<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>melawi &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://en.wordpress.com/tag/melawi/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "melawi"</description>
	<pubDate>Wed, 10 Feb 2010 07:08:34 +0000</pubDate>

	<generator>http://en.wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Investasi Kelapa Sawit Di Kalimantan Barat]]></title>
<link>http://lahankelapasawit.wordpress.com/2009/07/24/investasi-kelapa-sawit-di-kalimantan-barat/</link>
<pubDate>Fri, 24 Jul 2009 03:15:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>richzuch</dc:creator>
<guid>http://lahankelapasawit.wordpress.com/2009/07/24/investasi-kelapa-sawit-di-kalimantan-barat/</guid>
<description><![CDATA[Kelapa sawit (Elaeis) adalah tumbuhan industri penting penghasil minyak masak, minyak industri, maup]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>Kelapa sawit</strong> (<em>Elaeis</em>) adalah tumbuhan industri penting penghasil minyak masak, minyak industri, maupun bahan bakar (biosel). Perkebunannya menghasilkan keuntungan besar sehingga banyak hutan dan perkebunan lama dikonversi menjadi perkebunan kelapa sawit. Indonesia adalah penghasil minyak kelapa sawit kedua dunia setelah Malaysia, namun proyeksi ke depan memperkirakan bahwa pada tahun 2009 Indonesia akan menempati posisi pertama.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4" title="kelapa sawit yg di panen" src="http://lahankelapasawit.wordpress.com/files/2009/07/kelapa-sawit-yg-di-panen.jpg?w=300" alt="kelapa sawit yg di panen" width="300" height="224" /></p>
<p>PELUANG/PROSPEK</p>
<ul>
<li><strong><em>Kebutuhan akan minyak kelapa sawit di dalam negeri masih sangat diperlukan.</em></strong><em> </em></li>
<li><strong><em>Harga minyak kelapa sawit dapat memberikan jaminan usaha bagi setiap investor.</em></strong><em> </em></li>
<li><strong><em>Memberikan kemudahan dan kesempatan yang seluas-luasnya kepada investor yang akan menanamkan modalnya pada sektor perkebunan..</em></strong><em> </em></li>
</ul>
<p>Kalimantan Barat memiliki potensi pertanian dan perkebunan yang cukup melimpah. Hasil pertanian Kalimantan Barat diantaranya adalah padi, jagung, kedelai, dan lain-lain. Sedangkan hasil perkebunan diantaranya adalah karet, kelapa, lidah buaya, dan yang paling berkembang saat ini adalah Kelapa Sawit</p>
<p><strong>Wilayah Potensi Pengembangan Komoditi Kelapa Sawit</strong></p>
<ul>
<li>Kabupaten Bengkayang: Lahan yang sudah Digunakan (Ha): 3,944.00</li>
<li>Kabupaten Kapuas Hulu: Lahan yang sudah Digunakan (Ha): 3,018.00</li>
<li>Kabupaten Ketapang: Lahan yang sudah Digunakan (Ha): 48,126.00</li>
<li>Kabupaten Landak: Lahan yang sudah Digunakan (Ha): 9,863.00</li>
<li>Kabupaten Melawi: Lahan yang sudah Digunakan (Ha): 6,404.00</li>
<li>Kabupaten Sambas: Lahan yang sudah Digunakan (Ha): 7,349.00</li>
<li>Kabupaten Sanggau: Lahan yang sudah Digunakan (Ha): 67,266.00</li>
<li>Kabupaten Sekadau: Lahan yang sudah Digunakan (Ha): 24,499.00</li>
<li>Kabupaten Sintang: Lahan yang sudah Digunakan (Ha): 16,098.00</li>
</ul>
<p>Dari data diatas dibeberapa wilayah masih terdapat lahan yang cukup luas. Diantaranya wilayah Kabupaten Sambas, Kabupaten Ketapang &#38; Paloh.</p>
<p> </p>
<p>Bagi Investor yang tertarik mengembangkan usaha kelapa sawitnya di Kalimantan Barat dan sedang mencari lahan untuk Investasi. Kami dapat membantu mencarikan Lahan yang BAGUS dan AMAN untuk Investasi anda.</p>
<p> <img class="alignleft size-thumbnail wp-image-5" title="yudi" src="http://lahankelapasawit.wordpress.com/files/2009/07/yudi.jpg?w=104" alt="yudi" width="104" height="150" /></p>
<p>Hubungi:</p>
<p>Agus Yudiansyah Z, S.Psi</p>
<p>Jl. Alianyang No 20 Singakwang Tengah</p>
<p>Kalimantan Barat, 79116</p>
<p>Hp: 081328437640</p>
<p>Atau email ke: <a href="mailto:sawitlahan@yahoo.com">sawitlahan@yahoo.com</a></p>
<p> </p>
<p>Notes:</p>
<p>Saat ini tersedia beberapa list Lahan dengan luas mulai dari 5.000-50.000 Ha, SEGERA DAPATKAN INFORMASINYA!</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mau baca artikel yang lebih bagus lagi]]></title>
<link>http://melawiraya.wordpress.com/2009/07/05/mau-baca-artikel-yang-lebih-bagus-lagi/</link>
<pubDate>Sat, 04 Jul 2009 19:12:47 +0000</pubDate>
<dc:creator>Erm@n</dc:creator>
<guid>http://melawiraya.wordpress.com/2009/07/05/mau-baca-artikel-yang-lebih-bagus-lagi/</guid>
<description><![CDATA[Buat para pengunjung blog ini, saya sarankan untuk membaca berita-berita terbaru di blog ini melawin]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Buat para pengunjung blog ini, saya sarankan untuk membaca berita-berita terbaru di blog ini <a title="Melawinet" href="http://melawinet.blogspot.com/" target="_blank">melawinet</a> atau klik <a title="Melawinet" href="http://melawinet.blogspot.com/" target="_blank">disini</a>. disini anda bisa membaca artikel-artikel yang terkait dengan berbagai kehidupan masyarakat melawi, mulai dari pendidikan, budaya, sosial, ekonomi bahkan pemerintahan melawi.</p>
<p>dijamin andaakan betah berlama-lama di situs ini, karena disini anda juga bisa mendowload lagu daerah melawi.</p>
<p>bagu pengunjung yang berprofesi sebagai guru atau pengunjung yang masih kuliah dibidang pendidikan dan membutuhkan berbagai contoh RPP dan silabus bisa nada dapatkan<a title="Melawinet" href="http://melawinet.blogspot.com/" target="_blank"> disini.</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pemilu Sebagai Pasar Uang Palsu]]></title>
<link>http://melawiraya.wordpress.com/2009/03/09/pemilu-sebagai-pasar-uang-palsu/</link>
<pubDate>Mon, 09 Mar 2009 02:06:16 +0000</pubDate>
<dc:creator>Erm@n</dc:creator>
<guid>http://melawiraya.wordpress.com/2009/03/09/pemilu-sebagai-pasar-uang-palsu/</guid>
<description><![CDATA[Nanga Pinoh, Menjelang Pemilu yang sebentar lagi akan digelar, masyarakat harus meningkatkan kewaspa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Nanga Pinoh, Menjelang Pemilu yang sebentar lagi akan digelar, masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan ketika melakukan transaksi. Sebab, di Kabupaten Melawi kini ditemukan uang pecahan Rp 50 ribu palsu. Uang palsu (Upal) tersebut ditemukan Edi Everson ST, salah seorang warga Melawi. “Saya baru tahu saat mau memasukkan uang ke bank. Tidak tahu apakah uang tersebut dari Nanga Pinoh atau Kota Baru, tapi sepertinya dari Kota Baru,” kata Edi ditemui di kediamannya, Senin (23/2). Secara kasat mata, upal pecahan Rp 50 ribu tersebut sangat mirip dengan yang asli. Hanya saja, gambar terawang pada upal tersebut tidak ada. Kemudian terangnya, dasar uang juga mulus (rata). Tanda air pada uang tersebut juga nampak sudah pudar. “Kalau uang ini masih baru, sepertinya akan sangat sama dengan uang asli. Saya saja tidak mengetahui bahwa dalam beberapa lembar uang saya ini ada terselip upal,” ulas Edi. Adanya temuan upal membuat Edi mengimbau seluruh masyarakat Melawi agar berhati-hati. “Uang ini mirip betul. Ya, tidak masalah lah kalau sebelum transaksi dilakukan uang tersebut diperiksa lebih dahulu. Seperti menerawang dan meraba untuk memastikan keaslian uang tersebut,” kata pengusaha minyak ini. Diterangkan Edi, aktivitas pesta demokrasi juga memberi pengaruh pada peredaran upal. Sebab peredaran uang tentu akan semakin meningkat seiring konsentrasi masyarakat yang meningkat pula. Peningkatan peredaran uang lanjutnya, bukan hanya di pekotaan. Namun sampai ke desa-desa dan dusun-dusun. Bisa jadi paparnya, uang yang diberikan kepada masyarakat untuk keperluan Pemilu adalah upal. Sebab, kebutuhan untuk menarik simpati bisa saja dilakukan dengan uang. “Oleh karena itu masyarakat harus berhati-hari,” ulasnya. Ia juga meminta pihak terkait agar segera bertindak. Paling tidak ingatnya, memberi penerangan pada masyarakat untuk membedakan antara uang asli dan upal. Bisa juga dengan menempel upal yang ditemukan di tempat-tempat umum. Hal ini dilakukan agar masyarakat juga bisa tahu bentuk upal yang marak beredar. “Peredaran upal harus segera diantisipasi. Adanya peredaran upal seperti yang saya temukan ini bisa merugikan masyarakat. Akibat lebih lanjutnya adalah, mempengaruhi struktur perekonomian daerah ini,” pungkasnya. (aji)</p>
