<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>kretek &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/kretek/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "kretek"</description>
	<pubDate>Wed, 02 Dec 2009 02:06:20 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Leher Pegal, Jangan Diputar]]></title>
<link>http://keretailmu.wordpress.com/2009/11/30/leher-pegal-jangan-diputar/</link>
<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 08:48:02 +0000</pubDate>
<dc:creator>toyuro80</dc:creator>
<guid>http://keretailmu.wordpress.com/2009/11/30/leher-pegal-jangan-diputar/</guid>
<description><![CDATA[Eramuslim.com - Mitos yang mengatakan jika leher pegel paling enak diputar hingga terdengar bunyi kr]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://keretailmu.wordpress.com/files/2009/11/break_2dyo_2dneck-thumbnail.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-113" title="break_2Dyo_2Dneck.thumbnail" src="http://keretailmu.wordpress.com/files/2009/11/break_2dyo_2dneck-thumbnail.jpg?w=300" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><strong>Eramuslim.com </strong>- Mitos yang mengatakan jika leher pegel paling enak diputar hingga terdengar bunyi kretek-kretek di tulang leher, ternyata, tidak benar sama sekali. Karena, bisa memicu penyakit lain yang lebih berbahaya.</p>
<p><!--more-->Kebiasaan buruk itu, memang sudah membudaya di Indonesia. Bahkan, hampir semua tukang cukur atau <em>barber shop </em>yang para pencukur berasal dari salah satu kota di Jawa Barat, selalu menutup pelayanan cukurnya dengan memijat leher pelanggan yang di akhiri dengan memutar kepala sehingga mengeluarkan bunyi kretek-kretek yang menandai adanya pergeseran di dalam rangka tulang leher.</p>
<p>Memutar kepala setelah dipijat atau saat leher terasa pegal memang sangat menyenangkan. Kepala merasa lebih enteng dan rasa sakit yang ada di kepala apakah itu pusing atau sakit kepala, umumnya segera hilang setelah terdengar bunyi tersebut.</p>
<p>Padahal, kebiasaan itu mempunyai akibat sampingan yang cukup berbahaya. Salah satunya, syaraf bisa terjepit di sela-sela tulang ekor leher. Menurut Brian Cassaza, M.D, dari Universitas California, Amerika, bila salah urat syaraf terjepit di antara tulang ekor leher. Maka, efeknya bisa bemacam-macam, tergantung dari jaringan saraf itu menuju ke mana.</p>
<p>Tapi, pada umumnya, akan mengakibatkan organ tubuh seperti kaki dan tangan sulit dikomando oleh otak. Orang yang mengalamihal tersebut, biasanya berjalan seperti robot, karena, otak gagal memberi instruksi kepada organ-organ tubuh untuk melakukan apa yang diiinginkan.</p>
<p>Berjalan seperti robot merupakan suatu hal yang tidak menyenangkan, jika orang itu menggunakan sandal, dapat dipastikan bahwa sandalnya akan mudah terlepas dari telapak kakinya, akibat jari-jari tidak mampu menekan bagian dasar sandal. Atau, bila makan harus disuapi. Karena, tangan sulit sekali membawa sendok hingga ke ujung bibir, sebagaimana layaknya orang sedang menyuap makanan ke dalam mulut.</p>
<p>Cara terbaik untuk mengatasi leher pegal yakni, bila di rumah kebetulan ada <em>shower</em>, pancuran air di kamar mandi, mandi di bawah pancuran air hangat dalam waktu lama mempercepat menyembuhkan pegal-pegal di leher yang disebabkan karena otot leher mengejang itu. Dan biarkan tekanan air hangat dari pancuran tercurah di bagian belakang leher. Namun, jika tidak mempunyai pancuran, leher belakang bisa dikompres dengan air hangat menggunakan <em>washlap </em>atau handuk kecil. Ulangi kompres bila air di handuk mulai terasa dingin sehingga urat syarat bisa mengendur segera.</p>
<p>Menurut Dr. Cassaza, cara lain untuk menyembuhkan leher yang pegal adalah dengan bersandar di tembok. Tempelkan bahu di leher, lemaskan bahu dan sandarkan ke belakang, lalu tekan punggung bagian bawah ke tembok.</p>
<p>Atau, gerakan leher dengan perlahan-lahan, empat atau lima kali. Khasiatnya, akan sama dengan menuangkan lotion pada leher. Lalu, putarlah kepala dengan hati-hati ke kiri dan ke kanan. Gerakan ke kanan sebanyak lima hitungan, kemudian lakukan hal yang sama ke arah kiri. Ulangi tiga kali, jika gerakan ini masih menimbulkan rasa nyeri, sebaiknya dihentikan dan diulangi keesokkan harinya.</p>
