<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>garis &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/garis/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "garis"</description>
	<pubDate>Wed, 10 Feb 2010 13:11:24 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Boris Casoy pede demissão da Band por ofender garis]]></title>
<link>http://brasiliamaranhao.wordpress.com/2010/01/04/boris-casoy-pede-demissao-da-band-por-ofender-garis/</link>
<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 20:02:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>Rogério Tomaz Jr.</dc:creator>
<guid>http://brasiliamaranhao.wordpress.com/2010/01/04/boris-casoy-pede-demissao-da-band-por-ofender-garis/</guid>
<description><![CDATA[ISTO É UMA VERGONHA! Com esse bordão, mais do que suas qualidades técnicas ou mesmo intelectuais*, B]]></description>
<content:encoded><![CDATA[ISTO É UMA VERGONHA! Com esse bordão, mais do que suas qualidades técnicas ou mesmo intelectuais*, B]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[TSUNAMI DAHSYAT DI SERAMBI MEKKAH ]]></title>
<link>http://hagemman.wordpress.com/2009/12/21/tsunami-dahsyat-di-serambi-mekkah/</link>
<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 03:18:20 +0000</pubDate>
<dc:creator>hagemman</dc:creator>
<guid>http://hagemman.wordpress.com/2009/12/21/tsunami-dahsyat-di-serambi-mekkah/</guid>
<description><![CDATA[Satu gempa besar terjadi pukul 00:58:50 (UTC) atau pukul 06:58:50 waktu lokal  di episentrum, 26 Des]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/12/tsunami-dahsyat-gmbr.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-3770" title="tsunami dahsyat gmbr ..." src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/12/tsunami-dahsyat-gmbr.jpg?w=119" alt="" width="119" height="150" /></a>Satu gempa besar terjadi pukul 00:58:50 (UTC) atau pukul 06:58:50 waktu lokal  di episentrum, 26 Desember 2004. Peristiwa gempa dengan kekuatan 9,0 magnitude (USGS), menurut BMG 6,8 pada skala Richter, berlokasi di lepas pantai barat Sumatera bagian utara, 3,298 lintang utara, 95,779 bujur timur, pada kedalaman 10 km, berjarak 250 km selatan barat daya dari Banda Aceh dan 320 km barat dari Medan, Sumatera Utara.</p>
<p>Gempa bumi tanggal 26 Desember 2004, yang menghancurkan itu terjadi pada interface lempeng-lempeng tektonik India dan Myanmar, dan disebabkan oleh pelepasan stress yang berkembang ketika lempeng tektonik Myanmar yang menumpang di atasnya (<strong><em>Gambar 1</em></strong>).</p>
<p>Lempeng tektonik India memulai hunjamannya ke dalam lapisan “mantle” di palung Sunda yang terletak di sebelah barat episenter gempa bumi pada 26 Desember. Daerah ini memiliki pola tektonik yang begitu kompleks. Dia melibatkan interaksi lempeng-lempeng tektonik yang lebih besar, antara lain lempeng tektonik Australia, Sunda, dan Eurasia. Lempeng tektonik India dan Australia bergerak ke arah timur laut, membentur miring lempeng Myanmar pada kecepatan relatif 6 cm per tahun.</p>
<p>Gempa bumi megathrust seperti halnya di Aceh, sering kali menghasilkan tsunami besar yang bisa menghancurkan daerah yang jauh lebih luas daripada pengaruh langsung getaran tanah di dekat rekahan akibat gempa bumi itu sendiri.</p>
<p>Tsunami yang terbentuk akibat dari gempa ini melanda seluruh pantai barat Aceh, Sumatera bagian utara, bahkan pantai-pantai Sri Lanka, India, Thailand, Malaysia, Somalia, Banglades, Maladewa, dan Kepulauan Cocos. Ribuan jiwa manusia menjadi korban, banyak bangunan hancur dan rusak barat akibat keganasan tsunami Aceh tahun 2004 ini.</p>
<p><!--more--><a href="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/12/tsunami-dahsyat-gmbr-1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-3772" title="tsunami dahsyat gmbr 1" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/12/tsunami-dahsyat-gmbr-1.jpg" alt="" width="499" height="792" /></a></p>
<p>Sebetulnya, kata tsunami berasal dari satu kata bahasa Jepang yang memberikan arti “gelombang-panjang di pelabuhan”. Istilah ini kemudian secara lebih luas diartikan sebagai “gelombang laut periode panjang”, yang menjalar dengan kecepatan tinggi mencapai 800 km per jam pada laut yang dalam dan bisa membentuk gelombang tinggi serta menghancurkan ketika makin mendekati dan mencapai garis pantai.</p>
<p>Tsunami Aceh tahun 2004 terbentuk ketika massa air laut Samudera Hindia yang luar biasa besarnya secara tiba-tiba berubah dan terguncang akibat bergerak naiknya segmen lempeng Myanmar (bagian dari lempeng Eurasia) relatif terhadap hunjaman lempeng India di bawahnya (<strong><em>Gambar 2</em></strong>) di palung Sunda.</p>
<p><a href="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/12/tsunami-dahsyat-gmbr-2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-3773" title="tsunami dahsyat gmbr 2" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/12/tsunami-dahsyat-gmbr-2.jpg" alt="" width="500" height="848" /></a></p>
<p>Dasar samudera yang naik di atas palung Sunda ini mengubah dan menaikkan permukaan air laut di atasnya sehingga permukaan datar air laut ke arah pantai barat Sumatera ikut terpengaruh berupa penurunan muka air laut.</p>
<p>Setelah itu, dalam upayanya mencari kesetimbangan alamiah, air laut kembali mendorong balik dirinya ke arah pantai dalam bentuk gelombang tinggi. Kejadian ini terjadi berulang dan susul-menyusul seiring dengan kemunculan gempa bumi susulan di sepanjang batas benturan tektonik lempeng sebagai akibat gempa utamanya.</p>
