<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>ketinggian &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/ketinggian/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "ketinggian"</description>
	<pubDate>Wed, 22 May 2013 13:54:27 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Strava, Batu dan DEORE]]></title>
<link>http://myoesuf.wordpress.com/2012/12/27/strava-batu-dan-deore/</link>
<pubDate>Thu, 27 Dec 2012 13:09:08 +0000</pubDate>
<dc:creator>Muhamad Yoesuf</dc:creator>
<guid>http://myoesuf.wordpress.com/2012/12/27/strava-batu-dan-deore/</guid>
<description><![CDATA[Minggu lalu pas lagi blog-walking, saya gak sengaja baca artikel yang lagi ngebahas satu aplikasi ya]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Minggu lalu pas lagi blog-walking, saya gak sengaja baca artikel yang lagi ngebahas satu aplikasi ya]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Perspektif..]]></title>
<link>http://novsabatini.wordpress.com/2012/12/03/perspekti/</link>
<pubDate>Mon, 03 Dec 2012 10:50:47 +0000</pubDate>
<dc:creator>novsabatini</dc:creator>
<guid>http://novsabatini.wordpress.com/2012/12/03/perspekti/</guid>
<description><![CDATA[Perspektif 03 Desember 2012, dalam perjalanan kembali ke ruang kantor di lantai 3 selepas dari kamar]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Perspektif 03 Desember 2012, dalam perjalanan kembali ke ruang kantor di lantai 3 selepas dari kamar]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Huang Xiao Jatuh Dari Ketinggian 3 Meter]]></title>
<link>http://asiakoe.wordpress.com/2012/11/20/huang-xiao-jatuh-dari-ketinggian-3-meter/</link>
<pubDate>Tue, 20 Nov 2012 17:51:10 +0000</pubDate>
<dc:creator>asiakoe</dc:creator>
<guid>http://asiakoe.wordpress.com/2012/11/20/huang-xiao-jatuh-dari-ketinggian-3-meter/</guid>
<description><![CDATA[&nbsp; Huang Xiao menderita patah tulang (tulangnya patah di beberapa bagian) di dua jarinya setelah]]></description>
<content:encoded><![CDATA[&nbsp; Huang Xiao menderita patah tulang (tulangnya patah di beberapa bagian) di dua jarinya setelah]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pelatihan Untuk Bekerja Di Ketinggian - Pasma Atau IPAF PAL Card]]></title>
<link>http://penerapansistemmanajemen.wordpress.com/2012/10/09/pelatihan-untuk-bekerja-di-ketinggian-pasma-atau-ipaf-pal-card/</link>
<pubDate>Tue, 09 Oct 2012 02:28:02 +0000</pubDate>
<dc:creator>bbaagguuss</dc:creator>
<guid>http://penerapansistemmanajemen.wordpress.com/2012/10/09/pelatihan-untuk-bekerja-di-ketinggian-pasma-atau-ipaf-pal-card/</guid>
<description><![CDATA[Pelatihan Untuk Bekerja Di Ketinggian - Pasma Atau IPAF PAL Card Bekerja di Ketinggian &#8211; Menga]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><div class="wp-caption alignleft" style="width: 260px"><img title="Pelatihan Untuk Bekerja Di Ketinggian - Pasma Atau IPAF PAL Card " src="http://penerapansistemmanajemen.files.wordpress.com/2012/10/training_for_work_at_height_-_or_ipaf_pal_card_pasma_.jpeg?w=250&#038;h=200" alt="Pelatihan Untuk Bekerja Di Ketinggian - Pasma Atau IPAF PAL Card " width="250" height="200"><p class="wp-caption-text">Pelatihan Untuk Bekerja Di Ketinggian - Pasma Atau IPAF PAL Card </p></div>
<p><strong> Bekerja di Ketinggian &#8211; Mengapa staf perlu pelatihan </strong> </p>
<p>Jawaban singkatnya adalah Untuk menjaga <b> mereka </b> dan <b> mereka </b> bekerja di sekitar mereka aman. </p>
<p>Secara lebih rinci </p>
<p>a Pelatihan memungkinkan pengusaha untuk mematuhi Bekerja di Ketinggian Peraturan wahr untuk memastikan bahwa mereka yang terlibat dalam pekerjaan di ketinggian dilatih dan kompeten. Jadi majikan sesuai dengan hukum </p>
<p>b Pelatihan ini juga membantu operator untuk bekerja lebih efisien dan produktif sehingga harus memiliki dampak positif pada bottom line </p>
<p>c Tanpa Pelatihan yang tepat dan bukti Anda tidak akan dapat bekerja pada situs </p>
<p> benar menjalankan
<p><strong> Pelatihan Tepat untuk JOB </strong> </p>
<p>Untuk dapat diterima di situs Anda akan perlu untuk membuktikan bahwa Anda adalah orang yang kompeten. Bukti paling mudah untuk memberikan adalah sertifikat / kartu dari sebuah organisasi pelatihan yang diakui untuk membuktikan bahwa Anda telah berhasil menyelesaikan pelatihan untuk peralatan yang akan Anda gunakan. </p>
<p>Setelah perancah normal peralatan akses yang digunakan di situs yang biasanya jatuh ke dalam salah satu dari dua kategori </p>
<p> . Akses peralatan bertenaga &#8211; Ini adalah sub-dibagi ke dalam jenis yang berbeda untuk menutup semua MEWP Mobile Platform Kerja Peningkatan lift Scissor pemetik Cherry lift Boom booming statis booming Mobile statis vertikal Platform Mobile vertikal Access lift Man Genie angkat JLG Sky jack dll </p>
<p> . Towers Manual dan Platform Access &#8211; Kategori ini meliputi menara Access menara Mobile menara Alloy Dek menara Platform scaffold menara Zip up pop up dek Razor dll </p>
<p>Pelatihan yang paling umum diterima dan program kualifikasi dijalankan oleh IPAF untuk akses Powered dan pasma untuk Akses Manual. </p>
<p><b> IPAF &#8211; Akses Pelatihan Powered </b> </p>
<p>IPAF Access Powered International Federation pusat pelatihan terakreditasi yang berwenang menerbitkan kartu PAL Licence Access Powered . Kartu PAL diakui oleh HSE Health and Safety Executive dan MCG Major Kontraktor Group . </p>
<p>IPAF mempromosikan penggunaan yang aman dan efektif akses bertenaga di seluruh dunia. IPAF adalah organisasi yang tidak-untuk-profit anggota yang mewakili kepentingan produsen distributor pengguna dan Sewa dan perusahaan pelatihan. </p>
<p>Pelatihan IPAF program untuk operator platform disertifikasi oleh TUV sebagai sesuai dengan ISO . . Lebih dari . operator dilatih setiap tahun melalui jaringan di seluruh dunia lebih dari pusat pelatihan. Trainee yang berhasil diberikan Kartu PAL Licence Access Powered bukti yang paling banyak dipegang dan diakui pelatihan bagi operator platform. </p>
<p>Kartu PAL berlaku selama lima tahun. Ini menunjukkan tanggal dimana pemegang dinilai dan tanggal kadaluwarsa dimana re-pelatihan akan diperlukan. </p>
<p>Ini menunjukkan jenis peralatan yang pemegangnya telah dilatih untuk beroperasi. Juga tingkat yang pemegangnya telah dilatih misalnya Operator demonstran dan instruktur. </p>
<p>Ini memiliki fitur keamanan termasuk logo hologram dan foto pemegang dan tanda tangan untuk mencegah penyalahgunaan. </p>
<p>Semua peserta yang berhasil juga menerima buku log untuk merekam </p>
<p> pengalaman kerja mereka
<p><b> pasma &#8211; AccessTowers dan Platform Pelatihan </b> </p>
<p>Pemasok Akses Prefabricated pasma dan Produsen Association kembali sertifikasi pelatihan untuk menara manual dan platform. Pada menyelesaikan kursus peserta menerima sertifikat kompetensi dan kartu ID. Sertifikat pasma / KTP adalah bukti yang paling luas diakui kompetensi untuk pemeriksaan perakitan penggunaan bergerak dan pembongkaran menara dan platform </p>
<p>Asosiasi merancang Pelatihan pasma nya Kursus pengguna menara paduan sekarang secara umum diakui sebagai standar industri. Pasma terkenal dengan program pelatihan yang telah membantu lebih dari . pengguna pada tahun . saja untuk meningkatkan keselamatan dan kinerja operasional. Hanya tersedia dari Pusat Pelatihan pasma Terdaftar program resmi tidak tersedia dari sumber lain. </p>
<p>Kursus pelatihan didasarkan pada format dan isi yang disepakati oleh semua anggota pasma dan menarik pada pengalaman kolektif mereka tangan pertama. Kursus ini secara luas diakui dan direkomendasikan oleh para profesional keamanan. </p>
<p>Delegasi sukses yang lulus tes tertulis dan praktis disajikan dengan sertifikat kompetensi dan kredit photocard kartu berukuran encapsulated. </p>
<p><strong> lain Skema </strong> </p>
<p>Skema lain yang tersedia dan hukum tidak menyatakan itu harus menjadi pasma atau IPAF PAL kartu. Namun karena sifat pekerjaan konstruksi pindah dari situs ke situs ada baiknya untuk memiliki bukti bahwa setiap Manajer Keselamatan akan mengenali. </p>
<p></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Selamat Tahun Baru]]></title>
<link>http://tulisannugroho.wordpress.com/2010/12/31/selamat-tahun-baru/</link>
<pubDate>Fri, 31 Dec 2010 02:20:49 +0000</pubDate>
<dc:creator>Nug</dc:creator>
<guid>http://tulisannugroho.wordpress.com/2010/12/31/selamat-tahun-baru/</guid>
<description><![CDATA[By: ASN, di ketinggian 37.000 feet langit Eropa, 2 Juni 2010 Masih pagi sekali.. Aku ada di ketinggi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[By: ASN, di ketinggian 37.000 feet langit Eropa, 2 Juni 2010 Masih pagi sekali.. Aku ada di ketinggi]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Indahnya Pemandangan Gunung Merapi di Sumatera Barat]]></title>
<link>http://tourpadang.wordpress.com/2010/11/30/indahnya-pemandangan-gunung-merapi-di-sumatera-barat/</link>
<pubDate>Tue, 30 Nov 2010 01:00:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>www.pelangiholiday.com</dc:creator>
<guid>http://tourpadang.wordpress.com/2010/11/30/indahnya-pemandangan-gunung-merapi-di-sumatera-barat/</guid>
