<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>hobbies &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/hobbies/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "hobbies"</description>
	<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 12:01:00 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Happy Birthday Bo Jackson!!!]]></title>
<link>http://bapple2286.wordpress.com/2009/11/30/happy-birthday-bo-jackson-2/</link>
<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 11:00:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>30-Year Old Cardboard</dc:creator>
<guid>http://bapple2286.wordpress.com/2009/11/30/happy-birthday-bo-jackson-2/</guid>
<description><![CDATA[Bo Jackson turns 47 years old today. Vincent Edward Jackson was one of the most exciting players to ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Bo Jackson turns 47 years old today.</p>
<p>Vincent Edward Jackson was one of the most exciting players to debut in major league baseball during the 1980&#8217;s.  A 2-sport athlete that built a strong following at the University of Auburn, Jackson was a star before he made his professional debut.</p>
<p>And although his career was cut short due to a football injury sustained while playing in the NFL, Bo Jackson offered us some incredible highlights while in the big leagues.  An All-star during the 1989 season, Bo was wildly popular for his ability to crush home runs(141 in 8 seasons), chase down everything in the outfield, and his breaking of bats.</p>
<p>Happy Birthday Bo!!!  And thanks for the memories that will last a lifetime!!!</p>
<p><a href="http://bapple2286.wordpress.com/files/2009/11/bo.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-12355" title="Bo" src="http://bapple2286.wordpress.com/files/2009/11/bo.jpg?w=241" alt="" width="241" height="300" /></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Berlayarlah, nduk...]]></title>
<link>http://langitmerahjingga.wordpress.com/2009/11/30/berlayarlah-nduk/</link>
<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 10:21:17 +0000</pubDate>
<dc:creator>langitmerahjingga</dc:creator>
<guid>http://langitmerahjingga.wordpress.com/2009/11/30/berlayarlah-nduk/</guid>
<description><![CDATA[Tamballah lubang-lubang di geladak kapalmu Lalu jahit lagi kain layarmu yang sobek-sobek atau ganti ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Tamballah lubang-lubang di geladak kapalmu</p>
<p>Lalu jahit lagi kain layarmu yang sobek-sobek</p>
<p>atau ganti saja dengan yang baru</p>
<p>Pokoknya kau harus yakin kapalmu kokoh</p>
<p>Saat kau dengar perkiraan BMG menunjukkan jalur pelayaranmu aman</p>
<p>badai telah reda</p>
<p>cuaca terang bersahabat</p>
<p>ombak nggak lagi segedhe gunung</p>
<p>maka berlayarlah kembali</p>
<p>Temukan pelabuhan terbaik untuk kapalmu&#8230; ^_^</p>
<p>&#160;</p>
<p><a href="http://langitmerahjingga.wordpress.com/files/2009/11/dsc00344-qpr.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-91" title="berlayarlah, nduk" src="http://langitmerahjingga.wordpress.com/files/2009/11/dsc00344-qpr.jpg?w=300" alt="" width="291" height="203" /></a></p>
<p style="text-align:right;">One day, di sudut dunia</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[My 3rd post]]></title>
<link>http://hippotaythomas.wordpress.com/2009/11/30/my-3rd-post/</link>
<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 10:11:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>hippotaythomas</dc:creator>
<guid>http://hippotaythomas.wordpress.com/2009/11/30/my-3rd-post/</guid>
<description><![CDATA[I recently started playing a PC game called The Sims 3, after some persuasion from Stella. I find it]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;">I recently started playing a PC game called The Sims 3, after some persuasion from Stella. I find it&#8230; weirdly addictive.</p>
<p style="text-align:justify;">I never did like playing these simulation games, especially not games that create another life out there. I always thought that it catered to people who aren&#8217;t satisfied or happy with their lives, so want to immerse themselves in another imaginary life. Maybe I&#8217;m no longer happy with my life as it is now.</p>
<p style="text-align:justify;">In a couple of weeks, I&#8217;ll be hitting 30. I always thought that when I reach 30, that is when my life really starts. But why is it now I feel so tired of life? Life sucks, and I still have decades more to go.</p>
<p style="text-align:justify;">Why does life suck? Stella asked me this yesterday. I don&#8217;t know. It&#8217;s just a feeling I&#8217;ve been having for such a long time now. Always feeling like I want to get away from life, and when I&#8217;m away, can&#8217;t seem to keep my mind off it.</p>
<p style="text-align:justify;">Stella&#8217;s company had a talk the other day on depression. The speaker said that there are two types of depression &#8211; clinical depression and chronic depression. People with chronic depression have the LCT symptom &#8211; <em>long chong tia</em>. They have back pain, leg pain, hand pain, neck pain, head pain, etc. I think I have the LCT symptom because my right knee joint hurts, my right wrist hurts, my neck hurts, and I keep having headaches.</p>
<p style="text-align:justify;">Oh, and people with chronic depression can&#8217;t seem to find meaning or passion in life.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Syndrome Agustus 2009]]></title>
<link>http://langitmerahjingga.wordpress.com/2009/11/30/syndrome-agustus-2009/</link>
<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 10:03:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>langitmerahjingga</dc:creator>
<guid>http://langitmerahjingga.wordpress.com/2009/11/30/syndrome-agustus-2009/</guid>
<description><![CDATA[Terasa ada yang tak biasa. Faktanya memang tak biasa. Tapi perlu dicatat pake bold, TIDAK BIASA ITU ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Terasa ada yang tak biasa. Faktanya memang tak biasa. Tapi perlu dicatat pake bold, <strong>TIDAK BIASA ITU BIASA. </strong>Setidaknya bagi seorang Dian.</p>
<p>Entah lah&#8230; Memang harus aku akui bahwa dengan umur setua ini (dan wajah seimut ini <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> ) aku masih sedang dalam proses <em>mencari ketetapan</em>. Bukan karena pendirian yang tidak teguh, tapi karena keputusan2 ekstrim yang kubuat sering kali nyleneh. Rasanya sih begitu&#8230;</p>
<p>Aku biasa menamainya SYNDROME AGUSTUS. Sebuah &#8216;penyakit&#8217; yang muncul menjelang bulan Agustus. Biasanya sudah jadi seseorang yg dalam kondisi berbeda setelah bulan Agustus.</p>
<p>Pertama, penyakit apa dulu nih. Hehe&#8230; Sebenarnya cuma pikiran-pikiran yang berloncatan, meletup-letup ketika akan memutuskan sesuatu. Memutuskan untuk menjalani episode yang seperti apa di hari-hari mendatang.</p>
<p>Kenapa Agustus? Bukannya banyak orang membuat perubahan di akhir/awal tahun. Lantas ada apa dengan Agustus??</p>
<p>Hhhh&#8230; Sebenarnya karena kupikir keputusan2 besarku pada awalnya terjadi sekitar bulan itu. Misal pas waktu memilih mo sekolah di SMP mana. DANEM lumayan tinggi waktu itu. Pengen milih di SMP 1 Kediri. Tapi&#8230; Pengen juga di SMP 4. Yach&#8230; akhirnya memutuskan untuk di SMP 4, wlo dg DANEM yg aku miliki sbnrnya bisa mulus masuk SMP terfavorit tsb. Contoh laen pas mo masuk SMA, mo kuliah, mo pindah kuliah, mo pindah kerja.</p>
