<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>jari &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/jari/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "jari"</description>
	<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 17:06:49 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Welcome To Beads Fingers Site :: Selamat Datang Laman Jari-jari Manik]]></title>
<link>http://beadsfingers.wordpress.com/2009/12/04/welcome-to-beads-fingers-site-selamat-datang-laman-jari-jari-manik/</link>
<pubDate>Fri, 04 Dec 2009 15:15:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>beadsfingers</dc:creator>
<guid>http://beadsfingers.wordpress.com/2009/12/04/welcome-to-beads-fingers-site-selamat-datang-laman-jari-jari-manik/</guid>
<description><![CDATA[Good Day, Beads to sew and sell with reasonable and affordable price. Contact us at beadsfingers@gma]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'>
<p>Good Day,</p>
<p>Beads to sew and sell with reasonable and affordable price.</p>
<p>Contact us at beadsfingers@gmail.com</p>
<p>Thank you very much.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kolektor Barang Seni Temukan Jari dan Gigi Galileo]]></title>
<link>http://artlogvb.wordpress.com/2009/11/23/kolektor-barang-seni-temukan-jari-dan-gigi-galileo/</link>
<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 14:02:41 +0000</pubDate>
<dc:creator>artlogvb</dc:creator>
<guid>http://artlogvb.wordpress.com/2009/11/23/kolektor-barang-seni-temukan-jari-dan-gigi-galileo/</guid>
<description><![CDATA[Ruas tulang belakang dan jari yang tersisa telah diawetkan sejak 1737 dalam kondisi seperti mummi di]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Ruas tulang belakang dan jari yang tersisa telah diawetkan sejak 1737 dalam kondisi seperti mummi di beberapa muesum di Florence dan Padua.&#8221;Oleh sebab itu, semua bahan organik yang diserap dari mayat tersebut kini telah diidentifikasi dan diawetkan di tangan yang bertanggung jawab,&#8221; kata museum itu dalam satu pernyataan.&#8221;Dengan dasar pendokumentasian sejarah yang sangat banyak, tak ada keraguan mengenai keaslian semua barang tersebut,&#8221; tambahnya.Semua benda itu akan dipamerkan mulai awal 2010, ketika museum tersebut dibuka kembali setelah kegiatan perbaikan saat ini dan mengubah namanya jadi museum Galileo.Galileo, yang dilahirkan di Pisa pada 1564, dipandang sebagai &#8220;bapak ilmu pengetahuan modern&#8221; karena studinya dalam bidang fisika, matematika dan terutama astronomi.</p>
<p>Semuanya dijual sebagai benda bersejarah yang tak dikenal yang tersimpan di dalam kotak kayu Abad Ke-17, kata muesum tersebut.Selama 95 tahun setelah kematian Galileo, dinas gereja menolak untuk mengizinkan mayatnya dikuburkan di tanah yang disucikan karena temuannya dipandang bertolak belakang dengan ajaran Gereja Katholik.</p>
<p>Kerangkanya kini berada di gereja Santa Croce, Florence, di seberang kuburan Michelangelo.</p>
<p>Bila Anda memiliki komentar terhadap berita di atas, silakan kirim komentar Anda melalui form yang kami sediakan di bawah ini.</p>
<p> Fonte:</p>
<p>http://www.republika.co.id/berita/90893</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Jemari dan Gigi Galileo Ditemukan Kembali]]></title>
<link>http://bintangkita.wordpress.com/2009/11/22/jemari-dan-gigi-galileo-ditemukan-kembali/</link>
<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 17:08:47 +0000</pubDate>
<dc:creator>Nurhamdani Al Basyari</dc:creator>
<guid>http://bintangkita.wordpress.com/2009/11/22/jemari-dan-gigi-galileo-ditemukan-kembali/</guid>
