<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>ibnu &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/ibnu/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "ibnu"</description>
	<pubDate>Tue, 05 Jan 2010 14:08:45 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Ahmad Ibnu Yusuf, Ilmuwan Besar dari Mesir]]></title>
<link>http://nemaggio.wordpress.com/2009/11/29/ahmad-ibnu-yusuf-ilmuwan-besar-dari-mesir/</link>
<pubDate>Sun, 29 Nov 2009 10:01:30 +0000</pubDate>
<dc:creator>nemaggio</dc:creator>
<guid>http://nemaggio.wordpress.com/2009/11/29/ahmad-ibnu-yusuf-ilmuwan-besar-dari-mesir/</guid>
<description><![CDATA[Namun, ilmuwan yang hidup di Mesir pada paruh kedua abad kesembilan ini hampir tak dikenal.Ahmad dia]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Namun, ilmuwan yang hidup di Mesir pada paruh kedua abad kesembilan ini hampir tak dikenal.Ahmad dianggap telah mampu merancang dasar-dasar bagi perkembangan matematika modern dan Eropa di abad pertengahan.</p>
<p>Buku ini kemudian membawa pengaruh pemikiran matematika di Eropa di zaman pertengahan melalui Leonardo da Pisa dan Jordanus Nemorarius.</p>
<p>Karya Euclid ini terdiri atas 13 jilid yang ditulis saat berada di Alexandria, yang berisi definisi, postulat, dalil, dan konstruksi dari proposisi.Karya Euclid ini, pertama kali dicetak di Venesia pada 1482.</p>
<p>Ia menguasai matematika dan juga astronomi dan menuangkan pemikirannya dalam sejumlah karya.Selain dikenal sebagai ilmuwan, Ahmad juga memiliki jabatan di pemerintahan, yaitu pada saat Dinasti Tulunid berkuasa di Mesir.</p>
<p> Fonte:</p>
<p>http://www.republika.co.id/berita/91379</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Robot Berbahasa Arab siap Melayani Anda!]]></title>
<link>http://kacahati.wordpress.com/2009/11/08/robot-berbahasa-arab-siap-melayani-anda/</link>
<pubDate>Sun, 08 Nov 2009 09:35:40 +0000</pubDate>
<dc:creator>kacahati</dc:creator>
<guid>http://kacahati.wordpress.com/2009/11/08/robot-berbahasa-arab-siap-melayani-anda/</guid>
<description><![CDATA[Robot berjanggut, Ibn Sina, buatan tim dari UAE (United Arab Emirates) University kini tak hanya jad]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Robot berjanggut, Ibn Sina, buatan tim dari UAE (United Arab Emirates) University kini tak hanya jad]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Perintah Rasul SAW menolong Husein bin Ali as. Al-Ishabah, Ibnu Hajar, jilid 1 halaman 68, hadis ke 266]]></title>
<link>http://hadissahih.wordpress.com/2009/10/18/perintah-rasul-saw-menolong-husein-bin-ali-as-al-ishabah-ibnu-hajar-jilid-1-halaman-68-hadis-ke-266/</link>
<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 03:58:40 +0000</pubDate>
<dc:creator>hadissahih</dc:creator>
<guid>http://hadissahih.wordpress.com/2009/10/18/perintah-rasul-saw-menolong-husein-bin-ali-as-al-ishabah-ibnu-hajar-jilid-1-halaman-68-hadis-ke-266/</guid>
<description><![CDATA[diriwayatkan oleh Anas bin haris bahwa Rasulullah saw bersabda: “Anakku ini (Al-Husein) akan dibunuh]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>diriwayatkan oleh Anas bin haris bahwa Rasulullah saw bersabda: “Anakku ini (Al-Husein) akan dibunuh di Karbala, barangsiapa yang menyaksikannya, maka tolonglah dia.”</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ibnu Al-Quff, Sang Pelopor Embriologi Modern]]></title>
<link>http://mentoring98.wordpress.com/2009/08/03/ibnu-al-quff-sang-pelopor-embriologi-modern/</link>
<pubDate>Mon, 03 Aug 2009 10:01:34 +0000</pubDate>
<dc:creator>Ruswandi</dc:creator>
<guid>http://mentoring98.wordpress.com/2009/08/03/ibnu-al-quff-sang-pelopor-embriologi-modern/</guid>
<description><![CDATA[&#8220;Pelopor Ilmu Embriologi Modern&#8221;, begitulah dokter Muslim terkemuka di abad ke-13 itu di]]></description>
<content:encoded><![CDATA[&#8220;Pelopor Ilmu Embriologi Modern&#8221;, begitulah dokter Muslim terkemuka di abad ke-13 itu di]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kuasa hukum Ibnu mengganti tergugat]]></title>
<link>http://infobantul.wordpress.com/2009/07/02/kuasa-hukum-ibnu-mengganti-tergugat/</link>
<pubDate>Wed, 01 Jul 2009 23:28:34 +0000</pubDate>
<dc:creator>infobantul</dc:creator>
<guid>http://infobantul.wordpress.com/2009/07/02/kuasa-hukum-ibnu-mengganti-tergugat/</guid>
<description><![CDATA[1 Juli 2009 KP Sidang gugatan Bupati Sleman Ibnu Subiyanto terhadap hasil audit Badan Pemeriksa Keua]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>1 Juli 2009</p>
<p>KP Sidang gugatan Bupati Sleman Ibnu Subiyanto terhadap hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi DIY di PN Bantul kembali ditunda. Kuasa Hukum Ibnu Subiyanto mencabut gugatan yang pertama dan memasukkan gugatan baru sehingga mediasi harus dimulai lagi dari nol. Majelis Hakim Purwono menjelaskan pencabutan gugatan terhadap salah satu tergugat dan menggantinya dengan tergugat baru menyebabkan semua data harus diganti termasuk proses mediasi yang telah berlangsung juga harus dimulai dari nol. Untuk itu Purwono segera menutup persidangan dan melanjutkannya Selasa depan. Padahal rencananya dalam persidangan perdana tersebut akan dibacakan gugatan terhadap enam tergugat. Salah satu Kuasa Hukum penggugat Sudi Subakah mengatakan pihaknya memutuskan untuk mengganti tergugat Kepala BPK Pusat yang berkantor di Jakarta Timur dengan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi DIY yang berkantor di Bantul karena menilai lebih sesuai dengan persoalan yang dimaksud. Sudi mengatakan pihak yang mengaudit laporan penggunaan buku di Sleman adalah BPKP Provinsi DIY bukan BPK Pusat. Meski demikian kelima tergugat yang lain tidak diganti.</p>
<p>Di bagian lain Kuasa Hukum Tergugat Ramli Achfa mengatakan pada prinsipnya pihaknya tidak keberatan tergugat diganti. Namun semua pihak harus siap menerima konsekuensi yang terjadi karena proses pra persidangan harus dimulai lagi dari awal mulai pendaftaran perkara, mediasi dan persidangan. (lia)</p>
<p>Jelang penerimaan peserta didik baru</p>
<p><strong>Gadai meningkat hingga 10%</strong></p>
<p>KP Menjelang tahun ajaran baru penerimaan gadai di Pegadaian Bantul mulai meningkat. Kepala Pegadaian Bantul Sukirno mengatakan peningkatan sudah mencapai 10% dan diperkirakan bertambah hingga puncak penggadaian barang menjelang daftar ulang siswa baru. Sukirno menjelaskan sekitar Bulan Juni-Juli nasabah mulai menggadaikan barang. Setelah memasuki akhir Juli hingga awal Agustus jumlahnya akan memuncak hingga penambahan 20% dari jumlah gadai rata-rata. Sukirno menjelaskan saat ini jumlah gadai dan tebus cenderung seimbang, namun setelah memasuki puncak penerimaan siswa baru, jumlah gadai akan lebih banyak dibandingkan tebus. Untuk itu Pegadaian Bantul sudah mempersiapkan modal dan menghubungi Kantor Wilayah DIY-Jateng di Semarang sebagai antisipasi. Sukirno menjelaskan Kantor Wilayah Semarang sanggup memberikan modal dalam jumlah yang ditentukan Pegadaian Bantul. Sukirno menambahkan nasabah sebagian besar menggadaikan emas perhiasan. Sisanya menggadaikan sepeda motor, sepeda gunung dan sepeda onthel. (lia)</p>
<p><strong>Lagi, cagar budaya butuh perbaikan</strong></p>