<p>Fenomena menurunnya muka laut di tepi pantai sesaat sebelum terjadinya tsunami dahsyat yang melanda pantai Sumatera inilah yang diungkapkan oleh para saksi mata.</p>
<p><strong>Peramalan tsunami</strong></p>
<p>Struktur tektonik Indonesia adalah sangat kompleks serta melibatkan paling tidak lempeng-lempeng Australia, Sunda, Eurasia, dan bahkan Pasifik, serta masih banyak lagi lempeng-lempeng tektonik kecil lainnya.</p>
<p>Sumber gempa bumi di Indonesia umumnya terjadi pada pertemuan lempeng-lempeng atau biasa disebut dengan zona subduksi, dan zona patahan aktif di daratan, seperti zona sesar besar Sumatera.</p>
<p>Pantai-pantai kepulauan Indonesia yang berhadapan langsung dengan palung-palung laut, sebagai jelmaan dari benturan lempeng-lempeng di dasar laut, merupakan kawasan yang memiliki potensi paling tinggi untuk terlanda tsunami manakala gempa bumi terjadi pada zona subduksi tersebut.</p>
<p>Hingga saat ini peramalan saatterjadinya gempa bumi masih belum bisa dilakukan. Negara-negara maju dan banyak pengalaman dengan gempa bumi tektonik, seperti di Amerika Serikat, Jepang, Rusia, dan China pun masih terus melakukan usaha ke arah itu.</p>
<p>Sebaliknya, dari uraian di depan, upaya peringatan dini tsunami sebetulnya masih bisa dilakukan walau masih dengan cara yang sederhana. Negara-negara yang berada di kedua sisi Samudera Pasifik, seperti Jepang, AS, beberapa Negara Amerika Latin, Korea, Taiwan, dan Rusia, telah memiliki sistem peringatan dini untuk tsunami bilamana saru gempa bumi terjadi di tengah punggungan Samudera Pasifik.</p>
<p>Melalui USGS-Pacific Tsunami Warning Center yang bertindak sebagai pusat pemberi informasi kejadian gempa tektonik berskala besar di Samudera Pasifik, peringatan dini terhadap kemungkinan munculnya tsunami telah bisa diberikan kepada negara-negara di kawasan pantai Samudera Pasifik yang saling berhadapan.</p>
<p>Dari kejadian gempa bumi di episenternya hingga kemunculan tsunami dan waktu tibanya di pantai, diperlukan waktu rambat gelombang tsunami antara 4 – 10 jam.</p>
<p><strong>Tsunami 26 Desember</strong></p>
<p>Lalu, bagaimana halnya dengan tsunami di Aceh yang terjadi pada 26 Desember 2004 ? Gempa bumi pada 26 Desember 2004 terjadi pada kedalaman dangkal 10 kilometer. Gempa-gempa susulan yang mengikuti gempa bumi megathrustnya saling meyusul di sepanjang bayas lempeng India dan segmen lempeng Myanmar, ke arah utara, sepanjang lebih kurang 1.000 km pada kedalaman dangkal pula. Gempa bumi susulan yang terus-menerus berlangsung itu pun memiliki kekuatan antara 5,7 dan 7,3 magnitude.</p>
<p>Terguncangnya air laut, akibat naiknya segmen lempeng Myanmar relatif terhadap lempeng India, terjadi susul menyusul. Akumulasi energi gelombang laut yang terbentuk sudah lebih dari cukup untuk menghasilkan tsunami Aceh yang dahsyat. Tsunami ini kemudian bergerak menyebar ke arah pantai-pantai yang berhadapan dengan palung Sunda. Jarak pantai Sumatera terdekat dengan episenter gempa bumi utama diperkirakan 125 km. Kecepatan rambat gelombang tsunami dapat mencapai 800 km per jam di samudera dalam dan bebas. Mendekati pantai yang dangkal dan dengan kecepatannya yang besar, gelombang tsunami menjadi tinggi (2-3 meter di Banda Aceh) dan kemudian terempas ke arah daratan dengan dahsyat.</p>
<p>Dalam waktu yang sedemikian singkat (10-15 menit, ini sudah termasuk saat kejadian surutnya permukaan air laut di pantai), untuk menyelamatkan diri dari kejaran gelombang tsunami tentunya bukanlah hal yang mudah. Banyaknya jatuh korban akibat tsunami Aceh 26 Desember tidak terlepas dari waktu kedatangan gelombang yang sangat cepat, juga karena sifat gempa buminya yang berepisenter dangkal.</p>
<p><strong>Mitigasi tsunami</strong></p>
<p>Ada dua peristiwa yang penting untuk diperhatikan ketika gelombang tsunami tiba di pantai Aceh.</p>
<p>Pertama, penduduk saksi mata, kebanyakan bermukim di tepi pantai, pada mulanya merasakan guncangan atau getaran tanah yang sangat kuat pada tanah yang mereka pijak. Begitu kuatnya sehingga beberapa bangunan ada yang runtuh, inilah yang disebut dengan getaran gempa bumi.</p>
<p>Kedua, setelah guncangan bumi yang sangat kuat dirasakan, terlihat suatu pemandangan yang tidak biasa, yakni surutnya permukaan air laut secara cepat mencapai lebih dari 50-100 meter dari garis pantai semula.</p>
<p>Barulah setelah itu mereka melihat gulungan tsunami mendekati pantai dan kemudian menerjang segala yang ada di hadapannya, seperti bangunan rumah berikut penghuninya, pertokoan, termasuk para penduduk dan saksi mata.</p>
<p>Kedua peristiwa itu memberikan kita pengetahuan dasar sederhana yang bisa kita pakai sebagai peringatan dini secara alamiah untuk mengetahui kedatangan gelombang tsunami yang berasal dari gempa tektonik di zona subduksi.</p>
<p>Bagi penduduk atau orang yang kebetulan berada di dan yang bermukim di kawasan pantai, yang berhadapan dengan zona subduksi atau palung laut tempat bertemunya lempeng-lempeng tektonik, dua peristiwa tersebut bisa dijadikan sebagai peringatan dini bagi kedatangan tsunami. Waktu yang sangat singkat untuk menyelamatkan diri harus menjadi perhatian.</p>
<p>Bila dua peristiwa tersebut dialami, hindarilah kawasan pantai secepat mungkin dengan berlari menghindar menuju bukit-bukit sekitar yang lebih tinggi. Keselamatan diri menjadi prioritas utama. Getaran gempa bumi yang sangat kuat dan menyusutnya permukaan air laut di pantai dengan sangat cepat merupakan salah sati karakter pemunculan tsunami.</p>
<p>Identifikasi daerah-daerah panta rawan tsunami sudah dilakukan oleh institusi pemerintah, seperti oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, dan Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dalam bentuk peta.</p>
