<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>islami &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/islami/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "islami"</description>
	<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 01:15:48 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Wanita : Sempurnanya Penciptaan Manusia]]></title>
<link>http://vedmudz.wordpress.com/2009/11/28/wanita-sempurnanya-penciptaan-manusia/</link>
<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 00:02:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>vedmudz</dc:creator>
<guid>http://vedmudz.wordpress.com/2009/11/28/wanita-sempurnanya-penciptaan-manusia/</guid>
<description><![CDATA[Empat belas abad yang lalu, Islam telah meletakkan hukum yang jelas dan sahih. Wanita diletakkan seb]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Empat belas abad yang lalu, Islam telah meletakkan hukum</p>
<p>yang jelas dan sahih.</p>
<p>Wanita diletakkan sebagai kaum yang mulia dan dihormati.</p>
<p>Setinggi apapun kemuliaan seorang lelaki,</p>
<p>pasti ada kemuliaan yang serupa untuk kaum wanita.</p>
<p>Wanita tidak diciptakan sebagai &#8220;alas kaki&#8221; kaum lelaki, malah wanita</p>
<p>menduduki tangga teratas</p>
<p>sebagai individu yang paling dihormati dalam sebuah keluarga Islam.</p>
<p>Wanita diciptakan dari tulang rusuk yang pada hakikatnya merupakan</p>
<p>perlambang sifat keras hati</p>
<p>yang dimiliki sebagai sifat dasar seorang wanita. Karena wanita</p>
<p>dijadikan sebagai kaum yang lemah</p>
<p>dari aspek fisik, mereka hanya mampu menggunakan kekuatan spiritual</p>
<p>ini untuk mengimbangi</p>
<p>kekuatan lahiriah kaum hawa. Anugerah dasar ini melengkapi apa yang</p>
<p>tidak mereka miliki.</p>
<p>Tulang rusuk yang awalnya bengkok merupakan gambaran sifat fisik dan</p>
<p>mental yang cukup istimewa</p>
<p>meskipun pada dasarnya, ia merupakan sifat dasar yang tidak seimbang.</p>
<p>Meluruskannya menjadi</p>
<p>tanggung jawab yang cukup berat untuk dipikul kaum lelaki. Lantaran</p>
<p>keupayaan kaum lelaki sebagai</p>
<p>khalifah di bumi Allah, maka kaum lelaki juga diberikan tanggungjawab</p>
<p>sebagai pembimbing kepada</p>
<p>kaum hawa ini.</p>
<p>Keistimewaan seorang wanita berawal dari masa anak-anak. Sejak</p>
<p>kehidupan seorang wanita, dia</p>
<p>dilahirkan dan sewajarnya di asuh dengan segala kelembutan -yang</p>
<p>membedakannya dengan anak-anak</p>
<p>lelaki.</p>
<p>Memasuki usia gadis, seorang wanita mulai dibekali dengan sifat dasar</p>
<p>yang kian lengkap. Kaum</p>
<p>hawa pada peringkat ini mulai mengalami perubahan sifat menjadi lebih</p>
<p>sensitif, keras hati dan</p>
<p>mungkin agak pemalu. Sifat-sifat ini membentuk kepribadian yang tidak</p>
<p>seimbang. Lantaran itulah</p>
<p>kaum wanita dikatakan sebagai lebih cepat matang dibanding kaum lelaki</p>
<p>akibat perubahan mental,</p>
<p>fisik dan spiritual yang dialaminya.</p>
<p>Namun kematangannya itu lebih dipengaruhi oleh pembentukan emosi yang</p>
<p>senantiasa memerlukan</p>
<p>bimbingan.</p>
<p>Dunia wanita sebagai seorang istri dari perspektif Islam juga</p>
<p>meletakkannya sebagai individu di</p>
<p>sebelah suaminya. Sebagai istri, wanita diletakkan pada kedudukan</p>
<p>tertinggi kedua setelah suami,</p>
<p>tetapi tidak berarti dia tidak perlu dihormati oleh suaminya.</p>
<p>Lebih lanjut, wanita sebagai seorang ibu diangkat derajatnya lebih</p>
<p>tinggi daripada seorang bapak.</p>
<p>Seperti diriwayatkan di dalam hadist, &#8220;syurga itu di bawah telapak</p>
<p>kaki ibu&#8221; (riwayat Bukhari).</p>
<p>Derajat seorang ibu itu mampu mengatasi segalanya selama dia tetap</p>
<p>menjaga kedekatannya dengan</p>
<p>Allah dan agamanya. Hal ini karena peranan dan tanggungjawab seorang</p>
<p>ibu untuk mendidik</p>
<p>anak-anaknya itu jauh lebih berat daripada tanggungjawab seorang suami dalam mendidik istrinya.</p>
<p>Ibu merupakan penentu terbesar dalam pembinaan akhlaq dan citra diri</p>
<p>seorang anak. Dialah yang</p>
<p>bertanggungjawab mendidik dan membesarkan anaknya. Meskipun ada bantuan</p>
<p>dari pihak suami, tetapi</p>
<p>peranan dan tanggungjawab suami sebagai pembina keluarga, mencari</p>
<p>nafkah dan sebagainya</p>
<p>memberikan implikasi bahwa, sebagian besar tanggungjawab pembentukan</p>
<p>diri anak-anak tertumpu di</p>
<p>bahu si ibu.</p>
<p>Wanita sering dikaitkan dengan daya sensitifnya yang sering dikatakan</p>
<p>sebagai sesuatu yang</p>
<p>berlebihan. Namun disadari atau tidak, sensitifitas milik kaum hawa</p>
<p>inilah yang membuatnya mampu</p>
<p>melaksanakan tugas dan peranannya sebagai seorang gadis, isteri dan</p>
<p>ibu yang sempurna. Tanpa</p>
<p>sensitifitas ini, mereka tidak akan peka pada setiap kehendak dan</p>
<p>keperluan dalam kehidupan.</p>
<p>Dan sensitifitas ini merupakan satu keistimewaan yang cukup berarti,</p>
<p>karena dengannya, wanita</p>
<p>mampu melahirkan cinta dan kasih sayang, baik sebagai istri kepada</p>
<p>suaminya maupun seorang ibu</p>
<p>kepada anak-anaknya.</p>
<p>Wanita dilihat dari kaca mata Islam adalah sosok sempurnanya penciptaan</p>
<p>manusia. Dia dicipta</p>
<p>untuk melahirkan, menyabung nyawa demi memelihara anak. Islam</p>
<p>menobatkan kaum wanita pada</p>
<p>kedudukan yang tinggi tanpa sedikitpun penghinaan, meletakkannya</p>
<p>sebagai bidadari syurga atas</p>
<p>segala keistimewaan miliknya selama ia pelihara.</p>
<p>Oleh karena itu, bagi kaum wanita, bersyukurlah karena anda dilahirkan</p>
<p>sebagai kaum yang cukup</p>
<p>istimewa. Mampu menghadapi saratnya tanggungjawab meskipun dikategorikan</p>
<p>sebagai kaum yang lemah.</p>
<p>Anda memiliki &#8220;kekuatan&#8221; yang tak tertandingi oleh kaum lelaki yang</p>
<p>seharusnya anda hormati.</p>
<p>Namun kelebihan ini bukanlah alasan untuk bertepuk dada.</p>
<p>Setinggi apapun derajat kaum hawa diangkat, sehebat apapun seorang</p>
<p>wanita sebagai seorang</p>
<p>individu, dan sebesar apapun kesuksesan yang diraihnya, tetap</p>
<p>memerlukan lelaki sebagai</p>
<p>pelindungnya. Dan Maha Besar, Maha Suci Allah yang menciptakan</p>
<p>lelaki dan wanita, perpaduan</p>
<p>kekuatan dan kelemahan yang saling memerlukan, saling melengkapi</p>
<p>dalam kehidupan.</p>
<p>&#8220;Kaum hawa dicipta dari rusuk Adam, bukan dari kepalanya untuk</p>
<p>dijadikan atasannya, bukan dari</p>
<p>kakinya untuk dijadikan alasnya, melainkan dari sisinya, untuk</p>
<p>dijadikan teman hidupnya, dekat</p>
<p>pada lengannya untuk dilindungi dan dekat pada hatinya untuk</p>
<p>dicintai&#8230;..&#8221; (hadist Rasulullah)</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Foto-foto ka'bah kebanjiran]]></title>
<link>http://jendralberita.wordpress.com/2009/11/27/foto-foto-kabah-kebanjiran/</link>
<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 23:44:34 +0000</pubDate>
<dc:creator>jendralberita</dc:creator>
<guid>http://jendralberita.wordpress.com/2009/11/27/foto-foto-kabah-kebanjiran/</guid>
<description><![CDATA[Mohon maaf sebelumnya, ga ada maksud apa² karna gw jg seorang Muslim. Foto ini di ambil kira² 50 tah]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Mohon maaf sebelumnya, ga ada maksud apa² karna gw jg seorang Muslim.</p>
<p>Foto ini di ambil kira² 50 tahun yg lalu, Rumah ibadah pertama yang dibangun manusia untuk beribadah tenggelam oleh banjir. Kemudian dibangun kedua kali oleh Nabi Ibrahim. Namun, kiblat manusia dan seluruh alam beserta isinya ini membiarkan rumah ibadah Ka’bah, yang menjadi pusat peribadatan dunia terkena banjir. Banjir itu diabadikan oleh foto di bawah ini:<br />
<img src="http://agorsiloku.files.wordpress.com/2007/02/kabah6-kebanjiran-1941.jpg" alt="http://agorsiloku.files.wordpress.com/2007/02/kabah6-kebanjiran-1941.jpg" /><br />
<img src="http://agorsiloku.files.wordpress.com/2008/09/gambar-situasi-kabah-banjir-3.jpg" alt="http://agorsiloku.files.wordpress.com/2008/09/gambar-situasi-kabah-banjir-3.jpg" /><br />
<img src="http://iatt.depperin.go.id/slamet/images/phocagallery/arab/postcard/thumbs/phoca_thumb_l_kakbah%20banjir%201941.jpg" alt="http://iatt.depperin.go.id/slamet/images/phocagallery/arab/postcard/thumbs/phoca_thumb_l_kakbah%20banjir%201941.jpg" /><br />
<img src="http://makah2008.files.wordpress.com/2009/02/kakbah-th-1941.jpg" alt="http://makah2008.files.wordpress.com/2009/02/kakbah-th-1941.jpg" /></p>
<p>Sumber: http://sparkthekingdom.blogspot.com</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Proses pembuatan prosesor intel]]></title>
<link>http://jendralberita.wordpress.com/2009/11/27/foto-foto-benda-peninggalan-nabi-muhammad-saw-2/</link>
<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 23:38:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>jendralberita</dc:creator>
<guid>http://jendralberita.wordpress.com/2009/11/27/foto-foto-benda-peninggalan-nabi-muhammad-saw-2/</guid>
<description><![CDATA[1.Sand (pasir) Pasir &#8211; terutama Quartz &#8211; memiliki persentase tinggi dari Silicon dalam p]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><em>1.Sand (pasir)<br />
</em><img src="http://images.cenary.com/hardware/processor/intel/how_to_make_processor/intel_cpu_manufacturing_01.jpg" border="0" alt="" /><br />
Pasir &#8211; terutama Quartz &#8211; memiliki persentase tinggi dari Silicon dalam pembentukan Silicon dioksida (SiO2) dan nerupakan bahan dasar untuk produksi semikonduktor.<br />
Pasir &#8211; sekitar 25% masa Silicon yang merupakan senyawa kedua terbanyak &#8211; setelah oksigen &#8211; di muka bumi.</p>
<div><em>2.Silikon Cair</em>:</div>
<p><img src="http://images.cenary.com/hardware/processor/intel/how_to_make_processor/intel_cpu_manufacturing_02.jpg" border="0" alt="" /><br />
Silikon dimurnikan dalam tahap berlapis untuk akhirnya nencapai kualitas produksi yang disebut Electronic Grade Silicon (EGS). EGS mungkin hanya mengandung sebuah atom asing setiap satu triliun atom Silikonnya. Pada gambar di bawah ini Anda bisa lihat bagaimana sebuah kristal besar tumbuh dari silikon cair yang dimurnikan. Hasilnya adalah kristal tunggal yang disebut Ingot. Silikon cair &#8211; skala: level wafer (~300mm / 12 inch)</p>
<p><em>3.Kristal Silikon Tunggal (Ingot)<br />
</em><img src="http://images.cenary.com/hardware/processor/intel/how_to_make_processor/intel_cpu_manufacturing_03.jpg" border="0" alt="" /><br />
Sebuah ingot dibuat dari Electronic Grade Silicon. Sebuah ingot memiliki berat sekitar 100 kilogram (220 pound) dan memiliki kemurnian Silicon 99.9999%. Mono-crystal Silicon Ingot &#8212; scale: wafer level (~300mm / 12 inch)</p>
<p><em>4.Pengirisan Ingot</em>:<br />
<img src="http://images.cenary.com/hardware/processor/intel/how_to_make_processor/intel_cpu_manufacturing_05.jpg" border="0" alt="" /><br />
Ingot kemudian diiris menjadi disc-disc silikon individual yang disebut wafer. Ingot Slicing &#8212; scale: wafer level (~300mm / 12 inch)</p>
<p><em>5.Wafer</em>:<br />
<img src="http://images.cenary.com/hardware/processor/intel/how_to_make_processor/intel_cpu_manufacturing_06.jpg" border="0" alt="" /><br />
<img src="http://www.dvhardware.net/news/intel_300mm_45nm_wafer_2.jpg" border="0" alt="" /><br />
Wafer-wafer ini dipoles sedemikian rupa hingga tanpa cacat, dengan permukaan selembut kaca cermin. Intel membeli wafer-wafer siap produksi itu dari perusahaan pihak ketiga. Process rumit 45nm High-K/Metal Gate oleh Intel menggunakan wafer dengan diameter 200 milimeter. Saat Intel mulai membuat chip-chip, perusahaan ini mencetak sirkuit-sirkuit di atas wafer 50 milimeter. Dan untuk saat ini menggunakan wafer 300mm, yang menghasilkan penghematan biaya per-chip. Wafer &#8212; scale: wafer level (~300mm / 12 inch)</p>
<p><em>6.Mengaplikasikan Photo Resist</em>:<br />
<img src="http://images.cenary.com/hardware/processor/intel/how_to_make_processor/intel_cpu_manufacturing_08.jpg" border="0" alt="" /><br />
Cairan (warna biru) yang di tuangkan di atas wafer saat diputar adalah sebuah proses dari photo resist yang sama seperti yang kita kenal di film untuk fotografi. Wafer diputar selama tahap ini untuk membuatnya sangat tipis dan bahkan mengaplikasikan layer photo resist. Applying Photo Resist &#8212; scale: wafer level (~300mm / 12 inch)</p>
<p><em>7.Exposure</em>:<br />
a.<br />
<img src="http://images.cenary.com/hardware/processor/intel/how_to_make_processor/intel_cpu_manufacturing_09.jpg" border="0" alt="" /><br />
Hasil dari photo resist diekspos ke sinar ultraviolet (UV. Reaksi kimianya ditrigger oleh tahap pada proses tersebut, sama dengan apa yang terjadi pada material film pada sebuah kamera saat Anda menekan tombol shutter. Hasil dari photo resist yang diekspos ke sinar UV akan bersifat dapat larut. Exposure diselesaikan menggunakan mask yang berfungsi seperti stensil dalam tahap proses ini. Saat digunakan dengan cahaya UV, mask membentuk pola-pola sirkuit yang bervariasi di atas tiap layer dari mikroprosesor. Sebuah lensa (di tengah) mengurangi image dari mask. Sehingga yang dicetak di atas wafer biasanya adalah empat kali lebih kecil secara linier daripada pola-pola dari mask. Exposure &#8212; scale: wafer level (~300mm / 12 inch)<br />
b.<br />
<img src="http://images.cenary.com/hardware/processor/intel/how_to_make_processor/intel_cpu_manufacturing_11.jpg" border="0" alt="" /><br />
Meskipun biasanya ratusan mikroprosesor bisa dihasilkan dari sebuah wafer tunggal, cerita bergambar ini hanya akan fokus pada sebuah bagian kecil dari sebuah mikroprosesor, yaitu pada sebuah transistor atau bagian-bagiannya. Sebuah transistor berfungsi seperti sebuah switch, mengendalikan aliran arus listrik dalam sebuah chip komputer. Peneliti-peneliti di Intel telah mengembangkan transistor-transistor yang sangat kecil sehingga sekitar 30 juta transistor dapat diletakkan pas di kepala sebuah peniti. Exposure &#8212; scale: transistor level (~50-200nm)</p>
<p><em>8.Membersikan Photo Resist</em>:<br />
<img src="http://images.cenary.com/hardware/processor/intel/how_to_make_processor/intel_cpu_manufacturing_12.jpg" border="0" alt="" /><br />
Photo resist yang lengket dilarutkan sempurna oleh suatu pelarut. Proses ini meninggalkan sebuah pola dari photo resist yang dibuat oleh mask. Washing off of Photo Resist &#8212; scale: transistor level (~50-200nm)</p>
<p><em>9.Etching (Menggores)</em>:<br />
<img src="http://images.cenary.com/hardware/processor/intel/how_to_make_processor/intel_cpu_manufacturing_13.jpg" border="0" alt="" /><br />
Photo resist melindungi material yang seharusnya tidak boleh tergores. Material yang ditinggalkan akan digores (disketch) dengan bahan kimia. Etching &#8212; scale: transistor level (~50-200nm)</p>
<p><em>10.Menghapus Photo Resist</em>:<br />
<img src="http://images.cenary.com/hardware/processor/intel/how_to_make_processor/intel_cpu_manufacturing_14.jpg" border="0" alt="" /><br />
Setelah proses Etching, photo resist dihilangkan dan bentuk yang diharapkan menjadi terlihat. Removing Photo Resist &#8212; scale: transistor level (~50-200nm)</p>
<p><em>11.Mengaplikasikan Photo Resist</em>:<br />
<img src="http://images.cenary.com/hardware/processor/intel/how_to_make_processor/intel_cpu_manufacturing_16.jpg" border="0" alt="" /><br />
Terdapat photo resist (warna biru) diaplikasikan di sini, diekspos dan photo resist yang terekspos dibersihkan sebelum tahap berikutnya. Photo resist akan melindungi material yang seharusnya tidak tertanam ion-ion. Applying Photo Resist &#8212; scale: transistor level (~50-200nm)</p>
<div><em>12.Penanaman Ion</em>:<br />
<img src="http://images.cenary.com/hardware/processor/intel/how_to_make_processor/intel_cpu_manufacturing_17.jpg" border="0" alt="" /><br />
Melalui seuatu proses yang dinamakan &#8220;ion implantation&#8221; (satu bentuk proses yang disebut doping), area-area wafer silikon yang diekspos dibombardir dengan &#8220;kotoran&#8221; kimia bervariasi yang disebut Ion-ion. Ion-ion ini ditanam dalam wafer silikon untuk mengubah silikon pada area ini dalam memperlakukan listrik. Ion-ion ditembakkan di atas permukaan wafer pada kecepatan tinggi. Suatu bidang listrik mempercepat ion-ion ini hingga kecepatan 300.000 km/jam. Ion Implantation &#8212; scale: transistor level (~50-200nm)</div>
<p><em>13.Menghilangkan Photo Resist</em>:<br />
<img src="http://images.cenary.com/hardware/processor/intel/how_to_make_processor/intel_cpu_manufacturing_18.jpg" border="0" alt="" /><br />
Setelah penanaman ion, photo resist dihilangkan dan material yang seharusnya di-doped (warna hijau) memiliki atom-atom asing yang sudah tertanam (perhatikan sekilas variasi warnanya). Removing Photo Resist &#8212; scale: transistor level (~50-200nm)</p>
<p><em>14.Transistor Sudah Siap</em>:<br />
<img src="http://images.cenary.com/hardware/processor/intel/how_to_make_processor/intel_cpu_manufacturing_20.jpg" border="0" alt="" /><br />
Transistor ini sudah dekat pada proses akhirnya. Tiga lubang telah dibentuk (etching) di dalam layer insulasi (warna magenta) di atas transistor. Tiga lubang ini akan terisi dengan tembaga yang akan menghubungkannya ke transistor-transistor lainnya. Ready Transistor &#8212; scale: transistor level (~50-200nm)</p>
<p><em>15.Electroplanting</em>:<br />
a.<br />
<img src="http://images.cenary.com/hardware/processor/intel/how_to_make_processor/intel_cpu_manufacturing_21.jpg" border="0" alt="" /><br />
Wafer-wafer diletakkan ke sebuah solusi sulfat tembaga di tahap ini. Ion-ion tembaga ditanamkan di atas transistor melalui proses yang disebut electroplating. Ion-ion tembaga bergerak dari terminal positif (anoda) menuju terminal negatif (katoda) yang dipresentasikan oleh wafer. Electroplating &#8212; scale: transistor level (~50-200nm)<br />
b.<br />
<img src="http://images.cenary.com/hardware/processor/intel/how_to_make_processor/intel_cpu_manufacturing_22.jpg" border="0" alt="" /><br />
Pada permukaan wafer, ion-ion tembaga membentuk menjadi suatu lapisan tipis tembaga. After Electroplating &#8212; scale: transistor level (~50-200nm)</p>
<p><em>16.Pemolesan<br />
</em><img src="http://images.cenary.com/hardware/processor/intel/how_to_make_processor/intel_cpu_manufacturing_24.jpg" border="0" alt="" /><br />
Material ekses dari proses sebelumnya di hilangkan. Polishing &#8212; scale: transistor level (~50-200nm)</p>
<p><em>17.Lapisan Logam</em>:<br />
<img src="http://images.cenary.com/hardware/processor/intel/how_to_make_processor/intel_cpu_manufacturing_25.jpg" border="0" alt="" /><br />
Lapisan-lapisan metal dibentuk untuk interkoneksi (seperti kabel-kabel) di antara transistor-transistor. Bagaimana koneksi-koneksi itu tersambungkan ditentukan oleh tim desain dan arsitektur yang mengembangkan funsionalitas prosesor tertentu (misal Intel® Core™ i7 Processor). Sementara chip-chip komputer terlihat sangat flat, sesungguhnya didalamnya memiliki lebih dari 20 lapisan yang membentuk sirkuit yang kompleks. Jika Anda melihat pada pembesaran suatu chip, Anda akan menemukan jaringan yang ruwet dari baris-baris sirkuit dan transistor-transistor yang mirip sistem jalan raya berlapis di masa depan. Metal Layers &#8212; scale: transistor level (six transistors combined ~500nm)</p>
<div><em>18.Testing Wafer</em>:<br />
<img src="http://images.cenary.com/hardware/processor/intel/how_to_make_processor/intel_cpu_manufacturing_27.jpg" border="0" alt="" /><br />
Bagian dari sebuah wafer yang sudah jadi ini diambil untuk dilakukan test fungsionalitasnya. Pada tahap test ini, pola-pola di masukkan ke dalam tiap chip dan respon dari chip tersebut dimonitor dan dibandingkan dengan daftar yang sudah ditetapkan. Wafer Sort Test &#8212; scale: die level (~10mm / ~0.5 inch)</div>
<p><em>19.Pengirisan Wafer</em>:<br />
<img src="http://images.cenary.com/hardware/processor/intel/how_to_make_processor/intel_cpu_manufacturing_30.jpg" border="0" alt="" /><br />
Wafer di iris-iris menjadi bagian-bagian yang disebut Die. Wafer Slicing &#8212; scale: wafer level (~300mm / 12 inch)</p>
<p><em>20.Memisahkan Die yg tidak berfungsi</em>:<br />
<img src="http://images.cenary.com/hardware/processor/intel/how_to_make_processor/intel_cpu_manufacturing_29.jpg" border="0" alt="" /><br />
Die-die yang saat test pola merespon dengan benar akan diambil untuk tahap berikutnya. Discarding faulty Dies &#8212; scale: wafer level (~300mm / 12 inch)</p>
<div><em>21.Individual Die</em>:</div>
<div><strong>a.<br />
</strong><img src="http://images.cenary.com/hardware/processor/intel/how_to_make_processor/intel_cpu_manufacturing_31.jpg" border="0" alt="" /><br />
<strong>b<br />
</strong><img src="http://images.anandtech.com/reviews/cpu/intel/nehalem/uarch/nehalemdie.jpg" border="0" alt="" /><br />
Ini adalah die tunggal yang telah jadi pada tahap sebelumnya (pengirisan). Die yang terlihat di sini adalah die dari sebuah prosesor Intel® Core™ i7. Individual Die &#8212; scale: die level (~10mm / ~0.5 inch)</div>
<p><em>22.Packaging</em>:<br />
<img src="http://images.cenary.com/hardware/processor/intel/how_to_make_processor/intel_cpu_manufacturing_32.jpg" border="0" alt="" /><br />
<img src="http://www.xbitlabs.com/images/cpu/intel-core-i7/i7-art-2.jpg" border="0" alt="" /><br />
Bagian dasar, die, dan heatspreader digabungkan menjadi sebuah prosesor yang lengkap. Bagian dasar berwarna hijau membentuk interface elektris dan mekanis bagi prosesor untuk berinteraksi dengan sistem komputer (PC). Heatspreader berwarna silver berfungsi sebagai pendingin (cooler) untuk menjaga suhu optimal bagi prosesor. Packaging &#8212; scale: package level (~20mm / ~1 inch)</p>
<p><em>23.Prosesor</em>:<br />
<img src="http://images.cenary.com/hardware/processor/intel/how_to_make_processor/intel_cpu_manufacturing_34.jpg" border="0" alt="" /><br />
Inilah prosesor yang sudah jadi (Intel® Core™ i7 Processor). Sebuah mikroprosesor adalah suatu produk paling kompleks yang pernah dibuat di muka bumi. Faktanya, dibutuhkan ratusan langkah &#8211; hanya bagian-bagian paling penting saja yang ditampilkan pada artikel ini &#8211; yang dikerjakan di suatu lingkungan kerja terbersih di dunia, sebuah lab mikroprosesor. Processor &#8212; scale: package level (~20mm / ~1 inch)</p>
<p><em>24.Class testing</em>:<br />
<img src="http://images.cenary.com/hardware/processor/intel/how_to_make_processor/intel_cpu_manufacturing_35.jpg" border="0" alt="" /><br />
