<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>iblis &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/iblis/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "iblis"</description>
	<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 02:28:15 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Iblis Telah Memilih Jalan Hidupnya Sendiri]]></title>
<link>http://ciburuan.wordpress.com/2009/11/24/iblis-telah-memilih-jalannya-sendiri/</link>
<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 14:30:44 +0000</pubDate>
<dc:creator>acim</dc:creator>
<guid>http://ciburuan.wordpress.com/2009/11/24/iblis-telah-memilih-jalannya-sendiri/</guid>
<description><![CDATA[Ketika Iblis memutuskan untuk menentang atau tidak memenuhi perintah Allah untuk bersujud pada Adam,]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Ketika Iblis memutuskan untuk menentang atau tidak memenuhi perintah Allah untuk bersujud pada Adam, sebenarnya dia telah memilih jalan hidupnya. Jalan hidup yang akan dan harus dia pertanggungjawabkan sendiri. Terlepas dari apakah itu skenario Allah atau bukan, Iblis telah mengambil jalan itu disebabkan karena kesombongannya,</p>
<blockquote><p><em>Allah berfirman: &#8220;Hai iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu (merasa) termasuk orang-orang yang (lebih) tinggi?&#8221;. Iblis berkata: &#8220;Aku lebih baik daripadanya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah&#8221;. (Q.S. Shaad (38): 75, 76)</em></p>
<p><em>Allah berfirman: &#8220;Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu?&#8221; Menjawab iblis: &#8220;Saya lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah&#8221;. (Q.S. Al-A’Raaf (7): 12)</em></p></blockquote>
<p>Disebabkan oleh kesombongan, Iblis memilih jalan untuk membangkang terhadap Allah. Iblis merasa lebih mulya atau lebih baik daripada Adam karena dirinya diciptakan dari api sementara Adam diciptakan dari tanah. Asal penciptaan ini menyebabkan Iblis ingkar dan memilih jalan yang menyimpang dari jalan yang diridoi Allah. Oleh sebab itu Allah mengusir Iblis dari Surga karena penghuni Surga tidak cocok untuk menyombongkan diri.</p>
<blockquote><p><em>Allah berfirman: &#8220;Maka keluarlah kamu dari surga; sesungguhnya kamu adalah orang yang terkutuk, sesungguhnya kutukan-Ku tetap atasmu sampai hari pembalasan&#8221;. (Q.S. Shaad (38): 77, 78)</em></p>
<p><em>Allah berfirman: &#8220;Turunlah kamu dari surga itu; karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka ke luarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina&#8221;. (Q.S. Al-A’Raaf (7): 13)</em></p></blockquote>
<p>Itulah yang didapatkan oleh Iblis karena keputusannya untuk memilih jalan menyimpang. Selain diusir dari Surga, Iblis juga diputuskan untuk menjadi penghuni Neraka selama-lamanya.</p>
<p>Dan yang harus diingat , setidaknya sampai saat ini, adalah Iblis belum menjadi penghuni neraka karena ditangguhkan sampai hari Kiamat. Sambil menunggu Kiamat datang, Iblis diijinkan untuk menggoda keturunan Adam untuk dijadikan teman kelak nanti di Neraka.</p>
<blockquote><p><em>Iblis menjawab: &#8220;Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus, kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (ta’at).  (Q.S. Al-A’Raaf (</em><em>7): 16, 17)</em></p></blockquote>
<p>Siapa yang mengikuti jalan yang dipilih oleh Iblis yaitu membangkang atau melanggar perintah Allah, maka akan menjadi teman Iblis di Neraka kelak.</p>
<p>So, kita mau milih jalan yang mana&#8230;?</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[manusia setengah iblis]]></title>
<link>http://sheco0lz.wordpress.com/2009/11/24/manusia-setengah-iblis/</link>
<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 14:21:08 +0000</pubDate>
<dc:creator>sheco0lz</dc:creator>
<guid>http://sheco0lz.wordpress.com/2009/11/24/manusia-setengah-iblis/</guid>
<description><![CDATA[tuhan.. kau perlihatkan cinta yang indah kepadaku… lalu kau ambil kembali dengan sgala kekuranganku…]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>tuhan.. kau perlihatkan cinta yang indah kepadaku…<br />
lalu kau ambil kembali dengan sgala kekuranganku…<br />
kau tunjukkan kasih sayang didunia ini melalui dirinya..<br />
kemudian engkau jauhkan hatinya dariku…<br />
tuhan… sempurnakanlah diriku…<br />
bila memang tiada cinta yang engkau ciptakan untukku…<br />
maka hapuslah cinta dari hatiku…<br />
bila tiada kasih sayang yang engkau hadirkan untuk diriku…<br />
maka musnahkanlah kasih sayang yang ada di jiwaku..<br />
sempurnakanlah diriku…<br />
menjadi iblis seperti yang engkau inginkan…<br />
tanpa cinta dan kasih sayang….<br />
yang begitu indah menyiksa jiwa dan hatiku…<br />
jadikan diriku seutuhnya…<br />
bukan manusia setengah iblis…</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hidup untuk Memilih]]></title>
<link>http://ciburuan.wordpress.com/2009/11/23/hidup-untuk-memilih/</link>
<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 10:40:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>acim</dc:creator>
<guid>http://ciburuan.wordpress.com/2009/11/23/hidup-untuk-memilih/</guid>
<description><![CDATA[Tiada hidup tanpa pilihan. Dan hidup adalah untuk memilih. Sejak kejadian manusia, pilihan itu sudah]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><blockquote><p>Tiada hidup tanpa pilihan. Dan hidup adalah untuk memilih.</p></blockquote>
<p>Sejak kejadian manusia, pilihan itu sudah ada. Dan sudah nyata terbukti pilihan-pilihan yang dipilihnya. Begitulah pilihan yang mereka pilih. Pilihan memang harus dipilih, tergantung mana yang mau dipilih. Tidak memilih apa yang dipilih juga merupakan pilihan. Namun demikian, yang namanya pilihan umumnya menuntut kita untuk memilih salah satu dari pilihan yang ada. Tidak bisa tidak, kita harus memutuskan mana yang akan kita pilih.</p>
<p>Sejarah membuktikan, bagaimana ketika penciptaan manusia dan makhluk lainnya, dibutuhkan keputusan untuk menentukan pilihan. Ketika para Malaikat mendengar Allah akan menciptakan Kholifah yang akan mengurusi dunia, mereka dihadapkan pada dua pilihan menyetujuinya atau menentangnya. Lihat saja apa kata mereka, <em></em></p>
<blockquote><p><em>&#8220;Mengapa Engkau hendak menjadikan (Khalifah) di bumi yang akan <em>membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah&#8221;, (Q.S. </em></em><em>Al Baqarah: 30)</em></p></blockquote>
<p>Namun demikian, yang namanya Malaikat yang diciptakan hanya dan hanya untuk mengabdi kepada Allah, mereka menurut saja apa yang dikehendaki oleh Sang Penciptanya. Dan pilihan untuk memilih ketaatan kepada Allah dibuktikan ketika Allah memerintahkan seluruh makhluk-Nya untuk memberikan penghormatan (sujud) kepada Adam (manusia pertama yang diciptakan Allah sebagai Kholifah di muka bumi), mereka (para Malaikat) memutuskan untuk bersujud kepada Adam. Sebagaimana dilihat pada ayat</p>
<blockquote><p><em>“Dan ingatlah ketika kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kamu kepada Adam”, maka sujudlah mereka kecuali iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir. (Q.S. Al-Baqarah: 34).</em></p></blockquote>
<p>Sementara makhluk Allah yang bernama Iblis, memutuskan untuk memilih jalan menentang perintah Allah.</p>
<p>Kedua pilihan ini merupakan cerminan kehidupan manusia. Bahwa manusia akan dihadapkan pada dua pilihan. Pilihan yang memang harus diputuskan memilih pilihan yang mana. Setiap pilihan memiliki resiko sendiri-sendiri. Sebagaimana Iblis yang memilih jalan untuk menentang perintah Allah. Dia memilih itu bukan tanpa pertimbangan, bukan karena tidak tahu resiko apa yang akan dialaminya. Karena setiap pilihan memiliki akibat atau resiko masing-masing.</p>
<p>Keduanya (tunduk patuh atau membangkang) merupakan pilihan. Pilihan yang akan ada terus sampai akhir masa.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Conversation with my soul!]]></title>
<link>http://xeniagreekmuslimah.wordpress.com/2009/11/21/conversation-with-my-soul/</link>
<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 14:25:40 +0000</pubDate>
<dc:creator>xeniagreekmuslimah</dc:creator>
<guid>http://xeniagreekmuslimah.wordpress.com/2009/11/21/conversation-with-my-soul/</guid>
<description><![CDATA[Sometimes, says Umm Raiyaan, it’s your own self that needs a good talking to! You are a part of me a]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>Sometimes, says Umm Raiyaan, it’s your own self that needs a good talking to!</strong></p>
<p><strong><img class="alignleft" src="http://i581.photobucket.com/albums/ss258/Xenia111/other/605213f6.gif" alt="" width="153" height="152" />You are a part of me and I am a part of you. It is utterly bizarre to think of you as someone separate, but I have come to the realisation that that is what I am obliged to do.</strong> You see, I now understand why it is that I seem to weaken in my faith time and time again. It is not because of my arch enemy, Iblis, and his offspring, but it is because of my own enemy within and I now know that that enemy is you.<br />
<strong><br />
People call you ‘nafs’ but I prefer to give you a name</strong>. <strong>Thus, I shall address you as Lola. So Lola, there is no need for introductions as we have been acquaintances for a considerable amount of time. </strong>You were blown into my body whilst I was within the womb of my mother. You have been calling me, whispering, trying to delude me into thinking that you are the best thing going! Desperately, you try to make me believe that you are the most significant aspect of my life and that nothing else really matters. You want to be satisfied in every sense. Hungry, you entice me to greedily eat more. Tired, you coax me into sleeping past the hours during which you know full well, that our Lord awaits for His servants at the lowest heaven. Bored, you persuade me to do fruitless acts that will make ‘you’ happy, make ‘you’ feel excited, great and fulfilled. And you do know what those things are as they were the same things that made you feel fantastic all those years ago.<br />
<strong><br />
‘We had a wonderful time, you and I’, you repeatedly tell me</strong>. Therefore, you strive to take me back to that time and create a barrier<img class="alignright" src="http://i581.photobucket.com/albums/ss258/Xenia111/other/605213f6.gif" alt="" width="153" height="152" />between myself and acts of worship that will distance me from those jahil memories.</p>
<p><strong>You see, I know what you are trying to do.</strong> Years ago, after I embraced Islam you kept reminding me of those days when I ‘looked good’. You produced a movie of myself dancing the night away, ‘living it up!’ But I was strong back then. My Qu’ran, my adhkar and my dua put you right in your place Lola. And I could tell you were miserable and unhappy.<br />
<strong><br />
I know that you love me. Actually, you adore me and wish that I perceive you to be my one true beloved</strong>. <strong>Oh my gosh! That’s it! I’ve got it! I finally understand: This is why you create obstacles in my path; it infuriates you to know that I am trying to build a relationship with the Only True Beloved.</strong> You cannot bear to see me in love with someone else. You want me to love you, to only have room in my heart for you and only you. This is the reason I’ve been so tired lately, just when I’ve just made the intention to wake up for Qiyam-ul-layl. This is why my stomach has been yearning for food when I want to seek my Beloved’s love through the nawafil fasts.<br />
<strong><br />
It all makes sense now! You impregnate my mind with thoughts of others, because the remembrance of my Lord is the one act of worship you know will make me forget you. </strong>You take every opportunity you can! I remember the time sister R made a comment about my jilbab. And you told me, “Who does she think is?!” You created dissention in my heart towards her and then put your plan into action. Losing her friendship and sisterhood cut me deep! And through that you took me away from the remembrance of Allah I and filled my thoughts with her and you. How she had wronged ‘us’. So, again, you drugged me and I became addicted to your own tyranny.</p>
<p><strong><img class="alignleft" src="http://i581.photobucket.com/albums/ss258/Xenia111/other/605213f6.gif" alt="" width="153" height="152" />But now it seems you have changed your game tactics Lola.</strong> Is it because you are older and think you are wiser? You no longer remind me of my past, but instead force me to mull over the future!</p>
<p><strong>‘What will happen if your husband loses his job?’ ‘You never have enough money.’ ‘Tomorrow… Tomorrow… Tomorrow.’</strong></p>
<p><strong>Terrified in case I were to become one of the true believers who only worries about what she gives to Allah SWT today</strong>, you make me infatuated with the unknown. You know that if I were to think about today, I would pray my prayers as though they were my last. I would walk with humility. I would try and uphold the best of characters. But by consuming me with thoughts of the future, you make me lose myself.</p>
<p><strong>Girl, have I got news for you! I’m ready. This is my jihad. Lola, I don’t love you.</strong> In fact I abhor you. I am trying to journey and you are preventing me from boarding the plane. But girl, I am going to board that plane and I am going to make the difficult voyage to my Lord. I know that this hurts you and pains you, but it has to end here. No more!</p>
<p><strong>I left many of your ideals years ago and you have worked arduously to turn your ideals into my very own.</strong> You have succeeded<img class="alignright" src="http://i581.photobucket.com/albums/ss258/Xenia111/other/605213f6.gif" alt="" width="153" height="152" /> too much and I cannot take it anymore. I will not allow you to take me away from my purpose. And that is why the fight shall commence. Every time you whisper to me, ‘There’s time. Don’t worry, you can memorise that ayah tomorrow’ I will emphatically pronounce, ‘No there isn’t. I will memorise it right now.’ Every time you insinuate that a sister is out to get me, I will make a special effort to be kind and generous to her. Every time you gladly inform me, ‘You are the best!’ I will rub dirt in my face and prostrate to Allah SWT, placing my bones in that very position to remind myself that it is He SWT who is the Greatest and that I am not even a speck of dust in comparison.</p>
<p><strong>By the will of Allah SWT, I am going to undertake this journey.</strong> Although you have worked against me for so long, I realise that I need to take you with me because we are connected. But, Lola, I can only take you with me if you do one thing. It isn’t going to be easy but to tell you the truth, I am going to do my very best to help you. Lola, you need to submit. You need to prostrate yourself to the Lord of the Heavens and the Earth. If you want to truly experience love, by Him in whose hands is ‘us’, I cannot fulfil you with my love. It is only through being close to Him, loving Him and placing Him at the centre of our lives that you will be fully satisfied and complete. I won’t ask if you are ready because actually you don’t have a choice. It is time to submit Lola. So let us make the dua the Prophet S made:</p>
<p><strong><img class="alignleft" src="http://i581.photobucket.com/albums/ss258/Xenia111/other/605213f6.gif" alt="" width="153" height="152" />“Oh Allah! Give me love of you, love of the people who love You, and love of every action which draws me nearer to Your love” (Tirmidhi).</strong></p>
<p><strong>Lola, when you join me in my aspiration to be beloved to my Lord, you and I will benefit in two ways</strong>. Firstly, you will experience a love like no other. Finally, instead of living a life wherein we struggle against each other, we can finally become one and enjoy a wonderful union of submission to Our creator both in this life and in the next. And insha Allah we will hear these words:</p>
<p><strong>“(To the righteous soul it will be said): O soul, in (complete) rest and satisfaction, come back to your Lord, well pleased (yourself) and well-pleasing unto Him. Enter among my servants. Yes, enter into My heaven” (Al Fajr; 27-30).</strong></p>
<p>Sounds good? I’m ready… let’s submit!</p>
<p><strong><span style="color:#0000ff;">RELATED ARTICLE: <a href="http://xeniagreekmuslimah.wordpress.com/2009/11/24/reflections-on-the-qur%E2%80%99an-refinement-of-the-soul/">REFLECTIONS FROM THE QURAN</a></span></strong></p>
<p><a title="http://www.buysisters.com" href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=179610224106&#38;h=9ee5e3184fb8ba2c0c345c4da29b7fd9&#38;url=http%3A%2F%2Fwww.buysisters.com" target="_blank">www.buysisters.com</a><img class="alignleft" src="http://www.buysisters.com/image/banner1.jpg" alt="" width="477" height="194" /></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[DOWNLOAD EBOOK FAKTA AKHIR ZAMAN, GRATISS !!!!]]></title>
<link>http://penuai.wordpress.com/2009/11/18/download-ebook-fakta-akhir-zaman-gratiss/</link>
<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 09:53:20 +0000</pubDate>
<dc:creator>penuai</dc:creator>
<guid>http://penuai.wordpress.com/2009/11/18/download-ebook-fakta-akhir-zaman-gratiss/</guid>
<description><![CDATA[PENGLIHATAN DAN PERNYATAAN TUHAN KEPADA CHOO THOMAS February 17, 2009 (A Message from Choo Thomas) H]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>PENGLIHATAN DAN PERNYATAAN TUHAN KEPADA CHOO THOMAS<br />
February 17, 2009 (A Message from Choo Thomas)<br />
Hallelujah, Tribulasi Sudah Dimulai &#8211; MARANATHA!!!</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>“………..Tuhan memberitahu saya beberapa bulan lalu bahwa tribulasi baru saja dimulai. Tuhan memperingatkan dan mempersiapkan orang2 untuk rapture tetapi menyadari tidak banyak yang memberi perhatian terhadap tanda2 dari rapture dan mereka akan menjadi sangat terkejut karena Dia akan hanya membawa mereka yang siap dan menantikan Dia. Tuhan juga berkata bahwa Dia telah memberikan cukup kesempatan kepada setiap manusia untuk bersiap akan kedatanganNya. Sekarang tribulasi telah dimulai dan ini berarti rapture dapat terjadi setiap saat bagi mereka yang telah siap dan menantikannya. Setelah Dia mengangkat orang2 pilihanNya, kemudian antikris akan mengambil dunia dan bencana besar akan datang……….<br />
<a href="http://www.4shared.com/file/153817537/45f03745/Pesan_Darurat_Akhir_Zaman_dari_TUHAN.html" target="_blank"><img src="http://dc101.4shared.com/img/153817537/45f03745/Pesan_Darurat_Akhir_Zaman_dari_TUHAN.pdf" border="0" alt="" /></a></p>
<p><strong>Ini adalah kisah pendeta Ricardo Cid yang mengalami pengalaman spiritual berada di surga selama 8 jam.</strong></p>
<p>Tuhan berkata, “Aku mengirimkan pesan ini kepada umatKu di muka bumi, karena sesungguhnya Aku ada di Surga.”<br />
<a href="http://www.4shared.com/file/153818794/7df14a4d/Ini_adalah_kisah_pendeta_Ricardo_Cid_yang_mengalami_pengalaman_spiritual_berada_di_surga_selama_8_jam.html" target="_blank"><img src="http://dc101.4shared.com/img/153818794/7df14a4d/Ini_adalah_kisah_pendeta_Ricardo_Cid_yang_mengalami_pengalaman_spiritual_berada_di_surga_selama_8_jam.pdf" border="0" alt="" /></a></p>
<p><strong><!--more-->Pada akhir zaman, manusia akan ditanami chip. Apa sebenarnya tujuan sistem dunia ini mempersiapkan sebuah chip pada manusia ?<br />
</strong>Jawabannya adalah <strong>mempersiapkan tatanan masyarakat baru dengan satu tujuan, satu pemimpin, dan satu sistem (new world order) yang dipimpin oleh satu pemimpin yaitu Antikris (I Yoh 2:18)</strong><br />
Alkitab menubuatkan bahwa Iblis, Antikris, dan Nabi Palsu akan menguasai dunia dalam segala bidang : <strong>&#8220;<em>&#8230;dan kepadanya diberikan kuasa atas setiap suku dan umat dan bahasa dan bangsa.&#8221; </em>(Why 13:7).<br />
</strong><br />
<a href="http://www.4shared.com/file/153821450/eec74a5b/Seri_Akhir_Jaman_All_Seeing_Eye.html" target="_blank"><img src="http://dc101.4shared.com/img/153821450/eec74a5b/Seri_Akhir_Jaman_All_Seeing_Eye.pdf" border="0" alt="" /></a></p>
<p><strong>Seri akhir Zaman</strong><br />
<strong>Tanda spesifik akhir zaman </strong></p>
<p>&#8220;<em>Kemudian aku melihat dalam penglihatan malam itu, tampak seekor binatang yang keempat, yang menakutkan dan mendahsyatkan, dan ia sangat kuat, Ia bergigi besar dari besi; ia melahap dan meremukkan, dan sisanya diinjak-injaknya dengan kakinya; ia berbeda dengan segala binatang yang terdahulu; lagipula ia bertanduk sepuluh.</em>&#8221; (Daniel 7:7)<br />
Penggenapan nubuatan terpenting berkaitan dengan perkembangan akhir zaman adalah <strong>kembalinya orang-orang Yahudi ke Timur Tengah</strong> yang mengakibatkan berdirinya negara Israel di tahun 1948, dan yang <strong>terpenting kedua adalah perkembangan terbentuknya Konfederasi Eropa atau Eropa Bersatu (European Union)</strong>, sebab bersatunya negara-negara Eropa merupakan penggenapan dari mimpi Nebukadnezar (Daniel 2), mimpi Daniel (Daniel 7) dan penglihatan Daniel (Daniel <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif' alt='8)' class='wp-smiley' /> tentang akhir zaman.<br />
<a href="http://www.4shared.com/file/153821443/6ed52aa0/Seri_Akhir_Zaman_Eropa_Bersatu.html" target="_blank"><img src="http://dc101.4shared.com/img/153821443/6ed52aa0/Seri_Akhir_Zaman_Eropa_Bersatu.pdf" border="0" alt="" /></a></p>
<p><strong>Rapture adalah suatu proses pengangkatan yang akan dialami orang percaya dan akan dibawa ke awan-awan untuk menyongsong Tuhan Yesus (I Tes 4:17), lalu masuk dalam perjamuan kawin Anak Domba sebagai mempelai wanita-Nya.</strong><br />
<a href="http://www.4shared.com/file/153821458/e01cc269/Rapture.html" target="_blank"><img src="http://dc101.4shared.com/img/153821458/e01cc269/Rapture.pdf" border="0" alt="" /></a></p>
<p><strong>Sejalan dengan perkembangan teknologi, upaya untuk mengurangi ketergantungan terhadap uang tunai ini bisa dilakukan dengan cara mengganti sistem pembayaran tunai menjadi elektronik. </strong>Sistem nirtunai diyakini lebih efektif (terutama untuk micro payment /pembayaran receh), efisien (tanpa harus membawa uang tunai jumlah banyak), cepat dan aman.<br />
<a target="_blank"><img src="http://dc101.4shared.com/img/153818797/e4f81bf7/All_Seeing_Eye_-_Ekonomi_Global.pdf" border="0" alt="" /></a></p>
<p><strong>Pada hari-hari terakhir masa pemerintahan Antikris akan terjadi lagi perang besar, perang kali ini berasal dari raja-raja dari sebelah Timur</strong> (Timur Israel) yaitu bala tentara yang datang dari Asia. Para penafsir percaya bahwa mereka adalah…..<br />
<a href="http://www.4shared.com/file/153818796/93ff2b61/Akhir_Hidup_Antikris_-_Perang_Harmagedon.html" target="_blank"><img src="http://dc101.4shared.com/img/153818796/93ff2b61/Akhir_Hidup_Antikris_-_Perang_Harmagedon.pdf" border="0" alt="" /></a></p>
<p><strong>Buku Pintar Konseling Dunia Roh (Oleh : Ev. Daud Tony)</strong><br />
<a href="http://www.4shared.com/file/153818795/af67adb/Buku_pintar_konseling.html" target="_blank"><img src="http://dc101.4shared.com/img/153818795/af67adb/Buku_pintar_konseling.pdf" border="0" alt="" /></a></p>
<p><strong>Mengapa buku ini dimulai dengan tema keselamatan? Bukankah kita sedang bicara tentang menjadi penginjil api? </strong>Karena saya mengalami dalam pelayanan bersama tim Dunia Roh Ministry lainnya, adalah satu area peperangan rohani saat ini adalah dibidang keselamatan. Iblis berusaha membuat orang-orang meragukan berita kepastian keselamatan ini,………..<br />
<a href="http://www.4shared.com/file/153821455/9eadbed4/Penginjil_Api.html" target="_blank"><img src="http://dc101.4shared.com/img/153821455/9eadbed4/Penginjil_Api.pdf" border="0" alt="" /></a></p>
<p><strong>Sudah bukan rahasia lagi kalau hari-hari ini dunia sedang mengalami hari pencobaan, resesi ekonomi, resesi keuangan sedang melanda dunia ini. Beberapa hari yang lalu sebuah surat kabar Kompas, menuliskan &#8220;IMF dan Worldbank memperingatkan bahwa krisis masih jauh dari usai.&#8221;</strong><br />
<a href="http://www.4shared.com/file/154499381/2920f50e/Siapa_Sajakah_Yang_Terangkat.html" target="_blank"><img src="http://dc167.4shared.com/img/154499381/2920f50e/Siapa_Sajakah_Yang_Terangkat.pdf?rnd=0.3639204761167416" border="0" alt="" /></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mereka sedang bergerak…]]></title>
<link>http://antimain.wordpress.com/2009/11/18/mereka-sedang-bergerak%e2%80%a6/</link>
<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 07:23:34 +0000</pubDate>
<dc:creator>ajahindra</dc:creator>
<guid>http://antimain.wordpress.com/2009/11/18/mereka-sedang-bergerak%e2%80%a6/</guid>
<description><![CDATA[Maen! Atau &#8220;main&#8221;! Apa itu maen? Sebagian tak tahu apa-apa, sebagian lagi merasa dirinya]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Maen! Atau &#8220;main&#8221;! Apa itu maen? Sebagian tak tahu apa-apa, sebagian lagi merasa dirinya]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Apakah Kamu Harus Percaya Trinitas Agar Diselamatkan ?]]></title>
<link>http://yesusmanusia.wordpress.com/2009/11/17/apakah-kamu-harus-percaya-trinitas-agar-diselamatkan/</link>
<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 02:06:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>yesusmanusia</dc:creator>
<guid>http://yesusmanusia.wordpress.com/2009/11/17/apakah-kamu-harus-percaya-trinitas-agar-diselamatkan/</guid>
<description><![CDATA[Ini saya kutipkan tulisan yang aslinya berjudul &#8220;Do You Have to Believe in the Trinity to be S]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><span style="color:#505050;">Ini saya kutipkan tulisan yang aslinya berjudul &#8220;<span style="color:#505050;">Do You Have to Believe in the Trinity to be Saved?&#8221; dari </span>http://www.biblicalunitarian.com/</span></p>
<p><span style="color:#505050;">Walau bahasa inggris saya biasa-biasa saja, saya akan mencoba menterjemahkannya namun dengan cara mencicil <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Kalau ada yang mau membantu, silahkan kirimkan terjemahannya ke yesusmanusia@gmail.com</span></p>
<p><span style="color:#505050;">Berikut tulisannya:</span></p>
<p><span style="color:#505050;"><!--more--></span>According to orthodox Trinitarian doctrine, if a person claims to be a <a title="Becoming a Christian: Why? What? How?" href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=208"><span style="color:blue;"><strong>Christian</strong></span></a> but does not believe in the Trinity, he is not saved. <a href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=275#null"><span style="font-family:Times New Roman,Times,serif;color:#0000ff;"><strong>[1]</strong></span></a> Is that <a title="Free online seminar: Truth Matters" href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=332"><span style="color:blue;"><strong>the truth</strong></span></a>? Not from the evidence in the Bible. In fact, the evidence in Scripture is that a person can be saved without even knowing about the Trinity. Before we discuss the issue further, however, we need to know the definition of the Trinity according to orthodox theologians. This is important because some Christians think they are Trinitarians simply because they believe in the Father, the Son, and a being called “the Holy Spirit.” But that is not the Trinity. The doctrine of the Trinity is that the Father is God, the Son is God, the Holy Spirit is God, and together these “three Persons” make one God; and these three are co-equal and co-eternal, the Son having been “eternally begotten” of the Father, and Jesus being simultaneously 100% God and 100% man.</p>
<blockquote><p><strong>Menurut doktrin ortodox trinitas, jika seseorang mengaku kristen tetapi tidak percaya trinitas, dia tidak diselamatkan. Apakah hal itu benar ? Tidak, kalau melihat bukti yang ada didalam Bible. Faktanya, bukti di dalam kitab suci adalah bahwa seseorang dapat diselamatkan bahkan tanpa mengetahui tentang trinitas.</strong></p>
<p><strong>Sebelum kita mendiskusikan hal ini lebih lanjut, bagaimanapun juga, kita perlu tahu definisi trinitas menurut teologis ortodox. Hal ini penting karena sebagian kristiani berfikir bahwa mereka adalah trinitarian hanya karena mereka percaya Bapak, Anak, dan Roh Suci. Tapi itu bukan konsep trinitas.</strong></p>
<p><strong>Doktrin trinitas adalah bahwa Bapak adalah Tuhan, Anak adalah Tuhan dan Roh Suci adalah Tuhan, dan bersama-sama ketiga unsur tersebut membentuk satu Tuhan; dan ketiganya adalah sederajat dan sama-sama abadi, sang anak menjadi abadi dari Bapak, dan Yesus secara bersamaan adalah 100% Tuhan dan 100% manusia.</strong></p></blockquote>
<p>We of <a title="What is Spirit &#38; Truth Fellowship International?" href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=201"><span style="color:blue;"><strong>Spirit &#38; Truth Fellowship International</strong></span></a> have encountered Trinitarians who say that a person will be saved if he believes that Jesus is both 100% God and 100% man, even if he does not believe the full doctrine of the Trinity. First, that is not the doctrinal position of the Orthodox Church, and second, the Bible never says that believing Jesus is both 100% God and 100% man is necessary for salvation. Non-Trinitarians assert that a person can be saved without believing in the Trinity, and demand, as did Martin Luther during the Reformation, that we be convinced from Scripture that what Trinitarians teach is true. Perhaps a good question to begin this study is, “When did God start requiring that a person believe in the Trinity to be saved?”</p>
