<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>iklan &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/iklan/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "iklan"</description>
	<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 04:57:58 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Membuat Pesan yang Melekat]]></title>
<link>http://dawala.wordpress.com/2009/12/03/membuat-pesan-yang-melekat/</link>
<pubDate>Thu, 03 Dec 2009 10:10:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>dawala</dc:creator>
<guid>http://dawala.wordpress.com/2009/12/03/membuat-pesan-yang-melekat/</guid>
<description><![CDATA[Bagaikan anak panah, saat melesat dari busur, harus tepat mengenai sasaran, tidak boleh melenceng ja]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Bagaikan anak panah, saat melesat dari busur, harus tepat mengenai sasaran, tidak boleh melenceng ja]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[KAMBING ETAWA(cocok untuk di ternak kan)]]></title>
<link>http://zafal.wordpress.com/2009/12/01/kambing-etawacocok-untuk-indukan/</link>
<pubDate>Tue, 01 Dec 2009 19:29:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>zafal</dc:creator>
<guid>http://zafal.wordpress.com/2009/12/01/kambing-etawacocok-untuk-indukan/</guid>
<description><![CDATA[DIJUAL KAMBING ETAWA KETERANGAN : UMUR :8 BULAN KELAMIN : BETINA(COCOK UNTUK INDUKAN) PANJANG TELING]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>DIJUAL KAMBING ETAWA<br />
KETERANGAN :<br />
UMUR :8 BULAN<br />
KELAMIN : BETINA(COCOK UNTUK INDUKAN)<br />
PANJANG TELINGA : 32 CM<br />
HARGA :Rp. 30 JUTA<br />
LOKASI : ASLI KALIGESING (sibentar tlogo guwo kaligesing purworejo) INDONESIA</p>
<p>HUBUNGI :081904199292\ 087884263153</p>
<p><a href="http://zafal.wordpress.com/files/2009/12/20jt32betina.jpg"><img src="http://zafal.wordpress.com/files/2009/12/20jt32betina.jpg?w=150" alt="" title="20jt,32betina" width="150" height="112" class="alignleft size-thumbnail wp-image-96" /></a></p>
<p><a href="http://zafal.wordpress.com/files/2009/12/dsci1436.jpg"><img src="http://zafal.wordpress.com/files/2009/12/dsci1436.jpg?w=150" alt="" title="DSCI1436" width="150" height="112" class="alignleft size-thumbnail wp-image-98" /></a></p>
<p><a href="http://zafal.wordpress.com/files/2009/12/dsci1438.jpg"><img src="http://zafal.wordpress.com/files/2009/12/dsci1438.jpg?w=150" alt="" title="DSCI1438" width="150" height="112" class="alignleft size-thumbnail wp-image-99" /></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Warna iklan bolasepak]]></title>
<link>http://syarat.wordpress.com/2009/12/01/warna-iklan-bolasepak/</link>
<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 18:50:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>syarat</dc:creator>
<guid>http://syarat.wordpress.com/2009/12/01/warna-iklan-bolasepak/</guid>
<description><![CDATA[Cuba lihat iklan di televisyen. malas? tengok kat youtube. Begitu banyak iklan-iklan yang dikaitkan ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Cuba lihat iklan di televisyen. malas? tengok kat youtube. Begitu banyak iklan-iklan yang dikaitkan ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kewajipan &amp; Tanggungjawab]]></title>
<link>http://indiecrew.wordpress.com/2009/12/01/kewajipan-tanggungjawab/</link>
<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 17:12:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>indiecrew</dc:creator>
<guid>http://indiecrew.wordpress.com/2009/12/01/kewajipan-tanggungjawab/</guid>
<description><![CDATA[&quot;dan mintalah pertolongan dengan sabar dan solat&quot; “Dan perintahkanlah keluargamu serta uma]]></description>
<content:encoded><![CDATA[&quot;dan mintalah pertolongan dengan sabar dan solat&quot; “Dan perintahkanlah keluargamu serta uma]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[]]></title>
<link>http://zafal.wordpress.com/2009/11/30/92/</link>
<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 05:06:45 +0000</pubDate>
<dc:creator>zafal</dc:creator>
<guid>http://zafal.wordpress.com/2009/11/30/92/</guid>
<description><![CDATA[DIJUAL KAMBING ETAWA KETERANGAN : UMUR :8 BULAN KELAMIN : BETINA(cocok untuk di ternak kan) PANJANG ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>DIJUAL KAMBING ETAWA<br />
KETERANGAN :<br />
UMUR :8 BULAN<br />
KELAMIN : BETINA(cocok untuk di ternak kan)<br />
PANJANG TELINGA : 27 CM<br />
HARGA :Rp. 10 JUTA<br />
LOKASI : ASLI KALIGESING (sibentar tlogo guwo kaligesing purworejo) INDONESIA</p>
<p>HUBUNGI :081904199292\ 087884263153</p>
<p>ni picture nya<br />
<a href="http://zafal.wordpress.com/files/2009/11/27betina8-bln.jpg"><img src="http://zafal.wordpress.com/files/2009/11/27betina8-bln.jpg?w=150" alt="" title="27;betina;8 bln" width="150" height="112" class="alignleft size-thumbnail wp-image-89" /></a><br />
<a href="http://zafal.wordpress.com/files/2009/11/dsci1484.jpg"><img src="http://zafal.wordpress.com/files/2009/11/dsci1484.jpg?w=150" alt="" title="DSCI1484" width="150" height="112" class="alignleft size-thumbnail wp-image-90" /></a><br />
<a href="http://zafal.wordpress.com/files/2009/11/dsci1489.jpg"><img src="http://zafal.wordpress.com/files/2009/11/dsci1489.jpg?w=150" alt="" title="DSCI1489" width="150" height="112" class="alignleft size-thumbnail wp-image-91" /></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bahagia?]]></title>
<link>http://blognyakrismariana.wordpress.com/2009/11/30/bahagia/</link>
<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 00:03:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>krismariana</dc:creator>
<guid>http://blognyakrismariana.wordpress.com/2009/11/30/bahagia/</guid>
<description><![CDATA[Aku kadang memperhatikan iklan beberapa produk. Salah satunya adalah iklan produk makanan. Biasanya ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Aku kadang memperhatikan iklan beberapa produk. Salah satunya adalah iklan produk makanan. Biasanya iklan yang ditayangkan menggambarkan suasana kekeluargaan&#8211;saat keluarga duduk santai bersama. Lalu, untuk menyemarakkan suasana, dimunculkan produk tersebut. Jadi, produk itu identik dengan kegembiraan, kebahagiaan, atau sukacita kebersamaan.</p>
