<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>martabak-kubang &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/martabak-kubang/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "martabak-kubang"</description>
	<pubDate>Tue, 22 Dec 2009 10:05:00 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Nikmat Racik Istimewa Martabak Kubang]]></title>
<link>http://wartakuliner.wordpress.com/2009/06/17/nikmat-racik-istimewa-martabak-kubang/</link>
<pubDate>Wed, 17 Jun 2009 13:34:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>ekuliner</dc:creator>
<guid>http://wartakuliner.wordpress.com/2009/06/17/nikmat-racik-istimewa-martabak-kubang/</guid>
<description><![CDATA[Nikmat Racik Istimewa Martabak Kubang By Republika Newsroom Martabak adalah salah satu jenis jajanan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p style="text-align:center;"><strong>Nikmat Racik Istimewa Martabak Kubang</strong><br />
By <a href="http://www.republika.co.id/berita/56809/Nikmat_Racik_Istimewa_Martabak_Kubang">Republika Newsroom</a></p>
<p>Martabak adalah salah satu jenis jajanan yang umum ditemui di tanah air. Bagi para penggemarnya, tak lengkap rasa jika belum mencicipi martabak Kubang. Rasanya yang gurih dengan campuran bumbu racikan rempah, ditambah dengan kuah sebagai pelengkap, dijamin membuat ketagihan ketika menyantapnya.</p>
<p>Jajanan asli Mesir tersebut pada awalnya tidak begitu dilirik. Namun, dengan kreasi olahan rasa yang disesuaikan dengan lidah orang Indonesia, martabak Kubang bisa mendapat tempat di berbagai kalangan sebagai makanan favorit.</p>
<p>Menurut Pemilik Restoran Martabak Kubang di Depok, Jawa Barat,  Iwan, sejarah perkenalan martabak seiring sejalan dengan martabak Kubang. Dikatakan Kubang, karena martabak tersebut berasal dari sebuah daerah di Kabupaten Lima Puluh Kota, Padang, Sumatera Barat.</p>
<p>&#8220;Awalnya, martabak dibuat dan diperkenalkan oleh H. Yusri Darwis di Sumatera Barat. Kala itu, martabak memang telah dikenal sebagai makanan asli Mesir,&#8221; kata Iwan kepada Republika Online, Selasa (16/6).</p>
<p>Iwan mengaku, rahasia utama Martabak Kubang terletak pada bumbu olahan daging yang menjadi isi Martabak. &#8220;Jika martabak aslinya terasa datar atau hambar maka martabak kubang ibarat memakan rendang. Rasa pedas dari racikan rempah begitu terasa,&#8221; tutur Iwan.</p>
<p>Racikan pun tidak sembarang dibuat, karena berasal dari resep Yusril Darwis yang mengirim langsung dari Kubang. Menurutnya, rasa yang dihasilkan merupakan hasil perpaduan 16 rempah yang terserap dalam balutan daging, daun bawang, selederi dan telur bebek. &#8220;Campuran bahan, kami jaga keseimbangannya. Karena jika lebih saja dari takaran maka akan terasa beda,&#8221; kata dia.</p>
<p>Selain itu, kata Iwan, martabak kubang, takaran daging begitu dominan. Bayangkan untuk satu kilo daging yang dirancak bisa menjadi 15 martabak Kubang dan 10 martabak Kubang Spesial. Hingga dirata, 60 kg daging sapi segar habis dikonsumsi perhari dari 4 cabang martabak Kubang. Daging sapi pun tak sembarang daging, dagingnya harus segar yang baru saja dipotong. Karena diyakini Iwan, kesegaran daging menjadi faktor penting dalam penyajian.</p>
