<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>fraktal &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/fraktal/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "fraktal"</description>
	<pubDate>Thu, 24 Dec 2009 19:08:56 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Pro Kontra Batik Fractal: Kombinasi Seni, Sains, dan Teknologi]]></title>
<link>http://raggne.wordpress.com/2009/12/20/pro-kontra-batik-fractal-kombinasi-seni-sains-dan-teknologi/</link>
<pubDate>Sun, 20 Dec 2009 06:33:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>raggne</dc:creator>
<guid>http://raggne.wordpress.com/2009/12/20/pro-kontra-batik-fractal-kombinasi-seni-sains-dan-teknologi/</guid>
<description><![CDATA[Batik Fractal is a traditional batik motif rewritten in mathematical form. First, the original motif]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img src="/DOCUME%7E1/SolAsnO/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-1.png" alt="" /><img src="/DOCUME~1/SolAsnO/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot-3.png" alt="" /><img src="http://pxlpplproject.com/images/riset6.jpg" alt="http://pxlpplproject.com/images/riset6.jpg" width="441" height="222" /></p>
<p>Batik Fractal is a traditional batik motif rewritten in mathematical form. First, the original motif is being rewritten in fractal form and then can be iterated to give more complex form or change the formula to have different form as desire. The output can be applied on fabrics using traditional batik technique or the raw data material itself can be use for further elaboration such as for laser machine, rapid prototyping machine or multimedia. Batik Fractal is an example of generative art.</p>
<p>-</p>
<p>Dalam kerangka acara &#8220;Mathematical Challenge Festival&#8221; yang diadakan Himpunan Mahasiswa Matematika (Himatika) ITB, diselenggarakan seminar &#8220;Mathematics in Batik Fractal&#8221;, aplikasi matematika dalam software pembuatan batik, Minggu (23/11). Salah satu pembicara, Yun Hariadi, banyak menjelaskan mengenai bagaimana pola batik dapat dipetakan dengan matematika dan diterjemahkan ke dalam software sehingga dapat menciptakan pola-pola yang baru.</p>
<p><img src="http://pxlpplproject.com/images/riset1.jpg" alt="http://pxlpplproject.com/images/riset1.jpg" width="444" height="174" /></p>
<p>Berangkat dari teori Chaos, yaitu teori yang membahas kesensitifan pada kondisi awal, Yun beserta Tim berhasil mengaplikasikan matematika dalam software JBatik. Disebutkan bahwa fraktal muncul sebagai tanda keteraturan dalam kekacauan (chaos) dalam suatu sistem yang kompleks. Salah satu cara untuk memahami fraktal adalah dengan menggunakan penggaris dimensi fraktal yang membutuhkan geometri baru, geometri yang mampu mengakomodasi konsep tentang kesamaan diri (Geometri Fraktal, Mendelbrot 1967). Geometri fraktal mengakomodasi objek yang berdimensi pecahan, misalnya 0.7, 1.5, atau 2.75. Dengan penggaris dimensi fraktal, tingkat fraktal suatu benda dapat dibandingkan. Dalam penjelasannya, hasil perhitungan dimensi fraktal pada batik dengan sampel 200 motif batik menunjukan bahwa batik memiliki dimensi fraktal 1.5. Hal ini menunjukan bahwa motif batik tidak cukup digambarkan oleh benda berdimensi satu namun berlebihan jika digambarkan benda berdimensi dua.</p>
<p><img src="http://pxlpplproject.com/images/riset2.jpg" alt="http://pxlpplproject.com/images/riset2.jpg" width="409" height="205" /></p>
<p>Faktor yang berperan besar menghadirkan fraktal pada batik adalah teknik dekoratif yang berhubungan dengan makna simbolis pada batik, yaitu isen atau mengisi motif besar dengan motif kecil yang mirip dengan kesamaan diri pada fraktal. Kehadiran fraktal dalam batik menunjukan bahwa batik merupakan suatu sistem yang kompleks, hasil interaksi antara manusia dengan lingkungannya. Manusia memahami alam lingkungan dan menerjemahkannya dengan melukis pada kain dengan teknik batik. Dari sini dapat dilihat bahwa terdapat keterhubungan antara teknologi, sosial, budaya, dan kepercayaan yang menyebabkan batik memiliki unsur fraktal. Dalam perkembangannya, batik banyak mendapat pengaruh kebudayaan-kebudayaan. Namun demikian, seperti yang dikatakan Yun, batik tetap mampu mempertahankan dimensi fraktalnya pada sekitar 1.5.</p>
<p>Dalam software JBatik, software yang mendesain pola batik, mula-mula gambar batik diolah dan dibuat distribusi frekuensinya. Kemudian dimensinya dihitung dan dibuat fraktalnya. &#8220;Dari satu rumus saja, bisa dihasilkan banyak motif desain,&#8221; ujar Yun.</p>
<p>Software JBatik sebagai kombinasi seni, sains, dan teknologi telah mendapat penghargaan Asia Pacific ICT Award (APICTA) 2008, kategori &#8220;Tourism and Hospitality&#8221; di Jakarta; penghargaan luar biasa dari UNESCO, Bangkok, Thailand; 100 Best Indonesia Innovations2008, Istana negara, Jakarta; dan Indonesia ICT Award</p>
<p><span style="font-family:helvetica;color:#000000;font-size:x-small;"><img src="/DOCUME~1/SolAsnO/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot-2.png" alt="" /><span style="font-family:helvetica;color:#000000;font-size:x-small;"><strong> </strong></span></span></p>
<p><img src="http://pxlpplproject.com/images/riset5.jpg" alt="http://pxlpplproject.com/images/riset5.jpg" width="442" height="222" /></p>
<p><span style="font-family:helvetica;color:#000000;font-size:x-small;"><strong>Cara Membuat</strong> </span></p>
<p><span style="font-family:helvetica;color:#000000;font-size:x-small;"> Sebelum membuat batik, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengukur DNA batik tersebut. Mereka mengukur keteraturan motif dan ciri khas batik dengan menggunakan alat yang disebut Dimensi Fractal. Hasil pengukuran tersebut selanjutnya disebut DNA batik. </span></p>
<p><span style="font-family:helvetica;color:#000000;font-size:x-small;"> &#8220;Ambil contoh motif parang rusak dari Yogyakarta. Pertama-tama, motif batik tersebut ditransformasikan dalam rumus matematika fractal dengan bahasa L System. Rumus tersebut kemudian dimodifikasi dengan mengubah parameter-parameternya sehingga menghasilkan rumus yang lebih kompleks dan rumit,&#8221; jelas Nancy. Selanjutnya, rumus tersebut diolah dengan program jBatik, sebuah aplikasi yang dibangun dengan basis open source software. </span></p>
<p><span style="font-family:helvetica;color:#000000;font-size:x-small;"> Rumus ini akan menghasilkan gambar motif batik yang berbeda dari motif asli. Desainer dapat terus mengubah parameter rumusnya sehingga gambar yang dihasilkan sesuai dengan estetika desainer. Setelah desainer mendapatkan motif yang diharapkan, motif tersebut kemudian diberikan kepada pembatik tradisional untuk dicanting di atas kain. </span></p>
<p><span style="font-family:helvetica;color:#000000;font-size:x-small;"> Menurut Nancy, proses pembatikan masih menggunakan proses tradisional, yaitu dengan cap atau canting, dan menggunakan malam (semacam tinta untuk menulis batik) serta proses pewarnaan dengan pencelupan sehingga kualitas dan nilainya tak kalah dengan batik tradisional. </span></p>
<p><span style="font-family:helvetica;color:#000000;font-size:x-small;"> Ia mengatakan setiap batik di Indonesia memiliki ciri khasnya sendiri. Ia mencontohkan batik Pekalongan. Menurutnya, ciri batik dari daerah tersebut penuh dengan motif. Ini merupakan akibat dari pengaruh masuknya pedagang China, Arab, dan Belanda ke daerah Pekalongan, katanya. </span></p>
<p><span style="font-family:helvetica;color:#000000;font-size:x-small;"> Lalu, bagaimana motif batik Solo dan Yogyakarta? Motif batik Solo dan Yogya mencederung teratur dan menoton. Hal ini melambangkan keteraturan yang bersumber dari wilayah keraton, tuturnya. Motif batik pesisir daerah pesisir menurutnya lebih bebas. Namun, motif batik Madura cukup teratur. </span></p>
<p><img src="http://pxlpplproject.com/images/riset3.jpg" alt="" width="429" height="216" /></p>
<p><span style="font-family:helvetica;color:#000000;font-size:x-small;"> <strong>Hingga Milan</strong> </span></p>
<p><span style="font-family:helvetica;color:#000000;font-size:x-small;"> Salah seorang anggota Pixel Project, Lucky, mengikuti 10th Generative Art International Conference yang diselenggarakan oleh Politecnico Air di Milano, Desember 2007 lalu. Pengunjung dan peserta konferensi tersebut adalah seniman komputasi, desainer, arsitek, ilmuan matematika, dan lainnya. </span></p>
<p><span style="font-family:helvetica;color:#000000;font-size:x-small;"> &#8220;Respon peserta di sana cukup baik. Dengan keberangkatan kami ke Milan, Indonesia sudah masuk dalam pemetaan perkembangan seni, sains dan teknologi terkini di dunia internasional,&#8221; tutur Nancy. </span></p>
<p><span style="font-family:helvetica;color:#000000;font-size:x-small;"> Sedangkan di dalam negeri, Nancy mengakui, respon yang diperolehnya sangat beragam, mulai dari yang positif sampai negatif. &#8220;Tetapi perbedaan ini membuat kami tambah semangat untuk menciptakan karya baru dan mengeksplorasi potensi batik,&#8221; tuturnya. </span></p>