<description><![CDATA[ROMA, Sebanyak dua ruas jari dan sebuah gigi, yang dahulu diambil dari jenazah Galileo Galilei di Ba]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><a href="http://bintangkita.wordpress.com/files/2009/11/jari-galileo.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-92" title="Jari Galileo" src="http://bintangkita.wordpress.com/files/2009/11/jari-galileo.jpg" alt="" width="298" height="225" /></a><strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>ROMA, </strong>Sebanyak dua ruas jari dan sebuah gigi, yang dahulu diambil dari jenazah Galileo Galilei di Basilika Florentina pada abad ke-18 dan telah dinyatakan hilang, kini ditemukan kembali dan akan segera dipamerkan. Demikian dikatakan seorang direktur museum Italia, Jumat (20/11).</p>
<p style="text-align:justify;"><!--more-->Tiga jemari, satu ruang tulang belakang, dan sebuah gigi diambil dari jenazah sang astronom oleh sejumlah penggemarnya di tahun 1737, pada 95 tahun setelah kematiannya. Kala itu, jenazahnya sedang dipindahkan dari tempat penyimpanan ke makam monumen di seberang makam Michaelangelo di Basilika Santa Croce, Florence.</p>
<p style="text-align:justify;">Satu ruas jari diketemukan tak lama setelah insiden itu dan kini menjadi bagian dari koleksi Museum Sejarah Ilmu Pengetahuan di Florence. Ruas tulang belakang yang juga ditemukan disimpan di Universitas Padua. Dulu, Galileo selama bertahun-tahun mengajar di tempat itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun, gigi dan dua jemari dari tangan kanan sang ilmuwan itu—ibu jari dan jari tengahnya—disimpan oleh seorang penggemarnya, seorang <em>marquis </em>Italia, dan kemudian disimpan dalam wadah yang diturunkan dari generasi ke generasi dalam keluarga itu. Hal itu dikatakan Paolo Galluzzi, Direktur Musium Sejarah Ilmu Pengetahuan.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Tapi seiring waktu, generasi mendatang keluarga itu melupakan isi sebenarnya dari wadah itu,&#8221; menurut Galluzzi seraya menjelaskan bahwa kemudian mereka menjualnya. Tahun 1905, relikui-relikui itu telah raib tak berjejak, &#8220;sehingga para ahli berteori bahwa relikui-relikui itu telah hilang selamanya,&#8221; begitulah pernyataan resmi museum itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun, wadah itu baru-baru ini muncul dalam suatu lelang dan dibeli oleh seorang kolektor pribadi yang tertarik pada isi dari wadah meski tak yakin bahwa itu sungguh memuat relikui Galileo.</p>
<p style="text-align:justify;">Sang pembeli akhirnya menghubungi Galluzzi dan pejabat kultur Florence lainnya. Mereka mengacu pada dokumen sejarah secara detail, dan juga dokumen dari keluarga yang selama ini telah memiliki wadah itu. Kemudian disimpulkan bahwa jemari dan gigi itu memang milik Galileo. Demikian dikatakan Direktur Museum.</p>
<p style="text-align:justify;">Semua relikui itu disimpan dalam vas gelas-tiup abad ke-18, yang juga disimpan dalam peti kayu bertatahkan patung sosok kepala Galileo.</p>
<p style="text-align:justify;">Galileo yang meninggal pada tahun 1642 pernah dikecam oleh Vatikan karena menyatakan bahwa Bumi berputar mengelilingi Matahari. Ajaran gereja saat itu berpendapat bahwa Bumi adalah pusat dari jagad raya. Pada awal 1990-an, Paus Yohanes Paulus II merehabilitasi nama Galileo, dan mengakui kesalahan gereja.</p>
<p style="text-align:justify;">Museum Sejarah Ilmu Pengetahuan Florence akan memamerkan jemari dan gigi tersebut pada musim semi mendatang.[<a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2009/11/21/14071066/jemari.dan.gigi.galileo.ditemukan.kembali">via</a>]</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hasil Foto 4D di Rahim – Sang Bayi Beri Tanda “V” dengan Jarinya]]></title>
<link>http://lelosusilo.wordpress.com/2009/11/15/hasil-foto-4d-di-rahim-%e2%80%93-sang-bayi-beri-tanda-%e2%80%9cv%e2%80%9d-dengan-jarinya/</link>
<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 10:46:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>lelosusilo</dc:creator>