<p>Rahasia kelezatan, martabak Kubang tidak hanya terletak pada martabaknya saja. tetapi sambal ajaib yang juga merupakan resep rahasia. Selintas, sambal terlihat sederhana yakni berisi irisan tomat, cabai hijau dan bawang bombai. Namun, ketika dicicipi, rasa asam yang berasal dari cuka, kemudian manis yang berasal dari kecap serta rasa pedas yang berasal dari cabai hijau bersatu padu dengan nikmatnya dalam lidah.</p>
<p>&#8220;Mungkin, ketika pelanggan yang pernah mencicipi kemudian akan membuat sendiri akan kecewa karena rasanya tidak sama dengan buatan martabak kubang. Seperti memasak bumbu untuk isi martabak, keseimbangan bahan menjadi kunci penting rasa sambal,&#8221; katanya.</p>
<p>Ketika mencicipi, terasa anda menikmati sajian kebab Timur Tengah. Hanya saja, dagingnya terasa gurih dan lembut layaknya rendang. Rasa semakin mantap ketika dicolekan ke dalam sambal. Rasa manis, pedas dan asam tercampur nikmat dengan daging plus daun bawang dan seledri.</p>
<p>Jika pengunjung memang memiliki rasa lapar tingkat tinggi, maka Iwan pun memperkenankan penggunjung memesan nasi atau roti cenai. &#8220;Biasanya, kalau yang memesan pakai nasi itu mahasiswa. Mereka beli satu porsi martabak kemudian bawa nasi sendiri dan makan ramai-ramai,&#8221; cerita Iwan.</p>
<p>Kisah Sukses</p>
<p>Bercerita mengenai awal kesukesan Martabak Kubang, sebenarnya tak terlalu mulus. Martabak Kubang pertama kali dijual menggunakan gerobak di Padang, Sumatera Barat. Kemudian sekitar tahun 1974, H. Yusri Darwis, Dasril (alm) dan Iwan memutuskan untuk berdagang di Jakarta.</p>
<p>Kemudian 10 April 1988, dibukalah cabang pertama yang berlokasi di Jalan Prof. Dr. Saharjo,Tebet, Jakarta Selatan. 3 tahun pertama diceritakan Iwan merupakan fase yang sangat sulit. Karena saat itu, martabak belum dikenal luas masyarakat.</p>
<p>Berkat kerja keras dan pantang mundur, lambat laun martabak Kubang mulai akrab dilidah masyarakat Jakarta. Hasilnya, enam tahun berselang tepatnya tahun 1994, Iwan membuka cabang pertama di Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat. Tak disangka, masyarakat Depok cepat akrab dengan martabak Kubang. lantas, dia pun memperluas usaha di daerah Kelapa Gading pada tahun 2000. Namun, ternyata tidak sesukses dua cabang sebelumnya.</p>
<p>Tak menyerah, tahun 2007, Iwan membuka cabang ketiganya di kawasana Kalimalang, Jakarta Timur. Sambutan luar biasa diperoleh Iwan. Dia pun memutuskan untuk membuka cabang di daerah Serpong, Tangerang, Banten. Lagi-lagi sambutan masyarakat Serpong begitu antusias.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, Jadi prinsip saya semakin memperbanyak outlet maka makin luas pula pasarannya. Jadi makin terkenal kita juga mudah memasarkannya,&#8221; tutur Iwan prihal kesuksesannya. Kini kesuksesan Iwan memicu kemunculan martabak-martabak kaki lima di seantero Jakarta.</p>
<p>Hingga kini, untuk menjaga kualitas Martabak Kubang, Iwan tidak memperkenankan pembuatan franchise martabak Kubang. Pernah suatu ketikam kedutaaan besar Singapura mengajaknya berkerja sama, namun Iwan tetap teguh pada pendirian untuk tidak mendirikan franchise.</p>
<p>Sebagai langkah penjagaan mutu, Iwan pun memantenkan merk Martabak Kubang sehingga pedagang-pedagang martabak lain tidak bisa menggunakan nama martabak kubang secara sembarang. &#8220;Kebanyakan pedagang lain menggunakan martabak mesir sebagai nama jualan,&#8221; kata dia. Iwan berani menjamin keaslian dan originalitas martabak Kubang.</p>