<description><![CDATA[A. Selayang Pandang Gunung Merapi yang juga dikenal sebagai Merapi atau Berapi memiliki ketinggian 2]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align:justify;"><a rel="attachment wp-att-4655" href="http://pelangiholiday.wordpress.com/2010/11/30/indahnya-pemandangan-gunung-merapi-di-sumatera-barat/gunung-singgalang-sumbar/"><img class="size-medium wp-image-4655 alignleft" title="Gunung Merapi di Bukittinggi" src="http://tourpadang.files.wordpress.com/2010/11/gunung-singgalang-sumbar.jpg?w=300&#038;h=258" alt="" width="300" height="258" /></a>A. Selayang Pandang</h3>
<p style="text-align:justify;">Gunung Merapi yang juga dikenal sebagai Merapi atau Berapi memiliki ketinggian 2891,3 m dari permukaan air laut. Sebagai  salah satu gunung yang paling aktif di Sumatera,  Merapi sudah sering meletus. Terhitung sejak akhir abad 18 hingga 2008 tercatat  kira-kira sudah 454 kali melatus, 50 di antaranya dalam skala besar, sedangkan sisanya  dalam skala kecil dengan mengeluarkan abu belerang.<!--more--></p>
<h3 style="text-align:justify;">B. Keistimewaan</h3>
<p style="text-align:justify;">Di antara sekian banyak gunung yang ada di  Sumatera Barat, Gunung Merapi merupakan objek wisata yang sering dikunjungi  oleh pada wisatawan. Gunung Merapi sudah memiliki jalur tetap untuk para  pendaki, sehingga memudahkan para pendaki untuk melakukan pendakian. Di gunung ini, terdapat bunga edelwis yang tumbuh bermekaran di sekitar lereng  gunung, yang menambah indahnya pemandangan Gunung Merapi.</p>
<h3 style="text-align:justify;">C. Lokasi</h3>
<p style="text-align:justify;">Gunung Merapi berada dekat dengan kota Bukittinggi, tepatnya di sekitar Kabupaten  Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera  Barat, Indonesia.</p>
<h3 style="text-align:justify;">D. Akses</h3>
<p style="text-align:justify;">Akses untuk mencapai Gunung Merapi cukup mudah,  mengingat letaknya yang tidak jauh dari pusat kota  Bukittinggi dan kota  Padang Panjang. Dari Padang atau bandara Ketaping menuju Gunung Merapi, butuh waktu  sekitar 1 ½ jam untuk sampai ke lokasi. Sedangkan jika bertolak dari kota Bukittinggi butuh waktu sekitar 30 menit. Transportasi untuk  mencapai lokasi dapat ditempuh melalui jalur darat, bisa menggunakan angkutan  umum atau travel. Ongkos transportasi berkisar antara Rp.15.000-Rp. 20.000 per  orang.</p>
<h3 style="text-align:justify;">E. Akomodasi</h3>
<p style="text-align:justify;">Lokasi Gunung Merapi tidak begitu jauh dari  Kota Bukittinggi dan kota Padang Panjang. Mengingat Gunung Merapi dekat dengan 2 kota  ini, para wisatawan dari luar kota yang ingin  berlama-lama di kawasan tersebut, dapat menginap di Hotel di dua kota itu. Di sepanjang jalan menuju Gunung Merapi, terdapat banyak restoran yang menyajikan aneka hidangan masakan Padang  yang dapat mengobati rasa lapar para  wisatawan.</p>
<p style="text-align:justify;">Sumber:<a href="http://wisatasumatera.wordpress.com/">http://wisatasumatera.wordpress.com</a></p>
<p style="text-align:justify;">&#160;</p>
		<div id="geo-post-4654" class="geo geo-post" style="display: none">
			<span class="latitude">-0.450000</span>
			<span class="longitude">100.416667</span>
		</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Indahnya Pemandangan Gunung Merapi di Sumatera Barat]]></title>
<link>http://pelangiholiday.wordpress.com/2010/11/30/indahnya-pemandangan-gunung-merapi-di-sumatera-barat/</link>
<pubDate>Tue, 30 Nov 2010 01:00:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>www.pelangiholiday.com</dc:creator>
<guid>http://pelangiholiday.wordpress.com/2010/11/30/indahnya-pemandangan-gunung-merapi-di-sumatera-barat/</guid>
<description><![CDATA[A. Selayang Pandang Gunung Merapi yang juga dikenal sebagai Merapi atau Berapi memiliki ketinggian 2]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align:justify;"><a rel="attachment wp-att-4655" href="http://pelangiholiday.wordpress.com/2010/11/30/indahnya-pemandangan-gunung-merapi-di-sumatera-barat/gunung-singgalang-sumbar/"><img class="size-medium wp-image-4655 alignleft" title="Gunung Merapi di Bukittinggi" src="http://pelangiholiday.files.wordpress.com/2010/11/gunung-singgalang-sumbar.jpg?w=300&#038;h=258" alt="" width="300" height="258" /></a>A. Selayang Pandang</h3>
<p style="text-align:justify;">Gunung Merapi yang juga dikenal sebagai Merapi atau Berapi memiliki ketinggian 2891,3 m dari permukaan air laut. Sebagai  salah satu gunung yang paling aktif di Sumatera,  Merapi sudah sering meletus. Terhitung sejak akhir abad 18 hingga 2008 tercatat  kira-kira sudah 454 kali melatus, 50 di antaranya dalam skala besar, sedangkan sisanya  dalam skala kecil dengan mengeluarkan abu belerang.<!--more--></p>
<h3 style="text-align:justify;">B. Keistimewaan</h3>
<p style="text-align:justify;">Di antara sekian banyak gunung yang ada di  Sumatera Barat, Gunung Merapi merupakan objek wisata yang sering dikunjungi  oleh pada wisatawan. Gunung Merapi sudah memiliki jalur tetap untuk para  pendaki, sehingga memudahkan para pendaki untuk melakukan pendakian. Di gunung ini, terdapat bunga edelwis yang tumbuh bermekaran di sekitar lereng  gunung, yang menambah indahnya pemandangan Gunung Merapi.</p>
<h3 style="text-align:justify;">C. Lokasi</h3>
<p style="text-align:justify;">Gunung Merapi berada dekat dengan kota Bukittinggi, tepatnya di sekitar Kabupaten  Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera  Barat, Indonesia.</p>
<h3 style="text-align:justify;">D. Akses</h3>
<p style="text-align:justify;">Akses untuk mencapai Gunung Merapi cukup mudah,  mengingat letaknya yang tidak jauh dari pusat kota  Bukittinggi dan kota  Padang Panjang. Dari Padang atau bandara Ketaping menuju Gunung Merapi, butuh waktu  sekitar 1 ½ jam untuk sampai ke lokasi. Sedangkan jika bertolak dari kota Bukittinggi butuh waktu sekitar 30 menit. Transportasi untuk  mencapai lokasi dapat ditempuh melalui jalur darat, bisa menggunakan angkutan  umum atau travel. Ongkos transportasi berkisar antara Rp.15.000-Rp. 20.000 per  orang.</p>
<h3 style="text-align:justify;">E. Akomodasi</h3>
<p style="text-align:justify;">Lokasi Gunung Merapi tidak begitu jauh dari  Kota Bukittinggi dan kota Padang Panjang. Mengingat Gunung Merapi dekat dengan 2 kota  ini, para wisatawan dari luar kota yang ingin  berlama-lama di kawasan tersebut, dapat menginap di Hotel di dua kota itu. Di sepanjang jalan menuju Gunung Merapi, terdapat banyak restoran yang menyajikan aneka hidangan masakan Padang  yang dapat mengobati rasa lapar para  wisatawan.</p>
<p style="text-align:justify;">Sumber:<a href="http://wisatasumatera.wordpress.com/">http://wisatasumatera.wordpress.com</a></p>
<p style="text-align:justify;">&#160;</p>
		<div id="geo-post-4654" class="geo geo-post" style="display: none">
			<span class="latitude">-0.450000</span>
			<span class="longitude">100.416667</span>
		</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Indahnya Pemandangan Gunung Merapi di Sumatera Barat]]></title>
<link>http://tourbukittinggi.wordpress.com/2010/11/30/indahnya-pemandangan-gunung-merapi-di-sumatera-barat/</link>
<pubDate>Tue, 30 Nov 2010 01:00:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>www.pelangiholiday.com</dc:creator>
<guid>http://tourbukittinggi.wordpress.com/2010/11/30/indahnya-pemandangan-gunung-merapi-di-sumatera-barat/</guid>
<description><![CDATA[A. Selayang Pandang Gunung Merapi yang juga dikenal sebagai Merapi atau Berapi memiliki ketinggian 2]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align:justify;"><a rel="attachment wp-att-4655" href="http://pelangiholiday.wordpress.com/2010/11/30/indahnya-pemandangan-gunung-merapi-di-sumatera-barat/gunung-singgalang-sumbar/"><img class="size-medium wp-image-4655 alignleft" title="Gunung Merapi di Bukittinggi" src="http://tourbukittinggi.files.wordpress.com/2010/11/gunung-singgalang-sumbar.jpg?w=300&#038;h=258" alt="" width="300" height="258" /></a>A. Selayang Pandang</h3>
<p style="text-align:justify;">Gunung Merapi yang juga dikenal sebagai Merapi atau Berapi memiliki ketinggian 2891,3 m dari permukaan air laut. Sebagai  salah satu gunung yang paling aktif di Sumatera,  Merapi sudah sering meletus. Terhitung sejak akhir abad 18 hingga 2008 tercatat  kira-kira sudah 454 kali melatus, 50 di antaranya dalam skala besar, sedangkan sisanya  dalam skala kecil dengan mengeluarkan abu belerang.<!--more--></p>
<h3 style="text-align:justify;">B. Keistimewaan</h3>
<p style="text-align:justify;">Di antara sekian banyak gunung yang ada di  Sumatera Barat, Gunung Merapi merupakan objek wisata yang sering dikunjungi  oleh pada wisatawan. Gunung Merapi sudah memiliki jalur tetap untuk para  pendaki, sehingga memudahkan para pendaki untuk melakukan pendakian. Di gunung ini, terdapat bunga edelwis yang tumbuh bermekaran di sekitar lereng  gunung, yang menambah indahnya pemandangan Gunung Merapi.</p>
<h3 style="text-align:justify;">C. Lokasi</h3>
<p style="text-align:justify;">Gunung Merapi berada dekat dengan kota Bukittinggi, tepatnya di sekitar Kabupaten  Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera  Barat, Indonesia.</p>
<h3 style="text-align:justify;">D. Akses</h3>
<p style="text-align:justify;">Akses untuk mencapai Gunung Merapi cukup mudah,  mengingat letaknya yang tidak jauh dari pusat kota  Bukittinggi dan kota  Padang Panjang. Dari Padang atau bandara Ketaping menuju Gunung Merapi, butuh waktu  sekitar 1 ½ jam untuk sampai ke lokasi. Sedangkan jika bertolak dari kota Bukittinggi butuh waktu sekitar 30 menit. Transportasi untuk  mencapai lokasi dapat ditempuh melalui jalur darat, bisa menggunakan angkutan  umum atau travel. Ongkos transportasi berkisar antara Rp.15.000-Rp. 20.000 per  orang.</p>
