<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>kakao &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/kakao/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "kakao"</description>
	<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 01:52:51 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Malaysia, Teil 2: Die Cameron Highlands]]></title>
<link>http://berufstouri.wordpress.com/2009/11/26/malaysia-teil-2-die-cameron-highlands/</link>
<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 23:34:08 +0000</pubDate>
<dc:creator>berufstouri</dc:creator>
<guid>http://berufstouri.wordpress.com/2009/11/26/malaysia-teil-2-die-cameron-highlands/</guid>
<description><![CDATA[Den schriftlichen Bericht gibt es in den nächsten Tagen. Hier erstmal das Video]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><span style='text-align:center; display: block;'><object width='425' height='350'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/e1RP-omVcXY&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' /><param name='allowfullscreen' value='true' /><param name='wmode' value='transparent' /><embed src='http://www.youtube.com/v/e1RP-omVcXY&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' type='application/x-shockwave-flash' allowfullscreen='true' width='425' height='350' wmode='transparent'></embed></object></span></p>
<p>Den schriftlichen Bericht gibt es in den nächsten Tagen. Hier erstmal das Video</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ut på Tur]]></title>
<link>http://husmorspire.wordpress.com/2009/11/25/ut-pa-tur/</link>
<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 14:12:11 +0000</pubDate>
<dc:creator>Marianne</dc:creator>
<guid>http://husmorspire.wordpress.com/2009/11/25/ut-pa-tur/</guid>
<description><![CDATA[Sjølv om me er på tur med Maia og Oma kvar einaste dag så er me absolutt ikkje flinke til å dokument]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Sjølv om me er på tur med Maia og Oma kvar einaste dag så er me absolutt ikkje flinke til å dokument]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Rå chokolade milkshake – til 2]]></title>
<link>http://carolinefibaek.wordpress.com/2009/11/24/ra-chokolade-milkshake-%e2%80%93-til-2/</link>
<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 20:33:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>carolinefibaek</dc:creator>
<guid>http://carolinefibaek.wordpress.com/2009/11/24/ra-chokolade-milkshake-%e2%80%93-til-2/</guid>
<description><![CDATA[&nbsp; 1o mandler, som har stået i blød min. 2 timer 1 avocado 1 banan 1/3 dl rå kakao pulver (evt. ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>&#160;</p>
<div id="_mcePaste">1o mandler, som har stået i blød min. 2 timer</div>
<div id="_mcePaste">1 avocado</div>
<div id="_mcePaste">1 banan</div>
<div id="_mcePaste">1/3 dl rå kakao pulver (evt. nips kværnet i en kaffemølle)</div>
<div id="_mcePaste">agavesirup</div>
<div id="_mcePaste">10 isterninger</div>
<div id="_mcePaste">Blend det hele i en blender med lidt vand til du får den ønskede smoothie konsistens.</div>
<p>Nyd med sugerør!</p>
<p>&#160;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mbok Minah]]></title>
<link>http://dimazgogon.wordpress.com/2009/11/24/mbok-minah/</link>
<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 07:20:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>dimazgogon</dc:creator>
<guid>http://dimazgogon.wordpress.com/2009/11/24/mbok-minah/</guid>
<description><![CDATA[Tragedi Sosok Wanita Renta Mbok Minah Sosok perempuan yang sudah renta menghadapi cobaan yang saya  ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><h2 style="text-align:justify;"><strong>Tragedi Sosok Wanita Renta</strong> Mbok Minah</h2>
<p style="text-align:justify;">Sosok perempuan yang sudah <strong>renta</strong> menghadapi cobaan yang saya  anggap berat dan dipermalukan karena keadaan. Manusia sudah banyak kehilangan rasa peduli kepada sesama, mereka yang merasa dirinya hebat dan kaya dan kuasa, memperkarakan <strong>Simbah yang Renta</strong>.. <strong>Mbok Minah</strong> itu namanya.</p>
<p style="text-align:justify;"><!--more-->Sudah hilangkah rasa peduli kepada sesama untuk orang Indonesia, sudah sirnakah hati nuraninya&#8230;.?  Hukum kita sudahkah sesuai dengan apa yang mereka terima ? Kenapa harus disidangkan, kenapa tidak bisa langsung diselesaikan di luar pengadilan &#8230;? Apakah karena ada tuntutan dari Perusahaan tersebut&#8230;? <strong>Bibit Chandra</strong> aja bisa diselesaikan di luar pengadilan, kenapa <em><strong>Mbok Minah</strong></em> ini tidak bisa ?</p>
<p style="text-align:justify;">Sudah adilkah para penegak hukum di Indonesia &#8230;.? Sudah begitu parahkan hukum yang ada sekarang ini &#8230;? Jawabannya adalah mungkin iya&#8230;.mungkin tidak, itu yang mereka yang tidak pernah punya rasa iba.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Naa udzu billah</strong>&#8230;&#8230;&#8230;.<strong>Gonjang &#8211; ganjing</strong> di Negara Tercinta Indonesia seakan semakin hari semakin hancur, karena moral para penegak hukum di Indonesia tidak pernah punya rasa tepo seliro&#8230;.memang sich tidak semuanya begitu, masih ada yang berjalan sesuai ajaran Alloh, tapi seakan terselubung dan tersingkirkan.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tragedi Minah.. Miris, denger beritanya..]]></title>
<link>http://faridmustaqim.wordpress.com/2009/11/23/tragedi-minah-miris-denger-beritanya/</link>
<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 06:08:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>faridmustaqim</dc:creator>
<guid>http://faridmustaqim.wordpress.com/2009/11/23/tragedi-minah-miris-denger-beritanya/</guid>
<description><![CDATA[Sudah lama saya tidak menulis di blog ini.. Tugas Akhir telah menyita banyak waktu saya sehingga tid]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Sudah lama saya tidak menulis di blog ini.. Tugas Akhir telah menyita banyak waktu saya sehingga tidak saya sempatkan untuk menulis di blog ini lagi. Alhamdulillah, sekarang tugas akhir saya telah selesai.</p>
<p>Beberapa hari yang lalu, saya mendengarkan sebuah berita di televisi yang mengabarkan seorang nenek di Banyumas diseret dan divonis di pengadilan karena mencuri 3 buah kakao yang hendak ia gunakan sebagai bibit di kebunnya.</p>
<p>&#160;</p>
<div id="attachment_337" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><a href="http://faridmustaqim.wordpress.com/files/2009/11/minah.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-337" title="minah" src="http://faridmustaqim.wordpress.com/files/2009/11/minah.jpg?w=150" alt="" width="150" height="113" /></a><p class="wp-caption-text">Minah berusia 55 tahun tinggal di Dusun Sidoharjo, Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dihukum percobaan 1 bulan 15 hari karena mencuri tiga buah kakao di kebun PT Rumpun Sari Antan 4 di desanya. Persidangan di Pengadilan Negeri Purwokerto ini menyedot perhatian masyarakat karena benda yang didakwakan dicuri hanya tiga buah kakao yang akan digunakan Minah sebagai bibit.</p></div>
<p>&#160;</p>
<p>&#8220;Minah (55) hanya dapat meremas kedua belah tangannya untuk menepis kegalauan agar tetap tegar saat menyampaikan pembelaan atau pleidoi di hadapan majelis hakim di Pengadilan Negeri Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (19/11).</p>
<p>Tanpa didampingi pengacara, ia menceritakan bahwa alasannya memetik tiga buah kakao di kebun PT Rumpun Sari Antan 4, pertengahan Agustus lalu, adalah untuk dijadikan bibit.</p>
<p>Nenek tujuh cucu yang buta huruf ini sesekali melemparkan pandangan kepada beberapa orang yang dikenal guna memperoleh kekuatan. Ia berusaha memastikan bahwa pembelaannya dapat meyakinkan majelis hakim.</p>