<p>Dibuka pukul 11.30 WIB hingga 23.00 WIB disetiap cabang Martabak Kubang. Pecinta kuliner bisa menikmati sajian Martabak Kubang biasa dengan harga 19 ribu rupiah. Sedangkan untuk martabak Kubang spesial dijual dengan harga 22 ribu rupiah. Bila ditambah seporsi teh telur menyegarkan cukup menambah 8 ribu rupiah.</p>
<p>Selain menyajikan Martabak Kubang sebagai favorit, turut disajikan makanan lain yang tak kalah dengan sajian Martabak Kubang, anda bisa mencicipi nasi goreng Padang, Soto Padang, Es Tebak, Mie rebus dan goreng Padang. Anda tertarik? (cr2/rin)</p>
<p>Sumber: <a href="http://www.republika.co.id/berita/56809/Nikmat_Racik_Istimewa_Martabak_Kubang">Republika Online </a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[REUNI NARCIS di RANAH MINANG; First Bite..!!!]]></title>
<link>http://botsosani.wordpress.com/2009/04/08/reuni-narcis-di-ranah-minang-first-bite/</link>
<pubDate>Wed, 08 Apr 2009 11:00:55 +0000</pubDate>
<dc:creator>botsosani</dc:creator>
<guid>http://botsosani.wordpress.com/2009/04/08/reuni-narcis-di-ranah-minang-first-bite/</guid>
<description><![CDATA[Setelah perencanaan yang super matang, dimana hampir 6 bulan lebih kami merencanakan perjalanan seka]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Setelah perencanaan yang super matang, dimana hampir 6 bulan lebih kami merencanakan perjalanan seka]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[RM Kubang]]></title>
<link>http://sigitpriyono.wordpress.com/2008/08/18/rm-kubang/</link>
<pubDate>Mon, 18 Aug 2008 15:58:45 +0000</pubDate>
<dc:creator>sigit</dc:creator>
<guid>http://sigitpriyono.wordpress.com/2008/08/18/rm-kubang/</guid>
<description><![CDATA[Eerrrgghh…kenyang banget sampai perut saya sakit. Memang makan siang saya kali ini agak berlebihan, ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Eerrrgghh…kenyang banget sampai perut saya sakit. Memang makan siang saya kali ini agak berlebihan, ]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Resep : Aneka Martabak]]></title>
<link>http://harysoemarwoto.wordpress.com/2008/06/08/resep-aneka-martabak/</link>
<pubDate>Sun, 08 Jun 2008 02:48:47 +0000</pubDate>
<dc:creator>harysoemarwoto</dc:creator>
<guid>http://harysoemarwoto.wordpress.com/2008/06/08/resep-aneka-martabak/</guid>
<description><![CDATA[Saudaraku, berikut ini saya posting Resep kudapan berupa Aneka Martabak untuk memenuhi permintaan Ma]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Arial;">Saudaraku, berikut ini saya posting Resep kudapan berupa Aneka Martabak untuk memenuhi permintaan Mas Sadeko, semoga bermanfaat untuk semuanya. </span></span><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Arial;">Dan ingat kata kuncinya &#8220;Tiada guna banyak resep, kalau tidak pernah dicoba&#8221;. Ok, Selamat mencoba !!!.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Arial;">1. MARTABAK KUBANG</span></span></strong></p>
<div class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Arial;">Bahan :<br />
Untuk kulit :<br />
500 gram tepung terigu<br />
200 ml air<br />
1 butir telur<br />
1 sdt garamIsi :<br />
1/2 kg daging rendang matang<br />
500 gram daun bawang iris<br />
500 gram daun seledri<br />
500 gram bawang Bombay<br />
Bumbu penyedap secukupnya<br />
10 butir telur<!--more--></span></span></div>
<div><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Arial;">Kuah :<br />
500 ml air matang<br />
60 ml kecap manis<br />
1 sdm air asam jawa<br />
1 sdt garam<br />
50 gram gula pasir<br />
