<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>khitanan &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/khitanan/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "khitanan"</description>
	<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 17:35:11 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA["Orgen Tunggal", Geser Kesenian Tradisional]]></title>
<link>http://endangkusman.wordpress.com/2009/10/23/orgen-tunggal-geser-kesenian-tradisional/</link>
<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 08:53:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>Endang Kusmana</dc:creator>
<guid>http://endangkusman.wordpress.com/2009/10/23/orgen-tunggal-geser-kesenian-tradisional/</guid>
<description><![CDATA[Oleh : Endang Kusmana Di tahun 1970-an kesenian tradisional favorit daerah Jawa Barat yang biasa dip]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft size-full wp-image-2095" title="dangdut" src="http://endangkusman.wordpress.com/files/2009/10/dangdut.jpg" alt="dangdut" width="189" height="154" />Oleh : Endang Kusmana</p>
<p>Di tahun 1970-an kesenian tradisional favorit daerah Jawa Barat yang biasa dipentaskan pada acara <strong><span style="color:#0000ff;">pesta pernikahan</span></strong> atau <strong><span style="color:#0000ff;">khitanan</span></strong> baik di pedesaan maupun diperkotaan adalah <strong>pentas wayang golek</strong>.</p>
<p>Sudah menjadi tradisi masyarakat pada waktu itu, setiap merayakan  pernikahan atau khitanan putra-putri mereka, pasti dengan dengan wayang golek, sehingga dalang dan sinden nyaris banyak order alias laris.  Yang mampu membayar dalang dan sinden kondang hanya golongan masyarakat mampu, sedangkan masyarakat biasa cukup dalang biasa (dalang top tingkat desa atau kecamatan).</p>
<p>Selain kesenian wayang golek yang biasa dijadikan hiburan,  ada juga kesenian lainnya yaitu, ketuk tilu, kliningan jaipong, bangreng (terebang+ronggeng), calung, dan reog.  Tapi sayang sekali, mulai tahun 1990-an secara bertahap sampai sekarang pentas kesenian tradisional pada acara-acara pesta pernikahan/khitanan di masyarakat  nyaris tidak pernah kelihatan lagi alias lenyap.</p>
<p>Yang sekarang sedang favorit dan menggantikan posisi kesenian tradisional, adalah <strong>Orgen Tunggal</strong> sebagai musik pengiring resepsi baik pesta yang diselenggarakan di gedung maupun di rumah.  Keberadaan<strong> Orgen Tunggal</strong> saat ini sedang naik daun dan telah menggeser kebiasaan masyarakat, beralih dari  kesenian tradisional sunda yang unik,  yang sempat favorit di masa lalu.<br />
<!--more--></p>
<p>Pergeseran budaya ini, kemungkinan besar disebabkan oleh biaya pentas yang relatif mahal. Contohnya pada kondisi sekarang ini hanya orang kaya saja yang mampu membayar paket gamelan+ upacara adat sunda. Biaya pentas satu paket <strong>Wayang Golek</strong> pada saat ini bisa mencapai di atas 5 juta rupiah, apalagi kalau ingin mengundang dalang kondang seperti Ade Kosasih Sunarya dan Juru kawih kondang Cicih Cangkurileung misalnya, wah.. mahal.</p>
<p>Sedangkan biaya pentas  Orgen Tunggal cukup murah dan terjangkau oleh masyarakat kecil, berkisar 2 s/d 3 juta rupiah, walaupun ada juga yang lebih mahal.. tergantung kualitas musisi maupun penyanyi yang diinginkan. Tema dan lagu, juga  tergantung keinginan yang punya hajat.  Dengan demikian, maka <strong>Pentas Orgen Tunggal </strong> menjadi pilihan masyarakat pada saat ini.</p>
<p>Entah bagai mana nasib kesenian tradisional sunda ke depan, karena sebagian besar masyarakat sudah mulai meninggalkannya.  Masyarakat yang masih menggemari wayang golek dan lagu-lagu sunda, kini hanya dapat melihat dan mendengarkan  suara dalang  dan juru kawih kondang lewat audio-video, siaran radio, dan televisi tertentu. Sangat menyedihkan, semua hanya tinggal kenangan.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ikut Sunatan Massal, Malah Penis Terpotong]]></title>
<link>http://mujibanwar.wordpress.com/2009/07/13/ikut-sunatan-massal-malah-penis-terpotong/</link>
<pubDate>Mon, 13 Jul 2009 14:37:01 +0000</pubDate>
<dc:creator>mujib anwar</dc:creator>
<guid>http://mujibanwar.wordpress.com/2009/07/13/ikut-sunatan-massal-malah-penis-terpotong/</guid>
<description><![CDATA[Senin, 13 Juli 2009 PEKANBARU - Nasib apes menimpa Kamaruddin, bocah usia 9 tahun yang ikut dalam su]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Senin, 13 Juli 2009 PEKANBARU - Nasib apes menimpa Kamaruddin, bocah usia 9 tahun yang ikut dalam su]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[MENDADAK DANGDUT]]></title>
<link>http://budies.wordpress.com/2009/06/24/mendadak-dangdut/</link>
<pubDate>Tue, 23 Jun 2009 17:17:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>budisan68</dc:creator>
<guid>http://budies.wordpress.com/2009/06/24/mendadak-dangdut/</guid>
<description><![CDATA[Tak dinyana-nyana, ketika kami berencana hanya mengadakan selamatan kecil-kecilan pada acara khitana]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Tak dinyana-nyana, ketika kami berencana hanya mengadakan selamatan kecil-kecilan pada acara khitana]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Khitanan Bareng Yuk! (ke-2)]]></title>
<link>http://khitananbareng.wordpress.com/2009/06/03/khitanan-bareng-yuk-ke-2/</link>
<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 08:54:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>khitananbareng</dc:creator>
<guid>http://khitananbareng.wordpress.com/2009/06/03/khitanan-bareng-yuk-ke-2/</guid>
<description><![CDATA[Yayasan Daun Sejahtera bekerja sama dengan Yayasan Puspita &#8211; Pondok Indah Health Care dan Kid]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><span style="color:#000000;"><span style="color:#ff0000;"><strong>Yayasan Daun Sejahtera</strong></span> bekerja sama dengan <span style="color:#ff0000;"><strong>Yayasan Puspita &#8211; Pondok Indah Health Care</strong></span> dan <span style="color:#ff0000;"><strong>Kid&#8217;s Magz</strong></span> menggelar <span style="color:#ff0000;">Khitanan Bareng Yuk! (ke-2)</span>.<br />
