<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>guru-tk &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/guru-tk/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "guru-tk"</description>
	<pubDate>Wed, 10 Feb 2010 06:00:07 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Guru Sekolah Mandala]]></title>
<link>http://haydar85.wordpress.com/2009/12/03/guru-sekolah-mandala/</link>
<pubDate>Thu, 03 Dec 2009 14:18:57 +0000</pubDate>
<dc:creator>Lukman</dc:creator>
<guid>http://haydar85.wordpress.com/2009/12/03/guru-sekolah-mandala/</guid>
<description><![CDATA[DICARI GURU TK: - Bisa berbahasa Inggris atau Mandarin - Sabar dan mempunyai pengalaman mengajar ana]]></description>
<content:encoded><![CDATA[DICARI GURU TK: - Bisa berbahasa Inggris atau Mandarin - Sabar dan mempunyai pengalaman mengajar ana]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Guru TK Kelapa Gading]]></title>
<link>http://batuhiu.wordpress.com/2009/05/11/guru-tk-kelapa-gading/</link>
<pubDate>Sun, 10 May 2009 17:24:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>batuhiu</dc:creator>
<guid>http://batuhiu.wordpress.com/2009/05/11/guru-tk-kelapa-gading/</guid>
<description><![CDATA[Urgently needed! Ecole Children&#8217;s House located in Kelapa Gading inviting qualified people to ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Urgently needed! Ecole Children&#8217;s House located in Kelapa Gading inviting qualified people to ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tentang PGTK Islam MMA]]></title>
<link>http://pgtkislam.wordpress.com/2009/05/08/tentang-pgtk-islam-mma/</link>
<pubDate>Fri, 08 May 2009 00:14:41 +0000</pubDate>
<dc:creator>pgtkislam</dc:creator>
<guid>http://pgtkislam.wordpress.com/2009/05/08/tentang-pgtk-islam-mma/</guid>
<description><![CDATA[PGTK Islam Pendidikan Guru Taman Kanak-kanak Islam Ma&#8217;had Murobbiyati Al-Aulad yang biasa disi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[PGTK Islam Pendidikan Guru Taman Kanak-kanak Islam Ma&#8217;had Murobbiyati Al-Aulad yang biasa disi]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Jono, ayo bilang "R"]]></title>
<link>http://suharjono.wordpress.com/2009/04/26/jono-ayo-bilang-r/</link>
<pubDate>Sun, 26 Apr 2009 16:29:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>suharjono</dc:creator>
<guid>http://suharjono.wordpress.com/2009/04/26/jono-ayo-bilang-r/</guid>
<description><![CDATA[Dulu sewaktu TK, saat berusia 5 tahun, saya seperti layaknya anak-anak kecil lainnya, imut, lucu dan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><a href="http://photos-g.ak.fbcdn.net/photos-ak-snc1/v2934/177/5/778479333/n778479333_1555174_6741574.jpg"><img class="alignnone" src="http://photos-g.ak.fbcdn.net/photos-ak-snc1/v2934/177/5/778479333/n778479333_1555174_6741574.jpg" alt="" width="286" height="400" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Dulu sewaktu TK, saat berusia 5 tahun, saya seperti layaknya anak-anak kecil lainnya, imut, lucu dan ngegemesin (nanti kalau ketemu fotonya saya upload deh ke facebook). Dan satu hal yang bikin saya berbeda dari anak-anak lain adalah saya tidak bisa melafalkan huruf &#8220;R&#8221;. Tapi akhirnya saya bisa melafalkannya setelah kelas 3 SD. Sebuah perjuangan yang tidak mudah karena selama selama 3 tahun saya berusaha melatih lidah melafalkan &#8220;R&#8221; dengan menirukan suara motor &#8220;ddrrrnnn&#8230;. drrrrrnnn&#8230; drrrrnn&#8221; setiap hari.</p>
<p style="text-align:justify;">Selama masa tidak bisa melafalkan &#8220;R&#8221; tersebut, ada satu lagi cerita yang tidak akan pernah saya lupakan, yaitu percakapan antara saya dan guru TK saya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Guru TK:</strong> Jono, coba bisa bilang &#8220;R&#8221;?</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jono kecil imut:</strong> Bisa Bu, Tapi di dalam hati. (dengan wajah polos)</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Guru TK:</strong> (tersenyum)</p>
<p style="text-align:justify;">Dan sampai saat ini saya masih mengagumi jawaban cerdas saya waktu itu. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Penelitian bagi Guru TK]]></title>
<link>http://validconsulting.wordpress.com/2009/01/27/penelitian-bagi-guru-tk/</link>
<pubDate>Tue, 27 Jan 2009 11:07:45 +0000</pubDate>
<dc:creator>validconsulting</dc:creator>
<guid>http://validconsulting.wordpress.com/2009/01/27/penelitian-bagi-guru-tk/</guid>
<description><![CDATA[Ada sebuah agenda VALID Consulting akhir-akhir ini yang agak berbeda dengan fokus garapannya selama ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Ada sebuah agenda VALID Consulting akhir-akhir ini yang agak berbeda dengan fokus garapannya selama ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mamahku Seorang Guru TK]]></title>
<link>http://ariqfernanda.wordpress.com/2009/01/02/mamahku-seorang-guru-tk/</link>
<pubDate>Fri, 02 Jan 2009 01:49:57 +0000</pubDate>
<dc:creator>ariqfernanda</dc:creator>
<guid>http://ariqfernanda.wordpress.com/2009/01/02/mamahku-seorang-guru-tk/</guid>
<description><![CDATA[Ariq punya mamah yang jadi guru TK, meski mamah sibuk jadi guru TK dan kuliah, tapi mamah masih bisa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Ariq punya mamah yang jadi guru TK, meski mamah sibuk jadi guru TK dan kuliah, tapi mamah masih bisa ngurus aku dan Agnez&#8230;dari nyiapin nasi goreng tiap pagi dan lainnya&#8230;cuman mamah suka marah jika Ariq berantakin barang di kamar..habis capek sih pulang sekolah siang, trus keburu mo pergi less lagi..jadi seringnya tas sekolah di lempar gitu aja dalam kamar, trus seragam sekolah juga asal taroh aja..itu tuh yang suka bikin mamah ngomel sama Ariq&#8230;..kebiasaan jelek kata mamah&#8230;ma&#8217;af mah ya, habis Ariq capek &#8220;gitu loh&#8221;&#8230;</p>