<guid>http://lelosusilo.wordpress.com/2009/11/15/hasil-foto-4d-di-rahim-%e2%80%93-sang-bayi-beri-tanda-%e2%80%9cv%e2%80%9d-dengan-jarinya/</guid>
<description><![CDATA[Hasil foto pemindaian 4D pada rahim seorang ibu mengejutkan para dokter di Inggris. Pasalnya, sang b]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft" src="http://harian-global.com/images/stories/09_november/091111_bayi.gif" alt="" width="200" height="137" />Hasil foto pemindaian 4D pada rahim seorang ibu mengejutkan para dokter di Inggris. Pasalnya, sang bayi laki-laki itu menunjukkan tanda V ke arah kamera.</p>
<p style="text-align:justify;">Melansir pemberitaan Daily Mail, Selasa (10/11) disebutkan, sebuah foto hasil scan empat dimensi yang diambil ketika sang bayi itu berusia 27 minggu dalam rahim dengan jelas memperlihatkan bayi itu mengangkat dua jarinya saat menghadap kamera.</p>
<p style="text-align:justify;">Ekspresi sang bayi dalam rahim itu sungguh menarik sehingga seorang ahli sonogram di Royal Preston Hospital, Inggris di mana sang ibu memeriksa kandungannya meminta izin kepada orangtuanya, Owen senior dan Kelly, untuk mereproduksi dan memajang foto tersebut di dinding agar bisa dilihat pasien lain.</p>
<p style="text-align:justify;">Ibu dan ayah sang bayi yang berasal dari Ashton, Preston, Inggris ini mengatakan bahwa mereka belum bisa memastikan apakah si bayi yang kemudian diberi nama Owen Skeffington itu bertindak tidak sopan terhadap mereka atau hanya ingin menunjukkan bahwa dia memiliki dua orang saudari.<!--more--></p>
<p style="text-align:justify;">Untuk diketahui pasangan ini telah dikaruniai sepasang putri kembar yang berusia tiga tahun diberinama Niamh dan Erin.</p>
<p style="text-align:justify;">Berdasarkan sejarah dan legenda popular di Inggris, tanda “V” merupakan isyarat pembangkangan yang pertama kali digunakan pemanah Inggris dan Welsh di Inggris dalam perang 100 tahun melawan Prancis.</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut laporan terakhir, bayi tersebut diberinama Owen Patrick Skeffington dan telah lahir ke dunia dengan selamat. Ayahnya, Owen (34 tahun) dengan bercanda mengatakan, “Untungnya, saat dia keluar pertama kali, dia tidak menunjukkan kedua jarinya itu.gobal</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Menggerakkan Jari Telunjuk]]></title>
<link>http://abdulmujib.wordpress.com/2009/11/03/menggerakkan-jari-telunjuk/</link>
<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 06:52:12 +0000</pubDate>
<dc:creator>abdulmujib</dc:creator>
<guid>http://abdulmujib.wordpress.com/2009/11/03/menggerakkan-jari-telunjuk/</guid>
<description><![CDATA[MENGGERAKKAN JARI TELUNJUK Penulis: Al Ustadz Dzulqarnain Fenomena menggerakan jari telunjuk ketika ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[MENGGERAKKAN JARI TELUNJUK Penulis: Al Ustadz Dzulqarnain Fenomena menggerakan jari telunjuk ketika ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Jari Dan Masalah]]></title>
<link>http://reeleks.wordpress.com/2009/10/22/jari-dan-masalah/</link>
<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 07:22:39 +0000</pubDate>
<dc:creator>reeleks</dc:creator>
<guid>http://reeleks.wordpress.com/2009/10/22/jari-dan-masalah/</guid>
<description><![CDATA[Di sebuah desa, hiduplah seorang pemuda. Usianya belumlah genap 20 tahun. Namun sayang, kehidupannya]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Di sebuah desa, hiduplah seorang pemuda. Usianya belumlah genap 20 tahun. Namun sayang, kehidupannya sangat merana. Selalu saja ada banyak kesulitan yang dihadapinya. Usahanya sering gagal.<br />
Tak banyak yang bisa dilakukannya selain merenungi nasib. Ia bertanya dalam hati, mengapa ada beribu masalah yang selalu ada di sekitarnya.</p>