</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Melihat animo yang besar dari masyarakat terhadap Khitanan Massal, khususnya acara &#8220;Khitanan Bareng Yuk! (ke-1)&#8221; dengan peserta mencapai 300 anak pada 11 Juni 2006 lalu di Masjid Pondok Indah, maka kami akan melaksanakan &#8220;Khitanan Bareng Yuk! (ke-2) yang dipadukan dengan berbagai acara hiburan, atraksi dan memberikan hadiah serta doorprize untuk peserta khitan.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Khitan adalah salah satu tindakan medis yang direkomendasikan untuk kesehatan manusia. Khitan sendiri telah dilakukan sejak zaman Mesir purba. Untuk sebagian anak, khitan masih merupakan sesuatu yang ditakuti,</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Salah satu cara untuk menanggulangi perasaan takut dikhitan adalah dengan mengikuti khitanan massal, karena dalam acara khitanan massal anak-anak tidak hanya termotivasi karena berkhitan bersama dengan teman-teman sebayanya namun juga karena dapat memperoleh hiburan lainnya yang menyenangkan.</span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Undangan]]></title>
<link>http://tulisanharian.wordpress.com/2009/03/23/undangan/</link>
<pubDate>Mon, 23 Mar 2009 01:50:34 +0000</pubDate>
<dc:creator>tulisanharian</dc:creator>
<guid>http://tulisanharian.wordpress.com/2009/03/23/undangan/</guid>
<description><![CDATA[http://www.ziddu.com/download/3932917/UND-04bKhitan.doc.html http://www.ziddu.com/download/3932916/U]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://www.ziddu.com/download/3932917/UND-04bKhitan.doc.html">http://www.ziddu.com/download/3932917/UND-04bKhitan.doc.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3932916/UND-06.DOC.html">http://www.ziddu.com/download/3932916/UND-06.DOC.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3932915/UND-04e.doc.html">http://www.ziddu.com/download/3932915/UND-04e.doc.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3932914/UND-07.DOC.html">http://www.ziddu.com/download/3932914/UND-07.DOC.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3932913/UND-04c.doc.html">http://www.ziddu.com/download/3932913/UND-04c.doc.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3932912/UND-06-1.DOC.html">http://www.ziddu.com/download/3932912/UND-06-1.DOC.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3932911/UND-04d.doc.html">http://www.ziddu.com/download/3932911/UND-04d.doc.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3932910/UND-05.DOC.html">http://www.ziddu.com/download/3932910/UND-05.DOC.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3932909/UND-04a.doc.html">http://www.ziddu.com/download/3932909/UND-04a.doc.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3932908/UND-08a.doc.html">http://www.ziddu.com/download/3932908/UND-08a.doc.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3932753/UCAPANTERIMAKASIH.doc.html">http://www.ziddu.com/download/3932753/UCAPANTERIMAKASIH.doc.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3932752/UND-01Lans1.DOC.htm">http://www.ziddu.com/download/3932752/UND-01Lans1.DOC.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3932751/UND-04.DOC.html">http://www.ziddu.com/download/3932751/UND-04.DOC.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3932750/UND-02Lans2.DOC.html">http://www.ziddu.com/download/3932750/UND-02Lans2.DOC.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3932749/ULTAH.RTF.html">http://www.ziddu.com/download/3932749/ULTAH.RTF.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3932748/ULTAH.DOC.html">http://www.ziddu.com/download/3932748/ULTAH.DOC.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3932747/SettingUndangan2.doc.html">http://www.ziddu.com/download/3932747/SettingUndangan2.doc.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3932746/UND-02MatKir.DOC.html">http://www.ziddu.com/download/3932746/UND-02MatKir.DOC.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3932745/UND-04arrr.doc.html">http://www.ziddu.com/download/3932745/UND-04arrr.doc.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3932744/ucapan4klom.doc.html">http://www.ziddu.com/download/3932744/ucapan4klom.doc.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3932605/kenv1.DOC.html">http://www.ziddu.com/download/3932605/kenv1.DOC.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3932604/AQIQAH.doc.html">http://www.ziddu.com/download/3932604/AQIQAH.doc.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3946730/UND-18.DOC.html">http://www.ziddu.com/download/3946730/UND-18.DOC.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3946731/UND-17.DOC.html">http://www.ziddu.com/download/3946731/UND-17.DOC.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3946732/UND-14.DOC.html">http://www.ziddu.com/download/3946732/UND-14.DOC.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3946733/UND-17A.DOC.html">http://www.ziddu.com/download/3946733/UND-17A.DOC.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3946734/UND-12.DOC.html">http://www.ziddu.com/download/3946734/UND-12.DOC.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3946735/UND-13.DOC.html">http://www.ziddu.com/download/3946735/UND-13.DOC.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3946736/UND-19a.doc.html">http://www.ziddu.com/download/3946736/UND-19a.doc.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3946737/UND-19.DOC.html">http://www.ziddu.com/download/3946737/UND-19.DOC.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3946738/UND-15.DOC.html">http://www.ziddu.com/download/3946738/UND-15.DOC.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3946739/UND-16.DOC.html">http://www.ziddu.com/download/3946739/UND-16.DOC.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3946864/UND-19b.doc.html">http://www.ziddu.com/download/3946864/UND-19b.doc.