<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>lfm &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/lfm/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "lfm"</description>
	<pubDate>Thu, 03 Dec 2009 04:18:24 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[me&amp;photography, part 2]]></title>
<link>http://cavelier.wordpress.com/2009/10/30/mephotography-part-2/</link>
<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 09:46:08 +0000</pubDate>
<dc:creator>kishu</dc:creator>
<guid>http://cavelier.wordpress.com/2009/10/30/mephotography-part-2/</guid>
<description><![CDATA[Saya dan Desain Mengambil kuliah di jurusan desain yang masih sanagt dekat dengan influence seni rup]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>Saya dan Desain</strong><br />
Mengambil kuliah di jurusan desain yang masih sanagt dekat dengan influence seni rupa membuat saya paling ogah moto yang sekedar moto. Untuk yang sifatnya hunting sih, ya sudah lah ya. Tapi ketika segala sesuatu itu direncanakan dan terpola, maka harus ada insight lebih di dalamnya. Foto yang lebih dari sekedar foto, foto yang berbicara. Itulah yang coba saya masukan daam setiap karya saya. Mungkin basic ini juga yang mendorong saya masuk ke program periklanan dan membuat saya makin menginginkan insight dalam karya-karya saya. Bisa dibilang, saya mencoba menjadi art director sekaligus fotografer. Tapi selain itu, saya juga cenderung memikirkan aspek praktis foto unutk diaplikasikan kedalam wilayah desain, bukan hanya memiliki output sebagai foto saja. Penambahan teks dan layout juga menjadi konsentrasi saya, apalagi sesuatu yang bersifat promoso/mengajak. Kesukaan saya akan tipografi juga ikut berpengaruh.<br />
<strong>Saya dan Digital Imaging</strong><br />
Prinsip saya dalam fotogratap satu: Foto dulu dengan benar, kalo gak perlu di edit, ngapain di edit?! Bisa kerja 1x, ngapain 2x?! Sejauh ini foto-foto *Terutama foto hunting yang saya hasilkan kecenderungannya adalah gak di edit, *emang mau diapain lagi, toh ini kok yang gw mau. Edit biasnana koreksi warna menjadi hitam putih. Permainna brightness dan contrast pun bahkan jarang sekali saya gunakan. Tapi dengan kemudahan yang ditawarkan Adobe Lightroom, digital imaging kemudian menjadi epidemi. Teman-teman saya kebanyakan ‘habis-foto-masuk-lightroom’. Yang Nampak tak perlu di edit pun di edit-edit juga. Beberapa memang menghasilkan foto yang jadi bagus *dalam artian disini memang permainan warna yang ga bakal dikejar dengan profile kamera. Tapi, lightroom memang memudahkan. Namun sejauh ini, saya paling sering menggunakan Adobe lightroom untuk foto yang sifatnya dokumentasi untuk merubah tone-tone dan mood dari foot itu sendiri. Bukan untuk di cetak, lebi sekedar menikmati dalam layar digital *karena banyak diantaranya menurut saya jadi gak enak dipandang saat dicetak dari pada di monitor. Selebihnya adalah koreksi seperlunya *beberapa foto aja, gak semua-mua dimasukin, resizing, black white, dan toning. Oh, 1 lagi: mutihin kulit ;p cepat sekali pake software ini.<br />
Saya jarang menggunakan Adobe Photoshop untuk yang aneh-aneh, bahkan untuk ngebiruin langit sekalipun. Ketika foto saya masuk ke Photoshop, umumnya untuk mengalami prses seleksi untuk masuk kedalam aplikasi desain. Hal yang paling sering lainnya adalah compositing. Saya hampir dapat dikatakan ‘melukis’ (membuat) foto baru dari beberapa foto. Umumnya hal ini berkaitan dengan foto bersama, mengakali background, dan menghilangkan background. Walaupun terlihat saya sepertinya manipulasi mati-matian di Photoshop, bukan berarti saya mengedepankan DI lebih dari foto itu sendiri. DI adalah usaha untuk mencapai hal hal yang tidak dapat tercapai dalam prose’s pemotretan. Proses pemotretan sendii harus dilakukan dengan maksimal, terutama mengenai objek foto. Bagi saya, foto yang benar itu menjadi syarat mutlak sehingga ngeditnya gampang. Meski bebrapa foto sifat DI-nya parah itu semata-mata karena insiden di tempat. Tapi hal yang pasti adalah 1: Pencahayan haruslah benar, karena kita bisa memanipulasi objek, tapi kita tidak bisa memanipulasi cahaya dan 1 lagi: ruang tajam. JAngan sampe ada foto blur di fokusin deh dan sebisa mungki hidari pula sebaliknya. Foto blur yah, diniatin dari awalnya blur, bukan di Photoshopnya di blur-n. Beda lho hasilnya.<br />
Saya betul-betul berharap tidak dipandang sebagai orang yang mengedepankan DI *meski saya cenderung bangga sama hasil DI saya untuk ngakalin foto-foto parah. DI yang saya lakukan semata-mata karena keterbatasan alat dan biasanya kekurang matangan saya mengenai penentuan posisi kamera. Lebih dari itu, saya berusaha mngejar lighting semaksimal mungkin. Saya bahkan jarang sekali pakai raw, karena males ngeditnya. Semoga teman-teman fotografer tetap menganggap fotografi saay berada dalam jalur yang benar *saya bahkan tidak merubah bentuk tubuh lewat liquefy atu sejenisnya, melainkan coba pake lighting…</p>
<p><strong>Epilog</strong><br />
Terakhir, mungkin taun ini saya ngejar porto foto mati-matian *lebay. Karena tahun ini menentukan perjalanan saya ke depannya, menjadi Art Director kah, menjadi fotografer kah, menjadi dosenkah, menjadi enterpreneurkah, atau menjadi lainnya? Mengutip perkataan Roy Gengam : “9 dari 10 fotografer adalah anak orang kaya, hanya 1 yang anak orang miskin yaitu saya.” Mungkin saya adalah Roy Genggam di masa lalu, yah meski saya gak merasa semiskin itu juga, tapi sampai sekarang modal saya adalah si Nikon D40 hasil keringat sendiri sama aksesoris pinjeman dari berbagai pihak. Ketika semua orang memiliki kamera baru dan mengupgrade kameranya, ketika yang baru belajar foto bahkan melesat dengan kamera teranyarnya, dan ketika orang belomba-lomba membeli lensa lensa terlebar dengan bukaan terbesar, ketika flash dengan mudahnya dicari, sungguh saya berterima-kasih pada teman-teman saya, saya boleh minjem itu semua karena belom mampu beli. Sebetulnya saya ingin sekali upgrade kamera, ke yang bisa video. Hal ini bukan dikarenakan saya ngikut trend, tapi saya juga seorang film maker yang masih belajar. Saya gak ingin punya mini dv karena 1-1nya hal yang tertarik untuk buat film bagi saya adalah permainan focus,. Dan kini hal itu bisa didapat sekaligus pada kamera. D40 sejauh ini untuk foto tidak masalah karena toh outputnya juga gak gede-gede amat, jadi body bukanlah kendala dari segi fotografi. Tapi, sungguh, saya mebutuhkan *sudah butuh loh, lebih dari sekedar ingin lensa-lensa wide range, lensa fix bukaan 1,8 setidaknya, lensa zoom berbukaan besar *ok, yg si zoom tele ini prioritas terakhir karena utamanya 2 lensa sebelumnya, dan tentunya SB 800 setidaknya &#62;,&#60;. I need those stuffs, yet I stilldont have the money yet. Yah…ada titik dimana ‘Tools do matter’ and furthermore ‘Money  rule them all’.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[me&amp;photography, part 1]]></title>
<link>http://cavelier.wordpress.com/2009/10/30/mephotography-part-1/</link>
<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 09:44:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>kishu</dc:creator>
<guid>http://cavelier.wordpress.com/2009/10/30/mephotography-part-1/</guid>
<description><![CDATA[Membaca mengenai dua orang teman yang dimuat dalam majalah elektronik gratis THE LIGHT MAGAZINE, mem]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Membaca mengenai dua orang teman yang dimuat dalam majalah elektronik gratis THE LIGHT MAGAZINE, membuat saya terinspirasi menulis mengenai fotografi saya sendiri. Saya mengenal SLR saat menduduki bangku pertama kuliah. Sejak SMA, saya suka membawa tustel kemana-mana dan men-jepret apapun yang saya sukai. Teteh dan orangtua saya kerap kali bilang, “ngapain si moto pemandangan doang atau benda doang? Mending moto orang.” Entah, saya menikmati memotret hal-hal yang tidak berbicara. Tapi hal yang mendasar dan seringkali membuat saya kesal adalah saya merasa hasil jepretan saya *entah mengapa lebih bagus daripada jepretan orang lain. Dan, yang paling mengesalkan adalah hal ini tidak berlaku sebaliknya: ketika tiba giliran gantian motret (saya yang difoto), jujur saja, menurut saya gambarnya jelek *gak bagus-bagus amat.<br />
Satu hal yang pasti, setidaknya saya bagus dalam hal memposisikan seseorang dalam frame foto. Belakangan setelah belajar mengenai fotografi, saya mengetahui bahwa hal itu dinamakan komposisi . Namun, seberapa suka pun saya memotret angi, pemandangan, dan benda-benda, saya merasa masih ada yang kurang *saat itu saya belum mengerti bahwa ada sesuatu bernama fotografi. Saya kerap kali bertanya kenapa fotonya masih kurang bagus. Hal inilah yang melatarbelakangi saya untuk kemudian memutuskan mempelajari fotografi pada bangku kuliah. Keinginan saya saat itu hanya satu: memotret dengan bagus.<br />
Hal yang saya cari pertama kali pada saat pengenalan unit di kampus adalah unit foto. Tak begitu sulit, saya menemukan ternyata ada 1 unit fotografi yang terintegrasi dengan beberapa bidang lain. Saat itu saya sempat ragu untuk mendaftar *padahal tekad sudah bulat sejak lulus SMA. Hal ini dikarenakan biaya pendaftarannya adalah yang termahal kedua setelah unit selam *well, beda jauh sih sebetulnya. Saat unit-unit lain membebankan harga 5000 untuk uang pendaftaran, unit ini mengharuskan para pendaftar membayar sebesar 15.000 *unit selam 10 kali lipatnya. Akhirnya, setelah mengalami keraguan, akhirnya saya memutuskan karena sudah bulat ingin mempelajari fotografi, saya endaftar tepat pada hari penutupan pendaftaran. Sejak saat itulah dunia fotografi saya terbuka.<br />
Meski banyak ditentang keluarga *mereka bilang, hobi fotografi kan mahal! Beli film-nya, kameranya, etc, saya tetap berpegang teguh untuk mempelajari fotografi. Selain karena alasan pertama saya yang sangat sederhana itu, saya juga mengatakan ini untuk menunjang kuliah saya yang ternate memang ada mata kuliah fotografi. Tujuan kedua kemudian berkembang dari sekedar ingin memotret dengan bagus menjadi ingin memiliki banyak link untuk meminjam kamera *karena saya gak punya kamera untuk kuliah juga nantinya.<br />
