<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>korteks &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/korteks/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "korteks"</description>
	<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 20:37:13 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[OTAK : BERBAGAI MITOS SOAL KECERDASAN ]]></title>
<link>http://hagemman.wordpress.com/2009/10/19/otak-berbagai-mitos-soal-kecerdasan/</link>
<pubDate>Mon, 19 Oct 2009 04:58:38 +0000</pubDate>
<dc:creator>hagemman</dc:creator>
<guid>http://hagemman.wordpress.com/2009/10/19/otak-berbagai-mitos-soal-kecerdasan/</guid>
<description><![CDATA[Ravi dan rekannya beradu tatap, kemudian menuliskan kode di atas kertas putih dan menyerahkan kepada]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-3161" title="otak berbagai mitos soal kcrdsn 01" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/10/otak-berbagai-mitos-soal-kcrdsn-01.jpg?w=126" alt="otak berbagai mitos soal kcrdsn 01" width="126" height="150" />Ravi dan rekannya beradu tatap, kemudian menuliskan kode di atas kertas putih dan menyerahkan kepada pria di pinggir panggung. Pria itu menggeser bidak catur di papan besar sesuai langkah yang diinginkan bocah belasan tahun tersebut. Ravi dan rekannya tidak bsa melihat papan bidak itu.</p>
<p>Mereka bermain dengan pikiran, membayangkan, mengingat langkah sebelumnya, memperkirakan langkah lawan, sekaligus memikirkan langkah bidak sendiri guna mengunci lawan. Permainan sebagai pembuka acara diskusi “ Optimalisasi Otak untik Meningkatkan Sumber Daya Manusia “  yang diselenggarakan PfizerPressCircke itu selesai setelah 12 langkah.</p>
<p>Permainan “catur buta” itu bagi Ravi, yang master catur pada usia belia, tidaklah terlampau sulit. Aksi bocah itu sekaligus menggambarkan betapa menakjubkannya kerja otak.</p>
<p><strong>Otak dan kecerdasan<br />
</strong><br />
Salah satu pembicara diskusi, Ketua Pusat Intelegensia Departemen Kesehatan Adre Mayza mengungkapkan, intelegensia hanyalah satu kemampuan kapasitas otak. Fungsi dasar otak antara lain melihat, merasa, meraba, bergerak, keseimbangan, mendengar, dan pengaturan fungsi organ tubuh. Adapun fungsi luhur otak adalah seputar intelektual kognitif, ingatan, perilaku, dan emosi.</p>
<p><!--more--><img class="aligncenter size-full wp-image-3163" title="otak berbagai mitos soal kecerdasan 02" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/10/otak-berbagai-mitos-soal-kecerdasan-021.jpg" alt="otak berbagai mitos soal kecerdasan 02" width="499" height="273" /></p>
<p>Otak memiliki sekitar 100 miliar sel dengan kecepatan berkembang neuron atau sel otak 50,000 – 100.000 per detik. Sebagiannya akan matu. Sel-sel mengatur diri menjadi kluster. Kluster yang rapat disebut modul, sedangkan kluster yang menjalin hubungan komunikasi dengan modul-modul lain disebut sirkuit.</p>
<p>Pembentukan intelegensia  terjadi ketika sirkuit-sirkuit membentuk hubungan-hubungan spesifik guna memproses informasi yang masuk ke otak, membentuk sistem. Setiap sistem berhubungan dengan sistem lain membentuk daerah spesifik di korteks yang membentuk sistem pembelajaran otak.</p>
<p>Begitu mengagumkan sekaligus misteriusnya otak. Tak mengherankan, berbagai mitos seputar otak dan kecerdasan bermunculan. Satu per satu, berbagai penelitian mematahkan mitos-mitos itu.</p>
<p><em><strong>Mitos 1, otak berhenti berkembang pada usia tertentu</strong></em></p>
<p>Berbagai penelitian membuktikan, otak menumbuhkan sel-sel baru. Sel-sel otak tidak tetap seperti ketika lahir, tetapi bertumbuh. Usia dini merupakan golden age guna mengoptimalkan potensi kecerdasan sebagai persiapan pembelajaran tingkat selanjutnya. Adre Mayza mengungkapkan, perkembangan kognitif anak usia 17 tahun merupakan akumulasi perkembangan anak usia 4 tahun sebesar 50 persen, 4 – 8 tahun sebesar 30 persen, dan 9 – 17 tahun sebesar 20 persen. Selbaru tetap tumbuh di otak manusia dewasa.</p>
<p><em><strong>Mitos 2, kecerdasan sepenuhnya keturunan</strong></em></p>
<p>Menurut Adre Mayza, kecerdasan yang dibawa sejak lahir hanya merupakan potensi atau sebagai bahan bangunan otak. Lingkungan pada akhirnya lebih menentukan. “ Sel baru lahir dan cabang dendrit beranak pinak. Kecerdasan manusia terletak pada hubungan di antara sel-sel otak, “ ujar Adre.</p>
<p><em><strong>Mitos 3, makin tua, otak rusak</strong></em></p>
<p>Penuaan mengakibatkan penurunan fungsi, termasuk otak. Kadar cairan otak berkurang, kelenturan berkurang, dan kecepatan reaksi otak pun melambat. Sel sukar membelah diri lagi. Hanya saja, yang menentukan kecerdasan bukan jumlah sel neuron, melainkan kekuatan koneksi dan arus informasi di antara mereka. Percabangannya tetap tumbuh pada usia lanjut. “ Pembelajaran pada usia tua untuk merangsang tumbuhnya percabangan antara sel otak, “ ujar Adre.</p>