<p><strong><em>sumber : equator-news.com</em></strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[HIV/AIDS Mulai Serang Melawi]]></title>
<link>http://melawiraya.wordpress.com/2009/01/14/hivaids-mulai-serang-melawi/</link>
<pubDate>Wed, 14 Jan 2009 12:56:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>Erm@n</dc:creator>
<guid>http://melawiraya.wordpress.com/2009/01/14/hivaids-mulai-serang-melawi/</guid>
<description><![CDATA[Nanga Pinoh, Penyebaran HIV/AIDS di Kabupaten Melawi makin marak. Buktinya, tiga orang yang terinfek]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Nanga Pinoh, Penyebaran HIV/AIDS di Kabupaten Melawi makin marak. Buktinya, tiga orang yang terinfeksi virus mematikan ini kembali ditemukan saat Voluntary Consulting Test (VCT) dari Sintang melakukan tes beberapa bulan lalu di tahun 2008.<br />
Saat Dinas Kesehatan Kabupaten Melawi mendampingi tim VCT dari Sintang melakukan tes di wilayah Kabupaten Melawi, yaitu di KKLK, Penginapan Terapung dan di Penginapan Mangga Dua, hanya 29 orang atau 29 sample yang mau melakukan tes. “Dari 29 orang tersebut, tiga orang terinfeksi. Satu sudah terinfeksi HIV/AIDS dan dua orang lagi hanya terinfeksi HIV saja,” terang Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Melawi, Yakob Tangkin MKes saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (12/1).<br />
Kondisi tersebut patut diwaspadai oleh masyarakat Kabupaten Melawi. Apalagi belum ada obat untuk menyembuhkan penyakit mematikan tersebut. Sebaliknya, yang ada hanyalah obat untuk meringankan virusnya. “Tiga orang tersebut harus mengambil ARV (antiretroviral, obat yang digunakan untuk pengobatan bagi penderita HIV/AIDS, red) ke VCT Sintang untuk meringankan virus yang dideritanya. Obat tersebut harus dikonsumsinya seumur hidup,” terangnya.<br />
Penemuan tiga orang yang terinfeksi HIV/AIDS tersebut tegas Yakob, mengingatkan kita bahwa tingkat penyebaran virus HIV/AIDS di Kabupaten Melawi makin meningkat. “Pada tahun 2007 lalu hanya ditemukan dua orang saja yang terinfeksi penyakit tersebut. Namun pada tahun 2008, ditemukan tiga orang. Untuk tahun 2009 ini kita belum tahu, karena VCT Sintang belum melakukan tes lagi,” jelasnya.<br />
Penyakit mematikan tersebut terangnya, dapat menular melalui jarum suntik, hubungan badan, melalui darah, lewat air liur dan media lain. Oleh karena itu, masyarakat harus waspada. “Kewaspadaan terhadap penyakit mematikan tersebut harus dilakukan oleh masyarakat sendiri. Salah satunya adalah dengan menguatkan iman dan takwa, setia dengan pasangan hidupnya,” paparnya.<br />
Maksudnya, untuk mewaspadai penyakit mematikan tersebut harus mempunyai iman dan takwa yang kuat. Sebab, jika iman dan takwa sudah kuat, maka perselingkuhan tidak akan terjadi. Begitu pula dengan hubungan badan di tempat-tempat dimana penyaluran penyakit tersebut dapat menular dengan cepat, seperti melakukan hubungan intim dengan PSK tidak akan dilakukan.<br />
Yakob berharap, masyarakat bisa selalu mewaspadai penyakit mematikan tersebut. “Kita sudah sering melakukan sosialisasi kepada masyarakat, pelajar maupun remaja di sekolah-sekolahnya mengenai semua hal yang berkaitan dengan HIV/AIDS,” tukasnya mengakhiri. (Ira)</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Peresmian Sarana Air Bersih PNPM Oleh Bupati Melawi]]></title>
<link>http://melawiraya.wordpress.com/2008/12/22/peresmian-sarana-air-bersih-pnpm-oleh-bupati-melawi/</link>
<pubDate>Mon, 22 Dec 2008 13:17:44 +0000</pubDate>
<dc:creator>Erm@n</dc:creator>
<guid>http://melawiraya.wordpress.com/2008/12/22/peresmian-sarana-air-bersih-pnpm-oleh-bupati-melawi/</guid>
<description><![CDATA[Nanga Pinoh, Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) di Kecamatan Nanga ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Nanga Pinoh, Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) di Kecamatan Nanga Pinoh sukses membangun sarana air bersih bagi Desa Nanga Pintas. Bupati Melawi Drs Suman Kurik MM meresmikan penggunaan sarana air bersih tersebut, akhir pekan lalu.<br />
“Sarana air bersih di Desa Nanga Pintas adalah program pemberdayaan masyarakat yang harus dipelihara dan dilestarikan oleh warganya. Masyarakat harus senantiasa memelihara bangunan tersebut,” kata Suman.<br />
Disebutkan Suman, banyak program serupa yang gagal lantaran tidak dirawat dengan baik. Menurutnya, program tersebut perlu ditindaklanjuti karena melibatkan masyarakat miskin di pedesaan, terutama dalam menghadapi krisis global saat ini. Bupati didampingi istri tiba lebih awal dari jadwal yang direncanakan. Keduanya disambut warga Desa Nanga Pintas dengan hangat dan antusias. Sebelum memasuki areal peresmian, terlebih dahulu Bupati memotong ompong (batang pisang). “Ini sebagai wujud adat turun-temurun ketika menyambut tamu atau pejabat,” kata Ketua TPK Nanga Pintas Burhanudin seraya menyebutkan kalau acara ini juga dihadiri beberapa kepala dinas, muspika, pengurus dan fasilitator kecamatan UPK PNPM-MP dan undangan lainnya.<br />
Di tempat yang sama, Ketua UPK PNPM-MP Nanga Pinoh Marumi menceritakan, halangan untuk mewujudkan pembangunan sarana air bersih tersebut. Namun kata Murumi, berkat kerjasama semua pihak, masalah yang ada dapat diselesaikan.<br />
Kepala Desa Nanga Pintas ini mengatakan, warga merasa bahagia setelah puluhan tahun mendambakan air bersih. Akhirnya, mimpi itu terwujud berkat PNPM-MP. Dengan semangat gotong royong dan partisipasi masyarakat, pengerjaan sarana air bersih yang menelan dana Rp 99.843.500 ini membuahkan hasil. “Terima kasih juga kepada fasilitator kecamatan yang selama ini mendampingi kami, dari membuat desain dan RAB serta pendampingan SPP (Simpan Pinjam Kelompok Perempuan, red),” ujarnya.<br />
Sedangkan Fasilitator Kecamatan M Zaini Yahya SSos mengatakan, kunci sukses PNPM-MP adalah partisipasi aktif masyarakat, kerjasama yang baik antara perangkat desa, kader desa dan para pelaku PNPM lainnya, karena program ini mempunyai tiga kelompok sasaran, yaitu Rumah Tangga Miskin (RTM) di pedesaan, kelembagaan masyarakat pedesaan dan kelembagaan pemerintahan lokal. “PNPM tidak hanya bertujuan untuk pembangunan fisik saja. Namun pembangunan manusia dengan pembekalan dan pelatihan-pelatihan bagi masyarakat, juga merupakan perubahan perilaku menuju kepada pembangunan manusia secara moral,” pungkasnya. (aji)</p>
<p><em>Sumber : Equator News Online.</em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tagana Untuk Antisipasi Bencana]]></title>
<link>http://melawiraya.wordpress.com/2008/12/19/tagana-untuk-antisipasi-bencana/</link>
<pubDate>Fri, 19 Dec 2008 14:15:36 +0000</pubDate>
<dc:creator>Erm@n</dc:creator>
<guid>http://melawiraya.wordpress.com/2008/12/19/tagana-untuk-antisipasi-bencana/</guid>
<description><![CDATA[Nanga Pinoh, Indonesia semakin indentik dengan bencana. Sebut saja banjir, tanah longsor, kebakaran ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Nanga Pinoh, Indonesia semakin indentik dengan bencana. Sebut saja banjir, tanah longsor, kebakaran hutan, gempa bumi bahkan konflik sosial atau kerusuhan. Kabupaten Melawi pun tak luput dari kenyataan tersebut. Guna mengantisipasi bencana, Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnaketran) Kabupaten Melawi melakukan peningkatan kemampuan personel Taruna Siaga Bencana (Tagana).<br />
