<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>hadits-shohih &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/hadits-shohih/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "hadits-shohih"</description>
	<pubDate>Mon, 07 Dec 2009 02:41:30 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Apakah menurut An Nawawi hadits shohih menghasilkan ilmu yang qoth'i? ]]></title>
<link>http://titok.wordpress.com/2009/09/17/341/</link>
<pubDate>Thu, 17 Sep 2009 06:02:15 +0000</pubDate>
<dc:creator>titok priastomo</dc:creator>
<guid>http://titok.wordpress.com/2009/09/17/341/</guid>
<description><![CDATA[Apa Yang Dihasilkan Oleh Hadits Shohih Menurut An Nawawi Apakah menurut An Nawawi hadits shohih meng]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:center;"><strong>Apa Yang Dihasilkan Oleh Hadits Shohih Menurut An Nawawi</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Apakah menurut An Nawawi hadits shohih menghasilkan ilmu yang qoth&#8217;i? Kita akan melihat pendapat beliau dalam At Taqrib&#8230;</p>
<p>Imam An Nawawi rahimahullah, nama aslinya adalah Yahya bin Syaraf, panggilannya Abu Zakariya, julukannya “Muhyiddiin” (yang menghidupkan agama). Hidup pada abad  ke-7 H, antara tahun 631 sampai 676 (45 tahun). Sebutan An Nawawi diambil dari nama tempat lahir beliau, Nawa, sebuah desa di daerah Hauran, Siria. Merupakan seorang ulama besar, ahli Fiqh madzhab Syafi’i, ahli hadits kenamaan, dan seorang yang sangat zahid. Dalam umur beliau yang singkat, beliau telah banyak menuntut ilmu dari banyak syaikh, mengajar banyak murid, dan mengarang banyak kitab. Beliau tidak sempat menikah. Sekarang, hampir tujuh abad setelah wafatnya, karya-karya beliau masih banyak dipelajari dan terus diterbitkan,<!--more--> antara lain: Al Majmu’, Al Minhaj, Raudlotuth Tholibiin, catatan fatwa-fatwa beliau, Syarah Shohih Muslim, At Tibyan, Riyadlush Sholihih, Al Adzkar, Arba’iin, At Taqrib, dll.</p>
<p>===================================</p>
<p>Di dalam <em>At Taqrib</em><a href="http://titok.wordpress.com/wp-admin/#_ftn1">[1]</a>, Imam An Nawawi menjelaskan mengenai makna dari suatu hadits yang disebut shohih:</p>
<p>[[مَا اتَّصَلَ سَنَدُهُ بِالْعُدُولِِ الضَّابِطِيْنَ غَيْرِ شُذُوذٍ ولا عِلّةٍ]]</p>
<p>“(adalah) Apa yang sanadnya <em>muttashil</em><a href="http://titok.wordpress.com/wp-admin/#_ftn2">[2]</a> dengan (diriwayatkan oleh) orang-orang yang ‘<em>adil</em><a href="http://titok.wordpress.com/wp-admin/#_ftn3">[3]</a> dan <em>dlobith</em><a href="http://titok.wordpress.com/wp-admin/#_ftn4">[4]</a> serta tidak mengandung <em>syadz</em><a href="http://titok.wordpress.com/wp-admin/#_ftn5"><em><strong>[5]</strong></em></a> dan <em>‘illah</em><a href="http://titok.wordpress.com/wp-admin/#_ftn6"><em><strong>[6]</strong></em></a><em>”</em>.</p>
<p>Beliau menambahkan:</p>
<p dir="rtl">]]وَاِذَا قٍيلَ صَحِيْحٌ فَهذَا مَعْنَاهُ, لَا أنَّهُ مَقْطُوعٌ بِهِ[[</p>
<p>“Dan apabila (suatu hadits) dikatakan shohih maka pengertiannya adalah seperti itu, namun tidak berarti bahwa dia dapat dipastikan (sebagai sabda Nabi saw.)”</p>
<p>Adapun mengenai hadits <em>muttafaqun ‘alaih</em><a href="http://titok.wordpress.com/wp-admin/#_ftn7">[7]</a> beliau menyatakan:</p>
<p dir="rtl">]] وَاِذَا قَالُوا صَحِيْحٌ مُتَّفَقٌ عَلَيْه أوْ عَلَى صِحَّتِهِ فَمُرَادُهُم اتِفَاقُ الشَيْخَيْنِ. وَذَكَرَ الشَّيْخُ أنَّ مَا رَوَيَاهُ أوْ اَحَدُهُمَا فَهُوَ مَقْطُوعٌ بِصِحَّتِهِ, والْعِلْمُ الْقَطْعِيُّ حَاصِلٌ فِيهِ. وَخَالَفَهُ المُحَقِّقُونَ والْأكْثَرُونَ, فقَالُوا: يُفِيْدُ الظَّنَْ مَا لَمْ يَتَوَاتَرْ[[</p>
<p>“Apabila mereka (ulama) berkata “<em>shohihun muttafaqun ‘alaihi</em>” (shohih disepakati atasnya) atau disepakati atas keshohihannya, maka yang mereka maksud adalah kesepakatan “Dua Syaikh”<a href="http://titok.wordpress.com/wp-admin/#_ftn8">[8]</a>. <em>Asy Syaikh</em><a href="http://titok.wordpress.com/wp-admin/#_ftn9">[9]</a> menyatakan bahwa apa yang diriwayatkan oleh keduanya atau oleh salah satu dari keduanya dapat dipastikan keshohihannya dan menghasilkan ilmu qoth’i<a href="http://titok.wordpress.com/wp-admin/#_ftn10">[10]</a> (pasti). Sedangkan para muhaqqiq (peneliti) dan mayoritas ulama tidak sepakat dengan beliau. Mereka berkata: (hadits itu) menghasilkan <em>dzon</em><a href="http://titok.wordpress.com/wp-admin/#_ftn11">[11]</a> selama tidak mutawatir<a href="http://titok.wordpress.com/wp-admin/#_ftn12">[12]</a>”.</p>
<p>Wallaahu a’lam</p>
<p><strong>Sumber</strong>:<em> At Taqrib</em>, oleh An Nawawi, bersama syarahnya, <em>Tadriibur Raawiy</em>, oleh Jalalud Diin As Suyuthiy. Terbitan Daarul ‘Aqiidah, Iskandariyah. 2008</p>
<p>Ditulis sambil menunggu buka puasa, 24 Ramadlan 1430 H.</p>
<hr size="1" /><a href="http://titok.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref1">[1]</a> Kitab “<em>At Taqrib wa At Taisir li Ma’rifati Sunan Al Basyir An Nadzir</em>”, sebuah kitab karya An Nawawi mengenai peristilahan dalam ilmu hadits. Kitab ini merupakan ringkasan dari kitab <em>Ulumul Hadits</em> karya Ibnu Sholah yang terkenal juga dengan sebutan <em>Muqoddimah</em> Ibni Sholah.</p>
<p>&#160;</p>
<p><a href="http://titok.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref2">[2]</a> <em>Sanad</em> hadits adalah sandaran hadits, berupa rangkaian orang yang saling menyampaikan hadits mulai orang yang terakhir menyampaikannya, seterusnya sampai generasi awal yang pertama kali menyampaikannya. Sanad dikatakan <em>muttashil</em> jika daftar penyampainya lengkap, sandarannya ada pada tiap generasi sampai sandaran terakhir. <em>Musnad</em> adalah hadits <em>muttashil</em> yang sandaran akhirnya sampai kepada Nabi saw.</p>
<p><a href="http://titok.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref3">[3]</a> <em>‘Uduulun</em> secara bahasa adalah bentuk jama’ dari <em>‘ad-lun</em> (sifat adil). Dikatakan : <em>Qoumun ‘ad-lun</em> (kaum yang adil) (Lihat: Ar Razi: <em>Mukhtaarush Shihaah</em>, hal 221). Dalam istilah ilmu hadits, orang yang adil adalah orang yang punya sifat tertentu, yakni : Muslim, dewasa, berakal, bebas dari sebab-sebab kafasikan, dan terjaga dari hal-hal yang merusak kehormatannya (lihat: Dr. Mahmuud Thohhaan: <em>Taisiiru Mushtholahil Hadiits</em>, hal. 121).</p>
<p><a href="http://titok.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref4">[4]</a> <em>Dloobith</em> (orang yang cermat) adalah ism fa’il dari <em>dlobatho</em> (cermat, teliti). Menurut ulama hadits, orang yang punya kecermatan itu kriterianya: riwayatnya tidak menyalahi riwayat orang-orang yang terpercaya, hafalannya tidak buruk, tidak banyak salah, tidak pikun, dan tidak banyak persangkaan (lihat: Dr. Mahmuud Thohhaan: <em>Taisiiru Mushtholahil Hadiits</em>, hal. 121).</p>
<p><a href="http://titok.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref5">[5]</a> Suatu riwayat dikatakan <em>syadz</em> (janggal) jika riwayat itu bertentangan dengan hadits yang yang lebih kuat, yaitu yang diriwayatkan oleh orang-orang yang lebih terpercaya.</p>
<p><a href="http://titok.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref6">[6]</a> Suatu hadits dikatakan berillat (<em>mu’allal</em>) atau cacat jika hadits itu secara lahirnya baik, tapi memiliki kecacatan yang tersembunyi, baik dari sanad maupun <em>matan</em>nya. Hanya orang yang mengetahui biografi para perowi dan jalur-jalur hadits yang banyak saja yang mampu mengungkap illat dalam hadits.</p>
<p><a href="http://titok.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref7">[7]</a> Hadits <em>muttafaqun ‘alaihi</em> adalah hadits yang diriwayatkan secara bersama oleh Al Bukhori dan Muslim dalam dua kitab shohih mereka.</p>
<p><a href="http://titok.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref8">[8]</a> Dua Syaikh dalam istilah para ahli hadits adalah dua ulama besar dalam hadits, yakni Imam Al Bukhori dan Imam Muslim.</p>
<p><a href="http://titok.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref9">[9]</a> Setiap kata “Asy Syaikh”yang ditulis oleh An Nawawi di dalam At Taqrib maksudnya adalah Ibnu Sholah. Sebab <em>At Taqrib</em> adalah ringkasan dari ulasan Ibnu Sholah.</p>
<p><a href="http://titok.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref10">[10]</a> Ilmu Qoth’i adalah pengetahuan yang mutlak benar, sedikit pun tidak mengandung kemungkinan salah.</p>
<p><a href="http://titok.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref11">[11]</a> <em>Dzon</em> dalam konteks ini adalah pengetahuan yang tidak sampai pasti<em> / al-ilmu duuna yaqiinin</em> (lihat : Ar Raziy, <em>Mukhtaarush Shihaah, </em>Hal. 214), atau pembenaran yang rajih (kuat) namun ada kemungkinan yang benar justru sebaliknya / <em>al i’tiqoodur raajihu ma’a ihtimaalin naqiidl </em>(Lihat: Al Jurjaniy, <em>At Ta’rifaat</em>, hal. 147<em>)</em></p>
<p><a href="http://titok.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref12">[12]</a> Hadits mutawatir adalah hadits yang pada setiap tingkatan diriwayatkan oleh orang banyak yang secara kebiasaan mereka mustahil untuk sepakat bohong sehingga dapat dipastikan berasal dari Nabi saw. tanpa kemungkinan salah sedikit pun.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Doa Ketika Mengenakan Pakaiaan]]></title>
<link>http://problemamuslim.wordpress.com/2009/05/29/doa-ketika-mengenakan-pakaiaan/</link>
<pubDate>Fri, 29 May 2009 14:19:50 +0000</pubDate>
<dc:creator>problemamuslim</dc:creator>
<guid>http://problemamuslim.wordpress.com/2009/05/29/doa-ketika-mengenakan-pakaiaan/</guid>
<description><![CDATA[بسم الله الرحمن الرحيم 2-DOA KETIKA MENGENAKAN PAKAIAN اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ كَسَانِيْ هَذَا (]]></description>
<content:encoded><![CDATA[بسم الله الرحمن الرحيم 2-DOA KETIKA MENGENAKAN PAKAIAN اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ كَسَانِيْ هَذَا (]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[PELAJARAN DARUL HADITS DAMMAJ]]></title>
<link>http://dammaj.wordpress.com/2008/10/30/pelajaran-darul-hadits-dammaj/</link>
<pubDate>Thu, 30 Oct 2008 11:55:08 +0000</pubDate>
<dc:creator>darulhadits</dc:creator>
<guid>http://dammaj.wordpress.com/2008/10/30/pelajaran-darul-hadits-dammaj/</guid>
<description><![CDATA[SEBAGIAN KITAB YANG DIAJARKAN DI DARUL HADITS DAMMAJ Tafsir Qur&#8217;an : Tafsir Ibnu katsir Tafsir]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN">SEBAGIAN KITAB YANG DIAJARKAN<br />
DI DARUL HADITS DAMMAJ</span></p>
<p>Tafsir Qur&#8217;an :<br />
Tafsir Ibnu katsir<br />
Tafsir As Sa&#8217;di<br />
Tafsir Kalimatil Qur&#8217;an<br />
Ushul Tafsir,Ibnu Utsaimin<br />
Muqodimmah fi UshulTafsir,Ibnu Taimiyah<br />
Bayan zhohir fi Ta&#8217;arud</p>
<p>Tajwid dan Qiro&#8217;ah :<br />
Tuhfathul Athfal<br />
Al-Jazairiyah<br />
Fan Tajwid<br />
Al MulhosMufied<br />
Qiro&#8217;ah Sab&#8217;a<br />
Tafsir FilQiro&#8217;ah<br />
Fathul Majied fil Tajwid<br />
Talqin Qiro&#8217;ah Hafs<br />
Syatibiyah<br />
Qiro&#8217;ah Warsy</p>
<p>Aqidah dan Tauhid :<br />
Tsalasatil Utsul<br />
Qowaidul Arba&#8217;<br />
Utsuluts Sittah<br />
Masail Jahiliyah<br />
Wajibat<br />
Kasyfu Subhat<br />
Mawaqidhul Islam<br />
Fadho&#8217;il Islam<br />
Kitabut Tauhid<br />
Taisir Aziziel Hamied<br />
Fathul Majied<br />
Mabadieul Mufiedah<br />
Qoulu Mufied, Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab Al Wushobi<br />
Qoulu Mufied, Syaikh Muhammad bin Sholih Utsaimin<br />
Tathierul I&#8217;tiqod<br />
Durru Nadhid<br />
Haiah Ibnu Abi dawud<br />
Syarah lamiyah<br />
Qowaidul Mutsla<br />
Aqidah Wasitiyah<br />
Aqidah Thohawiyah<br />
Syarah Aqidah Thohawiyah Ibnu Abiel Iez<br />
Syarah Aqidah Wasitiyah, Kholil Kharas<br />
Syarah Aqidah Wasitiyah, Syaikh Sholih Fauzan<br />
Syarah Aqidah Wasitiyah,Syaikh Utsaimin<br />
Tadzmuriyah<br />
Taqrieb Tadzmuriyah<br />
Kitabut Tauhid Ibnu Khuzaimah<br />
As Sunnah, Ibnu Abi Ashim<br />
Syarhus Sunnah<br />
As Sunnah, Abdullah bin Imam Ahmad<br />
Siyasah Syar&#8217;iyah, Ibnu Taimiyah<br />
Al Iman, Qosim bin Salam<br />
Aqidah Salaf, As Shabuni<br />
Al Muntaqo, Ibnu Taimiyah<br />
(serta puluhan kitab lainnya yang tidak dapat disebutkan semuanya)</p>
<p>Faro&#8217;id :<br />
Ar Ro&#8217;id fil Ilmi faro&#8217;id<br />
Al fa&#8217;id fil Faro&#8217;id<br />
Al Burhaniyah<br />
Syarah Ar Rahbiyah<br />
(Kitab-kitab lainnya)</p>
<p>Ushul Fiqih :<br />
Syarah Waraqot<br />
Syarah Mudzakiroh<br />
Ushul min Ilmi Ushul<br />
Qowaidhul Fiqhiyah<br />
Raudhatu Nazhor<br />
Mukhtashor at tahrir<br />
Ar raudah, ibnu qudamah<br />
Qowa&#8217;idul Fiqhiyah, Ibnu Liham<br />
Ar Risalah, Imam Syafi&#8217;i<br />
(Kitab-kitab lainnya)</p>
<p>Mustholah Hadits :<br />
Baiquniyah<br />
Nuzhah<br />
Mauqizhah fil mustholah hadits<br />
Baitsul Hatsits<br />
Syarah Alfiyah hadits<br />
Syarah Muqodimmah Lisan, Syaikh Muqbil<br />
Taqribu Rawi&#8217;<br />
Tadzribu rawi&#8217;<br />
Dowabit Jarh wa&#8217; ta&#8217;dil<br />
Taisir Mustholah hadits<br />
Bahats<br />
Dalalil istisyhad, hasan bin nur<br />
Nuhbathul fikr, Ibnu Hajr<br />
Tuqyidul wal iydoh</p>
<p>Nahwu dan Shorof :<br />
Al jurumiyah<br />
Al Mu&#8217;thamimah fil Jurumiyah<br />
Tuhfathu Tsaniyah<br />
Tuhfathul Wusobiyah<br />
Mumti&#8217; Syarah Jurumiyah, malik Al Mahdzari<br />
Qotru nada<br />
Syarah Ibnu Aqil<br />
Syarah Muhlatul I&#8217;rob<br />
Syarah Syadzurul dzahab<br />
Syarah auda masalik<br />
Syarah lamiyah, ibnu malik<br />
Syarah minal alfiyah<br />
Mugnie labib<br />
Kitabul Balaghoh<br />
Madkhul fil ilmi shorof<br />
Fathul Wadhid fil shorof<br />
(Kitab-kitab lainnya)</p>
<p>Pelajaran-pelajaran lainnya:<br />
Qowaidul Imla&#8217;<br />
Iqro&#8217; Qiro&#8217;ati<br />
Mufrudul ilmi fi rosmil qolam<br />
Uktub Kitabati<br />
Al Qowa&#8217; fi Sya&#8217;riyah<br />
Al auzan Sya&#8217;riyah. (dan banyak kitab lainnya selain dari yang telah kami sebutkan)</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[SOAL-JAWAB TENTANG DAMMAJ (Bagian Pertama)]]></title>
<link>http://dammaj.wordpress.com/2008/10/30/soal-jawab-tentang-dammaj-bagian-pertama/</link>
<pubDate>Thu, 30 Oct 2008 11:42:39 +0000</pubDate>
<dc:creator>darulhadits</dc:creator>
<guid>http://dammaj.wordpress.com/2008/10/30/soal-jawab-tentang-dammaj-bagian-pertama/</guid>
<description><![CDATA[Soal : Dimanakah terletak Darul Hadits Dammaj ? Jawab : Darul Hadits Dammaj terletak di Dammaj, Prov]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN"><a href="http://my.opera.com/infodammaj/albums"><img class="alignnone size-full wp-image-46" title="dammaj" src="http://dammaj.wordpress.com/files/2008/11/dammaj.jpg" alt="dammaj" width="450" height="337" /></a>Soal : Dimanakah terletak Darul Hadits Dammaj ?<br />
Jawab : Darul Hadits Dammaj terletak di Dammaj, Provinsi Sa&#8217;ada Republik Yaman</span></p>
<p>Soal : Siapakah yang mendirikannya ?<br />
Jawab : Darul Hadits Dammaj bermula dari dakwah oleh Syaikh Muqbil bin Hadi Al Wadi&#8217;i sepulang beliau dari menuntut ilmu di negeri Saudi Arabia kurang lebih pada tahun 1400 H, dimulai dengan bangunan mesjid terbuat dari tanah yang dibangun oleh karib-kerabatnya dan kemudian datanglah penuntut ilmu dari berbagai penjuru Yaman dan juga dari Mesir akhirnya mesjid yang telah ada diperluas. Kemudian dibangunlah mesjid baru yang lebih luas tak seberapa jauh dari mesjid semula. Dan pada tahun 1419 H dbangunlah mesjid yang jauh lebih besar dan pada tahun 1426 H kembali diperluas sampai seperti yang telah terlihat sekarang.<br />
(Sumber : rohalat da&#8217;wah syaikh muqbil, Abu Romzi Alwadi&#8217;i)</p>
<p>Soal : Sepeninggal Syaikh Muqbil bin Hadi, siapakah yang menggantikan beliau menjadi mudir di darul hadits dammaj ?<br />
Jawab : Sepeninggal Syaikh Muqbil bin Hady pada hari Ahad tanggal 1 Jumadil ula 1422 H di rumah sakit King Faishol, Saudi Arabia, maka berdasarkan wasiat terakhir beliau yang menggantikan beliau sebagai mudir m&#8217;ahad adalah syaikh Yahya bin Ali Al Hajuuri.</p>
<p>Soal : Apa saja yang diajarkan di Darul hadits Dammaj ?<br />
Jawab : Hampir semua cabang ilmu Syar,i diajarkan di Darl Hadits Dammaj, seperti :Tauhid, Aqidah, Nahwu, Lughoh, Hadits, Tafsir, Fiqih dan lain-lain.</p>
<p>Soal :Siapa saja para pengajar di Darul Hadits Dammaj ?<br />
Jawab : Penagajarnya sangat banyak, dari kalangan Masyaikh maupun para mustafied. diantara para masyaikh adalah : Syaikh Jamil As-silwi, Syaikh Ahmad Al Wushobi,Syaikh Zaid Al Wushobi, Syaikh Abu Amr Al Hajuuri,Syaikh Abul hasan Ali Rojihi, Syaikh Muhammad bin Hizam.dan para mustafied diantaranya adalah : Abu Bilal AlHadromi, Abul Abbas As Sihri, Hasan bin Nur, Adnan Ad Damari dan banyak lagi yang tidak dapat kami sebutkan semuanya.</p>
<p>Soal : Bagaimana jadwal belajar mengajar di Darul Hadits Dammaj<br />
Jawab : Sebelumnya perlu untuk diketahui bahwa Pelajaran yang ada di Darul Hadits Dammaj terbagi 2 : Pelajaran Umum dan Pelajaran khusus.<br />
Pelajaran Umum diajarkan langsung oleh Syaikh Yahya, adapun jadwalnya sebagai berikut :<br />
Ba&#8217;da Dzhuhur : Tafsir Ibnu Katsir (Senin, Rabu dan Sabtu)<br />
