<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>ispa &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/ispa/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "ispa"</description>
	<pubDate>Tue, 01 Dec 2009 19:15:02 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Per i Provider inglesi le misure di disconnessione minano la Digital Economy]]></title>
<link>http://yanfry.wordpress.com/2009/11/25/per-i-provider-inglesi-le-misure-di-disconnessione-minano-la-digital-economy/</link>
<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 11:43:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>yanfry</dc:creator>
<guid>http://yanfry.wordpress.com/2009/11/25/per-i-provider-inglesi-le-misure-di-disconnessione-minano-la-digital-economy/</guid>
<description><![CDATA[L&#8217;Associazione degli Internet Services Provider UK (ISPA UK) si oppone alle norme sulle discon]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>L&#8217;Associazione degli Internet Services Provider UK (ISPA UK) si oppone alle norme sulle disconnessioni e dice che ci si dovrebbe concentrare su &#8220;<em>riforme delle licenze dei contenuti per consentire alternative legali ad un prezzo equo</em>&#8220;.</strong></p>
<p><a href="http://www.zeropaid.com/news/87291/uk-isps-concerned-p2p-crackdown-will-undermine-digital-economy/" target="_blank">Zeropaid</a> ci informa che <a href="http://www.ispa.org.uk/" target="_blank">l&#8217;ISPA UK</a> (l&#8217;associazione di settore dei fornitori Internet istituita nel 1995 per favorire la concorrenza, l&#8217;autoregolamentazione e lo sviluppo dell&#8217;industria della Rete) esprime la sua contrarietà ai piani del segretario Lord Mandelson per imporre misure tecniche contro gli accusati di condivisione di contenuti protetti che includono la disconnessione degli utenti dalla rete.</p>
<p>ISPA afferma che tali piani non rafforzano certo la struttura comunicativa della nazione e penalizzano l&#8217;evoluzione del settore internet e dell&#8217;economia digitale.<br />
Il segretario generale Nicholas Lansman afferma che questa normativa <em>farà ben poco per affrontare il problema di fondo</em> e forza gli ISP ad adottare misure tecniche come il filtraggio, inefficaci, costose e difficili da realizzare che potrebbero inoltre avere conseguenze indesiderate, come la limitazione dell&#8217;accesso a servizi legittimi.</p>
<p>Lansman afferma inoltre che il modo migliore per risolvere il problema del File-sharing illegale sia semplicemente offrire ai consumatori valide alternative:<br />
&#8220;<em>Piuttosto che concentrarsi ciecamente sulla giustizia, il governo dovrebbe chiedere ai titolari dei diritti di riformare il quadro delle<br />
licenze in modo che i contenuti legali possano essere distribuiti on-line ai consumatori nel modo che essi stanno chiaramente richiedendo</em>&#8220;<br />
&#8220;<em>ISPA continua a credere fermamente che una riduzione della condivisione di file illegali può essere raggiunta solo se l&#8217;attenzione si rivolge all&#8217;educazione dei consumatori e alla riforma delle licenze dei contenuti per consentire alternative legali ad un prezzo equo</em>&#8220;.</p>
<p>Byez.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Transparenta fondurilor europene in Romania]]></title>
<link>http://sorinplaton.wordpress.com/2009/10/15/transparenta-fondurilor-europene-in-romania/</link>
<pubDate>Thu, 15 Oct 2009 12:34:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>SorinPLATON</dc:creator>
<guid>http://sorinplaton.wordpress.com/2009/10/15/transparenta-fondurilor-europene-in-romania/</guid>
<description><![CDATA[Azi am participat prin invitatia &#8220;Agentiei de Monitorizare a Presei&#8221; la prezentarea rapo]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Azi am participat prin invitatia &#8220;Agentiei de Monitorizare a Presei&#8221; la prezentarea rapo]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pasca Gempa, Penyakit Mengusik Pengungsi]]></title>
<link>http://samanui.wordpress.com/2009/10/11/pasca-gempa-penyakit-mengusik-pengungsi/</link>
<pubDate>Sun, 11 Oct 2009 04:33:45 +0000</pubDate>
<dc:creator>Aulia</dc:creator>
<guid>http://samanui.wordpress.com/2009/10/11/pasca-gempa-penyakit-mengusik-pengungsi/</guid>
<description><![CDATA[Keterbatasan logistik dan buruknya kondisi di tenda pengungsian membuat daya tahan tubuh para korban]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Keterbatasan logistik dan buruknya kondisi di tenda pengungsian membuat daya tahan tubuh para korban]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Batuk Bukanlah Penyakit]]></title>
<link>http://gokimhock.wordpress.com/2009/10/09/batuk-bukanlah-penyakit/</link>
<pubDate>Fri, 09 Oct 2009 01:48:11 +0000</pubDate>
<dc:creator>gokimhock</dc:creator>
<guid>http://gokimhock.wordpress.com/2009/10/09/batuk-bukanlah-penyakit/</guid>
<description><![CDATA[Batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh di saluran pernapasan dan merupakan gejala suatu penyakit]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft" src="http://zulliesikawati.files.wordpress.com/2008/11/batuk.jpg?w=188&#038;h=208" alt="" width="188" height="208" />Batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh di saluran pernapasan dan merupakan gejala suatu penyakit atau reaksi tubuh terhadap iritasi di tenggorokan karena adanya lendir, makanan, debu, asap dan sebagainya.</p>
<p>Batuk terjadi karena rangsangan tertentu, misalnya debu di reseptor batuk (hidung, saluran pernapasan, bahkan telinga). Kemudian reseptor akan mengalirkan lewat syaraf ke pusat batuk yang berada di otak. Di sini akan memberi sinyal kepada otot-otot tubuh untuk mengeluarkan benda asing tadi, hingga terjadilah batuk.<br />
Batuk dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu batuk akut dan batuk kronis, keduanya dikelompokkan berdasarkan waktu.</p>
<p>Batuk akut adalah batuk yang berlangsung kurang dari 14 hari, serta dalam 1 episode. Bila batuk sudah lebih dari 14 hari atau terjadi dalam 3 episode selama 3 bulan berturut-turut, disebut batuk kronis atau batuk kronis berulang.</p>
<p>Batuk kronis berulang yang sering menyerang anak-anak adalah karena asma, tuberkolosis (TB), dan pertusis (batuk rejan/batuk 100 hari). Pertusis adalah batuk kronis yang disebabkan oleh kuman Bordetella pertussis. Pertussis dapat dicegah dengan imunisasi DPT.<br />
Ada beberapa macam penyebab batuk :</p>
<ol>
<li> Umumnya disebabkan oleh infeksi di saluran pernapasan bagian atas yang merupakan gejala flu.</li>
<li>Infeksi saluran pernapasan bagian atas (ISPA).</li>
<li>Alergi</li>
<li>Asma atau tuberculosis</li>
<li>Benda asing yang masuk kedalam saluran napas</li>
<li>Tersedak akibat minum susu</li>
<li>Menghirup asap rokok dari orang sekitar</li>
<li>Batuk Psikogenik. Batuk ini banyak diakibatkan karena masalah emosi dan psikologis.</li>
</ol>
<p><em>copas : wikipedia</em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[asuhan keperawatan]]></title>
<link>http://engkongnicku.wordpress.com/2009/10/05/asuhan-keperawatan/</link>
<pubDate>Mon, 05 Oct 2009 05:03:29 +0000</pubDate>
<dc:creator>engkongnicku</dc:creator>
<guid>http://engkongnicku.wordpress.com/2009/10/05/asuhan-keperawatan/</guid>
<description><![CDATA[Infeksi saluran napas atas dalam bahasa Indonesia juga di kenal sebagai ISPA (Infeksi Saluran naPas ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Infeksi saluran napas atas dalam bahasa Indonesia juga di kenal sebagai ISPA (Infeksi Saluran naPas Atas) atau URI dalam bahasa Inggris adalah penyakit infeksi akut yang melibatkan organ saluran pernapasan, hidung, sinus, faring, atau laring.<br />
Daftar isi<br />
[sembunyikan]<br />
•	1 Tanda dan gejala<br />
•	2 Terapi<br />
•	3 Baca Juga<br />
•	4 Pranala luar</p>
<p>[sunting] Tanda dan gejala<br />
Yang termasuk gejala dari ISPA adalah badan pegal pegal (myalgia), beringus (rhinorrhea), batuk, sakit kepala, sakit pada tengorokan.<br />
Penyebab terjadinya ISPA adalah virus, bakteri dan jamur. Kebanyakan adalah virus. Diagnosis yang termasuk dalam keadaan ini adalah, rhinitis, sinusitis, faringitis, tosilitis dan laryngitis.<br />
[sunting] Terapi<br />
Terapi yg diberikan pada penyakit ini biasanya pemberian antibiotik walaupun kebanyakan ISPA disebabkan oleh virus yang dapat sembuh dengan sendirinya tanpa pemberian obat obatan terapeutik, pemberian antibiotik dapat mempercepat penyembuhan penyakit ini dibandingkan hanya pemberian obat obatan symptomatic, selain itu dengan pemberian antibiotik dapat mencegah terjadinya infeksi lanjutan dari bakterial, pemberian, pemilihan antibiotik pada penyakit ini harus diperhatikan dengan baik agar tidak terjadi resistensi kuman/baterial di kemudian hari. Namun pada penyakit ISPA yg sudah berlanjut dengan gejala dahak dan ingus yg sudah menjadi hijau, pemberian antibiotik merupakan keharusan karena dengan gejala tersebut membuktikan sudah ada bakteri yg terlibat.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[SharePoint User Gruppe Nürnberg hat neuen Leiter]]></title>