<p>Melihat iklan itu, kadang aku berpikir bahwa para produsen suatu produk itu mencoba mendefinisikan kebahagiaan kita. Kebahagiaan itu bisa berarti kebersamaan bersama keluarga, atau saat berdua dengan kekasih, atau saat berkumpul bersama teman-teman.</p>
<p>Nah, saat akhir minggu kemarin, aku dan suamiku memutuskan untuk menginap ke rumah salah satu omku yang di Bekasi. Acara kumpul-kumpul ini semakin meriah setelah satu per satu keluarga tanteku datang, lalu disusul keluarga omku yang lain. Tempat untuk kumpul-kumpul itu tak jauh-jauh dari depan TV dan meja <em>snack</em>. Tanteku memang top deh kalau urusan makanan. Meja pendek di depan TV itu penuh dengan berbagai kue, kacang-kacangan, dan buah. Gimana aku nggak tambah gendut kalau di sana? :p</p>
<p>Seketika ingatanku melayang pada iklan-iklan yang ada di televisi itu. Aku berpikir, apakah ini yang namanya kebahagiaan? Sebenarnya apa yang aku rasakan?</p>
<p>Diam-diam aku mencoba meraba hatiku. (Yaelah! Bahasaku ini lo!) Apakah aku senang? Apakah ada semacam getar-getar gimanaaaa gitu?</p>
<p>Sebenarnya &#8230; kok aku tidak merasakan apa-apa ya? (Duh, jangan-jangan bisa dipentungin om-om dan tante-tanteku ya kalau jawabanku seperti itu?) Maksudku, perasaanku datar-datar saja. Tidak seneng buanget, tetapi juga tidak sedih.  Ya kadang kalau ada yang melucu, aku ikut tertawa.  Tapi, lalu aku berpikir apakah ini ya yang namanya bahagia? Atau parameter perasaanku saja yang dodol? Entahlah.</p>
<p>Karena aku sendiri tidak puas dengan jawabanku itu, aku lalu berpikir ulang lagi. Jadi sebenarnya, bagaimana caranya supaya aku bisa merasakan kebahagiaan seperti yang ditayangkan oleh iklan-iklan itu?</p>
<p>Setelah mencoba merenung di sela-sela keriuhan obrolan keluarga itu, aku menemukan jawabannya. Aku tak tahu ini jawaban klise atau jawaban ala kadarnya. Tapi setidaknya aku cukup puas. Caranya adalah menikmati setiap detik yang berlangsung. Hmm &#8230; sesederhana itukah? Aku tidak tahu. Tapi mungkin saja begitu. Setidaknya dengan menikmati setiap detik yang berlangsung, aku jadi merasa semuanya tidak tergelincir begitu saja. Mungkin ini seperti kalau kita makan, kita tidak cuma mengunyah dan langsung menelan makanan. Tetapi benar-benar menyecap setiap rasa yang mampir di lidah.</p>
<p>Aku lalu teringat kata-kata temanku. Kata dia, satu detik memiliki kedalaman waktu yang sangat luas. Itu katanya lo. Tapi mungkin ada benarnya juga.</p>
<p>&#160;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Adora Business 101 Learning Series Mempersembahkan: Workshop Kunci Sukses Berbisnis Ritel]]></title>
<link>http://roniyuzirman.wordpress.com/2009/11/30/adora-business-101-learning-series-mempersembahkan-workshop-kunci-sukses-berbisnis-ritel/</link>
<pubDate>Sun, 29 Nov 2009 23:52:38 +0000</pubDate>
<dc:creator>roniyuzirman</dc:creator>
<guid>http://roniyuzirman.wordpress.com/2009/11/30/adora-business-101-learning-series-mempersembahkan-workshop-kunci-sukses-berbisnis-ritel/</guid>
<description><![CDATA[Bersaing di Tengah Gempuran Peritel Raksasa Peta Bisnis Retail Indonesia 10 tahun terakhir berubah d]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong><a href="http://roniyuzirman.wordpress.com/files/2009/11/guswaiflyer_rev21.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-3823" style="margin:10px;" title="Guswaiflyer_rev2" src="http://roniyuzirman.wordpress.com/files/2009/11/guswaiflyer_rev21.jpg?w=225" alt="" width="225" height="300" /></a>Bersaing di Tengah Gempuran Peritel Raksasa</strong></p>
<p>Peta Bisnis Retail Indonesia 10 tahun terakhir berubah drastis. Cara bisnis dijalankan pun berubah total. Beberapa peritel lokal khawatir mereka akan lenyap ditelan gelombang peritel besar. Masihkah ada peluang bagi peritel lokal untuk bertahan?. Bagaimana cara untuk Bertahan dan Sukses?</p>
<p>Memperkenalkan Adora Business 101 Learning SeriesWorkshop 1 hari yang difasilitasi oleh Christian F. GUSWAI, praktisi, konsultan, trainer, penulis buku Retail Excellence Series, dengan pengalaman di bisnis ritel lebih dari 21 tahun, akan membagi kiat sukses bersaing di tengah gempuran peritel raksasa pada :</p>
<p><strong>Workshop ini membahas Kunci Sukses Bisnis Ritel:<br />
</strong>Bagaimana penerapan jargon Retail is Detail ?<br />
Bagaimana menghadapi kompetisi dengan pendekatan baru?<br />
Faktor Penjualan yang membuat harga tidak relevan dalam persaingan?<br />
Bagaimana Service membuat tampil beda secara nyata?<br />
Bagaimana penerapan prinsip Grow or Die?</p>
<p>Setelah mengikuti workshop ini Anda akan mendapatkan strategi dan taktik bagaimana menjalankan bisnis ritel sehingga Anda lebih optimis dan bisnis Anda terus tumbuh, tumbuh, dan tumbuh!</p>
<p><strong>Workshop ini akan diadakah pada hari Sabtu, 19 Desember 2009 jam 09.00 &#8211; 16.00 WIB di Estubizi Biz Ctr, Setiabudi Bldg 2 Lt.1 Jl. HR. Rasuna Said, Kav. 62 Jakarta.</strong></p>
<p>Investasi: Rp 1.199.00,- per orang</p>
<p><strong>Special Offers:</strong></p>
<p><strong>Khusus yang melunasi sebelum 12 Desember 2009, hanya cukup membayar Rp. 999.000,- per orang plus GRATIS 2 (dua) buku karya Christian F. Guswai. Jika mendaftar 4 orang GRATIS 1 tiket untuk orang ke 5.</strong></p>
<p>Daftar SEKARANG JUGA !!! di Adora Learning Centre TEMPAT TERBATAS !!<br />
Tlp. 021- 3142725, 3142864, 94021645 atau email to <a href="mailto:adoralearning@gmail.com">adoralearning@gmail.com</a></p>
<p>&#160;</p>
<p><strong>Adora Learning</strong>, Learn Before You Earn</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[KAMBING ETAWA (BETINA)]]></title>
<link>http://zafal.wordpress.com/2009/11/29/kambing-etawa-betinacalon-indukan/</link>
<pubDate>Sun, 29 Nov 2009 18:08:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>zafal</dc:creator>
<guid>http://zafal.wordpress.com/2009/11/29/kambing-etawa-betinacalon-indukan/</guid>
<description><![CDATA[DIJUAL KAMBING ETAWA KETERANGAN : UMUR :3,5 BULAN KELAMIN : BETINA(COCOK UNTUK INDUKAN) PANJANG TELI]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a><br />
 DIJUAL KAMBING ETAWA<br />
KETERANGAN :<br />
UMUR :3,5 BULAN<br />
KELAMIN : BETINA(COCOK UNTUK INDUKAN)<br />
PANJANG TELINGA : 29 CM<br />
HARGA :Rp. 15 JUTA<br />
LOKASI : ASLI KALIGESING (sibentar tlogo guwo kaligesing purworejo) INDONESIA</p>
<p>HUBUNGI :081904199292\ 087884263153<br />
</a></br><br />
ni poto2 nya bang,mbak<br />