<p>Suatu ketika, ia mendengar ada seorang bijak yang dapat membantu mengatasi setiap persoalan. Kabarnya, orang tua ini selalu berhasil menolong setiap orang yang datang kepadanya. Sang pemuda pun tertarik untuk datang dan mencari jalan keluar bagi masalah yang di hadapinya. Segera saja di persiapkan bekal untuk melakukan perjalanan menuju ke tempat orang bijak itu berada.</p>
<p>Seharian penuh ia berjalan, hingga sampailah di pinggir hutan. Hari sudah malam, ketika akhirnya ia menemukan rumah yang dicarinya. Setelah mengucapkan salam, masuklah sang pemuda dan bertemu dengan orang yang di harapkan menjadi penolongnya. Mari masuk silahkan duduk, terdengar jawaban dari dalam.<br />
Dengan penuh harap, pemuda itu pun mulai menceritakan masalah yang dihadapinya. Ia berkisah tentang pekerjaannya yang gagal, kawan-kawannya yang memusuhinya, juga semua masalah-masalah lainnya.</p>
<p>Sang orang tua, mendengarkan dengan seksama, bersungguh-sungguh untuk memahami pemuda itu. Setelah beberapa lama, usailah ia menyampaikan semuanya. Lalu, apa yang harus aku lakukan, tanya pemuda, apa yang sebenarnya aku hadapi, dan apa masalahku??</p>
<p>Anak muda, maaf, aku tak bisa sepenuhnya menolongmu. Aku hanya bisa menunjukkanmu suatu hal. Orangtua itu kemudian menuju jendela, dan membukanya lebar-lebat. Di luar sana, tampak langit yang gelap gulita. Lalu, diacungkannya jari telunjuk, seperti menunjuk ke atas, ke arah jendela itu. Nak, lihatlah jari telunjukku, ada berapa jari yang kau lihat?</p>
<p>Pemuda itu segera menjawab, tentu saja, hanya ada satu!?. Kemudian, orangtua itu<br />
berpindah, sambil menutup jendela, dan mengacungkan telunjukknya ke arah dinding. Ia lalu bertanya, Sekarang, ada berapa jari yang kau lihat?? Sang pemuda, tampak memicingkan mata. Tampaklah tangan dan jari telunjuk yang teracung, dengan latar belakang dinding yang putih. Ada bayang-bayang yang tampak disana.</p>
<p>Lihatlah lebih jelas, jatuhkan pandanganmu ke belakang, ada berapa jari yang kau lihat.? Sebentar, aku melihat,? ada satu?.eh, dua jari yang ku lihat.? Bagaimana ini bisa terjadi? Ternyata, dinding yang putih, memberikan nuansa yang berbeda dalam pantulan benda.</p>
<p>Ada fenomena lain yang membuat jari itu tampak tak seperti aslinya.?<br />
Anak muda, itu hanya nuansa bayangan dari jari ku saja. Setiap benda akan terlihat berbayang ganda jika diletakkan pada dasar yang putih. Engkau pun akan melihatnya ganda jika melayangkan pandanganmu jauh ke belakangnya, dan tidak terpaku pada benda itu saja. Dan sama halnya dengan semua masalahmu.</p>
<p>Sesungguhnya, dalam setiap masalah, kadang, bukan pemecahanlah yang harus kita cari. Tapi, kemampuan untuk melihat masalah itulah yang kita perlukan. Kadang kita sering terpaku hanya pada masalah itu-itu saja, tanpa pernah membiarkan kita melihat sisi lainnya.</p>
<p>Cobalah layangkan pandanganmu ke belakang, pada jarak yang berbeda pada setiap masalah, engkau akan menemukan bukan hanya satu, tapi dua atau tiga hal yang terlihat. Anggaplah jari telunjukku sebagai semua masalahmu. Dan dinding itu sebagai pikiranmu. Maka, engkau akan dapat melihat sosok suatu masalah, dengan jelas, pada dinding yang putih, pada pikiran yang jernih. Engkau akan mampu melihat dengan lebih jelas apa yang kau hadapi pada pikiran yang tenang, bukan pada latar yang gelap dan penuh amarah.</p>
<p>Tataplah semua masalahmu itu dalam pandangan jernih, tenang, dan bersih. Teliti setiap sisi persoalan hidupmu, dengan hati yang suci. Susuri dan pahami setiap aral di depanmu, tidak dengan pandangan yang gelap gulita.</p>
<p>Pahami dan maknai semuanya. Saat engkau memahami apa yang sedang kau hadapi, maka engkau akan mudah mengatasinya. Setiap persoalan, mungkin terlihat seperti satu hal saja, namun sesungguhnya hal itu mempunyai sisi lain yang tak terungkap, hingga kita mampu melihatnya dengan pandangan yang jernih.</p>
<p>***</p>
<p>Teman, bisa jadi kita mau mencoba hal ini. Acungkanlah jari kita ke dinding yang putih.<br />