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3946865/Und04.doc.html">http://www.ziddu.com/download/3946865/Und04.doc.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3946866/UndJemaatNasr.doc.html">http://www.ziddu.com/download/3946866/UndJemaatNasr.doc.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3946867/UND-19C.DOC.html">http://www.ziddu.com/download/3946867/UND-19C.DOC.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3946868/Und04bagi2.doc.html">http://www.ziddu.com/download/3946868/Und04bagi2.doc.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3946869/UndKend1.doc.html">http://www.ziddu.com/download/3946869/UndKend1.doc.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3946870/UND23-A.doc.html">http://www.ziddu.com/download/3946870/UND23-A.doc.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3946871/UND1.doc.html">http://www.ziddu.com/download/3946871/UND1.doc.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3946872/UND23.doc.html">http://www.ziddu.com/download/3946872/UND23.doc.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3946873/und20.doc.html">http://www.ziddu.com/download/3946873/und20.doc.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3947468/UNDKhitan.doc.html">http://www.ziddu.com/download/3947468/UNDKhitan.doc.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3947469/Undangankenv1.DOC.html">http://www.ziddu.com/download/3947469/Undangankenv1.DOC.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3947470/UND_GEBOL.DOC.html">http://www.ziddu.com/download/3947470/UND_GEBOL.DOC.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3947471/UndTahlilAl-AsriPenting.doc.html">http://www.ziddu.com/download/3947471/UndTahlilAl-AsriPenting.doc.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3947472/UND.2.doc.html">http://www.ziddu.com/download/3947472/UND.2.doc.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3947473/UndKend1.doc.html">http://www.ziddu.com/download/3947473/UndKend1.doc.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3947474/UNDANGAN40HARI.doc.html">http://www.ziddu.com/download/3947474/UNDANGAN40HARI.doc.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3947475/UND-RAPAT.doc.html">http://www.ziddu.com/download/3947475/UND-RAPAT.doc.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3947476/UndanganAQIQAH.doc.html">http://www.ziddu.com/download/3947476/UndanganAQIQAH.doc.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3947477/Undanganwalimatulhamli.DOC.html">http://www.ziddu.com/download/3947477/Undanganwalimatulhamli.DOC.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3947713/UndanganKotakSlp1.doc.html">http://www.ziddu.com/download/3947713/UndanganKotakSlp1.doc.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3947714/UndanganKotakwafat2.doc.html">http://www.ziddu.com/download/3947714/UndanganKotakwafat2.doc.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3947715/UndanganKotaklahir1.doc.html">http://www.ziddu.com/download/3947715/UndanganKotaklahir1.doc.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3947716/UndanganKotak4_P.Art.doc.html">http://www.ziddu.com/download/3947716/UndanganKotak4_P.Art.doc.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3947717/Undangankotaksyukur4_p.edy.doc.html">http://www.ziddu.com/download/3947717/Undangankotaksyukur4_p.edy.doc.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3947718/UndanganKotakAq1.DOC.html">http://www.ziddu.com/download/3947718/UndanganKotakAq1.DOC.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3947719/UndanganKotakjajan2.doc.html">http://www.ziddu.com/download/3947719/UndanganKotakjajan2.doc.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3947720/UndanganKotaklahir3.doc.html">http://www.ziddu.com/download/3947720/UndanganKotaklahir3.doc.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3947721/UndanganKotaklahir6.DOC.html">http://www.ziddu.com/download/3947721/UndanganKotaklahir6.DOC.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3947722/UndanganKhitan1lmb.doc.html">http://www.ziddu.com/download/3947722/UndanganKhitan1lmb.doc.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3947523/Und-Kenduri.doc.html">http://www.ziddu.com/download/3947523/Und-Kenduri.doc.html</a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/3947524/Und-Kenduri_Q.doc.html">http://www.ziddu.com/download/3947524/Und-Kenduri_Q.doc.html</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[]]></title>
<link>http://aburahim.wordpress.com/2009/02/21/4/</link>
<pubDate>Sat, 21 Feb 2009 07:21:55 +0000</pubDate>
<dc:creator>aburahim</dc:creator>
<guid>http://aburahim.wordpress.com/2009/02/21/4/</guid>
<description><![CDATA[KHITAN Canggih adalah kata untuk mengawali metode khitan yang saya pergunakan saat ini. dimana anak ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:center;">KHITAN</p>
<p style="text-align:left;">Canggih adalah kata untuk mengawali metode khitan yang saya pergunakan saat ini. dimana anak tidak akan takut dengan adanya perdarahan saat khitan,harus menunggu lama untuk bermain kembali setelah mereka dikhitan.</p>
<p style="text-align:left;">dengan metode &#8220;FLASH COUTER&#8221; semua ketakutan tentang khitanan dapat dihindarkan.</p>
<p style="text-align:left;">
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[KHITANAN MASSAL DALAM MILAD KE 3 JAM'UL IJAZAH ]]></title>
<link>http://gus7.wordpress.com/2008/12/24/khitanan-massal-dalam-milad-ke-3-jamul-ijazah/</link>
<pubDate>Wed, 24 Dec 2008 09:38:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>BaNi MusTajaB</dc:creator>
<guid>http://gus7.wordpress.com/2008/12/24/khitanan-massal-dalam-milad-ke-3-jamul-ijazah/</guid>
<description><![CDATA[Pada 6 desember 2008 lalu, Jam&#8217;ul ijazah mengadakan milad (ultah) ke 3 di Plered Cirebon. Jama]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Pada 6 desember 2008 lalu, Jam&#8217;ul ijazah mengadakan milad (ultah) ke 3 di Plered Cirebon. Jama]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Khitanan: Kewajiban sekaligus keselamatan - sebuah perspektif]]></title>