Selama test terakhir ini, prosesor-prosesor akan ditest untuk key karakteristik mereka (diantaranya test pemakaian daya dan frekuensi maksimumnya). Class Testing &#8212; scale: package level (~20mm / ~1 inch)</p>
<p><em>25.Binning</em>:<br />
<img src="http://images.cenary.com/hardware/processor/intel/how_to_make_processor/intel_cpu_manufacturing_36.jpg" border="0" alt="" /><br />
Berdasarkan hasil test dari class testing, prosesor dengan kapabilitas yang sama di kumpulkan pada transporting trays yang sama pula. Binning &#8212; scale: package level (~20mm / ~1 inch)</p>
<p><em>26.Retail Package</em>:<br />
<img src="http://images.cenary.com/hardware/processor/intel/how_to_make_processor/intel_cpu_manufacturing_38.jpg" border="0" alt="" /><br />
Prosesor-prosesor yang telah siap dan lolos test akhirnya masuk jalur pemasaran dalam satu kemasan box. Retail Package &#8212; scale: package level (~20mm / ~1 inch)</p>
<p>Sumber: kaskus.us</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Foto-foto benda peninggalan nabi Muhammad SAW]]></title>
<link>http://jendralberita.wordpress.com/2009/11/27/foto-foto-benda-peninggalan-nabi-muhammad-saw/</link>
<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 23:19:04 +0000</pubDate>
<dc:creator>jendralberita</dc:creator>
<guid>http://jendralberita.wordpress.com/2009/11/27/foto-foto-benda-peninggalan-nabi-muhammad-saw/</guid>
<description><![CDATA[Bila kita berjauh jarak dengan sang terkasih Muhammad Rasulullah yang berbentang waktu 1.400 tahun… ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div>Bila kita berjauh jarak dengan sang terkasih Muhammad Rasulullah yang berbentang waktu 1.400 tahun… bila kita belum pernah melihat wajah sucinya, sementara kita menyebut namanya setiap hari, kita menghantarkan salam kepadanya setiap hari melalui shalat, shalawat-shalawat dan do’a-do’a yang kita lantunkan, kita memohon syafa’atnya untuk keselamatan kita di akhirat dari pedihnya adzab neraka, tidakkah foto-foto berikut ini mengobati kerinduan kita yang sangat dalam kepada Sang Tercinta Nabi Agung, Kekasih Allah dan sang pribadi mulia panutan alam?? Titik air mataku begitu melihat langsung baju beliau yang bersahaja dan sudah robek, sandal beliau, keranda beliau yang tak terhalang apapun. Allahu Akbar … serasa dekaaat denganmu ya Rasulullah … Andai aku bisa melihat wajahmu, rontok segala persendianku, tak tahan dengan kenikmatan memandang kemuliaan wajahmu… Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammad ….</p>
<p>Foto-foto ini semua adalah koleksi yang tersimpan dari berbagai tempat di beberapa negara: Musim peninggalan Nabi di Istambul Turki, Yordania, Irak dan negara-negara Timur Tengah lainnya. Selamat merasakan kelezatan menatap peninggalan-peninggalan ini. Semoga kerinduan kita semakin memuncak kepada sang Nabi Agung, sang kekasih Allah …</p>
<p>Allahumma shalli ‘ala sayyidina wa maulana Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassallam &#8230;</p></div>
<div>
<div><strong>Spoiler</strong> for <em>baju nabi muhammad.SAW</em>: </div>
<div><img src="http://i915.photobucket.com/albums/ac357/alii17/the-blessed-shirt-of-prophet-muh-1.jpg" border="0" alt="" /></div>
</div>
<div>
<div><strong>Spoiler</strong> for <em>topi perang</em>: </div>
<div><img src="http://i915.photobucket.com/albums/ac357/alii17/topibesirasulullah.jpg" border="0" alt="" /></div>
</div>
<div>
<div><strong>Spoiler</strong> for <em>baju dan barang2 rasullah</em>: </div>
<div><img src="http://i915.photobucket.com/albums/ac357/alii17/the_clothers__staff_of_prophet_muha.jpg" border="0" alt="" /></div>
</div>
<div>
<div><strong>Spoiler</strong> for <em>kotak gigi rasullah</em>: </div>
<div><img src="http://i915.photobucket.com/albums/ac357/alii17/reliquary-of-tooth-of-the-prophet-m.jpg" border="0" alt="" /></div>
</div>
<div>
<div><strong>Spoiler</strong> for <em>kunci ka&#8217;bah di jaman rasul</em>: </div>
<div><img src="http://i915.photobucket.com/albums/ac357/alii17/picture1.jpg" border="0" alt="" /></div>
</div>
<div>
<div><strong>Spoiler</strong> for <em>pedang rasul</em>: </div>
<div><img src="http://i915.photobucket.com/albums/ac357/alii17/pedang2-nabi-dengan-nama-namanya.jpg" border="0" alt="" /><img src="http://i915.photobucket.com/albums/ac357/alii17/pedang2-nabi-dengan-nama-namanya1.jpg" border="0" alt="" /><img src="http://i915.photobucket.com/albums/ac357/alii17/pedang2-nabi-dengan-nama-namanya2.jpg" border="0" alt="" /></div>
</div>
<div>
<div><strong>Spoiler</strong> for <em>pedang rasul</em>: </div>
<div><img src="http://i915.photobucket.com/albums/ac357/alii17/picture4.jpg" border="0" alt="" /><img src="http://i915.photobucket.com/albums/ac357/alii17/pedang-nabi.jpg" border="0" alt="" /></div>
</div>
<div>
<div><strong>Spoiler</strong> for <em>jejak kaki rasul</em>: </div>
<div><img src="http://i915.photobucket.com/albums/ac357/alii17/the-blessed-foot-print-of-rasool-al.jpg" border="0" alt="" /></div>
</div>
<div>
<div><strong>Spoiler</strong> for <em>rambut rasul</em>: </div>
<div><img src="http://i915.photobucket.com/albums/ac357/alii17/rambut-nabi.jpg" border="0" alt="" /></div>
</div>
<div>
<div><strong>Spoiler</strong> for <em>tulisan rasul</em>: </div>
<div><img src="http://i915.photobucket.com/albums/ac357/alii17/letter-to-nijashi-king-of-habsha.jpg" border="0" alt="" /></div>
</div>
<div>
<div><strong>Spoiler</strong> for <em>sorban rasul</em>: </div>
<div><img src="http://i915.photobucket.com/albums/ac357/alii17/jubah-rasulullah1.jpg" border="0" alt="" /></div>
</div>
<div>
<div><strong>Spoiler</strong> for <em>gigi dan rambut rasul</em>: </div>
<div><img src="http://i915.photobucket.com/albums/ac357/alii17/gigi-dan-rambut1.jpg" border="0" alt="" /></div>
</div>
<div>
<div><strong>Spoiler</strong> for <em>mangkok minum rasul</em>: </div>
<div><img src="http://i915.photobucket.com/albums/ac357/alii17/copy-of-the-blessed-bowl-of-prophet.jpg" border="0" alt="" /></div>
</div>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Foto ka'bah kebanjiran]]></title>
<link>http://jendralberita.wordpress.com/2009/11/27/foto-kabah-kebanjiran/</link>
<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 14:08:29 +0000</pubDate>
<dc:creator>jendralberita</dc:creator>
<guid>http://jendralberita.wordpress.com/2009/11/27/foto-kabah-kebanjiran/</guid>
<description><![CDATA[Mohon maaf sebelumnya, ga ada maksud apa² karna gw jg seorang Muslim. Foto ini di ambil kira² 50 tah]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Mohon maaf sebelumnya, ga ada maksud apa² karna gw jg seorang Muslim.</p>
<p>Foto ini di ambil kira² 50 tahun yg lalu, Rumah ibadah pertama yang dibangun manusia untuk beribadah tenggelam oleh banjir. Kemudian dibangun kedua kali oleh Nabi Ibrahim. Namun, kiblat manusia dan seluruh alam beserta isinya ini membiarkan rumah ibadah Ka’bah, yang menjadi pusat peribadatan dunia terkena banjir. Banjir itu diabadikan oleh foto di bawah ini:<br />
http://agorsiloku.files.wordpress.com/2007/02/kabah6-kebanjiran-1941.jpg<br />
http://agorsiloku.files.wordpress.com/2008/09/gambar-situasi-kabah-banjir-3.jpg<br />
http://iatt.depperin.go.id/slamet/images/phocagallery/arab/postcard/thumbs/phoca_thumb_l_kakbah%20banjir%201941.jpg<br />
http://makah2008.files.wordpress.com/2009/02/kakbah-th-1941.jpg</p>
<p>Sumber: http://sparkthekingdom.blogspot.com</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tentang sebuah kata : Pengorbanan]]></title>
<link>http://terpaksabikinwebsite.wordpress.com/2009/11/27/tentang-sebuah-kata-pengorbanan/</link>
<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 09:07:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>Insan Pembelajar</dc:creator>
<guid>http://terpaksabikinwebsite.wordpress.com/2009/11/27/tentang-sebuah-kata-pengorbanan/</guid>
<description><![CDATA[Hari kamis (26/11) pukul 18.46 WIB, segelas es susu coklat menghilangkan dahaga di tenggorokan saya ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Hari kamis (26/11) pukul 18.46 WIB, segelas es susu coklat menghilangkan dahaga di tenggorokan saya ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hikmah Idul Adha]]></title>
<link>http://romansyah2006.wordpress.com/2009/11/26/hikmah-idul-adha/</link>
<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 17:19:47 +0000</pubDate>
<dc:creator>romansyah2006</dc:creator>
<guid>http://romansyah2006.wordpress.com/2009/11/26/hikmah-idul-adha/</guid>
<description><![CDATA[Banyak hikmah yang bisa kita ambil dari momentum Idul Adha ini. Dari sekian banyak hikmah tersebut, ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Banyak hikmah yang bisa kita ambil dari momentum Idul Adha ini. Dari sekian banyak hikmah tersebut, berikut beberapa makna tersirat dari momentum Idul Adha :</p>
<p>1. Ketika menyaksikan penyembelihan hewan qurban, ada satu pelajaran penting untuk kita renungkan. Ketika hewan qurban disembelih berarti menyembelih pula sifat-sifat kebinatangan yang ada padanya. Di sinilah hikmah penting bagi kita, di mana kita pun harus segera menyembelih sifat-sifat kebinatangan yang ada pada diri kita. Banyak manusia yang telah jatuh derajatnya menjadi ”binatang”, sebab sifat-sifat bahimiyyah (kebinatangan) telah melingkupi perangai dan perllakunya. Sebagai makhluk yang terhormat tentu kita tidak ingin derajat kita jatuh menjadi binatang. Untuk itu sifat-sifat kebinatangan yang ada pada diri kita, seperti sifat rakus, serakah, pelit, mau menang sendiri, sombong dan lain sebagainya harus segera kita ”sembelih” dari diri kita. Inilah salah satu makna tersirat dari ibadah qurban yang jarang kita pahami.</p>
<p><!--more--></p>
<p>2. Ketika menyaksikan penyembelihan hewan qurban, kita juga menyaksikan bagaimana darah hewan qurban kita membasahi bumi ini. Di sana ada satu hikmah besar yang bisa jadikan pelajaran. Bila saat ini yang kita kurbankan untuk Allah adalah darah hewan qurban kita, suatu saat jika dibutuhkan kan kita juga harus siap mengorbankan darah dan jiwa kita untuk Allah SWT. Inilah bentuk pengorbanan terbesar yang harus berani kita tunjukkan kepada Allah sebagai bukti keimanan kita, sebagaimana yang telah didemonstrasikan pula oleh Nabiyullah Ibrahim dan keluarganya. Allah pada hakikatnya tidak membutuhkan apa-apa, termasuk persembahan. Perintah itu hanya untuk menguji ketaatan manusia dalam merespons pesan dan perintah Ilahi dan kesediaannya untuk tidak dikungkung kediriannya yang subyektif, atau impuls-impuls kejahatan yang menipu. Persembahan sekadar suatu simbol yang melambangkan makna yang lebih substansial, yaitu ungkapan ketaatan untuk mengembangkan nilai-nilai agama yang sejatinya selalu bersesuaian dengan nilai kemanusiaan perenial.</p>
<p>3. Salah satu hikmah mengapa Allah menggantikan Nabi Ismail dengan seekor domba adalah bahwa Allah tidak mau manusia dijadikan kurban. Allah menjadikan hewan sebagai kurban. Ini menunjukkan bahwa manusia adalah makhluk yang sangat mulia disisi-Nya. Maka sungguh aneh kalau di zaman sekarang ada orang yang dengan mudahnya mengorbankan sesama manusia demi mengejar kepentingan pribadinya. Dan tersirat pula pesan yang ingin memaklumkan manusia agar tidak lagi menginjak-injak manusia lain dan harkat kemanusiaannya. Secara historis pun ada pelajaran penting yang bisa kita renungkan. Pada masa Nabi Ibrahim hidup, sekitar 4300 tahun lalu, menjadikan manusia sebagai sesaji adalah hal biasa. Di Mesir kuno, setiap tahunnya selalu dilaksanakan kontes kecantikan, dan yang terpilih akan ditenggelamkan di Sungai Nil sebagai persembahan kepada dewa. Di Mesopotamia (Irak) yang dijadikan sesaji adalah bayi. Di Aztek, yang dijadikan sesaji adalah para pemuka agama. Digantinya Ismail dengan seekor domba menandai lahirnya revolusi besar dalam sejarah peradaban manusia, yaitu dihapuskannya pengorbanan manusia. Manusia itu terlalu mahal untuk dikorbankan. Hikmahnya, kita harus menghormati manusia, jangan mengorbankan manusia, bahagiakan manusia, dan bantu mereka yang membutuhkan bantuan.</p>
<p>4. Salah satu hikmah terpenting dari momentum Idul Adha yang dapat kita aplikasikan dalam kehidupan bangsa saat ini, yaitu semangat dan keikhlasan untuk berkorban. Semangat untuk berkorban dengan tanpa pamrih pada dasarnya akan menumbuhkan solidaritas sosial masyarakat. Apalagi saat ini kita menyaksikan betapa bangsa dan negara kita tengah dilanda oleh berbagai fenomena musibah dan bencana alam yang teramat dahsyat. Banjir, tanah longsor, gempa bumi, lumpur panas, dan kebakaran terjadi di mana-mana. Gelombang bencana ini telah memporak-porandakan berbagai sendi kehidupan masyarakat. Fasilitas-fasilitas kehidupan pun mengalami kerusakan yang teramat parah. Jalan-jalan banyak yang rusak, rumah-rumah banyak yang terendam, harta benda lainnya banyak tidak dapat berfungsi seperti sediakala, akibat tidak dapat diselamatkan. Bencana ini pun menimbulkan trauma psikologis bagi warga masyarakat. Masyarakat menjadi panik, gelisah, dan khawatir jika bencana itu datang lagi. Semangat berkurban harus tercermin dalam segala aspek kehidupan masyarakat. Semangat berkurban terutama harus ditunjukkan oleh para pemimpin dan kaum elit negeri ini. Tidak hanya rakyat yang diminta untuk berkurban, tetapi para pemimpin harus memberikan contoh. Tidak berkhianat terhadap amanah jabatan yang diembannya merupakan salah satu contoh pengorbanan yang dilakukan. Karena pengkhianatan terhadap amanah, hanya akan membawa bangsa ini pada kehancuran. Seseorang yang mengkhianati amanahnya biasanya memiliki sifat rakus dan tamak. Watak rakus dan tamak ini akan menempatkan kepentingan dirinya sendiri di atas kepentingan orang lain. Segala macam cara akan dipergunakan untuk mendapatkan berbagai jabatan dan kedudukan yang dianggapnya akan memperkaya dan menguntungkan diri dan kelompoknya. Jabatan akan dipertahankannya walaupun secara etika dan moral sudah tidak layak disandangnya, karena banyak anggota masyarakat yang menolak kepemimpinannya.</p>
<p>5. Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, dua manusia terbaik yang ada di bumi telah berhasil mengangkat nilai martabat manusia pada kedudukan yang sesungguhnya, penghambaan secara total kepada Sang Khalik. Ibrahim menyerahkan putranya untuk disembelih dihadapan Allah, sebuah penggambaran totalitas ketertundukan seorang manusia kepada Tuhannya. Melalui Nabi Ibrahim, manusia telah melihat sebuah nilai pengorbanan yang bersih dari nilai-nilai kesombongan, keangkuhan, dan kesemuanya hanya tertunduk patuh pada-Nya. Kerelaan Nabi Ismail untuk disembelih merupakan perwujudan cinta kasih yang sangat luar biasa kepada sang ayah atas nama Tuhan. Ketika pengorbanan diminta, tak ada perdebatan, tak ada keberatan, tak ada penolakan sedikitpun, inilah manusia yang mulia yang mampu membebaskan dirinya dari belenggu nafsu yang selalu mengajak untuk cinta dunia secara mutlak.</p>
<p><a href="http://www.kaskus.us/showthread.php?p=137006557#post137006557">Sumber</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[PAHLAWAN NERAKA]]></title>
<link>http://capitalitas.wordpress.com/2009/11/26/pahlawan-neraka/</link>
<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 03:27:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>capitalitas</dc:creator>
<guid>http://capitalitas.wordpress.com/2009/11/26/pahlawan-neraka/</guid>
<description><![CDATA[Suatu hari satu pertempuran telah berlaku di antara pihak Islam dengan pihak Musyrik. Kedua-dua bela]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Suatu hari satu pertempuran telah berlaku di antara pihak Islam dengan pihak Musyrik. Kedua-dua belah pihak berjuang dengan hebat untuk mengalahkan antara satu sama lain. Tiba saat pertempuran itu diberhentikan seketika dan kedua-dua pihak pulang ke markas masing-masing.<br />
Di sana Nabi Muhammad S.A.W dan para sahabat telah berkumpul membincangkan tentang pertempuran yang telah berlaku itu. Peristiwa yang baru mereka alami itu masih terbayang-bayang di ruang mata. Dalam perbincangan itu, mereka begitu kagum dengan salah seorang dari sahabat mereka iaitu, Qotzman. Semasa bertempur dengan musuh, dia kelihatan seperti seekor singa yang lapar membaham mangsanya. Dengan keberaniannya itu, dia telah menjadi buah mulut ketika itu.</p>
<p>&#8220;Tidak seorang pun di antara kita yang dapat menandingi kehebatan Qotzman,&#8221; kata salah seorang sahabat.<br />
Mendengar perkataan itu, Rasulullah pun menjawab, &#8220;Sebenarnya dia itu adalah golongan penduduk neraka.&#8221;<br />
Para sahabat menjadi hairan mendengar jawapan Rasulullah itu. Bagaimana seorang yang telah berjuang dengan begitu gagah menegakkan Islam boleh masuk dalam neraka. Para sahabat berpandangan antara satu sama lain apabila mendengar jawapan Rasulullah itu.<br />
Rasulullah sedar para sahabatnya tidak begitu percaya dengan ceritanya, lantas baginda berkata, &#8220;Semasa Qotzman dan Aktsam keluar ke medan perang bersama-sama, Qotzman telah mengalami luka parah akibat ditikam oleh pihak musuh. Badannya dipenuhi dengan darah. Dengan segera Qotzman meletakkan pedangnya ke atas tanah, manakala mata pedang itu pula dihadapkan ke dadanya. Lalu dia terus membenamkan mata pedang itu ke dalam dadanya.&#8221;</p>
<p>&#8220;Dia melakukan perbuatan itu adalah kerana dia tidak tahan menanggung kesakitan akibat dari luka yang dialaminya. Akhirnya dia mati bukan kerana berlawan dengan musuhnya, tetapi membunuh dirinya sendiri. Melihatkan keadaannya yang parah, ramai orang menyangka yang dia akan masuk syurga. Tetapi dia telah menunjukkan dirinya sebagai penduduk neraka.&#8221;<br />
Menurut Rasulullah S.A.W lagi, sebelum dia mati, Qotzman ada mengatakan, katanya, &#8220;Demi Allah aku berperang bukan kerana agama tetapi hanya sekadar menjaga kehormatan kota Madinah supaya tidak dihancurkan oleh kaum Quraisy. Aku berperang hanyalah untuk membela kehormatan kaumku. Kalau tidak kerana itu, aku tidak akan berperang.&#8221;</p>
<p>Riwayat ini telah dirawikan oleh Luqman Hakim.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Wallpaper Islami]]></title>
<link>http://shareevhidayat.wordpress.com/2009/11/26/wallpaper-islami-edisi-1/</link>
<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 03:23:23 +0000</pubDate>
<dc:creator>shareevhidayat</dc:creator>
<guid>http://shareevhidayat.wordpress.com/2009/11/26/wallpaper-islami-edisi-1/</guid>
<description><![CDATA[Selamat Hari Raya Idul Adha 1430 H, Semoga amal ibadah dan pengorbanan kita diterima Allah SWT, dan ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Selamat Hari Raya Idul Adha 1430 H, Semoga amal ibadah dan pengorbanan kita diterima Allah SWT, dan ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kiamat Tahun 2012. Mungkinkah?]]></title>
<link>http://mankfoods.wordpress.com/2009/11/25/4/</link>
<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 20:23:29 +0000</pubDate>
<dc:creator>Puy's</dc:creator>
<guid>http://mankfoods.wordpress.com/2009/11/25/4/</guid>
<description><![CDATA[my pic. 2012 Kapan Hari Kiamat itu..? hmm&#8230;, Hanya Allah SWT Yang Maha Tahu. Kita semua hanya t]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div class="mceTemp" style="text-align:left;">
<dl class="wp-caption alignleft">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://lh3.ggpht.com/_LkLJzT8noMA/SwmdtAU5iSI/AAAAAAAAAKc/VTc-4pAZCO4/s512/2012_movie_poster5.jpg"><img title="Kiamat 2012, Mungkinkah?" src="http://lh3.ggpht.com/_LkLJzT8noMA/SwmdtAU5iSI/AAAAAAAAAKc/VTc-4pAZCO4/s512/2012_movie_poster5.jpg" alt="2012" width="444" height="665" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">my pic. 2012</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align:justify;">Kapan Hari Kiamat itu..? hmm&#8230;, Hanya Allah SWT Yang Maha Tahu. Kita semua hanya tahu lewat tanda-tanda yang sebagaimana telah diterangkan oleh para utusan Allah tentang akan datangnya hari Kiamat itu. Pada manuskrip peninggalan suku Maya yang tinggal di selatan Meksiko atau Guatemala yang dikenal menguasai ilmu Falak, disebutkan bahwa kiamat akan terjadi pada 21 Desember 2012. Disebutkan juga pada waktu itu akan muncul gelombang galaksi yang besar-besaran sehingga mengakibatkan terhentinya semua kegiatan di muka Bumi ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam buku ‘Apocalypse 2012’ (Lawrence E.Joseph: 2007), penulis berdarah Lebanon yang menjabat sebagai Ketua Dewan Direksi Aerospace Consulting Corporation di New Mexico ini dipaparkan dengan sangat jelas dan juga ilmiah tentang kemungkinan terjadinya bencana alam di tahun tersebut. Bencana itu antara lain: siklus aktivitas matahari yang memuncak di tahun 2012 yang menyebabkan panas yang luar biasa di bumi, terlebih atmosfer kita sudah mengalami penipisan dan bolong di beberapa bagian sehingga selain memanaskan bumi dengan radikal juga melelehkan es di kutub dan juga menimbulkan badai serta topan yang dahsyat.</p>
<p style="text-align:justify;">Medan magnet bumi yang berfungsi sebagai pertahanan utama bumi terhadap radiasi sinar matahari mulai retak bahkan ada yang sampai sebesar kota California di sana-sini. Pergeseran kutub juga tengah berlangsung. Tata surya kita tengah memasuki medan awan energi antar bintang. Awan itu mengaktifkan dan merusak keseimbangan matahari serta atmosfer planet-planet. Para ahli geofisika Rusia berpendapat bahwa ketika bumi akan memasuki awan energi tersebut di tahun 2012 hingga 2020 dan akan menimbulkan bencana besar yang belum pernah ada sebelumnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Fisikawan UC Berkeley menyatakan dinosaurus serta spesies lainnya telah punah akibat tumbukan asteroid raksasa 65 juta tahun silam. Menurut siklus yang diperhitungkan secara ilmiah, seharusnya hal itu sudah terjadi lagi di saat-saat sekarang. Supervulkan Yellowstone yang memiliki siklus letusan dahsyat setiap 600 hingga 700 ribu tahun tengah bersiap untuk meletus kembali. Beberapa perhitunmgan ilmiah lainnya turut mendukung pandangan ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Menariknya, ramalan bangsa Maya (juga suku Hopi, Mesir Kuno, dan beberapa suku kuno lainnya) di dalam kalendernya dengan detil mengungkapkan jika tahun 2012 merupakan akhir sekaligus awal zaman baru. Bagaikan kelahiran seorang anak manusia, maka kelahiran zaman baru ini akan dipenuhi dengan darah. Suku Maya merupakan salah satu suku kuno di dunia ini yang dikenal sebagai suku yang sangat detil memperhatikan dan menghitung bintang-bintang dan benda langit lainnya. Kitab kuno dari Cina, I Ching, juga menyatakan akan terjadi bencana besar di tahun 2012.</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa ativitas modern juga terkait dengan tahun 2012, yakni dateline modernisasi besar-besaran Pentagon paska ditubruk rudal dalam peristiwa 11 September 2001, batas akhir pelaksanaan Codex Alimentarius yang berupaya mengurangi populasi manusia di bumi dengan rekayasa genetika dan makanan transgenik, dan sebagainya.</p>