<div id="attachment_49" class="wp-caption aligncenter" style="width: 74px"><a rel="attachment wp-att-49" href="http://ariqfernanda.wordpress.com/2009/01/02/mamahku-seorang-guru-tk/ariq-dan-mamah/"><img class="size-thumbnail wp-image-49 " title="ariq-dan-mamah" src="http://ariqfernanda.wordpress.com/files/2009/01/ariq-dan-mamah.png?w=64" alt="ariq dan mamah" width="64" height="96" /></a><p class="wp-caption-text">ariq dan mamah</p></div>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[CERBUNG (Cerita Bikin Kembung) Ver. 2.0]]></title>
<link>http://kajiankomunikasi.wordpress.com/2008/12/13/574/</link>
<pubDate>Sat, 13 Dec 2008 05:09:56 +0000</pubDate>
<dc:creator>Hejis</dc:creator>
<guid>http://kajiankomunikasi.wordpress.com/2008/12/13/574/</guid>
<description><![CDATA[GURU TAMAN KANAK-KANAK MENCINTAI MURIDNYA SENDIRI! Oleh Hejis ABSTRAK: Cerita ini berdasarkan kisah ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><h2>GURU TAMAN KANAK-KANAK MENCINTAI MURIDNYA SENDIRI!</h2>
<h3>Oleh Hejis</h3>
<p><a href="http://i.grab.com/media/photos/large/00025/78/67/296778.jpg"><img alt="" src="http://i.grab.com/media/photos/large/00025/78/67/296778.jpg" title="cinta kamu" class="alignleft" width="180" height="265" /></a><em><strong>ABSTRAK:</strong><br />
Cerita ini berdasarkan kisah nyata (nyata apa ndak ya? Ndak ajalah, ya?). Seorang guru Taman Kanak-Kanak mencintai muridnya. Kisah ini rencananya tahun 2009 akan dibuat film, karena sangat artistik, dramatis, dan saking ngawurnya. Para aktor dan aktrisnya pun sudah akan segera mulai diseleksi. Kalau nanti sudah jadi film dijamin kualitasnya akan tinggi. Tetapi, film ini tidak akan disertakan dalam kompetisi Oscar. Gak level. Seperti apa kualitas sutradaranya? Riri Reza? Uh… Lewat! Garin Nugroho? Uh, lewat!  Steven Spielberg? Uhukk… Lewat! Kamsudnya mereka memang numpang lewat karena berbagai keperluan. Ada yang mau jajan bakso, beli bubur ayam, atau beli nasi pecel. Ya mereka lewat-lewat ajah. Pokoknya tunggu tanggal mainnya di kampung teman-taman masing-masing. Tolong sambil dipromosikan kepada penduduk setempat ya.<br />
Dalam kisah ini mungkin terdapat kesamaan nama dan peristiwa dengan nama dan peristiwa teman-teman. Who knows? Ndak apa-apa. Biasa saja ya. Jangan jambak-jambakan.*****</em></p>
<p><strong>…1…2…3…CERITA… DIMULAI!</strong> *Tepuk tangan dulu, dong*<!--more--></p>
<p>Sudah beberapa bulan ini aku memikirkan nasibku setelah lulus menjadi Sarjana Pendidikan. Menunggu lowongan PNS belum dimulai lagi. Menjadi guru swasta belum masuk tahun ajaran baru. Otakku berpikir keras, tekadku juga keras, kepalaku juga keras *dasar keras kepala!* Pokoknya seluruh jiwa dan ragaku menjadi keras. Kalau ndak percaya ya sudah. Intinya, bagaimana caranya agar aku bisa bekerja setelah lulus. Masak sarjana kok ngganggur, apalagi sarjana pendidikan. Apa kata akhirat! Malu-maluin, ujar adikku perempuan yang aduhai, <strong>Jeung Lalalili</strong>.</p>
<p>Setelah memeras otak, akhirnya kutemukan sebuah ide. Menurutku sih ide yang brilian karena ide itu kerlap-kerlip memuncratkan harapan yang kadang luruh. Karena aku sarjana pendidikan, ide itu seputar dunia pendidikan jua: mendirikan sekolah. Sekolah kan sudah banyak, apa laku? Ini lain. Ini sekolah Taman Kanak-Kanak (TK). Tapi, TK yang ini menerima murid-murid yang sudah dewasa yang masa kanak-kanaknya ingin diulang kembali. Orang-orang itu ingin kembali merasakan nikmatnya masa kanak-kanaknya lagi dengan memulai lagi kehidupan di TK. Murid-muridnya yang diterima nanti adalah yang berusia di atas 17 tahun. Bahkan ada yang sudah lulus perguruan tinggi.</p>
<p>Sebagaimana TK, TK-ku nanti persis dengan TK-TK lainnya. Seragamnya, cara mengajarnya, permainannya, bangkunya, dan sebagainya, termasuk kelakuan murid-murid dan gurunya harus sama persis dengan TK lainnya. Namanya juga ingin mengulang kembali zaman keemasan masa kanak-kanak. Hal yang membuat berbeda cuma satu: murid-muridnya sudah pada kumisan dan jenggotan <em>*tentu yang perempuan tidak demikian, masak perempuan kumisan dan jenggotan? Hwek, enak aja…</em></p>
<p>Aku pasang iklan di berbagai media, di pasar, di TV, di radio, di arisan ibu-ibu, di weblog-weblog. Hari pertama, nol besar. Tidak ada yang mendaftar. Hari kedua, sami mawon, nol juga. Hari ke-21 (persis sama dengan usia telur ayam menetas) mulai ada beberapa orang mendaftarkan diri diantar orangtua masing-masing. Tangannya digandeng oleh ibunya masing-masing, sesekali tangan ibunya diayun-ayunkan. Namanya aja anak TK. Selain itu, bukankah anak TK tidak bisa mendaftar sendiri? Ini membuat wajahku berseri-seri&#8230; seri 1, seri 2, seri 3. Dalam benakku terbayang, wah lumayan dapat pekerjaan yang kuciptakan sendiri. Hitung-hitung membantu program pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja. Walaupun ada yang mencibir karena iri atau iritasi. Biarin aja. Kalau mereka mencibir terus, lama-lama kan bibirnya pasti protol sendiri lalu mereka akan tidak punya bibir. Rasain.</p>
<p>Setelah semua pendaftar dicatat, hasilnya membuatku terkejut *mata melotot, mulut dlongop, celana agak melorot*. Namanya juga terkejut. Betapa tidak, yang mendaftar semuanya ada 4.516. Kalau angka itu ditukar menjadi huruf akan terbaca ASIG, alias asyik. Nomor yang cantik, secantik nomor HP yang dijual mahal, meskipun tanpa pulsa. Yang terkejut bukan hanya saya melihat pendaftar sebanyak itu. Polisi juga terkejut, karena mengira aku sedang didemo. Rumah aku yang kecil didatangi ribuan orang, jelas membuat polisi curiga. Teman aku yang kerja di sebuah lembaga pendidikan di Malang, mas <strong>Heri</strong> juga terkejut. Lembaganya yang sudah top saja tidak mendaftar calon murid sebanyak itu. Ada lagi seorang wartawan teman kita juga, <strong>Cak Nun</strong>. Sambil jeprat-jepret, ngedumel, “Gendheng&#8230;gendheng&#8230;!”. Tak ketinggalan mas <strong>Deni Cantik Sekali</strong> yang bela-belain datang dari Cimahi ke Malang karena pengen rawon, tak kalah terkejut. Tampaknya pingsan! Wah enggak, enggak. Hanya seperti pingsan saja. Setelah beliau menjadi <del>siluman </del>siuman aku tanyai, “Kenapa terkejut sampai mirip pingsan, mas?” Beliau menjawab, “Saya bukan terkejut karena banyaknya pendaftar, tapi kekenyangan makan rawon Malang”, katanya dengan enteng. Takutnya, setelah makan rawon beliau nggodain tawon cewek. Sesudah kekenyangan makan rawon lalu disengat tawon dengan akurat. Lengkap. Pingsan. Yang aku khawatirkan lagi kalau pipinya jadi tembem disengat tawon. Untunglah semua itu tidak terjadi. <em>Pessssht! Jangan ketawa, nanti bisa gak dimasukin nominasi award Blog IBSN, baru tahu rasa!! </em><br />