<p>Dengan menggunakan bahasa Jawa ngapak (dialek Banyumasan) bercampur bahasa Indonesia, Minah menuturkan, tiga buah kakao itu untuk menambah bibit tanaman kakao di kebunnya di Dusun Sidoharjo, Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas. ”Kalau dipenjara, inyong (saya) enggak mau Pak Hakim. Namung (cuma) tiga buah kakao,” ujar Minah kepada majelis hakim.</p>
<p>Minah mengaku sudah menanam 200 bibit pohon kakao di kebunnya, tetapi ia merasa jumlah itu masih kurang. Namun, belum sempat buah tersebut dibawa pulang, seorang mandor perkebunan, Sutarno, menegurnya. Minah lantas meminta maaf dan meminta Sutarno untuk membawa ketiga buah kakao tersebut.</p>
<p>Alih-alih permintaan maafnya diterima, manajemen PT RSA 4 malah melaporkan Minah ke Kepolisian Sektor Ajibarang, akhir Agustus lalu. Laporan itu berlanjut pada pemeriksaan kepolisian dan berakhir di meja hijau.</p>
<p>Minah sudah berusaha melepaskan diri dari jerat hukum. Tapi usahanya sia-sia. Hukum yang mestinya mengayomi masyarakat dengan menegakkan keadilan, bagi nenek Minah, ternyata tak punya nurani. Hukum kita rupanya tak memberi ampun bagi orang kecil seperti Minah. Tetapi, koruptor pencuri miliaran rupiah uang rakyat melenggang bebas dari sanksi hukum.</p>
<p>Di Jawa Tengah, misalnya, empat bekas anggota DPRD dan aparat Pemerintah Kota Semarang yang menjadi terpidana kasus korupsi dana APBD Kota Semarang tahun 2004 sebesar Rp 2,16 miliar divonis bebas. Mereka bebas dari sanksi hukum setelah Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan peninjauan kembali mereka. MA menyatakan keempat terpidana itu tidak melakukan tindak pidana.</p>
<p>Muramnya penuntasan masalah hukum di Jateng masih ditambah lagi dengan putusan hakim yang hanya memberikan hukuman percobaan kepada pelaku tindak pidana korupsi. Salah satunya dijatuhkan kepada Ketua DPRD Jateng periode 1999-2004, Mardijo. Terdakwa korupsi dobel anggaran APBD Jateng sebesar Rp 14,8 miliar ini hanya diberi hukuman percobaan selama dua tahun.</p>
<p>Minah memang tak mengerti masalah hukum seperti para terpidana dan terdakwa kasus korupsi itu. Namun, dengan berkata jujur, ia memiliki keyakinan bahwa ia mampu menghadapi rimba hukum formal yang tidak dimengertinya sama sekali.</p>
<p>Terhitung tanggal 13 Oktober sampai 1 November, Minah menjadi tahanan rumah, yakni sejak kasusnya dilimpahkan dari kepolisian kepada Kejaksaan Negeri Purwokerto. Sejak itu hingga sekarang, ia harus lima kali pergi pulang memenuhi panggilan pemeriksaan di Kejaksaan Negeri Purwokerto, dan persidangan di Pengadilan Negeri Purwokerto.</p>
<p>Rumah Minah di dusun, di pelosok bukit. Letaknya sekitar 15 kilometer dari jalan utama Ajibarang-Wangon. Perjalanan ke Purwokerto masih menempuh jarak sejauh 25 kilometer lagi. Jarak sepanjang itulah yang harus ditempuh Minah setiap kali memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri Purwokerto dan Pengadilan Negeri Purwokerto.</p>
<p>Satu kali perjalanan ke Purwokerto, Minah mengaku, bisa menghabiskan Rp 50.000 untuk naik ojek dan angkutan umum. Ditambah lagi untuk makan selama di perjalanan. ”Kadang disangoni anak kula (kadang dibiayai anak saya),” katanya.</p>
<p>Sebelum menyampaikan putusan, majelis hakim juga pernah bertanya kepada Minah, siapa lagi yang memberikannya ongkos ke Purwokerto. ”Saya juga pernah dikasih Rp 50.000 sama ibu jaksa, untuk ongkos pulang,” kata Minah sambil menoleh kepada jaksa penuntut umum Noor Haniah.</p>
<p>Noor Haniah yang mendengar jawaban itu hanya dapat memandang lurus ke Minah.</p>
<p>Elegi Minah tentang tiga kakao yang diambilnya melarutkan perasaan majelis hakim. Saat membacakan pertimbangan putusan hukum, Ketua Majelis Hakim Muslich Bambang Luqmono sempat bersuara tersendat karena menahan tangis.</p>
<p>Muslich mengaku tersentuh karena teringat akan orangtuanya yang juga petani.</p>
<p>Majelis hakim memutuskan, Minah dihukum percobaan penjara 1 bulan 15 hari. Jadi, Minah tak perlu menjalani hukuman itu, dengan catatan tidak melakukan tindak pidana lain selama masa percobaan tiga bulan.</p>
<p>Persidangan ditutup dengan tepuk tangan para warga yang mengikuti persidangan tersebut.</p>
<p>Kasus Minah bisa menjadi contoh bahwa penuntasan masalah hukum di negeri ini masih saja berlangsung tanpa mendengarkan hati nurani, yaitu rasa keadilan&#8230;.&#8221;</p>
<p>Dikutip dari <a rel="nofollow" href="http://regional.kompas.com/read/xml/2009/11/20/08094942/elegi.minah.dan.tiga.buah.kakao.di.meja.hijau" target="_blank"> </a><a rel="nofollow" href="http://regional.kompas.com/read/xml/2009/11/20/08094942/elegi.minah.dan.tiga.buah.kakao.di.meja.hijau" target="_blank">http://regional.kompas.com<span class="word_break"> </span>/read/xml/2009/11/20/08094<span class="word_break"> </span>942/elegi.minah.dan.tiga.buah.kakao.di.meja.hijau</a>&#8230;<a rel="nofollow" href="http://regional.kompas.com/read/xml/2009/11/20/08094942/elegi.minah.dan.tiga.buah.kakao.di.meja.hijau" target="_blank"></a></p>
<p>Hati saya miris membaca berita ini, yang membuat saya miris bukan karena nenek minah yang tua dan hidup serba pas-pasan ini dihukum karena mencuri 3 buah kakao. Nenek Minah memang bersalah telah mencuri dan wajar jika ia dihukum, tapi yang membuat hati merasa tidak adil adalah ketika hukum menyentuh orang yang miskin dan tidak berdaya, cepat sekali perkara selesai dan vonis diputuskan. Tetapi coba kita perhatikan hukum yang berkaitan dengan kasus orang2 kaya yang terlibat korupsi. Para penegak hukum terasa segan atau bahkan enggan untuk menyelesaikan perkara tersebut. Kemudian, hukuman yang diberikan rasanya tidak sebanding dengan kejahatan yang dilakukannya.</p>
<p>Orang awan seperti saya menghitung-hitung, jika nenek minah yang mencuri 3 buah kakao dipenjara 1,5 bulan, maka jika kita pukul rata, Ketua DPRD Jateng periode 1999-2004, Mardijo yang merupakan terdakwa kasus korupsi 14,8 miliar seharusnya hingga dikubur pun masih di dalam penjara. Uang 14 miliar jika dibelikan buah kakao dapat membeli puluhan truk kakao, dan satu buah turk dapat berisi ratusan atau bahkan ribuan buah kakao. Coba anda hitung, berapa ratus bulan seharusnya ia dipenjarakan.</p>
<p>Inilah salah satu sebab suburnya korupsi di Indonesia. Penegakan hukum yang lemah dan mudah dibayar, juga hukumnya yang terlalu berpihak pada koruptor. Pada pertengahan tahun 2000-an, Swedia menjadi negara yang paling sedikit korupsinya. Hal ini dapat terjadi karena di Swedia kerugian berkorupsi lebih besar dari keuntungannya. Para koruptor dihukum tegas dengan hukuman yang setimpal. Sedangkan di Indonesia, seorang koruptor 14 miliar hanya dihukum percobaan 2 tahun. Tentu sangat enak untuk ukuran duniawi, setelah mendapat 14 miliar, dihukum penjara 2 bulan ok lah ya, anggap aja pengorbanan dapetin kekayaan, di penjaranya pun konon enak kalo untuk  para pejabat. Setelah keluar, orang2 masih menyanjung-nyanjung dia dan dia pun masih dapat meneruskan jabatannya dengan uang 14 miliar yang masih dikantonginya. Enak bukan?? inilah salah satu sebab korupsi tumbuh subur di negeri kita..</p>
<p>jika ingin korupsi hilang, hukum tegas para koruptor.. Hukum mati para koruptor..!!!</p>
<div id="_mcePaste" style="overflow:hidden;position:absolute;left:-10000px;top:79px;width:1px;height:1px;">Minah (55) hanya dapat meremas kedua belah tangannya untuk menepis kegalauan agar tetap tegar saat menyampaikan pembelaan atau pleidoi di hadapan majelis hakim di Pengadilan Negeri Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (19/11).</p>
