<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>fosil &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/fosil/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "fosil"</description>
	<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 06:19:35 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Sangiran]]></title>
<link>http://wisatasejarah.wordpress.com/2009/11/23/sangiran-2/</link>
<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 01:39:18 +0000</pubDate>
<dc:creator>susantorahmat</dc:creator>
<guid>http://wisatasejarah.wordpress.com/2009/11/23/sangiran-2/</guid>
<description><![CDATA[“ Dome Sangiran” atau Kawasan Sangiran yang memiliki luas wilayah sepanjang bentangan dari utara –se]]></description>
<content:encoded><![CDATA[“ Dome Sangiran” atau Kawasan Sangiran yang memiliki luas wilayah sepanjang bentangan dari utara –se]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA["Buaya Purba dengan Taring Babi Hutan, Gigi Tikus dan Moncong Lebar"]]></title>
<link>http://endraithuujelek.wordpress.com/2009/11/21/buaya-purba-dengan-taring-babi-hutan-gigi-tikus-dan-moncong-lebar/</link>
<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 05:42:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>Frafhyhollic</dc:creator>
<guid>http://endraithuujelek.wordpress.com/2009/11/21/buaya-purba-dengan-taring-babi-hutan-gigi-tikus-dan-moncong-lebar/</guid>
<description><![CDATA[WASHINGTON, KOMPAS.com – Sejenis buaya sepanjang 6 meter yang memiliki tiga pasang taring seperti ta]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img src="http://www.kompas.com/data/photo/2009/11/20/1334518p.jpg" alt="buaya purba" />
<p><b>WASHINGTON,</b> KOMPAS.com – Sejenis buaya sepanjang 6 meter yang memiliki tiga pasang taring seperti taring babi hutan, pernah menjelajahi wilayah Afrika bagian utara jutaan tahun lalu.<!--more--> Pada masa yang sama, di tempat yang tak jauh, jenis buaya lain dengan moncong lebar dan datar hidup dengan berburu ikan.
</p>
<p>Masih di wilayah tersebut, jenis buaya lain sepanjang satu meter dengan gigi pengerat mencari ulat dan mengunyah tanaman. Tiga spesies yang baru ditemukan fosilnya itu diperkenalkan oleh peneliti Paul Sereno dari Universitas Chicago dan Hans Larsson dari Universitas McGill di Montreal.
</p>
<p>Mereka bicara dalam konferensi pers yang diselenggarakan National Geographic Society. &#8220;Spesies-spesies ini membuka jendela mengenai dunia buaya di bagian utara benua itu,&#8221; ujar Sereno tentang hewan-hewan yang hidup 100 juta tahun lalu itu.
</p>
<p>Menurut para peneliti, buaya-buaya itu bisa bergerak lincah di daratan untuk mengejar mangsa dan menyelam di air. &#8220;Mereka memiliki kaki yang mampu digunakan berlari dan ekor yang bisa dipakai mengayuh di air.
</p>
<p>Kemampuan itulah yang membuat mereka bisa selamat di masa dinosaurus,&#8221; papar Sereno. </p>
<p>Ketiga spesies yang ditemukan itu adalah:
</p>
<p><b>• Kaprosuchus saharicus</b> <br />Disebut juga &#8220;Buaya Celeng&#8221; ditemukan di Niger. Pemakan daging sepanjang 6 meter ini memiliki moncong yang berisi tiga pasang taring untuk memotong daging. Taring di rahang atas dan bawah itu mirip taring babi hutan, sesuatu yang belum pernah dilihat sebelumnya pada buaya.
</p>
<p><b>• Araripesuchus rattoides</b>  <br />Juga dijuluki &#8220;Buaya Tikus&#8221; ditemukan di Maroko. Hewan sepanjang satu meter ini makan ulat dan tanaman. Ia memiliki gigi seperti tikus di rahang bawahnya untuk menggali tanah.
</p>
<p><b>• Laganosuchus thaumastos</b><br />
<br />Atau &#8220;Buaya Pancake&#8221; di Niger dan Maroko. Panjangnya sekitar 6 meter dan makanannya ikan. Hewan ini memiliki kepala datar seperti panekuk sepanjang satu meter dan gigi-gigi tegak di rahangnya. Diduga ia<br />
menangkap ikan dengan membuka rahangnya dan menanti ikan lewat. Sebagai tambahan, para peneliti juga menemukan fosil dari dua spesies buaya yang telah dikenal sebelumnya, yakni:
</p>
<p><b>• Anatosuchus minor</b> alias &#8220;Buaya Bebek&#8221; yang ditemukan di Niger. Buaya sepanjang satu meter yang memiliki moncong lebar dan hidung mirip pinokio ini memangsa ikan, kodok, dan ulat. Ia memiliki sensor khusus di ujung moncongnya untuk mencari mangsa di perairan dangkal.
</p>
<p><b>• Araripesuchus wegeneri,</b>  atau &#8220;Buaya Anjing&#8221; ditemukan di Niger. Hewan sepanjang satu meter ini memakan tumbuhan dan memiliki hidung mengarah ke depan seperti hidung anjing.
</p>
<p>Sereno fokus meneliti buaya purba di Gurun Sahara sejak ia menemukan fosil Sarcosuchus imperator, buaya sepanjang 12 meter yang diduga beratnya mencapai 8 ton dan kemudian dikenail sebagai &#8220;SuperCroc.&#8221;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Video Pertama Fosil Purba Hidup, Punah Jutaan Tahun Silam [UNIK!!!]]]></title>
<link>http://kangboed.wordpress.com/2009/11/19/video-pertama-fosil-purba-hidup-punah-jutaan-tahun-silam-unik/</link>
<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 08:12:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>KangBoed</dc:creator>
<guid>http://kangboed.wordpress.com/2009/11/19/video-pertama-fosil-purba-hidup-punah-jutaan-tahun-silam-unik/</guid>
<description><![CDATA[Video Pertama Fosil, Punah Jutaan Tahun Silam [UNIK!!!].. Video sama You Tube sama saja yaa.. hehehe]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Video Pertama Fosil, Punah Jutaan Tahun Silam [UNIK!!!].. Video sama You Tube sama saja yaa.. hehehe]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Game Dynomite]]></title>
<link>http://forsakenart.wordpress.com/2009/11/12/game-dynomite/</link>
<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 07:06:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>forsakenart</dc:creator>
<guid>http://forsakenart.wordpress.com/2009/11/12/game-dynomite/</guid>
<description><![CDATA[Dynomite 2.71 Game dari Pop Cap Games yang mengharuskan menghancurkan telur-telur dinosaurus yang me]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div id="attachment_29" class="wp-caption alignnone" style="width: 510px"><img class="size-full wp-image-29" title="Dynomite 2.71" src="http://forsakenart.wordpress.com/files/2009/11/dynomite11.gif" alt="Dynomite 2.71" width="500" height="375" /><p class="wp-caption-text">Dynomite 2.71</p></div>
<p>Game dari Pop Cap Games yang mengharuskan menghancurkan telur-telur dinosaurus yang meliputi fosil-fosil.<br />
Cukup menarik dan seru.</p>
<p>Download di bawah ini:</p>
<p><a title="Dynomite 2.71" href="http://www.4shared.com/file/150553265/24528c7d/dynomite_271.html" target="_blank">http://www.4shared.com/file/150553265/24528c7d/dynomite_271.html</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Descubren el cráneo de un enorme 'monstruo' marino]]></title>
<link>http://mepillasenbragas.wordpress.com/2009/11/09/descubren-el-craneo-de-un-enorme-monstruo-marino/</link>
<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 10:07:40 +0000</pubDate>
<dc:creator>r3hts3</dc:creator>
<guid>http://mepillasenbragas.wordpress.com/2009/11/09/descubren-el-craneo-de-un-enorme-monstruo-marino/</guid>
<description><![CDATA[El cráneo fosilizado de un enorme monstruo marino ha sido descubierto en un área de acantilados de l]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div id="tamano">