<link>http://controllingthemes.wordpress.com/2009/10/02/sharepoint-user-gruppe-nurnberg-hat-neuen-leiter/</link>
<pubDate>Fri, 02 Oct 2009 18:07:41 +0000</pubDate>
<dc:creator>Sebastian Gerling</dc:creator>
<guid>http://controllingthemes.wordpress.com/2009/10/02/sharepoint-user-gruppe-nurnberg-hat-neuen-leiter/</guid>
<description><![CDATA[Wie in meinem letzten Posting geschrieben arbeite ich seit dem 01.10.2009 in München bei der Firma L]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="margin-left:1pt;"><img src="http://controllingthemes.files.wordpress.com/2009/09/091209_1808_sharepointu1.png" alt="" align="left" />Wie in meinem letzten Posting geschrieben arbeite ich seit dem 01.10.2009 in München bei der Firma Logica. Mit dem Wechsel des Arbeits- und Wohnortes geht aber auch einher, dass es mir nicht mehr möglich sein wird, die <a href="http://controllingthemes.wordpress.com/category/sharepoint/user-group-nurnberg/">Nürnberger SharePoint User Gruppe</a> zu leiten. Ich habe deshalb die Leitung an meinen Kollegen <a href="https://www.xing.com/profile/Gunther_Tutein">Gunther Tutein</a> übergeben, der sich in Zukunft um die Organisation und Kommunikation sowie alle weitere Dinge rund um die <a href="http://controllingthemes.wordpress.com/category/sharepoint/user-group-nurnberg/">User Gruppe</a> kümmern wird. Ich bin mir sicher, dass Gunther die User Gruppe genauso gut, wenn nicht sogar besser leiten wird als ich das bisher getan habe.</p>
<p>Ich werde mich in Zukunft sicher das ein oder andere Mal wieder zur <a href="http://controllingthemes.wordpress.com/category/sharepoint/user-group-nurnberg/">Nürnberger SharePoint Gruppe</a> verirren, werde mich aber definitiv häufig in der Münchner User Gruppe sehen lassen. Auf jeden Fall wünsche ich allen Bekannten und Kollegen aus der Nürnberger User Gruppe alles Gute auch mit SharePoint 2010&#8230;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[ Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) dan Etiologinya]]></title>
<link>http://puskesmasbatua.wordpress.com/2009/10/01/infeksi-saluran-pernafasan-akut-ispa-dan-etiologinya/</link>
<pubDate>Thu, 01 Oct 2009 19:31:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>puskesmasbatua</dc:creator>
<guid>http://puskesmasbatua.wordpress.com/2009/10/01/infeksi-saluran-pernafasan-akut-ispa-dan-etiologinya/</guid>
<description><![CDATA[A. Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) dan Etiologinya Istilah ISPA yang merupakan singkatan dari]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><ol>
<li><strong>A. </strong><strong> Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) dan Etiologinya</strong></li>
</ol>
<p>Istilah ISPA yang merupakan singkatan dari infeksi saluran pernafasan akut mulai diperkenalkan pada tahun 1984 setelah dibahas dalam lokarya Nasional ISPA di cipanas. Istilah ini merupakan padanan istilah inggris <a href="http://infopuskesmas.com/kebiasaan-merokok-dalam-rumah-berpengaruh-dengan-penyakit-ispa-pada-balita.htlm."><em>Accute Respiratori Infection</em></a> disingkat ARI.</p>
<p>Penyakit ISPA merupakan suatu penyakit infeksi saluran pernafasan akut yang mengandung tiga unsure yaitu infeksi, saluran pernafasan dan akut (depkes RI 20007)</p>
<p>Infeksi adalah masuknya kuman atau mikroorganisme kedalam tubuh manusia dan berkembang biak sehingga menimbulkan gejala penyakit (Depkes RI 1996)</p>
<p>Saluran p[ernafasan adalah organ yang mulai hidung hingga alveoli beserta organ adneksanya seperti sinus – sinus , telinga tengah dan pleura. Dengan demikian ISPA secara anatomis mencakup saluran pernafasan bagian bawah ( termasuk jaringan paru-paru ) dan organ adneksa saluran pernafasan. Dengan batasan ini maka jaringan paru termasuk dalam saluran pernafasan (<em>repiratori Tract</em>) (Depkes RI, 1996)</p>
<p>Infeksi akut adalah infeksi yang berlangsung sampai dengan 14 hari. Batasan 14 hari ini diambil untuk  menunjukkan proses akut meskipun untuk beberapa penyakit yang dapat digolongkan dalam  ISPA proses ini dapat berlangsung lebih dari 14 hari saja (Depkes RI, 1996).</p>
<ol>
<li><strong>B. </strong><strong>Klasifikasi ISPA</strong></li>
</ol>
<p>Menurut Depkes RI (1988) dalam Samuel titaley (1995), nfeksi saluran pernafasan akut (ISPA) terdiri dari sekelompok kondisi klinik dengan etiologi dan perjalanan klinik yang berbeda, dan dapat diklasifikasikan sebagaimana tercantum di bawah ini :</p>
<ol>
<li>Klasifikasi berdasrkan lokasi anatomic
<ol>
<li>Infeksi Saluran Pernafasan Akut bagian atas adalah infeksi akut yang menyerang hidung sampai epiglottis dengan organ adnesanya, seperti rhinitis akut, faringitis akut, dan sebagainya.</li>
<li>Infeksi saluran pernafasan Akut Bagian Bawah</li>
</ol>
</li>
</ol>
<p>Dinamakan sesuai dengan organ epiglottis sampai alveoli paru misanya trakeatis, bronkiolitis, pneumonia dan lain-lain</p>
<ol>
<li>Klasifikasi berdasarkan Etiologi</li>
</ol>
<p>Panyakit ISPA adalah beberapa golongan besar kuman yang jumlahya lebih dari 300 virus, bakteri dan riketsia. Virus penyebab ISPA antara lain golongan <em>miksovirus </em>(termasuk didalamnya virus influenza dan virus campak) <em>adenovirus, koronafirus, mikoplasma,herpesvirus dan lain-lain. </em>Bakteri  penyebab ISPA  misalnya Streptokokus, stfilokokus, pneumonokokus, hemofilus bordetela dan korinebakterium</p>
<ol>
<li>Klasifikasi berdasarkan derajat penyakit
<ol>
<li>ISPA Ringan : Penatalaksanaan cukup dengan tindakan penunjang, tampa pengobatan antimikroba.</li>
<li>ISPA sedang : Penatalaksanaanya memerlukan pengobatan dengan anti mikroba, tetapi tidak perlu dirawat inap</li>
<li>ISPA  Berat  : kasus ISPA yang harus dirawat di rumah sakit atau puskesmas</li>
<li>Tanda dan gejala ISPA</li>
</ol>
</li>
</ol>
<p>Seorang anak yang menderita ISPA bias menunjukkan bermacam-macam tanda dan gejala seperti batuk, bersin, serak, sakit tenggorokan, sakit telinga, keluar cairan dari telinga, sesak nafas, pernafasan yang cepat, nafas yang berbunyi, penarikan dada ke dalam , bias mual, muntah, tak mau makan, badan lemah dan sebagainya</p>
<ol>
<li>Tanda dan gejala ISPA ringan</li>
</ol>
<p><!--more-->Seorang anak dinyatakan menderita ISPA ringan jika ditemikan gejala-gejala dibawah ini :</p>
<ol>
<li>Batuk</li>
<li>Serak, yaitu anak bersuara parau pada waktu mengeluarkan suara (misalnya pada waktu berbicara atau menangis)</li>
<li>Pilek yaitu mengeluarkan lender/ingus dari hidung</li>
<li>Panas atau demam, suhu badan lebih dari 37˚ C jika dahi anak diraba dengan punggung tangan terasa panas</li>
<li>Tanda dan gejala ISPA sedang
<ol>
<li>Pernafasan lebih dari 50 kali permenit pada anak yang ber umur kurang dari 1 tahun atau lebih dari 40 kali permenit pada anak yang berumur 1 tahun atau lebih.</li>
<li>Suhu lebih dari 39˚ c (diukur dengan thermometer)</li>
<li>Tenggorokan berwarna merah</li>
<li>Timbul bercak-bercak pada kulit menyerupai bercak campak</li>
<li>Telingga sakit atau mengeluarkan nanah dari lubang telinga</li>
<li>Pernafasan berbunyi seperti mengorok  (mendengkur)</li>
<li>Pernafasan berbunyi menciut-ciut</li>
</ol>
</li>
</ol>
<p>Dari gejala-gejala ISPA sedang perlu hati-hati karena jika menderita ISPA ringan sedangkan ia mengami ;</p>
<ol>
<li>Panas badanya lebih dari 39˚ c</li>
<li>Gizinya kurang</li>
<li>Umurnya 4 bulan atau kurang</li>
</ol>
<p>Maka anak tersebut tergolong dalam ISPA sedang</p>
<ol>
<li>Tanda dan gejala ISPA berat</li>
</ol>
<p>Jika dijumpai gejala –gejala ISPA ringan atau sedang disertai satu atau lebih gejala-gejala berikut ini .</p>
<ol>
<li>Bibir atau kulit membiru</li>
<li>Lubang hidung kembang kempis (dengan cukup lebar) pada waktu bernafas, anak tidak sadar atau  kesadaran menurung.</li>
<li>Sela iga tertarik kedalam pada waktu benafas</li>
<li>Tenggorokan berwarna merah.</li>
</ol>
<p>Dalam lokarya ISPA 1990, ditentukan bahwa program pemberantasan ISPA mempertajam  sasaran hanya kepada penderita pneumonia (Zain,1994) yang selanjutnya mengklasifikasikan ISPA sebagai berikut ;</p>
<ol>
<li>Untuk  usia 0-2 bulan</li>
<li>Peneumonia berat</li>
</ol>
<p>Bila ada tarikan kuat di dinding dada bagian bawah atu nafas cepat yaitu prekuensi nafas 60 kali permenit</p>
<ol>
<li>Bukan pneumonia</li>
</ol>
<p>Dila tidak ada terikan kuat dinding dada bagian bawah dan tidak ada nafas cepat.</p>
<ol>
<li>Anak usia 2 bulan- 5 tahun</li>
</ol>
<p>1)    Pneumonia berat</p>
<p>Ditandai secara klinis oleh sesak nafas, yang dilihat  oleh adanya tarikan dinding dada bagian bawah.</p>
<p>2)    Pneumonia ringan</p>