<a href="http://zafal.wordpress.com/files/2009/11/35blnbetina292.jpg"><img src="http://zafal.wordpress.com/files/2009/11/35blnbetina292-e1259515573883.jpg?w=150" alt="" title=";3,5bln,betina29" width="150" height="112" class="alignleft size-thumbnail wp-image-79" /></a></p>
<p><a href="http://zafal.wordpress.com/files/2009/11/dsci1442.jpg"><img src="http://zafal.wordpress.com/files/2009/11/dsci1442-e1259516009785.jpg?w=150" alt="" title="DSCI1442" width="150" height="112" class="alignleft size-thumbnail wp-image-80" /></a></p>
<p><a href="http://zafal.wordpress.com/files/2009/11/dsci1443.jpg"><img src="http://zafal.wordpress.com/files/2009/11/dsci1443-e1259517402528.jpg?w=150" alt="" title="DSCI1443" width="150" height="112" class="alignleft size-thumbnail wp-image-82" /></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Find The Right Job Vacancies ]]></title>
<link>http://femmarvellous.wordpress.com/2009/11/29/find-the-right-job-vacancies/</link>
<pubDate>Sun, 29 Nov 2009 07:01:26 +0000</pubDate>
<dc:creator>femmarvellous</dc:creator>
<guid>http://femmarvellous.wordpress.com/2009/11/29/find-the-right-job-vacancies/</guid>
<description><![CDATA[Terkadang kita tak akan mempercayai sesuatu jika kita belum mencobanya. Dan begitulah saya. Saya mas]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Terkadang kita tak akan mempercayai sesuatu jika kita belum mencobanya. Dan begitulah saya. Saya mas]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Iklan 'Go To Hell Untuk Pemfitnah SBY' Muncul di Koran]]></title>
<link>http://meilanfitriani.wordpress.com/2009/11/29/iklan-go-to-hell-untuk-pemfitnah-sby-muncul-di-koran/</link>
<pubDate>Sun, 29 Nov 2009 04:18:01 +0000</pubDate>
<dc:creator>meilan fitriani</dc:creator>
<guid>http://meilanfitriani.wordpress.com/2009/11/29/iklan-go-to-hell-untuk-pemfitnah-sby-muncul-di-koran/</guid>
<description><![CDATA[Sebuah iklan yang memberikan dukungan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) muncul di Haria]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Sebuah iklan yang memberikan dukungan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) muncul di Haria]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hapus Iklan di Facebook? gini caranya...]]></title>
<link>http://iqbalali.com/2009/11/29/hapus-iklan-di-facebook-gini-caranya/</link>
<pubDate>Sun, 29 Nov 2009 00:57:45 +0000</pubDate>
<dc:creator>IqbalAli</dc:creator>
<guid>http://iqbalali.com/2009/11/29/hapus-iklan-di-facebook-gini-caranya/</guid>
<description><![CDATA[Cerita ini berawal dari saya mengajari adik kecil saya maen internet&#8230; setelah bisa ber-google ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://mochammadiqbal.wordpress.com/files/2009/11/facebook1.jpg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-874" title="facebook1" src="http://mochammadiqbal.wordpress.com/files/2009/11/facebook1.jpg?w=150" alt="" width="120" height="89" /></a>Cerita ini berawal dari saya mengajari adik kecil saya maen internet&#8230; setelah bisa ber-google dan ber e-mail ria, adik minta di ajari facebook (mungkin dya sering lihat kakaknya terpekur pada halaman facebook, <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> )</p>
<p>Tapi karena umurnya belum boleh daftar facebook, jadi dia saya minta lihat-lihat akun facebook saya aja. Nah, saat itu tampillah iklan tentang produk kebugaran yang menampilkan model berpakaian vulgar, jadi g enak saya ma adik&#8230;. hehe</p>
<p>Setelah insiden tersebut, saya minta bantuan <a href="http://google.com"><strong>mbah google</strong></a> untuk cari cara menghilangkan iklan di facebook&#8230; dipikir-pikir mengganggu juga kalo ada iklannya&#8230;..biasanya iklan tersebut terletak di samping kanan pada tampilan halaman profil facebook kita.</p>
<p>alhasil, beginilah cara menghilangkan iklan di facebook, <!--more-->(ampuh banget, sampai sekarang, facebook saya bersih-sih), berikut langkah-langkahnya :<br />
1. Buka Browser Mozilla Firefox anda.<br />
2. Buka Link add-ons dibawah ini dan install di firefox anda. – https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/2108<br />
3. Setelah terinstall, restart firefox anda.<br />
4. Setelah itu buka link dibawah ini :  – http://userstyles.org/styles/9405<br />
5. Klik Tombol “Install with Stylish”. Terletak pada pojok kanan atas.<br />
6. Setelah terinstall, restart firefox anda lagi.<br />
7. Buka facebook dan login dengan account anda.<br />
8. Coba masuk ke halaman profil, maka iklan di facebook anda akan hilang.</p>
<p>Untuk menampilan iklannya lagi anda tinggal menghilangkan centang yang ada pililhan add-ons tersebut yang terletak pada pojok kanan bawah firefox anda, demikian pula sebaliknya. guampang banget to. oya, artikel ini saya dapat <a href="http://kumpulantipsngeblog.wordpress.com/2009/11/24/facebook-ads-remover-cara-menghilangkan-iklan-di-facebook/">di sini.</a></p>
<p>Sumber:</p>
<p>http://kumpulantipsngeblog.wordpress.com/2009/11/24/facebook-ads-remover-cara-menghilangkan-iklan-di-facebook/</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[[Iklan] JUAL MURAH: Printer Multifunction Canon MP730]]></title>
<link>http://erapurnama.wordpress.com/2009/11/28/mp730/</link>
<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 06:05:40 +0000</pubDate>
<dc:creator>ERA Purnama</dc:creator>
<guid>http://erapurnama.wordpress.com/2009/11/28/mp730/</guid>
<description><![CDATA[JUAL MURAH: Printer Multifunction Canon MP730 Print , Fax, Scan and Copy in Colour. Individual Ink T]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>JUAL MURAH: Printer Multifunction Canon MP730</p>
<p>Print , Fax, Scan and Copy in Colour.</p>
<p>Individual Ink Tank (6 colors)</p>
<p>Baru pakai 1 tahun, masih seperti baru, mulus.</p>
<p>Print Photos dengan sempurna.</p>
<p>Fax bisa colour.</p>
<p><a href="http://erapurnama.wordpress.com/files/2009/11/canonp01.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1288" title="canonp01" src="http://erapurnama.wordpress.com/files/2009/11/canonp01.jpg?w=282" alt="" width="282" height="300" /></a></p>
<p><a href="http://erapurnama.wordpress.com/files/2009/11/canonp03.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1292" title="canonp03" src="http://erapurnama.wordpress.com/files/2009/11/canonp03.jpg?w=282" alt="" width="282" height="300" /></a></p>