<h3 style="text-align:justify;">E. Akomodasi</h3>
<p style="text-align:justify;">Lokasi Gunung Merapi tidak begitu jauh dari  Kota Bukittinggi dan kota Padang Panjang. Mengingat Gunung Merapi dekat dengan 2 kota  ini, para wisatawan dari luar kota yang ingin  berlama-lama di kawasan tersebut, dapat menginap di Hotel di dua kota itu. Di sepanjang jalan menuju Gunung Merapi, terdapat banyak restoran yang menyajikan aneka hidangan masakan Padang  yang dapat mengobati rasa lapar para  wisatawan.</p>
<p style="text-align:justify;">Sumber:<a href="http://wisatasumatera.wordpress.com/">http://wisatasumatera.wordpress.com</a></p>
<p style="text-align:justify;">&#160;</p>
		<div id="geo-post-4654" class="geo geo-post" style="display: none">
			<span class="latitude">-0.450000</span>
			<span class="longitude">100.416667</span>
		</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sekeping Pagi dan Harapan]]></title>
<link>http://tulisannugroho.wordpress.com/2010/09/14/sekeping-pagi-dan-harapan/</link>
<pubDate>Mon, 13 Sep 2010 18:51:54 +0000</pubDate>
<dc:creator>Nug</dc:creator>
<guid>http://tulisannugroho.wordpress.com/2010/09/14/sekeping-pagi-dan-harapan/</guid>
<description><![CDATA[Jakarta, 11 September 2010 Sebilah sayap Di ketinggian Di balik awan Diselimuti gelap Kau muncul di]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Jakarta, 11 September 2010 Sebilah sayap Di ketinggian Di balik awan Diselimuti gelap Kau muncul di]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tanpa Batas]]></title>
<link>http://kebunjeruk.wordpress.com/2010/08/25/tanpa-batas/</link>
<pubDate>Wed, 25 Aug 2010 03:41:40 +0000</pubDate>
<dc:creator>Nenden SAN | @nden</dc:creator>
<guid>http://kebunjeruk.wordpress.com/2010/08/25/tanpa-batas/</guid>
<description><![CDATA[Kalian punya tempat favorit untuk melepas penat? Harusnya tiap orang memiliki special space itu, mes]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Kalian punya tempat favorit untuk melepas penat? Harusnya tiap orang memiliki <em>special space </em>itu, meski cuma di dalam kamar, atau di suatu <em>spot </em>tertentu yang entah dimana. Begitu pula dengan saya, saya punya tempat yang bisa menjadi pelepas penat ketika stress melanda, dimakah itu? Itu adalah tempat tanpa batas, dimana saya bisa melihat kesekeliling tanpa dibatasi apa pun, ya seluas-luasnya! Dan itu adalah atap gedung! saya suka naik ke lantai teratas sebuah gedung, di atapnya, sehingga bisa leluasa melihat kota SOLO dari lantai teratas, tak perlu saya terhalang tembok lagi, karena itu tempat tertinggi. Wah.. menyenangkan sekali, apalagi ketika angin berembus kencang menerpa wajah, serasa beban pun ikut terangkat dan pergi bersama angin&#8230;</p>
<p>Untuk spot yang sering saya kunjungi adalah atap Solo Grand Mall, parkiran lantai paling atas dan di malam hari, apalagi ditambah orang yang spesial <em>*oops! Yang ini mah beda urusan*. </em>Darisana kita bisa melihat lampu-lampu kota Solo di malam hari, ditemani angin malam.. menyenangkan dan bisa melapangkan hati seluas-luasnya..</p>
<p><a href="http://kebunjeruk.files.wordpress.com/2010/08/sgm-5.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-12" title="SGM (5)" src="http://kebunjeruk.files.wordpress.com/2010/08/sgm-5.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><a href="http://kebunjeruk.files.wordpress.com/2010/08/sgm-7.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-10" title="SGM (7)" src="http://kebunjeruk.files.wordpress.com/2010/08/sgm-7.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><a href="http://kebunjeruk.files.wordpress.com/2010/08/sgm.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-11" title="SGM" src="http://kebunjeruk.files.wordpress.com/2010/08/sgm.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Tempat lain yang bisa dikunjungi adalah atap RS Panti Waluyo, tempat ini memang lebih nyaman, karena memang tidak diperuntukkan buat parkiran, melainkan space khusus yang memang disediakan bagi pasien-pasien yang terapi <em>*ngarang*</em>. Meski tidak setinggi atap Solo Grand Mall, tetapi atap Panti Waluyo lumayan juga, kita bisa melihat pemukiman penduduk SOLO dari atas, juga bisa lihat lampu-lampu di Solo Square, selain itu anginnya juga cukup kencang J</p>
<p><a href="http://kebunjeruk.files.wordpress.com/2010/08/rspw.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-15" title="RSPW" src="http://kebunjeruk.files.wordpress.com/2010/08/rspw.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><a href="http://kebunjeruk.files.wordpress.com/2010/08/rspw-6.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-14" title="RSPW (6)" src="http://kebunjeruk.files.wordpress.com/2010/08/rspw-6.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><a href="http://kebunjeruk.files.wordpress.com/2010/08/rspw-5.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-13" title="RSPW (5)" src="http://kebunjeruk.files.wordpress.com/2010/08/rspw-5.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Kemudian, kalau ingin melihat area keraton dari ketinggian, dan padatnya area Gladag, kalian bisa coba untuk menaiki lantai teratas dari Pusat Grosir Solo.</p>
<div id="attachment_17" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://kebunjeruk.files.wordpress.com/2010/08/pgs.jpg"><img class="size-medium wp-image-17" title="PGS" src="http://kebunjeruk.files.wordpress.com/2010/08/pgs.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">gladag</p></div>
<div id="attachment_16" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://kebunjeruk.files.wordpress.com/2010/08/pgs-1.jpg"><img class="size-medium wp-image-16" title="PGS (1)" src="http://kebunjeruk.files.wordpress.com/2010/08/pgs-1.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">masih ijo-ijo</p></div>
<p>Nah, untuk obsesi tertinggi saya adalah, saya ingin sekali bisa naik ke lantai teratas Solo Paragon, bisa saya bayangkan seberapa kencangnya angin disana, bagaimana sensasi ketika melihat ke bawah, dan bagaimana rasanya berada di puncak tertinggi di kota Solo.. wahhh.. LUAR BIASA sekali! Kira-kira siapa ya yang bisa mengabulkan mimpi saya ini? mudah-mudahan itu bisa tercapai sebelum saya meninggalkan kota SOLO ini. amiin..</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 269px"><img title="paragon" src="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:benHcAnunZo_7M:http://img299.imageshack.us/img299/2703/cimg6717.jpg&#38;t=1" alt="" width="259" height="194" /><p class="wp-caption-text">solo paragon</p></div>
<p>Oh ya, jadi inget, ada yang menjanjikan saya untuk naik ke atapnya hotel NOVOTEL, mudah-mudahan saja yang ngajak dulu itu masih ingat dan masih mau ngajak saya ke tempat itu. Amiin..</p>
<p><img class="aligncenter" title="novotel" src="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:OS1Qe_4TcX3nOM:http://solocrisantflorist.com/images/novotel-solo1.jpg&#38;t=1" alt="" width="279" height="181" /></p>
<p>Nah, buat yang lainnya.. ada rekomendasi atap gedung mana yang bisa saya naiki? Di daerah Solo dan sekitarnya.. terima kasih. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
		<div id="geo-post-9" class="geo geo-post" style="display: none">
			<span class="latitude">0.000000</span>
			<span class="longitude">0.000000</span>
		</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Fobia]]></title>
<link>http://ester11zone.wordpress.com/2010/05/11/fobia/</link>
<pubDate>Tue, 11 May 2010 06:16:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>Ester Yuliyanti</dc:creator>
<guid>http://ester11zone.wordpress.com/2010/05/11/fobia/</guid>
<description><![CDATA[Kalo berdasarkan KBBI, arti kata fobia itu ketakutan yang sangat berlebihan terhadap benda atau kead]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Kalo berdasarkan KBBI,</p>
<p style="text-align:center;">arti kata<strong> fobia itu ketakutan yang sangat berlebihan terhadap benda atau keadaan tertentu yang dapat menghambat kehidupan penderitanya</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><a href="http://ester11zone.files.wordpress.com/2010/05/fobia1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-147" title="fobia" src="http://ester11zone.files.wordpress.com/2010/05/fobia1.jpg?w=88&#038;h=130" alt="" width="88" height="130" /></a><br />
</strong></p>
<p>Dan sayangnya aku menderita salah satu fobia itu <strong>Fobia  ketinggian.</strong>&#8230;.</p>
<p>Bener2 ngeri sama yg namanya ketinggian&#8230;</p>
<p>Pernah dulu diajakin naek halilintar di dufan, udah bener2 nolak ampe mau nangis <em>*ga nangis bombay juga seh, masih mikir2 juga nangis depan umum ,cuman mata udah berkaca2 aja*</em>, tp tetep aja dipaksa buat naek.</p>
<p>Hadoooowwwwww&#8230;.udah pucet banget mukaku&#8230;tangan keringatan, badan merinding&#8230;.deg2an&#8230;</p>
<p>Halilintar udah mulai jalan&#8230;dan udah tambah paniiiikkk buangetttt&#8230;..</p>
<p>Ga mungkin lagi bisa turun&#8230;.so aku milih buat tutup mata, sambil nunduk&#8230;pegangan pengamannya  sekenceng2nya&#8230;.sambil doa&#8230;semoga masih tetep hidup &#62;,&#60;</p>