<p><strong><em>Mitos 4, hanya 10 persen</em></strong></p>
<p>Banyak orang berpendapat, otak digunakan hanya sekitar 10 persen. Pada kenyataannya, manusia menggunakan seluruh fungsi otaknya, tergantung dari cara memelihara, mengembangkan, dan mengoptimalkannya.</p>
<p><strong>Pelihara baik-baik<br />
</strong><br />
Pemeliharaan kesehatan secara keseluruhan, mulai dari suplai oksigen dan darah yang cukup dengan berolahraga, nutrisi seimbang, hingga pencegahan penyakit penyebab gangguan otak, menjadi syarat agar otak tetap sehat. Pemeliharaan struktur otak saja tidak cukup. Fungsi dasar dan luhur otak perlu dikembangkan.</p>
<p>“ Banyak membaca dan mempelajari hal-hal baru, misalnya, akan membentuk cabang-cabang baru. Peningkatan kemampuan yang spesifik, seperti kemampuan, perhatian, menggambar, dan mendongeng, pelatihan emosi, serta pendalaman spiritual, sangat baik untuk orang lanjut usia, “ ujarnya.</p>
<p>Pembicara lain, cendekiawan Islam, Jalaluddin Rachmat mengatakan, penggunaan otak dengan mencova mengingat sesuatu setiap hari, belajar memvisualkan, dan mengobservasi lingkungan sekitar sangat berguna, “ ujarnya.</p>
<p><em>Jangan biarkan sel-sel otak anda menganggur</em> …</p>
<p>Sumber  :</p>
<p>Otak : Berbagai Mistos soal Kecerdasan &#124; Indira Permanasari<br />
Kompas, 01.10.2009<br />
Grafik : Bestari</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ginjal]]></title>
<link>http://filzahazny.wordpress.com/2008/02/23/ginjal/</link>
<pubDate>Sat, 23 Feb 2008 06:04:38 +0000</pubDate>
<dc:creator>filzahazny</dc:creator>
<guid>http://filzahazny.wordpress.com/2008/02/23/ginjal/</guid>
<description><![CDATA[Fungsi utama ginjal adalah mengekskresikan zat-zat sisa metabolisme yang mengandung nitrogen misalny]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>Fungsi utama ginjal adalah mengekskresikan zat-zat sisa metabolisme yang mengandung nitrogen misalnya amonia. Amonia adalah hasil pemecahan protein dan bermacam-macam garam, melalui proses deaminasi atau proses pembusukan mikroba dalam usus. Selain itu, ginjal juga berfungsi mengeksresikan zat yang jumlahnya berlebihan, misalnya vitamin yang larut dalam air; mempertahankan cairan ekstraselular dengan jalan mengeluarkan air bila berlebihan; serta mempertahankan keseimbangan asam dan basa. Sekresi dari ginjal berupa urin.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><em><span style="text-decoration:underline;"><span>a. Struktur Ginjal</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>Bentuk ginjal seperti kacang merah, jumlahnya sepasang dan terletak di dorsal kiri dan kanan tulang belakang di daerah pinggang. Berat ginjal diperkirakan 0,5% dari berat badan, dan panjangnya ± 10 cm. Setiap menit 20-25% darah dipompa oleh jantung yang mengalir menuju ginjal.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>Ginjal terdiri dari tiga bagian utama yaitu:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>a. korteks (bagian luar)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>b. medulla (sumsum ginjal)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>c. pelvis renalis (rongga ginjal).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>Bagian korteks ginjal mengandung banyak sekali nefron ± 100 juta sehingga permukaan kapiler ginjal menjadi luas, akibatnya perembesan zat buangan menjadi banyak. Setiap nefron terdiri atas badan Malphigi dan tubulus (saluran) yang panjang. Pada badan Malphigi terdapat kapsul Bowman yang bentuknya seperti mangkuk atau piala yang berupa selaput sel pipih. Kapsul Bowman membungkus glomerulus. Glomerulus berbentuk jalinan kapiler arterial. Tubulus pada badan Malphigi adalah tubulus proksimal yang bergulung dekat kapsul Bowman yang pada dinding sel terdapat banyak sekali mitokondria. Tubulus yang kedua adalah tubulus distal.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>Pada rongga ginjal bermuara pembuluh pengumpul. Rongga ginjal dihubungkan oleh ureter (berupa saluran) ke kandung kencing (vesika urinaria) yang berfungsi sebagai tempat penampungan sementara urin sebelum keluar tubuh. Dari kandung kencing menuju luar tubuh urin melewati saluran yang disebut uretra.