<p>El cráneo fosilizado de un enorme monstruo marino ha sido descubierto en un área de acantilados de la costa británica, cerca de la localidad de Dorset. La cabeza de esta inmensa criatura mide unos dos metros y medio y podría pertenecer al mayor pliosaurio descubierto, que poseía <strong>una longitud estimada de 16 metros y un peso de unas diez toneladas</strong>.</p>
<p>El fósil, <strong>descubierto por un coleccionista particular</strong>, ha sido adquirido por el ayuntamiento de Dorset. Será analizado y expuesto en el Museo de esta misma localidad. Las autoridades se han negado a revelar el punto exacto en el que fue hallado para evitar que la gente acuda a esta zona de la costa, en la que los desprendimientos son habituales.</p>
<p>&#8220;El coleccionista tuvo suficiente suerte para llegar el mismo día en que una pieza de gran tamaño cayó del acantilado. Durante <strong>los siguientes cuatro años</strong> siguió acudiendo día tras día hasta que desenterró el fósil&#8221;, explicó Richard Edmonds en declaraciones a la <a href="http://news.bbc.co.uk/" target="_blank">BBC</a>, encargado de la gestión de la costa jurásica para del ayuntamiento de Dorset.</p>
<p>Los científicos destacan el buen estado de conservación de los fósiles, que pertenecen a un espécimen que <strong>vivió hace 150 millones de años</strong>. Los pliosaurios fueron una subespecie de los plesiosaurios, un grupo de reptiles acuáticos gigantes que dominaron los mares al mismo que tiempo que los dinosaurios dominaban la Tierra.</p>
<p>Los pliosaurios poseían enormes <strong>cabezas similares a las de los cocodrilos</strong>, además de poderosas mandíbulas y cuellos fuertes. Usaban sus aletas para impulsarse y alcanzar sus presas, entre las que se encontraban los ictiosaurios (reptiles con forma similar a la de los delfines actuales) y otros pliosaurios.</p>
<p>&#8220;Tenían enormes músculos en el cuello. Podemos suponer que una vez mordían a una presa y la agarraban con firmeza estos músculos <strong>la desgarrarían y despedazarían</strong>&#8220;, afirma David Martill, paleontólogo de la Universidad de <a href="http://www.port.ac.uk/">Portsmouth</a>.</p>
<p>El fósil corresponde a la parte superior del cráneo y a la mandíbula inferior. &#8220;Por la anchura y profundidad de la mandíbula se puede ver que era inmensamente poderosa&#8221;, señala Martill. Aunque los expertos aclaran que es difícil precisar el tamaño sólo a través del cráneo, el monstruo de Dorset <strong>rivaliza en tamaño con los dos mayores pliosaurios conocidos</strong>, encontrados en Svalbard (Noruega) y en Aramberri (México).</p>
<p>Según Richard Edmonds <strong>el resto del fósil podría estar emparedado en el acantilado</strong>. &#8220;La zona en la que fue hallado se está erosionando rápidamente y eso significa que los fósiles atrapados y enterrados caen constantemente a la playa&#8221;.</p>
<p><img class="alignnone" src="http://estaticos03.cache.el-mundo.net/elmundo/imagenes/2009/10/27/1256640031_0.jpg" alt="" width="470" height="396" /></p>
<p><a href="http://www.elmundo.es/elmundo/2009/10/27/ciencia/1256640031.html" target="_blank">Fuente</a></p>
</div>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Fosil Apatosaurus: Giginya slebih besar dari mentimun]]></title>
<link>http://scrapman.wordpress.com/2009/11/08/fosil-apatosaurus-giginya-slebih-besar-dari-mentimun/</link>
<pubDate>Sun, 08 Nov 2009 13:22:18 +0000</pubDate>
<dc:creator>scrapman</dc:creator>
<guid>http://scrapman.wordpress.com/2009/11/08/fosil-apatosaurus-giginya-slebih-besar-dari-mentimun/</guid>
<description><![CDATA[Apatosaurus adalah suatu binatang laut melata raksasa yang hidup 150 juta tahun silam pada zaman pra]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img height="257" alt="Image" src="http://scrapman.files.wordpress.com/2009/11/image-557.jpg?w=300&#038;h=257" width="300" align="left" />Apatosaurus adalah suatu binatang laut melata raksasa yang hidup 150 juta tahun silam pada zaman prasejarah yang sudah punah, termasuk binatang yang hidup bersama Dinosaurus pada zaman Jura. Pada 5 Oktober lalu, ilmuwan asal Norwegia mengumumkan, bahwa mereka menemukan fosil Apatosairus yaitu binatang laut raksasa prasejarah di kepulauan Svalbard Kutub Utara. Menurut berita, ini merupakan fosil kerangka pertama Apatosaurus yang terawat utuh yang ditemukan manusia saat ini.</p>
<p>Seorang tokoh dari museum sejarah alam Universitas Oslo, Norwegia menuturkan, bahwa peneliti menemukan fosil Apatosaurus raksasa dengan panjang kurang lebih 10 meter ini di atas pulau Spitsbergen kepulauan Svalbard sekitar 500 km sebelah Utara daratan Norwegia pada Agustus lalu. Saat ini, masih ada sebagian fosil terkubur di sebuah lereng gunung yang masih belum tergali keseluruhannya.</p>
<p>Bergigi Lebih Besar Dari Mentimun<br />
Salah satu penemu fosil, seorang asisten dosen Universitas Oslo menuturkan, ia meyakini fosil ini adalah penemuan pertama fosil Apatosaurus yang utuh. Menurutnya, “Kami yakin, fosil kerangka lengkap dan utuh. Kami sudah berhasil menggali tengkoraknya, bahkan melihat sebagian ruas tulang belakang sepanjang kurang lebih 6 meter yang mencuat di permukaan.”</p>
<p><!--more-->
<p>Apatosaurus merupakan salah satu binatang vertebrata (binatang bertulang belakang) laut yang paling ganas pada zaman Dinosaurus. Karena itu oleh para ilmuwan ia disebut “makhluk penguasa samudera”. Ukuran tubuhnya setara dengan panjang sebuah bis, gigi lebih besar dari mentimun, moncong yang lebar dapat menelan satu orang dewasa.”</p>
<p>Pada 1994 silam, ilmuwan dari Universitas Bristol pernah menggali sebuah fosil kerangka Apatosaurus yang nyaris utuh di tenggara Inggris. Fosil serupa ditemukan juga di Argentina dan Rusia serta daerah lainnya, namun bukan berupa kerangka yang utuh. Ditilik dari ukuran atau sudut secara keseluruhan, fosil-fosil yang ditemukan itu dapat dikatakan sangat langka.(Sumber Secret China)</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Jejak Dinosaurus Terbesar]]></title>
<link>http://noego08.wordpress.com/2009/11/04/jejak-dinosaurus-terbesar/</link>
<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 01:42:38 +0000</pubDate>
<dc:creator>noego08</dc:creator>
<guid>http://noego08.wordpress.com/2009/11/04/jejak-dinosaurus-terbesar/</guid>
<description><![CDATA[Para peneliti menemukan setidaknya 20 jejak dinosaurus dengan diameter 1,4-1,5 meter yang tersebar d]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft size-full wp-image-671" title="dinos" src="http://noego08.wordpress.com/files/2009/11/dinos.jpg" alt="dinos" width="298" height="225" /></p>
<p>Para peneliti menemukan setidaknya 20 jejak dinosaurus dengan diameter 1,4-1,5 meter yang tersebar di area seluas 10 hektar di kawasan Pegunungan Jura, Perancis timur. Jejak dinosaurus ini diduga sebagai jejak yang paling besar yang pernah ditemukan.</p>
<p>Peneliti Jean-Michel Mazin dari National Center of Scientific Research, Perancis, Rabu (7/10), menduga masih ada ratusan, bahkan ribuan, jejak yang terpendam.</p>
<p>Daerah Jura diyakini pernah menjadi tempat berkumpulnya Sauropod, dinosaurus terbesar dan berleher panjang yang memakan tumbuh-tumbuhan 150 juta tahun yang lalu.</p>
<p><!--more--></p>
