<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>laksamana &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/laksamana/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "laksamana"</description>
	<pubDate>Wed, 10 Feb 2010 06:13:59 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[One Piece 553]]></title>
<link>http://okihita.wordpress.com/2009/08/07/one-piece-553/</link>
<pubDate>Fri, 07 Aug 2009 06:12:44 +0000</pubDate>
<dc:creator>Okihita</dc:creator>
<guid>http://okihita.wordpress.com/2009/08/07/one-piece-553/</guid>
<description><![CDATA[OK, Jumat ini One Piece 553 udah keluar. Makasih buat OneManga dan imangascan. =) Review untuk One P]]></description>
<content:encoded><![CDATA[OK, Jumat ini One Piece 553 udah keluar. Makasih buat OneManga dan imangascan. =) Review untuk One P]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Laksamana Muda John Lie]]></title>
<link>http://kolektorsejarah.wordpress.com/2009/07/16/laksamana-muda-john-lie/</link>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2009 08:58:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>Kolektor Sejarah</dc:creator>
<guid>http://kolektorsejarah.wordpress.com/2009/07/16/laksamana-muda-john-lie/</guid>
<description><![CDATA[JOHN LIE lahir dari keluarga Tionghoa di Manado 9 Maret 1911 ini awalnya merupakan mualim pada pelay]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;">JOHN LIE lahir dari keluarga Tionghoa di Manado 9 Maret 1911 ini awalnya merupakan mualim pada pelayaran niaga milik Belanda, Koninklijke Paketvaart Maatchappij (KPM), yang kemudian bergabung dengan ALRI. Pada masa John Lie bertugas di Cilacap, beliau berhasil membersihkan ranjau yang ditanam oleh Jepang untuk menghalau pasukan sekutu, sehingga atas jasanya ini, pangkatnya dinaikkan menjadi Mayor. Dengan menggunakan kapal motor cepat bernama &#8220;The Outlaw&#8221;, dengan gagah beraninya beliau menembus blokade laut yang dilakukan AL Belanda di sekitar perairan Selat Malaka. Antara kurun waktu 1947 hingga 1949, John Lie berhasil memasok sejumlah besar senjata, amunisi dan obat-obatan kepada para pejuang dan rakyat di Sumatera. Berkat keberaniannya tersebut, &#8220;The Outlaw&#8221; dijuluki Radio BBC Inggris sebagai &#8220;The Black Speedboat&#8221; karena kemampuannya beroperasi di malam hari tanpa penerangan dan tidak pernah tertangkap Belanda. Paling sedikitnya sebanyak 15 kali John Lie berhasil melakukan operasi menembus Blokade Belanda.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Semangat Patriotisme</strong></p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Siapakah orang pribumi dan non pribumi itu? Orang pribumi adalah orang–orang yang jelas–jelas membela kepentingan negara dan bangsa. Sedangkan non pribumi adalah adalah mereka yang suka korupsi, suka pungli, suka memeras dan melakukan subversi. Mereka itu sama juga menusuk kita dari belakang. Pada hakikatnya mereka tidak mementingkan apalagi membela nasib bangsa kita. Mereka adalah pengkhianat–pengkhianat bangsa. Jadi soal pribumi dan non pribumi bukannya dilihat dari suku bangsa dan keturunan melainkan dari sudut pandang kepentingan siapa yang mereka bela.&#8221; Pendapat tersebut diungkapkan oleh seorang anak bangsa Laksamana Muda John Lie yang melalui Keputusan Presidium Kabinet No.127/U/Kep/12/1966 dirubah namanya menjadi Jahja Daniel Dharma.</p>