<p>Kp Joglo Darmorejan di dusun Daleman Gilangharjo Pandak sebagai salah satu benda cagar budaya membutuhkan bantuan biaya untuk perbaikan. Pasca gempa pendopo depan dan belakang mengalami kerusakan. Dengan bantuan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata propinsi DIY senilai 100 juta rupiah pendopo depan sudah dapat diperbaiki. sedangkan perbaikan pendopo belakang yang diperkirakan menelan biaya 300 juta rupiah masih menunggu persetujuan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata propinsi DIY. Purwanto sebagai pewaris kelima Joglo Darmorejan mengatakan renovasi diusahakan tidak merubah bentuk aslinya. Sebab kedepan Joglo yang dibangun pada tahun 1826 ini akan menjadi tempat penyimpanan benda-benda cagar budaya di wilayah pembantu bupati (Tuti) Barat. Purwanto menilai langkah ini sudah sejalan dengan program pemerintah desa Gilangharjo Pandak yang akan mewujudkan Gilangharjo sebagai desa wisata berbasis seni dan budaya. Purwanto mengaku tanpa bantuan pemerintah akan sangat sulit merawat bangunan kuno di tanah seluas 4.000 meter persegi ini. Purwanto menambahkan joglo Darmorejan secara rutin dimanfaatkan masyarakat untuk kegiatan seni dan budaya.</p>
<p>Sementara itu berdasarkan data bidang budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bantul terdapat sekitar 200 benda cagar budaya berupa rumah tradisional yang tersebar di 14 kecamatan. Staf Bidang budaya Slamet mengaku membutuhkan dana yang sangat besar untuk merawatnya. Sebab selain rumah tradisional terdapat benda cagar budaya lainnya seperti situs yang berjumlah 23,monumen yang berjumlah 9 dan 23 jenis benda cagar budaya bergerak yang jumlahnya mencapai 247. Sebagai bentuk pengawasan paling sederhana Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bantul hanya dapat melakukan pendataan setiap 3 tahun sekali. Pendataan terakhir dilakukan pada tahun 2007. (tok)</p>
<p><strong>Perajin bambu kesulitan modal</strong></p>
<p>Kp Paguyuban pengrajin Bambu Prigaji di dusun Daleman gilangharjo Pandak menghadapi kesulitan modal untuk berkembang. Ketua kelompok pringaji satiyo mengatakan selama ini kelompoknya baru menerima dana stimulant dari pemerintah desa Gilangharjo untuk pengembangan disain dan ketrampilan pengrajin. Padahal untuk produk kandang yang sudah dirintis sejak puluhan tahun sudah memiliki pasar di Jogja,Klaten dan Solo. Dari segi inovasi kelompok pringaji juga sudah memproduksi kerajinan anyaman bamboo dari sisa pembuatan kandang. Beberapa swalayan di kota Jogja juga sudah tertarik untuk memajang kerajinan anyaman bamboo produksi kelompok pringaji. Satiyo mengaku saat ini sekitar 90 persen warga dusun daleman menggantungkan hidupnya dari membuat kandang. Setiap kepala keluarga rata-rata mempu memproduksi dan menjual 5 kandang setiap hari. Dengan harga satuan 40 hingga 60 ribu rupiah. Satiyo menambahkan bahan baku bamboo didatangkan dari purworejo.</p>
<p>Sementara itu Kepala Dusun Daleman rusdiyo mengatakan rusaknya jalan menuju lokasi menjadi kendala lain bagi kelompok pringaji dalam memasarkan produknys. Rusdiyo berharap jalan menuju lokasi dapat diaspal sehingga dapat dilalui kendaraan besar. Selain dapat mendukung kemajuan kelompok pengrajin bamboo pringaji pengaspalan jalan sekaligus mendukung terwujudnya gilangharjo sebagai desa wisata berbasis seni dan budaya. (tok)</p>
<p><strong>PSK divonis Rp500.000</strong></p>
<p>KP Tujuh orang pekerja sek komersial (PSK) divonis denda 500 ribu rupiah subsider tujuh hari kurungan dalam persidangan di PN Bantul Selasa siang yang dipimpin oleh Majelis Hakim Suprapti. Pengadilan juga memutuskan vonis denda yang sama kepada tiga pria hidung belang dan vonis denda 1 juta rupiah subsider tujuh hari kurungan kepada tiga pemilik rumah bordil. Dalam persidangan juga terungkap salah satu terdakwa yang tidak terbukti melakukan tindak pelacuran divonis bebas. Dalam persidangan MH Suprapti menjelaskan para terdakwa terbukti melanggar perda nomor 5 tahun 2007 tentang tindak pelacuran. Dari keterangan terdakwa sebagian besar mengakui tindak pelacuran yang dilakukan. Para PSK berusia 19 hingga 50 tahun dengan tarif pekerjaan rata-rata 40.000 rupiah. Mereka berhasil ditangkap oleh 30 petugas kepolisian Polres Bantul dalam penggerebekan PSK Senin sekitar pukul 8 hingga pukul 11 malam di Pantai Mancingan dan Parangkusumo Bantul. (lia)</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kisah Habil dan Qabil (Ibnu Katsir)]]></title>
<link>http://portalislam.wordpress.com/2009/06/22/kisah-habil-dan-qabil-ibnu-katsir/</link>
<pubDate>Mon, 22 Jun 2009 08:08:55 +0000</pubDate>
<dc:creator>abu althaf</dc:creator>
<guid>http://portalislam.wordpress.com/2009/06/22/kisah-habil-dan-qabil-ibnu-katsir/</guid>
<description><![CDATA[Download disini]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://galeri.myquran.org/main.php?g2_view=core.DownloadItem&#38;g2_itemId=19082&#38;g2_serialNumber=3" alt="" width="462" height="326" /></p>
<p style="text-align:left;"><strong>Download <a href="http://www.ziddu.com/downloadlink/5239543/IbnuKatsirKisahHabilQabil.pdf">disini</a></strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bulughul Maram [Al Hafidz Ibnu Hajar]]]></title>
<link>http://portalislam.wordpress.com/2009/06/18/bulughul-maram/</link>
<pubDate>Thu, 18 Jun 2009 08:58:56 +0000</pubDate>
<dc:creator>abu althaf</dc:creator>
<guid>http://portalislam.wordpress.com/2009/06/18/bulughul-maram/</guid>
<description><![CDATA[Download Bulughul Maram Min Adillatil Ahkaam karya Ibnu Hajar al Asqalani]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="aligncenter" src="http://www.rumahbukumufti.com/images/uploads/689.jpg" alt="" width="210" height="319" /></p>
<p><strong>Download <a href="http://www.ziddu.com/downloadfile.php?uid=ZKqimpyrbLKZlpbzZaqZnJGlaqeZnJquaA%3D%3D3">Bulughul Maram Min Adillatil Ahkaam karya Ibnu Hajar al Asqalani</a></strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kumpulan Kitab Tafsir (arab)]]></title>
<link>http://portalislam.wordpress.com/2009/06/18/kumpulan-kitab-tafsir-arab/</link>
<pubDate>Thu, 18 Jun 2009 06:55:41 +0000</pubDate>
<dc:creator>abu althaf</dc:creator>
<guid>http://portalislam.wordpress.com/2009/06/18/kumpulan-kitab-tafsir-arab/</guid>
<description><![CDATA[Berisi berbagai tafsir al-Quran seperti Tafsir Ibnu Katsir, al-Qurthubi, Jalalain, Saady, dan yang l]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://2.bp.blogspot.com/_8MKWyqO_boA/SFEAPsUQL1I/AAAAAAAAAFo/HO1eIptq0vI/S1600-R/image004.jpg" alt="" width="348" height="246" /></p>
<p style="text-align:left;">Berisi berbagai tafsir al-Quran seperti Tafsir Ibnu Katsir, al-Qurthubi, Jalalain, Saady, dan yang lainnya dalam bahasa arab.</p>
<p style="text-align:left;"><strong>Download <a href="http://www.islamspirit.net/islamspirit/downloads_cl/quran_tafseer_chm_4.zip">disini</a></strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[kejujuran]]></title>
<link>http://azisblev.wordpress.com/2009/06/15/kejujuran/</link>
<pubDate>Mon, 15 Jun 2009 02:17:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>azis</dc:creator>
<guid>http://azisblev.wordpress.com/2009/06/15/kejujuran/</guid>
<description><![CDATA[jadilah orang yang selalu ju2r]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>jadilah orang yang selalu ju2r</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ibnu Al-Jazzar Dokter Agung dari Benua Afrika]]></title>
<link>http://faizsyafa.wordpress.com/2009/06/14/ibnu-al-jazzar-dokter-agung-dari-benua-afrika/</link>
<pubDate>Sat, 13 Jun 2009 22:28:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>Faiz Izzur</dc:creator>
<guid>http://faizsyafa.wordpress.com/2009/06/14/ibnu-al-jazzar-dokter-agung-dari-benua-afrika/</guid>
<description><![CDATA[Algazir. Begitulah dunia Barat mengenal dokter Muslim legendaris dari Afrika Utara ini. Sejatinya, i]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Algazir. Begitulah dunia Barat mengenal dokter Muslim legendaris dari Afrika Utara ini. Sejatinya, ia bernama lengkap Abu Ja’far Ahmad ibnu Ibrahim ibnu Abi Khalid Ibnu al-Jazzar al-Qairawani atau akrab disapa Al-Jazzar. Ia adalah dokter berpengaruh dan sangat populer di abad ke-10 M.<br />
<!--more--></p>