<blockquote><p><strong>Kami dari</strong><strong> <a title="What is Spirit &#38; Truth Fellowship International?" href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=201"><strong>Spirit &#38; Truth Fellowship International</strong></a> sudah berhadapan dengan Trinitarian yang mengatakan bahwa seseorang akan diselamatkan jika percaya bahwa Yesus itu 100% Tuhan dan 100% manusia, sekalipun jika dia tidak percaya secara penuh, doktrin trinitas.</strong></p>
<p><strong>Pertama, bahwa itu bukan posisi doktrin Gereja Ortodoks, dan kedua, Bible tidak pernah mengatakan bahwa meyakini Yesus adalah 100% Tuhan dan sekaligus 100% manusia itu diperlukan untuk penyelamatan.</strong></p>
<p><strong>Non trinitarian menegaskan bahwa seseorang dapat diselamatkan tanpa meyakini trinitas dan menuntut, seperti yang dituntut Martin Luther selama Reformasi, bahwa kita diyakinkan dari kitab suci bahwa apa yang diajarkan trinitarian adalah benar. </strong></p>
<p><strong>Mungkin pertanyaan yang pas untuk memulai studi ini adalah : &#8220;Kapan Tuhan mengatur bahwa orang yang percaya pada trinitas akan diselamatkan ?</strong></p></blockquote>
<p>The Old Testament</p>
<p>The Old Testament does not teach the Trinity, or even set forth clearly that the Messiah would be God. Therefore it is unreasonable to think that someone back then had to believe it to be saved. <a href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=275#null"><strong><span style="color:#0000ff;">[2]</span></strong></a> There is no evidence of anyone knowing about, or believing in, the Trinity in all the Jewish literature before Christ, including the Old Testament, the Jewish targums and commentaries, the Apocrypha or other apocryphal literature, or the Dead Sea Scrolls.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>It is well known that the foundational tenet of the Old Testament faith was, “Hear, O Israel: The LORD our God is one LORD” (Deut. 6:4 &#8211; KJV), and the Jews fiercely defended that faith against polytheism of all kinds. There are some singular verses that Trinitarians today say point to the doctrine of the Trinity underlying the revelation of the Old Testament, but none expound it clearly enough that anyone would have formulated the doctrine of a Triune God from them, and there is no historical record that anyone did (which is good evidence for the validity of our point that all those verses have a non-Trinitarian explanation).</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>Trinitarian scholars are aware of the fact that the Old Testament does not teach the Trinity. The distinguished Trinitarian scholar Bertrand de Margerie writes:</p>
<blockquote><p>“…contemporary exegetes [Bible teachers] affirm unanimously that the Old Testament did not bring to the Jewish people a clear and distinct Revelation of the existence of a plurality of persons in God. In this they agree with the clear and frequent affirmation of Fathers such as Irenaeus, Hilary, and Gregory of Nazianzus: that the doctrine of the Trinity is revealed only in the New Testament.” <a href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=275#null"><strong><span style="color:#0000ff;">[3]</span></strong></a></p></blockquote>
<p>So Trinitarians admit that the Trinity is not revealed in the Old Testament, and thus both Trinitarians and non-Trinitarians agree that before Jesus’ ministry a person did not have to believe in the Trinity to be saved.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>The Four Gospels</p>
<p>We have seen that both Trinitarians and non-Trinitarians agree that a person living during the Old Testament did not have to believe in the Trinity to be saved because there was no presentation of the Trinity in the Old Testament for them to believe. However, Trinitarians hold that during the ministry of Jesus, and afterward, a person had to believe in the Trinity to be saved. This means that if Jesus or the Apostles wanted anyone to be saved, they had to teach the person more than was in the Old Testament. If Trinitarians are correct, we should see a clear presentation of the Trinity in Scripture, but we do not, nor is there any record that Jesus, or anyone else, ever taught the doctrine of the Trinity to anyone in order to get him saved.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>To know what people during the time of Jesus had to do to be saved, all we have to do is read the Gospels. Before we go any further, however, we should understand what the Jews at the time of Jesus were expecting in a Messiah. The Messiah the Old Testament portrayed was a human empowered by God. He would be from the line of Abraham (Gen. 22:18), from the tribe of Judah (Gen. 49:10), a descendant of David (2 Sam. 7:12 and 13), a Lord under <em>Yahweh</em>, the God of Israel (Ps. 110:1), <a href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=275#null"><strong><span style="color:#0000ff;">[4]</span></strong></a> and he was to be one of their own people: “Their leader will be one of their own; their ruler will arise from among them…” (Jer. 30:21). Although they did understand these things about their Messiah, the first-century Jews were not expecting their Messiah to be <a title="Articles on The Birth of Christ" href="http://www.truthortradition.com/modules.php?name=News&#38;new_topic=41" target="_blank"><span style="color:blue;"><strong>born</strong></span></a> of a virgin, which is why the <a title="Are Angels real?" href="http://www.truthortradition.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=448" target="_blank"><span style="color:blue;"><strong>angel</strong></span></a> had to instruct <a title="Mary, the Mother of Jesus: Defining True Greatness" href="http://www.truthortradition.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=887" target="_blank"><span style="color:blue;"><strong>Mary</strong></span></a> about it (Luke 1:34 and 35). Nor did they expect him to die (Matt. 16:21 and 22; John 12:32-34). They were correct, however, in that they were not expecting a God-man, a “Person” of the Godhead, a part of a Triune God.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>When it came to the first century Jews not expecting the Messiah to die, Jesus worked very hard to correct that misunderstanding, teaching over and over that he must die (Matt. 16:21, 17:9, 20:19 and 28, 26:2, 12 and 27-32). But there is not one single account of Jesus correcting anyone’s belief that he was a fully human Messiah. Never did he say he was part of the Trinity, or that a person had to believe in the Trinity to be saved. Furthermore, the first century Jews believed that “the Spirit of God” or “the Holy Spirit” was not a separate Person in the Trinity, <a title="Reasons “Holy Spirit” is one of the names of God or the Gift of God" href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=271"><span style="color:blue;"><strong>but was another name for God</strong></span></a>, just as <em>Yahweh</em>, <em>Elohim</em>, or <em>El Shaddai</em>, were other names for the one true God. When Genesis 1:2 mentions “the Spirit of God,” Jews correctly believed it was another name for God or a reference to His invisible power at work. Yet there is no record of Jesus ever trying to “correct” them and show that the Holy Spirit was a third Person in the Trinity. That is very solid evidence that they did not have to believe in the Trinity to be saved.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>If Jesus had taught that a person had to believe in the Trinity to be saved, the perfect time for him to have done so would have been when a young man came to him and asked, “…<a title="Call Jesus teacher and be his disciple" href="http://www.truthortradition.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=1230" target="_blank"><span style="color:blue;"><strong>Teacher</strong></span></a>, what good thing must I do to get eternal life?” (Matt. 19:16). If this young man had to believe in the Trinity to be saved, this was the time to say so. Instead, Jesus said, “…If you want to enter life, obey the commandments” (Matt. 19:17). Jesus further instructed the man that if he wanted to be “perfect” (which Mark 10:21 equates as having treasure in heaven) he should sell his worldly possessions and follow him (Matt. 19:21). Jesus never said to the man that belief in any aspect of the Trinity was necessary for salvation.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>Another time Jesus could have easily taught the Trinity, or even that he was God, was when he traveled through Samaria, the district north of Jerusalem and south of Galilee. The Samaritans were not Jews, but foreigners who had been brought into the area and had adopted some parts of the Jewish religion. The Jews regarded them as horrible pagans and pretenders, and had nothing to do with them. When Jesus met the woman at the well in Samaria, she said she knew the Messiah was coming (John 4:25). However, her understanding of the Messiah would have come from the Old Testament and what her tradition taught, so when Jesus said, “…I who speak to you am he” (John 4:26), she never would have concluded that he was somehow God, or part of a Triune God. If she needed to believe that to be saved, Jesus would have taught it to her, as well as to the people from Samaria who came to meet him after the woman told them about him (John 4:41). However, there is no hint in Scripture he ever mentioned the Trinity. Did he ignore their need for salvation? Of course not. What is evident from this record is that a person did not have to believe in the Trinity to be saved.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>Another example of a person being saved without believing in the Trinity is the immoral woman who anointed Jesus’ feet with her tears while he was eating. All Jesus said to her was, “…Your sins are forgiven” and “…Your <a title="Articles on Faith" href="http://www.truthortradition.com/modules.php?name=News&#38;new_topic=67" target="_blank"><span style="color:blue;"><strong>faith</strong></span></a> has saved you; go in peace” (Luke 7:48 and 50). Are we to believe that somehow this Galilean Jewess knew that Jesus was part of a Triune God, and by knowing that she gained salvation? Such an assumption would be to stretch the record beyond credible limits. The woman was a sinner, not a theologian, and if she went to <a title="The Synagogue: History, Origin, What the Name Means, the Officials, and the Synagogue Services" href="http://www.truthortradition.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=1242" target="_blank"><span style="color:blue;"><strong>synagogue</strong></span></a> at all, which is questionable, she would have known about the Messiah only from what the Old Testament taught. There is no reason to believe that she somehow pasted together statements Jesus had made to build a case for the Trinity, and then believed it. She, like millions of Old Testament believers before her, was saved without believing in the Trinity.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>Theologians build the doctrine of the Trinity with verses pulled from all over the Bible, but only a few actually spoken by Jesus can even be used to support it, and none of those mention “the Holy Spirit” in any decisive sense as being a distinct “Person.” <a href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=275#null"><strong><span style="color:#0000ff;">[5]</span></strong></a> Furthermore, each statement Jesus made that modern Trinitarians use to paste together their case for a Trinity has an alternative, <a title="Verses Commonly Used to Try to Support the Doctrine of the Trinity" href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=109"><span style="color:blue;"><strong>non-Trinitarian explanation</strong></span></a>. This is important, because although a person who already believes in the Trinity might think that what Jesus said supported the doctrine of the Trinity, someone who never heard of the Trinity would understand what Jesus said in a totally different way.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>A good example of this was when Jesus said, “…if you do not believe that I am <strong>the one I claim to be</strong>, you will indeed die in your sins” (John 8:24). Some Trinitarians see this statement as supporting the Trinity, but someone who did not know that doctrine would understand the statement in light of what he knew and believed, especially if what Jesus said made sense in terms of the beliefs he already held. In the case of John 8:24, the Jews he was speaking to were expecting a human Messiah and that people who rejected him would die in their sins. What Jesus said fit their understanding perfectly. Jesus had to have known that, so if he was trying to say that anyone who did not believe in the Trinity was unsaved, he did a poor job of making his point. He certainly never stated that if someone does not believe in the Trinity, he would die in his sins.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>If a person did need to believe in the Trinity to be saved, we would expect that Jesus would have been at least as aggressive in teaching that as he was about correcting other erroneous beliefs of his day. For example, we mentioned earlier that Jesus plainly taught his disciples that he had to die, even though they were not expecting it. He also corrected the Sadducees concerning the resurrection very plainly, telling them, “You are in error” (Matt. 22:29). Time after time he openly corrected the errors believed by the people around him. In the Sermon on the Mount he corrected many erroneous teachings, including the people’s misunderstanding about <a title="Articles on Love" href="http://www.truthortradition.com/modules.php?name=News&#38;new_topic=72" target="_blank"><span style="color:blue;"><strong>love</strong></span></a>, revenge, <a title="Adultery" href="http://www.truthortradition.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=153" target="_blank"><span style="color:blue;"><strong>adultery</strong></span></a>, <a title="What does the Bible Say About Divorce?" href="http://www.truthortradition.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=1178" target="_blank"><span style="color:blue;"><strong>divorce</strong></span></a>, and <a title="Healthily Processing Anger" href="http://www.truthortradition.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=659" target="_blank"><span style="color:blue;"><strong>anger</strong></span></a>, often saying, “You have heard that it was said…But I tell you…” (Matt. 5:21-44). But never in that important teaching that spans three entire chapters in Matthew does he correct their ideas about him being a real human being, or teach them about the Trinity, which he would have were it necessary to believe that to be saved. After all, which is the more important theological mistake, being wrong about anger, or taking an oath, or praying in public, or being wrong about the true nature of God?</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>If the Trinity were a true doctrine, and especially if a person has to believe it to be saved, we would have expected Jesus to say something in the Sermon on the Mount such as this:</p>
<blockquote><p>“You have heard that it was said” that God is One, “but I tell you” that God is a Trinity, one God made of three distinct Persons. <a href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=275#null"><strong><span style="color:#0000ff;">[6]</span></strong></a> “You have heard that it was said” that the Messiah will be one from among you, “but I tell you” he will be more than that, he will be God incarnated in human flesh. “You have heard that it was said” that the holy spirit is the invisible spirit power of God, “but I tell you” that Holy Spirit is much more than that, he is the <a title="34 Reasons Why the “Holy Spirit” Is Not A “Person” Separate From the Only True God, the Father" href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=139"><span style="color:blue;"><strong>third Person in a Triune Godhead</strong></span></a>.”</p>
<p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>Are we to believe that Jesus openly and plainly corrected errors in people’s understanding about many different issues while never correcting people’s erroneous thinking that he was the human Messiah they expected, and not a “Person” in a Triune God, especially if their error meant they were not saved? That makes no sense. He did not even correct his closest disciples about the Trinity. When Jesus asked Peter, “…Who do you say I am?” (Matt. 16:15), …Peter answered, “You are the Christ, <a title="Does the teaching that Jesus is the Son of God, not God himself, demean him?" href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=204"><span style="color:blue;"><strong>the Son of the Living God</strong></span></a>” (Matt. 16:16). Peter believed Jesus was the Christ he had been taught about in synagogue and was expecting, not God in the flesh who was part of the Trinity. Yet Jesus did not correct Peter, but instead complimented him on his insight, saying he was “Blessed” (Matt. 16:17).</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>Jesus never taught the doctrine of the Trinity or told anyone he had to believe it to be saved. Furthermore, he never corrected anyone’s belief that he was the human Messiah they expected and not part of a Triune God. When he taught about himself from the Old Testament, as he did in Nazareth when he quoted from Isaiah (Luke 4:18 and 19), he never even hinted that there was more to believe about him than the Old Testament scriptures taught. Nor did he ever correct anyone’s understanding about the Holy Spirit. All this is conclusive evidence that Jesus did not teach that a person had to believe in the Trinity to be saved.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>The Book of Acts</p>
<p>The book of Acts records the teachings of the Apostles and disciples as they spread the <a title="Good News: The gospel message is truly Good News" href="http://www.truthortradition.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=508" target="_blank"><span style="color:blue;"><strong>good news</strong></span></a> of Jesus. It is reasonable that if the doctrine of the Trinity were a truth not revealed in the Old Testament but necessary for Christian salvation, it should be clearly taught in Acts. After all, many Trinitarians believe that for an unbelieving Jew or pagan Gentile to be saved, he must believe in the Trinity. The book of Acts, then, is a proving ground for what unbelievers need to know in order to be saved. So what do we see in Acts? In all the sermons in the book of Acts there is not one presentation of the Trinity.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>What Acts does record very clearly is that Jesus was a man, the servant of God, who was God’s anointed (“Messiah” in Hebrew, “Christ” in Greek), who died, whom God <a title="Beyond A Reasonable Doubt: 23 Arguments for the Historical Validity of the Resurrection of Jesus Christ" href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=207"><span style="color:blue;"><strong>raised from the dead</strong></span></a> and <a title="Jesus: God’s Right Hand Man" href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=44"><span style="color:blue;"><strong>exalted</strong></span></a>, and who will be the future King and <a title="Does the Lord judge now or at the Judgment?" href="http://www.truthortradition.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=311" target="_blank"><span style="color:blue;"><strong>Judge of all mankind</strong></span></a>. Furthermore, those who hear and believe that message get saved without hearing anything about the Trinity. Time after time Paul and others went into Jewish Synagogues and taught from the Old Testament about the Messiah, explaining that Jesus was the Messiah the Old Testament spoke of, and that teaching was enough to get people saved. There is not one record of Paul or others saying that what the Old Testament taught about the Messiah was not enough for salvation.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>What follows are summations of teachings in the book of Acts when believers preached the Word of God in order to get people saved. Almost every record listed below includes something that a speaker actually said to convince the audience about Jesus. If a record in Acts simply notes that someone such as Paul taught, but it does not record what he said, or if the purpose of the conversation was not about getting someone saved, the record is not included in the list below. Each will show that there was no presentation of the Trinity, or that believing it was necessary for salvation.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p><strong>Acts 2:14-36.</strong> Peter spoke to the crowd of unsaved Jews in the Temple on the <a title="Articles on Pentecost" href="http://www.truthortradition.com/modules.php?name=News&#38;new_topic=78" target="_blank"><span style="color:blue;"><strong>Day of Pentecost</strong></span></a>, just 50 days after Jesus was crucified. These Jews did not live in Israel, but had come to Jerusalem from the far reaches of the Roman Empire, including Parthia, Mesopotamia, Egypt, Libya, Rome, Crete, Arabia, and parts of what today is the nation of Turkey (Acts 2:9-11). They had not heard Jesus or the Apostles teach. All they knew about the Messiah was from the Old Testament and traditions about him, none of which included the doctrine of the Trinity or Jesus being God. Thus it is fair to conclude that if they needed to believe in the Trinity to be saved, someone would have to teach them about it. On Pentecost, however, Peter presented Jesus as a “<a title="The Book of Acts: “A Man Accredited by God”" href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=105"><span style="color:blue;"><strong>man approved of God</strong></span></a>” who was crucified and whom God raised from the dead, much of which he backed up by quoting the Old Testament. Peter never mentioned the Trinity or Jesus being God, yet <strong>about three thousand people got saved that day</strong>. This is conclusive evidence that on the Day of Pentecost, the start of the Christian Church, a person did not have to believe in the Trinity to be saved.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p><strong>Acts 3:12-26.</strong> Peter spoke to a crowd that had gathered in the Temple because a lame man had been miraculously <a title="Articles on Healing" href="http://www.truthortradition.com/modules.php?name=News&#38;new_topic=65" target="_blank"><span style="color:blue;"><strong>healed</strong></span></a>. This crowd gathered inside the Temple, so they would have been Jews or interested Gentiles who were not saved. That means that they had either not heard, or had rejected, earlier presentations about Jesus being the Messiah, including the one taught close to the very spot where they were standing on the Day of Pentecost. <a href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=275#null"><strong><span style="color:#0000ff;">[7]</span></strong></a> Peter taught these unsaved men and women that the God of Abraham, Isaac, and Jacob glorified “His servant Jesus.” He further taught that Jesus had died and God had raised him from the dead. He also quoted Deuteronomy 18:15, that Christ was to be “a <a title="What is a Prophet / Prophetess?" href="http://www.truthortradition.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=560" target="_blank"><span style="color:blue;"><strong>prophet</strong></span></a> like me [<a title="Watch a Teaching on the Examples of Moses" href="http://www.truthortradition.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=997" target="_blank"><span style="color:blue;"><strong>Moses</strong></span></a>].” There was nothing in Peter’s teaching about the Trinity or Jesus being God, and yet so many people were saved that the number of <strong>Christians in Jerusalem grew to 5,000 men</strong>, not counting the women and children (Acts 4:4).</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p><strong>Acts 4:8-12.</strong> Peter spoke to the Jewish rulers and elders, and taught that although they had crucified Jesus of Nazareth, God raised Him from the dead. He did not make any presentation of the Trinity or Jesus being God. These were mostly the same men who were at Jesus’ trials, and there is no record in Scripture that any of them believed what Peter said and got saved.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p><strong>Acts 5:29-32.</strong> Peter and the Apostles were again brought before the Jewish rulers, and Peter again presented to them that although the Jews had killed Jesus, God had raised Him from the dead and set him at his right hand as “Prince and Savior” (Acts 5:31). Nothing Peter said referred to a Trinity of <a title="47 Reasons Why Our Heavenly Father Has No Equals or “Co-Equals”" href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=140"><span style="color:blue;"><strong>co-equal, co-eternal beings in a Godhead</strong></span></a>. The vocabulary of “God” raising up Jesus and setting him at His right hand fit exactly with what these leaders already believed about the Messiah from the Old Testament, because Peter spoke of two separate beings, a ruler (God) and His “right hand man” (Jesus), not one Being in three persons. This is confirmed by the fact that Jesus is then referred to as the “Prince,” not “God.” As when Peter was before the rulers earlier, there is no record that any of them got saved, but if they had believed Peter, they would have been saved without knowing anything of the doctrine of the Trinity.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p><strong>Acts 7:2-53.</strong> Stephen made a presentation to the Jewish rulers, and gave a history of Israel. Like Peter had done (Acts 3:22), he quoted Deuteronomy 18:15 that the Messiah would be a prophet from among the people. He asserted that they had killed the “Righteous One,” and then spoke about the vision he had that Jesus was at the right hand of God, something the Jews would have clearly understood to mean that Jesus was now God’s second in command. Stephen was trying to win the Jews to the Christian faith, and he did so without mentioning the Trinity or that Jesus was God. Furthermore, no one in his audience would have ever thought that Jesus was “co-equal” to the Father when Stephen spoke of him being raised by God and now at God’s right hand.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p><strong>Acts 8:30-39.</strong> <a title="Practicing Philip Principles" href="http://www.truthortradition.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=846" target="_blank"><span style="color:blue;"><strong>Philip the Evangelist</strong></span></a> was told by an angel to meet, and speak with, a eunuch from Ethiopia, which he did. The Ethiopian was reading from the book of Isaiah, and Philip began there and told him the Good News about Jesus. The eunuch believed and was <a title="Articles on Baptism" href="http://www.truthortradition.com/modules.php?name=News&#38;new_topic=7" target="_blank"><span style="color:blue;"><strong>baptized</strong></span></a> with no hint that Philip tried to teach him about the Trinity or that Jesus was God. Actually, if you think about it, how could Philip have presented the Trinity? All the Ethiopian had were scriptures from the Old Testament. How would he have reacted if Philip had said, “Well, we know the Hebrew Scriptures present Jesus as a Messiah from the line of David, but actually he was God incarnate, 100% man and 100% God, and you have to believe that to be saved”? Because the Old Testament never said the Messiah would be a God-man, the eunuch would have dismissed Philip as being very misguided in contradicting the Scriptures. What we learn from the record of Philip and the eunuch is that the eunuch got saved without ever knowing about the Trinity.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p><strong>Acts 9:3-6, 17 and 20.</strong> The Apostle Paul became a Christian when the Lord Jesus himself appeared to him on the road to Damascus. Paul was a trained Rabbi and was expecting the Messiah, but he had resisted the Christian teaching that Jesus was that Messiah. Meeting Jesus proved that Jesus was the Messiah he had been expecting, but there is nothing Jesus, or Ananias who prayed for Saul, said about the Trinity or Jesus being God, so there is no reason to believe Saul had to believe it to be saved. Furthermore, immediately after being saved, Paul went into the Synagogue and taught. Like all new converts, Saul would have been very enthusiastic about his new beliefs, but there is no mention that he mentioned the Trinity. Instead, he taught what he himself had just come to know, that Jesus was “the Son of God.”</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p><strong>Acts 10:34-43.</strong> At the house of Cornelius in Caesarea, Peter taught the Gentiles gathered there that Jesus died, but God raised him from the dead. He taught how God had anointed Jesus with holy spirit (there is no article “the” in the Greek text), made him Lord, and appointed him as Judge. He did not mention the Trinity or say that Jesus was God, but the Gentiles who listened to Peter were saved and filled with <a title="A New Holy Spirit: The Power to be like Christ" href="http://www.truthortradition.