<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>khabar &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/khabar/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "khabar"</description>
	<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 13:37:08 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Mullah Umar Tolak Negosiasi dengan Amerika]]></title>
<link>http://ptdi.wordpress.com/2009/11/27/mullah-umar-tolak-negosiasi-dengan-amerika/</link>
<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 05:20:50 +0000</pubDate>
<dc:creator>ptdi</dc:creator>
<guid>http://ptdi.wordpress.com/2009/11/27/mullah-umar-tolak-negosiasi-dengan-amerika/</guid>
<description><![CDATA[Pemimpin Taliban Mullah Muhammad Umar menyangkal adanya negosiasi dengan Amerika dalam pesan khotbah]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img title="mullah_umar" src="../files/2009/11/mullah_umar.jpg" alt="mullah_umar" width="244" height="184" />Pemimpin Taliban Mullah Muhammad Umar menyangkal adanya negosiasi dengan Amerika dalam pesan khotbah Iedul Adha nya kepada seluruh Muslim. Dalam pesan ini Mullah Umar juga menyebut kekalahan pasukan asing dalam perang di Afghanistan dan mengatakan rakyat Afghan tidak akan setuju dengan segala pembicaraan untuk memperpanjang kehadiran pasukan asing di negeri itu.</p>
<p>&#8220;Para penjajah tidak menginginkan negosiasi yang menjamin kemerdekaan Afghanistan dan untuk mengakhiri invasi mereka, namun mereka menginginkan negoisasi yang akan memperpanjang proses jahat dari kolonialisasi dan pendudukan mereka&#8221;, kata Umar dalam pesan itu.</p>
<p>&#8220;Bagaimanapun, rakyat Afghanistan tidak akan menyetujui segala negosiasi yang akan memperpanjang legitimasi kehadiran para penjajah di negeri kami yang tercinta&#8221;.</p>
<p>Mullah Umar sebelumnya memimpin pemerintah Taliban yang dijatuhkan Amerika saat dimulai invasi di negeri tersebut tahun 2001. Ia tidak kelihatan selama beberapa tahun ini di Afghanistan. Pejabat Afghanistan mengklaim Umar berada di Pakistan.</p>
<p>&#8220;Mereka yang menjajah negeri kami dan menjadikan rakyat kami sebagai sandera, ingin menggunakan tipu daya dengan negosiasi seperti yang mereka lakukan dalam drama pemilu di Afghanistan yang mereka lakukan untuk mencapai tujuan kolonial mereka&#8221; kata Umar dalam pesan Iedul Adha tersebut.</p>
<p>Pesan Umar tersebut diposting dalam website yang biasanya digunakan Taliban untuk menyampaikan pesan mereka dan Taliban juga mengirimkan e-mail kepada para jurnalis menggunakan alamat yang sudah biasanya digunakan Mullah Umar mengirim pesan-pesan.</p>
<p>Pesan tersebut juga berisi kecaman kepada para milisi suku yang dibentuk Amerika untuk memerangi Taliban di wilayah selatan dan timur Afghanistan.</p>
<p>&#8220;Kenyataan yang terjadi di Afghanistan mengindikasikan bahwa Amerika dan aliansinya akan menghadapi kekalahan yang tidak akan bisa mereka alihkan dengan penambahan pasukan maupun strategi mereka yang tidak masuk akal tersebut&#8221;, kata Umar dalam pesan itu.</p>
<p>&#8220;Penduduk yang kalian pilih untuk kalian perangi ini mempunyai kehormatan membongkar kekaisaran arogan, orang-orang ini, yang sebelumnya telah menghapuskan dua kekaisaran &#8211; Inggris dan Rusia dari peta dunia&#8221;, lanjut Umar dalam pesan tersebut.</p>
<p>&#8220;Lebih baik kalian tinggalkan jalur militer kalian dan segera akhiri saja pendudukan di Afghanistan&#8221;.</p>
<p>Umar dalam pesan tersebut kembali menyalahkan pasukan Amerika dan NATO karena membunuhi warga sipil dalam operasi militer mereka dan mengatakan negera-negera tersebut bersalah atas kejahatan kemanusiaan atas penganiayaan para tahanan.</p>
<p>Juga dikatakan kepada Organisasi Islam di Negeri itu untuk melindungi penduduk Afghan dari kejahatan kemanusiaan yang dilakukan pasukan internasional di Afghanistan.</p>
<p>Pesan tersebut juga mendesak rakyat Afghanistan untuk memutuskan segala hubungan dengan &#8220;antek pemerintahan Kabul&#8221; yang digawangi presiden Hamid Karzai.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Serial Transkrip Syaikh Albani : Lemah Lembut Dalam Dakwah]]></title>
<link>http://salafyitb.wordpress.com/2009/11/21/serial-transkrip-syaikh-albani-lemah-lembut-dalam-dakwah/</link>
<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 12:02:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>Abu Umair As-Sundawy</dc:creator>
<guid>http://salafyitb.wordpress.com/2009/11/21/serial-transkrip-syaikh-albani-lemah-lembut-dalam-dakwah/</guid>
<description><![CDATA[Penanya: Wahai Syaikh, ini ada pertanyaan tentang dakwah. Sikap lemah lembut, ramah dan halus adalah]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>Penanya</strong>: Wahai Syaikh, ini ada pertanyaan tentang dakwah. Sikap lemah lembut, ramah dan halus adalah termasuk sunah yang benar dari Nabi – shollallohu &#8216;alaihi wa sallam –</p>
<p><strong>Syaikh:</strong> Begitulah.</p>
<p><strong>Penanya</strong> : Apakah dalam dakwah wajib ada sikap lemah lembut dan harus dilaksanakan, ataukah hal itu mustahab (hukumnya -pent)?</p>
<p><strong>Syaikh</strong>: Hal itu hukumnya wajib.</p>
<p><strong>Penanya</strong>: Baiklah, pertanyaan tadi ada maksudnya, ada tujuannya.</p>
<p><strong>Syaikh</strong>: Di balik bukit pasti ada sesuatu, baiklah.</p>
<p><strong>Penanya: </strong>Salafiyun dengan beragamnya mereka terkenal dengan sikap keras dan kurang lembut dalam berdakwah, ini mungkin benar. Jika Anda memandang hal ini benar – dan inilah pandangan saya – apa komentar Anda atas hal yang semacam ini?</p>