&#8230;.. STAY TUNE, BEIB. Jangan kemana-mana. Saya juga gak kemana-mana. Saatnya pesan sponsor berikut ini.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
<strong>PESAN SPONSOR: </p>
<p><img src="http://kajiankomunikasi.wordpress.com/files/2008/12/logo-ibsn.jpg" alt="logo-ibsn" title="logo-ibsn" class="aligncenter size-full wp-image-598" /></p>
<p>Yuk kita dukung sepenuh hati IBSN BLOG AWARD! Kunjungilah <a href="http://cantigi.wordpress.com">http://cantigi.wordpress.com</a> untuk info lengkapnya.</strong></p>
<p>SPONSOR SELESAI</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p>&#8230;.. Diam-diam aku berpikir <em>*perlu diketahui, kalau pas lagi mikir aku tidak teriak-teriak, melainkan diam-diam*</em>. Sebanyak ini apa mau diterima semua? Aku sempat bingung <em>*lihat gambar di banner blog ini di atas, yang sebelah kanan. Sudah ketemu? Nah kira-kira seperti itu ekspresi waktu aku bingung.</em> Akhirnya aku minta pertimbangan mulai dari tetangga, Dewan Sekolah, sampai Dewan Pertimbangan Agung. Hasilnya, yang diterima hanya 15 orang saja. Kenapa 15? Karena 10 ditambah 5 sama dengan 15. Gak nyambung ya? He…he… memang. Pokoknya saya suka angka itu. Ndak boleh protes. Kalau tetep ada yang protes, nanti tak missed call lho! Apa hubungannya? Pokoknya ndak usah tanyak-tanyak. Duduk manis ajah. Mau dilanjutin apa tidak ceritanya? “Mauuuuu…!!” Baiklah, aku lanjutkan. Ayo tepuk tangan lagi…plok… plok…plokk….</p>
<p>Singkat cerita, ceritanya memang disingkat, sekolah dimulai pada hari pertama, tanggal pertama, bulan pertama, tahunnya baru. Selamat tahun baru ya… halah! Satu demi satu kuteliti daftar riwayat hidup murid-murid TK-ku ini. Tetapi sebelumnya aku perkenalkan supervisorku. Namanya mas <strong>Ersis</strong> yang berasal dari Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Orangnya memang terkenal pintar dan cerdas. Semua pejabat Kalsel pasti kenal sama beliaunya ini. Kok beliau sampai tahu ada TK hebat di Malang ini? Ya baca iklan di blogku. Mungkin untuk sementara kolam ikannya ndak ada yang ngurusi ditinggal nyupervisori sekolah ini. Petambak ikan patin, emas, dan nila sebagai pekerjaan pokoknya, sedangkan pekerjaan sambilannya adalah dosen PTN di Banjarmasin. Tentunya beliau berangkat ke Malang tidak lupa membawa minyak angin yang barangkali digunakan semacam parfumlah. Kemudian aku perkenalkan mulai dari murid yang duduk di bangku sebelah kiri paling depan yakni mbak <strong>Indah Refill</strong> yang lincahnya kayak bola bekel. Asalnya dari Jakarta, kota tempat ia menjadi karyawan sebuah stasiun televisi untuk manusia. Mengapa nama belakangnya Refill? Mungkin karena ia sering merefill perutnya dengan makanan-makanan ringan setiap saat. Soal wajah bagaimana? Ya amat cantik dong. Lihat gayanya! Cuma menurut aku, dia sedikit tombol..eh maksudku, tomboy. Tapi itu dulu, sekarang mah sudah tulen perempuannya. Make upnya aja, sebagai tanda bahwa ia perempuan, dibelinya kiloan, kata seorang sumber yang tidak mau disebut jati dirinya karena dirinya terbuat dari kayu sengon, kalee. Sekali beli make up, seminggu sekali, sebanyak 15 kg.</p>
<p>Berikutnya adalah mas <strong>Blue Tender Heart</strong>. Wuik, serem namanya ya? Tetapi ia hatinya lembut, selembut kutu kucing. Tender di situ artinya lembut bukan hobi ikut tender proyek. Orangnya sopan, tutur bahasanya juga halus. Mudah-mudahan cepat dapat jodoh. <em>Lho! Dibilang jangan tanyak-tanyak apa hubungannya. Diem ajah, dengerin aku cerita. Awas, nanti tak missed call, kalau masih ada yang tanyak.</em> Lalu di sebelahnya lagi adalah mbak <strong>Sarah Tidak Berdiri</strong>. Dari namanya kita mengetahui kalau ia sering kecapekan kalau lama berdiri. Jadi, seringnya ndeprok (gak tahu deh terjemahannya dalam bahasa Indonesia. Kalau mau, cari di Encyclopedia Britanica. Pasti gak ketemu). Asalnya dari Makassar. Mau tahu mengapa kota itu disebut Makassar? Dulu ada sepasang suami-istri pendiri kota itu. Sang suami waktu malam-malam bilang, ”Ma&#8230; kasar dikit dong&#8230;”. Jadilah kota itu dinamai Makassar&#8230; Maaf ini hanya guyon ya. Aku jangan dikasari ya. Trus ada di sebelah Sarah Tidak Berdiri adalah <strong>Jeung Lalalili</strong>, adik perempuanku. Orangnya tegas berwibawa&#8230; wi&#8230; bawa guling, wi&#8230;.bawa boneka, wi&#8230;bawa kopi&#8230; eh&#8230; sekarang ganti bawa teh. Benar. Adikku ini kalau ke kantor suka bawa-bawa guling, boneka, dan teh untuk menemani dia bekerja. Karena ia adikku, tentu saja cuantik dan montoggh, seperti yang sering juga dikatakannya kepadaku. Aku manggut-manggut saja, soalnya jika aku protes aku dikepruk guling.</p>
<p>Sedang asyik-asyiknya kubaca biodata murid-murid TK-ku, tiba-tiba pintu kelas diketuk dari luar. Tuk&#8230;tuk&#8230;tuk, begitu bunyinya. Ya, iyalah, orang diketuk. Kalau diketok, baru bunyinya&#8230;tok&#8230;tok&#8230;tok&#8230; Ada sepuluh orang dewasa mengantar seorang cewek yang katanya ikut sekolah TK ini juga tapi terlambat datang. Setelah kupersilakan masuk, ia menyerahkan lembaran biodatanya kepadaku. Tentu saja pake salaman cium tangan. Sewaktu dia sudah duduk, kubaca lembaran biodatanya tadi. Namanya <strong>Sassie Kirain</strong>. Hah, nama yang sungguh cantik. Memang namanya Sassie Kirain. Dengan penasaran saya tanyak, kenapa nama belakangnya Kirain. Ia menjawab tanpa lupa melemparkan senyum. Mak, nyessssss&#8230;. jantung aku ditimpa senyumnya. Kalau saat itu aku gak males, pasti aku sudah pingsan saking manisnya senyum itu. Duh! Koq Allah menciptakan senyum sebagus itu kepada dia ya. Hebatnya lagi, senyum itu dilemparkan kepada aku yang hina ini. <em>Hayo, jangan tanyak hubungannya apa!</em> Sambil menyimpan kedua rantang besar yang berisi lontong 7 buah sebagai bekal selama sekolah hari ini, ia menjawab, „Mas, Kirain itu nama belakang sayah yang diberikan oleh eyang putri sayah yang penggemar Kurt Cobain. Jadi, biar mirip sama idola eyang putri sayah&#8230;“ begitu jawab mbak Sassie Kirain dengan suara mendesah nan merdu. Maklum dia penyiar radio swalayan di sekitar alun-alun Bandung.</p>