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=710" target="_blank"><span style="color:blue;"><strong>the power of holy spirit</strong></span></a> right in the middle of his teaching.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p><strong>Acts 13:16-41.</strong> Paul spoke in a synagogue in Antioch of Pisidia, a Roman province in what today is the country of Turkey. He addressed the Jews and God-fearing Gentiles who were gathered there, and taught a very effective salvation message. He gave a short history of the Jews, showing that Jesus, a descendant of David, was the Savior, crucified by the Jews, raised from the dead by God, and that he showed himself alive to many of his disciples who testify about him. He further taught that God now offers forgiveness of sins through him. Many people were saved. There is no mention that Paul taught any of the concepts of the modern Trinity, such as that Jesus was God, or incarnated, or co-equal with the Father.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p><strong>Acts 15:1-29.</strong> In this record, a dispute arose between Paul and members of the Pharisees who claimed circumcision and observance of the Law was necessary for salvation. A council at Jerusalem was convened specifically for the purpose of discussing what was necessary for the Gentiles to be saved—Gentiles whose belief system had no conception of a Trinity. The decision of the council was to “…not make it difficult for the Gentiles who are turning to God” (15:19) and “…not to burden you with anything beyond the following requirements” (15:28), which were to abstain from food offered to idols, blood, strangled animals, and sexual immorality. Neither the doctrine of the Trinity nor the divinity of Christ was mentioned as necessary for salvation.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p><strong>Acts 16:30 and 31.</strong> Paul and Silas were put in jail in Philippi and were miraculously released when an earthquake hit the area. The jailor asked, “…Sirs, what must I do to be saved?” This is a very important question for this study, because if someone must believe in the Trinity to be saved, Paul should have said something about it. Instead, Paul responded, “…Believe in the Lord Jesus, and you will be saved—you and your household.”</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p><strong>Acts 17:1-4.</strong> In this record, Paul arrived in Thessalonica, went into the synagogue, and “…reasoned with them from the Scriptures, explaining and proving that the Christ had <a title="Why Did Jesus Have To Suffer And Die?" href="http://www.truthortradition.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=755" target="_blank"><span style="color:blue;"><strong>to suffer</strong></span></a> and rise from the dead. ‘This Jesus I am proclaiming to you is the Christ…’” (Acts 17:2-4). Paul taught from the Scriptures, which in a synagogue at that time were only the Old Testament. Thus, Paul could not have mentioned anything about the Trinity, which, as we have seen, was not in the Old Testament. Instead, Paul showed that the Messiah had to suffer, die, and rise from the dead, all easily shown from the Old Testament, and then he made the case that Jesus was the Messiah. The result was that some of the Jews were won to the faith, along with a “large number” of Gentiles, including a number of the prominent women of the city. There was no mention of the Trinity, yet many were saved.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p><strong>Acts 17:10-13.</strong> Paul and Silas traveled from Thessalonica to Berea, went into the Synagogue, and spoke to the Jews. This is a very important record for our study because it specifically states that the Jews of Berea were more noble than the Jews of Thessalonica because they searched their Scriptures, the Old Testament, to see if what Paul and Silas were saying was true. However, we have already seen that the Trinity is not in the Old Testament, so what the people of Berea would have seen was that Jesus fulfilled the Messianic prophecies, believed he was the Messiah, and gotten saved. They would not have seen that Jesus was one Person in a Triune God.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p><strong>Acts 17:22-31.</strong> Paul went to Athens and spoke to the Greeks. He taught the resurrection and lordship of Christ and said: “For he [God] has set a day when he will judge the world with justice by the man he has appointed….” Paul said God proved His point by raising Christ from the dead. Paul’s short message was effective, because there were a few men who believed. They got saved without ever hearing anything about the Trinity.</p>
<blockquote><p><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></p></blockquote>
<p><strong>Acts 18:1-5.</strong> Paul went to Corinth, and as in many other cities, went into the synagogue to speak about the Lord Jesus. Scripture is clear that Paul was “…testifying to the Jews that Jesus was the Christ” (Acts 18:5), and there is no mention that he taught the Trinity.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p><strong>Acts 18:24-28.</strong> Apollos was an eloquent man who knew the Scriptures. He also had been given instruction by Aquila and Priscilla, who themselves had been personally taught by Paul. He helped the believers by publicly showing from the Scriptures that Jesus was the Christ, something he would have shown from the Old Testament. There is no mention of any aspect of the Trinity.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p><strong>Acts 22:3-21.</strong> Paul spoke to a crowd at the Temple in Jerusalem. His testimony was cut short, but nothing he said even hinted at the doctrine of the Trinity. He spoke of “God” (not “the Father”) and the Righteous One (the Messiah), which would have agreed with what the Jews believed from the Old Testament, that there was one God, and His Messiah, not that the Messiah was somehow also God.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p><strong>Acts 25:13-21.</strong> Governor Festus was speaking with King Agrippa. This is a very important record for our study, because neither of the two men was saved. Festus was relating to Agrippa what Paul had said to him, and why the Jews were angry at Paul. Festus says that Paul is disputing with the Jews about “…a dead man named Jesus who Paul claimed was alive.” Festus did not believe what Paul said, but he understood that Paul was saying Jesus had been raised from the dead. This record conforms completely to the other places in Acts that record what Paul taught about Jesus, which was that he died on the Cross, but God raised him from the dead. The evidence from this record is clearly that Paul was not teaching the Trinity, which would have been so different from what Festus had ever heard that he surely would have mentioned it to King Agrippa.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p><strong>Acts 26:2-23.</strong> Paul told King Agrippa that Jesus of Nazareth was raised from the dead and proclaimed as a light to “…his own people and to the Gentiles.” Paul was trying to get King Agrippa saved, and pressed him to believe, saying, “King Agrippa, do you believe the prophets? I know you do” (Acts 26:27). Agrippa realized Paul was trying to get him to be a Christian, and responded, “…Do you think that in such a short time you can persuade me to be a Christian?” (Acts 26:28). Agrippa could have become a Christian that very day had he believed Paul’s message, yet Paul never mentioned the Trinity, a pre-existent Christ, or that Jesus was God. Anything foreign to the Old Testament such as that would only have confused King Agrippa. Paul’s message of salvation came from “the prophets,” who did not mention the Trinity.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p><strong>Acts 28:23.</strong> In this short but powerful record that closes the book of Acts, Paul is trying to convince the Jews of Rome “about Jesus” from the Law and the Prophets, which we know do not present the Trinity. Had Paul tried to convince those Jews that Jesus was both man and God using the Old Testament, they would have considered him out of his mind. What we need to pay close attention to is that a person could be saved by believing only that Jesus of Nazareth was the one who fulfilled those things that the Old Testament clearly taught about the Messiah: that he would suffer and die, be raised from the dead and be exalted to second in command under God Himself.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>Paul and the Jews in Acts</p>
<p>There is another way that Acts reveals Paul was not teaching the Trinity: The Jews and even some Jewish Christians who still followed the Mosaic Law constantly harassed the Apostle Paul. In some cases they even followed him from city to city and stirred up the people against him (Acts 17:13). When Paul was in Jerusalem, James told him about all the Jewish Christians who were still zealous for the Law (Acts 21:20), and when Paul was in the Temple, Jews who knew him shouted, “…Men of Israel, help us! This is the man who teaches all men everywhere against our people and our law and this place…” (Acts 21:28). The Jews accosted Paul about all kinds of issues, including differences about the Law, circumcision, and Jesus being the Messiah, but they never once accused him of going against their monotheistic teaching and speaking about a Triune God.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>Anyone who has studied the history of the Jewish nation under Greek and Roman domination knows that the Jews were so fiercely monotheistic that there had been riots and rebellions over the issue of idols, and even the Roman eagle, in Israel. Had Paul been teaching that their God was not one God, but a part of a Trinity, that surely would have aroused their anger and come up as an issue in the book of Acts. After all, it would have been at least as important as circumcision, which comes up in both Acts and the Epistles. The fact that at no time in Acts or the Epistles is there any Jewish opposition to the Trinity is very good evidence that it was not being taught by early Christians and was not essential to salvation.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>Conclusion from Acts</p>
<p>After reading and studying the entire book of Acts and looking for evidence about how a person gets saved, we must conclude that no one had to believe in the Trinity. Furthermore, Acts is the record of the rise and expansion of the Christian Church, so what holds true in Acts should be true for the entire Church Age.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>Romans through Revelation: The Rest of the New Testament</p>
<p>We have now seen that a person did not have to believe in the Trinity to be saved during the Old Testament times, and we have also seen from the Four Gospels and Acts that people got saved without believing in the Trinity or even that Jesus was both God and man. In studying the Epistles we see more of the same; that there is no clear expression of the doctrine of the Trinity from Romans through Revelation, and no evidence anyone had to believe it to be saved. God’s plan of salvation through faith in Christ is presented many times without a single verse saying a person has to believe in the Trinity to be saved.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>Scholars freely admit that the Trinity is never presented as a complete doctrine in the New Testament, but rather is built from scattered verses. <em>The Evangelical Dictionary of Theology</em> states, “In the NT there is no explicit statement of the doctrine&#8230;.” <a href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=275#null"><strong><span style="color:#0000ff;">[8]</span></strong></a> <em>The New Bible Dictionary</em> says: “…it is not a Biblical doctrine in the sense that any formulation of it can be found in the Bible….” <a href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=275#null"><strong><span style="color:#0000ff;">[9]</span></strong></a> <em>The Holman Bible Dictionary</em> is very clear: “The New Testament does not present a systematic presentation of the Trinity. The scattered segments from various writers that appear throughout the New Testament reflect a seemingly accepted understanding that exists without a full-length discussion.” <a href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=275#null"><strong><span style="color:#0000ff;">[10]</span></strong></a> Theologians admit that the New Testament does not state what the Trinity is, i.e., that the Father, Son, and Holy Spirit are three co-equal, co-eternal “Persons,” together making one God, and that Jesus is both 100% God and 100% man. Furthermore, there is no clear teaching that a person must believe in the Trinity to be saved.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>If a person had to believe in the Trinity to be saved, we would expect to find that clearly stated in the book of Romans. Theologians commonly teach that the theme of Romans is God’s plan of salvation. Some assert that the theme is justification by faith, and that certainly is a major aspect of the Epistle, but the <em>NIV Study Bible</em> well states what is generally thought of as the major theme of Romans: “…Paul’s primary theme in Romans is the basic gospel, God’s plan of salvation, and <a title="Righteousness - Every Christian’s Gift from God" href="http://www.truthortradition.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=28" target="_blank"><span style="color:blue;"><strong>righteousness</strong></span></a> for all mankind, Jew and Gentile alike (1:16 and 17).” <a href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=275#null"><strong><span style="color:#0000ff;">[11]</span></strong></a></p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>We agree with orthodox theologians that the plan of salvation and righteousness for all mankind is the theme of Romans, but it never presents the doctrine of the Trinity or states that a person has to believe Jesus is God to be saved. Could it be that the one book in the New Testament whose theme is salvation never clearly teaches how to get saved? The answer to that question is an obvious “No.”</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>Romans 10:9 is perhaps the clearest presentation of how to get saved in the Epistles:</p>
<blockquote><p><strong>Romans 10:9</strong><br />
That if you confess with your mouth, “Jesus is Lord,” and believe in your heart that God raised him from the dead, you will be saved.</p></blockquote>
<p>This instruction does not require one to even know about, much less believe, the Trinity in order to get saved. However, according to orthodox Trinitarian doctrine, simply obeying the above verse will not get a person saved, because to be saved he must believe that Jesus is not just “Lord,” but “God,” 100% man and 100% God, and co-equal and co-eternal with the Father.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>It is safe to say that Paul penned the book of Romans to the people in Rome in the confidence that if they believed and acted on what they read, especially Romans 10:9, they would be saved. It is also safe to say that Paul knew that Rome was filled with Jews who had only the Old Testament and traditions about the Messiah to rely on, and Gentiles who knew nothing about the Jewish Messiah at all. It is also important for us to remember that the first century Jews and Gentiles would have thought about Jesus being “Lord” in terms of their <a title="Articles on Bible Manners &#38; Customs" href="http://www.truthortradition.com/modules.php?name=News&#38;new_topic=76" target="_blank"><span style="color:blue;"><strong>culture</strong></span></a>. Although modern Trinitarians assert that in the context of Romans, “Lord,” means “God,” no Roman Jew or Gentile in the first century would have believed that. “Lord” was a term for boss, owner, husband, or ruler. The Romans had many “lords,” and they were not “God.” Without clearer instruction on the matter, no Roman would have read “Lord” and thought it meant “God, the creator,” especially since Romans 10:9 also says “God” raised this “Lord” from <a title="Articles on What Happens if You Die?" href="http://www.truthortradition.com/modules.php?name=News&#38;new_topic=15" target="_blank"><span style="color:blue;"><strong>the dead</strong></span></a>. A simple and straightforward reading of the verse presents two beings: God and the Lord Jesus, whom God raised from the dead. There is no Trinity, and no mention that the God and the Lord in the verse are both parts of the same Triune God, and that a third “Person” in the Trinity is missing from the verse.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>Could it truly be that a non-Christian could read the book of Romans, believe its message, and not be saved? We say, “No.” The book of Romans clearly shows that Jesus was the Messiah, that <a title="How can a man atone for the sins of mankind?" href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=232"><span style="color:blue;"><strong>he died for the sins of mankind</strong></span></a>, and that God raised him from the dead, and anyone who believes it is saved. There is just no logical way to read Romans, knowing that it was addressed to the first century people in Rome to get them saved, and say that they would have to believe in the Trinity to be saved.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>Perhaps the next best book after Romans to study to see if a person must believe in the Trinity to be saved is Hebrews. The content of Hebrews tells us that it was addressed to Jews (or Jewish Christians) who were intimately familiar with the Old Testament. Every chapter is packed with Old Testament references, and there is much discussion about the Law. Hebrews teaches that obeying the Law will not get people saved, but what will is faith in Jesus, the one who died for our sins and is now our living High Priest, elevated even higher than angels.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>The Jews fiercely held to the Law, which was given by Moses. To persuade them to let it go and move on to something else, God would have to offer something “better,” and that is a major theme in Hebrews. <a href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=275#null"><strong><span style="color:#0000ff;">[12]</span></strong></a> Hebrews teaches that God has done something in Jesus that is “better” than what He had done in the Law. <a href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=275#null"><strong><span style="color:#0000ff;">[13]</span></strong></a> Jesus is specifically said to be better than angels (1:4); he brings a better hope (7:19); guarantees and mediates a better covenant that is founded on better promises (7:22, 8:6); is <a title="Articles on the Passover" href="http://www.truthortradition.com/modules.php?name=News&#38;new_topic=80" target="_blank"><span style="color:blue;"><strong>a better sacrifice</strong></span></a> than those offered under the Law (9:23); reminds people of better possessions in the future, including a better future country (10:34, 11:16); offers a better resurrection (11:35), brings something better for us than the Old Testament believers had (11:40); and his blood speaks better than the blood of Abel’s sacrifice (12:24). Hebrews also shows (without specifically using the word “better”) that Jesus was a greater High Priest than Aaron (4:14-5:10) and ministers in a better sanctuary (9:11-14).</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>Clearly, the book of Hebrews is trying to get people saved or to understand their salvation, and change their attitude toward the Law. It follows the pattern for salvation that we see in Acts and Romans in that it shows that Jesus died for the sins of the people, was raised by God, and is Lord. It never says that believing the Old Testament prophecies about the Messiah is not enough to get someone saved, never says the prophecies about the Messiah were telling only a part-truth about God and the Messiah, never presents the doctrine of the Trinity, and certainly never states that a person has to believe in the Trinity to be saved. <a href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=275#null"><strong><span style="color:#0000ff;">[14]</span></strong></a></p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>In conclusion, without addressing each epistle in the New Testament, it is enough to say that they set forth the same plan of salvation as Acts, and never teach that a person must believe in the Trinity to be saved. If the book of Acts and the New Testament Epistles, the very foundation of the Christian Church, do not say that a person must believe in the Trinity to be saved, then Christians should take that as the true doctrine of the Church and not insist that a person has to believe in the Trinity to be saved.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>The Creeds of Christendom: The Doctrine Develops</p>
<p>We can see the developing and increasing influence of the doctrine of the Trinity in the increasing complexity of the creeds of Christendom, and the clarity with which they promote the Trinity. A creed is a formal and fundamental statement that clarifies a position, and determines who is “in” and who is “out” of the community defined by the creed. It is a type of statement of beliefs. The creeds are important because their content reveals what issues were being debated at the time the creed was written. For example, if a creed mentions baptism, that was important to the group. If it does not, then likely baptism was a non-issue, either because everyone agreed about it without debate, or because it was not important to the group.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>One of the earliest creeds in Christendom is the well-known <a title="The Apostles’ Creed" href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=66"><span style="color:blue;"><strong>Apostles’ Creed</strong></span></a>. Its date is not known, but we assume from its simple structure and content that it pre-dated the theological debates that raged in the fourth century. The later creeds are much more complex and specifically address the issues of their time. The Apostles’ Creed does not mention the Trinity or any fundamental part of the doctrine of the Trinity, such as Jesus or the Holy Spirit being God. Christians who confess the Apostles’ Creed believe that Jesus is the Son of God and the Lord, who died and whom God raised from the dead, much like the teachings we find in the book of Acts. It seems conclusive that the authors of the Apostles’ Creed did not consider belief in the Trinity necessary for salvation.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p><a title="The Nicene Creed" href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=64"><span style="color:blue;"><strong>The Nicene Creed</strong></span></a> was developed in the fourth century, likely in 381 by the Council of Constantinople, and by that time much of the Trinitarian doctrine was more clearly developed. It states that the Son was “eternally begotten” and one Being with the Father. It also mentions that the Father, Son, and Holy Spirit are to be worshipped and glorified. Despite the clear Trinitarian doctrine of the Nicene Creed, it does not state that a person must believe in the Trinity to be saved. This makes sense in light of the time period in which it was written. At that time many people in the church believed in the Trinity, but many did not. Although many Christians have heard of Emperor Constantine, who presided over the Council of Nicaea in 325 A.D. and was a Trinitarian, most people are not aware that his son Constantius, who was the Roman emperor after him (337 to 361), was not a Trinitarian, and actually was known to persecute Trinitarian bishops. The point is that the doctrine of the Trinity was not settled in the Church yet, so it makes sense that a creed published in the late 300s would include the doctrine of the Trinity but not demand that one had to believe it to be saved.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>By the time the <a title="The Athanasian Creed" href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=65"><span style="color:blue;"><strong>Athanasian Creed</strong></span></a> was written, likely in the late fifth or early sixth century, more than a hundred years after the Nicene Creed, the situation in Christendom had changed. Trinitarians had become firmly in control of the Church, and non-Trinitarians were routinely persecuted, which is why, looking backward through history, there seemed to be so few of them during the Middle Ages. In contrast to the earlier creeds, the Athanasian Creed plainly states that a person had to be a Trinitarian to be saved. It was written in Latin, so English translations of it differ slightly, but it clearly reflects the conflict going on in the Church during the fourth and fifth centuries about the formulation of, and belief in, the Trinity. We know that because the one subject it covers in great detail is the Trinity, and how its members relate to each other. The Athanasian Creed clearly states that a person who does not believe in the Trinity, or the <a title="Jesus Christ: Incarnated or Created?" href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=213"><span style="color:blue;"><strong>incarnation of Jesus</strong></span></a>, or that Jesus is both God and man, is not saved, and this man-made document expressed what became the uncompromising teaching of the Orthodox Church.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>The Athanasian Creed, and pronouncements similar to it, proliferated through the Middle Ages and were maintained by the Roman Catholic Church, and then by the Protestant Church. Although there was a great resurgence of non-Trinitarian believers at the time of the Reformation, they were persecuted and even put to death by both Roman Catholics and Protestants. Many of their writings were burned, but thankfully <a title="Biblical Unitarian publications from 1818-1873" href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=90"><span style="color:blue;"><strong>a few survived</strong></span></a> and are available today, giving us a window into non-Trinitarian thought during the Reformation.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>The constant persecution of non-Trinitarians resulted in their becoming a miniscule minority through the Middle Ages and Reformation, and in the modern church, something that most churchgoers greatly misinterpret. Most people believe there are so few non-Trinitarian believers because their doctrinal position is weak, but that is drawing the wrong conclusion. The truth is that most who openly shared their faith were killed or persecuted, or were told the Trinity was a mystery they could not understand, and so the vast majority of them learned to be quiet about what they believed. The persecution of non-Trinitarians continues today, and the vast majority of them keep their beliefs to themselves so they will not be ejected from Christian meetings, called “unsaved” (or worse), and rejected by other Christians they have befriended.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>The Modern Church</p>
<p>The Sinner’s Prayer</p>
<p>Like the Medieval Church doctrine, the modern Orthodox Church doctrine is that a person must believe in the Trinity to be saved, but on a practical level there is some serious double-mindedness going on in the Church. This is true, first when it comes to evangelism and winning new converts, and second, in assuring that long-time Christians believe in the Trinity and are actually saved.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>When it comes to <a title="Articles on Evangelism" href="http://www.truthortradition.com/modules.php?name=News&#38;new_topic=74" target="_blank"><span style="color:blue;"><strong>evangelism</strong></span></a>, Trinitarian evangelists and pastors teach the salvation message in a simple way, just as was done in Acts, and believe their teaching saves people. For example, Trinitarians all over the world say they get people saved by having them pray what is referred to as “the sinner’s prayer.” Although it varies somewhat from church to church, it goes something like this:</p>
<blockquote><p>“Heavenly Father: I come to you in prayer asking for the forgiveness of my sins. I confess with my mouth and believe with my heart that Jesus is your Son, and that he died on the Cross at Calvary that I might be forgiven and have Eternal Life in the Kingdom of Heaven. Father, I believe that Jesus rose from the dead and I ask you right now to come in to my life and be my personal Lord and Savior. I repent of my sins and will Worship you all the day’s of my Life. Because your word is truth, I confess with my mouth that I am Born Again and Cleansed by the Blood of Jesus! In Jesus’ Name, Amen.” <a href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=275#null"><strong><span style="color:#0000ff;">[15]</span></strong></a></p>
