4</strong></p>
<p><strong>million in 2Q.2008 to 130.9 million in 2010.</strong></p>
<p>- Given 2Q.08 numbers, we are revising downward our EBITDA margin</p>
<p>predictions for Indonesia going forward. Average margins in the</p>
<p>industry are now forecasted to be 63.8% in 2010.</p>
<p>- We now expect service revenue growth among Indonesian operators</p>
<p>by 17% in 2008 and gradually decline to 10% in 2010 (previously 20%</p>
<p>and 12%, respectively).</p>
<p>This series of Global Mobile Operator Forecasts covers up to 65</p>
<p>operational metrics of 213 mobile operators in 50+ countries, making</p>
<p>up 80% of the world&#8217;s population. Forecasts are based on our</p>
<p>proprietary, country-specific forecasting models. These models deploy</p>
<p>multiple regression analysis and cross-impact matrices that estimate</p>
<p>relationships between subscriber data, technology use and deployment</p>
<p>data, overall economic and demographic changes expected in a</p>
<p>particular country; and relate these to company operational and</p>
<p>financial metrics.</p>
<p>Key Topics Covered:</p>
<p>- Charts 1-68 Results &#38; Forecasts for: CY04-CY10</p>
<p>- Charts 69-136 Quarterly Results for: Jun 05 &#8211; Jun 08</p>
<p>Companies Covered in this Country Mobile Operator Forecast:</p>
<p>- Telkomsel</p>
<p>- Satelindo + IM3</p>
<p>- Excelcomindo</p>
<p>- Telkom Flexi</p>
<p>- StarOne</p>
<p>- Other new entrants</p>
<p>For more information visit</p>
<p>http://www.researchandmarkets.com/research/b66e5e/4q_2008_indonesia.</p>
<p>Research and Markets</p>
<p>Laura Wood</p>
<p>Senior Manager</p>
<p>press@researchandmarkets.com</p>
<p>Fax from USA: 646-607-1907</p>
<p>Fax from rest of the world: +353-1-481-1716</p>
<p>Copyright Business Wire 2008</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Internet Unlimited Prabayar]]></title>
<link>http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/06/internet-unlimited-prabayar/</link>
<pubDate>Wed, 06 May 2009 11:13:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>telcoindustry</dc:creator>
<guid>http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/06/internet-unlimited-prabayar/</guid>
<description><![CDATA[Internet Unlimited Prabayar 25 Peb 09 Dapatkan akses Internet unlimited prabayar hanya Rp. 100.000 u]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong><span style="font-size:9pt;font-family:&#34;color:windowtext;">Internet Unlimited   Prabayar </span></strong></p>
<p><strong>25 Peb 09</strong></p>
<p>Dapatkan akses Internet   unlimited prabayar hanya Rp. 100.000 untuk 30 hari</p>
<p>Kartu Perdana Layanan XL   Internet Unlimited Prabayar merupakan layanan akses Internet berkecepatan   tinggi yang bisa digunakan sepuasnya (unlimited) selama periode waktu   tertentu (30 hari sejak diaktifkan), dengan memanfaatkan ketersediaan   jaringan berteknologi GPRS-EDGE-3G-serta HSDPA dari XL. Dengan teknologi ini,   memungkinkan pelanggan untuk melakukan akses internet dimana saja, kapan saja   (anywhere, anytime)</p>
<p><strong>Hanya Rp. 100.000 </strong></p>
<p>Kartu Perdana Layanan XL   Internet Unlimited Prabayar ini bisa langsung digunakan dan sangat simpel,   serta murah biaya penggunaannya. Pelanggan cukup mengaktifkan kartu perdana,   dan bisa langsung menikmati aktifitas email, browsing, dan chatting   sepuasnya.<br />
<strong>Cakupan Area Layanan Internet Unlimited XL Prabayar:</strong></p>
<p>Pelanggan dapat   menikmati layanan akses XL Internet Unlimited Prabayar dengan secara nyaman,   selama pelanggan berada di kawasan Kelapa Gading, Cibubur, Pondok Indah,   Bintaro, Bumi Serpong Damai (BSD) serta Karawaci.</p>
<p>Layanan XL Internet Unlimited Prabayar juga dapat dinikmati oleh pelanggan di   berbagi area lainnya di Indonesia, selama masih berada di dalam cakupan   jaringan XL</p>
<p>Informasi selengkapnya mengenai lokasi-lokasi yang dapat digunakan oleh   pelanggan untuk mengakses Layanan XL Internet Unlimited Prabayar khususnya   dengan jaringan 3G, dapat dilihat di www.nyambungterus.com</p>