<p>Subhanallah, kalau begini jadinya mana mungkin aku berkonsentrasi mengajar anak-anak TK yang begitu menawan. Apa kububarkan saja sekolah yang baru saja mau kumulai ini? Kelak aku tidak jadi membubarkan TK ini. Justru kisah ini baru saja dimulai dari sudut pandang percintaannya, Guru TK mencintai muridnya!*** </p>
<p><em>Demikianlah kisah ”Guru TK mencintai muridnya” yang legendaris itu. Kisah aslinya ini diceritakan oleh mantan <strong>anunya</strong> mbak Sassie Kirain kepadaku melalui wawancara imajiner tanpa persetujuan dari yang bersangkutan. Sekali lagi, mungkin ada nama dan peristiwa yang sama atau mirip dengan nama dan peristiwa yang dialami pembaca yang budiman (pak diman tidak termasuk). Kalau begitu aku mohon maaf, agar teman-teman pembaca dengan ikhlas mengganti nama yang sama itu dengan nama lain yang lebih prestisius. Aku bersedia membiayai pembuatan bubur merah-putihnya nanti&#8230; huekkek&#8230; kek&#8230; kek&#8230;.</em> *kabuuurr&#8230;!!* <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Oya, nanti kalau dibikin film aktor dan aktris pendukungnya diharapkan diperankan oleh artis-artis beken, seperti:</p>
<p><img src="http://kajiankomunikasi.wordpress.com/files/2008/12/ersis.jpg" alt="ersis" title="ersis" width="42" height="42" class="alignleft size-full wp-image-575" /><strong><a href="http://webersis.com/">ERSIS WARMANSYAH ABBAS</a></p>
<p><img src="http://kajiankomunikasi.wordpress.com/files/2008/12/hmcahyo.jpg" alt="hmcahyo" title="hmcahyo" width="42" height="42" class="alignleft size-full wp-image-576" /><a href="http://hmcahyo.wordpress.com/">HM CAHYO</a></p>
<p><img src="http://kajiankomunikasi.wordpress.com/files/2008/12/cak-nun.jpg" alt="cak-nun" title="cak-nun" width="42" height="42" class="alignleft size-full wp-image-577" /><a href="http://husnun.wordpress.com/">CAK NUN</a></p>
<p><img src="http://kajiankomunikasi.wordpress.com/files/2008/12/deni-cantigi.jpg" alt="deni-cantigi" title="deni-cantigi" width="42" height="42" class="alignleft size-full wp-image-578" /> <a href="http://cantigi.wordpress.com/">DENI CANTIGI</a></p>
<p><img src="http://kajiankomunikasi.wordpress.com/files/2008/12/jeung-lala.jpg" alt="jeung-lala" title="jeung-lala" width="42" height="42" class="alignleft size-full wp-image-579" /><a href="http://jeunglala.wordpress.com/"> JEUNG LALA</a><br />
.<br />
.<br />
.<br />
.<br />
.<br />
<img src="http://kajiankomunikasi.wordpress.com/files/2008/12/sassie-kirana.jpg" alt="sassie-kirana" title="sassie-kirana" width="42" height="42" class="alignleft size-full wp-image-582" /> <a href="http://sachzqirana.wordpress.com/">SASSIE KIRANA</a></p>
<p><img src="http://kajiankomunikasi.wordpress.com/files/2008/12/sarahtidaksendiri.jpg" alt="sarahtidaksendiri" title="sarahtidaksendiri" width="42" height="42" class="alignleft size-full wp-image-581" /><a href="http://sarahtidaksendiri.wordpress.com/">SARAH TIDAK SENDIRI</a></p>
<p><img src="http://kajiankomunikasi.wordpress.com/files/2008/12/indah-rephi.jpg" alt="indah-rephi" title="indah-rephi" width="42" height="42" class="alignleft size-full wp-image-580" /> <a href="http://indahrephi.wordpress.com/">INDAH REPHI</a></p>
<p><img src="http://kajiankomunikasi.wordpress.com/files/2008/12/blue.jpg" alt="blue" title="blue" width="42" height="42" class="alignleft size-full wp-image-583" /> <a href="http://bluethunderheart.wordpress.com/">BLUE THUNDER HEART</a> </strong><br />
.<br />
.<br />
.<br />
.<br />
.</p>
<p><strong>DAN KAWAN-KAWAN LAIN DARI KOMUNITAS IBSN YANG MEMILIKI WAJAH MEMELAS</strong></p>
<p>**********</p>
<p><strong>PS:</strong><em><br />
Teriring salam untuk mbak Sie yang komennya di Cerbung versi sebelumnya minta dijadikan pemeran utama dalam cerbung. Juga tak lupa maaf karena setori lofnya dengan mantan anunya diobrak-abrik sehingga menjadi morat-marit tapi legendaris dan artistik&#8230;he&#8230; he&#8230;</em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Perut Noer Syaidah mengeluarkan Kawat]]></title>
<link>http://mashaw.wordpress.com/2008/10/15/perut-noer-syaidah-mengeluarkan-kawat/</link>
<pubDate>Wed, 15 Oct 2008 15:03:23 +0000</pubDate>
<dc:creator>mashaw</dc:creator>
<guid>http://mashaw.wordpress.com/2008/10/15/perut-noer-syaidah-mengeluarkan-kawat/</guid>
<description><![CDATA[Samarinda (SIB) Noer Syaidah (40), wanita yang selama ini dikenal sebagai pengajar TK Al-Wardah di K]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Samarinda (SIB) Noer Syaidah (40), wanita yang selama ini dikenal sebagai pengajar TK Al-Wardah di K]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Manusia Kawat di Liput TV Hongkong &amp; Jerman]]></title>
<link>http://dhieeewhe.wordpress.com/2008/10/08/manusia-kawat-di-liput-tv-hongkong-jerman/</link>
<pubDate>Wed, 08 Oct 2008 07:45:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>dhieeewhe</dc:creator>
<guid>http://dhieeewhe.wordpress.com/2008/10/08/manusia-kawat-di-liput-tv-hongkong-jerman/</guid>
<description><![CDATA[Sorotan media terhadap Noorsyaidah, warga Bukit Pelangi, RT 27, Desa Teluk Lingga, Sangatta Utara, K]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Sorotan media terhadap Noorsyaidah, warga Bukit Pelangi, RT 27, Desa Teluk Lingga, Sangatta Utara, K]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[FUN Seminar]]></title>
<link>http://nyirusavira.wordpress.com/2008/07/24/fun-seminar/</link>
<pubDate>Thu, 24 Jul 2008 23:42:08 +0000</pubDate>
<dc:creator>nyirusavira</dc:creator>
<guid>http://nyirusavira.wordpress.com/2008/07/24/fun-seminar/</guid>
