<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>karya &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/karya/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "karya"</description>
	<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 16:22:14 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[MAKLUMAT UNTUK SEORANG IBU]]></title>
<link>http://bersamalah.wordpress.com/2009/11/26/maklumat-untuk-seorang-ibu/</link>
<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 17:05:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>bersamalah</dc:creator>
<guid>http://bersamalah.wordpress.com/2009/11/26/maklumat-untuk-seorang-ibu/</guid>
<description><![CDATA[&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Bagaimana Bisa, Mak bagaimana bisa, mak rumput-rumput di k]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong> </strong><a href="http://bersamalah.wordpress.com/files/2009/11/kota.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-18" title="kota" src="http://bersamalah.wordpress.com/files/2009/11/kota.jpg?w=300" alt="" width="236" height="177" /></a><br />
<strong> </strong></p>
<p>&#160;</p>
<p>&#160;</p>
<p>&#160;</p>
<p>&#160;</p>
<p>&#160;</p>
<p>&#160;</p>
<p><strong>Bagaimana Bisa, Mak</strong></p>
<p><strong> </strong>bagaimana bisa, mak<br />
rumput-rumput di kota ini berduri<br />
tajam menusuk jantungku yang sepi</p>
<p>bunga-bunga malam terbang liar<br />
dan baunya terus menjalar</p>
<p>mak, kurasakan hangat darah ini<br />
meliuk-liuk di tulang rapuh<br />
yang terus mengalirkan lagu hitam<br />
di pembaringan yang hendak membatu</p>
<p>menjengukmu pulang bagaimana bisa, mak</p>
<p>ciloang, 2009</p>
<p>&#160;</p>
<p><strong>Maklumat</strong></p>
<p>dimana pun<br />
aku memahat diri sepanjang jalan<br />
mengubur dari segala dosa</p>
<p><em>ciloang, 2009</em></p>
<p>&#160;</p>
<p><strong>Entah</strong></p>
<p>gerimis terurai di dalam bis<br />
jalanan saling lepas<br />
kembali pada muasal<br />
cinta pun menemami di kursi kosong<br />
entah untuk siapa</p>
<p>”bisa saja aku yang menemuimu,<br />
sebab ingin sekali berjiarah dan berenang<br />
di pulaumu.” kataku, entah kapan.</p>
<p>gerimis kembali berai<br />
entah oleh siapa<br />
tertuang di ruang tempatmu menetap<br />
membungkus dalam satu paket kerinduan</p>
<p><em>ciloang, 2009</em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Deskripsi Keluarga SMW]]></title>
<link>http://adzillah.wordpress.com/2009/11/26/deskripsi-keluarga-smw/</link>
<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 04:07:20 +0000</pubDate>
<dc:creator>adzillah</dc:creator>
<guid>http://adzillah.wordpress.com/2009/11/26/deskripsi-keluarga-smw/</guid>
<description><![CDATA[Kenapakah Engkau menikahiku?, karena Aku ingin memilikimu. Kenapakah Engkau ingin memilikiku?, karen]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://adzillah.wordpress.com/files/2009/11/safe_image-php.jpeg"><img class="aligncenter size-full wp-image-166" title="safe_image.php" src="http://adzillah.wordpress.com/files/2009/11/safe_image-php.jpeg" alt="" width="346" height="239" /></a></p>
<p>Kenapakah Engkau menikahiku?, karena Aku ingin memilikimu.<br />
Kenapakah Engkau ingin memilikiku?, karena Aku membutuhkanmu.<br />
Kenapakah Engkau membutuhkanku?, karena Aku mencintaimu.<br />
Kenapakah Engkau mencintaiku?, karena Aku memilihmu.<br />
Kenapakah Engkau memilihku?, karena Aku mengagumimu.<br />
Kenapakah Engkau mengagumiku?, karena Aku menemukanmu.<br />
Kenapakah Engkau menemukanku?, karena Aku mencarimu.<br />
Kenapakah Engkau mencariku?, karena Aku peduli pada calon anak-anakku.</p>
<p>Lantas, apa hubungannya denganku?!?<br />
telah lama Aku berkelana untuk mencari wanita sepertimu, mencarimu(yang dulunya) hanya untuk menemukanmu.<br />
entah berapa delta waktu yang telah kutempuh, akhirnya Aku pun menemukanmu.<br />
entah berapa sketsa kehidupan yang telah kusaksikan, hingga Aku pun mengagumimu.<br />
entah berapa warta yang telah kudengar, hingga Aku pun memilihmu.<br />
entah berapa sigma perasaan yang telah kupadukan, hingga Aku pun mencintaimu.<br />
entah berapa probabilitas yang telah kupertimbangkan, hingga Aku pun membutuhkanmu.<br />
entah berapa munajat yang telah kupanjatkan, hingga Aku pun ingin segera memilikimu.<br />
entah berapa &#8216;azzam yang telah kukuatkan, hingga akhirnya Aku pun menikahimu.</p>
<p>o0H&#8230;!!!<br />
Pantaskah Aku, Engkau miliki hingga Engkau nikahi!!!<br />
pantas&#8230; karena sinar keimananmu yang menyilaukan mata hatiku.<br />
Pantaskah Aku, Engkau cintai hingga Engkau butuhkan!!!<br />
pantas&#8230; Aku mencintaimu karena Aku membutuhkanmu, dan Aku membutuhkanmu karena Aku mencintaimu.<br />
Pantaskah Aku, Engkau kagumi hingga Engkau pilih!!!<br />
pantas&#8230; seperti halnya Aku mengagumi sosok Hajar ra, Khadijah ra, &#8216;Aisyah ra, dan Fatimah ra.<br />
Pantaskah Aku, Engkau cari hingga Engkau temukan!!!<br />
pantas&#8230; karena Aku tidak mencari Istri, tapi Aku mencari Ibu untuk anak-anakku.</p>
<p>Suamiku, maafkan Aku. sebelum kedatanganmu, Aku pernah mencintai seseorang yang tak kutahu dan tak kukenal. seseorang yang baik budi pekertinya, luas pemahaman agamanya, mencintai dan dicintai Allah dan Rasul-Nya. seseorang itu adalah Engkau, Suamiku. Engkaulah yang Aku tunggu(hingga Aku lelah dalam penantian) untuk menjadi Imam bagiku dan juga anak-anakku, mulai sekarang Aku baktikan hidup-matiku padamu, dan Aku serahkan jiwa-ragaku hanya untukmu. Alhamdulillahi Rabbil &#8216;Alamiin&#8230;</p>
<p>Oleh :<br />
Kang Alfan</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Karya dalam hidup]]></title>
<link>http://kata2kata.wordpress.com/2009/11/18/karya-dalam-hidup/</link>
