<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>mahasiswa &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/mahasiswa/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "mahasiswa"</description>
	<pubDate>Sun, 29 Nov 2009 23:55:58 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[me and blog,, bukan meblog]]></title>
<link>http://yadhinspire.wordpress.com/2009/11/28/me-and-blog-bukan-meblog/</link>
<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 17:27:41 +0000</pubDate>
<dc:creator>yadhinspire</dc:creator>
<guid>http://yadhinspire.wordpress.com/2009/11/28/me-and-blog-bukan-meblog/</guid>
<description><![CDATA[saya dan blog, sebuah kombinasi yang pas, (mungkin) yang mampu menciptakan harmonisasi yang eksentri]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>saya dan blog, sebuah kombinasi yang pas, (mungkin) yang mampu menciptakan harmonisasi yang eksentris yang bisa disuguhkan untuk para pembaca.</p>
<p>Kebiasaan ngeBlog ini emang baru saya tekuni beberapa saat ini, terhitung mungkin sekitar  satu bulan yang lalu, namun beberapa minggu ini memang sempat sangat vakum, karena memang sedang sangat sibuk mengurusi dua acara sekaligus, namun thanks god, sekarang saya harap saya bisa menulis dengan leluasa kembali.</p>
<p>Menulis saya jadikan sebagai sarana saya dalam meluangkan apa yang saya pikirkan. Saya yakin kalo banyak orang menyadari ke Sanguinan saya, Saya adalah seorang pembicara. Ketika melihat sesuatu, saya pasti memikirkannya, dan saya selalu menginginkan untuk membicarakan hal itu. Nah disini lewat menulis, saya berusaha untuk mengambil peluang dari kekritisan saya menjadi hal yang saya harap bisa bermanfaat buat diri saya dan orang orang di sekitar saya.</p>
<p>Menulis Blog juga adalah sebuah kontribusi saya untuk negeri saya. Dengan menulis blog saya berusaha untuk mendorong masyarakat untuk semakin kritis dan turut berusaha mensukseskan program menkominfo program sejuta blog</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Belajar lagi... ujian lagi (lagi-lagi)]]></title>
<link>http://yorijuly14.wordpress.com/2009/11/27/belajar-lagi-ujian-lagi-lagi-lagi/</link>
<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 08:26:10 +0000</pubDate>
<dc:creator>yoyul</dc:creator>
<guid>http://yorijuly14.wordpress.com/2009/11/27/belajar-lagi-ujian-lagi-lagi-lagi/</guid>
<description><![CDATA[Saya tertarik dengan sebuah tulisan seorang teman yang menceritakan tentang begitu mudahnya pelajara]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://yorijuly14.wordpress.com/files/2009/11/nyontek-ujian.jpg"><img class="size-medium wp-image-23 alignleft" title="nyontek ujian" src="http://yorijuly14.wordpress.com/files/2009/11/nyontek-ujian.jpg?w=232" alt="" width="256" height="331" /></a>Saya tertarik dengan sebuah tulisan seorang teman yang menceritakan tentang begitu mudahnya pelajaran yang sudah ia pahami menjadi lenyap dari kepalanya hanya berselang 2-3 hari setelah ujian dilaksanakan. Sedangkan seorang teman lainnya yang mengatakan bahwa pelajaran tersebut tidak pernah hilang dari ingatannya, bukan karena memorinya yang bagus atau karena gaya belajarnya yang baik, tapi karena memang ia sama sekali tidak belajar dan tidak memasukkan pemahaman apa pun ke dalam kepalanya sehingga memang benar, tidak ada pelajaran yang hilang dari ingatannya.</p>
<blockquote><p>Menyoal gaya belajar dan beberapa tanggapan kurang puas dari pelajar/ mahasiswa terhadap metode belajar dan penilaian terhadap hasil pelajaran saat ini, sepertinya ada beberapa hal yang harus didudukkan terlebih dahulu. Mungkin akan lebih baik kalau hal ini kita runut dalam bentuk pertanyaan<!--more--></p></blockquote>
<p><strong># Mengapa kita harus belajar</strong><br />
Beberapa versi jawaban sudah pernah saya terima tentang mengapa kita harus belajar dan mengapa kita harus kuliah. Ada yang mengatakan bahwa kita belajar supaya kita tidak tertinggal (bukan hanya sekedar tinggal kelas, tapi tertinggal dalam hal tingkat peradaban). Selain itu, tidak sedikit juga yang mengatakan bahwa kita harus belajar supaya mudah dalam mencari pekerjaan. Atau mungkin masih banyak latar belakang dan alasan lain yang akan diungkapkan oleh teman-teman tentang mengapa kita harus belajar (di sekolah maupun kuliah). Mungkin tidak ada jawaban yang salah, tapi saya lebih suka mengatakan bahwa sedikit sekali jawaban teman-teman yang tepat.<br />
Nah&#8230; sepertinya perlu saya sampaikan dan luruskan, terutama bagi saudara-saudaraku seiman, bahwa kita belajar/ kuliah KARENA PERINTAH ALLAH DAN RASULULLAH, bukan karena yang lain. Tholabul ‘ilmi fariidhotan ‘alaa kulli muslimin wa muslima. Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap diri muslim dan muslimah. Terserah mau ilmu apa aja (mo ilmu farmasi, kedokteran, sosial, sains, dll&#8230; pokoke ilmu yang berguna). Latar belakang ini menjadi sangat penting untuk kita dudukkan. Mengapa? karena kalau dasar kita belajar bukan karena Allah, sepertinya ada yang kurang pas kalau kita menyebut bahwa kita kuliah adalah dalam rangka ibadah, karena yang namanya ibadah haruslah Lillahi ta’aala. So, change ur mind about why u should study n try to explore the knowledge&#8230;</p>
<p><strong># Mengapa harus ada ujian (UTS &#38; UAS)</strong><br />
Dalam mempelajari suatu ilmu, ada yang suatu istilah yang mungkin agak jarang kita wacanakan, yakninya ASSESMENT. Secara sederhana mungkin dapat kita bahasakan MENGETAHUI TINGKAT PEMAHAMAN PELAJAR. Suatu ilmu biasanya mempunyai tingkatan. Misalnya: kimia organik 1 dan kimia organik 2 (koq jadi langsung teringat kimia organik ya&#8230;?), farmakologi 1 dan farmakologi 2, dsb. Nah&#8230; biasanya, yang namanya 2 pasti adalah lanjutan dari 1 (ada yang tidak sepakat&#8230;?). Rasanya agak mustahil kita bisa mengerti bagaimana reaksi-reaksi kimia terjadi kalau kita tidak memahami bagaimana ikatan-ikatan yang terjadi dalam suatu molekul. Dengan kata lain, kita harus mengerti dulu KO 1, barulah kita bisa mempelajari KO 2. Agak mustahil juga kita mengerti bagaimana mekanisme kerja obat-obat saraf otonom kalau kita tidak memahami terlebih dahulu bagaimana normalnya saraf otonom itu bekerja. Dengan kata lain, kita harus terlebih dahulu mengerti&#8230;. (ada yang bisa melanjutkan&#8230;? hehe&#8230;)<br />
Nah&#8230; untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta didik terhadap suatu subjek pengajaran, tidak ada cara lain kecuali adanya assesment, atau yang saat ini kita kenal dengan ujian. Dengan kata lain, ujian adalah salah satu cara untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta didik.<br />
Saat ini mungkin banyak di antara kita yang protes tentang entity dari ujian itu sendiri. Misalnya: soal ujian yang tidak representatif (tidak mewakili bahan perkuliahan), waktu ujian yang kurang pas, metode penilaian yang tidak fair, dll. Dari berbagai permasalahan ini, saya tertarik untuk mengomentari salah satu komentar dari sahabat yang mengatakan “rasanya tidak fair kalau proses belajar kita yang 1 semester hanya ditentukan/ divonis dalam waktu 1 hari (yaitu pas UAS)”.<br />
Tanggapan dan protes seperti ini saya pikir tidak ada salahnya. Tapi sepertinya kita harus ingat suatu kaidah umum bahwa kalau kita mau fair, KITA HARUS PUNYA SOLUSI UNTUK SUATU HAL YANG TIDAK KITA SEPAKATI. Artinya, kritikan harus dibarengi dengan solusi. Pertanyaannya adalah: IS THERE ANY OTHER ASSESSMENT METHOD WHICH IS BETTER THAN THE CURRENT ONE&#8230;? (bagi yang kurang mengerti pertanyaannya, nih ditranslete-in “apakah ada metode assesment yang lebih baik dari pada metode ujian yang digunakan saat ini&#8230;?). Jawabannya adalah: untuk saat ini, dengan kondisi seperti ini, dan dengan fasilitas pendidikan seperti ini, dan dengan kondisi sivitas akademika seperti ini, metode assesment yang kita gunakan saat ini adalah metode yang paling memungkinkan. Penilaian terhadap pemahaman mahasiswa dalam suatu objek perkuliahan akan representatif 100% jika diadakan ujian lisan dengan dipanggil satu-satu oleh dosennya, lalu diberikan pertanyaan2 yang sudah disiapkan dosen. Tapi mungkin g ya&#8230;? butuh waktu berapa lama? Butuh dosen berapa orang? Mahasiswanya mau apa enggak? Tempatnya dimana ya? Dan berbagai macam kendala teknis lainnya yang akan jadi hambatan. Sebagai pertanyaan tambahan, kira-kira metode ujian di kampus-kampus top di luar negeri kayak apa ya&#8230;? (sepertinya g jauh beda tuh&#8230;)</p>