“Masih segar dalam ingatan kita, awal September 2008 lalu saat bulan Ramadan, banjir melanda hampir separoh dari tanah daratan di 11 kecamatan dan 169 desa dalam wilayah Kabupaten Melawi,” kata Kabid Sosial Dinsosnaketran Kabupaten Melawi, Drs Oslan Junaidi, kemarin.<br />
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Melawi sempat gugup saat menangani musibah banjir September lalu. Pemkab kemudian membentuk tim penanggulangan bencana dan sempat berjibaku, karena tidak memiliki pranata sosial maupun satuan yang mapan dalam menghadapi bencana yang datang tiba-tiba. Namun kondisi itu dapat diatasi melalui tim penanggulangan banjir yang terdiri dari berbagai elemen. Yakni PMI, Dinas Kesehatan, TNI, Polri dan Pencinta Alam (PA) Ciwanadri, termasuk partai politik dan pihak lainnya. Penanggulangannya ketika itu dimotori oleh Disosnakertran Kabupaten Melawi bersama Tagana.<br />
Dikatakannya, kesiagaan mutlak diperlukan karena manusia tidak ada yang dapat meramalkan secara valid kapan dan dimana akan datangnya bencana. Faktor kesadaran inilah yang harus ditumbuhkan di tengah-tengah masyarakat. Berdasarkan tugas pokok dan fungsinya, pemerintah melalui Departemen Sosial memandang sangat perlu membentuk sebuah lembaga untuk kesiagaan. Pada tanggal 23 Maret 2004, dideklarasikan Tagana. “Melawi sendiri melalui Disosnakertran secara resmi telah menetapkan kepengurusan Tagana pada bulan Oktober dan dalam waktu dekat akan dilakukan pengukuhan,” ungkap Oslan.<br />
Setelah dilakukan pengukuhan Tagana Kabupaten Melawi langsung melaksanakan pelatihan dalam rangka pemantapan tugas-tugas Tagana itu sendiri. Pada saat pembukaan pemantapan nanti, Disosnakertran berencana akan melibat SAR Kalbar, Tagana Provinsi, TNI, Polri, PMI, PA Ciwanadri dan siswa SMU/SMK serta ORARI/RAPI. Oslan menerangkan, pelaksanaan pemantapan Tagana Melawi rencananya akan dilaksanakan pada bulan ini, “Mengingat kita akan berhadapan dengan beratnya tugas-tugas ke depan yang diemban Disosnakertran, khususnya dalam menghadapi permasalahan bencana,” ulas Oslan.<br />
Terlebih lagi, Tagana yang menganut prinsip “ We are the First to Help” berarti Tagana menjadikan dirinya yang pertama memberikan pertolongan  dan terdepan dalam penanggulangan bencana. Tagana juga diharapkan terdepan memberikan  pelayanan, perlindungan dan rehabilitasi sosial serta harus menjadi unsur pemersatu yang melindungi perbedaan kepentingan. Tagana Melawi yang telah dilatih di provinsi dan diakui oleh Departemen Sosial masih sangat minim personilnya, yaitu berjumlah 20 orang. Minimnya personil dan fasilitas yang dimiliki Disosnakertran untuk Tagana juga masih sangat terbatas. Ungkap Oslan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Melawi tahun 2008 masih belum optimal.  “Namun, kita berupaya untuk dapat berbuat sesuai dengan kemampuan yang ada. Patut disyukuri, pada bulan ini Tagana selain melakukan latihan pemantapan juga akan menempati sekretariat sendiri,” ungkap Oslan.<br />
Fasilitas sekretariat tersebut terdiri dari komputer, radio dan  dua speed boat sebagai pendukung kegiatan. Selain itu, Tagana juga memiliki tanda-tanda dan perlengkapan dapur umum. “Kita berharap pada tahun 2009 Pemkab Melawi juga memberikan dukungan melalui APBD, terutama dukungan terhadap kendaraan darat yang sangat diperlukan dalam rangka distribusi bantuan maupun dropping personil pada saat kondisi perlu juga dukungan terhadap peningkatan peran serta penanggulangan bencana berbasis masyarakat,” harap Oslan.<br />
Perkembangan Tagana setelah memasuki masa empat tahun sejak berdirinya, semakin meningkatkan peranannya. Jika pada awal terbentuk memiliki tugas emergency shelter, yaitu penanganan pengungsi bencana dengan manajemen shelter meliputi pemenuhan kebutuhan pokok sandang, pangan dan hunian sementara, maka sekarang Tagana  mendapat tugas yang lebih luas, antara lain sebelum bencana (preparedness) yaitu kesiapsiagaan, tanggap darurat (emergency respons), penanganan pasca bencana (rehabilitation)<br />
Diterangkan Oslan, Tagana adalah pekerja sosial dan terlibat dalam pelestarian alam. Seperti penanaman pohon dan penyuluhan di lokasi bencana maupun rawan bencana, sehingga mereka tahu bahwa bencana juga ada yang disebabkan oleh manusia seperti penebangan pohon yang tidak sesuai aturan. Tagana juga berperan dalam penanganan masalah sosial. Meskipun tidak dibentuk secara khusus untuk  turut menyelesaikan konflik sosial, namun Tagana memiliki akses sebagai sosial passport-nya. Oleh karena itu, Tagana juga sebagai lembaga sosial penanggulangan bencana berbasis masyarakat dalam penanganan konflik, juga berlaku sebagai jembatan persahabatan. “Semoga dengan pemantapan dan pengukuhan Tagana Kabupaten Malawi ini, penanganan bencana alam dan bencana sosial dapat lebih terarah, terpadu dan terkoordinasi. Di sisi lain, Tagana yang juga pekerja sosial dapat memberikan peran serta dan dukungan dalam program-program Pemkab Malawi,” pungkasnya.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[PNPM Dusun Sebaju Kab Melawi.]]></title>
<link>http://melawiraya.wordpress.com/2008/12/19/pnpm-dusun-sebaju-kab-melawi/</link>
<pubDate>Fri, 19 Dec 2008 14:07:34 +0000</pubDate>
<dc:creator>Erm@n</dc:creator>
<guid>http://melawiraya.wordpress.com/2008/12/19/pnpm-dusun-sebaju-kab-melawi/</guid>
<description><![CDATA[Nanga Pinoh, Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat-Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) di Dusun Sebaju, De]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Nanga Pinoh, Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat-Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) di Dusun Sebaju, Desa Nanga Kebebu, Kecamatan Nanga Pinoh mendapat predikat A atau baik. Nilai tersebut diberikan setelah proyek partisipasi perbaikan jalan sukses dilaksanakan.<br />
Acara penyerahan predikat dilaksanakan secara simbolis oleh Ketua Tim Penyelenggaran Kegiatan (TPK) Sahdan Gawai ke pada Kepala Desa Kebebu Yusriadi disaksikan Camat Nanga Pinoh Dra Ratna Irawati dan Fasilitator Kecamatan Hery Mulyadi ST serta warga Dusun Sebaju, Rabu (17/12) kemarin “Dana program ini keseluruhannya berjumlah Rp 104,299 juta. Berasal dari program PNPM-MP sebanyak 96, 299 juta dan swadaya masyarakat setempat Rp 8 juta. Dana ini ditambah lagi dengan sumbangan pribadi berupa gotong-royong,” ungkap Ketua TPK Sahdan Gawai, kemarin.<br />
Dari seluruh dana tersebut, mereka telah berhasil membuka jalan sepanjang 3,2 kilometer (km), dimana di beberapa titik jalan diberi sertu (campuran batu dan pasir) sebanyak 150 kubik. Jalan ini lebaranya mencapai 3 meter. Bahkan jalan ini juga dilengkapi drainase sepanjang 900 meter di sebelah kiri badan jalan, dan 900 meter di sebelah kanan jalan. Lebar drainase dan kedalamannya masing-masing semeter. Pengerjaan pun dilakukan secara swadaya.<br />
Kalau dilihat dari kualitas dan kuantitas pengerjaan, lebih efektif dan efisien jika dibandingkan dengan yang dilakukan kontraktor. Untuk mengerjakan jalan dengan kualitas seperti ini, kontraktor baru mau kalau dananya lebih dari Rp 200 juta. Atas prestasi ini, Desa Kebebu kembali mendapatkan dana PNPM-MP. Mereka mendapatkan dana untuk rambat beton sejumlah Rp 92,915 juta. Dengan dana ini, mereka akan membangun jalan rambat beton yang luasnya 1,5 meter dan panjangnya 700 meter. Bukan hanya pembangunan fisik, desa ini juga mendapat bantuan untuk kegiatan simpan pinjam kelompok perempuan dengan jumlah Rp 12 juta.<br />
Pembangunan jalan di Dusun Sebaju tidak berakhir disini, mereka membentuk kelompok kerja yang akan melakukan perawatan terhadap jalan ini. Kelompok ini terdiri dari warga Dusun Sebaju. Untuk perawatan, dilakukan secara gotong-royong setiap bulannya. Dikatakan Kepala Desa Kebebu, Yusriadi, sebagus apapun jalan yang dibuat, jika tidak dirawat akan rusak. Pihak yang bertanggung jawab untuk merawat jalan adalah masyarakat dusun ini sendiri. “Kalau warga tidak mau merawat jalan, lebih baik jalan ini tidak usah digunakan. Silakan mencari jalan lain. Yang namanya dipakai, maka barang tersebut akan rusak. Oleh karena itu, perawatan jalan sangat penting dilakukan,” pintanya pada masyarakat Sebaju.<br />