<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 01:10:10 +0000</pubDate>
<dc:creator>opinisaya</dc:creator>
<guid>http://kata2kata.wordpress.com/2009/11/18/karya-dalam-hidup/</guid>
<description><![CDATA[Seorang musisi harus menciptakan musik, seorang seniman harus melukis, seorang penyair harus menulis]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:left;">Seorang musisi harus<br />
menciptakan musik, seorang<br />
seniman harus melukis,<br />
seorang penyair harus<br />
menulis, jika ia ingin merasa<br />
damai dengan dirinya sendiri.<br />
Apa yang seseorang bisa<br />
lakukan, harus ia lakukan.</p>
<p style="text-align:right;">—Abraham Maslow</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Presentasi Bahasa Jepang - Pembelajaran yang Menyenangkan]]></title>
<link>http://mgmpjepangjatim.wordpress.com/2009/11/16/presentasi-bahasa-jepang-pembelajaran-yang-menyenangkan/</link>
<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 01:52:09 +0000</pubDate>
<dc:creator>mgmpjepangjatim</dc:creator>
<guid>http://mgmpjepangjatim.wordpress.com/2009/11/16/presentasi-bahasa-jepang-pembelajaran-yang-menyenangkan/</guid>
<description><![CDATA[Pembelajaran di sekolah mempunyai peran penting terhadap kemampuan kognitif (akademik) para siswa. J]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-175" title="cover" src="http://mgmpjepangjatim.wordpress.com/files/2009/11/cover2.jpg?w=150" alt="cover" width="150" height="112" /></p>
<p>Pembelajaran di sekolah mempunyai peran penting terhadap kemampuan kognitif (akademik) para siswa. Jika pembelajaran yang berlangsung di sekolah sudah menjadi sesuatu yang kurang menarik atau bahkan membosankan bagi siswa, maka akan menjadi kesulitan tersendiri bagi guru untuk menstranfer ilmu. Demikian pula siswa, akan kesulitan dalam menerima ilmu.<br /> Metode pembelajaran yang menyenangkan, yang menuntut siswa untuk aktif dan inovatif telah banyak dibahas di berbagai media. Maka dalam presentasi kali ini, tidak akan dibahas berbagai metode atau teknik pembelajaran seperti tersebut di atas. Namun, akan dibahas bagaimana cara mengawalinya sehingga bisa berlangsung lebih menyenangkan, dan membuat siswa bersemangat dalam mengikuti proses pembelajaran. Ini adalah presentasi pembelajaran yang juga disampaikan dalam pertemuan MGMP bulan Nopember 2009.</p>
<p>Silakan download presentasinya di link berikut<!--more--></p>
<p><a href="http://istikuma.wordpress.com/2009/11/16/presentasi-bahasa-jepang-pembelajaran-yang-menyenangkan/">Klik untuk Download</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Coba]]></title>
<link>http://bukanilustrator.wordpress.com/2009/11/14/coba/</link>
<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 10:46:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>Bambang Hermanto</dc:creator>
<guid>http://bukanilustrator.wordpress.com/2009/11/14/coba/</guid>
<description><![CDATA[Lacak balik merupakan sebuah cara untuk memberitahu sistem blog bahwa Anda telah memasang taut ke me]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Lacak balik merupakan sebuah cara untuk memberitahu sistem blog bahwa Anda telah memasang taut ke mereka. Jika Anda memasang taut ke blog WordPress lainnya mereka akan diberitahu secara otomatis menggunakan ping balik. Tak diperlukan tindakan lain.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Puisi Negeri Para Bedebah]]></title>
<link>http://triscbn.wordpress.com/2009/11/07/puisi-negeri-para-bedebah-2/</link>
<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 16:52:38 +0000</pubDate>
<dc:creator>triscbn</dc:creator>
<guid>http://triscbn.wordpress.com/2009/11/07/puisi-negeri-para-bedebah-2/</guid>
<description><![CDATA[PUISI NEGERI PARA BEDEBAH Ada satu negeri yang dihuni para bedebah Lautnya pernah dibelah tongkat Mu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><ul>
<img src="http://triscbn.wordpress.com/files/2009/11/image0011.jpg?w=125" alt="image001" title="image001" width="140" height="200" class="alignleft size-thumbnail wp-image-924" /><strong>PUISI NEGERI PARA BEDEBAH</strong></p>
<p>Ada satu negeri yang dihuni para bedebah<br />
Lautnya pernah dibelah tongkat Musa<br />
Nuh meninggalkan daratannya karena direndam bah<br />
Dari langit burung-burung kondor<br />
menjatuhkan bebatuan menyala-nyala</p>
<p>Tahukah kamu ciri-ciri negeri para bedebah?<br />
Itulah negeri yang para pemimpinnya hidup mewah<br />
Tapi rakyatnya makan dari mengais sampah<br />
Atau menjadi kuli di negeri orang<br />
Yang upahnya serapah dan bogem mentah</p>
<p>Di negeri para bedebah<br />
Orang baik dan bersih dianggap salah<br />
Dipenjarakan hanya karena sering ketemu wartawan<br />
Menipu rakyat dengan pemilu menjadi lumrah<br />
Karena hanya penguasa yang boleh marah<br />
Sedangkan rakyatnya hanya bisa pasrah</p>
<p>Maka bila negerimu dikuasai para bedebah<br />
Jangan tergesa-gesa mengadu kepada Allah<br />
Karena Tuhan tak akan mengubah suatu kaum<br />
Kecuali kaum itu sendiri mengubahnya</p>
<p>Maka bila melihat negeri dikuasai para bedebah<br />
Usirlah mereka dengan revolusi<br />
Bila tak mampu dengan revolusi, dengan demonstrasi<br />
Bila tak mampu dengan demonstrasi, dengan diskusi<br />
Tapi itulah selemah-lemahnya iman perjuangan ! (rz)</ul>
<p>oleh: Adhie M Massardi</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Negeri Para Bedebah]]></title>
<link>http://citromduro.wordpress.com/2009/11/07/negeri-para-bedebah/</link>
<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 16:05:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>citromduro</dc:creator>
<guid>http://citromduro.wordpress.com/2009/11/07/negeri-para-bedebah/</guid>