<p>Tanpa didampingi pengacara, ia menceritakan bahwa alasannya memetik tiga buah kakao di kebun PT Rumpun Sari Antan 4, pertengahan Agustus lalu, adalah untuk dijadikan bibit.</p>
<p>Nenek tujuh cucu yang buta huruf ini sesekali melemparkan pandangan kepada beberapa orang yang dikenal guna memperoleh kekuatan. Ia berusaha memastikan bahwa pembelaannya dapat meyakinkan majelis hakim.</p>
<p>Dengan menggunakan bahasa Jawa ngapak (dialek Banyumasan) bercampur bahasa Indonesia, Minah menuturkan, tiga buah kakao itu untuk menambah bibit tanaman kakao di kebunnya di Dusun Sidoharjo, Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas. ”Kalau dipenjara, inyong (saya) enggak mau Pak Hakim. Namung (cuma) tiga buah kakao,” ujar Minah kepada majelis hakim.</p>
<p>Minah mengaku sudah menanam 200 bibit pohon kakao di kebunnya, tetapi ia merasa jumlah itu masih kurang. Namun, belum sempat buah tersebut dibawa pulang, seorang mandor perkebunan, Sutarno, menegurnya. Minah lantas meminta maaf dan meminta Sutarno untuk membawa ketiga buah kakao tersebut.</p>
<p>Alih-alih permintaan maafnya diterima, manajemen PT RSA 4 malah melaporkan Minah ke Kepolisian Sektor Ajibarang, akhir Agustus lalu. Laporan itu berlanjut pada pemeriksaan kepolisian dan berakhir di meja hijau.</p>
<p>Minah sudah berusaha melepaskan diri dari jerat hukum. Tapi usahanya sia-sia. Hukum yang mestinya mengayomi masyarakat dengan menegakkan keadilan, bagi nenek Minah, ternyata tak punya nurani. Hukum kita rupanya tak memberi ampun bagi orang kecil seperti Minah. Tetapi, koruptor pencuri miliaran rupiah uang rakyat melenggang bebas dari sanksi hukum.</p>
<p>Di Jawa Tengah, misalnya, empat bekas anggota DPRD dan aparat Pemerintah Kota Semarang yang menjadi terpidana kasus korupsi dana APBD Kota Semarang tahun 2004 sebesar Rp 2,16 miliar divonis bebas. Mereka bebas dari sanksi hukum setelah Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan peninjauan kembali mereka. MA menyatakan keempat terpidana itu tidak melakukan tindak pidana.</p>
<p>Muramnya penuntasan masalah hukum di Jateng masih ditambah lagi dengan putusan hakim yang hanya memberikan hukuman percobaan kepada pelaku tindak pidana korupsi. Salah satunya dijatuhkan kepada Ketua DPRD Jateng periode 1999-2004, Mardijo. Terdakwa korupsi dobel anggaran APBD Jateng sebesar Rp 14,8 miliar ini hanya diberi hukuman percobaan selama dua tahun.</p>
<p>Minah memang tak mengerti masalah hukum seperti para terpidana dan terdakwa kasus korupsi itu. Namun, dengan berkata jujur, ia memiliki keyakinan bahwa ia mampu menghadapi rimba hukum formal yang tidak dimengertinya sama sekali.</p>
<p>Terhitung tanggal 13 Oktober sampai 1 November, Minah menjadi tahanan rumah, yakni sejak kasusnya dilimpahkan dari kepolisian kepada Kejaksaan Negeri Purwokerto. Sejak itu hingga sekarang, ia harus lima kali pergi pulang memenuhi panggilan pemeriksaan di Kejaksaan Negeri Purwokerto, dan persidangan di Pengadilan Negeri Purwokerto.</p>
<p>Rumah Minah di dusun, di pelosok bukit. Letaknya sekitar 15 kilometer dari jalan utama Ajibarang-Wangon. Perjalanan ke Purwokerto masih menempuh jarak sejauh 25 kilometer lagi. Jarak sepanjang itulah yang harus ditempuh Minah setiap kali memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri Purwokerto dan Pengadilan Negeri Purwokerto.</p>
<p>Satu kali perjalanan ke Purwokerto, Minah mengaku, bisa menghabiskan Rp 50.000 untuk naik ojek dan angkutan umum. Ditambah lagi untuk makan selama di perjalanan. ”Kadang disangoni anak kula (kadang dibiayai anak saya),” katanya.</p>
<p>Sebelum menyampaikan putusan, majelis hakim juga pernah bertanya kepada Minah, siapa lagi yang memberikannya ongkos ke Purwokerto. ”Saya juga pernah dikasih Rp 50.000 sama ibu jaksa, untuk ongkos pulang,” kata Minah sambil menoleh kepada jaksa penuntut umum Noor Haniah.</p>
<p>Noor Haniah yang mendengar jawaban itu hanya dapat memandang lurus ke Minah.</p>
<p>Elegi Minah tentang tiga kakao yang diambilnya melarutkan perasaan majelis hakim. Saat membacakan pertimbangan putusan hukum, Ketua Majelis Hakim Muslich Bambang Luqmono sempat bersuara tersendat karena menahan tangis.</p>
<p>Muslich mengaku tersentuh karena teringat akan orangtuanya yang juga petani.</p>
<p>Majelis hakim memutuskan, Minah dihukum percobaan penjara 1 bulan 15 hari. Jadi, Minah tak perlu menjalani hukuman itu, dengan catatan tidak melakukan tindak pidana lain selama masa percobaan tiga bulan.</p>
<p>Persidangan ditutup dengan tepuk tangan para warga yang mengikuti persidangan tersebut.</p>
<p>Kasus Minah bisa menjadi contoh bahwa penuntasan masalah hukum di negeri ini masih saja berlangsung tanpa mendengarkan hati nurani, yaitu rasa keadilan&#8230;.</p>
<p>Dikutip dari <a rel="nofollow" href="http://regional.kompas.com/read/xml/2009/11/20/08094942/elegi.minah.dan.tiga.buah.kakao.di.meja.hijau" target="_blank">http://regional.kompas.com/read/xml/2009/11/20/08094942/elegi.minah.dan.tiga.buah.kakao.di.meja.hijau</a>&#8230;</div>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bila hukum diterapkan ”mengeja teks”, tanpa nurani]]></title>
<link>http://adifia.wordpress.com/2009/11/23/bila-hukum-diterapkan-%e2%80%9dmengeja-teks%e2%80%9d-tanpa-nurani/</link>
<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 03:19:02 +0000</pubDate>
<dc:creator>adifia</dc:creator>
<guid>http://adifia.wordpress.com/2009/11/23/bila-hukum-diterapkan-%e2%80%9dmengeja-teks%e2%80%9d-tanpa-nurani/</guid>
<description><![CDATA[Inikah keadilan yang ingin ditegakkan oleh aparat hukum? Hanya gara-gara mencuri tiga buah kakao, Ne]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft" title="nenekk minah" src="http://www.kompas.com/data/photo/2009/11/20/3581867p.jpg" alt="" width="168" height="115" />Inikah keadilan yang ingin ditegakkan oleh aparat hukum? Hanya gara-gara mencuri tiga buah kakao, Nenek Minah, seorang warga Desa Darmakradenan, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, harus diseret ke pengadilan. Sang nenek pun akhirnya dihukum satu setengah bulan kurungan.bPerempuan 65 tahun itu memang bersalah karena mencuri kakao dari kebun PT Rumpun Sari Antan pada akhir Agustus lalu. Tapi menyeret dia sebagai pesakitan ke meja hijau sangatlah berlebihan. Ia meminta maaf segera setelah mandor memergokinya hendak memungut kakao yang hanya seharga Rp 2.000 itu. Si nenek pun tidak jadi mengambil buah kakao tersebut.</p>
<p>Jaksa dan hakim sebenarnya tahu bahwa rasa keadilan telah diusik. Itulah mengapa seorang jaksa yang menuntut Nenek Minah ikut mengongkosi perempuan itu selama menjalani sidang. Hakim yang menangani perkara ini pun sempat menangis. Sayangnya, sang jaksa tetap menuntutnya dengan hukuman berat: enam bulan penjara. Hakim pun tetap menyatakan si nenek bersalah kendati hanya diganjar hukuman percobaan.</p>
<p>Bila penegak hukum hanya berpatokan pada aturan yang kaku, itulah tragedi yang muncul. Mestinya pula sejak awal polisi tidak memproses kasus ini. Meskipun wajib menindaklanjuti setiap pengaduan pelapor, polisi dibolehkan melakukan upaya agar kasusnya tak perlu diteruskan. Misalnya, polisi mendamaikan kedua pihak. Berdasarkan pengakuan keluarga Minah, polisi sepertinya tidak melakukan upaya ini.<br />
<!--more-->Ada gelagat pelapor tak mau mengampuni Minah dengan alasan perusahaan itu ingin membuat jera para pencuri kakao di kebunnya. Namun, jika itu tujuannya, mengapa Minah, yang cuma mencuri tiga buah kakao, harus menjadi korban? Apakah polisi tidak berdaya menangkap pencuri kakao yang lebih besar dibanding Minah? Ataukah polisi tidak berdaya menolak keinginan perusahaan itu?</p>
