<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>lapisan &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/lapisan/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "lapisan"</description>
	<pubDate>Tue, 08 Dec 2009 13:12:06 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[lapisan pada Linux]]></title>
<link>http://rinton.wordpress.com/2009/10/01/lapisan-pada-linux/</link>
<pubDate>Thu, 01 Oct 2009 09:44:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>rinton</dc:creator>
<guid>http://rinton.wordpress.com/2009/10/01/lapisan-pada-linux/</guid>
<description><![CDATA[Perangkat Keras Sistem Lapisan yang paling dalam adalah komputer dan piranti pendukungnya seperti di]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Perangkat Keras Sistem Lapisan yang paling dalam adalah komputer dan piranti pendukungnya seperti di]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[5 JUTA TON DEBU SELIMUTI AUSTRALIA ]]></title>
<link>http://hagemman.wordpress.com/2009/09/25/5-juta-ton-debu-selimuti-australia/</link>
<pubDate>Fri, 25 Sep 2009 04:01:40 +0000</pubDate>
<dc:creator>hagemman</dc:creator>
<guid>http://hagemman.wordpress.com/2009/09/25/5-juta-ton-debu-selimuti-australia/</guid>
<description><![CDATA[Badai debu terburuk dalam 70 tahun terakhir menerpa bagian timur Australia. Kota Sydney terselimuti ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-2811" title="5 juta ton debu slimuti australia" src="http://hagemman.wordpress.com/files/2009/09/5-juta-ton-debu-slimuti-australia.jpg?w=95" alt="5 juta ton debu slimuti australia" width="95" height="150" />Badai debu terburuk dalam 70 tahun terakhir menerpa bagian timur Australia. Kota Sydney terselimuti debu berwarna oranye. Bencana alam itu membuat transpotasi terganggu dan memaksa orang tinggal dalam rumah.</p>
<p>Badai pada Rabu (23/9) itu terjadi akibat tiupan angin kencang yang menerbangkan berton-ton lapisan permukaan tanah di dua negara bagian, Queensland dan New South Wales, hingga sejauh ratusan kilometer.</p>
<p>Debu membuat gelap kota Broken Hill di pedalaman New South Wales sejak sehari sebelumnya. Badai debu itu terbang melayang hingga sejauh 1.167 kilometer ke timur Australia dan menyelubungi Sydney.</p>
<p>Menjelang Rabu tengah hari, badai yang membawa sekitar 5 juta ton debu itu juga menyebar ke bagian selatan Negara Bagian Queensland.</p>
<p><!--more-->Tak ada yang cedera dalam peristiwa itu. Namun, layanan ambulans melaporkan, ada 200 panggilan darurat dari warga yang kesulitan bernapas. Polisi memperingatkan para pengemudi agar berhati-hati di jalan.</p>
<p><strong>Seperti kiamat<br />
</strong><br />
Para ilmuwan enggan mengaitkan badai debu itu dengan pemanasan global. Namun, para pencinta lingkungan hidup tak ragu mengatakan bahwa badai debu itu akibat pemanasan global.</p>
<p>Kualitas udara di New South Wales buruk hingga setinggi 4.164 di Sydney. Level di atas angka 200 berbahaya bagi kesehatan manusia. “ Warga yang berisiko terkena adalah wanita, anak-anak, lansia, dan orang yang menderita penyakit jantung, “ kata Wayne Smith dari Departemen Kesehatan New South Wales.</p>
<p>Biro Meteorologi mengatakan, suhu dingin yang tak biasanya di New South Wales menyebabkan badai dengan tiupan angin kencang. Tiupan angin hingga 100 kilometer per jam juga menyebabkan kebakaran di New South Wales.</p>
<p>“ Ini tak pernah terjadi. Kami melihat debu, angin, dan api sekaligus, “ kata Dick Whitaker dari The Weather Channel.</p>
<p>Karen, warga Dulwich Hill, pinggiran barat Sydney, mengatakan, “ Rasanya seperti kiamat datang. Ketika berada di dapur, saya melihat langit dengan gulungan demi gulungan debu datang.”</p>
<p>“ Kami telah silih berganti mengalami banjir, kekeringan, dan angin kencang dalam 10 bulan terakhir, “ kata Craig Strong dari DustWatch di Universitas Griffith, Queensland.</p>
<p>Badai debu di Australia bukan hal aneh, tetapi biasanya terbatas di wilayah pedalaman.</p>
<p>Sumber  :</p>
<p>5 Juta Ton Debu Selimuti Australia – Kompas, 24.09.2009<br />
Foto : Getty Images &#124; Stuart Hannagan</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Rahasia di Balik Hijaunya Ingus ]]></title>
<link>http://faizsyafa.wordpress.com/2009/06/28/rahasia-di-balik-hijaunya-ingus/</link>
<pubDate>Sat, 27 Jun 2009 23:47:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>Faiz Izzur</dc:creator>
<guid>http://faizsyafa.wordpress.com/2009/06/28/rahasia-di-balik-hijaunya-ingus/</guid>
<description><![CDATA[Bentuknya basah, licin, dan sedikit lengket. Cairan tersebut diproduksi oleh selaput mukosa, yaitu l]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Bentuknya basah, licin, dan sedikit lengket. Cairan tersebut diproduksi oleh selaput mukosa, yaitu lapisan sel pelindung rongga dan saluran tubuh yang terhubung langsung dengan dunia luar. Beberapa bagian tubuh yang dilapisi selaput ini di antaranya bibir, telinga, lubang hidung, mulut, saluran pencernaan, alat kelamin, dan dubur.<br />
<!--more--><br />
Lendir hidung yang sering dianggap mengganggu ini terbuat dari protein. Di samping itu, ada pula karbohidrat, garam, dan jaringan sel sebagai bahan penyusun. Kandungan garam menjadikan si kental terasa asin.</p>
<p><strong>Penanda sakit jantung<br />
</strong><br />
Sebuah penelitian terbaru tentang gangguan jantung ternyata terpaut erat dengan salah satu enzim penyusun ingus di hidung. Hasil kajian tersebut mengungkap pengetahuan baru yang berkaitan dengan enzim pada lendir hidung.</p>
<p>Adalah para peneliti dari Universitas Sydney, Pusat Radikal Bebas di Institut Penelitian Jantung (HRI), dan Universitas Teknologi Queensland yang telah menemukan keterkaitan itu. Berdasarkan hasil penelitian, ada sebuah unsur yang dapat menghentikan laju bertambah parahnya penyakit jantung. Penghentian ini terjadi melalui pencegahan kerusakan yang diakibatkan oleh enzim yang dikandung ingus.</p>
<p>“Mungkin terdengar menjijikan, namun bahan kental yang sama yang membuat ingus berwarna hijau terdapat melimpah di pembuluh darah kita selama menderita sakit jantung”, papar Prof. Michael Davies dari Fakultas Kedokteran dan Institut Penelitian Jantung. Bahan kental yang dimaksud adalah enzim myeloperoksidase (MPO).</p>