<description><![CDATA[Betulkah negeri ini negeri para bedebah. Itulah puisi karya adhie massardi. terus siapa yang bedebah]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Betulkah negeri ini negeri para bedebah. Itulah puisi karya adhie massardi. terus siapa yang bedebah?????</p>
<p>siapa yang bukan bedebah???????????????</p>
<p>siapa yang kurang ajar ?????????????</p>
<p>siapa yang baik ????????????</p>
<p>siapa yang punya negeri ini????????????????</p>
<p>siapa yang tinggal di negeri ini?????????????? negeri para bedebah???????????</p>
<p><!--more--><strong>Negeri Para Bedebah</strong></p>
<p>karya: Adhie Massardi</p>
<p>Ada satu negeri yang dihuni para bedebah<br />
Lautnya pernah dibelah tongkat Musa<br />
Nuh meninggalkan daratannya karena direndam bah<br />
Dari langit burung-burung kondor jatuhkan bebatuan menyala-nyala</p>
<p>Tahukah kamu ciri-ciri negeri para bedebah?<br />
Itulah negeri yang para pemimpinnya hidup mewah<br />
Tapi rakyatnya makan dari mengais sampah<br />
Atau jadi kuli di negeri orang yang upahnya serapah dan bogem mentah</p>
<p>Di negeri para bedebah<br />
Orang baik dan bersih dianggap salah<br />
Dipenjarakan hanya karena sering ketemu wartawan<br />
Menipu rakyat dengan pemilu menjadi lumrah<br />
Karena hanya penguasa yang boleh marah<br />
Sedang rakyatnya hanya bisa pasrah</p>
<p>Maka bila negerimu dikuasai para bedebah<br />
Jangan tergesa-gesa mengadu kepada Allah<br />
Karena Tuhan tak akan mengubah suatu kaum<br />
Kecuali kaum itu sendiri mengubahnya</p>
<p>Maka bila negerimu dikuasai para bedebah<br />
Usirlah mereka dengan revolusi<br />
Bila tak mampu dengan revolusi,<br />
Dengan demonstrasi<br />
Bila tak mampu dengan demonstrasi, dengan diskusi<br />
Tapi itulah selemah-lemahnya iman perjuangan</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pengarang dan Karya]]></title>
<link>http://jokolelonokosti.wordpress.com/2009/11/05/pengarang-dan-karya/</link>
<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 09:30:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>jokolelonokosti</dc:creator>
<guid>http://jokolelonokosti.wordpress.com/2009/11/05/pengarang-dan-karya/</guid>
<description><![CDATA[Usmar Ismail Seorang pemuda Minangkabau yang lahir di Bukittinggi,20 Maret 1921. beliau terkenal seb]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Usmar Ismail</p>
<p>Seorang pemuda Minangkabau yang lahir di Bukittinggi,20 Maret 1921. beliau terkenal sebagai seorang dramawan dan cineast (pembuat film).<img class="alignright size-full wp-image-85" title="us" src="http://jokolelonokosti.wordpress.com/files/2009/11/us.jpg" alt="us" width="107" height="106" /> Dalam dunia sastra ia lebih terkenal sebagai penulis drama. Tetapi beliau mulai masuk ke dunia kesusastraan khususnya dan kesenian umumnya adalah dengan sajak-sajak dan beberapa cerpen. Cerpennya antara lain dimuat dalam <em>Pantjaran Tjinta </em>(1946) dan <em>Gema Tanah Air </em>(1948). Keduannya disusun oleh H. B. Jassin. Sajak-sajak Usmar Ismail sebagian besar kemudian dikumpulkan dan diterbitkan dengan judul <em>Puntung Berasap</em> (1949).</p>
<p>Dalam sajak-sajaknya yang permulaan terasa kepercayaan kepada Jepang, harapan bahwa dengan perantaraan Jepang bangsa Indonesia akan mendapat kemerdekaan. Tetapi hal itu kemudian menemukan kekecewaan. Maka beliau menulis sajak-sajak yang menunjukkan penyerahan dirinya kepada Tuhan. Dalan sajaknya <em>Kita Berjuang</em> beliau dengan lantang menyatakan hasratnya “Beserta saudara turut berjuang!” maksudnya beserta ‘saudara tua’ Dai Nippon. Dan dalam sajaknya <em>Pujangga dan Cita-Cita</em> beliau dengan yakin berkata kepada pujangga “Carilah dulu perjuangan jiwa/Carilah Asia di dalam dada”. Namun tak lama kemudian iapun menulis sajak <em>Diserang Rasa</em>, yaitu timbulnya rasa was-was dan ragu kepada kesungguhan janji dan semboyan Jepang.</p>
<p>Amal Hamzah</p>
<p>Beliau merupakan adik Amir Hamzah yang lahir di Binjai, Langkat, 31 Agustus 1921. dalam sajak-sajaknya yang pertama menunjuk pengaruh abangnya, terutama dalam gaya dan pengucapannya. Beliau kemudian tertarik oleh teosofi dan pengarang India Rabindranath Tagore, beliau menerjemahkan beberapa karya Tagore, yang pernah mendapat hadiah Nobel 1913, antaranya karya utamanya Gitanjali (1947).</p>
<p>Amal mulai menulis di zaman Jepang, ketika beliau kehilangan kepercayaan kepada manusia. Ini terlihat dalam sajaknya yang berjudul <em>Melaut Benciku</em>. Beliau menjadi kasar dan sajak-sajaknya sangat naturalis. Juga dalam sandiwara-sandiwara dan cerita atau sketsa yang ditulisnya, sensulisme sangat kentara. Sajak-sajak dan karangan-karangan lainnya diterbitkan dalam sebuah buku berjudul <em>Pembebasan Pertama </em>(1949).</p>
<p>Rosihan Anwar</p>
<p>Beliau lahir di Padang, 10 Mei 1922. beliau terkenal sebagai seorang wartawan dan komunis terkemuka, pada zaman Jepang menulis beberapa<img class="alignright size-full wp-image-86" title="rosi" src="http://jokolelonokosti.wordpress.com/files/2009/11/rosi.jpg" alt="rosi" width="72" height="99" /> sajak dan cerpen. Sajak-sajaknya banyak melukiskan perasaan dan semangat pemuda. Cerpennya yang berjudul  Radio Masyarakat melukiskan kemelut jiwa pemuda yang yang dilanda keraguan atas janji-janji kosong dari Jepang.</p>
<p>Pada tahun 1967, Rosihan menerbitkan sebuah roman berjudul <em>Radja Ketjil,Badjak Laut di Selat Malaka</em> yang merupakan sebuah roman sejarah Semenanjung pada awal abad ke-18.</p>
<p>&#160;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mobil-Mobil Karya Anak Bangsa Indonesia]]></title>
<link>http://walkmania.wordpress.com/2009/11/02/mobil-mobil-karya-anak-bangsa-indonesia/</link>
<pubDate>Mon, 02 Nov 2009 04:24:39 +0000</pubDate>