<p>Jika anda menggunakan AC saat tidur, pastikan suhu yang dikeluarkan serendah mungkin. Karena, jika masih terasa dingin pada malam hari, otomatis selain menarik selimut, juga posisi tidur pun akan berubah menjadi meringkuk agar tubuh tetap hangat. Hal ini, akan membuat leher menjadi kembali pegal keesokan harinya.</p>
<p>Usahakan agar suhu kamar tetap hangat, sehingga posisi tidur dapat dilakukan dengan meregang atau selonjor. Jika menonton TV atau membaca buku sambil tiduran, pastikan kepala tidak menekuk ke depan, ke belakang atau pun ke samping. Posisi kepala tetap tegak lurus dengan TV atau buku.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sidestepping Regulations]]></title>
<link>http://freemarketmojo.wordpress.com/2009/10/27/sidestepping-regulations/</link>
<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 02:59:39 +0000</pubDate>
<dc:creator>Bevan Sabo</dc:creator>
<guid>http://freemarketmojo.wordpress.com/2009/10/27/sidestepping-regulations/</guid>
<description><![CDATA[A month ago, my colleague posted on the FDA ban of flavored cigarettes. This ban included clove ciga]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>A month ago, my colleague posted on the <a href="http://freemarketmojo.wordpress.com/2009/09/24/fda-ban-on-flavored-cigarettes/" target="_blank">FDA ban of flavored cigarettes</a>. This <a href="http://www.newser.com/story/72646/clove-cigarettes-banned-enter-clove-small-cigars.html" target="_blank">ban included clove cigarettes</a> (it did not, however, affect menthol cigarettes &#8211; a clearly protectionist move). As with most regulatory measures that attempt to ban mutually beneficial transactions between consenting parties, the FDA ban has merely encouraged questionable behavior. Kretek International, manufacturer of the most popular brand of clove cigarettes, Djarum, has begun to import clove &#8220;small cigars&#8221; into the U.S.  The &#8220;small cigars&#8221; are remarkably similar to the clove cigarettes (see photo below) and their packaging promises &#8220;a smoking experience you have come to expect&#8221;.</p>
<div id="attachment_4105" class="wp-caption aligncenter" style="width: 210px"><img class="size-full wp-image-4105" title="clove_cigars_v_cigarettes" src="http://freemarketmojo.wordpress.com/files/2009/10/clove_cigars_v_cigarettes.jpg" alt="clove_cigars_v_cigarettes" width="200" height="250" /><p class="wp-caption-text">Clove &#34;small cigars&#34; on left, clove cigarettes on right.</p></div>
<p>If the FDA or Congress bans clove &#8220;small cigars&#8221; as well, will this put an end to the market for this product? Of course not. As history has repeatedly shown (with recreational drugs, alcohol, and prostitution as the primary examples), banning a product will not destroy the market, it will merely drive it underground &#8211; making the product less safe, providing a source of funding for criminals, and diverting productive energy away from the legitimate economy.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Nasib Rokok Kretek Indonesia]]></title>
<link>http://sipenjagawarung.wordpress.com/2009/10/13/nasib-rokok-kretek-indonesia/</link>
<pubDate>Tue, 13 Oct 2009 05:10:32 +0000</pubDate>
<dc:creator>sipenjagawarung</dc:creator>
<guid>http://sipenjagawarung.wordpress.com/2009/10/13/nasib-rokok-kretek-indonesia/</guid>
<description><![CDATA[Pemerintah benar-benar berusaha memberikan perlindungan penuh terhadap industri rokok di dalam neger]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Pemerintah benar-benar berusaha memberikan perlindungan penuh terhadap industri rokok di dalam neger]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Djarum - The Recipe]]></title>
<link>http://sipenjagawarung.wordpress.com/2009/10/06/djarum-the-recipe/</link>
<pubDate>Tue, 06 Oct 2009 05:03:46 +0000</pubDate>
<dc:creator>sipenjagawarung</dc:creator>
<guid>http://sipenjagawarung.wordpress.com/2009/10/06/djarum-the-recipe/</guid>
<description><![CDATA[Before burning, a clove cigarette has the delightful aroma of fresh cloves. While burning, the cigar]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Before burning, a clove cigarette has the delightful aroma of fresh cloves. While burning, the cigar]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Investing in Indonesia's Cigarette Companies]]></title>
