<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>harta-benda &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/harta-benda/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "harta-benda"</description>
	<pubDate>Fri, 25 Dec 2009 19:37:20 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Semangat berjuang!]]></title>
<link>http://engkaudanaku.wordpress.com/2009/11/10/semangat-berjuang/</link>
<pubDate>Tue, 10 Nov 2009 02:52:34 +0000</pubDate>
<dc:creator>engkaudanaku</dc:creator>
<guid>http://engkaudanaku.wordpress.com/2009/11/10/semangat-berjuang/</guid>
<description><![CDATA[Setiap orang yang lebih dewasa dan memiliki banyak pengalaman, secara tidak langsung akan memberikan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Setiap orang yang lebih dewasa dan memiliki banyak pengalaman, secara tidak langsung akan memberikan]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Harta sebagai penyebab kesepian ]]></title>
<link>http://hilbaplus.wordpress.com/2009/06/05/harta-sebagai-penyebab-kesepian/</link>
<pubDate>Fri, 05 Jun 2009 07:47:26 +0000</pubDate>
<dc:creator>hilbaplus</dc:creator>
<guid>http://hilbaplus.wordpress.com/2009/06/05/harta-sebagai-penyebab-kesepian/</guid>
<description><![CDATA[CARI OBAT HERBAL ISLAMI UNTUK KANKER DAN TUMOR??? KLIK AJA Sudah menjadi presepsi umum jika harta da]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://mppsyariahku.com/?id=badrudin"><img style="float:left;cursor:pointer;width:69px;height:64px;margin:0 10px 10px 0;" src="http://3.bp.blogspot.com/_F-lx-dZEu98/SijMy3VVS4I/AAAAAAAABdE/KiulZsgKgRo/s200/mpp+syariah.jpeg" border="0" alt="" /></a><a href="http://habbatssehat.blogspot.com/">CARI OBAT HERBAL ISLAMI UNTUK KANKER DAN TUMOR??? KLIK AJA</a></p>
<p>Sudah menjadi presepsi umum jika harta dapat membuat bahagia tetapi dapat juga membuat sengsara. Dapat membuat sukses tetapi dapat juga membuat kegagalan. Dapat mewujudkan kebaikan tetapi dapat juga mewujudkan keburukan. Dapat membuat hidup tenang tetapi dapat juga membuat hidup penuh kegelisahan. Dapat membuat hidup ramai penuh gairah tetapi dapat juga membuat hidup sunyi, sepi, dan kesepian.<br />
Lalu kenapa harta dapat menjadikan hidup kita sunyi, sepi, dan kesepian ?, karena (1) terlalu lelah dalam mengajar harta seakan tiada hal lain yang dapat kita kejar selain harta tersebut, (2) potensi kita semuanya tercurahkan untuk menjaga harta yang kita miliki dari kerusakan, hilang, berkurang, pencurian, dan bahaya lainnya, (3) kita selalu disibukan dengan aktifitasnya-aktifitas membelanjakan harta, (4) karena begitu kuatnya pengaruh negatif yang ditimbulkan harta, (5) kehidupan menjadi kaku karena terfokus pada harta benda. Beberapa hal tersebut pada akhirnya akan membuat seseorang merenungkan hidupnya dan saat timbul kesadaran maka dirinya akan terlampir dalam kehidupan yang sunyi, sepi, dan kesepian.<br />
Prilaku yang mungkin ditimbulkan oleh orang yang kesepian karena harta misalnya adalah (1) sombong, (2) kikir, (3) serakah, (4) retenir, (5) Foya-foya, (6) mabuk-mabukan, (7) judi, (8) begadang, (9) meninggalkan harta, (10) dermawan.<br />
Untuk mengatasi kegelisahan akibat harta tersebut maka dapatlah dipertimbangkan beberapa hal berikut (1) carilah harta dengan cara-cara yang benar lagi halal, (2) tasarufkanlah harta di jalan yang benar lagi halal, (3) penuhilah hak dan kewajiban dari harta yang kita miliki, (4) kembangkanlah sikap kepedulian sosial.</p>
<p>Penulis Manajemen Kesepian adalah Badrudin Muhsin<br />