<p>Kisah Minah merupakan ironi penegakan hukum di negeri ini. Kasus seperti ini sering sekali terjadi. Misalnya, ada pula orang dibawa ke pengadilan hanya karena mencuri listrik untuk mengecas telepon genggam. Hukum terasa kaku, kejam, dan menakutkan bagi rakyat kecil. Dengan alasan menegakkan hukum positif, aparat hukum begitu cepat dan tangkas menjerat kaum lemah.</p>
<p>Sebaliknya, hukum tiba-tiba menjadi rumit dan berbelit-belit ketika diberlakukan terhadap para pejabat atau pengusaha. Gerakan penegak hukum pun terasa begitu lamban jika menghadapi mereka. Kasus Anggodo Widjojo, misalnya. Di mata masyarakat, sudah cukup bukti untuk menjadikan dia tersangka dalam kasus percobaan menyuap pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi. Tapi hingga kini adik Anggoro Widjojo, tersangka korupsi pengadaan radio komunikasi di Departemen Kehutanan, ini tak tersentuh hukum.</p>
<p>Nasib Minah berbeda pula dengan para pejabat dan politikus di Senayan yang menerima suap ratusan juta, bahkan miliaran rupiah. Hingga sekarang mereka juga tak dijerat karena Komisi Pemberantasan Korupsi sibuk mempertahankan eksistensinya. Adapun kepolisian dan kejaksaan lebih mencurahkan energinya untuk bertikai dengan KPK. Atau jangan-jangan mereka masih menunggu para pejabat, politikus, dan Anggodo mencuri buah kakao seperti halnya Nenek Minah?</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[k.k.ka.kao! ]]></title>
<link>http://sdeee.wordpress.com/2009/11/22/k-k-ka-kao/</link>
<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 20:13:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>s-dee</dc:creator>
<guid>http://sdeee.wordpress.com/2009/11/22/k-k-ka-kao/</guid>
<description><![CDATA[SNART JUL, SNART JUL, SNART JUL, SNART JUL! Jeg begynner faktisk å få julestemning, noe som er litt ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="aligncenter size-full wp-image-3667" title="snow" src="http://sdeee.wordpress.com/files/2009/11/screen-shot-2009-11-22-at-8-55-07-pm.png" alt="" width="426" height="317" /></p>
<p style="text-align:center;"><strong>SNART JUL, SNART JUL, SNART JUL, SNART JUL! </strong></p>
<p style="text-align:left;">Jeg begynner faktisk å få julestemning,<em> noe som er litt tidlig etter min smak</em>, men det får bare gå&#8230;.Tar meg uansett en kopp kakao mens jeg venter på 24 desember, 3 nøtter til askepott, barne TV og uendelig med god mat.</p>
<p style="text-align:left;">Også fant jeg en perfekt julekjole da jeg hentet tingene mine i England. En kjole jeg egentlig knabbet med en venninde som ville sende den til Fretex. <em>Legger ut bilde senere, om dere vill se! </em></p>
<p style="text-align:left;"><strong>Har du funnet årets juleklær? </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><a href="http://www.bloglovin.com/blog/633190/s-dee"><img class="aligncenter size-full wp-image-3644" title="bloglovin" src="http://sdeee.wordpress.com/files/2009/11/bloglovin3.png" alt="" width="426" height="176" /></a><br />
</strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Maumere = rumput laut, kakao, mente]]></title>
<link>http://caksamsul.wordpress.com/2009/11/22/maumere-rumput-laut-kakao-mente/</link>
<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 22:24:06 +0000</pubDate>
<dc:creator>Samsul Hadi</dc:creator>
<guid>http://caksamsul.wordpress.com/2009/11/22/maumere-rumput-laut-kakao-mente/</guid>
<description><![CDATA[Saya sedang berada di Maumere bersama pak Bimo, selenggarakan pelatihan pengembangan kelembagaan pet]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://adiatha.wordpress.com/files/2009/11/m_cimg4129.jpg"></a><a href="http://caksamsul.wordpress.com/files/2009/11/m_cimg4129.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-50" title="m_CIMG4129" src="http://caksamsul.wordpress.com/files/2009/11/m_cimg4129.jpg" alt="" width="300" height="185" /></a>Saya sedang berada di Maumere bersama pak Bimo, selenggarakan pelatihan pengembangan kelembagaan petani dan kewirausahaan. Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama antara PeacBROMO dengan LED-NTT, sebuah proyek  pengembangan ekonomi lokal dari SwissContact. pelatihan dilaksanakan tanggal 20-25 november 2009.</p>
<p>Peserta berasal dari petani dan fasilitator lapangan program LED-NTT di tiga sektor, yakni rumput laut, kakao, dan mente. Daerah asal mereka sebagian besar cukup jauh dari kota Maumere. bahkan, peserta yang dari Alor harus ke maumere memakai pesawat udara dan harus transit lebih dulu melalui Kupang.</p>
<p>Output yang diharapkan dari Pelatihan Kelompok Tani dan Kewirsusahaan secara umum adalah:</p>
<ol>
<li>Petani pada 3 sektor (Mete, Kakao dan Rumput Laut) dapat dikelompokan secara baik</li>
<li>Kelompok Tani dan/atau assosiasi/kooperasi memiliki manajemen kelompok yang jelas dan berfungsi baik</li>
<li>Kepengurusan kelompok tani dan/atau assosiasi/kooperasi memiliki tugas dan berfungsi dengan baik</li>
<li>Kelompok tani dapat mengembangkan bisnis yang sederhana dan menguntungkan</li>
<li>Kelembagaan kelompok tani memiliki struktur dan berbisnis legal</li>
<li>Kelompok Tani memiliki usaha produktif</li>
<li>Kelompok Tani dan/atau asosiasi/kooperasi mempunyai posisi tawar terhadap hasil comoditas</li>
<li>Kelompok Tani memiliki kemitraan bisnis</li>
<li>Kelompok Tani memiliki kemampuan akses pasar, modal, informasi dan teknology.</li>
</ol>
<p>Adapun output khusus yang diharapkan adalah:</p>
<ol>
<li>Peserta dapat memahami jenis, bentuk dan kepemilikan organisasi tani</li>
<li>Peserta dapat memahami proses pembentukan kelembagaan kelompok Tani</li>
<li>Peserta dapat memahami jenis dan bentuk wirausaha</li>
<li>Peserta dapat berinovasi merancang dan mengembangkan bisnis hasil pertanian primer (bahan baku) atau produk olahan bersama anggota kelompot tani lainnya dipedesaan</li>
<li>Peserta dapat memahami proses pembentukan kooperasi dan fungsinya</li>
<li>Peserta dapat memahami jenis dan bentuk pengelolaan keuangan keluarga secara sederhana.</li>
<li>Peserta dapat memahami teknik pelayanan terhadap pelanggan (kepribadiaan)</li>
<li>Peserta dapat memahami mekanisme kerjasama atau kemitraan bisnis, akses pasar, akses informasi dan akses modal.</li>
<li>Peserta memahami manfaat dari organizáis tani yang kuat</li>
</ol>
<p>Materi yang diberikan dalam pelatihan “Kelembagaan Kelompok Tani dan Kewirausahaan ini adalah:</p>
<ol>
<li><strong>Manajemen Kewirausahaan: Bagiamana mengelola bisnis yang baik.</strong></li>
<li><strong>Etika Bisnis :</strong>  Bagaimana membangun kepercayaan kelompok dan individu</li>
<li><strong>Lembaga Pelayanan Jasa:</strong> bagaimana menjadi lembaga pelayanan jasa yang baik, bagaimana jasa bisa diakses oleh petani atau pihak luar, apa model kelembagaan yang cocok, apa saja yang harus dimiliki oleh lembaga pelayanan jasa sehingga professional, dll.</li>
<li><strong>Kelembagaan petani : </strong>Bagaimana mengelola kelembagaan petani yang baik khususnya untuk bisnis pertanian, model kelembagaan, dll.</li>
<li><strong>Administrasi bisnis:</strong> Administrasi apa saja yang harus di persiapkan untuk kelompok atau bisnis yang dikelolanya.</li>
<li><strong>Teknik Pelayanan Terhadap Pelanggan (Keperibadian)</strong></li>
<li>Pembentukan Koperasi dan Syarat-Syaratnya</li>
<li>Merintis Bisnis (SYB) &#38; Sistimatika Pembukuan Sederhana untuk Lembaga UMKM (BDSP dan LKM)</li>
</ol>
<p>Tempat pelatihan yang dipilih kawan2 LED-NTT sungguh indah sekali. Waliti Beach Hotel &#38; Restaurant, terletak di tepi pantai utara kota Maumere. pantai yang bersih dan hangat, udara segar (walau tidak terlalu sejuk), dan suasana tenang, menjadikan kegiatan pelatihan berjalan dengan sangat menyenangkan. Juga, sarana dan prasarana pelatihan tersedia dengan memadai.</p>