<p>Harga Rp. 1.000.000</p>
<p>Yang tertarik, sms saya (Irfan@depok) di 085280880890</p>
<p>Link berita</p>
<p>http://202.146.5.33/teknologi/news/0306/18/150708.htm</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Terbaru - Rumah Dijual]]></title>
<link>http://griyabukitjaya.wordpress.com/2009/11/26/terbaru-rumah-dijual/</link>
<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 09:30:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>griyabukitjaya</dc:creator>
<guid>http://griyabukitjaya.wordpress.com/2009/11/26/terbaru-rumah-dijual/</guid>
<description><![CDATA[C.9/31 GBJ rumahnya lantai 2, lantai 1 : 2 kamar tidur, ruang keluarga, ruang tamu, dapur &amp; km m]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>C.9/31 GBJ</p>
<p>rumahnya lantai 2, lantai 1 : 2 kamar tidur, ruang keluarga, ruang tamu, dapur &#38; km mandi &#38; garasi mobil. Lantai dua: 1 kamar tidur, tempat Cuci, jemuran. Ada AC split 1 unit di kamar utama lantai 1, air jet pump.</p>
<p>harga 95 jt / nego</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[3 Strategi Pemasaran Mulut ke Mulut ]]></title>
<link>http://organikganesha.wordpress.com/2009/11/26/3-strategi-pemasaran-mulut-ke-mulut/</link>
<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 09:01:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>AdityaRial</dc:creator>
<guid>http://organikganesha.wordpress.com/2009/11/26/3-strategi-pemasaran-mulut-ke-mulut/</guid>
<description><![CDATA[iklan dari mulut-ke-mulut memang tidak terkalahkan. Untuk itu buatlah pelanggan mempromosikan bisnis]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;">iklan dari mulut-ke-mulut memang tidak terkalahkan. Untuk itu buatlah pelanggan mempromosikan bisnis Anda dengan 3 strategi sederhana.</p>
<p style="text-align:justify;">Kebanyakan orang setuju: Tiada iklan yang lebih baik daripada iklan dari-mulut-ke-mulut. Biasanya, pelanggan<span style="text-decoration:underline;"> </span> yang menelpon Anda karena rekomendasi pribadi dari temannya atau rekannya lebih sering jadi membeli daripada batal membeli. Sebab itulah iklan dari mulut-ke-mulut yang positif menjadi idaman setiap pengusaha.</p>
<p><!--moreselengkapnya monggo--></p>
<p style="text-align:justify;">Saat ini, para pemasar telah menciptakan satu pengetahuan manjur tentang iklan dari mulut-ke-mulut (MKM). Bahkan ada Asosiasi Pemasaran MKM untuk para profesional pemasaran yang bertugas membangun iklan dari mulut-ke-mulut untuk perusahaan mereka. Tapi kenyataannya, perbincangan yang tepat tidaklah selalu murah, dan Anda harus secara aktif mengupayakan iklan MKM. Untuk hasil yang maksimum, buatlah satu program iklan MKM dengan menggunakan paling tidak salah satu dari tiga siasat berikut ini:</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>1. Pemasaran ke orang-orang berpengaruh (<strong><em>influencers</em></strong><strong>)</strong>: </strong>Tiap komunitas punya <strong><em>influencers</em></strong>. Melalui media elektronik ataupun pertunjukan, mereka kerap menjadi pemimpin dalam setiap trend. Mereka tidak hanya tahu restoran mana yang punya koki hebat, atau toko mana yang menjual sepatu atletik terbaik, mereka juga senang banget mengabari semua rekan dan kenalan mereka tentang apa-apa yang mereka ketahui tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Bagaimana sih menemukan <em>influencers</em> dan membuat mereka membicarakan Anda? Bukalah dialog melalui situs web Anda dengan menampung komentar para pelanggan, positif maupun negatif. Kemudian identifikasi para peserta yang paling aktif dan undang mereka untuk menjadi bagian grup dengan hak istimewa untuk memperoleh info atau akses pertama terhadap berbagai produk dan jasa baru Anda.</p>
<p style="text-align:justify;">Pilihan lain adalah dengan memilah organisasi atau grup yang anggotanya akan mau menerima pesan Anda, dan carilah <em>influencers</em> di antara mereka. Sebagai contoh, pabrikan dari satu produk sirup memfokuskan pesannya tentang bagaimana produk ini menolong orang meminum air yang direkomendasikan bagus untuk kesehatan tanpa gula ekstra atau ramuan kimia, dan pabrikan ini mengirimkan contoh ke para ahli diet dan ahli gizi di seluruh negeri untuk membagikannya ke para pasien mereka.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>2. Usahakan mendapat liputan humas: </strong> Informasi di liputan editorial umumnya dianggap lebih terpercaya daripada pesan yang diterima konsumen di dalam iklan. Penempatan humas memainkan peran yang tidak ternilai dalam suatu kampanye MKM. Ada berbagai publikasi dan ribuan situs web amatir yang khusus melaporkan subjek apapun, jadi Anda tinggal mengidentifikasi editor atau jurnalis terbaik yang menulis tentang apa yang Anda pasarkan. Sesuaikan pesan atau kisah Anda untuk mereka, kemudian kirimkan surat atau <em>press release </em>Anda. Tindaklanjuti melalui telpon atau e-mail bilamana perlu.</p>
<p style="text-align:justify;">Ulasan editorial adalah penting, khususnya bagi pemasaran produk baru. Tapi hanya produk atau jasa yang bagus yang diberitakan di media yang tepat-lah yang dapat membuat orang-orang membicarakannya &#8212; terutama <em>influencers</em> yang dengan lahapnya akan membaca apapun, mulai dari <em>blogs</em> sampai majalah-majalah, demi mencari kabar mutakhir untuk mereka sebarluaskan. Yang terbaik, liputan media seringkali menyebar dengan sendirinya. Satu hal menarik yang diliput dalam sebuah <em>blog</em> populer, sebagai contoh, bisa jadi akan dibaca oleh banyak orang.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>3. Semaikan pemasaran menular (<em>viral marketing</em>): </strong> Sudahkah Anda mengidentifikasi satu gagasan jelas yang Anda ingin komunikasikan melalui iklan MKM? <em>Viral marketing</em> berhasil jika Anda punya satu topik yang memotivasi pelanggan untuk memperbincangkannya dan Anda memberikan mereka sarana untuk berbagi<span style="text-decoration:underline;"> </span>percakapan. Sediakanlah satu infrastruktur, misalnya sebuah situs web interaktif yang khusus untuk menciptakan satu komunitas <em>online</em> yang kuat, dan fasilitasi koneksinya dengan mempergunakan <em>blog</em> perusahaan, <em>message board</em> ataupun forum. Atau berikanlah pelanggan Anda sesuatu yang menarik yang bisa mereka teruskan (<em>forward</em>). Sebagai contoh, bila Anda menempatkan satu penawaran khusus dalam sebuah e-mail, ini bisa menjadi satu sarana yang mudah-di-<em>forward</em> untuk membangun iklan MKM.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai tambahan terhadap <em>e-mail, blogs</em> dan <em>message board</em>, beberapa perusahaan sedang menciptakan situs web khusus berisi segala macam hal, mulai dari film <em>online</em> sampai dengan permainan siap-unduh (<em>downloadable games</em>) yang bisa menarik pelanggan sampai ribuan. Cobalah menambahkan satu elemen ceria, misteri ataupun rangsangan &#8211;dengan pesan merek atau produk <em>built-in</em>—maka iklan MKM pun pasti akan mengikutinya.</p>