<p><img src="http://www.republika.co.id/images/news/2009/06/20090610102642.jpg" alt="dokter" /></p>
<p>Ibnu al-Jazzar adalah dokter kelahiran Qairawan (sekarang Tunisia) pada 898 M. Ia begitu terkenal berkat sederet karya yang ditulisnya mengenai pengobatan Islam. Dalam sejumlah literatur disebutkan bahwa Ibnu al-Jazzar berasal dari keluarga yang juga berkecimpung di bidang kedokteran.</p>
<p>Ibnu Juljul dalam karyanya Tabaqat al-atibba’ dan Ibnu Abi Usaybi’a dalam karyanya ‘Uyun al-Anba’ mengungkapkan keluarga al-Jazzar berkiprah dalam bidang pengobatan. Tak heran, jika sejak kecil al-Jazzar juga sudah tertarik pada bidang medis.</p>
<p>Jacquart-Micheau dalam karyanya La Medecine Arahe mengungkapkan bahwa al-Jazzar merupakan murid seorang filsuf dan dokter Yahudi terkenal bernama Ishaq bin Sulayman al-Isra’ili (243H/855M- 343H/955M). Dari al-Isra’ili inilah al-Jazzar menimba ilmu kedokteran.</p>
<p>Sang guru juga sangat dikenal di dunia kedokteran Barat. Karya-karya al-Isra’ili telah diterjemahkan dalam bahasa Latin seperti al-Hummayat (tentang Demam) and al-Bawl (tentang Urine).</p>
<p>Ibnu al-Jazzar memulai praktiknya sebagai dokter di tanah kelahirannya Qairawan. Dengan penuh ketekunan dan ketelatenan, ia mengobati penduduk asli di wilayah tersebut. Dia melewati kehidupan yang keras. Selama masa hidupnya, dia mengabdikan dirinya untuk mempelajari dan mempraktikkan ilmu pengobatan atau kedokteran.</p>
<p>Setiap musim panas, ia melakukan perjalanan menjelajahi al-Munastir, di pesisir pantai Mediterania. Selama hidupnya, ia dikenal sebagai seorang dokter yang memiliki sifat yang baik. Meski profesinya sebagai seorang dokter begitu terhormat dan terpandang, namun dia tak silau dengan posisi dan jabatan yang menjanjikan.</p>
<p>Berbeda dengan dokter lainnya yang berlomba mencari posisi sebagai dokter istana, ia justru lebih memilih melayani masyarakat biasa. Ibnu al-Jazzar sangat menyadari posisinya sebagai dokter, dia melakukan pengobatan dengan profesional. Dia melakukan praktik medis dengan menerima dan memeriksa pasiennya selama jam konsultasi, khususnya analisis masalah urin pasien.</p>
<p>Hebatnya, ia melayani pasiennya dengan penuh pengabdian. Setelah melakukan pemeriksaan, Ibn al-Jazzar memberikan obat-obatan yang diperlukan bagi pasiennya secara gratis. Sikap mulia ini yang membuat al-Jazzar selalu dikenang. Sayangnya, jejak kehidupan al-Jazzar tak terekam sejarah dengan baik.</p>
<p>Tak ada catatan yang pasti mengenai tahun kelahiran dan wafatnya sang dokter agung dari benua Afrika Utara itu. “Banyak kebingungan masalah tahun kelahirannya (Ibnu al-Jazzar),” ujar Hajji Khalifah dalam karyanya bertajuk Kashf al-Zunun II.</p>
<p>Hajji menuturkan, ada tiga versi mengenai tahun yang sempat disebut-sebut sebagai tahun wafatnya Ibnu Al-Jazzar ini. Pertama, sebelum tahun 400H/1010M, kedua tahun 400 H/1010 M, dan ketiga setelah tahun ini. Sementara itu, Brockelmann (GI, 238), menyebutkan, al-Jazzar tutup usia pada tahun 395H/1004 M. Ilmuwan lainnya, seperti Idris mengadopsi pendapat Brockelmann soal tahun wafatnya al-Jazzar.</p>
<p>Sedangkan Ibnu Juljul, merujuk pada karyanya bertajuk Tabaqat al-Atibba menyebutkan Ibnu Al-Jazzar meninggal pada 987 M. Sementara, Ibnu ‘Idhari dalam karyanya al-Bayan al-Mughrib I, mengatakan wafatnya Ibnu Al-Jazzar sekitar tahun 369 H/979M-980M. Namun, baru-baru ini ada bukti yang menunjukkan bahwa ia meninggal di kota kelahirannya di Qayrawan, sekitar tahun 979-980 M (369 H).</p>
<p><strong>Adi Karya Ibnu Al-Jazzar</strong></p>
<p>Ibnu al-Jazzar merupakan seorang penulis yang produktif dalam bidang kedokteran. Kitab-kitab yang ditulisnya begitu terkenal dan berpengaruh dalam dunia kedokteran Barat di abad pertengahan. Kitabnya al-Adwiya al-Mufrada (Treatise on Simple Drugs) telah diterjemahkan ke dalam bahasa Yunani, Latin dan Ibrani dan dicetak beberapa kali.</p>
<p>Karyanya menjadi sangat populer setelah diterjemahkan oleh Constantine, seorang ilmuwan asal Afrika, dengan judul Liber de Gradibus. Tak heran, jika kitab karya al-Jazzar itu menjadi begitu penting dalam dunia kedokteran Barat. Sejak mengenal kitab ini, dunia kedokteran Barat mulai mengenal pharmacopeia.</p>
<p><img src="http://www.republika.co.id/images/news/new2009/Ibnu-Al-jazzar.jpg" alt="ibnu aljazar" /></p>
<p>Karyanya yang lain adalah Tibb al-Fuqara‘ wa Al-Masakin (Medicine for the Poor). Kitab karya sang dokter agung itu telah dianalisis oleh Ed S Catahier dan JacquaI-Micheau dalam bentuk artikel ilmiah. Karyanya Ibnu al-Jazzar itu, kata Catahier, menjadi sebuah literatur yang populer khususnya selama abad pertengahan.</p>
<p>Rocha Pereira dalam karyanya Obras Medicas de Pedro Hispanokarya, mengatakan, karya Ibnu al-Jazzar ini juga dilirik oleh Petrus dari Spanyol, seorang dokter dan filsuf yang menjadi Paus dengan nama John XXI.</p>
<p>Karya Ibnu al-Jazzar lainnya yang berpengaruh adalah Zad al-Musafir wa-Qut al-Hadir (Provisions for the Traveller and the Nourishment of the Settled). Kitab Zad Al-Musafir merupakan karyanya yang terbesar. Yang saat itu, sebagian besar ditulis masih dalam bentuk manuskrip (naskah).</p>
<p>Ullmann dalam karyanya Neues zu den diaetetischen Schriften des Rufus yon Ephesos, menjelaskan bahwa karya sang dokter Muslim itu terdiri dari tujuh volume buku. Kitab ini bukanlah merupakan buku panduan bagi wisatawan, tetapi merupakan buku panduan medis yang sistematis, membahas berbagai penyakit dan perawatan capite ad calcem (dari kepala ke ujung kaki) dalam tulisan yang begitu singkat.</p>
<p>Karyanya itu berisi banyak kutipan yang berharga dari dokter dan filosof Yunani terkenal, seperti, Hippocrates, Aristotle, Rufus, Galen, Paulus dari Aegina, Palladios dan lainnya. Kitab yang berpengaruh itu mulai diterjemahkan ke dalam bahasa Yunani pada awal abad ke-11 M. Kitab ini didistribusikan secara luas.</p>
<p>Buku kedokteran yang ditulis Ibnu al-Jazzar ini begitu popular di kalangan Yahudi. Buktinya, kitab itu diterjemahkan sebanyak tiga kali ke dalam bahasa Ibrani. Pertama dialihbahasakan oleh seorang penerjemah anonim dengan judul Ya’ir Nativ pada 1224 M. Kedua, diterjemahkan Musa Ibnu Tibbon pada 1254 M bertajuk Zedatha-Derakhim. Ketiga dialihbahasakan Ben Abraham Ishak menjadi buku berjudul Zedah-la Orehim.</p>
<p>Seperti halnya kitab al-Adwiya al-Mufrada, kitab kedokteran berjudul Zad al-Musafir ini juga diterjemahkan ke dalam bahasa Latin oleh Constantine pada 1124 M, dengan judul Viaticum peregrinantis. Tak pelak lagi, karya Ibnu al-Jazzar pun menjadi salah satu buku referensi kedokteran yang sangat berpengaruh bagi peradaban Eropa di abad pertengahan.</p>
<p>Buku tentang demam dan penyakit seksual karya Ibnu al-Jazzar juga telah diedit dan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Karyanya tersebut diterjemehkan oleh Gerrit Bos dengan judul Ibn al-Jazzar on Sexual Diseases: A Critical Edition of “Zad al-Musafir wa-Qut al-Hadir”: Provisions for the Traveller and Nourishment for the Sedentary.</p>
<p>Buku tersebut juga sangat berpengaruh di Eropa. Pada abad ke-11 M, buku itu diterjemahkan ke dalam bahasa Yunani. Pada abad ke-12 M, di Toledo, buku itu kemudian diterjemahkan dari bahasa Arab ke bahasa Latin oleh seorang penerjemah, bernama Lombard.</p>
<p>“Setelah diterima ke dalam apa yang disebut Articella atau Ars medicinae, ringkasan yang dibuat dari buku medis (karya Ibnu al-Jazzar), telah banyak digunakan di sekolah-sekolah medis (Salerno, Montpellier), dan di perguruan tinggi (Bologna, Paris, Oxford), ”  jelas Dugat dalam karyanya Etudes sur le Traitc de Medecine d’ Abou Dja’far ahmad, Intitule: Zad al-Mozafir.</p>