Motivasi kedua saya sama sekali tidak salah, dan saya merasa beruntung saat itu tidak memiliki kamera karena meski saya harus meminjam sana-sini dan menunggu giliran, ini membuat saya mengenal berbagai jenis kamera. Bagi saya, kamera itu seperti orang, beda jenis, beda pula karakternya. Meski beberapa kamera memiliki fitur yang sama, namun treatmentnya tidak pernah melulu sama persis. Ini seperti mendalami karakter orang. Saya menjadi lebih tahu menggunakan berbagai jenis kamera dibandingkan mereka yang memiliki kamera karena umumnya orang yang memiliki kamera hanya berkutat dengan kamera miliknya saja.<br />
Dalam 6 bulan pertama saya sudah mengenal banyak jenis kamera analog, dari merk major seperti Canon, Nikon dan juga merk lainya seperti minolta, Olympus, Pentax dan bahkan Braun. Dengan berbagai tipe kamera yang saya gunakan, favorit saya jatuh pada Nikon FM2, Nikon F80, dan Nikon F90x. Yah, tanpa disengaja semuanya memang Nikon <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . DSLR pertama yang saya kenal adalah Olympus entah-tipe-apa pada waktu awal-awal menjadi cakru (calon kru). Meski amaze dengan DSLR itu, saya cenderung kurang suka. Belakangan saya mengenal Nikon D50 milik teman saya *yang gak ngerti cara makenya, dan jatuh cinta dengan ergonomis brand yang satu ini.  Saya mulai intens meminjam D50 nya setelah tahun pertama, baik untuk belajar maupun mencoba proyek sekedar dokumentasi. Saat itu, dunia lighting masih jauh dari mata saya.<br />
Meski tergolong tidak terlalu aktif dalam ber-unit saat jadi cakru, saya selalu datang pada saat pelatihan foto-nya. Saat itu yang sering mengajar adalah Kak Adhit. Dia menjadi inspirasi utama saya, hingga saat ini.  Meski tidak jago-jago amat, setelah dilantik saya sering dilibatkan dalam acara foto, umumnya menjadi staff peralatan. Dari titik inilah saya mulai menilik kembali dan mulai memahami lighting *yang semula saya tendang mentah-mentah saat menjadi cakru. Selain dituntut untuk mengerti pengoprasian alat secara teknis, pengenalan lebih jauh mengenai lighting juga didapatkan dari materi kuliah fotografi. Sejak saat itu pikiran saya mengenai lighting lebih terbuka, dari sekedar memahami teknis pengoprasian alat menjadi teknik dan karakter pencahayaan.<br />
Meski tidak segitu intens-nya, saya belajar mengenai lighting hanya lewat LFM-unit saya. Lebih tepatnya, saya mencoba ngekor apapun yang dilakukan oleh kru terutama Kak Adhit dan Kak Acin yang saat itu memang terkenal paling jago. Saya sering lihat foto-foto yang dia buat di Power Booknya, ngikut-ngikut photo session di lorong sebelah yang dibikin ngedadak *saat itu cuma moto sepatu converse!, ngabur kuliah karena lebih milih bantuin Adhit-Acin buat moto sebuah FO *sekalian kenlan sama lampu bernama visatec, ikut photo session studio yang dia moto baju anak kria *tapi gw masih gak ngerti gimana caranya tuh foto bisa bagus banget gitu, dan lain-lain. Meski terlihat lumayan banyak, saya tidak terlalu memperhatikan referensi literature. Lagipula, saat itu ketertarikan saya paling utama terhadap still life dan saya cenderung canggung memotret orang lain. JAdi saat itu, ilmu itu mengendap dan kurang terpraktekan. Hal ini juga dikarenakan saya belum memiliki kamera sehingga tak semudah itu meminja dan mempraktekan langsung.<br />
Keinginan memiliki kamera kian mendesak. Sebelum memiliki kamera, Nikon D50 dan Sony Cybershoot prosumer yang lensanya bisa diputer-puter menjadi pinjaman andalan saya. Yah, meski hanya berbekal motret-motret dokumentasi, akhirnya tabungan saya lumayan banyak untuk membeli kamera. Kamera DSLR pertama saa dibeli pada bulan Juni 2007 dan pilihan saya jatuh pada Nikon D40. Tadinya saya ingin membeli D50, naun atas saran Kepala Bidang Fotografi saya, lebih baik membeli D40 atau D80 karena warnanya lebih bagus. Saya sebetulnya mengincar D80 karena mempertimbangkan bahwa saya memang ingin menekuni fotografi dengan serius. Disamping itu, setelah memegang D80 milik Kabid saya, saya langsung jatuh cinta dengan fiturnya. Saya bisa saja langsung membelinya kecuali karena 1 hal : Harga. Harga D80 2x lipat D40. Budget saya berada di tengah-tengah. Akhirnya saya minta bantuan orang tua. Mereka menambahkan 2 juta. Diitung dari manapun uang saya gak cukup. Akhirnya setelah bolak-balik Jonas,  saya menemukan bahwa D40 ternyata ergonomis juga *disamping kekurangannya yang harus memakai lensa AFS. Hal yang mengejutkan adalah titik dimana D80 ternyata harganya turun menjadi 9,6 Juta dan D40 5,5 juta. Uang yang saya miliki adalah 8Juta. Setelah berbagai pertimbangan, dan bolak balik Jonas selama 2 minggu dan meneliti fluktuatif ekonomi, saya berharap D80 turun hingga 9 Juta. Apapun resikonya *saya betul-betul berencana ngutang dan puasa sebulan demi ini, saya akan beli D80. Ketika keputusan itu datang, ternyata nasib berkata lain. D80 mengalami kenaikan harga drastic menjadi 10,5 Juta sedangkan D40 turun menjadi 4,6 Juta. Hal ini tak pelak lagi menjadi pukulan telak untuk saya. Harga itu tak mungkin terjangkau. Akhirnya didorong kebutuhan juga karena ingin pergi ke jogja, saya membeli  Nikon D40 yang kemudian saya anugrahi gelar “kamera minimun, hasil maksimum.” Dan D80 tak pernah menyentuh titik 9 juta lagi hingga kini….<br />
Berbekal kamera di tangan, saya mulai melepaskan hasrat jepret sana jepret sini. NAmun saya memperlakukannya tetap seperti kamera film : one shoot, one kill, tiap jepretan harus bagus dan gak ada istilah di apus karena saya ingin mengukur tingkat keberhasilan saya. Selain itu, saya juga sangat sayang sama shuttercount saya sampai-sampai motret orang jarang karena suka banyak banget pose-nya. Hahah.. Saya masih meluapkan kegemaran saya pada eksplorasi benda mati dan hunting-hunting. Lighting mulai merasuki karena keleluasaan kamera digital yang saya miliki.<br />
Barulah 2007 saya mulai menilik kembali lighting, terutama artificial light. Dulu saya lebih sering memakai available light, pantul sterofoam sana-sini, dan lampu meja, pada tahun inilah saya mulai menggali-gali lebih dalam tentang flash light. Baca buku dari Adhit, download sana-sini, browsing sana-sini. Meski kesempatan praktek belum segitunya banyak karena kendala alat, namun pemahaman saya semakin ditimbun untk dipraktekan. Foto fashion pertama saya adalah baju karya studio kria milik teman saya, nisa. Bemodalkan SB 600 dan payung pinjeman saya motret. Tadinya saya berencana membeli SB 600 dengan uang yang tersisa, tapi setelah pemotretan saaat itu saya jadi urung karena mengetahui bahwa SB 600 tidak memiliki slot syncro. Saya membutuhkan kabel syncro untuk mengakali ketidak mampuan D40 untuk menjadi commander layaknya D80. Tapi hingga detik ini, saya gak jadi-jadi beli SB 800 karena kurang terus uangnya.. ☹<br />
Tadinya saya bertekad tidak akan terjun ke fotografi fashion. Memfoto baju teman merupakan upaya utnuk ngebantuin teman dan sekedar belajar cahaya. Saya sendiri lebih tertarik ke Still life. Tapi ternyata, itu tak mudah. Pada akhirnya setelah luntang-lantung idealisme tak tersampaikan, Sebelum ke tahun ini, saya nyemplung di dunia perfilman dan era still photoography selama 1 tahun. Sejak saat itu juga saya tertarik untuk menjadi seorang DOP. Tahun 2009  ini saya sempet desperate ingin kembali mnggeluti fotografi dan pada akhirnya  nyemplung di daerah fashion karena ngebantuin temen bikin online shop. Ternyata, selama tim terdiri dari orang-orang terdekat yang kita kenal, foto fashion cukup menenangkan <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Tapi saya tetap memegang teuh prinsip saya bahwa saya tidak akan motret beauty terkecuali sifatnya conceptual atau bener-bener latihan belajar lighting. Tapi sebetulnya, saya sendiri ngerasa gak menarik motret cewek cumin diincer cakepnya gitu doang. Mungkin karena saya cewek, saya gak suka cewek terlalu diexploit kali ya. Dan sesama cewe jadi ga segitu napsunya juga. Tapi memang tahun ini saya telah menyusun beberapa rencana, baik yg sifatnya rutin ataupun dadaan untuk me-refresh kemampuan foto saya, khususnya di daerah lighting. This year I am photo-minded-portfolio.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[1.1 Middle Leader Development Diagnostic]]></title>
<link>http://kristianstill.wordpress.com/2009/10/28/middle-leader-development-diagnostic/</link>
<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 12:48:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>kristianstill</dc:creator>
<guid>http://kristianstill.wordpress.com/2009/10/28/middle-leader-development-diagnostic/</guid>
<description><![CDATA[Now that I have at least 5 raters contributing to my report, I can seek feedback. I am keen to see h]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://www.nationalcollege.org.uk/lftm"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-993" title="lftm-programme" src="http://kristianstill.wordpress.com/files/2009/10/lftm-programme1.gif?w=150" alt="lftm-programme" width="150" height="102" /></a>Now that I have at least 5 raters contributing to my report, I can seek feedback. I am keen to see how this information is presented and what I can take from the information. I am hoping that the data will be fairly consistent, although I am expecting a slightly lower rater score as some of the colleague I asked to rate me, have proven to be quiet challenging.Overall, the ratings are all slight lower, but all within 0.5 on a six point scale with the exception of leading &#8216;innovation and change,&#8217; which is about 0.9. Overall a 0.54 difference.The second page is hard to follow as components are rank ordered. Generally I was looking for two aspects. Significant mismatched component scores and second, the overall average. This was not given by the report. The strengths highlighted by the diagnostic were &#8216;Drive and Determination,&#8217; and &#8216;Focus and Commitment,&#8217; and to a lesser degree &#8216;Managing Resources and Performance.&#8217; One weaknesses highlighted was &#8216;Flexibility and Openness to Change&#8217; noted as the lowest score by both the raters and myself. My greatest disappointed was the difference in my perceived &#8217;Motivation and Team Awareness,&#8217; and that of the raters, a 1.64 difference. This is something I wish to address and yes, I know I need to get to know my team better rather than racing off to yet another meeting somewhere else&#8230;. I need to give my team greater priority. </p>