<p>Agar berfungsi dengan baik, enzim MPO memerlukan besi sebagai ‘molekul penolong’. Lazimnya, molekul penolong ini disebut ko-enzim. Kehadiran logam besi tersebut memberikan warna hijau pada si basah lengket itu. Yang mengejutkan, warna hijau pada saus hijau khas Jepang, wasabi, juga disebabkan oleh ko-enzim yang sama.</p>
<p>MPO memproduksi bahan kimia pembunuh kuman berupa asam hipoklorit. Bahan tersebut biasanya digunakan sebagai penjernih air kolam renang. Dalam jumlah berlebih, asam ini dapat menimbulkan berbagai penyakit berbahaya, seperti penyempitan pembuluh darah arteri, asma, rematik, dan kanker.</p>
<p>“Meskipun asam hipoklorit merupakan bagian yang sangat penting bagi sistem pertahanan tubuh dalam melawan bakteri, ia juga sangat reaktif dan dapat merusak jaringan sel jika diproduksi di tempat yang salah, waktu yang salah, atau dalam jumlah berlebih”, Prof. Davies memperingatkan.</p>
<p>Apakah yang memicu keluarnya enzim MPO saat terkena sakit jantung? Berdasarkan penelitian terhadap 83 orang pasien, para dokter dari Providence Hospital, Michigan, Amerika Serikat, menyimpulkan bahwa keluarnya enzim MPO dapat disebabkan oleh perasaan tertekan (stres). Penyakit jantung dapat pula diakibatkan dan diperparah oleh sikap marah dan permusuhan, sebagaimana dimuat <a href="http://hidayatullah.com/">Hidayatullah.Com</a> sebelumnya (baca: <a href="http://hidayatullah.com/index.php/berita/tafakur/9385-ilmuwan-kurangi-marah-agar-lebih-sehat">ilmuwan kurangi marah agar lebih sehat</a>).</p>
<p><strong>Menyelamatkan hidup orang</strong></p>
<p>Penemuan tersebut membawa harapan baru bagi pengobatan penyakit jantung. Salah satu upaya yang tengah dikembangkan ilmuwan berdasar hasil penelitian ini adalah dengan mengatur produksi asam hipoklorit oleh enzim MPO.</p>
<p>Pengaturan tersebut dengan mengembangkan bahan antioksidan lain, semisal nitroksida. Berdasarkan pengujian para peneliti, nitroksida merupakan zat yang ampuh sekali untuk mencegah produksi asam hipoklorit oleh enzim MPO.</p>
<p><img src="http://hidayatullah.com/images/foto/jantung.gif" alt="jantung" /></p>
<p>“Penemuan obat-obatan yang mampu melemahkan zat kental nan hijau [enzim MPO] dalam pembuluh darah merupakan sebuah langkah maju yang sangat penting. Kami pikir, nitroksida memiliki kemampuan besar untuk memperbaiki dan menyelamatkan hidup banyak [orang]!”, tegas Prof. Davies.</p>
<p><strong>Diciptakan sebaik-baiknya</strong></p>
<p>Begitulah, meski dimiliki setiap manusia, tak jarang orang melupakan ingus. Kebanyakan mereka acuh, bahkan tak sedikit yang malah mencela. Hanya sebagian kecil saja yang mau menyisihkan waktu, memaknai hikmah di balik ingus sebagai salah satu tanda keagungan Sang Pencipta.</p>
<p>Letaknya yang sulit terjangkau mata, menambah lengah manusia untuk memikirkan arti dan manfaat penciptaannya. Seakan, benda jijik lagi kurang menarik itu tak berguna. Padahal, sekali-kali tidaklah Allah menciptakan sesuatu di dunia ini dengan sia-sia.</p>
<p>Sebaliknya, segala sesuatu, tak terkecuali lendir yang ada di dalam hidung manusia, Allah ciptakan dengan sebaik-baiknya. Ini sebagaimana disebutkan Allah dalam Al Qur’an: “Yang demikian itu ialah Tuhan Yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang, Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah.” (QS. As Sajdah 32: 6-7). Sumber <a href="http://hidayatullah.com/index.php/berita/tafakur/9650-rahasia-di-balik-hijaunya-ingus">Hidayatullah.com</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tujuh Lapis Bumi]]></title>
<link>http://hifzhanberau.wordpress.com/2009/04/28/tujuh-lapis-bumi/</link>
<pubDate>Tue, 28 Apr 2009 15:06:11 +0000</pubDate>
<dc:creator>rosehan anwar</dc:creator>
<guid>http://hifzhanberau.wordpress.com/2009/04/28/tujuh-lapis-bumi/</guid>
<description><![CDATA[Ketika para ilmuwan mulai meneliti lembah-lembah di bumi untuk mengenal struktur dan unsur-unsurnya,]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img src="http://hifzhanberau.wordpress.com/files/2009/04/ilmuwan.jpeg" alt="ilmuwan" title="ilmuwan" width="113" height="150" class="alignleft size-full wp-image-618" />Ketika para ilmuwan mulai meneliti lembah-lembah di bumi untuk mengenal struktur dan unsur-unsurnya, mereka menemukan mitos dan dongeng yang mendominasi abad-abad terakhir itu tidak memiliki dasar ilmiah. Setelah para ilmuwan menemukan bahwa bumi berbentuk bulat telur, maka mereka menduga bahwa inti bola bumi ini mempunyai suatu nukleus, dan cangkangnya adalah kerak bumi yang sangat tipis jika dibandingkan dengan ukuran bumi. Dan antara dua lapisan ini ada lapisan ketiga yang biasa disebut dengan kata mantel. Ini merupakan pengetahuan awal para ilmuwan.<!--more--></p>
<p>Perkembangan Fakta-fakta Ilmiah</p>
<p>Teori Tiga Lapisan ini tidak cukup lama bertahan karena penemuan-penemuan yang terbaru di sistem geologi. Pengukuran-Pengukuran dan percobaan-percobaan terbaru menunjukkan bahwa Artikel yang berisi nukleus dari bumi itu berada di bawah tekanan yang sangat tinggi, tiga juta kali lebih dari permukaan bumi.</p>
<p>Di bawah tekanan seperti itu, zat berubah bentuk menjadi solid, dan hal ini pada gilirannya membuat inti bumi itu sangat solid. Inti bumi ini dikelilingi suatu lapisan zat cair dengan suhu yang sangat tinggi. Ini berarti bahwa ada dua lapisan di dalam inti bumi, bukan satu. Satu lapisan di dalam pusat yang dikelilingi lapisan zat cair.</p>
<p>Hal itu diketahui sesudah alat-alat pengukur dikembangkan dan memberi para ilmuwan suatu perbedaan yang jelas antar lapisan-lapisan bumi bagian dalam. Jika kita turun ke bawah bumi yang keras, kita akan menemukan lapisan batu-batu yang sangat panas, yaitu batu yang berfungsi untuk membungkus. Setelah itu ada tiga lapisan terpisah, di mana masing-masing itu berbeda kepadatan, tekanan dan suhu yang berbeda-beda.</p>