<dc:creator>kyubi firefox</dc:creator>
<guid>http://walkmania.wordpress.com/2009/11/02/mobil-mobil-karya-anak-bangsa-indonesia/</guid>
<description><![CDATA[PERSOALAN transportasi yang sering dihadapi terutama di kota-kota besar seperti Jakarta dengan perma]]></description>
<content:encoded><![CDATA[PERSOALAN transportasi yang sering dihadapi terutama di kota-kota besar seperti Jakarta dengan perma]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[NASIB SASTRAWAN DI NEGARA BESAR]]></title>
<link>http://newschannel00.wordpress.com/2009/10/28/nasib-sastrawan-di-negara-besar/</link>
<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 23:20:04 +0000</pubDate>
<dc:creator>didjakarta</dc:creator>
<guid>http://newschannel00.wordpress.com/2009/10/28/nasib-sastrawan-di-negara-besar/</guid>
<description><![CDATA[Seorang politisi di Australia dari Partai Buruh mendapatkan gelar Ph.D (Doctor of Philosophy) dengan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Seorang politisi di Australia dari Partai Buruh mendapatkan gelar Ph.D (Doctor of Philosophy) dengan tesis tentang sastrawan Indonesia bernama Gerson Poyk. Gelar serupa juga diraih ilmuwan dari Jerman Barat. Tak pelak, mereka menjadi tokoh yang terpandang dan dihargai di masing-masing negaranya.</p>
<p>Bagaimana dengan sosok yang mereka teliti? Gerson Poyk tetap hidup sederhana. Dia bukan sastrawan yang kaya. Ketika diundang berbicara dalam suatu acara, ia tak menerima honor jutaan rupiah. “Tetap kere. Inilah nasib sastrawan di sebuah negara besar. Sengsara betul jadi sastrawan Indonesia”, ujarnya tanpa rasa sesal ketika berbicara di Sastra Reboan #19 di Warung Apresiasi (Wapress) Bulungan, Jakarta Selatan kemarin (28/10).</p>
<p>Acara yang bergulir pukul 19.30 seperti biasanya mendapat perhatian besar dari para pelaku dan penikmat sastra. Dari banyaknya yang hadir tampak Sutardji Calzoum Bachri, Hamsad Rangkuti, Slamet Widodo, Leon Agusta dan Fanny Jonathans Poyk.</p>
<p>Selain Gerson Poyk, penampil lain dalam acara yang dipandu MC Budhi Setyawan dan Nurul Wardah serta diawali dengan Band Filo adalah cerpenis dan aktivis wanita, Mariana Amiruddin, Jodhi Yudono yang penulis buku “Mbah Surip We Love You Full”, beberapa pembaca puisi dan Teater Koin. Cerpenis Akmal Nasery Basral tampil memainkan gitar bersama Band Filo yang terdiri dari Arya (gitar), Rangga (bass, keyboard), Demmy (vocal, gitar) dan Eriel (drum) .</p>
<p>Dengan rokok kretek yang dibiarkannya menyala, Gerson Poyk yang pernah menerima Hadiah Sastra <a href="http://aseansec.org">ASEAN </a>pada tahun 1989, juga berbicara tentang tanah kelahirannya, Rote di Nusa Tenggara Timur (NTT), tentang nasib sastrawan, tentang Bahasa Indonesia dan sekilas perjalanan hidupnya. Cerpenis yang dilahirkan tahun 1931 ini masih tampak gagah.</p>
<p>“Karya-karya saya sudah diterjemahkan dalam bahasa Inggris, Jerman, jepang, Belanda dan Turki. Orang luar negeri lebih menghargai karya kita. Tak gendong kemana-mana sastra saya”, katanya dengan datar menjawab pertanyaan Sahlul Fuad, salah satu penggiat Sastra Reboan yang malam itu mewawancarainya di panggung.</p>
<p>Meski begitu, katanya, sastrawan tetap tak boleh menyerah, tetap harus berkarya. Sastrawan, terutama mereka yang berdiam di kota-kota besar, tak boleh hanya tenggelam dengan rutinitas kesehariannya tapi juga harus melihat dan berpihak pada orang miskin.</p>
<p>Senada dengan nasib sastrawan Indonesia, Jodhi Yudono saat berbicara tentang bukunya juga bertutur tentang sosok Mbah Surip yang akrab dengannya. “Keluarga mbah Surip tidak menerima warisan yang besar seperti dalam media massa. Lewat buku ini pelajaran yang patut dicatat bahwa berkarya itu tak mengenal usia. Mbah Surip sudah membuktikan totalitasnya dalam berkarya, tambah Jodhi yang sempat membaca sebagian buku itu yang separuh royaltinya untuk keluarga seniman fenomenal tersebut.</p>
<p>Tentang Pahlawan</p>
<p>Dalam Sastra Reboan yang kali ini mengambil tema “Saudaraku Berk/gabung”, dan tepat bersamaan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, para penampil juga memberi sentuhan lewat karyanya. Seperti Mariana Amiruddin yang membacakan bagian dari novel berjudul “Penembak Jarak Jauh” yang bertutur tentang Tan Malaka. “Banyak pahlawan terlupakan, kita hanya diajari tentang nama Soekarno dan Hatta, tapi tidak untuk pahlawan seperti Tan Malaka”, ujar pimpinan Jurnal Perempuan Indonesia itu.</p>
<p>Pembacaan puisi yang ditampilkan oleh Yayan Triansyah bersama Willy serta Trio Ponco, Hari dan Sandi dari Yogyakarta dengan iringan gitarnya juga mampu menarik perhatian pengunjung. Begitu juga saat penyair Pringadi Abdi Surya dan novelis Ian Sacin dari Bangka Belitung membacakan puisinya.</p>
<p>Di akhir acara, Teater Koin (Kita Orang Indonesia) dari Jakarta tampil memukau dengan aksi teaterikal dan pembacaan puisi karya Nana S. dari bukunya “NitaSara”. </p>
<p><a href="http://oase.kompas.com">(gie)</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Aku Merindukan Bumi]]></title>
<link>http://wibowo19.wordpress.com/2009/10/28/aku-merindukan-bumi/</link>
<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 11:29:46 +0000</pubDate>
<dc:creator>luqman wibowo</dc:creator>
<guid>http://wibowo19.wordpress.com/2009/10/28/aku-merindukan-bumi/</guid>
<description><![CDATA[Aku merindukan bumi Jakarta, 2 Maret 2007 Kini aku berdiri Diantara dinding-dinding beton yang berdi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:center;">Aku merindukan bumi</p>
<p style="text-align:right;">Jakarta, 2 Maret 2007</p>
<p>Kini aku berdiri</p>
<p style="padding-left:30px;">Diantara dinding-dinding beton yang berdiri menjulang</p>