<p style="text-align:justify;">Jiwa nasionalismenya tumbuh seperti apa yang dikatakan Lie dalam majalah LIFE, 26 Oktober 1949:</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;When I was a boy, Lie says, &#8220;I did wrong. The Lord told me to move on, and I went to the sea. I spent 15 years on Dutch sailing between Durban and Shanghai. But I saw Dutch did wrong, so once again I moved on. I went to the Holy Land. The Gold told me to go home and help make Indonesia a Garden of Eden.&#8221; It is this that keeps Lie shuttling back and forth on his dangerous voyage, running in arms and bringing out raw materials such as rubber to pay for them.</p>
<p style="text-align:justify;">Selanjutnya Roy Rowan dalam majalah tersebut mengatakan:</p>
<p style="text-align:justify;">His stand recalled the basic government, which begun shortly after the war ended in the Pacific, over whether the Dutch were imposing a trade restriction or a blockade againts Indonesia. Believeng the Dutch were trying to struggle Indonesian Independence, Lie begun his smuggling career. He prays that his country will some day be transformed from &#8220;wild jungle&#8221; into a &#8220;Garden of Eden&#8221;. But he declares vehemntly &#8220;there can be no Dutchmen in a Garden of Eden&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">John Lie berpikir, seandainya nanti Indonesia diserang siapa yang akan membela? Siapa lagi kalau bukan putra putrinya! Oleh karena itu beliau sempatkan belajar di Singapura untuk: belajar dari Royal Navy tentang pengamanan dan penyapuan ranjau, belajar taktik pertempuran laut dengan mengingat kembali Perang Dunia II yang meliputi: peranan dan tugas dalam logistic ship, taktik perang laut dimana beliau juga menanamkan pentingnya indonesia memiliki kapal–kapal yang bisa digunakan untuk bergerilya di lautan, serta belajar bergaul dan bersahabat dengan tujuan untuk mempertahankan kemerdekaan RI yang dapat menggugah semangat para pemuda untuk bersukarela berjuang melawan penjajah.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Penumpasan RMS</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Menyikapi kegagalan misi perdamaian dan sikap membangkang yang ditunjukan oleh RMS, pemerintah memerintahkan untuk menumpas pemberontakan tersebut. Pada tanggal 1 Mei 1950 Menpangal R.Soebijakto memerintahkan kapal perang ALRI untuk melaksanakan blokade di perairan Ambon. Pelaksanaan blokade oleh kapal–kapal korvet RI Rajawali dengan Komandan Mayor (P) John Lie, RI Pati Unus dengan Komandan Kapten S.Gino, RI Hang Tuah dengan Komandan Mayor Simanjuntak. Pendaratan di P.Buru dilaksanakan tanggal 13 Juli 1950 dan ALRI mengerahkan kekuatan eskader-eskader ALRI di bawah Komando Mayor Pelaut John Lie, dilanjutkan dengan pendaratan di P.Seram dan P.Piru. Melalui tiga titik pendaratan ini yang dibantu dengan kekuatan gabungan TNI, pasukan RMS mulai terdesak, tetapi ada sebagian kota pesisir yang masih mereka kuasai.</p>
<p style="text-align:justify;">Akhirnya pendaratan penyerbuan dilaksanakan melibatkan ketiga angkatan. Dari ALRI di bawah Komandan Mayor (P) John Lie, terdiri dari RI Rajawali, RI Hangtuah, RI Banteng, RI Patiunus, RI Namlea, RI Piru, RI Andhis, RI Anggang, RI Amahi, kapal rumah sakit, 10 LCVP, 3 buah LCM, 2 LST, 3 KM. Pada tanggal 15 November 1950, pembersihan dalam kota Ambon selesai.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Penumpasan DI/TII</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Pemberontakan Darul Islam / Tentara Islam Indonesia (DI/TII) pertama kali muncul di Jawa Barat pada tahun 1949 di bawah pimpinan Kartosuwiryo. Namun kemudian pengaruh DI meluas hingga ke Aceh pada tahun 1950 dipimpin oleh Teuku Daud Beureuh dan di Sulawesi Selatan pada tahun 1953 di bawah pimpinan Abdul Qahhar Mudzakkar. Untuk menumpas pemberontakan tersebut, pemerintah menggelar operasi militer dan operasi pemulihan keamanan yang melibatkan seluruh elemen pertahanan terkait, termasuk ALRI yang menggelar operasi patroli pantai dipimpin oleh Mayor (P) John Lie.</p>