<p><img src="http://pxlpplproject.com/images/riset4.jpg" alt="" width="438" height="220" /></p>
<p><span style="font-family:helvetica;color:#000000;font-size:x-small;"> &#8220;Harga batik fraktal berkisar dari Rp. 500.000 Rp. 2.000.000 per potong. Semuanya tergantung desain dan bahan. Sampai saat ini, kami belum membuat desain terumit karena biaya pembuatan yang sangat mahal,&#8221; akunya. Itu juga karena mereka melayani pemesanan batik satu persatu. Salah satu pelanggan setianya adalah Menteri Riset dan Teknologi Kusmayanto Kadiman. </span></p>
<p><span style="font-family:helvetica;color:#000000;font-size:x-small;"> Saat ini, Pixel Project telah menghasilkan 15 desain utama yang dapat dikembangkan menjadi ribuan varian desain. Ke depan, motif batik apapun dapat dibuat rumus matematikanya ibarat kode DNA. Dengan bantuan teknologi, metode batik fractal tak hanya mewariskan seni dan fisik batik, melainkan ibarat mewariskan &#8220;:ruh&#8221; batik itu sendiri.</span></p>
<p><img src="http://pxlpplproject.com/images/lung2an.jpg" alt="" width="432" height="169" /></p>
<div class="entry">
<p><span style="font-family:helvetica;color:#000000;font-size:x-small;"><span style="font-family:helvetica;color:#000000;font-size:x-small;"><strong>Pro Kontra batik Fractal vs Batik Tradisional<br />
</strong></span></span></p>
<p>Dalam ranah pembicaraan tentang batik Indonesia, masih banyak pertentangan tentang munculnya batik fractal, yang dikhawatirkan oleh sebagian orang katanya akan mengganggu dan dapat merusak motif-motif batik tradisional. Untuk membuktikan bahwa batik fractal dapat  menggangu atau merusak batik-batik tradisional mungkin bisa saya katakan pernyataan tersebut terlalu dini, kiranya kita harus lebih arif dan bijaksana untuk melakukan pengkajian lebih dahulu.</p>
<p>Proses pembuatan batik tradisional yang kita tahu berdasarkan teks dari buku-buku bahwa konon nenek moyang kita dalam membuat batik harus melewati ritual, berpuasa, semedi dan dengan membaca sebaris mantera-mantera atau do’a agar batik yang dibuatnya bisa memberikan manfaat. Ragam hiasnya dibuat dengan penuh makna filosofis yang cukup tinggi.</p>
<p>Cerita tentang pembuatan sehelai kain batik tersebut mungkin benar dan kenyataannya bahwa batik Indonesia masih eksis sekarang ini dikarenakan nilai estetis yang dikandung pada keindahan batik tradisional Indonesia sangat luar biasa. Beberapa daerah di sebagian wilayah Indonesia memiliki akar budaya batik yang yang sangat luhur dan sangat beragam, tidak ada di negara manapun yang memiliki kekayaan ragam hias batik seperti yang ada di Indonesia, maka sudah sangat pantaslah bila batik merupakan warisan budaya tak benda (Intengable culture heritage humanity) dari Indonesia seperti penghargaan yang telah diberikan oleh Unesco pada tanggal 2 Oktober 2009 yang baru lalu. Penghargaan Unesco yang diberikan untuk Indonesia bukan karena banyaknya corak dan ragam hias batik yang dimiliki, namun karena nilai estetis pada lembaran-lembaran batik dan karena batik masih digunakan, dilestarikan oleh sebagian masyarakat Indonesia secara turun temurun.</p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-4512" title="BATIKRAME" src="http://netsains.com/wp-content/uploads/2009/10/BATIKRAME-300x232.jpg" alt="BATIKRAME" width="300" height="232" /></p>
<p>Berdasarkan pengamatan saya di dunia batik pada saat sekarang ini, tanpa hadirnya batik fractal-pun, telah banyak berkembang batik-batik kontemporer yang unsur motifnya tidak menggunakan  ragam hias batik-batik tradisional.  Justru yang lebih membahayakan sebenarnya adalah membanjirnya produk-produk tekstil yang bercorak batik banyak kita temui dipasaran, serta nekat dituliskan label “Batik Tulis Halus” atau “Batik Sutra Halus” dengan jelas pada produknya, padahal yang sebenarnya dibuat dengan teknik sablon/printing serta bahannya terbuat dari polyester.</p>
<p>Banyak sekali ragam hias dan corak batik-batik tradisional yang cukup memiliki makna filosofis yang luhur dan tinggi di sablon dengan teknik sablon yang asal dan dijual dengan harga yang sangat murah. Kita semua termasuk pemerintah tidak bisa berbuat banyak, protes sering disampaikan di berbagai media namun tidak ada perlindungan dan tindakan yang tegas. Paling tidak, harapan dari saya adalah ada anjuran atau pemberian sangsi oleh pemerintah bagi industri tekstil jangan mencantumkan kata-kata “kain batik halus” pada kain tekstil (printing machine/hand print) berbentuk meteran/gulungan, tapi seharusnya menyebutkan “kain tekstil bercorak batik”. Kalau mencantumkan kata “Batik Halus” padahal kenyataanya tekstil bercorak batik berarti produsen telah melakukan tindakan kebohongan publik atau penipuan yang akan bisa dijerat dengan pasal-pasal pelanggaran hukum.</p>
<p>Komunitas produsen dan pengguna batik fractal ini masih sangat sedikit sekali bila dibandingkan dengan motif-motif batik tradisional yang ada, namun tidak menutup kemungkinan bilamana tingkat ketertarikan konsumen semakin tinggi yang diiringi dengan banyak bermunculannya software-software komputer yang dapat membantu dan mempermudah perancangan desain fractal maka akan bermunculan desain-desain batik fractal yang beragam.</p>
<p>Bila mengamati batik fractal, setidaknya bisa kita dekati dengan melihat bahwa batik fractal adalah hanya sebagian kecil dari pengembangan desain-desain batik secara keseluruhan.  Kita bisa menilainya hanya bagian dari kegiatan kreatif semata (creative activity), mungkin pula ada yang menilai sebagai suatu seni (art activity). Batik Fractal bila dilhat dari aktivitas dan karya, bisa dipastikan bahwa dapat didudukkan  dalam suatu tempat yang objektif, yaitu sebagai suatu kegiatan riset yang menekankan segi inovasi, eksperimentasi dan kreativitas. Ada juga yang mengatakan bahwa kegiatan pengembangan batik fractal adalah wujud dari penggabungan teknologi, sains, art dan economy.</p>
<p>Menurut Agus Sachari dosen FSRD- ITB mengatakan “Dalam konteks keilmuan yang lebih makro, kegiatan desain secara luas hakikatnya terbentuk sebagai paduan antara sains, seni, dan teknologi. Ketiga unsur pembentuk ini berlangsung sinergis dengan perkembangan zaman dan cabang dan disiplin keilmuan desain. Pada kegiatan yang bermuatan estetik cukup besar, maka nuansa keilmuan seninya tentu semakin kental, seperti pada desain perhiasan, pakaian, ilustrasi, desain kriya, dsb.”. Sehingga menurut saya terjadinya batik fractal telah sejalan dengan  fenomena yang ada bahwa kegiatan mendesain termasuk batik adalah akibat pola berpikir manusia yang lebih maju dengan memanfaatkan kemajuan teknologi yang ada dan akan bisa bersinergi dengan kegiatan manusia yang sebelumnya pernah dikerjakan.</p>
<p>Kreatifitas yang dilakukan oleh komunitas penggagas batik fractal hendaknya kita dukung, diakarenakan dampak ekonomi yang nyata adalah bisa memberikan lapangan kerja baru, setidaknya akan bermunculan jasa programmer-programmer desain batik fractal serta jasa penterjemah desain-desain batik fractal, yang ujungnya pasti menyentuh pembatik-pembatik tradisional. Asalkan dengan catatan bahwa desain batik yang telah dibuat tidak diproduksi dengan teknik sablon. Bilamana bisa disinergikan dengan dunia pendidikan menengah, kejuruan dan perguruan tinggi, maka tidak menutup kemungkinan batik-batik Indonesia akan lebih berkembang sangat pesat, dengan beragam teknik-teknik produksi yang baru dan dengan desain-desain yang bisa menembus pasar dengan tiada batas.</p>
<p>Pengembangan produksi batik fractal ke depan sampai kapanpun tidak akan bisa mengantikan kedudukan dan keluhuran batik-batik motif bercorak tradisional. Cerita tentang motif dan corak  batik tradisional sudah terukir dengan tinta emas dan menempati seluruh relung-relung kehidupan sosial budaya bangsa Indonesia yang sangat luhur sejak dahulu kala hingga sekarang.<br />
Pengembangan batik fractal harus tetap menggunakan teknik batik  tulis maupun cap, sehingga mudah-mudahan akan terus bisa menambah perbendaharaan motif-motif batik Indonesia, meningkatkan dan memberikan lapangan kerja baru bagi industri kerajinan batik.<br />
Kita sudah sepakat dan terus menjaga bahwa kain dengan dengan bentuk gambar apapun yang tidak dikerjakan dengan lilin sebagai proses perintang warnanya, maka tidak bisa kita namakan batik, namun disebutnya adalah tekstil bermotif batik atau kain sablon bercorak batik.</p>
</div>
<p>Sumber:</p>
<p>http://www.itb.ac.id/news/2262.xhtml</p>
<p>http://www.komputasi.lipi.go.id/utama.cgi?cetakartikel&#38;1221258652</p>
<p>http://netsains.com/2009/10/pro-kontra-batik-fractal-vs-batik-tradisional/</p>
<p>http://pxlpplproject.com/batik_fractal.html</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Popart-Engel]]></title>
<link>http://shambala25.wordpress.com/2009/11/29/popart-engel/</link>
<pubDate>Sun, 29 Nov 2009 19:00:17 +0000</pubDate>
<dc:creator>Barbara</dc:creator>