<p>Dan sekarang&#8230; Aneh ya, sejak di Surabaya ngerasa stagnan perkembangan yang terjadi di dalam diriku. Mungkin aku terlalu bodoh karena terlalu lambat dan tidak bisa menyesuaikan perkembangan jaman. Atau karena kelelahan-kelelahan yang bertumpuk tak tersembuhkan. Yang pasti rasanya pengen &#8216;istirahat&#8217; sejenak dari dunia desain grafis.</p>
<p>Dan beristirahatlah seorang Dian dari dunia desain grafis yang&#8230; Entah lah. tak bisa digambarkan dengan kata-kata. Hanya ingin sejenak beristirahat untuk memompa energi supaya lebih dan lebih berkembang lagi.</p>
<p>Tepat memasuki bulan Agustus aku berhenti. Meloncat ke wilayah lain yang sepertinya dulu sangat tidak mungkin ku masukin.</p>
<p>Asyik sekali bereksperimen dengan dunia baru. Sekaligus sebagai pembuktian pada diriku bahwa aku bisa menakhlukkan tantangan ini. What is it? COOKING. I&#8217;m the cooking adventurer. Hehe&#8230;</p>
<div id="attachment_70" class="wp-caption alignnone" style="width: 272px"><a href="http://langitmerahjingga.wordpress.com/files/2009/11/dsc00727.jpg"><img class="size-medium wp-image-70" title="nastar blueberry" src="http://langitmerahjingga.wordpress.com/files/2009/11/dsc00727.jpg?w=300" alt="" width="262" height="208" /></a><p class="wp-caption-text">Nastar blueberry - hasil eksperimen ^_^</p></div>
<p>Begitulah&#8230; Mencoba pengalaman baru untuk memperbanyak ilmu. Menjadi penakhluk di setiap tantangan.</p>
<p>Hanya saja, I&#8217;m a human. Just an ordinary people. Aku tak bisa menjadi penakhluk waktu. Dan waktu akan terus bergulir tanpa bisa kuhentikan. Entah syndrome agustus akan berhenti cukup disini ataukah akan menjadi momen yang selalu berharga dalam perjalanan hidupku.</p>
<blockquote>
<p id="v3"><em><strong>&#8220;D</strong>emi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat-menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat-menasehati supaya menetapi kesabaran.&#8221; (QS. Al Ashr 1-3)</em></p>
<p>&#160;</p>
<p style="text-align:right;">Kediri, 6 Agustus 2009</p>
</blockquote>
<blockquote><p><em><br />
</em></p></blockquote>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Yoga and Pilates]]></title>
<link>http://leannesworld.wordpress.com/2009/11/30/yoga-and-pilates/</link>
<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 09:59:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>leannesworld</dc:creator>
<guid>http://leannesworld.wordpress.com/2009/11/30/yoga-and-pilates/</guid>
<description><![CDATA[Whilst at University, to help me relax and de-stress and also get exercise I started to teach myself]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Whilst at University, to help me relax and de-stress and also get exercise I started to teach myself yoga and pilates.</p>
<p>I would go on ebay and look for cheap dvds and then work my way through them. I found this very helpful throughout my third year as it helped me to relax and not get so wound up about the dissertation!!</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tamara Blezynski Ogah Foto Bikini Dicolong]]></title>
<link>http://n3ki.wordpress.com/2009/11/30/tamara-blezynski-ogah-foto-bikini-dicolong/</link>
<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 09:09:49 +0000</pubDate>
<dc:creator>n3ki</dc:creator>
<guid>http://n3ki.wordpress.com/2009/11/30/tamara-blezynski-ogah-foto-bikini-dicolong/</guid>
<description><![CDATA[Di film &#8216;Air Terjun Pengantin&#8217; Tamara Blezynski terlihat seksi berbikini. Selama menggun]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://n3ki.wordpress.com/files/2009/11/tamarablezynski.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-147" title="Tamarablezynski" src="http://n3ki.wordpress.com/files/2009/11/tamarablezynski.jpg?w=259" alt="" width="135" height="158" /></a>Di film &#8216;Air Terjun Pengantin&#8217; Tamara Blezynski terlihat seksi berbikini. Selama menggunakan pakaian serba minimalis tersebut Tamara ogah fotonya dicolong.  Oleh karena itu ketika syuting, tim produksi mengusahakan sedikit mungkin orang yang terlibat.</p>
<p>Berbagai macam alat pengambil gambar termasuk ponsel pun diamankan dalam sebuah kotak.  &#8220;Pas syuting saya mau waktu itu krunya memang yang inti aja. Terus handphone juga dan alat yang bentuk bisa mengambil gambar dimasukkan ke suatu box aja untuk pengambilan scene tertentu,&#8221; ujar Tamara ditemui di FX Plaza, Senayan, Senin (30/11/2009).</p>
<p>Janda beranak satu itu sangat selektif dengan perannya. Tamara lebih suka jika ada yang meminta gambar kepadanya ketibang colong-colongan mengambil posenya dengan bikini.  &#8220;Yang saya nggak suka itu kalau ada penggambilan gambar dengan colongan. Yang tidak sesuai dengan konteks adegan,&#8221; jelas Tamara.</p>
<p><em>source: detikhot</em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[KATA]]></title>
<link>http://langitmerahjingga.wordpress.com/2009/11/30/kata/</link>
<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 08:39:09 +0000</pubDate>
<dc:creator>langitmerahjingga</dc:creator>
<guid>http://langitmerahjingga.wordpress.com/2009/11/30/kata/</guid>
<description><![CDATA[Aku kehilangan kata Meski merangkai apa bila kata ku tak punya Pun tak akan kupaksa kata adanya Pun ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } --><a href="http://langitmerahjingga.wordpress.com/files/2009/11/word.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-85" title="word" src="http://langitmerahjingga.wordpress.com/files/2009/11/word.gif" alt="" width="288" height="192" /></a></p>
<p>Aku kehilangan kata</p>
<p>Meski merangkai apa bila kata ku tak punya</p>
<p>Pun tak akan kupaksa kata adanya</p>
<p>Pun tak kupinta pada Tuhan datang katanya</p>
<p>Aku kehilangan kata</p>
<p>Dan tak kucari kata kemana</p>
<p>Karena kutahu Tuhan menghembuskan tanda</p>
<p>Telah merangkaikan maknanya dengan teramat dalam</p>
<p>Berabad bunga mekar menebar aroma</p>
<p>Jagad raya tak jua harum adanya</p>
<p>Berjuta pohon ditebang tuk mengabadikan kisah anak manusia</p>
<p>Pun tak pernah habis pohon adanya</p>
<p>Tuhan mengembuskan tanda</p>
<p>Dan kubiarkan semua berjalan seperti adanya</p>
<p>Dan kubiarkan semua begini saja</p>
<p>Kucinta kau dengan segala</p>
<p>Menjadikanku benar-benar ada</p>
<p>Walau kata hilang entah kemana</p>
<p>&#160;</p>
<p style="text-align:right;">One day, on the bus</p>
<p style="text-align:right;">the way to Kediri</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Dunia Anak-Anak]]></title>
<link>http://langitmerahjingga.wordpress.com/2009/11/30/dunia-anak-anak/</link>
<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 08:20:50 +0000</pubDate>
<dc:creator>langitmerahjingga</dc:creator>
<guid>http://langitmerahjingga.wordpress.com/2009/11/30/dunia-anak-anak/</guid>
<description><![CDATA[Rayakan keberhasilanmu! Demikian kata buku motivasi. Yah… aku menulis secuplik artikel ini untuk mer]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } -->Rayakan keberhasilanmu! Demikian kata buku motivasi. Yah… aku menulis secuplik artikel ini untuk merayakan keberhasilanku akan sebuah perubahan evolusif yang fundamental menurutku.</p>