<p>Ibnu al-Jazzar juga menulis sebuah risalah dalam pengobatan sifat pelupa berjudul Risalah fi al-Nisyan wa-‘Ilajih dan tips memperkuat daya ingat lewat Kitab al-Nisyan wa-Uruq Taqwiyat al-Dhakira. Kedua karya Ibnu al-Jazzar itu telah diedit dan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Hal itu diungkapkan oleh Gerrit Bos dalam karyanya Ibn al-Jazzar, Risala fi Alnisyan (Treatise on Forgetfulness).</p>
<p>Selain itu, dia juga membuat buku tentang penyakit gangguan tidur (sleep disorder). Dia juga menyusun sebuah risalah dalam kasus angka kematian. Dia juga menulis buku tentang pediatrik (ilmu kesehatan anak anak), demam, penyakit seksual, pengobatan bagi si miskin. Risalah ini diringkas oleh Gerrit Bos menjadi &#8220;Ibn al-Jazzar on Medicine for the Poor and Destitute&#8221;, dalam Journal of the American Oriental Society.</p>
<p>Dia juga menulis tentang terapeutik (nilai pengobatan), vaticum, coryza, penyakit perut, penyakit kusta, obatobatan terpisah, obat-obatan campuran dan ini ditambahkan dalam bukunya dalam wilayah keilmuan lain, misalnya sejarah binatang dan literatur.</p>
<p>Ibnu al-Jazzar juga memiliki beberapa buku tentang geriatric medicine atau (ilmu kedokteran yang mempelajari tentang orang tua) dan kesehatan lansia (Kitab Tibb al-Mashayikh). Dengan demikian, betapa besarnya sumbangsih al-Jazzar bagi pengembangan dunia kedokteran modern.</p>
<p>sumber dari <a href="http://www.republika.co.id/berita/55548/Ibnu_Al_Jazzar_Dokter_Agung_dari_Benua_Afrika">sini</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ahmad Ibnu Majid: Singa Lautan di Abad ke-15 M]]></title>
<link>http://sunartoedris.wordpress.com/2009/05/05/ahmad-ibnu-majid-singa-lautan-di-abad-ke-15-m/</link>
<pubDate>Tue, 05 May 2009 09:48:55 +0000</pubDate>
<dc:creator>sunartoedris</dc:creator>
<guid>http://sunartoedris.wordpress.com/2009/05/05/ahmad-ibnu-majid-singa-lautan-di-abad-ke-15-m/</guid>
<description><![CDATA[By Republika Newsroom ahmad-ibn-majid Singa Lautan. Begitulah dunia maritim Islam dan Barat menjuluk]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>By Republika Newsroom</p>
<div id="attachment_815" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-815" title="ahmad-ibn-majid" src="http://sunartoedris.wordpress.com/files/2009/05/ahmad-ibn-majid.jpg?w=300" alt="ahmad-ibn-majid" width="300" height="198" /><p class="wp-caption-text">ahmad-ibn-majid</p></div>
<p>Singa Lautan. Begitulah dunia maritim Islam dan Barat menjuluki Ahmad Ibnu Majid. Navi gator Muslim di abad ke-15 itu sungguh sangat disegani para pelaut pada zamannya. Keberanian nya menantang ganasnya gelombang lautan menjadikannya seorang legendaris. Kemampuan dan keandalannya dalam seni navigasi dicatat dalam sejarah dengan tinta emas.</p>
<p>Ibnu Majid yang terlahir di Julphar, sekarang dikenal Ras Al Khaimah, yang berada di salah satu dari tujuh kota Uni Emirat Arab pada 1421 M itu juga dikenal sebagai ahli pembuat peta atau kartografer. Muhammad Razi dalam karyanya bertajuk 50 Ilmuwan Muslim Populer mengungkapkan, masa hidup Ibnu Majid pada akhir abad ke-15 M, bertepatan dengan upaya penjelajah Eropa mencari jalur baru ke Asia.</p>
<p>Pada era itu pula, Portugis memiliki seorang pelaut terkemuka bernama Vasco Da Gama. Pelaut kenamaan dari Eropa itu memimpin sebuah ekspedisi bahari untuk menemukan Tanjung Harapan di selatan Afrika pada tahun1498 M. Penemuan itu membuat bangsa Eropa menemukan jalur baru ke benua Asia, yang sebelumnya harus melewati tanah Islam di Timur Tengah.<br />
<!--more-->Keberhasilan Vasco da Gama itu tak ada artinya bila tak dibantu seorang navigator Mus lim yang pemberani. Dialah Ahmad Ibnu Majid ini. “Ia pernah diangkat sebagai naviga tor Vasco Da Gama, walau ternyata penelitian masa kini membuktikan bahwa bukannya dia, melainkan seorang Muslim dari Gujarat yang melakukannya,” ungkap Muhammad Razi.</p>
<p>Meski penelitian terbaru tak membuktikan nya, sejarah tetap mencatat Ibnu Majid sebagai seorang pelaut, navigator dan pembuat peta yang sangat masyhur. Tak cuma itu, ia pun berhasil menuliskan sebuah buku yang sangat diakui dan dikagumi. Pada saat hidup nya, Ibnu Majid pun telah mampu membuat kompas.</p>
<p>Dunia maritim bukanlah hal yang aneh bagi Ibnu Majid. Sejak kecil lautan telah men jadi bagian hidupnya, karena ia memang tumbuh dari keluarga pelaut. Tak aneh bila pada usia 17 tahun, Ibnu Majid sudah sangat jago mengemudikan kapal laut.</p>
<p>“Keluarga Ahmad Ibnu Majid berasal dari Najd di Semenanjung Arabi. Darah pelaut mengalir ditubuhnya. Hal ini karena kakek dan ayahnya juga merupakan seorang pelaut. Ayahnya bahkan pernah menulis buku tentang navigasi di lautan sekitar Hijaz,” tutur Muhammad Razi.</p>
<p>Lantaran terbiasa mengikuti pelayaran di Laut Merah bersama ayahnya, sang navigator bersama teman-temannya juga memiliki ide melakukan pelayaran di sejumlah daerah. Ber bekal keberanian dan tekad baja, ia bersa ma sekelompok pelaut melakukan penjela jahan yang lebih luas. Ibnu Majid pun meng arungi Samudera Hindia.</p>
<p>Penjelajahannya yang begitu lama di Samu dera Hindia membuat Ibnu Majid sangat memahami seluk beluk daerah itu. Malah, ia menulis sejumlah pandangannya yang sangat penting bagi dunia kelautan pada masa itu. Berkat keberaniannya menyusuri daerah baru yang jarang dikunjungi, Ibnu Majid pun kian dikenal. Setiap penjelajahannya didukung alat canggih seperti kompas yang dibuatnya sendiri, tentu saja kompas ini jauh lebih detail dari kompas modern.</p>
<p><img class="alignright size-full wp-image-816" title="kompas1" src="http://sunartoedris.wordpress.com/files/2009/05/kompas1.jpg" alt="kompas1" width="200" height="202" />“Dengan bantuan kompasnya, ia juga berhasil menjelajahi daerah pantai Benua Afrika, mulai dari Luat Merah ke arah selatanlalu ke Barat hingga Maroko dan Laut Tengah. Tak diragukan lagi, ilmu kelautan adalah sesuatau hal yang sangat dikuasai dan dipahaminya, papar Muhammad Razi.</p>
<p>Seringnya ia melakukan penjelajahan di berbagai daerah, tentu saja membuatnya memiliki banyak kenalan dan teman. Hingga akhirnya ia bertemu dengan Vasco Da Gama, pelaut asal Purtugis itu. Mungkin karena Vas co Da Gama sangat mengagumi kompas yang dibuatnya serta pengetahuan yang dikuasai nya, Ibnu Majid pun diajakVasco da Gama untuk turut serta dalam ekspedisi pelayaran yang akan dipimpinnya.</p>
<p>Saat itulah, namanya semakin terkenal, tak hanya di dunia Muslim, tapi juga di dunia Barat. Pada saat membantu Vasco da Gama, ia mengendalikan perjalanan laut dari benua Afrika ke India. &#8220;Untuk mencapai Afrika Timur, orang Portugis mencari informasi secara terus menerus (menyeberangi) Laut Arab sampai seorang pelaut berbakat bernama Ahmad Ibnu Majid ikut terlibat dalam pekerjaan mereka,&#8221; papar Qutb al-Din al-Nah ra wali (1511-1582), dalam karyanya bertajuk al-Barq al-yamani fil-fath al-Uthmani, yang dipublikasikan tahun 1892.</p>
<p>Ibnu Majid yang tutup usia pada tahun 1500 M telah mewariskan sederet karya yang sangat penting bagi dunia pelayaran dan kelautan. GR Tibbetts dalam bukunya berjudul Arab Navigation in the Indian Ocean Before the Co ming of the Portuguese, mengungkapkan, karya terpenting dari Ibnu Majid adalah Kitab al-Fawaid fi Usul Ilm al-Bahr wal-Qawaid atau (Buku Pedoman tentang Prinsip dan Per aturan Navigasi), yang ditulisnya pada 1490 M. Buku ini tentu saja sangat bermanfaat, terutama untuk membantu orang teluk Persia menjangkau pantai In dia, Afrika Timur, dan tujuan lainnnya.</p>
<p>Kitab itu merupakan salah satu rujukan terpen ting dalam bidang kelautan pada zamannya. Buku itu merupakan ensiklopedia navigasi yang menjelaskan sejarah dan prinsip da sar navigasi, letak bulan, macam-macam kom pas, perbedaan cara berlayar di berbagai per air an, posisi bintang, jumlah angin musim, dan angin musim laut lainnya, topan, dan be be rapa topik lainya untuk navigator profesional.</p>