<p style="text-align:justify;">Operasi penumpasan di Sulawesi adalah Operasi Tri Tunggal, Operasi Malino dan Operasi Jaya Sakti bulan Oktober 1955. Dalam operasi ini, ALRI melibatkan beberapa kapal perang, di antaranya RI Rajawali dan 1 kompi KKO AL serta didukung oleh sebuah kapal angkut milik jawatan pelayaran. Dalam Operasi Tri Tunggal, diadakan pendaratan di sekitar Sungai Wawo, Sulawesi Tenggara. Operasi keamanan di Malino dilaksanakan oleh Datasemen KKO AL untuk mengamankan jalan raya antara Makassar dengan Malino. Operasi Jaya Sakti bertujuan untuk melaksanakan patroli keamanan wilayah dan pembersihan sisa-sisa pengikut DI/TII oleh 1 kompi pasukan KKO AL.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Penumpasan PRRI / Permesta</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Pemerintah menggelar operasi untuk menumpas Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia di Sumatera dan Perjuangan Semesta di Sulawesi tahun 1958 dengan Komandan Operasi Kolonel Ahmad Yani, Wadan I Letkol (P) John Lie, Wadan II Letkol (U) Wiriadinata. Pada dasarnya terdapat 3 kegiatan pokok operasi pendaratan untuk menumpas PRRI yaitu Operasi Tegas, Operasi 17 Agustus dan Operasi Kurusetra. Operasi Tegas merupakan operasi gabungan untuk merebut Riau Daratan. Dalam proses ini ALRI membentuk Amphibious Task Group-27 I (ATG-27 I). Unsur ALRI yang terlibat diantaranya RI Banteng, RI Sawega, 2 kapal baru selam, 3 Penyapu Ranjau serta 1 kompi KKO AL. Operasi 17 Agustus bertugas menghancurkan pemberontak di Sumatra Barat. Dalam Operasi ini ALRI membentuk Amphibious Task Force-17 (ATF-17) yang dipimpin Letkol (P) John Lie, dan melibatkan RI Gajah Mada, RI Banteng, RI Pati Unus, RI Cepu, RI Sawega dan RI Baumasepe, serta 1 Yon KKO AL. Kapal-kapal melakukan bombardemen sekitar Kota Padang dan kemudian mengadakan operasi pendaratan pasukan KKO AL. Operasi Kurusetra merupakan operasi pembersihan sisa-sisa pemberontak di Air Bangis, Sasak dan Pasaman. Untuk pendaratan di tempat tersebut, ALRI membentuk Amphibious Task Unit-42 (ATU-42). Unsur ALRI yang terlibat di antaranya RI Katula, RI Lajuru, RI Lapai dan 1 kompi KKO AL. Pasukan KKO AL berhasil menghancurkan basis pemberontak di sepanjang Air Bangis dan Pasaman. Operasi-operasi tersebut berhasil menghancurkan kekuatan moril dan militer PRRI.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah Permesta 1958 &#8211; 1959, John Lie setahun berada di India dalam tugas belajar di Defence Service Staff College, Wellington South India. Tahun 1960, John Lie menjadi anggota DPR GR dari Angkatan Laut. Tahun 1960 – 1966 menjadi Kepala Inspektur Pengangkatan Kerangka – Kerangka Kapal di seluruh Indonesia. Sebelumnya, pada Tanggal 5 Oktober 1961, Presiden Soekarno menganugerahkan tanda jasa Pahlawan kepadanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Itulah John Lie, pejuang prajurit dan prajurit pejuang, yang walaupun hanya lulusan akademi revolusi fisik dan tak pernah menduduki bangku Akademi Angkatan Laut, Seskoal dan Lemhanas, namun telah berjasa amat besar bagi bangsa dan negara.