<p>Ditandai secara klinis oleh adanya nafas cepat yaitu pada usia dua bulan sampai satu tahun, frekuensi nafas sampai 50 kali permenit atau lebih dan pada usia 1-5 tahun tahun 40 kali permenit atau lebih</p>
<p>3)    Bukan pneumonia</p>
<p>Ditandai secara klinis oleh batuk pilek biasa dapat disertai demam tetapi tampa tarikan dinding dada bagian bawah dan tampa nafas cepat.</p>
<ol>
<li><strong>C. </strong><strong>Epidemilogi Penyakit ISPA</strong></li>
</ol>
<p>Epidemilogi berasal dari bahasa yunani (Epi-pada/atah atau tentang, Demos = penduduk atau masyarakat dan logos ilmu ) yang berarti ilmu hal-hal yang terjadi pada penduduk atau rakyat dan digunakan sebagai penyebut yang mempelajari wabah penyakit.</p>
<p>Definisi epidemilogi adalah ilmu yang mempelajari terjadinya penyebaran penyakit serta perkembanganya  pada masyarakat tertentu (Nur Nasry Noor,1991). Pengkajian suatu penyakit berarti juga pengkajian unsure-unsur epidemilogi menyangkut manusia, waktu dan tempat</p>
<p>Untuk dapat memahami masalah penyakit yang sedang dihadapi , termasuk riwayat kejadian penyakit, maka hasil interaksi antar host,agent dan lingkungan perlu mendapr perhatian , mengingat  dengan menelusuri ketiga unsure tersebut secara seksama, akan diperoleh informasi penyakit yang secara sistematis dapat menunjukkan gambaran penyakit  yang bersangkutan sehingga penanggulangan dan pembrantasan penyakit dapat diupayakan secara sistematis pula.</p>
<p>Penyakit ISPA sebagai maslah kesehatan utama yang dihadapi oleh Negara-negara berkembang umunya dan tertama Negara Indonesia khusnya telah mendapat prioritas dalam upaya penanggulangannya, mengingat penyakit tersebut memiliki angka kesakitan dan keamtian yang tertinggi ksusnya dikalangan bayi dan anak-anak, hal ini relevan dengan hasil penelitian kartasamita (1994) trhadap balita di cikutra di kotamadya bandung yang menunjjukkan bahwa insiden paling tinggi pada bayi di usia satu tahun dan insiden menurun dengan bertambahnya umur.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Thurnher will im Falter auf die Webdebatte eingehen #ROFL]]></title>
<link>http://digiom.wordpress.com/2009/09/30/thurnher-will-im-falter-auf-die-webdebatte-eingehen-rofl/</link>
<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 18:51:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>digiom</dc:creator>
<guid>http://digiom.wordpress.com/2009/09/30/thurnher-will-im-falter-auf-die-webdebatte-eingehen-rofl/</guid>
<description><![CDATA[Manchmal stellt man fest, dass es auch so etwas wie ein kollektives Déja-vu gibt: Als Wolfgang Loren]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Manchmal stellt man fest, dass es auch so etwas wie ein kollektives Déja-vu gibt: Als Wolfgang Lorenz vor etwa einem Jahr über das <a href="http://digiom.wordpress.com/2008/11/11/vom-wert-der-mikronischerevolte/">&#8220;Scheiß-Internet&#8221; wetterte</a>, signalisierte der ORF, dass man für Diskussionen offen sei &#8211; jedenfalls nach einer Weile und nachdem einige der <a href="http://digiom.wordpress.com/2008/11/18/mach-mit-arbeite-gratis-fur-den-orf/">gescholtenen jungen Menschen eigeninitiativ den Gegenbeweis</a>, nämlich, dass das Internet nicht Scheiße sei,  antreten wollten.</p>
<p>Was Lorenz von der Warte des öffentlich-rechtlichen Rundfunks aus tat &#8211; nämlich alles, um als Buhmann im Web zu gelten -, das leistete Armin Thurnher seinerseits von der Warte der Printmedien aus. Sein Leitartikel, &#8220;Warum ich mich weigere, dass Internet ernst zu nehmen?&#8221;, regte die Lorenz-erprobte OnlineleserInnenschaft etwas weniger auf und war in der Reaktion adäquater: &#8220;<a href="http://heinz.typepad.com/lostandfound/2008/12/warum-ich-mich-weigere-armin-thurnher-ernst-zu-nehmen-wenn-er-%C3%BCber-das-internet-schreibt.html">Warum ich mich weigere, Armin Thurnher ernst zu nehmen, wenn er über das Internet schreibt,</a>&#8221; entgegnete etwa Heinz Wittenbrink &#8211; ob von Thurner gelesen oder nicht, tut eigentlich nichts zur Sache.</p>
<p>Gestern fand in der Hallen der ÖAW der von der <a href="http://www.ispa.at">ISPA</a> ausgerichtete Internet-Summit stand &#8211; die Keynote von Volker Grassmuck über <a href="http://www.ispa.at/know-how/themen/internetsummit-2009/session-i-rettet-den-content/#c1648">&#8216;Urheberrechte &#8211; Rechte, Grenzen und Chancen im Internet</a>&#8216; war erwartungsgemäß brilliant (im Sinne von: zog den Befürwortern von Netzsperren und Kultur-Flatrate-Gegnern Behauptung um Behauptung unter den Füßen weg &#8211; jedenfalls, wenn diese in der Lage wären, rationalen Argumenten zu folgen). </p>
<p>In der Nachmittagssession konnte ich nicht da sein, was ich sehr bereue, denn ich ahnte schon, dass das herauskommen würde, was die <a href="http://futurezone.orf.at/stories/1628349">Futurezone heute berichtete</a>:</p>
<blockquote><p>Während die Moderatorin Andrea Hammer von der ISPA einen &#8220;realen Druck aus der virtuellen Welt&#8221; verspürt, wenn sie in ihrem Facebook-Account längere Zeit keine Statusmeldungen veröffentlicht, hat Armin Thurnher vom Falter Verlag in seiner Redaktion ganz andere Beobachtungen angestellt. [...] Seine Mitarbeiter würden sich hysterisch und motorisch gestört verhalten, wenn sie Soziale Netzwerke nutzen. Er orte zudem eine Absenz im Dialog, das Fehlen einer direkten Kommunikation und eine Steigerung des Narzissmus, so Thurnher. Aufgrund dieses asozialen Effekts, der schlechten Beispiele in seiner Redaktion, würde er selbst auch niemals ein eigenes Weblog betreiben wollen. &#8220;Web-Medien sind parasitär,&#8221; fuhr Thurnher fort. &#8220;Sie verlassen sich auf alte Medien und recherchieren nicht selbst.&#8221; Journalisten, die Facebook und Twitter nutzten, würden sich ohnehin selbst genug bestrafen.</p></blockquote>
<p>Gerne wäre ich vor Ort gewesen, um bei Thurner persönlich nachzuhaken, aber vor allem auch um darauf hin zu weisen, dass seine Einschätzungen (die man kaum als Argument missdeuten kann) vor allem von  einer inadäquaten Idealisierung von Kommunikationsformen geleitete Vorurteile sind. </p>
<p>Was er als motorische Störungen wahrnimmt, ist vermutliche die kognitive Bindung zwischen Auge, Hand und Bildschirm, die bei der Computernutzung zu beobachten ist. Diese bindet die Aufmerksamkeit, das ist richtig &#8211; ging Thurner etwa am Bildschirm seiner Mitarbeiter vorbei, und war gekränkt, dass diese dem Schirm und nicht ihm Aufmerksamkeit zollten? Wie kann er überhaupt feststellen, dass diese gerade soziale Netzwerke benutzen &#8211; schaut er ihnen von hinten über die Schulter auf den Monitor? Von wegen Sozialverhalten: Ich kenne niemanden, der ein solches Verhalten schätzt &#8211; freilich macht es die an Arbeitsplätzen waltende Hierarchie oft schwierig zum Chef zu sagen, er solle einem bitte nicht dauernd auf den Bildschirm starren.</p>
<p>Und von wegen Narzissmus: Vor ein paar Tagen unterhielt ich mich mit einer Psychologin über Narzissmus, und interessant fand ich ihre Bemerkung, dass Narzissten, die nicht die Aufmerksamkeit bekommen können, die sie sich wünschen, häufig in Hysterie umschlagen. </p>
<p>Mir fehlt die psychologische Fachkenntnis, um dies zu prüfen (und ich halte es für reaktionär und paternalistisch zu sagen: &#8220;Mach du erst mal deine Recherche sauber zu Ende, bevor du auch nur zu irgendwas in diesem Zusammenhang den Mund aufmachst&#8221; &#8211; da Internetskeptiker ja häufig die mangelnde Recherche im Web beanstanden); je nun: Die Projektion von Hysterie auf die eigenen Mitarbeiter, und sowieso von (vermutlich übersteigertem) Narzissmus auf jedeN WeblogbetreiberIn möchte ich vor dem Hintergrund dieses Gesprächs als Wunsch nach mehr Aufmerksamkeit deuten. Ich projiziere hier natürlich auch nur vor mich hin &#8211; immerhin aber nicht auf meine MitarbeiterInnen (die ich sowieso nicht habe), denn auch ein solches öffentliches Vorgehen erscheint mir nicht gerade als ein Zeugnis von ausgeprägtem Sozialsinn und Dialoganliegen. </p>
<p>Besonders ärgerlich finde ich es aber dann, wenn die eigenen, so bescholtenen MitarbeiterInnen herangezogen werden, um dem Pöbel da draußen mitzuteilen, dass man sich eh mit ihm beschäftigen werde. So war eben auf dem Twitteraccount von Ingrid Brodnig (die wir narzisstischen Webhysteriker ja erfolgreich auf die dunkle Seite der Macht hinübergezogen haben &#8211; schön, dass dir Twitter jetzt doch taugt, liebe Ingrid:)</p>
<blockquote><p>Thurnher wird im nächsten Falter auf die Webdebatte eingehen. Wir wollen eine richtige Diskussion führen. Verschiedene Meinungen gewünscht! [<a href="http://twitter.com/brodnig/status/4501737328">Link</a>]</p></blockquote>
<p>Bei solchen Mitteilungen bin ich natürgemäß skeptisch, denn selten ist das mehr als ein öffentlichkeitsgerechtes Lippenbekenntnis; man erinnere sich an die ORF-Geschichte im letzten Jahr. Weiter twitterte Brodnig (in Aktualisierung ihrer Rolle als Falter-Mitarbeiterin):</p>