<p>Selanjutnya percakapan ini dapat disimah di website kami <a href="www.direktori-islam.com">www.direktori-islam.com</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Download Info Penerimaan CPNS Kab Subang 2009]]></title>
<link>http://scbsradiolombok.wordpress.com/2009/11/02/download-info-penerimaan-cpns-kab-subang-2009/</link>
<pubDate>Mon, 02 Nov 2009 04:42:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>Hana</dc:creator>
<guid>http://scbsradiolombok.wordpress.com/2009/11/02/download-info-penerimaan-cpns-kab-subang-2009/</guid>
<description><![CDATA[Kabar gembira untuk masyarakat kabupaten Subang. Telah dibuka PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Kabar gembira untuk masyarakat kabupaten Subang. Telah dibuka PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[HADIS, SUNNAH, KHABAR DAN ATSAR]]></title>
<link>http://onengnurulbariyah.wordpress.com/2009/10/27/hadis-sunnah-khabar-dan-atsar/</link>
<pubDate>Tue, 27 Oct 2009 06:26:14 +0000</pubDate>
<dc:creator>onengnurulbariyah</dc:creator>
<guid>http://onengnurulbariyah.wordpress.com/2009/10/27/hadis-sunnah-khabar-dan-atsar/</guid>
<description><![CDATA[Istilah hadis sering juga disebut sunnah, atau juga disebut khabar atau atsar. Untuk memahami kedudu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Istilah hadis sering juga disebut sunnah, atau juga disebut khabar atau atsar. Untuk memahami kedudukan suatu perbuatan atau perkataan atau hal lain apakah sunnah, hadis atau perbuatan berupa adat kebiasaan tentu harus difahami penegrtian tentnag sunnah, hadis, khabar, dan atsar dari berbagai segi. Dalam masalah ini ada perbedaan antara ulama hadis atau muhaddisin dengan ulama ushul fiqh serta ulama fiqih dalam memberikan pengertian sunnah, hadis, khabar, dan atsar. Lebih lengkap materi ini dapat dilihat pada lampiran.<a href='http://onengnurulbariyah.wordpress.com/files/2009/10/hadis-sunnah-atsar2.ppt'>hadis, sunnah, atsar</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kedustaan Penamaan Daulah Ubaidiyah Dengan Daulah Fathimiyah]]></title>
<link>http://salafyitb.wordpress.com/2009/10/13/kedustaan-penamaan-daulah-ubaidiyah-dengan-daulah-fathimiyah/</link>
<pubDate>Tue, 13 Oct 2009 08:29:30 +0000</pubDate>
<dc:creator>Abu Umair As-Sundawy</dc:creator>
<guid>http://salafyitb.wordpress.com/2009/10/13/kedustaan-penamaan-daulah-ubaidiyah-dengan-daulah-fathimiyah/</guid>
<description><![CDATA[Telah keluar dari al-Lajnah ad-Daimah lil Buhuts al-Ilmiyah wal Ifta penjelasan yang sangat penting ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Telah keluar dari al-Lajnah ad-Daimah lil Buhuts al-Ilmiyah wal Ifta penjelasan yang sangat penting bahwa persatuan umat akan terwujud dengan berpegang teguh dengan al-Kitab dan as-Sunnah. Berikut ini penjelasan tersebut.</p>
<p>Segala puji hanya milik Allah semata, sholawat dan salam tetap tercurah kepada Rasul yang tidak ada Nabi lagi setelahnya. Wa ba’du&#8230;selengkapnya di <a href="www.direktori-islam.com">www.direktori-islam.com</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Memindahkan Jenazah Ke Daerah lain]]></title>
<link>http://salafyitb.wordpress.com/2009/10/02/memindahkan-jenazah-ke-daerah-lain/</link>
<pubDate>Fri, 02 Oct 2009 04:05:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>Abu Umair As-Sundawy</dc:creator>
<guid>http://salafyitb.wordpress.com/2009/10/02/memindahkan-jenazah-ke-daerah-lain/</guid>
<description><![CDATA[Peristiwa membawa mayat untuk dikubur di daerah lain tidak hanya terjadi pada zaman sekarang ini, ak]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Peristiwa membawa mayat untuk dikubur di daerah lain tidak hanya terjadi pada zaman sekarang ini, akan tetapi sudah ada pada zaman-zaman sebelumnya. Hanya saja pada zaman sekarang telah menggunakan alat-alat modern sehingga lebih mudah untuk melakukannya.  Lantas, bolehkah perbuatan semacam ini ?<br />
Kelanjutan dapat dilihat di <a href="www.direktori-islam.com">www.direktori-islam.com</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hubungan Antara Berbaik Sangka dan Persatuan Muslimin]]></title>
<link>http://salafyitb.wordpress.com/2009/09/29/hubungan-antara-berbaik-sangka-dan-persatuan-muslimin/</link>
<pubDate>Tue, 29 Sep 2009 07:27:15 +0000</pubDate>
<dc:creator>Abu Umair As-Sundawy</dc:creator>
<guid>http://salafyitb.wordpress.com/2009/09/29/hubungan-antara-berbaik-sangka-dan-persatuan-muslimin/</guid>
<description><![CDATA[Lalu kenapa kita menamai sebagian kita dengan nama-nama yang kita benci, dan kita tidak memanggilnya]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Lalu kenapa kita menamai sebagian kita dengan nama-nama yang kita benci, dan kita tidak memanggilnya dengan nama yang dia ridhai. Benar, nama dibuat sebagai pengenal. Akan tetapi nama adalah yang dipilih oleh pemiliknya bukan yang dipilih oleh lawan atau musuhnya. Maka orang yang berkehendak untuk menamai dirinya dengan “as-Sunnah wal Jama&#8217;ah” atau dengan “Islam” atau dengan “Iman” mengapa kita malah menzhaliminya dengan menamainya dengan nama-nama yang dia benci. Bukankah ini termasuk panggilan dengan gelaran yang mengandung ejekan? Atau, adakah yang memberi hak kepada kita untuk menamai manusia?</p>