Ba&#8217;da Dzhuhur : Jami&#8217;us Shohih, Syaikh Muqbil bin Hady (Selasa, Kamis dan Ahad)<br />
Ba&#8217;da Ashar : Shohih Bukhori (Setiap Hari)<br />
Ba&#8217;da Maghrib : Syarah Shohih Muslim, Umdatul Fiqih (Ibnu Qudamah), Sunan Sughro (Imam Baihaqi) Iqtidho&#8217; Sirothol Mustaqiem (Ibnu Taimiyah)<br />
Pelajaran umum ini wajib diikuti oleh seluruh santri maupun para pengajar di Darul hadits Dammaj.<br />
Adapun pelajaran khusus diajarkan para Masyaikh dan para Mustafied,<br />
Pelajaran khusus ini tidak diwajibkan bagi setiap santri,masing-masing santri bebas memilih pelajaran yang diinginkan berdasarkan kemauan dan kemampuan..<br />
Selain pengajar pria, Darul Hadits Dammaj memiliki pengajar dari kalangan wanita yang tidak asing lagi di kalangan salafi sedunia, diantaranya : Ummu Abdlillah bintu Syaikh Muqbil, Ummu Salamh As Salafiyah, Ummu Syu&#8217;aib Al Wadi&#8217;iyah.</p>
<p>Soal : Apakah disyaratkan bagi yang ingin menuntut ilmu di Darul hadits Dammaj harus sudah pandai berbahasa arab dan memiliki dasar keilmuan yang memadai ?<br />
Jawab : Tidak disyaratkan bagi yang ingin menuntut ilmu di Darul Hadits Dammaj harus sudah pandai berbahasa Arab atau memiliki dasar keilmuan, bahkan banyak santri yang berasal dari eropa dan amerika datang dalam keadaan baru saja masuk Islam, yang mereka tidak mampu berbahasa arab dan membaca Al qur&#8217;an.</p>
<p>Soal : Siapa saja dari kalangan ulama yang pernah belajar di Darul Hadist Dammaj :<br />
Jawab : Susah untuk disebutkan satu persatu, karena hampir seluruh ulama Yaman berasal dari Darul Hadits Dammaj, diantara mereka : Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab Al Wushobi, Syaikh Yahya bin Ali Al Hajuri, Syaikh Abdul Azis Al Bura&#8217;i, Syaikh Muhammad Al Imam, Syaikh Abdullah Utsman, Syaikh Muhammad As shumali, Syaikh Utsman As Salimi dan banyak lagi.</p>
<p>Soal : Dari mana saja para penuntut Darul Hadits Dammaj berasal :<br />
Jawab :Santri Darul Hadits dammaj saat ini berasal lebih dari 50 negara, diantaranyaberasaldari:Indonesia,Malaysia,Malonesia,India,Inggris,Amerika,Italia,Jerman,Swedia,Palestina,Mesir, Saudi Arabia, Kazakhstan, Uzbekistan,Trinidad, Somalia dan banyak negara-negara lainnya.</p>
<p>Soal : Berapa biaya yang dibutuhkan untuk dapat belajar di Darul hadits Dammaj ?<br />
Jawab : Menuntut ilmu di Darul Hadits Dammaj sama sekali tidak dipungut biaya, baik biaya pendaftaran, biaya makan, biaya pendidikan, biaya pemondokkan dan segala jenis pungutan lainnya.</p>
<p>Soal : Apabila saya ingin menuntut ilmu di Darul Hadist Dammaj, bagaimana dengan tempat tinggal dan makan saya ?<br />
Jawab : Alhamdulillah, Ma&#8217;had Darul Hadits Dammaj menyediakan tempat tinggal bagi para santri yang tidak mampu membeli kamar (rumah), ada 2 ruangan besar yang diperuntukkan sebagi asrama.Adapun makan bagi para santri disajikan 3 kali sehari.</p>
<p>Soal : Kapan dimulainya pendaftaran santri baru Darul Hadits Dammaj ?<br />
Jawab : Darul Hadits Dammaj tidak mengenal sistem masa pendaftaran, kapan saja santri datang maka Insya Allah akan diterima, hal ini dikarenakan pelajaran terus berlangsung secara kontinyu secara berulang-ulang baik oleh pengajar yang sama atau pengajar yang berbeda.tanpa ada istilah tahun ajaran atau masa pelajaran.</p>
<p>Soal : Berapa umur minimal untuk dapat belajar di darul Hadits Dammaj ?<br />
Jawab : Tidak ada batasan umur untuk dapat belajar di darul hadits dammaj, siapapun bisa datang dan belajar mulai anak-anak sampai lanjut usia. Akan tetapi bagi anak-anak yang dibawah umur diharuskan adanya wali seperti orang tua, kakak, paman atau siapapun yang mampu untuk bertanggung jawab terhadap anak tersebut.</p>
<p>Soal : Kapan santri Darul Hadits Dammaj mengalami liburan ?<br />
Jawab : Tidak ada istilah libur di darul Hadits Dammaj, terutama pelajaran umum Syaikh Yahya… walaupun hari Jum&#8217;at, bulan Ramadhan atau hari ied sekalipun. Pelajaran umum hanya diliburkan ketika sholat Jum&#8217;at atau adanya sholat Jenazah.Ketika Syaikh Yahya berhalangan karena sakit atau sedang safar beliau digantikan oleh Masyaikh lainnya, dan biasanya yang menggantikan beliau adalah Syaikh Jamil.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ilmu Musthalah Hadits bag-13]]></title>
<link>http://alatsari.wordpress.com/2007/11/05/ilmu-musthalah-hadits-bag-13/</link>
<pubDate>Mon, 05 Nov 2007 04:00:55 +0000</pubDate>
<dc:creator>Abu Aisyah Al Kediri</dc:creator>
<guid>http://alatsari.wordpress.com/2007/11/05/ilmu-musthalah-hadits-bag-13/</guid>
<description><![CDATA[Apa Itu Hadits Shahih? Mukaddimah Berita (khabar) yang dapat diterima bila ditinjau dari sisi perbed]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><font size="4"><span style="color:red;">Apa Itu Hadits Shahih?</span></font></p>
<p><strong>Mukaddimah</strong></p>
<p>Berita (khabar) yang dapat diterima bila ditinjau dari sisi perbedaan tingkatannya terbagi kepada dua klasifikasi pokok, yaitu Shahîh dan Hasan. Masing-masing dari keduanya terbagi kepada dua klasifikasi lagi, yaitu Li Dzâtihi dan Li Ghairihi. Dengan demikian, klasifikasi berita yang diterima ini menjadi 4 bagian, yaitu:</p>
<p>1. Shahîh Li Dzâtihi (Shahih secara independen)<br />
2. Hasan Li Dzâtihi (Hasan secara independen)<br />
3. Shahîh Li Ghairihi (Shahih karena yang lainnya/riwayat pendukung)<br />
4. Hasan Li Ghairihi (Hasan karena yang lainnya/riwayat pendukung)</p>
<p>Dalam kajian kali ini, kita akan membahas seputar bagian pertama di atas, yaitu Shahîh Li Dzâtihi (Shahih secara independen)<br />
<!--more--><br />
<strong>Definisi Shahîh </strong></p>
<p>Secara bahasa (etimologi), kata<font size="4"> ﺢﻴﺤﺼﻟﺍ </font>(sehat) adalah antonim dari kata<font size="4"> ﻢﻴﻘﺴﻟﺍ </font>(sakit). Bila diungkapkan terhadap badan, maka memiliki makna yang sebenarnya (haqiqi) tetapi bila diungkapkan di dalam hadits dan pengertian-pengertian lainnya, maka maknanya hanya bersifat kiasan (majaz).<br />
Secara istilah (terminologi), maknanya adalah:<br />
Hadits yang bersambung sanad (jalur transmisi) nya melalui periwayatan seorang periwayat yang &#8216;adil, Dlâbith, dari periwayat semisalnya hingga ke akhirnya (akhir jalur transmisi), dengan tanpa adanya syudzûdz (kejanggalan) dan juga tanpa &#8216;illat (penyakit)</p>
<p><strong>Penjelasan Definisi</strong></p>
<p>- Sanad bersambung : Bahwa setiap rangkaian dari para periwayatnya telah mengambil periwayatan itu secara langsung dari periwayat di atasnya (sebelumnya) dari permulaan sanad hingga akhirnya.</p>
<p>- Periwayat Yang &#8216;Adil : Bahwa setiap rangkaian dari para periwayatnya memiliki kriteria seorang Muslim, baligh, berakal, tidak fasiq dan juga tidak cacat maruah (harga diri)nya.</p>
<p>- Periwayat Yang Dlâbith : Bahwa setiap rangkaian dari para periwayatnya adalah orang-orang yang hafalannya mantap/kuat (bukan pelupa), baik mantap hafalan di kepala ataupun mantap di dalam tulisan (kitab)</p>
<p>- Tanpa Syudzûdz : Bahwa hadits yang diriwayatkan itu bukan hadits kategori Syâdz (hadits yang diriwayatkan seorang Tsiqah bertentangan dengan riwayat orang yang lebih Tsiqah darinya)</p>
<p>- Tanpa &#8216;illat : Bahwa hadits yang diriwayatkan itu bukan hadits kategori Ma&#8217;lûl (yang ada &#8216;illatnya). Makna &#8216;Illat adalah suatu sebab yang tidak jelas/samar, tersembunyi yang mencoreng keshahihan suatu hadits sekalipun secara lahirnya kelihatan terhindar darinya.</p>
<p><strong>Syarat-Syaratnya</strong></p>
<p>Melalui definisi di atas dapat diketahui bahwa syarat-syarat keshahihan yang wajib terpenuhi sehingga ia menjadi hadits yang Shahîh ada lima:</p>
<p>Pertama, Sanadnya bersambung<br />
Ke-dua, Para periwayatnya &#8216;Adil<br />
Ke-tiga, Para periwayatnya Dlâbith<br />
Ke-empat, Tidak terdapat &#8216;illat<br />
Ke-lima, tidak terdapat Syudzûdz</p>
<p>Bilamana salah satu dari lima syarat tersebut tidak terpenuhi, maka suatu hadits tidak dinamakan dengan hadits Shahîh.</p>
<p><strong>Contohnya</strong></p>
<p>Untuk lebih mendekatkan kepada pemahaman definisi hadits Shahîh, ada baiknya kami berikan sebuah contoh untuk itu.<br />
Yaitu, hadits yang dikeluarkan oleh Imam al-Bukhari di dalam kitabnya Shahîh al-Bukhâriy, dia berkata:</p>
<p><font size="1">(&#8216;Abdullah bin Yusuf menceritakan kepada kami, dia berkata, Malik memberitakan kepada kami, dari Ibn Syihab, dari Muhammad bin Jubair bin Muth&#8217;im, dari ayahnya, dia berkata, aku telah mendengar Rasulullah Shallallâhu &#8216;alaihi Wa Sallam telah membaca surat ath-Thûr pada shalat Maghrib)</font></p>
<p>Hadits ini dinilai Shahîh karena:</p>
<p>1. Sanadnya bersambung, sebab masing-masing dari rangkaian para periwayatnya mendengar dari syaikhnya. Sedangkan penggunaan lafazh ﻦﻋ (dari) oleh Malik, Ibn Syihab dan Ibn Jubair termasuk mengindikasikan ketersambungannya karena mereka itu bukan periwayat-periwayat yang digolongkan sebagai Mudallis (periwayat yang suka mengaburkan riwayat).</p>
<p>2. Para periwayatnya dikenal sebagai orang-orang yang &#8216;Adil dan Dlâbith. Berikut data-data tentang sifat mereka itu sebagaimana yang dinyatakan oleh ulama al-Jarh wa at-Ta&#8217;dîl :</p>
<p>a. &#8216;Abdullah bin Yusuf : Tsiqah Mutqin<br />
b. Malik bin Anas : Imâm Hâfizh<br />
c. Ibn Syihab : Faqîh, Hâfizh disepakati keagungan dan ketekunan mereka berdua<br />
d. Muhammad bin Jubair : Tsiqah<br />
e. Jubair bin Muth&#8217;im : Seorang shahabat<br />
3. Tidak terdapatnya kejanggalan (Syudzûdz) sebab tidak ada riwayat yang lebih kuat darinya.</p>
<p>4. Tidak terdapatnya &#8216;Illat apapun.</p>
<p><strong>Hukumnya</strong></p>
<p>Wajib mengamalkannya menurut kesepakatan (ijma&#8217;) ulama Hadits dan para ulama Ushul Fiqih serta Fuqaha yang memiliki kapabilitas untuk itu. Dengan demikian, ia dapat dijadikan hujjah syari&#8217;at yang tidak boleh diberikan kesempatan bagi seorang Muslim untuk tidak mengamalkannya.</p>
<p><strong>Makna Ungkapan Ulama Hadits &#8220;Hadits ini Shahîh&#8221; &#8220;Hadits ini tidak Shahîh&#8221;</strong></p>
<p>1. Yang dimaksud dengan ucapan mereka &#8220;Hadits ini Shahîh&#8221; adalah bahwa lima syarat keshahihan di atas telah terealisasi padanya, tetapi dalam waktu yang sama, tidak berarti pemastian keshahihannya pula sebab bisa jadi seorang periwayat yang Tsiqah keliru atau lupa.</p>
<p>2. Yang dimaksud dengan ucapan mereka &#8220;Hadits ini tidak Shahîh&#8221; adalah bahwa semua syarat yang lima tersebut ataupun sebagiannya belum terealisasi padanya, namun dalam waktu yang sama bukan berarti ia berita bohong sebab bisa saja seorang periwayat yang banyak kekeliruan bertindak benar.</p>
<p><strong>Apakah Ada Sanad Yang Dipastikan Merupakan Sanad Yang Paling Shahih Secara Mutlak?</strong></p>
<p>Pendapat yang terpilih, bahwa tidak dapat dipastikan sanad tertentu dinyatakan secara mutlak sebagai sanad yang paling shahih sebab perbedaan tingkatan keshahihan itu didasarkan pada terpenuhinya syarat-syarat keshahihan, sementara sangat jarang terelasisasinya kualitas paling tinggi di dalam seluruh syarat-syarat keshahihan. Oleh karena itu, lebih baik menahan diri dari menyatakan bahwa sanad tertentu merupakan sanad yang paling shahih secara mutlak. Sekalipun demikian, sebagian ulama telah meriwayatkan pernyataan pada sanad-sanad yang dianggap paling shahih, padahal sebenarnya, masing-masing imam menguatkan pendapat yang menurutnya lebih kuat.</p>
<p>Diantara pernyataan-pernyataan itu menyatakan bahwa riwayat-riwayat yang paling shahih adalah:</p>
<p>1. Riwayat az-Zuhriy dari Salim dari ayahnya (&#8216;Abdulah bin &#8216;Umar ; ini adalah pernyataan yang dinukil dari Ishaq bin Rahawaih dan Imam Ahmad.<br />
2. Riwayat Ibn Sirin dari &#8216;Ubaidah dari &#8216;Aliy (bin Abi Thalib) ; ini adalah pernyataan yang dinukil dari Ibn al-Madiniy dan al-Fallas.<br />
3. Riwayat al-A&#8217;masy dari Ibrahim dari &#8216;Alqamah dari &#8216;Abdullah (bin Mas&#8217;ud) ; ini adalah pernyataan yang dinukil dari Yahya bin Ma&#8217;in.<br />
4. Riwayat az-Zuhriy dari &#8216;Aliy dari al-Husain dari ayahnya dari &#8216;Aliy ; ini adalah pernyataan yang dinukil dari Abu Bakar bin Abi Syaibah.<br />
5. Riwayat Malik dari Nafi&#8217; dari Ibn &#8216;Umar ; ini adalah pernyataan yang dinukil dari Imam al-Bukhariy.</p>
<p><strong>Kitab Yang Pertama Kali Ditulis Dan Hanya Memuat Hadits Shahih Saja</strong></p>
<p>Kitab pertama yang hanya memuat hadits shahih saja adalah kitab Shahîh al-Bukhâriy, kemudian Shahîh Muslim. Keduanya adalah kitab yang paling shahih setelah al-Qur&#8217;an. Umat Islam telah bersepakat (ijma&#8217;) untuk menerima keduanya.</p>
<p><strong>Mana Yang Paling Shahih Diantara Keduanya?</strong></p>
<p>Yang paling shahih diantara keduanya adalah Shahîh al-Bukhâriy, disamping ia paling banyak faidahnya. Hal ini dikarenakan hadits-hadist yang diriwayatkan al-Bukhariy paling tersambung sanadnya dan paling Tsiqah para periwayatnya. Juga, karena di dalamnya terdapat intisari-intisari fiqih dan untaian-utaian bijak yang tidak terdapat pada kitab Shahîh Muslim.</p>
<p>Tinjauan ini bersifat kolektif, sebab terkadang di dalam sebagian hadits-hadits yang diriwayatkan Imam Muslim lebih kuat daripada sebagian hadits-hadits al-Bukhariy.</p>
<p>Sekalipun demikian, ada juga para ulama yang menyatakan bahwa Shahîh Muslim lebih shahih, namun pendapat yang benar adalah pendapat pertama, yaitu Shahîh al-Bukhâriy lebih shahih.</p>
<p><strong>Apakah Keduanya Mencantumkan Semua Hadits Shahih Dan Komitmen Terhadap Hal itu?</strong></p>
<p>Imam al-Bukhariy dan Imam Muslim tidak mencantumkan semua hadits ke dalam kitab Shahîh mereka ataupun berkomitmen untuk itu. Hal ini tampak dari pengakuana mereka sendiri, seperti apa yang dikatakan Imam Muslim, &#8220;Tidak semua yang menurut saya shahih saya muat di sini, yang saya muat hanyalah yang disepakati atasnya.&#8221;</p>
<p><strong>Apakah Hanya Sedikit Hadits Shahih Lainnya Yang Tidak Sempat Mereka Berdua Muat?</strong></p>
<p>Ada ulama yang mengatakan bahwa hanya sedikit saja yang tidak dimuat mereka dari hadits-hadits shahih lainnya. Namun pendapat yang benar adalah bahwa banyak hadits-hadits shahih lainnya yang terlewati oleh mereka berdua. Imam al-Bukhariy sendiri mengakui hal itu ketika berkata, &#8220;Hadits-hadits shahih lainnya yang aku tinggalkan lebih banyak.&#8221;</p>
<p>Dia juga mengatakan, &#8220;Aku hafal sebanyak seratus ribu hadits shahih dan dua ratus ribu hadits yang tidak shahih.&#8221;<br />
<strong>Berapa Jumlah Hadits Yang Dimuat Di Dalam Kitab ash-Shahîhain?</strong></p>
<p>1. Di dalam Shahîh al-Bukhariy terdapat 7275 hadits termasuk yang diulang, sedangkan jumlahnya tanpa diulang sebanyak 4000 hadits.<br />
2. Di dalam Shahîh Muslim terdapat 12.000 hadits termasuk yang diulang, sedangkan jumlahnya tanpa diulang sebanyak lebih kurang 4000 hadits juga.</p>
<p><strong>Dimana Kita Mendapatkan Hadits-Hadits Shahih Lainnya Selain Yang Tidak Tercantum Di Dalam Kitab ash-Shahîhain?</strong></p>
<p>Kita bisa mendapatkannya di dalam kitab-kitab terpercaya yang masyhur seperti Shahîh Ibn Khuzaimah, Shahîh Ibn Hibbân, Mustadrak al-Hâkim, Empat Kitab Sunan, Sunan ad-Dâruquthniy, Sunan al-Baihaqiy, dan lain-lain.<br />
Hanya dengan keberadaan hadits pada kitab-kitab tersebut tidak cukup, tetapi harus ada pernyataan atas keshahihannya kecuali kitab-kitab yang memang mensyaratkan hanya mengeluarkan hadits yang shahih, seperti Shahîh Ibn Khuzaimah.</p>
<p><strong>Seputar Kitab al-Mustadrak karya al-Hâkim, Shahîh Ibn Khuzaimah dan Shahîh Ibn Hibbân</strong></p>
<p>1. al-Mustadrak karya al-Hâkim</p>
<p>Sebuah kitab hadits yang tebal memuat hadits-hadits yang shahih berdasarkan persyaratan yang ditentukan oleh asy-Syaikhân (al-Bukhari dan Muslim) atau persyaratan salah satu dari mereka berdua sementara keduanya belum mengeluarkan hadits-hadits tersebut.</p>
<p>Demikian juga, al-Hâkim memuat hadits-hadits yang dianggapnya shahih sekalipun tidak berdasarkan persyaratan salah seorang dari kedua Imam hadits tersebut dengan menyatakannya sebagai hadits yang sanadnya Shahîh. Terkadang dia juga memuat hadits yang tidak shahih namun hal itu diingatkan olehnya. Beliau dikenal sebagai kelompok ulama hadits yang Mutasâhil (yang menggampang-gampangkan) di dalam penilaian keshahihan hadits.</p>
<p>Oleh karena itu, perlu diadakan pemantauan (follow up) dan penilaian terhadap kualitas hadits-haditsnya tersebut sesuai dengan kondisinya. Imam adz-Dzahabi telah mengadakan follow up terhadapnya dan memberikan penilaian terhadap kebanyakan hadits-haditsnya tersebut sesuai dengan kondisinya. Namun, kitab ini masih perlu untuk dilakukan pemantauan dan perhatian penuh. (Salah seorang yang juga mengadakan pemantauan dan studi terhadap hadits-hadits yang belum diberikan penilaian apapun oleh Imam adz-Dzhabi dan memberikan penilaian yang sesuai dengan kondisinya adalah Syaikh. Dr. Mahmud Mirah -barangkali sekarang ini sudah rampung-)</p>
<p>2. Shahîh Ibn Hibbân</p>