<p style="text-align:justify;">Seorang tokoh spiritual Yahudi dunia bernama Titzchak Qadduri jauh-jauh hari sudah menyerukan kaum Yahudi agar sesegera mungkin meninggalkan daratan Amerika Serikat karena menurut perhitungannya, sebuah komet atau asteroid raksasa tengah meluncur di alam semesta dan mengarah serta akan menumbuk menuju daratan Amerika.</p>
<p style="text-align:justify;">Semua itu merupakan ramalan-ramalan para pakar di bidangnya masing-masing.Menurut Islam, kiamat adalah hal yang tidak bias dihindarkan. Hanya saja, kita tidak akan pernah tahu kapan pastinya akan terjadi. Bisa dua jam lagi, bisa besok, atau entah kapan. Umat Islam adalah umat akhir zaman.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Tanda-tanda kecil akan terjadinya hari Kiamat.</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dari <a title="Tanda-tanda kecil kiamat" href="http://go2.wordpress.com/?id=725X1342&#38;site=pakarfisika.wordpress.com&#38;url=http%3A%2F%2Fwww.dakwatuna.com%2F2007%2Ftanda-tanda-kiamat%2F" target="_blank">Dakwatuna</a> saya dapatkan ketrangan-keterangan bahwa tanda-tanda kiamat kecil itu terbagi menjadi dua: Pertama, kejadian sudah muncul dan sudah selesai; seperti diutusnya Rasulullah saw., terbunuhnya Utsman bin ‘Affan, terjadinya fitnah besar antara dua kelompok orang beriman. Kedua, kejadiannya sudah muncul tetapi belum selesai bahkan semakin bertambah; seperti tersia-siakannya amanah, terangkatnya ilmu, merebaknya perzinahan dan pembunuhan, banyaknya wanita dan lain-lain :</p>
<p style="text-align:justifyt;"><strong>Di antara tanda-tanda kiamat kecil adalah:</strong></p>
<p style="text-align:justify;">1. Diutusnya Rasulullah saw</p>
<p style="text-align:justify;">Jabir r.a. berkata, ”Adalah Rasulullah saw. jika beliau khutbah memerah matanya, suaranya keras, dan penuh dengan semangat seperti panglima perang, beliau bersabda, ‘(Hati-hatilah) dengan pagi dan sore kalian.’ Beliau melanjutkan, ‘Aku diutus dan hari Kiamat seperti ini.’ Rasulullah saw. mengibaratkan seperti dua jarinya antara telunjuk dan jari tengah. (HR Muslim)</p>
<p style="text-align:justify;">2. Disia-siakannya amanat</p>
<p style="text-align:justify;">Jabir r.a. berkata, tatkala Nabi saw. berada dalam suatu majelis sedang berbicara dengan sahabat, maka datanglah orang Arab Badui dan berkata, “Kapan terjadi Kiamat ?” Rasulullah saw. terus melanjutkan pembicaraannya. Sebagian sahabat berkata, “Rasulullah saw. mendengar apa yang ditanyakan tetapi tidak menyukai apa yang ditanyakannya.” Berkata sebagian yang lain, “Rasul saw. tidak mendengar.” Setelah Rasulullah saw. menyelesaikan perkataannya, beliau bertanya, “Mana yang bertanya tentang Kiamat?” Berkata lelaki Badui itu, ”Saya, wahai Rasulullah saw.” Rasulullah saw. Berkata, “Jika amanah disia-siakan, maka tunggulah kiamat.” Bertanya, “Bagaimana menyia-nyiakannya?” Rasulullah saw. Menjawab, “Jika urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah kiamat.” (HR Bukhari)</p>
<p style="text-align:justify;">3. Penggembala menjadi kaya</p>
<p style="text-align:justify;">Rasulullah saw. ditanya oleh Jibril tentang tanda-tanda kiamat, lalu beliau menjawab, “Seorang budak melahirkan majikannya, dan engkau melihat orang-orang yang tidak beralas kaki, telanjang, dan miskin, penggembala binatang berlomba-lomba saling tinggi dalam bangunan.” (HR Muslim)</p>
<p style="text-align:justify;">4. Sungai Efrat berubah menjadi emas</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Tidak akan terjadi kiamat sampai Sungai Eufrat menghasilkan gunung emas, manusia berebutan tentangnya. Dan setiap seratus 100 terbunuh 99 orang. Dan setiap orang dari mereka berkata, ”Barangkali akulah yang selamat.” (Muttafaqun ‘alaihi)</p>
<p style="text-align:justify;">5. Baitul Maqdis dikuasai umat Islam</p>
<p style="text-align:justify;">”Ada enam dari tanda-tanda kiamat: kematianku (Rasulullah saw.), dibukanya Baitul Maqdis, seorang lelaki diberi 1000 dinar, tapi dia membencinya, fitnah yang panasnya masuk pada setiap rumah muslim, kematian menjemput manusia seperti kematian pada kambing dan khianatnya bangsa Romawi, sampai 80 poin, dan setiap poin 12.000.” (HR Ahmad dan At-Tabrani dari Muadz).</p>
<p style="text-align:justify;"><!--more-->6. Banyak terjadi pembunuhan</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Tiada akan terjadi kiamat, sehingga banyak terjadi haraj.. Sahabat bertanya apa itu haraj, ya Rasulullah?” Rasulullah saw. Menjawab, “Haraj adalah pembunuhan, pembunuhan.” (HR Muslim)</p>
<p style="text-align:justify;">7. Munculnya kaum Khawarij</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Ali ra. berkata, saya mendengar Rasulullah saw. bersabda, “Akan keluar di akhir zaman kelompok orang yang masih muda, bodoh, mereka mengatakan sesuatu dari firman Allah. Keimanan mereka hanya sampai di tenggorokan mereka. Mereka keluar dari agama seperti anak panah keluar dari busurnya. Di mana saja kamu jumpai, maka bunuhlah mereka. Siapa yang membunuhnya akan mendapat pahala di hari Kiamat.” (HR Bukhari).</p>
<p style="text-align:justify;">8. Banyak polisi dan pembela kezhaliman</p>
<p style="text-align:justify;">“Di akhir zaman banyak polisi di pagi hari melakukan sesuatu yang dimurkai Allah, dan di sore hari melakukan sesutu yang dibenci Allah. Hati-hatilah engkau jangan sampai menjadi teman mereka.” (HR At-Tabrani)</p>
<p style="text-align:justify;">9. Perang antara Yahudi dan Umat Islam</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Tidak akan terjadi kiamat sehingga kaum muslimin berperang dengan yahudi. Maka kaum muslimin membunuh mereka sampai ada seorang yahudi bersembunyi di belakang batu-batuan dan pohon-pohonan. Dan berkatalah batu dan pohon, ‘Wahai muslim, wahai hamba Allah, ini yahudi di belakangku, kemari dan bunuhlah ia.’ Kecuali pohon Gharqad karena ia adalah pohon Yahudi.” (HR Muslim)</p>
<p style="text-align:justify;">10. Dominannya Fitnah</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Tidak akan terjadi kiamat, sampai dominannya fitnah, banyaknya dusta dan berdekatannya pasar.” (HR Ahmad).</p>
<p style="text-align:justify;">11. Sedikitnya ilmu</p>
<p style="text-align:justify;">12. Merebaknya perzinahan</p>
<p style="text-align:justify;">13. Banyaknya kaum wanita</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Anas bin Malik ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda. “Sesungguhnya di antara tanda-tanda kiamat adalah ilmu diangkat, banyaknya kebodohan, banyaknya perzinahan, banyaknya orang yang minum khamr, sedikit kaum lelaki dan banyak kaum wanita, sampai pada 50 wanita hanya ada satu lelaki.” (HR Bukhari)</p>
<p style="text-align:justify;">14. Bermewah-mewah dalam membangun masjid</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Anas ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Diantara tanda kiamat adalah bahwa manusia saling membanggakan dalam keindahan masjid.” (HR Ahmad, An-Nasa’i dan Ibnu Hibban)</p>
<p style="text-align:justify;">15. Menyebarnya riba dan harta haram</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Abu Hurairah ra. berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Akan datang pada manusia suatu waktu, setiap orang tanpa kecuali akan makan riba, orang yang tidak makan langsung, pasti terkena debu-debunya.” (HR Abu Dawud, Ibnu Majah dan Al-Baihaqi).</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Abu Hurairah ra. berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Akan datang pada manusia suatu saat di mana seseorang tidak peduli dari mana hartanya didapat, apakah dari yang halal atau yang haram.” (HR Ahmad dan Bukhari)</p>
<p style="text-align:justify;">16. Saya mendapat sebagian lagi tanda-tanda kecil terjadinya hari kiamat sebagai mana yang di ungkapkan oleh : <a title="Tanada-tanda Kiamat yang unik" href="http://go2.wordpress.com/?id=725X1342&#38;site=pakarfisika.wordpress.com&#38;url=http%3A%2F%2Fwww.dudung.net%2Fartikel-islami%2Ftanda-tanda-kiamat-yang-menakjubkan.html" target="_blank">Pak Dudung</a><strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;">a. Menggembungnya bulan telah bersabda Rasulullah saw : &#8221; di antara sudah mendekatnya kiamat ialah menggembungnya bulan sabit(awal bulan) &#8221; dishahihkan? AlBaani di Ash Shahihah nomor 2292 dalam riwayat yang lain dikatakan &#8220;di antara sudah dekatnya hari kiamat ialah bahwa orang akan melihat bulan sabit seperti sebelumnya, maka orang akan mengatakan satu bentuk darinya untuk dua malam dan masjid akan dijadikan tempat untuk jalan jalan serta meluasnya mati mendadak&#8221; (Ash Shahiihah AlBani 2292)</p>
<p style="text-align:justify;">Menakjubkan &#8230; satu bulan sabit dihitung dua kali !!!, sekarang ummat islam hampir selalu bertengkar menentukan bulan sabit untuk ramadhan, syawal dan idhul adha .. antar ru&#8217;yat tidak sama cara melihatnya , antar hisab berbeda cara menghitungnya &#8230;. shodaqo rasuuhul kariim</p>
<p style="text-align:justify;">b. Tersebarnya banyak pasar rasuluillah bersabda : &#8220;Kiamat hampir saja akan berdiri apabila sudah banyak perbuatan bohong, masa(waktu) akan terasa cepat dan pasar pasar akan berdekatan (karena saking banyaknya)&#8221; (sahih Ibnu Hibban)</p>
<p style="text-align:justify;">Lihatlah sekarang, pasar ada dimana mana, mall semakin banyak, supermarket di mana mana &#8230;.</p>
<p style="text-align:justify;">c. Wanita ikut bekerja seperti laki laki rasulullah bersabda : &#8220;pada pintu gerbang kiamat orang2 hanya akan mengucapkan salam kepada orang yang khusus(dikenal) saja dan berkembangnya perniagaan sehingga wanita ikut seperti suaminya (bekerja/berdagang) &#8221; Hadist Shahih lighairihi Ahmad</p>
<p style="text-align:justify;">Sekarang karena emansipasi wanita, wanita yang bekerja sudah banyak betul &#8230; shodaqo rasuuhul kariim</p>
<p style="text-align:justify;">d. Banyaknya Polisi rasululah bersabda : &#8220;bersegeralah kamu melakukan amal shalih sebelum datang 6 perkara : pemerintahan orang orang jahil, banyaknya polisi, penjual belian HUKUM atau JABATAN, memandang remeh terhadap darah, pemutusan silaturrahim, adanya manusia yang menjadikan al qir&#8217;an sebagai seruling dimana mereka menunjuk seorang imam untuk sholat jamaah agar ia dapat menyaksikan keindahannya dalam membaca Al QUr&#8217;an meskipun ia paling sedikit ke-Faqihannya. &#8221; Musnad Ahmad, At Thabrani, Ash Shaihhah AlBani 979</p>
<p style="text-align:justify;">e. Manusia akan bermegah megah dalam membangun masjid rasulullah bersabda &#8220;tidak akan beridir kiamat hingga mansia berbangga bangga dengan masjid&#8221; (hadist sahih musnad Ahmad3:134,145, An Nasa&#8217;i 2:32, Abu Dawud 449,Ibnu Majah 779) padahal rasulullah dilain tempat berkata &#8220;saya tidak diutus untuk menjulangkan masjid masjid&#8221; (sahih sunan abu dawud:448)</p>
<p style="text-align:justify;">subhanallah, masjid masjid seakarang megah betul .. indah benar</p>
<p style="text-align:justify;">f. Menjadi pengikut tradisi Yahudi dan Nasrani telah berkata rasulullah : &#8220;Sungguh kamu akan mengikuti jalan hidup orang orang sebelum kamu,sejengkal demi sejengkal , sehasta demi sehasta (tanpa berbeda sedikitpun) sehingga walaupun mereka masuk ke lubang biawak, maka kamu akan masuk juga&#8221; Sahabat bertanya : wahai rasulullah, apakah kaum yang akan kami ikuti tersebut adalah kaum Yahudi dan Nasrani ?, maka Nabi menjawab : Siapa Lagi (kalau bukan mereka) ?</p>
<p style="text-align:justify;">shodaqo rasuuhul kariim &#8230; ummat sudah menjadi pengikut barat &#8230; peringatan tahun baru, valentin day, peringatan ulang tahun, pengagum demokrasi, HAM, hukum positif dan sebagainya &#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">g. Irak diboikot dan makanan ditahan darinya rasulullah bersabda : &#8220;hampir saja tidak boleh dibawa makanan ke negeri Irak secupak(qafizh) makanan atau sebuah dirham, kami(sahabat) bertanya Orang orang ajam(non arab) kah yang melakukan ini ? kemudian beliau berkata : &#8220;hampir saja tidak dibawa makanan atau sebuah dinar kepada penduduk syam(palestina, syiria , libanon , yordandan sekitarnya) kemudian sahabat bertanya &#8220;siap ayang melakukan itu ya rasulullah ? &#8221; orang orang RUM(Romawi : Amerika-Eropa)</p>
<p style="text-align:justify;">Sebenarnya ini adalah tanda yang paling menakjubkan, karena sampai sekarang irak telah diboikot oleh Amerika semenjak perang teluk dan syam telah menderita kekuarangan makanan, palestina di jajah israel yahudi ..dan .. setelah terkepungnya irak dan syam ini .. dan setelah terjadinya peperangan dhasyat di PALESTINA maka akan muncullah tanda tanda besar kiamat berupa munculnya Imam Mahdi, Keluarnya Dajjal dan turunnya Isa Al Masih</p>
<p style="text-align:justify;">h. Turki akan memerangi Irak rasulullah bersabda : &#8220;sekelompok manusia dari ummatku akan turun di suatu dataran rendah yang mereka namakan dengan Bashrah pada tepi suatu sungai yang bernama Dajlah. Dan apabila telah datang akhir zaman datangkah Bani Qanthura (mereka adalah orang orang turki) yang bermuka lebar dan bermata kecil sehingga mereka turun pada tepi sungai itu, maka terpecahlah penduduknya menjadi 3 kelompok, yang satu sibuk mengikuti ekor ekor sapi mereka(sibuk mengurusi harta benda) dan mereka akan hancur, dan satu kelompok dari mereka akan memperhatikan diri mereka sendiri dan mereka itu telah kafir, dan satu kelompok dari mereka akan menjadikan anak cucu mereka di belakang mereka kemudian mereka berperang, itulah para syuhada&#8221; (hadits hasan diriwayatkan Ahmad dan Abu Dawud(4138)</p>
<p style="text-align:justify;">i. Bumi Arab akan kembali menjadi kebun kebun dan sungai sungai telah bersabda rasulullah : &#8220;tidak akan berdiri hari kiamat hingga harta aakan banyak melimpah dan sehingga bumi arab kembali menjadi kebun kebun dan sungai sungai &#8221; ? (Ahmad dan Muslim)</p>
<p style="text-align:justify;">Dan negeri arab saat ini telah menjadi kebun !! dan banyak nya sungai .. didaerah tha&#8217;if bahkan telah turun butiran es dan musim haji kemarin susuhu dingin kira kira 5 derajat celcius &#8230; tidak lagi panas</p>
<p style="text-align:justify;">j. Peperangan dengan Yahudi : tidak terjadi kiamat hingga oranng orang berperagn dengan? Yahudi, dan orang orang Yahudi bersembunyi dibawah batu dan pohon, lalu batu dan pohon itu berkata kepada orang orang islam &#8221; di sini ada Yahudi, maka bunuhlah ia&#8221; (Fathul Bari&#8217;, Al Manaqib, Al Hafiz Ibnu Hajar)</p>
<p style="text-align:justify;">Tanda-Tanda Besar akan terjadinya hari Kiamat.</p>
<p style="text-align:justify;">Sedangkan tanda-tanda kiamat besar yaitu kejadian sangat besar dimana kiamat sudah sangat dekat dan mayoritasnya belum muncul, seperti munculnya Imam Mahdi, Nabi Isa, Dajjal, Ya’juj dan Ma’juj.</p>
<p style="text-align:justify;">Ayat-ayat dan hadits yang menyebutkan tanda-tanda kiamat besar di antaranya:</p>
<p style="text-align:justify;">Hingga apabila dia telah sampai di antara dua buah gunung, dia mendapati di hadapan kedua bukit itu suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan. Mereka berkata, “Hai Dzulqarnain, sesungguhnya Ya’juj dan Ma’juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka?” Dzulqarnain berkata, “Apa yang telah dikuasakan oleh Tuhanku kepadaku terhadapnya adalah lebih baik, maka tolonglah aku dengan kekuatan (manusia dan alat-alat), agar aku membuatkan dinding antara kamu dan mereka.” (Al-Kahfi: 82)</p>
<p style="text-align:justify;">“Dan apabila perkataan telah jatuh atas mereka, Kami keluarkan sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka, bahwa sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami.” (An-Naml: 82)</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Hudzaifah bin Usaid Al-Ghifari ra, berkata: Rasulullah saw. muncul di tengah-tengah kami pada saat kami saling mengingat-ingat. Rasulullah saw. bertanya, “Apa yang sedang kamu ingat-ingat?” Sahabat menjawab, “Kami mengingat hari kiamat.”</p>
<p style="text-align:justify;">Rasulullah saw. bersabda,”Kiamat tidak akan terjadi sebelum engkau melihat 10 tandanya.” Kemudian Rasulullah saw. menyebutkan: Dukhan (kabut asap), Dajjaal, binatang (pandai bicara), matahari terbit dari barat, turunnya Isa as. Ya’juj Ma’juj dan tiga gerhana, gerhana di timur, barat dan Jazirah Arab dan terakhir api yang keluar dari Yaman mengantar manusia ke Mahsyar. (HR Muslim)</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Abdullah bin Mas’ud ra. berkata, Rasulullah saw. bersabda, ”Hari tidak akan berakhir, dan tahun belum akan pergi sehingga bangsa Arab dipimpin oleh seorang dari keluargaku, namanya sama dengan namaku.” (HR Ahmad)</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Perbedaan antara tanda-tanda kiamat kecil dan kiamat besar adalah :</strong></p>
<p style="text-align:justify;">1. Tanda-tanda kiamat kecil secara umum datang lebih dahulu dari tanda-tanda kiamat besar.</p>
<p style="text-align:justify;">2. Tanda-tanda kiamat kecil sebagiannya sudah terjadi, sebagiannya sedang terjadi dan sebagiannya akan terjadi. Sedangkan tanda-tanda kiamat besar belum terjadi.</p>
<p style="text-align:justify;">3. Tanda kiamat kecil bersifat biasa dan tanda kiamat besar bersifat luar biasa.</p>
<p style="text-align:justify;">4. Tanda kiamat kecil berupa peringatan agar manusia sadar dan bertaubat. Sedangkan kiamat besar jika sudah datang, maka tertutup pintu taubat.</p>
<p style="text-align:justify;">5. Tanda-tanda kiamat besar jika muncul satu tanda, maka akan diikuti tanda-tanda yang lainnya. Dan yang pertama muncul adalah terbitnya matahari dari Barat.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Lalu apa sebenarnya hari Kiamat itu terjadi tahun 2012..?</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Kiamat 2012 adalah terjadinya Badai Matahari:</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut Pak Bambang S Tedjasukmana dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), bahwa fenomena yang akan muncul pada sekitar tahun 2011-2012 adalah badai Matahari. Prediksi ini berdasar pada pemantauan pusat pemantau cuaca antariksa di berbagai negara maju yang sudah dilakukan sejak tahun 1960-an dan Indonesia oleh LAPAN telah dilakukan sejak tahun 1975. <strong> (Badai Matahari = Flare dan CME)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Masih menurut ahli lain dari LAPAN, bahwa badai Matahari akan terjadi ketika adanya flare dan Corona Mass Ejection (CME). Apa itu Flare..? Flare adalah ledakan besar di atmosfer Matahari yang dahsyatnya menyamai 66 juta kali ledakan bom atom Hiroshima. Padahal bom atom yang dijatuhkan Paul Tibbets, pilot pesawat Amerika Serikat (AS), B-29 Enola Gay,  Agustus 1945, telah merenggut sekitar 80.000 jiwa manusia. Berarti kalau dikalikan 66 juta lagi, Sedang CME adalah sejenis ledakan sangat besar yang menyebabkan lontaran partikel2 berkecepatan tinggi yakni sekitar 400 km/detik.</p>
<p style="text-align:justify;">Gangguan cuaca Matahari ini dapat mempengaruhi kondisi muatan antariksa hingga mempengaruhi magnet Bumi, selanjutnya berdampak pada sistem kelistrikan, transportasi yang mengandalkan satelit navigasi global positioning system (GPS), dan sistem komunikasi yang menggunakan satelit komunikasi dan gelombang frekuensi tinggi (HF), serta dapat membahayakan kesehatan atau kehidupan manusia, misal karena magnet Bumi terganggu, maka alat pacu jantung juga akan terganggu.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Persiapan menuju ‘Kiamat’ 2012 itu…:</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dikatakan para ahli bahwa dari Matahari, milyaran partikel alektron sampai ke lapisan ionosfer Bumi dalam waktu empat hari, Dampak dari serbuan dari partikel elektron ini di kutub berlangsung beberapa hari. Selama itu, bisa dilakukan langkah-langkah antisipasi untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan.Mengantisipasi munculnya badai antariksa itu, LAPAN tengah membangun Pusat Sistem Pemantau Cuaca Antariksa Terpadu di pusat Pemanfaatan Sains Antariksa LAPAN Bandung. Objek yang dipantau antara lain lapisan Ionosfer dan geomagnetik, serta gelombang radio. Sistem ini akan beroperasi penuh pada Januari 2009 mendatang.</p>
<p style="text-align:justify;">Langkah antisipasi LAPAN yang telah dilakukan adalah menghubungi pihak-pihak yang mungkin akan terkena dampak dari muncul badai antariksa ini, yakni Dephankam, TNI,Dephub, PLN, dan Depkominfo, serta Pemda.</p>
<p style="text-align:justify;">Saat ini pelatihan bagi aparat pemda yang mengoperasikan radio HF telah dilakukan sejak lama, kini telah ada sekitar 500 orang yang terlatih menghadapi gangguan sinyal radio. PLN harus melakukan sosialisasi ke masyarakat akan adanya pemutusan berkala demi mengurangi dampak badai antariksa ini. Penerbangan dan pelayaran yang mengandalkan GPS sebagai sistem navigasihendaknya menggunakan sistem manual ketika badai antariksa terjadi dalam memandu tinggal landas atau pendaratan pesawatterbang.</p>
<p style="text-align:justify;">Perubahan densitas elektron akibat cuaca antariksa dapat mengubah kecepatan gelombangradio ketika melewati ionosfer sehingga menimbulkan delay propagasi pada sinyal GPS. Perubahan ini mengakibatkan penyimpangan pada penentuan jarak dan posisi. Selain itu, komponen mikroelektronika pada satelit navigasi dan komunikasi akan mengalami kerusakan sehingga mengalami percepatan masa pakai, sehingga bisa tidak berfungsi lagi. Saat ini LAPAN telah mengembangkan pemodelan perencanaan penggunaan frekuensi untuk menghadapi gangguan badai matahari tinggi untuk komunikasi radio HF.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>&#8220;</strong>Setelah kita membaca lebih jauh, berakhirnya kalender Maya di 21 Desember 2012 itu lebih disebabkan oleh berakhirnya siklus kalender, yang disebabkan oleh “kehabisan angka”. Sistem Kalender Maya berbasiskan pada bilangan 20 (bi-desimal) , berbeda dengan kalender lainnya yang berbasiskan bilangan 10 (desimal).</p>