<p style="padding-left:30px;">Diantara  langit-langit beton seolah ia melindungiku</p>
<p style="padding-left:30px;">Diantara jalan-jalan yang saling berhimpit menahan beban kaum materialis</p>
<p style="padding-left:30px;">Bahkan aku berdiri di atas beton yang tersusun rapat hingga air-pun tak dapat lewat</p>
<p><!--more--><br />
Kini aku berdiam</p>
<p style="padding-left:30px;">Diantara suara-suara kaum urban, bernegosiasi tentang harga</p>
<p style="padding-left:30px;">Diantara hilir mudik alat tukar yang disebut uang</p>
<p style="padding-left:30px;">Diantara hiruk pikuk orang yang bergerak karena waktu</p>
<p style="padding-left:30px;">Diantara manusia-manusia yang merasa hidup karena kemewahan</p>
<p>Kini aku merindukan Bumi</p>
<p style="padding-left:30px;">Dimana air mengalir dengan riang-nya</p>
<p style="padding-left:30px;">Dimana rumput, padi atau tanaman apa-pun bisa tumbuh diatasnya</p>
<p style="padding-left:30px;">Dimana hewan berlarian dengan gesitnya</p>
<p style="padding-left:30px;">Dimana semua mahluk bercengkrama dengan alam</p>
<p>Kini aku terasing</p>
<p style="padding-left:30px;">Dari semua yang ada disekelilingku</p>
<p style="padding-left:30px;">Kini aku tersingkir</p>
<p style="padding-left:30px;">Dari dunia yang disebut modern</p>
<p style="text-align:right;">Luqman Wibowo</p>
<p style="text-align:right;">*Ditulis di Mangga Dua saat mengunjungi kawan dekat-ku</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[KARYA SASTRA MENURUT TEORI ABRAMS]]></title>
<link>http://jokolelonokosti.wordpress.com/2009/10/28/karya-sastra-menurut-teori-abrams/</link>
<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 01:57:29 +0000</pubDate>
<dc:creator>jokolelonokosti</dc:creator>
<guid>http://jokolelonokosti.wordpress.com/2009/10/28/karya-sastra-menurut-teori-abrams/</guid>
<description><![CDATA[Dalam bukunya yang berjudul The Mirror and The Lamp (l971),Abrams mengetengahkan teori Universe-nya.]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Dalam bukunya yang berjudul <strong><em>The Mirror and The Lamp</em></strong> <strong>(l971),</strong>Abrams mengetengahkan teori <em>Universe</em>-nya. Melalui teori <em>Universe</em> itu, kita mengetahui bahwa : pertama, ada suatu karya sastra (karya seni); kedua, ada pencipta (pengarang) karya sastra; ketiga, ada semesta (alam) yang mendasari lahirnya karya sastra; dan keempat, ada penikmat karya sastra (pembaca).Berkenaan dengan teori <em>Universe</em> itu, dia mengatakan:</p>
<p>“Four elements in the total situation of a work of art are discriminated and made salient, by one or another synonym, in almost all theories which aim to be comprehensive. First, there is<em><strong> the work,</strong></em> the artist product itself. And since this is a human product, an artifact, the second common element is the artificer, <strong>the artist.</strong> Third, the work is taken to have a subject which, directly or deviously, is derived from existing things-to be about, or signify, or reflect something which either is, or bears some relation to, an objective state of affairs. This third element, whether held to consist of people and actions, ideas and feelings, material things and events, or super-sensible essences, has frequently been denoted by that word-all-work, ‘nature’; but let us use the more neutral and comprehensive term<strong>, universe</strong>, instead. For the final element we have <strong>the audience</strong> : the listeners, spectators, or readers to whom the work of art is addressed…(Abrams, l971 : 6).</p>
<p>Berdasar teori itu, karya sastra dapat dipandang dari empat sudut pandang : (a) ekspresif, (b) mimetik, (c) pragmatis dan (d) obyektif. Cara pandang terhadap karya sastra semacam itu, lebih lanjut, dijelaskan oleh Leary Lewis bahwa dalam memahami atau menelaah karya sastra bisa difokuskan pada : (a) pengarang bila pendekatan yang digunakan adalah pendekatan ekspresif, (b) hubungan antara karya sastra dan <em>universe</em>yang melatarbelakangi lahirnya karya sastra itu bila pendekatan yang digunakan adalah pendekatan mimetik, (c) efek karya sastra terhadap pembaca bila pendekatan yang digunakan adalah pendekatan pragmatis, dan (d) karya sastra sebagai karya yang otonom, sebagai artifak yang bisa dikenali ciri-ciri strukturnya bila pendekatan yang digunakan adalah pendekatan obyektif.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Apa yang kita dapatkan hari ini???]]></title>
<link>http://veocta.wordpress.com/2009/10/27/apa-yang-kita-dapatkan-hari-ini/</link>
<pubDate>Tue, 27 Oct 2009 15:40:28 +0000</pubDate>
<dc:creator>vee</dc:creator>
<guid>http://veocta.wordpress.com/2009/10/27/apa-yang-kita-dapatkan-hari-ini/</guid>
<description><![CDATA[Cobalah kita merenungkan sesaat akan arti sebuah waktu. Di kala semua manusia, saya, Anda, dan yang ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Cobalah kita merenungkan sesaat akan arti sebuah waktu. Di kala semua manusia, saya, Anda, dan yang lainnya mendapatkan jatah waktu yang sama, yaitu 24 jam. Namun dapat saya pastikan bahwa ‘output karya’ yang dihasilkan dari setiap orang sangatlah berbeda.</p>
<p>Ada manusia yang menghasilkan 1 dalam 24 jam, namun<br />
ada manusia yang menghasilkan 2 dalam 24 jam, tetapi<br />
ada manusia yang menghasilkan 3 dalam 24 jam, herannya<br />
ada manusia yang menghasilkan 10 dalam 24 jam, ironisnya<br />
ada manusia yang tidak menghasilkan apa-apa selama 24 jam yang dimilikinya yaitu hari ini.</p>
<p>Pertanyaannya, sejauh mana kontribusi dan karya nyata Anda hari ini? Seberapa banyak Anda berbagi, tersenyum, beramal, berkarya, berkontribusi, dan beribadah untuk hari ini?</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kata Pengantar Untuk Isro’ Mi’roj ]]></title>