<p>Sistematika penulisan kitab ini tidak rapih (ngacak), ia tidak disusun per-bab ataupun per-musnad. Oleh karena itulah, beliau menamakan bukunya dengan &#8220;at-Taqâsîm Wa al-Anwâ&#8217; &#8221; (Klasifikasi-Klasifikasi Dan Beragam Jenis). Untuk mencari hadits di dalam kitabnya ini sangat sulit sekali. Sekalipun begitu, ada sebagian ulama Muta`akhkhirin (seperti al-Amir &#8216;Alâ` ad-Dîn, Abu al-Hasan &#8216;Ali bin Bilban, w.739 H dengan judul al-Ihsân Fî Taqrîb Ibn Hibbân) yang telah menyusunnya berdasarkan bab-bab.</p>
<p>Ibn Hibbân dikenal sebagai ulama yang Mutasâhil juga di dalam menilai keshahihan hadits akan tetapi lebih ringan ketimbang al-Hâkim. (Tadrîb ar-Râwy:1/109)</p>
<p>3. Shahîh Ibn Khuzaimah</p>
<p>Kitab ini lebih tinggi kualitas keshahihannya dibanding Shahîh Ibn Hibbân karena penulisnya, Ibn Khuzaimah dikenal sebagai orang yang sangat berhati-hati sekali. Saking hati-hatinya, dia kerap abstain (tidak memberikan penilaian) terhadap suatu keshahihan hadits karena kurangnya pembicaraan seputar sanadnya.</p>
<p><strong>Apa Saja Hadits Yang Sudah Dipastikan Shahîh Dari Hadits-Hadits Yang Diriwayatkan Oleh Imam al-Bukhari Dan Muslim? </strong></p>
<p>Sebagaimana yang telah kita singgung sebelumnya, bahwa Imam al-Bukhari dan Muslim tidak memuat pada kedua kitab Shahih mereka selain hadits-hadits yang shahih dan umat Islam telah menerima kedua kitab tersebut secara penuh.<br />
Oleh karena itu, apa saja hadits-hadits yang telah dipastikan shahih dan yang diterima oleh umat Islam itu?</p>
<p>Jawabnya: Bahwa hadits yang diriwayatkan keduanya dengan sanad yang bersambung, maka ialah yang dipastikan shahih.</p>
<p>Sedangkan hadits yang dibuang pada permulaan sanad (jalur trasmisi hadits)nya satu orang periwayat atau lebih -yang dinamai dengan hadits al-Mu&#8217;allaq- dimana jenis ini di dalam shahih al-Bukhari agak banyak namun hanya terdapat pada bagian tarjamah bab (penamaan babnya) dan muqaddimahnya saja sedangkan di bagian inti bab tidak ada sama sekali. Sementara yang di dalam shahih Muslim, tidak ada satupun yang jenis itu kecuali satu hadits saja di dalam bab tentang Tayammum yang belum sempat beliau sambung sanadnya di tempat yang lain dari kitabnya itu; terhadap hadits-hadits yang kriterianya seperti hal tersebut, maka penilaian terhadapnya dan menyikapinya adalah sebagai berikut:</p>
<p>1. Hadits yang diriwayatkan dengan shîghah al-Jazm (bentuk ucapan pasti), seperti dengan ungkapan<font size="4"> ﻝﺎﻗ </font>(Qâla/berkata);<font size="4"> ﺮﻣﺃ </font>(Amara/memerintahkan) dan<font size="4"> ﺮﻛﺫ </font>(Dzakara/menyebutkan); maka penilaian terhadap keshahihannya didasarkan pada sumbernya (orang yang dinisbatkan kepadanya). [Artinya, bila di dalam riwayat itu dinyatakan, misalnya <font size="4">ﻥﻼﻓﻝﺎﻗ </font>(si fulan berkata), maka berarti perkataan itu adalah shahih bersumber dari si fulan yang mengatakannya itu]</p>
<p>2. Hadits yang diriwayatkan tidak dengan shîghah al-Jazm seperti dengan ungkapan<font size="4"> ﻯﻭﺮﻳ </font>(yurwa/diriwayatkan [masa sekarang]);<font size="4"> ﺮﻛﺬﻳ </font>(yudzkar/disebutkan [masa sekarang]);<font size="4"> ﻰﻜﺤﻳ </font>(yuhka/dihikayatkan [masa sekarang]); ﻱﻭﺭ (ruwiya/diriwayatkan [masa lampau]) dan ﺮﻛﺫ (dzukira/disebutkan [masa lampau]), maka berarti hadits itu tidak dapat dinisbatkan keshahihannya dari sumbernya itu (orang yang dinisbatkan kepadanya), namun sekalipun demikian, tidak ada satupun di dalamnya hadits yang lemah karena ia sudah dimuat di dalam kitab yang bernama ash-Shahîh.</p>
<p><strong>Tingkatan Keshahihan</strong></p>
<p>Pada bagian yang lalu telah kita kemukakan bahwa sebagian para ulama telah menyebutkan mengenai sanad-sanad yang dinyatakan sebagai paling shahih menurut mereka. Maka, berdasarkan hal itu dan karena terpenuhinya persyaratan-persyaratan lainnya, maka dapat dikatakan bahwa hadits yang shahih itu memiliki beberapa tingkatan:</p>
<p>A. Tingkatan paling tingginya adalah bilamana diriwayatkan dengan sanad yang paling shahih, seperti Malik dari Nafi&#8217; dari Ibn &#8216;Umar.</p>
<p>B. Yang dibawah itu tingkatannya, yaitu bilamana diriwayatkan dari jalur Rijâl (rentetan para periwayat) yang kapasitasnya di bawah kapasitas Rijâl pada sanad pertama diatas seperti riwayat Hammâd bin Salamah dari Tsâbit dari Anas.</p>
<p>C. Yang dibawah itu lagi tingkatannya, yaitu bilamana diriwayatkan oleh periwayat-periwayat yang terbukti dinyatakan sebagai periwayat-periwayat yang paling rendah julukan Tsiqah kepada mereka (tingkatan Tsiqah paling rendah), seperti riwayat Suhail bin Abi Shalih dari ayahnya dari Abu Hurairah.</p>
<p>Dapat juga rincian diatas dikaitkan dengan pembagian hadits shahih kepada tujuh tingkatan:</p>
<p>1. Hadits yang diriwayatkan secara sepakat oleh al-Bukhari dan Muslim (Ini tingkatan paling tinggi)<br />
2. Hadits yang diriwayatkan secara tersendiri oleh al-Bukhari<br />
3. Hadits yang dirwayatkan secara tersendiri oleh Muslim<br />
4. Hadits yang diriwayatkan berdasarkan persyaratan keduanya sedangkan keduanya tidak mengeluarkannya<br />
5. Hadits yang diriwayatkan berdasarkan persyaratan al-Bukhari sementara dia tidak mengeluarkannya<br />
6. Hadits yang diriwayatkan berdasarkan persyaratan Muslim sementara dia tidak mengeluarkannya<br />
7. Hadits yang dinilai shahih oleh ulama selain keduanya seperti Ibn Khuzaimah dan Ibn Hibbân yang bukan berdasarkan persyaratan kedua imam hadits tersebut (al-Bukhari dan Muslim).</p>
<p><strong>Pengertian Persyaratan asy-Syaikhân</strong></p>
<p>Sebenarnya, kedua imam hadits, al-Bukhari dan Muslim tidak pernah menyatakan secara jelas (implisit) perihal persyaratan yang disyaratkan atau ditentukan oleh mereka berdua sebagai tambahan atas persyaratan-persyaratan yang telah disepakati di dalam menilai hadits yang shahih pada pembahasan sebelumnya. Akan tetapi para ulama peneliti melalui proses pemantauan (follow up) dan analisis terhadap metode-metode yang digunakan oleh keduanya mendapatkan apa yang dapat mereka anggap sebagai persyaratan yang dikemukakan oleh keduanya atau salah seorang dari keduanya.</p>
<p>Dapat dikatakan bahwa yang dimaksud dengan persyaratan asy-Syaikhân atau salah satu dari keduanya adalah bahwa hadits tersebut hendaklah diriwayatkan dari jalur Rijâl (para periwayat) dari kedua kitab tersebut atau salah satu darinya dengan memperhatikan metode yang digunakan keduanya di dalam meriwayatkan hadits-hadits dari mereka.</p>
<p><strong>Makna Kata &#8220;Muttafaqun &#8216;Alaih&#8221;</strong></p>
<p>Maksudnya adalah hadits tersebut disepakati oleh kedua Imam hadits, yaitu al-Bukhari dan Muslim, yakni kesepakatan mereka berdua atas keshahihannya, bukan kesepakatan umat Islam. Hanya saja, Ibn ash-Shalâh memasukkan juga ke dalam makna itu kesepakatan umat sebab umat memang sudah bersepakat untuk menerima hadits-hadits yang telah disepakati oleh keduanya. (&#8216;Ulûm al-Hadîts:24)</p>
<p><strong>Apakah Agar Dinilai Shahih, Hadits Tersebut Harus Merupakan Hadits &#8216;Azîz ?</strong></p>
<p>Hadits &#8216;Aziz adalah hadits yang diriwayatkan pada setiap level periwayatannya (thabaqat sanad) tidak kurang dari dua orang periwayat. Dalam hal ini, apakah agar suatu hadits dinyatakan shahih, maka syaratnya harus paling tidak diriwayatkan oleh tidak kurang dari dua periwayat pada setiap level periwayatannya?.</p>
<p>Pendapat yang benar, bahwa hal itu tidak disyaratkan sebab di dalam kedua kitab shahih (ash-Shahîhain) dan selain keduanya juga terdapat hadits-hadits shahih padahal ia bukan hadits &#8216;Aziz itu, tetapi malah hadits Gharîb (yang diriwayatkan pada oleh seorang periwayat saja).</p>
<p>Ada sementara kalangan ulama seperti &#8216;Ali al-Jubaiy, tokoh mu&#8217;tazilah dan al-Hâkim yang mengklaim hal itu namun pendapat mereka ini bertentangan dengan kesepakatan umat Islam.</p>
<p><font size="1">(SUMBER: Taysîr Mushthalah al-Hadîts karya Mahmûd ath-Thahân)</font></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hadits 42: Allah Mengampuni Segala Dosa Orang Yang Tidak Berbuat Syirik]]></title>
<link>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-42-allah-mengampuni-segala-dosa-orang-yang-tidak-berbuat-syirik/</link>
<pubDate>Sat, 09 Jun 2007 03:58:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>haditsarbain</dc:creator>
<guid>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-42-allah-mengampuni-segala-dosa-orang-yang-tidak-berbuat-syirik/</guid>
<description><![CDATA[  HADITS KEEMPATPULUH DUA عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى الل]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><!--StartFragment --> </p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoBodyText"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">HADITS KEEMPATPULUH DUA</span></strong></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoBodyText"><span style="font-size:14pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoBodyText"><span style="font-size:14pt;color:black;font-family:Arial;">عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى الله عليه وسلم يَقُوْلُ : قَالَ اللهُ تَعَالَى : يَا ابْنَ آدَمَ، إِنَّكَ مَا دَعَوْتَنِي وَرَجَوْتَنِي غَفَرْتُ لَكَ عَلَى مَاكَانَ مِنْكَ وَلاَ أُبَالِي، يَا ابْنَ آدَمَ لَوْ بَلَغَتْ ذُنُوْبُكَ عَنَانَ السَّماَءِ ثُمَّ اسْتَغْفَرْتَنِي غَفَرْتُ لَكَ، يَا ابْنَ آدَمَ، إِنَّكَ لَوْ أَتَيْتَنِي بِقُرَابِ اْلأَرْضِ خَطاَياَ ثُمَّ لَقِيْتَنِي لاَ تُشْرِكْ بِي شَيْئاً لأَتَيْتُكَ بِقُرَابِهَا مَغْفِرَةً</span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoBodyText"><span style="font-size:14pt;color:black;font-family:Arial;">[رواه الترمذي وقال حديث حسن صحيح ]</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoBodyText"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoBodyText"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Terjemah Hadits / </span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;" dir="rtl">ترجمة الحديث</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> :</span></strong></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoBodyText"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Dari Anas Radhiallahuanhu dia berkata: Saya mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: Allah Ta’ala berfirman: &#8220;Wahai anak Adam, sesungguhnya Engkau berdoa kepada-Ku dan memohon kepada-Ku, maka akan aku ampuni engkau, Aku tidak peduli (berapapun banyaknya dan besarnya dosamu). Wahai anak Adam seandainya dosa-dosamu (sebanyak) awan di langit kemudian engkau minta ampun kepada-Ku niscaya akan Aku ampuni engkau. Wahai anak Adam sesungguhnya jika engkau datang kepadaku dengan kesalahan sepenuh bumi kemudian engkau menemuiku dengan tidak menyekutukan Aku sedikitpun maka akan Aku temui engkau dengan sepenuh itu pula ampunan “</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoBodyText"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">(Riwayat Turmuzi dan dia berkata : haditsnya hasan shahih).</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoBodyText"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoBodyText"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Pelajaran yang terdapat dalam hadits / </span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;" dir="rtl">الفوائد من الحديث</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">:</span></strong></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoBodyText"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">1.     Berdoa diperintahkan dan dijanjikan  untuk dikabulkan.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoBodyText"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">2.     </span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Pemberian m</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">aaf Allah dan ampunan</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">-N</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">ya lebih luas dan lebih besar dari dosa seorang hamba jika dia minta ampun dan bertaubat.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoBodyText"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">3.     Berbaik sangka kepada Allah </span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">T</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">a’ala, Dialah semata Yang Maha Pengampun bagi orang yang bertaubat dan istighfar.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoBodyText"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">4.     Tauhid adalah pokok ampunan dan sebab satu-satunya untuk meraihnya.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoBodyText"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">5.     Membuka pintu harapan bagi ahli maksiat untuk segera bertaubat dan menyesal betapapun banyak dosanya.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p align="center" style="margin-top:0;font-size:6pt;margin-bottom:0;color:blue;font-family:Arial;"><a href="http://www.mediamuslim.info/">Media Muslim INFO Project &#124; http://www.mediamuslim.info &#124; Indonesia @ 1428 H / 2007 M</a></p>
<p><!-- text below generated by server. PLEASE REMOVE -->  geovisit();<img border="0" src="http://visit.geocities.com/visit.gif?&#38;r=http%3A//www.geocities.com/mediamusliminfo/hadits_arbain/42.htm&#38;b=Netscape%205.0%20%28Windows%3B%20en-US%29&#38;s=1024x768&#38;o=Win32&#38;c=32&#38;j=true&#38;v=1.2" /> <img width="1" src="http://geo.yahoo.com/serv?s=76001548&#38;t=1181361060&#38;f=us-w72" alt="1" height="1" /> </span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hadits 41: Menundukkan Hawa Nafsu (Hadits Dhaif)]]></title>
<link>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-41-menundukkan-hawa-nafsu-hadits-dhaif/</link>
<pubDate>Sat, 09 Jun 2007 03:57:55 +0000</pubDate>
<dc:creator>haditsarbain</dc:creator>
<guid>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-41-menundukkan-hawa-nafsu-hadits-dhaif/</guid>
<description><![CDATA[  HADITS KEEMPATPULUH SATU &nbsp; عَنْ أَبِي مُحَمَّدٍ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرو بْنِ الْعَاصِ رَضِيَ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><!--StartFragment --> </p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoHeading7"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">HADITS KE</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">EMPATPULUH SATU</span></strong></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoHeading7">&#160;</p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoBodyText"><span style="font-size:14pt;color:black;font-family:Arial;">عَنْ أَبِي مُحَمَّدٍ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرو بْنِ الْعَاصِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم : لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يَكُوْنَ هَوَاهُ تَبَعاً لِمَا جِئْتُ بِهِ</span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoBodyText"><span style="font-size:14pt;color:black;font-family:Arial;">[حَديثٌ حَسَنٌ صَحِيْحٌ وَرَوَيْنَاهُ فِي كِتَابِ الْحُجَّة بإسنادٍ صحيحٍ ]</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoBodyText"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Dari Abu Muhammad Abdillah bin Amr bin ‘Ash radhiallahuanhuma dia berkata : Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda : &#8220;Tidak beriman salah seorang di antara kalian hingga hawa nafsunya mengikuti apa yang aku bawa “ </span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoBodyText"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Hadits hasan shahih dan kami riwayatkan dari kitab Al Hujjah dengan sanad yang shahih.</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoBodyText"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">(Hadits ini tergolong dho’if. Lihat Qowa’id Wa Fawa’id minal Arba’in An-Nawawiyah, karangan Nazim Muhammad Sulthan hal. 355, Misykatul Mashabih takhrij Syaikh Al Albani, hadits no. 167, juz 1, Jami’ Al Ulum wal Hikam oleh Ibn Rajab)</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p align="center" style="margin-top:0;font-size:6pt;margin-bottom:0;color:blue;font-family:Arial;"><a href="http://www.mediamuslim.info/">Media Muslim INFO Project &#124; http://www.mediamuslim.info &#124; Indonesia @ 1428 H / 2007 M</a></p>
<p></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hadits 40: Hiduplah Laksana Pengembara]]></title>
<link>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-40-hiduplah-laksana-pengembara/</link>
<pubDate>Sat, 09 Jun 2007 03:57:46 +0000</pubDate>
<dc:creator>haditsarbain</dc:creator>
<guid>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-40-hiduplah-laksana-pengembara/</guid>