<p><a href="http://langitmerahjingga.wordpress.com/files/2009/11/coverku.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-79" title="coverku" src="http://langitmerahjingga.wordpress.com/files/2009/11/coverku.jpg?w=203" alt="" width="203" height="300" /></a></p>
<p>It’s about me and child. Yeach… betapa diriku di masa lalu sedemikian <em>ogah </em>nya untuk mendekati anak-anak. Selalu menolak menggendong bayi dengan alasan takut, padahal sebenarnya tidak bisa karena tidak terbiasa. Bahkan dengan tegas aku sering katakan sama teman-teman, “Aku benci anak-anak!”.</p>
<p>Dalam stigmaku, dunia anak-anak adalah dunia yang berisik, bising, crowded, ancur, dan semacamnya. Selain itu emang susah banget deket sama anak-anak. Mungkin karena sedari awal sudah memasang portal dan rambu-rambu ‘Anak-anak dilarang mendekat!’.</p>
<p>Meski aku punya adek bungsu dengan beda usia 15 tahun dariku, tapi jelas saja adek sangat berbeda dengan anak orang laen. Meski dulu juga pernah bekerja pada sebuah yayasan pendidikan dengan bejibun anak di dalamnya, tiap hari ketemu, tiap hari ‘terpaksa’ berinteraksi, tiap hari ‘<em>di-berisik-in</em>’, tetap stigma ku tidak berubah. Stigma negatifku terhadap dunia anak tidak bergeming. I hate them..</p>
<p>Pernah pada suatu ketika temanku bertanya alasanku. Dan bukankah perempuan itu punya kodrat yang tidak bisa dihindari. Melahirkan anak, merawat anak, mendidik anak. Lantas bagaimana aku nantinya dengan kodrat yang semacam itu? Begitu pertanyaan temenku. Bahkan aku diceramahi panjang lebar dan coba diprovokasi untuk menyukai dunia anak yang buat dia menyenangkan.</p>
<p>Tentu saja aku bersungut kala itu. Kukatakan kalau aku akan berubah dengan caraku! Beradaptasi dengan dunia anak dengan caraku! Step by step, naturally! Tidak perlu diajari karena ibu-ibu muda yang baru berpengalaman pun menjadi terbiasa dan berpengalaman dengan caranya, bukan dengan cara orang lain. Haha… entah! Mungkin saat aku katakana itu, bisa jadi hanya sebagai pembenaran dari tindakanku.</p>
<p>Time by time, day by day… aku merasa berubah. Sepertinya aku tak lagi antipasti terhadap anak-anak. Meski belum bisa dikatakan dekat. Tapi setidaknya aku menikmati setiap momentku bersama anak-anak. Dimana saja, kapan saja, dan bersama anak siapa saja.</p>
<p>Kadang muncul ekspresi kegembiraan yang spontan saat ada anak-anak di dekatku. Kenakalannya bagiku adalah tantangan untuk menakhlukkan. Kelucuannya adalah ibarat oase di gurun gersang. Keluguannya semacam menjadi tanggung jawab orang dewasa. Keriangannya membangkitkan perasaan sensitifitas cinta.</p>
<p>Yach… Aku sudah berubah stigma. Dunia anak-anak adalah keajaiban cinta, kekuatan dalam kelemahan, dan kejujuran. Bahkan disatu sisi dunia anak-anak ini mengajarkan kita yang mengaku dewasa tentang makna integritas dan komitmen pada moral dan intelektual. Tidak ada logika politik atau kekuasaan yang menjadi makanan sehari-hari orang dewasa.</p>
<p>Pernah suatu ketika sedang menunggu bis kota, disapa oleh seorang anak perempuan usia sekitar 4 tahunan. “Kakak mau berangkat mengaji ya? Besok kalau aku sudah besar pengen pake jilbab kayak kakak&#8230;”</p>
<p>Sontak aku kaget. Ya ampun anak ini polosnya… Namun aku hanya sempat tersenyum dan mengelus rambutnya sebelum akhirnya bisku tiba. Matanya bening sekali. Dalam hati aku berdoa, semoga Allah menetapkan hidayah padanya.</p>
<p>Hhh… Barangkali sebagian besar dari kita lupa tentang tugas menanamkan integritas dan komitmen moral dan intelektual pada anak-anak. Aku yakin semua kita paham tentang hal itu. Tapi hanya kurang menambahkan misi tersebut pada list kewajiban hidup kita. Anda tidak perlu aktif sebagai volunteer LSM yang concern pada masalah anak. Karena dimana saja anak-anak itu bisa kita temukan.</p>
<p>Menanamkan integritas dan komitmen moral intelektual itu penting untuk meningkatkan derajat kebangsaan negeri ini di masa datang. Karena anak-anak adalah asset bangsa. Merekalah yang nantinya menjadi pengusung impian semua orang, perubahan kearah yang lebih baik. Bangsa ini butuh sokongan generasi yang punya integritas dan komitmen moral intelektual. Dan itu pastinya akan kita tanamkan pada anak-anak. Anak anda, anak mereka, anak kita semua.</p>
<p>Uffhhh… rasanya tidak ingin membiarkan anak jalanan di luar sana berkembang tanpa bimbingan dan arahan yang tepat. Seandainya saja di antara mereka ada satu saja manusia dewasa, berkomitmen pada moral dan intelektual. Aghh… rasanya mau jadi salah satu diantaranya.</p>
<p>Let’s change, beib…!! For the better future of Indonesia. Justice and welfare is our destiny.. ^_^</p>
<p>&#160;</p>
<p style="text-align:right;">Kediri, 5 Oktober 2009<a href="http://langitmerahjingga.wordpress.com/files/2009/11/side-child.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-81" title="side child" src="http://langitmerahjingga.wordpress.com/files/2009/11/side-child.jpg?w=300" alt="" width="492" height="44" /></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[there are angels in your angles.]]></title>
<link>http://sovietbitch.wordpress.com/2009/11/30/there-are-angels-in-your-angles/</link>
<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 08:10:20 +0000</pubDate>
<dc:creator>sovietbitch</dc:creator>
<guid>http://sovietbitch.wordpress.com/2009/11/30/there-are-angels-in-your-angles/</guid>
<description><![CDATA[I just realized that I started both my most recent entries with something along the lines of &#8220;]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>I just realized that I started both my most recent entries with something along the lines of &#8220;argh FML.&#8221; Haha, uh. I am not usually that negative. <strike>oh, that is a lie and i know it but i am trying</strike></p>
<p>The picture I mentioned that I had wanted to color is colored. It&#8217;s small, so, it went pretty quickly. Here we go:<br />
<img src="http://i616.photobucket.com/albums/tt247/s__aintx2/adachioekaki.png"></p>
<p>I considered using it as my FST cover because it&#8217;s pretty simple, and this is what I came up with:<br />
<img src="http://i616.photobucket.com/albums/tt247/s__aintx2/sadsicksavior.png"></p>
<p>I&#8217;m not sure if it&#8217;s what I want, honestly&#8230;so I&#8217;m going to think on it some more before I decide.</p>
<p>Hnn&#8230;other than that, I have been playing DDS obsessively. Compulsively. I seriously think I might have a video game completion compulsion, lmao. No, I&#8217;m kidding, but I think that video games are an escape from life for me. In a good way. Others might tell me this is unhealthy, I know, but I like it. I really like it. And I want to keep escaping into this reality. I can be such a different person there. Umm&#8230;yeah, anyway, let me stop myself from being too weird &#8217;cause I can see that whole thing starting up.</p>