<p>Peta-peta tersebut bisa diperoleh masyarakat luas maupun pemerintah daerah untuk didistribusikan, antara lain Peta Bahaya Guncangan Gempa Bumi Indonesia, Peta Seismotektonik Indonesia, Peta Sesar Aktif dan Sebaran Gempa Bumi Merusak Wilayah Indonesia, Peta Rawan Tsunami Indonesia, dan Peta Wilayah Rawan Gempa Bumi Indonesia.</p>
<p>Sebagai contoh, berdasarkan sejarah kejadian dan tectonic setting-nya, Indonesia memiliki 28 wilayah rawan tsunami, seperti wilayah pantai-panti Aceh, Sumatera Utara bagian barat, Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung Selatan, Banten barat dan selatan, Jawa Tengah bagian selatan, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku Selatan, Biak-Yapen, Fak-fak, dan Balikpapan. Bersama dengan itu, Indonesia pun memiliki 25 wilayah rawan gempa bumi.</p>
<p>Peta-peta itu dapat digunakan untuk penyusunan rencana pengelolaan tata ruang wilayah pantai. Rekomendasi bangunan tahan gempa dan desain bangunan tahan tsunami perlu diberikan untuk wilayah-wilayah pantai seperti tersebut di atas.</p>
<p><strong>Upaya penanggulangan</strong></p>
<p>Pertanyaan berikut yang muncul adalah apakah akan muncul gempa bumi susulan dengan tsunami berikutnya ?</p>
<p>Bila melihat gempa utama dengan kekuatan 9,0 magnitude telah terjadi, maka magnitude hempa susulan berikutnya akan makin menurun. Dari gempa bumi susulan yang masih terjadi sampai saat ini, tetapi dengan magnitude yang lebih kecil sekitar 5,4 – 6 pada skala Richter, dan akan terus menurun seiring dengan perjalanan waktu, maka kemungkinan adanya gelombang tsunami susulan akan sangat kecil.</p>
<p>Penduduk yang rumahnya di pesosor pantai dan kondisinya masih utuh sudah bisa kembali ke rumahnya masing-masing. Tetapi, bila bangunan rumahnya sudah tidak utuh lagi, sebaiknya dihindari sebagai tempat tinggal.</p>
<p>Bencana yang diakibatkan oleh tsunami dan gempa bumi di bumi Serambi Mekkah Aceh sangatlah luar biasa dan telah menyentuh rasa keprihatinan bangsa Indonesia yang sangat dalam. Masyarakat dan pemerintah Indonesia secara bersama harus berupaya meringankan beban penderitaan saudara-saudara kita di Aceh.</p>
<p>Langkah penguburan jasad para syuhada tsunami merupakan prioritas pertama, yang kemudiaan diikuti oleh pemberian bantuan pangan, obat-obatan, air dan pakaian bersih, tenda tempat tinggal sementara, serta dukungan rohani.</p>
<p>Peralatan berat, seperti buldoser, diperlukan untuk membersihkan semua muatan yang terangkut oleh tsunami, memperbaiki jalur transportasi yang banyak yterputus.</p>
<p>Penyediaan bahan bakar untuk transportasi maupun rumah tangga dan pemulihan saluran telekomunikasi adalah sangat perlu dilakukan segera. Fasilitas umum, seperti pasar tradisional, puskesmas, dan sekolah, segera dipulihkan agar kehidupan normal bisa dimulai kembali. Bangunan temoat tinggal yang hancur dan rusak berat perlu dibantu perbaikannya.</p>
<p>Kini saatnya kita melaksanakan komitmen untuk membangun kembali Aceh. Pemerintah pusat bersama seluruh masyarakat Indonesia harus fokus dan teguh dalam melaksanakan komitmen ini. Sukarelawan pramuka, pemuda, mahasiswa, lembaga swadaya masyarakat, serta organisasi sosial lainnya sangat diperlukan untuk membantu saudara-saudara kita di Aceh agar segera keluar dari derita bencana tsunami ini.<br />
Sumber  :</p>
<p>Tsunami Dahsyat di Serambi Mekkah &#124; Dr Mas Atje Purbawinata, Ahli Bencana Geologi pada Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Ditjen Geologi dan Sumber Daya Mineral, Departemen ESDM<br />
Kompas, 08.01.2005 &#124; Grafis : USGS, 2004 &#38; Istimewa</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Belajar Dengan Garis]]></title>
<link>http://abiezs.wordpress.com/2009/11/15/belajar-dengan-garis/</link>
<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 06:38:09 +0000</pubDate>
<dc:creator>Abie</dc:creator>
<guid>http://abiezs.wordpress.com/2009/11/15/belajar-dengan-garis/</guid>
<description><![CDATA[Seorang guru membuat garis sepanjang sepuluh sentimeter diatas papantulis, &#8220;Anak-anak, coba pe]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><a href="http://abiezs.wordpress.com/files/2009/11/garis.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-83" title="Garis" src="http://abiezs.wordpress.com/files/2009/11/garis.jpg?w=300" alt="" width="300" height="225" /></a>Seorang guru membuat garis sepanjang sepuluh sentimeter diatas papantulis, &#8220;Anak-anak, coba perkecil garis ini.&#8221;  Johny maju kedepan, ia menghapus dua senti dari garis itu. Tadinya sepuluh senti, sekarang menjadi delapan senti. Pak Guru mempersilahkan Toni. Ia pun melakukan hal yang sama, sekarang garisnya tinggal enam senti. Soni dan Moni pun maju kedepan, &#8211; sekarang garis itu tinggal dua senti.  Terakhir, Si Bijak maju kedepan &#8211; Ia membuat garis yang lebih panjang, sejajar dengan garis yang pertama yang tinggal dua sentimeter. Pak Guru menepuk bahunya, &#8220;Kau memang Bijak. Untuk membuat garis itu menjadi kecil, tidak perlu menghapusnya &#8211; cukup membuat garis yang lebih besar dari garis pertama dan garis pertama menjadi kecil dengan sendirinya.&#8221; nsigth : &#8216;JANGAN MENJELEK-JELEKKAN ORANG LAIN. JADILAH LEBIH BAIK!&#8217;</p>
<p style="text-align:justify;">“Orang-orang kreatif termotivasi oleh keinginan untuk maju, bukan oleh keinginan untuk mengalahkan orang lain.” Ayn Rand (1905-1982) So, kalo kita termasuk orang kreatif&#8230; kita akan sportif dalam menjalani kehidupan&#8230;.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ilusi Optik......]]></title>
