<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>gunung-api &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/gunung-api/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "gunung-api"</description>
	<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 04:06:23 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Gunung Lawu]]></title>
<link>http://arfietgd.wordpress.com/2009/11/18/gunung-lawu/</link>
<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 12:47:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>arfietgd</dc:creator>
<guid>http://arfietgd.wordpress.com/2009/11/18/gunung-lawu/</guid>
<description><![CDATA[Gunung Lawu (3.265 m) terletak di Pulau Jawa, Indonesia, tepatnya di perbatasan Provinsi Jawa Tengah]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Gunung Lawu (3.265 m) terletak di <a title="Pulau Jawa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pulau_Jawa">Pulau Jawa</a>, <a title="Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia">Indonesia</a>, tepatnya di perbatasan Provinsi <a title="Jawa Tengah" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa_Tengah">Jawa Tengah</a> dan <a title="Jawa Timur" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa_Timur">Jawa Timur</a>. Status gunung ini adalah gunung api &#8220;istirahat&#8221; dan telah lama tidak aktif, terlihat dari rapatnya vegetasi serta puncaknya yang tererosi. Di lerengnya terdapat kepundan kecil yang masih mengeluarkan uap air (fumarol) dan belerang (solfatara). Gunung Lawu mempunyai kawasan <a title="Hutan Dipterokarp Bukit (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hutan_Dipterokarp_Bukit&#38;action=edit&#38;redlink=1">hutan Dipterokarp Bukit</a>, <a title="Hutan Dipterokarp Atas (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hutan_Dipterokarp_Atas&#38;action=edit&#38;redlink=1">hutan Dipterokarp Atas</a>, <a title="Hutan Montane (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hutan_Montane&#38;action=edit&#38;redlink=1">hutan Montane</a>, dan <a title="Hutan Ericaceous (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hutan_Ericaceous&#38;action=edit&#38;redlink=1">hutan Ericaceous</a>.<!--more--></p>
<p>Gunung Lawu memiliki tiga puncak, Puncak Hargo Dalem, Hargo Dumiling dan Hargo Dumilah. Yang terakhir ini adalah puncak tertinggi.</p>
<p>Di lereng gunung ini terdapat sejumlah tempat yang populer sebagai tujuan wisata, terutama di daerah Tawangmangu, Cemorosewu, dan Sarangan. Agak ke bawah, di sisi barat terdapat dua komplek percandian dari masa akhir Majapahit: <a title="Candi Sukuh" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Candi_Sukuh">Candi Sukuh</a> dan <a title="Candi Cetho" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Candi_Cetho">Candi Cetho</a>. Di kaki gunung ini juga terletak komplek pemakaman kerabat <a title="Praja Mangkunagaran" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Praja_Mangkunagaran">Praja Mangkunagaran</a>: <a title="Astana Girilayu" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Astana_Girilayu">Astana Girilayu</a> dan <a title="Astana Mangadeg" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Astana_Mangadeg">Astana Mangadeg</a>. Di dekat komplek ini terletak <a title="Astana Giribangun" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Astana_Giribangun">Astana Giribangun</a>, <a title="Mausoleum (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mausoleum&#38;action=edit&#38;redlink=1">mausoleum</a> untuk keluarga presiden kedua Indonesia, <a title="Suharto" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suharto">Suharto</a>.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Situasi terakhir aktivitas GA. Karangetang]]></title>
<link>http://sitaro.wordpress.com/2009/11/04/situasi-terakhir-aktivitas-ga-karangetang/</link>
<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 07:21:49 +0000</pubDate>
<dc:creator>AB. Ronny</dc:creator>
<guid>http://sitaro.wordpress.com/2009/11/04/situasi-terakhir-aktivitas-ga-karangetang/</guid>
<description><![CDATA[&#160; Foto diatas merupakan kondisi terakhir Gunung Api Karangetang yang aktivitas vulkaniknya meni]]></description>
<content:encoded><![CDATA[&#160; Foto diatas merupakan kondisi terakhir Gunung Api Karangetang yang aktivitas vulkaniknya meni]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Gunung Api Karangetang Kembali Menyemburkan Api.]]></title>
<link>http://bytheways.wordpress.com/2009/11/03/gunung-api-karangetang-kembali-menyemburkan-api/</link>
<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 13:31:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>bytheways</dc:creator>
<guid>http://bytheways.wordpress.com/2009/11/03/gunung-api-karangetang-kembali-menyemburkan-api/</guid>
<description><![CDATA[Gunung “adat” Karangetang yang menjadi salah satu simbol Pulau Siau di Kabupaten Kepulauan Siau Tagu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://bytheways.files.wordpress.com/2009/11/15753_1137596561917_1287470344_325313_969379_n.jpg"><img title="Karangetang by: Heri Poli" style="display:inline;border-width:0;margin:0 3px 0 0;" height="184" alt="Karangetang by: Heri Poli" src="http://bytheways.files.wordpress.com/2009/11/15753_1137596561917_1287470344_325313_969379_n_thumb.jpg?w=244&#038;h=184" width="244" align="left" border="0" /></a> Gunung “adat” Karangetang yang menjadi salah satu simbol Pulau Siau di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, sejak subuh tadi (24 November 2009) kembali menunjukan aktivitas vulkanis.</p>
<p>Menurut Heri Poli, salah satu staff KPUD Sitaro yang saat ini berada di Pulau Siau, tepatnya di Kota Ulu (berada di kaki gunung) aktivitas gunung yang mendapat julukan “the real volcano” ini, terpantau sejak subuh tadi.&#160; Ini ditandai dengan suara gemuruh yang terdengar dari puncak gunung.</p>
<p>Aktivitas vulkanis tersebut berlanjut hingga siang dimana badan gunung tertutup oleh asap tebal. “Asap tersebut sempat menghilang sekitar pukul 11 siang tadi, tetapi tadi sekitar pukul 20.00 witam, kawah gunung yang terlihat jelas dari Kta Ulu mengeluarkan api dan suara yang bergemuruh,” demikian penjelasan Heri ketika di hubungi melalui telepon.</p>
<p>Hingga saat ini kami masih terus memantau situasi dari aktivitas vulkanis gunung api Karangetang. Namun seperti sebelumnya, aktivitas ini dianggap biasa oleh masyarakat Siau, karena memang gunung tersebut sangat aktif.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Gunung Api Karangetang Kembali Menyemburkan Api.]]></title>
<link>http://sitaro.wordpress.com/2009/11/03/gunung-api-karangetang-kembali-menyemburkan-api/</link>
<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 13:23:46 +0000</pubDate>
<dc:creator>AB. Ronny</dc:creator>
<guid>http://sitaro.wordpress.com/2009/11/03/gunung-api-karangetang-kembali-menyemburkan-api/</guid>
<description><![CDATA[Gunung “adat” Karangetang yang menjadi salah satu simbol Pulau Siau di Kabupaten Kepulauan Siau Tagu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Gunung “adat” Karangetang yang menjadi salah satu simbol Pulau Siau di Kabupaten Kepulauan Siau Tagu]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Apakah Anda Tahu Sepuluh Besar Ter.... Di Dunia]]></title>
<link>http://hermawanputra.wordpress.com/2009/10/30/apakah-anda-tahu-sepuluh-besar-ter-di-dunia/</link>
<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 23:23:09 +0000</pubDate>
<dc:creator>hermawan75</dc:creator>
<guid>http://hermawanputra.wordpress.com/2009/10/30/apakah-anda-tahu-sepuluh-besar-ter-di-dunia/</guid>
<description><![CDATA[10 Besar Gunung Api Tertinggi di Dunia Gunung Kilimanjaro, Lokasi berada dibenua Afrika di Negara Ta]]></description>
<content:encoded><![CDATA[10 Besar Gunung Api Tertinggi di Dunia Gunung Kilimanjaro, Lokasi berada dibenua Afrika di Negara Ta]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bentuk dan Tipe Letusan Gunung Berapi]]></title>
<link>http://copetfisika05.wordpress.com/2009/10/26/bentuk-dan-tipe-letusan-gunung-berapi/</link>
<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 14:49:54 +0000</pubDate>
<dc:creator>Mr.Cou</dc:creator>
<guid>http://copetfisika05.wordpress.com/2009/10/26/bentuk-dan-tipe-letusan-gunung-berapi/</guid>
<description><![CDATA[Gunung berapi merupakan fenomena geologi yang mengundang banyak pertanyaan dan rasa penasaran bagi p]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a rel="attachment wp-att-160" href="http://copetfisika05.wordpress.com/2009/10/26/bentuk-dan-tipe-letusan-gunung-berapi/volcano-eruption/"><img class="alignleft size-full wp-image-160" title="volcano-eruption" src="http://copetfisika05.wordpress.com/files/2009/10/volcano-eruption.jpg" alt="volcano-eruption" width="471" height="407" /></a></p>
<blockquote><p>Gunung berapi merupakan fenomena geologi yang mengundang banyak pertanyaan dan rasa penasaran bagi para pengagum karunia Tuhan</p></blockquote>
<p>Disini akan sedikit dijelaskan mengenai tipe-tipe dan bentuk letusan gunung berapi:</p>
<p><strong>1. Tipe-Tipe gunung api</strong><br />