Dikatakan Yusriadi, dusun ini sangat beruntung mendapat dana bagi program pembangunannya. Sebab, belum tentu dalam waktu dua atau tiga tahun akan ada program serupa. Sebab, banyak desa atau daerah lain yang perlu dibangun. “Kita sangat beruntung jalan ini sudah dibuka. Ini adalah sebuah keberuntungan. Namun begitu, yang terpenting adalah perawatan,” ulasnya.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[RAPBD Kabupaten Melawi Tahun 2009]]></title>
<link>http://melawiraya.wordpress.com/2008/12/19/rapbd-kabupaten-melawi-tahun-2009/</link>
<pubDate>Thu, 18 Dec 2008 17:02:08 +0000</pubDate>
<dc:creator>Erm@n</dc:creator>
<guid>http://melawiraya.wordpress.com/2008/12/19/rapbd-kabupaten-melawi-tahun-2009/</guid>
<description><![CDATA[Nanga Pinoh, Anggaran Pendapatan dan Belanda Daerah (ABPD) Kabupaten Melawi tahun anggaran 2009 jauh]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Nanga Pinoh, Anggaran Pendapatan dan Belanda Daerah (ABPD) Kabupaten Melawi tahun anggaran 2009 jauh lebih kecil jika dibandingkan tahun sebelumnya. Diprediksikan akan terjadi defisit anggaran sebesar Rp 8 miliar, namun akan tertutupi oleh Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) tahun anggaran 2008 sebesar Rp 9 miliar.<br />
Di tahun 2009, pendapatan daerah ditargetkan mencapai Rp 394,160 miliar dan belanja daerah mencapai Rp 402,160 miliar. Sementara kata Bupati Melawi Drs A Suman Kurik MM, sisa penerimaan pembiayaan sebesar Rp 1 miliar antara defisit dan Silpa akan digunakan untuk penyertaan modal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Melawi pada PT Bank Kalbar Cabang Nanga Pinoh. “Terjadinya difisit pada belanja daerah tahun 2009 disebabkan oleh bertambahnya belanja tidak langsung,” jelas Suman dalam sidang paripurna dengan agenda penyampaian nota keuangan tahun 2009 di hadapan anggota Dewan, Senin (15/12) kemarin.<br />
Penambangan belanja tidak langsung lanjutnya, dikarenakan terjadinya kenaikan gaji dan tunjangan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Besaran kenaikan gaji PNS pada tahun 2009 adalah 15 persen. “Penambahan belanja tidak langsung juga disebabkan oleh penerimaan CPNS tahun 2008,” ucapnya.<br />
Diterangkan Suman, anggaran pendapatan daerah tahun 2009 lebih kecil dari tahun 2008. Sebabnya, karena Pemkab Melawi tidak menerima dana penyesuaian dan otonomi khusus sebagaimana tahun 2008. Akibatnya, beberapa kegiatan pembangunan yang diusulkan untuk dianggarkan dalam APBDP tahun 2009 tidak dapat dikabulkan. “Untuk itu, mari kita berpikir secara lebih luas dalam menyikapi usulan alokasi anggaran yang tergambar dalam rancangan APBD tahun 2009,” ajaknya.<br />
Dipaparkan Suman, anggaran pendapatan daerah tahun 2009 sebesar Rp 394,160 yang terdiri dari pendapatan asli daerah sebesar Rp 17,160 miliar, dana perimbangan sebesar Rp 369,749 miliar dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 7,250 miliar. Sedangkan belanja daerah tahun 2009 sebesar Rp 402 miliar, terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp 170,027 miliar dan belanja langsung sebesar Rp 232,132 miliar. Suman juga mengulas, dalam upaya peningkatan kualitas pengelolaan keuangan daerah, khususnya penerapan disiplin anggaran agar dalam penggunaan mematuhi ketentuan yang berlaku. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari terjadinya kesalahan yang berakibat kerugian yang akan membawa  implikasi bagi Kabupaten Melawi. “Seluruh satuan kerja perangkat daerah di lingkungan Pemkab Melawi agar dapat melaksanakan pengelolaan anggaran dengan baik, efisien, efektif dan akuntabel. Sehingga anggaran yang digunakan dapat menyentuh langsung kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat Melawi,” ujarnya.<br />
Kabar baik bagi dunia pendidikan kata Suman, pada penganggaran tahun depan, Pemkab Melawi telah mengalokasikan dana untuk Dinas Pendidikan Melawi sebesar 20 persen. Dana pendidikan sebesar ini belum menjamin mutu pendidikan, sebab dana yang besar belum tentu menyentuh dunia pendidikan secara efektif. Bukan tidak mungkin tegasnya, dana pendidikan ini malah dikorupsi. Makanya, perlu pengawasan yang ketat dan penegakan hukum yang tegas dalam dunia pendidikan. Hal itu dilakukan untuk menyelamatkan dana yang dialokasikan untuk dunia pendidikan. “Penganggaran ini sesuai dengan amanah peraturan perundang-undangan,” pungkas Suman. (aji) <em>(sumber: equtor-news.com)</em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kabupaten Melawi Anggarkan 20% Dana Pendidikan]]></title>
<link>http://melawiraya.wordpress.com/2008/12/18/kabupaten-melawi-anggarkan-20-dana-pendidikan/</link>
<pubDate>Thu, 18 Dec 2008 16:52:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>Erm@n</dc:creator>
<guid>http://melawiraya.wordpress.com/2008/12/18/kabupaten-melawi-anggarkan-20-dana-pendidikan/</guid>
<description><![CDATA[Bupati Melawi, Drs. A. Suman Kurik, MM, dalam Sidang Paripurna ke VIII Masa Sidang III tahun 2008, m]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Bupati Melawi, Drs. A. Suman Kurik, MM, dalam Sidang Paripurna ke VIII Masa Sidang III tahun 2008, menyampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RPAPBD), Senin (15/12). Rancangan peraturan tersebut, merupakan gambaran kebijakan Pemkab Melawi tahun 2009.<br />
Sidang paripurna dewan yang dipimpin Ketua DPRD Melawi, Sukiman, S.Pd, MM, dihadiri sebanyak 14 anggota dewan dari 25 orang anggota DPRD Kabupaten Melawi. Dalam peraturan perundangan-undangan, Pemkab sudah harus menyampaikan Nota keuangan dan RPAPBD pada pertengahan tahun anggaran berjalan. Keterlambatan ini, tentu menggambarkan rendahnya disiplin Pemkab menjalankan roda pemerintahan. “Keterlambatan ini, berimbas terhadap pelaksanaan pembangunan, ke depan, diharapkan tingkatkan disiplin sehingga roda pemerintahan dapat berjalan dengan baik,” kata Sukiman, dalam mengantar pidato Sidang Paripurna DPRD. Selanjutnya, Sukiman mempersilakan Bupati Melawi, Drs. A. Suman Kurik, MM, untuk menyampaikan Nota Keuangan dan RPAPBD tahun 2009.<br />
Dalam pidatonya, Suman memaparkan, APBD tahun 2009 diperkirakan, untuk anggaran pendapatan sebesar Rp 394.160.004.744, dengan rincian pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 17.160.047.715, dana perimbangan sebesar Rp 369.749.557.029 dan pendapat lain-lainnya diperkirakan sebesar Rp 7.250.400.000. Sedangkan belanja daerah sebesar Rp 402.160.004.744.<br />
Lebih lanjut dikemukan orang nomor satu di Melawi ini, bahwa dari pendapatan dan belanja daerah terjadi defisit daerah tahun anggaran 2009 sebesar Rp 8 miliar. Terjadinya defisit tersebut, direncanakan akan dibayar melalui penerimaan pembiayaan berupa silpa tahun angaran 2008 sebesar Rp 9 miliar. Sedangkan sisa penerimaan pembiayaan sebesar Rp 1 miliar, akan digunakan untuk penyertaan modal pemerintah Kabupaten Melawi pada PT Bank Kalbar Cabang Nanga Pinoh.<br />
Sedangkan defisit pada belanja daerah tahun anggaran 2009, jelasnya, karena bertambahnya belanja tidak langsung yang disebabkan kenaikan gaji dan tunjangan pegawai negeri sipil tahun 2009 sebesar 15 persen serta pengangkatan CPNS tahun 2008. “Selain itu, bahwa dalam rancangan APBD tahun anggaran 2009 ini, kita telah menganggarkan untuk dinas pendidikan sebesar 20 persen, ini sebagai amanat peraturan perundang-undangan,” kata Suman<br />