<p>Ibnu Majid menulis buku itu berdasarkan pengalaman pribadinya dan juga pengalaman ayahnya yang juga merupakan keluarga navigator terkenal, dan merupakan pengetahuan bagi generasi pelayaran Sa mu dra India. Selain dida sar kan pada pengalamannya, se mua karya Ibnu Majid juga di padukan dengan teori-teori navigasi yang diperoleh dari buku-buku yang ditulis pendahulunya.</p>
<p>Salah satu ilmuwan Muslim yang menjadi rujukan pemikir annya adalah Yaqut Al Hamawi. &#8220;Saya memposisikan Ahmad Ibnu Majid diatas Yaqut, karena penyebaran pandangan Ahmad Ibnu Majid begitu meluas dari dari dunia Islam hingga ke Barat, dan turut serta memajukan dasar-dasar ilmu kelautan yang mendukung munculnya pelayaran besar-besaran yang dilakukan Eropa ke seluruh penjuru dunia pada saat itu,&#8221; tutur GR Tibbetts.</p>
<p>Sedangkan, kata dia, pengaruh karya Yaqut sangat kuat dalam pengkajian daerahdae rah Islam pada masa itu. Namun pada saat yang sama pandangannya relatif tidak berpengaruh secara langsung terhadap dunia Barat. Begitulah peran dan jasa Ibnu Majid dalam mengembangkan ilmu navigasi dan pelayaran.</p>
<p><strong>Ibnu Majid dan Keunggulan Dunia Islam</strong></p>
<p><img class="alignright size-full wp-image-817" title="kompas2" src="http://sunartoedris.wordpress.com/files/2009/05/kompas2.jpg" alt="kompas2" width="200" height="247" />Kita menguasai 32 arah mata angin, tirfa, zam, serta pengukuran tinggi bintang, yang tak mereka miliki (Eropa). Mereka tidak menge tahui cara kita melakukan navigasi, tapi kita bisa mengetahui apa yang mereka lakukan dalam navigasi. Kita dapat menggunakan sistem navigasi mereka dan pelayaran de ngan kapal mereka, tutur Ibnu Majid dalam kitab yang ditu lisnya.</p>
<p>Ibnu Majid juga mengungkapkan keunggulan dunia pelayar an Islam lainnya. Menurut dia, Pelaut Muslim telah mengetahui bahwa Samudera Hindia terhubung dengan semua Samudera, dan kita bisa menguasai buku-buku ilmu pengetahuan yang memberikan penjelasan cara mengukur ketinggian bintang, tapi mereka tidak memiliki pengetahuan keting gian bintang.</p>
<p>Mereka tidak punya ilmu pengetahuan dan juga tidak punya buku-buku, hanya kompas dan perhitungan mati. Kita dapat dengan mudah berlayar di kapal mereka dan di atas laut mereka, sehingga mereka menghormati kita. Mereka mengakui kita memiliki ilmu pengetahuan yang lebih baik tentang laut dan navigasi dan hikmah bintang-bintang, tuturnya.</p>
<p>Karya-karya Ibnu Majid memberi pengaruh luas dalam dunia pelayaran baik di dunia Islam maupun dunia Barat. Karyanya telah memberi inspirasi dan semangat bagi para pelaut di zamannya untuk mela kukan penjelajahan. Padahal, sebelumnya sangat sedikit pelaut Arab yang berani mengarungi wilayah yang lebih jauh dari kawasan Laut Merah, Pantai Timur Afrika, hingga Pantai Tenggara Afrika atau Sofala, wilayah dekat Madagaskar.</p>
<p>Sebelum Ibnu Majid menulis buku tentang navigasi dan pelayaran, para pelaut pernah mencoba jalur berdasarkan peta yang dibuat Claudius Ptolemaeus. Dalam peta itu dijelaskan, di selatan Sofala terdapat daratan yang membentang hingga ke Cina di sebelah timur. Hanya celah sempit yang menghu bungkan Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.</p>
<p>Peta itu lalu dikoreksi Abu Raihan al-Biruni. Ilmuwan Muslim itu menjelaskan ada lautan, bukan hanya selat, yang menghubungkan dua samudra besar tersebut. Ibnu Majid pun membenarkan teori al-Biruni. Ia membenarkan terori al-Biruni berdasarkan pengalamannya menjelajahi lautan.</p>
<p>Menurut Ibnu Majid, di selatan Sofala terdapat selat yang menghubungkan Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Ia telah mengoreksi kesalahan peta yang dibuat Ptolemaeus. Semua itu berkat rasa keingintahuannya yang begitu besar tentang wilayah pantai Afrika secara keseluruhan. Saat itu, ia melakukan ekspedisi keliling benua Afrika mulai dari Laut Merah ke arah selatan lalu ke barat hingga Maroko dan Laut Tengah. Inilah yang mengantarkannya pada suatu kebenaran.</p>
<p>Ibnu Majid pun dikenal sebagai pembuat kompas dengan 32 arah mata angin. Tentu saja kompas ini jauh lebih detil dengan kompas buatan ahli masa itu, terutama orang Mesir dan Maroko. Kreasi itu akhirnya dikenal sebagai bentuk awal kompas modern.</p>
<p>Ketika Ibnu Majid bertemu dengan para pelaut Portugis yang terkenal dalam penjelajahannya, termasuk Vasco Da Gama, ia menunjukkan kompas buatannya itu. Kala itu, para pelaut Portugis sangat terkesima melihat kompas dengan 32 arah mata angin itu. Mereka juga mengaku belum pernah melihat kompas seperti itu sebelumnya. she/desy/taq</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Riwayat Sejarah Sang Legenda : Abunawas  ]]></title>
<link>http://altahida.wordpress.com/2009/04/01/riwayat-sejarah-sang-legenda-abunawas/</link>
<pubDate>Tue, 31 Mar 2009 17:35:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>altahida</dc:creator>
<guid>http://altahida.wordpress.com/2009/04/01/riwayat-sejarah-sang-legenda-abunawas/</guid>
<description><![CDATA[Ilahi lastu lilfirdausi ahla wala aqwa &#8216;ala naril jahimi Fahab li tawbatan waghfir dzunubi fai]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><em>Ilahi lastu lilfirdausi ahla wala aqwa &#8216;ala naril jahimi Fahab li tawbatan waghfir dzunubi fainaka ghafirud dzanbil adzimi.</em><em><img class="alignright size-medium wp-image-487" title="abunuwas" src="http://altahida.wordpress.com/files/2009/04/abunuwas.gif?w=238" alt="abunuwas" width="149" height="185" /><br />
</em>Senandung syair yang menyentuh hati itu mengalun begitu merdu. Sembari menunggu datangnya shalat Maghrib dan Subuh, para jamaah shalat kerap melantunkan syair itu dengan syahdu di mushala dan masjid. Meski syair itu telah berumur hampir 11 abad, namun tampaknya tetap akan abadi.</p>
<p>Syair pengingat dosa dan kematian itu boleh dibilang begitu melegenda, seperti nama besar pengarangnya Abu Nuwas yang hingga kini tetap dikenang dan diperbincangkan. Abu Nuwas atau Abu Nawas adalah seorang penyair Islam termasyhur di era kejayaan Islam.<br />
<!--more--><br />
Orang Indonesia begitu akrab dengan sosok Abu Nuwas lewat cerita-cerita humor bijak dan sufi. Sejatinya, penyair yang bernama lengkap Abu Nuwas Al-Hasan bin Hini Al-Hakami itu memang seorang humoris yang lihai dan cerdik dalam mengemas kritik berbungkus humor.</p>
<p>Penyair yang dikenal cerdik dan nyentrik itu tak diketahui secara pasti tempat dan waktu kelahirannya. Diperkirakan, Abu Nuwas terlahir antara tahun 747 hingga 762 M. Ada yang menyebut tanah kelahirannya di Damaskus, ada pula yang meyakini Abu Nuwas berasal dari Bursa. Versi lainnya menyebutkan dia lahir di Ahwaz.</p>
<p>Yang jelas, Ayahnya bernama Hani seorang anggota tentara Marwan bin Muhammad atau Marwan II- Khalifah terakhir bani Umayyah di Damaskus. Sedangkan ibunya bernama Golban atau Jelleban seorang penenun yang berasal dari Persia. Sejak lahir hingga tutup usia, Abu Nuwas tak pernah bertemu dengan sang ayah.</p>
<p>Ketika masih kecil, sang ibu menjualnya kepada seorang penjaga toko dari Yaman bernama, Sa&#8217;ad Al-Yashira. Abu Nuwas muda bekerja di toko grosir milik tuannya di Basra, Irak. Sejak remaja, otak Abu Nuwas yang encer menarik perhatian Walibah ibnu A-Hubab, seorang penulis puisi berambut pirang. Al-Hubab pun memutuskan untuk membeli dan membebaskan Abu Nuwas dari tuannya.</p>
<p>Sejak itu, Abu Nuwas pun terbebas dari statusnya sebagai budak belian. Al-Hubab pun mengajarinya teologi dan tata bahasa. Abu Nuwas juga diajari menulis puisi. Sejak itulah, Abu Nuwas begitu tertarik dengan dunia sastra. Ia kemudian banyak menimba ilmu dari seorang penyair Arab bernama Khalaf Al-Ahmar di Kufah.</p>
