<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>kandungan-gas &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/kandungan-gas/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "kandungan-gas"</description>
	<pubDate>Tue, 18 Jun 2013 07:06:10 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[CARA KERJA MESIN EFI]]></title>
<link>http://yudhantoyoga.wordpress.com/2013/05/14/cara-kerja-mesin-efi/</link>
<pubDate>Tue, 14 May 2013 07:34:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>yudhantoyoga</dc:creator>
<guid>http://yudhantoyoga.wordpress.com/2013/05/14/cara-kerja-mesin-efi/</guid>
<description><![CDATA[]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://yudhantoyoga.files.wordpress.com/2013/05/mesin-efi.jpeg"><img class="size-full wp-image" id="i-5" alt="Image" src="http://yudhantoyoga.files.wordpress.com/2013/05/mesin-efi.jpeg?w=230" /></a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[PERLUNYA REKOMENDASI TEKNIS]]></title>
<link>http://hagemman.wordpress.com/2009/07/14/perlunya-rekomendasi-teknis/</link>
<pubDate>Tue, 14 Jul 2009 06:11:20 +0000</pubDate>
<dc:creator>hagemman</dc:creator>
<guid>http://hagemman.wordpress.com/2009/07/14/perlunya-rekomendasi-teknis/</guid>
<description><![CDATA[Kesadaran masyarakat untuk senantiasa memperoleh rekomendasi teknis mengenai kondisi daerah untuk be]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1380" title="semburan lumpur" src="http://hagemman.files.wordpress.com/2009/07/semburan-lumpur.jpg?w=150&#038;h=150" alt="semburan lumpur" width="150" height="150" />Kesadaran masyarakat untuk senantiasa memperoleh rekomendasi teknis mengenai kondisi daerah untuk berbagai aktifitas pengeboran merupakan syarat mutlak. Karena tanpa adanya rekomendasi teknis akan membuka peluang terjadinya kegagalan pengeboran dan rentan menimbulkan kerusakan lingkungan sekitar.</p>
<p>“ Kepatuhan pada rekomendasi ini belum sepenuhnya disadari dalam aktifitas pengeboran di Indonesia, baik oleh pemerintah maupun swasta,” kata Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia Lambok Hutasoit dalam diskusi panel “Jebakan Gas dan Air Tanah” yang digelar Ikatan Ahli geologi Indonesia Jawa Barat – Banten di Museum Geologi, Bandung, Jawa Barat (10/7).</p>
<p>Menurut Lambok, gejala ini hampir terjadi di seluruh Indonesia. Akibatnya, banyak aktifitas pengeboran yang gagal. Bahkan, bila berhasil pun, biasanya menyisakan kerusakan lingkungan.  “ Kejadian tanpa pedoman panduan teknis terakhir ada di Serang. Pengeboran tetap dilakukan meski daerah itu menyimpan banyak cekungan gas berbahaya,” kata Lambok.</p>
<p><!--more-->Selain itu, pengeboran di Indonesia kebanyakan belum menetapkan sistem keamanan yang baik dan tindakan preventif, pentingnya memasang alat Blow Up Preventer ketika mewaspadai kandungan gas berbahaya di dalam tanah. “ BOP bisa memberikan peringatan lebih dahulu bila ditemukan gas berbahaya. BOP juga bisa melihat seberapa besar kandungan gas yang ada di suatu titik, “ paparnya.</p>
<p>Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Surono mengatakan, pengeboran tanpa rekomendasi teknis dan panduan yang benar hanya akan menimbulkan kerugian. Terkait kasus di Serang, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Banten Budi Priyatna mengakui, semburan lumpur di Serang tidak berijin dan tanpa dilengkapi rekomendasi teknis dari pemerintah daerah.</p>
<p>Jadi, please deh … jangan asal seenaknya ngebor !</p>
<p>Sumber  :  Kompas, 11.07.2009</p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