Pandanglah, dengan tatapan jauh ke belakang jari itu. Kita akan menemukan ada pantulan yang berbeda dari jari-jari kita. Kita akan melihat, tak hanya ada satu jari yang terlihat, tapi dua, atau bahkan lebih. Mungkin dalam teori optis, kita akan menemukan penjelasan yang ilmiah dan akademis.</p>
<p>Namun fenomena ini akan mengajarkan kita satu hal:</p>
<p>Suatu masalah, kadang akan tampak lebih jelas kita menatapnya dengan pandangan jernih dan jauh ke belakang.<br />
Allah memang Maha Pencipta. Allah selalu memberikan hikmah dan pelajaran dari setiap apapun yang diciptakan-Nya. Tak terkecuali lewat jari dan pandangan tadi.</p>
<p>Kemampuan kita untuk melihat suatu masalah, akan sangat membantu kita dalam memecahkan masalah itu. Walau kadang, pemecahan masalah itu, adalah berupa kemampuan kita untuk melihat masalah dengan lebih jernih dan tenang. Serta dengan memahami, apa sebenarnya masalah yang kita hadapi itu</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tips Tuning]]></title>
<link>http://ditomusicman.wordpress.com/2009/10/21/tips-tuning/</link>
<pubDate>Wed, 21 Oct 2009 13:25:39 +0000</pubDate>
<dc:creator>ditomusicman</dc:creator>
<guid>http://ditomusicman.wordpress.com/2009/10/21/tips-tuning/</guid>
<description><![CDATA[Standard Tuning Sedikit tips untuk tuning yang mudah dan bisa segera diaplikasikan : Jauh lebih muda]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Standard Tuning Sedikit tips untuk tuning yang mudah dan bisa segera diaplikasikan : Jauh lebih muda]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kiper Berjari Tiga]]></title>
<link>http://reeleks.wordpress.com/2009/10/19/kiper-berjari-tiga/</link>
<pubDate>Mon, 19 Oct 2009 06:08:01 +0000</pubDate>
<dc:creator>reeleks</dc:creator>
<guid>http://reeleks.wordpress.com/2009/10/19/kiper-berjari-tiga/</guid>
<description><![CDATA[Lahir dalam keadaan cacat tak selalu menghalangi cita-cita seseorang. Joseph Pritchard sedang mencob]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Lahir dalam keadaan cacat tak selalu menghalangi cita-cita seseorang. Joseph Pritchard sedang mencoba membuktikannya. Bocah berumur delapan tahun ini yakin bisa mewujudkan cita-citanya kelak untuk menjadi kiper salah satu klub Liga Primer meski kedua tangannya hanya berjari tiga.</p>
<p>Sejak lahir, jari tangan Pritchard memang hanya tiga, baik kanan maupun kiri. Namun, dia tetap giat berlatih dan berharap sukses sebagai kiper. Bocah ini kini memperkuat tim di sekolahnya, Churchdown Panthers.</p>
<p>Kisah bocah ini cukup unik dan akhirnya menyebar ke mana-mana. Bahkan, aparel raksasa Puma akhirnya mendengarnya. Maka, Puma langsung membuatkan kaus tangan khusus untuknya yang hanya berjari tiga. Kaus tangan itu bertuliskan namanya pula. Ini jelas akan memacu motivasi dan semangatnya untuk menjadi kiper pertama berjari tangan tiga.</p>
<p>Kaus itu diberikan kepada Pritchard sebagai hadiah Natalnya. Tentu saja, Pritchard sangat bahagia, apalagi dia diberi empat pasang.</p>
<p>Sebelumnya, Pritchard terpaksa memakai kaus tangan biasa yang dirancang berjari lima. Ini ternyata cukup menyulitkannya. Sebab, selain ada dua ruas yang tak terpakai, kaus itu sering meleset dan jatuh.</p>
<p>Begitu mengetahui anaknya sangat antusias dan bersemangat menjadi kiper, ayahnya, Darren Pritchard, dan ibu tirinya, Helen, berusaha mengajukan permohonan dibuatkan kaus tangan khusus kepada beberapa perusahaan olahraga. Namun, akhirnya Puma yang datang sendiri setelah mendengar kisah Pritchard.</p>
<p>&#8220;Kaus tangan itu sangat membantuku karena tak jatuh lagi dari tanganku ketika kupakai bermain. Kaus itu juga cocok buatku. Itu merupakan hadiah terbaik yang pernah kumiliki,&#8221; kata Joseph Pritchard yang justru mengidolakan striker Manchester United, Wayne Rooney.</p>