<p><em>*buat orang yg ga punya fobia, emg terdengar lebay seh, tapi bagi yg ada fobia&#8230;keknya itu tindakan normal dan manusia &#62;,&#60;*</em></p>
<p>Banyak orang pada teriak&#8230;.ada teriak seneng, ada yg teriak biar heboh, ada juga yg teriak ngeri&#8230;</p>
<p>Pas di alur turunan yg melingkar itu, sempet buka mata bentar&#8230;.. OMG&#8230;.tidakkk&#8230;..jiah ngeri bangetttt&#8230;.orang pada teriak <em>*katanya seh biar ngilangin takut*</em></p>
<p>Aku juga pengen teriak&#8230;tapi ga bisa&#8230;.ga ada suara yg keluar&#8230;.so&#8230;hanya diem aja&#8230; padahal temenku udah teriak2&#8230;.. ga enak banget deh rasanya&#8230;.perut jadi berasa dingin&#8230;.jantung berasa ketinggalan di atas&#8230;.padahal badanku udah di bawah <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Akhirnya penderitaanku selesai juga&#8230;.. Dengan badan yg masih gemetar, langsung cepet2 kluar dari halilintarnya&#8230;.<em>*never..ga akan pernah ngulangin lagi naek ginian &#8230; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  *</em></p>
<p>Sebenarnya fobia ketinggian itu udah dari dulu, dari kecil seh.</p>
<p>Sebab awalnya karena peristiwa  pas aku masih kecil dulu&#8230;.</p>
<p>Bener2 ganggu banget, punya fobia ketinggian.</p>
<p>Klo di dufan orang pada have fun maen ini itu&#8230;sementara aku berasa di jebakan maut&#8230;bener2 menderita&#8230;</p>
<p>Yang laen naek2 yg menantang&#8230;aku naek yg merayap di darat,kayak anak TK aja <em>*aku kan jadi malu :p *</em></p>
<p>Sebenarnya seh pengen kayak yg laen&#8230;tapi sayang nyaliku terlalu kecil buat berhadapan sama ketinggian &#62;,&#60;</p>
<p><a href="http://ester11zone.files.wordpress.com/2010/05/plane2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-148" title="plane2" src="http://ester11zone.files.wordpress.com/2010/05/plane2.jpg?w=150&#038;h=150" alt="" width="150" height="150" /></a></p>
<p>Akhir bulan ini, aku sama temen2 kantor mau ada travelling ke overseas..yg buat kesananya harus naek pesawat&#8230;<em>*bisa seh naek kapal, tapi ga tahu nyampe sananya kapan heheheh&#8230;*</em></p>
<p>Dari sekarang udah deg2an&#8230;bayangin tingginya pesawat terbang itu ^^ *<em>bisa ga seh pesawat itu merayap aja jalannya?*</em></p>
<p>Saking kepikirannya sampe kebawa2 ke mimpi&#8230;.</p>
<p>Macam2 lah&#8230;.ada yg mimpi pas naek pesawat, karena takut eh ga jadi pergi&#8230;ada juga mimpi yang pesawatnya udah naek, eh kok malah turun lagi&#8230;</p>
<p>Aneh2 aja mimpi2nya hihihihiih&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p>Fobia aja bisa kebawa ke alam bawah sadar <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Yah, tapi masa mau kayak gini terus?</p>
<p>Lagi dalam usaha buat mengatasi fobiaku neh&#8230;..</p>
<p>Pelan2, tapi pasti&#8230;ga langsung yang ekstrim2, langsung naek halilintar apa kora2&#8230;..<em>*itu seh menantang maut :p *</em><br />
We&#8217;ll see lah, gmn penerbangan pertama ku tar hehehe&#8230;*semoga ga bikin malu&#8230;:) *</p>
		<div id="geo-post-146" class="geo geo-post" style="display: none">
			<span class="latitude">-6.260026</span>
			<span class="longitude">107.114525</span>
		</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tenar, bukan Benar]]></title>
<link>http://cyberdaily.wordpress.com/2010/04/04/tenar-bukan-benar/</link>
<pubDate>Sun, 04 Apr 2010 19:22:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>Zulfikar Akbar</dc:creator>
<guid>http://cyberdaily.wordpress.com/2010/04/04/tenar-bukan-benar/</guid>
<description><![CDATA[Dulu, pernah guru mengajiku yang mengajar alif, ba, ta dengan terbatuk-batuk. Disela-sela menunggu b]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://cyberdaily.files.wordpress.com/2010/04/alstonia_scholaris1.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-669" title="Alstonia_scholaris" src="http://cyberdaily.files.wordpress.com/2010/04/alstonia_scholaris1.jpg?w=240&#038;h=467" alt="" width="240" height="467" /></a>Dulu, pernah guru mengajiku yang mengajar alif, ba, ta dengan terbatuk-batuk. Disela-sela menunggu batuk itu menunjukkan kenakalannya melebihi kenakalan tubuh kecilku dan teman-teman, ia bicara tentang naik pohon. Ujarnya. semakin tinggi pohon yang kalian naiki, akan semakin sakit ketika jatuh.</strong></p>
<p>Ah, dasar anak-anak (menyebut begini agar jikapun kedunguan terjadi sampai kini, mungkin kesalahan yang diakibatkannya bisa sedikit termaafkan. Kan anak-anak ya?). Memang, saat guru ngajiku ini bercerita tentang pohon, yang tergambar di kepalaku sendiri memang benar-benar pohon. Sedang teman-temanku yang lain bisa jadi lebih pintar sehingga mereka bisa hubung-hubungkan itu dengan hal-hal lain. Hingga keesokan harinya, pohon jambu klutuk yang berada di depan rumah Teungku (sebutan untuk beliau. Juga sebutan masyarakat Aceh untuk ustadz), tidak lagi berani kunaiki. Iya, karena tadi malam Teungku baru saja bercerita tentang semakin sakit saat jatuh. Maka lebih baik tidak naik-naik.</p>
<p>Dan memang, Siben yang menjadi teman kecil harus ikhlaskan tangannya patah saat menaiki pohon sampai ke pucuknya. Sedang aku lebih berani menaiki pohon pala yang cabangnya lebih banyak, juga daunnya lebih rimbun–karena sekalipun ada rasa ngeri, tetap saja selalu berselera untuk bisa memanjat–.</p>
<p>Saat menyimak-nyimak kedua pohon itu. Pohon jambu memang memiliki daun yang lebih jarang dari pohon pala. Jadi, Siben sampai sampai patah tangannya setelah terjatuh, kukira bukan karena ia tidak lihai memanjat. Secara, jam terbang panjat-memanjat lebih dulu dia yang menguasainya. Tetapi, kukira lebih karena demikian banyak orang-orang yang melihatnya dari jalan yang memang bersisian dengan pohon jambu itu. Bisa saja, orang-orang yang lewat itu suka melihatnya begitu gesit memanjat sampai ke cabang yang paling lentur sekalipun.</p>
<p>Dari sana, kuduga, ia merasa orang-orang mengatakan ia hebat sampai ia tidak bisa kuasai diri.</p>
<p>Melepaskan diri dari keharusan untuk berhati-hati, sebab bagaimanapun tangan kecil itu juga masih kalah gesit dengan kera di hutan kecil pinggir kampung. sampai, seperti itu, tangan patah, tulang rusuk memiliki kisah sama lengkap dengan lobang hidung yang menjadi sungai mengalirkan dengan deras darahnya. Ternyata dilihat orang-orang memang tidak selamanya baik.</p>
<p>Aha, jadi bersyukur juga karena aku lebih memilih menaiki pohon pala rimbun itu. Walaupun letaknya persis di belakang rumah. Gerakanku di kerimbunan daun tidak terlihat orang-orang, akupun tidak perlu menunjukkan gelayutanku sambil membayangkan diri sebagai pemeran Film Tarzan. Sehingga, nyaris saban hari menaiki pohon itu, tak sekalipun aku harus merasakan terjatuh dengan cara yang begitu menyakitkan seperti halnya dirasakan teman tadi. Walaupun, saat mencoba mengukur ketinggian pohon pala dengan pohon jambu tadi, pohon pala masih lebih tinggi. Tapi, tetap saja ya, Siben mungkin terlihat lebih beruntung karena sering mendapatkan ekspresi kagum dari banyak orang yang kebetulan lewat di pohon ia naiki.</p>
<p>Duh, jadi tersadar, aku dengan beberapa kawanku yang pemalu bersepakat hingga dewasa. Biar saja kita naiki pohon pala.</p>
<p>Sumber Gambar: <a href="http://www.google.co.id/imglanding?q=pohon%20pala&#38;imgurl=http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/0/08/Alstonia_scholaris.jpg&#38;imgrefurl=http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Alstonia_scholaris.jpg&#38;h=1192&#38;w=752&#38;sz=188&#38;tbnid=vMRoi6vCEVhv1M:&#38;tbnh=150&#38;tbnw=95&#38;prev=/images%3Fq%3Dpohon%2Bpala&#38;usg=__RU5CYLOcsb595hF9gpfgAHX5ck0=&#38;ei=tOS4S_iLOI6zrAfgm5zECg&#38;sa=X&#38;oi=image_result&#38;resnum=2&#38;ct=image&#38;ved=0CAgQ9QEwAQ&#38;start=0#tbnid=vMRoi6vCEVhv1M&#38;start=1" target="_blank">Di sini</a> dan <a href="http://images.google.co.id/imglanding?q=anak-anak%20memanjat%20pohon&#38;imgurl=http://2.bp.blogspot.com/_jNb8TzSMkdY/SWjdwck23fI/AAAAAAAAADU/WYB2clMywv8/s320/11.jpg&#38;imgrefurl=http://tarbloging.blogspot.com/2009_01_01_archive.html&#38;usg=__CQHy7TcNxWrgbdzgNiTBd_yK5zY=&#38;h=316&#38;w=320&#38;sz=42&#38;hl=id&#38;um=1&#38;itbs=1&#38;tbnid=ZlSvpMmouli7AM:&#38;tbnh=117&#38;tbnw=118&#38;prev=/images%3Fq%3Danak-anak%2Bmemanjat%2Bpohon%26um%3D1%26hl%3Did%26client%3Dfirefox-a%26sa%3DN%26rls%3Dorg.mozilla:en-US:official%26tbs%3Disch:1&#38;um=1&#38;client=firefox-a&#38;sa=N&#38;rls=org.mozilla:en-US:official&#38;tbs=isch:1&#38;start=13#tbnid=ZlSvpMmouli7AM&#38;start=17" target="_blank">di sini</a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[KABAR DARI DRAGON NEST, MADIUN (2/2)]]></title>
<link>http://hagemman.wordpress.com/2010/02/01/kabar-dari-dragon-nest-madiun-22/</link>
<pubDate>Mon, 01 Feb 2010 01:17:16 +0000</pubDate>
<dc:creator>hagemman</dc:creator>
<guid>http://hagemman.wordpress.com/2010/02/01/kabar-dari-dragon-nest-madiun-22/</guid>
<description><![CDATA[Keputusan jitu yang diambil dalam sepersekian detik di udara membutuhkan persiapan berjam-jam dan la]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://hagemman.files.wordpress.com/2010/02/1-kabar-dari-srg-dragon-madiun-02.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-4235" title="1 kabar dari srg dragon madiun 02" src="http://hagemman.files.wordpress.com/2010/02/1-kabar-dari-srg-dragon-madiun-02.jpg?w=150&#038;h=76" alt="" width="150" height="76" /></a>Keputusan jitu yang diambil dalam sepersekian detik di udara membutuhkan persiapan berjam-jam dan latihan bertahun-tahun. Di samping kemampuan fisik yang dijaga setiap hari, ada ratusan orang di belakang sebuah pesawat yang menjaga kelaikan pesawat itu agar bisa terbang dengan aman dan maksimal.</p>