<p style="text-align:justify;">source    <strong>:   Kim T. Gordon</strong> <span style="color:#000000;">(entrepreneur magazine, desember 2006)<br />
</span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Teknologi - Pasar - Pendidikan]]></title>
<link>http://rumahbelajaribnuabbas.wordpress.com/2009/11/26/teknologi-pasar-pendidikan/</link>
<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 08:11:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>rumahbelajaribnuabbas</dc:creator>
<guid>http://rumahbelajaribnuabbas.wordpress.com/2009/11/26/teknologi-pasar-pendidikan/</guid>
<description><![CDATA[Abu Khaulah Zainal Abidin Dahulu kala manusia harus berenang untuk menyeberangi hanya sebuah sungai.]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:center;">Abu Khaulah Zainal Abidin</p>
<p style="text-align:justify;"><em> Dahulu kala manusia harus berenang untuk menyeberangi hanya sebuah sungai. Mereka harus -dan hanya bisa- berlari sekencang-kencangnya untuk tiba segera di tempat yang dituju. Bersusah payah melompat setinggi-tingginya hanya untuk meraih buah yang hendak dipetik. </em></p>
<p style="text-align:justify;"><em> Kini mereka mampu berlayar bahkan mengarungi samudra. Cukup memacu kendaraannya untuk tiba di tempat dalam sekejap. Terbang bahkan menembus awan dengan pesawat. </em></p>
<p style="text-align:justify;"><em> Semua itu karena manusia tak henti berupaya; <strong>mengatasi tantangan</strong>,  <strong>mempermudah cara</strong>, dan <strong>meningkatkan hasil</strong>. Berbagai ilmu mereka kembangkan, berbagai cara mereka lakukan, dan berbagai alat mereka ciptakan. Itulah teknologi.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em></p>
<p></em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> Teknologi</strong>…</p>
<p style="text-align:justify;">adalah yang juga hewan telah mengenalnya sejak awal, jauh sebelum istilah itu diciptakan. Hewan memanipulasi dirinya di dalam rangka menghadapi tantangan alam yang mengancam kehidupannya. Mereka berupaya mempermudah cara untuk melanjutkan kehidupannya,  bahkan bersiasat untuk meningkatkan hasil buruannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi, teknologi bukan monopoli manusia,  apalagi harus identik dengan moderen. Ya, fitrah makhluq hidup -yang punya keinginan; mengatasi tantangan atau rintangan, mempermudah cara, dan  meningkatkan hasil atau kualitas hidup- itulah yang menjadi sebab mengapa teknologi ada,  sesederhana apapun bentuk dan cara kerjanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Manusia berupaya mengatasi tantangan, sehingga  menjadi punya dari sebelumnya tak punya, menjadi bisa dari sebelumnya tak bisa. Setelah itu, manusia berupaya mempermudah berbagai cara, sehingga lebih mudah untuk punya, lebih mudah untuk bisa, serta lebih mudah meraih hasrat dan menyampaikan maksud,. Tidak cukup sampai di situ, kemudian manusia berupaya meningkatkan apa yang telah  dihasilkan atau diperolehnya, sehingga hidupnya menjadi lebih baik;  tidak sekedar punya…, tidak sekedar bisa….<!--more--></p>
<p style="text-align:justify;">Dan ketika tahap <em>meningkatkan hasil</em> telah manusia lampaui, ia akan menemukan lagi<em> tantangan</em> baru yang harus <em>diatasi</em>, begitu seterusnya. Juga boleh jadi apa yang bagi seseorang sebagai <em>upaya meningkatkan hasil</em> ternyata bagi yang lain sebagai<em> upaya</em> <em>mengatasi tantangan</em>. Ya, karena dunia senantiasa berubah dan manusia berbeda di dalam kesempatan atau kemampuan. Akan tetapi prioritasnya tetap. Mengatasi tantangan, mempermudah cara, -terakhir-, meningkatkan hasil. Inilah yang logis dan berlaku di dalam segala urusan; makan, pakaian, tempat tinggal, pekerjaan, kesehatan, pendidikan, informasi, transportasi, telekomunikasi, dan….</p>
<p style="text-align:justify;">
<p><em> </em></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> Pasar…</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">adalah tempat bertemunya pembeli dengan penjual. Pasar hidup karena penawaran bertemu dengan permintaan.  Pasar hidup selagi pembeli dan penjual sama-sama untung.</p>
<p style="text-align:justify;">Persaingan adalah nafas pasar, sedangkan tawar-menawar denyut nadinya. Dan produk-produk teknologi -ketika masuk pasar- juga tidak luput darinya; persaingan dan tawar-menawar.  Tentu saja pada asalnya pembeli menginginkan  produk  yang:</p>
<ol>
<li>Paling Tinggi atau Besar Kemampuannya.</li>
</ol>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Teknologi yang paling tinggi / besar kemampuannya adalah jawaban untuk mengatasi tantangan, mempermudah cara, dan meningkatkan hasil. Setiap orang menginginkannya dan setiap penjualpun menjanjikannya. Di dalam perkara inilah produk teknologi pertama kali saling bersaing. Tetapi yang menikmati persaingan di tingkat ini hanya segelintir orang yang memang sudah mengerti produk dan sudah waktunya untuk menikmati. Selebihnya, hanya yang terbawa arus  menjadi korban peradaban.</p>
<p style="text-align:justify;">2. Paling Mudah Mengoprasionalkannya.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong>Paling mudah menggunakannya, ringan, atau praktis menjadi alasan berikutnya. Dan para produsen -setelah sama unggul dalam hal kualitas-  berlomba di dalam hal ini. Yang rumit, berat, <em>lemot</em>, dan <em>ribet </em> akan dicampakkan dan tak akan laku di pasaran. Alasan pembeli di dalam perkara ini sangat logis.</p>