<p><strong>Perangkat Yang Disiapkan/Dibutuhkan</strong></p>
<p>Perangkat yang harus disiapkan oleh pelanggan untuk menggunakan Layanan XL   Internet Unlimited Prabayar adalah :</p>
<ol>
<li>Perangkat modem 3G/HSDPA ( USB/PCMCIA model) atau   handset/ponsel yang memiliki kemampuan akses data 3G</li>
<li>CD Driver modem, bila modem yang dimiliki tidak memiliki   kemampuan/fasilitas instalasi otomatis (auto-install).</li>
<li>Perangkat Notebook/PC</li>
<li>Bila Notebook/PC anda sudah terpasang aplikasi modem   3G/HSDPA, maka anda bisa langsung mulai menggunakan layanan Internet   Unlimited XL Prabayar.</li>
<li>Melakukan instalasi modem 3G/HSDPA sesuai dengan   petunjuk/tata cara penggunaan yang ada di buku petunjuk modem.</li>
</ol>
<p><strong>Ketentuan Masa Aktif</strong></p>
<p>Masa aktif kartu perdana Layanan XL Internet Unlimited Prabayar adalah selama   30 hari sejak pertama kali diaktifkan</p>
<p>Terhitung 30 hari sejak diaktifkan, maka Layanan XL Internet Unlimited   Prabayar tidak dapat digunakan dan akan memasuki masa tenggang kartu selama   30 hari.<br />
Ketentuan Masa Aktif Layanan</p>
<p>Masa Aktif Kartu: Merupakan periode kartu aktif, dimana kartu dapat digunakan   untuk menikmati layanan-layanan yang disediakan oleh XL</p>
<p>Masa Aktif Kartu Perdana Layanan XL Internet Unlimited Prabayar: Merupakan   periode dimana kartu perdana Layanan XL Internet Unlimited Prabayar dapat   digunakan.</p>
<p>Masa Tenggang: Merupakan periode dimana kartu perdana Layanan XL Internet   Unlimited Prabayar anda sudah tidak dapat digunakan.Masa tenggang berlaku   selama 30 hari sejak masa aktif kartu berakhir.Untuk menggunakan kembali   kartu SIM anda, maka anda harus melakukan isi ulang (reload).</p>
<p>Ilustrasi:<br />
Layanan XL Internet Unlimited prabayar30 Hari<br />
Asumsi: Kartu perdana diaktifkan pada tanggal 1 Desember</p>
<p><strong>Cara Mendapatkan Voucher Isi Ulang (Reload)</strong></p>
<p>Kartu Perdana Layanan XL Internet Prabayar ini dapat diisi ulang kembali   (reload) dengan menggunakan voucher isi ulang XL Prabayar atau melakukan   pengisian ulang melalui layanan ATM. Untuk voucher isi ulang dapat diperoleh   di XL Center terdekat atau gerai-gerai penjualan voucher isi ulang.</p>
<p><strong>Pemblokiran</strong></p>
<p>XL berhak secara sepihak melakukan pemblokiran nomor pelanggan atas   permintaan pihak yang berwenang jika nomor tersebut terbukti terlibat dalam   suatu tindakan/melawan hukum.</p>
<p><strong>Fitur XL Lainnya</strong><br />
Kapasitas SIM Card 250 nomor telepon dan 30 SMS.<br />
Private Number<br />
Dengan fitur ini, Anda dapat menyembunyikan identitas nomor ponsel Anda   sehingga tidak muncul di layar ponsel orang yang Anda hubungi. Anda tidak   akan dikenakan biaya tambahan untuk menggunakan fitur ini.<br />
Voice Mail<br />
Setiap panggilan akan dialihkan ke dalam sistem Kotak Suara/Voice Mail (VM)   apabila ponsel Anda tidak aktif, diluar jangkauan, sibuk atau tidak ada   jawaban maka pemanggil dapat meninggalkan pesan untuk dapat didengarkan   kemudian.<br />
Call Forwarding<br />
Mengalihkan semua panggilan yang ditujukan ke nomor kartu XL Prabayar Anda ke   nomor lainnya sesuai yang diinginkan.<br />
Multiparty Calling<br />
Fitur ini memungkinkan Anda melakukan pembicaraan dengan beberapa orang   (termasuk pemanggil) pada waktu yang bersamaan melalui nomor XL Anda<br />
(conference call). Pembicaraan ini hanya dapat dilakukan oleh pihak pemanggil   yang menggunakan jenis atau merek ponsel tertentu yang memiliki fitur Multi   Pihak.<br />
Call Waiting/Call Hold</p>
<p>Anda akan mendapatkan   pemberitahuan adanya telepon yang akan masuk saat Anda sedang menggunakan   ponsel. Hanya satu penelepon yang dapat menunggu pada<br />
saat itu.<br />
Who Called<br />
Layanan informasi melalui SMS yang berisi nomor-nomor telepon yang tidak   berhasil menghubungi Anda saat ponsel sedang tidak aktif, sibuk atau berada   di luar jangkauan. Anda tidak dikenakan biaya tambahan saat menerima SMS layanan   ini.<br />