<p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>This prayer clearly shows the double-mindedness of Trinitarians because thousands of them use it to get people saved in their churches, while at the same time their doctrine says it will not get someone saved because it does not teach the Trinity. We non-Trinitarians say that based on the teaching of the New Testament, anyone who <a title="Articles on Prayer" href="http://www.truthortradition.com/modules.php?name=News&#38;new_topic=21" target="_blank"><span style="color:blue;"><strong>prayed</strong></span></a> and believed the above prayer is saved. We say that this practice of the Trinitarians is correct, and it is their doctrine that is in error.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>The second evidence for double-mindedness among Trinitarians concerns long-time members of the Church who do not believe the Trinity because they either do not know what it is, or they do not understand it and thus do not really “believe it,” they just more or less ignore the whole doctrinal position. Spirit &#38; Truth Fellowship International is openly non-Trinitarian, and we have been in many discussions and debates with Trinitarians since our inception in 1989. Our experience is that a significant percentage of those who attend Trinitarian churches openly confess that they do not know what the Trinity is, or when questioned, cannot define it accurately. In our experience, many churchgoers think the Trinity is simply that there are three beings, the Father God, the Son, and a being called “the Holy Spirit.”</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>Many of the supposed Trinitarians we have encountered do not even believe that Jesus is God, much less that he is one of three Persons in the Trinity, all of whom are co-equal and co-eternal and who together make up the One God of Christian orthodoxy. If orthodox Trinitarian doctrine is correct, imagine the sad plight of these churchgoers on the Day of Judgment. They would stand before the Judgment Seat, expecting to live forever with Jesus because they believe God raised him from the dead and have confessed him as Lord. But instead of being granted everlasting life, the Righteous Judge condemns them to everlasting death, saying they were not really saved because they did not believe in the Trinity.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>We assert that if the pastors of local churches really believed that a person had to believe in the Trinity to have everlasting life, they would teach it in great detail; regularly have sermons, classes and seminars on it; make sure that all the elders and deacons were well versed about it; and sit with new converts and any new members of their church to confirm that the person was actually saved. The actions of Trinitarian churches around the globe are speaking louder than their manual of doctrine. It seems clear that, in reality, leaders in the modern church do not really think a person has to believe in the Trinity to be saved.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>We of <a title="What is Spirit &#38; Truth Fellowship International?" href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=201"><span style="color:blue;"><strong>Spirit &#38; Truth Fellowship International</strong></span></a> have encountered a number of people in the Church today, including pastors, who believe that the Trinity is true but admit that it is not clearly presented in the Bible, and thus say that one need not believe it to be saved. These Trinitarian Christians have seen that there is no command to believe in the Trinity, and admit non-Trinitarian believers into their churches and fellowships as brothers and sisters in Christ.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p><a title="The 9 Manifestations of Holy Spirit" href="http://www.truthortradition.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=1075" target="_blank"><span style="color:blue;"><strong>The Manifestations</strong></span></a> (or “Gifts”) of the Spirit and Salvation</p>
<p>The modern Church is waking up to <a title="A New Holy Spirit: The Power to be like Christ" href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=263"><span style="color:blue;"><strong>the spiritual power Christians have</strong></span></a>, and many in different denominations are manifesting the power of God by speaking in tongues, <a title="The Christian and the Manifestation of Prophecy" href="http://www.truthortradition.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=559" target="_blank"><span style="color:blue;"><strong>prophecy</strong></span></a>, words [messages] of <a title="What is a Message of Knowledge?" href="http://www.truthortradition.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=1068" target="_blank"><span style="color:blue;"><strong>knowledge</strong></span></a> and <a title="What is a Message of Wisdom?" href="http://www.truthortradition.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=1069" target="_blank"><span style="color:blue;"><strong>wisdom</strong></span></a>, and <a title="What is the Manifestation of Gifts of Healing?" href="http://www.truthortradition.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=1073" target="_blank"><span style="color:blue;"><strong>healing</strong></span></a>. More and more Christians are seeing that the verse, “I would like every one of you <a title="What is Speaking / Talking in Tongues and why does God say to do it?" href="http://www.truthortradition.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=83" target="_blank"><span style="color:blue;"><strong>to speak in tongues</strong></span></a>…” (1 Cor. 14:5), is for all Christians. Although speaking in tongues used to be considered something done only by Pentecostals and Charismatics, now people from very diverse denominations and groups are speaking in tongues, even in the Roman Catholic Church (these are referred to as “Charismatic Catholics”).</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>It is widely admitted that the power to speak in tongues comes from God to those who are saved. Speaking in tongues, then, should be one of the great proofs of who is, and who is not saved, and if non-Trinitarians are not saved, they should not be able to speak in tongues. But many non-Trinitarian groups have members who do speak in tongues. In fact, Trinitarian and non-Trinitarian groups are similar when it comes to speaking in tongues, because some do and some do not. However, if speaking in tongues is an evidence of the presence of the spirit, and thus salvation, which we assert that it is, the fact that people who have accepted Jesus as their Lord, but who are non-Trinitarians speak in tongues is very solid evidence they are saved.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>Conclusion</p>
<p>Most Christians assert that the Bible teaches the way of salvation. However, if orthodox Trinitarian doctrine is correct, the Bible does not clearly teach how to be saved because it never clearly teaches the Trinity. Could it be that we have to teach a “more complete” message to get people saved than did Jesus, Peter, or Paul? Could it really be the case that a person must believe in the Trinity to be saved, even though there is not one clear presentation of it in the entire New Testament? Certainly not. We assert that the message of Peter, Paul, and others was enough to get their audiences saved and there is no evidence that God, after the book of Acts, somehow changed the rules so that now a person must believe in the Trinity to be saved.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>The book of Acts makes it clear that when the early Christians presented Jesus Christ to the unsaved, they taught that he was a “<a title="The Book of Acts: “A Man Accredited by God”" href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=105"><span style="color:blue;"><strong>man approved of God</strong></span></a>” who was crucified but whom God raised from the dead and who now is our Lord. This simple message has been getting people saved for some 2000 years now, and there is no evidence in Scripture or in the practices of churches around the world that one has to believe in the Trinity to be saved. We reject the decision made by men in the Church, somewhere around 500 A.D., that a person must believe in the Trinity to be saved, even though that decision and belief has been supported by Church tradition for centuries now. It is the Word of God, not tradition, that lives and abides forever.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>Like the great reformers of the Protestant Reformation, who demanded to be convinced from Scripture that a doctrine is true, we demand that Trinitarians show us from Scripture that a person needs to believe in the Trinity to be saved. If they cannot do so, we respectfully submit that they retract this doctrine. Christians will never be able to achieve what our God wishes, that “…we all reach unity in the faith…” (Eph. 4:13), until Trinitarians stop demanding that to be considered Christian a person must believe something that cannot be proven from the Bible. It would be a wonderful thing if Trinitarians would draw their doctrine as well as their practice from the Word of God and welcome non-Trinitarian Christians as part of the family of God.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>Epilogue</p>
<p>In the above study we have shown from Scripture that a person does not have to believe in the Trinity to be saved. However, there is another point we feel compelled to make. If the Old Testament does not teach the Trinity, if Jesus never taught it, if no one in the book of Acts ever taught it, and if the Epistles do not clearly set it forth, can it really be that the Trinity is right doctrine? Can it be that the very foundation of the Christian faith is a doctrine that is never once set forth clearly in Scripture, but is gathered from isolated texts? God very clearly sets forth the foundational tenets of the Christian faith, including salvation, redemption, <a title="Righteousness - Every Christian’s Gift from God" href="http://www.truthortradition.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=28" target="_blank"><span style="color:blue;"><strong>righteousness</strong></span></a>, the character of God (that He is love, light, merciful, etc.), the fallen nature of man and the need for a Savior, and the work of the Messiah. Which makes more sense, that God is clear about the foundational tenets of the Christian faith except the most important one, the Trinity, which must be gathered from isolated texts, or that the Trinity is actually a man-made doctrine, built from verses that can each be <a title="Verses Commonly Used to Try to Support the Doctrine of the Trinity" href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=109"><span style="color:blue;"><strong>explained in a non-Trinitarian way</strong></span></a>? To us, the answer to that question is clear.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>Going strictly by the evidence in Scripture, the correct biblical doctrine is the one that can be clearly seen in the Old Testament and was confirmed again and again in the New Testament. There is one God. He is spirit, so His invisible power and nature are known as <a title="Reasons “Holy Spirit” is one of the names of God or the Gift of God" href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=271"><span style="color:blue;"><strong>the holy spirit (or the Holy Spirit)</strong></span></a>. God had a Son, the Messiah, who we know as the Lord Jesus Christ, who was of the lineage of Abraham and David, born of a virgin, lived a sinless life, died for our sins, was raised from the dead, and ascended to the right hand of God. All of this was taught in the Old Testament and confirmed many times in the New Testament without once being corrected to include the idea of a Triune God. There is no reason not to believe that simple message is the correct biblical doctrine.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
<p>[For further study, please read our article titled <a title="But What About John 1:1?" href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=61"><span style="color:blue;"><strong>What About John 1:1?</strong></span></a>, and our <a title="Verses Commonly Used to Try to Support the Doctrine of the Trinity" href="http://www.biblicalunitarian.com/modules.php?name=News&#38;file=article&#38;sid=109"><span style="color:blue;"><strong>explanation of verses</strong></span></a> commonly used to try to support the Trinity.]</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#505050;">Ada yang mau bantu menterjemahkan ?</span></strong></p></blockquote>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Iblis si ulama pertama]]></title>
<link>http://sisableng.wordpress.com/2009/11/13/iblis-si-ulama-pertama/</link>
<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 21:06:57 +0000</pubDate>
<dc:creator>sisableng</dc:creator>
<guid>http://sisableng.wordpress.com/2009/11/13/iblis-si-ulama-pertama/</guid>
<description><![CDATA[Dalam balutan sorban Wajah iblis menyeringai mengagungkan Tuhan Allahu Akbar..Allahu Akbar..Allahu A]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>Dalam balutan sorban<br />
Wajah iblis menyeringai mengagungkan Tuhan<br />
Allahu Akbar..Allahu Akbar..Allahu Akbarâ€¦<br />
Memekak genderang telingaku yang dari tadi terjaga.</p>
<p>Aku hanya diam mendengar lolongan-lolongan setan<br />
Meneriakan sumpah serapah kepada malam<br />
Aku memang kelam<br />
Tapi aku masih punya Tuhan<br />
<!--more--><br />
Wahai manusia yang mengaku penjaga syareat<br />
Mengapa kau halangi kami Sholat<br />
Hal kamipun baca Sahadat<br />
Dan kami adalah sahabat</p>
<p>Kenapa tak kau hancurkan saja agama berhala<br />
Yang telah nyata kekafirannya<br />
Malah kau makan sepiring dengan mereka<br />
Mengatas namakan kerukunan beragama.</p>
<p>Ingatlah Iblis si ulama pertama,<br />
Dalam ibadahnya mengaku paling sempurna,<br />
Hingga timbul kesombongannya<br />
Dan akhirnya durhaka jua.</p>
<p>Sementara halangi aku berhaji<br />
Kau pegang pisau belati<br />
Bunuh diri ke ulu hati<br />
Mati.<br />
</strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Setan menggugat]]></title>
<link>http://sisableng.wordpress.com/2009/11/13/setan-menggugat/</link>
<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 20:52:23 +0000</pubDate>
<dc:creator>sisableng</dc:creator>
<guid>http://sisableng.wordpress.com/2009/11/13/setan-menggugat/</guid>
<description><![CDATA[Akankah Aku (setan) Masuk Surga? Aku adalah hamba yang berserah Sejak awal penciptaan ku selalu pasr]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>Akankah Aku (setan) Masuk Surga? </p>
<p>Aku adalah hamba yang berserah<br />
Sejak awal penciptaan ku selalu pasrah<br />
Ku ada dalam darah para pemarah<br />
Dan aku menimbulkan amarah</p>
<p>Tak pernah terfikirkan hidup sebagai setan<br />
Merasuk di jiwa manusia dalam kesesatan<br />
Tapi itulah tugasku dari Tuhan<br />
Sebagai godaan untuk insan.</p>
<p>Ah, andaikan aku boleh menggugat,<br />
Kenapa aku di hukum berat<br />
Hal Iblis yang bermaksiat<br />
Lalu aku ikut terdamprat<br />
Kakek Iblis memanglah laknat</p>
<p>Aku capek menggoda manusia<br />
Andaikan di ijinkan ingin sejenak aku moksa<br />
Tertidur di langit-langit dunia<br />
Sambil memimpikan keindahan bidadari surga</p>
<p>Setelah ku jalankan perintah-Mu<br />
Akankah aku masuk surga? </strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Gerakkanlah Para Pahlawan]]></title>
<link>http://penuai.wordpress.com/2009/11/11/gerakkanlah-para-pahlawan/</link>
<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 12:23:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>penuai</dc:creator>
<guid>http://penuai.wordpress.com/2009/11/11/gerakkanlah-para-pahlawan/</guid>
<description><![CDATA[Yoel 3:9-10 &#8221; Maklumkanlah hali ini di antara bangsa-bangsa: bersiaplah untuk peperangan, gera]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="aligncenter size-full wp-image-199" title="warrior1" src="http://penuai.wordpress.com/files/2009/11/warrior1.jpg" alt="warrior1" width="102" height="128" /></p>
<p><a href="http://4.bp.blogspot.com/_jluNALX4kKU/SshuN3e-n9I/AAAAAAAABEs/gfeb9ZGlmX8/s1600-h/warrior1.jpg"></a><br />
Yoel 3:9-10 &#8221; <em>Maklumkanlah hali ini di antara bangsa-bangsa: bersiaplah untuk peperangan, gerakkanlah para pahlawan; suruhlah semua prajurit tampil dan maju! Tempalah mata bajakmu menjadi pedang dan pisau-pisau pemangkasmu menjadi tombak; baiklah orang yang tidak berdaya berkata : Aku ini pahlawan!</em>&#8220;</p>
<p><strong>Tuhan sedang membangkitkan umatNya tampil menjadi pahlawan</strong>.</p>
<p>Tuhan sedang membangkitkan umatNya untuk keluar dari ketakutan dan rasa tak berdaya menghadapi tantangan di akhir zaman. Tuhan mau kita menjadi tentara Allah yang tegak di atas kebenaran dan selalu perkasa menaklukkan segalan tantangan. Kita harus terus bergerak maju untuk mencapai tujuan Allah. Kita harus siap dan menanggapi dengan benar, karena Tuhan sedang menggerakkan para pahlawan.<br />
<!--more--><br />
Tuhan sedang membangkitkan generasi akhir zaman sebagai generasi Yosua yang menghancurkan benteng-benteng musuh dan merebut Tanah Perjanjian. Generasi Yosua akhir zaman ini digambarkan oleh Yoel 2:3 sebagai pasukan yang keluar dari padang gurun, menerobos musuh dengan kobaran api dan masuk ke tujuan Illahi (divine destiny) mereka, yaitu Taman Eden (Tanah Perjanjian). Pasukan ini sedang ditampilkan Tuhan untuk mengambil alih wilayah musuh supaya dikembalikan menjadi wilayah Kerajaan Allah.</p>
<p>Tuhan sedang membangkitkan dan melepaskan para pahlawan-Nya. Bahkan kepada orang-orang yang lemah, yang merasa tidak berdaya, Tuhan perintahkan supaya mereka berkata : &#8220;Aku adalah pahlawan.&#8221;</p>
<p><strong>Pesan Tuhan kepada jemaatNya adalah : &#8220;Aku akan datang segera! Aku akan mencurahkan Roh Kudus-Ku dengan luar biasa.&#8221;</strong></p>
<p>Karena Tuhan segera datang dan Ia mau berjumpa dengan umat-Nya yang siap, sebab itu Ia mencurahkan Roh Kudus-Nya di akhir zaman ini mempersiapkan kita. Roh Kudus sedang bekerja luar biasa untuk mengubahkan gerejaNya menjadi umat yang perkasa dan berkemenangan. Pada hari-hari terakhir, hujan Roh Kudus semakin deras, lebih deras dari pencurahan Roh Kudus pertama kali pada hari Pentakosta. Roh Kudus membangkitkan umatNya dan mentransformasikan umat yang biasa-biasa menjadi tentara yang besar dan perkasa yang bergerak maju oleh kuasa Allah (Yehezkiel 37:10) Tuhan sedang mentransformasikan orang lemah menjadi pahlawan. Ia sedang membuat &#8220;mata bajak&#8221; berubah menjadi pedang yang tajam dan pisau pemangkas menjadi tombak yang kokoh.</p>
<p><strong>Tentara Akhir zaman yang perkasa</strong><br />
Tentara Allah yang dahsyat menjelang hari Tuhan digambarkan oleh kitab Yoel pasal 2 seperti ini :<br />
Yoel 2 :1-2 &#8220;.<em>..sebab hari Tuhan datang, sebab hari itu sudah dekat; suatu hari gelap gulita dan kelam kabut, suatu hari berawan dan kelam pekat; seperti fajar di atas gunung-gunung terbentang suatu bangsa yang banyak dan kuat, yang serupa itu tidak pernah ada sejak purbakala, dan tidak akan ada lagi sesudah itu</em>&#8230;&#8221;</p>
<p>Pasukan ini muncul sebagai terang fajar di atas gunung di masa hari kelam kabut. Sekaranglah masa kelam kabut (masa kegelapan menutupi bangsa-bangsa, secara ekonomi, moral, dan lainnya) yang dimaksudkan.</p>
<p>Pasukan Allah ini membawa terang baru bagi orang yang dalam kegelapan, jumlahnya besar dan perkasa, karena Tuhan memobilisasikan umat-Nya di seluruh dunia dengan cara yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Kita hidup di masa kegemilangan Gereja Tuhan yang melebihi dari apa yang pernah terjadi sebelumnya.</p>
<p>Yoel 2:3 &#8220;<em>Di depannya api memakan habis, di belakangnya nyala api berkobar. Tanah di depannya seperti Taman Eden, tetapi di belakangnya padang gurun tandus, dan sama sekali tidak ada yang dapat luput.&#8221;</em></p>
<p>Pasukan ini bergerak dengan api. Mereka bernyala-nyala dengan api kegairahan oleh Roh Kudus. Penuh keberanian, semangat, dan cinta yang kudus. Ini terjadi karena memiliki hati yang murni dan tulus kepada Tuhan. Hidup yang sepenuhnya diabdikan bagi tujuan Tuhan dan kepentingan Tuhan, bukan lagi untuk kepentingan dan ambisi pribadi. Mereka adalah generasi yang keluar dari padang gurun. Keluar dari kegersangan hidup yang tidak menghasilkan bagi Kerajaan Allah. Mereka meninggalkan cara hidup yang tidak berbuah bagi kepentingan Kerajaan Allah. Mereka mengejar tujuan Allah dan rancangan Allah supaya dicapai dan digenapi dalam hidup mereka. Apa yang ada di depan mereka adalah Taman Eden. Mereka bergerak ke sasaran dan tujuan yang surgawi. Mereka tidak bergerak ke tujuan yang salah, <strong>karena berjalan dalam arahan dan tuntunan Roh Kudus.</strong> Mereka adalah pasukan yang unggul, karena telah lulus ditempa lewat kesukaran dan kesulitan masa lalu di padang gurun, dan menjadi trampil untuk mengejar dan meraih masa depan yang Allah sdiakan. Mereka adalah orang-orang yang memiliki fokus ke depan, melupakan dan meninggalkan apa yang di belakang untuk meraih panggilan sorgawi.</p>
<p>Yoel 2:4,7 : &#8220;Rupanya seperti kuda, dan seperti kuda balapan mereka berlari. Seperti pahlawan mereka berlari, seperti prajurit mereka naik tembok; dan mereka masing-masing berjalan terus dengan tidak membelok dari jalannya. &#8220;</p>
<p>Pasukan ini menggambarkan kekuatan dan kecepatan. Kuda adalah simbol kekuatan atau daya. Kuda balapan adalah kendaraan tercepat yang dimiliki pasukan pada zaman nabi Yoel. Jadi kuasa Roh Kudus bekerja di dalam pasukan akhir zaman sedemikian rupa, menjadikan mereka penuh kekuatan dan daya oleh karena kekuatan Roh Kudus dan bergerak dengan cepat. Ini berbicara tentang pertumbuhan rohani yang cepat dewasa dan tidak kerdil rohani, cepat menangkp hikmat dan maksud Tuhan. Mereka menangkap momentum Roh Kudus dan mengalami akselerasi rohani. Mereka bukan umat yang lamban mengerti dan lamban bertindk melakukan kehendak Allah. Ada kecerdasan Illahi yang Tuhan tuang ke dalam hidup pasukan akhir zaman ini. Hati nurani yang bersih dan murni adalah syarat dasar yang membuat kita dapat menangkap hikmat-Nya dengan terang.</p>
<p>Be that warrior !<br />
Kalau yang mau percaya dan menerima Tuhan Yesus sebagai Juru selamat pribadi, dapat berdoa seperti ini:</p>
<p>Tuhan, saya tahu saya orang yang berdosa, ampuni saya Tuhan. Mulai saat ini saya percaya dan mengundang Tuhan sebagai Tuhan dan Juru selamat pribadi saya. Masuklah dalam hati saya Tuhan Yesus dan bertakhtalah dalam hidup saya. Mulai sekarang saya akan melakukan semua kehendak Tuhan. Saya adalah milik Tuhan Yesus.<br />
Terima kasih. dalam Nama Tuhan Yesus, saya berdoa.<br />
Haleluya. Amin</p>
<p>Seperti ada tertulis di Ibrani 4:7 : &#8220;<em>Sebab itu Ia menetapkan pula suatu hari, yaitu &#8220;hari ini&#8221;, ketika Ia setelah sekian lama berfirman dengan perantaraan Daud seperti dikatakan di atas: &#8220;Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, <strong>jangan</strong>lah <strong>keraskan</strong> <strong>hatimu</strong>!&#8221;</em></p>
<p>&#160;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Prioritaskan Kerajaan Allah dan Kebenarannya]]></title>
<link>http://penuai.wordpress.com/2009/11/11/prioritaskan-kerajaan-allah-dan-kebenarannya/</link>
<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 12:19:55 +0000</pubDate>
<dc:creator>penuai</dc:creator>
<guid>http://penuai.wordpress.com/2009/11/11/prioritaskan-kerajaan-allah-dan-kebenarannya/</guid>
<description><![CDATA[Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan s]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="aligncenter size-full wp-image-196" title="kingdavid_1" src="http://penuai.wordpress.com/files/2009/11/kingdavid_1.jpg" alt="kingdavid_1" width="205" height="320" /></p>
<p><em>Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus. Karena barangsiapa melayani Kristus dengan cara ini, ia berkenan pada Allah dan dihormati oleh manusia (Roma 14:17-18)</em></p>
<p>Siapa yang terkenal berkenan pada Allah dan dihormti manusia ? Tentu saja..Raja Daud. Tuhan sendiri telah berkata mengenai Daud : &#8220;<em>Aku telah mendapatkan Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku&#8221;.(Kisah Para Rasul 13:22)</em><br />
<!--more--><br />
Daud berkenan di hadapan Allah dan juga manusia. Bahkan pada tahun 1996 yang lalu, di Israel diadakan perayaan ulang tahun Daud yang ke 3000. Apa yang dikerjakan Daud sehingga ia berkenan kepada Allah dan dihormati manusia ?</p>
<p>1. <strong>Daud tidak pernah menyalahkan orang lain dan cepat bertobat dari kesalahannya</strong>. Ketika mau dihukum oleh Tuhan melalui nabi-Nya, ia tidak pernah menyalahkan orang lain. Ada contoh lain di Alkitab, misalnya Saul, ketika ditegur ia malah menyalahkan orang lain. Tetapi Daud tidak pernah seperti itu, sebab kalau ia dinyatakan bersalah, maka ia langsung mengakuinya dan segera minta ampun.</p>
<p>2. <strong>Daud begitu menghormati otoritas orang yang berada di atasnya</strong>. Daud itu luar biasa, bagaimana sikapnya kepada orang yang diatasnya yang berkali-kali mau membunuhnya. Daud mendapat kesempatan untuk membunuh Saul, tetapi Daud menolaknya sebab ia berkata,&#8221;<em>Aku tidak mau menjamah orang yang diurapi Tuhan! Kalau mau dihukum, biarlah tangan Tuhan saja yang menghukum!&#8221; demikianlah Daud tidak mau menjamah orang-orang yang berada di atasnya. (I Samuel 24:7)</em></p>
<p>3. <strong>Daud percaya bahwa Tuhan sanggup mengubah kutukan menjadi berkat baginya</strong>. Simei, seorang bawahan Daud memaki-maki Daud ketika Daud lari dari anaknya Absalom. Mendengar makian Simei itu, Abisai (pegawai Daud) berkata kepada Daud : &#8220;<em>Bagaimana tuanku, apakah ditebas saja batang lehernya?&#8221; tetapi di sini justru Daud memarahinya dan berkata, &#8220;Jangan lakukan itu, siapa tahu memang Tuhan yang menyuruh dia memaki-maki aku? Dia memaki-maki aku, tetapi anakku saja mau membunuh aku. Tetapi sebagai ganti aku dimaki-maki olehnya biarlah aku diberkati oleh Tuhan &#8221; (II Samuel 16:5-12).</em></p>
<p>4. <strong>Daud adalah orang yang sangat mengasihi Tuhan</strong>. Yang paling luar biasa adalah Daud adalah orang yang sangat mengasihi Tuhan. Ia adalah seorang pemuji dan pemazmur. Daud suka bercakap-cakap dengan Tuhan. Kitab Mazmur yang berjumlah 150 pasal itu, 73 pasal diantaranya ditulis oleh Daud.<br />
Dialah yang dipercaya Tuhan untuk membawa pola surgawi dalam doa, pujian, dan penyembahan yang dilakukan di bumi. Salah satu Mazmur yang paling indah adalah Mazmur 103:1-2 yang berkata : &#8220;<strong>Dari Daud, Pujilah Tuhan, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku! Pujilah Tuhan, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya! &#8220;</strong></p>
<p>Mazmur 103:3-5 : <em>&#8220;Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu, Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat, Dia yang memuaskan hasratmu dengan kebaikan, sehingga masa mudamu menjadi baru seperti pada burung rajawali.</em>&#8220;</p>
<p>Apa yang spesial dari burung rajawali ? Burung rajawali dapat mencapai umur 70 tahun. Tetapi untuk bisa mencapai umur 70 tahun itu merupakan suatu pilihan. Karena pada umur 40 tahun, burung rajawali sebenarnya sudah tua, dengan ciri-ciri :<br />
1. Paruhnya bengkok sampai lehernya. Sehingga sulit untuk mematuk makanannya.<br />
2. Kuku-kukunya sudah tumpul, sulit untuk mencengkeram mangsa seperti tikus dan kelinci.<br />
3. Bulu-bulunya tebal sekali, sulit untuk terbang tinggi dan mengatasi badai.</p>
<p>So, apa yang harus dilakukan rajawali itu ? Ini adalah pilihan. Kalau ia mau mencapai umur 70 tahun, ia harus naik ke gunung yang tinggi dan menyendiri selama 6 bulan. Apa yang dilakukannya ?<br />
1. Rajawali harus bergumul dengan cara memukul-mukulkan paruhnya ke batu sampai lepas. Ia pasti kesakitan, tetapi setelah itu paruh yang baru akan tumbuh.<br />
2. Setelah itu, rajawali akan mencabut kukunya dengan paruh yang baru itu. Kuku-kuku yang lama dicabut dan kuku-kuku yang baru akan tumbuh,<br />
3. Selanjutnya bulu-bulunya dicabut dengan paruhnya dan keluarlah bulu-bulu yang baru seperti pada masa mudanya. Hingga akhirnya keluarlah seekor burung rajawali muda. Luar biasa&#8230;(prosesnya pasti sangat menyakitkan).</p>
<p>Dan Daud mengalami hal itu. Tuhan mau kita juga mengalami hal itu mengapa ? <strong>Karena kita adalah generasi Yosua/ Joshua Generation, yaitu generasi perang.</strong></p>
<p>Sekali lagi, seorang prajurit itu harus mempunyai roh, jiwa, dan tubuh yang sehat. Belakangan dikatakan bahwa Joshua Generation adalah mereka yang berusia 40 tahun ke bawah (termasuk saya!), tetapi juga mereka yang berusia 60,70, atau bahkan 80 tahun yang mempunyai roh, jiwa, tubuh yang sehat.</p>
<p><strong>Joshua Generation inilah yang paling memungkinkan untuk melihat kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya. Jadi pastikan roh, jiwa, dan tubuh kita dalam keadaan sehat dan sempurna pada waktu Tuhan Yesus datang untuk kali yang kedua. Amin!</strong></p>
<p>khotbah Pdt.DR.Ir. Niko Njotorahardjo<br />
Minggu, 6 September 2009 di Senayan</p>
<p>Kalau yang mau percaya dan menerima Tuhan Yesus sebagai Juru selamat pribadi, dapat berdoa seperti ini:</p>