Berdasarkan bahan lepas yang dihasilkan</p>
<p>* Gunungapi lava/gunungapi tameng (shield volcano) yang menghasilkan lava basalan.Gunungapi tameng dibentuk oleh lava yang sangat cair dari lava basalan atau andesitan.Ada dua tipe jenis gunungapi tameng,yaitu tipe Hawaii dan tipe Iceland yang dibedakan berdasarkan skala dan jalur retakan yang ada:</p>
<p>a) Tipe Hawaii : Tipe ini akan membentuk gunungapi tameng yang dibangun oleh leleran lava yang keluar dari beberapa retakan dan memencar membentuk suatu jalur celah yang cukup besar contoh : mauna Loa di Hawaii.</p>
<p>b) Tipe Iceland : Dicirikan dengan lavanya yang keluar dari kawah utama dan mempunyai skala yang lebih kecil dari tipe Hawaii.contoh : Izu peninsula (Iceland),Hakone (jepang), dan fase pertama gunung Tambora (Sumbawa)<!--more--></p>
<p>* Gunungapi piroklastik,merupakan gunungapi yang dibentuk oleh bahan lepasgunungapi piroklastik.Contoh gunung Lamongan,Gunung Tambora (Sumbawa)</p>
<p>* Gunungapi gas yaitu gunungapi yang terjadi karena kegiatan magmatik umumnya membentuk mar yaitu suatu lekukan yang disebabkan oleh letusan tunggal yang bersifat meledak,dikelilingi oleh kawah berbentuk cincin dan umumnya terisi air.contoh : kaki uatar pegunungan tengger (jawa timur), Iwo Jima (Jepang).</p>
<p><strong>2. Bentuk-bentuk Gunungapi</strong></p>
<p>* Bentuk kerucut, umumnya dijumpai pada gunungapi berlapis.Bentuk kerucut ini dapat dibangun oleh bahan lepas gunungapi.Onggokan batuapung akan membentuk kerucut batuapung.</p>
<p>* Bentuk kubah,biasanya dijumpai pada gunungapi lava.Kubah lava merupakan bentukan dari leleran lava kental yang keluar melalui celah dan dibatasi oleh sisi curam di sekelilingnya.Bentuk-bentuk kubah sangat dipengaruhi oleh viskositas lava.Contoh : disepanjang sesar lampung</p>
<p>* Bentuk maar yaitu pada gunungapi gas.</p>
<p>* Bentuk datar tinggi dijumpai pada gungapi lava,berupa datartinggi yang relatif menonjol pada daerah sekitarnya yang tersusun oleh lava tebal dan umumnya bersifat basalan sehingga disebut juga dengan basal tinggi.Tapi ada juga yang dikenal dengan datar tinggi bahan lepas gunungapi,yang tersusun oleh endapan batuapung dan abu yang diletuskan dari celah dan mempunyai struktur kaldera atau lekuk ambrukan.Contoh : daerah disekitar danau Toba (Sumatera Utara).</p>
<p>* Bentuk barangko (barronco), yaitu alur-alur pada tubuh gunungapi yang kasar dan tak teratur yang disebabkan oleh erosi dan sesar</p>
<p>Cinder Cones, merupakan tipe gunungapi yang sederhana yang terbentuk oleh partikel dan lava yang dikeluarkan oleh vent tunggal.Karena tekanan gas, lava tersembur keras ke udara dan pecah menjadi fragmen kecil yang padat sehingga jatuh sebagai cinder di sekitar vent yang kemudian membentuk melingkar atau cone yang oval.Sebagian cinder cone mempunyai kawah berbentuk mangkok dan jarang muncul lebih dari seratus kaki atau di bawah lingkungannya, cinder core ini kebanyakan terdapat di Amerika Utara bagian barat sebagai bagian dari terrain vulkanik dunia.<a href="http://lh4.ggpht.com/_hrjG3GT7hbQ/SZGgw6fXvDI/AAAAAAAAAZ8/Se3zlY89KAI/s400/Cinder%20Cones.JPG"><img src="http://lh4.ggpht.com/_hrjG3GT7hbQ/SZGgw6fXvDI/AAAAAAAAAZ8/Se3zlY89KAI/s400/Cinder%20Cones.JPG" alt="" width="400" height="236" /></a></p>
<p>Cinder cones</p>
<p>* Composite Volcanoes, kadang-kadang dinamakan stratovolcanoes,biasanya saaling bersisisan,berbentuk kerucut simetris yang besar sengan lapisan berasal daria aliran lava,debu vulkanik,cinder,block dan bomb yang dimungkinkan muncul di sekitar 8000 kaki di atas pusatnya.Contoh composite volcano adalah gunung fuji di Jepang,Gn st Helens,Gunung Merapi,Gunung Agung.Gunung Rinjani. Pada puncak composite volcano kebanyakan terdapat kawah yang berisikan vent utama atau kumpulannya.lava yang mengalir memecah dinding kawah atau melalui sisi cone.Bagian terpenting dari composite volcano adalah sebuah sistem conduit (saluran), dimana magma dari reservoir di bawah kerak bumi meningkat ke permukaan volcano dibangunoleh ekumulasi material yang tererupsi melalui conduit dengan meningkatnya ukuran lava,cinder,debu serta yang lainnya, yang menambah kemiringan volcano. Apabila composite volcano sedang tidak aktif, erosi atau pengikisan terjadi pada cone.Magma yang telah keras/beku mengisi saluran (sumbat vulkanik) mengikuti jalur pada cone,dan rekahan (dikes) membuka dimana prosesnya akan berkurang perlahan-lahan oleh adanya erosi.Sampai akhirnya, dari proses lengkapnya hanya tersisa plug dan dike di bawah permukaan tanah, tinggal volcano dengan kenampakan bagian yang hilang.<br />
<a href="http://lh3.ggpht.com/_hrjG3GT7hbQ/SZGgxLyd4kI/AAAAAAAAAaE/bnQ0ysrwUkA/s400/Composite%20Volcanoes.JPG"><img src="http://lh3.ggpht.com/_hrjG3GT7hbQ/SZGgxLyd4kI/AAAAAAAAAaE/bnQ0ysrwUkA/s400/Composite%20Volcanoes.JPG" alt="" width="348" height="262" /></a></p>
<p>Composite volcano</p>
<p>* Shield Volcano, merupakan tipe gunungapi yang terbentuk kebanyakan dari aliran lava cair, aliran setelah tertuang ke segala arah dari vent pusat atau kumpulan vent, yang meluas,menumpahkan vent dari daratan,domical shape, dengan profil dengan tameng prajurit.Aliran tsb terbentuk secara perlahan dengan akresi ribuan lava cair yang disebut lava basalt, yang melebar seiring bertambahnya jarak.lava juga biasanya bererupsi dari vent selama retakan yang berkembang di pinggir cone.<a href="http://lh4.ggpht.com/_hrjG3GT7hbQ/SZGhnAj-npI/AAAAAAAAAak/VMR7D64sAW0/s400/Lava%20domes.JPG"><img src="http://lh4.ggpht.com/_hrjG3GT7hbQ/SZGhnAj-npI/AAAAAAAAAak/VMR7D64sAW0/s400/Lava%20domes.JPG" alt="" width="300" height="163" /></a></p>
<p>Shield volcano</p>
<p>* Lava Domes, tipe ini terbentuk relative kecil, berbentuk seperti umbi lava, konsekuensinya, timbunan lava yang berasal dari sekitar vent.Sebuah dome (kubah) tumbuh besar dengan ekspansi dari dalam.ketika tumbuh, permukaan luarnya dingin dan keras,kemudian hancur, menumpahkan fragmen di sis-sisinya. Beberapa dome berbentuk tonjolan karang atau spine yang bentuk lainnya pendek,aliran lava bersisisan (steep side).Volcanic dome biasanya berada dalam kawah atau pada sisi composite volcano.</p>
<p>Lava dome</p>
<p><strong>3. Struktur Gunungapi</strong></p>
<p>* Main Vent</p>
<p>Merupakan tempat yang diterobos oleh batuan cair dari magma chamber ke permukaan.Ini seperti pipa dimana lava dapat mengalir.Terkadang main vent memiliki cabang, jika mereka mencapai permukaan dari bentukan secondary cone atau fumarole.Ketika gunungapi meletus, lava, gas, dan fragmen batuan menuju ke main vent dan bergerak keluar melalui crater.Ketika letusan berhenti,lava dapat turun kembali ke pipa atau membentuk danau lava di dalam crater.</p>
<p>* Lava Flow</p>
<p>Aliran lava merupakan letusan yang berupa molten rock di bawah permukaan bumi yang keluar dari vulkanik vent (magma).Lava berwarna merah panas saat keluar dari vent,tetapi secara cepat berubah menjadi warna merah gelap. Abu-abu, hitam atau warna yang lain berdasarkan pengaruh proses yang dialaminya.Lava yang sangat panas mengandung gas yang terdiri dari besi dan magnesium berupa cairan, yang mengalir seperti tar panas.sedangkan yang agak dingin, mengandung silicon, sodium dan potassium yang berupa cairan dan mengalir seperti madu yang kental.</p>
<p>Struktur gunungapi</p>
<p>* Strata lava dan Abu</p>
<p>Strata lava dan abu merupakan lapisan yang terbentuk pada gunungapi ketika lava dan abu dari gunungapi aktif terlempar keluar.Abu berisikan fragmen kecil batuan, beberapa sama baiknya dengan partikel debu kecil, bongkahan lainnya dapat lebih besar dari kepalan tangan.Abu gunungapi biasanya keluar dari gung berapi sebelum lava. Abu yang mengendap ke bawah dan membentuk kumpulan di pinggir yang curam.</p>
<p>* Secondary Cone</p>
<p>Merupakan kerucut yang brau terbentuk pada gunungapi, ketika saluran utama membentuk cabang.Lapisan batuan and abu yang membentuk gunung berapi sering retak dan terlemahkan oleh ledakan yang terjadi selama letusan gunung berapi.jika retakan ini membentuk garis/jalur dari main vent ke permukaan,magma mampu bergerak ke saluran baru dan mencapai permukaan.Karena letusan, abu dan lava menyebar ke udara seperti air mancur</p>
<p>* Magma chamber</p>
<p>Magma chamber atau dapur magma merupakan daerah sebagai tempat induk magma berada.Ukuran magma chamber baik yang berhubungan langsung dengan gunungapi ataupun yang terpisah hanya berupa tubuh magma dapat mencapai ratusan ribu kilometer kubik.Pembentukan magma chamber primer pada kerak sangat dipengaruhi oleh ukuran, pola dan kecepatan gerak rekahan,disamping macam batuan dan ketebalan kerak bumi.Titik potong dua rekahan akan mempermudah jalannya magma,sedangkan jalur gerus akan memperlambat pergerakannya karena selain sifat bidang rekahan yang rapat,juga adanya milonit.</p>
<p>* Fumarole</p>
<p>Fumarole merupakan retak pada terusan permukaan dimana uap panas dan gas dapat keluar.Magma di bawah permukaan memanaskan air sampai titik dimana air berubah menjadi uap panas dan mampu melarutkan mineral dari batuan di sekitarnya. Ketika gas mencapai permukaan maka gas tersebut panas dan bertekanan rendah.Gas ini mendingin dan mngembang,mengendapkan mineral yang terlarut di sekitar saluran.</p>