<p>Seperti hati itu, 30 Desember 2009. Misi hari itu disebut Redwolf Flight, sesuai dengan nama pemimpinya, Fajar “Redwolf” Adriyanto, yang didampingi Mayor Yulmaizir, adalah latihan air surface attack di kawasan Lumajang. Skenario latihan, ada target yang harus dihancurkan di jarak 1.000 kilometer dari pangkalan. Lettu Pandu Eka dan Kapten Bambang Apriyanto sudah mempersiapkan diri sejak malam sebelumnya.</p>
<p>Ada dua pesawat yang dikerahkan untuk misi hari itu. Awalnya kedua pesawat itu akan terbang di ketinggian normal, yaitu 25.000 kaki. Mendekati sasaran, untuk menghindari radar, ketinggian diubah hanya 500 kaki di atas tanah. Radar memang dapat dihindari, tetapi ada bukit-bukit yang menjadi halangan. Sementara sasaran harus secepat mungkin dibereskan.</p>
<p>“Pagi-pagi kami brifing dengan tutor, secara rnci manuver-manuver seperti apa yang harus dilakukan,” cerita Kapten Bambang Apriyanto. Sebelum bertemu tutor, ada brifing pangkalan untuk mengetahui jadwal latihan hari itu serta kondisi cuaca dan arahan dari Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI Bambang Samoedro.</p>
<p><strong>Tes kesehatan</strong></p>
<p>Sementara mereka berdiskusi, para teknisi sudah mempersiapkan pesawat. Ada sekitar 180 orang di Skuadron Udara 3 yang menjadi sistem pendukung dari para pilot itu. Diperlukan kira-kira satu setengah jam untuk before flight inspection dan preflight inspection.</p>
<p>Setelah brifing, saatnya cek kesehatan. Dokter jaga mengukur denyut nada dan tekanan darah serta mengajukan pertanyaan, mulai dari soal “apakah sedang batuk atau pilek” hingga “apakah sedang bermasalah dengan pasangan”. “Kalau tidak memenuhi syarat kesehatan, ya tidak boleh terbang,” kata Kapten (Kes) dr Tri Supriyanto.</p>
<p><!--more-->Tes kesehatan harian sama wajibnya dengan tes indoktrinasi latihan aerofisiologi (ILA) yang diadakan dua tahun sekali. Penerbang dimasukan ke ruang tertutup yang kondisinya sama seperti di ketinggian 25.000 kaki. Tes ini untuk melihat batas ketahanan akan hipoksia, yaitu keadaan di mana tubuh kekurangan oksigen akibat perubahan ketinggian. “Kita disuruh menghitung dan simulasi gerakan pesawat, sampai di mana pikiran kita masih bisa mengambil keputusan,” cerita Letkol Fajar “Redwolf” Adriyanto.</p>
<p>Seusai tes kesehatan, para pilot masuk ke ruang peralatan. Masing-masing memakai helm yang memang dicetak khusus agar cocok dengan bentuk kepala pilot. Suhu di ruang peralatan ini sekitar 20 derajat celcius agar segala peralatan tetap kering. Di sinilah tersimpan G-suit, seperti helm, sarung tangan, dan check list kondisi darurat. Dari sini, mereka telah siap berjalan ke hanggar tempat F-16 telah disiapkan.</p>
<p><a href="http://hagemman.files.wordpress.com/2010/02/2-kabar-dari-srg-dragon-madiun-021.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-4238" title="2 kabar dari srg dragon madiun 02" src="http://hagemman.files.wordpress.com/2010/02/2-kabar-dari-srg-dragon-madiun-021.jpg?w=150&#038;h=120" alt="" width="150" height="120" /></a>Di hanggar, setelah menerima laporan dari penerbangan selanjutnya, lagi-lagi dilakukan cek terhadap pesawat. Selain cek instrumen, pesawat F-16 ini juga diraba dengan jari seluruh permukaan tubuhnya. Alasannya, agar bisa dengan mudah mendeteksi kebocoran.</p>
<p>Kalau semuanya beres, barulah mesin dinyalakan. Pada saat yang sama, di dispatch ada pilot lain yang memantau perkembangan. Pilot jaga ini minimal sudah mencapai posisi wingman agar bisa memberikan masukan sesuai manual. Sebagai catatan, salah satu perbedaan penting antara Sukhoi dan F-16, pesawat asal AS ini memiliki buku manual yang lengkap, sementara Sukhoi semuanya ada di kepala perwakilannya sehingga ilmu itu baru keluar saat ditanyakan.</p>
<p>Penuh tekanan</p>
<p>Setelah semuanya siap, pesawat pun mengangkasa. Sekembalinya dari misi, para pilot beristirahat di Dragon Nest sambil makan siang. Sore hari, para dragon ini telah ada di ruang kebugaran dan bergantian mengangkat beban.</p>
<p>Tugas mereka memang penuh tekanan. Seperti yang diceritakan Mayor Setiawan “Gryphon” yang mulai jadi pilot F-16 pada 1977. “Kekahawatiran pasti ada, pernah saya mau terbang tiba-tiba ada masalah. Akan tetapi, yang penting semuanya kita harus siapkan dengan teliti,” katanya.</p>
<p>Salah satu keandalan F-16 adalah dalam pertempuran jarak dekat. Untuk itu diperlukan keterampilan pesawat bermanuver. Secanggih apa pun pesawatnya, manusia tetap menjadi unsur terpenting. Dalam berbagai latihan dengan negara tetangga, Fajar memuji pilot-pilot dari Singapura yang disebutnya sangat profesional dalam segi keamanan dan brifing yang rinci. Ada cerita tentang pilot-pilot negara tetangga lain yang memiliki pesawat dengan kelas yang lebih tinggi dari F-16 Indonesia, sayangnya mereka minimalis dan tidak ingin mengeksplorasi kemampuan pesawatnya.</p>
<p>Sayangnya, kemampuan dan semangat juang di Indonesia sering tidak berbanding lurus dengan pendapatan. Letkol Fajar, misalnya, setelag sekitar 15 tahun menjadi pilot pesawat tempur, sesuai dengan pangkatnya, kira-kira mendapatkan gaji sebesar Rp 5 juta per bulan. Ada pendapatan tambahan sekitar Rp 400.000 per bulan karena ia memiliki brevet penerbang.</p>
<p>Coba bandingkan dengan nasib pilot tempur di Singapura yang menurut <a href="http://www.mindef.gov.sg" rel="nofollow">http://www.mindef.gov.sg</a> mendapatkan gaji sekitar Rp 50 juta. Itu belum termasuk tabungan dan bonus dari negara. “Ini pekerjaan berisiko tinggi. Memang terkadang kami merasa tidak terperhatikan oleh negara. Akan tetapi, sebagai prajurit kami tetap laksanakan tugas,” kata Fajar.</p>
<p>Sumber  :</p>
<p>Keahlian di Balik Sayap F-16 – Edna C Pattisina &#124; Kompas, 26.01.2010</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[TSUNAMI ACEH TERBESAR ABAD KE-21 ]]></title>
<link>http://hagemman.wordpress.com/2009/12/21/tsunami-aceh-terbesar-abad-ke-21/</link>
<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 03:32:47 +0000</pubDate>
<dc:creator>hagemman</dc:creator>
<guid>http://hagemman.wordpress.com/2009/12/21/tsunami-aceh-terbesar-abad-ke-21/</guid>
<description><![CDATA[Gelombang tsunami Aceh tergolong terbesar sepanjang sejarah dalam hal jumlah korban jiwa yang tewas.]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://hagemman.files.wordpress.com/2009/12/tsunami-aceh-trbsr-abad-ke-21-01.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-3777" title="tsunami aceh trbsr abad ke 21 01" src="http://hagemman.files.wordpress.com/2009/12/tsunami-aceh-trbsr-abad-ke-21-01.jpg?w=150&#038;h=143" alt="" width="150" height="143" /></a>Gelombang tsunami Aceh tergolong terbesar sepanjang sejarah dalam hal jumlah korban jiwa yang tewas. Sedangkan dilihat dari ketinggiannya, kesimpulan sementara menunjukkan gelombang pasang laut itu tertinggi setelah tsunami akibat letusan gunung Krakatau pada tahun 1883, yang mencapai 36 meter dari permukaan tanah.</p>
<p>Di Lhok Nga yang berada di tenggara Meulaboh diketahui tsunami mencapai ketinggian 34,5 meter. Ini merupakan yang tertinggi yang dapat dilihat dari terjangan tsunami pada pohon kelapa yang masih bertahan. Sementara itu di Meulabih – lokasi terdekat dengan pusat gempa di Samudera Hindia – belum ditemukan tanda-tanda yang menunjukkan ketinggian tsunami. Diduga kuat tsunami di daerah ini lebih tinggi daripada di Lhok Nga.</p>
<p>Inilah kesimpulan peneliri dari International Tsunami Survey Team (ITST) yang melakukan survei lapangan ke Banda Aceh dan Sumut, 19-30 Januari lalu. Ada 33 peneliti dari Turki, Jepang, Rusia, Amerika Serikat, Prancis, dan Indonesia yang memaparkan hasil penelitian di Jakarta, Senin (31/1).</p>
<p>Menurut Dr Ir Subandono Diposantono dari Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP), tim yang dibagi dalam 3 kelompok menyisir pantai di Kabupaten Serdang Bedagai – Sumut, dan Pulau Simeulue, dan pantai barat Aceh dari Meulaboh (Aceh Barat) hingga Nagan Raya.</p>
<p><!--more--><a href="http://hagemman.files.wordpress.com/2009/12/tsunami-aceh-trbsr-abad-ke-21.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-3778" title="tsunami aceh trbsr abad ke 21" src="http://hagemman.files.wordpress.com/2009/12/tsunami-aceh-trbsr-abad-ke-21.jpg?w=500&#038;h=288" alt="" width="500" height="288" /></a></p>
<p>Di bagian lain survei dilakukan di Banda Aceh, Lhik Seumawe, Sibolga, dan Pulau Nias. Sementara kelompok lain melakukan pengukuran run-up dan penetrasi gelombang di Banda Aceh dan Sabang.</p>
<p>Secara keseluruhan tim telah mengukur detail seluruh daerah bencana tsunami, yang menyangkut karakteristik gelombang tsunami, tingkat kerusakan yang ditimbulkan, serta studi mengenai paleo tsunami melalui identifikasi tsunami deposit pada lapisan tanah.</p>
<p><strong>Paleo tsunami</strong></p>
<p>Para peneliti melakukan penggalian untuk melacak riwayat terjadinya tsunami atau paleo tsunami hingga ratusan sampai ribuan tahun lalu.</p>
<p>Pakar tsunami dari Turki Prof Dr Dogan Perincek, menjelaskan, dari lapisan sedimen yang tampak pada lubang yang digali 40 meter di Simeulue, diketahui pulau tersebut pernah mengalami tsunami sekitar 500 – 2000 tahun lalu.</p>