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kesimpulan</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Semangat patriotisme John Lie yang sebelum masuk Angkatan Laut sudah berjuang menyelundupkan senjata untuk perjuangan bangsa membuatnya dijuluki &#8220;The Great Smuggler with Bible&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">John Lie adalah seorang nasionalis yang mencintai dan menempatkan negara dan bangsa di atas segala–galanya dan rela mengorbankan jiwa dan raganya dalam melawan blokade Belanda, penumpasan RMS &#38; PRRI/Permesta. John Lie dikenal sebagai orang yang jujur, sederhana dan sangat memperhatikan kesejahteraan anak buahnya. (<em><a href="www.tandef.net" target="_blank">Sumber</a></em>)</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Gugurnya Bunga Cinta - Laksamana]]></title>
<link>http://leez82.wordpress.com/2009/07/13/gugurnya-bunga-cinta-laksamana/</link>
<pubDate>Mon, 13 Jul 2009 17:03:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>leez</dc:creator>
<guid>http://leez82.wordpress.com/2009/07/13/gugurnya-bunga-cinta-laksamana/</guid>
<description><![CDATA[]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><span style='text-align:center; display: block;'><object width='425' height='350'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/TRr0a5hm-wg&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' /><param name='allowfullscreen' value='true' /><param name='wmode' value='transparent' /><embed src='http://www.youtube.com/v/TRr0a5hm-wg&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' type='application/x-shockwave-flash' allowfullscreen='true' width='425' height='350' wmode='transparent'></embed></object></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kenalkan Kuliner Riau Dengan Mobil Kreatif]]></title>
<link>http://sesri.wordpress.com/2009/06/14/kenalkan-kulier-riau-dengan-mobil-kreatif/</link>
<pubDate>Sun, 14 Jun 2009 15:30:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>uni isech</dc:creator>
<guid>http://sesri.wordpress.com/2009/06/14/kenalkan-kulier-riau-dengan-mobil-kreatif/</guid>
<description><![CDATA[sungguhkah indah bunga di taman bunga dipetik dara nan ayu ini bukan sembarang minuman minuman khas ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[sungguhkah indah bunga di taman bunga dipetik dara nan ayu ini bukan sembarang minuman minuman khas ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[2009 Perlis Laksamana 10s]]></title>
<link>http://perlisrugby.wordpress.com/2009/05/16/2009-perlis-laksamana-10s/</link>
<pubDate>Sat, 16 May 2009 04:30:08 +0000</pubDate>
<dc:creator>perlisrugby</dc:creator>
<guid>http://perlisrugby.wordpress.com/2009/05/16/2009-perlis-laksamana-10s/</guid>
<description><![CDATA[16.05.2009 &#8211; SMK Abi (black) vs SMS Bandar Penawar &#8211; Perlis Laksamana 10s 2009 Rugby Tou]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://www.flickr.com/photos/harummanis/3705131040/"><img class="aligncenter" src="http://farm3.static.flickr.com/2624/3705131040_70dba86138_o.jpg" alt="" width="500" height="335" /></a>16.05.2009 &#8211; SMK Abi (black) vs SMS Bandar Penawar &#8211; Perlis Laksamana 10s 2009 Rugby Tournament, at Syed Sirajudin Secondary School (SEMSIRA) rugby field, Jejawi Perlis. (Photo: Hafizudin Mohd Safar, hafizudin.com, harummanis@gmail.com)</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://www.flickr.com/photos/harummanis/3704241723/"><img class="aligncenter" src="http://farm4.static.flickr.com/3432/3704241723_d76c28399f_o.jpg" alt="" width="600" height="402" /></a><br />
