<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>fitnes &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/fitnes/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "fitnes"</description>
	<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 00:39:33 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[10 Cara Meningkatkan Massa Otot dengan Cepat]]></title>
<link>http://rosy46nelli.wordpress.com/2009/11/06/10-cara-meningkatkan-massa-otot-dengan-cepat/</link>
<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 07:46:16 +0000</pubDate>
<dc:creator>rosy46nelli</dc:creator>
<guid>http://rosy46nelli.wordpress.com/2009/11/06/10-cara-meningkatkan-massa-otot-dengan-cepat/</guid>
<description><![CDATA[TIPS 10 CARA MENINGKATKAN MASSA OTOT Saat ini banyak cara untuk meningkatkan massa otot, namun hanya]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --></p>
<p style="text-align:center;"><strong>TIPS </strong><strong>10 CARA MENINGKATKAN MASSA OTOT</strong></p>
<p lang="sv-SE">Saat ini banyak cara untuk meningkatkan massa otot, namun hanya 10 yang penting. Dengan kata lain program ini bisa menjamin suksesnya program Anda dalam membangun otot yang optimal.</p>
<p><strong>1. Latihan Beban</strong><br />
Latihan beban biasanya menggunakan alat dengan tingkat variasi yang berbeda. Kekuatan dan daya tahan otot dapat dibentuk melalui mekanisme “free weights” seperti menggunakan barbell atau dumbbell, mesin fitness baik dengan menggunakan kabel dan katrol untuk membantu mengangkat beban.</p>
<p>Untuk membesarkan otot, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Pertama adalah dengan melatih otot dengan beban yang “berat”. Berat disini adalah jumlah beban yang menantang (mampu diangkat). Atau dengan kata lain maksimum bisa melakukan pengulangan atau repetisi 4-8 kali. Untuk peningkatan massa otot, mengangkat beban yang ringan (jika kita mampu mengangkat 10-15 repetisi) tidak dianjurkan. Dengan beban berat dan repetisi yang rendah akan membuat tekanan lebih pada otot dan memberikan stimulasi lebih ke serabut otot (muscle fibers); serabut otot berkembang akan menyebabkan pertumbuhan massa otot.</p>
<p><strong>2. Makan makanan berkalori lebih banyak</strong><strong><br />
</strong>Peningkatan massa otot secara tidak langsung akan meningkatkan berat badan. Dengan demikian, Anda harus merubah pola makan. Jika Anda tidak makan cukup kalori, berat badan anda tidak akan pernah bertambah, apapun yang anda lakukan. Untuk membangun otot, anda harus memakan kalori lebih banyak daripada yang dibakar oleh tubuh (surplus kalori). Kalori ekstra dibutuhkan untuk memperbaiki serat otot yang rusak akibat latihan dan membangun serat baru.</p>
<p lang="fi-FI">Makan, tentu saja tidak berarti makan apa saja. Semua kalori tidak sama untuk tiap makanan. Misal jika kita membutuhkan 2000 kalori perhari untuk meningkatkan massa otot, bukan berarti kita makan 4 kantong keripik kentang…..Tidak seperti itu. Nutrisi yang tepat sangat penting untuk membangun otot.</p>
<p><strong>3. Makan protein lebih banyak</strong><strong><br />
</strong>Tanpa protein, tubuh kita tidak akan bisa membangun otot. Karbohidrat digunakan sebagai energi untuk tubuh, sedangkan protein menyediakan asam amino yang dibutuhkan untuk membangun dan memperbaiki serat otot. Untuk pertumbuhan otot, karbohidrat tidak sepenting protein dan lemak. Latihan yang intensif membutuhkan asam amino yang lebih tinggi. Untuk membangun otot, paling tidak kita harus mengkonsumsi 2gram protein per-kilogram berat badan.</p>
<p><!--more--></p>
<p><strong>4. Makan lebih sering</strong><br />
Untuk meningkatkan berat badan, kita harus makan sejumlah kalori. Makan sering dengan jumlah yang cukup lebih baik dari pada makan sedikit tapi berjumlah besar. Makan jumlah besar berdampak pada penumpukan lemak di tubuh.<br />
Teknik yang baik digunakan adalah mengurangi ukuran makan dan meningkatkan frekuensi makan. Membagi kalori dalam jumlah yang sedikit melalui porsi yang sedikit akan mengakibatkan penyerapan makanan dan pemanfaatan nutrien menjadi lebih optimal.</p>
<p><strong>5. Makan lebih banyak lemak</strong><br />
Untuk mendukung pertumbuhan massa otot, lemak yang dimakan harus kategori rendah lemak (low fat). Banyak orang berpikir makan lemak akan membuat tubuh kita berlemak. Pandangan tersebut adalah salah….</p>
<p lang="sv-SE">Lemak yang harus dihindari adalah lemak jenuh yang menyebabkan penyakit jantung koroner. Yang harus ditingkatkan adalah lemak tak jenuh atau Essential Fatty Acids (EFAs). EFA akan membantu peningkatan produksi testosterone, mencegah otot rusak, membantu meningkatkan level HDL (kolesterol baik) dan membantu produksi hormon lainnya.</p>
<p><strong>6. Minum air lebih banyak.</strong><br />
Agar otot tidak dehidrasi, kita harus banyak minum air. Jika kita latihan terlalu keras potensi dehidrasi sangat mungkin terjadi. Jika terjadi dehidrasi maka otot membutuhkan waktu lebih lama untuk perbaikan.</p>
<p lang="fi-FI">Dengan minum air yang cukup, tidak hanya peredaran darah yang lancar tetapi juga membantu mengeluarkan toksin dari dalam tubuh. Protein menciptakan proses metabolisme dan membuangnya dalam bentuk cairan. Tanpa air yang cukup, ginjal juga tidak mampu bekerja efisien mengeluarkan air tersebut.</p>
<p><strong>7. Mengkonsumsi Multi-Vitamin</strong><br />
Vitamin bukanlah hal yang utama. Vitamin adalah suplemen. Sebaiknya konsumsi vitamin yang tidak mampu diproduksi oleh tubuh.<br />
Banyak pabrikan yang menambahkan segala unsur dalam merk vitaminnya. Hal ini tidak penting karena multivitamin yang dibutuhkan (minimum) hanya vitamin A, B-kompleks, C, D, E, K dan mineral (kalsium, magnesium, zinc, iodine, selenium, dan besi). Kaum pria sebaiknya menghindari vitamin yang mengandung besi (iron). Besi dibutuhkan untuk wanita yang sedang masa menstruasi.</p>
<p><strong>8. Mengkonsumsi Antioxidants</strong><br />
Antioksidan seperti vitamin A, C, E, Glutathione, Glutamine dan Selenium adalah penting untuk menjaga tubuh kita dari radikal bebas.</p>
<p><strong>9. Istirahat lebih banyak.</strong><br />
Jika kita tidak istirahat maka otot kita tidak akan tumbuh….Mudah kan…<br />
Otot tumbuh bukan di tempat fitness melainkan sewaktu kita tidur (istirahat)</p>
<p><strong>10. Lakukan dengan Konsisten</strong><br />
OK, jika kita ingin mengetahui kunci untuk peningkatan massa otot dengan cepat??? Jawabannya adalah KONSISTEN</p>
<p lang="sv-SE">Anda bisa melakukan diet, latihan beban dengan instruktur yang berpengalaman, jadwal yang lengkap, alat yang canggih tapi jika tidak konsisten…semua tidak ada artinya….</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Cara Cepat Membentuk Perut SixPack]]></title>
<link>http://gayul.wordpress.com/2009/11/06/cara-cepat-membentuk-perut-sixpack/</link>