Layanan Notify Me<br />
Fitur dalam bentuk SMS ini memungkinkan Anda untuk mengetahui nomor yang Anda   hubungi sebelumnya (XL Pasca Bayar dan Prabayar) telah aktif kembali ketika   sebelumnya nomor tersebut tidak tersambung.<br />
Value Added Services (Layanan Nilai Tambah)<br />
Nikmati ribuan konten menarik (Games, RBT, Video Music, SMS, Video Portal)   baik ke nomor telepon genggam maupun telepon rumah.<br />
MMS<br />
Mengirim pesan bergambar atau animasi, teks dan suara bisa dilakukan melalui   fitur SMS pada kartu XL Prabayar.<br />
Layanan Data<br />
Layanan Data memudahkan pengguna kartu XL Prabayar untuk mengakses berbagai   Layanan Data tanpa harus menghafal keyword maupun Short Dialing Code.<br />
Identitas Pemanggil (CLI)<br />
Fitur ini akan menampilkan nama penelpon pada layar ponsel Anda. Tidak   dikenakan biaya tambahan untuk menggunakan fitur ini.<br />
Voice SMS (Pesanku)<br />
Merupakan layanan SMS bersuara yang memungkinkan Anda untuk merekam suara dan   mengirimkan pesan bersuara kepada teman atau keluarga Anda. Untuk menggunakan   layanan ini, Anda cukup menekan *88(nomor tujuan), contoh *8808181793xxx.   Setelah pesan dikirim, penerima pesan akan menerima panggilantelepon yang   berisi pesan suara.</p>
<p>Fitur-fitur diatas efektif apabila digunakan di handset/smartphone.<br />
Syarat dan ketentuan:<br />
Paket Perdana XL Internet Unlimited Prabayar ini dapat langsung digunakan   setelah pengguna mengaktifkan kartunya dan mengirimkan data diri ke nomor   4444 dan mendapatkan konfirmasi SMS sebagaimana yang tertera di dalam<br />
tata cara penggunaan.<br />
Pengguna tidak dapat menggunakan secara langsung Paket Perdana XL Internet   Unlimited Prabayar ini untuk layanan telepon (voice), SMS,<br />
MMS, Blackberry ataupun layanan lainnya bila tidak melakukan proses   penambahan pulsa.<br />
Apabila pengguna sudah melakukan penambahan pulsa, pengguna dapat menggunakan   nomor XL Prabayar ini untuk layanan XL lainnya seperti layanan telepon   (voice), SMS, MMS, BlackBerry ataupun layanan lainnya sesuai dengan tarif dan   tata cara yang berlaku.<br />
Paket Perdana XL Internet Unlimited Prabayar ini dapat digunakan untuk<br />
aktifitas browsing, email, chatting sepuasnya (unlimited) selama jangka waktu   30 hari sejak diaktifkan.<br />
Outside Page 5<br />
Setelah 30 hari sejak diaktifkan, Paket Perdana XL Internet Unlimited   Prabayar ini harus dilakukan isi ulang (top up) supaya dapat digunakan   kembali sesuai dengan pilihan dan tata cara pemakaian yang tersedia (lihat   informasi pilihan paket Internet XL).<br />
Paket Perdana XL Internet Unlimited Prabayar ini dapat digunakan dengan   perangkat modem (datacard) atau dapat juga digunakan dengan perangkat   ponsel/handset yang dilengkapi dengan kemampuan akses data.<br />
Informasi &#38; ketentuan lainnya, dapat dilihat di www.nyambungterus.com<br />
Paket Perdana XL Internet Unlimited Prabayar ini dapat digunakan secara   optimal di lokasi yang tercakup oleh layanan XL 3G/HSDPA di Jabodetabek.   Pelanggan tetap dapat menikmati layanan Internet XL secara nyaman di wilayah   yang tercakup oleh jaringan XL 3G dan XL GPRS. Area layanan Internet XL   selengkapnya dapat dilihat di www.nyambungterus.com<br />
Layanan XL Internet Unlimited 30 hari, diterapkan fitur Fair Usage Policy.   Kecepatan Sampai dengan 256 Kbps. Kecepatan akan diturunkan sampai 64 Kbps   pada waktu volume mencapai 2000 MB. Untuk informasi selengkapnya dapat   dilihat di www.nyambungterus.com</p>
<p><strong></strong></p>
<p><strong>Customer Care</strong></p>
<p>Bila anda mengalami kesulitan di dalam menggunakan layanan Internet Unlimited   XL Prabayar, silakan menghubungi layanan XL Contact Center di :<br />
XL Center Menara Rajawali<br />
XL Center Plasa Semanggi<br />
XL Center Kelapa Gading<br />
XL Center Arteri Pondok Indah<br />
XL Center Bintaro<br />
XL Center Bumi Serpong Dama<br />