16.05.2009 &#8211; SHAOW (white-red-green) vs SMK Arau (red), Perlis Laksamana 10s 2009 Rugby Tournament, at Syed Sirajudin Secondary School rugby field, Jejawi Perlis. (Photo: Hafizudin Mohd Safar, <a rel="nofollow" href="http://hafizudin.com/">hafizudin.com</a>, harummanis@gmail.com)</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Rencana pencabutan larangan Tentara AS]]></title>
<link>http://korangua.wordpress.com/2009/03/04/rencana-pencabutan-larangan-tentara-as/</link>
<pubDate>Wed, 04 Mar 2009 09:59:50 +0000</pubDate>
<dc:creator>kiranadimas</dc:creator>
<guid>http://korangua.wordpress.com/2009/03/04/rencana-pencabutan-larangan-tentara-as/</guid>
<description><![CDATA[Diberitakan bahwa Presiden AS Obama berkonsultasi dengan para penasihat militernya. Obama berencana ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Diberitakan bahwa Presiden AS  Obama  berkonsultasi dengan para penasihat militernya.</p>
<p>Obama berencana mencabut larangan homoseksual secara terbuka menjadi tentara.</p>
<p>November lalu lebih dari 100 pensiunan jenderal dan laksamana merekomendasikan agar militer AS di bawah Barack Obama mencabut larangan tentara homoseksual.</p>
<p>Pencabutan larangan tersebut penting untuk menjaring semakin banyak militer berbakat.</p>
<p>Kini ada sekitar 60000 gay<em> </em>dan lesbian di AS yang aktif di militer.</p>
<p>Sponsor :</p>
<p><a href="http://www.warnetgue.com">Anda ingin tambah sukses ?? Bergabunglah dengan bisnis warnet kami. Balik modal dalam satu tahun dan Garansi uang kembali !!!</a></p>
<p>.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Partai Demokrasi Pembaruan PDP mengusung laksamana Sukardi]]></title>
<link>http://korangua.wordpress.com/2008/12/08/partai-demokrasi-pembaruan-pdp-mengusung-laksamana-sukardi/</link>
<pubDate>Mon, 08 Dec 2008 02:14:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>kiranadimas</dc:creator>
<guid>http://korangua.wordpress.com/2008/12/08/partai-demokrasi-pembaruan-pdp-mengusung-laksamana-sukardi/</guid>
<description><![CDATA[Dikabarkan bahwa Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) mengusung Laksamana Sukardi dan Roy BB Janis sebag]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Dikabarkan bahwa Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) mengusung Laksamana Sukardi dan Roy BB Janis sebagai calon presiden dan calon wakil presiden.</p>
<p>Nama keduanya muncul sebagai hasil rapat kerja nasional partai sempalan PDIP itu.</p>
<p>Mantan Meneg BUMN di zaman Pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri ini beralasan, berdasarkan keyakinannya pada pemilu legislatif 2009 PDP akan meraih suara sebanyak 19 persen.</p>
<p>Hal ini, lanjutnya karena PDP mempunyai kader yang cukup punya pengalaman dalam bidang politik ,ekonomi dan hukum.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Rock Part 3: 14 Lagu Rock Kapak Yang Best]]></title>
<link>http://nasron.wordpress.com/2008/11/17/rock-part-3-14-lagu-rock-kapak-yang-best/</link>
<pubDate>Mon, 17 Nov 2008 15:55:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>Nasron al-Jauhari</dc:creator>
<guid>http://nasron.wordpress.com/2008/11/17/rock-part-3-14-lagu-rock-kapak-yang-best/</guid>
<description><![CDATA[Sila baca gaya Mat Rock Muor pada tahun2 akhir 1980an. Wa ingat, wa nak letak gambor cover kaset ke,]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Sila baca gaya Mat Rock Muor pada tahun2 akhir 1980an. Wa ingat, wa nak letak gambor cover kaset ke,]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Rumah Obama di Indonesia Rp 150 Miliar................]]></title>