<p>Selengkapnya di website kami <a href="www.direktori-islam.com">www.direktori-islam.com</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Nasehat Syaikh Utsaimin Bagi Dai di AlJazair dan Selainnya]]></title>
<link>http://salafyitb.wordpress.com/2009/09/26/nasehat-syaikh-utsaimin-bagi-dai-di-aljazair-dan-selainnya/</link>
<pubDate>Sat, 26 Sep 2009 15:21:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>Abu Umair As-Sundawy</dc:creator>
<guid>http://salafyitb.wordpress.com/2009/09/26/nasehat-syaikh-utsaimin-bagi-dai-di-aljazair-dan-selainnya/</guid>
<description><![CDATA[Sungguh sangat menggembirakan Syaikh Muhammad bin Sholeh bin Utsaimin dari Unaizah al Qosim kerajaan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Sungguh sangat menggembirakan Syaikh Muhammad bin Sholeh bin Utsaimin dari Unaizah al Qosim kerajaan Saudi Arabia dapat berbincang dengan sejumlah saudara-saudaranya di AlJazair. Hari sabtu, 23 Shofar 1421 H. kami berterima kasih kepada Anda yang telah menghubungi kami. Kita berharap kepada Allah semoga hal ini dapat bermanfaat bagi semua orang.<br />
Selengkapnya disitus kami <a href="www.direktori-islam.com">www.direktori-islam.com</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Jangan Sampai Puasa Syawal Anda Hanya 5,5 hari atau 5,75 Hari ]]></title>
<link>http://salafyitb.wordpress.com/2009/09/22/jangan-sampai-puasa-syawal-anda-hanya-55-hari-atau-575-hari/</link>
<pubDate>Tue, 22 Sep 2009 23:57:54 +0000</pubDate>
<dc:creator>Abu Umair As-Sundawy</dc:creator>
<guid>http://salafyitb.wordpress.com/2009/09/22/jangan-sampai-puasa-syawal-anda-hanya-55-hari-atau-575-hari/</guid>
<description><![CDATA[Berdasar hal tersebut,jika seseorang sejak terbit fajar belum makan apa-apa kemudian ditengah hariny]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Berdasar hal tersebut,jika seseorang sejak terbit fajar belum makan apa-apa kemudian ditengah harinya dia berniat puasa  syawal.Kemudia besoknya dia berpuasa lima hari sisanya (tapi dengan niat sebelum fajar,pent)  maka secara keseluruhan dia baru berpuasa lima setengah hari (5,5 hari).Jika dia berniat (dihari pertama tersebut ) setelah lewat seperempat siang maka puasanya terhitung lima tiga perempat (5 3/4) hari.Karena amal itu dicatat dengan niatnya.Selengkapnya di website kami <a href="www.direktori-islam.com">Direktori Islam</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Panduan Hukum Seputar Keguguran Kandungan]]></title>
<link>http://salafyitb.wordpress.com/2009/09/21/panduan-hukum-seputar-keguguran-kandungan/</link>
<pubDate>Mon, 21 Sep 2009 12:34:07 +0000</pubDate>
<dc:creator>Abu Umair As-Sundawy</dc:creator>
<guid>http://salafyitb.wordpress.com/2009/09/21/panduan-hukum-seputar-keguguran-kandungan/</guid>
<description><![CDATA[Sebuah ulasan yang penting diketahui oleh setiap wanita baik pasutri muda maupun yang hendak menikah]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Sebuah ulasan yang penting diketahui oleh setiap wanita baik pasutri muda maupun yang hendak menikah ,karena masalah keguguran kandungan sangat sering terjadi.Silahkan menyimaknya tulisan ringkas yang disuguhkan di website kami <a href="http://www.direktori-islam.com/2009/09/panduan-hukum-seputar-keguguran-kandungan/">http://www.direktori-islam.com/2009/09/panduan-hukum-seputar-keguguran-kandungan/</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Syaikh Utsaimin dan Hajat Manusia]]></title>
<link>http://salafyitb.wordpress.com/2009/09/14/syaikh-utsaimin-dan-hajat-manusia/</link>
<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 21:12:44 +0000</pubDate>
<dc:creator>Abu Umair As-Sundawy</dc:creator>
<guid>http://salafyitb.wordpress.com/2009/09/14/syaikh-utsaimin-dan-hajat-manusia/</guid>
<description><![CDATA[Salah seorang Ustadz dari fakultas Aqidah bercerita kepadaku bahwa pada suatu malam mereka pulang da]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Salah seorang Ustadz dari fakultas Aqidah bercerita kepadaku bahwa pada suatu malam mereka pulang dari salah satu pertemuan. Dalam perjalanan itu mereka mendapati seseorang yang mobilnya rusak. Maka Syaikhpun berkata kepada sang sopir,” Berhenti, mari kita lihat barangkali ia membutuhkan bantuan !” maka berhentilah rombongan itu. Setelah dihampiri, benarlah bahwa orang itu butuh orang yang dapat memperbaiki mobilnya. Merekapun akhirnya semua turun untuk membantu menghidupkan mesin mobil orang tersebut.</p>
<p>Selengkapnya dapat disimak bagian terakhir dari tulisan berseri pada website kami <a href="http://www.direktori-islam.com/2009/09/syaikh-utsaimin-yang-kukenal-6/">Syaikh Utsaimin Yang Kukenal Bag.Terakhir</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Muamalah Syaikh Utsaimin Kepada Kucingnya....]]></title>
<link>http://salafyitb.wordpress.com/2009/09/13/muamalah-syaikh-utsaimin-kepada-kucingnya/</link>
<pubDate>Sun, 13 Sep 2009 01:45:32 +0000</pubDate>
<dc:creator>Abu Umair As-Sundawy</dc:creator>
<guid>http://salafyitb.wordpress.com/2009/09/13/muamalah-syaikh-utsaimin-kepada-kucingnya/</guid>
<description><![CDATA[Aku akan ceritakan kisah beliau dalam hal ini. Syaikh senantiasa mengumpulkan semua sisa-sisa makana]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Aku akan ceritakan kisah beliau dalam hal ini. Syaikh senantiasa mengumpulkan semua sisa-sisa makanannya baik sarapan, makan siang atau selainnya. Tatkala beliau hendak keluar untuk melaksanakan sholat shubuh, beliau membawa sisa-sisa makanan itu. Beliau memberikannya kepada kucing-kucing yang telah biasa berkumpul di depan pintu rumah beliau pada jam-jam itu. Apabila  beliau lupa ataupun tidak mendapatkan sisa makanan seperti biasanya, maka beliau akan keluar dari pintu yang lain sehingga tidak membuat kucing-kucing itu merasa kehilangan makanan yang biasa mereka dapatkan. Hal ini diceritakan kepada kami oleh putra beliau, Abdurrahman</p>