<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 03:47:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>gayul</dc:creator>
<guid>http://gayul.wordpress.com/2009/11/06/cara-cepat-membentuk-perut-sixpack/</guid>
<description><![CDATA[Latihan Melangsingkan Perut Inilah berbagai gerakan klasik yang telah terbukti sukses melangsingkan ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>Latihan Melangsingkan Perut<!-- google_ad_section_end --></strong></p>
<hr size="1" /><!-- / icon and title --> <!-- message --></p>
<div id="post_message_19694"><!-- google_ad_section_start -->Inilah berbagai gerakan klasik yang telah terbukti sukses melangsingkan dan mengencangkan otot perut. Anda bisa mencobanya.</p>
<p><strong>Bench Crunch</strong><br />
Tingkat pemula: Berbaring, punggung bagian bawah menempel di lantai, kedua lengan disilangkan di atas dada, angkat kedua kaki di atas bangku, paha tegak lurus dengan lantai. Embuskan napas, lalu lengkungkan kepala dan punggung bagian atas ke depan dengan punggung ke bawah tetap menempel di lantai. Usahakan posisi kepala sejajar dengan punggung. Tahan beberapa saat, lalu kembali ke posisi awal.</p>
<p><strong>Tingkat menengah:</strong> lakukan gerakan dasar di atas, kedua telapak tangan di belakang kepala, jari-jari tidak saling mengikat, siku menghadap ke depan.<br />
<strong><br />
Tingkat lanjutan:</strong> Lakukan gerakan dasar, kedua legnan di belakang kepala, kedua siku menyamping.</p>
<p><strong>Tip</strong> (untuk tingatkan menengah dan lanjutan): Lengkungkan lalu tahan kepala Anda dengan kedua tangan untuk menghindari cedera leher.</p>
<p><strong>Reverse Curl</strong><br />
Telentang, lutut ditekuk sehingga paha berada pada posisi tegak lurus dengan lantai. Lengan relaks di sisi tubuh, telapak tangan menghadap ke bawah. Perlahan, angkat tulang panggul beberapa sentimeter, sehingga kedua lutut terdorong ke arah dada. Kembali ke posisi semula, lalu ulangi.</p>
<p><strong>Tip:</strong> Saat mengangkat panggul, konsentrasikan seluruh pikiran Anda pada kerja otot perut. Gerakkan lutut perlahan, sehingga tidak melayang lalu menabrak dada.</p>
<p><strong>Tingkat lanjutan:</strong> Tambahkan beban ringan di bagian pergelangan kaki.</p>
<p><strong><br />
Trunk Curl With Twist</strong></p>
<p>* Telentang, lutut ditekuk, bahu melebar. Telapak kaki menempel di atas lantai. Lengan ditekuk, kedua siku menyamping, teapak tangan di belakang kepala.<br />
* Embuskan napas, angkat bahu dna punggung atas, putar ke samping. Pusatkan gerakan memutar ini pada bagian atas batang tubuh Anda, jangan mendorong bahu dan siku Anda ke depan. Kembali ke posisi semula.<br />
* Angkat kembali tubuh bagian atas, lalu putar ke arah yang berbeda. Lakukan berselang-seling. Satu putaran pada kedua sisi terhitung satu reptisi.<br />
* Tip: Tarik perut Anda ke dalam bersamaan dengan mengangkat tubuh bagian atas dan tahan kepala pada posisi netral sehingga dagu Anda tidak menekan ke dada.</p>
<p><strong>Double Crunch With Twist</strong></p>
<p>* Telentang, kedua kaki diangkat hingga telapak kaki berada di udara, kedua lutut sedikit tertekuk hingga melewati batas panggul.<br />
* Telapak tangan di belakang kepala, kedua siku ke samping.<br />
* Angkat kepala, bahu, dan punggung bagian atas ke arah depan atas. Pada waktu yang bersamaan, angkat pula panggul untuk mengantarkan kedua lutut ke arah dada.<br />
* Tahan, lalu lanjutan dengan memutar salah satu bahu dan siku ke arah lutut yang berseberangan. Kembali ke posisi semula, lalu ulangi mengangkat dan memutar bahu dan siku ke lutut yang berseberangan. Satu putaran ke lutut kiri dan kanan setara dengan satu reptisi.</p>
<p><strong>Down and Under Twist</strong></p>
<p>* Telentang, lutut ke kiri ditekuk, telapak menempel di lantai. Tempatkan pergelangan kaki kanan Anda di atas lutut kaki kiri.<br />
* Tangan kanan sedikit di bawah lutut kanan, siku tangan sedikit ditekuk. Tangan kiri di belakang kepala, siku menghadap ke depan.<br />
* Hembuskan napas sambil mengangkat kepala, bahu dan batang tubuh lurus ke depan atas. Pada posisi puncak, dorong siku kiri ke bawah lengan kanan, mengarah ke pahan kanan.<br />
* Kembali ke posis awal, lalu ulangi. Lakukan seluruh reptisi hanya dalam satu sisi. Ubah posisi kaki dan tangan lalu lakukan reptisi untuk sisi lainnya.</p>
<p><strong>Leg Press</strong></p>
<p>* Telentang, kedua lengan menempel di lantai serta lurus di sisi tubuh dengan telapak menghadap ke bawah.<br />
* Ulurkan kedua kaki ke atas, tegak lurus dengan pinggul, dengan lutut ditekuk mengarah ke dada.<br />
* Angkat panggul hingga beberapa sentimeter dari lantai lalu luruskan kaki.<br />
* Kembali ke posisi semula dengan menekuk kembali kedua lutut Anda. Jangan biarkan kaki jatuh ke bawah melebihi sudut 45 derajat antara paha dan panggul. Lalu ulangi.<br />
* Tingkat lanjutan dapat melakukan ini dengan menambahkan beban di pergelangan kaki dengan berat yang disesuaikan dengan kemampuan.</p></div>
<p>1. siapkan motivasi yang lebih, jangan bertahan cuma 1-2bln aja .(bisa diatasi dengan mengajak teman yg seingin or pacar,kalau bisa sih yg lebih ngerti dikit,atau sudah terbentuk otot perutnya)</p>
<p>2.perhatikan perut anda ketika duduk,klau masih ada tekukan2, berarti masih banyak lemak,tar ga keliat ototnya,mulai dengan membakar lemak itu,bisa dgn lari or bersepeda.</p>
<p>&#160;</p>
<p>jika sudah rata,bisa dimulai dengan latihan :</p>
<p><strong>Sit up (</strong>Latihan untuk otot perut bagian atas)<br />
Duduklah dikarpet lalu tekuklah kaki ,Silangkan tangan di dada<br />
Kencangkan perut , lalu turunkan badan ke bawah, tahan sebentar, lalu kembali ke posisi semula.<br />
Jangan melakukan gerakan sampai punggung menyentuh lantai.<br />
Lakukan gerakan dengan perlahan dan terkontrol.<br />
Saat kembali ke posisi awal otot perut tetap dikencangkan dan rasakan tekanan pada otot perut saat posisi badan mendekati paha.<br />
Untuk repetisi sen bisa coba 15-50 kali tergantung berapa loe sanggup tapi untuk set I tidak usah terlalu banyak.<br />
<strong><br />
Leg raises (</strong>Latihan untuk otot perut bagian bawah)<br />
Berbaringlah di bangku datar dan tangan berpegangan pada ujung bangku dibelakang kepala anda. Dengan posisi kaki sedikit bengkok, angkat kaki sehingga membentuk sudut 45 derajat.<br />
Tahan sebentar lalu perlahan kembali ke posisi semula. Usahakan agar kaki tidak menyentuh bangku.</p>
<p><strong>Side to side (</strong>Latihan untuk otot perut bagian samping)<br />
Berdiri tegap dengan kedua tangan memegang dumbbell. Posisi tangan lurus di samping badan.<br />
Perlahan-lahan gerakkan tubuh ke kiri sampai otot samping perut merasakan tekanan. Tahan sebentar, kembali ke posisi awal.<br />
Perlahan-lahan gerakkan tubuh ke kanan sampai otot samping perut merasakan tekanan.<br />
Kembali ke posisi awal.<br />