<link>http://korangua.wordpress.com/2008/11/04/rumah-obama-di-indonesia-rp-150-miliar/</link>
<pubDate>Tue, 04 Nov 2008 06:17:17 +0000</pubDate>
<dc:creator>kiranadimas</dc:creator>
<guid>http://korangua.wordpress.com/2008/11/04/rumah-obama-di-indonesia-rp-150-miliar/</guid>
<description><![CDATA[Sebelum meninggal dunia, pemilik rumah yang dihuni Obama saat kecil, Laksamana Pertama Purnawirawan ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Sebelum meninggal dunia, pemilik rumah yang dihuni Obama saat kecil, Laksamana Pertama Purnawirawan Tata Aboebakar, berbagi cerita bahwa rumahnya sempat ditawar pengusaha AS senilai Rp 150 miliar.</p>
<p>Cerita itu disampaikan Tata kepada teman sepermainan Obama, Slamet Yanuadi.</p>
<p>Bapak Tata pernah cerita, kalau tidak salah waktu Lebaran kemarin. Katanya, ada pengusaha dari AS yang mau menawar rumahnya senilai Rp 150 miliar</p>
<p>Bangunan rumah Obama tampak klasik. Ada 2 bangunan, rumah induk dan paviliun. Paviliun itulah yang dulu dikontrak oleh orangtua Obama.</p>
<p>Rumah tersebut bercat putih, dengan jendela yang dicat coklat. Rumah berpagar putih, dan terlihat terawat.</p>
<p>Sebelumnya, pengusaha asal Belanda, Bartelle Santema, juga pernah menyampaikan keinginannya untuk menyewa rumah tersebut. Bartelle akan menjadikan rumah kontrakan Obama itu sebagai bar.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tak Melayu Hilang Di Dunia]]></title>
<link>http://jeffrockers.wordpress.com/2008/07/30/tak-melayu-hilang-di-dunia/</link>
<pubDate>Wed, 30 Jul 2008 03:52:39 +0000</pubDate>
<dc:creator>jeff</dc:creator>
<guid>http://jeffrockers.wordpress.com/2008/07/30/tak-melayu-hilang-di-dunia/</guid>
<description><![CDATA[[ entri ini mengenai Laksamana Hang Tuah dan rakan karibnya Hang Jebat, adalah dedikasi khas sempena]]></description>
<content:encoded><![CDATA[[ entri ini mengenai Laksamana Hang Tuah dan rakan karibnya Hang Jebat, adalah dedikasi khas sempena]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[hang tuah: mitos atau sejarah?]]></title>
<link>http://pulaupaku.wordpress.com/2008/05/08/hang-tuah-mitos-atau-sejarah/</link>
<pubDate>Thu, 08 May 2008 18:47:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>Mhd Dedy Saputra</dc:creator>
<guid>http://pulaupaku.wordpress.com/2008/05/08/hang-tuah-mitos-atau-sejarah/</guid>
<description><![CDATA[nama hang tuah bisa dipastikan tak asing di telinga banyak orang. sama halnya dengan banyak tokoh ya]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><span style="font-size:7.5pt;font-family:Verdana;">nama hang tuah bisa dipastikan tak asing di telinga banyak orang. sama halnya dengan banyak tokoh yang dianggap berperan dalam sejarah bangsa ini, nama hang tuah pun diabadikan pada ruas-ruas jalan di jakarta dan<!--more--> di beberapa daerah lain lagi. bahkan, nama hang tuah juga diabadikan pada kapal perang pertama milik indonesia. pemberian nama itu untuk mengenang kejayaan hang tuah yang selalu mencapai kemenangan di laut. namun, tidak seperti tokoh-tokoh bersejarah lainnya, tak banyak yang tahu siapa hang tuah yang diabadikan namanya itu? apa perannya dalam sejarah negeri ini?memang, bisa dikatakan, keterangan tentang siapa dan apa kiprah hang tuah tidak ditemukan dalam literatur-literatur sejarah. beberapa waktu lalu pernah diangkat kisah-kisah tokoh melayu, termasuk hang tuah ini, dalam berbagai versi seperti sandiwara radio maupun tayangan sinema di televisi. tetap saja, hang tuah hanya dikenal sebatas tokoh terkenal dari daerah melayu.</p>