<p>Selengkapnya kisah bagaimana muamalah Syaikh Utsaimin di rumahnya dapat disimak diwebsite kami dalam tulisan berseri  <a href="http://www.direktori-islam.com/2009/09/syaikh-utsaimin-yang-kukenal-5/">Syaikh Utsaimin Yang Kukenal Bag.5</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hubungan Syaikh Utsaimin dan Mujahidin Chechnya,Afghanistan,Bosnia dll]]></title>
<link>http://salafyitb.wordpress.com/2009/09/10/hubungan-syaikh-utsaimin-dan-mujahidin-chechnyaafghanistanbosnia-dll/</link>
<pubDate>Thu, 10 Sep 2009 22:50:45 +0000</pubDate>
<dc:creator>Abu Umair As-Sundawy</dc:creator>
<guid>http://salafyitb.wordpress.com/2009/09/10/hubungan-syaikh-utsaimin-dan-mujahidin-chechnyaafghanistanbosnia-dll/</guid>
<description><![CDATA[Selain memperhatikan kondisi umat, Syaikh juga tidak melupakan negeri-negeri islam yang tengah berse]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Selain memperhatikan kondisi umat, Syaikh juga tidak melupakan negeri-negeri islam yang tengah bersengketa dan terampas seperti Bosnia dan Chechnya. Juga negeri Afganistan yang berperang melawan Rusia.  Syaikh senantiasa menghubungi dan membantu mereka. Supaya lebih jelas,  akan kubacakan sebagian tulisan saudara kita di kedutaan besar Chechnya. Mereka menulis untaian kalimat sebagai bentuk ta’ziah atas wafatnya syaikh. Mari kita simak sisi perhatian syaikh terhadap kepentingan ummat.  Sisi  ini  tidak banyak menusia yang mengetahuinya&#8230;Lebih lengkap di <a href="http://www.direktori-islam.com/2009/09/syaikh-utsaimin-yang-kukenal-4/">Syaikh Utsaimin Yang Kukenal Bag.4</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Syaikh Utsaimin Dan Sunnah Nabi ]]></title>
<link>http://salafyitb.wordpress.com/2009/09/10/syaikh-utsaimin-dan-sunnah-nabi/</link>
<pubDate>Thu, 10 Sep 2009 14:21:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>Abu Umair As-Sundawy</dc:creator>
<guid>http://salafyitb.wordpress.com/2009/09/10/syaikh-utsaimin-dan-sunnah-nabi/</guid>
<description><![CDATA[Diantara kepribadian Syaikh Muhammad bin Sholeh Al Utsaimin rahimahullah yang istimewa dan menonjol ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Diantara kepribadian Syaikh Muhammad bin Sholeh Al Utsaimin<em> rahimahullah</em> yang istimewa dan menonjol adalah pengagungan beliau terhadap sunnah Nabi shalallahu &#8216;alaihi wasalam.</p>
<p>Allah sebagai saksi bahwa aku belum pernah melihat orang yang begitu semangat dalam mengamalkan sunnah-sunnah Nabi shalallahu &#8216;alaihi wasalam baik yang umum maupun pribadi melebihi Syaikh. Beliau telah mengungguli banyak orang –baik dari kalangan ulama apalagi selainnya- dalam kesemangatan terhadap sunnah. Syaikh adalah orang yang bersemangat untuk menjaga sunnah-sunnah nabi baik pada cara makan dan minumnya, berdiri dan duduknya, bangun dan tidurnya, penampilan dan pakaiannya serta segala sisi kehidupan beliau <em>rahimahullah</em>. Aku akan menceritakannya supaya dapat menjelaskan kehidupan beliau dalam mendahulukan dan mengamalkan sunnah.</p>
<p>Lebih lengkap : <a href="http://www.direktori-islam.com/2009/09/syaikh-utsaimin-yang-kukenal-3/">Syaikh Utsaimin Yang Kukenal Bag.3</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Syaikh Utsaimin Yang Kukenal]]></title>
<link>http://salafyitb.wordpress.com/2009/09/06/syaikh-utsaimin-yang-kukenal/</link>
<pubDate>Sun, 06 Sep 2009 03:17:57 +0000</pubDate>
<dc:creator>Abu Umair As-Sundawy</dc:creator>
<guid>http://salafyitb.wordpress.com/2009/09/06/syaikh-utsaimin-yang-kukenal/</guid>
<description><![CDATA[Ayyuhal ikhwah.. Kisah para salaf banyak memberi faedah bagi siapa saja yang mau mempelajarinya. Tel]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><em>Ayyuhal ikhwah..</em></p>
<p>Kisah para salaf banyak memberi faedah bagi siapa saja yang mau mempelajarinya. Telaah kisah-kisah mereka sangat berpengaruh bagi jiwa dalam meneladani dan mengambil petunjuk dari kehidupan mereka. Karena dalam kisah mereka terdapat pengejawantahan langsung dari apa yang mereka bawa berupa petunjuk dan kebenaran.</p>
<p>Abu Hanifah<em> rahimahullah</em> berkata,” Kisah para ulama lebih aku sukai daripada banyak pelajaran fiqih“. Hal ini lantaran dalam kisah itu terdapat gambaran akhlaq dan adab mereka. Oleh karena itu setelah Allah menceritakan kisah para nabi kepada Nabi Muhammad, Allah kemudian berfirman,</p>
<p>أُولَـئِكَ الَّذِينَ هَدَى اللّهُ فَبِهُدَاهُمُ اقْتَدِهْ</p>
<p><em>Mereka Itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah petunjuk mereka</em> ( Al An’am:90)</p>
<p>Silahkan simak tentang SYaikh Utsaimin oleh salah seorang murid beliau Syaikh Kholid Al Mushlih di website kami <a href="http://www.direktori-islam.com">Direktori Islam</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ijazah Setara Pendidikan Formal ]]></title>
<link>http://pkbm26bintaro.wordpress.com/2009/09/03/ijazah-setara-pendidikan-formal/</link>
<pubDate>Thu, 03 Sep 2009 07:09:40 +0000</pubDate>
<dc:creator>PKBM Negeri 26 Bntaro</dc:creator>
<guid>http://pkbm26bintaro.wordpress.com/2009/09/03/ijazah-setara-pendidikan-formal/</guid>
