<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>industri &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/industri/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "industri"</description>
	<pubDate>Mon, 28 Dec 2009 08:21:49 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[selamat natal kawan!]]></title>
<link>http://underthenoon.wordpress.com/2009/12/24/selamat-natal-kawan/</link>
<pubDate>Thu, 24 Dec 2009 21:02:56 +0000</pubDate>
<dc:creator>under the moon</dc:creator>
<guid>http://underthenoon.wordpress.com/2009/12/24/selamat-natal-kawan/</guid>
<description><![CDATA[Jika Natal jatuh pada setiap akhir tahun dan bertepatan dengan libur semester sekolah, bagaimana pul]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Jika Natal jatuh pada setiap akhir tahun dan bertepatan dengan libur semester sekolah, bagaimana pula tindakan manusia dalam merseponnya. Dalam masyarakat industri, sekitar separuh masa hidup manusia dihabiskan untuk bekerja. Tak ada hari tanpa bekerja demi secuil upah yang seringkali melenceng dari esensi kerja yaitu aktivitas dalam rangka bertahan hidup. Kerja tidak lagi semata hanya untuk kebutuhan survival bagi manusia industri, kerja dipandang dapat memenuhi lebih dari kebutuhan subsisten.</p>
<p>Wajar jika manusia rela untuk menghabiskan separuh masa hidupnya untuk memikirkan urusan kerja yang sering diasosiasikan dengan kantor. Wajar juga ketika mereka menganggap pekerjaan yang banyak menyita waktu dan energi merupakan suatu yang wajar demi berbagai kepentingan yang ingin dicapai.</p>
<p>Seolah terjadi konsensus di antara mereka bahwa jika ingin sesuatu maka kita harus kerja. Perlu ditekankan bahwa konsenus yang disetujui bukan terdesak akan kebutuhan tetapi semata keinginan. Konsep kebutuhan (needs) dan keinginan (wants) telah terlebih dahulu dimanipulasi oleh pihak tertentu sehingga kedua konsep tersebut menjadi kabur dan seolah menjadi satu hal yang sama.</p>
<p>Dalam perkembangannya, generasi mekanistis manusia telah diajari untuk mengerti akan berbagai simbol rumit yang terkait satu sama lain yang tidak dapat dimengerti oleh manusia dari generasi sebelumnya. Jaringan simbol tersebut menjadi sebagai rambu bagi manusia sekarang untuk bertindak.</p>
<p>Adanya simbol-simbol yang diciptakan oleh aktor selalu memilki makna yang berhubungan dengan citra. Dalam hubungannya dengan aktivitas subsisten, citra selalu dilekatkan padanya. Hal inilah yang membuat manusia tak mau berhenti bekerja hanya demi untuk mengejar citra. Ironisnya, pencitraan ini ialah bukan bayangan yang seutuhnya. Dalam pencitraannya, terdapat pembiasan yang tajam. Jika manusia semata bekerja hanya untuk bertahan hidup, sekarang manusia bekerja lebih hanya pada citra yang melekat pada aktivitas tersebut. Jadilah manusia yang menjadi buruh kerja demi mengejar citra. Terjadi pergeseran tujuan, yaitu aktivitas agar dapat mengkonsumsi citra dan simbol.</p>
<p>Lalu apa juga yang membuat manusia rela terus mengeluarkan eneginya untuk konsumsi akan citra hingga bekerja  sampai 18 jam per hari bahkan hingga mau menjilat para bosnya. Status. Mereka mengejar status yang dapat membuat mereka terpandang, menguasai berbagai akses akan sumber daya, dan tentu saja citra. </p>
<p>Lalu mengapa juga status diasosiasikan dengan berbagai pencitraan. Hal ini bisa dikata hanya sebagai rekayasa belaka. Manipulasi akan citra dilihat sebagai cara yang termudah untuk melancarkan berbagai kepentingan. Citra merupakan hal yang pertama dinilai dan tentu saja ini sangat superfisial. Karena sifat citra yang superfisial jugalah hal ini merupakan hal yang paling mudah untuk dimanipulasi. Sebagai identitas yang juga merupakan kemasan seseorang, citra banyak dijadikan sebagai rujukan dan penilaian pertama akan seseorang. Kemudian, setelah kolektif setuju akan berbagai citra, maka yang terjadi ialah reproduksi akan hal tersebut dan lambat laun kemudian terlembagakan. Terus ditransmisikan dari generasi ke generasi. Tanpa sadarnya hal tersebut juga terus disosialisasikan dalam kehidupan sehari-hari. Hal yang pada akhirnya seolah bersifat take for granted.</p>
<p>Setelah bekerja dan mencoba untuk tak kenal akan lelah dan juga mengejar berbagai simbol dan citra yang tersedia, maka kemudian mereka setuju untuk menciptakan waktu dan ruang saat mereka dapat membanggakan hasil kerja keras mereka tersebut. Karena sejak awal yang dikejar bukan hanya kebutuhan subsisten belaka, melainkan simbol, citra ataupun status maka harus ada arena sosial yang mereka ciptakan agar status,simbol yang telah mereka dapatkan secara susah payah  dapat ditunjukkan pada orang lain. Orang lain pun melakukan hal yang sama. Jadi dibaliknya derasnya aliran dan perputaran uang, di masyarakat terdapat juga aliran perputaran dan juga pertukaran status, simbol, dan citra yang begitu intens. Berhubung hal seputar simbol, citra, dan status ini telah terlembagakan, maka dengan status yang telah didapatkan seseorang, secara tidak langsung hal tersebut menjadi pedoman bagi orang lain untuk bertindak dan memperlakukan orang yang telah mencapai level status tertentu. Dengan status A akan mendapatkan citra A pula untuk mewadahinya maka diciptakan pula simbol-simbol yang berasosiasi dengan status A tersebut.</p>
<p>Dengan diciptakan dan manipulasi akan status, citra, dan simbol A maka kemudian terciptalah efek domino dari hal tersebut, yang kemudian terciptalah status, citra dan simbol B,C,D dan seterusnya. Orang pada posisi B tahu bagaimana bertingkah laku terhadap orang di posisi A, begitu pula sebaliknya. Sayangnya berbagai pola hubungan dan penghargaan antara status A dan yang lainnya cenderung bersifat asimetris. Sayang untuk kedua kalinya juga, hubunga asimetris ini sering tidak disadari berhubung pola-pola ini telah terlembagakan atau bisa dikatakan dilembagakan oleh golongan tertentu untuk mencapai berbagai tujuan dan ambisinya.</p>
<p>Masyarakat industri selalu bekerja dan lupa bahwa setiap hari matahari dan bulan silih berganti mengisi siang-malam harinya. Matahari hanya dijadikan petunjuk bahwa sudah saatnya mulai bekerja dan terangnya bulan menjadi penunjuk arah bagi mereka saat kembali dari bekerja. Setiap hari begitu dan melulu.</p>
<p>Terkecuali itu, sabtu-minggu dijadikan waktu bagi mereka untuk beristirahat tetapi alih-alih beristirahat ataupun saatnya tuhan rehat sejenak dalam menciptakan bumi, waktu ini hanya dijadikan waktu bagi pemenuhan hasrat hedonistis. Memang pada waktu ini mereka tidak bekerja seperti biasanya, tetapi apa bedanya jika saat seperti ini hanya dijadikan ajang untuk konsumsi yang sifatnya hedonistik. Apakah ini yang disebut rasionalitas orang modern? i=c+I. Pendapatan samadengan konsumsi ditambah investasi??</p>
<p>Waktu luang mereka tidak akan menghasilkan apa-apa kecuali, perulangan yang bodoh,kosong dan menjemukan. Dengan hal ini jangan banyak berharap manusia akan berkembang. Masyarakat industri tidak memberikan sedikit waktu bagi pelakunya untuk berpikir akan apa yang mereka perbuat. Peradaban hanya akan sampai pada titik ini.</p>
<p>Bumi tidak akan mau lagi memperpanjang kontraknya dengan manusia. Bumi lelah menjadi budak manusia. Dengan kontrakpun, manusia banyak melanggar kesepakatan yang telah dibuat. Jadi, silakan perbuat apa yang kalian suka, semuanya toh akan samasaja, semua akan berujung pada musnahnya kalian.<br />
Dengan 7 hari seminggu, 5 hari bekerja dan 2 hari istirahat manusia hanya berada pada titik yang sama. Mereka hanya berjalan di tempat. Dengan hanya mengejar cita-cita simbolis mereka, pencitraan diri, dan status yang mereka inginkan, manusia industri memiliki banyak tuhan baru yang dapat secara langsung memenuhi berbagai kebutuhan dan kepentingan mereka.</p>
<p>Esensi kerja yang sebenarnya hanya untuk kebutuhan subsisten telah berubah. Orang bekerja hanya untuk kebutuhan-kebutuhan abstrak yang bodohnya hal abstrak tersebut sangat dipercayai. Generasi yang mendewakan logika dan rasionalitas ternyata masih percaya pada hal yang sifatnya abstrak, superfisial, sesuatu yang invisible hand. </p>
<p>Lalu apa maknanya hari Natal? Hari sejenak berkontemplasi, introspeksi, berpikir ulang atau waktu yang digunakan hanya untuk beristirahat sejenak lalu kemudian bersiap untuk bekerja lagi demi menghidupi kebutuhan simbolis mereka. Hari libur yang asalnya merupakan hari yang suci dan digunakan untuk berkontemplasi juga untuk berdoa pada tuhannya sekarang hanya dipandang sebagai waktu kosong yang tidak produktif. Waktu yang digunakan bagi perputaran simbolis belaka, arena eksistensi diri, dan juga tempat  membuang peluh semata. Jika natal hanya dipandang seremonial misa pada malam natal saja, natal hanya akan menjadi tempat sampah belaka. Natal yang tidak lagi sakral hanya menjadi tempat bagi pembuangan peluh kerja seminggu dan ajang konsumsi simbolis belaka.</p>
<p>Semoga natal tidak hanya sebuah simbol yang miskin makna tetapi simbol yang berisi berbagai makna yang berfungsi sebagai cermin bagi manusia dalam menjalani hidupnya. Semoga natal sedamai slogannya yang banyak disiarkan di berbagai stasiun televisi nusantara.</p>
<p>Selamat hari raya natal! Walau makna natal kini hanya hidup si antara celah sempit rutinitas kerja!</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Film Avatar: Pencerahan bagi Industri Storage]]></title>
<link>http://raggne.wordpress.com/2009/12/23/film-avatar-pencerahan-bagi-industri-storage/</link>
<pubDate>Wed, 23 Dec 2009 04:50:18 +0000</pubDate>
<dc:creator>raggne</dc:creator>
<guid>http://raggne.wordpress.com/2009/12/23/film-avatar-pencerahan-bagi-industri-storage/</guid>
<description><![CDATA[SAN FRANCISCO &#8211; Film Avatar yang menggunakan teknologi 3 dimensi yang paling muktakhir, selain]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>SAN FRANCISCO &#8211; Film Avatar yang menggunakan teknologi 3 dimensi yang paling muktakhir, selain menghasilkan karya yang luar biasa juga membuat industri storage mengalami pencerahan. Kok bisa?</p>
<p>Avatar yang disutradarai oleh James Cameron memang menampalkan potongan-potongan gambar apik, yang membuat setiap orang begitu tercengang melihat hasil ditampilkan yang boleh dikatakan sangat sempurna. Film ini diproduksi oleh LightStorm Entertaiment, yang menggunakan teknologi CGI (Computer-Generated Imagery) hasil kerja sama dengan Weta Digital asal Selandia Baru.</p>
<p>Pengambilan gambarnya menggunakan sistem kamera fusion 3D, serta sang sutradara tak lupa memberikan sentuhan resolusi film 3D high-resolution dari Los Angles Studio, yang kemudian harus diterjemahkan ke dalam komponen film. File-file inilah yang kemudian di simpan di storage oleh di Isilon IQ.</p>
<p>&#8220;Produksi Avatar menghasilkan puluhan terabyte data dalam berbagai format, termasuk file digital yang besar dan file metadata instruksional. Data Terabyte diciptakan setiap pekan dan, kadang-kadang satu hari,&#8221; jelas keterangan yang ditulis Isilon, yang dikutip The Register, Rabu (23/12/2009).</p>
<p>Lightstorm bisa menembak, mengambil gambar dari lokasi tertentu dan kemudian mengakses konten terbaru dari IQ Isilon cluster dengan filesystem global. Isilon mengatakan bahwa node baru ditambahkan sesuai kebutuhan.</p>
<p>Selain itu, Weta memilih NetApp yang digunakan untuk menyimpan data yang masuk, kemudian digunakan sejumlah workstation besar dan server berbilah dengan total 30.000 core untuk bekerja di atasnya. Filers NetApp yang dipasangkan dengan sampai lima kartu ekselerator Cache DRAM 160GB di controller mereka, PAM (Percepatan Kinerja Modul) cache, untuk mempercepat akses file oleh Weta bagi orang-orang kreatif. Hasilnya, Film Avatar menjadi film mengangumkan dengan teknologi yang hebat.</p>
<p>-</p>
<p>Film epik fiksi ilmiah <em>Avatar</em> yang disutradarai James Cameron menjadi film dengan penghasilan tertinggi dengan pendapatan domestik US$73 juta dan US$159,2 juta di seluruh dunia sehingga totalnya US$232,2 juta.</p>
<p>Dengan prestasi itu, distributor 20th Century Fox pun berujar bahwa pihaknya telah membuat investasi yang baik. Film yang menghabiskan dana US$400 juta untuk biaya pembuatan dan pemasarannya ini merupakan fitur naratif pertama Cameron sejak menghasilkan <em>Titanic</em> pada 1997. &#8220;Keputusan mereka mengeluarkan biaya besar untuk film ini sudah sangat tepat. Jumlah pendapatan yang akan mereka terima pasti lebih besar daripada pengeluarannya,&#8221; kata Paul Dergarabedian, analis <em>box office</em> untuk <em>Hollywood.com</em>.</p>