<p>Dari jejak yang ditemukan, Sauropod diperkirakan memiliki berat 33-44 ton dengan panjang 25 meter. Dari jejak itu pun, para peneliti bisa mengetahui perilaku dan kebiasaan Sauropod. <strong>(LUK)</strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ditemukan, Jaring Laba-laba Tertua]]></title>
<link>http://mahezajatayu.wordpress.com/2009/11/01/ditemukan-jaring-laba-laba-tertua/</link>
<pubDate>Sat, 31 Oct 2009 19:56:34 +0000</pubDate>
<dc:creator>Hary4n4</dc:creator>
<guid>http://mahezajatayu.wordpress.com/2009/11/01/ditemukan-jaring-laba-laba-tertua/</guid>
<description><![CDATA[Jaring halus laba-laba yang dibuat sekitar 140 juta tahun lalu ditemukan terawetkan dalam batu ambar]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img /></p>
<p>Jaring halus laba-laba yang dibuat sekitar 140 juta tahun lalu ditemukan terawetkan dalam batu ambar.<!--more--> Jaring yang ditemukan di Sussex, Inggris, itu terawetkan saat getah damar menggenanginya sebelum mengeras dan membatu. Dalam batu yang sama ditemukan juga sisa tanaman, kotoran serangga, dan mikroba purba.<br />
\&#8221;Ini adalah jaring laba-laba paling tua yang pernah ditemukan menurut catatan fosil kami,\&#8221; ujar peneliti Martin Brasier dari Universitas Oxford, Sabtu (31/10).<br />
Brasier dan rekan-rekannya memanfaatkan teknik komputerisasi yang disebut confocal microscopy untuk merekonstruksi kembali dan meneliti jaring tersebut beserta simpulnya. Beberapa hal, termasuk simpul yang disambung menggunakan cairan lengket, menunjukkan bahwa jaring tersebut dibuat oleh laba-laba yang berkerabat dengan laba-laba kebun modern.<br />
\&#8221;Laba-laba ini juga meletakkan cairan lengket di sepanjang jaringnya untuk memerangkap mangsa mereka,\&#8221; kata Brasier. \&#8221;Sisa-sisa cairan lengket itu ikut terawetkan dalam batu ambar.<br />
Analisis mengenai jaring tersebut juga memberi petunjuk tentang makanan laba-laba. Saya kira, berdasar bentuk jaringnya, hewan ini memangsa serangga terbang, seperti lalat dan nenek moyang lebah, tawon, serta kumbang,\&#8221; kata Brasier.<br />
Tahun 2006, para peneliti menemukan jaring laba-laba yang juga terawetkan dalam batu ambar. Usianya sekitar 136 juta tahun.</p>
<p>Sumber : LIVESCIENCE</p>
<p>Sumber: KOMPAS.com</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[(Unik) Fosil Dinosaurus Lapis Baja mirip Kendaraan Lapis Baja]]></title>
<link>http://kangboed.wordpress.com/2009/11/01/unik-fosil-dinosaurus-lapis-baja-mirip-kendaraan-lapis-baja/</link>
<pubDate>Sat, 31 Oct 2009 19:04:52 +0000</pubDate>
<dc:creator>KangBoed</dc:creator>
<guid>http://kangboed.wordpress.com/2009/11/01/unik-fosil-dinosaurus-lapis-baja-mirip-kendaraan-lapis-baja/</guid>
<description><![CDATA[Dinosaurus Lapis Baja MONTANA, KOMPAS.com — Sepasang suami istri paleontolog telah menemukan spesies]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Dinosaurus Lapis Baja MONTANA, KOMPAS.com — Sepasang suami istri paleontolog telah menemukan spesies]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[FOSIL JARING LABA-LABA TERTUA DIKETEMUKAN]]></title>
<link>http://newschannel00.wordpress.com/2009/10/31/fosil-jaring-laba-laba-tertua-diketemukan/</link>
<pubDate>Sat, 31 Oct 2009 05:44:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>didjakarta</dc:creator>
<guid>http://newschannel00.wordpress.com/2009/10/31/fosil-jaring-laba-laba-tertua-diketemukan/</guid>
<description><![CDATA[SUSSEX, Jaring halus laba-laba yang dibuat sekitar 140 juta tahun lalu ditemukan terawetkan dalam ba]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img src="http://newschannel00.wordpress.com/files/2009/10/jaring-laba-laba.jpg" alt="jaring laba-laba" title="jaring laba-laba" width="298" height="225" class="alignleft size-full wp-image-155" />SUSSEX, Jaring halus laba-laba yang dibuat sekitar 140 juta tahun lalu ditemukan terawetkan dalam batu ambar. Jaring yang ditemukan di Sussex, Inggris, itu terawetkan saat getah damar menggenanginya sebelum mengeras dan membatu. Dalam batu yang sama ditemukan juga sisa tanaman, kotoran serangga, dan mikroba purba.</p>
<p>&#8220;Ini adalah jaring laba-laba paling tua yang pernah ditemukan menurut catatan fosil kami,&#8221; ujar peneliti Martin Brasier dari Universitas Oxford, Sabtu (31/10).</p>
<p>Brasier dan rekan-rekannya memanfaatkan teknik komputerisasi yang disebut confocal microscopy untuk merekonstruksi kembali dan meneliti jaring tersebut beserta simpulnya. Beberapa hal, termasuk simpul yang disambung menggunakan cairan lengket, menunjukkan bahwa jaring tersebut dibuat oleh laba-laba yang berkerabat dengan laba-laba kebun modern.</p>
<p>&#8220;Laba-laba ini juga meletakkan cairan lengket di sepanjang jaringnya untuk memerangkap mangsa mereka,&#8221; kata Brasier. &#8220;Sisa-sisa cairan lengket itu ikut terawetkan dalam batu ambar.</p>
<p>Analisis mengenai jaring tersebut juga memberi petunjuk tentang makanan laba-laba. Saya kira, berdasar bentuk jaringnya, hewan ini memangsa serangga terbang, seperti lalat dan nenek moyang lebah, tawon, serta kumbang,&#8221; kata Brasier.</p>
<p>Tahun 2006, para peneliti menemukan jaring laba-laba yang juga terawetkan dalam batu ambar. Usianya sekitar 136 juta tahun.</p>
<p><a href="http://sains.kompas.com">WSN</a></p>
<p>Editor: wsn </p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Fosil dinosaurus : lebih kecil dari kelinci ?]]></title>
<link>http://dzulfikar.wordpress.com/2009/10/24/fosil-dinosaurus-lebih-kecil-dari-kelinci/</link>
<pubDate>Sat, 24 Oct 2009 03:43:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>dzulfikar</dc:creator>
<guid>http://dzulfikar.wordpress.com/2009/10/24/fosil-dinosaurus-lebih-kecil-dari-kelinci/</guid>
<description><![CDATA[By  :  dzulfikar klik gambar untuk perbesar Fosil dari salah satu  dinosaurus terkecil yang pernah d]]></description>
<content:encoded><![CDATA[By  :  dzulfikar klik gambar untuk perbesar Fosil dari salah satu  dinosaurus terkecil yang pernah d]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[what a blast !]]></title>
<link>http://mathildadwi.wordpress.com/2009/10/24/what-a-blast/</link>
<pubDate>Sat, 24 Oct 2009 01:03:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>Mathilda Dwi Lestari</dc:creator>
<guid>http://mathildadwi.wordpress.com/2009/10/24/what-a-blast/</guid>