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><em><span style="text-decoration:underline;"><span>b. Proses-proses di dalam Ginjal</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>Di dalam ginjal terjadi rangkaian prows filtrasi, reabsorbsi, dan augmentasi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><em><span>1. Penyaringan (filtrasi)</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>Filtrasi terjadi pada kapiler glomerulus pada kapsul Bowman. Pada glomerulus terdapat sel-sel endotelium kapiler yang berpori (podosit) sehingga mempermudah proses penyaringan. Beberapa faktor yang mempermudah proses penyaringan adalah tekanan hidrolik dan permeabilitias yang tinggi pada glomerulus. Selain penyaringan, di glomelurus terjadi pula pengikatan kembali sel-sel darah, keping darah, dan sebagian besar protein plasma. Bahan-bahan kecil terlarut dalam plasma, seperti glukosa, asam amino, natrium, kalium, klorida, bikarbonat, garam lain, dan urea melewati saringan dan menjadi bagian dari endapan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>Hasil penyaringan di glomerulus berupa filtrat glomerulus (urin primer) yang komposisinya serupa dengan darah tetapi tidak mengandung protein. Pada filtrat glomerulus masih dapat ditemukan asam amino, glukosa, natrium, kalium, dan garamgaram lainnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><em><span>2. Penyerapan kembali (Reabsorbsi)</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>Volume urin manusia hanya 1% dari filtrat glomerulus. Oleh karena itu, 99% filtrat glomerulus akan direabsorbsi secara aktif pada tubulus kontortus proksimal dan terjadi penambahan zat-zat sisa serta urea pada tubulus kontortus distal.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>Substansi yang masih berguna seperti glukosa dan asam amino dikembalikan ke darah. Sisa sampah kelebihan garam, dan bahan lain pada filtrat dikeluarkan dalam urin. Tiap hari tabung ginjal mereabsorbsi lebih dari 178 liter air, 1200 g garam, dan 150 g glukosa. Sebagian besar dari zat-zat ini direabsorbsi beberapa kali.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>Setelah terjadi reabsorbsi maka tubulus akan menghasilkan urin seku Zder yang komposisinya sangat berbeda dengan urin primer. Pada urin sekunder, zat-zat yang masih diperlukan tidak akan ditemukan lagi. Sebaliknya, konsentrasi zat-zat sisa metabolisme yang bersifat racun bertambah, misalnya ureum dari 0,03`, dalam urin primer dapat mencapai 2% dalam urin sekunder.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>Meresapnya zat pada tubulus ini melalui dua cara. Gula dan asam mino meresap melalui peristiwa difusi, sedangkan air melalui peristiwa osn osis. Reabsorbsi air terjadi pada tubulus proksimal dan tubulus distal.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><em><span>3. Augmentasi</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>Augmentasi adalah proses penambahan zat sisa dan urea yang mulai terjadi di tubulus kontortus distal. Komposisi urin yang dikeluarkan lewat ureter adalah 96% air, 1,5% garam, 2,5% urea, dan sisa substansi lain, misalnya pigmen empedu yang berfungsi memberi warm dan bau pada urin.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><em><span style="text-decoration:underline;"><span>c. Hal-hal yang Mempengaruhi Produksi Urin</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>Hormon anti diuretik (ADH) yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis posterior akan mempengaruhi penyerapan air pada bagian tubulus distal karma meningkatkan permeabilitias sel terhadap air. Jika hormon ADH rendah maka penyerapan air berkurang sehingga urin menjadi banyak dan encer. Sebaliknya, jika hormon ADH banyak, penyerapan air banyak sehingga urin sedikit dan pekat. Kehilangan kemampuan mensekresi ADH menyebabkan penyakti diabetes insipidus. Penderitanya akan menghasilkan urin yang sangat encer. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>Selain ADH, banyak sedikitnya urin dipengaruhi pula oleh faktor-faktor berikut :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><em><span>a. Jumlah air yang diminum</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>Akibat banyaknya air yang diminum, akan menurunkan konsentrasi protein yang dapat menyebabkan tekanan koloid protein menurun sehingga tekanan filtrasi kurang efektif. Hasilnya, urin yang diproduksi banyak.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><em><span>b. Saraf</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>Rangsangan pada saraf ginjal akan menyebabkan penyempitan duktus aferen sehingga aliran darah ke glomerulus berkurang. Akibatnya, filtrasi kurang efektif karena tekanan darah menurun.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><em><span>c. Banyak sedikitnya hormon insulin</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>Apabila hormon insulin kurang (penderita diabetes melitus), kadar gula dalam darah akan dikeluarkan lewat tubulus distal. Kelebihan kadar gula dalam tubulus distal mengganggu proses penyerapan air, sehingga orang akan sering mengeluarkan urin.</span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