<p>Adapun <em>Avatar</em> dibintangi Sam Worthington dan Zoe Zaldana yang terlibat kisah percintaan di tengah konflik antara manusia dan alien di sebuah bulan pada abad ke-22. Secara keseluruhan, <em>box office </em>tengah berada di bawah kekuatan Avatar. Pendapatan domestik Hollywood kini mencapai US$134 juta, lebih tinggi 51% ketimbang minggu yang sama tahun lalu ketika film Yes Man berada di posisi satu dengan penghasilan US$18,3 juta.</p>
<p>Tak ada yang mengira Avatar akan menjadi Titanic lain. Sebelumnya, Titanic memulai pendapatan hanya sebesar US$28,6 juta pada minggu pertama, tapi bertahan di posisi satu selama berbulan-bulan. Titanic pun akhirnya meraih rekor dengan pendapatan domestik US$600 juta dan US$1,8 miliar di seluruh dunia.</p>
<p>Sebelum Avatar dikeluarkan, Cameron mengatakan film itu tidak akan langsung meledak di minggu pertamanya, tapi profitabilitasnya bergantung pada bagaimana posisi film itu pada akhir pekan berikutnya. Tidak seperti film Hollywood lain yang kisahnya diambil dari komik, acara TV, mainan, atau cerita serta ide yang sebelumnya pernah ada, Avatar merupakan cerita orisinal yang konsepnya belum pernah dihadirkan ke masyarakat.</p>
<p>sumber:</p>
<p>http://www.mediaindonesia.com/read/2009/12/21/112712/62/10/Avatar-Menggelegar</p>
<p>http://techno.okezone.com/read/2009/12/22/324/287400/film-avatar-berikan-pencerahan-bagi-industri-storage</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Warga Denmark Yang Bahagia]]></title>
<link>http://armiyadisignori.wordpress.com/2009/12/22/warga-denmark-yang-bahagia/</link>
<pubDate>Tue, 22 Dec 2009 07:55:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>M. Armiyadi Signori</dc:creator>
<guid>http://armiyadisignori.wordpress.com/2009/12/22/warga-denmark-yang-bahagia/</guid>
<description><![CDATA[Warga Denmark Yang Bahagia Pagi, awal September 2009, saya mendarat di bandara Billund Denmark, ini ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://armiyadisignori.wordpress.com/files/2009/12/foto-bersama-peserta-waa-bansigom-donja-1-3-4-oktober-2009-di-fjerritslev-denmark.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-141" title="Foto Bersama Peserta WAA Bansigom Donja 1 3-4 oktober 2009 di Fjerritslev - Denmark" src="http://armiyadisignori.wordpress.com/files/2009/12/foto-bersama-peserta-waa-bansigom-donja-1-3-4-oktober-2009-di-fjerritslev-denmark.jpg?w=300" alt="" width="300" height="161" /></a><br />
Warga Denmark Yang Bahagia</p>
<p style="text-align:justify;">Pagi, awal September 2009, saya mendarat di bandara Billund Denmark, ini salah satu momen berbahagia dalam hidup saya, ada dua alasan, yang pertama, saya akan mengikuti pertemuan Rakyat Aceh Sigom Donya ( silaturahmi Rakyat Aceh seluruh dunia) yang di adakan oleh Word Acehnesse Association (WAA) di kota Fjerritslev.</p>
<p style="text-align:justify;">Sudah lama saya berkeingan mengikuti acara warga Aceh yang diadakan di Eropa atau Amerika, namun dulu saya belum tahu bagaimana caranya bisa ke Eropa, jadi mimpi itu terpaksa di pendam saja dan Alhamdulillah sekarang saya kuliah di Norwegia, jadi kesempatan  untuk bertemu dan terlibat langsung dalam acara silaturahmi masyarakat Aceh yang berada di luar negeri tidak saya sia-siakan, saya ingin tahu bagaimana mereka membuat acara, bagaimana pandangan mereka terhadap Aceh sekarang, tempat mereka lahir dan dibesarkan dan yang terakhir bagaimana kehidupan mereka di Eropa setelah bertahun-tahun meninggalkan Aceh.<!--more--></p>
<p style="text-align:justify;">Alasan kedua, adalah lembaga Persatuan Bangsa – Bangsa (PBB) menempatkan Negara ini sebagai Negara yang masyarakatnya paling bahagia di dunia pada tahun 2008. Ketika membaca berita itu saya berfikir,bagaimana kondisi sebuah Negara yang di klaim sebagai yang paling bahagia di dunia, kalau yang tidak bahagia tidak terlalu menarik perhatian saya , soalnya di  provinsi dan Negara saya sangat banyak masyarakat yang tidak bahagia, dan kali ini  saya beruntung berkesempatan melihat langsung kehidupan masyarakat yang katanya paling bahagia di muka bumi ciptaan Allah ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Negara Denmark sangat kaya, dengan sedikit sumber alam. Standar hidupnya termasuk tertinggi di dunia. Industri mulai berkembang pesat sejak pertengahan tahun 1950, dan tahun 1960 sudah berlipat ganda. Ekspor barang-barang industri berlipat tiga kali. Pabrik-pabrik di Denmark menghasilkan barang berkualitas baik, seperti radio, televisi, mebel, dan barang-barang dari perak.</p>
<p style="text-align:justify;">Denmark, Negara skandinavia yang mempunyanyi luas 43.100 kilometer persegi dengan jumlah penduduk 5, 475 juta orang, di timur laut berbatasan dengan swedia, bagian selatan berbatasan dengan Jerman dan Polandia dan di barat lautnya berbatasan dengan Norwegia</p>
<p style="text-align:justify;">Sebenarnya saat  saya tiba di Denmark, saya telah melakukan, tepatnya mendapatkan tiga rekor Dunia, yaitu telah berada atau mengunjungi tiga Negara dengan predikat paling atau “ter” di dunia.</p>
<p style="text-align:justify;">Rekor pertama, saya tiba di Denmark, Negara yang rakyatnya paling bahagia di dunia, kedua saya kuliah di Norwegia yang oleh PBB tahun 2008 dan 2009 juga di beri nilai sebagai Negara yang paling diinginkan sebagai tempat tinggal di dunia, hebat bukan ?. Lalu apa paling atau   “ter” yang ketiga ?, ini lebih hebat lagi, karena pengakuannnya bukan cuma dari satu lembaga tapi dari banyak lembaga di dunia dan peredikatnya sudah berkali – kali berhasil di pertahankan. Anda pasti tahu saya datang dari Indonesia, Negara paling korup di dunia.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika tiba di bandara, saya bersama dua kawan  Aiyub ilyas dan Puji Astuti  di sambut oleh Habib Makmur atau lebih dikenal dengan panggilan laut Tawar, dia berumur 38 tahun,  lebih tua dari kami , tapi wajah dan gayanya masih muda dari usia sebenarnya, karena dia lebih tua,  jadi kami panggil dia  bang Makmur.</p>
<p style="text-align:justify;">Abang kita ini telah tinggal 11 tahun di Denmark, sehingga kulitnya yang putih karena berasal dari Aceh Tengah sudah benar-benar menjadi “bule”. Dalam perjalanan kami berbicara banyak dengan bang Makmur, alasan dan bagaimana dia datang, pekerjaan dia, keadaan warga Aceh di Denmark dan banyak hal lainnya,  satu yang saya pastikan dari bang Makmur, cara pikir dan wawasan dia memang sudah global.</p>
<p style="text-align:justify;">Sambil menyetir mobil bang Makmur menerima telepon, melalui hand free, dia berbicara dalam bahasa Inggris campur Denmarak, dari suara yang di ucapkan oleh bang Makmur saya jadi tahu kalau bang makmur sedang berbicara dengan istrinya. Setelah selesai, saya bertanya, kenapa dia berbicara dalam bahasa Inggris dan Denmark, tidak dalam bahasa Aceh dengan istrinya, dia menjawab istrinya orang tionghua, dia juga melanjutkan jawabannya lama berada di luar negeri membuat bang Makmur tidak berkesempatan bertemu perempuan dari Aceh.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah satu jam perjalanan yang menyenangkan, tanpa macet, tanpa suara klakson mobil kami tiba di kota Silkeborg, disini kami berkumpul di rumah Tgk Zulkifli Yahya yang dikalangan warga Aceh Eropa di panggil Geuchik Don, disini juga sangat menggembirakan karena sudah  beberapa bulan saya tidak makan masakan Aceh, istri Geuchik Don menyediakan untuk kami.</p>
<p style="text-align:justify;">Selanjutnya kami berangkat menuju kota Fjerritslev, tempat acara di langsungkan, sepanjang perjalanan saya melihat hamparan lahan pertanian datar dan luas, Denmark tidak memilki gunung atau bukit, jadi seluruh Negara mereka datar, Saya juga melihat kuda-kuda yang berdiri di dalam lingkaran yang di pagari dengan tali berarus listrik, sehingga lama-lama kuda-kuda itu akan patuh untuk selalu berdiri pada tempatnya, pemandangan yang juga menarik adalah banyaknya kincir angin yang besar dan tinggi di banyak tempat yang berguna untuk pembangkit listrik, so, listrik tenaga angin Denmark melimpah tidak seperti di Aceh dan provinsi lainnya di indonesia, listrik hidup mati sepanjang masa.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain industri Negara ini  juga mengandalkan pertanian dan peternakan untuk pendapatan Negara dan masyarakat, ketika saya tanyakan , kenapa Negara ini bisa makmur, Bang Makmur menjawab, karena mereka punya banyak babi, jumlah babi lebih banyak dari penduduknya, saya tertawa mendengarnya, tapi Bang Makmur melanjutkan, Denmark Negara penghasil babi terbesar di dunia, juga penghasil gandum, telur dan keju. Saya jadi ingat  Aceh, provinsi saya ini memiliki daerah pertanian dan  lahan untuk peternakan yang luas, tapi selalu kekurangan sapi pada tiap  hari meugang sehingga harus impor dari Australia namun harganya tetap paling tinggi di Indonesia.</p>
<p style="text-align:justify;">Dua  jam perjalanan, kami sampai di tempat acara, tempat pertemuannya berupa gedung sekolah yang sangat besar,  yang di pinjam pakai oleh commune (pemerintahan setingkat kecamatan kalau di Indonesia ), di depan gedung terparkir puluhan mobil mewah, kemudian saya tahu kalau semua mobil itu adalah milik warga Aceh yang tinggal di Denmark. Ya, warga Aceh yang tinggal di berbagai Negara di Eropa, sebagian besar tinggal di Denmark dan Norwegia hidup berkecukupan, makmur. Ketika bekerja, apapun jenis pekerjaannya mereka mendapat gaji yang layak, jika pun sedang tidak bekerja mereka mendapat subsidi dari pemerintah tempat mereka tinggal.</p>
<p style="text-align:justify;">Selama tiga hari kegiatan, yang di pandu oleh Koordinator WAA Tarmizi Age  dan  di hadiri  juga perwakilan masyakat sipil Aceh, Fajran Zain, J.Kamal Farza dan lukman Age dari Aceh Institute serta Fahrulrazi dari Partai Aceh berlangsung alot dan semarak karena antusiasme peserta yang luar biasa demi memberi ide untuk  pembangunan masyarakat Aceh yang lebih baik.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya menenukan beberap hal hebat, yang pertama rasa persaudaraan yang sangat kental, saya baru pertama kali bertemu mereka tapi sepertinya saya sudah lama akrab dengan mereka, yang kedua mereka dan keluragnya berbicara dalam Bahasa Aceh padahal di sekolah anak – anak mereka belajar dalam bahasa Denmark dan Inggris, yang ketiga mereka sangat peduli dengan situasi di aceh.</p>
<p style="text-align:justify;">Selesai acara kami di ajak oleh Tgk Ansari Tripa dan istrinya kak vira, untuk menginap di rumahnya di kota Hjorring sekitar satu jam perjalanan dari Fjerritslev, mereka tinggal di sebuah apartemen di pusat kota. Tgk Ansari dan istrinya berasal dari Tripa Pidie.</p>
<p style="text-align:justify;">Ada hal yang menarik, kami bertiga , mahasiswa program Magister Mental Health Care, beasiwa dari pemerintah Norwegia, dengan status tugas belajar dari Pemerintah Aceh. Namun mereka tahu betul, dana untuk beasiswa (yang menurut kami sudah lumayan), sangat minim bila dibandingkan dengan pendapatan mereka yang sudah bekerja di Eropa sehingga masing-masing kami mendapatkan baju baru dan jaket musim dingin dan kami diantar langsung oleh Tgk Ansari ke bandara Billund yang jaraknya lebih dari tiga jam dari rumah beliau.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Konstruksi Kapal Laut]]></title>
<link>http://tazziemania.wordpress.com/2009/12/21/konstruksi-kapal-laut/</link>
<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 11:22:52 +0000</pubDate>
<dc:creator>tazziemania</dc:creator>
<guid>http://tazziemania.wordpress.com/2009/12/21/konstruksi-kapal-laut/</guid>
<description><![CDATA[MACAM – MACAM KAPAL A. Kapal Menurut Bahannya. Bahan untuk membuat kapal bermacam-macam adanya dan t]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>MACAM – MACAM KAPAL</p>
<p><strong>A. Kapal Menurut Bahannya.</strong></p>
<p>Bahan untuk membuat kapal bermacam-macam adanya dan tergantung dari tujuan serta maksud pembuatan itu. Tentunya dicari bahan yang paling ekonomis sesuai dengan keperluannya.</p>
<ol>
<li>Kapal kayu adalah kapal yang seluruh konstruksi badan kapal dibuat dari kayu</li>
<li>Kapal fiberglass adalah kapal yang seluruh kontruksi badan kapal dibuat dari fiberglass.</li>