<description><![CDATA[last night or yea, you can say 23 Oct 2009 is another blast i had. i wasn&#8217;t plan to attend in ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><span style="color:#333399;">last night or yea, you can say <strong><span style="color:#000000;">23 Oct 2009 </span></strong>is another blast i had.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#333399;">i wasn&#8217;t plan to attend in <span style="text-decoration:underline;"><strong>FOSIL &#8211; Festival Olahraga, Seni &#8211; Budaya, Lingkungan at Santa Ursula High School &#8211; BSD.</strong></span> but my friends made me, so i tried to go there. FOSIL it self is like a cup, competitions in sport, art and environment and at the end, it closed by a concert. i went there with my boyfriend. first i didn&#8217;t get any sure of him if he wanted to go there and i just spoke to myself  &#8221; if he didn&#8217;t pick me up then i didn&#8217;t wanna come to FOSIL &#8221; suddenly my cellphone rang and he said that he waited for me at the gas station. so, i just ran out from house and met him the gas station then we ride with tumbler to FOSIL.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#333399;">at FOSIL, we joined with the other friends who were there first and my school &#8211; <span style="color:#ff0000;"><strong>MATER DEI SENIOR HIGH SCHOOL</strong></span> brought a lot of thropies ! my school got 1st winner for women futsal, band, most favorite band, best bassist, and best vocalist. yea !<strong><span style="color:#008000;"> what a blast !</span></strong> there was a lot of performances in the concert. from the house band, dancer, another bands from other school including my school and the last performance was <strong><span style="color:#ff6600;">BARRY LIKUMAHUWA PROJECT !</span></strong> that was the best ! only with 5 thousands rupiah, i could watch BARRY ! the best  jazz musician ever in INDONESIA. even he only played 4 songs, but he played so great ! it was so good to saw him played and sang through his heart and soul. wow ! plus, i watched him with my boyfriend ! yea ! hha. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff99cc;"><em>this is what i called pleasure, baby. ahha. music concert in the night with great performance, hanging out with friends and of course with the one that i love, Gery. hha.</em></span></strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Era Ida el eslabón perdido]]></title>
<link>http://mymanuel.wordpress.com/2009/10/22/era-ida-el-eslabon-perdido/</link>
<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 00:55:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>Dr. House</dc:creator>
<guid>http://mymanuel.wordpress.com/2009/10/22/era-ida-el-eslabon-perdido/</guid>
<description><![CDATA[Fue el evento más promocionado del año en el mundo de la ciencia. Pero parece que el fósil Ida no er]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div style="font-size:1em;padding-left:0;padding-right:40px;padding-bottom:10px;">
<p style="line-height:1.55;color:#333333;font-weight:bold;font-size:1em;margin:0 0 .75em;padding:0;">Fue el evento más promocionado del año en el mundo de la ciencia. Pero parece que el fósil Ida no era el &#8220;eslabón perdido&#8221;, tal como se aseguró en su momento, de acuerdo a un análisis de la revista <em>Nature</em>.</p>
<p style="line-height:1.55;margin:0 0 .86em;padding:0;">El fósil fue dado a conocer en mayo como el &#8220;eslabón perdido&#8221; entre los primates haplorrinos -monos, simios y humanos- y sus parientes más lejanos.</p>
<div class="wp-caption alignright" style="width: 236px"><img src="http://www.bbc.co.uk/worldservice/assets/images/2009/10/22/091022174459_sp_ida2_ap_226x170.jpg" alt="Ida" width="226" height="170" /><p class="wp-caption-text">El hallazgo de Ida fue uno de los descubrimientos más publicitados.</p></div>
<p style="line-height:1.55;margin:0 0 .86em;padding:0;">La investigación publicada en <em>Nature </em>es la primera realizada de forma independiente luego de las afirmaciones realizadas en un artículo científico y en un documental de televisión.</p>
<p style="line-height:1.55;margin:0 0 .86em;padding:0;">El doctor Erik Seiffert aseguró que Ida pertenecía a un grupo más estrechamente vinculado a los lémures que a los monos, simios o nosotros los humanos.</p>
<p style="line-height:1.55;margin:0 0 .86em;padding:0;">Por su parte, el equipo que realizó la investigación sobre Ida destacó que este nuevo estudio era el &#8220;comienzo de una discusión científica&#8221;.</p>
<p style="line-height:1.55;margin:0 0 .86em;padding:0;">Meses atrás Ida fue presentada como &#8220;lo más cercano que tenemos a un ancestro directo&#8221; y la consigna de la campaña publicitaria en televisión decía &#8220;esto cambia todo&#8221;.</p>
<h2 style="font-size:1.14em;color:#333333;font-weight:bold;line-height:1.5;margin:.63em 0 .62em;padding:0;">¿Cambia o no cambia?</h2>
<p style="line-height:1.55;margin:0 0 .86em;padding:0;">Las conclusiones del equipo de Seiffert provienen de un análisis de otro fósil de los primates, que según los investigadores dicen que está estrechamente relacionado con Ida.</p>
<p style="line-height:1.55;margin:0 0 .86em;padding:0;">El animal -conocido como <em>Afradapis longicristatus</em>- vivió hace unos 37 millones de años en el norte de Egipto, durante la época del Eoceno.</p>
<div style="font-size:1em;float:right;width:226px;margin-left:14px;margin-right:0;">
<div style="font-size:1em;padding-top:10px;background-repeat:no-repeat;margin-bottom:1.5em;margin-top:5px;background-image:url('http://www.bbc.co.uk/worldservice/images/core/1/ltr/bubble_6c_t.gif');width:226px;background-position:0 0;">
<blockquote>
<p style="line-height:1.54;background-image:url('http://www.bbc.co.uk/worldservice/images/core/1/quote_99.gif');background-repeat:no-repeat;background-attachment:initial;background-color:initial;font-size:1em;background-position:100% 100%;margin:0;padding:18px 0;">La sugerencia de que Ida (estaba) específicamente relacionada con los primates superiores, es decir, los simios y humanos, era en realidad un punto de vista minoritario desde el principio. Así que fue una sorpresa para muchos de nosotros que estudiamops la paleontología de los primates</p>
</blockquote>
<p style="line-height:1.45;color:#666666;font-size:.85em;clear:both;background-repeat:no-repeat;text-align:right;font-weight:bold;background-image:url('http://www.bbc.co.uk/worldservice/images/core/1/ltr/bubble_6c_b.gif');background-position:0 0;margin:0;padding:30px 0 0;">Dr. Erik Seiffert, Universidad Stony Brook de Nueva York</p>
</div>
</div>
<p style="line-height:1.55;margin:0 0 .86em;padding:0;">Ida, por su parte, vivió hace alrededor de 47 millones y su nombre científico es <em>Darwinius masillae</em>.</p>
<p style="line-height:1.55;margin:0 0 .86em;padding:0;">Para el doctor Seiffert y sus colegas, tanto<em>Afradapis </em>como <em>Darwinius </em>estaban en un grupo hermano de los llamados &#8220;primates superiores&#8221;, que incluye a los seres humanos.</p>
<p style="line-height:1.55;margin:0 0 .86em;padding:0;">Este extinto grupo hermano, aseguran, estaba más relacionado con los lémures.</p>
<p style="line-height:1.55;margin:0 0 .86em;padding:0;">&#8221;La sugerencia de que Ida (estaba) específicamente relacionada con los primates superiores, es decir, los simios y humanos, era en realidad un punto de vista minoritario desde el principio. Así que fue una sorpresa para muchos de nosotros que estudiamos la paleontología de los primates&#8221;, dijo Seiffert, de la Universidad Stony Brook de Nueva York, Estados Unidos.</p>
<p style="line-height:1.55;margin:0 0 .86em;padding:0;">&#8220;Ida, que es miembro de este género llamado <em>Darwinius</em>, está en un grupo fósil llamado adapiforme que se ha considerado tradicionalmente como más estrechamente relacionados con los lémures, que viven hoy en Madagascar, África y Asia&#8221;.</p>
<p style="line-height:1.55;margin:0 0 .86em;padding:0;">Seiffert explicó que su equipo ha analizado &#8220;un amplio conjunto de datos basado en las observaciones que hemos hecho en casi 120 primates con vida y extinguidos y lo que encontramos (es que) <em>Darwinius </em>y este nuevo género que hemos descrito no son parte de nuestros ancestros&#8221;.</p>