HP: 085227044550 / 021-91913103 email/FB/YM : binmuhsin_group@yahoo.co.id</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Terbakarnya Gerobak Merah (Kenangan Setahun Silam)]]></title>
<link>http://cucuharis.wordpress.com/2009/04/24/terbakarnya-gerobak-merah-kenangan-setahun-silam/</link>
<pubDate>Fri, 24 Apr 2009 02:19:56 +0000</pubDate>
<dc:creator>achoey</dc:creator>
<guid>http://cucuharis.wordpress.com/2009/04/24/terbakarnya-gerobak-merah-kenangan-setahun-silam/</guid>
<description><![CDATA[Sekitar setahun yang lalu, 3 April 2008, sepulang dari masjid tuk melaksaanakan shalat berjamaah shu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Sekitar setahun yang lalu, 3 April 2008, sepulang dari masjid tuk melaksaanakan shalat berjamaah shu]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Takhta bernilai secangkir minuman]]></title>
<link>http://hazrul7.wordpress.com/2009/02/11/takhta-bernilai-secangkir-minuman/</link>
<pubDate>Wed, 11 Feb 2009 12:32:54 +0000</pubDate>
<dc:creator>hazrul7</dc:creator>
<guid>http://hazrul7.wordpress.com/2009/02/11/takhta-bernilai-secangkir-minuman/</guid>
<description><![CDATA[Seorang Sufi, Ibnu Sammak mengadap raja dengan membawa secangkir minuman. Raja itu meminta sedikit n]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Seorang Sufi, Ibnu Sammak mengadap raja dengan membawa secangkir minuman. Raja itu meminta sedikit n]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bab 3: Tujuan Hukuman Hudud, Qisas, Diyat dan Ta’zir]]></title>
<link>http://masammanis.wordpress.com/2009/01/11/bab-3-tujuan-hukuman-hudud-qisas-diyat-dan-ta%e2%80%99zir/</link>
<pubDate>Sat, 10 Jan 2009 17:44:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>masammanis</dc:creator>
<guid>http://masammanis.wordpress.com/2009/01/11/bab-3-tujuan-hukuman-hudud-qisas-diyat-dan-ta%e2%80%99zir/</guid>
<description><![CDATA[. Khas untuk pengetahuan mereka-mereka yang sedang bergolak dengan isu hudud kat pilihanraya kecil K]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong><span style="color:#808080;">.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#808080;">Khas untuk pengetahuan mereka-mereka yang sedang bergolak dengan isu hudud kat pilihanraya kecil Kuala Terengganu&#8230;</span></strong></p>
<p>&#8212;</p>
<p>Hukuman hudud, qisas, diyat dan ta`zir diperuntukkan dalam qanun jinayah syar`iyyah adalah bertujuan untuk menjaga prinsip perundangan Islam yang tertakluk di bawahnya lima perkara:</p>
<p>.<br />
1.<strong> Menjaga agama</strong>, iaitu menjaga aqidah orang-orang Islam supaya tidak terpesong dari aqidah yang sebenar dan tidak menjadi murtad. Orang yang murtad akan disuruh bertaubat terlebih dahulu dan sekiranya dia enggan bertaubat maka hukuman bunuh akan dikenakan ke atas mereka. Sabda Rasulullah s.a.w. yang bermaksud:</p>
<p><em>&#8220;Sesiapa yang menukar agamanya (murtad), maka bunuhlah dia.&#8221; (Riwayat Bukhari)</em></p>
<p>.<br />
2. <strong>Menjaga nyawa</strong>, iaitu menjaga jiwa seseorang dari dibunuh termasuklah menjaga anggota tubuh badan seseorang dari dicederakan atu dirosakkan. Sesiapa yang membunuh manusia atau mencederakan anggota tubuh badan mereka itu dengan sengaja wajib dijatuhkan hukuman qisas atau diyat sebagaimana firman Allah s.w.t. yang bermaksud:</p>
<p><em>&#8220;Dan di dalam hukum qisas itu ada jaminan hidup bagi kamu, wahai orang-orang yang berakal fikiran supaya kamu bertaqwa.&#8221; (Surah Al-Baqarah, 2:179)</em></p>
<p>.<br />