<p style="text-align:justify;">3. Paling Murah Harganya.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Bahwa  lebih banyak  yang  memiliki kendala daya beli dari pada yang tidak itulah asal mula prinsip ini. Kalau bukan karena mantera para pedagang, manusia tak akan mabuk barang-barang mewah dan lupa dengan kemampuan daya belinya. Iklan dan promosi yang menyesatkan telah menyihir mereka sehingga tidak lagi berpikir &#8220;murah&#8221;, bahkan berpikir &#8220;pokoknya mahal&#8221;, karena yang mahal itu pasti bagus!</p>
<p style="text-align:justify;">Tetapi tetap saja yang terbanyak adalah para pecinta barang murah. Terbukti, banyak sekali yang gampang terpancing membeli barang &#8220;asal murah&#8221;, meski mereka belum terlalu -bahkan mungkin tidak- membutuhkannya.  Karena alasan &#8220;murah&#8221; pula lah terkadang pembeli menjadi tidak terlalu rewel terhadap masalah praktis-tidaknya barang.</p>
<p style="text-align:justify;">4. Paling Aman atau Sedikit Efek Sampingannya</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Berpikir tentang efek sampingan bukan monopoli karakter manusia &#8220;<em>posmo</em>&#8220;. Orang jaman <em>baheula</em> pun punya kearifan itu. Teknologi yang mereka ciptakan, mulai dari rumah sampai ke persenjataan,  menunjukkan hal itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Hanya saja &#8220;moderenisasi&#8221; telah membius manusia menjadi tak lagi peka, Selama lebih dari satu abad manusia moderen sempat dibuat mati rasa oleh slogan &#8221; <em>stronger and faster</em>&#8220;. Sampai akhirnya ketika berbagai dampak mulai tampak, dan manusia berpikir, &#8220;<em>Ada</em><em> yang salah dengan moderenisasi selama ini</em>&#8220;, kesadaran dan kearifan itu pun pulih.</p>
<p style="text-align:justify;">Mulailah &#8220;<em>Back to nature</em>&#8220;. Dari makanan, pakaian, rumah, sampai ke teknologi kedokteran dan pengobatan. Orang mulai memilih minum obat-obat herbal sebelum memutuskan untuk ke dokter, mencoba dibekam dulu sebelum menyerahkan diri ke rumah sakit.</p>
<p style="text-align:justify;">Teknologi Ramah Lingkungan pun menjadi pilihan penting. Daun pisang kembali dilirik untuk mengambil alih fungsi Styrofoam sebagai pembungkus makanan, emisi otomotif mulai dipersoalkan, sampai ke alat tulis dan mainan anak-anak menjadi harus yang non-toxin.</p>
<p style="text-align:justify;">Tetapi untuk kebanyakan orang kesadaran ini terlalu mewah dan dianggap mengada-ada, meski samar-samar mereka telah mendengar Borax, Formalin, atau Formaldehyde serta bahayanya.</p>
<p style="text-align:justify;">5. Paling Bagus atau Indah Penampilannya.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Logisnya ini adalah pertimbangan yang terakhir setelah empat prinsip terdahulu. Tetapi kenyataannya malah ini yang sering mendominasi pertimbangan. Wajar saja, karena yang pertama kali dilihat orang adalah penampilan, karena kebanyakan manusia suka bermegah-megah, suka dilihat dan dipuji. Sifat semacam inilah yang dimanfaatkan para produsen dan pedagang.</p>
<p style="text-align:justify;">Ya, kira-kira begitulah urutan logis -alasan masyarakat- memilih sebuah produk. Maka jika semua produk bersaing secara sehat, tentu yang laku adalah yang paling canggih, paling praktis, paling murah, paling aman, dan paling indah. Ini artinya kemenangan bagi pembeli.</p>
<p style="text-align:justify;">Akan tetapi, pembeli tidak boleh jadi pemenang. Dan iklan, promosi, serta cara pembayaran telah menjadi perkara yang tidak bisa dipisahkan dari pasar, bahkan sangat menentukan, sehingga mampu mengubah-ubah urutan di atas sesuai dengan kemauan penjual.</p>
<p style="text-align:justify;">Pasar memang -dan selalu- berpihak kepada pembeli, dan pembeli adalah &#8220;raja&#8221; bagi mereka. Hanya sayang, &#8220;raja&#8221; ini sering tak berdaya menghadapi kepandirannya sendiri dan kecerdikan (baca: kelicikan) para &#8220;pelayannya&#8221;, pedagang. Gempuran bertubi-tubi iklan yang memikat dan menyilaukan, bujuk rayu promosi yang menggiurkan -mulai dari diskon, hadiah, sampai ke <em>layanan purna jual</em>-, ditambah lagi dengan kemudahan pembayaran lewat cara-cara angsuran telah membuat &#8220;raja&#8221; tak lagi mampu berpikir logis dan murni berpihak kepada kebutuhannya sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Lebih dari itu, para pelayan (baca: pedagang) -yang kelihatannya berseteru dan saling bersaing- ini ternyata punya kepentingan bersama; memaksa &#8220;raja&#8221; melihat dunia sebagaimana mereka melihatnya. Mereka menjadikan iklan bukan lagi semata alat untuk membuat produk jadi terkenal. Lebih dari itu, mereka menjadikannya alat untuk mempengaruhi sistim nilai sang &#8220;raja&#8221; dan mengarahkannya kepada gaya hidup tertentu. Maka jadilah &#8220;raja&#8221; -yang tertawan ini- ibarat pemabuk yang keburu <em>teler</em> sebelum minum. Meski jasadnya masih di tahap &#8220;<em>mengatasi tantangan</em>&#8220;, namun jiwanya sudah jauh melayang ke tahap &#8220;<em>meningkatkan hasil&#8221;.</em></p>
<p style="text-align:justify;">Akhirnya, kualitas, <em>brand image, </em>dan alasan gaya hidup telah membuat &#8220;raja&#8221; meremehkan harga dan skala prioritas. &#8220;<em>Murah dan Praktis</em>&#8221; membuat &#8220;raja&#8221; tak mempedulikan faktor keamanan atau efek sampingan, juga  telah menyihirnya membeli produk yang belum tentu ia butuhkan. Dan sebodoh-bodoh &#8220;raja&#8221; adalah yang tertipu oleh kemasan. Ya, di dalam budaya pasar semacam inilah kita dibesarkan dan dibiasakan.</p>
<p><strong> Pendidikan…</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">adalah upaya menjadikan yang dididik bisa berprilaku sesuai dengan harapan terbaik dan cita-cita termulia. Karenanya, pendidikan selalu punya harapan dan keyakinan, bahwa setelah melalui proses pendidikan seseorang akan menjadi lebih baik dari sebelumnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Lewat pendidikan manusia berharap bisa mengatasi tantangan, mempermudah, dan meningkatkan kualitas hidupnya. Untuk itu, berbagai ilmu tentangnya dikembangkan, berbagai cara dilakukan, dan berbagai alat diciptakan. Maka lahirlah teknologi pendidikan (-walaupun lebih tepat kalau saya katakan teknologi pengajaran-).</p>