1 buah tomat<br />
100 gram cabai rawit hijau<br />
1 bawang Bombay iris</span></span></div>
<div><span style="font-size:10pt;"></span></div>
<p><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Arial;"></p>
<div><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Arial;">Cara membuat :<br />
1.      Kulit : campur tepung terigu dengan air, telur dan garam, uleni<br />
tambahkan margarine cair dan uleni hingga kalis. Bagi menjadi 10 bagian,<br />
bulatkan dan lumuri dengan minyak goreng, tutup dengan serbet basah dan<br />
diamkan selama 1 jam.<br />
2.      Kuah : Masak air bersama kecap manis, air asam jawa, garam, gula<br />
pasir, cabai dan cabai rawit, didihkan, angkat, tambahkan irisan tomat,<br />
bawang</span></span></div>
<div><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Arial;">Bombay</span></span></span></span></div>
<div><span style="font-size:10pt;"></span></div>
<p><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Arial;"></p>
<div><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;">dan irisan cabai rawit hijau.<br />
3.      Persiapan isi : kocok 1 telur ayam dan 1 telur itik, aduk rata<br />
tambahkan 3 sdm irisan daun bawang, 3 sdm irisan seledri, 3 sdm daging<br />
rendang bumbu penyedap dan sedikit garam aduk rata.<br />
4.      Panaskan margarine, bentangkan kulit martabak yang telah<br />
dilebarkan, tuangkan isian dan lipat pinggiran kulit hingga saling<br />
menutup dan masak hingga matang kecoklatan, angkat.<br />
5.      Sajikan martabak hangat dengan kuahnya.<br />
sumber : aroma</span><span style="font-size:10pt;">Bombay</span></span></div>
<div><span style="font-family:Arial;"> </span></div>
<div><span style="font-family:Arial;"> </span></div>
<p></span></span></span></span><span style="font-family:Arial;"> </p>
<p></span></p>
<p> </p>
<p><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Arial;">dan irisan cabai rawit hijau.<br />
3.      Persiapan isi : kocok 1 telur ayam dan 1 telur itik, aduk rata<br />
tambahkan 3 sdm irisan daun bawang, 3 sdm irisan seledri, 3 sdm daging<br />
rendang bumbu penyedap dan sedikit garam aduk rata.<br />
4.      Panaskan margarine, bentangkan kulit martabak yang telah<br />
dilebarkan, tuangkan isian dan lipat pinggiran kulit hingga saling<br />
menutup dan masak hingga matang kecoklatan, angkat.<br />
5.      Sajikan martabak hangat dengan kuahnya.<br />
sumber : aroma</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"> </p>
<div style="text-align:left;"><span lang="DE"><span style="font-size:x-small;"><strong>3. MARTABAK KENTANG MINI</strong> </span></span></div>
<p><span lang="DE"><span style="font-size:x-small;">BAHAN:</span></span> <span lang="DE"><span style="font-size:x-small;">Kulit:</span></span> <span style="font-size:x-small;">250 gram tepung terigu</span> <span style="font-size:x-small;">1/2 sdt garam</span> <span style="font-size:x-small;">80 ml air </span><span style="font-size:x-small;"> </span> <span lang="DE"><span style="font-size:x-small;">Isi martabak:</span></span> <span lang="DE"><span style="font-size:x-small;">250 gram kentang, kukus matang, kupas, potong dadu kecil</span></span> <span lang="DE"><span style="font-size:x-small;">250 gram daun bawang, iris halus</span></span> <span lang="DE"><span style="font-size:x-small;">250 gram bawang bombay, iris halus</span></span> <span lang="DE"><span