<link>http://tatyalfiah.wordpress.com/2009/11/11/ilusi-optik/</link>
<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 15:30:47 +0000</pubDate>
<dc:creator>ttalfiah</dc:creator>
<guid>http://tatyalfiah.wordpress.com/2009/11/11/ilusi-optik/</guid>
<description><![CDATA[Besar mana kedua orang ini ? Panjang mana bagian kiri dibandingkan bagian kanan garis ? Dua sisi pem]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Besar mana kedua orang ini ?</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-525" title="besar mana" src="http://tatyalfiah.wordpress.com/files/2009/11/besar-mana.jpg?w=230" alt="besar mana" width="184" height="240" /></p>
<p>Panjang mana bagian kiri dibandingkan bagian kanan garis ?</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-522" title="panjang mana" src="http://tatyalfiah.wordpress.com/files/2009/11/panjang-mana1.jpg?w=300" alt="panjang mana" width="240" height="68" /></p>
<p>Dua sisi pembelajaran&#8230;&#8230;</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-523" title="dua sisi pembelajaran" src="http://tatyalfiah.wordpress.com/files/2009/11/dua-sisi-pembelajaran.jpg?w=300" alt="dua sisi pembelajaran" width="192" height="149" /></p>
<p>Berapa kaki gajah di bawah ini &#8230;..?</p>
<p style="text-align:center;"><img class="size-medium wp-image-519 aligncenter" title="berapa kaki gajah" src="http://tatyalfiah.wordpress.com/files/2009/11/berapa-kaki-gajah.jpg?w=300" alt="berapa kaki gajah" width="240" height="169" /></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sekilas Tentang Komposisi dalam Fotografi]]></title>
<link>http://incekrajo.wordpress.com/2009/11/11/sekilas-tentang-komposisi-dalam-fotografi/</link>
<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 04:14:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>incekrajo</dc:creator>
<guid>http://incekrajo.wordpress.com/2009/11/11/sekilas-tentang-komposisi-dalam-fotografi/</guid>
<description><![CDATA[Sekarang saatnya kita membahas tentang fotografi, karena emang gw suka bgt sama nih hobby. Mungkin s]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Sekarang saatnya kita membahas tentang fotografi, karena emang gw suka bgt sama nih hobby. Mungkin s]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[soal dan pembahasanpersamaan garis lurus dalam bentuk gambar]]></title>
<link>http://lbbku.wordpress.com/2009/11/10/soal-dan-pembahasanpersamaan-garis-lurus-dalam-bentuk-gambar/</link>
<pubDate>Tue, 10 Nov 2009 08:20:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>bloglbbku</dc:creator>
<guid>http://lbbku.wordpress.com/2009/11/10/soal-dan-pembahasanpersamaan-garis-lurus-dalam-bentuk-gambar/</guid>
<description><![CDATA[kepada semua siswa bimbingan belajar dan SMP, dalam postingan ini akan kami tampilkan soaldan pembah]]></description>
<content:encoded><![CDATA[kepada semua siswa bimbingan belajar dan SMP, dalam postingan ini akan kami tampilkan soaldan pembah]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[upload materi persamaan garis lurus]]></title>
<link>http://lbbku.wordpress.com/2009/11/10/upload-materi-persamaan-garis-lurus/</link>
<pubDate>Tue, 10 Nov 2009 03:40:30 +0000</pubDate>
<dc:creator>bloglbbku</dc:creator>
<guid>http://lbbku.wordpress.com/2009/11/10/upload-materi-persamaan-garis-lurus/</guid>
<description><![CDATA[bagi kalian yang ingin mendapatkan materi tentang persamaan garis lurus silahkan kalian download sen]]></description>
<content:encoded><![CDATA[bagi kalian yang ingin mendapatkan materi tentang persamaan garis lurus silahkan kalian download sen]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[materi persamaan garis lurus]]></title>
<link>http://lbbku.wordpress.com/2009/11/10/materi/</link>
<pubDate>Tue, 10 Nov 2009 03:13:12 +0000</pubDate>
<dc:creator>bloglbbku</dc:creator>
<guid>http://lbbku.wordpress.com/2009/11/10/materi/</guid>
<description><![CDATA[PERSAMAN GARIS LURUS A. Gradien 1. Gradient adalah nilai yang menyatakan kemiringan suatu garis. Gra]]></description>
<content:encoded><![CDATA[PERSAMAN GARIS LURUS A. Gradien 1. Gradient adalah nilai yang menyatakan kemiringan suatu garis. Gra]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Arsitek dan Peradaban (part 2)]]></title>
<link>http://rezaprimawanhudrita.wordpress.com/2009/10/26/arsitek-dan-peradaban-part-2/</link>
<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 23:45:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>reZa pH</dc:creator>
<guid>http://rezaprimawanhudrita.wordpress.com/2009/10/26/arsitek-dan-peradaban-part-2/</guid>
<description><![CDATA[Review Perancangan Tapak 1. Penggunaan material alam sangat direkomendasikan untuk dipakai karena ak]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Review Perancangan Tapak 1. Penggunaan material alam sangat direkomendasikan untuk dipakai karena ak]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Se beber, não trabalhe!]]></title>
<link>http://debatepronto.wordpress.com/2009/10/26/se-beber-nao-trabalhe/</link>
<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 15:24:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>debatepronto</dc:creator>
<guid>http://debatepronto.wordpress.com/2009/10/26/se-beber-nao-trabalhe/</guid>
<description><![CDATA[Impressionante as coisas que vemos neste mundo. Mestres e Doutores viram garis, médicos roubam pacie]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Impressionante as coisas que vemos neste mundo. Mestres e Doutores viram garis, médicos roubam pacientes e agora também batem neles? O que será que acontecerá depois? Descobre que o paciente não tem cura e resolve dar “um jeito” e mata o paciente?</p>