<p style="text-align:justify;">Jadilah kemudian; gedung, kelas, jejeran bangku menghadap papan tulis, termasuk taman bermain dengan ayunan berwarna-warni, juga pakaian seragam. Diadakanlah kemudian sekolah, kursus, seminar, atau pelatihan-pelatihan. Disusunlah kurikulum, dicetaklah buku-buku pegangan, disiapkan alat peraga dan laboraturium, diciptakan berbagai metode pembelajaran, serta dibuat alat pengukur hasil belajarnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan ketika teknologi pendidikan ini -dalam bentuk perangkat keras dan lunaknya- ditawarkan (baca: dipasarkan) , ia berhadapan dengan harapan-harapan masyarakat -yang sama seperti harapan mereka terhadap produk-produk teknologi lainnya- selama ini: yang paling berkualitas, paling murah, paling mudah, paling aman, dan paling cantik.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan lagi-lagi budaya pasar ikut bermain. Bukan pedagang namanya kalau tak punya jurus menaklukkan pembeli. Mulai dari brosur serta pamplet bergambar gedung megah dan suasana belajar yang menyenangkan, bermacam-macam pelayanan, sampai ke janji-janji prestasi dan kemudahan mencari lapangan kerja selepas masa belajar menjadi bagian dari promosi pendidikan. Dan sebagaimana slogan &#8220;<em>Kesehatan itu Mahal</em>&#8221; telah dijadikan pembenaran filosofis mahalnya berobat, &#8220;<em>Pendidikan Itu Mahal</em>&#8221; juga dijadikan pembenaran filosofis ; pendidikan adalah komoditi.</p>
<p style="text-align:justify;">Ya, sekarang giliran orang tua murid menjadi &#8220;raja&#8221;.  Dibujuk untuk melompat jauh dari tahap &#8220;<em>mengatasi tantangan</em>&#8221; langsung ke tahap &#8220;<em>meningkatkan hasil</em>&#8220;, padahal belum waktunya. Terhuyung-huyung menapakkan langkahnya di bumi yang baru. Terbius oleh slogan-slogan atau <em>brand image</em> yang membuatnya tak punya pilihan selain menerima gaya hidup yang ditawarkan.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p><strong> Tanggung Jawab Para Pendidik…</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">dewasa ini bukan hanya mempersiapkan generasi terpelajar. Para pendidik juga bertanggung jawab membebaskan &#8220;raja&#8221; dari tawanan para pelayannya (pedagang), bukan malah ikut-ikutan menggiring &#8220;raja&#8221; masuk ke dalam budaya pasar. Mereka bertanggung jawab; mengajak &#8220;raja&#8221; kembali menapaki buminya sendiri, memulihkan kesadaran dan rasa percaya dirinya, mengajarinya kembali cara melihat skala prioritas -sebagaimana fitrah telah mengajarinya- agar bisa mengambil keputusan sesuai dengan kebutuhan dan hati nuraninya.</p>
<p style="text-align:justify;">Sesungguhnya budaya pasar ini telah menelan banyak korban; terfitnahnya ketulusan belajar-mengajar, pengharapan yang berlebihan kepada lembaga pendidikan, dan   -yang terparah-  berapa banyak cita-cita telah ditenggelamkan dan bakat-bakat telah dibunuh olehnya. Maka membebaskan pendidikan dari budaya pasar bukan semata bertujuan menghindari komersialisasi pendidikan.  Lebih penting dari itu, membangun budaya tulus di dalam belajar-mengajar, menghilangkan ketergantungan kepada lembaga pendidikan, serta menyelamatkan bakat dan cita-cita generasi masa depan.</p>
<p style="text-align:justify;">Ya, ini adalah juga tanggung jawab para pendidik. Dan tentu saja -kita percaya- masih banyak orang tulus, yang tidak berniat sama sekali menjadikan pendidikan sebagai komoditi. Namun kebanyakan mereka terikat secara sistim, bahkan terbelenggu secara struktural. Apalagi terbukti bahwa tidak ada satupun model lembaga pendidikan dewasa ini yang aman dari sergapan budaya pasar; tidak sekolah, tidak pesantren, tidak juga <em>home schooling</em>, apalagi sekedar lembaga kursus. Karenanya para pendidik juga harus pandai-pandai menjaga jarak dari perangkap pasar. Ya, jika kurang waspada dan tak menjaga jarak, tidak mustahil setiap usaha mulia ini (pendidikan) akan ditangkap oleh para &#8220;<em>Impresario</em>&#8221; untuk kemudian disulap jadi peluang bisnis.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[JAMUAN RAYA]]></title>
<link>http://irfaankml.wordpress.com/2009/11/26/jamuan-raya/</link>
<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 04:50:50 +0000</pubDate>
<dc:creator>al-irfaan</dc:creator>
<guid>http://irfaankml.wordpress.com/2009/11/26/jamuan-raya/</guid>
<description><![CDATA[&nbsp;]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div><a href="http://irfaankml.wordpress.com/files/2009/11/2892701505_c132634ed3.jpg"></a></div>
<p><a href="http://irfaankml.wordpress.com/files/2009/11/2892701505_c132634ed3.jpg"></p>
<p style="text-align:center;"><img class="size-full wp-image-172  aligncenter" title="2892701505_c132634ed3" src="http://irfaankml.wordpress.com/files/2009/11/2892701505_c132634ed3.jpg" alt="" width="400" height="241" /></p>
<p>&#160;</p>
<p></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[JOM SOLAT]]></title>
<link>http://irfaankml.wordpress.com/2009/11/26/jom-solat/</link>
<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 04:36:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>al-irfaan</dc:creator>
<guid>http://irfaankml.wordpress.com/2009/11/26/jom-solat/</guid>
<description><![CDATA[]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://irfaankml.wordpress.com/files/2009/11/untitled.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-168" title="JOM SOLAT RAYA" src="http://irfaankml.wordpress.com/files/2009/11/untitled.jpg" alt="" width="698" height="274" /></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[25 Low Cost Promotion Strategy]]></title>
<link>http://iklanonlinejitu.wordpress.com/2009/11/26/25-low-cost-promotion-strategy/</link>
<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 01:12:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>saudagarsuroboyo</dc:creator>
<guid>http://iklanonlinejitu.wordpress.com/2009/11/26/25-low-cost-promotion-strategy/</guid>
<description><![CDATA[If there is one mistake small town businesses make more often than any other it&#8217;s, &#8220;What]]></description>
<content:encoded><![CDATA[If there is one mistake small town businesses make more often than any other it&#8217;s, &#8220;What]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[nak join tak?]]></title>
<link>http://ierazira27.wordpress.com/2009/11/25/nak-join-tak/</link>
<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 15:05:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>ierazira27</dc:creator>