<p>Ini awal yang bagus untuk membangun jaringan di wilayah Indonesia timur, khususnya wilayah NTT. Perkembangan ini merupakan lanjutan dari upaya PeacBROMO membangun cakupan area bisnisnya ke wilayah Timur, setelah sebelumnya sudah berhasil masuk ke bali, lombok, dan sumbawa.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Maumere = rumput laut, kakao, mente]]></title>
<link>http://adiatha.wordpress.com/2009/11/21/maumere-rumput-laut-kakao-mente/</link>
<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 22:05:57 +0000</pubDate>
<dc:creator>Samsul Hadi</dc:creator>
<guid>http://adiatha.wordpress.com/2009/11/21/maumere-rumput-laut-kakao-mente/</guid>
<description><![CDATA[Saya sedang berada di Maumere bersama pak Bimo, selenggarakan pelatihan pengembangan kelembagaan pet]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://adiatha.wordpress.com/files/2009/11/m_cimg4129.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-5" title="m_CIMG4129" src="http://adiatha.wordpress.com/files/2009/11/m_cimg4129.jpg" alt="" width="300" height="185" /></a>Saya sedang berada di Maumere bersama pak Bimo, selenggarakan pelatihan pengembangan kelembagaan petani dan kewirausahaan. Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama antara PeacBROMO dengan LED-NTT, sebuah proyek  pengembangan ekonomi lokal dari SwissContact. pelatihan dilaksanakan tanggal 20-25 november 2009.</p>
<p>Peserta berasal dari petani dan fasilitator lapangan program LED-NTT di tiga sektor, yakni rumput laut, kakao, dan mente. Daerah asal mereka sebagian besar cukup jauh dari kota Maumere. bahkan, peserta yang dari Alor harus ke maumere memakai pesawat udara dan harus transit lebih dulu melalui Kupang.</p>
<p>Output yang diharapkan dari Pelatihan Kelompok Tani dan Kewirsusahaan secara umum adalah:</p>
<ol>
<li>Petani pada 3 sektor (Mete, Kakao dan Rumput Laut) dapat dikelompokan secara baik</li>
<li>Kelompok Tani dan/atau assosiasi/kooperasi memiliki manajemen kelompok yang jelas dan berfungsi baik</li>
<li>Kepengurusan kelompok tani dan/atau assosiasi/kooperasi memiliki tugas dan berfungsi dengan baik</li>
<li>Kelompok tani dapat mengembangkan bisnis yang sederhana dan menguntungkan</li>
<li>Kelembagaan kelompok tani memiliki struktur dan berbisnis legal</li>
<li>Kelompok Tani memiliki usaha produktif</li>
<li>Kelompok Tani dan/atau asosiasi/kooperasi mempunyai posisi tawar terhadap hasil comoditas</li>
<li>Kelompok Tani memiliki kemitraan bisnis</li>
<li>Kelompok Tani memiliki kemampuan akses pasar, modal, informasi dan teknology.</li>
</ol>
<p>Adapun output khusus yang diharapkan adalah:</p>
<ol>
<li>Peserta dapat memahami jenis, bentuk dan kepemilikan organisasi tani</li>
<li>Peserta dapat memahami proses pembentukan kelembagaan kelompok Tani</li>
<li>Peserta dapat memahami jenis dan bentuk wirausaha</li>
<li>Peserta dapat berinovasi merancang dan mengembangkan bisnis hasil pertanian primer (bahan baku) atau produk olahan bersama anggota kelompot tani lainnya dipedesaan</li>
<li>Peserta dapat memahami proses pembentukan kooperasi dan fungsinya</li>
<li>Peserta dapat memahami jenis dan bentuk pengelolaan keuangan keluarga secara sederhana.</li>
<li>Peserta dapat memahami teknik pelayanan terhadap pelanggan (kepribadiaan)</li>
<li>Peserta dapat memahami mekanisme kerjasama atau kemitraan bisnis, akses pasar, akses informasi dan akses modal.</li>
<li>Peserta memahami manfaat dari organizáis tani yang kuat</li>
</ol>
<p>Materi yang diberikan dalam pelatihan “Kelembagaan Kelompok Tani dan Kewirausahaan ini adalah:</p>
<ol>
<li><strong>Manajemen Kewirausahaan: Bagiamana mengelola bisnis yang baik.</strong></li>
<li><strong>Etika Bisnis :</strong>  Bagaimana membangun kepercayaan kelompok dan individu</li>
<li><strong>Lembaga Pelayanan Jasa:</strong> bagaimana menjadi lembaga pelayanan jasa yang baik, bagaimana jasa bisa diakses oleh petani atau pihak luar, apa model kelembagaan yang cocok, apa saja yang harus dimiliki oleh lembaga pelayanan jasa sehingga professional, dll.</li>
<li><strong>Kelembagaan petani : </strong>Bagaimana mengelola kelembagaan petani yang baik khususnya untuk bisnis pertanian, model kelembagaan, dll.</li>
<li><strong>Administrasi bisnis:</strong> Administrasi apa saja yang harus di persiapkan untuk kelompok atau bisnis yang dikelolanya.</li>
<li><strong>Teknik Pelayanan Terhadap Pelanggan (Keperibadian)</strong></li>
<li>Pembentukan Koperasi dan Syarat-Syaratnya</li>
<li>Merintis Bisnis (SYB) &#38; Sistimatika Pembukuan Sederhana untuk Lembaga UMKM (BDSP dan LKM)</li>
</ol>
<p>Tempat pelatihan yang dipilih kawan2 LED-NTT sungguh indah sekali. Waliti Beach Hotel &#38; Restaurant, terletak di tepi pantai utara kota Maumere. pantai yang bersih dan hangat, udara segar (walau tidak terlalu sejuk), dan suasana tenang, menjadikan kegiatan pelatihan berjalan dengan sangat menyenangkan. Juga, sarana dan prasarana pelatihan tersedia dengan memadai.</p>
<p>Ini awal yang bagus untuk membangun jaringan di wilayah Indonesia timur, khususnya wilayah NTT. Perkembangan ini merupakan lanjutan dari upaya PeacBROMO membangun cakupan area bisnisnya ke wilayah Timur, setelah sebelumnya sudah berhasil masuk ke bali, lombok, dan sumbawa.</p>
<p>&#160;</p>
<p>&#160;</p>
<p>&#160;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Haruskah Minah Dipenjara?]]></title>
<link>http://creativesimo.wordpress.com/2009/11/21/haruskah-minah-dipenjara/</link>
<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 11:37:09 +0000</pubDate>
<dc:creator>creativesimo</dc:creator>
<guid>http://creativesimo.wordpress.com/2009/11/21/haruskah-minah-dipenjara/</guid>
<description><![CDATA[Oleh Kuat Puji Prayitno Lengkap sudah tontonan fragmen peradilan di negeri ini, mulai dari yang besa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Oleh Kuat Puji Prayitno Lengkap sudah tontonan fragmen peradilan di negeri ini, mulai dari yang besa]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[teszkós kakaó]]></title>
<link>http://szutoriszszabolcsbence.wordpress.com/2009/11/21/teszkos-kakao/</link>
<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 10:42:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>szutoriszszabolcsbence</dc:creator>
<guid>http://szutoriszszabolcsbence.wordpress.com/2009/11/21/teszkos-kakao/</guid>
<description><![CDATA[annyira szeretnék valami értelmeset ideírni. még kakóért is átmentem a teszkóba, hogy átszellemüljek]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>annyira szeretnék valami értelmeset ideírni. még kakóért is átmentem a teszkóba, hogy átszellemüljek. de az összes új pletyka a negyedben, hogy megnyílt babett műterme, az 1 című film és a fejlécen is található kép rövid bemutatásával. a szövegek változatlanok. szóval tessék olvasgatni. akinek kedve van az meg írjon a kedvenc festményéről vagy filmjéről és küldje el nekem, mert egy lusta pöccs kiberpunk vagyok.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[“Elegi Minah dan Tiga Buah Kakao di Meja Hijau…” Kasus Hukum yang Aneh]]></title>
<link>http://alidabdul.wordpress.com/2009/11/20/elegi-minah-dan-tiga-buah-kakao-di-meja-hijau-kasus-hukum-yang-aneh/</link>
<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 06:48:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>alid abdul</dc:creator>
<guid>http://alidabdul.wordpress.com/2009/11/20/elegi-minah-dan-tiga-buah-kakao-di-meja-hijau-kasus-hukum-yang-aneh/</guid>
<description><![CDATA[Pagi ini headline surat kabar nasional Kompas berbeda dari biasanya yang selama ini tiap hari foto d]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Pagi ini headline surat kabar nasional Kompas berbeda dari biasanya yang selama ini tiap hari foto d]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Cheeseburger and Banana Split]]></title>