<p>Alison Endler.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p><strong>Aparentemente bêbado</strong></p>
<p><strong>Médico agride paciente em PS</strong></p>
<p><strong>Diário de São Paulo </strong></p>
<p><strong>Karina Lignelli &#8211; 25.10.2009</strong></p>
<p>Se beber&#8230; não trabalhe. Na madrugada de sábado, o médico plantonista Amauri Carlos Bassani, que apresentava sinais de embriaguez, foi detido após agredir um casal e maltratar uma idosa que esperavam atendimento no pronto-socorro de Riacho Grande, em São Bernardo do Campo, no ABC. Após ferir gravemente o dedo, o cozinheiro Tiago Aparecido Cravo, de 20 anos, foi fazer um curativo no PS, acompanhado da mulher, a auxiliar de cozinha Karen Cristina da Silva Alves, 21.</p>
<p>Segundo ela, depois de esperar uma hora por atendimento, pediu para a enfermeira chamar o médico . “Ele estava dormindo em uma salinha e saiu furioso, chutando cadeiras. Deu para ver que estava bêbado porque começou a me xingar dos piores palavrões. Aí eu disse: ‘Se quiser dormir, vai para casa’. Depois, ele me deu dois socos”, conta ela, que teve escoriações no queixo. Procurado em casa, Bassani não foi encontrado. Já a Secretaria de Saúde de São Bernardo disse que vai apurar os fatos, e afastou o médico do cargo.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Memperkecil Garis]]></title>
<link>http://reeleks.wordpress.com/2009/10/25/memperkecil-garis/</link>
<pubDate>Sun, 25 Oct 2009 08:54:09 +0000</pubDate>
<dc:creator>reeleks</dc:creator>
<guid>http://reeleks.wordpress.com/2009/10/25/memperkecil-garis/</guid>
<description><![CDATA[Seorang guru membuat garis sepanjang sepuluh sentimeter diatas papantulis, &#8220;Anak-anak, coba pe]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Seorang guru membuat garis sepanjang sepuluh sentimeter diatas papantulis, &#8220;Anak-anak, coba perkecil garis ini.&#8221;</p>
<p>Johny maju kedepan, ia menghapus dua senti dari garis itu. Tadinya sepuluh senti, sekarang menjadi delapan senti. Pak Guru mempersilakan Toni. Ia pun melakukan hal yang sama, sekarang garisnya tinggal enam senti. Soni dan Moni pun maju kedepan, sekarang garis itu tinggal dua senti.</p>
<p>Terakhir, Si Bijak maju kedepan &#8211; Ia membuat garis yang lebih panjang, sejajar dengan garis yang pertama yang tinggal dua sentimeter. Pak Guru menepuk bahunya, &#8220;Kau memang Bijak. Untuk membuat garis itu menjadi kecil, tidak perlu menghapusnya cukup membuat garis yang lebih besar dan garis pertama menjadi kecil dengan sendirinya.&#8221;</p>
<p> &#8216;JANGAN MENJELEK-JELEKKAN ORANG LAIN. JADILAH LEBIH BAIK!&#8217;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Que país é esse?]]></title>
<link>http://debatepronto.wordpress.com/2009/10/22/que-pais-e-esse/</link>
<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 15:25:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>debatepronto</dc:creator>
<guid>http://debatepronto.wordpress.com/2009/10/22/que-pais-e-esse/</guid>
<description><![CDATA[A dica do texto foi do Ricardo Toledo. Eu me arrepio ao ler isso. Daniel Pinheiro &#8212;&#8212;]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>A dica do texto foi do Ricardo Toledo. Eu me arrepio ao ler isso.</p>
<p>Daniel Pinheiro</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p><strong>Concurso para garis atrai 22 mestres e 45 doutores no Rio</strong><br />
da Folha de S.Paulo, no Rio</p>
<p>Com inscrições abertas desde o dia 7, o concurso público para a seleção de 1.400 garis para a cidade do Rio já atraiu 45 candidatos com doutorado, 22 com mestrado, 1.026 com nível superior completo e 3.180 com superior incompleto, segundo a Comlurb (Companhia Municipal de Limpeza Urbana).</p>
<p>Para participar do concurso, basta ter concluído a quarta série do ensino fundamental. As inscrições terminam amanhã.</p>
<p>Somados, os candidatos que já passaram pelos bancos de universidades representam quase 4% dos 109.193 inscritos até anteontem. Os anos de estudo a mais, porém, não devem colocá-los em vantagem na disputa &#8211; a seleção é feita por meio de testes físicos, como barra, flexão abdominal e corrida.</p>
<p>Aqueles que forem contratados trabalharão 44 horas por semana e receberão salário de R$ 486,10 mensais, tíquete alimentação de R$ 237,90, vale-transporte e plano de saúde. A remuneração poderá ser acrescida ainda de um adicional por insalubridade.</p>
<p>Aluno do segundo período de história da Estácio de Sá, no Rio, Luiz Carlos da Silva, 23, disse ter ouvido muitos comentários preconceituosos dos colegas quando contou que disputaria uma vaga de gari.</p>
<p>&#8220;Disseram que eu era maluco, que eu ia ficar fedendo a lixo&#8230; Mas a faculdade hoje não garante emprego nem estabilidade para ninguém. Eu quero segurança&#8221;, diz ele, que, no entanto, planeja continuar estudando para no futuro trocar o trabalho de gari pelo de professor de escola pública.</p>
<p>&#8220;Meu sonho é dar aula, é o que eu gosto de fazer&#8221;, afirma o estudante de história.</p>
<p>Já Ronaldo Carlos da Silva, 42, ex-aluno do curso de letras da UFRJ (Universidade Federal do Rio de Janeiro), vê no concurso de gari a chance de reorganizar a vida, após um ano de desemprego.</p>