<guid>http://shambala25.wordpress.com/2009/11/29/popart-engel/</guid>
<description><![CDATA[POPART-ENGEL / Barbara / 29.11.2009]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://shambala25.wordpress.com/files/2009/11/922-popart-engel-29-11-2009.jpg"><img src="http://shambala25.wordpress.com/files/2009/11/922-popart-engel-29-11-2009.jpg" alt="" title="922   POPART-ENGEL - 29.11.2009" width="482" height="321" class="alignnone size-full wp-image-6897" /></a><br />
POPART-ENGEL / Barbara / 29.11.2009</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Schweinskopfgrippe (Teil 2)]]></title>
<link>http://fatalfraktal.wordpress.com/2009/11/21/schweinskopfgrippe-teil-2/</link>
<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 18:40:32 +0000</pubDate>
<dc:creator>fatalfraktal</dc:creator>
<guid>http://fatalfraktal.wordpress.com/2009/11/21/schweinskopfgrippe-teil-2/</guid>
<description><![CDATA[Ein Virus orientiert sich Ich hätte besser recherchieren sollen! Das Virus ist schon im Wonnemonat M]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Ein Virus orientiert sich Ich hätte besser recherchieren sollen! Das Virus ist schon im Wonnemonat M]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Schweinskopfgrippe (Teil 1)]]></title>
<link>http://fatalfraktal.wordpress.com/2009/11/19/schweinskopfgrippe-teil-1/</link>
<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 23:34:50 +0000</pubDate>
<dc:creator>fatalfraktal</dc:creator>
<guid>http://fatalfraktal.wordpress.com/2009/11/19/schweinskopfgrippe-teil-1/</guid>
<description><![CDATA[Wie ein Virus lernte die Welt zu lieben Ein besseres Kastrophenmarketing erfuhr wohl noch keine ande]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Wie ein Virus lernte die Welt zu lieben Ein besseres Kastrophenmarketing erfuhr wohl noch keine ande]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mandelbrot-Engel]]></title>
<link>http://shambala25.wordpress.com/2009/11/04/mandelbrot-engel/</link>
<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 12:05:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>Barbara</dc:creator>
<guid>http://shambala25.wordpress.com/2009/11/04/mandelbrot-engel/</guid>
<description><![CDATA[MANDELBROT-ENGEL / Barbara / 4.11.2009]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://shambala25.wordpress.com/files/2009/11/908-mandelbrot-engel-4-11-2009.jpg"><img src="http://shambala25.wordpress.com/files/2009/11/908-mandelbrot-engel-4-11-2009.jpg?w=169" alt="908   MANDELBROT-ENGEL - 4.11.2009" title="908   MANDELBROT-ENGEL - 4.11.2009" width="169" height="500" class="alignnone size-large wp-image-6172" /></a><br />
MANDELBROT-ENGEL /<br />
Barbara / 4.11.2009</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[İki sayının arası]]></title>
<link>http://asianteory.wordpress.com/2009/10/26/iki-sayinin-arasi/</link>
<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 19:37:56 +0000</pubDate>
<dc:creator>asianteory</dc:creator>
<guid>http://asianteory.wordpress.com/2009/10/26/iki-sayinin-arasi/</guid>
<description><![CDATA[İki sayının arasında ne vardı ?   Elbette başka bir sayı, ama sayılara farklı bir pencereden bakan b]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>İki sayının arasında ne vardı ?<br />
  Elbette başka bir sayı, ama sayılara farklı bir pencereden bakan biri için öyle değildi durum.<br />
  Eğer sayı tabanı 10 ise ; en kücük sayı 0 en büyük sayı 9 idi. 10 &#8216;dan büyük sayılar başka bir evrene aitti ama insanlar o sayı evreninden bu sayı evrenine Vize, pasaport hiç sormadan gelip geçiyorlardı.<br />
Halbuki orası başka bir alemdi. Evet bunlardan daha büyük sayılar arasındaki ilişkiyide yine onlar belirliyordu ama aslında orada yeni olan bir şey daha vardı.<br />
   Basamak..!!<br />
İşte bu sayıların arasındaki boşluğu belirsiz yapan, o gizemli boşluğu oluşturan 0 ile 9 arasında 10 tamsayı vardı. Ama kesirli sayılardan kaçtane idi. Diyorlardı ki SONSUZ..  !!! <br />
  Ya kesirlerin her aşamada ne kadar artacağını ben belirlersem ve desem ki buna 10&#8242;luk kesir sayı tabanı,<br />
o zaman 0 ile 1 arasında sadece 10 tane kesirli sayı olacak.<br />
Peki onluk kesir sayı tabanının iki sayısı arasında ne kadar sayı var ?<br />
    İki sayı arasında bir kesrin 10&#8242;da biri kadar adımı varsa, cevap 10 olmalı&#8230;<br />
İşte bunu sonsuz kere de tekrarlasak, cevap hep aynı olacak her zaman 10 tane sayı, ama her seferinde<br />
daha da küçülecek sayı tabanlarımız.<br />
 En küçükte ve en büyükte biteviye tekrar eden aynı şey, Aynen Fraktaller gibi.<br />
Fraktaller, kesikli yapılar, aralarında ne olduğu bilinmeyen yapılar, herşey başlangıç değerine bağlı ve hassas<br />
başladığınız yer 1/1000 basamağı ise bundan daha küçük sayı tabanları ve dönüşümler yapı müthiş derecede kendine benzer ama yinede öngörülemez bir bütün, parçaya baktığımızda inanılmaz ölçüde basit bütüne baktığımızda aynı derecede kaotik,</p>
<p>  Acaba bütün kaotik sistemler, sayıların bu fraktal yapısından mı oluşmuşlar ?<br />
  Yoksa onlar süreklide biz ölçüp biçerken bu sayıları kullandığımızdan mı, tüm heryerde kaotik yapılar görüyoruz ?</p>
<p><strong><em><span style="color:#0b5394;">Onlar, üstlerindeki göğü nasıl yapmışız, süslemişizdir bir bakmazlar mı? Onda hiçbir çatlak da yoktur.</span></em></strong></p>
<div style="text-align:right;"><strong><em><span style="color:#674ea7;"> Kâf 50 / 6   </span></em></strong></div>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Asil sayılar]]></title>
<link>http://asianteory.wordpress.com/2009/10/26/asil-sayilar/</link>
<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 19:34:57 +0000</pubDate>
<dc:creator>asianteory</dc:creator>
<guid>http://asianteory.wordpress.com/2009/10/26/asil-sayilar/</guid>
<description><![CDATA[Asal sayılar, asalet unvanına sahip ender bulunan ama sayılarının sonsuz olduğu söylenen sayılardır.]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Asal sayılar, asalet unvanına sahip ender bulunan ama sayılarının sonsuz olduğu söylenen sayılardır.<br />
 Asaletleri, insanların onları ifade eden denklemi bulamamasından ama buna rağmen tüm sayıları oluşturan öz olmalarından ileri gelir. Aslında tüm sayılar değil sadece tam sayılar hatta 1 den büyük tüm tam sayılar demeliyiz.<br />
   Küme ifadesi olarak insanlar bunu sözle ifade etmişler, &#8220;Sadece 1&#8242;e ve kendisine bölünebilen sayılar asaldır&#8221;<br />
Çift sayılar 2 * n; Tek sayılar 2 * n + 1 ; n, 0&#8242;dan sonsuza herhangi bir Tamsayı olmak üzere eğer belirli bir sıradaki Tek ya da Çift tamsayıyı bulmak isterseniz kullanacağınız Lineer denklemlerdirler.<br />
  Bunlar arasında önceden bilinebilecek, istediğiniz herhangi bir tanesini hesaplayacağınız ilişkiler içeren formüller vardır.<br />
  Ama asal sayılar için böyle bir şey söz konusu değildir, onlar ulaşılamaz, erişilemez, bilinemez sayılardır.<br />
Onları ancak sezebilirsiniz,  X sayısı %99,9 ihitimalle Asaldır,<br />
ama % 0,1 ihtimalle asal olmayabilir. Eğer kesin olarak bilmek istersen, gereken süre 150 bin yıl; göze alırmısın bunu bilmeyi ?<br />
İşte bu sayede şifrelemek için kullanmışlar onları , değerli bilgileri için..<br />
 Kimse göze almamış bu kadar zamanı ne olacağını bilemediği bir bilgi için..Zaten bilgiden daha değerli olan zaman , daha az değerli ile değişilir mi hiç ?</p>
<div style="text-align:center;">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</div>
<p>  Aslında bakan biri başka açıdan, cümleleri gibi anlaşılmaz önce insanlar tarafından. Tanımına bakmış Asil sayıların farklı düşünürmüş insanlardan, bu tanım ne tuhaf; bölme değil ki doğal olan, birleştirmeliyim insanlar gibi sayılarıda, öyleyse doğal tanım şöyle olmalı en azından..</p>
<p>   &#8220;<strong><em><span style="color:#0b5394;background-color:#eeeeee;">Birden büyük ve birden başka KAT&#8217;ı olmayan sayılar Asil olmalı</span></em></strong>.&#8221;</p>
<p>  İşte asaletin sebebi bu olmalı; 1 sayısı sadece kendisine Ram olan, içinde başka sayı barındırmayan sayılara asalet unvanı bahşediyor.  Yani bir sayısında BİR&#8217;leşiyor asil sayılar.<br />
 <br />
Bir ile BİRleşen sayı tüm sayıları kendinden üretiyor ve tüm sayılar içinde BİR &#8216;i barındırıyor.<br />
Böyle deyince; birden itibaren başlayan tüm tam sayıları, birbiri ile çarpmış, bir millet olmuş bunlar, içinde olmayan yokmuş; bir başka millet ise ayrılan, içinde birden gayri her şey olan ve birbiri ile çarpılan, ve hayretle görmüş ikisi arasındaki farkı;<br />
Eksik olan bu ikinci millette BİR den başka katı olmayan ve BİR &#8216;den büyük sayılarmış.</p>
<p>  Eksiklik onları görünür kılmış, daha önce herhangi bir sayı iken; artık onların asaletini tüm sayılar anlamış.</p>
<p>  <strong><span style="color:#20124d;">Eksik olan millet, BİR&#8217;e Ram olmayan&#8217;dır.  </span></strong><br />
<strong><span style="color:#20124d;">  BİR&#8217;leş(e)meyendir.</span></strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[cherubimu rockt die quantenphysik]]></title>