<link>http://wiratara.wordpress.com/2008/11/23/khitanan-sebuah-kewajiban-atau-prosesi-adat/</link>
<pubDate>Sun, 23 Nov 2008 09:12:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>wiratara</dc:creator>
<guid>http://wiratara.wordpress.com/2008/11/23/khitanan-sebuah-kewajiban-atau-prosesi-adat/</guid>
<description><![CDATA[Sebuah Video Khitanan sekaligus prosesi adat masyarakat sunda   Bagi kita umat muslim, khitan atau p]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Sebuah Video Khitanan sekaligus prosesi adat masyarakat sunda</p>
<p><span style='text-align:center; display: block;'><object width='425' height='350'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/6WOfhF8-Up4&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' /><param name='allowfullscreen' value='true' /><param name='wmode' value='transparent' /><embed src='http://www.youtube.com/v/6WOfhF8-Up4&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' type='application/x-shockwave-flash' allowfullscreen='true' width='425' height='350' wmode='transparent'></embed></object></span></p>
<p> </p>
<p>Bagi kita umat muslim, khitan atau pemotongan sebagian dari preputium/selubung penutup penis adalah suatu kewajiban. Sebagai tanda bahwa kita sudah memasuki masa akhil baliq, pada umumnya sekitar usia 12 atau 13 tahun. Di sebagian daerah, praktek ini sudah dilakukan oleh tenaga medis dan dengan peralatan steril dan pembiusan lokal yang memadai, tentu saja dengan obat paska khitan yang mumpuni. Tetapi didaerah pedalaman, praktek ini masih sering dilaksanakan oleh dukun atau paraji sunat dengan menggunakan peralatan yang tidak steril dan teknik yang mungkin cukup berbahaya.</p>
<p>Mungkin sebagian dari anda sudah tahu, bahwa ada prosentase kecil anak laki-laki mengidap penyakit <a href="http://www.hemofilia.or.id/hemofilia.php" target="_blank">hemofilia</a>, sebuah penyakit keturunan yang memiliki tanda utama sulit berhentinya perdarahan dikarenakan kelainan pada faktor pembekuan faktor VIII, sehingga darah tidak bisa menjendal dan perdarahan yang terjadi akan terus mengucur. Tindakan medis berupa ligasi/pengikatan pembuluh darah atau kauterisasi/pembakaran pembuluh darah arteri atau vena untuk menghentikan perdarahan tergantung pada tingkat keparahan. Pada anak dengan kondisi ini khitan mutlak harus dilakukan dirumah sakit dengan fasilitas ruang operasi, mengingat risiko yang ditimbulkannya cukup besar hingga dapat berujung pada kematian.</p>
<p>Jadi, Ayahrafi menganjurkan kepada anda semua untuk membantu menyampaikan pesan bahwa tindakan khitan harus dilakukan oleh medis ataupun paramedis; atau pada kondisi tertentu dan tidak bisa dihindari (daerah dengan budaya lokal yang cukup kuat) bisa dilakukan paraji dengan supervisi atau pengawasan dari medis ataupun paramedis. Mengingat Khitan adalah wajib hukumnya dari segi agama, tetapi keselamatan anak manusia juga merupakan hal yang utama.</p>
<p> </p>
<p>Salam,</p>
<p>Diemen, 23-11-08</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Jalan Panjang Menuju Sehat]]></title>
<link>http://alle.wordpress.com/2008/07/28/jalan-panjang-menuju-sehat/</link>
<pubDate>Sun, 27 Jul 2008 17:42:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>alle</dc:creator>
<guid>http://alle.wordpress.com/2008/07/28/jalan-panjang-menuju-sehat/</guid>
<description><![CDATA[Ironi. Hidup di kota bermanjakan segala fasilitas. Tetapi tidak semua orang dapat mengecap nikmat ke]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://img216.imageshack.us/img216/5835/sosial31111lj4.jpg"><img class="alignleft" style="margin:5px;" src="http://img216.imageshack.us/img216/5835/sosial31111lj4.jpg" alt="" width="213" height="320" /></a>Ironi. Hidup di kota bermanjakan segala fasilitas. Tetapi tidak semua orang dapat mengecap nikmat kemanjaan itu. Ingin berobat rasanya sulit, karena tidak punya uang. Padahal paramedis dan pusat kesahatan sudah banyak bertebaran di kota. Masyarakat golangan rendah belum bisa dengan mudah mengecap nikmatnya.</p>
<p>Memang, ada kartu sakti askeskin yang diharapkan menjadi dewa penolong bagi mereka yang kesulitan untuk menjangkau pembiayaan berobat. Lagi-lagi ironi. Banyak kejadian di lapangan malah menujukkan <a href="http://harianjoglosemar.com/index.php?option=com_content&#38;task=view&#38;id=5668" target="_blank">penolakan penggunaan askeskin</a>. Alasannya macam-macam, diantaranya tunggakan pembiayaan askeskin yang belum dibayarkan oleh pemerintah kepada RS.</p>
<p>Jadi bagaimana nasib golongan tak berada yang punya askeskin malah gak bisa berobat. Mau berobat aja susah. Ada suatu program yang mungkin menjadi sedikit solusi bagi yang ingin mendapatkan fasilitas kesehatan. Acara bhakti sosial kesehatan yang diprakarsai mahasiswa KKN PPM UGM wilayah Mantrijeron. Acar tersebut terdiri dari:</p>
<p>1.	Penyuluhan Kesehatan Mata<br />
Waktu   : Minggu, 9 Agustus 2008 pukul 09.00 WIB<br />
Tempat : Balai RW 13 Gedongkiwo Kecamatan Mantrijeron Jogjakarta<br />
Acara	: Penyuluhan Kesehatan Mata (Katarak dan Glaukoma); pencegahan dini penyakit mata<br />
2.	Khitanan Massal (target 100 anak)<br />
Waktu	: Sabtu, 30 Agustus 2008 pukul 08.00 WIB<br />
Tempat: Ruang Kelas STM Al Islam Gedongkiwo<br />
3.	Operasi Katarak Gratis (target 25 orang)<br />
Waktu	: Sabtu, 30 Agustus 2008 pukul 08.00 WIB<br />
Tempat: Ruang Kelas STM Al Islam Gedongkiwo<br />
4. Konsultasi dan Pengobatan Gratis (termasuk pemasangan akseptor KB)<br />
Waktu	: Sabtu, 30 Agustus 2008 pukul 08.00 WIB<br />
Tempat: Ruang Kelas STM Al Islam Gedongkiwo</p>
<p>Seluruh rangkaian acara terbuka untuk umum, dan terutama bagi keluarga kurang mampu. Semua tanpa pungutan biaya. Siip! Acara bagus sepertinya&#8230;</p>