<link>http://cakr.wordpress.com/2009/10/26/kata-pengantar-untuk-isro%e2%80%99-mi%e2%80%99roj/</link>
<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 11:25:08 +0000</pubDate>
<dc:creator>cakrohman</dc:creator>
<guid>http://cakr.wordpress.com/2009/10/26/kata-pengantar-untuk-isro%e2%80%99-mi%e2%80%99roj/</guid>
<description><![CDATA[Inilah contoh kata pengantar yang dibuat untuk makalah isro mi&#8217;roj oleh adek-adek. Kata Pengan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Inilah contoh kata pengantar yang dibuat untuk makalah isro mi&#8217;roj oleh adek-adek. </p>
<p><strong>Kata Pengantar</strong></p>
<p>Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, kepada Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang yang telah memberi kekuatan kepada penulis dalam menyusun makalah ini yang membahas tentang perjalanan sejarah Nabi Muhammad SAW. yakni Isra’ wal Mi’roj.<br />
	Sholawat serta salam selalu tercurahkan kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW, yang telah mengarahkan umatnya dari zaman yang gelap gulita menuju zaman yang terang benderang yakni Addinul Islam wal Iman.<br />
	Salain itu pula berkat bantuan, bimbingan dan dorongan dari berbagai pihak, makalah ini dapat diselesaikan. Oleh karena itu dalam kesempatan ini penulis menyampaikan banyak terima kasihkepada Ibu guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam selaku pembimbing yang penuh kesabaran dalam membimbing penulis agar mendapat hasil yang semaksimal mungkin. Kepada Ibu dan Bapak selaku orang tua saya yang memberi dukungan moral maupun material. Dan semua pihak yang telah membantu pembuatan makalah ini.<br />
	Dengan diiringi do’a semoga Allah SWT, membalas amal baik dan jasa mereka dengan balasan yang setimpal. Maka dari itu, demi kesempurnaan makalah ini, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari semua pihak.<br />
Akhir kata, semoga penulisan makalah ini bermanfaat bagi penulis khususnya bagi masyarakat luas umumnya. </p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kereta Pagi (1)]]></title>
<link>http://wibowo19.wordpress.com/2009/10/25/kereta-pagi-1/</link>
<pubDate>Sun, 25 Oct 2009 06:02:40 +0000</pubDate>
<dc:creator>luqman wibowo</dc:creator>
<guid>http://wibowo19.wordpress.com/2009/10/25/kereta-pagi-1/</guid>
<description><![CDATA[Ini adalah tentang pagi. Pagi yang indah dan jarang ku temui. Ya, jarang kutemui,&#8230; Karena dala]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><!-- 		@page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } --></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Ini adalah tentang pagi. Pagi yang indah dan jarang ku temui. Ya, jarang kutemui,&#8230; Karena dalam seminggu biasanya aku hanya berjumpa pagi paling banyak tiga-empat kali, tak tentu. Tetapi aku bersyukur, karena setiap aku berjumpa pagi, pagi akan selalu tampil indah mempesona walau tampil seadanya.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Suatu waktu, beberapa tahun yang lalu, aku ikut serta dalam suatu latihan kepemimpinan di daerah Bogor. Kami berangkat dari stasiun Purwokerto sekitar pukul 00.00 WIB. Tepat tengah malam, menggunakan kereta api ekonomi dengan tujuan stasiun Senen Jakarta Pusat. Kalian tahu kan kereta ekonomi, kereta yang telah bau karat, apek menyatu dengan bau keringat penumpang yang menguap mengisi ruang gerbong tua yang melaju santai dan akan banyak berhenti di beberapa stasiun kecil sepanjang perjalanan.</p>
<p><!--more--></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Kereta yang penuh pesona kesabaran rakyat jelata, kesabaran kaum yang mengalah karena sadar dengan harga tiket yang murah, mendahulukan kereta kelas satu untuk mendahuluinya. Disinilah kita akan melihat raut wajah kaum urban yang berjuang mencari peluang di kota-kota lain. Termasuk para penjaja makanan, pengamen, bahkan sampai penjaja tubuh akan kau temukan jika kau ‘beruntung’ menemukannya.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Cukup dengan harga tiket Rp. 28.000,00 kami berdesakan di kereta ekonomi tersebut. Kami berpencar karena yakin tak akan tersesat. Kami sendiri harus berjuang mencari tempat duduk kosong, dan seperti yang kalian tahu, jika tak dapatkan bangku kosong sepanjang gerbong, sepanjang kereta, dilantai gerbong-pun cukup untuk sebentar terlelap di alam mimpi.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Kurang lebih pukul 05.10 WIB kami telah sampai di stasiun Karawang. Melalui SMS salah satu teman-ku yang berada di gerbong paling belakang mengabarkan bahwa di gerbong belakang sudah kosong, bahkan kami bisa memilih masing-masing 1 bangku kosong yang biasanya di isi 2 orang. Tanpa basa-basi aku segera beranjak dari tempat dudukku di lantai gerbong dan mulai berjalan ke gerbong paling belakang.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Ternyata aku berjalan dari gerbong no.3 melewati 9 gerbong yang sama sesaknya. Praktis aku membutuhkan waktu kurang lebih 15 menit untuk sampai di gerbong paling belakang. Sesampainya di gerbong paling belakang, aku melihat kawan-kawan ku sedang asik berfoto ria karena merasakan kelegaan dan keleluasaan disini. Kususul mereka yang berdiri di pintu gerbong terakhir, menghadap langsung rel. Saat itulah aku menyaksikan Sang Fajar merona menembus sedikit gumpalan awan di ufuk timur. Bukan matahari terbit, tetapi karena gumpalan awan di sana terlihat tebal, hanya bagian atasnya saja yang menipis, sehingga kami bisa melihatnya.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Mungkin kalian bisa mencoba melihat matahari pagi di atas rel kereta api. Indah dan tak biasa. Setelah aku mencoba beberapa kali menumpangi kereta api yang sama, dengan jadwal yang sama pula, ternyata tak tentu berada di tempat yang sama pada jam yang sama setiap hari-nya. Maklum, ekonomi, tak terduga, dan mengalah. Baru kali itu saja aku melihat matahari pagi di atas rel kereta api. Aku ingin melihatnya lagi.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[31 Jurus Mencari Musuh]]></title>