Oleh karena itu, Suman menekankan, dalam peningkatan pengelolaan keuangan daerah yakni penerapan disiplin anggaran, agar dalam penggunaan anggaran mematuhi ketentuan yang berlaku. Ia minta menghindari terjadinya kesalahan yang berakibat pada kerugian yang membawa implikasi diri sendiri. “Pada kesempatan ini, saya mengimbau kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Melawi agar dapat melaksanakan pengelolaan anggaran dengan baik, efisien, efektif dan akuntabel, sehingga anggaran yang digunakan dapat menyentuh langsung dengan kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat,” ingat suami Yustina Indan ini.</p>
<p>Semoga saja niat dan langkah yang baik ini benar-benar terealisasi dan tepat sasaran. jangan sampai anggaran 20 % dana pendidikan ini justru diselewengkan dan disalah gunakan untuk kepentingan pribadi. Pendidikan di Kabupaten Melawi memang masih dalam tahap pengembangan dan mudah-mudahan dengan anggaran ini dunia pendidikan di kabupaten Melawi benar-benar bisa memberikan konstribusi bagi kemajuan kabupaten Melawi dimasa mendatang. Mudah-mudahan niat baik ini benar-benar demi kemajuan dunia pendidika di Melawi, jangan sampai niat ini muncul sebagai strategi politik menjelang Pemilu 2009 nanti.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Jembatan Belimbing dua Dipertanyakan]]></title>
<link>http://melawiraya.wordpress.com/2008/12/12/jembatan-belimbing-dua-dipertanyakan/</link>
<pubDate>Fri, 12 Dec 2008 10:15:40 +0000</pubDate>
<dc:creator>Erm@n</dc:creator>
<guid>http://melawiraya.wordpress.com/2008/12/12/jembatan-belimbing-dua-dipertanyakan/</guid>
<description><![CDATA[Nanga Pinoh, Tokoh masyarakat dari empat desa mendatangi Kantor Bupati Melawi, Selasa (9/12). Mereka]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Nanga Pinoh, Tokoh masyarakat dari empat desa mendatangi Kantor Bupati Melawi, Selasa (9/12). Mereka mempertanyakan kelanjutan pengerjaan Jembatan Belimbing II. Sebab Pemerintah Kabupaten (Pemkab) pernah berjanji melanjutkan pengerjaan jembatan yang berada di Desa Nanga Kabra ini menggunakan bekas Jembatan Belimbing I yang telah diganti.<br />
Puluhan tokoh masyarakat yang mempertanyakan kelanjutan Jembatan Belimbing II ini adalah para kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat dan tokoh adat. Mereka berasal dari Desa Nanga Kabra, Piawas, Kayu Bunga, Entibar dan Nanga Raya. “Beberapa waktu lalu, saat Bupati berada di Desa Piawas pernah mengatakan, kelanjutan pengerjaan jembatan telah disetujui oleh gubernur. Kita datang kesini untuk memastikan, apakah pengerjaan jembatan ini dilanjutkan,” kata Kepala Adat Dayak Kecamatan Belimbing dan Kecamatan Belimbing Hilir, Albert Welan yang ditemui usai audiensi dengan Wakil Bupati Melawi, Firman Muntaco SH MH.<br />
Jembatan Belimbing II lanjutnya, telah memiliki ada abutment atau kaki jembatan. Pembuatan kaki jembatan ini dilakukan pada tahun 1996. Sampai hari ini, jembatan Belimbing II ini hanya ada kaki jembatan saja. Artinya, pembangunan jembatan ini terbengkalai 12 tahun lamanya. Kelanjutan pembangunan jembatan ini menggunakan bahan dari Jembatan Belimbing I yang lama. Jembatan Belimbing I sendiri telah dibangun baru, sementara yang bangunan yang lama telah bongkar. “Katanya gubernur telah setuju bekas Jembatan Belimbing I digunakan untuk Jembatan Belimbing II. Namun kenyataannya, bahan Jembatan Belimbing I telah diangkut ke Sanggau. Kalau bahan Jembatan Belimbing I diangkut, bahan Jembatan Belimbing II tidak ada. Artinya, pembangunan Jembatan Belimbing II terbengkalai,” ungkapnya.<br />
Diungkapkan Albert, Jembatan Belimbing II sangat penting bagi kemajuan empat desa yang terletak di seberang Sungai Belimbing. Keempat desa tersebut jelasnya, memiliki jumlah penduduk kurang lebih 7 ribu orang. Kemajuan sosial, ekonomi dan budaya bagi 7 ribu warga sangat tergantung pada keberadaan Jembatan Belimbing II. Bila jembatan ini bisa digunakan, arus transportasi masyarakat menjadi lebih cepat. Hasil pertanian dan perkebunan masyarakat akan dengan mudah dipindahkan ke pasar dengan biaya produksi lebih murah.<br />
Jika jembatan ini bisa digunakan tegasnya, akan meningkatkan taraf hidup masyarakat. Hubungan dengan masyarakat luar pun akan menjadi lebih mudah, sehingga transformasi sosial, ekonomi dan budaya bisa terjadi lebih mudah. Diungkapkan Albert, selama ini warga harus menyeberangi Sungai Belimbing jika akan keluar atau menuju empat desa. Jelas kondisi ini akan menyulitkan warga untuk bepergian. “Kalau jembatan ini tidak ada, percuma saja ada pemekaran kecamatan. Bukankah pemekaran kecamatan tujuannya untuk memperpendek rentang pelayanan. Pemekaran menjadi tidak efektif dengan belum difungsikannya jembatan ini,” ulasnya.<br />
Menyikapi keluhan warga, Wakil Bupati Melawi Firman Muntaco SH MH menegaskan, agar pihak kecamatan melarang kontraktor yang akan membawa bahan Jembatan Belimbing I. Ia mendukung keinginan warga untuk menggunakan bekas Jembatan Belimbing I untuk membuat Jembatan Belimbing II. “Saya perintahkan camat melarang kontraktor untuk mengangkut bahan jembatan. Bahan jembatan itu bisa dialihkan ke jembatan yang ada di Nanga Kabra,” tegas Firman.<br />
Dikatakan Firman, saat ini Pemkab Melawi sedang mengirimkan surat ke Pemerintah Provinsi agar menyetujui kelanjutan pembangunan Jembatan Belimbing II menggunakan bekas Jembatan Belimbing I. “Kita telah menyurati Gubernur untuk masalah ini. Namun begitu, masalah ini sebenarnya telah diketahui oleh Gubernur lama. Jadi tidak ada alasan pemerintah provinsi tidak mengetahui. Sebab pemberitahuan pada Gubernur lama telah dilakukan,” terang Firman. (aji)</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kondisi Ibukota Melawi Perlu Perhatian]]></title>
<link>http://melawiraya.wordpress.com/2008/12/12/kondisi-ibukota-melawi-perlu-perhatian/</link>
<pubDate>Fri, 12 Dec 2008 10:11:02 +0000</pubDate>
<dc:creator>Erm@n</dc:creator>
<guid>http://melawiraya.wordpress.com/2008/12/12/kondisi-ibukota-melawi-perlu-perhatian/</guid>
<description><![CDATA[Nanga Pinoh, Kondisi ibukota Kabupaten Melawi semrawut dan semakin kumuh. Dinas Keamanan dan Keterti]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Nanga Pinoh, Kondisi ibukota Kabupaten Melawi semrawut dan semakin kumuh. Dinas Keamanan dan Ketertiban (Trantib) Kabupaten Melawi didesak berani bertindak sesuai prosedur agar keindahan kota dapat terjaga.<br />
“Melihat kondisi kebersihan ibukota Melawi, Nanga Pinoh semakin kumuh, mengharuskan pemerintah agar bertindak tegas. Tindakan tegas ini diperlukan agar kota ini indah sehingga enak dilihat. Kita berharap orang luar pun ingin datang ke daerah ini,” kata anggota DPRD Melawi, Sudhie Mentika, kemarin.<br />
Diterangkan Sudhie, kondisi di Pasar Nanga Pinoh sangat menyedihkan. Selain Pedagang Kaki Lima (PKL), lebih parah lagi penjual ayam menggelar dagangannya di sembarang tempat. Salah satunya berjualan di tikungan depan SD Negeri Nanga Pinoh. “Disamping itu, Trantib jangan membiarkan masyarakat berjualan sembarangan di jalan poros. Contohnya, di depan Kenanga Foto Nanga Pinoh, sudah ada dua blok yang berjualan di tempat tersebut,” ulasnya.<br />
Dikhawatirkan, bila persoalan ini tetap dibiarkan kata Sudhie, tidak menutup kemungkinan akan ada yang menyusul berdagang di tempat tersebut. Sebelum terlambat, sebaiknya sekarang di atasi dulu. Sudhie mengharapkan masyarakat bisa ikut membantu pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan kota. Sebab, kota Nanga Pinoh adalah milik seluruh masyarakat Kabupaten Melawi. Bagaimanapun program pemerintah jelas Sudhie, bila tidak didukung masyarakat, maka akan sia-sia saja. Setiap program pemerintah memerlukan partisipasi masyarakat. “Jangan sampai ada kesengajaan dari masyarakat untuk menciptakan kondisi yang tidak bersih,” ujarnya.<br />