<blockquote><p>@oma_kazi das ist nicht so schwarzweiß. thurnher hat sicherlich eine andere meinung als die netzcommunity, aber eines muss man schon sagen.. [<a href="http://twitter.com/brodnig/status/4502466206">Link</a>]</p>
<p>@oma_kazi er ist kein feind des internets. im gegenteil: er liest viel online &#38; es ist kein zufall, dass der falter über webthemen schreibt [<a href="http://twitter.com/brodnig/status/4502536687">Link</a>]
</p></blockquote>
<p>Lieber Armin Thurnher, ich hoffe sie zahlen ihren RedakteurInnen für solche vorauseilenden, freiwilligen PR-Einsätze wenigstens etwas. Sie sollten das jedenfalls. Wenn aber einer sagt, er sei kein Feind des Internets, heißt dass in der Regel, dass er kein Freund davon ist (was manche sogar schon als Gegnerschaft interpretieren). </p>
<p>Ich bin sehr gespannt, wie eine offene Diskussion in einem Print-Magazin aussehen wird &#8211; wird es 50 Seiten Leserbriefe geben? Falls Sie hier vorbeikommen (vermutlich nicht): Das Kommentarfeld am Fuße dieses Beitrags (und hunderttausende weitere in der Blogosphäre) steht Ihnen offen. </p>
<p>Erinnern wir uns an die Fortsetzung der Lorenz-Debatte im letzten Jahr. Da ließ dieser doch im <a href="http://digiom.wordpress.com/2008/11/12/notiz-zur-offentlichkeit-im-internet/">Standard-Interview wissen</a>:</p>
<blockquote><p>Wolfgang Lorenz gegenüber etat.at: &#8220;Ich finde das Internet per se überhaupt nicht Scheiße! Aber ich finde es absurd, dass die Jungen jenseits von Mut und Zivilcourage quasi in den elektronischen Underground abtauchen. Das ist Verlust an gesellschaftspolitischer Relevanz.&#8221; </p></blockquote>
<p>Nicht per se Scheiße, kein Feind des Internets: Ich kann jetzt nur hoffen, dass sich nicht wie im letzten Jahr eine freiwillige Truppe von Einsatzhelfern findet, die in vorauseilendem Gehorsam beweisen wollen, dass das Internet doch nicht so voller Narzissten ist. Bitte, Herr Thurnher, nennen Sie mich eine Narzisstin, weil ich diesen kleinen Blog betreibe. Wenn diese Beschimpfung der Preis ist, den man für niederschwellige Meinungsbildung und -äußerung, technologiegestütztes einfaches Auffinden von Neigungs- und Interessengleichen und generell für die Erweiterung der gesellschaftlichen Kommunikationmöglichkeiten zahlen muss, dann bitte: Wir fangen schon mal an, die T-Shirts zu drucken!</p>
<p>Das werden die Besitzstandswahrer aber wieder nicht verstehen. Für diejenigen, die in der Position sind, über solche Dinge zu entscheiden gilt: Bitte, bitte, bitte &#8211; nie wieder Armin Thurnher zu Internet-Panels einladen. Ladet dann doch lieber einen meiner Großonkel ein &#8211; die Vorurteile und Missverständnisse sind vermutlich die gleichen, nur glaubt dann niemand, sie wären kompetent, über das Web zu urteilen.</p>
<p>&#8212;<br />
P.S.: Ich kenne Ingrid Brodnig persönlich und schätze sich sehr &#8211; ich beziehe mich hier nur auf Äußerungen, die ich als ihrer Rolle als Mitarbeiterin des Falters zuzuordnen wahrnehme. Man könnte von hier aus noch ein ganz anders, spannendes Thema aufmachen: Welches Recht haben Arbeitgeber, zumal in der Medienbranche, auf die Persona ihrer MitarbeiterInnen Einfluss zu nehmen? Wir denken an den Fall der <a href="http://voices.washingtonpost.com/ombudsman-blog/2009/09/post_editor_ends_tweets_as_new.html">Washington Post.</a> Ebenso: Wie geht man als MitarbeiterIn mit den impliziten, häufig gar nicht explizierten Erwartungen um, die ein Unternehmen da stellen mag?</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Penyakit di Musim Mudik]]></title>
<link>http://dokterikaf.wordpress.com/2009/09/17/penyakit-di-musim-mudik/</link>
<pubDate>Thu, 17 Sep 2009 14:42:01 +0000</pubDate>
<dc:creator>dokter ika fitriana</dc:creator>
<guid>http://dokterikaf.wordpress.com/2009/09/17/penyakit-di-musim-mudik/</guid>
<description><![CDATA[Lebaran identik dengan pulang kampung. Tak hanya oleh-oleh yang bisa dibawa dari kampung halaman, pe]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><h1><span style="font-weight:normal;font-size:13px;"><em><span style="color:#0000ff;">Lebaran identik dengan pulang kampung</span></em>. Tak hanya oleh-oleh yang bisa dibawa dari kampung halaman, penyakit pun bisa. Apalagi sejak merebaknya kasus akibat  virus baru H1N1 yang bisa berdampak pada kematian, mudik bisa mematikan jika tak waspada. Bayi dan anak kecil punya daya tahan dan kebutuhan yang berbeda dari dewasa.  Mereka berisiko lebih tingi untuk jatuh sakit karena perjalanan jauh. Inilah penyakit langganan di masa mudik. Semoga liburan lebaran 1430 H tetap berkesan. </span></h1>
<p><span style="font-weight:normal;font-size:13px;"><!--more--></span></p>
<p><em><span style="color:#0000ff;">Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)</span></em></p>
<p style="text-align:left;padding-left:30px;">Perjalanan jauh dan banyaknya interaksi dengan orang lain membuat anak rentan terkena infeksi saluran pernapasan akut alias batuk pilek. Kebanyakan batuk pilek disebabkan virus hingga belum perlu antibiotika.</p>
<p style="text-align:left;padding-left:30px;">Meskipun virusnya sama, dampaknya berbeda tergantung usia. Misalnya ibu hanya batuk pilek ringan, sementara bagi anak kecil bisa juga disertai suara serak atau sesak, bahkan berbahaya untuk bayi karena infeksi bisa menyerang paru-paru.</p>
<p style="text-align:left;padding-left:30px;">Pada bayi, gejalanya demam, berbangkis dengan cairan di hidung atau hidung tersumbat. Awasi pula tanda-tanda infeksi telinga karena batuk pilek pada bayi kecil sering berkomplikasi ke organ tersebut. Gejalanya anak rewel gelisah dan sakit pada telinganya.</p>
<p style="text-align:left;padding-left:30px;">Muntah dan diare dapat juga terjadi bersamaan hingga waspadai tanda-tanda kekurangan cairan. Selain itu, bayi kecil lebih mudah terkena infeksi sekunder akibat bakteri, ditandai pilek tak sembuh-sembuh dan ingus menjadi hijau kental. Keluhan berakhir tak sampai satu minggu.</p>
<p style="text-align:left;padding-left:30px;">Orang mengira sumber sumber &#8220;&#62;penularan hanyalah dari percikan ludah saat batuk atau bersin, tetapi penelitian menunjukkan tangan merupakan sumber penularan potensial hingga rajin-rajinlah meminta anak untuk cuci tangan. Meskipun suasana lebaran menyajikan kue-kue lezat dan penganan menggiurkan, pastikan asupan anak Anda tetap cukup gizi untuk menunjang daya tahannya.</p>
<p><span style="color:#0000ff;"><em><span style="font-weight:normal;font-size:13px;">Diare</span></em></span></p>
<p style="padding-left:30px;"><span style="font-weight:normal;font-size:13px;">Penyakit ini bisa terjadi secara cepat baik saat berangkat ataupun dalam perjalanan pulang. Bila tak awas akan tanda-tanda kekurangan cairan, anak bisa jatuh sakit cukup berat. Selain itu, tentu merepotkan bolak balik mencari kamar mandi atau mengganti popok dalam perjalanan yang jauh.</span></p>
<p style="padding-left:30px;">Penyebab diare bisa bakteri, virus, ataupun parasit. Yang paling umum menyebabkan diare perjalanan adalah bakteri <em>E.coli</em>. Kebanyakan diare terjadi tanpa darah dan tanpa demam serta dapat berhenti sendiri dalam 3-5 hari. Jika diare berdarah dengan demam tinggi, atau terlihat tanda kekurangan cairan (misalnya anak rewel, tak mau minum) jangan menunda untuk ke dokter.</p>
<p style="padding-left:30px;">Pemberian obat-obatan anti diare ataupun antibiotik tidaklah disarankan kecuali sudah dikonsultasikan dengan dokter. Yang terpenting adalah memberikan cairan pengganti untuk cegah kekurangan cairan karena hal ini dapat mengancam jiwa.</p>
<h1><span style="font-weight:normal;font-size:13px;"><em><span style="color:#0000ff;">Tipes</span></em> </span></h1>
<h1 style="padding-left:30px;"><span style="font-weight:normal;font-size:13px;">Penyakit yang menular lewat makanan yang tercemar. Gejalanya anak demam makin tinggi, gangguan kesadaran, dan gangguan pencernaan. Hindari dengan melakukan vaksinasi tipes dan menjaga kebersihan selama perjalanan</span></h1>
<h1><span style="font-weight:normal;font-size:13px;"><em><span style="color:#0000ff;">Hepatitis A</span></em></span></h1>
<p style="padding-left:30px;">Penyakit akibat pencemaran makanan ini terutama menyerang liver dan memiliki masa inkubasi yang cukup panjang. Jadi, meski penularan terjadi saat pulang kampung, gejalanya bisa muncul beberapa minggu kemudian. Pencegahan dengan vaksinasi dan menjaga kebersihan.</p>
<h1><span style="font-weight:normal;font-size:13px;"><em><span style="color:#0000ff;">Malaria</span></em></span></h1>