<link>http://rudyhilkya.wordpress.com/2009/10/22/31-jurus-mencari-musuh/</link>
<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 12:23:01 +0000</pubDate>
<dc:creator>pak rudy</dc:creator>
<guid>http://rudyhilkya.wordpress.com/2009/10/22/31-jurus-mencari-musuh/</guid>
<description><![CDATA[(31 ways to found enemies) &#8211; William J. Diehm &#8211; Sharpening Your People Skills Katakan ke]]></description>
<content:encoded><![CDATA[(31 ways to found enemies) &#8211; William J. Diehm &#8211; Sharpening Your People Skills Katakan ke]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[M*Night 2009]]></title>
<link>http://kayhard712.wordpress.com/2009/10/22/mnight-2009/</link>
<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 02:47:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>team GIGI</dc:creator>
<guid>http://kayhard712.wordpress.com/2009/10/22/mnight-2009/</guid>
<description><![CDATA[Malaysian Night 2009 assalamualaikum&#8230;salam sejahtera semua.. kali ni nk update blog dgn cite M]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div id="attachment_166" class="wp-caption aligncenter" style="width: 507px"><img class="size-full wp-image-166" title="Malaysian Nite" src="http://kayhard712.wordpress.com/files/2009/10/dsc03002.jpg" alt="Malaysian Night 2009" width="497" height="279" /><p class="wp-caption-text">Malaysian Night 2009</p></div>
<p>assalamualaikum&#8230;salam sejahtera semua..</p>
<p>kali ni nk update blog dgn cite <span style="color:#ff6600;">Malaysian Nite 2009 </span>y baru je dianjurkn ari selasa lepas (20/10/2009)&#8230;Overall, aku leh katakan majlis tu berjaya la..lagipon ni kn majlis pertama anjuran WMSO baru under cik Kamm kite y kacak tu..di tambah lagi dgn pengarah majlis mlm tu encik Khirol y comel..hahaha..apa2 pon, majlis ni blh di improvekan lagi..insyaAllah&#8230;</p>
<p>berakhirnya mlm tu, smua pn ckp diorang enjoy..but still ada few things la yg diorang rasa perlu diimprovekan..so psl mende2 tu, nnt kita bincang len ye cik kamm n khirol&#8230;bila2 free..supaya next punya events letop2 and dihadiri dgn ramai sekali..insyaAllah&#8230;.</p>
<p>bersempena dgn mlm tu, kami dri team GIGI telah menyediakn 2 video utk tayangan smua iaitu KENANGAN TERINDAH &#8216;09 yg diedit oleh ACAB and WAJAH-WAJAH yg diarahkn oleh RAZIF&#8230; utk sapa2 yg belum tgk n teringin nk tgk, tgk la kt bwh ni atau pn tgk la kt ruangan video kt ruangan sebelah ni&#8230;</p>
<p>so layan&#8230;..</p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">KENANGAN TERINDAH &#8216;09</span></p>
<p style="text-align:center;">EDITOR: ACAP</p>
<p style="text-align:center;">SECOND EDITOR: RAZIF</p>
<p style="text-align:center;"><span style='text-align:center; display: block;'><object width='425' height='350'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/JriXXi26-aI&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' /><param name='allowfullscreen' value='true' /><param name='wmode' value='transparent' /><embed src='http://www.youtube.com/v/JriXXi26-aI&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' type='application/x-shockwave-flash' allowfullscreen='true' width='425' height='350' wmode='transparent'></embed></object></span></p>
<p style="text-align:center;"> </p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">WAJAH &#8211; WAJAH</span></p>
<p style="text-align:center;">DIRECTOR: RAZIF</p>
<p style="text-align:center;">CO &#8211; DIRECTOR/COREOGRAPHER: kAY</p>
<p style="text-align:center;">FIRST ASSISTANT DIRECTOR: POKJAT</p>
<p style="text-align:center;">SECOND ASSISTANT DIRECTOR: ACAP</p>
<p style="text-align:center;">EDITOR: RAZIF</p>
<p style="text-align:center;"><span style='text-align:center; display: block;'><object width='425' height='350'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/XNxxLgsvqmM&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' /><param name='allowfullscreen' value='true' /><param name='wmode' value='transparent' /><embed src='http://www.youtube.com/v/XNxxLgsvqmM&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' type='application/x-shockwave-flash' allowfullscreen='true' width='425' height='350' wmode='transparent'></embed></object></span></p>
<p style="text-align:center;"> </p>
<p style="text-align:left;">thanks sgt2 utk smua yg sudi membantu dlm menghasilkn video ni.. special thanks utk <span style="color:#ffff00;">auntie ruzaini n husband</span>..sgt2 sporting..i loike&#8230;hahaha</p>
<p style="text-align:left;">sekadar itu..semoga terhibur semua ok&#8230;klo ada salah silap, harap maaf kn..itu je la video yg mmpu TEAM GIGI lakukan.. Taun depan Razif dh xde, tapi insyaAllah Acap akn teruskn..haha..acap yg kena..haha..</p>
<p style="text-align:left;">ok la..salam..</p>
<p style="text-align:left;">ikhlas,</p>
<p style="text-align:left;">khairil <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[5 Foto Alami Tanpa Sentuhan Photoshop]]></title>
<link>http://kahoda.wordpress.com/2009/10/20/5-foto-alami-tanpa-sentuhan-photoshop/</link>
<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 14:27:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>kahoda</dc:creator>
<guid>http://kahoda.wordpress.com/2009/10/20/5-foto-alami-tanpa-sentuhan-photoshop/</guid>