3. <strong>Menjaga akal fikiran</strong>, iaitu memelihara akal fikiran manusia dari kerosakan disebabkan minum arak atau minuman-minuman yang memabukkan. Mereka yang meminum arak wajib dijatuhkan hukuman sebat tidak lebih dari lapan puluh kali sebat sebagaimana yang telah diriwayatkan oleh Saiyidina Ali di dalam sebuah hadith yang bermaksud:</p>
<p><em>&#8220;Rasulullah s.a.w. telah menyebat orang yang minum arak sebanyak empat puluh kali sebat, dan Saiyidina Abu Bakar telah menyebat empat puluh kali sebat juga, dan Saiyidina Umar menyebat sebanyak lapan puluh kali .</em></p>
<p>.<br />
4. <strong>Menjaga keturunan</strong>, iaitu memelihara manusia dari melakukan perzinaan supaya nasab keturunan, perwalian dan pewarisan anak-anak yang lahir hasil dari persetubuhan haram itu tidak rosak. Orang yang melakukan perzinaan wajib dijatuhkan hukum sebat dan rejam sebagaimana sabda Rasulullah s.a.w. dalam hadithnya yang diriwayatkan daripada `Ubadah bin As-Somit r.a. yang bermaksud:</p>
<p><em>&#8220;Ambillah peraturan daripada aku, ambillah peraturan daripada aku. Sesungguhnya Allah telah memberi jalan untuk mereka. Perawan dengan jejaka yang berzina hukumannya disebat sebanyak seratus kali sebat, dan dibuang negeri selama setahun. Dan janda dengan janda yang berzina hukumannya disebat sebanyak seratus kali sebat dan direjam.&#8221; (Riwayat Muslim dan Abu Daud)</em></p>
<p>.<br />
5. <strong>Menjaga harta benda</strong>, iaitu memelihara harta benda manusia dari dicuri dan dirompak dengan menjatuhkan hukuman potong tangan ke atas pencuri, dan menjatuhkan hukuman mati atau potong tangan dan kaki kedua-duanya sekali atau dibuang negeri ke atas perompak. Hukuman ini tertakluk kepada cara rompakan itu dilakukan sebagaimana firman Allah s.w.t. yang bermaksud:<br />
<em><br />
&#8220;Dan orang lelaki yang mencuri dan perempuan yang mencuri maka (hukumannya) potonglah tangan mereka sebagai satu balasan dengan sebab apa yang mereka telah usahakan, (juga sebagai) suatu hukuman pencegah dari Allah. Dan (ingatlah) Allah maha Kuasa lagi Maha Bijaksana.&#8221; (Surah Al-Ma&#8217;idah: 38)</em></p>
<p>Firman Allah s.w.t. lagi yang bermaksud:</p>
<p><em>&#8220;Sesungguhnya balasan orang-orang yang memerangi Allah dan RasulNya serta melakukan bencana kerosakan di muka bumi (melakukan keganasan merampas dan membunuh orang di jalan ) ialah dengan balasan bunuh (kalau mereka membunuh sahaja dengan tidak merampas), atau dipalang (kalau mereka membunuh dan merampas), atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan berselang (kalau mereka merampas sahaja, atau dibuang negeri (kalau mereka hanya mengganggu ketenteraman awam). Hukuman yang demikian itu adalah suatu kehinaan di dunia bagi mereka, dan di akhirat kelak mereka beroleh azab siksa yang amat besar.&#8221; (Surah Al-Ma&#8217;idah: 33)</em></p>
<p>&#8212;<br />
Sumber: <a href="http://www.al-azim.com/masjid/infoislam/jinayat/tujuan.htm" target="_blank">al-azim.com</a></p>
<p>Portal al-azim.com merupakan laman rasmi bagi program e-masjid Negeri Melaka. Ia menyediakan pelbagai maklumat Islam yang bersifat setempat dan global. Semua laman-laman web masjid yang telah dibina akan dipaut dan ditempatkan dalam portal ini.</p>
<p>.</p>
<p><strong><span style="color:#808080;"><span style="text-decoration:underline;">Nota peribadi:</span></span></strong></p>
<p>Terimakasih kepada <a href="http://mylivingwall.com" target="_blank">mylivingwall.com</a> yang menerbitkan kembali informasi ini.</p>
<p>Diharap <a href="http://malaysiakini.com" target="_blank">Malaysiakini</a> pun akan dapat menerbitkan informasi berguna sebegini kepada pembaca-pembaca.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Rumah Terendam, Jalur Transportasi Terputus]]></title>