<p style="text-align:justify;">Mengutip tulisannya mbak Avivah Yamani di langitselatan.com, dengan metode penulisan 0.0.0.0.0 dan hobi-nya suku Maya dengan siklus 13 dan 20 serta start kalender Maya ini ekivalen dengan 11 Agustus 3114 BCE, maka posisi 13.0.0.0.0 sebagai angka terbesar dalam kalender Maya ini akan ekivalen dengan 21 Desember 2012. Nah setelah 13.0.0.0.0 ini terlampaui, kalender Maya tidak mengenal angka 13.0.0.0.1 atau yang lebih besar, karena akan kembali ke posisi 0.0.0.0.1 alias angka paling kecil. Inilah yang saya maksud dengan “kehabisan angka” tadi. So, satu hari setelah 21 Des 2012 itu, atau pada 22 Desember 2012, kalender Maya memulai siklus barunya dengan angka 0.0.0.0.1.</p>
<p style="text-align:justify;">Sementara jika meninjau fakta2 “ilmiah” yang dikatakan menyertai isu kiamat 2012 ini, sebagian besar juga meragukan. Sebut saja misalnya retaknya medan magnet Bumi, yang disebut-sebut telah mencapai panjang 160.000 km di angkasa sebagai South Atlantic Anomaly (SAA). Sementara fakta yang ada, SAA ini merupakan area dimana posisi sabuk radiasi van-Allen paling dekat dengan permukaan Bumi dan terjadi akibat perbedaan viskositas antara batuan kerak Bumi dan lapisan selubung dengan inti Bumi. Perbedaan viskositas membawa pada perbedaan kecepatan rotasi, yang (meski kecil sekali), memiliki beberapa efek, ya salah satunya munculnya SAA ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Sementara soal Yellowstone caldera yang dikatakan akan meletus dahsyat kembali (dengan memuntahkan tephra sedikitnya 2 juta km3, jika merujuk letusan terdahulu) guna mengikuti siklus letusan 600.000 tahun sekali, jika kita cek langsung ke USGS (yang langsung memonitor kaldera ini), ternyata Yellowstone memiliki periode letusan rata-rata 640.000 tahun. Jika kita “saklek” dengan angka ini, masih ada selang waktu 40.000 tahun bagi Yellowstone untuk meletus. Meski, dalam vulkanologi, yang namanya periode letusan rata-rata itu hanyalah menjadi patokan, bukan untuk keperluan prediksi apalagi peramalan. Sebut saja misalnya dengan Gunung Merapi di Jateng-DIY. Dalam perspektif vulkanologi, gunung ini seharusnya sudah meletus kembali karena periode letusannya 2 – 3 tahun (dengan letusan terakhir Juni 2006 silam), namun sampai kini gak ada aktivitas yang menunjukkan perkembangan ke sana.</p>
<p style="text-align:justify;">Di Yellowstone, memang pada Januari lalu terekam adanya seismic swarm, alias rangkaian gempa2 vulkanik yang menjadi tanda migrasi magma. Namun selang waktu seismic swarm ini sangat pendek (hanya 2 minggu) sehingga tak bisa diterjemahkan sebagai adanya pasokan magma secara terus menerus yang sedang menembus kulit Bumi menuju ke permukaan kaldera. USGS menyebut seismic swarm berdurasi pendek ini biasa terjadi di Yellowstone caldera, demikian pula di kaldera2 lain yang ada di dunia baik mulai dari Toba (yang ini juga rutin direkam BMKG), Krakatau maupun yang paling muda seperti Pinatubo.</p>
<p style="text-align:justify;">Sementara soal planet Nibiru, alias planet X itu, seperti pernah saya tulis, itu cuman mitos lama dari era Babilonia yang tak pernah bisa dibuktikan. Jika ada planet bernama Nibiru yang ukurannya hampir menyamai Saturnus itu, maka tentunya planet ini sudah nongol dalam pelat-pelat fotografis seabad silam ketika Clyde Tombaough dkk melakukan systematic search untuk menemukan Pluto. Apalagi dengan teknologi terkini dimana planet tidak hanya diobservasi dengan spektrum cahaya tampak semata, namun juga dengan inframerah, ultraviolet dan gelombang radio. Ketika teknologi astronomi masa kini bahkan demikian powerfull untuk menemukan sejumlah planet baru yang mengorbit bintang2 tetangga alias ekstrasolar planets, maka sulit diterima jika ada benda langit asing sebesar Saturnus yang masih bersembunyi dalam region tata surya kita, dalam rentang jarak dari orbit Pluto hingga kawasan awan komet Oort.</p>
<p style="text-align:justify;">Memang, seperti pernah ditulis pak AR Sugeng R, potensi terbesar dari Kiamat 2012 adalah badai Matahari, dimana secara siklusnya pada rentang waktu 2011-2012 sunspot number Matahari memang mencapai puncaknya dan berkorelasi langsung dengan tingginya semburan proton energetik dari permukaan Matahari ke segala arah. Model2 matematis yang dikembangkan NASA menyebut badai Matahari ini akan menyamai peristiwa Carrington 1859 silam, dengan efek yang merusak terhadap sistem telekomunikasi, satelit dan kelistrikan. Sebagai gambaran, badai Matahari 1989 (yang kekuatannya mampu membelokkan arah jarum kompas hingga 7 derajat dari magnetic north) mengakibatkan kerusakan pada trafo listrik Ontario Hydro dan menyebabkan sebagian AS dan Kanada mengalami mati listrik hingga 9 jam.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan dalam badai Matahari 2011-2012 (yang diperkirakan mampu membelokkan arah jarum kompas hingga 15 – 20 derajat), tentunya kerusakan itu bisa menjangkau daerah yang lebih jauh, bahkan hingga ekuator. Tentang tumbukan benda langit, memang tata surya kita sedang melintasi bidang galaksi Bima sakti dan itu akan menyebabkan perturbasi gravitasi dari bintang2 tetangga kita menjadi maksimal. Persoalannya, kapan perturbasi itu mampu menghentakkan jutaan benda langit mini di awan komet Oort dan sabuk asteroid Kuiper hingga berubah menjadi komet-komet yang menghujani tata surya bagian dalam, saat ini belum bisa dikuantifikasi. Kita hanya tahu itu akan terjadi, tapi kapan ? Belum diketahui<strong>&#8220;</strong>.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Semoga kita selalu ada dalam lindungan Allah SWT, marilah kita berdo&#8217;a agar selalu diberikan keselamatan di dunia maupun nanti di akhirat dan kalau seandainya kiamat itu telah dekat apa yang telah diramalkan oleh para ahli, semoga aja kita semua selamat&#8230; Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin&#8230;&#8230;&#8221;</em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Menyikapi 2012]]></title>
<link>http://logicprobe10.wordpress.com/2009/11/24/menyikapi-2012/</link>
<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 10:43:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>Afif</dc:creator>
<guid>http://logicprobe10.wordpress.com/2009/11/24/menyikapi-2012/</guid>
<description><![CDATA[2012 Laris Manis Heboh! Sungguh luar biasa antusias masyarakat kita menanggapi film ini. Menurut say]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div id="attachment_757" class="wp-caption alignleft" style="width: 172px"><img class="size-medium wp-image-757" title="film_2012-20090622-001-rita" src="http://logicprobe10.wordpress.com/files/2009/11/film_2012-20090622-001-rita.jpg?w=201" alt="Film 2012 laris manis!" width="162" height="242" /><p class="wp-caption-text">2012 Laris Manis </p></div>
<p style="text-align:justify;"><strong>Heboh! Sungguh luar biasa antusias masyarakat kita menanggapi film ini. </strong><strong>Menurut saya film ini laris manis.</strong><strong> Sepertinya semua orang telah terbius dengan semboyan film itu, &#8220;</strong><strong><span style="color:#ff0000;">Who will be left behind</span>?&#8221;. </strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Film 2012 sepertinya jadi Film fenomenal yang paling banyak dibicarakan, dikarenakan banyaknya pemberitaan mengenai Kiamat 2012 di media masa. Bagi yang  udah nonton, kita pasti akan terkagum pada efek visual yang ditampilkan. Tak heran memang, film ini memakai budget sebesar </strong><span style="color:#ff0000;">$200</span><strong> juta lebih dan Sutradara <span style="color:#ff0000;">Roland Emmerich</span></strong><strong> memang menggunakan teknologi tinggi untuk menyelesaikan Film 2012 selama 1 tahun lebih.<!--more--></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Film ini memang menyisakan tanda tanya (?) bagi semua orang, apakah 2 tahun lagi umur bumi yang kita cintai ini? Takkan ada seorang pun yang bisa menjawab dengan pasti. Film 2012 yang ditangani oleh para  ahli ( scientis, astronomer, arkeolog, pakar sejarah dsb ) diangkat dari ramalan <span style="color:#ff0000;">suku Maya</span> di daerah </strong><span style="color:#ff0000;">Guatemala</span><strong>, </strong><span style="color:#ff0000;">Mexico</span><strong>. Penanggalan kalender Maya kuno mereka akan berakhir pada 21 Desember 2012, dan diasumsikan akan terjadi sesuatu pada dunia ini seperti badai matahari besar, pertukaran kutub magnet, gempa bumi, hujan meteor, dan sebagainya</strong><strong>.</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Bagaimana dengan kita sebagai orang Islam? Menurut Ambo yang baru aja nonton film ini, kita tak punya pilihan lain, selain kembali kepada 2 pusaka umat muslim, yaitu </strong><em><span style="color:#0000ff;">Al-Quran</span> </em><strong>&#38; </strong><span style="color:#0000ff;"><em>hadist</em></span><strong> shahih.. Tetaplah berada di jalan yang lurus &#38; benar.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </strong></p>
<blockquote>
<h3 style="text-align:justify;">Film 2012 hanyalah rekaan &#38; dugaan manusia semata. Takkan ad yg tahu kapan itu terjadi, kecuali Dia yg mendatangkannya. Cukup bagi kita mengimani bahwa hari itu psti akan datang..</h3>
</blockquote>
<p>Sorry, <span style="text-decoration:line-through;">lamo</span> lama sekali <span style="text-decoration:line-through;">Ambo</span> saya tak menampakkan batang hidungnya..  sibuk bana den.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Thalhah bin Ubaidillah]]></title>
<link>http://riahantoro.wordpress.com/2009/11/23/thalhah-bin-ubaidillah/</link>
<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 05:38:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>riahantoro</dc:creator>
<guid>http://riahantoro.wordpress.com/2009/11/23/thalhah-bin-ubaidillah/</guid>
<description><![CDATA[Thalhah bin Ubaidillah (wafat 36 H/ 656 M) adalah seorang sahabat nabi berasal dari Quraisy, nama le]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Thalhah bin Ubaidillah (wafat 36 H/ 656 M) adalah seorang sahabat nabi berasal dari Quraisy, nama lengkapnya adalah Thalhah bin Abdullah bin Usman bin Kaab bin Said. Thalhah juga termasuk enam konsultan Muhammad dan sepuluh orang yang dijanjikan masuk surga.</p>
<p><strong>10 NAMA SAHABAT YANG DIJAMIN MASUK SURGA:</strong></p>
<p><strong></strong>1. Abu bakar bin abi quhafah (Assiddiq)<br />
2. Umar bin khattab (Al-faruq)<br />
3. Utsman bin affan<br />
4. Ali bin abi thalib<br />
5. Thalhah bin ubaidillah<br />
6. Azzubair bin awwam<br />
7. Abdurrahman bin auf<br />
8. Sa&#8217;ad bin abi waqqash<br />
9. Said bin zaid<br />
10. Abu ubaidah ibnu jarrah</p>
<p>Thalhah mengikuti Perang Uhud dan menderita luka parah yang luar biasa. Dia menggunakan dirinya menjadi perisai bagi Nabi Muhammad dan mengalihkan panah yang akan menancap diri Rasulullah saw dengan tangannya sehingga semua jari-jarinya terputus. Ia akhirnya meninggal akibat terpanah pada Perang Jamal.</p>
<p>I. Pendahuluan<br />
Kemurahan dan kedermawanan Thalhah bin Ubaidillah patut kita contoh dan kita teladani. Dalam hidupnya ia mempunyai tujuan utama yaitu bermurah dalam pengorbanan jiwa.<br />
Thalhah bin Ubaidillah merupakan salah seorang dari delapan orang yang pertama masuk Islam, dimana saat itu satu orang bernilai seribu orang.<br />
Sejak awal keislamannya hingga akhir hidupnya ia tidak pernah mengingkari janji. Janjinya selalu tepat. Ia juga dikenal sebagai orang jujur, tidak pernah menipu apalagi berkhianat. Thalhah masuk Islam melalui anak pamannya, Abu Bakar Assiddiq ra.</p>
<p>II. Mengucapkan Dua Kalimat Syahadat<br />
Dengan disertai Abu Bakar Assiddiq, Thalhah pergi menemui Rasulullah SAW. Setelah berhasil berjumpa dengan Rasulullah SAW, Thalhah mengungkapkan niatnya hendak ikut memeluk Dinul haq, Islam. Maka Rasulullah SAW menyuruhnya mengucapkan dua kalimat syahadat.<br />
Setelah menyatakan keislamannya di hadapan Muhammad SAW. Thalhah dan Abu Bakar ra. pun pergi. Tapi di tengah jalan mereka dicegat oleh Nofal bin Khuwalid yang dikenal dengan “Singa Quraisy”, yang terkenal kejam dan bengis.  Nofal kemudian memanggil gerombolannya untuk menangkap mereka. Ternyata Thalhah dan Abu Bakar tidak hanya ditangkap saja, mereka diikat dalam satu tambang. Semua itu dilakukan Nofal sebagai siksaan atas keislaman Thalhah.<br />
Oleh karena itulah Thalhah dan Abu Bakar ra. dijuluki “Alqori-nain” atau “dua serangkai”. Dan sesudah masuk Islam Thalhah selalu mendampingi Rasulullah SAW.<br />
Riwayat hidup Thalhah merupakan hembusan angin yang harum dalam rangkaian sejarah yang agung penuh keteladanan. Oleh karena itu alangkah patutnya bila kita menerapkan sejarah lama untuk masa kini dan merintis jalan yang pernah ditempuh pendahulu kita serta beriman sebagaimana mereka beriman, jujur, ikhlas dan setia seperti yang mereka lakukan dan berjihad sebagaimana mereka berjihad.<br />
Nasib agama kita akan membaik bila kita menempuhnya dengan cara yang ditempuh para pendahulu kita, sebagaimana yang Allah firmankan: “Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat peringatan bagi orang-orang yang mempunyai akal atau yang menggunakan pendengarannya sedang dia menyaksikannya.” (QS. Qoof : 37)<br />
Thalhah adalah seorang lelaki yang gagah berani, tidak takut menghadapi kesulitan, kesakitan dan segala macam ujian lainnya. Ia orang yang kokoh dalam mempertahankan pendirian meskipun ketika di jaman jahiliyah.<br />
Ketika pergi ke Syam ia singgah sebentar di Bushra. Di situ ia mendengar ada seorang pastur yang sedang mencari orang berasal dari Mekah. Mengetahui hal itu maka Thalhah segera mendekati pastur itu. Ternyata pastur itu mempertanyakan seorang lelaki bernama Ahmad bin Abdillah bin Abdul Muthalib di Mekah, karena kini sudah saatnya dia muncul.<br />
Setelah pulang dia bertemu dengan Abu Bakar dan masuk Islam sesudah Utsman bin Affan.<br />
Sewaktu perang Badar, Thalhah tidak ikut bertempur di medan laga karena pada waktu itu ia diberi tugas khusus oleh Rasulullah SAW sebagai pengintai kafilah Quraisy yang tengah menuju daerah Alhaura.</p>
<p>III. Perang Uhud<br />
Bila diingatkan tentang perang Uhud, Abu Bakar ra. selalu teringat pada Thalhah. Pada waktu itu akulah orang pertama yang menjumpai Rasulullah SAW. Ketika melihat aku dan Abu Ubaidah, baginda berkata kepada kami: “Lihatlah saudaramu ini.” Pada waktu itu aku melihat tubuh Thalhah terkena lebih dari tujuh puluh tikaman atau panah dan jari tangannya putus.<br />
Bagi bangsa Quraisy perang Uhud merupakan tindak balas atas kekalahannya sewaktu perang Badar. Pada awal pertempuran Uhud kaum muslimin telah memperoleh kemenangan. Pasukan kafir Quraisy kocar-kacir dan mundur dari medan perang. Tapi ketika kaum muslimin melihat mereka mundur, para pemanah yang bertugas di bukit menutup jalur belakang segera berlari turun. Mereka kemudian mengumpulkan barang-barang peninggalan musuh. Mereka mengira pertempuran telah berakhir.<br />
Ternyata pasukan musuh menerobos melalui jalur belakang. Pasukan kaum muslimin benar-benar telah lengah sehingga mereka dapat dipukul dari dua arah, maka mendadak mereka menjadi panik dan tak tahu harus berbuat apa. Peristiwa ini akibat dari kesalahan pasukan pemanah yang ditugaskan oleh Rasulullah SAW untuk melindungi pasukan muslimin dari serangan musuh yang berasal dari belakang.<br />
Pertempuran sengitpun terjadilah. Kaum musyrikin benar-benar ingin membalas dendam. Mereka masing-masing mencari orang yang pernah membunuh keluarga mereka sewaktu perang Badar. Mereka berniat akan membunuh dan memotong-motongnya dengan sadis.<br />
Semua musyrikin berusaha mencari Rasulullah SAW. Dengan pedang-pedangnya yang tajam dan mengkilat mereka terus mencari Rasulullah SAW. Mereka amat gemas, benci dan penasaran karena sewaktu hijrah ke Madinah, mereka tidak berhasil menemukan Muhammad. Kini, pada saat perang Uhud, mereka dengan dendam membara terus mencarinya. Tetapi kaum muslimin melindungi Rasulullah SAW. Mereka melindungi baginda Rasulullah SAW dengan tubuhnya dan dengan segala daya. Mereka rela terkena sabetan, tikaman pedang dan anak panah.<br />
Tombak dan panah menghujam mereka, tetapi mereka tetap bertahan melawan kaum musyrikin Quraisy. Hati-hati mereka berucap dengan teguh, “Aku korbankan ayah ibuku untuk engkau ya Rasulullah.”<br />
Salah satu diantara mujahid yang melindungi nabi SAW dengan tulus ikhlas adalah Thalhah. Ia berperawakan tinggi kekar. Ia ayunkan pedangnya ke kanan dan ke kiri. Ia melompat ke arah Rasulullah yang tubuhnya telah berdarah. Dipeluknya tubuh baginda dengan tangan kiri dan dadanya. Sementara pedang yang ada di tangan kanannya ia ayunkan ke arah lawan yang mengelilinginya seperti laron yang tidak mempedulikan maut.<br />
Alhamdulillah, Rasulullah selamat. Peristiwa ini merupakan pelajaran dan pengalaman pahit yang tidak terlupakan.<br />
Itulah sekilas uraian tentang keteguhan dan pengorbanan Thalhah melindungi Rasul-Nya. Thalhah memang merupakan seorang pahlawan dalam barisan tentara perang Uhud. Ia siap berkorban membela Nabi SAW. Ia memang patut ditempatkan pada barisan depan karena Allah telah menganugerahkan kepada dirinya tubuh yang kuat dan kekar, keimanan yang teguh dan keikhlasan pada agama Allah.<br />
Akhirnya kaum musyrikin pergi meninggalkan medan perang. Mereka mengira Rasulullah SAW telah tewas.<br />
Alhamdulillah, Rasulullah SAW selamat walaupun dalam keadaan menderita luka-luka. Baginda dipapah oleh Thalhah menaiki bikit yang ada di ujung medan pertempuran. Tangan, tubuh dan kakinya diciumi oleh Thalhah seraya berkata, “Aku tebus engkau ya Rasulullah dengan ayah ibuku.”<br />
Nabi SAW tersenyum dan berkata, “Engkau adalah Thalhah kebajikan.” Di hadapan para sahabat Nabi SAW bersabda, “Keharusan bagi Thalhah adalah memperoleh….”. Yang dimaksud Nabi SAW adalah memperoleh surga. Sejak peristiwa Uhud itulah Thalhah mendapat julukan “Burung Elang dari Uhud”.</p>
<p>IV. Ketika Thalhah Hijrah<br />
Pada waktu hijrah ke Madinah, Rasulullah SAW pergi dengan Abu Bakar ra., sedangkan Ruqayah, putri Rasulullah SAW pergi bersama suaminya, Utsman ra. Adapun Zainab, putri sulung Rasulullah SAW tidak hijrah karena ia menetap di Mekah bersama suaminya Abul Ash ibnu Arrabi yang masih kafir. Adapun Ummu Khaltum dan Fatimah tengah menunggu orang yang akan menemani dan mengawal mereka sehingga bisa selamat sampai di kota Madinah. Dan Thalhah mendapat kehormatan untuk menyertai mereka.<br />
Pengawalan khalifah diserahkan kepada Zaid bin Haritsah dan Usamah bin Zaid. Kafilah berangkat ke Madinah. Mereka yang ikut serta dalam rombongan itu antara lain Fatimah, Ummu Khaltum dan istri Rasulullah SAW ummul mukminin yaitu Saudah binti Zum’ah dan Ummu Aiman ra.</p>
<p>V. Thalhah yang Dermawan<br />
Pernahkah anda melihat sungai yang airnya mengalir terus menerus mengairi daratan dan lembah? Begitulah Thalhah bin Ubaidillah. Ia adalah salah seorang dari kaum muslimin yang kaya raya, tapi pemurah dan dermawan. Istrinya bernama Su’da binti Auf.<br />
Pada suatu hari istrinya melihat Thalhah sedang murung dan duduk termenung sedih. Melihat keadaan suaminya, sang istri segera menanyakan penyebab kesedihannya, dan Thalhah menjawab, “Uang yang ada di tanganku sekarang ini begitu banyak sehingga memusingkanku. Apa yang harus kulakukan?” Maka istrinya berkata, “Uang yang ada di tanganmu itu bagi-bagikanlah kepada fakir miskin.” Maka dibagi-bagikannyalah seluruh uang yang ada di tangan Thalhah tanpa meninggalkan sepeser pun.<br />
Assaib bin Zaid pun berkata tentang Thalhah. Katanya, “Aku berkawan dengan Thalhah baik dalam perjalanan maupun sewaktu bermukim. Aku melihat tidak ada seorangpun yang lebih dermawan dari dia terhadap kaum muslimin. Ia mendermakan uang, sandang dan pangannya.”<br />
Jabir bin Abdullah pun bertutur, “Aku tidak pernah melihat orang yang lebih dermawan dati Thalhah walaupun tanpa diminta.”<br />
Oleh karena itu patutlah jika dia dijuluki “Thalhah si dermawan”, “Thalhah si pengalir harta”, “Thalhah kebaikan dan kebajikan”.</p>
<p>VI. Wafatnya Thalhah<br />
Sewaktu terjadi pertempuran “Al Jamal”, Thalhah bertemu dengan Ali ra. Ali memperingatkannya agar ia mundur ke barisan paling belakang. Sebuah panah mengenai betisnya maka dia segera dipindahkan ke Basra dan tak berapa lama kemudian karena lukanya yang cukup dalam, ia wafat.<br />
Thalhah wafat pada usia enam puluh tahun dan dikubur di suatu tempat dekat padang rumput di Basra.<br />
Rasulullah SAW pernah berkata pada para sahabat ra. “Orang ini termasuk yang gugur dan barang siapa senang melihat seorang syahid berjalan di atas bumi maka lihatlah Thalhah.”<br />
Hal ini juga dikatakan Allah dalam firman-Nya: “Diantara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah, maka diantara mereka ada yang gugur, dan diantara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka sedikitpun tidak merubah janjinya.” (QS. Al Ahzab : 23)<br />
Referensi :<br />
1. 60 Karakter Sahabat Rasul, CV. Diponegoro<br />
2. Sepuluh Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Koleksi Pedang Nabi Muhammad SAW]]></title>
<link>http://jasadh.wordpress.com/2009/11/23/koleksi-pedang-nabi-muhammad-saw/</link>
<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 04:39:20 +0000</pubDate>
<dc:creator>jasadh</dc:creator>
<guid>http://jasadh.wordpress.com/2009/11/23/koleksi-pedang-nabi-muhammad-saw/</guid>
<description><![CDATA[Berikut ini adalah pedang-pedang yang pernah dipakai oleh Nabi Muhammad SAW semasa hidupnya untuk be]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><a href="http://jasadh.wordpress.com"><img class="alignleft" style="border:0 none;" src="http://imagehost.ngobrolaja.com/files/ga%20takut/d68103d6834d98176d2c4e58978bf4f4.jpg" border="0" alt="" width="346" height="120" /></a>Berikut ini adalah pedang-pedang yang pernah dipakai oleh Nabi Muhammad SAW semasa hidupnya untuk berdakwah. jumlah total pedang yang pernah digunakan ada 9 buah. cekidoot gan&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">
<!--more--><br />
1.Al Mat&#8217;thur<br />