<p style="line-height:1.55;margin:0 0 .86em;padding:0;">&#8220;Este estudio eliminaría efectivamente a Ida de nuestros ancestros&#8221;, agregó.</p>
<h2 style="font-size:1.14em;color:#333333;font-weight:bold;line-height:1.5;margin:.63em 0 .62em;padding:0;">La defensa</h2>
<p style="line-height:1.55;margin:0 0 .86em;padding:0;">En tanto, doctor Jorn Hurum, del Museo de Historia Natural en Oslo, Noruega, uno de los autores de la investigación sobre Ida aseguró: &#8220;Es un estudio muy interesante, y, al final, esto es el comienzo de una discusión científica&#8221;.</p>
<p style="line-height:1.55;margin:0 0 .86em;padding:0;">Pero admitió, según informó Palab Ghosh, analista en temas científicos de la BBC, que en algunas de las piezas publicitarias realizadas con ocasión de la presentación del documental se exageraron los hallazgos científicos.</p>
<p style="line-height:1.55;margin:0 0 .86em;padding:0;">Hurum aseguró que lo que se dijo en su investigación fue que el grupo de Ida, en el que está incluido el nuevo espécimen descrito en <em>Nature, </em>&#8220;tiene varias características que se encuentran en los simios y monos&#8221;.</p>
<p style="line-height:1.55;text-align:right;margin:0 0 .86em;padding:0;">Fuente: <a href="http://www.bbc.co.uk/mundo/ciencia_tecnologia/2009/10/091022_fosil_ida_jp.shtml" target="_blank">BBC. Era Ida el eslabón perdido</a></p>
</div>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Fruitadens Haagarorum, Dinosaurus Mini]]></title>
<link>http://hobyt.wordpress.com/2009/10/21/fruitadens-haagarorum-dinosaurus-mini/</link>
<pubDate>Wed, 21 Oct 2009 06:54:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>hobyt</dc:creator>
<guid>http://hobyt.wordpress.com/2009/10/21/fruitadens-haagarorum-dinosaurus-mini/</guid>
<description><![CDATA[foto: Poots.com LOS ANGELES &#8211; Tulang fosil yang diduga milik dinosaurus terkecil di masa lalu ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div id="attachment_225" class="wp-caption aligncenter" style="width: 260px"><a href="http://techno.okezone.com/images-data/content/2009/10/21/56/267737/toLgQ1bDSv.jpg"><img src="http://hobyt.wordpress.com/files/2009/10/tolgq1bdsv.jpg" alt="foto: Poots.com" title="foto: Poots.com" width="250" height="250" class="size-full wp-image-225" /></a><p class="wp-caption-text">foto: Poots.com</p></div>
<p><strong>LOS ANGELES</strong> &#8211; Tulang fosil yang diduga milik dinosaurus terkecil di masa lalu berhasil ditemukan di wilayah Amerika Utara.</p>
<p>Fosil ini memberikan bukti baru bahwa tidak semua dinosaurus memiliki bodi super bongsor. Bahkan, fosil ini diidentifikasi sebagai milik dinosaurus dengan berat hanya dua pon dan tinggi 4 inci.</p>
<p>&#8220;Dari kepala hingga ekor, diperkirakan dinosaurus ini hanya memiliki tinggi empat kaki,&#8221; ujar Direktur Institut Dinosaurus di Museum Sejarah Nasional Los Angeles County Luis Chiappe, seperti dikutip melalui Yahoo News, Rabu (21/10/2009).</p>
<p>Tubuhnya yang mungil membuat para analis menduga, tidak mungkin jika dinosaurus tersebut pemakan daging. Chiappe memprediksi, hewan yang hidup 150 tahun lalu tersebut adalah pemakan tumbuhan dan serangga. Meskipun tubuhnya kecil namun dinosaurus ini mampu berjalan dengan cepat.</p>
<p>&#8220;Ukurannya paling hanya sampai kaki dinosaurus besar,&#8221; ujar Chiappe.</p>
<p>Tulang fosil yang terdiri dari tengkorak, tangan dan lengan ini ternyata ditemukan tiga dekade lalu di Fruita, Colorado, untuk kemudian ditempatkan secara aman di museum.</p>
<p>Chiappe dan tim peneliti lainnya sepakat untuk menamakannya Fruitadens haagarorum, yang sesuai dengan nama tempat ditemukannya fosil tersebut dan dipadukan dengan nama pejabat museum Natural History LA, Paul Haaga. (srn)</p>
<p><strong>Sumber:</strong><br />
<em>http://techno.okezone.com/read/2009/10/21/56/267737/fruitadens-haagarorum-dinosaurus-mini</em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Terbukti, Telur Dulu Baru Ayam]]></title>
<link>http://noego08.wordpress.com/2009/10/18/terbukti-telur-dulu-baru-ayam/</link>
<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 12:49:29 +0000</pubDate>
<dc:creator>noego08</dc:creator>
<guid>http://noego08.wordpress.com/2009/10/18/terbukti-telur-dulu-baru-ayam/</guid>
<description><![CDATA[Teka-teki klasik antara telur dulu atau ayam dulu mungkin terjawab dengan penemuan fosil sarang dino]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft size-full wp-image-644" title="dino" src="http://noego08.wordpress.com/files/2009/10/dino1.jpg" alt="dino" width="298" height="225" /></p>
<p>Teka-teki klasik antara telur dulu atau ayam dulu mungkin terjawab dengan penemuan fosil sarang dinosaurus di Kanada. Di sarang yang dibuat 77 juta tahun lalu itu masih terlihat jelas bekas kumpulan lima butir telur.</p>
<p>&#8220;Karakteristik sarang tersebut mirip dengan sarang burung,&#8221; ujar Francois Therrein, salah satu paleontolog dari Royal Tyrell Museum Alberta, Kanada. Ini berarti bahwa dinosaurus lebih dulu membuat sarang sebagai tempat mengerami telurnya sebelum burung melakukannya. Selama ini, sejumlah pakar evolusi masih berasumsi bahwa burung berkembang dari dinosaurus. <!--more--></p>
<p>Ukuran sarangnya berdiameter sekitar setengah meter dan diperkirakan seberat 50 kilogram. Di dalamnya setidaknya terdapat bekas 12 cangkang telur yang masing-masing berukuran panjang 12 centimeter dan tersusun rapi serta mengarah ke satu titik.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan bentuk telur dan sarangnya, kami yakin sarang tersebut buatan seekor <em>caenagnathid </em>atau raptor kecil, keduanya sama-sama pemakan daging dan memiliki kekerabatan yang erat dengan burung,&#8221; ujar Darla Zelenetsky, peneliti lainnya dari Universitas Calgary, Kanada.</p>
<p>Zelenetsky mempelajarinya sejak disimpan di Canada Fossil Limited Calgary tahun 1990-an. Sebelumnya ia mengira fosil sarang tersebut dibuat seekor dinosaurus herbivora berparuh bebek. Namun, setelah mempelajari lebih seksama, diketahui bahwa sarang tersebut kemungkinan besar dari kelompok theropoda yang merupakan nenek moyang burung.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Fosil Pterosaurus Ditemukan di China]]></title>
<link>http://noego08.wordpress.com/2009/10/18/fosil-pterosaurus-ditemukan-di-china/</link>
<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 12:37:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>noego08</dc:creator>
<guid>http://noego08.wordpress.com/2009/10/18/fosil-pterosaurus-ditemukan-di-china/</guid>
<description><![CDATA[Paleontolog China dan Inggris mengumumkan temuan fosil reptil terbang, pterosaurus, yang dipercaya h]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft size-full wp-image-639" title="fosil" src="http://noego08.wordpress.com/files/2009/10/fosil.jpg" alt="fosil" width="298" height="225" /></p>
<p>Paleontolog China dan Inggris mengumumkan temuan fosil reptil terbang, pterosaurus, yang dipercaya hidup pada 65 juta hingga 220 juta tahun silam. Temuan itu menjadi kunci misteri keberadaan reptil terbang selama ini.</p>
<p>Temuan tersebut dijuluki <em>Darwinopterus modularis</em>, sebagai bentuk penghormatan mereka terhadap pencetus teori evolusi Charles Darwin. Temuan itu dipublikasikan dalam jurnal terbitan Inggris, Proceedings of the Royal Society B, Rabu (14/10). <!--more--></p>