<link>http://beritamaya.wordpress.com/2008/12/04/rumah-terendam-jalur-transportasi-terputus/</link>
<pubDate>Thu, 04 Dec 2008 12:27:46 +0000</pubDate>
<dc:creator>vinka89</dc:creator>
<guid>http://beritamaya.wordpress.com/2008/12/04/rumah-terendam-jalur-transportasi-terputus/</guid>
<description><![CDATA[Liputan6.com, Jakarta: Puluhan rumah di Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik, Tasikmalaya, Jawa Bar]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>Liputan6.com, Jakarta:</strong> Puluhan rumah di Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik, Tasikmalaya, Jawa Barat terendam, akibat hujan deras yang meluapkan Sungai Citanduy, Kamis (4/12). Banjir juga memutus jalan desa sehingga warga terisolasi. Mereka berupaya menyelamatkan harta benda. Sejauh ini warga belum mau mengungsi.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://beritamaya.files.wordpress.com/2008/12/081204bterkini_banjir.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-563" title="081204bterkini_banjir" src="http://beritamaya.wordpress.com/files/2008/12/081204bterkini_banjir.jpg" alt="081204bterkini_banjir" width="275" height="200" /></a><span class="k">Jalur transportasi terputus akibat banjir di Tasikmalaya.</span></p>
<p>Di Kabupaten Bandung, sedikitnya 300 rumah di Kompleks Bumi Harapan, Cibiru, Jawa Barat, terendam banjir. Ini akibat tanggul Sungai Citarik jebol setelah hujan deras mengguyur kawasan ini. Warga bergotong royong membuat tanggul darurat untuk mencegah luapan sungai.</p>
<p>Sementara Dinas Kebakaran Kota Bandung menurunkan dua unit mobil pemadam untuk membantu menyedot air. Dalam dua pekan terakhir, tanggul Sungai Citarik sudah jebol dua kali <strong><a href="http://www.liputan6.com/daerah/?id=169263">[baca: Tanggul Jebol, Ratusan Rumah Terendam]</a></strong>.(YNI/Tim Liputan 6 SCTV)</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ratusan Bangunan di Pasar Anyar Terbakar]]></title>
<link>http://beritamaya.wordpress.com/2008/09/21/ratusan-bangunan-di-pasar-anyar-terbakar/</link>
<pubDate>Sun, 21 Sep 2008 02:41:14 +0000</pubDate>
<dc:creator>sanjisan</dc:creator>
<guid>http://beritamaya.wordpress.com/2008/09/21/ratusan-bangunan-di-pasar-anyar-terbakar/</guid>
<description><![CDATA[Liputan6.com, Tangerang: Kebakaran hebat melanda Pasar Anyar, Tangerang, Banten, Sabtu (20/9). Ratus]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>Liputan6.com, Tangerang:</strong> Kebakaran hebat melanda Pasar Anyar, Tangerang, Banten, Sabtu (20/9). Ratusan kios di pusat perbelanjaan tertua di Tangerang hangus terbakar. Selain menghanguskan kios, api juga membakar ratusan rumah ini di sekitar pasar.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://freestuff.890m.com/gambar/080921akebakaran.jpg" alt="" width="275" height="200" />Kebakaran di Pasar Anyar, Tangerang.</p>
<p>Diduga api berasal dari sebuah rumah kontrakan di Jalan Ki Samaun. Angin yang berembus kencang membuat kobaran si jago merah dengan cepat menyambar sebuah toko dan merembet ke toko lain. Tak pelak kebakaran menimbulkan kepanikan. Warga berhamburan ke jalan. Sementara para pemilik dan karyawan toko sibuk menyelamatkan barang-barang dagangan mereka.</p>
<p>Dinas pemadam kebakaran Kota Tangerang yang menurunkan 20 unit mobil pemadam kewalahan menjinakkan api karena banyaknya material yang mudah terbakar serta sempitnya akses jalan masuk. Banyak warga korban kebakaran yang tak sempat menyelamatkan harta benda mereka. Sejumlah warga tampak histeris begitu mengetahui benda-benda miliknya ludes dilalap api. Sebagian warga yang rumahnya hangus terbakar terpaksa mengungsi ke masjid.</p>