<li>Kapal ferro cement adalah kapal yang dibuat dari bahan semen yang diperkuat dengan baja sebagai tulang-tulangnya. Fungsi tulangan ini sangat menentukan karena tulangan ini yang akan menyanggah seluruh gaya-gaya yang bekerja pada kapal. Selain itu tulangan ini juga digunakan sebagai tempat perletakan campuran semen hingga menjadi satu kesatuan yang benar-benar homogen, artinya bersama-sama bisa menahan gaya yang datang dari segala arah.</li>
<li>Kapal baja adalah kapal yang seluruh konstruksi badan kapal dibuat dari baja. Pada umumnya kapal baja selalu menggunakan sistem konstruksi las, sedangkan pada kapal-kapal sebelum perang dunia II masih digunakan konstruksi keling. Kapal pertama yang menggunakan sistem konstruksi las adalah kapal Liberty, yang dipakai pada waktu perang dunia II. Pada waktu itu masih banyak kelemahan-kelemahan pada sistim pengelasan, sehingga sering dijumpai keretakan-keretakan pada konstruksi kapalnya. Dengan adanya kemajuan-kemajuan dalam teknik pengelasan dan teknologi pembuatan kapal, kelemahan-kelemahan itu tidak dijumpai lagi. Keuntungan sistem las adalah bahwa pembuatan kapal menjadi lebi hcepat jika dibandingkan dengan konstruksi keling. Disamping padakonstruksi las berat kapal secara keseluruhan menjadi lebih ringan.</li>
</ol>
<p style="text-align:right;"><a href="http://tazziemania.wordpress.com/teknik/konstruksi-kapal-laut/" target="_self">Baca Selengkapnya &#62;&#62;</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[MENGAPA KORBAN DI ACEH BANYAK ?]]></title>
<link>http://hagemman.wordpress.com/2009/12/21/mengapa-korban-di-aceh-banyak/</link>
<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 03:48:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>hagemman</dc:creator>
<guid>http://hagemman.wordpress.com/2009/12/21/mengapa-korban-di-aceh-banyak/</guid>
<description><![CDATA[Jumlah korban meninggal akibat gempa tektonik di pantai barat Sumatera, menurut perkiraan sementara ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/12/mengapa-korban-di-aceh-bnyk-01.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-3786" title="mengapa korban di aceh bnyk 01" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/12/mengapa-korban-di-aceh-bnyk-01.jpg?w=150" alt="" width="150" height="137" /></a>Jumlah korban meninggal akibat gempa tektonik di pantai barat Sumatera, menurut perkiraan sementara mencapai sekitar 150.000 orang. Korban berjatuhan itu bukan hanya berasal dari penduduk di wilayah pesisir barat dan timur Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan Sumatera Utara – kawasan paling parah terkena bencana itu – tetapi juga di India, Sri Lanka, Banglades, Thailand, dan Malaysia, yang jaraknya puluhan hingga ribuan kilometer dari sumber gempa.</p>
<p>Selain penduduk setempat, di antara korban bencana ini juga tercatat para turis, terutama wisatawan dari beberapa negara Eropa dan Jepang, yang tengah menikmati liburan akhir tahun di kawasan wisata di pesisir Teluk Andaman dan Selat Malaka, seperti Phuket (Thailand) dan Penang (Malaysia). Pantai di Asia Selatan diminati wisatawan karena landai dan berpasir putih dengan ombaknya yang besar untuk olahraga bahari.</p>
<p>Dampak gempa dahsyat berskala 8,7 pada skala Richter (data revisi dari Badan Meteorologi dan Geofisika yang sebelumnya menyebut 6,8 pada skala Richter) ini merupakan yang terbesar di kawasan tersebut, setelah gempa di Kepulauan Mentawai tahun 1833. Ketika itu kepulauan di Sumatera Barat ini diguncang gempa berkekuatan 9 pada skala Richter.</p>
<p>Sumber gempa tektonik di laut yang relatif dangkal itu mencakup areal yang luas yakni 1.000 x 150 kilometer, atau hampir seluas Pulau Jawa. Gempa dangkal yang berpusat di kedalaman 10 kilometer tersebut di daerah subduksi atau penujaman lempeng, dan karena itu juga menimbulkan efek tsunami yang luas.</p>
<p><!--more--><a href="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/12/mengapa-korban-di-aceh-bnyk-02.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-3787" title="mengapa korban di aceh bnyk 02" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/12/mengapa-korban-di-aceh-bnyk-02.jpg" alt="" width="500" height="735" /></a></p>
<p>Apabila sumber gempa hanya di perairan barat Meulaboh, tsunami yang terjadi hanya menerjang pantai kota itu dan beberapa daerah di dekatnya. Namun, gempa itu kenyatannya diikuti oleh gempa-gempa berkekuatan 6 pada skala Richter ke atas di wilayah utaranya hingga ke Kepulauan Andaman.</p>
<p>Tipe pertemuan lempeng merupakan subduksi dengan pergerakan yang lebih aktif dibandingkan dengan wilayah lainnya. Hal inilah yang menyebabkan munculnya pulau-pulau dari Kepulauan Andaman dan Nicobar di India hingga kepulauan sepanjang pesisir barat Sumatera hingga pulau di Nusa Tenggara.</p>
<p>Menurut Danny Hilman Natawijaya, peneliti Puslit Geoteknologi Lembaga Ilmi Pengetahuan Indonesia (LIPI), kekuatan gelombang kali ini sudah cukup kuat untuk menimbulkan gelombang pasang. Posisinya yang lebih ke barat daya membuatnya menerjang masuk Selat Malaka, ke pesisir di timur Aceh dan Sumatera Utara serta Thailand dan Malaysia.</p>
<p>Tsunami memberi dampak buruk di kawasan Andaman yang berbentuk teluk. Sebab pantai berbentuk teluk akan mengakumulasi energi gelombang yang sampai ke pantai. Tingginya terjangan ombak ke darat ketika tsunami itu terjadi juga ditunjang adanya laut pasang karena bulan purnama.</p>
<p><a href="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/12/mengapa-korban-di-aceh-byk-03.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-3788" title="mengapa korban di aceh byk 03" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/12/mengapa-korban-di-aceh-byk-03.jpg" alt="" width="500" height="367" /></a></p>
<p>Tsunami yang terjadi hari Minggu (26/12) lalu memang menelan banyak korban di kawasan wisata Teluk Andaman yang diminati turis mancanegara. Kawasan Teluk Andaman merupakan daerah berpenduduk padat. Di seputaran kawasan ini antara lain terdapat negara India dan Indonesia, dua negara yang penduduknya tergolong terpadat di dunia. Penduduk di dua negara itu sebagian besar terkonsentrasi di kawasan pantai.</p>
<p>Di wilayah Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) sendiri yang dekat dengan pusat gempa pertama, banyaknya korban jatuh – selain oleh guncangan dahsyat yang meruntuhkan bangunan – juga akibat sapuan tsunami setinggi 10 meter lebih yang menerjang masuk daratan hingga beberapa kilometer.</p>
<p>Serbuan tsunami sejauh itu antara lain disebabkan oleh kurangnya jalur hijau atau vegetasi di pantai barat Aceh yang banyak terabrasi. Wilayah pantai itu banyak yang terkikis ombak Samudera Hindia karena tidak lagi memiliki hutan mangrove yang berfungsi untuk penahan gerusan ombak.</p>
<p>Padahal, beberapa wilayah pantai di Indonesia – terutama di bagian selatan yang berhadapan dengan jalur pertemuan lempeng – merpakan daerah yang rawan tsunami.</p>
<p>“Lebih disayangkan lagi mereka yang mendiami wilayah tersebut tidak mendapat informasi yang memadai tentang ancaman itu, dan upaya penylamatan bila bahaya datang,”  ungkap Dr Jan Sopaheluwakan, Deputi Ilmu Kebumian LIPI.</p>
<p>Belajar dari pengalaman ini, pihak pemerintah daerah yang memiliki wilayah pesisir yang rawan gempa dan tsunami hendaknya menata kembali wilayahnya, dengan tidak membangun wilayah pemukiman, fasilitas ekonomi, dan industri di dekat pantai. Selain itu, menurut Jan, perlu dipersiapkan jalur evakuasi untuk penyelamatan penduduk dan dibangun lokasi pengungsian serta depo untuk bahan makanan dan obat-obatan bagi para pengungsi.</p>
<p>Aspek lain yang menyebabkan tingginya jumlah korban, menurut Dr Prih Haryadi dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), adalah karena di kawasan Teluk Andaman belum ada sistem jaringan pemantau tsunami dan sistem peringatan dini bencana tersebut. Lain halnya dengan di kawasan Pasifik.Adanya jaringan ini akan mempercepat penyampaian data pantauan gempa dan ancaman tsunami di suatu wilayah pantai.</p>
<p>Menurut Dr Hamza Latief dari Kelompok Penelitian dan Pengembangan Kelautan Institut Teknologi Bandung, selain membangun jaringan pemantau tsunami di kawasan pantai dan sistem peringatan dini, di wilayah yang rawan perlu dipasang tugu-tugu peringatan yang memberikan informasi tentang tsunami dan langkah yang harus dilakukan menghadapi bencana itu, seperti yang diterapkan Jepang.</p>
<p>Sumber  :</p>
<p>Mengapa Korban di Aceh Banyak ? &#124; Kompas, 03.01.2005<br />
Grafis : Jawa Pos / Muchtar &#8211; 29.12.2004 &#38; Kompas, 06.01.2005</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[FOTO-FOTO PELATIHAN PUBLIC COURSE "LEADERSHIP &amp; MOTIVATION" SERIKAT PEKERJA PT. PUPUK KALTIM TGL 15-17 DESEMBER 2009 di Garden Palace Hotel Surabaya]]></title>
<link>http://surabayatraininggroup.wordpress.com/2009/12/20/foto-foto-pelatihan-public-course-leadership-motivation-tgl-15-17-desember-2009-di-garden-palace-hotel-surabaya/</link>
<pubDate>Sun, 20 Dec 2009 09:20:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>officialgroup</dc:creator>
<guid>http://surabayatraininggroup.wordpress.com/2009/12/20/foto-foto-pelatihan-public-course-leadership-motivation-tgl-15-17-desember-2009-di-garden-palace-hotel-surabaya/</guid>
<description><![CDATA[FOTO-FOTO PELATIHAN PUBLIC COURSE &#8220;LEADERSHIP &amp; MOTIVATION&#8221; SERIKAT PEKERJA PT. PUPU]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>FOTO-FOTO PELATIHAN PUBLIC COURSE &#8220;LEADERSHIP &#38; MOTIVATION&#8221; SERIKAT PEKERJA PT. PUPUK KALTIM TGL 15-17 DESEMBER 2009 di Garden Palace Hotel Surabaya</p>
<p>Trainer : Bp Toge Aprilianto, M.Psi, Psikolog</p>
<p><a href="http://surabayatraininggroup.wordpress.com/files/2009/12/dscn1674.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-527" title="DSCN1674" src="http://surabayatraininggroup.wordpress.com/files/2009/12/dscn1674.jpg?w=300" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><a href="http://surabayatraininggroup.wordpress.com/files/2009/12/dscn1678.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-528" title="DSCN1678" src="http://surabayatraininggroup.wordpress.com/files/2009/12/dscn1678.jpg?w=300" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><a href="http://surabayatraininggroup.wordpress.com/files/2009/12/dscn1679.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-529" title="DSCN1679" src="http://surabayatraininggroup.wordpress.com/files/2009/12/dscn1679.jpg?w=300" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><a href="http://surabayatraininggroup.wordpress.com/files/2009/12/dscn1685.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-530" title="DSCN1685" src="http://surabayatraininggroup.wordpress.com/files/2009/12/dscn1685.jpg?w=300" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><a href="http://surabayatraininggroup.wordpress.com/files/2009/12/dscn1696.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-531" title="DSCN1696" src="http://surabayatraininggroup.wordpress.com/files/2009/12/dscn1696.jpg?w=300" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><a href="http://surabayatraininggroup.wordpress.com/files/2009/12/dscn1697.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-532" title="DSCN1697" src="http://surabayatraininggroup.wordpress.com/files/2009/12/dscn1697.jpg?w=300" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><a href="http://surabayatraininggroup.wordpress.com/files/2009/12/dscn1698.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-533" title="DSCN1698" src="http://surabayatraininggroup.wordpress.com/files/2009/12/dscn1698.jpg?w=300" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><a href="http://surabayatraininggroup.wordpress.com/files/2009/12/dscn1705.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-534" title="DSCN1705" src="http://surabayatraininggroup.wordpress.com/files/2009/12/dscn1705.jpg?w=300" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[INDONESIA SIAP DIAUDIT ASING]]></title>
<link>http://hagemman.wordpress.com/2009/12/20/indonesia-siap-diaudit-asing/</link>
<pubDate>Sun, 20 Dec 2009 02:17:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>hagemman</dc:creator>
<guid>http://hagemman.wordpress.com/2009/12/20/indonesia-siap-diaudit-asing/</guid>