<p><strong># Mengapa tidak boleh nyontek/ cheating pas lagi ujian</strong><br />
Mungkin sering kita temui di lapangan (atau jangan-jangan pengalaman pribadi sebagai pelaku) bahwa kecurangan sering terjadi ketika kita ujian. Bentuk yang paling umum adalah mencontek, disamping metode lainnya seperti: dengan terang-terangan membuka buku (khusus untuk tipe dosen pengawas tertentu hal ini tidaklah fatal), saling berkomunikasi depan belakang kiri kanan, bikin jimat, dll&#8230; (kabarnya metode ini senantiasa dikembangkan dengan pemanfaatan teknologi IT, mau bocoran&#8230;?). The main question wil be: bolehkah curang dalam ujian? (pertanyaannya konyol sekali&#8230; hehe&#8230;). Yang namanya curang biasanya g boleh&#8230;<br />
Salah satu item assessment yang sepertinya kurang mendapat perhatian dari stakeholder pendidikan adalah tentang validitas penilaian (stakeholder apaan hayo&#8230;? liat di kamus ya&#8230;!). Pihak yang berwenang (dalam hal ini lebih tepatnya adalah dosen) sepertinya kurang maksimal dalam mengusahakan bagaimana supaya nilai mahasiswa yang mereka dapatkan nantinya adalah betul-betul representasi dari pemahaman mereka. Hal ini penting supaya angka yang mereka berikan layak untuk dikatakan sebagai cerminan dari pemahaman mahasiswa, dan representasi dari kualitas mahasiswa, sehingga layak juga untuk menentukan kelulusan mahasiswa.<br />
Mungkin pihak kampus sudah melakukan berbagai upaya supaya proses quiz, UTS dan UAS dapat dilaksanakan dengan baik. Dengan kata lain supaya proses ujian berlangsung dengan jujur. Misalnya: dengan pengawasan yang baik, ancaman sanksi yang cukup berat, model soal yang tidak memungkinkan untuk curang, dsb. Namun, jarang sekali atau bahkan tidak pernah pihak kampus membangun pemahaman dan kesadaran kepada mahasiswa tentang pentingnya berlaku jujur, tentang harusnya bersikap benar, dan tentang tingginya derajat kejujuran. Terlebih khusus lagi, kampus jarang/ tidak pernah membangun pemahaman tentang mengapa kita secara akademis tidak boleh curang dalam ujian (secara normatif kita tau bahwa curang dalam ujian adalah melanggar norma, atau secara agama kita juga tau bahwa curang dalam ujian adalah dosa, tapi secara akademis kita mungkin tidak difahamkan mengapa curang dalam ujian adalah gak akademis banget).<br />
So the conclusions will be:<br />
1. Belajar adalah suatu keharusan (kewajiban), belajar untuk mengejar ketertinggalan, belajar untuk membangun peradaban. Belajar adalah aktivitas yang menyenangkan, belajar adalah fitrah manusia.<br />
2. Ujian adalah suatu keharusan, ujian untuk mengetahui kualitas diri. Seorang hamba akan diuji oleh Tuhannya supaya derajat hamba tersebut meningkat. Seorang mahasiswa akan diuji supaya kualitas akademiknya meningkat.<br />
3. Kejujuran adalah keharusan. Kalau kita membenci korupsinya para pejabat, kita mestinya juga membenci kecurangannya para mahasiswa peserta ujian. Kejujuran adalah harga diri, kejujuran adalah harga mati. Pemuda yang jujur adalah harapan agama, harapan bangsa, dan harapan pemudi (koor: huuuu&#8230;&#8230; )</p>
<p>SELAMAT UJIAN, DO UR BEST</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Penggabungan UN-SNMPTN tidak Pengaruhi Kuota Mahasiswa ]]></title>
<link>http://samanui.wordpress.com/2009/11/26/penggabungan-un-snmptn-tidak-pengaruhi-kuota-mahasiswa/</link>
<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 21:28:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>Aulia</dc:creator>
<guid>http://samanui.wordpress.com/2009/11/26/penggabungan-un-snmptn-tidak-pengaruhi-kuota-mahasiswa/</guid>
<description><![CDATA[Penggabungan antara Ujian Nasional (UN) dengan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPT]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Penggabungan antara Ujian Nasional (UN) dengan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPT]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Berbuat Mesum, Sepasang Mahasiswa Ditangkap]]></title>
<link>http://jasadh.wordpress.com/2009/11/25/berbuat-mesum-sepasang-mahasiswa-ditangkap/</link>
<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 08:55:20 +0000</pubDate>
<dc:creator>jasadh</dc:creator>
<guid>http://jasadh.wordpress.com/2009/11/25/berbuat-mesum-sepasang-mahasiswa-ditangkap/</guid>
<description><![CDATA[Sepasang kekasih, Rizal dan Ida, mahasiswa semester VII sebuah perguruan tinggi swasta di Makassar, ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;">Sepasang kekasih, Rizal dan Ida, mahasiswa semester VII sebuah perguruan tinggi swasta di Makassar, dibekuk warga. Keduanya terpergok berbuat mesum dalam kamar kos.<!--more--></p>
<p>Peristiwa ini terjadi kamar kos Ida di Jalan Bontotanganga No 23, Rabu (25/11), dini hari. Berawal dari keluhan warga setempat yang cukup resah dengan aktifitas kedua pelaku yang diduga sering berbuat mesum.</p>
<p>Mendapat laporan warga, Syamsuddin, kepala keamanan lingkungan setempat kemudian melakukan penggerebekan untuk memastikan informasi tersebut. Ternyata benar, keduanya kedapatan sedang berbuat mesum di tempat tidur.</p>
<p>Selanjutnya mereka digelandang ke kantor Polisi Sektor Kota Rappocini oleh para warga yang mengawalnya. Saking malunya, kedua mahasiswa yang mengendarai sepeda motor ini menutup matanya saat sorotan kamera mengarah ke wajahnya begitu akan tiba di kantor polisi. Akibatnya, sepasang kekasih ini sempat menabrak sebuah mobil. &#8220;Kami tidak berbuat apa-apa,&#8221; ucap Rizal.</p>
<p>Kepala Kepolisian Sektor Kota Rappocini, Ajun Komisaris Polisi Haryadi membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun, sepasang kekasih itu dipulangkan setelah diberikan pembinaan. &#8220;Kami hanya berikan pembinaan supaya tidak mengulangi kembali perbuatannya. Jika melanggar akan kami tahan,&#8221; tegasnya melalui telpon.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#888888;">tempo</span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pemilihan Raya Mahasiswa : Mencontoh dan Memberi Contoh]]></title>
<link>http://antivetsin.wordpress.com/2009/11/24/pemilihan-raya-mahasiswa-mencontoh-dan-memberi-contoh/</link>
<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 15:56:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>n a n a</dc:creator>
<guid>http://antivetsin.wordpress.com/2009/11/24/pemilihan-raya-mahasiswa-mencontoh-dan-memberi-contoh/</guid>
<description><![CDATA[Terhitung semenjak reformasi 1998, pemilihan pemimpin dengan menjaring partisipasi publik sebesar-be]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Terhitung semenjak reformasi 1998, pemilihan pemimpin dengan menjaring partisipasi publik sebesar-be]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Gw ditawarin jadi JOKI Ujian masuk calon Mahasiswa!!!]]></title>
<link>http://yanuardhiabe.wordpress.com/2009/11/24/joki-ujian-masuk/</link>
<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 02:11:20 +0000</pubDate>
<dc:creator>abe</dc:creator>
<guid>http://yanuardhiabe.wordpress.com/2009/11/24/joki-ujian-masuk/</guid>
<description><![CDATA[gila gila gila&#8230;&#8230;.itu kata yg uncul dalem ati gw&#8230;ya, kenapa engga&#8230;sesuai judu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:justify;">gila gila gila&#8230;&#8230;.itu kata yg uncul dalem ati gw&#8230;ya, kenapa engga&#8230;sesuai judul di atas noh&#8230;gw ditawarin jadi joki ujian masuk calon mahasiswa! gila niy orang yang nawarin gw&#8230;gag liat apa cowo ganteng kaya gw gini ditawarin joki??! *<em>masi inget kata ibu gw di postingan kmaren kan?? see!</em>* Tuh anak gag liat2 apa kalo orang kaya gw otaknya cuman bisa buat mikir gmn cara terbaik jailin orang! arrrgh&#8230;stress!</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://yanuardhiabe.wordpress.com/files/2009/11/joki.jpg"><img class="size-medium wp-image-64 aligncenter" title="joki" src="http://yanuardhiabe.wordpress.com/files/2009/11/joki.jpg?w=216" alt="" width="216" height="300" /></a><!--more--></p>