<link>http://sipenjagawarung.wordpress.com/2009/10/05/investing-in-indonesias-cigarette-companies/</link>
<pubDate>Mon, 05 Oct 2009 07:58:08 +0000</pubDate>
<dc:creator>sipenjagawarung</dc:creator>
<guid>http://sipenjagawarung.wordpress.com/2009/10/05/investing-in-indonesias-cigarette-companies/</guid>
<description><![CDATA[&#8230;Cigarette companies are the second largest employer in the country. And Indonesia&#8217;s thr]]></description>
<content:encoded><![CDATA[&#8230;Cigarette companies are the second largest employer in the country. And Indonesia&#8217;s thr]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bentoel - Tradition &amp; Technology]]></title>
<link>http://sipenjagawarung.wordpress.com/2009/10/02/bentoel-tradition-technology-now-for-only-14-48-free-press-release-com/</link>
<pubDate>Fri, 02 Oct 2009 10:14:02 +0000</pubDate>
<dc:creator>sipenjagawarung</dc:creator>
<guid>http://sipenjagawarung.wordpress.com/2009/10/02/bentoel-tradition-technology-now-for-only-14-48-free-press-release-com/</guid>
<description><![CDATA[During the manufacturing process, mechanical equipment plays a predominant role. They use only sophi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[During the manufacturing process, mechanical equipment plays a predominant role. They use only sophi]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Gudang Garam Selects Only The Highest Quality Cloves]]></title>
<link>http://sipenjagawarung.wordpress.com/2009/10/02/gudang-garam-selects-only-the-highest-quality-cloves-get-it-now-free-press-release-com/</link>
<pubDate>Fri, 02 Oct 2009 10:05:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>sipenjagawarung</dc:creator>
<guid>http://sipenjagawarung.wordpress.com/2009/10/02/gudang-garam-selects-only-the-highest-quality-cloves-get-it-now-free-press-release-com/</guid>
<description><![CDATA[Gudang Garam &#8211; The Production Process In general cigarette production can be divided into thre]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Gudang Garam &#8211; The Production Process In general cigarette production can be divided into thre]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Djarum brand clove cigarette]]></title>
<link>http://sipenjagawarung.wordpress.com/2009/09/30/djarum-brand-clove-cigarette-sweet-taste-of-the-exotic-spices-lacing-the-tobacco-now-start-from-12-95-per-carton-free-press-release-com/</link>
<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 09:18:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>sipenjagawarung</dc:creator>
<guid>http://sipenjagawarung.wordpress.com/2009/09/30/djarum-brand-clove-cigarette-sweet-taste-of-the-exotic-spices-lacing-the-tobacco-now-start-from-12-95-per-carton-free-press-release-com/</guid>
<description><![CDATA[Smoke a Djarum brand clove cigarette and the first thing you notice upon removing it from your lips ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Smoke a Djarum brand clove cigarette and the first thing you notice upon removing it from your lips ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[History of Kretek]]></title>
<link>http://sipenjagawarung.wordpress.com/2009/09/29/history-of-kretek/</link>
<pubDate>Tue, 29 Sep 2009 07:34:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>sipenjagawarung</dc:creator>
<guid>http://sipenjagawarung.wordpress.com/2009/09/29/history-of-kretek/</guid>
<description><![CDATA[Studebacher Hoch, a resident of Kudus, Java, created kreteks in the early 1880s as a means to delive]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Studebacher Hoch, a resident of Kudus, Java, created kreteks in the early 1880s as a means to delive]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Keruwetan Masalah Rokok]]></title>
<link>http://noertjahyo.wordpress.com/2009/09/17/keruwetan-masalah-rokok/</link>
<pubDate>Thu, 17 Sep 2009 11:58:52 +0000</pubDate>
<dc:creator>J.A. Noertjahyo</dc:creator>
<guid>http://noertjahyo.wordpress.com/2009/09/17/keruwetan-masalah-rokok/</guid>
<description><![CDATA[Keruwetan Masalah Rokok              BERBAGAI diskusi dan wacana tentang dampak rokok yang terkait d]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p align="center"><strong>Keruwetan Masalah Rokok</strong></p>