<description><![CDATA[  Hadits Keempat Puluh عَنْ ابْنِ عُمَرْ رضي الله عَنْهُمَا قَالَ : أَخَذَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله ع]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><!--StartFragment --> </p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Hadits Keempat Puluh</span></strong></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoBodyText"><span style="font-size:14pt;color:black;font-family:Arial;">عَنْ ابْنِ عُمَرْ رضي الله عَنْهُمَا قَالَ : أَخَذَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم بِمَنْكِبَيَّ فَقَالَ : كُنْ فِي الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيْبٌ أَوْ عَابِرُ سَبِيْلٍ . وَكاَنَ ابْنُ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا يَقُوْلُ : إِذَا أَمْسَيْتَ فَلاَ تَنْتَظِرِ الصَّبَاحَ، وَإِذَا أَصْبَحْتَ فَلاَ تَنْتَظِرِ الْمَسَاءَ، وَخُذْ مِنْ صِحَّتِكَ لِمَرَضِكَ، وَمِنْ حَيَاتِكَ لِمَوْتِكَ .</span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoBodyText"><span style="font-size:14pt;color:black;font-family:Arial;">[رواه البخاري]</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoBodyText"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoBodyText"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Terjemah hadits / </span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;" dir="rtl">ترجمة الحديث</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> :</span></strong></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoBodyText"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Dari Ibnu Umar radhiallahuanhuma berkata : Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam memegang pundak kedua pundak saya seraya bersabda : Jadilah engkau di dunia seakan-akan orang asing atau pengembara “, Ibnu Umar berkata : Jika kamu berada di sore hari jangan tunggu pagi hari, dan jika kamu berada di pagi hari jangan tunggu sore hari, gunakanlah kesehatanmu untuk (persiapan saat) sakitmu dan kehidupanmu untuk kematianmu “ </span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoBodyText"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">(Riwayat Bukhori)</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoBodyText"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoBodyText"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Pelajaran :</span></strong></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoBodyText"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">1.     Bersegera mengerjakan pekerjaan baik dan memperbanyak ketaatan, tidak lalai dan menunda-nunda karena dia tidak tahu kapan datang ajalnya.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoBodyText"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">2.     Menggunakan berbagai kesempatan dan momentum sebelum hilangnya berlalu.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoBodyText"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">3.     Zuhud di dunia berarti tidak bergantung kepadanya hingga mengabaikan ibadah kepada Allah ta’ala untuk kehidupan akhirat.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoBodyText"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">4.     Hati-hati dan khawatir dari azab Allah adalah sikap seorang musafir yang bersungguh-sungguh dan hati –hati agar tidak tersesat.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoBodyText"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">5.     Waspada dari teman yang buruk hingga tidak terhalang dari tujuannya.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoBodyText"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">6.     Pekerjaan dunia dituntut untuk menjaga jiwa dan mendatangkan manfaat, seorang muslim hendaknya menggunakan semua itu untuk tujuan akhirat.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoBodyText"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">7.     Bersungguh-sungguh menjaga waktu dan mempersiapkan diri untuk kematian dan bersegera bertaubat dan beramal shaleh.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoBodyText"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">8.     Rasulullah memegang kedua pundak Abdullah bin Umar, adalah agar beliau memperhatikan apa yang akan beliau sampaikan. Menunjukkan bahwa seorang pelajar harus diajarkan tentang perhatian gurunya kepadanya dan kesungguhannya untuk menyampaikan ilmu kedalam jiwanya. Hal ini dapat menyebabkan masuknya ilmu, sebagaimana hal itu juga menunjukkan kecintaan Rasulullah kepada Abdullah bin Umar, karena hal tersebut pada umumnya dilakukan oleh seseorang kepada siapa yang dicintainya.</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoBodyText"><span style="font-size:14pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p align="center" style="margin-top:0;font-size:6pt;margin-bottom:0;color:blue;font-family:Arial;"><a href="http://www.mediamuslim.info/">Media Muslim INFO Project &#124; http://www.mediamuslim.info &#124; Indonesia @ 1428 H / 2007 M</a></p>
<p></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hadits 39: Perilaku Yang Diampuni]]></title>
<link>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-39-perilaku-yang-diampuni/</link>
<pubDate>Sat, 09 Jun 2007 03:56:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>haditsarbain</dc:creator>
<guid>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-39-perilaku-yang-diampuni/</guid>
<description><![CDATA[  HADITS KETIGAPULUH SEMBILAN عَنِ ابْنِ عَبَّاس رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا : أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><!--StartFragment --> </p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoHeading8"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">HADITS KETIGAPULUH SEMBILAN</span></strong></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:14pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></strong></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoBodyText3"><span style="font-size:14pt;color:black;font-family:Arial;">عَنِ ابْنِ عَبَّاس رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا : أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى الله عليه وسلم قَالَ : إِنَّ اللهَ تَجَاوَزَ لِيْ عَنْ أُمَّتِي : الْخَطَأُ وَالنِّسْيَانُ وَمَا اسْتُكْرِهُوا عَلَيْهِ</span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoBodyText3"><span style="font-size:14pt;color:black;font-family:Arial;">[حديث حسن رواه ابن ماجة والبيهقي وغيرهما]</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoBodyText3"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></span></strong></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoBodyText3"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Terjemah hadits / </span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;" dir="rtl">ترجمة الحديث</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> :</span></strong></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoBodyTextIndent3"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Dari Ibnu Abbas radiallahuanhuma : Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda : &#8220;Sesungguhnya Allah ta’ala memafkan umatku karena aku (disebabkan beberapa hal) : Kesalahan, lupa dan segala sesuatu yang dipaksa“</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoBodyTextIndent3"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">(Hadits hasan diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Baihaqi dan lainnya)</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Pelajaran yang terdapat dalam hadits / </span><span style="font-size:10pt;color:black;" dir="rtl">الفوائد من الحديث</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">:</span></strong></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">1.     Allah ta’ala mengutamakan umat ini dengan menghilangkan berbagai kesulitan dan memaafkan dosa kesalahan dan lupa.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">2.     Sesungguhnya Allah ta’ala tidak menghukum seseorang kecuali jika dia sengaja berbuat maksiat dan hatinya telah berniat untuk melakukan penyimpangan dan meninggalkan kewajiban dengan sukarela .</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">3.     Manfaat adanya kewajiban adalah untuk mengetahui siapa yang ta’at dan siapa yang membangkang.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">4.     Ada beberapa perkara yang tidak begitu saja dimaafkan. Misalnya seseorang melihat najis di bajunya akan tetapi dia mengabaikan untuk menghilangkannya segera, kemudian dia shalat dengannya karena lupa, maka wajib baginya mengqhada shalat tersebut. Contoh seperti itu banyak terdapat dalam kitab-kitab fiqh.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p align="center" style="margin-top:0;font-size:6pt;margin-bottom:0;color:blue;font-family:Arial;"><a href="http://www.mediamuslim.info/">Media Muslim INFO Project &#124; http://www.mediamuslim.info &#124; Indonesia @ 1428 H / 2007 M</a></p>
<p><!-- text below generated by server. PLEASE REMOVE -->  geovisit();<img border="0" src="http://visit.geocities.com/visit.gif?&#38;r=http%3A//www.geocities.com/mediamusliminfo/hadits_arbain/39.htm&#38;b=Netscape%205.0%20%28Windows%3B%20en-US%29&#38;s=1024x768&#38;o=Win32&#38;c=32&#38;j=true&#38;v=1.2" /> <img width="1" src="http://geo.yahoo.com/serv?s=76001548&#38;t=1181361038&#38;f=us-w62" alt="1" height="1" /> </span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hadits 38: Wali Allah]]></title>
<link>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-38-wali-allah/</link>
<pubDate>Sat, 09 Jun 2007 03:55:46 +0000</pubDate>
<dc:creator>haditsarbain</dc:creator>
<guid>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-38-wali-allah/</guid>
<description><![CDATA[  Hadits Ketigapuluh delapan عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><!--StartFragment --> </p>
<h1 align="center"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Hadits Ketigapuluh delapan</span></h1>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;" dir="ltr"></span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:black;">عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم : إِنَّ اللهَ تَعَالَى قَالَ : مَنْ عَادَى لِي وَلِيًّا فَقَدْ آذَنْتُهُ بِالْحَرْبِ، وَمَا تَقَرَّبَ إِلَيَّ عَبْدِي بِشَيْءٍ أَحَبَّ إِلَيَّ مِمَّا افْتَرَضْتُهُ عَلَيْهِ، وَلاَ يَزَالُ عَبْدِي يَتَقَرَّبُ إِلَيَّ بِالنَّوَافِلِ حَتَّى أُحِبَّهُ، فَإِذَا أَحْبَبْتُهُ كُنْتُ سَمْعَهُ الَّذِي يَسْمَعُ بِهِ وَبَصَرَهُ الَّذِي يُبْصِرُ بِهِ، وَيَدَهُ الَّتِي يَبْطِشُ بِهَا، وَرِجْلَهُ الَّتِي يَمْشِي بِهَا، وَلَئِنْ سَأَلَنِي لأُعْطِيَنَّهُ، وَلَئِنِ اسْتَعَاذَنِي لأُعِيْذَنَّهُ </span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:black;">[رواه البخاري]</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoBodyTextIndent3"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Terjemah hadits / </span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;" dir="rtl">ترجمة الحديث</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> :</span></strong></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoBodyTextIndent3"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu berkata : Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda : Sesungguhya Allah ta’ala berfirman : Siapa yang memusuhi waliku maka Aku telah mengumumkan perang dengannya. Tidak ada taqarrubnya seorang hamba kepada-Ku yang lebih aku cintai kecuali dengan  beribadah dengan apa yang telah Aku wajibkan kepadanya. Dan hambaku yang selalu mendekatkan diri kepada-Ku dengan nawafil (perkara-perkara sunnah di</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> </span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">luar yang fardhu) maka Aku akan mencintainya dan jika Aku telah mencintainya maka Aku adalah pendengarannya yang dia gunakan untuk mendengar, penglihatannya yang dia gunakan untuk melihat, tangannya yang digunakannya untuk memukul dan kakinya yang digunakan untuk berjalan. Jika dia meminta kepadaku niscaya akan aku berikan dan jika dia minta perlindungan dari-Ku niscaya akan Aku lindungi “ Riwayat Bukhori.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Pelajaran yang dapat diambil dari hadits/</span><span style="font-size:10pt;color:black;" dir="rtl">الفوائد من الحديث</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">:</span></strong></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">1.     Besarnya kedudukan seorang wali, karena dirinya diarahkan dan dibela oleh Allah ta’ala.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">2.     Perbuatan-Perbuatan fardhu merupakan perbuatan-perbuatan yang dicintai Allah ta’ala .</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">3.     Siapa yang kontinyu melaksanakan sunnah dan menghindar dari perbuatan maksiat maka dia akan meraih kecintaan Allah ta’ala.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">4.     Jika Allah ta’ala telah mencintai seseorang maka dia akan mengabulkan doanya.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p align="center" style="margin-top:0;font-size:6pt;margin-bottom:0;color:blue;font-family:Arial;"><a href="http://www.mediamuslim.info/">Media Muslim INFO Project &#124; http://www.mediamuslim.info &#124; Indonesia @ 1428 H / 2007 M</a></p>
<p><!-- text below generated by server. PLEASE REMOVE -->  geovisit();<img border="0" src="http://visit.geocities.com/visit.gif?&#38;r=http%3A//www.geocities.com/mediamusliminfo/hadits_arbain/38.htm&#38;b=Netscape%205.0%20%28Windows%3B%20en-US%29&#38;s=1024x768&#38;o=Win32&#38;c=32&#38;j=true&#38;v=1.2" /> <img width="1" src="http://geo.yahoo.com/serv?s=76001548&#38;t=1181361037&#38;f=us-w64" alt="1" height="1" /> </span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hadits 37: Pahala Kebaikan Berlipat Ganda]]></title>
<link>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-37-pahala-kebaikan-berlipat-ganda/</link>
<pubDate>Sat, 09 Jun 2007 03:54:39 +0000</pubDate>
<dc:creator>haditsarbain</dc:creator>
<guid>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-37-pahala-kebaikan-berlipat-ganda/</guid>
<description><![CDATA[  Hadits ketigapuluh tujuh عَنْ ابْنِ عَبَّاسِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا، عَنْ رَسُوْلِ اللهِ صَلى الله]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><!--StartFragment --> </p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;" dir="ltr">Hadits ketigapuluh tujuh</span></strong></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:#ffcc99;"></span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoBodyText3"><span style="font-size:14pt;color:black;font-family:Arial;">عَنْ ابْنِ عَبَّاسِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا، عَنْ رَسُوْلِ اللهِ صَلى الله عليه وسلم فِيْمَا يَرْوِيْهِ عَنْ رَبِّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى : إِنَّ اللهَ كَتَبَ الْحَسَنَاتِ وَالسَّيِّئَاتِ، ثُمَّ بَيَّنَ ذَلِكَ : فَمَنْ هَمَّ بِحَسَنَةٍ فَلَمْ يَعْمَلْهَا كَتَبَهَا عِنْدَهُ حَسَنَةً كَامِلَةً، وَإِنْ هَمَّ بِهَا فَعَمِلَهَا كَتَبَهَا اللهُ عِنْدَهُ عَشْرَةَ حَسَنَاتٍ إِلَى سَبْعِمِائَةِ  ضِعْفٍ إِلَى أَضْعَافٍ كَثِيْرَةٍ، وَإِنْ هَمَّ بِسَيِّئَةٍ فَلَمْ يَعْمَلْهَا كَتَبَهَا اللهُ عِنْدَهُ حَسَنَةً كَامِلَةً، وَإِنْ هَمَّ بِهَا فَعَمِلَهَا كَتَبَهَا اللهُ سَيِّئَةً وَاحِدَةً &#8220;</span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:black;">[رواه البخاري ومسلم في صحيحهما بهذه الحروف]</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Terjemah hadits / </span><span style="font-size:10pt;color:black;" dir="rtl">ترجمة الحديث</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> :</span></strong></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Dari Ibnu Abbas radhiallahuanhuma, dari Rasulullah Shallallahu&#8217;alaihi wasallam sebagaimana dia riwayatkan dari Rabbnya Yang Maha Suci dan Maha Tinggi : Sesungguhnya Allah telah menetapkan kebaikan dan keburukan, kemudian menjelaskan hal tersebut : Siapa yang ingin melaksanakan kebaikan kemudian dia tidak mengamalkannya, maka dicatat disisi-Nya sebagai satu kebaikan penuh. Dan jika dia berniat melakukannya dan kemudian melaksanakannya maka Allah akan mencatatnya sebagai sepuluh kebaikan hingga tujuh ratus kali lipat bahkan hingga kelipatan yang banyak. Dan jika dia berniat melaksanakan keburukan kemudian dia tidak melaksanakannya maka baginya satu kebaikan penuh, sedangkan jika dia berniat kemudian dia melaksanakannya Allah mencatatnya sebagai satu keburukan.</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">(Riwayat Bukhori dan Muslim dalam kedua shahihnya dengan redaksi ini).</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Pelajaran.</span></strong></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">1.     Kasih sayang Allah terhadap hamba-Nya yang beriman sangat luas dan ampunannya menyeluruh sedang pemberian-Nya tidak terbatas.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">2.     Sesungguhnya apa yang tidak kuasa oleh manusia, dia tidak diperhitungkan dan dipaksa menunaikannya.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">3.     Allah tidak menghitung keinginan hati dan kehendak perbuatan manusia kecuali jika kemudian dibuktikan dengan amal perbuatan dan praktik.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">4.     Seorang muslim hendaklah meniatkan perbuatan baik selalu dan membuktikannya, diharapkan dengan begitu akan ditulis pahalanya dan ganjarannya dan dirinya telah siap untuk melaksanakannya jika sebabnya telah tersedia.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">5.     Semakin besar tingkat keikhlasan semakin berlipat-lipat pahala dan ganjaran.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p align="center" style="margin-top:0;font-size:6pt;margin-bottom:0;color:blue;font-family:Arial;"><a href="http://www.mediamuslim.info/">Media Muslim INFO Project &#124; http://www.mediamuslim.info &#124; Indonesia @ 1428 H / 2007 M</a></p>