<p style="text-align:justify;">jadi gini ceritanya, kmaren sore gw OL di Kos gw buka2 fesbug ama Lapak dagangan gw, nah karna iseng gag ada temen&#8230;gw ngajak chat temen fesbug gw yg sejatinya masih satu kampus ama gw! dia ade angkatan gw siy&#8230;cewe lagi, panggil aja jamila *<em>bukan nama sebenarnya</em>*&#8230;hedewwwh&#8230;gila niy orang..oke, maka terjadilah pembicaraan dari bahas presentasi kuliah, buku sampe bisnis. Nah pas bicara bisnis, eh tiba2 dia nyeletuk&#8230;..niy pembicaraan gw:</p>
<p style="text-align:justify;">&#8230;&#8230;&#8230;.<em>udah terjadi pemicaraan panjang dan akhirnya</em>&#8230;&#8230;&#8230;.<br />
jamila    : mas mas, mau ikut bisnisku engga?<br />
abe         : bisnis apaan?<br />
jamila    : membantu calon mahasiswa baru untuk kuliah&#8230;??<br />
abe         : *<em>dalem ati, gila gokil banget niy kata2nya, karna masi blum ngerti so gw masi pengen nanya2 lagi kek apa bisnisnya..</em>*<br />
itu bisnisnya gmn..???<br />
jamila    : ya kita bantuin calon mahasiswa yang mau masuk kuliah.jadi masternya&#8230;.gitu&#8230;<br />
abe         : *<em>karna sejatinya gw cerdas, gw lagsung nangkep niy maksud nya</em>*<br />
jadi JOKI ya??<br />
jamila    : emh&#8230;ya, mirip2 lah mas&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">abe          : ooooooh&#8230;i see, jadi cara kerjanya gmn??? kalo ketangkep gmn??? trus ujian masuk universitas mana aja??? *saking semangatnya pengen ngorek gmn cara kerja joki ky gitu*</p>
<p style="text-align:justify;">jamila    : jadi kita itu punya jaringan mas yang bekerja, nanti kita cari calon mahasiswa yg mirip kita, trus fotonya di edit&#8230;yg edit foto ada sendiri, trus kita juga JOINAN AMA PANITIA UJIAN</p>
<p style="text-align:justify;">MASUKuniversitasnya tuh kalo di jogja di UNIVERSITAS ISLAM ALMAMATER WARNA BIRU DI JOGJA, program UNIVERSITAS GAMBAR MATAHARI, sama yang terbaruUNIVERSITAS</p>
<p style="text-align:justify;">KRISTEN DI  WILAYAH jogja<br />
kalo di luar juga banyak mas, ada universitas bangsa indonesia, institut terkenal bandung, universitas pahlawan keren di makasar, sekolah tinggi amal baik negara&#8230;banyak lah..itu jaringanya</p>
<p style="text-align:justify;">banyak mas&#8230;<br />
*<em>maaph, sengaja gw ganti nama2 univ.nya, temen2 bisa tebak sendiri</em> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> *<br />
abe          : owh&#8230;trus kalo ketangkep gmn?? *gw berfikir, wah kalo gw ikut trus ketangkep, bisa jadi aib terbaik abad milenium tar! :p*<br />
jamila    : kalo universitas islam almamater biru, paling nanti ditanyain satpam, trus kita kasih uang tuh satpam&#8230;udah deh&#8230;<br />
abe         : *<em>dalem ati, what??? serendah itukah moral kita skarang, cuma buat nyari makan???</em>* owwhh&#8230;.gitu yah&#8230;trus kita dapetnya apa??<br />
jamila    : kalo di jurusan kedokteran di swasta kita dapet 4-5 juta 1 orang, kalo di negeri kita dapet 30-50 juta<br />
abe          : what??? gokil&#8230;. *nahan iman supaya gag terjerumus&#8230;ceile&#8230;keren kan gw???haha <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> *<br />
jamila    : iya mas&#8230;tar selese ujian, udah deh..kita ambil duitnya&#8230;<br />
abe         : owh gitu, ya ya ya&#8230;..</p>
<p style="text-align:justify;">&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.<em>dan perbincangan masi berlanjut&#8230;&#8230;intinya gw gag bisa ikut&#8230;..gw masi sayang ortu n masa depan gw yang halal&#8230;.haha</em>&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>dari sini gw cuman berfikir, ternyata gag cuman polisi, tentara ato pegawai negeri ajah yang masuk pake bayar duit&#8230;.mafia kaya gini emang di segala bagian ada&#8230;.beuh&#8230;.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Berpoligami dengan Organisasi Intra dan Ekstra Kampus]]></title>
<link>http://ressay.wordpress.com/2009/11/23/berpoligami-dengan-organisasi-intra-dan-ekstra-kampus/</link>
<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 19:24:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>ressay</dc:creator>
<guid>http://ressay.wordpress.com/2009/11/23/berpoligami-dengan-organisasi-intra-dan-ekstra-kampus/</guid>
<description><![CDATA[Judul tulisan ini bukan bermaksud untuk mengkampanyekan praktek poligami yang dilakukan oleh beberap]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Judul tulisan ini bukan bermaksud untuk mengkampanyekan praktek poligami yang dilakukan oleh beberap]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mahasiswa UGM Pecahkan Rekor MURI]]></title>
<link>http://pemiluteknik09.wordpress.com/2009/11/22/mahasiswa-ugm-pecahkan-rekor-muri/</link>
<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 14:29:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>Jup'S</dc:creator>
<guid>http://pemiluteknik09.wordpress.com/2009/11/22/mahasiswa-ugm-pecahkan-rekor-muri/</guid>
<description><![CDATA[Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Fakultas Teknik (KMFT) UGM mengelar Orasi Kebangsaan de]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><span style="color:#808000;"><a href="http://pemiluteknik09.wordpress.com/files/2009/11/6be3bc5d55c37418f5fb50ef8fe5a258.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-38" title="6be3bc5d55c37418f5fb50ef8fe5a258" src="http://pemiluteknik09.wordpress.com/files/2009/11/6be3bc5d55c37418f5fb50ef8fe5a258.jpg?w=300" alt="" width="300" height="225" /></a>Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Fakultas Teknik (KMFT) UGM mengelar Orasi Kebangsaan dengan memakai 33 bahasa adat yang dilaksanakan di halaman kampus Fakultas Teknik UGM, Sabtu (21/11). Orasi yang dibacakan oleh 33 orang mahasiswa UGM dari tiap-tiap daerah ini, tercatat masuk Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai orasi terbanyak.Ketua Panitia Orasi Kebangsaan BEM KMFT UGM, Septyan Bayu Angga mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk lebih menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan masyarakat di Indonesia. &#8220;UGM dikenal sebagai miniatur Indonesia, yang didalamnya banyak terdapat mahasiswa yang berasal dari seluruh nusantara. Sebagai penggerak semangat nasioalisme agar tidak kehilangan jatidiri bangsa dan tetap dalam ikatan persatuan kesatuan orasi ini disajikan,” kata Bayu.</p>
<p>Ditambahkannya, acara ini juga merupakan puncak dari rangkaian kegiatan yang digelar BEM KMFT sejak tanggal 18 hingga 21 November 2009. Acara pembacaan orasi yang masing-masing diberi waktu 5 menit ini diharapkan dapat mengena dimasyarakat daerah untuk tetap mencintai bahasa daerahnya.</p>
<p></span></p>
<p><a rel="nofollow" href="http://www.krjogja.com/krjogja/news/detail/9255/Orasi.33.Bahasa..Mahasiswa.UGM.Pecahkan.Rekor.MURI.html" target="_blank">http://www.krjogja.com/krjogja/news/detail/9255/Orasi.33.Bahasa..Mahasiswa.UGM.Pecahkan.Rekor.MURI.html</a></p>
<p>_____________________________________________________________________</p>
<p><em><span style="color:#ff6600;">“….Seorang hebat akan memunculkan kehebatan yang lebih besar jika ia bertemu dengan orang hebat lainnya. Individu cerdas akan melahirkan kecerdasan yang luar buasa gemilang jika ia bekerja sama dengan individu cerdas lainnya. Tapi ternyata orang hebat yang satu tak mudah dipertemukan dengan orang hebat lainnya. Lalu potensi kehebatan ini seperti daun kering, gugur dari pohon lalu berserakan. Maka peran organisasi adalah mengumpulkan daun-daun yang berserak, menggabungkan kecerdasan terpendam dari individu-individu yang ada di dalamnya…(Anis Matta).”</span></em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[OSKM ITB 2005]]></title>
<link>http://aryansah.wordpress.com/2009/11/21/oskm-itb-2005/</link>
<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 04:34:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>Aryansah Pradanaputra</dc:creator>