Ia menilai, ada kesengajaan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang tidak bersih. Shudie mencontohkan, sampai saat ini masih ada sapi yang berkeliaran di Kota Nanga Pinoh. Sudhie berharap Camat Nanga Pinoh dan kepala desa di Kecamatan Nanga Pinoh untuk mencari pemilik sapi tersebut. “Apakah ada pemiliknya atau hanya sapi liar. Kalau milik seseorang, apakah pemiliknya masih sehat atau tidak. Sebab selama ini sering diberitakan dalam media massa, namun tidak ada respon,” sesalnya.<br />
Ia mengimbau agar seluruh masyarakat Kota Nanga Pinoh ikut menjaga keindahan ibukota Kabupaten Melawi. “Sikap, tindakan dan perilaku kita terpancar dari yang ada dalam hati,” pungkasnya. (aji)</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Harga BBM Melawi di Pasaran Naik Akibat Kelangkaan Di SPBU]]></title>
<link>http://melawiraya.wordpress.com/2008/12/05/harga-bbm-melawi-di-pasaran-naik-akibat-kelangkaan-di-spbu/</link>
<pubDate>Fri, 05 Dec 2008 06:43:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>Erm@n</dc:creator>
<guid>http://melawiraya.wordpress.com/2008/12/05/harga-bbm-melawi-di-pasaran-naik-akibat-kelangkaan-di-spbu/</guid>
<description><![CDATA[Adrianus Jumadi Bornoe Tribune, Nanga Pinoh Menjelang keputusan pemerintah pusat untuk memberlakukan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Adrianus Jumadi<br />
Bornoe Tribune, Nanga Pinoh</p>
<p>Menjelang keputusan pemerintah pusat untuk memberlakukan harga BBM jenis premium dari harga Rp 6000 turun menjadi Rp 5500 per liter, berdampak terjadi kelangkaan di tiga SPBU yang ada di Kabupaten Nanga Pinoh SPBU layaknya tempat mengisi premium, kini beralih di kios-kios. Kondisi ini telah berlangsung selama empat hari terakhir ini.<br />
Akibat kelangkaan tersebut, harga premium pun merangka naik. Untung harga di kios-kios yang tersebar di Kota Juang, tidak terlalu mahal. Kisaran harga antara Rp 6500 hingga Rp 8000. Meskipun harganya tidak melambung tinggi, namun kondisi ini sangat merugikan dan menghambat aktivitas masyarakat secara umum.<br />
Bagi masyarakat pedalaman, seperti di Kabupaten Melawi, harga BBM yang cukup tinggi memang sudah tidak heran lagi. Apalagi dengan adanya kebijakan terhadap harga BBM, tentu berbagai dalih menyebabkan kelangkaan BBM. Tidak berkenaan dengan kebijakan saja, di Melawi harga BBM sering naik tanpa sebab. Terutama pada saat musim kemarau, BBM di Melawi sering terjadi kelangkaan.<br />
Sementara kelangkaan bensin di SPBU yang terletak di Sidomulyo, akibat ulah pemiliknya menghentikan pengambilan jatah dua hari menjelang diberlakunya harga Rp 5500 per liter. Alasannya, klasik yakni tidak berani menyetok takut rugi. Karena harga beli pada saat itu masih mahal. “Dua hari sebelum turun harga, bos tak ambil jatah, takut tak habis. Kalau tidak habis dan harganya masih mahal, perhitungannya bisa rugi. Mungkin itulah pertimbangan bos,” kata petugas SPBU, Acin.<br />
Untuk sementara ini, jatah setiap SPBU masih tetap normal. Seperti SPBU yang berada di Sidomulyo, untuk setiap harinya mendapat jatah dua tangki. Karena sempat tidak mengambil jatah selama dua hari menjelang tanggal 1 Desember, mengakibatkan stock habis sementara kebutuhan tetap. “Sekarang setiap datang tidak lama habis. Karena orang banyak antri terutama untuk di jual di daerah. Mereka juga tidak mau beli pada waktu harganya mahal, sehingga pembeli menumpuk,” tuturnya.<br />
Sepertinya kebijakan pemerintah tidak selalu membawa perubahan positif. Perubahan selalu diawali dengan kepahitan yang dirasakan rakyat. Harapan harga BBM turun berdampak baik bagi perekonomian masyarakat, malah sebaliknya masyarakat selalu terhimpit. “Harga turun tidak seberapa, malah naiknya yang terjadi. Jadi percuma, rakyat tetap tidak menikmati kebijakan penurunan harga BBM tersebut,” ungkap Sutejo Warga Desa Tanjung Sari Kecamatan Pinoh.<br />
Masyarakat berharap kondisi ini tidak berlangsung lama. Karena itu, mereka minta kepada pihak pemerintah bersama DPRD agar melakukan pengawasan dan pemantauan sehingga permasalahan ini cepat diatasi. Demikian juga kepada pihak pertamina, agar tidak memberikan peluang kepada pemilik SPBU untuk melakukan spekulasi atau melakukan tindakan untuk semata-mata mencari untung. “BBM adalah suatu kebutuhan yang menyangkut hidup orang banyak. Pertamina diberikan untuk mengelola usaha tersebut, harus memperhitungan hajat dan hidup orang banyak. Termasuk para pemilik SPBU. Jika mereka nakal, hendaknya ditindak tegas sesuai aturan,” pinta Sutejo.</p>
<p><em>Sumber : Borneo Tribun.</em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sarana Air Bersih dan Jembatan Didambakan warga]]></title>
<link>http://melawiraya.wordpress.com/2008/12/05/sarana-air-bersih-dan-jembatan-didambakan-warga/</link>
<pubDate>Fri, 05 Dec 2008 06:32:14 +0000</pubDate>
<dc:creator>Erm@n</dc:creator>
<guid>http://melawiraya.wordpress.com/2008/12/05/sarana-air-bersih-dan-jembatan-didambakan-warga/</guid>
<description><![CDATA[Nanga Pinoh, Perbaikan jembatan dan sarana air bersih telah berulang kali diusulkan warga Desa Nyang]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Nanga Pinoh, Perbaikan jembatan dan sarana air bersih telah berulang kali diusulkan warga Desa Nyanggai, Kecamatan Pinoh Selatan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang). Sayangnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Melawi belum juga merealisasikannya.<br />
“Pada Musrenbang tahun 2007 lalu, kita telah mengajukan jembatan menuju Kantor Desa dan perbaikan saluran air, tapi tidak masuk. Tahun ini juga dimasukkan lagi, namun sampai hari ini masih belum ada kabarnya,” kata Kepala Desa Nyanggai, Atong Mehet ditemui Selasa (2/12) lalu.<br />
Diungkapkannya, jembatan menuju kantor desa dibuat awal tahun 1980-an. Jembatan ini panjangnya hanya 8 meter dan lebar satu meter lebih. Saat ini, lantai jembatan telah tua dan rapuh. Begitu juga dengan kaki jembatan yang juga telah rusak. Oleh warga, kaki jembatan diberi kayu penyangga agar jembatan tidak tumbang. “Sudah ada warga yang jatuh dari jembatan ini. Kita khawatirkan jembatan ini akan roboh. Oleh karena itu, jembatan ini harus dibangun. Namun sampai saat ini bantuan masih belum ada,” ujar Atong.<br />
Mengenai fasilitas air bersih, Atong mengungkapkan air bersih sudah tidak mengalir ke rumah-rumah penduduk. Dijelaskan Atong, awalnya fasilitas air bersih ini lancar, tapi karena sudah tua dan sering terkena kayu mengakibatkan lubang pada pipa besi, debit air pun jadi mengecil. Saluran besi ini letaknya ada di dasar sungai. Posisi seperti ini paparnya, membuat saluran besi sering terkena kayu yang hanyut dari hulu sungai. “Air sudah tidak mengalir lagi ke rumah-rumah penduduk. Kita telah mengajukan untuk perbaikan saluran itu namun masih belum ada kabarnya. Bagi masyarakat yang membutuhkan air, terpaksa harus mengangkut dari sungai yang jaraknya lumayan jauh,” papar Atong.<br />
Kondisi ini membuat Atong meminta agar hasil musrenbang desanya bisa masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Melawi tahun 2009 nanti. Sebab, kedua item pembangunan di desa tersebut dirasakan sangat dibutuhkan dibandingkan dengan fasilitas publik lainnya. “Sebenarnya banyak yang kita butuhkan, tapi dua item itu adalah yang paling dibutuhkan warga. Kita harapkan pemerintah mau membantu  untuk jembatan dan saluran air,” pintanya.<br />
Ia juga meminta anggota DPRD mau memperjuangkan usulan warganya. Ia sangat menyayangkan bila kedua item pembangunan di desanya kembali tidak masuk dalam APBD 2009. “Kita sangat berharap Dewan dapat memperjuangkannya. Kita tahu, banyak desa yang memerlukan pembangunan, namun bagi warga desa saya ini adalah yang sangat dibutuhkan,” pungkasnya. (aji)</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Penerimaan CPNS kabupaten melawi tahun 2008]]></title>
<link>http://melawiraya.wordpress.com/2008/12/01/penerimaan-cpns-kabupaten-melawi-tahun-2008/</link>
<pubDate>Mon, 01 Dec 2008 09:46:09 +0000</pubDate>