<description><![CDATA[19 Juli lalu NS diajak untuk membantu acara SEMINAR INTERAKTIF &#8220;PENGEMBANGAN KREATIFITAS ANAK ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><span style="color:#008080;">19 Juli lalu NS diajak untuk membantu acara SEMINAR INTERAKTIF &#8220;PENGEMBANGAN KREATIFITAS ANAK MELALUI KEGIATAN BERMAIN&#8221; yang diselenggarakan oleh YPAB dan LPUD Permata Bunda di Ruang Bung Tomo Pemkab Jombang. Acara yang diikuti 200-an peserta ini menghadirkan Drs H Fuad Effendi, MA dan Dra Umi Dayati M.Pd sebagai pembicara, dan moderator tunggal Dewi Yuhana S.Psi (he3&#8230;biasanya moderator terlupakan nich&#8230;).</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008080;">Seminar dikemas sangat fun, memadukan aktivitas kognitif dan motorik. Nah, ini dia sebagian foto-foto acara&#8230;.take a look&#8230;</span></p>
<div id="attachment_53" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><span style="color:#008080;"><a href="http://nyirusavira.files.wordpress.com/2008/07/seminar-3.jpg"><img class="size-medium wp-image-53" src="http://nyirusavira.wordpress.com/files/2008/07/seminar-3.jpg?w=300" alt="" width="300" height="193" /></a></span><p class="wp-caption-text">LEPAS: Peserta yang sebagian besar Guru TK tertawa lepas. Sejenak melupakan beban dan (gaji yang masih sangat minim)</p></div>
<div id="attachment_54" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><span style="color:#008080;"><a href="http://nyirusavira.files.wordpress.com/2008/07/seminar-4.jpg"><img class="size-medium wp-image-54" src="http://nyirusavira.wordpress.com/files/2008/07/seminar-4.jpg?w=300" alt="" width="300" height="190" /></a></span><p class="wp-caption-text">BAPAK:EHmmmm....sayang, peserta pria hanya LIMA orang!. PAdahal pendidikan anak bukan cuma kewajiban kaum ibu kan? (Hayyoo...para BAPAK!! Jangan males membekali diri dg pengetahuan &#38; keterampilan mendidikan anak ya....)</p></div>
<div id="attachment_55" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><span style="color:#008080;"><a href="http://nyirusavira.files.wordpress.com/2008/07/seminar-7.jpg"><img class="size-medium wp-image-55" src="http://nyirusavira.wordpress.com/files/2008/07/seminar-7.jpg?w=300" alt="" width="300" height="147" /></a></span><p class="wp-caption-text">SAMA ENGGAK YA?: Loh, gerakan tangannya kok nggak sama ya? Yang mana yang bener nich? *_^ </p></div>
<p><!--more--></p>
<div id="attachment_56" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><span style="color:#008080;"><a href="http://nyirusavira.files.wordpress.com/2008/07/seminar-5.jpg"><img class="size-medium wp-image-56" src="http://nyirusavira.wordpress.com/files/2008/07/seminar-5.jpg?w=300" alt="" width="300" height="181" /><!--more--><!--more--><!--more--></a></span><p class="wp-caption-text">DEMI ILMU-SAYANG ANAK: Subhanallah...Ibu ini belajar sambil membawa anaknya!. (di dua acara sebelumnya dan nanti, NS tetap akan mengizinkan peserta membawa anaknya loh...)</p></div>
<div id="attachment_57" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><span style="color:#008080;"><a href="http://nyirusavira.files.wordpress.com/2008/07/seminar-10.jpg"><img class="size-medium wp-image-57" src="http://nyirusavira.wordpress.com/files/2008/07/seminar-10.jpg?w=300" alt="" width="300" height="201" /></a></span><p class="wp-caption-text">SENAMMM....!: Waaah, ruang seminar berubah jadi tempat aerobic</p></div>
<div id="attachment_58" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><span style="color:#008080;"><a href="http://nyirusavira.files.wordpress.com/2008/07/seminar-1.jpg"><img class="size-medium wp-image-58" src="http://nyirusavira.wordpress.com/files/2008/07/seminar-1.jpg?w=300" alt="" width="300" height="147" /></a></span><p class="wp-caption-text">TOTAL: Bener2 deh, Bunda Umi Dayati ini....nggak bakal bosen ngikuti seminarnya...</p></div>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008080;"><br />
</span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Manusia Kawat Mendekati Kesembuhannya kata Paranormal Gandawilaga]]></title>
<link>http://dhieeewhe.wordpress.com/2008/07/17/manusia-kawat-mendekati-kesembuhannya-kata-paranormal-gandawilaga/</link>
<pubDate>Thu, 17 Jul 2008 13:18:30 +0000</pubDate>
<dc:creator>dhieeewhe</dc:creator>
<guid>http://dhieeewhe.wordpress.com/2008/07/17/manusia-kawat-mendekati-kesembuhannya-kata-paranormal-gandawilaga/</guid>
<description><![CDATA[Seorang paranormal di Samarinda, Drs S Hadi Gandawilaga M Spt, terus mengikuti perkembangan kesehata]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Seorang paranormal di Samarinda, Drs S Hadi Gandawilaga M Spt, terus mengikuti perkembangan kesehata]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[“Perang  Terbuka”  Menjelang PSB]]></title>
<link>http://dewisang.wordpress.com/2008/03/27/%e2%80%9cperang-terbuka%e2%80%9d-menjelang-psb/</link>
<pubDate>Thu, 27 Mar 2008 02:41:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>dewisang</dc:creator>
<guid>http://dewisang.wordpress.com/2008/03/27/%e2%80%9cperang-terbuka%e2%80%9d-menjelang-psb/</guid>
<description><![CDATA[ Kalau cuma pengen anak balita anda bisa baca ga&#8217; perlu sekolah mahal Kalau anda keluar rumah,]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><font color="#ff0000"> </font><font face="Century Gothic, sans-serif"></font><font size="3">Kalau cuma pengen anak balita anda bisa baca ga&#8217; perlu sekolah mahal</font></p>
<p style="margin-bottom:0;"><font face="Book Antiqua, serif">Kalau anda keluar rumah, hampir di setiap sudut kota, tempat spanduk boleh dipasang, di gang-gang kampung, di jalan manapun kita jumpai spanduk yang berisi berbagai “keunggulan” sekolah-sekolah (kebanyakan TK). Dari penampilan luar, warna dan semacamnya, sangat </font><font face="Book Antiqua, serif"><i>eye catching</i></font><font face="Book Antiqua, serif">, menarik, dari programnya juga, ada yang menamakan sekolah “plus”, sekolah “unggulan”, bahkan ada salah satu TK di kota Malang yang menerapkan </font><font face="Book Antiqua, serif"><i>web dan full English</i></font><font face="Book Antiqua, serif"> untuk anak TK. Bahkan ada juga yang bilang &#8220;pendaftaran cuma 3 hari&#8221; kaya&#8217; perang discount di matahari aja. </font></p>