<description><![CDATA[Kurang sehari Konferensi Perubahan Iklim 2009 berakhir, Indonesia membuka rincian program penurunan ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/12/indonesia-siap-diaudit-asing.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-3741" title="indonesia siap diaudit asing" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/12/indonesia-siap-diaudit-asing.jpg?w=112" alt="" width="112" height="150" /></a>Kurang sehari Konferensi Perubahan Iklim 2009 berakhir, Indonesia membuka rincian program penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 26 persen tahun 2020, sekaligus membuka kemungkinan audit pelaksanaan di lapangan oleh pihak asing.</p>
<p>Untuk penurunan emisi sukarela itu, Indonesia akan turunkan 0,7 miliar ton CO2, dengan kebutuhan dana Rp 83,3 triliun untuk lima tahun.</p>
<p>“Perhitungan data emisi ini sesuai standar global (Panel Ahli Antarpemerintah untuk Perubahan Iklim/IPCC) yang melibatkan sejumlah departemen,” kata Deputi III Menteri Negara Lingkungan Hidup Bidang Peningkatan Konservasi Sumber Daya Alam dan Perlindungan Lingkungan Masnellyarti Hilman dalam jumpa pers delegasi RI di Kopenhagen, Denmark, Kamis (17/12) malam waktu setempat.</p>
<p>Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa menyatakan, Indonesia terbuka pada kemungkinan audit pihak asing sesuai asas terukur, terlaporkan, dan terverifikasi (MRV). Pernyataan ini meluruskan sikap sebelumnya yang menutup permintaan audit program 26 persen karena sukarela.</p>
<p><!--more--><a href="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/12/ind-siap-diaudit-asing.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-3743" title="ind. siap diaudit asing" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/12/ind-siap-diaudit-asing.jpg" alt="" width="500" height="676" /></a></p>
<p>Menurut Masnellyarti, terdapat tujuh sektor penurunan emisi, yakni energi, transportasi, proses industri, pertanian, kehutanan, limbah/persampahan, dan lahan gambut. Sebelumnya, sektor transportasi dan pertanian tidak masuk dalam rencana.</p>
<p>Target penurunan emisi sektor kehutanan adalah tertinggi (13%) disusul sektor lahan gambut (9,5%). “Selain penanaman pohon, penurunan akan dicapai melalui pencegahan penggundulan hutan,”  kata Ketua Kelompok Kerja Perubahan Iklim Departemen Kehutanan, juga negosiator REDD, Wandojo Siswanto.</p>
<p>Dari sektor lahan gambut, selain penegakan hukum bagi pembakar hutan, pemerintah akan mendekati warga sekitar lahan gambut – ada di 250 kampung – untuk diberi pelatihan dan peralatan untuk meninggalkan praktik pembakaran lahan.</p>
<p>Potensi penurunan emisi hingga 41 perseb pada 2020 jika didukung pendanaan asing. Berdasarkan perhitungan bersama, dikoordinasi Departemen Keuangan, perlu dana Rp 168,3 triliun untuk penurunan emisi gas rumah kaca 15% (untuk 41%). “Sudah ada perhitungannya secara jelas,” kata Masnellyarti.</p>
<p>Sumber  :</p>
<p>Indonesia Siap Diaudit Asing &#124; Gesit Ariyanto dari Kopenhagen, Denmark<br />
Kompas, 19.12.2009 &#124; Grafis : Septa</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Makalah]]></title>
<link>http://rayvictory.wordpress.com/2009/12/19/makalah/</link>
<pubDate>Sat, 19 Dec 2009 06:31:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>falah2709</dc:creator>
<guid>http://rayvictory.wordpress.com/2009/12/19/makalah/</guid>
<description><![CDATA[Makalah Geografi Idustri Kerupuk (Industri)]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://rayvictory.wordpress.com/files/2009/12/makalah-geografi-industri.docx">Makalah Geografi Idustri Kerupuk (Industri)</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Programmable Logic Controller]]></title>
<link>http://kurgiz.wordpress.com/2009/12/17/programmable-logic-controller/</link>
<pubDate>Thu, 17 Dec 2009 08:11:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>kurgiz</dc:creator>
<guid>http://kurgiz.wordpress.com/2009/12/17/programmable-logic-controller/</guid>
<description><![CDATA[]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'></div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[INDONESIA TIDAK MASUK 10 TERBANYAK]]></title>
<link>http://hagemman.wordpress.com/2009/12/17/indonesia-tidak-masuk-10-terbanyak/</link>
<pubDate>Thu, 17 Dec 2009 02:25:44 +0000</pubDate>
<dc:creator>hagemman</dc:creator>
<guid>http://hagemman.wordpress.com/2009/12/17/indonesia-tidak-masuk-10-terbanyak/</guid>
<description><![CDATA[Tanpa menghitung emisi dari sektor kehutanan dan kerusakan lahan, Indonesia tidak masuk dalam 10 bes]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/12/indonesia-td-msk-10-besar-trbanyk.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-3715" title="indonesia td msk 10 besar trbanyk" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/12/indonesia-td-msk-10-besar-trbanyk.jpg?w=112" alt="" width="112" height="150" /></a>Tanpa menghitung emisi dari sektor kehutanan dan kerusakan lahan, Indonesia tidak masuk dalam 10 besar negara pengemisi gas rumah kaca terbanyak di dunia. Organisasi nonpemerintah Germanwatch menyebutkan hal itu dalam laporan Climate Change Performance Index 2009 di Kopenhagen, Denmark.</p>
<p>Negara-negara pengemisi sepuluh teratas berturut-turut adalah China (20,96%), AS (19,92%), Rusia (5,48%), India (4,57%), Jepang (4,27%), Jerman (2,76%), Kanada (1,96%), Inggris (1,81%), Korea Selatan (1,69%), dan Iran (1,61%). Ke-10 negara itu menyumbang emisi karbon dioksida sebesar 60 persen dari emisi global saat ini. Laporan tersebut diungkapkan Senin (14/12).</p>
<p>Analisis didasarkan atas emisi dari sektor energi, industri, dan transportasi. “Kami tidak memiliki data emisi yang cukup dari hutan dari negara-negara yang kami analisis. Barangkali tahun depan bisa kami masukkan,” kata penulis laporan dari Germanwatch, Jan Burck, di sela-sela persidangan Konferensi Perubahan Iklim PBB 2009.</p>
<p>Sejauh ini komunitas global masih menempatkan Indonesia sebagai pengemisi terbesar ketiga di bawah China dan AS, seperti laporan Wetlands International. Untuk itu, emisi dari kebakaran lahan tahun 1997 dimasukkan.</p>
<p>Pada tahun 2008 Indonesia juga tidak masuk dalam 10 besar pengemisi versi Germanwatch. Namun, sejumlah negara peserta negosiasi masih menyebut Indonesia sebagai pengemisi besar.</p>
<p><strong><!--more-->Peringkat ke-23</strong></p>
<p>Untuk indeks prestasi perubahan iklim 2009, Indonesia berada di urutan ke-23 dari 57 negara maju dan berkembang pesat yang dianalisis. Ini naik empat tingkat dari urutan tahun lalu.</p>
<p>Meski tergolong baik, posisi ke-23 dinilai masih bisa meningkat. “Sebagai sebuah negara berkembang, posisi itu lumayan. Tetapi, di tingkat Asia masih di bawah India,” kata Jan Burck.</p>
<p>Indeks tersebut didasarkan atas pengukuran 12 indikator yang terbagi dalam tiga kategori besarm yaitu tren emisi per sektor (energi, transportasi, rumah tangga, dan industri), level emisi (dari energi saja), dan kebijakan iklim setiap negara. Semakin tinggi posisi negara, hal itu menunjukkan prestasi mereka menahan laju perubahan iklim.</p>
<p>Namun, tidak ada satu pun negara pada posisi tiga besar yang menunjukkan niat yang sungguh-sungguh dalam mencegah laju perubahan iklim. Brasil merupakan negara dengan posisi teratas dari sisi indeks prestasinya, menggusur Swedia.</p>
<p>Kanada, Australia, dan Arab Saudi masuk dalam daftar negara dengan sumbangan emisi gas rumah kaca yang mencemaskan.</p>
<p>Sebagian data yang dipakai merupakan data dari International Energy Agency (IEA) dan data-data survei di luar itu. Analisis melibatkan 130 pakar organisasi nonpemerintah sehingga layak dipercaya.</p>
<p>Salah satu poin positif Indonesia adalah komitmen menurunkan emisi 26 persen dari level perencanaan semula (business as usual) pada tahun 2020 secara sukarela dan menjadi 41 persen bila ada bantuan negara maju. “Ini sebuah kemajuan dari sisi kebijakan,” kata Mathias Duwe dari Climate Action Network Eropa.</p>
<p>Indeks prestasi perubahan iklim dan penetapan 10 besar negara pengemisi karbon dioksida merupakan kegiatan tahunan bersamaan dengan konferensi perubahan ikoim. Salah satu tujuannya, mengingatkan negara-negara dengan tingkat emisi tinggi agar mengubah pola pembangunannya.</p>
<p>Sumber  :</p>
<p>Indonesia Tidak Masuk 10 Besar Terbanyak, Gesit Ariyanto<br />
Kompas, 15.12.2009</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[SKEMA KEHUTANAN DISEPAKATI]]></title>
<link>http://hagemman.wordpress.com/2009/12/17/skema-kehutanan-disepakati/</link>
<pubDate>Thu, 17 Dec 2009 02:15:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>hagemman</dc:creator>
<guid>http://hagemman.wordpress.com/2009/12/17/skema-kehutanan-disepakati/</guid>
<description><![CDATA[Setelah melewati pembahasan alot selama lima hari, panduan metodologi Pengurangan Emisi dari Defores]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/12/skema-kehutanan-disepakati1.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-3707" title="skema kehutanan disepakati" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/12/skema-kehutanan-disepakati1.jpg?w=112" alt="" width="112" height="150" /></a>Setelah melewati pembahasan alot selama lima hari, panduan metodologi Pengurangan Emisi dari Deforestasi dan Degradasi Hutan atau REDD disepakati di tingkat Badan Pembantu untuk Advis Teknologi dan Sains Pertemuan Para Pihak Ke-15, Sabtu (12/12) malam.</p>
<p>Pembahasan menyisakan aspek pendanaan dan pendekatan ke kelompok lain. Pencapaian itu dinilai sebagai kemajuan berarti delegasi meski belum selesai.</p>
<p>“Tanpa pencapaian di tahap metodologi, REDD plus tidak dapat diterapkan,” kata negosiator delegasi RI untuk REDD, Wandojo Siswanto, di Kopenhagen, Denmark, Minggu. Indonesia menargetkan, panduan metodologi, pendanaan, dan kebijakan bersama REDD plus yang dapat masuk dalam Kesepakatan Pasca-2012 bersifat jangka panjang.</p>
<p>Kelompok Indigenous Environmental Network menolak REDD dan menyebutnya “CO2lonialism of forests”. Skema itu hanya akan merampas kontrol hutan adat dari masyarakat adat kepada pemilik modal dan pengemisi CO2 melalui negara.</p>
<p>Melalui mekanisme carbon offset, emisi industri di negara-negara makmur dapat berlanjut dengan membeli sertifikat reduksi emisi melalui konservasi hutan di negara berkembang.</p>
<p><!--more-->Fitrian Ardiansyah dari WWF Indonesia menyebutkan, keputusan itu merupakan awal yang baik. Dengan kerja sama solid di antara negara berkembang, pendanaan REDD yang terpisah dari dana adaptasi lebih mudah dicapai.</p>
<p>REDD plus adalah skema mitigasi yang memungkinkan negara berkembang pemilik hutan, seperti Indonesia, Brasil, Kongo, dan Tanzania, mendapat pendanaan dari negara maju dengan mengurangi pembukaan hutan dan degradasi lahan.</p>
<p>Beberapa kewajiban yang disepakti termasuk pengakuan keterlibatan masyarakat adat dan komunitas lokal dalam pengawasan dan pelaporan. Di antaranya, identifikasi penyebab perusakan dan degradasi lahan, berbagai aktivitas penstabil stok CO2 dalam hutan, dan menggunakan pedoman Panel Ahli Antarnegara untuk Perubahan Iklim (IPCC).</p>
<p>“Kami sedang mengembangkan penerapan metodologi bekerja sama dengan Jerman dan Australia di Kalimantan, Sumatera, dan Jawa Timur,” kata negosiator RI, Koordinator Substansi REDD Nur Masripatin.</p>
<p>Menurut IPCC, ada beberapa kewajiban teknis yang harus diikuti terkait transparansi sistem pemantauan nasional, yakni perpaduan data penginderaan jauh dan pengecekan di lapangan. Kalkulasi harus transparan, konsisten, akurat, dan mengurangi ketidakpastian.</p>
<p>Kalimat “penelitian penuh dan efektif” dikhawatirkan melemahkan posisi tawar masyarakat adat. Pada draf awal, masyarakat adat mengusulkan pengakuan hak-hak kemerdekaan masyarakat adat sesuai dengan asas free, prior, and informed consent (bebas, diinformasikan dulu, dan disetujui) yang dilindungi Deklarasi PBB tentang Hak Masyarakat Adat.</p>
<p>Di Yogyakarta, Sabtu, belasan orang asal Jepara dan Madura berunjuk rasa di depan Kantor Badan Tenaga Nuklir Nasional, Sleman. Pengunjuk rasa yang tergabung dalam Majelis Petumbangan Tenaga Nuklir itu menolak usulan penggunaan tenaga nuklir sebagai solusi bidang energi pada konferensi di Kopenhagen.</p>
<p>Sumber  :</p>
<p>Skema Kehutanan Disepakati, Gesit Ariyanto<br />
Kompas, 14.12.2009</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Forbrugerprodukter og Industrial Equipment  ]]></title>
<link>http://consum12goods1.wordpress.com/2009/12/16/forbrugerprodukter-og-industrial-equipment/</link>
<pubDate>Wed, 16 Dec 2009 15:24:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>consum12goods1</dc:creator>