<p>Dari hasil pencatatan dan pengukuran yang dilakukan tim, di Simeulue, khususnya bagian utara, tinggi gelombang maksimum tercatat 15 meter, sementara tinggi gelombang di bagian selatan maksimum 3 – 4 meter.</p>
<p>Namun, jumlah korban jiwa hanya 8 orang dari 78.000 lebih penduduk Simeulue. Hal ini dimungkinkan karena penduduk Simeulue telah memiliki pengetahuan tentang tsunami dan memiliki standard operation procedure.</p>
<p>Di Simeulue, ujar Subandono, tim menemukan adanya perubahan geomorfologis pantai. Di bagian utara, yang berjarak sekitar 41 km dari episentrum terjadi kenaikan permukaan pantai 1 hingga 1,5 meter. Hal ini sangat jelas terlihat dengan tereksposnya terumbu karang dan juga mangrove. Sementara di bagian selatan dan timur pulau terjadi penurunan.</p>
<p>Tim mencatat adanya kenaikan air laut di pantai Sibolga (2,5 m), Sirombu Pulau Nias (5 m), Banda Aceh (20,3 m), Lhik Nga (34,5 m), dan Ule Lheu (15,6 m).</p>
<p>Tim melaporkan, dari garis-garis yang tampak pada tembok bangunan yang tersisa, diketahui bahwa gelombang tunami di beberapa lokasi di Aceh dan Sumut terjadi dua hingga lima kali.</p>
<p>Akibat gempa dan tsunami terjadi subsidensi atau penurunan pantai sejauh 57 meter di Banda Aceh. Hasil survei dari ITST akan disampaikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan.</p>
<p>Sumber  :</p>
<p>Tsunami Aceh Terbesar Abad Ke-21 &#124; Kompas, 01.02.2005</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[TSUNAMI DAHSYAT DI SERAMBI MEKKAH ]]></title>
<link>http://hagemman.wordpress.com/2009/12/21/tsunami-dahsyat-di-serambi-mekkah/</link>
<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 03:18:20 +0000</pubDate>
<dc:creator>hagemman</dc:creator>
<guid>http://hagemman.wordpress.com/2009/12/21/tsunami-dahsyat-di-serambi-mekkah/</guid>
<description><![CDATA[Satu gempa besar terjadi pukul 00:58:50 (UTC) atau pukul 06:58:50 waktu lokal  di episentrum, 26 Des]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://hagemman.files.wordpress.com/2009/12/tsunami-dahsyat-gmbr.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-3770" title="tsunami dahsyat gmbr ..." src="http://hagemman.files.wordpress.com/2009/12/tsunami-dahsyat-gmbr.jpg?w=119&#038;h=150" alt="" width="119" height="150" /></a>Satu gempa besar terjadi pukul 00:58:50 (UTC) atau pukul 06:58:50 waktu lokal  di episentrum, 26 Desember 2004. Peristiwa gempa dengan kekuatan 9,0 magnitude (USGS), menurut BMG 6,8 pada skala Richter, berlokasi di lepas pantai barat Sumatera bagian utara, 3,298 lintang utara, 95,779 bujur timur, pada kedalaman 10 km, berjarak 250 km selatan barat daya dari Banda Aceh dan 320 km barat dari Medan, Sumatera Utara.</p>
<p>Gempa bumi tanggal 26 Desember 2004, yang menghancurkan itu terjadi pada interface lempeng-lempeng tektonik India dan Myanmar, dan disebabkan oleh pelepasan stress yang berkembang ketika lempeng tektonik Myanmar yang menumpang di atasnya (<strong><em>Gambar 1</em></strong>).</p>
<p>Lempeng tektonik India memulai hunjamannya ke dalam lapisan “mantle” di palung Sunda yang terletak di sebelah barat episenter gempa bumi pada 26 Desember. Daerah ini memiliki pola tektonik yang begitu kompleks. Dia melibatkan interaksi lempeng-lempeng tektonik yang lebih besar, antara lain lempeng tektonik Australia, Sunda, dan Eurasia. Lempeng tektonik India dan Australia bergerak ke arah timur laut, membentur miring lempeng Myanmar pada kecepatan relatif 6 cm per tahun.</p>
<p>Gempa bumi megathrust seperti halnya di Aceh, sering kali menghasilkan tsunami besar yang bisa menghancurkan daerah yang jauh lebih luas daripada pengaruh langsung getaran tanah di dekat rekahan akibat gempa bumi itu sendiri.</p>
<p>Tsunami yang terbentuk akibat dari gempa ini melanda seluruh pantai barat Aceh, Sumatera bagian utara, bahkan pantai-pantai Sri Lanka, India, Thailand, Malaysia, Somalia, Banglades, Maladewa, dan Kepulauan Cocos. Ribuan jiwa manusia menjadi korban, banyak bangunan hancur dan rusak barat akibat keganasan tsunami Aceh tahun 2004 ini.</p>
<p><!--more--><a href="http://hagemman.files.wordpress.com/2009/12/tsunami-dahsyat-gmbr-1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-3772" title="tsunami dahsyat gmbr 1" src="http://hagemman.files.wordpress.com/2009/12/tsunami-dahsyat-gmbr-1.jpg?w=499&#038;h=792" alt="" width="499" height="792" /></a></p>
<p>Sebetulnya, kata tsunami berasal dari satu kata bahasa Jepang yang memberikan arti “gelombang-panjang di pelabuhan”. Istilah ini kemudian secara lebih luas diartikan sebagai “gelombang laut periode panjang”, yang menjalar dengan kecepatan tinggi mencapai 800 km per jam pada laut yang dalam dan bisa membentuk gelombang tinggi serta menghancurkan ketika makin mendekati dan mencapai garis pantai.</p>
<p>Tsunami Aceh tahun 2004 terbentuk ketika massa air laut Samudera Hindia yang luar biasa besarnya secara tiba-tiba berubah dan terguncang akibat bergerak naiknya segmen lempeng Myanmar (bagian dari lempeng Eurasia) relatif terhadap hunjaman lempeng India di bawahnya (<strong><em>Gambar 2</em></strong>) di palung Sunda.</p>
<p><a href="http://hagemman.files.wordpress.com/2009/12/tsunami-dahsyat-gmbr-2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-3773" title="tsunami dahsyat gmbr 2" src="http://hagemman.files.wordpress.com/2009/12/tsunami-dahsyat-gmbr-2.jpg?w=500&#038;h=848" alt="" width="500" height="848" /></a></p>
<p>Dasar samudera yang naik di atas palung Sunda ini mengubah dan menaikkan permukaan air laut di atasnya sehingga permukaan datar air laut ke arah pantai barat Sumatera ikut terpengaruh berupa penurunan muka air laut.</p>
<p>Setelah itu, dalam upayanya mencari kesetimbangan alamiah, air laut kembali mendorong balik dirinya ke arah pantai dalam bentuk gelombang tinggi. Kejadian ini terjadi berulang dan susul-menyusul seiring dengan kemunculan gempa bumi susulan di sepanjang batas benturan tektonik lempeng sebagai akibat gempa utamanya.</p>
<p>Fenomena menurunnya muka laut di tepi pantai sesaat sebelum terjadinya tsunami dahsyat yang melanda pantai Sumatera inilah yang diungkapkan oleh para saksi mata.</p>
<p><strong>Peramalan tsunami</strong></p>
<p>Struktur tektonik Indonesia adalah sangat kompleks serta melibatkan paling tidak lempeng-lempeng Australia, Sunda, Eurasia, dan bahkan Pasifik, serta masih banyak lagi lempeng-lempeng tektonik kecil lainnya.</p>
<p>Sumber gempa bumi di Indonesia umumnya terjadi pada pertemuan lempeng-lempeng atau biasa disebut dengan zona subduksi, dan zona patahan aktif di daratan, seperti zona sesar besar Sumatera.</p>
<p>Pantai-pantai kepulauan Indonesia yang berhadapan langsung dengan palung-palung laut, sebagai jelmaan dari benturan lempeng-lempeng di dasar laut, merupakan kawasan yang memiliki potensi paling tinggi untuk terlanda tsunami manakala gempa bumi terjadi pada zona subduksi tersebut.</p>
<p>Hingga saat ini peramalan saatterjadinya gempa bumi masih belum bisa dilakukan. Negara-negara maju dan banyak pengalaman dengan gempa bumi tektonik, seperti di Amerika Serikat, Jepang, Rusia, dan China pun masih terus melakukan usaha ke arah itu.</p>
<p>Sebaliknya, dari uraian di depan, upaya peringatan dini tsunami sebetulnya masih bisa dilakukan walau masih dengan cara yang sederhana. Negara-negara yang berada di kedua sisi Samudera Pasifik, seperti Jepang, AS, beberapa Negara Amerika Latin, Korea, Taiwan, dan Rusia, telah memiliki sistem peringatan dini untuk tsunami bilamana saru gempa bumi terjadi di tengah punggungan Samudera Pasifik.</p>
<p>Melalui USGS-Pacific Tsunami Warning Center yang bertindak sebagai pusat pemberi informasi kejadian gempa tektonik berskala besar di Samudera Pasifik, peringatan dini terhadap kemungkinan munculnya tsunami telah bisa diberikan kepada negara-negara di kawasan pantai Samudera Pasifik yang saling berhadapan.</p>
<p>Dari kejadian gempa bumi di episenternya hingga kemunculan tsunami dan waktu tibanya di pantai, diperlukan waktu rambat gelombang tsunami antara 4 – 10 jam.</p>
<p><strong>Tsunami 26 Desember</strong></p>
<p>Lalu, bagaimana halnya dengan tsunami di Aceh yang terjadi pada 26 Desember 2004 ? Gempa bumi pada 26 Desember 2004 terjadi pada kedalaman dangkal 10 kilometer. Gempa-gempa susulan yang mengikuti gempa bumi megathrustnya saling meyusul di sepanjang bayas lempeng India dan segmen lempeng Myanmar, ke arah utara, sepanjang lebih kurang 1.000 km pada kedalaman dangkal pula. Gempa bumi susulan yang terus-menerus berlangsung itu pun memiliki kekuatan antara 5,7 dan 7,3 magnitude.</p>
<p>Terguncangnya air laut, akibat naiknya segmen lempeng Myanmar relatif terhadap lempeng India, terjadi susul menyusul. Akumulasi energi gelombang laut yang terbentuk sudah lebih dari cukup untuk menghasilkan tsunami Aceh yang dahsyat. Tsunami ini kemudian bergerak menyebar ke arah pantai-pantai yang berhadapan dengan palung Sunda. Jarak pantai Sumatera terdekat dengan episenter gempa bumi utama diperkirakan 125 km. Kecepatan rambat gelombang tsunami dapat mencapai 800 km per jam di samudera dalam dan bebas. Mendekati pantai yang dangkal dan dengan kecepatannya yang besar, gelombang tsunami menjadi tinggi (2-3 meter di Banda Aceh) dan kemudian terempas ke arah daratan dengan dahsyat.</p>