<img src="http://imagehost.ngobrolaja.com/files/ga%20takut/88abb3b05dce20823f8524d33f5dfbdc.jpg" border="0" alt="" /><br />
Juga dikenal sebagai &#8216;Ma&#8217;thur Al-Fijar&#8217; adalah pedang yang dimiliki oleh Nabi Muhammad SAW sebelum dia menerima wahyu yang pertama di Mekah. Pedang ini diberi oleh ayahnya, dan dibawa waktu hijrah dari Mekah ke Medinah sampai akhirnya diberikan bersama-sama dengan peralatan perang lain kepada Ali bin Abi Thalib.</p>
<p>Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan panjang 99 cm. Pegangannya terbuat dari emas dengan bentuk berupa 2 ular dengan berlapiskan emeralds dan pirus. Dekat dengan pegangan itu terdapat Kufic ukiran tulisan Arab berbunyi: &#8216;Abdallah bin Abd al-Mutalib&#8217;.</p>
<p>Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa &#8216;uddah harbi-hi (Cairo: Hijr, 1312/1992).</p>
<p>2.Al Adb<br />
<img src="http://imagehost.ngobrolaja.com/files/ga%20takut/371dac8da20a9fc24f3a71878fac03c1.jpg" border="0" alt="" /><br />
Al-&#8217;Adb, nama pedang ini, berarti &#8220;memotong&#8221; atau &#8220;tajam.&#8221; Pedang ini dikirim ke para sahabat Nabi Muhammad SAW sesaat sebelum Perang Badar. Dia menggunakan pedang ini di Perang Uhud dan pengikut-pengikutnnya menggunakan pedang ini untuk menunjukkan kesetiaan kepada Nabi Muhammad SAW.</p>
<p>Sekarang pedang ini berada di masjid Husain di Kairo Mesir.</p>
<p>Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa &#8216;uddah harbi-hi (Cairo: Hijr, 1312/1992).</p>
<p>3.Dhu Al Faqar<br />
<img src="http://imagehost.ngobrolaja.com/files/ga%20takut/c40dfb155b0fb9beccff8f1d46fbfb9d.jpg" border="0" alt="" /><br />
Dhu Al Faqar adalah sebuah pedang Nabi Muhammad SAW sebagai hasil rampasan pada waktu perang Badr. Dan dilaporkan bahwa Nabi Muhammad SAW memberikan pedang ini kepada Ali bin Abi Thalib, yang kemudian Ali mengembalikannya ketika Perang Uhud dengan bersimbah darah dari tangan dan bahunya, dengan membawa Dhu Al Faqar di tangannya. Banyak sumber mengatakan bahwa pedang ini milik Ali Bin Abi Thalib dan keluarga. Berbentuk blade dengan dua mata.</p>
<p>Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa &#8216;uddah harbi-hi (Cairo: Hijr, 1312/1992).</p>
<p>4.Al Battar<br />
<img src="http://imagehost.ngobrolaja.com/files/ga%20takut/b1fbf3d6932028dd6cd5036f65f73f65.jpg" border="0" alt="" /><br />
Al Battar adalah sebuah pedang Nabi Muhammad SAW sebagai hasil rampasan dari Banu Qaynaqa. Pedang ini disebut sebagai &#8216;Pedangnya para nabi&#8217;, dan di dalam pedang ini terdapat ukiran tulisan Arab yang berbunyi : &#8216;Nabi Daud AS, Nabi Sulaiman AS, Nabi Musa AS, Nabi Harun AS, Nabi Yusuf AS, Nabi Zakaria AS, Nabi Yahya AS, Nabi Isa AS, Nabi Muhammad SAW&#8217;. Di dalamnya juga terdapat gambar Nabi Daud AS ketika memotong kepala dari Goliath, orang yang memiliki pedang ini pada awalnya. Di pedang ini juga terdapat tulisan yang diidentifikasi sebagai tulisan Nabataean.</p>
<p>Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan panjang 101 cm. Dikabarkan bahwa ini adalah pedang yang akan digunakan Nabi Isa AS kelak ketika dia turun ke bumi kembali untuk mengalahkan Dajjal.</p>
<p>Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa &#8216;uddah harbi-hi (Cairo: Hijr, 1312/1992).</p>
<p>5.Hatf<br />
<img src="http://imagehost.ngobrolaja.com/files/ga%20takut/65394832a2d302255d652750f1b29fe5.jpg" border="0" alt="" /><br />
Hatf adalah sebuah pedang Nabi Muhammad SAW sebagai hasil rampasan dari Banu Qaynaqa. Dikisahkan bahwa Nabi Daud AS mengambil pedang &#8216;Al Battar&#8217; dari Goliath sebagai rampasan ketika dia mengalahkan Goliath tersebut pada saat umurnya 20 tahun. Allah SWT memberi kemampuan kepada Nabi Daud AS untuk &#8216;bekerja&#8217; dengan besi, membuat baju baja, senjata dan alat perang, dan dia juga membuat senjatanya sendiri. Dan Hatf adalah salah satu buatannya, menyerupai Al Battar tetapi lebih besar dari itu. Dia menggunakan pedang ini yang kemudian disimpan oleh suku Levita (suku yang menyimpan senjata-senjata barang Israel) dan akhirnya sampai ke tangan Nabi Muhammad SAW</p>
<p>Sekarang pedang ini berada di Musemum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade, dengan panjang 112 cm dan lebar 8 cm.</p>
<p>Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa &#8216;uddah harbi-hi (Cairo: Hijr, 1312/1992).</p>
<p>6.Al Mikhdham<br />
<img src="http://imagehost.ngobrolaja.com/files/ga%20takut/7efb44882e789c97355838822d5ef686.jpg" border="0" alt="" /><br />
Ada yang mengabarkan bahwa pedang ini berasal dari Nabi Muhammad SAW yang kemudian diberikan kepada Ali bin Abi Thalib dan diteruskan ke anak-anaknya Ali. Tapi ada kabar lain bahwa pedang ini berasal dari Ali bin Abi Thalib sebagai hasil rampasan pada serangan yang dia pimpin di Syria.</p>
<p>Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan panjang 97 cm, dan mempunyai ukiran tulisan Arab yang berbunyi: &#8216;Zayn al-Din al-Abidin&#8217;.</p>
<p>Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa &#8216;uddah harbi-hi (Cairo: Hijr, 1312/1992).</p>
<p>7.Al Rasub<br />
<img src="http://imagehost.ngobrolaja.com/files/ga%20takut/96399e870f474b590ace20cd0d067394.jpg" border="0" alt="" /><br />
Ada yang mengatakan bahwa pedang ini dijaga di rumah Nabi Muhammad SAW oleh keluarga dan sanak saudaranya seperti layaknya bahtera (Ark) yang disimpan oleh bangsa Israel</p>
<p>Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan panjang 140 cm, mempunyai bulatan emas yang didalamnya terdapat ukiran tulisan Arab yang berbunyi: &#8216;Ja&#8217;far al-Sadiq&#8217;.</p>
<p>Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa &#8216;uddah harbi-hi (Cairo: Hijr, 1312/1992).</p>
<p>8.Al Qadib<br />
<img src="http://imagehost.ngobrolaja.com/files/ga%20takut/0cad9d197d3de0bf8b6571ea145cfdf5.jpg" border="0" alt="" /><br />
Ada yang mengatakan bahwa pedang ini dijaga di rumah Nabi Muhammad SAW oleh keluarga dan sanak saudaranya seperti layaknya bahtera (Ark) yang disimpan oleh bangsa Israel</p>
<p>Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan panjang 140 cm, mempunyai bulatan emas yang didalamnya terdapat ukiran tulisan Arab yang berbunyi: &#8216;Ja&#8217;far al-Sadiq&#8217;.</p>
<p>Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa &#8216;uddah harbi-hi (Cairo: Hijr, 1312/1992).</p>
<p>9.Qal&#8217;a<br />
<img src="http://imagehost.ngobrolaja.com/files/ga%20takut/d68103d6834d98176d2c4e58978bf4f4.jpg" border="0" alt="" /><br />
Pedang ini dikenal sebagai &#8220;Qal&#8217;i&#8221; atau &#8220;Qul&#8217;ay.&#8221; Nama yang mungkin berhubungan dengan tempat di Syria atau tempat di dekat India Cina. Ulama negara lain bahwa kata &#8220;qal&#8217;i&#8221; merujuk kepada &#8220;timah&#8221; atau &#8220;timah putih&#8221; yang di tambang berbagai lokasi. Pedang ini adalah salah satu dari tiga pedang Nabi Muhammad SAW yang diperoleh sebagai rampasan dari Bani Qaynaqa. Ada juga yang melaporkan bahwa kakek Nabi Muhammad SAW menemukan pedang ini ketika dia menemukan air Zamzam di Mekah.</p>
<p>Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan panjang 100 cm. Didalamnya terdapat ukiran bahasa Arab berbunyi: &#8220;Ini adalah pedang mulia dari rumah Nabi Muhammad SAW, Rasul Allah.&#8221; Pedang ini berbeda dari yang lain karena pedang ini mempunyai desain berbentuk gelombang.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Gairah Mempesona]]></title>
<link>http://masrobertk.wordpress.com/2009/11/23/gairah-mempesona/</link>
<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 17:22:14 +0000</pubDate>
<dc:creator>masrobertk</dc:creator>
<guid>http://masrobertk.wordpress.com/2009/11/23/gairah-mempesona/</guid>
<description><![CDATA[Saya tidak tahu persis kisah ini dimulai. Tapi yang jelas ini membuat saya bahagia. Saya tidak habis]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Saya tidak tahu persis kisah ini dimulai. Tapi yang jelas ini membuat saya bahagia. Saya tidak habis]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Delapan Poin tentang "Sholatnya" Muslimah di Masjid]]></title>
<link>http://ummukautsar.wordpress.com/2009/11/22/delapan-poin-tentang-sholatnya-muslimah-di-masjid/</link>
<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 10:08:10 +0000</pubDate>
<dc:creator>Ummu Kautsar</dc:creator>
<guid>http://ummukautsar.wordpress.com/2009/11/22/delapan-poin-tentang-sholatnya-muslimah-di-masjid/</guid>
<description><![CDATA[1. Kehadiran wanita dalam shalat berjamaah di masjid. Sejak zaman Nubuwwah, kehadiran wanita dalam s]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><span style="color:#0000ff;"><strong>1. Kehadiran wanita dalam shalat berjamaah di masjid.</strong></span></p>
<p>Sejak zaman Nubuwwah, kehadiran wanita dalam shalat berjamaah di masjid bukanlah sesuatu yang asing. Dalam artian, di antara shahabiyah (shahabat Rasulullah dari kalangan wanita, red) ada yang ikut menghadiri shalat berjamaah di belakang para shahabat walaupun itu tidak wajib bagi mereka. (Lihat kembali Salafy edisi IX/Rabiul Akhir 1417/1996 rubrik Ahkam yang membahas tentang hukum shalat berjamaah bagi wanita dan lihat pula edisi XVI/Dzulhijjah 1417/1997 rubrik Kajian Kali Ini).</p>
<p>Ada beberapa dalil dari sunnah yang shahihah yang menunjukkan keikutsertaan wanita dalam shalat berjamaah di masjid. Tiga di antaranya kami sebutkan berikut ini :</p>
<p><strong>a. Hadits dari Aisyah radliyallahu &#8216;anha</strong>, ia berkata :<br />
<!--more-->Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wa sallam mengakhirkan shalat Isya hingga Umar memanggil beliau (dengan berkata) : &#8220;Telah tertidur para wanita dan anak anak.&#8221; Maka keluarlah Nabi shallallahu &#8216;alaihi wa sallam lalu berkata : &#8220;Tidak ada seorang pun selain kalian dari penduduk bumi yang menanti shalat ini.&#8221; (HR. Bukhari dalam kitab Mawaqit Ash Shalah 564 dan Muslim kitab Al Masajid 2/282)</p>
<p>Imam Nawawi dalam syarahnya terhadap hadits di atas berkata : &#8220;Ucapan Umar (Telah tertidur para wanita dan anak anak) yakni di antara mereka yang menanti didirikannya shalat berjamaah di masjid.&#8221;</p>
<p><strong>b. Dalam hadits lain, Aisyah radliyallahu &#8216;anha</strong> mengabarkan :</p>
<p>&#8220;Mereka wanita wanita Mukminah menghadiri shalat shubuh bersama Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wa sallam dalam keadaan berselimut dengan kain kain mereka. Kemudian para wanita itu kembali ke rumah rumah mereka hingga mereka (selesai) menunaikan shalat tanpa ada seorangpun yang mengenali mereka karena masih gelap.&#8221; (HR. Bukhari 578)</p>
<p><strong>c. Hadits dari Abi Qatadah Al Anshari radliyallahu &#8216;anhu</strong>, bahwa Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wa sallam bersabda :</p>
<p>&#8220;Sesungguhnya aku berdiri untuk menunaikan shalat dan berkeinginan untuk memanjangkan shalat itu. Lalu aku mendengar tangisan bayi maka akupun memendekkan shalatku karena khawatir (tidak suka) memberatkan ibunya.&#8221; (HR. Bukhari 868, Abu Daud 789, Nasa&#8217;i 2/94 95 dan Ibnu Majah 991)</p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong>2. Izin bagi wanita untuk keluar ke masjid.</strong></span></p>
<p>Shalatnya seorang wanita di rumahnya lebih utama daripada shalatnya di masjid (lihat rubrik Ahkam, Salafy edisi IX). Namun tidak berarti wanita dilarang dan harus dicegah bila ingin hadir berjamaah di masjid, karena Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wa sallam bersabda :</p>
<p>&#8220;Apabila wanita (istri) salah seorang dari kalian meminta izin untuk ke masjid maka janganlah ia mencegahnya.&#8221; (HR. Bukhari 2/347 dalam Fathul Bari, Muslim 442, dan Nasa&#8217;i 2/42)</p>
<p>Salim bin Abdullah bin Umar menceritakan bahwasanya Abdullah bin Umar radliyallahu &#8216;anhuma berkata : Aku mendengar Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wa sallam bersabda :</p>
<p>&#8220;Janganlah kalian melarang istri istri kalian dari masjid bila mereka meminta izin untuk mendatanginya.&#8221; (HR. Bukhari dan Muslim 442 dan hadits yang disebutkan di sini menurut lafadh Muslim)</p>
<p>Salim berkata : Bilal bin Abdullah bin Umar lalu berkomentar: &#8220;Demi Allah, kami benar benar akan melarang mereka.&#8221;</p>
<p>(Mendengar ucapan seperti itu, pent.) Abdullah bin Umar memandang Bilal kemudian mencelanya dengan celaan yang buruk yang aku sama sekali belum pernah mendengar celaannya seperti itu terhadap Bilal. Dan Abdullah berkata : &#8220;Aku kabarkan kepadamu dari Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wa sallam lalu engkau menimpali dengan ucapanmu, &#8216;demi Allah, kami benar benar akan melarang mereka!&#8217;&#8221;</p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong>3. Beberapa perkataan ulama dalam permasalahan ini.</strong></span></p>
<p>Berkata Imam Nawawi rahimahullah : [ Sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam :</p>
<p>"Janganlah kalian melarang hamba hamba perempuan Allah dari masjid masjid Allah"</p>
<p>Dan yang hadtis-hadist semisalnya dalam bab ini, menunjukkan bahwa wanita tidak dilarang mendatangi masjid akan tetapi harus memenuhi syarat syarat yang telah disebutkan oleh ulama yang diambil dari hadits hadits yang ada. Seperti wanita itu tidak memakai wangi wangian, tidak berhias, tidak mengenakan gelang kaki yang bisa terdengar suaranya, tidak mengenakan pakaian mewah, tidak bercampur-baur dengan laki laki, dan wanita itu bukan remaja putri (pemudi) yang dengannya dapat menimbulkan fitnah serta tidak ada perkara yang dikhawatirkan kerusakannya di jalan yang akan dilewati dan semisalnya. ] (Syarhu Muslim 2/83)</p>
<p>Syaikh Musthafa Al Adawi hafidhahullah memberi komentar terhadap ucapan Imam Nawawi di atas :</p>
<p>[ Terhadap ucapan Imam Nawawi rahimahullah tentang pelarangan remaja putri (pemudi untuk hadir di masjid) perlu dilihat kembali. Kami belum mendapatkan dalil yang jelas yang melarang pemudi atau membedakan antara pemudi dan yang selainnya untuk pergi ke masjid. ] (Jami&#8217; Ahkamin Nisa&#8217; Juz 1 halaman 278)</p>
<p>Imam Nawawi juga berkata dalam Al Majmu&#8217; Syarhul Muhadzdzab 4/199 : [ Larangan dalam hadits : "Janganlah kalian melarang hamba hamba perempuan Allah dari masjid masjid Allah."</p>
<p>Hal ini merupakan larangan tanzih/makruh (bukan larangan yang menunjukkan tahrim/haram, pent.) karena hak suami agar istri tetap tinggal di rumah wajib dipenuhi. Maka janganlah si istri meninggalkannya untuk mengerjakan amalan yang tidak wajib. ]</p>
<p>Abu Muhammad bin Hazm rahimahullah dalam Al Muhalla-nya menyatakan :</p>
<p>&#8220;Tidak halal bagi wall wanita dan tidak juga bagi majikan budak wanita untuk melarang keduanya menghadiri shalat berjamaah di masjid jika diketahui bahwa mereka memang hendak shalat. Dan tidak halal bagi mereka (kaum wanita) untuk keluar dalam keadaan memakai wangi wangian dan mengenakan pakaian yang indah (mewah). Bila si wanita melakukan hal demikian maka hendaklah dicegah.&#8221; (Al Muhalla 2/170)</p>
<p>Al Baihaqi rahimahullah menyebutkan dalam Sunan-nya (3/133) bahwa perintah untuk tidak melarang wanita merupakan perintah yang sunnah dan bersifat bimbingan, bukan perintah yang menunjukkan fardlu dan wajib.</p>
<p>Syaikh Musthafa Al Adawi berkata :</p>
<p>&#8220;Bila tidak dijumpai adanya sebab yang dapat menghalangi keluarnya wanita menuju ke masjid maka wajib bagi suami untuk mengizinkannya karena adanya larangan Nabi shallallahu &#8216;alaihi wa sallam dari mencegahnya. Wallahu a&#8217;lam.&#8221; (Jami&#8217; Ahkamin Nisa&#8217; 1/279)</p>
<p>Syaikh Abu Ishak Al Huwaini Al Atsari hafidhahullah dalam kitabnya, Al Insyirah fi Adabin Nikah halaman 72 74) setelah membawakan hadits yang artinya :</p>
<p>&#8220;Bila istri salah seorang dari kalian meminta izin untuk ke masjid maka janganlah ia mencegahnya.&#8221;</p>
<p>Syaikh menyatakan : [ Dalam hadits ini menunjukkan bahwa keluarnya istri harus dengan izin suami. Seandainya si suami menahan istrinya (untuk keluar) maka si suami tidak berdosa menurut pendapat yang terpilih dari pendapat-pendapat para Ahli Tahqiq dan telah berkata Al Baihaqi : "Dengan inilah mayoritas ulama berpendapat."</p>
<p>Adapun hadits yang berbunyi :</p>
<p>"Janganlah kalian melarang hamba hamba perempuan Allah dari masjid masjid Allah"</p>
<p>Perintah di sini (yakni perintah untuk tidak melarang wanita ke masjid, pent.) tidaklah menunjukkan wajib. Karena seandainya wajib, maka tidak ada maknanya meminta izin. Wallahu a'lam. ]</p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong>4. Pendapat Aisyah radliyallahu &#8216;anha dan bimbingannya.</strong></span></p>
<p>Imam Bukhari rahimahullah meriwayatkan ucapan Aisyah radliyallahu &#8216;anha :</p>
<p>&#8220;Seandainya Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wa sallam sempat menemui apa yang diada adakan oleh para wanita (saat ini) niscaya beliau akan melarang mereka sebagaimana dilarangnya wanita wanita Bani Israil.&#8221; (HR. Bukhari hadits 869 dan dikeluarkan juga oleh Muslim 445)</p>
<p>Dalam riwayat Muslim disebutkan : Salah seorang rawi bertanya kepada Amrah binti Abdirrahman (murid Aisyah yang meriwayatkan hadits ini darinya) : &#8220;Apakah para wanita Bani Israil dilarang ke masjid?&#8221; Amrah menjawab : &#8220;Ya, adapun hal hal baru yang diperbuat para wanita Bani Israil di antaranya memakai wangi wangian, berhias, tabarruj, ikhtilath, dan kerusakan kerusakan lainnya.&#8221;</p>
<p>Ibnu Hajar rahimahullah berkata dalam Fathul Bari (2/350) : &#8220;Shalatnya wanita di rumahnya lebih utama baginya karena terjamin aman dari fitnah. Dan yang menguatkan hal ini setelah munculnya perbuatan tabarruj dan pamer perhiasan yang dilakukan oleh para wanita. Terlebih lagi Aisyah radliyallahu &#8216;anha telah berkata dengan apa yang dia katakan.</p>
<p>Sebagian orang berpegang dengan ucapan Aisyah ini untuk melarang wanita (ke masjid) secara mutlak dan pendapat ini perlu ditinjau kembali.&#8221;</p>
<p>Beliau berkata lagi : &#8220;Aisyah mengaitkan larangan dengan syarat, yang ia menganggap bila Nabi sempat melihat (perbuatan para wanita itu) niscaya beliau akan melarangnya. Dengan demikian, dikatakan kepada orang yang berpendapat wanita dilarang secara mutlak (ke masjid) bahwa Nabi tidak sempat melihat (perbuatan para wanita itu) dan beliau tidak melarang, hingga hukum (kebolehan wanita ke masjid dan larangan untuk mencegah mereka, pent.) terus berlaku &#8230; .&#8221;</p>
<p>Berkata Syaikh Musthafa Al Adawi setelah membawakan riwayat Aisyah di atas :</p>
<p>[ Ini merupakan pendapat Aisyah radliyallahu 'anha berkenaan dengan keluarnya wanita ke masjid ... . Beliau berpendapat (perlunya) larangan karena sebab yang disebutkan.</p>
<p>Pendapat ini memiliki arti bila ada fitnah dan adanya kekhawatiran terhadap kaum pria dan wanita dari fitnah itu. Akan tetapi kita kembali dan kita katakan : Pendapat ini tempatnya bila fitnah terwujud nyata. Adapun melarang mereka karena (menganggap) semata mata ke masjid itu adalah fitnah maka ini pendapat yang lemah. Allah Ta'ala telah berfirman :</p>
<p>"Dan tidaklah Tuhanmu lupa." (QS. Maryam : 64)<br />
"Tidaklah Kami luputkan sesuatu pun di dalam Kitab ini." (QS. Al An'am : 38)</p>
<p>Dan layak untuk kami (Musthafa Al Adawi) nukilkan di sini ucapan Al Hafidh Ibnu Hajar rahimahullah dalam Fathul Bari 2/350. Beliau menyatakan : " … dan juga Allah subhanahu wa ta'ala telah mengetahui apa yang akan mereka (para wanita) perbuat. Namun Allah tidak mewahyukan kepada Nabi Nya untuk melarang mereka (mendatangi masjid).<br />
Seandainya apa yang mereka perbuat mengharuskan untuk melarang mereka dari masjid, niscaya melarang mereka dari selain masjid seperti mendatangi pasar pasar adalah lebih utama.</p>
<p>Dan juga perbuatan yang diada adakan itu hanya dilakukan oleh sebagian wanita, tidak seluruhnya. Maka pengkhususan larangan (penunjukkan larangan) ditujukan kepada wanita yang berbuat. Yang lebih utama adalah menilik perkara yang dikhawatirkan akan menimbulkan kerusakan, lalu menghindarinya berdasarkan isyarat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dengan melarang memakai wangi wangian dan berhias." (Lihat Jami' Ahkamin Nisa' 1/280) ]</p>
<p>Ibnu Hazm rahimahullah dalam Al Muhalla (3/ 134) menyebutkan enam sisi bantahan terhadap orang yang berhujjah dengan ucapan Aisyah radliyallahu &#8216;anha ini untuk melarang wanita ke masjid secara mutlak.</p>
<p>Dua sisi di antaranya kami sebutkan secara ringkas di bawah ini :</p>
<p>Sisi pertama : Nabi shallallahu &#8216;alaihi wa sallam tidak sempat melihat apa yang diperbuat para wanita, maka beliau tidak melarang mereka ke masjid. Apabila beliau sendiri tidak melarang mereka (ke masjid) maka berarti melarang mereka adalah bid&#8217;ah dan kesalahan. Ini sama dengan firman Allah Ta&#8217;ala :</p>
<p>&#8220;Wahai istri istri Nabi, siapa di antara kalian yang mengerjakan perbuatan keji yang nyata niscaya akan dilipatgandakan siksaan padanya dua kali lipat &#8230; .&#8221; (QS. Al Ahzab : 30)</p>
<p>Maka mereka sama sekali tidak mengerjakan perbuatan keji yang nyata sehingga tidak dilipatgandakan adzab bagi mereka, walhamdulillah. Dan juga seperti firman Allah Ta&#8217;ala :</p>
<p>&#8220;Jikalau sekiranya penduduk negeri negeri itu beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka barakah dari langit dan bumi.&#8221; (QS. Al A&#8217;raf : 96)</p>
<p>Maka mereka tidak beriman sehingga tidak dibukakan barakah bagi mereka.</p>
<p>Sisi Kedua : Aisyah radliyallahu &#8216;anha tidak berpendapat melarang para wanita karena sebab itu dan ia tidak berkata : &#8220;Laranglah mereka karena apa yang mereka perbuat.&#8221; Akan tetapi Aisyah mengabarkan : &#8220;Andai Nabi shallallahu &#8216;alaihi wa sallam masih hidup niscaya beliau melarang mereka &#8230; .&#8221;</p>
<p>Kami katakan : Seandainya Nabi shallallahu &#8216;alaihi wa sallam melarang mereka, kami pun melarang mereka. Dan bila beliau tidak melarang maka kami pun tidak melarang mereka.</p>
<p><strong>5. Syarat syarat yang harus dipenuhi.</strong></p>
<p>Wanita dibolehkan menghadiri shalat berjamaah di masjid namun harus memenuhi ketentuan ketentuan yang ditetapkan syariat seperti tidak memakai wangi wangian sebagaimana dikabarkan oleh Zainab Ats Tsaqafiyah, istri Abdullah bin Mas&#8217;ud radliallahu anhuma. la berkata : Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wa sallam bersabda kepada kami :</p>