<link>http://newnatol.wordpress.com/2009/10/20/cherubimu-rockt-die-quantenphysik/</link>
<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 14:23:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>newnatol</dc:creator>
<guid>http://newnatol.wordpress.com/2009/10/20/cherubimu-rockt-die-quantenphysik/</guid>
<description><![CDATA[er ist kein physiker alles was er über quantenphysik weiß weiß er aus dem internet doch er hat am 26]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><h3 style="text-align:center;">er ist kein physiker</h3>
<h3 style="text-align:center;">alles was er über quantenphysik weiß</h3>
<h3 style="text-align:center;">weiß er aus dem internet</h3>
<h3 style="text-align:center;">doch er hat am 26.09.2008</h3>
<h3 style="text-align:center;">auf seinem <a href="http://coffeecupz.wordpress.com/2009/10/19/dr-holger-bech-nielsen-dr-masao-ninomiya-ihr-habt-meine-idee-geklaut/"><span style="color:#000000;"><span style="text-decoration:none;">wordpress blog </span></span></a></h3>
<h3 style="text-align:center;">eine art end-zeit-märchen geschrieben</h3>
<h3 style="text-align:center;">ein märchen das er ohne große vorbereitung</h3>
<h3 style="text-align:center;">wie er es ausdrückt</h3>
<h3 style="text-align:center;">einfach so ins netz gekotzt hat</h3>
<h3 style="text-align:center;">ein märchen das als grundlage</h3>
<h3 style="text-align:center;">eine quantenphysikalische theorie von cherubimu enthält</h3>
<h3 style="text-align:center;">und diese theorie</h3>
<h3 style="text-align:center;">wurde nun von zwei weltweit angesehenen quantenphysikern ins netzt gestellt</h3>
<h3 style="text-align:center;">nachzulesen hier:</h3>
<h3 style="text-align:center;"><a href="http://coffeecupz.wordpress.com/2009/10/19/dr-holger-bech-nielsen-dr-masao-ninomiya-ihr-habt-meine-idee-geklaut/">&#8220;Dr Holger Bech, Dr. Masao Ninomiya-ihr habt meine Idee geklaut&#8221;</a></h3>
<p style="text-align:center;">
<h2 style="text-align:center;"><span style='text-align:center; display: block;'><object width='425' height='350'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/aIj30SOoIDM&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' /><param name='allowfullscreen' value='true' /><param name='wmode' value='transparent' /><embed src='http://www.youtube.com/v/aIj30SOoIDM&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' type='application/x-shockwave-flash' allowfullscreen='true' width='425' height='350' wmode='transparent'></embed></object></span></h2>
<h2 style="text-align:center;"><span style="color:#33cccc;"><em><span style="color:#ff0000;">*</span></em></span></h2>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#33cccc;"><span style="color:#ff0000;"><span style="text-decoration:underline;">ein kleiner ausschnitt aus cherubimus end-zeit-märchen</span></span></span></h3>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#33cccc;"><em><span style="color:#ff0000;">genf</span></em></span></h3>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#33cccc;"><em><span style="color:#ff0000;">23.05.09</span></em></span></h3>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#33cccc;"><em><span style="color:#ff0000;">cern pressesprecher :</span></em></span></h3>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#33cccc;"><em><span style="color:#ff0000;">“ entgegen der algemeinen panikmache</span></em></span></h3>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#33cccc;"><em><span style="color:#ff0000;">leben wir alle noch .</span></em></span></h3>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#33cccc;"><em><span style="color:#ff0000;">hawking hatte recht</span></em></span></h3>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#33cccc;"><em><span style="color:#ff0000;">und das wussten wir schon immer.</span></em></span></h3>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#33cccc;"><em><span style="color:#ff0000;">wir haben ein stabiles schwarzes loch</span></em></span></h3>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#33cccc;"><em><span style="color:#ff0000;">auf sichere weise</span></em></span></h3>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#33cccc;"><em><span style="color:#ff0000;">in den dafür vorgesehenen  …“</span></em></span></h3>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#33cccc;"><em><span style="color:#ff0000;">der pressesprecher bricht zusammen</span></em></span></h3>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#33cccc;"><em><span style="color:#ff0000;">er wurde angeschossen.</span></em></span></h3>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#33cccc;"><em><span style="color:#ff0000;">panik bricht aus.</span></em></span></h3>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#33cccc;"><em><span style="color:#ff0000;">————————</span></em></span></h3>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#33cccc;"><em><span style="color:#ff0000;">die videobotschaften auf youtube werden</span></em></span></h3>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#33cccc;"><em><span style="color:#ff0000;">immer undurchsichtiger</span></em></span></h3>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#33cccc;"><em><span style="color:#ff0000;">angebliche schwarze loch filme</span></em></span></h3>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#33cccc;"><em><span style="color:#ff0000;">lösen endzeitstimmung aus</span></em></span></h3>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#33cccc;"><em><span style="color:#ff0000;">die nachrichtenagenturen</span></em></span></h3>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#33cccc;"><em><span style="color:#ff0000;">versuchen zu beschwichtigen</span></em></span></h3>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#33cccc;"><em><span style="color:#ff0000;">—————————</span></em></span></h3>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#33cccc;"><em><span style="color:#ff0000;">24.05.09</span></em></span></h3>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#33cccc;"><em><span style="color:#ff0000;">das gelände um cern herum wird</span></em></span></h3>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#33cccc;"><em><span style="color:#ff0000;">in einem radius von 100 kilometern</span></em></span></h3>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#33cccc;"><em><span style="color:#ff0000;">evakuiert und abgesperrt</span></em></span></h3>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#33cccc;"><em><span style="color:#ff0000;">—————————</span></em></span></h3>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#33cccc;"><em><span style="color:#ff0000;">dann taucht ein authentisches video auf</span></em></span></h3>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#33cccc;"><em><span style="color:#ff0000;">man sieht zwei weltberühmte cern physiker</span></em></span></h3>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#33cccc;"><em><span style="color:#ff0000;">sie stehen vor dem atlas detektor</span></em></span></h3>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#33cccc;"><em><span style="color:#ff0000;">oder besser das was von ihm übrig ist</span></em></span></h3>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#33cccc;"><em><span style="color:#ff0000;">die beiden physiker weinen&#8230;</span></em></span><a href="http://coffeecupz.wordpress.com/2008/09/26/gott-und-teilchen-ein-multiversum-marchen-lhc-cern/"><span style="color:#000000;"><span style="text-decoration:none;"><span style="color:#33cccc;"><em><span style="color:#ff0000;">weiter geht es hier</span></em></span></span></span></a></h3>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Es ist alles schon da, man muss es nur sehen]]></title>
<link>http://martinjost.wordpress.com/2009/10/05/es-ist-alles-schon-da-man-muss-es-nur-sehen/</link>
<pubDate>Sun, 04 Oct 2009 22:05:08 +0000</pubDate>
<dc:creator>Paul Pretens</dc:creator>
<guid>http://martinjost.wordpress.com/2009/10/05/es-ist-alles-schon-da-man-muss-es-nur-sehen/</guid>
<description><![CDATA[Kunst-Stück des Monats Von Paul Pretens Harri Dünong: »Pullerzimmertapetenkacheln«. Digital bearbeit]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Kunst-Stück des Monats Von Paul Pretens Harri Dünong: »Pullerzimmertapetenkacheln«. Digital bearbeit]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Fraktale Freizeitbeschleuniger]]></title>
<link>http://11k2.wordpress.com/2009/10/02/fraktale-freizeitbeschleuniger/</link>
<pubDate>Fri, 02 Oct 2009 14:27:23 +0000</pubDate>
<dc:creator>Fritz</dc:creator>
<guid>http://11k2.wordpress.com/2009/10/02/fraktale-freizeitbeschleuniger/</guid>
<description><![CDATA[Der finnische Flashcoder Cesmes lässt uns an seinen fraktalen Freizeitvergnügungen teilhaben. Nett v]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://11k2.wordpress.com/files/2009/10/091002fractals.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-11487" title="091002fractals" src="http://11k2.wordpress.com/files/2009/10/091002fractals.jpg" alt="091002fractals" width="460" height="457" /></a></p>