<p>* Crater</p>
<p>Crater gunungapi merupakan struktur amblesan yang terjadi di permukaan gunungapi karena kegiatan gunungapi biasanya membuat lubang di bagian atas saluran. Kawah dibentuk dari lava, gas, dan debu yang meledak kea rah aras dari main vent.materila jatuh kembali ke bumi di sekitar saluran dan secara perlahan menumpuk membentuk rim di sekitarnya.Di dalam kawah selalu tetap bersih disebabkan adanya gaya gerakan ke atas material yang secara konstan memindahan runtuhan yang jatuh.</p>
<p>4. Letusan Gunungapi<br />
Tipe-tipe letusan Gunungapi</p>
<p>* Tipe strombolian Contoh pada gunungapi Irazu di Costa Rica tahun 1965. Material halus dari lava cair menyembur dari kawah membentuk suatu gugusan cahaya di langit.terkumpul di cekungan gunung, lava cair tsb kemudian meluncur ke bawah membentuk suatu aliran yang berapi.</p>
<p>Sebaliknya,aktivitas letusan gunungapi Paricutin pada tahun 1947 menunjukkan tipe vulcanian, dimana awan tebal yang terdiri dari abu dan letusan gas dari kawah kemudian timbul hingga di atas puncak.Abu yang terdiri dari gas tersebut membentuk awan keputih-putihan pada dekat puncak.</p>
<p>* Tipe VesuvianTipe letusan vesuvian disesuaikan dengan letusan gunung Vesuvius di Italia pada tahun 79 Bc, abu seta gas pada kuantitas yang sangat besar keluar pada saat letusan kemudian terdapat awan yang berbentuk kembang kol melambung tinggi diatas gunungapi tersebut.<a href="http://lh4.ggpht.com/_hrjG3GT7hbQ/SZGhnWiVzJI/AAAAAAAAAa8/oWMq0XtrUL0/s400/Letusan%20Gunung%20Vesuvius.JPG"><img src="http://lh4.ggpht.com/_hrjG3GT7hbQ/SZGhnWiVzJI/AAAAAAAAAa8/oWMq0XtrUL0/s400/Letusan%20Gunung%20Vesuvius.JPG" alt="" width="356" height="350" /></a></p>
<p>* Tipe Peelean</p>
<p>Di erupsi Pelean atau awan terang seperti yang terjadi di letusan Gunung Mayon Philipina 1968, material yang sangat besar dan banyak gas seperti debu, abu, gas dan fragmen-fragmen lava keluar dari tengah kawah, jatuh ke bawah, membentuk seperti lidah. Massa yang sangat besar dan bercahaya yang meluncur menuruni kemiringan dengan kecepatan yang sebanding dengan 100 mil per jam. Erupsi semacam itu akan menyebabkan kerusakan yang sangat besar dan akan menyebabkan kematian pada populasi area tersebut seperti di St Pierre tahun 1902 saat terjadi letusan Gunung Peele<a href="http://lh4.ggpht.com/_hrjG3GT7hbQ/SZGhnaKhEtI/AAAAAAAAAa0/JiePxhYsRbg/s400/Letusan%20Gunung%20Peele.JPG"><img src="http://lh4.ggpht.com/_hrjG3GT7hbQ/SZGhnaKhEtI/AAAAAAAAAa0/JiePxhYsRbg/s400/Letusan%20Gunung%20Peele.JPG" alt="" width="400" height="279" /></a></p>
<p>Mauna Loa</p>
<p>* Tipe erupsi Phreatik</p>
<p>Erupsi tipe phreatik (semburan Uap) dikendalikan oleh ledakan uap hasil dari tanah yang dingin atau permukaan air yang bersinggungan dengan hot rock atau magma. Yang membedakan tipe ini dengan tipe lain adalah tipe ini hanya mengeluarkan fragmen batuan dari saluran vulkanik, tidak ada magma yang dikeluarkan. Aktivitas phreatik secara umum lemah tetapi juga beruabh menjadi dahsyat seperti pada tahun 1965 saat letusan gunungapi Taal di Philipina.<img src="http://lh5.ggpht.com/_hrjG3GT7hbQ/SZGgxa7KK_I/AAAAAAAAAaU/7JHVYtbK0nY/s400/Gunung%20Taal.JPG" alt="" width="400" height="259" /></p>
<p>Gunungapi Taal</p>
<p>* Tipe Erupsi Plinian</p>
<p>Erupsi yang paling kuat adalah tipe plinian.Tipe ini ditandai dengan ledakan lava kental.Contoh erupsi Plinian yang paling besar seperti pada 18 mei 1980 di Gunung St. Helens atau tahun 1991 di Pinatubo PHilipina.letusan tersebut membawa abu dan gas sejauh 10 mil ke udara, aliran piroklastik yang sangat cepat dan mematikan juga merupakan ciri letusan dari erupsi Plinian,<img src="http://lh5.ggpht.com/_hrjG3GT7hbQ/SZGgxa7KK_I/AAAAAAAAAaU/7JHVYtbK0nY/s400/Gunung%20Taal.JPG" alt="" width="400" height="259" /><img src="http://lh5.ggpht.com/_hrjG3GT7hbQ/SZGgxa7KK_I/AAAAAAAAAaU/7JHVYtbK0nY/s400/Gunung%20Taal.JPG" alt="" width="400" height="259" /></p>
<p>Gunung St Helens</p>
<p>Tipe – tipe letusan Gunungapi menurut Escher, berdasarkan tekanan gas, derajat kecairan magma dan kedalaman dapur magma :<br />
1.Tipe Hawaii, ciri-cirinya : lava cair, dapur magma yang dangkal, tekanan gas rendah. Contoh : gunungapi perisai di Hawaii, yaitu Kilaueaa dan Maunaloa<br />
2.Tipe stromboli, ciri-cirinya : lava cair, dapur magma dangkal tapi lebih dalam dari tipe Hawaii, tekanan gas sedang.<br />
3.Tipe Volcano, ciri-cirinya : lava agak cair, terbentuk awan debu berbentuk bunga kol, tekanan gas sedang. Contoh : Gunung Raung dan Vesuvius.<br />
4.Tipe Merapi, ciri-cirinya : lava agak kental, dapur magma agak dangkal, tekanan gas rendah, terdapat sumbat lava dan kubah lava.<img src="http://lh5.ggpht.com/_hrjG3GT7hbQ/SZGhnaSuePI/AAAAAAAAAas/huc88WQjMZg/s400/Letusan%20Gunung%20Berapi.JPG" alt="" width="223" height="223" /></p>
<p>Gunung Merapi<br />
5.Tipe Peele, ciri-cirinya : viskositas lava hampir sama dengan tipe merapi, tekanan gasnya cukup besar, peletusan mendatar, Contoh : Gunung Peele<br />
6.Tipe Vincent, ciri-cirinya : lava agak kental, tekanan gas sedang, kawahnya terdapat danau. Contoh : gunung kelud.<br />
7.Tipe Perret, ciri-cirinya : tekanan gas sangat kuat, lava encer, penyebab kaldera. Contoh : gunung krakatau.<br />
diunduh dari udhnr.blogspot.com</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Penyebab Banyak Terjadinya Bencana Alam di Indonesia.]]></title>
<link>http://imadeary.wordpress.com/2009/10/25/penyebab-banyak-terjadinya-bencana-alam-di-indonesia/</link>
<pubDate>Sun, 25 Oct 2009 16:27:49 +0000</pubDate>
<dc:creator>Ary</dc:creator>
<guid>http://imadeary.wordpress.com/2009/10/25/penyebab-banyak-terjadinya-bencana-alam-di-indonesia/</guid>
<description><![CDATA[Belakangan ini banyak sekali bencana yang terjadi di Indonesia. Baik itu banjir, tanah longsor, letu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Belakangan ini banyak sekali bencana yang terjadi di Indonesia. Baik itu banjir, tanah longsor, letu]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Letusan Gunung Berapi Terbesar di Dunia]]></title>
<link>http://imadeary.wordpress.com/2009/10/25/letusan-gunung-berapi-terbesar-di-dunia/</link>
<pubDate>Sun, 25 Oct 2009 14:23:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>Ary</dc:creator>
<guid>http://imadeary.wordpress.com/2009/10/25/letusan-gunung-berapi-terbesar-di-dunia/</guid>
<description><![CDATA[Dari penelitian geologis dan catatan sejarah menunjukkan sejumlah bencana besar pernah terjadi di ka]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Dari penelitian geologis dan catatan sejarah menunjukkan sejumlah bencana besar pernah terjadi di ka]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Indonesia Raja Gempa ! Waspadalah...]]></title>
<link>http://fahripeblog.wordpress.com/2009/10/18/indonesia-raja-gempa-waspadalah/</link>
<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 03:08:40 +0000</pubDate>
<dc:creator>fahripeblog</dc:creator>
<guid>http://fahripeblog.wordpress.com/2009/10/18/indonesia-raja-gempa-waspadalah/</guid>
<description><![CDATA[Dari google earth, gambar yang di tandai titik – titik putih keabua –abuan adalah dimana gempa yang ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><!-- AddThis Button BEGIN --></p>
<div><a title="Bookmark and Share" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=250&#38;pub=xa-4a8ee7a616eb4503" target="_blank"><img src="http://s7.addthis.com/static/btn/v2/lg-share-en.gif" alt="Bookmark and Share" width="125" height="16" /></a></div>
<p><!-- AddThis Button END --><br />
Dari google earth, gambar yang di tandai titik – titik putih keabua –abuan adalah dimana gempa yang sering terjadi, semakin banyak titikya semakin banyak pula gempanya.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-140" title="gempa1" src="http://fahripeblog.wordpress.com/files/2009/10/gempa12.jpg" alt="gempa1" width="351" height="345" />Gambar 1 : Episentrum gempa dunia kawasan asia pasifik</p>
<p>Dari gambar di atas jelaslah sudah bahwa indonesia memang ”wajar” keseringan gempa. Saingan indonesia adalah jepang dan filipina. Dan dengan kaitan teoritis bahwa indonesia terletak pada pertemuan 3 Lempeng Tektonik ; lempeng Pasifik, lempeng eurasia dan lempeng autralia-india. Mereka bergerak relatif satu dengan yang lainnya di batas-batas lempeng, baik divergen (menjauh), konvergen (bertumbukan), ataupun transform (menyamping). Aktifitas pergerakan lempeng tersebut menyebabkan beberapa hal antara lain gempa bumi, aktivitas vulkanik, pembentukan gunung, dan pembentukan palung samudera dan yang menjadi momok umat manusia yang sebut Gempa Bumi alias Tanah Goyang atau orang malaysia bilang Bumi Berseronok(?)&#8230;&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-141" title="Cincin Api Pasifik" src="http://fahripeblog.wordpress.com/files/2009/10/cincin-api-pasifik.jpg" alt="Cincin Api Pasifik" width="300" height="223" />Gambar 2 : Ring of fire</p>