<p>Tapi masih ada kendala. Panitia masih belum menggenapi pos pendanaan. Sangat diharapkan sekali partisipasi dari teman-teman yang sudi menyisihkan sebagian yang dimilikinya. Bantuan dapat berupa:</p>
<p>a.	Dana<br />
Dapat ditujukan ke rekening a/n Alter Daya Ulya.<br />
Mandiri Cabang UGM Yogyakarta No Rek: 137-005772765<br />
b.	Paket Santunan Anak<br />
Terdiri dari tas sekolah, alat tulis, sarung dan peci yang ditujukan untuk anak-anak yang dikhitan<br />
c. penyebaran informasi kegiatan ini<br />
bisa ke dalam blog masing-masing</p>
<p>Bagi donatur akan diberikan laporan penggunaan dana sumbangan dengan sebelumnya memberikan alamat email donatur ke gedongkiwo@gmail.com</p>
<p>Informasi lebih lanjut dapat menghubungi 0838-6870046</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Waspadai Khitan dengan Laser Palsu]]></title>
<link>http://rumahbalita.wordpress.com/2008/07/21/waspadai-khitan-dengan-laser-palsu/</link>
<pubDate>Mon, 21 Jul 2008 02:43:47 +0000</pubDate>
<dc:creator>asephermana</dc:creator>
<guid>http://rumahbalita.wordpress.com/2008/07/21/waspadai-khitan-dengan-laser-palsu/</guid>
<description><![CDATA[Dari HU Pikiran Rakyat DENGAN radiasi yang bersumber dari energi listrik berkekuatan 15 hingga 30 wa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p align="justify">Dari HU Pikiran Rakyat</p>
<p align="justify">DENGAN radiasi yang bersumber dari energi listrik berkekuatan 15 hingga 30 watt, dari sebuah alat berujung optik, dihasilkan sinar bergelombang 532 sampai 1.064 nanometer yang memiliki kekuatan panas. Cahaya panas ini bisa digunakan untuk memotong kulit dan jaringan, menghancurkan pigmen warna kulit, dan pengobatan lainnya dalam dunia kedokteran dengan risiko perdarahan minimal dan waktu penyembuhan cepat. Itulah gambaran sederhana cara kerja sebuah mesin laser Sharplan Suretouch CO2 Laser yang marak digunakan dalam dunia medis untuk berbagai pengobatan maupun media operasi.</p>
<p align="justify">Laser ( light amplification by stimulated emission of radiation) adalah sebuah alat yang menggunakan efek mekanika kuantum, pancaran terstimulasi, untuk menghasilkan sebuah cahaya yang koheren dari medium &#8220;lasing&#8221; yang dikontrol kemurnian, ukuran, dan bentuknya. &#8220;Laser itu merupakan sinar panas yang dihasilkan dari loncatan atom akibat stimulasi energi dari radiasi listrik,&#8221; kata dokter umum Rumah Sakit Hasan Sadikin yang sedang menyelesaikan pendidikan spesialis bedah di FK Unpad/RSHS, dr. Asep Hermana.</p>
<p align="justify">Penggunaan laser bukanlah hal baru dalam dunia medis. Ada banyak jenis laser yang digunakan dalam bidang kedokteran. Laser Candela SPTL-1B Vascular yang digunakan untuk menghancurkan kelainan warna kulit, Laser Medlite IV NdYag untuk menghilangkan segala pigmentasi seperti bercak coklat dan hitam di wajah, juga tato dengan berbagai warna, atau laser Helium-Neon Biolaser. Laser lembut bertenaga rendah ini termasuk laser yang noninvasif guna merangsang penyembuhan kulit atau luka, pertumbuhan rambut, merangsang pigmentasi normal, serta mencegah parut luka.</p>
<p align="justify">&#8220;Ada metode laser untuk operasi yang membutuhkan daya 15 watt-30 watt dan ada juga untuk kosmetik, terutama perawatan kulit, dengan daya 15 miliwatt,&#8221; kata Asep.</p>
<p align="justify">Untuk operasi, laser juga digunakan dalam sirkumsisi atau khitan dengan jenis laser Sharplan Suretouch CO2. Prosedur khitan modern ini harus dilakukan di bawah kendali dokter yang sudah sangat berpengalaman.</p>
<p align="justify">Menurut penulis buku Teknik Khitan Panduan Praktis dan Sistematis (Widya Medika, 1999) ini, teknik ini pada pelaksanaannya menggunakan circum clamp atau plestiblle tetapi pemotongnya tidak menggunakan bistouri (pisau bedah) seperti pada khitan konvensional, melainkan dengan laser.</p>
<p align="justify">&#8220;Teknik khitan dengan laser yang sesungguhnya adalah setelah prepusium (kulit penutup bagian kepala penis/kulup-red.) dibebaskan dari perlengketan dengan glans penis dan dibersihkan, tepi atas dan tepi bawah prepusium dijepit dengan klem. Kedua klem ditarik dan prepusium dijepit melintang dari tepi atas ke bawah. Barulah prepusium dipotong dengan laser CO2 ini,&#8221; ujarnya.</p>
<p align="justify">Secara teknis, panas dari cahaya radiasi akan memotong jaringan kulit dengan efek luka bakar jaringan yang diterima kurang dari 1 mm. &#8220;Pembuluh darah yang terpotong akan langsung dikoagulasi dengan luka bakar yang sangat halus sehingga jarang mengeluarkan darah dan kemungkinan infeksinya lebih sedikit,&#8221; ujar Asep menerangkan.</p>
<p align="justify">Waktu operasi yang cepat (10-15 menit), perdarahan sangat sedikit bahkan bisa tidak ada, rasa sakit setelah terapi minimal, aman, hasil secara estetik lebih baik dan waktu penyembuhan yang cepat, adalah keuntungan khitan dengan laser CO2. Prosedur ini, kata Asep, cocok untuk sunat yang dilakukan pada umur-umur agak dewasa karena rasa sakit, yang ditimbulkan oleh sunat cara operasi untuk orang sudah cukup berumur, lebih parah dari pada jika dilakukan pada usia muda dan lukanya pun agak lama sembuhnya.</p>
<p align="justify">Kelemahan dari cara laser adalah masalah harga. Mahalnya harga alat untuk menghasilkan laser CO2 membuat alat ini masih dimonopoli oleh rumah sakit-rumah sakit besar. Alat Sharplan Suretouch CO2 dijual dengan harga kira-kira 63.275 dolar AS.</p>
<p align="justify">Kelemahan ini pula yang memicu munculnya praktik khitan menggunakan laser-laser palsu baik di kota besar maupun di daerah kecil. Sekarang ini, menurut Asep, tidak sedikit &#8220;klinik laser palsu&#8221; yang menyediakan jasa khitan tanpa standar kompetensi dan pengalaman yang memadai.</p>