<p>Oleh karena itu para ilmuwan mengklasifikasi lapisan-lapisan bumi menjadi tujuh lapisan, tidak lebih. Gambar menunjukkan lapisan-lapisan ini dengan dimensi masing (beberapa di luar skala), sesuai yang ditemukan para ilmuwan baru-baru ini dengan berbagai metode seperti menggunakan alat pengukur gempa bumi dan studi medan magnetik bumi, dan juga teknik-teknik yang lain. Berbagai studi dan penemuan tersebut saat ini diajarkan kepada para mahasiswa fisika di berbagai universitas.<br />
<img src="http://hifzhanberau.wordpress.com/files/2009/04/lapis_bumi.jpg" alt="lapis_bumi" title="lapis_bumi" width="420" height="290" class="aligncenter size-full wp-image-616" /></p>
<p>Gambar ini menunjukkan tujuh lapisan Bumi, memberitahukan bahwa kerak bumi adalah lapisan sangat tipis yang disusul dengan mantel dengan berbeda-beda ketebalannya, lalu disusul lapisan-lapsan yang terdiri zat cair, dan diakhiri dengan yang lapisan ketujuh, yaitu nukleus padat.</p>
<p>Para ilmuwan juga menemukan bahwa atom terdiri dari tujuh lapisan atau tingkatan, dan hal ini membuktikan keseragaman ciptaan, di mana bumi mempunyai tujuh lapisan dan atom-atom mempunyai tujuh lapisan juga. Subhanallah.</p>
<p>Tujuh lapisan bumi itu sangat berbeda-beda dari segi struktur, kepadatan, suhu dan bahannya. Oleh karena itu, tidak seorang pun menganggap bumi itu hanya mempunyai satu lapisan sebagai orang di masa lampau berpikir. Di sini kita menemukan bahwa pemikiran bahwa bumi mempunyai lapisan-lapisan merupakan berkara baru dan tidak dikenal atau yang dikemukakan pada waktu al-Qur’an itu sedang diturunkan. Penemuan-penemuan ini dikemukakan para ilmuwan abad 21 kepada kita, tetapi sejak dahulu Kitab Allah telah memberitahu kita tentang hal tersebut.</p>
<p>Informasi di dalam al-Qur’an al-Karim</p>
<p>Al-Qur’an al-Karim, perkataan Tuhan, menuturkan kepada kita tentang tujuh lapisan langit dan tujuh lapisan bumi di dalam dua ayat berikut:</p>
<p>‘Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis, kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?’ (al-Mulk: 3)</p>
<p>Allah juga berfirman, ‘Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi.’ (ath-Thalaq: 12) Ayat pertama bericara kepada kedua tentang dua sifat langit: bilangan langit itu, yaitu tujuh, dan bentuk langit, yaitu berlapis-lapis. Inilah arti kata thibaqan yang kita temukan di dalam kitab-kitab tafsir al-Qur’an dan kamus-kamus bahasa Arab. Sedangkan ayat kedua menegaskan bahwa bumi itu menyerupai langit, dan hal itu diungkapkan dengan kalimat, ‘Dan seperti itu pula bumi.’ Sebagaimana langit itu berlapis-lapis, maka begitu pula bumi, dan masing-masing jumlahnya tujuh lapisan.</p>
<p>Informasi dalam Sunnah</p>
<p>Seandainya kita meneliti hadits-hadits Rasulullah saw, maka kita menemukan sebuah hadits yang menegaskan keberadaan tujuh lapis bumi, maksudnya tujuh lapis yang sebagiannya membungkus sebagian yang lain. Nabi saw bersabda, ‘Barangsiapa yang menyerobot sejengkal tanah, maka Allah akan menimbunnya dengan tujuh lapis bumi.’ (HR Bukhari) Kata menimbun di sini diungkapkan dengan kata thawwaqa yang secara bahasa berarti meliputinya dari semua sisi.</p>
<p>Pertanyaannya di sini adalah: Bukankah hal ini merupakan mukjizat Nabawi yang besar? Bukankah hadits yang mulia ini telah menentukan bilangan lapisan bumi, yaitu tujuh, dan menentukan bentuk lapisan itu, yaitu meliputi dan menyelubungi. Bahkan hadits ini memuat sinyal tentang bentuk bulat atau semi-bulat. Al-Qur&#8217;an dan Sunnah telah mendahului ilmu pengetahuan modern dalam mengungkapkan fakta yang ilmiah ini. Selain itu, al-Qur&#8217;an juga telah memberi kita penelasan yang tepat mengenai struktur bumi dengan menggunakan kata thibaqan.</p>
<p>sumber : eramuslim.com</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Makkah Sebagai Pusat Bumi]]></title>
<link>http://endahdoang.wordpress.com/2009/03/20/makkah-sebagai-pusat-bumi/</link>
<pubDate>Fri, 20 Mar 2009 05:04:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>endahdoang</dc:creator>
<guid>http://endahdoang.wordpress.com/2009/03/20/makkah-sebagai-pusat-bumi/</guid>
<description><![CDATA[Makkah—juga disebut Bakkah—tempat di mana umat Islam melaksanakan haji itu terbukti sebagai tempat y]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div class="garis-bawah">
<p>Makkah—juga disebut Bakkah—tempat di mana umat Islam melaksanakan haji itu terbukti sebagai tempat yang pertama diciptakan. Telah menjadi kenyataan ilmiah bahwa bola bumi ini pada mulanya tenggelam di dalam air (samudera yang sangat luas).</p>
<p>Kemudian gunung api di dasar samudera ini meletus dengan keras dan mengirimkan lava dan magma dalam jumlah besar yang membentuk ‘bukit’. Dan bukit ini adalah tempat Allah memerintahkan untuk menjadikannya lantai dari Ka’bah (kiblat). Batu basal Makkah dibuktikan oleh suatu studi ilmiah sebagai batu paling purba di bumi.</p>
<p>Jika demikian, ini berarti bahwa Allah terus-menerus memperluas dataran dari tempat ini. Jadi, ini adalah tempat yang paling tua di dunia.</p>
<p>Adakah hadits yang nabawi yang menunjukkan fakta yang mengejutkan ini? Jawaban adalah ya.<br />
Nabi bersabda, ‘Ka’bah itu adalah sesistim tanah di atas air, dari tempat itu bumi ini diperluas.’ Dan ini didukung oleh fakta tersebut.</p>
<p>Menjadi tempat yang pertama diciptakan itu menambah sisi spiritual tempat tersebut. Juga, yang mengatakan nabi yang tempat di dalam dahulu kala dari waktu menyelam di dalam air dan siapa yang mengatakan kepada dia bahwa Ka’bah adalah pemenang pertama yang untuk dibangun atas potongan dari ini tempat seperti yang didukung oleh studi dari basalt mengayun-ayun di Makkah?</p>
<p><strong>Makkah Pusat Bumi</strong></p>
<p>Prof. Hussain Kamel menemukan suatu fakta mengejutkan bahwa Makkah adalah pusat bumi. Pada mulanya ia meneliti suatu cara untuk menentukan arah kiblat di kota-kota besar di dunia.</p>
<p>Untuk tujuan ini, ia menarik garis-garis pada peta, dan sesudah itu ia mengamati dengan seksama posisi ketujuh benua terhadap Makkah dan jarak masing-masing. Ia memulai untuk menggambar garis-garis sejajar hanya untuk memudahkan proyeksi garis bujur dan garis lintang.</p>