<p style="padding-left:30px;">Meskipun agaknya jarang untuk orang kota, malaria bisa menjadi “oleh-oleh” teutama bila kampung halaman merupakan area yang endemis malaria misalnya Indonesia bagian Timur. Malaria menular lewat gigitan nyamuk <em>Anopheles </em>yang tinggal di daerah rawa, pantai, pelabuhan, dan tepi hutan. Anak merupakan usia rentan terkena malaria berat.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Neuntes Treffen der regionalen User Gruppe ]]></title>
<link>http://controllingthemes.wordpress.com/2009/09/13/neuntes-treffen-der-regionalen-user-gruppe/</link>
<pubDate>Sun, 13 Sep 2009 17:52:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>Sebastian Gerling</dc:creator>
<guid>http://controllingthemes.wordpress.com/2009/09/13/neuntes-treffen-der-regionalen-user-gruppe/</guid>
<description><![CDATA[Am 10.09 fand das neunte Treffen der regionalen SharePoint User Gruppen Nürnberg in den Räumen der S]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="margin-left:1pt;">Am 10.09 fand das neunte Treffen der regionalen <a href="http://controllingthemes.wordpress.com/category/sharepoint/user-group-nurnberg/" target="_blank">SharePoint User Gruppen Nürnberg</a> in den Räumen der Spirit Link Technology in Erlangen statt. Thematisch wurden diesmal die Microsoft Partner Konferenz in Dresden durch Marek Czarzbon vorgestellt. Welche Idee und Wege will Microsoft in Zukunft gehen, was kommt mit 2010? Hauptvortrag des Abends war die Vorstellung des Tools Projekt4Sure der Firma Impuls durch Eveline Kluczewski und Rainer Dümmler.</p>
<p style="margin-left:1pt;"><img src="http://controllingthemes.files.wordpress.com/2009/09/091209_1752_neuntestref1.png" alt="" align="left" /> Besonders die Teilung des Vortrags in die Vorstellung der Lösung und die detaillierte Beschreibung des Entwicklungsprozesses vom SharePoint Designer Prototypen zur Visual Studio Solution kam bei den Zuhörern gut an.</p>
<p style="margin-left:1pt;">Im Anschluss an die Vorträge wurde sich wieder bei Brötchen und Bier über das Thema SharePoint ausgetauscht.</p>
<p style="margin-left:1pt;">Die Folien zu dem Vortrag werden in Kürze hier zur Verfügung stehen</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sekali lagi : tentang Pisang dan hubungannya dengan ISPA]]></title>
<link>http://puskesmassimpangempat.wordpress.com/2009/09/10/sekali-lagi-tentang-pisang-dan-hubungannya-dengan-ispa/</link>
<pubDate>Wed, 09 Sep 2009 16:20:04 +0000</pubDate>
<dc:creator>puskesmassimpangempat</dc:creator>
<guid>http://puskesmassimpangempat.wordpress.com/2009/09/10/sekali-lagi-tentang-pisang-dan-hubungannya-dengan-ispa/</guid>
<description><![CDATA[Pisang mempunyai kandungan gizi sangat baik, antara lain menyediakan energi cukup tinggi dibandingka]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Pisang mempunyai kandungan gizi sangat baik, antara lain menyediakan energi cukup tinggi dibandingka]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA)]]></title>
<link>http://keperawatankita.wordpress.com/2009/09/03/infeksi-saluran-pernafasan-akut-ispa/</link>
<pubDate>Thu, 03 Sep 2009 14:52:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>keperawatankita</dc:creator>
<guid>http://keperawatankita.wordpress.com/2009/09/03/infeksi-saluran-pernafasan-akut-ispa/</guid>
<description><![CDATA[Buat para teman-teman yang ingiin mengetahui mengenai ISPA silahkan baca artikel di bawah ini : Defi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong><i>Buat para teman-teman yang ingiin mengetahui mengenai ISPA silahkan baca artikel di bawah ini :</i></strong></p>
<p><strong><i>Definisi</i></strong></p>
<p>Menurut DepKes RI (1998) Istilah ISPA mengandung 3 unsur, yaitu infeksi, saluran pernafasan, dan akut. Pengertian atau batasan masing-masing unsur adalah sebagai berikut :</p>
<p>a. Yang dimaksud dengan infeksi adalah masuknya kuman atau mikroorganisme ke dalam tubuh manusia dan berkembang biak sehingga menimbulkan gejala penyakit.</p>
<p>b. Yang dimaksud dengan saluran pernafasan adalah organ yang mulai dari hidung hingga alveoli beserta organ adneksanya seperti sinus-sinus, rongga telinga tengah dan pleura. Dengan demikian ISPA secara anatomis mencakup saluran pernafasan bagian atas, saluran pernafasan bagian bawah (termasuk jaringan paru-paru) dan organ adneksa saluran pernafasan. Dengan batasan ini maka jaringan paru termasuk dalam saluran pernafasan (respiratory tract).</p>
<p>c. Yang dimaksud dengan infeksi akut adalah infeksi yang berlangsung sampai dengan 14 hari. Batas 14 hari ini diambil untuk menunjukkan proses akut meskipun untuk beberapa penyakit yang dapat digolongkan dalam ISPA proses ini dapat berlangsung lebih dari 14 hari (DepKes. RI, 1998 : 3 dan 4).</p>
<p><strong>Berdasarkan definisi-definisi di atas, maka dapat disimpulkan bahwa ISPA adalah suatu keadaan dimana kuman penyakit berhasil menyerang alat-alat tubuh yang dipergunakan untuk bernafas yaitu mulai dari hidung, hulu kerongkongan, tenggorokan, batang tenggorokan sampai ke paru-paru, dan berlangsung tidak lebih dari 14 hari.</strong><strong></strong></p>
<p><strong>Etiologi</strong>    <br /><strong>Etiologi ISPA terdiri dari lebih dari 300 jenis penyakit bakteri, virus, dan riketsia. Virus penyebab ISPA antara lain adalah golongan Miksovirus, Adenvirus, Koronavirus, Pikornavirus, Mikoplasma, Herpesvirus dan lain-lain (DepKes.RI, 1998 : 5).</strong></p>
<p><strong><i></i></strong></p>
<p><strong><i>Tanda dan Gejala</i></strong></p>
<p><strong>Tanda dan gejala penyakit infeksi saluran pernafasan dapat berupa :</strong>    <br /><strong>a. Batuk</strong>    <br /><strong>b. Kesulitan bernafas</strong>    <br /><strong>c. Sakit tenggorokan</strong>    <br /><strong>d. Pilek</strong>    <br /><strong>e. Demam</strong>    <br /><strong>f. Sakit kepala</strong>    <br /><strong><i>(DepKes.RI, 1993 : 1)</i></strong></p>
<p><strong><i>Patofisiologi </i></strong></p>
<p><strong></strong></p>
<p><strong>Terjadinya infeksi antara bakteri dan flora normal disaluran nafas. Infeksi oleh bakteri, virus dan jamur dapat merubah pola kolonisasi bakteri. Timbul mekanisme pertahanan pada jalan nafas seperti filtrasi udara inspirasi di rongga hidung, refleksi batuk, refleksi epiglottis, pembersihan mukosilier dan fagositosis. Karena menurunnya daya tahan tubuh penderita maka bakteri pathogen dapat melewati mekanisme sistem pertahanan tersebut Akibatnya terjadi invasi di daerah-daerah saluran pernafasan atas maupun bawah.</strong></p>
<p><b><i></i></b></p>
<p><b><i>Bahaya Infeksi Saluran Pernafasan Akut</i></b></p>
<p>Salah satu bahaya atau akibat terburuk dari ISPA adalah kematian. Berdasarkan data-data dari Departemen Kesehatan maka angka kematian bayi di Indonesia adalah 90,3 per 1.000 kelahiran hidup berarti dari 1.000 bayi yang dilahirkan hidup lebih dari 90 orang di antaranya meninggal sebelum mencapai 1 tahun.   <br />Angka kematian balita di Indonesia adalah 17,8 per 1.000 balita. Berarti dari 1.000 balita yang ada di Indonesia lebih dari 17 orang diantaranya akan meninggal sebelum usia 5 tahun oleh berbagai sebab. Menurut penelitian yang dilakukan tahun 1980, 22,1% sebab kematian bayi di Indonesia adalah akibat ISPA. Sedangkan data tahun 1983 menunjukkan bahwa hampir 40% kematian anak berumur 2 tahun sampai 12 bulan adalah disebabkan oleh ISPA</p>
<p>(DepKes.RI, 1985 : 8).</p>
<p>Sebab keparahan penyakit pada anak yang menderita ISPA adalah :</p>
<p>a. Pertolongan medis yang terlambat :   <br />Banyak anak yang meninggal tidak lama setelah tiba di rumah sakit karena pada waktu itu keadaan mereka sudah payah baru dibawa oleh orang tuanya ke rumah sakit.</p>
<p>b. Kekurangan gizi :   <br />Banyak penderita ISPA yang menderita kekurangan gizi.</p>
<p>c. Adanya penyakit lain :   <br />Banyak anak yang disamping menderita ISPA juga menderita penyakit-penyakit lain pada waktu yang bersamaan.</p>
<p>Bahaya lain dari ISPA adalah terjadinya gangguan pernafasan masa dewasa jika pada usia anak-anak sering mendapat serangan ISPA.</p>
<p>a. Sumbatan pada saluran nafas di paru-paru sehingga sering menderita sesak nafas.</p>
<p>b. Serangan penyakit asma jika mempunyai bakat alergi.</p>
<p>Jelaslah bahwa disamping kematian, ISPA dapat pula berakibat gangguan pernafasan hingga orang tersebut tidak dapat bekerja keras dan bekerja berat, sehingga mungkin dapat menjadi beban masyarakat atau keluarganya.</p>
<p><b></b></p>
<p><b>Pembagian ISPA</b></p>
<p><b></b></p>
<p>a. Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) Bagian Atas</p>
<p>Adalah infeksi-infeksi yang terutama mengenai struktur-struktur saluran nafas disebelah atas laring. Kebanyakan penyakit saluran nafas mengenai bagian atas dan bawah secara bersama-sama atau berurutan, tetapi beberapa di antaranya melibatkan bagian-bagian spesifik saluran nafas secara nyata.   <br />Yang tergolong Infeksi Saluran Nafas Akut (ISPA) bagian atas diantaranya adalah : Nasofaringitis akut (selesma), Faringitis Akut (termasuk Tonsilitis dan Faringotosilitis) dan rhinitis.</p>
<p>b. Infeksi Saluran Pernafasan Bagian Bawah</p>