<p>Se for bem-sucedido, pretende voltar à sala de aula, que teve de abandonar quando ainda estava no terceiro período do curso -sem trabalho fixo, tinha dificuldades até para pagar o transporte para ir à universidade. Insatisfeito com a faculdade de letras, porém, quer cursar direito. &#8220;Vou fazer um curso preparatório&#8221;, planeja.</p>
<p>Também desempregada, Thaiane do Prado Gomes, 21, estranhou ao ouvir que iria disputar vagas com pessoas com curso superior e até mestrado e doutorado. &#8220;Isto aqui é para quem não tem escolaridade. Para os outros tem mais oportunidade. Eu mesma, que completei o segundo grau, fiquei na dúvida se devia me inscrever.&#8221;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[kokurikuler vs ekstrakurikuler]]></title>
<link>http://rezaprimawanhudrita.wordpress.com/2009/10/18/kokurikuler-vs-ekstrakurikuler/</link>
<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 13:46:08 +0000</pubDate>
<dc:creator>reZa pH</dc:creator>
<guid>http://rezaprimawanhudrita.wordpress.com/2009/10/18/kokurikuler-vs-ekstrakurikuler/</guid>
<description><![CDATA[assalamu&#8217;alaykum wr wb. kita semua sadar, bahwa kewajiban kita selama berada di kampus gajah d]]></description>
<content:encoded><![CDATA[assalamu&#8217;alaykum wr wb. kita semua sadar, bahwa kewajiban kita selama berada di kampus gajah d]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Uns de Corolla outros de ponga...]]></title>
<link>http://compostura.wordpress.com/2009/10/08/uns-de-corolla-outros-de-ponga/</link>
<pubDate>Thu, 08 Oct 2009 12:27:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>compostura</dc:creator>
<guid>http://compostura.wordpress.com/2009/10/08/uns-de-corolla-outros-de-ponga/</guid>
<description><![CDATA[  Recolhedores de lixo da Prefeitura de Cariacica   Por Simone Patrocínio Ontem, no trânsito, vi um ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div><strong><em></em></strong></div>
<p> </p>
<p><strong><em></p>
<div id="attachment_214" class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"><img class="size-full wp-image-214" src="http://compostura.wordpress.com/files/2009/10/blogponga2.jpg" alt="Recolhedores de lixo da Prefeitura de Cariacica" width="400" height="300" /><p class="wp-caption-text">Recolhedores de lixo da Prefeitura de Cariacica</p></div>
<p> </p>
<p></em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>Por Simone Patrocínio</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Ontem, no trânsito, vi um caminhão de coleta de lixo e os rapazes que pegam as sacolas de lixo atrás sem qualquer segurança. Eram cinco rapazes, todos com uniforme da Prefeitura Municipal de Cariacica e todos sem equipamento de segurança. Estavam pegando “ponga”, aquela brincadeira super perigosa que as crianças fazem com os veículos grandes. Enquanto nossos deputados Estaduais andam de Corolla com computador de bordo, MP3, banco de couro e ar condicionado, os outros funcionários públicos andam de ponga. E olha que os deputados brigaram pelos Corollas dizendo que é constitucional a igualdade de benefícios entre os servidores públicos. Será que se os garis reivindicarem eles conseguem carros importados também? E, pra terminar a história, no trecho que acompanhei o caminhão, um dos meninos que pulou para recolher o lixo da calçada pisou de mal jeito e acabou ficando pra trás. É a vida! Os deputados andam de Corolla e nós ficamos para trás.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ranting Yang Lurus]]></title>
<link>http://johanesberchman.wordpress.com/2009/09/30/ranting-yang-lurus/</link>
<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 02:34:47 +0000</pubDate>
<dc:creator>penembusbatas</dc:creator>
<guid>http://johanesberchman.wordpress.com/2009/09/30/ranting-yang-lurus/</guid>
<description><![CDATA[Ketika ia memegang sebuah ranting bercabang dua Selalu ingin dipatahkannya salah satu cabangnya sehi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Ketika ia memegang sebuah ranting bercabang dua Selalu ingin dipatahkannya salah satu cabangnya sehi]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[SETELAH GARIS KEMISKINAN SAJOGYO]]></title>
<link>http://hagemman.wordpress.com/2009/09/22/setelah-garis-kemiskinan-sajogyo/</link>
<pubDate>Tue, 22 Sep 2009 03:13:12 +0000</pubDate>
<dc:creator>hagemman</dc:creator>
<guid>http://hagemman.wordpress.com/2009/09/22/setelah-garis-kemiskinan-sajogyo/</guid>
<description><![CDATA[Seusai memperoleh penghargaan sebagai cendekiawan berkomitmen dari harian Kompas tahun 2008, pada pe]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-2728" title="stlh garis kemiskinan sajogyo 02" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/09/stlh-garis-kemiskinan-sajogyo-021.jpg?w=136" alt="stlh garis kemiskinan sajogyo 02" width="136" height="150" />Seusai memperoleh penghargaan sebagai cendekiawan berkomitmen dari harian Kompas tahun 2008, pada pertengahan tahun ini Sajogyo kembali dianugerahi Acmad Bakrie Award dalam pemikiran sosial. Penghargaan dipersembahkan atas karya monumentalnys, yaitu garis kemiskinan Sajogyo.</p>
<p>Garis kemiskinan itu dipergunakan secara luas sejak tahun 1977, sebelum akhirnya pemerintah secararesmi menggunakan garis kemiskinan Badan Pusat Statistik (BPS) mulai tahun 1984.</p>
<p>Namun, kelebihan karya Sajogyo yang hingga kini tetap diakui ialah kepraktisan penggunaannya untuk kehidupan sehari-hari. Seorang petani gurem dengan mudah menyatakan dirinya miskin saat tidak mampu makan lebih dari sekali dalam sehari.</p>
<p>Meski memiliki sejarah emas, tidak banyak yang menyadari secara mendalam kelebihan garis kemiskinan Sajogyo ini. Konsekuensinya amat jauh sehingga sampai tiga dekade pun belum ada pihak yang (mampu) mervitalisasi kemiskinan tersebut.</p>