<guid>http://aryansah.wordpress.com/2009/11/21/oskm-itb-2005/</guid>
<description><![CDATA[OSKM ITB 2005 (Orientasi Studi Keluarga Mahasiswa ITB 2005) Integrasi dan Pembelajaran&#8230;]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><span style='text-align:center; display: block;'><object width='425' height='350'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/3oMhE-bqR_s&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' /><param name='allowfullscreen' value='true' /><param name='wmode' value='transparent' /><embed src='http://www.youtube.com/v/3oMhE-bqR_s&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;hd=0' type='application/x-shockwave-flash' allowfullscreen='true' width='425' height='350' wmode='transparent'></embed></object></span></p>
<p>OSKM ITB 2005 (Orientasi Studi Keluarga Mahasiswa ITB 2005)</p>
<p>Integrasi dan Pembelajaran&#8230;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Desember 2009]]></title>
<link>http://anekatasbatik.wordpress.com/2009/11/20/desember-2009/</link>
<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 13:33:49 +0000</pubDate>
<dc:creator>anekatasbatik</dc:creator>
<guid>http://anekatasbatik.wordpress.com/2009/11/20/desember-2009/</guid>
<description><![CDATA[Seluruh Tas Batik setelah di dokumentasikan secara langsung akan di posting pada tanggal 16 Desember]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Seluruh Tas Batik setelah di dokumentasikan secara langsung akan di posting pada tanggal <strong>16 Desember 2009.</strong> Bertepatan dengan postingan tersebut pemesanan Tas Batik sudah mulai beroperasi. Sebagai Perusahaan yang mengerti akan permintaan konsumen, maka selama tanggal 16-31 Desember dikenakan<strong> Potongan sebesar 10%</strong>. Ditambah Lagi 10% Bagi Mahasiswa di Kota Malang. Pemotongan harga 10% bagi mahasiswa, setelah harga di potong 10% yang pertama.</p>
<p>Jangan ragu lagi, siapkan diri anda untuk menggunakan produk-produk Tas Batik Kami…</p>
<p>Terimakasih</p>
<p>Owner: David Primadhani</p>
<p>Please Call: 081 25 2345 216/085 645 73 1612/0341-998 5054</p>
<p><a href="//www.socialmarker.com/?link='+encodeURIComponent (location.href)+'&#38;title='+encodeURIComponent( document.title);"><img src="http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" border="0" alt="share" /></a><a href="http://www.socialmarker.com">Social Bookmarking</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Launching Tas Batik Malang]]></title>
<link>http://grosirtasbatik.wordpress.com/2009/11/20/16/</link>
<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 08:22:16 +0000</pubDate>
<dc:creator>jualtasbatik</dc:creator>
<guid>http://grosirtasbatik.wordpress.com/2009/11/20/16/</guid>
<description><![CDATA[Akan segera di buka produk TAS BATIK buatan kota Malang. Perkiraan Launching pada tanggal 16 Desembe]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Akan segera di buka produk TAS BATIK buatan kota Malang. Perkiraan Launching pada tanggal 16 Desember 2009. Dibuat oleh tangan-tangan profesional di bidangnya. Pemesanan produk dapat dilakukan dengan pesan melalui e-mail, sms, telepon, chating atau ketemu langsung.</p>
<p>Motif batik berasal dari Batik Solo, Batik Pekalongan, Batik Jogja dan yang lainnya.     Sasaran Tas Batik ini adalah untuk Kalangan Mahasiswa, Pelajar, Rumah Tangga, Pegawai Kantor, Dosen, Karyawan dan sebagainya.</p>
<p>Bagi yang masih kuliah di Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Muhammadiyah Malang, Polinema, Universitas Merdeka, Universitas Gajayana, Universitas Widya Gama dan Universitas Kajuruhan, Silahkan anda membawa atau mengirim soft copy KTM ke alamat email kami sebelum membayar, secara langsung anda akan mendapatkan<strong> potongan sebesar 10%</strong>.</p>
<p>Ayo kita tingkatkan kecintaan budaya kita melalui BATIK.</p>
<p>Owner: David Primadhani</p>
<p>Please Call: 081 25 2345 216/085 645 73 1612/0341-998 5054</p>
<p><a href="//www.socialmarker.com/?link='+encodeURIComponent (location.href)+'&#38;title='+encodeURIComponent( document.title);"><img src="http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" border="0" alt="share" /></a><a href="http://www.socialmarker.com">Social Bookmarking</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[ Politeknik Astra Tawarkan Beasiswa Rp 4,4 Miliar]]></title>
<link>http://samanui.wordpress.com/2009/11/20/politeknik-astra-tawarkan-beasiswa-rp-44-miliar/</link>
<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 07:23:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>Aulia</dc:creator>
<guid>http://samanui.wordpress.com/2009/11/20/politeknik-astra-tawarkan-beasiswa-rp-44-miliar/</guid>
<description><![CDATA[Politeknik Manufaktur Astra menawarkan beasiswa sebesar Rp 4,4 miliar bagi 84 mahasiswa pada periode]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Politeknik Manufaktur Astra menawarkan beasiswa sebesar Rp 4,4 miliar bagi 84 mahasiswa pada periode]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Satelit Buatan Mahasiswa Indonesia Diluncurkan 2012]]></title>
<link>http://diannurdiana28.wordpress.com/2009/11/20/satelit-buatan-mahasiswa-indonesia-diluncurkan-2012/</link>
<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 06:00:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>Dian Nurdiana</dc:creator>
<guid>http://diannurdiana28.wordpress.com/2009/11/20/satelit-buatan-mahasiswa-indonesia-diluncurkan-2012/</guid>
<description><![CDATA[Satelit mini atau nano satelit buatan mahasiswa Indonesia akan diluncurkan pada tahun 2012. Ini kare]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Satelit mini atau nano satelit buatan mahasiswa Indonesia akan diluncurkan pada tahun 2012. Ini karena pembahasan antarmahasiswa UGM, ITB, ITS, UI, dan PENS ITS serta mahasiswa Indonesia di luar negeri sudah dimulai. Demikian ANTARA, Senin (19/10).</p>
<p>Hal itu dikatakan Dedy H.B. Wicaksono, peneliti asal Indonesia di TU Delft Belanda di sela-sela Lokakarya INSPIRE (Indonesian Nano Satellite Platform Initiative for Research &#38; Education) di PENS ITS, Surabaya. Teknologi satelit sangat dibutuhkan Indonesia untuk berbagai bidang, seperti, peta hutan, perikanan, bencana alam, kepulauan, kriminalitas laut, dan sebagainya.<!--more--></p>
<p>Teknologi nano dipilih lantaran teknolog ini lebih murah. Jika dibandingkan dengan teknologi satelit besar yang memakan biaya ratusan miliar bahkan triliunan rupiah, teknologi nano hanya menghabiskan biaya sekitar 5 miliar rupiah. Karena itu, kata penggagas INSPIRE itu, para dosen dapat mendorong mahasiswa telekomunikasi yang selama ini merumuskan tugas akhir tentang alat-alat telekomunikasi seperti telepon seluler, kini dapat beralih ke bidang satelit.</p>
<p>Senada dengan itu, Sekretaris Menkominfo, Dr Eng. Son Kuswadi, menyatakan dana pembuatan nano-satelit hanya Rp5 miliar dan bila dimulai dengan pertemuan, penelitian, hingga akhirnya peluncuran nano-satelit, maka akan dibutuhkan dana sekitar 10 miliar rupiah. &#8220;Tahun 2012 akan kita lakukan peluncuran, apakah peluncuran akan memanfaatkan lembaga sejenis LAPAN di Indonesia yang sudah memiliki lokasi peluncuran roket atau mungkin LAPAN juga sudah siap pada tahun itu,&#8221; katanya.(YUS)</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[LOMBA KARYA TULIS BIDANG KEARSIPAN TAHUN 2009 (ANRI deadline 1 des 2009)]]></title>
<link>http://inspirasiibu.wordpress.com/2009/11/20/lomba-karya-tulis-bidang-kearsipan-tahun-2009-anri-deadline-1-des-2009/</link>
<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 03:43:38 +0000</pubDate>
<dc:creator>resi2009</dc:creator>
<guid>http://inspirasiibu.wordpress.com/2009/11/20/lomba-karya-tulis-bidang-kearsipan-tahun-2009-anri-deadline-1-des-2009/</guid>
<description><![CDATA[LOMBA KARYA TULIS BIDANG KEARSIPAN TAHUN 2009 Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) akan Menyelen]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><b>LOMBA KARYA TULIS BIDANG KEARSIPAN TAHUN 2009 </b></p>
<p>Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) akan Menyelenggarakan Lomba Karya Tulis Kearsipan bagi: Pelajar SLTA, Mahasiswa, dan Umum</p>