<p align="center"><em> </em>            BERBAGAI diskusi dan wacana tentang dampak rokok yang terkait dengan kesehatan, keuangan negara, dan tenaga kerja, sudah puluhan tahun digulirkan. Setidaknya sejak tahun 1960-an, saat pabrik rokok Gudang Garam (Kediri), Djarum (Kudus), serta Bentoel dan Grendel (Malang) menapaki masa kejayaannya. Konsumen sigaret (putih), saat itu sebagian besar  menggemari produk-produk BAT (British American Tobacco), Faroka, dan Atomcy sebagai pemain baru.</p>
<p>Masalah rokok terus berlanjut sampai negara ini mengalami pergantian sekian menteri kesehatan yang menjadi ”lawan utama” pabrikan rokok. Namun sudah sekitar setengah abad masalah ini belum menemukan solusi. Batu sandungan utamanya, pemerintah nampak masih terus bersikap “mendua” – tarik-ulur antara uang dengan kesehatan &#8211; dan belum meratifikasi Kerangka Konvensi Pengendalian Tembakau (Framework Convention on Tobacco Control/FCTC).</p>
<p>Menjelang kenaikan tarif cukai yang diberlakukan pemerintah bulan Februari 2009, masalah rokok pun mencuat kembali. Antara lain diskusi yang dilaksanakan Lembaga Studi Pers dan Pembangunan (LSPP) di Jakarta, pro-kontra pendapat tentang fatwa haram merokok Majelis Ulama Indonesia (MUI) bagi anak, remaja, dan wanita hamil, serta reaksi dari pengusaha rokok dan petani tembakau.</p>
<p>Hiruk-pikuk munculnya berbagai pendapat dan sikap itu terasa tetap tidak menyelesaikan masalah secara tuntas. Masyarakat tetap terbelah antara yang pro dan kontra, sebagian lagi bersikap <em>cuek</em>. Sementara itu kepulan asap rokok masih terjadi di mana-mana dan iklan-iklan rokok pun masih gencar merayu konsumen, baik melalui media cetak maupun elektronika.</p>
<p align="center"><strong>Setengah hati</strong></p>
<p>            Kelompok yang sangat peduli pada kesehatan masyarakat melihat bahwa langkah-langkah untuk menyempitkan ruang gerak perokok sebagai tindakan positif. Misalnya adanya ”penerbangan bebas rokok”, larangan merokok dalam bus/taksi dan dalam ruangan ber-AC, adanya hotel dan rumah makan yang memisahkan kelompok perokok dan non-perokok, sampai dikeluarkannya Peraturan Daerah (Perda) larangan merokok di tempat-tempat umum. Langkah ”berani” diproklamirkan sebuah hotel di Surabaya yang menyatakan kawasannya secara total bebas dari rokok, disertai sanksi jelas bagi pelanggarnya.   </p>
<p>            Perda larangan merokok pertama kali dikeluarkan oleh Pemda DKI Jakarta dan mendapat apresiasi kelompok antirokok. Namun dari pemberitaan berbagai media massa  terdeteksi bahwa pelaksanaannya belum memuaskan. Pengguna angkutan udara  di Bandara Soekarno-Hatta masih melihat di sana-sini orang merokok secara bebas tanpa merasa risi ”melanggar” larangan Perda atau dilirik orang lain yang terganggu asap rokoknya. Beberapa ruang/tempat yang disediakan khusus untuk perokok juga kurang dimanfaatkan.</p>
<p>            Bandara yang arealnya relatif sempit dan merupakan lokasi berskala internasional itu, pengawasan tentang pengaturan merokok belum efektif. Hal ini juga terjadi pada sebagian rumah-makan, hotel mewah, kendaraan, dan lain-lain yang memiliki aturan sama. Maka dapat dimengerti bahwa pengawasan bebas rokok untuk tempat-tempat umum di wilayah DKI Jakarta yang begitu luas, dapat dikatakan masih amburadul. Nasib sama juga menimpa beberapa daerah yang memiliki peraturan sama, bahkan sudah mengeluarkan biaya cukup besar.</p>
<p>Di lain pihak, kita menyaksikan bahwa beberapa maskapai penerbangan dapat menegakkan aturan ”bebas rokok”.  Kuncinya adalah pengawasan dan tindakan tegas terhadap setiap pelanggaran. Rasanya kita sependapat bahwa berhasil-tidaknya pelaksanaan setiap peraturan diperperlukan pengawasan ketat dan tindakan tegas secara  konsisten, tidak setengah hati.</p>
<p align="center"><strong>Budaya dan pendidikan</strong></p>
<p>Merokok bagi sebagian kelompok masyarakat kita merupakan hal biasa, bahkan mungkin sudah membudaya. Sering terjadi olok-olok bahwa (anak) lelaki yang tidak merokok dikatakan banci, atau pelit. Sebagian masyarakat juga beranggapan bahwa merokok merupakan media untuk dapat bergaul secara akrab. Karena itu di berbagai pertemuan, seperti rapat, pesta dan lain-lain selalu disediakan rokok yang cukup, terutama di kalangan masyarakat ”menengah ke bawah”. Ini dapat kita saksikan misalnya pada pesta perkawinan di desa-desa. Jadi sebagian masyarakat kita secara sadar maupun tidak sudah mendidik dan melestarikan kebiasaan merokok kepada lingkungannya. Termasuk kepada generasi penerus mereka.</p>