<p>The written feedback stated, </p>
<blockquote><p>&#8216;responses to this section suggest that you are reasonably confident, with a degree of understanding of what you do well and what areas could be developed further. Perhaps there are some relationships at work that you find more difficult than others.&#8217;</p>
</blockquote>
<p>Given I targeted some on the more challenging relationships, I feel this is a fair summary.</p>
<p>The area I was most disappointed with, does not seem that disappointing in a formal written format.</p>
<blockquote><p>Your score in this area suggests that you are able to take change in your stride. There may be times, though, when you find it frustrating to have to re-prioritise, resulting in disruption to your workload. Reasonably confident in anticipating the impact of change on resources, you are able to prepare others for the adjustments needed. You could, however, seek to clarify that they understand clearly what is required of them, giving reasons and explaining the potential benefits of change. Your usual preference will be to apply procedures flexibly, although there may be times when you do not do so and thus some colleagues may see you as rigid in your approach. Perhaps you find it difficult to adjust your operating style to suit some of your colleagues.</p>
</blockquote>
<p>Certainly this final paragraph has summarised my experience at Hamble. I have worked very hard over the past 3 months to improve my &#8216;damaged&#8217; working relationships with the IT services team in particular.  I am confident that I have benefitted from the experience of working with non-teaching staff at this point in my career. Leadership here has required a different management approach, one not yet fully honed. With teaching staff, the transition has been much smoother and the improvement in the results would suggest that.</p>
<p>Overall, a very powerful learning leadership tool. I would recommend any middle or aspiring middle leader take this diagnostic.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[1.1 LftM Review]]></title>
<link>http://kristianstill.wordpress.com/2009/10/28/1-1-lftm-review/</link>
<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 11:28:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>kristianstill</dc:creator>
<guid>http://kristianstill.wordpress.com/2009/10/28/1-1-lftm-review/</guid>
<description><![CDATA[I didnt dwell on self talk, nor on moving out of your comfort zone. To be honest, moving from post 1]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>I didnt dwell on self talk, nor on moving out of your comfort zone. To be honest, moving from post 16 Sport Science to 11-16ICT is a big enough move for me. Given the task of highlighting tasks that invoke comfort, tension, anxiety or panic I am pleased to say, I was not paniced, if a little anxious.</p>
<p><strong>Goals &#8211; Articulating your personal vision</strong></p>
<p><em>This is a personal reflective activity. Do try to give yourself time to complete it fully: <strong>allow at least one hour of uninterrupted time.</strong></em></p>
<p>So, LftM is already showing itself to be a significant time commitment. When (other than half-terms) do we have an hour of uniterrupted time? If I did, I know I would have significant tasks to complete during that time.</p>
<p>Find yourself a quiet space and a notebook or paper</p>
<p><em>Make up a few statements about your aspirations (the things you want) in all aspects of your life. Record these statements</em>.  See current projects tab at the top.</p>
<p>At this point, in reading the task I have more important things to do than to draw my imagined new life and what it looks / feels like. There are more questions, but I am finding this a little&#8230;..</p>
<p>I am supposed to be suspending any limiting thoughts and doubts. I dont think this is really me.</p>
<p>What kind of person are you? <em>I will have a look at the diagnostics.</em></p>
<ul>
<li>Describe your health and fitness. <em>I am active.</em></li>
<li>What sort of relationships do you have? <em>I have a wonderful wife, very supportive and helps me balance my work / family life.</em></li>
<li>What material possessions do you own?<em> Not sure what this has to do with anything? Warren Buffet, lives in his original home and when asked why he didnt live anyway more grandeur he replied, &#8216;Would I be happier?&#8217;</em></li>
<li>Describe your ideal home/living environment. <em>In time I may move somewhere quieter, more rural but again, what does this have to so with leading from the middle?</em></li>
<li>How do you spend your recreation and social time?</li>
<li>What is you ideal profession or vocation?</li>
<li>What kind of teacher are you?</li>
<li>How do your pupils see you?</li>
<li>What individual learning opportunities have you created?</li>
<li>What sort of community of society do you live in? How do you contribute?</li>
<li>What travel opportunities have you created<span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;color:#000000;font-size:x-small;">? </span></li>
</ul>
<p>Thats enough, I am not wasting my time on this. Again, I am frustrated with this process! I am not even sure I am going to focus my vision.</p>
<p><em>Focusing your vision. Next you need to find out which of these visions is closest to your heart, which ones do you want the most?</em></p>
<p>Sorry, I am moving on to &#8216;Do you have any untapped potential?&#8217;</p>
<p><em>List two or three areas in which you are not fully using your potential or where you have not developed at all? </em>This is a much more difficult and direct question to answer. Leading on creating learning materials. Working with disaffected male learners. Sadly, even if I wanted more input here, it would not be timely possible.</p>
<p><em>Identify an occasion when you were very effective as a middle leader.</em> Getting a 50% increase in pass rate in one year. We had disaffected students, limited time and discipline issues to manage. We made three strategic decisions. We identified those capable of passing, we increased contact time through accelerated workshops and gave parents regular written updates. </p>
<p><em>Identify an occasion when you were ineffective as a middle leader. Managing poor attendance and punctuality of IT staff and making them accountable.</em></p>
<p><em>What is the difference between these two occasions?</em> Knowledge and confidence to address the situation.</p>
<p><em>What are your current challenges in your leadership.</em> Concluding and then managing 2 major IT projects. Expanding my view of leadership and to be more involved in whole school curricular projects.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[1.1 LftM Why am I in education? ]]></title>
<link>http://kristianstill.wordpress.com/2009/10/28/1-1-lftm-why-am-i-in-education/</link>
<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 10:53:01 +0000</pubDate>
<dc:creator>kristianstill</dc:creator>
<guid>http://kristianstill.wordpress.com/2009/10/28/1-1-lftm-why-am-i-in-education/</guid>
<description><![CDATA[When I saw this task, I was a little frustrated. I know why I am in education. I thought this answer]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>When I saw this task, I was a little frustrated. I know why I am in education. I thought this answer should be readily available to all teachers. I enjoy challenging and inspiring young people. Second, I thoroughly enjoy learning myself and in my current post, out of my subject and favoured teaching age group, I am learning every day.</p>
<p><em>Reflect on these questions about your reasons for choosing a career in education, they refer to the Middle Leader who is a teacher.</em></p>
<p>Now I am disappointed with the course, is this really necessary or informative to me as a middle leader?<br />
Why did I become a teacher? <em>Originally I chose to complete a PGCE as I really enjoyed working with young people and I had a great role model tutor at college.</em></p>
<p>What do I hold dear as a teacher? <em>Integrity, not doing for students, what they can do for themselves (with a little prompting and support). Professional standards, showing students you learn with the students, failure as feedback, I could go on&#8230;</em></p>
<p>What do I give to my work as a teacher and leader? <em>As a teacher, my lesson observations would suggestion I give good/high quality, consistent and innovative teaching. As a leader, principled leadership, honesty, innovation&#8230;.</em> What do I want my legacy to be as a teacher and as a leader? <em>Legacy? I am not working towards a legacy. I working for the students I teach right now. As a leader I hope to influence and lead curriculum change to take into account of what we are preparing students for in their future lives. Currently &#8211; I don&#8217;t think we are preparing student with their futures in mind. </em>What can I do to keep to my own values and beliefs as a teacher and as a leader? <em>I write a professional blog, I read as widely as I can and I seek feedback from my students and the staff I work with</em></p>
<p>(Adapted from Livesey and Fullan)<br />
Really, I found that task, rather pointless. Second, recording these tasks is taking rather a long time.</p>