<p>Uh. All my characters are on Lv. 99. I finished Serph&#8217;s mantra grid two days ago. Heat and Gale have to finish the mantras they&#8217;re on (Heat&#8217;s on Five Gods and Gale&#8217;s on High Priest) and finish one more each (Monotheist for Heat and Five Gods for Gale) and then they&#8217;re done. Argilla has two more (Monotheist and Five Gods) and Cielo has three more (Five Gods, Monotheist and Gyokuza) plus the one he&#8217;s on (?). I beat all the extra bosses and finished all the extra sidequests. Today I beat Demi-fiend and was so excited! It was really freaking hard, so, I&#8217;m proud of myself for doing it. I beat him on&#8230;um, my ninth try? Yeah. Or tenth, not entirely sure. I really should play Persona Nocturne, yeah? Well, I need to finish Devil Summoner first. Currently I&#8217;m trying to max everyone&#8217;s stats (or at least Serph&#8217;s if I can&#8217;t find enough power or quick noises since they&#8217;re supposedly really rare from what I&#8217;ve read online). Serph&#8217;s stats are like this right now: St. 90, Vi. 99, Ma. 99, Ag. 76, and Lu. 76. Heat&#8217;s are: St. 82, Vi. 99, Ma. 99, Ag. 64, and Lu. 62. Argilla&#8217;s are: St. 60, Vi. 74, Ma. 99, Ag. 66, and Lu. 64. Gale&#8217;s are: St. 77, Vi. 76, Ma. 99, Ag. 66, and Lu. 41. Cielo&#8217;s are: St. 47, Vi. 78, Ma. 99, Ag. 86, and Lu. 73. I spent hours today maxing everyone&#8217;s magic by farming magic noises in the secret part of the Brutes base. SO ANNOYING. But it&#8217;s all done now at least. I started trying to get some HP noises from Girimehkalas in the white configuration of the Brutes base, but I could only get like one in ten minutes and I was kind of feeling sick, so, I gave up for the night. I&#8217;ll try to get more noises tomorrow, but I&#8217;ll probably go fight Hari-Hara after I finish everyone&#8217;s mantra grids. Unfortunately, I wasn&#8217;t aware of the whole secret character in DDS2 thing and didn&#8217;t answer all the questions right throughout the game. :c I&#8217;m sort of curious as to who the secret character actually is, though? Maybe I&#8217;ll look it up. But regardless, I&#8217;ve accomplished basically everything else! The Demi-fiend thing makes me so happy that it&#8217;s alright. I AM THE MEGATEN QUEEN, hahaha! <strike>i know not really but don&#8217;t spoil my mood</strike> omg i cannot wait to cosplay seraaaa MUST FINISH MY JAY COSPLAY LIKE NOW NOW NOW shit</p>
<p>G&#8217;night! I&#8217;m going to make some more icons (been making them for a few hours now OTL)!</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[MATA]]></title>
<link>http://langitmerahjingga.wordpress.com/2009/11/30/mata/</link>
<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 08:06:30 +0000</pubDate>
<dc:creator>langitmerahjingga</dc:creator>
<guid>http://langitmerahjingga.wordpress.com/2009/11/30/mata/</guid>
<description><![CDATA[Setiap kali aku bercermin, menyisir rambut, merapikan jilbab, tak pernah aku lalai bersitatap dengan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } --><a href="http://langitmerahjingga.wordpress.com/files/2009/11/mata.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-77" title="mata" src="http://langitmerahjingga.wordpress.com/files/2009/11/mata.jpg" alt="" width="104" height="94" /></a>Setiap kali aku bercermin, menyisir rambut, merapikan jilbab, tak pernah aku lalai bersitatap dengan bayangan mataku. Menyapanya selamat pagi kala merekah fajar, atau selamat malam kala terang rembulan lembut dalam kelam malam. Mataku indah. Begitu setidaknya kata orang-orang. Kata orang tuaku sejak aku dilahirkan. Juga kata nenek buyutku setiap menimangku.</p>
<p>Dua bulan lalu, seorang lelaki dengan keterusterangannya tanpa bumbu merayu, masih mengatakan mataku indah. Seperti Dian yang bercahaya menembus sampai ke langit. Sering kali dalam diamnya, dia menatapku dalam. Sangat dalam. Tidak melihat parasku. Tapi menatap di kedalaman mataku seolah ingin mengukur dalamnya samudera.</p>
<p>Aghh… aku tidak mau dia terpesona dengan material-material di kedalaman mataku. Maka sejak saat itu aku tak pernah lagi memberinya kesempatan menatapku. Pun aku tak pernah lagi berani mempertemukan mata indahku dengan mata elangnya. Terlalu riskan. Karena aku tak mau mata indahku tergores oleh mata elangnya yang tajam.</p>
<p>Entah kemudian, aku tak tahu sejak kapan, semakin kurasa mataku tak lagi indah. Nyalanya semakin redup, serupa dian yang terhempas angin kesana-kemari. Bahkan bersitatap dengan cahaya dengan intensitas rendahpun serasa enggan karena kesilauan.</p>
<p>Ada apa dengan mataku? Benarkah mataku kini tak lagi indah? Tergerus semakin tuanya zaman kah? Atau…???</p>
<p>Aku menatap dalam bayangan mataku sendiri. Memulai sapaan selamat malam dan coba menerobos dari pantulan cermin untuk mengetahui apa yang terjadi.</p>
<p>Dalam… semakin dalam. Aku tersentak. Gelap sekali… kemana sinar mataku? Tak sanggup lagi menerobos, kupejamkan mataku… terdiam dalam pikiran yang bergemuruh menari-nari.</p>
<p>Slide-slide itu bermunculan di benakku. Tentang orang-orang yang terpesona dengan mata indahku. Yach… parasku memang standar. Tapi mataku teramat mempesona. Bahkan seorang bayi yang baru berlatih berjalan terpesona menatapku. Merengkuhku dan memelukku hangat dengan tangannya yang mungil. Tak mau kulepas. Ini bayi siapa? Aku saja baru melihatnya.</p>
<p>Juga tentang seorang sebaya ayahku yang sebangku denganku di bus. Seolah dia sudah lama mengenalku. Dia katakan bahwa aku cerdas dan itu terlihat dari sinar mataku. Ditawarinya aku posisi penting di institusinya. Aghh… mataku seperti magnet kah?</p>
<p>Tentang lelaki-lelaki yang pernah menjadi cerita dalam perjalanan hidupku. Terpesona karena keindahan mataku. Entah apakah mereka menjadikan mataku hanya sebagai pembenaran untuk perasaan mereka saja ataukah memang demikian adanya.</p>
<p>Sinar mataku tak pernah redup. Baru kutahu sekali ini sinar mataku jadi begini. Kemana gerangan sinar mataku? Apa yang harus kulakukan untuk membangkitkannya lagi? Bila lampu bias menyala karena energy listik dan energy listrik ada karena sumber pembangkit listrik macam air atau nuklir, lantas apakah sinar mataku mati karena sumber pembangkitnya mati pula?</p>
<p>Pikirku terus melayang seumpama astronaut di luar angkasa, dalam diam dan mata terpejam. Tak juga aku bertemu jawaban.</p>
<p>Dini hari ini telah tertembus. Berlalu pagi. Kemudian malam lagi. Demikian seterusnya, aku menembus dari malam ke malam, dini hari ke dini hari, hingga pagi ke pagi. Melalui hari ke hari, bulan ke bulan. Menjelajah dari satu sudut bumi ke sudut lain. Dengan sinar mata yang padam dan kehilangan pesonanya.</p>
<p>Bila bertemu cermin aku hanya pejamkan mata. Menyisir rambut, merapikan jilbab, hanya mata terpejam.</p>
<p>Sampai pada suatu malam selepas senja pada suatu perjalanan pengembaraanku, aku bertemu perempuan seumur nenekku di sebuah masjid. Mungkin masjid ini lebih muda dari usia nenek itu. Dia buta. Aku baru tahu ketika dia meminta tolong padaku untuk mencarikan sandalnya.</p>
<p>Nenek itu memang sudah sedemikian sepuh. Pun buta. Tapi… kenapa aku melihat matanya bersinar, padahal dia buta dan termakan usia. Lama kuamati nenek itu. Hingga tanpa sadar dia urung untuk pergi.</p>
<p>Nenek itu seperti tahu kalau aku sedang memandanginya. Diajaknya aku duduk kembali di suatu sudut masjid. Tanpa ragu dengan segala rasa ingin tahu dan beban yang kualami karena kehilangan sinar mata ini, aku ceritakan semua pada nenek ini. Bahwa aku kehilangan sinar mataku. Bahwa mataku tak lagi mempesona. Berharap sekali nenek ini bisa memberiku jawaban.</p>