<link>http://birgittahoglundsmat.wordpress.com/2009/11/20/cheeseburger-and-banana-split/</link>
<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 06:00:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>Birgitta Höglund&#39;s Mat</dc:creator>
<guid>http://birgittahoglundsmat.wordpress.com/2009/11/20/cheeseburger-and-banana-split/</guid>
<description><![CDATA[Cheeseburger Lowcarb En regnig kväll blev jag sugen på riktigt god snabbmat. Köpte nymald nötfärs oc]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } --><a href="http://birgittahoglundsmat.wordpress.com/files/2009/11/091113-010.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-3380" title="Cheeseburger Lowcarb" src="http://birgittahoglundsmat.wordpress.com/files/2009/11/091113-010.jpg" alt="Cheeseburger Lowcarb" width="470" height="352" /></a></p>
<h4 style="text-align:center;">Cheeseburger Lowcarb</h4>
<p>En regnig kväll blev jag sugen på riktigt god snabbmat. Köpte nymald nötfärs och jumboägg på Tansas. Regnet öste ner när jag handlat klart, så det blev buss hem i rusningstrafiken.</p>
<p>Jag var både trött och blöt när jag kom hem, då är den här typen av mat fint att ta till. Snabbt, enkelt och mycket gott.</p>
<h4 style="text-align:center;">Ostburgare LCHF</h4>
<p style="text-align:center;">250 gr Nötfärs</p>
<p style="text-align:center;">Havssalt och nymald Vitpeppar</p>
<p style="text-align:center;">Eski Kasar eller Gräddost</p>
<p>Blanda färs och kryddor. Forma till två biffar, platta till lite så går de fort att steka.</p>
<h4 style="text-align:center;">Dressing</h4>
<p style="text-align:center;">1½ dl Ekologisk Majonnäs</p>
<p style="text-align:center;">1 msk Heinz Ketchup</p>
<p style="text-align:center;">1 tsk Fransk Senap</p>
<p style="text-align:center;">Svartpeppar</p>
<p>Blanda allt till dressingen, låt stå och dra en stund, så kommer smaken fram mer.</p>
<p>Bryn 2 msk Smör och stek hamburgarna några minuter på varje sida. Stek 2 Ägg och lägg på några  skivor ost som får smälta ner över hamburgarna. Servera med Sallad, Tomat, Cornichons och dressingen.</p>
<h4 style="text-align:center;">Banana Split with Chocolate sauce</h4>
<p>En Amerikansk hamburgermeny avslutas ju ofta med milkshake eller glass. Min Banana Split blev betydligt nyttigare.</p>
<p>Visst är det en del kolhydrater i en banan, men den höjer inte blodsockret mycket i samband med en sådan här måltid.</p>
<h4 style="text-align:center;">Banana Split</h4>
<p style="text-align:center;">1 liten Banan</p>
<p style="text-align:center;">2 dl vispad Grädde</p>
<h4 style="text-align:center;">Chokladsås</h4>
<p style="text-align:center;">2 msk Kakao av bra kvalitet</p>
<p style="text-align:center;">3 msk Vatten</p>
<p style="text-align:center;">1 tsk Pinjehonung</p>
<p style="text-align:center;">Lite Havssalt</p>
<p style="text-align:center;">1 msk Smör</p>
<p>Koka upp allt utom smöret under vispning. Låt puttra några minuter på svag värme, rör under tiden så det inte bränner vid. Ta från värmen och rör ner smöret. Låt kallna.</p>
<p>Skär bananen i små bitar och varva med grädde och chokladsås i en liten kopp.</p>
<p><a href="http://birgittahoglundsmat.wordpress.com/files/2009/11/091113-013.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-3381" title="Liten Banana Split som passar fint för en lågkolhydrat-ätare" src="http://birgittahoglundsmat.wordpress.com/files/2009/11/091113-013.jpg" alt="Liten Banana Split som passar fint för en lågkolhydrat-ätare" width="470" height="352" /></a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Minah dan Tiga Buah Kakao ]]></title>
<link>http://holistikasaya.wordpress.com/2009/11/20/minah-dan-tiga-buah-kakao/</link>
<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 02:56:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>holistikasaya</dc:creator>
<guid>http://holistikasaya.wordpress.com/2009/11/20/minah-dan-tiga-buah-kakao/</guid>
<description><![CDATA[Minah (55) hanya dapat meremas kedua belah tangannya untuk menepis kegalauan agar tetap tegar saat m]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong><a href="http://holistikasaya.wordpress.com/files/2009/11/minah2.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-35" title="minah" src="http://holistikasaya.wordpress.com/files/2009/11/minah2.jpg" alt="" width="298" height="225" /></a></strong>Minah (55) hanya dapat meremas kedua belah tangannya untuk menepis kegalauan agar tetap tegar saat menyampaikan pembelaan atau pleidoi di hadapan majelis hakim di Pengadilan Negeri Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (19/11).</p>
<p>Tanpa didampingi pengacara, ia menceritakan bahwa alasannya memetik tiga buah kakao di kebun PT Rumpun Sari Antan 4, pertengahan Agustus lalu, adalah untuk dijadikan bibit.</p>
<p>Nenek tujuh cucu yang buta huruf ini sesekali melemparkan pandangan kepada beberapa orang yang dikenal guna memperoleh kekuatan. Ia berusaha memastikan bahwa pembelaannya dapat meyakinkan majelis hakim.</p>
<p>Dengan menggunakan bahasa Jawa <em>ngapak</em> (dialek Banyumasan) bercampur bahasa Indonesia, Minah menuturkan, tiga buah kakao itu untuk menambah bibit tanaman kakao di kebunnya di Dusun Sidoharjo, Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas. ”Kalau dipenjara, <em>inyong</em> (saya) enggak mau Pak Hakim. <em>Namung</em> (cuma) tiga buah kakao,” ujar Minah kepada majelis hakim.</p>
<p>Minah mengaku sudah menanam 200 bibit pohon kakao di kebunnya, tetapi ia merasa jumlah itu masih kurang. Namun, belum sempat buah tersebut dibawa pulang, seorang mandor perkebunan, Sutarno, menegurnya. Minah lantas meminta maaf dan meminta Sutarno untuk membawa ketiga buah kakao tersebut.</p>
<p>Alih-alih permintaan maafnya diterima, manajemen PT RSA 4 malah melaporkan Minah ke Kepolisian Sektor Ajibarang, akhir Agustus lalu. Laporan itu berlanjut pada pemeriksaan kepolisian dan berakhir di meja hijau.</p>
<p>Minah sudah berusaha melepaskan diri dari jerat hukum. Tapi usahanya sia-sia. Hukum yang mestinya mengayomi masyarakat dengan menegakkan keadilan, bagi nenek Minah, ternyata tak punya nurani. Hukum kita rupanya tak memberi ampun bagi orang kecil seperti Minah. Tetapi, koruptor pencuri miliaran rupiah uang rakyat melenggang bebas dari sanksi hukum.</p>
<p>Di Jawa Tengah, misalnya, empat bekas anggota DPRD dan aparat Pemerintah Kota Semarang yang menjadi terpidana kasus korupsi dana APBD Kota Semarang tahun 2004 sebesar Rp 2,16 miliar divonis bebas. Mereka bebas dari sanksi hukum setelah Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan peninjauan kembali mereka. MA menyatakan keempat terpidana itu tidak melakukan tindak pidana.</p>
<p>Muramnya penuntasan masalah hukum di Jateng masih ditambah lagi dengan putusan hakim yang hanya memberikan hukuman percobaan kepada pelaku tindak pidana korupsi. Salah satunya dijatuhkan kepada Ketua DPRD Jateng periode 1999-2004, Mardijo. Terdakwa korupsi dobel anggaran APBD Jateng sebesar Rp 14,8 miliar ini hanya diberi hukuman percobaan selama dua tahun.</p>
<p>Minah memang tak mengerti masalah hukum seperti para terpidana dan terdakwa kasus korupsi itu. Namun, dengan berkata jujur, ia memiliki keyakinan bahwa ia mampu menghadapi rimba hukum formal yang tidak dimengertinya sama sekali.</p>
<p>Terhitung tanggal 13 Oktober sampai 1 November, Minah menjadi tahanan rumah, yakni sejak kasusnya dilimpahkan dari kepolisian kepada Kejaksaan Negeri Purwokerto. Sejak itu hingga sekarang, ia harus lima kali pergi pulang memenuhi panggilan pemeriksaan di Kejaksaan Negeri Purwokerto, dan persidangan di Pengadilan Negeri Purwokerto.</p>