<p>Adalah infeksi-infeksi yang terutama mengenai struktur-struktur saluran nafas bagian bawah mulai dari laring sampai dengan alveoli. Penyakit-penyakit yang tergolong Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) bagian bawah : Laringitis, Asma Bronchial, Bronchitis akut maupun kronis, Broncho Pneumonia atau Pneumonia (suatu peradangan tidak saja pada jaringan paru tetapi juga pada bonkioli) (Pusdiknakes, 1993 : 105).</p>
<p>Dan menurut Pusdiknakes (1990 : 20) tentang perawatan bayi dan anak ISPA dibagi dalam tiga macam, yaitu :</p>
<p>a. Ringan   <br />Bila timbul batuk tidak mengganggu tidur, dahak encer, tidak ada anoreksia, panas tidak begitu tinggi, misalnya rhinitis, rhinofaringitis.</p>
<p>b. Sedang   <br />Dahak kental, ingus kental, panas tinggi (38oC), anoreksia, sesak, sakit saat menelan, misalnya tonsilofaringitis, laringo traceobronchitis.</p>
<p>c. Berat   <br />Panas tinggi disertai nafas ngorok, stridor, kadang-kadang disertai penurunan kesadaran, misalnya pada pneumonia.</p>
<p><b></b></p>
<p><b>Pengobatan dan Perawatan ISPA Ringan</b></p>
<p>Pengobatan dan perawatan penderita ISPA ringan dilakukan di rumah. Jika anak menderita ISPA ringan maka yang harus dilakukan adalah hal-hal sebagai berikut (DepKes.RI, 1985 : 6 dan 7) :</p>
<p>a. Demam</p>
<p>1) Bila demam dilakukan kompres.</p>
<p>Cara mengompres adalah sebagai berikut :</p>
<p>ü Ambillah secarik kain yang bersih (saputangan atau handuk kecil).</p>
<p>ü Basahi atau rendam kain tersebut dalam air dingin yang bersih atau rendam kain tersebut dalam air dingin yang bersih atau air es, kemudian peras.</p>
<p>ü Letakkan kain di atas kepada atau dahi anak tapi jangan menutupi muka.</p>
<p>ü Jika kain sudah tidak dingin lagi basahi lagi dengan air, kemudian peras lalu letakkan lagi di atas dahi anak.</p>
<p>ü Demikian seterusnya sampai demam berkurang.</p>
<p>2) Berikan obat penurun panas dari golongan parasetamol.</p>
<p>b. Pilek</p>
<p>Jika anak tersumbat hidungnya oleh ingus maka usahakanlah membersihkan hidung yang tersumbat tersebut agar anak dapat bernafas dengan lancar. Membersihkan ingus harus hati-hati agar tidak melukai hidung.</p>
<p>c. Hal-hal lain yang perlu diperhatikan</p>
<p>§ Suruhlah anak beristirahat atau barbaring di tempat tidur.</p>
<p>§ Berikan cukup minum tapi jangan berikan air es atau minuman yang mengandung es. Dapat diberikan teh manis, air buah atau pada bayi dapat diberikan air susu ibu.</p>
<p>§ Berikan makanan yang cukup dan bergizi.</p>
<p>§ Anak jangan dibiarkan terkena hawa dingin atau hawa panas. Pakaian yang ringan hendaknya dikenakan pada anak tersebut.</p>
<p>§ Hindarkanlah orang merokok dekat anak yang sakit dan hindarkan asap dapur atau asap lainnya mengenai anak yang sakit.</p>
<p>§ Perhatikan apakah ada tanda-tanda ISPA sedang atau ISPA berat yang memerlukan bantuan khusus petugas kesehatan.</p>
<p><b></b></p>
<p><b>Pencegahan ISPA</b></p>
<p><b></b></p>
<p>a. Mengusahakan agar anak mempunyai gizi yang baik   <br />b. Mengusahakan kekebalan anak dengan imunisasi    <br />c. Menjaga kebersihan perorangan dan lingkungan    <br />d. Mencegah anak berhubungan dengan penderita ISPA    <br />e. Pengobatan segera</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Einladung zum neunten Treffen der Regionalen SharePoint User Gruppe Nürnberg]]></title>
<link>http://controllingthemes.wordpress.com/2009/09/02/einladung-zum-neunten-treffen-der-regionalen-sharepoint-user-gruppe-nurnberg/</link>
<pubDate>Wed, 02 Sep 2009 10:24:44 +0000</pubDate>
<dc:creator>Sebastian Gerling</dc:creator>
<guid>http://controllingthemes.wordpress.com/2009/09/02/einladung-zum-neunten-treffen-der-regionalen-sharepoint-user-gruppe-nurnberg/</guid>
<description><![CDATA[Ich möchte alle meine Blogleser hiermit gerne zum neunten Treffen der ISPA SharePoint User Gruppe Nü]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Ich möchte alle meine Blogleser hiermit gerne zum neunten Treffen der<a href="http://controllingthemes.wordpress.com/category/sharepoint/user-group-nurnberg/"> ISPA SharePoint User Gruppe</a> Nürnberg einladen. Diesmal konnte ich <a href="https://www.xing.com/profile/Eveline_Kluczewski">Eveline Kluczewski</a> von der impuls Informationsmanagement GmbH gewinnen, die zu den folgenden Themen sprechen wird.</p>
<ul>
<li>Microsoft empfiehlt für die Implementierung von ERP-Systemen (v.a. Dynamics Produkte) eine von ihnen entwickelte Methodik namens Sure Step. impuls hat die Microsoft Dynamics Sure Step-Methodik mit der Projektplattform des Microsoft Office Sharepoint Servers verknüpft und eine umfassende Projektmanagementpattform geschaffen, die allen Projektbeteiligten Zugriff auf aktuelle und relevante Informationen gibt.</li>
<li>Vorstellung der Methodik, der Probleme in der Entwicklung sowie der Lösungswege hin zum fertigen Produkt</li>
</ul>
<p>Im Anschluss an den Vortag gibt es wie immer ein gemütliches Meet &#38; Greet auf dem das Thema SharePoint vertieft werden kann. Der Termin findet am <strong>10.09.2009</strong> bei Spirit Link Technology in Erlangen in der Paul Gordan Str. 13 um 18:00 statt. Für das leibliche Wohl wird gesorgt.</p>
<p>Ich würde mich freuen das eine oder andere neue Gesicht zu sehen.</p>
<p>Weitere Informationen zur <a href="http://controllingthemes.wordpress.com/category/sharepoint/user-group-nurnberg/">ISPA SharePoint User Gruppe</a> und den Termin finden Sie unter <a href="https://www.xing.com/events/9-treffen-regionalen-sharepoint-user-gruppe-nurnberg-390765">Xing</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[South Africa's biggest spammers named..]]></title>
<link>http://mcsavage.wordpress.com/2009/08/27/south-africas-biggest-spammers-named/</link>
<pubDate>Thu, 27 Aug 2009 08:19:09 +0000</pubDate>
<dc:creator>mcsavage</dc:creator>
<guid>http://mcsavage.wordpress.com/2009/08/27/south-africas-biggest-spammers-named/</guid>
<description><![CDATA[Does the name Abelusi Training ring a bell? I see it almost every friggin time i open my inbox and i]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Does the name Abelusi Training ring a bell? I see it almost every friggin time i open my inbox and it comes as no surprise that  it has been named and shamed as South Africa&#8217;s No 1 spammer.</p>
<p>The Internet Service Providers&#8217; Association (ISPA) has released a list of the top spammers in the country called the Hall of Shame and here are the top 5:</p>
<p>1. Abelusi Training Network<br />
2. Dynamic Seminars<br />
3. New Heights 1268<br />
4. PPI Group<br />
5. Bizopp &#8220;Make R1million from an investment of R100k&#8221; Scam</p>
<p>For the rest of the list (there are 17) as well as the top known email address resellers visit <a href="http://mybroadband.co.za/news/General/9331.html" target="_blank"><span style="color:#ffff99;">mybroadband.co.za </span></a></p>
<p>On a seperate, but not entirely unrelated note just open up your connection window and check what your broadband speed is..and then compare it to these.According to <a href="http://www.speedtest.net/" target="_blank"><span style="color:#ccffcc;">Speedtest.net </span></a>, the Republic of Korea has the fastest broadband services with an average downlink speed of 20.84 Mbps while South Africa is ranked 98th worldwide with an average downlink speed of 1.68 Mbps..swak. For the global top 10 quickest broadband services<span style="color:#ffff99;"> </span><a href="http://mybroadband.co.za/news/Broadband/9332.html" target="_blank"><span style="color:#ffff99;">click here</span></a>. </p>
<p>No wonder you have to pause that dodgy video you just downloaded.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[cefixim...]]></title>
<link>http://widiaalina.wordpress.com/2009/08/16/cefixim/</link>
<pubDate>Sun, 16 Aug 2009 15:06:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>widiaalina</dc:creator>
<guid>http://widiaalina.wordpress.com/2009/08/16/cefixim/</guid>
<description><![CDATA[Cefixim…. Ehm…2 minggu yg lalu anakku sakit panas,batuk,pilek…kucoba bertahan utk tdk mambawanya ke ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Cefixim…. Ehm…2 minggu yg lalu anakku sakit panas,batuk,pilek…kucoba bertahan utk tdk mambawanya ke ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kewaspadaan Penyakit akibat Kabut Asap]]></title>
<link>http://puskesmassungkai.wordpress.com/2009/08/13/kewaspadaan-penyakit-akibat-kabut-asap/</link>
<pubDate>Thu, 13 Aug 2009 02:15:18 +0000</pubDate>
<dc:creator>puskesmassungkai</dc:creator>
<guid>http://puskesmassungkai.wordpress.com/2009/08/13/kewaspadaan-penyakit-akibat-kabut-asap/</guid>