<p>Fosil ditemukan di gunung batu, yang terbentuk 160 juta tahun silam di sisi utara China, awal tahun ini. Masa itu merupakan masa pertengahan dan akhir periode Jurassic. Selama ini para ahli hanya mengetahui dua kelompok reptil terbang, antara yang primitif dengan ekor panjang (disebut juga pterodactyls) dan yang lebih maju, yang berekor pendek.</p>
<p>Sementara itu, Darwinopterus menunjukkan tanda-tanda perantara antara keduanya. Darwinopterus menyerupai reptil yang mirip elang dengan kepala dan leher mirip pterosurus yang lebih maju. Namun, kumpulan tulang yang dikumpulkan para ahli menunjukkan bentuk-bentuk primitif.</p>
<p>Para ahli menyebutkan, temuan tersebut kemungkinan merupakan bukti dari apa yang dikenal sebagai evolusi modular, yaitu seleksi alam mendorong keseluruhan ciri untuk berubah secara cepat dibandingkan dengan yang lainnya.</p>
<p>&#8220;Temuan ini mengejutkan kami semua,&#8221; kata paleontolog dari Universitas Leicester, Inggris, David Unwin, seperti dikutip AFP. Secara fisik, Darwinopterus berahang panjang, memiliki deret gigi tajam, dan leher yang bisa digerakkan fleksibel.</p>
<p>Para ahli menduga jenis itu bertahan hidup mengandalkan sayapnya dengan menangkap secara cepat mamalia kecil atau dinosaurus berbulu seukuran merpati cikal bakal burung masa kini. Para peneliti, yang diketuai ahli dari Institute of Ecology Beijing memercayai, pterosaurus merupakan contoh proses evolusi yang cepat, dimulai dari kepala dan leher, lalu diikuti tubuh, ekor, sayap, dan lengan. (AFP/GSA)</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Fosil Dinosaurus di China Diprediksi Spesies Baru]]></title>
<link>http://kristianipost.wordpress.com/2009/10/16/fosil-dinosaurus-di-china-diprediksi-spesies-baru/</link>
<pubDate>Fri, 16 Oct 2009 03:13:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>kedung5704</dc:creator>
<guid>http://kristianipost.wordpress.com/2009/10/16/fosil-dinosaurus-di-china-diprediksi-spesies-baru/</guid>
<description><![CDATA[Pakar dinosaurus China pada Kamis mengatakan kerangka fosil dinosaurus yang baru ditemukan di Provin]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div class="colortbl2" style="float:left;margin-right:5px;margin-bottom:5px;padding:2px;"><img src="http://reformata.com/media882716/uploads/Fosil%20Dinosaurus%20di%20China%20Diprediksi%20Spesies%20Baru.jpg" alt="Fosil Dinosaurus di China Diprediksi Spesies Baru.jpg" title="Fosil Dinosaurus di China Diprediksi Spesies Baru" border="0" /></div>
<div style="list-style-type:disc;list-style-image:none;list-style-position:inside;">
<div align="justify">Pakar dinosaurus China pada Kamis mengatakan kerangka fosil dinosaurus yang baru ditemukan di Provinsi Shandong, China timur, mungkin kerangka seekor spesis baru dinosaurus.</p>
<p>Kerangka berukuran panjang 1,5 meter dan lebar 1,2 meter, yang ditemukan di Kota Zhucheng, itu telah dikirim ke Akademi Sains China di Beijing untuk penelitian lebih lanjut.</p></div>
</div>
<p>          Fosil baru itu menunjukkan dinosaurus berbada lebih kecil dan sangat berbeda dari fosil-fosil dinosaurus yang ditemukan sebelumnya, kata Zhao Xijin, pakar dinosaurus pada Akademi Sains China.</p>
<p>&#8220;Itu kemungkinan spesis baru dinosaurus dan merupakan penemuan terbesar sejak eksplorasi berskala-luas ketiga pada Januari 2008, kata Xu Xing, juga pakar dinosaurus di akademi sains tersebut. <a href="http://reformata.com/02917-fosil-dinosaurus-di-china-diprediksi-spesies-baru.html">baca selengkapnya,..</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Fosil Dinosaurus di China Diprediksi Spesies Baru]]></title>
<link>http://kabargereja.wordpress.com/2009/10/16/fosil-dinosaurus-di-china-diprediksi-spesies-baru/</link>
<pubDate>Fri, 16 Oct 2009 03:13:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>kedung5704</dc:creator>
<guid>http://kabargereja.wordpress.com/2009/10/16/fosil-dinosaurus-di-china-diprediksi-spesies-baru/</guid>
<description><![CDATA[Pakar dinosaurus China pada Kamis mengatakan kerangka fosil dinosaurus yang baru ditemukan di Provin]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div class="colortbl2" style="float:left;margin-right:5px;margin-bottom:5px;padding:2px;"><img src="http://reformata.com/media882716/uploads/Fosil%20Dinosaurus%20di%20China%20Diprediksi%20Spesies%20Baru.jpg" alt="Fosil Dinosaurus di China Diprediksi Spesies Baru.jpg" title="Fosil Dinosaurus di China Diprediksi Spesies Baru" border="0" /></div>
<div style="list-style-type:disc;list-style-image:none;list-style-position:inside;">
<div align="justify">Pakar dinosaurus China pada Kamis mengatakan kerangka fosil dinosaurus yang baru ditemukan di Provinsi Shandong, China timur, mungkin kerangka seekor spesis baru dinosaurus.</p>
<p>Kerangka berukuran panjang 1,5 meter dan lebar 1,2 meter, yang ditemukan di Kota Zhucheng, itu telah dikirim ke Akademi Sains China di Beijing untuk penelitian lebih lanjut.</p></div>
</div>
<p>          Fosil baru itu menunjukkan dinosaurus berbada lebih kecil dan sangat berbeda dari fosil-fosil dinosaurus yang ditemukan sebelumnya, kata Zhao Xijin, pakar dinosaurus pada Akademi Sains China.</p>
<p>&#8220;Itu kemungkinan spesis baru dinosaurus dan merupakan penemuan terbesar sejak eksplorasi berskala-luas ketiga pada Januari 2008, kata Xu Xing, juga pakar dinosaurus di akademi sains tersebut. <a href="http://reformata.com/02917-fosil-dinosaurus-di-china-diprediksi-spesies-baru.html">baca selengkapnya,..</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Toskana bağlarında balina fosili !]]></title>
<link>http://bybart.wordpress.com/2009/10/11/toskana-baglarinda-balina-fosili/</link>
<pubDate>Sun, 11 Oct 2009 16:49:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>bybart</dc:creator>
<guid>http://bybart.wordpress.com/2009/10/11/toskana-baglarinda-balina-fosili/</guid>
<description><![CDATA[İtalya’nın orta kesimlerinde fosilleşmiş balina iskeleti bulundu. Ünlü bir şarap firmasına ait bağlı]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignnone" title="balina fosili" src="http://img73.imageshack.us/img73/8230/neeknujoui.jpg" alt="" width="349" height="197" /></p>
<p><strong>İtalya’nın<br />
orta kesimlerinde fosilleşmiş balina iskeleti bulundu.</strong></p>
<p>Ünlü bir şarap<br />
firmasına ait bağlıkta bulunan fosilin yaklaşık beş milyon yıllık olduğu<br />
belirlendi.</p>
<p>Firma sözcüsü, AFP muhabirine, paleontologların ocak ayında önce tek omur<br />
bulduğunu, sonraki kazılarda balinanın yaklaşık 10 metrelik tüm iskeletini<br />
ortaya</p>
<p>çıkardığını söyledi.</p>
<p>Balina fosili, Toscana bölgesinin bir zamanlar deniz olduğunu gösterdi.</p>
<p>daha fazlası <a title="uydu" href="http://www.forumover.com">www.forumover.com</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Playstation Fosil]]></title>
<link>http://lolasgeek.wordpress.com/2009/10/08/playstation-fosil/</link>
<pubDate>Thu, 08 Oct 2009 20:26:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>nanuuu</dc:creator>
<guid>http://lolasgeek.wordpress.com/2009/10/08/playstation-fosil/</guid>