<p>Ayah Pritchard mengisahkan, &#8220;Ketika dia membuka kotak hadiah dan melihat ada kaus tangan, wajahnya langsung menyala dan merona.&#8221;</p>
<p>Pritchard sangat menyayangi kaus tangannya. Bahkan, bocah yang sekolah di Churchdown Village Junior School itu sering memakainya ketika berada di dalam rumah.</p>
<p>Itu bukti betapa dia begitu serius dan terobsesi menjadi kiper. Setidaknya, kiper berjari tangan tiga telah lahir. Semoga kelak dia menjadi kiper hebat dengan keterbatasannya</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Belajar Musik dan Bermain Gitar]]></title>
<link>http://ditomusicman.wordpress.com/2009/10/16/belajar-musik-dan-bermain-gitar/</link>
<pubDate>Fri, 16 Oct 2009 03:12:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>ditomusicman</dc:creator>
<guid>http://ditomusicman.wordpress.com/2009/10/16/belajar-musik-dan-bermain-gitar/</guid>
<description><![CDATA[Musik adalah milik semua orang. Musik tidak mengenal kasta dan golongan [yang ada juga genre atau ga]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Musik adalah milik semua orang. Musik tidak mengenal kasta dan golongan [yang ada juga genre atau ga]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kisah Lima Jari ]]></title>
<link>http://nachrell.wordpress.com/2009/10/14/kisah-lima-jari/</link>
<pubDate>Wed, 14 Oct 2009 10:34:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>Nachelle</dc:creator>
<guid>http://nachrell.wordpress.com/2009/10/14/kisah-lima-jari/</guid>
<description><![CDATA[Kelima jari terdiri dari Jempol, Telunjuk, Jari Tengah, Jari Manis, dan Kelingking. Si Jempol berban]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Kelima jari terdiri dari Jempol, Telunjuk, Jari Tengah, Jari Manis, dan Kelingking. Si Jempol berban]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[“ MENGAPA CINCIN PERNIKAHAN DITARUH DI JARI MANIS ??”]]></title>
<link>http://annagkoddok.wordpress.com/2009/10/08/%e2%80%9c-mengapa-cincin-pernikahan-ditaruh-di-jari-manis-%e2%80%9d/</link>
<pubDate>Thu, 08 Oct 2009 03:48:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>Ditta Wuri</dc:creator>
<guid>http://annagkoddok.wordpress.com/2009/10/08/%e2%80%9c-mengapa-cincin-pernikahan-ditaruh-di-jari-manis-%e2%80%9d/</guid>
<description><![CDATA[Waktu aku lagi jalan-jalan sama temenku di salah satu toko buku di Klaten namanya took buku J*****a,]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Waktu aku lagi jalan-jalan sama temenku di salah satu toko buku di Klaten namanya took buku J*****a, aku nemuin buku yang membuat mataku meliriknya tuiiiiing !! judul bukunya “ Fakta Unik Dunia “ karya “ Lengoes Ginto, S. Pd. “<br />
Salah satu artikelnya berjudul<br />
“ MENGAPA CINCIN PERNIKAHAN DITARUH DI JARI MANIS ??”<br />
Baca judulnya udah menarik seeeh … Hhe,<br />
Ikuti langkah berikut ini . Ini benar-benar ajaib, dan ini berasal dari kutipan Cina.<br />
1.	Pertama, tunjukkan telapak  tangan anda, jari tengah di tekuk ke dalam<br />
2.	Kemudian, 4 jari yang lain pertemukan ujungnya<br />
3.	Permainan dimulai, 5 pasang jari tetapi hanya 1 pasang yang tidak terpisahkan<br />
4.	Cobalah membuka ibu jari anda, ibu jari mewakili orangtua, ibu jari bias dibuka karena semua manusia mengalami sakit dan mati. Dengan demikian orangtua kita akan meninggalkan kita suatu hari nanti.<br />
5.	Tutup kembali ibu jari anda, kemudian buka jari telunjuk anda, jari telunjuk mewakili kakak dan adik anda, mereka meemiliki keluarga sendiri sehingga mereka juga akan meninggalkan kita<br />
6.	Sekarang tutup kembali jari telunjuk anda, buka jari kelingking yang mewakili anak-anak . Cepat atau lambat anak-anak juga akan meninggalkan kita karena harus berkeluarga sendiri.<br />