<p>Sebaliknya, di sekolah-sekolah (dasar/menengah) nyaris tidak ada pelajaran tentang bahaya merokok dan larangannya. Demikian juga di berbagai tempat layanan kesehatan, baik lembaga maupun pribadi. Mulai dari Puskesmas sampai rumah sakit yang bertaraf internasional, dari mantri kesehatan sampai dokter ahli. Jika ada, layanan itu lebih bersifat individual, bukan massal. Bahkan brosur tentang bahaya merokok yang dikeluarkan Depkes peredarannya sangat terbatas. Dan iklan-iklan yang mencantumkan kata-kata “<em>Merokok membahayakan kesehatan</em>” di media elektronika, melintas begitu cepat sehingga sudah lenyap sebelum terbaca lengkap.</p>
<p>Mengingat kerugian kesehatan akibat merokok jauh lebih tinggi dibandingkan dengan keuntungan ekonomi (<em>Kompas </em>15/1-2009), tidak berlebihan jika disarankan agar “kawasan bebas rokok” perlu terus diperluas dengan pengawasan ketat dan tindakan tegas bagi pelanggarnya. Selain itu perlu dikikis anggapan (budaya) yang salah tentang kebiasaan merokok, serta dirintisnya pendidikan di sekolah-sekolah agar generasi muda kita tidak terjerumus dalam kebiasaan merokok.</p>
<p>Kepada para petani tembakau – terutama di kawasan Temanggung, Bojonegoro, Madura, dan lain-lain sentra tanaman itu &#8211; perlu dimasukkan wawasan bahwa tembakau bukanlah satu-satunya jenis tanaman yang dapat menguntungkan. Sepanjang pengamatan, hampir semua petani tembakau nyaris tak beranjak dari nasibnya meskipun banyak pabrik rokok yang dapat mengeruk keuntungan melimpah. Para ahli pertanian mestinya dapat menemukan tanaman alternatif yang lebih menguntungkan dibanding tanaman tembakau, tanpa menimbulkan ekses negatif bagi bangsa ini.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[lost in Central Java (part 2)]]></title>
<link>http://cokelatputih.wordpress.com/2009/09/06/lost-in-central-java-part-2/</link>
<pubDate>Sun, 06 Sep 2009 02:12:55 +0000</pubDate>
<dc:creator>juno</dc:creator>
<guid>http://cokelatputih.wordpress.com/2009/09/06/lost-in-central-java-part-2/</guid>
<description><![CDATA[Leaving Jogjakarta kami pun meninggalkan jogja pagi-pagi sekali setelah solat Subuh agak siang setel]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Leaving Jogjakarta kami pun meninggalkan jogja pagi-pagi sekali setelah solat Subuh agak siang setel]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Dji Sam Soe Gold: A Review]]></title>
<link>http://koelitinta.wordpress.com/2009/07/08/djisamsoegold/</link>
<pubDate>Wed, 08 Jul 2009 14:34:41 +0000</pubDate>
<dc:creator>Sandy Wijaya</dc:creator>
<guid>http://koelitinta.wordpress.com/2009/07/08/djisamsoegold/</guid>
<description><![CDATA[Di bulan Juli ini produsen rokok tertua di Indonesia, PT. HM Sampoerna merilis varian baru untuk pro]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="aligncenter size-full wp-image-205" title="Front Page" src="http://koelitinta.wordpress.com/files/2009/07/front-page.jpg" alt="Front Page" width="497" height="697" /></p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-210" title="Dji Sam Soe Gold_DSC_0405" src="http://koelitinta.wordpress.com/files/2009/07/dji-sam-soe-gold_dsc_0405.jpg" alt="Dji Sam Soe Gold_DSC_0405" width="497" height="330" /></p>
<p>Di bulan Juli ini produsen rokok tertua di Indonesia, PT. HM Sampoerna merilis varian baru untuk produk berjenis sigaret kretek merk Dji Sam Soe (unfiltered), yaitu <strong>Dji Sam Soe GOLD</strong>. Sebagai seorang maniak produk ber-angka 234, melihat billboard iklan dan banner yang terpampang di jalan protocol Kota Bandung sejak satu minggu yang lalu membuat saya cukup penasaran untuk mencoba-nya, bahkan pada awalnya saya menerka Dji Sam Soe Gold ini adalah produk rokok jenis filter kretek seperti Dji Sam Soe Filter/Magnum.</p>
<p>Siang tadi selepas “nyontreng” di TPS, untuk mengisi waktu luang saya memutuskan untuk jalan-jalan ke kawasan Bandung Tua di Jln. Braga, tidak lupa kamera pun dibawa barangkali ada momen a la “nye-treet” (street photography) yang patut untuk direkam.</p>