<p style="margin-bottom:0;"><font face="Book Antiqua, serif"> Kalau masih balita buat apa internet, nanti kalau buka yang <em>aneh-aneh</em> bingung ngatasi, biarkan mereka ini tumbuh dengan alami, sayur- buah aja sekarang lagi dikampanyekan yang </font><font face="Book Antiqua, serif"><i>organik</i></font><font face="Book Antiqua, serif">. Apapun yang natural sepertinya efeknya lebih bagus. Pinter </font><font face="Book Antiqua, serif"><i>English</i></font><font face="Book Antiqua, serif"> terus pas disuruh nenek ambil </font><font face="Book Antiqua, serif"><i>sendal </i></font><font face="Book Antiqua, serif">item, ga&#8217; ngerti karena ngertinya </font><font face="Book Antiqua, serif"><i>black</i></font><font face="Book Antiqua, serif">. Ikan ga&#8217; ngerti, ngertinya </font><font face="Book Antiqua, serif"><i>fish. </i></font><font face="Book Antiqua, serif"><span style="font-style:normal;">Program untuk anak TK itu adalah pengenalan, yang penting adalah bahasa ibu, bahasa ibu apa ya itu yang harus dipahami, bahasa itu mudah kok kalau lingkungan terbiasa </span></font><font face="Book Antiqua, serif"><i>English</i></font><font face="Book Antiqua, serif"><span style="font-style:normal;"> dengan mudah dia kan menirukan </span></font><font face="Book Antiqua, serif"><i>English</i></font><font face="Book Antiqua, serif"><span style="font-style:normal;">, ga&#8217; usah dipaksa.<!--more--></span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;"><font face="Book Antiqua, serif">Hmmmm, menarik memang penawaran-penawaran itu. Adalah harapan setiap orang tua punya anak yang hebat. Namun, ibu-bapak&#8230;bijaklah, jangan cuma pengen <i>mboiss</i>, hanya <i>prestise</i>, <i>gaya-gayaan</i>, atau mengatas namakan <i>modernitas</i>, mengatakan demi kebaikan anak, memilih sekolah yang mengajarkan baca sejak dini. Menurut saya salah besar kalau tujuan-tujuan itu demi anak, sejatinya itu adalah demi kebaikan bapak dan ibunya sendiri, egoisme orang tua. Mungkin ada yang merekomendasikan “ sekolahkan disini saja, TK A sudah hafal A-Z”. Kalau saya cuma bisa kasihan sama orang-orang seperti ini, apalagi bapak-ibunya berpendidikan (sarjana), waduh gagal jadi orangtua kalau menurutku. Karena waktu dan kesempatan untuk beli/baca buku, buka internet untuk mendapat informasi tentang perkembangan anak, artikel-artikel mengasuh anak yang baik lebih terbuka lebar dibandingkan orang-orang yang “terbatas”, di desa misalnya. Tapi, kalau anda masih ngotot pengen anak anda diajarkan calistung <b>bisa hubungi saya, SPP sebulan ga&#8217; sampai 20.000</b>, TK A sudah dapat PR nulis tiap hari. Korbannya adalah ponakan saya, saya yang <i>mencak-mencak </i><span style="font-style:normal;">tau ada tugas begituan dari gurunya. Saya bilang ga&#8217; usah dikerjakan, </span><i>lha wong</i><span style="font-style:normal;"> motoriknya saja belum sempurna kok sudah disuruh nulis. Pegang pensil aja masih belajar lho&#8230;&#8230;. haduh, gurumu emang ga&#8217; ngerti. Tapi membawa korban lho, kan megelno. Orang tua sama ga&#8217; ngertinya, seneng-seneng aja anaknya diajari sesuatu yang belum waktunya. Bisa nulis, tapi melipat, rnenggunting, mewarnai ga&#8217; bisa, waduh ga&#8217; usah ada TK wis. Hai pengawas TK-SD segeralah tindak TK yang menerapkan sistem ini. Dan SD yang menerapkan tes </span><i>calistung</i><span style="font-style:normal;"> sebagai tes masuk. Di UU sisdiknas bisa dilihat TK itu batasannya apa.</span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;"><font face="Book Antiqua, serif"><span style="font-style:normal;">Saya yakin D2 PGTK tidak ada mata kuliah untuk mengajari anak-anak TK calistung, yang ada bagaimana anak-anak diajak kreatif (gurunya termasuk), mengembangakan segala aspek, kemandirian terutama, beri pengalaman baru sebanyak-banyaknya (</span><i>early experience</i><span style="font-style:normal;">). Kalaupun gurunya ngotot ngajari pasti caranya salah. Membuat huruf a atau d tidak pakai teknik. Yang terjadi kebanyakan nulis a dari arah mana dulu ga&#8217; tau, pokoknya jadi a. Guru hanya menuruti kemauan orang tua/kemauan pasar, nanti kalau ga&#8217; diajari calistung </span><i>ga&#8217; payu</i><span style="font-style:normal;"> sekolahku, mungkin pikiran mereka begitu. Pokoknya diberi PR kalau selesai dapat </span><i>bintang lima</i><span style="font-style:normal;">, ga&#8217; peduli di rumah yang ngerjakan siapa, mamanya atau neneknya. Kalau seperti itu pendidikan Indonesia sepertinya akan makin hancur, kita mengulang kegagalan pendidikan kita, yang tidak berorientasi proses tapi berorientasi pada hasil, jangan kaget nantinya anak-anak ini akan meneruskan budaya korupsi yang telah mendarah daging di negeri ini. Teman saya ada yang TK nya di Belanda (klik Prabuwardhana), heran juga lihat TK disini yang bingung </span><i>Calistung</i><span style="font-style:normal;">, kalau disana TK=main!! sepertinya di Indonesia juga begitu ya dulu, beberapa tahun belakangan ini aja sepertinya makin merajalela.