<p align="justify">Adapun media panas yang digunakan untuk memotong jaringan kulit bukanlah panas dari cahaya tapi panas yang berasal dari elemen logam. Alat seperti ini digolongkan sebagai low frequent electro cauter (LFEC) dan tidak memiliki standardisasi keamanan secara medis . Electro cauter jenis ini sering disalah artikan oleh penduduk Indonesia sebagai sunat laser yang sesungguhnya.&#8221;Sebenarnya yang digunakan oleh mereka bukanlah laser, melainkan elemen logam yang dipanaskan dengan energi listrik 300 watt untuk memotong jaringan kulit. Cara kerjanya mirip seperti setrika,&#8221; kata Asep.</p>
<p align="justify">Produk ini biasanya buatan lokal atau dari Cina, dan bisa didapat di toko-toko listrik dengan harga di bawah Rp 1 juta. &#8220;Atau bisa juga dibuat sendiri seperti pakai trafo dan kawat atau logam dialiri listrik sehingga panas dan bisa memotong kulit,&#8221; tutur Pembina Divisi Khitan dan Banmed DKM Asy Syfaa’ FK Unpad ini.</p>
<p align="justify">Cara kerja LFEC cukup sederhana, namun akibatnya sangat kompleks. Penggunaan LFEC dalam operasi dapat memproduksi efek luka bakar yang luas dan dalam pada jaringan kulit. &#8220;Luka bakarnya bisa sampai 0,5 cm. Semua jaringan dan pembuluh darah akan terbakar dalam dan luas. Kalaupun sirkumsisinya dilakukan dengan benar, scar (kulit abnormal) yang ditimbulkan akan berbekas berupa geratan permanen atau membuat kulit keriput,&#8221; ujar Asep menandaskan.</p>
<p align="justify">Yang lebih membahayakan, kata Asep, sirkumsisi dengan laser palsu itu sering dilakukan oleh orang yang tidak memiliki kapasitas dan pengalaman di bidang operasi kedokteran sehingga merugikan masyarakat. Dalam Undang-Undang Praktik Kedokteran, operasi khitan bukan dilakukan oleh perawat atau petugas lain dalam tanggng jawab dokter. Sirkumsisi harus dilakukan oleh dokter bedah atau dokter umum. &#8220;Akibat kurang pengalaman dan tidak kompeten, ada beberapa kasus di daerah yang batang penisnya ikut terpotong dalam sirkumsisi palsu tersebut serta mengalami luka bakar serius pada kelaminnya karena penggunaan logam panas untuk khitan,&#8221; ujarnya.</p>
<p align="justify">Sebenarnya, tutur Asep, ada jenis electro cauter yang cukup aman digunakan dalam khitan. Jenisnya adalah high frequent electro cauter (HFEC). Alat ini berfungsi untuk membakar pembuluh darah yang terpotong dengan cepat sehingga perdarahan dapat diatasi dengan mudah. &#8220;High frequent electro cauter memiliki standardisasi medis yang jelas. Alat ini bukan laser. Seperti jarum tato, tidak menyala tapi panasnya bisa untuk memotong jaringan kulit dan bisa dipakai untuk khitan,&#8221; ujarnya.</p>
<p align="justify">Luka bakar yang ditimbulkan oleh HFLC hampir sama seperti laser tapi relatif lebih besar. &#8220;Kalau laser bisa 0,1 mm, HFLC bisa 0,3 mm. Namun, tetap jauh dari LHLC yang bisa sampai 0,5 cm,&#8221; kata Asep. Harga alat ini relatif lebih murah jika dibandingkan dengan laser CO2, yaitu berkisar Rp 60 juta-an. (Arif Budi Kristanto)***</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Khitanan Masal]]></title>
<link>http://ipk4cumlaude.wordpress.com/2008/07/06/khitanan-masal/</link>
<pubDate>Sat, 05 Jul 2008 23:00:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>mang kumlod</dc:creator>
<guid>http://ipk4cumlaude.wordpress.com/2008/07/06/khitanan-masal/</guid>
<description><![CDATA[Musim liburan, adalah saatnya khitanan bagi bocah lelaki yang belum dikhitan. Sabtu, 5 Juli lalu, di]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Musim liburan, adalah saatnya khitanan bagi bocah lelaki yang belum dikhitan. Sabtu, 5 Juli lalu, di kantor saya diadakan khitanan masal yang merupakan salah satu program Da****k** Club (nama serikat pekerja kantor saya) mungkin sebagai salah satu program CSR (Corporate Social Responsibility). Pesertanya adalah anak2 atau saudara dari karyawan lelaki kantoran (Office Boy) dan CS (Cleaning Service), juga masyarakat di sekitar kantor (Monas). Sepanjang sejarah hidup saya, ini adalah kali pertama saya menjadi panitia khitanan masal. Saya bertugas menjadi penjaga meja/kasur menemani dokter dan suster. Soalnya, agak2 ga mungkin kalau temen2 saya yang perempuan menjalankan job desc saya ini.<!--more--></p>
<p><a href="http://ipk4cumlaude.wordpress.com/files/2008/07/eksekusi.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-329" src="http://ipk4cumlaude.wordpress.com/files/2008/07/eksekusi.jpg" alt="" width="460" height="342" /></a></p>
<p>Total peserta yang dikhitan ada 56 batang *rokok kaleee…* namun 1 batang resign, jadi total 32 batang. Loh kok 32 batang? 55 batang kaleee! <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  . Kasihan juga anak2 harus menunggu acara sambutan ketua Rohis Da****k**, ketua Da****k** Club, dan terakhir sambutan dari BOD. Terus disambung ceramah ustadz dan pengarahan dari RUMAH SUNATAN (jagal khitan yang tenaganya kita pergunakan). Menunggu giliran, anak-anak calon pesakitan dihibur oleh 3 orang penghibur yang kita sewa. Dari jam 8, <span style="text-decoration:line-through;">batang2 eh</span> anak2 itu baru bisa dieksekusi jam setengah sebelasan gitu.</p>
<p>Awalnya saya ga tega liat anak yg kesakitan pas dieksekusi. Dua batang pertama yang dipotong pertama kali di meja saya, anaknya ga nangis dan berontak. Santai. Persis mirip saya pas dikhitan dulu <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif' alt='8)' class='wp-smiley' /> . Tapi kesananya, ruangan eksekusi bagai coor dan anak2nya semakin berontak.</p>
<p>Selama khitanan, ga ada anak yang menyebutkan nama2 makhluk gaib dan hewan yang dihinakan, malahan banyak yang menyebutkan kata-kata mulia: istighfar, takbir, do’a dan hafalan Quran. Jadi ada cerita lucu nih. Di meja Pak Wi, bersebarangan dengan meja saya, ada anak yang belum diapa-apain udah nangis duluan.</p>
<blockquote><p>“Sakit ya Bi… hiks…hiks…hiks..?”<br />
“Ngga-ngga sakit kok?” kata Abinya dan orang2 di sekitarnya. Tentu saja dia ga percaya.<br />
“Ah pasti sakit Bi!” katanya yakin.<br />
“Ngga kok paling kayak digigit semut aja.”, nasihat Abinya.<br />
“Minum dulu-minum dulu… biar ga sakit…”, kata Pak Wi, sambil ngasihin sebotol minuman. Setelah minum dia masih yakin bakal sakit, “Ah ga mau ah Bi, pasti sakit&#8230; hiks&#8230;hiks&#8230;.hiks&#8230;.”.<br />