<p>&#8220;Bila salah seorang dari kalian (para wanita) ingin menghadiri shalat di masjid maka janganlah ia menyentuh wewangian.&#8221; (HR. Muslim 4/163, Ibnu Khuzaimah 1680, dan Al Baihaqi 3/439)</p>
<p>Demikian juga hadits Abi Hurairah radliyallahu &#8216;anhu dari Nabi shallallahu &#8216;alaihi wa sallam :</p>
<p>&#8220;Wanita mana saja yang memakai wangi wangian maka janganlah ia menghadiri shalat lsya yang akhir bersama kami.&#8221; (HR. Muslim 4/162, Abu Daud 4175, dan Nasa&#8217;i 8/154)</p>
<p>Syaikh Musthafa Al Adawi berkata :</p>
<p>[ Abu Muhammad Ibnu Hazm rahimahullah memiliki pendapat yang ganjil di mana ia berkata dalam Al Muhalla 4/78 :<br />
"Tidak halal bagi seorang wanita menghadiri shalat di masjid dalam keadaan memakai wangi wangian. Jika ia melakukannya maka batallah shalatnya."</p>
<p>Ini merupakan pendapat yang ganjil dari beliau rahimahullah. Yang benar, --wallahu a'lam- wanita yang melakukan perbuatan demikian (memakai wewangian ketika keluar menuju masjid) berarti telah berbuat dosa, akan tetapi dosanya tersendiri dari shalatnya dan tidak ada hubungan antara dosa itu dengan batalnya shalat. Allahu a'lam. ] (Jami&#8217; Ahkamin Nisa&#8217; 1/288)</p>
<p>Al Qadli &#8216;Iyadl rahimahullah menyebutkan syarat dari ulama berkenaan dengan keluarnya wanita, di antaranya tidak mengenakan perhiasan, tidak memakai wewangian, dan tidak berdesak desakan dengan laki laki. Kata Al Qadli : &#8220;Termasuk dalam makna wewangian adalah menampakkan perhiasan dan keindahannya. Jika ada sesuatu dari perbuatan demikian maka wajib melarang mereka karena takut fitnah.&#8221;</p>
<p>Berkata Syaikh Abdullah Al Bassam dalam kitabnya, Taudlihul Ahkam (2/283) :</p>
<p>Termasuk wewangian adalah sesuatu yang semakna dengannya berupa gerakan gerakan yang dapat mengundang syahwat seperti pakaian yang indah, perhiasan, dan dandanan. Karena aroma si wanita, perhiasan, bentuknya, dan penonjolan kecantikannya merupakan fitnah baginya dan fitnah bagi laki laki.</p>
<p>Bila si wanita melakukan hal demikian atau melakukan sebagiannya, haram baginya untuk keluar berdasarkan hadits yang diriwayatkan Imam Muslim dari Abu Hurairah radliyallahu &#8216;anhu (telah disebutkan di atas, pent.) dan hadits dalam Shahihain dari Aisyah radliyallahu &#8216;anhuma, ia berkata:</p>
<p>&#8220;Seandainya Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wa sallam melihat apa yang dilakukan para wanita sebagaimana yang kita lihat niscaya beliau akan melarang mereka ke masjid.&#8221; ]</p>
<p>Dituntunkan kepara para wanita yang hadir dalam shalat berjamaah di masjid untuk bersegera kembali ke rumah setelah menunaikan shalat. Imam Bukhari meriwayatkan dari Aisyah radliyallahu &#8216;anha :</p>
<p>&#8220;Sesungguhnya Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wa sallam menunaikan shalat shubuh ketika hari masih gelap. Maka para wanita Mukminah berpaling (meninggalkan masjid) dalam keadaan mereka tidak dikenali karena gelap atau sebagian mereka tidak mengenali sebagian lainnya.&#8221; (HR. Bukhari 872)</p>
<p>Syaikh Musthafa Al Adawi berkata setelah membawakan hadits di atas: [ Imam Bukhari membuat satu bab untuk hadits ini dalam kitab Shahih-nya dan diberi judul : Bab Bersegeranya Wanita Meninggalkan Masjid Setelah Shalat Shubuh dan Sebentarnya Mereka Berdiam di Masjid. Al Hafidh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari menjelaskan : "Dikhususkan waktu shubuh karena mengakhirkan keluar dari masjid (berdiam lama di masjid, pent.) berakibat suasana sekitar sudah terang. Maka sepantasnya wanita bersegera keluar. Berbeda dengan Isya, karena suasana akan semakin gelap hingga tidak bermudlarat untuk berdiam lebih lama di masjid (tentunya dengan catatan aman dari fitnah dan tidak ada gangguan yang membahayakan si wanita di jalanan seperti zaman sekarang ini, wallahu a'lam, pent.)." ]</p>
<p>Aku (Mustafa Al Adawi) katakan : &#8220;Ucapan Al Hafidh ini diikuti oleh hadits berikutnya (hadits Ummu Salamah yang akan disebutkan setelah ini, pent.). Maka tidak ada maknanya untuk mengkhususkan waktu shubuh daripada waktu lainnya dalam hal bersegeranya wanita keluar dari masjid. Yang benar, para wanita bergegas meninggalkan masjid setelah menunaikan semua shalat hingga memungkinkan mereka untuk pergi sebelum bercampur-baur dengan laki laki.&#8221; (Jami&#8217; Ahkamin Nisa&#8217; 1/285)</p>
<p>Hindun bintu Al Harits berkata bahwa Ummu Salamah -istri Nabi shallallahu &#8216;alaihi wa sallam&#8211; menceritakan padanya tentang para wanita di masa Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wa sallam : &#8220;Apabila mereka telah mengucapkan salam dari shalat fardlu, mereka berdiri meninggalkan masjid sedangkan Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wa sallam beserta para pria yang ikut shalat tetap tinggal selama waktu yang dikehendaki Allah. Maka apabila Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wa sallam berdiri, para pria pun ikut berdiri.&#8221; (HR. Bukhari 866)</p>
<p>Dalam riwayat lain dari Ummu Salamah juga, ia berkata : &#8220;Nabi shallallahu &#8216;alaihi wa sallam bila telah selesai salam (dari shalat) beliau tinggal sejenak di tempatnya (sebelum berdiri meninggalkan masjid, pent.).&#8221; (HR. Bukhari 849)</p>
<p>Berkata seorang perawi hadits di atas : &#8220;Kami berpendapat, wallahu a&#8217;lam, beliau berbuat demikian agar ada kesempatan bagi para wanita untuk meninggalkan masjid.&#8221;</p>
<p>Imam Syaukani rahimahullah dalam Nailul Authar 2/315 berkata : &#8220;Hadits ini menunjukkan disunnahkannya imam untuk memperhatikan keadaan makmum dan bersikap hati hati dengan menjauhi apa yang dapat mengantarkan kepada perkara yang dilarang &#8230; .&#8221;</p>
<p>Ibnu Qudamah rahimahullah berkata : &#8220;Jika pria dan wanita hadir bersama imam (dalam shalat berjamaah) maka disunnahkan bagi sang imam dan jamaah pria agar tetap tinggal di tempat (selesai menunaikan shalat) sekadar imam berpendapat bahwa jamaah wanita telah meninggalkan masjid &#8230; .&#8221; (Al Mughni 2/560)</p>
<p>Syaikh Musthafa Al Adawi berpendapat : &#8220;Bila di masjid itu ada pintu khusus bagi wanita dan mereka terhijab dari kaum pria dan kaum pria tidak melihat mereka maka tidak ada larangan &#8211;wallahu a&#8217;lam- bagi mereka untuk tetap tinggal di tempat shalat agar mereka dapat bertasbih, bertahmid, bertakbir, dan bertahlil dengan dzikir dzikir tertentu setelah shalat karena para Malaikat bershalawat untuk orang yang shalat selama ia tetap di tempat shalatnya dalam keadaan berdzikir pada Allah dan selama ia belum berhadats sebagaimana hal ini diriwayatkan dari Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wa sallam.&#8221; (Jami&#8217; Ahkamin Nisa&#8217; 1/286 287)</p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong>6. Sebaik baik shaf wanita.</strong></span></p>
<p>Imam Muslim meriwayatkan dalam Shahih-nya dari Abi Hurairah radliyallahu &#8216;anhu, ia berkata : Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wa sallam bersabda :</p>
<p>&#8220;Sebaik baik shaf pria adalah shaf yang pertama dan sejelek jelek shaf pria adalah yang paling akhir. Sebaik baik shaf wanita adalah yang paling akhir dan sejelek jeleknya yang paling depan.&#8221; (HR. Muslim nomor 440, Nasa&#8217;i 2/93, Abu Daud 678, Tirmidzi 224 dan ia berkata : &#8220;Hadits hasan shahih.&#8221; Ibnu Majah juga meriwayatkan hadits ini nomor 1000)</p>
<p>Ada beberapa pendapat ulama dalam permasalahan ini, di antaranya :</p>
<p>Berkata Imam Nawawi rahimahullah dalam Syarhu Muslim (halaman 1194) :</p>
<p>&#8220;Adapun shaf pria maka secara umum selamanya yang terbaik adalah shaf yang pertama dan yang paling jelek adalah shaf yang terakhir. Adapun shaf wanita maka yang dimaksudkan dalam hadits adalah shaf shaf wanita yang shalat bersama kaum pria. Sedangkan bila mereka (kaum wanita) shalat terpisah dan tidak bersama kaum pria maka mereka sama dengan pria, yakni sebaik baik shaf mereka adalah yang paling depan dan seburuk buruknya adalah yang paling akhir.</p>
<p>Yang dimaksud dengan jelek-nya shaf bagi pria dan wanita adalah yang paling sedikit pahalanya dan keutamaannya serta paling jauh dari tuntutan syar&#8217;i. Sedangkan shaf yang paling baik adalah sebaliknya. Shaf yang paling akhir bagi jamaah wanita yang hadir bersama jamaah pria dikatakan memiliki keutamaan karena jauhnya para wanita itu dari bercampur (ikhtilath) dengan pria, dari melihat pria, dan tergantungnya hati tatkala melihat gerakan kaum pria, serta mendengar ucapan (pembicaraan mereka), dan semisalnya.<br />
Dan celaan bagi shaf yang terdepan bagi jamaah wanita (yang hadir bersama pria) adalah sebaliknya dari alasan di atas, wallahu a&#8217;lam.&#8221;</p>
<p>Beliau rahimahullah berkata juga dalam Al Majmu&#8217; 4/301 : &#8220;Telah kami sebutkan tentang disunnahkannya memilih shaf pertama kemudian sesudahnya (shaf kedua) kemudian sesudahnya sampai shaf yang akhir. Hukum ini berlaku terus-menerus bagi shaf pria dalam segala keadaan dan juga bagi shaf wanita yang jamaahnya khusus wanita, terpisah dari jamaah pria. Adapun jika kaum wanita shalat bersama pria dalam satu jamaah dan tidak ada pemisah/penghalang di antara keduanya, maka shaf wanita yang paling utama adalah yang paling akhir berdasarkan hadits Abi Hurairah radliyallahu &#8216;anhu (telah disebutkan di atas, pent.).&#8221;</p>
<p>Berkata Imam Syaukani rahimahullah : [ Sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam :</p>
<p>" ... dan sebaik baik shaf wanita adalah yang paling akhir."</p>
<p>Dikatakan paling baik karena berdiri pada shaf tersebut menyebabkan jauhnya dari bercampur dengan pria, berbeda dengan berdiri di shaf pertama dari shaf-shaf jamaah wanita karena mengandung (kemungkinan) bercampur dengan pria dan tergantungnya hati dengan mereka (para pria) disebabkan melihat mereka dan mendengar ucapan mereka. Karena inilah, shaf pertama dinyatakan paling jelek (bagi wanita). (Nailul Authar 3/184) ]</p>
<p>Dalam Subulus Salam 2/30 (Maktabah Dahlan), Imam Shan&#8217;ani rahimahullah berkata : &#8220;Shaf yang paling akhir dikatakan shaf yang terbaik bagi wanita. Alasannya karena dalam keadaan demikian mereka berada jauh dari pria, dari melihat, dan mendengar omongan mereka. Hanya saja alasan ini tidak sempurna kecuali bila shalat mereka dilakukan bersama kaum pria.</p>
<p>Adapun bila mereka shalat dan imam mereka juga wanita (jamaah khusus wanita, pent.) maka shaf shaf mereka hukumnya seperti shaf shaf pria yaitu yang paling utama adalah shaf pertama.&#8221;</p>
<p>Syaikh Musthafa Al Adawi berkata setelah menyebutkan hadits Abi Hurairah di atas :</p>
<p>[Ketentuan ini berlaku bila kaum wanita bergabung bersama kaum pria dalam shalat berjamaah di mana mereka berada di belakang shaf shaf.</p>
<p>Adapun bila jamaahnya khusus wanita atau bersama kaum pria dalam melaksanakan shalat akan tetapi mereka tidak dapat terlihat oleh pria, maka shaf yang paling baik adalah yang paling depan berdasarkan hadits Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam :</p>
<p>"Seandainya mereka tahu keutamaan shaf yang terdepan niscaya mereka akan berundi untuk mendapatkannya." (HR. Bukhari 721) ] (Jami&#8217; Ahkamin Nisa&#8217; 1/353 354)</p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong>7. Kebolehan wanita shalat sunnah di masjid.</strong></span></p>
<p>Sebagaimana wanita dibolehkan untuk shalat berjamaah di masjid, dibolehkan pula baginya untuk melakukan shalat sunnah di masjid selama aman dari fitnah dan terpenuhi syarat syarat yang ditetapkan.</p>
<p>Hal ini berdalil dengan riwayat Imam Bukhari dalam Shahih-nya dari Anas bin Malik radliyallahu &#8216;anhu. Anas berkata : Nabi shallallahu &#8216;alaihi wa sallam masuk ke dalam masjid, tiba tiba beliau mendapatkan seutas tali terbentang di antara dua tiang (masjid). Maka beliau bersabda :</p>
<p>&#8220;Tali apa ini?&#8221; Para shahabat menjawab : &#8220;Tali ini milik Zainab. Bila ia merasa lemah (dari melaksanakan shalat sunnah, pent.) ia bergantung dengan tali ini.&#8221; Nabi shallallahu &#8216;alaihi wa sallam bersabda : &#8220;Jangan, putuskan tali ini! Hendaklah salah seorang dari kalian shalat dalam keadaan ia bersemangat maka kalau ia lemah hendaklah ia duduk.&#8221; (HR. Bukhari hadits 1150, dikeluarkan juga oleh Muslim, Abu Daud 1312, Nasa&#8217;i, dan Ibnu Majah 1371)</p>
<p>Berkata Al Hafidh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari 3/37 : &#8220;Hadits ini menunjukkan upaya menghilangkan kemungkaran dengan tangan dan lisan dan menunjukkan bolehnya para wanita menunaikan shalat nafilah (sunnah) di masjid.&#8221;</p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong>8. Penutup.</strong></span></p>
<p>Sebelum seorang wanita melangkah ke masjid, ia harus melihat syarat syarat yang telah ditetapkan dalam agama ini agar ia tidak jatuh dalam pelanggaran dan perbuatan dosa.</p>
<p>Dan ia hendaknya tidak melupakan sabda Nabi shallallahu &#8216;alaihi wa sallam kepada Ummu Humaid ketika Ummu Humaid berkata : &#8220;Ya Rasulullah, sesungguhnya aku senang shalat bersamamu.&#8221; Nabi menjawab :</p>
<p>&#8220;Sungguh aku tahu bahwa engkau suka shalat bersamaku, namun shalatmu di rumahmu lebih baik daripada shalatmu di masjid kaummu dan shalatmu di masjid kaummu lebih baik daripada shalatmu di masjidku ini.&#8221; (HR. Ibnu Khuzaimah 1689, Ahmad 6/371, Ibnu Abdil Barr dalam Al Isti&#8217;ab. Kata Syaikh Abu Ishaq Al Huwaini : &#8220;Isnadnya hasan dengan syawahid.&#8221; Lihat Al Insyirah halaman 74)</p>
<p>Syaikh Abu Ishaq Al Huwaini menyatakan : &#8220;Bersamaan dengan dibolehkannya wanita keluar ke masjid maka sesungguhnya shalatnya di rumahnya lebih utama daripada hadirnya ia dalam shalat berjamaah (di masjid).&#8221; (Al Insyirah halaman 73)</p>
<p>Wallahu A&#8217;lam Bish Shawwab.</p>
<p>(Dikutip dari tulisan Ustadzah Ummu Ishaq, sumber : Majalah Salafy [MUSLIMAH XXXII/1420/1999/Kajian Kita])</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Qoryatussalam Sani, Perkampungan Masyarakat madani]]></title>
<link>http://trendproperty.wordpress.com/2009/11/22/qoryatussalam-sani-perkampungan-masyarakat-madani/</link>
<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 03:18:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>herri</dc:creator>
<guid>http://trendproperty.wordpress.com/2009/11/22/qoryatussalam-sani-perkampungan-masyarakat-madani/</guid>
<description><![CDATA[Qoryatussalam Sani Nama : Qoryatussalam Sani Deskripsi : Perumahan dengan konsep komunitas masyaraka]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Qoryatussalam Sani Nama : Qoryatussalam Sani Deskripsi : Perumahan dengan konsep komunitas masyaraka]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kiamat 2012: Klaim Semu]]></title>
<link>http://taufik79.wordpress.com/2009/11/21/kiamat-2012-klaim-semu/</link>
<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 08:19:02 +0000</pubDate>
<dc:creator>taufik79</dc:creator>
<guid>http://taufik79.wordpress.com/2009/11/21/kiamat-2012-klaim-semu/</guid>
<description><![CDATA[Dalam salah satu haditsnya Rasulullah saw bersabda, &#8220;Aku diutus, sedangkan dekatnya kiamat sep]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Dalam salah satu haditsnya Rasulullah saw bersabda, &#8220;Aku diutus, sedangkan dekatnya kiamat sep]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Musim Haji Kali ini, Dimana Pemimpin Kaum Muslimin ?]]></title>
<link>http://onomist.wordpress.com/2009/11/21/musim-haji-kali-ini-dimana-pemimpin-kaum-muslimin/</link>
<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 06:06:45 +0000</pubDate>
<dc:creator>onomist</dc:creator>
<guid>http://onomist.wordpress.com/2009/11/21/musim-haji-kali-ini-dimana-pemimpin-kaum-muslimin/</guid>
<description><![CDATA[Memasuki musim haji tahun ini, kaum Muslim disibukkan oleh keprihatinan terkait berbagai persoalan d]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><span style="color:#008000;">Memasuki musim haji tahun ini, kaum Muslim disibukkan oleh keprihatinan terkait berbagai persoalan dalam agama mereka, serta berbagai bencana dan tragedi yang masih terbuka lebar di depan pintu-pintu mereka.</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Sementara jutaan kaum Muslim pergi menunaikan ibadah haji dengan membawa semua keprihatinan ini agar mereka dapat mengadukan penderitaan dan kesedihannya yang mendalam kepada Allah, dan agar mereka dapat berdiri di depan pintu al-Multazim, yaitu tempat di mana Allah tidak akan menolak seruan (doa) seorang hamba yang berdiri di pintunya, dan berilindung di sampingnya.</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Kaum Muslim pergi menunaikan ibadah haji, sementara masih segar dalam ingatan mereka tentang pembantaian Amerika terhadap kaum Muslim di Afghanistan, Irak, dan di berbagai tempat lainnya; pembantaian Yahudi di Palestina, yang karena kebenciannya telah menodorongnya melakukan setiap kejahatan; pembantaian Rusia terhadap kaum Muslim Chechnya; dan pembantaian kaum Hindu, penyembah sapi, terhadap kaum Muslim Kashmir …!</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Kaum Muslim pergi menunaikan ibadah haji untuk mengadukan kepada Tuhan mereka tentang para penguasa mereka yang sudah dan sedang berkoalisis dengan para musuh untuk menghancurkan kaum Muslim; mengadukan para penguasa yang sedang membantu Barat, Yahudi, Rusia, dan Hindu dalam memerangi mereka, yang menyerukan kepada Islam …!</span></p>
<p><span style="color:#008000;"> <!--more--></span></p>
<p><span style="color:#008000;">Kaum Muslim pergi menunaikan ibadah haji, namun mereka tidak pernah melupakan kejahatan penguasa Suriah, dan pembantaian yang dilakukannya di penjara Sednaya, yaitu pembunuhan terhadap para tahanan dan keluarga mereka.</span></p>
<p><span style="color:#008000;"> </span></p>
<p><span style="color:#008000;">Kaum Muslim pergi menunaikan ibadah haji, sedang mereka tidak pernah melupakan sikap para penguasa kaum Muslim terkait dengan masalah Darfur di Sudan, yang menilai masalah Darfur hanya sebagai masalah internal.</span></p>
<p><span style="color:#008000;"> </span></p>
<p><span style="color:#008000;">Kaum Muslim pergi menunaikan ibadah haji, sementara dalam pikiran mereka masih segar ingatan tentang pengkhianatan para penguasa Arab terhadap kaum Muslim di Palestina, yang tidak tergerak, dan hanya berdiam diri saja melihat semua kejahatan yang dilakukan Yahudi setiap hari, bahkan mereka mencegah kaum Muslim yang hendak bergerak melawan Yahudi.</span></p>
<p><span style="color:#008000;"> </span></p>
<p><span style="color:#008000;">Kaum Muslim pergi menunaikan ibadah haji, namun hati mereka hancur, tangan mereka tidak berdaya, lidah mereka terus mengingatkannya, dan mereka meneteskan air mata sambil memohon kepada Allah agar membuka tabir penyiksaan dan penghinaan yang menimpa mereka, melepas belenggu yang mengikat mereka, menghilangkan semua duka ini dari mereka, dan mengambil kekuasaan dari para penguasa mereka yang selama ini telah banyak melakukan kemaksiatan.</span></p>
<p><span style="color:#008000;"> </span></p>
<p><span style="color:#008000;">Ya benar, kaum Muslim berkumpul untuk menunaikan ibadah haji. Namun, mereka dalam keadaan seperti ini, tidak lagi bertemu dengan pemimpin yang mencintai mereka dan mereka mencintainya; pemimpin yang mendoakan mereka dan mereka mendoakannya; pemimpin yang akan berkhothbah di tengah-tengah mereka; dan pemimpin yang akan menasihati mereka, seperti yang dilakukan Rasulullah SAW dalam khotbahnya di Arafah pada Haji Wada’, begitu juga yang dilakukan oleh para Khalifah, di mana mereka bertemu dengan para walinya untuk mengetahui kondisi rakyat dan kemajuan yang dicapainya, dan mereka juga mendengarkan berbagai keluhan yang disampaikan kaum Muslim tentang penganiayaan yang dilakukan oleh sebagian wali dan amil agar Khalifah memberi hukuman yang setimpal kepada mereka …!</span></p>
<p><span style="color:#008000;"> </span></p>
<p><span style="color:#008000;">Sungguh telah berubah keadaan kaum Muslim, mereka tidak lagi memiliki Khalifah yang mengurusi urusan-urusan mereka dengan syariah Islam, memimpin mereka dengan adil, dan membawa mereka pada puncak kemuliaan dengan berjihad…. Saat ini, kaum Muslim menjadi rakyat bagi para penguasa ilegal, yang hanya melayani kepentingan diri mereka sendiri, tidak mempedulikan kepentingan kaum Muslim; mereka mengangkat diri mereka sendiri untuk menguasai kaum Muslim; mereka memaksa kaum Muslim menelan perihnya kezaliman dan kehinaan; dan mereka menjadikan kaum Muslim sebagai umat yang terendah kualitasnya dan terbelakang…. Akibatnya, umat Islam pun melaknat mereka, membenci mereka, dan berusaha untuk mebebaskan diri dari mereka …. Sekarang mereka telah datang untuk menunaikan ibadah haji, dan sebagai langkah awal atas keprihatinan mereka, adalah mereka mengadukan kezaliman para penguasa itu kepada Allah, mendo’akan keburukan kepada mereka agar kaum Muslim dapat beristirahat dari kejahatan yang selama ini mereka lakukan.</span></p>
<p><span style="color:#008000;"> </span></p>
<p><span style="color:#008000;">Ritual ibadah haji merupakan bagian dari syiar agama Allah, di mana semua kaum Muslim berkumpul dalam level yang sama. Dan di dalam ritual ibadah haji banyak sekali indikasi yang mencerminkan kesatuan kaum Muslim: kesatuan ritual, kesatuan perasaan, kesatuan tujuan, dan kesatuan dalam segala hal; tidak ada nasionalisme, rasisme, atau fanatisme terhadap warna kulit, ras, atau kelas sosial; mereka memiliki satu Tuhan, satu agama, satu kiblat, dan satu umat. Meskipun dalam hal ini, kaum kafir telah menanamkan di tengah-tengah kaum Muslim faktor-faktor yang dapat memecah-belah kaum Muslim, dan meskipun kaum kafir telah mengangkat untuk kaum Muslim para penguasa zalim, yang tidak peduli terhadap nasib kaum Muslim, dan tidak pula mengindahkan perjanjian.</span></p>
<p><span style="color:#008000;"> </span></p>