7.	Selanjutnya, tutup jari kelingking anda, bukalah jari manis anda tempat dimana kita menaruh cincin perkawinan anda, anda akan heran karena jari tersebut tidak akan bias dibuka. Karena jari manis mewakili suami atau istri, selama hidup anda dan pasangan anda akan terus melekat satu sama lain<br />
Coba deh !!<br />
 <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Muting &amp; Tapping]]></title>
<link>http://ditomusicman.wordpress.com/2009/10/06/muting-tapping/</link>
<pubDate>Tue, 06 Oct 2009 11:38:39 +0000</pubDate>
<dc:creator>ditomusicman</dc:creator>
<guid>http://ditomusicman.wordpress.com/2009/10/06/muting-tapping/</guid>
<description><![CDATA[Tapping pada Box Guitar Ketika kita menyukai tapping dan sering menggunakannya, maka kita harus memb]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Tapping pada Box Guitar Ketika kita menyukai tapping dan sering menggunakannya, maka kita harus memb]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Perkalian Angka 9 Dengan Jari Tangan]]></title>
<link>http://fulcrums.wordpress.com/2009/10/02/perkalian-angka-9-dengan-jari-tangan/</link>
<pubDate>Fri, 02 Oct 2009 09:08:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>Firman</dc:creator>
<guid>http://fulcrums.wordpress.com/2009/10/02/perkalian-angka-9-dengan-jari-tangan/</guid>
<description><![CDATA[Matematika. Itulah salah satu pelajaran yang kita terima selain baca tulis pada waktu kita masih ber]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Matematika. Itulah salah satu pelajaran yang kita terima selain baca tulis pada waktu kita masih berseragam putih merah. Kalau aku ingat-ingat masa SD dulu, lucu juga buat dikenang. Waktu itu kan lagi pelajaran matematika (bukan mati-matian) kami sedang diajari tentang perkalian. Perkalian sederhana 1-10 yang disusun jadi tabel itu loh. Lha aku dan sebagian temanku belum hafal itu tabel. Otomatis kami disuruh oleh sang guru keluar dari kelas untuk ngafalin. Kalo sekarang ya udah hafal di luar kepala masalah perkalian.</p>
<p>***</p>
<p>Liburan kuliah begini kalu tidak ada kerjaan pasti jadi pengangguran tidak kentara (pengangguran sementara). Di antara waktu2 tersebut mau ga mau harus ngajar adek yang masih nangkring di bangku kelas 3 SD. Kebetulan saat ini dia lagi belajar perkalian. Aku bocorin sedikit rahasia buat dia. “Dek, jangan bilang siapapun kalo aku ini Ranger Merah.” Engga, aku bukan mau bilang begitu tapi aku mau kasih sedikit ilmu tentang angka 9.</p>
<p>Hasil perkalian angka 9 yaitu 9, 18, 27, 36, 45, 54, 63, 72, 81, dan 90 kalau dijumlahkan hasilnya adalah 9 juga.</p>
<p>0+9=9<br />
1+8=9<br />
2+7=9<br />
3+6=9<br />
4+5=9<br />
5+4=9<br />
6+3=9<br />
7+2=9<br />
8+1=9<br />
9+0=9</p>
<p>Selain itu ada keajaiban lain. 9 (atau 09) mempunyai pasangan dengan 90. 18 dengan 81. 27 dengan 72 dan seterusnya.</p>
<p><strong>Perkalian angka 9 menggunakan jari tangan</strong><br />
Contoh: 2&#215;9<br />
1.Sejajarkan kesepuluh jari tanganmu sehingga dapat dihitung dari 1-10. Kalu perlu tandai dengan pena. Untuk lebih jelasnya langsung perhatikan gambar di bawah.<br />
2.Lipat jari dengan urutan nomor 2. Angka 2 diambil dari 2&#215;9. Kalau perkalian 6&#215;9 berarti jari keenam yang dilipat.<br />
3.Hitung masing-masing jari di sebelah kiri dan kanan jari yang udah kamu lipat.</p>
<p>Di kiri jari kedua, ada satu jari. Di kanan jari kedua ada delapan jari. Dari dua angka ini kita peroleh hasil 18 sesuai perkalian 2&#215;9.</p>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/30986196@N04/3973417315/" title="tangan by Firman Fulcrum, on Flickr"><img src="http://farm3.static.flickr.com/2532/3973417315_752b3581d5.jpg" width="314" height="291" alt="tangan" /></a></p>
<p><em><br />
Sederhana tapi sangat berguna bukan?</em></p>