<p>Kebanyakan gunung berapi yang aktif di dunia berada di atas batas lempeng, seperti Cincin Api Pasifik (Pacific Ring of Fire) di Lempeng Pasifik yang paling aktif dan dikenal luas. Silahkan ingat – ingat sendiri berapa gunung api yang terdapat di indonesia. Disampaing rumahku ada gunung api loh ! ( Gunung Lokon ) &#8230;:D</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-142" title="gempa2" src="http://fahripeblog.wordpress.com/files/2009/10/gempa9.jpg" alt="gempa2" width="448" height="198" />Gambar 3 : Episentrum gempa di indonesia</p>
<p>Khusus di indonesia kayaknya cuma kalimantan yang hampir tidak tersentuh titik – titik putih ini.<br />
Semoga bermanfaat&#8230;..</p>
<p>Referensi : Wikipedia, Richocean</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Foto GOOGLE 3 IN 1 : Lempeng, Gempa, Gunung Api Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sumbawa, Timor, Sulut, Halmahera, Malut]]></title>
<link>http://richocean.wordpress.com/2009/10/06/lempeng-gempa-gunung-api-indonesia/</link>
<pubDate>Tue, 06 Oct 2009 15:50:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>richocean</dc:creator>
<guid>http://richocean.wordpress.com/2009/10/06/lempeng-gempa-gunung-api-indonesia/</guid>
<description><![CDATA[Pernahkah anda melihat seperti apa sebenarnya foto lempeng dasar laut Indonesia yang membuat geger j]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Pernahkah anda melihat seperti apa sebenarnya foto lempeng dasar laut Indonesia yang membuat geger jagat wayang Indonesia?  Gempa, dan Gunung api adalah 3 in 1 di Indonesia. Ketiganya berdesak-desak berada di tempat yang sama.</p>
<p>Semua gambar di bawah ini dibuat live memakai aplikasi Google Earth gratis <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' />   Lingkaran merah menunjukkan episentrum sumber gempa, semakin besar lingkaran merah berarti gempa makin besar. Segitiga oranye berasap abu2 menunjukkan gunung api.</p>
<p>Dari gambar di bawah ini, jelas tampak mulai dari Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sumbawa, dan Timor berada tepat di sisi atas lempeng EuroAsia (seperti pinggiran Pizza Hut isi sosis / keju mozarela) di mana di bawahnya bertemu dengan lempeng IndoAustalia, yang sering terjadi berbagai singgungan di antaranya. Bayangkan jika lempeng yang tebal tersebut bergerak atau bahkan patah maka akan menimbulkan gempa dan Tsunami, semakin besar yang bergerak atau patah maka akan semakin besar gempa dan Tsunami-nya. Tampak jelas, pulau Kalimantan berada pada posisi yang sangat aman.</p>
<p>Dari gambar-gambar di bawah ini, kita dapat melihat bagaimana profil atau tekstur dasar laut yang naik turun, bergelombang, seperti kulit jeruk purut.</p>
<p>Jelas sekali hubungan antara lempeng dan gunung api untuk menghasilkan gempa di mana gempa tektonik karena gerakan lempeng dapat memicu gunung api atau sebaliknya gunung api dapat menyebabkan lempeng bergerak.</p>
<p><span style="text-decoration:underline;"><strong>Tulisan terkait gempa :</strong></span><br />
<span style="color:#ff0000;"><strong>Update 19/10/09 :<br />
<a title="82% BENAR PREDIKSI Reg Roberts PhD – TANGGAL GEMPA Ujung Kulon 16 Oktober 2009" rel="bookmark" href="../2009/10/14/2009/10/18/82-benar-prediksi-reg-roberts-phd-tanggal-gempa-ujung-kulon-16-oktober-2009/">82% BENAR PREDIKSI Reg Roberts PhD – TANGGAL GEMPA Ujung Kulon 16 Oktober 2009</a></strong></span><br />
<strong><a href="../2009/10/19/25-%e2%80%93-31-oct-2009-3-5-5-5-sr-prediksi-pak-reg-roberts-phd-%e2%80%93-gempa-sumatra-selatan-selat-sunda-jawa-barat/">25 – 31 Oct 2009 3.5-5.5 SR Prediksi Pak Reg Roberts Phd – Gempa Sumatra Selatan/ Selat Sunda/ Jawa Barat </a><br />
</strong><span style="color:#ff0000;"><strong> <strong><a href="../2009/10/18/25-31-oct-2009-7-5-9-5-sr-prediksi-gempa-aceh-simeulue-nias-medan-pariaman/">25 – 31 Oct 2009 7.5-9.5 SR Prediksi Pak Reg Roberts Phd – Gempa Aceh/ Simeulue/ Nias/ Medan/ Pariaman</a><br />
<a href="../2009/10/18/25-31-oct-2009-5-0-7-0-sr-prediksi-mentawai-pariaman-padang-bengkulu-jambi-sumatra-selatan/">28Oct – 3 Nov 2009 5.0-7.0 SR Prediksi Pak Reg Roberts Phd – Mentawai/ Pariaman/ Padang/ Bengkulu/ Jambi/ Sumatra Selatan</a><br />
<a title="AWAS! 2012 Tasikmalaya Gempa?" rel="bookmark" href="../2009/09/08/2009/09/19/2009/09/02/2012-gempa-rutin-tasikmalaya/">AWAS! 2012 Tasikmalaya Gempa?</a><br />
<a href="../2009/09/08/2009/09/30/musim-gempa-indonesia/">Musim Gempa Indonesia </a><br />
<a href="../2009/09/08/2009/09/28/sukabumicisaruacianjurciamis-gempa-pagi-ini/">Sukabumi, Cisarua, Cianjur, Ciamis Gempa Pagi ini. Tasikmalaya?</a><br />
<a href="../2009/09/08/2009/09/28/sukabumicisaruacianjurciamis-gempa-pagi-ini/"> </a><a href="../2009/09/08/2009/09/26/kapan-semburan-lumpur-tasikmalaya-berhenti/">Kapan Semburan Lumpur Tasikmalaya Berhenti </a><br />
<a href="../2009/09/08/2009/09/23/gempa-lagi-lebaran-1430h-sumatrabalijawa/">GEMPA LAGI LEBARAN 1430H SUMATRA,BALI,JAWA </a><br />
<a href="../2009/09/08/2009/09/23/gempa-ketiga-lebaran-1430h-balisumatrajawa/">GEMPA KETIGA LEBARAN 1430H BALI,SUMATRA,JAWA </a><br />
<a href="../2009/09/08/2009/09/19/gempa-lebaran-1430h-balijawasumatra/">GEMPA LEBARAN 1430H BALI,JAWA,SUMATRA </a><br />
<a title="HATI-HATI GEMPA LEBARAN 1430H SUMATRA DAN JAWA" rel="bookmark" href="../2009/09/08/2009/09/19/2009/09/17/hati-hati-gempa-lebaran-1430h-sumatra-jawa/">HATI-HATI GEMPA LEBARAN 1430H SUMATRA DAN JAWA</a><br />
<a href="../2009/09/08/2009/09/29/bangkalan-jawa-timur-gempa-kemaren-siang/">Bangkalan Jawa Timur Gempa Kemaren Siang </a><br />
<a href="../2009/09/08/2009/10/01/2009-3009-angka-gempa-padang-pariaman/">2009 3009 ANGKA Gempa PADANG PARIAMAN. 2009 1010 ANGKA Gempa Tsunami ACEH? </a><br />
<a href="../2009/09/08/2009/10/01/2009-0110-pagi-ini-gempa-bengkulu-jambi-menyusul-gempa-padang/">2009 0110 Pagi ini Gempa Bengkulu dan Jambi Menyusul Gempa Padang </a><br />
<a href="../2009/09/08/2009/10/01/selama-17-jam-3x-gempa-padang/">Selama 17 jam, 3x Gempa PADANG Sumatra Barat </a><br />
<a href="../2009/09/08/2009/10/04/gempa-sumatra-barat-tiap-bulan-666-gempa-40-tahun/">Gempa Sumatra Barat Tiap Bulan 666 Gempa 40 Tahun </a><br />
<a href="../2009/09/08/2009/10/05/pariaman-gempa-lagi/">Pariaman Gempa Lagi Ba’da Isya Malam Ini </a><br />
<a href="../2009/09/08/2009/10/06/angka-gempa-08102009-14102009-prediksi-mentawai-pariaman-padang-bengkulu-jambi-sumatra-selatan/">Angka Gempa 08102009 – 14102009 Prediksi Mentawai/ Pariaman/ Padang/ Bengkulu/ Jambi/ Sumatra Selatan </a><br />
<a href="../2009/09/08/2009/10/06/prediksi-tanggal-gempa-pariaman-05102009-100-benar/">Prediksi Tanggal Gempa Pariaman 05102009 100% BENAR </a><br />
<a href="../2009/09/08/2009/10/06/angka-gempa-05102009-10102009-prediksi-aceh-simeulue-nias-medan-pariaman/">PREDIKSI TANGGAL GEMPA PARIAMAN BENAR 100% : Angka Gempa 05102009 – 10102009 Prediksi Aceh/ Simeulue/ Nias/ Medan/ Pariaman </a><br />
<a href="../2009/10/06/angka-gempa-11102009-17102009-prediksi-sumatra-selatan-selat-sunda-jawa-barat/">Angka Gempa 11102009 – 17102009 Prediksi Sumatra Selatan/ Selat Sunda/ Jawa Barat </a><br />
<a href="../2009/09/08/2009/10/06/belum-ada-angka-gempa-prediksi-sumatra-selatan-selat-sunda-jawa-barat/">Belum Ada Angka Gempa Prediksi Sumatra Selatan/ Selat Sunda/ Jawa Barat </a></strong></strong></span></p>
<div id="attachment_2778" class="wp-caption alignleft" style="width: 478px"><strong><strong><img class="size-full wp-image-2778" title="indonesia" src="http://richocean.wordpress.com/files/2009/10/indonesia.jpg" alt="Lempeng Gempa Gunung Api Indonesia" width="468" height="1250" /></strong></strong><p class="wp-caption-text">Lempeng, Gempa, dan Gunung Api Indonesia</p></div>
<p><strong><strong>Gambar di bawah ini menunjukkan pertemuan lempeng EuroAsia &#8211; IndoAustralia, yang menjadi dasar selatan kepulauan Indonesia.</strong></strong></p>
<div id="attachment_2794" class="wp-caption alignleft" style="width: 478px"><strong><strong><img class="size-full wp-image-2794" title="lempengindonesia" src="http://richocean.wordpress.com/files/2009/10/lempengindonesia.jpg" alt="Lempeng Indonesia" width="468" height="1258" /></strong></strong><p class="wp-caption-text">Lempeng EuroAsia - IndoAustralia</p></div>
<p><strong><strong>Di bawah ini tampak deretan gunung api dan sejumlah besar gempa di pulau dan laut sekitar pulau Sumatra.</strong></strong></p>
<div id="attachment_2782" class="wp-caption alignleft" style="width: 463px"><strong><strong><img class="size-full wp-image-2782" title="gempapisumatra" src="http://richocean.wordpress.com/files/2009/10/gempapisumatra1.jpg" alt="Gempa Gunung Api Sumatra" width="453" height="1280" /></strong></strong><p class="wp-caption-text">Gempa dan Gunung Api di pulau dan laut sekitar pulau Sumatra</p></div>
<p><strong><strong>Di bawah ini tampak pulau Sumatra di atas lempeng.</strong></strong></p>
<div id="attachment_2792" class="wp-caption alignleft" style="width: 478px"><strong><strong><img class="size-full wp-image-2792" title="lempengsumatra" src="http://richocean.wordpress.com/files/2009/10/lempengsumatra.jpg" alt="Lempeng Sumatra" width="468" height="1250" /></strong></strong><p class="wp-caption-text">Lempeng EuoAsia tepat di bawah pulau Sumatra</p></div>