<p>The next task, the <a href="http://boilingfrogstory.com/">boiling frog </a>is so much more subtle. Funnily, there is even a website with a (very weak)Youtube video telling the same story.  The premise is that if a frog is placed in boiling water, it will jump out, but if it is placed in cold water that is slowly heated, it will not perceive the danger and will be cooked to death. The story is often used as a metaphor for the inability of people to react to important changes that occur gradually.<sup> </sup>According to contemporary biologists the premise of the story is not literally true; an actual frog submerged and gradually heated will jump out.</p>
<p>That aside, the tasks asks <em>if there is anything we said when we were young that we would not do, that we have in fact done.</em> This question reminds me of the Mark Twain quote</p>
<blockquote><p>When I was a boy of fourteen, my father was so ignorant I could hardly stand to have the old man around. But when I got to be twenty-one, I was astonished by how much he&#8217;d learned in seven years.</p></blockquote>
<p>Well, I can remember in interview for my first post I was asked if I wanted to be a school leader. At the time, I could think of little worse than not teaching and coaching. I am not sure if I will be proven wrong.</p>
<p>How do I feel about this changes? <em>I dont feel anything other than a little disappointment. That to make a wider and more substantial change to the education of students, it requires teachers who love teaching to move further and further away from the classroom and move closer to the office (data to be exact).</em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[1.1 LftM - Personal change]]></title>
<link>http://kristianstill.wordpress.com/2009/10/28/lftm-personal-change/</link>
<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 10:38:10 +0000</pubDate>
<dc:creator>kristianstill</dc:creator>
<guid>http://kristianstill.wordpress.com/2009/10/28/lftm-personal-change/</guid>
<description><![CDATA[This evening I started to look at the Leading from the Middle tasks. The quality of the materials is]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>This evening I started to look at the Leading from the Middle tasks. The quality of the materials is very good but I am really supposed to record my reflections on a piece of paper and move onto the next task? I always thought that the journey was as important as ones arrival? I have got the large folder provided with the course to check if there is room / space in there for these activities &#8211; so I am recording it here. It is not my usual musing, but feel free to join me if you like&#8230;</p>
<p><!--more--></p>
<p>The first task was to collect a leadership diagnostic. I have four replies and one part reply. I could get my feedback now, but I am going to wait for Andy (my departmental colleague) to complete his first.</p>
<p>Next &#8211; My first online task <strong>1.1. Personal Change.</strong></p>
<h4>Who am I?</h4>
<p><em>On a large sheet of paper, draw a line to represent your life (or the last, say, ten years of your life)</em></p>
<p><em>Indicate where you are now</em> - Married to Donna, father of Harry (14 months). Director of E-Learning Hamble College, Lead Practitioner for ICT.</p>
<p><em>Mark on the line key events in your life, with the dates or year </em>- you will have to trust me that I have done this.</p>
<p><em>Draw a line representing each event as a peak or trough</em> &#8211; almost all peaks, with the exception of two very difficult situations, with one decision leading to the most influential and positive professional decisions.</p>
<p><em>Reflect on the peaks or troughs:</em></p>
<ul>
<li><em>Did I take a risk? </em>Yes, but most involved very little risk. (I am sure my wife would be pleased to read that statement.</li>
<li><em>Did I choose to do this?</em> Yes.</li>
<li><em>What did I learn from this?</em> Decisions need to be made, regardless of whether or not they are difficult decisions.</li>
</ul>
<p><em>Mark each event:</em></p>
<ul>
<li><em>S = somewhat stressful/SS = stressful / SSS = very stressful </em></li>
</ul>
<p>How stressful was it? &#8211; Personal situations have tended to be more stressful than professional ones.</p>
<p>How happy was it? Generally happy.</p>
<p><em>Reflect on the following questions:</em></p>
<ul>
<li><em>What does this lifeline say about me and my life so far? </em>Generally positive and that I can manage myself.</li>
<li><em>Does anything surprise me? What are the most important elements in my past experiences?</em> I dont think so, but I am fully aware that teaching and middle leadership has the potential to be stressful. I am acutely aware that my family are the most important aspect of my life.</li>
<li><em>Are there any common elements in my trough experiences?</em> Taking on significant tasks<em>.</em></li>
<li><em>What have I learned from my troughs? What have I learned from my peaks?</em> The troughs can be worked through. When on a peak, look back / down and take a moment to think through how you got to the peak and decide whether or not you took an appropriate route or if there was indeed a better one?</li>
<li><em>Do I take risks?</em> Yes, but calculated risks.</li>
<li><em>Are there themes in my life? Are any unfinished?</em> Yes, there are themes, personal challenge, determination, but there seems to be too many tasks being attempted at the same time, to frequently. Less is more.</li>
<li>Are there any changes in my life pattern with age? Family, I still enjoy working.</li>
</ul>
<p>So there it is, task 1.1 completed. Do I feel I understand myself more effectively? Not really but it was an interesting task.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Leading from the Middle Twlight]]></title>
<link>http://kristianstill.wordpress.com/2009/10/14/leading-from-the-middle-twlight/</link>
<pubDate>Wed, 14 Oct 2009 12:31:28 +0000</pubDate>
<dc:creator>kristianstill</dc:creator>
<guid>http://kristianstill.wordpress.com/2009/10/14/leading-from-the-middle-twlight/</guid>
<description><![CDATA[Arrived at the Marriot Meon Valley Hotel at 4:30 fully loaded on Nurofen to help suppress the flu. I]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignright" title="NCSL" src="http://www.nationalcollege.org.uk/images/header-logo-nationalcollege.png" alt="" width="295" height="99" />Arrived at the Marriot Meon Valley Hotel at 4:30 fully loaded on Nurofen to help suppress the flu. I was there in body if not in spirit. The warm autumn evening and rural setting immediately raised my expectations.</p>
<p>Thoughtful, light snacks as well as refreshment were laid out and although they look very appealing, I just didnt have an appetite . My overall impression of the evening was of a professional, corporate style training rather than the typical CPD experienced within schools. With reference to previous posts, this was perhaps one of the first &#8216;differentiated&#8217; CPD sessions I have accessed since arriving at Hamble College 18 months ago.</p>
<p>Working in small groups, our group brought together Year Leaders and HODs from a range of subjects and therefore we all brought with us different educational experiences. Very quickly, the benefits of this clustered approach surface with productive conversation and mutual understanding of what it was like to be a middle leader.</p>
<p>Perhaps a summary of the group&#8217;s review of what we expect to get from &#8217;Leading from the Middle&#8217; would be useful to summary here.</p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="560">
<col span="1" width="285"></col>
<col span="1" width="275"></col>
<tbody>
<tr>
<td width="285" height="20"><strong>Gains (Personally)</strong></td>
<td width="275"><strong>School Benefits</strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="285" height="40">increased confidence &#8211; dealing with people, learning skills to lead</td>
<td width="275">improved results in QA</td>
</tr>
<tr>
<td width="285" height="20">establish in role &#8211; tidying up &#8216;rough edges&#8217;</td>
<td width="275">home grown leaders &#8211; succession planning</td>
</tr>
<tr>
<td width="285" height="20">aware of competencies</td>
<td width="275"> </td>
</tr>
<tr>
<td width="285" height="20">finding out what type of leaders we are </td>
<td width="275"> </td>
</tr>
<tr>
<td width="285" height="20"><strong>Negatives</strong></td>
<td width="275"><strong>Drawbacks</strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="285" height="20">time / workload</td>
<td width="275">sharing +ives / -ives</td>
</tr>
<tr>
<td width="285" height="20">initiating new ideas</td>
<td width="275">bounce ideas off of each other</td>
</tr>
<tr>
<td width="285" height="40">time pressures on colleagues, having to implement these changes</td>
<td width="275">other professionals to off load to</td>
</tr>
<tr>
<td width="285" height="20">managing and dealing with feedback</td>
<td width="275"> </td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>If the &#8216;Leading from the Middle&#8217; experience, enables me to address and balance these points above, it is likely to be a very positive experience for everyone.</p>
<p>Finally, the evening ended with a brief inspection of the online community and forums (it was good to see Gillian McCadden as one of the online facilitator) and I am interested to see if there is now greater readiness from teachers to engage with the online experience. Overall, I am looking forward to the course and working with colleagues from other schools.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[vx]]></title>
<link>http://cavelier.wordpress.com/2009/10/02/vx/</link>
<pubDate>Fri, 02 Oct 2009 05:44:02 +0000</pubDate>
<dc:creator>kishu</dc:creator>
<guid>http://cavelier.wordpress.com/2009/10/02/vx/</guid>
<description><![CDATA[Sumpah, gw gabisa ngilangin sms ini dari hp gw, tapi inbox gw penuh dan gw mesti ngapus, jadi saya p]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Sumpah, gw gabisa ngilangin sms ini dari hp gw, tapi inbox gw penuh dan gw mesti ngapus, jadi saya post aja yah, saya suka soalnya.</p>