<description><![CDATA[PKBM 26 Bintaro Masuk Koran SINDO. Di bawah ini Kutipan Koran SINDO hal. 39 Kamis, 3 September 2009 ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>PKBM 26 Bintaro Masuk Koran SINDO. Di bawah ini Kutipan Koran SINDO hal. 39 Kamis, 3 September 2009</p>
<p><img class="alignleft" src="http://1.bp.blogspot.com/_0CKFtsi0Cao/Sp9fmbTCoPI/AAAAAAAAABE/k9jZ1Sc3J_c/s200/PHOT0058.JPG" alt="" width="200" height="150" />PKBM bertujuan memperluas kesempatan warga masyarakat, khususnya yang tidak mampu untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap mental yang diperlukan untuk mengembangkan diri dan bekerja.</p>
<p>Waktu telah menunjukkan pukul 14.00 ketika sekelompok pemuda dengan berpakaian bebas,tampak memenuhi ruang kelas.Dibimbing oleh seorang tutor, mereka siap mengikuti pelajaran dengan segala keterbatasan. Para muda-mudi tersebut adalah peserta Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bintaro 26. Mereka datang dari berbagai kalangan dan usia. Ada yang merupakan pembantu rumah tangga,baby sitter, loper koran, pengamen, atau office boy. Ada pula di antara mereka yang merupakan pegawai negeri sipil atau karyawan di sebuah perusahaan swasta yang mengambil program kesetaraan untuk keperluan kenaikan jabatan.</p>
<p><!--more-->PKBM sendiri adalah suatu wadah berbagai kegiatan pembelajaran masyarakat yang diarahkan pada pemberdayaan potensi untuk menggerakkan pembangunan di bidang sosial, ekonomi,dan budaya. PKBM ini bertujuan memperluas kesempatan warga masyarakat, khususnya yang tidak mampu untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap mental yang diperlukan untuk mengembangkan diri dan bekerja mencari nafkah.</p>
<p>Salah satu kegiatan yang dilakukan di PKBM adalah menyelenggarakan program kesetaraan atau Kejar Paket A yang setara SD, Paket B setara SMP, dan Paket C yang setara SMA.Menurut Diana Widowati,selaku Sekretaris PKBM Bina Bangsa Bersama (BBM), para peserta program kesetaraan ini merupakan orang-orang yang putus sekolah karena berbagai alasan, yang utama adalah keterbatasan finansial. ”Makanya mereka memilih PKBM untuk melanjutkan pendidikan. Usia mereka mulai dari usia sekolah sampai 30 tahun ke atas,” kata Diana yang aktif di dunia pendidikan non formal sejak 1995 ini.</p>
<p>Program kesetaraan bukan hanya diikuti oleh mereka yang putus sekolah.Tidak sedikit di antara siswa pendidikan formal yang gagal dalam Ujian Nasional (UN), juga mengambil pendidikan kesetaraan ini. Tak heran, animo peserta program kejar Paket semakin bertambah ketika Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang Sudibyo mengeluarkan kebijakan ini.</p>
<p>Menurut Direktur Pendidikan Direktorat Jenderal Pendidikan Non Formal dan Informal (Dirjen PNFI) Depdiknas DR Triadi,untuk tahun ini peserta program kesetaraan Paket A sebanyak 99.840 orang, Paket B sebesar 473.390 orang, sementara peserta Paket C sebanyak 31.0300 orang. ”Jumlah ini belum termasuk mereka yang gagal UN formal,”ujar Triadi. Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) memiliki bobot dan kedudukan yang sama dengan UN pendidikan formal, terutama dalam hal menentukan kelulusan seseorang dari jenjang pendidikan tertentu.</p>
<p>”Jadi hanya penyelenggaraannya saja yang berbeda, tetapi prinsipnya sama dengan pendidikan formal,”kata Triadi. Kendati demikian, ada beberapa hal yang membedakan.Dalam UNPK, mata pelajaran yang diuji berbeda dengan UN pendidikan formal, yang hanya meliputi tiga mata pelajaran. UNPK jumlah pelajarannya lebih banyak dan menekankan pada penguasaan pengetahuan dan keterampilan fungsional, serta pengembangan sikap dan kepribadian profesional. Untuk paket C jurusan IPA, yang akan diujikan adalah Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Kimia,Fisika, Biologi, dan Matematika.</p>
<p>Sementara, untuk jurusan paket C jurusan IPS meliputi Kewarganegaraan, Tata Negara, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Geografi, Ekonomi, dan Sosiologi. Nantinya begitu lulus, mereka akan mendapatkan ijazah kesetaraan. Pemegang ijazah program kesetaraan ini, memiliki hak eligibilitas dengan pendidikan formal setaranya, untuk melanjutkan ke satuan pendidikan yang lebih tinggi,termasuk perguruan tinggi. Selain itu, mereka pun memiliki hak yang sama seperti lulusan pendidikan formal lain, untuk melamar pekerjaan pada lembaga atau badan pekerjaan tertentu.</p>
<p>Nasrullah, salah seorang peserta PKBM 26 Bintaro yang mengambil program Paket B,tetap yakin untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, berbekal ijazah kesetaraan yang akan diperolehnya begitu lulus kelak. ”Rencananya lulus dari sini, saya akan mengambil jurusan Tarbiyah di UNJ,” ujar pemuda yang tinggal di Bintaro Permai ini. Senada dengan pengakuan Suprayogi yang akan mengambil ilmu hukum di salah satu perguruan tinggi swasta.Pemuda yang merupakan peserta program Paket C di PKBM BBM ini percaya ia akan mampu bersaing dengan calon mahasiswa lain yang berasal dari pendidikan formal.</p>
<p>Tingginya cita-cita mereka agak bertolak belakang dengan keadaan PKBM. Media pendidikan yang diperuntukkan dari masyarakat oleh masyarakat ini, sangat minim sarana dan prasarana. Hal ini dibenarkan oleh Bendahara PKBM 26 Bintaro Wawan Gunawan. ”Sarana seperti alat praktik dan alat peraga sangat terbatas,” papar Wawan.Sebut saja komputer untuk kegiatan praktik yang hanya berjumlah empat unit dari pemerintah.</p>