<dc:creator>Erm@n</dc:creator>
<guid>http://melawiraya.wordpress.com/2008/12/01/penerimaan-cpns-kabupaten-melawi-tahun-2008/</guid>
<description><![CDATA[Nanga Pinoh, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Melawi menjamin rekrutmen Pegawai Negeri Sipil]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><div class="detailpage">Nanga Pinoh, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Melawi menjamin rekrutmen Pegawai Negeri Sipil (PNS) tidak akan ada sogok-menyogok dan memanfaatkan hubungan relasi. Dipastikan rekrutmen PNS akan dilakukan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.<br />
“Kita menjamin bahwa rekrutmen PNS tidak akan ada main uang atau memanfaatkan relasi dengan pejabat. Kita akan menjalankan proses rekrutmen sesuai dengan prosedur dan aturan yang telah ada,” tegas Kepala BKD Kabupaten Melawi, Drs Apelles Itang dihubungi via telepon, kemarin.<br />
Ia mengaku sependapat dengan tokoh masyarakat dan pemuda yang menyuarakan agar pelaksanaan rekrutmen sesuai dengan aturan yang ada. Memang belakangan ini ujarnya, banyak masyarakat yang menyuarakan agar rekrutmen dengan baik dan benar, tanpa ada korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). “Saya sependapat dengan keinginan masyarakat melalui tokoh masyarakat dan pemuda agar rekrutmen tidak dengan KKN. Kita memastikan rekrutmen kali ini bersih dari unsur itu,” pastinya.<br />
Mantan Sekretaris DPRD (Sekwan) Melawi ini mengimbau, agar seluruh masyarakat Kabupaten Melawi ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan rekrutmen PNS kali ini. “Silakan warga yang memenuhi syarat untuk mendaftar. Penuhi dan ikuti aturan main yang telah ditetapkan,” imbaunya.<br />
Ia mengingatkan, agar masyarakat jangan sampai tergiur dengan bujuk rayu calo yang memanfaatkan momen penerimaan PNS kali ini. Diauinya, peluang orang untuk memanfaatkan rekrutmen PNS untuk mencari keuntungan bisa saja terjadi. Kalau ada masyarakat yang terpengaruh dan bersedia memberi uang, maka orang yang bersangkutan akan rugi. Sebab ingatnya, kelulusan tidak akan berpengaruh pada pemberian uang pada calo. “Jangan sampai ada warga yang terpengaruh dengan bujuk rayu calo. Rekrutmen ini murni. Kalau ada yang menawarkan jasa, itu bolong belaka. Tidak ada calo dalam rekrutmen ini. Tidak ada permainan dalam rekrutmen PNS,” tegas Apelles.<br />
Ia meminta agar seluruh masyarakat Kabupaten Melawi mendukung rekrutmen PNS kali ini. Kalau memang ada calo yang menawarkan, diharapkan masyarakat melapor ke Pemkab Melawi. Selanjutnya, BKD tegasnya, akan langsung melaporkannya ke Kepolisian. “Rekrutmen yang baik dan bersih ini adalah demi kemajuan Kabupaten Melawi. Kita menginginkan kabupaten ini memiliki PNS yang berkualitas dan baik,” ulas Apelles.<br />
Sementara itu, kekhawatiran warga tentang adanya permainan dalam rekrutmen PNS masih menjadi keresahan di kalangan warga. Seperti yang disampaikan warga Nanga Pinoh, Suriadi. Ia mengaku khawatir rekrutmen ini dilakukan dengan KKN. Ia meminta agar BKD tidak melakukan penerimaan PNS dengan jalan salah. “Kita sangat berharap kepala BKD melaksanakan penerimaan PNS secara baik, bebas dari KKN,” katanya.<br />
Laki-laki yang akrab disapa Adi ini mengatakan, kalau rekrutmen dilakukan dengan KKN, maka lebih baik proses penerimaan PNS tidak dilakukan. “Langsung saja dipilih. Tidak perlu diumumkan, tidak perlu ada proses rekrutmen. Biar kita lihat kehancuran di Kabupaten Melawi,” geramnya.<br />
Ia juga meminta warga agar tidak menghalalkan berbagai cara untuk mendapatkan pekerjaan. Diingatkannya, jangan sampai pekerjaan yang dijalani diawali dengan cara haram. Jika awalnya sudah haram, maka selanjutnya juga haram. Akibatnya, rezeki yang didapatkan tidak berkah, malah setiap makanan yang didapat dari rezeki yang didapatkan tidak halal, akan menggiring orang untuk masuk neraka. “Bila anak diberi makan dari rezeki yang didapatkan secara tidak baik, maka akan membuat sang anak berperilaku tidak baik. Saya sangat percaya itu. Setiap agama juga mengatur hal itu,” ulasnya. (aji)</div>
<div class="detailpage"><em>sumber : www.equator-news.com</em></div>
<div class="detailpage">Terus terang, saya sangat setuju dan gembira mendengar berita ini, namun saya masih menyangsikan kemurnian perekrutan CPNS di lingkungan pemerintah kabupaten Melawi. Selama ini sepanjang saya berdirinya kabupaten Melawi banyak terjadi penyimpangan-penyimpangan yang terjadi dilingkungan pemerintahan kabupaten Melawi khususnya pada penerimaan pegawai baik PNS maupun Honorer.</div>
<div class="detailpage">Jika ditanya, &#8221; dari mana saya tahu semua ini dan apa buktinya&#8230;.? maka saya akan menjawab seperti ini &#8220;saya punya seorang teman dan boleh dibilang keluarga jauh, ia bekerja di Kantor Bupati Melawi sebagai honorer. mulanya saya tidak percaya kalau dia sudah berkerja di kantor Bupati Melawi karena saya tahu persis teman saya itu seperti apa tingkah lakunya dan bagai mana latar belakang pendidikannya, bisa dibilang ijazah SMU saja dari jalur Paket C dan itupun kalau ada.</div>
<div class="detailpage">ada yang lebih parah lagi, ini celetukan seorang teman saya yang lain pada intinya seperti ini &#8220;Ditempat saya berkerja ( Kantor Bupati Melawi. Red) banyak fasilitas komputer namun sayang hanya satu dan dua orang saja yang bisa mengoperasikannya&#8221;, terus saya tanya begini &#8220;bagaimana orang seperti itu bisa kerja di Kantor Bupati?&#8221; teman saya menjawab &#8221; Bupati senang menerima Pegawai berijazah paket C yang kemampuannya pas-pasan agar mereka tidak banyak protes terhadap kinerja bapak Bupati, dibanding jika menerima orang-orang yang memang pintar dan kritis yang bisa merepotkan bupati nantinya&#8221;.</div>
<div class="detailpage">Saya berharap penerimaan dan perkrutan CPNS tahun ini benar-benar sesuai prosedur yang berlaku jangan memanfaatkan relasi yang ada di lngkungan pemerintahan. Memengnya Kantor Bupati Melawi mau dikuasai orang sekeluarga.</div>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pelamaran CPNS Kabupaten Melawi 2008]]></title>
<link>http://melawiraya.wordpress.com/2008/11/24/pelamaran-cpns-kabupaten-melawi-2008/</link>
<pubDate>Mon, 24 Nov 2008 15:43:29 +0000</pubDate>
<dc:creator>Erm@n</dc:creator>
<guid>http://melawiraya.wordpress.com/2008/11/24/pelamaran-cpns-kabupaten-melawi-2008/</guid>
<description><![CDATA[Bupati Melawi, Drs. A. Suman Kurik, MM mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Melawi akan mengadak]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;color:#333333;" lang="PT-BR">Bupati Melawi, Drs. A. Suman Kurik, MM mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Melawi akan mengadakan </span><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;color:#333333;" lang="PT-BR">penerimaan Calon Pegawai Negeri</span><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;color:#333333;" lang="PT-BR"> Sipil untuk anggaran tahun 2008. Sesuai usulan Pemkab Melawi kepada Menpan CPNS yang akan diterima berjumlah 255 orang dan penerimaannya diperkirakan sekitar bulan Oktober 2008.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&#34;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;color:#333333;" lang="PT-BR">”Dari jumlah tersebut, terdiri dari 266 guru, 80 untuk tenaga kesehatan, 29 sekretaris desa dan sisanya adalah untuk tenaga teknis,” terang Suman ketika membuka diklat manajeman kepegawaian bagi aparatur Pemkab Melawi tahun 2008, Selasa (16/9) di ruang rapat kantor bupati.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;color:#333333;" lang="PT-BR">Menyinggung tentang kegiatan diklat, Suman mengatakan Pemkab Melawi yang masih sangat muda, banyak hal yang harus dibenahi dalam rangka menjalani roda pemerintahan dengan baik. Salah satu peranan penting yang menunjang dinamika pembangunan daerah adalah aparatur, dimana untuk meningkatkan kenerja elemen aparatur tersebut dibutuhkan keterampilan tersendiri bagi para esekutif dalam pengelolaan masalah kepegawaian.