<p>tak banyak yang tahu kisah hang tuah yang dituliskan dalam sebuah buku berjudul hikajat hang tuah tercatat sebagai karya sastra melayu klasik yang paling panjang. salah satu versi hikajat hang tuah adalah setebal 593 halaman. buku berisikan hang tuah ini dikenal sejak abad ke-18, dan sejak saat itu disebutkan sangat menarik perhatian para peneliti barat. hikajat hang tuah kemudian sangat terkenal, terbit dalam berbagai versi, dan sekitar 20 buku tersimpan di berbagai perpustakaan di dunia.</p>
<p>pada buku hikajat hang tuah terbitan balai pustaka, kisah tokoh yang di malaysia dianggap sebagai salah satu pahlawan nasional ini diuraikan dalam 24 bab panjang. pada pengantar disebutkan, buku tersebut disalin dari salah satu naskah tulis tangan huruf arab. pada sampul bagian dalam tertulis: &#8220;inilah hikajat hang tuah jang amat setiawan kepada tuannja dan terlalu sangat berbuat kebadjikan kepada tuannja&#8221;.</p>
<p>kisah dimulai dengan bab yang menguraikan asal muasal raja-raja di malaka atau melayu. dengan diantar oleh kata-kata: &#8220;sekali peristiwa&#8230;&#8221;, diceritakan tentang seorang raja keinderaan (kayangan-red) sang pertala dewa, yang akan mempunyai seorang anak dan dia akan menjadi raja di bukit seguntang. keturunan-keturunan sang dewa inilah dengan segala kemuliaan yang dimiliki kemudian menjadi raja-raja di tanah melayu.</p>
<p>hang tuah diceritakan sebagai anak hang mahmud. dikisahkan, setelah mendengar kabar gembira tentang negeri bintan sudah mempunyai seorang raja yang tak lain adalah cucu dari sang pertala dewa, hang mahmud pun bergegas mengajak istri dan anaknya pindah ke sana. di bintan, hang tuah muda bertemu dan bersahabat dengan hang jebat, hang kesturi, hang lekir, dan hang lekiu. kelima pemuda itu diceritakan selalu bersama-sama, seperti lima orang bersaudara.</p>
<p>suatu hari, hang tuah mengusulkan pada keempat sahabatnya untuk pergi berlayar dan merantau bersama-sama. empat sahabatnya pun setuju, dan mereka berangkat berlayar. di tengah perjalanan, mereka bertemu dan menundukkan tiga perahu yang ternyata adalah musuh bintan dari siantan. kawanan tersebut tak lain adalah kaki tangan patih gajah mada dari majapahit yang ingin memperluas kekuasaan dengan merompak di tanah palembang. akhirnya, lima sekawan itu diangkat menjadi abdi salah seorang pemimpin di negeri bintan, yang dipanggil bendahara paduka raja. dari sinilah kisah perjuangan hang tuah yang akhirnya justru mendapat gelar laksamana dari raja majapahit dimulai.</p>
<p>dalam buku, terutama melalui tokoh hang tuah dan patih gajah mada, dikisahkan adanya persaingan kejayaan antara malaka dan majapahit. gajah mada tidak digambarkan sebagai tokoh yang mulia ataupun bijaksana. ia digambarkan dalam sosok yang begitu berkuasa dan ambisius. beberapa kali ia menyusun rencana untuk menghabisi hang tuah yang dianggap sebagai batu penghalang rencananya untuk menguasai malaka. berbicara soal musuh, dalam menjalankan tugas sebagai abdi yang setia dan disegani, hang tuah pun di negerinya sendiri beberapa kali harus dibuang bahkan hendak dibunuh akibat fitnah. fitnah itu sebegitu rupa sehingga salah seorang sahabatnya, yaitu hang jebat, pun berkhianat.</p>
<p>hang tuah memang membawa malaka pada kejayaan. tidak hanya ia berhasil membendung serangan dari majapahit. ke mana saja ia diutus dan apa pun tugas yang diemban, selalu membuahkan hasil. namun, dengan masuknya orang-orang dari eropa, terutama belanda, akhirnya kejayaan malaka dihancurleburkan. pada bagian akhir dikisahkan, malaka jatuh ke tangan orang-orang dari johor dan belanda. hang tuah sendiri dikisahkan masih hidup dan tinggal di negeri batak, menjadi wali agama dan raja.</p>