<p>Dalam waktu yang sedemikian singkat (10-15 menit, ini sudah termasuk saat kejadian surutnya permukaan air laut di pantai), untuk menyelamatkan diri dari kejaran gelombang tsunami tentunya bukanlah hal yang mudah. Banyaknya jatuh korban akibat tsunami Aceh 26 Desember tidak terlepas dari waktu kedatangan gelombang yang sangat cepat, juga karena sifat gempa buminya yang berepisenter dangkal.</p>
<p><strong>Mitigasi tsunami</strong></p>
<p>Ada dua peristiwa yang penting untuk diperhatikan ketika gelombang tsunami tiba di pantai Aceh.</p>
<p>Pertama, penduduk saksi mata, kebanyakan bermukim di tepi pantai, pada mulanya merasakan guncangan atau getaran tanah yang sangat kuat pada tanah yang mereka pijak. Begitu kuatnya sehingga beberapa bangunan ada yang runtuh, inilah yang disebut dengan getaran gempa bumi.</p>
<p>Kedua, setelah guncangan bumi yang sangat kuat dirasakan, terlihat suatu pemandangan yang tidak biasa, yakni surutnya permukaan air laut secara cepat mencapai lebih dari 50-100 meter dari garis pantai semula.</p>
<p>Barulah setelah itu mereka melihat gulungan tsunami mendekati pantai dan kemudian menerjang segala yang ada di hadapannya, seperti bangunan rumah berikut penghuninya, pertokoan, termasuk para penduduk dan saksi mata.</p>
<p>Kedua peristiwa itu memberikan kita pengetahuan dasar sederhana yang bisa kita pakai sebagai peringatan dini secara alamiah untuk mengetahui kedatangan gelombang tsunami yang berasal dari gempa tektonik di zona subduksi.</p>
<p>Bagi penduduk atau orang yang kebetulan berada di dan yang bermukim di kawasan pantai, yang berhadapan dengan zona subduksi atau palung laut tempat bertemunya lempeng-lempeng tektonik, dua peristiwa tersebut bisa dijadikan sebagai peringatan dini bagi kedatangan tsunami. Waktu yang sangat singkat untuk menyelamatkan diri harus menjadi perhatian.</p>
<p>Bila dua peristiwa tersebut dialami, hindarilah kawasan pantai secepat mungkin dengan berlari menghindar menuju bukit-bukit sekitar yang lebih tinggi. Keselamatan diri menjadi prioritas utama. Getaran gempa bumi yang sangat kuat dan menyusutnya permukaan air laut di pantai dengan sangat cepat merupakan salah sati karakter pemunculan tsunami.</p>
<p>Identifikasi daerah-daerah panta rawan tsunami sudah dilakukan oleh institusi pemerintah, seperti oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, dan Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dalam bentuk peta.</p>
<p>Peta-peta tersebut bisa diperoleh masyarakat luas maupun pemerintah daerah untuk didistribusikan, antara lain Peta Bahaya Guncangan Gempa Bumi Indonesia, Peta Seismotektonik Indonesia, Peta Sesar Aktif dan Sebaran Gempa Bumi Merusak Wilayah Indonesia, Peta Rawan Tsunami Indonesia, dan Peta Wilayah Rawan Gempa Bumi Indonesia.</p>
<p>Sebagai contoh, berdasarkan sejarah kejadian dan tectonic setting-nya, Indonesia memiliki 28 wilayah rawan tsunami, seperti wilayah pantai-panti Aceh, Sumatera Utara bagian barat, Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung Selatan, Banten barat dan selatan, Jawa Tengah bagian selatan, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku Selatan, Biak-Yapen, Fak-fak, dan Balikpapan. Bersama dengan itu, Indonesia pun memiliki 25 wilayah rawan gempa bumi.</p>
<p>Peta-peta itu dapat digunakan untuk penyusunan rencana pengelolaan tata ruang wilayah pantai. Rekomendasi bangunan tahan gempa dan desain bangunan tahan tsunami perlu diberikan untuk wilayah-wilayah pantai seperti tersebut di atas.</p>
<p><strong>Upaya penanggulangan</strong></p>
<p>Pertanyaan berikut yang muncul adalah apakah akan muncul gempa bumi susulan dengan tsunami berikutnya ?</p>
<p>Bila melihat gempa utama dengan kekuatan 9,0 magnitude telah terjadi, maka magnitude hempa susulan berikutnya akan makin menurun. Dari gempa bumi susulan yang masih terjadi sampai saat ini, tetapi dengan magnitude yang lebih kecil sekitar 5,4 – 6 pada skala Richter, dan akan terus menurun seiring dengan perjalanan waktu, maka kemungkinan adanya gelombang tsunami susulan akan sangat kecil.</p>
<p>Penduduk yang rumahnya di pesosor pantai dan kondisinya masih utuh sudah bisa kembali ke rumahnya masing-masing. Tetapi, bila bangunan rumahnya sudah tidak utuh lagi, sebaiknya dihindari sebagai tempat tinggal.</p>
<p>Bencana yang diakibatkan oleh tsunami dan gempa bumi di bumi Serambi Mekkah Aceh sangatlah luar biasa dan telah menyentuh rasa keprihatinan bangsa Indonesia yang sangat dalam. Masyarakat dan pemerintah Indonesia secara bersama harus berupaya meringankan beban penderitaan saudara-saudara kita di Aceh.</p>
<p>Langkah penguburan jasad para syuhada tsunami merupakan prioritas pertama, yang kemudiaan diikuti oleh pemberian bantuan pangan, obat-obatan, air dan pakaian bersih, tenda tempat tinggal sementara, serta dukungan rohani.</p>
<p>Peralatan berat, seperti buldoser, diperlukan untuk membersihkan semua muatan yang terangkut oleh tsunami, memperbaiki jalur transportasi yang banyak yterputus.</p>
<p>Penyediaan bahan bakar untuk transportasi maupun rumah tangga dan pemulihan saluran telekomunikasi adalah sangat perlu dilakukan segera. Fasilitas umum, seperti pasar tradisional, puskesmas, dan sekolah, segera dipulihkan agar kehidupan normal bisa dimulai kembali. Bangunan temoat tinggal yang hancur dan rusak berat perlu dibantu perbaikannya.</p>
<p>Kini saatnya kita melaksanakan komitmen untuk membangun kembali Aceh. Pemerintah pusat bersama seluruh masyarakat Indonesia harus fokus dan teguh dalam melaksanakan komitmen ini. Sukarelawan pramuka, pemuda, mahasiswa, lembaga swadaya masyarakat, serta organisasi sosial lainnya sangat diperlukan untuk membantu saudara-saudara kita di Aceh agar segera keluar dari derita bencana tsunami ini.<br />
Sumber  :</p>
<p>Tsunami Dahsyat di Serambi Mekkah &#124; Dr Mas Atje Purbawinata, Ahli Bencana Geologi pada Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Ditjen Geologi dan Sumber Daya Mineral, Departemen ESDM<br />
Kompas, 08.01.2005 &#124; Grafis : USGS, 2004 &#38; Istimewa</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[DIBANGUN SISTEM PEMANTAUAN LAUT ]]></title>
<link>http://hagemman.wordpress.com/2009/12/20/dibangun-sistem-pemantauan-laut/</link>
<pubDate>Sun, 20 Dec 2009 02:05:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>hagemman</dc:creator>
<guid>http://hagemman.wordpress.com/2009/12/20/dibangun-sistem-pemantauan-laut/</guid>
<description><![CDATA[Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional sedang merancang bangun sistem telemetri atau pemantauan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://hagemman.files.wordpress.com/2009/12/dibangun-sistem-pemantauan-laut.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-3728" title="dibangun sistem pemantauan laut" src="http://hagemman.files.wordpress.com/2009/12/dibangun-sistem-pemantauan-laut.jpg?w=112&#038;h=150" alt="" width="112" height="150" /></a>Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional sedang merancang bangun sistem telemetri atau pemantauan jarak jauh pasang surut air laut. Selain itu, juga sedang dirancang pemantau tinggi  permukaan air sungai serta sistem peringatan dini banjir.</p>
<p>Kepala Bidang Pelayanan Teknis dan Pengembangan Masyarakat Pengguna di Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Momon Sadiyatmo menyampaikan hal tersebut di Jakarta, Rabu (16/12).</p>
<p>Sistem pemanauan pasang surut itu diaplikasikan di empat lokasi pesisir bekerja sama dengan Badan Riset kelautan dan Perikanan Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) serta pemerintah daerah setempat. Keempat lokasi itu adalah pesisir Kabupaten Pacitan (Jawa Timur), Pulau Pramuka (DKI Jakarta), Perancak (Bali), dan Pantai Sekotong Lombok (Nusa Tenggara Barat). Pada tahun-tahun mendatang alat ini akan dipasang di Sulawesi Utara, Kupang (Nusa Tenggara Timur), Kendari (Sulawesi tengah), dan Natuna (Kepulauan Riau).</p>
<p>Selain memiliki sensor pengukur pasang surut air laut, tutur Momon, sistem ini juga terdiri dari komponen pengukur kecepatan angin dan arah angin serta pengukur turbiditas air laut. Dilengkapi dengan alat radio telemetri, data hasil pengukuran dapat diterima setiap lima menit di stasiun pengawas lokal.</p>
<p>Adapun dengan sistem komunikasi telemetri GSM-GPRS, data dapat dikirim ke stasiun pengawas pusat, tempat server data. Sistem-sistem tersebut saat ini dalam proses untuk kalibrasi dan mendapat sertifikasi nasional.</p>
<p><!--more-->Sistem pemantau ini diharapkan dapat menjadi bagian dari Simpul Lokal Tsunami Early Warning System (TEWS), yang dapat menampilkan data verifikasi bagi pemerintah daerah.</p>
<p>Kepala Pusat Pemenfaatan Teknologi Dirgantara Lapan Ignatius Loyola Arisdiyo mengatakan, dengan adanya sistem ini, pihaknya mengharapkan kerja sama lebih lanjut dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Badan Koordinasi Survei dan Pementaan Nasional).</p>
<p><strong>Pemantauan air sungai</strong></p>
<p>Selain merancang Sistem Data Kelautan Online, Lapan juga mengembangkan automatic water level, yaitu sistem yang digunakan untuk memantau ketinggian permukaan suatu perairan, bukan hanya laut, melainkan juga sungai, danau, dan waduk.</p>
<p>Fasilitas pemantau itu disebut Sistem Pemantau Aliran Sungai Terpadu, yang terdiri dari sensor pemantau ketinggian air sungai dan endapan sungai. Adanya fasilitas pemantauan ini memungkinkan pengembangannya untuk mendukung sistem peringatan dini bahaya banjir.</p>