<p>Baru saja sampai di sana persedian rokok sudah menipis, akhirnya saya harus menebus sebungkus rokok demi kelangsungan hidup di Circle K dan sekalian menanyakan keberadaan Dji Sam Soe Gold. Walaupun stok rokok baru itu belum dijual di Circle K, tetapi menurut salah satu staff-nya, Mini Market Point di seberang Caesar Palace (Gedung Landmark) sudah menjual produk tersebut. Yup! Finally…</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-206" title="Combo 1" src="http://koelitinta.wordpress.com/files/2009/07/combo-1.jpg" alt="Combo 1" width="497" height="388" /></p>
<p>Dengan harga Rp.8900/bungkus berisi 12 batang kretek, harga yang terbilang standar untuk produk keluaran HM Sampoerna. Saya mengambil dua bungkus, 1 untuk langsung dihisap dan satu lagi untuk menjadi koleksi, telah menjadi kegemaran saya mengkoleksi  rokok yang baru atau dengan pack <em>“limited edition”</em> sejak 5 tahun yang lalu.</p>
<p>Dengan warna packing kertas <em>glossy</em> yang berwarna emas kecoklatan ala Dji Sam Soe varian Super Premium, sanggup menampilkan citra elegan dan gagah. Mengadopsi system perekat seal plastik kecil di sudut kiri atas sebagai penutup lubang untuk membuka dan mengeluarkan batang rokok dari bungkus. namun seal ini tidak bertahan lama sampai tulisan ini dibuat, rekatan seal sudah tidak bagus. Batang rokoknya masih dalam ukuran standar kretek dibalut kertas putih dengan logo Dji Sam Soe Gold mengingatkan saya pada rokok Camel Unfiltered (Camel “soft pack”).</p>
<p>Bagaimana dengan<em> “taste”</em> kesempurnaan dari tag-line iklan nya yang mengkampanyekan halus dan mantap? Dji Sam Soe Gold ini terasa cukup halus serta ringan ketika dihisap, rasa dan aroma khas 234 tetap dipertahankan walaupun tidak “sekuat dan se-sempurna” saudara tua nya. Paduan cengkeh dan tembakau tidak senikmat Dji Sam Soe Kretek biasa, terlalu lembut dan kurang berani dan itu lah yang membuat saya kurang cocok dengan rokok ini. Seharusnya varian ini cocok bagi perokok yang ingin mencoba “rokok/kretek kelas berat” mengingat tanpa filter dan racun yang terkandung per batang nya cukup besar; Tar 32mg dan Nikotin 2.0mg, namun dengan hisapan ringan serta rasa yang lembut, cobalah produk ini.</p>
<p>Begitulah review singkat dari rokok Dji Sam Soe Gold, jangan anggap artikel ini sebagai iklan yang mempromosikan/menjatuhkan produk tertentu atau sebuah hasutan untuk mencoba merokok, dll. Tapi artikel ini sebatas sharing atas opini dan pengalaman pribadi.</p>
<p>Terima Kasih!</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-207" title="Combo 2" src="http://koelitinta.wordpress.com/files/2009/07/combo-22.jpg" alt="Combo 2" width="497" height="252" /></p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-209" title="Dji Sam Soe Gold_DSC_0410" src="http://koelitinta.wordpress.com/files/2009/07/dji-sam-soe-gold_dsc_0410.jpg" alt="Dji Sam Soe Gold_DSC_0410" width="497" height="747" /></p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-211" title="Peringatan" src="http://koelitinta.wordpress.com/files/2009/07/peringatan.jpg" alt="Peringatan" width="300" height="96" /></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[-&gt;Thailand : Berburu Kretek Tanah Air]]></title>
<link>http://mantostrip.wordpress.com/?p=147</link>
<pubDate>Tue, 09 Jun 2009 10:38:30 +0000</pubDate>
<dc:creator>mantostrip</dc:creator>
<guid>http://mantostrip.wordpress.com/?p=147</guid>
<description><![CDATA[Story of Thailand &#8211; Malaysia &#8211; Singapore Rokok bagaikan makanan pokok Bagi para perokok,]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Story of Thailand &#8211; Malaysia &#8211; Singapore Rokok bagaikan makanan pokok Bagi para perokok,]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Rokok &amp; Rasa Cinta Tanah Air Indonesia]]></title>
<link>http://engineear.wordpress.com/2009/06/07/rokok-rasa-cinta-tanah-air-indonesia/</link>
<pubDate>Sun, 07 Jun 2009 09:06:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>mantostrip</dc:creator>
<guid>http://engineear.wordpress.com/2009/06/07/rokok-rasa-cinta-tanah-air-indonesia/</guid>
<description><![CDATA[behind the screen Chiang Mai – Singapore backpacker’s trip Rokok bagaikan makanan pokok Bagi para pe]]></description>
<content:encoded><![CDATA[behind the screen Chiang Mai – Singapore backpacker’s trip Rokok bagaikan makanan pokok Bagi para pe]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[160 Juta Penduduk Indonesia Merokok]]></title>
<link>http://ruanghati.com/2009/05/31/160-juta-penduduk-indonesia-merokok/</link>