<p>Setelah dua tahun dari pekerjaan yang sulit dan berat itu, ia terbantu oleh program-program komputer untuk menentukan jarak-jarak yang benar dan variasi-variasi yang berbeda, serta banyak hal lainnya. Ia kagum dengan apa yang ditemukan, bahwa Makkah merupakan pusat bumi.</p>
<p>Ia menyadari kemungkinan menggambar suatu lingkaran dengan Makkah sebagai titik pusatnya, dan garis luar lingkaran itu adalah benua-benuanya. Dan pada waktu yang sama, ia bergerak bersamaan dengan keliling luar benua-benua tersebut. (Majalah al-Arabiyyah, edisi 237, Agustus 1978).</p>
<p>Gambar-gambar Satelit, yang muncul kemudian pada tahun 90-an, menekankan hasil yang sama ketika studi-studi lebih lanjut mengarah kepada topografi lapisan-lapisan bumi dan geografi waktu daratan itu diciptakan.</p>
<p>Telah menjadi teori yang mapan secara ilmiah bahwa lempengan-lempengan bumi terbentuk selama usia geologi yang panjang, bergerak secara teratur di sekitar lempengan Arab. Lempengan-lempengan ini terus menerus memusat ke arah itu seolah-olah menunjuk ke Makkah.</p>
<p>Studi ilmiah ini dilaksanakan untuk tujuan yang berbeda, bukan dimaksud untuk membuktikan bahwa Makkah adalah pusat dari bumi. Bagaimanapun, studi ini diterbitkan di dalam banyak majalah sain di Barat.</p>
<p>Allah berfirman di dalam al-Qur’an al-Karim sebagai berikut:</p>
<p>‘Demikianlah Kami wahyukan kepadamu Al Qur&#8217;an dalam bahasa Arab supaya kamu memberi peringatan kepada Ummul Qura (penduduk Makkah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya..’ (asy-Syura: 7)</p>
<p>Kata ‘Ummul Qura’ berarti induk bagi kota-kota lain, dan kota-kota di sekelilingnya menunjukkan Makkah adalah pusat bagi kota-kota lain, dan yang lain hanyalah berada di sekelilingnya. Lebih dari itu, kata ummu (ibu) mempunyai arti yang penting di dalam kultur Islam.</p>
<p>Sebagaimana seorang ibu adalah sumber dari keturunan, maka Makkah juga merupakan sumber dari semua negeri lain, sebagaimana dijelaskan pada awal kajian ini. Selain itu, kata ‘ibu’ memberi Makkah keunggulan di atas semua kota lain.</p>
<p><strong>Makkah atau Greenwich</strong></p>
<p>Berdasarkan pertimbangan yang seksama bahwa Makkah berada tengah-tengah bumi sebagaimana yang dikuatkan oleh studi-studi dan gambar-gambar geologi yang dihasilkan satelit, maka benar-benar diyakini bahwa Kota Suci Makkah, bukan Greenwich, yang seharusnya dijadikan rujukan waktu dunia. Hal ini akan mengakhiri kontroversi lama yang dimulai empat dekade yang lalu.</p>
<p>Ada banyak argumentasi ilmiah untuk membuktikan bahwa Makkah merupakan wilayah nol bujur sangkar yang melalui kota suci tersebut, dan ia tidak melewati Greenwich di Inggris. GMT dipaksakan pada dunia ketika mayoritas negeri di dunia berada di bawah jajahan Inggris. Jika waktu Makkah yang diterapkan, maka mudah bagi setiap orang untuk mengetahui waktu shalat.</p>
<p><strong>Makkah adalah Pusat dari lapisan-lapisan langit </strong></p>
<p>Ada beberapa ayat dan hadits nabawi yang menyiratkan fakta ini. Allah berfirman, ‘Hai golongan jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan.’ (ar-Rahman:33)</p>
<p>Kata aqthar adalah bentuk jamak dari kata ‘qutr’ yang berarti diameter, dan ia mengacu pada langit dan bumi yang mempunyai banyak diameter.</p>
<p>Dari ayat ini dan dari beberapa hadits dapat dipahami bahwa diameter lapisan-lapisan langit itu di atas diameter bumi (tujuh lempengan bumi). Jika Makkah berada di tengah-tengah bumi, maka itu berarti bahwa Makkah juga berada di tengah-tengah lapisan-lapisan langit.</p>
<p>Selain itu ada hadits yang mengatakan bahwa Masjidil Haram di Makkah, tempat Ka‘bah berada itu ada di tengah-tengah tujuh lapisan langit dan tujuh bumi (maksudnya tujuh lapisan pembentuk bumi)<br />
Nabi bersabda, ‘Wahai orang-orang Makkah, wahai orang-orang Quraisy, sesungguhnya kalian berada di bawah pertengahan langit.’</p>
<p><strong>Thawaf di Sekitar Makkah</strong></p>
<p>Dalam Islam, ketika seseorang thawaf di sekitar Ka’bah, maka ia memulai dari Hajar Aswad, dan gerakannya harus berlawanan dengan arah jarum jam. Hal itu adalah penting mengingat segala sesuatu di alam semesta dari atom hingga galaksi itu bergerak berlawanan dengan arah jarum jam.</p>
<p>Elektron-elektron di dalam atom mengelilingi nukleus secara berlawanan dengan jarum jam. Di dalam tubuh, sitoplasma mengelilingi nukleus suatu sel berlawanan dengan arah jarum jam. Molekul-molekul protein-protein terbentuk dari kiri ke kanan berlawanan dengan arah jarum jam. Darah memulai gerakannya dari kiri ke kanan berlawanan dengan arah jarum jam.</p>
<p>Di dalam kandungan para ibu, telur mengelilingi diri sendiri berlawanan dengan arah jarum jam. Sperma ketika mencapai indung telur mengelilingi diri sendiri berlawanan dengan arah jarum jam. Peredaran darah manusia mulai gerakan berlawanan dengan arah jarum jamnya. Perputaran bumi pada porosnya dan di sekeliling matahari secara berlawanan dengan arah jarum jam.</p>
<p>Perputaran matahari pada porosnya berlawanan dengan arah jarum jam. Matahari dengan semua sistimnya mengelilingi suatu titik tertentu di dalam galaksi berlawanan dengan arah jarum jam. Galaksi juga berputar pada porosnya berlawanan dengan arah jarum jam.</p></div>
<h3>dikutip dari eramuslim.com</h3>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Gerhana Matahari cincin bisa membuat mata buta]]></title>
<link>http://korangua.wordpress.com/2009/01/26/gerhana-matahari-cincin-bisa-membuat-mata-buta/</link>
<pubDate>Mon, 26 Jan 2009 00:53:23 +0000</pubDate>
<dc:creator>kiranadimas</dc:creator>
<guid>http://korangua.wordpress.com/2009/01/26/gerhana-matahari-cincin-bisa-membuat-mata-buta/</guid>
<description><![CDATA[Diberitakan bahwa fenomena gerhana matahari cincin yang akan terjadi Senin ini. Untuk melihatnya dis]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Diberitakan bahwa fenomena gerhana matahari cincin yang akan terjadi Senin ini.  Untuk melihatnya disarankan tidak menggunakan mata telanjang karena bisa mengakibatkan kebutaan.</p>
<p>Namun bagi yang ingin tetap melihatnya, bisa menggunakan alat sederhana atau bahkan bantuan alam.</p>
