<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>hansip &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/hansip/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "hansip"</description>
	<pubDate>Sat, 26 Dec 2009 16:56:54 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Pemilu oh Pemilu]]></title>
<link>http://versalino.wordpress.com/2009/04/09/pemilu-oh-pemilu/</link>
<pubDate>Thu, 09 Apr 2009 06:03:55 +0000</pubDate>
<dc:creator>versalino</dc:creator>
<guid>http://versalino.wordpress.com/2009/04/09/pemilu-oh-pemilu/</guid>
<description><![CDATA[ayam berkokok, menandakan pergantian hari, para hansip, pemuda setempat ketua RT pun bergegas menyia]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>ayam berkokok, menandakan pergantian hari, para hansip, pemuda setempat ketua RT pun bergegas menyiapkan meja dan peralatan lain untuk pemilu legislatif yang akan disellengarakan hari ini kamis tanggal 9 April 2009<br />
&#8220;eh ini mejanya kecil neh&#8221; kata seorang hansip gemuk berkumis lebat yang biasa bertugas di kelurahan pejagalan.. </p>
<p>&#8220;gimana ya. terpaksa bilik alumunium ini hanya bisa 3 saja&#8221; kata pak RT<br />
saya yang melihat dan membantu hanya bisa mengiyakan pak RT, lha wong udah jam 6 begini masih ributin soal meja kok.. masak mesti gedor gedor rumah orang untuk minjem meja? hehe<br />
pak Akong, yang jalanan depan rumahnya dipinjam sebentar untuk hajatan 5 tahun sekali ini meminjamkan sound sistem untuk kami. baik sekali orangnya.<br />
&#8220;ini gimana nih kertasnya&#8221; kata udin<br />
&#8220;kertas yang mana?&#8221; jawab pak RT yang sibuk ditarik kesana kemari<br />
&#8220;kertas pemilh&#8221;<br />
&#8220;lu taruh aja di meja pendaftaran deh&#8221;<br />
&#8220;oke bos&#8221; jawab udin yakin</p>
<p>tak terasa orang orang mulai berdatangan. pukul 8 pagi padahal, lebih awal dari jam 9 yang diumumkan sampai jam 12<br />
mereka dengan antusias mengikuti ajang 5 tahunan ini, semua orang, lelaki, perempuan, orang Jawa, Madura, Tionghoa.. yang cantik yang jelek maupun yang sudah berumur lanjut terlihat antusias mengikutinya.</p>
<p>&#8220;ini kok tulisannya banyak banget dik? &#8221; kata seorang nenek sambil membuka kertas pemilih dihadapan saksi&#8230;<br />
&#8220;lho nek, jangan dibuka dulu nek&#8221; kata seorang saksi yang rupanya lebih mirip anak kecil daripada orang dewasa<br />
&#8220;oh ya, ini kok begini nama doang ya?&#8221;<br />
&#8230; nampaknya sosialisasi pemilu tidak sampai ke nenek yang satu ini. tinggallah si anak kecil yang kerepotan menerangkan.. tetapi tidak menganjurkan si nenek ini untuk memilih kandidatnya..<br />
dengan yakin si nenek berjalan menuju bilik alumunium berkarat yang sedikit oleng kalau ditiup oleh angin.<br />
&#8220;ini kok orangnya saya ngga kenal semua ya?&#8221; seru si nenek sambil kembali lagi ke saksi anak kecil ini<br />
duh&#8230;. </p>
<p>lain lagi dengan koh Ahok&#8230; dengan yakinnya dia bertanya kepada tetangganya koh  Ahai&#8230;<br />
&#8220;lu milih apa hai?&#8221;<br />
koh Ahai diam sejenak<br />
&#8220;rahasia dong&#8221; katanya sambil nyengir<br />
&#8220;ini kan 5 tahun sekali, jadi jari gua mesti ada tinta nih&#8221; kata koh Ahai meneruskan..<br />
&#8220;iya, katanya dapet Kopi Starbucks lho&#8221; celetuk seorang perempuan Tionghoa yang berpakaian trendy sepertinya ingin berangkat langsung ke Mall untuk menikmati secangkir kopi enak tersebut..</p>
<p>saya hanya tersenyum sejenak, nampaknya ajang PEMILU ini banyak sekali cerita cerita lucu..<br />
saya sempat ditegur oleh tetangga setempat yang bertanya saya kemana saja karena mereka tidak pernah melihat saya<br />
nampaknya saya terlalu sibuk bekerja sehingga waktu bersosialisasi dengan tetangga kurang sekali&#8230;<br />