<p>Pada akhirnya aku tahu bahwa sinar mata itu adalah cerminan hati dan perasaan. Hati adalah segumpal darah yang harus diperlakukan khusus. Dia adalah cerminan sikap dan perilaku kita. Semakin banyak kebajikan yang terukir, maka hati itu semakin terang. Sebaliknya, semakin busuk hal yang kita perbuat, semakin kelam dan gelap tertutup noda kejahatan.</p>
<p>Sinar mata juga dibangkitkan oleh perasaan. Memang hal-hal yang menyangkut perasaan amat sulit dijelaskan. Semakin kuat perasaan, semakin teranglah sinar mata. Dan hal yang membuat perasaan kuat itu adalah cinta.</p>
<p>Itulah alasan kenapa tiap bayi yang baru dilahirkan mempunyai sinar mata yang terang, lebih terang dibanding saat usianya sudah menginjak 20 tahun. Jangan dikira bayi tidak mengenal cinta dan tidak memiliki hati. Bayi punya. Hati mereka masih suci. Bersih. Pun dia kenal cinta karena dia terlahir dari cinta dan disambut dengan cinta. Bahkan bayi hanya kenal cinta, tak kenal benci.</p>
<p>Di masjid ini pula aku tersungkur sujud. Demi Allah, sungguh telah banyak noda yang aku tempelkan pada hatiku sendiri. Sungguh telah kumatikan perasaan cintaku dan menggantinya dengan formula benci. Sungguh… betapa aku menjadi makhlukNya yang teramat bodoh. Aku tahu tapi tidak mau tahu. Sampai Allah menjadikanku makhluk bermata tetapi buta. Itu karena demikian bodohnya aku.</p>
<p>Air mataku terus mengalir dalam sujud panjangku. Ingin merangkai istighfar hingga sampai ke arsy Ilahi. Biar DIA terima langsung pesan taubatku. Dan berjuta harap DIA yang pengampun memaafkanku penuh.</p>
<p>Aku perempuan seperempat abad yang terseret arus dunia. Penjelajah kesenangan dunia. Dibalik gedung-gedung angkuh yang hendak menembbus langit, yang ku ingat hanya angka dan angka. Hingga terlupa sebuah nama yang bila kulafadzkan akan menjadi sangat luar biasa.</p>
<p>Aku perempuan seperempat abad yang terpukau dengan sinar dunia. Kupikir betapa terang dan indahnya. Berwarna-warni rupanya. Dibalik riuhnya orang-orang berlalu lalang mengelilingi dunia, yang kuingat hanya indahnya polesan karya manusia. Hingga lupa anugerah alam dengan arsitek Ilahi ternyata lebih luar biasa dari manusia yang asalnya bodoh tak tahu apa-apa.</p>
<p>Aku perempuan seperempat abad yang larut dalam hiruk-pikuk dunia. Kupikir hidup adalah persaingan. Siapa cepat, dia dapat. Hingga mengganggap tiap orang adalah saingan. Aku lupa akan cinta. Semua yang ada terasa biasa saja. Bahkan siraman cinta yang aku dapat sungguh terasa biasa saja. Pantas saja Tuhan enggan padaku, karena aku menjadi perempuan yang sudah seperempat abad lebih yang dingin tanpa cinta.</p>
<p>Ilahi… mohon ampuni aku.</p>
<p>&#160;</p>
<p style="text-align:right;">Surabaya, 19 November 2009</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[EKSOTISME MAKANAN INDONESIA]]></title>
<link>http://langitmerahjingga.wordpress.com/2009/11/30/eksotisme-makanan-indonesia/</link>
<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 07:55:45 +0000</pubDate>
<dc:creator>langitmerahjingga</dc:creator>
<guid>http://langitmerahjingga.wordpress.com/2009/11/30/eksotisme-makanan-indonesia/</guid>
<description><![CDATA[Suatu saat aku bengong liat sebentuk makanan aneh semacam kerupuk tapi berselimut gula caramel yang ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } -->Suatu saat aku bengong liat sebentuk makanan aneh semacam kerupuk tapi berselimut gula caramel yang mengkristal. Semacam gambar inilah…</p>
<p><a href="http://langitmerahjingga.wordpress.com/files/2009/11/dsc01139.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-73" title="DSC01139" src="http://langitmerahjingga.wordpress.com/files/2009/11/dsc01139.jpg?w=300" alt="" width="230" height="187" /></a>Kenalin ya… makanan ini  namanya ‘putihan’. Makanan asli dari daerah Trawas, Mojokerto, lereng gunung Welirang sono. Sebelumnya aku belum pernah liat yang beginian. Taunya pun karena dibawain oleh-oleh sama sepupu dari Trawas.</p>
<p>&#160;</p>
<p>&#160;</p>
<p>Kuamati sedemikian detailnya… makanan ini gimana ya cara bikinnya? Cetakannya kayak apa ya? Aku tebak, ahh… mungkin adonannya cair. Cara bikinnya semacam bikin krupuk kembang goyang. Aghh… dalam hati, niy makanan tradisonal berteknologi canggih. Cetakannya itu lho… Kebayang ribetnya sodara! Dipilin kayak korden. Hehe…</p>
<p>Aku pun nanya perihal cara bikinnya kepada sepupuku. Ternyata perkiraanku salah. Karena adonan kue ini tidak cair, melainkan <em>pulen </em>macam adonan donat. What?! Pasti ribet banget niy bikinnya…</p>
<p>Menurut sepupuku, ini bukan kripik atau krupuk. Karena sangat empuk kalau digigit. Klo temen-temen pernah makan bidaran, ya semacam itu lah rasanya, tapi ini manis. Terbuat dari adonan terigu, telur, dan gula. Kemudian dicetak. Cetakannya memang rumit. Tetep <em>handmade oriented</em> sebenernya walau ada cetakannya. Kemudian diangkat dari cetakan dan dibentuk melingkar. Jadi cetakannya tidak melingkar sebagaimana hasil akhirnya. Dimasukin ke minyak dingin, terus ke minyak panas. Aghhh… ribet deh ngebayanginnya!</p>
<p>Tidak puas memang kalau hanya mendengar cerita sepupuku. Tapi setidaknya sudah cukup memberi wawasan. Bener-bener deh Indonesia itu kaya kulinernya. Banyak banget kuliner yang aneh di Indonesia. Bahkan durian Indonesia masuk extreme culinary buat orang-orang manca.</p>
<p>Kadang kupikir, nenek moyang kita dahulu itu teknologi pangannya lebih maju dari bangsa laen. Klo orang-orang oriental bisanya bikin mie, maka nenek moyang kita sudah bias bikin onde-onde. Hehe… Ada juga makanan khas Surabaya, namanya kemping, semacam roti isi dengan taburan wijen. Dulunya dipake untuk bekal perang karena tahan lama dan mengenyangkan.</p>
<p>Apem, tau kan? Kalau jaman sekarang mah banyak banget alternative bahan kue yang dipake untuk membuat adonan kue ini mengembang. Semacam ragi instan, fermivan, dll. Tapi nenek moyang kita dulu Cuma pake tape. Dan itu ternyata amazing. Apem dengan tape lebih tahan lama. Kue ini akan tetap lembut teksturnya walau sudah 3 hari dibuat. Sedang apem dengan ragi instan atau baking soda, biasanya akan mengeras bila sudah lebih dari 3 hari. Hmmm… ini hasil eksperimen nenek moyang kita lho…</p>
<p>Teringat suatu subuh di Pasar Subuh, kawasan Senen, Jakarta Pusat. Seabrek-abrek orang jual jajanan mulai dari yang tradisional, fusion, sampai yang modern. Tapi memang jajanan khas Negara kita ini seabrek-abrek macamnya. Itu baru jajanan. Belum makanan-makanan utama. Udah gitu hamper semua amazing. Up to you, kalau karena gengsi dan life style lebih memilih makanan asing semacam pizza, fussily, burger, hot dog, dll. Tapi bener deh coba diitung dari sabang sampai merauke berapa banyak makanan asli Indonesia punya? Pun semuanya itu eksotis. Dari rasanya, cara buatnya, nilai sejarahnya, perkembangannya.</p>
<p>Onde-onde aja eksotis. Bagaimana wijen bias membalut onde-onde dengan sangat rapi seolah tertata? Kurang kerjaan kali klo wijen itu ditata satu per satu. Pun anda salah kalau hanya menaburkan saja wijennya, karena wijen tidak akan cantik membalut adonan tepungnya. Lantas bagaimana? Teknik ini sudah dipikirin nenek moyang kita. Canggih dan eksotis bukan? Emang sih bbrp makanan terkesan ribet. Misalnya nopia. Tapi tetep aja eksotis bukan?</p>