</span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;"><font face="Book Antiqua, serif"><span style="font-style:normal;">Jangan ngotot ngajari calistung sampai les dimana-mana, pinter baca mau masuk SD, tapi sampai kelas 5 makan masih disuapain, mandi dimandikan, saudara saya ada yang seperti ini, pinter pelajaran eksak, tapi seni=nol, ga&#8217; mandiri juga. Siapa yang salah ya orang tua dan TK nya juga gagal. Orang tua menuntut anak harus belajar dan belajar, main ga&#8217; boleh, harus juara 1. Haduh&#8230;..saya kasian banget sama anak itu, sudah tau </span><i>parenting</i><span style="font-style:normal;"> seperti itu gagal, sekarang masih diterapkan sama adiknya. Adiknya mau lulus TK tahun ini, waduh heboh sekali persiapan masuk SD, dari usia masih kurang, di les-kan baca tiap hari sepulang sekolah (jam 11), main ga&#8217; boleh. Di Jakarta juga ada sekolah kaya&#8217; begini, TK tapi minimalis sekali mainannya, adanya </span><i>lego, </i><span style="font-style:normal;">bahkan bermain sudah dijadikan </span><i>reward,</i><span style="font-style:normal;"> kalau ga&#8217; selesai tugas ya ga ada main, kalau tugas selesai hadiahnya adalah main. Tragis!! ga&#8217; ada lagi taman yang paling indah adalah taman kanak-kanak. Yang ada TK sekarang adalah pemandangan yang mengerikan buat anak-anak, anak dibuat </span><i>frustrasi,</i><span style="font-style:normal;"> saya sampai bingung </span><i>what should i do God</i><span style="font-style:normal;">, lapor ke Komnas Perlindungan Anak, </span><i>Kak Seto tolong dooong. </i><span style="font-style:normal;">Ini kisah nyata saya peroleh dari </span><i>komen</i><span style="font-style:normal;"> di Blog Miss Nita. Saya punya keinginan </span><i>long march</i><span style="font-style:normal;"> di jalan malah, pas peringatan Hari Anak Nasional, ada yang mendukung saya??? </span><span style="font-style:normal;"><b>Say No To Calistung, Say Yess For Children. </b></span><span style="font-style:normal;"><span>Pengen banget </span></span><i><span>campaign</span></i><span style="font-style:normal;"><span> ini dari dulu.</span></span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;"><font face="Book Antiqua, serif"><span style="font-style:normal;">Buat orang tua, ga&#8217; usah bingung, kalau cari TK ya cari yang banyak mainannya, sudah satu itu aja, ga&#8217; percaya ajak anak anda ke sekolah yang akan dimasuki, kalau dia ga&#8217; suka ya jangan dipaksa, cari sekolah lain yang dia suka sampai dia bilang “ya Ma aku mau sekolah disini”. Ok Mam, ga&#8217; usah pusing, komputer, </span><i>English</i><span style="font-style:normal;">, apapun itu cuma</span><i> additional</i><span style="font-style:normal;">. Saya berani jamin, ga&#8217; sampai sebulan anak anda akan bisa baca, kalau perkembangan memang sudah sampai tahap itu. Kalau belum ya jangan dipaksa, terima kekurangan anak apa adanya. Dan proses itu penting, semua ada masanya, jangan “diperas” otaknya sekarang, sekarang “kelihatannya” menonjol, tapi masih ada SD, SMP, SMA, kuliah. Lihat biografi ilmuwan dunia, bagaimana masa kecilnya, kebanyakan mereka dianggap “aneh”, beda dari teman sebayanya, ada yang tidak mau sekolah (Einstein), dia bilang saya ga&#8217; mau sekolah karena di sekolah tidak diajari sepak bola. Ada yang tidak bisa baca sampai besar. </span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;font-style:normal;"><font face="Bitstream Vera Sans, sans-serif"></font><font size="2"><b>Pesanku:</b></font><font face="Bitstream Vera Sans, sans-serif"></font><font size="2"><span style="font-style:normal;"><b>buat orang tua</b></span><span style="font-style:normal;"> , pahami, sadari bahwa anda adalah pendidik yang utama dan pertama, sekolah hanya tiga jam (TK), 6 jam (SD) sisanya adalah tugas anda mendidik, jangan menuntut terlalu tinggi kepada sekolah. Lebih bagus lagi anda meneruskan nilai yang diajarkan di sekolah. Bukannya di sekolah diajari sholat berjamaah, tapi di rumah orangtua tidak sholat, sampai ada kasus anak ga&#8217; mau diajak sholat pas di sekolah dengan bilang “</span><i>ga&#8217; mau, saya lo di rumah ga&#8217; pernah sholat</i><span style="font-style:normal;">” tentu kita semua tidak mau anak merespon seperti ini. Proteslah kepada sekolah jika anak anda bilang gurunya judes, atau jahat, bikin anak stres, dilarang begini-begitu, itu melanggar hak anak. Bukan malah protes kalau anak tidak diajari calistung. Pernah ada ibu dari murid saya (dosen PTN) pas ambil hasil evaluasi tengah semester I (3 bulan TK B) bilang anak saya kok belum bisa baca sih bu, gimana SD nya nanti, kalau pengen masuk MIN gmn? renungkan sendiri ya bu&#8230;&#8230;..</span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;"><font face="Bitstream Vera Sans, sans-serif"></font><font size="2"><span style="font-style:normal;"><b>Guru: </b></span><span style="font-style:normal;">ga&#8217; usah bingung dengan permintaan pasar. </span><i>Just explain</i><span style="font-style:normal;">. Pegang prinsip pendidikan, psikologi pendidikan, psikologi perkembangan, dan ilmu pendidikan. Mari kita berikan hati kita saat mengajar jangan hanya sekedar memberi instruksi yang akhirnya membuat </span><span style="font-style:normal;"><span style="text-decoration:none;"><span>situasi akademik hanya mengedepankan otak kiri. Sehingga mengubah anak-anak kreatif menjadi robot-robot kaku yang penurut. Suasana seperti &#8220;</span></span></span><i><span style="text-decoration:none;"><span>penjara</span></span></i><span style="font-style:normal;"><span style="text-decoration:none;"><span>&#8221; ini yang membuat anak2 menjadi &#8220;</span></span></span><i><span style="text-decoration:none;"><span>school-phobia</span></span></i><span style="font-style:normal;"><span style="text-decoration:none;"><span>&#8220;. </span></span></span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;font-style:normal;text-decoration:none;"><font face="Bitstream Vera Sans, sans-serif"></font><font size="2"><b>Untuk pengawas TK-SD, menteri Pendidikan,</b> segera tindak sekolah TK yang “menyimpang” dan SD yang menerapkan tes Calistung sebagai tes masuk.</font></p>
<p style="margin-bottom:0;font-style:normal;text-decoration:none;"><font face="Bitstream Vera Serif, serif"></font><font size="2"><b>Catatan:</b> tulisan ini tidak ada tendensi apa2, murni hati nurani saya yang peduli pada anak-anak dan bentuk protes terhadap pola pendidikan di Indonesia.</font></p>
<p align="center" style="margin-bottom:0;font-style:normal;text-decoration:none;"><font face="Txt"></font><font size="3"><b>Say Yess For Children</b></font></p>
<p style="margin-bottom:0;font-style:normal;">&#160;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Miss Mahmudah]]></title>