<p>Beberapa cara layak dicoba seperti menggunakan lapisan film atau pergerakan awan yang melewati arah pandang gerhana matahari.</p>
<p>Bahkan memotret gerhana dengan kamera pun berbahaya. Selain bisa merusak mata, sensor cahaya pada kamera juga bisa rusak fatal. Bagian depan kamera tetap harus diberi filter terhadap cahaya Matahari.</p>
<p>Sponsor :</p>
<p><a href="http://korangua.wordpress.com/peluang-usaha-warnet-terinovatif/">Anda ingin kaya sekaligus bermanfaat bagi orang banyak? Yuk bisnis bersama</a></p>
<p>.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[TATA SURYA]]></title>
<link>http://arkandas.wordpress.com/2009/01/23/tata-surya/</link>
<pubDate>Fri, 23 Jan 2009 06:49:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>arkandas</dc:creator>
<guid>http://arkandas.wordpress.com/2009/01/23/tata-surya/</guid>
<description><![CDATA[Tata surya adalah sekumpulan benda-benda angkasa yang mengelilingi matahari,dan merupakan bagian dar]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Tata surya adalah sekumpulan benda-benda angkasa yang mengelilingi matahari,dan merupakan bagian dar]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tahun 2040..]]></title>
<link>http://banyuagung.wordpress.com/2008/12/29/tahun-2040/</link>
<pubDate>Mon, 29 Dec 2008 04:49:18 +0000</pubDate>
<dc:creator>banyuagung</dc:creator>
<guid>http://banyuagung.wordpress.com/2008/12/29/tahun-2040/</guid>
<description><![CDATA[Mungkin Anda menduga, udara yang akhir-akhir ini makin panas, bukanlah suatu masalah yang perlu kita]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://banyuagung.files.wordpress.com/2008/12/graha1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1323" title="For Better Life" src="http://banyuagung.wordpress.com/files/2008/12/graha1.jpg" alt="For Better Life" width="270" height="267" /></a></p>
<p>Mungkin Anda menduga, udara yang akhir-akhir ini makin panas, bukanlah suatu masalah yang perlu kita risaukan.</p>
<blockquote><p>“Mana mungkin sih tindakan satu-dua makhluk hidup di jagat semesta bisa mengganggu kondisi planet bumi yang mahabesar ini?” barangkali begitulah Anda berpikir.<!--more--></p></blockquote>
<p style="text-align:justify;">Baru-baru ini, Inter-governmental Panel on Cimate Change (IPCC) memublikasikan hasil pengamatan ilmuwan dari berbagai negara. Isinya sangat mengejutkan. Selama tahun 1990-2005, ternyata telah terjadi peningkatan suhu merata di seluruh bagian bumi, antara 0,15 – 0,3o C. Jika peningkatan suhu itu terus berlanjut, diperkirakan pada tahun 2040 (33 tahun dari sekarang) lapisan es di kutub-kutub bumi akan habis meleleh. Dan jika bumi masih terus memanas, pada tahun 2050 akan terjadi kekurangan air tawar, sehingga kelaparan pun akan meluas di seantero jagat. Udara akan sangat panas, jutaan orang berebut air dan makanan. Napas tersengal oleh asap dan debu. Rumah-rumah di pesisir terendam air laut. Luapan air laut makin lama makin luas, sehingga akhirnya menelan seluruh pulau. Harta benda akan lenyap, begitu pula nyawa manusia.</p>
<p style="text-align:justify;">Di Indonesia, gejala serupa sudah terjadi. Sepanjang tahun 1980-2002, suhu minimum kota Polonia (Sumatera Utara) meningkat 0,17o C per tahun. Sementara, Denpasar mengalami peningkatan suhu maksimum hingga 0,87 o C per tahun. Tanda yang kasatmata adalah menghilangnya salju yang dulu menyelimuti satu-satunya tempat bersalju di Indonesia , yaitu Gunung Jayawijaya di Papua.</p>
<p style="text-align:justify;">Hasil studi yang dilakukan ilmuwan di Pusat Pengembangan Kawasan Pesisir dan Laut, Institut Teknologi Bandung (2007), pun tak kalah mengerikan. Ternyata, permukaan air laut Teluk Jakarta meningkat setinggi 0,8 cm. Jika suhu bumi terus meningkat, maka diperkirakan, pada tahun 2050 daera-daerah di Jakarta (seperti : Kosambi, Penjaringan, dan Cilincing) dan Bekasi (seperti : Muaragembong, Babelan, dan Tarumajaya) akan terendam semuanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan adanya gejala ini, sebagai warga negara kepulauan, sudah seharusnya kita khawatir. Pasalnya, pemanasan global mengancam kedaulatan negara. Es yang meleleh di kutub-kutub mengalir ke laut lepas dan menyebabkan permukaan laut bumi – termasuk laut di seputar Indonesia – terus meningkat. Pulau-pulau kecil terluar kita bisa lenyap dari peta bumi, sehingga garis kedaulatan negara bisa menyusut. Dan diperkirakan dalam 30 tahun mendatang sekitar 2.000 pulau di Indonesia akan tenggelam. Bukan hanya itu, jutaan orang yang tinggal di pesisir pulau kecil pun akan kehilangan tempat tinggal. Begitu pula asset-asset usaha wisata pantai.</p>
<p style="text-align:justify;">Peneliti senior dari Center for International Forestry Research (CIFOR), menjelaskan, pemanasan global adalah kejadian terperangkapnya radiasi gelombang panjang matahari (disebut juga gelombang panas / inframerah) yang dipancarkan bumi oleh gas-gas rumah kaca (efek rumah kaca adalah istilah untuk panas yang terperangkap di dalam atmosfer bumi dan tidak bisa menyebar). Gas-gas ini secara alami terdapat di udara (atmosfer). Penipisan lapisan ozon juga memperpanas suhu bumi. Karena, makin tipis lapisan lapisan teratas atmosfer, makin leluasa radiasi gelombang pendek matahari (termasuk ultraviolet) memasuki bumi. Pada gilirannya, radiasi gelombang pendek ini juga berubah menjadi gelombang panas, sehingga kian meningkatkan konsentrasi gas rumah kaca tadi.</p>
<p style="text-align:justify;">Karbondioksida (CO2) adalah gas terbanyak (75%) penyumbang emisi gas rumah kaca. Setiap kali kita menggunakan bahan bakar fosil (minyak, bensin, gas alam, batubara) untuk keperluan rumah tangga, mobil, pabrik, ataupun membakar hutan, otomatis kita melepaskan CO2 ke udara. Gas lain yang juga masuk peringkat atas adalah metan (CH4,18%), ozone (O3,12%), dan clorofluorocarbon (CFC,14%). Gas metan banyak dihasilkan dari proses pembusukan materi organic seperti yang banyak terjadi di peternakan sapi. Gas metan juga dihasilkan dari penggunaan BBM untuk kendaraan. Sementara itu, emisi gas CFC banyak timbul dari sistem kerja kulkas dan AC model lama. Bersama gas-gas lain, uap air ikut meningkatkan suhu rumah kaca.</p>