<p>Uji coba alat ini bekerja sama dengan Departemen Kehutanan dilakukan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo, yaitu di daerah Keduang dan Sragen.</p>
<p>Sumber  :</p>
<p>Dibangun, Sistem Pemantauan Laut &#124; Kompas, 19.12.2009</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[malam ketujuh : tiba di puncak]]></title>
<link>http://jejakwalisongo.wordpress.com/2009/08/27/malam-ketujuh-tiba-di-puncak/</link>
<pubDate>Thu, 27 Aug 2009 10:13:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>MT</dc:creator>
<guid>http://jejakwalisongo.wordpress.com/2009/08/27/malam-ketujuh-tiba-di-puncak/</guid>
<description><![CDATA[Kebahagiaan menguasai hatiku. Akhirnya, malam ketujuh ini kami sampai di puncak yang menjadi tujuan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Kebahagiaan menguasai hatiku. Akhirnya, malam ketujuh ini kami sampai di puncak yang menjadi tujuan perjalanan kami. Aku membayangkan kembali pengalaman yang kualami sejak malam pertama hingga malam ini. Terbersit kepuasan karena berhasil menyelesaikan rintangan demi rintangan. Mungkin, inilah yang dinamakan kebahagiaan saat mencapai keberhasilan.</p>
<p>Sebuah batu besar beralaskan angin dan beratap pepohonan yang rindang menjadi akhir perjalanan kami. Aku duduk dalam kebahagian, mengucap syukur atas keselamatan yang Tuhan berkatkan. Sang Guru berwudhu pada pancuran mata air di sebuah dinding cadas di sisi kanan pasujudan. Aku mengikuti apa yang ia lakukan.</p>
<p>Di atas batu besar luas dan memanjang. Sebelum memulai shalat malam, ia menyampaikan pesan, &#8220;Alhamdulillah, kita telah sampai di puncak ketinggian. Tapi ini bukanlah tujuan. Ini baru permulaan&#8230;&#8221;</p>
<p>Aku terperangah. Kebodohan begitu lekat dengan kepongahan. Kepuasan begitu dekat dengan kesombongan.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Jatuh dari Ketinggian 1.828 Meter]]></title>
<link>http://lelosusilo.wordpress.com/2009/05/22/jatuh-dari-ketinggian-1-828-meter/</link>
<pubDate>Fri, 22 May 2009 06:51:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>lelo</dc:creator>
<guid>http://lelosusilo.wordpress.com/2009/05/22/jatuh-dari-ketinggian-1-828-meter/</guid>
<description><![CDATA[James Boole London, (BCZ) Atlet terjun payung James Boole selamat setelah terjatuh dari ketinggian 6]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 170px"><img src="http://www.basejumper.it/images/MBT/880.jpg" alt="" width="160" height="120" /><p class="wp-caption-text">James Boole</p></div>
<p style="text-align:justify;">London, (BCZ) Atlet terjun payung James Boole selamat setelah terjatuh dari ketinggian 6000 feet (1828 meter). James (31) ketika kejadian tengah melakukan syuting tentang aksi terjun payung untuk sebuah acara dokumenter sebuah televisi di Rusia.</p>
<p style="text-align:justify;">Seorang pria sebelumnya telah memberikan sinyal kepadanya untuk membuka parasut miliknya karena dinilai ia sudah terlalu dekat dengan tanah. Namun isyaratnya tersebut ternyata tidak dilihat oleh James dan mengakibatkan ia terhempas dengan kecepatan sekitar 100 mph.</p>
<p style="text-align:justify;">“Rasanya seperti terhempas akibat dihantam oleh truk yang sedang ngebut,” kata James yang tubuhnya jatuh diatas bebatuan yang untungnya tengah ditutupi oleh salju.<!--more--></p>
<p style="text-align:justify;">Ajaibnya ia selamat dari kejadian tersebut meskipun tulang belakang dan tulang rusuknya patah, paru-parunya mengalami memar dan beberapa giginya patah.</p>
<p style="text-align:justify;">“Saya menjerit kesakitan dan batuk darah. Saya sangat takut akan mendapatkan sakit dalaman, bahkan mungkin bisa mati. Saya bahkan berniat untuk menyampaikan wasiat terakhir saya,” tambahnya.</p>
<p style="text-align:justify;">James kemudian diselamatkan dan dibawa ke sebuah rumah sakit di Moskow untuk mendapatkan perawatan sebelum akhirnya diterbangkan kembali ke tanah kelahirannya. (jhs)<a href="http://kepritoday.com/">KEPRITODAY.COM</a></p>
<p style="text-align:justify;"><span class='embed-youtube' style='text-align:center; display: block;'><iframe class='youtube-player' type='text/html' width='640' height='390' src='http://www.youtube.com/embed/Yd6z41Dsing?version=3&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;showinfo=1&#038;iv_load_policy=1&#038;wmode=transparent' frameborder='0'></iframe></span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kampung Melayu terendam banjir]]></title>
<link>http://korangua.wordpress.com/2009/01/15/kampung-melayu-terendam-banjir/</link>
<pubDate>Thu, 15 Jan 2009 01:55:30 +0000</pubDate>
<dc:creator>Dimas Gantengs</dc:creator>
<guid>http://korangua.wordpress.com/2009/01/15/kampung-melayu-terendam-banjir/</guid>
<description><![CDATA[Diberitakan bahwa banjir kiriman dari Bogor telah sampai di Kampung Pulo, Kelurahan Kampung Melayu,]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Diberitakan bahwa banjir kiriman dari Bogor telah sampai di Kampung Pulo, Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur.</p>
<p>Hal tersebut mengakibatkan ketinggian air di kawasan tersebut mencapai 2,5 meter.</p>
<p>Genangan air paling parah terjadi di RW 2 dan 3 karena daerah tersebut tepat berada di bantaran kali Ciliwung</p>
<p>Lokasinya juga rendah. Sedangkan RW 6 tidak terkena banjir karena daerahnya agak tinggi dan tidak berada di bantaran kali.</p>
<p>Warga yang telah mengungsi sejak tadi malam saat ini masih berada di tempat-tempat pengungsian.</p>
<p>Sponsor :</p>
<p><a href="http://korangua.wordpress.com/peluang-usaha-warnet-terinovatif/">Anda ingin kaya sekaligus bermanfaat bagi orang banyak? Yuk bisnis bersama</a></p>
<p>.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Takut ketinggian]]></title>
<link>http://coretanpinggir.com/2008/07/08/takut-ketinggian/</link>
<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 17:25:23 +0000</pubDate>
<dc:creator>coretanpinggir</dc:creator>
<guid>http://coretanpinggir.com/2008/07/08/takut-ketinggian/</guid>
<description><![CDATA[BBM naik, inflasi menggelembung, akibatnya SBI terpaksa dinaikan sehingga  suku bunga bank melonjak.]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">BBM naik, inflasi menggelembung, akibatnya SBI terpaksa dinaikan sehingga  suku bunga bank melonjak. Trus apalagi&#8230; harga-harga meroket (roket pakai BBM gak ya?&#8230; hi&#8230;hi&#8230;hi&#8230;), begitulah bunyi lembaran ekonomi di koran-koran sejak harga BBM <span style="text-decoration:line-through;">menggila</span> <span style="text-decoration:line-through;">melunjak</span> bergejolak.  Bagaimana dengan harga properti?&#8230; naik kah?&#8230; Ya iyalah&#8230; masa iya..iya dong&#8230; he&#8230;he&#8230;he..</p>
<p style="text-align:justify;">Tadinya mau ngajak Nuri jalan-jalan ke pameran properti, tapi gara-gara kejadian <a href="http://coretanpinggir.wordpress.com/2008/07/04/mp3-player-part-2/" target="_blank">MP3 player</a> minggu lalu lebih enak jalan sendiri dulu aja  <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Siapa tau ada harga rumah murah, atau rusun murah boleh juga . Kali aja dengan punya rumah sendiri bisa mengimpress sang Nuri (kayak burung ya, persis&#8230; jinak-jinak burung Nuri hi..hi&#8230;hi&#8230; Pssssttttt&#8230;&#8230;..)  <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;"><!--more--></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://coretanpinggir.files.wordpress.com/2008/07/takut-ketinggian.jpg" target="_blank"><img class="aligncenter size-full wp-image-137" src="http://coretanpinggir.files.wordpress.com/2008/07/takut-ketinggian.jpg?w=460&#038;h=574" alt="" width="460" height="574" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mahameru]]></title>
<link>http://ghostyoen.wordpress.com/2008/01/04/mahameru/</link>
<pubDate>Fri, 04 Jan 2008 07:26:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>ghostyoen</dc:creator>
<guid>http://ghostyoen.wordpress.com/2008/01/04/mahameru/</guid>
<description><![CDATA[Untuk para pencinta alam yang sudah sering menakhlukkan puncak Mahameru. Semua orang tahu ketinggian]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk para pencinta alam yang sudah sering menakhlukkan puncak Mahameru. Semua orang tahu ketinggian Mahameru 3677 m, bagaimana kita membuktikan secara matematis kebenaran bahwa puncak mahameru 3677 m ?</p>
<p><a href="http://ghostyoen.files.wordpress.com/2008/01/4.jpeg" title="4.jpeg"><img src="http://ghostyoen.files.wordpress.com/2008/01/4.jpeg" alt="4.jpeg" /></a><br />
Anda berani bertaruh tinggi Mahameru 3677 m ?</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Data Gunung Gandang Dewata]]></title>
<link>http://inart.wordpress.com/2007/09/14/data-gunung-gandang-dewata/</link>
<pubDate>Fri, 14 Sep 2007 12:58:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>Winarni K Suprimardani</dc:creator>
<guid>http://inart.wordpress.com/2007/09/14/data-gunung-gandang-dewata/</guid>
<description><![CDATA[Tulisan di bawah ini menampilkan beberapa data-data untuk melakukan pendakian ke Gunung Gandang Dewa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Tulisan di bawah ini menampilkan beberapa data-data untuk melakukan pendakian ke Gunung Gandang Dewa]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