<p><strong><strong>Di bawah ini tampak deretan gunung api dan sejumlah besar gempa di pulau dan laut sekitar pulau Jawa.</strong></strong></p>
<div id="attachment_2783" class="wp-caption alignleft" style="width: 478px"><strong><strong><img class="size-full wp-image-2783" title="gempapijawa" src="http://richocean.wordpress.com/files/2009/10/gempapijawa.jpg" alt="Gempa Gunung Api Jawa" width="468" height="1237" /></strong></strong><p class="wp-caption-text">Gempa dan Gunung Api di pulau Jawa</p></div>
<p><strong><strong>Di bawah ini tampak pulau Jawa di atas lempeng.</strong></strong></p>
<div id="attachment_2788" class="wp-caption alignleft" style="width: 478px"><strong><strong><img class="size-full wp-image-2788" title="lempengjawa" src="http://richocean.wordpress.com/files/2009/10/lempengjawa.jpg" alt="Lempeng Jawa" width="468" height="1250" /></strong></strong><p class="wp-caption-text">Lempeng EuroAsia tepat di bawah pulau Jawa</p></div>
<div id="attachment_2790" class="wp-caption alignleft" style="width: 478px"><strong><strong><img class="size-full wp-image-2790" title="lempengjawa1" src="http://richocean.wordpress.com/files/2009/10/lempengjawa1.jpg" alt="Lempeng Jawa Lebih Jelas" width="468" height="1242" /></strong></strong><p class="wp-caption-text">Lempeng EuroAsia tepat di bawah pulau Jawa tampak lebih diperbesar</p></div>
<p><strong><strong>Di bawah ini tampak deretan gunung api dan sejumlah besar gempa di pulau dan laut sekitar pulau Bali, Nusa Tenggara, dan Sumbawa.</strong></strong></p>
<div id="attachment_2784" class="wp-caption alignleft" style="width: 478px"><strong><strong><img class="size-full wp-image-2784" title="gempapibalinttsumbawa" src="http://richocean.wordpress.com/files/2009/10/gempapibalinttsumbawa.jpg" alt="Gempa Gunung Api Bali Nusa Tenggara Sumbawa" width="468" height="1250" /></strong></strong><p class="wp-caption-text">Gempa dan Gunung Api di pulau Bali, Nusa Tenggara,  Sumbawa</p></div>
<p><strong><strong>Di bawah ini tampak pulau Bali, Nusa Tenggara, dan Sumbawa di atas lempeng.</strong></strong></p>
<div id="attachment_2797" class="wp-caption alignleft" style="width: 478px"><strong><strong><img class="size-full wp-image-2797" title="lempengbalinusatenggarasumbawa" src="http://richocean.wordpress.com/files/2009/10/lempengbalinusatenggarasumbawa1.jpg" alt="Lempeng Bali Nusa Tenggara Sumbawa" width="468" height="1250" /></strong></strong><p class="wp-caption-text">Lempeng EuroAsia tepat di bawah pulau Bali, Nusa Tenggara, dan Sumbawa</p></div>
<p><strong><strong>Di bawah ini tampak deretan gunung api dan sejumlah besar gempa di pulau dan laut sekitar Sulut, Halmahera, dan Malut.</strong></strong></p>
<div id="attachment_2796" class="wp-caption alignleft" style="width: 478px"><strong><strong><img class="size-full wp-image-2785" title="gempapisulamalu" src="http://richocean.wordpress.com/files/2009/10/gempapisulamalu.jpg" alt="Gempa Gunung Api Sulut, Halmahera, Malut" width="468" height="673" /></strong></strong><p class="wp-caption-text">Gempa dan Gunung Api di Sulut, Halmahera, dan Malut</p></div>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Padang gempa,Memicu Gunung Tamalau mengeluarkan Api]]></title>
<link>http://answering.wordpress.com/2009/10/01/padang-gempamemicu-gunung-tamalau-mengeluarkan-api/</link>
<pubDate>Thu, 01 Oct 2009 15:31:54 +0000</pubDate>
<dc:creator>admin</dc:creator>
<guid>http://answering.wordpress.com/2009/10/01/padang-gempamemicu-gunung-tamalau-mengeluarkan-api/</guid>
<description><![CDATA[Gempa dahsyat sebesar 7,6 Skala Richtrer terjadi di Sumatera Barat pada pukul 17.16 WIB, Rabu 30 Sep]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Gempa dahsyat sebesar 7,6 Skala Richtrer terjadi di Sumatera Barat pada pukul 17.16 WIB, Rabu 30 Sep]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tiada Seindah Hari Ini]]></title>
<link>http://embun777.wordpress.com/2009/09/27/tiada-seindah-hari-ini/</link>
<pubDate>Sun, 27 Sep 2009 05:31:47 +0000</pubDate>
<dc:creator>embun777</dc:creator>
<guid>http://embun777.wordpress.com/2009/09/27/tiada-seindah-hari-ini/</guid>
<description><![CDATA[Sekilaf Info dulu&#8230; Waspada..!! Gunung2 Api siap Meletus ! Sebanyak empat gunung api di Indones]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Sekilaf Info dulu&#8230; Waspada..!! Gunung2 Api siap Meletus ! Sebanyak empat gunung api di Indones]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Gunung Toba gunung api raksasa]]></title>
<link>http://endhy.wordpress.com/2009/09/19/gunung-toba-gunung-api-raksasa/</link>
<pubDate>Sat, 19 Sep 2009 03:03:52 +0000</pubDate>
<dc:creator>endhy</dc:creator>
<guid>http://endhy.wordpress.com/2009/09/19/gunung-toba-gunung-api-raksasa/</guid>
<description><![CDATA[Gunung Toba adalah gunung api raksasa yaitu gunung aktif dalam kategori sangat besar, diperkirakan m]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Gunung Toba adalah gunung api raksasa yaitu gunung aktif dalam kategori sangat besar, diperkirakan meletus terakhir sekitar 74.000 tahun lalu menyisakan sebuah danau yaitu Danau Toba, Sumatera Utara, Indonesia sebagai kaldera terbesar di dunia.</p>
<p>Bukti ilmiah</p>
<p>Pada tahun 1939, geolog Belanda Van Bemmelen melaporkan, Danau Toba, yang panjangnya 100 kilometer dan lebarnya 30 kilometer, dikelilingi oleh batu apung peninggalan dari letusan gunung. Karena itu, Van Bemmelen menyimpulkan, Toba adalah sebuah gunung berapi. Belakangan, beberapa peneliti lain menemukan debu riolit (rhyolite) yang seusia dengan batuan Toba di Malaysia, bahkan juga sejauh 3.000 kilometer ke utara hingga India Tengah.</p>
<p>Beberapa ahli kelautan pun melaporkan telah menemukan jejak-jejak batuan Toba di Samudra Hindia dan Teluk Benggala. Para peneliti awal, Van Bemmelen juga Aldiss dan Ghazali (1984) telah menduga Toba tercipta lewat sebuah letusan mahadahsyat. Namun peneliti lain, Vestappen (1961), Yokoyama dan Hehanusa (1981), serta Nishimura (1984), menduga kaldera itu tercipta lewat beberapa kali letusan. Peneliti lebih baru, Knight dan sejawatnya (1986) serta Chesner dan Rose (1991), memberikan perkiraan lebih detail: kaldera Toba tercipta lewat tiga letusan raksasa.</p>
<p>Penelitian seputar Toba belum berakhir hingga kini. Jadi, masih banyak misteri di balik raksasa yang sedang tidur itu. Salah satu peneliti Toba angkatan terbaru itu adalah Fauzi dari Indonesia, seismolog pada Badan Meteorologi dan Geofisika. Sarjana fisika dari Universitas Indonesia lulusan 1985 ini berhasil meraih gelar doktor dari Renssealer Polytechnic Institute, New York, pada 1998, untuk penelitiannya mengenai Toba.<br />
 Berada di tiga lempeng tektonik</p>
<p>Letak Gunung Toba (kini: Danau Toba), di Indonesia memang rawan bencana. Hal ini terkait dengan posisi Indonesia yang terletak di pertemuan tiga lempeng tektonik, yakni Eurasia, Indo-Australia dan Lempeng Pasifik. Sebanyak 80% dari wilayah Indonesia, terletak di lempeng Eurasia, yang meliputi Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Banda.</p>
<p>Lempeng benua ini hidup, setiap tahunnya mereka bergeser atau menumbuk lempeng lainnya dengan jarak tertentu. Lempeng Eurasia yang merupakan lempeng benua selalu jadi sasaran. Lempeng Indo-Australia misalnya menumbuk lempeng Eurasia sejauh 7 cm per tahun. Atau Lempeng Pasifik yang bergeser secara relatif terhadap lempeng Eurasia sejauh 11 cm per tahun. Dari pergeseran itu, muncullah rangkaian gunung, termasuk gunung berapi Toba.</p>
<p>Jika ada tumbukan, lempeng lautan yang mengandung lapisan sedimen menyusup di bawahnya lempeng benua. Proses ini lantas dinamakan subduksi atau penyusupan.</p>
<p>Gunung hasil subduksi, salah satunya Gunung Toba. Meski sekarang tak lagi berbentuk gunung, sisa-sisa kedasahyatan letusannya masih tampak hingga saat ini. Danau Toba merupakan kaldera yang terbentuk akibat meletusnya Gunung Toba sekitar tiga kali yang pertama 840 juta tahun lalu dan yang terakhir 74.000 tahun lalu. Bagian yang terlempar akibat letusan itu mencapai luas 100 km x 30 km persegi. Daerah yang tersisa kemudian membentuk kaldera. Di tengahnya kemudian muncul Pulau Samosir.<br />
Letusan</p>
<p>Sebelumnya Gunung Toba pernah meletus tiga kali.</p>
<p>    * Letusan pertama terjadi sekitar 840 juta tahun lalu. Letusan ini menghasilkan kaldera di selatan Danau Toba, meliputi daerah Prapat dan Porsea.<br />
    * Letusan kedua yang memiliki kekuatan lebih kecil, terjadi 500 juta tahun lalu. Letusan ini membentuk kaldera di utara Danau Toba. Tepatnya di daerah antara Silalahi dengan Haranggaol. Dari dua letusan ini, letusan ketigalah yang paling dashyat.<br />
    * Letusan ketiga 74.000 tahun lalu menghasilkan kaldera, dan menjadi Danau Toba sekarang dengan Pulau Samosir di tengahnya.</p>
<p>Gunung Toba ini tergolong Supervolcano. Hal ini dikarenakan Gunung Toba memiliki kantong magma yang besar yang jika meletus kalderanya besar sekali. Volcano kalderanya ratusan meter, sedangkan Supervolacano itu puluhan kilometer.</p>