<p>Akhirnya tadi malam petugas pemadam kebakaran dapat menjinakkan api. Akibat kebakaran ini kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.(IAN/Tim Liputan 6 SCTV)</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Permukiman Padat di Klender Dilalap Api]]></title>
<link>http://beritamaya.wordpress.com/2008/05/17/permukiman-padat-di-klender-dilalap-api/</link>
<pubDate>Sat, 17 May 2008 15:30:49 +0000</pubDate>
<dc:creator>sanjisan</dc:creator>
<guid>http://beritamaya.wordpress.com/2008/05/17/permukiman-padat-di-klender-dilalap-api/</guid>
<description><![CDATA[Liputan6.com, Jakarta: Kebakaran besar kembali terjadi di Jakarta. Ratusan rumah di Klender, Jakarta]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>Liputan6.com, Jakarta:</strong> Kebakaran besar kembali terjadi di Jakarta. Ratusan rumah di Klender, Jakarta Timur, Sabtu (17/5), habis dilalap si jago merah. Tiga belas unit pemadam kebakaran yang diturunkan ke lokasi, ternyata tak mampu secara cepat memadamkan api di pemukiman padat penduduk tersebut. Kobaran api yang cukup besar disertai angin kencang membuat api dengan cepat menyebar ke permukiman warga.</p>
<p style="text-align:center;"><img src="http://freestuff.890m.com/gambar/080517ckebakaran.jpg" alt="" width="275" height="200" /></p>
<p>Hanya dalam tempo satu jam, ratusan bangunan semipermanen tersebut habis dilalap api. Seorang warga mengalami luka bakar dan tengah mengalami perawatan di Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta Timur. Api diduga berasal dari ledakan kompor. Warga pun mengungsi ke pinggir Jalan I Gusti Ngurah Ray, Jaktim, untuk mengamankan harta benda yang sempat diselamatkan.(ANS/Arie Pratika)</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Zakat membina jati diri luar biasa]]></title>
<link>http://kamilan.wordpress.com/2007/12/27/zakat-membina-jati-diri-luar-biasa/</link>
<pubDate>Thu, 27 Dec 2007 05:57:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>kamilan</dc:creator>
<guid>http://kamilan.wordpress.com/2007/12/27/zakat-membina-jati-diri-luar-biasa/</guid>
<description><![CDATA[MEMANDANGKAN zakat dikaitkan dengan perkataan nisab (kadar minimum harta tertentu) dan sempurna haul]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><font face="Times New Roman"><span style="font-size:16pt;">MEMANDANGKAN zakat dikaitkan dengan perkataan <i>nisab</i> (kadar minimum harta tertentu)<i> </i>dan sempurna <i>haul </i>(sudah genap setahun Hijrah). Justeru itu, zakat boleh dijadikan pengukur kejayaan tahunan seseorang. <!--more--></span></font></p>
<p><font face="Times New Roman"><span style="font-size:16pt;">Keupayaan membayar zakat merupakan kejayaan menjalinkan hubungan dengan manusia lain. </span></font></p>
<p><font face="Times New Roman"><span style="font-size:16pt;"></span></font><font face="Times New Roman"><span style="font-size:16pt;">Dengan menghayati keperluan membayar zakat yang merupakan rukun Islam yang ketiga. Begitu juga dengan adanya kesungguhan dan tekad serta niat untuk melaksanakan kedua-dua jenis zakat iaitu zakat fitrah dan zakat harta benda pada setiap tahun. Secara tidak langsung kaedah bekerja dipertingkatkan di samping menggunakan sistem pengurusan harta yang terbaik (world class assets management) supaya produktiviti akan terus meningkat. </span></font></p>