Saat tubuh bergerak ke samping jaga agar tubuh tetap tegak dan tidak membungkuk atau condong ke depan.<br />
“Hati hati jangan terlalu capek dan hindari beban terlalu berat, karena apabila terlalu berat bisa menyebabkan cedera pada pinggang.”</p>
<p>3. jaga makan, pake pedoman,dikit2 asal sering.sehari makan 5-6 kali. perbanyak makan buah dan sayur.</p>
<div><strong><br />
Catatan:</strong><br />
1. Yang termasuk tingkat pemula adalah jika Anda sama sekali belum pernah melakukan pembentukan otot atau tergabung dalam program kebugaran, pernah latihan, namun tidak lagi sekurangnya 6 bulan atau lebih; dlam masa penyembuhan dari masalah tulang belakang atau kehamilan.<br />
Latihan yang dianjurkan: No.1 (posisi semula), nomor 2 dan 5.<br />
Set dan reptisi: lakukan satu set yang terdiri dari 10 reptisi secara perlahan-lahan untuk setiap latihan. Istirahat 15 hingga 20 menit untuk setiap latihan. Lakukan 3 hari seminggu.</p>
<p>2. Tingkat menengah, jika Anda telah mulai melakukan pembentukan otot atau kelas latihan aerobik dua atau 3 hari dalam seminggu dalam waktu 6 bulan atau lebih.<br />
Latihan yang harus dilakukan: No.1 (posisi tingkat menengah) 2,3,5,6.<br />
Set dan reptisi: lakukan dua set yang masing-masing terdiri dari 10 reptisi dengan waktu istirahat selama 10 detik di sela-sela set. Lakukan 3 hari seminggu.</p>
<p>3. Tingkat lanjutan, jika Anda telah mengikuti program pembentukan otot 3 hingga 6 hari seminggu dalam waktu 6 bulan atau lebih.<br />
Latihan yang dianjurkan: Semua latihan.<br />
Set dan reptisi: 3 set yang masing-masing terdiri dari 10 reptisi. Lakukan 3-4 hari seminggu.</p>
<p><strong>Tip latihan secara umum:</strong><br />
Ketika mengontraksikan perut, fokuskan pikiran hanya pada menghembuskan napas dan menarik perut ke dalam.</p>
<p>Semoga bermanfaat</p>
<p>Sumber: Healthy Life/CBN portal</p></div>
<div></div>
<div></div>
<div></div>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[The Formula for Happiness, Part II]]></title>
<link>http://maximumwellness.wordpress.com/2009/11/01/the-formula-for-happiness-part-ii/</link>
<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 13:25:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>maximumwellness</dc:creator>
<guid>http://maximumwellness.wordpress.com/2009/11/01/the-formula-for-happiness-part-ii/</guid>
<description><![CDATA[ &#8220;Happiness is a thing to be practiced, like the violin.” – John Lubbock C.H.A.R.G.E. #020 Las]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p> <em>&#8220;Happiness is a thing to be practiced, like the violin.”</em> – John Lubbock</p>
<p><strong>C.H.A.R.G.E. #020</strong></p>
<p>Last week we talked about the formula for happiness, taken from Authentic Happiness by Dr. Martin Seligman, and how it relates to our level of happiness.  Today’s C.H.A.R.G.E. will discuss another important factor in the search for happiness, “Savoring”.  Also, we will look at three different ideas that you can use to increase your happiness.</p>
<p><em>Savoring is the awareness of pleasure and of the deliberate conscious attention to the experience of pleasure.  </em>If you remember back to C.H.A.R.G.E. #007, we talked about mindfulness and its importance on our wellness.  Mindfulness is a non-judgmental awareness of the present moment.  When we consider savoring a life-event it must be attached to the awareness of the present moment.  When this happens we can expect to fully experience the conscious attention to the pleasures life has to offer.</p>
<p>Savoring, founded by Fred B. Bryant and Joseph Veroff of Loyola University, is a relatively new field.  According to Seligman, there are four kinds of savoring:</p>
<ol>
<li><em>Basking</em><strong> </strong>– receiving praise and congratulations.<strong></strong></li>
<li><em>Thanksgiving</em><strong> </strong>– expressing gratitude for blessings<strong></strong></li>
<li><em>Marveling</em><strong> </strong>– losing oneself in the wonder of the moment<strong></strong></li>
<li><em>Luxuriating</em><strong> </strong>– indulging the senses<strong></strong></li>
</ol>
<p>To completely appreciate the savoring process you must take the time to focus on the object you are savoring.  Setting aside all other thoughts until the savoring is complete will allow you to enjoy the pleasures of life.  Seligman goes on to list five techniques that are helpful for savoring:</p>
<ol>
<li><em>Sharing with Others</em> – This is the strongest predictor of pleasure.</li>
<li><em>Memory-Building</em> – Souvenirs and/or photographs of a particular event can be used to reminisce about with others.</li>
<li><em>Self-Congratulation</em> – Take some pride in yourself… to a point.</li>
<li><em>Sharpening Perceptions</em> – Focus on certain things while blocking out others.  For example, try concentrating on what you taste while you are eating, and nothing else.</li>
<li><em>Absorption</em> – Allow yourself to become totally involved with your senses.</li>
</ol>
<p>Once you have started the savoring process of attending to your pleasures, not only will you have a greater appreciation of what life has to offer, but it will teach you to “stop and smell the roses”.  With life racing by and our minds everywhere but the here and now, we are being robbed of the enjoyment of life and ultimately the happiness that it brings. </p>
<p>Three ways to increase your happiness:</p>
<ol>
<li>Identify your strengths and put them to use on a daily basis.  Visit <a href="http://www.authentichappiness.com/">www.authentichappiness.com</a> and take the VIA Signature Strength Survey to discover your strengths.  It’s FREE!</li>
<li>Having hope for the future directly relates to how you view people and events.</li>
<li>Show gratitude for past experiences.  Regularly write in a gratitude journal and, it will help keep you centered and focused on the things in which you are most grateful.</li>
</ol>
<p><strong>C.H.A.R.G.E.</strong> Questions:  What will it take for you to start savoring all of the things that life has to offer you?  Who can you share those savoring moments with?  What can you do to be happier today?  What are your top five signature strengths?  How often do you use them?  What can you do to increase your level of optimism for the future?</p>
<p><strong>*</strong> Information adapted from Wellcoaches Manual, 2006.</p>
<p><strong>* </strong>Information adapted from Seligman, M.  <em>Authentic Happiness</em>, Simon &#38; Schuster Adult; 2004.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[7 kesalahan wanita saat berolahraga]]></title>
<link>http://feliciapukiat.wordpress.com/2009/10/26/7-kesalahan-wanita-saat-berolahraga/</link>
<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 05:26:30 +0000</pubDate>
<dc:creator>feliciapukiat</dc:creator>
<guid>http://feliciapukiat.wordpress.com/2009/10/26/7-kesalahan-wanita-saat-berolahraga/</guid>