<p>Suatu saat, gw mau pinjem VX LFM buat ngerjain TA, maka saya hubungin bravo. Terus kata bravo aku belum tentu bisa pinjem karena apaaa gt, soal karya lfm dan semacamnya. Nah akhirnya terjadi pemicaraannya seperi ini dalem sms,<br />
Me      : kenapa gt ho? Karya kru juga bukannya karya lfm yah? Toh hasilnya entar diliat anak lfm juga. Lagian kan ini bukan buat proyek ato apaan.<br />
Pho    : Gw kbayang gt, bc smsnya dg terngiang2 narasi suara lw, ut..-_-‘. NAni sore jam 5 ad d lfm, g ut? Yu, kita ngobrol..hehehe…<br />
Me    : kebayang ky gimana, pho?<br />
Pho    :<br />
Scene 14<br />
INT, SIANG, KAMAR<br />
BRAVO<br />
lg goler2 d kamar, tiba-tiba sms bunyi…Dibacanya sms itu…<br />
(zoom ke layar hape, ngeliatin sms)<br />
(narasi MAUT ttg isi smsnya)<br />
BRAVO: “..-_-‘..”</p>
<p>Me    : hihihi… (13-may-2009, 11:36)</p>
<p>Sumpah sampe sekarang gw masi ngakak baca itu.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[trinitas 2005]]></title>
<link>http://cavelier.wordpress.com/2009/09/26/trinitas-2005/</link>
<pubDate>Sat, 26 Sep 2009 11:00:52 +0000</pubDate>
<dc:creator>kishu</dc:creator>
<guid>http://cavelier.wordpress.com/2009/09/26/trinitas-2005/</guid>
<description><![CDATA[Jika ada orang yang menanyakan, “siapa kru cowok 2005 yang paling keren menurut lo?” maka kini aku s]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Jika ada orang yang menanyakan, “siapa kru cowok 2005 yang paling keren menurut lo?” maka kini aku sudah tau jawabannya. “Tentu saja fungsionaris 2005 gw!” I mean, fungs cowok yang kru 2005 (sorry, put, you aren’t included.)..Haha..gw juga barusan sadar, ternyata mereka adalah 3 caketum, so, wajar dong? Iya gak ;D</p>
<p><strong>Yudhistira Helviantoro Tardan</strong></p>
<p>Charming, ceria, tegas, manajemennya bagus, dan serius dalam mengerjakan suatu hal. Yudhi bisa bertindak tegas tapi juga santai dan dapat menempatkan diri di situasi yang tepat. Untuk beberapa hal, Yudhi-lah fungs cowok teramai dengan segala sepetan nancep-nya. (Yang kelewat terus terang) Hahaha…Dia juga kru terapih, rapih pakaian, dan rapih pula lingkungannya. Tertata dengan baik, bersih dan terorganisir mungkin khasnya dia juga. Skill komunikasinya juga paling bagus.</p>
<p><strong>Geri Azriel Siddik</strong></p>
<p>Gendut. Haha..impresi pertama kalau melihatnya. Geri yang bundar ini sungguh sangat multi-talented. Jago musik, memunculkan dan mencoba hal baru, dan cerdas. Geri yang hangat karena suhunya gembul (lemaknya maksudnya, haha) merupakan orang yang loyal. Dandy &#38; fun merupakan paduan karakternya. Karakternya yang bocah juga selalu bikin ceria suasana.</p>
<p><em> </em></p>
<p><em>And of course, my ketum</em> : <strong>Mohamad Haekal</strong></p>
<p>Diam dan kalem. Hahah..tapi gak sepenuhnya gitu juga kalo udah nemu aslinya. Kebanyakan dalam diam itu dia pengamat dan penganalis. Ajaibnya, ini orang bisa menyadari clue sekecil apapun yang terkadang luput dari perhatian orang lain. Simpulannya bisa menjadi jalan tengah yang dapat diterima semua orang. Walo kadang terpaksa jadi yang paling dingin ato dewasa ato netral diantara semuanya (baca: fungs 08-09) ada waktunya dia ceria yang dodol-dodolan.</p>
<p><em>Daaaan, masing-masing memiliki kharismanya tersendiri:</em></p>
<p><strong>Yudhi </strong>dengan komunikasinya (liat deh kalo lg presentasi wisuda <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> )</p>
<p><strong>Geri</strong> dengan ilmunya (keseriusan dan kemampuannya akan suatu hal membuatnya disegani), dan</p>
<p><strong>Haekal</strong> (walopun diem, semua orang pada akhirnya nunggu pendapatnya dan somehow dapat membuat orang patuh &#60;- hal ini terjadi duluan ke gw sejak pertama kenal)</p>
<p>Menurut gw, merekalah trinitas 2005 (haha..apa sih, lebay deh, gak penting..)</p>
<p>Well, notes ini memang bukan untuk mengungkapkan kejelekan mereka kok. Hahaha… Tapi kekaguman gw atas masing-masing karakter mereka.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[LFM Heroics]]></title>
<link>http://karhazn.wordpress.com/2009/08/24/lfm-heroics/</link>
<pubDate>Mon, 24 Aug 2009 20:39:45 +0000</pubDate>
<dc:creator>karhazn</dc:creator>
<guid>http://karhazn.wordpress.com/2009/08/24/lfm-heroics/</guid>
<description><![CDATA[Well we all know about PuG groups, some more than others. The dreaded pug, the reason why raiding gu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Well we all know about PuG groups, some more than others. The dreaded pug, the reason why raiding guilds get members. They&#8217;re everywhere but why are they so hard to do stuff with.</p>
<p>Ok, I will admit it, I&#8217;m a hardcore raider and by that I mean I raid, a lot. By a lot, I mean A LOT. I go to all of my guilds raids so I find myself not busy with PuGs, but I&#8217;ve seen what they&#8217;re all about. There are a few types and let&#8217;s run them down.</p>
<p>The Good PuG: Here it is, a one in a million chance. It&#8217;s a rag-tag group of random people who you met just minutes ago and you might not know what will happen. You go in, and kill some bosses and then you see that everything ran smoothly. Got some loot, got some laughs and maybe you&#8217;re going to go do some more for the rest of the day and you got some new friends. Mostly happy atmosphere and some nice, skilled people.</p>
<p>The Elitest PuG: Ugh, things that make you want to /facepalm all day long. This pug is (in my humble opinion) the worst. Between gear checks for heroics (H:GD is serious business am I right?) to needing to put out &#8220;more DPS&#8221; on easy bosses in naxx. But along with a bad attitude of the leaders (who is mostly condesending and straight up mean) you get some crazy far out rules. Like in Naxxramas, I&#8217;ve found most of these pug leaders saying &#8220;only 1 loot per person&#8221; and being pissed about people not doing over 5k on Patch (because, when people are gearing up their alts, 5k dps is the norm). These pugs usually fail after some loot was not delt with correctly or the leader went into a huge rage over wiping on patch. It&#8217;s easy to tell these are forming when they are looking for &#8220;well geared players&#8221;.</p>
<p>The Bad Pug: You know those spammers in Trade chat? No not the ones who want to &#8220;sel u gold for chep&#8221; but those that are saying &#8220;DIRGE DIRGE DIRGE&#8221; or &#8220;Anal [spell]&#8220;. Yea if you are in a group and you see a name of one of those people, your in this kind of PuG. This PuG will get nowhere in a long time. You will wipe on trash, you will wipe on bosses, and you will loose more money on repairs then you could possibly have gained from the raid/pug. These groups sometimes consist of the Death Knight DPS who does Death Grip and Chain of Ice in their rotation because it &#8220;helps&#8221;. The hunter who pulls while the healer is afk/getting mana/dead. The melee dps who stands IN FRONT of the Boss/mob. By the end of this you will not have hair, oh well no worries! It grows back.</p>
<p>So I should wrap this up, until next time</p>
<p>Karhazn</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Jalan-jalan ke Yogyakarta pt.1]]></title>
<link>http://rayhannainsideout.wordpress.com/2009/08/04/jalan-jalan-ke-jogjakarta-pt-1/</link>
<pubDate>Tue, 04 Aug 2009 08:31:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>Nadia</dc:creator>
<guid>http://rayhannainsideout.wordpress.com/2009/08/04/jalan-jalan-ke-jogjakarta-pt-1/</guid>
<description><![CDATA[Oke, bagi yang tahu-menahu tentang perjalanan saya (bersama teman-teman LFM ITB) ke Jogjkarta bebera]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;">Oke, bagi yang tahu-menahu tentang perjalanan saya (bersama teman-teman LFM ITB) ke Jogjkarta beberapa waktu yang lalu, pasti akan merasa betapa basi post yang satu ini. Hehe. Gue baru bisa berbagi foto-foto hasil hunting besar di Jogja kemarin karena sebelumnya laptop rusak, jadi malas mengedit foto <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Kita mulai saja ya..</p>
<p style="text-align:justify;">Bagi saya, Jogjakarta adalah kota yang luar biasa. Sejak dulu hingga sekarang, kebudayaannya hidup dan terus dimanfaatkan demi perkembangan pariwisata kota itu. Di sana terdapat peninggalan sejarah yang tidak tanggung-tanggung, pemandangan alam yang indah, kegiatan ekonomi  masyarakat yang sangat menarik untuk diperhatikan.</p>
<p style="text-align:justify;">Siapa pun yang berkunjung ke Yogyakarta pasti akan menyempatkan diri untuk pergi ke beberapa candi terkenal di daerah ini, seperti Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko. Kami (saya dan teman-teman LFM) pun pergi ke candi-candi itu. Tempat yang paling berkesan adalah Ratu Boko! Saat itu adalah kali pertama saya mengunjungi candi ini. Sangat unik karena untuk mencapainya, kita harus mendaki (lewat tangga) cukup curam <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Dari atas situ kita bisa melihat candi Prambanan <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  It really was amazing. Bangunan candi ini mungkin tidak semegah Prambanan, apalagi Borobudur, tapi pemandangan alamnya luar biasa! padang rumput luas, bisa melihat-lihat dari ketinggian (entah berapa meter), danau, dan lain-lain. I guess we were lucky because the sunset was truly beautiful. I took some pictures there <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-606" title="sky2" src="http://rayhannainsideout.wordpress.com/files/2009/08/sky2.jpg" alt="sky2" width="500" height="375" /></p>
<p style="text-align:left;"><img class="aligncenter size-full wp-image-595" title="arrows" src="http://rayhannainsideout.wordpress.com/files/2009/08/arrows.jpg" alt="arrows" width="400" height="267" /></p>
<p style="text-align:left;"><img class="aligncenter size-full wp-image-596" title="ratu boko" src="http://rayhannainsideout.wordpress.com/files/2009/08/ratu-boko.jpg" alt="ratu boko" width="400" height="598" /></p>