<p>TEMA :</p>
<p>“PERAN ARSIP DALAM KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA”</p>
<p>Sub Tema :</p>
<p>1. Arsip Masuk Desa sebagai Penunjang Ujung Tombak Layanan Publik</p>
<p>2. Upaya Mewujudkan Masyarakat Sadar Arsip</p>
<p>3. Penyelamatan Arsip dari Ancaman Bencana</p>
<p>4. Arsip dan Perlindungan Hak-hak Warga Negara</p>
<p>5. Arsip dan Keterbukaan Informasi Publik</p>
<p>6. Arsip dan Semangat Sumpah Pemuda</p>
<p>7. Dampak Perkembangan Teknologi Informasi dalam Pengelolaan Arsip</p>
<p> <!--more-->
</p>
<p><b>Hadiah</b></p>
<p><b>Pelajar SLTA </b></p>
<p>Juara I Rp. 2.500.000</p>
<p>Juara II Rp. 1.750.000</p>
<p>Juara III Rp. 1.250.000</p>
<p><b>Mahasiswa </b></p>
<p>Juara I Rp. 3.000.000</p>
<p>Juara II Rp. 2.000.000</p>
<p>Juara III Rp. 1.500.000</p>
<p><b>Masyarakat Umum </b></p>
<p>Juara I Rp. 4.000.000</p>
<p>Juara II Rp. 3.000.000</p>
<p>Juara III Rp. 2.000.000</p>
<p>Teknis Penulisan : </p>
<p><b>A.Judul</b></p>
<p>Jenis huruf Times New Roman, Besar huruf 14 pitch dan ditebalkan.</p>
<p><b>B.Naskah</b></p>
<p>Naskah maksimal 10 halaman, ukuran kertas A4, jenis huruf Times New Roman, besar huruf 12 pitch, spasi 2, margin atas dan kiri 1.58” (4 cm), margin bawah dan kanan 1.18” (3 cm).</p>
<p><b>Ketentuan Umum :</b></p>
<ol>
<li>
<div>Tulisan bersifat ilmiah populer yang merupakan karya tulis asli, belum pernah dipublikasikan dan diikutsertakan dalam Lomba Karya Tulis Kearsipan;</div>
</li>
<li>
<div>Naskah dikirimkan melalui:</div>
</li>
</ol>
<p>a. Kilat khusus atau ekspress paling lambat tanggal 1 Desember 2009 (cap pos)</p>
<p>b. E-mail : info@anri.go.id</p>
<p>c. Diserahkan langsung/ fax ke Sekretariat/ Bagian Humas ANRI, Jl. Ampera Raya No. 7 Jakarta Selatan 12560, telp. 021 7805851 ext. 111, 807 Fax 021 7810280</p>
<ol>
<li>
<div>Kategori ditulis di pojok kiri amplop;</div>
</li>
<li>
<div>Batas akhir penyerahan naskah 1 Desember 2009;</div>
</li>
<li>
<div>Peserta melampirkan data diri berupa foto copy Kartu Pelajar, Kartu Mahasiswa, KTP dan nomor telepon yang dapat dihubungi;</div>
</li>
<li>
<div>Karya yang sudah diserahkan menjadi milik ANRI;</div>
</li>
<li>
<div>Pemenang akan diumumkan pada tanggal 17 Desember 2009 melalui website ANRI www.anri.go.id; </div>
</li>
</ol>
<p>Finalis akan diundang ke ANRI pada tanggal 22 Desember 2009, transportasi dan akomodasi ditanggung panitia.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[LOMBA KARYA TULIS BIDANG KEARSIPAN TAHUN 2009 (ANRI deadline 1 des 2009)]]></title>
<link>http://terpopuler.wordpress.com/2009/11/20/lomba-karya-tulis-bidang-kearsipan-tahun-2009-anri-deadline-1-des-2009/</link>
<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 03:32:30 +0000</pubDate>
<dc:creator>Admin Terpopuler</dc:creator>
<guid>http://terpopuler.wordpress.com/2009/11/20/lomba-karya-tulis-bidang-kearsipan-tahun-2009-anri-deadline-1-des-2009/</guid>
<description><![CDATA[LOMBA KARYA TULIS BIDANG KEARSIPAN TAHUN 2009 Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) akan Menyelen]]></description>
<content:encoded><![CDATA[LOMBA KARYA TULIS BIDANG KEARSIPAN TAHUN 2009 Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) akan Menyelen]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[LOMBA KARYA TULIS BIDANG KEARSIPAN TAHUN 2009 (ANRI deadline 1 des 2009)]]></title>
<link>http://resiandriani.com/2009/11/20/lomba-karya-tulis-bidang-kearsipan-tahun-2009-anri-deadline-1-des-2009/</link>
<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 03:29:34 +0000</pubDate>
<dc:creator>resi2009</dc:creator>
<guid>http://resiandriani.com/2009/11/20/lomba-karya-tulis-bidang-kearsipan-tahun-2009-anri-deadline-1-des-2009/</guid>
<description><![CDATA[LOMBA KARYA TULIS BIDANG KEARSIPAN TAHUN 2009 Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) akan Menyelen]]></description>
<content:encoded><![CDATA[LOMBA KARYA TULIS BIDANG KEARSIPAN TAHUN 2009 Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) akan Menyelen]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[LOMBA KARYA TULIS BIDANG KEARSIPAN TAHUN 2009 (ANRI deadline 1 des 2009)]]></title>
<link>http://topakuntan.wordpress.com/2009/11/20/lomba-karya-tulis-bidang-kearsipan-tahun-2009-anri-deadline-1-des-2009/</link>
<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 03:28:02 +0000</pubDate>
<dc:creator>resi2009</dc:creator>
<guid>http://topakuntan.wordpress.com/2009/11/20/lomba-karya-tulis-bidang-kearsipan-tahun-2009-anri-deadline-1-des-2009/</guid>
<description><![CDATA[LOMBA KARYA TULIS BIDANG KEARSIPAN TAHUN 2009 Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) akan Menyelen]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><b>LOMBA KARYA TULIS BIDANG KEARSIPAN TAHUN 2009 </b></p>
<p>Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) akan Menyelenggarakan Lomba Karya Tulis Kearsipan bagi: Pelajar SLTA, Mahasiswa, dan Umum</p>
<p>TEMA :</p>
<p>“PERAN ARSIP DALAM KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA”</p>
<p>Sub Tema :</p>
<p>1. Arsip Masuk Desa sebagai Penunjang Ujung Tombak Layanan Publik</p>
<p>2. Upaya Mewujudkan Masyarakat Sadar Arsip</p>
<p>3. Penyelamatan Arsip dari Ancaman Bencana</p>
<p>4. Arsip dan Perlindungan Hak-hak Warga Negara</p>
<p>5. Arsip dan Keterbukaan Informasi Publik</p>
<p>6. Arsip dan Semangat Sumpah Pemuda</p>
<p>7. Dampak Perkembangan Teknologi Informasi dalam Pengelolaan Arsip</p>
<p> <!--more-->
</p>
<p><b>Hadiah</b></p>
<p><b>Pelajar SLTA </b></p>
<p>Juara I Rp. 2.500.000</p>
<p>Juara II Rp. 1.750.000</p>
<p>Juara III Rp. 1.250.000</p>
<p><b>Mahasiswa </b></p>
<p>Juara I Rp. 3.000.000</p>
<p>Juara II Rp. 2.000.000</p>
<p>Juara III Rp. 1.500.000</p>
<p><b>Masyarakat Umum </b></p>
<p>Juara I Rp. 4.000.000</p>
<p>Juara II Rp. 3.000.000</p>
<p>Juara III Rp. 2.000.000</p>
<p>Teknis Penulisan : </p>
<p><b>A.Judul</b></p>
<p>Jenis huruf Times New Roman, Besar huruf 14 pitch dan ditebalkan.</p>
<p><b>B.Naskah</b></p>
<p>Naskah maksimal 10 halaman, ukuran kertas A4, jenis huruf Times New Roman, besar huruf 12 pitch, spasi 2, margin atas dan kiri 1.58” (4 cm), margin bawah dan kanan 1.18” (3 cm).</p>
<p><b>Ketentuan Umum :</b></p>
<ol>
<li>
<div>Tulisan bersifat ilmiah populer yang merupakan karya tulis asli, belum pernah dipublikasikan dan diikutsertakan dalam Lomba Karya Tulis Kearsipan;</div>
</li>
<li>
<div>Naskah dikirimkan melalui:</div>
</li>
</ol>
<p>a. Kilat khusus atau ekspress paling lambat tanggal 1 Desember 2009 (cap pos)</p>
<p>b. E-mail : info@anri.go.id</p>
<p>c. Diserahkan langsung/ fax ke Sekretariat/ Bagian Humas ANRI, Jl. Ampera Raya No. 7 Jakarta Selatan 12560, telp. 021 7805851 ext. 111, 807 Fax 021 7810280</p>
<ol>
<li>
<div>Kategori ditulis di pojok kiri amplop;</div>
</li>
<li>
<div>Batas akhir penyerahan naskah 1 Desember 2009;</div>
</li>
<li>
<div>Peserta melampirkan data diri berupa foto copy Kartu Pelajar, Kartu Mahasiswa, KTP dan nomor telepon yang dapat dihubungi;</div>
</li>
<li>
<div>Karya yang sudah diserahkan menjadi milik ANRI;</div>
</li>
<li>
<div>Pemenang akan diumumkan pada tanggal 17 Desember 2009 melalui website ANRI www.anri.go.id; </div>
</li>
</ol>
<p>Finalis akan diundang ke ANRI pada tanggal 22 Desember 2009, transportasi dan akomodasi ditanggung panitia.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[LOMBA KARYA TULIS BIDANG KEARSIPAN TAHUN 2009 (ANRI deadline 1 des 2009)]]></title>
<link>http://blog.faisalsaleh.net/2009/11/20/lomba-karya-tulis-bidang-kearsipan-tahun-2009-anri-deadline-1-des-2009/</link>
<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 03:25:50 +0000</pubDate>
<dc:creator>Faisal Saleh</dc:creator>
<guid>http://blog.faisalsaleh.net/2009/11/20/lomba-karya-tulis-bidang-kearsipan-tahun-2009-anri-deadline-1-des-2009/</guid>
<description><![CDATA[LOMBA KARYA TULIS BIDANG KEARSIPAN TAHUN 2009 Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) akan Menyelen]]></description>