<guid>http://consum12goods1.wordpress.com/2009/12/16/forbrugerprodukter-og-industrial-equipment/</guid>
<description><![CDATA[Produkter, varer og råvarer er brede kategorier, der anvendes i mange politiske økonomi undersøgelse]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Produkter, varer og råvarer er brede kategorier, der anvendes i mange politiske økonomi undersøgelser på det internationale marked; disse definitioner findes enkle produkter og små leverancer, som er rettet til glæde for private forbrugere, så meget som store maskiner eller sofistikeret udstyr, indrettet produktive behov af store virksomheder. Uanset hvad er fysisk håndgribeligt, materielt transportable, og der kan købes, sælges og udveksles, kan defineres et godt eller et produkt. Dette betyder, at en sådan kategori omfatter alle de traditionelle sektorer af den globale økonomi, herunder markeder som boliger, biler, virksomheder, energi, eller endda valutaer. De juridiske aspekter, der regulerer salg og køb er en altid prioritary emne for undersøgelsen, især i optikken af elektronisk handel via internettet, hvor online-auktioner og virtuelle indkøbscentre lade folk udveksler straks objekter og tjenester, der opererer fra lande, der er reguleret i meget forskellige former.</p>
<p>References: <a href="http://news.i-t-e-m-s.com">items</a>,  <a href="http://news.k-n-i-v-e-s.com">knives</a>,  <a href="http://news.p-o-l-e-s.com">poles</a>,  <a href="http://news.s-h-o-w-e-r-s.com">showers</a>,  <a href="http://news.s-i-n-k-s.com">sinks</a>,  <a href="http://news.s-t-o-v-e.com">stove</a>,  <a href="http://news.t-a-b-l-e-s.com">tables</a>,  <a href="http://news.s-p-e-a-k-e-r.com">speaker</a>,  <a href="http://news.d-e-s-k-t-o-p.com">desktop</a>,  <a href="http://news.c-a-n-d-l-e.com">candle</a>,  <a href="http://u-m-b-r-e-l-l-a-s.com">umbrellas</a>,  <a href="http://b-a-s-k-e-t-s.com">baskets</a>,  <a href="http://p-r-i-n-t-e-r-s.com">printers</a>,  <a href="http://c-h-i-n-e-s-e-p-r-o-d-u-c-t-s.com">chineseproducts</a>,  <a href="http://p-r-i-n-t-s.com">prints</a>,  <a href="http://s-o-u-v-e-n-i-r-s.com">souvenirs</a>,  <a href="http://m-u-f-f-l-e-r-s.com">mufflers</a>,  <a href="http://m-i-c-r-o-w-a-v-e-s.com">microwaves</a>,  <a href="http://c-h-a-i-r-s.com">chairs</a>,  <a href="http://d-o-o-r-s.com">doors</a>,  <a href="http://b-u-l-b-s.com">bulbs</a>,</p>
<p>Det er derfor yderst vigtigt, for det moderne og beskyttede bruger af World Wide Web, studere og analysere omhyggeligt alle de forskellige tilbud, priser, regler og afgifter, der kan påvirke deres køb og salg. For at give nyttige oplysninger for engros-handel og forbrugsgoder ens, har vi samlet en kommerciel-industrielle liste over søgeord-rige domænenavne. På disse websteder, giver <a href="http://www.t-h-e-n-e-w.com">http://www.t-h-e-n-e-w.com</a> og <a href="http://www.euroserve.cn">http://www.euroserve.cn</a> (med <a href="http://www.esw3.eu">http://www.esw3.eu</a> DNS-tjenester) relevant indhold på forskellige kategorier af produkter, tjenester og produkter, typiskpopulære på det internationale marked.</p>
<p>References: <a href="http://blog.c-o-n-t-a-c-t-l-e-n-s-e-s.com">contactlenses</a>,  <a href="http://blog.b-a-c-k-p-a-c-k-s.com">backpacks</a>,  <a href="http://blog.a-i-r-b-r-u-s-h.com">airbrush</a>,  <a href="http://blog.b-o-o-t-s.com">boots</a>,  <a href="http://blog.d-i-s-c-s.com">discs</a>,  <a href="http://blog.d-i-s-h-e-s.com">dishes</a>,  <a href="http://info.t-e-n-t.com">tent</a>,  <a href="http://info.d-e-s-k-s.com">desks</a>,  <a href="http://info.t-o-w-e-l-s.com">towels</a>,  <a href="http://info.s-u-i-t-c-a-s-e-s.com">suitcases</a>,  <a href="http://info.r-e-f-r-i-g-e-r-a-t-o-r-s.com">refrigerators</a>,  <a href="http://info.t-o-o-t-h-b-r-u-s-h.com">toothbrush</a>,  <a href="http://info.t-o-o-t-h-p-a-s-t-e.com">toothpaste</a>,  <a href="http://webs.c-a-r-p-e-t-s.com">carpets</a>,  <a href="http://webs.d-i-g-i-t-a-l-c-a-m-e-r-a.com">digitalcamera</a>,  <a href="http://webs.l-a-d-d-e-r.com">ladder</a>,  <a href="http://webs.l-a-m-p-s.com">lamps</a>,  <a href="http://webs.m-a-t-t-r-e-s-s-e-s.com">mattresses</a>,  <a href="http://webs.t-e-n-t-s.com">tents</a>,  <a href="http://webs.d-a-r-t-s.com">darts</a>,  <a href="http://webs.b-o-o-k-s-h-o-p-s.com">bookshops</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[ROLLER CONVEYOR]]></title>
<link>http://tazziemania.wordpress.com/2009/12/16/roller-conveyor/</link>
<pubDate>Wed, 16 Dec 2009 05:20:41 +0000</pubDate>
<dc:creator>tazziemania</dc:creator>
<guid>http://tazziemania.wordpress.com/2009/12/16/roller-conveyor/</guid>
<description><![CDATA[Next &gt;]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:right;"><a href="http://tazziemania.wordpress.com/files/2009/12/23.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1162" title="2" src="http://tazziemania.wordpress.com/files/2009/12/23.jpg" alt="" width="460" height="219" /></a><a href="http://tazziemania.wordpress.com/roller-conveyor/" target="_self">Next &#62;</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Konsumentvaror och industriell utrustning]]></title>
<link>http://consum741goods.wordpress.com/2009/12/15/konsumentvaror-och-industriell-utrustning/</link>
<pubDate>Tue, 15 Dec 2009 15:49:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>consum741goods</dc:creator>
<guid>http://consum741goods.wordpress.com/2009/12/15/konsumentvaror-och-industriell-utrustning/</guid>
<description><![CDATA[Produkter, varor och råvaror är breda kategorier som används i många politiska ekonomin studier på d]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Produkter, varor och råvaror är breda kategorier som används i många politiska ekonomin studier på den internationella marknaden, och dessa definitioner inkluderar enkla objekt och små leveranser, riktade till åtnjutande av privata konsumenter, lika mycket som stora maskiner eller sofistikerad utrustning, inriktade mot den produktiva behov stora företag. Det som är fysiskt påtaglig, materiellt transportabla, och som kan köpas, säljas och bytas, kan definieras en vara eller en produkt. Detta innebär att en sådan kategori omfattar samtliga traditionella sektorer i den globala ekonomin, inklusive marknader som bostäder, bilar, företag, energi, eller till och valutor. De juridiska aspekter som reglerar försäljning och inköp är en alltid prioritary ämne studier, särskilt i den optiska enheten för elektronisk handel via Internet, där online auktioner och virtuella köpcentra låta folk utbyte omedelbart objekt och tjänster som från länder regleras i mycket olika former.</p>
<p> <font>References: <a href="http://news.i-t-e-m-s.com">items</a>,  <a href="http://news.k-n-i-v-e-s.com">knives</a>,  <a href="http://news.p-o-l-e-s.com">poles</a>,  <a href="http://news.s-h-o-w-e-r-s.com">showers</a>,  <a href="http://news.s-i-n-k-s.com">sinks</a>,  <a href="http://news.s-t-o-v-e.com">stove</a>,  <a href="http://news.t-a-b-l-e-s.com">tables</a>,  <a href="http://news.s-p-e-a-k-e-r.com">speaker</a>,  <a href="http://news.d-e-s-k-t-o-p.com">desktop</a>,  <a href="http://news.c-a-n-d-l-e.com">candle</a>,  <a href="http://u-m-b-r-e-l-l-a-s.com">umbrellas</a>,  <a href="http://b-a-s-k-e-t-s.com">baskets</a>,  <a href="http://p-r-i-n-t-e-r-s.com">printers</a>,  <a href="http://c-h-i-n-e-s-e-p-r-o-d-u-c-t-s.com">chineseproducts</a>,  <a href="http://p-r-i-n-t-s.com">prints</a>,  <a href="http://s-o-u-v-e-n-i-r-s.com">souvenirs</a>,  <a href="http://m-u-f-f-l-e-r-s.com">mufflers</a>,  <a href="http://m-i-c-r-o-w-a-v-e-s.com">microwaves</a>,  <a href="http://c-h-a-i-r-s.com">chairs</a>,  <a href="http://d-o-o-r-s.com">doors</a>,  <a href="http://b-u-l-b-s.com">bulbs</a>,  </font> </p>
<p>Det är därför utomordentligt viktigt att för den moderna och skyddade användare av World Wide Web, studera, lära och analysera noggrant alla de olika erbjudanden, priser, regler och skatter som kan påverka deras inköp och försäljning. För att ge användbar information för partihandel handel och konsumtionsvaror lika, har vi samlat en kommersiell industri lista med sökord rik domännamn. På dessa webbplatser http://www.thenew.com och http://www.euroserve.cn (med http://www.esw3.eu DNS-tjänster) ger relevant innehåll för olika kategorier av produkter, tjänster och varor typiskt populära på den internationella marknaden.</p>
<p> <font>References: <a href="http://blog.c-o-n-t-a-c-t-l-e-n-s-e-s.com">contactlenses</a>,  <a href="http://blog.b-a-c-k-p-a-c-k-s.com">backpacks</a>,  <a href="http://blog.a-i-r-b-r-u-s-h.com">airbrush</a>,  <a href="http://blog.b-o-o-t-s.com">boots</a>,  <a href="http://blog.d-i-s-c-s.com">discs</a>,  <a href="http://blog.d-i-s-h-e-s.com">dishes</a>,  <a href="http://info.t-e-n-t.com">tent</a>,  <a href="http://info.d-e-s-k-s.com">desks</a>,  <a href="http://info.t-o-w-e-l-s.com">towels</a>,  <a href="http://info.s-u-i-t-c-a-s-e-s.com">suitcases</a>,  <a href="http://info.r-e-f-r-i-g-e-r-a-t-o-r-s.com">refrigerators</a>,  <a href="http://info.t-o-o-t-h-b-r-u-s-h.com">toothbrush</a>,  <a href="http://info.t-o-o-t-h-p-a-s-t-e.com">toothpaste</a>,  <a href="http://webs.c-a-r-p-e-t-s.com">carpets</a>,  <a href="http://webs.d-i-g-i-t-a-l-c-a-m-e-r-a.com">digitalcamera</a>,  <a href="http://webs.l-a-d-d-e-r.com">ladder</a>,  <a href="http://webs.l-a-m-p-s.com">lamps</a>,  <a href="http://webs.m-a-t-t-r-e-s-s-e-s.com">mattresses</a>,  <a href="http://webs.t-e-n-t-s.com">tents</a>,  <a href="http://webs.d-a-r-t-s.com">darts</a>,  <a href="http://webs.b-o-o-k-s-h-o-p-s.com">bookshops</a> </font> </p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Konsumen Barang dan Industrial Equipment]]></title>
<link>http://consum796goods.wordpress.com/2009/12/15/konsumen-barang-dan-industrial-equipment/</link>
<pubDate>Tue, 15 Dec 2009 15:25:30 +0000</pubDate>
<dc:creator>consum796goods</dc:creator>
<guid>http://consum796goods.wordpress.com/2009/12/15/konsumen-barang-dan-industrial-equipment/</guid>
<description><![CDATA[Produk, barangan dan komoditi kategori umum digunakan pada banyak pengajian ekonomi politik di Pasar]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Produk, barangan dan komoditi kategori umum digunakan pada banyak pengajian ekonomi politik di Pasar Antarabangsa; definisi ini termasuk sederhana dan kecil item persediaan, diarahkan untuk menikmati konsumen swasta, sebanyak sophisticate besar mesin atau peralatan, berorientasikan tentang keperluan produktif syarikat besar. Apa pun yang nyata secara fizikal, material diangkut, dan yang boleh dibeli, dijual dan dipertukarkan, boleh ditakrifkan yang baik ataupun produk. Ini bererti bahawa kategori tersebut merangkumi semua sektor tradisional ekonomi global, termasuk pasaran seperti perumahan, kenderaan, syarikat, tenaga, atau bahkan mata wang. Aspek undang-undang yang mengawal penjualan dan pembelian adalah selalu topik prioritary pengajian, terutamanya dalam perdagangan elektronik optik melalui Internet, di mana lelongan online dan virtual mall membiarkan orang pertukaran benda-benda dan perkhidmatan langsung beroperasi dari negara-negara diatur dalam bentuk yang sangat berbeza.</p>
<p>References: <a href="http://news.i-t-e-m-s.com">items</a>,  <a href="http://news.k-n-i-v-e-s.com">knives</a>,  <a href="http://news.p-o-l-e-s.com">poles</a>,  <a href="http://news.s-h-o-w-e-r-s.com">showers</a>,  <a href="http://news.s-i-n-k-s.com">sinks</a>,  <a href="http://news.s-t-o-v-e.com">stove</a>,  <a href="http://news.t-a-b-l-e-s.com">tables</a>,  <a href="http://news.s-p-e-a-k-e-r.com">speaker</a>,  <a href="http://news.d-e-s-k-t-o-p.com">desktop</a>,  <a href="http://news.c-a-n-d-l-e.com">candle</a>,  <a href="http://u-m-b-r-e-l-l-a-s.com">umbrellas</a>,  <a href="http://b-a-s-k-e-t-s.com">baskets</a>,  <a href="http://p-r-i-n-t-e-r-s.com">printers</a>,  <a href="http://c-h-i-n-e-s-e-p-r-o-d-u-c-t-s.com">chineseproducts</a>,  <a href="http://p-r-i-n-t-s.com">prints</a>,  <a href="http://s-o-u-v-e-n-i-r-s.com">souvenirs</a>,  <a href="http://m-u-f-f-l-e-r-s.com">mufflers</a>,  <a href="http://m-i-c-r-o-w-a-v-e-s.com">microwaves</a>,  <a href="http://c-h-a-i-r-s.com">chairs</a>,  <a href="http://d-o-o-r-s.com">doors</a>,  <a href="http://b-u-l-b-s.com">bulbs</a>,</p>