<p style="text-align:center;">(foto ke-1 dan ke-3 di-HDR-in <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> , foto ke-2 multiple exposure)</p>
<p style="text-align:left;">LOOK AT THE SKY, PEOPLE! it&#8217;s breathtaking. I actually regret not trying to sit on the grass and really enjoy the sky without rushing around with the camera. Sometimes I can get very consumed, when the objects are too attractive and the camera&#8217;s with me. I won&#8217;t stop until I get the picture I want (walaopun akhirnya standar-standar saza fotonya -___-)</p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;">Apa yang gak enak dengan Jogja?<br />
UDARANYA!!<br />
Panas luar biasa. Kering luar biasa. Bikin maless kalo siang-siang.</p>
<p style="text-align:center;">Itulah mengapa saat di Borobudur kurang produktif! Gue berakhir dengan memotret ala kadarnya dan malah kebanyakan motoin temen-temen yang lain.</p>
<p style="text-align:center;">Ini beberapa foto Borobudur. Berhubung sekarang lagi &#8216;in&#8217; banget yee foto-foto bernuansa zaman dulu, gue editnya jadul-jadul gitu dah!</p>
<p style="text-align:center;"><img class="size-full wp-image-597 aligncenter" title="borobudur" src="http://rayhannainsideout.wordpress.com/files/2009/08/borobudur.jpg" alt="borobudur" width="400" height="535" /></p>
<p style="text-align:center;"><img class="size-full wp-image-600 aligncenter" title="borobudur2" src="http://rayhannainsideout.wordpress.com/files/2009/08/borobudur2.jpg" alt="borobudur2" width="400" height="525" /></p>
<p style="text-align:center;"><em><strong>Pesan-pesan dari Nadia Rayhanna..</strong></em><br />
1. Jangan pernah lupa menggunakan sunblock!<br />
2. Gunakanlah topi, kalo bisa yang heboh (besar gitu) karena memang lebih nyaman.<br />
3. Bawa handuk kali  yaa. Buat lap keringat. seriously.<br />
4. Mungkin menggunakan jasa guide dan benar-benar mempelajari relief-relief di sana akan lebih bermanfaat daripada hanya panas-panasan dan foto-foto.<br />
5. Coba datang pagi-pagi. Kayaknya enak, bisa lihat sunrise, dan gak panas juga.</p>
<p style="text-align:center;">-0-</p>
<p style="text-align:center;">Selain pergi ke dua candi di atas, kita juga pergi ke Prambanan.  Waktu itu udah terlalu gelap buat foto-foto (alesan aja), jadi cuma bisa mondar-mandir. Untungnya di sana emang janjian ketemu sama mbak ambar (waaaa, ily mbak!) setelah berbulan-bulan gak ketemu sejak dia gak kerja di rumah gue lagi. weheiii!</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-601" title="mba ambar" src="http://rayhannainsideout.wordpress.com/files/2009/08/mba-ambar.jpg" alt="mba ambar" width="350" height="401" /></p>
<p style="text-align:center;">Aheii.</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Sampai segini dululah jalan-jalan ke Jogjakarta pt.1-nya.  Part kedua, mau nunjukkin foto-foto dan cerita yang lebih ke human interest mungkin. Hehe.<br />
</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Salam jalan-jalan! <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  </strong></p>
<p style="text-align:center;">ps: saya bete liburan udah mau berakhir aje. haaah.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[MMO BOOT CAMP: Day 3]]></title>
<link>http://johnnybgamer.com/2009/07/10/mmo-boot-camp-day-3/</link>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2009 13:49:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>lunchtimegamer</dc:creator>
<guid>http://johnnybgamer.com/2009/07/10/mmo-boot-camp-day-3/</guid>
<description><![CDATA[Welcome to boot soldier/ warrior/ mage! Below you will find a list of basic social terms and abbrevi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="aligncenter size-full wp-image-161" title="MMO Boot Camp: Social" src="http://johnnybgamer.wordpress.com/files/2009/07/mmobootcampsocial2.jpg" alt="MMO Boot Camp: Social" width="500" height="69" /></p>
<p><strong>W</strong>elcome to boot soldier/ warrior/ mage! Below you will find a list of basic social terms and abbreviations found in most MMO games. Study them. Familiarize yourself with them. There will be a test following the ten mile hike. DISMISSED!</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-163" title="Basics 3" src="http://johnnybgamer.wordpress.com/files/2009/07/basics31.jpg" alt="Basics 3" width="500" height="216" /></p>
<p style="text-align:center;"><em>* Terms and abbreviations may vary from game to game.</em></p>
<p style="text-align:center;"><em>** This is by no means a definitive list of MMO terms and abbreviations. Got something to add? Comment below!</em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[people in my thought]]></title>
<link>http://cavelier.wordpress.com/2009/06/02/251/</link>
<pubDate>Tue, 02 Jun 2009 01:34:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>kishu</dc:creator>
<guid>http://cavelier.wordpress.com/2009/06/02/251/</guid>
<description><![CDATA[For some good reason, i have certain feeling due to some people. This what i feel during with them: ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>For some good reason, i have certain feeling due to some people. This what i feel during with them:</p>
<ul>
<li>Selalu seneng kalo sama puung, entah karena bawaan dia ato gmn, jadi kalo sama dia pasti seneng, no matter how;</li>
<li>Selalu tenang kalo ada onii-san, mgkn karena suatu keajaiban kita bareng mulu selama ini, gw udah terbiasa dengan keberadaan dia, jadi apapun kepanikan, keribetan dan keriweuhan yang terjadi, as long as he is there, gw yang panikan ini bakal kebawa tenang;</li>
<li>Selalu ngerasa aman kalo bareng ceret air :p. Mantan kabid gw itu luar biasa isengnya, tapi baeknya jug akalo lg bareng. Totally kakak a.k.a touya banget dah. And i m feel safe;</li>
<li>Selalu ngerasa exciting nemuin hal hal baru kalo bareng ivaaan. Penuh semangat, penuh petualangan! :p</li>
<li>Kalo gw lagi sama han.o, i feel warm, but at another time he is also cold. Haha..Kayak Katty-Perry. Yup yup yup..dia sangat hangat..</li>
<li>Kalo sama rusa besar..hmm..entah&#8230;pengen ada di sampingnya, bukan tenang, but somehow teduh&#8230;even pas dia lagi diem, maen gitar, makan,a to tidur. hahaha..</li>
</ul>
<p>anyone else?</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[TA bagiku adalah tim]]></title>
<link>http://cavelier.wordpress.com/2009/05/29/ta-bagiku-adalah-tim/</link>
<pubDate>Fri, 29 May 2009 19:16:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>kishu</dc:creator>
<guid>http://cavelier.wordpress.com/2009/05/29/ta-bagiku-adalah-tim/</guid>
<description><![CDATA[yayaya..syndromisasi TA membuat otak gak mampu berpikir. DItambah dengan melesetnya timeline kemana2]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>yayaya..syndromisasi TA membuat otak gak mampu berpikir. DItambah dengan melesetnya timeline kemana2 karena banyak hal ditambah hilangnya benda benda penting penunjang.. (MAgsafe gw leungit..kabel data kamera2 biji, dll)  TA gw adalah tim, bgitu gw nyebutnya. KAlo anak DG ato MM bisa berkutat sendiri dengan komputer atopun wacomnya, maka gw (KVP) gak gitu. Gw butuh tallent, gw butuh kameramen, gw butuh model, gw butuh editor, gw butuh alat lain (kamera, camcorder, etc). Ta gw adalah karya banyak orang..tim, dan bantuan luar biasa orang sekitar gw, baik yang sifatnya supportive moral, atopun bersedia meluangakn waktu dan atau barangnya untuk dipinjam..  Gak ngerti gimana makasihnya. Mudah-mudahan gw bisa mempersembahkan yang terbaik yg bisa gw bikin.  Lots.lots.lots of thx for LFM and all crews.. yang bener2 jadi modal gw dalem ngejalanin ta gw.. lots.lots.lots.of thx</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[FLM]]></title>
<link>http://gmichalski.wordpress.com/2009/03/09/flm/</link>
<pubDate>Mon, 09 Mar 2009 11:30:02 +0000</pubDate>
<dc:creator>Michalski Grzegorz</dc:creator>
<guid>http://gmichalski.wordpress.com/2009/03/09/flm/</guid>
<description><![CDATA[FLM | Financial Liquidity Management meeting 1/4: Cash Budget |PDF|PPT|_|_| (c) Grzegorz Michalski, ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[FLM | Financial Liquidity Management meeting 1/4: Cash Budget |PDF|PPT|_|_| (c) Grzegorz Michalski, ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Nicolas Sarkozy y el secuestro]]></title>
<link>http://opinare.wordpress.com/2009/03/07/nicolas-sarkozy-y-el-secuestro/</link>
<pubDate>Sat, 07 Mar 2009 04:09:09 +0000</pubDate>
<dc:creator>opinare</dc:creator>
<guid>http://opinare.wordpress.com/2009/03/07/nicolas-sarkozy-y-el-secuestro/</guid>
<description><![CDATA[El presidente Frances Nicolas Sarkozy abogo desde su país para que las FARC liberaran a Ingrid Betan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[El presidente Frances Nicolas Sarkozy abogo desde su país para que las FARC liberaran a Ingrid Betan]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[All Hail Mustache March]]></title>
<link>http://sliceofmit.wordpress.com/2009/03/03/all-hail-mustache-march/</link>
<pubDate>Tue, 03 Mar 2009 19:36:41 +0000</pubDate>
<dc:creator>Liv</dc:creator>
<guid>http://sliceofmit.wordpress.com/2009/03/03/all-hail-mustache-march/</guid>
<description><![CDATA[LFM student Daniel Schweizer One of the worst things about March in the U.S. is that it doesn&#8217;]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div id="attachment_493" class="wp-caption alignleft" style="width: 235px"><img class="size-medium wp-image-493" title="Schweizer" src="http://sliceofmit.wordpress.com/files/2009/03/dsc064571.jpg?w=225" alt="LFM student Daniel Schweizer" width="225" height="300" /><p class="wp-caption-text">LFM student Daniel Schweizer</p></div>
<p>One of the worst things about March in the U.S. is that it doesn&#8217;t include a proper Federal Holiday. For that reason, I&#8217;ve had a hard time truly embracing it  (and let me add, this year&#8217;s foot of snow on March 1st did not help).</p>
<p>However, my feelings toward March completely changed when I found out about an amazing tradition observed by the students of MIT Sloan&#8217;s Leaders for Manufacturing (LFM) program. It&#8217;s called&#8230; Mustache March.</p>