<p>Yang menarik adalah terjadinya anomali gravitasi di Toba. Menurut hukum gravitasi, antara satu tempat dengan lainnya akan memiliki gaya tarik bumi sama bila mempunyai massa, ketinggian dan kerelatifan yang sama. Jika ada materi yang lain berada di situ dengan massa berbeda, maka gaya tariknya berbeda. Bayangkan gunung meletus. Banyak materi yang keluar, artinya kehilangan massa dan gaya tariknya berkurang. Lalu yang terjadi up-lifting (pengangkatan). Inilah yang menyebabkan munculnya Pulau Samosir.</p>
<p>Magma yang di bawah itu terus mendesak ke atas, pelan-pelan. Dia sudah tidak punya daya untuk meletus. Gerakan ini berusaha untuk menyesuaikan ke normal gravitasi. Ini terjadi dalam kurun waktu ribuan tahun. Hanya Samosir yang terangkat karena daerah itu yang terlemah. Sementara daerah lainnya merupakan dinding kaldera.<div id="attachment_21" class="wp-caption alignnone" style="width: 460px"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Danau_Toba.jpg"><img src="http://endhy.wordpress.com/files/2009/09/danau_toba.jpg" alt="Danau Toba Terbentuk Dari Letusan Gunung Api Raksasa" title="Danau_Toba" width="450" height="337" class="size-full wp-image-21" /></a><p class="wp-caption-text">Danau Toba Terbentuk Dari Letusan Gunung Api Raksasa</p></div></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Seberapa amankah Bandung ketika gempa terjadi?]]></title>
<link>http://jalankita.wordpress.com/2009/09/03/seberapa-amankah-bandung-ketika-gempa-terjadi/</link>
<pubDate>Wed, 02 Sep 2009 23:13:29 +0000</pubDate>
<dc:creator>agn</dc:creator>
<guid>http://jalankita.wordpress.com/2009/09/03/seberapa-amankah-bandung-ketika-gempa-terjadi/</guid>
<description><![CDATA[GEMPAAAAAAAAAA jam 14.55 WIB di Bandung pada tanggal 2 September 2009! Pas gempa saya lagi tidur aja]]></description>
<content:encoded><![CDATA[GEMPAAAAAAAAAA jam 14.55 WIB di Bandung pada tanggal 2 September 2009! Pas gempa saya lagi tidur aja]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Erupsi Dahsyat Gunungapi Merbabu dapat Terjadi Akibat Uniformitas Kandungan Air Magmatik]]></title>
<link>http://swarabumi.wordpress.com/2009/08/13/erupsi-dahsyat-gunungapi-merbabu-dapat-terjadi-akibat-uniformitas-kandungan-air-magmatik/</link>
<pubDate>Thu, 13 Aug 2009 07:01:44 +0000</pubDate>
<dc:creator>swarakarumput</dc:creator>
<guid>http://swarabumi.wordpress.com/2009/08/13/erupsi-dahsyat-gunungapi-merbabu-dapat-terjadi-akibat-uniformitas-kandungan-air-magmatik/</guid>
<description><![CDATA[dikutip dari alvathea.wordpress.com Gunungapi Merbabu merupakan Gunungapi Stratovolkano dorman yang ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="margin:0;padding:10px 0 0;">dikutip dari <a href="http://alvathea.wordpress.com/2009/06/10/erupsi-dahsyat-gunungapi-merbabu-dapat-terjadi-akibat-uniformitas-kandungan-air-magmatik/">alvathea.wordpress.com</a></p>
<p style="margin:0;padding:10px 0 0;"><img class="aligncenter" src="http://www.solcomhouse.com/images/lvcalderag.jpg" alt="" width="410" height="399" /></p>
<p style="margin:0;padding:10px 0 0;">Gunungapi Merbabu merupakan Gunungapi Stratovolkano dorman yang saat ini sudah dianggap tidak aktif lagi oleh sebagian besar masyarakat. Anggapan tersebut tidak dapat dibenarkan karena aktivitas Gunungapi Merbabu belum menunjukkan suatu aktivitas post vulkanis. Masa dorman merbabu yang sangat panjang yaitu telah mencapai 212 tahun mengacu pada catatan terakhir Van Hinloopen Labberton (1921) dimana kativitas terakhir Gunungapi Merbabu pada tahun 1797.</p>
<p style="margin:0;padding:10px 0 0;">Masa dorman yang panjang dapat mengakibatkan terjadinya uniformitas kandungan air pada magma dalam stock Gunungapi Merbabu yang mengakibatkan terjadinya deformasi tubuh Gunungapi Merbabu yang dapat berakhir menjadi erupsi dahysat. Tekanan uap solfatara yang rendah di Kawah Candradimuka menunjukkan bahwa Gunungapi Merbabu masih aktif dan juga tekanan uap yang lemah tersebut menunjukkan sedikitnya uap air yang terbebas dari dalam dapur magma.</p>
<p style="margin:0;padding:10px 0 0;">Tindakan-tindakan prevensi dan mitigasi perlu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan jatuhnya korban baik korban harta maupun nyawa dari erupsi dahsyat yang mungkin dapat terjadi di Gunungapi Merbabu.</p>
<p style="margin:0;padding:10px 0 0;"><a href="http://geoscienceinfo.files.wordpress.com/2009/06/studi-karakteristik-aktivitas-vulkanis-merbabu.pdf">studi gunung merbabu</a></p>
<p style="margin:0;padding:10px 0 0;"> </p>
<p style="margin:0;padding:10px 0 0;"><a href="http://alvathea.wordpress.com/2009/06/10/erupsi-dahsyat-gunungapi-merbabu-dapat-terjadi-akibat-uniformitas-kandungan-air-magmatik/">http://alvathea.wordpress.com/2009/06/10/erupsi-dahsyat-gunungapi-merbabu-dapat-terjadi-akibat-uniformitas-kandungan-air-magmatik/</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Brainstorming Dewan Riset Daerah]]></title>
<link>http://drdbengkulu.wordpress.com/2009/06/02/brainstorming-dewan-riset-daerah/</link>
<pubDate>Tue, 02 Jun 2009 22:04:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>drdbengkulu</dc:creator>
<guid>http://drdbengkulu.wordpress.com/2009/06/02/brainstorming-dewan-riset-daerah/</guid>
<description><![CDATA[Bengkulu, 2 Juni 2009             Ketua Dewan Riset Daerah Bengkulu terus melakukan komunikasi denga]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Bengkulu, 2 Juni 2009</p>
<p>            Ketua Dewan Riset Daerah Bengkulu terus melakukan komunikasi dengan beberapa institusi antara lain dengan Bappeda Propinsi, dan Balitbang Propinsi. Dalam pertemuan pada tanggal 2 Juni 2009 dicapai beberapa kesepakatan rencana tahun 2009. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi oleh Bengkulu, maka beberapa program akan segera dikomunikakan dengan berbagai pihak. Program tersebut antara lain yang berkaitan dengan ditemukannya gunung api di laut Bengkulu. Program ini sangat penting untuk mengatasi keresahan masyarakat. Dalam waktu dekat akan diadakan pertemuan antara DRD, Balitbang, Bappeda  dan Pemda dengan LIPI dan BPPT untuk mengantisipasi bencana akibat gunung api tersebut. Program lain yang sudah dirintis adalah masuknya Bengkulu dalam program KEK (Kawasan Ekonomi Khusus). Langkah-langkah strategis telah dilakukan oleh Pemprov antara lain dengan membentuk tim KEK. Tugas tim KEK adalah: 1) mengkaji, dan mempersiapkan pembentukan Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Provinsi Bengkulu; 2) mengkoordinasikan persiapan Pembentukan Kawasan  Ekonomi Khusus Provinsi Bengkulu ke Menkoekuin, Menteri Perdagangan dan Menteri Perindustrian Republik Indonesia dan Menteri terkait lainnya.</p>
<p>            Dalam pertemuan ini juga dibahas tentang beberapa hal yang berkaitan dengan Rencana Dewan Riset daerah tahun anggaran 2009 dan 2010. DRD Bengkulu akan segera membentuk Sekretariat DRD agar DRD dapat segera berfungsi. Dalam waktu dekat DRD akan menggelar rapat paripurna pertama. Dalam kaitannya dengan  beberapa rencana tersebut, maka akan diadakan audiensi dengan Sekda Propinsi Bengkulu. Disepakati pula bahwa setiap anggota DRD dan Kelompok Kerja (Pokja) Peneliti Balitbang untuk memberikan kontribusinya berupa pemikiran atau ide sesuai dengan  keahliannya. Pemikiran atau ide dari anggota tersebut akan dipilah dan kemudian hal-hal yang mendesak akan ditindaki lanjuti melalui kegiatan nyata. E-mail DRD Bengkulu sementara waktu adalah <a href="mailto:drdbengkulu@yahoo.com">dewanrisetdaerah@yahoo.com</a> dan blog: <a href="http://drdbengkulu.wordpress.com/">http://drdbengkulu.wordpress.com</a> (drd).</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ditemukan Gunung Api di Bawah Laut Bengkulu]]></title>
<link>http://voiceofadiet.wordpress.com/2009/06/01/ditemukan-gunung-api-di-bawah-laut-bengkulu/</link>
<pubDate>Mon, 01 Jun 2009 10:14:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>Bang Adiet</dc:creator>
<guid>http://voiceofadiet.wordpress.com/2009/06/01/ditemukan-gunung-api-di-bawah-laut-bengkulu/</guid>
<description><![CDATA[Sumber:  harianrakyatbengkulu.com Gunung api di bawah laut ini ditemukan oleh tim yang terdiri dari ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Sumber:  harianrakyatbengkulu.com</p>
<p>Gunung api di bawah laut ini ditemukan oleh tim yang terdiri dari gabungan para pakar geologi Indonesia, AS, dan Perancis. Yakni dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ( LIPI), Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, CGGVeritas dan IPG (Institut de Physique du Globe) Paris.</p>
<p>‘’Gunung api ini sangat besar dan tinggi. Di daratan Indonesia, tak ada gunung setinggi ini kecuali Gunung Jayawijaya di Papua,’’ kata Direktur Pusat Teknologi Inventarisasi Sumber Daya Alam BPPT Yusuf Surachman kepada wartawan kemarin.</p>
<p>Penemuan gunung api di bawah laut Bengkulu ini saat dilakukan survei dengan menggunakan kapal seismik Geowave Champion canggih milik CGGVeritas. Tepatnya di Palung Sunda di barat daya Sumatera, di kedalaman 5,9 kilometer dengan puncak berada di kedalaman 1.280 meter dari permukaan laut.</p>