<description><![CDATA[Nikmatilah gambar-gambar di bawah ini yang mungkin akan mencengangkan Anda, gambar yang saya ambil d]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Nikmatilah gambar-gambar di bawah ini yang mungkin akan mencengangkan Anda, gambar yang saya ambil d]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[karya tulis]]></title>
<link>http://ikaje06.wordpress.com/2009/10/20/kuliah-komputer/</link>
<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 03:57:54 +0000</pubDate>
<dc:creator>ikaje06</dc:creator>
<guid>http://ikaje06.wordpress.com/2009/10/20/kuliah-komputer/</guid>
<description><![CDATA[akhir-akhir ini aku dipusingkan dengan cashflow, pekerjaan ku membuat karya ilmiah kewirausahaan bel]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><hr />
<div id="cdTmplPreview">akhir-akhir ini aku dipusingkan dengan cashflow,</div>
<div>pekerjaan ku membuat karya ilmiah kewirausahaan belum tuntas juga dan aku harus berusaha menyelesaikannya dalam minggu-minggu ini, bagaimana ya cara membuat cashflow sederhana itu???</div>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Penulisan Karya Ilmiah]]></title>
<link>http://ikhzone.wordpress.com/2009/10/20/penulisan-karya-ilmiah/</link>
<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 03:45:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>ikhzone</dc:creator>
<guid>http://ikhzone.wordpress.com/2009/10/20/penulisan-karya-ilmiah/</guid>
<description><![CDATA[Penulisan karya ilmiah merupakan salah satu cirri pokok kegiatan perguruan tinggi. Karya ilmiah adal]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-9" title="Water lilies" src="http://ikhzone.wordpress.com/files/2009/10/water-lilies.jpg?w=150" alt="Water lilies" width="150" height="112" />Penulisan karya ilmiah merupakan salah satu cirri pokok kegiatan perguruan tinggi. Karya ilmiah adalah karya tulis atau bentuk lailnnya yang telah diakui dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi atau seni yang ditulis atau dikerjakan sesuai dengan tata cara ilmiah dan mengikuti pedoman atau konvensi ilmiah yang disepakati atau ditetapkan. Melalui pembuatan karya ilmiah, anggota masyarakat akademik pada suatu perguruan tinggi dapat mengkomunikasikan informasi baru, gagasan, kajian dan atau hasil penelitian.<!--more--></p>
<p>Penulisan karya ilmiah merupakan salah satu cirri pokok kegiatan perguruan tinggi. Karya ilmiah adalah karya tulis atau bentuk lailnnya yang telah diakui dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi atau seni yang ditulis atau dikerjakan sesuai dengan tata cara ilmiah dan mengikuti pedoman atau konvensi ilmiah yang disepakati atau ditetapkan. Melalui pembuatan karya ilmiah, anggota masyarakat akademik pada suatu perguruan tinggi dapat mengkomunikasikan informasi baru, gagasan, kajian dan atau hasil penelitian.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Konfokal]]></title>
<link>http://jurnalrespati.wordpress.com/2009/10/18/konfokal/</link>
<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 15:42:18 +0000</pubDate>
<dc:creator>Bilawa Ade Respati</dc:creator>
<guid>http://jurnalrespati.wordpress.com/2009/10/18/konfokal/</guid>
<description><![CDATA[Bandung, 18 Oktober 2009]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="aligncenter" title="Konfokal" src="http://farm3.static.flickr.com/2579/4021999555_ffd04098c7.jpg" alt="" width="347" height="500" /></p>
<p><em>Bandung, 18 Oktober 2009</em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Menghujat Roh Kudus ]]></title>
<link>http://ratnaariani.wordpress.com/2009/10/17/menghujat-roh-kudus/</link>
<pubDate>Sat, 17 Oct 2009 12:48:07 +0000</pubDate>
<dc:creator>ratna ariani</dc:creator>
<guid>http://ratnaariani.wordpress.com/2009/10/17/menghujat-roh-kudus/</guid>
<description><![CDATA[Tetapi barangsiapa menghujat Roh Kudus, tidak akan diampuni. Dalam setiap peraturan, selalu ada saja]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Tetapi barangsiapa menghujat Roh Kudus, tidak akan diampuni. Dalam setiap peraturan, selalu ada saja]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Cerpen PRK : Siri 2]]></title>
<link>http://faisalmustaffa.wordpress.com/2009/10/17/cerpen-prk-siri-2/</link>
<pubDate>Sat, 17 Oct 2009 06:51:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>Faisal Mustaffa</dc:creator>
<guid>http://faisalmustaffa.wordpress.com/2009/10/17/cerpen-prk-siri-2/</guid>
<description><![CDATA[Tit..tit..tit…..Jam penggera telefon bimbit berbunyi. Ikram bingkas bangun. Skrin telefon bimbitnya ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Tit..tit..tit…..Jam penggera telefon bimbit berbunyi. Ikram bingkas bangun. Skrin telefon bimbitnya ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pantun "Ami"]]></title>
<link>http://alhidayahtarik.wordpress.com/2009/10/17/pantun-ami-2/</link>
<pubDate>Sat, 17 Oct 2009 01:54:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>alhidayahtarik</dc:creator>
<guid>http://alhidayahtarik.wordpress.com/2009/10/17/pantun-ami-2/</guid>
<description><![CDATA[Sapu tikar Lagi Nyekar&#8230; Biar Pintar Harus Belajar&#8230; Hitam-hitam Kereta Api&#8230; Biar Hi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Sapu tikar Lagi Nyekar&#8230;<br />
Biar Pintar Harus Belajar&#8230;</p>
<p>Hitam-hitam Kereta Api&#8230;<br />
Biar Hitam Yang Penting Seksi&#8230;</p>
<p>Rhoma Irama Jago Bernyanyi&#8230;<br />
Dewi Persik Goyangnya Yahut&#8230;<br />
Daripada ku Sendiri&#8230;<br />
Lebih Baik ku Ikuut..</p>
<p><em>Karya Fahmi Nazarudin (2009)<img class="size-thumbnail wp-image-127 alignleft" title="ami" src="http://alhidayahtarik.wordpress.com/files/2009/10/ami.jpg?w=103" alt="ami" width="103" height="150" /></em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