<p style="text-align:justify;">Gejala sangat kentara dari pemanasan global adalah berubahnya iklim. Contohnya, hujan deras masih sering datang, meski kini kita sudah memasuki bulan yang seharusnya sudah terhitung musim kemarau. Menurut perkiraan, dalam 30 tahun terakhir, pergantian musim kemarau ke musim hujan terus bergeser, dan kini jaraknya berselisih nyaris sebulan dari normal. Banyak orang menganggap, banjir besar bulan Februari lalu yang merendam lebih dari separuh DKI Jakarta adalah akibat dari pemanasan global saja. Padahal 35% rusaknya hutan kota dan hutan di Puncak adalah penyebab makin panasnya udara Jakarta . Itu sebabnya, kerusakan hutan di Indonesia bukan hanya menjadi masalah warga Indonesia , melainkan juga warga dunia. Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), mengatakan, Indonesia pantas malu karena telah menjadi Negara terbesar ke-3 di dunia sebagai penyumbang gas rumah kaca dari kebakaran hutan dan pembakaran lahan gambut (yang diubah menjadi permukiman atau<br />
hutan industri). Jika kita tidak bisa menyelamatkan mulai dari sekarang, 5 tahun lagi hutan di Sumatera akan habis, 10 tahun lagi hutan Kalimantan yang habis, 15 tahun lagi hutan di seluruh Indonesia tak tersisa. Di saat itu, anak-anak kita tak lagi bisa menghirup udara bersih.
</p>
<p style="text-align:justify;">Jika kita tidak secepatnya berhenti boros energi, bumi akan sepanas planet Mars. Tak akan ada satupun makhluk hidup yang bisa bertahan, termasuk anak-anak kita nanti.</p>
<p>Cara-cara praktis dan sederhana ‘mendinginkan’ bumi :</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Matikan listrik. (jika tidak digunakan, jangan tinggalkan alat elektronik dalam keadaan standby. Cabut charger telp. genggam dari stop kontak. Meski listrik tak mengeluarkan emisi karbon, embangkit listrik PLN menggunakan bahan baker fosil penyumbang besar emisi).</li>
<li> Ganti bohlam lampu (ke jenis CFL, sesuai daya listrik. Meski harganya agak mahal, lampu ini lebih hemat listrik dan awet).</li>
<li>Bersihkan lampu (debu bisa mengurangi tingkat penerangan hingga 5%).</li>
<li>Jika terpaksa memakai AC (tutup pintu dan jendela selama AC menyala. Atur suhu sejuk secukupnya, sekitar 21-24o C).</li>
<li>Gunakan timer (untuk AC, microwave, oven, magic jar, dll).</li>
<li>Alihkan panas limbah mesin AC untuk mengoperasikan water-heater.</li>
<li>Tanam pohon di lingkungan sekitar Anda.</li>
<li>Jemur pakaian di luar. Angin dan panas matahari lebih baik ketimbang memakai mesin (dryer) yang banyak mengeluarkan emisi karbon.</li>
<li>Gunakan kendaraan umum (untuk mengurangi polusi udara).</li>
<li>Hemat penggunaan kertas (bahan bakunya berasal dari kayu).</li>
<li>Say no to plastic. Hampir semua sampah plastic menghasilkan gas berbahaya ketika dibakar. Atau Anda juga dapat membantu mengumpulkannya untuk didaur ulang kembali.</li>
</ol>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">Sebarkan berita ini kepada orang-orang di sekitar Anda, agar mereka turut berperan serta dalam menyelamatkan bumi. </span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;"><br />
</span>
</p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;"><a href="http://banyuagung.files.wordpress.com/2008/12/padamu3.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1324" src="http://banyuagung.wordpress.com/files/2008/12/padamu3.jpg" alt="" width="270" height="39" /></a></span></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#000000;">Keep On Green</span></span></strong><br />
<span style="color:#000000;">Salam&#8230;.<br />
</span>
</p>
<p style="text-align:justify;">
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Udang Goreng Renyah]]></title>
<link>http://maylissachandrayani.wordpress.com/2008/12/13/udang-goreng-renyah/</link>
<pubDate>Sat, 13 Dec 2008 00:45:18 +0000</pubDate>
<dc:creator>mmellchubbh</dc:creator>
<guid>http://maylissachandrayani.wordpress.com/2008/12/13/udang-goreng-renyah/</guid>
<description><![CDATA[.Udang goreng balut tepung panir ini mungkin sering Anda pesan di restoran favorit. Ternyata membuat]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p class="MsoNormal" style="line-height:normal;background:white;margin:0;"><span style="font-family:&#34;color:white;font-size:10pt;">.</span><span style="font-family:&#34;color:black;font-size:10pt;">Udang goreng balut tepung panir ini mungkin sering Anda pesan di restoran favorit. Ternyata membuatnya tidak terlalu rumit. Asal udangnya benar-benar segar, rasanya dijamin lezat dan gurih sampai ke ujung ekornya.</span><strong><span style="font-family:&#34;color:black;font-size:12pt;">Bahan:</span></strong></p>
<p> </p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&#34;font-size:10pt;">8 ekor udang windu yang besar </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&#34;font-size:10pt;">1/2 sdt merica bubuk </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&#34;font-size:10pt;">1/2 sdt garam</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;background:white;margin:0;"><strong><span style="font-family:&#34;color:black;font-size:12pt;">Lapisan:</span></strong></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&#34;font-size:10pt;">75 g tepung terigu </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&#34;font-size:10pt;">1 sdt bawang putih bubuk </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&#34;font-size:10pt;">1/2 sdt merica bubuk </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&#34;font-size:10pt;">1 sdt garam </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&#34;font-size:10pt;">1 putih telur ayam, kocok hingga berbuih </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&#34;font-size:10pt;">100 g tepung panko (tepung panir kasar yang putih)</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;background:white;margin:0;"><strong><span style="font-family:&#34;color:black;font-size:12pt;">Cara membuat:</span></strong></p>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&#34;font-size:10pt;">Buang kepala udang, kupas, sisakan ekornya. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&#34;font-size:10pt;">Dengan ujung pisau runcing, sayat kedua sisi udang. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&#34;font-size:10pt;">Lalu tekan dan bentangkan hingga menjadi pipih dan lurus. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&#34;font-size:10pt;">Potong ujung ekor yang runcing. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&#34;font-size:10pt;">Taburi udang dengan sedikit merica dan garam. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&#34;font-size:10pt;">Lapisan: campur tepung terigu, bawang putih, merica dan garam hingga rata. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&#34;font-size:10pt;">Gulingkan udang dalam campuran terigu hingga rata sambil tekan-tekan hingga lekat. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&#34;font-size:10pt;">Celupkan dalam putih telur. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&#34;font-size:10pt;">Lalu gulingkan dalam tepung panko sambil tekan-tekan dan bulatkan bagian ujung ekornya. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&#34;font-size:10pt;">Ulangi melapis sekali lagi. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&#34;font-size:10pt;">Biarkan beberapa saat hingga lapisan udang agak kering. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&#34;font-size:10pt;">Goreng dalam minyak panas dan banyak hingga kuning keemasan. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&#34;font-size:10pt;">Angkat, tiriskan. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&#34;font-size:10pt;">Sajikan dengan mashed potato dan salad lettuce.</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;background:white;margin:0;"><span style="font-family:&#34;color:black;font-size:10pt;">Untuk 8 buah<br />
<em><br />
(lil) Odilia Winneke<br />
© 2008 detikcom</em> </span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[7 Lapis Langit]]></title>
<link>http://jdpras.wordpress.com/2008/11/19/7-lapis-langit/</link>
<pubDate>Wed, 19 Nov 2008 04:19:01 +0000</pubDate>
<dc:creator>Juned Drajat Prasetyo</dc:creator>
<guid>http://jdpras.wordpress.com/2008/11/19/7-lapis-langit/</guid>
<description><![CDATA[Al Baqarah 29 Al Israa’ 44 Al Mu’minuun 86 Fush Shilat 12 At Thalaq 12 Al Mulk 3 Nuh 15 An Naba’ 12 ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div class="bodytext">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;">Al Baqarah 29</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;">Al Israa’ 44</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;" lang="EN-US"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;">Al Mu’minuun 86</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;" lang="EN-US"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;">Fush Shilat 12</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;" lang="EN-US"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;">At Thalaq 12</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;" lang="EN-US"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;">Al Mulk 3</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;" lang="EN-US"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;">Nuh 15</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;" lang="EN-US"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;">An Naba’ 12</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;">Keterangan dalam Al Quran sehubungan dengan jumlah lapis langit ada 7 lapis ada di delapan surah di atas. Subhanallah. Diulang sampai 8 kali dengan jumlah tetap sama, 7 lapis. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;">Pada saat kelahiran anak saya yang ke-3, Mochammad Rheifqianda Aghian Prasetyo tanggal 16 Januari 2008 lalu saya mendapat info bahwa perut manusia ternyata terdiri dalam 7 lapis, termasuk dinding rahim. Oya, anak saya lahir operasi. Dan ceritanya, saat isteri masuk ruang operasi saya yang gelisah (manusiawi kan?) bertanya pada susternya, kira-kira memakan waktu berapa lama proses operasinya. Saat itu dijawab bahwa untuk anaknya cepat, paling 30 menit sudah keluar. Hanya mamanya agak lama, sekitar 45 menit sampai satu jam, karena proses menjahit perutnya perlu 7 kali jahitan pada masing-masing lapis. Tujuh lapis perut??? Tidak yakin, esok harinya saat bertemu dengan dokter yang menangani proses kelahiran, dr. Imam Wahjudi, saya bertanya lagi perihal 7 lapis perut yang (menurut saya) fenomenal itu. Dan ternyata dokter membenarkan. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;">Subhanallah. Jadi dalam alam rahim, si calon manusia-pun memiliki 7 lapis langit. Dan langit bagi si calon manusia itu adalah 7 lapis perut ibunya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;">Lalu setelah manusia terlahir ke alam dunia, langitnya pun terdiri dari 7 lapis atmosfir yang melingkupi bumi tempat berpijaknya, yaitu </span></span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:Arial,sans-serif;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;">Troposphere </span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:Arial,sans-serif;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;">Stratosphere</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:Arial,sans-serif;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;">Ozonosphere</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:Arial,sans-serif;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;">Mesosphere</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:Arial,sans-serif;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;">Thermosphere</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:Arial,sans-serif;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;">Ionosphere</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:Arial,sans-serif;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;">Exosphere</span></span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;" lang="EN-US"><span style="font-size:small;">Lalu bagaimana setelah kita meninggal? Adakah tujuh langit lagi berkenan dengan dunia <em>after death</em>? Wallahu alam. Namun yang jelas, angka tujuh lapis langit ini bagi saya telah terbukti dalam dua dunia yang saat ini saya alami dan pelajari.</span></span></p>