<description><![CDATA[7 Kesalahan Wanita Saat Berolahraga Shutter Stock Banyak wanita yang tidak mempercayai kekuatan fisi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div>7 Kesalahan Wanita Saat Berolahraga</div>
<div style="padding-right:10px;">
<div style="width:298px;padding:0 0 5px;">
<div id="loadarea" style="margin-bottom:5px;width:298px;"><img src="http://www.kompas.com/data/photo/2009/10/20/1030428p.jpg" border="0" alt="" width="298" /></div>
<div id="boxpoto" style="margin-bottom:0;text-align:right;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:9px;line-height:normal;color:#666666;"><a style="font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:9px;line-height:normal;color:#666666;text-decoration:none;" href="http://female.kompas.com/read/xml/2009/10/20/10305079/7.kesalahan.wanita.saat.berolahraga#">Shutter Stock</a></div>
<div id="boxtitle" style="margin-bottom:0;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:11px;line-height:normal;color:#333333;">Banyak wanita yang tidak mempercayai kekuatan fisiknya.</div>
</div>
</div>
<div>Selasa, 20/10/2009 &#124; 10:30 WIB</div>
<p><strong>KOMPAS.com</strong> &#8211; Banyak wanita yang bertekad untuk mulai berolahraga, tetapi sayangnya mereka banyak melakukan kesalahan. Hal ini dikarenakan motivasi yang salah, atau keyakinan diri yang kurang. Anda ingin tahu apa saja kesalahan yang biasanya dilakukan wanita saat berolahraga? Simak penurutan para <em>top trainers</em> ini.</p>
<p><strong>Mengharapkan terlalu banyak, dan terlalu cepat</strong><br />
Saat baru mulai berlatih, lupakan apa yang tak dapat Anda lakukan, dan pikirkan apa yang bisa Anda lakukan. Lalu, fokuslah pada pencapaian yang Anda dapatkan, tak peduli betapa pun kecilnya. Namun, jangan keburu frustrasi ketika Anda baru mulai berlatih, demikian saran Fitz Koehler, pakar fitnes di fitzness.com dan penulis <em>The Everything Flat Belly Cookbook</em>. “Berjuang keras (untuk tidak malas berlatih) adalah bagian dari pengalaman ini,&#8221; katanya, &#8220;dan ketika Anda tak lagi berusaha, itu saatnya Anda membuat langkah baru.&#8221;</p>
<p><strong>Tidak mempercayai diri Anda</strong><br />
Anda sebenarnya lebih kuat daripada yang Anda kira. Hanya saja, menurut Donovan Hamlet, <em>trainer</em> pribadi di DavidBartonGym di Astor Place, New York City, banyak wanita yang tidak percaya diri untuk meningkatkan porsi latihannya. “Mereka tidak yakin dengan kemampuannya, sehingga mereka bertahan dengan pola latihan yang sama terus-menerus. Perubahan dalam latihan itu penting, untuk memaksimalkan efek dari kerja keras yang Anda lakukan. Ketika Anda tak lagi merasa takut melakukan sesuatu yang baru, potensi perubahan fisik Anda terbuka luas.&#8221;</p>
<p><strong>Berlatih terlalu hard-core</strong><br />
Anda tahu bahwa untuk mendapatkan hasil terbaik, Anda perlu bekerja keras. Karena itu Anda mendorong diri sampai batas kemampuan Anda selama sesi latihan berlangsung. <em>No pain, no gain</em>, bukan? Namun membuat peluh bercucuran, detak jantung berpacu, dan merasa mau mati setiap kali berolahraga, mungkin bukanlah cara terbaik untuk mencapai tujuan Anda. Dave Van Daff, direktur senior pendidikan dan pengembangan Bally Total Fitness, mengatakan bahwa berlatih berlebihan justru bisa membuat Anda membencinya. “Ketika takut berolahraga, Anda akan membuat-buat alasan untuk tidak melakukannya lagi, dan akhirnya Anda menyerah. Padahal, aturan yang dapat digunakan adalah, jangan pernah meningkatkan latihan lebih dari 10 persen setiap sesi. Lakukan penambahan secara ringan untuk mencegah cidera, dan membantu Anda secara mental,&#8221; katanya.</p>
<p><strong>Hanya berfokus melangsingkan perut</strong><br />
Bila menyangkut urusan olahraga, wanita mana pun pasti akan mendahulukan penampilan perutnya. Namun, melatih otot perut saja tidak akan membuat Anda mendapatkan manfaat kesehatan secara keseluruhan. “Ada enggak sih, wanita yang enggak kepingin mempunyai perut yang kencang?&#8221; tanya Van Daff. &#8220;Wanita biasanya datang ke gym dan melakukan latihan-latihan perut. Mereka ikut kelas yoga dan Pilates untuk menguatkan bagian tersebut, mengira bahwa dengan membangun otot-otot perutnya, mereka akan melewatinya. Namun pada dasarnya, kebanyakan orang sudah memiliki otot-otot perut. Ini lebih dari masalah membuang lemak, untuk membuat kita bersinar dengan berlatih kardio dan mengurangi asupan kalori.&#8221;</p>
<p><strong>Terlalu lama berlatih di gym</strong><br />
Menghabiskan waktu berjam-jam di atas <em>treadmill</em> ternyata bukan kunci menurunkan berat badan atau menjadi sehat. “Berlatih dengan cerdas jauh lebih penting daripada berlatih lebih banyak,&#8221; ujar Van Daff. Ia menyarankan untuk berlatih dengan berpegang pada rencana. Berkonsultasilah dengan seseorang yang tahu apa yang harus dilakukan, lalu ikuti rancangannya.</p>
<p><strong>Terlalu memberi tekanan pada timbangan atau cermin</strong><br />
Menurut Van Daff, hal ini seringkali bisa menyerang balik. Ada berbagai hal berbeda yang bisa mempengaruhi berat badan Anda: waktu menimbang, air yang tertahan, pakaian, dan lain sebagainya. Kita seharusnya berfokus pada bagaimana penampilan kita, dan apakah pakaian kita sudah muat dengan nyaman di badan. Selain itu, tambahnya, jika suatu hari Anda naik ke atas timbangan dan melihat berat Anda bertambah 0,5 &#8211; 1 kg, hal itu sebenarnya tidak berarti apa-apa untuk Anda.</p>
<p><strong>Takut pada latihan kekuatan</strong><br />
Latihan ini sebenarnya membantu Anda membakar lebih banyak kalori setiap hari (otot lebih banyak membakar kalori daripada lemak), dan memberikan lekuk tubuh Anda. Namun, banyak wanita tidak melakukannya karena mereka takut terlihat seperti <em>body builder</em>. Van Daff mengatakan, ia sering menemui kliennya yang merasa dirinya bertambah besar. “Tetapi saya bisa memastikan, dalam 13 tahun saya bekerja di bidang ini, tidak pernah ada wanita yang membuktikan pada saya bahwa mereka memang bertambah besar, hanya dengan melakukan latihan kekuatan standar itu saja,&#8221; katanya.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Fitnes Murah dan Lengkap]]></title>
<link>http://gayul.wordpress.com/2009/10/22/tempat-fitnes-termurah-di-malang/</link>
<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 07:56:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>gayul</dc:creator>
<guid>http://gayul.wordpress.com/2009/10/22/tempat-fitnes-termurah-di-malang/</guid>
<description><![CDATA[SKIK lah jawabannya Sanggar Kebugaran Ilmu Keolahragaan yang ada di Universitas Negeri Malang. tepat]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>SKIK lah jawabannya<br />
Sanggar Kebugaran Ilmu Keolahragaan yang ada di Universitas Negeri Malang. tepatnya d Jalan Veteran no. 1.<br />