“Baca do’a dulu aja yuk, atau baca surat-surat al-Quran aja, ya!”, pinta Abi dan orang2 disekitarnya.</p>
<p>Anak itu setuju lalu membaca istighfar, dilanjutkan membaca al-Fatihah sambil nangis ketika disuntik kebal. Lucunya, ketika rasa sakitnya meningkat, volume suara bacaannya meningkat pula sambil menahan rasa sakit. Lalu dia memilih untuk melanjutkan dengan membaca surat al-Bayyinah (Lam yakunilladziina kafaru min ahlil kitaabi wal musyrikiin munfakkiina hatta ta tiyahumul bayyinah……). Setelah disuntik, dia berhenti baca surat al-Quran.</p>
<p>“Udah ya Bi?” dengan ekspresi wajah polos pengen cepet2 melalui fase khitanan ini.<br />
Halah, baru aja semenit, dek.</p></blockquote>
<p>Hasil obesevasi saya, yang paling sakit itu ketika disuntik kebal dan (maap ni ya) memisahkan kulup dengan batangnya, yg lebih rapat, lebih sakit. Kasian anak2 itu, mungkin si suntikan kebalnya belum nyebar dan si dokter ga sabaran, sehingga eksekusi harus terus berlanjut biarpun mereka kesakitan. Ada orang tua yang ga mau liat anaknya, ga tega, mereka milih berdo’a aja di balik bilik. Ada juga yg setia menemani dan megangin anaknya. Nah, kalau fase itu terlewati, fase selanjutnya, ketika dipotong dan dijahit, nangis2 mereka bisanya udah mereda karena kebalnya udah mulai bereaksi.</p>
<p>Kembali lagi ke cerita si anak tadi. Selama dikhitan dia terus aja membaca hafalan Quran yg dia hafal dengan desible yang tinggi. Volumenya naik turun seiring tingkat kesakitannya. Ini yang membuat orang-orang di dalam ruangan itu tertawa. Hebat nih si anak, dengan baca do’a keberanian dia muncul. Malah dia ga sadar ternyata proses khitanan udah selesai.</p>
<blockquote><p>“Udah?” pertanyaan yang sama polosnya dengan pertanyaan pertama.<br />
“Tuh liat aja sendiri!”, kata si dokter.<br />
“Hehehehe….” terpancar kesenangan yang tak terkira dari bocah kecil itu seakan ga percaya bahwa dia telah melalui hal yang paling ditakuti anak-anak kecil seusianya. Dan dia bisa berbangga ke temen2 lelakinya yg belum dikhitan bahwa dia sudah dikhitan.</p>
<p>“al-Hamduillaah… Ga sakit kan?” tanya orang2 menggodanya.<br />
“Hehehe…” dia hanya bisa ketawa girang sambil menarik ingus dari jalur edarnya.</p>
<p>Dia langsung berjalan, ngambil obat dan”pohon uang” lalu ngambil bingkisan yg sudah disediakan panitia. Para panitia liatin dia dengan sisa bentuk bibir abis tertawa. Mungkin anak itu berkata dalam hatinya, “Gila aja, gue nangis-nangis nahan sakit, lu udah gede pada ngetawain gue lagi.” <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
<p>Teknologi khitanan yang dilakukan oleh RUMAH SUNATAN tersebut menggunakan teknologi laser. Ternyata menggunakan laser lebih rapih daripada gunting/pisau biasa (sebenernya ada banyak teknologi pemotongan). <span style="text-decoration:line-through;">Jadi envy juga euy, bisa ga ya punya saya dirapihin</span> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  . Waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan eksekusi adalah sekitar 15-20 menitan. Ternyata kalau pake laser ada bau kebakar gitu, mungkin ini yg menyebabkan darah tidak berlimpah, ga kayak saya dulu.</p>
<p>Ketika saya kecil, keberanian dikhitan adalah hal yang luar biasa. Sehingga, kalau udah besar jadi penakut, saya harus malu sama the youngest me dan sama bocah-bocah ingusan itu. Jadi pengen memicu adrenalin nih, apakah saya harus ikutan all day rafting Citarik-Pelabuan Ratu atau bungie jumping seperti yang sudah dilakukan <a href="http://ipk4cumlaude.wordpress.com/2008/05/02/buku-traveler-lagi-the-naked-traveler/">Trinity si Naked Traveler</a> itu?</p>
<p>Mohon maap kalau ada kata-kata yang vulgar.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Khitanan Massal]]></title>
<link>http://iluni30789.wordpress.com/2008/06/29/khitanan-massal/</link>
<pubDate>Sun, 29 Jun 2008 15:01:40 +0000</pubDate>
<dc:creator>Moderator</dc:creator>
<guid>http://iluni30789.wordpress.com/2008/06/29/khitanan-massal/</guid>
<description><![CDATA[Alhamdulillahi robbil &#8216;alamin, hari ini terlaksana gawe teman-teman alumni angkatan 78/79 mela]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Alhamdulillahi robbil &#8216;alamin, hari ini terlaksana gawe teman-teman alumni angkatan 78/79 mela]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[2003 Khitanan &amp; Pengobatan masal gratis dan Sembako murah di desa Gadayasa]]></title>
<link>http://yfa2003.wordpress.com/2008/05/25/2003-khitanan-pengobatan-masal-gratis-dan-sembako-murah-di-desa-gadayasa/</link>
<pubDate>Sat, 24 May 2008 16:03:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>Nug</dc:creator>
<guid>http://yfa2003.wordpress.com/2008/05/25/2003-khitanan-pengobatan-masal-gratis-dan-sembako-murah-di-desa-gadayasa/</guid>
<description><![CDATA[Kembali YFA mengkoordinir dilakukannya Pemeriksaan Kesehatan dan Khitanan masal (+ pemberian obat-ob]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Kembali YFA mengkoordinir dilakukannya Pemeriksaan Kesehatan dan Khitanan masal (+ pemberian obat-obat) kali ini bekerjasama dengan tim Embun dari RS Jantung Harapan Kita, Jakarta, serta mengadakan Bazar Sembako Murah di Desa Gandayasa yang merupakan salah satu desa binaan YFA.</p>
<p><img src="http://i293.photobucket.com/albums/mm55/Yayasan-Fatimah-Azahra/2003%20Pengobatan%20Khitanan%20Sembako%20di%20Desa%20Gandayasa/DSC00811small.jpg" alt="" width="620" height="443" /></p>
<p><!--more--></p>
<p>Ini adalah beberapa foto kegiatan tersebut:</p>
<p><img src="http://i293.photobucket.com/albums/mm55/Yayasan-Fatimah-Azahra/2003%20Pengobatan%20Khitanan%20Sembako%20di%20Desa%20Gandayasa/DSC00799small.jpg" alt="" width="617" height="439" /></p>
<p><img src="http://i293.photobucket.com/albums/mm55/Yayasan-Fatimah-Azahra/2003%20Pengobatan%20Khitanan%20Sembako%20di%20Desa%20Gandayasa/DSC00808.jpg" alt="" width="640" height="433" /></p>
