<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>masalah-orangtua &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/masalah-orangtua/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "masalah-orangtua"</description>
	<pubDate>Wed, 22 May 2013 12:29:34 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Bila si Kecil Senang “Begadang”]]></title>
<link>http://revistashop.wordpress.com/2012/03/25/bila-si-kecil-senang-begadang/</link>
<pubDate>Sun, 25 Mar 2012 12:00:11 +0000</pubDate>
<dc:creator>revista99</dc:creator>
<guid>http://revistashop.wordpress.com/2012/03/25/bila-si-kecil-senang-begadang/</guid>
<description><![CDATA[Orangtua seringkali dipusingkan oleh ulah si kecil yang senang tidur terlalu malam. Bila teman sebay]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Orangtua seringkali dipusingkan oleh ulah si kecil yang senang tidur terlalu malam. Bila teman sebayanya sudah tidur pada jam 8 malam, si kecil malah masih terjaga walaupun jam sudah menunjukkan pukul 10 malam. Menghadapi fenomena seperti ini, apa yang perlu orangtua lakukan?</p>
<p style="text-align:justify;">Sewajarnya, balita sudah tidur paling lambat pukul 9 malam. Bila buah hati Anda tidur lebih larut dari itu, maka dikhawatirkan pertumbuhan dan perkembangannya bisa terhambat.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk mengatasinya, Anda harus tahu terlebih dahulu faktor-faktor yang membuat si kecil senang “begadang”, dan kemudian melakukan langkah-langkah jitu seperti yang akan diuraikan di bawah ini.<!--more--></p>
<p style="text-align:justify;">Pertama, coba perhatikan, jam brp anak bangun di pagi hari? Sebaiknya jangan biarkan ia bangun terlalu siang. Usahakan ia sudah bangun sekitar jam setengah 6.</p>
<p style="text-align:justify;">Kedua, berapa kali ia tidur siang dan berapa lama? Pada usia 5 tahun, sebenarnya anak tidak membutuhkan tidur siang. Namun, konsekuensinya, ia harus tidur lebih awal agar kebugaran tubuhnya senantiasa terjaga.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketiga, apa kegiatannya setiap hari? Sebaiknya pada sore hari si kecil aktif bermain bersama teman-temannya, misalnya bersepeda, bermain sepak bola, dan aktivitas lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Keempat, coba perhatikan, apakah rumah Anda masih terang benderang dan suara tv masih nyaring pada pukul 8 malam? Jika ya, maka matikanlah lampu rumah yang tidak perlu, juga pelankan suara televisi agar suasana rumah menjadi lebih hening. Ini penting untuk membentuk “suasana tidur” pada anak agar ia mudah mengantuk pada jam tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Oh iya, pastikan juga si kecil sudah makan malam satu jam sebelum waktu tidur. Sebab, ia akan sulit mengantuk bila perutnya kosong. Bila perlu, beri ia susu hangat dan camilan sehat sebelum sikat gigi menjelang tidur.</p>
<p style="text-align:justify;">Kalau perlu, bacakan juga <a href="http://revistashop.wordpress.com/2011/12/09/nina-bobo-50-kisah-pengantar-tidur/" target="_blank">dongeng pengantar tidur</a> kepada si kecil agar ia bisa terlelap dengan nyaman. Ada banyak manfaat mendongeng, dan Anda bisa membacanya pada postingan &#8220;<a href="http://revistashop.wordpress.com/2012/01/23/mengapa-orangtua-perlu-mendongeng/" target="_blank">Mengapa Orangtua Perlu Mendongeng?</a>&#8220;.</p>
<p style="text-align:justify;">Demikian beberapa langkah yang bisa Anda lakukan demi menghilangkan kebiasaan tidur larut malam pada si kecil. Apakah Anda punya ide lainnya? Bila iya, silakan share di kolom komentar, ya. Terima kasih!</p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