<description><![CDATA[Visto por primera vez a mediados de la década de 1990, este Ludustatarium se ha encontrado en todo e]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="aligncenter size-medium wp-image-6" title="Ludustatarium" src="http://lolasgeek.wordpress.com/files/2009/10/ludustatarium-temperosony.jpg?w=300" alt="Ludustatarium" width="300" height="200" /></p>
<p>Visto por primera vez a mediados de la década de 1990, este Ludustatarium se ha encontrado en todo el mundo. Similares en origen y la función de la Nintendicus Dominaludus, la Ludustatarium es, obviamente, una evolución más compleja de la forma.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ardipithecus ramidus (Ardi), Inikah Leluhur Manusia?]]></title>
<link>http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/10/06/ardipithecus-ramidus-ardi-inikah-leluhur-manusia/</link>
<pubDate>Tue, 06 Oct 2009 01:06:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>Sang Pelanglang</dc:creator>
<guid>http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/10/06/ardipithecus-ramidus-ardi-inikah-leluhur-manusia/</guid>
<description><![CDATA[&#8220;Setelah 15 tahun menjadi rumor, para peneliti akhirnya mengumumkan bahwa fosil berusia 4,4 ju]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft" src="http://blogs.discovermagazine.com/loom/files/2009/09/ardi-recon440.jpg" alt="" width="126" height="221" />&#8220;Setelah 15 tahun menjadi rumor, para peneliti akhirnya mengumumkan bahwa fosil berusia 4,4 juta tahun itu merupakan salah satu leluhur manusia&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Begitu kira-kira kalimat pembuka salah satu artikel di The Wall Street Journal terbitan 2 Oktober. Fosil makhluk ini kemudian dinamai Ardipithecus ramidus (Ardi).</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut para peneliti, Ardi merupakan salah satu mata rantai evolusi manusia, hidup mendahului Lucy (Australopithecus afarensis), Homo erectus, dan Homo neanderthalensis, yang kemudian menurunkan manusia modern.<br />
<!--more--><br />
Ardi sendiri diduga memiliki nenek moyang yang belum diketahui, diperkirakan hidup 6 juta tahun yang lalu. Si nenek moyang X ini yang kemudian menjadi leluhur bersama antara manusia dan primata. Setelah makhluk X ini keturunannya kemudian bercabang, satu menjadi manusia, satu lagi menjadi primata.</p>
<p style="text-align:justify;">Berita tentang Ardi merupakan berita baru. Namun tema yang melingkupinya sudah jauh hari dipicu oleh Darwin dengan Teori Evolusinya. Mudah disangka, penentang garda depan teori ini adalah pemegang otoritas agama.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk memahami lingkup kejadian ini, ada baiknya kita menoleh sebentar ke belakang, meneropong masa kebangkitan sains di Eropa beberapa abad lalu.</p>
<p style="text-align:justify;">Seiring kebangkitan sains, otoritas agama mendapatkan serangan bertubi-tubi. Pukulan berat pertama datang dari Copernicus dan Galileo. Mereka mengabarkan bahwa bumi bukanlah pusat alam semesta. Bumi hanya salah satu planet yang berputar mengelilingi matahari.</p>
<p style="text-align:justify;">Ini jelas membatalkan anggapan manusia sebagai pusat kosmis. Jika ternyata bumi ini hanya salah satu planet kecil yang mengelilingi matahari, sedangkan matahari ini hanya serupa bintang mini yang mengorbit Bima Sakti, lantas dimana letak posisi istimewa manusia dalam kosmis alam raya?</p>
<p style="text-align:justify;">Kenyataan bahwa manusia bukanlah pusat alam semesta akan membuyarkan kebanggaan manusia sebagai makhluk Tuhan yang paling mulia. Manusia semestinya berada di sentral, bukan sekedar penghuni pinggiran semesta.</p>
<p style="text-align:justify;">Belum reda pukulan &#8220;kosmis&#8221;, muncul pula seorang pengelana pendiam bernama Darwin. Sepulang berkelana dia mengabarkan berita yang lebih menggemparkan bahwa makhluk hidup tunduk dalam proses evolusi. Bentuk yang diperoleh sekarang bukanlah bentuk yang tetap, melainkan setelah melalui perubahan bertahap.</p>
<p style="text-align:justify;">Kabar ini jelas bertentangan dengan yang tertulis di kitab suci. Manusia adalah keturunan Adam dan Hawa yang diturunkan dari surga. Tuhan juga telah memberikan rupa Adam dan Hawa dalam bentuk yang sempurna. Tidak tertulis sepotongpun kata evolusi dalam kitab suci.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Sabda&#8221; Darwin semakin menenggelamkan manusia pada krisis identitas, semakin terlukalah harga dirinya. Setelah manusia kehilangan posisi sentralnya di alam raya, sekarang seseorang hendak mengatakan bahwa manusia bukanlah makhluk surgawi. Manusia tak berbeda dengan spesies lain yang berkembang melalui proses evolusi. Bahwa leluhur manusia bisa jadi tak lebih dari seekor makhluk berbulu.</p>
<p style="text-align:justify;">Begitulah, pertempuran mengenai asal muasal manusia nampaknya masih akan berlangsung lama, semenjak sains sendiri belum bisa menawarkan posisi yang pasti dan &#8216;decisive&#8217; perihal ini.[]</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Artikel lain</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/10/05/senjakala-agama-masih-adakah-masa-depan-bagi-agama/" target="_self">Senjakala Agama: Masih Adakah Masa Depan Bagi Agama?</a></li>
<li><a href="http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/10/03/kata-mui-gempa-sumbar-akibat-banyaknya-maksiat-anda-percaya-tidak-dengan-saya/" target="_self">Kata MUI, Gempa Sumbar Akibat Banyaknya Maksiat, Anda Percaya? Tidak Dengan Saya</a></li>
<li><a href="http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/09/24/sholat-mencegah-perbuatan-keji-dan-munkar-terbuktikah-pernyataan-ini/" target="_self">Sholat Mencegah Perbuatan Keji dan Munkar, Terbuktikah Pernyataan Ini?</a></li>
<li><a href="http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/09/25/penegakan-khilafah-islamiyah-gerakan-oportunis/" target="_self">Penegakan Khilafah Islamiyah = Gerakan Oportunis?</a></li>
</ul>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ardi - vores ældtes forfadder]]></title>
<link>http://ateisme.wordpress.com/2009/10/05/ardi-vores-%c3%a6ldtes-forfadder/</link>
<pubDate>Mon, 05 Oct 2009 11:15:38 +0000</pubDate>
<dc:creator>Veulf</dc:creator>
<guid>http://ateisme.wordpress.com/2009/10/05/ardi-vores-%c3%a6ldtes-forfadder/</guid>
<description><![CDATA[Ancient Skeleton May Rewrite Earliest Chapter of Human Evolution&#8220;=]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Ancient Skeleton May Rewrite Earliest Chapter of Human Evolution&#8220;=]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[La biblia de la paleontologia- el Benton para vos!]]></title>
<link>http://911geo.wordpress.com/2009/10/04/la-biblia-de-la-paleontologia-para-vos/</link>
<pubDate>Sun, 04 Oct 2009 18:19:54 +0000</pubDate>
<dc:creator>911geo</dc:creator>
<guid>http://911geo.wordpress.com/2009/10/04/la-biblia-de-la-paleontologia-para-vos/</guid>
<description><![CDATA[(Fosil de un Amonoideo reemplazado por opalo) Este libro presenta una visión global de la ciencia de]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignnone size-full wp-image-69" title="benton fosil opalo" src="http://911geo.wordpress.com/files/2009/10/benton-fosil-opalo.jpg" alt="benton fosil opalo" width="407" height="143" /></p>
<h5><em> (Fosil de un Amonoideo reemplazado por opalo)</em></h5>
<p>Este libro presenta una visión global de la ciencia de la historia de la vida.</p>