<link>http://harapanmulia.wordpress.com/2008/03/14/miss-mahmudah/</link>
<pubDate>Thu, 13 Mar 2008 22:31:44 +0000</pubDate>
<dc:creator>harapanmulia</dc:creator>
<guid>http://harapanmulia.wordpress.com/2008/03/14/miss-mahmudah/</guid>
<description><![CDATA[Hj. Mahmudah Sutjiati, S.Pd., Kepala Sekolah SMP 2008 &#8211; 2009 Kepala Sekolah SMP 2006 &#8211; 2]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Hj. Mahmudah Sutjiati, S.Pd., Kepala Sekolah SMP 2008 &#8211; 2009 Kepala Sekolah SMP 2006 &#8211; 2]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[muka jamban...???]]></title>
<link>http://maghfiroh.wordpress.com/2008/03/11/muka-jamban/</link>
<pubDate>Tue, 11 Mar 2008 07:04:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>maghfiroh</dc:creator>
<guid>http://maghfiroh.wordpress.com/2008/03/11/muka-jamban/</guid>
<description><![CDATA[Hahahahahaha&#8230; Kisah nyata yang bikin aku syok berat,terutama dengan reaksi mereka saat ketemu ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Hahahahahaha&#8230;</p>
<p>Kisah nyata yang bikin aku syok berat,terutama dengan reaksi mereka saat ketemu sama aku. Kok bisa ya??? Aneh sekali anak-anakku kelas A2 tercinta ini. Aku sendiri juga gak tau kenapa? apa mungkin karena kebiasaanku nganterin anak2 pipis atau karena wajahku?</p>
<blockquote><p>Hari Senin kemarin sekolahku sibuk sekali, karena ada tamu agung dari Kalimantan yang datang berkunjung dan ingin mengenal sekolahku. TK Kelompok A kan sedang ada jadwal komputer, nah mas Rizal gak bisa, karena ribet nyiapin apaan gitu&#8230; buat tamunya ntar, pokoknya ribet deh&#8230; Akhirnya aku sendiri yang disuruh ngajari anak2 komputeran. (Haaaaah&#8230; apa gak bakalan kacau kalau bu ana yang ngajarin komputer? kan belum ngerti tahapan pembelajaran komputer buat anak TK). Ternyata ribet banget ya tugas mas rizal selama ini, kasian&#8230;</p>
<p>Peserta Pertama, Kelas A1: Menyenangkan sekali, anaknya heboh sih tapi masih mudah buat diarahi. Peserta Kedua, Kelas A2: Semakin Hueboh, sampe2 dua keyboard jadi korban keganasan kali anak A2 (habis&#8230;duduknya petakilan, gak karu2an). Peserta ketiga, Kelas A3: lumayan anteng&#8230; jadi gak ngoyo (maksudnya bukan pipis lo ya&#8230;)</p>
<p>Setelah selesai ngajarin anak2 corat-coret pake mouse dan matiin komputer sebanyak 18 biji akhirnya aku kembali ke kelas. Seneng.. deh kalo masuk kelas terus di sambut dengan hangat oleh anak2. Begitu aku masuk kelas Rayhan langsung menyambutku dengan senyumnya yang mencurigakan. Dia bilang &#8221; Bu Ana&#8230;&#8221; (sambil lari mendekat &#38; tersenyum penuh arti) aku pun menyambutnya dengan senyum ikhlasku. Kalimat berikutnya ternyata&#8230;&#8221;MAU PIPIS&#8221;</p>
<p>Bu Tia langsung tertawa &#8220;Hahahahahaha&#8221; kemudian bilang &#8220;Muka Jamban, padahal dari tadi sama aku lo, gak minta apa2. Begitu kamu masuk dia langsung minta&#8221; (Emangnya mukaku kenapa???)</p>
<p>Setelah mengantar Rayhan aku kembali ke kelas lagi. Eeeeh di sambut dengan kata yang sama lagi sama Cecil (Ok aku terima, dari pada ngompol&#8230;) Ada kata2 lucu yang ku dapat dari cecil di kamar mandi. Dia bilang padaku dengan bangga &#8221; Bu Guru, Aku lo punya odon di pantat ku, ini odonE&#8221; (astaghfirullah&#8230;.ngimpi apaan ya aku semalam? Kok di sekolah aku dipamerin odon dan bikin anakku yang beseran tambah parah?)</p></blockquote>
<p>Semoga kisah ini hanya terjadi padaku, karena ternyata sungguh berat menyandang gelar &#8220;Muka Jamban&#8221;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Miss Dwi]]></title>
<link>http://harapanmuliaguru.wordpress.com/2007/09/03/miss-dwi/</link>
<pubDate>Sun, 02 Sep 2007 17:35:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>harapanmulia</dc:creator>
<guid>http://harapanmuliaguru.wordpress.com/2007/09/03/miss-dwi/</guid>
<description><![CDATA[Dwi Yuniatri, SS., Guru Bahasa Inggris TK 2007 &#8211; 2008 Guru Bahasa Inggris TK 2007 bergabung de]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Dwi Yuniatri, SS., Guru Bahasa Inggris TK</p>
<ul>
<li>2007 &#8211; 2008 Guru Bahasa Inggris TK</li>
<li>2007 bergabung dengan Sekolah Harapan Mulia</li>
</ul>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Miss Pipit]]></title>
<link>http://harapanmulia.wordpress.com/2007/07/16/miss-pipit/</link>
<pubDate>Sun, 15 Jul 2007 17:56:56 +0000</pubDate>
<dc:creator>harapanmulia</dc:creator>
<guid>http://harapanmulia.wordpress.com/2007/07/16/miss-pipit/</guid>
<description><![CDATA[Emerensia Pipit, S.Sn., Guru TK 2007 &#8211; sekarang : Guru TK 2007 bergabung dengan Sekolah Harapa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Emerensia Pipit, S.Sn., Guru TK 2007 &#8211; sekarang : Guru TK 2007 bergabung dengan Sekolah Harapa]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Miss Pipit]]></title>
<link>http://harapanmuliaguru.wordpress.com/2007/07/16/miss-pipit/</link>
<pubDate>Sun, 15 Jul 2007 17:56:56 +0000</pubDate>
<dc:creator>harapanmulia</dc:creator>
<guid>http://harapanmuliaguru.wordpress.com/2007/07/16/miss-pipit/</guid>
<description><![CDATA[Emerensia Pipit, S.Sn., Guru TK 2007 &#8211; sekarang : Guru TK 2007 bergabung dengan Sekolah Harapa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Emerensia Pipit, S.Sn., Guru TK</p>
<p>2007 &#8211; sekarang : Guru TK<br />
2007 bergabung dengan Sekolah Harapan Mulia</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Miss Tuti]]></title>
<link>http://harapanmulia.wordpress.com/2007/07/16/miss-tuti/</link>
<pubDate>Sun, 15 Jul 2007 17:54:30 +0000</pubDate>
<dc:creator>harapanmulia</dc:creator>
<guid>http://harapanmulia.wordpress.com/2007/07/16/miss-tuti/</guid>
<description><![CDATA[Puji Astuti, Guru TK 2007 &#8211; sekarang Guru TK 2007 bergabung dengan Sekolah Harapan Mulia]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Puji Astuti, Guru TK 2007 &#8211; sekarang Guru TK 2007 bergabung dengan Sekolah Harapan Mulia]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