saya hanya tersenyum ketika ajang PEMILU ini dijadikan anjangsana tetangga di lingkungan sekitar Teluk Gong kampung saya tercinta<br />
banyak orang yang saya lihat, yang jarinya biru semua,. tetapi nampaknya bukan itu maknanya,<br />
selain memilih wakil rakyat, ajang PEMILU ini memang diakui oleh beberapa masyarakat sekitar rumah saya agak berbeda dengan yang lalu<br />
banyaknya Caleg yang tidak mereka kenal, banyaknya janji janji yang diucapkan oleh Caleg dan banyak kesimpang siuran membuat masyarakat biasa , seperti orang orang tua yang mereka agak susah membaca tulisan menjadi canggung dalam memilih<br />
dan akhirnya pilihan apa saja pun diambil, bukankah hal ini amat mubazir melihat banyak uang yang dikeluarkan hanya untuk mencetak surat surat suara ini, tetapi akhirnya malah hangus perolehan suaranya<br />
belum sisa kertas suara yang dibuang, menurut saya sebaiknya di daur ulang untuk melindungi bumi kita ini..<br />
belum lagi kalau Caleg Caleg yang sudah mengeluarkan uang banyak ini tidak terpilih menjadi anggota DPRD.. wah bisa Stress mereka<br />
bahkan di koran yang saya baca, banyak Rumah Sakit Jiwa sudah mempersiapkan perawat dan kamar kamar apabila dari Caleg ini ada yang menjadi Gila.. </p>
<p>wah banyak sekali pelajaran yang saya alami dilingkungan saya ini.. baik yang lucu dan berkesan..<br />
yang penting buat saya adalah, bukan PEMILUnya tetapi interaksi warganya..<br />
karena mekanisme PEMILU yang agak ribet..<br />
enjoy aja bro and sis&#8230; enjoy the Starbucks gratisnya.. dan enjoy aja kalau melihat ada cewe cantik yang tidak pernah kita lihat di lingkungan kita .. haha<br />
overall.. salut buat Masyarakat Indonesia yang sudah tertib dan bergotong royong menciptakan suasana PEMILU yang kondusif, aman dan terkendali&#8230;</p>
<p>Sedikit pencerahan dari neraka<br />
Chimera</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pengkhianatan yang mengesalkan....]]></title>
<link>http://masterpeejee.wordpress.com/2008/10/27/pengkhianatan-yang-mengesalkan/</link>
<pubDate>Mon, 27 Oct 2008 12:35:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>masterpeejee</dc:creator>
<guid>http://masterpeejee.wordpress.com/2008/10/27/pengkhianatan-yang-mengesalkan/</guid>
<description><![CDATA[Hari ini di kota ku MALANG tercinta yang agak malang ada sedikit sisa2 gerimis, sore tadi hujan luma]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Hari ini di kota ku MALANG tercinta yang agak malang ada sedikit sisa2 gerimis, sore tadi hujan lumayan lebat namun tidak ada badai maupun angin topan yang berhembus menyapa. Jam 2 siang aku dapat berita dari staf ku bahwa dua perusahaan yang kita dukung untuk Tender pengadaan TAGANA DKI dan pengadaan di TIMOR TENGAH ( bukan Timur Tengah loh&#8230;) &#8220;KALAH&#8230;&#8221; dengan perusahaan lain, Hmmm&#8230;.Kecewa sih, namun untuk pengadaan di KALTIM dan di PEKANBARU sudah positif menang dan kontrak telah di tandatangani, Seneng sih&#8230; Namun itu juga sudah biasa. Komitmen dari owner perusahaan yang kita dukung bahwa jika mereka menang tender semua pemesanan dan pemrosesan pesanan melalui perusahaan saya, berarti mereka para karyawan / penjahit akan tetap mendapatkan Rejeki buat anak istri mereka, bisa buat bayar SPP anak2 nya yang sudah sekolah, buat kontrol ke dokter bagi yang istrinya lagi hamil, buat biaya Apel dan traktir sang pujaan bagi yang masih lajang&#8230; dan ada lagi yang membikin saya kagum dan salut( kepengen&#8230;? tidak), Ternyata ada juga dari mereka yang menyisakan sedikit gaji/ pendapatannya buat sekedar menjalin kasih untuk pacar gelapnya&#8230;., Hebat bukan???, ah itu mah terserah masing2 lah, EGP&#8230;.</p>