<pubDate>Sun, 31 May 2009 07:52:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>mesin kasir</dc:creator>
<guid>http://ruanghati.com/2009/05/31/160-juta-penduduk-indonesia-merokok/</guid>
<description><![CDATA[Merokok bukan hanya dominasi kaum pria, sebagian wanita menjadikan rokok sebagai trend &quot;cosmopo]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Merokok bukan hanya dominasi kaum pria, sebagian wanita menjadikan rokok sebagai trend &quot;cosmopo]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[кретек]]></title>
<link>http://bendyourcircuit.wordpress.com/2009/04/29/%d0%ba%d1%80%d0%b5%d1%82%d0%b5%d0%ba/</link>
<pubDate>Wed, 29 Apr 2009 10:29:11 +0000</pubDate>
<dc:creator>bendyourcircuit</dc:creator>
<guid>http://bendyourcircuit.wordpress.com/2009/04/29/%d0%ba%d1%80%d0%b5%d1%82%d0%b5%d0%ba/</guid>
<description><![CDATA[наскоро един приятел, който беше около месец в индонезия, ми подари кутия sampoerna. това са цигари ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>наскоро един приятел, който беше около месец в индонезия, ми подари кутия sampoerna. това са цигари с карамфил или kretek, както ги наричат в индонезия. в германия кутиите <a href="http://www.djarum.com/">djarum</a> и <a href="http://www.gudanggaramtbk.com/">gudang garam</a> съдържат по изключение 20 цигари за разлика от обичайните 17 и са на ужасяващата цена от 6 евро, което не ме спира, защото пуша сравнително рядко. както и очаквах, има разлика във вкуса според това дали цигарите са произведени в индонезия или в европа. оригиналните, индонезийските, то е ясно, са по-вкусни, а djarum са най-сладки от всички. съдържат повече катрани от обикновените цигари, но за сметка на това горят по-бавно, което се дължи на карамфила и по-малкото подобрители.</p>
<p>настоящият ми фаворит:</p>
<p><img class="alignnone" title="sampoerna mild" src="http://www.geocities.jp/zacka_nekoya/S-02.jpg" alt="" width="500" height="375" /></p>
<p>via <a href="http://primadonal.wordpress.com/">primadonal</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[History of Cigarette Kretek]]></title>
<link>http://chevy74.wordpress.com/2009/04/19/history-of-cigarette-kretek/</link>
<pubDate>Sun, 19 Apr 2009 09:57:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>chevy74</dc:creator>
<guid>http://chevy74.wordpress.com/2009/04/19/history-of-cigarette-kretek/</guid>
<description><![CDATA[Cigarette own still anonymous understanding where there are no specific, but some people assume that]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Cigarette own still anonymous understanding where there are no specific, but some people assume that the Cigarette tobacco use is the original combined with a dried clove smoking so that when the sound of a voice-of kretek, which makes it a symbol enjoyment of cigarettes. Unlike the use of cigarettes made of tobacco, there is no sound and smell it also quite loud. Society already has their own opinion. Type of cigar is a symbol of Cigarette extraordinary, all natural without any mixture, and maker can not use the machine. Still the hands of man. Satisfaction is the location itself. For more reviews about the history of Indonesia begins cigarettes kretek of oly city.</p>
<p>Cigarettes are objects that are not foreign for even the existence of the Indonesian cigarette in Indonesia already exist. Legend of romance between Roro Mendut Pranacitra and icons that show smoking as an object from the story that there is in existence to prove that the cigarettes in the land of Java, and particularly in Indonesia in general is well established. Legend is that about Roro Mendut burdened by tax from Lord of Wiraguna of three a day because of the real love rejected by Roro Mendut. To pay the tax charged by Lord Wiraguna ffor Roro Mendut then open the home cigarette industry. Cigarette production from Mendut many people interesting especially men, one of which is the Pranacitra then make love with Mendut. Start smoking habit spread in Java because of the news that smoking habits can cure pain or shortness of breath and ends. At first the Holy Hajj Djamari people who suffer chest pain in the fight for the use of clove oil in it and treat the disease appeared to begin recovery. With the business instinct Hajj Djamari start creating &#8220;smoking drugs&#8221; that are produced in industrial scale and household behavior in the market. At that time &#8220;smoking drugs&#8221; is well known by the name &#8220;clove cigarettes&#8221;, and is a switch to &#8220;Cigarette&#8221; because if the cigarette is burned and noise &#8220;kretek-kretek. (Budiman &#38; Onghokham, 1987)<br />