<p>So… lestarikan kuliner bangsa kita. Eksotis, boy! Jangan karena gengsi anda lebih memilih pancake daripada pukis. Padahal…. Cara buatnya 90% sama. Hanya beda bentuk dan tradisi cara memakannya. Bisa tidak bila pukis kita namakan saja pancake Indonesia? Hehe… <span style="font-family:Wingdings,serif;"></span> <span style="font-family:Wingdings,serif;"></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sere Nere]]></title>
<link>http://monicasuma.wordpress.com/2009/11/30/sere-nere/</link>
<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 05:30:18 +0000</pubDate>
<dc:creator>monicasuma</dc:creator>
<guid>http://monicasuma.wordpress.com/2009/11/30/sere-nere/</guid>
<description><![CDATA[I don&#8217;t really know what he&#8217;s saying, and it doesn&#8217;t even matter what he might be ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[I don&#8217;t really know what he&#8217;s saying, and it doesn&#8217;t even matter what he might be ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hobbies-a-plenty!]]></title>
<link>http://jenwake.wordpress.com/2009/11/30/hobbies-a-plenty/</link>
<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 04:34:38 +0000</pubDate>
<dc:creator>Jen Wakeman</dc:creator>
<guid>http://jenwake.wordpress.com/2009/11/30/hobbies-a-plenty/</guid>
<description><![CDATA[I think at some point semi-recently I must have decided I was especially unsatisfied with my free ti]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>I think at some point semi-recently I must have decided I was especially unsatisfied with my free time. Because all of the sudden, I find myself with oodles of new, and revisited hobbies. And it&#8217;s awesome.</p>
<p><strong>Hobby #1 &#8211; Rock Climbing:</strong></p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-245" title="Rock Climbing" src="http://jenwake.wordpress.com/files/2009/11/16362_627204889818_60706892_35773900_2561623_n.jpg?w=287" alt="Regional Rock Wall, Rexburg, ID" width="287" height="300" /></p>
<p>Back in May when I went to Seattle to visit my friend Carina, she took me to a rock climbing gym her and her friends frequent. I&#8217;d never been before and was excited to try something new. Especially since I&#8217;m finally fit and more active than ever. We just did some bouldering, which<strong> </strong> is a style of rock climbing that is done without a rope and normally limited to very short routes over crash pads. It was&#8230; AWESOME. It took me a few tries to make it to the top because it was, uh, terrifying. But once I did it, I was hooked.</p>
<p>I remembered my friend Angela, who lives in Boise about 4 hours away from me, is also really into rock climbing, so while I was there for a visit in June, I went again. This time, we did full on top rope climbing. Again, terrifying. Haha, then I realized, it&#8217;s not really that scary&#8230; if you fall &#8211; the rope catches you! Haha&#8230; duhr. Anyway, this was even more fun than bouldering for me! Then, I didn&#8217;t go for a couple months because I didn&#8217;t know anyone in Idaho Falls who liked to climb. Eventually, Angela introduced me to her friend Warren who was starting out with climbing and we decided we should hit up the gym once a week. We travel north about 30 minutes to a gym in Rexburg, called Regional Rock Wall. It&#8217;s a nice gym. Definitely preferable to the Idaho Falls local rock wall. Ugh.</p>
<p>So since early September, Warren and I have made it up to Rexburg about once a week to climb. You&#8217;d think I&#8217;d be better by now&#8230; haha. But it&#8217;s fun!</p>
<p><strong>Hobby #2 &#8211; Knitting</strong></p>
<p><strong><img class="aligncenter size-medium wp-image-246" title="Knitting" src="http://jenwake.wordpress.com/files/2009/11/cimg0128.jpg?w=300" alt="Knitting a Scarf" width="300" height="290" /></strong></p>
<p>I&#8217;ve known how to knit for quite some time now. And I enjoy it quite a bit, but admittedly, I&#8217;ve never finished anything I&#8217;ve started. And all I&#8217;ve started is scarves. At the moment, I have 3 scarves started and Jeff asked me to knit him one for Christmas. So, I guess that will make 4. The thing about knitting is I can&#8217;t really do it in my house now that I have a puppy. Penny won&#8217;t even let me read without chewing on the book, so constantly moving knitting needles are nearly impossible. So, getting a scarf done in a few weeks should be interesting. Especially depending on the pattern Jeff chooses. Haha.</p>
<p><strong>Hobby #3 &#8211; Playing the Piano</strong></p>
<p><strong><img class="aligncenter size-medium wp-image-247" title="Digital Piano" src="http://jenwake.wordpress.com/files/2009/11/11266_629225600298_60706892_35829815_171917_n.jpg?w=224" alt="Learning to Play the Piano" width="224" height="300" /></strong></p>
<p>I&#8217;ve always wanted to learn how to play the piano. I learned bits and pieces as a kid at my Grandma&#8217;s house. She had keys that were labeled with color coded numbers and a song book I&#8217;d nearly memorized. However, when it comes to anything harder than Walking in a Winter Wonderland, I don&#8217;t have much experience. Luckily I did play the clarinet for a few years when I was younger, so I already know how to read music, that&#8217;s about all I can do at this point.</p>
<p>Jeff recently decided he also wants to learn. So we decided to take a look around town and see what kind of pianos we could find. First we found his little sister&#8217;s really old and really broken keyboard. We dorked around on that for a week and decided we needed to get more serious. He went to a local music store and found a used digital piano. We decided it was the right fit for us because it was cheap enough to be affordable, but nice enough to learn on, rather than a keyboard that can&#8217;t simulate key weight and pressure sensitivity.</p>
<p>So, I bought a Learning Piano for Adults book (lol), and we&#8217;re working our way through it. It&#8217;s hard! But we&#8217;re determined, for now. Haha.</p>
<p>&#160;</p>
<p>I guess 3 hobbies isn&#8217;t really oodles, haha. But it feels like a lot compared to my previous amount of nothing. Plus, within the month you can add Snowboarding to this list. So here&#8217;s to keeping busy! Woo!</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Who Am I?]]></title>
<link>http://myholograph.wordpress.com/2009/11/30/who-am-i/</link>
<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 03:57:14 +0000</pubDate>
<dc:creator>Amber</dc:creator>
<guid>http://myholograph.wordpress.com/2009/11/30/who-am-i/</guid>
<description><![CDATA[Who Am I? My name is Amber. For now, I am a 22 yr old mother &amp; homemaker. My best friend &amp; h]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>Who Am I?</strong> My name is Amber. For now, I am a 22 yr old mother &#38; homemaker. My best friend &#38; husband, Kurt,  and I have two daughters Kayanna &#38; Riley, 2 yrs &#38; 8 months respectively.  Kurt is currently a youth minister.</p>
<p><strong>My Interests?</strong> We as a family first and foremost strive to follow Christ. Music, sports, outdoors, &#38; games/cards are hobbies that we enjoy.</p>