<content:encoded><![CDATA[LOMBA KARYA TULIS BIDANG KEARSIPAN TAHUN 2009 Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) akan Menyelen]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[LOMBA KARYA TULIS BIDANG KEARSIPAN TAHUN 2009 (ANRI deadline 1 des 2009)]]></title>
<link>http://cpnsindonesia.wordpress.com/2009/11/20/lomba-karya-tulis-bidang-kearsipan-tahun-2009-anri-deadline-1-des-2009/</link>
<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 03:23:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>CPNS Indonesia</dc:creator>
<guid>http://cpnsindonesia.wordpress.com/2009/11/20/lomba-karya-tulis-bidang-kearsipan-tahun-2009-anri-deadline-1-des-2009/</guid>
<description><![CDATA[LOMBA KARYA TULIS BIDANG KEARSIPAN TAHUN 2009 Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) akan Menyelen]]></description>
<content:encoded><![CDATA[LOMBA KARYA TULIS BIDANG KEARSIPAN TAHUN 2009 Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) akan Menyelen]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kesal, Marah, dan Jemu]]></title>
<link>http://strugglemoment.wordpress.com/2009/11/20/kesal-marah-dan-jemu/</link>
<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 21:10:54 +0000</pubDate>
<dc:creator>momentdesire</dc:creator>
<guid>http://strugglemoment.wordpress.com/2009/11/20/kesal-marah-dan-jemu/</guid>
<description><![CDATA[If i know your good attitude, and i know your future, i&#8217;ll promise to make it opposite from yo]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><blockquote>
<p style="text-align:center;"><em>If i know your good attitude, and i know your future, i&#8217;ll promise to make it opposite from your wants</em></p>
</blockquote>
<p>Ini, udah bikin gw kesel banget. Gak ada yang bisa diungkapin ketika ada orang yang sedang menghina di depan publik tanpa mengetahui realita yang ada sebenarnya. hmmm, Sampai detik ini saya masih mengecap jabatan itu adalah segala bentuk untuk penguasaan modal dan uang. Hanya itu, tidak ada lebih, tidak seperti yang diungkapkan Tan Malaka, &#8220;<em>Posisi itu sesuai dengan hasrat politik, dan ekonomi</em>&#8220;, hari ini saya melihat hanya dari kacamata ekonominya saja, karena memang itu faktanya. Hari ini seorang oknum BEM FE UNSOED, saya pikir dia sedang mengantuk, tau ngelindur bebas. Dia tidak pernah berkaca kepada kaum proletar. Lidah dia bagaikan pedang saja. Tapi disini, didepan komputer ini yang sedang ditulis dengan goretan-goretan kesal, hanya da gelak tawa sumringah khas jalanan kota tua. Terkekeh dia menyaksikan, anak muda yang tidak tahu menahu apa itu arti perjuangan, tidak tahu apa arti dari suatu pengelompokkan massa, tidak tahu apa yang ada dibenak saya mungkin dia (si tolol itu), dan tidak tahu sama yang namanya rasa tolong menolong bahu membahu, manusia sudah diluar kadar penciptaan, andaikata doa ku tersampaikan malam ini. Berikanlah suatu kesabaran akan kemenangan, suatu kesabaran akan kebaikan. Bahwasanya tidak selamanya orang yang rajin beribadah, luhur hatinya bukan???</p>
<p>Lusuh hati ini melihat jeritan kawan yang hinggap dikuping saya, datang kejemuan saya tentnag arti politik dan keidealan pemuda. Mereka yang dahulu di medan perang pun tidak henti-hentinya memecahkan permasalahan dalam satu akar, satu bahasa. Terkekeh saya menikamti kesunyian malam ini, yang penuh goretan kecaman dan kecemasan proses pemahasiswaan hari ini. Hei kamu anak muda, Bukalah otak kamu, Bukalah Ingatanmu, apa kamu lupa dengan lidahmu sendiri. Wallahu Alam</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Siput Laut (Nudibranch), Si Cantik yang Pemalu]]></title>
<link>http://iqbalali.com/2009/11/19/siput-laut-nudibranch-si-cantik-yang-pemalu/</link>
<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 10:14:12 +0000</pubDate>
<dc:creator>IqbalAli</dc:creator>
<guid>http://iqbalali.com/2009/11/19/siput-laut-nudibranch-si-cantik-yang-pemalu/</guid>
<description><![CDATA[Pernahkah Anda mendengar istilah siput laut? Saya yakin anda pernah mendengarnya, tapi pernahkan and]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:left;"><a href="http://mochammadiqbal.wordpress.com/files/2009/11/bio-house-iqbalali1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-835" title="bio house, iqbalali" src="http://mochammadiqbal.wordpress.com/files/2009/11/bio-house-iqbalali1.jpg?w=300" alt="" width="207" height="154" /></a>Pernahkah Anda mendengar istilah siput laut? Saya yakin anda pernah mendengarnya, tapi pernahkan anda melihatnya sendiri atau memegangnya? Nah tulisan berikut setidaknya akan membantu anda untuk tahu sedikit lebih banyak tentang siput laut. Sebagaimana saya singgung dalam tulisan saya sebelumnya tentang pantai kondang merak, Siput laut memang mirip dengan siput yang biasa kita jumpai di daratan tapi tanpa cangkang dan memiliki fariasi warna yang sungguh sangat indah. Ya! Saangaat cantik!<br />
Siput laut sering juga disebut nudibranch. Nudibranch  berasal dari bahasa Latin nudus yang berarti telanjang, dan bahasa Yunani brankhia yang berarti insang. Dalam Wikipedia dijelaskan bahwa, nudibranch memiliki kepala bertentakel, yang sangat sensitif terhadap sentuhan, rasa, dan bau. Rhinophore berbentuk seperti pentungan berperan untuk mendeteksi bau (hidung). Mereka merupakan hewan hermafrodit, tetapi jarang melakukan fertilisasi sendiri. Nudibranch adalah hewan karnivora. Beberapa memakan spons, yang lain hydroida, atau bryozoa, dan beberapa kanibal, memakan siput air lainnya, dan pada situasi tertentu, bahkan anggota spesies mereka sendiri (hii, barangkali masih sodaraan dengan sumanto ya). Bentuk tubuh bervariasi. Ukuran berkisar antara 40 hingga 600 mm. Hewan kecil ini terdapat di seluruh dunia pada semua kedalaman, tetapi mereka mencapai ukuran terbesar dan bervariasi pada perairan hangat dan dangkal. Seperti yang saya temui di pantai <a href="http://iqbalali.com/2009/11/19/kondang-merak-beach/">Kondang Merak</a> Malang juga pantai Bama Baluran.<!--more--><br />
Si kecil ini oleh para ahli zoology diklasifikasikan kedalam anggota kelas gastropoda pada filum mollusca. Sebagaimana nama kelasnya, hewan ini berjalan dengan perutnya (gastro = perut, podos = kaki) tubuhnya lunak, dan pergerakannya sangat lambat (namanya juga siput), mungkin sebab itulah makhluk ini dikarunia anugrah berupa warna-warni yang sangat beragam dan indah sebagai bentuk penyamaran/kamuflase sehingga terhindar dari serangan pemangsa.</p>
<p>Berikut ini adalah skema anatomis tubuh siput laut dan beberapa contoh foto nudibranch yang berhasil saya <a href="http://www.sergeyphoto.com/underwater/nudibranchs.html">kumpulkan dari internet</a>. (hehe, bukan hasi jepretan sendiri)<br />
</p>
<p>Cantik sekali bukan morfologi dari siput laut ini?!, selain itu dalam rangka kamuflase hewan ini juga dapat memanipulasi warna tubuhnya sehingga menjadi lebih mirip dengan lingkungan sekitarnya. O’o si cantik yang pemalu.</p>
<p>Sumber:<br />
-Pengalaman pribadi, <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>- http://www.seaslug.org.uk/nudibranchs/anatomy.html<br />
- http://id.wikipedia.org/<br />
- http://www.sergeyphoto.com/underwater/nudibranchs.html<br />
- Microsoft Encarta Premium</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mengapa Mahasiswa Menolak BHP]]></title>
<link>http://rumahsidqi.wordpress.com/2009/11/19/mengapa-mahasiswa-menolak-bhp/</link>
<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 07:18:30 +0000</pubDate>
<dc:creator>sidqi</dc:creator>
<guid>http://rumahsidqi.wordpress.com/2009/11/19/mengapa-mahasiswa-menolak-bhp/</guid>