<guid>http://ierazira27.wordpress.com/2009/11/25/nak-join-tak/</guid>
<description><![CDATA[cik zira tetibe tpk ape taukalo cik zira wat gathering kan, ade sape2 nak join tak?gathering ni buka]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div style="text-align:justify;"><span style="font-size:130%;"></p>
<p>cik zira tetibe tpk ape tau<br />kalo cik zira wat gathering kan, ade sape2 nak join tak?<br />gathering ni bukan ape, saje nak jumpa nak kenal2 ngan sape2 yg nak join</p>
<p>kalo macam ade sape2 bg feedback ok, then cik zira proceed la dengan plan ni<br />tp kena tanya BFF gak dia free ke tak nak join,,</p>
<p>sebenarnya cik zira terpk macam ni tau<br />cik zira nak dalam 10-15 org pon da cukup<br />buat kat uma atok cik zira ni jek</p>
<p>tentang bayaran tuh, tak tahu lg la,, tu blkg kira, kalo ade bayaran pon, murah jek, tu pon utk makanan jela kot sbb kalo da lepak sama2 konpem lama kan, konpem lapo kan,,hee</p>
<p>ni terbuka buat gadis2 area JB sahaja ye, kang jauh korang ssh nak dtg<br />khasnya utk gadis2 bertudung yg nak blaja teknik2 gayakan bermacam jenis tudung<br />cik zira teringin nak kumpul ramai2, cik zira dan sume share tips dan gaya masing2<br />sebab uma ni segala macam tudung cik zira ade, baju2 sumela<br />so, bolehla cik zira share n tunjuk cane nak gayakan tudung ke, baju ke<br />kt lepak sambil berkongsi sedikit ilmu yang ade<br />cik zira akan tunjuk cara2 nak pakai macam2 jenis tudung dan korang sendiri boleh cuba, jadi model atau pon pakaikan utk org len</p>
<p>planning nye begitula kan,,<br />yela, sape2 yg dekat2 jb ni, dekat ngan uma atok cik zira kat kg melayu ni<br />rasa2 nak join kan cuti2 tak watpe, mehla,, bg feedback k<br />sambil jumpa, borak2, leh cuba macam2 jenis tudung<br />koleksi jualan pon banyak lagi, kot2la bekenan nak bersopin skali, senang la, boleh fitting2 skali kat uma ni kan,,hee</p>
<p>ini planning sahaja k,,<br />bukan bengkel besar2an,,just melepak dan berkongsi tips<br />tgk sendiri depan mata dan cuba sendiri baru lebih yakin, ye tak?</p>
<p>fikir2la ye,,<br />tak paksa,,ngee<br />agak2 nak join atau ada pertanyaan lanjut, sms cik zira k,<br />kawan2 skola lama ke, meh join skali<br />blaja pakai tudung2 dengan pelbagai gaya,,</p>
<p></span></div>
<p><span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"><span style="font-weight:bold;">~sekian~</span></p>
<p><a style="font-weight:bold;" href="http://ierazira27.wordpress.com/files/2009/11/signature303.jpg"><img src="http://ierazira27.wordpress.com/files/2009/11/signature303.jpg?w=160" alt="" border="0" /></a><span style="font-weight:bold;">k,adios!!!,,, by : ierarahman rabu 25 november 2009 11.20 p.m.</span></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Solusi tepat masalah finansial anda]]></title>
<link>http://monaawed.wordpress.com/2009/11/25/solusi-tepat-masalah-finansial-anda/</link>
<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 12:41:18 +0000</pubDate>
<dc:creator>monaawed</dc:creator>
<guid>http://monaawed.wordpress.com/2009/11/25/solusi-tepat-masalah-finansial-anda/</guid>
<description><![CDATA[]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:center;"><a href="http://monaawed.wordpress.com/files/2009/11/wall18-psd-bmp.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-679" title="wall18.psd.bmp" src="http://monaawed.wordpress.com/files/2009/11/wall18-psd-bmp.jpg" alt="" width="640" height="480" /></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[IKLAN MEDIA CEPAT INFORMASI JUAL-BELI]]></title>
<link>http://iklanonlinejitu.wordpress.com/2009/11/25/iklan-media-cepat-informasi-jual-beli/</link>
<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 08:34:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>saudagarsuroboyo</dc:creator>
<guid>http://iklanonlinejitu.wordpress.com/2009/11/25/iklan-media-cepat-informasi-jual-beli/</guid>
<description><![CDATA[IKLAN sarana promosi sangat efektif bagi para saudagar PENJUAL maupun PEMBELI, sejarah iklan sudah l]]></description>
<content:encoded><![CDATA[IKLAN sarana promosi sangat efektif bagi para saudagar PENJUAL maupun PEMBELI, sejarah iklan sudah l]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Komunitas Blogger ]]></title>
<link>http://indopendenthacker.wordpress.com/2009/11/24/komunitas-blogger-wordpress/</link>
<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 13:35:06 +0000</pubDate>
<dc:creator>Indopendent</dc:creator>
<guid>http://indopendenthacker.wordpress.com/2009/11/24/komunitas-blogger-wordpress/</guid>
<description><![CDATA[Silakan tulis komen buat mengiklankan blog anda disini, gratis, kalo blognya bagus saya masukkan lin]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Silakan tulis komen buat mengiklankan blog anda disini, gratis, kalo blognya bagus saya masukkan lin]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Everyone Connetcs - Through My Window : dari lagu, iklan ke realiti]]></title>
<link>http://arrizz.wordpress.com/2009/11/24/everyone-connetcs-through-my-window-dari-lagu-iklan-ke-realiti/</link>
<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 11:18:36 +0000</pubDate>
<dc:creator>arrizz</dc:creator>
<guid>http://arrizz.wordpress.com/2009/11/24/everyone-connetcs-through-my-window-dari-lagu-iklan-ke-realiti/</guid>
<description><![CDATA[Siapa sangka dari hanya sekadar sebuah iklan sahaja, kini Everyone Connects &#8211; Through My Windo]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Siapa sangka dari hanya sekadar sebuah iklan sahaja, kini Everyone Connects &#8211; Through My Windo]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Surat Cinta SeOrang Hacker]]></title>
<link>http://indopendenthacker.wordpress.com/2009/11/24/surat-cinta-seorang-hacker/</link>
<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 10:22:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>Indopendent</dc:creator>
<guid>http://indopendenthacker.wordpress.com/2009/11/24/surat-cinta-seorang-hacker/</guid>
<description><![CDATA[Seandainya hatimu adalah sebuah system, maka aku akan scan kamu untuk mengetahui port mana yang terb]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Seandainya hatimu adalah sebuah system, maka aku akan scan kamu untuk mengetahui port mana yang terb]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