<p>Oleh kerana itu sangat penting, anda terpelihara moden dan pengguna World Wide Web, untuk belajar, belajar dan menganalisa dengan hati-hati semua tawaran yang berbeza, harga, peraturan dan cukai yang mungkin mempengaruhi pembelian dan penjualan. Dalam rangka memberikan maklumat yang bermanfaat untuk grosir perdagangan dan barang-barang konsumsi sama, kami telah mengumpul senarai industri komersil kaya kata kunci nama domain. Di halaman tersebut, <a href="http://www.t-h-e-n-e-w.com">http://www.t-h-e-n-e-w.com</a> dan <a href="http://www.euroserve.cn">http://www.euroserve.cn</a> (dengan perkhidmatan dns <a href="http://www.esw3.eu">http://www.esw3.eu</a>) menyediakan kandungan yang relevan pada berbagai kategori produk, jasa dan komoditi biasanya popular di pasaran antarabangsa.</p>
<p>References: <a href="http://blog.c-o-n-t-a-c-t-l-e-n-s-e-s.com">contactlenses</a>,  <a href="http://blog.b-a-c-k-p-a-c-k-s.com">backpacks</a>,  <a href="http://blog.a-i-r-b-r-u-s-h.com">airbrush</a>,  <a href="http://blog.b-o-o-t-s.com">boots</a>,  <a href="http://blog.d-i-s-c-s.com">discs</a>,  <a href="http://blog.d-i-s-h-e-s.com">dishes</a>,  <a href="http://info.t-e-n-t.com">tent</a>,  <a href="http://info.d-e-s-k-s.com">desks</a>,  <a href="http://info.t-o-w-e-l-s.com">towels</a>,  <a href="http://info.s-u-i-t-c-a-s-e-s.com">suitcases</a>,  <a href="http://info.r-e-f-r-i-g-e-r-a-t-o-r-s.com">refrigerators</a>,  <a href="http://info.t-o-o-t-h-b-r-u-s-h.com">toothbrush</a>,  <a href="http://info.t-o-o-t-h-p-a-s-t-e.com">toothpaste</a>,  <a href="http://webs.c-a-r-p-e-t-s.com">carpets</a>,  <a href="http://webs.d-i-g-i-t-a-l-c-a-m-e-r-a.com">digitalcamera</a>,  <a href="http://webs.l-a-d-d-e-r.com">ladder</a>,  <a href="http://webs.l-a-m-p-s.com">lamps</a>,  <a href="http://webs.m-a-t-t-r-e-s-s-e-s.com">mattresses</a>,  <a href="http://webs.t-e-n-t-s.com">tents</a>,  <a href="http://webs.d-a-r-t-s.com">darts</a>,  <a href="http://webs.b-o-o-k-s-h-o-p-s.com">bookshops</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Konsumen Barang dan Industrial Equipment]]></title>
<link>http://consum900goods.wordpress.com/2009/12/15/konsumen-barang-dan-industrial-equipment/</link>
<pubDate>Tue, 15 Dec 2009 15:01:45 +0000</pubDate>
<dc:creator>consum900goods</dc:creator>
<guid>http://consum900goods.wordpress.com/2009/12/15/konsumen-barang-dan-industrial-equipment/</guid>
<description><![CDATA[Produk, barang dan komoditas kategori umum digunakan pada banyak studi ekonomi politik di Pasar Inte]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Produk, barang dan komoditas kategori umum digunakan pada banyak studi ekonomi politik di Pasar Internasional; definisi ini termasuk sederhana dan kecil item persediaan, diarahkan untuk menikmati konsumen swasta, sebanyak sophisticate besar mesin atau peralatan, berorientasi pada kebutuhan produktif perusahaan besar. Apa pun yang nyata secara fisik, material diangkut, dan yang dapat dibeli, dijual dan dipertukarkan, dapat didefinisikan yang baik atau produk. Ini berarti bahwa kategori tersebut mencakup semua sektor tradisional ekonomi global, termasuk pasar seperti perumahan, kendaraan, perusahaan, energi, atau bahkan mata uang.Aspek hukum yang mengatur penjualan dan pembelian adalah selalu topik prioritary studi, terutama dalam perdagangan elektronik optik melalui Internet, di mana lelang online dan virtual mall membiarkan orang pertukaran benda-benda dan layanan langsung beroperasi dari negara-negara diatur dalam bentuk yang sangat berbeda.</p>
<p>References: <a href="http://news.i-t-e-m-s.com">items</a>,  <a href="http://news.k-n-i-v-e-s.com">knives</a>,  <a href="http://news.p-o-l-e-s.com">poles</a>,  <a href="http://news.s-h-o-w-e-r-s.com">showers</a>,  <a href="http://news.s-i-n-k-s.com">sinks</a>,  <a href="http://news.s-t-o-v-e.com">stove</a>,  <a href="http://news.t-a-b-l-e-s.com">tables</a>,  <a href="http://news.s-p-e-a-k-e-r.com">speaker</a>,  <a href="http://news.d-e-s-k-t-o-p.com">desktop</a>,  <a href="http://news.c-a-n-d-l-e.com">candle</a>,  <a href="http://u-m-b-r-e-l-l-a-s.com">umbrellas</a>,  <a href="http://b-a-s-k-e-t-s.com">baskets</a>,  <a href="http://p-r-i-n-t-e-r-s.com">printers</a>,  <a href="http://c-h-i-n-e-s-e-p-r-o-d-u-c-t-s.com">chineseproducts</a>,  <a href="http://p-r-i-n-t-s.com">prints</a>,  <a href="http://s-o-u-v-e-n-i-r-s.com">souvenirs</a>,  <a href="http://m-u-f-f-l-e-r-s.com">mufflers</a>,  <a href="http://m-i-c-r-o-w-a-v-e-s.com">microwaves</a>,  <a href="http://c-h-a-i-r-s.com">chairs</a>,  <a href="http://d-o-o-r-s.com">doors</a>,  <a href="http://b-u-l-b-s.com">bulbs</a>,</p>
<p>Oleh karena itu sangat penting, untuk dilindungi modern dan pengguna World Wide Web, untuk belajar, belajar dan menganalisa dengan hati-hati semua tawaran yang berbeda, harga, peraturan dan pajak yang mungkin mempengaruhi pembelian dan penjualan. Dalam rangka memberikan informasi yang bermanfaat untuk grosir perdagangan dan barang-barang konsumsi sama, kami telah mengumpulkan daftar industri komersial kaya kata kunci nama domain. Di situs tersebut, <a href="http://www.t-h-e-n-e-w.com">http://www.t-h-e-n-e-w.com</a> dan <a href="http://www.euroserve.cn">http://www.euroserve.cn</a> (dengan layanan dns <a href="http://www.esw3.eu">http://www.esw3.eu</a>) menyediakan konten yang relevan pada berbagai kategori produk, jasa dan komoditas biasanya populer di pasar internasional.</p>
<p>References: <a href="http://blog.c-o-n-t-a-c-t-l-e-n-s-e-s.com">contactlenses</a>,  <a href="http://blog.b-a-c-k-p-a-c-k-s.com">backpacks</a>,  <a href="http://blog.a-i-r-b-r-u-s-h.com">airbrush</a>,  <a href="http://blog.b-o-o-t-s.com">boots</a>,  <a href="http://blog.d-i-s-c-s.com">discs</a>,  <a href="http://blog.d-i-s-h-e-s.com">dishes</a>,  <a href="http://info.t-e-n-t.com">tent</a>,  <a href="http://info.d-e-s-k-s.com">desks</a>,  <a href="http://info.t-o-w-e-l-s.com">towels</a>,  <a href="http://info.s-u-i-t-c-a-s-e-s.com">suitcases</a>,  <a href="http://info.r-e-f-r-i-g-e-r-a-t-o-r-s.com">refrigerators</a>,  <a href="http://info.t-o-o-t-h-b-r-u-s-h.com">toothbrush</a>,  <a href="http://info.t-o-o-t-h-p-a-s-t-e.com">toothpaste</a>,  <a href="http://webs.c-a-r-p-e-t-s.com">carpets</a>,  <a href="http://webs.d-i-g-i-t-a-l-c-a-m-e-r-a.com">digitalcamera</a>,  <a href="http://webs.l-a-d-d-e-r.com">ladder</a>,  <a href="http://webs.l-a-m-p-s.com">lamps</a>,  <a href="http://webs.m-a-t-t-r-e-s-s-e-s.com">mattresses</a>,  <a href="http://webs.t-e-n-t-s.com">tents</a>,  <a href="http://webs.d-a-r-t-s.com">darts</a>,  <a href="http://webs.b-o-o-k-s-h-o-p-s.com">bookshops</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kampanye Negatif Anti Kelapa Sawit]]></title>
<link>http://sawitku.wordpress.com/2009/12/15/kampanye-negatif-anti-kelapa-sawit/</link>
<pubDate>Tue, 15 Dec 2009 07:00:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>Elyasa</dc:creator>
<guid>http://sawitku.wordpress.com/2009/12/15/kampanye-negatif-anti-kelapa-sawit/</guid>
<description><![CDATA[COPENHAGEN- Untuk mengantisipasi sebuah laporan baru (“Laporan Kerusakan: Bagaimana Kampanye Negatif]]></description>
<content:encoded><![CDATA[COPENHAGEN- Untuk mengantisipasi sebuah laporan baru (“Laporan Kerusakan: Bagaimana Kampanye Negatif]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Manfaat Sawit untuk Indonesia]]></title>
<link>http://sawitku.wordpress.com/2009/12/11/manfaat-sawit-untuk-indonesia/</link>
<pubDate>Fri, 11 Dec 2009 06:50:46 +0000</pubDate>
<dc:creator>Elyasa</dc:creator>
<guid>http://sawitku.wordpress.com/2009/12/11/manfaat-sawit-untuk-indonesia/</guid>
<description><![CDATA[Indonesia saat ini mampu menduduki posisi sebagai produsen minyak sawit terbesar di dunia. Tentunya ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Indonesia saat ini mampu menduduki posisi sebagai produsen minyak sawit terbesar di dunia. Tentunya ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Industri Pertanian]]></title>
<link>http://sunevening.wordpress.com/2009/12/11/industri-pertanian/</link>
<pubDate>Fri, 11 Dec 2009 06:05:14 +0000</pubDate>
<dc:creator>nasrudin</dc:creator>
<guid>http://sunevening.wordpress.com/2009/12/11/industri-pertanian/</guid>
<description><![CDATA[Teknologi  Industri Pertanian Merupakan salah satu bidang ilmu multidisipliner yang memfokuskan pada]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Teknologi  Industri Pertanian</p>
<p style="text-align:justify;">Merupakan salah satu bidang ilmu multidisipliner yang memfokuskan pada rekayasa system, pengelolaan manajemen, serta peningkatan kualitas bahan pangan melalui aplikasi teknologi modern. Banyak berkah dan manfaat yang dapat diraih apabila penguasahttp://sunevening.wordpress.com/wp-admin/post-new.phpan ilmu ini dapat terpenuhi dengan baik. Alasannya adalah bahwa ilmu ini memegang kunci dan peran yang sangat vital karena langsung berhubungan dengan kebutuhan pokok manusia, yakni kebutuhan makan. Makanan merupakan satu dari tiga macam kebutuhan dasar yang harus dipenuhi oleh setiap manusia, disamping sandang dan papan. Makanan yang berkualitas adalah makanan yang memenuhi standar gizi, bebas dari mikroba penyebab penyakit, aman dari kontaminasi zat2 baik berupa fisik maupun kimia.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://sunevening.wordpress.com/files/2009/12/produk-hasil-pertanian-dan-industri-pertanian-150x150.jpg"><img title="produk-hasil-pertanian-dan-industri-pertanian-150x150" src="http://sunevening.wordpress.com/files/2009/12/produk-hasil-pertanian-dan-industri-pertanian-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Pembahasan mengenai industry pertanian tidak bias lepas dari peran teknologi. Teknologi di sini bukan berarti sesuatu yang harus “njelimet” dan modern, akan tetapi bias dari teknologi yang konvensioanal ataupun juga dari teknologi modern. Penguasaan ilmu ini membutuhkan dukungan dari berbagai disiplin ilmu antara lain, ilmu-ilmu dasar seperti biologi, kimia, dan Fisika, disamping matematika dasar. Kemudian dilanjutkan dengan tambahan ilmu-ilmu aplikatif dari ilmu-ilmu dasar tersebut, seperti matematika industri, satuan proses, satuan operasi, mikrobiologi dasar, mikrobiologi industry,Kimia-biokimia, bahkan ilmu-ilmu terkait manajemen juga dipelajari di sanan seperti manajemen Industri, manajemen terakait dengan sumber daya manusia seperti manajemen personalia, kemudian manajemen operasi perusahaan dan masih banyak lagi. Di beberapa universitas di Indonesia, fakultas ataupun jurusan yang menekuni pada bidang ini masih dinilai belum begitu banyak. Salah satu diantaranya adalah Universitas Gadjah Mada, merupakan satu dari sekian universitas yang menyelenggarakan pendidikan mengenai Teknologi Pertanian.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[SURABAYA TRAINING &amp; CONSULTANT SEBAGAI PROVIDER PELATIHAN]]></title>
<link>http://surabayatraininggroup.wordpress.com/2009/12/09/surabaya-training-consultant-sebagai-provider-pelatihan/</link>
<pubDate>Wed, 09 Dec 2009 02:53:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>officialgroup</dc:creator>
<guid>http://surabayatraininggroup.wordpress.com/2009/12/09/surabaya-training-consultant-sebagai-provider-pelatihan/</guid>
<description><![CDATA[Surabaya Training &amp; Consultant (STC) merupakan provider pelatihan baik berbentuk inhouse trainin]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Surabaya Training &#38; Consultant (STC) merupakan provider pelatihan baik berbentuk inhouse training dan PC(Public Course)</p>
<p>Mudah-mudahan sesuai dengan kebutuhan perusahaan bapak/ibu.<br />
Apabila ada training yang diminati dapat menghubungi kami untuk silabus/penawaran trainingnya.</p>
<p>Beberapa keunggulan training Public Course (PC) STC antara lain:<br />
1. Pengajar yang syarat pengalaman baik dari segi praktisi maupun akademisi<br />
2. Metode &#38; fasilitas training yang sangat menunjang aktivitas training (praktek, studi kasus dll)<br />
3. Fasilitas antar jemput selama training<br />
4. Tempat training hotel bintang 4 / 3 / tempat representatif<br />
5. Menfasilitasi kegiatan city tour pada sore hari setelah aktivitas training dihari tersebut selesai<br />
6. Jadwal pelatihan dapat flexible sesuai permintaan<br />
7. Membantu peserta dalam mencari penginapan<br />
8. Souvenir untuk peserta</p>
<p>Sedangkan training INHOUSE STC dengan harga kompetitif menawarkan<br />
training yang berkualitas tinggi dari segi pengajar, methode &#38; materi<br />
serta souvenir peserta yang menarik.</p>