<p>Der finnische Flashcoder Cesmes lässt uns an seinen fraktalen Freizeitvergnügungen teilhaben. Nett von ihm. Die magischen Kreise ( pic oben) sind schon mal gut: Einfach drübermausen<!--more--> (a.k.a. &#8220;mouse-over&#8221;) zum fraktalisieren.</p>
<p>Dann reload und nochmal. Mit seinem box-spin-game hatte ich auch ne Runde Spass. Sobald ich kapiert hatte, worum es geht (Tipp: steht dabei, lesen hilft). Hoffentlich macht Cesmes noch ein paar solcher flashiger Zeitfresser.</p>
<p>Ach, und offtopic und weil die Frage neulich aufkam: Ich muss solches Zeug zwischendurch posten und kann nicht nur Politik, Kipo, Zensur und Copyright hochkochen. Weil ich sonst, ohne Unterhaltungsanteil, echt schlechte Laune bekomme. Und, glaubt mir, das wollt ihr nicht.   ( <a href="http://www.cesmes.fi/" target="_blank">cesmes_fraktalkreise</a>, <a href="http://www.cesmes.fi/flash/boxSpin/" target="_blank">cesmes_boxspin</a>)</p>
<p><a href="http://11k2.wordpress.com/files/2009/10/091002fractals2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-11489" title="091002fractals2" src="http://11k2.wordpress.com/files/2009/10/091002fractals2.jpg" alt="091002fractals2" width="460" height="230" /></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Eine Bundeskanzlerin ist keine Weihnachtsfrau]]></title>
<link>http://fatalfraktal.wordpress.com/2009/09/26/eine-bundeskanzlerin-ist-keine-weihnachtsfrau/</link>
<pubDate>Sat, 26 Sep 2009 07:58:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>fatalfraktal</dc:creator>
<guid>http://fatalfraktal.wordpress.com/2009/09/26/eine-bundeskanzlerin-ist-keine-weihnachtsfrau/</guid>
<description><![CDATA[Die Diskussionen über den angeblich so &#8220;langweiligen&#8221; Bundestagswahlkampf und die so ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Die Diskussionen über den angeblich so &#8220;langweiligen&#8221; Bundestagswahlkampf und die so ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mitt liv som nerd, del 1]]></title>
<link>http://kazefroken.wordpress.com/2009/09/17/mitt-liv-som-nerd-del-1/</link>
<pubDate>Thu, 17 Sep 2009 20:38:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>kamikaze</dc:creator>
<guid>http://kazefroken.wordpress.com/2009/09/17/mitt-liv-som-nerd-del-1/</guid>
<description><![CDATA[Ja, jeg er klar over at det finnes en hel blogg tilegnet et nerdeliv. Denne bloggpostserien handler ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Ja, jeg er klar over at det finnes en hel blogg tilegnet et <a href="http://mittlivsomnerd.blogspot.com/">nerdeliv</a>. Denne bloggpostserien handler derimot mer om mitt desperate forsøk på å bli en ekte datanerd. Det er nemlig forskjell på nerder, og om det er noe som er klart, så er det at høy mattenerdindeks til tross, er jeg omtrent Paris Hilton på datanerdskalaen. Jeg har sjelden følt meg mer ditzy.</p>
<p>Hvorfor alt dette nerdepratet? Jo, jeg har gått hen og fått jobb på datalogisk institutt, og etter to og en halv uke har jeg blitt utsatt for et sterkere nerdegruppepress enn jeg trodde var mulig.</p>
<p>I utgangspunktet virket alt så bra. Sjefen min utbrøt &#8220;Jeg hater Windows!&#8221; midt i et foredrag (på en Windows-PC) og jeg tenkte med meg selv at <em>dette kommer til å gå bra! </em>Enda mer overbevist ble jeg etter en kinokveld med kolleger. I kebab-sjappa (hva kaller man et sted hvor man kjøper kebab?) planla vi en kebab-robot-vending-machine der roboten bruker laser til å skjære kebaben i et fraktalmønster du selv har tastet inn formelen for. Alt for å kunne svare på spørsmålet <em>&#8220;Hvorfor må vi lære dette?!&#8221; &#8220;For å kjøpe kebab, gutten min!&#8221;</em></p>
<p>Men det er noen problemer. Her skal man praktisk talt ha mastergrad i informatikk for å få installert en printer, og når man skal installere matteprogrammer må man først laste ned installasjonsfilen, så lure pc&#8217;en til å tro at filen ligger på en CD selv om den ikke gjør det, så flytte filene som ligger i den virtuelle cd&#8217;en over et annet sted, OG gjøre installasjonsfilene eksekverbare først. Men før man gjør noe av det skal man dekode installasjonsmanualen, som er skrevet på informatikksk. Men jeg kommer meg, jeg gjør det. Jeg har sikkert lært meg 20 nye terminalkommandoer denne uka, og i dag glemte jeg nesten å bruke deo innen jeg stakk på jobb.</p>
<p>Forresten, kjære leser, kan du kanskje hjelpe meg litt. Kan du fortelle meg hvordan jeg blir kvitt den alpelua?</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1166" title="hjelp" src="http://kazefroken.wordpress.com/files/2009/09/hjelp3.jpg" alt="hjelp" width="239" height="161" /></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[So ist die Welt leider auch: Religiöser Hardcore]]></title>
<link>http://fatalfraktal.wordpress.com/2009/09/14/so-ist-die-welt-leider-auch-religioser-hardcore/</link>
<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 18:47:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>fatalfraktal</dc:creator>
<guid>http://fatalfraktal.wordpress.com/2009/09/14/so-ist-die-welt-leider-auch-religioser-hardcore/</guid>
<description><![CDATA[Dieser religiöse Schwachsinn auf kreuz.net ist nur schwer ohne Kotztüte zu ertragen. Da werden Minde]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Dieser religiöse Schwachsinn auf kreuz.net ist nur schwer ohne Kotztüte zu ertragen. Da werden Minde]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Neukölln zeigt die Welt - So wie sie ist.]]></title>
<link>http://fatalfraktal.wordpress.com/2009/09/11/neukolln-zeigt-die-welt-so-wie-sie-ist/</link>
<pubDate>Fri, 11 Sep 2009 18:22:10 +0000</pubDate>
<dc:creator>fatalfraktal</dc:creator>
<guid>http://fatalfraktal.wordpress.com/2009/09/11/neukolln-zeigt-die-welt-so-wie-sie-ist/</guid>
<description><![CDATA[Bloggen bildet. Vor allem wenn man bei andern Blogs rumsucht und rumklickt. Das Motto meines Blogs: ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Bloggen bildet. Vor allem wenn man bei andern Blogs rumsucht und rumklickt. Das Motto meines Blogs: ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[TAZ-Umfrage / Hilferuf]]></title>
<link>http://fatalfraktal.wordpress.com/2009/09/02/taz-umfrage-hilferuf/</link>
<pubDate>Wed, 02 Sep 2009 17:41:11 +0000</pubDate>
<dc:creator>fatalfraktal</dc:creator>
<guid>http://fatalfraktal.wordpress.com/2009/09/02/taz-umfrage-hilferuf/</guid>
<description><![CDATA[Ich lese gern die TAZ, und manchmal rege ich mich auch über sie auf. Aus einer Laune heraus habe ich]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Ich lese gern die TAZ, und manchmal rege ich mich auch über sie auf. Aus einer Laune heraus habe ich]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[General Kießling gestorben]]></title>
<link>http://fatalfraktal.wordpress.com/2009/08/29/general-kiesling-gestorben/</link>
<pubDate>Sat, 29 Aug 2009 09:26:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>fatalfraktal</dc:creator>
<guid>http://fatalfraktal.wordpress.com/2009/08/29/general-kiesling-gestorben/</guid>
<description><![CDATA[Die Affaire Kießling kann als Paukenschlag der geistig-moralischen Wende der damals neuen Kohlregier]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Die Affaire Kießling kann als Paukenschlag der geistig-moralischen Wende der damals neuen Kohlregier]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Zeitlos]]></title>
<link>http://fatalfraktal.wordpress.com/2009/08/24/zeitlos/</link>
<pubDate>Mon, 24 Aug 2009 15:22:08 +0000</pubDate>
<dc:creator>fatalfraktal</dc:creator>
<guid>http://fatalfraktal.wordpress.com/2009/08/24/zeitlos/</guid>
<description><![CDATA[Nur weil Planeten um Zentralgestirne schweben, gibt es noch lange keine Zeit. Nur weil Uhrzeiger übe]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Nur weil Planeten um Zentralgestirne schweben, gibt es noch lange keine Zeit. Nur weil Uhrzeiger übe]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Falckensteinstraße bis kurz in Friedrichshain]]></title>
<link>http://fatalfraktal.wordpress.com/2009/08/23/falckensteinstrase-bis-kurz-in-friedrichshain/</link>
<pubDate>Sun, 23 Aug 2009 16:51:10 +0000</pubDate>
<dc:creator>fatalfraktal</dc:creator>
<guid>http://fatalfraktal.wordpress.com/2009/08/23/falckensteinstrase-bis-kurz-in-friedrichshain/</guid>
<description><![CDATA[Einige Bildfetzen nach einem Sonntagsspaziergang.]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Einige Bildfetzen nach einem Sonntagsspaziergang.]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[TAZ über Homo-Stiftungen]]></title>
<link>http://fatalfraktal.wordpress.com/2009/08/19/taz-uber-homo-stiftungen/</link>
<pubDate>Wed, 19 Aug 2009 21:13:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>fatalfraktal</dc:creator>
<guid>http://fatalfraktal.wordpress.com/2009/08/19/taz-uber-homo-stiftungen/</guid>