<p>demikian cuplikan kisah tokoh bernama hang tuah dari salah satu versi terbitan balai pustaka. tak ada yang tahu, siapa sesungguhnya pengarang hikajat hang tuah. tahun persis kapan pertama kali kisah ini muncul pun hingga kini tak bisa dipastikan. tak ubahnya karya-karya sastra kuno umumnya, kisah hang tuah ini pun diduga pertama kali dikenal berupa cerita lisan. kemudian, dalam bentuk naskah tertulis, hikajat hang tuah diduga pertama kali ditulis pada abad ke-16.</p>
<p>menurut prof dr sulastin sutrisno (lihat ketika hang tuah menjadi disertasi) yang pernah mengangkat hikajat hang tuah menjadi sebuah disertasi, siapa pengarang sesungguhnya memang sulit dipastikan. namun, yang jelas, karya tersebut mengundang kekaguman sendiri. sebagai sebuah kisah fiktif, hikajat hang tuah sarat dengan muatan sejarah. nama-nama kerajaan dan tokoh memang lekat dengan apa yang tercantum dalam catatan-catatan sejarah. bahkan ada dugaan, pengarang hang tuah tidak hanya berpengetahuan luas karena sarat dengan muatan sejarah, namun juga banyak menggunakan sumber sastra lain. dugaan ini muncul karena pada beberapa bagian, terdapat kemiripan dengan cerita-cerita klasik lain seperti kisah panji, hikajat sri rama, dan sebagainya.</p>
<p>salah seorang ahli sastra, sir richard windstedt, menyebutkan, karya sastra klasik seperti hikajat hang tuah ini identik dengan syair-syair bermuatan kisah kepahlawanan yang banyak dihasilkan di jawa pada abad ke-11. karya-karya ini dikatakan mengubah sejarah menjadi mitos, atau sebaliknya mengubah mitos menjadi sejarah. dalam hikajat hang tuah, nuansa fiktif maupun mitos di antaranya terwakili melalui ketiadaan keterangan waktu dalam setiap peristiwa, kehadiran negeri kayangan yang dipimpin sang pertala dewa maupun perubahan wujud hang tuah menjadi harimau dalam sebuah perkelahian (hal 164).</p>
<p><span style="font-size:7.5pt;font-family:Verdana;">tokoh hang tuah sendiri pun tak bisa dipastikan sebagai tokoh mitos atau sejarah, meskipun dalam sejarah melayu (malay annals) disebutkan hang tuah mati di abad ke-15. kitab tersebut, sejarah melayu-disusun oleh mansur shah salah seorang penguasa di malaka-yang mencantumkan riwayat hang tuah pun diragukan oleh berbagai kalangan. sir richard winstedt menyebutkan, mansur shah, dalam sejarah melayu, mampu mengangkat legenda tentang seorang pejuang bernama hang tuah yang tumbuh saat terjadi perang antara jawa dan tamil. akan tetapi, seperti dikatakan di atas, hampir tidak dapat dibedakan yang mana sejarah dan yang mana mitos. namun, untuk tokoh seperti hang tuah, siapa lagi yang peduli bahwa itu mitos atau sejarah selama dia menjadi ilham etika pulik.</p>
<p></span></span></p>
<p> </p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Laksamana Do Re Mi (1972)]]></title>
<link>http://hangtuah19.wordpress.com/2008/04/20/laksamana-do-re-mi-1972/</link>
<pubDate>Sun, 20 Apr 2008 15:20:01 +0000</pubDate>
<dc:creator>hangtuah19</dc:creator>
<guid>http://hangtuah19.wordpress.com/2008/04/20/laksamana-do-re-mi-1972/</guid>
<description><![CDATA[Laksamana Do Re Mi (Admirals Do, Re, and Mi) is a 1972 Malaysian black and white comedy film directe]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Laksamana Do Re Mi (Admirals Do, Re, and Mi) is a 1972 Malaysian black and white comedy film directe]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