<p><strong>Why do I blog?</strong> There are things I want to say and stories I want to share. I don&#8217;t write for thousands to read, but I write that a few would read; and that those few would find some encouragement. </p>
<p><strong>Who Am I?</strong>  Yet I do not know what my life will be like tomorrow. I am just a vapor that appears for a little while and then vanishes away.  (<em>James 4:14) </em></p>
<p>~arms</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Yes.. a post]]></title>
<link>http://lifeintheupanddown.wordpress.com/2009/11/29/yes-a-post/</link>
<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 03:55:54 +0000</pubDate>
<dc:creator>A&#38;A</dc:creator>
<guid>http://lifeintheupanddown.wordpress.com/2009/11/29/yes-a-post/</guid>
<description><![CDATA[Well, I hadn&#8217;t posted because things have been very busy. And now I&#8217;ve moved from busy t]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Well, I hadn&#8217;t posted because things have been very busy. And now I&#8217;ve moved from busy t]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Lady Gaga]]></title>
<link>http://monicasuma.wordpress.com/2009/11/30/lady-gaga/</link>
<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 03:53:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>monicasuma</dc:creator>
<guid>http://monicasuma.wordpress.com/2009/11/30/lady-gaga/</guid>
<description><![CDATA[]]></description>
<content:encoded><![CDATA[]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[It was funny]]></title>
<link>http://phta.wordpress.com/2009/11/30/it-was-funny/</link>
<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 01:49:39 +0000</pubDate>
<dc:creator>phuongta</dc:creator>
<guid>http://phta.wordpress.com/2009/11/30/it-was-funny/</guid>
<description><![CDATA[]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><span style='text-align:center; display: block;'><object width='425' height='350'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/e2QAGVMlns4&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' /><param name='allowfullscreen' value='true' /><param name='wmode' value='transparent' /><embed src='http://www.youtube.com/v/e2QAGVMlns4&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' type='application/x-shockwave-flash' allowfullscreen='true' width='425' height='350' wmode='transparent'></embed></object></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[This drill will help you improve your grappling game!!!]]></title>
<link>http://synergymartialarts.wordpress.com/2009/11/30/this-drill-will-help-you-improve-your-grappling-game/</link>
<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 01:39:04 +0000</pubDate>
<dc:creator>synergymartialarts</dc:creator>
<guid>http://synergymartialarts.wordpress.com/2009/11/30/this-drill-will-help-you-improve-your-grappling-game/</guid>
<description><![CDATA[Hello All, During my Youtube search yesterday I came across this video of Sensei Erik Paulson (www.e]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Hello All,</p>
<p>During my Youtube search yesterday I came across this video of Sensei Erik Paulson (<a href="http://www.erikpaulson.com">www.erikpaulson.com</a>) teaching this drill. In this drill he goes from Ju Jitsu to Wrestling and back to Ju Jitsu again and I believe that it is a great drill to teach you the following.</p>
<ul>
<li>How to transition from Wrestling to Ju Jitsu mindsets</li>
<li>Using the Granby Roll to not get caught by your opponent</li>
<li>A drill that can be done many times to get you lots of reps</li>
<li>Adaptable enough to let you scale your progressive resistance as you &#38; your partner get better</li>
<li>A drill that teaches you both offense and defense</li>
</ul>
<p>I have long been a fan of Sensei Erik Paulson, I first saw him in 1996 when he was traveling with Guro Dan Inosanto. During the seminar Guro Dan gave Sensei Erik about an hour to go thru some grappling drills. In all the years that I have seen Guro Dan, the only person that he has ever given time to in a seminar was when Sensei Erik was with him.</p>
<p> Sensei Erik has an amazing ability to develope drills that are simplistic in nature but if used can have a dramatic effect on your Martial Arts skills. I have used his material not only for my own personal developement but for the developement of my students. We use his Technique, Repetition, Isolation and Go (TRIG) training method in every facet of our curriculum. It is a great format for not only grappling but for striking, clinching and stick work as well.</p>
<p>I hope that you watch this video and you can add this drill to your training.</p>
<p><span style='text-align:center; display: block;'><object width='425' height='350'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/I2rTnIZkxM4&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' /><param name='allowfullscreen' value='true' /><param name='wmode' value='transparent' /><embed src='http://www.youtube.com/v/I2rTnIZkxM4&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' type='application/x-shockwave-flash' allowfullscreen='true' width='425' height='350' wmode='transparent'></embed></object></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Touring...]]></title>
<link>http://25fahmi.wordpress.com/2009/11/30/touring/</link>
<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 01:00:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>25fahmi</dc:creator>
<guid>http://25fahmi.wordpress.com/2009/11/30/touring/</guid>
<description><![CDATA[Reminded with my younger brother. He likes touring a lot. Since he had a Vespa, a friendly bike for ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Reminded with my younger brother. He likes touring a lot. Since he had a Vespa, a friendly bike for years ago. Touring is a thing that won&#8217;t leave it by him.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Saudi Arabia:  Definition of a Blogger]]></title>
<link>http://americanbedu.com/2009/11/30/4652/</link>
<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 00:07:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>American Bedu</dc:creator>
<guid>http://americanbedu.com/2009/11/30/4652/</guid>
<description><![CDATA[According to Wikipedia, a blogger is a person who writes a blog (or weblog). Bloggers are not a homo]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="aligncenter size-full wp-image-4653" title="blogger ethics" src="http://delhi4cats.wordpress.com/files/2009/11/blogger-ethics.jpg" alt="blogger ethics" width="233" height="320" /></p>
<p>According to <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Blogger">Wikipedia</a>, a blogger is a person who writes a <a title="Blog" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Blog">blog</a> (or weblog). Bloggers are not a homogenous group. They have a variety of personal and professional motivations for blogging and they come from a variety of political, economic and social backgrounds. One way of segmenting bloggers is by their blog type:<sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Blogger#cite_note-0">[1]</a></sup></p>
<ul>