<description><![CDATA[Badan Hukum Pendidikan (BHP) serupa bola liar yang terus bergulir dan mengalami penolakan hebat teru]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><blockquote><p>Badan Hukum Pendidikan (BHP) serupa bola liar yang terus bergulir dan mengalami penolakan hebat terutama oleh Badan Eksekutif Mahasiswa. Akan tetapi, karena terlalu sering menolak, mahasiswa kadang melupakan esensi dari penolakan tersebut. Silakan menyimak lebih lanjut&#8230;</p></blockquote>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p>Segera sejak disahkan oleh DPR (17/12), UU Badan Hukum Pendidikan (BHP) mendapatkan penolakan massif dari berbagai pihak, terutama mahasiswa. Gelombang demonstrasi terjadi di berbagai kota, seperti Aceh, Jakarta, Bandung, Yogya, Semarang, Surabaya, Denpasar, Makasar, dan kota-kota lain. Jika kita telisik lagi ke belakang, penolakan mahasiswa terhadap BHP tidak dibangun dalam semalam, tetapi telah dilakukan sejak beberapa tahun silam sejak Komisi X (Pendidikan) DPR RI membahas draf RUU BHP yang disusun oleh pemerintah. BEM se-Indonesia acap kali menggelar koordinasi, konferensi, seminar, hingga demonstrasi menolak BHP yang ketika itu masih berupa RUU. Komisi X DPR RI juga aktif mengundang BEM, rektor, yayasan pendidikan, dan elemen pendidikan lain untuk dengar pendapat <em>(public hearing)</em> dan uji publik RUU BHP ke daerah-daerah.</p>
<p>Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI) dan 15 yayasan pendidikan swasta melakukan <em>judicial review </em>pada pasal 53 UU No. 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas yang menjadi landasan hukum UU BHP. Mahkamah Konstitusi melalui putusan No 021/PUU-IV/2006 menyatakan gugatan pemohon tidak dapat diterima (<em>niet ontvankelijk verklaard</em>), karena kekhawatiran pemohon belum terbukti.</p>
<p>Melihat penolakan yang luar biasa, pertanyaannya adalah apa yang menyebabkan mahasiswa demikian getol dan hebat menolak BHP? Benarkah BHP seperti dituduhkan oleh mahasiswa?</p>
<p>Mencermati perjuangan mahasiswa selama ini, inti dari demonstrasi mahasiswa sebenarnya bukan menolak BHP, tetapi mahasiswa menolak komersialiasi pendidikan. Melalui BHP, mahasiswa menuduh pemerintah akan melepaskan tanggung jawabnya dalam bidang pendidikan yang mengakibatkan komersialisasi, privatisasi, dan liberalisasi (lembaga) pendidikan yang ditengarai mewujud (salah satunya) dalam BHP. Komersialisasi, privatisasi, dan liberalisasi (lembaga) pendidikan mengakibatkan pendidikan menjadi barang mewah, eksklusif, tidak terjangkau bagi warga negara miskin. Lantas dengan cepat mahasiswa menyimpulkan BHP melanggar UUD ’45 dan tujuan pendirian negara, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa.</p>
<p>Dalam berbagai kesempatan mahasiswa selalu berbicara komersialisasi pendidikan dalam landasan filosofis dan sosiologis, tetapi kurang menguasai detail teknis pasal perpasal UU BHP. Terdapat beberapa hal yang patut dicermati tentang UU BHP agar tidak mengalami kesalahan dalam berargumen.</p>
<p>Pertama, UU BHP adalah UU yang mengatur lembaga pendidikan di Indonesia yang belum pernah dimiliki oleh republik ini sejak merdeka. Dengan demikian, maka tidak tepat jika menuntut BHP untuk permasalahan selain pelembagaan pendidikan, seperti masalah kurikulum atau kualitas pendidikan secara keseluruhan. BHP dibentuk untuk melengkapi peraturan perundangan pendidikan, seperti UU Sisdiknas dan UU Guru dan Dosen. Dengan berbadan hukum, lembaga pendidikan dapat melaksanakan tindakan hukum, bertanggung jawab secara hukum, membuat keputusan yang berimplikasi hukum, dan dapat dikenai sanksi hukum. Selain itu, UU BHP juga mengatur tanggung jawab negara dan pengelola satuan pendidikan.</p>
<p>Kedua, UU BHP telah mengalami penyempurnaan dari draf ke draf. Sejak awal disusun oleh pemerintah, DPR melakukan koreksi dan revisi seiring dengan seminar, dengar pendapat, uji publik, hingga demonstrasi mahasiswa. Pada draf-draf awal, RUU BHP memang sangat kental dengan nuansa komersialisasi dan privatisasi. RUU BHP lebih mirip saduran perundangan badan usaha dibandingkan perundangan pendidikan. Namun, RUU yang disahkan berbeda dengan RUU yang pertama kali diserahkan pemerintah kepada DPR. Sayangnya, mahasiswa yang menolak UU BHP tidak bisa membuktikan pasal mana yang dituduh sebagai biang kerok.</p>
<p>Ketiga, mahasiswa sering merujuk komersialisasi pendidikan pada Badan Hukum Milik Negara (BHMN). Sejak berlakunya UI, ITB, UGM, dan IPB sebagai BHMN melalui PP 150—154 tahun 2000, SPP memang tidak naik, tetapi tambahan komponen biaya di kampus tersebut terus bertambah. Mahasiswa khawatir BHP akan memperluas praktik komersialisasi ala BHMN ini ke semua jenjang satuan pendidikan. Akan tetapi yang terjadi justru sebaliknya, UU BHP justru menganulir PP tentang BHMN yang menyebabkan komersialisasi pendidikan tersebut.</p>
<p><strong>Pasal-pasal penting</strong></p>
<p>Menurut hemat penulis, bertolak belakang dengan tuduhan mahasiswa, UU BHP justru mengikat tanggung jawab pemerintah dalam pendanaan pendidikan dan menjamin ketersediaan pendidikan bagi warga negara miskin.</p>
<p>Untuk pendidikan dasar, UU BHP menjamin SD dan SMP bebas biaya dengan mewajibkan pemerintah menanggung seluruh biaya pendidikan untuk BHPP (pemerintah) dan BHPPD (pemerintah daerah) penyelenggara pendidikan dasar. Sementara untuk pendidikan menengah SMA/SMK/MA dan perguruan tinggi, BHP hanya boleh mengambil paling banyak 1/3 (sepertiga) biaya operasional dari masyarakat (pasal 41 ayat 7). Selama ini satuan pendidikan sangat tergantung dari pendanaan dari peserta didik bahkan UI mencapai 90 persen. Peserta didik pada pendidikan menengah dan tinggi hanya ikut menanggung biaya penyelenggaraan pendidikan sesuai dengan kemampuannya. Khusus untuk pendanaan pendidikan bagi BHPP dan BHPPD, pemerintah dan pemerintah daerah menanggung paling sedikit 1/3 biaya operasional untuk pendidikan menengah dan paling sedikit 1/2 biaya operasional untuk pendidikan tinggi (Pasal 41 ayat 4 dan 6).</p>
<p>Dalam pasal lain UU BHP juga menjamin pendidikan bagi warga negara miskin, tetapi berpotensi secara akademik dengan mewajibkan penyelenggara pendidikan untuk memberikan beasiswa, bantuan pendidikan, kredit mahasiswa dan pemberian pekerjaan kepada peserta didik (Pasal 40). UU BHP mewajibkan penyelenggara pendidikan untuk menjaring dan menerima warga negara Indonesia yang memiliki potensi akademik tinggi dan kurang mampu paling sedikit 20% dan jumlah keseluruhan peserta didik (pasal 46).</p>
<p><strong>Agenda </strong></p>
<p>Peningkatan peran masyarakat dalam pendidikan tidak mungkin dibendung. Di sisi lain, tanggung jawab pemerintah pada pendidikan tidak boleh dilepaskan. UU BHP telah menyediakan aturan main yang jelas dan berimplikasi hukum bagi lembaga pendidikan, mengikat tanggung jawab pemerintah, dan memberikan jaminan bagi peserta didik.</p>
<p>Pertanyaan yang tertinggal adalah bagaimana implementasinya? Sudah seharusnyalah pengawalan implementasi UU BHP menjadi agenda mahasiswa berikutnya. Perjuangan mahasiswa jangan terjebak pada rutinitas, tetapi melupakan substansi. Agenda berikutnya adalah pengawalan agar BHP tidak melenceng, terjebak pada komersialisasi, berorientasi pada mutu peningkatan mutu pendidikan, dan manajemen yang tidak kaku serta menghargai pluralitas muatan lokal di Indonesia.***</p>
<p><em>Penulis adalah putra Banten. Menteri Kajian Strategis dan Kebijakan BEM KM UGM 2007. Tulisan merupakan pendapat pribadi.</em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mahasiswa SETIA Masih Terkatung-katung]]></title>
<link>http://kristenpost.wordpress.com/2009/11/19/mahasiswa-setia-masih-terkatung-katung/</link>
<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 04:39:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>kedung5704</dc:creator>
<guid>http://kristenpost.wordpress.com/2009/11/19/mahasiswa-setia-masih-terkatung-katung/</guid>
<description><![CDATA[Beragam cara dilakukan agar nasib mereka diperhatikan. Tapi tanggapan wajar belum mereka dapatkan. R]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div style="text-align:justify;">         </div>
<div class="colortbl2" style="float:left;margin-right:5px;margin-bottom:5px;text-align:justify;padding:2px;"><img src="http://reformata.com/includes/image.php?m=news&#38;id=3243&#38;w=298" alt="Copy of cover 119 copy.jpg" title="Mahasiswa SETIA  Masih Terkatung-katung " border="0" /></div>
<div style="text-align:justify;">     </div>
<p style="text-align:justify;"><em>Beragam cara dilakukan agar nasib mereka diperhatikan. Tapi tanggapan wajar belum mereka dapatkan. </em></p>