<p>Rumah Minah di dusun, di pelosok bukit. Letaknya sekitar 15 kilometer dari jalan utama Ajibarang-Wangon. Perjalanan ke Purwokerto masih menempuh jarak sejauh 25 kilometer lagi. Jarak sepanjang itulah yang harus ditempuh Minah setiap kali memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri Purwokerto dan Pengadilan Negeri Purwokerto.</p>
<p>Satu kali perjalanan ke Purwokerto, Minah mengaku, bisa menghabiskan Rp 50.000 untuk naik ojek dan angkutan umum. Ditambah lagi untuk makan selama di perjalanan. ”<em>Kadang disangoni anak kula </em>(kadang dibiayai anak saya),” katanya.</p>
<p>Sebelum menyampaikan putusan, majelis hakim juga pernah bertanya kepada Minah, siapa lagi yang memberikannya ongkos ke Purwokerto. ”Saya juga pernah dikasih Rp 50.000 sama ibu jaksa, untuk ongkos pulang,” kata Minah sambil menoleh kepada jaksa penuntut umum Noor Haniah.</p>
<p>Noor Haniah yang mendengar jawaban itu hanya dapat memandang lurus ke Minah.</p>
<p>Elegi Minah tentang tiga kakao yang diambilnya melarutkan perasaan majelis hakim. Saat membacakan pertimbangan putusan hukum, Ketua Majelis Hakim Muslich Bambang Luqmono sempat bersuara tersendat karena menahan tangis.</p>
<p>Muslich mengaku tersentuh karena teringat akan orangtuanya yang juga petani.</p>
<p>Majelis hakim memutuskan, Minah dihukum percobaan penjara 1 bulan 15 hari. Jadi, Minah tak perlu menjalani hukuman itu, dengan catatan tidak melakukan tindak pidana lain selama masa percobaan tiga bulan.</p>
<p>Persidangan ditutup dengan tepuk tangan para warga yang mengikuti persidangan tersebut.</p>
<p>Kasus Minah bisa menjadi contoh bahwa penuntasan masalah hukum di negeri ini masih saja berlangsung tanpa mendengarkan hati nurani, yaitu rasa keadilan&#8230;.</p>
<p>Naskah dan Foto: Harian Kompas</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[MARI KITA MENGHENINGKAN CIPTA, UNTUK KEADILAN YANG TELAH GUGUR DI NEGERI INI (Buat Nek Minah)]]></title>
<link>http://daholi4tengku.wordpress.com/2009/11/20/mari-kita-mengheningkan-cipta-untuk-keadilan-yang-telah-gugur-di-negeri-ini-buat-nek-minah/</link>
<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 02:02:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>qivi</dc:creator>
<guid>http://daholi4tengku.wordpress.com/2009/11/20/mari-kita-mengheningkan-cipta-untuk-keadilan-yang-telah-gugur-di-negeri-ini-buat-nek-minah/</guid>
<description><![CDATA[MARI KITA MENGHENINGKAN CIPTA, UNTUK KEADILAN YANG TELAH GUGUR DI NEGERI INI (KISAH NEK MINAH YANG T]]></description>
<content:encoded><![CDATA[MARI KITA MENGHENINGKAN CIPTA, UNTUK KEADILAN YANG TELAH GUGUR DI NEGERI INI (KISAH NEK MINAH YANG T]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tiga Buah Kakao Ancam Nenek Minah Tiga Bulan Penjara]]></title>
<link>http://creativesimo.wordpress.com/2009/11/19/tiga-buah-kakao-ancam-nenek-minah-tiga-bulan-penjara/</link>
<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 11:08:36 +0000</pubDate>
<dc:creator>creativesimo</dc:creator>
<guid>http://creativesimo.wordpress.com/2009/11/19/tiga-buah-kakao-ancam-nenek-minah-tiga-bulan-penjara/</guid>
<description><![CDATA[Inilah ironi di negeri ini. Koruptor yang makan uang rakyat bermiliar-miliar banyak yang lolos dari ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Inilah ironi di negeri ini. Koruptor yang makan uang rakyat bermiliar-miliar banyak yang lolos dari ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Nenek dikenai tahanan rumah 3 bulan gara2 3 buah kakao]]></title>
<link>http://rianadrianto.wordpress.com/2009/11/18/nenek-dikenai-tahanan-rumah-3-bulan-gara2-3-buah-kakao/</link>
<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 15:15:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>Rian</dc:creator>
<guid>http://rianadrianto.wordpress.com/2009/11/18/nenek-dikenai-tahanan-rumah-3-bulan-gara2-3-buah-kakao/</guid>
<description><![CDATA[Baru saja di Metro TV di Program Suara Anda ada berita bahwa PT. Rumpun Sari Antan 4 di Banyumas men]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Baru saja di Metro TV di Program Suara Anda ada berita bahwa PT. Rumpun Sari Antan 4 di Banyumas men]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Formiddags snack (eller - sukkerkold-snack) ]]></title>
<link>http://carolinefibaek.wordpress.com/2009/11/18/formiddags-snack-eller-sukkerkold-snack/</link>
<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 06:50:30 +0000</pubDate>
<dc:creator>carolinefibaek</dc:creator>
<guid>http://carolinefibaek.wordpress.com/2009/11/18/formiddags-snack-eller-sukkerkold-snack/</guid>
<description><![CDATA[Her er lige en lille hurtig snack, ideel når blodsukkeret og koncentrationen daler.Når jeg arbejder ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Her er lige en lille hurtig snack, ideel når blodsukkeret og koncentrationen daler.Når jeg arbejder har jeg altid følgende med mig:Gojibærrå kakaonibs1 banan<br />
Mos bananen med en gaffel,tilsæt en håndfuld rå kakaonibs og rør rundtDrys gojibær over<br />
In Joy;)<br />
Ægte rå økologiske kakaonibs kan købes her: <a href="http://shop.rawfood.dk/product.asp?product=55">http://shop.rawfood.dk/product.asp?product=55</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Endnu en quickie i køkkenet ]]></title>
<link>http://carolinefibaek.wordpress.com/2009/11/18/endnu-en-quickie-i-k%c3%b8kkenet/</link>
<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 06:46:10 +0000</pubDate>
<dc:creator>carolinefibaek</dc:creator>
<guid>http://carolinefibaek.wordpress.com/2009/11/18/endnu-en-quickie-i-k%c3%b8kkenet/</guid>
<description><![CDATA[Åh jeg ELSKER bare lækker mad (og dessert, ikke mindst!) som tilfører kroppen maksimal næring og ene]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Åh jeg ELSKER bare lækker mad (og dessert, ikke mindst!) som tilfører kroppen maksimal næring og energi &#8211; og som samtidig kan laves på under 5 minutter og uden opvask! Det er en quickie.<br />
Her er en hurtig ChokoCrunch Energi budding.-Og den er så sund at den kan spises til morgenmad!<br />
Mos en banan med½ tsk kokosolie1 drys vaniljepulver2 spsk rå kakao<br />
Smask det hele godt rundt til det bliver dejligt moset. Drys med rå kakao nibs (stykker af hele kakaobønner) og evt også med gojiberries.</p>
<p>AND EAT LIKE YOU GIVE A DAMN!:)</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[At work? Need a break? Order this from Kakao!]]></title>
<link>http://danderma.wordpress.com/2009/11/18/at-work-need-a-break-order-this-from-kakao/</link>
<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 04:30:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>Daddy's Girl</dc:creator>
<guid>http://danderma.wordpress.com/2009/11/18/at-work-need-a-break-order-this-from-kakao/</guid>
<description><![CDATA[We were facebooking while on a break from work on Sunday morning when we saw Kakao &#8217;s group on]]></description>
<content:encoded><![CDATA[We were facebooking while on a break from work on Sunday morning when we saw Kakao &#8217;s group on]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Min mad]]></title>
<link>http://carolinefibaek.wordpress.com/2009/11/17/min-mad/</link>
<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 16:49:17 +0000</pubDate>
<dc:creator>carolinefibaek</dc:creator>
<guid>http://carolinefibaek.wordpress.com/2009/11/17/min-mad/</guid>
<description><![CDATA[Jeg bliver ofte spurgt af klienter (og andre nysgerrige) hvordan jeg lever som raw fooder. Og jeg ka]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Jeg bliver ofte spurgt af klienter (og andre nysgerrige) hvordan jeg lever som raw fooder. Og jeg kan selv huske, hvor givende og inspirerende det var for min egen udvikling, at surfe rundt på raw food blogs og læse om hvordan andre &#8211; mere garvede &#8211; raw foodere gjorde. Så her har I lige en helt almindelig dag i mit liv:<br />