<p><span style="color:#008000;">Sesungguhnya di dalam ritual ibadah haji terdapat hikmah-hikmah (tujuan) penting yang dapat diambil sebagai inspirasi oleh kaum Muslim, yaitu mengubah realitas kaum Muslim, serta mengubahnya dari umat yang mengeluh dan menangis kepada Allah menjadi umat yang melalui tangannya Allah mendatangkan kebaikan bagi seluruh umat manusia. Sesungguhnya semua syiar ibadah haji, di mana seorang Muslim pergi untuk mengagungkannya terkait erat dengan alasan di balik pensyariatannya. Dan apabila seorang yang menunaikan ibadah haji itu tidak dapat mengambil hikmah-hikmah (tujuan) di balik ritual ibadah haji, dan tidak dapat menghubungkan suasan pelaksanaan ibadah haji dengan suasana kehidupan yang ia jalani, maka ibadah hajinya itu tidak lebih dari perkataan-perkataan dan perbuatan-perbuatan yang hanya menggugurkan kewajiban, namun ia tidak mendatangkan pahala.</span></p>
<p><span style="color:#008000;"> </span></p>
<p><span style="color:#008000;">Sesungguhnya ritual ibadah haji dan manasiknya itu mengingatkan seorang Muslim akan kebesaran kekuasaan Allah, mengingatkannya akan kehidupan akhirat, mengingatkannya akan kewajiban melaksanakan perintah-perintah Allah di dunia serta beraktivitas untuk menolong agama-Nya, berkorban di jalan-Nya, berusaha untuk meraih ridho-Nya, hanya berserah diri (bertawakkal) kepada-Nya, dan percaya dengan semua janji-Nya. Dengan kata lain bahwa ritual ibadah haji menghubungkan kehidupan dunia dengan akhirat melalui ikatan ketaatan kepada Allah, dan hanya kepada-Nya menyerahkan semua urusan, beristighfar kepada-Nya, bertaubat kepada-Nya dari setiap dosa, memohon kepada-Nya dengan sikap tunduk yang meneteskan air mata karena takut akan siksa-Nya, dan berharap dikabulkan doanya dengan mendapatkan surga-Nya.</span></p>
<p><span style="color:#008000;"> </span></p>
<p><span style="color:#008000;">Ya benar, semua ritual ibadah haji mendorong untuk mengabdi kepada Allah, dan menyikapi hidup ini dengan sikap yang benar dan penuh keyakinan. Sehingga mulai dari memakai kain ihram, yang mengingatkan kepada kain kafan dan kematian, hingga talbiah dan gerakan thawaf yang mengingatkan agar kita senantiasa terikat dengan hukum Islam dimanapun berada.</span></p>
<p><span style="color:#008000;"> </span></p>
<p><span style="color:#008000;">Begitu juga dengan sai, wukuf di Arafah, melempar jumra untuk meleyapkan Iblis dan bala tentaranya, sebaliknya merealisasikan kebenaran dan para pengikutnya; dan kemudian ifadah dan wada’, yang masing-masing dari semua itu membawa pada berkumpulnya kaum Muslim, mereka datang berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus, yang datang dari segenap penjuru yang jauh. Mereka berkumpul pada level yang sama, dan bertabliah dengan suara yang sama. Labbaika Allahumma Labbaika Labbaika La Syarika Laka Labbaika Innal Hamda Wan Nikmata Laka Wal Mulka La Syarika Laka (Aku sambut panggilan-Mu dan siap menerima perintah-Mu. Ya Allah, aku sambut panggilan-Mu dan siap menerima perintah-Mu. Aku sambut panggilan-Mu dan siap menerima perintah-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu. Aku sambut panggilan-Mu dan siap menerima perintah-Mu. Sesungguhnya segala puji, kenikmatan, dan kekuasaan hanya milik-Mu. Tidak aka sekutu bagi-Mu).</span></p>
<p><span style="color:#008000;"> </span></p>
<p><span style="color:#008000;">Inilah ritual ibadah haji yang menegaskan realitas umat Islam, bahwa umat Islam masih sebagai umat yang satu meskipun mereka hidup di bawah kekuasaan para tiran dan penindas. Inilah ritual ibadah haji yang membuat gemetar kaum kafir ketika melihat kerumunan orang-orang yang menunaikan ibadah haji, di mana mereka berthawaf di sekeliling Baitullah (Ka’bah) yang sama, bersai (berlari-lari kecil) di jalan yang sama, dan berwukuf di tempat yang sama.</span></p>
<p><span style="color:#008000;"> </span></p>
<p><span style="color:#008000;">Oleh karena itu kaum kafir dan para anteknya sengaja untuk merusak pertemuan kaum Muslim dalam rituan ibadah haji, dengan menghilangkan hakikat, kekuatan dan kesatuan dari ritual ibadah haji ini, baik dalam hal bentuk maupun isinya. Maka, pertama yang mereka lakukan, adalah mereka bersatu membuat tipu daya dalam berbagai peperangan, berkonspirasi, dan pembentukan para antek sehingga mereka berhasil melenyapkan Khilafah pada awal abad yang lalu. Dengan demikian, mereka telah berhasil menghilangkan kekuatan pertemuan para jamaah haji dalam menunaikan ritual ibadah hajinya, sebab mereka berkumpul berdasarkan asal negaranya, sehingga satu negara menjadi satu jamaah yang dipimpin oleh seorang pemimpin, maka jadilah mereka itu sebagai kelompok yang tercerai-berai, yang berkumpul dalam ritual ibadah haji, dan setelah itu mereka kembali tercerai-berai, di bawah kekuasaan negeri-negeri kecil dari kekuasaan yang diturunkan Allah, di mana di antara mereka saling berebut kekuasaan sehingga energi kaum Muslim lebih banyak digunakan untuk itu, daripada digunakan untuk menghadapi para musuh mereka.</span></p>
<p><span style="color:#008000;"> </span></p>
<p><span style="color:#008000;">Namun demikian, berkumpulnya kaum Muslim dalam melaksanakan ritual ibadah haji di satu tempat sungguh masih tetap mengganggu tidur kaum kafir dan para anteknya, di mana mereka sangat ketakutan dengan pertemuan seperti ini, seperti halnya mereka ketakutan dengan apa yang terkandung di dalamnya. Oleh karena itu mereka terpaksa melakukan segala cara untuk menghalangi setiap orang yang hendak pergi menjalankan ritual ibadah haji, sehingga mereka membatasi jumlahnya, dan menetapkan umur bagi mereka yang mengajukan untuk pergi berhaji. Di sebagian besar negeri-negeri kaum Muslim, tidak diperkenankan untuk pergi haji kecuali orang yang telah mencapai umur dewasa. Bahkan mereka masih mencari berbagai kendala (penghalang) untuk ritual ibadah haji ini selama mereka masih menemukan cara untuk itu.</span></p>
<p><span style="color:#008000;"> </span></p>
<p><span style="color:#008000;">Sesungguhnya ritual ibadah haji adalah bukti persatuan kaum Muslim, yaitu jeritan minta tolong agar mereka kembali untuk melindunginya, mendirikan negaranya, dan membaiat khalifahnya, agar mereka kembali menjadi kelompok yang kokoh, kuat dan diperhitungkan, dengan dipimpin oleh seorang khalifah yang mereka baiat, yang akan menerapkan hukum-hukum Allah di tengah-tengah mereka, dan berjihad bersama mereka di jalan Allah.</span></p>
<p><span style="color:#008000;"> </span></p>
<p><span style="color:#008000;">Inilah ritual ibadah haji, dan inilah keagungannya, serta inilah yang dituntut dari pelaksanaan ritual ibadah haji, apakah kalian telah melakukannya?</span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[500 Tokoh Muslim Paling Berpengaruh di Dunia]]></title>
<link>http://islamicnurse.wordpress.com/2009/11/20/500-tokoh-muslim-paling-berpengaruh-di-dunia/</link>
<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 02:52:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>Nursing Islamic Center (NIC)</dc:creator>
<guid>http://islamicnurse.wordpress.com/2009/11/20/500-tokoh-muslim-paling-berpengaruh-di-dunia/</guid>
<description><![CDATA[Untuk pertama kalinya, The Royal Islamic Strategic Studies Center menerbitkan buku &#8220;The 500 Mo]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Untuk pertama kalinya, The Royal Islamic Strategic Studies Center menerbitkan buku &#8220;The 500 Mo]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Halalkah Bintang Zero?]]></title>
<link>http://warnettheatre.wordpress.com/2009/11/19/halalkah-bintang-zero/</link>
<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 19:45:18 +0000</pubDate>
<dc:creator>izulneh</dc:creator>
<guid>http://warnettheatre.wordpress.com/2009/11/19/halalkah-bintang-zero/</guid>
<description><![CDATA[Iklan tentang bintang zero persen alkohol, begitu marak. Ternyata tidak hanya sekedar marak, iklan t]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><a href="http://lh5.ggpht.com/_ZNqCyDWE63g/SwWdP24g-SI/AAAAAAAAAB8/LjKDco5UZ9c/bintang-zero.jpg"><img class="alignleft" src="http://lh5.ggpht.com/_ZNqCyDWE63g/SwWdP24g-SI/AAAAAAAAAB8/LjKDco5UZ9c/bintang-zero.jpg" alt="Bintang Zero" width="248" height="170" /></a>Iklan tentang bintang zero persen alkohol, begitu marak. Ternyata tidak hanya sekedar marak, iklan tersebut telah mengecoh banyak konsumen muslim, yang akhirnya juga turut mengkonsumsi produk tersebut, dengan satu alasan bahwa produk itu bukan bir lagi, karena alkoholnya nol alias zero persen.</p>
<p style="text-align:justify;">Sudah saatnya konsumen muslim mulai sadar halal serta senantiasa meningkatkan kepeduliannya terhadap apa yang akan dikonsumsi. Jika tidak kita akan selalu menjadi bulan-2an iklan. Tentu saja kesadaran ini harus di dukung dengan usaha untuk menambah wawasan dan informasi tentang produk halal.</p>
<div style="text-align:justify;">Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika, Majelis Ulama Indonesia telah melakukan uji laboratorium terhadap beberapa produk yang mengklaim bahwa produk Green sands, bintang zero kandungan alkoholnya adalah nol persen. Bagaimana hasil uji yang telah kami lakukan ? Berikut laporannya.<strong>Definisi dan proses pembuatan minuman beralkohol<br />
</strong><!--more-->Minuman keras atau khmar adalah produk yang dihasilkan melalui proses fermentasi dengan menggunakan khamir (ragi sacharomyces cereviciae), pada bahan yang yang mengandung pati atau mengandung gula tinggi. Proses fermentasi adalah proses yang sudah dikenal sejak berabad tahun yang lalu. Pada zaman kehidupan Rasulullah <em>Sholallahu ‘alaihi wasallam</em> , beliau melarang para sahabat untuk mengkonsumsi jus buah yang umurnya lebih dari 3 hari, atau ketika saribuah tersebut dalam kondisi menggelegak (berbuih). Berdasarkan penelitian para pakar, ternyata perasan sari buah yang sudah berumur lebih dari 3 hari tersebut, maka kandungan alcohol (ethanolnya sudah lebih dari 1 persen). Berdasarkan fakta inilah kemudian komisi Fatwa MUI menetapkan batas maksimal kandungan alcohol (sebagai senyawa tunggal, ethanol) yang digunakan sebagai pelarut dalam produk pangan yaitu 1 persen.</div>
<div style="text-align:justify;">Bagi konsumen muslim, minuman yang merupakan hasil fermentasi yang menghasilkan minuman beralkohol adalah haram untuk dikonsumsi.</div>
<div style="text-align:justify;">
<p>Minuman keras atau sering disebut dengan minuman beralkohol tersebut diproduksi dari setiap bahan yang mengandung karbohidrat (pati) seperti biji-bijian, umbi-umbian , atau pun tanaman palma (seperti legen, kurma).</p>
<p>Adapun alcohol yang sering disebut sebagai konsen dari minuman keras ini sebenarnya adalah senyawa ethanol (ethyl alcohol) suatu jenis alcohol yang paling popular digunakan dalam industri. Menurut peraturan Menteri Kesehatan No 86 tahun 1997, minuman beralkohol dibedakan menjadi tiga (3) golongan. Golongan A dengan kadar alcohol 1-5 % misalnya bir. Golongan B dengan kadar alcohol 5-20 % misalnya anggur dan Golongan C dengan kadar alcohol 20-55 % misalnya whisky dan brandy.</p>
<p>Adapun proses produksi fermentasi karbohidrat mencakup tiga (3) tahapan yaitu (1) pembuatan larutan nutrien, (2) fermentasi, dan (3) destilasi etanol. Destilasi adalah pemisahan ethanol dari cairan fermentasi.Adapun bahan-bahan yang mengandung gula tinggi, maka tidak memerlukan perlakuan pendahuluan yang berbeda dengan bahan yang berasal dari pati dan selulosa yang memerlukan penambahan asam (perlakuan kimia) maupun proses enzimatis (penambahan enzym) untuk menghidrolisisnya menjadi senyawa yang lebih sederhana.</p>
<p>Jika bahan-bahan untuk fermentasi berasal dari biji-bijian seperti gandum dan cereal lainnya, maka bahan tersebut harus di rendam dalam air (soaking) hingga berkecambah , direbus, diproses menjadi mash dan dipanaskan. Disamping penggunaan mikroorganisme pada proses fermentasi, kondisi optimal fermentasi harus dijaga seperti masalah aerasi, pH, suhu dan lain-lain.</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa pengelompokan minuman keras adalah sebagai berikut :</p>
<table border="1" cellspacing="1" cellpadding="1" align="center">
<tbody>
<tr>
<td>No</td>
<td>Nama</td>
<td>Bahan baku</td>
<td>Kadar alcohol (%)</td>
<td>Proof(2x % ethanol (v/v)</td>
</tr>
<tr>
<td>1</td>
<td>Beer</td>
<td>Barley dan gandum</td>
<td>5</td>
<td>10</td>
</tr>
<tr>
<td>2</td>
<td>Anggur</td>
<td>Buah anggur atau jenis lainnya</td>
<td>12</td>
<td>20-24</td>
</tr>
<tr>
<td>3</td>
<td>Brandy</td>
<td>Anggur yang didestilasi</td>
<td>40-45</td>
<td>80-90</td>
</tr>
<tr>
<td>4</td>
<td>Whisky</td>
<td>Barley, Jagung dan lainnya</td>
<td>45-55</td>
<td>90-100</td>
</tr>
<tr>
<td>5</td>
<td>Rum</td>
<td>Tetes Tebu</td>
<td>45</td>
<td>90</td>
</tr>
<tr>
<td>6</td>
<td>Vodka</td>
<td>Kentang</td>
<td>40-50</td>
<td>80-100</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>Tes alcohol dan limit deteksi.</strong><br />
Hasil pemeriksaan sangat tergantung dari limit deteksi suatu alat pengukur. Semakin sensitive alat pengukur tersebut maka semakin akurat nilai kuantitatif yang dihasilkan. Jika keberadaan suatu zat yang akan diperiksa, kandungannya lebih rendah dari limit deteksi suatu alat, maka alat tersebut tidak akan mampu mengeluarkan data kuantitatif bahan yang sedang diperiksa. Hasilnya terhadap kandungan suatu bahan yang akan diperiksa akan muncul “ tidak terdeteksi”.</p>
<p>Green sand, zero bintang dan beberapa produk bir lainnya yang ada di pasaran telah diuji. Berdasarkan hasil pemeriksaan maka kandungan alkoholnya adalah sebagai berikut :</p>
<table border="1" cellspacing="1" cellpadding="1" width="474" align="center">
<tbody>
<tr>
<td><strong> </strong><strong>Nama Produk</strong></td>
<td><strong>Kandungan alkohol </strong></td>
</tr>
<tr>
<td>Green sand</td>
<td>Tidak Terdeteksi</td>
</tr>
<tr>
<td>Zero bintang</td>
<td>Tidak Terdeteksi</td>
</tr>
<tr>
<td>Green sand Fiesta</td>
<td>Tidak Terdeteksi</td>
</tr>
<tr>
<td>Budweiser</td>
<td>2,68 %</td>
</tr>
<tr>
<td>Bir Bintang</td>
<td>2,97 %</td>
</tr>
<tr>
<td>Sand Miquel</td>
<td>3,98 %</td>
</tr>
<tr>
<td>Carlsberg</td>
<td>4,47 %</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<p><strong>Pemeriksaan halal, pemeriksaan proses.<br />
</strong>Dapat dipastikan tidak adanya kandungan alcohol yang terdeteksi pada produk green sand dan zero bintang serta green sand fiesta bukan berarti kedua minuman tersebut menjadi halal hukumnya. Tidak terdeteksinya alcohol pada alat yang kami gunakan bisa jadi dikarenakan limit deteksi alat yang kami miliki lebih tinggi dari kandungan alcohol yang mungkin ada dalam kedua minuman tersebut. Adapun alat yang kami gunakan memiliki limit deteksi 0,1 % atau 1 ppm. Sehingga jika hasil pengukuran kemudian didapatkan tidak terdeteksi, maka bukan berarti produk tersebut tidak mengandung alcohol. Boleh jadi kandungan alcoholnya dibawah 0.1 persen.</p>
<p>Alasan lain adalah keterangan dari pihak industri minuman tersebut yang mengatakan bahwa green sand prosesnya adalah sama sebagaimana produk bir mereka yang lain, hanya pada proses berikutnya ada tahap penghilangan alcohol. Sedangkan untuk kasus zero bintang keluaran PT Multibintang Indonesia, produk minuman tersebut menurut keterangan pihak perusahaan, tidak melewati tahap fermentasi. Tetapi produk zero bintang tersebut diciptakan rasanya seperti bir, tanpa melalui proses fermentasi.</p>
<p>Untuk kasus kedua produk tersebut, maka berdasarkan Fatwa MUI produk green sand dan zero bintang adalah haram. Untuk kasus green sand, proses yang terlibat sama sekali tidak berbeda dengan pembuatan bir, dimana pada tahap akhir ada usaha untuk menghilangkan alcohol. Hukum keharaman produk ini mengacu pada Fatwa MUI no 4 tahun 2003 .</p>
<p>Sedangkan untuk kasus zero bintang, adanya proses pengimitasian terhadap barang haram sehingga akan mengajarkan konsumen muslim untuk menyukai sesuatu yang haram. Ketidakbolehan mengkonsumsinya mengacu pada Fatwa MUI no 4 tahun 2003: “Tidak boleh mengkonsumsi dan menggunakan makanan/minuman yang menimbulkan rasa/aroma (flavor) benda-benda atau binatang yang diharamkan”. Hal ini lebih pada efek mencegah (preventive) untuk menyukai sesuatu yang haram, sebagai mana yang disampaikan oleh ketua komisi Fatwa MUI, KH Ma’ruf Amin; Al washilatu ilal haram haramun; segala sesuatu jalan menuju haram adalah haram.</p>
<p>So inilah perbedaan kita sebagai orang muslim, memiliki jati diri untuk tidak ikut-ikutan pada suatu yang mendatangkan ketidakbaikan…Jadi..Ishadu bi anna muslimin..cara gue juga beda kan? Wallahualam bis shawab…VNS</p>
<p>Sumber : Junal Halal LP POM MUI,Halal Guide<br />
Mankfoods</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Nama Muhammad S.A.W Terukir di Bukit Uhud!!!]]></title>
<link>http://jasadh.wordpress.com/2009/11/19/nama-muhammad-s-a-w-terukir-di-bukit-uhud/</link>
<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 11:02:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>jasadh</dc:creator>
<guid>http://jasadh.wordpress.com/2009/11/19/nama-muhammad-s-a-w-terukir-di-bukit-uhud/</guid>
<description><![CDATA[Subhanallah.. Maha Suci Allah yang membenarkan apa yang diperkatakan-Nya dalam kitab-Nya melalui man]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><a href="http://1.bp.blogspot.com/_EELWlS_z3Ys/SwOnjjFxnCI/AAAAAAAAEIo/U_qzxdNmpEM/s1600/3qaq4xd107t3.jpg"><img class="alignleft" style="border:0 none;" src="http://1.bp.blogspot.com/_EELWlS_z3Ys/SwOnjjFxnCI/AAAAAAAAEIo/U_qzxdNmpEM/s400/3qaq4xd107t3.jpg" border="0" alt="" /></a>Subhanallah.. Maha Suci Allah yang membenarkan apa yang diperkatakan-Nya dalam kitab-Nya melalui manusia Agung yaitu Muhammad S.A.W.Kajian ini telah membuktikan bahwa bukit Uhud yang menjadi saksi pada pertempuran perang kedua antara Tentara Muslimin dan Tentara Kafir menunjukkan bukti kebenaran Muhammad S.A.W sebagai Nabi yang agung&#8230; Mari disimak gan&#8230;<!--more--></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://1.bp.blogspot.com/_EELWlS_z3Ys/SwOnjjFxnCI/AAAAAAAAEIo/U_qzxdNmpEM/s1600/3qaq4xd107t3.jpg"><img src="http://1.bp.blogspot.com/_EELWlS_z3Ys/SwOnjjFxnCI/AAAAAAAAEIo/U_qzxdNmpEM/s400/3qaq4xd107t3.jpg" border="0" alt="" /></a><strong> </strong><strong><br />
</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><br />
</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://2.bp.blogspot.com/_EELWlS_z3Ys/SwOnjU4fvHI/AAAAAAAAEIg/iekv5CHMMQg/s1600/4u41abcxvj0h.jpg"><img src="http://2.bp.blogspot.com/_EELWlS_z3Ys/SwOnjU4fvHI/AAAAAAAAEIg/iekv5CHMMQg/s400/4u41abcxvj0h.jpg" border="0" alt="" /></a><strong> </strong><strong><br />
</strong></p>
<div style="text-align:justify;"><a href="http://2.bp.blogspot.com/_EELWlS_z3Ys/SwOni3XhDrI/AAAAAAAAEIY/eutkZUTAniM/s1600/wls6d29zoryg.jpg"><img src="http://2.bp.blogspot.com/_EELWlS_z3Ys/SwOni3XhDrI/AAAAAAAAEIY/eutkZUTAniM/s400/wls6d29zoryg.jpg" border="0" alt="" /></a><strong></strong><strong><br />
</strong><a href="http://2.bp.blogspot.com/_EELWlS_z3Ys/SwOnimU2BqI/AAAAAAAAEIQ/08bJAvUO_ek/s1600/Uhud.JPG"><img src="http://2.bp.blogspot.com/_EELWlS_z3Ys/SwOnimU2BqI/AAAAAAAAEIQ/08bJAvUO_ek/s400/Uhud.JPG" border="0" alt="" /></a><strong></strong><strong><br />
</strong></div>
<div style="text-align:center;"><strong>ALLAH HU AKHBAR!!!</strong></div>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Rapper Prancis Menjadi Mualaf]]></title>
<link>http://jasadh.wordpress.com/2009/11/19/rapper-prancis-menjadi-mualaf/</link>
<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 06:15:11 +0000</pubDate>
<dc:creator>jasadh</dc:creator>
<guid>http://jasadh.wordpress.com/2009/11/19/rapper-prancis-menjadi-mualaf/</guid>
<description><![CDATA[Majalah Paris Match menyuguhkan  artikel mengenai pengislaman penyanyi rap Perancis, Diam’s atau nam]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div style="text-align:justify;"><a href="http://3.bp.blogspot.com/_EELWlS_z3Ys/SwOgMbcAG3I/AAAAAAAAEHw/xfAVBGCY5HA/s1600/Rapper+Perancis+peluk+Islam.jpg"><img class="alignleft" style="border:0 none;" src="http://3.bp.blogspot.com/_EELWlS_z3Ys/SwOgMbcAG3I/AAAAAAAAEHw/xfAVBGCY5HA/s400/Rapper+Perancis+peluk+Islam.jpg" border="0" alt="" /></a>Majalah Paris Match menyuguhkan  artikel mengenai pengislaman penyanyi rap Perancis, Diam’s atau nama sebenarnya, Melanie Georgiades, lengkap dengan gambarnya berjubah dan berkerudung.<!--more--></div>
<p style="text-align:justify;">Menurut artikel itu, Diam’s, sejak memeluk Islam setiap keluar rumah selalu mengenakan pakaian yang menutup aurat, sudah tidak lagi  bersalaman dan berciuman dengan lelaki bukan muhrim.  Penampilannya begitu berbeda jikalau dibandingkan dengan gaya berpakaiannya diacara televisi  sebagai penyanyi rap.</p>
<p style="text-align:justify;">Perubahan drastis dari Diam’s ini semenjak dia menikah dengan pemuda Islam yang bernama Aziz. Sealin itu juga berkaitan dengan tekanan perasaan yang dialaminya setelah  meraih popularitas.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Saya gagal menemui penyelesaian terhadap masalah yang selama ini membelenggu jiwa saya. Karena itu saya  pindah agama.</span></p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">
Dan dalam lain kesempatan, dia berkata: “‘Kemasyhuran dan kekayaan tidak membuat saya tenteram seperti yang diinginkan. Saya hanya memperoleh ketenteraman itu daripada Allah SWT.”</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[FADILAH PUASA 'AROFAH]]></title>
<link>http://dhanimadani.wordpress.com/2009/11/19/fadilah-puasa-arofah/</link>
<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 05:43:54 +0000</pubDate>
<dc:creator>Dhani</dc:creator>
<guid>http://dhanimadani.wordpress.com/2009/11/19/fadilah-puasa-arofah/</guid>
<description><![CDATA[Puasa &#8216;Arofah biasa dilaksanakan setiap tanggal 9 Dz. Hijjah oleh orang2 Islam yang ingin lebi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Puasa &#8216;Arofah biasa dilaksanakan setiap tanggal 9 Dz. Hijjah oleh orang2 Islam yang ingin lebi]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Download Ensiklopedi Hadits Digital versi 1.o]]></title>
<link>http://ensiklopedihadits.wordpress.com/2009/11/18/download-ensiklopedi-hadits-digital-versi-1-o/</link>
<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 15:15:12 +0000</pubDate>
<dc:creator>ensiklopedihadits</dc:creator>
<guid>http://ensiklopedihadits.wordpress.com/2009/11/18/download-ensiklopedi-hadits-digital-versi-1-o/</guid>