<p><font face="Times New Roman"><span style="font-size:16pt;"></span></font><font face="Times New Roman"><span style="font-size:16pt;">Orang yang “berjiwa besar” dan merdeka serta yakin dengan janji-janji Allah SWT maka tidak memandang remeh untuk mengeluarkan zakat. </span><span style="font-size:16pt;">Malah akan merasa satu kepuasan selepas berjaya melaksanakan tuntutan zakat pada setiap tahun. Kesedihan akan terasa apabila kegagalan mengeluarkan zakat pada tahun tersebut.</span></font><font face="Times New Roman"><font size="3"><span><br />
</span><br />
</font><span style="font-size:16pt;">Pengertian zakat menurut Prof. Dr. Hamka ialah: “Zakat ertinya ialah pembersihan, iaitu pembersihan harta daripada dakinya dan pembersihan jiwa daripada penyakit bakhil yang asalnya daripada sifat egoistis, mementingkan diri sendiri yang menyangka dengan bakhil itu kekayaan terpelihara, padahal dia jatuh miskin kerana kedudukannya dalam masyarakat tidak terhormat lagi. Zakat adalah pengorbanan yang tidak boleh tidak untuk masyarakat. Siapa yang bertambah tinggi jiwanya boleh ditambahnya dengan sedekah sunat, derma, wakaf, hadiah dan hibah. Seumpama shalat, yang wajib ialah lima waktu, dan siapa yang ingin lebih utama, boleh tambah dengan shalat sunnat lainnya. Berapa suka dan sanggup.” </span></font></p>
<p><font face="Times New Roman"><span style="font-size:16pt;"></span></font><font face="Times New Roman"><span style="font-size:16pt;">“<i>Barang siapa yang dapat membersihkan kebakhilan dirinya iaitu, itulah orang yang beroleh keberuntungan.</i>” (Quran 59 ayat 9). </span></font></p>
<p><font face="Times New Roman"><span style="font-size:16pt;"></span></font><font face="Times New Roman"><span style="font-size:16pt;">“<i>Perumpamaan orang yang menafkahkan hartanya pada jalan Allah, adalah seumpama suatu biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, satu tangkai menumbuhkan 100 buah dan Allah akan melipatgandakan lagi untuk siapa yang dikehendaki-Nya</i>.” (QS 2 ayat 261). </span></font></p>
<p><font face="Times New Roman"><span style="font-size:16pt;"></span></font><font face="Times New Roman"><span style="font-size:16pt;">“<i>Jikalau kamu bersyukur, demi akan Aku tambah harta itu. Tetapi jika kamu ingkar, sesungguhnya azab-Ku itu amat sangat</i>.” (QS 14 ayat 7). </span></font></p>
<p><font face="Times New Roman"><span style="font-size:16pt;"></span></font><font face="Times New Roman"><span style="font-size:16pt;">“<i>Perumpamaan orang yang menafkahkan harta mereka, kerana mengharapkan wajah Allah dan untuk meneguhkan hati mereka sendiri, adalah laksana kebun di tanah subur, datang hujan lebat, maka timbullah buahnya dua kali ganda. Jika pun hujan tak turun, maka dia pun subur juga</i>.” (QS 2 ayat 265). </span></font></p>
<p><font face="Times New Roman"><span style="font-size:16pt;"></span></font><font face="Times New Roman"></font><font face="Times New Roman"><span style="font-size:16pt;">Menurut Prof. Dr. Hamka lagi , terdapat perbezaan teori Komunis dengan Islam mengenai harta. Dalam Komunis; “<i>Harta kepunyaan bersama, hasilnya untuk sendiri-sendiri.</i>” Di dalam Islam; “<i>Harta kepunyaan sendiri, hasilnya dinikmati bersama-sama.</i>” </span></font></p>
<p><font face="Times New Roman"><span style="font-size:16pt;"></span></font><font face="Times New Roman"><span style="font-size:16pt;">Imam Hasan al-Banna pula membicarakan mengenai zakat, “Zakat menjadi asas kepada amalan yang baik, memperbetulkan fitrah yang tamak, mendidik jiwa pemurah, melatih manusia supaya berniat baik, menyemai sifat penyayang dalam hati, mengajak manusia supaya bersatu-padu, menghapuskan kekangan dan sifat dengki, menyemai semangat kerjasama, saling bantu-membantu melakukan kebajikan, menjauhkan punca kejahatan, memadamkan keinginan memberontak dan keadaan yang tidak stabil. Setiap individu yang melakukan sesuatu yang baik pasti akan disayangi. Orang yang berbuat baik akan dibalas baik.” </span></font></p>