Clove</p>
<p>Different from tobacco, clove trees more than a plant, and not the leaves but in the form of interest, such as clove seeds. Tree can produce new seeds after the planting of cloves in a period of five years. From there clove can take once each year until the tree reaches the age of twenty years. Even after twenty years still produce seed cloves, clove quality produced is decreasing, and many no longer can be used in cigarettes.<br />
Clove, after taken, also in dried or-as in the curing of tobacco, but only with two-way existing, sun-curing (in the sun) and oven-curing (in the open). After the drying process, and clove him in the grade-appropriate needs and fermented. Clove is also produced in some other parts of the world to use the other. Apart from the local market in Indonesia, clove, cigarette companies in Indonesia also import cloves from Madagascar and Zanzibar<br />
Cigarette</p>
<p>As previously about that, Kretek cigarettes is a mixture of tobacco and cloves. But separated from the main raw material, there are several other materials that make it Kretek cigarette, cigarette, and in general.</p>
<p>     *</p>
<p>       Cigarette paper, which is wrapping a mixture of tobacco and clove cigarettes that make up the stem. Paper is made from selulose and can use additional oxygen to maintain the color white, gray is good form and maintain a good combustion. Sideseam placard, poster paper, which is used in cigarettes that a very small amount.</p>
<p>     *</p>
<p>       Filters, which are connected to the cigarette rod to catch some of the particles in cigarette smoke, so reducing tar and nicotine content in cigarette smoke that dihisap, as measured by standard smoking machine tests. Filter itself is divided from the four sections, the tow (selulose acetate as a series of filters), plasticizer (tenderizer for binding filter), a plug wrap (wrapping paper fiber filter) and sticker (sticker as plug wrap). Tipping paper, which is the wrapping paper filter to reach the cigarette rod. Paper tiping is a bond between the stem and stem cigarette filter, made of fiber selulose and may be coated by chemical substances. Poster is also used to fasten the stem to the tipping paper and filter cigarette rod. Ink monogram, which is used to include</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[History of Cigarette Kretek - Part I]]></title>
<link>http://vidinur.wordpress.com/2009/01/20/history-of-cigarette-kretek-part-i/</link>
<pubDate>Tue, 20 Jan 2009 07:26:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>VM</dc:creator>
<guid>http://vidinur.wordpress.com/2009/01/20/history-of-cigarette-kretek-part-i/</guid>
<description><![CDATA[No doubt, &#8220;Kretek&#8221; cigarette dominate the cigarette market in Indonesia at staggering 90]]></description>
<content:encoded><![CDATA[No doubt, &#8220;Kretek&#8221; cigarette dominate the cigarette market in Indonesia at staggering 90]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Djarum Blacks]]></title>
<link>http://packphour.wordpress.com/2008/11/24/djarum-blacks/</link>
<pubDate>Mon, 24 Nov 2008 10:39:28 +0000</pubDate>
<dc:creator>packphour</dc:creator>
<guid>http://packphour.wordpress.com/2008/11/24/djarum-blacks/</guid>
<description><![CDATA[While looking for a picture of what I smoke, for a forum post, I came across this. I think something]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>While looking for a picture of what I smoke, for a forum post, I came across this. I think something subliminal is going on here <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a href="http://packphour.files.wordpress.com/2008/11/djarumblack.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1168" title="djarumblack" src="http://packphour.wordpress.com/files/2008/11/djarumblack.jpg" alt="djarumblack" width="333" height="500" /></a></p>
<p>Yes, they&#8217;re good. Yes, they&#8217;re worth $5 a pack.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