<description><![CDATA[Kepala Dinkes Kab.Banjar,drg.H.Toto Medyanto,M.Kes lewat surat tertulis nomor 443.33/412/III/dinkes ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Kepala Dinkes Kab.Banjar,drg.H.Toto Medyanto,M.Kes lewat surat tertulis nomor 443.33/412/III/dinkes ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Treffen der regionalen SharePoint User Gruppe ]]></title>
<link>http://controllingthemes.wordpress.com/2009/08/07/treffen-der-regionalen-sharepoint-user-gruppe/</link>
<pubDate>Fri, 07 Aug 2009 14:02:30 +0000</pubDate>
<dc:creator>Sebastian Gerling</dc:creator>
<guid>http://controllingthemes.wordpress.com/2009/08/07/treffen-der-regionalen-sharepoint-user-gruppe/</guid>
<description><![CDATA[ Am 30.08.2009 war es wieder soweit. Trotz schönstem Sonnenschein trafen sich bei Spirit Link Techno]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p> Am 30.08.2009 war es wieder soweit. Trotz schönstem Sonnenschein trafen sich bei Spirit Link Technology ca. 20 <a href="http://controllingthemes.wordpress.com/category/sharepoint/">SharePoint</a> Interessierte um sich in gemütlicher Atmosphäre Neuigkeiten aus der <a href="http://controllingthemes.wordpress.com/category/sharepoint/">SharePoint</a> Welt anzuhören. Diesmal konnte ich Österreichs führenden Anbieter für K2 Lösungen mit <a href="http://controllingthemes.wordpress.com/category/sharepoint/">SharePoint</a>, die Smartpoint IT Consulting, gewinnen. Dr. Michael Pachlatko sowie seine Mitarbeiter vermittelten in ca. einer Stunde alle wichtigen Rahmeninformationen zum Thema K2. Insbesondere wurden folgende zwei Lösungen vorgestellt:</p>
<ul>
<li>Bildungsportal: Abbildung eines Veranstaltungskatalogs für interne Weiterbildungen in SharePoint und Realisierung des Anmeldeprozesses inkl. Schnittstellen zu SAP</li>
<li>Abbildung des klassischen &#8220;Urlaubsantrages&#8221; und &#8220;Reiseantrages&#8221; incl. Verbuchung in Navision, Aktualisierung Urlaubsstände, Automatischer Eintrag in Abwesenheitskalender</li>
</ul>
<p>Im Anschluss wurden wie immer bei Bier und Häppchen die neusten Informationen rund um das Thema <a href="http://controllingthemes.wordpress.com/category/sharepoint/">SharePoint</a> ausgetauscht.</p>
<p><img src="http://controllingthemes.files.wordpress.com/2009/08/080709_1403_treffenderr1.png" alt="" align="left" />Ich werde im Austausch zu dem Vortrag am 09. September in Wien bei Microsoft einen Vortrag zum Thema <a href="http://controllingthemes.wordpress.com/category/nintex/nintex-workflow-2007/">Nintex Workflow 2007</a> auf der Veranstaltung &#8220;Professionelle &#8220;low cost&#8221; Workflow-Lösungen mit Microsoft <a href="http://controllingthemes.wordpress.com/category/sharepoint/">SharePoint</a>, K2 [blackpoint] und <a href="http://controllingthemes.wordpress.com/category/nintex/nintex-workflow-2007/">NINTEX</a>&#8221; der Smartpoint IT Consulting halten. Ich freue mich darauf, dort viele interessante Gesprächspartner zu treffen.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pasien ISPA di Cawas melonjak]]></title>
<link>http://cawas.wordpress.com/2009/08/07/pasien-ispa-di-cawas-melonjak/</link>
<pubDate>Fri, 07 Aug 2009 02:42:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>d12kt</dc:creator>
<guid>http://cawas.wordpress.com/2009/08/07/pasien-ispa-di-cawas-melonjak/</guid>
<description><![CDATA[Cawas (Espos) Angka atau jumlah kasus infeksi saluran pernapasan atas akut (ISPA) di wilayah kerja P]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Cawas (Espos) Angka atau jumlah kasus infeksi saluran pernapasan atas akut (ISPA) di wilayah kerja P]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Penyakit ISPA meningkat]]></title>
<link>http://puskesmassungkai.wordpress.com/2009/07/31/penyakit-ispa-meningkat/</link>
<pubDate>Fri, 31 Jul 2009 12:04:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>puskesmassungkai</dc:creator>
<guid>http://puskesmassungkai.wordpress.com/2009/07/31/penyakit-ispa-meningkat/</guid>
<description><![CDATA[Dalam beberapa hari ini kunjungan penderita ISPA pada Puskesmas sungkai meningkat drastis.Tidak hany]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Dalam beberapa hari ini kunjungan penderita ISPA pada Puskesmas sungkai meningkat drastis.Tidak hany]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[România trebuie să returneze 25,5 milioane euro din cauza fraudelor cu fondurile de preaderare]]></title>
<link>http://bataiosu.wordpress.com/2009/07/17/romania-trebuie-sa-returneze-255-milioane-euro-din-cauza-fraudelor-cu-fondurile-de-preaderare/</link>
<pubDate>Fri, 17 Jul 2009 06:14:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>bătăiosu</dc:creator>
<guid>http://bataiosu.wordpress.com/2009/07/17/romania-trebuie-sa-returneze-255-milioane-euro-din-cauza-fraudelor-cu-fondurile-de-preaderare/</guid>
<description><![CDATA[România a raportat către CE, în 2008, cel mai mare număr de cazuri de nereguli sau suspiciuni de fra]]></description>
<content:encoded><![CDATA[România a raportat către CE, în 2008, cel mai mare număr de cazuri de nereguli sau suspiciuni de fra]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[300. Blogpost ein Rückblick...]]></title>
<link>http://controllingthemes.wordpress.com/2009/07/15/300-blogpost-ein-ruckblick/</link>
<pubDate>Wed, 15 Jul 2009 16:10:18 +0000</pubDate>
<dc:creator>Sebastian Gerling</dc:creator>
<guid>http://controllingthemes.wordpress.com/2009/07/15/300-blogpost-ein-ruckblick/</guid>
<description><![CDATA[Dies ist der 300. Blogpost, den ich seit dem 13. Februar 2006 schreibe. Aus der anfänglichen Idee ei]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="margin-left:1pt;">Dies ist der 300. Blogpost, den ich seit dem 13. Februar 2006 schreibe. Aus der anfänglichen Idee einen Blog zum Thema Controlling zu schreiben ist mittlerweile ein recht umfänglicher Blog mit dem heutigen Fokus SharePoint geworden.</p>
<p style="margin-left:1pt;">Ich möchte hier ein paar Auszüge posten, die die Entwicklung des Blogs und damit verbunden auch meinen Werdegang aufzeigen.</p>
<p style="margin-left:1pt;"><span style="color:blue;"><strong>Der erste Eintrag:<br />
</strong></span></p>
<p style="margin-left:1pt;"><img src="http://controllingthemes.files.wordpress.com/2009/07/071509_1610_300blogpost1.png?w=501&#038;h=376" alt="" width="501" height="376" /><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;"><br />
</span></p>
<p style="margin-left:1pt;"><span style="color:blue;"><strong>Vortrag zum Thema Controlling an der Uni Bamberg<br />
</strong></span></p>
<p style="margin-left:1pt;"><img src="http://controllingthemes.files.wordpress.com/2009/07/071509_1610_300blogpost2.png?w=501&#038;h=531" alt="" width="501" height="531" /><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;"><br />
</span></p>
<p style="margin-left:1pt;"><span style="color:blue;"><strong>Kontakt mit der harten Projektrealität:<br />
</strong></span></p>
<p style="margin-left:1pt;"><img src="http://controllingthemes.files.wordpress.com/2009/07/071509_1610_300blogpost3.png?w=501&#038;h=423" alt="" width="501" height="423" /><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;"><br />
</span></p>
<p style="margin-left:1pt;"><span style="color:blue;"><strong>Das erste ISPA SharePoint User Group Treffen:<br />
</strong></span></p>
<p style="margin-left:1pt;"><img src="http://controllingthemes.files.wordpress.com/2009/07/071509_1610_300blogpost4.png?w=501&#038;h=684" alt="" width="501" height="684" /><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;"><br />
</span></p>
<p style="margin-left:1pt;"><span style="color:blue;"><strong>Einführung in die KPI Basics:<br />
</strong></span></p>
<p style="margin-left:1pt;"><img src="http://controllingthemes.files.wordpress.com/2009/07/071509_1610_300blogpost5.png?w=503&#038;h=511" alt="" width="503" height="511" /><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;"><br />
</span></p>
<p style="margin-left:1pt;"><span style="color:blue;"><strong>Vortrag auf der ShareConnect 2009:<br />
</strong></span></p>
<p style="margin-left:1pt;"><img src="http://controllingthemes.files.wordpress.com/2009/07/071509_1610_300blogpost6.png?w=501&#038;h=463" alt="" width="501" height="463" /><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;"><br />
</span></p>
<p style="margin-left:1pt;">Es ist mir eine große Freude, hier immer wieder Erfahrungen weitergeben zu können und Feedback zu erhalten. In diesem Sinne:</p>
<p style="margin-left:1pt;"><strong>ES LEBE DAS WEB 2.0!!!<br />
</strong></p>
<p style="margin-left:1pt;"> </p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[HUBUNGAN RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN FREKUENSI KEJADIAN ISPA PADA ANAK USIA 1-2 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PURWODADI KABUPATEN PURWOREJO ]]></title>
<link>http://skripsistikes.wordpress.com/2009/07/15/neww0000010110100kp/</link>
<pubDate>Wed, 15 Jul 2009 05:40:52 +0000</pubDate>
<dc:creator>STIKES SMART</dc:creator>