<p>Sang guru memerintahkannya untuk berdiam di padang pasir bersama orang-orang badui untuk mendalami dan memperhalus pengetahuan bahasa Arabnya selama satu tahun. Setelah itu, dia hijrah ke Baghdad yang merupakan metropolis intelektual abad pertengahan di era kepemimpinan Khalifah Harun Ar-Rasyid.</p>
<p>Sebagai penyair yang nyentrik, masa mudanya penuh dengan gaya hidup yang kontroversial, sehingga membuat Abu Nawas tampil sebagai tokoh yang unik dalam khazanah sastra Arab Islam. Ketika masih muda, puisi-puisi yang dikarangnya kerap diinspirasi khammar (minuman keras), salah satunya khumrayat (penggambaran minuman keras). Adalah Dr Muhammad al-Nuwaihi dalam kitabnya Nafsiyyat Abi Nuwas menyebutkan Abu Nawas sangat tergantung pada minuman keras.</p>
<p>Sebagai penyair, tingkah laku Abu Nawas bisa disebut aneh, bahkan slebor. Tingkah lakunya membuat orang selalu mengaitkan karyanya dengan gejolak jiwanya. Ditambah sikapnya yang jenaka, perjalanan hidupnya benar-benar penuh warna. Namun, di mata Ismail bin Nubakht Abu Nuwas adalah seorang yang cerdas dan kaya pengetahuan.</p>
<p>&#8221;Saya tak pernah melihat orang yang mau belajar lebih luas dibanding Abu Nuwas. Tak ada seorang pun. Dengan ingatan yang sangat kaya, namun koleksi bukunya sangat sedikit. Setelah dia tutup usia, kami mencari rumahnya dan hanya menemukan sebuah buku di rumahnya,&#8221; papar Ismail bin Nubakht dalam catatannya.</p>
<p>Berbekal kepiawaiannya menulis puisi, Abu Nawas bisa berkenalan dengan para pangeran. Sejak dekat para bangsawan, puisi-puisinya berubah memuja penguasa. Dalam kitab Al-Wasith fil Adabil &#8216;Arabi wa Tarikhihi, Abu Nawas digambarkan sebagai penyair multivisi, penuh canda, berlidah tajam, pengkhayal ulung, dan tokoh terkemuka sastrawan angkatan baru.</p>
<p>Karir Abu Nuwas di dunia sastra pun makin kinclong setelah kepandaiannya menulis puisi menarik perhatian Khalifah Harun Al-Rasyid. Melalui perantara musikus istana, Ishaq al-Wawsuli, Abu Nawas akhirnya didapuk menjadi penyair istana (sya&#8217;irul bilad). Abu Nawas pun diangkat sebagai pendekar para penyair. Tugasnya menggubah puisi puji-pujian untuk khalifah.</p>
<p>Kegemarannya bermain kata-kata dengan selera humor yang tinggi membuatnya menjadi seorang legenda. Namanya juga tercantum dalam dongeng 1001 malam. Meski sering ngocol, ia adalah sosok yang jujur. Tak heran, bila dia disejajarkan dengan tokoh-tokoh penting dalam khazanah keilmuan Islam.</p>
<p>Kedekatannya dengan khalifah berakhir di penjara. Suatu ketika Abu Nawas membaca puisi Kafilah Bani Mudhar yang membuat khalifah tersinggung dan murka. Ia lantas di penjara. Setelah bebas, dia mengabdi kepada Perdana Menteri Barmak. Ia hengkang dari Baghdad setelah kejayaan Barmak jatuh pada tahun 803 M. Setelah itu, ia hijrah ke Mesir dan menggubah puisi untuk Gubernur Mesir, Khasib bin Abdul Hamid al-Ajami. Abu Nuwas akhirnya kembali lagi ke Baghdad, setelah Harun al-Rasyid meninggal dan digantikan Al-Amin.</p>
<p>Sejak mendekam di penjara, puisi-puisi Abu Nawas berubah menjadi religius. Kepongahan dan aroma kendi tuaknya meluntur, seiring dengan kepasrahannya kepada kekuasaan Allah. Syair-syairnya tentang pertobatan bisa dipahami sebagai salah satu ungkapan rasa keagamaannya yang tinggi.</p>
<p>Sajak-sajak tobatnya bisa ditafsirkan sebagai jalan panjang menuju Tuhan. Puisi serta syair yang diciptakannya menggambarkan perjalanan spiritualnya mencari hakikat Allah. Kehidupan rohaniahnya terbilang berliku dan mengharukan. Setelah &#8216;menemukan&#8217; Allah, inspirasi puisinya bukan lagi khamar, melainkan nilai-nilai ketuhanan. Di akhir hayatnya, ia menjalani hidup zuhud. Seperti tahun kelahirannya yang tak jelas, tahun kematiannya terdapat beragam versi antara 806 M hingga 814 M. Ia dimakamkan di Syunizi, jantung Kota Baghdad.</p>
<p><a href="http://www.ubb.ac.id/menulengkap.php?judul=Riwayat Sejarah Sang Legenda : Abunawas &#38;&#38;nomorurut_artikel=195" target="_blank">sumber artikel</a></p>
<p><a href="http://haisa.files.wordpress.com/2008/03/abunuwas.gif" target="_blank">sumber gambar</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Seputar sufi dan yang saya alami]]></title>
<link>http://mutiarazuhud.wordpress.com/2009/03/25/sufidansayai/</link>
<pubDate>Wed, 25 Mar 2009 05:33:15 +0000</pubDate>
<dc:creator>mutiarazuhud</dc:creator>
<guid>http://mutiarazuhud.wordpress.com/2009/03/25/sufidansayai/</guid>
<description><![CDATA[Banyak perbedaan pendapat seputar sufi. Saya pribadi sedang dalam proses mempelajarinya. Namun ada s]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Banyak perbedaan pendapat seputar sufi.</p>
<p>Saya pribadi sedang dalam proses mempelajarinya.</p>
<p>Namun ada seorang teman saya yang mendalaminya dan saya lihat beliau sejauh ini menjalankan syariah dan berpegang teguh pada Al Qur&#8217;an dan Hadist. Pernah saya tanyakan kepada beliau bagaiman perbedaan sufi yang benar dan sesat. Beliau menyatakan bahwa sufi yang sesat adalah yang meninggalkan syariah. Sejauh seorang sufi menjalankan syariah dan berpegang teguh pada Al-Quran dan Hadist serta tidak ditambah perbuatan bid&#8217;ah maka mereka insyaallah dijalan yang lurus.</p>
<p>Saya minta petunjuk teman, buku-buku karya siapa yang sebaiknya saya baca jika ingin mengetahui seputar sufi yang baik. Teman saya itu merekomendasikan karya Ibnu Athaillah Al-Sakandari, karena beliau berpegang teguh pada Al-Qur&#8217;an dan Hadist.</p>
<p>Beberapa buku terjemahan karya Ibnu Athaillah saya dapatkan dari penerbit Serambi (www.serambi.co.id) dan salah satu buku yang berkesan cukup dalam adalah &#8220;Menyelam ke samudera ma&#8217;rifat dan hakekat&#8221;, Syekh Ahmad Ibnu Athaillah, Penerbit Amelia Surabaya terbitan 2006 yang saya beli di TB WaliSongo Kwitang.</p>
<p>Sungguh buku-buku tersebut membawa perubahan berarti bagi hidup saya.</p>
<p>Dahulu saya merasa &#8220;aku&#8221; dan bangga dengan kemampuan saya. Salah satunya dahulu saya senang sekali klo boss memuji saya dengan, &#8220;wah klo ndak ada zon, bisa ndak terselesaikan masalah ini&#8221;.</p>
<p>Dahulu juga saya merasakan dalam mencari rezeki, bersusah payah seperti kebanyakan orang-orang. Pagi sampai sore di kantor sebuah perusahaan swasta, pulang kerja masih juga &#8220;menjual&#8221; profesionalitas saya (bidang IT). Terkadang pulang larut malam bahkan sampai pukul 1 atau 2 dini hari. Sabtu &#8211; minggu pun kadang saya pergunakan sehingga menelantarkan anak dan istri.</p>
<p>Dahulu saya sering sholat dirasakan tidak khusyuk, ibadah lain pun terasa &#8216;kering&#8217; sehingga jelas dahulu saya hanya menjalankan Iman dan Islam tanpa mengerti arti sesunguhnya Ihsan.</p>
<p>Pendapat saya dunia sufi lah yang menjelaskan tentang Ihsan sesungguhnya, dan menurut saya, kita sebagai muslim wajib untuk mengetahui lebih dalam tentang Ihsan. Inilah sebenarnya jawaban atas pertanyaan negatif sebagian orang seperti.</p>
<p>&#8220;Dia muslim, tapi koq korupsi&#8221;</p>
<p>&#8220;Dia sholat, tapi koq maksiat&#8221;</p>
<p>&#8220;Dia muslim, tapi koq &#8230;&#8230;. perbuatan/sifat lain-lainnya yang tidak mencerminkan perbuatan/sifat seorang muslim.</p>
<p>Alhamdulillah, setelah saya berkenalan dengan dunia sufi, terjadi perubahan dalam hidup saya. Saat ini saya merasakan betapa lemahnya saya dihadapan Allah. Benar-benar tidak ada daya upaya selain atas izin Allah. Saya merasakan segala ilmu yang saya dapatkan sangat kecil sekali dibandingkan dari ke Maha Tahu an Nya. Tidak ada lagi yang patut di sombongkan. Allah lah Maha Besar.</p>
<p>Klo saya melihat teman yang meninggalkan sholat wajib, saya menganggap teman itu, berani sekali / sombong kepada Allah. Sholat adalah hak Allah.</p>