<p>Sedangkan tiga unit lainnya dibeli oleh pihak sekolah sendiri, itu pun masih Pentium satu dan bekas. Ia berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih kepada segenap PKBM yang ada untuk memperbaiki kualitas PKBM. (sri noviarni/KORAN SINDO)</p>
<p>Sumber:  <a href="http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/267258/" target="_blank">http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/267258/</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[PKBM 26 Masuk Koran SINDO (1)]]></title>
<link>http://pkbm26bintaro.wordpress.com/2009/09/03/pkbm-26-masuk-koran-sindo-1/</link>
<pubDate>Thu, 03 Sep 2009 07:02:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>PKBM Negeri 26 Bntaro</dc:creator>
<guid>http://pkbm26bintaro.wordpress.com/2009/09/03/pkbm-26-masuk-koran-sindo-1/</guid>
<description><![CDATA[Pada tanggal 1 September  2009 PKBM 26 Bintaro kedatangan seorang wartawati dari Koran SINDO namanya]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><blockquote><p>Pada tanggal 1 September  2009 PKBM 26 Bintaro kedatangan seorang wartawati dari Koran SINDO namanya Mbak Sri Noviarni. Ternyata dia tengah mengadakan survey ke PKBM se Jabotabek. Dari koran yang kami baca di halaman 39 ternyata ada sekitar 6 PKBM yang dicantumkan di antaranya PKBM Bina Bangsa Bersama di Kebayoran Lama.</p></blockquote>
<p>Kutipan selengkapnya :</p>
<p><img title="Selebihnya..." src="../wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" /><!--Baca Kutipan selengkapnyamore--></p>
<h2><span style="color:#ff0000;"><strong>Semangat Belajar Pantang Menyerah </strong></span></h2>
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 190px"><img title="Warga Belajar Paket C" src="http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs256.snc1/10330_100933313257320_100000219550893_23729_2010198_a.jpg" alt="Warga Belajar Paket C" width="180" height="135" /><p class="wp-caption-text">Warga Belajar Paket C</p></div>
<p>PESERTA program kesetaraan baik Paket A. B, maupun C, memiliki berbagai alasan yang akhirnya mendorong mereka untuk mengambil program ini.</p>
<div style="text-align:justify;">
<p>Pada umumnya, alasan utama yang lazim ditemui di berbagai PKBM adalah masalah keterbatasan finansial peserta yang mengharuskan mereka meninggalkan bangku sekolah formal. Upi hanya salah seorang dari sekian banyak peserta program paket kesetaraan yang terpaksa hengkang dari sekolahnya karena masalah ini.Dengan agak malu Upi mengaku dirinya putus sekolah selepas SD.Awalnya Upi ragu ingin melanjutkan sekolah di PKBM (Pusat Kegiatan Belajar masyarakat).</p>
<p>Ia hanya ingin bekerja untuk membantu perekonomian keluarga. Namun, atas bujukan sang kakak, akhirnya gadis berusia 16 tahun ini mengambil program Paket B di PKBM 26 Bintaro. Alhasil sudah dua bulan belakangan Upi bergabung dengan teman lain yang mempunyai kasus serupa seperti dirinya di PKBM itu. Menurut Upi, belajar di PKBM murni harus belajar mandiri karena keterbatasan waktu belajar dan fasilitas. Tampaknya keterbatasan itu tidak menjadi halangan bagi dirinya untukmengenyamilmu.</p>
<p>Upi yang ingin melanjutkan ke Paket C ini,bahkan memiliki cita-cita tinggi ingin menjadi perawat, ”Yah kalau ada biayanya,” imbuh gadis yang tinggal di Sektor 5 Bintaro ini. Jika faktor ekonomi menjadi alasan Upi, lain lagi dengan Suprayogi dan Nasrullah. Mereka terpaksa mengambil program kesetaraan karena masalah kenakalan yang mereka lakukan.”Waktu kelas 3 SMP saya pernah tinggal kelas, akhirnya orangtua bilang daripada menghabiskan biaya untuk sekolah mendingbelajar di PKBM aja,”ujar Yogi sapaan akrabnya yang bergabung di PKBM Bina Bangsa Bersama (PKBM BBM).</p>
<p>Yogi berpendapat pengajaran yang diberikan di PKBM tidak jauh berbeda dengan di sekolah formal. Jika ada kesulitan ia pun tidak segan bertanya kepada tutor yang ada. Nilai plus belajar di sini, peserta juga diberikan keterampilan komputer termasuk penggunaan internet.Yogi yang mengikuti pelatihan internet selama sebulan yang diselenggarakan oleh PKBM BBM mengaku kini sudah mahir berselancar di dunia maya. Ia pun menjadi tempat bertanya bagi peserta lain.</p>
<p>Bukan hanya software, peserta PKBM ini juga diajak mengenal berbagai peranti keras komputer.Bekal keterampilan ini dirasakan sangat berguna bagiYogi. Ia tertarik mempelajari keterampilan ini karena di rumah keluarganya membuka servis barangbarang elektronik. Meski baru sebulan belajar ini, Yogi sudah dipercaya oleh tetangganya menangani masalah komputer milik mereka. ”Awalnya sempat ragu juga, tapi tutor saya selalu memberikan dorongan.</p>
<p>Dia bilang kalau misalnya enggakngertii letak kerusakannya di mana bisa diskusi dengan dia lewat telepon,” papar pemuda berusia 19 tahun ini. Yogi bersyukur dengan keterampilan yang didapat ia bisa menerima panggilan yang menambah pemasukannya. Bahkan, pemuda yang tinggal di bilangan Cidodol, Kebayoran Lama ini, dipercaya oleh pihak PKBM BBM sebagai tenaga administrasi di sana. Ia pun kapok melakukan kenakalan lagi dan bahkan ingin serius melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang perguruan tinggi.</p>
<p>Nasrullah peserta PKBM 26 Bintaro memiliki pengakuan senada. Nasrullah yang putus sekolah karena perilakunya ini, kemudian dimasukkan ke PKBM oleh orangtuanya. Namanya PKBM, materi pengajaran yang didapatnya tidak optimal. Hal ini juga dikarenakan tutor bersangkutan kurang memahami pelajaran yang diberikan. Namun,ia tidak patah arang.Ia pun mencari referensi lain dari luar seperti internet misalnya dan giat belajar sendiri.</p>