Fredag d. 25.9 2009</p>
<p>Op kl <strong>7.30</strong>Har kun fået 5 timers søvn.. gab. Føler mig helt indtørret og tømmermandsagtig. Jeg blev bare så grebet af entusiasme, at jeg kom til at arbejde for længe og var så lykkelig at jeg ikke kunne sove. Men det er da ikke den værste grund til søvnmangel..Drikker et stort glas vand med safran ekstrakt og det letter lidt i hovedet.Spiser 3 rå kakaobønner for at få energi og laver lidt yoga-udstræk, for at få gang i trætte muskler.Min svigermor kommer forbi med friskpresset æblejuice fra hendes have (vi bor tæt på hinanden). Luksus!Juicer bladselleri, agurk, ingefær, mynteblade, citronmelisse og blander med æblejuicen. Rører op med 1 tsk chlorella og 1 tsk cayenne.Kaster nogle grøntasger i en pose til madpakke senere. Drikker min daglige urteblanding &#8211; denne gang for at styrke immunforsvaret, modstå stress og for energi)Drikker et glas juice og hælder resten på flasker &#8211; et hurtigt bad og ud af døren. Nyder at jeg ikke skal i børnehave og aflevere min søn i dag.<strong>09.30</strong> afsted på cykel i solskin- en fantastisk dag med klienter venter<strong>11.00</strong> en flaske af min grønne eliksir, en skål med rå kakaonibs og gojibær. Der er kommet en ny rå kakaobar &#8211; den må altså testes;)<strong>12.00 </strong>en hurtig flax crax med hummus og grøn juice. Jeg har næsten altid en kande mynte te stående som jeg drikke med mine klienter i konsultationen.<strong>14.00 </strong>Stor frokost af savoy wraps fylds med avocado, tomat, forårsløg, rødløg, Flax crax med hummus til.<strong>15.00 </strong>Friskpresset gulerods- æble- persillejuice fra en juicebar ved siden af min klinik &#8211; det betaler sig at researche efter sunde steder der gør mad på farten lidt lettere. 10 min frisk luft, sollys og strækøvelser inden sidste klient.<strong>17.30 </strong>En håndfuld gojiberries m kakaonibs og en kop myntete inden jeg fræser hjem på min cykel.<strong>19.00 </strong>Fantastisk vegansk middag med min kæreste på Christiania. Brune ris med citrongræs sauce og masser af salat og grøntsager. Uhm!</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Daglig drikke]]></title>
<link>http://strandos.wordpress.com/2009/11/16/daglig-drikke/</link>
<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 22:01:02 +0000</pubDate>
<dc:creator>Jens-Chr</dc:creator>
<guid>http://strandos.wordpress.com/2009/11/16/daglig-drikke/</guid>
<description><![CDATA[Ja slik lød reklamen for Freia Selskaps Chokolade en gang i tiden:-)Jeg fant plakaten på veggen i Vi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="clear:both;"><a href="http://strandos.files.wordpress.com/2009/11/img_5173.jpg" class="image-link"><img class="linked-to-original" src="http://strandos.files.wordpress.com/2009/11/img_5173-thumb.jpg?w=380&#038;h=337" height="337" align="left" width="380" style="display:inline;float:left;margin:0 10px 10px 0;" /></a>Ja slik lød reklamen for Freia Selskaps Chokolade en gang i tiden:-)<br />Jeg fant plakaten på veggen i Vikgården i Mosjøen. Det er nok noen år siden den hang ute og man drakk kanskje ekte chokolade den gangen? Jeg husker jeg fikk det i oppveksten, men daglig kan jeg ikke erindre at det ble inntatt. Kakao, som det så fint heter i dag er vel heller ikke nå noen vanlig drikk slik jeg har inntrykk av at det var før. Brus og kaffe har vel overtatt for alt?</p>
<p><br class="final-break" style="clear:both;" /></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[SÜPANGLE]]></title>
<link>http://kizilciksurubu.wordpress.com/2009/11/15/supangle/</link>
<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 11:33:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>kizilciksurubu</dc:creator>
<guid>http://kizilciksurubu.wordpress.com/2009/11/15/supangle/</guid>
<description><![CDATA[MALZEMELER: 1 litre süt 1 su bardagi tozseker 5 corba kasigi un 3 corba kasigi kakao 75 gr margarin ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div>
<p><a href="http://3.bp.blogspot.com/_juQ97OdOqwA/Rwi-uXFHn8I/AAAAAAAAAC4/Wt8pOaFYMkQ/s1600-h/caprese+017.jpg"><img src="http://3.bp.blogspot.com/_juQ97OdOqwA/Rwi-uXFHn8I/AAAAAAAAAC4/Wt8pOaFYMkQ/s320/caprese+017.jpg" border="0" alt="" /></a></p>
<div>MALZEMELER:</p>
<p>1 litre süt<br />
1 su bardagi tozseker<br />
5 corba kasigi un<br />
3 corba kasigi kakao<br />
75 gr margarin<br />
1 paket siyah cikolata<br />
1 paket vanilya<br />
kek parcalari veya kakaolu bisküvi</p>
<p>YAPILISI:</p>
<p>Tencerenini icine sütü,unu, sekeri ve kakaoyu koyup karistiralim.Bunu ocaga koyup,orta ateste devamli karistirarak pisirelim.Pistikten sonra ocaktan alip,margarini,cikolatayi ve vanilyayi icine katalim.Margarin ve cikolata eriyinceye kadar karistirmaya devam edelim.Kaselerin diplerine kek veya bisküvi koyup üzerlerine süpanglemizden dökelim.Soguyunca üzerlerine hindistan cevizi serpip servis yapalim.</p>
<p>AFIYET OLSUN!</p></div>
<p>&#160;</p>
</div>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Lieblingsgetränk: Kakao]]></title>
<link>http://bundtstift.wordpress.com/2009/11/14/lieblingsgetrank-kakao/</link>
<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 08:45:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>bundtstift</dc:creator>
<guid>http://bundtstift.wordpress.com/2009/11/14/lieblingsgetrank-kakao/</guid>
<description><![CDATA[Wir haben in unserer Schule eine Bar mit Namen Pferdestall und eigentlich dachten wir, dass wir uns ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Wir haben in unserer Schule eine Bar mit Namen Pferdestall und eigentlich dachten wir, dass wir uns ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Adventskalenderen min er borte!]]></title>
<link>http://birthejakobsen.wordpress.com/2009/11/12/adventskalenderen-min-er-borte/</link>
<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 21:03:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>birthejakobsen</dc:creator>
<guid>http://birthejakobsen.wordpress.com/2009/11/12/adventskalenderen-min-er-borte/</guid>
<description><![CDATA[føler meg deilig her ja.. Vel, den jeg kjøpte for 10 kr på Rema 1000. Den ligger i magen min nå :\ K]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div id="attachment_26" class="wp-caption alignleft" style="width: 235px"><img class="size-medium wp-image-26" title="Sexy, Sexy" src="http://birthejakobsen.wordpress.com/files/2009/11/sdc11778.jpg?w=225" alt="Sexy, Sexy" width="225" height="300" /><p class="wp-caption-text">føler meg deilig her ja..</p></div>
<p>Vel, den jeg kjøpte for 10 kr på Rema 1000. Den ligger i magen min nå :\ Kan ikke noe for det, det er noe med den sjokoladen..Jaja, nå sitter jeg her med lue på hodet og med teppet godt rundt meg. Det er begynt å bli så kaldt ute at jeg tror vi kommer til å få en utrolig kald vinter. Vurderer å lage varm kakao.</p>
<p>Har en følelse over at jeg hopper til køys tidlig idag. Vil bare krype under dynen og bare ligge der, høres deilig ut, sant?</p>
<p>Jeg tok og svarte på noen spørsmål, og her er et lite utdrag:</p>
<blockquote><p>VONDESTE MAT?<br />
Vondeste mat? Syntes tomater smaker som blod, så sikkert det.</p>
<p>DET DU LIKER MINST VED DEG SELV?<br />
Huff, blir jo nesten litt deppa nå.</p>
<p>TULLERINGER DU FOLK?<br />
Med alkohol i blodet kan det nok skje, ja.</p>
<p>SISTE BRYLLUP DU VAR I:<br />
Vet du hva? Tror ikke jeg har vært i et bryllup enda.</p></blockquote>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