<p>Tuhan, saya tahu saya orang yang berdosa, ampuni saya Tuhan. Mulai saat ini saya percaya dan mengundang Tuhan sebagai Tuhan dan Juru selamat pribadi saya. Masuklah dalam hati saya Tuhan Yesus dan bertakhtalah dalam hidup saya. Mulai sekarang saya akan melakukan semua kehendak Tuhan. Saya adalah milik Tuhan Yesus. Terima kasih. dalam Nama Tuhan Yesus, saya berdoa. Haleluya. Amin</p>
<p>Seperti ada tertulis di Ibrani 4:7 : &#8220;<em>Sebab itu Ia menetapkan pula suatu hari, yaitu &#8220;hari ini&#8221;, ketika Ia setelah sekian lama berfirman dengan perantaraan Daud seperti dikatakan di atas: &#8220;Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, <strong>jangan</strong>lah <strong>keraskan</strong> <strong>hatimu</strong>!&#8221;</em></p>
<p>&#160;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Eropa Bersatu (Pemulihan Romawi) bagian 7]]></title>
<link>http://penuai.wordpress.com/2009/11/11/eropa-bersatu-pemulihan-romawi-bagian-7/</link>
<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 12:15:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>penuai</dc:creator>
<guid>http://penuai.wordpress.com/2009/11/11/eropa-bersatu-pemulihan-romawi-bagian-7/</guid>
<description><![CDATA[&nbsp; Bendera Uni Eropa Bagaimana kita mengetahui Antikris akan memimpin Uni Eropa kelak ? Pada tan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>&#160;</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-192" title="eropa11" src="http://penuai.wordpress.com/files/2009/11/eropa111.png" alt="eropa11" width="320" height="213" /></p>
<p style="text-align:center;">Bendera Uni Eropa</p>
<p><strong>Bagaimana kita mengetahui Antikris akan memimpin Uni Eropa kelak ?</strong><br />
Pada tanggal 18 Juni 2004, para pemimpin Uni Eropa menyetujui konstitusi pertama bagi penyatuan kembali Eropa dan merumuskan sistem pemilu serta hak-hak bagi anggota-anggota UE dengan syarat tidak mencantumkan kata Tuhan dalam perjanjian dasar Uni Eropa.</p>
<p>Seperti kita ketahui negara-negara Eropa merupakan negara-negara berlatar belakang Kristen, saat ini saja secara statistik hampir 80% warga Eropa merasa dirinya tergabung dalam Gereja atau kelompok keagamaan, namun faktanya dalam merumuskan perjanjian dasar dihasilkan pemisahan antara agama dan negara, mereka tidak ingin Uni Eropa terikat dengan Tuhan agama manapun. I Yoh 2:18-19a berkata &#8220;<em>Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang, sekarang telah bangkit banyak antikristus. Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir. Memang mereka berasal dari antara kita,&#8230;&#8221;</em> yaitu bahwa Antikris berasal dari golongan orang-orang yang disebut pengikut Kristus (Kristen).<br />
<!--more--><br />
Negara-negara Eropa merupakan pecahan Kekaisaran Romawi dulu yang akhirnya memeluk agama Kristen, oleh sebab itu kita masih dapat melihat beberapa bendera negara-negara Eropa berbentuk salib (seperti Swedia, Finlandia, dan Denmark). Namun dalam pembentukan konfederasi Eropa, mereka &#8220;anti&#8221; jika harus memasukkan dasar-dasar ke-Tuhan-an dalam konstitusi UE.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://3.bp.blogspot.com/_jluNALX4kKU/SuvBZKOZoDI/AAAAAAAABUA/aZp1_5B6w_w/s1600-h/eropa13.jpg"></a><img class="aligncenter size-full wp-image-193" title="eropa13" src="http://penuai.wordpress.com/files/2009/11/eropa13.jpg" alt="eropa13" width="320" height="213" /></p>
<p style="text-align:center;">Bendera Uni Eropa usulan Paul Levy</p>
<p>Bukan hanya itu, pada saat pembuatan bendera Uni Eropa sebenarnya bendera yang diajukan adalah seperti yang diajukan oleh Paul Levy, ia adalah seorang Belgia keturunan Yahudi yang bersumpah akan memeluk agama Kristen jika ia selamat dalam Perang Dunia ke-II, dan karena hal itu menjadi kenyataan maka ia akhirnya memeluk agama Kristen Katolik.</p>
<p>Ketika Dewan Eropa didirikan, Levy menjabat Ketua dari Departemen Kebudayaan. Pada tahun 1952, ketika gagasan tentang bendera Eropa sedang dibahas, Levy mengusulkan bendera Gerakan Pan Eropa seperti gambar di atas. Namun, elemen salib dalam lingkaran ditolak, dan dewan lebih memilih desain Arsene Heitz seperti yang sekarang ini. Sekalipun Levy telah memperingatkan Dewan bahwa bendera yang sekarang memiliki kesamaan dengan halo 12 bintang pada wanita-wanita dalam Wahyu 13:3 pihak yang berwenang dalam UE menolak dan menganggap kisah dalam Alkitab tersebut hanya mitos belaka.</p>
<p>Hingga kini bendera UE bergambar 12 bintang, ini bukan melambangkan jumlah anggota UE, sebab berapapun jumlah anggota UE, bendera UE akan tetap memiliki 12 bintang. Heitz menjelaskan bahwa bintang tersebut mewakilii bunda Maria/Madonna/&#8221;Mother of God&#8221;, padahal tanpa disadari atau tidak bintang yang sama adalah mewakili <strong>Semiramis</strong> (Queen of Babylon/Ratu Babel). Semiramis adalah ibu sekaligus istri Nimrod si pendiri menara Babel, dari dialah segala agama dunia dan penyesatan ada. Sehingga kita dapat melihat bahwa bintang pada bendera Uni Eropa merupakan penggenapan nubuatan Why 12:1 yang berkata &#8220;<em>Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.&#8221; </em>juga dalam Wahyu 17:3 yang berkata &#8220;&#8230;<em>Dan aku melihat seorang perempuan (Europa/Uni Eropa) duduk di atas seekor binatang yang merah ungu (The Beast/Antikris), yang penuh tertulis dengan nama-nama hujat </em>(Menghina dan tidak lagi mau percaya kepada Tuhan). <em>Binatang itu mempunyai tujuh kepala dan sepuluh tanduk</em>.&#8221; Anggota Uni Eropa hanya akan dibagi 10 wilayah saja, tidak lebih tidak kurang, dan sepuluh wilayah ini akan dipimpin oleh hanya satu orang saja (tanduk kecil dalam Dan 8:9).</p>
<p>Inilh tanda pertama bahwa mereka akan dipimpin oleh Antikris, bahwa mereka akan di pimpin oleh Antikris, bahwa masyarakat Eropa tidak mau ada lagi ke-Tuhan-an dalam kehidupan sehari-hari mereka.</p>
<p><strong>Kemunculan Antikris adalah kerinduan mereka sendiri</strong><br />
Jack Lang (Presiden Majelis Nasional Perancis komite urusan luar negeri) pernah berkata : &#8220;<strong><em>Uni Eropa membutuhkan figur tunggal yang sanggup memimpin.</em></strong>&#8221; Ini membuktikan bahwa UE sedang menantikan figur Seseorang untuk memimpin dan menyatukan Eropa, siapapun orangnya!</p>
<p>Paul Hendrik (mantan Perdana Menteri dan Presiden Majelis Permusyawaratan Dewan Eropa) lebih parah lagi berkata : <strong><em>&#8220;Kami tidak menginginkan komite lain, kita sudah memilikinya terlalu banyak. Apa yang kita butuhkan adalah seseorang yang cukup baik perawakannya sehingga dipercaya banyak orang dan mampu mengangkat kita keluar dari rawa-rawa ekonomi di mana kita tenggelam. Kirim kami seseorang seperti itu, entah dia berasal dari Tuhan atau Setan, kami akan menerima dia!&#8221;</em></strong></p>
<p>Entah sadar atau tidak, apa yang mereka inginkan dan katakan sebenarnya mereka sedang membuat jalan bagi masuknya seorang politikus yang paling kharismatik dan licik yang akan dimiliki dunia (Dan 8:23), dialah Antikris.</p>
<p>Seseorang yang akan memiliki semua kriteria sebagai pemimpin yang sempurna untuk memimpin Uni Eropa hingga pada akhirnya akan memimpin dunia ini. &#8220;<em>Kesepuluh tanduk itu ialah kesepuluh raja yang muncul dari kerajaan itu. Sesudah mereka, akan muncul seorang raja; dia berbeda dengan raja-raja yang dahulu dan akan merendahkan tiga raja. Ia akan mengucapkan perkataan yang menentang Yang Mahatinggi, dan akan menganiaya orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi; ia berusaha untuk mengubah waktu dan hukum, dan mereka akan diserahkan ke dalam tangannya selama satu masa dan dua masa dan setengah masa</em>.&#8221; (Dan 7:24-25).</p>
<p>Antikris akan muncul dari antara &#8220;10 raja&#8221; yaitu dari &#8220;Uni Eropa.&#8221; sekalipun ia akan memimpin dengan keji, tapi awal kepemimpinan Antikris akan diawali sebagai seseorang pembawa damai (&#8220;The man of peace&#8221;).</p>
<p><strong>Pemulihan segala sesuatu</strong><br />
Terbentuknya Uni Eropa merupakan wujud dari pemulihan dan bangkitnya kembali Kekaisaran Romawi, mereka harus bangkit lagi untuk menyelesaikan sisa waktu yang ada hingga Tuhan Yesus datang kembali.</p>
<p>Terbentuknya Uni Eropa/pemulihan Kekaisaran Romawi merupakan <strong>Tanda Akhir Zaman</strong> spesifik ke-2 setelah pemulihan Israel, sebab Petrus dalam khotbahnya sewaktu di serambi Salomo berkata bahwa : &#8220;<em>Kristus itu harus tinggal di sorga sampai waktu pemulihan segala sesuatu, seperti yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi-nabi-Nya yang kudus di zaman dahulu</em>.&#8221; (Kis 3:21), yang mengingatkan kita bahwa Kristus akan tetap di Surga dan baru akan datang jika pemulihan segala sesuatu sudah terjadi di bumi, dan salah satunya adalah pemulihan Romawi yang kita kenal sebagai Uni Eropa.</p>
<p>Kapan dan bagaimana Eropa bisa menguasai dunia, apakah mereka akan memimpin dunia ini dengan keji seperti Romawi dulu ?</p>
<p>Bersambung&#8230;<br />
Buletin doa Edisi 131</p>
<p>Kalau yang mau percaya dan menerima Tuhan Yesus sebagai Juru selamat pribadi, dapat berdoa seperti ini:</p>
<p>Tuhan, saya tahu saya orang yang berdosa, ampuni saya Tuhan. Mulai saat ini saya percaya dan mengundang Tuhan sebagai Tuhan dan Juru selamat pribadi saya. Masuklah dalam hati saya Tuhan Yesus dan bertakhtalah dalam hidup saya. Mulai sekarang saya akan melakukan semua kehendak Tuhan. Saya adalah milik Tuhan Yesus.<br />
Terima kasih. dalam Nama Tuhan Yesus, saya berdoa.<br />
Haleluya. Amin</p>
<p>Seperti ada tertulis di Ibrani 4:7 : &#8220;<em>Sebab itu Ia menetapkan pula suatu hari, yaitu &#8220;hari ini&#8221;, ketika Ia setelah sekian lama berfirman dengan perantaraan Daud seperti dikatakan di atas: &#8220;Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, <strong>jangan</strong>lah <strong>keraskan</strong> <strong>hatimu</strong>!&#8221;</em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Eropa Bersatu (Pemulihan Romawi) bagian 6]]></title>
<link>http://penuai.wordpress.com/2009/11/11/eropa-bersatu-pemulihan-romawi-bagian-6/</link>
<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 12:07:04 +0000</pubDate>
<dc:creator>penuai</dc:creator>
<guid>http://penuai.wordpress.com/2009/11/11/eropa-bersatu-pemulihan-romawi-bagian-6/</guid>
<description><![CDATA[Unfinished tower of Babel (kiri) ; Gedung Parlemen Uni Eropa di Strasbourg, Perancis(kanan dan bawah]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="aligncenter size-full wp-image-187" title="eropa2" src="http://penuai.wordpress.com/files/2009/11/eropa2.jpg" alt="eropa2" width="320" height="253" /></p>
<p>Unfinished tower of Babel (kiri) ; Gedung Parlemen Uni Eropa di Strasbourg, Perancis(kanan dan bawah)</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-188" title="eropa1" src="http://penuai.wordpress.com/files/2009/11/eropa1.jpg" alt="eropa1" width="320" height="210" /><br />
<strong>2002</strong>, Mata uang tunggal Eropa</p>
<p>Dengan semakin luas dan banyaknya anggota-anggota negara Uni Eropa, maka diperlukan alat pembayaran yang mampu melewati batas-batas negara, Uni Eropa memerlukan satu mata uang yang dapat mengatasi hal tersebut, sehingga pada tanggal 1 Januari 2002 masyarakat Eropa menyambut dengan pesta dan kemeriahan di jalan-jalan sebagai tanda menyambut tahun baru dan pemberlakuan uang tunggal mereka <strong>Euro</strong>. Ini adalah momen yang telah lama dinantikan oleh hampir 300 juta penduduk Eropa untuk segera menggantikan mata uang lama mereka dengan mata uang tunggal yang baru.<br />
<!--more--><br />
Nama Euro sendiri resmi dipakai pada 16 Desember 1995 sebagai alat transfer non-fisik, seperti giro perjalanan, transfer elektronik dan pembayaran non-tunai lainnya. Lalu pada tanggal 1 Januari 1999, diperkenalkan ke pasar global sebagai mata uang akuntansi.</p>
<p>Jika dilihat perkembangannya, Euro bukan saja digunakan sebagai mata uang tunggal di Eropa semata, namun Euro telah digunakan oleh seluruh dunia. (Bahkan saya pribadi sering mengambil pair EUR/USD untuk transaksi valas online). Selain itu Euro kini telah menjadi mata uang cadangan dan paling banyak diperdagangkan terbesar ke-dua setelah USD. Demikian juga hari-hari ini kita dapat melihat bahwa nilai mata uang Euro semakin hari semakin tinggi nilainya melampaui nilai mata uang Dollar AS, belum lagi jatuhnya kepercayaan pasar global terhadap Dollar AS pasca masuknya Amerika Serikat ke dalam krisis Global menambah kepercayaan orang terhadap Euro semakin kuat.</p>
<p>Seriously, Amerika Serikat sedang dilanda krisis global, berikut adalah cuplikan curhatan salah seorang teman online saya dari Amerika, dia seorang Ibu dari Brooklyn, New York City (kota paling sibuk dan besar di AS)</p>
<p>&#8220;<em>I think this is what we are returning to febriedethan!(my other id)</em></p>
<p><em>We have become totally dependent on corporate America to totally provide and think for us &#8211; now that it no longer exists we are all in trouble &#8211; some in a desperate struggle. Sad and painful but I think we are waking up &#8211; to the fact that we have to control at least some of our wealth.</em></p>
<p><em>Thanks for writing. We have to do what you are doing and finally we are. We have to! There is a saying in America &#8216;we are all one paycheck away from homelessness&#8217; shocking but true!&#8221;</em></p>
<p>(Saya rasa kami akan menuju ke arah sana, febriedethan Kami telah menjadi begitu tergantung dengan perusahaan2 Amerika untuk menyediakan keperluan dan berpikir untuk kami &#8211; sekarang perusahaan2 itu sudah tidak ada lagi dan kami semua dalam masalah- beberapa sedang berjuang dengan putus asa. Sedih dan menyakitkan tapi saya berpikir kami sedang bangkit &#8211; pada kenyataan bahwa kami harus mengendalikan paling tidak beberapa dari harta kami. Terima kasih sudah menulis. Kami harus melakukan apa yang sedang kau lakukan dan akhirnya kami pasti akan melakukannya. Kami harus! Ada ungkapan di Amerika &#8216;Kita semua hanya satu pembayaran gaji dari menjadi gelandangan&#8217; mengejutkan tapi benar! Link aslinya : <a href="http://hubpages.com/hub/How-New-Yorkers-are-Earning-Extra-Cash">How-New-Yorkers-are-Earning-Extra-Cash</a>)</p>
<p><strong>Eropa akan semakin kuat dan kuat&#8230;</strong></p>
<p>Awal tahun 2009 ini kita dikejutkan dengan jatuhnya saham Amerika Serikat di bursa-bursa efek dunia, yang kemudian memicu terjadinya krisis Amerika dan menyebar ke negara-negara &#8220;kuat&#8221; lain yang akhirnya menimbulkan krisis Global. Yang membuat syok Gereja adalah bahwa sekalipun negara-negara Eropa termasuk yang terkena dampak dari krisis global ini namun mata uang mereka semakin kuat dan melampaui Dollar As yang kita kenal sebagai mata uang Global.</p>
<p>Kekuatan ekonomi Amerika semakin menurun dibanding dengan Uni Eropa, bahkan dengan sombongnya pemimpin Jerman berkata : &#8220;Kini Amerika Serikat bukan negara adikuasa lagi,&#8221; entah apa maksud sebenarnya perkataan ini,akan tetapi kita akan melihat bahwa Uni Eropa semakin lama akan semakin kuat dan kuat lagi&#8230; Baik dalam segi Ekonomi (Uni Eropa hari ini merupakan pemegang GNP terbesar), segi kekuatan militer (dengan NATO-nya), segi Ilmu pengetahuan dan memiliki nilai mata uang terbesar (sebenarnya yang tertinggi adalah mata uang Inggris, namun Inggris merupakan anggota Uni Eropa). Dengan kondisi seperti ini mereka akan terus menyombongkan diri sebagai cikal-bakal sifat Antikris yang sombong karena kekuatannya.</p>
<p>&#8220;&#8230;<em>dan pada tanduk itu tampak ada mata seperti <strong>mata manusia dan mulut yang menyombong</strong>.&#8221; (Dan 7:8).</em> Kini dengan segala kelebihan dibanding negara-negara lain Uni Eropa akan menyombongkan diri, bahkan puncaknya mereka akan menyombongkan diri terhadap segala allah dan Tuhan Yesus (Dan 11:36)</p>
<p><strong>Menuju tatanan dunia baru, Babel baru</strong></p>
<p>Satu lagi keanehan dari Uni Eropa dapat kita lihat dari bentuk-bentuk bangunan penting mereka, pertama kita akan lihat bentuk dari Gedung Parlemen Uni Eropa (European Union Parliament Building) di Strasbourg, Perancis. Gedung ini berbentuk replika &#8220;<em>Unfinished tower of Babel</em>&#8221; lukisan menara Babel karya Pieter Brueghel (1563).</p>
<p><strong>Mengapa Babel </strong>? Kejadian 11:1-9 mencatat : &#8220;<em>Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit, dan marilah kita cari nama, supaya kita jangan terserak ke seluruh bumi.&#8221; Lalu turunlah TUHAN untuk melihat kota dan menara yang didirikan oleh anak-anak manusia itu,&#8230;&#8221;Baiklah Kita turun dan mengacaubalaukan di sana bahasa mereka, sehingga mereka tidak mengerti lagi bahasa masing-masing.&#8221; Demikianlah mereka diserakkan TUHAN dari situ ke seluruh bumi, dan mereka berhenti mendirikan kota itu. Itulah sebabnya sampai sekarang nama kota itu disebut Babel, karena disitulah dikacaubalaukan TUHAN bahasa seluruh bumi dan dari situlah mereka diserakkan TUHAN ke seluruh bumi.</em></p>
<p>Pada awalnya Tuhan memerintahkan manusia untuk memenuhi bumi, rencana Tuhan ini sangat penting, sehingga Ia memerintahkannya kepada Adam dan Hawa (Kej 1:28) juga kepada Nuh dan anak-anaknya (Kej 9:1). Namun keturunan-keturunan manusia menolak untuk menyebar dan memenuhi bumi, mereka berencana mendirikan kota dengan menara yang tinggi agar mereka tidak berserak. Manusia berusaha melawan kehendak Tuhan dan lebih memilih untuk tetap hidup dalam satu kota, satu bahasa, satu pemimpin dan satu dalam segala hal. Dan ini pulalah yang terjadi di dunia hari-hari ini, dunia ini sedang menuju penyatuan segala sesuatu aspek kehidupan, baik satu pemerintahan, satu agama, satu ekonomi, satu mata uang hingga satu pemimpin, jadi dengan melihat bentuk bangunan parlemen Uni Eropa yang menyerupai menara Babel, kita dapat mengetahui bahwa Uni Eropa berencana untuk menyatukan dunia ini seperti pada waktu menara Babel dibangun dulu, Eropa sedang merencanakan penyatuan Global dunia ini. Perhatikan moto penyatuan mereka berikut ini : EUROPE, MANY TONGUES ONE VOICE. atau Eropa, banyak bahasa namun satu suara.&#8221;</p>
<p>Rencana penyatuan global tersebut kita dapat ketahui dari salah satu poin yang dihasilkan pada waktu Konferensi Club of Rome, yang menyatakan bahwa : &#8220;<strong>Satu pemerintahan dunia adalah harapan satu-satunya bagi planet kita ini</strong>,&#8221; dan untuk menindak lanjuti rencana tersebut mereka juga merencanakan suatu pemerintahan dunia baru dengan jalan membagi dunia ini menjadi <strong>sepuluh</strong> kawasan dengan seorang &#8220;kepala&#8221; yang dipilih untuk memimpin kawasan dengan wakilnya di PBB; sehingga kelak dunia akan dipimpin oleh apa yang koran-koran AS sebut sebagai &#8220;sepuluh orang bijak&#8221;!</p>
<p>Yohanes sudah mengingatkan kita akan hal tersebut dalam Why 17:3 &#8220;<em>Dalam roh aku dibawanya ke padang gurun. Dan aku melihat seorang perempuan duduk di atas seekor binatang yang merah ungu (Eropa), yang penuh tertulis dengan nama-nama hujat. Binatang itu mempunyai tujuh kepala dan <strong>sepuluh tanduk</strong>.&#8221; </em></p>
<p>Ini jelas penggenapan nubuat senada tentang sepuluh tanduk dalam Wahyu 13; Sepuluh jari kaki, mimpi Raja Nebukadnezar dalam Daniel 2; dan nubuatan tentang kepemimpinan tunggal Antikris dalam II Tes2.<br />
<strong>Berjaga-jagalah!</strong> Antikris segera muncul di dunia ini. Hanya orang-orang Kristen yang mengenal Alkitab mereka akan tahu bahwa hari-hari ini kondisi dunia sudah memasuki masa penggenapan segala nubuat menjelang Antikris mulai berkuasa.</p>
<p>Salah satu bukti bahwa dunia ingin penyatuan : <a href="http://www.detiknews.com/read/2009/10/24/212418/1227789/10/siap-pimpin-dunia-pm-jepang-usulkan-komunitas-negara-asia-timur"><strong>Siap Pimpin Dunia, PM Jepang Usulkan Komunitas Negara Asia Timur</strong></a> (detik dot com).</p>
<p>bersambung&#8230;<br />
Buletin Doa Edisi 131</p>
<p>Kalau yang mau percaya dan menerima Tuhan Yesus sebagai Juru selamat pribadi, dapat berdoa seperti ini:</p>
<p>Tuhan, saya tahu saya orang yang berdosa, ampuni saya Tuhan. Mulai saat ini saya percaya dan mengundang Tuhan sebagai Tuhan dan Juru selamat pribadi saya. Masuklah dalam hati saya Tuhan Yesus dan bertakhtalah dalam hidup saya. Mulai sekarang saya akan melakukan semua kehendak Tuhan. Saya adalah milik Tuhan Yesus.<br />
Terima kasih. dalam Nama Tuhan Yesus, saya berdoa.<br />
Haleluya. Amin</p>
<p>Seperti ada tertulis di Ibrani 4:7 : &#8220;<em>Sebab itu Ia menetapkan pula suatu hari, yaitu &#8220;hari ini&#8221;, ketika Ia setelah sekian lama berfirman dengan perantaraan Daud seperti dikatakan di atas: &#8220;Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, <strong>jangan</strong>lah <strong>keraskan</strong> <strong>hatimu</strong>!&#8221;</em></p>
<p>&#160;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Eropa Bersatu (Pemulihan Romawi) bagian 4]]></title>
<link>http://penuai.wordpress.com/2009/11/11/eropa-bersatu-pemulihan-romawi-bagian-4/</link>
<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 12:01:12 +0000</pubDate>
<dc:creator>penuai</dc:creator>
<guid>http://penuai.wordpress.com/2009/11/11/eropa-bersatu-pemulihan-romawi-bagian-4/</guid>
<description><![CDATA[Penglihatan Yohanes Pemberitaan Akhir Zaman dan kemunculan Romawi baru pastilah hal yang sangat pent]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="aligncenter size-full wp-image-178" title="eropa5" src="http://penuai.wordpress.com/files/2009/11/eropa5.jpg" alt="eropa5" width="240" height="320" /></p>
<p><strong>Penglihatan Yohanes<br />
</strong><br />
Pemberitaan Akhir Zaman dan kemunculan Romawi baru pastilah hal yang sangat penting, sebab Tuhan berulang-ulang memberitahukan-nya kepada manusia, pertama-tama kepada Nebukadnezar (melalui mimpi patung), kepada Daniel (melalui penglihatan dan mimpi) lalu melalui penglihatan kepada Yohanes di pulau Patmos. Jika dulu Danie tidak mengetahui jenis binatang yang keempat yang ia lihat dalam mimpinya, namun Yohanes dapat menjelaskan binatang apa yang dimaksud Daniel.</p>
<p>Perhatikan penglihatan Yohanes berikut ini: &#8220;<em>Lalu aku melihat seekor binatang keluar dari dalam laut, bertanduk sepuluh dan berkepala tujuh; di atas tanduk-tanduknya terdapat sepuluh mahkota dan pada kepalanya tertulis nama-nama hujat. Binatang yang kulihat itu serupa dengan macan tutul, dan kakinya seperti kaki beruang dan mulutnya seperti mulut singa. Dan naga itu memberikan kepadanya kekuatannya, dan takhtanya dan kekuasaannya yang besar.&#8221; (Wahyu 13:1-2)</em><br />
<!--more--><br />
Binatang adalah gambaran Antikris, ke-10 tanduk sama dengan 10 tanduk pada penglihatan Daniel maupun gambaran 10 jari kaki yang dilihat raja Nebukadnezar. Jadi kerajaan Romawi berikutnya adalah akan ada 10 kerajaan/negara/wilayah yang bersatu membentuk satu konfederasi yang nantinya akan memiliki satu pemimpin yang jahat namun dapat menguasai seluruh dunia ini. Negara-negara apa saja yang dimaksud? Untuk mengetahuinya kita harus memperhatikan hal-hal berikut ini :</p>
<p>1. Keempat kerajaan yang dinubuatkan (Babel, Media Persia, Yunani dan Romawi Kuno) selalu menjajah Israel, maka kerajaan kelima (kerajaan 10 tanduk/jari kaki) pasti akan menjajah Israel juga.</p>
<p>2. Keempat kerajaan yang dinubuatkan selalu menguasai seluruh dunia baik dalam ideologi, politik, ekonomi, sampai budaya. Maka kerajaan berikutnya juga pasti akan menguasai seluruh dunia.</p>
<p>3. Semua kerajaan muncul dari sekitar Laut Tengah (Dan 7:2), maka kerajaan berikutnya juga pasti akan muncul dari sekitar Laut Tengah (Why 13:1)</p>
<p>4. Ketiga kerajaan yang dinubuatkan dikalahkan oleh kerajaan berikutnya terkecuali kerajaan Romawi, ia tidak ada yang mengalahkan namun pecah dengan sendirinya, mengapa? Karena Romawi merupakan kerajaan terakhir.</p>
<p>Itu berarti kerajaan kelima diakhir zaman adalah negara-negara yang dulunya pecahan kerajaan Romawi, negara-negara ini akan bangkit kembali untuk menyelesaikan kekuasaan terakhir mereka. Dari hal-hal tadi kita dapat tarik kesimpulan bahwa negara-negara yang dimaksud adalah negara-negara yang berada di daratan Eropa saat ini. Mengapa Eropa, padahal Alkitab tidak menulisnya&#8230;?<br />
<img class="aligncenter size-full wp-image-179" title="eropa7" src="http://penuai.wordpress.com/files/2009/11/eropa7.jpg" alt="eropa7" width="210" height="320" /><br />
<a href="http://4.bp.blogspot.com/_jluNALX4kKU/St8AMJ9qYmI/AAAAAAAABNA/hTptC1HlRwg/s1600-h/eropa7.jpg"></a></p>
<p>Perhatikan ayat berikut ini: &#8220;<em>Dalam roh aku dibawanya ke padang gurun. Dan aku melihat seorang perempuan duduk di atas seekor binatang yang merah ungu, yang penuh tertulis dengan nama-nama hujat. Binatang itu mempunyai tujuh kepala dan sepuluh tanduk.</em>&#8221; (Why 17:3)</p>
<p>Nama Eropa diambil dari nama tokoh wanita mitologi Yunani bernama Europa. Diceritakan bahwa Zeus (raja segala dewa) mencintai Europa yang adalah seorang manusia (bukan dewa) putri raja Telephasse dan Agenore. Cinta tersebut ternyata ditolak dan Europa berusaha menghindari Zeus, tetapi Zeus tidak kehilangan akal, sehingga ia menyamar sebagai seekor sapi jantan dan mendekati Europa. Tanpa merasa curiga Europa dirayu untuk duduk dipunggung sapi tersebut, dan setelah ia duduk, Zeus lari menculik Europa menyeberangi lautan ke sebuah pulau bernama Crete (Kriti) dan menjadikannya permaisuri disana.<br />
<img class="aligncenter size-full wp-image-180" title="eropa8" src="http://penuai.wordpress.com/files/2009/11/eropa8.jpg" alt="eropa8" width="320" height="236" /><br />
<img class="aligncenter size-full wp-image-181" title="eropa6" src="http://penuai.wordpress.com/files/2009/11/eropa6.jpg" alt="eropa6" width="252" height="309" /> <a href="http://3.bp.blogspot.com/_jluNALX4kKU/St8AdRdwmJI/AAAAAAAABNI/zRHOypZE9Wc/s1600-h/eropa8.jpg"></a><br />
<a href="http://4.bp.blogspot.com/_jluNALX4kKU/St8ACjTw_BI/AAAAAAAABM4/AkLLCT_kDcY/s1600-h/eropa6.jpg"></a><br />
Jika kita memperhatikan, entah merupakan suatu kebetulan semata atau bukan, gambaran wanita (Europa) yang menunggangi binatang tersebut persis seperti apa yang kitab Wahyu 17 gambarkan sebagai &#8220;<em>Pelacur besar yang duduk diatas seekor binatang diatas 7 gunung</em>&#8221; (ay 9). Penggunaan Europa menunggangi binatang pun digunakan sebagai gambaran Uni-Eropa, dibeberapa benda-benda penting negara-negara Eropa kita dapat melihat penggunaan figur wanita penunggang binatang tersebut, seperti pecahan uang 2 Euro negara Yunani menggunakan gambar wanita penunggang binatang; Saat Inggris merayakan pemilu parlemen Eropa mereka mengeluarkan perangko pecahan 20 1/2 pence dengan gambar Europa menunggangi binatang dengan 7 lengkungan ombak yang lebih menyerupai bentuk gunung ; Demikian juga perangko pecahan 4,40 Perancis menggunakan gambar yang sama; dan banyak lagi.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://4.bp.blogspot.com/_jluNALX4kKU/St8BPEQmxzI/AAAAAAAABNY/hKv6e0cG_PY/s1600-h/eropa10.jpg"></a><img class="aligncenter size-full wp-image-182" title="eropa10" src="http://penuai.wordpress.com/files/2009/11/eropa10.jpg" alt="eropa10" width="320" height="216" /><br />
Perangko Pemilihan Parlemen Eropa<br />
<img class="aligncenter size-full wp-image-183" title="eropa9" src="http://penuai.wordpress.com/files/2009/11/eropa9.jpg" alt="eropa9" width="240" height="241" /><br />
<a href="http://1.bp.blogspot.com/_jluNALX4kKU/St8AkuaF8uI/AAAAAAAABNQ/-GXrj452Lw4/s1600-h/eropa9.jpg"></a><br />
Pecahan 2 Euro Yunani</p>
<p>Bahkan Uni Eropa kini identik dengan &#8220;Wanita penunggang binatang&#8221; tersebut. Tidak dapat dibantah bahwa Eropa-lah yang dimaksud dengan binatang 10 tanduk penglihatan Daniel dan Yohanes dan 10 jari mimpi Nebukadnezar. Bahwa akan ada suatu kekuatan/ kerajaan baru yang terdiri dari 10 negara/ raja yang pada akhirnya akan memiliki kekuatan besar untuk menguasai dunia, dialah Romawi baru, kerajaan terakhir sebelum kedatangan Tuhan Yesus ke-dua kali. Salah satu tanda akhir zaman telah tergenapi!</p>
<p><strong>Eropa adalah &#8220;Besi&#8221; yang dimaksud</strong></p>
<p>Di kota Brusel, Belgia kita dapat melihat sebuah monumen besar bernama <strong>Atomium</strong>, Monumen ini memiliki tinggi 103 meter namun berbentuk unik, sebab bentuknya merupakan kristal besi (an iron molecule) yang diperbesar sekitar 165 milliar kali. Monumen ini dirancang oleh seorang insinyur Belgia bernama Andre Waterkeyn yang didirikan untuk menyambut World Exhibition pada tahun 1958, ini adalah Expo pertama di dunia setelah selesainya perang dunia ke-II, expo ini bertujuan untuk merayakan &#8220;perdamaian dan keharmonisan&#8221; dunia. Yang menarik adalah, apa hubungan besi dengan perdamaian dan keharmonisan, mengapa dalam merayakan perdamaian mereka menciptakan monumen &#8220;besi&#8221; ?</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-184" title="eropa3" src="http://penuai.wordpress.com/files/2009/11/eropa3.jpg" alt="eropa3" width="320" height="240" /></p>
<p>Monumen merupakan cerminan dari sebuah negara/kota, sebagai contoh : monumen Liberty melambangkan kemerdekaan dan kebebasan, dan memang itu melambangkan Amerika sebagai negara demokrasi yang merdeka dan bebas, dengan demikian kita dapat mengambil kesimpulan bahwa monumen &#8220;besi&#8221; yang dibangun di Brusel tersebut mencerminkan dan penggenapan bahwa Eropa merupakan &#8220;kerajaan besi&#8221; yang dimaksud seperti mimpi raja Nebukadnezar sekitar 2500 tahun yang lalu (Brusel merupakan kota penting dalam Uni Eropa, ia dapat dikatakan sebagai jantungnya Uni Eropa, disanalah tempat-tempat penting pengambilan keputusan berada).</p>