Pas depan TMP Malang Samping matos. Selain biaya murah, juga pelayanan yang memuaskan. Bagi anda2 para mahasiswa atau siswa yang ada di Malang dan menginginkan bentuk tubuh yang ideal, atletis dan seksi, anda bisa bergabung dengan kami. Try this and u&#8217;ll be enjoy</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Plateaus are a pain]]></title>
<link>http://280point6lbsandcountingdown.wordpress.com/2009/10/22/plateaus-are-a-pain/</link>
<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 04:52:10 +0000</pubDate>
<dc:creator>imawinnertoo</dc:creator>
<guid>http://280point6lbsandcountingdown.wordpress.com/2009/10/22/plateaus-are-a-pain/</guid>
<description><![CDATA[I was happily losing a steady amount of weight and I was really pleased with myself. I had a free fi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[I was happily losing a steady amount of weight and I was really pleased with myself. I had a free fi]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Simple Mathematics]]></title>
<link>http://280point6lbsandcountingdown.wordpress.com/2009/10/09/simple-mathematics/</link>
<pubDate>Sat, 10 Oct 2009 01:36:44 +0000</pubDate>
<dc:creator>imawinnertoo</dc:creator>
<guid>http://280point6lbsandcountingdown.wordpress.com/2009/10/09/simple-mathematics/</guid>
<description><![CDATA[I have reduced my weight loss strategy to simple mathematics.After that it is just mind over matter.]]></description>
<content:encoded><![CDATA[I have reduced my weight loss strategy to simple mathematics.After that it is just mind over matter.]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Do what you love and the rest will follow]]></title>
<link>http://280point6lbsandcountingdown.wordpress.com/2009/10/02/do-what-you-love-and-the-rest-will-follow/</link>
<pubDate>Fri, 02 Oct 2009 13:36:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>imawinnertoo</dc:creator>
<guid>http://280point6lbsandcountingdown.wordpress.com/2009/10/02/do-what-you-love-and-the-rest-will-follow/</guid>
<description><![CDATA[Yesterday I went to the gym alone for the first time and I met my work out goals. This is a bold ste]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Yesterday I went to the gym alone for the first time and I met my work out goals. This is a bold ste]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[I bet you're wondering where i've been]]></title>
<link>http://280point6lbsandcountingdown.wordpress.com/2009/09/30/i-bet-youre-wondering-where-ive-been/</link>
<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 04:57:10 +0000</pubDate>
<dc:creator>imawinnertoo</dc:creator>
<guid>http://280point6lbsandcountingdown.wordpress.com/2009/09/30/i-bet-youre-wondering-where-ive-been/</guid>
<description><![CDATA[I finally signed up for full time membership at fitness edge. I have been working on new recipes for]]></description>
<content:encoded><![CDATA[I finally signed up for full time membership at fitness edge. I have been working on new recipes for]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[<strong>Gedächtnis-Sport?/Gedächtnis-Kunst?</strong>]]></title>
<link>http://birkenbihldenkt.wordpress.com/2009/09/26/gedachtnis-sportgedachtnis-kunst/</link>
<pubDate>Sat, 26 Sep 2009 09:33:38 +0000</pubDate>
<dc:creator>Birkenbihl Vera F.</dc:creator>
<guid>http://birkenbihldenkt.wordpress.com/2009/09/26/gedachtnis-sportgedachtnis-kunst/</guid>
<description><![CDATA[von Vera F. Birkenbihl Ist es wirklich ein Sport ????? Ein wenig POLEMIK, zugegeben&#8230; Wir bezei]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><h3>von Vera F. Birkenbihl</h3>
<h2><span style="color:#000000;">Ist es wirklich ein Sport ?????<br />
</span></h2>
<p><span style="color:#000000;"><strong>Ein wenig POLEMIK, zugegeben&#8230;</strong></span></p>
<p>Wir bezeichnen <strong>Gedächtniskünstler</strong> als <strong>Gedächtnissportler</strong>. Das ist ein <strong>Symptom</strong> für die Tatsache, daß wir <span style="color:#ff0000;"><strong>körperliche Fitneß </strong></span>gut finden, <strong><span style="color:#ff0000;">geistige Tätigkeiten</span> aber</strong> <strong>nicht allzu hoch einschätzen</strong>. Deshalb ordnete man auch das <strong>königliche</strong> <span style="color:#ff0000;"><strong>Geistes</strong></span>-Spiel <strong><span style="color:#ff0000;">Schach</span> </strong>dem <strong>Sport</strong> zu, in den 1990-iger Jahren wurde, <strong>was früher einmal Gedächtnis-KUNST</strong> <strong>gewesen war</strong>, ebenfalls der <strong><span style="color:#ff0000;">Kategorie</span> <span style="color:#ff0000;">SPORT</span> </strong>zugeordnet.<br />
Warum? Weil wir zu <strong>KUNST</strong> ein äußerst gespaltenes Verhältnis haben? Schließlich handelt es sich um Bereiche der bildenden oder darstellenden Künste (von Theater über Malerei, Bildhauerei etc. bis zu Musik), deren Ausübende sich <strong>aktiv geistig betätigen</strong>. Das verurteilt sie dazu, bei uns ein Randdasein zu fristen, weil ihre (meist brotlose) KUNST selten genügend Interessenten finden kann, daß sie davon leben könnten.<br />
Normalerweise ist <strong><span style="color:#ff0000;">KUNST</span> eines</strong> der wesentlichen Elemente der <strong><span style="color:#ff0000;">KULTUR</span> </strong>eines Volkes, an dem man seinen <strong>Entwicklungstand</strong> ablesen kann. Je mehr Zeit und Energie die Menschen fürs nackte Überleben investieren müssen, desto weniger Angehörige des Stammes oder Volkes können <strong>kulturelle</strong> (oder <strong>Kult</strong>-)<strong>Handlungen</strong> in ihrer offiziellen „Arbeitszeit“ ausführen (JägerInnen jagen, SammlerInnen sammeln, der Schamane bzw. die Schamanin sorgt dafür, daß Götter, Geister, Ahnen etc. dem Stamm oder Volk wohlgesonnen bleiben.) Je <strong><span style="color:#ff0000;">wohlhabender</span></strong> ein Volk wird, desto mehr Energie kann es in <strong><span style="color:#ff0000;">kulturelle</span> </strong>Handlungen leiten, bis es den Punkt erreicht, ab welchem man es als <strong>KULTURVOLK</strong> bezeichnet. Nun gibt es Völker, in denen der Anteil jener, die sich <strong>spirituell</strong> orientieren weit höher ist als bei anderen, wiewohl die Menschen arm sind (Tibet) und es gibt jene, die ihre spirituellen Wurzeln weitgehend aufgegeben haben (Deutschland). In dem Maß, in dem mehr und mehr Menschen sich weitgehend <strong><span style="color:#ff0000;">materialistisch</span> </strong>orientieren, verliert das Volk <strong>die Beziehung zu seinen spirituellen Wurzeln</strong>. Diese Rück-Bindung heißt übrigens <strong>Re-Ligio</strong> (womit die ROLLE der Religion, eine der größten Kulturleistungen eines Volkes, beschrieben wäre).<br />