<p>Selepas di sini, ia berencana akan mengambil kuliah di jurusan Tarbiah, Universitas Negeri Jakarta.Kendati berbagai kendala yang ditemui, Upi,Yogi, dan Nasrullah meyakini program kesetaraan ini dapat mengubah masa depan mereka. (sri noviarni)</p></div>
<div style="text-align:justify;">Sumber:</div>
<div style="text-align:justify;"><a title="KORAN SINDO versi ONline" href="http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/267257/" target="_blank">http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/267257/</a></div>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bicicletas floridas]]></title>
<link>http://magliarosa.wordpress.com/2009/09/01/bicicletas-floridas/</link>
<pubDate>Tue, 01 Sep 2009 23:05:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>Zaka</dc:creator>
<guid>http://magliarosa.wordpress.com/2009/09/01/bicicletas-floridas/</guid>
<description><![CDATA[Um blog interessante. Muitas fotos de bicicletas floridas (misturadas com outras coisas). Khabar Bik]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Um blog interessante. Muitas fotos de bicicletas <em>floridas </em>(misturadas com outras coisas).</p>
<p><a href="http://khabarbike.vox.com/library/photos/" target="_blank">Khabar Bike&#8217;s Blog</a>.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Batalkah? (Cuci darah,Donor,Obat Tetes THM,Bius,Akupuntur,Endoscopy,Kateter,Odol dll)]]></title>
<link>http://salafyitb.wordpress.com/2009/09/01/batalkah-cuci-darahdonorobat-tetes-thmbiusakupunturendoscopykateterodol-dll/</link>
<pubDate>Tue, 01 Sep 2009 10:47:40 +0000</pubDate>
<dc:creator>Abu Umair As-Sundawy</dc:creator>
<guid>http://salafyitb.wordpress.com/2009/09/01/batalkah-cuci-darahdonorobat-tetes-thmbiusakupunturendoscopykateterodol-dll/</guid>
<description><![CDATA[Silahkan menyimak pembahasan mengenai 20 hal yang disebut-sebut membatalkan puasa di era modern ini ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Silahkan menyimak pembahasan mengenai 20 hal yang disebut-sebut membatalkan puasa di era modern ini di website kami  <a href="http://www.direktori-islam.com">Direktori Islam</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Catatan Pribadi Murid Syaikh Utsaimin : Bab Puasa]]></title>
<link>http://salafyitb.wordpress.com/2009/08/29/catatan-pribadi-murid-syaikh-utsaimin-bab-puasa/</link>
<pubDate>Sat, 29 Aug 2009 14:38:28 +0000</pubDate>
<dc:creator>Abu Umair As-Sundawy</dc:creator>
<guid>http://salafyitb.wordpress.com/2009/08/29/catatan-pribadi-murid-syaikh-utsaimin-bab-puasa/</guid>
<description><![CDATA[Syaikh DR.Ahmad bin Abdurrahman bin Utsman Al Qodhi hafidzahullah tinggal dikota yang sama dengan Al]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Syaikh DR.Ahmad bin Abdurrahman bin Utsman Al Qodhi  <em>hafidzahullah</em> tinggal dikota yang sama dengan Al Allamah Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah di kota Unaizah KSA.Beliau bermulazamah dan berhubungan dengan Syaikh Utsaimin sekitar 21 tahun,yakni sejak tahun 1400 H  hingga wafatnya Syaikh Utsaimin <em>rahimahullah</em> di tahun 1421H.</p>
<p>Catatan pribadi beliau  ini adalah kumpulan  permasalahan yang pernah ditanyakan kepada gurunya,berupa permasalahan yang terasa rumit bagi beliau atau berupa pertanyaan titipan atau pertanyaan ikhwah <em>tholabul ilmi</em>.Catatan pribadi beliau ini atas dorongan beberapa muridnya dibuat menjadi sebuah buku diberi nama “<em>Tsamarat At tadwin min Masail Ibn Utsaimin</em>”. Keseluruhan catatan ini dapat unduh di situs <a href="www.al-aqidah.com">www.al-aqidah.com</a></p>
<p>Redaksi Direktori Islam saat ini sedang menerjemahkan keseluruhan catatan ini (semoga Allah mudahkan usaha ini),namun berkaitan dengan bulan suci ramadhan, maka kami dahulukan beberapa pembahasan dalam masalah puasa .Silahkan menyimak :<a href="http://www.direktori-islam.com">Direktori Islam</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tidak Mengucapkan "Dzahaba Dzama'u" di Musim Dingin]]></title>
<link>http://salafyitb.wordpress.com/2009/08/27/tidak-mengucapkan-dzahaba-dzamau-di-musim-dingin/</link>
<pubDate>Thu, 27 Aug 2009 15:14:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>Abu Umair As-Sundawy</dc:creator>
<guid>http://salafyitb.wordpress.com/2009/08/27/tidak-mengucapkan-dzahaba-dzamau-di-musim-dingin/</guid>
<description><![CDATA[Terdapat di dalam &#8220;Liqoat Al Bab Al Maftuh&#8221; Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahim]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Terdapat di dalam &#8220;<em>Liqoat Al Bab Al Maftuh</em>&#8221; Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin <em>rahimahullah</em> (Juz 13 hal 221): Kapan diucapkan doa berbuka puasa &#8220;<em>Dzahabadz Dzama&#8217;u Wabtalatil &#8216;Uruqu</em>&#8230;)</p>
<p>Pertanyaan : Perkataan Nabi <em>shalallahu &#8216;alaihi wasalam </em>,anda pernah menyebutkan-Wahai Syaikh-bahwa doa tersebut dibaca apabila di musim <em>Ash Shoif </em>(musim panas) dan merasa kehausan disunnahkan baginya mengucapkan :</p>
<p><strong>ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله</strong><br />
<em>Telah hilang dahaga dan telah basah urat-urat, dan telah ditetapkan pahala Insya Allah</em></p>