<p><font face="Times New Roman"><span style="font-size:16pt;"></span></font><font face="Times New Roman"></font><font face="Times New Roman"><span style="font-size:16pt;">“<i>Sesungguhnya sedekah-sedekah (zakat) itu hanyalah untuk orang-orang fakir, dan orang-orang miskin, dan amil-amil yang mengurusnya, dan orang-orang muallaf yang dijinakkan hatinya, dan untuk hamba-hamba yang hendak memerdekakan dirinya, dan orang-orang yang berhutang, dan untuk (dibelanjakan pada) jalan Allah, dan orang-orang musafir (yang kehabisan perbelanjaannya) dalam perjalanan. (Ketetapan hukum yang demikian itu ialah) sebagai satu ketetapan (yang datangnya) dari Allah. Dan (ingatlah) Allah Maha Mengetahui, lagi Maha Bijaksana.</i>” (al-Taubah: 60). </span></font></p>
<p><font face="Times New Roman"><span style="font-size:16pt;"></span></font><font face="Times New Roman"><span style="font-size:16pt;">“<i>Oleh itu, dirikanlah sembahyang, dan berilah zakat, serta berpegang teguhlah kamu kepada Allah! Dia lah Pelindung kamu. Maka (Allah yang demikian sifat-Nya) Dia lah sahaja sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Pemberi pertolongan.</i>” (al-Haj: 78). </span></font></p>
<p><font face="Times New Roman"><span style="font-size:16pt;"></span></font><font face="Times New Roman"></font><font face="Times New Roman"><span style="font-size:16pt;">Dengan membayar zakat akan dapat keberkatan daripada Allah SWT. </span></font></p>
<p><font face="Times New Roman"><span style="font-size:16pt;">“<i>Dan Dia menjadikan daku seorang yang berkat di mana sahaja aku berada dan diperintahkan daku mengerjakan sembahyang dan memberi zakat selagi aku hidup.</i>” (Maryam: 31).<span>  </span></span></font></p>
<p><font face="Times New Roman"><span style="font-size:16pt;"><span></span></span></font><font face="Times New Roman"><span style="font-size:16pt;">Allah SWT amat menyukai orang-orang yang sentiasa berkasih-sayang, membantu sesama manusia dan memberi manfaat kepada seluruh alam. “<i>Belanjakanlah hartamu pada jalan Allah dan janganlah kamu mencampakkan dirimu ke dalam kebinasaan dan berbuat baiklah. Sesungguhnya Allah mengasihi orang-orang yang berbuat baik.</i>” (al-Baqarah: 195). </span></font></p>
<p><font face="Times New Roman"><span style="font-size:16pt;"></span></font><font face="Times New Roman"></font><font face="Times New Roman"><span style="font-size:16pt;">“Berkat pada hakikatnya adalah subjektif sifatnya. Ia tidak nampak oleh mata kasar namun dapat dirasai oleh mereka yang dipilih Allah SWT. Namun, kehadiran berkat dapat disaksikan oleh mata. Sebagai contoh, apabila rumah tangga yang dibina aman damai, isteri menghormati suami, anak-anak mematuhi ibu bapa dan suami sendiri menjadi suami mithali, adalah petanda keberkatan. Petunjuk lain, ialah apabila rezeki dikurniakan Allah sentiasa mencukupi, tidak terjadinya banyak masalah dalam kehidupan, urusan seharian dimudahkan Allah dan sebagainya lagi adalah indikator keberkatan hidup mungkin telah dikurniakan Allah SWT.” Begitulah huraian mengenai berkat menurut Hamizul Abdul Hamid yang merupakan pegawai perhubungan awam di Lembaga Zakat Selangor (LZS). Dalam ruangan Mega, artikelnya bertajuk “Berkat zakat mudah diperoleh tapi sukar ditunaikan.” Utusan Malaysia. Isnin 24 Disember 2007. (14 Zulhijah 1428). </span></font></p>