Wir Deutsche könnten zwar zu jenen Völkern zählen, die sich auch geistigen und/oder spirituellen Dingen zuwenden, aber wenn man bedenkt, <strong>wie wenige Menschen</strong> bei uns sich (im weitesten Sinne)<strong> kulturell betätigen</strong> und wie wenig unser Volk im Allgemeinen für Kultur „übrig hat“ &#8211; ist es da ein Wunder, daß wir die wenigen geistig tätigen Menschen als <strong>SPORTLER</strong> bezeichnen, damit es nicht auffällt, daß hier jemand als Gehirn-Benutzer agiert (im Gegensatz zu den vielen Gehirn-Besitzern, die es die meiste Zeit im Schädel spazieren tragen.<br />
Das war früher anders, wenn z.B. ein Landesherr eine Kathedrale plante, an deren Erbauung viele Menschen über viele Jahrzehnte mitwirkten, wobei die meisten BürgerInnen sowohl die <strong>Entwicklung</strong> als auch sämtliche <strong>kultischen Handlungen</strong> <strong>in</strong> der Kathedrale später<span style="color:#ff0000;"><strong> intensiv verfolgten</strong></span>. Heute streben unsere „Oberen“ extrem materialistische Ziele an, sie haben mit <strong>kulturellen, kultischen, spirituellen</strong> Dingen „nichts am Hut“ (wenn ja, verbergen sie es geschickt). Deshalb wird an Schulen Kunstunterricht, Musik, Theaterkünste etc. nicht (mehr) angeboten. Wo es solche Angebote gab, werden sie zurückgezogen (angeblich, weil die <strong><span style="color:#ff0000;">materiellen</span> </strong>Mittel dazu fehlen), wo es sie nie gab, wird es sie in naher Zuknft auch nicht geben.<br />
Was nützt es, wenn Studien seit Jahren immer wieder zeigen, daß <span style="color:#ff0000;"><strong>nur Gehirne, die möglichst vielseitig eingesetzt werden</strong></span>,<strong><span style="color:#ff0000;"> gut funktionieren</span> </strong>und daß kulturelle Handlungen auf andere Fächer „ausstrahlen“ (insbes. auf Sprachen und Mathematik). Übrigens wissen wir inzwischen auch, daß Menschen, die viele unterschiedliche Kompetenzen erwerben, auch<strong> besser denken</strong> können. Aber das ist ja eine geistige Tätigkeit, deren Erwerb nicht gerade höchstes Ziel unserer Bildung sein darf.<br />
Früher wollte man, daß Schüler und Studenten geistig breit gefächert vorgehen sollten, was heute weder am Gymnasium noch an den meisten Universitäten erwünscht wird. Ich höre mehr und mehr Klagen (insbes. bezüglich der neuen Bachelor- und Master-Ausbildungen, daß auch eindeutig geistige Fächer wie Philosophie, Psychologie und Pädagogik) immer mehr zu LERNFÄCHERN verkommen. Wenn es nur eine große Prüfung am Semesterende gibt, in der ALLES abgefragt werden kann, was „dran war“, sind die Betroffenen <strong>weniger denn je bereit, sich wirklich denkerisch mit den Inhalten auseinanderzusetzen</strong> als früher, als man die ersten ein oder zwei Klausuren ruhig „schmeißen“ konnte, weil man zu lange im Cafe und nächtelang über die Themen debattiert hatte, solange man gegen Semesterende eine gute Prüfung über die letzte Teilmenge schrieb. Aber man hatte weit mehr begriffen!<br />
Solange unsere Entscheider für Kulturelles, wie auch für Grundlagenforschung in den exakten Wissenschaften <strong>ähnlich wenig übrig haben</strong>, werden auch hier die Weichen immer weiter auf <strong><span style="color:#ff0000;">BRAIN-DRAIN</span></strong> gestellt. Vor einigen Jahren gingen bereits in manchen Fakultäten bis zu 25% derer, die hier studiert hatten, ins Ausland, Tendenz steigend. Deutschland hat sich vom ersten großen BRAIN-DRAIN aus den Jahren <strong>1938 &#8211; 1945</strong> noch immer nicht erholt, ein Großteil <strong>amerikanischer Nobelpreisträger</strong> hätten ihre großartige Forschungsarbeit hier gemacht, hätte man sie nicht weggejagt. Derzeit müssen jene, die trotz unserer ausgeprägten deutschen Anti-Lernen und Anti-Geistige-Tätigkeiten-Haltung <strong>die richtige Einstellung entwickeln konnten</strong>, flüchten, weil sie hier abgelehnt werden. In der Schule mobben die Kinder „Streber“ (d.h. junge Menschen, die nach Höherem streben als Kinder von extrem <strong>materialistisch</strong> eingestellten Eltern) und die Tatsache, daß so wenige Lehrkräfte dagegen angehen, zeigt, daß auch unter ihnen nicht so viele PRO-LERN-Einstellungen vorherrschen, wie man es in einer perfekten Welt erhoffen würde.<br />
So gehört jetzt auch die früher als<strong><span style="color:#ff0000;"> Gedächtnis-KUNST</span></strong> bekannte Tätigkeit in den Bereich <strong><span style="color:#ff0000;">SPORT</span></strong>. Zwar haben jene, die alles Geistige als <strong>unwichtig</strong> wahrnehmen, inzwischen kapiert, daß man selbst bei <strong>physischem Sport</strong> <strong><span style="color:#ff0000;">GEISTIG aktiv mitwirken</span> </strong>muß, will man in der Oberliga mitmischen. Aber der <strong>Schwerpunkt</strong> liegt immer noch darauf, gewisse <strong>Muskeln</strong> im richtigen Sekundenbruchteil um genau „so viel“ zu bewegen. Wo ziehen wir die Grenze? Warum ordnen wir <strong>PIANISTEN</strong>, <strong>GEIGER</strong> oder <strong>BASSISTEN</strong> den <strong>KULTURSCHAFFENDEN</strong> zu, bestehen aber darauf, <strong><span style="color:#ff0000;">SCHACHSPIELER</span> </strong>und <strong><span style="color:#ff0000;">GEDÄCHTNISKÜNSTLER</span> </strong>als <strong>SPORTLER</strong> zu bezeichnen? Warum nennen wir ihre Ausscheidungen TURNIERE (vgl. Turniere <strong><span style="color:#ff0000;">kämpfender</span> </strong>Ritter im Mittelalter bis zu modernen Tennis-Turnieren heute)?<br />
Wir bezeichnen Ausleseprozesse in der Kunst als <strong><span style="color:#ff0000;">VORSPIELEN</span> </strong>(Musik), oder (im Theater) als <span style="color:#ff0000;"><strong>VORSPRECHEN</strong></span>, wobei <strong>beide</strong> Kategorien neudeutsch <strong>CASTING</strong> heißen. Warum ist das <strong>Vorspielen</strong> oder <strong>Vorsprechen</strong> <strong>kein</strong> <span style="color:#ff0000;"><strong>Turnier</strong></span>? Auch hier treten <strong>alle gegen alle</strong> an und erst <strong>nach mehreren Ausscheidungsrunden</strong> gibt es <strong><span style="color:#ff0000;">Sieger</span> </strong>(erste, zweite und dritte Plätze).<br />
Ähnlich interessant ist es, wenn man versucht, eine künstliche Grenze zwischen <strong>Kunst</strong> und <strong>Technik</strong> zu ziehen, denn jede Kunst bedient sich gewisser Techniken und so manche künstlerische Darbietung braucht sogar extrem aufwendige Technik, um überhaupt gezeigt zu werden.<br />
Zurück zur <span style="color:#ff0000;"><strong>Gedächtniskunst</strong></span>, wenn sie als <strong>SPORT</strong> betrieben werden soll. Wir lesen z.B. in WIKIPEDIA:</p>
<blockquote><p>