<p>Minggu lalu ada satu kabar buruk saya terima, Satu SMS masuk ke HP saya &#8221; Pak Haji, Bapak tau tidak kalau Perusahaan yang telah bapak dukung untuk pengadaan TAGANA di (daerah SUMSEL) ternyata mereka telah melakukan pengkhianatan? meraka ternyata kontrak kerja dengan perusahaan lain loh&#8230;!&#8221;, padahal mereka kan menjadi pemenang tender?&#8230; Gleg!!!, Resoles yang sedang saya makan siang itu ada sebagian yang menyangkut di gigi geraham tidak sempat saya bersihkan, saya langsung angkat telpon , maunya konfirmasi dengan Owner Pengkhianat itu, Sial, HP nya mati( atau sengaja di matiin&#8230;). Ya sudah , akhirnya saya hubungi Panitia Tender&#8230; Bla Bla Bla&#8230;. dan lain2 kesimpulannya mereka mempersilahkan saya sebagai Pabrik Pendukung untuk MENCABUT DUKUNGAN, resminya saya harus membuat surat ber materai 6000 di tujukan ke Panitia Penyelenggara, tembusan ke Instansi terkait juga tidak lupa kepada bapak Walikota setempat&#8230;.Hmm, Emang enak di khianati?? Sumpah nggak enak.Bara api kemarahan sempat membuat saya lupa meneruskan makan resoles yang tinggal separoh. besoknya semua konsep Pencabutan Surat Dukungan telah selesai di buat, lalu saya angakat telepon menghubungi pemenang ke DUA dalam tender itu, bahwa kita akan melakukan langkah2 seperti ini, kalau mau kita kerjasama untuk kasih pelajaran sama pengkhianat itu. Nah rupanya gayung bersambut, Segepok Dokument saya kirim via Batavia Air.esoknya sudah sampai di meja Panitia, lalu Pemenang kedua yang telah saya Call mendatangi markas Panitia menanyakan kejadian tak terduga ini, Kesimpulannya Kemenangan Perusahaan Pengkhianat ini mau nggak mau harus di ANULIR, karena meraka tidak memakai, dan menyerahkan produk yang memakai label <strong><em>PeeJee Panca Jaya </em></strong>merek patent produk saya, otomatis keabsahan SURAT DUKUNGAN PABRIK yang menjadi SYARAT kelengkapan dokumen tender menjadi BATAL, dan mau nggak mau akhirnya Pemenang Kedua yang mendapatkan Proyek itu, dan saya meskipun tidak kerja tetap mendapatkan FEE yang lumayan, Cukuplah untuk beli Mobil&#8230;.( bekas&#8230;hehehe).</p>
<p>Pengkhianatan memang Menyakitkan buat yang di Khianati&#8230; itu telah terbukti.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Saya layak!]]></title>
<link>http://coretanpinggir.com/2008/08/20/saya-layak/</link>
<pubDate>Wed, 20 Aug 2008 15:52:36 +0000</pubDate>
<dc:creator>coretanpinggir</dc:creator>
<guid>http://coretanpinggir.com/2008/08/20/saya-layak/</guid>
<description><![CDATA[Saya layak!]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Saya layak!</p>
<p><!--more--></p>
<p><a href="http://coretanpinggir.files.wordpress.com/2008/08/saya-layak.jpg" target="_blank"><img class="aligncenter size-full wp-image-361" src="http://coretanpinggir.wordpress.com/files/2008/08/saya-layak.jpg" alt="" width="457" height="588" /></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Wayang Becak]]></title>
<link>http://sungguhterjadi.wordpress.com/2008/02/11/wayang-becak/</link>
<pubDate>Mon, 11 Feb 2008 11:13:55 +0000</pubDate>
<dc:creator>sstkr</dc:creator>
<guid>http://sungguhterjadi.wordpress.com/2008/02/11/wayang-becak/</guid>
<description><![CDATA[09/02/2008 09:27:16 l SALAH satu peserta pawai Taaruf di Kotagede, Yogya 27-1-2008, adalah Wayang Be]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><span class="date2">09/02/2008 09:27:16</span> <span style="margin-right:5px;padding:5px;">l SALAH satu peserta pawai Taaruf di Kotagede, Yogya 27-1-2008, adalah Wayang Becak. Di sepanjang jalan, sang Dalang memberi petuah memikat. Wayangnya berkostum Hansip, Lurah, dll. Uniknya, sang Dalang ”sembunyi” di dalam becak yang digenjot tukang becak!—(Kiriman: Ny Ayu Ansori, Jl Tinalan 462-B, Yogya 55172)-b.</span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