<p><font face="Times New Roman"><span style="font-size:16pt;"></span></font><font face="Times New Roman"></font><font face="Times New Roman"><span style="font-size:16pt;">Jom membayar zakat! Zakat yang ditunaikan sebelum 31 Disember adalah layak mendapatkan rebat cukai pendapatan. Akta Cukai Pendapatan 1967 Seksyen 6A(3). “Rebet hendaklah diberikan pada tahun taksiran untuk sebarang bayaran zakat fitrah atau lain-lain tuntutan agama Islam yang mana pembayarannya wajib dan yang telah dibayar dalam tahun asas bagi tahun taksiran itu, dan dibuktikan oleh resit yang dikeluarkan oleh pihak berkuasa agama yang berkenaan yang ditubuhkan mengikut undang-undang bertulis”. </span><span style="font-size:16pt;">Maklumat lain mengenai zakat boleh dilayari di laman <a target="_blank" href="http://www.e-zakat.com.my/baru/" title="LZS">e-zakat</a>.</span><font face="Times New Roman"><font size="3"><span><br />
</span></font></font></font></p>
<p><font face="Times New Roman"><font face="Times New Roman"><font size="3"><u><span style="font-size:16pt;">Rujukan:</span></u></font></font></font></p>
<p><font face="Times New Roman"><font face="Times New Roman"><font size="3"><u><span style="font-size:16pt;"></span></u></font></font></font><font face="Times New Roman"><font face="Times New Roman"><font size="3"><font face="Times New Roman"><span style="font-size:16pt;"><a href="http://www.darussyifa.org/" title="homepage">Prof. Dato’ Dr. Haron Din</a>, Dato’ Abu Hasan Din &#38; Ishak Din. (2007). Menjawab Persoalan Fikah Harian. PTS Millennia Sdn. Bhd. Kuala Lumpur. 311 pp.</span></font></font></font></font><font face="Times New Roman"> </font></p>
<p><font face="Times New Roman"><font face="Times New Roman"><font size="3"><font face="Times New Roman"><span style="font-size:16pt;"></span></font></font></font><font face="Times New Roman"><font size="3"><font face="Times New Roman"><font size="3"><span></span></font></font><font face="Times New Roman"><font size="3"><span style="font-size:16pt;">Prof. Dr. Hamka. (2007). Lembaga Hidup – Perhiasan Insan Gemilang. Pustaka Dini, Shah Alam, Selangor. 412 pp. </span></font></font></font></font></font></p>
<p><font face="Times New Roman"><font face="Times New Roman"><font size="3"><font face="Times New Roman"><font size="3"><span style="font-size:16pt;"></span></font></font></font></font></font><font face="Times New Roman"></font><font face="Times New Roman"><font face="Times New Roman"><font size="3"><font face="Times New Roman"><font size="3"><span style="font-size:16pt;"></span></font><span style="font-size:16pt;">Pustaka Salam. (2003). Zakat. <i>Dalam </i>Himpunan Risalah Imam Hasan Al-Banna. Pustaka Salam Sdn. Bhd. pp. (490-495).</span></font></font></font></font><font face="Times New Roman"> </font></p>
<p><font face="Times New Roman"><font face="Times New Roman"><font size="3"><font face="Times New Roman"><span style="font-size:16pt;"></span></font></font></font><font face="Times New Roman"><font size="3"><font face="Times New Roman"><font size="3"><span></span></font></font><font face="Times New Roman"><font size="3"><span style="font-size:16pt;">[<i>Coretan ini telah disempurnakan pada 27 Disember 2007 bersamaan 17 Zulhijjah 1428. Blog </i>“<b>telaten</b>”.]</span><font size="3"> </font></font></font><font face="Times New Roman"><font size="3"><span style="font-size:16pt;"></span></font></font></font></font></font></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