<p><!-- text below generated by server. PLEASE REMOVE -->  geovisit();<img border="0" src="http://visit.geocities.com/visit.gif?&#38;r=http%3A//www.geocities.com/mediamusliminfo/hadits_arbain/37.htm&#38;b=Netscape%205.0%20%28Windows%3B%20en-US%29&#38;s=1024x768&#38;o=Win32&#38;c=32&#38;j=true&#38;v=1.2" /> <img width="1" src="http://geo.yahoo.com/serv?s=76001548&#38;t=1181361035&#38;f=us-w60" alt="1" height="1" /> </span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hadits 36: Membantu Sesama Muslim]]></title>
<link>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-36-membantu-sesama-muslim/</link>
<pubDate>Sat, 09 Jun 2007 03:54:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>haditsarbain</dc:creator>
<guid>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-36-membantu-sesama-muslim/</guid>
<description><![CDATA[  HADITS KETIGAPULUH ENAM عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِي اللهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَل]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><!--StartFragment --> <span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;"></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoHeading7"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">HADITS KETIGAPULUH ENAM</span></strong></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:black;" dir="rtl">عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِي اللهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ :  مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ اللهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ، وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِماً سَتَرَهُ اللهُ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَاللهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كاَنَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيْهِ. وَمَنْ سَلَكَ طَرِيْقاً يَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْماً سَهَّلَ اللهُ بِهِ طَرِيْقاً إِلَى الْجَنَّةِ، وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِي بَيْتٍ مِنْ بُيُوْتِ اللهِ يَتْلُوْنَ كِتَابَ اللهِ وَيَتَدَارَسُوْنَهُ بَيْنَهُمْ إِلاَّ نَزَلَتْ عَلَيْهِمْ السَّكِيْنَةُ وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ، وَحَفَّتْهُمُ الْمَلاَئِكَةُ، وَذَكَرَهُمُ اللهُ فِيْمَنْ عِنْدَهُ، وَمَنْ بَطَأَ      فِي عَمَلِهِ لَمْ يُسْرِعْ بِهِ نَسَبُهُ </span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><font size="4" face="Traditional">(رواه مسلم)</font><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal">&#160;</p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Terjemah hadits / </span><span style="font-size:10pt;color:black;" dir="rtl">ترجمة الحديث</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> :</span></strong></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoBodyTextIndent3"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu, dari Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda : Siapa yang menyelesaikan kesulitan seorang mu’min dari berbagai kesulitan-kesulitan dunia, niscaya Allah akan memudahkan kesulitan-kesulitannya hari kiamat. Dan siapa yang memudahkan orang yang sedang kesulitan niscaya akan Allah mudahkan baginya di dunia dan akhirat dan siapa yang menutupi (aib) seorang muslim Allah akan tutupkan aibnya di dunia dan akhirat. Allah selalu menolong hambanya selama hambanya menolong saudaranya. Siapa yang menempuh jalan untuk mendapatkan ilmu, akan Allah mudahkan baginya jalan ke syurga. Sebuah kaum yang berkumpul di salah satu rumah Allah membaca kitab-kitab Allah dan mempelajarinya di antara mereka, niscaya akan diturunkan kepada mereka ketenangan dan dilimpahkan kepada mereka rahmat, dan mereka dikelilingi malaikat serta Allah sebut-sebut mereka kepada makhluk disisi-Nya. Dan siapa  yang lambat amalnya, hal itu tidak akan dipercepat oleh nasabnya.</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoBodyTextIndent3"><font size="2"><span style="font-family:Verdana;">(Riwayat Muslim)</span></font></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Pelajaran yang terdapat dalam hadits / </span><span style="font-size:10pt;color:black;" dir="rtl">الفوائد من الحديث</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">  :</span></strong></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">1.     Siapa yang membantu seorang muslim dalam menyelesaikan kesulitannya, maka akan dia dapatkan pada hari kiamat sebagai tabungannya yang akan memudahkan kesulitannya di hari yang sangat sulit tersebut.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">2.     Sesungguhnya pembalasan disisi Allah ta’ala sesuai dengan jenis perbuatannya.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">3.     Berbuat baik kepada makhluk merupakan cara untuk mendapatkan kecintaan Allah Ta’ala.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">4.     Membenarkan niat dalam rangka mencari ilmu dan ikhlas di dalamnya agar tidak menggugurkan pahala sehingga amalnya dan kesungguhannya sia-sia.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">5.     Memohon pertolongan kepada Allah ta’ala dan kemudahan dari-Nya, karena ketaatan tidak akan terlaksana kecuali karena kemudahan dan kasih sayang-Nya.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">6.     Selalu membaca Al Quran, memahaminya dan mengamalkannya.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">7.     Keutamaan duduk di rumah Allah untuk mengkaji ilmu.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p align="center" style="margin-top:0;font-size:6pt;margin-bottom:0;color:blue;font-family:Arial;"><a href="http://www.mediamuslim.info/">Media Muslim INFO Project &#124; http://www.mediamuslim.info &#124; Indonesia @ 1428 H / 2007 M</a></p>
<p><!-- text below generated by server. PLEASE REMOVE -->  geovisit();<img border="0" src="http://visit.geocities.com/visit.gif?&#38;r=http%3A//www.geocities.com/mediamusliminfo/hadits_arbain/36.htm&#38;b=Netscape%205.0%20%28Windows%3B%20en-US%29&#38;s=1024x768&#38;o=Win32&#38;c=32&#38;j=true&#38;v=1.2" /> <img width="1" src="http://geo.yahoo.com/serv?s=76001548&#38;t=1181361030&#38;f=us-w66" alt="1" height="1" /> </span></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hadits 35: Jangan Saling Mendengki]]></title>
<link>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-35-jangan-saling-mendengki/</link>
<pubDate>Sat, 09 Jun 2007 03:53:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>haditsarbain</dc:creator>
<guid>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-35-jangan-saling-mendengki/</guid>
<description><![CDATA[  HADITS KETIGAPULUH LIMA عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><!--StartFragment --> </p>
<h1 align="center"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;" dir="ltr">HADITS KETIGAPULUH LIMA</span></h1>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:#ffcc99;"></span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:black;">عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم : لاَ تَحَاسَدُوا وَلاَ تَنَاجَشُوا وَلاَ تَبَاغَضُوا وَلاَ تَدَابَرُوا وَلاَ يَبِعْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَيْعِ بَعْضٍ وَكُوْنُوا عِبَادَ اللهِ إِخْوَاناً . الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ لاَ يَظْلِمُهُ وَلاَ يَخْذُلُهُ وَلاَ يَكْذِبُهُ وَلاَ يَحْقِرُهُ . التَّقْوَى هَهُنَا –وَيُشِيْرُ إِلَى صَدْرِهِ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ – بِحَسَبِ امْرِئٍ مِنَ الشَّرِّ أَنْ يَحْقِرَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ، كُلُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ حَرَامٌ دَمُهُ وَمَالُهُ وَعِرْضُهُ</span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:black;">[رواه مسلم]</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Terjemah hadits / </span><span style="font-size:10pt;color:black;" dir="rtl">ترجمة الحديث</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> :</span></strong></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu dia berkata : Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda : Janganlah kalian saling dengki, saling menipu, saling marah dan saling memutuskan hubungan. Dan janganlah kalian menjual sesuatu yang telah dijual kepada orang lain. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lainnya, (dia) tidak menzaliminya dan mengabaikannya, tidak mendustakannya dan tidak menghinanya. Taqwa itu disini (seraya menunjuk dadanya sebanyak tiga kali). Cukuplah seorang muslim dikatakan buruk jika dia menghina saudaranya yang muslim. Setiap muslim atas muslim yang lain; haram darahnya, hartanya, dan kehormatannya.</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">(Riwayat Muslim)</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Pelajaran yang terdapat dalam hadits / </span><span style="font-size:10pt;color:black;" dir="rtl">الفوائد من الحديث</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> :</span></strong></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">1.     Larangan untuk saling dengki.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">2.     Larangan untuk berbuat keji dan menipu dalam urusan jual beli.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">3.     Diharamkan untuk memutuskan hubungan terhadap muslim. Sebaliknya harus dijaga persaudaraan dan hak-haknya karena Allah Ta’ala.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">4.     Islam bukan hanya aqidah dan ibadah saja, tetapi juga didalamnya terdapat urusan akhlak dan muamalah.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">5.     Hati merupakan sumber rasa takut kepada Allah Ta’ala.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">6.     Taqwa merupakan barometer keutamaan dan timbangan seseorang.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">7.     Islam memerangi semua akhlak tercela karena hal tersebut berpengaruh negatif dalam masyarakat Islam.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p align="center" style="margin-top:0;font-size:6pt;margin-bottom:0;color:blue;font-family:Arial;"><a href="http://www.mediamuslim.info/">Media Muslim INFO Project &#124; http://www.mediamuslim.info &#124; Indonesia @ 1428 H / 2007 M</a></p>
<p><!-- text below generated by server. PLEASE REMOVE -->  geovisit();<img border="0" src="http://visit.geocities.com/visit.gif?&#38;r=http%3A//www.geocities.com/mediamusliminfo/hadits_arbain/35.htm&#38;b=Netscape%205.0%20%28Windows%3B%20en-US%29&#38;s=1024x768&#38;o=Win32&#38;c=32&#38;j=true&#38;v=1.2" /> <img width="1" src="http://geo.yahoo.com/serv?s=76001548&#38;t=1181360921&#38;f=us-w70" alt="1" height="1" /> </span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hadits 34: Amar Ma'ruf Nahi Munkar]]></title>
<link>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-34-amar-maruf-nahi-munkar/</link>
<pubDate>Sat, 09 Jun 2007 03:52:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>haditsarbain</dc:creator>
<guid>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-34-amar-maruf-nahi-munkar/</guid>
<description><![CDATA[  HADITS KETIGA PULUH EMPAT عَنْ أَبِي سَعِيْد الْخُدْرِي رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُو]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><!--StartFragment --> </p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoHeading8"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">HADITS KETIGA</span></strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;" dir="rtl"> </span><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">PULUH EMPAT</span></strong></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:black;">عَنْ أَبِي سَعِيْد الْخُدْرِي رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُوْلُ : مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَراً فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ اْلإِيْمَانِ</span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:black;">[رواه مسلم]</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Terjemah hadits / </span><span style="font-size:10pt;color:black;" dir="rtl">ترجمة الحديث</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> :</span></strong></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Dari Abu Sa’id Al Khudri radiallahuanhu berkata : Saya mendengar Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda : Siapa yang melihat kemunkaran maka rubahlah dengan tangannya, jika tidak mampu maka rubahlah dengan lisannya, jika tidak mampu maka (tolaklah) dengan hatinya dan hal tersebut adalah selemah-lemahnya iman.</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">(Riwayat Muslim)</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Pelajaran yang terdapat dalam hadits / </span><span style="font-size:10pt;color:black;" dir="rtl">الفوائد من الحديث</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> :</span></strong></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">1.     Menentang pelaku kebatilan dan menolak kemunkaran adalah kewajiban yang dituntut dalam ajaran Islam atas setiap muslim sesuai kemampuan dan kekuatannya.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">2.     Ridho terhadap kemaksiatan termasuk diantara dosa-dosa besar.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">3.     Sabar menanggung kesulitan dan amar ma’ruf nahi munkar.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">4.     Amal merupakan buah dari iman, maka menyingkirkan kemunkaran juga merupakan buahnya keimanan.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">5.     Mengingkari dengan hati diwajibkan kepada setiap muslim, sedangkan pengingkaran dengan tangan dan lisan berdasarkan kemampuannya.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p align="center" style="margin-top:0;font-size:6pt;margin-bottom:0;color:blue;font-family:Arial;"><a href="http://www.mediamuslim.info/">Media Muslim INFO Project &#124; http://www.mediamuslim.info &#124; Indonesia @ 1428 H / 2007 M</a></p>
<p><!-- text below generated by server. PLEASE REMOVE -->  geovisit();<img border="0" src="http://visit.geocities.com/visit.gif?&#38;r=http%3A//www.geocities.com/mediamusliminfo/hadits_arbain/34.htm&#38;b=Netscape%205.0%20%28Windows%3B%20en-US%29&#38;s=1024x768&#38;o=Win32&#38;c=32&#38;j=true&#38;v=1.2" /> <img width="1" src="http://geo.yahoo.com/serv?s=76001548&#38;t=1181360913&#38;f=us-w57" alt="1" height="1" /> </span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hadits 33: Wajib Menunjukkan Bukti]]></title>
<link>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-33-wajib-menunjukkan-bukti/</link>
<pubDate>Sat, 09 Jun 2007 03:51:54 +0000</pubDate>
<dc:creator>haditsarbain</dc:creator>
<guid>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-33-wajib-menunjukkan-bukti/</guid>
<description><![CDATA[  HADITS KETIGA PULUH TIGA عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا، أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى ا]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><!--StartFragment --> </p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoHeading9"><span style="font-weight:700;color:black;font-family:Verdana;" dir="ltr"><font size="2">HADITS KETIGA PULUH TIGA</font></span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:#ffcc99;"></span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:black;">عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا، أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى الله عليه وسلم : لَوْ يُعْطَى النَّاسُ بِدَعْوَاهُمْ، لاَدَّعَى رِجَالٌ أَمْوَالَ قَوْمٍ وَدِمَاءَهُمْ، لَكِنَّ الْبَيِّنَةَ عَلَى الْمُدَّعِيْ وَالْيَمِيْنَ عَلَى مَنْ أَنْكَرَ</span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:black;">[حديث حسن رواه البيهقي وغيره هكذا، وبعضه في الصحيحين]</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Terjemah hadits / </span><span style="font-size:10pt;color:black;" dir="rtl">ترجمة الحديث</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> :</span></strong></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Dari Ibnu Abbas radhiallahuanhuma, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda : Seandainya setiap pengaduan manusia diterima, niscaya setiap orang akan mengadukan harta suatu kaum dan darah mereka, karena itu (agar tidak terjadi hal tersebut) maka bagi pendakwa agar mendatangkn bukti dan sumpah bagi yang mengingkarinya</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">(Hadits hasan riwayat Baihaqi dan lainnya yang sebagiannya terdapat dalam As Shahihain)</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Pelajaran yang terdapat dalam hadits / </span><span style="font-size:10pt;color:black;" dir="rtl">الفوائد من الحديث</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> :</span></strong></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">1.     Seorang hakim harus meminta dari kedua orang yang bersengketa sesuatu yang dapat menguatkan pengakuan mereka.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">2.     Seorang hakim tidak boleh memutuskan sebuah perkara dengan menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">3.     Pada dasarnya seseorang bebas dari tuduhan hingga terbukti perbuatan jahatnya.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">4.     Seorang hakim harus berusaha keras untuk mengetahui permasalahan sebenarnya dan menjelaskan hukumnya berdasarkan apa yang tampak baginya.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">5.     Bersumpah hanya diperbolehkan atas nama Allah.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p align="center" style="margin-top:0;font-size:6pt;margin-bottom:0;color:blue;font-family:Arial;"><a href="http://www.mediamuslim.info/">Media Muslim INFO Project &#124; http://www.mediamuslim.info &#124; Indonesia @ 1428 H / 2007 M</a></p>