<description><![CDATA[Ein Artikel der TAZ  vom 13.08.2009 von Jan Feddersen. Besonders interessant hierbei sind die teilwe]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Ein Artikel der TAZ  vom 13.08.2009 von Jan Feddersen. Besonders interessant hierbei sind die teilwe]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[jBATIK  :  BATIK  FRACTAL ]]></title>
<link>http://hagemman.wordpress.com/2009/07/28/jbatik-batik-fractal/</link>
<pubDate>Tue, 28 Jul 2009 02:08:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>hagemman</dc:creator>
<guid>http://hagemman.wordpress.com/2009/07/28/jbatik-batik-fractal/</guid>
<description><![CDATA[Inilah hasil penelitian Yun Hariadi dari PixelPeopleProject beserta rekannya yang luar biasa. Aplika]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1685" title="batik fractal" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/07/batik-fractal.jpg?w=150" alt="batik fractal" width="150" height="150" />Inilah hasil penelitian Yun Hariadi dari PixelPeopleProject beserta rekannya yang luar biasa. Aplikasi TI dengan produk budaya kita ; batik. Di bawah adalah kutipan lengkap tulisan Yun Hariadi sendiri yang ditampilkan oleh Kompas (27/7) bagi Anda semua.</p>
<p>Pertengahan Nopember tahun lalu, pada perlombaan bergengsi teknologi informasi tingkat Asia Pasifik, jBatik memenangi penghargaan utama dalam kategori tourism &#38; hospitality. Batik Fractal merupakan desain batik yang dibuat menggunakan konsep fraktal.</p>
<p>jBatik merupakan perangkat lunak untuk menghasilkan desain Batik Fractal. Berdasarkan asal kata, jBatik yang merupakan gabungan dua kata : java dan batik. Java mengacu pada bahasa pemrograman yang digunakan membuat perangkat lunak jBatik.</p>
<p>Munculnya Batik Fractal tak terlepas dari penelitian penulis dan rekan yang membuktikan hadirnya fraktal dalam batik (Kompas, 10/3). Sifat fraktal pada batik memberikan inspirasi untuk menciptakan desain-desain batik secara otomatis dengan menggunakan persamaan atau konsep fraktal melalui alat bantu jBatik.</p>
<p><!--more-->Fraktal merupakan konsep matematika yang membahas kesamaan pola pada semua skala. Secara sederhana, kehadiran fraktal ditandai oleh adanya pengulangan pola atau kesamaan diri (self-similarity) pada skala yang berbeda-beda atas suatu obyek. Pohon cemara merupakan contoh sederhana hadirnya fraktal di alam. Jika kita bandingkan struktur atau pola pohon cemara dengan struktur dahannya, akan didapat pola yang sama.</p>
<p>Salah satu cara untuk mengukur tingkat fraktal suatu benda adalah dengan menggunaka dimensi fraktal. Perbandingan dimensi fraktal antara batik dan lukisan kubisme karya Picasso menunjukan sifat yang khas pada setiap karya seni tersebut. Kubisme taat dengan dimensi 3, sedangkan batik taat dengan dimensi 1,5. Hal ini menunjukan bahwa motif batik tidak cukup digambarkan oleh benda berdimensi 1, tetapi berlebihan jika digambarkan oleh benda berdimensi 2. Motif batik berada diantara benda berdimensi 1 dan 2 – ini menunjukan, batik mengandung unsur fraktal.</p>
<p>Faktor yang berperan besar menghadirkan fraktal pada batik adalah teknik dekorasi yang berhubungan dengan makna simbolis pada batik, yaitu isen. Dalam membatik, terdapat proses yang disebut isen, yaitu mengisi motif besar dengan motif kecil tertentu yang seusai.</p>
<p>Fraktal secara tidak sengaja hadir di artefak-artefak budaya masa lalu (Maya dan Aztec), juga pada masa kini (peralatan suku di Afrika, batik, dan juga pada lukisan Pollock).</p>
<p>Berkat pemahaman konsep fraktal dalam teori chaos, pada masa kini fraktal digunakan secara sengaja untuk beragam kepentingan, misalnya, untuk menciptakan file gambar berukuran lebih kecil (bidang komputer), untuk membedakan kondisi gagal jantung dengan jantung normal, mendeteksi kehadiran tumor dan parkinson (bidang kedokteran), untuk menandai kemurnian baja dan kemurnian berlian (bidang material), melakukan peramalan saham (bidang keuangan), serta untuk menandai keunikan terina mata (bidang keamanan).</p>
<p><strong>Sengaja fraktal</strong></p>
<p>Sebagai alat bantu, jBatik diciptakan untuk menghasilkan Batik Fractal yang berpotensi memiliki variasi desain yang tak hingga. Untuk menciptakan variasi desain tak hingga ini, jBatik secara sengaja menggunakan konsep fraktal. Ini sejalan dengan penggunaan fraktal secara sengaja pada teknologi-teknologi mutakhir saat ini. Kesengajaan penggunaan fraktal dalam jBatik ditunjang kenyataan bahwa terdapat fraktal pada batik. Dalam hal ini, jBatik berupaya memberi sumbangan teknologi pada batik.</p>
<p>Program jBatik versi pertama merupakan kolaborasi PixelPeopleProject dengan IGOS Center Bandung. Untuk kali pertama, jBatik ini dipamerkan pada Pameran Batik Fractal pertengahan Mei 2008 di Bandung.</p>
<p>Salah satu hasil desain Batik Fractal tersebut meraih penghargaan UNESCO. Selain itu, jBatik juga mengikuti beraneka kpmpetisi teknologi informasi. Di tingkat lokal jBatik memenangi INA-ICTA 2008 dan di tingkat Asia Pasifik jBatik memenangi APICTA 2008.</p>
<p>Kemenangan itu mendorong untuk merombak total jBatik versi pertama menjadi jBatik v2.0. Dengan bantuan USAID-Senada, jBatik mengalami perubahan total dan menjadi perangkat lunak Batik Fractal. Kini jBatik mengalami pengembangan dalam menciptakan desain Batik Fractal hingga berdimensi 3, dilengkapi dengan pengukur dimensi fraktal dan kemampuan untuk membuat desain dalam desain.</p>
<p><strong>Alat bantu</strong></p>
<p>Kebutuhan untuk menciptakan perangkat lunak Batik Fractal berawal dari keinginan untuk memperkenalkan konsep fraktal secara lebih mudah kepada masyarakat dan khususnya pembatik. Dengan ini, jBatik diharapkan dapat memberi sumbangan dalam menghasilkan beraneka variasi desain yang nyaris tak hingga. Dengan mengubah beberapa parameter pada panel jBatik, akan dihasilkan desain batik yang berbeda-beda.</p>
<p>Program jBatik dirancang dan diciptakan secara khusus untuk menghasilkan desain Batik Fractal, yaitu desain yang dibuat semirip mungkin dengan desain batik tradisional menggunakan konsep fraktal. Tentu ada masalah serius dalam penentuan semirip mungkin ini.</p>
<p>Salah satu upaya jBatik agar hasilnya semirip mungkin dengan desain batik tradisional adalah dengan membuat algoritme yang mengandung : penggolongan motof batik (motif : tumbuhan, parang, geometri), mengenali unsur-unsur batik (misal : ornamen utama dan isen), serta perhitungan dimensi fraktal yang berperan sebagai alat ukur terhadap tingkat fraktal batik.</p>
<p>Program jBatik sebagai perangkat lunak desain Batik Fractal sangat berbeda dengan perangkat lunak desain grafis pada umumnya, seperti Adobe Photoshop ataupun CorelDRAW. Perbedaan terletak pada kekhususan fungsi jBatik untuk membuat desain batik dan kekuasaan otonom pengguna terhadap perangkat lunak itu.</p>
<p>Jika pada Adobe Photoshop dan CorelDRAW pengguna memiliki kekuasaan penuh terhadap perangkat lunaknya – pengguna bisa sesuka hati membuat desain grafis dari kurva atau garis, pada jBatik pengguna tidak memiliki kekuasaan penuh. Lantas siapa yang memiliki kekuasaan penuh untuk menyelesaikan desain batik pada jBatik ? Jawabannya adalag : algoritme program jBatik sendiri.</p>
<p>Jika pada perangkat lunak desain grafis pada umumnya menggunakan masukan : titik, garis, dan kurva, tetapi pada jBatik masukan tersebut berupa rumus matematika sederhana : L System.</p>
<p>Dengan rumus ini, titik garis dan kurva diterjemahkan menjadi variabel rumus. Selanjutnya hubungan antarmasukan tersebut akan diterjemahkan oleh L System menjadi suatu gambar tertentu.</p>
<p>Ini mungkin terlihat memperumit desain grafis, tetapi langkah ini perlu dilakukan untuk mendapatkan tak hingga variasi desain Batik Fractal.</p>
<p>Secara sederhana, pengguna menuliskan masukan x dan suatu fungsi sederhana f(x) dan selanjutnya jBatik akan menyelesaikan sendiri gambar dari y=f(x). Tentu saja perubahan sedikit pada nilai x akan menyebabkan perubahan drastis keluaran y. Pada tahap ini pengguna tidak memiliki kuasa mengontrol hasil desain Batik Fractal. Namun, hal ini memberi peluang membuat variasi desain fraktal tak hingga.</p>
<p>Mungkin penjelasan dalam tulisan ini terlihat rumit. Dalam praktik di lapangan, penggunaan jBatik tidak serumit yang dituliskan ini. Program ini telah diperkenalkan kepada beberapa pembatik tradisional di Pekalongan. Program ini diluncurkan 27 mei 2009 lalu di Paris van Java, Bandung, Jawa barat, dilengkapi dengan demonstrasi dan diskusi.</p>
<p>Tentu saja jBatik sebagai sebuah upaya memperkaya khazanah batik kita masih jauh dari sempurna. Dibutuhkan peran serta pembatik, seniman, matematikawan, ilmuwan, dan pencipta program untuk bisa menempatkan jBatik sebagai salah satu alat bantu pada batik yang kelak sejajar dengan canting.</p>
<p>Sumber  :  jBatik, Persembahan Teknologi untuk Batik – Yun Hariadi, Kompas, 27.07.2009</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Jag åker bort!]]></title>
<link>http://massasaker.wordpress.com/2009/07/03/jag-aker-bort/</link>