<p>What is Mustache March? It&#8217;s part competition, part celebration, and part fundraiser. Drew Hill, a current LFM student explained the rules  in his blog, <a href="http://lfm.mit.edu/blog/drewhill/">Better than Cheese</a>:</p>
<blockquote><p><strong>February 13th</strong>: All LFM Mustache March contestants must report for inspection with a clean shaven face.</p>
<p><strong>March 2nd</strong>:  Facial hair must be trimmed into an acceptable mustache pattern.  Inspection and pictures for documentation are conducted in the LFM office at lunch time.  As defined by the governing board of this competition: A mustache is defined as an island of hair that is at least 3cm (root to root) from the nearest body of facial hair.  A mustache is an island (no goatees).</p>
<p><strong>March 14th</strong>:  Judging will occur at 11:30 in E40-315 and yes, pictures will be taken! Each class will select a chosen representative for each category listed below, and then all LFMs present will vote. Awards will be given for the following categories:</p>
<ul>
<li>Best of Show &#8211; The name basically sums it up. This award is reserved for the most spectacular specimen produced over the course of the month.</li>
<li>Most Disturbing &#8211; When you look at this mustache, goosebumps will appear in places you didn’t know you had follicles. If you saw a layman on the street with this mustache, you’d warn other peoples’ children about this man.</li>
<li>Most Fitting &#8211; Sometimes the stars align and a man becomes something… more, with a mustache. This award is given to the mustache that makes a man greater than the sum of his otherwise wholly inadequate parts.</li>
<li>Dirtlip Award &#8211;  The little follicles that couldn’t.</li>
</ul>
</blockquote>
<p>The mustached men would like onlookers to donate money to the Red Sox Foundation. Inspired? You can <a href="http://www.firstgiving.com/lfmmustachemarch09">make a contribution</a> online.</p>
<p>And with no further ado, <a href="http://picasaweb.google.com/petefrys/LFMMustacheMarch?feat=directlink#">check out a few photos</a> of Mustache March&#8217;s current participants. Like what you see? Let us know if you want us to photograph the judging on March 14th.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[dari jauh]]></title>
<link>http://cavelier.wordpress.com/2009/02/22/dari-jauh/</link>
<pubDate>Sun, 22 Feb 2009 04:52:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>kishu</dc:creator>
<guid>http://cavelier.wordpress.com/2009/02/22/dari-jauh/</guid>
<description><![CDATA[Aku orang yang takan enggan berdiri sendiri. Meski langkah kaki sepi di gedung putih refleksi mimpi.]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Aku orang yang takan enggan berdiri sendiri. Meski langkah kaki sepi di gedung putih refleksi mimpi.</p>
<p>Di hadapku, tertata rumah. Ruamh hidupku, rumah senangku, rumah sedihku, dan rumah hatiku. DAri jauh, sepintas tak mungkin lepas. TApi aku tahu langkah itu, gestur itu. Dan sepi disini hanyalah kunci. Kunci jiwa bernafaskan sempi. HAmpa-hampa penjara namun tak tampak pada mata.</p>
<p>Titik hijau dengan lingkaran hitam. MEngarah pada bangsal pria berjaket hijau.</p>
<p>Dan kitab hijau sekali lagi menemaniku. Terbangkan fikirku dari tanah dewa ilmu ini. </p>
<p>Ya, aku butuh pergi.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Syukuran Obama]]></title>
<link>http://cavelier.wordpress.com/2009/02/09/syukuran-obama/</link>
<pubDate>Mon, 09 Feb 2009 07:50:01 +0000</pubDate>
<dc:creator>kishu</dc:creator>
<guid>http://cavelier.wordpress.com/2009/02/09/syukuran-obama/</guid>
<description><![CDATA[  Bagi sebagian orang, kata-kata ini menjadi code name, lebih, dan its not about barrack obama. It i]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p> </p>
<p>Bagi sebagian orang, kata-kata ini menjadi code name, lebih, dan its not about barrack obama. It is about the time, the inauguration of cakru LFM ITB. Yaps, syukuran obama adalah codename pelantikan, dan Obama adalah cakru LFM. Syukuran Obama berlangsung Sabtu MInggu , 7-8 Februari di LFM ITB dan sekitarnya, berlangsung started from 1 pm on February 7th and ended @ 10 am on the day after.</p>
<p>Gw, yang menjabat sbg fungsionaris lfm 2008-2009, diberi amanah sebagai koor dekor bersama cici. Kita b2 anak SR n udah mikirin segudang ide buat dekor ini, beda dari plantikan2 sebelumnya. FYI, tema tadinya adalh Indian-cowboy, tapi berhubung pengaplikasian Harry Potter d berbagai tempat (baik tugas angkatan, property,maupun dekor n games) lebih terbayang, maka akhirnya tema ini yang jadi jawara. Ide yang tadinya ga kebayang utk menyulap aula 9009 jadi aula besar ternyata bukan gak mungkin. Thanks berat buat semua orang yang udah bantuin tim dekor n ngebuat 9009 jadi aula besar hogwarts.</p>
<p>Thanks to Cici : Your lamps are awesome. Padahal tadiny yg w maksud itu dupleks, bukan karton 3mm, but it done great!! Kerapihan anak DI yoi berat dah.</p>
<p>Alvin, geri, Ramda, yang memvisualisasikan langit2 Hogwarts seperti yang gw minta, walopun yg bikin selangit2 9009 jd langit hogwarts blum kecapaian karena kita ga sempet nyoba pake cermin, but, it done great!!!!</p>
<p>Nadia, jah..gw nyerah dah kalo bikin logo Hogwarts ala LFN tanpa bantuan lo. engan tingkat kepusingan tinggi, gw mempercayakan lambang itu buat lo bikin, and gak salah, KEREN! Gw ga kebayang sampe sekeren itu. Ratu Corel lah kaw!! keren pisann!!</p>
<p>Buat Yudi, Hadi, Mecul, Tangkas, yg bikin lilin2 emas..</p>
<p>Buat Insan, Haekal, Alvin, Putra, Mangasi yang naek2 tangga n ikut ngelempar2 benang buat katrol.HAha..thx bgt..kalo ga bendera 4 warna gabakal  gantung.</p>
<p>Buat Adju Yudi yg udah bantuin jait n nyankutin benang kasur ke jarum yang lobangnya kelewat kecil.</p>
<p>Buat Firman yang udah minjemin segepoook kaen merah ke KL, dekor gabakal sekeren itu tanpa dominasi warna merah n kaen itu d ruangan, n yg penting, menghemat pengeluaran! Haha..</p>
<p>Buat the great electrician : Deps, Aban. Mangasi, Panji yang masangin n bikin sambungan buat lampu dinding. Simple but work. Keren lah. MAu anak telekomunikasi atopun EL, kalian tetep keren.</p>
<p>Buat Cakru PTJKN 2008 g sambungan lampunya gw pinjem bua dekor..</p>
<p>Buat semua Kru yg udah ngostum keren n ngebuat semua nya sangat harry potter</p>
<p>Buat Semua cakru yg bikin panji2 keren banget n kostum yg ok lah jadi makin harry potter.</p>
<p>Buat Haiva, manajer pddkn yg udah ngasi ksmpatan gw jd koor dekor brg cici</p>
<p>buat Ujep yg keukeuh dg harpot saat semua gak milih itu, gw juga ganyangka ide dekor di otak gw bisa diwujudkan gini. Terebih penampilan lo pas Dinner keren parah..I m ur fawkes dah, Kal..</p>
<p>Buat pa Kasim yang ngasi kesempatan ini di dekor dari malem.</p>
<p>buat ian yg nemenin gw k pasar baru ngangkot.</p>
<p>Buat Tiko yg bantuin bikin sayap gr2 gw telat bangun paginya (ketuduran gr2 ga tidur).</p>
<p>Dan buat smua yang terlibat di syukuran Obama ini yg gabisa gw sebutin 1-1. </p>
<p>Well done! And it done great! The best pelantikan ever. </p>
<p>Makasih udah bisa ngasih kenangan pelantikan se seru ini di kepengurusan Fungs ini. Thanks a lot.</p>
<p>Dan buat cakru, gw harap kalian bisa jadi kru-kru terbaik LFM, mengalahkan all effort kami pada semua pendidikan n pelantikan ini. Its ur turn now&#8230;</p>
<p> </p>
<p>.rahma utami aka maut</p>
<p>Fungsionaris LFM 2008-2009</p>
<p>Kepala Bidang Fotografi</p>
<p>Koor Dekor Syukuran Obama</p>
<p>Cakru Fotografi 2005</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[halo kita cakru LFM..!!]]></title>
<link>http://mbintanghp.wordpress.com/2009/02/08/halo-kita-cakru-lfm/</link>
<pubDate>Sun, 08 Feb 2009 15:20:28 +0000</pubDate>
<dc:creator>bintang</dc:creator>
<guid>http://mbintanghp.wordpress.com/2009/02/08/halo-kita-cakru-lfm/</guid>
<description><![CDATA[ehm!!,, akhir minggu ini cakru LFM 2008 dah dilantik jadi kru.. biar hampir ga pernah dateng ke pend]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>ehm!!,,</p>
<p>akhir minggu ini cakru LFM 2008 dah dilantik jadi kru.. biar hampir ga pernah dateng ke pendidikannya 2008 juga, tetep dateng aja ke malem pelantikannya.. hehe.. dan ternyata, skenario <span style="text-decoration:line-through;">penipuan</span> pelantikannya mereka jauh lebih sadis daripada pas yang angkatan saya (2006) ama angkatan 2007.. tapi tetep, pelantikannya 2006 lebih berkesan <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-380" title="lfm" src="http://mbintanghp.wordpress.com/files/2009/02/lfm-logo1.png" alt="lfm" width="146" height="135" /></p>
<p>seperti biasa, di malem pelantikannya diadain acara drama spontan tapi kaya film Click, si juri bisa memperlakukan mereka seperti kaya pake remote TV, macam Pause, Fast Forward, ganti bahasa, malah ampe bisa ganti channel juga.. makanya disebutnya human tv.. haha, pokoknya sumpah kocak abis.. jauh lebih rame daripada yang pas 2007.. tapi sekali lagi, tetep lebih rame human tv-nya angkatan 2006 &#62;:)</p>
<p>nah, juga seperti biasa, tiap angkatan disuruh bikin lagu angkatannya, tapi tetep make iramanya Mars LFM.. pake gaya joged barengnya juga cuy.. malem itu juga, si 2008 nampilin lagu angkatannya mereka.. selese 2008 nampil, entah kerasukan setan darimana, kru-kru 2006 terjun ke panggung buat nampilin lagu angkatan LFM 2006..</p>
<h3>buset!!<!--more--></h3>
<p>bener juga, dah dua taun lebih sejak terakir kali nyanyiin bareng-bareng tu lagu seangkatan 2006.. pernah juga sih nyanyiin tu lagu pas syukuran wisudaannya manajer pendidikannya angkatan 2006, Acha.. tapi ya ga seangkatan..</p>
<p>dan akhirnya kemaren dinyanyiin bareng-bareng lagi deh, biarpun 2006 yang ada cuma sekitar 20-an..</p>
<p>kenapa saya bilang kerasukan setan?? ya iyalah! serasa masih hapal aja liriknya x_x</p>