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;color:#333333;" lang="PT-BR"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;color:#333333;" lang="PT-BR">Untuk meningkatkan pemahaman terhadap tugas aparatur negara, Suman juga berjanji diklat serupa akan diberikan secara dini terhadap para CPNS yang baru nantinya sehingga diharapkan mereka dapat menjalan tugasnya dengan disiplin yang tinggi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;color:#333333;" lang="PT-BR"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;color:#333333;" lang="PT-BR">Menurutnya, selama ini baik tingkat pimpinan unit satuan kerja maupun bawahnya belum menjalankan tugasnya secara baik. ”Ini akibat aparatur kita belum betul-betul memahami tentang Tugas Pokok dan Fungsinya (Tupoksi). Karena itu, ke depan kita terus melakukan kegiatan ini secara berkesenambungan, yang akan dimulai terhadap para CPNS kita yang baru nantinya,” kata Suman.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;color:#333333;" lang="PT-BR">Suman mengakui, diklat manajeman kepegawaian bagi aparatur baru kali dilaksanakan di Pemkab Melawi. Ia juga berjanji terus melakukan kegiatan serupa secara berkala dan berkelanjutan guna memberikan pemahaman kepada aparatur di lingkungan Pemkab Melawi. ”Kurangnya pembinaan dan pelatihan salah satu faktor pelayanan buplik jauh dari harapan masyarakat. Untuk itu saya harap, kegiatan ini diikuti dengan baik sehingga Tupoksi serta rasa pengabdian kepada negara lebih meningkat seiring dengan perbaikan pelayanan terhadap masyarakat,” harap Suman.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;color:#333333;" lang="PT-BR"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;color:#333333;" lang="PT-BR">Usai dibuka Bupati Melawi, dilanjutkan kegiatan Diklat dengan para nasumber dari Menpan bidang Asisten Deputi Urusan Pengembangan kemampuan SDM Aparatur, Sunarko, SH.,MH dan Kabid Pelayanan Publik, Drs. Irwan SE.,MM serta dari Lintas Departemen, Dairul, SE.,M Si. Peserta Diklat yang dilaksanakan Pemkab Melawi melalui BKD Melawi, diikuti oleh seluruh Kepala badan, Dinas, Kantor, Kabag dan Kabid di lingkungan Pemkab Melawi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;color:#333333;" lang="PT-BR"><em>sumber : Adrianus Jumadi Borneo Tribun 2008</em><br />
</span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Cheap Hotel Kelantan]]></title>
<link>http://daerahpasirmas.wordpress.com/2008/07/10/cheap-hotel-kelantan/</link>
<pubDate>Thu, 10 Jul 2008 01:39:12 +0000</pubDate>
<dc:creator>dracollection</dc:creator>
<guid>http://daerahpasirmas.wordpress.com/2008/07/10/cheap-hotel-kelantan/</guid>
<description><![CDATA[Senarai List Hotel in Kelantan Malaysia  - Hotel &#8211; Kota Bharu &#8211; Tumpat &#8211; Tok Bali ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><h4>Senarai List Hotel in Kelantan Malaysia</h4>
<p> - Hotel &#8211; Kota Bharu &#8211; Tumpat &#8211; Tok Bali &#8211; Melawi &#8211; Bachok &#8211; Gua Musang &#8211; Rantau Panjang</p>
<p>1. Crystal Lodge<br />
 <br />
    No. 124, Jln Che Su, 15000 Kota Bharu, Kelantan<br />
  093-747 0888</p>
<p> <br />
2. Grand Riverview Hotel<br />
 <br />
    Hotel Diamond Puteri, Jln Post Office Lama, 15000 Kota Bharu, Kelantan<br />
  09-743 99888</p>
<p>3. Flora Place<br />
 <br />
    Flora Place, Jln Kebun Sultan, 15350 Kota Bharu, Kelantan<br />
  095-747 7888</p>
<p>4. Juita Premier Hotel<br />
 <br />
    PT60, Jln Pintu Pong, 15000 Kota Bharu, Kelantan<br />
  09-744 68838</p>
<p>5. Hotel Perdana Sdn Bhd<br />
 <br />
    BA, Hotel Perdana, Jln Mahmood, 15200 Kota Bharu, Kelantan<br />
  09-748 5000<br />
 <br />
6. Mohamad Shukree Yusof<br />
 <br />
    PT110, Jln Parit Dalam, 15000 Kota Bharu, Kelantan<br />
  09-744 1944<br />
 <br />
7. Sutera Inn Sdn Bhd<br />
 <br />
    No. 395, Jln Bayam, 15200 Kota Bharu, Kelantan<br />
  09-744 1000<br />
 <br />
 <br />
8. Four Seasons Restaurant Sdn Bhd<br />
 <br />
    5670B/3, Jln Sri Chemerlang, 15300 Kota Bharu, Kelantan<br />
  09-743 6666<br />
  <br />
 <br />
9. Dynasty Inn<br />
 <br />
    Hotel Dynasty Inn, Jln Sultanah Zainab, 15050 Kota Bharu, Kelantan<br />
  09-747 3000<br />
 <br />
 <br />
10. Aman Holiday Inn<br />
 <br />
    No. 245, Jln Sultanah Zainab, 15000 Kota Bharu, Kelantan<br />
  09-743 1207</p>
<p>11. Bahru Hotel<br />
 <br />
    No. 1973, 1st Floor, Jln Dato Pati, 15000 Kota Bharu, Kelantan<br />
  09-747 3232<br />
 <br />
12. Temenggong Hotel Sdn Bhd<br />
 <br />
    Hotel Temenggong, Jln Tok Hakim, 15000 Kota Bharu, Kelantan<br />
  09-748 3844<br />
 <br />
13. Hotel Sentosa<br />
 <br />
    3180A, Jln Sultan Ibrahim, 15050 Kota Bharu, Kelantan<br />
  09-744 3292<br />
 <br />
14. Hotel Gua Musang Sdn Bhd<br />
 <br />
    PT952, 1st Floor, Jln Kuala Lipis, Bandar Baru, 18300 Gua Musang, Kelantan<br />
  09-912 2121<br />
 <br />
15. Hotel Indah Sdn Bhd<br />
 <br />
    236A, Jln Tengku Besar, 15000 Kota Bharu, Kelantan<br />
  09-748 5081<br />
 <br />
16. Evergreen Hotel<br />
 <br />
    No. 57, 1st Floor, Jln Besar, 18300 Gua Musang, Kelantan<br />
  09-912 2273<br />
 <br />
17. Hotel Anda Sdn Bhd<br />
 <br />
    2529A, 1st Floor, Jln Kebun Sultan, 15350 Kota Bharu, Kelantan<br />
  09-744 6722<br />
 <br />
18. Hover Hotel<br />
 <br />
    No. 1963, Jln Dato Pati, 15000 Kota Bharu, Kelantan<br />
  09-748 1439<br />
 <br />
19. Hotel Selasa<br />
 <br />
    Bangunan Hotel Selesa, Jln Sultanah Zainab, 15000 Kota Bharu, Kelantan<br />
  09-744 8129<br />
 <br />
20. Krai Hotel &#38; Restoran<br />
 <br />
    No. 190, Jln Ah Sang, 18000 Kuala Krai, Kelantan<br />
  09-966 6301<br />
 <br />
21. Siar Ria Indah Sdn Bhd<br />
 <br />
    No. 131, Jln Tasik, 17500 Tanah Merah, Kelantan<br />
  09-955 6626<br />
 <br />
22. Hotel Seri Maju<br />
 <br />
    No. 132, 1st Floor, Jln Chin Hwa, 18000 Kuala Krai, Kelantan<br />
  09-966 6000<br />
 <br />
23. Thye Ann Hotel<br />
 <br />
    No. 2721, Jln Hilir Pasar, 15000 Kota Bharu, Kelantan<br />
  09-748 5907<br />
 <br />
24. Mawar Hotel<br />
 <br />
    No. 471, Taman Tanjong Chat, 15300 Kota Bharu, Kelantan<br />
  09-744 8888<br />
  » See all 2 addresses in Kelantan<br />
 <br />
25. Hotel Dani<br />
 <br />
    2529F, BA, Jln Kebun Sultan, 15350 Kota Bharu, Kelantan<br />
  09-748 6790<br />
 <br />
26. Irama Timur Sdn Bhd<br />
 <br />
    6800D, Jln Bayam Lama, 15200 Kota Bharu, Kelantan<br />
  09-747 1741<br />
 <br />
27. Renaissance Kota Bharu Hotel<br />
 <br />
    BA, Bangunan Kota Sri Mutiara, Jln Sultan Yahya Petra, 15200 Kota Bharu, Kelantan<br />
  09-746 2233<br />
 <br />
28. Suria Hotel Sdn Bhd<br />
 <br />
    BA, Bangunan Hotel Suria, Jln Padang Garong, 15000 Kota Bharu, Kelantan<br />
  09-743 2255</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Prancis Mengeruk Uranium Melawi + Skandal freeport dilupakan]]></title>
<link>http://alfaridzy.wordpress.com/2008/06/14/prancis-mengeruk-uranium-melawi-skandal-freeport-dilupakan/</link>
<pubDate>Sat, 14 Jun 2008 03:43:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>alfaridzy</dc:creator>
<guid>http://alfaridzy.wordpress.com/2008/06/14/prancis-mengeruk-uranium-melawi-skandal-freeport-dilupakan/</guid>
<description><![CDATA[artikel-artikel tentang pencurian-pencurian hasil alam yang sangat besar oleh negara asing mungkin s]]></description>
<content:encoded><![CDATA[artikel-artikel tentang pencurian-pencurian hasil alam yang sangat besar oleh negara asing mungkin s]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