</div>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Perjuangan Lapis Tertinggi...Bag 1]]></title>
<link>http://ibnujafar86.wordpress.com/2008/11/10/perjuangan-lapis-tertinggibag-1/</link>
<pubDate>Mon, 10 Nov 2008 03:02:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>abdul aziz</dc:creator>
<guid>http://ibnujafar86.wordpress.com/2008/11/10/perjuangan-lapis-tertinggibag-1/</guid>
<description><![CDATA[Kelanjutan Kisah Serial Perjalanan Hidupku.. Sudah hampir 10 tahun aku tidak bertemu dengan ayahku. ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Kelanjutan Kisah Serial Perjalanan Hidupku.. Sudah hampir 10 tahun aku tidak bertemu dengan ayahku. ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sepeda: Kendaraan Masa depan]]></title>
<link>http://kamal87.wordpress.com/2008/02/26/sepeda-kendaraan-masa-depan/</link>
<pubDate>Tue, 26 Feb 2008 07:55:40 +0000</pubDate>
<dc:creator>kamal87</dc:creator>
<guid>http://kamal87.wordpress.com/2008/02/26/sepeda-kendaraan-masa-depan/</guid>
<description><![CDATA[untuk diikutkan dalam lomba writerspirit entri blog di fasilkom. Untuk melengkapi tulisan LKTM saya ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><font color="#999999"><i>untuk diikutkan dalam lomba writerspirit entri blog di fasilkom. Untuk melengkapi tulisan LKTM saya yang bertopik: Gerakan Sepeda Kampus. Untuk berpartisipasi dalam gerakan global mengurangi dampak global warming.</i></font></p>
<p><font color="#008000">Jangan bayangkan masa depan itu akan berwarna silver futuristik. Jangan bayangkan masa depan akan dipenuhi dengan bangunan-bangunan beton berkilau. Jangan bayangkan kendaraan masa depan adalah mobil yang bisa terbang melayang kemana-mana.</p>
<p>Masa depan akan berwarna hijau segar. Masa depan akan dipenuhi pepohonan yang rimbun menyejukkan. Kendaraan yang paling cocok untuk kehidupan masa depan adalah sepeda. Kenapa sepeda? berikut penjelasannya.</p>
<p>Sumber daya alam yang tersedia dibumi ini tentu jumlahnya terbatas. Termasuk juga didalamnya sumber daya bahan bakar fosil yang jumlahnya kini kian menipis. Selama ini kita telah sangat bergantung pada bahan bakar fosil untuk menyokong kehidupan kita selaku umat manusia. Kita telah menguras semua warisan bumi itu hingga hampir habis. Berbagai macam industri bergantung pada bahan bakar tersebut. Kendaraan yang selama ini kita pergunakan pun juga memanfaatkan bahan bakar fosil tersebut. Lalu Bagaimana jadinya nanti apabila bahan bakar fosil tersebut sudah benar-benar habis dari muka bumi ini. Tentu kita harus mencari cara lain agar dapat melepaskan ketergantungan kita pada bahan bakar tersebut.</p>
<p>Dibalik itu, pemanfaatan kita selama ini pada bahan bakar fosil ternyata juga memberi andil pada perusakan bumi. Bahan bakar fosil yang kita pakai itu telah menjadi sumber gas-gas beracun yang kini sudah memadati atmosfer kita. Asap-asap yang keluar dari kendaraan kita saat ini perlahan-lahan terus merobek ozon dilangit kita. Hal itu membuat pancaran ultraviolet matahari dapat menyengat langsung berbagai macam makhluk yang hidup dibumi, termasuk kita, manusia. Asap-asap tersebut juga menahan panas yang terpantul dari bumi. Membuat bumi kita jadi makin panas. Kalau seperti ini terus, bumi ini tak akan layak lagi menjadi kediaman manusia. Kita harus mencari cara lain untuk menjadikan bumi kita bumi yang lebih segar. Bumi yang bisa ditinggali dengan nyaman oleh kita dan semua makhluk hidup dibumi.</p>
<p>Perjalanan kita dijalan-jalan kota kini terasa amat menyesakkan. Asap-asap hitam menyeruak masuk kedalam paru-paru kita. Debu-debu jalanan menyelinap masuk dalam hidung kita. Mata kita semakin pedih memerah selama berada dijalan. Panas menyengat membuat kita semakin tersiksa. Kita harus mencari moda transportasi lain yang dapat membuat setiap perjalanan kita terasa menyenangkan.</p>
<p>Sepeda, menjadi jawaban atas semua permasalahan diatas. Sepeda tidak sedikitpun mengeluarkan emisi perusak bumi. Sepeda menghilangkan ketergangtungan kita akan bahan bakar fosil. Sepeda akan membuat jalan-jalan raya dibumi lebih segar dan tenang. Dengan mengendarai sepeda kita sekaligus berolahraga, menyehatkan badan kita. Alih-alih merusak badan kita melalui perjalanan dengan kendaraan bermotor dengan asap, debu dan panas yang membuat badan kita semakin rusak.</p>
<p>permasalahan satu-satunya mengenai sepeda adalah dia tidak dapat mencapai kecepatan yang tinggi. Saya rasa itu bukan masalah. Sangat mungkin bagi kita untuk membuat sepeda berkecepatan tinggi hanya dengan kayuhan yang standar.</p>
<p>Bayangkanlah, suatu saat nanti dimasa depan. Semua orang berangkat ke kantor atau ke kampus atau ke sekolah menggunakan sepeda. Alih-alih disesaki oleh bus, mobil pribadi atau motor, jalan-jalan dimasa depan akan dipenuhi oleh sepeda yang melaju dengan kencang tapi santai. Setiap jalan raya diselingi oleh kanopi pepohonan yang rindang yang membuat perjalanan kita senantiasa sejuk. Tak ada lagi tabrakan-tabrakan maut yang mengundang banyak korban. Semua terasa asri, sejuk dan segar. Ya, itulah masa depan yang kita nanti-nantikan. Masa depan yang hijau.</font></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Lapisan-Lapisan Atmosfer]]></title>
<link>http://mikyad.wordpress.com/2007/12/03/lapisan-lapisan-atmosfer/</link>
<pubDate>Mon, 03 Dec 2007 07:23:57 +0000</pubDate>
<dc:creator>mikyad</dc:creator>
<guid>http://mikyad.wordpress.com/2007/12/03/lapisan-lapisan-atmosfer/</guid>
<description><![CDATA[Satu fakta tentang alam semesta sebagaimana dinyatakan dalam Al Qur’an adalah bahwa langit terdiri a]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Satu fakta tentang alam semesta sebagaimana dinyatakan dalam Al Qur’an adalah bahwa langit terdiri a]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