<p><!-- text below generated by server. PLEASE REMOVE -->  geovisit();<img border="0" src="http://visit.geocities.com/visit.gif?&#38;r=http%3A//www.geocities.com/mediamusliminfo/hadits_arbain/33.htm&#38;b=Netscape%205.0%20%28Windows%3B%20en-US%29&#38;s=1024x768&#38;o=Win32&#38;c=32&#38;j=true&#38;v=1.2" /> <img width="1" src="http://geo.yahoo.com/serv?s=76001548&#38;t=1181360899&#38;f=us-w68" alt="1" height="1" /> </span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hadits 32: Tidak Boleh Berbuat Kerusakan]]></title>
<link>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-32-tidak-boleh-berbuat-kerusakan/</link>
<pubDate>Sat, 09 Jun 2007 03:51:06 +0000</pubDate>
<dc:creator>haditsarbain</dc:creator>
<guid>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-32-tidak-boleh-berbuat-kerusakan/</guid>
<description><![CDATA[  HADITS KETIGAPULUH DUA عَنْ أَبِي سَعِيْدٍ سعْدُ بْنِ سِنَانِ الْخُدْرِي رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><!--StartFragment --> </p>
<h1 align="center"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">HADITS KETIGAPULUH DUA</span></h1>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;" dir="ltr"></span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:black;">عَنْ أَبِي سَعِيْدٍ سعْدُ بْنِ سِنَانِ الْخُدْرِي رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى الله عليه وسلَّمَ قَالَ : لاَ ضَرَرَ وَلاَ ضِرَارَ</span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:black;">[حَدِيْثٌ حَسَنٌ رَوَاهُ ابْنُ مَاجَه وَالدَّارُقُطْنِي وَغَيْرُهُمَا مُسْنَداً، وَرَوَاهُ مَالِك فِي الْمُوَطَّأ مُرْسَلاً عَنْ عَمْرو بْنِ يَحْيَى عَنْ أَبِيْهِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَسْقَطَ أَبَا سَعِيْدٍ وَلَهُ طُرُقٌ يُقَوِّي بَعْضُهَا بَعْضاً]</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Terjemah hadits / </span><span style="font-size:10pt;color:black;" dir="rtl">ترجمة الحديث</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> :</span></strong></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Dari Abu Sa’id, Sa’ad bin Sinan Al Khudri radhiallahuanhu, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda : “Tidak boleh melakukan perbuatan (mudharat) yang mencelakakan diri sendiri dan orang lain“</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">(Hadits hasan diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Daruqutni serta selainnya dengan sanad yang bersambung, juga diriwayatkan oleh Imam Malik dalam Muwattho’ secara mursal dari Amr bin Yahya dari bapaknya dari Rasulullah Shallallahu&#8217;alaihi wasallam, dia tidak menyebutkan Abu Sa’id. Akan tetapi dia memiliki jalan-jalan yang menguatkan sebagiannya atas sebagian yang lain).</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Pelajaran yang terdapat dalam hadits / </span><span style="font-size:10pt;color:black;" dir="rtl">الفوائد من الحديث</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">:</span></strong></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">1.                 Larangan melakukan sesuatau yang berbahaya.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">2.                 termasuk sesuatu yang diharamkan adalah sesuatu yang berbahaya seperti rokok, mengendarai kendaraan dengan ceroboh.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p align="center" style="margin-top:0;font-size:6pt;margin-bottom:0;color:blue;font-family:Arial;"><a href="http://www.mediamuslim.info/">Media Muslim INFO Project &#124; http://www.mediamuslim.info &#124; Indonesia @ 1428 H / 2007 M</a></p>
<p><!-- text below generated by server. PLEASE REMOVE -->  geovisit();<img border="0" src="http://visit.geocities.com/visit.gif?&#38;r=http%3A//www.geocities.com/mediamusliminfo/hadits_arbain/32.htm&#38;b=Netscape%205.0%20%28Windows%3B%20en-US%29&#38;s=1024x768&#38;o=Win32&#38;c=32&#38;j=true&#38;v=1.2" /> <img width="1" src="http://geo.yahoo.com/serv?s=76001548&#38;t=1181360899&#38;f=us-w67" alt="1" height="1" /> </span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hadits 31: Zuhud]]></title>
<link>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-31-zuhud/</link>
<pubDate>Sat, 09 Jun 2007 03:50:17 +0000</pubDate>
<dc:creator>haditsarbain</dc:creator>
<guid>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-31-zuhud/</guid>
<description><![CDATA[  HADITS KETIGAPULUH SATU عَنْ أَبِي الْعَبَّاس سَهْل بِنْ سَعْد السَّاعِدِي رَضِيَ الله عَنْهُ قَال]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><!--StartFragment --> </p>
<h1 align="center"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;" dir="ltr">HADITS KETIGAPULUH SATU</span></h1>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:#ffcc99;"></span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:black;">عَنْ أَبِي الْعَبَّاس سَهْل بِنْ سَعْد السَّاعِدِي رَضِيَ الله عَنْهُ قَالَ : جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ : ياَ رَسُوْلَ اللهِ دُلَّنِي عَلَى عَمَلٍ إِذَا عَمِلْتُهُ أَحَبَّنِيَ اللهُ وَأَحَبَّنِي النَّاسُ، فَقَالَ : ازْهَدْ فِي الدُّنْيَا يُحِبُّكَ اللهُ، وَازْهَدْ فِيْمَا عِنْدَ النَّاسِ يُحِبُّكَ النَّاسُ .</span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:black;">[حديث حسن رواه ابن ماجة وغيره بأسانيد حسنة]</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Terjemah hadits / </span><span style="font-size:10pt;color:black;" dir="rtl">ترجمة الحديث</span></strong></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Dari Abu Abbas Sahl bin Sa’ad Assa’idi radhiallahuanhu dia berkata : Seseorang mendatangi Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam, maka beliau berkata : Wahai Rasulullah, tunjukkan kepadaku sebuah amalan yang jika aku kerjakan, Allah dan manusia akan mencintaiku, maka beliau bersabda: Zuhudlah terhadap dunia maka engkau akan dicintai Allah dan zuhudlah terhadap apa yang ada pada manusia maka engkau akan dicintai manusia.</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">(Hadits hasan riwayat Ibnu Majah dan lainnya dengan sanad hasan) .</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Pelajaran yang terdapat dalam hadits / </span><span style="font-size:10pt;color:black;" dir="rtl">الفوائد من الحديث</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">:</span></strong></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">1.     Menuntut kecukupan terhadap dunia adalah perkara wajib, sedang zuhud adalah tidak adanya ketergantungan dan terpusatnya perhatian terhadapnya.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">2.     Bersikap qanaah terhadap rizki yang halal dan ridho terhadapnya serta bersikap ‘iffah dari perbuatan haram dan hati-hati terhadap syubhat.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">3.     Jiwa yang merasa cukup dan iffah serta berkorban dengan harta dan jiwa di jalan Allah merupakan hakekat zuhud.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p align="center" style="margin-top:0;font-size:6pt;margin-bottom:0;color:blue;font-family:Arial;"><a href="http://www.mediamuslim.info/">Media Muslim INFO Project &#124; http://www.mediamuslim.info &#124; Indonesia @ 1428 H / 2007 M</a></p>
<p></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hadits 30: Patuhilah Perintah dan Larangan Agama! (Hadits Dhaif)]]></title>
<link>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-30-patuhilah-perintah-dan-larangan-agama-hadits-dhaif/</link>
<pubDate>Sat, 09 Jun 2007 03:49:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>haditsarbain</dc:creator>
<guid>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-30-patuhilah-perintah-dan-larangan-agama-hadits-dhaif/</guid>
<description><![CDATA[  HADITS KETIGAPULUH عَنْ أَبِي ثَعْلَبَةَ الْخُشَنِي جُرْثُوْمِ بْنِ نَاشِرٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، ع]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><!--StartFragment --> </p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoHeading9"><span style="font-weight:700;color:black;font-family:Verdana;" dir="ltr"><font size="2">HADITS KETIGAPULUH</font></span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:#ffcc99;"></span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoBodyText3"><span style="font-size:14pt;color:black;font-family:Arial;">عَنْ أَبِي ثَعْلَبَةَ الْخُشَنِي جُرْثُوْمِ بْنِ نَاشِرٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، عَنْ رَسُوْلِ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ : إِنَّ اللهَ تَعَالَى فَرَضَ فَرَائِضَ فَلاَ تُضَيِّعُوْهَا، وَحَدَّ حُدُوْداً فَلاَ تَعْتَدُوْهَا، وَحَرَّمَ أَشْيَاءَ فَلاَ تَنْتَهِكُوْهَا، وَسَكَتَ عَنْ أَشْيَاءَ رَحْمَةً لَكُمْ غَيْرَ نِسْيَانٍ فَلاَ تَبْحَثُوا عَنْهَا.</span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:black;">[حديث حسن رواه الدارقطني وغيره] .</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;" dir="rtl"></span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Dari Abi Tsa’labah Al Khusyani Jurtsum bin Nasyir radhiallahuanhu, dari Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam dia berkata : Sesungguhnya Allah ta’ala telah menetapkan kewajiban-kewajiban, maka janganlah kalian mengabaikannya, dan telah menetapkan batasan-batasannya janganlah kalian melampauinya, Dia telah mengharamkan segala sesuatu, maka janganlah kalian melanggarnya, Dia mendiamkan sesuatu sebagai kasih sayang buat kalian dan bukan karena lupa jangan kalian mencari-cari tentangnya .</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">(Hadits hasan riwayat Daruquthni dan lainnya).</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">(Hadits ini dikatagorikan sebagai hadits dho’if</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">)</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">. Lihat Qowa’id wa Fawa’id Minal Arbain An Nawawiah, karangan Nazim Muhammad Sulthan, hal. 262. Lihat pula Misykatul Mashabih, takhrij Sy</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">ai</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">kh Al Albani, hadits no. 197, juz 1. Lihat pula Jami’ Al Ulum wal Hikam,</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> </span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">oleh Ibnu Rajab).</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p align="center" style="margin-top:0;font-size:6pt;margin-bottom:0;color:blue;font-family:Arial;"><a href="http://www.mediamuslim.info/">Media Muslim INFO Project &#124; http://www.mediamuslim.info &#124; Indonesia @ 1428 H / 2007 M</a></p>
<p><!-- text below generated by server. PLEASE REMOVE -->  geovisit();<img border="0" src="http://visit.geocities.com/visit.gif?&#38;r=http%3A//www.geocities.com/mediamusliminfo/hadits_arbain/30.htm&#38;b=Netscape%205.0%20%28Windows%3B%20en-US%29&#38;s=1024x768&#38;o=Win32&#38;c=32&#38;j=true&#38;v=1.2" /> <img width="1" src="http://geo.yahoo.com/serv?s=76001548&#38;t=1181360687&#38;f=us-w83" alt="1" height="1" /> </span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hadits 29: Menjaga Lisan]]></title>
<link>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-29-menjaga-lisan/</link>
<pubDate>Sat, 09 Jun 2007 03:49:05 +0000</pubDate>
<dc:creator>haditsarbain</dc:creator>
<guid>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-29-menjaga-lisan/</guid>
<description><![CDATA[  HADITS KEDUAPULUH SEMBILAN عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قُلْتُ يَا رَسُوْل]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><!--StartFragment --> </p>
<h1 align="center"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;" dir="ltr">HADITS KEDUAPULUH SEMBILAN</span></h1>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:#ffcc99;"></span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:black;">عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قُلْتُ يَا رَسُوْلَ اللهِ، أَخْبِرْنِي بِعَمَلٍ يُدْخِلُنِي الْجَنَّةَ وَيُبَاعِدُنِي عَنِ النَّارِ، قَالَ : لَقَدْ سَأَلْتَ عَنْ   عَظِيْمٍ، وَإِنَّهُ لَيَسِيْرٌ عَلىَ مَنْ يَسَّرَهُ اللهُ تَعَالَى عَلَيْهِ : تَعْبُدُ اللهَ لاَ تُشْرِكُ  بِهِ شَيْئاً، وَتُقِيْمُ الصَّلاَةَ، وَتُؤْتِيَ الزَّكَاةَ، وَتَصُوْمُ رَمَضَانَ، وَتَحُجُّ  الْبَيْتَ، ثُمَّ قَالَ : أَلاَ أَدُلُّكَ عَلَى أَبْوَابِ الْخَيْرِ ؟ الصَّوْمُ جُنَّةٌ، وَالصَّدَقَةُ تُطْفِئُ الْخَطِيْئَةَ كَمَا يُطْفِئُ الْمَاءُ النَّارَ، وَصَلاَةُ الرَّجُلِ فِي جَوْفِ   اللَّيْلِ، ثُمَّ قَالَ : </span><span style="font-size:14pt;color:black;font-family:Verdana;" dir="ltr">}</span><span style="font-size:14pt;color:black;"> تَتَجَافَى جُنُوْبُهُمْ عَنِ الْمَضَاجِعِ.. –حَتَّى بَلَغَ-  يَعْمَلُوْنَ</span><span style="font-size:14pt;color:black;font-family:Verdana;" dir="ltr">{</span><span style="font-size:14pt;color:black;">ُ ثمَّ قَالَ : أَلاَ أُخْبِرُكَ بِرَأْسِ الأَمْرِ وُعَمُوْدِهِ وَذِرْوَةِ سَنَامِهِ ؟ قُلْتُ بَلَى يَا رَسُوْلَ اللهِ قَالَ : رَأْسُ اْلأَمْرِ اْلإِسْلاَمُ وَعَمُوْدُهُ الصَّلاَةُ وَذِرْوَةُ سَنَامِهِ الْجِهَادُ. ثُمَّ قَالَ: أَلاَ أُخْبِرُكَ بِمَلاَكِ ذَلِكَ كُلِّهِ ؟ فَقُلْتُ : بَلىَ  يَا رَسُوْلَ اللهِ . فَأَخَذَ بِلِسَانِهِ وَقَالِ : كُفَّ  عَلَيْكَ هَذَا. قُلْتُ : يَا نَبِيَّ اللهِ، وَإِنَّا لَمُؤَاخَذُوْنَ بِمَا نَتَكَلَّمَ بِهِ ؟ فَقَالَ : ثَكِلَتْكَ أُمُّكَ، وَهَلْ   يَكُبَّ النَاسُ فِي النَّارِ عَلَى وُجُوْهِهِمْ –أَوْ قَالَ : عَلىَ مَنَاخِرِهِمْ – إِلاَّ حَصَائِدُ أَلْسِنَتِهِمْ . [رواه الترمذي وقال : حديث حسن صحيح]</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Terjemah hadits / </span><span style="font-size:10pt;color:black;" dir="rtl">ترجمة الحديث </span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> :</span></strong></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Dari Mu’az bin Jabal radhiallahuanhu dia berkata : Saya berkata : Ya Rasulullah, beritahukan saya tentang perbuatan yang dapat memasukkan saya ke dalam surga dan menjauhkan saya dari neraka, beliau bersabda: Engkau telah bertanya tentang sesuatu yang besar, dan perkara tersebut mudah bagi mereka yang dimudahkan Allah ta’ala, : Beribadah kepada Allah dan tidak menyekutukannya sedikitpun, menegakkan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan dan pergi haji. Kemudian beliau (Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam) bersabda: Maukah engkau aku beritahukan tentang pintu-pintu surga ?; Puasa adalah benteng, Sodaqoh akan mematikan (menghapus) kesalahan sebagaimana air mematikan api, dan shalatnya seseorang di tengah malam (qiyamullail), kemudian beliau membacakan ayat (yang artinya) : “ Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya….”. Kemudian beliau bersabda: Maukah kalian aku beritahukan pokok dari segala perkara, tiangnya dan puncaknya ?, aku menjawab : Mau ya Nabi Allah. Pokok perkara adalah Islam, tiangnya adalah shalat dan puncaknya adalah Jihad. Kemudian beliau bersabda : Maukah kalian aku beritahukan sesuatu (yang jika kalian laksanakan) kalian dapat memiliki semua itu ?, saya berkata : Mau ya Rasulullah. Maka Rasulullah memegang lisannya lalu bersabda: Jagalah ini (dari perkataan kotor/buruk). Saya berkata: Ya Nabi Allah, apakah kita akan dihukum juga atas apa yang kita bicarakan ?, beliau bersabda: Ah kamu ini, adakah yang menyebabkan seseorang terjungkel wajahnya di neraka –atau sabda beliau : diatas hidungnya- selain buah dari yang diucapkan oleh lisan-lisan mereka .</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">(Riwayat Turmuzi dan dia berkata: Haditsnya hasan shahih)</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Pelajaran yang terdapat dalam hadits / </span><span style="font-size:10pt;color:black;" dir="rtl">الفوائد من الحديث</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> :</span></strong></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">1.     Perhatian shahabat yang sangat besar untuk melakukan amal yang dapat memasukkan mereka ke surga.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">2.     Amal perbuatan merupakan sebab masuk surga jika Allah menerimanya dan hal ini tidak bertentangan dengan sabda Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam  “Tidak masuk surga setiap kalian dengan amalnya ”. Makna hadits tersebut adalah bahwa amal dengan sendirinya tidak berhak memasukkan seseorang ke surga selama Allah belum menerimanya dengan karunia-Nya dan Rahmat-Nya.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">3.     Mentauhidkan Allah dan menunaikan kewajibannya adalah sebab masuknya seseorang ke dalam surga.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">4.     Shalat sunnah setelah  shalat fardhu merupakan sebab kecintaan Allah ta’ala kepada hambanya.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">5.     Bahaya lisan dan perbuatannya akan dibalas dan bahwa dia dan mencampakkan seseorang ke neraka karena ucapannya.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p align="center" style="margin-top:0;font-size:6pt;margin-bottom:0;color:blue;font-family:Arial;"><a href="http://www.mediamuslim.info/">Media Muslim INFO Project &#124; http://www.mediamuslim.info &#124; Indonesia @ 1428 H / 2007 M</a></p>