<p>tapi berkat kegilaan para kru 2006, bisa dinyanyiin juga tu lagu.. biarpun lupa-lupa inget, semuanya tetep masih inget ama bagian &#8220;Kapan sih dilantiknya???&#8221; wohohoho.. best part of the song.. 2008 yang ngedengerin pun langsung applause begitu ngedenger bagian itu..</p>
<p>so, biar ga lupa, siapa tau pas pelantikan taun depan masih bisa nyanyiin lagi tu lagu, nih saya nyoba nulis lirik lengkapnya =p</p>
<p>have a good read! <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote>
<p>Halo kita cakru LFM<br />
tampang keren juga punya isi<br />
anak unit lain pada ngiri<br />
karena LFM (tingtingting) tak tertandingi</p>
<p>Daripada diem-diem aja<br />
let&#8217;s dance together bersama kita<br />
senang-senang juga foya-foya<br />
tapi tetep ada (tingtingting) seriusnya</p>
<p>Wawancanda pendidikan &#8216;camarica syukwisuda udah dilewati<br />
Kamu lagi elo lagi you again maneh deui koe maning aduh cape deh</p>
<p>TA kita udah selesai<br />
tapi kita dilantiknya kapan<br />
anak unit lain udah punya unit<br />
tapi kita cakru (tingtingting) belum punya unit</p>
<p>Aduh capek kapan sih dilantiknya..??<br />
Kapan sih dilantiknya..????!?!<br />
Kapan sih dilantiknya..?!??!!!</p>
<p>Tetap semangat maju terus bersama yu bisa<br />
Tetap semangat maju terus bersama yu bisa</p>
<p>Tapi kapan dilantiknya..?!??!?</p>
<p>Udah bolak-balik ke LFM<br />
huntung syuting showing juga watching<br />
gawe bareng juga udah sering<br />
jangan sampai kita (tingtingting) jadi cakruga</p>
<p>Terima kasih pada semua<br />
mohon maaf bila tak sempurna<br />
semoga kita tetap semangat<br />
ketika menjadi (tingtingting) membangun (tingtingting) LFM (tingtingting) 2006!! YEAHH!!</p></blockquote>
<p>punten kalo salah-salah.. maklum =p</p>
<p>LFM is the best lah!</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[ramainya hari ini ^^]]></title>
<link>http://mbintanghp.wordpress.com/2009/02/07/ramainya-hari-ini/</link>
<pubDate>Fri, 06 Feb 2009 23:09:11 +0000</pubDate>
<dc:creator>bintang</dc:creator>
<guid>http://mbintanghp.wordpress.com/2009/02/07/ramainya-hari-ini/</guid>
<description><![CDATA[ehm!!,, wew kk wew,, dah lama ngga kaya gini, ngalaminn banyak acara tumplek di satu hari dari pagi ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>ehm!!,,</p>
<p>wew kk wew,, dah lama ngga kaya gini, ngalaminn banyak acara tumplek di satu hari dari pagi ampe malem,, malem minggu pula! T_T<br />
<span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p><span style="color:#ffffff;">.<br />
</span></p>
<p>ni dia nih :<br />
<strong><br />
1. kaderisasi WS @ R. multimedia stei pk. 7.30</strong></p>
<p>hmm harus dateng nih, dah lama ngga dateng =p<br />
<em>&#62;status : ga bentrok</em><br />
<span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p><strong>2. diklat lomba : road to galelobot @ R. multimedia stei pk. 10.00</strong></p>
<p>hohoho, proker sy d hme nih,, sekaligus sbgai pembuka rangkaian acara keprofesian,,<br />
<em>&#62;status : bentrok<!--more--></em><br />
<span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p><strong>3. nonton marathon olimpiade KM ITB @ CC pk. 10.00</strong></p>
<p>si opak ama hamdi jadi wakil hme buat turun di ni cabang atletik keliling itb,, go get gold&#8230;!!!<br />
<em>&#62;status : bentrok</em><br />
<span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p><strong>4. (re-) sosialisasi palapa 2006 @ R. multimedia stei pk. 11</strong></p>
<p>katanya sih acaranya jam 1 siang, tapi kenapa diumuminnya jam 11..??? tahpapa.. trs denger2 jadinya jam 12..<br />
<em>&#62;status : bentrok</em></p>
<p><span style="color:#ffffff;">.</span><br />
<strong>5. nonton tanding voli ce olimpiade KM ITB @ lap. CC pk. 13.00</strong></p>
<p>saatnya punggawa-punggawa voli ce hme turun,, lawan farmasi,, babak perempatfinal neh,, wajib banget dukung.. ~lebih prioritas daripada palapa =p<br />
<em>&#62;status : bentrok</em><br />
<span style="color:#ffffff;">.</span><br />
<strong><br />
6. pendidikan cakru LFM @ LFM pk. 13.00</strong></p>
<p>pendidikan buat angkatan 2008 nih.. pendidikan final lhooo <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  tampaknya ga bisa dateng dari awal, cuma bisa dari tengah-tengah..<br />
<em>&#62;status : bentrok</em><br />
<span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p><strong>7. rapat mingguan KENMI @ CC pk. 13.30</strong></p>
<p>nah ini dia,, bingung pilih mana antara nonton voli.. hahaha x_x<br />
<em>&#62;status : bentrok</em><br />
<span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p><strong>8. lanjutan pendidikan cakru LFM @ R. 9009 pk. 19.00</strong></p>
<p>ini dia bagian favorit saya,, pentas drama spontan para cakru,, pas angkatan saya (2006) kocak mampus,, berkesan banget pokoknya,, sayang pas 2007 ga serame 2006,, mari kita lihat 2008 ini? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
<em>&#62;status : bentrok</em><br />
<span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p><strong>9. sparring CS HME vs ARC @ HME pk. 19.30 &#62;:)</strong></p>
<p>sial, padahal ini saya daftar pertama lho.. heu, sayang, mungkin harus dilupakan (stroke) hanya bisa ikut sebentar gara-gara pengen dateng di LFM,, heuheu..<br />
<em>&#62;status : bentrok</em><br />
<span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><span style="color:#000000;">weleh weleh, pibentrokeun kieu?? hehe, boleh2, rame nih hari ini <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </span><br />
</span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Akhirnya]]></title>
<link>http://rayhannainsideout.wordpress.com/2009/01/12/akhirnya/</link>
<pubDate>Mon, 12 Jan 2009 16:27:15 +0000</pubDate>
<dc:creator>Nadia</dc:creator>
<guid>http://rayhannainsideout.wordpress.com/2009/01/12/akhirnya/</guid>
<description><![CDATA[Akhirnyaaaaaa, tugas akhir cakru LFM ITB kelar jugaa. Alhamdulillah. Setelah beberapa hari terakhir ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Akhirnyaaaaaa, tugas akhir cakru LFM ITB kelar jugaa. Alhamdulillah. Setelah beberapa hari terakhir hidup gue chaos banget: beberapa kali berpikir untuk cabut aja dari kegiatan berjuang menjari kru LFM (hehe), kamar gue berantakannya berlebihan, tidur gak beres, jarang di kosan sendiri (lebih sering ke kosan orang lain, haha), dan sebagainya. Hehe.</p>
<p>Hari ini gue nyelesaian gawean tugas akhir ini bareng temen sekelompok gue: Timothy dan Dimas di kosan si timoti. Kita bareng-bareng bikin packaging TA yang kalo dilihat-lihat lagi terlalu sederhana dibandingin sama kelompok-kelompok, tapi biarlah rumput tetangga memang selalu tampak lebih hijauuu (dalam hal ini sih emang lebih hijau yaa). Hahaha. Tapi nih yee, yang masang foto kelompok cuma kelompok gue sih kayaknya (seakan-akan hal ini penting). Biarinlah, yang penting asik dan beres.</p>
<p> </p>
<p>OKE BAIKLAH! Setelah gue tinggalkan dan gue terlantarkan, jadilah kamar gue kamar hancur banet (I mean it, people! gue sampe malu kalo ada orang liat kamar gue). Jadi, hal yang akan gue lakukan tumoro adalahh MEMBERESKAN KAMAR hingga menjadi bersih, wangi, rapi, canggih <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  Doakan saja tidak ada godaan dan gangguan yang menghalangi gue beres-beres kamar. hohoho.</p>
<p>Selanjutnya. Gue pengen jalan-jalan. I know it&#8217;s a bit unwise since I&#8217;ve spent a lot of money for this LFM things. Tapi tapi tapi.. gue ingin jalan. hehehe.  Jadi biarkanlah gue seperti ini.</p>
<p><em>eh eh.. kaki gue kesemutaaan, sampe-sampe gak bisa merasakan laptop gue taro di atasnya.</em></p>
<p> </p>
<p>Udah aaah, kantuk ini berlebihan.</p>
<p>ciao!</p>
<div id="attachment_169" class="wp-caption aligncenter" style="width: 359px"><img class="size-full wp-image-169" title="ada-jaln" src="http://rayhannainsideout.wordpress.com/files/2009/01/ada-jaln.jpg" alt="Ada Jalan" width="349" height="595" /><p class="wp-caption-text">Ada Jalan</p></div>
<p> </p>
<p>nadiaRayhanna</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[if one day]]></title>
<link>http://cavelier.wordpress.com/2009/01/10/if-one-day/</link>
<pubDate>Sat, 10 Jan 2009 00:31:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>kishu</dc:creator>
<guid>http://cavelier.wordpress.com/2009/01/10/if-one-day/</guid>
<description><![CDATA[Buat SMUA orang yg berharga buat gw, puisi yg gw temukan waktu SMA d internet, entah karya siapa dul]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Buat SMUA orang yg berharga buat gw,</p>
<p>puisi yg gw temukan waktu SMA d internet,<br />
entah karya siapa<br />
dulu, waktu sma, orang2 bilang ini puisi keren banget<br />
tapi gw gatau kenapa<br />
apa karena gw emang lemot ato telat dewasanya ato telat nyadarnya?<br />
tapi, ketika menemukan dan menyadari bahwa gw punya orang2 yg berharga bgt bwt gw di sekeliling gw.<br />
sangat.sangat.<br />
yea..this is for you, dedicated to all my precious treasure, called..friends (coz every treasure in my life starts from something called friend, him or her)</p>
<h1><strong>If one Day</strong></h1>
<p>If one day you feel like crying…call me<br />
I don’t promise that I will make you laugh, but I can cry with you.</p>
<p>If one day you want to run away, don’t be afraid to call me<br />
I don’t promise to ask you stop..but I can run with you</p>
<p>If one day you don’t want to listen anyone…call me<br />
I promise to be there for you. And I promise to be very quiet</p>
<p>But if one day you call… and there is no answer<br />
Come fast to see me, maybe I need you</p>
<p>If I ever ignored you,  I m sorry<br />
If I ever made you feel bad or put you down, I am sorry</p>
<p>If I ever thought I was bigger or better than you… I luv you<br />
Dony ever forget that!! Through bad and good times I ll always be here for you</p>
<p>I m sorry for everything wrong I’ve ever done<br />
Im writing this because what if tomorrow never comes?</p>
<p>What if I never get to say goodbye or give you a BIG hug?<br />
What if I never get to say I’m sorry or I LOVE YOU?<br />
Because what if tomorrow never comes?<br />
I LOVE YOU…friends always</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