<p>Survei ini merupakan yang pertama di dunia karena menggunakan streamer terpanjang, 15 km, dari yang pernah dilakukan oleh kapal survei seismik. Tujuan dari survei ini adalah untuk mengetahui struktur geologi dalam (penetrasi sampai 50 km) yang meliputi Palung Sunda, prisma akresi, tinggian busur luar (outer arc high), dan cekungan busur muka (fore arc basin) perairan Sumatera.</p>
<p>Menurut Peneliti LIPI, Dr. Ir. Danny Hilman Natawidjaja dari hasil survei mereka gunung tersebut masuk kategori gunung berapi. Namun belum bisa dipastikan secara detail apakah aktif atau tidak.</p>
<p>“Itu hasil temuan tim. Kalau kita lihat ukurannya memang luar biasa. Jauh lebih besar dibandingkan gunung berapi di Jogjakarta yang hanya 3.600 meter atau gunung berapi di Sumetara yang rata-rata tingginya mencapai 3.000 meter atau 3 kilometer.</p>
<p>Untuk mengetahui aktif atau tidaknya harus kita teliti lebih lanjut. Kebiasaan gunung berapi yang berada di palung seperti itu tidak aktif. Hanya saja, berhubung palung tersebut adalah tempat pertamuan lempengan Eurosia dan Indo Australia yang saling bertubrukan kemungkinan aktif. Nah seberapa aktifnya, kami juga belum tahu,” ungkap Danny tadi malam.</p>
<p>Berbahayakah keberadaan gunung ini? Danny menjelaskan, jika gunung ini aktif dan mengandung magma tentunya berbahaya. Bila meletus, dapat menyebabkan tsunami yang bisa menerpa Pulau Enggano dan pantai Kota Bengkulu. Nah seberapa hebatnya daya letus gunung dan besaran tsunami masih harus diteliti lebih dulu.</p>
<p>Sebaliknya jika gunung tersebut tidak aktif, maka Bengkulu aman dari peluang bencana letusan gunung berapi, yang dapat menyebabkan gempa bumi dan tsunami. ‘’Untuk memastikan gunung tersebut aktif atau tidak tergantung bagaimana hasil penelitian lanjutannya. Kalau tidak aktif sih, masyarakat Bengkulu nggak perlu khawatir,” analisa Danny.</p>
<p>Hal senada juga ditegakan Direktur Pusat Teknologi Inventarisasi Sumber Daya Alam BPPT Yusuf Surachman. Meskipun gunung ini diketahui memiliki kaldera yang menandainya sebagai gunung api, para pakar geologi belum mengetahui tingkat keaktifan gunung api bawah laut ini. Bagaimanapun gunung api bawah laut sangat berbahaya jika meletus, katanya.</p>
<p>Yang jelas, sejak gempa dan tsunami akhir 2004 dan gempa-gempa besar susulan lainnya, terjadi banyak perubahan struktur di kawasan perairan Sumatera yang menarik minat banyak peneliti asing.</p>
<p>Tim ahli dari Indonesia, AS, dan Perancis kemudian bekerja sama memetakan struktur geologi dalam untuk memahami secara lebih baik sumber dan mekanisme gempa pemicu tsunami menggunakan citra seismik dalam (deep seismic image).</p>
<p>Diakui Danny, temuan ini sangat menarik bagi peneliti. “Bagi kita itu menarik, asyik malah. Diteliti atau tidak tergantung dananya. Kita lihat peluangnya nanti, akan diteliti lebih lanjut atau tidak. Yang jelas, kalau melihat posisinya gunung ini sudah ada sejak lama,” kata Danny lagi.</p>
<p>Sementara Kepala BMG Kepahiang, Dadang Permana mengaku belum tahu info tersebut. Hanya saja, kalau melihat posisinya Dadang menjelaskan, Palung Sunda tersebut tempat lempengan Indoaustralia menabrak lempengan Eurosia. Ada kemungkinan, gunung berapi ini aktif. Karena berada di daerah aktif gempa, akibat tubrukan kedua lempengan tersebut.</p>
<p>BMG bisa saja melakukan analisa, terhadap getaran gempa yang muncul dari palung tersebut mengandung magma atau tidak. Penelitian ini harus detail, satu per satu getaran harus dianalisa dengan menggunakan tomografi. Prinsip kerja alat ini, sama dengan ct scan. Bedanya kalau ct scan menggunakan sinar infra merah, sedangkan tomografi dengan gelombang gempa.</p>
<p>Dadang juga menyatakan, jarak Bengkulu dengan Pulau Enggano mencapai 200 kilometer. Artinya kalau 330 kilometer, masih 130 kilometer dari Pulau Enggano arah ke barat. Posisi palung berada di sebelah Selatan Mentawai, dimana lempengannya kini mulai bergerak.</p>
<p>“Getaran gempa dari pusat gunung yang mengandung magma beda dengan getaran gempa biasa. Kita bisa ceritakan melalui analisa lebih lanjut. Kalau di BMG mungkin 2 – 3 tahun lagi bisa melakukan penelitian seperti ini. Kalau melihat petanya, kawasan palung itu kawasan aktif gempa. Kemungkinan di sana panas. Jujur saya baru dengar info ini,” terang Dadang.(yoh)</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Gunung Api Raksasa ?!]]></title>
<link>http://chrysanti.wordpress.com/2009/06/01/gunung-api-raksasa/</link>
<pubDate>Mon, 01 Jun 2009 02:57:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>chrysanti</dc:creator>
<guid>http://chrysanti.wordpress.com/2009/06/01/gunung-api-raksasa/</guid>
<description><![CDATA[Ditemukan Gunung Api Raksasa Bawah Laut Sumatera JAKARTA, KOMPAS.com — Tim yang terdiri dari gabunga]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><h2><span style="color:#993366;">Ditemukan Gunung Api Raksasa Bawah Laut Sumatera</span></h2>
<p><strong>JAKARTA, KOMPAS.com</strong> — Tim yang terdiri dari gabungan para pakar geologi Indonesia, AS, dan Perancis berhasil menemukan <strong>gunung api raksasa di bawah perairan barat Sumatera.</strong> Gunung api tersebut berdiameter 50 km dan tinggi 4.600 meter dan berada 330 km arah barat Kota Bengkulu.</p>
<p>Para ahli geologi ini berasal dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ( LIPI), Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, CGGVeritas dan IPG (Institut de Physique du Globe) Paris. <!--more-->&#8220;Gunung api ini sangat besar dan tinggi. Di daratan Indonesia, tak ada gunung setinggi ini kecuali Gunung Jayawijaya di Papua,&#8221; kata Direktur Pusat Teknologi Inventarisasi Sumber Daya Alam BPPT Yusuf Surachman kepada wartawan di Jakarta, Kamis (28/5).</p>
<p>Gunung api bawah laut berada di Palung Sunda di barat daya Sumatera, 330 km dari Bengkulu, di kedalaman 5,9 km dengan puncak berada di kedalaman 1.280 meter dari permukaan laut. Meskipun gunung ini diketahui memiliki kaldera yang menandainya sebagai gunung api, para pakar mengaku belum mengetahui tingkat keaktifan gunung api bawah laut ini.</p>
<p><strong>&#8220;Bagaimanapun gunung api bawah laut sangat berbahaya jika meletus,&#8221;</strong> katanya. Survei yang menggunakan kapal seismik Geowave Champion canggih milik CGGVeritas itu adalah yang pertama di dunia karena menggunakan <em>streamer </em>terpanjang, 15 km, dari yang pernah dilakukan oleh kapal survei seismik.</p>
<p>Tujuan dari survei ini adalah untuk mengetahui struktur geologi dalam (penetrasi sampai 50 km) yang meliputi Palung Sunda, prisma akresi, tinggian busur luar (outer arc high), dan cekungan busur muka (fore arc basin) perairan Sumatera.</p>
<p>Sejak gempa dan tsunami akhir 2004 dan gempa-gempa besar susulan lainnya, terjadi banyak perubahan struktur di kawasan perairan Sumatera yang menarik minat banyak peneliti asing.</p>
<p>Tim ahli dari Indonesia, AS, dan Perancis kemudian bekerja sama memetakan struktur geologi dalam untuk memahami secara lebih baik sumber dan mekanisme gempa pemicu tsunami menggunakan citra seismik dalam (<em>deep seismic image</em>).</p>
<p>(<a title="kompas" href="http://sains.kompas.com/read/xml/2009/05/28/18081172/Ditemukan..Gunung.Api.Raksasa.Bawah.Laut.Sumatera#" target="_blank">Kompas</a>)</p>
<p>Penjelasan singkat ada disini :<br />
*Seamount, Si Gunung Raksasa dibawah laut (1. Proses Terbentuknya)<br />
*&#60;<a href="http://rovicky.wordpress.com/2009/05/30/seamount-si-gunung-raksasa-dibawah-laut-1-proses-terbentuknya/" target="_blank">http://rovicky.wordpress.com/2009/05/30/seamount-si-gunung-raksasa-dibawah-laut-1-proses-terbentuknya/</a>&#62;<br />
*Gunung api di tengah laut di dekat Bengkulu, Sumatra. Seamount ?*<br />
&#60;<a href="http://rovicky.wordpress.com/2009/05/29/gunung-api-di-tengah-laut-di-dekat-bengkulu-sumatra-seamount/" target="_blank">http://rovicky.wordpress.com/2009/05/29/gunung-api-di-tengah-laut-di-dekat-bengkulu-sumatra-seamount/</a>&#62;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Karangetang menunjukan aktivitas vulkanis]]></title>
<link>http://sitaro.wordpress.com/2009/06/01/karangetang-menunjukan-aktivitas-vulkanis/</link>
<pubDate>Mon, 01 Jun 2009 02:07:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>AB. Ronny</dc:creator>
<guid>http://sitaro.wordpress.com/2009/06/01/karangetang-menunjukan-aktivitas-vulkanis/</guid>
<description><![CDATA[Technorati Tags: Gunung Api Karangetang &#160; Gunung Api Karangetang beberapa hari ini menunjukkan ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Technorati Tags: Gunung Api Karangetang &#160; Gunung Api Karangetang beberapa hari ini menunjukkan ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ahli Geologi Temukan Gunung Api Raksasa di Bawah Laut Bengkulu]]></title>
<link>http://suara01.wordpress.com/2009/05/31/ahli-geologi-temukan-gunung-api-raksasa-di-bawah-laut-bengkulu/</link>
<pubDate>Sat, 30 May 2009 17:22:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>admin</dc:creator>
<guid>http://suara01.wordpress.com/2009/05/31/ahli-geologi-temukan-gunung-api-raksasa-di-bawah-laut-bengkulu/</guid>