<div style="text-align:justify;">Reformata.com &#8211; KESAL terhadap kelambanan pemerintah dalam  menyelesaikan derita pan-jangnya, lima mahasiswa STT Setia: Junisar, Leonardo, Mutari, Demas, Unang dan Epi melakukan aksi jahit mulut sekaligus mogok makan. Aksi demonstratif yang dilakukan sejak Minggu (8/11) itu, karena beredar kabar bahwa Yayasan Saweri-gading – pemenang atas sengketa tanah terhadap Pemprov DKI – telah mengultimatum agar blok 3 yang kini masih dihuni mahasiswa harus segera dikosongkan pada Senin (9/11).<br />Kelima mahasiswa itu terbaring di bawah tenda terpal di halaman eks kantor wali kota Jakarta Barat dan memasang spanduk bertulis-kan: “Aksi Mogok Makan dan Jahit Mulut Sampai Mati” serta “Mogok Makan dan Jahit Mulut Sampai Bisa Belajar Lagi”.<br />Bukan baru kali ini saja para calon pendeta itu melakukan aksi yang memikat rasa kemanusiaan itu. Pada Senin (2/11) silam, mereka juga melakukan aksi damai dengan berjalan kaki sampai ke Kantor Pemprov DKI Jakarta.  Mereka meminta pertanggungjawaban Pemprov DKI Jakarta atas nasib mereka yang terlunta-lunta tak memiliki tempat hunian pasti. Mereka juga meminta agar akses air minum dan listrik ke gedung bekas kantor Walikota Jakarta Barat yang sempat diputus. Listrik memang kembali dihidupkan, tapi mengenai hunian yang pasti, belum ada titik terang.<br /> Akses untuk mendapatkan air bersih dan aliran listrik, menurut  Marolop, salah seorang mahasiswa SETIA, belum diberikan secara memadai. “Listrik hanya diperoleh pada malam hari. Ini menyulitkan kami bila akan melakukan per-kuliahan pada siang hari,” katanya. Suasana semakin menyulitkan karena berbarengan dengan itu, pembongkaran terhadap gedung-gedung lain di kompleks itu  terus dilakukan. “Debu itu sangat mengganggu aktivitas mahasiswa pada siang hari,” tuturnya.<a href="http://reformata.com/index.php?m=news&#38;a=view&#38;id=3243#comment">baca selengkapnya&#8230;</a></div>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mahasiswa SETIA Masih Terkatung-katung]]></title>
<link>http://kompasblog.wordpress.com/2009/11/19/mahasiswa-setia-masih-terkatung-katung/</link>
<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 04:39:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>kedung5704</dc:creator>
<guid>http://kompasblog.wordpress.com/2009/11/19/mahasiswa-setia-masih-terkatung-katung/</guid>
<description><![CDATA[Beragam cara dilakukan agar nasib mereka diperhatikan. Tapi tanggapan wajar belum mereka dapatkan. R]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div style="text-align:justify;">         </div>
<div class="colortbl2" style="float:left;margin-right:5px;margin-bottom:5px;text-align:justify;padding:2px;"><img src="http://reformata.com/includes/image.php?m=news&#38;id=3243&#38;w=298" alt="Copy of cover 119 copy.jpg" title="Mahasiswa SETIA  Masih Terkatung-katung " border="0" /></div>
<div style="text-align:justify;">     </div>
<p style="text-align:justify;"><em>Beragam cara dilakukan agar nasib mereka diperhatikan. Tapi tanggapan wajar belum mereka dapatkan. </em></p>
<div style="text-align:justify;">Reformata.com &#8211; KESAL terhadap kelambanan pemerintah dalam  menyelesaikan derita pan-jangnya, lima mahasiswa STT Setia: Junisar, Leonardo, Mutari, Demas, Unang dan Epi melakukan aksi jahit mulut sekaligus mogok makan. Aksi demonstratif yang dilakukan sejak Minggu (8/11) itu, karena beredar kabar bahwa Yayasan Saweri-gading – pemenang atas sengketa tanah terhadap Pemprov DKI – telah mengultimatum agar blok 3 yang kini masih dihuni mahasiswa harus segera dikosongkan pada Senin (9/11).<br />Kelima mahasiswa itu terbaring di bawah tenda terpal di halaman eks kantor wali kota Jakarta Barat dan memasang spanduk bertulis-kan: “Aksi Mogok Makan dan Jahit Mulut Sampai Mati” serta “Mogok Makan dan Jahit Mulut Sampai Bisa Belajar Lagi”.<br />Bukan baru kali ini saja para calon pendeta itu melakukan aksi yang memikat rasa kemanusiaan itu. Pada Senin (2/11) silam, mereka juga melakukan aksi damai dengan berjalan kaki sampai ke Kantor Pemprov DKI Jakarta.  Mereka meminta pertanggungjawaban Pemprov DKI Jakarta atas nasib mereka yang terlunta-lunta tak memiliki tempat hunian pasti. Mereka juga meminta agar akses air minum dan listrik ke gedung bekas kantor Walikota Jakarta Barat yang sempat diputus. Listrik memang kembali dihidupkan, tapi mengenai hunian yang pasti, belum ada titik terang.<br /> Akses untuk mendapatkan air bersih dan aliran listrik, menurut  Marolop, salah seorang mahasiswa SETIA, belum diberikan secara memadai. “Listrik hanya diperoleh pada malam hari. Ini menyulitkan kami bila akan melakukan per-kuliahan pada siang hari,” katanya. Suasana semakin menyulitkan karena berbarengan dengan itu, pembongkaran terhadap gedung-gedung lain di kompleks itu  terus dilakukan. “Debu itu sangat mengganggu aktivitas mahasiswa pada siang hari,” tuturnya.<a href="http://reformata.com/index.php?m=news&#38;a=view&#38;id=3243#comment">baca selengkapnya&#8230;</a></div>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mahasiswa SETIA Masih Terkatung-katung]]></title>
<link>http://gerejaindonesia.wordpress.com/2009/11/19/mahasiswa-setia-masih-terkatung-katung/</link>
<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 04:39:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>kedung5704</dc:creator>
<guid>http://gerejaindonesia.wordpress.com/2009/11/19/mahasiswa-setia-masih-terkatung-katung/</guid>
<description><![CDATA[Beragam cara dilakukan agar nasib mereka diperhatikan. Tapi tanggapan wajar belum mereka dapatkan. R]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div style="text-align:justify;">         </div>
<div class="colortbl2" style="float:left;margin-right:5px;margin-bottom:5px;text-align:justify;padding:2px;"><img src="http://reformata.com/includes/image.php?m=news&#38;id=3243&#38;w=298" alt="Copy of cover 119 copy.jpg" title="Mahasiswa SETIA  Masih Terkatung-katung " border="0" /></div>
<div style="text-align:justify;">     </div>
<p style="text-align:justify;"><em>Beragam cara dilakukan agar nasib mereka diperhatikan. Tapi tanggapan wajar belum mereka dapatkan. </em></p>
<div style="text-align:justify;">Reformata.com &#8211; KESAL terhadap kelambanan pemerintah dalam  menyelesaikan derita pan-jangnya, lima mahasiswa STT Setia: Junisar, Leonardo, Mutari, Demas, Unang dan Epi melakukan aksi jahit mulut sekaligus mogok makan. Aksi demonstratif yang dilakukan sejak Minggu (8/11) itu, karena beredar kabar bahwa Yayasan Saweri-gading – pemenang atas sengketa tanah terhadap Pemprov DKI – telah mengultimatum agar blok 3 yang kini masih dihuni mahasiswa harus segera dikosongkan pada Senin (9/11).<br />Kelima mahasiswa itu terbaring di bawah tenda terpal di halaman eks kantor wali kota Jakarta Barat dan memasang spanduk bertulis-kan: “Aksi Mogok Makan dan Jahit Mulut Sampai Mati” serta “Mogok Makan dan Jahit Mulut Sampai Bisa Belajar Lagi”.<br />Bukan baru kali ini saja para calon pendeta itu melakukan aksi yang memikat rasa kemanusiaan itu. Pada Senin (2/11) silam, mereka juga melakukan aksi damai dengan berjalan kaki sampai ke Kantor Pemprov DKI Jakarta.  Mereka meminta pertanggungjawaban Pemprov DKI Jakarta atas nasib mereka yang terlunta-lunta tak memiliki tempat hunian pasti. Mereka juga meminta agar akses air minum dan listrik ke gedung bekas kantor Walikota Jakarta Barat yang sempat diputus. Listrik memang kembali dihidupkan, tapi mengenai hunian yang pasti, belum ada titik terang.<br /> Akses untuk mendapatkan air bersih dan aliran listrik, menurut  Marolop, salah seorang mahasiswa SETIA, belum diberikan secara memadai. “Listrik hanya diperoleh pada malam hari. Ini menyulitkan kami bila akan melakukan per-kuliahan pada siang hari,” katanya. Suasana semakin menyulitkan karena berbarengan dengan itu, pembongkaran terhadap gedung-gedung lain di kompleks itu  terus dilakukan. “Debu itu sangat mengganggu aktivitas mahasiswa pada siang hari,” tuturnya.<a href="http://reformata.com/index.php?m=news&#38;a=view&#38;id=3243#comment">baca selengkapnya&#8230;</a></div>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