<p><!-- text below generated by server. PLEASE REMOVE -->  geovisit();<img border="0" src="http://visit.geocities.com/visit.gif?&#38;r=http%3A//www.geocities.com/mediamusliminfo/hadits_arbain/29.htm&#38;b=Netscape%205.0%20%28Windows%3B%20en-US%29&#38;s=1024x768&#38;o=Win32&#38;c=32&#38;j=true&#38;v=1.2" /> <img width="1" src="http://geo.yahoo.com/serv?s=76001548&#38;t=1181360686&#38;f=us-w72" alt="1" height="1" /> </span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hadits 28: Berpegang Teguh Kepada Sunnah]]></title>
<link>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-28-berpegang-teguh-kepada-sunnah/</link>
<pubDate>Sat, 09 Jun 2007 03:48:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>haditsarbain</dc:creator>
<guid>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-28-berpegang-teguh-kepada-sunnah/</guid>
<description><![CDATA[  HADITS KEDUAPULUH DELAPAN عَنْ أَبِي نَجِيْحٍ الْعِرْبَاضِ بْنِ سَاريةَ رَضي الله عنه قَالَ : وَعَ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><!--StartFragment --> </p>
<h1 align="center"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;" dir="ltr">HADITS KEDUAPULUH DELAPAN</span></h1>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:#ffcc99;"></span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoBodyText3"><span style="font-size:14pt;color:black;font-family:Arial;">عَنْ أَبِي نَجِيْحٍ الْعِرْبَاضِ بْنِ سَاريةَ رَضي الله عنه قَالَ : وَعَظَنَا رَسُوْلُ اللهِ صَلىَّ الله عليه وسلم مَوْعِظَةً وَجِلَتْ مِنْهَا الْقُلُوْبُ، وَذَرِفَتْ مِنْهَا الْعُيُوْنُ، فَقُلْنَا : يَا رَسُوْلَ اللهِ، كَأَنَّهَا مَوْعِظَةُ مُوَدِّعٍ، فَأَوْصِنَا، قَالَ : أُوْصِيْكُمْ بِتَقْوَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ، وَالسَّمْعِ وَالطَّاعَةِ وَإِنْ تَأَمَّرَ عَلَيْكُمْ   عَبْدٌ، فَإِنَّهُ مَنْ يَعِشْ مِنْكُمْ فَسَيَرَى اخْتِلاَفاً كًثِيْراً. فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِي وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ الْمَهْدِيِّيْنَ عَضُّوا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ، وَإِيَّاكُمْ   وَمُحْدَثَاتِ اْلأُمُوْرِ، فَإِنَّ كُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ</span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoBodyText3"><span style="font-size:14pt;color:black;font-family:Arial;">[رَوَاه داود والترمذي وقال : حديث حسن صحيح]</span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;" dir="ltr"></span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Terjemah hadits / </span><span style="font-size:10pt;color:black;" dir="rtl">ترجمة الحديث</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">         :</span></strong></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Dari Abu Najih Al Irbadh bin Sariah radhiallahuanhu dia berkata : Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam memberikan kami nasehat yang membuat hati kami bergetar dan air mata kami bercucuran. Maka kami berkata : Ya Rasulullah, seakan-akan ini merupakan nasehat perpisahan, maka berilah kami wasiat. Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda : “ Saya wasiatkan kalian untuk bertakwa kepada Allah ta’ala, tunduk dan patuh kepada pemimpin kalian meskipun yang memimpin kalian adalah seorang budak. Karena di antara kalian yang hidup (setelah ini) akan menyaksikan banyaknya perselisihan. Hendaklah kalian berpegang teguh terhadap ajaranku dan ajaran Khulafaurrasyidin yang mendapatkan petunjuk, gigitlah (genggamlah dengan kuat) dengan geraham. Hendaklah kalian menghindari perkara yang diada-adakan, karena semua perkara bid’ah adalah sesat “</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">(Riwayat Abu Daud dan Turmuzi, dia berkata : hasan shahih)</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Pelajaran:</span></strong></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">1.     Bekas yang dalam dari nasehat Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam dalam jiwa para shahabat. Hal tersebut merupakan tauladan bagi para da’i di jalan Allah ta’ala.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">2.     Taqwa merupakan yang paling penting untuk disampaikan seorang muslim kepada muslim lainnya, kemudian mendengar dan ta’at kepada pemerintah selama tidak terdapat didalamnya maksiat.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">3.     Keharusan untuk berpegang teguh terhadap sunnah Nabi dan sunnah Khulafaurrasyidin, karena didalamnya terdapat kemenangan dan kesuksesan, khususnya tatkala banyak terjadi perbedaan dan perpecahan.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">4.     Hadits ini menunjukkan tentang sunnahnya memberikan wasiat saat berpisah karena di dalamnya terdapat kebaikan dan kebahagiaan dunia dan akhirat.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">5.     Larangan untuk melakukan hal yang baru dalam agama (bid’ah) yang tidak memiliki landasan dalam agama.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p align="center" style="margin-top:0;font-size:6pt;margin-bottom:0;color:blue;font-family:Arial;"><a href="http://www.mediamuslim.info/">Media Muslim INFO Project &#124; http://www.mediamuslim.info &#124; Indonesia @ 1428 H / 2007 M</a></p>
<p></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hadits 27: jauhilah Perbuatan yang Meresahkan]]></title>
<link>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-27-jauhilah-perbuatan-yang-meresahkan/</link>
<pubDate>Sat, 09 Jun 2007 03:47:47 +0000</pubDate>
<dc:creator>haditsarbain</dc:creator>
<guid>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-27-jauhilah-perbuatan-yang-meresahkan/</guid>
<description><![CDATA[  HADITS KEDUAPULUH TUJUH عَنْ النَّوَّاسِ بنِ سَمْعَانَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><!--StartFragment --> </p>
<h1 align="center"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;" dir="ltr">HADITS KEDUAPULUH TUJUH</span></h1>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:#ffcc99;"></span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:black;">عَنْ النَّوَّاسِ بنِ سَمْعَانَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى الله عليه وسلم قَالَ : الْبِرُّ حُسْنُ الْخُلُقِ وَاْلإِثْمُ مَا حَاكَ فِي نَفْسِكَ وَكَرِهْتَ أَنْ يَطَّلِعَ عَلَيْهِ النَّاسُ . [رَوَاهُ مُسْلِم] .</span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:black;">وَعَنْ وَابِصَةَ بْنِ مَعْبَد رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : أَتَيْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ : جِئْتَ تَسْألُ عَنِ الْبِرِّ قُلْتُ : نَعَمْ، قَالَ : اِسْتَفْتِ قَلْبَكَ، الْبِرُّ مَا اطْمَأَنَّتْ إِلَيْهِ النَّفْسُ وَاطْمَأَنَّ إِلَيْهِ الْقَلْبُ، وَاْلإِثْمُ مَا حَاكَ فِي النَّفْسِ وَتَرَدَّدَ فِي الصَّدْرِ، وَإِنْ أَفْتَاكَ النَّاسُ وَأَفْتَوْكَ &#8220;</span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:black;">[حديث حسن رويناه في مسندي الإمامين أحمد بن حنبل والدارمي بإسناد حسن]</span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;"></span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;" dir="rtl"></span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Terjemah hadits / </span><span style="font-size:10pt;color:black;" dir="rtl">ترجمة الحديث</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">  :</span></strong></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoBodyText3"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Dari Nawwas bin Sam’an radhiallahuanhu, dari Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda : “Kebaikan adalah akhlak yang baik, dan dosa adalah apa yang terasa mengaggu jiwamu dan engkau tidak suka jika diketahui  manusia “ </span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoBodyText3"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">(Riwayat Muslim)</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoBodyText3"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Dan dari Wabishah bin Ma’bad radhiallahuanhu dia berkata : Saya mendatangi Rasulullah Shallallahu&#8217;alaihi wasallam, lalu beliau bersabda : Engkau datang untuk menanyakan kebaikan ?, saya menjwab : Ya. Beliau bersabda : Mintalah pendapat dari hatimu, kebaikan adalah apa yang jiwa dan hati tenang karenanya, dan dosa adalah apa yang terasa mengganggu jiwa dan menimbulkan keragu-raguan dalam dada, meskipun orang-orang memberi fatwa kepadamu dan mereka membenarkannya.</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoBodyText3"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">(Hadits hasan kami riwayatkan dari dua musnad Imam Ahmad bin Hanbal dan Ad Darimi dengan sanad yang hasan)</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoBodyText3"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Pelajaran yang terdapat dalam hadits / </span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;" dir="rtl">الفوائد من الحديث</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> :</span></strong></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">1.     Tanda perbuatan dosa adalah timbulnya keragu-raguan dalam jiwa dan tidak suka kalau hal itu diketahui orang lain.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">2.     Siapa yang ingin melakukan suatu perbuatan maka hendaklah dia menanyakan hal tersebut pada dirinya .</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">3.     Anjuran untuk berakhlak mulia karena akhlak yang mulia termasuk unsur kebaikan yang sangat besar.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">4.     Hati seorang mu’min akan tenang dengan perbuatan yang halal dan gusar dengan perbuatan haram.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">5.     Melihat terlebih dahulu ketetapan hukum sebelum mengambil tindakan. Ambillah yang paling dekat dengan ketakwaan dan kewara’an dalam agama.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">6.     Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam  ketika menyampaikan sesuatu kepada para shahabatnya selalu mempertimbangkan kondisi mereka.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">7.     Perhatian Islam terhadap pendidikan sisi agama yang bersifat internal dalam hati orang beriman dan meminta keputusannya sebelum mengambil tindakan.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p align="center" style="margin-top:0;font-size:6pt;margin-bottom:0;color:blue;font-family:Arial;"><a href="http://www.mediamuslim.info/">Media Muslim INFO Project &#124; http://www.mediamuslim.info &#124; Indonesia @ 1428 H / 2007 M</a></p>
<p></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hadits 26: Perbuatan Baik Adalah Shadaqah]]></title>
<link>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-26-perbuatan-baik-adalah-shadaqah/</link>
<pubDate>Sat, 09 Jun 2007 03:47:23 +0000</pubDate>
<dc:creator>haditsarbain</dc:creator>
<guid>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-26-perbuatan-baik-adalah-shadaqah/</guid>
<description><![CDATA[  HADITS KEDUAPULUH ENAM عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَل]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><!--StartFragment --> </p>
<h1 align="center"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;" dir="ltr">HADITS KEDUAPULUH ENAM</span></h1>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:#ffcc99;"></span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:black;">عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : كُلُّ سُلاَمَى مِنَ النَّاسِ عَلَيْهِ صَدَقَةٌ، كُلُّ يَوْمٍ تَطْلُعُ فِيْهِ الشَّمْسُ تَعْدِلُ بَيْنَ اثْنَيْنِ صَدَقَةٌ، وَتُعِيْنُ الرَّجُلَ فِي دَابَّتِهِ فَتَحْمِلُهُ عَلَيْهَا أَوْ تَرْفَعُ لَهُ عَلَيْهَا مَتَاعَهُ صَدَقَةٌ وَالْكَلِمَةُ الطَّيِّبَةُ صَدَقَةٌ، وَبِكُلِّ خُطْوَةٍ تَمْشِيْهَا إِلَى الصَّلاَةِ صَدَقَةٌ وَ تُمِيْطُ اْلأَذَى عَنِ الطَّرِيْقِ صَدَقَةٌ</span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:black;">[رواه البخاري ومسلم]</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Terjemah hadits / </span><span style="font-size:10pt;color:black;" dir="rtl">ترجمة الحديث</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> :</span></strong></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;" dir="ltr"></span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoBodyText3"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu dia berkata : Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda : Setiap anggota tubuh manusia wajib disedekahi, setiap hari dimana matahari terbit lalu engkau berlaku adil terhadap dua orang (yang bertikai) adalah sedekah, engkau menolong seseorang yang berkendaraan  lalu engkau bantu dia untuk naik kendaraanya atau mengangkatkan barangnya adalah sedekah, ucapan yang baik adalah sedekah, setiap langkah ketika engkau berjalan menuju shalat adalah sedekah dan menghilangkan gangguan dari jalan adalah sedekah.</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoBodyText3"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">(Riwayat Bukhori dan Muslim)</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Pelajaran yang terdapat dalam hadits / </span><span style="font-size:10pt;color:black;" dir="rtl">الفوائد من الحديث </span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> :</span></strong></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">1.     Bersyukur kepada Allah ta’ala setiap hari atas kesehatan anggota badan.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">2.     Allah telah menjadikan -sebagai rasa syukur terhadap ni’mat-Nya- setiap anggota badan untuk menolong hamba-hamba Allah ta’ala, bersedekah kepada mereka dengan menggunakannya sesuai kemaslahatannya.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">3.     Temasuk sedekah adalah : Menahan tangan dan lisan untuk tidak menyakiti orang lain, justru seharusnya digunakan untuk menunaikan hak-hak setiap muslim.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">4.     Jasad harus dikeluarkan zakatnya sebagaimana harta ada zakatnya. Zakat badan adalah melakukan perbuatan baik, bersedekah dan pintu-pintunya banyak.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">5.     Anjuran untuk mendamaikan kedua belah fihak, tolong menolong, mengucapkan kalimat yang baik, berjalan menuju shalat dan menyingkirkan penghalang dari shalat.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">6.     Anjuran untuk membersihkan sarana-sarana umum.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">7.     Anjuran untuk melakukan keadilan, karena dengan keadilanlah ditegakkan langit dan bumi.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p align="center" style="margin-top:0;font-size:6pt;margin-bottom:0;color:blue;font-family:Arial;"><a href="http://www.mediamuslim.info/">Media Muslim INFO Project &#124; http://www.mediamuslim.info &#124; Indonesia @ 1428 H / 2007 M</a></p>
<p><!-- text below generated by server. PLEASE REMOVE -->  geovisit();<img border="0" src="http://visit.geocities.com/visit.gif?&#38;r=http%3A//www.geocities.com/mediamusliminfo/hadits_arbain/26.htm&#38;b=Netscape%205.0%20%28Windows%3B%20en-US%29&#38;s=1024x768&#38;o=Win32&#38;c=32&#38;j=true&#38;v=1.2" /> <img width="1" src="http://geo.yahoo.com/serv?s=76001548&#38;t=1181360685&#38;f=us-w58" alt="1" height="1" /> </span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hadits 25: Shadaqah]]></title>
<link>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-25-shadaqah/</link>
<pubDate>Sat, 09 Jun 2007 03:46:06 +0000</pubDate>
<dc:creator>haditsarbain</dc:creator>
<guid>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-25-shadaqah/</guid>
<description><![CDATA[  HADITS KEDUAPULUH LIMA عَنْ أَبِي ذَرٍّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ : أَنَّ نَاساً مِنْ أَصْحَابِ رَسُوْلِ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><!--StartFragment --> </p>