<p>bersambung&#8230;<br />
Buletin Doa edisi 131</p>
<p>Kalau yang mau percaya dan menerima Tuhan Yesus sebagai Juru selamat pribadi, dapat berdoa seperti ini:</p>
<p>Tuhan, saya tahu saya orang yang berdosa, ampuni saya Tuhan. Mulai saat ini saya percaya dan mengundang Tuhan sebagai Tuhan dan Juru selamat pribadi saya. Masuklah dalam hati saya Tuhan Yesus dan bertakhtalah dalam hidup saya. Mulai sekarang saya akan melakukan semua kehendak Tuhan. Saya adalah milik Tuhan Yesus.<br />
Terima kasih. dalam Nama Tuhan Yesus, saya berdoa.<br />
Haleluya. Amin</p>
<p>Seperti ada tertulis di Ibrani 4:7 : &#8220;<em>Sebab itu Ia menetapkan pula suatu hari, yaitu &#8220;hari ini&#8221;, ketika Ia setelah sekian lama berfirman dengan perantaraan Daud seperti dikatakan di atas: &#8220;Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, <strong>jangan</strong>lah <strong>keraskan</strong> <strong>hatimu</strong>!&#8221;</em></p>
<p>&#160;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Eropa Bersatu (Pemulihan Romawi) bagian 3]]></title>
<link>http://penuai.wordpress.com/2009/11/11/eropa-bersatu-pemulihan-romawi-bagian-3/</link>
<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 11:45:09 +0000</pubDate>
<dc:creator>penuai</dc:creator>
<guid>http://penuai.wordpress.com/2009/11/11/eropa-bersatu-pemulihan-romawi-bagian-3/</guid>
<description><![CDATA[4. Kaki dari besi (iron) Kerajaan Romawi (200 SM s.d 476 M) Logam yang terakhir adalah &#8220;besi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>4. Kaki dari besi (iron)</strong><br />
Kerajaan Romawi (200 SM s.d 476 M)<br />
<img class="aligncenter size-full wp-image-174" title="daniel6_paha" src="http://penuai.wordpress.com/files/2009/11/daniel6_paha.jpg" alt="daniel6_paha" width="225" height="167" /><br />
<a href="http://3.bp.blogspot.com/_jluNALX4kKU/StwheGuoAsI/AAAAAAAABIM/8lIFYynfok4/s1600-h/daniel6_paha.jpg"></a><a href="http://2.bp.blogspot.com/_jluNALX4kKU/Stwhpdt68cI/AAAAAAAABIU/bbh1iwt50EI/s1600-h/daniel4_kaki.jpg"></a><br />
Logam yang terakhir adalah &#8220;besi&#8221;, bahan yang sangat buruk dan murah jika harus dibandingkan dengan kuningan, perak, apalagi jika dibandingkan dengan emas. Tapi besi merupakan bahan paling keras dari ketiga bahan logam sebelumnya, besi meremukkan dan menghancurkan segala sesuatu. Inilah gambaran kerajaan Romawi, dimana keadaan manusia pada masa ini mencapai titik terburuk dibanding ke tiga kerajaan sebelumnya. Kekejian, brutalitas, pemerasan, penyiksaan (salah satunya adalah hukuman salib yang begitu keji) sangat-sangat umum pada pemerintahan Romawi.</p>
<p>Penglihatan Daniel, &#8220;&#8230;<em>tampak seekor binatang yang keempat, yang menakutkan dan mendahsyatkan, dan ia sangat kuat. Ia bergigi besar dari besi; ia melahap dan meremukkan, dan sisanya diinjak-injaknya dengan kakinya; ia berbeda dengan segala binatang yang terdahulu; lagipula ia bertanduk sepuluh.&#8221; (Dan 7:7)</em><br />
<!--more--><br />
&#8220;<em>Dia berbeda dengan segala binatang yang terdahulu;</em>&#8221; pemerintahan Romawi memang berbeda dengan kerajaan-kerajaan terdahulu yang otoriter, sebab kerajaan Romawi ini berbentuk republik dan ada Senat pemerintahan, mereka bersifat demokrasi. Romawi juga merupakan kerajaan konfederasi, yaitu kerajaan yang terdiri dari beberapa kerajaan kecil lainnya.</p>
<p>&#8220;&#8230;dan ia sangat kuat. Ia bergigi besar dari besi; ia melahap dan meremukkan&#8230;&#8221; Dengan teknik-teknik yang baru dalam peperangan, peralatan perang yang canggih di zamannya dan pasukan dengan disiplin tinggi juga terlatih Romawi menjadi kerajaan yang sangat kuat, ia sangat menghancurkan kerajaan-kerajaan pada zaman itu yang masih mengandalkan teknik perang dan peralatan kuno. Seorang ahli sejarah berkata tentang kekaisaran Romawi : &#8220;<strong>Melawan berarti maut, sedangkan melarikan diri tidak mungkin.</strong>&#8221; Salah satu korban keganasan kekaisaran ini adalah Israel, menurut buku Cassius Dio, pada tahun 135 M, kaisar Hadrian mengirimkan pasukannya dan melakukan serangan besar-besaran terhadap Israel, selama serangan berlangsung sedikitnya 50 kota berbenteng diratakan, 985 desa di bumi-hanguskan dan sekitar 580.000 dari sisa-sisa penduduk Yahudi terbunuh.</p>
<p>Ia berusaha menghilangkan segala sesuatu yang berhubungan dengan ke-Yahudi-an dengan membakar gulungan kitab dan hukum Yahudi di reruntuhan Bait Allah, ia juga mengubah penanggalan Ibrani (Dan 7:25c) dan membunuh ahli-ahli hukum Yahudi. Terakhir kaisar Hadrian mengubah nama Yudea dengan sebuah propinsi/jajahan Syria waktu itu yang bernama &#8220;Palestina&#8221; (Filistin) untuk menghapus segala ingatan orang tentang Israel dan Yerusalem.</p>
<p><strong>Dua kaki besi</strong>, Romawi adalah kerajaan terakhir yang akan memerintah di dunia dan di Israel, Romawi tidak akan ada yang mengalahkan sampai Tuhan datang kembali kelak, namun sejarah membuktikan bahwa kerajaan Romawi ini akhirnya terpecah menjadi dua kerajaan yaitu Romawi Timur (Byzantium) dan Romawi Barat (Konstantinopel). Setelah itu sekitar tahun 476 Masehi, Romawi terpecah menjadi kerajaan-kerajaan tersebut menjadi cikal-bakal negara-negara Eropa sekarang, sedangkan sebagian lagi hilang begitu saja. Sehingga sekalipun tidak ada yang menyerang dan menaklukkan mereka, kerajaan Romawi ini hilang dengan sendirinya.</p>
<p>Lalu bagaimana dengan nubuatan Daniel yang menyebutkan bahwa kerajaan Romawi akan memerintah dunia hingga akhir zaman dan ia akan menjadi kerajaan terakhir hingga Kristus datang ke-dua kali kelak? Bukankah Romawi sudah hancur&#8230;?</p>
<p><strong><br />
Zaman Bangsa-bangsa</strong></p>
<p>Kerajaan-kerajaan yang dibahas tadi adalah bangsa-bangsa yang Tuhan pakai sebagai penghukuman atas pelanggaran orang-orang Israel, mereka Tuhan izinkan untuk menguasai dunia dan Israel sebagai alat untuk menekan bangsa Israel supaya bertobat dan kembali mencari Tuhan. Namun dikarenakan penolakan dan ketegaran hati orang-orang Yahudi untuk tetap tidak mau bertobat, akhirnya Tuhan menghentikan sementara peta waktu orang Yahudi ini dan Tuhan mengalihkan keselamatan kepada bangsa-bangsa lain, sehingga 7 tahun sisa waktu yang seharusnya diakhiri oleh kerajaan Romawi (Dan 9:27) distop dahulu, lalu Tuhan sisipkan kurang lebih 2000 tahun zaman bangsa-bangsa, yaitu yang kita kenal dengan zaman Perjanjian Baru, zamannya keselamatan bagi orang-orang kafir (<em>gentiles</em>).</p>
<p>Inilah zaman anugerah bagi Anda dan saya juga bagi seluruh dunia ini, sebab dengan dimasukkannya zaman bangsa-bangsa ini keselamatan dapat diterima oleh siapa saja dengan menerima Yesus sebagai Juruselamat.</p>
<p>&#8220;<em>Memang kepada kamulah (bangsa Israel) firman Allah harus diberitakan lebih dahulu, tetapi kamu menolaknya dan menganggap dirimu tidak layak untuk beroleh hidup yang kekal. Karena itu kami berpaling kepada bangsa-bangsa lain.&#8221; (Kisah 13:46)</em></p>
<p><strong><br />
Romawi itu muncul kembali</strong><br />
<img class="aligncenter size-full wp-image-175" title="romawi1" src="http://penuai.wordpress.com/files/2009/11/romawi1.jpg" alt="romawi1" width="320" height="213" /><br />
<a href="http://4.bp.blogspot.com/_jluNALX4kKU/Stwh1NThNPI/AAAAAAAABIc/QGwpF0yNNkA/s1600-h/romawi1.jpg"></a><br />
Jika sekitar 2000 tahun zaman bangsa-bangsa telah selesai maka kerajaan Romawi yang dahulu trhenti akan dimulai/dipulihkan kembali, yaitu Romawi baru. Ia akan kembali berkuasa atas dunia ini dan akan kembali menguasai Israel, pokoknya semua keadaan pada waktu mereka terhenti akan dikembalikan seperti semula.</p>
<p>Kerajaan ini akan menyelesaikan pemerintahan-nya di sisa waktu 7 tahun nubuatan Daniel (Dan 9:27), Pemulihan Romawi merupakan salah satu &#8220;pemulihan segala sesuatu&#8221; yang dimaksud dalam Kisah 3:21 &#8220;Kristus itu harus tinggal di sorga sampai waktu pemulihan segala sesuatu,&#8230;&#8221; Bersama dengan pemulihan Romawi tersebut akan disertai dengan pemulihan-pemulihan yang lainnya seperti : Pemulihan Israel, Pemulihan Bait Allah, dan Pemulihan Gereja. Jika Saudara melihat segala pemulihan tersebut, perhatikan&#8230; Bahwa kedatangan Tuhan sudah dekat!</p>
<p>bersambung..<br />
Buletin Doa Edisi 131</p>
<p>Kalau yang mau percaya dan menerima Tuhan Yesus sebagai Juru selamat pribadi, dapat berdoa seperti ini:</p>
<p>Tuhan, saya tahu saya orang yang berdosa, ampuni saya Tuhan. Mulai saat ini saya percaya dan mengundang Tuhan sebagai Tuhan dan Juru selamat pribadi saya. Masuklah dalam hati saya Tuhan Yesus dan bertakhtalah dalam hidup saya. Mulai sekarang saya akan melakukan semua kehendak Tuhan. Saya adalah milik Tuhan Yesus.<br />
Terima kasih. dalam Nama Tuhan Yesus, saya berdoa.<br />
Haleluya. Amin</p>
<p>Seperti ada tertulis di Ibrani 4:7 : &#8220;<em>Sebab itu Ia menetapkan pula suatu hari, yaitu &#8220;hari ini&#8221;, ketika Ia setelah sekian lama berfirman dengan perantaraan Daud seperti dikatakan di atas: &#8220;Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, <strong>jangan</strong>lah <strong>keraskan</strong> <strong>hatimu</strong>!&#8221;</em></p>
<p>&#160;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Eropa Bersatu (Pemulihan Romawi) bagian 2]]></title>
<link>http://penuai.wordpress.com/2009/11/11/eropa-bersatu-pemulihan-romawi-bagian-2/</link>
<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 11:41:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>penuai</dc:creator>
<guid>http://penuai.wordpress.com/2009/11/11/eropa-bersatu-pemulihan-romawi-bagian-2/</guid>
<description><![CDATA[2. Dada dan lengan dari perak (silver) Yaitu Kerajaan Media Persia (539 SM s.d.331 SM) Lengan, keraj]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>2. Dada dan lengan dari perak (silver)</strong><br />
Yaitu Kerajaan Media Persia (539 SM s.d.331 SM)<br />
<img class="aligncenter size-full wp-image-170" title="daniel2_dada" src="http://penuai.wordpress.com/files/2009/11/daniel2_dada.jpg" alt="daniel2_dada" width="225" height="155" /><br />
<a href="http://3.bp.blogspot.com/_jluNALX4kKU/Strnxmx80OI/AAAAAAAABH8/YS9U_QstEN8/s1600-h/daniel2_dada.jpg"></a><br />
<strong>Lengan, </strong>kerajaan berikutnya yang berkuasa adalah dua kerajaan (dua lengan) yaitu Media dan Persia, dibawah kepemimpinan Cyrus, kerajaan ini berhasil mengalahkan kerajaan Babel dengan mengepung dan mengeringkan sungai-sungai mereka (Yes 44:27).</p>
<p><strong>Perak</strong>, sekalipun merupakan logam yang lebih rendah dari emas, namun perak masih merupakan logam yang berharga, ini menggambarkan kerajaan Media dan Persia, sekalipun moralitas mereka tidak sebaik Babel namun ia masih melakukan hal yang baik di mata Tuhan, yaitu Koresh raja Persia, memperhatikan tawanan mereka termasuk tawanan orang-orang Israel, raja Koresh mengizinkan orang-orang Ibrani untuk kembali ke tanah air mereka di Israel dan mengizinkan sekaligus membantu pembiayaan pembangunan kembali reruntuhan Bait Allah yang dihancurkan pasukan Babel (Ezr 1:1-4).<br />
<!--more--><br />
Sistem keuangan Media dan Persia menggunakan mata uang perak, dan semua pajak dibayarkan dengan menggunakan perak.</p>
<p>Penglihatan Daniel, &#8220;<em>Dan tampak ada seekor binatang yang lain, yang kedua, rupanya seperti beruang; ia berdiri pada sisinya yang sebelah, dan tiga tulang rusuk masih ada di dalam mulutnya di antara giginya. Dan demikianlah dikatakan kepadanya: Ayo, makanlah daging banyak-banyak.&#8221; (Dan 7:5</em>)</p>
<p>Beruang menggambarkan kerajaan Media dan Persia (sekarang Irak), mereka kuat dan menghancurkan, setidaknya tiga kerajaan (tiga tulang rusuk) mereka kalahkan, yaitu : Mesir, Lydia, dan Babel. Tampak pula bahwa beruang itu berdiri pada satu kakinya yang kemudian diketahui bahwa lama-kelamaan salah satu kerajaan (yaitu Persia) menjadi lebih kuat dari yang satunya (Media) dan pada akhirnya mengambil kontrol seluruh kerajaan.</p>
<p>Kerajaan Media dan Persia lalu dikalahkan oleh kerajaan Yunani dibawah kepemimpinan Alexander/Iskandar Agung pada tahun 331 SM.</p>
<p><strong><br />
3. Pinggang dan paha dari kuningan (brass)</strong><br />
Yaitu Kerajaan Yunani (331 SM s.d 200 SM)<br />
<img class="aligncenter size-full wp-image-171" title="daniel3_pinggang" src="http://penuai.wordpress.com/files/2009/11/daniel3_pinggang.jpg" alt="daniel3_pinggang" width="217" height="158" /><br />
<a href="http://4.bp.blogspot.com/_jluNALX4kKU/Strn4CgfyeI/AAAAAAAABIE/lS_sGcLgNxk/s1600-h/daniel3_pinggang.jpg"></a><br />
Di dalam Alkitab terjemahan bahasa Indonesia, bagian ini ditulis dengan bahan &#8220;perunggu&#8221; (copper) namun sebenarnya yang dimaksud adalah kuningan (brass) yaitu campuran perunggu dan seng sebagai antikaratnya, sekalipun antikarat namun bahan ini memiliki nilai dan harga yang rendah dibanding emas ataupun perak. Inilah kerajaan Yunani pada pandangan Allah, yang dikalangan sejarawan dikenal sebagai masyarakat kuningan, sebab penggunaan kuningan oleh masyarakat Yunani sangatlah besar. Semua perlengkapan perang pasukan Yunani menggunakan bahan kuningan, bahkan helm Alexander Agung sekalipun menggunakan bahan kuningan, bukan emas seperti biasanya digunakan oleh raja-raja.</p>
<p>Penglihatan Daniel, <em>&#8220;Kemudian aku melihat, tampak seekor binatang yang lain, rupanya seperti macan tutul; ada empat sayap burung pada punggungnya, lagipula binatang itu berkepala empat, dan kepadanya diberikan kekuasaan&#8221; (Dan 7:6)</em></p>
<p>Macan tutul adalah binatang yang cepat dalam berlari dan berburu, dengan tambahan sayap pasti akan lebih cepat lagi, ini menggambarkan Alexander Agung, dengan bantuan keempat jenderal-nya (digambarkan dengan empat kepala) sangatlah cepat dalam menaklukkan kerajaan-kerajaan lawannya, setidaknya empat kerajaan yang mereka taklukkan (empat sayap) yaitu Siria, Mesir, Turki dan Yunani. Namun sayang, secepat dia menaklukkan musuh-musuhnya, secepat itu jugalah kekuasaannya berlalu, Alexander Agung akhirnya tewas pada umur 32 dan kerajaannya diambil alih oleh para jenderalnya (kepadanya diberikan kuasa, ay.6) dan terakhir kerajaan ini terpecah menjadi dua : Kerajaan Utara dan Kerajaan Selatan (&#8220;dua paha&#8221; tepat seperti apa yang digambarkan patung mimpi Nebukadnezar) sebelum akhirnya beralih ke &#8220;kaki dari besi&#8221; yaitu mereka dikalahkan oleh Romawi.</p>
<p>bersambung..<br />
Buletin Doa Edisi 131</p>
<p>Kalau yang mau percaya dan menerima Tuhan Yesus sebagai Juru selamat pribadi, dapat berdoa seperti ini:</p>
<p>Tuhan, saya tahu saya orang yang berdosa, ampuni saya Tuhan. Mulai saat ini saya percaya dan mengundang Tuhan sebagai Tuhan dan Juru selamat pribadi saya. Masuklah dalam hati saya Tuhan Yesus dan bertakhtalah dalam hidup saya. Mulai sekarang saya akan melakukan semua kehendak Tuhan. Saya adalah milik Tuhan Yesus.<br />
Terima kasih. dalam Nama Tuhan Yesus, saya berdoa.<br />
Haleluya. Amin</p>
<p>Seperti ada tertulis di Ibrani 4:7 : &#8220;<em>Sebab itu Ia menetapkan pula suatu hari, yaitu &#8220;hari ini&#8221;, ketika Ia setelah sekian lama berfirman dengan perantaraan Daud seperti dikatakan di atas: &#8220;Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, <strong>jangan</strong>lah <strong>keraskan</strong> <strong>hatimu</strong>!&#8221;</em></p>
<p>&#160;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Eropa Bersatu (Pemulihan Romawi) bagian 1]]></title>
<link>http://penuai.wordpress.com/2009/11/11/eropa-bersatu-pemulihan-romawi-bagian-1/</link>
<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 11:36:36 +0000</pubDate>
<dc:creator>penuai</dc:creator>
<guid>http://penuai.wordpress.com/2009/11/11/eropa-bersatu-pemulihan-romawi-bagian-1/</guid>
<description><![CDATA[Seri akhir Zaman Tanda spesifik akhir zaman &#8220;Kemudian aku melihat dalam penglihatan malam itu,]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><h3><a href="http://the-world-will-end.blogspot.com/2009/10/eropa-bersatu-pemulihan-romawi-bagian-1.html"><img class="aligncenter size-full wp-image-166" title="daniel_patung" src="http://penuai.wordpress.com/files/2009/11/daniel_patung.jpg" alt="daniel_patung" width="216" height="305" /></a><strong>Seri akhir Zaman</strong></h3>
<p><strong>Tanda spesifik akhir zaman </strong></p>
<p>&#8220;<em>Kemudian aku melihat dalam penglihatan malam itu, tampak seekor binatang yang keempat, yang menakutkan dan mendahsyatkan, dan ia sangat kuat, Ia bergigi besar dari besi; ia melahap dan meremukkan, dan sisanya diinjak-injaknya dengan kakinya; ia berbeda dengan segala binatang yang terdahulu; lagipula ia bertanduk sepuluh.</em>&#8221; (Daniel 7:7)</p>
<p>Penggenapan nubuatan terpenting berkaitan dengan perkembangan akhir zaman adalah <strong>kembalinya orang-orang Yahudi ke Timur Tengah</strong> yang mengakibatkan berdirinya negara Israel di tahun 1948, dan yang <strong>terpenting kedua adalah perkembangan terbentuknya Konfederasi Eropa atau Eropa Bersatu (European Union)</strong>, sebab bersatunya negara-negara Eropa merupakan penggenapan dari mimpi Nebukadnezar (Daniel 2), mimpi Daniel (Daniel 7) dan penglihatan Daniel (Daniel <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif' alt='8)' class='wp-smiley' /> tentang akhir zaman.<br />
<!--more--><br />
<strong>Mimpi Nebukadnezar</strong></p>
<p>Pada tahun kedua pemerintahan kerajaan Babel, raja Nebukadnezar resah karena ia mendapat mimpi yang ia yakini sebagai pesan dari dewa-dewa, lalu raja memanggil para ahli mimpi, orang-orang berilmu, ahli sihir dan para Kasdim (orang-orang terpelajar dan berpengetahuan tinggi) bukan untuk mengartikan mimpinya melainkan untuk memberitahukan apa mimpi raja berikut maknanya. Suatu permintaan yang tidak biasa tentunya, dan tentu saja tidak ada yang bisa memberitahukan apa mimpi raja tersebut &#8211; sebab biasanya orang memberitahu mimpinya terlebih dahulu baru minta penjelasan tentang makna dan artinya &#8211; sehingga raja murka dan mengeluarkan perintah untuk membunuh semua orang bijaksana di negeri itu termasuk Daniel dan teman-temannya yang pada waktu itu mereka merupakan tawanan yang tinggal di istana raja sebagai salah satu pelayan raja.</p>
<p>Menanggapi hal itu, Daniel terpanggil untuk mengartikan mimpi tersebut, dan ia meminta waktu dan berdoa sungguh-sungguh kepada Allah-nya, sebab ia tahu bahwa hanya Allah yang dapat menyingkapkan mimpi raja sekaligus memberikan makna dari mimpi tersebut. Allah mendengarkan doa Daniel dan menyingkapkan mimpi raja Nebukadnezar dalam suatu penglihatan (Dan 2:19).</p>
<p>Daniel menjelaskan mimpi raja sebagai berikut (Dan 2:31-35) :<br />
<em>Raja melihat sebuah patung besar dengan kepalanya terbuat dari emas tua, dada dan lengannya dari perak, perut dan pinggangnya dari kuningan, sedang pahanya dari besi dengan kakinya sebagian dari besi dan sebagian lagi dari tanah liat. Sementara tuanku melihatnya, terungkit lepas sebuah batu tanpa perbuatan tangan manusia, lalu menimpa patung, tepat pada kakinya yang dari besi dan tanah liat itu, sehingga rubuhlah patung itu.</em></p>
<p>Daniel juga menjelaskan bahwa arti mimpi raja adalah tentang masa depan, mengenai apa yang akan terjadi di kemudian hari mulai dari saat itu hingga akhir zaman. Mimpi tersebut menunjukkan bahwa hanya ada empat sisa kerajaan lagi yang akan menguasai dunia ini.</p>
<p>Daniel dengan terperinci menjelaskan bahwa patung yang raja Nebukadnezar lihat dalam mimpinya adalah melambangkan sebuah pergantian kekuasaan kerajaan-kerajaan besar yang berdiri kemudian hancur. Hanya akan ada <strong>EMPAT KERAJAAN </strong>sebelum Kristus datang untuk mendirikan kerajaan-Nya (kerajaan 1000 Tahun damai) di bumi ini, dimulai dengan kerajaan Babel yang dipimpin oleh raja Nebukadnezar sendiri yang digambarkan oleh kepala dari emas; sesudah itu akan ada kerajaan baru yaitu kerajaan Media dan Persia yang digambarkan sebagai dada dan lengan dari perak; kemudian kerajaan Yunani pimpinan Alexander Agung (Pinggang dari kuningan) dan terakhir Kaki dari besi yang melambangkan kerajaan Romawi. Setelah itu barulah sebuah batu menghancurkan semuanya (menggambarkan kedatangan Kristus yang akan menghancurkan kerajaan terakhir saat kedatangan_Nya yang kedua kali kelak).</p>
<p>Setiap kerajaan yang disebutkan Daniel merupakan kerajaan-kerajaan yang akan MENGUASAI YERUSALEM dan dunia. Kerajaan-kerajaan tersebut Tuhan izinkan menginjak-injak Yerusalem sebagai hukuman atas dosa Israel.</p>
<p><strong>Penglihatan Daniel Yang Pertama</strong><br />
Pada tahun pertama pemerintahan Belsyazar (cucu Nebukadnezar) berkuasa di Babel, bermimpilah Daniel dan mendapat penglihatan : &#8220;<em>Pada malam hari aku mendapat penglihatan, tampak keempat angin dari langit mengguncangkan laut besar, dan empat binatang besar naik dari dalam laut, yang satu berbeda dengan yang lain..</em>.&#8221;</p>
<p>Berikut penjelasan dari setiap bagian patung yang raja Nebukadnezar lihat melalui mimpinya dan apa yang Daniel lihat dalam mimpinya mengenai empat kerajaan terakhir di bumi ini :</p>
<p><strong>1. Kepala dari emas murni (fine gold)</strong><br />
Kepala ini melambangkan kerajaan Babel/ Babilonia (606 SM s.d 536 SM)<br />
<img class="aligncenter size-full wp-image-167" title="daniel1_kepala" src="http://penuai.wordpress.com/files/2009/11/daniel1_kepala.jpg" alt="daniel1_kepala" width="217" height="165" /><br />
<a href="http://2.bp.blogspot.com/_jluNALX4kKU/StlZB5HXUYI/AAAAAAAABH0/f13QLALVXJA/s1600-h/daniel1_kepala.jpg"></a><br />
Sejak kematian raja Salomo, Israel terpecah dua menjadi kerajaan Israel dan kerajaan Yehuda (I Raja 11:11-13). Pada tahun 721 SM kerajaan Israel ditaklukkan dan ditawan oleh bangsa Asyur, sedangkan kerajaan Yehuda ditaklukkan oleh Babel pimpinan raja Nebukadnezar pada tahun 586 SM. Inilah awal dari masa penghukuman atas bangsa Israel. Yerusalem direbut dan dihancurkan, Bait Allah dijarah lalu dibakar, sedangkan penduduknya ditawan menjadi budak di Babel termasuk Daniel yang kemudian mengartikan mimpi tentang patung raja Nebukadnezar.</p>
<p><strong>Kepala</strong>, ini menggambarkan bahwa Babel merupakan satu-satunya kerajaan yang terdiri dari satu bangsa (kerajaan tunggal), selain itu Babel memiliki kekuatan dan keteraturan pemerintahan yang luar biasa baik, seperti kepala mengatur seluruh anggota tubuh pada manusia.</p>
<p><strong>Emas murni,</strong> itulah gambar Tuhan tentang Babel, sebab sekalipun Babel adalah pusat kuasa gelap penentang Allah, dimana dari sanalah semua agama berasal, namun raja Nebukadnezar memiliki sifat yang arif dan mau mengakui kekuasaan Tuhan semesta alam seperti yang dapat kita lihat di kitab Daniel 2:47. Kerajaan-nya tidak besar, luas wilayah dan waktu kekuasaan kerajaannya merupakan yang terkecil dan terpendek diantara ke-empat kerajaan yang akan berkuasa kelak, namun Babel merupakan kerajaan yang memiliki moralitas yang relatif baik, raja Nebukadnezar digambarkan diberi hati manusia dan masih mau memuja Allah semesta alam (Dan 4:34-37 ; 7:4), selain itu Babel merupakan kerajaan terkaya, mereka pernah membuat patung dewa Baal dengan berat total 8,5 ton emas murni. Emas merupakan hal biasa di lingkungan istana Babel.</p>
<p>Penglihatan Daniel : &#8220;<em>Yang pertama rupanya seperti seekor singa, dan mempunyai sayap burung rajawali; aku terus melihatnya sampai sayapnya tercabut dan ia terangkat dari tanah dan ditegakkan pada dua kaki seperti manusia, dan kepadanya diberikan hati manusia.&#8221;(Dan 7:4)</em></p>
<p>Singa bersayap merupakan lambang dari kerajaan Babel, singa melambangkan binatang buas seperti halnya Nebukadnezar yang diktator memerintah kerajaan, namun pada masa pemerintahannya raja itu akan diangkat dan memiliki hati manusia sehingga dapat menyembah Allah semesta alam dan menghormati Daniel yang adalah seorang budak tawanan.</p>
<p>Kerajaan itu diberikan kuasa oleh Tuhan selama 70 tahun menguasai Yerusalem (Yer 29:10) setelah itu ia dikalahkan oleh kerajaan Media dan Persia.</p>
<p>Bersambung&#8230;<br />
Buletin Doa Edisi 131</p>
<p>Kalau yang mau percaya dan menerima Tuhan Yesus sebagai Juru selamat pribadi, dapat berdoa seperti ini:</p>
<p>Tuhan, saya tahu saya orang yang berdosa, ampuni saya Tuhan. Mulai saat ini saya percaya dan mengundang Tuhan sebagai Tuhan dan Juru selamat pribadi saya. Masuklah dalam hati saya Tuhan Yesus dan bertakhtalah dalam hidup saya. Mulai sekarang saya akan melakukan semua kehendak Tuhan. Saya adalah milik Tuhan Yesus.<br />
Terima kasih. dalam Nama Tuhan Yesus, saya berdoa.<br />
Haleluya. Amin</p>
<p>Seperti ada tertulis di Ibrani 4:7 : &#8220;<em>Sebab itu Ia menetapkan pula suatu hari, yaitu &#8220;hari ini&#8221;, ketika Ia setelah sekian lama berfirman dengan perantaraan Daud seperti dikatakan di atas: &#8220;Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, <strong>jangan</strong>lah <strong>keraskan</strong> <strong>hatimu</strong>!&#8221;</em></p>
<p>&#160;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Iblis adalah Dirimu]]></title>
<link>http://sisableng.wordpress.com/2009/11/07/iblis-adalah-dirimu/</link>
<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 22:10:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>sisableng</dc:creator>
<guid>http://sisableng.wordpress.com/2009/11/07/iblis-adalah-dirimu/</guid>
<description><![CDATA[  Ketika Cinta dan Ruh menyatu Ketika itulah Manusia tercipta Berwujud Adam Berhati Iblis Tahukah ka]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><em><strong>
<p>
 </p>
<p><strong><em>Ketika Cinta dan Ruh menyatu<br />
</em></strong></p>
<p><strong><em>Ketika itulah Manusia tercipta<br />
</em></strong></p>
<p><strong><em>Berwujud Adam<br />
</em></strong></p>
<p><strong><em>Berhati Iblis<br />
</em></strong></p>
<p><strong><em>Tahukah kamu siapa Iblis itu?<br />
</em></strong></p>
<p><strong><em>Dialah dirimu.<br />
</em></strong></p>
<p>
 </p>
<p></strong></em></p>
<p>ups! Serrem amet yak ni tulisan? hehehe&#8230;<br />
Tapi memang begitulah Kenyataannya<br />
Iblis menurut pengertianku adalah keAKUan/Ego Manusia, sekali lagi ini menurut aku lho! entah menurut kalian?<br />
<!--more--><br />
<strong><em>Aku hanyalah seorang pejalan yang sedang menyusuri belantara diri<br />
Mungkin saja aku bisa tersesat, tapi aku yakin, Guru sejati akan selalu  membimbingku dari alam abadi.</em></strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[DERETAN PARA ULAMA YANG MEMFATWAKAN RUQYAH SYAR'IYYAH]]></title>
<link>http://metafisis.wordpress.com/2009/11/06/deretan-para-ulama-yang-memfatwakan-ruqyah-syariyyah/</link>
<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 07:32:16 +0000</pubDate>
<dc:creator>perdanaakhmad</dc:creator>
<guid>http://metafisis.wordpress.com/2009/11/06/deretan-para-ulama-yang-memfatwakan-ruqyah-syariyyah/</guid>
<description><![CDATA[Dibawah ini adalah deretan para ulama terkenal yang pendapatnya diikuti hingga sekarang, jika masih ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong> </strong></p>
<p>Dibawah ini adalah deretan para ulama terkenal yang pendapatnya diikuti hingga sekarang, jika masih ada yang menganggap ruqyah itu tidak ada tuntunannya dari islam, tidak pernah dicontohkan dari nabi dan para sahabat maka orang yang mengatakan itu tentu bukanlah umat Islam.</p>
<p>Para pengingkar sunnah itu punya agama baru yang melarang segala bentuk ruqyah, punya ulama khusus (yang ahli tenaga dalam/ilmu metafisik) yang melarang ruqyah, punya nabi dan para sahabat sendiri yang tidak pernah mencontohkan ruqyah.</p>
<p>Silahkan membentuk aliran kepercayaan baru namun <span style="color:#ff0000;">jangan mengatas namakan Islam</span> sebab islam mensunnahkan ruqyah yang telah dijelaskan oleh para ulama kami, ulama umat islam.</p>
<p><strong>berikut ini fatwa para ulama :</strong></p>
<p><!--more--></p>
<p>¨      <strong>Dalam Al Qamusul Muhith Imam Majduddin Muhammad bin Ya’qub Al Fairuz Abady halaman 1161 menyebutkan :</strong></p>
<p>لضَّمِّ العُوْذَةُ الرُّ قْيَةُ ، بِا Ar Ruqyatu dengan Ra’ didhammah artinya memohon perlindungan. Ruqyah berasal dari kata :                                                           رَ قَى يَرْ قِيْ رَقْيًاوَرُقِيًّاوَرُ قْيَةً بَفَثَ فِيْ عُوْ ذَ تِهِ yang artinya meniup dalam memohon perlindungan.</p>
<p>¨      <strong>Muhammad binAhmad Al Azhari dalam Tahdzibul Lughah 9/293 :</strong></p>
<p>رَقَىالرَّاقِيْ رُقْيَةً وَرَقْيًاإِذَاعَوَّذَوَنَفَثَ  Raqi (seorang peruqyah) melakukan <strong>ruqyah</strong> apabila ia membaca doa perlindungan dan meniup.</p>
<p>¨                  <strong>Ibnul Atsir dalam An Nihayah fi Gharibil Hadits 3/254 :</strong> الرُّقْيَةُ ،بِالضَّمِّ العُوْذَةُاَّلِتيْ يُرْ قَى بِهَا صَاحِبُ الآ فَةِوَالْحُمَّىوَ غَيْرِ هِمَا Ar Ruqyatu dengan Ra’ didhammah artinya memohon perlindungan apabila ia di<strong>ruqyah</strong>kan bagi orang yang terkena bala’ atau bencana, demam, dan yang lainnya.</p>
<p>¨                  <strong>Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam Majmu’ul Fatawa 10/195</strong> :<em> <strong>“Ruqyah</strong> artinya memohon perlindungan. Al Istirqa’ adalah memohon dirinya agar di<strong>ruqyah</strong>. <strong>Ruqyah</strong> termasuk bagian dari doa</em>.”</p>