<span style="color:#000000;">Um die Aufgaben zu bewältigen, die im <span style="color:#ff0000;"><strong>Turnier </strong></span>gestellt werden, greifen Gedächtnis<strong><span style="color:#ff0000;">sportler</span> </strong>auf <strong><span style="color:#ff0000;">Mnemotechniken</span></strong> zurück. Dies sind Methoden, die es erleichtern sollen, großen Wissensstoff auswendig zu lernen. (vfb: In der Regel meint man PAUKEN, wenn man LERNEN sagt) Solche Techniken waren bereits im Griechenland der Antike bekannt und ihre Aneignung setzt keine besonderen Fähigkeiten oder Begabungen voraus, jedoch ist für die ernsthafte Teilnahme an <strong>Wettkämpfen</strong> eine regelmäßige Vorbereitung notwendig. Die <strong>Leistung</strong>, die Spitzensportler bei <strong>Wettkampfstärke</strong> erreichen, ermöglicht es ihnen, sich in einer halben Stunde eine 1000-stellige Zahl zu merken&#8230;</span></p></blockquote>
<p>Es geht ums <strong>MERKEN</strong>, was ist daran <strong>sportlich</strong> außer vielleicht dem SPORTSGEIST (dem Gefühl für Fairneß)?<br />
Wir brauchen mehr Leute, die a) <strong><span style="color:#ff0000;">keine Angst vor geistigen Tätigkeiten haben</span> </strong>und die b) <span style="color:#ff0000;"><strong>bereit sind</strong></span>, möglichst viele andere einzuladen, mitzumachen, <strong><span style="color:#ff0000;">ohne daß man so tut,</span> <span style="color:#ff0000;">als treibe man „nur“ Sport</span></strong>, weil man die Lobby der Un-GEIST-igen fürchtet. Ihre Angehörigen sind nur so mächtig, weil sie in der <strong>Mehrzahl</strong> sind &#8211; wie lange noch (in einem Land das einst das <strong>Land der Dichter und Denker</strong> war) ???<br />
vfb</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Distorted body image or self esteem improvement]]></title>
<link>http://280point6lbsandcountingdown.wordpress.com/2009/09/21/distorted-body-image-or-self-esteem-improvement/</link>
<pubDate>Tue, 22 Sep 2009 03:15:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>imawinnertoo</dc:creator>
<guid>http://280point6lbsandcountingdown.wordpress.com/2009/09/21/distorted-body-image-or-self-esteem-improvement/</guid>
<description><![CDATA[I went to the gym today without Anna for the first time. The first day of the rest of my life. I con]]></description>
<content:encoded><![CDATA[I went to the gym today without Anna for the first time. The first day of the rest of my life. I con]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Substitution]]></title>
<link>http://280point6lbsandcountingdown.wordpress.com/2009/09/16/substitution/</link>
<pubDate>Thu, 17 Sep 2009 03:56:04 +0000</pubDate>
<dc:creator>imawinnertoo</dc:creator>
<guid>http://280point6lbsandcountingdown.wordpress.com/2009/09/16/substitution/</guid>
<description><![CDATA[Many people have trouble with sticking to a healthy way of life because they spend so much time on w]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Many people have trouble with sticking to a healthy way of life because they spend so much time on w]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Are You Fit Enough to Run? Take Our Test]]></title>
<link>http://living.health.com/2009/09/15/running-fit-test/</link>
<pubDate>Tue, 15 Sep 2009 20:34:04 +0000</pubDate>
<dc:creator>kparsons0953</dc:creator>
<guid>http://living.health.com/2009/09/15/running-fit-test/</guid>
<description><![CDATA[Istockphoto By Jenny Hadfield From Health magazine Want to be a runner, but not sure you’re ready? T]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div class="inPhoto ip200 ipRight">
<img alt="fit-test-running" src="http://img2.timeinc.net/health/images/healthy-living/girlsgottamove/fit-test-200.jpg" /></p>
<div class="credit">Istockphoto</div>
</div>
<div class="credit">By Jenny Hadfield<br />
From <a href="http://www.health.com/health/service/magazine"><em>Health</em> magazine</a></div>
<p>Want to be a runner, but not sure you’re ready? There are three keys to running well: stamina, flexibility, and strength. Find out where you stand with our quick test, then follow our training tips to reach your goal. </p>
<p><strong>Your stamina test: </strong><br />
Can you walk 2 miles in 32 minutes or less? </p>
<p><span style="color:#60b212;"><strong>If you answered no: </strong></span><br />
Start walking 15–20 minutes 3–4 times a week. Then, add 5 minutes per week to each walk until you reach 45–60 minutes. Once a week, work on your speed, aiming to walk 2–3 miles at 15 minutes a mile. Next, follow <a href="http://living.health.com/2008/05/05/our-walk-to-run-plan-2/">our walk-to-run plan</a>. </p>
<p><strong>Your flexibility test: </strong><br />
Lie straight-legged on the floor with a towel wrapped around your left thigh, both ends in your left hand. Keeping your hips and right leg glued to the floor, use the towel to raise your left leg toward your chest while keeping it straight. Can you reach 90 degrees? </p>
<p><span style="color:#60b212;"><strong>if you answered no:</strong></span><br />
You can still run, but do this move daily, holding it for 20–30 seconds. Also, incorporate stretches for your hips, calves, thighs, chest, and back. Limber muscles are key to preventing injury and will give you a better stride.</p>
<p><strong>Your strength test: </strong><br />
Can you hold a plank (a.k.a. the “up” part of a push-up) for 3 sets of 30 seconds, plus do 2 sets each of 10 squats and 10 push-ups? </p>
<p><span style="color:#60b212;"><strong>If you answered no: </strong></span><br />
Strong arms, legs, and core are running essentials. Practice the above moves, plus add 1–2 sets of 30 crunches and 10 each of lunges, leg curls, calf raises, and upper-body rows 2–3 times a week to build all the muscle you need. </p>
<div class="dotSepHr">
<hr /></div>
<p>&#160; <br />
<strong>Related Links:</strong></p>
<div class="seeAll"><a href="http://living.health.com/2009/05/26/get-fit-secret-weapon/">Running Races: A Get-Fit Secret Weapon</a></div>
<div class="seeAll"><a href="http://living.health.com/2008/12/17/fitness-inspiration-running-with-my-dad/">Fitness Inspiration: Running With My Dad</a></div>
<div class="seeAll"><a href="http://living.health.com/2009/02/13/stretching-run-better-faster-longer/">Stretching: The Secret to Running Better, Faster, and Longer</a></div>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tetap Bugar saat Berpuasa ]]></title>
<link>http://simpang5.wordpress.com/2009/09/10/tetap-bugar-saat-berpuasa/</link>
<pubDate>Thu, 10 Sep 2009 07:04:15 +0000</pubDate>
<dc:creator>simpang5</dc:creator>
<guid>http://simpang5.wordpress.com/2009/09/10/tetap-bugar-saat-berpuasa/</guid>
<description><![CDATA[Agar tetap fit saat berpuasa, kita tetap perlu untuk berolahraga, namun tentu porsinya dikurangi. Ba]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://simpang5.wordpress.com/files/2009/09/fitnes-puasa.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-666" title="fitnes puasa" src="http://simpang5.wordpress.com/files/2009/09/fitnes-puasa.jpg" alt="fitnes puasa" width="200" height="150" /></a>Agar tetap fit saat berpuasa, kita tetap perlu untuk berolahraga, namun tentu porsinya dikurangi. Bagi yang gemar fitness, gerakan-gerakan fitness dapat dilakukan dengan mengurangi beban angkatan dan waktu latihan. Berikut ini tips dari Muhammad Abidin, Instruktur Cendana Fitness &#38; Spa Hotel Horison Semarang yang dapat diikuti. <!--more--></p>