<pubDate>Fri, 03 Jul 2009 00:23:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>afbeaver</dc:creator>
<guid>http://massasaker.wordpress.com/2009/07/03/jag-aker-bort/</guid>
<description><![CDATA[Nu är det semester och jag åker strax bort på Frisksportförbundets riksläger en dryg vecka. Jag komm]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>Nu är det semester och jag åker strax bort på Frisksportförbundets riksläger en dryg vecka. Jag kommer inte skriva på ett tag nu, trots att jag har saker jag velat skriva om.</strong></p>
<p>Jag hade tänkt skriva en faktoid om vatten och luft&#8230; men det blev inte av, och sen fick jag syn på något annat viktigare, även detta <a href="http://www.aftonbladet.se/debatt/article5436628.ab">i aftonbladet</a>:<br />
<img src="http://massasaker.files.wordpress.com/2009/07/vaccinernej.png?w=380" alt="vaccinernej.png" border="0" width="380" /></p>
<p>Antivaccinationsrörelsen är ett gäng högljudda stollar vi inte vill ska etablera sig i sverige. Varför skulle någon vara emot vaccinationer? Är det inte ett säkert och effektivt sätt att förhindra spridning av sjukdomar? JO, det är det! Läs och se vad de säger. Ett extra talande exempel är <em>Ingvar Jönssons</em> <a href="http://madworld-bitten.blogspot.com/2009/06/vaccinera-mera.html">kommentarer till den här bloggen.</a> Tror hans kommentar belyser hur stolliga antivaccinations-gänget egentligen är.</p>
<p><strong>Så, nu åker jag bort!</strong> Så länge kan jag tipsa om en Podcast du måste lyssna på, om du är det minsta intresserad av vetenskap och skepticism. <a href="http://www.theskepticsguide.org/">Skeptics Guide To The Universe.</a> Du kan prenumerera via iTunes, ladda ner och lyssna på i mp3-spelare eller dator. <strong>Bara du lyssnar.</strong></p>
<p>Kan också rekommendera podcasten <a href="http://skeptoid.com/">Skeptoid</a>, när jag ändå håller på. En helt annan stil men mycket informativ och saklig.</p>
<p>Hmmm&#8230; nu åker jag&#8230; eller&#8230; nej, till dig som är intresserad av matematik kommer här en låt av Jonathan Coulton (han som gjorde portal-låten) om fraktaler:<br />
<span style='text-align:center; display: block;'><object width='425' height='350'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/ES-yKOYaXq0&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' /><param name='allowfullscreen' value='true' /><param name='wmode' value='transparent' /><embed src='http://www.youtube.com/v/ES-yKOYaXq0&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' type='application/x-shockwave-flash' allowfullscreen='true' width='425' height='350' wmode='transparent'></embed></object></span></p>
<p>Trevlig sommar!</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bisnis Fraktal ]]></title>
<link>http://mongtuh.wordpress.com/2009/06/18/bisnis-fraktal/</link>
<pubDate>Thu, 18 Jun 2009 16:59:41 +0000</pubDate>
<dc:creator>mongtuh</dc:creator>
<guid>http://mongtuh.wordpress.com/2009/06/18/bisnis-fraktal/</guid>
<description><![CDATA[Hal yang paling mudah sebenarnya mencontek&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;. Hal mudah lain]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Hal yang paling mudah sebenarnya mencontek&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;. Hal mudah lain]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[See You Space Cowboy Kapitel 10 - Noёl-City]]></title>
<link>http://24lightyears.wordpress.com/2009/06/16/see-you-space-cowboy-10-no%d1%91l-city/</link>
<pubDate>Tue, 16 Jun 2009 10:55:46 +0000</pubDate>
<dc:creator>Cauti</dc:creator>
<guid>http://24lightyears.wordpress.com/2009/06/16/see-you-space-cowboy-10-no%d1%91l-city/</guid>
<description><![CDATA[Flug gebucht«, sagte die synthetische Stimme am Gateway von Ceres. »Wir wünschen eine angenehme Reis]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><table style="text-align:justify;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align:justify;">Flug gebucht«, sagte die synthetische Stimme am Gateway von Ceres. »Wir wünschen eine angenehme Reise zum Östlichen Interplanetaren Gateway vom Mars«</p>
<p style="text-align:justify;">Das Tor gab den Weiterflug in die vier überdimensionalen Ringe frei. Die Chakotay beschleunigte auf die empfohlene Geschwindigkeit und tauchte in die Ebene des ersten Tores ein. Ein enormer Schub beschleunigte das Schiff und es dauerte nur wenige Sekunden ehe das zweite Tor erreicht war. Jason sah Amys ängstlichen Blick als sie den dritten Ring erreichten und die Chakotay einen weiteren Schub erhielt. Amy krallte sich am Copilotensessel fest. Jason wurde plötzlich klar, dass dies Amys erster Gate-to-Gate-Flug war, den sie bewusst erlebte. Bei ihrem letzten Flug von Europa nach Ganymed, als sie noch eine Unbekannte für Jason war, war Amy in Ohnmacht gefallen. Gerade wollte ihr Jason beruhigende Worte zusprechen, da durchstoß die Chakotay die Ebene des letzten Tores und alles verschwamm vor seinen Augen.<!--more--></p>
<p style="text-align:justify;">Farben verblassten und Geräusche verschwammen, als hielte man seinen Kopf unter Wasser. Alles umgab eine Unwirklichkeit, beängstigend und doch zugleich wohlwollend, so fremd und doch zugleich bekannt. All diese Gefühle erreichten Amy im Bruchteil einer Sekunde, und sogleich nahmen sie in ihrer Intensität ab, wie auch ihre Wahrnehmung dieser Unwirklichkeit verschwamm. Sie wollte zu Jason blicken, ihn in die Augen sehen. Sie wollte hören, dass all dies normal sei. Doch ihr Gedanke zu dieser Tat schien so weit entfernt zu sein, dass sie selbst nicht glauben konnte, es wäre ihr eigener gewesen. Und plötzlich hörte alles um sie herum auf zu sein. Farblos. Formlos. Zeitlos.</p>
<p style="text-align:justify;">Doch augenblicklich veränderte sich dieses Nichts wieder. Wie ein Spiegelbild im Wasser, das durch die Wellen verzerrt wird, verschwammen auch die langsam wieder deutlicher werdenden Farben und Formen. Als würde sie aus einem Traum erwachen, erreichten sie wieder Geräusche und Gefühle, bis alles wieder seine gewohnte Form erlangte.</p>
<p style="text-align:justify;">Amy blickte Jason an. Seine Augen strahlten eine Art der Geborgenheit aus. Er lächelte, als sei er neu geboren, und tatsächlich schien er ein Mensch zu sein, der aus eben dieser Unwirklichkeit stammte, die sie soeben hinter sich gelassen hatten.</p>
<p style="text-align:justify;">Dann erblickten sie den Mars, wie er majestätisch vor ihnen thronte. So atemberaubend dieser Ausblick auch war, Amy beschäftigte mehr die Reise zu diesem Ort.</p>
<p style="text-align:justify;">»Ein eigenartiges Gefühl«, sagte Amy und wusste, dass dies keine geeignete Beschreibung dessen gewesen war, was sie wirklich gefühlt hatte. Doch wie sollte sie diese Erfahrung auch beschreiben?</p>
<p style="text-align:justify;">»Zuerst schon. Doch je öfter man den Fraktalraum durchquert, desto atemberaubender empfindet man diese Reise«</p>
<p style="text-align:justify;">Amy grübelte. Sie hatte sich nie Gedanken über dieses Wort, »Fraktalraum« gemacht. Man benutzte es wie ein ganz gewöhnliches Wort, um zu beschreiben, wie man augenblicklich von einem Ort des Sonnensystems zum anderen reiste.</p>
<p style="text-align:justify;">»Der Fraktalraum, was hat es damit eigentlich auf sich?«</p>
<p style="text-align:justify;">Jason grinste sie an. »Der Fraktalraum, die größte Entdeckung des frühen zweiundzwanzigsten Jahrhunderts«, begann er, und dabei wurde sein Lächeln immer breiter, »ein Forschungsteam des Physical Institute of Noël-City entdeckte, dass in der Raumzeit neben den drei von uns wahrgenommenen Dimensionen des Raumes auch alle möglichen gebrochenrationalen Dimensionen existieren.«</p>
<p style="text-align:justify;">»Ich verstehe. Es gibt in der Mathematik Objekte, die gebrochenrationale Dimensionen besitzen, man nennt sie Fraktale.«</p>
<p style="text-align:justify;">Das schien auch Jason neu zu sein. »Mit der Entdeckung der gebrochenrationalen Dimensionen der Raumzeit kam bald auch die Erkenntnis, dass man, unter zu Hilfenahme von Gravitonen, die Raumzeit derart krümmen konnte, dass man Energie und Masse im Bruchteil einer Sekunde durch eine gebrochenrationale Dimension schicken kann. Wie eine Art Funkwelle, die zur Kommunikation verschickt wird, kann man den gebrochenrationalen Raum auch als eine Art Frequenz verstehen, die zur Übertragung benötigt wird, damit sich die beiden Gegenseiten verständigen können.«</p>
<p style="text-align:justify;">»Also erzeugen die beiden aktiven Gateways die gleiche gebrochene Dimension, und bilden dadurch eine Art Kanal durch den Subraum?«</p>
<p style="text-align:justify;">Jason staunte über Amys Kombinationsgabe. »Stimmt. Und die Gravitonen verkürzen diesen Kanal, wie eine Art Knotenpunkte verzerren sie die ohnehin schon verschachtelten gebrochenen Dimensionen.«</p>