<p>Ideal para Geologos y Paleobiologos, es una herramienta de analisis para la interpretación del registro fósil.</p>
<p>El libro presenta las técnicas más modernas,  investigaciones multivariado de la biogeografía, bioestratigrafía de análisis</p>
<p>de ingeniería de cráneos de dinosaurios, y estudios  cladísticos.</p>
<p>Incluye todos los grupos conocidos de fósiles,  microfósiles e invertebrados, pero una característica importante es la</p>
<p>cobertura completa de plantas, vertebrados y trazas fósiles junto con la discusión</p>
<p>de los orígenes de la vida y los metazoos.</p>
<p>Todos los temas claves relacionados  como la sistemática, ecología, evolución y desarrollo, la estratigrafía y su papel</p>
<p>en la comprensión de que la vida vino y cómo ha evolucionado y diversificado.</p>
<p>No solo lo usaras en la Facu (Paleo I, Paleo II, Fundamentos de Paleo, Paleobotanica, Geologia Historica, Sedimentos,</p>
<p>Microfosiles, Palinologia, Sedimentos especiales, etc) sino en tu vida profesional!!!!</p>
<h3><em><a href="http://www.mediafire.com/download.php?2k22wjmowzn">Ponemos U$S 120 (segun Amazon) al alcance de tu mano <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  </a></em></h3>
<h3><em><a href="http://www.mediafire.com/download.php?2k22wjmowzn">jugate pasaselo a todos los que lo necesitan DESCARGAR!<br />
</a></em></h3>
<p>PD: esta es la web oficial del <a href="http://www.blackwellpublishing.com/paleobiology/default.asp">Benton &#8211; </a><em><a href="http://www.blackwellpublishing.com/paleobiology/default.asp">Introduction to Paleobiology and the Fossil Record </a></em></p>
<p>y de regalo por visitarnos otro Libro complementario <a href="http://www.mediafire.com/download.php?j2qqzititj5">&#8220;Invertebrate Paleontology y Evolution</a><em><a href="http://www.mediafire.com/download.php?j2qqzititj5">&#8220;</a><br />
</em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bases para un buen Geologo - ebook de Bio estratigrafia ]]></title>
<link>http://911geo.wordpress.com/2009/10/04/bases-para-un-buen-geologo/</link>
<pubDate>Sun, 04 Oct 2009 15:41:10 +0000</pubDate>
<dc:creator>911geo</dc:creator>
<guid>http://911geo.wordpress.com/2009/10/04/bases-para-un-buen-geologo/</guid>
<description><![CDATA[Para disfrutar lo mas rico de cada periodo geologico, de facil comprencion, lectura agil,  (y dejes ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignnone size-full wp-image-58" title="bebe tapir atigrado" src="http://911geo.wordpress.com/files/2009/10/bebe-tapir-atigrado.jpg" alt="bebe tapir atigrado" width="363" height="198" /></p>
<p>Para disfrutar lo mas rico de cada periodo geologico,</p>
<p>de facil comprencion, lectura agil,  (y dejes de sentirste un queso)</p>
<p>Luego de invertir tiempo en este libro, veras que estudiar y</p>
<p>compreender Geologia es mucho mas facil! aqui les dejo</p>
<p><a href="http://www.gl.fcen.uba.ar/investigacion/labos/bioestratigrafia/teoricasbioestrati.html">el aporte del Dr Horacio Camacho de la UBA DESCARGAR!</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Penemuan 'Ardi' Memperjelas Asal-Usul Manusia]]></title>
<link>http://lelosusilo.wordpress.com/2009/10/04/penemuan-ardi-memperjelas-asal-usul-manusia/</link>
<pubDate>Sun, 04 Oct 2009 10:53:15 +0000</pubDate>
<dc:creator>lelosusilo</dc:creator>
<guid>http://lelosusilo.wordpress.com/2009/10/04/penemuan-ardi-memperjelas-asal-usul-manusia/</guid>
<description><![CDATA[Zeresenay Alemseged, paleontologi Etiopia yang memimpin tim peneliti menemukan &#39;Selam&#39; yang ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div class="wp-caption alignleft" style="width: 330px"><img src="http://erabaru.net/plugins/content/imagesresizecache/882caf51b6a6ea4b886bd85248551ce4.jpeg" alt="" width="320" height="239" /><p class="wp-caption-text">Zeresenay Alemseged, paleontologi Etiopia yang memimpin tim peneliti menemukan &#39;Selam&#39; yang berusia 3,3 juta tahun, memegang tengkorak seorang anak hominid yang dikenal sebagai Australopithecus, nenek moyang tertua yang pernah ditemukan. (Lealisa Westerhoff/AFP/Getty Images)</p></div>
<p style="text-align:justify;">Penemuan kerangka manusia yang hidup pada 4,4 juta tahun yang lalu menunjukkan bahwa manusia bukan hasil dari evolusi simpanse-sebagai nenek moyang, para peneliti melaporkan pada hari Kamis (1/10).</p>
<p style="text-align:justify;">Malah ini merupakan mata rantai yang hilang &#8211; nenek moyang dari keduanya manusia dan kera modern -adalah berbeda, dan kera telah berevolusi seperti halnya manusia dari nenek moyang yang sama, kata mereka.<!--more--></p>
<p style="text-align:justify;">Para peneliti menekankan bahwa &#8216;Ardi&#8217; mungkin sekarang menjadi hominid tertua, tapi ia bukan mata rantai yang hilang. &#8220;Pada 4,4 juta tahun yang lalu kami menemukan sesuatu yang sangat dekat berkaitan dengan hal itu,&#8221; kata Tim White dari Universitas Berkeley California yang membantu memimpin tim peneliti.</p>
<p style="text-align:justify;">Mereka menggambarkan kerangka parsial mewakili penemuan Ardipithecus ramidus (Ardi). Spesies hominid yang hidup 4,4 juta tahun yang lalu di Etiopia sekarang.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8216;Ardi&#8217; jelas adalah nenek moyang manusia dan keturunannya tidak tumbuh seperti simpanse atau kera lainnya, para peneliti melaporkan dalam jurnal Ilmu pengetahuan.</p>
<p style="text-align:justify;">Dia punya kepala dan jari-jari kaki seperti kera yang memungkinkan dia memanjat pohon dengan mudah, tapi tangan, pergelangan tangan dan panggul menunjukkan bahwa ia berjalan seperti manusia modern dan tidak berjalan seperti simpanse atau gorila.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Orang-orang sedikit banyak mengasumsikan bahwa simpanse modern belum begitu berkembang, bahwa nenek moyang terakhir lebih kurang seperti simpanse dan itu sudah menjadi &#8230; garis keturunan manusia &#8230; itu telah menyelesaikan semua perkembangan,&#8221; kata White .</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Tapi &#8216;Ardi&#8217; bahkan lebih primitif daripada simpanse,&#8221; kata White</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi simpanse dan gorila tidak berjalan tegak karena mereka lebih primitif daripada manusia &#8211; mereka telah mengembangkan karakteristik ini yang membantu mereka tinggal di hutan.</p>
<p style="text-align:justify;">White, Berhane Asfaw dari Rift Valley Research Service di Addis Ababa dan sebuah tim besar menganalisa semua tulang &#8216;Ardi&#8217; dan menemukan dia mungkin lebih cinta damai daripada simpanse modern. Misalnya dia tidak memiliki taring tajam dan panjang seperti simpanse yang digunakan untuk berkelahi.</p>
<p style="text-align:justify;">Laki-laki dan perempuan memiliki ukuran gigi yang sama, menunjukkan lebih banyak persamaan dari pada kera modern.</p>
<p style="text-align:justify;">Tetapi otaknya kecil, posisinya lebih mirip dengan Australopithecus dan manusia modern, visual dan persepsi spasialnya lebih menyerupai manusia modern.</p>
<p style="text-align:justify;">Sumber : <a href="http://erabaru.net/iptek/55-iptek/5528-penemuan-ardi-memperjelas-asal-usul-manusia">Era Baru </a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