<h1 align="center"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;" dir="ltr">HADITS KEDUAPULUH LIMA</span></h1>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:#ffcc99;"></span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:black;">عَنْ أَبِي ذَرٍّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ : أَنَّ نَاساً مِنْ أَصْحَابِ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى   الله عليه وسلم قَالُوا لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا رَسُوْلَ اللهِ، ذَهَبَ أَهْلُ الدُّثُوْرِ بِاْلأُجُوْرِ يُصَلُّوْنَ كَمَا نُصَلِّي، وَيَصُوْمُوْنَ كَمَا نَصُوْمُ، وَتَصَدَّقُوْنَ بِفُضُوْلِ أَمْوَالِهِمْ قَالَ : أَوَ لَيْسَ قَدْ جَعَلَ اللهُ لَكُمْ مَا يَتَصَدَّقُوْنَ : إِنَّ لَكُمْ بِكُلِّ تَسْبِيْحَةٍ صَدَقَةً وَكُلِّ تَكْبِيْرَةٍ صَدَقَةً وَكُلِّ تَحْمِيْدَةٍ صَدَقَةً، وَكُلِّ تَهْلِيْلَةٍ صَدَقَةً وَأَمْرٍ بِالْمَعْرُوْفِ صَدَقَةً وَنَهْيٍ عَن مُنْكَرٍ صَدَقَةً وَفِي بُضْعِ أَحَدِكُمْ صَدَقَةً قَالُوا  : يَا رَسُوْلَ اللهِ أَيَأْتِي أَحَدُنَا شَهْوَتَهُ وَيَكُوْنُ لَهُ فِيْهَا أَجْرٌ ؟ قَالَ : أَرَأَيْتُمْ لَوْ وَضَعَهَا فِي حَرَامٍ أَكَانَ عَلَيْهِ وِزْرٌ ؟ فَكَذَلِكَ إِذَا وَضَعَهَا فِي الْحَلاَلِ كَانَ لَهُ أَجْرٌ .</span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:black;">[رواه مسلم]</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Terjemah hadits / </span><span style="font-size:10pt;color:black;" dir="rtl">ترجمة الحديث</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> :</span></strong></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Dari Abu Dzar radhiallahuanhu : Sesungguhnya sejumlah orang dari shahabat Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam berkata kepada Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam: “ Wahai Rasululullah, orang-orang kaya telah pergi dengan membawa pahala yang banyak, mereka shalat sebagaimana kami shalat, mereka puasa sebagaimana kami puasa dan mereka bersedekah dengan kelebihan harta mereka (sedang kami tidak dapat melakukannya). (Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam) bersabda : Bukankah Allah telah menjadikan bagi kalian jalan untuk bersedekah ? : Sesungguhnya setiap tashbih merupakan sedekah, setiap takbir merupakan sedekah, setiap tahmid merupakan sedekah, setiap tahlil merupakan sedekah, amar ma’ruf nahi munkar merupakan sedekah dan setiap kemaluan kalian merupakan sedekah. Mereka bertanya : Ya Rasulullah masakah dikatakan berpahala seseorang diantara kami yang menyalurkan syahwatnya ?, beliau bersabda : Bagaimana pendapat kalian seandainya hal tersebut disalurkan dijalan yang haram, bukankah baginya dosa ?, demikianlah halnya jika hal tersebut diletakkan pada jalan yang halal, maka baginya mendapatkan pahala.</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">(Riwayat Muslim)</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Pelajaran yang terdapat dalam hadits / </span><span style="font-size:10pt;color:black;" dir="rtl">الفوائد من الحديث</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> :</span></strong></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">1.     Sikap bijak dalam menanggapi berbagai kondisi serta mendatangkan kabar gembira bagi jiwa serta menenangkan perasaan.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">2.     Para shahabat berlomba-lomba untuk berbuat kebaikan.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">3.     Luasnya keutamaan Allah ta’ala serta banyaknya pintu-pintu kebaikan yang dibuka bagi hamba-Nya.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">4.     Semua bentuk zikir sesungguhnya merupakan shodaqoh yang dikeluarkan seseorang untuk dirinya.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">5.     Kebiasaan-kebiasaan mubah dan penyaluran syahwat yang disyariatkan dapat menjadi ketaatan dan ibadah jika diiringi dengan niat shalih.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">6.     Anjuran untuk meminta sesuatu yang dapat bermanfaat bagi seorang muslim dan yang dapat meningkatkan dirinya ke derajat yang lebih sempurna.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">7.     Didalam hadits ini terdapat keutamaan orang kaya yang bersyukur dan orang fakir yang bersabar.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p align="center" style="margin-top:0;font-size:6pt;margin-bottom:0;color:blue;font-family:Arial;"><a href="http://www.mediamuslim.info/">Media Muslim INFO Project &#124; http://www.mediamuslim.info &#124; Indonesia @ 1428 H / 2007 M</a></p>
<p><!-- text below generated by server. PLEASE REMOVE -->  geovisit();<img border="0" src="http://visit.geocities.com/visit.gif?&#38;r=http%3A//www.geocities.com/mediamusliminfo/hadits_arbain/25.htm&#38;b=Netscape%205.0%20%28Windows%3B%20en-US%29&#38;s=1024x768&#38;o=Win32&#38;c=32&#38;j=true&#38;v=1.2" /> <img width="1" src="http://geo.yahoo.com/serv?s=76001548&#38;t=1181360338&#38;f=us-w62" alt="1" height="1" /> </span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hadits 24: Larangan Berbuat Zalim]]></title>
<link>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-24-larangan-berbuat-zalim/</link>
<pubDate>Sat, 09 Jun 2007 03:45:28 +0000</pubDate>
<dc:creator>haditsarbain</dc:creator>
<guid>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-24-larangan-berbuat-zalim/</guid>
<description><![CDATA[  HADITS KEDUAPULUH EMPAT عَنْ أَبِي ذَرٍّ الْغِفَارِي رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى ا]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><!--StartFragment --> </p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoHeading9"><span style="font-weight:700;color:black;font-family:Verdana;" dir="ltr"><font size="2">HADITS KEDUAPULUH EMPAT</font></span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:#ffcc99;"></span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoBodyText3"><span style="font-size:14pt;color:black;font-family:Arial;">عَنْ أَبِي ذَرٍّ الْغِفَارِي رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ  فِيْمَا يَرْوِيْهِ عَنْ رَبِّهِ عَزَّ وَجَلَّ أَنَّهُ قَالَ : يَا عِبَادِي إِنِّي حَرَّمْتُ الظُّلْمَ عَلىَ نَفْسِي وَجَعَلْتُهُ بَيْنَكُمْ مُحَرَّماً، فَلاَ تَظَالَمُوا . يَا عِبَادِي كُلُّكُمْ  ضَالٌّ إِلاَّ مَنْ هَدَيْتُهُ، فَاسْتَهْدُوْنِي أَهْدِكُمْ . يَا عِبَادِي كُلُّكُمْ جَائِعٌ إِلاَّ مَنْ أَطْعَمْتُهُ فَاسْتَطْعِمُوْنِي أَطْعِمْكُمْ . يَا عِبَادِي كُلُّكُمْ عَارٍ إِلاَّ مَنْ كَسَوْتُهُ فَاسْتَكْسُوْنِي أَكْسُكُمْ . يَا عِبَادِي إِنَّكُمْ تُخْطِئُوْنَ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَأَناَ أَغْفِرُ الذُّنُوْبَ جَمِيْعاً، فَاسْتَغْفِرُوْنِي أَغْفِرْ لَكُمْ، يَا عِبَادِي إِنَّكُمْ لَنْ تَبْلُغُوا ضُرِّي فَتَضُرُّوْنِي، وَلَنْ تَبْلُغُوا نَفْعِي فَتَنْفَعُوْنِي . يَا عِبَادِي لَوْ أَنَّ أَوَّلَكُمْ وَآخِرَكُمْ وَإِنْسَكُمْ وَجِنَّكُمْ كَانُوا عَلَى أَتْقَى قَلْبِ رَجُلٍ وَاحِدٍ مِنْكُمْ مَا زَادَ ذَلِكَ فِي مُلْكِي شَيْئاً . يَا عِبَادِي لَوْ أَنَّ أَوَّلَكُمْ وَآخِرَكُمْ وَإِنْسَكُمْ وَجِنَّكُمْ كَانُوا عَلَى أَفْجَرِ قَلْبِ رَجُلٍ وَاحِدٍ مِنْكُمْ مَا نَقَصَ ذَلِكَ مِنْ مُلْكِي شَيْئاً . يَا عِبَادِي لَوْ أَنَّ أَوَّلَكُمْ وَآخِرَكُمْ وَإِنْسَكُمْ وَجِنَّكُمْ قَامُوا فِي صَعِيْدٍ وَاحِدٍ فَسَأَلُوْنِي فَأَعْطَيْتُ كُلَّ وَاحِدٍ مَسْأَلَتَهُ   مَا نَقَصَ ذَلِكَ مِمَّا عِنْدِي إِلاَّ كَمَا يَنْقُصُ الْمَخِيْطُ إِذَا أُدْخِلَ الْبَحْرَ .   يَا عِبَادِي إِنَّمَا هِيَ أَعَمَالُكُمْ أُحْصِيْهَا لَكُمْ ثُمَّ أُوْفِيْكُمْ إِيَّاهَا فَمَنْ    وَجَدَ خَيْراً فَلْيَحْمَدِ اللهَ وَمَنْ وَجَدَ غَيْرَ ذَلِكَ فَلاَ يَلُوْمَنَّ إِلاَّ نَفْسَهُ .</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:black;" dir="rtl">[رواه مسلم]</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Terjemah hadits / </span><span style="font-size:10pt;color:black;" dir="rtl">ترجمة الحديث</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> :</span></strong></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Dari Abu Dzar Al Ghifari radhiallahuanhu dari Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam sebagaimana beliau riwayatkan dari Rabbnya Azza Wajalla bahwa Dia berfirman: Wahai hambaku, sesungguhya aku telah mengharamkan kezaliman atas diri-Ku dan Aku telah menetapkan haramnya (kezaliman itu) diantara kalian, maka janganlah kalian saling berlaku zalim. Wahai hambaku semua kalian adalah sesat kecuali siapa yang Aku beri hidayah, maka mintalah hidayah kepada-Ku niscaya Aku akan memberikan kalian hidayah. Wahai hambaku, kalian semuanya kelaparan kecuali siapa yang aku berikan kepadanya makanan, maka mintalah makan kepada-Ku niscaya Aku berikan kalian makanan. Wahai hamba-Ku, kalian semuanya telanjang kecuali siapa yang aku berikan kepadanya pakaian, maka mintalah pakaian kepada-Ku niscaya Aku berikan kalian pakaian. Wahai hamba-Ku kalian semuanya melakukan kesalahan pada malam dan siang hari dan Aku mengampuni dosa semuanya, maka mintalah ampun kepada-Ku niscaya akan Aku ampuni. Wahai hamba-Ku sesungguhnya tidak ada kemudharatan yang dapat kalian lakukan kepada-Ku sebagaimana tidak ada kemanfaatan yang kalian berikan kepada-Ku. Wahai hambaku seandainya sejak orang pertama di antara kalian sampai orang terakhir, dari kalangan manusia dan jin semuanya berada dalam keadaan paling bertakwa di antara kamu, niscaya hal tersebut tidak menambah kerajaan-Ku sedikitpun. Wahai hamba-Ku seandainya sejak orang pertama di antara kalian sampai orang terakhir, dari golongan manusia dan jin di antara kalian, semuanya seperti orang yang paling durhaka di antara kalian, niscaya hal itu mengurangi kerajaan-Ku sedikitpun juga. Wahai hamba-Ku, seandainya  sejak orang pertama di antara kalian sampai orang terakhir semuanya berdiri di sebuah bukit lalu kalian meminta kepada-Ku, lalu setiap orang yang meminta Aku penuhi, niscaya hal itu tidak mengurangi apa yang ada pada-Ku kecuali bagaikan sebuah jarum yang dicelupkan di tengah lautan. Wahai hamba-Ku, sesungguhnya semua perbuatan kalian akan diperhitungkan untuk kalian kemudian diberikan balasannya, siapa yang banyak mendapatkan kebaikaan maka hendaklah dia bersyukur kepada Allah dan siapa yang menemukan selain (kebaikan) itu janganlah ada yang dicela kecuali dirinya.</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">(Riwayat Muslim)</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Pelajaran yang terdapat dalam hadits / </span><span style="font-size:10pt;color:black;" dir="rtl">الفوائد من الحديث</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">:</span></strong></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">1.     Menegakkan keadilan di antara manusia serta haramnya kezaliman di antara mereka merupakan tujuan dari ajaran Islam yang paling penting.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">2.     Wajib bagi setiap orang untuk memudahkan jalan petunjuk dan memintanya kepada Allah ta’ala.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">3.     Semua makhluk sangat tergantung kepada Allah dalam mendatangkan kebaikan dan menolak keburukan terhadap dirinya baik dalam perkara dunia maupun akhirat.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">4.     Pentingnya istighfar dari perbuatan dosa dan sesungguhnya Allah ta’ala akan mengampuninya.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">5.     Lemahnya makhluk dan ketidakmampuan mereka dalam mendatangkan kecelakaan dan kemanfaatan.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">6.     Wajib bagi setiap mu’min untuk bersyukur kepada Allah ta’ala atas ni’mat-Nya dan taufiq-Nya.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">7.     Sesungguhnya Allah ta’ala menghitung semua perbuatan seorang hamba dan membalasnya.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">8.     Dalam hadits terdapat petunjuk untuk mengevaluasi diri (muhasabah) serta penyesalan atas dosa-dosa</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p align="center" style="margin-top:0;font-size:6pt;margin-bottom:0;color:blue;font-family:Arial;"><a href="http://www.mediamuslim.info/">Media Muslim INFO Project &#124; http://www.mediamuslim.info &#124; Indonesia @ 1428 H / 2007 M</a></p>
<p></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hadits 23: Suci Adalah Bagian Dari Iman]]></title>
<link>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-23-suci-adalah-bagian-dari-iman/</link>
<pubDate>Sat, 09 Jun 2007 03:44:50 +0000</pubDate>
<dc:creator>haditsarbain</dc:creator>
<guid>http://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-23-suci-adalah-bagian-dari-iman/</guid>
<description><![CDATA[  HADITS KEDUAPULUH TIGA عَنْ أَبِيْ مَالِكْ الْحَارِثِي ابْنِ عَاصِمْ اْلأَشْعَرِي رَضِيَ اللهُ عَن]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><!--StartFragment --> </p>
<h1 align="center"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;" dir="ltr">HADITS KEDUAPULUH TIGA</span></h1>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:#ffcc99;"></span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:black;">عَنْ أَبِيْ مَالِكْ الْحَارِثِي ابْنِ عَاصِمْ اْلأَشْعَرِي رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : الطُّهُوْرُ شَطْرُ اْلإِيْمَانِ، وَالْحَمْدُ للهِ تَمْلأُ الْمِيْزَانِ، وَسُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ للهِ تَمْلأُ – أَوْ تَمْلآنِ – مَا بَيْنَ السَّمَاءِ وَاْلأَرْضِ، وَالصَّلاَةُ نُوْرٌ، وَالصَّدَقَةُ بُرْهَانٌ، وَالْقُرْآنُ حُجَّةٌ لَكَ أَوْ عَلَيْكَ . كُلُّ النَّاسِ يَغْدُو فَباَئِعٌ نَفْسَهُ فَمُعْتِقُهَا أَوْ مُوْبِقُهَا</span></p>
<p align="center" style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:12pt 0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;color:black;">[رواه مسلم]</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p> </span></strong></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Terjemah hadits / </span><span style="font-size:10pt;color:black;" dir="rtl">ترجمة الحديث</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> :</span></strong></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Dari Abu Malik Al Haritsy bin ‘Ashim Al ‘Asy’ary radhiallahuanhu dia berkata : Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda : Bersuci adalah bagian dari iman, Al Hamdulillah dapat memenuhi timbangan, Subhanallah dan Al Hamdulillah dapat memenuhi antara langit dan bumi, Sholat adalah cahaya, shadaqah adalah bukti</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">, Al Quran dapat menjadi saksi yang meringankanmu atau yang memberatkanmu. Semua manusia berangkat menjual dirinya, ada yang membebaskan dirinya (dari kehinaan dan azab) ada juga yang menghancurkan dirinya.</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">(Riwayat Muslim).</span></p>
<p align="center" style="text-align:center;margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#ffcc99;font-family:Verdana;"></span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Pelajaran yang terdapat dalam hadits / </span><span style="font-size:10pt;color:black;" dir="rtl"> الفوائد من الحديث</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> :</span></strong></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">1.     Iman merupakan ucapan dan perbuatan, bertambah dengan amal s</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">h</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">al</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">i</span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">h dan keta’atan dan berkurang dengan maksiat dan dosa.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">2.     Amal perbuatan akan ditimbang pada hari kiamat dan dia memiliki beratnya.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">3.     Bersuci merupakan syarat sahnya ibadah, karena itu harus diperhatikan.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">4.     Menjaga shalat akan mendatangkan petunjuk dan memperbaiki kondisi seorang muslim terhadap manusia, membedakannya dengan akhlaknya dan perilakunya, kewara’annya dan ketakwaannya.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">5.     Seruan untuk berinfaq pada jalan-jalan kebaikan dan bersegera melakukannya dimana hal tersebut merupakan pertanda benarnya keimanan.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">6.     Anjuran untuk bersabar tatkala mengalami musibah, khususnya apa yang dialami seorang muslim karena perbuatan amar ma’ruf nahi munkar.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">7.     Semangat membaca Al Quran dengan pemahaman dan mentadabburi (merenungkan) ma’nanya, menga-malkan kandungan-kandungannya karena hal tersebut dapat memberi syafaat bagi seorang hamba pada hari kiamat.</span></p>
<p style="margin:12pt 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">8.       Seorang muslim harus menggunakan waktunya dan umurnya dalam keta’atan kepada Allah ta’ala serta tidak mengabaikannya karena kesibukan lainnya.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p align="center" style="margin-top:0;font-size:6pt;margin-bottom:0;color:blue;font-family:Arial;"><a href="http://www.mediamuslim.info/">Media Muslim INFO Project &#124; http://www.mediamuslim.info &#124; Indonesia @ 1428 H / 2007 M</a></p>
<p><!-- text below generated by server. PLEASE REMOVE -->  geovisit();<img border="0" src="http://visit.geocities.com/visit.gif?&#38;r=http%3A//www.geocities.com/mediamusliminfo/hadits_arbain/23.htm&#38;b=Netscape%205.0%20%28Windows%3B%20en-US%29&#38;s=1024x768&#38;o=Win32&#38;c=32&#38;j=true&#38;v=1.2" /> <img width="1" src="http://geo.yahoo.com/serv?s=76001548&#38;t=1181360336&#38;f=us-w59" alt="1" height="1" /> </span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