<p>Demikian kami sampaikan, atas perhatiannya diucapkan terima kasih.<br />
Surabaya Tranining &#38; Consultant</p>
<p>Kantor                : Villa Jasmine III Blok M No. 01, Sidoarjo JATIM 61224<br />
Telp                    : (031) 77620995;     Fax  : (031) 8921377<br />
Contact Person   : Fidianty – 081910422751  ; Eko Gunawan &#8211; 081332788690<br />
Email                 : <a href="http://mail.google.com/mail/h/1t80catbrut08/?v=b&#38;cs=wh&#38;to=stcsurabaya@yahoo.co.id" target="_blank">stcsurabaya@yahoo.co.id</a> ; <a href="http://mail.google.com/mail/h/1t80catbrut08/?v=b&#38;cs=wh&#38;to=surabayatraining@gmail.com" target="_blank">surabayatraining@gmail.com</a><br />
Website             : <a href="../" target="_blank">http://surabayatraininggroup.wordpress.com</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[TAHUN DEPAN BANJIR BANDANG US DOLLAR ]]></title>
<link>http://hagemman.wordpress.com/2009/12/05/tahun-depan-banjir-bandang-us-dollar/</link>
<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 02:00:09 +0000</pubDate>
<dc:creator>hagemman</dc:creator>
<guid>http://hagemman.wordpress.com/2009/12/05/tahun-depan-banjir-bandang-us-dollar/</guid>
<description><![CDATA[Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengingatkan akan adanya aliran dollar AS dalam jumlah sangat]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/12/sri_mulyani_indrawati.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-3549" title="sri_mulyani_indrawati" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/12/sri_mulyani_indrawati.jpg?w=128" alt="" width="128" height="150" /></a>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengingatkan akan adanya aliran dollar AS dalam jumlah sangat besar hingga sekitar 2.400 milliar dollar AS atau sekitar Rp 22.800 triliun pada tahun 2010 ke pasar internasional.</p>
<p>Hal ini dilakukan The Federal Reserve Bank (Bank Sentral Amerika Serikat) untuk mendukung kebijakan pemerintahan Presiden Barack Obama yang berniat fokus pada pemberan stimulus ekonomi dalam jumlah besar kepada rakyatnya.</p>
<p>“Itu akan seperti air bah karena berbeda dengan tahun 2008 yang justru terjadi kekeringan likuiditas, tahun depan justru akan terjadi kelebihan. Suku bunga akan rendah, investasi akan mudah, tetapi saya ingatkan ini tidak akan selamanya. Investor perlu menyiapkan berbagai skenario investasi yang memungkinkan adanya berbagai pilihan,” ujar Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (2/12), saat berbicara dalam pembukaan Investor Summit and Capital Market Expo 2009 yang dihadiri sekitar 2.000 investor.</p>
<p>Menurut Menkeu, investor perlu mempersiapkan diri dengan melihat kembali kondisi neracanya. Bagian-bagian yang rapuh dalam neraca perusahaan sebaiknya segera diperbaiki sehingga fundamental keuangan investor menjadi kuat.</p>
<p>“Jangan menjadi investor yang ‘telat mikir’ agar tidak merugi. Jika ada peluang, sebaiknya segera posisikan diri di depan,” ungkapnya.</p>
<p><!--more-->Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution mengatakan, proses pemulihan yang terjadi pada perekonomian global terus menunjukkan indikasi yang semakin kuat. Perbaikan yang paling tampak adalah di negara-negara berkembang Asia, terutama China. Sementara di negara maju, pemulihan ekonomi terus berlanjut.</p>
<p>Menurut dia, tren pelemahan dollar AS dan keberanian investor untuk menanggungrisikp mendorong pasar keuangan global terus menguat. Selama Oktober  2009, tingkat risiko di negara maju dan berkembang mulai membaik yang tecermin pada perkembangan indikator risiko.</p>
<p>Terkait dengan kondisi perbankan dalam negeri, Darmin mengatakan, intermediasi perbankan telah meingkat sejak Agustus 2009. Di sisi mikro, industri perbankan dalam kondisi stabil yang tercermin dari tingginya tingkat kecukupan modal (CAR) sebesar 17,67 persen.</p>
<p>Selain itu, rasio utang bermasalah (NPL) cukup yerjaga di bawah 5 persen dan likuiditas perbankan secara agregat masih mencukupi untuk kegiatan perbankan dalam pembiayaan perekonomian.</p>
<p>Selain itu, kebijakan Bank Indonesia memberlakukan giro wajib minimum sekunder sejak Oktober 2009 sebesar 2,5 persen diharapkan akan memperkuat pengelolaan likuiditas.</p>
<p>Sementara itu, praktisi pasar modal Rizal B Prasetijo, yang juga ditunjuk sebagai salah satu pembicara pada Investor Summit, mengatakan, likuiditas di pasar global masih akan bertumbuh. Namun, persentase pertumbuhannya tidak lagi sebesar tahun 2008 dan 2009.</p>
<p>Menurut dia, ke depan, tiga bank sentral utama di dunia, yaitu Bank Sentral AS, Bank Sentral Jepang, dan Bank Sentral Uni Eropa, pelan-pelan akan menarik dana yang telah disalurkan untuk stimulus 2008. Penarikan secara perlahan itu menghindari terjadi inflasi yang tinggi tanpa menimbulkan efek negatif pada industri dan pertumbuhan ekonomi global.</p>
<p><strong>Pandangan Faisal Basri</strong></p>
<p><a href="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/12/faisal-basri.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-3550" title="faisal basri" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/12/faisal-basri.jpg?w=111" alt="" width="111" height="150" /></a>Di lain pihak, pengamat ekonomi Faisal Basri meminta agar Bank Indonesia (BI) sebaiknya bisa segera mengantisipasi kemungkinan penguatan nilai tukar mata uang rupiah pada tahun 2010 terhadap dollar AS. Penguatan itu merupakan dampak dari pemulihan ekonomi global yng berlangsung lebih cepat dari perkiraan dan akan adanya aliran dana sebesar 2.400 miliar dollar AS ke dalam pasar keuangan.</p>
<p>“Nilai tukar rupiah akan menguat karena dollar AS melemah. Selama ini BI hanya bisa mengantisipasi kalau rupiah melemah, “ ujar Faisal di Jakarta, Kamis (3/12).</p>
<p>Berdasarkan kurs tengah BI, nilai tukar rupiah pada 3/12 adalah Rp 9.445 per dikkar AS. Sementara nilai tukar rupiah pada Selasa lalu Rp 9.485 dan pada rabu Rp 9.416 per dollar AS.</p>
<p>Pemulihan global, jelas Faisal, bisa dimanfaatan untuk meningkatkan berbagai produk ekspor Indonesia. Pada saat yang sama, impor bahan baku dan barang modal bisa digenjot untuk meningkatkan produksi manufaktur di dalam negeri.</p>
<p>Faisal menjelaskan, pemulihan ekonomi dunia yang pesat pada tahun 2010 akan mendorong kenaikan permintaan dunia. Saat ini harga sejumlah komoditas mulai merangkak naik.</p>
<p>Perekononomian yang pulih mendorong permintaan meningkat, termasuk harga minyak dunia tahun depan diperkirakan bisa kembali menembus angka 100 dollar AS per barrel.</p>
<p>Menurut Faisal, investasi asing langsung akan datang ke Indonesia manakala pasar domestik sudah terintegrasi. Untuk itu pembangunan dan perbaikan infrastruktur mutlak diperlukan. “Investor asing akan membangun industri di Indonesia dan memanfaatkan pasar Indonesia jika bisa melakukan distribusi dengan mudah,” ujar Faisal.</p>
<p>Presiden Direktur JP Morgan Indonesia Rizal B Prasetijo dalam Investor Summit 2009 di Jakarta, mengatakan Indonesia akan menjadi salah satu negara tujuan investasi. Menurutnya, beberapa bulan belakangan ini para investor global dengan dana cukup besar tengah mengkaji secara serius untuk berinvestasi di Indonesia, setidaknya dalam kurun waktu sampai lima tahun ke depan.</p>
<p>“Belakangan ini kami kedatangan sejumlah investor yang bertujuan investasi secara global. Kelas mereka ini jauh di atas investor yang fokus investasinya ke negara pasar berkembang. Mereka memiliki dana yang jauh lebih besar,” ujarnya.</p>
<p>Investor Summit adalah kegiatan tahunan yang diselenggarakan Bursa Efek Indonesia, Kustodian Sentral Efek Indonesia, Kliring Penjaminan Efek Indonesia, serta Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keungan yang ditujukan sebagai ajang sosialisasi dan edukasi pasar modal.</p>
<p><strong>Masa keemasan</strong></p>
<p><a href="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/12/chairul-tanjung.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-3551" title="INDONESIA-PARA-GROUP/" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/12/chairul-tanjung.jpg?w=129" alt="" width="129" height="150" /></a>Pengusaha Chairul Tanjung dalam Investor Summit mengatakan, perekonomian Indonesia dalam kurun waktu sepuluh tahun ke depan diperkirakan akan tumbuh cukup kuat. Masa itu adalah masa emas pembangunan ekonomi Indonesia yang kemungkinan tidak akan terulang lagi pada tahun-tahun berikutnya.</p>
<p>“Mulai sekarang sampai 10 tahun ke depan adalah masa emas pertumbuhan Indonesia. The golden year of Indonesia. Ini harus kita manfaatkan semaksimal mungkin. Jangan sampai kita sia-siakan,” kata Chairul.</p>
<p>Ia mengatakan, selama 10 tahun ke depan pertumbuhan ekonomi Indonesia seharusnya 7 – 8 persen. Perkiraan itu didasarkan pada tiga hal. <em>Pertama</em>, kondisi perbankan nasional cukup solid dan sehat. Krisis finansial global tahun 2008 terbukti tidak sampai mengguncang perbankan Indonesia, berbeda dengan yang dialami perbankan di banyak negara, terutama negara maju.</p>
<p><em>Kedua</em>, di tengah-tengah krisis keuangan global, pertumbuhan ekonomi Indoneisa jauh lebih baik ketimbang negara lain. Tahun ini pertumbuhan ekonomi Indonesia 4,3 – 4,5 persen, ketiga tertinggi setelah India (6,5 persen) dan China (8 persen).</p>
<p><em>Ketiga</em>, tahun 2010, Indonesia akan menjadi negara tujuan investasi utama di dunia, sama seperti India dan China.</p>
<p>Chairul menambahkan, untuk mencapai pertumbuhan 7-8 persen per tahun selama 10 tahun ke depan, Indonesia harus membenahi infrastruktur di sejumlah bidang. Selama ini infrastuktur adalah hambatan utama pembangunan berkelanjutan di Indonesia.</p>
<p>Hal senada disampaikan Menteri Perindustrian MS Hidayat. Menurut dia, infrastruktur harus segera dibenahi jika Indonesia ingin memiliki industri yang memiliki daya saing tinggi. Melalui industri yang berdaya saing tinggi itulah, kata Hidayat, Indonesia dapat mencapai pertumbuhan ekonomi 7 – 8 perseb pada tahun-tahun mendatang.</p>
<p>“Pertumbuhan 7 – 8 persen tak mungkin kita capai tanpa peningkatan daya saing industri,” katanya. Pembangunan infrastruktur, ujar Hidayat, harus dilakukan secara merata dan tersebar hingga Indonesia bagan timur. Karena itu, investor yang berada di wilayah-wilayah minim infrastruktur harus ikut melakukan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut, misalnya PT Semen Gresik Tbk yang berencana membangun pabrik semen di Papua pada 2010.</p>
<p>Sumber  :</p>
<p>Dollar AS akan Membanjiri Pasar &#124; Kompas, 03.12.2009<br />
Nilai Tukar Rupiah Bakal Menguat 2010 &#124; Kompas, 04.12.2009</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[MEWASPADAI DEINDUSTRIALISASI DI JATIM ]]></title>
<link>http://hagemman.wordpress.com/2009/12/05/mewaspadai-deindustrialisasi-di-jatim/</link>
<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 01:36:55 +0000</pubDate>
<dc:creator>hagemman</dc:creator>
<guid>http://hagemman.wordpress.com/2009/12/05/mewaspadai-deindustrialisasi-di-jatim/</guid>
<description><![CDATA[Pertumbuhan ekonomi di Jatim menunjukkan angka yang menggembirakan, bahkan melebihi pertumbuhan ekon]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/12/pabrik.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-3527" title="pabrik" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/12/pabrik.jpg?w=140" alt="" width="140" height="150" /></a>Pertumbuhan ekonomi di Jatim menunjukkan angka yang menggembirakan, bahkan melebihi pertumbuhan ekonomi secara nasional. BPS merilis, pertumbuhan ekonomi Jatim pada triwulan III/2009 mencapai 5,13 persen dibanding periode yang sama tahun lalu (year on year). Capaian ini lebih tinggi dibanding laju pertumbuhan ekonomi secara nasional yang hanya sebesar 4,21 persen (Kompas Jatim, 11/11/2009).</p>
<p>Di tengah badai krisis finansial global yang belum sepenuhnya reda, capaian itu tentu saja menggembirakan. Namun, terdapat satu hal yang sangat mengkhawatirkan, yaitu kian jelasnya gejala deindustrialisasi di Jatim. Indikasi utamanya adalah pembentuk utama perekonomian datang dari sektor perdagangan, hotel, dan restoran yang padat modal. Sementara kontribusi sektor padat karya, terutama industri pengolahan dan pertanian, malah turun.</p>