<description><![CDATA[Download Ensiklopedi Hadits Digital versi 1.o Alhamdulillah, semenjak launchingnya Ensiklopedi Hadit]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Download Ensiklopedi Hadits Digital versi 1.o Alhamdulillah, semenjak launchingnya Ensiklopedi Hadit]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ketika Dua Negeri Berseteru]]></title>
<link>http://kangaswad.wordpress.com/2009/11/18/ketika-dua-negeri-berseteru/</link>
<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 10:42:26 +0000</pubDate>
<dc:creator>Kang Aswad</dc:creator>
<guid>http://kangaswad.wordpress.com/2009/11/18/ketika-dua-negeri-berseteru/</guid>
<description><![CDATA[Sedih rasanya melihat dua bangsa berseteru, saling membanggakan diri dan mencaci yang lain, bahkan a]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Sedih rasanya melihat dua bangsa berseteru, saling membanggakan diri dan mencaci yang lain, bahkan ada yang menyuarakan peperangan, padahal keduanya adalah negeri kaum muslimin. Lebih miris lagi, perseteruan ini didasari oleh hal-hal yang tidak diridhai oleh Allah dan Rasul-Nya. Bukannya saling berlomba dalam kebaikan dan ketaqwaan kepada Allah <em>Ta’ala</em>, bahkan sebaliknya, mereka malah saling bersaing sampai berseteru dalam hal yang tidak diridhai Allah <em>Ta’ala</em>. Jika demikian adanya, bagaimana mungkin umat Islam menjadi kuat dan kokoh?</p>
<p><strong>Konsep Cinta dan Benci Dalam Islam</strong></p>
<p>Dalam Islam dikenal konsep <em>Al-Wala’ wal Bara’</em> (cinta dan benci) yang merupakan konsekuensi dari iman yang benar karena inti ajaran Islam adalah mengajak umat manusia untuk beribadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala semata. Konsekuensinya, seorang mukmin akan mencintai segala bentuk peribadatan dan ketaatan kepada Allah semata dan mencintai orang-orang yang melakukan demikian. Allah Ta’ala berfirman:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic;">وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ يَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ</p>
<p><em>“Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar.”</em> (Qs. At Taubah: 71)</p>
<p>Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> juga bersabda:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic;">من أحب لله ، وأبغض لله ، وأعطى لله ، ومنع لله ، فقد استكمل الإيمان</p>
<p><em>“Orang yang yang mencintai sesuatu karena Allah, membenci sesuatu karena Allah, memberi karena Allah, melarang sesuatu karena Allah, imannya telah sempurna.”</em> (HR. Abu Daud no. 4681, di-shahih-kan Al Albani dalam Shahih Sunan Abi Daud)</p>
<p>Konsekuensi lain adalah kebalikan dari itu. Seorang mukmin akan membenci segala bentuk penyembahan kepada selain Allah dan maksiat, serta membenci orang-orang yang melakukan demikian. Sebagaimana firman Allah Ta’ala:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic;">لاَ تَجِدُ قَوْمًا يُؤْمِنُونَ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ يُوَادُّونَ مَنْ حَادَّ اللهَ وَرَسُولَهُ وَلَوْ كَانُوا آبَاءَهُمْ أَوْ أَبْنَاءَهُمْ أَوْ إِخْوَانَهُمْ أَوْ عَشِيرَتَهُمْ</p>
<p><em>“Kamu tidak akan mendapati suatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka.”</em> (Qs. Al-Mujadalah: 22)</p>
<p>Ringkasnya, seorang mukmin sejati mencintai orang-orang yang menyembah Allah <em>Ta’ala</em> semata dan melakukan ketaatan kepada-Nya, baik ia berbeda suku, berbeda negara, berbeda warna kulit, berbeda bahasa, berbeda martabat. Dan seorang mukmin dalam hatinya memiliki rasa benci kepada orang yang menyembah kepada selain Allah dan banyak melakukan maksiat, meskipun ia satu negara, meskipun ia satu bahasa, sama warna kulitnya, meskipun ia teman sepermainan, meskipun ia orang tuanya, anaknya, saudara atau pun keluarganya. Inilah konsep cinta dan benci dalam Islam.</p>
<p><strong>Cinta dan Benci Orang Jahiliyah</strong></p>
<p>Masa Jahiliyyah adalah masa sebelum di utusnya Nabi Muhammad <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>. Dan pada saat itu dunia diliputi kebodohan terhadap agama, kesesatan, penyimpangan dan kemusyrikan (Lihat <em>Syarh Masa’il Jahiliyyah</em> (8), Syaikh Shalih Fauzan Al Fauzan). Oleh karena itu, Allah Ta’ala banyak mencap buruk orang-orang pada masa Jahiliyyah dalam Al Qur’an Al Karim. Misalnya firman Allah <em>Ta’ala</em>:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic;">وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَىٰ</p>
<p><em>“(Wahai kaum wanita), hendaklah kalian tetap di rumah kalian dan janganlah kalian bertabarruj (bersolek) sebagaimana tabarujnya orang-orang Jahiliyah yang terdahulu.”</em> (Qs. Al Ahdzab: 33)</p>
<p>Oleh karena itu Islam melarang umatnya berperilaku sebagaimana perilaku orang-orang Jahiliyyah.</p>
<p>Lalu bagaimanakah konsep cinta dan benci yang diterapkan orang-orang Jahiliyyah? Cinta dan benci mereka dibangun atas dasar kesamaan suku dan bangsa. Ketika dua suku berseteru, mereka membenci orang-orang yang masih satu suku bangsa dan membenci orang-orang yang berbeda suku bangsa. Sebagaimana diceritakan hadits:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic;">- كنا في غزاة – قال سفيان مرة : في جيش – فكسع رجل من المهاجرين رجلا من الأنصار ، فقال الأنصاري : يا للأنصار ، وقال المهاجري : يا للمهاجرين ، فسمع ذاك رسول الله صلى الله عليه وسلم فقال : (ما بال دعوى جاهلية ) . قالوا : يا رسول الله ، كسع رجل من المهاجرين رجلا من الأنصار ، فقال : (دعوها فإنها منتنة)</p>
<p><em>“Suatu ketika di Gaza, (sebuah pasukan) ada seorang dari suku Muhajirin mendorong seorang lelaki dari suku Anshar. Orang Anshar tadi pun berteriak: ‘Wahai orang Anshar (ayo berpihak padaku).’ Orang muhajirin tersebut pun berteriak: ‘Wahai orang muhajirin (ayo berpihak padaku)’. Rasulullah </em><em>shallallahu ‘alaihi wa sallam pun mendengar kejadian tersebut, beliau bersabda: ‘Pada diri kalian masih terdapat seruan-seruan Jahiliyyah.’ Mereka berkata: ‘Wahai Rasulullah, seorang muhajirin telah mendorong seorang dari suku Anshar.’ Beliau bersabda: ‘Tinggalkan sikap yang demikian karena yang demikian adalah perbuatan busuk.’”</em> (HR. Al Bukhari no.4905)</p>
<p>Perhatikan dengan baik hadits yang mulia ini. Muhajirin dan Anshar adalah dua kaum yang mulia yang dipuji oleh Allah <em>Ta’ala</em>. Namun tatkala mereka menyerukan fanatisme kesukuan, Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> menyatakan bahwa sikap tersebut adalah perangai Jahiliyah. Bagaimana lagi dengan kita?<!--more--></p>
<p><strong>Jangan Berpecah Belah</strong></p>
<p>Perpecahan umat Islam adalah sesuatu yang tercela dalam Islam. Allah Ta’ala berfirman:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic;">وَلَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ تَفَرَّقُوا وَاخْتَلَفُوا مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَهُمُ الْبَيِّنَاتُ وَأُولَٰئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ</p>
<p><em>“Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat.”</em> (Qs. Al Imran: 104)</p>
<p>Dan sebaliknya, Islam memerintahkan ummat-Nya untuk bersatu padu. Perintah untuk bersatu ini ditujukan kepada setiap Muslim di seluruh dunia, tidak hanya antar ummat Muslim di satu negara saja. Allah Ta’ala berfirman:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic;">يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا</p>
<p><em>“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam. Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai.”</em> (Qs. Al Imran: 102-103)</p>
<p>Dalam ayat di atas, jelas sekali bahwa perintah untuk bersatu ditujukan untuk setiap Muslim.</p>
<p>Bahkan, perpecahan diantara umat Islam adalah sumber malapetaka dan bencana. Sebagaimana dikabarkan oleh Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic;">لا تختلفوا ، فإن من كان قبلكم اختلفوا فهلكوا</p>
<p><em>“Janganlah kalian berselisih! Sesungguhnya kaum sebelum kalian telah berselisih lalu mereka binasa.”</em> (HR. Bukhari no. 2410)</p>
<p>Oleh karena itu, perselisihan antar umat Islam baik yang satu negara ataupun berbeda negara adalah sumber kebinasaan. Maka, bersatulah wahai kaum muslimin di negara manapun engkau berada!</p>
<p><strong>Muslim Itu Bersaudara</strong></p>
<p>Seorang muslim mempersembahkan cintanya yang paling besar dan yang paling tulus kepada Allah Ta’ala. Cinta ini tidak boleh pupus oleh cinta lain. Cinta kepada Allah tidak boleh ditenggelamkan oleh cinta seseorang kepada keluarganya, bahkan kepada kedua orang tuanya. Konsekuensinya, siapapun yang mencintai Allah Ta’ala, berhak untuk kita cintai. Sebaliknya, siapapun yang mendurhakai Allah Ta’ala, layak untuk kita benci. Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic;">من أحب لله ، وأبغض لله ، وأعطى لله ، ومنع لله ، فقد استكمل الإيمان</p>
<p><em>“Orang yang mencintai sesuatu karena Allah, membenci sesuatu karena Allah, memberi sesuatu karena Allah, melarang sesuatu karena Allah, telah sempurna imannya.”</em> (HR. Abu Daud no. 4681, di-shahih-kan Al Albani di Shahih Sunan Abi Daud)</p>
<p>Rasa cinta kepada Allah inilah yang mengikat setiap muslim dalam lingkar persaudaraan yang mulia. Allah Ta’ala berfirman:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic;">إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ</p>
<p><em>“Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Maka, damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu!”</em> (Qs. Al Hujurat: 10)</p>
<p>Oleh karena itu, wahai kaum muslimin, berbuat baiklah kepada sesama muslim layaknya saudara!</p>
<p>Apakah seseorang akan membenci saudaranya? Apakah ia akan menjauhi saudaranya? Apakah ia akan menghina saudaranya? Apakah ia akan menzhalimi saudaranya? Sama sekali tidak. Maka demikianlah sepatutnya seorang muslim.</p>
<p>Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic;">لا تحاسدوا . ولا تناجشوا ، ولا تباغضوا ، ولا تدابروا ، ولا يبع بعضكم على بيع بعض . وكونوا ، عباد الله ! إخوانا . المسلم أخو المسلم . لا يظلمه ، ولا يخذله ، ولا يحقره</p>
<p><em>“Jangan kalian saling hasad! Jangan saling mencurangi! Jangan saling membenci! Jangan saling menjauhi! jangan kalian menawar barang yang sedang ditawar orang lain! Jadilah kalian hamba Allah yang saling bersaudara! Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain. Tidak boleh menzhaliminya, tidak boleh membohonginya dan tidak boleh menghinanya.”</em> (HR. Muslim no.2564)</p>
<p><strong>Berlombalah Dalam Kebaikan, Bukan Dalam Maksiat</strong></p>
<p>Miris rasanya melihat umat muslim berselisih, bertengkar dan berseteru disebabkan rasa iri dan dengki dalam kemaksiatan. Mereka membangga-banggakan diri atas perkara maksiat dan saling dengki satu sama lain.</p>
<p>Contohnya, mereka berseteru karena musik. Padahal Allah Ta’ala tidak ridha terhadap hal tersebut. Allah berfirman:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic;">وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَشْتَرِي لَهْوَ الْحَدِيثِ لِيُضِلَّ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ</p>
<p><em>“Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan lahwal hadits untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah.”</em> (Qs. Luqman: 6)</p>
<p>Sebagian ahli tafsir, juga sahabat yang mulia, Ibnu Mas’ud <em>radhiallahu ‘anhu</em> menjelaskan bahwa yang dimaksud lahwal hadits di dalam ayat ini adalah nyanyian.</p>
<p>Rasul kita <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> juga pernah bersabda:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic;">ليكونن من أمتي أقوام ، يستحلون الحر والحرير ، والخمر والمعازف</p>
<p><em>“Akan ada beberapa kaum dari ummatku yang menghalalkan zina dan sutra, serta khamr dan alat musik.”</em> (HR. Bukhari no.5590)</p>
<p>Hadits ini jelas menunjukkan keharaman musik. Dan beliau  <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> tidak ridha terhadapnya. Jika Allah Ta’ala dan Rasul-Nya tidak ridha, mengapa kita malah mencintainya? Dan malah berbangga-bangga dengannya?</p>
<p>Wanita yang memamerkan aurat mereka, kemudian berlenggak-lenggok gemulai di depan orang banyak, sungguh mereka telah bermaksiat kepada Allah Ta’ala. Namun hal ini malah dijadikan kebanggaan dan menjadi sebab pertikaian?</p>
<p>Relakah anda jika wanita-wanita tersebut adalah saudara anda, istri anda, atau anak anda? Relakah anda jika mereka kelak akan menjadi wanita-wanita yang mendapat siksaan yang sangat pedih di neraka? Sebagaimana sabda Rasul kita <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic;">صنفان من أهل النار لم أرهما . قوم معهم سياط كأذناب البقر يضربون بها الناس . ونساء كاسيات عاريات مميلات مائلات . رؤوسهن كأسنمة البخت المائلة . لا يدخلن الجنة ولا يجدن ريحها . وإن ريحها لتوجد من مسيرة كذا وكذا</p>
<p><em>“Ada dua jenis manusia penghuni neraka yang aku belum pernah melihat sebelumnya. Yang pertama yaitu orang yang memiliki cambuk seperti ekor sapi, mereka mencambuki orang lain. Yang kedua yaitu wanita yang berpakaian namun sebenarnya telanjang, mereka berjalan berlenggak-lenggok. Kepala mereka seperti punuk unta yang bergoyang. Mereka tidak masuk surga, bahkan tidak mencium wanginya surga. Padahal wanginya surga dapat tercium dari jarah yang sangat jauh.”</em> (HR. Muslim no. 2128)</p>
<p>Wahai kaum muslimin, buktikan cintamu kepada Allah! Berhentilah berbangga dan berlomba dalam hal yang tidak diridhai Allah Ta’ala! Berlombalah dalam kebaikan dan ketaqwaan! Bukankah anda pernah mendengar firman Allah Ta’ala:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic;">إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ</p>
<p><em>“Sungguh, yang paling mulia diantara kalian di sisi Allah adalah yang paling bertaqwa.”</em> (Qs. Al Hujurat: 13)</p>
<p>Maka irilah kepada saudaramu yang hafal Al Qur’an, irilah kepada saudaramu yang paham ilmu agama, irilah pada saudaramu yang giat beribadah, irilah pada saudaramu yang zuhud dan qanaah. Berusahalah menandingi mereka dalam hal tersebut. Irilah jika ada negeri lain yang masyarakatnya lebih shalih, dan berusahalah menjadikan negeri kita ini lebih shalih dari negeri tersebut.</p>
<p><strong>Benarkah Nasionalisme Bagian Dari Iman?</strong></p>
<p>Pada sebuah kesempatan, Syaikh Abdullah bin Abdul Aziz Al ‘Uqail rahimahullah, seorang ulama besar dari Unaizah (salah satu daerah di negeri Saudi Arabia-ed), ditanya:<br />
<em>Bagaimana dengan ungkapan yang banyak tersebar di masyarakat, yaitu: حب الوطن من الإيمان “Cinta tanah air adalah bagian dari iman.” Apakah ungkapan ini adalah sebuah hadits yang shahih?</em></p>
<p>Syaikh Abdullah bin Abdul Aziz Al ‘Uqail <em>rahimahullah</em>, menjawab:<br />
Al Ajluni dalam kitab <em>Kasyful Khafa</em> berkata: <em>“Hadits ini dikatakan oleh As Shaghani sebagai hadits maudhu (palsu).”</em> Al Ajluni juga berkata dalam kitab <em>Al Maqashid</em>: <em>“Aku tidak ragu bahwa hadits ini palsu, namun maknanya benar.” </em>Pernyataan Al Ajluni yang menyatakan bahwa makna hadits ini benar disanggah oleh Al Qaari, ia berkata: <em>“Pernyataan ini sungguh aneh. Karena antara cinta tanah air dengan keimanan sama sekali tidak ada kaitannya.”</em> Kemudian Al Qaari berdalil dengan ayat:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic;">وَلَوْ أَنَّا كَتَبْنَا عَلَيْهِمْ أَنِ اقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ أَوِ اخْرُجُوا مِنْ دِيَارِكُمْ مَا فَعَلُوهُ إِلَّا قَلِيلٌ مِنْهُمْ ۖ</p>
<p><em>“Seandainya Allah memerintahkan mereka untuk membunuh diri mereka atau memerintahkan mereka untuk keluar dari negerinya, maka mereka tidak akan patuh, kecuali sedikit orang saja.”</em> (Qs. An Nisa: 66)</p>
<p>Ayat ini dalil bahwa mereka mencintai negeri mereka padahal mereka tidak memiliki iman karena yang dimaksud ‘mereka’ dalam ayat ini adalah orang-orang munafik (orang yang mengaku iman di lisan namun tidak dihatinya, pent).</p>
<p>Akan tetapi, sebagian ulama menyanggah Al Qaari dengan menyatakan bahwa yang dimaksud hadits ini bukanlah orang yang cinta tanah air itu pasti beriman. Melainkan maksudnya adalah bahwa ‘cinta kepada tanah air tidak menafikan iman’.</p>
<p>Menurutku, andaikan hadits ini shahih, bisa dibenarkan jika <em>wathon</em> kita artikan sebagai:</p>
<ol>
<li>Surga, karena surga adalah negeri pertama bagi keturunan Adam <em>‘ alaihissalam</em>.</li>
<li>Mekkah, karena Mekkah adalah Ummul Quraa (Ibu kota dari semua kota) dan kiblatnya orang alim.</li>
<li>Negeri yang baik, namun dengan syarat cinta kepada negeri dikarenakan adanya itikad untuk menyambung silaturahim, atau berbuat baik kepada penduduk negeri tersebut, misalnya kepada orang fakir dan anak yatim (bukan karena semangat nasionalisme, pent).</li>
</ol>
<p>Sehingga pemaknaan yang benar adalah tidak menghubungkan adanya cinta tanah air dengan keimanan, juga tidak memutlakkan, namun dimaknai secara umum saja. Perhatikanlah hadits:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic;">حسن العهد من الإيمان، وحب العرب من الإيمان</p>
<p><em>“Menepati janji adalah bagian dari iman dan mencintai bangsa Arab adalah bagian dari iman.”</em></p>
<p>Padahal orang kafir pun ada yang menepati janji dan mencintai bangsa Arab.</p>
<p>[Demikian penjelasan Syaikh Abdullah bin Abdil Aziz Al 'Uqail, dikutip dari <em>Fatawa Mawqiul Islam</em>, fatwa no. 15]</p>
<p>Ulama pakar hadits abad ini, Muhammad Nashiruddin Al Albani <em>rahimahullah</em> berkata dalam <em>Silsilah Ahadits Adh Dhaifah</em>: “Hadits ini adalah hadits palsu. As Shaghani dan ulama yang lain berkata: ‘Makna hadits ini tidak benar. Karena kecintaan kepada tanah air seperti mencintai diri sendiri, mencintai harta, dan semacamnya. Ini semua merupakan sifat-sifat manusiawi sehingga seseorang yang mencintai hal-hal tersebut tidak serta-merta dipuji. Oleh karena itu, mencintai tanah air bukan bagian dari iman. Bukankah anda melihat bahwa semua manusia memiliki sifat ini? Baik yang mu’min maupun yang kafir tanpa terkecuali.’ (<em>Silsilah Ahadits Adh Dhaifah</em>, 36)</p>
<p><strong>Nasionalisme yang Dibenarkan Islam</strong></p>
<p>Dari penjelasan-penjelasan di atas, semoga pembaca dapat memahami bahwa semangat nasionalisme tidak sesuai dengan ajaran Islam karena semangat nasionalisme mendahulukan dan mengutamakan persaudaraan antara orang-orang sebangsa daripada persaudaraan Islam. Semangat <a title="indonesia vs malaysia" href="http://muslim.or.id/manhaj/ketika-dua-negeri-berseteru.html">nasionalisme</a> juga menempatkan kecintaan terhadap tanah air melebihi cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, sehingga ia rela melakukan hal yang bermanfaat bagi negerinya meskipun itu mendurhakai Allah dan Rasul-Nya. Namun cinta tanah air tidak selamanya keliru.</p>
<p>Berbicara tentang cinta tanah air, memang benar bahwa mencintai tanah kelahiran adalah hal yang manusiawi. Sebagaimana Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> pun mencintai tempat kelahiran beliau, Makkah. Sampai-sampai beliau bersabda:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic;">ما أطيبكِ من بلد، وأحبَّكِ إليَّ، ولولا أن قومي أخرجوني منكِ ما سكنتُ غيركِ</p>
<p><em>“Wahai Makkah, tidak ada negeri yang lebih baik dan lebih kucintai dari pada engkau. Andai kaumku tidak mengusirku darimu, aku tidak akan pernah tinggal di negeri lain.”</em> (HR. At Tirmidzi no.3926, di-shahih-kan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi)</p>
<p>Beliau mencintai Makkah bukan karena semata-mata tempat kelahiran, namun karena Makkah adalah negeri kaum muslimin, negeri tauhid yang diwariskan Ibrahim ‘Alahissalam. Oleh karena itu, beliau pun mencintai Madinah, yang juga negeri kaum muslimin, walaupun bukan tempat kelahiran beliau. Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda ketika peristiwa hijrah ke Madinah:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic;">اللهم حبب إلينا المدينة كحبنا مكة أو أشد</p>
<p><em>“Ya Allah, berikanlah kami rasa cinta terhadap Madinah sebagaimana kami mencintai Makkah, atau bahkan cinta yang lebih besar dari itu.”</em> (HR. Bukhari no.6372)</p>
<p>Maka nasionalisme yang benar adalah nasionalisme yang didasari rasa cinta kepada Allah Ta’ala. Yaitu mencintai negeri tempat kelahiran kita yang merupakan negeri kaum muslimin, karena Islam ditegakkan di dalamnya. Syaikh Abdul Aziz bin Baz menjelaskan: “Tanah air dicintai jika ia merupakan negeri kaum muslimin. Setiap orang wajib bersemangat untuk berbuat kebaikan di negerinya, juga di negeri lain yang merupakan negeri kaum muslimin. Setiap orang juga wajib mengusahakan keluarga dan kerabatnya tinggal di negeri kaum muslimin.” (<em>Fatawa Wal Maqalat Mutanawwi’ah</em>, Juz 9, http://www.binbaz.org.sa/mat/2078 )</p>
<p>Selain itu, sebagaimana dijelaskan Syaikh Al Uqail, semangat cinta tanah air dapat dibenarkan jika diniatkan dalam rangka ingin berbuat baik kepada masyarakatnya. Dengan kata lain, ia mencintai negerinya karena orang-orang yang ia sayangi berada di negeri tersebut, dan ia ingin berbuat baik kepada mereka. Karena memang Islam mengajarkan untuk mendahulukan orang-orang terdekat dalam berbuat kebaikan. Allah Ta’ala berfirman:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic;">يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا</p>
<p><em>“Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.”</em> (Qs. At Tahrim: 5)</p>
<p>Allah Ta’ala juga berfirman:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic;">وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيئًاۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَىٰ</p>
<p><em>“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua, karib-kerabat…”</em> (Qs. An Nisa: 36)</p>
<p>Oleh karena itu, kami mengajak kaum muslimin sekalian untuk meninggalkan semangat nasionalisme jahiliyyah dan beralih kepada semangat nasionalisme di dasari rasa cinta kepada Allah Ta’ala. Mari kita bersama membangun negeri kita ini dalam setiap aspek kehidupan, sehingga kaum muslimin kuat dan kokoh. Mari kita dukung program-program pemerintah yang sejalan dengan nilai-nilai Islami, dan mari unggulkan negeri kita ini dalam hal kebaikan dan ketaqwaan. Kemudian, ikatlah persaudaraan yang erat antara kaum muslimin dimana pun berada, selama ia mencintai Allah dan Rasul-Nya. Sungguh persaudaraan karena Allah itu sangat indah.</p>
<p>Mudah-mudahan Allah menjadikan negeri kita ini sebagai negeri yang diridhai-Nya. Semoga pada negeri ini diturunkan rahmah serta keberkahan Allah di dalamnya. Semoga Allah menjadikan penduduknya menjadi orang-orang yang bertaqwa kepada Allah serta bersatu-padu menjalin persaudaraan yang kuat dan kokoh karena-Nya. <em>Wallahul musta’an</em>.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