<guid>http://skripsistikes.wordpress.com/2009/07/15/neww0000010110100kp/</guid>
<description><![CDATA[INTISARI Endang Setyowati Latar Belakang Masalah : ASI merupakan makanan yang terbaik bagi bayi kare]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p align="center"><strong>INTISARI</strong></p>
<p><strong>Endang Setyowati</strong></p>
<p><strong>Latar Belakang Masalah</strong> : ASI merupakan makanan yang terbaik bagi bayi karena kandungannya yang sangat bermanfaat bagi bayi antara lain zat protektif  yang berguna menghambat pertumbuhan kuman dan <em>antibody</em> terhadap penyakit salah satunya penyakit saluran pernafasan (ISPA)yaitu <em>Bronchus Associated Immunocompetent Lymphoid Tissue</em> (BALT), sehingga bayi yang diberi ASI eksklusif selama 6 bulan pertama akan lebih kebal terhadap kuman penyebab penyakit ISPA, jadi bayi yang tidak diberi ASI lebih rentan terhadap kuman penyakit ISPA dibanding bayi yang mendapat ASI.</p>
<p><strong>Tujuan penelitian</strong> ini adalah 1) Diketahuinya hubungan riwayat pemberian ASI eksklusif dengan frekuensi kejadian penyakit ISPA pada anak usia 1-2 tahun diwilayah kerja puskesmas Purwodadi Purworejo. 2) Diketahui riwayat pemberian ASI eksklusif pada anak usia 1-2 tahun, dan diketahui frekuensi kejadian ISPA pada anak usia 1-2 tahun.</p>
<p><strong>Metode Penelitian</strong> : Jenis penelitian ini mengunakan metode diskriptif analitik dengan rancang bangun studi <em>cross sectional</em>. Dalam pengambilan sampel tehnik yang digunakan adalah tehnik <em>purposive sampling </em>yaitu pengambilan sampel sesuai ciri-ciri yang sudah ditentukan dengan jumlah sampel 38 responden. Dan instrumen yang digunakan dalam penelitiaan ini adalah kuesioner yang berjumlah 15 item pertanyaan. Dan analisis data yang digunakan adalah <em>korelasi point biserial </em>yang menghitung 2 variabel yaitu variabel berskala nominal dan interval.</p>
<p><strong>Hasil Penelitian</strong> : Berdasarkan status pemberian ASI anak yang mendapat ASI eksklusif sebanyak 12 anak (31,57%) dan untuk frekuensi kejadian ISPA 29 anak (76,31%) jarang terkena ISPA, sehingga<em> </em>hasil dari perhitungan statistik diperoleh nilai r<sub> hitung </sub>sebesar -0,339 dan nilai r <sub>tabel</sub> (0,05) = 0,325, karena nilai r <sub>hitung</sub> &#62; r <sub>tabe</sub>l yaitu 0,339 &#62; 0,325, sedangkan nilai signifikasi (P) besarnya 0,037 yang dibandingkan dengan nilai α = 5% dimana nilai P &#60; 0,05, sehingga H<sub>0 </sub>ditolak, artinya ada hubungan antara riwayat pemberian ASI eksklusif dengan frekuensi kejadian ISPA. Karena sifat korelasi yang didapat pada r <sub>hitung</sub> negatif, sehingga korelasi ini bersifat negatif artinya, pemberian ASI dengan tambahan makanan pendamping serta kurang dari 6 bulan akan meningkatkan frekuensi kejadian ISPA dan pemberian ASI eksklusif dapat menurunkan frekuensi kejadian ISPA.</p>
<p>Kata kunci : ASI eksklusif, ISPA, <em>cross sectional, purposive sampling, korelasi point biserial,</em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sidang Skripsi]]></title>
<link>http://dianfitrianti.wordpress.com/2009/07/02/sidang-skripsi/</link>
<pubDate>Thu, 02 Jul 2009 03:35:52 +0000</pubDate>
<dc:creator>dianfitrianti</dc:creator>
<guid>http://dianfitrianti.wordpress.com/2009/07/02/sidang-skripsi/</guid>
<description><![CDATA[Hari Sabtu (27 Juni 2009) kemarin, Alhamdulillah saya telah menjalani sidang skripsi yang berjudul ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Hari Sabtu (27 Juni 2009) kemarin, Alhamdulillah saya telah menjalani sidang skripsi yang berjudul &#8220;<strong>Pengembangan Aplikasi Database Pneumonia pada Balita Berbasis Web</strong>&#8220;.  Pengujinya  berasal dari FKM yaitu Pak  Kemal (Pembimbing Akademik) dan Bu Martya (Dosen Dep.Biostatistik dan Ilmu Kependudukan) serta penguji dari luar FKM yaitu Bu Diah (Subdit ISPA, Depkes RI). Suasananya cukup santai tidak terlalu tegang karena mungkin saya memang sudah kenal dengan para pengujinya kecuali Bu Diah.  Tetapi, ibu Diah memang baik dan ramah jadi ketika sidang pun rasanya tidak terlalu deg-degan. Hanya saja saya memang tidak menyiapkan diri secara maksimal untuk menjalani sidang ini sehingga kadang menjawab dengan terbata-bata. Tapi Alhamdulillah semuanya berjalan lancar dan hasil (nilai) sesuai dengan kerja keras selama ini.<!--more--></p>
<p>Selama proses sidang, saya dibantu temanku Ari sebagai operator Powerpoint dan Aplikasi.  Sidangnya bersifat tertutup, tetapi ada ibu mahasiswa S2 yang menonton (ternyata salah ruang, beliau mengira ini sidang tesis).  Tidak ada teman satu peminatan yang menonton, tapi mungkin mereka punya kesibukan sendiri dan harus menyiapkan skripsi mereka yang sebagian besar sidangnya dilakukan minggu depan.  Tetapi, mereka sudah memberikan semangat dan doa.  Itu lebih dari segalanya.</p>
<p>Dalam era desentralisasi saat ini, pemerintah pusat dalam hal ini Depkes RI terkadang kesulitan untuk mengumpulkan data yang berasal dari Kabupaten/Kota.  Kabupaten/kota merasa tidak memiliki kewajiban untuk mengirimkan data ke Pusat sehingga terkadang dengan sikap apatis dari pihak kabupaten/kota menyebabkan distribusi data dari Provinsi ke tingkat Pusat sering mengalami keterlambatan.  Aplikasi yang kami kembangkan sebagai alternatif dari permasalahan tersebut. Diharapkan dengan adanya aplikasi ini akan lebih mempercepat proses pelaporan data serta sebagai database surveilans Pneumonia dari tingkat Kabupaten/kota, provinsi dan Pusat.  selain itu, dengan aplikasi ini diharapkan akan mengurangi duplikasi data yang terjadi pada tiap tingkat pelaporan (Kabupaten/Kota dan Provinsi).  Tak hanya itu, bagi para pengambil kebijakan akan lebih mudah untuk memantau perkembangan data dimana saja dan kapan saja karena aplikasi ini dikembangkan berbasis website.</p>
<p>Server aplikasi ini rencananya akan ditempatkan di pusat (Subdit ISPA) akan tetapi sumber pelaporan datanya dari laporan bulanan program P2 ISPA dari tingkat Kabupaten/Kota.  User yang berasal dari pengelola Program ISPA/Pneumonia Dinkes Kabupaten/Kota dapat mendownload template pelaporan dan kemudian mengupload data program ke aplikasi.  Dinkes Provinsi diberikan kewenangan untuk mengakses aplikasi dan memberikan feed back terhadap data yang dikirimkan Dinkes Kabupaten/kota.</p>
<p>Ada beberapa masukan dari tim penguji terkait dengan masalah program ISPA antara lain bagaimana aplikasi yang kami kembangkan bisa mengakomodir kebutuhan variabel baru yang terkait dengan data logistik serta mekanisme feed back dari level diatasnya.  memang ada beberapa kelemahan dari aplikasi ini terkait dengan variabel yang kurang mengakomodir program karena ide awalnya dirancang sebagai database kasus surveilans ISPA tidak terkait dengan data logistik program.  Untuk proses revisi, ternyata data-data yang saya pakai merupakan data lama dan disarankan untuk memakai data yang bersumber dari data Pusdatin (Pusat Data dan Informasi, Depkes RI) serta data Subdit Surveilans.</p>
<p>Semoga Alloh Azza wa Jalla mempermudah jalan kami&#8230;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Einladung zum achten Treffen der regionalen SharePoint User Gruppe Nürnberg]]></title>
<link>http://controllingthemes.wordpress.com/2009/06/29/einladung-zum-achten-treffen-der-regionalen-sharepoint-user-gruppe-nurnberg/</link>
<pubDate>Mon, 29 Jun 2009 20:20:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>Sebastian Gerling</dc:creator>
<guid>http://controllingthemes.wordpress.com/2009/06/29/einladung-zum-achten-treffen-der-regionalen-sharepoint-user-gruppe-nurnberg/</guid>
<description><![CDATA[Ich möchte alle meine Blogleser hiermit gerne zum achten Treffen der ISPA SharePoint User Gruppe Nür]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Ich möchte alle meine Blogleser hiermit gerne zum achten Treffen der <a href="http://controllingthemes.wordpress.com/category/sharepoint/user-group-nurnberg/">ISPA SharePoint User Gruppe</a> Nürnberg einladen. Diesmal konnte ich einen Referenten aus Österreich, genauer gesagt aus Linz gewinnen, der zu den folgenden Themen sprechen wird.</p>
<ul>
<li>Bildungsportal: Abbildung eines Veranstaltungskatalogs für interne Weiterbildungen in SharePoint und Realisierung des Anmeldeprozesses inkl. Schnittstellen zu SAP</li>
<li>Abbildung des klassischen &#8220;Urlaubsantrages&#8221; und &#8220;Reiseantrages&#8221; incl. Verbuchung in Navision, Aktualisierung Urlaubsstände, Automatischer Eintrag in Abwesenheitskalender</li>
</ul>
<p>Ich würde mich freuen das eine oder andere neue Gesicht zu sehen.</p>
<p><img src="http://controllingthemes.files.wordpress.com/2009/06/062909_2021_einladungzu1.png" alt="" /><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;"><br />
</span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