XL Center Karawaci</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Telkom Snares 6m Subscribers In Q1 as Excelcomindo Struggles]]></title>
<link>http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/06/telkom-snares-6m-subscribers-in-q1-as-excelcomindo-struggles/</link>
<pubDate>Wed, 06 May 2009 08:35:30 +0000</pubDate>
<dc:creator>telcoindustry</dc:creator>
<guid>http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com/2009/05/06/telkom-snares-6m-subscribers-in-q1-as-excelcomindo-struggles/</guid>
<description><![CDATA[Telkom Snares 6m Subscribers In Q1 as Excelcomindo Struggles The nation’s largest telecommunications]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>Telkom Snares 6m Subscribers In Q1 as Excelcomindo Struggles</strong></p>
<p>The nation’s largest telecommunications operator, Telekomunikasi Indonesia, announced on Monday that it grew its cellular clientele by up to six million people in the first quarter, while third-largest cellular operator Excelcomindo Pratama said its user base fell by about one million over the same period.</p>
<p>The increase suggests that Telkom’s subsidiary, Telkomsel, is winning the war in the competitive cellular phone market.</p>
<p>“Our cellular users rose by five to six million, although our fixed wireless [or CDMA] customers fell by about 300,000 to 400,000 users,” said Rinaldi Firmansyah, Telkom’s president director.</p>
<p>CDMA service is cheaper than the more widely used GSM service, with the former offering basic calling and messaging services, without more expensive add-ons like Internet browsing.</p>
<p>Rinaldi said the company’s fixed-line customer base also declined, although he did not disclose specific numbers.</p>
<p>By the end of 2008, Telkom had more than 86.6 million customers — 8.7 million fixed-line users,</p>
<p>12.7 million CDMA customers and 65.3 million GSM users.</p>
<p>86.6 million Telkom customers last year</p>
<p>Telkom, Rinaldi said, was budgeting capital expenditures of about $2 billion in 2009, versus $2.5 billion spent last year.</p>
<p>“Although the number is about the same, we expect the portion of capex drawn from our revenue to decline over the next few years,” he said.</p>
<p>The company plans to finance some of the expenditures through vendor financing, including two major Chinese vendors, Huawei and ZTE, from which it will draw about $100 million each.</p>
<p>This month, Telkom said it had secured a $1 billion vendor financing deal with Huawei, scheduled to be signed in May, although Telkom will only use about</p>
<p>$100 million this year.</p>
<p>Vendor financing can be defined as a loan given by one company to another that is used to buy goods exclusively from the company providing the loan.</p>
<p>In terms of the outlook for the telecommunications industry, Rinaldi said there was a movement “from a voice-based communications business to a non-voice-based business.”</p>
<p>As a result, he said he expected that capital expenditure would remain high during the next few years, as operators build third-generation technologies and Internet infrastructure.</p>
<p>Telkom’s rival, Excelcomindo, saw its customer base fall by one million users in the first quarter to about 25 million.</p>
<p>But Hasnul Suhaimi, Excelcomindo’s president director, said it expected to reach its target of 30 million subscribers by the end of the year.</p>
<p>“We’re trying to increase our number of higher-quality users, which would increase our [average revenue per user],” he said.</p>
<p>Hasnul said the company was cutting back on prepaid SIM cards to discourage “high-churn” customers who buy new cellphone numbers because they are cheaper than top-up vouchers.</p>
<p>“Now we are reducing the number of SIM cards, which will drive up their price to the same level as vouchers,” Hasnul said.</p>
<p>The company has budgeted $300 million for capex this year, he said, and added that the company was still considering external financing options for it.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