<p><img src="http://i293.photobucket.com/albums/mm55/Yayasan-Fatimah-Azahra/2003%20Pengobatan%20Khitanan%20Sembako%20di%20Desa%20Gandayasa/DSC00821small.jpg" alt="" width="461" height="631" /></p>
<p><img src="http://i293.photobucket.com/albums/mm55/Yayasan-Fatimah-Azahra/2003%20Pengobatan%20Khitanan%20Sembako%20di%20Desa%20Gandayasa/DSC00805small.jpg" alt="" width="618" height="439" /></p>
<p>Makanan seadanya terasa sangat nikmat jika merupakan bagian dari suatu kebersamaan:</p>
<p><img src="http://i293.photobucket.com/albums/mm55/Yayasan-Fatimah-Azahra/2003%20Pengobatan%20Khitanan%20Sembako%20di%20Desa%20Gandayasa/DSC00815.jpg" alt="" width="640" height="448" /></p>
<p><img src="http://i293.photobucket.com/albums/mm55/Yayasan-Fatimah-Azahra/2003%20Pengobatan%20Khitanan%20Sembako%20di%20Desa%20Gandayasa/DSC00802small.jpg" alt="" width="623" height="455" /></p>
<p><img src="http://i293.photobucket.com/albums/mm55/Yayasan-Fatimah-Azahra/2003%20Pengobatan%20Khitanan%20Sembako%20di%20Desa%20Gandayasa/DSC00803small.jpg" alt="" width="623" height="447" /></p>
<p><img src="http://i293.photobucket.com/albums/mm55/Yayasan-Fatimah-Azahra/2003%20Pengobatan%20Khitanan%20Sembako%20di%20Desa%20Gandayasa/DSC00823small.jpg" alt="" width="618" height="427" /></p>
<p>Beberapa orang jompo yang duafa juga kebagian bingkisan:</p>
<p><img src="http://i293.photobucket.com/albums/mm55/Yayasan-Fatimah-Azahra/2003%20Pengobatan%20Khitanan%20Sembako%20di%20Desa%20Gandayasa/DSC00813.jpg" alt="" width="612" height="480" /></p>
<p style="text-align:center;"><strong>=== Selesai ===</strong></p>
<p> </p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hajatan oh... hajatan]]></title>
<link>http://mominaction.wordpress.com/2008/04/05/hajatan-oh-hajatan/</link>
<pubDate>Sat, 05 Apr 2008 13:57:46 +0000</pubDate>
<dc:creator>Ratna</dc:creator>
<guid>http://mominaction.wordpress.com/2008/04/05/hajatan-oh-hajatan/</guid>
<description><![CDATA[Beberapa bulan lalu keluarga saya mendapat undangan untuk menghadiri acara syukuran khitanan putra s]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Beberapa bulan lalu keluarga saya mendapat undangan untuk menghadiri acara syukuran khitanan putra salah seorang ********* . Meski diadakan di halaman rumah, acara berlangsung sangat meriah. Ada orkes dangdut&#8230;eh,bukan. Nyanyi-nyanyi pakai iringan keyboard dengan speaker distel <em>overloud</em>. Hidangan pun tersaji dengan wah. Aneka menu makanan dan minuman yang sangat beragam membuat lidah ini tak mau pulang (??) Tuan rumah pun tak ketinggalan meriah. Terlihat dari busana yang mereka kenakan. Sangat jauh dengan apa yang saya pakai hari itu.<br />
Yah&#8230;pokokya untuk ukuran saya, pasti hajatan itu menelan biaya lumayan besar.</p>
<p>Namun saat malam tiba. Secara tak sengaja saya mendengar suara ribut-ribut. Orang berantem. Yang satu suara nyonya rumah pemilik hajatan, satu lagi suara laki-laki yang entah siapa, berkata-kata kasar. Saat itu saya dalam keadaan tidak bisa beranjak dari tempat saya <span style="text-decoration:line-through;">jongkok</span> berada (tempat dirahasiakan <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />  ) dan berada dekat tempat mereka ribut. Jadi percakapan itu mau tak mau bisa saya dengar  dengan jelas. Wah, ternyata topiknya berat nih. Soalnya <!--more-->yang berantem dengan nyonya rumah itu debt kolektor. Rame pokoe. Sang penagih hutang itu bicara dalam bahasa Jerman: <em>&#8221; Ari hajatan bisa, tapi hutang teu dibayar wae!&#8221; </em></p>
<p>Tuh kan!</p>
<p>Bagi sebagian orang, menyelenggarakan hajatan atau pesta adalah suatu hal penting. Berhutang pun jadilah. Alasannya beragam. Dari mulai silaturahmi (bertemu dengan sanak-saudara jauh) sampai alasan prestise. Nenek saya pun termasuk orang yang menganggap penting diadakannya sebuah hajatan. Hajatan karena khitan, naik pangkat, lulus kuliah, pergi haji, kelahiran, apalagi pernikahan. Semua seakan wajib diagendakan.</p>
<p>Pun ketika melihat anak sulung saya sudah besar, 6 tahun, nenek saya membuka wacana kembali tentang hajatan untuk khitanan putra kami itu. Akhirnya perbincangan merembet juga kepada dua anak kami yang lain, yang juga lelaki. Aduh bow. Tiga kali hajatan getu loh! Atau 3 in 1 kan saja?  Seperti khitanan massal saja&#8230;</p>
<p>Tapi saya bilang kepada nenek tercinta, kalau kami tidak akan menyelenggarakan perayaan apapun saat mengkhitankan anak-anak kami. Sayang uangnya. Mendingan dipakai buat tabungan atau asuransi pendidikan mereka. Itu lebih berguna untuk masa depan mereka. Ketimbang uangnya habis dipakai hajatan dalam sehari. Kalau kami orang yang berlebih harta sih mungkin ngga masalah ya&#8230;</p>
<p>Nenek saya terdiam. Mungkin berat bagi beliau untuk menerima argumen saya. Beberapa tahun lalu ketika anak ke-2 saya baru lahir, nenek pernah juga membahas soal hajatan khitanan anak saya itu. Padahal masih lama ya? Baru juga nongol&#8230;<br />
Ya sih. Soalnya tetangga kami yang keadaan ekonominya sederhana mampu menggelar hajatan dengan mengundang artis lokal daerah.</p>
<p>Apa mungkin ya nenek saya malu cucunya tidak bisa bikin hajatan? Kesannya cucunya itu kere gitu&#8230; Soalnya nenenda bilang, &#8220;Masa **** saja bisa hajat?&#8221;</p>
<p>Ah, nenek&#8230;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Khitanan Gratis Bank SUMSEL]]></title>
<link>http://infokito.wordpress.com/2007/10/21/khitanan-gratis-bank-sumsel/</link>
<pubDate>Sun, 21 Oct 2007 00:55:54 +0000</pubDate>
<dc:creator>infokito™</dc:creator>
<guid>http://infokito.wordpress.com/2007/10/21/khitanan-gratis-bank-sumsel/</guid>
<description><![CDATA[Dalam rangka HUT Bank SUMSEL pada 25 Oktober 2007 nanti akan diadakan khitanan Gratis, yang menurut ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Dalam rangka HUT Bank SUMSEL pada 25 Oktober 2007 nanti akan diadakan khitanan Gratis, yang menurut ]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