style="font-size:x-small;">5 butir telur ayam</span></span> <span lang="DE"><span style="font-size:x-small;">1 sdt ketumbar bubuk</span></span> <span lang="DE"><span style="font-size:x-small;">1 sdt jintan bubuk</span></span> <span lang="DE"><span style="font-size:x-small;">1 sdt merica bubuk dan 1 sdt garam</span></span> <span lang="DE"><span style="font-size:x-small;">1 sdt kunyit bubuk</span></span> <span lang="DE"><span style="font-size:x-small;">2 sdt ROYCO rasa sapi</span></span> <span lang="DE"><span style="font-size:x-small;">minyak goreng secukupnya </span></span><span lang="DE"><span style="font-size:x-small;"> </span></span> <span lang="DE"><span style="font-size:x-small;">CARA MEMBUAT:</span></span> <span lang="DE"><span style="font-size:x-small;">1. Kulit: campur air dengan garam hingga larut. Campur tepung terigu dengan air garam, uleni hingga menjadi adonan yang dapat dibentuk. Istirahatkan selama 10 menit. Bagi adonan menjadi 20 bagian, bentuk bola-bola, diamkan 1 jam dan tutup dengan serbet bersih.</span></span> <span style="font-size:x-small;">2. Isi: kocok telur lepas, masukkan ketumbar, jintan, merica, garam, kunyit, dan ROYCO rasa ayam, aduk rata. Tambahkan kentang, daun bawang, dan bawang bombay, aduk rata.</span> <span style="font-size:x-small;">3. Penyelesaian: panaskan wajan pipih, ambil satu adonan lalu bentangkan hingga menipis, taruh di wajan, beri isian secukupnya. Lipat bentuk amplop dan goreng hingga matang. Sajikan hangat. </span><span style="font-size:x-small;"> </span> <span style="font-size:x-small;">Untuk: 20 buah </span></p>
<p><span style="font-size:x-small;"><span style="font-size:12pt;color:#555555;font-family:Verdana;"><strong>4. MARTABAK TELUR </strong></span></span></p>
<p><span style="font-size:x-small;"><span style="font-size:12pt;color:#555555;font-family:Verdana;"><strong>Bahan</strong></span><span style="font-size:12pt;color:#555555;font-family:Verdana;"> 50 lembar kulit lumpia besar, ukuran 20&#215;20 cm 100 gr daging cincang, rebus dulu atau dimicrowave, daging ayam juga boleh 2 buah telur bebek atau 3 buah telur ayam besar 20 batang daun bawang, iris halus 1 sdt garam 1 bawang bombay, rajang 1 sdt ketumbar bubuk minyak sayur untuk menggoreng <strong>Cara membuat</strong> 1. Rebus atau microwave daging sampai matang, angkat, tiriskan 2. Campur daging dan sisa bahan, aduk rata sampai telur mencair 3. Siapkan kulit pangsit, tuangi 1 sdm adonan isi bersama 1 sdm telur cair 4. Segera lipat sisi2 kulit lumpia ke tengah sehingga menutup 5. Goreng dengan minyak sedang panasnya sampai kulit matang, balik satu kali 6. Angkat, tiriskan <strong>Tips dan informasi</strong> &#8211; sajikan bersama: <a href="http://www.keseharian.com/dapur/acarbening.html"><strong><span style="color:#006600;text-decoration:none;">acar bening</span></strong></a> &#8211; kuncinya adalah: telur dan bawang daun, makin banyak makin enak &#8211; Disebut juga martabak asin dengan martabak terang bulan sebagai martabak manisnya, dijual berdampingan dengan roti bakar <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  <strong>Catatan</strong> Jajanan kesukaanku nih. Beli yang spesial dan ditambahin: &#8220;mang yang banyak bawang daunnya yak.&#8221; Ditempatku, diberi nama Martabak Asin dengan martabak terang bulan sebagai martabak manisnya. </span></span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