<p>Saya dapatkan ilmu ini dari iseng-iseng baca komik <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Doraemon">Doraemon</a> edisi perkalian waktu SD dulu lho. Teknik ini dianjurkan untuk anak-anak yang sedang belajar perkalian. Membantu untuk mempermudah menghafal perkalian sederhana satu digit. Teknik ini tidak dapat digunakan untuk perkalian yang lebih kompleks. Silakan pakai sempoa atau kalkulator untuk mahasiswa atau pelajar lainnya.</p>
<p>Semoga berguna!</p>
<p>Tulisan ini diimport ke Facebook dari <a href="http://fulcrums.wordpress.com/">http://firmanblog.co.cc/</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Muting Dengan Cepat]]></title>
<link>http://ditomusicman.wordpress.com/2009/10/01/muting-cepat/</link>
<pubDate>Thu, 01 Oct 2009 12:14:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>ditomusicman</dc:creator>
<guid>http://ditomusicman.wordpress.com/2009/10/01/muting-cepat/</guid>
<description><![CDATA[Meredam Open Strings Muting juga banyak dipakai pada situasi &#8211; situasi musik groove yang funky]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Meredam Open Strings Muting juga banyak dipakai pada situasi &#8211; situasi musik groove yang funky]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Jumlah Jari]]></title>
<link>http://jalmiburung.wordpress.com/2009/10/01/jumlah-jari/</link>
<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 20:03:29 +0000</pubDate>
<dc:creator>jalmiburung</dc:creator>
<guid>http://jalmiburung.wordpress.com/2009/10/01/jumlah-jari/</guid>
<description><![CDATA[Ibu : &#8220;Kalau berhitung, tak usah gunakan jari. Bayangkan saja. Kan sulit kalau menjumlahkan an]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Ibu : &#8220;Kalau berhitung, tak usah gunakan jari. Bayangkan saja. Kan sulit kalau menjumlahkan angka puluhan. Jumlah jari kan hanya sepuluh&#8221;<br />
Fauzan : (Diam sejenak sambil berpikir) &#8220;Bukan sepuluh, Bu&#8221;<br />
Ibu : &#8220;Sepuluh, ah&#8221;.<br />
Fauzan : &#8220;Bukan!&#8221; (agak ngotot, sambil mengangkat tangan dan kakinya) &#8220;Tuh Bu, dua puluh!&#8221;<br />
Ibu : &#8220;Hihihi&#8230; Benar juga ya&#8221; </p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hari Lebaran 2009]]></title>
<link>http://skbukitnibong.wordpress.com/2009/09/19/hari-lebaran-2009/</link>
<pubDate>Sat, 19 Sep 2009 04:02:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>skbukitnibong</dc:creator>
<guid>http://skbukitnibong.wordpress.com/2009/09/19/hari-lebaran-2009/</guid>
<description><![CDATA[SELAMAT HARI RAYA AIDILFITRI DIUCAPKAN KEPADA SEMUA GURU, STAF DAN MURID DI SK BUKIT NIBONG KHASNYA ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:center;"><strong><img class="aligncenter size-full wp-image-270" title="banner raya sekolah" src="http://skbukitnibong.wordpress.com/files/2009/09/banner-raya-sekolah.jpg" alt="banner raya sekolah" width="468" height="78" /></strong></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#008000;"><strong>SELAMAT HARI RAYA AIDILFITRI DIUCAPKAN KEPADA SEMUA GURU, STAF DAN MURID DI SK BUKIT NIBONG KHASNYA SERTA SELURUH WARGA PENDIDIKAN YANG BERAGAMA ISLAM AMNYA. </strong></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#008000;"><strong>MAAF ZAHIR DAN BATIN</strong></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Gambar Sidik Jari Noordin M Top]]></title>
<link>http://adesepele.wordpress.com/2009/09/17/gambar-sidik-jari-noordin-m-top/</link>
<pubDate>Thu, 17 Sep 2009 17:15:45 +0000</pubDate>
<dc:creator>yulian yudha putra</dc:creator>
<guid>http://adesepele.wordpress.com/2009/09/17/gambar-sidik-jari-noordin-m-top/</guid>
<description><![CDATA[Sidik Jari Noordin M Top Kepala Polri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri pada keterangan pers di]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Sidik Jari Noordin M Top Kepala Polri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri pada keterangan pers di]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