<p><strong><!--more-->Garis Sajogyo</strong></p>
<p>Setelah melakukan survei gizi dan pangan rumah tangga pada awal 1970-an, Sajogyo menemukan artikel pengukuran garis kemiskinan berbasis gizi dari Schikele. Di kemudian hari survei gizi itu merekomendasikan program monumental taman gizi dan usaha peningkatan gizi keluarga. Dan ide Schikele dioperasionalkan ke dalam garis pemiskinan Sajogyo.</p>
<p>Dari sejarah kelahiran terlihat kaitan erat antara nilai gizi terendah dan garis kemiskinan. Nilai gizi minimal setara 2.100 Kkal per orang dalam sehari berlaku untuk penduduk Indonesia menurut susunan umur, jenis kelamin, perkiraan tingkat kegiatan (fisik), berat badanm dan perkiraan status fisiologis.</p>
<p>Yang penting diperhatikan, pada saat data dikumpulkan lebih luas daripada satuan rumah tangga, maka ciri-ciri kebutuhan cizi manusia Indonesia semakin menjauh. Simpangan datanya menurun hingga dua deviasi standar sehingga masih bisa ditoleransi hingga 1.900 Kkal per orang per hari.</p>
<p>Ada pun proses pengumpulan data gizi dengan penggunakan pendekatan ingatan (recall) sering kali terlapor lebih rendah (under reporting) hingga 20 persen. Atas dasar pengalaman ini, maka garis kemiskinan terbawah dapat ditoleransi hingga 1.700 Kkal per orang per hari.</p>
<p>Dengan memerhatikan pengalaman lapangan ini, garis kemiskinan Sajogyo menjadi lebih relevan bagi warga miskin Indonesia. Misalnya, jika dibandingkan dengan (hanya satu) garis kemiskinan BPS senilai 2.100 Kkal per orang per hati, yang melebihi kebutuhan minimal gizi dan pangan riil.</p>
<p><strong>Tiga baris</strong></p>
<p>Lain pula dari pendirian BPS, Sajogyo perlu menyusun garis kemiskinan lebih dari satu agar kian tajam mengukur kemajuan golongan bawah. Dirumuskannya garis melarat (destitute), miskin sekali (very poor), dan miskin (poor).</p>
<p>Berdasarkan nilai tukar beras, dibedakan pula garis kemiskinan pedesaan dan perkotaan. Di desa dioancang garis 180 kh, 240 kg, dan 320 kg setara beras per orang per tahun. Untuk kota nilainya 270 kg, 360 kg, dan 480 kg setara beras per orang per tahun.</p>
<p>Setelah ditemukan hubungan regresif antara pengeluaran rumah tangga dan pangan, sejak tahun 1979 garis terbawah dihilangkan. Dan “ miskin sekali” diganti menjadi “nyaris miskin” yang setara dengan data 1.700 Kkal per orang per hari (harap di-mark up 20 persen). Artinya, garis nyaris miskin berfungsi sebagai lampu merah karena di bawah garis itu pastilah tidak mencukupi untuk hidup.</p>
<p>Untuk mengoperasionalkan garis kemiskinan, nilai kalori di konversi ke nilai rupiah. Dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas), misalnya, Sajogyo menemukan bagi golongan miskin tahun 1976 nilainya Rp 32,16 per 1.000 Kkal, kemudian meningkat menjadi Rp 77,15 per 1.000 Kkal pada tahun 1984. Inilah inflasi riil bagi orang miskin.</p>
<p>Demi kepraktisan, nilai rupiah bagi kalori lalu dipertukarkan dengan nilai beras. Beras mudah dipahami sebagai sumber kalori dan harganya tidak fluktuatif.</p>
<p>Sajogyo lebih memercayai rekaman harga beras dalam Susenas daripada rata-rata harga beras di pasar yang pernah diacu BPS. Susenas lebih masuk akal di mana harga beras di pedesaan lebih rendah daripada di perkotaan.<br />
<strong>Setelah garis kemiskinan</strong></p>
<p>Saat ini seluruh konsep garis kemiskinan, baik dari Sajogyo, BPS maupun konsultan asing, habis diktritik karena tidak memberi alamat pasti, dimana kah penduduk miskin dapat ditemukan. Sebagai gantinya dikembangkan sensus rumah tangga miskin yang mengandung data nama sekaligus alamat rumah mereka.</p>
<p>Namun, sensus segera menuai kritik tajam lantaran tokoh masyarakat cenderung memasukkan sebanyak mungkin warganya agar turut mencicipi kue pembangunan.</p>
<p>Sajogyo sendiri sejak awal menyadari bahwa penemuan aspek kuantitatif barulah tahap awal pendalaman pengetahuan kemiskinan di Indonesia. Untuk memutakhirkan garis kemiskinan Sajogyo, kita cukup menghitung nilai rupiah dari 1.700 dan 1.900 Kkal per orang per har dalam periode lima tahunan.</p>
<p>Setelah garis kemiskinan ditermukan, yang lebih dibutuhkan ialah studi kualitatif guna menggali jeratan akar struktur kemiskinan. Penemuan beragam diagram sebab-akibat kemiskinan di setiap daerah menjadi pisau yang lebih tajam guna memotong akar kemiskinan Indonesia.</p>
<p>Sumber  :</p>
<p>Setelah Garis Kemiskinan Sajogyo, Ivanovich Agusta &#124; Dosen Sosiologi Kemiskinan dan Pemberdayaan Sosial, Sekolah Pascasarjana IPB, Bogor<br />
Kompas, 09.09.2009</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sayembara...!!!]]></title>
<link>http://rezaprimawanhudrita.wordpress.com/2009/09/12/sayembara/</link>
<pubDate>Sat, 12 Sep 2009 22:16:16 +0000</pubDate>
<dc:creator>reZa pH</dc:creator>
<guid>http://rezaprimawanhudrita.wordpress.com/2009/09/12/sayembara/</guid>
<description><![CDATA[1. &#8220;Sign In @ G-0901&#8243; -lomba kreasi logo GAMAIS ITB- berikan sentuhan kreasimu pada logo]]></description>
<content:encoded><![CDATA[1. &#8220;Sign In @ G-0901&#8243; -lomba kreasi logo GAMAIS ITB- berikan sentuhan kreasimu pada logo]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Arsitek dan Peradaban]]></title>
<link>http://rezaprimawanhudrita.wordpress.com/2009/09/10/arsitek-dan-peradaban/</link>
<pubDate>Thu, 10 Sep 2009 08:25:17 +0000</pubDate>
<dc:creator>reZa pH</dc:creator>
<guid>http://rezaprimawanhudrita.wordpress.com/2009/09/10/arsitek-dan-peradaban/</guid>