<p>¨                  <strong>Ibnu Taimiyyah berkata,</strong><em> “Adapun pengobatan orang yang kesurupan dengan <strong>ruqyah,</strong> maka bacaan yang dibaca itu ada dua macam. Apabila bacaan <strong>ruqyah</strong> tersebut terdiri dari kalimat yang bisa dipahami maknanya dan dibolehkan oleh agama Islam, maka bacaan seperti itu dibolehkan. Karena telah ditegaskan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengizinkan penggunaan  <strong>ruqyah </strong>selama tidak mengandung kesyirikan. (Lihat HR.Muslim No.2200, red). Tapi bila di dalamnya mengandung kalimat yang diharamkan, seperti ada kesyirikan atau maknanya tidak bisa dipahami atau mengandung kekufuran, maka tidak seorang pun diperkenankan untuk memakainya. Walaupun terkadang dengan kalimat tersebut jin mau keluar dari tubuh orang yang kesurupan. Karena bahaya kekufuran lebih besar adanya daripada manfaat kesembuhan yang diperoleh.”</em><strong> (Majmu’ul Fatawa : 23/277).</strong></p>
<p>¨      <strong>Sa’ad Muhammad Shadiq dalam Shira’Bainal Haq wal Bathil halaman 147 berkata :</strong> <strong>“<em>Ruqyah </em></strong><em>pada hakekatnya adalah berdoa dan tawassul untuk memohon  kepada Allah kesembuhan bagi orang yang sakit dan hilangnya gangguan dari badannya.”<strong> </strong></em></p>
<p>¨      <strong>Syekh Nashiruddin al-Albani berkata,</strong> “<strong><em>Ruqyah</em></strong><em> adalah do’a yang dibaca untuk mencari kesembuhan yang terdiri dari al-Qur’an dan hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang shahih. Sedangkan apa yang bisa dibaca oleh seseorang yang terdiri dari kata-kata yang bersajak atau kalimat-kalimat yang tidak jadi ada unsur kekufuran dan kesyirikannya, maka hal itu termasuk <strong>ruqyah </strong>yang dilarang.”</em> <strong>(Kitab Dhaif Sunan Tirmidzi : 231).<em> </em></strong></p>
<p>¨      <strong>Imam Nawawi juga telah berkata, </strong>“<strong><em>Ruqyah</em></strong><em> dengan ayat-ayat al-Qur’an dan dengan do’a-do’a yang telah diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah suatu hal yang tidak terlarang. Bahkan itu adalah perbuatan yang disunnahkan. Telah dikabarkan para ulama’ bahwa mereka  telah bersepakat (ijma’) bahwa ruqyah dibolehkan apabila bacaannya terdiri dari ayat-ayat al-Qur’an atau do’a-do’a yang diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.”</em> <strong>(Shahih Muslim bi Syarhin Nawawi : 14/341). <em> </em></strong></p>
<p>¨      <strong>Imam Nawawi menukil perkataan Syekh al-Maziri, </strong><em>“Semua <strong>ruqyah</strong> itu boleh apabila bacaannya terdiri dari kalam Allah atau Sunnah Rasul. Dan <strong>ruqyah</strong> itu terlarang apabila terdiri dari bahasa non Arab atau dengan bahasa yang tidak dipahami maknanya, karena dikhawatirkan ada kekufuran di dalamnya.”</em><strong> (</strong>Shahih Muslim bi Syarhin Nawawi : 13/341<strong>).</strong><em> </em></p>
<p>¨      <strong>Imam An Nawawi Rahimahullah menjelaskan:</strong>“Adapun ruqyah (jampi/mantera) dengan ayat-ayat Al Quran, dan dzikir-dzikir yang ma’ruf (dikenal), maka hal itu tidak dilarang, bahkan sunah. DI antara mereka ada yang mengatakan dalam mengkompromikan dua hadits (yang nampak bertentangan), sesungguhnya pujian untuk meninggalkan ruqyah menunjukkan afdhaliyah (hal yang lebih utama), dan kejelasan tawakkal. Dan, orang yang melakukan ruqyah dan diizinkannya hal itu menunjukkan kebolehannya tetapi itu meninggalkan hal yang lebih utama. Inilah yang dikatakan Ibnu Abdil Bar, dia menceritakan dari orang yang menceritakannya. Sikap yang dipilih adalah yang pertama. Mereka telah menukil tentang ijma bolehnya ruqyah dengan ayat-ayat dan kalimat dzikrullah Ta’ala.” (Syarh Shahih Muslim, 7/325)<strong><em> </em></strong></p>
<p>¨      <strong>Syekh Ibnu Hajar al-‘Asqalani dengan mengutip perkataan Imam Qurthubi, </strong><em>“Termasuk <strong>ruqyah</strong> yang dibolehkan adalah terdiri dari kalam Allah (al-Qur’an) atau asma’-Nya, atau yang do’a yang telah diajarkan Rasulullah.”</em><strong> (</strong>Kitab Fathul Bari : 10/196<strong>).</strong><em></em></p>
<p>¨      <strong>Syekh Hafizh bin Ahmad Hakami berkata, </strong><em>“<strong>Ruqyah</strong> yang terlarang adalah <strong>ruqyah</strong> yang tidak terdiri dari al-Qur’an atau as-Sunnah dan tidak berbahasa Arab. <strong>Ruqyah</strong> seperti itu termasuk bacaan untuk mendekatkan diri kepada syetan. Sebagaimana yang dilakukan oleh pata dukun dan tukang sihir. Bacaan seperti itu juga banyak dijumpai dalam kitab-kitab mantra dan rajah seperti Kitab Syamsul Ma’arif dan Syumusul Anwar dan lainnya. Hal itu merupakan upaya musuh Islam untuk merusak Islam, padahal sesungguhnya Islam bersih dari hal semacam itu.”</em> <strong>(Kitab A’lamus Sunnah al-Mansyurah : 155).<em></em></strong></p>
<p>¨      <strong>Seorang ahli Fiqh dan Ushul Fiqh yang bernama Imam al-Qarafi berkata,</strong> <em>“<strong>Ruqyah </strong>adalah kalimat-kalimat khusus yang dengannya akan diperoleh kesembuhan dari penyakit dan terhindar hal-hal yang merusak dengan izin Allah. Tidak bisa dikategorikan sebagai ruqyah bila menimbulkan bahaya, tapi justru itulah yang disebut dengan sihir. Dan kalimat-kalimat (bacaan ruqyah) ada yang dianjurkan, seperti surat al-Fatihah dan al-Mu’awwidzatain. Dan ada juga yang dilarang, seperti <strong>ruqyah</strong> orang-orang jahiliyyah, atau orang-orang India dan lainnya. Karena dikhawatirkan mengandung kekufuran. Maka dari itu Imam Malik dan yang lainnya melarang ruqyah yang berbahasa selain Arab, karena dikhawatirkan di dalamnya mengandung suatu yang haram.”</em> <strong>(Kitab al-Furuq : 4/147).<em></em></strong></p>
<p>¨      <strong>DR.Abdullah bin Ahmad at-Thayyar berkata, </strong><em>“<strong>Ruqyah</strong> syirkiyyah (yang mengandung syirik) adalah bacaan yang di dalamnya memohon pertolongan kepada selain Allah SWT. Dan termasuk memohon pertolongan dan perlindungan kepada selain Allah, seperti meruqyah dengan nama-nama jin, malaikat, nabi dan orang-orang shahih.” </em><strong>(Kitab Fathul Haqqil Mubin : 106).<em></em></strong></p>
<p>¨      <strong>Imam Al Maziri Rahimahullah mengatakan:</strong>“<em>Semua ruqyah adalah boleh jika berasal dari kitabullah atau dzikir.” (Ibid)</em><strong><em></em></strong></p>
<p>¨      <strong>Imam Abul Abbas Al Anhari Al Qurthubi Rahimahullah dalam kitab syarahnya terhadap Shahih Muslim, menjelaskan –setelah memaparkan hadits-hadits tentang keringanan untuk melakukan ruqyah:</strong> <em>“(Hadits ini) merupakan dalil bahwa pada dasarnya ruqyah itu terlarang, sebagaiana yang telah dijelaskan sebelumnya, sebagaimana riwayat: “Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam melarang ruqyah.” Ini adalah larangan secara mutlak, karena dahulu mereka melakukan ruqyah ketika jahiliyah dengan berisi kesyirikan dan kata-kata yang tidak dimengerti, dan mereka meyakini bahwa ruqyah inilah yang memberikan pengaruh. Kemudian, ketika mereka masuk Islam yang seperti itu telah dihilangkan dari mereka, karena Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam melarang itu secara umum, agar larangan tersebut lebih kuat dan upaya pencegahan. Kemudian, ketika mereka menanyakannya dan mengabarkannya, bahwa mereka mendapatkan manfaat dari itu, maka mereka mendapat keringanan pada sebagian hal itu. Nabi bersabda: “Tunjukkan kepadaku ruqyah kalian, tidak apa-apa jika tidak terdapat syirik di dalamnya.” Maka beliau membolehkan ruqyah untuk setiap bentuk malapetaka seperti sakit, luka, bisul, demam, penyakit mata jahat, dan lainnya, jika ruqyah tersebut dengan kalimat yang bisa difahami dan tidak terdapat kesyirikan di dalamnya, dan tidak sesuatu yang terlarang. Yang paling utama dan bermanfaat adalah: ruqyah yang berasal dari asma Allah dan firmanNya, firman Allah dan ucapan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.”</em> (Al Mufhim Lima Asykala ‘ Ala Talkhishi Kitabi Muslim, 18/65. Maktabah Misykah)<strong><em></em></strong></p>
<p>¨      <strong>Imam Badruddin Al ‘Aini Rahimahullah menjelaskan</strong><em>:“Bolehnya ruqyah dengan sesuatu dari Kitabullah, dan juga dengan doa-doa yang ma’tsur atau yang serupa dengan itu. Tidak boleh dengan lafaz-lafaz yang tidak diketahui maknanya, berupa lafaz yang bukan bahasa Arab. DI dalamnya terdapat perbedaan pendapat. Asy Sya’bi, Qatadah, Said bin Jubeir, dan segolongan lainnya mengatakan ruqyah adalah hal yang dibenci. Wajib bagi seorang mukmin untuk meninggalkannya sebagai upaya memegang teguh kepada Allah Ta’ala dan bertawakkal atasNya, percaya denganNya, dan memutuskan hubungan dengan ruqyah.”</em> (‘Umdatul Qari, 18/303. Maktabah Misykah)<strong><em></em></strong></p>
<p>¨      <strong>Fatwa Lajnah Daimah Lil Buhuts Al ‘Ilmiah wal Ifta</strong>: Fatwa ini ditanda tangani oleh Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, Syaikh Abdullah bin Sulaiman bin Mani’, Syaikh Abdurrazzaq ‘Afifi, dan Syaikh Abdullah bin Abdirrahman Ghudyan.<br />
Pertanyaan kedua, fatwa No. 143:“Jika seorang laki-laki yang meminta diruqyah sakitnya, dia dituliskan untuknya sebagian ayat-ayat Al Quran, dan si peruqyah berkata: “letakkan ini di air dan minumlah airnya,” bolehkah atau tidak?”</p>
<p><strong>Jawab:</strong></p>
<p>Dahulu pernah dijawab oleh Darul Ifta pertanyaan semisal , sebagai berikut: Tulisan sebagian ayat Al Quran pada wadah, atau lembaran, lalu dibasuhkannya air tersebut atau meminumnya, adalah boleh. Sesuai keumuman ayat: “dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (QS. Isra (17): 82). Al Quran adalah obat bagi hati dan badan, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Al Hakim dalam Al Mustadrak dan Ibnu Majah dalam Sunannya, dari Ibnu Mas’ud Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Hendaklah kalian berobat dengan madu dan Al Quran.” Dan juga yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dari Ali Radhiallahu ‘Anhu, dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam: “Sebaik-baiknya obat adalah Al Quran.” Juga diriwayatkan oleh Ibnu As Sunni dari Ibnu Abbas Radhiallahu ‘Anhuma: “Jika seorang wanita kesulitan melahirkan, ambil-lah wadah bersih dan tulis di atasnya: Ka’annahum yauma yaraunaha maa yu’adun. (Pada hari mereka melihat azab yang diancamkan kepada mereka. QS. Al Ahqaf (46): 35), juga ayat: Ka’annahum yauma yaraunaha lam yalbatsu (pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakan-akan tidak tinggal (di dunia). QS. An Nazi’at (79): 46), juga ayat: Laqad kaana fi qashashihim ‘ibratul li ulil albab (Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. QS. Yusuf (12): 111). Lalu dimandikan dan dikucurkan kewanita itu, dan dipercikkan ke perutnya dan wajahnya. (Fatawa Lajnah Daimah Lil Buhuts Al ‘Ilmiah wal Ifta, 1/245. Tahqiq: Ahmad bin Abdurraziq Ad Duwaisy)<strong><em></em></strong></p>
<p>¨      <strong>Ulama lain yang menyatakan kebolehannya adalah</strong>- Imam Abdul Hamid Asy Syarwani dan Imam Ibnul Qasim Al ‘Ibadi, Al Hawasyi, 7/34. Mawqi’ Ya’sub</p>
<p>- Imam Ibnu Hajar Al Haitami A Makki, Tuhfatul Muhtaj fi Syarhil Minhaj 27/456. Mawqi’ Islam.<strong><em></em></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>- Imam Muhammad Al Khathib Asy Syarbini, Mughni Muhtaj Ila MA’rifatil Alfazh Al Minhaj, 11/132. Mawqi’ Al Islam.</p>
<p>- Imam Sulaiman bin ‘Umar bin Muhammad Al Bujairami, Hasyiyah ‘Alal Minhaj, 11/180.<strong><em></em></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<p><em> </em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[PERTANYAAN KEPADA PARA INGKARUS SUNNAH RUQYAH]]></title>
<link>http://metafisis.wordpress.com/2009/11/06/pertanyaan-kepada-para-ingkarus-sunnah-ruqyah/</link>
<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 04:44:15 +0000</pubDate>
<dc:creator>perdanaakhmad</dc:creator>
<guid>http://metafisis.wordpress.com/2009/11/06/pertanyaan-kepada-para-ingkarus-sunnah-ruqyah/</guid>
<description><![CDATA[Banyak Murid Hikmatul iman sangat ingkar dengan ruqyah yang telah dituntunkan rasulullah, mereka ber]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Banyak Murid Hikmatul iman sangat ingkar dengan ruqyah yang telah dituntunkan rasulullah, mereka beranggapan ruqyah tidak ada tuntunannya dan prilaku jahiliah dan pada zaman modern sekarang ini tidak ada ruqyah lagi. Maka dari itu saya akan menanyakan beberapa hal terutama buat para pengingkar ruqyah :</p>
<p><strong>RUQYAH PENGOBATAN</strong> <strong> </strong></p>
<ul>
<li><strong>Dari 	‘Asiyah ra berkata : </strong><em><strong>“Rasulullah 	shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila sakit, jibril meruqyahnya. 	Ia berkata : “Dengan nama Allah, dia membebaskanmu, dan dari 	setiap penyakit dia menyembuhkanmu, dan dari setiap orang yang 	dengki ketika dengki, dari setiap orang yang punya mata berbahaya.” </strong></em>(<strong>HR. 	Bukhari, Muslim</strong>).</li>
</ul>
<ol></ol>
<p><strong>Pertanyaan saya </strong><em><strong>:</strong></em><em> </em></p>
<ol>
<li>
<p lang="id-ID"><em>Ketika  seorang peruqyah membaca doa ( mencontoh doa yang 	dibacakan malaikat Jibril kepada rasulullah ketika sakit ) untuk 	mendoakan dirinya atau orang lain apakah ini tidak diperlukan lagi 	pada zaman modern saat ini? </em></p>
</li>
<li>
<p lang="id-ID"><em>Membaca doa yang dibacakan jibril adalah merupakan bentuk 	ruqyah/jampian, lalu apa alasan kalian mengingkarinya?</em></p>
</li>
<li>
<p lang="id-ID"><em>Sebutkan alasannya jika kalian mengatakan jampian/ruqyah Jibril 	adalah perbuatan jahiliah/tukang sihir ?</em></p>
</li>
<li><em>Kalian 	sangat mengingkari ruqyah lalu </em><em>Apa 	alasan kalian mengingkari hadits diatas ketika jibril meruqyah 	rasulullah?</em></li>
</ol>
<p><!--more--> <strong> </strong></p>
<ul>
<li><strong>Abu 	Sa’id Al Khudry ra meruqyah pimpinan kaum yang terkena gigitan 	ular berbisa dengan membacakan Al Fatihah dan mengumpulkan ludahnya 	kemudian meludahkannya, hadiah sekelompok kambing dan disampaikan 	kepada Rasulullah </strong><em><strong>shallallahu 	‘alaihi wa sallam</strong></em><strong> beliau 	menyambut </strong><em><strong>:“Kenapa kamu tahu 	bahwa ia (al Fatihah) itu ruqyah ?</strong></em><strong>” 	Kemudian beliau bersabda </strong><em><strong>: 	“Sungguh kalian benar, buatkan untukku satu bagian bersama kalian 	!” </strong></em><strong>kemudian Nabi </strong><em><strong>shallallahu 	‘alaihi wa sallam</strong></em><strong> tertawa.”</strong> (<strong>HR.Bukhari dan Muslim</strong>). 	<strong>Secara jelas Nabi </strong><em><strong>shallallahu 	‘alaihi wa sallam</strong></em><strong> juga 	bersabda :“</strong><em><strong>Fatihatul kitab 	obat untuk segala penyakit.” </strong></em>(<strong>HR.Ad 	Darimy</strong>)</li>
</ul>
<ol></ol>
<p lang="id-ID"><strong>Pertanyaan saya :</strong><em> </em></p>
<p lang="id-ID"><em>1. Ketika  seorang peruqyah membaca surat Al-fatihah ( mencontoh 		doa yang dibacakan Abu Sa’id Al Khudry kepada pimpinan kaum yang 		terkena gigitan ular berbisa) untuk mendoakan dirinya atau orang 		lain apakah ini tidak diperlukan lagi pada zaman modern saat ini?</em></p>
<p lang="id-ID"><em>2. Membaca doa dengan surat Al-fatihah adalah merupakan bentuk 		ruqyah, lalu apa alasan kalian mengingkarinya?</em></p>
<p lang="id-ID"><em>3. Sebutkan alasannya jika kalian mengatakan jampian/ruqyah dengan 	membaca Alfatihah  adalah perbuatan jahiliah/tukang sihir ?</em></p>
<p lang="id-ID"><em>4. Kalian sangat mengingkari ruqyah lalu Apa alasan kalian 		mengingkari hadits yang meriwayatkan Abu Sa’id Al Khudry membaca 		alfatihah untuk menyembuhkan pimpinan kaum yang terkena gigitan 		ular berbisa?</em></p>
<ul>
<li> <strong>Dari 	‘Aisyah ra berkata </strong><em><strong>: 	“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah memerintahkan 	aku agar aku minta diruqyah dari ‘ ain (pandangan mata  yang 	berbahaya).” </strong></em>(<strong>HR.Bukhari 	7/23 dan Muslim dengan Syarah An Nawawi 4/184</strong>)</li>
</ul>
<ol></ol>
<p lang="id-ID"><strong>Pertanyaan saya :</strong><em> </em></p>
<p lang="id-ID"><em>1. Ketika Peruqyah dimintai tolong oleh seseorang untuk meruqyah 		orang tersebut dari &#8216;ain (sebagaimana Aisyah disuruh Rasul untuk 		diruqyah) apakah pada zaman sekarang tidak diperlukan lagi ?</em><em> </em></p>
<p lang="id-ID"><em>2. Mengapa</em><em> ketika seorang peruqyah mendoakan seseorang yang terkena penyakit 		&#8216;ain tidak diperbolehkan oleh kelompok kalian yang ingkar sunnah 		ruqyah? sebutkan alasannya ?</em> <em> </em></p>
<p lang="id-ID"><em>3. Apa 		alasan kalian mengingkari hadits yang meriwayatkan Aisyah disuruh 		Rasul untuk minta diruqyah</em><em>/dijampi?</em><strong> </strong></p>
<ul>
<li><strong>Dari 	‘Aisyah ra berkata</strong><strong> : </strong><em><strong>“Rasulullah 	shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila ada orang sakit diantara 	kami, beliau menyentuhnya dengan tangan kanannya, kemudian beliau 	berkata : Hilangkanlah sakit, wahai Tuhan manusia, dan sembuhkanlah, 	Engkaulah Maha Penyembuh. Tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan 	dari-Mu, kesembuhan tanpa meninggalkan rasa sakit.”</strong></em><em> </em>(<strong>HR.Bukhari 	dan Muslim</strong>)</li>
</ul>
<p lang="id-ID"><strong>Pertanyaan saya :</strong><em> </em></p>
<p lang="id-ID"><em>1.Ketika seorang peruqyah meniru doa Rasulullah (seperti yang 		tertulis diatas) sembari meletakkan tangannya ke pasien atau 		dirinya yang sedang sakit pada zaman sekarang ini tidak diperlukan 		lagi ?</em> <em> </em></p>
<p lang="id-ID"><em>2.Doa 		yang dibacakan rasulullah diatas adalah merupakan bentuk 		ruqyah/jampian lalu kenapa kalian mengingkarinya ?</em></p>
<p lang="id-ID"><em>3.Sebutkan alasannya jika kalian mengatakan jampian/ruqyah 		Rasululah kepada para sahabat (yang dicontoh oleh para peruqyah 		saat ini) adalah perbuatan jahiliah/tukang sihir ?</em><em></em></p>
<p><em>4.Apa alasan kalian mengingkari hadits yang meriwayatkan 		rasulullah menjampi/meruqyah para sahabat yang sakit?<strong></strong></em></p>
<ul>
<li><span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"></span><strong>Utsman bin Abi al-Ash RA ketika ia mengeluhkan rasa sakit yang dideritanya. Rasulullah SAW bersabda kepadanya, </strong></li>
</ul>
<p><span style="font-family:Tahoma;"><strong>ضَعْ يَدَكَ عَلىَ الَّذِيْ تَأَلَّمَ مِنْ جَسَدِكَ وَقُلْ بِاسْمِ اللهِ ثَلاَثاً وَقُلْ سَبْعَ مَرَّاتٍ أَعُوْذُ بِاللهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ </strong></span></p>
<p><strong><em>&#8220;Letakkanlah tanganmu di atas tubuhmu yang terasa sakit dan bacalah: Dengan nama Allah (tiga kali), dan bacalah tujuh kali: Aku berlindung kepada Allah SWT dan kepada kekuasaanNya dari kejahatan yang kudapatkan dan kutakutkan.&#8221; </em>(HR. Muslim, kitab as-Salam (2202) </strong></p>
<p><strong>Pertanyaan saya :</strong> <em></em></p>
<p><em>1.Benarkah 		pada zaman modern ini para peruqyah mengikuti petunjuk rasulullah 		(sebagaimana Rasulullah menyuruh Ustman menjampi diri sendiri 		ketika sakit)</em><em> dengan membaca doa yang 		sudah diajarkan rasulullah untuk </em><em><strong>meruqyah</strong></em><em> orang lain atau dirinya yang sakit adalah bentuk kesalahan karena 		sekarang zaman modern dan tidak diperlukan lagi meruqyah dan 		diruqyah ?</em> <em></em></p>
<p lang="id-ID"><em>2. Doa 		yang dibacakan rasulullah diatas adalah </em><em>merupakan 		bentuk ruqyah/jampian lalu kenapa kalian mengingkarinya ?</em></p>
<p lang="id-ID"><em>3.Sebutkan alasannya jika kalian mengatakan jampian/ruqyah 		Rasululah ajarkan kepada kepada Ustman (yang dicontoh oleh para 		peruqyah saat ini) adalah perbuatan jahiliah/tukang sihir ?</em><em></em></p>
<p lang="id-ID"><em>4.Apa 		alasan kalian mengingkari hadits yang meriwayatkan rasulullah </em><em>mengajarkan ruqyah/jampian kepada 		Utsman?</em></p>
<p lang="id-ID">
<ul>
<li><strong>Allah berfirman dalam Surat Al Isra’ ayat 82 :</strong>“<strong><em>Dan kami turunkan Al Qur’an yang dia itu sebagai obat dan rahmat bagi orang-orang yang beriman</em>.”Dan Allah berfirman dalam surat Fushshilat ayat 44 :<em>“Katakanlah : Dia (Al Qur’an) bagi orang-orang yang beriman sebagai petunjuk dan obat.”</em></strong></li>
</ul>
<p><strong>Syekh Asy Syinqithi rahimahullah berkata : </strong><em><strong>“obat yang mencakup penyakit-penyakit hati seperti ragu-ragu, kemunafikan, dan yang lainnya, juga obat yang mencakup penyakit-penyakit fisik apabila diruqyahkan kepadanya, sebagaimana kisah seorang yang terserang binatang berbisa kemudian diruqyah dengan Al Fatihah.”</strong></em><strong> </strong>(<strong>Lihat Adhwaul Bayan 3/624</strong>).</p>
<p lang="id-ID"><strong>Pertanyaan saya :</strong></p>
<p lang="id-ID">Cemo&#8217;ohan Kang dicky di  <a href="http://positiveinfo.wordpress.com/2007/12/25/tamimah-ruqyah-dan-tiwalah-adalah-syirik/">http://positiveinfo.wordpress.com/2007/12/25/tamimah-ruqyah-dan-tiwalah-adalah-syirik/</a> mengatakan :</p>
<p><span style="color:#ff0000;">&#8220;Allah SWT di ayat tersebut jelas sekali menyuruh kita untuk berpikir, dan terdapat puluhan ayat lagi yang menyuruh kita berpikir, tidak ada satupun ayat di Al Qur’an menyuruh kita untuk menjampi jampi. Maka oleh sebab itu, marilah, sebagai umat muslim sejati, sebaiknya pandai memilah milih, mana yang haq, dan mana yang bathil , karena perbedaannya sangat tipis sekali.&#8221;</span></p>
<p lang="id-ID"><em>Kalian sangat mengingkari mu&#8217;jizat Al-Qur&#8217;an yang bisa mengobati penyakit fisik dan psikis, kalian selalu mengatakan Al-Qur&#8217;an itu untuk IPTEK dan bukan untuk ruqyah mengobati orang yang sakit, dan tidak ada dalilnya al-qur&#8217;an untuk mengobati penyakit, lalu ketika kalian melihat dalil diatas apalagi alasan kalian mengingkari Surat Al Isra’ ayat 82 dan Fushshilat ayat 44 dan penjelasan Syekh Asy Syinqithi rahimahullah ?</em></p>
<p lang="id-ID">
<p lang="id-ID"><strong>RUQYAH UNTUK PENJAGAAN</strong></p>
<p lang="id-ID">
<ol>
<li>
<p lang="id-ID"><strong>RUQYAH MENGUSIR JIN :</strong></p>
</li>
</ol>
<p><strong>Diriwayatkan dari Nu&#8217;man bin basyar bahwa Nabi Bersabda <em>&#8220;&#8230;jika kalian membaca 2 ayat penutup al-baqarah dalam rumah niscaya setan menjauh dari rumah tersebut selama tiga malam</em>.(Al-hakim dalam al-Mustadrak (1/562) beliau berkata &#8220;hadits ini shahih&#8221;)</strong></p>
<p lang="id-ID"><strong>Pertanyaan saya :</strong></p>
<ol>
<li>Wahai 	kalian para ingkar sunnah ruqyah! Tunjukkan alasan kalian yang 	menganggap seorang peruqyah membaca 	dirumahnya atau rumah pasiennya 2 ayat penutup al-baqarah untuk 	mengusir jin pengganggu sesuai dengan yang diajarkan rasul pada 	hadits diatas MERUPAKAN BENTUK PERBUATAN TUKANG SIHIR/JAHILIAH?</li>
<li>Renungi 	dengan hari nurani dan keimanan kalian (jika masih ada) ! 	Menggunakan ruqyah dengan membaca 2 ayat penutup Al-baqarah untuk 	mengusir jin ADA DALILNYA. SEDANG metode 	TD/TM untuk mengusir jin menggunakan &#8230;..TIDAK ADA DALILNYA DARI 	RASUL, LALU SILAHKAN PILIH YANG MANA YANG AKAN KALIAN IKUTI ! SUNNAH 	RUQYAH RASUL ATAU METODE TD/TM YANG TIDAK ADA DALILNYA. Tolong 	jawab, jawaban kalian akan menunjukkan apakah kalian Umat Islam atau 	umat non Islam.</li>
<li>Bayangkan 	jika semua praktisi TD/Tm menggunakan ilmu sihirnya lalu tidak 	menggunakan cara-cara yang dituntunkan rasul untuk mengusir jin maka 	akan hilanglah sunnah tsb sebab kalian semuanya ingkar dengan hadits 	diatas dan lebih menggunakan cara-cara syirik kalian dalam mengusir 	jin. RENUNGKANLAH!</li>
</ol>
<p><strong>2. RUQYAH 	PENANGKAL SENGATAN KALAJENGKING</strong><strong> DAN 	SEGALA MARA BAHAYA</strong></p>
<ol></ol>
<p><strong>Dari Abu Hurairah, dia berkata, seseorang mendatangi Nabu dan berkata, &#8220;Wahai Nabi, tadi malam aku disengat kalajengking&#8221; Rasul bersabda, Jika di sore hari engkau mengucapkan <em>A&#8217;Udzu bi kalimatillah at-tammah min syarri ma khalaq </em>(Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang diciptakan-Nya) niscaya tidak akan membahayakanmu (HR. Muslim).</strong></p>
<p lang="id-ID"><strong>Pertanyaan saya :</strong></p>
<p><em>Jika seorang peruqyah membaca doa tersebut untuk melindungi dirinya atau orang lain dari sengatan kalajengking atau mara bahaya menurut kalian (para ingkar sunnah) apakah yang kami lakukan termasuk perbuatan tukang sihir/jahiliah? Dan apakah perbuatan kami salah sebab </em><em>menurut kalian sekarang jaman modern dan tidak diperlukan lagi sunnah yang diajarkan Rasulullah tersebut? Jelaskan alasan kalian ?</em></p>
<p lang="id-ID">
<p>Wahai para ingkar sunnah ruqyah jika kalian merasa benar maka tolong jawab semua poin-poin pertanyaan saya, saya mau melihat apakah kalian bisa mempertanggung jawabkan perkataan kalian yang ingkar sunnah ruqyah.</p>
<p lang="id-ID">
<p lang="id-ID">
<p lang="id-ID">
<p lang="id-ID">
<p lang="id-ID">
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Seri Akhir Jaman Surveillance Society bagian 3]]></title>
<link>http://penuai.wordpress.com/2009/11/05/seri-akhir-jaman-surveillance-society-bagian-3/</link>
<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 16:11:11 +0000</pubDate>
<dc:creator>penuai</dc:creator>
<guid>http://penuai.wordpress.com/2009/11/05/seri-akhir-jaman-surveillance-society-bagian-3/</guid>
<description><![CDATA[Inggris, &#8220;The most surveilled country.&#8221; Di Inggris, awalnya kamera CCTV hanya digunakan ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>Inggris, &#8220;The most surveilled country.&#8221;</strong></p>
<p>Di Inggris, awalnya kamera CCTV hanya digunakan di gedung-gedung bank. Selama masa percobaan penggunaan kamera CCTV di dalam gedung-gedung vital antara tahun 1970-an hingga tahun 1980-an pemerintah Inggris menganggap proyek itu berhasil dan membuahkan hasil yang menakjubkan, lalu pada tahun 1985 dilanjutkan dengan percobaan pemasangan kamera CCTV outdoor di kota Bournemouth. Dan kini sistem kamera sudah menjangkau hampir semua kota, pusat kota, stasiun, tempat parkir, perpustakaan, sekolah, hingga gedung gereja.</p>
<p>Jumlah kamera terpasang tidak pernah dilaporkan kepada publik, namun diperkirakan sekitar 4,2 juta kamera. Itu berarti 1 kamera untuk setiap 14 orang. Kamera juga terpasang di dalam taksi, bis, dan alat-alat transportasi publik lainnya. Bukan saja mengawasi manusia, kamera juga terpasang di mobil-mobil polisi (Police Surveillance vans) untuk mengawasi kendaraan dikenal dengan ANPR (Automatic Number Plate Recognition) yang dapat melakukan pemindai-an langsung terhadap plat nomor selagi mobil-mobil tersebut berjalan dan dapat mengawasi sekitar 5,5 juta mobil setiap harinya.<br />
<!--more--><br />
Inggris adalah negara dengan masyarakat paling diawasi, di dalam bus dan kereta api juga ditempatkan kamera-kamera CCTV tanpa kabel (Global Wireless System) yang juga langsung terhubung ke pusat kendali pengawasan. Aman dibawah banyak mata yang berjaga-jaga yang mengingatkan masyarakat Inggris akan keberadaan CCTV yang akan mengawasi mereka dari tindakan kejahatan. Padahal itu adalah &#8220;mata&#8221; Antikris yang sedang dipersiapkan untuk masa pengawasan global kelak. <strong></p>
<p>Shenzhen, Cina</strong></p>
<p>Tiga puluh tahun yang lalu, Shenzhen adalah perkampungan nelayan dan dipenuhi oleh persawahan. Namun karena dekat dengan Hong Kong membuat Shenzhen sangat cepat berkembang menjadi kota komersial besar. Kini Shenzhen berpenduduk sekitar 12,4 juta jiwa dan memiliki lebih dari 100.000 pabrik dan yang lebih menarik adalah bahwa hampir setengah dari barang2 yang dipergunakan dunia ini &#8211; seperti : iPod, laptop, TV, telepon selular, printer, mainan, hingga celana jeans &#8211; diproduksi di kota ini.</p>
<p>Dengan begitu cepatnya kota ini berkembang, maka masalh sosial juga menjadi begitu kompleks seperti kriminalitas dll. Pengawasan terhadap masyarakat di Shenzhen menjadi pekerjaan yang tidak mudah dilakukan. Dengan banyaknya investasi AS di Shenzhen, maka AS mensponsori Shenzhen untuk menerapkan teknologi dalam mengawasi kota tersebut. Tidak kurang dari 2 juta kamera CCTV akan dipasang secara bertahap dalam dua tahun kedepan, dan Cina juga membuat program &#8220;pengawasan&#8221; seperti halnya Amerika dengan nama &#8220;Golden Shield&#8221; dengan tujuan akhir membuat teknologi pelacakan manusia.</p>
<p>Program ini didukung oleh perusahaan raksasa AS seperti IBM, Honeywell, dan GE. Kamera2 CCTV akan dipasang di seluruh negara Cina, mengawasi masyarakat Cina selama 24 jam sehari dimanapun mereka berada, entah itu saat mereka bekerja di kantor/pabrik, sedang berjalan di lorong-lorong perkotaan, di dalam bus, kereta hingga cafe akan ada camera berputar merekam semua gerakan mereka.</p>
<p>Bukan hanya itu Golden Shield juga merekam percakapan telepon, penggunaan internet, dan pengawasan GPS yang terintegrasi dengan kamera2 beresolusi tinggi yang dikontrol dari pusat kendali. Pergerakan mereka juga akan terkontrol oleh penggunaan &#8220;national ID card&#8221; dimana dilengkapi oleh chip yang terhubung ke data base kepolisian. Jika Proyek Golden Shield selesai 100% maka FSAN (Perusahaan pengembang CCTV Cina) akan menghubungkan semua CCTV dengan software pemindai wajah dan itu berarti kamera2 terpasang dapat mengambil foto-foto wajah dan akan menyimpannya dalam satu data base wajah dari setiap warga negara Cina yang berjumlah 1,3 Milyar orang, dengan slogan &#8220;Face Match, Face Pass, Face Watch.&#8221; Software ini di beli dari L-1 Identity Solutions, kontraktor besar pertahanan AS yang memproduksi passport dan sistem keamanan biometrik pemerintahan AS. <strong></p>
<p>Penyatuan Pemikiran</strong></p>
<p>Sebenarnya pembuatan program pengawasan (Surveillance) di negara-negara tadi tidaklah disetujui oleh mayoritas penduduknya. Mereka beranggapan bahwa dengan adanya pengawasan tersebut sudah merupakan pelanggaran kebebasan sipil dan privasi.</p>
<p>Namun sepertinya Iblis sudah mengantisipasi keadaan seperti itu, hari-hari ini Antikris sedang membuat penyatuan pemikiran dan <strong>isu global </strong>terhadap dunia ini sehingga mau tidak mau masyarakat dunia tidak akan menolak proyek Surveillance dan Global wireless. Apa isu tersebut ? Jawabannya adalah TERORISME. Sekalipun pengawasan menuai banyak protes dan keberatan tapi dengan adanya berbagai aksi teror maka masyarakat cenderung setuju dengan program pengawasan global.</p>