<p>Dan itu tidak diucapkan kecuali dimusim panas atau ketika haus? Selengkapnya di website kami <a href="http://www.direktori-islam.com/2009/08/tidak-mengucapkan-dzahabadz-dzamau-di-musim-dingin/">Direktori Islam</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Fatawa Puasa Pilihan Syaikh Al Musyaiqih]]></title>
<link>http://salafyitb.wordpress.com/2009/08/25/fatawa-puasa-pilihan-syaikh-al-musyaiqih/</link>
<pubDate>Tue, 25 Aug 2009 10:46:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>Abu Umair As-Sundawy</dc:creator>
<guid>http://salafyitb.wordpress.com/2009/08/25/fatawa-puasa-pilihan-syaikh-al-musyaiqih/</guid>
<description><![CDATA[Silahkan menyimak sejumlah fatwa berkaitan dengan puasa diantaranya :Apakah menghirup asap membatalk]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Silahkan menyimak sejumlah fatwa berkaitan dengan puasa diantaranya :Apakah menghirup asap membatalkan puasa? Apakah membuka aurat wanita membatalkan puasa? Berbuka puasa ketika ada ujian kuliah? dan lainnya.Fatwa ini dijawab oleh Syaikh Kholid bin Ali Al Musyaiqih <em>hafidzahullah</em>. Diwebsite kami <a href="http://www.direktori-islam.com/">Direktori Islam</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[10 Kewajiban Kita Terhadap Salafiyah]]></title>
<link>http://salafyitb.wordpress.com/2009/08/20/10-kewajiban-kita-terhadap-salafiyah/</link>
<pubDate>Thu, 20 Aug 2009 23:06:26 +0000</pubDate>
<dc:creator>Abu Umair As-Sundawy</dc:creator>
<guid>http://salafyitb.wordpress.com/2009/08/20/10-kewajiban-kita-terhadap-salafiyah/</guid>
<description><![CDATA[Diantara kewajiban kita adalah bersemangat dalam mempelajari dan mengajarkan ilmu.Karena akidah ini ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Diantara kewajiban kita adalah bersemangat dalam mempelajari dan mengajarkan ilmu.Karena akidah ini hanya akan ditolong dengan ilmu, hujjah dan burhan. Sedangkan ahlu bathil memiliki banyak <em>syubhat</em> dan kebatilan yang tidak mungkin ditolak oleh seorang salafi kecuali jika dia memiliki ilmu dan penjelasan.</p>
<p>Dakwah salafiyah yang pelakunya memperhatikan ilmu dan pengajarannya, akan tetap langgeng, tersebar dan membuahkan hasil. Seperti dakwahnya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah – qoddasallohu ruhahu (semoga Allah mensucikan ruh beliau) – dan para murid beliau seperti Ibnul Qayyim, al-Hafizh Ibnu Katsir. Juga seperti dakwahnya al-Imam al-Mujaddid Muhammad bin Abdilwahhab – semoga Alloh mengampuni beliau, melimpahkan balasan dan pahala yang banyak kepadanya -, yang mana beliau tidaklah meninggal dunia kecuali telah meninggalkan begitu banyak murid-murid yang melaksanakan dakwah dan penjelasan, sehingga mereka pun setelah itu menjadi ulama di berbagai negri dan menjadi penolong sunnah dengan hujah dan bukti.</p>
<p>Selengkapnya : <a href="http://www.direktori-islam.com/2009/08/10-kewajiban-kita-terhadap-salafiyah/">Direktori Islam</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mencela Ulama Karena Sebagian Fatwanya Menyelisihi Ijma']]></title>
<link>http://salafyitb.wordpress.com/2009/08/19/mencela-ulama-karena-sebagian-fatwanya-menyelisihi-ijma/</link>
<pubDate>Wed, 19 Aug 2009 22:29:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>Abu Umair As-Sundawy</dc:creator>
<guid>http://salafyitb.wordpress.com/2009/08/19/mencela-ulama-karena-sebagian-fatwanya-menyelisihi-ijma/</guid>
<description><![CDATA[Syaikh DR.Abdul Karim Al Khudair hafidzahullah ditanya :Apakah hukum mencela ulama jika sebagian fat]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Syaikh DR.Abdul Karim Al Khudair <em>hafidzahullah</em> ditanya :Apakah hukum mencela ulama jika sebagian fatwanya menyelisihi ijma’ para ulama ?</p>
<p>Silahkan mengikuti jawaban yang disampaikan beliau di website kami <a href="http://www.direktori-islam.com/2009/08/hukum-mencela-ulama-jika-sebagian-fatwanya-menyelisihi-ijma%E2%80%99/">Direktori Islam</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Semangat Mengambil Manfaat dari Orang Lain]]></title>
<link>http://salafyitb.wordpress.com/2009/08/18/semangat-mengambil-manfaat-dari-orang-lain/</link>
<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 14:32:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>Abu Umair As-Sundawy</dc:creator>
<guid>http://salafyitb.wordpress.com/2009/08/18/semangat-mengambil-manfaat-dari-orang-lain/</guid>
<description><![CDATA[Jika Anda bisa menjadi pendengar saja dalam suatu majlis, maka lakukanlah sebagaimana diucapkan Ibn ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Jika Anda  bisa menjadi pendengar saja dalam suatu majlis, maka lakukanlah sebagaimana diucapkan Ibn Mas&#8217;ud <em>radhiallahu anhu</em>.Manusia pada umumnya saling berlomba untuk berbicara.Akan tetapi, apakah ini berlaku secara umum? Dan apakah seseorang sepanjang hidupnya terus-menerus menjadi pendengar saja dan tidak mengerjakan sesuatu? Jawabnya :Tidak.Jika kondisinya terdapat orang-orang yang sepadan,dimana mereka dapat saling memberi faidah satu sama lain, maka bersemangatlah untuk memposisikan diri menjadi orang yang mengambil faidah. Adapun apabila dimajlis tersebut terdiri dari  orang  yang berilmu dan orang bodoh, maka hendaklah orang yang  berilmu memberikan faidah sedangkan yang bodoh yang mengambil manfaat</p>
<p>Selengkapnya dapat disimak di website kami <a href="http://www.direktori-islam.com/2009/08/semangat-mengambil-manfaat-dari-orang-lain/">Direktori Islam</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