<li><em>Personal</em>: blog about      topics of personal interest not associated with work</li>
<li><em>Professional</em>: blog about      industry and profession topics but not in an official capacity for a      company</li>
<li><em>Corporate</em>: blog for a      company in an official capacity</li>
</ul>
<p>Some bloggers may be scientists, reporters, public figures, etc.  However the majority of bloggers are normal people expressing their opinions and observation of the world. An average blogger does not have the requirement to behave like authoritative professionals. An average blogger does not have to authenticate sources or make a long research project out of each article. An average blogger should simply express his or her views. A blogger can in certain instances go through complete research and validate information, but it is a choice an individual blogger makes.</p>
<p>If bloggers are treated or perceived in the same category as professional reporters with high ethics requirements on them, this in turn basically puts a halt on free blogging for the average blogger.</p>
<p>Further, a blogger is not required to provide a forum for each and every commentator. This is not limiting free speech as the internet is free and the person has the freedom to voice his/her opinion about the world in many places on the internet.  If a commentator chooses to present views not related to subject matters, uses inappropriate content, attempts to debase and/or smear the blogger or acts in a manner which disrupts positive dialogue, the blogger has the choice to block such commentators from the blog.</p>
<p>These are some of my basic thoughts and perspectives on the definition of an average blogger.  How are they the same or different from yours?</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Spirits - Cheerleading Group at Winchester University]]></title>
<link>http://leannesworld.wordpress.com/2009/11/29/spirits-cheerleading-group-at-winchester-university/</link>
<pubDate>Sun, 29 Nov 2009 23:12:40 +0000</pubDate>
<dc:creator>leannesworld</dc:creator>
<guid>http://leannesworld.wordpress.com/2009/11/29/spirits-cheerleading-group-at-winchester-university/</guid>
<description><![CDATA[As of 2009 a cheerleading group was set up at the University, organised by myself and a few others. ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>As of 2009 a cheerleading group was set up at the University, organised by myself and a few others.</p>
<p>We meet every week learning cheerleading routines, going through basic arm moves, learning chants and doing lifts.</p>
<p>To incorporate my degree in with this activity, because of it being new for this year I thought I could make a website for it to advertise it for other students, but also do the website for my media part of my degree for Production Project One.</p>
<p>Check out my Website for it:</p>
<p>&#160;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Intro - Dance School at Winchester University]]></title>
<link>http://leannesworld.wordpress.com/2009/11/29/intro-dance-school-at-winchester-university/</link>
<pubDate>Sun, 29 Nov 2009 23:06:07 +0000</pubDate>
<dc:creator>leannesworld</dc:creator>
<guid>http://leannesworld.wordpress.com/2009/11/29/intro-dance-school-at-winchester-university/</guid>
<description><![CDATA[In my second year of university I joined a group called Intro. This group consisted of street dance,]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>In my second year of university I joined a group called Intro. This group consisted of street dance, gym and lifts.</p>
<p>Every week we would learn new dance routines, go through basic gymnastics and practice lifts.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Dancing - Neal Academy of Dance]]></title>
<link>http://leannesworld.wordpress.com/2009/11/29/dancing/</link>
<pubDate>Sun, 29 Nov 2009 22:59:20 +0000</pubDate>
<dc:creator>leannesworld</dc:creator>
<guid>http://leannesworld.wordpress.com/2009/11/29/dancing/</guid>
<description><![CDATA[I have danced with Neal Academy of Dance for over 18 years now, taking part in many shows, pantomime]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>I have danced with Neal Academy of Dance for over 18 years now, taking part in many shows, pantomimes and additional performances outside of the academy such as shows for charity and shows a events.</p>
<p>In 2007 I won an award for &#8216;Best Senior Dancer&#8217; at the school.</p>
<p>Other awards I have from dance are; Gold, Silver and Bronze medals all passed with merit.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Iron Chef Michael Symon]]></title>
<link>http://thebealworld.com/2009/11/29/iron-chef-michael-symon/</link>
<pubDate>Sun, 29 Nov 2009 20:33:29 +0000</pubDate>
<dc:creator>The Beals</dc:creator>
<guid>http://thebealworld.com/2009/11/29/iron-chef-michael-symon/</guid>
<description><![CDATA[Recently I was able to attend a fundraiser called &#8220;An Evening with Michael Symon&#8221; to ben]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Recently I was able to attend a fundraiser called &#8220;An Evening with Michael Symon&#8221; to benefit the Lakewood Public Library. Michael Symon is a Food Network Iron Chef, hosted Dinner Impossible and is a native of Cleveland. He talked about his new cookbook,<a href="http://search.barnesandnoble.com/Michael-Symons-Live-to-Cook/Michael-Symon/e/9780307453655" target="_blank"> </a><em><a href="http://search.barnesandnoble.com/Michael-Symons-Live-to-Cook/Michael-Symon/e/9780307453655" target="_blank">Live to Cook: Recipes and Techniques to Rock Your Kitchen</a></em>, and his experience as a chef and restaurant owner. I enjoyed the delicious food, drank some wine, made a new friend and overall thought he was really funny, entertaining guy. I&#8217;m also looking forward to possibly taking a cooking class from him next year.</p>
<p><a href="http://thebealworld.wordpress.com/files/2009/11/iron-chef.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2067" title="Iron Chef" src="http://thebealworld.wordpress.com/files/2009/11/iron-chef.jpg" alt="" width="500" height="375" /></a><a href="http://thebealworld.wordpress.com/files/2009/11/img_2977.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2066" title="IMG_2977" src="http://thebealworld.wordpress.com/files/2009/11/img_2977.jpg" alt="" width="500" height="375" /></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Have you found yourself frustrated due t ... ]]></title>
<link>http://earnadollar.wordpress.com/2009/11/29/have-you-found-yourself-frustrated-due-t/</link>
<pubDate>Sun, 29 Nov 2009 11:39:17 +0000</pubDate>
<dc:creator>allenport</dc:creator>
<guid>http://earnadollar.wordpress.com/2009/11/29/have-you-found-yourself-frustrated-due-t/</guid>
<description><![CDATA[Have you found yourself frustrated due to the ever-rising power bills? I have found myself strugglin]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Have you found yourself frustrated due to the ever-rising power bills? I have found myself struggling with the same problem as well, But now, there is a solution<br />
http://www.ebookfolio.com/products/3872</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