<p>Menurut Abidin, bulan puasa justru menjadi keberuntungan bagi mereka yang gemuk. Sebab inilah momen mereka untuk membakar lemak menjadi tenaga secara maksimal. Dia menyarankan waktu fitness sebelum buka puasa dengan porsi yang dikurangi. “Porsinya bisa diperingan, Semisal biasa kuat mengangkat beban 50 kg, dikurangi jadi 30 kg. Habis latihan disarankan banyak makan buah yang mengandung gula rendah kalori,” katanya.</p>
<p>Abidin merekomendasikan latihan angkat beban diselingi kardio vascular menggunakan treadmill, cross trainer atau sepeda statis. Latihan kardio yang memperkuat jantung dapat dilakukan dengan porsi 60 persen dari biasa. “Waktunya dikurangi, jika biasa 30 menit menjadi 20 menit saja,” katanya.</p>
<p>Waktu latihan juga dikurangi semisal 1,5 jam menjadi hanya 1 jam di tempat fitness. Datang ke tempat fitness dua hari sekali dirasa cukup untuk menjaga kesehatan badan. Adapun latihan yang dapat diikuti di antaranya:</p>
<ul>
<li>Pegang masing-masing satu barbel di tangan kanan dan kiri. Angkat sejajar hingga rata dengan bahu. Kemudian angkat ke atas hingga tangan lurus di atas kepala. Ulangi berulang-ulang. Gerakan ini untuk melatih bahu bagian depan.</li>
<li>Untuk melatih otot bahu samping. Pegang barbel di tangan kanan dan kiri. Angkat rata dengan perut kemudian lakukan gerakan angkat hingga bahu naik turun. Saat barbell diangkat hingga rata bahu, posisi jari kelingking harus lebih tinggi dari ibu jari.</li>
<li>Melatih otot perut samping dapat dilakukan dengan menggunakan tongkat yang dipikul di atas bahu. Kemudian gerakkan tongkat naik turun secara bergantian. Dan diganti dengan ke kanan dan ke kiri secara bergantian pula untuk melatih pinggang.</li>
</ul>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hydradrama]]></title>
<link>http://280point6lbsandcountingdown.wordpress.com/2009/09/06/hydradrama/</link>
<pubDate>Sun, 06 Sep 2009 05:36:56 +0000</pubDate>
<dc:creator>imawinnertoo</dc:creator>
<guid>http://280point6lbsandcountingdown.wordpress.com/2009/09/06/hydradrama/</guid>
<description><![CDATA[It was particularly challenging to stay hydrated today. I woke up at 1pm so I had a late start. I st]]></description>
<content:encoded><![CDATA[It was particularly challenging to stay hydrated today. I woke up at 1pm so I had a late start. I st]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Anna is my strongest source of support]]></title>
<link>http://280point6lbsandcountingdown.wordpress.com/2009/09/06/anna-is-my-strongest-source-of-support/</link>
<pubDate>Sun, 06 Sep 2009 03:59:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>imawinnertoo</dc:creator>
<guid>http://280point6lbsandcountingdown.wordpress.com/2009/09/06/anna-is-my-strongest-source-of-support/</guid>
<description><![CDATA[I met Anna earlier this year and by the end of May we were friends. I talked with her and found out ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[I met Anna earlier this year and by the end of May we were friends. I talked with her and found out ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Latihan Beban Selama Bulan Puasa Ramadhan]]></title>
<link>http://jepretanhape.wordpress.com/2009/08/07/latihan-beban-selama-bulan-puasa-ramadhan/</link>
<pubDate>Thu, 06 Aug 2009 23:50:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>dodi3384</dc:creator>
<guid>http://jepretanhape.wordpress.com/2009/08/07/latihan-beban-selama-bulan-puasa-ramadhan/</guid>
<description><![CDATA[Selama bulan puasa Ramadhan, bagi yang menjalankan ibadah puasa, sebaiknya latihan beban tetap dilak]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Selama bulan puasa Ramadhan, bagi yang menjalankan ibadah puasa, sebaiknya latihan beban tetap dilak]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Program Latihan Fitnes-ku: Latihan Kaki - Juli 2009]]></title>
<link>http://jepretanhape.wordpress.com/2009/07/11/program-latihan-fitnes-ku-latihan-kaki-juli-2009/</link>
<pubDate>Sat, 11 Jul 2009 08:06:29 +0000</pubDate>
<dc:creator>dodi3384</dc:creator>
<guid>http://jepretanhape.wordpress.com/2009/07/11/program-latihan-fitnes-ku-latihan-kaki-juli-2009/</guid>
<description><![CDATA[Setelah sebelumnya membuat posting tentang program latihan beban untuk bulan Juli 2009 mengenai lati]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Setelah sebelumnya membuat posting tentang program latihan beban untuk bulan Juli 2009 mengenai lati]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Program Latihan Fitnes-ku: Latihan Dada dan Lengan - Juli 2009]]></title>
<link>http://jepretanhape.wordpress.com/2009/07/11/program-latihan-fitnes-ku-latihan-dada-dan-lengan-juli-2009/</link>
<pubDate>Sat, 11 Jul 2009 07:55:10 +0000</pubDate>
<dc:creator>dodi3384</dc:creator>
<guid>http://jepretanhape.wordpress.com/2009/07/11/program-latihan-fitnes-ku-latihan-dada-dan-lengan-juli-2009/</guid>
<description><![CDATA[Ini adalah program latihan dada dan lengan yang aku akan lakukan pada 1-2 bulan ke depan ya. Tujuann]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Ini adalah program latihan dada dan lengan yang aku akan lakukan pada 1-2 bulan ke depan ya. Tujuann]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Program Latihan Fitnes-ku: Latihan Bahu dan Punggung - Juli 2009]]></title>
<link>http://jepretanhape.wordpress.com/2009/07/01/program-latihan-fitnes-ku-bahu-dan-punggung-juli-2009/</link>
<pubDate>Tue, 30 Jun 2009 23:55:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>dodi3384</dc:creator>
<guid>http://jepretanhape.wordpress.com/2009/07/01/program-latihan-fitnes-ku-bahu-dan-punggung-juli-2009/</guid>
<description><![CDATA[1 bulan lebih latihan beban dan istirahat tidak teratur, sejak peristiwa kelahiran prematur dan kema]]></description>
<content:encoded><![CDATA[1 bulan lebih latihan beban dan istirahat tidak teratur, sejak peristiwa kelahiran prematur dan kema]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[nge-GYM kEmbaLi]]></title>
<link>http://tayanaside.wordpress.com/2009/06/30/nge-gym-kembali/</link>
<pubDate>Tue, 30 Jun 2009 03:14:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>tayana</dc:creator>
<guid>http://tayanaside.wordpress.com/2009/06/30/nge-gym-kembali/</guid>
<description><![CDATA[Setelah sempat &#8216;kafir&#8217; selama 3 bulan lebih, akhirnya kami memutuskan untuk silaturahmi ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Setelah sempat &#8216;kafir&#8217; selama 3 bulan lebih, akhirnya kami memutuskan untuk silaturahmi ]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