<p>Selanjutnya dalam kehidupan saya, selalu berpegang teguh pada firman Allah,</p>
<p><em>Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku</em> (Az Zariyat 56) dan</p>
<p><em>Beribadahlah kepada Tuhanmu sampai kematian menjemputmu</em> (al Hijr 99)</p>
<p>Bahwa tujuan hidup manusia di dunia adalah semata-mata beribadah kepada Allah.</p>
<p>Kemudian kita menerima apapun ketetapan Allah untuk kita di dunia<br />
dan menjalankan ketetapan secara profesional, istiqomah.</p>
<p>Firman Allah,</p>
<p>&#8220;<em>Dan Tuhanmu menciptakan dan memilih apa yang Dia kehendaki. Bagi mereka (manusia) tidak ada pilihan.”</em>(QS Qasas :8)</p>
<p>Kemudian mengenai rezeki di dunia kita serahkan hasilnya pada Allah,  kita manusia hanya punya hak untuk ikhtiar/prosesnya saja.</p>
<p>Firman Allah,</p>
<p><em>“Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan jalan keluar, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.”</em> (QS. Ath Thalaaq [65]: 2-3).</p>
<p>Sedangkan selama kehidupan di dunia yang perlu selalu diingat adalah hidup kita penuh cobaan baik dalam posisi kesempitan/miskin maupun pada posisi kelapangan/kaya. Selalulah mengutamakan kehidupan Akhirat kelak.</p>
<p>Sesuai firman Allah.</p>
<p>“<em>Barangsiapa menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, maka Kami penuhi balasan pekerjaan-pekerjaannya di dunia dan mereka tidak akan dirugikan sedikitpun. Tetapi di akhirat tidak ada bagi mereka bagian selain neraka. Dan sia-sialah apa-apa yang mereka perbuat di dunia dan batallah apa-apa yang mereka amalkan</em>”. (QS. Hud : 15-16)</p>
<p>”<em>Barang siapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah keuntungan itu baginya dan barang siapa yang menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bahagianpun di akhirat</em>” [Asy Syuura:20]</p>
<p>&#8220;<em>Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa</em>.&#8221; (QS. Al An&#8217;aam : 44 )</p>
<p>Firman &#8211; Firman Allah diatas lah yang merupakan beberapa pegangan sebagai saya menjalani kehidupan.</p>
<p>Selanjutnya saya berupaya selalu untuk merasakan kehadiran Allah disetiap waktu , setiap detik. Kadang-kadang saya tergelincir (maklum manusia lemah) namun saya berusaha secepatnya untuk meminta ampun pada Nya. Akhirnya saya ikhlas berserah diri pada Allah dengan tuntunan Rasulullah SAW.</p>
<p>Semoga bermanfaat, mohon maaf atas kesalahan tulisan dan pendapat hamba yang lemah ini.</p>
<p>=========================================<br />
Catatan tentang sufi seperti yang ditulis oleh Ibnu Athaillah.</p>
<p>=========================================</p>
<p>Syekh Abu al-Abbas r.a mengatakan bahwa orang-orang berbeda pendapat tentang asal kata sufi. Ada yang berpendapat bahwa kata itu berkaitan dengan kata shuf (bulu domba atau kain wol) karena pakaian orang-orang shaleh terbuat dari wol. Ada pula yang berpendapat bahwa kata sufi berasal dari shuffah, yaitu teras masjid Rasulullah saw. yang didiami para ahli shuffah.</p>
<p>Menurutnya kedua definisi ini tidak tepat.</p>
<p>Syekh mengatakan bahwa kata sufi dinisbatkan kepada perbuatan Allah pada manusia. Maksudnya, shafahu Allah, yakni Allah menyucikannya sehingga ia menjadi seorang sufi. Dari situlah kata sufi berasal.</p>
<p>Lebih lanjut Syekh Abu al Abbas r.a. mengatakan bahwa kata sufi (al-shufi)<br />
terbentuk dari empat huruf: shad, waw, fa, dan ya.</p>
<p>Huruf shad berarti shabruhu (kebesarannya), shidquhu (kejujuran), dan shafa&#8217;uhu(kesuciannya)</p>
<p>Huruf waw berarti wajduhu (kerinduannya), wudduhu (cintanya), dan wafa&#8217;uhu(kesetiaannya)</p>
<p>Huruf fa&#8217; berarti fadquhu (kehilangannya), faqruhu (kepapaannya), dan fana&#8217;uhu(kefanaannya).</p>
<p>Huruf ya&#8217; adalah huruf nisbat.</p>
<p>Apabila semua sifat itu telah sempurna pada diri seseorang, ia layak untuk menghadap ke hadirat Tuhannya.</p>
<p>Kaum sufi telah menyerahkan kendali mereka pada Allah. Mereka mempersembahkan diri mereka di hadapanNya. Mereka tidak mau membela diri karena malu terhadap rububiyah-Nya dan merasa cukup dengan sifat qayyum-Nya. Karenanya, Allah memberi mereka sesuatu yang lebih daripada apa yang mereka berikan untuk diri mereka sendiri.</p>
<p>======================================</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Taqi]]></title>
<link>http://gaga19.wordpress.com/2009/02/12/taqi/</link>
<pubDate>Thu, 12 Feb 2009 08:37:45 +0000</pubDate>
<dc:creator>gaga19</dc:creator>
<guid>http://gaga19.wordpress.com/2009/02/12/taqi/</guid>
<description><![CDATA[Ibnu Fajari Taqi. Demikian saya menamakan dia. Sebuah do&#8217;a dan harapan terselip diantara bait ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Ibnu Fajari Taqi.</p>
<p>Demikian saya menamakan dia.</p>
<p>Sebuah do&#8217;a dan harapan terselip diantara bait namanya, seorang anak yang bisa menerangi kehidupan dengan ketakwaanya.</p>
<p>Lahir sebagai anak biasa dari rahim seorang wanita biasa 1 tahun yang lalu, tepatnya 5 Februari 2008.</p>
<p>Sudah berulangkali saya dibuat terkejut dengah tingkahnya, dimulai dengan senyum yang tersungging di bibirnya kala pertama kali saya kenalkan dengan bait-bait adzan dan iqomah sesaat setelah dilahirkan, tendangan pertamanya ke badan saya saat bercanda sebelum tidur, sampai yang terbaru, menyambut kepulangan saya dari rutinitas pekerjaan dengan cara berjalan tertatih-tatih dari pintu depan rumah sampai ke pelukan saya. Sungguh, pengalaman yang luar biasa untuk saya sebagai seorang ayah.</p>
<p>Bagaimana tidak, mata ini menyaksikan sebuah perkembanan yang luar biasa dari seorang anak yang awalnya begitu tidak berdaya sampai saat ini tumbuh menjadi anak yang riang, penuh rasa ingin tahu dan yang paling berharga adalah Taqi kecil menjelma menjadi matahari kedua buat saya. Dimana senyum, tawa dan teriakannya memacu saya agar bekerja dan berdoa lebih giat setiap harinya.</p>
<p>Saat ini Taqi hanyalah seorang anak kecil berumur 1 tahun yang mencoba berdiri lebih stabil kemudian melangkahkan kaki mungilnya menyambut pelukan sayang saya dan Ibunya. Semoga di kemudian  hari Taqi tumbuh menjadi anak yang kuat, sehat, takwa dan sholeh seperti doa yang saya dan Ibunya sisipkan di bait-bait namanya. Amin.</p>
<p>Teruslah terang matahariku.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Banyak bicara]]></title>
<link>http://ucasucus.wordpress.com/2009/01/20/banyak-bicara/</link>
<pubDate>Tue, 20 Jan 2009 04:11:38 +0000</pubDate>
<dc:creator>ucasucus</dc:creator>
<guid>http://ucasucus.wordpress.com/2009/01/20/banyak-bicara/</guid>
<description><![CDATA[Rasulullah SAW. bersabda, &#8220;Orang yang paling aku benci dan yang paling jauh majelisnya dariku ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Rasulullah SAW. bersabda, <em>&#8220;Orang yang paling aku benci dan yang paling jauh majelisnya dariku pada hari kiamat adalah orang yang banyak omong, membual, dan bicara seenaknya, serta yang menyombongkan dirinya (angkuh).&#8221;</em> <strong>(HR Ahmad, Ibnu Hibban, dan Abu Nu&#8217;aim)</strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pekerja tewas saat membersihkan sampah]]></title>
<link>http://korangua.wordpress.com/2008/12/31/pekerja-tewas-saat-membersihkan-sampah/</link>
<pubDate>Wed, 31 Dec 2008 08:45:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>kiranadimas</dc:creator>
<guid>http://korangua.wordpress.com/2008/12/31/pekerja-tewas-saat-membersihkan-sampah/</guid>
<description><![CDATA[Diberitakan bahwa seorang pekerja bernama Ibnu Malik Banyuwangi hilang setelah hanyut terbawa arus s]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Diberitakan bahwa  seorang pekerja bernama Ibnu Malik   Banyuwangi hilang setelah hanyut terbawa arus sungai .</p>