<description><![CDATA[Di Perairan Bengkulu, Lebih Tinggi daripada Puncak Jayawijaya BENGKULU &#8211; Bengkulu bukan hanya ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Di Perairan Bengkulu, Lebih Tinggi daripada Puncak Jayawijaya BENGKULU &#8211; Bengkulu bukan hanya ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[<i>Seamount</i>, Si Gunung Raksasa dibawah laut (1. Proses Terbentuknya) ]]></title>
<link>http://rovicky.wordpress.com/2009/05/30/seamount-si-gunung-raksasa-dibawah-laut-1-proses-terbentuknya/</link>
<pubDate>Sat, 30 May 2009 14:47:44 +0000</pubDate>
<dc:creator>Rovicky</dc:creator>
<guid>http://rovicky.wordpress.com/2009/05/30/seamount-si-gunung-raksasa-dibawah-laut-1-proses-terbentuknya/</guid>
<description><![CDATA[Plate Tectonic (tektonik Lempeng) - USGS (klik untuk memperbesar) Melanjutkan dongeng sebelumnya dis]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Plate Tectonic (tektonik Lempeng) - USGS (klik untuk memperbesar) Melanjutkan dongeng sebelumnya dis]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Warga Bengkulu Resah Ada Gunung Berapi Raksasa di Bawah Laut...]]></title>
<link>http://infotekkom.wordpress.com/2009/05/30/warga-bengkulu-resah-ada-gunung-berapi-raksasa-di-bawah-laut/</link>
<pubDate>Sat, 30 May 2009 05:57:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>Abdul Ghofur</dc:creator>
<guid>http://infotekkom.wordpress.com/2009/05/30/warga-bengkulu-resah-ada-gunung-berapi-raksasa-di-bawah-laut/</guid>
<description><![CDATA[Warga Bengkulu mulai resah terkait isu ditemukannya &#8220;gunung api raksasa&#8221; di perairan bar]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Warga Bengkulu mulai resah terkait isu ditemukannya &#8220;gunung api raksasa&#8221; di perairan bar]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Penemuan Gunung Api Merupakan Terbesar di Indonesia]]></title>
<link>http://justnurman.wordpress.com/2009/05/30/penemuan-gunung-api-merupakan-terbesar-di-indonesia/</link>
<pubDate>Fri, 29 May 2009 23:38:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>justnurman</dc:creator>
<guid>http://justnurman.wordpress.com/2009/05/30/penemuan-gunung-api-merupakan-terbesar-di-indonesia/</guid>
<description><![CDATA[Gunung Laut (ilustrasi) Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan geologi, Bandun]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div id="attachment_1570" class="wp-caption alignleft" style="width: 264px"><img class="size-full wp-image-1570" title="Gunung Laut" src="http://justnurman.wordpress.com/files/2009/05/gunung-laut.jpg" alt="Gunung Laut" width="254" height="254" /><p class="wp-caption-text">Gunung Laut (ilustrasi)</p></div>
<p>Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan geologi, Bandung menilai penemuan gunung api raksasa setinggi 4.600 meter  merupakan gunung api terbesar di Indonesia.</p>
<p>&#8220;Gunung Kerinci yang tingginya sekitar 3.800 meter dan Gunung Semeru sekitar 3.600 meter kalah dengan gunung yang baru ditemukan di perairan Bengkulu tersebut. Kalau gunung ini memang benar gunung api, maka gunung ini merupakan gunung api terbesar di Indonesia,&#8221; kata Kepala PVMBG Badan Geologi, Bandung, Surono, di Jakarta, Jumat. <!--more--></p>
<p>Lokasi gunung tersebut berada di Palung Sunda di Barat daya Sumatera, 330km dari Bengkulu, di kedalaman 5.900 meter dan puncaknya ada di kedalaman 1.280 meter dari permukaan laut serta memiliki diameter 50 km.</p>
<p>Menurut dia, para peneliti harus penelitian lebih lanjut untuk mengetahui kepastian gunung merapi itu, seperti tingkat keaktifan magmanya, memiliki lubang pada bagian atasnya sebagai tempat untuk keluar letusan dan lainnya.</p>
<p>Menurut dia, bila gunung itu merupakan gunung merapi, maka sangat berbahaya bila meletus karena gunung yang berada di tengah laut itu bisa menimbulkan gelombang besar di permukaan laut, bahkan tsunami. Oleh sebab itu perlu ada perhatian serius dari pemerintah untuk mengantisipasi hal itu.</p>
<p>&#8220;Para peneliti juga harus melakukan pengawasan dan pemantauan mengenai kondisi gunung tersebut. Serta membuat peta rawan bencana di sekitar gunung itu, sehingga dapat mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Surono memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada para peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), dan Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral CGG Veritas dan Institut de Physique Globe) Paris yang menemukan gunung api raksasa tersebut.</p>
<p>Ia memprediksi gunung api yang ditemukan itu sebelumnya pernah beberapa kali meletus, sehingga material-material letusannya membuat gunung itu semakin besar seperti sekarang ini.</p>
<p>Sebelumnya, Riset Kelautan BPPT, LIPI, Departemen ESDM dan CGGVeritas serta IPG (Institut de Physique du Globe) Paris menemukan adanya gunung api raksasa bawah laut dengan diameter mencapai 50km dan tinggi sampai 4.600 meter di 330km arah barat Kota Bengkulu.</p>
<p>&#8220;Gunung api ini sangat besar dan tinggi. Di daratan Indonesia tak ada gunung setinggi ini kecuali Gunung Jayawijaya di Papua,&#8221; kata Direktur Pusat Teknologi Inventarisasi Sumber Daya Alam, BPPT, Yusuf Surachman kepada wartawan di Jakarta, Kamis (28/5).</p>
<p>Gunung ini diketahui memiliki kaldera yang menandainya sebagai gunung api, ia mengaku belum mengetahui tingkat keaktifan gunung api tersebut.</p>
<p>&#8220;Bagaimanapun gunung api bawah laut sangat berbahaya jika meletus,&#8221; katanya.</p>
<p>Survei yang menggunakan kapal seismik Geowave Champion canggih milik CGGVeritas itu merupakan yang pertama di dunia karena menggunakan streamer terpanjang, 15 km, dari yang pernah dilakukan oleh kapal survei seismik.</p>
<p>Tujuan dari survei tersebut untuk mengetahui struktur geologi dalam (penetrasi sampai 50km), meliputi Palung Sunda, Prisma Akresi, Tinggian Busur Luar (Outer Arc High) dan Cekungan Busur Muka (Fore Arc Basin) perairan Sumatera.</p>
<p>Sejak kejadian gempa dan tsunami pada akhir 2004 dan gempa-gempa besar susulan lainnya, banyak perubahan struktur di kawasan perairan Sumtera yang menarik minat banyak peneliti asing.</p>
<p>Tim ahli dari Indonesia, AS dan Perancis kemudian bekerjasama memetakan struktur geologi dalam untuk memahami secara lebih baik sumber dan mekanisme gempa pemicu tsunami menggunakan citra seismik dalam (deep seismic image).</p>
<p><em><span style="color:#0000ff;"><strong>LIPI: Gunung Api Tidak Muncul Tiba-tiba</strong></span></em></p>
<p>Direktur Pusat Penelitian Geologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Dr Iskandar Zulkarnain, mengatakan, kemunculan gunung api tidak mungkin secara tiba-tiba.</p>
<p>&#8220;Ada proses panjang yang membentuk gunung api muncul, tidak mungkin tiba-tiba,&#8221; katanya saat dikonfirmasi tentang penemuan gunung api raksasa setinggi 4.600 meter dengan diameter 50 km di 330 km arah barat Kota Bengkulu, Jumat.</p>
<p>Iskandar mengatakan, pihaknya belum mendapat laporan resmi terkait temuan gabungan para pakar geologi Indonesia dan sejumlah negara asing tersebut.</p>
<p>Terlepas dari itu, menurut dia, selain tidak mungkin terbentuk secara tiba-tiba, keberadaan gunung api di perairan barat Sumatra ini juga tidak pernah terdeteksi oleh satelit.</p>
<p>&#8220;Seharusnya ada deteksi ya kan, tapi sejauh ini saya belum pernah mendapat informasi tentang keberadaan gunung api di perairan barat Sumatra khususnya di laut Bengkulu ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia mencontohkan pembentukan kembali gunung api Krakatau di Selat Sunda yang membutuhkan waktu lebih dari 50 tahun setelah sempat meletus pada tahun 1883.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Seksi Geologi Badan Klimatologi dan Geofisika Bengkulu, Dadang Permana, yang berkantor di Kepahiang mengatakan, di titik lokasi keberadaan gunung api tersebut tidak pernah terdeteksi adanya gerakan vulkanik.</p>
<p>&#8220;Bagi kami ini masih sebatas hipotesa dan BMG perlu melakukan penelitian lagi, karena tidak pernah terdeteksi getaran vulkanik di titik 330 km arah barat Kota Bengkulu,&#8221; katanya.</p>
<p>Keberadaan gunung api raksasa ini merupakan hasil penelitian gabungan sejumlah lembaga yaitu Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral CGG Veritas dan Institut de Physique Globe) Paris.</p>
<p>Gunung api tersebut diperkirakan berdiameter 50 km dan tinggi 4.600 meter dengan lokasi 330 km arah barat Kota Bengkulu.(*)</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ada Gunung berapi bawah laut di barat sumatra]]></title>
<link>http://sunarta97.wordpress.com/2009/05/29/ada-gunung-berapi-bawah-laut-di-barat-sumatra/</link>
<pubDate>Fri, 29 May 2009 16:03:01 +0000</pubDate>
<dc:creator>sunarta</dc:creator>
<guid>http://sunarta97.wordpress.com/2009/05/29/ada-gunung-berapi-bawah-laut-di-barat-sumatra/</guid>
<description><![CDATA[JAKARTA, KOMPAS.com — Tim yang terdiri dari gabungan para pakar geologi Indonesia, AS, dan Perancis ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[JAKARTA, KOMPAS.com — Tim yang terdiri dari gabungan para pakar geologi Indonesia, AS, dan Perancis ]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