<p>Dari seluruh sektor lapangan usaha yang ada di Jatim, tercatat sektor perdagangan, hotel, dan restoran yang memberikan kontribusi terbesar dalam pertumbuhan ekonomi Jatim selama triwulan III/2009. Data BPS menyebutkan, kontribusi sektor perdagangan, hotel, dan restoran di Jatim pada triwulan III/2009 mencapai 28,43 persen, meningkat dari kontribusinya pada triwulan II/2009 sebesar 27,91 persen.</p>
<p>Sementara sektor industri pengolahan yang pada triwulan II/2009 memberikan kontribusi terbesar sebesar 28,5 persen justru mengalami penurunan menjadi 27,84 persen pada triwulan III/2009. Kontribusi terbesar ketiga diberikan oleh sektor pertanian sebesar 16,36 persen.</p>
<p><!--more-->Secara nominal, kontribusi sektor perdagangan, hotel, dan restoran terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) Jatim mencapai Rp 50,664 triliun. Sementara sektor industri pengolahan hanya mampu berkontribusi Rp 49,612 triliun dan sektor pertanian hanya Rp 29,140 triliun. Dengan data tersebut, berarti sumbangan sektor perdagangan, hotel, dan restoran pada triwulan III/2009 telah menggeser industri pengolahan sebagai pembentuk dominan perekonomian Jatim.</p>
<p><strong>Tidak sehat</strong></p>
<p>Dengan data tersebut, kita bisa melihat struktur perekonomian Jatim didominasi oleh sektor non tradeable yang lebih bersifat padat modal. Sementara sektor tradeable yang banyak menyerap tenaga kerja, seperti industri pengolahan dan pertanian, kontribusinya malah minim. Kondisi ini bisa disebut sebagai pertumbuhan ekonomi yang kurang sehat dan tidak berkualitas.</p>
<p>Tiga dari empat besar sektor dengan pertumbuhan tinggi juga didominasi oleh sektor-sektor nontradeable, seperti sektor pengangkutan dan komunikasi (tumbuh 12,94 persen), sektor jasa perdagangan, hotel, dan restoran (tumbuh 5,75 persen). Sektor pertambangan dan penggalian yang punya penyerapan tenaga kerja lumayan besar ada di peringkat kedua sektor dengan pertumbuhan tertinggi sebesar 7,89 persen.</p>
<p>Jika sektor tradeable masih belum diperhatikan secara maksimal, sulit bagi pemerintah untuk mengurangi penganggur secara masif. Padahal, selama ini, sektor tradeable seperti industri pengolahan dan pertanian menjadi kunci dalam mengatasi kemiskinan dan penganggur karena menjadi penyedia lapangan kerja formal dalam jumlah yang besar. Data BPS menyebutkan, 44,8 persen tenaga kerja di Jatim bekerja di sektor pertanian. Sektor industri mampu menyerap 12 persen tenaga kerja. Sementara sektor nontradeable seperti sektor keuangan hanya mampu menyerap 1 persen tenaga kerja.</p>
<p>Kondisi di atas menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi belum berkualitas karena ditopang oleh sektor-sektor yang hanya menyerap sedikit tenaga kerja. Konsekuensinya, pertumbuhan ekonomi menjadi tidak merata karena hanya dinikmati segelintir pelaku ekonomi.</p>
<p>Untuk mencapai pertumbuhan ekonomu yang berkualitas, sektor tradeable berupa pertanian, industri pengolahan, maupun kehutanan seyogyanya diperhatikan secara serius. Sebab, itu merupakan penopang perekonomian mayoritas rakyat. Hal ini berbeda dengan sektor nontradeable yang banyak didominasi oleh sektor jasa, termasuk jasa keuangan, hotel, dan restoran, yang tidak bersifat padat karya. Karena itulah, ke depannya, penyelamatan industri manufaktur ini harus segera dilakukan sehingga pertumbuhan yang berkualitas dan diiringi pemerataan kesejahteraan bisa diwujudkan.</p>
<p>Rakyat tentu berharap, Jatim bisa menghasilkan pertumbuhan yang berkualitas, pertumbuhan ekonomi yang diiringi pemerataan. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi yang digapai bisa dirasakan oleh banyak pihak, bukan hanya segelintir kelompok. Muara akhirnya adalah terciptanya broad based economic development yang mampu dirasakan manfaatnya secara luas oleh seluruh lapisan masyarakat. Angka-angka pertumbuhan menjadi tidak berarti jika petani masih mengalami kelangkaan pupuk. Sementara para buruh perkitaan juga terus tertekan karena upahnya digerus inflasi.</p>
<p>Sumber   :</p>
<p>Mewaspadai Deindustrialisasi di Jatim, Mohammad Eri Irawan &#124; Periset Ekonomi dan Kebijakan Publik<br />
Kompas, 02.12.2009</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Keterbukaan RTRW Percepat Ekspansi Kawasan Industri]]></title>
<link>http://pedulikip.wordpress.com/2009/12/04/keterbukaan-rtrw-percepat-ekspansi-kawasan-industri/</link>
<pubDate>Fri, 04 Dec 2009 16:41:44 +0000</pubDate>
<dc:creator>chris'Gallery</dc:creator>
<guid>http://pedulikip.wordpress.com/2009/12/04/keterbukaan-rtrw-percepat-ekspansi-kawasan-industri/</guid>
<description><![CDATA[JAKARTA—123 News: Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) kabupaten/kota perlu lebih terbuka. Dengan demik]]></description>
<content:encoded><![CDATA[JAKARTA—123 News: Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) kabupaten/kota perlu lebih terbuka. Dengan demik]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[När skriver ni om Al Gore?]]></title>
<link>http://simonsblogg.se/2009/11/30/nar-skriver-ni-om-al-gore/</link>
<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 12:15:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>Simon Hedlin Larsson</dc:creator>
<guid>http://simonsblogg.se/2009/11/30/nar-skriver-ni-om-al-gore/</guid>
<description><![CDATA[Det är märkligt att detta med svininfluensan har fått så stor uppmärksamhet. Hela tiden är det någon]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Det är märkligt att detta med svininfluensan har fått så stor uppmärksamhet. Hela tiden är det någon ny konspirationsteori eller anklagelser om att personer inte är opartiska och sakliga. Svenska Dagbladet skriver idag att &#8220;<a href="http://www.svd.se/nyheter/inrikes/artikel_3866171.svd">Experter samarbetar med industrin</a>&#8220;. Jaha, och? Det är väl klart att de gör det? Är du expert på ett område kommer dina kompetenser att efterfrågas på många olika håll. Inte särskilt konstigt.</p>
<p>Dessutom har dessa rådgivare ingenting att säga till om vad gäller vare sig pandemivarningar eller vaccininköp; det förra vilar ju helt och hållet på <a href="http://www.svd.se/nyheter/inrikes/artikel_3866173.svd">Margaret Chan</a> och det senare vilar på varje enskilt lands folkhälsodepartement, eller motsvarande.</p>
<p>Om vi ska prata extern påverkan och public choice borde vi istället se till växthuseffekten och klimatdebatten.</p>
<p>Vem har gjort i särklass mest för att skrämma upp världen om ett föreliggande klimathot? Al Gore. Vem är partner och ansvarig för klimat- och miljöutveckling på riskkapitalbolaget Kleiner Perkins Caufield &#38; Byers? Al Gore. Vem såg till att Kleiner Perkins Caufield &#38; Byers fick $560 miljoner av de amerikanska skattebetalarnas pengar för att utveckla elbilar (summan är för övrigt bra mycket större än vad svenska staten totalt lägger på energi årligen)? Al Gore.</p>
<p>Det kan tyckas att politik, forskning och industri inte ska ha för nära band. Det är ju åtminstone kontentan av SvD:s artikel där forskning och industri anses stå varandra för nära. Men faktum är ju att Al Gore representerar inte bara två av dessa kategorier, utan alla tre. Det finns ingen som får så mycket ära och berömmelse, kniper så många politiska poäng och tjänar så mycket pengar på klimathotet som Al Gore? Och vem är främst ansvarig för att den globala uppvärmningen är en fråga som idag intresserar miljarder människor världen över? Al Gore.</p>
<p>När skriver ni om detta, svenska journalister?</p>
<p>Simon Hedlin Larsson</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pimnas XXI 2008 Berharap Sinergi dengan Industri]]></title>
<link>http://klipingut.wordpress.com/2009/11/30/pimnas-xxi-2008-berharap-sinergi-dengan-industri/</link>
<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 11:49:36 +0000</pubDate>
<dc:creator>klipingut</dc:creator>
<guid>http://klipingut.wordpress.com/2009/11/30/pimnas-xxi-2008-berharap-sinergi-dengan-industri/</guid>
<description><![CDATA[KEPEDULIAN terhadap lingkungan makin tumbuh di lingkungan kampus. Hal ini setidaknya nampak dalam Pe]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>KEPEDULIAN </strong>terhadap lingkungan makin tumbuh di lingkungan kampus. Hal ini setidaknya nampak dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa (Pimnas) XXI di Semarang akhir pekan lalu. Sebuah semangat baru atau sekadar kelatahan mengikuti tren penolakan pemanasan global?</p>
<p>Sepanjang gelar tahunan yang diikuti oleh 2.000 lebih mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia ini, konsep hijau tampil dominan. Wacana ramah lingkungan tidak saja diusung kebanyakan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang dilombakan &#8211;total ada 360 karya ilmiah&#8211; tetapi juga hadir dalam puluhan stan yang mempertontonkan beragam teknologi made in kampus.</p>
<p>Salah satu yang paling mencolok adalah stan Institut Pertanian Bogor (IPB). Di stan perguruan tinggi yang meloloskan karya ilmiah terbanyak ini, dipamerkan beragam produk teknologi hijau, seperti tungku dari sekam, edible film dari pati ubi kayu, dan minyak biodiesel.<!--more--></p>
<p>&#8220;Saya kira memang sudah saatnya penelitian mahasiswa makin mengedepankan konsep ramah lingkungan. Hal ini membuktikan kepedulian kita pada persoalan nyata di masyarakat, mulai dari pemanasan global sampai krisis energi,&#8221; ujar Norma Arisanti, mahasiswi Teknik Industri Pertanian IPB yang hadir untuk menyosialisasikan biodiesel berbahan minyak jelantah.</p>
<p>Stan Institut Teknologi Bandung (ITB) memamerkan salah satu produk penelitian mahasiswa berupa komposit, sebuah material baru mirip kayu yang diciptakan dari sampah tetrapack, bungkus minuman kotak. Penelitian ini dilatarbelakangi keprihatinan terhadap makin menumpuknya sampah tetrapack di Bandung dan sekitarnya. Tidak kurang dari 2 ton per bulannya.</p>
<p>Hasil penelitian serupa juga ditemui di stan-stan yang lain. Di stan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), dipamerkan sebuah prototipe kapal bertenaga surya, sementara mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menampilkan hasil penelitian pada tumbuhan liar moto lele (duckweed) yang bermanfaat menggurangi kandungan limbah cair rumah tangga.</p>
<p>Kesan &#8220;hijau&#8221; dipertegas dengan program penanaman sejuta pohon yang diresmikan langsung oleh Menteri Kehutanan MS Ka’ban di sela-sela Pimnas. Acara simbolis ini nantinya akan segera diikuti dengan kegiatan serupa di seluruh perguruan tinggi peserta Pimnas.</p>
<p>Keluar dari laboratorium</p>
<p>Maraknya penelitian hijau di kampus-kampus menumbuhkan harapan baru pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Persoalannya, masalah klasik masih saja belum hilang. Penelitian mahasiswa kesulitan beranjak keluar dari ruang laboratorium. Dunia industri masih menjadi kemewahan yang sukar digandeng. Karenanya perlu berbagai upaya serius untuk menerobos stagnasi seperti ini.</p>
<p>Salah satu terobosan dilakukan kelompok mahasiswa Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan IPB yang meneliti pembuatan edible film dari pati ubi kayu sebagai bungkus bumbu kering. Selama penelitian, mereka menggandeng sebuah perusahaan besar pemasok bumbu-bumbu kering yang digunakan dalam mi instan berbagai merk. Kerja sama memang baru sebatas penyediaan bumbu contoh oleh perusahaan. Tapi bisa diharapkan ada tindak lanjut yang lebih jauh.</p>
<p>Bayangkan betapa besar potensi hasil penelitian seperti ini jika sampai ke tingkat dunia industri. Setiap harinya, ribuan bungkus bumbu mi instan yang terbuat dari plastik dapat tergantikan dengan edible film yang ramah lingkungan. Selain mencegah pencemaran, sisi ekonomis penelitian level kampus semacam ini pun terasa sangat menjanjikan.</p>
<p>Mendiknas Bambang Sudibyo saat membuka kegiatan, Rabu (16/7), berharap Pimnas dapat menjadi momentum tepat bagi mahasiswa untuk dapat mendorong perkembangan industri kreatif di tanah air melalui penelitian-penelitian yang dilahirkan mahasiswa. &#8220;Kegiatan ekonomi saat ini sangat ditentukan oleh perkembangan industri kreatif. Oleh karena itu, mahasiswa terus berpacu meningkatkan kreativitas mereka,&#8221; katanya.</p>
<p>Hanya, lagi-lagi diperlukan kesungguhan dari segala pihak untuk mewujudkan mimpi seperti ini. Jika tidak, penelitian &#8220;hijau&#8221; yang marak di kampus-kampus akan mendekam di laboratorium dan tidak kunjung membawa perubahan. Tidak jauh berbeda dengan yang sudah-sudah.</p>
<p>Pikiran Rakyat, 24 Juli 2008</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