<p>Korban terseret arus saat berkerja membersihkan sampah yang menyangkut, dan menumpuk di pangkal rangkaian tiang besi penyangga yang berdiri di atas sungai berarus deras tersebut.</p>
<p>Untuk sementara waktu, perbaikan jembatan yang dibangun Perhutani melalui CV Rafindo Banyuwangi itu terpaksa dihentikan hingga batas waktu yang belum ditentukan.</p>
<p>Dari peristiwa ini, belum satu orang pun yang dimintai keterangan oleh Polsek Bangorejo.</p>
<p>Sponsor :</p>
<p><a href="http://korangua.wordpress.com/peluang-usaha-warnet-terinovatif/">Anda ingin kaya sekaligus bermanfaat bagi orang banyak? Yuk bisnis bersama</a></p>
<p>.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Serigala DIbalik Chatting]]></title>
<link>http://ibnujafar86.wordpress.com/2008/10/29/serigala-dibalik-chatting/</link>
<pubDate>Tue, 28 Oct 2008 17:17:26 +0000</pubDate>
<dc:creator>abdul aziz</dc:creator>
<guid>http://ibnujafar86.wordpress.com/2008/10/29/serigala-dibalik-chatting/</guid>
<description><![CDATA[Duh,siapa yang tidak kenal dengan chatting?? Rasanya hampir sebagian besar umat manusia diatas muka ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Duh,siapa yang tidak kenal dengan chatting?? Rasanya hampir sebagian besar umat manusia diatas muka ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ibnu Battuta, Kisah Sang Pengembara]]></title>
<link>http://mentoring98.wordpress.com/2008/09/27/ibnu-battuta-kisah-sang-pengembara/</link>
<pubDate>Sat, 27 Sep 2008 04:22:32 +0000</pubDate>
<dc:creator>Ruswandi</dc:creator>
<guid>http://mentoring98.wordpress.com/2008/09/27/ibnu-battuta-kisah-sang-pengembara/</guid>
<description><![CDATA[Pencapaian Ibnu Battuta yang luar biasa itu, konon dirampas dan disembunyikan Kerajaan Prancis saat ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Pencapaian Ibnu Battuta yang luar biasa itu, konon dirampas dan disembunyikan Kerajaan Prancis saat ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ibnu Khaldun, Ilmuwan Besar dari Tunisia]]></title>
<link>http://mentoringku.wordpress.com/2008/09/24/ibnu-khaldun-ilmuwan-besar-dari-tunisia/</link>
<pubDate>Wed, 24 Sep 2008 04:45:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>Ruswandi</dc:creator>
<guid>http://mentoringku.wordpress.com/2008/09/24/ibnu-khaldun-ilmuwan-besar-dari-tunisia/</guid>
<description><![CDATA[Dunia mendaulatnya sebagai `Bapak Sosiologi Islam&#8217;. Sebagai salah seorang pemikir hebat dan se]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Dunia mendaulatnya sebagai `Bapak Sosiologi Islam&#8217;. Sebagai salah seorang pemikir hebat dan se]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ibnu Haitham, Ilmuwan Islam Peletak Dasar Penciptaan Kamera]]></title>
<link>http://mentoringku.wordpress.com/2008/09/20/ibnu-haitham-ilmuwan-islam-peletak-dasar-penciptaan-kamera/</link>
<pubDate>Sat, 20 Sep 2008 05:04:38 +0000</pubDate>
<dc:creator>Ruswandi</dc:creator>
<guid>http://mentoringku.wordpress.com/2008/09/20/ibnu-haitham-ilmuwan-islam-peletak-dasar-penciptaan-kamera/</guid>
<description><![CDATA[Diakui atau tidak kamera merupakan salah satu penemuan dan karya manusia yang terbilang sangat fenom]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Diakui atau tidak kamera merupakan salah satu penemuan dan karya manusia yang terbilang sangat fenom]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ibnu Al- Nafis, Bapak Fisiologi Sirkulasi]]></title>
<link>http://mentoringku.wordpress.com/2008/09/20/ibnu-al-nafis-bapak-fisiologi-sirkulasi/</link>
<pubDate>Sat, 20 Sep 2008 04:42:08 +0000</pubDate>
<dc:creator>Ruswandi</dc:creator>
<guid>http://mentoringku.wordpress.com/2008/09/20/ibnu-al-nafis-bapak-fisiologi-sirkulasi/</guid>
<description><![CDATA[Dunia kedokteran modern mendapuknya sebagai ahli fisiologi terhebat di era keemasan Islam pada abad ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Dunia kedokteran modern mendapuknya sebagai ahli fisiologi terhebat di era keemasan Islam pada abad ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ibnu Battuta - Sang Penjelajah Dunia]]></title>
<link>http://mentoringku.wordpress.com/2008/09/20/ibnu-battuta-sang-penjelajah-dunia/</link>
<pubDate>Sat, 20 Sep 2008 03:21:08 +0000</pubDate>
<dc:creator>Ruswandi</dc:creator>
<guid>http://mentoringku.wordpress.com/2008/09/20/ibnu-battuta-sang-penjelajah-dunia/</guid>
<description><![CDATA[Anak muda dari Tangier ini merelakan hidupnya pada hembusan angin yang membawanya kemana pun ia sing]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Anak muda dari Tangier ini merelakan hidupnya pada hembusan angin yang membawanya kemana pun ia sing]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bayi Dijual untuk Biaya Pulang Kampung]]></title>
<link>http://beritamaya.wordpress.com/2008/07/08/bayi-dijual-untuk-biaya-pulang-kampung/</link>
<pubDate>Tue, 08 Jul 2008 15:32:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>sanjisan</dc:creator>
<guid>http://beritamaya.wordpress.com/2008/07/08/bayi-dijual-untuk-biaya-pulang-kampung/</guid>
<description><![CDATA[Liputan6.com, Jember: Kemiskinan membuat orang tidak bisa berpikir jernih. Seorang ibu dan nenek di ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong> Liputan6.com, Jember:</strong> Kemiskinan membuat orang tidak bisa berpikir jernih. Seorang ibu dan nenek di Jember, Jawa Timur, misalnya. Mereka hendak menjual Siti Maryam, bayi yang baru berusia sembilan hari kepada pengunjung Pasar Gambirono. Bayi tersebut akan dijual seharga Rp 500 ribu. Namun, keinginan itu tidak kesampaian karena polisi lebih dulu menangkap keduanya.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://freestuff.890m.com/gambar/080708bjual_bayi.jpg" alt="" />Siti Maryam, bayi yang akan dijual.</p>
<p style="text-align:left;">Sebelumnya, bayi tak berdosa ini lahir di Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Subandi, Jember, dengan cara operasi cesar. Kehabisan biaya untuk pulang ke kampung halaman di Malang, Jatim, menjadi alasan mereka. Saat ini sang bayi beserta ibu dan neneknya berada di Markas Kepolisian Sektor Bangsalsari, Jember. Polisi tidak menemukan unsur pidana dalam kasus ini karena bayi itu adalah bayinya sendiri. Rencananya polisi akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Jember untuk mencari jalan keluar.(DWI/Agus Ainul Yaqin)</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Eine Sünde, die in Jannah führt]]></title>
<link>http://kitabundsunnah.wordpress.com/2008/06/26/eine-sunde-die-in-jannah-fuhrt/</link>
<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 18:00:09 +0000</pubDate>
<dc:creator>Abu-Ibrahim</dc:creator>
<guid>http://kitabundsunnah.wordpress.com/2008/06/26/eine-sunde-die-in-jannah-fuhrt/</guid>
<description><![CDATA[Eine SÜNDE, die in JANNAH führt&#8230; Ibn al-Qayyim (rahimahullah) sagte: „Sünden können für eine P]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Eine SÜNDE, die in JANNAH führt&#8230; Ibn al-Qayyim (rahimahullah) sagte: „Sünden können für eine P]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[WebLinks Perguruan Tinggi Swasta]]></title>
<link>http://sjamsulhuda.wordpress.com/2008/04/01/weblinks-perguruan-tinggi-swasta/</link>
<pubDate>Tue, 01 Apr 2008 05:23:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>sjamsul huda</dc:creator>
<guid>http://sjamsulhuda.wordpress.com/2008/04/01/weblinks-perguruan-tinggi-swasta/</guid>
<description><![CDATA[Universitas Pembangunan Nasional &#8220;Veteran&#8221; Jatim Universitas Bina Nusantara, Jakarta Uni]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Universitas Pembangunan Nasional &#8220;Veteran&#8221; Jatim Universitas Bina Nusantara, Jakarta Uni]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