<p>Buletin Doa Edisi 126</p>
<p>Personal Note :<br />
Jadi, mau percaya atau tidak, bukan masalah. Kalau yang mau percaya dan menerima Tuhan Yesus sebagai Juru selamat pribadi, dapat berdoa seperti ini:</p>
<p>Tuhan, saya tahu saya orang yang berdosa, ampuni saya Tuhan. Mulai saat ini saya percaya dan mengundang Tuhan sebagai Tuhan dan Juru selamat pribadi saya. Masuklah dalam hati saya Tuhan Yesus dan bertakhtalah dalam hidup saya. Mulai sekarang saya akan melakukan semua kehendak Tuhan. Saya adalah milik Tuhan Yesus. Terima kasih. dalam Nama Tuhan Yesus, saya berdoa. Haleluya. Amin</p>
<p>Seperti ada tertulis di Ibrani 4:7 : &#8220;Sebab itu Ia menetapkan pula suatu hari, yaitu &#8220;hari ini&#8221;, ketika Ia setelah sekian lama berfirman dengan perantaraan Daud seperti dikatakan di atas: &#8220;Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu!&#8221;</p>
<p>&#160;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Seri Akhir Jaman Surveillance Society bagian 2]]></title>
<link>http://penuai.wordpress.com/2009/11/05/seri-akhir-jaman-surveillance-society-bagian-2/</link>
<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 12:54:20 +0000</pubDate>
<dc:creator>penuai</dc:creator>
<guid>http://penuai.wordpress.com/2009/11/05/seri-akhir-jaman-surveillance-society-bagian-2/</guid>
<description><![CDATA[the asurveillance society Memasuki era Panoptikon Panopticon (Ing) berarti pan= seluruh dan opticon ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="aligncenter size-full wp-image-155" title="cctv3" src="http://penuai.wordpress.com/files/2009/11/cctv3.jpg" alt="cctv3" width="460" height="276" /></p>
<p style="text-align:center;"><strong>the asurveillance society</strong></p>
<p><strong>Memasuki era Panoptikon</strong><br />
Panopticon (Ing) berarti<strong> pan</strong>= seluruh dan opticon berasal dari kata <strong>optic</strong>= mata atau penglihatan. Secara harafiah Panopticon berarti melihat semuanya, persis seperti arti dari all seeing eye.</p>
<p>Sistem penjara panopticon memang tidak ada lagi, namun spirit panoptikon tetap ada dan semakin canggih. Organisasi Illuminati sebagai perpanjangan tangan Iblis/Antikris sedang bekerja membuat sistem pengawasan terpusat dan ia sebagai pemimpinnya. Itu mengikuti sistem panoptikonnya Bentham.</p>
<p>Bagaimana Panoptikon modern bekerja ? Berikut ini akan diambil 3 contoh kota/negara dimana kita sudah dapat melihat bagaimana antikris mempersiapkan panoptikon-nya dan sedang membawa negara-negara di dunia ini akan berada di bawah kendalinya kelak.</p>
<p><strong>Amerika Serikat</strong></p>
<p>Pasca serangan 11 September 2001 (peristiwa 9/11), pada tanggal 26 Oktober 2001 Pemerintah AS pimpinan G.W.Bush mengesahkan undang-undang yang diberi nama <strong>&#8220;USA PATRIOT Act&#8221;</strong> yang berarti : <strong>U</strong>niting and <strong>S</strong>trengthening <strong>A</strong>merica by <strong>P</strong>roviding<strong> A</strong>ppropriate <strong>T</strong>ools <strong>R</strong>equired to <strong>I</strong>ntercept and <strong>O</strong>bstruct <strong>T</strong>errorism <strong>A</strong>ct of 2001.<br />
Atau Bersatu memperkuat Amerika dengan menyediakan peralatan untuk mencegah dan menggagalkan tindakan terorisme. US-PATRIOT Act adalah sebuah Undang undang (UU) federal Amerika Serikat (AS) yang memberikan wewenang (penuh) kepada pemerintah AS untuk mengatasi terorisme dan memberikan kekuasaan penuh kepada FBI untuk memimpin pengawasan (Surveillance) terhadap seluruh penduduk AS.<br />
Masa berlaku US-PATRIOT Act habis pada 31 Desember 2005 yang lalu.<br />
<!--more--><br />
Untuk menindaklanjuti UU terorisme tersebut, pada bulan Januari 2002, 4 bulan setelah peristiwa 9/11, Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) atau perwakilan Departemen Pertahanan AS membuat proyek pekerjaan yang diberi nama &#8220;Information Awareness Office&#8221; (<strong>IAO</strong>) atau diartikan sebagai kantor kesadaran informasi yang memfokuskan diri dalam tugas memanfaatkan teknologi informasi dalam mencegah ancaman terhadap keamanan nasional.<br />
Misi utama IAO adalah untuk &#8220;membayangkan segala kemungkinan, mengembangkan, menggunakan, menyatukan, membuktikan, mengirimkan dan memproses data informasi untuk melawan segala ancaman keamanan nasional.&#8221;</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-156" title="IAO" src="http://penuai.wordpress.com/files/2009/11/iao.jpg" alt="IAO" width="311" height="320" /><br />
<strong>Logo IAO</strong></p>
<p><a href="http://2.bp.blogspot.com/_jluNALX4kKU/SoacgZjUKHI/AAAAAAAAAbs/6Fa-9KSUaxA/s1600-h/IAO.jpg"></a><br />
Lalu pada tahun 2003 IAO disempurnakan menjadi <strong>Total Information Awareness (TIA) </strong>Program, disini segala jenis informasi dan kegiatan (secara total) akan diawasi oleh federal dan ini menuai reaksi media dan masyarakat yang cukup keras menyangkut kebebasan sipil juga privasi warga negara AS. Maka <strong>Total Information Awareness berganti nama menjadi Terrorism Information Awareness Program</strong>, sebab isu terorisme dapat diterima oleh seluruh masyarakat AS mengingat banyaknya kejadian terorisme yang mengancam warga AS.</p>
<p>Walaupun program2 yang mereka buat tadi sudah habis masa berlakunya, namun perang melawan terorisme tidak pernah berhenti, media dan pengamat sosial percaya bahwa pemerintah AS tidak pernah berhenti dan cenderung meningkatkan program2 pengawasan mereka terhadap aktifitas2 sosial masyarakat AS. Sebut saja anak2 dari program IAO/TIA seperti :<strong> Bio-ALIRT </strong>(Bio-Event Advanced Leading Indicator Recognition), <strong>NIMD</strong> (Novel Intelligence from Massive Data),<strong> MATRIX</strong> (Multistate Anti Terrorism Information Exchange), <strong>HID</strong> (Human Identification at a Distance),<strong> ARM</strong> (Activity Recognition and Monitoring) dll</p>
<p><a href="http://2.bp.blogspot.com/_jluNALX4kKU/Soac-g9DFBI/AAAAAAAAAb0/ue82_37ck9c/s1600-h/cctv1.jpg"></a><br />
Wewenang pengawasan dari program-program maupun undang-undang yang dibuat mencakup pengawasan sangat luas, seperti : Penggunaan kartu kredit, passport, pemantauan data perbankan, penyadapan telepon, e-mail, internet, perekaman aktifitas sehari-hari melalui CCTV, travel dan lainnya. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa Amerika sudah memasuki era panoptikon yang baru, sebab semua aktifitas warga AS kini dibawah satu pengawasan dan terkontrol.</p>
<p>Siapa dibalik semua itu ? dari lambang program2 tersebut kita dapat melihat bahwa organisasi Illuminati lah yang merencanakan, membuat, dan mengontrol terhadap pengawasan (Surveillance), ingat misi utama mereka yaitu membuat dunia ini menjadi satu dan berada di bawah satu kontrol dalam satu tatanan dunia baru. Dan ini adalah cara mereka untuk mewujudkan cita-cita itu.</p>
<p>Personal Note :<br />
Jadi, mau percaya atau tidak, bukan masalah. Kalau yang mau percaya dan menerima Tuhan Yesus sebagai Juru selamat pribadi, dapat berdoa seperti ini:</p>
<p>Tuhan, saya tahu saya orang yang berdosa, ampuni saya Tuhan. Mulai saat ini saya percaya dan mengundang Tuhan sebagai Tuhan dan Juru selamat pribadi saya. Masuklah dalam hati saya Tuhan Yesus dan bertakhtalah dalam hidup saya. Mulai sekarang saya akan melakukan semua kehendak Tuhan. Saya adalah milik Tuhan Yesus. Terima kasih. dalam Nama Tuhan Yesus, saya berdoa. Haleluya. Amin</p>
<p>Seperti ada tertulis di Ibrani 4:7 : &#8220;Sebab itu Ia menetapkan pula suatu hari, yaitu &#8220;hari ini&#8221;, ketika Ia setelah sekian lama berfirman dengan perantaraan Daud seperti dikatakan di atas: &#8220;Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu!&#8221;</p>
<p>&#160;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Seri Akhir Jaman Surveillance Society bagian 1]]></title>
<link>http://penuai.wordpress.com/2009/11/05/seri-akhir-jaman-surveillance-society-bagian-1/</link>
<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 12:22:30 +0000</pubDate>
<dc:creator>penuai</dc:creator>
<guid>http://penuai.wordpress.com/2009/11/05/seri-akhir-jaman-surveillance-society-bagian-1/</guid>
<description><![CDATA[Panopticon Kejatuhan Lucifer disebabkan keinginannya menyamai Yang Mahatinggi (Yes 14:12-15). Lucife]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong><br />
</strong></p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-149" title="panopticon2" src="http://penuai.wordpress.com/files/2009/11/panopticon2.jpg" alt="panopticon2" width="300" height="233" /><strong>Panopticon</strong></p>
<p>Kejatuhan Lucifer disebabkan keinginannya menyamai Yang Mahatinggi (Yes 14:12-15). Lucifer ingin menyamai Tuhan, tapi akhirnya Tuhan melemparkannya ke dunia ini dan menjadi begitu buruk sifat dan rupanya. Kini, Lucifer yang tadinya merupakan malaikat paling elok rupa sebagai pemuji dan penyembah Tuhan telah berubah menjadi Iblis atau si jahat, setan dan Antikris.</p>
<p>Hingga kini hasrat untuk menyamai Tuhan tetap menjadi keinginannya. Sekalipun dulu Lucifer gagal menduduki tahta Allah di surga tidak membuatnya berhenti untuk menjadi seperti Tuhan, ingin ditinggikan, memiliki sifat-sifat Tuhan dan menguasai umat manusia.</p>
<p>Di akhir jaman Iblis/Antikris akan membuat niatnya itu menjadi kenyataan, ia akan membangun Bait Allah ke-III dan akan duduk di tempat kudud-yang adalah tempat /tahta Allah- disembah, mengontrol umat manusia dan memerintah atas dunia ini.</p>
<p><strong>Omniscient</strong></p>
<p>Di akhir jaman ini jika kita jeli dan selalu memegang Firman Tuhan maka kita dapat melihat bagaimana Antikris sedang bekerja secara terselubung dalam mempersiapkan cita-citanya sebagai pemerintah dunia ini. Antikris tidak memiliki tahta, sehingga ia hendak membangun bait Allah ke-III, Antikris tidak memiliki sifat-sifat Tuhan namun ia mempersiapkan &#8220;alat-alat&#8221;-nya untuk paling tidak menyerupai sifat Allah.<br />
<!--more--><br />
Sebagai contoh, Allah memiliki sifat <em>Omniscient</em> (bahasa Latin yang berarti <em>Maha Tahu,&#8221;omni&#8221; dan scire &#8220;know&#8221;, &#8220;science&#8221; = all-knowing atau know everything</em>) Iblis mempersiapkan &#8220;alat-alat&#8221; dan &#8220;sistem&#8221; agar ia memiliki sifat ke-maha tahu-an itu. Berikut ini akan dijelaskan alat dan sistem yang dimaksud sehingga Antikris dapat mengontrol seluruh dunia ini.</p>
<p><strong>All Seeing Eye</strong></p>
<p>Film-film Hollywood sekarang seperti the Matrix (Keanu Reeves), Eagle Eye (Shia LaBeouf), Trilogy Lord of the Ring, semua menceritakan tentang seluruh manusia yang dikontrol oleh satu kekuatan. Di matrix satu komputer mengontrol semua manusia, Eagle Eye juga sama dimana sepasang manusia berusaha lari dari kejaran &#8220;mata&#8221;. &#8220;Mata&#8221; yang dimaksud adalah sebuah sistem pengawasan (termasuk kamera CCTV) yang dikendalikan oleh sebuah komputer.<br />
Tidak mudah untuk lari dari sistem tersebut, sebab tidak ada lagi tempat untuk bersembunyi dari &#8220;mata&#8221; yang mengawasi selama 24 jam sehari.</p>
<p>Berikut akan dijelaskan sejarah atau tahap-tahapan perjalanan Antikris dalam membuat sistem pengawasan (surveillance) global tersebut dan sejauh mana persiapan mereka hingga saat ini.<br />
<img class="aligncenter size-full wp-image-150" title="panopticon1" src="http://penuai.wordpress.com/files/2009/11/panopticon1.jpg" alt="panopticon1" width="282" height="320" /><br />
<strong>Jeremy Bentham</strong><a href="http://1.bp.blogspot.com/_jluNALX4kKU/SoT3gkgoQgI/AAAAAAAAAbc/_ggdRw3IbzI/s1600-h/panopticon1.jpg"></a><br />
Siapa dia ? Jeremy Bentham adalah seorang filsuf, ahli politik, dan hukum berkebangsaan Inggris. Lahir di kota Houndsditch, London 15 February 1748.<br />
Pada tahun 1791 Bentham membuat usulan &#8220;aneh&#8221; yakni sebuah desain gedung penjara dengan sistem high-surveillance prison, dan diberi nama <strong>Panoptikon</strong> yang berarti &#8220;melihat semuanya&#8221; &#8211; Sebenarnya konsep tersebut dia ambil dari Slave labor camp di Rusia, saat menemui kakaknya Samuel Bentham tahun 1787 &#8211; Panopticon terdiri dari sel-sel yang disusun secara melingkar dengan pintu sel menghadap ke dalam inti lingkaran tersebut. Dinding antar sel dibuat tebal agar komunikasi antar penghuni sel tidak terjadi.</p>
<p>Di bagian belakang sel dipasang jendela kecil agar cahaya dapat masuk menerangi isi sel. Di pusat lingkaran sel-sel tersebut dibangun sebuah menara pengawas dengan jendela penutup. Dengan konfigurasi seperti ini, si penjaga dapat melihat semua penghuni sel sementara penghuni sel tidak dapat melihat si penjaga.<br />
<img class="aligncenter size-full wp-image-151" title="Panopticon" src="http://penuai.wordpress.com/files/2009/11/panopticon.jpg" alt="Panopticon" width="311" height="320" /><br />
<a href="http://1.bp.blogspot.com/_jluNALX4kKU/SoT3WoSoGgI/AAAAAAAAAbU/i81Xet95sek/s1600-h/Panopticon.jpg"></a><br />
Sebenarnya tidak ada yang salah dengan Bentham dan idenya untuk membuat penjara dengan model Panoptikon, namun dari dokumen dan sketsa rancangan awal panoptikon ditemukan bukti bahwa organisasi Illuminati berada di belakang konsep itu. Dalam sketsa tersebut terdapat gambar mata di dalam segitiga yang merupakan logo organisasi Illuminati. Gambar itu adalah tafsiran dari ide Bentham oleh seorang arsitek ternama masa itu bernama Willey Reveley dan dia adalah seorang Jesuit dan Illuminism.</p>
<p>bersambung</p>
<p>Buletin Doa edisi 126</p>
<p>Personal Note :<br />
Jadi, mau percaya atau tidak, bukan masalah. Kalau yang mau percaya dan menerima Tuhan Yesus sebagai Juru selamat pribadi, dapat berdoa seperti ini:</p>
<p>Tuhan, saya tahu saya orang yang berdosa, ampuni saya Tuhan. Mulai saat ini saya percaya dan mengundang Tuhan sebagai Tuhan dan Juru selamat pribadi saya. Masuklah dalam hati saya Tuhan Yesus dan bertakhtalah dalam hidup saya. Mulai sekarang saya akan melakukan semua kehendak Tuhan. Saya adalah milik Tuhan Yesus. Terima kasih. dalam Nama Tuhan Yesus, saya berdoa. Haleluya. Amin</p>
<p>Seperti ada tertulis di Ibrani 4:7 : &#8220;Sebab itu Ia menetapkan pula suatu hari, yaitu &#8220;hari ini&#8221;, ketika Ia setelah sekian lama berfirman dengan perantaraan Daud seperti dikatakan di atas: &#8220;Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu!&#8221;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Rapture bagian 3]]></title>
<link>http://penuai.wordpress.com/2009/11/05/rapture-bagian-3/</link>
<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 10:39:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>penuai</dc:creator>
<guid>http://penuai.wordpress.com/2009/11/05/rapture-bagian-3/</guid>
<description><![CDATA[Apa Yang Terjadi di Bumi ? Great Tribulation Sementara pesta pernikahan Anak Domba sedang berlangsun]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>Apa Yang Terjadi di Bumi ? Great Tribulation</strong></p>
<p>Sementara pesta pernikahan Anak Domba sedang berlangsung bagi mereka yang terangkat namun bagi mereka yang tertinggal akan masuk ke dalam masa tribulasi/aniaya dan mengalami siksa, kemungkinan besar mereka yang tetap setia mengikut Yesus akan mati syahid atau menjadi martir ketika mereka mempertahankan iman percaya kepada Yesus dan ketika menolak menerima tanda 666.</p>
<p>Tribulation adalah bahasa Inggris untuk kata yang berasal dari bahasa Yunani &#8220;thlipsis&#8221; yang berarti menekan, menghimpit atau memeras (anggur) yang digunakan untuk arti kiasan dari : <strong>Penderitaan (II Kor 1:6), kesusahan (suffer tribulation, I Tes 3:4), penindasan (II Tes 1:6), penganiayaan (Kis 8:1), keadaan yang sulit/sesak (II Kor 2:4), bala bencana dan kedukaan</strong>. Tapi yang terjadi adalah lebih dari itu semua, yaitu GREAT TRIBULATION (Why 7:14) yaitu kesusahan yang besar. Bukan kesusahan atau penganiaayaan yang biasa seperti yang pernah terjadi, akan tetapi kesusahan dan masa penganiayaan yang hebat yang belum pernah terjadi dan tidak akan terjadi lagi di dunia ini.<br />
<!--more--><br />
Dalam Alkitab, masa aniaya atau tribulasi disebut juga dengan beberapa istilah berikut ini :</p>
<ul>
<li>Hari Tuhan (Yes 2:12, 13:6,9,      Yoel 1:15, 2:1,11,31, Obj 1:15, Zef 1:7,14, Mal 4:5, Kis 2:20, I Tes 5:2,      II Tes 2:2 )</li>
<li>Satu kali tujuh masa (Dan      9:27)</li>
<li>Hari besar murka (Why 6:17)</li>
<li>Saat penghakiman-Nya (Why      14:7)</li>
<li>Masa siksaan (Mat 24:21,29)</li>
<li>Akhir zaman (Mat 13:40)</li>
<li>Waktu kesusahan bagi Yakub      (Yer 30:7)</li>
<li>Waktu kesusahan yang besar      (Dan 12:1)</li>
</ul>
<p>Keadaan ini sangat berbeda dengan keadaan di langit dimana orang-orang kudus dan Tuhan Yesus berada tentunya. Di situ kita umatNya bersuka cita dalam Perjamuan Kawin Anak Domba. Akan tetapi di dunia, semua orang akan mengalami penganiayaan besar dibawah kepemimpinan Antikris. &#8220;Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia, yang diciptakan Allah, sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi&#8221; (Mark 13:19). Sangat mengerikan membaca nubuatan Alkitab tentang akhir zaman melalui ayat tersebut. Tapi itulah yang akan terjadi.</p>
<p>Perburuan Terhadap Pengikut Kristus</p>
<p>Pada waktu Tuhan Yesus sedang bercakap-cakap dengan murid-muridNya di bukit Zaitun (Mat 24:3-14), Ia mengingatkan bahwa dunia ini sangat membenci Dia dan juga akan membenci para pengikut-Nya kelak (Yoh 15:18).</p>
<p>Mat 24:9-10 &#8220;Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku, dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling menyerahkan dan saling membenci.&#8221; Orang-orang dunia memang membenci Kristus dan mereka melampiaskannya pada pengikut-Nya.</p>
<p>Dalam abad ke-20 ada lebih banyak orang yang mati karena iman mereka daripada dalam abad manapun juga. Jutaan orang Kristen dibunuh di Rusia, Cina dan negara-negara komunis lainnya. Tapi itu belum seberapa..yang paling keji akan terjadi kemudian.. Masa Tribulasi/ kesukaran besar akan berlangsung selama 7 tahun. Tujuh tahun ini adalah jangka waktu yang sangat lama. Tujuh tahun sama dengan 84 bulan, atau 364 minggu atau sekitar 2.556 hari.</p>
<p>Jangka waktu itu sangatlah lama, apa lagi kalau kita berada dalam keadaan yang tidak menyenangkan. Tujuh tahun akan terasa tidak berkesudahan apabila penghukuman dan penghakiman Allah dijatuhkan. Masa 7 tahun itu akan dibagi menjadi dua masa atau menjadi masa 31/2 tahun pertama dan masa 31/2 tahun kedua.</p>
<p><strong>Masa 31/2 tahun pertama</strong><br />
Permulaan masa ini adalah rapture/pengangkatan hingga Antikris duduk di Bait Allah dan mau menyatakan diri sebagai Allah (II Tes 2:4)</p>
<p><strong>Masa 31/2 tahun kedua</strong><br />
Permulaan masa ini adalah saat Antikris duduk di Bait Allah dan mau menyatakan diri sebagai Allah (Dan 9:27) dan diakhiri pada saat terjadinya perang Harmagedon dan kedatangan Tuhan Yesus kedua kali (Second Coming)</p>
<p><strong>Kapan ?</strong><br />
Mat 24:42 &#8220;Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.&#8221; Kita tidak akan pernah tahu tanggal dan harinya pengangkatan, yang kita dapat ketahui adalah tanda-tandanya sehingga hari Tuhan itu tidak datang dengan tiba-tiba.</p>
<p><em>&#8220;&#8230;karena kamu sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam. Apabila mereka mengatakan: Semuanya damai dan aman-maka tiba-tiba mereka ditimpa oleh kebinasaan, seperti seorang perempuan yang hamil ditimpa oleh sakit bersalin-mereka pasti tidak akan luput. Tetapi kamu, saudara-saudara, kamu tidak hidup di dalam kegelapan, sehingga hari itu tiba-tiba mndatangi kamu seperti pencuri, karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan.&#8221; (I Tes 5:1-5)</em></p>
<p><strong>Sebuah Penglihatan</strong></p>
<p>Ricardo Cid, Chilie (penulis &#8220;Pewahyuan Surga &#38; Neraka&#8221;) dalam perjalanannya ke Surga bersama Kristus, ia melihat sebuah meja yang sangat panjang untuk berjuta-juta orang dengan banyak makanan dan buah-buahan. Di sana juga terdapat banyak mahkota dan mangkok kristal untuk minum. Tuhan berkata, &#8220;Ricardo, semua ini telah disediakan untuk umat-Ku !&#8221; Meja ini telah disiapkan untuk Perjamuan Anak Domba.&#8221;<br />
Ricardo terheran-heran, sebab ia pernah mendengar juga kesaksian seorang hamba Tuhan wanita yang pernah ke Surga namun dalam penglihatannya hamba Tuhan itu melihat malaikat-malaikat sedang sibuk mempersiapkan perjamuan Anak Domba !</p>
<p>Lalu Ricardo bertanya pada Tuhan, &#8220;Kenapa hamba Tuhan wanita itu melihat malaikat-malaikat sibuk mempersiapkan meja, sedangkan dia tidak melihat persiapan sedang dikerjakan ?&#8221;<br />
Tuhan berkata : &#8220;<strong>Itu karena persiapannya sudah selesai!&#8221;</strong></p>
<p>Itu berarti pengangkatan bisa terjadi kapan saja ! Sisa waktu yang ada hanya kemurahan Bapa untuk memberi kesempatan sebanyak mungkin umat Tuhan bertobat.</p>
<p>Seorang Pendoa syafaat mendapat 3 kali penglihatan yang sama tentang akhir jaman berupa sebuah jam dinding yang menunjukkan waktu 11:50, atau 12 kurang 10 menit. Apa artinya ? Itu menunjukkan bahwa kedatangan Tuhan sudah diambang pintu. Sisa waktu menuju akhir jaman adalah tinggal 10 menit lagi. Di mata Tuhan 1 hari = 1000 tahun (II Pet 3:8)<br />
Coba kita hitung,</p>
<p>1 hari = 1.440 menit (24 jam x 60 menit) = 1000 tahun di mata Tuhan<br />
Lalu 10 menit = berapa tahun ? Kira-kira 7 tahun. (10 dibagi 1.440 dikali 1000 = 6.944 tahun atau 7 tahun)</p>
<p>7 tahun berbicara tentang penganiayaan besar. Jadi pengangkatan dapat terjadi kapan saja sejak hari ini. Hari kedatangan Tuhan dikurang 7 tahun masa aniaya besar adalah HARI-HARI ini ! Ini berarti pengangkatan bisa terjadi kapan saja. Sisa waktu yang ada hanya kemurahan Bapa untuk memberi kesempatan sebanyak mungkin umat Tuhan bertobat.</p>
<p>Buletin Doa Edisi 128</p>
<p>Personal Note :<br />
Jadi, mau percaya atau tidak, bukan masalah. Kalau yang mau percaya dan menerima Tuhan Yesus sebagai Juru selamat pribadi, dapat berdoa seperti ini:</p>
<p>Tuhan, saya tahu saya orang yang berdosa, ampuni saya Tuhan. Mulai saat ini saya percaya dan mengundang Tuhan sebagai Tuhan dan Juru selamat pribadi saya. Masuklah dalam hati saya Tuhan Yesus dan bertakhtalah dalam hidup saya. Mulai sekarang saya akan melakukan semua kehendak Tuhan. Saya adalah milik Tuhan Yesus. Terima kasih. dalam Nama Tuhan Yesus, saya berdoa. Haleluya. Amin</p>
<p>Seperti ada tertulis di Ibrani 4:7 : &#8220;Sebab itu Ia menetapkan pula suatu hari, yaitu &#8220;hari ini&#8221;, ketika Ia setelah sekian lama berfirman dengan perantaraan Daud seperti dikatakan di atas: &#8220;Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu!&#8221;</p>
<p>&#160;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Rapture bagian 2]]></title>
<link>http://penuai.wordpress.com/2009/11/05/rapture-bagian-2/</link>
<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 10:08:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>penuai</dc:creator>
<guid>http://penuai.wordpress.com/2009/11/05/rapture-bagian-2/</guid>
<description><![CDATA[Kronologi Rapture Kejadian rapture terjadi menurut waktu Bapa di Surga, tidak ada seorangpun yang ta]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>Kronologi Rapture</strong></p>
<p>Kejadian rapture terjadi menurut waktu Bapa di Surga, tidak ada seorangpun yang tahu kapan. Kejadiannya begitu singkat. Berikut ini adalah kronologi kedatangan Tuhan di awan-awan :</p>
<p><strong>1. Penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi</strong>.<br />
I Tes 4:16a &#8220;<em>Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi&#8230;&#8221;</em></p>
<p><strong>2. Tuhan Yesus turun dari Surga ke angkasa/langit</strong>.<br />
I Tes 4:16b &#8220;&#8230;,<em>maka Tuhan sendiri akan turun dari Surga</em>&#8230;&#8221;</p>
<p><strong>3. Orang-orang kudus yang telah mati dibangkitkan dan dikumpulkan di awan-awan.</strong><br />
I Tes 4:16c &#8220;&#8230; <em>dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit</em>&#8220;</p>
<p>4. <strong>Orang-orang kudus yang masih hidup akan diubah dengan tubuh kemuliaan dan dikumpulkan di awan-awan.</strong><br />
I Tes 4:17 &#8220;<em>sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.&#8221;</em></p>
<p><strong>5. Mereka yang telah berkumpul di awan-awan bersama-sama menyongsong Tuhan Yesus Kristus di angkasa/langit.</strong><br />
Mat 24:30-31 &#8220;&#8230;<em>Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain.&#8221;</em></p>
<p><strong><!--more-->Apa yang terjadi di angkasa/langit ?</strong></p>
<p>Kejadian di angkasa ini adalah kejadian yang adikodrati, yaitu sesuatu yang di luar apa yang dapat dipikirkan oleh manusia, kita tidak bisa menebak dimana tempat kejadiaannya, segalanya bersifat roh.</p>
<p><strong>1. Persekutuan</strong><br />
Inilah untuk pertama kalinya kita bertemu muka dan muka dengan Tuhan Yesus Kristus. Setiap orang yang diangkat akan bergabung bersama-sama dengan Tuhan Yesus. Betapa berbahagianya Gereja Tuhan pada hari itu, sebab mereka bertemu mempelai pria-Nya yang telah lama dinanti-nantikan.</p>
<p><strong>2. Pujian dan Penyembahan</strong><br />
Sebagai ungkapan syukur sebagai umat yang telah diselamatkan dan dibebaskan dari masa aniaya. Maka ada nyanyian syukur yang besar pada waktu itu (Why 4). Puji-pujian yang mengagungkan Tuhan Yesus terus menerus dinyanyikan oleh Gereja-Nya.</p>
<p><strong>3. Takhta Pengadilan Kristus</strong><br />
II Kor 5:10 &#8220;<em>Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap rang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jaha</em>t.&#8221;</p>
<p>Salah satu yang akan terjadi terhadap kita Gereja-Nya pada waktu bersama-sama dengan Kristus di angkasa adalah orang percaya harus memberikan pertanggung-jawaban di hadapan &#8220;takhta pengadilan Kristus&#8221; (Bematos, Yun), dimana Kristus akan menjadi hakimnya dan akan mengadili SEMUA orang percaya yang ikut dalam pengangkatan. Pengadilan ini merupakan pengadilan yang serius, karena hal itu akan meliputi kemungkinan seseorang &#8220;kehilangan&#8221;, &#8220;kerugian&#8221; atau akan mendapat malu dan adanya ujian dengan api atas pekerjaan seseorang sepanjang hidupnya (I Kor 3:13-15).<br />
Akan tetapi, pengadilan orang percaya tidak akan meliputi suatu pernyataan hukuman dari Allah.</p>
<p>Segala sesuatu akan terungkap. Kata &#8220;menghadap&#8221; (phaneroo, Yun) dalam I Kor 5:10 berarti : &#8220;disingkapkan secara terus terang atau di hadapan umum.&#8221; Allah akan menguji dan menyatakan secara terbuka dalam kenyataan yang benar, apa yang tidak pernah terungkap di dunia ini Tuhan akan ungkapkan semua, seperti :</p>
<ul>
<li>Tindakan kita yang      tersembunyi (Mark 4:22, Rom 2:16)</li>
<li>Watak kita (Rom 2:5-11)</li>
<li>Perkataan kita (Mat 12:36-37)</li>
<li>Perbuatan baik kita (Ef 6:8)</li>
<li>Sikap kita (Mat 5:22)</li>
<li>Motivasi kita (I Kor 4:5)</li>
<li>Kekurangan kasih kita (Kol      3:18 &#8211; 4:1)</li>
<li>Pekerjaan dan pelayanan kita      (I Kor 3:13)</li>
</ul>
<p>Perbuatan jahat orang percaya yang telah diakui dalam pertobatan, akan diampuni dalam kaitan dengan hukuman kekal (Rom 8:1), tetapi perbuatan itu masih diperhitungkan apabila dihakimi untuk menerima ganjaran, pahala atau hadiah. &#8220;<em>Barangsiapa berbuat kesalahan, dia akan menanggung kesalahannya itu&#8221; </em>(Kol 3:25). Akan tetapi segala perbuatan baik dan kasih orang percaya pun akan diingat oleh Allah dan akan diberi pahala (Ibr 6:10), <em>&#8220;setiap orang &#8230; kalau ia telah berbuat sesuatu yang baik, ia akan menerima balasannya dari Tuhan</em>&#8221; (Ef 6:8)</p>
<p>Pengadilan pun melingkupi pekerjaan/pelayanan seseorang yang tidak sempurna (excellent). II Kor 5:10 &#8220;&#8230; sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.&#8221; Kata &#8220;jahat&#8221; pada ayat tersebut tidak mungkin mengandung arti sesungguhnya, sebab jika orang tersebut benar-benar jahat pastilah ia tidak akan ikut dalam pengangkatan. Tetapi kata jahat tersebut adalah kakos (Yun) yang juga berarti buruk atau salah. Jadi Pengadilan Kristus juga melingkupi mengadili bagi setiap orang yang melakukan pekerjaan/pelayanan-nya dengan buruk atau salah (tidak excellent). Orang seperti ini akan mendapat malu dan kehilangan pahala akan segala pengorbanan dan pekerjaan karena mereka mengerjakan pekerjaannya secara asal-asalan dan tidak sempurna.</p>
<p>Jadi, jika kita sedang melayani pekerjaan Tuhan atau bekerja di dunia sekuler atau apapun panggilan kita, mari kita lakukan itu dengan sempurna, mari kita kerjakan sebaik mungkin apa yang Tuhan sudah percayakan kepada kita, jangan asal-asalan. Sehingga pada waktu di angkasa kelak kita akan menerima segala pahala dan mahkota kita secara penuh tanpa harus mengalami kerugian dan malu.</p>
<p>I Kor 3:13-15 &#8220;Sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu. Jika pekerjaan yang dibangun seseorang tahan uji, ia akan mendapat upah. Jika pekerjaannya terbakar, ia akan menderita kerugian, tetapi ia sendiri akan diselamatkan, tetapi seperti dari dalam api.&#8221;</p>
<p><strong>4. Perjamuan Kawin Anak Domba</strong><br />
Why 19:9 Lalu ia berkata kepadaku : &#8220;Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba.&#8221; Katanya lagi kepadaku; &#8220;Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah.&#8221;</p>
<p>Are You Ready ?</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