<description><![CDATA[Review Mata Kuliah Perancangan Tapak (berbentuk poin-poin) 1. Perlu adanya kesadaran bahwa kita haru]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Review Mata Kuliah Perancangan Tapak (berbentuk poin-poin) 1. Perlu adanya kesadaran bahwa kita haru]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Lomba Ramadhan 1430 H]]></title>
<link>http://rezaprimawanhudrita.wordpress.com/2009/08/23/lomba-ramadhan-1430-h/</link>
<pubDate>Sun, 23 Aug 2009 16:36:50 +0000</pubDate>
<dc:creator>reZa pH</dc:creator>
<guid>http://rezaprimawanhudrita.wordpress.com/2009/08/23/lomba-ramadhan-1430-h/</guid>
<description><![CDATA[Assalamu&#8217;alaykum wr.wb. Dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan, panitia PMBR GAMAIS dan P3]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Assalamu&#8217;alaykum wr.wb. Dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan, panitia PMBR GAMAIS dan P3]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Garis Batu dan Garis Kapur]]></title>
<link>http://dermawanwibisono.wordpress.com/2009/08/04/garis-batu-dan-garis-kapur/</link>
<pubDate>Tue, 04 Aug 2009 06:37:49 +0000</pubDate>
<dc:creator>dermawanwibisono</dc:creator>
<guid>http://dermawanwibisono.wordpress.com/2009/08/04/garis-batu-dan-garis-kapur/</guid>
<description><![CDATA[Garis Batu dan Garis Kapur Pada suatu hari, lebih dari sepuluh tahun yang lalu, di dalam flat beruku]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Garis Batu dan Garis Kapur Pada suatu hari, lebih dari sepuluh tahun yang lalu, di dalam flat beruku]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Menembus Garis Akal]]></title>
<link>http://yusufamrulloh.wordpress.com/2009/07/24/menembus-garis-akal/</link>
<pubDate>Fri, 24 Jul 2009 15:50:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>yusufamrulloh</dc:creator>
<guid>http://yusufamrulloh.wordpress.com/2009/07/24/menembus-garis-akal/</guid>
<description><![CDATA[Manusia adalah mahkluk Tuhan yang paling sempurna. Makhluk ini di lengkapi aplikasi yang lebih lengk]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><strong><img class="alignleft size-full wp-image-73" title="akal" src="http://yusufamrulloh.wordpress.com/files/2009/07/akal1.jpg" alt="akal" width="204" height="182" />Manusia adalah mahkluk Tuhan yang paling sempurna. Makhluk ini di lengkapi aplikasi yang lebih lengkap dari pada yang lain. Maka dari itu manuasia di sebut makhluk yang sempurna, hal yang terpenting dari kesempurnaan itu adalah akal yang melekat dalam setiap tindakan mereka. Harusnnya manusia berfikir dulu sebelum mereka bertindak, agar jadi pembeda dengan makluk yang lain. </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Akal memang menyimpan banyak hal… dari hal yang terkecil dan hal terbesar dari dunia ini . mari kita obrak abrik garis itu.</strong><strong><!--more--></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Dahulu pembahasa</strong><strong>n ini sudah secara gamblang oleh para pilosof, bukankah akal memang diberikan untuk berfikir? Pertanyaan yang disajikan tidak harus di jawab. Hal terpenting saat ini adalah untuk apa sebenarnya akal ini. Akal menurut kinerjanya adalah sebagai pengolah apa yang di tangkap oleh panca indra kita dan merespon semuanya itu. Jadi segala hal yang kita rasa , dengar , dan lihat ini harus direspon oleh akal ? benar , jadi dengan ini kita bisa simpulkan bahwa keberadaan akal adalah hal terpenting dalam manusia karena semua tindakan adalah respon  dari akal kita. Kesalahan sering terjadi ketika manusia menganggap akal adalah untuk berfikir saja, akan tetapi semua tindakan kita kita kerjakan entah itu salah apa benar itu adalah karena akal kita. </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jadi akal memiliki 2 hal yaitu menghakimi dan terhakimi. Menghakimi apa saja yang telah tertangkap dalam video panca indra telah terpilah pilah garis besarnya ini hal yang baik dan inilah yang buruk. Akal terhakimi adalah ketika apa yang terjadi itu berakibat buruk bagi tubuh mereka, orang orang biasa menyebut ini adalah penyesalan. </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Apa akal bisa di jadikan alat ukur kebenaran? </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Hal ini masih di cari mohon dibantu….</strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Titik Baru yang Bukan Aku]]></title>
<link>http://adisisme.wordpress.com/2009/07/03/titik-baru-yang-bukan-aku/</link>
<pubDate>Fri, 03 Jul 2009 03:17:49 +0000</pubDate>
<dc:creator>adist</dc:creator>
<guid>http://adisisme.wordpress.com/2009/07/03/titik-baru-yang-bukan-aku/</guid>
<description><![CDATA[&#8230; .. . kamu butuh titik baru untuk membuat garis panjang dan titik itu bukan aku jadi, sudahla]]></description>
<content:encoded><![CDATA[&#8230; .. . kamu butuh titik baru untuk membuat garis panjang dan titik itu bukan aku jadi, sudahla]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Semangat Inspiratiaflava SAPPK!!!]]></title>
<link>http://rezaprimawanhudrita.wordpress.com/2009/07/01/semangat-inspiratiaflava-sappk/</link>
<pubDate>Wed, 01 Jul 2009 07:54:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>reZa pH</dc:creator>
<guid>http://rezaprimawanhudrita.wordpress.com/2009/07/01/semangat-inspiratiaflava-sappk/</guid>
<description><![CDATA[PENYAMBUTAN MAHASISWA BARU 2009 M dan orang-orang yang telah menempati kota Madinah dan telah berima]]></description>
<content:encoded><![CDATA[PENYAMBUTAN MAHASISWA BARU 2009 M dan orang-orang yang telah menempati kota Madinah dan telah berima]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