<p style="text-align:justify;">Nun erblickten sie den Mars in seiner vollen Pracht – das wirtschaftliche und kulturelle Zentrum des Solarsystems. Obwohl Jason hier aufgewachsen war beeindruckte ihn der Planet immer wieder. Wie anmutig er wirkte, als ein Farbspiel aus rot, blau und grün.</p>
<p style="text-align:justify;">Jason erinnerte sich zurück an die Zeit als Kind, als er auf dem Weg zur Schule in Phobos-City seinen Blick gen Himmel erhob. Dort thronte der Gesteinsplanet ob Tag, ob Nacht und sein Anblick faszinierte ihn immer wieder aufs Neue. Jason konnte es immer noch nicht glauben, wie wüst und tot der Mars einmal gewesen war. Die Bilder des Kriegsgottes vor seiner Besiedlung sind überall bekannt, doch sowie Jason sich diese Bilder in Erinnerung ruf, konnte er diese nur schwerlich mit dem Planeten in Verbindung bringen, der jetzt vor ihm thronte. Vor der Besiedlung gab es noch keine Meere auf dem Mars, keine Städte, kein Leben. Doch nachdem die ersten Mondkolonien entstanden waren, dauerte es nur wenige Jahre bis auch die erste Marssiedlung entstand. Als der Mars wirtschaftlich ein immer stärkerer Faktor wurde, kamen auch immer mehr Siedler zum Planeten. Als die Technik entwickelt werden konnte, Biotope künstlich zu simulieren, wurde aus der Siedlung bald eine Großstadt. Innerhalb weniger Jahrzehnte konnten aufgrund des wirtschaftlichen Interesses am Mars viele Fortschritte in der Gravitationsphysik und dem künstlichen Erstellens von Biosystemen verzeichnet werden. Mit der Regulierung von Gravitonen konnte das Schwerefeld des Mars dem der Erde angeglichen werden, und Biochemiker fanden ein Verfahren, Meere anzulegen, in denen sich bald Leben entwickelte.</p>
<p style="text-align:justify;">Die Menschheit schaffte das Wunder, dass Jahrhunderte lang für unmöglich galt – den Mars zu einer eigenen Atmosphäre zu verhelfen, und dies innerhalb weniger Jahrzehnte, ein Prozess, der auf der Erde durch die Natur Millionen von Jahren andauerte – und aufgrund des konstanten Gravitationsfelds konnte der Mars seine zweite Atmosphäre halten, nachdem seine natürliche Atmosphäre ins All entwich. Zudem konnte mit der Gravitonentechnik auch die Magmazirkulation im Inneren des Mars reguliert werden, so dass sein natürliches Magnetfeld verstärkt wurde und damit einen guten Schutz gegen regelmäßige Sonnenstürme bot.</p>
<p style="text-align:justify;">Eine weibliche Computerstimme ertönte nun im Cockpit der Chakotay: »Willkommen am Westlichen Interplanetaren Gateway des Mars. Der Mars besitzt einen Äquatordurchmesser von 6800 Kilometer. Die große Halbachse beträgt 1,524 AE. Mars rotiert in 24 Stunden und 37 Minuten um seine Achse. Die Synodische Umlaufzeit beträgt 780 Tage. Die natürliche Fallbeschleunigung liegt bei 3,71 Meter pro Quadratsekunde. Künstliche Fallbeschleunigung ist auf 9,81 Meter pro Quadratsekunde reguliert. Wir wünschen einen guten Aufenthalt.«</p>
<p style="text-align:justify;">»Erklär mir die Situation, warum sind wir so in Eile?«, fragte Amy, während ihre Personalien gelesen wurden.</p>
<p style="text-align:justify;">»Es geht um einen Commander der Sicherheit. Wir wollten ihn bei seiner Abdankparty überraschen, doch er scheint davon Wind bekommen zu haben und will bereits heute die Stadt verlassen. Wer weiß wo es ihn hin verschlägt – wenn er eines der Gates benutzt können wir ihn nicht weiter verfolgen.«</p>
<p style="text-align:justify;">»Aber… wieso interessieren sich Kopfgeldjäger plötzlich für Sicherheitsmänner?«,</p>
<p style="text-align:justify;">»Korrupte Sicherheitsmänner«, korrigierte Jason und beobachtete auf dem Monitor, wie Ians Schiff aus dem Intergate wie aus dem Nichts auftauchte. »Er hat viele Beziehungen und hat uns die letzten Jahre sehr gute Informationen geliefert. Jetzt, wo er in den Ruhestand geht, wollen wir das Letzte aus ihm herauskitzeln, bevor diese kostbare Informationsquelle endgültig für uns versiegt.«</p>
<p style="text-align:justify;">Die Chakotay beschleunigte und Amy sah den Mars immer größer werden.</p>
<p style="text-align:justify;">»Wir wissen von seinen Machenschaften und wir haben Beweise – deshalb haben wir ihn in der Hand. Doch die letzte Information, die wir haben wollen, könnte sein Leben gefährden, er wird sie uns nicht bereitwillig übergeben.«</p>
<p style="text-align:justify;">Die Chakotay vibrierte, als das Schiff in die äußere Atmosphärenschicht des Planeten eintrat. Langsam kamen die kleinen Lichter immer näher, und als der Horizont immer mehr an eine Gerade als an einen Kreisbogen erinnerte, konnten sie die ersten Wolkenkratzer mit bloßem Auge erkennen.</p>
<p style="text-align:justify;">»Computer, in Noёl-City nach einer geeigneten Parkmöglichkeit in der Nähe des Pleiades-Square scannen! Wenn möglich etwas versteckt.«</p>
<p style="text-align:justify;">Der Signalton des Computers ertönte.</p>
<p style="text-align:justify;">Noёl-City wuchs immer schneller unter ihnen. Die Marshauptstadt – und größte Stadt der Menschheit überhaupt – die aus der ersten Marssiedlung entsprungen war, und später nach dem ersten Mensch auf dem Mars, James Noёl, benannt wurde, nahm langsam Form ab. Im Zentrum tummelten sich riesige Wolkenkratzer, von denen Jason wusste, dass sie die drei-Kilometer-Marke erreichten. Doch auch außerhalb des Stadtzentrums, in den Wohngebieten, lebten die Menschen  in riesigen Gebäuden übereinander.</p>
<p style="text-align:justify;">»Ich übermittle Ian die Daten unseres Treffpunkts«, sagte Jason, während die Chakotay die Höhe der Wolkenkratzer erreichte.</p>
<p style="text-align:justify;">Hier herrschte auf den ersten Blick pures Chaos. Tausende kleine Schiffe der Travell-Class flogen kreuz und quer durch die riesigen Wolkenkratzerschluchten. Doch was auf den ersten Blick chaotisch wirkte, nahm auf den zweiten Blick ein System an. Obwohl die unzähligen Schiffe keiner Ordnung und keiner Regel zu folgen schienen, ging alles ohne Kollisionen und ohne Verzögerungen von statten, und während die Chakotay immer mehr an Höhe verlor, passierten sie hunderte von Schiffen, ohne von ihnen Notiz zu nehmen. Je weiter abwärts Jasons Schiff vordrang, desto weniger Travell-Schiffe waren zu erkennen, doch wurde es gleichsam düsterer in den unteren Bereichen der riesigen Schluchten. Etwa einen Kilometer über dem Boden erreichten nur noch wenige Sonnenstrahlen die Chakotay, und die abertausend Menschen, die nun auf den Straßen  Noёl-Citys zu erkennen waren – und wie Ameisen aus dieser Höhe wirkten – waren auf das künstliche Licht der Laternen angewiesen, die die düsteren Schluchten erhellten.</p>
<p style="text-align:justify;">Die Chakotay landete in einer dunklen Seitengasse. Kurze Zeit später traf auch Ians Schiff ein.</p>
<p style="text-align:justify;">»Okay, dann wollen wir mal auf Jagd gehen«, sagte Jason und griff nach seiner Waffe. »Du bleibst hier, bis ich wieder da bin«, sprach er zu Amy, und erhielt den Protest den er erwartet hatte.</p>
<p style="text-align:justify;">»Vergiss es Jason, ich komme mit.«</p>
<p style="text-align:justify;">»Das wirst du nicht«, antwortete Jason bestimmend, »keine Ahnung wie diese Geschichte hier ausgehen wird. Vielleicht wird er aggressiv und es kommt zu einer Schießerei?«</p>
<p style="text-align:justify;">Dieses Argument schien zu überzeugen und ebenso zu beängstigen.</p>
<p style="text-align:justify;">»Dann lass mich wenigstens ins Stadtzentrum gehen, ich werde hier nicht Däumchen drehend sitzen bleiben und warten bis du wieder kommst.«</p>
<p style="text-align:justify;">Jason schüttelte den Kopf. »Viel zu gefährlich. Du weißt doch, dass man hinter dir her ist, wieso geht dir das nicht in deinen Sturschädel?«</p>
<p style="text-align:justify;">»Du übertreibst«, sagte sie gereizt.</p>
<p style="text-align:justify;">»Nein. Deine Naivität lässt dich nur den Ernst der Situation nicht erkennen.«</p>
<p style="text-align:justify;">Amy warf ihm einen giftigen Blick zu. Sie verschränkte die Arme und wandte Jason den Rücken zu. Stille.</p>
<p style="text-align:justify;">»Sei mir doch nicht böse, es ist doch zu deinem Schutz«, argumentierte Jason weiter, doch selbst ihm kamen seine Worte wie abgeleierte Phrasen vor. Amy antwortete nicht weiter.</p>
<p style="text-align:justify;">»Wünsch mir Glück«, sagte Jason und verließ das Cockpit. Amy reagierte nicht auf diese Worte, doch hätte Jason genau das gebrauchen können.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">»Wo ist Stewart jetzt«, fragte Jason seinen Kommunikator, als er sich mit Ian am vereinbarten Ort traf.</p>
<p style="text-align:justify;">»Ecke Galilei Street, 24th Avenue«, antwortete Dean.</p>
<p style="text-align:justify;">»Das erreichen wir schnell, wenn wir direkt über den Pleiades-Square laufen«, schlug Ian vor.</p>
<p style="text-align:justify;">»Gut«, stimmte Jason schnell zu. »Wir sollten ihn aber überraschen, damit er nicht auf dumme Ideen kommt.«</p>
<p style="text-align:justify;">So machten sich Jason und Ian auf, nicht ahnend, in welche lebensgefährliche Situation sich beide begeben würden.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
